BAB X KEAMANAN KOMPUTER

"Pengantar Teknologi Informasi"

1

penipuan. yang meliputi pencurian. banyak informasi dalam sebuah perusahaan yang hanya diperbolehkan diketahui oleh orang-orang tertentu di dalam perusahaan tersebut. namun dibalik itu aspek negatifnya juga banyak terjadi seperti: kejahatan komputer. Jatuhnya informasi ke tangan pihak lain (misalnya pihak lawan bisnis) dapat menimbulkan kerugian bagi pemilik informasi. dan banyak lainnya.Teknologi informasi yang semakin maju dan berkembang memiliki banyak keuntungan dalam kehidupan manusia. Sebagai contoh. kompetitif. "Pengantar Teknologi Informasi" 2 . pemerasan.

• Desentralisasi dan distributed server menyebabkan lebih banyak sistem yang harus ditangani. • Transisi dari single-vendor ke multi-vendor • Meningkatnya kemampuan pemakai di bidang komputer • Mudahnya diperoleh software untuk menyerang komputer dan jaringan komputer • Perangkat Hukum yang kurang akomodatif • Semakin kompleksnya sistem yang digunakan • Terjadinya lubang keamanan • Semakin Banyak usaha yang memanfaatkan IT terutama berbasis jaringan "Pengantar Teknologi Informasi" 3 .Penyebab Meningkatnya Kejahatan Komputer. • Aplikasi bisnis yang menggunakan teknologi informasi dan jaringan komputer semakin meningkat.

yaitu Informasi yang berada pada sistem jaringan tidak dapat dimodifikasioleh pihak yang tidak berhak atas akses tersebut. Confidentiality. Access Control. Privacy. yaitu merupakan hal yang yang bersangkutan dengan sipengirim. yaitu Aspek availability atau ketersediaan berhubungan dengan ketersediaan informasi ketika dibutuhkan. yaitu merupakan usaha untuk menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses. "Pengantar Teknologi Informasi" 4 • • • • • • . Authority. Integrity. aspek keamanan komputer meliputi hal-hal seperti berikut ini : • • Authentication. yaitu Aspek ini berhubungan dengan cara pengaturan akses kepada informasi.Aspek-aspek keamanan Komputer Aspek keamanan komputer adalah bentuk pertimbangan yang menyatakan sebuah komputer bisa dinyatakan aman. sipengirim tidak dapat mengelak bahwa dia lah yang mengirim informasi tersebut. Availability. Nonrepudiation. yaitu merupakan lebih kearah data-data yang sifatnya privat (pribadi). yaitu keaslian pesan yang dikirim melalui sebuah jaringan dan dapat dipastikan bahwa informasi yang dikirim tidak dimodifikasi oleh orang yang tidak berhak dalam perjalanan informasi tersebut. yaitu agar penerima informasi dapat memastikan keaslian pesan tersebut datang dari orang yang dimintai informasi.

Integritas (Integrity). berhubungan dengan hak akses untuk membaca data atau informasi dari suatu sistem komputer. Ketersediaan (Availability). • Kerahasiaan (Secrecy). Dalam hal ini suatu sistem komputer dapat dikatakan aman jika suatu data atau informasi yang terdapat pada sistem komputer dapat diakses dan dimanfaatkan oleh pihak yang berhak. Dalam hal ini suatu sistem komputer dapat dikatakan aman jika suatu data atau informasi hanya dapat dibaca oleh pihak yang telah diberi hak atau wewenang. berhubungan dengan ketersediaan data atau informasi pada saat yang dibutuhkan.KONSEP KEAMANAN Tujuan/Syarat Keamanan. Dalam hal ini suatu sistem komputer dapat dikatakan aman jika suatu data atau informasi hanya dapat diubah oleh pihak yang telah diberi hak. "Pengantar Teknologi Informasi" 5 • • . berhubungan dengan hak akses untuk mengubah data atau informasi dari suatu sistem komputer.

seperti monitor. Pengamanan Komunikasi Jaringan. Jaringan di sini berkaitan erat dengan pemanfaatan jaringan baik privat maupun publik seperti internet. "Pengantar Teknologi Informasi" 6 c. dan lain-lain. Ini dilakukan untuk komputer PC yang menggunakan sistem operasi lagging (penguncian) dan sistem operasi jaringan. b. Pengamanan Secara Fisik.Lingkup Pengamanan a. Pengamanan data dilakukan dengan menerapkan sistem tingkatan atau hirarki akses di mana seseorang hanya dapat mengakses data tertentu saja yang menjadi haknya. Komputer secara fisik adalah wujud komputer yang bisa dilihat dan diraba. CPU. . d. keybord. Pengamanan Data. Pengamanan Akses.

yaitu: a. Interception merupakan suatu bentuk ancaman terhadap secrecy c. Fabrication juga merupakan suatu bentuk ancaman terhadap integrity "Pengantar Teknologi Informasi" 7 . Interruption merupakan suatu bentuk ancaman terhadap availability b. Modification merupakan suatu bentuk ancaman terhadap integrity d.Bentuk-bentuk Ancaman Bentuk-bentuk ancaman yang mungkin terjadi pada sistem komputer baik yang berbasis jaringan maupun tidak pada dasarnya dibedakan menjadi empat kategori.

"Pengantar Teknologi Informasi" 8 . Virus. Separation of Priviledge. Logic Bomb. Prinsip Desain Pengamanan berupa Least Privilege. Open Design. Psychological Acceptability. Economy of Mechanisms. Chameleons. . dan Worm.karena melakukan akses ke Internet. dan karena adanya serangan haker (Hacker attack). Trojan Horse.serangan dari dalam atau lokal komputer (local attack). Complete Mediation.Program Perusak/Penggangu Secara garis besar program yang umumnya merusak atau mengganggu sistem komputer antara lain dapat dikelompokkan seperti Bug. Sedangkan datangnya ancaman keamanan pada komputer bisa terjadi karena : . Least Common Mechanism.

maka data yang ada didalamnya dapat dilihat oleh siapa saja. Men-enkripsi dokumen-dokumen penting. Apabila komputer kita tidak diproteksi dengan password.Local Attack Local attack atau console hacking adalah usaha rekan kita sendiri untuk mengakses data secara tidak sah. Men-set screen saver password. Bahaya Berinternet Bahaya sewaktu berinternet sudah dimulai sewaktu kita berselancar dan dapat dibagi atas dua bagian besar: • Remote Controlled Access • Ιnfeksi Digital. "Pengantar Teknologi Informasi" 9 . misal virus. Ada beberapa lapis pengamanan terhadap console hacking misalnya Men-set BIOS password. Jadi para penyerang dapat mengakses komputer secara fisik dan berusaha masuk ke dalam penyimpanan data. Men-set password pada folder.

Beberapa jenis ancaman yang dapat diproteksi ketika komputer terhubung ke jaringan. Manipulasi data (data manipulation). Virus (viruses). "Pengantar Teknologi Informasi" 10 . Penolakan Pelayanan (denial of service).Menurut Bernstein (et all. Pengulangan (reply). Menyamar (masquerade). Pengingkaran (repudiation). 1996) Ancaman terhadap penggunaan Internet dapat datang dari jaringan Internet maupun dari lingkungan dalam (internal). Kesalahan penyampaian (misrouting). Pintu jebakan atau Kuda Troyan (trapdoor). dapat dikelompokkan menjadi katagori sebagai berikut: – – – – – – – – – Menguping (eavesdropping).

Sebuah hack yang baik adalah solusi yang cantik kepada masalah programming dan "hacking" adalah proses pembuatan-nya. seperti "UNIX hacker". "Pengantar Teknologi Informasi" 11 . • Seseorang yang melakukan pemrograman tidak cuma berteori saja.Hacker Attack Hacker menurut Eric Raymond di definisikan sebagai programmer yang pandai. • Seseorang yang ahli dalam bahasa pemrograman tertentu atau sistem tertentu. Menurut Raymond ada lima (5) karakteristik yang menandakan seseorang adalah hacker. yaitu: • Seseorang yang suka belajar detail dari bahasa pemrograman atau system. • Seseorang yang bisa menghargai. • Seseorang yang dapat secara cepat belajar pemrogramman. menikmati hasil hacking orang lain.

membypass password atau lisensi program komputer.Yang masih berhubungan dengan Hacker yaitu Cracker. seorang hacker harus mampu membuat program untuk eksploit kelemahan sistem. di ujung lain derajat hacker dikenal ‘wanna-be’ hacker atau dikenal sebagai ‘Lamers’. Beberapa proses pembobolan dilakukan untuk menunjukan kelemahan keamanan sistem. Secara umum yang paling tinggi (suhu) hacker sering di sebut ‘Elite’. di Indonesia mungkin lebih sering di sebut ‘suhu’. Dalam dunia hacker terjadi strata-strata (tingkatan) yang diberikan oleh komunitas hacker kepada seseorang karena kepiawaiannya. maksud jahat. membuat situs web dan sebagainya. Untuk memperoleh pengakuan atau derajat. Sedangkan. menulis tutorial (artikel). Cracker adalah seseorang yang masuk ke sistem orang lain. atau secara sengaja melawan keamanan komputer. atau karena sebab lainnya karena ada tantangan. "Pengantar Teknologi Informasi" 12 . aktif diskusi di mailing list. biasanya di jaringan komputer. Cracker dapat mengerjakan hal ini untuk keuntungan. bukan karena umur atau senioritasnya.

• 3. di bawah ini disajikan langkah-langkah logisnya. • 6. Enumeration. Footprinting. Scanning. • 4. • 8. yaitu : • 1.Cara Kerja Hacker Gambaran tentang keseluruhan proses hacking. • 7. Creating Backdoors. Escalating Privilege. • 5. Denial of Service. • 2. Covering Tracks. "Pengantar Teknologi Informasi" 13 . • 9. Gaining Access. Pilfering.

Semua informasi harus bebas. bukan kriteria buatan seperti gelar. yang ditulis oleh Steven Levy 1984. Seorang hacker membuat seni & keindahan di komputer. ada 6 etika yang perlu di resapi seorang hacker: • 1. • 2.Etika Dalam komunitas hacker ternyata ada etika dan aturan main yang membedakan antara hacker dan cracker. umur. Seorang hacker hanya di nilai dari kemampuan hackingnya. • 4. Tidak pernah percaya autoritas – percaya pada desentralisasi. Selalu mengutamakan pengalaman lapangan. Salah satu etika yang berhasil di formulasikan dengan baik ada di buku Hackers: Heroes of the Computer Revolution. Komputer dapat mengubah hidup kita menuju yang lebih baik. • 3. • 5. Akses ke komputer – dan apapaun yang akan mengajarkan kepada kita bagaimana dunia ini berjalan atau bekerja – harus dilakukan tanpa batas dan total. "Pengantar Teknologi Informasi" 14 . • 6. posisi atau suku bangsa. tidak di sembunyikan.

• elalu bersedia untuk secara terbuka. "Pengantar Teknologi Informasi" 15 . • Tidak pernah memberikan akses ke seseorang yang akan membuat kerusakan.Aturan Main Hacker Hacker profesional akan memiliki etika aturan main sebagai hacker. • Jangan mengambil keuntungan yang tidak fair dari hack. yaitu : • Di atas segalanya. • Hormati mesin yang di hack. • Tidak pernah meng-hack sebuah sistem untuk mencuri uang. • Tidak mendistribusikan dan mengumpulkan software bajakan. • Memberitahukan sistem administrator akan adanya pelanggaran keamanan atau lubang di keamanan yang kita lihat. • Tidak pernah mengambil resiko yang bodoh – selalu mengetahui kemampuan sendiri. bebas dan gratis memberitahukan dan mengajarkan berbagai informasi dan metoda yang diperoleh. dan memperlakukannya seperti mesin sendiri. • Tidak pernah secara sengaja menghapus dan merusak file di komputer yang dihack. hormati pengetahuan dan kebebasan informasi.

Langkah Mengamankan Serangan Haker Secara umum ada enam (6) langkah besar yang mungkin bisa digunakan untuk mengamankan jaringan dan sistem komputer dari serangan hacker. dan Meresponds. 2. Memperhitungkan Resiko 4. "Pengantar Teknologi Informasi" 16 . Membuat Komite Pengarah Keamanan. Membuat Solusi 5. 6. Carder merupakan istilah yang digunakan untuk kejahatan kartu kredit yang dilakukan lewat transaksi online. Carder Istilah carder cenderung kurang popular dibanding hacker dan cracker. Terus Menerus Menganalisa. yaitu : 1. Ada sebagian orang yang menyatakan bahwa berlebihan jika carder ini disejajarkan dengan hacker dan cracker. Implementasi & Edukasi / Pendidikan. Mengumpulkan Informasi 3.

Sistem keamanan yang berkaitan dengan masalah keuangan dan E-Commerce seperti: – Data keuangan dapat dicuri atau dirubah oleh intruder atau hacker. – Dana atau kas disalahgunakan oleh petugas yang memegangnya – Pemalsuan uang – Seseorang dapat berpura – pura sebagai orang lain dan melakukan transaksi keuangan atas nama orang lain tersebut. "Pengantar Teknologi Informasi" 17 .

Enkripsi Enkripsi merupakan aspek yang sangat penting dalam komunikasi data melalui komputer. Enkripsi adalah sebuah proses yang mengubah suatu data menjadi kode yang tidak bisa dimengerti (tidak terbaca). data kita disandikan (encrypted) dengan menggunakan sebuah kunci (key). Cara Kerja Enkripsi Enkripsi digunakan untuk menyandikan data-data atau informasi sehingga tidak dapat dibaca oleh orang yang tidak berhak. sehingga kerahasiaan data tetap terjamin. Untuk membuka (men-decrypt) data tersebut. Dengan enkripsi. juga digunakan sebuah kunci yang dapat sama dengan kunci untuk mengenkripsi (privat key) atau dengan kunci yang berbeda (Public Key). "Pengantar Teknologi Informasi" 18 .

keamanan dari algoritma enkripsi bergantung pada kerahasiaan dari kuncinya bukan algoritmanya. Sistem ini menggunakan dua buah key. dan Blowfish. Lebih jauh lagi. kita tidak perlu menjaga kerahasiaan dari algoritma tetapi cukup dengan kerahasiaan kuncinya. Yaitu penggunaan kunci (key) yang sama antara saat pengiriman data dan penerimaan data. Atau dengan kata lain. Algoritma yang digunakan seperti DES (Data Encryption Standart). Yaitu dengan asumsi bahwa adalah sangat tidak praktis untuk men-dekripsi-kan informasi dengan dasar ciphertext dan pengetahuan tentang algoritma dekripsi atau enkripsi. Pertama. yaitu privat key dan public key. Yaitu penggunaan kunci (key) yang tidak sama (berlainan) saat pengiriman dan penerimaan. Algoritma enkripsi harus cukup kuat sehingga sulit untuk men-decript ciphertext dengan dasar ciphertext tersebut.Keamanan dari enkripsi bergantung pada beberapa faktor. ---===ooo000ooo===--"Pengantar Teknologi Informasi" 19 . Pada prinsipnya bahwa model implementasi kriptografi dalam enkripsi data dibedakan menajadi dua yaitu : • Kriptografi dengan enkripsi simetris. • Kriptografi dengan enkripsi asimetris.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful