P. 1
Pres. Pendidikan Anak Dalam Islam

Pres. Pendidikan Anak Dalam Islam

|Views: 4|Likes:

More info:

Published by: Muhammad Taufiqul Hadi on May 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/06/2014

pdf

text

original

PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM

DR. SAHRUN

"Apabila manusia mati maka terputuslah amalannya kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu bermanfaat, atau anak shaleh yang mendo'akannya." (HR. Muslim, dari Abu Hurairah)

PERANAN KELUARGA DALAM ISLAM
keluarga merupakan tempat pertumbuhan anak yang pertama di mana dia mendapatkan pengaruh dari anggota-anggotanya pada masa yang amat penting dan paling kritis dalam pendidikan anak, yaitu tahun-tahun pertama dalam kehidupanya (usia pra-sekolah) Keluarga mempunyai peranan besar dalam pembangunan masyarakat. Karena keluarga merupakan batu pondasi bangunan masyarakat dan tempat pembinaan pertama untuk mencetak dan mempersiapkan personil-personilnya.

terutama ibu PENTING Agar anak belajar mencintai orang lain Membiasakan anak berdisiplin mulai dari bulan-bulan pertama dari awal kehidupannya MISALNYA membiasakan anak untuk menyusu dan buang hajat pada waktu-waktu tertentu dan tetap Jadi teladan yang baik bagi anak dari permulaan kehidupannya.ENAM TAHUN PERTAMA 1. 4. . dll 3. Biasakan dengan etiket umum yang mesti dilakukan dalam pergaulan MISALNYA berdoa sebelum makan. Kasih sayang dari pihak kedua orangtua. 2. tidak menghisap jempol.

2. Kenalkan Allah dengan cara yang sederhana sesuai dengan tingkat pemikirannya Jelaskan tentang hukum yang jelas dan tentang halalharam MISALNYA tentang kewajiban menutup aurat. shalat. mencuri dan melihat kepada yang diharamkan Ajarkan dan biasakan membaca Al Qur'an dengan benar Ajarkan tentang hak2 orang tua Kenalkan tokoh2 teladan (sahabat dll) Ajarkan tentang norma2 yang berlaku dalam masyarakat Kembangkan rasa percaya diri & tanggung jawab dalam diri anak 3. 7. 5. . 6.USIA SETELAH ENAM TAHUN 1. 4. berwudhu.

. Mengawasi dan menyibukkan waktunya dengan kegiatan yang bermanfaat Carikan teman yang baik. Berikan dorongan untuk ikut serta melaksanakan tugas-tugas rumah tangga. seperti melakukan pekerjaan yang membuatnya merasa bahwa dia sudah besar. 5.MASA REMAJA 1. 3. 4. Perlakukan anak sebagai orang dewasa Ajarkan kepada anak hukum-hukum akil baligh dan ceritakan kepadanya kisah-kisah yang dapat mengembangkan dalam dirinya sikap takwa dan menjauhkan diri dari hal yang haram. 2.

3.) 2. Menyerahkan tanggung jawab .KESALAHAN DALAM PENGASUHAN ANAK 1. Ucapan pendidik tidak sesuai dengan perbuatan ( "Hai orang-orang yang beriman mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa yang tidak kamu kerjakan. Membiarkan anak jadi korban televisi 4. Kedua orangtua tidak sepakat atas cara tertentu dalam pendidikan anak." (Ash Shaff : 2-3).

Mendidik anak tidak percaya diri dan merendahkan pribadinya . Berlebihan dalam memberi hukuman dan balasan 3. Pendidik menampakkan kelemahannya dalam mendidik anak.KESALAHAN DALAM PENGASUHAN ANAK 1. Berusaha mengekang anak secara berlebihan 4. 2.

baik di hadapan Allah maupun di hadapan aparat hukum di dunia.DEFINISI ANAK MENURUT ISLAM Kategori Anak Menurut Islam Berdasarkan kedudukan hukumnya BALIGH/DEWASA -Datangnya haid pada anak wanita . sikap.Datangnya mimpi basah pada anak laki-laki. . dan tindakan yang mereka lakukan. PRA BALIGH/ANAK-ANAK sudah mendapatkan taklif (pembebanan) hukum syara’. HARUS mempertanggungjawabkan setiap ucapan.

ia tidak boleh dirajam sampai ia melahirkan anaknya jika ia sedang hamil dan sampai ia selesai merawatnya. Ia dapat mengganti puasanya di hari lain. Ia diperkenankan berbuka apabila ia tidak mampu atau apabila puasanya mengganggu pertumbuhan janin.“ Demikian juga untuk menjaga keselamatan janin. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar. Hak untuk hidup Firman Allah dalam QS Al-Isra’ ayat 31: Artinya: " Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Demi keselamatan janin Islam juga telah memberi keringanan bagi wanita hamil dalam menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan.HAK ANAK DALAM ISLAM 1. Dan bilamana seorang wanita berzina. ia tidak boleh dijatuhi hukuman mati sampai ia melahirkan anaknya. . Kamilah yang akan memberikan rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Islam telah mensyari’atkan agar pelaksanaan hukuman (had) terhadap wanita hamil ditangguhkan sampai ia melahirkan. jika ia memang sedang hamil." (HR Ibnu Majah). Sebagaimana sabda Rasulullah saw: "Apabila ada seorang di antara wanita membunuh secara sengaja.

bangsa. Simorangkir jelas dari keluarga Batak. etnis." Sabda Rasulullah saw yang lain: "Baguskanlah namamu. Selain itu nama juga akan berpengaruh pada konsep diri seseorang. karena dengan nama itu kamu akan dipanggil pada hari kiamat nanti. karena nama dapat menunjukkan identitas keluarga. Islam menganjurkan agar orangtua memberikan nama anak yang menunjukkan identitas Islam. dan kekerabatan. geografis. Ngatinem sudah pasti orang Jawa. kemudian engkau tempatkan ia di tampat yang baik.2. apakah hak anakkku dariku?" Nabi menjawab:"Engkau baguskan nama dan pendidikannya. suatu identitas yang melintasi batasbatas rasial. Cecep tentu dari keluarga Sunda dan Alhabsyi menunjukkan keluarga Arab. Hak mendapatkan nama yang baik Abul Hasan meriwayatkan bahwa suatu hari seseorang bertanya kepada Nabi Muhammad saw: "Ya Rasulullah." (HR Abu Dawud dan Ibnu Hibban) Nama anak adalah penting. bahkan aqidah. .

Perasaan mesra. • Yang pertama: anak mendapatkan makanan berkualitas prima yang tiada bandingannya. • Yang kedua : anak mendapatkan dekapan kehangatan. hangat. sekaligus mengandung antibodi yang membuat anak tahan terhadap serangan penyakit.\ . kasih sayang dan ketentraman yang kelak akan mempengaruhi suasana kejiwaannya di masa mendatang. (QS Al Baqoroh 233) Penelitian medis dan psikologis menyatakan bahwa masa dua tahun pertama sangat penting bagi pertumbuhan anak agar tumbuh sehat secara fisik dan psikis. yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan.3. dan penuh cinta kasih yang dialami anak ketika menyusu pada ibunya akan menumbuhkan rasa kasih sayang yang tinggi kepada ibunya. Selama masa penyusuan anak mendapatkan dua hal yang sangat berarti bagi pertumbuhan fisik dan nalurinya. HAK PENYUSUAN DAN PENGASUHAN (HADLONAH) "Para ibu hendaknya menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh. ASI mengandung semua zat gizi yang diperlukan anak untuk pertumbuhannya.

sesungguhnya anakku dulu dikandung dalam perutku. Islam pun telah menetapkkan bahwa orang yang lebih berhak terhadap pengasuhan ini adalah orang yang paling dekat kekerabatannya dan paling terampil (ahli) dalam pengasuhan. susuku sebagai pemberinya minum dan pangkuanku menjadi buaiannya. ia berkata:"Wahai Rasulullah.CONT. tetapi ia hendak mengambilnya dariku. Sementara ayahnya telah menceraikanku. Hadist yang diriwayatkan dari Amr bin Syu’aib dari kakeknya bahwa Rasulullah saw pernah ditemui seorang wanita."Kemudian Rasulullah bersabda:"Engkau lebih berhak kepadanya selama engkau belum menikah" ..

diutamakan yang seibu seayah. 3. nenek dari ayah dan seterusnya jalur ke atas (jika masih hidup). . Ayah. kakeknya ayah dan para ibunya. kakek. diutamakan yang seibu seayah. Saudara perempuan. kemudian anak-anak mereka. HAK PENYUSUAN DAN PENGASUHAN (HADLONAH)  Islam menetapkan bahwa pihak wanita (ibu) lebih utama dalam pengasuhan  Fuqoha menetapkan urutan orang-orang yang bertanggung jawab terhadap pengasuhan adalah: 1. Saudara laki-laki. baru seayah.3. 4. nenek dari pihak ibu dan seterusnya jalur ke atas (jika masih hidup). 2. Dalam hal ini didahulukan yang paling dekat hubungannya dengan anak. ibunya kakek dan seterusnya jalur ke atas. baru seayah. Ibu. kemudian anak-anak mereka.

CONT 5. Saudara perempuan ayah (‘ammah) 7. Saudara perempuan kakek dari ayah 11. 8. Saudara perempuan nenek dari ibu 9. dan seayah saja. Saudara laki-laki ayah (paman) yang seibu seayah. Apabila semua pihak dari kalangan ini tidak mampu. Saudara perempuan ibu (kholah) 6. . Saudara perempuan nenek dari ayah 10. maka negara berkewajiban untuk memberikan pengasuhan anak ini ke pihak lainnya yang mampu dan dapat di percaya.

" Yang ditunggangi menjawab:"Alangkah baiknya rupa para penunggangnya". anak-anak tersebut tak akan mampu menyatakan sayangnya kepada orang lain. . Pada suatu hari Umar menemukan beliau saw merangkak di atas tanah. ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan.  Seorang ahli (Dorothy Law Nolte) berujar:"Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan. Umar berkata:"Hai anak. Betapa indah susasana penuh kasih sayang antara Rasul saw dengan cucu-cucu beliau. sementara dua orang anak kecil berada di atas punggungnya. Hak mendapatkan kasih sayang  Rasulullah saw mengajarkan kepada kita untuk menyangi keluarga. alangkah baiknya rupa tungganganmu itu. Ini berarti Beliau saw mengajarkan kepada kita untuk memenuhi hak anak terhadap kasih sayang. tetapi juga dengan perbuatan."  Rasulullah mengajarkan untuk mengungkapkan kasih sayang tidak hanya secara verbal. Sabda Rasulullah saw:"Orang yang paling baik di antara kamu adalah yang paling penyayang kepada keluarganya.4. termasuk anak di dalamnya." Bila orang tua gagal mengungkapkan rasa sayang pada anak-anaknya.

. dan tempat tinggal kepada anaknya.Thalaq ayat 6: Artinya:"Tempatkanlah mereka (para istri) di mana kamu bertempat tinggal menurut kemampuanmu…" Sebagai pemimpin dalam keluarga. Demikian juga ia berkewajiban memberi nafkah berupa pangan. sandang. termasuk anaknya. seorang ayah tentu bertanggungjawab atas keselamatan anggota keluarganya."… Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dangan cara yang ma’ruf…" Kemudian firman Allah dalam surah Ath .PERLINDUNGAN DAN NAFKAH DALAM KELUARGA Firman Allah dalam surah Al-Baqarah ayat 233: Artinya. Ia akan melindungi anaknya dari hal-hal yang membahayakan anaknya baik fisiknya maupun psikisnya.

maka wali dari anak (diantaranya paman dari ayah. Apabila jalur kerabat tidak ada yang bisa mencukupi nafkah anak. dan kakek) diberi kewajiban mencukupi nafkah keluarga tersebut. . atau ayah telah meninggal dunia. Negara menyalurkan zakat atau sumber keuangan lain yang hak kepada keluarga yang tidak mampu.CONT Apabila kepala keluarga tidak dapat mencukupi nafkah keluarganya. tidak pernah seorang anak harus menafkahi dirinya sendiri. Bagaimanapun keadaannya. maka negaralah yang berkewajiban memberi nafkah kepada anak. saudara laki-laki.

peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…" Rasulullah juga mengajarkan betapa besarnya tanggung jawab orang tua dalam pendidikan anak. Anak mendapatkan pendidikan yang lebih banyak berupa contoh (teladan) dari kedua orang tuanya. sebelum ia mendapatkan pendidikan di sekolah.6. HAK PENDIDIKAN DALAM KELUARGA QS At-Tahrim ayat 6: Artinya:"Wahai orang-orang beriman. demikian juga mengenai ajaran-ajaran Islam yang lain. Anak pertama kali mendapatkan pengajaran nilai-nilai tauhid dari kedua orang tuanya. . Anak pertama kali mendapatkan hak pendidikannya di keluarga. Sabdanya saw:"Tidaklah seorang anak yang lahir itu kecuali dalam keadaan fitrah. pembiasaan dan pemberian sanksi. di samping pendidikan dalam bentuk lisan. Jika tidak demikian tentunya sulit mencapai tujuan pendidikan anak dalam keluarga. Nasrani atau Majusi. sehingga diperlukan pasangan yang seaqidah."(HR Muslim). Kedua orangtuanya yang menjadikan ia Yahudi. dan sepemahaman dalam pendidikan anak. Mendidik anak adalah tanggung jawab bersama antara ibu dan ayah.

 Pelayanan massal ini merupakan pelaksanaan kewajiban negara terhadap penguasa kepada rakyatnya.KEBUTUHAN POKOK SEBAGAI WARGA NEGARA  Sebagai warga negara. Kebutuhan pokok yang disediakan secara massal oleh negara meliputi: pendidikan di sekolah. dan ia akan dimintai pertanggungjawaban atas gembalaannya. seperti sabda Rasulullah saw:  "Seorang imam (pemimpin) adalah bagaikan penggembala. pelayanan kesehatan."(HR Ahmad. Abu Dawud. dan keamanan. dari Ibnu Umar) . anak juga mendapatkan haknya akan kebutuhan pokok yang disediakan secara massal oleh negara kepada semua warga negara. Syaikhan. Tirmidzi.

juga pendidikannya di sekolah secara optimal. tentram dan aman.CONT Apabila hak-hak anak seperti yang disebutkan di atas dipenuhi maka anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang berkualitas: menjadi orang bertaqwa yang mampu mengendalikan hawa nafsunya sesuai perintah dan larangan Allah serta mampu mengelola kehidupan dunia dengan ilmu dan ketrampilannya. . Demikian pula ia tumbuh dalam suasana penuh kasih sayang. Kebutuhan fisiknya terpenuhi: kebutuhan gizinya terpenuhi. Dengan demikian ia bisa menguasai dengan baik tsaqofah Islam. kebutuhan sandang dan perumahan yang memenuhi syarat kesehatan terpenuhi. Dalam kondisi fisik dan psikis yang baik ia bisa melewati proses pendidikan sesuai fase perkembangannya di dalam keluarga. ilmu pengetahuan dan teknologi serta ketrampilan yang diajarkan di sekolah untuk bekal kehidupannya kemudian hari. dan apabila ia sakit tidak ada hambatan baginya untuk mendapatkan pengobatan.

anugrahkanlah kepada kami (agar) istri kami dan anak cucu kami sebagai penyejuk pandangan mata"(QS Al-Furqon ayat 74) Orangtua dapat merasakan kepuasan dan kesenangan atas kehadiran anak. Eksisnya rasa sayang orangtua kepada anak dan keberadaan anak yang membawa kesenangan bagi orang tua akan membuat orang tua rela berkorban apa saja untuk memenuhi semua hak anak. Keberadaan fitrah inisani merupakan ‘modal dasar’ terjaminnya perlindungan hak anak oleh keluarga. .PANDANGAN TERHADAP ANAK Anak sebagai perhiasan dunia Anak-anak merupakan perhiasan kehidupan dunia yang akan menyenangkan hati orang tua. Sebagaimana firmanNya: Artinya:"Harta benda dan anak-anak itu sebagai perhiasan hidup di dunia" (QS Al Kahfi ayat 46) Dan firmanNya: Artinya:"Wahai Rabb kami. bila pada dirinya masih eksis fitrah insaninya.

