P. 1
Pelaksanaan Otonomi Daerah Di Indonesia

Pelaksanaan Otonomi Daerah Di Indonesia

|Views: 592|Likes:

More info:

Published by: Ardhitya Adi Pratama Kukuh on May 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/12/2014

pdf

text

original

Pendidikan Kewarganegaraan

Pelaksanaan Otonomi Daerah Di Indonesia
Oleh Cikha Farahdiba Iman

Dengan mendampingkan kata otonomi dengan kata daerah. Otonomi dengan demikian berarti mengurus rumah tangga sendiri. maka istilah “mengurus rumah tangga sendiri” mengandung makna memperoleh kekuasaan dari pusat dan mengatur atau menyelenggarakan rumah tangga pemerintahan daerah sendiri. .. yaitu auto berarti sendiri. nomos berarti rumah tangga atau urusan pemerintahan.Pendidikan Kewarganegaraan Apa Otonomi Daerah.?? Otonomi berasal dari 2 kata.

. daerah justru mengalami proses pemiskinan yang luar biasa. mendorong prakarsa dan peran serta masyarakat dalam proses pemerintahan dan pembangunan. banyak daerah yang optimis bakal bisa mengubah keadaan yang tidak menguntungkan tersebut. .Pendidikan Kewarganegaraan Bagaimana Pelaksanaan Otonomi Daerah Di Indonesia.?? Tujuan pemberian otonomi kepada daerah sangat baik. Pada masa lalu. Alih-alih mendapatkan manfaat dari pembangunan. Dengan kewenangan yang didapat daerah dari pelaksanaan Otonomi Daerah. yaitu untuk memberdayakan daerah. pengerukan potensi daerah ke pusat terus dilakukan dengan dalih pemerataan pembangunan. termasuk masyarakatnya.

Jawa Tengah.Pendidikan Kewarganegaraan Daerah yang sukses melaksanakan otonomi daerah contohnya adalah : • Di Kabupaten Wonosobo. • Di Gorontalo. Aturan itu ditetapkan pada bulan Oktober yang memungkinkan bupati mengeluarkan izin kepada masyarakat untuk mengelola hutan milik negara dengan cara yang berkelanjutan. Kedua contoh di atas menggambarkan bahwa pelaksanaan Otonomi Daerah dapat membawa dampak positif bagi kemajuan suatu daerah. Kedua contoh diatas dapat terjadi berkat adanya Otonomi Daerah di daerah terebut. masyarakat nelayan di sana dengan bantuan LSM-LSM setempat serta para pejabat yang simpatik di wilayah provinsi baru tersebut berhasil mendapatkan kembali kontrol mereka terhadap wilayah perikanan tradisional/adat mereka. . masyarakat lokal dan LSM yang mendukung telah berkerja sama dengan dewan setempat untuk merancang suatu aturan tentang pengelolaan sumber daya kehutanan yang bersifat kemasyarakatan (community-based). Sulawesi.

Kekurang siapan daerah-daerah menjadi kunci gagalnya pelaksanaan otonomi daerah. dampak negatif dari otonomi daerah juga dapat timbul karena adanya berbagai penyelewengan dalam pelaksanaan Otonomi Daerah tersebut. o Penggunaan dana anggaran yang tidak terkontrol o Rusaknya Sumber Daya Alam o Bergesernya praktik korupsi dari pusat ke daerah o Pemerintahan kabupaten juga tergoda untuk menjadikan sumbangan yang diperoleh dari hutan .Pendidikan Kewarganegaraan Namun kenyataanya Indonesia belum mampu mengadakan otonomi daerah. Selain karena kurangnya kesiapan daerah-daerah yang tidak kaya akan sumber daya dengan berlakunya otonomi daerah. Hal ini dibuktikan hanya beberapa daerah saja yang sukses menjalankan otonomi daerah. Berbagai penyelewengan dalam pelaksanan otonomi daerah sehingga pelaksanaannya gagal adalah : o Adanya kecenderungan pemerintah daerah untuk mengeksploitasi rakyat melalui pengumpulan pendapatan daerah.

5. 4. 3. Manusia selaku pelaksana dari Otonomi Daerah harus merupakan manusia yang berkualitas. wajib diberlakukan penerapan Otonomi Daerah yang efektif memiliki beberapa syarat yang sekaligus merupakan faktor yang sangat berpengaruh bagi keberhasilan Otonomi Daerah..Pendidikan Kewarganegaraan Bagaimana Cara Mengoptimalkan Pelaksanaan Otonomi Daerah. Prasarana. sarana dan peralatan harus tersedia dengan cukup dan memadai. yaitu: 1. Keuangan sebagai sumber biaya dalam pelaksanaan Otonomi Daerah harus tersedia dengan cukup. Organisasi dan manajemen harus baik. 2. Serta peningkatan Sumber Daya Manusia .?? Karena ketidaksiapan dan terjadi banyak penyelewengan dalam pelaksanaan otonomi daerah.

Secara keseluruhan. Walaupun di daerah Wonosobo dan Gorontalo terdapat contoh nyata keberhasilan pelaksanaan Otonomi Daerah. . dapat kita ambil kesimpulan bahwa pelaksanaan Otonomi Daerah di Indonesia masih belum optimal. tetapi kedua daerah tersebut hanya merupakan contoh keberhasilan kecil dari pelaksanaan Otonomi Daerah di Indonesia. pelaksanaan Otonomi Daerah di tempat-tempat lain di seluruh pelosok Indonesia masih belum dapat berjalan dengan optimal. Belum optimalnya pelaksanaan Otonomi Daerah antara lain disebabkan karena adanya berbagai macam penyelewengan yang dilakukan oleh berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Otonomi Daerah di daerah-daerah otonom.Pendidikan Kewarganegaraan Kesimpulan Berdasarkan uraian diatas.

sangat penting sekali untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia karena inilah kunci penentu dari berhasil tidaknya pelaksanaan Otonomi Daerah di Indonesia. Oleh karena itu.Pendidikan Kewarganegaraan Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan pelaksanaan Otonomi Daerah. tetapi hal yang paling penting yang harus dilakukan untuk meningkatkan pelaksanaan Otonomi Daerah itu adalah dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia sebagai pelaksana dari Otonomi Daerah tersebut. Sumber Daya Manusia yang berkualitas merupakan subjek dimana faktor-faktor lain yang ikut menentukan keberhasilan dalam pelaksanaan Otonomi Daerah ini bergantung. .

Terima Kasih  .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->