P. 1
Utang Dan Kewajiban Yang Lain

Utang Dan Kewajiban Yang Lain

|Views: 187|Likes:
Published by h_err_766209195
berisi tentang utang dan kewajiban yang lain dalam bentuk powerpoint
berisi tentang utang dan kewajiban yang lain dalam bentuk powerpoint

More info:

Published by: h_err_766209195 on May 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/15/2013

pdf

text

original

 cindy

 Jelia Sari Teguh

Melisa

UTANG dan KEWAJIBAN yang lain
By : kelompok 5

Dosen Pembimbing :

Petrus Gani,SE,M.Si,Ak

Materi yang akan di bahas :
A. Kewajiban Lancar B. Kewajiban Jangka Panjang C. Restrukturisasi Utang D. Kewajiban yang lain

KEWAJIBAN LANCAR ?

Kewajiban lancar adalah “kewajiban yang yang diharapkan dilunasi dengan

menggunakan aktiva lancar..” Jangka
waktu pelunasan kewajiban lancar -> dalam jangka waktu satu tahun atau satu

siklus operasi (tergantung mana yang lebih
panjang)

A. Kewajiban Jangka Pendek
Meliputi : 1. Utang Dagang 2. Utang Wesel 3. Utang Dividen 4. Deposito Pihak Lain 5. Biaya yang harus dibayar 6. Pendapatan diterima di Muka 7. Utang Garansi 8. Utang Hadiah 9. Utang Pajak 10. Utang Bank dan Utang yang lain

Ad.1 Utang Dagang
• Berasal dari transaksi pembelian barang dan jasa yang diperlukan dalam kegiatan usaha perusahaan • Adalah saldo yang terhutang kepada pihak lain atas barang, perlengkapan, atau jasa yang dibeli dengan akun terbuka atau secara kredit. • Hutang usaha terjadi akibat adanya kesenjangan waktu antara penerimaan jasa dan pembayaran atasnya

Ad.1 Utang Dagang
• Pengukuran hutang usaha didasarkan pada faktur yang diterima dari kreditur telah menjelaskan tanggal jatuh tempo dan pengeluaran uang yang tepat yang diperlukan untuk melunasi hutang itu • kelambatan pembayaran utang dagang umumnya tidak menimbulkan adanya bunga atau denda • Kalau ada denda, dapat merupakan biaya pengurang Penghasilan Kena Pajak

Ad.2 Utang Wesel
• Adalah janji tertulis untuk membayar sejumlah uang tertentu pada suatu tanggal tertentu di masa depan dan dapat berasal dari pembelian, pembiayaan, atau transaksi lainnya. • Dapat terjadi sebagai transformasi utang dagang atau yang dikeluarkan untuk mendapatkan pinjaman

Ad.2 Utang Wesel
• Wesel dibagi 2 yaitu wesel jangka pendek dan wesel jangka panjang. Tergantung pada tanggal jatuh tempo pembayarannya

• Apabila wesel harus dibayar bunga atau dipotong bunga maka bunga tersebut harus di catat terpisah

Contoh
• Castle National Bank setuju untuk meminjamkan uang sejumlah $100.000 kepada Landscape Co. pada tanggal 1 Maret 2001. Jika Landscape Co, menandatangani sebuah wesel 4 bulan senilai $100.000 dengan bunga 12% 1 Maret Kas 100.000 wesel bayar 100.000 (mencatat penerbitan wesel 4 bulan dengan bunga 12% kepada castle national bank)

• Pencatatan bunga atas wesel yaitu 30 Juni Beban bunga 4.000 hutang bunga 4.000 ($100.000x12%x4/12) Pada saat tanggal jatuh tempo mencatat pembayaran pokok beserta bunga yaitu 1 Juli Wesel bayar 100.000 Hutang bunga 4.000 Kas 104.000

Ad. 3 Utang dividen

Ad. 4 Deposito pihak lain
• Deposito itu merupakan kewajiban yang harus dikembalikan bagi pengusaha dan bukan merupakan suatu penghasilan atau objek pajak. Perkecualian terhadap pemikiran bahwa deposito bukan penghasilan, berlaku untuk, misalnya, pengusaha lapangan golf. Deposito dari para anggota klub golf dianggap penghasilan bagi pengusaha, sedangkan pengembaliannya dianggap biaya.

Ad.5 Biaya yang masih harus dibayar
• Aplikasi basis akrual dalam penyelenggaraan pembukuan sehubungan dengan pengakuan biaya menimbulkan adanya utang biaya.

• Walaupun belum dibayar,karena masa manfaat biaya sudah lewat maka harus ada pengakuan biaya.
• Contoh : utang gaji/upah, utang sewa atau bunga.

Ad.6 Pendapatan diterima dimuka
Pendptn diterima dimuka yg diterima sblm brg dikirimkan atau jasa dilakukan maka jurnalnya :
• Ketika uang muka diterima:
Cash Pendptn diterima dimuka

• Ketika pendptn diterima:
Pendptn diterima dimuka pendapatan

Ad.7 Utang Garansi

Jaminan atau garansi produk adalah janji yang dibuat oleh penjual kepada pembeli untuk memperbaiki defisiensi kuantitas, kualitas, atau kinerja suatu produk. Jaminan ini umumnya digunakan oleh manufaktur sebagai tehnik promosi penjualan. Menurut metode dasar kas (cash basis method) biaya jaminan diacatat sebagai beban pada saat dikeluarkan. Menurut metode akrual, biaya jaminan dibebankan kebeban operasi pada tahun penjualan.

Ad.8 Utang hadiah
• Artinya : perusahaan menerima kas sekarang dan memberikan jasa atau barang pada waktu tertentu di masa yang akan datang Contoh :  perusahaan transportasi menjual karcis yang dapat di gunakan sebagai alat pembayaran

 restoran membagikan kupon makanan untuk ditukarkan dengan makanan

Ad.9 Utang pajak
Pajak pemerintah iuran yang dibayarkan kepada

subjek

Pajak
objek

penghasilan kekayaan & PPN OP & Badan

Ad.10 Utang Bank
• Berupa kredit investasi • Bunga atas hutang di Bank yang belum di bayar dicatat terpisah pada perkiraan bunga

B. Hutang Jangka Panjang
• Hutang jangka panjang adalah kewajiban perusahaan terhadap pihak lain yang pelunasannya lebih dari satu tahun sejak tanggal neraca. Perusahaan untuk memperoleh sumber ekonomi yang akan digunakan mempelajari kegitan khususnya yang bersifat jangka panjang, perusahaan dapat mengeluarkan sertifikat berarti membuat perjanjian hutang, menyatakan pembuat bersedia membayar bunga atas pinjaman tersebut secara periodik selama jangka waktunya

Jenis-jenis kewajiban jangka panjang

1. Utang hipotik 2. Utang obligasi

1. Utang hipotik
• pinjaman yang harus dijamin dengan harta tidak bergerak. • Pinjaman hipotik biasanya diambil jika dana yang diperlukan dapat dipinjam dari satu sumber, misalnya dengan mengambil pinjaman dari suatu bank tertentu.

2. Utang obligasi
• Hutang yang timbul berkaitan dengan dana yang diperoleh melalui pengeluaran suratsurat obligasi. • Dalam surat obligasi dicantumkan nilai nominal obligasi, bunga pertahun, tanggal pelunasan obligasi dan ketentuan lain sesuai jenis obligasi tersebut

C. Restrukturisasi utang
• suatu proses untuk merestruktur hutang bermasalah dengan tujuan untuk memperbaiki posisi keuangan debitur

• pembayaran hutang dengan syarat yang lebih lunak atau lebih ringan dibandingkan dengan syarat pembayaran hutang sebelum dilakukannya proses restrukturisasi hutang, karena adanya konsesi khusus yang diberikan kreditur kepada debitur

C. Restrukturisasi utang
• perlu dilakukan untuk mengatasi kredit yang bermasalah yang sedang dialami oleh perusahaan, baik perusahaan manufaktur, perusahaanjasa, maupun perusahaan dagang • Karena adanya kesulitan ekonomi dan bisnis serta financial, kreditor dapat memberikan kelonggran kepada debitor untuk merevisi persyaratan pinjaman atau restrukturisasi pinjaman

D. Kewajiban yang lain
• Untuk tujuan pajak, umumnya pendekatan estimasi (yang diakui dengan pembebanan sejumlah tertentu sebagai biaya) kewajiban itu tidak diperkenankan. Apabila sudah nyatanyata menjadi kewajiban (utang) perusahaan yang harus dibayar, ketentuan perpajakan mengakui pencatatan dan pembebanannya sebagai biaya.

Thank you

By : Kelompok 5 Cindy Jelia Melisa

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->