CAIRAN TUBUH, ELEKTROLIT & MINERAL

M. Anwari Irawan

Sports Science Brief
www.pssplab.com

Konsumsi cairan yang ideal untuk memenuhi kebutuhan harian bagi tubuh manusia a d a l a h mengkonsumsi 1 ml air untuk setiap 1 kkal konsumsi energi tubuh atau Photo by Stephane Vervalle dapat juga diketahui berdasarkan estimasi total jumlah air yang keluar dari dalam tubuh. 01 1. Sehingga berdasarkan estimasi ini. mulut & hidung.Sports Science Brief CAIRAN TUBUH. 500 ml melalui keluarnya keringat. sedangkan sel-sel yang mempunyai konsentrasi air paling rendah adalah sel-sel jaringan seperti tulang atau gigi. vitamin dan mineral serta juga akan berfungsi sebagai pembawa oksigen (O2) ke dalam sel-sel tubuh. nilai persentase ini dapat bervariasi antara 50-70% dari total berat badan orang dewasa. Selain berperan dalam proses metabolisme.Oleh karena itu maka tubuh yang terlatih & terbiasa berolahraga seperti tubuh seorang atlet biasanya akan mengandung lebih banyak air jika dibandingkan tubuh non atlet. Anwari Irawan Volume 01 (2007) No. air yang terdapat di dalam tubuh juga akan memiliki berbagai fungsi penting antara lain sebagai pelembab jaringan-jaringan tubuh seperti mata. Secara ratarata tubuh orang dewasa akan kehilangan 2. pelumas dalam cairan sendi 01 . Sekitar 1. Sekitar 60% dari total berat badan orang dewasa terdiri dari air.5 L cairan tubuh keluar melalui urin. Selain itu. Di dalam tubuh. konsumsi antara 8-10 gelas (1 gelas ≈240 ml) biasanya dijadikan sebagai pedoman dalam pemenuhan kebutuhan cairan per. ELEKTROLIT & MINERAL M. air di dalam tubuh juga akan berfungsi untuk mengeluarkan produk samping hasil metabolisme seperti karbon dioksida (CO2) dan juga senyawa nitrat.Fungsi Cairan Tubuh Dalam proses metabolisme yang terjadi di dalam tubuh. Pendahuluan Air (H20) merupakan komponen utama yang paling banyak terdapat di dalam tubuh manusia. 400 ml keluar dalam bentuk uap air melalui proses respirasi (pernafasan) dan 100 ml keluar bersama dengan feces (tinja). 2.harinya. Namun bergantung kepada kandungan lemak & otot yang terdapat di dalam tubuh. sel-sel yang mempunyai konsentrasi air paling tinggi antara lain adalah sel-sel otot dan organ-organ pada rongga badan. seperti paru-paru atau jantung. air mempunyai 2 fungsi utama yaitu sebagai pembawa zat-zat nutrisi seperti karbohidrat.5 L cairan per harinya.

Air yang berada di Cairan Ekstraselular dalam cairan ekstrasellular ini 67 % Cairan Intraseluler kemudian akan terdistribusi kembali 25 % 75 % Cairan Cairan Intertisial kedalam 2 Sub-Kompartemen yaitu Intravascular pada cairan interstisial (ISF) dan cairan intravaskular (plasma darah).Sports Science Brief tubuh. Pada tubuh manusia. kalsium (Ca2+). Secara umum elektrolit dapat diklasifikasikan menjadi 2 jenis yaitu kation dan anion. kalium (K+). fosfat (HPO42-) dan sulfat (SO42-) Di dalam tubuh manusia.Elektrolit Elektrolit yang terdapat pada cairan tubuh akan berada dalam bentuk ion bebas (free ions). Cairan intraselular adalah cairan yang terdapat di dalam sel sedangkan cairan ekstraselular adalah cairan yang terdapat di luar sel.Distribusi Cairan Tubuh Di dalam tubuh manusia. kesetimbangan antara air (H2O)-elektrolit diatur secara ketat agar sel-sel dan organ tubuh dapat berfungsi dengan baik. Selain itu agar fungsi-fungsi tubuh dapat berjalan dengan normal. bikarbonat (HCO3-). Hampir 67% dari total badan air (Body’s Water) tubuh manusia terdapat di dalam Total Cairan Tubuh cairan intrasellular dan 33% sisanya akan berada pada cairan 33 % ekstrasellular. katalisator reaksi biologik sel. air di dalam tubuh juga akan berfungsi sebagai pengatur panas untuk menjaga agar suhu tubuh tetap berada pada kondisi ideal yaitu ± 37oC. Contoh dari kation adalah natrium (Na+) dan nalium (K+) & contoh dari anion adalah klorida (Cl-) dan bikarbonat (HCO3-). pelindung organ dan jaringan tubuh serta juga akan membantu dalam menjaga tekanan darah & konsentrasi zat terlarut. 75% dari air pada kompartemen cairan ekstraselular ini akan terdapat pada sela-sela sel (cairan interstisial) dan 25%-nya akan berada pada plasma darah (cairan intravaskular). Pendistribusian air di dalam 2 kompartemen utama (Cairan Intrasellular dan Cairan Ekstrasellular) ini sangat bergantung pada jumlah elektrolit dan makromolekul yang terdapat dalam kedua kompartemen tersebut. magnesium (Mg+). Kedua kompartemen ini dipisahkan oleh sel membran yang memiliki permeabilitas tertentu. klorida (Cl-). cairan akan terdistridusi ke dalam 2 kompartemen utama yaitu cairan intraselular (ICF) dan cairan ekstrasellular (ECF). Elektrolitelektrolit yang terdapat dalam jumlah besar di dalam tubuh antara lain adalah natrium (Na+). Karena sel membran yang memisahkan kedua kompartemen ini memiliki permeabilitas yang berbeda untuk tiap zat. Jika elektrolit mempunyai muatan positif (+) maka elektrolit tersebut disebut sebagai kation sedangkan jika elektrolit tersebut mempunyai muatan negatif (-) maka elektrolit tersebut disebut sebagai anion. elektrolit-elektrolit ini akan memiliki 02 . 4. maka konsentrasi larutan (osmolality) pada kedua kompartemen juga akan berbeda. 3.

Ion natrium juga akan berada pada cairan intrasellular (ICF) namun dengan konsentrasi yang lebih kecil yaitu ± 3 mmol/L. Dalam komposisi air keringat. tiga mineral utama yaitu natrium. fluoride (F). tembaga (Cu). natrium dan klorida merupakan mineral dengan konsentrasi tertinggi yang terbawa keluar tubuh melalui kelenjar keringat (sweat glands). kalium & klorida merupakan mineral dengan konsentrasi terbesar yang terdapat di dalamnya. natrium biasanya berada dalam bentuk garam seperti natrium klorida (NaCl). fosfor (P). Sedangkan mineral mikro terdiri dari kromium (Cr). Garam natrium merupakan garam yang dapat secara cepat diserap oleh tubuh dengan minimum kebutuhan untuk orang dewasa berkisar antara 1. Mineral yang termasuk di dalam kategori mineral makro utama adalah kalsium (Ca). mangan (Mn). kalium dan klorida dari dalam tubuh juga akan semakin besar. Setiap kelebihan natrium yang terjadi di dalam tubuh dapat dikeluarkan melalui urin & keringat.Mineral Makro & Mikro Berdasarkan kebutuhannya di dalam tubuh. sulfur (S).0 gr NaCl/hari). 5. Mineral makro adalah mineral yang menyusun hampir 1% dari total berat badan manusia dan dibutuhkan dengan jumlah lebih dari 1000 mg/hari. Oleh karena itu maka pembahasan mengenai mineral dalam penulisan ini hanya akan berfokus pada 3 mineral utama yaitu natrium. silisium (Si) and seng (Zn). yodium (I) .3-1. -Natrium (Na) Di dalam produk pangan atau di dalam tubuh. Hampir semua natrium yang terdapat di dalam tubuh akan tersimpan di dalam soft body tissue dan cairan tubuh. besi (Fe). magnesium (Mg). Ion natrium (Na+) merupakan kation utama di dalam cairan ekstrasellular (ECF) dengan konsentrasi berkisar antara 135-145 mmol/L. klorida (Cl). Diantara ketiganya. menjaga pH tubuh dan juga akan terlibat dalam setiap reaksi oksidasi dan reduksi serta ikut berperan dalam setiap proses metabolisme. mengatur pendistribusian cairan ke dalam kompartemen badan air (body’s fluid compartement).Sports Science Brief fungsi antara lain dalam menjaga tekanan osmotik tubuh. Di dalam molekul ini. mineral dapat digolongkan menjadi 2 kelompok utama yaitu mineral makro dan mineral mikro. kalium dan klorida. Diperkirakan hampir 100 gram dari ion natrium (Na+) atau ekivalen dengan 250 gr NaCl terkandung di dalam tubuh manusia. natrium berada dalam bentuk ion sebagai Na+.3-4. maka laju kehilangan natrium .6 gr/hari (ekivalen dengan 3.01% dari total berat badan. kalium (K). 03 . Sehingga dengan semakin besar laju pengeluaran keringat. dan natrium (Na). sedangkan mineral mikro (Trace ) merupakan mineral yang dibutuhkan dengan jumlah kurang dari 100 mg /hari dan menyusun lebih kurang dari 0.

4% dari total kalium tubuh akan terdistribusi ke dalam ruangan vascular yang terdapat pada cairan ekstraselular dengan konsentrasi antara 3. kalium akan berperan dalam transmisi saraf. kontraksi otot dan juga akan berperan dalam proses absorpsi glukosa. ion klorida juga mempunyai fungsi fisiologis penting yaitu sebagai pengatur derajat keasaman lambung dan ikut berperan dalam menjaga keseimbangan asam-basa tubuh. Jumlah ion klorida (Cl-) yang terdapat di dalam jaringan tubuh diperkirakan sebanyak 1. Sekitar 90% dari total kalium tubuh akan berada di dalam kompartemen ini. Setiap kelebihan kalium yang terdapat di dalam tubuh akan dikeluarkan melalui urin serta keringat -Klorida (Cl) Elektrolit utama yang berada di dalam cairan ekstraselular (ECF) adalah elektrolit bermuatan negatif yaitu klorida (Cl-). natrium akan berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh. -Kalium (K) Kalium merupakan ion bermuatan positif (kation) utama yang terdapat di dalam cairan intrasellular (ICF) dengan konsentrasi ±150 mmol/L. umur dan massa otot (muscle mass). ion klorida juga akan berperan dalam menjaga keseimbangan cairan-elektrolit. 04 . Selain itu. menjaga aktivitas saraf . Konsentrasi total kalium di dalam tubuh diperkirakan sebanyak 2g/kg berat badan. Cl-) akan memberikan kontribusi lebih dari 90% terhadap efektif osmolalitas di dalam cairan ekstrasellular.5-5. Di dalam tubuh kalium akan mempunyai fungsi dalam menjaga keseimbangan cairan-elektrolit dan keseimbangan asam basa. Bersama dengan ion natrium (Na+). Selain itu. Konsentrasi ion klorida tertinggi terdapat pada cairan serebrospinal seperti otak atau sumsum tulang belakang. kalium juga merupakan garam yang dapat secara cepat diserap oleh tubuh. natrium (Na+) bersama dengan pasangan (terutama klorida.1 g/ Kg berat badan dengan konsentrasi antara 98-106 mmol / L. bersama dengan kalsium (Ca+) dan natrium (Na+). pengaturan enzim dan kontraksi otot. Sekitar 0. Sebagai anion utama dalam cairan ekstraselullar.Sports Science Brief Sebagai kation utama dalam cairan ekstrasellular. Namun jumlah ini dapat bervariasi bergantung terhadap beberapa faktor seperti jenis kelamin. Hampir sama dengan natrium. Pada keadaan normal.0 mmol /L. Kebutuhan minimum kalium diperkirakan sebesar 782 mg/hari. lambung dan juga pankreas. ion klorida juga merupakan ion dengan konsentrasi terbesar yang keluar melalui keringat.

2003. Trugo. Schieberle.J. G.C.M. A. & Finglas.C. In Encyclopedia of Food Sciences & Nutrition. In Encyclopedia of Food Sciences & Nutrition.H & Trotter P. Caballero.Eds. P.com 05 . P. S. P. B.C. 8. 2nd Edition.Eds. & Finglas.L. 9. Trugo. 2nd Edition.uvm. 2003.. www. 1993.med. P. Food Chemistry. 3.C. In Encyclopedia of Food Sciences & Nutrition.Sports Science Brief Referensi 1.uwsp. B. Caballero. Y.D. 2004.. Water-Electrolyte Balance.. And Belitz. L.. Academic Press.Eds. & Finglas.Ahmad.com. Gisolfi.R..J. 4. Electrolytes Analysis.pssplab. National Academy Press. 2003. Caballero. 7.au http://cats. Garching.edu www. Ahmad & D. Academic Press..M..V. 2nd Edition. Graves-Freeland . Trugo. Grosch.H. and Yu. 5.. Jakarta.edu Copyright © 2007 Polton Sports Science & Performance Lab / www.mayoclinic. Use of electrolytes in fluid replacement solutions : what have we learned form intentinal absorption studies? In : Fluid Replacement & Heat Stress. Gramedia. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. 2003. L.R.. 3d ed Springer. 2.W.com www. Mineral-Dietary Importance.. Academic Press. W. 6. B. C. L.ann. Washington D.M. 10. Cheng. Almatsier.