P. 1
Najis

Najis

|Views: 32|Likes:
Published by nickoRies
nAJIS DAN DEFINISNYA
nAJIS DAN DEFINISNYA

More info:

Published by: nickoRies on May 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2013

pdf

text

original

Najis

Najis adalah sesuatu yang harus dijauhi saat seorang muslim melakukan ritual ibadah tertentu seperti shalat baik shalat wajib 5 waktu atau shalat sunnah, thawaf saat haji dan umrah, dan lainlain. Tuntunan berikut berkaitan dengan perkara najis menurut madzhab Syafi'i. Banyak penjelasan di internet seputar najis yang menggunakan uraian madzhab lain seperti Hanbali atau Hanafi. Panduan ini khusus mengambil perspektif madzhab Syafi'i agar tidak membingungkan masyarakat Indonesia yang mayoritas bermadzhab Syafi'i sejak lahir. DAFTAR ISI 1. Definisi Najis 2. Perkara/Benda Najis 3. Tingkatan Najis 1. Najis Mukhoffafah (Ringan) 2. Najis Mutawassithah (Sedang) 3. Najis Mughalladzoh (Berat) 4. Jenis Najis 1. Najis Hukmiyah (‫)ةيمكحلا ةساجنلا‬ 2. Najis Ainiyah (‫)ةينيعلا ةساجنلا‬ 5. Cara Menghilangkan Najis 1. Cara Menghilangkan Najis Ringan (Mukhoffafah) 2. Cara Menghilangkan Najis Sedang (Mutawassitoh) 3. Cara Menghilangkan Najis Anjing (Mugholatzoh) 4. Cara Menghilangkan Najis Hukmiyah (Tidak Kelihatan) 6. Najis Anjing Menurut 4 (Empat) Madzhab 7. Hukum Memelihara Anjing 8. Najis Babi Menurut 4 (Empat) Madzhab

DEFINISI NAJIS Najis (Arab, ‫ )جصاجنلا‬berasal dari bahasa Arab dari akar kata masdar (verbal noun) najasah yang secara etimologis bermakna kotor (qadzarah - hqif igolonimret malad nakgnadeS .(‫ال قذارج‬ (syariah), najis adalah sesuatu yang kotor yang diperhntahkan oleh syariah untuk suci darinya dan menghilangkannya dari baju dan badan dan dari segala sesuatu yang disyaratkan sucinya saat memakai. Seperti sucinya baju dan badan pada saat melaksanakan shalat dan tawaf umarah dan haji. Ibnu Hajar Al-Haitami dalam Tuhfatul Muhtaj fi Syarhil Minhaj (‫حرش يف جاخحملا جفحخ‬ hagecnem gnay rotok arakrep halada hairays isinifed malad sijan awhab nakataynem (‫ال م ىهاج‬ sahnya shalat.

Mani (sperma) anjing dan babi. Najis mukhaffafah terdapat pada kencingnya anak kecil laki-laki yang belum berusia 2 tahun dan tidak makan apa-apa kecuali ASI (air susu ibu). Nanah. (a) belalang. Anjing dan Babi 7. Kotoran dan kencing hewan yang halal dimakan hukumnya suci menurut madzhab Hanbali. Khamr (mimunam beralkohol). tulang. NAJIS MUKHOFFAFAH (RINGAN) Najis mukhaffafah adalah najis ringan yang cara menghilangkannya cukup dengan menyiramkan air pada najis tersebut. Najis tidak bisa suci. 9. . 5. 2. najis sedang/pertangahan (mutasswithah) dan najis berat (mughalladzah). najis ringan (mukhaffafah).PERKARA NAJIS Perkaran atau sesuatu yang dianggap najis menurut syariah Islam sebagai berikut: 1. Darah. Sedang mutanajjis dapat suci kalau dihilangkan najisnya. Rambut dan bulu bangkai suci menurut madzhab Maliki. kuku. Sedang mutanajjis adalah benda yang terkena atau tersentuh perkara najis. Catatan: 1. tingkatan najis terbagi menjadi 3 (tiga) macam. 10. tanduk. Harus dibedakan antara najis dan mutanajjis. Tinja (kotoran manusia) atau kotoran hewan 3. Kencing baik kencing bayi atau kencing orang dewasa. hewan laut dan hewan sangat kecil yang darahnya tidak mengalir seperti lalat dan sejenisnya. Wadi yaitu cairan pekat kental yang keluar setelah kencing atau setelah membawa beban berat. 8. 2. maka airnya tetap suci. . TINGKATAN NAJIS Menurut madzhab Syafi'i. Yaitu. hukumnya suci baik muslim atau nonmuslim (kafir). 3. (b) bangkai manusia. Susu hewan yang tidak halal dagingnya kecuali susu manusia. Bangkai hewan yang mati tanpa disembelih secara syariah dan seluruh anggota badannya seperti daging. Madzi yaitu cairan putih encer yang keluar bukan karena syahwat. Khusus untuk lalat dan sejenisnya apabila masuk ke air yang sedikit (kurang 2 qullah) dalam keadaan hidup kemudian mati dalam air. dll kecuali. 2. 4. Najis adalah perkara najis. 6. Tulang bangkai suci menurut madzhab Hanafi. Muntah. 3.

CARA MENGHILANGKAN/MENYUCIKAN NAJIS RINGAN (MUKHAFFAFAH) Najis mukhaffafah adalah terdapat pada kencing anak laki-laki usia di bawah 2 tahun dan belum memakan makanan apapun kecuali ASI (Air Susu Ibu). CARA MENGHILANGKAN NAJIS Adapun cara menghilangkan najis adalah tergantung dari tingkatan (ringan. dll yang cara mensucikannya adalah dengan NAJIS MUGHOLLADZAH (BERAT) Najis mughalladzah adalah najis kaliber berat yaitu najis anjing dan babi. baunya dan rasanya. NAJIS HUKMIYAH (‫)ةيمكحلا ةساجنلا‬ Najis hukmiyah adalah najis yang tidak kelihatan warnanya. .NAJIS MUTAWASSITAH (SEDANG) Najis mughalladzah adalah najis yang umum seperti darah. koroan manusia atau hewan. NAJIS AINIYAH (‫)ةينيعلا ةساجنلا‬ Najis ainiyah adalah sebaliknya najis hukmiyah yaitu najis yang kelihatan warnanya. bangkai. Yang cara mensucikannya adalah dengan menyiramkan air sebanyak 7 (tujuh) kali salah satunya dicampur dengan debu atau tanah. kencing. muntah. berat) dan jenis najisnya (ainiyah atau hukmiyah). Cara menghilangkan atau mensucikan najis tersebut adalah dengan menyiramkan air suci pada kencing anak tersebut sampai merata walaupun air itu tidak mengalir. baunya dan rasanya. sedang. Adapun kencing bayi perempuan status najisnya sama dengan kencing orang dewasa. JENIS NAJIS Ada dua jenis najis yaitu najis hukmiyah (‫ )جيمكحلا جصاجنلا‬dan najis ainiyah (‫)جينيعلا جصاجنلا‬. Siraman cukup dilakukan satu kali.

bau dan rasa) maka air tersebut tetap suci. lendir. Maliki. Hanbali memiliki perbedaan pendapat tentang najisnya anjing sebagai berikut: . Catatan: Ada pendapat dalam madzhab Syafi'i yang menghukumi cukupnya mensucikan najis mughalladzah sekali saja. NAJIS ANJING MENURUT EMPAT MADZHAB Madzhab yang empat yaitu Syafi'i. maka tidak apa-apa (‫)ينع وفعم‬. Namun ada pendapat dalam madzhab Syafi'i yang menyatakan yang wajib dibasuh 7 kali itu adalah yang terkena air ludah anjing sedangkan yang selain itu cukup dibasuh satu kali ini berdasar pendapat Imam Nawawi dalam kitab Raudhah dan Al-Majmuk seperti dikutip dari kitab Kifayatul Akhyar 1/63. . Adapun cara menyucikannya adalah dengan menyiramkan 7 kali air salah satunya dicampur dengan tanah.Madzhab Syafi'i: menghukumi bahwa seluruh bagian anjing adalah najis baik badan. bulu. Hanafi. warna dan baunya dengan air yang suci dan mensucikan. Kecuali apabila berubah salah satu dari 3 sifatnya (warna. CARA MENGHILANGKAN NAJIS HUKMIYAH (‫)ةيمكحلا ةساجنلا‬ Adapun menghilangkan atau menyucikan najis hukmiyah adalah sama dengan menyucikan najis ringan (mukhaffafah) yaitu dengan menyiramkan air suci pada najis hukmiyah tersebut sampai merata walaupun air itu tidak mengalir.CARA MENGHILANGKAN/MENYUCIKAN NAJIS SEDANG (MUTAWASSITAH) Najis mutawassitah (sedang) adalah seluruh najis selain najis anjing babi dan najis bayi laki-laki. CARA MENGHILANGKAN/MENYUCIKAN NAJIS BERAT (MUGHALLADZAH) Najis mughalladzah adalah najis anjing dan babi. Apabila air untuk menyucikan kurang dari 2 (dua) qullah maka harus dengan mengalirkan/menyiramkan air tersebut ke benda yang najis. Cara menyucikan najis mutawassitah ainiyah adalah dengan menghilangkan perkara yang najis yakni rasa. maka tidak disyaratkan mengalirkan air ke benda najis tersebut bahkan boleh memasukkan benda najis tersebut ke air yang sampai 2 qullah atau lebih. keringat dan air liurnya. Apabila sulit menghilangkan warna atau baunya. Cara menghilangkannya adalah dengan membasuh najis sebanyak 7 (tujuh) kali dan salah satu dari tujuh itu dicampur dengan debu atau tanah yang suci. Apabila air sampai 2 qullah atau lebih.

‬‬ ‫ى ‪ٔ ،‬إال قبو ‪ٔ .‬ق‪ٛ‬م ‪ٚ :‬قٕو ف‪ًٛ‬ب ‪ٚ‬فسذِ انتشاة‬ ‫ٔانقٕل انثبنث ‪ :‬إٌ ُ‬ ‫ٔجذ انتشاة نى ‪َٚ‬قُ ْ‬ ‫كبنث‪ٛ‬بة دٌٔ األٔاَ‪. Hanya air‬‬ ‫‪liurnya yang najis.‬‬ ‫‪Abdurrahman Al-Jaziri dalam Al-Fiqh alal Madzahibil Arba'ah menyatakan‬‬ ‫ٔيُٓب انكهت ‪ٔ . Sedang air liur anjing‬‬ ‫‪adalah najis.Madzhab Hanafi: berpandangan bahwa badan dan bulu anjing itu suci.‫قبل انُٕٔ٘ ف‪ ٙ‬أصم انشٔضخ ‪ٔ :‬ف‪ٔ ٙ‬جّ شبر أَّ ‪ٚ‬كف‪َ ٙ‬‬ ‫ؼسم يب سٕٖ انٕنٕغ يشح ‪،‬‬ ‫جّ ٔقٕ٘ يٍ د‪ٛ‬ث‬ ‫يتَّ َ‬ ‫كؽسم سبئش انُجبسبد ‪ْٔ ،‬زا انٕجّ قبل ف‪ ٙ‬ششح انًٓزة ‪ :‬إَّ ُ‬ ‫انذن‪ٛ‬م ؛ ألٌ األيش ثبنؽسم سجعًب إًَب كبٌ ن‪َُُٛ‬فشْى عٍ يؤاكهخ انكالة‬ ‫‪Adapun sabun dapat berfungsi sebagai pengganti tanah untuk menyucikan najis anjing menurut‬‬ ‫‪salah satu pendapat seperti dikutip dalam kitab Kifayatul Akhyar 1/63 sbb:‬‬ ‫ْٔم ‪ٚ‬قٕو انصبثٌٕ ٔاأل ْ‬ ‫شَُبٌ يقبو انتشاة ؟ ف‪ ّٛ‬أقٕال ‪ ،‬أدذْب ‪َ :‬عى ‪ ،‬كًب ‪ٚ‬قٕو ؼ‪ٛ‬ش‬ ‫انذجش يقبيّ ف‪ ٙ‬االستُجبء ‪ٔ ،‬كًب ‪ٚ‬قٕو ؼ‪ٛ‬ش ان َّ‬ ‫شت ٔانقَشْ ظ ف‪ ٙ‬انذثبغ يقبيّ ‪ْٔ ،‬زا يب‬ ‫صذذّ انُٕٔ٘ ف‪ ٙ‬كتبثّ (سءٔس انًسبئم) ‪ٔ .‬‬ ‫‪. ٙ‬‬ ‫‪.Madzhab Hanbali: ada dua pendapat di antara ulama madzhab Hanbali yaitu (a) anjing itu najis‬‬ ‫‪baik badannya.‬األظٓش ف‪ ٙ‬انشافع‪ٔ ٙ‬انشٔضخ ٔششح‬ ‫انًٓزة أَّ ال ‪ٚ‬قٕو ؛ ألَٓب طٓبسح يتعهقخ ثبنتشاة فال ‪ٚ‬قٕو ؼ‪ٛ‬شِ يقبيّ كبنت‪ًٛ‬ى ‪.‬‬ ‫‪. Adapun mencuci wadah yang bekas dijilat anjing maka hukumnya ta'abhudi‬‬ ‫‪(sunnah). Cara menyucikannya cukup 3 (tiga) kali. bulunya maupun air liurnya.Madzhab Maliki: berpendapat bahwa anjing yang hidup adalah suci baik badannya.‬انخُز‪ٚ‬ش انًبنك‪ٛ‬خ قبنٕا ‪ :‬كم د‪ ٙ‬طبْش انع‪ٔ ٍٛ‬نٕ كهجب ‪ . bulunya‬‬ ‫‪maupun air liurnya. (b) Badan dan bulu anjing itu suci.‬أٔ خُز‪ٚ‬شا‬ ‫ٔٔافقٓى انذُف‪ٛ‬خ عهٗ طٓبسح ع‪ ٍٛ‬انكهت يب داو د‪ٛ‬ب عهٗ انشاجخ إال أٌ انذُف‪ٛ‬خ قبنٕا‬ ‫ثُجبسخ نعبثّ دبل انذ‪ٛ‬بح تجعب نُجبسخ نذًّ ثعذ يٕتّ فهٕ ٔقع ف‪ٙ‬‬ ‫ثئش ٔخشج د‪ٛ‬ب ٔنى ‪ٚ‬صت فًّ انًبء نى ‪ٚ‬فسذ انًبء ٔكزا نٕ اَتفض يٍ ثههّ فأصبة‬ ‫ش‪ٛ‬ئب نى ‪ُٚ‬جسّ ) ٔيب تٕنذ يًُٓب أٔ يٍ أدذًْب ٔنٕ يع ؼ‪ٛ‬شِ أيب دن‪ٛ‬م َجبسخ انكهت‬ ‫فًب سٔاِ يسهى عٍ انُج‪ ٙ‬صهٗ هللا عه‪ ٔ ّٛ‬سهى ْٕٔ " إرا ٔنػ انكهت ف‪ ٙ‬إَبء أدذكى‬ ‫فه‪ٛ‬شقّ ثى ن‪ٛ‬ؽسهّ سجع يشاد ٔأيب َجبسخ انخُز‪ٚ‬ش فجبنق‪ٛ‬بس عهٗ انكهت ألَّ أسٕأ دبال‬ ‫يُّ نُص انشبسع‬ ‫عهٗ تذش‪ٔ ًّٚ‬دشيخ اقتُبئّ‬ ‫‪HUKUM MEMELIHARA ANJING‬‬ .

‫ يوونلا فرش نب ييحي ايركس وبأ‬dalam kitab ‫نيخفملا جدمعو نيبلاطلا جضور‬ 2. Kifayatul Akhyar 10. Imam Nawawi dalam Syarah Sahih Muslim . ‫الهزري‬ ‫ ث‬dalam kitab ‫بلاطلا جيغب‬ 7. ========================= DAFTAR PUSTAKA 1. ‫ شهاب ال ه أدم ته الذ يه ته أدم أتى شجاع ا فهاوي ال ثاداوي‬dalam kitab ‫ت ) ته ته ال ا ح والتقز ة الم زوف‬ ‫أت ي شجاع‬ 4. Abdurrahman Al-Jaziri dalam Al-Fiqh alal Madzahibil Arba'ah 9. Ini kesepakatan ulama termasuk mereka yang menganggap anjing tidak najis berdasarkan pendapat ulama yang dikutip Al-Jaziri di atas dan juga pandangan Imam Nawawi dalam Syarah Sahih Muslim 3/186 sebagai berikut: ٖ‫خ األخش‬ٚ‫ انشٔا‬ٙ‫ ٔف‬،‫ذ ٔكهت انؽُى‬ٛ‫ كهت انص‬ٙ‫ّ ٔسهى ف‬ٛ‫ صهٗ هللا عه‬ٙ‫سخص انُج‬ ‫ذشو‬ٚ َّ‫شْى عهٗ أ‬ٛ‫ ٔقذ اتفق أصذبثُب ٔؼ‬،‫شْب‬ٛ‫ٔكهت انزسع َٔٓٗ عٍ اقتُبء ؼ‬ ‫ فٓزا‬،ّ‫ كهجب ً إعجبثب ً ثصٕستّ أٔ نهًفبخشح ث‬ُٙ‫قت‬ٚ ٌ‫ يثم أ‬،‫ش دبجخ‬ٛ‫اقتُبء انكهت نؽ‬ ‫دشاو ثال خالؾ‬ NAJIS BABI MENURUT EMPAT MADZHAB Hukum babi sama statusnya dengan anjing.‫ يلمرلا نيدلا بايش نب دمحم‬dalam kitab ‫جاينملا حرش يلإ جاخحملا جياين‬ 5. ‫ف تخ ال قز ة ال مج ية ات ه ال قا سم ال شي‬ 8. Lihat detailnya di Hukum Najis Anjing Menurut Empat Madzhab. ‫ ت ذ فح ال مذ تاج ف ي شزح ال م ىهاج نب يلع نب دمحم نب دمحأ‬batik malad ‫دجز ال ه ي تمي‬ 3.Hukum memelihara anjing sebagai binatang peliharaan (pet) adalah haram kecuali untuk keperluan menjaga atau berburu yang terakhir ini boleh karena darurat. ‫ يعفاشلا صيردإ نب دمحم‬dalam kitab ‫مألا‬ 6. Mayoritas madzhab menganggapnya najis kecuali madzhab Maliki.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->