P. 1
Sensasi dan Persepsi

Sensasi dan Persepsi

|Views: 176|Likes:
psikologi kesehatan. menjelaskan mengenai sensasi dan persepsi.
psikologi kesehatan. menjelaskan mengenai sensasi dan persepsi.

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: Prami Ningrat Gusti Ayu on May 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/26/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Sensasi adalah proses menangkap stimuli dan tahap paling awal dalam penerimaan informasi sedangkan persepsi adalah proses memberi makna pada sensasi sehingga manusia memperoleh pengetahuan baru. Dengan kata lain persepsi mengubah sensasi menjadi informasi. Pengalaman elementer yang segera, yang tidak memerlukan penguraian verbal, simbolis, atau konseptual, dan terutama sekali berhubungan dengan kegiatan alat indera termasuk kedalam sensasi. Sedangkan suatu proses aktif timbulnya kesadaran dengan segera terhadap suatu obyek yang merupakan faktor internal serta eksternal individu meliputi keberadaan objek, kejadian dan orang lain melalui pemberian nilai terhadap objek tersebut termasuk kedalam persepsi. Sejumlah informasi dari luar mungkin tidak disadari, dihilangkan atau disalahartikan. Mekanisme penginderaan manusia yang kurang sempurna merupakan salah satu sumber kesalahan persepsi. Hubungan sensasi dengan persepsi sudah jelas. Sensasi adalah bagian dari persepsi. Tetapi didalam prosesnya sensasi dan presepsi berbeda, kalau sensasi penerimaan stimulus lewat indera sedangkan persepsi yaitu menafsirkan stimulus yang telah ada didalam otak. Kemampuan berfikir, pengalaman-pengalaman individu tidak sama, maka dalam mempersepsi dan memsesasikan sesuatu stimulus, hasil persepsi dan sensasi mungkin akan berbeda antara individu satu dengan individu lain.karena persepsi dan sensasi bersifat individual.contohnya pada perbeadaan kapasitas alat indera menyebabkan perbedaan dalam memilih pekerjaan atau jodoh, mendengarkan musik, atau memutar radio. Yang lebih jelasnya, sensasi mempengaruhi persepsi, jadi keduanya saling berhubungan satu sama lain . 1.2 Rumusan Masalah a. Apa pengertian dari sensasi dan persepsi ? b. Apa saja macam-macam dari sensasi dan persepsi ? c. Bagaimana proses terjadinya sensasi dan persepsi ? d. Apa perbedaan dari sensasi dan persepsi ? e. Bagaimana aplikasi sensasi dan persepsi ? 1.3 Tujuan a. Mengetahui pengertian dari sensasi dan persepsi

Mengetahui aplikasi sensasi dan persepsi 1. Mengetahui proses terjadinya sensasi dan persepsi d. Mengetahui macam-macam dari sensasi dan persepsi c.4 Manfaat .b. Mengetahui Perbedaan dari sensasi dan persepsi e.

Hasil interaksi antara dua faktor. karena rumput dapat juga mengindra cahaya dan humiditas ( Lefrancois. Sensasi. simbolis. Melalui alat indra.2 PengertianPersepsi Manusia sebagai makhluk sosial yang sekaligus juga makhluk individual. atau intelek. yaitu faktor rangsangan sensorik yang tertuju kepada individu atau seseorang dan faktor pengaruh yang mengatur atau mengolah rangsangan itu secara intra-psikis. yang artinya dianugerahi dengan indra. 1974. berasal dari kaca latin. tingkah laku dan penyesuaian ditentukan oleh persepsinya. fungsi alat indra dalam menerima informasi dari lingkungan sangat penting. Karena . warna hijau. seperti temperatur tinggi. 1967). sensatus. bahkan mungkin rendah lebih dari rumput-rumputan.Apa pun definisi sensasi.1 Pengertian Sensasi Sensasi pada dasarnya merupakan tahap awal dalam penerimaan informasi. 2. dalam rahmat. Pada kenyataannya sebagian besar sikap. dan psikologis. manusia memperoleh pengetahuan dan semua kemapuan untuk berinteraksi dengan dunianya. sosial. rasa nikmatnya sebatang coklat. atau konseptual. Hal ini sangat tergantung bagaimana individu menanggapi obyek tersebut dengan persepsinya. manusia dapat memahami kualitas fisik lingkungannya. 1994 ). Secara lebih luas.BAB II PEMBAHASAN 2. Benyamin B. dapat bersifat biologis. manusia sama.sebuah sensasi dipandang sebagai kandungan atau objek kesadaran puncak yang privat dan spontan. faktor-faktor pengaruh itu. melalui alat indralah. Lebih dari itu. Adanya perbedaan inilah yang antara lain menyebabkan mengapa seseorang menyenangi suatu obyek. yang tidak memerlukan penguraian verbal. sedangkan orang lain tidak senang bahkan membenci obyek tersebut. maka terdapat perbedaan antara individu yang satu dengan yang lainnya (Wolberg. Tanpa alat indra. dalam rakhmat. Wolman (1973. 1994) menyebutkan sensasi sebagai “pengalaman elementer yang segera. sensasi dapat diartikan sebagai aspek kesadaran yang paling sederhana yang dihasilkan oleh indra kita. atau dalam bahasa inggrisnya sensation. dan terutama sekali berhubungan dengan kegiatan alat indra.

dalam bidang pendidikan misalnya. (b) sifat-sifat tugas/pekerjaan. mengapa mereka bertingkah laku ( atau tidak bertingkah laku ) tertentu dalam suatu situasi dan bagaimana prilaku mereka nanti dalam situasi yang berbeda. Ø Persepsi Sosial Persepsi sosial (social perception ) : suatu proses ( tepatnya. maka terjadilah suatu hasil interaksi tertentu yang bersifat "gambaran psikis". Pengetahuan tentang factor-faktor yang mempengaruhi ambang penginderaan manusia di atas memungkinkan kita untuk memahami mengapa dan bagaimana individu hanya menerima stimulus/informasi tertentu darin sekian banyak stimulus/informasi yang lain dari dunia disekelilingnya. 2.adanya proses pengaruh-mempengaruhi antara kedua faktor tadi. di mana di dalamnya bergabung pula proses asosiasi. Oleh karena itu. (e) norma/standar/ukuran yang dikenakan individu. (c) harapan individu. Seseorang yang datang di tengah-tengah . Menghabiskan banyak waktu dan usaha untuk mencoba mengarti perilaku orang lain – apa yang mereka sukai sebagai individu. Berdasarkan teori tersebut disimpulkan bahwa ambang penginderaa bukan hanya kekuatan sinyal. ada materi pelajaran yang harus terlebih dahulu disampaikan sebelum materi tertentu. proses-proses ) yang kita gunakan untuk mencoba memahami kehidupan.3 Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Sensasi Bagian penting dari teori deteksi sinyal yang berpengaruh besar terhadap psikologi adalah implikasinya dalam pembelajaran ambang penginderaan. (d) konsekuensi-konsekuensi berupa penghargaan atau hukuman. Faktor-faktor yang mempengaruhi ambang penginderaan adalah : (a) kekuatan sinyal. kita sering kali melakukan hal ini. Ketersediaan informasi sebelumnya. ketiadaan informasi ketika seseorang menerima stimulus yang baru bagi dirinya akan menyebabkan kekacauan dalam mempersepsi. 2.4 Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Presepsi Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi persepsi diantaranya : 1.

1. karena sebagian energi dan perhatiannya (menjadi figure) adalah emosinya tersebut. 2. ketika seseorang memiliki pengalaman yang baik dengan bos. Kebutuhan. walaupun semua anak buahnya yang lain tidaksenangdengansibos. Pengalaman yang menyakitkan ditipu oleh mantan pacar. Informasi juga dapat menjadi cues untuk mempersepsikan sesuatu. Seseorang yang memperkenalkan diri dengan sopan dan berpenampilan menarik. Seseorang yang sedang tertekan karena baru bertengkar dengan pacar dan mengalami kemacetan. mungkin akan mempersepsikan lelucon temannya sebagai penghinaan. Gambar yang besar. seseorang akan cenderung mempersepsikan sesuatu berdasarkan kebutuhannya saat itu. dan persepsi ini akan mempengaruhi bagaimana ia dipandang selanjutnya . lebih karena ia tidak memiliki informasi yang sama dengan peserta diskusi lainnya. 2. akan mengarahkan seseorang untuk mempersepsikan orang lain yang mendekatinya dengan kecurigaan tertentu. dia akan cenderung mempersepsikan bosnya itu sebagai orang baik. sebagai hasil dari proses belajar. atau suara yang kuat dengan pitch tertentu. Contoh lain yang lebih ekstrim. Contoh sederhana. Emosi. pengalaman akan sangat mempengaruhi bagaimana seseorang mempersepsikan sesuatu. ada orang yang tidak bisa melihat warna merah [dia melihatnya sebagai warna gelap. akan lebih mudah dipersepsikan secara positif. entah hitam atau abu-abu tua] karena pernah menyaksikan pembunuhan. akan lebih dahulu mempengaruhi persepsi seseorang. Pengalaman masa lalu. Impresi. mungkin akan menangkap hal yang tidak tepat. 3. akan lebih menarik seseorang untuk memperhatikan dan menjadi fokus dari persepsinya. stimulus yang salient / menonjol. akan mempengaruhi seseorang dalam menerima dan mengolah informasi pada suatu saat.diskusi. Di sisi lain. seseorang akan lebih peka mencium bau masakan ketika lapar daripada orang lain yang baru saja makan.impresi dan konteks. Faktor psikologis lain yang juga penting dalam persepsi adalah berturut-turut: emosi . warna kontras.

Tapi untuk membuat dunia yang mendera indera kita menjadi sesuatu yang masuk akal.sensasi murni itu terjadi mungkin dalam peristiwa saat rangsangan warna ditunjukkan untuk pertama kali kepada seseorang yang sejak lahirnya buta. Deteksi energy fisik yang di hasilkan atau di pantulkan oleh benda-benda fisik. hidung.5 Teori Sensasi Sensasi (sensation) : mengacu pada pendeteksian dini terhadap energi dari dunia fisik. Konteks memberikan ground yang sangat menentukan bagaimana figure dipandang. Konteks.3. persepsi dan reaksi adalah 3 komponen setiap pengalaman sensori. bentuk dan elemen kesadaran yang lain. betapapun asingnya. telinga. walaupun faktor ini disebutkan terakhir. jika mendengar suara aneh. Konteks bisa secara sosial. mungkin akan memberikan makna yang berbeda 2. warna. tapi tidak berarti kurang penting. Studi terhadap sensasi umunya berkaitan dengan struktur dan proses mekanisme sensorik. organ inderawi ( mata. Dalam menjalankan fungsinya organ sensori berkaitan erat dengan sistem persyarafan yang berfungsi sebagai reseptor dan penghantar stimulus sehingga tercipta sebuah persepsi yang dapat menimbulkan reaksi dari individu Stimulus Organ sensori Sel syaraf Impuls syaraf Reaksi Persepsi Medula spinalis Otak Sensasi Murni Sensasi murni jarang terjadi. kita akan segera menghubungkannya dengan suatu bentuknya yang telah kita lihat sebelumnya. Sensasi Normal Penerimaan. kulit dan jaringan tubuh ) proses penginderaan menyadarkan kita akan adanya suara. Fokus pada figure yang sama. Tanpa sensasi kita tidak dapat menyentuh dalam arti sesungguhnya dunia nyata. tetapi tiba-tiba dapat melihat (Mahmud. budaya atau lingkungan fisik. 1990:41) . tetapi dalam ground yang berbeda. sel-sel tubuh yang melakuakan penderteksi ini. beserta stimulasi yang mempengaruhi mekanisme-mekanisme tersebut. malah mungkin yang paling penting.

Berarti objek-objek yang mendapatkan tekanan dalam persepsi kita biasanya objek-objek yang memenuhi tujuan individu yang melakukan persepsi 2. kita akan mengisinya dengan interprestasi yang konsisten dengan rangkaian stimuli yang kita persepsi. Meskipun sumber masalah yang dihadapinya sama. seperti titik. garis. 4.6 Teori Persepsi Perubahan dalam pemenuhan kebutuhan manusia sangat dipengaruhi oleh persepsi individu yang berbeda antara satu dengan yang lain. akan tetapi setiap individu memiliki persepsi dan respon yang berbeda-beda. yang terjadi dalam keadaan sadar/bangun . Dalil persepsi 1: Persepsi bersifat selektif secara fungsional. Kita mengorganisasikan stimuli dengan melihat konteksnya. Hal ini akan membawa konsekwensi terhadap permasalahan keperawatan yang ditegakan pada setiap individu. Jika individu dianggap sebagai anggota kelompok. Walaupun stimuli yang kita terima itu tidak lengkap. Krech dan Crutchfield merumuskan dalil persepsi. Dalil persepsi 4 : Objek atau peristiwa yang berdekatan dalam ruang dan waktu atau menyerupai satu sama lain.2. 3. semua sifat individu yang berkaitan dengan sifat kelompok akan diperngaruhi oleh keanggotaan kelompolmua dengan efek berupa asimilasi atau kontras. menjadi empat bagian : 1. Dalil ini umumnya betul-betul bersifat structural dalam mengelompokkan objek-objek fisik. Halusinasi Pencerapan tanpa adanya rangsang apapun pada panca indera seorang pasien. cenderung ditanggapi sebagai bagian dari struktur yang sama. Dalil persepsi 3 : Sifat-sifat perseptual dan kognitif dari substruktur ditentukan pada umumnya oleh sifat-sifat struktur secara keseluruhan. Ø Perubahan persepsi 1. Dalil persepsi 2 : Medan perceptual dan kognitif selalu diorganisasikan dan diberi arti. atau balok.

Ø Amplikasi Persepsi Melalui Panca Indera Beragam stimulus tersebut merupakan dasar dalam pembentukan persepsi yang dating dari banyak sumber melalui: 1) 2) 3) 4) 5) – Indera penglihatan (visual) – Indera pendengaran (auditori) – Indera perabaan (taktil) – Indera penciuman (olfaktori) – Indera pengecap/rasa (gustatori) . telinga tinitus 7. bayangan daun dilihat seperti orang 3. mis: bunyi angin didengarnya seperti dipanggil nama. perasaan nyeri. Gangguan somatosensorik pada reaksi konversi Mis: anastesi. mis: pada kulit urtikaria. mis: pengalaman diluar tubuh/ OBE. pada otot dan tulang LBP. pencernaan mual/muntah diare. padajantung terjadi palpitasi. gg penglihatan. parastesi. Agnosia Ketidakmampuan untuk mengenal dan mengartikan pencerapan sebagai akibat kerusakan otak. pada pernafasan timbul sesak/asma.2. makropsia/mikropsia 6. Ilusi Interpretasi atau penilaian yang salah tentang pencerapan yang sungguh terjadi pada panca indera. Derealisasi Perasaan aneh tentang lingkungannya yang tidak sesuai dengan kenyataan. Gangguan psikofisologik Gejala atau gangguan pada bagian tubuh yang disebabkan oleh gangguan emosi. salah satu bagian tubuhnya bukan kepunyaannya lagi 4. perkemihan sering berkemih. mata berkunang2. mis: merasakan segala sesuatu seperti dalam mimpi 5. Depersonalisasi Perasaan aneh tentang dirinya atau perasaan bahwa pribadinya sudah tidak seperti biasa lagi.

Secara alur dapat dikemukakan bahwa proses persepsi berlangsung sebagian berikut : 1. Stimulusnya berujud benda-benda yang bersifat khemis atau gas yang dapat menguap. dan terjadilah suatau pengamatan atau persepsi Ø Persepsi Melalui Indera Penciuman Sel-sel peneriama atau reseptor bau terletak dalam hidung sebelah dalam. dan mengenai alat-alat penerima yang ada dalam hidung. kemudian diteruskan oleh syaraf sensoris ke otak. ini merupakan yang bersifat kealamaan ( fisis) Stimulus kemudian dilangsungkan ke otak oleh syaraf sensoris. jadi bagian ini merupakan transformer. hingga akhirnya individu dapat menyadari apa yang dilihat.Ø Persepsi melalui indera penghilatan Mata hanyalah merupakan salah satu alat atau bagian yang menerima stimulus.proses yang terjadi dalam otak ini merupakan proses psiklogi Ø Persepsi melalui indera pendengaran Telinga dapat dibagi atas beberapa bagian yang masing-masing mempunyai fungsi atau tugas sendiri-sendiri. Di otak sebagian pusat susunan urat syaraf terjadilah proses yang akhirnya individu dapat menyadari atau mempersepsikan tentang apa yang diterima melalui alat indera. 2. Stimulus mengenai alat indera. 2. Telinga bagian tengah : merupakan bagian yang meneruskan stimulus yang diterima oleh telinga bagian luar. maka individu dapat mempersepsikan apa yang didengar. Telinga bagian luar : merupakan bagian yang menerima stimulus dari luar. Telinga bagian dalam : merupakann reseptor yang sensitif yang merupakan saraf-saraf penerima. . proses ini merupakan proses fisiologi 3. Apabila individu dapat menyadari apa yang di dengar. yaitu : 1. dan sebagai respons dari stimulus tersebut orang dapat menyadari apa yang diciumnya yaitu bau diciumnya. dan stimulus ini dilangsungkan oleh syaraf sensoris ke otak. 3.

raabaan.Ø Persepsi Melalui Indera pengecap Indera pengecapan terdapat di lidah.stimulusnya merupakan benda cair. manis.Tetapi tidak semua bagian dari kulit dapat menerima rasa-rasa ini Cuma pada bagian tertentu saja yang dapat meneriama stimulus-stimulus tertentu. asin. tekanaan dan temperature. Menurut doktrin. Memgenai rasa ini ada 4 macam : Pahit. asam Ø Persepsi Melalui Indera Kulit Indera ini dapat merasakan rasa sakit.Pertama kali diperkenalkan pada 1826 oleh seorang ahli fisiologi Johannes muller sebagai doktrin energy syaraf spesifik. hingga akhirnya orang dapat menyadari atau mempersepsikan tentang apa yang dicecap itu.Serta stimulus yang dapat menimbulkan rasa sakit dapat bersifat khemis maupun electrical dan sebangsanya yang pada pokoknya stimulus itu cukup kuat menimbulkan kerusakan pada kulit. Ø Tabel Panca indera Indera Penglihatan Pendengaran Perasa/ pengecapan Penciuman Peraba Stuktur Mata Telinga Lidah Hidung Kulit Stimulus Gelombang cahya Gelombang suara Senyawa kimia Senyawa kimia Tekanan Reseptor Sel batang dan sell kerucut Sel-sel rambut Ujung saraf perasa Sel-sel rambut Sel-sel saraf 2.zat cair itu mengenai ujung srl penerima yang terdapat pada lidah. dan hal ini menimbulkan rasa sakit.7 Proses Sensasi Sistem saraf mengubah pesan pesan menjadi kode salah satu kode yaitu kode anatomis. yang kemudian dilangsungkan oleh syaraf sensoris ke otak.berbagai modalitas sensorik yang .

Gelombang cahaya dan suara menghasilkan sensasi berbeda karena adanya perbedaan anatomi ini. Sensasi mengacu pada pendeteksian dini terhadap stimuli. Depersonalisasi Perasaan aneh tentang dirinya atau perasaan bahwa pribadinya sudah tidak seperti biasa lagi. bayangan daun dilihat seperti orang 3. Konsep kita mengenai proses perseptual bahwa pendeteksian dan penginterpretasian sinyal-sinyal sensori. di tentukan oleh energi stimulus yang dideteksi oleh sistem-sistem sensorik dan oleh otak dan hasil pemrosesan disimpan dimemori dalam bentuk pengetahuan ( knowledge). Sinyal dari mata menyebabkan impils berjalan sepanjang saraf optik.menuju ke korteks visual. suara. Gangguan somatosensorik pada reaksi konversi .berbeda muncul karena sinyal yang diterima oleh organ indera merangsang beragam jalan syaraf yang menuju area otak yang beragam pula. Sinyal dari telinga menyebabkan impuls berjalan dari saraf auditoris menuju ke korteks auditoris. yang akan diguakan kelak dalam suatu kejadian nyata. mis: merasakan segala sesuatu seperti dalam mimpi 5. manis dan sebagainya. Derealisasi Perasaan aneh tentang lingkungannya yang tidak sesuai dengan kenyataan. sehingga dengan sendirinya pengetahuan kita tentang dunia pun terbatas. 2. salah satu bagian tubuhnya bukan kepunyaannya lagi 4.Sistem sensorik kita memiliki keterbatasan kemampuan manerima sensasi.sinyal dari telinga. yang terjadi dalam keadaan sadar/bangun 2. mis: pengalaman diluar tubuh/ OBE. Halusinasi Pencerapan tanpa adanya rangsang apapun pada panca indera seorang pasien. yaitu cahaya. Dan hanya sensasi yang mampu kita indralah yang akhirnya diproseskan oleh reseptor dan oleh pemrosesan kognitif tingkat tinggi. bau. Serta Sensasi merupakan unsur-unsur pengalaman pancaindera yang disebabkan perangsang-perangsang diluar manusia. Ilusi Interpretasi atau penilaian yang salah tentang pencerapan yang sungguh terjadi pada panca indera.8 ProsesPersepsi 1. mis: bunyi angin didengarnya seperti dipanggil nama.

Mis: anastesi. perasaan nyeri. Meskipun alat untuk menerima stimulus itu serupa pada setiap individu. mata berkunang2. ditentukan secara mendasar. Sensasi sering digunakan secara sinomin dengan kesan indrawi. Gangguan psikologi Gejala atau gangguan pada bagian tubuh yang disebabkan oleh gangguan emosi. 1990:4). pada otot dan tulang LBP. sehingga bisa salah. Agnosia Ketidakmampuan untuk mengenal dan mengartikan pencerapan sebagai akibat kerusakan otak. gg penglihatan. interpretasinya berbeda. mata “menerima”. pada pernafasan timbul sesak/asma. parastesi. sensasi dipandang sebagai pasti.dengan perkataan lain. inferensi. 2. sensasi lebih berkonotasi pada sebuah hubungan denagn perasaan ( terapi bukan dengan emosi ). proses sensasi dan presepsi itu berbeda. telinga tinitus 7. sedangkan lukisan pemandanagn bergantung pada interpretasinya pelukis. mis: pada kulit urtikaria.9Perbedaan Sensasi dan Presepsi Sensasi sering dibedakan dari persepsi. Dalam ungkapan lain disebutkan. yang melibatkan penilaian. kita bias membandingkan protet sebuah pemandangan dengan lukisan pemandanagn. fakta kasar. BAB III PENUTUP . sedangkan pikiran”memersepsikan”.”sensasi ialah penerimaan stimulus lewat alat indra. Untuk membedakan sensasi dan persepsi secara lebih jelas. Menurut beberapa pendapat. bias. sensum. Protet itu berupa pemandanagn sebagaiman yang diterima alat indra. dan sensibilium. Jadi. pencernaan mual/muntah diare. perkemihan sering berkemih. makropsia/mikropsia 5. sedangkan persepsi adalah menafsirkan stimulus yang telah ada didalam otak” (Mahmud. sense datum. interpretasi. padajantung terjadi palpitasi. sedangkan persepsi lebih berhubungan dengan kognitif.sedangkan mekanisme penginderaan manusia yang kurang sempurna merupakan salah satu sumber kesalahan persepsi. atau prakonseptualisasi.

Tetapi sebagian besar stimulus datang dari luar individu yang bersangkutan. Karena persepsi merupakan aktivitas yang integrated dalam diri individu. telinga sebagai alat pendengar. bentuk dan elemen kesadaran yang lain. Tanpa sensasi kita tidak dapat menyentuh dalam arti sesungguhnya dunia nyata. sedangkan persepsi adalah menafsirkan stimulus yang telah ada didalam otak”.3. Persepsi stimulus dapat datang dari luar. pada waktu individu menerima stimulus melalui alat indera. dan prasangkaprasangka serta sinyal-sinyal sersorik. 2003. maka apa yang ada dalam diri individu akan aktif dalam persepsi. kulit pada telapak tangan sebagai alat perabaan.”sensasi Hialah penerimaan stimulus lewat alat indra. 2. : Bandung Remaja Rosdakarya . tetapi juga dapat datang dalam diri individu sendiri.wikipedia. misalnya: Ilusi. proses sensasi dan presepsi itu berbeda. Jakarta : Rineka Cipta. http://id.serta dapat dikemukakan karena perasaan. Desmawati. Belajar dan Faktor yang mempengaruhinya. PPs UNSRI. interpretasinya berbeda. 4. Jalaluddin Rahmat. sel-sel tubuh yang melakuakan penderteksi ini. hidung sebagai alat pembau. Meskipun alat untuk menerima stimulus itu serupa pada setiap individu. Dalam ungkapan lain disebutkan. Sensasi merupakan pendeteksi energy fisik yang di hasilkan atau di pantulkan oleh benda-benda fisik. hidung. lidah sebagai alat pengecapan.Tapi untuk membuat dunia yang mendera indera kita menjadi sesuatu yang masuk akal. DAFTAR PUSTAKA 1. Yeni. warna.1 Kesimpulan Proses penginderaan berlangsung setiap saat. sedangkan sensasi dapat ditemukan pada waktu proses menagkapnya stimuli. 3. Palembang. Resume Matrikulasi Psikologi. hipotesis. 2008. Psikologi Komunikasi.org/wiki/Persepsi#Pembedaan_dengan_sensasi . Slameto. organ inderawi ( mata. 2008. yaitu melalui mata sebagia alat penglihatan. Persepsi dipengaruhi oleh pengetahuan. kulit dan jaringan tubuh ) proses penginderaan menyadarkan kita akan adanya suara. telinga.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->