P. 1
cairan dan elektrolit.pdf

cairan dan elektrolit.pdf

|Views: 13|Likes:
Published by Putri Humairoh

More info:

Published by: Putri Humairoh on May 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/14/2013

pdf

text

original

CAIRAN TUBUH, ELEKTROLIT & MINERAL

M. Anwari Irawan

Sports Science Brief
www.pssplab.com

01 1. Pendahuluan Air (H20) merupakan komponen utama yang paling banyak terdapat di dalam tubuh manusia. sedangkan sel-sel yang mempunyai konsentrasi air paling rendah adalah sel-sel jaringan seperti tulang atau gigi. air mempunyai 2 fungsi utama yaitu sebagai pembawa zat-zat nutrisi seperti karbohidrat. 400 ml keluar dalam bentuk uap air melalui proses respirasi (pernafasan) dan 100 ml keluar bersama dengan feces (tinja). 2. Secara ratarata tubuh orang dewasa akan kehilangan 2. mulut & hidung. Sekitar 1. Konsumsi cairan yang ideal untuk memenuhi kebutuhan harian bagi tubuh manusia a d a l a h mengkonsumsi 1 ml air untuk setiap 1 kkal konsumsi energi tubuh atau Photo by Stephane Vervalle dapat juga diketahui berdasarkan estimasi total jumlah air yang keluar dari dalam tubuh. ELEKTROLIT & MINERAL M. vitamin dan mineral serta juga akan berfungsi sebagai pembawa oksigen (O2) ke dalam sel-sel tubuh. seperti paru-paru atau jantung.5 L cairan per harinya. nilai persentase ini dapat bervariasi antara 50-70% dari total berat badan orang dewasa.Fungsi Cairan Tubuh Dalam proses metabolisme yang terjadi di dalam tubuh. konsumsi antara 8-10 gelas (1 gelas ≈240 ml) biasanya dijadikan sebagai pedoman dalam pemenuhan kebutuhan cairan per. Sekitar 60% dari total berat badan orang dewasa terdiri dari air. Selain berperan dalam proses metabolisme. Namun bergantung kepada kandungan lemak & otot yang terdapat di dalam tubuh.5 L cairan tubuh keluar melalui urin. air yang terdapat di dalam tubuh juga akan memiliki berbagai fungsi penting antara lain sebagai pelembab jaringan-jaringan tubuh seperti mata. sel-sel yang mempunyai konsentrasi air paling tinggi antara lain adalah sel-sel otot dan organ-organ pada rongga badan. Sehingga berdasarkan estimasi ini. 500 ml melalui keluarnya keringat.Sports Science Brief CAIRAN TUBUH. pelumas dalam cairan sendi 01 . air di dalam tubuh juga akan berfungsi untuk mengeluarkan produk samping hasil metabolisme seperti karbon dioksida (CO2) dan juga senyawa nitrat. Anwari Irawan Volume 01 (2007) No.Oleh karena itu maka tubuh yang terlatih & terbiasa berolahraga seperti tubuh seorang atlet biasanya akan mengandung lebih banyak air jika dibandingkan tubuh non atlet. Di dalam tubuh.harinya. Selain itu.

3. cairan akan terdistridusi ke dalam 2 kompartemen utama yaitu cairan intraselular (ICF) dan cairan ekstrasellular (ECF).Distribusi Cairan Tubuh Di dalam tubuh manusia. Hampir 67% dari total badan air (Body’s Water) tubuh manusia terdapat di dalam Total Cairan Tubuh cairan intrasellular dan 33% sisanya akan berada pada cairan 33 % ekstrasellular. Selain itu agar fungsi-fungsi tubuh dapat berjalan dengan normal. Pada tubuh manusia. 75% dari air pada kompartemen cairan ekstraselular ini akan terdapat pada sela-sela sel (cairan interstisial) dan 25%-nya akan berada pada plasma darah (cairan intravaskular). 4. fosfat (HPO42-) dan sulfat (SO42-) Di dalam tubuh manusia. Contoh dari kation adalah natrium (Na+) dan nalium (K+) & contoh dari anion adalah klorida (Cl-) dan bikarbonat (HCO3-). Karena sel membran yang memisahkan kedua kompartemen ini memiliki permeabilitas yang berbeda untuk tiap zat. klorida (Cl-). bikarbonat (HCO3-). kalsium (Ca2+).Elektrolit Elektrolit yang terdapat pada cairan tubuh akan berada dalam bentuk ion bebas (free ions). kesetimbangan antara air (H2O)-elektrolit diatur secara ketat agar sel-sel dan organ tubuh dapat berfungsi dengan baik. Pendistribusian air di dalam 2 kompartemen utama (Cairan Intrasellular dan Cairan Ekstrasellular) ini sangat bergantung pada jumlah elektrolit dan makromolekul yang terdapat dalam kedua kompartemen tersebut. Air yang berada di Cairan Ekstraselular dalam cairan ekstrasellular ini 67 % Cairan Intraseluler kemudian akan terdistribusi kembali 25 % 75 % Cairan Cairan Intertisial kedalam 2 Sub-Kompartemen yaitu Intravascular pada cairan interstisial (ISF) dan cairan intravaskular (plasma darah). Elektrolitelektrolit yang terdapat dalam jumlah besar di dalam tubuh antara lain adalah natrium (Na+). elektrolit-elektrolit ini akan memiliki 02 . katalisator reaksi biologik sel. pelindung organ dan jaringan tubuh serta juga akan membantu dalam menjaga tekanan darah & konsentrasi zat terlarut.Sports Science Brief tubuh. Kedua kompartemen ini dipisahkan oleh sel membran yang memiliki permeabilitas tertentu. Secara umum elektrolit dapat diklasifikasikan menjadi 2 jenis yaitu kation dan anion. air di dalam tubuh juga akan berfungsi sebagai pengatur panas untuk menjaga agar suhu tubuh tetap berada pada kondisi ideal yaitu ± 37oC. maka konsentrasi larutan (osmolality) pada kedua kompartemen juga akan berbeda. kalium (K+). magnesium (Mg+). Jika elektrolit mempunyai muatan positif (+) maka elektrolit tersebut disebut sebagai kation sedangkan jika elektrolit tersebut mempunyai muatan negatif (-) maka elektrolit tersebut disebut sebagai anion. Cairan intraselular adalah cairan yang terdapat di dalam sel sedangkan cairan ekstraselular adalah cairan yang terdapat di luar sel.

Sehingga dengan semakin besar laju pengeluaran keringat. sulfur (S).Mineral Makro & Mikro Berdasarkan kebutuhannya di dalam tubuh. maka laju kehilangan natrium .Sports Science Brief fungsi antara lain dalam menjaga tekanan osmotik tubuh.3-4. 03 . Dalam komposisi air keringat. Ion natrium juga akan berada pada cairan intrasellular (ICF) namun dengan konsentrasi yang lebih kecil yaitu ± 3 mmol/L. kalium & klorida merupakan mineral dengan konsentrasi terbesar yang terdapat di dalamnya. yodium (I) . 5. tiga mineral utama yaitu natrium. kalium (K). Sedangkan mineral mikro terdiri dari kromium (Cr). -Natrium (Na) Di dalam produk pangan atau di dalam tubuh. natrium dan klorida merupakan mineral dengan konsentrasi tertinggi yang terbawa keluar tubuh melalui kelenjar keringat (sweat glands). magnesium (Mg). kalium dan klorida.3-1. mangan (Mn). klorida (Cl). besi (Fe). fluoride (F). sedangkan mineral mikro (Trace ) merupakan mineral yang dibutuhkan dengan jumlah kurang dari 100 mg /hari dan menyusun lebih kurang dari 0. natrium berada dalam bentuk ion sebagai Na+. Hampir semua natrium yang terdapat di dalam tubuh akan tersimpan di dalam soft body tissue dan cairan tubuh. mineral dapat digolongkan menjadi 2 kelompok utama yaitu mineral makro dan mineral mikro. tembaga (Cu). Setiap kelebihan natrium yang terjadi di dalam tubuh dapat dikeluarkan melalui urin & keringat. Diperkirakan hampir 100 gram dari ion natrium (Na+) atau ekivalen dengan 250 gr NaCl terkandung di dalam tubuh manusia. natrium biasanya berada dalam bentuk garam seperti natrium klorida (NaCl).0 gr NaCl/hari). Di dalam molekul ini. Garam natrium merupakan garam yang dapat secara cepat diserap oleh tubuh dengan minimum kebutuhan untuk orang dewasa berkisar antara 1. Oleh karena itu maka pembahasan mengenai mineral dalam penulisan ini hanya akan berfokus pada 3 mineral utama yaitu natrium.6 gr/hari (ekivalen dengan 3. Mineral makro adalah mineral yang menyusun hampir 1% dari total berat badan manusia dan dibutuhkan dengan jumlah lebih dari 1000 mg/hari. Diantara ketiganya. fosfor (P). silisium (Si) and seng (Zn). menjaga pH tubuh dan juga akan terlibat dalam setiap reaksi oksidasi dan reduksi serta ikut berperan dalam setiap proses metabolisme.01% dari total berat badan. Ion natrium (Na+) merupakan kation utama di dalam cairan ekstrasellular (ECF) dengan konsentrasi berkisar antara 135-145 mmol/L. mengatur pendistribusian cairan ke dalam kompartemen badan air (body’s fluid compartement). Mineral yang termasuk di dalam kategori mineral makro utama adalah kalsium (Ca). kalium dan klorida dari dalam tubuh juga akan semakin besar. dan natrium (Na).

Di dalam tubuh kalium akan mempunyai fungsi dalam menjaga keseimbangan cairan-elektrolit dan keseimbangan asam basa. natrium (Na+) bersama dengan pasangan (terutama klorida. Selain itu. umur dan massa otot (muscle mass). Konsentrasi total kalium di dalam tubuh diperkirakan sebanyak 2g/kg berat badan. ion klorida juga merupakan ion dengan konsentrasi terbesar yang keluar melalui keringat. Cl-) akan memberikan kontribusi lebih dari 90% terhadap efektif osmolalitas di dalam cairan ekstrasellular. Selain itu. ion klorida juga akan berperan dalam menjaga keseimbangan cairan-elektrolit. menjaga aktivitas saraf . Jumlah ion klorida (Cl-) yang terdapat di dalam jaringan tubuh diperkirakan sebanyak 1. natrium akan berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh.4% dari total kalium tubuh akan terdistribusi ke dalam ruangan vascular yang terdapat pada cairan ekstraselular dengan konsentrasi antara 3.0 mmol /L. Namun jumlah ini dapat bervariasi bergantung terhadap beberapa faktor seperti jenis kelamin. kalium akan berperan dalam transmisi saraf. Bersama dengan ion natrium (Na+).1 g/ Kg berat badan dengan konsentrasi antara 98-106 mmol / L. Sebagai anion utama dalam cairan ekstraselullar. Setiap kelebihan kalium yang terdapat di dalam tubuh akan dikeluarkan melalui urin serta keringat -Klorida (Cl) Elektrolit utama yang berada di dalam cairan ekstraselular (ECF) adalah elektrolit bermuatan negatif yaitu klorida (Cl-). kalium juga merupakan garam yang dapat secara cepat diserap oleh tubuh. ion klorida juga mempunyai fungsi fisiologis penting yaitu sebagai pengatur derajat keasaman lambung dan ikut berperan dalam menjaga keseimbangan asam-basa tubuh. Hampir sama dengan natrium. Kebutuhan minimum kalium diperkirakan sebesar 782 mg/hari.Sports Science Brief Sebagai kation utama dalam cairan ekstrasellular. Pada keadaan normal. -Kalium (K) Kalium merupakan ion bermuatan positif (kation) utama yang terdapat di dalam cairan intrasellular (ICF) dengan konsentrasi ±150 mmol/L. Konsentrasi ion klorida tertinggi terdapat pada cairan serebrospinal seperti otak atau sumsum tulang belakang. 04 . Sekitar 90% dari total kalium tubuh akan berada di dalam kompartemen ini. Sekitar 0. pengaturan enzim dan kontraksi otot.5-5. bersama dengan kalsium (Ca+) dan natrium (Na+). lambung dan juga pankreas. kontraksi otot dan juga akan berperan dalam proses absorpsi glukosa.

. Almatsier.edu Copyright © 2007 Polton Sports Science & Performance Lab / www. 2003. B. L. Gramedia. 2003. and Yu. 4. 7.R.Eds.Eds. 2003.C. 2.Ahmad. 2nd Edition. Trugo. Graves-Freeland . P. P. A. 10. C..med.uwsp.H & Trotter P. 1993.mayoclinic.. In Encyclopedia of Food Sciences & Nutrition.M. 3. Caballero. Academic Press. P. Gisolfi. B. L..uvm. & Finglas. Washington D.C. B. Grosch.ann. Electrolytes Analysis. Use of electrolytes in fluid replacement solutions : what have we learned form intentinal absorption studies? In : Fluid Replacement & Heat Stress.. & Finglas. Academic Press. Y. Trugo.. In Encyclopedia of Food Sciences & Nutrition. Trugo. Garching. Schieberle. National Academy Press.L. W. 6..J. 2nd Edition.V. Mineral-Dietary Importance.R.au http://cats. & Finglas.com 05 .Sports Science Brief Referensi 1. L. And Belitz.H.edu www. 2003.com. 2nd Edition.. G..com www. 9. Caballero.M. Caballero. 2004. In Encyclopedia of Food Sciences & Nutrition.. 3d ed Springer. Food Chemistry. 5. www. Prinsip Dasar Ilmu Gizi.J.pssplab. Academic Press.C. P.W. Jakarta.Eds.D.M. Ahmad & D. S.C. Water-Electrolyte Balance. Cheng. 8.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->