P. 1
MAKALAH HETEROGEN

MAKALAH HETEROGEN

5.0

|Views: 247|Likes:
Published by Steve Lambert

More info:

Published by: Steve Lambert on May 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/05/2015

pdf

text

original

MAKALAH SISTEM FASA dan ELEKTROKIMIA

“KATALIS HETEROGEN”

Disusun oleh:       Abdurrahman( 1106066984) Azizah Zuhairoh ( 0806452772) Fifi Rizqi Nurkhaeriyah ( 1106066630) Herlin Arina (1106066920) Khalil Gibran ( 11060666933) Tanti Indriati (1106066523)

DEPARTEMEN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS INDONESIA 2013
1

KATA PENGANTAR

2

dan resin penukar ion. yaitu interaksi katalis dengan bagian substrat tertentu dan pada akhirnya dapat menurunkan energi pengaktifan dari reaksi. Katalis heterogen dapat meningkatkan kemurnian hasil karena reaksi sampingnya dapat dieliminasi. Contohcontoh dari katalis heterogen adalah zeolit.ABSTRAK Katalis heterogen merupakan katalis yang fasanya tidak sama dengan reaktan dan produk. Mekanisme kerja katalis heterogen dapat didasarkan atas 2 mekanisme reaksi yaitu Langmuir-Hinshelwood dan mekanisme Eley-Rideal. MgO. mekanisme 3 . Prinsip kerja katalis heterogen sama seperti katalis pada umumnya. sehingga reaksi berlangsung dengan cepat. Katalis heterogen secara umum berbentuk padat dan banyak digunakan pada reaktan berwujud cair atau gas. CaO.

DAFTAR ISI 4 .

menggunakan Pt untuk mengoksidasi SO2 menjadi SO3 dalam larutan asam. 5 . bahkan juga untuk bagian proses pemisahan. Katalis dapat menurunkan energi pengaktifan dengan menghindari tahap penentu laju yang lambat dari reaksi yang tidak dapat dikatalisa. Fungsi utama dari katalis ini adalah menyediakan reaksi alternatif dalam suatu reaksi kimia. hampir semua produk industri dihasilkan melalui proses yang memanfaatkan jasa katalis. sehingga proses dapat berlangsung lebih cepat dan biaya produksi dapat dikurangi. Umumnya katalis heterogen berupa zat padat yang terdiri dari logam atau oksida logam. pertama kali dilakukan pada tahun 1857.1999). baik satu atau beberapa proses.BAB I PENDAHULUAN 1. Dalam makalah ini. akan dibahas lebih mendalam mengenai katalis heterogen khususnya tentang cara kerja dan mekanisme reaksi dari katalis heterogen. hanya akan terjadi sebagian kecil pertemuan molekul yang nantinya dapat menghasilkan reaksi yang efektif. Dewasa ini. Katalis heterogen adalah katalis yang berbeda fase dengan fase reaktan dan produknya. Katalis tidak terbatas pada bagian proses konveksi. Proses katalitik menggunakan katalis heterogen dalam industri. Keuntungan penggunaan katalis heterogen adalah katalisnya dapat dipisahkan dengan penyaringan dari produk bila reaksi telah selesai. Latar Belakang Katalis dapat digunakan dalam pengaktifan reaksi yang akan mempercepat laju reaksi dengan menurunkan energi aktifasi. Penggunaan katalis heterogen biasanya pada suhu dan tekanan tinggi. Katalis berdasarkan fase reaksinya dapat digolongkan menjadi katalis homogen dan heterogen. maka untuk temperatur normal. Banyak proses industri yang menggunakan katalis heterogen.Katalis memegang peranan penting dalam perkembangan industri kimia. Jika energi pengaktifan reaksi tinggi. Penggunaan katalis di industri sekitar 50% (Levenspiel. Dengan menurunnya energi aktifasi maka pada temperatur yang sama didapatkan laju reaksi dengan konstanta laju yang besar yang artinya reaksi efektifnya dapat terjadi secara cepat.

3. Rumusan Masalah Atas dasar latar belakang tersebut. maka rumusan masalahnya yaitu:  Apa itu katalis?  Apa saja jenis-jenis katalis?  Apa itu katalis heterogen dan bagaimanakah prinsip kerjanya?  Bagaimana mekanisme reaksi dari katalis heterogen 3. Sistematika Penulisan Makalah yang berjudul “Katalis Heterogen” ini disusun berdasarkan topik yang telah dibagi pada mata kuliah Sistem Fasa dan Elektrokimia. 6. Mengetahui perbedaan antara mekanisme Langmuir-Hinshelwood dengan mekanisme dengan Eley-Rideal.2. Memberitahukan kepada pembaca tentang jenis-jenis katalis kimia. lalu rumusan masalah yang mencerminkan 6 . Memberikan informasi tentang mekanisme kerja enzim katalis heterogen secara umum. 8. Pendahuluan. Menginformasikan kepada pembaca tentang hubungan katalis dengan energi aktivasi. diawali dengan latar belakang yang menjelaskan mengenai penulisan topik katalis heterogen. Pada bagian bab I. Tujuan Tujuan dari penulisan makalah ini adalah : 1. 2. 7. Lalu topik tersebut dianalisis dan ditinjau dari sudut pandang berbagai sumber. 4. Mengetahui peranan katalis heterogen. 4. Memberikan informasi mengenai peranan katalis kimia. 5. Menginformasikan kepada pembaca tentang perkembangan baru katalis. Memberikan informasi mengenai katalis heterogen.

Jenis-Jenis Katalis. Pembahasan. Pokok permasalahan tersebut menjadi pendukung garis besar makalah ini. berisi sub-sub bahasan yang mendukung judul makalah “Katalis Heterogen ”. Katalis Heterogen dan Mekanisme Reaksi Katalis Heterogen.pokok-pokok permasalahan yang akan dijelaskan lebih lanjut dalam pembahasan. 7 . Pada bagian bab III. Lalu ditampilkan pula daftar pustaka yang menjadi sumber informasi bagi pembuatan makalah ini. Penutup. Pada bagian bab II. Kemudian pada bagian tujuan menjabarkan maksud dari pembuatan makalah ini dengan topik dan judul tersebut serta sistematika penulisan yang menjabarkan secara keseluruhan runtutan bagian-bagian yang menyusun makalah ini serta komponennya. Sub-sub bahasan tersebut dibagi menjadi Pengertian Katalis. berisi kesimpulan yang menjelaskan mengenai pokok penulisan makalah ataupun saran.

Katalis dapat mempercepat reaksi ke kanan atau ke kiri sehingga keadaan setimbang lebih cepat tercapai. basa dan 8 .Energi aktivasi adalah energi minimum yang dibutuhkan campuran reaksi untuk menghasilkan produk. Energi minimum yang diperlukan untuk memulai suatu reaksi tersebut dinamakan energi aktifitas reaksi. Penambahan katalis akan mempengaruhi laju reaksi. katalis ini disebut dengan katalis positif. tumbukan-tumbukan menghasilkan reaksi jika partikel-partikel bertumbukan dengan energi yang cukup untuk memulai suatu reaksi. Pada teori tumbukan dan distribusi energi molekular Maxwell – Boltzman pada gas.BAB II ISI 1. katalis tersebut disebut katalis negatif atau anti katalis atau inhibitor. Katalis  Pengertian Katalis Katalis pertama kali ditemukan oleh J.J. Penambahan katalis juga dapat menghambat reaksi. Katalisator yang biasa digunakan penukar ion.Katalis adalah zat yang ditambahkan pada reaksi kimia dengan tujuan untuk mempercepat reaksi tersebut.  Hubungan Energi Aktivasi dengan Katalis Katalis berfungsi menurunkan energi aktivasi sehingga reaksi berjalan lebih cepat sehingga reaksi kimia dapat mencapai kesetimbangan. Berzelius pada tahun 1836 sebagai komponen yang dapat meningkatkan laju reaksi kimia. namun tidak mempengaruhi letak kesetimbangan. Katalis berfungsi mempercepat reaksi dengan cara menurunkan energi aktivasi. adalah asam. tanpa terlibat di dalam reaksi secara permanen.

katalis akan menurunkan energi aktivasi. Katalis yang sedikit akan mempercepat reaksi dari zat reaktan dalam jumlah banyak. 2. produktifitas dan selektifitas dalam jangka waktu tertentu. Stabilitas adalah sebuah katalis untuk menjaga aktifitas. Selektifitas adalah kemampuan katalis untuk memberikan produk reaksi yang diinginkan (dalam jumlah tinggi) dari sejumlah produk yang mungkin dihasilkan. 2. 9 . Berdasarkan tingkat kepentingannya.  Sifat-sifat dari reaksi katalitis yaitu sebagai berikut: Pada reaksi katalitis. komponen inti katalis dapat dibedakan menjadi tiga bagian di antaranya: 1.Gambar grafik hubungan energy aktivasi dengan dan tanpa katalis Secara umum reaksi kimia yang terjadi dengan menggunakan katalis adalah: A + C –> AC* AC* + B –> AB + AC A + B + C –> AB + C dimana senyawa A yang bereaksi dengan katalis (C) akan membentuk intermediet (AC*) kemudian bereaksi kembali dengan senyawa B sehingga membentuk senyawa AB.  1. Aktifitas adalah kemampuan katalis untuk mengubah bahan baku menjadi produk yang diinginkan. Katalis tidak mengubah letak kesetimbangan untuk reaksi reversibel. 3. 3.

interaksi reaktan-raktan dengan katalis (adsorpsi). tidak bersifat korosif. Jenis-Jenis Katalis Secara umum katalis dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu katalis homogen. Katalis heterogen merupakan katalis yang fasanya tidak sama dengan reaktan dan produk. yaitu: Transport reaktan ke katalis. Katalis heterogen secara umum berbentuk padat dan banyak digunakan pada reaktan berwujud cair atau gas. Keuntungan dari katalis heterogen adalah ramah lingkungan. dan resin penukar ion. selektivitas dan spesifitas) sehingga dapat dapat membantu proses–proses kimia kompleks pada kondisi lunak dan ramah lingkungan. Contoh dari katalis homogen yang biasanya banyak digunakan dalam produksi biodiesel. Kelemahannya antara lain sangat mahal.Contoh-contoh dari katalis heterogen adalah zeolit. Salah satu Biokatalis yang telah dilaporkan penggunaanya adalah Enzim lipase (Triacylglycerol Acllydrolases). KOH).  Katalis Heterogen. sering tidak stabil. asam (HCl. serta dapat digunakan berulangkali dalam jangka waktu yang lama. Penggunaan katalis homogen ini mempunyai kelemahan yaitu: mencemari lingkungan dan tidak dapat digunakan kembali. mudah terhambat. reaksi dari spesi-spesi yang teradsorpsi menghasilkan prodduk-produk reaksi. katalis heterogen meningkatkan kemurnian hasil karena reaksi samping dapat dieliminasi.2. H2SO4). dan resin penukar ion. Selain itu. sehingga peralatan lebih kompleks dan diperlukan pemisahan antara produk dan katalis. CaO. tidak dapat diperoleh kembali setelah dipakai.Enzim lipase 10 . transport produk menjauhi katalis. MgO. CaO. MgO. deadsorpsi produk dari katalis. heterogen dan biokatalisis (katalis enzim):  Katalis homogen Katalis homogen merupakan katalis yang mempunyai fasa sama dengan reaktan dan produk. seperti basa (NaOH.  Biokatalis Biokatalis adalah katalis yang memiliki keunggulan sifat (aktivitas tinggi. mudah dipisahkan dari produk dengan cara filtrasi. Selain itu katalis homogen juga umumnya hanya digunakan pada skala laboratorium ataupun industri bahan kimia tertentu. operasi pada fase cair dibatasi pada kondisi suhu dan tekanan. Contoh-contoh dari katalis heterogen adalah zeolit. sulit dilakukan secara komersil. Mekanisme katalis heterogen melalui lima langkah.

yaitu sistem yang di dalamnya terdapat dua atau lebih fasa.atau enzim pemecah lemak dipakai dalam reaksi pembuatan biodiesel. clay. menghidrolisis. Banyak proses industri yang menggunakan katalis heterogen. Karena sifat reaksinya hanya bergantung pada fasa padat.Dalam pengembanganya katalis cair dapat digantikan dengan katalis padat seperti asam padat seperti zeolit.Contoh sederhana katalisis heterogen adalah katalis menyediakan suatu permukaan dimana pereaksipereaksi (atau substrat) untuk sementara terjerap. Ikatan antara produk baru dan katalis lebih lemah sehingga akhirnya terlepas  Prinsip kerja katalis heterogen Penggunaan katalis heterogen biasanya pada suhu dan tekanan tinggi. sehingga proses dapat berlangsung lebih cepat dan biaya produksi dapat 11 . Katalisis heterogen adalah katalis yang ada dalam fase berbeda dengan pereaksi dalam reaksi yang dikatalisinya. Umumnya katalis heterogen berupa zat padat yang terdiri dari logam atau oksida logam. maka reaksi tersebut dikatakan berkatalisis dengan fasa padat sebagai katalisnya. Katalis Heterogen  Pengertian Katalis Heterogen Reaksi heterogen adalah reaksi yang berlangsung dalam suatu sistem yang heterogen. serta mensintesis bentuk ester dari gliserol dan asam lemak rantai panjang seperti halnya minyak goreng dan jelantah.Ikatan dalam substrat-substrat menjadi lemah sehingga memadai terbentuknya produk baru. dan digantikan kembali. Zeolit juga dapat digunakan sebagai katalis heterogen untuk pembuatan biodiesel. Keuntungan penggunaan katalis heterogen adalah katalisnya dapat dipisahkan dengan penyaringan dari produk bila reaksi telah selesai. Banyak reaksi-reaksi kimia fasa cair maupun gas yang hanya dapat berlangsung pada permukaan padatan.Selain itu. recicle.Pemilihan katalis atau pengembangan katalis perlu dipertimbangkan untuk mendapatkan efektivitas dalam pemakaian.Keuntungannya adalah dapat di recovery. 3. dan lain-lain.Enzim itu dapat mengatalisis.

AC + B → ABC (reaksi cepat). Katalis dapat bekerja dengan membentuk senyawa antara atau mengabsorpsi zat yang direaksikan. Sehingga katalis dapat meningkatkan laju reaksi. energi pengaktifan yang tinggi dan terbentuknya zat Namun. Energi pengaktifan reaksi ini rendah sehingga dengan cepat terbentuk ABC yang kemudian mengurai menjadi AB dan C. Pt. A + B → AB (reaksi lambat) Bila tanpa katalis diperlukan AB lambat. Gaya tarik menarik antara atom logam dengan molekul gas dapat memperlemah ikatan kovalen pada molekul gas. Ikatan dalam substrat-substrat menjadi sedemikian lemah sehingga memadai terbentuknya produk baru. Cara kerjanya yaitu dengan menempel pada bagian substrat tertentu dan pada akhirnya dapat menurunkan energi pengaktifan dari reaksi. Suatu reaksi yang menggunakan katalis disebut reaksi katalis dan prosesnya disebut katalisme. misalnya Ni.dikurangi. sehingga akhirnya terlepas. Zat A dan zat B yang direaksikan membentuk zat AB dimana zat C sebagai katalis. Beberapa logam ada yang dapat mengikat cukup banyak molekul-molekul gas pada permukannya. sementara katalis itu sendiri tidak mengalami perubahan kimia secara permanen. misalnya : 2 KClO3 (g) → 2KCl (s) + 3 O2 (g) arang 2 HCl(g) H2 (g) + Cl2 (g) Secara umum proses suatu reaksi kimia dengan penambahan katalis dapat dijelaskan sebagai berikut. Satu contoh sederhana untuk katalisis heterogen yaitu bahwa katalis menyediakan suatu permukaan di mana pereaksi-pereaksi (atau substrat) untuk sementara terjerap. maka terjadilah reaksi : A + C → AC (reaksi cepat) Energi pengaktifan diturunkan. dan bahkan dapat memutuskan ikatan itu. Ikatan atara produk dan katalis lebih lemah. Sesuai reaksi ABC → AB + C (reaksi cepat) 12 . maka AC terbentuk cepat dan seketika itu juga AC bereaksi dengan B membentuk senyawa ABC. sehingga reaksi berlangsung dengan cepat. dengan adanya katalis C. Pd dan V.

Katalis positif berperan menurunkan energi pengaktifan.laju reaksi heterogen dikendalikan oleh reaksi molekul teradsorpsi. Difusi molekul reaktan ke permukaan katalis 2. 5. Reaksi difusi reaktan pada permukaan katalis. Reaksi antara molekul teradsorpsi 13 . Adsorpsi dari fase gas 2. Prinsip ini adalah kerja dari katalis heterogen. 4.Ada dua macam katalis. Adsorpsi reaktan pada permukaan katalis. Desorpsi ke fase gas 3. 6. Reaksi dalam lapisan adsorpsi. Mekanisme Katalis menurut Langmuir – Hinshelwood Pada mekanisme menurut Langmuir-Hinshelwood. dan bahwa semua adsorpsi dan tekanan desorpsi berada dalam kesetimbangan. 3. Mekanisme nya: 1. dan membuat orientasi molekul sesuai untuk terjadinya tumbukan. yang banyak dimanfaatkan untuk mengkatalisis reaksi-reaksi gas. Desorpsi produk reaksi dari permukaan katalis. yaitu katalis positif (katalisator) yang berfungsi mempercepat reaksi. Akibatnya molekul gas yang teradsorpsi pada permukaan logam ini menjadi lebih reaktif daripada molekul gas yang tidak terabsorbsi. Abfusi pada produk keluar dari permukaan katalis A. 4. Mekanisme Katalis Heterogen Adapun mekanisme reaksi katalisis heterogen secara umum adalah sebagai berikut: 1. dan katalis negatif (inhibitor) yang berfungsi memperlambat laju reaksi. Disosiasi molekul di permukaan 4.

Mekanisme : Mekanisme katalis heterogen menurut Langmuir-Hinshelwood 14 .

C2H4 + H2 → C2H6 Pada katalis tembaga N2O + H2 → N2 + H2O pada katalis Platina C2H4 + ½ O2 → CH3CHO pada katalis Paladium CO + OH → CO2 + H+ + e.pada katalis Platina 15 .Mekanisme C2H4 + H2 → C2H6 Pada katalis tembaga Contoh reaksi dengan mekanisme Langmuir-Henshelwood : • • • • • • 2 CO + O2 → 2 CO2 pada katalis Platina CO + 2H2 → CH3OH pada katalis ZnO.

 Isotherm Langmuir : Isoterm adsorbsi adalah hubungan yang menunjukkan distribusi adsorben antara fase teradsorbsi pada permukaan adsorben dengan fase ruah kesetimbangan pada temperatur tertentu.2008). Ada tiga jenis hubungan matematik yang umumnya digunakan untuk menjelaskan isoterm adsorbsi (anonim. 16 .

molekul teradsorbsi tidak inert dan mekanisme adsorbsi pada molekul pertama asangat berbeda dengan mekanisme pada molekul terakhir yang teradsorpsi.Isoterm Langmuir ini berdasarkan asumsi bahwa : a. sehingga xs = (1-) dan persaman sebelumnya menjadi: Kp   1 17 . Namun. Jika adsorbatnya gas. Adsorben mempunyai permukaan yang homogen dan hanyadapat mengadsorbsi satu molekul untuk setiap molekul adsorbennya. b. biasanya asumsi-asumsi sulit diterapkan karena hal-hal berikut : selalu ada ketidaksempurnaan pada permukaan. Hanya terbentuk satu lapisan tunggal saat adsorbsi maksimum. Langmuir mengemukakan bahwa mekanisme adsorpsi yang terjadi adalah sebagai berikut : Proses adsorbsi dapat dijelaskan melalui proses kimia. kesetimbangannya : A(g) + S ⇌ AS A S AS = gas adsorbat = sisi terbuka di permukaan = molekul terserap dari A atau sisi tertutup di permukaan Konstanta kesetimbangannya : K  dengan : xAS xs P = fraksi mol tertutup di permukaan = fraksi mol sisi terbuka di permukaan = tekanan gas x AS xs P Namun xAS lebih umum digunakan . c. Semua proses adsorbsi dilakukan dengan mekanisme yang sama. Tidak ada interaksi antara molekulmolekul yang terserap.

Untuk mencari harga  :  Kp 1  Kp Jumlah substansi terserap. Reaksi antara gas dan molekul teradsorpsi Contoh reaksinya : A2 + 2B = 2AB Mekanisme Eley-Rideal : A2 + * = A2* A2* + * = 2A* A* + B = AB + * 18 . Mekanisme katalis menurut Eley-Rideal : 1. Bila dikonversikan ke persamaan sebelumnya menjadi : 1 1 1   m b bKp Dengan memplotkan 1/m dengan 1/p harga k dan b bisa ditentukan dari nilai slope dan interseptnya. B.Persamaan ini terkenal disebut isoterm Langmuir dengan K = konstanta kesetimbangan untuk adsorpsi. Proses difusi molekul reaktan kepermukaan atau difusi pada produk desorpsi merupakan proses yang paling lambat dan tidak dapat ditentukan kecuali pada penentuan proses teknik yang melibatkan penyerapan katalis. Adsorpsi dari fase gas Difusi adalah peristiwa mengalirnya / berpindahnya suatu zat dalam pelarut dari bagian berkonsentrasi tinggi ke bagian berkonsentrasi rendah. 2. m akan sebanding dengan  untuk adsorbent tetentu sehingga m = b. Desorpsi ke fase gas 3. Disosiasi molekul di permukaan 4. Reaksi antara molekul teradsorpsi 5.

sehingga akan membentuk produk sampingan karbon dioksida dan air.CH3 katalis Ni Molekul etena yang teradsorpsi pada permukaan nikel.    CO2 + H2(ads. Adsorpsi disosiatif oksigen kemungkinan akan terjadi.) → H2O + CO 2NH3 + 1½ O2 (ads.) → N2 + 3H2O on a platinum catalyst C2H2 + H2 (ads.Ikatan rangkap antara atom karbon terputus dan elektron yang digunakan untuk obligasi ke permukaan nikel.  Contoh katalisis heterogen CH2 = CH2 + H2 → CH3 . molekul hidrogen yang rusak 19 . Kuncinya adalah bahwa langkah B + * = B memerlukan situs gratis. ketika permukaan benar-benar tertutup oleh A *.where the last step is the direct reaction between the adsorbed molecule A* and the gasmolecule B. Contoh reaksi dengan mekanisme Eley-Rideal :  C2H4 + ½ O2 (adsorbed) → H2COCH2 .) → C2H4 on nickel or iron catalysts  Untuk mekanisme Langmuir-Hinshelwood: Lajuakan melalui maksimal dan berakhir di nol.Ketika ini terjadi.  Untuk mekanisme Eley-Rideal: Laju akan meningkat dengan meningkatkan cakupan sampai permukaan benar-benar tertutup oleh A * Hal ini terjadi karena langkah B+*=B* tidak dapat melanjutkan bila A * blok semua situs.Molekul hidrogen juga teradsorpsi ke permukaan nikel.

menjadi atom. 20 .Itu akhir etena asli sekarang istirahat bebas dari permukaan. Seperti sebelumnya. ikatan antara karbon dan nikel digantikan oleh satu antara karbon dan hidrogen. salah satu atom hidrogen membentuk ikatan dengan atom karbon. Saat ini sudah ada ruang di permukaan nikel untuk molekul reaktan baru untuk pergi melalui seluruh proses lagi.Ini dapat bergerak pada permukaan nikel. dan akhirnya hal yang sama akan terjadi di ujung lain. dan tujuan itu juga istirahat bebas.Jika atom hidrogen berdifusi dekat dengan salah satu karbon terikat.

BAB III PENUTUP 1. Kesimpulan 21 .

wordpress.files. Endang.ed. Yogyakarta : Yogyakarta University Press handoet.id/materi/sma/kimia-kelas-xi/aplikasi-penerapan-kecepatan-reaksi/ http://duniakimianana. 1989. PW. Oxford : Oxford University Press Keenan.doc http://kimia.prmob. html http://budisma.net/katalisis/enzim/reaksi-kimia-2624987. 2005.undip. Jakarta : Erlangga Widjajanti.DAFTAR PUSTAKA          Atkins.com/2013/04/21/katalis/ http://id.id/staf/istadi/files/2010/03/katalis2.web. Kimia Untuk Universitas. Makalah pengabdian pada masyarakat : Pengaruh katalisator terhadap Laju reaksi. 6th. Physical Chemistry.upi.edu/utama/bahanajar/kuliah_web/2009/0706704/mekanisme%20katalisis. 1994.html http://tekim.com 2 2 5 bp-bab-xi-4-laju-reaksi-rev.ac.pdf 22 .wordpress.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->