PERALATAN-PERALATAN KIMIA

1). Gelas Kimia (beaker)

berupa gelas tinggi, berdiameter besar dengan skala sepanjang dindingnya. Terbuat dari kaca borosilikat yang tahan terhadap panas hingga suhu 200 oC. Ukuran alat ini ada yang 50 mL, 100 mL dan 2 L. Fungsi : 1. Untuk mengukur volume larutan yang tidak memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi 2. 3. 4. Menampung zat kimia Memanaskan cairan Media pemanasan cairan

2). Labu Erlenmeyer

berupa gelas yang diameternya semakin ke atas semakin kecil dengan skala sepanjang dindingnya. Ukurannya mulai dari 10 mL sampai 2 L. Fungsi : 1. Untuk menyimpan dan memanaskan larutan 2. 3. Menampung filtrat hasil penyaringan Menampung titran (larutan yang dititrasi) pada proses titrasi

3). Gelas ukur

berupa gelas tinggi dengan skala di sepanjang dindingnya. Terbuat dari kaca atau plastik yang tidak tahan panas. Ukurannya mulai dari 10 mL sampai 2 L. Fungsi : Untuk mengukur volume larutan tidak memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi dalam jumlah tertentu 4). Pipet

Fungsi:

alat untuk mengambil cairan dalam jumlah tertentu maupun takaran bebas. 5). Buret

berupa tabung kaca bergaris dan memiliki kran di ujungnya. Ukurannya mulai dari 5 dan 10 mL (mikroburet) dengan skala 0,01 mL, dan 25 dan 50 mL dengan skala 0,05 mL. Fungsi : Untuk mengeluarkan larutan dengan volume tertentu, biasanya digunakan untuk titrasi. 6). Tabung reaksi

berupa tabung yang kadang dilengkapi dengan tutup. Terbuat dari kaca borosilikat tahan panas, terdiri dari berbagai ukuran. Fungsi : 1. Sebagai tempat untuk mereaksikan bahan kimia 2. 7). Kaca arloji Untuk melakukan reaksi kimia dalam skala kecil

terdiri dari corong dengan tangkai panjang dan pendek. 3. 9). Corong Tempat saat menimbang bahan kimia Tempat untuk mengeringkan padatan dalam desikator terbuat dari plastik atau kaca tahan panas dan memiliki bentuk seperti gelas bertangkai. Cara menggunakannya dengan meletakkan kertas saring ke dalam corong tersebut. 8). Labu Ukur Leher Panjang . Sebagai penutup gelas kimia saat memanaskan sampel 2. terdiri dari berbagai ukuran diameter. Fungsi : Untuk menyaring campuran kimia dengan gravitasi. Fungsi : 1.berbuat dari kaca bening.

Spatula . 10). kaca atau batu granit Fungsi: untuk menghancurkan dan mencampurkan padatan kimia. 11).Fungsi : Untuk membuat dan atau mengencerkan larutan dengan ketelitian yang tinggi. Mortar dan pestle terbuat dari porselen.

Untuk mengambil bahan kimia yang berbentuk padatan 2. Kaki tiga besi yang menyangga ring Fungsi : digunakan untuk menahan kawat kasa dalam pemanasan. Kawat kasa kawat yang dilapisi dengan asbes Fungsi : digunakan sebagai alas dalam penyebaran panas yang berasal dari suatu pembakar. terbuat dari stainless steel atau alumunium. . Fungsi : 1. 13). Dipakai untuk mengaduk larutan 12).berupa sendok panjang dengan ujung atasnya datar.

Bunsen Fungsi : Untuk memanaskan larutan dan dapat pula digunakan untuk sterilisasi dalam proses suatu proses. Burner / pembakar spiritus Fungsi: digunakan untuk memanaskan bahan kimia. Bola hisap .14). 15). 16).

kabut dan zat-zat kimia yang meletup ketika dilakukan pemanasan. misalnya H2SO4. serbuk debu. mengambil udara (aspirate) dan mengosongkan (empty). 17). Googles Fungsi : Untuk melindungi mata dari bahan yang menyebabkan iritasi. uap logam. Terbuat dari karet yang disertai dengan tanda untuk menyedot cairan (suction). Dan melindungi dari percikan api. Tanur .Fungsi : digunakan untuk membantu proses pengambilan cairan. 18).

Penjepit Fungsi : Untuk menjepit tabung reaksi. Desikator .Fungsi : Digunakan sebagai pemanas pada suhu tinggi. 20). 19). sekitar 1000 °C.

blogspot. Misalnya untuk memisahkan pelarut n-heksana yang digunakan untuk megektraksi minyak dari suatu bahan. Rotavapor . Dikenal dua jenis desikator yaitu desikator biasa dan desikator vakum. http://chemistryfour.html NAMA ALAT FUNGSI Untuk memisahkan zat dari suatu campuran.Fungsi : Untuk menyimpan bahan-bahan yang harus bebas air dan mengeringkan zat-zat dalam laboratorium.com/2012/09/alat-alat-kimia_8.

Cawan petri selalu berpasangan. Digunakan untuk mengukur tingkat keasaman dari suatu zat. Larutan buffer biasanya telah disertakan dalam kemasannya. pH meter (ada 2 macam yaitu digital dan anolog) . Botol Semprot digunakan untuk membiakkan sel. dapat pula dibeli di toko-toko kimia.biasanya digunakan untuk menympan aquades dan digunakan untuk mencuci ataupun membilas bahan-bahan yang tidak larut dalam air. Biasanya sebelum digunakan dikalibarasi terlebih dahulu menggunakan larutan buffer. Cara menggunakan: menekan botol maka aquades akan keluar. yang ukurannya agak kecil sebagai wadah dan yang lebih besar merupakan tutupnya Cawan petri atau awan Eko atau telepa Petri (ada 2 macam yaitu yang terbuat dari kaca dan plastik) Bermacam-macam pH meter yang telah diproduksi oleh pabrik-pabrik. Selain itu digunakan juga untuk mencuci atau menetralkan peralatan-peralatan yang akan digunakan.

Multimeter (ada 2 macam yaitu digital dan analog) Untuk membuat ozon dalam laboratorium dengan bahan dasar oksigen (O2) murni Ozon generator Pemadam kebakaran . Misalnya untuk mengukur kuat arus yang dihasilkan dari reaksi redoks dalam sel galvani.Untuk mengukur kuat arus listrik atau hambatan.

dan sampel akan terbakar oleh api listrik dari kawat logam erpasang dalam tabung. bahan bakar. Kalorimeter Bom . corong Büchner yang dihubungkan dengan labu yang terhubung dengan pompa vakum.Tabung Pemadam API Powder/Multipurs Digunakan untuk menyaring. Kalorimeter bom adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kalor (nilai kalori) yang dibebaskan pada pembakaran sempurna (dalam O2berlebih) suatu senyawa. Cairan yang akan disaring ditumpahkan ke dalam corong dan dihisap ke dalam labu dari dasar corong yang berpori dengan pompa vakum. bahan makanan. Sejumlah sampel ditempatkan pada tabung beroksigen yang tercelup dalam medium penyerap kalor (kalorimeter). Bahan penyaring (biasanya kertas saring) diletakkan di atas corong tersebut dan dibasahi dengan pelarut untuk mencegah kebocoran pada awal penyaringan.

kalor yang dibebaskan/diserap menyebabkan perubahan suhu pada kalorimeter. Pada dasarnya.Kalorimeter larutan adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kalor yang terlibat pada reaksi kimia dalam sistem sistem. Neraca analitik . Kalorimeter Larutan Untuk menimbang massa suatu zat Timbangan atau neraca Untuk menimbang massa suatu zat. Tingkat ketelitian lebih tinggi neraca di atas.

mbaga.Digunakan sebagai wadah untuk mereaksikan atau mengubah suatu zat pada suhu tinggi. kawat platina juga sering digunakan. Misalnya penguapan larutan dari suatu bahan yang tidak mudah menguap. antimon) Wadah atau tempat menyimpan bahanbahan kimia . Selain kawat nikrom. Kawat nikrom (alloy nikel dan krom) (warna nyala unsur natrium. kalium. kalsium. Walaupun demikian beberapa zat memberikan warna nyala yang hampir sama sehingga sulit dibedakan. litium dan te. Hal ini disebabkan setiap zat memberi warna nyala yang spesifik artinya setiap zat memiliki warna yang berbeda antara satu dengan yang lain. mengabukan kertas saring. Evaporating dish atau cawan porselin Untuk mengidentifikasi suatu zat dengan cara uji nyala.

Alat yang digunakan adalah corong pisah. Prinsip dasar pemisahan ini adalah pemisahan senyawa yang memiliki perbedaan kelarutan pada dua pelarut yang berbeda.Digunakan untuk menyimpan larutan bahan kimia atau sering juga di gunakan untuk menyimpan indikator asam basa seperti fenolftalin. Botol reagen atau botol pereaksi Kaca pembesar.wordpress. distilasi. ektraksi dikelompokkan menjadi ekstraksi cair-cair dan padat-cair.com/2011/05/31/beberapa-alat-kimia-dalam-laboratorium-besertafungsinya/ Alat untuk mengekstrak (ekstraktor) Pemisahan suatu senyawa dari campurannya atau lebih dikenal dengan istilah pemurnian dapat dilakukan dengan berbagai metoda. Dapat digunakan untuk mengamati kenaikan atau penurunan suhu pada termometer terutama termometer raksa yang tidak berwarna. . Lup http://wanibesak. atau dengan kromatografi. Ektraksi cair-cair dilakukan untuk mendapatkan suatu senyawa dalam campuran berfasa cair dengan pelarut lain yang fasanya cair juga. Berdasarkan fasanya. Ektraksi merupakan salah satu langkah untuk mendapatkan senyawa dari sistem campuran. Metoda yang dapat ditempuh adalah metoda ekstraksi.

pendingin Liebig (b). Penyaring buchner . 4. pelarut pada labu (a) dipanaskan dan akan menguap. Alat untuk distilasi (distiler) Distilasi adalah metode pemisahan berdasarkan perbedaan titik didih komponen-komponen yang ada di dalam campuran. selanjutnya pelarut akan masuk pada ektraktor (c). uap yang digunakan biasanya berupa uap air. terkondensasi pada pendingin (c). Misalnya untuk mengekstrak minyak non-atsiri (senyawa yang terdapat pada bahan alam yang tidak mudah menguap). Pada distilasi uap. Salah satu alat yang dapat digunakan untuk reaksireaksi yang berlangsung pada suhu tinggi adalah seperangkat alat refluks. Alat untuk reflux Reaksi kimia kadang dapat berlangsung sempurna pada suhu di atas suhu kamar atau pada titik didih pelarut yang digunakan pada sistem reaksi. 2. sampel yang telah dibungkus dengan kertas saring ditempatkan pada tabung ektraktor (b). Apabila pelarut telah mencapai batas atas kapiler pelarut yang telah kontak dengan sampel akan masuk pada labu (a). Beberapa alat refluks ditampilkan pada gambar di samping. Metode ini dikenal sebagai distilasi pengurangan tekanan. pendingin Liebig (b) dan corong pisah (c). Bagian ujung atas (c) merupakan pendingin Allihn atau pendingin bola. Ekstraktor soxhlet ini merupakan ektraktor kontinyu. Distilasi pengurangan tekanan dilakukan apabila komponen akan mengalami dekomposisi pada titik didihnya. [2] seperangkat alat refluks dilengkapi dengan labu alas bulat (a). Distilasi biasa dilakukan untuk pemisahan campuran yang memiliki perbedaan titik didih yang cukup besar. dan pengaduk atau termometer (d). Larutan pengekstrak ditempatkan pada labu alas bulat (a). corong pisah (c). 3. Begitu seterusnya. Selain itu distilasi juga dapat dilakukan pada tekanan di bawah tekanan atmosfer. Alat yang digunakan adalah ektraktor soxhlet. [3] seperangkat alat refluks dilengkapi dengan labu alas bulat (a). Ada beberapa tipe alat refluks. Bila selisih titik didih komponen-komponen yang ada pada campuran kecil maka komponen alat distilasi ditambah dengan kolom vigreux. Alat refluks paling sederhana [1] dilengkapi dengan labu alas bulat (a) dan pendingin Liebig (b).Ekstraksi padat-cair dilakukan bila ingin memisahkan suatu komponen dalam suatu padatan dengan menggunakan suatu pelarut cair. Sedangkan distilasi uap dilakukan untuk pemisahan campuran yang memiliki perbedaan tekanan uap jenuh yang cukup antara komponen-komponen yang ada pada campuran.

2008 • 197 Comments Sebelum mulai melakukan praktikum di laboratorium. praktikan harus mengenal dan memahami cara penggunaan semua peralatan dasar yang biasa digunakan dalam laboratorium kimia serta menerapkan K3 di laboratorium. sedangkan pada penyaring buchner. filtrat dipisahkan dari sistem campuran dengan cara disedot atau divakum. 5.Digunakan untuk tempat eluen (larutan pengembang) dan plat KLT yang telah dibubuhi (ditotol) sampel atau standar. Pengenalan alat gelas November 25.Penyaring Buchner digunakan untuk proses penyaringan yang tidak dapat dilakukan dengan penyaring biasa. Penyaringan biasa dilakukan dengan memanfaatkan gaya grafitasi. alat gelas lab Gambar 1. Berikut ini diuraikan beberapa peralatan yang akan digunakan pada Praktikum Kimia Dasar. Tabung pengembang (chamber) Alat gelas ini digunakan pada percobaan kromatografi lapis tipis (KLT). Peralatan gelas sederhana untuk praktikum kimia 1. Gambar 1 menunjukkan contoh peralatan gelas laboratorium. Labu Takar .

Perhatikan meniscus pada saat pembacaan skala. atau membantu pada saat pengenceran. labu ukur. 2. buret dan sebagainya. . Gelas Ukur Digunakan untuk mengukur volume zat kimia dalam bentuk cair. Gelas Beker Alat ini bukan alat pengukur (walaupun terdapat skala. 4. Erlenmeyer Alat ini bukan alat pengukur. Digunakan juga untuk menolong pada waktu menuangkan/mendekantir cairan dalam proses penyaringan. dan 8. Pengaduk Gelas Digunakan untuk mengaduk suatu campuran atau larutan kimia pada waktu melakukan reaksi kimia. namun ralatnya cukup besar). Digunakan untuk menolong pada saat memasukkan cairan ke dalam suatu wadah dengan mulut sempit. Kadang-kadang boleh juga digunakan untuk memanaskan larutan. 3. Digunakan untuk tempat larutan dan dapat juga untuk memanaskan larutan kimia. Merupakan botol tempat akuades. 7. Untuk menguapkan solven/pelarut atau untuk memekatkan. Alat ini tersedia berbagai macam ukuran. tersedia bermacam-macam ukuran.Digunakan untuk menakar volume zat kimia dalam bentuk cair pada proses preparasi larutan. Corong Biasanya terbuat dari gelas namun ada juga yang terbuat dari plastic. 5. seperti : botol. walaupun terdapat skala pada alat gelas tersebut (ralat cukup besar). 6. Alat ini mempunyai skala. Botol Pencuci Bahan terbuat dari plastic. yang digunakan untuk mencuci. Digunakan untuk tempat zat yang akan dititrasi. Tidak boleh digunakan untuk mengukur larutan/pelarut dalam kondisi panas.

Kawat Kasa Terbuat dari bahan logam dan digunakan untuk alas saat memanaskan alat gelas dengan alat pemanas/kompor listrik. Spatula Terbuat dari bahan logam dan digunakan untuk alat Bantu mengambil bahan padat atau kristal. dan 10. berwarna merah dan biru. . Digunakan untuk mereaksikan zat zat kimia dalam jumlah sedikit. dan 13. dan 22. digunakan untuk menjepit tabung reaksi pada saat pemanasan.9. namun ukurannya lebih kecil. Digunakan sebagai tempat sample untuk analisis dengan spektrofotometer. Rak Untuk tempat Tabung Reaksi Rak terbuat dari kayu atau logam. 11. atau untuk membantu mengambil kertas saring atau benda lain pada kondisi panas. 17. Kuvet Bentuk serupa dengan tabung reaksi. 12. Tabung Reaksi Terbuat dari gelas. 18. Kuvet tidak boleh dipanaskan. 16. methyl orange (MO) dan sebagainya. Kaca Preparat 15. polistirena atau polimetakrilat. Penjepit Penjepit logam. 14. Digunakan sebagai tempat meletakkan tabung reaksi. Kertas Lakmus Merupakan indikator berbentuk kertas lembaran-lembaran kecil. Indikator yang lain ada yang berbentuk cair missal indikator Phenolphtalein (PP). Merupakan alat untuk mengukur atau mengetahui tingkat keasaman (pH) larutan. Dapat dipanaskan. Bahan dapat dari silika (quartz).

23 dan 24.id/ Alat-alat Laboratorium Kimia 09/12/2010 49 KOMENTAR . http://labkd. Digunkan untuk mengambil larutan dengan volume tepat sesuai dengan label yang tertera pada bagian yang menggelembung (gondok) pada bagian tengah pipet. Gunakan propipet atau pipet pump untuk menyedot larutan. jangan dihisap dengan mulut. 21. 25. 27. Mempunyai skala dank ran. dan dikeluarkan sedikit demi sedikit melalui kran.ac. Sikat Sikat dipergunakan untuk membersihkan (mencuci) tabung. Cawan Porselein Alat ini digunakan untuk wadah suatu zat yang akan diuapkan dengan pemanasan. berbentuk seperti gambar di bawah ini. Buret Terbuat dari gelas. Pipet Gondok Pipet ini berbentuk seperti dibawah ini.19. Digunakan untuk mengambil larutan dengan volume tertentu. Pipet ini memiliki skala. Pipet Ukur Adalah alat yang terbuat dari gelas. Zat yang digunakan untuk menitrasi (titran) ditempatkan dalam buret. 20. Gunakan propipet atau pipet pump untuk menyedot larutan.blog. Digunakan untuk tempat zat yang akan ditimbang. 26. Volume dari zat yang dipakai dapat dilihat pada skala. Gelas Arloji Terbuat dari gelas. Digunakan untuk melakukan titrasi. Pipet Pasteur (Pipet Tetes) Digunakan untuk mengambil bahan berbentuk larutan dalam jumlah yang kecil.ugm.

Cawan Petri 3 Cawan Petri atau telepa Petri adalah sebuah wadah yang bentuknya bundar dan terbuat dariplastik atau kaca yang digunakan untuk membiakkan sel. satu tetes cairan yang menggantung pada ujung buret harus ditransfer ke labu penerima.Ada Tugas Kimia yang suruh tulis 10 alat-alat laboratorium kimia? cekidot! tinggal pilih. Oleh karena presisi buret yang tinggi. Kaidah yang umumnya digunakan adalah dengan menambahkan 0. Ketika membaca buret. . lebih dari 10 kok! Buret Buret adalah sebuah peralatan gelas laboratorium berbentuk silinder yang memiliki garis ukur dan sumbat keran pada bagian bawahnya. Cawan Petri selalu berpasangan. Bahkan ketebalan garis ukur juga mempengaruhi. Ia digunakan untuk meneteskan sejumlah reagen cair dalam eksperimen yang memerlukan presisi. ahli bakteri berkebangsaan Jerman. kehati-hatian pengukuran volume dengan buret sangatlah penting untuk menghindarigalat sistematik. Cawan Petri dinamai menurut nama penemunya pada tahun 1877. Buret sangatlah akurat. mata harus tegak lurus dengan permukaan cairan untuk menghindari galat paralaks. bagian bawah meniskus cairan harus menyentuh bagian atas garis. yang ukurannya agak kecil sebagai wadah dan yang lebih besar merupakan tutupnya. Oleh karena presisinya yang tinggi. biasanya dengan menyentuh tetasan itu ke sisi labu dan membilasnya ke dalam larutan dengan pelarut. buret kelas A memiliki akurasi sampai dengan ± 0.05 cm . yaitu Julius Richard Petri (1852–1921).02 mL jika bagian bawah meniskus menyentuh bagian bawah garis ukur. seperti pada eksperimen titrasi.

Cawan Petri plastik dapat dimusnahkan setelah sekali pakai untuk kultur bakteri. diklorometana. Corong ini kemudian ditutup dan digoyang dengan kuat untuk membuat dua fase larutan tercampur. Corong Pemisah Corong pemisah atau corong pisah adalah peralatan laboratorium yang digunakan dalam ekstraksi cair-cair untuk memisahkan komponen-komponen dalam suatu campuran antara dua fase pelarut dengan densitas berbeda yang takcampur. ataupun etil asetat. Gelas Kimia . Kebanyakan pelarut organik berada di atas fase air keculai pelarut yang memiliki atom dari unsur halogen. Ia mempunyai penyumbat di atasnya dan keran di bawahnya. atau bijibijian. Corong pemisah berbentuk kerucut yang ditutupi setengah bola. Umumnya salah satu fase berupa larutan air dan yang lainnya berupa pelarut organik lipofilik seperti eter. MTBE. Dalam skala industri. Ukuran corong pemisah bervariasi antara 50 mL sampai 3 L. campuran dan dua fase pelarut dimasukkan ke dalam corong dari atas dengan corong keran ditutup. Untuk memakai corong ini. Corong ini kemudian didiamkan agar pemisahan antara dua fase berlangsung. Corong pemisah yang digunakan dalam laboratorium terbuat dari kaca borosilikat dan kerannya terbuat dari kacaataupun Teflon.Alat ini digunakan sebagai wadah untuk penyelidikan tropi dan juga untuk mengkultur bakteri.khamir. kloroform. Penyumbat dan keran corong kemudian dibuka dan dua fase larutan ini dipisahkan dengan mengontrol keran corong. Corong ini kemudian dibalik dan keran dibuka untuk melepaskan tekanan uap yang berlebihan. spora. corong pemisah bisa berukuran sangat besar dan dipasangsentrifuge.

Fakta ini mebentuk dasar untuk mengerjakan soal yang mebahas pengenceran. Labu Ukur Labu Ukur adalah sebuah perangkat yang memiliki kapasitas antara 5 mL sampai 5 L dan biasanya instrumen ini digunakan untuk mengencerkan zat tertentu hingga batas leher labu ukur. labu ukur yang kering sangatlah baik untuk digunakan. Tetapi biasanya bahan kimia ini terlalu pekat untuk langsung digunakan. penambahan aquadets hingga dasar meniskus yang menyentuh leher labu ( meniskus berada di atas garis leher ). Campuran digoyang melingkar ( diolek ) untuk melarutkan zat terlarut Setelah ditambahkan air lagi. Ada beberapa langkah dalam mempersiapkan suatu larutan dengan molaritas tertentu:     Zat terlarut ditimbang teliti ke dalam sebuah labu volumetri ( labu ukur ). misalnya pereaksi/reagen untuk analisa kimia kualitatif atau untuk pembuatan larutan standar sekunder pada analisa titrimetri/volumetri. Dalam rangka melakukan kerja rutin di laboratorium. labu ukur harus dicuci terlebih dahulu. Sebelum menggunakan instrumen ini. Selama proses ini. Untuk zat yang berwarna. Ditambahkan air suling. Proses pengenceran melibatkan pencampuran suatu larutan pekat dengan pelarut tambahan untuk memberikan volume akhir yang lebih besar. banyak mol yang dalam larutan tetap. Dalam keadaan bagaimanapun. untuk zat yang tidak berwarna. Alat ini biasanya digunakan untuk mendapatkan larutan zat tertentu yang nantinya hanya digunakan dalam ukuran yang terbatas hanya sebagai sampel dengan menggunakan pipet. tidaklah luar biasa untuk memiliki larutan encer atau mengurangi kepekatan mereka dengan menambahkan sejumlah pelarut. Dalam sistem pengenceran. Banyak bahan kimia laboratorium dibeli dalam bentuk larutan air yang pekat karena inilah cara pembelian yang paling ekonomis. Terdapat berbagai ukuran mulai dari 25 mL sampai 5 Liter. penambahan aquadest sampai menunjukkan garis meniskus berada di leher labu. jadi tidak cocok untuk pembuatan larutan yang perlu ketelitian tinggi (secara kuantitatif). . Lebih baik menggunakan sabun agar zat – zat yang tidak dibutuhkan dapat terlarut dan akhirnya terbuang. digunakan pipet tetes untuk menambahkan air dengan hati – hati sampai volume permukaan cairan tepat berimpit dengan tanda lingkaran pada leher labu. dan karenanya harus diencerkan. dan hanya volumenya yang bertambah.Gelas kimia adalah sebagai tempat untuk melarutkan zat yang tidak butuh ketelitian tinggi.

 Labu disumbat dan kemudian dikocok agar larutan seragam. m1 * g * L1 = m2 * g * L2 dengan m1. By “Timbangan Avery” Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membeli sebuah timbangan adalah linearitas timbangan. Salah satu contoh timbangan adalah neraca pegas (dinamometer). Timbangan/neraca dikategorikan kedalam sistemmekanik dan juga elektronik. Persamaan matematis suatu neraca pegas dinyatakan dalam: k*X=m*g dengan k = konstanta pegas X = defleksi m = massa g = gravitasi Neraca/timbangan dengan bandul pemberat (seperti yang terdapat di pasar ikan/sayur) menimbang massa. Timbangan adalah suatu alat yang sangat penting keberadaannya dalam kehidupan sehari-hari kita. pelayanan purna jual. Timbangan Timbangan/neraca adalah alat yang dipakai melakukan pengukuran massa suatu benda. suku cadang (spare part) selalu tersedia. Mengikuti hukum tuas (persamaan momen). dan hal ini diperhatikan oleh pemerintah dengan mendirikan Dinas Metrologi untuk mengelolanya. Biasanya menggunakan massa pembanding yang lebih kecil dengan lever (tuas) yg panjang. massa benda kedua . karena ini akan menjadi suatu hal yang sangat penting untuk kelanjutannya nanti. dukungan tenagateknisi yang banyak dan berpengalaman. Neraca pegas (seperti timbangan badan) mengukur berat. defleksi pegasnya ditampilkan dalam skala massa (label angkanya sudah dibagi gravitasi). Neraca pegas adalah timbangan sederhana yang menggunakan pegas sebagai alat untuk menentukan massa benda yang diukurnya.m2 = massa benda pertama.

perunggu juga umum digabungkan dengan bahan lain untuk membuat pipa besi. Pipa Air Pipa air ialah pipa atau tabung. Timbangan bandul menunjukkan angka yg sama di mana pun. sebelum penemuan bahan plastik namun pengepas non-konduktif khusus harus digunakan di mana peralihan bisa dibuat untuk pipa logam lain. Pipa dari bahan besi adalah alternatif tembaga.L2 = panjang tuas pertama. kebanyakan terbuat dari polivinil klorida (PVC). Spatula . Selain itu. saluran besi. asal masih ada gravitasi untuk menggerakkan timbangan.polietilena. Pateri logam campuran berlapis timah umum digunakan untuk menggabungkan pipa tembaga.L1. atau tembaga yang membawa air bersih yang diberi tekanan udara dan dibersihkan ke bangunan-bangunan (sebagai bagian sistem air perkotaan). kecuali untuk pengepas akhir. bahan kayu digunakan sebagai pipa di Boston dan Montréal. namun sekarang lebih banyak digunakan pateri campuran berlapis logam putih untuk menggabungkan pateri agar mengurangi dampak buruk timah. agar menghindari karatan akibat reaksi elektrokimia antara logam-logam yang tak cocok (lihat sel Galvano). Pada tahun 1800-an. timah menjadi bahan pilihan untuk pipa air. panjang tuas kedua g = gravitasi Neraca pegas menunjukkan angka yang berbeda di bumi dan bulan. atau di daerah yg gravitasinya berbeda. khususnya karena kelunakannya. juga dalam bangunan. Selama berabad-abad.

Batang itu panjangnya seharusnya 20 cm untuk digunakan pada tabung reaksi dan 8 – 10 cm untuk pinggan dan gelas piala kecil. digunakan sebagai sendok kecil untuk mengambil bahan kimia. ( Vogel. Batang kaca yang ujungnya berkaret disebut juga policeman digunakan untuk membuat zat padat dari dinding dalam wadah kaca.Spatula adalah alat untuk mengambil obyek. ataupun perubahan suhu. Berasal dari sebatang kaca yang berdiameter 4 mm. Prinsip kerja termometer ada bermacam-macam. yang paling umum digunakan adalah termometer air raksa. Istilah termometer berasal dari bahasa Latin thermo yang berarti bahang dan meter yang berarti untuk mengukur. digunakan untuk melubangi ujung kerucut kertas saring untuk meindahkan isi kertas saring ke bejana lain. Pipa kaca berongga tidak boleh digunakan sebagai batang pengaduk. Spatula yang sering digunakan di laboratoriumbiologi atau kimia berbentuk sendok kecil. Suatu batang yang satu ujungnya runcing yang dibuat dengan memanaskan sebatang batang kaca pada nyala. dipotong menurut panjang yang sesuai dan ujung – ujungnya dibulatkan dengan nyala Bunsen. Ada tiga jenis spatula untuk keperluan laboratorium:    Spatula yang terbuat dari logam (stainlessteel) digunakan untuk mengambil obyek yang telah diiris untuk sediaan mikroskop. Alat ini juga dapat digunakan untuk mengaduk dalam pembuatan larutan kecuali larutan asam. dengan semprotan air dari sebuat botol cuci. pipih dan bertangkai. Spatula politena atau tanduk. Batang pengaduk terbuat dari politena ( polietilena ) dengan suatu dayung yang berbentuk kipas pada kedua ujungnya berfungsi sebagai policeman yang memuasakan pada temperatur laboratorium : dayung ini dapat dilekukkan dalam segala bentuk. digunakan sebagai sendok untuk mengambil bahan kimia padat. Spatula nekel adalah spatula yang disepuh dengan nekel. Voltmeter . 1990 : 156 ) Termometer Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur). kemudian menarik pada waktu masih lunak seperti dalam membuat jet kaca dan menatahkan menjadi dua.

Beker seringkali dibubuhi dengan ukuran yang terdapat pada sisi beker yang mengindikasikan volume tertampung. Beker secara umum berbentuk silinder dengan dasar yang bidang dan tersedia dalam berbagai ukuran. 100. . 150. Keakuratan ukuran ini sangat bervariasi.Merupakan alat/perkakas untuk mengukur besar tegangan listrik dalam suatu rangkaian listrik. Beker Beker atau kadangkala disebut sebagai gelas beker adalah sebuah wadah penampung yang digunakan untuk mengaduk. Beker berbeda dengan labu laboratorium terlihat dari sisinya yang lurus dan bukannya miring. beker dengan volume 250 mL ditandai dengan garis-garis yang mengindikasikan volume zat tertampung sebesar 50. Umumnya tabung tersebut berukuran 15 x 10cm (tinggi x diameter). 200. Alat ini terdiri dari tiga buah lempengan tembaga yang terpasang pada sebuah bakelite yang dirangkai dalam sebuah tabung kaca atau plastik. Beker dapat ditutup dengan kaca pengamat untuk mencegah kontaminasi dan penyusutan zat. mencampur. Beker yang digunakan untuk menampung zat kimia yang korosif seperti asam atau zat-zat lainnya yang sangat reaktif biasanya terbuat dari PTFE ataupun bahan-bahan yang reaktivitasnya rendah. Biasanya beker lebih sering digunakan dalam percobaan kimia dasar. mulai dari 1 mL sampai beberapa liter. Sebagai contoh. Lempengan luar berperan sebagai anoda sedangkan yang di tengah sebagai katoda. Beker dapat terbuat dari kaca (umumnya kaca borosilikat ataupun dari plastik. dan memanaskan cairan yang biasanya digunakan dalam laboratorium. dan 250 mL.

Di bagian atasnya terdapat sebuah silinder dengan dasar yang berpori-pori. namun ia lebih kecil dan biasanya terbuat dari kaca. Bahan penyaring (biasanya kertas saring) diletakkan di atas corong tersebut dan dibasahi dengan pelarut untuk mencegah kebocoran pada awal penyaringan. Krus tersedia dalam berbagai ukuran. Kalorimeter Makanan . Corong Hirsch juga memiliki struktur dan kegunaan yang sama. namun kadangkala ada juga yang terbuat dari kacadan plastik. [1] Ia biasanya terbuat dari porselen.Corong Buchner Corong Büchner adalah sebuah peralatan laboratorium yang digunakan dalam penyaringan vakum. Cairan yang akan disaring ditumpahkan ke dalam corong dan dihisap ke dalam labu dari dasar corong yang berpori denganpompa vakum. Krus Krus adalah sebuah peralatan laboratorium yang berbentuk seperti cawan yang digunakan untuk menampung senyawa kimia pada proses pemanasan yang menggunakan temperatur yang sangat tinggi.

yang tangkainya menembus tutup ebonit.5 cm. atau lemak. Ujung bawah pipa spiral itu menembus lubang sumbat karet pada penyungkup dan ujung atasnya menembus tutup ebonit bagian tengah. Tabung kaca itu diletakkan di atas sebuah keping asbes dan ditahan oleh 3 buah keping. Kawat nikelin itulah yang akan menyalakan makanan dalam cawan bila berpijar oleh arus listrik. Bagian atas tabung kaca ini ditutup dengan lempeng ebonit yang bundar. Di atas keping asbes itu terdapat sebuah cawan aluminium. Bagian dasarnya melengkung ke atas membentuk sebuah penyungkup.protein. Dekat cawan terdapat pipa logam untuk mengalirkan oksigen. Di dalam tabung kaca itu terdapat sebuah pengaduk. tempat untuk memasukkan sebuah termometer ke dalam tabung kaca.5 cm. Di bawah keping asbes itu terdapat kabel listrik yang akan dihubungkan dengan sumber listrik bila digunakan. Alat ini terdiri dari sebuah tabung kaca yang tingginya kurang lebih 19 cm dan garis menengahnya kurang lebih 7. Penyungkup ini disumbat dengan sebuah sumbat karet yang yang berlubang di bagian tengah. Kalorimeter Bom . Pada tutup ebonit itu masih terdapat lagi sebuah lubang. Keping itu berbentuk bujur sangkar yang sisinya kurang lebih 9. juga terdapat sebuah pipa spiral dari tembaga.Kalorimeter makanan adalah alat untuk menentukan nilai kalor zat makanan karbohidrat. Di atas cawan itu tergantung sebuah kawat nikelin yang berhubungan dengan kabel listrik di bawah keping asbes.

Contoh kalorimeter bom adalah kalorimeter makanan.Kalorimeter bom adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kalor (nilai kalori) yang dibebaskan pada pembakaran sempurna (dalam O2 berlebih) suatu senyawa. kalor yang dibebaskan/diserap menyebabkan perubahan suhu pada kalorimeter. Sungkup asap berguna untuk mengurangi kontak seseorang terhadap asap yang berbahaya. Terdapat dua jenis sungkup asap yaitu jenis saluran (ducted) dan jenis . dan sampel akan terbakar oleh api listrik dari kawat logam terpasang dalam tabung. Sungkup asap awalnya terbuat dari kayu. Kalorimeter Larutan Kalorimeter larutan adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kalor yang terlibat pada reaksi kimia dalam sistem larutan. tetapi sekarang kebanyakan sungkup asap dibuat dari baja karbon berlapis epoksi. biasa terdapat dalam laboratorium kimia. bahan makanan. Kini kalorimeter larutan dengan ketelitian cukup tinggi dapat diperoleh di pasaran Sungkup asap Sebuah sungkup asap atau lemari asap (atau Bahasa Inggris: fume hood) adalah sebuah peralatan ilmiah yang besar. Sejumlah sampel ditempatkan pada tabung beroksigen yang tercelup dalam medium penyerap kalor (kalorimeter). Berdasarkan perubahan suhu per kuantitas pereaksi kemudian dihitung kalor reaksi dari reaksi sistem larutan tersebut. bahan bakar. Pada dasarnya.

Awalnya. Ia digunakan untuk meneteskan sejumlah reagen cair dalam eksperimen yang memerlukan presisi. .05 cm3.com/2010/12/09/alat-alat-laboratorium-kimia/ Buret Dari Wikipedia bahasa Indonesia. seperti pada eksperimen titrasi. ensiklopedia bebas Diagram buret modern Buret adalah sebuah peralatan gelas laboratorium berbentuk silinder yang memiliki garis ukur dan sumbat keran pada bagian bawahnya. digunakan saluran pipa polivinil klorida atau polipropilena. Sedangkan pada tipe resirkulasi. namun telah ditinggalkan untuk alasan kesehatan. buret kelas A memiliki akurasi sampai dengan ± 0. http://prkita. Sungkup asap jenis saluran memiliki cara kerja sebagai berikut: udara dihisap dari depan lemari tempat percobaan dilakukan. Pada tipe saluran. pada jenis saluran ini digunakan saluran lubang asbes. Buret sangatlah akurat. dan dialirkan kembali ke ruangan.resirkulasi (recirculating).wordpress. kemudian dibuang keluar dari laboratorium. udara yang dihisap kemudian disaring hingga menjadi tidak berbahaya.

atau biji-bijian. Alat ini digunakan sebagai wadah untuk penyelidikan tropi dan juga untuk mengkultur bakteri. Cawan Petri plastik dapat dimusnahkan setelah sekali pakai untuk kultur bakteri. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Cawan Petri kaca pireks.wikipedia. Cawan Petri selalu berpasangan. http://id. http://id. Ketika membaca buret. kehati-hatian pengukuran volume dengan buret sangatlah penting untuk menghindari galat sistematik.02 mL jika bagian bawah meniskus menyentuh bagian bawah garis ukur. bagian bawahmeniskus cairan harus menyentuh bagian atas garis. spora. yang ukurannya agak kecil sebagai wadah dan yang lebih besar merupakan tutupnya. ahli bakteri berkebangsaan Jerman. Bahkan ketebalan garis ukur juga memengaruhi.Menggunakan buret [sunting] Oleh karena presisi buret yang tinggi. mata harus tegak lurus dengan permukaan cairan untuk menghindari galat paralaks. yaitu Julius Richard Petri (1852–1921).org/wiki/Buret\ Cawan Petri Dari Wikipedia bahasa Indonesia. satu tetes cairan yang menggantung pada ujung buret harus ditransfer ke labu penerima. biasanya dengan menyentuh tetasan itu ke sisi labu dan membilasnya ke dalam larutan dengan pelarut. Cawan Petri atau telepa Petri adalah sebuah wadah yang bentuknya bundar dan terbuat dari plastik atau kaca yang digunakan untuk membiakkan sel.org/wiki/Cawan_Petri Gelas kimia Dari Wikipedia bahasa Indonesia. ensiklopedia bebas . khamir. Oleh karena presisinya yang tinggi. Kaidah yang umumnya digunakan adalah dengan menambahkan 0. Cawan Petri dinamai menurut nama penemunya pada tahun 1877.wikipedia.

blogspot. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Spatula stainlessteel.wikipedia.Belum Diperiksa Gelas kimia adalah sebagai tempat untuk melarutkan zat yang tidak butuh ketelitian tinggi. Ada tiga jenis spatula untuk keperluan laboratorium: . Spatula yang sering digunakan di laboratorium biologi atau kimia berbentuk sendokkecil.html Spatula Dari Wikipedia bahasa Indonesia. http://id.com/2010/11/kaki-tiga. dimana diatasnya terletak wadah bahan-bahan yang dipanaskan dan diantara ketiga kakinya tempat api untuk pemanasan. jadi tidak cocok untuk pembuatan larutan yang perlu ketelitian tinggi (secara kuantitatif).org/wiki/Gelas_kimia Kaki Tiga Dipergunakan sebagai tungku. http://kimiadahsyat. misalnya pereaksi/reagen untuk analisis kimia kualitatif atau untuk pembuatan larutan standar sekunder pada analisis titrimetri/volumetri. Terdapat berbagai ukuran mulai dari 25 mL sampai 5 Liter. pipih dan bertangkai. Spatula adalah alat untuk mengambil obyek.

ataupun perubahan suhu. ( Vogel. Spatula yang terbuat dari logam (stainlessteel) digunakan untuk mengambil obyek yang telah diiris untuk sediaan mikroskop. Prinsip kerja termometer ada bermacam-macam. digunakan sebagai sendok kecil untuk mengambil bahan kimia.org/wiki/Spatula Termometer Dari Wikipedia bahasa Indonesia. digunakan sebagai sendok untuk mengambil bahan kimia padat.wikipedia. Istilah termometer berasal daribahasa Latin thermo yang berarti panas dan meter yang berarti untuk mengukur. kemudian menarik pada waktu masih lunak seperti dalam membuat jet kaca dan menatahkan menjadi dua. ensiklopedia bebas Sebuah termometer Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur). . dipotong menurut panjang yang sesuai dan ujung – ujungnya dibulatkan dengan nyala Bunsen. Alat ini juga dapat digunakan untuk mengaduk dalam pembuatan larutan kecuali larutan asam. yang paling umum digunakan adalah termometer air raksa. Batang pengaduk terbuat dari politena ( polietilena ) dengan suatu dayung yang berbentuk kipas pada kedua ujungnya berfungsi sebagai policeman yang memuasakan pada temperatur laboratorium : dayung ini dapat dilekukkan dalam segala bentuk. digunakan untuk melubangi ujung kerucut kertas saring untuk meindahkan isi kertas saring ke bejana lain. 1990 : 156 ) http://id. Pipa kaca berongga tidak boleh digunakan sebagai batang pengaduk. dengan semprotan air dari sebuat botol cuci. Batang kaca yang ujungnya berkaret disebut juga policeman digunakan untuk membuat zat padat dari dinding dalam wadah kaca. Suatu batang yang satu ujungnya runcing yang dibuat dengan memanaskan sebatang batang kaca pada nyala. Spatula nekel adalah spatula yang disepuh dengan nekel. Berasal dari sebatang kaca yang berdiameter 4 mm. Batang itu panjangnya seharusnya 20 cm untuk digunakan pada tabung reaksi dan 8 – 10 cm untuk pinggan dan gelas piala kecil.   Spatula politena atau tanduk.

http://kimiadahsyat. ensiklopedia bebas .com/2010/11/pipet-tetes.blogspot.org/wiki/Termometer Pipet Tetes Berupa pipa kecil terbuat dari plastik atau kaca dengan ujung bawahnya meruncing serta ujung atasnya ditutupi karet. Berguna untuk mengambil cairan dalam skala tetesan kecil.Jenis termometer [sunting] Ada bermacam-macam termometer menurut cara kerjanya:          Termometer raksa Termokopel Termometer inframerah Termometer Galileo Termistor Termometer bimetal mekanik Sensor suhu bandgap silikon merkuri termo Termometer alkohol http://id.wikipedia.html Labu ukur Dari Wikipedia bahasa Indonesia.

digunakan pipet tetes untuk menambahkan air dengan hati – hati sampai volume permukaan cairan tepat berimpit dengan tanda lingkaran pada leher labu. Ada beberapa langkah dalam mempersiapkan suatu larutan dengan molaritas tertentu:     Zat terlarut ditimbang teliti ke dalam sebuah labu volumetri ( labu ukur ). Campuran digoyang melingkar ( diolek ) untuk melarutkan zat terlarut Setelah ditambahkan air lagi. dan karenanya harus diencerkan. labu ukur harus dicuci terlebih dahulu. dan hanya volumenya yang bertambah. Tetapi biasanya bahan kimia ini terlalu pekat untuk langsung digunakan. Lebih baik menggunakan sabun agar zat – zat yang tidak dibutuhkan dapat terlarut dan akhirnya terbuang.Labu ukur Erlenmeyer Labu Ukur adalah sebuah perangkat yang memiliki kapasitas antara 5 mL sampai 5 L dan biasanya instrumen ini digunakan untuk mengencerkan zat tertentu hingga batas leher labu ukur. Fakta ini mebentuk dasar untuk mengerjakan soal yang mebahas pengenceran. tidaklah luar biasa untuk memiliki larutan encer atau mengurangi kepekatan mereka dengan menambahkan sejumlah pelarut. Dalam rangka melakukan kerja rutin di laboratorium. Dalam keadaan bagaimanapun. Untuk zat yang berwarna. untuk zat yang tidak berwarna. Alat ini biasanya digunakan untuk mendapatkan larutan zat tertentu yang nantinya hanya digunakan dalam ukuran yang terbatas hanya sebagai sampel dengan menggunakan pipet. banyak mol yang dalam larutan tetap. . Sebelum menggunakan instrumen ini. Dalam sistem pengenceran. labu ukur yang kering sangatlah baik untuk digunakan. penambahan aquadets hingga dasar meniskus yang menyentuh leher labu ( meniskus berada di atas garis leher ). Banyak bahan kimia laboratorium dibeli dalam bentuk larutan air yang pekat karena inilah cara pembelian yang paling ekonomis. Ditambahkan air suling. Proses pengenceran melibatkan pencampuran suatu larutan pekat dengan pelarut tambahan untuk memberikan volume akhir yang lebih besar. penambahan aquadest sampai menunjukkan garis meniskus berada di leher labu. Selama proses ini.

http://id.wikipedia.org/wiki/Labu_ukur . Labu disumbat dan kemudian dikocok agar larutan seragam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful