PROFIL PUSKESMAS GODEAN 1 SLEMAN YOGYAKARTA BERBASIS MULTIMEDIA

NASKAH PUBLIKASI

Disusun oleh Ita Noviani Febri Nur Indahsari 08.02.7205 08.02.7208

JURUSAN MANAJEMEN INFORMATIKA SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA 2011

1

2

THE PROFIL PUSKESMAS GODEAN 1 SLEMAN YOGYAKARTA BASED MULTIMEDIA PROFIL PUSKESMAS GODEAN 1 SLEMAN YOGYAKARTA BERBASIS MULTIMEDIA Ita Noviani Febri Nur Indahsari 08.02. Adobe Photoshop CS2.02.0. Information systems in developing PHC Profile Godean 1 Sleman Yogyakarta was developed by using software that is macromedia director MX 2004. study aims to build a multimedia application through a dynamic interactive cd media.7205 08. Adobe premier pro. accurate and fast in the presentation of this data really complete. adobe audition 2.7208 JURUSAN MANAJEMEN INFORMATIKA STMIK AMIKOM YOGYAKARTA ABSTRACT In the current era of globalization is very important computer in need of accurate information. This 3 .

To users with better and can update the info-presented the latest info contained in the program so easily accessible online and updated. 4 . Yogyakarta.multimedia application aims to present and disseminate information about the profiles. clinic facilities and integrated services in Puskesmas Godean 1 Sleman.

bukan komputer. Pertunjukan yang memanfaatkan lebih dari satu medium seringkali disebut pertunjukan multimedia.1 Multimedia Istilah multimedia berawal dari teater. Saat ini cd interaktif sangat dibutuhkan oleh kalangan instansi guna memudahkan penyamapain informasi termasuk juga di instansi kesehatan dimana penyampaian informasi berupa Profil Puskesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta agar mempermudah pempublikasian kepada umum 2. dan karya seni manusia sebagai bagian dari pertunjukan. PENDAHULUAN Pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini telah mempermudah manusia dalam mencari informasi yang diinginkan serta meringankan beban dalam keseharian aktifitas manusia. DASAR TEORI 2. berkreasi dan berkomunikasi (Hofstetter. grafik. 2001). audio. synthesized band. gambar bergerak (video dan animasi) dengan mengabungkan link dan tool yang memungkinkan pemakai melakukan navigasi. Salah satu bentuk penyajian informasi ialah menggunakan Aplikasi Multimedia yang berbentuk cd interaktif.1. berinteraksi.Seiring perkembangan zaman media penyajian informasi juga semakin beragam dan kompleks. 5 . Sedangkan Multimedia adalah pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks. Pertunjukan multimedia mencakup monitor video.

dan elemen video. Linear 2. Gambar (Image) c. Animasi (Animation) 2. Cara menyusun elemen-elemen ini ke dalam interaktif ditentukan oleh tujuan dan pesan. Video e. Teks b. Hierarkis 3. Suara (Audio/Bunyi) d. suara.3 Struktur Informasi Multimedia Struktur proyek multimedia tidak lebih dari pada sebuah susunan teks. Menurut Tay Vaughan struktur dasar multimedia adalah sebagai berikut: 1. grafis.2.2 Elemen-Elemen Multimedia Menurut Tay Vaughan multimedia terbagi dalam beberapa elemen-elemen yaitu : a. Non Linear 3. Komposit 6 .

Jr diantaranya adalah : 1. dan teknisi video. Selain mengembangkan perangkat lunak aplikasi tugasnya mencakup kegiatan khusus seperti menyuting video dan authoring. Menulis Naskah Dialog dan semua elemen terinci dari urutan yang ditentukan 5. 6. Memproduksi Sistem Pengembangan sistem memproduksi berbagai bagian dan menyatukannya dalam sistem. Merancang Konsep Analisis sistem dan pemakai. Latar belakang atau perlengkapan yang perlu digunakan dalam video dirancang. terlibat dalam perancangan konsep yang menentukan keseluruhan pesan dan memeriksa semua urutan utama. Authoring adalah pengintegrasian elemen-elemen yang terpisah dengan penggunaan perangkat lunak siap pakai khusus. Merancang Grafik Grafik dipilih yang mendukung dialog.2. Merancang Isi Pengembang terlibat dalam perancangan isi dengan menyiapkan spesifikasi aplikasi yang rinci.4 Langkah-langkah Pengembangan Sistem Multimedia Yang perlu di perhatikan dalam mengembangkan sistem multimedia menurut Raymond McLeod. 4. 7 . Disinilah Puskesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta menjadi media yang dipilih. sutradara. mungkin bekerjasama dengan professional komunikasi seperti produser. Mendefinisikan Masalah Analisis sistem mengidentifikasi kebutuhan pemakai dan menentukan bahwa pemecahannya memerlukan multimedia. 2. 3.

3. pemakai menggunakannya. Jika tidak atau proses prototyping di ulang dengan kembali kelangkah yang lebih awal.7.815m². 8. Puskesmas godean 1 dibangun pada tahun 2007.1 Sejarah Berdirinya Puskesmas Godean 1 Sleman Puskesmas Godean 1 merupakan salah satu dari puskesmas dikecamatan godean (ada dua puskesmas) secara umum. terletak dibidang pusat perbelanjaan dan tidak jauh dari pusat kecamataan godean. Proses interaktif ini diulangi sampai pemakai puas dengan sistem. Ini adalah tugas para spesialis dan professional. Perbedaan utamanya adalah pemakai tidak dapat diharapkan untuk melaksanakan pemeliharaan. Melakukan Tes Pemakai Analis sistem mendidik pemakai dalam penggunaan sistem dan memberikan kesempatan bagi pemakai untuk akrab dengan semua feature. sistem multimedia harus dipelihara. Jika memuaskan. Memelihara Sistem Seperti sistem berbasis komputer yang lain.19km² letak puskesmas godean 1 diwilayah sleman barat 8 . Dengan luas halaman 524. luas bangunan 736m² sedang luas wilayah kerja 13. Menggunakan Sistem Pemakai memanfaatkan sistem. selain itu juga tidak jauh dari jalu utama lalu lintas jalan godean. 9. TINJAUAN UMUM 3.

9 . Mendorong masyarakat wilayah puskesmas godean 1 untuk hidup sehat 4. Oleh karena itu. Meningkatkan profesionalisme SDM dalam bidang kesehatan 3.3. PEMBAHASAN MASALAH 4. untuk melihat informasi mengenai Puskesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta dan juga untuk mempermudah sarana publikasi. Memberikan pelayanan medic dasar yang berkualitas 2.1 Identifikasi Masalah Kendala yang dialami atau masalah yang terjadi pada Puskesmas godean 1 Sleman Yogyakarta yaitu keterbasan informasi yang kurang menarik diberikan kepada tim uji kelayakan dari Diknas.2 Visi Dan Misi Visi : Menjadikan puskesmas yang terpercaya dan professional untuk mewujudkan kebanggaan dan kemandirian masyarakat dibidang kesehatan. Menyediakan sarana dan prasarana yang memadai 4. Membangun suasana kerja yang nyaman aman dan kondusif 5. Misi 1. maupun dalam promosi masih sangat terbatas. Meningkatkan kerjasama lintas sektoral 6. dari permasalahan yang ada akan dicoba untuk memberikan solusi dengan menggunakan perangkat lunak multimedia untuk membuat profil Puskesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta yang akan dikemas dalam sebuah cd interaktif yang didalamnya berisi informasi tentang Puskesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta secara lengkap. interaktif . dan jelas.

Rancangan desain yang akan ditampilkan perbagian yaitu berupa menu-menu sebagai berikut : 1.4. Visi dan Misi : menu yang akan menampilkan informasi tentang Visi dan Misi Puskesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta.2 Merancang Konsep Sebuah sistem aplikasi multimedia sangat diperlukan konsep untuk merancang program kerja. 4. Dengan adanya rancangan program kerja suatu pembuatan aplikasi akan berjalan lebih terarah dan terorganisasi. Struktur Organisasi.Sarana Dan Galeri. 10 . dimana saat pengguna menggerakkan mouse dan memilih/mengeklik salah satu tombol navigasi yang telah disediakan pada halaman tersebut maka akan berganti halaman dan menuju halaman sesuai dengan yang dipilih/diklik oleh pengguna. yaitu : menu utama dari profil Puskesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta dan didalamnya sudah berisikan tentang puskesmas. Dan subnya terdiri dari Visi dan Misi. 4.3 Merancang Isi Perancangan isi multimedia dalam bentuk interaktif tentang Puskesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta akan dibagi menjadi beberapa level yang masingmasing level mempunyai sub level.karyawan. Struktur Organisasi : menu yang menampilkan informasi tentang Struktur organisasi Puskesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta. 2.Tujuan: menu yang akan menampilkan informasi tentang tujuan puskesmas Godean 1 Sleman Yogyakata.struktur Organisasi. Tujuan. dan Video. koordinat karyawan. Menu utama. Aplikasi multimedia pada Puskesmas Godean 1Sleman Yogyakarta dirancang dengan sifat interaktif. 3.

6.5. Koordinat karyawan : menu yang menampilkan informasi tentang Koordinat karyawan. Karyawan : menu yang menampilkan informasi tentang Karyawan. Video : menu yang menampilkan informasi tentang Video Puskesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta.1 Rancangan Desain Struktur Aplikasi Keterangan : A Menu Tentang Puskesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta A1 Sub Menu Sejarah A2 Sub Menu Visi & Misi 11 . 7. Menu A A1 B B1 C C1 D D1 A2 B2 D2 A3 B3 D3 Gambar 4.

Struktur yang dipakai adalah struktur hierarki. Agar lebih jelas. karena 12 . maka dibuat rancangan struktur aplikasi.A3 Sub Menu Tujuan B Menu Struktur Organisasi B1 Sub Menu Struktur Organisasi B2 Sub Menu Koordinat Karyawan B3 Sub Menu Karyawan C Menu Sarana C1 Sub Menu Sarana D Menu Galeri D1 Sub Menu Galeri1 D2 Sub Menu Galeri2 D3 Sub Menu Video 4.4 Merancang Naskah Aplikasi multimedia pada Pukesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta di bagi menjadi beberapa bagian/level. Pembuatan struktur aplikasi ini dimaksudkan untuk mempermudah dalam pengerjaan aplikasi multimedia pada Pukesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta.

5 Merancang Grafik Grafik dipilih untuk mendukung dialog latar belakang atau penerapan yang diperlukan dalam aplikasi multimedia. Grafik yang ditampilkan disesuaikan dengan tema dasar dari aplikasi multimedia yang dirancang. 13 . Berikut adalah sketsa yang akan dikerjakan. kemudian diolah diolah lagi menggunakan adobe photoshop untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Agar lebih mudah dalam pengerjaan dan mendesain aplikasi multimedia pada Pukesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta. Proses pembuatan dari desain grafik hampir semua dilakukan dengan adobe photoshop. Berikut ini adalah gambar struktur hierarki yang dipakai untuk merancang aplikasi multimedia pada Pukesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta. maka dibuat sketsa tampilan yang akan dikerjakan. 4. Gambar-gambar yang digunakan diperoleh dengan jalan merancang sendiri menggunakan program adobe photoshop serta diperoleh dari hasil foto-foto yang didapat dari Pukesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta. sehingga tampilan grafik dapat benar-benar mendukung.pengguna dapat melakukan navigasi disepanjang cabang pohon struktur yang terbentuk.

14 . d. Mode menggunakan RGB color.6 Memproduksi Sistem Foto 1. b.Menu utama Company Profile Tulisan Puskesmas Godean 1 Tombol tentang puskesmas Tombol struktur organisasi Tombol Sarana Tombol Galeri Gambar 4. Resolusi 72 pixel/inchi. Pembuatan Desain Grafik Proses pembuatan desain dilakukan dengan menggunakan software Adobe Photoshop CS3 dimana pada pembuatan desainnya menggunakan spesifikasi sebagai berikut : a.2 Rancangan Desain Menu Utama Keluar aplikasi Gambar 4.2 Rancangan Tampilan Menu Utama 4. Content menggunakan beckground white. Ukuran 640 X 480 pixel. c.

2. Beberapa bentuk grafik dan teks ada juga yang dirancang pada software Macromedia Director MX 2004.3.Gambar 4. agar pada pemprosesan aplikasi di Macromedia Director terdapat animasi tombol yang menarik.Menu Setting Adobe Photoshop CS2 Tool yang disediakan oleh software ini sangat banyak dan mempermudah perancangan grafik aplikasi multimedia ini. Dalam pembuatan tombol di Adobe Photoshop. dimana tidak dibutuhkan proses manipulasi grafik. Proses Pembuatan Tombol Menggunakan Adobe Photoshop Proses pembuatan tombol dilakukan melalui software Adobe Photoshop CS3. dimana file ekstensinya PNG agar background putih tidak tersertakan dan membentuk gambar tombol yang kita inginkan. maka sebaiknya membuat tombol itu 3 dengan berbeda warna atau tulisan yang diinginkan. 15 .

yaitu : File Image (JPEG. File Audio (MP3. a. teks.WAV). maka langkah-langkah untuk memasukan file tersebut ke dalam Macromedia Director MX 2004 adalah : 16 . File Image Karena sebagian besar desain dibuat menggunakan Adobe Photoshop yang berekstensi JPEG dan PNG. Proses Pengintegrasian pada Macromedia Director MX 2004 Proses pengintegrasiaan adalah proses yang akan menghasilkan sebuah aplikasi yang direncanakan. PNG). Kegiatannya adalah penyatuan dari seluruh komponen yang sudah dipersiapkan yaitu proses pengaturan grafik. Memasukan Objek ke dalam Macromedia Director MX 2004 Tahap penyusunan aplikasi multimedia ini. Contoh Tombol Yang Dibuat 3. suara. terdapat beberapa jenis file. Berikut ini merupakan cara-cara memasukan file-file tersebut ke dalam Macromedia Director MX 2004.4.Gambar 4. dan video sehingga menghasilkan file yang executable atau file yang dapat dieksekusi. animasi. 4.

b. Pada Macromedia Director MX 2004 ada dua langkah untuk memasukan file tersebut. yaitu : • Dengan memilih menu file kemudian import. • Dengan cara mengklik kanan pada internal cast yang kosong lalu pilih import setelah itu masukan ke dalam stage.1) Pilih menu file. caranya dengan memanfaatkan fasilitas Tool Pallet dan fasilitas lain yang ada selain itu dapat pula dengan memanfaatkan file yang sengaja dibuat khusus misalnya file image seperti JPEG atau PNG. yaitu : 1) Dengan memilih menu file kemudian import. Tentukan luas movie dan warna latar belakang melalui Modify. Langkah selanjutnya adalah membuat objek. Memulai Pembuatan Movie Pertama yang dilakukan untuk membuat sebuah movie pada Macromedia Director MX 2004 adalah membuat file baru. pilih movie. 2) Dengan cara mengklik kanan pada internal cast yang kosong lalu pilih import. Semua file yang sudah dimasukan ke dalam Macromedia Direktor MX 2004. maka akan muncul sebuah stage yang masih kosong. File Audio Untuk dapat memasukan audio dengan ekstensi WAV dan MP3 pada Macromedia Director MX 2004 sama saja dengan memasukan file Image. 5. Caranya pilih menu file New Movie. 17 . Dalam movie ini digunakan ukuran 800 X 600 pixel dengan latar belakang putih. maka ia akan ditempatkan di internal cast yang selanjutnya file-file tersebut disebut dengan nama cast memeber. pilih properties. import.

Membuat Marker Marker adalah penanda yang memberitahukan kepada director bahwa disitu tempat suatu bagian movie dimulai. Cara Merubah atau Link Tombol-Tombol Tampilan menu-menu utama aplikasi multimedia ini. pengguna dapat melihat tombol-tombol yang merubah pada saat kursor mendekati dan menekan tombol-tombol tersebut. beri nama sesuai keinginan misalnya menu.6. Gambar 4. Seperti pada intro terdapat tombol tulisan “klik disini untuk masuk”. Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus dilakukan untuk dapat membuat perubahan tombol saat menyentuh tombol tersebut. Cara membuat maker pada macromedia director adalah klik pada batang (bar) putih kosong bagian atas jendela score maka akan muncul tulisan new marker. maka tombol itu akan berubah tampilannya dan jika di klik akan ke link ke halaman menu utama. Pada saat kursor menyentuh tombol. 18 .5 Cara Membuat Marker 7.

Langkah selanjutnya memberi event pada tombol tersebut. setelah itu pilih behavior pada tombol umum maka langkah selanjutnya yaitu memberi event dan action pada behavior tersebut dengan cara sebagai berikut : Gambar 4. Pertama tentukan tombol lalu klik menu yang akan diubah pada stage. dapat dilakukan dengan menggunakan Behavior Inspector. selanjutnya beri nama behavior tersebut.6 Action Pada Behavior Pada gambar di atas terdapat menu behavior yang telah diberi event dan actionnya. pilih new behavior. Berikut ini cara memberikan event dengan menggunakan bantuan Behavior Inspector : Langkah pertama yang harus dilakukan setelah menu behavior inspector muncul adalah dengan membuat behavior dari tombol umum caranya dengan mengklik tombol (+). b. Adapun keterangan pada gambar di atas adalah : 19 . Untuk menampilkan behavior inspector yaitu dengan mengklik kanan pada tombol objek yang akan diberi event.a.

selanjutnya adalah memberi event dan action dengan menggunakan behavior yang akan menyebabkan tombol terhubung ke halaman menu utama. Pilih salah satu objek. b. fingsi-fungsi dan kode-kode dalam bahasa Inggris yang dapat mengontrol movie. Sound. d. Pada actionnya pilih navigation kemudian pilih go to marker lalu cari nama menu. Memasukan Backsound Setelah file audio di import ke dalam cast member. Linggo adalah bahasa pemrograman pada Macromedia Director MX 2004 disebut script pada cast member. kemudian klik ok. New Action. kemudian klik dan drag ke jendela score letakan di bagian audio chanel no satu maupun dua. b. yaitu kejadian pada saat kursor tepat berada di atas objek dan apabila diklik akan melakukan aksi pada objek. c. 8. Penggunaan Script Script berisikan perintah-perintah. Mouse Up. Huruf B adalah Action yang terdiri dari Navigation. dan Cursor. Wait. klik audio yang dimasukan tersebut. Frame. Pada event pilih mouse up. Huruf A adalah event. Klik kana pada tombol tersebut kemudian pilih behavior. 20 . 9. Setelah melihat gambar dan penjelasan di atas.a. adapun caranya adalah : a.

Buka movie. klik ganda padaicon projector secara otomatis movie akan berjalan sesuai dengan yang anda inginkan. g. c. Dengan adanya pengetesan.DIR yang akan diubah menjadi bentuk. Klik tombol Publish. tentunya dapat dilakukan perbaikan terhadap aplikasi multimedia yang dibuat.EXE. a. Untuk melihat lebih rinci option pembuatan projector dari movie. f. maka file projector siap digunakan. klik tombol file kemudian publish setting.10. Pada menu format pilih projector. Pilih menu file. Pengetesan Umum Penerapan pengetesan yang digunakan yaitu pengujian dilakukan pada komputer pribadi dengan spesifikasi hardware atau perangkat keras sebagai berikut: 21 .EXE. Mengubah File. Untuk menjalankan movie yang sudah berupa file. d. Pilih publish setting. yaitu: a.DIR Menjadi File. Setelah proses Publish selesai. Maka akan memproses. Pada menu projector pilih Animate In Background. Untuk lebih memahami penulis telah membuat cara pembuatannya. e.EXE Kegunaan dari publish adalah mengubah movie menjadi sebuah program presentasi yang terdapat berdiri sendiri tanpa menggunakan Director. 11 Pengetesan Sistem Pengetesan sistem merupakan langkah menuju aplikasi multimedia di produksi. h. Pengguna hanya cukup melakukan klik ganda pada icon dan secara otomatis movie akan langsung berjalan. b.

Apakah sistem multimedia ini menggunakan atau menyempurnakan sistem lama. Hardisk 40GB e. 12 Menggunakan Sistem Implementasi sistem multimedia dipahami sebagai sebuah proses yang menentukan apakah sistem multimedia mampu beroperasi dengan baik serta mengetahui apakah para pemakai bisa mandiri dalam mengoperasikannya. terlebih dahulu dilakukan penginstalan software-software pendukung. perangkat lunak. Kemudian di lakukan uji coba aplikasi multimedia tersebut. dokumen atau prosedur untuk mengoreksi kesalahan bertemu. 22 . RAM 512 MG c. di yakini bahwa aplikasi ini dapat berjalan dengan baik. Pendekatan penggunaan sistem multimedia bergantung pada fungsi dari sistem multimedia. SyncMaster 540n LCD d. DVD Sebelum melakukan pengetesan terhadap aplikasi ini. dengan kebutuhan baru atau perbaikan efisiensi proses. Setelah terjadinya perubahan dan perangkat keras. maka sistem akan dievakuasi oleh pemakai dan spesialis multimedia untuk menentukan apakah sistem yang baru tersebut sesuai dengan tujuan semula dan diputuskan apakah ada revisi atau modifikasi. maka pengembangan sistem multimedia akan masuk pada tahap pemeliharaan. 13 Memelihara Sistem Setelah sistem digunakan.a. Processor Intel b.

Visi & Misi. Kekurangan aplikasi ini tidak disertai dengan database yang bisa update sewaktu-waktu.1. Untuk lebih memahami dan mengerti tentang sebuah aplikasi multimedia diperlukan pemahaman program aplikasi dan teknik pembuatan. Dengan adanya aplikasi multimedia. Saran Dalam penyuuna laporan ini penulis menyadari masih banyak kekurangan dan kelemahan karena keterbatasan kemapuan penulis. 2. 5. Penulis berharap bahwa penyusunan laporan ini dapat berguna bagi Puskesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta pada khususnya dan pada para pembaca pada umumnya. antara lain: 1. Aplikasi multimedia ini dibuat untuk menyampaikan informsasi yang ada pada Puskesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta ssebagai sarana informasi seperti sejarah. Oleh karena itu penyusun mengemukakan beberapa saran yang sekiranya 23 . jadi jika ingin merubah atau menambahkan data harus secara manual. Program Study. 3. Struktur Organisasi. Kelebihan aplikasi ini memudahkan para audience untuk lebih mengenal seluk-beluk Puskesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta tanpa harus lebih memakan waktu banyak. Tujuan.5.dan Sarana dan Prasana. Kesimpulan Dari uraian penjelasan secara keseluruhan maka dapat diambil kesimpulan mengenai “Puskesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta’’. promosi ke pihak diknas maupn promosi ke instansi-instansi yang terkait diharakan dapat lebih menarik dan efisien waktu untuk mengenal tentang Puskesmas Godean 1 Sleman Yogyakarta beserta kegiatan-kegiatan dan prestasi yang ada.

Manfaat media penyimpanan yang tingkat keamanan yang lebih baik. agar dapat digunakan kapanpun dibutuhkan. dalam hal ini media penyimpanan Compact Disk ( CD ). Dalam pembuatan aplikasi multimedia hendaknya dipikirkan sebuah tema yang jelas untuk melandasinya.dapat dijadikan sebagai wacana dan wawasan baru yang dapat dipertimbangkan dibawah ini: 1. 3. yang terpenting adalah menguasai konsep pembuatan dan tahu kapan harus menggunakan efek tersebut. 2. Sehingga kualitas data terwat dengan baik. 24 . Penguasaan banyak efek belum tentu menjamin dapat membuat karya multimedia yang bagus. 4. Penyusun mengharapkan program ini dapat lebih sempurna sesuai dengan yang diinginkan penulis.

M.DAFTAR PUSTAKA Hendratman. The Magic Of Macromedia Director.2003. Raymond McLeod. Multimedia Alat Untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing. Sistem Informasi Manajemen Edisi Bahasa Indonesia jilid II. Yogyakarta: Andi Offset 25 . Jakarta. hal 139-140 Suyanto. Bandung: Informatika.2008. H. PT Prehallindo.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful