Proposal Bisnis Produk Dodol Mete

Personal Data
Nama Email : Yadi, STP,MM. : sameyadi@gmail.com

A. Pendahuluan
Jambu mete merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan dan menjadi sumber pendapatan petani khususnya di kawasan timur Indonesia. Sentra pengembangan jambu mete adalah Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, dan Jawa Timur. Buah mete dapat dipilah menjadi dua bagian utama, yaitu mete gelondongan dan buah semu. Gelondongan merupakan Produk utama dari tanaman jambu mete, yang umumnya diolah menjadi kacang biji mete. Ekspor kacang biji mente dari Indonesia telah mencapai 57 ribu ton dengan nilai US$ 37.643.586,20 dengan luas areal tanaman jambu mente di Indonesia sekitar 499.279 ha dengan nilai produksi 76.656 ton pertahun. Sedangkan buah semu jambu mete umumnya tidak diolah dan hanya digunakan sebagai pakan ternak, terutama oleh petani mete di provinsi Jawa Timur. Sebenarnya dengan dilakukan pengolahan terhadap buah semu jambu mete, dapat meningkatkan nilai tambah dari komoditas jambu mete sehingga berpeluang menambah lapangan usaha baru serta dapat meningkatkan pendapatan petani jambu mete. Beberapa produk olahan yang dapat dihasilkan dari buah semu jambu mete diantaranya adalah dodol jambu mete.

B. Jenis Usaha Industri skala Rumah tangga untuk memproduksi Dodol Mete C. Alasan pemilihan Produk Dodol merupakan makanan tradisional yang cukup popular di Indonesia. Selain di Indonesia Dodol juga merupakan makanan yang populer di negara Malaysia dan Filipina. Permintaan terhadap Dodol cukup tinggi terbukti dengan banyaknya variasi dodol yang ditawarkan ke pasar. Banyak konsumen masyarakat yang menyukai dodol. Beberapa alasan Konsumen membeli Dodol diantaranya adalah untuk dijadikan oleh-oleh atau buah tangan ketika bepergian maupun sebagai makanan camilan yang enak yang dapat dinikmati sekeluarga. Dengan membuka usaha baru dodol mete diharapkan selain dapat menambah nilai komoditas jambu mete juga dapat menambah variasi dari aneka jenis dodol yang ditawarkan pasar sehingga dapat mengurangi kebosanan konsumen terhadap jenis dodol yang beredar di pasaran saat ini.

Merendam jambu mete bentuk dadu selama 120 menit dalam larutan garam dapur. 10. dan kapasitas) 1. 11. api tidak boleh terlalau besar supaya tidak gosong dan bau sangit. Proses pembuatan Berikut adalah prosedur pembuatan Dodol mete untuk hasil produk sebanyak kurang lebih 6 kg dodol : 1. masing-masing dengan konsentrasi 2. 2. Pemanasan dilanjutkan sambil terus diaduk agar santan tidak pecah sampai dengan secara visual tampak berminyak dan berwarna coklat tua mengkilat. Jika tidak disaring dodol akan terasa kasar karena banyak kotoran dari gula merah. Setelah santan mendidih masukkan gula merah (4 kg) sambil terus diaduk sehingga gula merah larut semua. 4. Mencuci Buah semu jambu mete kemudian memotong kecil-kecil bentuk dadu. 4. kemudian masukkan ke dalam penggorengan atau wajan lalu panaskan sampai mendidih sambil terus diaduk. 5. Setelah dingin baru dapat diiris dengan ukuran danbentuk disesuaikan dengan keperluan. Bahan Baku Untuk membuat dodol mete sebanyak kurang lebih 6 kg. Dodol matang jika dodol telah berubah warna menjadi coklat tua dan tidak lengket. 3. Selanjutnya memblender bahan sampai menjadi pasta halus. 6.5 g/l air. tawas.5 sendok teh garam dapur kemudian turunkan dari perapian. 9. larutan santan gula dipindahkan ke wajan yang lain sambil disaring dengan kain saring. maka bahan yang diperlukan antara lain: 1. Kelapa sebanyak 8 butir diparut dijadikan santan kental. Api dikecilkan adonan tepung dengan buah semu jambu mete dimasukkan dalam wajan. Siapkan wajan lain. Setelah dodol matang angkat dari pengapian. 7. 2. 2. Menambahkan sedikit air kemudian diuleni sampai menjadi adonan rata. Tambahkan 0. dan kapur sirih. kemudian dodol dituang di atas nyiru sambil diratakan keseluruh permukaan nyiru. 8. . Memilih buah semu jambu mete yang utuh dan matang benar. 7. Membilas dengan air bersih dan meniriskan. 5. 3. Pada proses pematangan dodol. proses. aduk terus sampai dodol matang. 6. Proses pematangan dodol sekitar 3 jam. Buah semu matang (3 kg) Tepung ketan (1 kg) Tepung beras (2 kg) Kelapa tua (8 butir) Gula kelapa (4 kg) Kapur sirih secukupnya Garam dapur secukupnya Tawas secukupnya 8. Detail produk (bahan baku.D. siapkan nyiru yang sudah dialasi dengan daun pisang. Selanjutnya pasta/bubur buah semu mete dicampur dengan 2 kg tepung beras dan 1 kg tepung ketan.

357. Kapasitas Produksi Kapasitas produksi dari usaha pembuatan dodol mete ini dibatasi oleh kapasitas mesin pengolah dodol yang di pakai yaitu maksimal 50 kg per batch. 33. yang terdiri dari pembelian aset sebesar Rp. 24. Berdasarkan besar biaya produksi dan jumlah unit produk yang dihasilkan maka harga BEP dari produk dodol mete ini adalah sebesar Rp.680. • Turis domestik yang sedang berkunjung ke Surabaya dan Sidoarjo • Masyarakat umum baik Indonesia maupun Malaysia 2. yang tercakup dalam tabel berikut: . Sehingga untuk 7 hari produksi output yang dihasilkan adalah 336 kg dodol mete. E. 38.320 Berikut adalah rincian dari analisis Usaha produksi dodol mete. Berdasarkan harga jual dan jumlah unit produk yang dijual maka diperkirakan pendapatan yang diperoleh usaha produksi dodol mete per 7 hari produksi adalah Rp.000 dan biaya operasional selama 7 hari produksi atau 336 kg dodol mete sebesar Rp. twiter dan layanan BBM.410. Pemasaran 1.3. sehingga untuk tahap awal ini output produk yang dihasilkan direncanakan adalah sebanyak 48 kg per batch atau 48 kg per hari produksi.000 per kg. sehingga harga jual yang direncanakan adalah sebesar Rp.807. Strategi Pemasaran Menjalin kerjasama dengan koperasi UKM di wilayah Surabaya dan Sidoarjo Menjajakan langsung ke toko-toko kue di wilayah surabaya dan Sidoarjo.680. • Membuat webstore dodol mete dan menggunakan strategi SEO untuk promosi online yaitu dengan mengiklankan lewat google adsense • • • Biaya Produksi & Pendapatan Total investasi yang diperlukan untuk usaha ini adalah sebesar Rp. Menggencarkan promosi melalui jejaring sosial seperti Facebook. Target Konsumen • Target konsumen utama adalah masyarakat di wilayah Surabaya dan Sidoarjo.450. 11.803 per kg.357.680 sehingga besarnya keuntungan yang diperoleh dalam 7 hari produksi adalah sebesar Rp. 1. 13. 11.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful