P. 1
Complete Feed Solusi Bagi Permasalahan Pakan Ternak Kambing Dan Domba

Complete Feed Solusi Bagi Permasalahan Pakan Ternak Kambing Dan Domba

|Views: 47|Likes:
Published by Tirta Budiawan
Banyak calon peternak ataupun calon investor peternakan khususnya domba dan kambing yang mengurungkan niatnya ketika harus berhitung dengan permasalahan hijauan pakan ternak. Mereka menjadi ragu ketika harus menyediakan luasan lahan tertentu untuk menanam hijauan pakan ternak dengan segala permasalahan tata laksana pemeliharaannya. Bahkan di tingkat peternak kecilpun tidak jarang terjadi ketika musim kemarau tiba mereka terpaksa harus menjual sebagian ternaknya untuk mengatasi terbatasnya hijauan yang tersedia. Akankah hal seperti ini harus terjadi selamanya ? Jawabannya tentu tidak. Sebuah teknologi pengembangan peternakan domba dan kambing tanpa hijauan segar sudah ditemukan. Dengan menggunakan complete feed ternak domba dan kambing tidak perlu diberi hijauan segar lagi.
Banyak calon peternak ataupun calon investor peternakan khususnya domba dan kambing yang mengurungkan niatnya ketika harus berhitung dengan permasalahan hijauan pakan ternak. Mereka menjadi ragu ketika harus menyediakan luasan lahan tertentu untuk menanam hijauan pakan ternak dengan segala permasalahan tata laksana pemeliharaannya. Bahkan di tingkat peternak kecilpun tidak jarang terjadi ketika musim kemarau tiba mereka terpaksa harus menjual sebagian ternaknya untuk mengatasi terbatasnya hijauan yang tersedia. Akankah hal seperti ini harus terjadi selamanya ? Jawabannya tentu tidak. Sebuah teknologi pengembangan peternakan domba dan kambing tanpa hijauan segar sudah ditemukan. Dengan menggunakan complete feed ternak domba dan kambing tidak perlu diberi hijauan segar lagi.

More info:

Published by: Tirta Budiawan on May 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/11/2013

pdf

text

original

COMPLETE FEED SOLUSI BAGI PERMASALAHAN PAKAN TERNAK KAMBING DAN DOMBA

Banyak calon peternak ataupun calon investor peternakan khususnya domba dan kambing yang mengurungkan niatnya ketika harus berhitung dengan permasalahan hijauan pakan ternak. Mereka menjadi ragu ketika harus menyediakan luasan lahan tertentu untuk menanam hijauan pakan ternak dengan segala permasalahan tata laksana pemeliharaannya. Bahkan di tingkat peternak kecilpun tidak jarang terjadi ketika musim kemarau tiba mereka terpaksa harus menjual sebagian ternaknya untuk mengatasi terbatasnya hijauan yang tersedia. Akankah hal seperti ini harus terjadi selamanya ? Jawabannya tentu tidak. Sebuah teknologi pengembangan peternakan domba dan kambing tanpa hijauan segar sudah ditemukan. Dengan menggunakan complete feed ternak domba dan kambing tidak perlu diberi hijauan segar lagi. Keunggulan Complete Feed Disamping mengandung nutrisi yang seimbang, keunggulan complete feed dibanding bahan pakan lain adalah harganya yang lebih murah. Hal ini dimungkinkan karena complete feed dibuat dari bahan baku limbah pertanian dan agroindustri ditambah perlakuan suplementasi bahan-bahan bernilai nutrisi tinggi. Keunggulan lainnya antara lain (1) hemat dalam penggunaan tenaga kerja (tenaga kerja 1 orang untuk 100-150 ekor), (2) mudah diaplikasikan, (3) waktu penggemukan relatif pendek (3-4 bulan), (4) pertumbuhan bobot badan cukup tinggi, (5) praktis dan ekonomis (1 ekor domba membutuhkan 1 kg/hari dan harga relatif murah Rp. 700,/kg). Karena keunggulannya tersebut penggunaan complete feed pada ternak domba setiap tahunnya terus meningkat. Memang diperlukan masa adaptasi untuk mengubah pakan ternak dari yang biasa diberikan ke pemberian complete feed. Bahan pembuatan Complete feed Bahan untuk pembuatan Complete feed adalah segala macam hijauan dan bahan dari tumbuhan lainnya yang di sukai oleh ternak ruminansia, seperti : Rumput,

Biasanya ini diperlukan bila bahan dasarnya kurang banyak mengadung karbohidrat Proses pembuatan Complete feed Setelah memahami prinsip dasar pembuatan Complete feed. bahan serta konstruksi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anda. Gentong plastik (biasanya berwarna biru) yang mempunyai tutup yang bisa di kunci dengan rapat. terutama yang mengandung banyak karbohidratnya. Prinsip yang harus di perhatikan adalah. semen dll tetap baik untuk di gunakan. Onggok (tepung) : 2. antara lain : Molase (melas) : 2. Jika ingin membuat dalam jumlah yang banyak sekali gus. Pilihlah ukuran. Bahan tambahan Dengan mengetahui prinsip fermentasi dan phase tahapan prosesnya .0 kg/100 kg hijauan. mulai kantong keresek plastik ukuran satu kilogram. Biji‐bijian kecil.5 kg/100 kg hijauan. maka proses tahap pelaksanaan pembuatan Complete feed akan menjadi sangat mudah di fahami apa dan mengapanya. artinya udara tidak bisa masuk maupun keluar dari dan ke dalam wadah tersebut. Dedak halus : 5. batang nanas. sehingga penutupannya bisa dilakukan dengan sangat rapat. maka kita bisa memanipulasi proses fermentasi dalam pebuatan Complete feed. sampai silo silindris dengan garis tengah 100 meter dan ketinggian 30 meter. Ukuran di sesuaikan dengan kebutuhan. Walaupun bahan dari metal.5 kg /100 kg hijauan. Manipulasi di tujukan untuk mempercepat proses atau untuk meningkatkan dan mempertahankan kadar nutrisi yang terkandung pada bahan baku Complete feed Manipulasi dengan penambahan bahan additive ini bisa dilakukan secara langsung dengan memberikan tambahan bahan‐bahan yang mengandung karbohidrat yang siap diabsorpsi oleh mikroba. maka silo tersebut akan kemasukan udara/oksigen yang bisa dan akan merusak Complete feed yang telah jadi karena terjadinya proses aerobic. maka cara yang termurah adalah dengan menggali tanah. saat membuka dan memberikan Complete feed pada ternak. Kemudian menggunakan kantung plastik yang di jual meteran. Ukuran di sesuaikan dengan kebutuhan. tongkol gandum. Karena di samping ukurannya yang sedang sehingga mudah untuk di angkat manusia. Ampas sagu : 7.0 kg/100 kg hijauan. pucuk tebu. merupakan salah satu pilihan yang terbaik. Tepung jagung : 3. Jagung. Penyiapan Silo (wadah kedap udara) Silo hanyalah nama sebuah wadah yang bisa di tutup dan kedap udara.5 kg/100 kg hijauan. tongkol jagung. dll Syarat hijauan (tanaman) yang dibuat Complete feed : Segala jenis tumbuhan atau hijauan serta bijian yang di sukai oleh ternak. kemudian dengan penambahan jumlah bisa memenuhi kebutuhan yang lebih banyak.Sorghum. Wadah tersebut juga harus kedap rembesan cairan. Untuk memenuhi kriteria ini maka bahan plastik merupakan jawaban yang terbaik dan termurah serta sangat fleksibel penggunaannya. lihat .

Ingin mencoba mencicipinya tetapi asam. Pemberian pada ternak yang belum terbiasa makan Complete feed. Biarkan silo tertutup rapat serta di letakan pada ruang yang tidak terkena matahari atau kena hujan secara langsung. lalu sesuaikan pembuatan silo. 6. di samping sangat merepotkan juga sangat riskan terhadap terjadinya proses pembusukan karena terjadi nya eksposur tehadap oksigen yang akan mengaktive kan bakteri aerob. ukuran pemotongan sebaiknya sekitar 5 centimeter. sehingga penggunaannya bisa sekali buka silo . jangan yang telah tersimpan lama – mengapa – lihat pada Prinsip Dasar Fermentasi Complete feed. karena oksigen harus sebanyak mungkin di kurangi atau di hilangkan sama sekali dari ruang silo – Lakukan penutupan dengan serapat mungkin sehingga tidak ada udara yang bisa masuk kedalam silo. lakukan cara tersebut untuk pembuatan Complete feed berikutnya. Jika hendak menggunakan bahan tambahan. 2. atau kantong plastik). maka taburkan bahan tambahan tersebut kemudian di aduk secara merata. Penyiapan bahan baku Complete feed serta penempatan pada silo: Bahan baku sebaiknya berasal dari tumbuhan atau bijian yang segar yang langsung di dapat dari pemanenan. lakukan penekanan atau pengepresan untuk setiap lapisan agar padat. 5. isinya langsung habis di konsumsi sehingga tidak adalagi sisa yang harus di simpan. Silo yang tidak di buka dapat terus di simpan sampai jangka waktu yang sangat lama asalkan tidak kemasukan udara. Wangi seperti buah‐buahan dan sedikit asam. Jika sudah terbiasa secara bertahap dapat seluruhnya diberi Complete feed sesuai dengan kebutuhan. maka cara and membuat Complete feed sudah sangat baik. Nilai 25 2. selama tiga minggu. Setelah tiga minggu maka Complete feed sudah siap di sajikan sebagai pakan ternak. Sedangkan untuk menilai kualitas hasil pembuatan Complete feed ini bisa di lihat di Kriteria Complete feed yang baik. Saat memasukan bahan baku kedalam silo secara bertahap. 1.dip hase‐6. bau wangi Nilai 20 . 7. Kenapa harus di padatkan. Inilah sebabnya kenapa pembuatan dalam jumlah kecil dengan menggunakan silo yang banyak serta portable (seperti gentong plastik biru. sebelum di masukan dalam silo. harus di berikan sedikit demi sedikit dicampur dengan hijauan yang biasa dimakan. jauh lebih berdaya guna di banding dengan pembuatan dalam jumlah sangat besar dalam satu wadah/silo. Penyimpanan sisa Complete feed ini . lapis demi lapis. Pemotongan atau Pencacahan Bahan Baku. 3. Masukan cacahan tersebut kedalam silo secara bertahap. sangat wangi dan terdorong untuk mencicipinya. Pemotongan dan pencacahan perlu di lakukan agar mudah di masukan dalam silo dan mengurangi terperangkapnya ruang udara di dalam silo serta memudahkan pemadatan. 8. jika penilaian anda mendapatkan hasil 100 atau mendekati 100. Kriteria Complete feed yang baik : Indikasi dan penjelasan serta nilai keberhasilannya: KEWANGIAN 1. Untuk itu ketahuilah jumlah kebutuhan ternak anda. 4.

Hitam.rasa/wangi baunya semakin kuat atau sama sekali tidak ada bau. Nilai 25 Kandungan airnya terasa sedikit banyak tetapi tidak terasa basah. 4. Bau asam. tetapi apabila dipegang terasa lembut dan empuk. harus dicuci dengan sabun supaya baunya hilang. Nilai 0 Jumlah nilai = Nilai wangi + Nilai rasa + Nilai warna + Nilai sentuh. Apabila menempel ditangan karena baunya yang wangi tidak dicucipun tidak apa ‐apa. tidak ada dorongan untuk mencobanya.3. 3. manis dan terasa asam seperti youghurt/yakult. angka 100 adalah yang terbaik Penyimpanan Complete feed: Complete feed dapat di simpan dalam waktu yang sangat lama selama tetap berada dalam keadaan kedap udara Diposkan oleh KTT Kambing PETRAMAS di 19:13 1. Nilai 0 RASA Apabila dicoba digigit. Seperti jamur dan kompos bau yang tidak sedap. Nilai 10 4. 2. Coklat agak kehitam‐hitaman. Nilai 25 Rasanya sedikit asam Nilai 20 Tidak ada rasa Nilai 10 Rasa yang tidak sedap. Nilai 10 Kandungan airnya banyak. Nilai 25 2. dan apabila diisap oleh hidung. . Apabila ditangan dicuci bau wanginya langsung hilang. 0 1. WARNA 1. terasa basah sedikit (becek) bau yang menempel ditangan. 1. mendekati warna kompos Nilai 0 SENTUHAN Kering. 3. Hijau kekuning‐ kuningan. Nilai 10 3. 2.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->