CAIRAN TUBUH, ELEKTROLIT & MINERAL

M. Anwari Irawan

Sports Science Brief
www.pssplab.com

Di dalam tubuh. Pendahuluan Air (H20) merupakan komponen utama yang paling banyak terdapat di dalam tubuh manusia. air di dalam tubuh juga akan berfungsi untuk mengeluarkan produk samping hasil metabolisme seperti karbon dioksida (CO2) dan juga senyawa nitrat. Selain itu. seperti paru-paru atau jantung. Selain berperan dalam proses metabolisme. 500 ml melalui keluarnya keringat. air yang terdapat di dalam tubuh juga akan memiliki berbagai fungsi penting antara lain sebagai pelembab jaringan-jaringan tubuh seperti mata. Sekitar 60% dari total berat badan orang dewasa terdiri dari air. vitamin dan mineral serta juga akan berfungsi sebagai pembawa oksigen (O2) ke dalam sel-sel tubuh. air mempunyai 2 fungsi utama yaitu sebagai pembawa zat-zat nutrisi seperti karbohidrat. Namun bergantung kepada kandungan lemak & otot yang terdapat di dalam tubuh. Konsumsi cairan yang ideal untuk memenuhi kebutuhan harian bagi tubuh manusia a d a l a h mengkonsumsi 1 ml air untuk setiap 1 kkal konsumsi energi tubuh atau Photo by Stephane Vervalle dapat juga diketahui berdasarkan estimasi total jumlah air yang keluar dari dalam tubuh.5 L cairan tubuh keluar melalui urin. mulut & hidung. sel-sel yang mempunyai konsentrasi air paling tinggi antara lain adalah sel-sel otot dan organ-organ pada rongga badan. Sehingga berdasarkan estimasi ini.Oleh karena itu maka tubuh yang terlatih & terbiasa berolahraga seperti tubuh seorang atlet biasanya akan mengandung lebih banyak air jika dibandingkan tubuh non atlet.Fungsi Cairan Tubuh Dalam proses metabolisme yang terjadi di dalam tubuh.5 L cairan per harinya. Secara ratarata tubuh orang dewasa akan kehilangan 2. konsumsi antara 8-10 gelas (1 gelas ≈240 ml) biasanya dijadikan sebagai pedoman dalam pemenuhan kebutuhan cairan per.Sports Science Brief CAIRAN TUBUH. Anwari Irawan Volume 01 (2007) No. 2. 400 ml keluar dalam bentuk uap air melalui proses respirasi (pernafasan) dan 100 ml keluar bersama dengan feces (tinja). pelumas dalam cairan sendi 01 . nilai persentase ini dapat bervariasi antara 50-70% dari total berat badan orang dewasa.harinya. ELEKTROLIT & MINERAL M. Sekitar 1. 01 1. sedangkan sel-sel yang mempunyai konsentrasi air paling rendah adalah sel-sel jaringan seperti tulang atau gigi.

maka konsentrasi larutan (osmolality) pada kedua kompartemen juga akan berbeda. cairan akan terdistridusi ke dalam 2 kompartemen utama yaitu cairan intraselular (ICF) dan cairan ekstrasellular (ECF). 3. pelindung organ dan jaringan tubuh serta juga akan membantu dalam menjaga tekanan darah & konsentrasi zat terlarut. bikarbonat (HCO3-). Selain itu agar fungsi-fungsi tubuh dapat berjalan dengan normal. Karena sel membran yang memisahkan kedua kompartemen ini memiliki permeabilitas yang berbeda untuk tiap zat. Elektrolitelektrolit yang terdapat dalam jumlah besar di dalam tubuh antara lain adalah natrium (Na+). Jika elektrolit mempunyai muatan positif (+) maka elektrolit tersebut disebut sebagai kation sedangkan jika elektrolit tersebut mempunyai muatan negatif (-) maka elektrolit tersebut disebut sebagai anion. fosfat (HPO42-) dan sulfat (SO42-) Di dalam tubuh manusia. kalsium (Ca2+). 4. Contoh dari kation adalah natrium (Na+) dan nalium (K+) & contoh dari anion adalah klorida (Cl-) dan bikarbonat (HCO3-). kalium (K+).Elektrolit Elektrolit yang terdapat pada cairan tubuh akan berada dalam bentuk ion bebas (free ions). magnesium (Mg+). katalisator reaksi biologik sel. Secara umum elektrolit dapat diklasifikasikan menjadi 2 jenis yaitu kation dan anion. Pada tubuh manusia.Sports Science Brief tubuh. klorida (Cl-). Air yang berada di Cairan Ekstraselular dalam cairan ekstrasellular ini 67 % Cairan Intraseluler kemudian akan terdistribusi kembali 25 % 75 % Cairan Cairan Intertisial kedalam 2 Sub-Kompartemen yaitu Intravascular pada cairan interstisial (ISF) dan cairan intravaskular (plasma darah). 75% dari air pada kompartemen cairan ekstraselular ini akan terdapat pada sela-sela sel (cairan interstisial) dan 25%-nya akan berada pada plasma darah (cairan intravaskular). elektrolit-elektrolit ini akan memiliki 02 . Cairan intraselular adalah cairan yang terdapat di dalam sel sedangkan cairan ekstraselular adalah cairan yang terdapat di luar sel.Distribusi Cairan Tubuh Di dalam tubuh manusia. air di dalam tubuh juga akan berfungsi sebagai pengatur panas untuk menjaga agar suhu tubuh tetap berada pada kondisi ideal yaitu ± 37oC. Pendistribusian air di dalam 2 kompartemen utama (Cairan Intrasellular dan Cairan Ekstrasellular) ini sangat bergantung pada jumlah elektrolit dan makromolekul yang terdapat dalam kedua kompartemen tersebut. Kedua kompartemen ini dipisahkan oleh sel membran yang memiliki permeabilitas tertentu. Hampir 67% dari total badan air (Body’s Water) tubuh manusia terdapat di dalam Total Cairan Tubuh cairan intrasellular dan 33% sisanya akan berada pada cairan 33 % ekstrasellular. kesetimbangan antara air (H2O)-elektrolit diatur secara ketat agar sel-sel dan organ tubuh dapat berfungsi dengan baik.

-Natrium (Na) Di dalam produk pangan atau di dalam tubuh.0 gr NaCl/hari). dan natrium (Na). Setiap kelebihan natrium yang terjadi di dalam tubuh dapat dikeluarkan melalui urin & keringat. kalium (K). Sedangkan mineral mikro terdiri dari kromium (Cr). kalium & klorida merupakan mineral dengan konsentrasi terbesar yang terdapat di dalamnya. silisium (Si) and seng (Zn). Diperkirakan hampir 100 gram dari ion natrium (Na+) atau ekivalen dengan 250 gr NaCl terkandung di dalam tubuh manusia. Sehingga dengan semakin besar laju pengeluaran keringat. mengatur pendistribusian cairan ke dalam kompartemen badan air (body’s fluid compartement). 03 .Mineral Makro & Mikro Berdasarkan kebutuhannya di dalam tubuh. Garam natrium merupakan garam yang dapat secara cepat diserap oleh tubuh dengan minimum kebutuhan untuk orang dewasa berkisar antara 1. Diantara ketiganya.01% dari total berat badan. Ion natrium juga akan berada pada cairan intrasellular (ICF) namun dengan konsentrasi yang lebih kecil yaitu ± 3 mmol/L. maka laju kehilangan natrium . natrium berada dalam bentuk ion sebagai Na+. mangan (Mn). fluoride (F). natrium biasanya berada dalam bentuk garam seperti natrium klorida (NaCl). menjaga pH tubuh dan juga akan terlibat dalam setiap reaksi oksidasi dan reduksi serta ikut berperan dalam setiap proses metabolisme. Mineral makro adalah mineral yang menyusun hampir 1% dari total berat badan manusia dan dibutuhkan dengan jumlah lebih dari 1000 mg/hari. Dalam komposisi air keringat. klorida (Cl). Oleh karena itu maka pembahasan mengenai mineral dalam penulisan ini hanya akan berfokus pada 3 mineral utama yaitu natrium. natrium dan klorida merupakan mineral dengan konsentrasi tertinggi yang terbawa keluar tubuh melalui kelenjar keringat (sweat glands). Hampir semua natrium yang terdapat di dalam tubuh akan tersimpan di dalam soft body tissue dan cairan tubuh.3-1. mineral dapat digolongkan menjadi 2 kelompok utama yaitu mineral makro dan mineral mikro. sulfur (S). kalium dan klorida dari dalam tubuh juga akan semakin besar. yodium (I) . 5. Di dalam molekul ini. fosfor (P). magnesium (Mg). besi (Fe).3-4.Sports Science Brief fungsi antara lain dalam menjaga tekanan osmotik tubuh. kalium dan klorida. tembaga (Cu). tiga mineral utama yaitu natrium.6 gr/hari (ekivalen dengan 3. sedangkan mineral mikro (Trace ) merupakan mineral yang dibutuhkan dengan jumlah kurang dari 100 mg /hari dan menyusun lebih kurang dari 0. Ion natrium (Na+) merupakan kation utama di dalam cairan ekstrasellular (ECF) dengan konsentrasi berkisar antara 135-145 mmol/L. Mineral yang termasuk di dalam kategori mineral makro utama adalah kalsium (Ca).

Kebutuhan minimum kalium diperkirakan sebesar 782 mg/hari. ion klorida juga merupakan ion dengan konsentrasi terbesar yang keluar melalui keringat. Konsentrasi total kalium di dalam tubuh diperkirakan sebanyak 2g/kg berat badan. natrium (Na+) bersama dengan pasangan (terutama klorida. 04 . kontraksi otot dan juga akan berperan dalam proses absorpsi glukosa. Sekitar 0. lambung dan juga pankreas. Sekitar 90% dari total kalium tubuh akan berada di dalam kompartemen ini. ion klorida juga mempunyai fungsi fisiologis penting yaitu sebagai pengatur derajat keasaman lambung dan ikut berperan dalam menjaga keseimbangan asam-basa tubuh.4% dari total kalium tubuh akan terdistribusi ke dalam ruangan vascular yang terdapat pada cairan ekstraselular dengan konsentrasi antara 3. bersama dengan kalsium (Ca+) dan natrium (Na+). menjaga aktivitas saraf . Pada keadaan normal. -Kalium (K) Kalium merupakan ion bermuatan positif (kation) utama yang terdapat di dalam cairan intrasellular (ICF) dengan konsentrasi ±150 mmol/L. Bersama dengan ion natrium (Na+). Jumlah ion klorida (Cl-) yang terdapat di dalam jaringan tubuh diperkirakan sebanyak 1. Namun jumlah ini dapat bervariasi bergantung terhadap beberapa faktor seperti jenis kelamin. umur dan massa otot (muscle mass). Hampir sama dengan natrium. Cl-) akan memberikan kontribusi lebih dari 90% terhadap efektif osmolalitas di dalam cairan ekstrasellular. kalium akan berperan dalam transmisi saraf. kalium juga merupakan garam yang dapat secara cepat diserap oleh tubuh.5-5. Sebagai anion utama dalam cairan ekstraselullar.Sports Science Brief Sebagai kation utama dalam cairan ekstrasellular. Di dalam tubuh kalium akan mempunyai fungsi dalam menjaga keseimbangan cairan-elektrolit dan keseimbangan asam basa. ion klorida juga akan berperan dalam menjaga keseimbangan cairan-elektrolit.1 g/ Kg berat badan dengan konsentrasi antara 98-106 mmol / L.0 mmol /L. Setiap kelebihan kalium yang terdapat di dalam tubuh akan dikeluarkan melalui urin serta keringat -Klorida (Cl) Elektrolit utama yang berada di dalam cairan ekstraselular (ECF) adalah elektrolit bermuatan negatif yaitu klorida (Cl-). natrium akan berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh. Konsentrasi ion klorida tertinggi terdapat pada cairan serebrospinal seperti otak atau sumsum tulang belakang. Selain itu. pengaturan enzim dan kontraksi otot. Selain itu.

P.M.ann. G. 2. B. Electrolytes Analysis. Food Chemistry. 5. National Academy Press. Washington D. L. In Encyclopedia of Food Sciences & Nutrition. In Encyclopedia of Food Sciences & Nutrition.edu www. L. Almatsier. Water-Electrolyte Balance. & Finglas. 3. & Finglas.R.. 2003. 6. 7.pssplab.C.H. Caballero. 2nd Edition. Trugo.Ahmad. 10.au http://cats. 4.com.Eds.W. 2003. Gisolfi. P.C.M.R. Trugo.M. Gramedia. Graves-Freeland .Eds. Grosch.. Jakarta.C. P.com www.J.. 1993.. Academic Press. And Belitz. Garching. Caballero. 2003. Use of electrolytes in fluid replacement solutions : what have we learned form intentinal absorption studies? In : Fluid Replacement & Heat Stress. 3d ed Springer. 2nd Edition.Sports Science Brief Referensi 1. L. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Y. W. In Encyclopedia of Food Sciences & Nutrition. Academic Press. S. Academic Press. 2003. Mineral-Dietary Importance. Schieberle. & Finglas.uvm..med.edu Copyright © 2007 Polton Sports Science & Performance Lab / www.J. A. www. Ahmad & D. C.. 2nd Edition.L. B... 8.V.H & Trotter P. Caballero.D. and Yu.com 05 .uwsp.mayoclinic..C. 2004. P. B.Eds. Cheng. 9.. Trugo.