MAKALAH SISTEM FASA dan ELEKTROKIMIA

“KATALIS HETEROGEN”

Disusun oleh:       Abdurrahman( 1106066984) Azizah Zuhairoh ( 0806452772) Fifi Rizqi Nurkhaeriyah ( 1106066630) Herlin Arina (1106066920) Khalil Gibran ( 11060666933) Tanti Indriati (1106066523)

DEPARTEMEN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS INDONESIA 2013
1

KATA PENGANTAR

2

yaitu interaksi katalis dengan bagian substrat tertentu dan pada akhirnya dapat menurunkan energi pengaktifan dari reaksi.ABSTRAK Katalis heterogen merupakan katalis yang fasanya tidak sama dengan reaktan dan produk. sehingga reaksi berlangsung dengan cepat. Katalis heterogen secara umum berbentuk padat dan banyak digunakan pada reaktan berwujud cair atau gas. Prinsip kerja katalis heterogen sama seperti katalis pada umumnya. Katalis heterogen dapat meningkatkan kemurnian hasil karena reaksi sampingnya dapat dieliminasi. Contohcontoh dari katalis heterogen adalah zeolit. MgO. CaO. Mekanisme kerja katalis heterogen dapat didasarkan atas 2 mekanisme reaksi yaitu Langmuir-Hinshelwood dan mekanisme Eley-Rideal. mekanisme 3 . dan resin penukar ion.

DAFTAR ISI 4 .

Fungsi utama dari katalis ini adalah menyediakan reaksi alternatif dalam suatu reaksi kimia. Dewasa ini. Latar Belakang Katalis dapat digunakan dalam pengaktifan reaksi yang akan mempercepat laju reaksi dengan menurunkan energi aktifasi. akan dibahas lebih mendalam mengenai katalis heterogen khususnya tentang cara kerja dan mekanisme reaksi dari katalis heterogen.BAB I PENDAHULUAN 1. baik satu atau beberapa proses. Penggunaan katalis di industri sekitar 50% (Levenspiel. Katalis berdasarkan fase reaksinya dapat digolongkan menjadi katalis homogen dan heterogen. Jika energi pengaktifan reaksi tinggi. Penggunaan katalis heterogen biasanya pada suhu dan tekanan tinggi. bahkan juga untuk bagian proses pemisahan. 5 . sehingga proses dapat berlangsung lebih cepat dan biaya produksi dapat dikurangi. Dalam makalah ini. maka untuk temperatur normal. hanya akan terjadi sebagian kecil pertemuan molekul yang nantinya dapat menghasilkan reaksi yang efektif. Keuntungan penggunaan katalis heterogen adalah katalisnya dapat dipisahkan dengan penyaringan dari produk bila reaksi telah selesai. Katalis heterogen adalah katalis yang berbeda fase dengan fase reaktan dan produknya. Umumnya katalis heterogen berupa zat padat yang terdiri dari logam atau oksida logam. hampir semua produk industri dihasilkan melalui proses yang memanfaatkan jasa katalis. Banyak proses industri yang menggunakan katalis heterogen.1999). pertama kali dilakukan pada tahun 1857. menggunakan Pt untuk mengoksidasi SO2 menjadi SO3 dalam larutan asam. Katalis dapat menurunkan energi pengaktifan dengan menghindari tahap penentu laju yang lambat dari reaksi yang tidak dapat dikatalisa. Dengan menurunnya energi aktifasi maka pada temperatur yang sama didapatkan laju reaksi dengan konstanta laju yang besar yang artinya reaksi efektifnya dapat terjadi secara cepat. Proses katalitik menggunakan katalis heterogen dalam industri. Katalis tidak terbatas pada bagian proses konveksi.Katalis memegang peranan penting dalam perkembangan industri kimia.

maka rumusan masalahnya yaitu:  Apa itu katalis?  Apa saja jenis-jenis katalis?  Apa itu katalis heterogen dan bagaimanakah prinsip kerjanya?  Bagaimana mekanisme reaksi dari katalis heterogen 3. Memberikan informasi mengenai peranan katalis kimia. 2. 5. Pendahuluan. 7.2. Memberikan informasi mengenai katalis heterogen. 3. 4. 6. Menginformasikan kepada pembaca tentang hubungan katalis dengan energi aktivasi. Tujuan Tujuan dari penulisan makalah ini adalah : 1. 8. Memberitahukan kepada pembaca tentang jenis-jenis katalis kimia. Lalu topik tersebut dianalisis dan ditinjau dari sudut pandang berbagai sumber. Rumusan Masalah Atas dasar latar belakang tersebut. Mengetahui peranan katalis heterogen. diawali dengan latar belakang yang menjelaskan mengenai penulisan topik katalis heterogen. Memberikan informasi tentang mekanisme kerja enzim katalis heterogen secara umum. 4. Menginformasikan kepada pembaca tentang perkembangan baru katalis. Pada bagian bab I. Sistematika Penulisan Makalah yang berjudul “Katalis Heterogen” ini disusun berdasarkan topik yang telah dibagi pada mata kuliah Sistem Fasa dan Elektrokimia. Mengetahui perbedaan antara mekanisme Langmuir-Hinshelwood dengan mekanisme dengan Eley-Rideal. lalu rumusan masalah yang mencerminkan 6 .

berisi sub-sub bahasan yang mendukung judul makalah “Katalis Heterogen ”. Pembahasan. Lalu ditampilkan pula daftar pustaka yang menjadi sumber informasi bagi pembuatan makalah ini. Pada bagian bab II. Sub-sub bahasan tersebut dibagi menjadi Pengertian Katalis. 7 . berisi kesimpulan yang menjelaskan mengenai pokok penulisan makalah ataupun saran. Pada bagian bab III. Kemudian pada bagian tujuan menjabarkan maksud dari pembuatan makalah ini dengan topik dan judul tersebut serta sistematika penulisan yang menjabarkan secara keseluruhan runtutan bagian-bagian yang menyusun makalah ini serta komponennya. Pokok permasalahan tersebut menjadi pendukung garis besar makalah ini. Katalis Heterogen dan Mekanisme Reaksi Katalis Heterogen.pokok-pokok permasalahan yang akan dijelaskan lebih lanjut dalam pembahasan. Penutup. Jenis-Jenis Katalis.

adalah asam. tumbukan-tumbukan menghasilkan reaksi jika partikel-partikel bertumbukan dengan energi yang cukup untuk memulai suatu reaksi.Katalis adalah zat yang ditambahkan pada reaksi kimia dengan tujuan untuk mempercepat reaksi tersebut. Pada teori tumbukan dan distribusi energi molekular Maxwell – Boltzman pada gas.J. Energi minimum yang diperlukan untuk memulai suatu reaksi tersebut dinamakan energi aktifitas reaksi. Katalis  Pengertian Katalis Katalis pertama kali ditemukan oleh J.Katalis dapat mempercepat reaksi ke kanan atau ke kiri sehingga keadaan setimbang lebih cepat tercapai. katalis tersebut disebut katalis negatif atau anti katalis atau inhibitor. katalis ini disebut dengan katalis positif. Penambahan katalis akan mempengaruhi laju reaksi.BAB II ISI 1. Katalisator yang biasa digunakan penukar ion. Berzelius pada tahun 1836 sebagai komponen yang dapat meningkatkan laju reaksi kimia.Energi aktivasi adalah energi minimum yang dibutuhkan campuran reaksi untuk menghasilkan produk. Katalis berfungsi mempercepat reaksi dengan cara menurunkan energi aktivasi. namun tidak mempengaruhi letak kesetimbangan.  Hubungan Energi Aktivasi dengan Katalis Katalis berfungsi menurunkan energi aktivasi sehingga reaksi berjalan lebih cepat sehingga reaksi kimia dapat mencapai kesetimbangan. Penambahan katalis juga dapat menghambat reaksi. basa dan 8 . tanpa terlibat di dalam reaksi secara permanen.

3. katalis akan menurunkan energi aktivasi. produktifitas dan selektifitas dalam jangka waktu tertentu. 3.  Sifat-sifat dari reaksi katalitis yaitu sebagai berikut: Pada reaksi katalitis. 2. komponen inti katalis dapat dibedakan menjadi tiga bagian di antaranya: 1. Katalis yang sedikit akan mempercepat reaksi dari zat reaktan dalam jumlah banyak. Selektifitas adalah kemampuan katalis untuk memberikan produk reaksi yang diinginkan (dalam jumlah tinggi) dari sejumlah produk yang mungkin dihasilkan.  1.Gambar grafik hubungan energy aktivasi dengan dan tanpa katalis Secara umum reaksi kimia yang terjadi dengan menggunakan katalis adalah: A + C –> AC* AC* + B –> AB + AC A + B + C –> AB + C dimana senyawa A yang bereaksi dengan katalis (C) akan membentuk intermediet (AC*) kemudian bereaksi kembali dengan senyawa B sehingga membentuk senyawa AB. 2. Aktifitas adalah kemampuan katalis untuk mengubah bahan baku menjadi produk yang diinginkan. Berdasarkan tingkat kepentingannya. 9 . Katalis tidak mengubah letak kesetimbangan untuk reaksi reversibel. Stabilitas adalah sebuah katalis untuk menjaga aktifitas.

Salah satu Biokatalis yang telah dilaporkan penggunaanya adalah Enzim lipase (Triacylglycerol Acllydrolases). MgO. MgO.Contoh-contoh dari katalis heterogen adalah zeolit. sering tidak stabil. Jenis-Jenis Katalis Secara umum katalis dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu katalis homogen.  Biokatalis Biokatalis adalah katalis yang memiliki keunggulan sifat (aktivitas tinggi.Enzim lipase 10 . asam (HCl. Katalis heterogen secara umum berbentuk padat dan banyak digunakan pada reaktan berwujud cair atau gas. CaO. tidak dapat diperoleh kembali setelah dipakai. Contoh-contoh dari katalis heterogen adalah zeolit. dan resin penukar ion. katalis heterogen meningkatkan kemurnian hasil karena reaksi samping dapat dieliminasi. reaksi dari spesi-spesi yang teradsorpsi menghasilkan prodduk-produk reaksi. Selain itu. transport produk menjauhi katalis. serta dapat digunakan berulangkali dalam jangka waktu yang lama. tidak bersifat korosif. KOH). sehingga peralatan lebih kompleks dan diperlukan pemisahan antara produk dan katalis. dan resin penukar ion. operasi pada fase cair dibatasi pada kondisi suhu dan tekanan. selektivitas dan spesifitas) sehingga dapat dapat membantu proses–proses kimia kompleks pada kondisi lunak dan ramah lingkungan. yaitu: Transport reaktan ke katalis. deadsorpsi produk dari katalis. interaksi reaktan-raktan dengan katalis (adsorpsi). Keuntungan dari katalis heterogen adalah ramah lingkungan. seperti basa (NaOH. CaO. Selain itu katalis homogen juga umumnya hanya digunakan pada skala laboratorium ataupun industri bahan kimia tertentu. Mekanisme katalis heterogen melalui lima langkah. Kelemahannya antara lain sangat mahal. Contoh dari katalis homogen yang biasanya banyak digunakan dalam produksi biodiesel. mudah terhambat.  Katalis Heterogen. sulit dilakukan secara komersil. mudah dipisahkan dari produk dengan cara filtrasi.2. heterogen dan biokatalisis (katalis enzim):  Katalis homogen Katalis homogen merupakan katalis yang mempunyai fasa sama dengan reaktan dan produk. Penggunaan katalis homogen ini mempunyai kelemahan yaitu: mencemari lingkungan dan tidak dapat digunakan kembali. Katalis heterogen merupakan katalis yang fasanya tidak sama dengan reaktan dan produk. H2SO4).

Dalam pengembanganya katalis cair dapat digantikan dengan katalis padat seperti asam padat seperti zeolit. recicle. serta mensintesis bentuk ester dari gliserol dan asam lemak rantai panjang seperti halnya minyak goreng dan jelantah. Keuntungan penggunaan katalis heterogen adalah katalisnya dapat dipisahkan dengan penyaringan dari produk bila reaksi telah selesai. dan digantikan kembali. Ikatan antara produk baru dan katalis lebih lemah sehingga akhirnya terlepas  Prinsip kerja katalis heterogen Penggunaan katalis heterogen biasanya pada suhu dan tekanan tinggi. Zeolit juga dapat digunakan sebagai katalis heterogen untuk pembuatan biodiesel.Selain itu.Pemilihan katalis atau pengembangan katalis perlu dipertimbangkan untuk mendapatkan efektivitas dalam pemakaian. maka reaksi tersebut dikatakan berkatalisis dengan fasa padat sebagai katalisnya. 3. menghidrolisis. Banyak reaksi-reaksi kimia fasa cair maupun gas yang hanya dapat berlangsung pada permukaan padatan.Contoh sederhana katalisis heterogen adalah katalis menyediakan suatu permukaan dimana pereaksipereaksi (atau substrat) untuk sementara terjerap.atau enzim pemecah lemak dipakai dalam reaksi pembuatan biodiesel. Katalisis heterogen adalah katalis yang ada dalam fase berbeda dengan pereaksi dalam reaksi yang dikatalisinya. sehingga proses dapat berlangsung lebih cepat dan biaya produksi dapat 11 . Banyak proses industri yang menggunakan katalis heterogen.Enzim itu dapat mengatalisis. Umumnya katalis heterogen berupa zat padat yang terdiri dari logam atau oksida logam. dan lain-lain.Ikatan dalam substrat-substrat menjadi lemah sehingga memadai terbentuknya produk baru. clay. Katalis Heterogen  Pengertian Katalis Heterogen Reaksi heterogen adalah reaksi yang berlangsung dalam suatu sistem yang heterogen.Keuntungannya adalah dapat di recovery. Karena sifat reaksinya hanya bergantung pada fasa padat. yaitu sistem yang di dalamnya terdapat dua atau lebih fasa.

dikurangi. energi pengaktifan yang tinggi dan terbentuknya zat Namun. maka AC terbentuk cepat dan seketika itu juga AC bereaksi dengan B membentuk senyawa ABC. Gaya tarik menarik antara atom logam dengan molekul gas dapat memperlemah ikatan kovalen pada molekul gas. Ikatan atara produk dan katalis lebih lemah. Beberapa logam ada yang dapat mengikat cukup banyak molekul-molekul gas pada permukannya. dan bahkan dapat memutuskan ikatan itu. A + B → AB (reaksi lambat) Bila tanpa katalis diperlukan AB lambat. sehingga reaksi berlangsung dengan cepat. Sesuai reaksi ABC → AB + C (reaksi cepat) 12 . misalnya : 2 KClO3 (g) → 2KCl (s) + 3 O2 (g) arang 2 HCl(g) H2 (g) + Cl2 (g) Secara umum proses suatu reaksi kimia dengan penambahan katalis dapat dijelaskan sebagai berikut. Suatu reaksi yang menggunakan katalis disebut reaksi katalis dan prosesnya disebut katalisme. Pd dan V. Energi pengaktifan reaksi ini rendah sehingga dengan cepat terbentuk ABC yang kemudian mengurai menjadi AB dan C. Satu contoh sederhana untuk katalisis heterogen yaitu bahwa katalis menyediakan suatu permukaan di mana pereaksi-pereaksi (atau substrat) untuk sementara terjerap. Katalis dapat bekerja dengan membentuk senyawa antara atau mengabsorpsi zat yang direaksikan. Cara kerjanya yaitu dengan menempel pada bagian substrat tertentu dan pada akhirnya dapat menurunkan energi pengaktifan dari reaksi. dengan adanya katalis C. misalnya Ni. sehingga akhirnya terlepas. AC + B → ABC (reaksi cepat). maka terjadilah reaksi : A + C → AC (reaksi cepat) Energi pengaktifan diturunkan. Pt. Sehingga katalis dapat meningkatkan laju reaksi. Zat A dan zat B yang direaksikan membentuk zat AB dimana zat C sebagai katalis. Ikatan dalam substrat-substrat menjadi sedemikian lemah sehingga memadai terbentuknya produk baru. sementara katalis itu sendiri tidak mengalami perubahan kimia secara permanen.

4. Adsorpsi reaktan pada permukaan katalis. yaitu katalis positif (katalisator) yang berfungsi mempercepat reaksi. 6. Disosiasi molekul di permukaan 4. Adsorpsi dari fase gas 2. Mekanisme Katalis menurut Langmuir – Hinshelwood Pada mekanisme menurut Langmuir-Hinshelwood. Reaksi difusi reaktan pada permukaan katalis. Mekanisme nya: 1. 5. Reaksi dalam lapisan adsorpsi. Akibatnya molekul gas yang teradsorpsi pada permukaan logam ini menjadi lebih reaktif daripada molekul gas yang tidak terabsorbsi. 4. yang banyak dimanfaatkan untuk mengkatalisis reaksi-reaksi gas. Abfusi pada produk keluar dari permukaan katalis A.laju reaksi heterogen dikendalikan oleh reaksi molekul teradsorpsi. dan membuat orientasi molekul sesuai untuk terjadinya tumbukan. Desorpsi produk reaksi dari permukaan katalis. 3. Katalis positif berperan menurunkan energi pengaktifan. Mekanisme Katalis Heterogen Adapun mekanisme reaksi katalisis heterogen secara umum adalah sebagai berikut: 1. Prinsip ini adalah kerja dari katalis heterogen. Desorpsi ke fase gas 3. dan katalis negatif (inhibitor) yang berfungsi memperlambat laju reaksi. Reaksi antara molekul teradsorpsi 13 . dan bahwa semua adsorpsi dan tekanan desorpsi berada dalam kesetimbangan. Difusi molekul reaktan ke permukaan katalis 2.Ada dua macam katalis.

Mekanisme : Mekanisme katalis heterogen menurut Langmuir-Hinshelwood 14 .

C2H4 + H2 → C2H6 Pada katalis tembaga N2O + H2 → N2 + H2O pada katalis Platina C2H4 + ½ O2 → CH3CHO pada katalis Paladium CO + OH → CO2 + H+ + e.pada katalis Platina 15 .Mekanisme C2H4 + H2 → C2H6 Pada katalis tembaga Contoh reaksi dengan mekanisme Langmuir-Henshelwood : • • • • • • 2 CO + O2 → 2 CO2 pada katalis Platina CO + 2H2 → CH3OH pada katalis ZnO.

2008). Isotherm Langmuir : Isoterm adsorbsi adalah hubungan yang menunjukkan distribusi adsorben antara fase teradsorbsi pada permukaan adsorben dengan fase ruah kesetimbangan pada temperatur tertentu. 16 . Ada tiga jenis hubungan matematik yang umumnya digunakan untuk menjelaskan isoterm adsorbsi (anonim.

Isoterm Langmuir ini berdasarkan asumsi bahwa : a. b. Semua proses adsorbsi dilakukan dengan mekanisme yang sama. Hanya terbentuk satu lapisan tunggal saat adsorbsi maksimum. Adsorben mempunyai permukaan yang homogen dan hanyadapat mengadsorbsi satu molekul untuk setiap molekul adsorbennya. kesetimbangannya : A(g) + S ⇌ AS A S AS = gas adsorbat = sisi terbuka di permukaan = molekul terserap dari A atau sisi tertutup di permukaan Konstanta kesetimbangannya : K  dengan : xAS xs P = fraksi mol tertutup di permukaan = fraksi mol sisi terbuka di permukaan = tekanan gas x AS xs P Namun xAS lebih umum digunakan . sehingga xs = (1-) dan persaman sebelumnya menjadi: Kp   1 17 . c. Tidak ada interaksi antara molekulmolekul yang terserap. Jika adsorbatnya gas. molekul teradsorbsi tidak inert dan mekanisme adsorbsi pada molekul pertama asangat berbeda dengan mekanisme pada molekul terakhir yang teradsorpsi. biasanya asumsi-asumsi sulit diterapkan karena hal-hal berikut : selalu ada ketidaksempurnaan pada permukaan. Langmuir mengemukakan bahwa mekanisme adsorpsi yang terjadi adalah sebagai berikut : Proses adsorbsi dapat dijelaskan melalui proses kimia. Namun.

2. Disosiasi molekul di permukaan 4. Proses difusi molekul reaktan kepermukaan atau difusi pada produk desorpsi merupakan proses yang paling lambat dan tidak dapat ditentukan kecuali pada penentuan proses teknik yang melibatkan penyerapan katalis. Reaksi antara gas dan molekul teradsorpsi Contoh reaksinya : A2 + 2B = 2AB Mekanisme Eley-Rideal : A2 + * = A2* A2* + * = 2A* A* + B = AB + * 18 . Bila dikonversikan ke persamaan sebelumnya menjadi : 1 1 1   m b bKp Dengan memplotkan 1/m dengan 1/p harga k dan b bisa ditentukan dari nilai slope dan interseptnya. Adsorpsi dari fase gas Difusi adalah peristiwa mengalirnya / berpindahnya suatu zat dalam pelarut dari bagian berkonsentrasi tinggi ke bagian berkonsentrasi rendah. m akan sebanding dengan  untuk adsorbent tetentu sehingga m = b. Desorpsi ke fase gas 3. Mekanisme katalis menurut Eley-Rideal : 1. B. Untuk mencari harga  :  Kp 1  Kp Jumlah substansi terserap.Persamaan ini terkenal disebut isoterm Langmuir dengan K = konstanta kesetimbangan untuk adsorpsi. Reaksi antara molekul teradsorpsi 5.

Molekul hidrogen juga teradsorpsi ke permukaan nikel. sehingga akan membentuk produk sampingan karbon dioksida dan air.) → H2O + CO 2NH3 + 1½ O2 (ads.  Untuk mekanisme Eley-Rideal: Laju akan meningkat dengan meningkatkan cakupan sampai permukaan benar-benar tertutup oleh A * Hal ini terjadi karena langkah B+*=B* tidak dapat melanjutkan bila A * blok semua situs.) → N2 + 3H2O on a platinum catalyst C2H2 + H2 (ads. Adsorpsi disosiatif oksigen kemungkinan akan terjadi.Ikatan rangkap antara atom karbon terputus dan elektron yang digunakan untuk obligasi ke permukaan nikel.  Contoh katalisis heterogen CH2 = CH2 + H2 → CH3 .where the last step is the direct reaction between the adsorbed molecule A* and the gasmolecule B.) → C2H4 on nickel or iron catalysts  Untuk mekanisme Langmuir-Hinshelwood: Lajuakan melalui maksimal dan berakhir di nol. Contoh reaksi dengan mekanisme Eley-Rideal :  C2H4 + ½ O2 (adsorbed) → H2COCH2 .Ketika ini terjadi.    CO2 + H2(ads. ketika permukaan benar-benar tertutup oleh A *. molekul hidrogen yang rusak 19 . Kuncinya adalah bahwa langkah B + * = B memerlukan situs gratis.CH3 katalis Ni Molekul etena yang teradsorpsi pada permukaan nikel.

Jika atom hidrogen berdifusi dekat dengan salah satu karbon terikat. salah satu atom hidrogen membentuk ikatan dengan atom karbon. dan tujuan itu juga istirahat bebas.menjadi atom. dan akhirnya hal yang sama akan terjadi di ujung lain. Saat ini sudah ada ruang di permukaan nikel untuk molekul reaktan baru untuk pergi melalui seluruh proses lagi. ikatan antara karbon dan nikel digantikan oleh satu antara karbon dan hidrogen. Seperti sebelumnya. 20 .Ini dapat bergerak pada permukaan nikel.Itu akhir etena asli sekarang istirahat bebas dari permukaan.

BAB III PENUTUP 1. Kesimpulan 21 .

1994.undip.DAFTAR PUSTAKA          Atkins. 1989.files. Makalah pengabdian pada masyarakat : Pengaruh katalisator terhadap Laju reaksi. PW.ed.wordpress. 6th.web. Physical Chemistry.edu/utama/bahanajar/kuliah_web/2009/0706704/mekanisme%20katalisis. Jakarta : Erlangga Widjajanti. html http://budisma.id/materi/sma/kimia-kelas-xi/aplikasi-penerapan-kecepatan-reaksi/ http://duniakimianana.ac.com 2 2 5 bp-bab-xi-4-laju-reaksi-rev.upi. Yogyakarta : Yogyakarta University Press handoet.com/2013/04/21/katalis/ http://id.id/staf/istadi/files/2010/03/katalis2. Endang.wordpress.net/katalisis/enzim/reaksi-kimia-2624987.html http://tekim.prmob.pdf 22 . Oxford : Oxford University Press Keenan. Kimia Untuk Universitas. 2005.doc http://kimia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful