TUGAS SEJARAH FISIKA PEPER FISIKA PERCOBAAN RUTHERFORD

Diisusun Oleh : Rizi Parfitasari K231071

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA 2011 B FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2013

atom terdiri dari materi bermuatan positif dan di dalamnya tersebar elektron bagaikan kismis dalam roti kismis. berdaya tembus besar sehingga dapat menembus lembaran tipis kertas. yaitu partikel yang bermuatan positif dan bergerak lurus. Menurut Thomson. Pada tahun 1803 barulah John Dalton menempatkan konsep atom secara kokoh menjadi konsep pokok keilmuan kimia. Selanjutnya Rutherford bersama dua orang muridnya (Hans Geigerdan dan Ernerst Masreden) melakukan percobaan yang dikenal dengan hamburan sinar alfa (λ) terhadap lempeng tipis emas. jika suatu materi dibagi dan dibagi lagi maka pada akhirnya akan diperoleh partikel terkecil yang tidak dapat dibagi lagi. Percobaan tersebut sebenarnya bertujuan untuk menguji pendapat Thompson. partikel kecil tersebut disebut atom (a = tidak .1 Model atom rutherford . yakni apakah atom itu betul-betul merupakan bola pejal yang positif yang bila dikenai partikel alfa akan dipantulkan atau dibelokkan. Dengan berdasar teori ilmuwan lainnya seperti Sir Humphry Davy yang membuktikan bahwa gas menjadi penghantar listrik yang lebih baik pada tekanan rendah.Thomson pada sekitar tahun 1890-an mencoba melakukan percobaan untuk mencari jalan keluar masalah tersebut. Sebelumya telah ditemukan adanya partikel alfa.J.PERCOBAAN DAN MODEL ATOM RUTHERFORD Pada awalnya gagasan tentang atom dikemukakan oleh Demokritus dan Leukipos. maka J. tomos = terbagi). Thomson pun melakukan percobaan menggunakan tabung sinar katoda. Gambar 1. Setelah teori atom Dalton dinyatakan gugur karena ada pertanyaan yang belum bisa dijawab olehnya. Mereka menganggap bahwa pembagian materi bersifat diskontinu.

didapatkan fakta bahwa apabila partikel alfa ditembakkan pada lempeng emas yang sangat tipis. Model atom Rutherford mengatakan bahwa atom terdiri dari inti yang bermassa masif dan cenderung diam (jika dibandingkan oleh gerak elektron. Partikel tersebut merupakan partikel yang menyusun suatu inti atom.Dari pengamatan mereka. dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif. diperoleh beberapa kesimpulan bahwa atom bukan merupakan bola pejal. Gambar 1. Berdasarkan fakta-fakta yang didapatkan dari percobaan tersebut. Berdasarkan gejala-gejala yang terjadi.2 Model atom rutherford . berdasarkan fakta bahwa 1 dari 20. namun tidak benar-benar diam tak bergerak) dikelilingi oleh elektron-elektron. maka sebagian besar partikel alfa diteruskan (ada penyimpangan sudut kurang dari 1°). maka di dalam atom emas terdapat partikel yang sangat kecil yang bermuatan positif. Model Atom Rutherford menyatakan bahwa Atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif. Bila perbandingan 1:20. tetapi dari pengamatan Marsden diperoleh fakta bahwa satu diantara 20. Model atom Rutherford ini (untuk sementara) dapat menjelaskan terjadinya peristiwa hamburan Rutherford.000 lebih kecil daripada ukuran atom keseluruhan. Ini dapat dibayangkan seperti tatasurya dimana inti atom sebagai matahari dengan elektron-elektron sebagai planet yang berputar mengelilinginya. karena hampir semua partikel alfa diteruskan. maka didapatkan ukuran inti atom kira-kira 10.000 partikel alfa akan dibelokkan. Rutherford mengusulkan model atom yang dikenal dengan Model Atom Rutherford yang berhasil memperbaiki model atom Thompson. Jika lempeng emas tersebut dianggap sebagai satu lapisan atom-atom emas.000 partikel alfa akan membelok sudut 90° bahkan lebih.000 merupakan perbandingan diameter.

Namun atom Rutherford juga memiliki kelebihan yaitu Membuat hipotesa bahwa atom tersusun dari inti atom dan elektron yang mengelilingi . Sehingga muncullah teori tentang model atom berikutnya yaitu model atom Bohr. yakni : menurut fisika klasik. Kelemahan berikutnya adalah model atom Rutherford belum mampu menjelaskan spektrum garis pada atom Hidrogen. elektron yang bergerak mengelilingi inti lama-kelamaan akan kehabisan energi karena tmemancarkan gelombang elektromagnetik dan pada akhirnya ‘jatuh’ ke inti. sehingga model atom Rutherford belum mampu menjelaskan keberadaan elektron juga mekanisme rotasinya terhadap inti atom. Energi elektron juga menjadi tidak stabil karena memancarkan gelombang EM ketika bergerak. ditemukan adanya kelemahan model atom Rutherford.Namun belakangan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful