Puasa dalam agama Islam atau Shaum (dalam Bahasa Arab ‫ )صوم‬artinya menahan diri dari makan dan

minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hinggalah terbenam matahari, untuk meningkatkan ketakwaan seorang muslim. Perintah puasa difirmankan oleh Allah pada Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 183. Berpuasa merupakan salah satu dari lima Rukun Islam. Terdapat puasa wajib dan puasa sunnah, namun tata caranya tetap sama. Waktu haram puasa adalah waktu saat umat Muslim dilarang berpuasa. Hikmah puasa adalah ketika semua orang bergembira, seseorang itu perlu turut bersama merayakannya.
• • •

Hari Raya Idul Fitri (1 Syawal) Hari Raya Idul Adha (10 Zulhijjah) Hari-hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Zulhijjah)

Daftar isi
[sembunyikan] • 1 Perintah dalam Al-Quran • 2 Hikmah Puasa
• • • • • •

3 Secara Aktivitas 4 Jenis-jenis Puasa 5 Syarat wajib puasa 6 Syarat sah puasa 7 Rukun puasa 8 Lihat pula

[sunting] Perintah dalam Al-Quran
Perintah berpuasa dari Allah terdapat dalam Al-Quran di surat Al-Baqarah ayat 183. "Yaa ayyuhaladziina aamanuu kutiba alaikumus siyaamu kamaa kutiba 'alalladziina min qablikum la allakum tataquun" “ Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan ke atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan ke atas umat-umat yang sebelum kamu, semoga kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa."

[sunting] Hikmah Puasa
Ibadah shaum Ramadhan yang diwajibkan Allah kepada setiap mu’min adalah ibadah yang ditujukan untuk menghamba kepada Allah seperti yang tertera dalam QS. Al- Baqarah/2: 183. Hikmah dari ibadah shaum itu sendiri adalah melatih manusia untuk sabar dalam menjalani

hidup. Maksud dari sabar yang tertera dalam al-Quran adalah ‘gigih dan ulet’ seperti yang dimaksud dalam QS. Ali ‘Imran/3: 146. 1. Baris terlekuk

Baris isi

[sunting] Secara Aktivitas
Puasa adalah menahan. secaara artian adalah menahan keinginan hawa nafsu(atau jasad/diri).namun justru malah menjalankan keinginan keinginan Allah lah yang terkandung di dalam AlQuran. sehingga lebih optimal lagi dalam menjalankan ibadah yang Allah inginkan. perintah puasa lebih menekankan kedalam aktifitas sendi kehidupan. dimana mampunya kita untuk menahan hawa nafsu kita (bahkan hingga makan dan minum pun kita tahan) kemudian menjalankan keinginan Allah sepenuhnya. sehingga meraih Taqwa perintah pusa jatuh pada madinah. dimana dikondisi ummat islam saat itu baru saja hijrah dari mekkah setelah di tekan dari berbagai sisi kehidupan.. namun di sinilah terlihat sifat kesabaran(tidak lemah, tidak lesu, pantang mundur) dari semangat ummat islam untuk bangkit menyebarkan ayat-ayat Allah.ke seluruh wilayah..

[sunting] Jenis-jenis Puasa

Puasa yang hukumnya wajib o Puasa Ramadan
o o

Puasa karena nazar Puasa kifarat atau denda

Puasa yang hukumnya sunah
o o o o o

Puasa 6 hari di bulan Syawal Puasa Arafah Puasa Senin-Kamis Puasa Daud (sehari puasa, sehari tidak)

Artikel ini tidak memiliki kategori.
Tolong bantu Wikipedia untuk menambahkan kategori. Tag ini diberikan pada 2010.

Puasa Asyura (pada bulan muharam)

• o

Puasa 3 hari pada pertengahan bulan (menurut kalender islam), tanggal 13, 14, dan 15

[sunting] Syarat wajib puasa
1. Beragama Islam 2. Berakal sehat 3. Baligh (sudah cukup umur) 4. Mampu melaksanakannya 5. Orang yang sedang berada di tempat (tidak sedang safar)

[sunting] Syarat sah puasa
1. Islam (tidak murtad) 2. Mummayiz (dapat membedakan yang baik dan yang buruk) 3. Suci dari haid dan nifas 4. Mengetahui waktu diterimanya puasa

[sunting] Rukun puasa
1. Niat 2. Meninggalkan segala hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari
3. Sebulan penuh Umat Islam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan lalu, dan hari yang fitri ( 1 Syawal 1427 Hijriah) pun telah kita lalui. Apalagi kita masih berada di bulan Syawal. Bahkan Rasulullah SAW pernah bersabda : "Barangsiapa berpuasa Ramadhan dan kemudian meneruskannya dengan 6 hari pada bulan Syawal, maka seolah-olah dia berpuasa sepanjang hidupnya." (Diriwayatkan oleh Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nisaa'i dan Ibn Maajah). Berpuasa 6 hari pada bulan Syawal setelah puasa wajib di bulan Ramadhan adalah merupakan puasa Sunnah Mustahabbah, bukan wajib. Namun puasa ini sangat disarankan kepada umat Muslim, karena kebaikan yang banyak yang ada padanya dan pahalanya yang amat besar. Barangsiapa berpuasa 6 hari pada bulan Syawwal (setelah berpuasa sebulan penuh pada bulan Ramadhan) akan dicatat baginya pahala seperti dia telah berpuasa selama satu tahun penuh, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits sahih. Puasa tersebut menurut Imam Ahmad dapat dilakukan berturut-turut atau tidak berturut-turut dan tidak ada kelebihan antara yang satu dengan yang lainnya. Sedangkan menurut golongan Hanafi dan golongan Syafi'i, lebih utama melakukannya secara berturut-turut, yaitu setelah hari raya. Puasa tanggal 9 Dzulhijjah (Arafah) bagi selain orang yang melaksanakan Haji. Dari Abu Qatadah ra bahwa Rasulullah saw bersabda, "Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, yaitu satu tahun yang telah berlalu dan

satu tahun yang akan datang." (HR Jamaah kecuali Bukhari dan Tirmidzi). Dari Hafshah ra, dia berkata, "Ada empat hal yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah saw, yaitu puasa Asyura, puasa sepertiga bulan (yakni bulan Dzulhijjah), puasa tiga hari dari tiap bulan, dan salat dua rakaat sebelum Subuh." (HR Ahmad dan Nasa'i). Dari Uqbah bin Amir ra bahwa Rasulullah saw bersabda, "Hari Arafah, hari Kurban dan hari-hari Tasyriq adalah hari raya umat Islam dan hari-hari tersebut adalah hari-hari makan dan minum." HR Khamsah (lima imam hadis) kecuali Ibnu Majah dan dinyatakan sahih oleh Tirmidzi. Dari Ummu Fadhal, dia berkata, "Mereka merasa bimbang mengenai puasa Nabi saw di Arafah, lalu Nabi saw saya kirimi susu. Kemudian Nabi saw meminumnya, sedang ketika itu beliau berkhotbah di depan umat manusia di Arafah." (HR Bukhari dan Muslim). Puasa Bulan Muharram dan Sangat Dianjurkan pada Tanggal 9 dan 10 (Tasu'a dan 'Asyura). Dari Abu Hurairah ra dia berkata, "Rasulullah saw ditanya, 'Salat apa yang lebih utama setelah salat fardhu?' Nabi menjawab, 'Salat di tengah malam'. Mereka bertanya lagi, 'Puasa apa yang lebih utama setelah puasa Ramadhan?' Nabi menjawab, 'Puasa pada bulan Allah yang kamu namakan Muharrom'." (HR Ahmad, Muslim, dan Abu Daud). Dari Muawiyah bin Abu Sufyan ra, dia berkata, aku mendengar Rasulullah saw bersabda, "Hari ini adalah hari 'Asyura dan kamu tidak diwajibkan berpuasa padanya. Sekarang, saya berpuasa, maka siapa yang mau, silahkan puasa dan siapa yang tidak mau, maka silahkan berbuka." (HR Bukhari dan Muslim). Dari Aisyah ra, dia berkata, "Hari 'Asyura' adalah hari yang dipuasakan oleh orang-orang Quraisy di masa jahiliyah, Rasulullah juga biasa mempuasakannya. Dan tatkala datang di Madinah, beliau berpuasa pada hari itu dan menyuruh orang-orang untuk turut berpuasa. Maka, tatkala diwajibkan puasa Ramadhan beliau bersabda, 'Siapa yang ingin berpuasa, hendaklah ia berpuasa dan siapa yang ingin meninggalkannya, hendaklah ia berbuka'." (Muttafaq alaihi). Dari Ibnu Abbas ra, dia berkata, "Nabi saw datang ke Madinah lalu beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada hari 'Asyura', maka Nabi bertanya, 'Ada apa ini?' Mereka menjawab, hari 'Asyura' itu hari baik, hari Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa saw dan Bani Israel dari musuh mereka sehingga Musa as berpuasa pada hari itu. Kemudian, Nabi saw bersabda, 'Saya lebih berhak terhadap Musa daripada kamu', lalu Nabi saw berpuasa pada hari itu dan menganjurkan orang agar berpuasa pada hari itu. " (Muttafaq alaihi). Dari Abu Musa al-Asy'ari ra, dia berkata, "Hari 'Asyura' itu diagungkan oleh orang Yahudi dan mereka menjadikan sebagai hari raya. Maka, Rasulullah saw bersabda,"Berpuasalah pada hari itu." (Muttafaq alaihi). Dari Ibnu Abbas ra, dia berkata, "Tatkala Rasulullah saw berpuasa pada hari 'Asyura' dan memerintahkan orang-orang agar berpuasa pada hari itu, mereka berkata, "Ya Rasulullah, ia adalah hari yang diagungkan oleh orang Yahudi dan Nashrani," maka Nabi saw bersabda, "Jika datang tahun depan, insya Allah kami berpuasa pada hari kesembilan (dari bulan Muharrom)." Ibnu Abbas ra berkata, "Maka belum lagi datang tahun depan, Rasulullah saw sudah wafat." (HR Muslim dan Abu Daud). Para ulama menyebutkan bahwa puasa Asyura' itu ada tiga tingkat: tingkat

pertama, berpuasa selama tiga hari yaitu hari kesembilan, kesepuluh dan kesebelas. Tingkat kedua, berpuasa pada hari kesembilan dan kesepuluh. Tingkat ketiga, berpuasa hanya pada hari kesepuluh saja. Berpuasa pada Sebagian Besar Bulan Sya'ban. Dari Aisyah ra berkata, "Saya tidak melihat Rasulullah saw melakukan puasa dalam waktu sebulan penuh, kecuali pada bulan Ramadhan dan tidak satu bulan pun yang Nabi saw banyak melakukan puasa di dalamnya daripada bulan Sya'ban." (HR Bukhari dan Muslim). Dari Usamah bin Zaid ra berkata, Aku berkata, "Ya Rasulullah saw , tidak satu bulan yang Anda banyak melakukan puasa daripada bulan Sya'ban !" Nabi menjawab: "Bulan itu sering dilupakan orang, karena letaknya antara Rajab dan Ramadhan, sedang pada bulan itulah amal-amal manusia diangkat (dilaporkan) kepada Tuhan Rabbul 'Alamin. Maka, saya ingin amal saya dibawa naik selagi saya dalam berpuasa." (HR Nasa'i dan dinyatakan sahih oleh Ibnu Khuzaimah). 4. Berpuasa pada Hari Senin dan Kamis Hal ini berdasarkan pada hadis Abu Hurairah ra, bahwa Nabi saw lebih sering berpuasa pada hari Senin dan Kamis, lalu orang-orang bertanya kepadanya mengenai sebab puasa tersebut, lalu Nabi saw menjawab, "Sesungguhnya amalan-amalan itu dipersembahkan pada setiap Senin dan Kamis, maka Allah berkenan mengampuni setiap muslim, kecuali dua orang yang bermusuhan, maka Allah berfirman, "Tangguhkanlah kedua orang (yang bermusuhan ) itu!" (HR Ahmad dengan sanad yang sahih). Dalam sahih Muslim diriwayatkan bahwa Nabi saw ditanya orang mengenai berpuasa pada hari Senin, maka beliau bersabda, "Itu hari kelahiranku dan pada hari itu pula wahyu diturunkan kepadaku." (HR Muslim). Berpuasa Tiga Hari Setiap Bulan Dari Abu Dzarr al-Ghiffari ra berkata, "Kami diperintah Rasulullah saw untuk melakukan puasa tiga hari dari setiap bulan, yaitu hari-hari terang bulan, yakni tanggal 13, 14 dan 15, sembari Rasul saw bersabda, 'Puasa tersebut seperti puasa setahun (sepanjang masa)'." (HR Nasa'i dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban). Berpuasa Selang-seling (Seperti Puasa Daud) Dari Abdullah bin Amr berkata, Rasulullah saw telah bersabda, "Puasa yang paling disukai Allah adalah puasa Daud dan salat yang paling disukai Allah adalah salat Daud. Ia tidur seperdua (separuh) malam, bangun sepertiganya, lalu tidur seperenamnya, dan ia berpuasa satu hari lalu berbuka satu hari." Referensi: Fiqhus Sunnah, Sayyid Sabiq Tamamul Minnah, Muhammad Nashirudddin al-Albani. *** Selain itu, Tidak boleh bagi wanita untuk berpuasa sunat jika suaminya hadir (tidak musafir) kecuali dengan seizinnya, berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Radhiallahu 'anhu bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

Dengan demikian sel-sel usus tidak mampu lagi membuat komposisi glikogen. dari segi gerak (olah raga). karena Allah tidak menyukai jika seseorang hanya memikirkan kehidupan akhirat saja sementara kehidupan sosialnya (menjaga hubungan dengan kerabat atau masyarakat) ditinggalkan. terutama pada hari-hari yang dianjurkan untuk berpuasa sunat yaitu : Puasa hari Senin dan Kamis. atau suaminya sedang tidak hadir (bepergian). puasa tiga hari dalam setiap bulan. atau wanita itu tidak bersuami. *** http://www. dalam bulan puasa banyak sekali gerakan yang dilakukan terutama lewat pergi ibadah. puasa pada sepuluh hari di bulan Dzulhijjah dan di hari 'Arafah. sebagaimana janji Allah SWT diberikan kepada orang yang berpuasa ditegaskan dengan sabda Nabi Muhammad saw yang diriwayatkan oleh Ibnu Suny dan Abu Nu'aim: ''Berpuasalah maka anda akan sehat. Dalam buku yang berjudul ''Pemeliharaan Kesehatan dalam Islam'' oleh Dr Mahmud Ahmad Najib (Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Ain-Syams Mesir)."Artinya : Tidak halal bagi seorang wanita unruk berpuasa saat suminya bersamanya kecuali dengan seizinnya" dalam riwayat lain disebutkan : "kecuali puasa Ramadhan" Adapun jika sang suami memperkenankannya untuk berpuasa sunat. tidak seorang pun ahli medis baik muslim maupun non muslim yang meragukan manfaat puasa bagi kesehatan manusia. Puasa memberi kesempatan kepada alat-alat pencernaan untuk beristirahat setelah bekerja keras sepanjang tahun. Dan ini memberi kesempatan otot jantung untuk beristirahat. ditegaskan puasa sangat berguna bagi kesehatan. setelah bekerja keras satu tahun lamanya. 12. Menurutnya curah jantung dalam mendistribusikan darah keseluruh pembuluh darah akan membuat sirkulasi darah menurun. seseorang itu perlu turut bersama merayakannya. Kedua. berpuasa pada Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) Berpuasa pada hari-hari Tasyrik (11. rohani dan hubungan sosial. Lambung dan usus beristirahat selama beberapa jam dari kegiatannya. yaitu ketika ada kerabat atau teman yang sedang mengadakan pesta syukuran atau pernikahan. Hikmahnya adalah ketika semua orang bergembira. maka dibolehkan baginya menjalankan puasa sunat. Puasa juga bagus untuk kesehatan. sekaligus memberi kesempatan untuk menyembuhkan infeksi dan luka yang ada sehingga dapat menutup rapat. melainkan makruh. protein dan kolesterol. Antara lain: Pertama. Berpuasa pada Hari Raya Idul Fitri (1 Syawal ). puasa 'Asyura serta puasa sehari sebelum atau setelahnya. Puasa akan memberi kesempatan pada jantung untuk memperbaiki vitalitas dan kekuatan sel-selnya. Proses penyerapan makanan juga berhenti sehingga asam amoniak. Manfaat puasa bagi tubuh. ada pula waktu dimana umat Islam dianjurkan untuk tidak berpuasa. puasa enam hari di bulan Syawal. Disamping dari segi makanan. dan 13 Dzulhijjah) Selain hari-hari tersebut. glukosa dan garam tidak masuk ke usus. Waktu haram puasa adalah waktu di mana umat Islam dilarang berpuasa.com/pustaka/detail/tips/551/macam-%C3%B1-macam-puasasunnah- . Puasa memperkecil sirkulasi darah sebagai perimbangan untuk mencegah keluarnya keringat dan uap melalui pori-pori kulit serta saluran kencing tanpa perlu menggantinya. Hukum berpuasa pada hari ini bukan haram.abatasa.'' Dengan berpuasa akan sehat jasmani.

Apakah kewajiban itu langsung ditetapkan oleh Al-Quran selama sebutan penuh. 1.Al-Quran menggunakan kata shiyam sebanyak delapan kali. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas. maka agaknya kewajiban berpuasa pun dapat dikatakan demikian. dan sekali menunjuk kepada pelaku-pelaku puasa pria dan wanita. Karena itu pula puasa dipersamakan dengan sikap sabar. . karena ulama Al-Quran sepakat bahwa surat Al-Baqarah turun di Madinah. shiyam atau shaum –bagi manusia– pada hakikatnya adalah menahan atau mengendalikan diri. Manusia yang berupaya menahan diri dari satu aktivitas –apa pun aktivitas itu– dinamai shaim (berpuasa).). Sekali Al-Quran juga menggunakan kata shaum. Betapa pun. dan 187. tiba di Madinah. dipersempit maknanya oleh hukum syariat. Puasa kaffarat.s. yaitu ash-shaimin wash-shaimat. sekali dalam bentuk kata kerja yang menyatakan bahwa “berpuasa adalah baik untuk kamu”. “Puasa untuk-Ku. maka hendaklah ia berpuasa (selama bulan itu). 184. dan siapa yang sakit atau dalam perjalanan. merujuk ke hakikat dan tujuan puasa. akibat pelanggaran. Kata ini juga terdapat masing-masing sekali dalam bentuk perintah berpuasa di bulan Ramadhan. Pengertian kebahasaan ini. Puasa sunnah. Hari-hari tersebut kemudian diperpanjang dengan turunnya ayat 185: Barangsiapa di antara kamu yang hadir (di negeri tempat tinggalnya) pada bulan itu (Ramadhan). Ini berarti bahwa puasa Ramadhan baru diwajibkan setelah Nabi Saw. Orang sabar yang dimaksud di sini adalah orang yang berpuasa. maka wajib baginya berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkannya. Ada beberapa macam puasa dalam pengertian syariat/hukum sebagaimana disinggung di atas. Para sejarawan menyatakan bahwa kewajiban melaksanakan puasa Ramadhan ditetapkan Allah pada 10 Sya’ban tahun kedua Hijrah. Puasa wajib pada bulan Ramadhan. 185. kesemuanya terambil dari akar kata yang sama yakni sha-wa-ma yang dari segi bahasa maknanya berkisar pada “menahan” dan “berhenti atau “tidak bergerak”. maka hari ini aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun (QS Maryam [19]: 26). yang diajarkan oleh malaikat Jibril ketika ada yang mempertanyakan tentang kelahiran anaknya (Isa a. minum. Kata-kata yang beraneka bentuk itu. sehingga shiyam hanya digunakan untuk “menahan diri dar makan.s. Demikian ucapan Maryam a. Ini mencakup pembatasan atas seluruh anggota tubuh bahkan hati dan pikiran dari melakukan segala macam dosa.perintahnya. tetapi maknanya adalah menahan diri untuk tidak bebicara: Sesungguhnya Aku bernazar puasa (shauman). Hadis qudsi yang menyatakan antara lain bahwa. 2. baik dari segi pengertian bahasa (keduanya berarti menahan diri) maupun esensi kesabaran dan puasa. Kaum sufi. ditemukan dalam surat Al-Baqarah (2): 183. ataukah bertahap? Kalau melihat sikap Al-Quran yang seringkali melakukan penahapan dalam perintah. kesemuanya dalam arti puasa menurut pengertian hukum syariat. Ayat 184 yang menyatakan ayyaman ma’dudat (beberapa hari tertentu) dipahami oleh sementara ulama sebagai tiga hari dalam sebutan yang merupakan tahap awal dari kewajiban berpuasa. 3. Kuda yang berhenti berjalan dinamai faras shaim. menambahkan kegiatan yang harus dibatasi selama melakukan puasa. dan upaya mengeluarkan sperma dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari”. atau semacamnya. PUASA RAMADHAN Uraian Al-Quran tentang puasa Ramadhan. dan Aku yang memberinya ganjaran” dipersamakan oleh banyak ulama dengan firman-Nya dalam surat Az-Zumar (39): 10.

tetapi dengan mendapat kesulitan atau keterlambatan penyembuhan. dengan menggarisbawahi kata atau kalimat dari ayat-ayat puasa di atas. tetapi terlebih dahulu dikemukakan bahwa. pernah ditemui makan di siang hari bukan Ramadhan. Betapa pun. membolehkannya untuk berbuka. Faman kana minkum maridha (Siapa di antara kamu yang menderita sakit) Maridh berarti sakit. BEBERAPA ASPEK HUKUM BERKAITAN DENGAN PUASA a. Di sisi lain harus diingat bahwa orang yang tidak berpuasa dengan alasan sakit atau dalam perjalanan tetap harus menggantikan hari-hari ketika ia tidak berpuasa dalam kesempatan yang lain. Penempatan uraian tentang doa atau penyisipannya dalam uraian Al-Quran tentang puasa tentu mempunyai rahasia tersendiri. tanpa sedikit kekesalan pun. Penyakit dalam kaitannya dengan berpuasa secara garis besar dapat dibagi dua: 1. dan karena itu ayat tersebut menegaskan bahwa “Allah dekat kepada hamba-hamba-Nya dan menerima doa siapa yang berdoa. maka (sebagai gantinya) dia harus membayar fidyah. belum juga dijelaskan berapa kewajiban puasa itu. Memang. yaitu memberi makan seorang miskin. tetapi hanya “beberapa hari tertentu.” maka dia (boleh) tidak berpuasa dan menghitung berapa hari ia tidak berpuasa untuk digantikannya pada hari-hari yang lain. penulis lebih cenderung mendukung pendapat ulama yang menyatakan bahwa Al-Quran mewajibkannya tanpa penahapan. Ayat 186 tidak berbicara tentang puasa.” Jika demikian. Banyak informasi dan tuntunan yang dapat ditarik dari ayat-ayat di atas berkaitan dengan hukum maupun tujuan puasa. dan dalam keadaan sehat. tidak mustahil bahwa Nabi dan sahabatnya telah melakukan puasa sunnah sebelumnya. Perhatikan surat Al-Baqarah (2): 185. dan Penderita dapat berpuasa. Namun demikian agaknya kita dapat berkata bahwa Allah Swt. di samping penjelasan tentang lamanya puasa yang harus dikerjakan. “sebagaimana diwajibkan terhadap umat-umat sebelum kamu.” Selanjutnya ayat 187 antara lain menyangkut izin melakukan hubungan seks di malam Ramadhan. Sebagian ulama menyatakan bahwa penyakit apa pun yang diderita oleh seseorang.” lalu diakhiri dengan perintah bertakbir dan bersyukur. Merujuk kepada ketiga ayat puasa Ramadhan sebagai satu kesatuan.” Kemudian Al-Quran dalam surat A1-Baqarah (2): 186 menjelaskan bahwa kewajiban itu bukannya sepanjang tahun. apalagi tidak ditemukan satu ayat pun yang berbicara tentang puasa sunnah tertentu. Penderita tidak dapat berpuasa. . diwajibkan kepada kamu berpuasa. apalagi tujuan puasa tersebut adalah untuk kepentingan yang berpuasa sendiri yakni “agar kamu bertakwa (terhindar dari siksa). dalam hal ini ia wajib berbuka. dimulai dengan satu pendahuluan yang mendorong umat islam untuk melaksanakannya dengan baik. Ayat tentang kewajiban puasa Ramadhan ditutup dengan “Allah menghendaki kemudahdn untuk kamu bukan kesulitan. yakni dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari. maka ia dianjurkan tidak berpuasa. dengan alasan jari telunjuknya sakit. “Wahai orang-orang yang beriman. ia dimulai dengan panggilan mesra. 2. tetapi kembali diingatkan bahwa orang yang sakit dan dalam perjalanan (boleh) tidak berpuasa dengan memberikan penegasan mengenai peraturan berpuasa sebagaimana disebut sebelumnya.” Di sini tidak dijelaskan siapa yang mewajibkan.Pemahaman semacam ini menjadikan ayat-ayat puasa Ramadhan terputus-putus tidak menjadi satu kesatuan. maka wajar pula jika umat Islam melaksanakannya. tetapi tentang doa.” itu pun hanya diwajibkan bagi yang berada di kampung halaman tempat tinggalnya. sengaja memilih redaksi demikian. guna menyerahkan kepada nurani manusia masing-masing untuk menentukan sendiri apakah ia berpuasa atau tidak.” Penjelasan di atas ditutup dengan pernyataan bahwa “berpuasa adalah baik. Namun itu bukan kewajiban dari AlQuran. Berikut akan dikemukan sekelumit baik yang berkaitan dengan hukum maupun hikmahnya. Agaknya ia mengisyaratkan bahwa berdoa di bu1an Ramadhan merupakan ibadah yang sangat dianjurkan. Ulama besar ibnu Sirin. “Sedang yang merasa sangat berat berpuasa. sehingga “barangsiapa sakit atau dalam perjalanan. Teks ayat mencakup pemahaman ibnu Sirin tersebut. Uraian Al-Quran tentang kewajiban puasa di bulan Ramadhan. dan dari sini datang perintah-Nya untuk berpuasa pada bulan tersebut. harus dicatat. bahwa Al-Quran tidak merinci persolan ini.” Setelah itu disusul dengan penjelasan tentang keistimewaan bulan Ramadhan.

ada pula yang menilai bahwa berbuka lebih baik dengan alasan. sebaliknya. atau termasuk juga perjalanan bisnis dan mubah (yang dibolehkan) seperti wisata dan sebagainya? Agaknya alasan yang memasukkan hal-hal di atas sebagai membolehkan berbuka. maka (wajib baginya berpuasa) sebanyak hari-hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Tetapi ada riwayat lain melalui Aisyah r. kemudian dihapus oleh Allah Swt. lebih kuat. sehingga kewajiban mengganti itu. maka itulah yang lebih baik dan utama. Sehingga akhirnya ayat tersebut tanpa kata ini. apakah ini dapat dijadikan alasan untuk berbuka atau meng-qashar shalat atau tidak. Bagaimana mungkin orang yang durhaka memperoleh rahmat kemudahan dari Allah Swt. Ulama keempat mazhab Sunnah menyisipkan kalimat untuk meluruskan redaksi di atas. Di sini. . Ini antara lain berpulang kepada tinjauan sebab izin ini. Apakah perjalanan tersebut harus bertujuan dalam kerangka ketaatan kepada Allah. Tetapi. Fa ‘iddatun min ayyamin ukhar (sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari lain). belajar. yang maksudnya memerintahkan penggantian (qadha’) itu harus dilakukan bersinambung tanpa sehari pun berbuka sampai selesainya jumlah yang diwajibkan. dalam arti apa pun pilihannya. ini adalah izin Allah. Perbedaan tersebut berkaitan dengan jarak perjalanan. dan wajib pula menggantinya pada hari-hari yang lain seperti bunyi harfiah ayat di atas. Selanjutnya mereka juga memperselisihkan tujuan perjalanan yang membolehkan berbuka (demikian juga qashar dan menjamak shalat). berpuasa atau berbuka? Imam Malik dan imam Syafi’i menilai bahwa berpuasa lebih utama dan lebih baik bagi yang mampu. “Barangsiapa yang sakit atau dalam perjalanan (dan ia tidak berpuasa). kecuali jika perjalanan tersebut untuk perbuatan maksiat.? Juga diperselisihkan apakah yang lebih utama bagi seorang musafir. karena terdapat sekian banyak hadis yang membolehkan berpuasa dalam perjalanan. yang menginformasikan bahwa memang awalnya ada kata pada ayat puasa yang berbunyi mutatabi’at. sehingga terjemahannya lebih kurang berbunyi. Nabi tidak mencela yang berpuasa.” Bahkan ulama-ulama Zhahiriyah dan Syi’ah mewajibkan berbuka.b. dan tidak juga (mereka) yang tidak berpuasa. maka hal itu merupakan izin untuk memperoleh kemudahan (rukhshah). sebagaimana yang tercantum dalam Mushaf sekarang. sehingga seberapa pun jarak yang ditempuh selama dinamai safar atau perjalanan. misalnya perjalanan haji.a. ada yang berpuasa dan adapula yang tidak berpuasa.” Kalimat “lalu ia tidak berpuasa” adalah sisipan yang oleh ulama perlu adanya. Perbedaan lain berkaitan dengan ‘illat (sebab) izin ini. tetapi ada juga yang tidak menetapkan jarak tertentu. hanya ditujukan kepada para musafir dan orang yang sakit tetapi tidak berpuasa. Pendapat ini dikuatkan oleh sebuah riwayat dari imam Bukhari dan Muslim melalui Anas bin Malik yang menyatakan bahwa. antara lain berdasar firman-Nya dalam lanjutan ayat di atas. Aw’ala safarin (atau dalam perjalanan) Ulama-ulama berbeda pendapat tentang bolehnya berbuka puasa bagi orang yang sedang musafir. Tidak baik menolak izin dan seperti penegasan Al-Quran sendiri dalam konteks puasa. Secara umum dapat dikatakan bahwa jarak perjalanan tersebut sekitar 90 kilometer. sehingga dengan demikian –buat mereka– menjadi wajib bagi orang yang sakit dan dalam perjalanan untuk tidak berpuasa.” Memang ada juga ulama yang beranggapan bahwa berpuasa lebih baik bagi orang yang mampu. tetapi sebagian besar ulama bermazhab Maliki dan Syafi’i menilai bahwa hal ini sebaiknya diserahkan kepada masing-masing pribadi. “Allah menghendaki kemudahan untuk kamu dan tidak menghendaki kesulitan. Tetapi kata mutatabi’at dalam fa ‘iddatun min ayyamin ukhar mutatabi’at yang berarti berurut atau bersinambung itu. dipermasalahkan misalnya jarak antara Jakarta-Yogya yang ditempuh dengan pesawat kurang dari satu jam. yaitu: c. silaturahmi. Sisipan semacam ini ditolak oleh ulama Syi’ah dan Zhahiriyah. “Kami berada dalam perjalanan di bulan Ramadhan. Apakah karena adanya unsur safar (perjalanan) atau unsur keletihan akibat perjalanan. maka tentu yang bersangkutan tidak memperoleh izin untuk berbuka dan atau menjamak shalatnya. serta tidak meletihkan. Apakah membayar puasa yang ditinggalkan itu harus berturut-turut? Ada sebuah hadis –tetapi dinilai lemah– yang menyatakan demikian.

sedang ia tidak mempunyai sumber rezeki lain kecuali pekerjaan itu. dan kaffaratnya dalam hal ini berdasarkan hadis Nabi adalah berpuasa dua bulan berturut-turut. Ia hanya berkewajiban mandi sebelum terbitnya matahari –paling tidak dalam batas waktu yang memungkinkan ia shalat subuh dalam keadaan suci pada waktunya. yakni berpuasa atau berbuka dengan membayar fidyah. dan ada juga di antara mereka. maka ia harus memberi makan enam puluh orang miskin. namun para ulama mengingatkan bahwa hal tersebut bersifat makruh. Termasuk dalam pengertian hubungan seks adalah “mengeluarkan sperma” dengan cara apa pun. ia harus menggantinya pada hari lain. Dalam hal ini terdapat rincian sebagai berikut: Wanita yang hamil dan menyusui wajib membayar fidyah dan mengganti puasanya di hari lain. ia harus membayar kaffarat berupa memberi makan seorang miskin. karena dapat mengakibatkan keluarnya sperma. Nah. berpendapat bahwa di samping berpuasa. d. (yaitu): memberi makan seorang miskin) (QS Al-Baqarah [2]: 184). Tetapi bila yang mereka khawatirkan diri mereka. Maka dalam kondisi semacam ini. apakah harus segera. Nabi Saw. dan ini berarti bahwa di siang hari Ramadhan. Wa ‘alal ladzina yuthiqunahu fidyatun tha’amu miskin (Dan wajib bagi orang yang berat menjalankannya membayar fidyah. maka ia harus memerdekakan hamba. memberi alternatif bagi orang yang wajib puasa. Uhilla lakum lailatash-shiyamir-rafatsu ila nisa’ikum (Dihalalkan kepada kamu pada malam Ramadhan bersebadan dengan istri-istrimu) (QS Al-Baqarah [2]: 187) Ayat ini membolehkan hubungan seks (bersebadan) di malam hari bulan Ramadhan. sedangkan imam Abu Hanifah tidak mewajibkan kaffarat dengan alasan tidak dicakup oleh redaksi ayat di atas. dan diduga tidak akan sembuh dari penyakitnya. e. apakah ada kaffarat akibat keterlambatan itu? Imam Malik. khususnya bagi yang tidak dapat menahan diri. bagi yang mencium atau apa pun selain berhubungan seks. . yakni bagi kedua kelompok ini terdapat dua kemungkinan: musafir dan orang yang merasa berat untuk berpuasa. Nah. dan Ahmad. dalam arti harus dilakukannya pada awal Syawal. Pendapat-pendapat di atas tidak populer di kalangan mayoritas ulama. namun umumnya tidak mengharuskan ketergesaan itu. Demikian pendapat mayoritas ulama. Ada yang berpendapat bahwa pada mulanya Allah Swt. Termasuk juga dalam pesan penggalan ayat di atas adalah wanita-wanita hamil dan atau menyusui. Fidyah dimaksud adalah memberi makan fakir/miskin setiap hari selama ia tidak berpuasa. Bagi yang melakukan hubungan seks di malam hari. bagaimana kalau Ramadhan berikutnya sudah berlalu. mereka diperbolehkan untuk tidak berpuasa dengan syarat membayar fidyah.. Menurut istri Nabi. maka ketika itu dia harus berbuka. tanpa harus membayar fidyah. Penggalan ayat ini diperselisihkan maknanya oleh banyak ulama tafsir. walaupun diakui bahwa semakin cepat semakin baik. Karena itu walaupun ayat ini tak melarang ciuman. hubungan seks tidak dibenarkan. kemudian kita tidak sempat menggantinya. maka puasanya batal. seandainya yang mereka khawatirkan adalah janin atau anaknya yang sedang menyusui. kecuali jika ia melakukan hubungan seks (di siang hari). dan ada lagi yang mengembalikan penentuan jumlahnya pada kebiasaan yang berlaku pada setiap masyarakat. maka bagi mereka diperbolehkan untuk berbuka dengan syarat membayar fidyah. Jika tidak mampu juga. kemudian ternyata “basah”. pernah mencium istrinya saat berpuasa. atau pelukan antar suami-istri. Ada juga yang berpendapat bahwa ayat ini berbicara tentang para musafir dan orang sakit. Demikian juga halnya terhadap orang yang sakit sehingga tidak dapat berpuasa. Ada juga yang menyatakan satu mud yakni sekitar lima perenam liter.a.125 gram gandum atau kurma (makanan pokok). Mayoritas memahami penggalan ini berbicara tentang orang-orang tua atau orang yang mempunyai pekerjaan yang sangat berat. Tetapi mayoritas ulama tidak mewajibkan yang bersangkutan membayar kaffarat. f. ataukah dapat ditangguhkan sampai sebelum datangnya Ramadhan berikut? Hanya segelintir kecil ulama yang mengharuskan sesegera mungkin.Meng-qadha’ (mengganti) puasa. Aisyah r. tidak harus mandi sebelum terbitnya fajar. tetapi enggan karena kurang sehat dan atau dalam perjalanan. maka mereka berbuka dan hanya wajib menggantinya di hari lain. yang pada hakikatnya mampu berpuasa. Ada yang berpendapat sebanyak setengah sha’ (gantang) atau kurang lebih 3. Jika tidak mampu. yaitu fajar). Syafi’i. sehingga puasa sangat memberatkannya. Wakulu wasyrabu hatta yatabayyana lakumul khaith al-abyadhu minal khaithil aswadi minal fajr (Makan dan minumlah sampai terang bagimu benang putih dan benang hitam.

bahwa hendaknya kita jangan terlalu mengandalkan azan. Karena itu sangat beralasan untuk menghentikan aktivitas tersebut saat imsak. dan berakhir dengan datangnya malam. kesehatan. misalnya bahwa puasa merupakan rahasia antara Allah dan pelakunya sendiri. TUJUAN BERPUASA Secara jelas Al-Quran menyatakan bahwa tujuan puasa yang hendaknya diperjuangkan adalah untuk mencapai ketakwaan atau la’allakum tattaqun. turut belasungkawa. Imsak yang diadakan hanya sebagai peringatan dan persiapan untuk tidak lagi melakukan aktivitas yang terlarang. kecuali rasa lapar dan dahaga.” Di sisi lain. memiliki keinginan untuk makan atau minum pada saat-saat tertentu dari siang hari puasa? Nah. Persoalan yang juga diperbincangkan oleh para ulama adalah pengertian malam. dan memperlambat sahur pendapat kedua sejalan dengan sikap kehatian-hatian karena khawatir magrib sebenarnya belum masuk. karena boleh jadi muazin mengumandangkan azannya setelah berlalu beberapa saat dari waktu subuh. melakukannya demi karena Allah Swt. Namun bila dilakukan. kecuali puasa. Di sini Anda boleh bertanya. dan sebagai-nya. Pendapat pertama sejalan juga dengan anjuran Nabi Saw. “Bagaimana puasa yang demikian dapat mengantarkan manusia kepada takwa?” Untuk menjawabnya terlebih dahulu harus diketahui apa yang dimaksud dengan takwa. Penggalan ayat ini datang setelah ada izin untuk makan dan minum sampai dengan datangnya fajar. Di sini disimpulkan bahwa orang yang berpuasa. “Banyak di antara orang yang berpuasa tidak memperoleh sesuatu daripuasanya.” Ini berarti pula bahwa puasa merupakan satu ibadah yang unik. dan ada juga yang memahami malam dengan hilangnya mega merah dan menyebarnya kegelapan. Tetapi seorang yang berpuasa Ramadhan dengan benar. Puasa adalah untuk-Ku dan Aku yang memberi ganjaran atasnya. protes. untuk mempercepat berbuka puasa. dalam sebuah hadis qudsi.Ayat ini membolehkan seseorang untuk makan dan minum (juga melakukan hubungan seks) sampai terbitnya fajar. .” Ini berarti bahwa menahan diri dari lapar dan dahaga bukan tujuan utama dari puasa. kalau demikian. beberapa saat sebelum fajar. dia dapat saja bersembunyi dari pandangan mereka. siapa pun yang berpuasa. Allah berfirman. sesuai dengan cara yang dituntut oleh Al-Quran. Kata lail berarti “sesuatu yang gelap” karenanya rambut yang berwarna hitam pun dinamai lail. maka pastilah ia akan melakukannya karena Allah semata. sebab jika demikian. Ada yang memahami kata malam dengan tenggelamnya matahari walaupun masih ada mega merah. penyucian diri. Dalam rangka memahami tujuan tersebut agaknya perlu digarisbawahi beberapa penjelasan dari Nabi Saw. namun beliau mengingatkan bahwa bukan itu yang dimaksud dengan fajar yang mengakibatkan larangan di atas. Tentu saja banyak segi keunikan puasa yang dapat dikemukakan. Sementara pakar ada yang menegaskan bahwa puasa dilakukan manusia dengan berbagai motif. Demikian sedikit dari banyak aspek hukum yang dicakup oleh ayat-ayat yang berbicara tentang puasa Ramadhan. Tsumma atimmush shiyama ilal lail (Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam). maka dari segi hukum masih dapat dipertanggungjawabkan selama fajar (waktu subuh belum masuk). Pada zaman Nabi. “Semua amal putra-putri Adam untuk dirinya. Puasa dimulai dengan terbitnya fajar. Demikian antara lain penjelasan sementara ulama tentang keunikan puasa dan makna hadis qudsi di atas. Pendapat pertama didukung oleh banyak hadis Nabi Saw. misalnya. Ini dikuatkan pula dengan firman-Nya bahwa “Allah menghendaki untuk kamu kemudahan bukan kesulitan. Bilal mengumandangkan azan.. g. Bukankah manusia yang berpuasa dapat bersembunyi untuk minum dan makan? Bukankah sebagai insan. Perlu dingatkan. sedang pendapat kedua dikuatkan oleh pengertian kebahasaan dari lail yang diterjemahkan “malam”. apa motivasinya menahan diri dan keinginan itu? Tentu bukan karena takut atau segan dari manusia. misalnya.

atau “Api panas. antara 1ain dengan jalan berpuasa. 2. padahal Dia tidak memiliki istri? (QS Al-An’am [6]: 101) Dan sesungguhnya Mahatinggi kebesaran Tuhan kami. “Makan berlebihan dapat menimbulkan penyakit. atau menjaga diri.” “Tidak mengendalikan diri dapat menjerumuskan kepada bencana”.” Karena itu perlu disisipkan kata atau kalimat untuk meluruskan maknanya. memperkenalkan diri-Nya antara lain sebagai tidak mempunyai anak atau istri: Bagaimana Dia memiliki anak. mencuri. memerintahkan. Hal ini dapat terwujud dengan rasa takut dari siksaan dan atau takut dari yang menyiksa (Allah Swt ).PUASA DAN TAKWA Takwa terambil dari akar kata yang bermakna menghindar. 1. untuk menyampaikan. dan membakar”. Rasa takut ini. puasa. minum. menyadari bahwa Allah melihatnya. Syaikh Muhammad Abduh menulis. jauhilah. manusia mempunyai kebutuhan beraneka ragam. dan 1ain-lain yang dapat mengakibatkan siksa neraka. Puasa seperti yang dikemukakan di atas adalah satu ibadah yang unik. pada mulanya timbul karena adanya siksaan. sehingga perintah bertakwa mengandung arti perintah untuk menghindarkan diri dari siksa Allah. Siksa di dunia akibat pelanggaran terhadap hukum-hukum Tuhan yang ditetapkan-Nya berlaku di alam raya ini. . dan yang terpenting adalah kebutuhan fa’ali. dan hukum-hukum alam dan masyarakat lainnya. seperti tidak shalat. Siksa di akhirat. sesuai dengan kedudukan manusia sebagai makhluk. melanggar hak-hak manusia. “Menghindari siksa atau hukuman Allah. “bagaikan melihat-Nya atau kalau yang demikian tidak mampu dicapainya. maka paling tidak. Kalimat perintah ittaqullah secara harfiah berarti. setiap saat. Al-Quran juga memerintahkan Nabi Saw. “Hindarilah.” Dengan demikian yang bertakwa adalah orang yang merasakan kehadiran Allah Swt. PUASA MENELADANI SIFAT-SIFAT ALLAH Beragama menurut sementara pakar adalah upaya manusia meneladani sifat-sifat Allah. sedangkan “Dia (Allah) bersama kamu di mana pun kamu berada.” sebagaimana bunyi sebuah hadis. seperti misalnya. Apakah aku jadikan pelindung selain Allah yang menjadikan langit dan bumi padahal Dia memberi makan dan tidak diberi makan…? (QS Al-An’am [6]: 14). siksa Allah ada dua macam. Allah Swt. tetapi seharusnya ia timbul karena adanya Allah Swt. Nabi Saw. dan hubungan seks. yaitu makan. Sebagaimana kita ketahui. “Takhallaqu bi akhlaq Allah” (Berakhlaklah (teladanilah) sifat-sifat Allah). akibat pelanggaran terhadap hukum syariat. (yang menyiksa). Di sisi lain. Keunikannya antara lain karena ia merupakan upaya manusia meneladani Allah Swt. Tentu banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencapai hal tersebut. menjauhi. Dia tidak beristri dan tidak pula beranak (QS AlJin [72]: 3). Misalnya kata siksa atau yang semakna dengannya. atau jagalah dirimu dari Allah” Makna ini tidak lurus bahkan mustahil dapat dilakukan makhluk. Bagaimana mungkin makhluk menghindarkan diri dari Allah atau menjauhi-Nya. diperoleh dengan jalan menghindarkan diri dari segala yang dilarangnya serta mengikuti apa yang diperintahkan-Nya.

tetapi mencakup paling tidak sembilan puluh sembilan sifat yang kesemuanya harus diupayakan untuk diteladani sesuai dengan kemampuan dan kedudukan manusia sebagai makhluk ilahi. dan lain-lain. Tidak makan dan tidak minum. Sebagaimana disinggung di atas. dan berkunjung ke tempat tertentu sebagai pendekatan kepada Allah adalah prinsip-prinsip syariat yang dikenal dalam agama-agama samawi. “Banyak orang yang berpuasa. sehingga –misalnya– ada waktu atau musim berhubungan seks bagi mereka. sebagaimana diinformasikan oleh Al-Quran. dan atau menghindarkannya dari kebinasaan. Misalnya Maha Pengasih dan Penyayang. Pengendalian ini diperlukan oleh manusia. dan keniscayaan hari kemudian. nilai puasa ditentukan oleh kadar pencapaian kesadaran tersebut –bukan pada sisi lapar dan dahaga– sehingga dari sini dapat dimengerti mengapa Nabi Saw. esensi puasa adalah menahan atau mengendalikan diri. Nah. puasa. dan tidak pula berhubungan seks. makan. Latihan dan pengendalian diri itulah esensi puasa. zakat. –mental spiritual– akan terabaikan. Binatang –khususnya binatang-binatang tertentu– tidak demikian. walaupun pasangan ada. minum. Tentu saja sifat-sifat Allah tidak terbatas pada ketiga hal itu. menyatakan bahwa. Itulah hikmah Ilahi demi memelihara kelangsungan hidup binatang yang bersangkutan. Manusia sekali lagi tidak demikian. dan bila hal itu berhasil dilakukan. kita dapat melangkah untuk menemukan salah satu jawaban tentang rahasia pemilihan bentuk redaksi pasif dalam menetapkan kewajiban puasa. manusia berupaya dalam tahap awal dan minimal mencontohi sifat-sifat tersebut. Kutiba ‘alaikumush shiyama (diwajibkan atas kamu puasa). namun esensi dan tujuannya sama. pandai atau bodoh. Mahakuat. Upaya peneladanan ini dapat mengantarkan manusia menghadirkan Tuhan dalam kesadarannya. para ulama menyatakan bahwa semua agama samawi. tetapi tidak memperoleh dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga. Potensi dan daya manusia –betapa pun besarnya– memiliki keterbatasan. bukan saja menjadikannya tidak lagi menikmati makanan atau minuman itu. Kama kutiba ‘alal ladzina min qablikum (Sebagaimana diwajibkan atas (umat-umat) yang sebelum kamu). Kebebasan yang dimilikinya bila tidak terkendalikan dapat menghambat pelaksanaan fungsi dan peranan yang harus diembannya. serta akhlaknya. sehingga apabila aktivitasnya telah digunakan secara berlebihan ke arah tertentu –arah pemenuhan kebutuhan faali misalnya– maka arah yang lain. tidak menyebut siapa yang mewajibkannya? . Tentu saja cara dan kaifiatnya dapat berbeda. Syahwat seksual juga demikian. tetapi juga menyita aktivitas lainnya kalau enggan berkata menjadikannya lesu sepanjang hari.Dengan berpuasa. Dari penjelasan ini. Mahadamai. kenabian. maka takwa dalam pengertian di atas dapat pula dicapai. Tidak heran jika puasa telah dikenal oleh umat-umat sebelum umat Islam. untuk kepentingan pribadi atau masyarakat. Nalurinya telah mengatur ketiga kebutuhan pokok itu. Kita dapat mempertanyakan mengapa puasa menjadi kewajiban bagi umat islam dan umat-umat terdahulu? Manusia memiliki kebebasan bertindak memilih dan memilah aktivitasnya. sama dalam prinsip-prinsip pokok akidah. Semakin dipenuhi semakin haus bagaikan penyakit eksim semakin digaruk semakin nyaman dan menuntut. baik secara individu maupun kelompok. tetapi tanpa disadari menimbulkan borok. Kenyataan menunjukkan bahwa orang-orang yang memenuhi syahwat perutnya melebihi kadar yang diperlukan. Maha Mengetahui. Dari segi ajaran agama. di sinilah diperlukannya pengendalian. Karena itu. dan berhubungan seks. bahkan memberi makan orang lain (ketika berbuka puasa). Ini berarti bahwa semua agama samawi mengajarkan keesaan Allah. termasuk dalam hal ini. syariat. Shalat. kaya atau miskin. Puasa dengan demikian dibutuhkan oleh semua manusia.” PUASA UMAT TERDAHULU Puasa telah dilakukan oleh umat-umat terdahulu.

Tetapi boleh jadi juga untuk mengisyaratkan bahwa seandainya pun bukan Allah yang mewajibkan puasa. Namun seandainya tidak ada keistimewaan bagi Ramadhan kecuali Lailat Al-Qadr. ia bukan berarti telah usang atau ketinggalan zaman. “Seandainya umatku mengetahui ( semua keistimewaan ) yang dikandung oleh Ramadhan. dan bukankah pula kepentingan pengendalian diri disadari oleh setiap makhluk yang berakal? Di sisi lain bukankah Nabi Saw. http://bulanpuasa. Dan pada ayat lain dinyatakannya bahwa Al-Quran turun pada malam Qadar. Karena generasi abad dua puluh ini masih melakukannya dengan berbagai motif dan dorongan. maka manusia yang menyadari manfaat puasa.” KEISTIMEWAAN BULAN RAMADHAN Dalam rangkaian ayat-ayat yang berbicara tentang puasa. maka hal itu pada hakikatnya telah cukup untuk membahagiakan manusia. disisipkan ayat yang mengandung pesan tentang kedekatan Allah Swt.com/2008/08/22/puasa-menurut-al-quran/ HADITS-HADITS TENTANG PUASA SENIN KAMIS Studi Ma’anil al-Hadits Tentang Puasa Senin Kamis A.blogdetik.Bisa saja dikatakan bahwa pemilihan bentuk redaksi tersebut disebabkan karena yang mewajibkannya sedemikian jelas dalam hal ini adalah Allah Swt. bukan semata-mata atas dorongan ajaran agama. Para malaikat dan Ruh (Jibril) silih berganti turun seizin Tuhan. dan kedamaian akan terasa hingga terbitnya fajar. atau kecantikan tubuh. Ini berarti bahwa di bulan Ramadhan terdapat malam Qadar itu. Allah menjelaskan bahwa Al-Quran diturunkan pada bulan Ramadhan. yang menurut Al-Quran lebih baik dari seribu bulan. niscaya mereka mengharap seluruh bulan menjadi Ramadhan. bersabda. . Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada Lailat Al-Qadr. seperti puasa atau lainnya. sebagian ajaran agama Islam ada yang berbentuk menahan diri dari hal-hal yang disukai. Di sisi lain –sebagaimana disinggung pada awal uraian– bahwa dalam rangkaian ayat-ayat puasa Ramadhan. minuman.[1] Puasa dalam arti menahan dengan niat ibadah[2] menahan nafsu dari hal-hal yang disukai berupa makanan. Puasa telah lama dikenal oleh umat manusia namun. kepada hamba-hamba-Nya serta janjiNya untuk mengabulkan doa –siapa pun yang dengan tulus berdoa. Dari hadis-hadis Nabi diperoleh pula penjelasan tentang keistimewaan bulan suci ini. Terbukti motivasi berpuasa (tidak makan atau mengendalikan diri) yang selama ini dilakukan manusia. Misalnya demi kesehatan. apakah akan menjadi pengikut hawa nafsu atau menjalankan perintah Allah SWT. dan akan mewajibkannya atas dirinya sendiri. Latar Belakang Masalah Allah SWT. menjadikan ibadah beraneka ragam yang tujuannya untuk menguji manusia.

yaitu: 1) Puasanya orang-orang sufi. Puasa merupakan salah satu rukun Islam yang dilaksanakan oleh kaum muslimin di seluruh dunia. yakni praktek puasa setiap hari dengan maksud menambah pahala. pengendalian diri. seperti puasa yang dilakukan oleh pemeluk agama Budha dan sebagian Yahudi.[3] puasa dilakukan antara lain dengan tujuan untuk memelihara kesehatan. yaitu puasa amalan orang Yahudi sebelum datang Islam hingga sampai datang Islam. serta tidak ada hal-hal yang menghalangi dalam berpuasa seperti haid dan nifas. Maryam :26).bersetubuh. Puasa merupakan amal ibadah klasik yang telah diwajibkan atas setiap umat-umat terdahulu. [4] Ibadah puasa dibagi menjadi dua.[5] Perintah puasa Ramadhan itu termaktum dalam surat AlBaqarah (2) ayat 183. Misalnya puasanya para pendeta. sebagaimana telah diwajibkan atas kaum sebelum Muhammad saw. sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk tuhan yang Maha Pemurah. dan Nabi mengikuti puasa Asyura sampai ada perintah puasa Ramadhan baru Nabi menghentikan puasa tersebut. 3) Puasa dari seluruh atau sebagian perbuatan (bertapa). baligh. 2) Puasa dari berbicara. surat Maryam ayat 26 : "Jika kamu (Maryam) melihat seorang manusia. telah mewajibkannya kepada kaum yang beriman. yaitu puasa wajib dan puasa sunnah. yang kedua hal tersebut dikhususkan pada perempuan. sejak terbitnya fajar kedua sampai terbenamnya matahari dengan mengharap ridha Allah SWT. . yakni praktek puasa kaum Yahudi.S. maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini" (Q. 4) Puasa Asyura. dan menahan dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala dalam berpuasa. maka katakanlah. Allah swt. berakal. tujuan tersebut bisa dicapai dengan menghayati arti puasa itu sendiri. dan untuk memperoleh taqwa. mampu untuk berpuasa baik laki-laki maupun perempuan. adapun puasa wajib adalah puasa Ramadhan. Ada empat bentuk puasa yang telah dilakukan oleh umat terdahulu. puasa Ramadhan diwajibkan bagi setiap muslim. Sebagaimana yang telah dikisahkan Allah dalam Al-Qur'an.

bersabda “ Barangsiapa berpuasa satu hari dijalan Allah. Atau yang lebih dikenal dengan puasa senin dan kamis. diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. ia berkata... seperti dalam sabda Nabi Muhammad saw. yakni pada tanggal 13. 6) puasa fi sabilillah.. serta jum’at kedua pada hari kamis.”[10] َ َ‫ع‬ َ ‫ه‬ َ ‫قلا‬ ‫ ي‬ ُ ْ ‫عيدٍ ال‬ ِ ‫س‬ ِ ‫س‬ ِ ‫ر‬ َ ‫ل‬ َ ‫ب ي‬ ُ ْ‫مع‬ ُ ْ ‫ه ع َن‬ ُ ّ ‫ ي الل‬ ِ‫نأ‬ ّ ِ ‫ت الن ّب‬ َ ‫ض‬ َ ‫ي‬ ّ ِ‫خد ْر‬ ْ ّ ‫ص‬ ُ ‫قلو‬ ‫ه‬ ُ َ‫م ي‬ ِ ّ ‫ل الل‬ ِ ‫ملا‬ ِ ْ ‫ه ع َل َي‬ َ ‫صلا‬ َ ‫ف ي‬ َ َ‫ه و‬ ِ‫س‬ ً ْ‫م ي َلو‬ َ ‫ل‬ َ ّ ‫سل‬ ُ ّ ‫لا ى الل‬ َ ‫ن‬ َ ِ ‫بي‬ ْ ‫م‬ ّ [9]‫فلا‬ ً ‫ري‬ َ ‫ن‬ ِ ْ ‫سب‬ ّ ‫ن ال‬ ْ َ‫ه و‬ َ ‫ر‬ ُ َ‫جه‬ ُ ‫ب َعّد َ الل‬ َ ‫عي‬ ْ َ‫ه ع‬ ِ ‫خ‬ ِ ‫نلا‬ Dari peryataan diatas mengenai puasa wajib dan sunnah. saya mendengar Nabi saw. 5) puasa sembilan hari diawal bulan Zulhijah.”[8] 4) puasa tiga hari pada tiap bulan. bersabda: “Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan kemudian diiringi enam hari pada bulan Syawal. dari Abu Said Al-Khudri ra..                           Artinya: Hai orang-orang yang beriman. yang paling utama adalah pada tanggal sembilan. Artinya: Dari Abi Said Al-Khudri ra. yang fadilahnya sebagai pengampunan atau penghapus dosa setahun yang lalu dan yang akan datang. dan 15 pada tiap bulan hijriah yang lebih dikenal dengan puasa putih.. seperti sabda Nabi. yakni sehari puasa dan sehari tidak puasa. َ ّ ‫صل‬ َ ‫للا‬ َ ‫سلو‬ ‫م‬ ‫صل‬ ‫م قَل‬ ِ ‫ه عَل َي ْل‬ ِ ‫ل الل ّل‬ ّ ‫أ‬ َ ‫للا‬ َ َ‫ه و‬ ُ ‫ر‬ َ ‫ل‬ َ ّ ‫سلل‬ ُ ‫لا ى الل ّل‬ َ ‫ن‬ َ ‫ه‬ ْ ‫مل‬ َ ‫ن‬ َ ُ ‫رمضلان ث‬ َ ‫ل‬ َ ‫ن‬ [7]‫ر‬ ِ َ‫ن ك‬ ِ ‫تلا‬ ّ ‫س‬ ِ ‫ه‬ َ ‫ص‬ َ ‫كلا‬ ُ َ‫م أت ْب َع‬ ّ َ َ َ َ ٍ ‫لوا‬ ّ ‫ش‬ ْ ‫م‬ ِ ْ‫يلام ِ الد ّه‬ Artinya: Bahwasannya Rosulullah saw. keduaanya memiliki keistimewaan. Seperti sabda Nabi saw. yaitu hari Arafah bagi umat Islam yang sedang menunaikan ibadah haji. atau berpuasa pada jum’at pertama yaitu senin dan kamis. yaitu: . 3) Puasa enam hari bulan Syawal. 14. maka (pahala puasanya) sama seperti berpuasa setahun penuh.. 2) puasa pada bulan Muharram pada tanggal sembilan dan sepuluh.[6] Sedangkan puasa sunnah diantaranya.. Allah akan menjauhkannya dari api neraka selama 70 tahun. 1) puasa Nabi Dawud as.

Allah Ta’ala berfirman. Sungguh bau mulut orang yang puasa disisi Allah adalah lebih wangi daripada bau kasturi. 1. Sebagaimana dalam adab berlaku berpuasa. seperti yang tercamtum dalam buku keajaiban puasa senin kamis karya Suyadi. maka dengan berpuasa segala tindakan dan ucapannya akan jauh dari segala bentuk kegaduhan. Puasa senin dan kamis adalah pengendali segala hawa nafsu manusia. kebohongan dan kelicikan. karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. mereka beralasan bahwa. yaitu kamis. kecuali puasa. dalam berpuasa. merupakan momentum strategis untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.[13] 2. Dia (anak Adam) meninggalkan syahwatnya dan makanannya demi Aku. Demikian juga orang yang berpuasa akan selalu menjaga . menurut sebagian orang.. kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipat yang semisal dengannya..َ َ‫ع‬ ّ ‫ص‬ َ ‫ل‬ َ ‫ه‬ ُ ‫سلو‬ َ ‫قلا‬ َ ‫قلا‬ ‫لا ى‬ ِ ّ ‫ل الل‬ ِ ‫ر‬ ُ ‫ر‬ ُ ْ ‫ه ع َن‬ ُ ّ ‫ ي الل‬ ِ‫نأ‬ َ ‫ه‬ َ ‫ل‬ َ ‫ض‬ َ َ ‫رة‬ َ ْ ‫ري‬ َ ُ‫ب ي ه‬ ْ ّ ُ‫م ك‬ ْ َ‫ة ع‬ ‫ر‬ ُ َ ‫سن‬ ُ َ ‫ضلاع‬ ِ ْ ‫ه ع َل َي‬ َ ْ ‫ف ال‬ َ ُ‫م ي‬ َ َ ‫ن آد‬ َ ‫ح‬ َ َ‫ه و‬ َ َ‫ل ع‬ َ ّ ‫سل‬ ُ ّ ‫الل‬ ُ ‫ش‬ ِ ‫م‬ ِ ْ ‫ل اب‬ َ ّ ِ‫ل إ‬ َ ِ ‫هلا إ‬ َ ‫ف‬ َ ‫ملا‬ ّ ‫جل‬ َ ‫قلا‬ َ ‫م‬ ‫م‬ ِ ‫ئة‬ ِ ‫بع‬ َ َ‫ز و‬ ّ َ‫ه ع‬ ٍ ْ‫ضع‬ ْ ‫س‬ َ ْ‫ص للو‬ َ ‫لا ى‬ ُ ّ ‫ل الل‬ ْ ‫أ‬ ّ ‫ل ال‬ َ ِ ‫ثلال‬ َ ‫للامه م ل‬ َ ‫ل ي وأ َنلا أ‬ َ َ ‫ل ي‬ ‫جل ِل‬ ‫ل‬ ‫ع‬ ‫ط‬ ‫و‬ ‫ه‬ ‫ت‬ ‫لو‬ ‫ه‬ ‫ل‬ ‫ش‬ ‫ع‬ ‫د‬ ‫ل‬ ‫ي‬ ‫ه‬ ‫ل‬ ‫ب‬ ‫زي‬ ‫ج‬ ُ ِ ‫ه‬ ِ َ ِ َ َ ْ ‫نأ‬ َ َ َ ْ ُ َ ُ ِ ُ ّ ‫فَإ ِن‬ ْ َ َ ْ ِ ‫ه‬ ِ ‫للا‬ ‫قل‬ َ ِ ‫عن ْلد َ ل‬ ِ ‫ة‬ ٌ ‫ح‬ ِ ‫ة‬ ٌ ‫ح‬ ِ ِ ‫رب ّل‬ ِ ِ‫عن ْد َ فِط ْر‬ َ ‫ح‬ َ ‫ر‬ َ ‫ر‬ َ ‫ر‬ ّ ‫لل‬ َ ‫ء‬ ْ َ‫ه وَف‬ ْ َ‫ن ف‬ ِ ‫تلا‬ ْ َ‫صلائ ِم ِ ف‬ َ ُ ‫خ‬ [11]‫ك‬ ُ َ ‫وَل‬ ِ ‫ب‬ ُ ‫للو‬ ِ ْ ‫ح ال‬ ِ ‫ه‬ ِ ّ ‫عن ْد َ الل‬ ِ ‫في‬ ِ ‫ف‬ ِ ‫س‬ ُ َ ‫ه أط ْي‬ ْ ‫م‬ ْ ‫م‬ ِ ‫ن‬ ِ ‫ري‬ Artinya: Dari Abu Hurairah ra. yang amat digemari dan dilaksanakan oleh masyarakat khususnya di Indonesia adalah puasa senin dan kamis. Bagi orang yang puasa ada dua kegembiraan. bersabda “Semua amal anak Adam akan dilipatgandakan. Dua hari sebagai monitor untuk tujuh hari kedepan dengan selang tengah. gembira ketika berbuka dan gembira ketika bertemu dengan Rabbnya. Puasa senin dan kamis adalah media monitoring aktivitas kesehariaan dalam sepekan.” [12] Itulah keistimewaan yang diberikan Allah kepada orang yang mengerjakan puasa. mengenai puasa sunnah. sampai 700 kali lipat. Orang yang berniat secara sungguhsungguh mencari ridha Allah SWT. ia berkata. akan senang tiasa menjaga lidahnya dari segala ucapan atau perkataan kotor. Rasulullah saw.

Bukhari dan Muslim). kecurangan. “ (HR. Disamping itu. terhadap dirinya. Justru sebaliknya dengan kondisi perut yang demikian semangat aktivitas semakin kreatif dan inovatif. kekurangan harta. berkata bahwa Rasulullah saw. Segala keberhasilannya ia yakini sebagai limpahan kemurahan Allah SWT.perbuatan dan tindakannya dari segala bentuk kedzaliman. jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. orang yang dalam keadaan puasa sangat antipati terhadap putus asa dan pantang menyerah. Dalam kondisi seperti ini. Abu Hurairah ra. jangan rebut (jangan marah). harapan akan keberhasilan dalam segala apa yang diusahakannya begitu besar. janganlah berkata keji. Dengan demikian sifat kesabaran dan tidak putus asa ini akan menyatu dalam sanubarinya. bersabda “Jika kamu sedang berpuasa. hendaknya dia diberitahu: ‘Aku berpuasa’.[14] 3. kelaparan. Dalam kondisi perut lapar. dan segala tipu muslihat. bukan berarti kita kehabisan energi untuk melaksanakan aktivitas. [15] Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah (2) ayat 155:                       Artinya: Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu. dengan sedikit ketakutan. Puasa senin dan kamis adalah motivator terbesar dalam setiap langkah kita untuk mencapai tujuan hidup. Dan juga firman Allah dalam surat Ali-‘Imran (3) ayat 134:                          . Apabila ada orang yang mencaci atau mengajakmu berkelahi.. Atau merupakan keberhasilan yang tertunda. dan segala kegagalan merupakan ujian dari Allah.

Harapan bagi orang yang berpuasa terhadap janji pahala Allah secara lansung tersebut membuat hati kian peka terhadap hal-hal yang dilarang Allah SWT.[16] 4. Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih.Artinya: (Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya). baik di waktu lapang maupun sempit. Segala perbuatannya selalu ditanyakan kepada Qur’an dan Hadits.. Peryataan Allah akan pahala bagi orang yang berpuasa tidak diragukan lagi. boleh atau tidak. dibenci atau disukai oleh Allah SWT. Hatinya kian tunduk dan taat pada-Nya. jika dicermati secara seksama mengandung harapan dan rasa optimis yang begitu tinggi.[17] seperti dalam firman Allah surat An-Nur (24) ayat 63 dan surat Huud (11) ayat 102. Janji Allah tersebut. apakah hal ini halal atau haram.                       . Puasa senin dan kamis adalah pembersih hati dan penyuci jiwa dari segala noda. bukan melalui malaikat atau makhluk yang lainnya. dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang. Sesungguhnya Allah telah mengetahui orang-orang yang berangsur. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. serta Allah sendirilah yang akan memberikan pahala puasa orang tersebut.                                         Artinya: Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul diantara kamu seperti panggilan sebahagian kamu kepada sebahagian (yang lain).angsur pergi di antara kamu dengan berlindung (kepada kawannya). Bahwa puasa adalah ibadah untuk Allah dan bukan untuk diri orang yang berpuasa sendiri. serta sangat takut akan siksa dan azab di akhirat nanti.

Dari peryataan itu peneliti mengungkapkan bahwa. disenangi dan dikerjakan oleh sebagian masyarakat khususnya di Indonesia adalah puasa senin dan kamis. َ ،‫ة‬ َ ،‫ح‬ َ ‫قلللا‬ َ ‫قلا‬ ُ ‫ن‬ ‫ن ي‬ ِ َ ‫حللد ّث‬ ُ ّ ‫قي‬ ِ َ ‫نلا ب‬ َ َ ‫حد ّث‬ َ َ ‫حد ّث‬ َ :‫ل‬ َ :‫ل‬ َ ‫نلا‬ َ َ ‫ش‬ ُ ْ ‫حي ْلوَةُ ب‬ ٍ ْ ‫ري‬ ،‫ر‬ َ ُ‫ن ن‬ ‫س‬ ‫حي‬ َ ‫ن‬ ِ َ‫ب‬ ُ ‫ن‬ َ ‫دا‬ َ ْ‫مع‬ ْ‫ر ب‬ َ ‫ن‬ َ ‫ن‬ ْ َ‫ ع‬، ‫ن‬ ْ َ ‫ ع‬، ٍ‫عْد‬ ُ ُ ٍ ْ ‫في‬ ِ ْ ‫جب َي‬ ِ ْ‫ر ب‬ ِ ْ ‫خلال ِدِ ب‬ َ َ ‫للو‬ َ َ ‫سأ‬ َ ِ ‫علائ‬ ‫ل‬ ‫سل‬ ‫قل‬ َ َ‫ ف‬، ِ ‫يلام‬ َ ‫ل‬ َ ‫ش‬ ّ ِ‫ إ‬: ‫ت‬ َ ‫صل‬ ُ ‫ر‬ ّ ‫أ‬ ُ ‫ر‬ َ ً ‫جل‬ ْ َ ‫للال‬ ّ ‫ن ال‬ َ ‫ن‬ َ ‫ن‬ ِ َ‫ة ع‬ ّ ‫ص‬ َ ‫م‬ ‫ن‬ ‫ وَك َل‬، ‫ن‬ ‫صل‬ ‫م ك َل‬ ِ ‫ه ع َل َي ْل‬ ِ ‫الل‬ َ ‫للا‬ َ ‫بلا‬ َ ْ‫شلع‬ َ ‫للا‬ ُ ‫للو‬ َ َ‫ه و‬ َ ّ ‫سلل‬ ُ ّ ‫لا ى الل‬ ُ َ‫ن ي‬ َ ‫ه‬ .Artinya: Dan Begitulah azab Tuhanmu. seperti yang dilakukan kebanyakan masyarakat khususnya di Indonesia. apakah benar Nabi melakukan puasa secara khusus pada hari senin dan kamis dalam satu pekan. ini senada dengan hadits yang diriwayatkan oleh AnNas’i no 2675 ‫للال‬ ‫لدثنلا إسلحلاق قل‬ ‫لا ى قللال حل‬ ‫أخلبرن ي زكريللا بلن يحيل‬ ‫ل ي‬ ‫لن أبل‬ ‫لم بل‬ ‫لن علاصل‬ ‫للاد عل‬ ‫لدثنلا حمل‬ ‫حدثنلا النضر قلال حل‬ ‫للول‬ ‫للان رسل‬ ‫ كل‬: ‫للالت‬ ‫لة قل‬ ‫لن حفصل‬ ‫النجلود عن سلواء عل‬ . Sedang dalam sebuah riwayat lain ada yang menyatakan dengan tegas tentang waktu melaksanakan puasa senin kamis yaitu Nabi Muhammad melakukan puasa dalam satu bulan itu tiga kali. Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras.‫ن‬ ‫مي‬ َ ْ ‫م ي َلوْم ِ ال‬ ِ ‫خ‬ ِ ‫رص ى‬ ْ ‫وال ِث ْن َي‬ َ ‫ص‬ َ َ ‫ي َت‬ َ ‫يلا‬ َ ‫س‬ ّ ‫ح‬ ِ ِ Dalam riwayat diatas belum menjelaskan secara tegas waktu pelaksanaannya. melakukan atau melaksanakan puasa senin kamis dalam satu pekan berjumlah dua kali puasa. Ataukah Nabi malakukan puasa dalam satu bulan tiga kali yaitu pada jum’at pertama berpuasa kamis dan senin. tetapi disini peneliti masih meragukan tentang waktu pelaksanaan puasa senin kamis itu. apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang berbuat zalim. yakni jum’at pertama berpuasa pada hari kamis dan senin.[18] Dari uraian diatas. sedang jum’at kedua berpuasa pada hari senin. dalam satu bulan. seperti dalam riwayat Ahmad no 25091. puasa sunnah yang amat digemari. pada jum’at kedua berpuasa hari senin. juga sebagian dikalangan ulama masih mempertanyakan apakah benar Nabi Muhammad saw.

penulis tidak bermaksud menggugat terhadap puasa senin kamis yang sudah berkembang saat ini. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. 3.‫لل‬ ‫الله صلا ى الله عليه و سلم يصلوم ثلثة أيلام من كل‬ ‫لا ى‬ ‫لة الولل‬ ‫شهر يلوم الخميس ويلوم الثنين من الجمعل‬ . tetapi peneliti ingin mencoba meluruskan kesalah pahaman dalam memahami maksud hadits Nabi Muhammad saw. Untuk mengetahui alasan Nabi melakukan puasa senin kamis. 2. Sedang yang menyatakan Nabi berpuasa dalam satu pekan dua kali itu tidak ada dalil yang mendukung secara mutlak. Sehingga dengan alasan inilah yang menjadi latar belakang peneliti. Bagaimanakah kualitas hadits tentang puasa senin dan kamis? 2. yaitu jum’at pertama berpuasa pada hari kamis dan senin. Apakah ada dalil yang menegaskan bahwa Nabi melakukan puasa senin dan kamis pada tiap pekan dua kali? C. untuk menulis karya ilmiah ini. B. Untuk mengetahui waktu pelaksanakan puasa senin dan kamis. Kapankah waktu pelaksanakan puasa senin dan kamis? 4.‫ومن الجمعة الثلانية يلوم الثنين‬ Hipotesis semetara peneliti memberikan peryataan bahwa. Untuk mengetahui ada atau tidak dalil puasa senin dan kamis tiap pekan dua kali. Rumusan Masalah 1. Apakah alasan Nabi melakukan puasa senin dan kamis? 3. Untuk mengetahui kualitas hadits tentang puasa senin dan kamis. dan juga dalam sebuah ibadah itu memerlukan dalil yang jelas keshahihannya baik dalam segi sanatnya dan matan haditsnya. . 4. sedang jum’at kedua berpuasa pada hari senin. Nabi itu hanya melakukan puasa dalam satu bulan itu tiga kali.

dengan judul penelitiannya “Hubungan antara puasa senin kamis dengan pengendalian emosi santri Pondok Pesantren Nurussalam Krapyak Yogyakarta. Adapun penjelasannya dari tiga karya tersebut adalah pertama. dengan kesadaran diri yang tinggi dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah kepada Allah swt. emosi yang timbul secara berlebihan akan mudah dikendalikan jika seseorang dengan terbiasa dapat mengenali dirinya sendiri dan mampu menguasai keadaan dirinya. hal ini dapat dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja. . karya dari Fitrianingsih. Ada beberapa macam faktor yang dapat mempengaruhi pengendalian emosi. sehingga dapat diketahui dengan pasti tentang posisi peneliti dan kontribusi peneliti. Puasa senin kamis dapat dijadikan wahana pelatihan mental dengan cara membiasakan diri berpuasa pada hari senin dan kamis. dan keajaiban puasa senin kamis. Mengenai objek yang penulis bahas.[19] Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa. tetapi dalam segi hubungan puasa senin kamis dalam pengendalian emosi atau hati. maka emosi itu akan merugikan seseorang tersebut. Telaah Pustaka Kajian pustaka ini merupakan uraian mengenai hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya tentang masalah yang sejenis. salah satuanya ialah dengan puasa senin kamis.D. penulis menemukan tiga buah karya tulis yang pernah membahas tentang puasa senin kamis. pengaruhnya puasa senin kamis terhadap suhu tubuh basal. kecuali hari-hari yang dilarang untuk berpuasa. Akan tetapi jika seseorang sulit mengendalikan emosinya yag berlebihan tersebut. semua orang bahkan makhluk hidup didunia ini setiap waktu pasti atau mengalami suatu emosi baik itu yang menguntungkan maupun yang merugikan diri sendiri dan orang lain. emosi pada diri seseorang tidak dapat dihindari ataupun dihilangkan. karena tidak memerlukan biaya dan tempat yang khusus untuk melakukannya.

suhu tubuh orang yang berpuasa senin kamis lebih tinggi dari pada orang yang tidak berpuasa.Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikansi antara puasa senin kamis dengan pengendalian emosi santri pondok pesantren nurussalam krapyak yogyakarta. penelitian mengenai pengaruh puasa senin kamis terhadap suhu tubuh basal dapat digunakan sebagai alternatif sumber belajar biologi SMA kelasa XI. Kedua. Dulu anak tersebut sebelum menjalankan puasa. namun setelah ia menjalakan puasa senin kamis. anak itu menjadi mudah menangkap dan cepat mengerti dalam berhitung sehingga ia menjadi anak yang cerdas sampai lulus SMA. Menurut penelitian atau analisis para dokter mengungkapkan bahwa. kisah seorang anak yang menemukan keajaiban setelah rutin menjalankan puasa senin kamis. pertama. mengenai kesaksian orang yang menjalankan puasa senin kamis. maka energi akan terpusat pada otak. ketika perut dalam keadaan lapar. dan dengan begitu otak akan bekerja secara optimal. Adapun tulisan yang berbentuk buku mengenai puasa senin kamis yang ditulis oleh Suyadi dengan judul “Keajaiban Puasa Senin Kamis”[21] dalam bukunya tersebut mengungkapkan tentang rahasia-rahasia dibalik ritual puasa senin kamis. skripsi karya Yeni Purwaningsih. Kedua. Sebaliknya jika perut dalam keadaan terlalu kenyang.[20] Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah pertama. bahkan dalam ujian nilainya tidak sampai lima. dengan judul penelitiannya “ Pengaruh Puasa Senin Kamis Terhadap Suhu Tubuh Basal Santri Pondok Pesantren Nurul Umah Putri Kota Gede Yogyakarta. guna dijadikan seseorang dalam keadaan sehat baik fisik maupun psikisnya untuk menjadi lebih baik bagi diri sendiri. maka energi akan berpusat pada penguyahan makanan dalam . dia sangat kurang kecerdasannya dalam hal berhitung (matematika). orang lain maupun lingkungan. Puasa senin kamis juga dapat dijadikan sebagai salah satu teknik dalam sebuah bimbingan dan penyuluhan maupun sebagai pelatihan bagi diri sendiri dalam melatih suatu pengendalian emosi.

dan saat gantuk otak tidak bekerja lagi. dengan demikiaan maka tema dalam penelitian ini layak untuk diteliti lebih lanjut. Sunan Tirmidzi. iri. E. riya’. Karena tanpa metode yang jelas maka penelitian tidak akan memperoleh hasil yang maksimal. dan sombong. Sunan ad-Darimi. Sunan Abu Dawud. Musnad Ahmad bin Hambal . Metode Pengumpulan Data Dalam pengumpulan data tentang penelitian ini dengan cara mengumpulkan datadata primer juga dengan data-data sekunder. Muslim. terarah.lambung. perut. panas dingin. Oleh karena itulah banyak orang setelah makan pasti mengantuk. adapun macam-macam sunber primer adalah pertama. sakit kepala. Metode penelitian Sesuatu penelitian baik dalam pengumpulan data maupun pengolahannya pasti membutuhkan atau mengharuskan adanya suatu metode yang digunakan. dan kemungkinan besar penelitian kabur. belum ada yang membahas tentang haditshadits tentang puasa senin kamis dalam hal Tahqiq al-Haditsnya ataupun dalam hal waktu pelaksanaan puasa senin kamis. ia tidak lagi sakit-sakitan. sistematis. Kutub al-Tis’ah (Kitab shahih Bukhari. penulis akan menggunakan metode yaitu: 1. juga penyakit hati yaitu mudah marah. Sunan Ibnu Majah. sementara sinergi keotak akan sangat kecil. Dalam kaitannya penelitian ini. Metode merupakan cara kerja untuk dapat memahami obyek yang menjadi sasaran ilmu yang sedang dikaji. Kedua. Sunan AnNasa’i. Dari uraian diatas dan Sejauh yang peneliti amati dari penelusuran peneliti terhadap sejumlah literatur samapai sejauh ini. Namun setelah menjalankan puasa senin kamis dengan secara rutin. ataupun penyakit hatinya. kisah seoarang mahasiswa yang awalnya mudah sakit-sakitan seperti.

serta metode periwayatan yang . peneliti mengambil pada kitabkitab yang berhubungan yaitu kitab Rijalul Hadits (Tahdzibut at-Tahdzib dan Tahdzib alKamal fi Asma ar-Rijal). 2. majalah. Adapun tujuanya adalah agar terlihat dengan jelas jalur sanad yang diteliti.[24] 2) ‘Itibar al-Sanad I’tibar adalah menghadirkan atau menyertakan sanad-sanad yang lain untuk suatu hadits yang dikaji. supaya dapat diketahui ada tidaknya periwayatan yang lain untuk sanad yang dimaksud. Tahqiqil Hadits Adapun langkah-langkah yang ditempuh atau dilakukan dalam mentahqiq hadits adalah: 1) Takhrij al-Hadits Kegiatan melacak hadits atau takhrij al-hadits sangat membantu dan penting bagi seorang yang meneliti hadits. Kemudian langkah selanjutnya dalam pengumpulan data-data mengenai biografi para perowi berikut tentang para pengkritik hadits. dan ada atau tidaknya karroborasi (Syahid[22] dan Mutabi’[23]) dalam sanad terhadap hadits yang diteliti. Adapun data sekunder dalam penelitian ini adalah berupa bukubuku. baik yang menyangkut dengan nama-nama periwayatnya. serta kitab syarah Hadits yang memuat hadits tentang puasa senin dan kamis.dan al-Muwatta’ Imam Malik). berbagi periwayat yang telah meriwayatkan hadits itu. yang tentunya terkait dengan tema yang dikaji delam penelitian ini. dengan melakukan takhrij al-hadits seorang peneliti akan mengetahui asal-usul riwayat hadits yang akan diteliti. atau melalui media internet atau yang lebih dikenal dengan google. artikel-artikel. Analisis Data Mengenai data-data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan metode sebagai berikut: a. Adapun dalam proses pencarian hadits peneliti menggunakan CD Mausu’ah Hadits Asy-Syarif.

Tidak bertentangan dengan al-Qur’an. akhbarana. akal. Tidak bertentangan dengan sunnatullah. meneliti persambungan sanad. f. a. e. misal dengan menggunakan kata sami’tu. meneliti kapasitas intelektual periwayat. para jumhur ulama mengatakan bahwa suatu matan hadits itu diterima karena beberapa hal. dan ‘an. . meneliti syuzuz. dan illah. Tidak bertentangan dengan fakta sejarah atau sirah nabawiyah yang shahih. hadasana. Sehingga kritik sanad ini digunakan untuk meneliti keadaan perowi diantaranya meneliti kualitas pribadi periwayat. c.digunakan oleh masing-masing periwayat yang bersangkutan dan akan diketahui apakah sanad hadits yang diteliti memiliki mutabi’ dan syahid ataukah tidak. dengan demikian sanad mengandung dua bagian penting yaitu. Tidak bertentangan dengan indra.[25] 3) Kritik Sanad Sanad secara umum dipahami sebagai jalannya hadits sampai ke-Nabi atau rangkaian para perowi hadits yang jalur periwayatannya sampai kepada Nabi.[26] 4) Kritik Matan Penelitian matan hadits berbeda dengan penelitian terhadap sanad baik pada kriteria maupun cara penilaiannya. Tidak bertentangan dengan hadits mutawatir yang setatusnya lebih kuat atau sunnah yang lebih masyhur atau ahad. istilah yang digunakan dalam menilai suatu matan dari segi diterima atau ditolak suatu matan hadits adalah maqbul[27] dan mardud[28]. akhbarani. (a) menyangkut nama-nama para perowi hadits atau para periwayat hadits. atau sangat sulit diinterpretasikan secara rasional. kebenaran ilmiah. b. d. Tidak bertentangan dengan ajaran pokok Islam. (b) lafadz-lafadz yang digunakan oleh masing-masing periwayat dalam meriwayatkan hadits.

d) Penyelesaian dengan cara takwil. BAB Kedua. metode penelitian. . c) Penyelesaian berdasarkan pemahaman korelatif. b. kemudian melakukan i’tibar hadits. yakni halaman depan. batasan dari rumusan masalah. 3) Penyelesaian dalam bentuk tarjih. kemudian menganalisa matan hadits. Sistematika Pembahasan Secara keseluruhan dalam penulisan skripsi ini dibagi menjadi tiga bagian. Ma’ani al-Hadits Dalam kajian ma’ani al-hadits ini. setelah itu mengkritik periwayatannya sehingga terlihat kualitas haditsnya. latar belakang. dan sistematika pembahasan. peneliti akan mengambil metode yang ditawarkan oleh al-Syafi’i dalam menyelesaikan hadits-hadits mukhtalif.Hal-hal tersebut juga didukung dengan fenomena kenyataan penelitian hadits lebih sulit dibandingkan dengan penelitian matan hadits. yaitu dengan cara: 1) Penyelesaian dalam bentuk kompromi a) Penyelesaian berdasarkan pemahaman dengan pendekatan kaidah usul. alasan pemilihan judul. BAB Pertama. 4) Penyelesaian dalam masalah tanawwu’ al-‘ibadah. isi. berisi pendahuluan yang meliputi penjelasan. berisi tentang Tahqiqil hadits dengan mengunakan metode Takhrij alHadits (memaparkan hadits-hadits yang terkait) sehingga terlihat ada variasi sanad dan matan haditsnya. telaah pustaka. tujuan dan kegunaan. b) Penyelesaian berdasarkan pemahaman kontekstual.[29] F. dan penutup. agar mendapat kehujjahan hadits untuk dipahami lebih lanjut. 2) Penyelesaian dalam bentuk nasakh mansukh.

