By. Meilitha Carolina, S. Kep.

Ns

BERPIKIR

WHO’S CRITICAL THINKING .

berikan contoh konkrit!  Bagaimana berpikir dalam proses pembelajaran.QUESTION IS:  Mengapa kita harus berpikir. berikan contohnya! Mengapa berpikir kritis diperlukan dalam kehidupan sehari-hari! Mengapa seseorang yang berpikir kritis harus memiliki sikap empati! .berikan     contohnya! Mengapa sebagai seorang perawat kita harus memiliki “critical thinking”! Bagaimana konsep penerapan dan model berpikir kritis dalam keperawatan.

Aktivitas mencari ide/gagasan dengan menggunakan berbagai ringkasan yang masuk akal Suatu proses sensasi.persepsi dan memori/ingatan...serta adanya suatu penarikan kesimpulan yang disertai proses pemecahan masalah .THINKHING is.berpikir menggunakan lambang (visual/gambar).

.. .TEKNIK BERPIKIR.

PROSES BERPIKIR Pembentukan pengertian/konsep Pembentukkan pendapat Penarikan kesimpulan .

PROSES INTERNALISASI DALAM BELAJAR Input Otak manusia (memori) Output Short term memory Long term memory Penerimaan stimulus Pengolahan dan penyimpanan Proses belajar individual Proses pembelajaran .

. pendapat.prinsip. 1988)  Teknik berpikir yang melatih kemampuan dalam mengevaluasi atau melakukan penilaian secara cermat tentang tepat-tidaknya/ layak-idaknya suatu gagasan.  Proses berpikir kognitif yg mencakup penilaian dan analisis scr rasional ttg semua informasi.BERPIKIR KRITIS  Pengujian secara rasional terhadap ide-ide. kemudian merumuskan kesimpulan dan mengambil suatu keputusan. kepercayaan dan tindakan (Bandman. ide yg ada. masukan. masalah. pendapat. kesimpulan. pemikiran.

baik dalam membawa ide-ide atau informasi baru maupun dalam sikap menerima adanya ide-ide bari dari orang lain  Outside materialmenggunakan pengalamannya sendiri atau bahan-bahan yg diterimanya dari perkuliahan (reference) .ASPEK PERILAKU BERPIKIR KRITIS  Relevanceketerkaitan dari pernyataan yg dikemukakan  Importancepenting/tidak isu atau pokok pikiran yg dikemukakan  Noveltykebaruan dari isi pikiran.

 Ambiguty clarifiedmencari penjelasan atau informasi lebih lanjut jika dirasa ada ketidakjelasan  Linking ideassenantiasa menghubungkan fakta.ide atau pandangan sreta mencari data baru dari infomasi yg berhasil dikumpulkan  Justificationmemberi bukti-bukti.atau justifikasi terhadap suatu solusi atau kesimpulan yg diambilnya  Critical assesmentmelakukan evaluasi thdp setiap kontribusi/masukan yg datang dari dalam dirinya maupun dari orla .contoh.

 Practical utilityide-ide baru yg dikemukakan sll dilihat pula dari sudut kepraktisan/kegunaannya dalam penerapan  Width of understandingdiskusi yg dilaksanakan sennatiasa bersifat meluaskan isi atau materi diskusi .

KEGIATAN PERILAKU BERPIKIR KRITIS:  Berpusat pada pertanyaan (focus on question)  Analisis argumen (analysis arguments)  Bertanya dan menjawab pertanyaan untuk klarifikasi (ask and answer of clarification and or challenge)  Evaluasi kebenaran dari sumber informasi (evaluating the credibility source of information) .

MODEL BERPIKIR KRITIS Tk.1 Dasar Pengetahuan dasar yg spesifik Pengalaman Kompetensi Sikap Standart .2 Kompleks Tk.3 Komitmen Tk.

TINGKATAN BERPIKIR KRITIS  Tingkat Dasarseseorang memepunyai kewenangan untuk menjawab setiap masalah dengan benar bdsrkan kenyataan yg terjadi berpegang pd berbagai aturan/prinsip yg berlaku  Tingkat Komplekss’org akan lebih mengakui banyaknyaperbedaan pandangan dan persepsi. pengalaman dapat membantu s’org menambah kemampuannya utk menerima pendapat orang lain kemudian menganalisis dan menguji alternatif scr mandiri dan sistematis .

Kematangan seorang perawat akan tampak dalam memberikan pelayanan dengan baik. lebih inovatif dan lebih tepat guna bagi perawatan klien. . Tingkat Komitmenperawat sudah memilih tindakan apa yg akan dilakukan berdasarkan hasil identifikasi dari berbagai alternatif pada tingkat kompleks.

mlkkn wwncr.pemfis dan membuat keputusan utk mlkkn prwtn thdp mslh kesehatan klien.  3. PengalamanPengalaman perawat dlm praktik klinik akan memepercepat proses berpikir kritis karena b.kemanusiaan dan ilmu keperawatan dasar  2.KOMPONEN BERPIKIR KRITIS  1.keterampilan dan sikap kerja ssi unjuk kerja yg dipersyaratkan . Pengetahuan dasar spesifikmeliputi teori dan informasi dari ilmu-ilmu pengetahuan.d kliennya.observasi. Kompetensikemampuan individuual yg dibutuhkan utk mengerjakan suatu tugas/pekerjaan yg dilandasi pengetahuan.

SIKAP DALAM BERPIKIR KRITIS  Berpikir mandiri  Rendah hati  Berani  Keutuhan/integritas  Ketekunan  Empati  Tanpa prasangka/wajar  Eksplorasi pikiran dan perasaan .

spesifik)  Otonomi berpikir  Terbuka (adekuat. Standart Intelektual  Rasional (jelas.logis)  Reflektif (tepat.konsisten)  Menyelidik (luas.adil)  Mengevaluasi (lengkap)  Kreatif .akurat.masuk akal.STANDART/KARAKTERISTIK BERPIKIR KRITIS 1.reevan.

2. Sandart Profesional  Kode etik perawat  Standart praktik profesional  Standart kinerja profesional .

TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA SEMOGA BERMANFAAT .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful