BAB II PEMBAHASAN 1.

Ideologi Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa Ideologi(mabda’) adalah pemikiran yang mencakup konsepsi mendasar tentang kehidupan dan memiliki metode untuk merasionalisasikan pemikiran tersebut berupa fakta, metode menjaga pemikiran tersebut agar tidak menjadi absurd dari pemikiran-pemikiran yang lain dan metode untuk menyebarkannya. Sehingga dalam Konteks definisi ideologi inilah tanpa memandang sumber dari konsepsi Ideologi, maka Islam adalah agama yang mempunyai kualifikasi sebagai Ideologi dengan padanan dari arti kata Mabda’ dalam konteks bahasa arab. Apabila kita telusuri seluruh dunia ini, maka yang kita dapati hanya ada tiga ideologi (mabda’). Yaitu Kapitalisme, Sosialisme termasuk Komunisme, dan Islam. Untuk saat ini dua mabda pertama, masing-masing diemban oleh satu atau beberapa negara. Sedangkan mabda yang ketiga yaitu Islam, saat ini tidak diemban oleh satu negarapun, melainkan diemban oleh individu-individu dalam masyarakat. Sekalipun demikian, mabda ini tetap ada di seluruh penjuru dunia. Sumber konsepsi ideologi kapitalisme dan Sosialisme berasal dari buatan akal manusia, sedangkan Islam berasal dari wahyu Allah SWT (hukum syara’). Ibnu Sina mengemukakan masalah tentang ideologi dalam Kitab-nya "Najat", dia berkata: "Nabi dan penjelas hukum Tuhan serta ideologi jauh lebih dibutuhkan bagi kesinambungan ras manusia, dan bagi pencapaian manusia akan kesempurnaan eksistensi manusiawinya, ketimbang tumbuhnya alis mata, lekuk tapak kakinya, atau hal-hal lain seperti itu, yang paling banter bermanfaat bagi kesinambungan ras manusia, namun tidak perlu sekali." 2. IDEOLOGI LIBERALISME Liberalisme atau Liberal adalah sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan dan persamaan hak adalah nilai politik yang utama. Secara umum, liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Paham liberalisme menolak adanya pembatasan, khususnya dari pemerintah dan agama.Dalam masyarakat modern, liberalisme akan dapat tumbuh dalam sistem demokrasi, hal ini dikarenakan keduanya sama-sama mendasarkan kebebasan mayoritas. Ada tiga hal yang mendasar dari Ideolog Liberalisme yakni Kehidupan, Kebebasan dan Hak Milik (Life, Liberty and Property). Dibawah ini, adalah nilai-nilai pokok yang bersumber dari tiga nilai dasar Liberalisme tadi:

(The Emphasis of Individual)[2]  Negara hanyalah alat (The State is Instrument). Terlepas dari itu semua.( Treat the Others Reason Equally.[2]  Yang menjadi pemusatan kepentingan adalah individu. dapat memenuhi dirinya sendiri.)  Pemerintah harus mendapat persetujuan dari yang diperintah.(Government by the Consent of The People or The Governed)  Berjalannya hukum (The Rule of Law). sosial. hal ini (persamaan kesempatan) adalah suatu nilai yang mutlak dari demokrasi. Di dalam ajaran Liberal Klasik. keunggulan / kelebihan ideologi liberalisme : 1.  Dengan adanya pengakuan terhadap persamaan manusia. Bahwa manusia mempunyai kesempatan yang sama. Kesempatan yang sama. Dalam pandangan ini. sosial. Hal ini disebabkan karena pandangan filsafat dari John Locke (1632 – 1704) yang menyatakan bahwa semua pengetahuan itu didasarkan pada pengalaman. sehingga dalam menggunakan persamaan kesempatan itu akan berlainan tergantung kepada kemampuannya masing-masing. ditekankan bahwa masyarakat pada dasarnya dianggap. harus ada patokan terhadap hukum tertinggi (Undang-undang). Pemerintah tidak boleh bertindak menurut kehendaknya sendiri. kebudayaan dan kenegaraan dilakukan secara diskusi dan dilaksanakan dengan persetujuan – dimana hal ini sangat penting untuk menghilangkan egoisme individu. ekonomi.  Dalam liberalisme tidak dapat menerima ajaran dogmatisme (Refuse Dogatism). dan negara hanyalah merupakan suatu langkah saja ketika usaha yang secara sukarela masyarakat telah mengalami kegagalan. Negara itu sebagai suatu mekanisme yang digunakan untuk tujuan-tujuan yang lebih besar dibandingkan negara itu sendiri. Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarkat dalam mengatur kegiatan ekonomi. Terhadap hal asasi manusia yang merupakan hukum abadi dimana seluruh peraturan atau hukum dibuat oleh pemerintah adalah untuk melindungi dan mempertahankannya. Namun karena kualitas manusia yang berbeda-beda. persamaan dimuka umum. di dalam segala bidang kehidupan baik politik. ekonomi dan kebudayaan. Maka untuk menciptakan rule of law. (Hold the Basic Equality of All Human Being). Fungsi Negara adalah untuk membela dan mengabdi pada rakyat. maka dalam setiap penyelesaian masalah-masalah yang dihadapi baik dalam kehidupan politik. dan persamaan sosial. kebenaran itu adalah berubah. dimana setiap orang mempunyai hak yang sama untuk mengemukakan pendapatnya. tetapi harus bertindak menurut kehendak rakyat. .

Hal ini mendorong partisipasi masyarakat dalam perekonomian. pemerintah sulit untuk mengadakan dan memberikan kontrol. 3. Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari keuntungan 6. Menghasilkan barang-barang bermutu tinggi. 4. Pemilik sumber daya produksi mengeksploitasi golongan pekerja. Karena penyelenggaran pers dilakukan oleh pihak swasta. Penganut paham ini berasal dari Manifest der . Sulit melakukan pemerataan pendapatan. Sehingga pers sebagai media komunikasi dan media masa sangat efektif menciptakan image dimasyarakat sesuai misi kepentingan mereka. Masyarakat dapat memilih partai politik tanpa ada gangguan dari siapapun. baik ditujukan kepada perseorangan lembaga atau pemerintah. IDEOLOGI KOMUNIS Komunisme adalah sebuah ideologi. 2. Sering muncul monopoli yang merugikan masyarakat. 5. sehingga yang kaya makin kaya. Karena persaingan bersifat bebas. Berita-berita ataupun ulasan yang dibuat dalam media massa dapat mengandung kritik-kritik tajam. Kontrol sosial dalam sistem pers liberal berlaku secara bebas. Sedangkan golongan pekerja hanya menerima sebagian kecil dari pendapatan.Masyarakat tidak perlu menunggu komando dari pemerintah. yang miskin makin miskin. karena barang yang kurang bermutu tidak akan laku di pasar. 4. 3. Timbul persaingan untuk maju karena kegiatan ekonomi sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat. 7. Kelemahan ideologi liberalisme : 1. pendapatan jatuh kepada pemilik modal atau majikan. Setiap individu bebas untuk memiliki sumber-sumber daya produksi. 3. Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi budaya oleh individu yang sering terjadi 5. 2.

pengorganisasian. Komunisme memperkenalkan penggunaan sistem demokrasi keterwakilan yang dilakukan oleh elit-elit partai komunis oleh karena itu sangat membatasi langsung demokrasi pada rakyat yang bukan merupakan anggota partai komunis karenanya dalam paham komunisme tidak dikenal hak perorangan sebagaimana terdapat pada paham liberalisme. Komunisme sebagai anti-kapitalisme menggunakan sistem partai komunis sebagai alat pengambil alihan kekuasaan dan sangat menentang kepemilikan akumulasi modal pada individu. dan pengawasan maka pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi. perubahan sosial dimulai dari buruh atau yang lebih dikenal dengan proletar (lihat: The Holy Family ). Komunisme atau Marxisme adalah ideologi dasar yang umumnya digunakan oleh partai komunis di seluruh dunia. sedangkan komunis internasional merupakan racikan ideologi ini berasal dari pemikiran Lenin sehingga dapat pula disebut "Marxisme-Leninisme". Logika secara ringkasnya. Istilah komunisme sering dicampuradukkan dengan komunis internasional. Dalam komunisme perubahan sosial harus dimulai dari pengambil alihan alat-alat produksi melalui peran Partai Komunis. Dapat diringkas perubahan sosial hanya bisa berhasil jika dicetuskan oleh Politbiro. dalam suasana yang menganggap bahwa kaum buruh dan pekerja tani hanyalah bagian dari produksi dan yang lebih mementingkan kesejahteraan ekonomi. sebuah manifesto politik yang pertama kali diterbitkan pada 21 Februari 1848 teori mengenai komunis sebuah analisis pendekatan kepada perjuangan kelas (sejarah dan masa kini) dan ekonomi kesejahteraan yang kemudian pernah menjadi salah satu gerakan yang paling berpengaruh dalam dunia politik. seluruh alat-alat produksi harus dikuasai oleh negara guna kemakmuran rakyat secara merata. pengangguran atau berbagai keburukan ekonomi lainnya. . dalam perkembangan selanjutnya. Komunisme pada awal kelahiran adalah sebuah koreksi terhadap paham kapitalisme di awal abad ke-19. pada prinsipnya semua adalah direpresentasikan sebagai milik rakyat dan oleh karena itu. Partai membutuhkan peran Politbiro sebagai think-tank. muncul beberapa faksi internal dalam komunisme antara penganut komunis teori dan komunis revolusioner yang masingmasing mempunyai teori dan cara perjuangan yang berbeda dalam pencapaian masyarakat sosialis untuk menuju dengan apa yang disebutnya sebagai masyarakat utopia. Karena perekonomian sepenuhnya ditangani oleh pemerintah. namun pengorganisasian Buruh hanya dapat berhasil dengan melalui perjuangan partai. baik dalam hal perncanaan.Kommunistischen yang ditulis oleh Karl Marx dan Friedrich Engels. dengan prinsip bahwa "agama dianggap candu" yang membuat orang berangan-angan yang membatasi rakyatnya dari pemikiran ideologi lain karena dianggap tidak rasional serta keluar dari hal yang nyata (kebenaran materi). Keunggulan / Kelebihan ideologi Komunis : 1. Secara umum komunisme berlandasan pada teori Materialisme Dialektika dan Materialisme Historis oleh karenanya tidak bersandarkan pada kepercayaan mitos. Akan tetapi. takhayul dan agama dengan demikian tidak ada pemberian doktrin pada rakyatnya. pelaksanaan.

Tidak ada pembagian kelas apapun ketimpangan yang ada Kelemahan ideologi Komunis : 1. dan hidup ketatanegaraan yang telah lama berkembang di Indonesia. Yamin merumuskan lima dasar sebagai berikut: Peri Kebangsaan. Dia menyatakan bahwa kelima sila yang dirumuskan itu berakar pada sejarah. dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. terdapat usulanusulan pribadi yang dikemukakan dalam Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yaitu :  Lima Dasar oleh Muhammad Yamin. Peri Kerakyatan.2. kemanusiaan yang adil dan beradab. agama. Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memiliki sumber daya. Pemerintah menentukan jenis kegiatan produksi sesuai dengan perencanaan sehingga pasar barang dalam negri berjalan dengan lancer. yang berpidato pada tanggal 29 Mei 1945. 3. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. peradaban. 4. IDEOLOGI PANCASILA Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Peri Kemanusiaan. kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Peri Ketuhanan. Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat 4. tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. sebab segala kegiatan diatur oleh pusat 3. Mematikan inisiatif individu untuk maju. Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan. 5. 4. dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undangundang Dasar 1945. persatuan Indonesia. Dalam upaya merumuskan Pancasila sebagai dasar negara yang resmi. Pers dijadikan alat propaganda oleh pemerintah untuk menyebarkan nilai – nilai komunis 2. Jarang terjadi krisis ekonomi karena kegiatan ekonomi direncanakan oleh pemerintah. Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa.  Panca Sila oleh Soekarno yang dikemukakan pada tanggal 1 Juni 1945 dalam . dan Kesejahteraan Rakyat. Mohammad Hatta dalam memoarnya meragukan pidato Yamin tersebut. Meskipun terjadi perubahan kandungan dan urutan lima sila Pancasila yang berlangsung dalam beberapa tahap selama masa perumusan Pancasila pada tahun 1945.

Sila artinya azas atau dasar.” Setelah Rumusan Pancasila diterima sebagai dasar negara secara resmi beberapa dokumen penetapannya ialah :  Rumusan Pertama : Piagam Jakarta (Jakarta Charter) . Mencakup nilai – nilai positif yang diambil dari berbagai ideology 2. Dapat Menimbulkan tafsir yang berbeda – beda .tanggal 27 Desember 1949  Rumusan Keempat : Mukaddimah Undang-undang Dasar Sementara . Sukarno mengemukakan dasar-dasar sebagai berikut: Kebangsaan.tanggal 22 Juni 1945  Rumusan Kedua : Pembukaan Undang-undang Dasar . Ekonomi yang menyangkut hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Pemerintah sehingga tidak mengorbankan rakyat. Nama Pancasila itu diucapkan oleh Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni itu. dasar permusyawaratan. 3. Bersifat fleksibel yang artinya mengikuti perkembangan Zaman Kekurangan ideologi pancasila: 1. dan ketuhanan. mufakat. katanya: “Sekarang banyaknya prinsip: kebangsaan. kesejahteraan. kekal dan abadi. Namanya bukan Panca Dharma. dasar perwakilan. dan diatas kelima dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia. Ketuhanan.pidato spontannya yang kemudian dikenal dengan judul "Lahirnya Pancasila". lima bilangannya. 4.tanggal 15 Agustus 1950  Rumusan Kelima : Rumusan Kedua yang dijiwai oleh Rumusan Pertama (merujuk Dekrit Presiden 5 Juli 1959) kelebihan / keunggulan ideologi pancasila : 1. internasionalisme. Kesejahteraan. Menutup kelemahan dari kedua ideology yang bertentangan.namanya ialah Pancasila. tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa . Internasionalisme. Mufakat.tanggal 18 Agustus 1945  Rumusan Ketiga : Mukaddimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful