MAKALAH

FAKTOR PEMBENTUKAN TANAH
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah “Geografi Tanah”

Oleh : Dede Gustirna 15551 Ilhamdi Bagus Perdana 1106385 Praja Putra Aplen 1101562 Siska anggraeni 1207449

JURUSAN GEOGRAFI-NK FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2012/2013

KATA PENGANTAR Puji syukur penulis ucapkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. Padang. sehingga kami memohon kritikan yang bersifat membangun untuk penulisan lebih lanjut. Februari 2013 Penulis. Mudah – mudahan makalah ini bermanfaat bagi para pembaca serta menambah pengetahuan bagi kita semua. i . berkat rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah “Faktor Pembentukan Tanah ” dalam rangka memenuhi salah satu tugas pada mata kuliah Geografi Tanah. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. dan kiranya Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia – Nya kepada kita semua. mengenai isi maupun pemakaian bahasanya.

...................................1........................................................................ 4 2.................................................................3..1 Pengertian Tanah............................ Tujuan .......................................................................................... Latar Belakang ...4 Faktor – Faktor Pembentuk Tanah..........2 Rumusan Masalah............. 3 2....... 4 2.........3 2.............................................15 ii .............................3 2............................DAFTAR ISI Kata Pengantar .................................................14 Kesimpulan ....................................................2 BAB 2 PEMBAHASAN............................5 Proses – proses pembentukan tnah...................................................................................................................................................................... i Daftar Isi ..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................ii BAB 1 PENDAHULUAN..1 1..........................2 1.............................................14 DAFTAR PUSTAKA........................................................................................3 Tanah Sebagai Anatomi dan Pengubah Energi . ............1 1........................................................................................12 BAB 3 PENUTUP..........2 Genesis Tanah……………………………….....

1 . Glossary of Soil Science Term). Tanah sangat vital peranannya bagi semua kehidupan di bumi karena tanah mendukung kehidupan tumbuhan dengan menyediakan hara dan air sekaligus sebagai penopang akar.3 Tujuan Penulisan Adapun yang menjadi tujuan penulisan makalah ini : 1) Memenuhi penilaian pada Mata Kuliah Geografi Tanah. Tanah juga menjadi habitat hidup berbagai mikroorganisme. Struktur tanah yang berongga-rongga juga menjadi tempat yang baik bagi akar untuk bernafas dan tumbuh. Material yang tidak padat. dan dalam yang merupakan bagian paling atas dari kulit bumi. tanah menjadi lahan untuk hidup dan bergerak. Menurut Dokuchaev: Tanah adalah suatu benda fisis yang berdimensi tiga terdiri dari panjang. 2) Mengetaui apa itu tanah. lebar.1 Latar Belakang Tanah (pedosfer) adalah lapisan kulit bumi yang tipis terletak di bagian paling atas permukaan bumi.BAB 1 PENDAHULUAN 1. Untuk memahami proses pembentukan tanah. 1. Adapun yang melatarbelakangi penulisan makalah ini yaitu karena masih banyak diantara kita yang sudah sering melihat serta memanfaatkan tanah dalam kehidupan sehari-hari namun belum mengetahui apa itu tanah dan bagaimana bisa terbentuknya tanah.2 Rumusan masalah 1) Apa itu tanah? 2) Apa saja faktor-faktor pembentuk tanah? 3) Apa peranan faktor faktor pembentuk tanah dalam proses pembentukan tanah? 1. maka kita harus memahami faktor-faktor pembentuk tanah. Bagi sebagian besar hewan darat. sebagai media untuk menumbuhkan tanaman (SSSA.

peran setiap faktor pembentuk tanah dan hubungan yang kompleks antar faktor pembentuk tanah. 2) Mahasiswa dapat memahami peran setiap fator pembentuk tanah dan hubungan yang kompleks antar faktor pembentuk tanah dalam proses terbentuknya tanah. 2 . 1.3) Mengetahui apa saja faktor-faktor pembentuk tanah.3 Manfaat Penulisan Adapun yang menjadi manfaat penulisan makalah ini : 1) Mahasiswa dapat memahami faktor-faktor pembentuk tanah dalam proses pembentukan tanah.

Untuk dapat memahami genesis tanah ada 4 dasar pemikiran 1. tanah memegang peranan penting sebagai penyimpan air dan menekan erosi. Tanah juga menjadi habitat hidup berbagai mikroorganisme. meskipun tanah sendiri juga dapat tererosi. Tanah sangat vital peranannya bagi semua kehidupan di bumi karena tanah mendukung kehidupan tumbuhan dengan menyediakan hara dan air sekaligus sebagai penopang akar. lebar. geografi. 3 .BAB 2 PEMBAHASAN 2. Komposisi tanah berbeda-beda pada satu lokasi dengan lokasi yang lain. Air dan udara merupakan bagian dari tanah. Tanah (pedosfer) adalah lapisan kulit bumi yang tipis terletak di bagian paling atas permukaan bumi. Sifat-sifat tanah yang terlihat sekarang digunakan sebagai bukti atau petunjuk terjadinya suatu proses dimasa lampau. sebagai media untuk menumbuhkan tanaman (SSSA. Genesis tanah sangat erat hubungan nya dengan ilmu kimia. bahasa Latin: solum) adalah bagian kerak bumi yang tersusun dari mineral dan bahan organik. antropologi dan pertanian. tanah menjadi lahan untuk hidup dan bergerak. Glossary of Soil Science Term). Menurut Dokuchaev: Tanah adalah suatu benda fisis yang berdimensi tiga terdiri dari panjang. geologi.2 Genesis Tanah Ilmu genesis tanah adalah ilmu yang mempelajari proses-proses pembentukan tanah serta factor-faktor pembentuk nya. Fisika. Dari segi klimatologi. dan dalam yang merupakan bagian paling atas dari kulit bumi. 2. Struktur tanah yang berongga-rongga juga menjadi tempat yang baik bagi akar untuk bernafas dan tumbuh. klimatologi.1 Pengertian Tanah Tanah (bahasa Yunani: pedon. biologi. Bagi sebagian besar hewan darat. Ilmu yang mempelajari berbagai aspek mengenai tanah dikenal sebagai ilmu tanah. Material yang tidak padat.

perubahan basa-kering. pertukaran energy antara tanah dan udara terjadi melalui peristiwa konveksi dan reduksi. Bahan induk tanah berbeda dengan batuan induk.2. 4. Bahan induk bersifat lepaslepas (unconsolidated). Tanah sebagai pabrik liat alami karena proses desintegrasidan sintetis maka jumlah fraksi liat semakin bertambah dan terbentuk jenis-jenis liat baru. kimia. Hilgard. Berbagai macam tanah yang ada sekarang merupakan hasil evolusi jutaan tahun. penerimaaan dan pemancaran energy dapat terjadi pada proses-proses pertukaran energy yang melalui organism.4 Faktor-faktor PembentukTanah Syarat utama terbentuknya tanah ada dua yaitu: (1) tersedianya bahan asal atau batuan induk. dan pengatur energy. Faktor-faktor lain yang bekerja kemudian setelah pelonggokan bahan induk tanah dapat 4 . maupun biologis.dll . struktur. penerima energy. (2) adanya faktor-faktor yang mempengaruhi bahan induk (Jenny. dan lain sebagainya. konsistensi. tekstur. Pengetahuan tentang palaecologi adalah penting untuk memahami sifat-sifat tanah. Energy sinar matahari dirubah oleh tanah untuk proses pelapukan. Tanah secara terus menerus akan berbah baik secara fisik. Tanah dan vegetasi diatasnya dapat dikatakan sebagai pengubah energy. 2. 1941). hujan dan evaporasi . walaupun hasil genesis tanah ditujukan pada tanahtanah yang ada sekarang.3 Tanah Sebagai Anatomi dan Pengubah Energi Dokuchaev. 3. penerimaan cahay matahari dan pantulan serta emisi dari bumi. 2. Fotosintesis merubah energy menjadi bahan-bahan tanaman yang jatuh ketanah . Kellog dan ahli-ahli tanah yang lain mengajari untuk mengetahui sifat – sifat tanah dengan cara mendeskripsikan sifat-sifat tanah seperti susunan horizon. panas-dingin dan evapotranspirasi. batuan induk bersifat padu. sementara itu. Bahan induk tanah merupakan bahan hasil pelapukan batuan induk.

. bahkan dudal (2004) menyampaikan bahwa manusia Sebagai faktor pembentuk tanah yang keenam. Faktor lokal yang paling utama adalah pengaruh aktivitas manusia. Jenny (1941) juga mengindikasikan adanya faktor-faktor pembentuk tanah lokal yang tentunya tidak berlaku secara umum. Faktor pembentuk tanah yang bersifat pasif adalah lokasi tempat terdapatnya bahan induk dan kurun waktu berlangsungnya pembentukan tanah. Aktivitas penambangan bijih mineral secara terbuka jelas-jelas menyingkirkan tanah penutup permukaan dan menguak batuan dasar sehingga pekembangan tanah mulai dari titik awal kembali. 5 . Jenny (1941) memformulasikan faktor pembentuk tanah ke dalam sebuah formula matematis sebagai berikut : S= f (C. dilanjtkan dengan iklim dan organisme sebagai faktor pembentuk tanah yang aktif darn relief serta waktu sebagai faktor pembentuk tanah yang pasif.) S = Tanah (Soil) f = Fungsi (function) C = iklim (climate) O = Organisme (organism) P = Bahan Indk tanah (Soil Parents Materials) R = Bentuklahan (Relisf) T = Waktu (Time) . Banyak contoh lain dari aktivitas manusia memanfaatkan lahan yang mempengaruhi perkembangan tanah dan tidak dapat dideskripsikan satu persatu..O. Faktor aktif dalam pembentukan tanah adalah iklim dan organisme tanah. T . Berbagai aktivitas manusia dapat menyebabkan perubahanperubahan dalam arah perkembangan tanah sebagai akibat dari aktivitas manusia memanfaatkan lahan sangat bervariasi tergantung dari bentuk aktivitas dan intensitasnya. P... Pemberian air irigasi dapat diartikan sebagai proses intensifikasi pelindian basa-basa tanah di lapisan olah tanah. = faktor lokal yang tidak terdefinisikan secara spesifik Penjelasan secara detail oleh Jenny dimulai dengan faktor bahan induk tanah sebagai bahan dasar terbentuknya tanah. R.dikelompokkan menjadi faktor aktif dan faktor pasif.

Proses berikutnya yang bekerja pada bahan induk tanah menjadi tanah tidak dapat lepas dari pengaruh iklim (Buol et al. Di antara kelima faktor pembentuk tanah. Batuan endapan ini dapat terdiri dari bahan endapan yang telah diendapkan berjuta-juta tahun yang lalu sehingga mengeras dan menjadi batu atau bahan endapan baru sehingga belum mengeras sama sekali . 2. Bahan induk tanah dapat berasal dari “ Batuan induk yang langsung berada di bawahnya (insitu soil pants material) Batuan induk yang lokasinya jauh dari lokasi keberadaan bahan induk tanah saat ini ( transported soil parents materials). Beberapa dapat dicontohkan adalah kontrol struktur batuan. Terlonggoknya bahan induk tanah pada suatu lokasi tertentu adalah sebagai akibat dari bekerjanya iklim. Akan tetapi tanah merupakan hasil perkembangan lebih lanjut dari hasil pelapukan batuan induk yang disebut dengan bahan induk tanah. Atas dasar pemahaman bahwa iklim adalah faktor yang dominan dalam pembentukan tanah.1997) a. Batuan sebagai bahan induk tanah dapat dibedakan atas : 1.. Tahap awal bekerjanya iklim adalah berupa pelapukan secara fisik atau mekanik yang menghasilkan batuan induk yang keras dan padu menjadi cerai berai dalam ukuran yang relatif halus. Batuan beku (vulkanik) batuan ini terbentuk dari pembekuan magma baik didalam maupun didalam perut bumi dekat dengan pusat magma (batuan beku plutonik) maupun di gang gang kawah gunung api (batuan beku gang) ataupun diatas permukaan bumi ( batuan beku vulkanik). 6 . kegempaan dan vulkanisme. Bahan Induk Tanah Tanah bukan merupakan hasil dari pelapukan batuan induk secara langsung.Faktor pembentuk tanah yang bersifat lokal dan alami juga ada. Batuan sediment adalah batuan batuan yang terbentuk akibat sedimentasi baik oleh air maupun oleh angin. maka sering diistilahkan tanah adalah hancuran iklim atau pelapukan (weathering). faktor iklim mempunyai pengaruh yang dominan. fluktuai air tanah.

tanah yang terbentuk umumnya miskin akan unsure hara tanaman dan tanah ini mempunyai tekstur yang kasar. sehingga akan membentuk Kristal-kristal. 3. Batuan metamorf berasal dari batuan bekuatau sediment yang akibat tekanan dan temperature yang tinggi berubah menjadi batuan yang lain. pegmatite. Berdasarkan jenis mineral yang terdapat dalam batuan dapat dibedakan atas beberapa golongan. dengan kata lain mineral ini merupakan mineral penyusun dominan pada batuan granit. yaitu : 1. Mineral-mineral dengan susunan kimia yang sama akan membentuk suatu golongan mineral-mineral tertentu. gneist. schist. 2. Mineral silikat ini tersusun atas senyawa silisium dengan unsure-unsur lain. Bentuk senyawa P yang paling mudah diserap akar adalah dalam bentuk Ca3PO4. Golongan mineral oxide dan hidroxida Mineral ini merupakan yang paling banyak terdapat dalam kerak bumi. 7 . Pada waktu proses metamorf berlangsung terjadi rekristalisasi dari beberapa mineral dan orientasi mineral menjadi parallel sehingga membentuk lembaran-lembaran. kuarsit. dan batu pasir . Golongan mineral fosfat Golongan mineral ini merupakan penyumbang P kedalam tanah dalam bentuk yang tidak tersedia bagi tanahaman.3. Bahan induk mineral Mineral merupakan bahan alam homogeny dari senyawa anorganik yang mempunyai sususnan kimia yang tetap dan mempunyai susunan molekul tertentu dalam pola geometric. Golongan mineral silikat Mineral silikat ini merupakan mineral pembentuk tanah yang paling penting dan paling banyak terdapat dialam.

Organisme Organisme merupakan faktor pembentuk tanah aktif bersama-sama dengan iklim. 5. Golongan mineral karbonat Mineral golongan karbonat yang paling penting adalah mineral kalsit. c. Mineral ini terdapat dalam tanah liat . Karena itu didaerah kapur banyak dijumpai gua-gua yang mempunyai bentuk tajam diatap nya yang merupakan stalaktit maupun dialasnya yang merupakan stalagmite. Golongan mineral sulfur 6. b. Iklim Unsur iklim yang penting dalam pembentukan tanah adalah curah hujan. Mulai dari penghancuran batuan melalui aksi akar tanaman tingkat tinggi hingga pembentukan hara oleh mikroorganisme tanah. Diantara makhluk hidup yang 8 . Semua mahkluk hidup. baik yang masih hidup maupun yang sudah mati mempunyai pengaruh terhadap pembentukan tanah.4. Mineral kalsit mudah lapuk dan larut dibawah dibawah pengaruh air yang mengandung CO2 menjadi Ca (HCO3)2 sebagai larutan. Akar tanaman akan melebarkan pori tanah sehingga aerasi tanah menjadi baik. Peranan organisme sangat luas dalam pembentukan tanha. suhu dan kelembaban udara. Akar tanaman menyerap air dalam profil tanah sehingga tanah terjamin. Golongan mineral lempung Mineral lempung dihailkan dari pelapukan mineral silikat primer. Unsur-unsur iklim tersebut menentukan kelembaban dan suhu tanah yang menentuka watak pelapukan mineral-mineral ynag ada dalam bahan induk tanah.

sedangkan vegetasi rumput membentuk tanah berwarna hitam karena banyak kandungan bahan organis yang berasal dari akar-akar dan sisa-sisa rumput. Vegetasi hutan dapat membentuk tanah hutan dengan warna merah. Mg. Membantu proses pembentukan humus. Tumbuhan akan menghasilkan dan menyisakan daun-daunan dan ranting-ranting yang menumpuk dipermukaan tanah. Pelapukan organik adalah pelapukan yang dilakukan oleh makhluk hidup (hewan dan tumbuhan). b. sedangkan di lereng pegunungan akan terbentuk latosol merah. Pengaruh jenis vegetasi terhadap sifat-sifat tanah sangat nyata terjadi didaerah beriklim sedang seperti di Eropa dan Amerika. Relief/Topografi Topografi alam dapat mempercepat atau memperlambat kegiatan iklim. Didaerah beriklim humid tropika dengan bahan induk tuff vulkanik. sehingga membatasi kedalaman solum tanah. akibatnya tanah di bawah pohon cemara derajat keasamannya lebih tinggi daripada tanah di bawah pohon jati. Sedangkan hewan dan manusia berpengaruh tidak langsung melalui vegetasi. Topografi miring mepergiat berbagai proses erosi air. Pada tanah datar kecepatan pengaliran air lebih kecil daripada tanah yang berombak. Organisme sangat berpengaruh terhadap proses pembentukan tanah dalam hal: a. d. dalam waktu lama atau sepanjang tahun. pengaruh iklim nibsi tidak begitu nampak dalam perkembangan tanah.paling berpwngaruh adalah vegetasi. dan K yang relatif rendah. Kandungan unsur-unsur kimia yang terdapat pada tanaman berpengaruh terhadap sifat-sifat tanah. sedangkan pelapukan kimiawi adalah pelapukan yang terjadi oleh proses kimia seperti batu kapur larut oleh air. karena jumlahnya yang banyak. pada tanah yang datar membentuk tanah jenis latosol berwarna coklat. jenis cemara akan memberi unsur-unsur kimia seperti Ca. Didaerah semi arid (agak 9 . Sebaliknya genangan air didataran. Daun dan ranting itu akan membusuk dengan bantuan jasad renik/mikroorganisme yang ada di dalam tanah. Membuat proses pelapukan baik pelapukan organik maupun pelapukan kimiawi. Contoh. Vegetasi hutan dapat membentuk tanah. c.

baik secara fisik maupun kimianya. sehingga di kaki gunung berapi di daerah sub humid terbentuk tanah berwarna kecoklat-coklatan yang bersifat seperti grumosol. sedangkan dilereng pegunungan terbentuk tanah jenis grumosol berwarna kuning coklat. Manusia 10 . b) Sistem drainase/pengaliran Daerah yang drainasenya jelek seperti sering tergenang menyebabkan tanahnya menjadi asam. Adanya pengaliran air menyebabkan tertimbunnya garam-garam di kaki lereng. Keadaan relief suatu daerah akan mempengaruhi: a) Tebal atau tipisnya lapisan tanah Daerah yang memiliki topografi miring dan berbukit lapisan tanahnya lebih tipis karena tererosi.kering) dengan bahan induk naval pada topografi datar akan membentuk tanah jenis grumosol. Di lereng pegunungan yang curam akan terbentuk tanah dangkal. tanah yang terbentuk akan semakin miskin unsur hara karena sebagian besar hara telah terlindi. kelabu. Pada rinsipnya. sedangkan daerah yang datar lapisan tanahnya tebal karena terjadi sedimentasi. e. tanah semakin ucat karena hanya tertinggal unsur resisten berupa mineral alumino silikat. semakin panjang kurun waktu perkembangan tanah semakin tebal. Waktu Semua proses yang terjadi di permukaan bumi membutuhkan waktu untuk menghasilkan tingkatan pengaruh yang kasat mata. Di lereng cekung seringkali bergabung membentuk cekungan pengendapan yang mampu menampung air dan bahan-bahan tertentu sehingga terbentuk tanah rawang atau merawang. Semakin panjang kurun waktu berlangsungnya sebuah proses. maka akibatnya akan semakin jelas terlihat. f.

Berbagai bentuk aktivitas manusia di atas permukaan tanah dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya telah banyak mempengaruhi proses pembentukan tanah. Penanaman spesies tanaman yang bukan merupakan vegetasi asli biasanya bersifat monokultural. Kapilerisasi merupakan pengembalian sebagian unsur-unsur basa yang pada saat musim penghujan terlindi ke bawah.Manusia merupakan faktor pembentuk tanah yang aktif. Pemberian air irigasi sepanjang tahun dimungkinkan dapat menghilangkan atau menekan sampai batas minimum proses kapilerisasi. Manipulasi kelengasan tanah menyebabkan proses pelindian unsur-unsur basa dapat larut pada lapisan tanah atas ke lapisan tanah bawah berlangsung lebih intensif dibanding pada kondisi alami. Bentuk-bentuk pemanfaatan sumber daya tanah oleh manusia yang mempengaruhi proses pembentukan dan perkembangan tanah dapat dikelompokkan sebagai berikut: 1) Manipulasi faktor pembentuk aktif a) Pengaturan lengas tanah − Dilakukan manusia dalam rangka penyediaan air bagi tanaman. pelindian hanya terjadi pada musim penghujan saja. Pada kondisi alami. perkolasi ke arah bawah dan kapilerisasi ke arah atas. − Penanman jenistanaman yang bukan spesies asli lokasi keterdapatan suatu satuan tanah jelas mengubah berbagai kondisi faktor pembentukan dan perkembangan tanah. sementara pada musim kemarau terjadi pengurangan lengas melalui dua cara. Spesies vegetasi yang berbeda tidak hanya berarti perbedaan fisiologi tanaman saja namun juga mikrobia yang bersimbiosis dengannya berbeda. berupa pemberian irigasi khususnya pada musim kemarau. 2) Manipulasi fakor pembentuk pasif 11 .

Tanah menjadi muda kembali dna mulai babak baru pembentukan tanah dan perkembangan tanah di bawah kondisi lingkungan yang telah berubah karena aktivitas manusia. yaitu pengurangan jumlah limpasan dan pengurangan laju aliran. b) Penambahan atau pengurangan bahan induk tanah Pemberian material dan pengurangan material baru di dalam tubuh tanah dapat berupa pemupukan dan penambangan. tujuan pembuatan teras untuk pengendalian erosi bermakna pengingkatan laju dan jumlah air infiltrasi ke dalam tanah. dipandang dari kacamata pembentukan dan perkembangan tanah. − Pemupukan dilakukan untuk meningkatkan kesuburan tanah dapat berupa penambahan bahan organik tanah dan dapat berupa penambahan senyawa kimia tertentu. Maksud dan tujuan pembuatan teras adalah untuk mengendalikan erosi melalui dua cara. fisik. Manipulasi relief di daerah yang relatif datar berupa pembuatan guludan/pematang juga mempunyai dampak yang sama dengan pembuatan teras. 2.a) Perubahan relief Pembuatan teras untuk mendapatkan bidang olah yang relatif datar merupakan hal yang lazim dilakuakn di daerah yang bersudut lereng tinggi. − Penambangan berupa pengambilan material tanah untuk berbagai tujuan jelas merupakan faktor pengurangan/penghilangan material tanah sehingga lapisan tanah yang sudah berkembang berkurang jumlahnya.5 proses proses pembentukan tanah proses pembentukan tanah sangat erat kaitannya dengan pelapukan baik itu pelapukan fisika atau pelapukan kimi dari batuan atau bahan organik. maupuan khemik. Pelapukan tanah terdiri dari : 12 . Keduanya jelas mengubah kondisi linkungan tanah baik mikrobiologis. Kedua.

dekomposisi oleh mikroorganisme dan dekomposisi pedokemik. Oleh karena itu didaerah humus yang biasanya ditumbihi vegetasi proses dekomposisi lebih dominan terjadi dari proses desintegrasi. cuaca yang membekukan. dingin. dengan kata lain air merupakan indicator pendukung dekomposisi.a. Desintegrasi adalah suatu proses mekanik dimana batuan-batuan massif (tidak lepas) pecah menjadi fragment-fragment yang berukuran kecil tanpa adanya perubahan sifat-sifat fragment. b. desintegrasi dapat disebabkan oleh temperature. Dekomposisi atau pelapukan kimia berlangsung dengan kondisi tanah yang cukup air. cuaca. 13 . dan glacier. air.dekomposisi dapat dilakukan oleh berbagai media seperti dekomposisi yang dilakukan oleh tumbuhtumbuhan. Desintegrasi atau pelapukan fisika dapat disebabkan oleh pengaruh temperature. air. angin. makhlukhidup.

(2) adanya faktor-faktor yang mempengaruhi bahan induk (Jenny. Pengetahuan tentang palaecologi adalah penting untuk memahami sifat-sifat tanah. 4. 1941). 2. Tanah sebagai pabrik liat alami karena proses desintegrasidan sintetis maka jumlah fraksi liat semakin bertambah dan terbentuk jenis-jenis liat baru. Untuk dapat memahami genesis tanah ada 4 dasar pemikiran 1. Berbagai macam tanah yang ada sekarang merupakan hasil evolusi jutaan tahun. 14 . bahasa Latin: solum) adalah bagian kerak bumi yang tersusun dari mineral dan bahan organik. Sifat-sifat tanah yang terlihat sekarang digunakan sebagai bukti atau petunjuk terjadinya suatu proses dimasa lampau.BAB 3 KESIMPULAN Tanah (bahasa Yunani: pedon. 3. Syarat utama terbentuknya tanah ada dua yaitu: (1) tersedianya bahan asal atau batuan induk. Tanah sangat vital peranannya bagi semua kehidupan di bumi karena tanah mendukung kehidupan tumbuhan dengan menyediakan hara dan air sekaligus sebagai penopang akar. walaupun hasil genesis tanah ditujukan pada tanahtanah yang ada sekarang.

id/tj/1991/1991%20tana. Sartohadi.ac.faperta. http://soil. Pengantar Geografi Tanah. Junun. 2012.pdf 15 .ugm. Yogyakarta: Pustaka Pelajar 2.DAFTAR PUSTAKA 1.

16 .