P. 1
Puasa Dalam Agama Islam Atau Shaum

Puasa Dalam Agama Islam Atau Shaum

|Views: 41|Likes:
puasa
puasa

More info:

Published by: Aulia Rahmawati Hasanin on May 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/15/2013

pdf

text

original

Puasa dalam agama Islam atau Shaum (dalam Bahasa Arab ‫ )صوم‬artinya menahan diri dari makan dan

minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hinggalah terbenam matahari, untuk meningkatkan ketakwaan seorang muslim. Perintah puasa difirmankan oleh Allah pada Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 183. Berpuasa merupakan salah satu dari lima Rukun Islam. Terdapat puasa wajib dan puasa sunnah, namun tata caranya tetap sama. Waktu haram puasa adalah waktu saat umat Muslim dilarang berpuasa. Hikmah puasa adalah ketika semua orang bergembira, seseorang itu perlu turut bersama merayakannya.
• • •

Hari Raya Idul Fitri (1 Syawal) Hari Raya Idul Adha (10 Zulhijjah) Hari-hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Zulhijjah)

Daftar isi
[sembunyikan] • 1 Perintah dalam Al-Quran • 2 Hikmah Puasa
• • • • • •

3 Secara Aktivitas 4 Jenis-jenis Puasa 5 Syarat wajib puasa 6 Syarat sah puasa 7 Rukun puasa 8 Lihat pula

[sunting] Perintah dalam Al-Quran
Perintah berpuasa dari Allah terdapat dalam Al-Quran di surat Al-Baqarah ayat 183. "Yaa ayyuhaladziina aamanuu kutiba alaikumus siyaamu kamaa kutiba 'alalladziina min qablikum la allakum tataquun" “ Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan ke atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan ke atas umat-umat yang sebelum kamu, semoga kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa."

[sunting] Hikmah Puasa
Ibadah shaum Ramadhan yang diwajibkan Allah kepada setiap mu’min adalah ibadah yang ditujukan untuk menghamba kepada Allah seperti yang tertera dalam QS. Al- Baqarah/2: 183. Hikmah dari ibadah shaum itu sendiri adalah melatih manusia untuk sabar dalam menjalani

hidup. Maksud dari sabar yang tertera dalam al-Quran adalah ‘gigih dan ulet’ seperti yang dimaksud dalam QS. Ali ‘Imran/3: 146. 1. Baris terlekuk

Baris isi

[sunting] Secara Aktivitas
Puasa adalah menahan. secaara artian adalah menahan keinginan hawa nafsu(atau jasad/diri).namun justru malah menjalankan keinginan keinginan Allah lah yang terkandung di dalam AlQuran. sehingga lebih optimal lagi dalam menjalankan ibadah yang Allah inginkan. perintah puasa lebih menekankan kedalam aktifitas sendi kehidupan. dimana mampunya kita untuk menahan hawa nafsu kita (bahkan hingga makan dan minum pun kita tahan) kemudian menjalankan keinginan Allah sepenuhnya. sehingga meraih Taqwa perintah pusa jatuh pada madinah. dimana dikondisi ummat islam saat itu baru saja hijrah dari mekkah setelah di tekan dari berbagai sisi kehidupan.. namun di sinilah terlihat sifat kesabaran(tidak lemah, tidak lesu, pantang mundur) dari semangat ummat islam untuk bangkit menyebarkan ayat-ayat Allah.ke seluruh wilayah..

[sunting] Jenis-jenis Puasa

Puasa yang hukumnya wajib o Puasa Ramadan
o o

Puasa karena nazar Puasa kifarat atau denda

Puasa yang hukumnya sunah
o o o o o

Puasa 6 hari di bulan Syawal Puasa Arafah Puasa Senin-Kamis Puasa Daud (sehari puasa, sehari tidak)

Artikel ini tidak memiliki kategori.
Tolong bantu Wikipedia untuk menambahkan kategori. Tag ini diberikan pada 2010.

Puasa Asyura (pada bulan muharam)

• o

Puasa 3 hari pada pertengahan bulan (menurut kalender islam), tanggal 13, 14, dan 15

[sunting] Syarat wajib puasa
1. Beragama Islam 2. Berakal sehat 3. Baligh (sudah cukup umur) 4. Mampu melaksanakannya 5. Orang yang sedang berada di tempat (tidak sedang safar)

[sunting] Syarat sah puasa
1. Islam (tidak murtad) 2. Mummayiz (dapat membedakan yang baik dan yang buruk) 3. Suci dari haid dan nifas 4. Mengetahui waktu diterimanya puasa

[sunting] Rukun puasa
1. Niat 2. Meninggalkan segala hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari
3. Sebulan penuh Umat Islam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan lalu, dan hari yang fitri ( 1 Syawal 1427 Hijriah) pun telah kita lalui. Apalagi kita masih berada di bulan Syawal. Bahkan Rasulullah SAW pernah bersabda : "Barangsiapa berpuasa Ramadhan dan kemudian meneruskannya dengan 6 hari pada bulan Syawal, maka seolah-olah dia berpuasa sepanjang hidupnya." (Diriwayatkan oleh Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nisaa'i dan Ibn Maajah). Berpuasa 6 hari pada bulan Syawal setelah puasa wajib di bulan Ramadhan adalah merupakan puasa Sunnah Mustahabbah, bukan wajib. Namun puasa ini sangat disarankan kepada umat Muslim, karena kebaikan yang banyak yang ada padanya dan pahalanya yang amat besar. Barangsiapa berpuasa 6 hari pada bulan Syawwal (setelah berpuasa sebulan penuh pada bulan Ramadhan) akan dicatat baginya pahala seperti dia telah berpuasa selama satu tahun penuh, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits sahih. Puasa tersebut menurut Imam Ahmad dapat dilakukan berturut-turut atau tidak berturut-turut dan tidak ada kelebihan antara yang satu dengan yang lainnya. Sedangkan menurut golongan Hanafi dan golongan Syafi'i, lebih utama melakukannya secara berturut-turut, yaitu setelah hari raya. Puasa tanggal 9 Dzulhijjah (Arafah) bagi selain orang yang melaksanakan Haji. Dari Abu Qatadah ra bahwa Rasulullah saw bersabda, "Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, yaitu satu tahun yang telah berlalu dan

satu tahun yang akan datang." (HR Jamaah kecuali Bukhari dan Tirmidzi). Dari Hafshah ra, dia berkata, "Ada empat hal yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah saw, yaitu puasa Asyura, puasa sepertiga bulan (yakni bulan Dzulhijjah), puasa tiga hari dari tiap bulan, dan salat dua rakaat sebelum Subuh." (HR Ahmad dan Nasa'i). Dari Uqbah bin Amir ra bahwa Rasulullah saw bersabda, "Hari Arafah, hari Kurban dan hari-hari Tasyriq adalah hari raya umat Islam dan hari-hari tersebut adalah hari-hari makan dan minum." HR Khamsah (lima imam hadis) kecuali Ibnu Majah dan dinyatakan sahih oleh Tirmidzi. Dari Ummu Fadhal, dia berkata, "Mereka merasa bimbang mengenai puasa Nabi saw di Arafah, lalu Nabi saw saya kirimi susu. Kemudian Nabi saw meminumnya, sedang ketika itu beliau berkhotbah di depan umat manusia di Arafah." (HR Bukhari dan Muslim). Puasa Bulan Muharram dan Sangat Dianjurkan pada Tanggal 9 dan 10 (Tasu'a dan 'Asyura). Dari Abu Hurairah ra dia berkata, "Rasulullah saw ditanya, 'Salat apa yang lebih utama setelah salat fardhu?' Nabi menjawab, 'Salat di tengah malam'. Mereka bertanya lagi, 'Puasa apa yang lebih utama setelah puasa Ramadhan?' Nabi menjawab, 'Puasa pada bulan Allah yang kamu namakan Muharrom'." (HR Ahmad, Muslim, dan Abu Daud). Dari Muawiyah bin Abu Sufyan ra, dia berkata, aku mendengar Rasulullah saw bersabda, "Hari ini adalah hari 'Asyura dan kamu tidak diwajibkan berpuasa padanya. Sekarang, saya berpuasa, maka siapa yang mau, silahkan puasa dan siapa yang tidak mau, maka silahkan berbuka." (HR Bukhari dan Muslim). Dari Aisyah ra, dia berkata, "Hari 'Asyura' adalah hari yang dipuasakan oleh orang-orang Quraisy di masa jahiliyah, Rasulullah juga biasa mempuasakannya. Dan tatkala datang di Madinah, beliau berpuasa pada hari itu dan menyuruh orang-orang untuk turut berpuasa. Maka, tatkala diwajibkan puasa Ramadhan beliau bersabda, 'Siapa yang ingin berpuasa, hendaklah ia berpuasa dan siapa yang ingin meninggalkannya, hendaklah ia berbuka'." (Muttafaq alaihi). Dari Ibnu Abbas ra, dia berkata, "Nabi saw datang ke Madinah lalu beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada hari 'Asyura', maka Nabi bertanya, 'Ada apa ini?' Mereka menjawab, hari 'Asyura' itu hari baik, hari Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa saw dan Bani Israel dari musuh mereka sehingga Musa as berpuasa pada hari itu. Kemudian, Nabi saw bersabda, 'Saya lebih berhak terhadap Musa daripada kamu', lalu Nabi saw berpuasa pada hari itu dan menganjurkan orang agar berpuasa pada hari itu. " (Muttafaq alaihi). Dari Abu Musa al-Asy'ari ra, dia berkata, "Hari 'Asyura' itu diagungkan oleh orang Yahudi dan mereka menjadikan sebagai hari raya. Maka, Rasulullah saw bersabda,"Berpuasalah pada hari itu." (Muttafaq alaihi). Dari Ibnu Abbas ra, dia berkata, "Tatkala Rasulullah saw berpuasa pada hari 'Asyura' dan memerintahkan orang-orang agar berpuasa pada hari itu, mereka berkata, "Ya Rasulullah, ia adalah hari yang diagungkan oleh orang Yahudi dan Nashrani," maka Nabi saw bersabda, "Jika datang tahun depan, insya Allah kami berpuasa pada hari kesembilan (dari bulan Muharrom)." Ibnu Abbas ra berkata, "Maka belum lagi datang tahun depan, Rasulullah saw sudah wafat." (HR Muslim dan Abu Daud). Para ulama menyebutkan bahwa puasa Asyura' itu ada tiga tingkat: tingkat

pertama, berpuasa selama tiga hari yaitu hari kesembilan, kesepuluh dan kesebelas. Tingkat kedua, berpuasa pada hari kesembilan dan kesepuluh. Tingkat ketiga, berpuasa hanya pada hari kesepuluh saja. Berpuasa pada Sebagian Besar Bulan Sya'ban. Dari Aisyah ra berkata, "Saya tidak melihat Rasulullah saw melakukan puasa dalam waktu sebulan penuh, kecuali pada bulan Ramadhan dan tidak satu bulan pun yang Nabi saw banyak melakukan puasa di dalamnya daripada bulan Sya'ban." (HR Bukhari dan Muslim). Dari Usamah bin Zaid ra berkata, Aku berkata, "Ya Rasulullah saw , tidak satu bulan yang Anda banyak melakukan puasa daripada bulan Sya'ban !" Nabi menjawab: "Bulan itu sering dilupakan orang, karena letaknya antara Rajab dan Ramadhan, sedang pada bulan itulah amal-amal manusia diangkat (dilaporkan) kepada Tuhan Rabbul 'Alamin. Maka, saya ingin amal saya dibawa naik selagi saya dalam berpuasa." (HR Nasa'i dan dinyatakan sahih oleh Ibnu Khuzaimah). 4. Berpuasa pada Hari Senin dan Kamis Hal ini berdasarkan pada hadis Abu Hurairah ra, bahwa Nabi saw lebih sering berpuasa pada hari Senin dan Kamis, lalu orang-orang bertanya kepadanya mengenai sebab puasa tersebut, lalu Nabi saw menjawab, "Sesungguhnya amalan-amalan itu dipersembahkan pada setiap Senin dan Kamis, maka Allah berkenan mengampuni setiap muslim, kecuali dua orang yang bermusuhan, maka Allah berfirman, "Tangguhkanlah kedua orang (yang bermusuhan ) itu!" (HR Ahmad dengan sanad yang sahih). Dalam sahih Muslim diriwayatkan bahwa Nabi saw ditanya orang mengenai berpuasa pada hari Senin, maka beliau bersabda, "Itu hari kelahiranku dan pada hari itu pula wahyu diturunkan kepadaku." (HR Muslim). Berpuasa Tiga Hari Setiap Bulan Dari Abu Dzarr al-Ghiffari ra berkata, "Kami diperintah Rasulullah saw untuk melakukan puasa tiga hari dari setiap bulan, yaitu hari-hari terang bulan, yakni tanggal 13, 14 dan 15, sembari Rasul saw bersabda, 'Puasa tersebut seperti puasa setahun (sepanjang masa)'." (HR Nasa'i dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban). Berpuasa Selang-seling (Seperti Puasa Daud) Dari Abdullah bin Amr berkata, Rasulullah saw telah bersabda, "Puasa yang paling disukai Allah adalah puasa Daud dan salat yang paling disukai Allah adalah salat Daud. Ia tidur seperdua (separuh) malam, bangun sepertiganya, lalu tidur seperenamnya, dan ia berpuasa satu hari lalu berbuka satu hari." Referensi: Fiqhus Sunnah, Sayyid Sabiq Tamamul Minnah, Muhammad Nashirudddin al-Albani. *** Selain itu, Tidak boleh bagi wanita untuk berpuasa sunat jika suaminya hadir (tidak musafir) kecuali dengan seizinnya, berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Radhiallahu 'anhu bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

ada pula waktu dimana umat Islam dianjurkan untuk tidak berpuasa. atau suaminya sedang tidak hadir (bepergian). puasa 'Asyura serta puasa sehari sebelum atau setelahnya. berpuasa pada Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) Berpuasa pada hari-hari Tasyrik (11. Kedua. setelah bekerja keras satu tahun lamanya. Puasa akan memberi kesempatan pada jantung untuk memperbaiki vitalitas dan kekuatan sel-selnya. dan 13 Dzulhijjah) Selain hari-hari tersebut.'' Dengan berpuasa akan sehat jasmani. protein dan kolesterol. Puasa memperkecil sirkulasi darah sebagai perimbangan untuk mencegah keluarnya keringat dan uap melalui pori-pori kulit serta saluran kencing tanpa perlu menggantinya. Puasa memberi kesempatan kepada alat-alat pencernaan untuk beristirahat setelah bekerja keras sepanjang tahun. sebagaimana janji Allah SWT diberikan kepada orang yang berpuasa ditegaskan dengan sabda Nabi Muhammad saw yang diriwayatkan oleh Ibnu Suny dan Abu Nu'aim: ''Berpuasalah maka anda akan sehat. sekaligus memberi kesempatan untuk menyembuhkan infeksi dan luka yang ada sehingga dapat menutup rapat. Menurutnya curah jantung dalam mendistribusikan darah keseluruh pembuluh darah akan membuat sirkulasi darah menurun. tidak seorang pun ahli medis baik muslim maupun non muslim yang meragukan manfaat puasa bagi kesehatan manusia. dari segi gerak (olah raga). puasa pada sepuluh hari di bulan Dzulhijjah dan di hari 'Arafah. atau wanita itu tidak bersuami. melainkan makruh. Puasa juga bagus untuk kesehatan. Lambung dan usus beristirahat selama beberapa jam dari kegiatannya.abatasa. Dan ini memberi kesempatan otot jantung untuk beristirahat. seseorang itu perlu turut bersama merayakannya. Dalam buku yang berjudul ''Pemeliharaan Kesehatan dalam Islam'' oleh Dr Mahmud Ahmad Najib (Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Ain-Syams Mesir). dalam bulan puasa banyak sekali gerakan yang dilakukan terutama lewat pergi ibadah."Artinya : Tidak halal bagi seorang wanita unruk berpuasa saat suminya bersamanya kecuali dengan seizinnya" dalam riwayat lain disebutkan : "kecuali puasa Ramadhan" Adapun jika sang suami memperkenankannya untuk berpuasa sunat. 12. Dengan demikian sel-sel usus tidak mampu lagi membuat komposisi glikogen. Hukum berpuasa pada hari ini bukan haram. ditegaskan puasa sangat berguna bagi kesehatan. puasa tiga hari dalam setiap bulan. yaitu ketika ada kerabat atau teman yang sedang mengadakan pesta syukuran atau pernikahan. puasa enam hari di bulan Syawal. terutama pada hari-hari yang dianjurkan untuk berpuasa sunat yaitu : Puasa hari Senin dan Kamis. rohani dan hubungan sosial. Berpuasa pada Hari Raya Idul Fitri (1 Syawal ). Manfaat puasa bagi tubuh. Antara lain: Pertama. *** http://www. maka dibolehkan baginya menjalankan puasa sunat. karena Allah tidak menyukai jika seseorang hanya memikirkan kehidupan akhirat saja sementara kehidupan sosialnya (menjaga hubungan dengan kerabat atau masyarakat) ditinggalkan. Proses penyerapan makanan juga berhenti sehingga asam amoniak. Hikmahnya adalah ketika semua orang bergembira. Disamping dari segi makanan.com/pustaka/detail/tips/551/macam-%C3%B1-macam-puasasunnah- . Waktu haram puasa adalah waktu di mana umat Islam dilarang berpuasa. glukosa dan garam tidak masuk ke usus.

Hadis qudsi yang menyatakan antara lain bahwa. .s. dipersempit maknanya oleh hukum syariat. menambahkan kegiatan yang harus dibatasi selama melakukan puasa. 2. ditemukan dalam surat Al-Baqarah (2): 183. Kaum sufi. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas. Puasa sunnah. sekali dalam bentuk kata kerja yang menyatakan bahwa “berpuasa adalah baik untuk kamu”. Hari-hari tersebut kemudian diperpanjang dengan turunnya ayat 185: Barangsiapa di antara kamu yang hadir (di negeri tempat tinggalnya) pada bulan itu (Ramadhan). dan 187. Demikian ucapan Maryam a. karena ulama Al-Quran sepakat bahwa surat Al-Baqarah turun di Madinah. maka hari ini aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun (QS Maryam [19]: 26). shiyam atau shaum –bagi manusia– pada hakikatnya adalah menahan atau mengendalikan diri. PUASA RAMADHAN Uraian Al-Quran tentang puasa Ramadhan. maka wajib baginya berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkannya. tetapi maknanya adalah menahan diri untuk tidak bebicara: Sesungguhnya Aku bernazar puasa (shauman). ataukah bertahap? Kalau melihat sikap Al-Quran yang seringkali melakukan penahapan dalam perintah. baik dari segi pengertian bahasa (keduanya berarti menahan diri) maupun esensi kesabaran dan puasa. Ada beberapa macam puasa dalam pengertian syariat/hukum sebagaimana disinggung di atas. 185. atau semacamnya. Apakah kewajiban itu langsung ditetapkan oleh Al-Quran selama sebutan penuh. Kata-kata yang beraneka bentuk itu. tiba di Madinah. 1. 3. Kata ini juga terdapat masing-masing sekali dalam bentuk perintah berpuasa di bulan Ramadhan. yaitu ash-shaimin wash-shaimat. Karena itu pula puasa dipersamakan dengan sikap sabar. sehingga shiyam hanya digunakan untuk “menahan diri dar makan. dan Aku yang memberinya ganjaran” dipersamakan oleh banyak ulama dengan firman-Nya dalam surat Az-Zumar (39): 10. Ini berarti bahwa puasa Ramadhan baru diwajibkan setelah Nabi Saw.perintahnya. Kuda yang berhenti berjalan dinamai faras shaim. dan sekali menunjuk kepada pelaku-pelaku puasa pria dan wanita. Manusia yang berupaya menahan diri dari satu aktivitas –apa pun aktivitas itu– dinamai shaim (berpuasa). merujuk ke hakikat dan tujuan puasa. Puasa kaffarat. dan siapa yang sakit atau dalam perjalanan.Al-Quran menggunakan kata shiyam sebanyak delapan kali.s. kesemuanya dalam arti puasa menurut pengertian hukum syariat. Ini mencakup pembatasan atas seluruh anggota tubuh bahkan hati dan pikiran dari melakukan segala macam dosa.). kesemuanya terambil dari akar kata yang sama yakni sha-wa-ma yang dari segi bahasa maknanya berkisar pada “menahan” dan “berhenti atau “tidak bergerak”. akibat pelanggaran. yang diajarkan oleh malaikat Jibril ketika ada yang mempertanyakan tentang kelahiran anaknya (Isa a. maka agaknya kewajiban berpuasa pun dapat dikatakan demikian. Sekali Al-Quran juga menggunakan kata shaum. 184. Orang sabar yang dimaksud di sini adalah orang yang berpuasa. maka hendaklah ia berpuasa (selama bulan itu). minum. Para sejarawan menyatakan bahwa kewajiban melaksanakan puasa Ramadhan ditetapkan Allah pada 10 Sya’ban tahun kedua Hijrah. Ayat 184 yang menyatakan ayyaman ma’dudat (beberapa hari tertentu) dipahami oleh sementara ulama sebagai tiga hari dalam sebutan yang merupakan tahap awal dari kewajiban berpuasa. Pengertian kebahasaan ini. dan upaya mengeluarkan sperma dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari”. Betapa pun. Puasa wajib pada bulan Ramadhan. “Puasa untuk-Ku.

apalagi tujuan puasa tersebut adalah untuk kepentingan yang berpuasa sendiri yakni “agar kamu bertakwa (terhindar dari siksa). Sebagian ulama menyatakan bahwa penyakit apa pun yang diderita oleh seseorang. dengan alasan jari telunjuknya sakit. Perhatikan surat Al-Baqarah (2): 185. pernah ditemui makan di siang hari bukan Ramadhan. membolehkannya untuk berbuka. dimulai dengan satu pendahuluan yang mendorong umat islam untuk melaksanakannya dengan baik. maka ia dianjurkan tidak berpuasa. .” Kemudian Al-Quran dalam surat A1-Baqarah (2): 186 menjelaskan bahwa kewajiban itu bukannya sepanjang tahun. Memang.” maka dia (boleh) tidak berpuasa dan menghitung berapa hari ia tidak berpuasa untuk digantikannya pada hari-hari yang lain. sehingga “barangsiapa sakit atau dalam perjalanan.” Jika demikian. Betapa pun. tetapi hanya “beberapa hari tertentu. yakni dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari.” lalu diakhiri dengan perintah bertakbir dan bersyukur. dalam hal ini ia wajib berbuka. bahwa Al-Quran tidak merinci persolan ini. BEBERAPA ASPEK HUKUM BERKAITAN DENGAN PUASA a. 2. dengan menggarisbawahi kata atau kalimat dari ayat-ayat puasa di atas. Ayat tentang kewajiban puasa Ramadhan ditutup dengan “Allah menghendaki kemudahdn untuk kamu bukan kesulitan. Penderita tidak dapat berpuasa. Berikut akan dikemukan sekelumit baik yang berkaitan dengan hukum maupun hikmahnya. dan karena itu ayat tersebut menegaskan bahwa “Allah dekat kepada hamba-hamba-Nya dan menerima doa siapa yang berdoa. “Wahai orang-orang yang beriman. Teks ayat mencakup pemahaman ibnu Sirin tersebut. Ayat 186 tidak berbicara tentang puasa.Pemahaman semacam ini menjadikan ayat-ayat puasa Ramadhan terputus-putus tidak menjadi satu kesatuan. dan dari sini datang perintah-Nya untuk berpuasa pada bulan tersebut. apalagi tidak ditemukan satu ayat pun yang berbicara tentang puasa sunnah tertentu. Merujuk kepada ketiga ayat puasa Ramadhan sebagai satu kesatuan. Namun demikian agaknya kita dapat berkata bahwa Allah Swt.” Selanjutnya ayat 187 antara lain menyangkut izin melakukan hubungan seks di malam Ramadhan. belum juga dijelaskan berapa kewajiban puasa itu. Ulama besar ibnu Sirin. Faman kana minkum maridha (Siapa di antara kamu yang menderita sakit) Maridh berarti sakit. tetapi dengan mendapat kesulitan atau keterlambatan penyembuhan. diwajibkan kepada kamu berpuasa. dan Penderita dapat berpuasa. Banyak informasi dan tuntunan yang dapat ditarik dari ayat-ayat di atas berkaitan dengan hukum maupun tujuan puasa.” Penjelasan di atas ditutup dengan pernyataan bahwa “berpuasa adalah baik.” itu pun hanya diwajibkan bagi yang berada di kampung halaman tempat tinggalnya. Namun itu bukan kewajiban dari AlQuran. Penempatan uraian tentang doa atau penyisipannya dalam uraian Al-Quran tentang puasa tentu mempunyai rahasia tersendiri. ia dimulai dengan panggilan mesra. Di sisi lain harus diingat bahwa orang yang tidak berpuasa dengan alasan sakit atau dalam perjalanan tetap harus menggantikan hari-hari ketika ia tidak berpuasa dalam kesempatan yang lain. maka wajar pula jika umat Islam melaksanakannya. harus dicatat. di samping penjelasan tentang lamanya puasa yang harus dikerjakan. tetapi terlebih dahulu dikemukakan bahwa. tidak mustahil bahwa Nabi dan sahabatnya telah melakukan puasa sunnah sebelumnya. penulis lebih cenderung mendukung pendapat ulama yang menyatakan bahwa Al-Quran mewajibkannya tanpa penahapan. Agaknya ia mengisyaratkan bahwa berdoa di bu1an Ramadhan merupakan ibadah yang sangat dianjurkan. guna menyerahkan kepada nurani manusia masing-masing untuk menentukan sendiri apakah ia berpuasa atau tidak. Penyakit dalam kaitannya dengan berpuasa secara garis besar dapat dibagi dua: 1. sengaja memilih redaksi demikian. tetapi tentang doa. dan dalam keadaan sehat.” Di sini tidak dijelaskan siapa yang mewajibkan. “sebagaimana diwajibkan terhadap umat-umat sebelum kamu. tetapi kembali diingatkan bahwa orang yang sakit dan dalam perjalanan (boleh) tidak berpuasa dengan memberikan penegasan mengenai peraturan berpuasa sebagaimana disebut sebelumnya. maka (sebagai gantinya) dia harus membayar fidyah. “Sedang yang merasa sangat berat berpuasa.” Setelah itu disusul dengan penjelasan tentang keistimewaan bulan Ramadhan. Uraian Al-Quran tentang kewajiban puasa di bulan Ramadhan. tanpa sedikit kekesalan pun. yaitu memberi makan seorang miskin.

sebagaimana yang tercantum dalam Mushaf sekarang. ada yang berpuasa dan adapula yang tidak berpuasa. Di sini. Fa ‘iddatun min ayyamin ukhar (sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari lain). hanya ditujukan kepada para musafir dan orang yang sakit tetapi tidak berpuasa. berpuasa atau berbuka? Imam Malik dan imam Syafi’i menilai bahwa berpuasa lebih utama dan lebih baik bagi yang mampu. ada pula yang menilai bahwa berbuka lebih baik dengan alasan.” Bahkan ulama-ulama Zhahiriyah dan Syi’ah mewajibkan berbuka. yang menginformasikan bahwa memang awalnya ada kata pada ayat puasa yang berbunyi mutatabi’at. dipermasalahkan misalnya jarak antara Jakarta-Yogya yang ditempuh dengan pesawat kurang dari satu jam. sehingga dengan demikian –buat mereka– menjadi wajib bagi orang yang sakit dan dalam perjalanan untuk tidak berpuasa.? Juga diperselisihkan apakah yang lebih utama bagi seorang musafir. Pendapat ini dikuatkan oleh sebuah riwayat dari imam Bukhari dan Muslim melalui Anas bin Malik yang menyatakan bahwa. maka hal itu merupakan izin untuk memperoleh kemudahan (rukhshah). yang maksudnya memerintahkan penggantian (qadha’) itu harus dilakukan bersinambung tanpa sehari pun berbuka sampai selesainya jumlah yang diwajibkan. apakah ini dapat dijadikan alasan untuk berbuka atau meng-qashar shalat atau tidak. . Bagaimana mungkin orang yang durhaka memperoleh rahmat kemudahan dari Allah Swt.” Kalimat “lalu ia tidak berpuasa” adalah sisipan yang oleh ulama perlu adanya. serta tidak meletihkan. ini adalah izin Allah. karena terdapat sekian banyak hadis yang membolehkan berpuasa dalam perjalanan. silaturahmi. Apakah karena adanya unsur safar (perjalanan) atau unsur keletihan akibat perjalanan.” Memang ada juga ulama yang beranggapan bahwa berpuasa lebih baik bagi orang yang mampu. Ulama keempat mazhab Sunnah menyisipkan kalimat untuk meluruskan redaksi di atas. Tetapi kata mutatabi’at dalam fa ‘iddatun min ayyamin ukhar mutatabi’at yang berarti berurut atau bersinambung itu. maka (wajib baginya berpuasa) sebanyak hari-hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. “Kami berada dalam perjalanan di bulan Ramadhan. dan wajib pula menggantinya pada hari-hari yang lain seperti bunyi harfiah ayat di atas. misalnya perjalanan haji. sehingga kewajiban mengganti itu. Apakah perjalanan tersebut harus bertujuan dalam kerangka ketaatan kepada Allah. Tetapi ada riwayat lain melalui Aisyah r. Tidak baik menolak izin dan seperti penegasan Al-Quran sendiri dalam konteks puasa. Perbedaan tersebut berkaitan dengan jarak perjalanan.a.b. Tetapi. tetapi ada juga yang tidak menetapkan jarak tertentu. “Allah menghendaki kemudahan untuk kamu dan tidak menghendaki kesulitan. Selanjutnya mereka juga memperselisihkan tujuan perjalanan yang membolehkan berbuka (demikian juga qashar dan menjamak shalat). sebaliknya. Secara umum dapat dikatakan bahwa jarak perjalanan tersebut sekitar 90 kilometer. dan tidak juga (mereka) yang tidak berpuasa. Aw’ala safarin (atau dalam perjalanan) Ulama-ulama berbeda pendapat tentang bolehnya berbuka puasa bagi orang yang sedang musafir. maka tentu yang bersangkutan tidak memperoleh izin untuk berbuka dan atau menjamak shalatnya. Apakah membayar puasa yang ditinggalkan itu harus berturut-turut? Ada sebuah hadis –tetapi dinilai lemah– yang menyatakan demikian. Sehingga akhirnya ayat tersebut tanpa kata ini. maka itulah yang lebih baik dan utama. Sisipan semacam ini ditolak oleh ulama Syi’ah dan Zhahiriyah. Ini antara lain berpulang kepada tinjauan sebab izin ini. Perbedaan lain berkaitan dengan ‘illat (sebab) izin ini. antara lain berdasar firman-Nya dalam lanjutan ayat di atas. sehingga seberapa pun jarak yang ditempuh selama dinamai safar atau perjalanan. kemudian dihapus oleh Allah Swt. Nabi tidak mencela yang berpuasa. yaitu: c. kecuali jika perjalanan tersebut untuk perbuatan maksiat. belajar. dalam arti apa pun pilihannya. lebih kuat. “Barangsiapa yang sakit atau dalam perjalanan (dan ia tidak berpuasa). tetapi sebagian besar ulama bermazhab Maliki dan Syafi’i menilai bahwa hal ini sebaiknya diserahkan kepada masing-masing pribadi. atau termasuk juga perjalanan bisnis dan mubah (yang dibolehkan) seperti wisata dan sebagainya? Agaknya alasan yang memasukkan hal-hal di atas sebagai membolehkan berbuka. sehingga terjemahannya lebih kurang berbunyi.

Pendapat-pendapat di atas tidak populer di kalangan mayoritas ulama. Termasuk juga dalam pesan penggalan ayat di atas adalah wanita-wanita hamil dan atau menyusui. kemudian ternyata “basah”. dalam arti harus dilakukannya pada awal Syawal. tetapi enggan karena kurang sehat dan atau dalam perjalanan. Demikian juga halnya terhadap orang yang sakit sehingga tidak dapat berpuasa. Aisyah r. berpendapat bahwa di samping berpuasa. Wakulu wasyrabu hatta yatabayyana lakumul khaith al-abyadhu minal khaithil aswadi minal fajr (Makan dan minumlah sampai terang bagimu benang putih dan benang hitam. yang pada hakikatnya mampu berpuasa. Syafi’i. dan diduga tidak akan sembuh dari penyakitnya. bagaimana kalau Ramadhan berikutnya sudah berlalu. Jika tidak mampu. e. apakah harus segera. Demikian pendapat mayoritas ulama. Ada juga yang berpendapat bahwa ayat ini berbicara tentang para musafir dan orang sakit. sedangkan imam Abu Hanifah tidak mewajibkan kaffarat dengan alasan tidak dicakup oleh redaksi ayat di atas. Tetapi mayoritas ulama tidak mewajibkan yang bersangkutan membayar kaffarat. walaupun diakui bahwa semakin cepat semakin baik. maka ia harus memerdekakan hamba. dan Ahmad. Uhilla lakum lailatash-shiyamir-rafatsu ila nisa’ikum (Dihalalkan kepada kamu pada malam Ramadhan bersebadan dengan istri-istrimu) (QS Al-Baqarah [2]: 187) Ayat ini membolehkan hubungan seks (bersebadan) di malam hari bulan Ramadhan. Fidyah dimaksud adalah memberi makan fakir/miskin setiap hari selama ia tidak berpuasa. Jika tidak mampu juga.Meng-qadha’ (mengganti) puasa. Menurut istri Nabi. yakni berpuasa atau berbuka dengan membayar fidyah. mereka diperbolehkan untuk tidak berpuasa dengan syarat membayar fidyah. kecuali jika ia melakukan hubungan seks (di siang hari). dan ada lagi yang mengembalikan penentuan jumlahnya pada kebiasaan yang berlaku pada setiap masyarakat. Nah. ia harus membayar kaffarat berupa memberi makan seorang miskin. Karena itu walaupun ayat ini tak melarang ciuman. tanpa harus membayar fidyah. ataukah dapat ditangguhkan sampai sebelum datangnya Ramadhan berikut? Hanya segelintir kecil ulama yang mengharuskan sesegera mungkin. Nah. maka bagi mereka diperbolehkan untuk berbuka dengan syarat membayar fidyah. maka ketika itu dia harus berbuka. apakah ada kaffarat akibat keterlambatan itu? Imam Malik. namun umumnya tidak mengharuskan ketergesaan itu. d. Termasuk dalam pengertian hubungan seks adalah “mengeluarkan sperma” dengan cara apa pun. maka puasanya batal. bagi yang mencium atau apa pun selain berhubungan seks. Bagi yang melakukan hubungan seks di malam hari. Dalam hal ini terdapat rincian sebagai berikut: Wanita yang hamil dan menyusui wajib membayar fidyah dan mengganti puasanya di hari lain. Penggalan ayat ini diperselisihkan maknanya oleh banyak ulama tafsir. sehingga puasa sangat memberatkannya. dan ada juga di antara mereka. hubungan seks tidak dibenarkan. seandainya yang mereka khawatirkan adalah janin atau anaknya yang sedang menyusui. f. tidak harus mandi sebelum terbitnya fajar. kemudian kita tidak sempat menggantinya. karena dapat mengakibatkan keluarnya sperma. .. (yaitu): memberi makan seorang miskin) (QS Al-Baqarah [2]: 184). Ia hanya berkewajiban mandi sebelum terbitnya matahari –paling tidak dalam batas waktu yang memungkinkan ia shalat subuh dalam keadaan suci pada waktunya. Tetapi bila yang mereka khawatirkan diri mereka. Ada yang berpendapat sebanyak setengah sha’ (gantang) atau kurang lebih 3. Mayoritas memahami penggalan ini berbicara tentang orang-orang tua atau orang yang mempunyai pekerjaan yang sangat berat. dan kaffaratnya dalam hal ini berdasarkan hadis Nabi adalah berpuasa dua bulan berturut-turut. namun para ulama mengingatkan bahwa hal tersebut bersifat makruh. pernah mencium istrinya saat berpuasa.125 gram gandum atau kurma (makanan pokok). atau pelukan antar suami-istri. maka mereka berbuka dan hanya wajib menggantinya di hari lain. Wa ‘alal ladzina yuthiqunahu fidyatun tha’amu miskin (Dan wajib bagi orang yang berat menjalankannya membayar fidyah. sedang ia tidak mempunyai sumber rezeki lain kecuali pekerjaan itu. Maka dalam kondisi semacam ini. dan ini berarti bahwa di siang hari Ramadhan. yaitu fajar). memberi alternatif bagi orang yang wajib puasa. yakni bagi kedua kelompok ini terdapat dua kemungkinan: musafir dan orang yang merasa berat untuk berpuasa. maka ia harus memberi makan enam puluh orang miskin. Ada yang berpendapat bahwa pada mulanya Allah Swt.a. Ada juga yang menyatakan satu mud yakni sekitar lima perenam liter. ia harus menggantinya pada hari lain. khususnya bagi yang tidak dapat menahan diri. Nabi Saw.

protes. melakukannya demi karena Allah Swt. misalnya bahwa puasa merupakan rahasia antara Allah dan pelakunya sendiri.” Ini berarti pula bahwa puasa merupakan satu ibadah yang unik. memiliki keinginan untuk makan atau minum pada saat-saat tertentu dari siang hari puasa? Nah. Bilal mengumandangkan azan. sedang pendapat kedua dikuatkan oleh pengertian kebahasaan dari lail yang diterjemahkan “malam”. “Banyak di antara orang yang berpuasa tidak memperoleh sesuatu daripuasanya. Sementara pakar ada yang menegaskan bahwa puasa dilakukan manusia dengan berbagai motif. g. sebab jika demikian. karena boleh jadi muazin mengumandangkan azannya setelah berlalu beberapa saat dari waktu subuh. “Bagaimana puasa yang demikian dapat mengantarkan manusia kepada takwa?” Untuk menjawabnya terlebih dahulu harus diketahui apa yang dimaksud dengan takwa. Pendapat pertama sejalan juga dengan anjuran Nabi Saw. untuk mempercepat berbuka puasa. Tentu saja banyak segi keunikan puasa yang dapat dikemukakan. Imsak yang diadakan hanya sebagai peringatan dan persiapan untuk tidak lagi melakukan aktivitas yang terlarang. Demikian antara lain penjelasan sementara ulama tentang keunikan puasa dan makna hadis qudsi di atas. Namun bila dilakukan. dan sebagai-nya. Pada zaman Nabi. turut belasungkawa. maka dari segi hukum masih dapat dipertanggungjawabkan selama fajar (waktu subuh belum masuk). dan ada juga yang memahami malam dengan hilangnya mega merah dan menyebarnya kegelapan. Kata lail berarti “sesuatu yang gelap” karenanya rambut yang berwarna hitam pun dinamai lail. Karena itu sangat beralasan untuk menghentikan aktivitas tersebut saat imsak. dalam sebuah hadis qudsi. Ini dikuatkan pula dengan firman-Nya bahwa “Allah menghendaki untuk kamu kemudahan bukan kesulitan. TUJUAN BERPUASA Secara jelas Al-Quran menyatakan bahwa tujuan puasa yang hendaknya diperjuangkan adalah untuk mencapai ketakwaan atau la’allakum tattaqun. Di sini disimpulkan bahwa orang yang berpuasa. Bukankah manusia yang berpuasa dapat bersembunyi untuk minum dan makan? Bukankah sebagai insan. kalau demikian. apa motivasinya menahan diri dan keinginan itu? Tentu bukan karena takut atau segan dari manusia. Penggalan ayat ini datang setelah ada izin untuk makan dan minum sampai dengan datangnya fajar. dia dapat saja bersembunyi dari pandangan mereka. misalnya. Perlu dingatkan. penyucian diri. Ada yang memahami kata malam dengan tenggelamnya matahari walaupun masih ada mega merah. “Semua amal putra-putri Adam untuk dirinya. kecuali rasa lapar dan dahaga. Tsumma atimmush shiyama ilal lail (Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam). namun beliau mengingatkan bahwa bukan itu yang dimaksud dengan fajar yang mengakibatkan larangan di atas. . sesuai dengan cara yang dituntut oleh Al-Quran. Persoalan yang juga diperbincangkan oleh para ulama adalah pengertian malam. dan memperlambat sahur pendapat kedua sejalan dengan sikap kehatian-hatian karena khawatir magrib sebenarnya belum masuk.” Di sisi lain. kesehatan. Demikian sedikit dari banyak aspek hukum yang dicakup oleh ayat-ayat yang berbicara tentang puasa Ramadhan. Di sini Anda boleh bertanya. Dalam rangka memahami tujuan tersebut agaknya perlu digarisbawahi beberapa penjelasan dari Nabi Saw. kecuali puasa. bahwa hendaknya kita jangan terlalu mengandalkan azan. maka pastilah ia akan melakukannya karena Allah semata.Ayat ini membolehkan seseorang untuk makan dan minum (juga melakukan hubungan seks) sampai terbitnya fajar. Allah berfirman.” Ini berarti bahwa menahan diri dari lapar dan dahaga bukan tujuan utama dari puasa. Puasa adalah untuk-Ku dan Aku yang memberi ganjaran atasnya. Puasa dimulai dengan terbitnya fajar. Pendapat pertama didukung oleh banyak hadis Nabi Saw.. misalnya. Tetapi seorang yang berpuasa Ramadhan dengan benar. siapa pun yang berpuasa. beberapa saat sebelum fajar. dan berakhir dengan datangnya malam.

Tentu banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencapai hal tersebut. . dan hukum-hukum alam dan masyarakat lainnya. Siksa di akhirat. Puasa seperti yang dikemukakan di atas adalah satu ibadah yang unik. padahal Dia tidak memiliki istri? (QS Al-An’am [6]: 101) Dan sesungguhnya Mahatinggi kebesaran Tuhan kami. “Hindarilah.” “Tidak mengendalikan diri dapat menjerumuskan kepada bencana”. puasa. Apakah aku jadikan pelindung selain Allah yang menjadikan langit dan bumi padahal Dia memberi makan dan tidak diberi makan…? (QS Al-An’am [6]: 14). minum.” Karena itu perlu disisipkan kata atau kalimat untuk meluruskan maknanya. Siksa di dunia akibat pelanggaran terhadap hukum-hukum Tuhan yang ditetapkan-Nya berlaku di alam raya ini.” Dengan demikian yang bertakwa adalah orang yang merasakan kehadiran Allah Swt. Rasa takut ini. antara 1ain dengan jalan berpuasa. akibat pelanggaran terhadap hukum syariat. Syaikh Muhammad Abduh menulis. menjauhi. siksa Allah ada dua macam. “Menghindari siksa atau hukuman Allah. dan hubungan seks. sehingga perintah bertakwa mengandung arti perintah untuk menghindarkan diri dari siksa Allah. atau “Api panas. Bagaimana mungkin makhluk menghindarkan diri dari Allah atau menjauhi-Nya. memerintahkan.PUASA DAN TAKWA Takwa terambil dari akar kata yang bermakna menghindar. Misalnya kata siksa atau yang semakna dengannya. “bagaikan melihat-Nya atau kalau yang demikian tidak mampu dicapainya. (yang menyiksa). 1. seperti misalnya. dan membakar”. PUASA MENELADANI SIFAT-SIFAT ALLAH Beragama menurut sementara pakar adalah upaya manusia meneladani sifat-sifat Allah.” sebagaimana bunyi sebuah hadis. diperoleh dengan jalan menghindarkan diri dari segala yang dilarangnya serta mengikuti apa yang diperintahkan-Nya. Keunikannya antara lain karena ia merupakan upaya manusia meneladani Allah Swt. manusia mempunyai kebutuhan beraneka ragam. yaitu makan. atau menjaga diri. Allah Swt. memperkenalkan diri-Nya antara lain sebagai tidak mempunyai anak atau istri: Bagaimana Dia memiliki anak. Kalimat perintah ittaqullah secara harfiah berarti. Nabi Saw. Dia tidak beristri dan tidak pula beranak (QS AlJin [72]: 3). atau jagalah dirimu dari Allah” Makna ini tidak lurus bahkan mustahil dapat dilakukan makhluk. maka paling tidak. untuk menyampaikan. “Makan berlebihan dapat menimbulkan penyakit. “Takhallaqu bi akhlaq Allah” (Berakhlaklah (teladanilah) sifat-sifat Allah). Hal ini dapat terwujud dengan rasa takut dari siksaan dan atau takut dari yang menyiksa (Allah Swt ). tetapi seharusnya ia timbul karena adanya Allah Swt. Al-Quran juga memerintahkan Nabi Saw. dan yang terpenting adalah kebutuhan fa’ali. sedangkan “Dia (Allah) bersama kamu di mana pun kamu berada. jauhilah. melanggar hak-hak manusia. sesuai dengan kedudukan manusia sebagai makhluk. dan 1ain-lain yang dapat mengakibatkan siksa neraka. mencuri. Sebagaimana kita ketahui. pada mulanya timbul karena adanya siksaan. setiap saat. seperti tidak shalat. menyadari bahwa Allah melihatnya. 2. Di sisi lain.

Mahadamai.Dengan berpuasa. sehingga –misalnya– ada waktu atau musim berhubungan seks bagi mereka. Shalat. “Banyak orang yang berpuasa. minum. walaupun pasangan ada. manusia berupaya dalam tahap awal dan minimal mencontohi sifat-sifat tersebut. kaya atau miskin. Tentu saja sifat-sifat Allah tidak terbatas pada ketiga hal itu. Kebebasan yang dimilikinya bila tidak terkendalikan dapat menghambat pelaksanaan fungsi dan peranan yang harus diembannya. zakat. kenabian. Mahakuat. dan bila hal itu berhasil dilakukan. dan berhubungan seks.” PUASA UMAT TERDAHULU Puasa telah dilakukan oleh umat-umat terdahulu. dan tidak pula berhubungan seks. termasuk dalam hal ini. makan. Nah. puasa. Binatang –khususnya binatang-binatang tertentu– tidak demikian. nilai puasa ditentukan oleh kadar pencapaian kesadaran tersebut –bukan pada sisi lapar dan dahaga– sehingga dari sini dapat dimengerti mengapa Nabi Saw. pandai atau bodoh. namun esensi dan tujuannya sama. bahkan memberi makan orang lain (ketika berbuka puasa). Manusia sekali lagi tidak demikian. tetapi mencakup paling tidak sembilan puluh sembilan sifat yang kesemuanya harus diupayakan untuk diteladani sesuai dengan kemampuan dan kedudukan manusia sebagai makhluk ilahi. Kenyataan menunjukkan bahwa orang-orang yang memenuhi syahwat perutnya melebihi kadar yang diperlukan. Potensi dan daya manusia –betapa pun besarnya– memiliki keterbatasan. Sebagaimana disinggung di atas. tetapi juga menyita aktivitas lainnya kalau enggan berkata menjadikannya lesu sepanjang hari. kita dapat melangkah untuk menemukan salah satu jawaban tentang rahasia pemilihan bentuk redaksi pasif dalam menetapkan kewajiban puasa. Kita dapat mempertanyakan mengapa puasa menjadi kewajiban bagi umat islam dan umat-umat terdahulu? Manusia memiliki kebebasan bertindak memilih dan memilah aktivitasnya. Misalnya Maha Pengasih dan Penyayang. dan berkunjung ke tempat tertentu sebagai pendekatan kepada Allah adalah prinsip-prinsip syariat yang dikenal dalam agama-agama samawi. serta akhlaknya. untuk kepentingan pribadi atau masyarakat. bukan saja menjadikannya tidak lagi menikmati makanan atau minuman itu. di sinilah diperlukannya pengendalian. Itulah hikmah Ilahi demi memelihara kelangsungan hidup binatang yang bersangkutan. tetapi tidak memperoleh dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga. Semakin dipenuhi semakin haus bagaikan penyakit eksim semakin digaruk semakin nyaman dan menuntut. dan lain-lain. Kutiba ‘alaikumush shiyama (diwajibkan atas kamu puasa). tidak menyebut siapa yang mewajibkannya? . baik secara individu maupun kelompok. Kama kutiba ‘alal ladzina min qablikum (Sebagaimana diwajibkan atas (umat-umat) yang sebelum kamu). tetapi tanpa disadari menimbulkan borok. sama dalam prinsip-prinsip pokok akidah. Nalurinya telah mengatur ketiga kebutuhan pokok itu. Pengendalian ini diperlukan oleh manusia. Syahwat seksual juga demikian. syariat. Latihan dan pengendalian diri itulah esensi puasa. Maha Mengetahui. Dari segi ajaran agama. Tentu saja cara dan kaifiatnya dapat berbeda. menyatakan bahwa. Upaya peneladanan ini dapat mengantarkan manusia menghadirkan Tuhan dalam kesadarannya. Puasa dengan demikian dibutuhkan oleh semua manusia. sehingga apabila aktivitasnya telah digunakan secara berlebihan ke arah tertentu –arah pemenuhan kebutuhan faali misalnya– maka arah yang lain. esensi puasa adalah menahan atau mengendalikan diri. Karena itu. Dari penjelasan ini. Tidak makan dan tidak minum. dan atau menghindarkannya dari kebinasaan. para ulama menyatakan bahwa semua agama samawi. Tidak heran jika puasa telah dikenal oleh umat-umat sebelum umat Islam. –mental spiritual– akan terabaikan. dan keniscayaan hari kemudian. Ini berarti bahwa semua agama samawi mengajarkan keesaan Allah. maka takwa dalam pengertian di atas dapat pula dicapai. sebagaimana diinformasikan oleh Al-Quran.

dan kedamaian akan terasa hingga terbitnya fajar. seperti puasa atau lainnya.[1] Puasa dalam arti menahan dengan niat ibadah[2] menahan nafsu dari hal-hal yang disukai berupa makanan. apakah akan menjadi pengikut hawa nafsu atau menjalankan perintah Allah SWT. Terbukti motivasi berpuasa (tidak makan atau mengendalikan diri) yang selama ini dilakukan manusia.com/2008/08/22/puasa-menurut-al-quran/ HADITS-HADITS TENTANG PUASA SENIN KAMIS Studi Ma’anil al-Hadits Tentang Puasa Senin Kamis A. maka manusia yang menyadari manfaat puasa. “Seandainya umatku mengetahui ( semua keistimewaan ) yang dikandung oleh Ramadhan. ia bukan berarti telah usang atau ketinggalan zaman. kepada hamba-hamba-Nya serta janjiNya untuk mengabulkan doa –siapa pun yang dengan tulus berdoa. Ini berarti bahwa di bulan Ramadhan terdapat malam Qadar itu. menjadikan ibadah beraneka ragam yang tujuannya untuk menguji manusia. Di sisi lain –sebagaimana disinggung pada awal uraian– bahwa dalam rangkaian ayat-ayat puasa Ramadhan. dan akan mewajibkannya atas dirinya sendiri. Karena generasi abad dua puluh ini masih melakukannya dengan berbagai motif dan dorongan. sebagian ajaran agama Islam ada yang berbentuk menahan diri dari hal-hal yang disukai. Dari hadis-hadis Nabi diperoleh pula penjelasan tentang keistimewaan bulan suci ini. yang menurut Al-Quran lebih baik dari seribu bulan. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada Lailat Al-Qadr. disisipkan ayat yang mengandung pesan tentang kedekatan Allah Swt.” KEISTIMEWAAN BULAN RAMADHAN Dalam rangkaian ayat-ayat yang berbicara tentang puasa. Tetapi boleh jadi juga untuk mengisyaratkan bahwa seandainya pun bukan Allah yang mewajibkan puasa. minuman. Para malaikat dan Ruh (Jibril) silih berganti turun seizin Tuhan. Latar Belakang Masalah Allah SWT. Allah menjelaskan bahwa Al-Quran diturunkan pada bulan Ramadhan. Dan pada ayat lain dinyatakannya bahwa Al-Quran turun pada malam Qadar. Puasa telah lama dikenal oleh umat manusia namun. atau kecantikan tubuh. .blogdetik. Namun seandainya tidak ada keistimewaan bagi Ramadhan kecuali Lailat Al-Qadr. http://bulanpuasa. bersabda. dan bukankah pula kepentingan pengendalian diri disadari oleh setiap makhluk yang berakal? Di sisi lain bukankah Nabi Saw. bukan semata-mata atas dorongan ajaran agama. Misalnya demi kesehatan. maka hal itu pada hakikatnya telah cukup untuk membahagiakan manusia. niscaya mereka mengharap seluruh bulan menjadi Ramadhan.Bisa saja dikatakan bahwa pemilihan bentuk redaksi tersebut disebabkan karena yang mewajibkannya sedemikian jelas dalam hal ini adalah Allah Swt.

surat Maryam ayat 26 : "Jika kamu (Maryam) melihat seorang manusia. dan Nabi mengikuti puasa Asyura sampai ada perintah puasa Ramadhan baru Nabi menghentikan puasa tersebut. yakni praktek puasa setiap hari dengan maksud menambah pahala. adapun puasa wajib adalah puasa Ramadhan. Allah swt. [4] Ibadah puasa dibagi menjadi dua.bersetubuh. Maryam :26). yaitu: 1) Puasanya orang-orang sufi. Sebagaimana yang telah dikisahkan Allah dalam Al-Qur'an. mampu untuk berpuasa baik laki-laki maupun perempuan. maka katakanlah. dan untuk memperoleh taqwa. maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini" (Q. Misalnya puasanya para pendeta. sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk tuhan yang Maha Pemurah. yaitu puasa amalan orang Yahudi sebelum datang Islam hingga sampai datang Islam. telah mewajibkannya kepada kaum yang beriman.[3] puasa dilakukan antara lain dengan tujuan untuk memelihara kesehatan. berakal. pengendalian diri. puasa Ramadhan diwajibkan bagi setiap muslim. 4) Puasa Asyura. serta tidak ada hal-hal yang menghalangi dalam berpuasa seperti haid dan nifas. baligh. sebagaimana telah diwajibkan atas kaum sebelum Muhammad saw.S. Puasa merupakan salah satu rukun Islam yang dilaksanakan oleh kaum muslimin di seluruh dunia. yang kedua hal tersebut dikhususkan pada perempuan. Ada empat bentuk puasa yang telah dilakukan oleh umat terdahulu. 2) Puasa dari berbicara. tujuan tersebut bisa dicapai dengan menghayati arti puasa itu sendiri. . 3) Puasa dari seluruh atau sebagian perbuatan (bertapa).[5] Perintah puasa Ramadhan itu termaktum dalam surat AlBaqarah (2) ayat 183. sejak terbitnya fajar kedua sampai terbenamnya matahari dengan mengharap ridha Allah SWT. yaitu puasa wajib dan puasa sunnah. seperti puasa yang dilakukan oleh pemeluk agama Budha dan sebagian Yahudi. dan menahan dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala dalam berpuasa. Puasa merupakan amal ibadah klasik yang telah diwajibkan atas setiap umat-umat terdahulu. yakni praktek puasa kaum Yahudi.

yang fadilahnya sebagai pengampunan atau penghapus dosa setahun yang lalu dan yang akan datang. Seperti sabda Nabi saw. 14. ia berkata. َ ّ ‫صل‬ َ ‫للا‬ َ ‫سلو‬ ‫م‬ ‫صل‬ ‫م قَل‬ ِ ‫ه عَل َي ْل‬ ِ ‫ل الل ّل‬ ّ ‫أ‬ َ ‫للا‬ َ َ‫ه و‬ ُ ‫ر‬ َ ‫ل‬ َ ّ ‫سلل‬ ُ ‫لا ى الل ّل‬ َ ‫ن‬ َ ‫ه‬ ْ ‫مل‬ َ ‫ن‬ َ ُ ‫رمضلان ث‬ َ ‫ل‬ َ ‫ن‬ [7]‫ر‬ ِ َ‫ن ك‬ ِ ‫تلا‬ ّ ‫س‬ ِ ‫ه‬ َ ‫ص‬ َ ‫كلا‬ ُ َ‫م أت ْب َع‬ ّ َ َ َ َ ٍ ‫لوا‬ ّ ‫ش‬ ْ ‫م‬ ِ ْ‫يلام ِ الد ّه‬ Artinya: Bahwasannya Rosulullah saw. maka (pahala puasanya) sama seperti berpuasa setahun penuh.. bersabda: “Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan kemudian diiringi enam hari pada bulan Syawal.. Allah akan menjauhkannya dari api neraka selama 70 tahun. dari Abu Said Al-Khudri ra..                           Artinya: Hai orang-orang yang beriman. yaitu hari Arafah bagi umat Islam yang sedang menunaikan ibadah haji. Artinya: Dari Abi Said Al-Khudri ra. dan 15 pada tiap bulan hijriah yang lebih dikenal dengan puasa putih.”[10] َ َ‫ع‬ َ ‫ه‬ َ ‫قلا‬ ‫ ي‬ ُ ْ ‫عيدٍ ال‬ ِ ‫س‬ ِ ‫س‬ ِ ‫ر‬ َ ‫ل‬ َ ‫ب ي‬ ُ ْ‫مع‬ ُ ْ ‫ه ع َن‬ ُ ّ ‫ ي الل‬ ِ‫نأ‬ ّ ِ ‫ت الن ّب‬ َ ‫ض‬ َ ‫ي‬ ّ ِ‫خد ْر‬ ْ ّ ‫ص‬ ُ ‫قلو‬ ‫ه‬ ُ َ‫م ي‬ ِ ّ ‫ل الل‬ ِ ‫ملا‬ ِ ْ ‫ه ع َل َي‬ َ ‫صلا‬ َ ‫ف ي‬ َ َ‫ه و‬ ِ‫س‬ ً ْ‫م ي َلو‬ َ ‫ل‬ َ ّ ‫سل‬ ُ ّ ‫لا ى الل‬ َ ‫ن‬ َ ِ ‫بي‬ ْ ‫م‬ ّ [9]‫فلا‬ ً ‫ري‬ َ ‫ن‬ ِ ْ ‫سب‬ ّ ‫ن ال‬ ْ َ‫ه و‬ َ ‫ر‬ ُ َ‫جه‬ ُ ‫ب َعّد َ الل‬ َ ‫عي‬ ْ َ‫ه ع‬ ِ ‫خ‬ ِ ‫نلا‬ Dari peryataan diatas mengenai puasa wajib dan sunnah. seperti sabda Nabi. yaitu: .. seperti dalam sabda Nabi Muhammad saw. yakni sehari puasa dan sehari tidak puasa. saya mendengar Nabi saw. 3) Puasa enam hari bulan Syawal... 1) puasa Nabi Dawud as. diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. serta jum’at kedua pada hari kamis. yang paling utama adalah pada tanggal sembilan. yakni pada tanggal 13. 2) puasa pada bulan Muharram pada tanggal sembilan dan sepuluh. bersabda “ Barangsiapa berpuasa satu hari dijalan Allah.[6] Sedangkan puasa sunnah diantaranya. Atau yang lebih dikenal dengan puasa senin dan kamis. 6) puasa fi sabilillah.”[8] 4) puasa tiga hari pada tiap bulan. 5) puasa sembilan hari diawal bulan Zulhijah. atau berpuasa pada jum’at pertama yaitu senin dan kamis.. keduaanya memiliki keistimewaan.

mengenai puasa sunnah. Bagi orang yang puasa ada dua kegembiraan. kebohongan dan kelicikan.َ َ‫ع‬ ّ ‫ص‬ َ ‫ل‬ َ ‫ه‬ ُ ‫سلو‬ َ ‫قلا‬ َ ‫قلا‬ ‫لا ى‬ ِ ّ ‫ل الل‬ ِ ‫ر‬ ُ ‫ر‬ ُ ْ ‫ه ع َن‬ ُ ّ ‫ ي الل‬ ِ‫نأ‬ َ ‫ه‬ َ ‫ل‬ َ ‫ض‬ َ َ ‫رة‬ َ ْ ‫ري‬ َ ُ‫ب ي ه‬ ْ ّ ُ‫م ك‬ ْ َ‫ة ع‬ ‫ر‬ ُ َ ‫سن‬ ُ َ ‫ضلاع‬ ِ ْ ‫ه ع َل َي‬ َ ْ ‫ف ال‬ َ ُ‫م ي‬ َ َ ‫ن آد‬ َ ‫ح‬ َ َ‫ه و‬ َ َ‫ل ع‬ َ ّ ‫سل‬ ُ ّ ‫الل‬ ُ ‫ش‬ ِ ‫م‬ ِ ْ ‫ل اب‬ َ ّ ِ‫ل إ‬ َ ِ ‫هلا إ‬ َ ‫ف‬ َ ‫ملا‬ ّ ‫جل‬ َ ‫قلا‬ َ ‫م‬ ‫م‬ ِ ‫ئة‬ ِ ‫بع‬ َ َ‫ز و‬ ّ َ‫ه ع‬ ٍ ْ‫ضع‬ ْ ‫س‬ َ ْ‫ص للو‬ َ ‫لا ى‬ ُ ّ ‫ل الل‬ ْ ‫أ‬ ّ ‫ل ال‬ َ ِ ‫ثلال‬ َ ‫للامه م ل‬ َ ‫ل ي وأ َنلا أ‬ َ َ ‫ل ي‬ ‫جل ِل‬ ‫ل‬ ‫ع‬ ‫ط‬ ‫و‬ ‫ه‬ ‫ت‬ ‫لو‬ ‫ه‬ ‫ل‬ ‫ش‬ ‫ع‬ ‫د‬ ‫ل‬ ‫ي‬ ‫ه‬ ‫ل‬ ‫ب‬ ‫زي‬ ‫ج‬ ُ ِ ‫ه‬ ِ َ ِ َ َ ْ ‫نأ‬ َ َ َ ْ ُ َ ُ ِ ُ ّ ‫فَإ ِن‬ ْ َ َ ْ ِ ‫ه‬ ِ ‫للا‬ ‫قل‬ َ ِ ‫عن ْلد َ ل‬ ِ ‫ة‬ ٌ ‫ح‬ ِ ‫ة‬ ٌ ‫ح‬ ِ ِ ‫رب ّل‬ ِ ِ‫عن ْد َ فِط ْر‬ َ ‫ح‬ َ ‫ر‬ َ ‫ر‬ َ ‫ر‬ ّ ‫لل‬ َ ‫ء‬ ْ َ‫ه وَف‬ ْ َ‫ن ف‬ ِ ‫تلا‬ ْ َ‫صلائ ِم ِ ف‬ َ ُ ‫خ‬ [11]‫ك‬ ُ َ ‫وَل‬ ِ ‫ب‬ ُ ‫للو‬ ِ ْ ‫ح ال‬ ِ ‫ه‬ ِ ّ ‫عن ْد َ الل‬ ِ ‫في‬ ِ ‫ف‬ ِ ‫س‬ ُ َ ‫ه أط ْي‬ ْ ‫م‬ ْ ‫م‬ ِ ‫ن‬ ِ ‫ري‬ Artinya: Dari Abu Hurairah ra.” [12] Itulah keistimewaan yang diberikan Allah kepada orang yang mengerjakan puasa. kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipat yang semisal dengannya. Puasa senin dan kamis adalah media monitoring aktivitas kesehariaan dalam sepekan. Demikian juga orang yang berpuasa akan selalu menjaga .[13] 2. ia berkata. karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. akan senang tiasa menjaga lidahnya dari segala ucapan atau perkataan kotor. gembira ketika berbuka dan gembira ketika bertemu dengan Rabbnya. Dia (anak Adam) meninggalkan syahwatnya dan makanannya demi Aku. yang amat digemari dan dilaksanakan oleh masyarakat khususnya di Indonesia adalah puasa senin dan kamis.. maka dengan berpuasa segala tindakan dan ucapannya akan jauh dari segala bentuk kegaduhan. dalam berpuasa. Sebagaimana dalam adab berlaku berpuasa. Sungguh bau mulut orang yang puasa disisi Allah adalah lebih wangi daripada bau kasturi. sampai 700 kali lipat. 1. seperti yang tercamtum dalam buku keajaiban puasa senin kamis karya Suyadi. Rasulullah saw.. bersabda “Semua amal anak Adam akan dilipatgandakan. menurut sebagian orang. mereka beralasan bahwa. merupakan momentum strategis untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. kecuali puasa. Allah Ta’ala berfirman. Orang yang berniat secara sungguhsungguh mencari ridha Allah SWT. Puasa senin dan kamis adalah pengendali segala hawa nafsu manusia. yaitu kamis. Dua hari sebagai monitor untuk tujuh hari kedepan dengan selang tengah.

kekurangan harta. janganlah berkata keji. Dalam kondisi perut lapar. berkata bahwa Rasulullah saw. Dalam kondisi seperti ini.. dan segala tipu muslihat. kelaparan. orang yang dalam keadaan puasa sangat antipati terhadap putus asa dan pantang menyerah. Dengan demikian sifat kesabaran dan tidak putus asa ini akan menyatu dalam sanubarinya. jangan rebut (jangan marah). Apabila ada orang yang mencaci atau mengajakmu berkelahi. Dan juga firman Allah dalam surat Ali-‘Imran (3) ayat 134:                          . Segala keberhasilannya ia yakini sebagai limpahan kemurahan Allah SWT. Puasa senin dan kamis adalah motivator terbesar dalam setiap langkah kita untuk mencapai tujuan hidup. Justru sebaliknya dengan kondisi perut yang demikian semangat aktivitas semakin kreatif dan inovatif. “ (HR. terhadap dirinya.[14] 3. Atau merupakan keberhasilan yang tertunda. Abu Hurairah ra. [15] Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah (2) ayat 155:                       Artinya: Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu. dan segala kegagalan merupakan ujian dari Allah. hendaknya dia diberitahu: ‘Aku berpuasa’. bukan berarti kita kehabisan energi untuk melaksanakan aktivitas. jiwa dan buah-buahan. kecurangan. Bukhari dan Muslim). harapan akan keberhasilan dalam segala apa yang diusahakannya begitu besar. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. bersabda “Jika kamu sedang berpuasa. dengan sedikit ketakutan. Disamping itu.perbuatan dan tindakannya dari segala bentuk kedzaliman.

Janji Allah tersebut.Artinya: (Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya).                       . Peryataan Allah akan pahala bagi orang yang berpuasa tidak diragukan lagi.[17] seperti dalam firman Allah surat An-Nur (24) ayat 63 dan surat Huud (11) ayat 102. Harapan bagi orang yang berpuasa terhadap janji pahala Allah secara lansung tersebut membuat hati kian peka terhadap hal-hal yang dilarang Allah SWT.                                         Artinya: Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul diantara kamu seperti panggilan sebahagian kamu kepada sebahagian (yang lain).. dibenci atau disukai oleh Allah SWT. boleh atau tidak. baik di waktu lapang maupun sempit. Sesungguhnya Allah telah mengetahui orang-orang yang berangsur.angsur pergi di antara kamu dengan berlindung (kepada kawannya). Puasa senin dan kamis adalah pembersih hati dan penyuci jiwa dari segala noda.[16] 4. dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang. Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih. Hatinya kian tunduk dan taat pada-Nya. serta sangat takut akan siksa dan azab di akhirat nanti. jika dicermati secara seksama mengandung harapan dan rasa optimis yang begitu tinggi. bukan melalui malaikat atau makhluk yang lainnya. Bahwa puasa adalah ibadah untuk Allah dan bukan untuk diri orang yang berpuasa sendiri. serta Allah sendirilah yang akan memberikan pahala puasa orang tersebut. Segala perbuatannya selalu ditanyakan kepada Qur’an dan Hadits. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. apakah hal ini halal atau haram.

apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang berbuat zalim. ini senada dengan hadits yang diriwayatkan oleh AnNas’i no 2675 ‫للال‬ ‫لدثنلا إسلحلاق قل‬ ‫لا ى قللال حل‬ ‫أخلبرن ي زكريللا بلن يحيل‬ ‫ل ي‬ ‫لن أبل‬ ‫لم بل‬ ‫لن علاصل‬ ‫للاد عل‬ ‫لدثنلا حمل‬ ‫حدثنلا النضر قلال حل‬ ‫للول‬ ‫للان رسل‬ ‫ كل‬: ‫للالت‬ ‫لة قل‬ ‫لن حفصل‬ ‫النجلود عن سلواء عل‬ .‫ن‬ ‫مي‬ َ ْ ‫م ي َلوْم ِ ال‬ ِ ‫خ‬ ِ ‫رص ى‬ ْ ‫وال ِث ْن َي‬ َ ‫ص‬ َ َ ‫ي َت‬ َ ‫يلا‬ َ ‫س‬ ّ ‫ح‬ ِ ِ Dalam riwayat diatas belum menjelaskan secara tegas waktu pelaksanaannya. pada jum’at kedua berpuasa hari senin. melakukan atau melaksanakan puasa senin kamis dalam satu pekan berjumlah dua kali puasa. disenangi dan dikerjakan oleh sebagian masyarakat khususnya di Indonesia adalah puasa senin dan kamis. seperti yang dilakukan kebanyakan masyarakat khususnya di Indonesia.[18] Dari uraian diatas. Ataukah Nabi malakukan puasa dalam satu bulan tiga kali yaitu pada jum’at pertama berpuasa kamis dan senin. Dari peryataan itu peneliti mengungkapkan bahwa. tetapi disini peneliti masih meragukan tentang waktu pelaksanaan puasa senin kamis itu.Artinya: Dan Begitulah azab Tuhanmu. juga sebagian dikalangan ulama masih mempertanyakan apakah benar Nabi Muhammad saw. Sedang dalam sebuah riwayat lain ada yang menyatakan dengan tegas tentang waktu melaksanakan puasa senin kamis yaitu Nabi Muhammad melakukan puasa dalam satu bulan itu tiga kali. Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras. seperti dalam riwayat Ahmad no 25091. yakni jum’at pertama berpuasa pada hari kamis dan senin. sedang jum’at kedua berpuasa pada hari senin. apakah benar Nabi melakukan puasa secara khusus pada hari senin dan kamis dalam satu pekan. dalam satu bulan. puasa sunnah yang amat digemari. َ ،‫ة‬ َ ،‫ح‬ َ ‫قلللا‬ َ ‫قلا‬ ُ ‫ن‬ ‫ن ي‬ ِ َ ‫حللد ّث‬ ُ ّ ‫قي‬ ِ َ ‫نلا ب‬ َ َ ‫حد ّث‬ َ َ ‫حد ّث‬ َ :‫ل‬ َ :‫ل‬ َ ‫نلا‬ َ َ ‫ش‬ ُ ْ ‫حي ْلوَةُ ب‬ ٍ ْ ‫ري‬ ،‫ر‬ َ ُ‫ن ن‬ ‫س‬ ‫حي‬ َ ‫ن‬ ِ َ‫ب‬ ُ ‫ن‬ َ ‫دا‬ َ ْ‫مع‬ ْ‫ر ب‬ َ ‫ن‬ َ ‫ن‬ ْ َ‫ ع‬، ‫ن‬ ْ َ ‫ ع‬، ٍ‫عْد‬ ُ ُ ٍ ْ ‫في‬ ِ ْ ‫جب َي‬ ِ ْ‫ر ب‬ ِ ْ ‫خلال ِدِ ب‬ َ َ ‫للو‬ َ َ ‫سأ‬ َ ِ ‫علائ‬ ‫ل‬ ‫سل‬ ‫قل‬ َ َ‫ ف‬، ِ ‫يلام‬ َ ‫ل‬ َ ‫ش‬ ّ ِ‫ إ‬: ‫ت‬ َ ‫صل‬ ُ ‫ر‬ ّ ‫أ‬ ُ ‫ر‬ َ ً ‫جل‬ ْ َ ‫للال‬ ّ ‫ن ال‬ َ ‫ن‬ َ ‫ن‬ ِ َ‫ة ع‬ ّ ‫ص‬ َ ‫م‬ ‫ن‬ ‫ وَك َل‬، ‫ن‬ ‫صل‬ ‫م ك َل‬ ِ ‫ه ع َل َي ْل‬ ِ ‫الل‬ َ ‫للا‬ َ ‫بلا‬ َ ْ‫شلع‬ َ ‫للا‬ ُ ‫للو‬ َ َ‫ه و‬ َ ّ ‫سلل‬ ُ ّ ‫لا ى الل‬ ُ َ‫ن ي‬ َ ‫ه‬ .

‫لل‬ ‫الله صلا ى الله عليه و سلم يصلوم ثلثة أيلام من كل‬ ‫لا ى‬ ‫لة الولل‬ ‫شهر يلوم الخميس ويلوم الثنين من الجمعل‬ . yaitu jum’at pertama berpuasa pada hari kamis dan senin.‫ومن الجمعة الثلانية يلوم الثنين‬ Hipotesis semetara peneliti memberikan peryataan bahwa. Rumusan Masalah 1. sedang jum’at kedua berpuasa pada hari senin. Apakah ada dalil yang menegaskan bahwa Nabi melakukan puasa senin dan kamis pada tiap pekan dua kali? C. Untuk mengetahui kualitas hadits tentang puasa senin dan kamis. Kapankah waktu pelaksanakan puasa senin dan kamis? 4. Untuk mengetahui alasan Nabi melakukan puasa senin kamis. Untuk mengetahui waktu pelaksanakan puasa senin dan kamis. dan juga dalam sebuah ibadah itu memerlukan dalil yang jelas keshahihannya baik dalam segi sanatnya dan matan haditsnya. Sehingga dengan alasan inilah yang menjadi latar belakang peneliti. tetapi peneliti ingin mencoba meluruskan kesalah pahaman dalam memahami maksud hadits Nabi Muhammad saw. Untuk mengetahui ada atau tidak dalil puasa senin dan kamis tiap pekan dua kali. Sedang yang menyatakan Nabi berpuasa dalam satu pekan dua kali itu tidak ada dalil yang mendukung secara mutlak. penulis tidak bermaksud menggugat terhadap puasa senin kamis yang sudah berkembang saat ini. 2. Bagaimanakah kualitas hadits tentang puasa senin dan kamis? 2. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. . 4. B. untuk menulis karya ilmiah ini. 3. Apakah alasan Nabi melakukan puasa senin dan kamis? 3. Nabi itu hanya melakukan puasa dalam satu bulan itu tiga kali.

.[19] Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa. tetapi dalam segi hubungan puasa senin kamis dalam pengendalian emosi atau hati. sehingga dapat diketahui dengan pasti tentang posisi peneliti dan kontribusi peneliti. maka emosi itu akan merugikan seseorang tersebut. pengaruhnya puasa senin kamis terhadap suhu tubuh basal. semua orang bahkan makhluk hidup didunia ini setiap waktu pasti atau mengalami suatu emosi baik itu yang menguntungkan maupun yang merugikan diri sendiri dan orang lain. dengan judul penelitiannya “Hubungan antara puasa senin kamis dengan pengendalian emosi santri Pondok Pesantren Nurussalam Krapyak Yogyakarta. Telaah Pustaka Kajian pustaka ini merupakan uraian mengenai hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya tentang masalah yang sejenis.D. emosi pada diri seseorang tidak dapat dihindari ataupun dihilangkan. Akan tetapi jika seseorang sulit mengendalikan emosinya yag berlebihan tersebut. Mengenai objek yang penulis bahas. Ada beberapa macam faktor yang dapat mempengaruhi pengendalian emosi. Puasa senin kamis dapat dijadikan wahana pelatihan mental dengan cara membiasakan diri berpuasa pada hari senin dan kamis. dan keajaiban puasa senin kamis. dengan kesadaran diri yang tinggi dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah kepada Allah swt. emosi yang timbul secara berlebihan akan mudah dikendalikan jika seseorang dengan terbiasa dapat mengenali dirinya sendiri dan mampu menguasai keadaan dirinya. kecuali hari-hari yang dilarang untuk berpuasa. karya dari Fitrianingsih. salah satuanya ialah dengan puasa senin kamis. hal ini dapat dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja. Adapun penjelasannya dari tiga karya tersebut adalah pertama. karena tidak memerlukan biaya dan tempat yang khusus untuk melakukannya. penulis menemukan tiga buah karya tulis yang pernah membahas tentang puasa senin kamis.

orang lain maupun lingkungan. Dulu anak tersebut sebelum menjalankan puasa. skripsi karya Yeni Purwaningsih. Adapun tulisan yang berbentuk buku mengenai puasa senin kamis yang ditulis oleh Suyadi dengan judul “Keajaiban Puasa Senin Kamis”[21] dalam bukunya tersebut mengungkapkan tentang rahasia-rahasia dibalik ritual puasa senin kamis. pertama. namun setelah ia menjalakan puasa senin kamis. Kedua. maka energi akan berpusat pada penguyahan makanan dalam . dan dengan begitu otak akan bekerja secara optimal. Sebaliknya jika perut dalam keadaan terlalu kenyang. penelitian mengenai pengaruh puasa senin kamis terhadap suhu tubuh basal dapat digunakan sebagai alternatif sumber belajar biologi SMA kelasa XI. dengan judul penelitiannya “ Pengaruh Puasa Senin Kamis Terhadap Suhu Tubuh Basal Santri Pondok Pesantren Nurul Umah Putri Kota Gede Yogyakarta.Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikansi antara puasa senin kamis dengan pengendalian emosi santri pondok pesantren nurussalam krapyak yogyakarta. dia sangat kurang kecerdasannya dalam hal berhitung (matematika).[20] Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah pertama. mengenai kesaksian orang yang menjalankan puasa senin kamis. kisah seorang anak yang menemukan keajaiban setelah rutin menjalankan puasa senin kamis. anak itu menjadi mudah menangkap dan cepat mengerti dalam berhitung sehingga ia menjadi anak yang cerdas sampai lulus SMA. Puasa senin kamis juga dapat dijadikan sebagai salah satu teknik dalam sebuah bimbingan dan penyuluhan maupun sebagai pelatihan bagi diri sendiri dalam melatih suatu pengendalian emosi. ketika perut dalam keadaan lapar. bahkan dalam ujian nilainya tidak sampai lima. Menurut penelitian atau analisis para dokter mengungkapkan bahwa. suhu tubuh orang yang berpuasa senin kamis lebih tinggi dari pada orang yang tidak berpuasa. maka energi akan terpusat pada otak. guna dijadikan seseorang dalam keadaan sehat baik fisik maupun psikisnya untuk menjadi lebih baik bagi diri sendiri. Kedua.

Namun setelah menjalankan puasa senin kamis dengan secara rutin. riya’. Dalam kaitannya penelitian ini. belum ada yang membahas tentang haditshadits tentang puasa senin kamis dalam hal Tahqiq al-Haditsnya ataupun dalam hal waktu pelaksanaan puasa senin kamis. penulis akan menggunakan metode yaitu: 1. Dari uraian diatas dan Sejauh yang peneliti amati dari penelusuran peneliti terhadap sejumlah literatur samapai sejauh ini. iri. kisah seoarang mahasiswa yang awalnya mudah sakit-sakitan seperti. Oleh karena itulah banyak orang setelah makan pasti mengantuk. ataupun penyakit hatinya. ia tidak lagi sakit-sakitan. Musnad Ahmad bin Hambal . Kedua.lambung. perut. sementara sinergi keotak akan sangat kecil. Metode penelitian Sesuatu penelitian baik dalam pengumpulan data maupun pengolahannya pasti membutuhkan atau mengharuskan adanya suatu metode yang digunakan. sistematis. Sunan AnNasa’i. E. terarah. dan kemungkinan besar penelitian kabur. Metode merupakan cara kerja untuk dapat memahami obyek yang menjadi sasaran ilmu yang sedang dikaji. juga penyakit hati yaitu mudah marah. Muslim. dengan demikiaan maka tema dalam penelitian ini layak untuk diteliti lebih lanjut. Sunan ad-Darimi. dan sombong. Sunan Tirmidzi. sakit kepala. adapun macam-macam sunber primer adalah pertama. Sunan Abu Dawud. panas dingin. dan saat gantuk otak tidak bekerja lagi. Sunan Ibnu Majah. Karena tanpa metode yang jelas maka penelitian tidak akan memperoleh hasil yang maksimal. Metode Pengumpulan Data Dalam pengumpulan data tentang penelitian ini dengan cara mengumpulkan datadata primer juga dengan data-data sekunder. Kutub al-Tis’ah (Kitab shahih Bukhari.

Adapun dalam proses pencarian hadits peneliti menggunakan CD Mausu’ah Hadits Asy-Syarif.[24] 2) ‘Itibar al-Sanad I’tibar adalah menghadirkan atau menyertakan sanad-sanad yang lain untuk suatu hadits yang dikaji. peneliti mengambil pada kitabkitab yang berhubungan yaitu kitab Rijalul Hadits (Tahdzibut at-Tahdzib dan Tahdzib alKamal fi Asma ar-Rijal). Analisis Data Mengenai data-data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan metode sebagai berikut: a. yang tentunya terkait dengan tema yang dikaji delam penelitian ini.dan al-Muwatta’ Imam Malik). artikel-artikel. dengan melakukan takhrij al-hadits seorang peneliti akan mengetahui asal-usul riwayat hadits yang akan diteliti. baik yang menyangkut dengan nama-nama periwayatnya. berbagi periwayat yang telah meriwayatkan hadits itu. majalah. Kemudian langkah selanjutnya dalam pengumpulan data-data mengenai biografi para perowi berikut tentang para pengkritik hadits. 2. dan ada atau tidaknya karroborasi (Syahid[22] dan Mutabi’[23]) dalam sanad terhadap hadits yang diteliti. Adapun tujuanya adalah agar terlihat dengan jelas jalur sanad yang diteliti. atau melalui media internet atau yang lebih dikenal dengan google. serta metode periwayatan yang . supaya dapat diketahui ada tidaknya periwayatan yang lain untuk sanad yang dimaksud. serta kitab syarah Hadits yang memuat hadits tentang puasa senin dan kamis. Tahqiqil Hadits Adapun langkah-langkah yang ditempuh atau dilakukan dalam mentahqiq hadits adalah: 1) Takhrij al-Hadits Kegiatan melacak hadits atau takhrij al-hadits sangat membantu dan penting bagi seorang yang meneliti hadits. Adapun data sekunder dalam penelitian ini adalah berupa bukubuku.

(a) menyangkut nama-nama para perowi hadits atau para periwayat hadits. meneliti syuzuz. hadasana. dan illah. dan ‘an. akhbarana. Sehingga kritik sanad ini digunakan untuk meneliti keadaan perowi diantaranya meneliti kualitas pribadi periwayat. Tidak bertentangan dengan sunnatullah. dengan demikian sanad mengandung dua bagian penting yaitu. meneliti kapasitas intelektual periwayat. istilah yang digunakan dalam menilai suatu matan dari segi diterima atau ditolak suatu matan hadits adalah maqbul[27] dan mardud[28]. para jumhur ulama mengatakan bahwa suatu matan hadits itu diterima karena beberapa hal. akal. a. . Tidak bertentangan dengan ajaran pokok Islam. f. Tidak bertentangan dengan al-Qur’an. Tidak bertentangan dengan fakta sejarah atau sirah nabawiyah yang shahih. Tidak bertentangan dengan indra. kebenaran ilmiah.digunakan oleh masing-masing periwayat yang bersangkutan dan akan diketahui apakah sanad hadits yang diteliti memiliki mutabi’ dan syahid ataukah tidak. Tidak bertentangan dengan hadits mutawatir yang setatusnya lebih kuat atau sunnah yang lebih masyhur atau ahad. (b) lafadz-lafadz yang digunakan oleh masing-masing periwayat dalam meriwayatkan hadits. atau sangat sulit diinterpretasikan secara rasional. misal dengan menggunakan kata sami’tu.[26] 4) Kritik Matan Penelitian matan hadits berbeda dengan penelitian terhadap sanad baik pada kriteria maupun cara penilaiannya. b. meneliti persambungan sanad. c. akhbarani. e.[25] 3) Kritik Sanad Sanad secara umum dipahami sebagai jalannya hadits sampai ke-Nabi atau rangkaian para perowi hadits yang jalur periwayatannya sampai kepada Nabi. d.

isi. 4) Penyelesaian dalam masalah tanawwu’ al-‘ibadah. Ma’ani al-Hadits Dalam kajian ma’ani al-hadits ini. 2) Penyelesaian dalam bentuk nasakh mansukh. dan sistematika pembahasan. berisi pendahuluan yang meliputi penjelasan.[29] F. b) Penyelesaian berdasarkan pemahaman kontekstual. telaah pustaka. latar belakang. agar mendapat kehujjahan hadits untuk dipahami lebih lanjut.Hal-hal tersebut juga didukung dengan fenomena kenyataan penelitian hadits lebih sulit dibandingkan dengan penelitian matan hadits. peneliti akan mengambil metode yang ditawarkan oleh al-Syafi’i dalam menyelesaikan hadits-hadits mukhtalif. d) Penyelesaian dengan cara takwil. yakni halaman depan. dan penutup. tujuan dan kegunaan. setelah itu mengkritik periwayatannya sehingga terlihat kualitas haditsnya. c) Penyelesaian berdasarkan pemahaman korelatif. batasan dari rumusan masalah. BAB Pertama. BAB Kedua. berisi tentang Tahqiqil hadits dengan mengunakan metode Takhrij alHadits (memaparkan hadits-hadits yang terkait) sehingga terlihat ada variasi sanad dan matan haditsnya. Sistematika Pembahasan Secara keseluruhan dalam penulisan skripsi ini dibagi menjadi tiga bagian. metode penelitian. alasan pemilihan judul. 3) Penyelesaian dalam bentuk tarjih. kemudian melakukan i’tibar hadits. . kemudian menganalisa matan hadits. b. yaitu dengan cara: 1) Penyelesaian dalam bentuk kompromi a) Penyelesaian berdasarkan pemahaman dengan pendekatan kaidah usul.

C. A. A. D. PENDAHULUAAN Latar Belakang Masalah Rumusan Masalah Tujuan dan Manfaat Penelitian Telaah Pustaka Metode penelitian Sistematika pembahasan BAB II. C. Bandung: Mizan Media Utama. Adapun daftar pustaka dan abtraksi merupakan kelengkapan dan lampiran. A. D. BAB Keempat. PENUTUP Kesimpulan Saran DAFTAR PUSTAKA M. E. F. B. B. Membumikan al-Qur’an (Fungsi dan peran wahyu dalam kehidupan masyarakat). Quraish Shihab. meliputi kesimpulan dan saran-saran. .BAB Ketiga. RENCANA DAFTAR ISI A. 2009. B. berisi tentang pemahaman hadits puasa senin kamis yang membahas atau mengkaji tentang waktu pelaksanakan puasa senin dan kamis. PEMAHAMAN HADITS PUASA SENIN KAMIS Waktu Pelaksaan Puasa Senin kamis Alasan Nabi Berpuasa Pada Hari Senin kamis Ada atau Tidak Dalil Tentang Puasa Senin Kamis Dalam Satu Pekan Dua kali BAB V. B. dan pembuktian atau keabsahan dalil yang menegaskan bahwa Nabi melakukan puasa senin dan kamis pada tiap pekan dua kali. TAHQIQIL HADITS Takhrij I’tibar Sanad Hadits Penelitiaan Sanad Hadits Analisis Matan Hadits BAB IV. berisi penutup yang berfungsi sebagai penegasan kembali hasil eksplorasi tema. BAB 1. C.

penerjemah Achmad Munir Badjeber. Suryadi dan Muhammad Alfatih Suryadilaga. Semarang: PT.30. 2009.html. Muhammad bin Ibrahim bin Abdullah At-Tuwaijiri. Skripsi karya Purwaningsih. Membumikan al-Qur’an (Fungsi dan peran wahyu dalam kehidupan masyarakat). (cetakan ke-sepuluh.com/2010/04/hadits-hadits-puasa-seninkamis.blogspot. Ensiklopedi Islam Al-Kamil. Al-Qur’an dan Terjemah Bahasa Indonesia dan Inggris. M. 2006). 413. Hubungan antara puasa senin kamis dengan pengendalian emosi santri Pondok Pesantren Nurussalam Krapyak Yogyakarta. 1991.blogspot. dkk. [2] Abu Bakr Jabir Al-Jazairi. Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadits. Yogyakarta: Teras. Ensiklopedi Muslim. Darul Falah. Keajaiban Puasa Senin dan Kamis. Quraish Shihab. 2009. (cetakan kesepuluh. Pustaka Rizki Putra.Abu Bakr Jabir Al-Jazairi. Tirmidzi) . Skripsi karya Fitrianingsih. Jurusan Pendidikan Biologi. 2009. 2009. penerjemah Fadhli Bahri. Lc. Al-Fatih Suryadilaga. Jakarta Timur: Darus Sunnah Press. karena itu aku senang ketika amal perbuatanku diperiksa aku dalam kondisi berpuasa.” (HR. (Cetakan ke-enam. hlm. Lc. Metodelogi Penelitian Hadits. 479. Pengaruh Puasa Senin Kamis Terhadap Suhu Tubuh Basal Santri Pondok Pesantren Nurul Umah Putri Kota Gede Yogyakarta. 2008. CD Maushu’ah Hadits As-Syarif Al-Khutub Sittah. Suyadi. Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam. hlm. Yogyakarta: Mitra Pustaka. Sakhr. Yogyakarta: TERAS. Fakultas Dakwah. Al-Quran in Microsoft Word 2010. Bandung: Mizan Media Utama. Aplikasi Penelitian Hadits. pada tanggal 6 maret 2010.html Mengapa Nabi Muhammad SAW menganjurkan kita mesti puasa sunnah pada tiap hari Senin dan Kamis? Dalam sebuah hadits yang disampaikan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Segala amal perbuatan manusia pada hari Senin dan Kamis akan diperiksa oleh malaikat. Jakarta Timur: PT. jam 10. 2009. penerjemah Fadhli Bahri.com/2009/08/sejarah-puasa. Jakarta Timur: PT. 2006). Fakultas Tarbiyah. Ensiklopedi Muslim. http://rhomadonaislam. [1] http://keluargadarmanto. 2009). Darul Falah. Muhammad Hasbi ash-Shiddiqy. 2007.

. Yuri Nikolayev (Rusia) dan Alvenia M. Dr. mental.D bahkan telah membukukan beberapa hikmah dari puasa ke dalam sebuah buku yang berjudul Why Fast? Berikut adalah beberapa hikmah dari puasa yang diambil dari buku Why Fast? : 1. Direktur Lembaga Makanan Sehat “Fultonia” di Amerika Serikat menyatakan bahwa puasa adalah cara terbaik untuk memperindah dan mempercantik perempuan secara alami. To let the body health itself (membuat tubuh sehat dengan sendirinya) 7. mentally and spiritually through rational fasting. Puasa menghasilkan kelembutan pesona dan daya pikat. To gain control of oneself (memperoleh kemampuan mengendalikan diri sendiri) 10.Puasa yang dilakukan secara rutin dapat memberikan banyak manfaat bagi fisik/lahiriah maupun jiwa/bathiniah.D (Amerika). Yuri Nikolayev berpendapat bahwa kemampuan puasa yang bisa membuat seseorang menjadi awet muda adalah sebagai suatu penemuan terbesar abad ini. dan spiritual. Dr. To slow the aging process (memperlambat proses penuaan) Komentar Para Ahli Lainnya Sementara itu. it brings grace charm and poice. Pengakuan Para Ahli Hal ini juga diakui oleh beberapa orang ahli dari Barat yang non-muslim. seperti Allan Cott M. Allan Cott M. Puasa menormalkan fungsi-fungsi kewanitaan dan membentuk kembali keindahan tubuh (fasting is the ladies best beautifier. Beliau mengatakan: “What do you think is the most important discovery in our time? The radioactive watches? Exocet bombs? In my opinion the bigest discovery of our time is the ability to make onself younger phisically. To sharp the senses (menajamkan fungsi indrawi) 9. Mengapa kita yang muslim justru terkadang melalaikannya? Padahal jelas sekali Rasulullah telah bersabda seperti di atas tersebut. To feel better physically and mentally (merasa lebih baik secara fisik dan mental) 2. To lower blood pressure and cholesterol levels (menurunkan tekanan darah dan kadar lemak) 5. Alvenia M. Fulton (Amerika). To clean out the body (membersihkan badan) 4. it normalizes female functions and reshapes the body contour).” (Menurut pendapat Anda. penemuan terbesar dalam abad ini ialah kemampuan seseorang membuat dirinya tetap awet muda secara fisik. melalui puasa yang rasional). Fulton. To relieve tension (mengendorkan/melapaskan ketegangan jiwa) 8. apakah penemuan terpenting pada abad ini? Jam radioaktif? Bom exoset? Menurut pendapat saya. Ketiga orang ahli tersebut yang notabene adalah non-muslim bahkan mengakui kehebatan dari puasa. To get more out of sex (lebih mampu mengendalikan sex) 6. To look and fell younger (supaya terlihat dan merasa lebih muda) 3.

Oleh karena itu. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. 1151) Dalam riwayat lain dikatakan. 1904) Dalam riwayat Ahmad dikatakan. ‫ل ى‬ ِ‫ه ى‬ ُ ‫ن ِل‬ َّ‫إ ه‬ ِ‫فى‬ َ‫ إ‬، ‫م‬ َ‫يلا إ‬ َ‫ص إ‬ ِّ‫ال ال ه‬ َّ‫إ ه‬ ِ‫ه ى‬ ُ ‫ل ِل‬ َ‫م إ‬ َ‫د إ‬ َ‫ن آ إ‬ ِ‫ب ى‬ ْ‫ل ا َم‬ ِ‫م ى‬ َ‫ع إ‬ َ‫ل إ‬ ُّ ‫ك‬ ُ ‫لل ِل‬ ُ ‫ل ا ِل‬ َّ‫ه‬ َ‫قلا إ‬ َ‫إ‬ “Allah Ta’ala berfirman (yang artinya). Dengan puasa seseorang akan terlepas dari berbagai godaan syahwat di dunia dan terlepas dari siksa neraka di akhirat. Puasa pun ada yang diwajibkan dan ada yang disunnahkan. Pahala yang tak terhingga bagi orang yang berpuasa 2. Amalan puasa adalah untuk-Ku. jangan menunggu hingga Ramadhan tiba untuk berpuasa karena belum tentu usia kita akan sampai ke Ramadhan mendatang. Amalan puasa khusus untuk Allah . Mari kita mulai dengan puasa sunnah Senin-Kamis. ‫ل ى‬ ِ‫ه ى‬ ُ ‫ن ِل‬ َّ‫إ ه‬ ِ‫فى‬ َ‫م إ‬ َ‫و إ‬ ْ‫ص َم‬ َّ‫ال ال ه‬ َّ‫إ ه‬ ِ‫ل ى‬ َّ‫ج ه‬ َ‫و إ‬ َ‫ز إ‬ َّ‫ع ه‬ َ‫لل إ‬ ُ ‫ل ا ِل‬ َّ‫ه‬ َ‫قلا إ‬ َ‫ف إ‬ ٍ ‫ع ق‬ ْ‫ض َم‬ ِ‫ة ى‬ ِ‫ئ ى‬ َ‫ملا إ‬ ِ‫ع ى‬ ِ‫ب ى‬ ْ‫س َم‬ َ‫ل ى إ‬ َ‫إإ‬ ِ‫هلا ى‬ َ‫ل إ‬ ِ‫ثلاى‬ َ‫م إ‬ ْ‫أ َم‬ َ‫ر إ‬ ُ ‫ش ِل‬ ْ‫ع َم‬ َ‫ة إ‬ ُ ‫ن ِل‬ َ‫س إ‬ َ‫ح إ‬ َ‫ل إ‬ ْ‫ف ا َم‬ ُ ‫ع ِل‬ َ‫ضلا إ‬ َ‫ي إ‬ ُ ‫م ِل‬ َ‫د إ‬ َ‫ن آ إ‬ ِ‫ب ى‬ ْ‫ل ا َم‬ ِ‫م ى‬ َ‫ع إ‬ َ‫ل إ‬ ُّ ُ ‫ِل‬ ‫ك‬ . Allah Ta’ala berfirman (yang artinya). ِ‫ب ى‬ ‫ه‬ ِ‫ز ى ى‬ ِ‫ج ى‬ ْ‫أ َم‬ َ‫نلا إ‬ َ‫أ إ‬ َ‫وإ‬ َ‫ل ى إ‬ ِ‫م ى‬ ُ ‫و ِل‬ ْ‫ص َم‬ َّ‫وال ه‬ َ‫م إ‬ َ‫و إ‬ ْ‫ص َم‬ َّ‫ال ال ه‬ َّ‫إ ه‬ ِ‫ة ى‬ ٌ ‫ر ع‬ َ‫فلا إ‬ َّ‫ك ه‬ َ‫ل إ‬ ِ‫م ى‬ َ‫ع إ‬ َ‫ل إ‬ ْ‫ل ا َم‬ ُّ ‫ك‬ ُ ‫ل ِل‬ َّ‫ج ه‬ َ‫و إ‬ َ‫ز إ‬ َّ‫ع ه‬ َ‫لل إ‬ ُ ‫ل ا ِل‬ َّ‫ه‬ َ‫قلا إ‬ َ‫إ‬ “Allah ‘azza wa jalla berfirman (yang artinya). maka alangkah bagusnya kita bisa menyempurnakannya dengan amalan yang sunnah.‫ه‬ ِ‫ب ى‬ ِّ‫ر ه‬ َ‫ء إ‬ ِ‫قلا ى‬ َ‫ل إ‬ ِ‫د ى‬ َ‫ن إ‬ ْ‫ع َم‬ ِ‫ة ى‬ ٌ ‫ح ع‬ َ‫ر إ‬ ْ‫ف َم‬ َ‫و إ‬ َ‫ه إ‬ ِ‫ر ى‬ ِ‫ط ى‬ ْ‫ف َم‬ ِ‫د ى‬ َ‫ن إ‬ ْ‫ع َم‬ ِ‫ة ى‬ ٌ ‫ح ع‬ َ‫ر إ‬ ْ‫ف َم‬ َ‫ن إ‬ ِ‫تلا ى‬ َ‫ح إ‬ َ‫ر إ‬ ْ‫ف َم‬ َ‫م إ‬ ِ‫ئ ى‬ ِ‫صلا ى‬ َّ‫لصل ه‬ ِ‫صل ى ى‬ ِ‫جى‬ ْ‫أ َم‬ َ‫ن إ‬ ْ‫م َم‬ ِ‫ه ى‬ ُ ‫م ِل‬ َ‫علا إ‬ َ‫ط إ‬ َ‫و إ‬ َ‫ه إ‬ ُ ‫ت ِل‬ َ‫و إ‬ َ‫ه إ‬ ْ‫ش َم‬ َ‫ع إ‬ ُ ‫د ِل‬ َ‫ي إ‬ َ‫ه إ‬ ِ‫ب ى‬ ِ‫ز ى ى‬ ِ‫ج ى‬ ْ‫أ َم‬ َ‫نلا إ‬ َ‫أ إ‬ َ‫وإ‬ َ‫إ‬ ِ‫س ى‬ ‫ك‬ ْ‫م َم‬ ِ‫ل ى‬ ْ‫ح ا َم‬ ِ‫ري ى‬ ِ‫ن ى‬ ْ‫م َم‬ ِ‫لل ى‬ ِ‫د ا ى‬ َّ‫ه‬ َ‫ن إ‬ ْ‫ع َم‬ ِ‫ب ى‬ ُ ‫ي ِل‬ َ‫ط إ‬ ْ‫أ َم‬ َ‫ه إ‬ ِ‫في ى‬ ِ‫ف ى‬ ُ ‫صلو ِل‬ ُ ‫خِل‬ ُ ‫ل ِل‬ َ‫وإ‬ َ‫إ‬ “Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. [dheryudi] Puasa adalah amalan yang sangat utama. amalan sunnah sudah sepantasnya tidak diremehkan.Mari kita mulai berpuasa. Ahmad. Setelah kita menunaikan yang wajib.” (HR.”” (HR. “Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa.. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Muslim no. Aku sendiri yang akan membalasnya. Semoga ALLAH SWT selalu memberikan rahmat dan hidayah-NYA kepada kita semua. Keutamaan Orang yang Berpuasa Dari Abu Hurairah. Amalan puasa adalah untuk-Ku”. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi. Amiin ya Rabb al-’Alamin. Bukhari no.” (HR. Ketahuilah bahwa puasa sunnah nantinya akan menambal kekurangan yang ada pada puasa wajib. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. “Setiap amalan adalah sebagai kafaroh/tebusan kecuali amalan puasa. Aku sendiri yang akan membalasnya”. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. “Kecuali amalan puasa. 1. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Muslim) Di antara ganjaran berpuasa sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas.

“Maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh”. Dua kebahagiaan yang diraih orang yang berpuasa yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Dalil dari dua syarat di atas adalah firman Allah Ta’ala. apabila suatu amalan dilakukan mengikuti ajaran beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam namun tidak ikhlas. Dalil Anjuran Puasa Senin-Kamis [Dalil pertama] . Al Kahfi: 110) Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan. Al Mulk [67] : 2). ً‫م ا‬ ‫ل‬ َ‫ع إ‬ َ‫ن إ‬ ُ ‫س ِل‬ َ‫ح إ‬ ْ‫أ َم‬ َ‫م إ‬ ْ‫ك َم‬ ُ ‫ي ِل‬ ُّ ‫أ‬ َ‫م إ‬ ْ‫ك َم‬ ُ ‫و ِل‬ َ‫صل إ‬ ُ ‫بِل‬ ْ‫ي َم‬ َ‫ل إ‬ ِ‫ى‬ “Supaya Dia menguji kamu.3.”[1] Al Fudhail bin ‘Iyadh tatkala menjelaskan mengenai firman Allah. “yaitu amalan yang paling ikhlas dan showab (mencocoki tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam).” (Jami’ul Ulum wal Hikam. pen). Bau mulut orang yang berpuasa di sisi Allah lebih harum daripada bau minyak kasturi.” (QS. amalan tersebut tidak akan diterima. yaitu harus ikhlas karena Allah dan mengikuti petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. maka amalan ibadah menjadi tertolak. beliau mengatakan. Mengikuti tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (ittiba’). hal. amalan tersebut juga tidak akan diterima. yaitu: 1. 19) Baca tentang syarat diterimanya ibadah di sini. Sebab pahala puasa. 2. Lakukanlah Puasa dengan Ikhlas dan Sesuai Tuntunan Nabi Agar ibadah diterima di sisi Allah. 5. maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya".” Lalu Al Fudhail berkata. Jika salah satu syarat saja yang terpenuhi. Inilah dua rukun diterimanya ibadah. Begitu pula. maksudnya adalah mencocoki syariat Allah (mengikuti petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (QS. Ikhlas karena Allah. Dan “janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya”. seseorang memasuki surga 4. ‫دا‬ ً‫ح ا‬ َ‫أ إ‬ َ‫ه إ‬ ِ‫ب ى‬ ِّ‫ر ه‬ َ‫ة إ‬ ِ‫د ى‬ َ‫بلا إ‬ َ‫ع إ‬ ِ‫ب ى‬ ِ‫ك ى‬ ْ‫ر َم‬ ِ‫ش ى‬ ْ‫ي َم‬ ُ ‫ال ِل‬ َ‫و إ‬ َ‫حلا إ‬ ً‫ل ا‬ ِ‫صلاى‬ َ‫ل إ‬ ً‫م ا‬ َ‫ع إ‬ َ‫ل إ‬ ْ‫م َم‬ َ‫ع إ‬ ْ‫ي َم‬ َ‫صل إ‬ ْ‫ف َم‬ َ‫ه إ‬ ِ‫ب ى‬ ِّ‫ر ه‬ َ‫إَ إ‬ ‫قلاء‬ َ‫ل إ‬ ِ‫جو ى‬ ُ ‫ر ِل‬ ْ‫ي َم‬ َ‫ن إ‬ َ‫كلا إ‬ َ‫ن إ‬ ْ‫م َم‬ َ‫ف إ‬ َ‫إ‬ “Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya. “Apabila amal dilakukan dengan ikhlas namun tidak mencocoki ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. haruslah terpenuhi dua syarat. siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. maksudnya selalu mengharap wajah Allah semata dan tidak berbuat syirik padaNya.

‫لل‬ ِ‫ل ا ى‬ َّ‫ه‬ َ‫سو إ‬ ُ ‫ر ِل‬ َ‫ن إ‬ َّ‫إ ه‬ ِ‫ى‬ “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari senin dan kamis. Rasul shallallahu ’alaihi wa sallam menjawab. . Beramal pada waktu utama yaitu ketika catatan amal dihadapkan di hadapan Allah. Dianjurkan untuk mengakhirkan makan sahur dan menyegerakan berbuka.” ’Aisyah pun ketika melakukan suatu amalan selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya. 2. beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah.”[2] [Dalil kedua] Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. ِ‫في ى‬ ‫ه‬ ِ‫ ى ى‬ َّ‫صل ه‬ َ‫عإ‬ َ‫ل إ‬ َ‫ز إ‬ ِ‫ن ى‬ ْ‫أ َم‬ ُ ‫و ِل‬ ْ‫أ َم‬ َ‫ت إ‬ ُ ‫ث ِل‬ ْ‫ع َم‬ ِ‫ب ى‬ ُ ‫م ِل‬ ٌ ‫و ع‬ ْ‫ي َم‬ َ‫و إ‬ َ‫ه إ‬ ِ‫في ى‬ ِ‫ت ى‬ ُ ‫د ِل‬ ْ‫ل َم‬ ِ‫وى‬ ُ ‫م ِل‬ ٌ ‫و ع‬ ْ‫ي َم‬ َ‫ك إ‬ َ‫ذا إ‬ َ‫إ‬ “Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan. .‫س‬ ِ‫مي ى‬ ِ‫خ ى‬ َ‫ل إ‬ ْ‫وا َم‬ َ‫ن إ‬ ِ‫ي ى‬ ْ‫ن َم‬ َ‫ث إ‬ ْ‫ال َم‬ ِ‫م ا ى‬ َ‫يلا إ‬ َ‫ص إ‬ ِ‫ر ى ى‬ َّ‫ح ه‬ َ‫ت إ‬ َ‫ي إ‬ َ‫ن إ‬ َ‫كلا إ‬ َ‫ إ‬-‫صصل ى الل عصليه وسصلم‬. maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa. Niat cukup dalam hati. Catatan: Puasa senin kamis dilakukan hampir sama dengan puasa wajib di bulan Ramadhan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin. beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda. ٌ ‫ئ ع‬ ‫م‬ ِ‫صلا ى‬ َ‫نلا إ‬ َ‫أ إ‬ َ‫وإ‬ َ‫صل ى إ‬ ِ‫مى‬ َ‫ع إ‬ َ‫ض إ‬ َ‫ر إ‬ َ‫ع إ‬ ْ‫ي َم‬ ُ ‫ن ِل‬ ْ‫أ َم‬ َ‫ب إ‬ ُّ ‫ح‬ ِ‫أ ى‬ ُ ‫فِل‬ َ‫س إ‬ ِ‫مي ى‬ ِ‫خ ى‬ َ‫ل إ‬ ْ‫وا َم‬ َ‫ن إ‬ ِ‫ي ى‬ ْ‫ن َم‬ َ‫ث إ‬ ْ‫ال َم‬ ِ‫م ا ى‬ َ‫و إ‬ ْ‫ي َم‬ َ‫ل إ‬ ُ ‫ملا ِل‬ َ‫ع إ‬ ْ‫أل َم‬ َ‫ض ا إ‬ ُ ‫ر ِل‬ َ‫ع إ‬ ْ‫ت َم‬ ُ ‫ِل‬ “Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis. beliau mengatakan. lantas beliau menjawab. tidak ada lafazh niat tertentu. hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.”[4] Faedah Puasa Senin-Kamis 1. [5] Dari ’Aisyah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. Kemaslahatan untuk badan dikarenakan ada waktu istirahat setiap pekannya. Untuk masalah niat.Dari Abu Qotadah Al Anshori radhiyallahu ‘anhu. َّ‫ق ه‬ ‫ل‬ َ‫ن إ‬ ْ‫إ َم‬ ِ‫وى‬ َ‫هلا إ‬ َ‫م إ‬ ُ ‫و ِل‬ َ‫د إ‬ ْ‫أ َم‬ َ‫ل ى إ‬ َ‫علاإ‬ َ‫ت إ‬ َ‫لل إ‬ ِ‫ل ى ا ى‬ َّ‫ه‬ َ‫إإ‬ ِ‫ل ى‬ ِ‫ملا ى‬ َ‫ع إ‬ ْ‫أل َم‬ َ‫ب ا إ‬ ُّ ‫ح‬ َ‫أ إ‬ َ‫إ‬ ”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.”[3] [Dalil ketiga] Dari ‘Aisyah. Amalan yang Terbaik adalah Amalan yang Bisa Dirutinkan Dari ’Aisyah –radhiyallahu ’anha-.

2360 dan Ibnu Majah no. itu lebih baik. [5] HR. Semoga Allah mudahkan. Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 1739.َّ‫ق ه‬ ‫ل‬ َ‫ن إ‬ ْ‫إ َم‬ ِ‫وى‬ َ‫ه إ‬ ُ ‫م ِل‬ ُ ‫و ِل‬ َ‫د إ‬ ْ‫أ َم‬ َ‫إ‬ ”Amalan yang rutin (kontinu). 1162. 4897. 14 Shofar 1431 H [1] Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim. Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal Artikel http://rumaysho. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Kitab shalat para musafir dan qasharnya.”[6] ’Alqomah pernah bertanya pada Ummul Mukminin ’Aisyah. Ibnu Katsir. walaupun sedikit. [6] HR. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. bagaimanakah Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam beramal? Apakah beliau mengkhususkan hari-hari tertentu untuk beramal?” ’Aisyah menjawab. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih lighoirihi (shahih dilihat dari jalur lainnya). An Nasai no. [2] HR. Muassasah Qurthubah. Nantikan pembahasan mengenai puasa-puasa sunnah lainnya. Amalan beliau adalah amalan yang kontinu (rutin dilakukan). Muslim no.ِ‫ى‬ ‫لل‬ َّ‫ل ا ه‬ ُ ‫سو ِل‬ ُ ‫ر ِل‬ َ‫ن إ‬ َ‫كلا إ‬ َ‫ملا إ‬ َ‫ع إ‬ ُ ‫طي ِل‬ ِ‫ت ى‬ َ‫س إ‬ ْ‫ي َم‬ َ‫م إ‬ ْ‫ك َم‬ ُ ‫ي ِل‬ ُّ ‫أ‬ َ‫وإ‬ َ‫ة إ‬ ً‫م ا‬ َ‫دي إ‬ ِ‫ه ى‬ ُ ‫صل ِل‬ ُ ‫مِل‬ َ‫ع إ‬ َ‫ن إ‬ َ‫كلا إ‬ َ‫ إ‬. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan ghorib. 783. 782 [7] HR. [3] HR. Semoga Allah memudahkan kita melakukan amalan yang mulia ini. 9/205. ”Wahai Ummul Mukminin.com Disusun di Pangukan-Sleman. Amalan yang rutin biar pun sedikit. Muslim no. 783 . 1041.”[7] Baca tentang amalan yang kontinu di sini. Tirmidzi no. 747.‫ال‬ َ‫إ‬ ”Tidak. Bab Keutamaan amalan shalat malam yang kontinu dan amalan lainnya. Muslim no. Muslim no. Lihat Shahihul Jaami’ no. [4] HR. ‫ع‬ ُ ‫طي ِل‬ ِ‫ت ى‬ َ‫س إ‬ ْ‫ي َم‬ َ‫ إ‬-‫صصل ى الل عصليه وسصلم‬. Siapa saja di antara kalian pasti mampu melakukan yang beliau shallallahu ’alaihi wa sallam lakukan.

Hal ini berlaku juga dengan Senin dan Kamis yang membagi satu minggu menjadi dua . sebagai orang beriman. Jadi terlihat disini bahwa hari Senin dan Kamis adalah hari istimewa dari sisi religius.Dahsyatnya Puasa Senin Kamis. sekaligus selamat dunia akhirat ? Kalau kita ingin mendapatkan semua itu. Analoginya mungkin sama dengan pembagian waktu minum obat kala kita sakit. Kalau dilihat. bukannya lebih enak makan-makan ketimbang puasa sunnah ? Kalau pagi itu kebetulan tidak sempat sahur. sungguhlah baik bila pada saat malaikat melaporkan amalan kita itu kita tengah berpuasa. Tentu kita ingat. dalam rubrik tadzkirah IMSIS kali ini. ada baiknya kita mengupas hikmah puasa Senin Kamis supaya kita lebih semangat menjalaninya. Yang pertama. menjadi rasul dan mendapat wahyu (HR Muslim). kita sering disuruh minum obat 2x sehari. apa keutamaan Senin dan Kamis ? Sehubungan dengan hal ini ada 2 hadis dari Rasulullah yg berkenaan dengan pemilihan hari Senin dan Kamis. Karena itu. dalam Hadist Riwayat Ahmad disebutkan bahwa Rasulullah mengatakan bahwa semua amal dibentangkan di hari Senin dan Kamis. yaitu 1x di pagi hari dan 1x di malam hari. waktu2 dimana kita disuruh minum obat 2x tersebut membagi kurang lebih hari itu menjadi 3 bagian yang sama. Karena itu. Kebanyakan dari kita tentunya pernah mendengar puasa Senin Kamis sebagai puasa sunnah di dalam Islam. berapa yang benar-benar berusaha merutinkan puasa tersebut ? Kalau hari itu kebetulan ada acara pengajian dan makan-makan. kala kita sakit. puasa Senin Kamis itu hanyalah 'sunnah' bukan ? Tak banyak dari kita yang tahu benar hikmah puasa Senin Kamis dari segi spiritual. Namun. Tapi. cobalah berpuasa SeninKamis secara teratur. Dari sisi logika. Jadi kentara sekali bahwa puasa Senin Kamis mempunyai fungsi maintenance atau pemeliharaan. bukannya lebih nyaman absen puasa dulu ? Bagaimanapun. bisa dilihat bahwa hari Senin dan Kamis membagi satu 'minggu' menjadi dua bagian yang hampir sama rata. hari Senin Kamis adalah hari istimewa karena pada hari itulah Rasulullah dilahirkan. bebas penyakit. Alasan utama mengapa puasa Senin Kamis disunahkan dalam Islam ialah karena Rasulullah sering berpuasa di kedua hari tersebut. kesehatan dan keutamaannya di hadapan Allah. Siapa sih yang tidak ingin awet muda. Yang kedua.

Puasa menjadikan kita lebih produktif dalam beribadah karena selain kita tidak lagi dalam posisi keenakan. Karena itu. Dan puasa itu separo kesabaran''. dianjurkan untuk tidak makan berlebihan. Kalau ada latihan efektif untuk 'anger management' atau latihan kesabaran. ''Segala sesuatu itu ada zakatnya. Sehingga sesudah puasa. Keutamaan yang kedua ialah karena puasa Senin Kamis bisa meningkatkan amalan kita. Selain dari keuntungan dari segi emosional spiritual seperti yang dijelaskan diatas. Dengan menghilangnya perangai buruk kita.sedang zakat jiwa itu adalah berpuasa. Lalu. Biasanya.{HR. Sudah bukan rahasia lagi bahwa saat ini sudah ada banyak riset yang menyimpulkan bahwa puasa yang teratur itu baik untuk kesehatan. karena makanan yang berlebih dan tidak sehat bisa menimbulkan penyakit. Dengan berpuasa di hari Senin dan Kamis. puasa bisa menjadikan kita lebih dekat dengan Allah dan lebih bertakwa. kita cenderung lebih berempati dengan orang-orang yang lebih tidak beruntung dibanding kita. emosi dan spiritual kita menjadi lebih bersih. Dalam Islam dan bidang kedokteran. Disamping itu.(HR.Ahmad dan Baihaqi}. Lihat saja masyarakat di negara makmur yang mana makanan berlimpah. Ini karena dengan puasa. kita membuang perangai buruk. Karena itu. puasa bisa melembutkan hati.bagian. cocoklah jika dikatakan bahwa puasa adalah zakat jiwa. Selain tingkat obesitas tinggi. orang yang berpuasa juga cenderung ingin beribadah ekstra. minimal seminggu dua kali. Tidaklah salah kalau dalam Quran disebutkan bahwa puasa diperintahkan pada kita dan orang2 sebelum kita supaya kita menjadi orang yang bertakwa (Al Baqarah 183). maka itulah puasa. puasa juga memiliki keutamaan dari segi kesehatan. Manfaat kesehatan dari puasa yang paling populer adalah puasa bisa dibilang sebagai cara ampuh untuk membatasi kalori yang masuk ke tubuh kita. maka bisa juga dikatakan bahwa ''Puasa adalah benteng yg membentengi seseorang dari api neraka yg membara''. dimana pada saat puasa. seseorang yang kekenyangan dan keenakan cenderung malas beribadah. secara tidak langsung kita melakukan maintenance untuk diri kita secara rutin baik dari segi spiritual maupun jasmani. masyarakat negara-negara tersebut banyak yang mengidap . Ibnu Majah). apakah keutamaan puasa yang berkelanjutan seperti puasa Senin Kamis ini ? Keutamaan yang pertama ialah karena puasa Senin Kamis melatih kita secara teratur untuk menghindarkan diri dari pekerjaan dosa.

dalam dua kali seminggu. polisi imunitas bekerja keras saat kita puasa. Yang jelas. Andaikata kita tidak sedang sakit pun. Akibatnya. Dengan puasa Senin Kamis. Kalau ada obat anti aging yang ampuh. Inilah sebabnya mengapa orang yang sakit atau binatang yang terluka suka menolak makan. paling tidak. Karena itu tidaklah mengherankan jika pada suatu eksperimen ditemukan bahwa cacing yang berpuasa bisa hidup 19 generasi lebih lama dibanding cacing yang tidak berpuasa. Malahan. Jika polisi-polisi ini mendeteksi hal-hal yang kira-kira nanti bisa membuat kita sakit atau hal-hal abnormal.misalnya puasa bisa menghindari atau mengurangi diabetes dan penyakit vascular seperti jantung. fungsi pembersihan tubuh tidak terkerjakan dengan maksimal dan sangat mungkin luput mengeliminasi beberapa zat-zat yang kurang baik untuk tubuh kita. Dengan berhentinya asupan. bisa jadi kelaparan itu terjadi karena kita tidak bekerja dengan baik atau kurang konsentrasi. Sistem detoksifikasi tubuh juga bekerja lebih lancar jika kita tidak menerima asupan lagi. Disini. Bayangkan dahsyatnya puasa kala kita bisa merutinkannya seminggu dua kali seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah. seperti tumbuhnya kista atau tumor. Manfaat lain dari puasa ditinjau dari segi kesehatan yang juga banyak dipopulerkan adalah fungsi pembersihan dan penyembuhan. maka pada hari kita puasa. itulah puasa. . maka memungkinkan sistem2 lain di tubuh kita untuk bekerja dengan lebih baik. Sistem peremajaan juga bekerja dengan maksimal saat kita puasa karena Allah mendesain tubuh kita untuk mengeluarkan hormon yang erat kaitannya dengan anti-aging kala kita puasa. mereka bisa memberantasnya. puasa tidak mempunyai pengaruh buruk terhadap otak dan daya pikir kita.diabetes dan jantung yang notabene sering dijuluki sebagai penyakit orang kaya. kala Sang Pencipta kita mewajibkan kita puasa minimum setahun sekali selama Ramadhan . Masih banyak lagi manfaat kesehatan dari puasa. misalnya sistem imunitas. Dia tahu bahwa puasa itu baik bagi kita. Lalu bagaimana dengan orang yang sering mengeluhkan tidak bisa bekerja karena kelaparan dan lemas pada saat puasa seperti yg terlihat jelas di Indonesia dimana kinerja orang menjadi turun saat puasa? Jika hal ini terjadi. Bisa jadi puasa Senin Kamis secara teratur nantinya menjadikan kita awet muda dan bebas penyakit di hari tua. Yang jelas. maka tugas dari sistem pembersihan tubuh kita menjadi lebih manageable sehingga kinerjanya menjadi lebih maksimal. sudah ada penelitian yang membuktikan bahwa puasa malah meningkatkan daya pikir kita. kita membatasi kalori yang masuk dalam tubuh kita. Dengan istirahatnya sistem pencernaan kita selama puasa. mungkin kita bisa membayangkan sistem pembersihan tubuh kita seperti pegawai yang kewalahan mengerjakan tugasnya kalau tugas datang bertubi2.

http://sister.imsa. yaitu Ar-Rayyan (H. Allah sangat menyukai orang yang berpuasa karena Allah. . (3) Persiapan Jasadiah (kesehatan). minum. agar kamu bertaqwa”. Persiapan Maal (harta). (4).us/index. namun juga ridho Allah dan keselamatan dunia akhirat. marilah kita galakkan dan rutinkan puasa-puasa sunnah seperti puasa Senin Kamis dalam rangka meraih ridha Allah dan salah satu cara untuk meraih jannahNya. kita tidak hanya mendapat balasan di akhirat nanti. Memberi keringanan berupa penggantian puasa yang ditinggal itu di hari lain. Oleh karena itu memerlukan persiapan yang sungguh –sungguh agar puasa menjadi optimal dapat meraih predikat taqwa. sebagaimana disebutkan dalam Al Qur’an. (6) Persiapan Lingkungan Masyarakat. (5) Persiapan Keluarga .php/en/artikel/dakwah/58/1063-dahsyatnya-puasasenin-kamis Ibadah Puasa merupakan salah satu rukun islam dan merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Surat AlBaqoroh : 183 “Hai Orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa segaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kamu. bersetubuh. Ibadah puasa adalah Menahan dari hal-hal yang membatalkan puasa seperti Makan. Jika niat puasa kita hanyalah dari segi kesehatan. Maka dari itu. perlu diingat dan digarisbawahi bahwa semua amal tergantung niat. sehingga Allah menjanjikan gerbang khusus di surga bagi yang gemar berpuasa. Namun kala niat puasa kita adalah dalam rangka meningkatkan kualitas spiritualitas kita dan mendekatkan diri pada Allah maka tidak hanya kita mendapat fisik yang prima. Segi kesehatan merupakan faktor penting dalam menjalankan puasa romadhon. Persiapan itu antara lain meliputi: (1) Persiapan mental/Psikhis. maka itulah yang kita dapat. karena bila seseorang tidak sehat maka Allah swt. Insya Allah dengan puasa yang rutin. Persiapan-persiapan ini mempermudah kita mendapatkan kesempurnaan Ibadah puasa Ramadhan. ridha Allah terletak di atas segala-galanya.R Muslim). Sebagai muslim. haid nifas sejak terbitnya fajar sodiq sampai terbenamnya mega merah (subuh sampai maghrib). tetapi kita juga mendapat keuntungan di dunia berupa kesehatan yang prima dan daya pikir yang jernih. (2) Persiapan Fikriah (pemikiran).Walaupun begitu.

Niat ketika hendak berpuasa dengan sadar dan motivasi yang tinggi akan mengkoordinasi hipotalamus. sesuai dengan penekanan pada nuclei ventralis medialis. dimana terdapat pusat makan dan pusat kenyang.Salah satu upaya kita untuk mempersiapkan kesehatan dengan mengetahui lebih dalam bagaimana perspektif Islam dalam memandang ibadah Puasa ramadhan . Namun bila tubuh dehidrasi. sedangkan pusat kenyang adalah area dalam otak kita di nuclei ventralis medialis yang berfungsi menentukan kapan ingin makan. Bila seseorang yang sedang tidak terkendali nafsu lauwamahnya maka akan dapat meningkatkan pengeluaran adrenalin yang menyebabkan pembuluh-pembuluh darah menyempit. mencaci maki dan berkta bohong termasuk nafsu lauwamah. (3) Memperbanyak bacaan al Quran. ju berasal dari lemak yang berbentuj trigliserid dan dari protein. Sedangkan Sunnah puasa antara lain: (1) Mengahirkan sahur. Tidak makan dan tidak minum selama sehari ( sekitar 14 jam) tidak akan menyebabkan seseorang kehabisan tenaga dan panas. Maka dengan niat yang benar dan ikhlas akan menahan dari keinginan makan. FISIOLOGI PUASA Kesempurnaan Ibadah puasa didapatkan dengan memenuhi rukun dan sunnah yang telah diajarkan Rosulullah SAW. (2) Meninggalkan apa saja yang membatalkan puasa. Adapun rukun puasa itu adalah (1) Niat dan. Menahan dari nafsu Lauwamah. Haus akan timbul bila keadaan tubuh dehidrasi. Pusat makan adalah area dalam otak kita di hipotalamus lateralis yang berfungsi menentukan kapan kita berhenti makan. marah-marah. (2) Menyegerakan berbuka. organ yang lain akan mempertahankan tonisitas dan volume cairan dalam tubuh kita dengan cara meningkatkan hormon Vasopresin agar dapat menahan air dan melalui cortec adrenal mengeluarkan hormon Aldosteron untuk retensi Na+. dan berbuka dengan sesuatu yang manis. Penyediaan tenaga mula-mula diuraikan dari KH baik langsung melalui proses glikolisis maupun proses Glikogenolisis yang mampu bertahan selama 25 jam. oleh karena masih terdapat cadangan-cadangan energi yang berasal dari KH (Karbohidrat) dalam bentuk glikogen. Berkata kotor.. apabila cairan tubuh yang berjumlah sekitar 60 % BB tubuh dalam tonisitas dan volume yang normal maka otak tidak mengisyaratkan haus. dan hadist (4) memperbanyak sodaqoh . . Dengan penyempitan pembuluh darah ini akan meningkatkan kerja jantung sehingga tekanan darah akan naik.

untuk selanjutnya dikirim ke usus. . berkata. Sunnah puasa antara lain dengan mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka. dengan perincian 4 jam makanan disiapkan dengan keasaman tertentu dengan bantuan asam lambung. Waktu sisa 6 jam merupakan waktu yang ideal bagi sistem percernaan untuk istirahat.” (HR> Buchori dan Muslim)”. (HR Ahmad)” Makanan didaur ulang dalam sistem pencernaan sekitar 8 jam. Rosululloh bersadbda:”Apabila salah seorang diantara kamu sekalian itu berpuasa maka janganlah berkata kotor dan janganlah ribut-ribut. Hadist: “Dari Abu Dzar. Rosululloh SAW. 4 jam kemudian makanan diubah wujudnya menjadi sari-sari makanan di usus kecil kemudian diabsorobsi oleh pembuluh darah dan dikirim keseluruh tubuh.Firman Allah: “Sesungguhnya nafsu itu selalu menjurus kepada kejahatan kecua. Jika ada orang mencaci maki atau mengajak berkelahi maka hendaklah ia berkata: Sesungguhnya saya sedang berpuasa. Telah bersabda: Senantiasa umatku dalam kebaikan selama mereka mengahkhirkan sahur dan menyegeerakan berbuka.A.I nafsu yang diberi rahmat oleh Allah (Robku) ……… (SQ> Yususf: 53) Hadist: “Dari Abu Huroiroh R.

dengan tartil dan memahami makna yang dikandungnya dapat menciptakan suasana ketenangan jiwa dan menjadi penyembuh penyakit-penyakit yang berada dalam dada. jika telah jelas demikian -wahai muslimin. hal ini untuk mengganti KH yang telah diuraikan menjadi tenaga dan panas. ini adalah lafadh Muslim.sesungguhnya puasa itu menghancurkan syahwat. dan neraka diliputi dengan syahwat. dan perisai yang menghalangi seseorang dari neraka. Sabda Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasalam : 70 musim yakni : perjalanan 70 tahun demikian dikatakan dalam "Fathul Bari" (6/48)) . Sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk bagi orang-orang beriman. mematahkan tajamnya syahwat yang bisa mendekatkan seorang hamba ke neraka. puasa menghalangi orang yang puasa dari neraka. (HR. Merperbanyak bacaan Al Qur’an. oleh karena itu banyak hadits yang menegaskan bahwa puasa adalah benteng dari neraka.Makanan yang manis ketika berbuka puasa biasanya mengandung KH yang tinggi. Bukhori (6/35). (SQ: Yunus : 57)” Stressor yang kita hadapi sangat tergantung dengan cara kita mengadaptasinya. Kalau berhaasil maka berdampak positif terhadap pertumbuhn dan perkembangan Jiwa. Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam telah menjelaskan bahwa syurga diliputi dengan perkara-perkara yang tidak disenangi. Sebaliknya bila gagal (maladaptasai) maka akan terjadi gangguan kesehatan fisik maupun rohani. Bersabda Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam : "Tidaklah ada seorang hamba yang puasa di jalan Allah kecuali akan Allah jauhkan dia (karena puasanya) dari neraka sejauh tujuh puluh musim ". Sebagaimana firman Allah SWT: “Hai manusia. Identitas diri dan harga diri. Muslim (1153) dari Abu Sa'id AlKhudri.

marah. sesuai dengan apa yang dijelaskan Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam termasuk puasa di jalan. (yang disebutkan di dalam hadits ini) Puasa sangat menyehatkan tubuh dan dapat menjadi suatu metode Detoksifikasi (Pembersihan darah) yang sangat baik.Ag dan Jusuf Mudzakir. SpB Onk. Ahmad (3/241). dihujat. iri hati. Bahar Azwar. Abdul Mujib. Ketika menjadi Presiden. Puasa senin-kamis secara rutin tersebut juga ikut mendukung terciptanya resep hidupnya yang sabar dan tawakal. "Barang siapa yang berpuasa sehari di jalan Allah maka diantara dia dan neraka ada parit yang luasnya seperti antara langit dengan bumi". perilaku agresif dan sebagainya maka akan mengobati rasa sakit seseorang yang bersemayam di hatinya. atau dihina ketika memasuki gedung MPR tahun 1999 silam. Msi . minum. Dalam buku berjudul Nuansa-Nuansa Psikologi Islam. BJ Habibie (Mantan Presiden RI). (3/296) dari Jabir. maupun puasa psikis seperti menahan hawa nafsu dari mencuri. 1624) dari hadits Abi Umamah) Sebagian Ahlul Ilmi telah memahami bahwa hadits-hadits tersebut merupakan penjelasan tentang keutamaan puasa ketika jihad dan berperang di jalan Allah. Ini adalah hadits yang shohih). Telah terbit banyak buku tentang Puasa yang ditulis oleh para pakar kesehatan. juga untuk penghematan beras yang dari tahun ke tahun kebutuhannya naik melebihi suplainya. Salah satunya adalah “Manfaat Puasa menurut ilmu kesehatan” karya Dr."Puasa adalah perisai. M. seoramg hamba berperisai dengannya dari api neraka". dengki. Menurut pengakuannya. pada 1999 silam dia juga pernah mengajak agar masyarakat Indonesia melakukan puasa Senin-Kamis. baik puasa fisik seperti menahan lapar. Itu pula. Saat itu konteksnya selain manfaat fisik dan batin. (Dikeluarkan oleh Tirmidzi (no. dan hubungan seksual. . namun dhahir hadits ini mencakup semua puasa jika dilakukan dengan ikhlas karena mengharapkan wajah Allah Ta'ala. (HR. yakni membuat sehat jasmani dan rohani. Ahmad (4/22) dari Utsman bin Abil 'Ash. yang membuatnya tak marah kendati dicaci. Mantan Presiden RI ini sudah puluhan tahun rutin melakukan puasa Senin-Kamis. menulis : Dengan puasa. puasa seninkamis itu memberikan manfaat yang sangat besar. angkuh.

Dalam Hadist Riwayat ad . saya memasrahkan problem ini kepada Allah SWT. benar-benar merupakan tahun ujian bagi saya setelah mencuat berita “geger lemak babi” itu. Puasa Senin-Kamis sudah dijalaninya sejak mahasiswa di Universitas Gajah Mada Yogyakarta. di dalam menghadapi problema bisnis yang tanpa dinyana-nyana acap kali saya diberikan jalan kemudahan. alhamdulillah. Manfaat lainnya. Puasa senin dan kamis sudah menjadi kebiasaan dan sudah lama saya mengamalkannya. tahun 1970-an sampai sekarang. Dengan . saya sudah melewati usia lanjut. Jika dilihat dari faktor usia. Dulu aku ini pemarah lho. bahkan sampai kini. di antaranya : Alhamdulillah saya diberi sehat wal afiat. Puasa yang selama ini saya lakukan ternyata punya banyak manfaatnya. flu atau sakit kepala. dari segi kesehatan. saya sekalipun sudah mendekati usia 60 tahun. tidak lagi gampang emosi. Sidoarjo). Paling tidak. dijauhkan dari buruk sangka terhadap orang lain. saya menjadi pusing-pusing. kecemerlangan berpikir. Banyak manfaat langsung yang saya alami dari amalan puasa dua kali sepekan ini. sampai sekarang saya ditolong Allah SWT. Pikiran pun menjadi tidak begitu terkonsentrasi. Banyak manfaat yang saya alami selama menjalankan puasa sunah senin-kamis ini. saya rasakan ketika mengalami kekalutan berkaitan dengan “geger” masalah adanya kandungan lemak babi dari beberapa makanan yang saya lakukan penelitian. bahwa Allah akan memberikan pertolongan terhadap hambanya yang di dalam melakukan pemikiran maupun penelitian hanya mengharap Ridha Allah SWT. Saya sempat diintimidasi dan ditakut-takuti akan dibui segala. Ahmad Nadhim Amir (Mantan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kab. Dr. namun lambat laun puasa sunnah tersebut menjadi kebiasaannya hingga tumbuh remaja. saya melakukannya sejak kelas 2 SD. Saya tidak sampai dibui. tapi Alhamdulillah diberi kesehatan yang luar biasa. Saya optimistis. Di antaranya. salah satunya. Di tahun akhir 1980-an itu.Prof. Puasa senin-kamis membuat saya berpikir tenang menghadapi ujian itu. Dalam mengamalkan puasa senin dan kamis. bahwa yang disabdakan Nabi Muhammad SAW. nyatanya. bahwa apa yang saya lakukan itu demi orang banyak dan umat Islam khususnya. kalau sakit. dan kalau sudah emosi. Saya sudah terbiasa melakukan puasa seninkamis. dan dimudahkan segala urusan. Tapi. Dan demi kemashlahatan umat.Darimiy ihwal “amalan seseorang akan didatangkan pada hari senin dan kamis” benar adanya. saya sehat wal afiat. 60 tahun lebih. emosi saya endapkan. Manfaat dari segi kesehatan. Tri Sutanto (Ketua LP POM MUI untuk Indonesia Bagian timur).. Saya tidak pernah sakit serius seperti yang dialami kebanyakan orang pada usia di atas 50 tahun. Sehingga. Manfaat dari segi kecemerlangan berpikir. Tapi. Dan diselamatkan dari ujian itu. Toh. hal ini menjadikan saya tambah optimistis. Asty Ananta (Artis Sinetron). tidak sampai ada sakit serius. Meskipun pada awalnya berat.

id/index. agama dan masyarakat. maka tak seorangpun manusiayang mengetahuinya. diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. Sesungguhnya dengan cara berpuasa mereka bisa meninggalkan kebiasaan merokok yang mereka sendiri percaya tentang bahayanya terhadap jiwa. mematahkan permusuhan nafsu terhadap lapar dan dahaga serta mengingatkannya dengan keadaan orang-orang yang menderita kelaparan di antara orang-orang miskin. menerima sesuatu yang menyucikannya. tidak seperti amalan-amalan yang lain. . kami memohon ampun kepada Allah untuk kami dan untuk mereka. serta mewujudkan dan membentuk ketaqwaan yang kokoh dalam diri. kami mengingatkan kepada para saudaraku kaum muslimin yang suka merokok. yang ini merupakan hikmah puasa yang paling utama. Hendaknya mereka tidak berpuasa (menahan diri) dari sesuatu yang halal. menguatkan kemauan. " (Al-Baqarah: 183) Catatan Penting : Dalam kesempatan ini. puasa adalah untuk Tuhan semesta alam. • Termasuk manfaat puasa secara sosial adalah membiasakan umat berlaku disiplin. ia berarti meninggalkan segala yang dicintai karena kecintaannya kepada Allah Ta 'ala. menyempitkan jalan setan pada diri hamba dengan menyempitkan jalan aliran makanan dan minuman. karena rokok termasuk jenis keburukan yang diharamkan dengan nash AlQur'anul Karim.ac. sosial dan kesehatan. tetapi keberadaan dia meninggalkan hal-hal tersebut karena Sembahannya. puasa secara kejiwaan adalah puasa membiasakan kesabaran. ditinjau dari segi kejiwaan. dan itulah hakikat puasa. sehingga ia siap mencari sesuatu yang menjadi puncak kebahagiaannya. kemudian berbuka dengan sesuatu yang haram. yang di dalamnya terdapat kehidupannya yang abadi. mengajari dan membantu bagaimana menguasai diri. 2. di antaranya: • Beberapa manfaat. Barangsiapa meninggalkan sesuatu karena Allah.melaksanakan ibadah puasa semua itu bisa diatasi.kolomdakwahpujihandoko> http://stikesmuhgombong. TUJUAN PUASA Tujuan ibadah puasa adalah untuk menahan nafsu dari berbagai syahwat. MANFAAT PUASA Puasa memiliki beberapa manfaat. sebab para hamba mungkin bisa diketahui bahwa ia meninggalkan hai-hal yang membatalkan puasa secara nyata. cinta keadilan dan persamaan. <blog. bersatu. Firman Allah Ta 'ala : "Hai orang-orang yang beriman. Sebagaimana ia juga menjaga masyarakat dari kejahatan dan kerusakan. tubuh.php? option=com_content&view=article&id=90:puasa-dan-kesehatan&catid=1:latestnews TUJUAN DAN MANFAAT PUASA 1. ia merupakan rahasia antara hamba dengan Tuhannya. niscaya Allah akan menggantinya dengan yang lebih balk. Pusing biasa bisa hilang tanpa perlu minum obat. juga melahirkan perasaan kasih sayang dalam diri orangorang beriman dan mendorong mereka berbuat kebajikan.

Karena itu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjadikan puasa sebagai benteng untuk menghalangi nafsu syahwat nikah. Dengan terhalangnya dia dari menikmati hal-hal tersebut pada saat-saat tertentu. Oleh karena itu puasa adalah hal yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia agar tetap sehat. memperbaiki kerja pencernaan. bernafas. untuk kemudian semata-mata dimanfaatkan untuk berdzikir dan berfikir. secara jelas adalah sesuatu yang sebaiknya dilakukan oleh tubuh manusia sehingga ia bisa terus melakukan aktivitasnya dengan baik. akan menyebabkan hati bercahaya dan lunak. Demikian pula tubuh manusia pun akan mengalami hal yang jelek jika ia tidak berpuasa. serta rasa berat yang ia hadapi karenanya. setelah diteliti melalui berbagai penelitian ilmiah dan terperinci terhadap organ tubuh manusia serta aktivitas fisiologisnya. dan tidur. oleh Ibnu Rajab. Ini akan mengharuskannya mensyukuri nikmat Allah atas dirinya berupa serba kecukupan. maka dia aman dari gangguan setan. bergerak. minuman dan tidak pula menikah. lamanya adalah rata-rata 14 jam. kemudian baru makan untuk durasi waktu beberapa jam. dan mendorongnya untuk membantu mereka. sebagaimana dituntunkan oleh agama Islam. peneliti menemukan bahwa puasa. Pentingnya puasa bagi tubuh karena puasa bisa membantu badan dalam membuang sel-sel yang sudah rusak. Dan ini sangat berbeda dengan dengan apa yang difahami kebanyakan orang : “bahwa puasa . sekaligus membuang sel-sel atau hormon atau pun zat-zat yang melebihi jumlah yang dibutuhkan tubuh. jika berbagai nafsu syahwat itu dituruti maka bisa mengeraskan dan membutakan hati. enggan mensyukuri nikmat serta mengakibatkan kelengahan. Dengan berpuasa. selanjutnya menghalangi hati untuk berdzikir dan berfikir. 163) sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim) • • • • Puasa Sunnah Senin-Kamis: Manfaat Puasa Ditinjau Dari Segi Medis Manfaat puasa. Allah mengaruniainya nikmat tak terhingga. Sebaliknya. Dan puasa. kekuatan nafsu syahwat dan kemarahan. Berbeda halnya jika perut kosong dari makanan dan minuman. Karena berlebihan. hlm. Ini adalah metode yang bagus untuk sistem pembuangan sel-sel atau hormon yang rusak dan membangun kembali badan dengan sel-sel baru. Orang kaya menjadi tahu seberapa nikmat Allah atas dirinya. tidak makan selama rentang waktu yang lama maka ia akan sakit. Keadaan itu akan mengingatkannya kepada orang-orang yang sama sekali tak dapat menikmatinya. mengurangi kegemukan dan kelebihan lemak di perut. Termasuk manfaat puasa adalah mempersempit jalan aliran darah yang merupakan jalan setan pada diri anak Adam. sehingga membuatnya lengah. Jika manusia tidak bisa tidur. sehingga beliau memerintah orang yang belum mampu menikah dengan berpuasa ( Lihat kitab Larhaa'iful Ma'aarif. kekerasan hati sirna. balk dalam makan maupun minum serta menggauli isteri. Termasuk manfaat puasa adalah mematahkan nafsu. juga akan menjadikannya berbelas kasih kepada saudaranya yang memerlukan. pada saat yang sama banyak orang-orang miskin yang tak mendapatkan sisasisa makanan. bisa mendorong nafsu berbuat kejahatan. Karena setan masuk kepada anak Adam melalui jalan aliran darah.• Sedang di antara manfaat puasa ditinjau dari segi kesehatan adalah membersihkan usususus. membersihkan tubuh dari sisa-sisa dan endapan makanan. Dan puasa benar-benar sangat penting dan dibutuhkan bagi kesehatan manusia sebagaimana manusia membutuhkan makan. Di antara manfaatnya juga adalah mengosongkan hati hanya untuk berfikir dan berdzikir.

menyebabkan orang menjadi lemah dan lesu”. Sebab puasa bisa menurunkan berat badan secara signifikan. suka ngerumpi. emosi-emosi negatif seperti dengki. Selanjutnya aku berpuasa untuk membersihkan jiwaku dari hal-hal yang aku alami sepanjang hidupku. maka akhirnya aku berpuasa untuk menghilangkan fikiran-fikiran itu. dan aku merasakan badanku sangat rileks dan nyaman. Belum berlalu beberapa hari aku melakukan puasa. khususnya setelah memperhatikan dunia dalam beberapa bulan terakhir. Dan ini sebaik-baik petunjuk bagi orang yang berpuasa dari makanan dan minuman untuk waktu yang lama. Suriah. aku melihat banyak kedhaliman dan kebrutalan di dalamnya hidup manusia. Tom Branch dari Columbia Press mengatakan : “Aku menganggap bahwa puasa adalah pengalaman rohani yang sangat luar biasa. Rasullulah ketika memulai ifthar dari puasa adalah dengan memakan beberapa biji kurma dan bukan yang lain. adalah “dokter” yang paling murah. tanpa berlebih-lebihan makan waktu berbuka puasa. lebih besar daripada pengalaman biologis/badan semata. Dan aku merasakan diriku jauh dari fantasi-fantasi. ternyata aku mendapati bahwa puasa tersebut bermanfaat sekali bagi kejernihan fikiran. namun aku telah mendapat pengaruh kejiwaan yang demikian besar ! “ “Aku telah berpuasa beberapa kali hingga sekarang. Puasa sangat membantu pandangan mata sehingga pandangan menjadi jelas sekali. Puasa yang baik bagi tubuh manusia itu syaratnya adalah dengan melakukannya selama satu bulan berturutturut dalam setahun. dengan catatan ketika berbuka puasa memakan makanan dengan menu seimbang dan tidak mengkonsumsi makanan dan minuman langsung ketika berbuka. dan Quds) adalah penyebab yang menjadikan jiwa-jiwa mereka begitu mengesankan yang tidak pernah aku temukan di belahan dunia manapun. Dan aku biasanya memilih waktu antara 1 sampai 6 hari. perasaan tidak enak.” “Setiap kali aku berpuasa perasaan tertarik pada makanan benar-benar hilang. juga hilang perasaan takut. atau seteguk air putih lalu shalat. cemburu. Akan tetapi. Dan sungguh aku merasakan pengalaman yang begitu mengesankan bersama dengan banyak manusia ketika berpuasa. Demikian juga sangat membantu dalam menganalisis ide-ide baru atau pun persepsi.” Puasa Adalah Dokter Yang Paling Murah Sesungguhnya puasa. dan bosan. Pada awalnya tujuan puasaku adalah untuk menghilangkan efek negatif dari makanan yang aku konsumsi. Inilah petunjuk. Aku banyak berpikir dan merasa bertanggung jawab terhadap keadaan mereka. Semua perasaan-perasaan ini hilang dengan sendirinya ketika aku berpuasa. Semula aku berpuasa dengan tujuan mengurangi berat badan yang berlebih. dan bisa ditambahkan 3 hari setiap bulan. gula ada dalam kurma dan orang akan . Dan mungkin juga puasa yang dilakukan selama 1 bulan oleh kaum muslimin (sebagaimana aku melihat mereka di Turki. Maka.

Dengan hal itu juga bisa menghilangkan atau memakan organorgan yang sakit dan memperbaharuinya. Setiap kelompok mendapatkan pengaruh sesuai dengan keadaannya. Dan akhirnya. afiat dan vitalitas. Dan metode semacam ini telah mencapai hasil yang menakjubkan dalam pengobatan diabetis tanpa menggunakan sedikitpun obat-obatan kimiawi. Maka hal itu merupakan saat yang bagus bagi badan untuk mengganti sel-selnya dengan sel-sel baru sehingga bisa kembali berfungsi dan beraktivitas. sebab ia sangat mudah dicerna dan dikirim ke dalam darah. orang yang berpuasa itu kurang bisa memperoleh manfaat langsung dari puasanya. Menjaga Kadar Gula Dalam Darah Puasa sangat bagus dalam menurunkan kadar gula dalam darah hingga mencapai kadar seimbang. Puasa juga berfungsi menjaga badan dari berbagai penumpukan zat-zat berbahaya. kadar gula darah pun akan merambat naik dan terus meningkat hingga akhirnya muncul penyakit diabetis. Apabila makanan kelebihan kandungan insulin. dan pada saat yang sama ia memberikan energi atau kekuatan kepada badan.merasa kenyang ketika memakan kurma. Maka. rasa lapar yang dirasakan orang yang sedang berpuasa akan bisa menggerakkan organ-organ internal di dalam tubuh untuk menghancurkan atau memakan sel-sel yang rusak atau lemah tadi untuk menutupi rasa laparnya. para penderita tersebut mengkonsumsi makanan ringan selama berurutan yang kurang dari 3 minggu. maka tubuh memerlukan waktu yang lumayan lama untuk bisa mencerna dan menyerap sari makanannya dan baru kemudian kita merasa kenyang. kelebihan daging. Hal ini disebabkan karena dengan berpuasa maka kandungan air dalam . maka sesungguhnya puasa memberikan kepada kelenjar pankreas kesempatan yang baik untuk istirahat. Sudah banyak dilakukan usaha pengobatan terhadap penyakit diabetis ini di seluruh dunia dengan mengikuti “sistem puasa” selama lebih dari 10 jam dan kurang dari 20 jam. Adapun jika kita langsung makan daging setelah lapar karena puasa. Juga bisa mencegah terjadinya tumor ketika awalawal pembentukannya. Berdasarkan hal ini. Hal ini akhirnya pankreas tidak bisa menjalankan fungsinya. sayuran dan roti. yaitu memperoleh kesehatan. Maka. bahkan ia akan tetap kebanyakan lemak dan kegemukan. Maka. Dan pada saat seperti ini. Kemudian. Mencegah Tumor Puasa juga berfungsi sebagai “dokter bedah” yang menghilangkan sel-sel yang rusak dan lemah di dalam tubuh. maka orang ketika awal-awal berbuka akan tetap merasa lapar. Mengobati Penyakit-Penyakit Kulit Sesungguh puasa memberikan manfaat untuk mengobati berbagai penyakit kulit. dan lemak. maka pankreas akan mengalami tekanan dan melemah. seperti kelebihan kalsium. pankreas pun mengeluarkan insulin yang menetralkan gula menjadi zat tepung dan lemak dikumpulkan di dalam pankreas.

alkohol.” “Maka aku pun melakukan puasa dan mulai meneliti hal-hal yang bisa membebaskan aku dari penyakit yang menyelimutiku itu. 3. dan aku tidak menemukan satu jenis obat pun. emping.darah berkurang. aku menderita penyakit kulit yang kronis. salah seorang sahabat ayahku yang selalu membiasakan diri melakukan puasa memberi nasihat kepadaku: “Cobalah wahai puteriku. lakukanlah dengan pengertian bahwa pemberi obat adalah Allah.-Meminimalisir kemungkinan penyakit-penyakit kulit —yang menyebar di sekujur badan seperti sakit psoriasis —(sakit kulit kronis). kacang-kacangan. engkau berpuasa sehari.” Akhirnya. dan aku memulai hidup seperti orang biasa. bayam. kemudian engkau berbuka (makan) sehari. angsa. mohonlah kesembuhan terlebih dahulu kepada-Nya dari penyakit yang engkau derita ini. Maka. Akan tetapi. dan sesungguhnya sebab terjadinya penyembuhan seluruhnya ada di tangan-Nya. Ilham Husain. karena penyakit ini adalah tamu yang memberatkan dan memakan waktu lama. Aku sampai tidak percaya pada diriku. sarden. Hal ini pada gilirannya akan berpengaruh pada: 1. Akhirnya. makanan yang diawetkan dalam kaleng. remis. kemudian setelah 3 jam aku baru makan makanan berat. yaitu sakit yang aku derita itu mulai sembuh setelah melewati waktu 2 bulan sejak aku berpuasa. asparagus).” “Ketika usiaku mencapai akhir 20 tahun dan dekat dengan waktu pernikahanku. Penyakit asam urat (gout) yang sering dijuluki “penyakit orang kaya”. lalu berpuasalah. disebabkan karena kelebihan makanan yang banyak mengandung asam urat (hati. aku benar-benar tertekan. maka berkurang pula kandungan air pada kulit. aku pun tidak pernah tertimpa penyakit kulit tersebut sampai kini. 2. Aku makan (tidak puasa) pada hari ke dua. Dokter-dokter spesialis kulit terkenal di Mesir berkata kepada ayahku: “Kalian harus membiasakan dengan hal ini dan membiasakan hidup dengan penyakit ini. seorang puteri Mesir menuturkan pengalamannya : “Ketika aku berusia 10 tahun.” Mencegah Penyakit Asam Urat. sebab hal itulah yang menyembuhkan suamiku dari penyakit yang sampai sekarang tidak diketahui obatnya oleh dokter. otak. Maka mulailah terjadi hal yang mengherankan semua orang. kembang kol. Aku melihat bekas sakitku itu sedikit-demi sedikit mulai hilang dan sampai akhirnya benar-benar sembuh. lalu berpuasa para hari ke tiga. Menambah kekuatan kulit dalam melawan mikroba dan —-penyakit penyakit mikroba dalam perut. . dan demikian seterusnya. jeroan. Penyakit ini muncul dengan warna merah. Ny. aku semakin berduka dan mengucilkan diri dari masyarakat. Meminimalisir alergi kulit dan membatasi masalah kulit —-berlemak. Aku membiasakan diri ketika berbuka puasa mengkonsumsi berbagai sayuran dan buah-buahan.

khususnya pada persendian jari-jari besar di kaki.” “Kemudian aku berkenalan dengan seorang kawan namanya Zanji Irfani di sebuah jalan yang menuju masjid dan kami waktu itu sedang di bulan Ramadhan. Dia menganjurkan aku agar aku ikut berpuasa dengan harapan penyakitku bisa sembuh. maka ia akan membengkak dan memerah dan disertai nyeri yang luar biasa. akan tetapi lebih khusus lagi pada usia antara 30 s/d 50 tahun. Percobaan ini dilakukan terhadap sejumlah penderita penyakit tersebut dan ternyata memperoleh hasil yang menakjubkan. akibatnya asam urat akan menumpuk di persendian. kemudian ia mengendap di ginjal dan akhirnya mengkristal di dalam ginjal dan akan menjadi batu ginjal. karena puasa bisa mengurangi lemak dalam tubuh dan pada gilirannya akan menyebabkan berkurangnya kolesterol. tubuh tidak bisa mengurai berbagai protein yang ada dalam daging. Dan masalah yang sesungguhnya. Dan ketika persendian terkena penyakit “asam urat” (gout). Dan puasa bisa mengembalikan atau membersihkan tubuh dari hal-hal yang membahayakan. kedokteran modern belum mampu menemukan obat atas penyakit ini sampai sekarang. Penyakit ini terkadang menimpa manusia pada fase-fase akhir usianya. Juga jika kelebihan makan daging yang mengandung asam urat. dan kedua tangan dan kaki akan mengalami nyeri yang banyak. Sulaiman Rogerz dari New York menuturkan pengalamannya: “Aku pernah mengalami penyakit dis-fungsi persendian tulang yang sangat kronis selama tiga tahun yang lalu. padahal penyakit ini tidak terlalu berat waktu itu namun aku tidak bisa berjalan jauh dan tidak mampu duduk lebih dari setengah jam. Aku sudah mencari obat dari berbagai jenis akan tetapi semuanya gagal. Aku sangat terheran-heran dengan metode puasa itu . badan manusia akan dibersihkan dari mikroba maupun bakteri penyebab penyakit. Dengan bertambahnya usia maka organ-organ tubuh mulai terasa nyeri dan sakit-sakitan pun akan menyertainya. Kelebihan kolesterol dalam tubuh. Pada kondisi puasa ini.Terlalu banyak makan makanan yang banyak mengandung asam urat tersebut akan menyebabkan kelebihan asam urat (uric acid) dan menumpuk di persendian. Dengan mengurangi porsi makan dapat menyembuhkan penyakit ini. Puasa ini dilakukan selama tiga minggu berturut-turut. Akan tetapi percobaan ilmiah yang dilakukan di Rusia menegaskan bahwasanya puasa bisa menyembuhkan penyakit ini. Terkadang kadar asam urat berlebih dalam darah. Menghilangkan Sakit Persendian Tulang Sakit persendian biasanya akan timbul setelah berlalunya waktu yang panjang. bisa menyebabkan penyakit jantung. Mengurangi Tertimbunnya Kolesterol Para profesor yang melakukan penelitian medikal ilmiah ini (mayoritasnya adalah non-muslim) menegaskan akan manfaatnya puasa.

andai engkau melihat bagaimana aku ikut menjalankan puasa di bulan Ramadhan setiap tahun. Puasa ini merupakan satu-satunya cara yang aku temui yang bisa mengobati penyakitku ini. karena aku merasa aturan puasa ini lebih menyejukkan hati dan juga aku merasa aturan puasa ini bisa mencegah munculnya zat-zat yang berbahaya dan menyeimbangkan hal-hal yang tidak stabil di dalam tubuh. buah-buahan dan kurma saja ketika berbuka puasa. Akhirnya kini aku bisa berjalan jauh dan aku bersyukur bisa berjalan cepat. akan tetapi aku terus mempelajari aturan puasa Islam ini. Sulaiman berkata: “Sesungguhnya puasa memiliki keutamaan besar sekali bagiku. Dan akhirnyapun hilang semua nyeri yang selama ini aku alami. layaknya wajahmu seperti anak kecil saja tidak seperti orang yang berusia 40 atau 50 tahun.sendiri.” “Dan sungguh aku mencoba untuk berpuasa sehari waktu itu. aku hanya makan sayur-sayuran.” Diposkan oleh erwin nirwanto di 6/07/2010 10:50:00 PM Label: medis .” Diakhir ceriteranya. Aku tidak makan apapun setelah itu kecuali ketika sahur. Maka akupun mengucapkan syukur pada Allah atas limpahan nikmat-Nya . Dua hal inilah masalah yang paling susah yang aku alami di New York. tentu engkau akan mengatakan: “Ah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->