TINDAKAN KEPERAWATAN Nama Klien Dx. Medis HARI TGL/ JAM Kamis, 07/08/03 08:00 : Nn. L.

A : DHF Grade I TINDAKAN KEPERAWATAN Jenis/ umur Ruangan/ Kamar : Perempuan/ 24 Thn : Anggrek/ 13 Paraf Nama

EVALUASI TINDAKAN

Melakukan interaksi - Nn. L. A. kooperatif dengan klien dalam dan klien menerima membina hubungan saling percaya dan mengadakan kontrak waktu. perawatan dengan baik.

1.1.Memonitor tanda - tanda - TD : 110/70 mmHg. vital sign dan keadaan - Pols : 80 kali/menit. umum klien. 4.3.Morning care -Respirasi :20 kali/menit. - Suhu tubuh :360C. dengan - lingkungan di sekitar tempat serta klien ( tempat tidur / meja ) dalam keadaan bersih dan rapi. membersihkan dan 08:30 merapikan

tidur klien ( perbeden ) membersihkan meja klien. 3.7.Memberikan

injeksi - obat injeksi diberikan semua dan alergi tidak terjadi.

ulsikur 1Amp dan raclonid 1 Ampl melalui IV sesuai terapi dokter Yasmin. 2.7.Memberikan N.5000 sesuai Ysmin. 6.5.Memberikan injeksi Cefotaxime 1gr melalui 1Amp terapi injeksi melalui dokter

drip RL 28 tetes/menit

52

2.klien beristirahat.Mengkaji 0-10).sebelum tidur klien hal–hal yang biasa mendengarkan untuk makan sedikit tapi masukan . klien .klien dapat langsung mempraktekkan teknik relaksasi dengan nafas dalam sesuai dengan yang diajarkan.klien mencoba memakan snack pagi yang telah disajikan. 2. . 2. ditemukan adanya nyeri tekan dan skala nyeri 2 – 3.1.1. klien .6.porsi yang disajikan dimakan ¼ porsi saja.Mengkaji kebiasaan dan .bising usus 28 kal i/ menit.2.klien memakan roti. klien . bila tentang teknik relaksasi lokasi nyeri (dengan skala 53 .Menganjurkan untuk selalu kebersihan mulutnya. 09:15 3.Mengajarkan nafas dalam.klien selalu menyikat menjaga giginya dan keadaan lidah sedikit kotor.5.IV sesuai terapi dokter Yasmin.Menganjurkan sering. klien .Memantau makanan. tingkat dan .4.Menganjurkan untuk beristirahat nyeri dirasakan. 2.Memeriksa bising usus. 09:30 2. 3.6.Menganjurkan kecil 10:15 tapi untuk memakan makanan tidak memperberat penyakitnya.2. 4. 3. sifat nyeri akut. klien .lokasi nyeri pada daerah epigastrik.5.

mempermudah untuk tidur. beristirahat. dari duduk. dan keluarga klien tentang pengobatan penyakitnya. tidur.Memberikan kesempatan . tingkat . 4.2.Menganjurkan klien bila . membuka mata kemudian berdiri dan berjalan.Memantau aktivitas.4.Mengkaji pengetahuan proses dan penyakitnya.3. 5. 11:00 mulai tidur.1. 7.klien duduk di tempat melakukan aktivitas secara bertahap bangun 7.Memberikan kesempatan . klien dalam melakukan 54 . klien klien musik dan membaca majalah.klien mengatakan tidak tentang pengobatan mengetahui tentang penyakit yang di deritanya dan pengobatannya. mengekspresikan perasaannya.klien menyatakan tidak pada klien dalam pernah menderita penyakit seperti ini sehingga klien tidak tahu cara pengobatannya.klien mengatakan badannya terasa lemah dan lemas apa lagi kalau berjalan. kemampuan .klien mencoba untuk untuk beristirahat dan tidur.klien tampak antusias kesehatan proses kepada penyakit klien dan dalam mendengarkan penjelasan dan klien banyak bertanya tentang pengobatannya. 7.Memberikan penyuluhan .1.3. 5.

infus -infus /menit.Memberikan Ulsikur 1 Ampul melalui IV sesuai terapi dokter Yasmin.3. . -Respirasi :20 kali/menit.TD :110/70 mmHg. 55 . 16:00 3.2. . yang diganti dengan cairan infus RL 28 tetes 3. .Suhu tubuh :360C. Cefotaxime 1gr melalui IV sesuai terapi dokter Yasmin.5.Mengkaji tingkat nyeri .tanda peradangan tidak adanya peradangan pada daerah pemasangan infus.Memantau aktivitas.klien mengatakan nyeri dirasakannya mulai berkurang.memberikan diet siang -klien hanya makan ¾ dari porsi yang disajikan dan obat BTKTP dan obat makan Tuzalos 1 tablet dan FG Trochees 1 tablet. 1.1. 6.7. kebutuhan .Mengganti cairan infus RL dengan cairan RL. 4.6.Memberikan injeksi. 12:00 1.Mengkaji tanda – tanda .Pols :80 kali/menit.1.1. klien dalam melakukan 6.Mengkaji 6.klien mengatakan tadi pagi dapat tidur lama. badannya masih lemas tapi agak berkurang. 13:30 dan karakteristik nyeri. injeksi .1.injeksi diberikan semua tanpa disertai dengan adanya alergi.Memonitor tanda vital makan dimakan semua. ditemukan dan daerah infus dalam keadaan kering. kemampuan .11:35 2.klien mengatakan istirahat tidur klien.

Pols 80 kali /menit.Respirasi 20 kali / menit.. injeksi . 19:00 1.2. dokter Ulsikur 1 Amp melalui IV 56 . Cefotaxime 1gr melalui IV dan mengganti cairan infus dengan RL sesuai terapi dokter Yasmin.18:15 2.Mengganti caira infus RL .Memonitor tanda vital . 6.7.injeksi diberikan tanpa disertai dengan alergi.cairan infus diganti dengan RL dengan 28 tetes / menit.Suhu tubuh 36.5. dan keadaan umum klien.5.1. terapi dengan Dextros 5% 28 tetes / menit.Memantau makanan.klien hanya memakan ¼ porsi dari porsi yang disajikan.TD 120/80 mmHg.50c. . 6. .Memberikan injeksi . masukan .. .caira infus RL diganti dengan Dextros 5% 24:00 3.Memberikan sesuai Yasmin.

sifat nyeri akut. tingkat dan .Respirasi 20 kali/menit.TD 100/60 mmHg.TINDAKAN KEPERAWATAN Nama Klien Dx.Mengkaji masukan .3. Jenis/ umur Ruangan/ Kamar : Perempuan/ 24 Thn : Anggrek/ 13 Paraf Nama EVALUASI TINDAKAN tidur klien ( perbeden ) membersihkan meja klien. 08/08/03 07:30 5.Suhu tubuh 360C.Keadaan umum klien dan membaik.4. 57 . . L. 3. klien mengatakan nyeri yang dirasakannya sudah untuk makan sedikit tapi lokasi nyeri (sksla 0-10).Mengobservasi umum klien keadaan . . Medis HARI TGL/ JAM Jumat.porsi yang disajikan dimakan ½ porsi saja klien dengan alasan klien kenyang karena habis makan roti. memberssihkan dan merapikan : Nn.lokasi nyeri pada daerah epigastrik. 2. 2. .lingkungan di sekitar tempat serta klien ( tempat tidur / meja ) dalam keadaan bersih dan rapi. . memonitor tanda vital.2. ditemukan adanya nyeri tekan dan skala nyeri 1.1.Memantau makanan.1. 3. A : DHF Grade I TINDAKAN KEPERAWATAN .Morning care dengan .Menganjurkan sering.2.Pols 80 kali/menit.

Memberikan injeksi Cefotaxime 1gr melalui IV sesuai terapi dokter Yasmin. 4.obat injeksi diberikan dan semua dan alergi tidak terjadi.berkurang dan jarang dirasakan lagi.5000 sesuai Yasmin.klien mengatakan semalam masih tidak dapat tidur dengan nyenyak karena adanya batuk.klien mampu batuk efektif. kemampuan .6.Mengkaji kebutuhan .Memberikan Ulsikur 1Ampul klien dalam melakukan meminum mempraktekkan batuk efektif dengan benar.7.Mengajarkan klien teknik .klien mengatakan badannya mulai membaik.5. 1Amp terapi injeksi melalui dokter drip RL 28 tetes/menit . 5. klien .7. 4. 4. Raclonid 1Ampul melalui IV sesuai terapi dokter Yasmin. injeksi .Memantau aktivitas.1.daerah infus dalam 58 . 2. klien dapat mandi sendiri.2. 08:00 3. istirahat dan tidur.Menganjurkan untuk hangat. 6.klien meminum air air hangat ½ gelas (100 cc).Memberikan N.7.

4.1. vital . infus RL.klien mengatakan badannya masih lemas tapi agak berkurang. 13:30 3. 12:10 1. . .Merawat luka infus secara steril dengan kompres betadin dan tetap dengan kasa steril.Memberikan injeksi Ulsikur 1 Ampul melalui IV sesuai terapi dokter Yasmin. . cairan -Respirasi :20 kali/menit. klien dalam melakukan yang dirasakannya mulai berkurang.4. .memberikan BTKTP dan obat makan Tuzalos 1 tablet dan FG Trochees 1 tablet serta Eluxan sirup ½ cth.klien mengatakan nyeri 11:30 2.Memberikan kesempatan klien untuk beristirahat dan tidur.1.09:00 6.klien memakan diet diet siang siang hanya ¼ porsi dari porsi yang disajikan dan memakan semua obat makan.TD :110/70 mmHg. . 4. .injeksi diberikan semua tanpa disertai dengan adanya alergi.klien beristirahat.Suhu tubuh :360c.5. 16:00 3.Pols :80 kali/menit.Mengkaji tingkat nyeri dan karakteristik nyeri (skala nyeri 0-10).Mengkaji 5.1. 4.6.klien mengatakan tadi pagi dapat tidur lama. .7.infus diganti dengan cairan infus RL 28 tetes /menit. . keadaan bersih dan tanda–tanda infeksi tidak ditemukan.Memantau aktivitas. kebutuhan kemampuan istirahat tidur klien.Memonitor dan tanda mengganti infus RL dengan cairan . 59 .

dengan Dextros 5% 28 tetes / menit.7. 1.memberikan diet siang .Pols 80 kali /menit. 19:00 1. .Keadaan umum klien membaik.Memberikan injeksi .Mengkaji dengan terapi dokter Yasmin.5.TD 120/80 mmHg.Respirasi 20 kali / menit.1. 3. Cefotaxime 1gr melalui IV sesuai terapi dokter Yasmin.5.6.tanda peradangan tidak ditemukan dan daerah infus dalam keadaan kering.Memberikan injeksi. . adanya peradangan pada daerah pemasangan infus.6.Mengganti cairan infus .2. 1.Suhu tubuh 36.50C. tanda–tanda .cairan infus RL diganti RL dengan Dextros 5% sesuai 6. klien memakan obat makannya semua. 18:00 2.klien hanya memakan ½ dari yang disajikan dan .cairan infus RL diganti RL dengan Dextros 5% sesuai 24:00 dengan terapi dokter Yasmin.injeksi diberikan tanpa Ulsikur 1 Ampul melalui disertai dengan alergi. 60 .5. BTKTP dan obat makan Tuzalos 1 tablet dan FG Trochees 1 tablet serta Eluxan sirup ½ cth. vital .Memonitor tanda dan keadaan umum klien. IV sesuai terapi dokter dengan Dextros 5% 28 tetes / menit. . .Mengganti cairan infus .

Yasmin. 6. Cefotaxime 1gr melalui IV dan mengganti cairan infus dengan RL sesuai terapi dokter Yasmin. 61 .5.cairan infus diganti dengan RL dengan 28 tetes / menit.Memberikan injeksi .

1. lokasi nyeri (skala 0-10). 62 .Memantau makanan.Memonitor vital . . A : DHF Grade I TINDAKAN KEPERAWATAN . klien mengatakan tidak merasakan nyeri lagi sejak kemarin sore.3.TD 110/70 mmHg . L. klien mengatakan ada nafsu makan tetapi saat ini klien kenyang.2.TINDAKAN KEPERAWATAN Nama Klien Dx.lingkungan di sekitar tempat serta klien ( tempat tidur / meja ) dalam keadaan bersih dan rapi. 1.porsi yang disajikan dimakan ¾ porsi saja.Respirasi 20 kali/menit. masukan .Morning care dengan . . skala nyeri 0. membersihkan dan merapikan tanda : Nn.Keadaan umum klien baik. 09/08/03 07:30 4. .70C. 3.keadaan umum klien baik.1. Jenis/ umur Ruangan/ Kamar : Perempuan/ 24 Thn : Anggrek/ 13 Paraf Nama EVALUASI TINDAKAN tidur klien ( perbeden ) membersihkan meja klien. dan keadaan umum klien 2.Suhu Tubuh 36.Pols 80 kali/menit. nyeri tekan tidak ditemukan lagi. Medis HARI TGL/ JAM Sabtu.Mengkaji tingkat dan .

Memantau aktivitas. 11:30 2.7. kemampuan .Memonitor tanda vital 63 . klien dapat mandi sendiri. klien dalam melakukan 08:00 3.Memberikan N. -Respirasi :20 kali/menit.TD :110/70 mmHg. 2. tablet dan serta . 6.Memberikan injeksi Cefotaxime 1gr melalui IV sesuai terapi dokter Yasmin.4.memberikan Tuzalos Vometa 12:00 1 1Amp terapi injeksi melalui dokter drip RL 28 tetes/menit diet siang . klien terlihat berjalan–jalan di luar kamar perawatannya. .7.Mengkaji kebutuhan .6.5.2.klien mengatakan badannya sudah membaik. 5.1.klien mengatakan semalam dapat tidur dengan nyenyak.Pols :80 kali/menit.2.Memberikan injeksi . istirahat dan tidur. Ulsikur 1 Ampul melalui IV sesuai terapi dokter Yasmin.klien dapat memakan porsi yang disajikan ¾ porsi.obat injeksi diberikan semua dan alergi tidak terjadi. BTKTP dan obat makan 1 tablet Eluxan sirup ½ cth. 6.5000 sesuai Yasmin.

infus diganti dengan cairan infus RL 28 tetes /menit.5.5.Mengkaji tanda–tanda terapi dokter ditemukan dan daerah infus dalam keadaan kering. 3.TD 120/80 mmHg.6. 1.Memantau makanan.1. masukan . injeksi.Memberikan Cefotaxime 1gr melalui IV sesuai nterapi dokter Yasmin.klien dapat Eluxan sirup ½ cth. BTKTP dan obat makan 1 tablet adanya peradangan pada .memberikan Tuzalos Vometa 1 diet siang tablet dan disajikan dan semua obat makan dimakan habis. Ulsikur 1 Ampul melalui IV sesuai terapi dokter Yasmin .tanda peradangan tidak sesuai Yasmin.Mengganti cairan infus RL dengan Dextros 5% .Mengganti cairan infus RL dengan cairan infus 16:00 RL sesuai terapi dokter Yasmin.1.7. serta .keadaan umum klien baik . . menghabiskan porsi makanan yang 18:00 2.Suhu tubuh :360c. 64 . menghabiskan porsi yang disajikan . 6. 6.5. 1.Memberikan injeksi .cairan infus RL diganti dengan Dextros 5% 28 tetes / menit..injeksi diberikan semua tanpa disertai dengan adanya alergi.klien dapat daerah pemasangan infus. 20:00 2.

Respirasi 20 kali / menit.Memonitor tanda vital .Pols 80 kali /menit.2. 65 .50c. dan keadaan umum klien. . .Suhu tubuh 36.6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful