P. 1
Lernea sp

Lernea sp

|Views: 650|Likes:
Published by Muhammad Rizki
Parasit ini sangat berbahaya karena menghisap cairan tubuh ikan untuk perkembangan telurnya
Parasit ini sangat berbahaya karena menghisap cairan tubuh ikan untuk perkembangan telurnya

More info:

Published by: Muhammad Rizki on May 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/13/2014

pdf

text

original

NAMA : MUHAMMAD RIZKI NIM : J1C111008 PRAKTIKUM : PARASITOLOGI

Lernea sp Klasifikasi Kingdom Filum Classis Ordo Familia Genus Spesies : : Animalia : Arthropoda : Maxillopoda : Cyclopoida : Lernaeidae : Lernaea : Lernaea sp

Gambar Lernaea sp

DESKRIPSI : Morfologi : Lerneae sp merupakan udang renik yang memiliki bentuk bulat memanjang seperti cacing. Pada bagian kepalanya terdapat organ yang berbentuk seperti jangkar, sehingga organisme ini disebut sebagai cacing jangkar (anchor worm), organ ini berfungsi untuk menempel pada tubuh ikan. Lernaea sp dapat menyebabkan penyakit Lerneasis. Penyakit ini biasanyamenyerang pada saat pembenihan atau pendederan. Ikan yang terserang penyakit ini mengalami luka pada tubuhnya dan terlihat dengan jelas cacing jangkar yang menempel dengan kuatnya dibagian badan, sirip, insang dan mata Parasit ini termasuk crustacea (udang-udangan tingkat rendah). Ciri parasit ini adalah jangkar yang menusuk pada kulit ikan dengan bagian ekor (perut) yang bergantung, dua kantong telur berwarna hijau. Jenis parasit ini biasa disebut dengan cacing jangkar karena bentuk tubuhnya yaitu bagian kepalanya seperti jangkar yang akan dibenamkan pada tubuh ikan sehingga parasit ini akan terlihat menempel pada bagian tubuh ikan yang terserang parasit ini. Parasit ini dalam siklus hidupnya mengalami tiga kali perubahan tubuhnya yaitu nauplius, copepodit dan bentuk dewasa. Dalam satu siklus hidupnya membutuhkan waktu berkisar antara 21 – 25 hari Parasit ini sangat berbahaya karena menghisap cairan tubuh ikan untuk perkembangan telurnya. Selain itu bila parasit ini mati, akan meninggalkan berkas lubang pada kulit ikan sehingga akan terjadi infeksi sekunder oleh bakteri. Gejala yang tampak adalah munculnya parasit yang menempel di tutup insang, sirip, dan mata ikan

Karakteristik :

Parasit

:

DAFTAR PUSTAKA : Mega, M. 2011. Identifikaasi Parasit Pada Ikan Bandeng. Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian. Universitas Sultan Ageng Tirtasya. Serang

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->