Puasa dalam agama Islam atau Shaum (dalam Bahasa Arab ‫ )صوم‬artinya menahan diri dari makan dan

minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hinggalah terbenam matahari, untuk meningkatkan ketakwaan seorang muslim. Perintah puasa difirmankan oleh Allah pada Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 183. Berpuasa merupakan salah satu dari lima Rukun Islam. Terdapat puasa wajib dan puasa sunnah, namun tata caranya tetap sama. Waktu haram puasa adalah waktu saat umat Muslim dilarang berpuasa. Hikmah puasa adalah ketika semua orang bergembira, seseorang itu perlu turut bersama merayakannya.
• • •

Hari Raya Idul Fitri (1 Syawal) Hari Raya Idul Adha (10 Zulhijjah) Hari-hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Zulhijjah)

Daftar isi
[sembunyikan] • 1 Perintah dalam Al-Quran • 2 Hikmah Puasa
• • • • • •

3 Secara Aktivitas 4 Jenis-jenis Puasa 5 Syarat wajib puasa 6 Syarat sah puasa 7 Rukun puasa 8 Lihat pula

[sunting] Perintah dalam Al-Quran
Perintah berpuasa dari Allah terdapat dalam Al-Quran di surat Al-Baqarah ayat 183. "Yaa ayyuhaladziina aamanuu kutiba alaikumus siyaamu kamaa kutiba 'alalladziina min qablikum la allakum tataquun" “ Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan ke atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan ke atas umat-umat yang sebelum kamu, semoga kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa."

[sunting] Hikmah Puasa
Ibadah shaum Ramadhan yang diwajibkan Allah kepada setiap mu’min adalah ibadah yang ditujukan untuk menghamba kepada Allah seperti yang tertera dalam QS. Al- Baqarah/2: 183. Hikmah dari ibadah shaum itu sendiri adalah melatih manusia untuk sabar dalam menjalani

hidup. Maksud dari sabar yang tertera dalam al-Quran adalah ‘gigih dan ulet’ seperti yang dimaksud dalam QS. Ali ‘Imran/3: 146. 1. Baris terlekuk

Baris isi

[sunting] Secara Aktivitas
Puasa adalah menahan. secaara artian adalah menahan keinginan hawa nafsu(atau jasad/diri).namun justru malah menjalankan keinginan keinginan Allah lah yang terkandung di dalam AlQuran. sehingga lebih optimal lagi dalam menjalankan ibadah yang Allah inginkan. perintah puasa lebih menekankan kedalam aktifitas sendi kehidupan. dimana mampunya kita untuk menahan hawa nafsu kita (bahkan hingga makan dan minum pun kita tahan) kemudian menjalankan keinginan Allah sepenuhnya. sehingga meraih Taqwa perintah pusa jatuh pada madinah. dimana dikondisi ummat islam saat itu baru saja hijrah dari mekkah setelah di tekan dari berbagai sisi kehidupan.. namun di sinilah terlihat sifat kesabaran(tidak lemah, tidak lesu, pantang mundur) dari semangat ummat islam untuk bangkit menyebarkan ayat-ayat Allah.ke seluruh wilayah..

[sunting] Jenis-jenis Puasa

Puasa yang hukumnya wajib o Puasa Ramadan
o o

Puasa karena nazar Puasa kifarat atau denda

Puasa yang hukumnya sunah
o o o o o

Puasa 6 hari di bulan Syawal Puasa Arafah Puasa Senin-Kamis Puasa Daud (sehari puasa, sehari tidak)

Artikel ini tidak memiliki kategori.
Tolong bantu Wikipedia untuk menambahkan kategori. Tag ini diberikan pada 2010.

Puasa Asyura (pada bulan muharam)

• o

Puasa 3 hari pada pertengahan bulan (menurut kalender islam), tanggal 13, 14, dan 15

[sunting] Syarat wajib puasa
1. Beragama Islam 2. Berakal sehat 3. Baligh (sudah cukup umur) 4. Mampu melaksanakannya 5. Orang yang sedang berada di tempat (tidak sedang safar)

[sunting] Syarat sah puasa
1. Islam (tidak murtad) 2. Mummayiz (dapat membedakan yang baik dan yang buruk) 3. Suci dari haid dan nifas 4. Mengetahui waktu diterimanya puasa

[sunting] Rukun puasa
1. Niat 2. Meninggalkan segala hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari
3. Sebulan penuh Umat Islam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan lalu, dan hari yang fitri ( 1 Syawal 1427 Hijriah) pun telah kita lalui. Apalagi kita masih berada di bulan Syawal. Bahkan Rasulullah SAW pernah bersabda : "Barangsiapa berpuasa Ramadhan dan kemudian meneruskannya dengan 6 hari pada bulan Syawal, maka seolah-olah dia berpuasa sepanjang hidupnya." (Diriwayatkan oleh Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nisaa'i dan Ibn Maajah). Berpuasa 6 hari pada bulan Syawal setelah puasa wajib di bulan Ramadhan adalah merupakan puasa Sunnah Mustahabbah, bukan wajib. Namun puasa ini sangat disarankan kepada umat Muslim, karena kebaikan yang banyak yang ada padanya dan pahalanya yang amat besar. Barangsiapa berpuasa 6 hari pada bulan Syawwal (setelah berpuasa sebulan penuh pada bulan Ramadhan) akan dicatat baginya pahala seperti dia telah berpuasa selama satu tahun penuh, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits sahih. Puasa tersebut menurut Imam Ahmad dapat dilakukan berturut-turut atau tidak berturut-turut dan tidak ada kelebihan antara yang satu dengan yang lainnya. Sedangkan menurut golongan Hanafi dan golongan Syafi'i, lebih utama melakukannya secara berturut-turut, yaitu setelah hari raya. Puasa tanggal 9 Dzulhijjah (Arafah) bagi selain orang yang melaksanakan Haji. Dari Abu Qatadah ra bahwa Rasulullah saw bersabda, "Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, yaitu satu tahun yang telah berlalu dan

satu tahun yang akan datang." (HR Jamaah kecuali Bukhari dan Tirmidzi). Dari Hafshah ra, dia berkata, "Ada empat hal yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah saw, yaitu puasa Asyura, puasa sepertiga bulan (yakni bulan Dzulhijjah), puasa tiga hari dari tiap bulan, dan salat dua rakaat sebelum Subuh." (HR Ahmad dan Nasa'i). Dari Uqbah bin Amir ra bahwa Rasulullah saw bersabda, "Hari Arafah, hari Kurban dan hari-hari Tasyriq adalah hari raya umat Islam dan hari-hari tersebut adalah hari-hari makan dan minum." HR Khamsah (lima imam hadis) kecuali Ibnu Majah dan dinyatakan sahih oleh Tirmidzi. Dari Ummu Fadhal, dia berkata, "Mereka merasa bimbang mengenai puasa Nabi saw di Arafah, lalu Nabi saw saya kirimi susu. Kemudian Nabi saw meminumnya, sedang ketika itu beliau berkhotbah di depan umat manusia di Arafah." (HR Bukhari dan Muslim). Puasa Bulan Muharram dan Sangat Dianjurkan pada Tanggal 9 dan 10 (Tasu'a dan 'Asyura). Dari Abu Hurairah ra dia berkata, "Rasulullah saw ditanya, 'Salat apa yang lebih utama setelah salat fardhu?' Nabi menjawab, 'Salat di tengah malam'. Mereka bertanya lagi, 'Puasa apa yang lebih utama setelah puasa Ramadhan?' Nabi menjawab, 'Puasa pada bulan Allah yang kamu namakan Muharrom'." (HR Ahmad, Muslim, dan Abu Daud). Dari Muawiyah bin Abu Sufyan ra, dia berkata, aku mendengar Rasulullah saw bersabda, "Hari ini adalah hari 'Asyura dan kamu tidak diwajibkan berpuasa padanya. Sekarang, saya berpuasa, maka siapa yang mau, silahkan puasa dan siapa yang tidak mau, maka silahkan berbuka." (HR Bukhari dan Muslim). Dari Aisyah ra, dia berkata, "Hari 'Asyura' adalah hari yang dipuasakan oleh orang-orang Quraisy di masa jahiliyah, Rasulullah juga biasa mempuasakannya. Dan tatkala datang di Madinah, beliau berpuasa pada hari itu dan menyuruh orang-orang untuk turut berpuasa. Maka, tatkala diwajibkan puasa Ramadhan beliau bersabda, 'Siapa yang ingin berpuasa, hendaklah ia berpuasa dan siapa yang ingin meninggalkannya, hendaklah ia berbuka'." (Muttafaq alaihi). Dari Ibnu Abbas ra, dia berkata, "Nabi saw datang ke Madinah lalu beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada hari 'Asyura', maka Nabi bertanya, 'Ada apa ini?' Mereka menjawab, hari 'Asyura' itu hari baik, hari Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa saw dan Bani Israel dari musuh mereka sehingga Musa as berpuasa pada hari itu. Kemudian, Nabi saw bersabda, 'Saya lebih berhak terhadap Musa daripada kamu', lalu Nabi saw berpuasa pada hari itu dan menganjurkan orang agar berpuasa pada hari itu. " (Muttafaq alaihi). Dari Abu Musa al-Asy'ari ra, dia berkata, "Hari 'Asyura' itu diagungkan oleh orang Yahudi dan mereka menjadikan sebagai hari raya. Maka, Rasulullah saw bersabda,"Berpuasalah pada hari itu." (Muttafaq alaihi). Dari Ibnu Abbas ra, dia berkata, "Tatkala Rasulullah saw berpuasa pada hari 'Asyura' dan memerintahkan orang-orang agar berpuasa pada hari itu, mereka berkata, "Ya Rasulullah, ia adalah hari yang diagungkan oleh orang Yahudi dan Nashrani," maka Nabi saw bersabda, "Jika datang tahun depan, insya Allah kami berpuasa pada hari kesembilan (dari bulan Muharrom)." Ibnu Abbas ra berkata, "Maka belum lagi datang tahun depan, Rasulullah saw sudah wafat." (HR Muslim dan Abu Daud). Para ulama menyebutkan bahwa puasa Asyura' itu ada tiga tingkat: tingkat

pertama, berpuasa selama tiga hari yaitu hari kesembilan, kesepuluh dan kesebelas. Tingkat kedua, berpuasa pada hari kesembilan dan kesepuluh. Tingkat ketiga, berpuasa hanya pada hari kesepuluh saja. Berpuasa pada Sebagian Besar Bulan Sya'ban. Dari Aisyah ra berkata, "Saya tidak melihat Rasulullah saw melakukan puasa dalam waktu sebulan penuh, kecuali pada bulan Ramadhan dan tidak satu bulan pun yang Nabi saw banyak melakukan puasa di dalamnya daripada bulan Sya'ban." (HR Bukhari dan Muslim). Dari Usamah bin Zaid ra berkata, Aku berkata, "Ya Rasulullah saw , tidak satu bulan yang Anda banyak melakukan puasa daripada bulan Sya'ban !" Nabi menjawab: "Bulan itu sering dilupakan orang, karena letaknya antara Rajab dan Ramadhan, sedang pada bulan itulah amal-amal manusia diangkat (dilaporkan) kepada Tuhan Rabbul 'Alamin. Maka, saya ingin amal saya dibawa naik selagi saya dalam berpuasa." (HR Nasa'i dan dinyatakan sahih oleh Ibnu Khuzaimah). 4. Berpuasa pada Hari Senin dan Kamis Hal ini berdasarkan pada hadis Abu Hurairah ra, bahwa Nabi saw lebih sering berpuasa pada hari Senin dan Kamis, lalu orang-orang bertanya kepadanya mengenai sebab puasa tersebut, lalu Nabi saw menjawab, "Sesungguhnya amalan-amalan itu dipersembahkan pada setiap Senin dan Kamis, maka Allah berkenan mengampuni setiap muslim, kecuali dua orang yang bermusuhan, maka Allah berfirman, "Tangguhkanlah kedua orang (yang bermusuhan ) itu!" (HR Ahmad dengan sanad yang sahih). Dalam sahih Muslim diriwayatkan bahwa Nabi saw ditanya orang mengenai berpuasa pada hari Senin, maka beliau bersabda, "Itu hari kelahiranku dan pada hari itu pula wahyu diturunkan kepadaku." (HR Muslim). Berpuasa Tiga Hari Setiap Bulan Dari Abu Dzarr al-Ghiffari ra berkata, "Kami diperintah Rasulullah saw untuk melakukan puasa tiga hari dari setiap bulan, yaitu hari-hari terang bulan, yakni tanggal 13, 14 dan 15, sembari Rasul saw bersabda, 'Puasa tersebut seperti puasa setahun (sepanjang masa)'." (HR Nasa'i dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban). Berpuasa Selang-seling (Seperti Puasa Daud) Dari Abdullah bin Amr berkata, Rasulullah saw telah bersabda, "Puasa yang paling disukai Allah adalah puasa Daud dan salat yang paling disukai Allah adalah salat Daud. Ia tidur seperdua (separuh) malam, bangun sepertiganya, lalu tidur seperenamnya, dan ia berpuasa satu hari lalu berbuka satu hari." Referensi: Fiqhus Sunnah, Sayyid Sabiq Tamamul Minnah, Muhammad Nashirudddin al-Albani. *** Selain itu, Tidak boleh bagi wanita untuk berpuasa sunat jika suaminya hadir (tidak musafir) kecuali dengan seizinnya, berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Radhiallahu 'anhu bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

rohani dan hubungan sosial. Hukum berpuasa pada hari ini bukan haram. Waktu haram puasa adalah waktu di mana umat Islam dilarang berpuasa. puasa tiga hari dalam setiap bulan. Puasa memperkecil sirkulasi darah sebagai perimbangan untuk mencegah keluarnya keringat dan uap melalui pori-pori kulit serta saluran kencing tanpa perlu menggantinya. ada pula waktu dimana umat Islam dianjurkan untuk tidak berpuasa. atau suaminya sedang tidak hadir (bepergian). Dengan demikian sel-sel usus tidak mampu lagi membuat komposisi glikogen. Puasa akan memberi kesempatan pada jantung untuk memperbaiki vitalitas dan kekuatan sel-selnya. dalam bulan puasa banyak sekali gerakan yang dilakukan terutama lewat pergi ibadah. sekaligus memberi kesempatan untuk menyembuhkan infeksi dan luka yang ada sehingga dapat menutup rapat. berpuasa pada Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) Berpuasa pada hari-hari Tasyrik (11. glukosa dan garam tidak masuk ke usus. 12. Lambung dan usus beristirahat selama beberapa jam dari kegiatannya. Menurutnya curah jantung dalam mendistribusikan darah keseluruh pembuluh darah akan membuat sirkulasi darah menurun.com/pustaka/detail/tips/551/macam-%C3%B1-macam-puasasunnah- . puasa enam hari di bulan Syawal. Puasa memberi kesempatan kepada alat-alat pencernaan untuk beristirahat setelah bekerja keras sepanjang tahun. Hikmahnya adalah ketika semua orang bergembira. setelah bekerja keras satu tahun lamanya. puasa pada sepuluh hari di bulan Dzulhijjah dan di hari 'Arafah. sebagaimana janji Allah SWT diberikan kepada orang yang berpuasa ditegaskan dengan sabda Nabi Muhammad saw yang diriwayatkan oleh Ibnu Suny dan Abu Nu'aim: ''Berpuasalah maka anda akan sehat. Antara lain: Pertama."Artinya : Tidak halal bagi seorang wanita unruk berpuasa saat suminya bersamanya kecuali dengan seizinnya" dalam riwayat lain disebutkan : "kecuali puasa Ramadhan" Adapun jika sang suami memperkenankannya untuk berpuasa sunat. melainkan makruh. puasa 'Asyura serta puasa sehari sebelum atau setelahnya. atau wanita itu tidak bersuami.abatasa. Proses penyerapan makanan juga berhenti sehingga asam amoniak. tidak seorang pun ahli medis baik muslim maupun non muslim yang meragukan manfaat puasa bagi kesehatan manusia. Berpuasa pada Hari Raya Idul Fitri (1 Syawal ). *** http://www. Kedua. karena Allah tidak menyukai jika seseorang hanya memikirkan kehidupan akhirat saja sementara kehidupan sosialnya (menjaga hubungan dengan kerabat atau masyarakat) ditinggalkan. Disamping dari segi makanan. Manfaat puasa bagi tubuh. yaitu ketika ada kerabat atau teman yang sedang mengadakan pesta syukuran atau pernikahan. Puasa juga bagus untuk kesehatan. seseorang itu perlu turut bersama merayakannya. maka dibolehkan baginya menjalankan puasa sunat. dari segi gerak (olah raga). protein dan kolesterol. Dan ini memberi kesempatan otot jantung untuk beristirahat.'' Dengan berpuasa akan sehat jasmani. ditegaskan puasa sangat berguna bagi kesehatan. terutama pada hari-hari yang dianjurkan untuk berpuasa sunat yaitu : Puasa hari Senin dan Kamis. Dalam buku yang berjudul ''Pemeliharaan Kesehatan dalam Islam'' oleh Dr Mahmud Ahmad Najib (Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Ain-Syams Mesir). dan 13 Dzulhijjah) Selain hari-hari tersebut.

Para sejarawan menyatakan bahwa kewajiban melaksanakan puasa Ramadhan ditetapkan Allah pada 10 Sya’ban tahun kedua Hijrah. akibat pelanggaran. Kata-kata yang beraneka bentuk itu. yang diajarkan oleh malaikat Jibril ketika ada yang mempertanyakan tentang kelahiran anaknya (Isa a. Hari-hari tersebut kemudian diperpanjang dengan turunnya ayat 185: Barangsiapa di antara kamu yang hadir (di negeri tempat tinggalnya) pada bulan itu (Ramadhan). 184. Apakah kewajiban itu langsung ditetapkan oleh Al-Quran selama sebutan penuh.s. Demikian ucapan Maryam a. Orang sabar yang dimaksud di sini adalah orang yang berpuasa. PUASA RAMADHAN Uraian Al-Quran tentang puasa Ramadhan. Betapa pun. maka hendaklah ia berpuasa (selama bulan itu). “Puasa untuk-Ku. yaitu ash-shaimin wash-shaimat. dan siapa yang sakit atau dalam perjalanan. dipersempit maknanya oleh hukum syariat. Ada beberapa macam puasa dalam pengertian syariat/hukum sebagaimana disinggung di atas. Manusia yang berupaya menahan diri dari satu aktivitas –apa pun aktivitas itu– dinamai shaim (berpuasa). Pengertian kebahasaan ini. sekali dalam bentuk kata kerja yang menyatakan bahwa “berpuasa adalah baik untuk kamu”. 2. Sekali Al-Quran juga menggunakan kata shaum. tiba di Madinah. Ini berarti bahwa puasa Ramadhan baru diwajibkan setelah Nabi Saw. kesemuanya dalam arti puasa menurut pengertian hukum syariat. 185. Kaum sufi. Puasa wajib pada bulan Ramadhan. merujuk ke hakikat dan tujuan puasa. Ini mencakup pembatasan atas seluruh anggota tubuh bahkan hati dan pikiran dari melakukan segala macam dosa. Kuda yang berhenti berjalan dinamai faras shaim. shiyam atau shaum –bagi manusia– pada hakikatnya adalah menahan atau mengendalikan diri. ataukah bertahap? Kalau melihat sikap Al-Quran yang seringkali melakukan penahapan dalam perintah.Al-Quran menggunakan kata shiyam sebanyak delapan kali. Ayat 184 yang menyatakan ayyaman ma’dudat (beberapa hari tertentu) dipahami oleh sementara ulama sebagai tiga hari dalam sebutan yang merupakan tahap awal dari kewajiban berpuasa. maka hari ini aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun (QS Maryam [19]: 26).). maka wajib baginya berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkannya. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.perintahnya. 3.s. karena ulama Al-Quran sepakat bahwa surat Al-Baqarah turun di Madinah. Puasa sunnah. baik dari segi pengertian bahasa (keduanya berarti menahan diri) maupun esensi kesabaran dan puasa. tetapi maknanya adalah menahan diri untuk tidak bebicara: Sesungguhnya Aku bernazar puasa (shauman). kesemuanya terambil dari akar kata yang sama yakni sha-wa-ma yang dari segi bahasa maknanya berkisar pada “menahan” dan “berhenti atau “tidak bergerak”. 1. menambahkan kegiatan yang harus dibatasi selama melakukan puasa. Puasa kaffarat. . dan Aku yang memberinya ganjaran” dipersamakan oleh banyak ulama dengan firman-Nya dalam surat Az-Zumar (39): 10. Kata ini juga terdapat masing-masing sekali dalam bentuk perintah berpuasa di bulan Ramadhan. sehingga shiyam hanya digunakan untuk “menahan diri dar makan. Hadis qudsi yang menyatakan antara lain bahwa. atau semacamnya. Karena itu pula puasa dipersamakan dengan sikap sabar. dan 187. dan sekali menunjuk kepada pelaku-pelaku puasa pria dan wanita. minum. ditemukan dalam surat Al-Baqarah (2): 183. dan upaya mengeluarkan sperma dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari”. maka agaknya kewajiban berpuasa pun dapat dikatakan demikian.

” Kemudian Al-Quran dalam surat A1-Baqarah (2): 186 menjelaskan bahwa kewajiban itu bukannya sepanjang tahun. .” itu pun hanya diwajibkan bagi yang berada di kampung halaman tempat tinggalnya. dalam hal ini ia wajib berbuka. Perhatikan surat Al-Baqarah (2): 185. tanpa sedikit kekesalan pun. di samping penjelasan tentang lamanya puasa yang harus dikerjakan. Sebagian ulama menyatakan bahwa penyakit apa pun yang diderita oleh seseorang. Berikut akan dikemukan sekelumit baik yang berkaitan dengan hukum maupun hikmahnya. “Sedang yang merasa sangat berat berpuasa. maka ia dianjurkan tidak berpuasa. guna menyerahkan kepada nurani manusia masing-masing untuk menentukan sendiri apakah ia berpuasa atau tidak. dengan menggarisbawahi kata atau kalimat dari ayat-ayat puasa di atas. Penyakit dalam kaitannya dengan berpuasa secara garis besar dapat dibagi dua: 1. belum juga dijelaskan berapa kewajiban puasa itu. apalagi tidak ditemukan satu ayat pun yang berbicara tentang puasa sunnah tertentu. membolehkannya untuk berbuka.” Selanjutnya ayat 187 antara lain menyangkut izin melakukan hubungan seks di malam Ramadhan. apalagi tujuan puasa tersebut adalah untuk kepentingan yang berpuasa sendiri yakni “agar kamu bertakwa (terhindar dari siksa).” Di sini tidak dijelaskan siapa yang mewajibkan. dan dari sini datang perintah-Nya untuk berpuasa pada bulan tersebut. Faman kana minkum maridha (Siapa di antara kamu yang menderita sakit) Maridh berarti sakit. 2. yakni dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari. harus dicatat. Penderita tidak dapat berpuasa. Betapa pun.” maka dia (boleh) tidak berpuasa dan menghitung berapa hari ia tidak berpuasa untuk digantikannya pada hari-hari yang lain. tetapi dengan mendapat kesulitan atau keterlambatan penyembuhan. BEBERAPA ASPEK HUKUM BERKAITAN DENGAN PUASA a. tetapi terlebih dahulu dikemukakan bahwa.” lalu diakhiri dengan perintah bertakbir dan bersyukur. dan Penderita dapat berpuasa.” Jika demikian. Ayat tentang kewajiban puasa Ramadhan ditutup dengan “Allah menghendaki kemudahdn untuk kamu bukan kesulitan. sehingga “barangsiapa sakit atau dalam perjalanan.” Penjelasan di atas ditutup dengan pernyataan bahwa “berpuasa adalah baik. Ulama besar ibnu Sirin. Ayat 186 tidak berbicara tentang puasa. “sebagaimana diwajibkan terhadap umat-umat sebelum kamu. Uraian Al-Quran tentang kewajiban puasa di bulan Ramadhan. Teks ayat mencakup pemahaman ibnu Sirin tersebut. Namun itu bukan kewajiban dari AlQuran. penulis lebih cenderung mendukung pendapat ulama yang menyatakan bahwa Al-Quran mewajibkannya tanpa penahapan. tidak mustahil bahwa Nabi dan sahabatnya telah melakukan puasa sunnah sebelumnya. dengan alasan jari telunjuknya sakit. pernah ditemui makan di siang hari bukan Ramadhan.Pemahaman semacam ini menjadikan ayat-ayat puasa Ramadhan terputus-putus tidak menjadi satu kesatuan. maka (sebagai gantinya) dia harus membayar fidyah. Penempatan uraian tentang doa atau penyisipannya dalam uraian Al-Quran tentang puasa tentu mempunyai rahasia tersendiri. Namun demikian agaknya kita dapat berkata bahwa Allah Swt. dimulai dengan satu pendahuluan yang mendorong umat islam untuk melaksanakannya dengan baik. Agaknya ia mengisyaratkan bahwa berdoa di bu1an Ramadhan merupakan ibadah yang sangat dianjurkan. bahwa Al-Quran tidak merinci persolan ini. yaitu memberi makan seorang miskin. Banyak informasi dan tuntunan yang dapat ditarik dari ayat-ayat di atas berkaitan dengan hukum maupun tujuan puasa. sengaja memilih redaksi demikian. dan dalam keadaan sehat. Memang. dan karena itu ayat tersebut menegaskan bahwa “Allah dekat kepada hamba-hamba-Nya dan menerima doa siapa yang berdoa.” Setelah itu disusul dengan penjelasan tentang keistimewaan bulan Ramadhan. tetapi hanya “beberapa hari tertentu. maka wajar pula jika umat Islam melaksanakannya. ia dimulai dengan panggilan mesra. “Wahai orang-orang yang beriman. tetapi kembali diingatkan bahwa orang yang sakit dan dalam perjalanan (boleh) tidak berpuasa dengan memberikan penegasan mengenai peraturan berpuasa sebagaimana disebut sebelumnya. tetapi tentang doa. Merujuk kepada ketiga ayat puasa Ramadhan sebagai satu kesatuan. diwajibkan kepada kamu berpuasa. Di sisi lain harus diingat bahwa orang yang tidak berpuasa dengan alasan sakit atau dalam perjalanan tetap harus menggantikan hari-hari ketika ia tidak berpuasa dalam kesempatan yang lain.

Selanjutnya mereka juga memperselisihkan tujuan perjalanan yang membolehkan berbuka (demikian juga qashar dan menjamak shalat). Nabi tidak mencela yang berpuasa. karena terdapat sekian banyak hadis yang membolehkan berpuasa dalam perjalanan. Apakah karena adanya unsur safar (perjalanan) atau unsur keletihan akibat perjalanan. sehingga seberapa pun jarak yang ditempuh selama dinamai safar atau perjalanan. kecuali jika perjalanan tersebut untuk perbuatan maksiat. ada yang berpuasa dan adapula yang tidak berpuasa. Pendapat ini dikuatkan oleh sebuah riwayat dari imam Bukhari dan Muslim melalui Anas bin Malik yang menyatakan bahwa. dan tidak juga (mereka) yang tidak berpuasa. Apakah perjalanan tersebut harus bertujuan dalam kerangka ketaatan kepada Allah. Fa ‘iddatun min ayyamin ukhar (sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari lain). berpuasa atau berbuka? Imam Malik dan imam Syafi’i menilai bahwa berpuasa lebih utama dan lebih baik bagi yang mampu. Tetapi. dalam arti apa pun pilihannya. Perbedaan lain berkaitan dengan ‘illat (sebab) izin ini. atau termasuk juga perjalanan bisnis dan mubah (yang dibolehkan) seperti wisata dan sebagainya? Agaknya alasan yang memasukkan hal-hal di atas sebagai membolehkan berbuka.? Juga diperselisihkan apakah yang lebih utama bagi seorang musafir. tetapi ada juga yang tidak menetapkan jarak tertentu. maka (wajib baginya berpuasa) sebanyak hari-hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Ulama keempat mazhab Sunnah menyisipkan kalimat untuk meluruskan redaksi di atas. “Kami berada dalam perjalanan di bulan Ramadhan.” Bahkan ulama-ulama Zhahiriyah dan Syi’ah mewajibkan berbuka. antara lain berdasar firman-Nya dalam lanjutan ayat di atas. kemudian dihapus oleh Allah Swt. maka itulah yang lebih baik dan utama. dipermasalahkan misalnya jarak antara Jakarta-Yogya yang ditempuh dengan pesawat kurang dari satu jam.” Memang ada juga ulama yang beranggapan bahwa berpuasa lebih baik bagi orang yang mampu. Secara umum dapat dikatakan bahwa jarak perjalanan tersebut sekitar 90 kilometer. silaturahmi. Sehingga akhirnya ayat tersebut tanpa kata ini. Sisipan semacam ini ditolak oleh ulama Syi’ah dan Zhahiriyah. Tetapi ada riwayat lain melalui Aisyah r. sehingga kewajiban mengganti itu. . apakah ini dapat dijadikan alasan untuk berbuka atau meng-qashar shalat atau tidak. sebagaimana yang tercantum dalam Mushaf sekarang. Ini antara lain berpulang kepada tinjauan sebab izin ini. sehingga terjemahannya lebih kurang berbunyi.b. Tetapi kata mutatabi’at dalam fa ‘iddatun min ayyamin ukhar mutatabi’at yang berarti berurut atau bersinambung itu.a. Perbedaan tersebut berkaitan dengan jarak perjalanan. Tidak baik menolak izin dan seperti penegasan Al-Quran sendiri dalam konteks puasa. “Allah menghendaki kemudahan untuk kamu dan tidak menghendaki kesulitan. misalnya perjalanan haji. yaitu: c. serta tidak meletihkan. maka hal itu merupakan izin untuk memperoleh kemudahan (rukhshah). belajar. tetapi sebagian besar ulama bermazhab Maliki dan Syafi’i menilai bahwa hal ini sebaiknya diserahkan kepada masing-masing pribadi. yang menginformasikan bahwa memang awalnya ada kata pada ayat puasa yang berbunyi mutatabi’at. maka tentu yang bersangkutan tidak memperoleh izin untuk berbuka dan atau menjamak shalatnya. hanya ditujukan kepada para musafir dan orang yang sakit tetapi tidak berpuasa. ini adalah izin Allah. Di sini. Apakah membayar puasa yang ditinggalkan itu harus berturut-turut? Ada sebuah hadis –tetapi dinilai lemah– yang menyatakan demikian. Aw’ala safarin (atau dalam perjalanan) Ulama-ulama berbeda pendapat tentang bolehnya berbuka puasa bagi orang yang sedang musafir.” Kalimat “lalu ia tidak berpuasa” adalah sisipan yang oleh ulama perlu adanya. sebaliknya. Bagaimana mungkin orang yang durhaka memperoleh rahmat kemudahan dari Allah Swt. yang maksudnya memerintahkan penggantian (qadha’) itu harus dilakukan bersinambung tanpa sehari pun berbuka sampai selesainya jumlah yang diwajibkan. lebih kuat. “Barangsiapa yang sakit atau dalam perjalanan (dan ia tidak berpuasa). dan wajib pula menggantinya pada hari-hari yang lain seperti bunyi harfiah ayat di atas. sehingga dengan demikian –buat mereka– menjadi wajib bagi orang yang sakit dan dalam perjalanan untuk tidak berpuasa. ada pula yang menilai bahwa berbuka lebih baik dengan alasan.

sedang ia tidak mempunyai sumber rezeki lain kecuali pekerjaan itu. yaitu fajar). Tetapi mayoritas ulama tidak mewajibkan yang bersangkutan membayar kaffarat. berpendapat bahwa di samping berpuasa. Tetapi bila yang mereka khawatirkan diri mereka. dalam arti harus dilakukannya pada awal Syawal.. mereka diperbolehkan untuk tidak berpuasa dengan syarat membayar fidyah. dan ada lagi yang mengembalikan penentuan jumlahnya pada kebiasaan yang berlaku pada setiap masyarakat. Nabi Saw. kemudian ternyata “basah”. Penggalan ayat ini diperselisihkan maknanya oleh banyak ulama tafsir. Ia hanya berkewajiban mandi sebelum terbitnya matahari –paling tidak dalam batas waktu yang memungkinkan ia shalat subuh dalam keadaan suci pada waktunya. kemudian kita tidak sempat menggantinya. namun para ulama mengingatkan bahwa hal tersebut bersifat makruh. ia harus membayar kaffarat berupa memberi makan seorang miskin. Fidyah dimaksud adalah memberi makan fakir/miskin setiap hari selama ia tidak berpuasa. maka puasanya batal. dan ada juga di antara mereka. kecuali jika ia melakukan hubungan seks (di siang hari). tidak harus mandi sebelum terbitnya fajar. dan diduga tidak akan sembuh dari penyakitnya. seandainya yang mereka khawatirkan adalah janin atau anaknya yang sedang menyusui. Nah. Termasuk juga dalam pesan penggalan ayat di atas adalah wanita-wanita hamil dan atau menyusui. tetapi enggan karena kurang sehat dan atau dalam perjalanan. namun umumnya tidak mengharuskan ketergesaan itu. Mayoritas memahami penggalan ini berbicara tentang orang-orang tua atau orang yang mempunyai pekerjaan yang sangat berat. bagi yang mencium atau apa pun selain berhubungan seks. yakni berpuasa atau berbuka dengan membayar fidyah. dan kaffaratnya dalam hal ini berdasarkan hadis Nabi adalah berpuasa dua bulan berturut-turut. apakah harus segera. maka ia harus memberi makan enam puluh orang miskin.Meng-qadha’ (mengganti) puasa. Syafi’i. Demikian pendapat mayoritas ulama. dan Ahmad. bagaimana kalau Ramadhan berikutnya sudah berlalu.a. Jika tidak mampu. Jika tidak mampu juga. Aisyah r. f. Uhilla lakum lailatash-shiyamir-rafatsu ila nisa’ikum (Dihalalkan kepada kamu pada malam Ramadhan bersebadan dengan istri-istrimu) (QS Al-Baqarah [2]: 187) Ayat ini membolehkan hubungan seks (bersebadan) di malam hari bulan Ramadhan. e. ia harus menggantinya pada hari lain. Nah. maka ketika itu dia harus berbuka. apakah ada kaffarat akibat keterlambatan itu? Imam Malik. Dalam hal ini terdapat rincian sebagai berikut: Wanita yang hamil dan menyusui wajib membayar fidyah dan mengganti puasanya di hari lain.125 gram gandum atau kurma (makanan pokok). Termasuk dalam pengertian hubungan seks adalah “mengeluarkan sperma” dengan cara apa pun. Maka dalam kondisi semacam ini. Wa ‘alal ladzina yuthiqunahu fidyatun tha’amu miskin (Dan wajib bagi orang yang berat menjalankannya membayar fidyah. d. karena dapat mengakibatkan keluarnya sperma. tanpa harus membayar fidyah. Pendapat-pendapat di atas tidak populer di kalangan mayoritas ulama. maka ia harus memerdekakan hamba. walaupun diakui bahwa semakin cepat semakin baik. sedangkan imam Abu Hanifah tidak mewajibkan kaffarat dengan alasan tidak dicakup oleh redaksi ayat di atas. sehingga puasa sangat memberatkannya. Ada yang berpendapat bahwa pada mulanya Allah Swt. dan ini berarti bahwa di siang hari Ramadhan. hubungan seks tidak dibenarkan. khususnya bagi yang tidak dapat menahan diri. Ada juga yang berpendapat bahwa ayat ini berbicara tentang para musafir dan orang sakit. Karena itu walaupun ayat ini tak melarang ciuman. ataukah dapat ditangguhkan sampai sebelum datangnya Ramadhan berikut? Hanya segelintir kecil ulama yang mengharuskan sesegera mungkin. . atau pelukan antar suami-istri. Ada juga yang menyatakan satu mud yakni sekitar lima perenam liter. Bagi yang melakukan hubungan seks di malam hari. (yaitu): memberi makan seorang miskin) (QS Al-Baqarah [2]: 184). Wakulu wasyrabu hatta yatabayyana lakumul khaith al-abyadhu minal khaithil aswadi minal fajr (Makan dan minumlah sampai terang bagimu benang putih dan benang hitam. maka mereka berbuka dan hanya wajib menggantinya di hari lain. Menurut istri Nabi. memberi alternatif bagi orang yang wajib puasa. maka bagi mereka diperbolehkan untuk berbuka dengan syarat membayar fidyah. Ada yang berpendapat sebanyak setengah sha’ (gantang) atau kurang lebih 3. Demikian juga halnya terhadap orang yang sakit sehingga tidak dapat berpuasa. yang pada hakikatnya mampu berpuasa. yakni bagi kedua kelompok ini terdapat dua kemungkinan: musafir dan orang yang merasa berat untuk berpuasa. pernah mencium istrinya saat berpuasa.

misalnya. dia dapat saja bersembunyi dari pandangan mereka. turut belasungkawa. sebab jika demikian. apa motivasinya menahan diri dan keinginan itu? Tentu bukan karena takut atau segan dari manusia. Allah berfirman. Tentu saja banyak segi keunikan puasa yang dapat dikemukakan. dalam sebuah hadis qudsi. “Banyak di antara orang yang berpuasa tidak memperoleh sesuatu daripuasanya. . Kata lail berarti “sesuatu yang gelap” karenanya rambut yang berwarna hitam pun dinamai lail. bahwa hendaknya kita jangan terlalu mengandalkan azan. Tetapi seorang yang berpuasa Ramadhan dengan benar. karena boleh jadi muazin mengumandangkan azannya setelah berlalu beberapa saat dari waktu subuh. TUJUAN BERPUASA Secara jelas Al-Quran menyatakan bahwa tujuan puasa yang hendaknya diperjuangkan adalah untuk mencapai ketakwaan atau la’allakum tattaqun. memiliki keinginan untuk makan atau minum pada saat-saat tertentu dari siang hari puasa? Nah. beberapa saat sebelum fajar. misalnya bahwa puasa merupakan rahasia antara Allah dan pelakunya sendiri. Penggalan ayat ini datang setelah ada izin untuk makan dan minum sampai dengan datangnya fajar. maka pastilah ia akan melakukannya karena Allah semata. Persoalan yang juga diperbincangkan oleh para ulama adalah pengertian malam.Ayat ini membolehkan seseorang untuk makan dan minum (juga melakukan hubungan seks) sampai terbitnya fajar. Di sini Anda boleh bertanya. penyucian diri. Demikian antara lain penjelasan sementara ulama tentang keunikan puasa dan makna hadis qudsi di atas. Imsak yang diadakan hanya sebagai peringatan dan persiapan untuk tidak lagi melakukan aktivitas yang terlarang.” Ini berarti pula bahwa puasa merupakan satu ibadah yang unik. maka dari segi hukum masih dapat dipertanggungjawabkan selama fajar (waktu subuh belum masuk).” Di sisi lain. Ini dikuatkan pula dengan firman-Nya bahwa “Allah menghendaki untuk kamu kemudahan bukan kesulitan. dan memperlambat sahur pendapat kedua sejalan dengan sikap kehatian-hatian karena khawatir magrib sebenarnya belum masuk. Di sini disimpulkan bahwa orang yang berpuasa. Demikian sedikit dari banyak aspek hukum yang dicakup oleh ayat-ayat yang berbicara tentang puasa Ramadhan. Puasa adalah untuk-Ku dan Aku yang memberi ganjaran atasnya. Namun bila dilakukan. kesehatan. dan sebagai-nya. g. protes. Ada yang memahami kata malam dengan tenggelamnya matahari walaupun masih ada mega merah. “Bagaimana puasa yang demikian dapat mengantarkan manusia kepada takwa?” Untuk menjawabnya terlebih dahulu harus diketahui apa yang dimaksud dengan takwa. misalnya. Bukankah manusia yang berpuasa dapat bersembunyi untuk minum dan makan? Bukankah sebagai insan.” Ini berarti bahwa menahan diri dari lapar dan dahaga bukan tujuan utama dari puasa. siapa pun yang berpuasa. Pendapat pertama sejalan juga dengan anjuran Nabi Saw. Puasa dimulai dengan terbitnya fajar. Sementara pakar ada yang menegaskan bahwa puasa dilakukan manusia dengan berbagai motif. untuk mempercepat berbuka puasa. dan berakhir dengan datangnya malam. Karena itu sangat beralasan untuk menghentikan aktivitas tersebut saat imsak. kecuali puasa. Tsumma atimmush shiyama ilal lail (Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam). sesuai dengan cara yang dituntut oleh Al-Quran. “Semua amal putra-putri Adam untuk dirinya. kalau demikian. Pada zaman Nabi. Perlu dingatkan.. namun beliau mengingatkan bahwa bukan itu yang dimaksud dengan fajar yang mengakibatkan larangan di atas. Bilal mengumandangkan azan. melakukannya demi karena Allah Swt. Dalam rangka memahami tujuan tersebut agaknya perlu digarisbawahi beberapa penjelasan dari Nabi Saw. kecuali rasa lapar dan dahaga. Pendapat pertama didukung oleh banyak hadis Nabi Saw. dan ada juga yang memahami malam dengan hilangnya mega merah dan menyebarnya kegelapan. sedang pendapat kedua dikuatkan oleh pengertian kebahasaan dari lail yang diterjemahkan “malam”.

akibat pelanggaran terhadap hukum syariat. padahal Dia tidak memiliki istri? (QS Al-An’am [6]: 101) Dan sesungguhnya Mahatinggi kebesaran Tuhan kami. Hal ini dapat terwujud dengan rasa takut dari siksaan dan atau takut dari yang menyiksa (Allah Swt ). Tentu banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencapai hal tersebut. Dia tidak beristri dan tidak pula beranak (QS AlJin [72]: 3). yaitu makan. 2. atau “Api panas. untuk menyampaikan. Syaikh Muhammad Abduh menulis. antara 1ain dengan jalan berpuasa. memperkenalkan diri-Nya antara lain sebagai tidak mempunyai anak atau istri: Bagaimana Dia memiliki anak.” Dengan demikian yang bertakwa adalah orang yang merasakan kehadiran Allah Swt. dan hubungan seks. tetapi seharusnya ia timbul karena adanya Allah Swt. maka paling tidak. Rasa takut ini. dan 1ain-lain yang dapat mengakibatkan siksa neraka. “bagaikan melihat-Nya atau kalau yang demikian tidak mampu dicapainya. atau jagalah dirimu dari Allah” Makna ini tidak lurus bahkan mustahil dapat dilakukan makhluk. (yang menyiksa). sesuai dengan kedudukan manusia sebagai makhluk. dan hukum-hukum alam dan masyarakat lainnya. memerintahkan. Di sisi lain. sedangkan “Dia (Allah) bersama kamu di mana pun kamu berada. Misalnya kata siksa atau yang semakna dengannya. mencuri. “Hindarilah. Siksa di akhirat. dan yang terpenting adalah kebutuhan fa’ali.PUASA DAN TAKWA Takwa terambil dari akar kata yang bermakna menghindar. Kalimat perintah ittaqullah secara harfiah berarti. manusia mempunyai kebutuhan beraneka ragam. Nabi Saw. jauhilah. Al-Quran juga memerintahkan Nabi Saw. Siksa di dunia akibat pelanggaran terhadap hukum-hukum Tuhan yang ditetapkan-Nya berlaku di alam raya ini. “Makan berlebihan dapat menimbulkan penyakit. pada mulanya timbul karena adanya siksaan. sehingga perintah bertakwa mengandung arti perintah untuk menghindarkan diri dari siksa Allah. puasa. siksa Allah ada dua macam. Allah Swt. Sebagaimana kita ketahui. 1. Keunikannya antara lain karena ia merupakan upaya manusia meneladani Allah Swt. seperti misalnya. . menyadari bahwa Allah melihatnya. setiap saat. Bagaimana mungkin makhluk menghindarkan diri dari Allah atau menjauhi-Nya. dan membakar”. menjauhi. PUASA MENELADANI SIFAT-SIFAT ALLAH Beragama menurut sementara pakar adalah upaya manusia meneladani sifat-sifat Allah.” sebagaimana bunyi sebuah hadis. Puasa seperti yang dikemukakan di atas adalah satu ibadah yang unik. Apakah aku jadikan pelindung selain Allah yang menjadikan langit dan bumi padahal Dia memberi makan dan tidak diberi makan…? (QS Al-An’am [6]: 14). diperoleh dengan jalan menghindarkan diri dari segala yang dilarangnya serta mengikuti apa yang diperintahkan-Nya. seperti tidak shalat.” “Tidak mengendalikan diri dapat menjerumuskan kepada bencana”. atau menjaga diri. “Takhallaqu bi akhlaq Allah” (Berakhlaklah (teladanilah) sifat-sifat Allah). “Menghindari siksa atau hukuman Allah. melanggar hak-hak manusia. minum.” Karena itu perlu disisipkan kata atau kalimat untuk meluruskan maknanya.

Tidak heran jika puasa telah dikenal oleh umat-umat sebelum umat Islam. menyatakan bahwa. tetapi juga menyita aktivitas lainnya kalau enggan berkata menjadikannya lesu sepanjang hari. bahkan memberi makan orang lain (ketika berbuka puasa). kenabian. Tentu saja cara dan kaifiatnya dapat berbeda. Shalat. dan tidak pula berhubungan seks. Tentu saja sifat-sifat Allah tidak terbatas pada ketiga hal itu. Misalnya Maha Pengasih dan Penyayang. Pengendalian ini diperlukan oleh manusia. Mahadamai. makan. di sinilah diperlukannya pengendalian. syariat. dan berkunjung ke tempat tertentu sebagai pendekatan kepada Allah adalah prinsip-prinsip syariat yang dikenal dalam agama-agama samawi. Potensi dan daya manusia –betapa pun besarnya– memiliki keterbatasan. –mental spiritual– akan terabaikan. serta akhlaknya. Maha Mengetahui. sehingga apabila aktivitasnya telah digunakan secara berlebihan ke arah tertentu –arah pemenuhan kebutuhan faali misalnya– maka arah yang lain. Latihan dan pengendalian diri itulah esensi puasa. untuk kepentingan pribadi atau masyarakat. Dari segi ajaran agama. namun esensi dan tujuannya sama. Nalurinya telah mengatur ketiga kebutuhan pokok itu. Kita dapat mempertanyakan mengapa puasa menjadi kewajiban bagi umat islam dan umat-umat terdahulu? Manusia memiliki kebebasan bertindak memilih dan memilah aktivitasnya. dan bila hal itu berhasil dilakukan. Puasa dengan demikian dibutuhkan oleh semua manusia. Syahwat seksual juga demikian. Sebagaimana disinggung di atas. maka takwa dalam pengertian di atas dapat pula dicapai. Itulah hikmah Ilahi demi memelihara kelangsungan hidup binatang yang bersangkutan. sama dalam prinsip-prinsip pokok akidah. bukan saja menjadikannya tidak lagi menikmati makanan atau minuman itu. tetapi mencakup paling tidak sembilan puluh sembilan sifat yang kesemuanya harus diupayakan untuk diteladani sesuai dengan kemampuan dan kedudukan manusia sebagai makhluk ilahi. Karena itu. Upaya peneladanan ini dapat mengantarkan manusia menghadirkan Tuhan dalam kesadarannya. termasuk dalam hal ini. tetapi tidak memperoleh dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga. Tidak makan dan tidak minum. Kutiba ‘alaikumush shiyama (diwajibkan atas kamu puasa). kaya atau miskin. tidak menyebut siapa yang mewajibkannya? . sehingga –misalnya– ada waktu atau musim berhubungan seks bagi mereka. Kenyataan menunjukkan bahwa orang-orang yang memenuhi syahwat perutnya melebihi kadar yang diperlukan. puasa. manusia berupaya dalam tahap awal dan minimal mencontohi sifat-sifat tersebut. Mahakuat. Kebebasan yang dimilikinya bila tidak terkendalikan dapat menghambat pelaksanaan fungsi dan peranan yang harus diembannya. esensi puasa adalah menahan atau mengendalikan diri. Binatang –khususnya binatang-binatang tertentu– tidak demikian. tetapi tanpa disadari menimbulkan borok. pandai atau bodoh. “Banyak orang yang berpuasa.” PUASA UMAT TERDAHULU Puasa telah dilakukan oleh umat-umat terdahulu. baik secara individu maupun kelompok. dan lain-lain. para ulama menyatakan bahwa semua agama samawi. walaupun pasangan ada. nilai puasa ditentukan oleh kadar pencapaian kesadaran tersebut –bukan pada sisi lapar dan dahaga– sehingga dari sini dapat dimengerti mengapa Nabi Saw. sebagaimana diinformasikan oleh Al-Quran. kita dapat melangkah untuk menemukan salah satu jawaban tentang rahasia pemilihan bentuk redaksi pasif dalam menetapkan kewajiban puasa.Dengan berpuasa. dan keniscayaan hari kemudian. Nah. Semakin dipenuhi semakin haus bagaikan penyakit eksim semakin digaruk semakin nyaman dan menuntut. minum. dan atau menghindarkannya dari kebinasaan. zakat. Kama kutiba ‘alal ladzina min qablikum (Sebagaimana diwajibkan atas (umat-umat) yang sebelum kamu). Ini berarti bahwa semua agama samawi mengajarkan keesaan Allah. dan berhubungan seks. Manusia sekali lagi tidak demikian. Dari penjelasan ini.

apakah akan menjadi pengikut hawa nafsu atau menjalankan perintah Allah SWT. Karena generasi abad dua puluh ini masih melakukannya dengan berbagai motif dan dorongan. maka hal itu pada hakikatnya telah cukup untuk membahagiakan manusia. Tetapi boleh jadi juga untuk mengisyaratkan bahwa seandainya pun bukan Allah yang mewajibkan puasa. “Seandainya umatku mengetahui ( semua keistimewaan ) yang dikandung oleh Ramadhan. Terbukti motivasi berpuasa (tidak makan atau mengendalikan diri) yang selama ini dilakukan manusia. dan bukankah pula kepentingan pengendalian diri disadari oleh setiap makhluk yang berakal? Di sisi lain bukankah Nabi Saw. Dari hadis-hadis Nabi diperoleh pula penjelasan tentang keistimewaan bulan suci ini. Latar Belakang Masalah Allah SWT.blogdetik. bukan semata-mata atas dorongan ajaran agama. Allah menjelaskan bahwa Al-Quran diturunkan pada bulan Ramadhan.” KEISTIMEWAAN BULAN RAMADHAN Dalam rangkaian ayat-ayat yang berbicara tentang puasa. atau kecantikan tubuh. Dan pada ayat lain dinyatakannya bahwa Al-Quran turun pada malam Qadar. bersabda. Di sisi lain –sebagaimana disinggung pada awal uraian– bahwa dalam rangkaian ayat-ayat puasa Ramadhan. minuman.com/2008/08/22/puasa-menurut-al-quran/ HADITS-HADITS TENTANG PUASA SENIN KAMIS Studi Ma’anil al-Hadits Tentang Puasa Senin Kamis A. Misalnya demi kesehatan.[1] Puasa dalam arti menahan dengan niat ibadah[2] menahan nafsu dari hal-hal yang disukai berupa makanan.Bisa saja dikatakan bahwa pemilihan bentuk redaksi tersebut disebabkan karena yang mewajibkannya sedemikian jelas dalam hal ini adalah Allah Swt. kepada hamba-hamba-Nya serta janjiNya untuk mengabulkan doa –siapa pun yang dengan tulus berdoa. maka manusia yang menyadari manfaat puasa. seperti puasa atau lainnya. http://bulanpuasa. ia bukan berarti telah usang atau ketinggalan zaman. dan akan mewajibkannya atas dirinya sendiri. dan kedamaian akan terasa hingga terbitnya fajar. Namun seandainya tidak ada keistimewaan bagi Ramadhan kecuali Lailat Al-Qadr. niscaya mereka mengharap seluruh bulan menjadi Ramadhan. sebagian ajaran agama Islam ada yang berbentuk menahan diri dari hal-hal yang disukai. Ini berarti bahwa di bulan Ramadhan terdapat malam Qadar itu. Para malaikat dan Ruh (Jibril) silih berganti turun seizin Tuhan. . disisipkan ayat yang mengandung pesan tentang kedekatan Allah Swt. yang menurut Al-Quran lebih baik dari seribu bulan. menjadikan ibadah beraneka ragam yang tujuannya untuk menguji manusia. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada Lailat Al-Qadr. Puasa telah lama dikenal oleh umat manusia namun.

dan untuk memperoleh taqwa.[3] puasa dilakukan antara lain dengan tujuan untuk memelihara kesehatan. serta tidak ada hal-hal yang menghalangi dalam berpuasa seperti haid dan nifas.[5] Perintah puasa Ramadhan itu termaktum dalam surat AlBaqarah (2) ayat 183. baligh. Puasa merupakan amal ibadah klasik yang telah diwajibkan atas setiap umat-umat terdahulu. . mampu untuk berpuasa baik laki-laki maupun perempuan. surat Maryam ayat 26 : "Jika kamu (Maryam) melihat seorang manusia.S. sebagaimana telah diwajibkan atas kaum sebelum Muhammad saw. maka katakanlah. Sebagaimana yang telah dikisahkan Allah dalam Al-Qur'an. Puasa merupakan salah satu rukun Islam yang dilaksanakan oleh kaum muslimin di seluruh dunia. Misalnya puasanya para pendeta. telah mewajibkannya kepada kaum yang beriman. yang kedua hal tersebut dikhususkan pada perempuan. 3) Puasa dari seluruh atau sebagian perbuatan (bertapa). dan menahan dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala dalam berpuasa. adapun puasa wajib adalah puasa Ramadhan. yakni praktek puasa setiap hari dengan maksud menambah pahala. seperti puasa yang dilakukan oleh pemeluk agama Budha dan sebagian Yahudi. tujuan tersebut bisa dicapai dengan menghayati arti puasa itu sendiri. yaitu: 1) Puasanya orang-orang sufi. yaitu puasa amalan orang Yahudi sebelum datang Islam hingga sampai datang Islam. puasa Ramadhan diwajibkan bagi setiap muslim. pengendalian diri. sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk tuhan yang Maha Pemurah. yakni praktek puasa kaum Yahudi. yaitu puasa wajib dan puasa sunnah. maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini" (Q.bersetubuh. Maryam :26). berakal. Ada empat bentuk puasa yang telah dilakukan oleh umat terdahulu. [4] Ibadah puasa dibagi menjadi dua. Allah swt. sejak terbitnya fajar kedua sampai terbenamnya matahari dengan mengharap ridha Allah SWT. 4) Puasa Asyura. dan Nabi mengikuti puasa Asyura sampai ada perintah puasa Ramadhan baru Nabi menghentikan puasa tersebut. 2) Puasa dari berbicara.

dan 15 pada tiap bulan hijriah yang lebih dikenal dengan puasa putih. Allah akan menjauhkannya dari api neraka selama 70 tahun. yaitu: .                           Artinya: Hai orang-orang yang beriman. Seperti sabda Nabi saw. atau berpuasa pada jum’at pertama yaitu senin dan kamis. Artinya: Dari Abi Said Al-Khudri ra. serta jum’at kedua pada hari kamis.. maka (pahala puasanya) sama seperti berpuasa setahun penuh.”[8] 4) puasa tiga hari pada tiap bulan. yakni sehari puasa dan sehari tidak puasa.. ia berkata. yang fadilahnya sebagai pengampunan atau penghapus dosa setahun yang lalu dan yang akan datang. dari Abu Said Al-Khudri ra. 1) puasa Nabi Dawud as. 14. 5) puasa sembilan hari diawal bulan Zulhijah. yaitu hari Arafah bagi umat Islam yang sedang menunaikan ibadah haji. َ ّ ‫صل‬ َ ‫للا‬ َ ‫سلو‬ ‫م‬ ‫صل‬ ‫م قَل‬ ِ ‫ه عَل َي ْل‬ ِ ‫ل الل ّل‬ ّ ‫أ‬ َ ‫للا‬ َ َ‫ه و‬ ُ ‫ر‬ َ ‫ل‬ َ ّ ‫سلل‬ ُ ‫لا ى الل ّل‬ َ ‫ن‬ َ ‫ه‬ ْ ‫مل‬ َ ‫ن‬ َ ُ ‫رمضلان ث‬ َ ‫ل‬ َ ‫ن‬ [7]‫ر‬ ِ َ‫ن ك‬ ِ ‫تلا‬ ّ ‫س‬ ِ ‫ه‬ َ ‫ص‬ َ ‫كلا‬ ُ َ‫م أت ْب َع‬ ّ َ َ َ َ ٍ ‫لوا‬ ّ ‫ش‬ ْ ‫م‬ ِ ْ‫يلام ِ الد ّه‬ Artinya: Bahwasannya Rosulullah saw. saya mendengar Nabi saw.. yang paling utama adalah pada tanggal sembilan.. 3) Puasa enam hari bulan Syawal. yakni pada tanggal 13.. 6) puasa fi sabilillah.”[10] َ َ‫ع‬ َ ‫ه‬ َ ‫قلا‬ ‫ ي‬ ُ ْ ‫عيدٍ ال‬ ِ ‫س‬ ِ ‫س‬ ِ ‫ر‬ َ ‫ل‬ َ ‫ب ي‬ ُ ْ‫مع‬ ُ ْ ‫ه ع َن‬ ُ ّ ‫ ي الل‬ ِ‫نأ‬ ّ ِ ‫ت الن ّب‬ َ ‫ض‬ َ ‫ي‬ ّ ِ‫خد ْر‬ ْ ّ ‫ص‬ ُ ‫قلو‬ ‫ه‬ ُ َ‫م ي‬ ِ ّ ‫ل الل‬ ِ ‫ملا‬ ِ ْ ‫ه ع َل َي‬ َ ‫صلا‬ َ ‫ف ي‬ َ َ‫ه و‬ ِ‫س‬ ً ْ‫م ي َلو‬ َ ‫ل‬ َ ّ ‫سل‬ ُ ّ ‫لا ى الل‬ َ ‫ن‬ َ ِ ‫بي‬ ْ ‫م‬ ّ [9]‫فلا‬ ً ‫ري‬ َ ‫ن‬ ِ ْ ‫سب‬ ّ ‫ن ال‬ ْ َ‫ه و‬ َ ‫ر‬ ُ َ‫جه‬ ُ ‫ب َعّد َ الل‬ َ ‫عي‬ ْ َ‫ه ع‬ ِ ‫خ‬ ِ ‫نلا‬ Dari peryataan diatas mengenai puasa wajib dan sunnah. seperti dalam sabda Nabi Muhammad saw. Atau yang lebih dikenal dengan puasa senin dan kamis. diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa..[6] Sedangkan puasa sunnah diantaranya. 2) puasa pada bulan Muharram pada tanggal sembilan dan sepuluh. seperti sabda Nabi. bersabda: “Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan kemudian diiringi enam hari pada bulan Syawal.. bersabda “ Barangsiapa berpuasa satu hari dijalan Allah. keduaanya memiliki keistimewaan.

maka dengan berpuasa segala tindakan dan ucapannya akan jauh dari segala bentuk kegaduhan. bersabda “Semua amal anak Adam akan dilipatgandakan. kecuali puasa. sampai 700 kali lipat.. Bagi orang yang puasa ada dua kegembiraan.” [12] Itulah keistimewaan yang diberikan Allah kepada orang yang mengerjakan puasa.[13] 2. ia berkata. Demikian juga orang yang berpuasa akan selalu menjaga . menurut sebagian orang. Rasulullah saw. karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. Puasa senin dan kamis adalah pengendali segala hawa nafsu manusia. yaitu kamis. Puasa senin dan kamis adalah media monitoring aktivitas kesehariaan dalam sepekan. mengenai puasa sunnah. Allah Ta’ala berfirman. kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipat yang semisal dengannya. Sebagaimana dalam adab berlaku berpuasa. akan senang tiasa menjaga lidahnya dari segala ucapan atau perkataan kotor. gembira ketika berbuka dan gembira ketika bertemu dengan Rabbnya. merupakan momentum strategis untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. yang amat digemari dan dilaksanakan oleh masyarakat khususnya di Indonesia adalah puasa senin dan kamis. Orang yang berniat secara sungguhsungguh mencari ridha Allah SWT. seperti yang tercamtum dalam buku keajaiban puasa senin kamis karya Suyadi. mereka beralasan bahwa. 1. Sungguh bau mulut orang yang puasa disisi Allah adalah lebih wangi daripada bau kasturi.. kebohongan dan kelicikan. Dua hari sebagai monitor untuk tujuh hari kedepan dengan selang tengah. dalam berpuasa. Dia (anak Adam) meninggalkan syahwatnya dan makanannya demi Aku.َ َ‫ع‬ ّ ‫ص‬ َ ‫ل‬ َ ‫ه‬ ُ ‫سلو‬ َ ‫قلا‬ َ ‫قلا‬ ‫لا ى‬ ِ ّ ‫ل الل‬ ِ ‫ر‬ ُ ‫ر‬ ُ ْ ‫ه ع َن‬ ُ ّ ‫ ي الل‬ ِ‫نأ‬ َ ‫ه‬ َ ‫ل‬ َ ‫ض‬ َ َ ‫رة‬ َ ْ ‫ري‬ َ ُ‫ب ي ه‬ ْ ّ ُ‫م ك‬ ْ َ‫ة ع‬ ‫ر‬ ُ َ ‫سن‬ ُ َ ‫ضلاع‬ ِ ْ ‫ه ع َل َي‬ َ ْ ‫ف ال‬ َ ُ‫م ي‬ َ َ ‫ن آد‬ َ ‫ح‬ َ َ‫ه و‬ َ َ‫ل ع‬ َ ّ ‫سل‬ ُ ّ ‫الل‬ ُ ‫ش‬ ِ ‫م‬ ِ ْ ‫ل اب‬ َ ّ ِ‫ل إ‬ َ ِ ‫هلا إ‬ َ ‫ف‬ َ ‫ملا‬ ّ ‫جل‬ َ ‫قلا‬ َ ‫م‬ ‫م‬ ِ ‫ئة‬ ِ ‫بع‬ َ َ‫ز و‬ ّ َ‫ه ع‬ ٍ ْ‫ضع‬ ْ ‫س‬ َ ْ‫ص للو‬ َ ‫لا ى‬ ُ ّ ‫ل الل‬ ْ ‫أ‬ ّ ‫ل ال‬ َ ِ ‫ثلال‬ َ ‫للامه م ل‬ َ ‫ل ي وأ َنلا أ‬ َ َ ‫ل ي‬ ‫جل ِل‬ ‫ل‬ ‫ع‬ ‫ط‬ ‫و‬ ‫ه‬ ‫ت‬ ‫لو‬ ‫ه‬ ‫ل‬ ‫ش‬ ‫ع‬ ‫د‬ ‫ل‬ ‫ي‬ ‫ه‬ ‫ل‬ ‫ب‬ ‫زي‬ ‫ج‬ ُ ِ ‫ه‬ ِ َ ِ َ َ ْ ‫نأ‬ َ َ َ ْ ُ َ ُ ِ ُ ّ ‫فَإ ِن‬ ْ َ َ ْ ِ ‫ه‬ ِ ‫للا‬ ‫قل‬ َ ِ ‫عن ْلد َ ل‬ ِ ‫ة‬ ٌ ‫ح‬ ِ ‫ة‬ ٌ ‫ح‬ ِ ِ ‫رب ّل‬ ِ ِ‫عن ْد َ فِط ْر‬ َ ‫ح‬ َ ‫ر‬ َ ‫ر‬ َ ‫ر‬ ّ ‫لل‬ َ ‫ء‬ ْ َ‫ه وَف‬ ْ َ‫ن ف‬ ِ ‫تلا‬ ْ َ‫صلائ ِم ِ ف‬ َ ُ ‫خ‬ [11]‫ك‬ ُ َ ‫وَل‬ ِ ‫ب‬ ُ ‫للو‬ ِ ْ ‫ح ال‬ ِ ‫ه‬ ِ ّ ‫عن ْد َ الل‬ ِ ‫في‬ ِ ‫ف‬ ِ ‫س‬ ُ َ ‫ه أط ْي‬ ْ ‫م‬ ْ ‫م‬ ِ ‫ن‬ ِ ‫ري‬ Artinya: Dari Abu Hurairah ra.

Disamping itu.[14] 3.perbuatan dan tindakannya dari segala bentuk kedzaliman. kekurangan harta. dan segala tipu muslihat. “ (HR. [15] Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah (2) ayat 155:                       Artinya: Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu. Dalam kondisi perut lapar. orang yang dalam keadaan puasa sangat antipati terhadap putus asa dan pantang menyerah. Puasa senin dan kamis adalah motivator terbesar dalam setiap langkah kita untuk mencapai tujuan hidup.. harapan akan keberhasilan dalam segala apa yang diusahakannya begitu besar. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. bukan berarti kita kehabisan energi untuk melaksanakan aktivitas. berkata bahwa Rasulullah saw. dengan sedikit ketakutan. Dengan demikian sifat kesabaran dan tidak putus asa ini akan menyatu dalam sanubarinya. Dan juga firman Allah dalam surat Ali-‘Imran (3) ayat 134:                          . Abu Hurairah ra. Dalam kondisi seperti ini. Bukhari dan Muslim). Atau merupakan keberhasilan yang tertunda. jiwa dan buah-buahan. kecurangan. kelaparan. terhadap dirinya. bersabda “Jika kamu sedang berpuasa. jangan rebut (jangan marah). Apabila ada orang yang mencaci atau mengajakmu berkelahi. dan segala kegagalan merupakan ujian dari Allah. Justru sebaliknya dengan kondisi perut yang demikian semangat aktivitas semakin kreatif dan inovatif. hendaknya dia diberitahu: ‘Aku berpuasa’. Segala keberhasilannya ia yakini sebagai limpahan kemurahan Allah SWT. janganlah berkata keji.

baik di waktu lapang maupun sempit. Janji Allah tersebut. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. boleh atau tidak. serta sangat takut akan siksa dan azab di akhirat nanti.angsur pergi di antara kamu dengan berlindung (kepada kawannya). bukan melalui malaikat atau makhluk yang lainnya. dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang. serta Allah sendirilah yang akan memberikan pahala puasa orang tersebut.[16] 4. Sesungguhnya Allah telah mengetahui orang-orang yang berangsur. Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih. Puasa senin dan kamis adalah pembersih hati dan penyuci jiwa dari segala noda..                                         Artinya: Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul diantara kamu seperti panggilan sebahagian kamu kepada sebahagian (yang lain). apakah hal ini halal atau haram.Artinya: (Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya). Harapan bagi orang yang berpuasa terhadap janji pahala Allah secara lansung tersebut membuat hati kian peka terhadap hal-hal yang dilarang Allah SWT. Peryataan Allah akan pahala bagi orang yang berpuasa tidak diragukan lagi.                       . Hatinya kian tunduk dan taat pada-Nya. jika dicermati secara seksama mengandung harapan dan rasa optimis yang begitu tinggi.[17] seperti dalam firman Allah surat An-Nur (24) ayat 63 dan surat Huud (11) ayat 102. Segala perbuatannya selalu ditanyakan kepada Qur’an dan Hadits. dibenci atau disukai oleh Allah SWT. Bahwa puasa adalah ibadah untuk Allah dan bukan untuk diri orang yang berpuasa sendiri.

melakukan atau melaksanakan puasa senin kamis dalam satu pekan berjumlah dua kali puasa. puasa sunnah yang amat digemari. seperti dalam riwayat Ahmad no 25091. pada jum’at kedua berpuasa hari senin. apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang berbuat zalim. disenangi dan dikerjakan oleh sebagian masyarakat khususnya di Indonesia adalah puasa senin dan kamis. juga sebagian dikalangan ulama masih mempertanyakan apakah benar Nabi Muhammad saw. Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras. sedang jum’at kedua berpuasa pada hari senin. َ ،‫ة‬ َ ،‫ح‬ َ ‫قلللا‬ َ ‫قلا‬ ُ ‫ن‬ ‫ن ي‬ ِ َ ‫حللد ّث‬ ُ ّ ‫قي‬ ِ َ ‫نلا ب‬ َ َ ‫حد ّث‬ َ َ ‫حد ّث‬ َ :‫ل‬ َ :‫ل‬ َ ‫نلا‬ َ َ ‫ش‬ ُ ْ ‫حي ْلوَةُ ب‬ ٍ ْ ‫ري‬ ،‫ر‬ َ ُ‫ن ن‬ ‫س‬ ‫حي‬ َ ‫ن‬ ِ َ‫ب‬ ُ ‫ن‬ َ ‫دا‬ َ ْ‫مع‬ ْ‫ر ب‬ َ ‫ن‬ َ ‫ن‬ ْ َ‫ ع‬، ‫ن‬ ْ َ ‫ ع‬، ٍ‫عْد‬ ُ ُ ٍ ْ ‫في‬ ِ ْ ‫جب َي‬ ِ ْ‫ر ب‬ ِ ْ ‫خلال ِدِ ب‬ َ َ ‫للو‬ َ َ ‫سأ‬ َ ِ ‫علائ‬ ‫ل‬ ‫سل‬ ‫قل‬ َ َ‫ ف‬، ِ ‫يلام‬ َ ‫ل‬ َ ‫ش‬ ّ ِ‫ إ‬: ‫ت‬ َ ‫صل‬ ُ ‫ر‬ ّ ‫أ‬ ُ ‫ر‬ َ ً ‫جل‬ ْ َ ‫للال‬ ّ ‫ن ال‬ َ ‫ن‬ َ ‫ن‬ ِ َ‫ة ع‬ ّ ‫ص‬ َ ‫م‬ ‫ن‬ ‫ وَك َل‬، ‫ن‬ ‫صل‬ ‫م ك َل‬ ِ ‫ه ع َل َي ْل‬ ِ ‫الل‬ َ ‫للا‬ َ ‫بلا‬ َ ْ‫شلع‬ َ ‫للا‬ ُ ‫للو‬ َ َ‫ه و‬ َ ّ ‫سلل‬ ُ ّ ‫لا ى الل‬ ُ َ‫ن ي‬ َ ‫ه‬ .[18] Dari uraian diatas. ini senada dengan hadits yang diriwayatkan oleh AnNas’i no 2675 ‫للال‬ ‫لدثنلا إسلحلاق قل‬ ‫لا ى قللال حل‬ ‫أخلبرن ي زكريللا بلن يحيل‬ ‫ل ي‬ ‫لن أبل‬ ‫لم بل‬ ‫لن علاصل‬ ‫للاد عل‬ ‫لدثنلا حمل‬ ‫حدثنلا النضر قلال حل‬ ‫للول‬ ‫للان رسل‬ ‫ كل‬: ‫للالت‬ ‫لة قل‬ ‫لن حفصل‬ ‫النجلود عن سلواء عل‬ . Sedang dalam sebuah riwayat lain ada yang menyatakan dengan tegas tentang waktu melaksanakan puasa senin kamis yaitu Nabi Muhammad melakukan puasa dalam satu bulan itu tiga kali.‫ن‬ ‫مي‬ َ ْ ‫م ي َلوْم ِ ال‬ ِ ‫خ‬ ِ ‫رص ى‬ ْ ‫وال ِث ْن َي‬ َ ‫ص‬ َ َ ‫ي َت‬ َ ‫يلا‬ َ ‫س‬ ّ ‫ح‬ ِ ِ Dalam riwayat diatas belum menjelaskan secara tegas waktu pelaksanaannya. dalam satu bulan. Dari peryataan itu peneliti mengungkapkan bahwa. Ataukah Nabi malakukan puasa dalam satu bulan tiga kali yaitu pada jum’at pertama berpuasa kamis dan senin. tetapi disini peneliti masih meragukan tentang waktu pelaksanaan puasa senin kamis itu. apakah benar Nabi melakukan puasa secara khusus pada hari senin dan kamis dalam satu pekan. seperti yang dilakukan kebanyakan masyarakat khususnya di Indonesia. yakni jum’at pertama berpuasa pada hari kamis dan senin.Artinya: Dan Begitulah azab Tuhanmu.

Nabi itu hanya melakukan puasa dalam satu bulan itu tiga kali. Untuk mengetahui kualitas hadits tentang puasa senin dan kamis. Rumusan Masalah 1. sedang jum’at kedua berpuasa pada hari senin. Untuk mengetahui ada atau tidak dalil puasa senin dan kamis tiap pekan dua kali. dan juga dalam sebuah ibadah itu memerlukan dalil yang jelas keshahihannya baik dalam segi sanatnya dan matan haditsnya. Sehingga dengan alasan inilah yang menjadi latar belakang peneliti. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. untuk menulis karya ilmiah ini. penulis tidak bermaksud menggugat terhadap puasa senin kamis yang sudah berkembang saat ini. Sedang yang menyatakan Nabi berpuasa dalam satu pekan dua kali itu tidak ada dalil yang mendukung secara mutlak. 3. tetapi peneliti ingin mencoba meluruskan kesalah pahaman dalam memahami maksud hadits Nabi Muhammad saw. yaitu jum’at pertama berpuasa pada hari kamis dan senin. Untuk mengetahui waktu pelaksanakan puasa senin dan kamis. Apakah alasan Nabi melakukan puasa senin dan kamis? 3.‫لل‬ ‫الله صلا ى الله عليه و سلم يصلوم ثلثة أيلام من كل‬ ‫لا ى‬ ‫لة الولل‬ ‫شهر يلوم الخميس ويلوم الثنين من الجمعل‬ . Bagaimanakah kualitas hadits tentang puasa senin dan kamis? 2. . Kapankah waktu pelaksanakan puasa senin dan kamis? 4.‫ومن الجمعة الثلانية يلوم الثنين‬ Hipotesis semetara peneliti memberikan peryataan bahwa. 4. Apakah ada dalil yang menegaskan bahwa Nabi melakukan puasa senin dan kamis pada tiap pekan dua kali? C. Untuk mengetahui alasan Nabi melakukan puasa senin kamis. 2. B.

Adapun penjelasannya dari tiga karya tersebut adalah pertama.D. Puasa senin kamis dapat dijadikan wahana pelatihan mental dengan cara membiasakan diri berpuasa pada hari senin dan kamis. karya dari Fitrianingsih. Mengenai objek yang penulis bahas. emosi pada diri seseorang tidak dapat dihindari ataupun dihilangkan. salah satuanya ialah dengan puasa senin kamis. semua orang bahkan makhluk hidup didunia ini setiap waktu pasti atau mengalami suatu emosi baik itu yang menguntungkan maupun yang merugikan diri sendiri dan orang lain. emosi yang timbul secara berlebihan akan mudah dikendalikan jika seseorang dengan terbiasa dapat mengenali dirinya sendiri dan mampu menguasai keadaan dirinya. dengan judul penelitiannya “Hubungan antara puasa senin kamis dengan pengendalian emosi santri Pondok Pesantren Nurussalam Krapyak Yogyakarta. tetapi dalam segi hubungan puasa senin kamis dalam pengendalian emosi atau hati. hal ini dapat dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja. penulis menemukan tiga buah karya tulis yang pernah membahas tentang puasa senin kamis. dan keajaiban puasa senin kamis. maka emosi itu akan merugikan seseorang tersebut. dengan kesadaran diri yang tinggi dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah kepada Allah swt. Akan tetapi jika seseorang sulit mengendalikan emosinya yag berlebihan tersebut. .[19] Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa. kecuali hari-hari yang dilarang untuk berpuasa. pengaruhnya puasa senin kamis terhadap suhu tubuh basal. Ada beberapa macam faktor yang dapat mempengaruhi pengendalian emosi. sehingga dapat diketahui dengan pasti tentang posisi peneliti dan kontribusi peneliti. Telaah Pustaka Kajian pustaka ini merupakan uraian mengenai hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya tentang masalah yang sejenis. karena tidak memerlukan biaya dan tempat yang khusus untuk melakukannya.

maka energi akan terpusat pada otak. orang lain maupun lingkungan. Kedua. namun setelah ia menjalakan puasa senin kamis. dengan judul penelitiannya “ Pengaruh Puasa Senin Kamis Terhadap Suhu Tubuh Basal Santri Pondok Pesantren Nurul Umah Putri Kota Gede Yogyakarta. suhu tubuh orang yang berpuasa senin kamis lebih tinggi dari pada orang yang tidak berpuasa. dia sangat kurang kecerdasannya dalam hal berhitung (matematika). skripsi karya Yeni Purwaningsih.[20] Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah pertama. Kedua. pertama.Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikansi antara puasa senin kamis dengan pengendalian emosi santri pondok pesantren nurussalam krapyak yogyakarta. Adapun tulisan yang berbentuk buku mengenai puasa senin kamis yang ditulis oleh Suyadi dengan judul “Keajaiban Puasa Senin Kamis”[21] dalam bukunya tersebut mengungkapkan tentang rahasia-rahasia dibalik ritual puasa senin kamis. dan dengan begitu otak akan bekerja secara optimal. mengenai kesaksian orang yang menjalankan puasa senin kamis. maka energi akan berpusat pada penguyahan makanan dalam . Menurut penelitian atau analisis para dokter mengungkapkan bahwa. bahkan dalam ujian nilainya tidak sampai lima. Dulu anak tersebut sebelum menjalankan puasa. penelitian mengenai pengaruh puasa senin kamis terhadap suhu tubuh basal dapat digunakan sebagai alternatif sumber belajar biologi SMA kelasa XI. kisah seorang anak yang menemukan keajaiban setelah rutin menjalankan puasa senin kamis. guna dijadikan seseorang dalam keadaan sehat baik fisik maupun psikisnya untuk menjadi lebih baik bagi diri sendiri. Puasa senin kamis juga dapat dijadikan sebagai salah satu teknik dalam sebuah bimbingan dan penyuluhan maupun sebagai pelatihan bagi diri sendiri dalam melatih suatu pengendalian emosi. Sebaliknya jika perut dalam keadaan terlalu kenyang. ketika perut dalam keadaan lapar. anak itu menjadi mudah menangkap dan cepat mengerti dalam berhitung sehingga ia menjadi anak yang cerdas sampai lulus SMA.

iri. riya’. adapun macam-macam sunber primer adalah pertama. sistematis. dan sombong. Oleh karena itulah banyak orang setelah makan pasti mengantuk. terarah. penulis akan menggunakan metode yaitu: 1. Metode penelitian Sesuatu penelitian baik dalam pengumpulan data maupun pengolahannya pasti membutuhkan atau mengharuskan adanya suatu metode yang digunakan. Kedua. kisah seoarang mahasiswa yang awalnya mudah sakit-sakitan seperti. Dari uraian diatas dan Sejauh yang peneliti amati dari penelusuran peneliti terhadap sejumlah literatur samapai sejauh ini. belum ada yang membahas tentang haditshadits tentang puasa senin kamis dalam hal Tahqiq al-Haditsnya ataupun dalam hal waktu pelaksanaan puasa senin kamis. Sunan ad-Darimi. ia tidak lagi sakit-sakitan. perut. Kutub al-Tis’ah (Kitab shahih Bukhari. sakit kepala. Musnad Ahmad bin Hambal . Muslim. ataupun penyakit hatinya. panas dingin. sementara sinergi keotak akan sangat kecil. Karena tanpa metode yang jelas maka penelitian tidak akan memperoleh hasil yang maksimal. E. Metode merupakan cara kerja untuk dapat memahami obyek yang menjadi sasaran ilmu yang sedang dikaji. dengan demikiaan maka tema dalam penelitian ini layak untuk diteliti lebih lanjut. Sunan Ibnu Majah. Sunan Abu Dawud. Dalam kaitannya penelitian ini. Namun setelah menjalankan puasa senin kamis dengan secara rutin. juga penyakit hati yaitu mudah marah. Sunan AnNasa’i. Metode Pengumpulan Data Dalam pengumpulan data tentang penelitian ini dengan cara mengumpulkan datadata primer juga dengan data-data sekunder. dan kemungkinan besar penelitian kabur.lambung. Sunan Tirmidzi. dan saat gantuk otak tidak bekerja lagi.

atau melalui media internet atau yang lebih dikenal dengan google. Adapun tujuanya adalah agar terlihat dengan jelas jalur sanad yang diteliti. peneliti mengambil pada kitabkitab yang berhubungan yaitu kitab Rijalul Hadits (Tahdzibut at-Tahdzib dan Tahdzib alKamal fi Asma ar-Rijal). Adapun dalam proses pencarian hadits peneliti menggunakan CD Mausu’ah Hadits Asy-Syarif. Tahqiqil Hadits Adapun langkah-langkah yang ditempuh atau dilakukan dalam mentahqiq hadits adalah: 1) Takhrij al-Hadits Kegiatan melacak hadits atau takhrij al-hadits sangat membantu dan penting bagi seorang yang meneliti hadits.dan al-Muwatta’ Imam Malik). yang tentunya terkait dengan tema yang dikaji delam penelitian ini. 2. majalah. Kemudian langkah selanjutnya dalam pengumpulan data-data mengenai biografi para perowi berikut tentang para pengkritik hadits. dan ada atau tidaknya karroborasi (Syahid[22] dan Mutabi’[23]) dalam sanad terhadap hadits yang diteliti. serta metode periwayatan yang .[24] 2) ‘Itibar al-Sanad I’tibar adalah menghadirkan atau menyertakan sanad-sanad yang lain untuk suatu hadits yang dikaji. Adapun data sekunder dalam penelitian ini adalah berupa bukubuku. berbagi periwayat yang telah meriwayatkan hadits itu. serta kitab syarah Hadits yang memuat hadits tentang puasa senin dan kamis. artikel-artikel. dengan melakukan takhrij al-hadits seorang peneliti akan mengetahui asal-usul riwayat hadits yang akan diteliti. baik yang menyangkut dengan nama-nama periwayatnya. supaya dapat diketahui ada tidaknya periwayatan yang lain untuk sanad yang dimaksud. Analisis Data Mengenai data-data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan metode sebagai berikut: a.

Tidak bertentangan dengan sunnatullah. dan ‘an. atau sangat sulit diinterpretasikan secara rasional. a. meneliti persambungan sanad. b. akhbarani. istilah yang digunakan dalam menilai suatu matan dari segi diterima atau ditolak suatu matan hadits adalah maqbul[27] dan mardud[28]. d. dan illah. Tidak bertentangan dengan al-Qur’an. para jumhur ulama mengatakan bahwa suatu matan hadits itu diterima karena beberapa hal. meneliti kapasitas intelektual periwayat. . hadasana. kebenaran ilmiah.[25] 3) Kritik Sanad Sanad secara umum dipahami sebagai jalannya hadits sampai ke-Nabi atau rangkaian para perowi hadits yang jalur periwayatannya sampai kepada Nabi.digunakan oleh masing-masing periwayat yang bersangkutan dan akan diketahui apakah sanad hadits yang diteliti memiliki mutabi’ dan syahid ataukah tidak. e. c. akal.[26] 4) Kritik Matan Penelitian matan hadits berbeda dengan penelitian terhadap sanad baik pada kriteria maupun cara penilaiannya. akhbarana. Sehingga kritik sanad ini digunakan untuk meneliti keadaan perowi diantaranya meneliti kualitas pribadi periwayat. f. meneliti syuzuz. Tidak bertentangan dengan ajaran pokok Islam. Tidak bertentangan dengan fakta sejarah atau sirah nabawiyah yang shahih. dengan demikian sanad mengandung dua bagian penting yaitu. Tidak bertentangan dengan indra. (b) lafadz-lafadz yang digunakan oleh masing-masing periwayat dalam meriwayatkan hadits. (a) menyangkut nama-nama para perowi hadits atau para periwayat hadits. Tidak bertentangan dengan hadits mutawatir yang setatusnya lebih kuat atau sunnah yang lebih masyhur atau ahad. misal dengan menggunakan kata sami’tu.

tujuan dan kegunaan. Sistematika Pembahasan Secara keseluruhan dalam penulisan skripsi ini dibagi menjadi tiga bagian.[29] F.Hal-hal tersebut juga didukung dengan fenomena kenyataan penelitian hadits lebih sulit dibandingkan dengan penelitian matan hadits. setelah itu mengkritik periwayatannya sehingga terlihat kualitas haditsnya. dan penutup. 4) Penyelesaian dalam masalah tanawwu’ al-‘ibadah. isi. 2) Penyelesaian dalam bentuk nasakh mansukh. berisi tentang Tahqiqil hadits dengan mengunakan metode Takhrij alHadits (memaparkan hadits-hadits yang terkait) sehingga terlihat ada variasi sanad dan matan haditsnya. alasan pemilihan judul. latar belakang. telaah pustaka. b) Penyelesaian berdasarkan pemahaman kontekstual. . 3) Penyelesaian dalam bentuk tarjih. dan sistematika pembahasan. d) Penyelesaian dengan cara takwil. agar mendapat kehujjahan hadits untuk dipahami lebih lanjut. BAB Kedua. berisi pendahuluan yang meliputi penjelasan. kemudian menganalisa matan hadits. BAB Pertama. b. batasan dari rumusan masalah. yakni halaman depan. yaitu dengan cara: 1) Penyelesaian dalam bentuk kompromi a) Penyelesaian berdasarkan pemahaman dengan pendekatan kaidah usul. c) Penyelesaian berdasarkan pemahaman korelatif. metode penelitian. Ma’ani al-Hadits Dalam kajian ma’ani al-hadits ini. peneliti akan mengambil metode yang ditawarkan oleh al-Syafi’i dalam menyelesaikan hadits-hadits mukhtalif. kemudian melakukan i’tibar hadits.

C. C. B. Membumikan al-Qur’an (Fungsi dan peran wahyu dalam kehidupan masyarakat). Quraish Shihab. berisi tentang pemahaman hadits puasa senin kamis yang membahas atau mengkaji tentang waktu pelaksanakan puasa senin dan kamis. PENUTUP Kesimpulan Saran DAFTAR PUSTAKA M. TAHQIQIL HADITS Takhrij I’tibar Sanad Hadits Penelitiaan Sanad Hadits Analisis Matan Hadits BAB IV. BAB Keempat. C. A. PENDAHULUAAN Latar Belakang Masalah Rumusan Masalah Tujuan dan Manfaat Penelitian Telaah Pustaka Metode penelitian Sistematika pembahasan BAB II. meliputi kesimpulan dan saran-saran. A. Adapun daftar pustaka dan abtraksi merupakan kelengkapan dan lampiran. PEMAHAMAN HADITS PUASA SENIN KAMIS Waktu Pelaksaan Puasa Senin kamis Alasan Nabi Berpuasa Pada Hari Senin kamis Ada atau Tidak Dalil Tentang Puasa Senin Kamis Dalam Satu Pekan Dua kali BAB V. E. D. B. B. Bandung: Mizan Media Utama. dan pembuktian atau keabsahan dalil yang menegaskan bahwa Nabi melakukan puasa senin dan kamis pada tiap pekan dua kali. A. F.BAB Ketiga. 2009. . berisi penutup yang berfungsi sebagai penegasan kembali hasil eksplorasi tema. RENCANA DAFTAR ISI A. BAB 1. B. D.

2009.30. dkk. CD Maushu’ah Hadits As-Syarif Al-Khutub Sittah.com/2009/08/sejarah-puasa. 2007.blogspot. jam 10. Bandung: Mizan Media Utama. hlm. Pustaka Rizki Putra. Muhammad bin Ibrahim bin Abdullah At-Tuwaijiri. [1] http://keluargadarmanto. Ensiklopedi Muslim. Suyadi. Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadits. penerjemah Achmad Munir Badjeber. Al-Fatih Suryadilaga. Lc. 2009. 2009. [2] Abu Bakr Jabir Al-Jazairi. 2009). Hubungan antara puasa senin kamis dengan pengendalian emosi santri Pondok Pesantren Nurussalam Krapyak Yogyakarta. Jakarta Timur: PT. penerjemah Fadhli Bahri. karena itu aku senang ketika amal perbuatanku diperiksa aku dalam kondisi berpuasa. Skripsi karya Fitrianingsih.Abu Bakr Jabir Al-Jazairi. Al-Quran in Microsoft Word 2010. hlm. Pengaruh Puasa Senin Kamis Terhadap Suhu Tubuh Basal Santri Pondok Pesantren Nurul Umah Putri Kota Gede Yogyakarta. 2009. penerjemah Fadhli Bahri. Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam. Yogyakarta: Teras.com/2010/04/hadits-hadits-puasa-seninkamis. 1991. (cetakan kesepuluh. 2006).html. Suryadi dan Muhammad Alfatih Suryadilaga.blogspot. Yogyakarta: Mitra Pustaka. Tirmidzi) . 479.html Mengapa Nabi Muhammad SAW menganjurkan kita mesti puasa sunnah pada tiap hari Senin dan Kamis? Dalam sebuah hadits yang disampaikan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Segala amal perbuatan manusia pada hari Senin dan Kamis akan diperiksa oleh malaikat. Metodelogi Penelitian Hadits. Jakarta Timur: Darus Sunnah Press. Skripsi karya Purwaningsih. Yogyakarta: TERAS. 2009. Jakarta Timur: PT. Sakhr. Ensiklopedi Islam Al-Kamil. 2008. Quraish Shihab.” (HR. Ensiklopedi Muslim. Lc. (cetakan ke-sepuluh. Membumikan al-Qur’an (Fungsi dan peran wahyu dalam kehidupan masyarakat). http://rhomadonaislam. pada tanggal 6 maret 2010. Keajaiban Puasa Senin dan Kamis. M. Semarang: PT. Al-Qur’an dan Terjemah Bahasa Indonesia dan Inggris. Darul Falah. Darul Falah. Aplikasi Penelitian Hadits. Fakultas Tarbiyah. 2006). 413. Fakultas Dakwah. (Cetakan ke-enam. Muhammad Hasbi ash-Shiddiqy. Jurusan Pendidikan Biologi.

Yuri Nikolayev (Rusia) dan Alvenia M. Allan Cott M.” (Menurut pendapat Anda. Fulton. dan spiritual. To feel better physically and mentally (merasa lebih baik secara fisik dan mental) 2. To slow the aging process (memperlambat proses penuaan) Komentar Para Ahli Lainnya Sementara itu.D (Amerika). Mengapa kita yang muslim justru terkadang melalaikannya? Padahal jelas sekali Rasulullah telah bersabda seperti di atas tersebut. To sharp the senses (menajamkan fungsi indrawi) 9. Yuri Nikolayev berpendapat bahwa kemampuan puasa yang bisa membuat seseorang menjadi awet muda adalah sebagai suatu penemuan terbesar abad ini. To look and fell younger (supaya terlihat dan merasa lebih muda) 3. seperti Allan Cott M.Puasa yang dilakukan secara rutin dapat memberikan banyak manfaat bagi fisik/lahiriah maupun jiwa/bathiniah. it normalizes female functions and reshapes the body contour). mental. Puasa menormalkan fungsi-fungsi kewanitaan dan membentuk kembali keindahan tubuh (fasting is the ladies best beautifier. Alvenia M.D bahkan telah membukukan beberapa hikmah dari puasa ke dalam sebuah buku yang berjudul Why Fast? Berikut adalah beberapa hikmah dari puasa yang diambil dari buku Why Fast? : 1. penemuan terbesar dalam abad ini ialah kemampuan seseorang membuat dirinya tetap awet muda secara fisik. . Beliau mengatakan: “What do you think is the most important discovery in our time? The radioactive watches? Exocet bombs? In my opinion the bigest discovery of our time is the ability to make onself younger phisically. To clean out the body (membersihkan badan) 4. apakah penemuan terpenting pada abad ini? Jam radioaktif? Bom exoset? Menurut pendapat saya. mentally and spiritually through rational fasting. Ketiga orang ahli tersebut yang notabene adalah non-muslim bahkan mengakui kehebatan dari puasa. Dr. To let the body health itself (membuat tubuh sehat dengan sendirinya) 7. it brings grace charm and poice. To relieve tension (mengendorkan/melapaskan ketegangan jiwa) 8. Puasa menghasilkan kelembutan pesona dan daya pikat. Dr. Fulton (Amerika). Pengakuan Para Ahli Hal ini juga diakui oleh beberapa orang ahli dari Barat yang non-muslim. Direktur Lembaga Makanan Sehat “Fultonia” di Amerika Serikat menyatakan bahwa puasa adalah cara terbaik untuk memperindah dan mempercantik perempuan secara alami. To get more out of sex (lebih mampu mengendalikan sex) 6. melalui puasa yang rasional). To lower blood pressure and cholesterol levels (menurunkan tekanan darah dan kadar lemak) 5. To gain control of oneself (memperoleh kemampuan mengendalikan diri sendiri) 10.

” (HR. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Muslim) Di antara ganjaran berpuasa sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas. Oleh karena itu. Bukhari no. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. ِ‫ب ى‬ ‫ه‬ ِ‫ز ى ى‬ ِ‫ج ى‬ ْ‫أ َم‬ َ‫نلا إ‬ َ‫أ إ‬ َ‫وإ‬ َ‫ل ى إ‬ ِ‫م ى‬ ُ ‫و ِل‬ ْ‫ص َم‬ َّ‫وال ه‬ َ‫م إ‬ َ‫و إ‬ ْ‫ص َم‬ َّ‫ال ال ه‬ َّ‫إ ه‬ ِ‫ة ى‬ ٌ ‫ر ع‬ َ‫فلا إ‬ َّ‫ك ه‬ َ‫ل إ‬ ِ‫م ى‬ َ‫ع إ‬ َ‫ل إ‬ ْ‫ل ا َم‬ ُّ ‫ك‬ ُ ‫ل ِل‬ َّ‫ج ه‬ َ‫و إ‬ َ‫ز إ‬ َّ‫ع ه‬ َ‫لل إ‬ ُ ‫ل ا ِل‬ َّ‫ه‬ َ‫قلا إ‬ َ‫إ‬ “Allah ‘azza wa jalla berfirman (yang artinya). Muslim no. Puasa pun ada yang diwajibkan dan ada yang disunnahkan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.” (HR. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. maka alangkah bagusnya kita bisa menyempurnakannya dengan amalan yang sunnah. [dheryudi] Puasa adalah amalan yang sangat utama.”” (HR. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya). Amalan puasa khusus untuk Allah . Ahmad.‫ه‬ ِ‫ب ى‬ ِّ‫ر ه‬ َ‫ء إ‬ ِ‫قلا ى‬ َ‫ل إ‬ ِ‫د ى‬ َ‫ن إ‬ ْ‫ع َم‬ ِ‫ة ى‬ ٌ ‫ح ع‬ َ‫ر إ‬ ْ‫ف َم‬ َ‫و إ‬ َ‫ه إ‬ ِ‫ر ى‬ ِ‫ط ى‬ ْ‫ف َم‬ ِ‫د ى‬ َ‫ن إ‬ ْ‫ع َم‬ ِ‫ة ى‬ ٌ ‫ح ع‬ َ‫ر إ‬ ْ‫ف َم‬ َ‫ن إ‬ ِ‫تلا ى‬ َ‫ح إ‬ َ‫ر إ‬ ْ‫ف َم‬ َ‫م إ‬ ِ‫ئ ى‬ ِ‫صلا ى‬ َّ‫لصل ه‬ ِ‫صل ى ى‬ ِ‫جى‬ ْ‫أ َم‬ َ‫ن إ‬ ْ‫م َم‬ ِ‫ه ى‬ ُ ‫م ِل‬ َ‫علا إ‬ َ‫ط إ‬ َ‫و إ‬ َ‫ه إ‬ ُ ‫ت ِل‬ َ‫و إ‬ َ‫ه إ‬ ْ‫ش َم‬ َ‫ع إ‬ ُ ‫د ِل‬ َ‫ي إ‬ َ‫ه إ‬ ِ‫ب ى‬ ِ‫ز ى ى‬ ِ‫ج ى‬ ْ‫أ َم‬ َ‫نلا إ‬ َ‫أ إ‬ َ‫وإ‬ َ‫إ‬ ِ‫س ى‬ ‫ك‬ ْ‫م َم‬ ِ‫ل ى‬ ْ‫ح ا َم‬ ِ‫ري ى‬ ِ‫ن ى‬ ْ‫م َم‬ ِ‫لل ى‬ ِ‫د ا ى‬ َّ‫ه‬ َ‫ن إ‬ ْ‫ع َم‬ ِ‫ب ى‬ ُ ‫ي ِل‬ َ‫ط إ‬ ْ‫أ َم‬ َ‫ه إ‬ ِ‫في ى‬ ِ‫ف ى‬ ُ ‫صلو ِل‬ ُ ‫خِل‬ ُ ‫ل ِل‬ َ‫وإ‬ َ‫إ‬ “Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Semoga ALLAH SWT selalu memberikan rahmat dan hidayah-NYA kepada kita semua. Amalan puasa adalah untuk-Ku. Keutamaan Orang yang Berpuasa Dari Abu Hurairah. Ketahuilah bahwa puasa sunnah nantinya akan menambal kekurangan yang ada pada puasa wajib. Dengan puasa seseorang akan terlepas dari berbagai godaan syahwat di dunia dan terlepas dari siksa neraka di akhirat. Amiin ya Rabb al-’Alamin. Aku sendiri yang akan membalasnya. 1151) Dalam riwayat lain dikatakan. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi. Pahala yang tak terhingga bagi orang yang berpuasa 2. 1904) Dalam riwayat Ahmad dikatakan. Aku sendiri yang akan membalasnya”.Mari kita mulai berpuasa. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Amalan puasa adalah untuk-Ku”. Mari kita mulai dengan puasa sunnah Senin-Kamis. amalan sunnah sudah sepantasnya tidak diremehkan. 1. jangan menunggu hingga Ramadhan tiba untuk berpuasa karena belum tentu usia kita akan sampai ke Ramadhan mendatang. “Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa. ‫ل ى‬ ِ‫ه ى‬ ُ ‫ن ِل‬ َّ‫إ ه‬ ِ‫فى‬ َ‫م إ‬ َ‫و إ‬ ْ‫ص َم‬ َّ‫ال ال ه‬ َّ‫إ ه‬ ِ‫ل ى‬ َّ‫ج ه‬ َ‫و إ‬ َ‫ز إ‬ َّ‫ع ه‬ َ‫لل إ‬ ُ ‫ل ا ِل‬ َّ‫ه‬ َ‫قلا إ‬ َ‫ف إ‬ ٍ ‫ع ق‬ ْ‫ض َم‬ ِ‫ة ى‬ ِ‫ئ ى‬ َ‫ملا إ‬ ِ‫ع ى‬ ِ‫ب ى‬ ْ‫س َم‬ َ‫ل ى إ‬ َ‫إإ‬ ِ‫هلا ى‬ َ‫ل إ‬ ِ‫ثلاى‬ َ‫م إ‬ ْ‫أ َم‬ َ‫ر إ‬ ُ ‫ش ِل‬ ْ‫ع َم‬ َ‫ة إ‬ ُ ‫ن ِل‬ َ‫س إ‬ َ‫ح إ‬ َ‫ل إ‬ ْ‫ف ا َم‬ ُ ‫ع ِل‬ َ‫ضلا إ‬ َ‫ي إ‬ ُ ‫م ِل‬ َ‫د إ‬ َ‫ن آ إ‬ ِ‫ب ى‬ ْ‫ل ا َم‬ ِ‫م ى‬ َ‫ع إ‬ َ‫ل إ‬ ُّ ُ ‫ِل‬ ‫ك‬ . Setelah kita menunaikan yang wajib.. ‫ل ى‬ ِ‫ه ى‬ ُ ‫ن ِل‬ َّ‫إ ه‬ ِ‫فى‬ َ‫ إ‬، ‫م‬ َ‫يلا إ‬ َ‫ص إ‬ ِّ‫ال ال ه‬ َّ‫إ ه‬ ِ‫ه ى‬ ُ ‫ل ِل‬ َ‫م إ‬ َ‫د إ‬ َ‫ن آ إ‬ ِ‫ب ى‬ ْ‫ل ا َم‬ ِ‫م ى‬ َ‫ع إ‬ َ‫ل إ‬ ُّ ‫ك‬ ُ ‫لل ِل‬ ُ ‫ل ا ِل‬ َّ‫ه‬ َ‫قلا إ‬ َ‫إ‬ “Allah Ta’ala berfirman (yang artinya). “Setiap amalan adalah sebagai kafaroh/tebusan kecuali amalan puasa. “Kecuali amalan puasa.

Dalil Anjuran Puasa Senin-Kamis [Dalil pertama] .” (QS. Jika salah satu syarat saja yang terpenuhi.” (Jami’ul Ulum wal Hikam.3. Sebab pahala puasa. Begitu pula. 19) Baca tentang syarat diterimanya ibadah di sini. maka amalan ibadah menjadi tertolak. yaitu: 1. ً‫م ا‬ ‫ل‬ َ‫ع إ‬ َ‫ن إ‬ ُ ‫س ِل‬ َ‫ح إ‬ ْ‫أ َم‬ َ‫م إ‬ ْ‫ك َم‬ ُ ‫ي ِل‬ ُّ ‫أ‬ َ‫م إ‬ ْ‫ك َم‬ ُ ‫و ِل‬ َ‫صل إ‬ ُ ‫بِل‬ ْ‫ي َم‬ َ‫ل إ‬ ِ‫ى‬ “Supaya Dia menguji kamu.”[1] Al Fudhail bin ‘Iyadh tatkala menjelaskan mengenai firman Allah. maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya". seseorang memasuki surga 4. Al Kahfi: 110) Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan. 5. Al Mulk [67] : 2). Dua kebahagiaan yang diraih orang yang berpuasa yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Dan “janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya”. Lakukanlah Puasa dengan Ikhlas dan Sesuai Tuntunan Nabi Agar ibadah diterima di sisi Allah. 2. maksudnya selalu mengharap wajah Allah semata dan tidak berbuat syirik padaNya. maksudnya adalah mencocoki syariat Allah (mengikuti petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” Lalu Al Fudhail berkata.” (QS. Dalil dari dua syarat di atas adalah firman Allah Ta’ala. ‫دا‬ ً‫ح ا‬ َ‫أ إ‬ َ‫ه إ‬ ِ‫ب ى‬ ِّ‫ر ه‬ َ‫ة إ‬ ِ‫د ى‬ َ‫بلا إ‬ َ‫ع إ‬ ِ‫ب ى‬ ِ‫ك ى‬ ْ‫ر َم‬ ِ‫ش ى‬ ْ‫ي َم‬ ُ ‫ال ِل‬ َ‫و إ‬ َ‫حلا إ‬ ً‫ل ا‬ ِ‫صلاى‬ َ‫ل إ‬ ً‫م ا‬ َ‫ع إ‬ َ‫ل إ‬ ْ‫م َم‬ َ‫ع إ‬ ْ‫ي َم‬ َ‫صل إ‬ ْ‫ف َم‬ َ‫ه إ‬ ِ‫ب ى‬ ِّ‫ر ه‬ َ‫إَ إ‬ ‫قلاء‬ َ‫ل إ‬ ِ‫جو ى‬ ُ ‫ر ِل‬ ْ‫ي َم‬ َ‫ن إ‬ َ‫كلا إ‬ َ‫ن إ‬ ْ‫م َم‬ َ‫ف إ‬ َ‫إ‬ “Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya. apabila suatu amalan dilakukan mengikuti ajaran beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam namun tidak ikhlas. amalan tersebut tidak akan diterima. Mengikuti tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (ittiba’). pen). Ikhlas karena Allah. siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. yaitu harus ikhlas karena Allah dan mengikuti petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. “Maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh”. Inilah dua rukun diterimanya ibadah. haruslah terpenuhi dua syarat. “Apabila amal dilakukan dengan ikhlas namun tidak mencocoki ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bau mulut orang yang berpuasa di sisi Allah lebih harum daripada bau minyak kasturi. hal. “yaitu amalan yang paling ikhlas dan showab (mencocoki tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam). beliau mengatakan. amalan tersebut juga tidak akan diterima.

Dianjurkan untuk mengakhirkan makan sahur dan menyegerakan berbuka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah. .” ’Aisyah pun ketika melakukan suatu amalan selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya. beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda. lantas beliau menjawab. Untuk masalah niat. ٌ ‫ئ ع‬ ‫م‬ ِ‫صلا ى‬ َ‫نلا إ‬ َ‫أ إ‬ َ‫وإ‬ َ‫صل ى إ‬ ِ‫مى‬ َ‫ع إ‬ َ‫ض إ‬ َ‫ر إ‬ َ‫ع إ‬ ْ‫ي َم‬ ُ ‫ن ِل‬ ْ‫أ َم‬ َ‫ب إ‬ ُّ ‫ح‬ ِ‫أ ى‬ ُ ‫فِل‬ َ‫س إ‬ ِ‫مي ى‬ ِ‫خ ى‬ َ‫ل إ‬ ْ‫وا َم‬ َ‫ن إ‬ ِ‫ي ى‬ ْ‫ن َم‬ َ‫ث إ‬ ْ‫ال َم‬ ِ‫م ا ى‬ َ‫و إ‬ ْ‫ي َم‬ َ‫ل إ‬ ُ ‫ملا ِل‬ َ‫ع إ‬ ْ‫أل َم‬ َ‫ض ا إ‬ ُ ‫ر ِل‬ َ‫ع إ‬ ْ‫ت َم‬ ُ ‫ِل‬ “Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis. Beramal pada waktu utama yaitu ketika catatan amal dihadapkan di hadapan Allah. ِ‫في ى‬ ‫ه‬ ِ‫ ى ى‬ َّ‫صل ه‬ َ‫عإ‬ َ‫ل إ‬ َ‫ز إ‬ ِ‫ن ى‬ ْ‫أ َم‬ ُ ‫و ِل‬ ْ‫أ َم‬ َ‫ت إ‬ ُ ‫ث ِل‬ ْ‫ع َم‬ ِ‫ب ى‬ ُ ‫م ِل‬ ٌ ‫و ع‬ ْ‫ي َم‬ َ‫و إ‬ َ‫ه إ‬ ِ‫في ى‬ ِ‫ت ى‬ ُ ‫د ِل‬ ْ‫ل َم‬ ِ‫وى‬ ُ ‫م ِل‬ ٌ ‫و ع‬ ْ‫ي َم‬ َ‫ك إ‬ َ‫ذا إ‬ َ‫إ‬ “Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan. .Dari Abu Qotadah Al Anshori radhiyallahu ‘anhu. َّ‫ق ه‬ ‫ل‬ َ‫ن إ‬ ْ‫إ َم‬ ِ‫وى‬ َ‫هلا إ‬ َ‫م إ‬ ُ ‫و ِل‬ َ‫د إ‬ ْ‫أ َم‬ َ‫ل ى إ‬ َ‫علاإ‬ َ‫ت إ‬ َ‫لل إ‬ ِ‫ل ى ا ى‬ َّ‫ه‬ َ‫إإ‬ ِ‫ل ى‬ ِ‫ملا ى‬ َ‫ع إ‬ ْ‫أل َم‬ َ‫ب ا إ‬ ُّ ‫ح‬ َ‫أ إ‬ َ‫إ‬ ”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit. beliau mengatakan. Amalan yang Terbaik adalah Amalan yang Bisa Dirutinkan Dari ’Aisyah –radhiyallahu ’anha-. hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.”[4] Faedah Puasa Senin-Kamis 1. Catatan: Puasa senin kamis dilakukan hampir sama dengan puasa wajib di bulan Ramadhan.”[2] [Dalil kedua] Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu.‫لل‬ ِ‫ل ا ى‬ َّ‫ه‬ َ‫سو إ‬ ُ ‫ر ِل‬ َ‫ن إ‬ َّ‫إ ه‬ ِ‫ى‬ “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari senin dan kamis. tidak ada lafazh niat tertentu. Niat cukup dalam hati.‫س‬ ِ‫مي ى‬ ِ‫خ ى‬ َ‫ل إ‬ ْ‫وا َم‬ َ‫ن إ‬ ِ‫ي ى‬ ْ‫ن َم‬ َ‫ث إ‬ ْ‫ال َم‬ ِ‫م ا ى‬ َ‫يلا إ‬ َ‫ص إ‬ ِ‫ر ى ى‬ َّ‫ح ه‬ َ‫ت إ‬ َ‫ي إ‬ َ‫ن إ‬ َ‫كلا إ‬ َ‫ إ‬-‫صصل ى الل عصليه وسصلم‬. Rasul shallallahu ’alaihi wa sallam menjawab. Kemaslahatan untuk badan dikarenakan ada waktu istirahat setiap pekannya.”[3] [Dalil ketiga] Dari ‘Aisyah. maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa. [5] Dari ’Aisyah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin. 2.

1739. 9/205. 1162. 783 . Muslim no. Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal Artikel http://rumaysho. Kitab shalat para musafir dan qasharnya. bagaimanakah Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam beramal? Apakah beliau mengkhususkan hari-hari tertentu untuk beramal?” ’Aisyah menjawab. Amalan yang rutin biar pun sedikit. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih lighoirihi (shahih dilihat dari jalur lainnya). At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan ghorib. Muslim no. 783. itu lebih baik. walaupun sedikit. [3] HR. 747. [4] HR. 1041. 2360 dan Ibnu Majah no. Siapa saja di antara kalian pasti mampu melakukan yang beliau shallallahu ’alaihi wa sallam lakukan.com Disusun di Pangukan-Sleman. Bab Keutamaan amalan shalat malam yang kontinu dan amalan lainnya. Nantikan pembahasan mengenai puasa-puasa sunnah lainnya. Muassasah Qurthubah. Lihat Shahihul Jaami’ no. ‫ع‬ ُ ‫طي ِل‬ ِ‫ت ى‬ َ‫س إ‬ ْ‫ي َم‬ َ‫ إ‬-‫صصل ى الل عصليه وسصلم‬. [2] HR.‫ال‬ َ‫إ‬ ”Tidak. Muslim no. Semoga Allah memudahkan kita melakukan amalan yang mulia ini.َّ‫ق ه‬ ‫ل‬ َ‫ن إ‬ ْ‫إ َم‬ ِ‫وى‬ َ‫ه إ‬ ُ ‫م ِل‬ ُ ‫و ِل‬ َ‫د إ‬ ْ‫أ َم‬ َ‫إ‬ ”Amalan yang rutin (kontinu). Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.ِ‫ى‬ ‫لل‬ َّ‫ل ا ه‬ ُ ‫سو ِل‬ ُ ‫ر ِل‬ َ‫ن إ‬ َ‫كلا إ‬ َ‫ملا إ‬ َ‫ع إ‬ ُ ‫طي ِل‬ ِ‫ت ى‬ َ‫س إ‬ ْ‫ي َم‬ َ‫م إ‬ ْ‫ك َم‬ ُ ‫ي ِل‬ ُّ ‫أ‬ َ‫وإ‬ َ‫ة إ‬ ً‫م ا‬ َ‫دي إ‬ ِ‫ه ى‬ ُ ‫صل ِل‬ ُ ‫مِل‬ َ‫ع إ‬ َ‫ن إ‬ َ‫كلا إ‬ َ‫ إ‬. Semoga Allah mudahkan. Ibnu Katsir. [5] HR. 14 Shofar 1431 H [1] Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim. ”Wahai Ummul Mukminin. 4897. 782 [7] HR. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.”[7] Baca tentang amalan yang kontinu di sini. Muslim no. Tirmidzi no. Amalan beliau adalah amalan yang kontinu (rutin dilakukan). Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib no.”[6] ’Alqomah pernah bertanya pada Ummul Mukminin ’Aisyah. An Nasai no. [6] HR.

Jadi terlihat disini bahwa hari Senin dan Kamis adalah hari istimewa dari sisi religius. apa keutamaan Senin dan Kamis ? Sehubungan dengan hal ini ada 2 hadis dari Rasulullah yg berkenaan dengan pemilihan hari Senin dan Kamis. bebas penyakit. Tentu kita ingat. bukannya lebih enak makan-makan ketimbang puasa sunnah ? Kalau pagi itu kebetulan tidak sempat sahur. sebagai orang beriman. dalam Hadist Riwayat Ahmad disebutkan bahwa Rasulullah mengatakan bahwa semua amal dibentangkan di hari Senin dan Kamis. Alasan utama mengapa puasa Senin Kamis disunahkan dalam Islam ialah karena Rasulullah sering berpuasa di kedua hari tersebut. kita sering disuruh minum obat 2x sehari. hari Senin Kamis adalah hari istimewa karena pada hari itulah Rasulullah dilahirkan. kesehatan dan keutamaannya di hadapan Allah.Dahsyatnya Puasa Senin Kamis. ada baiknya kita mengupas hikmah puasa Senin Kamis supaya kita lebih semangat menjalaninya. menjadi rasul dan mendapat wahyu (HR Muslim). Karena itu. sekaligus selamat dunia akhirat ? Kalau kita ingin mendapatkan semua itu. Kalau dilihat. cobalah berpuasa SeninKamis secara teratur. Tapi. waktu2 dimana kita disuruh minum obat 2x tersebut membagi kurang lebih hari itu menjadi 3 bagian yang sama. Dari sisi logika. bisa dilihat bahwa hari Senin dan Kamis membagi satu 'minggu' menjadi dua bagian yang hampir sama rata. Siapa sih yang tidak ingin awet muda. Yang pertama. berapa yang benar-benar berusaha merutinkan puasa tersebut ? Kalau hari itu kebetulan ada acara pengajian dan makan-makan. sungguhlah baik bila pada saat malaikat melaporkan amalan kita itu kita tengah berpuasa. Karena itu. puasa Senin Kamis itu hanyalah 'sunnah' bukan ? Tak banyak dari kita yang tahu benar hikmah puasa Senin Kamis dari segi spiritual. kala kita sakit. Namun. bukannya lebih nyaman absen puasa dulu ? Bagaimanapun. yaitu 1x di pagi hari dan 1x di malam hari. Kebanyakan dari kita tentunya pernah mendengar puasa Senin Kamis sebagai puasa sunnah di dalam Islam. Jadi kentara sekali bahwa puasa Senin Kamis mempunyai fungsi maintenance atau pemeliharaan. Hal ini berlaku juga dengan Senin dan Kamis yang membagi satu minggu menjadi dua . Yang kedua. Analoginya mungkin sama dengan pembagian waktu minum obat kala kita sakit. dalam rubrik tadzkirah IMSIS kali ini.

''Segala sesuatu itu ada zakatnya. Disamping itu. Karena itu. Ini karena dengan puasa.{HR.bagian. Puasa menjadikan kita lebih produktif dalam beribadah karena selain kita tidak lagi dalam posisi keenakan. puasa bisa menjadikan kita lebih dekat dengan Allah dan lebih bertakwa. Dalam Islam dan bidang kedokteran. Karena itu. puasa juga memiliki keutamaan dari segi kesehatan. dianjurkan untuk tidak makan berlebihan. Dengan berpuasa di hari Senin dan Kamis. seseorang yang kekenyangan dan keenakan cenderung malas beribadah.Ahmad dan Baihaqi}. cocoklah jika dikatakan bahwa puasa adalah zakat jiwa. kita cenderung lebih berempati dengan orang-orang yang lebih tidak beruntung dibanding kita. secara tidak langsung kita melakukan maintenance untuk diri kita secara rutin baik dari segi spiritual maupun jasmani. Lihat saja masyarakat di negara makmur yang mana makanan berlimpah. dimana pada saat puasa. orang yang berpuasa juga cenderung ingin beribadah ekstra. Manfaat kesehatan dari puasa yang paling populer adalah puasa bisa dibilang sebagai cara ampuh untuk membatasi kalori yang masuk ke tubuh kita. Kalau ada latihan efektif untuk 'anger management' atau latihan kesabaran. karena makanan yang berlebih dan tidak sehat bisa menimbulkan penyakit. Selain dari keuntungan dari segi emosional spiritual seperti yang dijelaskan diatas. Ibnu Majah). kita membuang perangai buruk. apakah keutamaan puasa yang berkelanjutan seperti puasa Senin Kamis ini ? Keutamaan yang pertama ialah karena puasa Senin Kamis melatih kita secara teratur untuk menghindarkan diri dari pekerjaan dosa. Sehingga sesudah puasa. Selain tingkat obesitas tinggi. minimal seminggu dua kali.(HR. Lalu. Biasanya. Keutamaan yang kedua ialah karena puasa Senin Kamis bisa meningkatkan amalan kita. Tidaklah salah kalau dalam Quran disebutkan bahwa puasa diperintahkan pada kita dan orang2 sebelum kita supaya kita menjadi orang yang bertakwa (Al Baqarah 183).sedang zakat jiwa itu adalah berpuasa. puasa bisa melembutkan hati. Dan puasa itu separo kesabaran''. masyarakat negara-negara tersebut banyak yang mengidap . Sudah bukan rahasia lagi bahwa saat ini sudah ada banyak riset yang menyimpulkan bahwa puasa yang teratur itu baik untuk kesehatan. Dengan menghilangnya perangai buruk kita. maka itulah puasa. maka bisa juga dikatakan bahwa ''Puasa adalah benteng yg membentengi seseorang dari api neraka yg membara''. emosi dan spiritual kita menjadi lebih bersih.

mereka bisa memberantasnya. Yang jelas. maka memungkinkan sistem2 lain di tubuh kita untuk bekerja dengan lebih baik. kala Sang Pencipta kita mewajibkan kita puasa minimum setahun sekali selama Ramadhan . maka pada hari kita puasa. Bayangkan dahsyatnya puasa kala kita bisa merutinkannya seminggu dua kali seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah. sudah ada penelitian yang membuktikan bahwa puasa malah meningkatkan daya pikir kita. Akibatnya. paling tidak. kita membatasi kalori yang masuk dalam tubuh kita. Dia tahu bahwa puasa itu baik bagi kita. puasa tidak mempunyai pengaruh buruk terhadap otak dan daya pikir kita. Karena itu tidaklah mengherankan jika pada suatu eksperimen ditemukan bahwa cacing yang berpuasa bisa hidup 19 generasi lebih lama dibanding cacing yang tidak berpuasa. Dengan puasa Senin Kamis. Dengan istirahatnya sistem pencernaan kita selama puasa. Sistem peremajaan juga bekerja dengan maksimal saat kita puasa karena Allah mendesain tubuh kita untuk mengeluarkan hormon yang erat kaitannya dengan anti-aging kala kita puasa. misalnya sistem imunitas. Jika polisi-polisi ini mendeteksi hal-hal yang kira-kira nanti bisa membuat kita sakit atau hal-hal abnormal.misalnya puasa bisa menghindari atau mengurangi diabetes dan penyakit vascular seperti jantung. maka tugas dari sistem pembersihan tubuh kita menjadi lebih manageable sehingga kinerjanya menjadi lebih maksimal. itulah puasa. Masih banyak lagi manfaat kesehatan dari puasa.diabetes dan jantung yang notabene sering dijuluki sebagai penyakit orang kaya. mungkin kita bisa membayangkan sistem pembersihan tubuh kita seperti pegawai yang kewalahan mengerjakan tugasnya kalau tugas datang bertubi2. polisi imunitas bekerja keras saat kita puasa. Dengan berhentinya asupan. bisa jadi kelaparan itu terjadi karena kita tidak bekerja dengan baik atau kurang konsentrasi. Sistem detoksifikasi tubuh juga bekerja lebih lancar jika kita tidak menerima asupan lagi. Kalau ada obat anti aging yang ampuh. Inilah sebabnya mengapa orang yang sakit atau binatang yang terluka suka menolak makan. dalam dua kali seminggu. Malahan. fungsi pembersihan tubuh tidak terkerjakan dengan maksimal dan sangat mungkin luput mengeliminasi beberapa zat-zat yang kurang baik untuk tubuh kita. Manfaat lain dari puasa ditinjau dari segi kesehatan yang juga banyak dipopulerkan adalah fungsi pembersihan dan penyembuhan. Bisa jadi puasa Senin Kamis secara teratur nantinya menjadikan kita awet muda dan bebas penyakit di hari tua. seperti tumbuhnya kista atau tumor. Andaikata kita tidak sedang sakit pun. Disini. . Lalu bagaimana dengan orang yang sering mengeluhkan tidak bisa bekerja karena kelaparan dan lemas pada saat puasa seperti yg terlihat jelas di Indonesia dimana kinerja orang menjadi turun saat puasa? Jika hal ini terjadi. Yang jelas.

namun juga ridho Allah dan keselamatan dunia akhirat. http://sister. tetapi kita juga mendapat keuntungan di dunia berupa kesehatan yang prima dan daya pikir yang jernih. Ibadah puasa adalah Menahan dari hal-hal yang membatalkan puasa seperti Makan. Memberi keringanan berupa penggantian puasa yang ditinggal itu di hari lain. Allah sangat menyukai orang yang berpuasa karena Allah. (4). marilah kita galakkan dan rutinkan puasa-puasa sunnah seperti puasa Senin Kamis dalam rangka meraih ridha Allah dan salah satu cara untuk meraih jannahNya. Persiapan-persiapan ini mempermudah kita mendapatkan kesempurnaan Ibadah puasa Ramadhan.imsa.php/en/artikel/dakwah/58/1063-dahsyatnya-puasasenin-kamis Ibadah Puasa merupakan salah satu rukun islam dan merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Persiapan itu antara lain meliputi: (1) Persiapan mental/Psikhis. .us/index. perlu diingat dan digarisbawahi bahwa semua amal tergantung niat. Persiapan Maal (harta).Walaupun begitu. sebagaimana disebutkan dalam Al Qur’an. Namun kala niat puasa kita adalah dalam rangka meningkatkan kualitas spiritualitas kita dan mendekatkan diri pada Allah maka tidak hanya kita mendapat fisik yang prima. Sebagai muslim. sehingga Allah menjanjikan gerbang khusus di surga bagi yang gemar berpuasa. agar kamu bertaqwa”. Surat AlBaqoroh : 183 “Hai Orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa segaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kamu. Jika niat puasa kita hanyalah dari segi kesehatan. maka itulah yang kita dapat. Insya Allah dengan puasa yang rutin. kita tidak hanya mendapat balasan di akhirat nanti. Maka dari itu.R Muslim). bersetubuh. minum. Segi kesehatan merupakan faktor penting dalam menjalankan puasa romadhon. (6) Persiapan Lingkungan Masyarakat. (2) Persiapan Fikriah (pemikiran). yaitu Ar-Rayyan (H. karena bila seseorang tidak sehat maka Allah swt. ridha Allah terletak di atas segala-galanya. haid nifas sejak terbitnya fajar sodiq sampai terbenamnya mega merah (subuh sampai maghrib). (5) Persiapan Keluarga . (3) Persiapan Jasadiah (kesehatan). Oleh karena itu memerlukan persiapan yang sungguh –sungguh agar puasa menjadi optimal dapat meraih predikat taqwa.

(2) Meninggalkan apa saja yang membatalkan puasa.Salah satu upaya kita untuk mempersiapkan kesehatan dengan mengetahui lebih dalam bagaimana perspektif Islam dalam memandang ibadah Puasa ramadhan . sedangkan pusat kenyang adalah area dalam otak kita di nuclei ventralis medialis yang berfungsi menentukan kapan ingin makan. organ yang lain akan mempertahankan tonisitas dan volume cairan dalam tubuh kita dengan cara meningkatkan hormon Vasopresin agar dapat menahan air dan melalui cortec adrenal mengeluarkan hormon Aldosteron untuk retensi Na+. marah-marah. Sedangkan Sunnah puasa antara lain: (1) Mengahirkan sahur. ju berasal dari lemak yang berbentuj trigliserid dan dari protein. mencaci maki dan berkta bohong termasuk nafsu lauwamah. (2) Menyegerakan berbuka. Niat ketika hendak berpuasa dengan sadar dan motivasi yang tinggi akan mengkoordinasi hipotalamus. sesuai dengan penekanan pada nuclei ventralis medialis. (3) Memperbanyak bacaan al Quran. Pusat makan adalah area dalam otak kita di hipotalamus lateralis yang berfungsi menentukan kapan kita berhenti makan. Maka dengan niat yang benar dan ikhlas akan menahan dari keinginan makan. FISIOLOGI PUASA Kesempurnaan Ibadah puasa didapatkan dengan memenuhi rukun dan sunnah yang telah diajarkan Rosulullah SAW. dan hadist (4) memperbanyak sodaqoh . apabila cairan tubuh yang berjumlah sekitar 60 % BB tubuh dalam tonisitas dan volume yang normal maka otak tidak mengisyaratkan haus. dan berbuka dengan sesuatu yang manis.. Namun bila tubuh dehidrasi. Adapun rukun puasa itu adalah (1) Niat dan. Dengan penyempitan pembuluh darah ini akan meningkatkan kerja jantung sehingga tekanan darah akan naik. Penyediaan tenaga mula-mula diuraikan dari KH baik langsung melalui proses glikolisis maupun proses Glikogenolisis yang mampu bertahan selama 25 jam. . Bila seseorang yang sedang tidak terkendali nafsu lauwamahnya maka akan dapat meningkatkan pengeluaran adrenalin yang menyebabkan pembuluh-pembuluh darah menyempit. oleh karena masih terdapat cadangan-cadangan energi yang berasal dari KH (Karbohidrat) dalam bentuk glikogen. Menahan dari nafsu Lauwamah. Haus akan timbul bila keadaan tubuh dehidrasi. Tidak makan dan tidak minum selama sehari ( sekitar 14 jam) tidak akan menyebabkan seseorang kehabisan tenaga dan panas. dimana terdapat pusat makan dan pusat kenyang. Berkata kotor.

A. Rosululloh bersadbda:”Apabila salah seorang diantara kamu sekalian itu berpuasa maka janganlah berkata kotor dan janganlah ribut-ribut.I nafsu yang diberi rahmat oleh Allah (Robku) ……… (SQ> Yususf: 53) Hadist: “Dari Abu Huroiroh R. Waktu sisa 6 jam merupakan waktu yang ideal bagi sistem percernaan untuk istirahat. Sunnah puasa antara lain dengan mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka. 4 jam kemudian makanan diubah wujudnya menjadi sari-sari makanan di usus kecil kemudian diabsorobsi oleh pembuluh darah dan dikirim keseluruh tubuh. berkata.” (HR> Buchori dan Muslim)”. (HR Ahmad)” Makanan didaur ulang dalam sistem pencernaan sekitar 8 jam. . untuk selanjutnya dikirim ke usus. Telah bersabda: Senantiasa umatku dalam kebaikan selama mereka mengahkhirkan sahur dan menyegeerakan berbuka. dengan perincian 4 jam makanan disiapkan dengan keasaman tertentu dengan bantuan asam lambung. Rosululloh SAW.Firman Allah: “Sesungguhnya nafsu itu selalu menjurus kepada kejahatan kecua. Hadist: “Dari Abu Dzar. Jika ada orang mencaci maki atau mengajak berkelahi maka hendaklah ia berkata: Sesungguhnya saya sedang berpuasa.

jika telah jelas demikian -wahai muslimin. ini adalah lafadh Muslim. Bukhori (6/35). dan perisai yang menghalangi seseorang dari neraka. oleh karena itu banyak hadits yang menegaskan bahwa puasa adalah benteng dari neraka. Muslim (1153) dari Abu Sa'id AlKhudri. Kalau berhaasil maka berdampak positif terhadap pertumbuhn dan perkembangan Jiwa. Identitas diri dan harga diri. Bersabda Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam : "Tidaklah ada seorang hamba yang puasa di jalan Allah kecuali akan Allah jauhkan dia (karena puasanya) dari neraka sejauh tujuh puluh musim ". Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam telah menjelaskan bahwa syurga diliputi dengan perkara-perkara yang tidak disenangi. Sabda Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasalam : 70 musim yakni : perjalanan 70 tahun demikian dikatakan dalam "Fathul Bari" (6/48)) . mematahkan tajamnya syahwat yang bisa mendekatkan seorang hamba ke neraka.Makanan yang manis ketika berbuka puasa biasanya mengandung KH yang tinggi. Merperbanyak bacaan Al Qur’an. (SQ: Yunus : 57)” Stressor yang kita hadapi sangat tergantung dengan cara kita mengadaptasinya. (HR. dan neraka diliputi dengan syahwat. Sebagaimana firman Allah SWT: “Hai manusia. puasa menghalangi orang yang puasa dari neraka. dengan tartil dan memahami makna yang dikandungnya dapat menciptakan suasana ketenangan jiwa dan menjadi penyembuh penyakit-penyakit yang berada dalam dada.sesungguhnya puasa itu menghancurkan syahwat. hal ini untuk mengganti KH yang telah diuraikan menjadi tenaga dan panas. Sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk bagi orang-orang beriman. Sebaliknya bila gagal (maladaptasai) maka akan terjadi gangguan kesehatan fisik maupun rohani.

(Dikeluarkan oleh Tirmidzi (no."Puasa adalah perisai. 1624) dari hadits Abi Umamah) Sebagian Ahlul Ilmi telah memahami bahwa hadits-hadits tersebut merupakan penjelasan tentang keutamaan puasa ketika jihad dan berperang di jalan Allah. atau dihina ketika memasuki gedung MPR tahun 1999 silam. iri hati. pada 1999 silam dia juga pernah mengajak agar masyarakat Indonesia melakukan puasa Senin-Kamis. juga untuk penghematan beras yang dari tahun ke tahun kebutuhannya naik melebihi suplainya. baik puasa fisik seperti menahan lapar. (HR. Bahar Azwar. Ahmad (4/22) dari Utsman bin Abil 'Ash. Dalam buku berjudul Nuansa-Nuansa Psikologi Islam. Mantan Presiden RI ini sudah puluhan tahun rutin melakukan puasa Senin-Kamis. M. BJ Habibie (Mantan Presiden RI). (3/296) dari Jabir. angkuh. dan hubungan seksual. namun dhahir hadits ini mencakup semua puasa jika dilakukan dengan ikhlas karena mengharapkan wajah Allah Ta'ala. menulis : Dengan puasa. SpB Onk. seoramg hamba berperisai dengannya dari api neraka". Menurut pengakuannya. Puasa senin-kamis secara rutin tersebut juga ikut mendukung terciptanya resep hidupnya yang sabar dan tawakal. (yang disebutkan di dalam hadits ini) Puasa sangat menyehatkan tubuh dan dapat menjadi suatu metode Detoksifikasi (Pembersihan darah) yang sangat baik. Ini adalah hadits yang shohih). dengki. Telah terbit banyak buku tentang Puasa yang ditulis oleh para pakar kesehatan. Ketika menjadi Presiden. Salah satunya adalah “Manfaat Puasa menurut ilmu kesehatan” karya Dr. Msi . puasa seninkamis itu memberikan manfaat yang sangat besar. "Barang siapa yang berpuasa sehari di jalan Allah maka diantara dia dan neraka ada parit yang luasnya seperti antara langit dengan bumi". Ahmad (3/241).Ag dan Jusuf Mudzakir. dihujat. . sesuai dengan apa yang dijelaskan Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam termasuk puasa di jalan. perilaku agresif dan sebagainya maka akan mengobati rasa sakit seseorang yang bersemayam di hatinya. Itu pula. maupun puasa psikis seperti menahan hawa nafsu dari mencuri. Abdul Mujib. yakni membuat sehat jasmani dan rohani. yang membuatnya tak marah kendati dicaci. marah. Saat itu konteksnya selain manfaat fisik dan batin. minum.

namun lambat laun puasa sunnah tersebut menjadi kebiasaannya hingga tumbuh remaja. Di antaranya. bahwa yang disabdakan Nabi Muhammad SAW. nyatanya. tapi Alhamdulillah diberi kesehatan yang luar biasa. dijauhkan dari buruk sangka terhadap orang lain. di antaranya : Alhamdulillah saya diberi sehat wal afiat. saya melakukannya sejak kelas 2 SD. Dengan . bahkan sampai kini. Dalam Hadist Riwayat ad . Saya sempat diintimidasi dan ditakut-takuti akan dibui segala. Manfaat dari segi kesehatan. Tri Sutanto (Ketua LP POM MUI untuk Indonesia Bagian timur). Paling tidak. Puasa yang selama ini saya lakukan ternyata punya banyak manfaatnya. Ahmad Nadhim Amir (Mantan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kab. saya menjadi pusing-pusing. saya sudah melewati usia lanjut. tidak lagi gampang emosi. benar-benar merupakan tahun ujian bagi saya setelah mencuat berita “geger lemak babi” itu. Manfaat lainnya. 60 tahun lebih. di dalam menghadapi problema bisnis yang tanpa dinyana-nyana acap kali saya diberikan jalan kemudahan. Puasa Senin-Kamis sudah dijalaninya sejak mahasiswa di Universitas Gajah Mada Yogyakarta. alhamdulillah. Banyak manfaat yang saya alami selama menjalankan puasa sunah senin-kamis ini. Sidoarjo). kalau sakit. dan kalau sudah emosi. Saya tidak pernah sakit serius seperti yang dialami kebanyakan orang pada usia di atas 50 tahun. flu atau sakit kepala. Toh. Saya sudah terbiasa melakukan puasa seninkamis. Asty Ananta (Artis Sinetron). bahwa apa yang saya lakukan itu demi orang banyak dan umat Islam khususnya. Di tahun akhir 1980-an itu. dan dimudahkan segala urusan.. hal ini menjadikan saya tambah optimistis. saya sehat wal afiat. Puasa senin-kamis membuat saya berpikir tenang menghadapi ujian itu. bahwa Allah akan memberikan pertolongan terhadap hambanya yang di dalam melakukan pemikiran maupun penelitian hanya mengharap Ridha Allah SWT. Tapi. Jika dilihat dari faktor usia. Puasa senin dan kamis sudah menjadi kebiasaan dan sudah lama saya mengamalkannya. saya rasakan ketika mengalami kekalutan berkaitan dengan “geger” masalah adanya kandungan lemak babi dari beberapa makanan yang saya lakukan penelitian. Manfaat dari segi kecemerlangan berpikir. tidak sampai ada sakit serius. emosi saya endapkan. Tapi. dari segi kesehatan. Dan demi kemashlahatan umat. kecemerlangan berpikir. saya memasrahkan problem ini kepada Allah SWT. Meskipun pada awalnya berat. saya sekalipun sudah mendekati usia 60 tahun. Dalam mengamalkan puasa senin dan kamis. Saya optimistis.Darimiy ihwal “amalan seseorang akan didatangkan pada hari senin dan kamis” benar adanya. Dan diselamatkan dari ujian itu. tahun 1970-an sampai sekarang. sampai sekarang saya ditolong Allah SWT. Dulu aku ini pemarah lho. Pikiran pun menjadi tidak begitu terkonsentrasi. salah satunya.Prof. Sehingga. Dr. Banyak manfaat langsung yang saya alami dari amalan puasa dua kali sepekan ini. Saya tidak sampai dibui.

agama dan masyarakat. tidak seperti amalan-amalan yang lain. <blog. ia berarti meninggalkan segala yang dicintai karena kecintaannya kepada Allah Ta 'ala. yang ini merupakan hikmah puasa yang paling utama. puasa adalah untuk Tuhan semesta alam. Firman Allah Ta 'ala : "Hai orang-orang yang beriman. maka tak seorangpun manusiayang mengetahuinya. mengajari dan membantu bagaimana menguasai diri. 2. ditinjau dari segi kejiwaan. menyempitkan jalan setan pada diri hamba dengan menyempitkan jalan aliran makanan dan minuman. sebab para hamba mungkin bisa diketahui bahwa ia meninggalkan hai-hal yang membatalkan puasa secara nyata. bersatu. Hendaknya mereka tidak berpuasa (menahan diri) dari sesuatu yang halal. cinta keadilan dan persamaan. . MANFAAT PUASA Puasa memiliki beberapa manfaat. ia merupakan rahasia antara hamba dengan Tuhannya. • Termasuk manfaat puasa secara sosial adalah membiasakan umat berlaku disiplin. diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.php? option=com_content&view=article&id=90:puasa-dan-kesehatan&catid=1:latestnews TUJUAN DAN MANFAAT PUASA 1. serta mewujudkan dan membentuk ketaqwaan yang kokoh dalam diri. " (Al-Baqarah: 183) Catatan Penting : Dalam kesempatan ini. niscaya Allah akan menggantinya dengan yang lebih balk. puasa secara kejiwaan adalah puasa membiasakan kesabaran. di antaranya: • Beberapa manfaat. menerima sesuatu yang menyucikannya. sehingga ia siap mencari sesuatu yang menjadi puncak kebahagiaannya.ac. yang di dalamnya terdapat kehidupannya yang abadi.kolomdakwahpujihandoko> http://stikesmuhgombong. dan itulah hakikat puasa. Pusing biasa bisa hilang tanpa perlu minum obat. tubuh. Barangsiapa meninggalkan sesuatu karena Allah. sosial dan kesehatan. mematahkan permusuhan nafsu terhadap lapar dan dahaga serta mengingatkannya dengan keadaan orang-orang yang menderita kelaparan di antara orang-orang miskin. juga melahirkan perasaan kasih sayang dalam diri orangorang beriman dan mendorong mereka berbuat kebajikan. menguatkan kemauan. tetapi keberadaan dia meninggalkan hal-hal tersebut karena Sembahannya. kami memohon ampun kepada Allah untuk kami dan untuk mereka.melaksanakan ibadah puasa semua itu bisa diatasi. kami mengingatkan kepada para saudaraku kaum muslimin yang suka merokok.id/index. kemudian berbuka dengan sesuatu yang haram. Sesungguhnya dengan cara berpuasa mereka bisa meninggalkan kebiasaan merokok yang mereka sendiri percaya tentang bahayanya terhadap jiwa. karena rokok termasuk jenis keburukan yang diharamkan dengan nash AlQur'anul Karim. Sebagaimana ia juga menjaga masyarakat dari kejahatan dan kerusakan. TUJUAN PUASA Tujuan ibadah puasa adalah untuk menahan nafsu dari berbagai syahwat.

163) sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim) • • • • Puasa Sunnah Senin-Kamis: Manfaat Puasa Ditinjau Dari Segi Medis Manfaat puasa. sehingga beliau memerintah orang yang belum mampu menikah dengan berpuasa ( Lihat kitab Larhaa'iful Ma'aarif. Keadaan itu akan mengingatkannya kepada orang-orang yang sama sekali tak dapat menikmatinya. minuman dan tidak pula menikah. kekerasan hati sirna. Ini akan mengharuskannya mensyukuri nikmat Allah atas dirinya berupa serba kecukupan. serta rasa berat yang ia hadapi karenanya. bernafas. selanjutnya menghalangi hati untuk berdzikir dan berfikir. balk dalam makan maupun minum serta menggauli isteri. bergerak. dan mendorongnya untuk membantu mereka. Dan puasa benar-benar sangat penting dan dibutuhkan bagi kesehatan manusia sebagaimana manusia membutuhkan makan. akan menyebabkan hati bercahaya dan lunak. Orang kaya menjadi tahu seberapa nikmat Allah atas dirinya. memperbaiki kerja pencernaan. Termasuk manfaat puasa adalah mematahkan nafsu. dan tidur. Sebaliknya. bisa mendorong nafsu berbuat kejahatan. Dengan berpuasa. peneliti menemukan bahwa puasa. hlm. sebagaimana dituntunkan oleh agama Islam. enggan mensyukuri nikmat serta mengakibatkan kelengahan. juga akan menjadikannya berbelas kasih kepada saudaranya yang memerlukan. membersihkan tubuh dari sisa-sisa dan endapan makanan. kemudian baru makan untuk durasi waktu beberapa jam. Allah mengaruniainya nikmat tak terhingga. lamanya adalah rata-rata 14 jam. mengurangi kegemukan dan kelebihan lemak di perut. Termasuk manfaat puasa adalah mempersempit jalan aliran darah yang merupakan jalan setan pada diri anak Adam. Berbeda halnya jika perut kosong dari makanan dan minuman. maka dia aman dari gangguan setan. Dan ini sangat berbeda dengan dengan apa yang difahami kebanyakan orang : “bahwa puasa . setelah diteliti melalui berbagai penelitian ilmiah dan terperinci terhadap organ tubuh manusia serta aktivitas fisiologisnya. Oleh karena itu puasa adalah hal yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia agar tetap sehat. Karena itu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjadikan puasa sebagai benteng untuk menghalangi nafsu syahwat nikah. Dengan terhalangnya dia dari menikmati hal-hal tersebut pada saat-saat tertentu. Karena setan masuk kepada anak Adam melalui jalan aliran darah. pada saat yang sama banyak orang-orang miskin yang tak mendapatkan sisasisa makanan. Ini adalah metode yang bagus untuk sistem pembuangan sel-sel atau hormon yang rusak dan membangun kembali badan dengan sel-sel baru. sekaligus membuang sel-sel atau hormon atau pun zat-zat yang melebihi jumlah yang dibutuhkan tubuh. Karena berlebihan.• Sedang di antara manfaat puasa ditinjau dari segi kesehatan adalah membersihkan usususus. Dan puasa. Jika manusia tidak bisa tidur. Demikian pula tubuh manusia pun akan mengalami hal yang jelek jika ia tidak berpuasa. oleh Ibnu Rajab. sehingga membuatnya lengah. tidak makan selama rentang waktu yang lama maka ia akan sakit. Di antara manfaatnya juga adalah mengosongkan hati hanya untuk berfikir dan berdzikir. Pentingnya puasa bagi tubuh karena puasa bisa membantu badan dalam membuang sel-sel yang sudah rusak. untuk kemudian semata-mata dimanfaatkan untuk berdzikir dan berfikir. secara jelas adalah sesuatu yang sebaiknya dilakukan oleh tubuh manusia sehingga ia bisa terus melakukan aktivitasnya dengan baik. kekuatan nafsu syahwat dan kemarahan. jika berbagai nafsu syahwat itu dituruti maka bisa mengeraskan dan membutakan hati.

dan aku merasakan badanku sangat rileks dan nyaman. Dan mungkin juga puasa yang dilakukan selama 1 bulan oleh kaum muslimin (sebagaimana aku melihat mereka di Turki. namun aku telah mendapat pengaruh kejiwaan yang demikian besar ! “ “Aku telah berpuasa beberapa kali hingga sekarang. perasaan tidak enak. Aku banyak berpikir dan merasa bertanggung jawab terhadap keadaan mereka. juga hilang perasaan takut. dan Quds) adalah penyebab yang menjadikan jiwa-jiwa mereka begitu mengesankan yang tidak pernah aku temukan di belahan dunia manapun. Rasullulah ketika memulai ifthar dari puasa adalah dengan memakan beberapa biji kurma dan bukan yang lain. adalah “dokter” yang paling murah. Suriah. lebih besar daripada pengalaman biologis/badan semata. Semua perasaan-perasaan ini hilang dengan sendirinya ketika aku berpuasa. Tom Branch dari Columbia Press mengatakan : “Aku menganggap bahwa puasa adalah pengalaman rohani yang sangat luar biasa. Dan sungguh aku merasakan pengalaman yang begitu mengesankan bersama dengan banyak manusia ketika berpuasa. Maka. Pada awalnya tujuan puasaku adalah untuk menghilangkan efek negatif dari makanan yang aku konsumsi.” “Setiap kali aku berpuasa perasaan tertarik pada makanan benar-benar hilang. Belum berlalu beberapa hari aku melakukan puasa. Demikian juga sangat membantu dalam menganalisis ide-ide baru atau pun persepsi.menyebabkan orang menjadi lemah dan lesu”. ternyata aku mendapati bahwa puasa tersebut bermanfaat sekali bagi kejernihan fikiran. Inilah petunjuk. Akan tetapi. maka akhirnya aku berpuasa untuk menghilangkan fikiran-fikiran itu. atau seteguk air putih lalu shalat. gula ada dalam kurma dan orang akan . suka ngerumpi. khususnya setelah memperhatikan dunia dalam beberapa bulan terakhir. Dan ini sebaik-baik petunjuk bagi orang yang berpuasa dari makanan dan minuman untuk waktu yang lama. Selanjutnya aku berpuasa untuk membersihkan jiwaku dari hal-hal yang aku alami sepanjang hidupku. aku melihat banyak kedhaliman dan kebrutalan di dalamnya hidup manusia. dan bisa ditambahkan 3 hari setiap bulan. tanpa berlebih-lebihan makan waktu berbuka puasa. Dan aku biasanya memilih waktu antara 1 sampai 6 hari. Puasa yang baik bagi tubuh manusia itu syaratnya adalah dengan melakukannya selama satu bulan berturutturut dalam setahun. Sebab puasa bisa menurunkan berat badan secara signifikan. cemburu.” Puasa Adalah Dokter Yang Paling Murah Sesungguhnya puasa. Dan aku merasakan diriku jauh dari fantasi-fantasi. dengan catatan ketika berbuka puasa memakan makanan dengan menu seimbang dan tidak mengkonsumsi makanan dan minuman langsung ketika berbuka. Puasa sangat membantu pandangan mata sehingga pandangan menjadi jelas sekali. dan bosan. Semula aku berpuasa dengan tujuan mengurangi berat badan yang berlebih. emosi-emosi negatif seperti dengki.

pankreas pun mengeluarkan insulin yang menetralkan gula menjadi zat tepung dan lemak dikumpulkan di dalam pankreas. bahkan ia akan tetap kebanyakan lemak dan kegemukan. Dengan hal itu juga bisa menghilangkan atau memakan organorgan yang sakit dan memperbaharuinya. Sudah banyak dilakukan usaha pengobatan terhadap penyakit diabetis ini di seluruh dunia dengan mengikuti “sistem puasa” selama lebih dari 10 jam dan kurang dari 20 jam. Mengobati Penyakit-Penyakit Kulit Sesungguh puasa memberikan manfaat untuk mengobati berbagai penyakit kulit. dan pada saat yang sama ia memberikan energi atau kekuatan kepada badan. Adapun jika kita langsung makan daging setelah lapar karena puasa. maka orang ketika awal-awal berbuka akan tetap merasa lapar. Setiap kelompok mendapatkan pengaruh sesuai dengan keadaannya. Kemudian. Berdasarkan hal ini. Dan akhirnya.merasa kenyang ketika memakan kurma. maka pankreas akan mengalami tekanan dan melemah. para penderita tersebut mengkonsumsi makanan ringan selama berurutan yang kurang dari 3 minggu. maka tubuh memerlukan waktu yang lumayan lama untuk bisa mencerna dan menyerap sari makanannya dan baru kemudian kita merasa kenyang. orang yang berpuasa itu kurang bisa memperoleh manfaat langsung dari puasanya. Maka. dan lemak. Hal ini disebabkan karena dengan berpuasa maka kandungan air dalam . Puasa juga berfungsi menjaga badan dari berbagai penumpukan zat-zat berbahaya. Mencegah Tumor Puasa juga berfungsi sebagai “dokter bedah” yang menghilangkan sel-sel yang rusak dan lemah di dalam tubuh. rasa lapar yang dirasakan orang yang sedang berpuasa akan bisa menggerakkan organ-organ internal di dalam tubuh untuk menghancurkan atau memakan sel-sel yang rusak atau lemah tadi untuk menutupi rasa laparnya. kelebihan daging. kadar gula darah pun akan merambat naik dan terus meningkat hingga akhirnya muncul penyakit diabetis. Menjaga Kadar Gula Dalam Darah Puasa sangat bagus dalam menurunkan kadar gula dalam darah hingga mencapai kadar seimbang. Dan pada saat seperti ini. Dan metode semacam ini telah mencapai hasil yang menakjubkan dalam pengobatan diabetis tanpa menggunakan sedikitpun obat-obatan kimiawi. Juga bisa mencegah terjadinya tumor ketika awalawal pembentukannya. Maka. yaitu memperoleh kesehatan. Hal ini akhirnya pankreas tidak bisa menjalankan fungsinya. afiat dan vitalitas. sayuran dan roti. sebab ia sangat mudah dicerna dan dikirim ke dalam darah. Maka. seperti kelebihan kalsium. Apabila makanan kelebihan kandungan insulin. Maka hal itu merupakan saat yang bagus bagi badan untuk mengganti sel-selnya dengan sel-sel baru sehingga bisa kembali berfungsi dan beraktivitas. maka sesungguhnya puasa memberikan kepada kelenjar pankreas kesempatan yang baik untuk istirahat.

asparagus). aku pun tidak pernah tertimpa penyakit kulit tersebut sampai kini. aku benar-benar tertekan. kacang-kacangan. sarden. . Maka. angsa. Ny.” “Maka aku pun melakukan puasa dan mulai meneliti hal-hal yang bisa membebaskan aku dari penyakit yang menyelimutiku itu. Aku membiasakan diri ketika berbuka puasa mengkonsumsi berbagai sayuran dan buah-buahan. seorang puteri Mesir menuturkan pengalamannya : “Ketika aku berusia 10 tahun. sebab hal itulah yang menyembuhkan suamiku dari penyakit yang sampai sekarang tidak diketahui obatnya oleh dokter. salah seorang sahabat ayahku yang selalu membiasakan diri melakukan puasa memberi nasihat kepadaku: “Cobalah wahai puteriku. disebabkan karena kelebihan makanan yang banyak mengandung asam urat (hati. lalu berpuasalah. Akan tetapi. kemudian engkau berbuka (makan) sehari. Penyakit asam urat (gout) yang sering dijuluki “penyakit orang kaya”. Maka mulailah terjadi hal yang mengherankan semua orang. Aku sampai tidak percaya pada diriku. yaitu sakit yang aku derita itu mulai sembuh setelah melewati waktu 2 bulan sejak aku berpuasa. kemudian setelah 3 jam aku baru makan makanan berat.” Akhirnya. kembang kol. dan aku tidak menemukan satu jenis obat pun. Penyakit ini muncul dengan warna merah. aku menderita penyakit kulit yang kronis. Hal ini pada gilirannya akan berpengaruh pada: 1. engkau berpuasa sehari. lakukanlah dengan pengertian bahwa pemberi obat adalah Allah. Meminimalisir alergi kulit dan membatasi masalah kulit —-berlemak. 3. Dokter-dokter spesialis kulit terkenal di Mesir berkata kepada ayahku: “Kalian harus membiasakan dengan hal ini dan membiasakan hidup dengan penyakit ini. remis.” “Ketika usiaku mencapai akhir 20 tahun dan dekat dengan waktu pernikahanku. bayam. 2. dan demikian seterusnya. karena penyakit ini adalah tamu yang memberatkan dan memakan waktu lama. aku semakin berduka dan mengucilkan diri dari masyarakat. Menambah kekuatan kulit dalam melawan mikroba dan —-penyakit penyakit mikroba dalam perut. maka berkurang pula kandungan air pada kulit. Akhirnya. emping.-Meminimalisir kemungkinan penyakit-penyakit kulit —yang menyebar di sekujur badan seperti sakit psoriasis —(sakit kulit kronis). dan sesungguhnya sebab terjadinya penyembuhan seluruhnya ada di tangan-Nya. lalu berpuasa para hari ke tiga. jeroan. dan aku memulai hidup seperti orang biasa. makanan yang diawetkan dalam kaleng. Aku makan (tidak puasa) pada hari ke dua. alkohol.darah berkurang. Aku melihat bekas sakitku itu sedikit-demi sedikit mulai hilang dan sampai akhirnya benar-benar sembuh. otak. Ilham Husain.” Mencegah Penyakit Asam Urat. mohonlah kesembuhan terlebih dahulu kepada-Nya dari penyakit yang engkau derita ini.

Akan tetapi percobaan ilmiah yang dilakukan di Rusia menegaskan bahwasanya puasa bisa menyembuhkan penyakit ini. akibatnya asam urat akan menumpuk di persendian. Penyakit ini terkadang menimpa manusia pada fase-fase akhir usianya. Aku sangat terheran-heran dengan metode puasa itu . dan kedua tangan dan kaki akan mengalami nyeri yang banyak. bisa menyebabkan penyakit jantung. Juga jika kelebihan makan daging yang mengandung asam urat. Dengan mengurangi porsi makan dapat menyembuhkan penyakit ini. karena puasa bisa mengurangi lemak dalam tubuh dan pada gilirannya akan menyebabkan berkurangnya kolesterol. Menghilangkan Sakit Persendian Tulang Sakit persendian biasanya akan timbul setelah berlalunya waktu yang panjang. Dan puasa bisa mengembalikan atau membersihkan tubuh dari hal-hal yang membahayakan. Dia menganjurkan aku agar aku ikut berpuasa dengan harapan penyakitku bisa sembuh.Terlalu banyak makan makanan yang banyak mengandung asam urat tersebut akan menyebabkan kelebihan asam urat (uric acid) dan menumpuk di persendian. kedokteran modern belum mampu menemukan obat atas penyakit ini sampai sekarang. badan manusia akan dibersihkan dari mikroba maupun bakteri penyebab penyakit. kemudian ia mengendap di ginjal dan akhirnya mengkristal di dalam ginjal dan akan menjadi batu ginjal. Dan ketika persendian terkena penyakit “asam urat” (gout). Terkadang kadar asam urat berlebih dalam darah. Kelebihan kolesterol dalam tubuh. Mengurangi Tertimbunnya Kolesterol Para profesor yang melakukan penelitian medikal ilmiah ini (mayoritasnya adalah non-muslim) menegaskan akan manfaatnya puasa. Pada kondisi puasa ini. Percobaan ini dilakukan terhadap sejumlah penderita penyakit tersebut dan ternyata memperoleh hasil yang menakjubkan. Dan masalah yang sesungguhnya.” “Kemudian aku berkenalan dengan seorang kawan namanya Zanji Irfani di sebuah jalan yang menuju masjid dan kami waktu itu sedang di bulan Ramadhan. padahal penyakit ini tidak terlalu berat waktu itu namun aku tidak bisa berjalan jauh dan tidak mampu duduk lebih dari setengah jam. Puasa ini dilakukan selama tiga minggu berturut-turut. akan tetapi lebih khusus lagi pada usia antara 30 s/d 50 tahun. tubuh tidak bisa mengurai berbagai protein yang ada dalam daging. Aku sudah mencari obat dari berbagai jenis akan tetapi semuanya gagal. Sulaiman Rogerz dari New York menuturkan pengalamannya: “Aku pernah mengalami penyakit dis-fungsi persendian tulang yang sangat kronis selama tiga tahun yang lalu. Dengan bertambahnya usia maka organ-organ tubuh mulai terasa nyeri dan sakit-sakitan pun akan menyertainya. maka ia akan membengkak dan memerah dan disertai nyeri yang luar biasa. khususnya pada persendian jari-jari besar di kaki.

Aku tidak makan apapun setelah itu kecuali ketika sahur. Puasa ini merupakan satu-satunya cara yang aku temui yang bisa mengobati penyakitku ini.” Diakhir ceriteranya.” Diposkan oleh erwin nirwanto di 6/07/2010 10:50:00 PM Label: medis . Dan akhirnyapun hilang semua nyeri yang selama ini aku alami. Akhirnya kini aku bisa berjalan jauh dan aku bersyukur bisa berjalan cepat. akan tetapi aku terus mempelajari aturan puasa Islam ini. andai engkau melihat bagaimana aku ikut menjalankan puasa di bulan Ramadhan setiap tahun. karena aku merasa aturan puasa ini lebih menyejukkan hati dan juga aku merasa aturan puasa ini bisa mencegah munculnya zat-zat yang berbahaya dan menyeimbangkan hal-hal yang tidak stabil di dalam tubuh. aku hanya makan sayur-sayuran. Maka akupun mengucapkan syukur pada Allah atas limpahan nikmat-Nya .sendiri. layaknya wajahmu seperti anak kecil saja tidak seperti orang yang berusia 40 atau 50 tahun. Sulaiman berkata: “Sesungguhnya puasa memiliki keutamaan besar sekali bagiku. Dua hal inilah masalah yang paling susah yang aku alami di New York.” “Dan sungguh aku mencoba untuk berpuasa sehari waktu itu. tentu engkau akan mengatakan: “Ah. buah-buahan dan kurma saja ketika berbuka puasa.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful