SYARAT SIFAT ILMIAH PANCASILA 1.

Harus berobyek : Pancasila yang dipelajariharusmempunyaiobyek, yaitutata-carahidupmanusia yang sudahmenjadikebiasaanatau yang sudahmembudaya, khususnyabangsa Indonesia sebagaiobyekmaterialnya, danrumusanPancasilabesertapenjabaranyasebagaiobyekformalnya. 2. Harus bermetode; DalammempelajariPancasilaharusadametode, yaitusuatuuntukmencapaipersesuaianantararumusanPancasiladenganobye kmaterialnyasehinggamencapaikebenaran. 3. Harussistematik: PembahasanPancasilaharussistematik, mempunyaisusunan yang harmonisdaribagianbagianmenurutaturantertentu yang adahubungannyasatudengan yang lainnyadansalingmempengaruhisehinggasemuabagianmerupakankesatuank eseluruhandantidakadakontradisi di dalamnya. 4. Bersifat Universal: Kebenaran yang diperolehharusbersifat universal yaitukebenaran yang dicapaidaripersesuaianbesertarumusannyaharusbersifatumum yang tidakterbatasolehruangdanwaktu, dimanasajakapansajatetapberlaku, sehinggarumusanitudapatdipakaisebagaipedoman

PENGETAHUAN ILMIAH PANCASILA 1. PengetahuanDeskrifpif: Pengetahuandeskriptifmerupakanpengetahuan ilmiah yang membicarakan tentang sifat-sifat dan keadaan dari halnya, berdasarkan atas pertanyaan ilmiah bagaimana. Pengetahuan normatif: merupakan pengetahuan ilmiah yang menganalisis halhal yang biasa terjadi dan selalu terulang terus yang disebut dengan kebiasaan , dankebiasaan itu dicari intinya akan dirumuskan sebagai pedoman dan dikemukakan tujuannya.

3. sebagaijawabanataspertanyaanatasilmiahapa. Pengetahuanesensi: Merupakanpengetahuanilmiah yang menelaahtentangunsurdasratauhakikatataujugainti-mutlak yang menjadikanhal-nyaituada . Usul Muhammad Yamin. atasdasarpertanyaanilmiahapa.PeriKebangsaan . 4.PeriKerakyatan . TINJAUAN HISTORIS PANCASILA Secarahistorisrumusan-rumusanPancasilaitudapatdiuraikandalamtigaklompok: 1. RumusanPancasila yang ditetapkanolehPanitiapersiapanKemerdekaan Indonesia sebagaiDasarFilsafat Negara Indonesia yang sangaterathubungannyadenganProklamasiKemerdekaan. RumusanPancasiladalamsidang-sidangBadanPenyelidik UsahausahaPersiapanKemerdekaan Indonesia yang merupakantahappengusulansebagaiDasarFilsafat Negara Indonesia 2. 29 Mei 1945 .PeriKetuhanan . Pengetahuankausal: merupakanpengetahuan yang mempelajaritentangasal-usulataujugasebab-musababdarihal-nya. BeberaparumusanPancasiladalamperobahanketatanegaraan Indonesia selamabelumberlakukembalirumusanPancasila yang terkandungdalamPembukaan UUD 1945 MASA SIDANG PERTAMA BPUPKI a.PeriKemanusian .3.

Kebangsaan Indonesia .. yang menghormatisatusama lain disingkatdengan KETUNAHAN. Hubunganantarnegaradengan agama 3.Ketuhanaan yang berkebudayaan • Dasarpertama.Internasionalismeatauperikemanusiaan . Mengenaidasarapanegaraindonesiadidirikan . Ketuhanan yang berbudaya.Kesejahteraan Rakyat b UsulSupomo. Negara serikat. Persekutuan negara 2.Mufakatataudemokrasi . SOSIO- • Dasarketiga. RepublikatauMonarchie c. kebangsaandanperikemanusiaan (NasionalismedanInternasionalisme) diperasmenjadisatudiberinama SOSIONASIONALISME. • Dasarkedua.Kesejahteraansosial . rakyatdanpemerintah.UsulSoekarno. Demokrasi dam kesejahteraandiperasmenjadisatudiberinama DEMOKRASI. dikemukantiga sola: 1. Persatuannegara. 31 Mei 1945 Supomojugamengusulkantentangsyaratmutlaknegarayaitu: daerah. Jelasnyapokokpikiran yang iusulkanoleh Bung Karnosbb: . 1 Juni1945 Lima dasar yang diajukanSoekarnoadalah: .

sosial. ekonomi. 5.Sosio-Demokrasi 4.Sosio.Internasionalisme atau 1. Maramis 7. W.K. Ketuhanan berkebudayaan Ketuhanan yang dimaksuddisiniialahuntukmenjiwaidasarSosioNasionalismedanSosio-Demokrasi.Ketuhanan yang 3. Hasyim 5.H. atauNasionalisme yang berinternasionalisme. Ir. kebudayaanmaupunagam. H. A.A. AgusSAlim . M. RAPAT PANITIA SEMBILAN 1. Abikusno Tjokrosoeyoso 8. Sosio-Nasianalisme Perikemanusiaan . yaitu bangs a yang hidupbersamadalamkekeluargaanBangsa-bangsa. K. warganya.Nasionalismeadalahpahamkebangsaan yang berperikemanusiaan.1. Yamin 4. Mr. M. A.Mufakat atau demokrasi 2. Drs. Muzakkir 6. Soekarno 2. 3.Kebangsaan Indonesia 2. Hatta 3. Achmad Soebardjo 9.Kesejahteraan sosial Sosio-DemokrasiadalahpahamDemokrasipersamaanseluruhrakyatnya. Mr. baikdalamlapanganpolitik. Mr.