P. 1
MAKALAH TERMODINAMIKA

MAKALAH TERMODINAMIKA

|Views: 1,776|Likes:
Published by Andalia Ayu Putry

More info:

Published by: Andalia Ayu Putry on May 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/22/2014

pdf

text

original

THE FIRST LAW OF THERMODYNAMICS AND ITS USEFULNESS IN LIFE

THERMODYNAMICS

GROUP 6 FITHA YURISTA SARI EISTY DELIMA NURZANAH NANDA APRIYUDA P

proses "super pelan". Karena termodinamika tidak berhubungan dengan konsep waktu. telah diusulkan bahwa termodinamika setimbang seharusnya dinamakan termostatik. konsep utama dalam termodinamika adalah proses kuasistatik. kita membahas hukum pertama termodinamika dan usaha luar serta dampak dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari . We show the case of the first law of thermodynamics teaches concepts and venture out in the examples. dan perubahan dari panas menjadi bentuk-bentuk energy yang lain. Ini berarti mereka dapat diterapkan ke sistem di mana seseorang tidak tahu apa pun kecual perimbangan transfer energi dan wujud di antara mereka dan lingkungan. Proses termodinamika bergantung-waktu dipelajari dalam termodinamika tak-setimbang. Kami menunjukkan kasus mengajarkan konsep hukum pertama termodinamika dan usaha luar dalam contoh penggunaannya . Cabang ilmu ini berdasarkan pada dua prinsip dasar yang aslinya diturunkan dari eksperimen. termodinamika klasik tidak berhubungan dengan kinetika reaksi (kecepatan suatu proses reaksi berlangsung). penggunaan istilah "termodinamika" biasanya merujuk pada termodinamika setimbang. Karena alasan ini. Istilah termodinamika dari bahasa yunani Therme( panas ) dan dynamis ( gaya ). dan hukum-hukum ini tidak bergantung kepada rincian dari interaksi atau sistem yang diteliti. Pada sistem di mana terjadi proses perubahan wujud atau pertukaran energi.Prinsip yang kedua menyatakan bahwa panas itu sendiri tidak dapat mengalir dari benda yang lebih dingin ke benda yang lebih panas tanpa adanya perubahan dikedua benda tersebut.The first law of thermodynamics and its usefulness in life Abstract: In this paper. tanpa memerlukan pembuktian ). yang mengambil bentuk umum kesetaraan panas dan kerja. Dengan hubungan ini. tetapi kini dianggap sebagai aksioma ( suatu pernyataan yang diterima sebagai kebenaran dan bersifat umum. . Abstrak :Dalam tulisan ini. Contohnya termasuk perkiraan Einstein tentang emisi spontan dalam abad ke-20 dan riset sekarang ini tentangtermodinamika benda hitam. we discuss the first law of thermodynamics and outside the business impact and its benefits in everyday life. yang diidealkan. Prinsip pertama adalah hukum kekekalan energi. Makalah ini menyajikan bukti dari studi yang berbeda untuk menunjukkan manfaat serta penggunaan-penggunaan positif yang dilakukan manusia dalam kehidupan sehari-hari melalui teori dlam hukum pertama termodinamika an usaha luar . Hukum termodinamika kebenarannya sangat umum. This paper presents evidence from different studies to demonstrate the benefits and positive uses by humans in everyday life through the one in the first law of thermodynamics theory of an outside enterprise. Pendahuluan Termodinamika adalah satu cabang fisika teoritik yang berkaitan dengan hukumhukum pergerakan panas.

System tertutup dikatakan terisolasi jika tidak ada energy dalam bentuk apapun yang melintasi betasnya. termasuk tumbuhan dan hewan. Kita hanya dapat mengubah bentuk energi. Hukum I Termodinamika menyatakan bahwa: Untuk setiap proses. selain dari itu. oksigen. hasil pembuangan) dengan lingkungan. System adalah benda atau sekumpulan benda apa saja yang akan kita teliti. Pernyataan ini dapat dituliskan secara matematis:     W bertanda positif jika sistem melakukan usaha terhadap lingkungan W bertanda negatif jika sistem menerima usaha dari lingkungan Q bertanda positif jika sistem menerima kalor dari lingkungan Q bertanda negatif jika sistem melepas kalor pada lingkungan . Ada beberapa macam system. Benda-benda lainnya di alam semesta ini akan kita sebut sebagai lingkungannya. sementara kerja adalah transfer energy yang tidak disebabkan oleh perbedaan temperature. kalor sangat mirip dengan kerja.Kalor pada termodinamika merupakan transfer energy dari satu benda ke benda kedua yang temperaturnya lebih rendah. Berarti. kita akan seringkali mengacu ke suatu system tertentu. merupakan system terbuka karena bertukar materi ( makanan. Banyak system ( yang dianggap ideal ) yang kita pelajari di fisika merupakan system tertutup. maka akan terjadi perubahan energi dalam ∆U = Q – W.System tertutup adalah system dimana tidak ada massa yang masuk ataupun kluar ( tetapi energy dapat dipertukarkan dengan lingkungan ). massa bisa masuk atau keluar ( demikian pula dengan energy ). Tetapi banyak system. maka kalor tersebut akan digunakan untuk melakukan usaha luar dan mengubah energi dalam.Untuk membedakannya. dari bentuk energi yang satu ke bentuk energi yang lain. Hukum Pertama Termodinamika Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. Pada system terbuka.Apabila suatu sistem diberi kalor. apabila kalor Q diberikan kepada sistem dan sistem melakukan usaha W. Dalam membahas termodinamika. system tidak terisolasi. kalor didefinisikan sebagai transfer energy yang disebabkan oleh perbedaan temperature.

energy kinetic.Hukum Pertama Termodinamika adalah tidak lain penyataan dari hukum konservasi energy dengan melibatkan kalor di dalamnya. namun jika kalor keluar dari system maka bertanda negative ( -Q) .Karena system ini adiabatic.Sebuah wadah yang disekat insulator agar tidak ada panas masuk dan keluar dari wadah. sudut pandang kerja positif. dan energy internal system. Perpindahan energy kalor dicirikan oleh perubahan temperature system. maka apa yang terjadi kemudian dalah hal ini. yaitu tidak ada kalor yang masuk atau keluar dari system. pandangan fisikalah yang kita gunakan.18J untuk menaikkan temperature 1 air sebesar 1 gram.Wadah berisi air yang dilengkapi sebuah kincir yang dihubungkan dengan tali yang ujung lainnya terikat dengan beban yang dapat jatuh bebas. maka menjadi energy apakah energy mekanis dari kincir yang dapat menaikkan temperature dari air? Para ahli kemudian mendefinisikan energy internal U . mungkinkah kita menaikkan temperature tampa menambahkan energy kalor? Misalnya dengan hanya melakukan kerja mekanis padanya?Jawabannya ternyata bisa. tanda jika kalor ditambahkan pada system maka beranda positif (+Q). Untuk kasus adiabatic: -W = ∆U Tanda negative menunjukan sudut pandang siapa yang melakukan kerja.Kincir dapat berputar jika beban bergerak jatuh. dan demikia sebaliknya.Selain itu di dalam wadah disediakan pula thermometer untuk mengukur apakah temperaturnya bertambah jika kincir bergerak?Ternyata benar. Joule melakukan percobaan ini. Menurut hukum pertama energy didalam suatu benda dapat ditingkatkan dengan dengan cara menambahkan kalor ke benda atau dengan melakukan usaha pada benda. Dalam ilmu fisika jika kerja dilakukan oleh system pada lingkungan maka kerja W bertanda positif ( +W) . Jika kita lakukan percobaa Joule dengan mengubah dinding wadah menjadi tidak adiabatic. Sebaliknya jika kerja yang dilakukan oleh lingkungan pada system maka W bertanda negative ( -W). namun dalam pembahasan kita. Hukum ini juga menghubungkan tiga jenis energy : kalor. Dalam termodinamika tekhnik. Hukum pertama tidak membatasi arah perpindahan kalor yang dapat terjadi.Perubahan energy internal inilah yang menyebabkan temperature air bertambah.Perbedaan sudut pandang ini bukanlah masalah yang signifikan. tetapi pertanyaannya. perlu energy sebesar 4.

akibatnya ∆U = 0. maka berlaku hukum konservasi energy sebagai berikut: -W + Q = ∆U Atau : -W + Q = ∆U Persamaan diatas ini adalah ungkapan matematis dari hukum pertama termodinamika.Misalkan kita tambahkan kalor pada system sebesar Q sambil melakukan kerja dari turunnya beban ( -W) . suhu system dijaga agar selalu konstan. Suhu gas ideal berbanding lurus dengan energy dalam gas ideal dan tekanan system berubah ( tekanan system berkurang. . energy / usaha yang diberikan oleh gaya F ini ( W negative) akan melepaskan dengan cepat oleh gas keluar system berupa panas Q ( Q negative) tanpa ada sedikitpun yang digunakan untuk merubah energy dalam dari system. Kebalikannya ketika gas menerima gaya F melalui proses isothermal pada gambar dibawah. Penerapan hukum 1 termodinamika pada proses termodinamika 1. Proses Isothermal Dalam proses isothermal tidak ada perubahan suhu sehingga energy dalam system tidak akan berubah. Dalam proses ini . Penerapan hukum 1 termodinamika mengkasilkan: Artinya pada proses isothermal seluruh panasyang diterima system digunakan sepenuhnya untuk melakukan kerja.

dan panas yang diberikan sstem akan menurunkan energi dalam sistem. lingkungan tidak bisa melakukan kerja pada sistem. persamaan Q diatas menjadi : 3. Grafik proses isothermal 2. persamaan hukum pertama termodinamika tetap utuh seperti semula. Karena yang konstan adalah tekanan maka perubahan energi dalam ( ∆U ). Karena volume sistem selalu konstan. volume sistem dijaga agar selalu konstan. Grafik proses isokhorik Penerapan hukum 1 termodinamika menghasilkan : Artinya pada proses isokhorik seluruh panas yang diterima sistem digunakan sepenuhnya untuk menaikkan energi dalam sistem. dan kerja W) pada proses isobarik tidak ada dan bernilai nol. Demikian juga sebaliknya. persamaan Q menjadi : . maka sistem tidak bisa melakukan kerja pada lingkungan. Proses Isobarik Dalam proses isobarik. Penerapan hukum 1 termodinamika menghasilkan : Dengan Untuk molekul monoatomik.Gambar 5 . Untuk molekul monoatomik. Dengan demikian. kalor ( Q ). Gambar 6. Proses Isokhorik Dalam proses isokhorik. tekanan sistem sijaga agar selalu konstan.

Proses ini dilakukan dengan sangat cepat sehingga kalor tidak sempat mengalir menuju sistem atau meninggalkan sistem.Gambar 7. tidak ada kalor yang ditambahkan pada sistem atau meninggalkan sistem ( Q = 0 ). Untuk sistem tertutup yang terisolasi dengan baik. Proses adiabatik juga bisa terjad pada sistem tertutup yang tidak terisolasi. Penerapan hukum I Termodinamika menghasilkan : Sketsa gambar proses adiabatik contoh dalam kehidupan . Proses Adiabatik Dalam proses adiabatik. Gambar proses isobarik 4. biasaya tidak ada kalor yang dengan seenaknya mengalir kedalam sistem atau meninggalkan sistem. Proses adiabatik terjadi pada sistem tertutup yang terisolasi dengan baik.

kita akan merasa lapar lagi.Gambar 8. belajar dan lain sebagainya. kita membawa energi potensial kimia yang terkandung dalam makanan ke dalam tubuh. jalan-jalan. Dan kita akan menambah energi dengan makan. Adanya tambahanenergi dari makanan menyebabkan energi potensial kimia dalam tubuh kita bertambah (ΔU bertambah). tubuh memberi tahu kita bahwa stok energi dalam berkurang. setiap manusia. Selain dipakai untuk melakukan kerja. sebagian energi dibuang ke luar tubuh (udara dan sekitarnya)dalam bentuk kalor alias panas. Selanjutnya energi tersebut dipakai untuk melakukan kerja (W). . jalan – jalan atau berolahraga kalau tubuh kita lemas tak berdaya karena kekurangan energi. Adanya sel-sel yang baru membuat dirimu bisa bertambah tinggi dan gemuk.Ketika menyantap makanan. Panas alias kalor tersebut dibuang melalui keringat (melalui proses penguapan) dan lain-lain. Setiap proses metabolisme dalam tubuh biasanya menghasilkan kalor atau panas. Grafik proses adiabatik Penerapan hukum 1 termodinamika pada manusia Kita bisa menerapkan hukum pertama termodinamika pada manusia : agar bisa bertahan hidup. Ketika merasa lapar. setiap makhluk hidup. menggantikan sel-sel lama yang rusak. hewan tumbuhan tentu saja membutuhkan energi. Kita tidak bisa belajar. Energi lain yang kita peroleh dari makanan juga kita gunakan tubuh untuk menghasilkan sel-sel yang baru.Banyak sekali bentuk kerja yang kita lakukan olahraga. Setalah melakukan kerja dan membuang-buang kalor ke luar tubuh.

dan gas buang keluar sistem melalui knalpot. Mesin kendaraan bermotor Pada mesin kendaraan bermotor terdapat aplikasi termodinamika dengan sistem terbuka. pada termos tidak terjadi perpindahan kalor maupun benda dari sistem menuju lingkungan maupun sebaliknya. Recktenwald. Hair dryer Pada hairdrey mengaplikasikan hukum pertama termodinamika dengan sistem terbuka . Termos Pada alat rumah tangga tersebut terdapat aplikasi hukum I termodinamika dengan sistem terisolasi. Kuntz and Michael volume 10 no 3 “ persamaan hukum pertama temodinamika dari hairdryer . terisolasi dari lingkungan luar karena adanya ruang hampa udara di antara tabung bagian dalam dan luar. Dari jurnal thecnology interface Edwards. Dimana ruan di dalam silinder mesin merupakan sistem. Maka dari itu. misalnya : 1.Penerapan hukum 1 termodinamika dalam kehidupan Selain pada proses termodinamika dan manusia. kemudian campuran bahan bakar dan udara masuk ke dalam silinder . Dimana tabung bagian dalam termos digunaka sebagai wadah air. 2. penerapan hukum termodinamika pertama juga dapat ditemukan pada kehidupan sehari-hari. 3.

Usaha yang dilakukan oleh gas ketika volume berubah dari volume awal V1 menjadi volume akhir V2 pada tekanan p konstan dinyatakan sebagai hasil kali tekanan dengan perubahan volumenya. usaha dapat dinyatakan sebagai integral tekanan terhadap perubahan volume yang ditulis sebagai Tekanan dan volume dapat diplot dalam grafik p – V. . Jika kalor diterapkan kepada gas yang menyebabkan perubahan volume gas. jika perubahan tekanan dan volume gas dinyatakan dalam bentuk grafik p – V.sebaliknya. gas dikatakan menerima usaha (atau usaha dilakukan terhadap gas) apabila volume gas mengecil atau V2 < V1 dan usaha gas bernilai negatif. Gas dikatakan melakukan usaha apabila volume gas bertambah besar (atau mengembang) dan V2 > V1. jika kalor ditambahkan (dipanaskan) atau kalor dikurangi (didinginkan) terhadap sistem. hal ini sesuai dengan operasi integral yang ekuivalen dengan luas daerah di bawah grafik. W = p∆V= p(V2 – V1) Secara umum. usaha luar akan dilakukan oleh gas tersebut.Usaha luar Usaha luar dilakukan oleh sistem. usaha yang dilakukan gas merupakan luas daerah di bawah grafik p – V. Gas dalam suatu silinder apabila dipanaskan. Gas tersebut dapat dikatakan melakukan usaha. volumenya akan mengembag.

Gas dalam suatu sipinder melakukan usaha: Kerja atau usaha luar pada gas ideal Pers. Gas ideal : a. Proses Isotermik ( T tetap) .

Proses Isobarik ( p tetap ) Usaha luar ( W ) : tergantung pada lintasan atau proses .W = p d.b.V = 0 c.V Sehingga W = 0 dalam proses ini d. Proses Isometrik / Isokhorik / Isovolum ( V tetap ) d.

Perhatikan bahwa untuk kedua pengering rambut. karena kekuasaan tidak akan pemanas. LabView menghitung suhu rata-rata dan hilir menampilkan nilai itu. Data yang diambil untuk power pengaturan dingin. Hasil yang persis kebalikan dari apa yang mereka diprediksi dan akan mengharapkan didasarkan pada teori. Pengumpulan data cukup sederhana. (ini dapat ditentukan dengan melihat kekuatan dingin pengaturan.E-Journal An Exercise to Teach the First Law of Thermodynamics for an Open System Using a Simple Hair Dryer Jurnal ini mengambil data untuk dua pengering rambut dan kemudian membuat data berdasarkan pada hukum pertama termodinamika. daya yang diperlukan untuk mengubah kipas kecepatan dari rendah ke tinggi adalah sekitar 40 watt. para siswa mulai memahami mengapa pengering rambut bertindak berbeda dalam hal karakteristik Suhu keluar. Keempat pembacaan termokopel diplot. Anda dapat melihat bahwa itu membutuhkan waktu sekitar 450 watt untuk meningkatkan kecepatan kipas untuk pengering rambut pertama sedangkan rambut kedua rambut itu hanya memakan waktu sekitar 40 watt. Dua pengering rambut diuji untuk memverifikasi bahwa seolah-olah pembacaan konsisten.) Melihat pengaturan yang hangat. data menunjukkan apa yang sebenarnya terjadi. Grafik tampaknya melanggar hukum pertama termodinamika. Angka hanya menampilkan plot bagian dari layar dan bukan nilai rata-rata dihitung. Akhirnya para siswa melihat bahwa kekuatan untuk yang pertama adalah secara signifikan lebih tinggi daripada yang kedua. . Para siswa sekarang dihadapkan dengan sesuatu yang mereka tidak sering bertemu di laboratorium. melalui membahas dilema ini sebagai sebuah kelompok. Data dicatat untuk setiap kombinasi pemanas dan pengaturan kipas. Mereka jarang menyadari bahwa kekuatan untuk meningkatkan kipas sendiri adalah 40 watt. dua pengering rambut berperilaku cukup berbeda. Lompatan pertama dalam suhu stopkontak ditampilkan pada plot pengering rambut dihidupkan. Karena hasilnya secara dramatis berbeda dari prediksi. Kecenderungan serupa terjadi untuk pengaturan pemanas panas. Suhu naik secara signifikan. nilai rata-rata adalah salah satu yang dicatat. yang persis apa yang diharapkan karena pemanas dihidupkan. Data menunjukkan serangkaian plot data untuk pengering rambut pertama. Pada titik ini kipas pada tinggi dan pemanas masih di hangat. dan menyimpulkan bahwa ia harus memiliki beberapa efek pada hasil. Hilir termokopel menunjukkan pembacaan yang berbeda karena penempatan pemanas di dalam nozzle. Ketika sedang berjalan pada tingkat ini para siswa diingatkan bahwa prediksi untuk suhu keluar ketika kipas angin yang muncul adalah bahwa suhu keluar harus turun. Lonjakan kedua terjadi ketika pengaturan kipas berubah dari rendah ketinggi. Kenyataannya. Ada tiga termokopel hilir dan satu termokopel untuk suhu lingkungan. listrik ke pengering rambut dibaca dari wattmeter dan suhu outlet dibaca dari LabView layar. akhirnya.

Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (Terjemahan).wordpress.A. system tertutup dan system terisolasi. Fisika Jilid I (Terjemahan). Aplikasi hukum termodinamika pada kehidupan sehari-hari dapa dijumpai pada system kendaraan bermotor dan termos . Penerapan hukum pertama termodinamika pada manusia dapat dilihat pada saat manusia makan untuk memenuhi kebutuhan energy guna mendukung segala aktifitas yang dilakukan. http://budisma. Douglas C. Tipler. Referensi Giancoli.files. 2.pdf ( diakses tanggal 31 maret ) . 3. yaitu : proses isothermal.id/materi/sma/fisika-kelas-xi/penerapan-hukum-i-termodinamika/ ( diakses tanggal 29 maret ) http://rinisma5. dan daerah sekitar system tersebut disebut sebagai lingkungan. 5. P. Hukum pertama adalah prinsip kekekalan energy yang memasukkan kalor sebagai model perpindahan energy 4. 2001. 6. Jakarta : Penebit Erlangga.web. proses isobaric dan proses adiabatic. Jakarta : Penerbit Erlangga. Ada tida jenis system termodinamika berdasarkan jenis pertukaran yang terjadi antara system dan lingkungan antara lain system terbuka. 1998.com/2010/06/lec-07. Hukum pertama termodinamika dilakukan dalam empat proses. Suatu system termodinamika adalah suatu masa atau daerah yang dipilih untuk dijadikan obyek analisis. proses isokhorik.Kesimpulan Berdasarkan uraian pada makalah diatas dapat disimpulkan sebagai berikut : 1.

menghasilkan usaha sebesar 8. Sebuah sistem terdiri atas 4 kg air pada suhu 73 °C.Suplemen 1.8 kJ. suhu akhir sistem adalah 73 – 1. ΔT = 11.88 = 71. Suatu gas menerima kalor 4.000 kalori = 16. Tenaga internal sistem adalah : ΔU = Q – W = -41. Berapakah perubahan energi dalam pada gas? (1 kalori = 4.12 °C 2.18 kJ = 41. dan 10 kkal panas dibuang.88° Jadi. kalor yang keluar Q = -10 kkal =10 x 4. (a) Berapakah perubahan tenaga internal sistem? (b) Berapa temperatur akhir sistem? Penyelesaian : Diketahui : m = 4 kg.5)) = 1.8 kJ masih ingat tentang kalor yang diperlukan untuk mengubah suhu sistem bukan? Q = mcΔT Karena Q bernilai negatif maka suhu menjadi turun.000 J.18kJ/kg°C)(1.8 kJ + 30 kJ = -11. T1 = 73° C = 273 + 73 = 346 K Jawab : Usaha yang dilakukan W = -30 kJ.000 J Ditanya: ΔU = … ? .8 kJ/((4.720 J W = 8. 30 kJ usaha dilakukan pada sistem dengan cara mengaduk.000 kalori.18 joule) Penyelesaian: Diketahui: Q = 4.

b.Jawab: ΔU = ΔQ – W = (16. tentukan: a. W = … ? c. Tentukan volume gas sekarang. kalor yang diperlukan! Penyelesaian: Diketahui: n = 4 mol = 0.314 x (373 – 273) = 3.5 × 105 N/m2 .314 J/mol. usaha luar yang dilakukan gas. W = P (V2 – V1) = nR(T2 –T1) = 0.314 J/mol.000) J = 8. perubahan energi dalam. penambahan energi dalam gas.004 8.K Ditanya : a.004 mol T1 = 0 oC = 0 + 273 = 273 K T2 = 100 oC = 100 + 273 = 373 K R = 8.314(373 273)) = 4. dan besarnya kalor yang diserap gas! Diketahui : T1 = 27 + 273 = 300 K P1 = 1. dan c.004 x 8.988 J b.K.(3/2)n R (T2-T1) = (3/2)(0. Q = … ? Jawab: a. Sistem menyerap kalor dari lingkungan secara isobarik sehingga suhunya naik menjadi 127º C. Suatu sistem gas monoatomik pada suhu 27º C memiliki tekanan sebesar 1. Sejumlah 4 mol gas helium suhunya dinaikkan dari 0 oC menjadi 100 oC pada tekanan tetap.720 – 8. usaha yang dilakukan gas.720 J 3.988 + 3. ΔU = … ? b. Q = ΔU + W = (4.5 × 105 Pa dan bervolume 15 liter.314 J 4.326 J c. ΔU = . Jika konstanta gas umum R = 8.326) J = 8.

75 × 102 J . U = (P2V2 – P1V1) = (3/2) P(V2 – V1)= (3/2) × (1.5 × 102) + (11.5 × 105) × (20 × 10-3) – (15 × 10-3) = (1. Δ U= …? d.25 × 102) = 18.5 × 105) × (5 × 10-3) = 11.5 × 10² J c.V1 = 15 liter = 15 × 10-3 m3 T2 = 127 + 273= 400 K Ditanyakan: a. V1/T1 = V2/T2 V2 = (T2/T1)V1 V2 = (400/300)(1. Q = …? Jawab: a. W = P.25 × 102 J d.ΔV = (1. Q = W + U = (7. V2 = …? b.5×10-3) = 20×10-3 m3 b.5 × 105) × (5 × 10-3) = 7. W = …? c.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->