P. 1
RPP Fisika SMK Kelas XI

RPP Fisika SMK Kelas XI

|Views: 1,154|Likes:
Published by Aby Mirzhad

More info:

Published by: Aby Mirzhad on May 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/18/2014

pdf

text

original

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP

)

Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran

: SMK : XI (Sebelas) : FISIKA

A. Standar Kompetensi 1. Menerapkan konsep impuls dan momentum. B. Kompetensi Dasar 1. Mengenali jenis tumbukan 2. Menguasai konsep impuls dan hukum kekekalan momentum 3. Menerapkan hubungan impuls dan momentum dan momentum dalam perhitungan. C. Indikator  Memformulasikan konsep impuls dan momentum, keterkaitan antar keduanya, serta aplikasinya dalam kehidupan (misalnya roket).  Merumuskan hukum kekekalan momentum untuk sistem tanpa gaya luar.  Mengintegrasikan hukum kekekalan energi dan kekekalan momentum untuk berbagai peristiwa tumbukan. D. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian momentum. 2. Menganalisis momentum pada benda dalam ruang satu dimensi dan ruang tiga dimensi. 3. Menjelaskan pengertian impuls. 4. Menganalisis hubungan gaya, momentum, dan impuls dalam gerak benda. 5. Menyebutkan syarat momentum sistem dinyatakan bersifat kekal. 6. Menganalisis hukum kekekalan momentum. 7. Menjelaskan tumbukan antara dua benda yang bergerak segaris. 8. Menyebutkan macam-macam tumbukan antara dua benda. 9. Menyelidiki momentum dalam peristiwa tumbukan. 10. Menjelaskan tumbukan benda dengan lantai. 11. Menjelaskan kegunaan konsep pusat massa benda. 12. Membedakan pusat massa benda kontinu dan pusat massa sistem benda besar. 13. Menjelaskan konsep kecepatan pusat massa. 14. Menjelaskan konsep percepatan pusat massa. 15. Menganalisis hubungan antara gerak pusat massa dan hukum kekekalan momentum linier. 16. Menjelaskan aplikasi hukum kekekalan momentum dalam kehidupan seharihari. E. Materi Pembelajaran Momentum Linier dan Impuls F. Metode Pembelajaran RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2

1. Model : - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning 2. Metode : - Diskusi kelompok - Eksperimen - Observasi - Ceramah G. Langkah-langkah Kegiatan Pertemuan Pertama a. Kegiatan Pendahuluan  Motivasi dan Apersepsi: - Mengapa lebih sulit menghentikan kereta api dibandingkan motor apabila keduanya bergerak dengan kecepatan yang sama?  Prasyarat pengetahuan: - Apakah yang dimaksud dengan momentum? b. Kegiatan Inti  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian momentum.  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru untuk mendapatkan rumusan momentum sebuah benda.  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan momentum sebuah benda yang disampaikan oleh guru.  Guru memberikan beberapa soal menentukan momentum sebuah benda untuk dikerjakan oleh peserta didik.  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan momentum sistem benda.  Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan momentum sistem benda.  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.  Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan momentum sistem benda yang disampaikan oleh guru.  Guru memberikan beberapa soal menentukan momentum sistem benda untuk dikerjakan oleh peserta didik.  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. c. Kegiatan Penutup  Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2

Pertemuan Kedua a.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian impuls. RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 .  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan hukum kekekalan momentum. Kegiatan Pendahuluan  Motivasi dan Apersepsi:  Apakah syarat terjadinya momentum sistem dinyatakan bersifat kekal?  Prasyarat pengetahuan:  Apakah yang dimaksud dengan hukum kekekalan momentum? b. c.  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. guru dapat langsung memberikan bimbingan.  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Kegiatan Inti  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar.  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Kegiatan Penutup  Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.  Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan syarat terjadinya momentum sistem dinyatakan bersifat kekal.  Peserta didik memperhatikan contoh soal penerapan hukum kekekalan momentum yang disampaikan oleh guru.  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru untuk mendapatkan rumusan impuls sebuah benda. guru dapat langsung memberikan bimbingan.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.  Guru memberikan beberapa soal hukum kekekalan momentum untuk dikerjakan oleh peserta didik.  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum.  Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.  Guru memberikan beberapa soal menentukan impuls sebuah benda untuk dikerjakan oleh peserta didik. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar.  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan impuls sebuah benda yang disampaikan oleh guru.

Kegiatan Pendahuluan  Motivasi dan Apersepsi: . Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian:  Tes tertulis  Tes unjuk kerja RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 . guru dapat langsung memberikan bimbingan.  Guru menjelaskan rumusan koefisien restitusi untuk macam-macam tumbukan antara dua benda. H.  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Kegiatan Inti  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Buku referensi yang relevan c. Lembar kerja d. Kegiatan Penutup  Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.  Peserta didik memperhatikan rumusan untuk mendapatkan koefisien restitusi yang disampaikan oleh guru.  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum.Apakah yang dimaksud dengan koefisien restitusi? b. Buku Fisika SMK dan MAK Jl. 2 (Erlangga) halaman 1-20 b.  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian koefisien restitusi. Alat dan bahan praktikum I.  Guru memberikan beberapa soal menentukan koefisien restitusi untuk macammacam tumbukan antara dua benda untuk dikerjakan oleh peserta didik. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar. c.Pertemuan Ketiga a.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.  Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan contoh macammacam tumbukan antara dua benda. Sumber Belajar a.  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan koefisien restitusi untuk macam-macam tumbukan antara dua benda yang disampaikan oleh guru.Apakah energi kinetik sebuah benda sebelum dan sesudah tumbukan sama?  Prasyarat pengetahuan: .  Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan macam-macam tumbukan antara dua benda.  Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

.0176 kg m/s c..  Mengetahui Kepala SMK Guru Mata Pelajaran .76 kg m/s Contoh tes uraian Sebuah benda bermassa 1...6 s...... 0.6 kg m/s e..........b.0 m/s adalah .. NIP.....176 kg m/s b... 176 kg m/s d.... Anggap kecepatan benda pada saat mulai terjatuh adalah nol..65 kg terjatuh dari ketinggian 27.............. . 17.. Contoh Instrumen:  Contoh tes PG Besar momentum seekor serangga yang massanya 22 g dan terbang dengan laju 8........... Hitunglah besar momentum yang dimiliki benda ini setelah bergerak selama 1...... Bentuk Instrumen:  PG  Uraian  Uji petik kerja produk c... 1........ 0.. NIP........5 m..... a....... RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 ... ....

D. E.Cooperative Learning 2. Indikator 1. Mampu menerapkan konsep titik berat dan titik pusat massa. Memahani formulasi momen inersia untuk berbagai bentuk benda tegar 3. Mengaplikasikan konsep momen inersia untuk berbagai bentuk benda tegar. Menganalisis hukum kekekalan momentum sudut pada gerak rotasi. Materi Pembelajaran Gerak Translasi. Memahani dan menerapkan konsep gerak translasi dan rotasi 2. Menguasai konsep gerak translasi dan rotasi. 2. Kompetensi Dasar 1. 4. Gerak Rotasi. Metode Pembelajaran 1. Mengungkap analogi hukum II Newton tentang gerak translasi dan gerak rotasi. 3. 2. dan Momen Inersia dan Dinamika Benda Tegar F. rotasi. Kegiatan Pendahuluan  Motivasi dan Apersepsi:  Sebutkan contoh benda tegar dalam kehidupan sehari-hari. Menganalisis pengaruh momen gaya pada sebuah benda dalam kaitannya dengan gerak rotasi benda tersebut. Menganalisis teorema usaha-energi secara umum. Metode : . Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat: 1. 5. Mampu menganalisis berbagai masalah dinamika rotasi benda tegar. 4. B. Menguasai konsep kesetimbangan benda tegar.Diskusi kelompok . 3.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran : SMK : XI (Sebelas) : FISIKA A. RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 .Direct Instruction (DI) . dan kesetimbangan benda tegar.Ceramah Langkah-langkah Kegiatan Pertemuan Pertama a. Menghitung keseimbangan benda tegar C. Menghitung gerak translasi dan rotasi 4. Model : . Standar Kompetensi Menerapkan gerak translasi.

 Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan faktor yang mempengaruhi momen inersia.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian benda titik dan RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 . Kegiatan Penutup  Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan momen inersia satu partikel dan sejumlah partikel yang disampaikan oleh guru.  Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain. PERTEMUAN KEDUA a.  Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai ciri utama benda tegar.  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mendapatkan persamaan momen inersia satu partikel dan sejumlah partikel.  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Kegiatan Inti  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.  Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan contoh benda tegar dalam kehidupan sehari-hari.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan benda tegar. guru dapat langsung memberikan bimbingan. c. Kegiatan Pendahuluan  Motivasi dan Apersepsi:  Bagaimana menentukan momen inersia dari sebuah tongkat?  Bagaimana menentukan momen inersia benda bila sumbu tidak melalui pusat massa?  Prasyarat pengetahuan:  Apakah yang dimaksud dengan benda kontinu?  Apakah manfaat dalil sumbu sejajar? b. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar. Bagaimana menentukan momen inersia sebuah benda? Prasyarat pengetahuan:  Apakah ciri utama benda tegar?  Faktor apakah yang mempengaruhi momen inersia?  b.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Kegiatan Inti  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum.  Guru memberikan beberapa soal menentukan momen inersia satu partikel dan sejumlah partikel untuk dikerjakan oleh peserta didik.  Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan contoh benda tegar dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai momen inersia benda titik. guru dapat langsung memberikan bimbingan. Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. guru dapat langsung memberikan bimbingan Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan dalil sumbu sejajar. Guru memberikan beberapa soal menentukan momen inersia benda kontinu untuk dikerjakan oleh peserta didik. 40).                  benda kontinu. Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Pertemuan Ketiga a. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian jari-jari girasi. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. guru dapat langsung memberikan bimbingan. Guru memberikan beberapa soal menentukan momen inersia benda kontinu untuk dikerjakan oleh peserta didik (Fisika SMK dan MAK jilid 2 Hal. 36). Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar. Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai momen inersia benda kontinu. Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan momen inersia benda kontinu yang disampaikan oleh guru (Fisika SMK dan MAK jilid 2 Hal. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar.  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Peserta didik memperhatikan contoh soal aplikasi dalil sumbu sejajar yang disampaikan oleh guru. Guru memberikan beberapa soal menentukan momen inersia benda titik untuk dikerjakan oleh peserta didik (Fisika SMK dan MAK jilid 2 Hal. 42). Kegiatan Penutup  Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan jari-jari girasi yang disampaikan oleh guru. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan momen inersia benda titik yang disampaikan oleh guru (Fisika SMK dan MAK jilid 2 Hal.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. 36). Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Kegiatan Pendahuluan  Motivasi dan Apersepsi:  Apa yang terjadi jika pada benda yang diam bekerja momen gaya?  Mengapa roda yang berputar pada jalan sangat licin bisa mengalami slip?  Prasyarat pengetahuan: RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 . c.

guru dapat langsung memberikan bimbingan c.  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan momen gaya total yang bekerja pada sebuah benda yang disampaikan oleh guru (Fisika SMK dan MAK halaman 44). RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 . Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar. guru dapat langsung memberikan bimbingan.  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar.  Guru memberikan contoh perhitungan percepatan rotasi benda tegar (Fisika SMK dan MAK hal.  Guru memberikan beberapa soal menentukan momen gaya total yang bekerja pada sebuah benda untuk dikerjakan oleh peserta didik (Fisika SMK dan MAK halaman 46).  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan syarat kesetimbangan benda tegar. 54).  Guru memberikan beberapa soal menghitung kecepatan rotasi benda tegar yang melakukan gerak kombinasi translasi dan rotasi (Fisika SMK dan MAK hal. Kegiatan Penutup  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mendapatkan persamaan momen gaya.  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum.47)  Guru memberikan beberapa soal menghitung kesetimbangan benda tegar  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. guru dapat langsung memberikan bimbingan  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai gerak sebuah benda yang mengalami gabungan rotasi dan translasi.  Guru memberikan beberapa soal menghitung percepatan rotasi benda tegar (Fisika SMK dan MAK hal. 55). Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar. guru dapat langsung memberikan bimbingan  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mendapatkan persamaan percepatan rotasi benda terhadap pusat massa melalui analisis hubungan antara torsi dan percepatan angular. Kegiatan Inti  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian momen gaya.  Apakah yang dimaksud dengan momen gaya? Apa syarat agar roda tidak mengalami slip? b. 51). Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar.  Guru memberikan contoh perhitungan kesetimbangan benda tegar (Fisika SMK dan MAK hal.  Peserta didik memperhatikan cara menentukan momen gaya total yang bekerja pada sebuah benda yang disampaikan oleh guru.  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum.  Guru memberikan contoh perhitungan kecepatan rotasi benda tegar yang melakukan gerak kombinasi translasi dan rotasi (Fisika SMK dan MAK hal. 49).

 Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan energi kinetik benda tegar.  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum.  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mendapatkan persamaan usaha oleh momen gaya.  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar.  Sebutkan teorema usaha-energi untuk gerak rotasi benda tegar. RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 . Pertemuan Keempat a. c.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan usaha oleh momen gaya.  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan energi kinetik total sebuah benda tegar yang disampaikan oleh guru. Kegiatan Inti  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan usaha oleh momen gaya yang disampaikan oleh guru. guru dapat langsung memberikan bimbingan. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. b. Kegiatan Pendahuluan  Motivasi dan Apersepsi:  Bagaimana bentuk persamaan energi kinetik total benda tegar?  Apakah usaha oleh momen gaya luar sama dengan perubahan energi kinetik?  Prasyarat pengetahuan:  Sebutkan energi kinetik yang dimiliki benda tegar yang sedang bergerak.  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mendapatkan persamaan energi kinetik total benda tegar.  Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai teorema usahaenergi secara umum.  Guru memberikan beberapa soal menentukan energi kinetik total sebuah benda tegar dan usaha oleh momen gaya untuk dikerjakan oleh peserta didik.  Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Kegiatan Penutup  Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan teorema usaha-energi untuk gerak rotasi.

Kegiatan Pendahuluan  Motivasi dan Apersepsi:  Bagaimana hubungan momentum sudut dengan momen gaya?  Apakah syarat agar momentum sudut bersifat kekal?  Prasyarat pengetahuan:  Apakah yang dimaksud dengan momentum sudut?  Sebutkan bunyi hukum kekekalan momentum sudut.  Peserta didik memperhatikan hubungan momentum sudut dengan momen inersia. Lingkungan F.  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. b.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian momentum sudut. Kegiatan Penutup  Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.58).  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan momentum sudut dan momen inersia yang disampaikan oleh guru (Fisika SMK dan MAK hal.  Guru memberikan beberapa soal menentukan momentum sudut dan momen gaya untuk dikerjakan oleh peserta didik (Fisika SMK dan MAK hal. guru dapat langsung memberikan bimbingan.57). Sumber Belajar a. Bentuk Instrumen:  Tes PG RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 .  Guru memberikan beberapa soal aplikasi hukum kekekalan momentum sudut untuk dikerjakan oleh peserta didik (Fisika SMK dan MAK hal.56).  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Buku referensi yang relevan c. guru dapat langsung memberikan bimbingan.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan hukum kekekalan momentum sudut.  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. c.57). Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar. Teknik Penilaian:  Tes tertulis  Penugasan b.  Peserta didik memperhatikan contoh soal aplikasi hukum kekekalan momentum sudut yang disampaikan oleh guru (Fisika SMK dan MAK hal. Buku Fisika SMK dan MAK Jl. Kegiatan Inti  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.Pertemuan Kelima a. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar.2 (Erlangga) halaman 21-70 b.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Penilaian Hasil Belajar a. E.

diberikan gaya 40 N dan pompa sepanjang 80 cm itu harus digerakkan dengan sudut 600... Agar air keluar maksimal... Contoh Instrumen:   Contoh PG Bola pejal bermassa 3 kg dengan jari-jari 0...... NIP.. .. Mengetahui Kepala SMK Guru Mata Pelajaran ....... 140 E....... maka energi kinetik bola adalah ... 160  Contoh isian Seorang tukang air memompa air menggunakan pompa tradisional...........  Contoh tugas rumah Tentukan momentum sudut sebuah silinder berjari-jari 70 cm dan bermassa 100 gram yang menggelinding tanpa slip dengan kecepatan rotasi konstan 360 rpm.............Tes isian  Tes uraian c.... Joule..... RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 ......... A...... 40 B. NIP..1 m menggelinding pada lantai dengan kecepatan v = 10 ms-1.......... Momen gaya yang bekerja pada pompa adalah ...... ...... 60 C.......100 D.

Standar Kompetensi 1. Menggunakan hukum termodinamika dalam perhitungan.Diskusi kelompok . Kompetensi Dasar 1. dan temperatur suatu gas secara teoritik.  Merumuskan laju rms dan energi dalam suatu molekul gas dengan memanfaatkan prinsip ekipartisi energi.  Menyelidiki hubungan antara tekanan dan suhu pada volum konstan.Cooperative Learning 2. Menguasai hukum termodinamika.  Menghitung energi kinetik rata-rata molekul gas. 2.  Menunjukkan hubungan antara tekanan.Direct Instruction (DI) .  Menganalisis hubungan antara volum dan tekanan pada suhu tetap. Metode Pembelajaran  Model : .  Menganalisis hubungan antara tekanan dan volum pada suhu konstan.  Menyebutkan teorema ekipartisi energi. dan temperatur suatu gas serta merumuskannya dalam suatu persamaan gas umum. A. volum.  Membedakan gas monoatomik dan diatomik.  Menjelaskan konsep gas nyata. Indikator  Mendeskripsikan persamaan umum gas ideal pada persoalan fisika sehari-hari. volum. B.  Menganalisis energi dalam suatu molekul gas dengan memanfaatkan prinsip ekipartisi energi.  Menganalisis hubungan antara tekanan. Menerapkan hukum termodinamika. B. volum.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran : SMK : XI (Sebelas) : FISIKA A.Observasi RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 .  Menjelaskan sifat-sifat gas ideal. Metode : . Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat:  Menjelaskan pengertian gas ideal. dan temperatur suatu gas serta merumuskannya dalam suatu persamaan gas umum. Materi Pembelajaran Teori Kinetik Gas C.  Menganalisis hubungan antara tekanan.  Menjelaskan ketidaktepatan konsep gas ideal.

dan RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 . Kegiatan Inti  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.  Guru menjelaskan rasio kapasitas panas untuk berbagai jenis gas.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan definisi kapasitas kalor dan kalor jenis.  Dibimbing guru.  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman..  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai hukum ke nol termodinamika dan menghubungkannnya dengan prinsip kerja termometer. Kegiatan Pendahuluan  Motivasi dan Apersepsi:  Bagaimana cara kerja thermometer? b. Pertemuan Kedua a.  Guru meminta satu siswa maju mengerjakan latihan soal dan memberikan bimbingan jika terdapat kesalahan.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan prinsip kerja thermometer.  Guru memberikan latihan soal tentang usaha dalam sistem termodinamika. Kegiatan Pendahuluan  Motivasi dan Apersepsi:  Bagaiaman kapasitas kalor pada gas?  Prasyarat pengetahuan:  Bagaimana bentuk persamaan gas umum? b. Kegiatan Penutup  Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.  Guru menerangkan formulasi usaha dalam sistem termodinamika.  Peserta didik memformulasikan hubungan antara perubahan energi dalam dan kapasitas kalor dalam volume konstan.Eksperimen . peserta didik memformulasikan hukum I Termodinamika. c.Ceramah D.  Selanjutnya peserta didik mendiskusikan kondisi gas ideal dalam tabung berpiston yang diberikan kalor terhadapnya.  Guru memberikan koreksi jika terjadi kesalahan.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan kondisi gas ideal. Kegiatan Inti  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Langkah-langkah Kegiatan Pertemuan Pertama a.  Guru memberikan latihan soal hukum I termodinamika.  Guru memberikan contoh usaha dalam sistem termodinamika.  Guru memberikan contoh hukum I termodinamika.

82).  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan proses iskhorik. Pertemuan Ketiga a.  Guru memberikan pembahasan dari latihan soal yang diberikan. c. Kegiatan Penutup  Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.  Guru memberikan latihan soal proses isobarik (Fisika SMK dan MAK hal.  Guru memberikan pembahasan dari latihan soal yang diberikan.  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. 82). Kegiatan Inti  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. 84).  Guru memberikan contoh soal proses isokhorik (Fisika SMK dan MAK hal.  Guru memberikan pembahasan dari latihan soal yang diberikan.  Guru memberikan pembahasan dari latihan soal yang diberikan. 84). Guru memberikan contoh soal yang berkaitan dengan kapasitas panas gas. 87).  Guru memberikan contoh soal proses isobarik (Fisika SMK dan MAK hal. Kegiatan Penutup  Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. c.  Guru memberikan latihan soal proses isotermal (Fisika SMK dan MAK hal. Guru memberikan latihan soal yang berkaitan dengan kapasitas panas gas. 85).  Guru memberikan contoh soal proses adiabatic (Fisika SMK dan MAK hal.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan proses isotermal.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan proses adiabatik.  Guru memberikan latihan soal proses adiabatic (Fisika SMK dan MAK hal.  Guru memberikan contoh soal proses isotermal (Fisika SMK dan MAK hal.   menjelaskan hubungan antara kapasitas panas dalam volume konstan dan kapasitas panas dalam tekanan konstan.  Guru memberikan latihan soal proses isokhorik (Fisika SMK dan MAK hal. RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 . 86). 85).  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Kegiatan Pendahuluan  Motivasi dan Apersepsi:  Apa saja jenis-jenis proses termodinamika? b. Guru memberikan pembahasan terhadap soal yang diberikan.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan proses isobarik.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

Contoh Instrumen:  Contoh tes PG RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 .90).  Guru memberikan contoh soal usaha dalam proses isobarik (Fisika hal. Alat dan bahan praktikum F.90).  Guru memberikan latihan soal menghitung usaha dalam setiap proses termodinamika (Fisika SMK dan MAK hal. Kegiatan Inti  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Teknik Penilaian:  Tes tertulis  Tes unjuk kerja b. H. Lembar kerja d.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan formulasi usaha dalam proses isotermal. 91). Buku Fisika SMK dan MAK Jl.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan formulasi usaha dalam proses isobarik. Penilaian Hasil Belajar a.  Guru memberikan contoh soal usaha dalam proses isokhorik.88).  Guru memberikan contoh soal usaha dalam proses isotermal (Fisika hal. Sumber Belajar a. Kegiatan Pendahuluan  Motivasi dan Apersepsi:  Bagaimana menghitung usaha dalam setiap proses termodinamika? b. Kegiatan Penutup  Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.  Guru memberikan contoh soal usaha dalam proses isobarik (Fisika hal. Buku referensi yang relevan c. c. 2 (Erlangga) halaman 71-106 b.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan formulasi usaha dalam proses isokhorik. Pertemuan Keempat a. Bentuk Instrumen:  Tes PG  Tes uraian  Uji petik kerja produk c.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan formulasi usaha dalam proses isobarik.

NIP........... .. 2.. ...99  Contoh tes uraian Sebuah silinder tertutup dengan volum 10 L mengandung udara kering pada kondisi standar (po = 1 atm.....99 D.99 B........002 kg gas He (massa molekul = 4 g/mol) berada dalam sebuah wadah bersuhu 47 0C dan bertekanan 1... 0......... RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 .99 E... Energi dalam gas tersebut adalah ..... Air (massa molekul = 18) sebanyak 3 gram ditambahkan ke dalamnya dan mengakibatkan suhu sistem meningkat hingga 100 0C sehingga air yang dimasukkan tadi menguap seluruhnya.....99 C. suhu to = 0 0C)............ Mengetahui Kepala SMK Guru Mata Pelajaran ..2 x 105 Pa. 1. 3.. NIP. (dalam kJ) A.......... Tentukan tekanan di dalam tabung...Sebanyak 0................. 4......

Potensial Listrik.  Menjelaskan definisi fluks listrik dan hukum Gauss. Hukum Gauss.  Menghitung besarnya kapasitansi berbagai jenis kapasitor. medan listrik.  Menjelaskan definisi kapasitor sebagai salah satu komponen elektronika. D. E. dan potensial listrik.  Menjelaskan pengaruh penggunaan bahan dielektrik terhadap kapasitansi kapasitor. 2.  Memberikan contoh pemanfaatan kapasitor dalam peralatan elektronika.  Menghitung medan listrik yang dihasilkan oleh muatan terdistribusi dalam benda yang berukuran besar. Membedakan konsep listrik statis dan dinamis.  Menghitung medan listrik yang dihasilkan berbagai benda simetri yang terdistribusi muatan dengan menggunakan hukum Gauss. Memformulasikan energi potensial listrik dan kaitannya dengan gaya. 4. Mendeskripsikan gaya elektrostatik (hukum Coulomb) pada muatan titik. Standar Kompetensi Menginterpretasikan listrik statis dan dinamis.  Menganalisis pengaruh medan listrik terhadap muatan listrik. C. Menjelaskan konsep listrik statis dan dinamis. Memformulasikan prinsip kerja kapasitor keping sejajar. B.  Menjelaskan konsep bidang ekipotensial pada sebuah muatan listrik yang ditempatkan dalam ruang. Mengaplikasikan hukum Coulomb dan hukum Gauss untuk mencari medan listrik bagi distribusi muatan kontinyu. dan Kapasitor F.  Menjelaskan definisi energi potensial dan potensial listrik yang dimiliki sebuah muatan listrik. 3.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran : SMK : XI (Sebelas) : FISIKA A.  Menghitung besarnya potensial listrik yang ditimbulkan oleh sebuah momen dipol listrik. Metode Pembelajaran RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 . Materi Pembelajaran Hukum Coulomb. Kompetensi Dasar 1. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat:  Menganalisis interaksi antar muatan melalui hukum Coulomb. Indikator 1. 2.  Menjelaskan keberlakuan teorema usaha-energi pada muatan yang mengalami gaya listrik.

 Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan gaya Coulomb oleh suatu muatan dan sejumlah muatan yang disampaikan oleh guru (Fisika SMK Hal 155 dan 156).Ceramah G.  Peserta didik dibawa ke laboratorium dengan membawa kain wol.Observasi .  Guru memberikan beberapa soal menentukan gaya Coulomb oleh suatu muatan dan sejumlah muatan untuk dikerjakan oleh peserta didik (Fisika SMK Hal 156 dan 158). Langkah-langkah Kegiatan Pertemuan Pertama a.Diskusi kelompok .Cooperative Learning 2. RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 .  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.  Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan arah medan listrik.  Peserta didik dalam setiap kelompok diminta untuk mengamati apa yang terjadi dan membuat kesimpulan dari percobaan tersebut.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian medan listrik.1.  Peserta didik dalam setiap kelompok diminta untuk menyiapkan potonganpotongan kertas. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar. Metode : . dan penggaris plastik. Siapkan pula elektroskop.  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perumusan gaya Coulomb oleh suatu muatan dan sejumlah muatan. Kegiatan Inti  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.Direct Instruction (DI) . batang kaca.  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum.  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perumusan medan listrik yang dihasilkan oleh muatan titik dan distribusi muatan. Model : .  Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menggosok-gosokkan sisir atau mistar plastik kemudian didekatkan pada potongan-potongan kertas.  Peserta didik melakukan eksperimen fisika pada halaman 154.  Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. Kegiatan Pendahuluan  Motivasi dan Apersepsi:  Mengapa sisir yang telah digosok-gosokkan pada rambut dapat menarik potongan-potongan kertas?  Mengapa sebuah muatan dapat melakukan gaya pada muatan yang lain padahal kedua muatan tidak saling bersentuhan?  Prasyarat pengetahuan:  Apakah yang dimaksud dengan gaya Coulomb?  Apakah yang dimaksud dengan medan listrik? b.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gaya Coulomb. guru dapat langsung memberikan bimbingan.

 Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. guru dapat langsung memberikan bimbingan.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian potensial listrik. Mungkinkah medan listrik pada suatu tempat nol jika potensial listrik pada tempat tersebut nol? 2. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai garis gaya listrik. Kegiatan Pendahuluan  Motivasi dan Apersepsi: 1.  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perumusan potensial listrik yang dihasilkan oleh sebuah partikel dan banyak partikel.    Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan medan listrik yang dihasilkan oleh muatan titik dan distribusi muatan yang disampaikan oleh guru.  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan energi potensial yang disampaikan oleh guru. Kegiatan Penutup  Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. Pertemuan Kedua a.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. guru dapat langsung memberikan bimbingan. RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 . Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar. Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum.  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan potensial listrik yang dihasilkan oleh sebuah partikel dan banyak partikel yang disampaikan oleh guru (Fisika SMK dan MAK Hal 163). c. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar.  Guru memberikan beberapa soal menentukan potensial listrik yang dihasilkan oleh sebuah partikel dan banyak partikel untuk dikerjakan oleh peserta didik (Fisika SMK dan MAK Hal 164).  Peserta didik memperhatikan rumusan untuk mendapatkan persamaan energi potensial yang disampaikan oleh guru. Guru memberikan beberapa soal menentukan gaya Coulomb oleh suatu muatan dan sejumlah muatan untuk dikerjakan oleh peserta didik.  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Apakah bentuk bidang ekipotensial dari muatan bola yang tersebar homogen?  Prasyarat pengetahuan:  Apakah yang dimaksud dengan potensial listrik?  Apakah yang dimaksud dengan bidang ekipotensial? b. Kegiatan Inti  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian energi potensial.

 Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian fluks listrik.  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan fluks listrik yang disampaikan oleh guru. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar.  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. bola isolator homogen.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian hukum Gauss. 169. bola konduktor berongga. c.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.  Guru memberikan beberapa soal menentukan fluks listrik untuk dikerjakan oleh peserta didik. Kegiatan Inti  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.  Peserta didik dalam setiap kelompok diminta untuk menyebutkan syarat terjadinya fluks. Kegiatan Pendahuluan  Motivasi dan Apersepsi:  Bagaimana syarat terjadinya fluks?  Apakah manfaat hukum Gauss?  Prasyarat pengetahuan:  Apakah yang dimaksud dengan fluks listrik?  Apakah yang dimaksud dengan hukum Gauss? b. dan dua pelat sejajar bermuatan. 169. dan dua pelat sejajar bermuatan yang dismpaikan oleh guru (Fisika SMK dan MAK hal 167. dua pelat sejajar. RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 . Kegiatan Penutup  Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. dan 171).c.  Guru memberikan beberapa soal menentukan besarnya medan listrik pada kawat lurus panjang. Kegiatan Penutup  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai aplikasi hukum Gauss untuk menentukan besarnya medan listrik pada bola konduktor pejal.  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum.  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. dan 171). Pertemuan Ketiga a. guru dapat langsung memberikan bimbingan. guru dapat langsung memberikan bimbingan. dan bola konduktor homogen untuk dikerjakan oleh peserta didik (Fisika SMK dan MAK hal 167. pelat tak berhingga.  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. bola konduktor berongga.  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan besarnya medan listrik pada bola konduktor pejal. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar.

Guru memberikan beberapa soal menentukan kapasitansi kapasitor gabungan dan energi dalam kapasitor untuk dikerjakan oleh peserta didik. baik untuk kapasitor kelas I.  Peserta didik memperhatikan rumusan untuk mendapatkan persamaan kapasitansi kapasitor pelat sejajar yang disampaikan oleh guru. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar.  Peserta didik secara berkelompok mencari tahu konsep tentang bahan dielektrik dalam kapasitor dan fungsinya. RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 . Kegiatan Penutup  Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. dan III.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan kapasitansi kapasitor pelat sejajar.  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan besar kapasitas kapasitor pengganti dan energi dalam kapasitor yang disampaikan oleh guru (Fisika SMK dan MAK hal 176). Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum.  Peserta didik memperhatikan perumusan untuk mendapatkan persamaan energi dalam kapasitor yang disampaikan oleh guru.    Guru menerangkan metode membaca kapasitansi kapasitor.  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan rangkaian kapasitor yang disusun secara seri dan secara pararel.  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.  Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan cara memperbesar kapasitansi kapasitor. II. guru dapat langsung memberikan bimbingan.  Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan pengertian kapasitansi kapasitor.Pertemuan Keempat a. Kegiatan Pendahuluan  Motivasi dan Apersepsi:  Bagaimana cara memperbesar kapasitansi kapasitor?  Dalam susunan apakah energi yang tersimpan dalam kapasitor menjadi lebih besar?  Prasyarat pengetahuan:  Apakah yang dimaksud dengan kapasitansi kapasitor?  Apakah keuntungan kapasitor yang disusun secara pararel? b.  Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan macam-macam susunan kapasitor. c.  Peserta didik secara berkelompok mempresentasikan hasil pencarian mereka. Kegiatan Inti  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian kapasitor.  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru menentukan kapasitansi kapasitor.

. Tentukan medan listrik pada jarak 5 cm dari pusat bola dan 17 cm dari permukaan bola..... NIP.. 4 x 10-14 N D.. 1 x 10-4 N  Contoh tes isian Sebuah cincin tipis berjari-jari 24 cm mengandung muatan yang terdistribusi kontinyu sebesar 350 nC.. RPP Fisika SMK dan MAK Jilid 2 ....5x10-12 m......4 μC yang tersebar merata di permukaan... Pada jarak 28 cm tepat di depan sumbu cincin. H.. 7 x 10-2 N C.. 2 (Erlangga) halaman 153-189 b.. Penilaian Hasil Belajar a... . 6 x 10 N E... ... Alat dan bahan praktikum I....... NIP.... Contoh Instrumen:  Contoh tes PG Jari-jari lintasan elektron terdalam pada atom besi adalah 1....... Besarnya energi yang dibutuhkan untuk memindahkan muatan uji ini sejauh 57 cm dari posisi mula-mula adalah . Buku referensi yang relevan c........ 2. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal....... Besar gaya Coulomb antara inti besi (q = 26 e) dan elektron dilintasan terdalam adalah ...... A...........  Contoh tes uraian Bola konduktor yang berdiameter d = 15 cm membawa muatan netto q = 6.. Sumber Belajar a... terdapat muatan uji sebesar 85 nC..7 x 10-3 N -8 B. Buku Fisika SMK dan MAK Jl....  Contoh tugas rumah Buatlah artikel tentang pemanfaatan kapasitor dalam peralatan elektronika.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.......... Mengetahui Kepala SMA Guru Mata Pelajaran ... Bentuk Instrumen:  Tes PG  Tes isian  Tes uraian  Tugas rumah c...... Teknik Penilaian:  Tes tertulis  Penugasan b.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->