memelihara dan mendidik anak-anaknya dengan sabar akan mendapat ganjaran yang sangat besar dari Allah SWT. Sebagaimana riwayat dari Auf bin Malik ra bahwa Rasulullah saw bersabda: "Barangsiapa memiliki tiga orang anak perempuan yang dinafkahinya dengan baik sampai mereka menikah atau meninggal dunia. dan Al-Baihaqi) . mengapa derajat ini diberikan kepadaku? Allah berfirman: Sebab permohonan ampun anakmu untukmu sesudah meninggalmu"(HR Ahmad. maka anak-anak itu menjadi tabir baginya dari neraka.CONT Anak sebagai jaminan bagi orangtua di hari kiamat Orangtua yang telah bersusah payah membesarkan. Ibnu majah. ia berkata. yakni surga. Lalu ia bertanya: Wahai Rabbku." (HR Al-Baihaqi) Juga riwayat dari Abu Hurairah ra. Rasulullah saw bersabda:"Ada seorang hamba yang ditinggikan derajatnya.

niscaya kamu akan beruntung"(HR Bukhari) . Sesungguhnya dengan kalian saya ingin memperbanyak ummat di antara para nabi pada hari kiamat nanti. subur. dan agamanya. keturunannya. Bahkan mencela orangorang yang tidak mau menikah (tabattul). kecantikannya. Dan beliau bersabda:’Kawinlah kalian dengan wanita-wanita yang penyayang dan subur. ia berkata: "Rasulullah saw menganjurkan para pemuda untuk kawin dan melarang keras untuk tabattul. Sebagaimana riwayat dari Anas ra. baik pewaris harta maupun pewaris tanggung jawab dalam mengemban risalah Islam. Sebab salah satu tujuan pernikahan adalah lahirnya anak-anak sebagai pewaris orangtuanya." (HR Imam Ahmad dan Abu Hakim) "Perempuan itu dinikahi karena empat perkara: karena hartanya. dan beragama. Islam juga menganjurkan agar laki-laki memilih calon istri dari kalangan yang wanita yang penyayang. Maka pilihlah perempuan yang beragama.ANAK SEBAGAI ASET MASA DEPAN UMAT Islam mensyariatkan pernikahan bagi umatnya.

CONT Islam juga mensyariatkan untuk memperhatikan kualitas generasi penerusnya. Sebagaimana QS An-Nissa’ ayat 9: Artinya:"Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka di belakang mereka anak-anak yang lemah. yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka…" Dari hadist dan ayat di atas dapat dipahami bahwa ada tuntutan bagi kaum muslimin untuk menjamin kelestarian generasi masa depan dan mewujudkan generasi yang berkualitas baik. Generasi tersebut adalah generasi yang diridhoi oleh Allah SWT dan mampu memimpin manusia dengan risalah yang dibawa oleh Rasulullah saw. .

Pihak-pihak Yang Bertanggung Jawab atas Pemenuhan Hak Anak Orangtua dan anggota keluarga yang lain Negara dengan membuat kebijakankebijakan dan peraturan-peraturan yang membuat keluarga mampu memenuhi hakhak anak dalam keluarga. Masyarakat dengan ikut menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pemenuhan hak-hak anak. . bukan malah menjadi pihak yang merampas hak-hak anak.

Aktivitas fisik yang sesuai . 3. 2. 4. Makanan yang tepat Lingkungan yang sesuai Pegalaman Emosional Stimulasi rasional yang tepat 5.PERSIAPAN ANAK CERDAS 1.

“ TIPS “ KELUARGA QUR’ANI 1. Mulai dari contoh ortu yg gemar membaca & menghafal Al Qur’an 3. Menjadikan waktu-waktu tertentu di rumah setiap hari untuk berinteraksi dengan Al Qur’an 4. Banyak berdoa mohon kepada Alloh agar anak2 di bukakan hati & fikirannya menerima Al Quran 2. Tanamkan atau perkenalkan Al Qur’an sejak dini dengan memperhatikan tumbuh kembang anak .

“ Tips “ Keluarga Qur’ani  Buatkan lingkungan yang mendukung agar anak akrab dengan Al Qur’an  Tidak menyebabkan suasana rumah yang menyebabkan malaikat tidak mau masuk ke dalam rumah  Tidak menjadikan suasana dalam rumah dengan hal-hal yang menyebabkan setan masuk dalam rumah. sebab ini akan memutuskan hubungan dengan Al Qur’an  Tidak mencampur adukan antara yang haq dengan yang batil contoh: setelah membaca Qur’an mendengarkan musik-musik yang melupakan manusia kepada Alloh Swt  Bersabar atas segala usaha & ikhtiar yang di lakukan .

TERIMA KASIH .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->