Bandung: Mizan Media Utama. 2009. berisi penutup yang berfungsi sebagai penegasan kembali hasil eksplorasi tema. PENUTUP Kesimpulan Saran DAFTAR PUSTAKA M. BAB Keempat. dan pembuktian atau keabsahan dalil yang menegaskan bahwa Nabi melakukan puasa senin dan kamis pada tiap pekan dua kali. A. PEMAHAMAN HADITS PUASA SENIN KAMIS Waktu Pelaksaan Puasa Senin kamis Alasan Nabi Berpuasa Pada Hari Senin kamis Ada atau Tidak Dalil Tentang Puasa Senin Kamis Dalam Satu Pekan Dua kali BAB V.BAB Ketiga. Adapun daftar pustaka dan abtraksi merupakan kelengkapan dan lampiran. F. meliputi kesimpulan dan saran-saran. PENDAHULUAAN Latar Belakang Masalah Rumusan Masalah Tujuan dan Manfaat Penelitian Telaah Pustaka Metode penelitian Sistematika pembahasan BAB II. BAB 1. B. D. A. C. . D. RENCANA DAFTAR ISI A. berisi tentang pemahaman hadits puasa senin kamis yang membahas atau mengkaji tentang waktu pelaksanakan puasa senin dan kamis. C. TAHQIQIL HADITS Takhrij I’tibar Sanad Hadits Penelitiaan Sanad Hadits Analisis Matan Hadits BAB IV. A. B. B. Membumikan al-Qur’an (Fungsi dan peran wahyu dalam kehidupan masyarakat). Quraish Shihab. C. E. B.

Darul Falah. Semarang: PT. Fakultas Tarbiyah. Keajaiban Puasa Senin dan Kamis.” (HR.blogspot. Pengaruh Puasa Senin Kamis Terhadap Suhu Tubuh Basal Santri Pondok Pesantren Nurul Umah Putri Kota Gede Yogyakarta. [1] http://keluargadarmanto. CD Maushu’ah Hadits As-Syarif Al-Khutub Sittah. 2009. Bandung: Mizan Media Utama. pada tanggal 6 maret 2010.com/2010/04/hadits-hadits-puasa-seninkamis. 1991. Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadits. Yogyakarta: TERAS. Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam. http://rhomadonaislam. Aplikasi Penelitian Hadits.Abu Bakr Jabir Al-Jazairi. Al-Fatih Suryadilaga. Ensiklopedi Muslim. Jakarta Timur: Darus Sunnah Press. 2009. 413. Suryadi dan Muhammad Alfatih Suryadilaga. Skripsi karya Purwaningsih. Yogyakarta: Mitra Pustaka.html Mengapa Nabi Muhammad SAW menganjurkan kita mesti puasa sunnah pada tiap hari Senin dan Kamis? Dalam sebuah hadits yang disampaikan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Segala amal perbuatan manusia pada hari Senin dan Kamis akan diperiksa oleh malaikat. Metodelogi Penelitian Hadits. penerjemah Fadhli Bahri. Ensiklopedi Muslim. Suyadi. hlm.com/2009/08/sejarah-puasa. 2009. 2008. Quraish Shihab. 2006). Tirmidzi) . Yogyakarta: Teras. Jurusan Pendidikan Biologi. Hubungan antara puasa senin kamis dengan pengendalian emosi santri Pondok Pesantren Nurussalam Krapyak Yogyakarta. Membumikan al-Qur’an (Fungsi dan peran wahyu dalam kehidupan masyarakat). Lc. Jakarta Timur: PT. 479.30. Ensiklopedi Islam Al-Kamil.blogspot. 2009. Sakhr. Muhammad bin Ibrahim bin Abdullah At-Tuwaijiri. penerjemah Achmad Munir Badjeber. Lc. 2006). 2009). (cetakan kesepuluh. Jakarta Timur: PT. jam 10. Skripsi karya Fitrianingsih.html. hlm. (cetakan ke-sepuluh. karena itu aku senang ketika amal perbuatanku diperiksa aku dalam kondisi berpuasa. 2007. [2] Abu Bakr Jabir Al-Jazairi. Darul Falah. Pustaka Rizki Putra. Al-Qur’an dan Terjemah Bahasa Indonesia dan Inggris. dkk. Muhammad Hasbi ash-Shiddiqy. penerjemah Fadhli Bahri. (Cetakan ke-enam. Fakultas Dakwah. Al-Quran in Microsoft Word 2010. M. 2009.

To look and fell younger (supaya terlihat dan merasa lebih muda) 3. To relieve tension (mengendorkan/melapaskan ketegangan jiwa) 8. Yuri Nikolayev (Rusia) dan Alvenia M. Pengakuan Para Ahli Hal ini juga diakui oleh beberapa orang ahli dari Barat yang non-muslim. Puasa menghasilkan kelembutan pesona dan daya pikat. it normalizes female functions and reshapes the body contour). seperti Allan Cott M. Direktur Lembaga Makanan Sehat “Fultonia” di Amerika Serikat menyatakan bahwa puasa adalah cara terbaik untuk memperindah dan mempercantik perempuan secara alami. melalui puasa yang rasional). Allan Cott M. Dr.Puasa yang dilakukan secara rutin dapat memberikan banyak manfaat bagi fisik/lahiriah maupun jiwa/bathiniah. To gain control of oneself (memperoleh kemampuan mengendalikan diri sendiri) 10. apakah penemuan terpenting pada abad ini? Jam radioaktif? Bom exoset? Menurut pendapat saya. Ketiga orang ahli tersebut yang notabene adalah non-muslim bahkan mengakui kehebatan dari puasa. Fulton (Amerika). To get more out of sex (lebih mampu mengendalikan sex) 6. To feel better physically and mentally (merasa lebih baik secara fisik dan mental) 2. Puasa menormalkan fungsi-fungsi kewanitaan dan membentuk kembali keindahan tubuh (fasting is the ladies best beautifier. Alvenia M.” (Menurut pendapat Anda. penemuan terbesar dalam abad ini ialah kemampuan seseorang membuat dirinya tetap awet muda secara fisik. Yuri Nikolayev berpendapat bahwa kemampuan puasa yang bisa membuat seseorang menjadi awet muda adalah sebagai suatu penemuan terbesar abad ini. To lower blood pressure and cholesterol levels (menurunkan tekanan darah dan kadar lemak) 5. it brings grace charm and poice. . Dr. To clean out the body (membersihkan badan) 4. To let the body health itself (membuat tubuh sehat dengan sendirinya) 7.D (Amerika). mental. To slow the aging process (memperlambat proses penuaan) Komentar Para Ahli Lainnya Sementara itu. To sharp the senses (menajamkan fungsi indrawi) 9. dan spiritual. mentally and spiritually through rational fasting. Fulton. Mengapa kita yang muslim justru terkadang melalaikannya? Padahal jelas sekali Rasulullah telah bersabda seperti di atas tersebut.D bahkan telah membukukan beberapa hikmah dari puasa ke dalam sebuah buku yang berjudul Why Fast? Berikut adalah beberapa hikmah dari puasa yang diambil dari buku Why Fast? : 1. Beliau mengatakan: “What do you think is the most important discovery in our time? The radioactive watches? Exocet bombs? In my opinion the bigest discovery of our time is the ability to make onself younger phisically.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya). Muslim no. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Oleh karena itu. Dengan puasa seseorang akan terlepas dari berbagai godaan syahwat di dunia dan terlepas dari siksa neraka di akhirat. maka alangkah bagusnya kita bisa menyempurnakannya dengan amalan yang sunnah. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Muslim) Di antara ganjaran berpuasa sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas. “Setiap amalan adalah sebagai kafaroh/tebusan kecuali amalan puasa. Keutamaan Orang yang Berpuasa Dari Abu Hurairah. Ketahuilah bahwa puasa sunnah nantinya akan menambal kekurangan yang ada pada puasa wajib. Setelah kita menunaikan yang wajib.. Aku sendiri yang akan membalasnya. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. “Kecuali amalan puasa. Semoga ALLAH SWT selalu memberikan rahmat dan hidayah-NYA kepada kita semua. Amalan puasa khusus untuk Allah . amalan sunnah sudah sepantasnya tidak diremehkan.‫ه‬ ِ‫ب ى‬ ِّ‫ر ه‬ َ‫ء إ‬ ِ‫قلا ى‬ َ‫ل إ‬ ِ‫د ى‬ َ‫ن إ‬ ْ‫ع َم‬ ِ‫ة ى‬ ٌ ‫ح ع‬ َ‫ر إ‬ ْ‫ف َم‬ َ‫و إ‬ َ‫ه إ‬ ِ‫ر ى‬ ِ‫ط ى‬ ْ‫ف َم‬ ِ‫د ى‬ َ‫ن إ‬ ْ‫ع َم‬ ِ‫ة ى‬ ٌ ‫ح ع‬ َ‫ر إ‬ ْ‫ف َم‬ َ‫ن إ‬ ِ‫تلا ى‬ َ‫ح إ‬ َ‫ر إ‬ ْ‫ف َم‬ َ‫م إ‬ ِ‫ئ ى‬ ِ‫صلا ى‬ َّ‫لصل ه‬ ِ‫صل ى ى‬ ِ‫جى‬ ْ‫أ َم‬ َ‫ن إ‬ ْ‫م َم‬ ِ‫ه ى‬ ُ ‫م ِل‬ َ‫علا إ‬ َ‫ط إ‬ َ‫و إ‬ َ‫ه إ‬ ُ ‫ت ِل‬ َ‫و إ‬ َ‫ه إ‬ ْ‫ش َم‬ َ‫ع إ‬ ُ ‫د ِل‬ َ‫ي إ‬ َ‫ه إ‬ ِ‫ب ى‬ ِ‫ز ى ى‬ ِ‫ج ى‬ ْ‫أ َم‬ َ‫نلا إ‬ َ‫أ إ‬ َ‫وإ‬ َ‫إ‬ ِ‫س ى‬ ‫ك‬ ْ‫م َم‬ ِ‫ل ى‬ ْ‫ح ا َم‬ ِ‫ري ى‬ ِ‫ن ى‬ ْ‫م َم‬ ِ‫لل ى‬ ِ‫د ا ى‬ َّ‫ه‬ َ‫ن إ‬ ْ‫ع َم‬ ِ‫ب ى‬ ُ ‫ي ِل‬ َ‫ط إ‬ ْ‫أ َم‬ َ‫ه إ‬ ِ‫في ى‬ ِ‫ف ى‬ ُ ‫صلو ِل‬ ُ ‫خِل‬ ُ ‫ل ِل‬ َ‫وإ‬ َ‫إ‬ “Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. jangan menunggu hingga Ramadhan tiba untuk berpuasa karena belum tentu usia kita akan sampai ke Ramadhan mendatang. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Pahala yang tak terhingga bagi orang yang berpuasa 2. 1. Amiin ya Rabb al-’Alamin.” (HR.” (HR. Amalan puasa adalah untuk-Ku”. [dheryudi] Puasa adalah amalan yang sangat utama. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi. Amalan puasa adalah untuk-Ku.”” (HR. ‫ل ى‬ ِ‫ه ى‬ ُ ‫ن ِل‬ َّ‫إ ه‬ ِ‫فى‬ َ‫ إ‬، ‫م‬ َ‫يلا إ‬ َ‫ص إ‬ ِّ‫ال ال ه‬ َّ‫إ ه‬ ِ‫ه ى‬ ُ ‫ل ِل‬ َ‫م إ‬ َ‫د إ‬ َ‫ن آ إ‬ ِ‫ب ى‬ ْ‫ل ا َم‬ ِ‫م ى‬ َ‫ع إ‬ َ‫ل إ‬ ُّ ‫ك‬ ُ ‫لل ِل‬ ُ ‫ل ا ِل‬ َّ‫ه‬ َ‫قلا إ‬ َ‫إ‬ “Allah Ta’ala berfirman (yang artinya). Bukhari no. 1151) Dalam riwayat lain dikatakan. Ahmad. Mari kita mulai dengan puasa sunnah Senin-Kamis.Mari kita mulai berpuasa. 1904) Dalam riwayat Ahmad dikatakan. Puasa pun ada yang diwajibkan dan ada yang disunnahkan. Aku sendiri yang akan membalasnya”. ِ‫ب ى‬ ‫ه‬ ِ‫ز ى ى‬ ِ‫ج ى‬ ْ‫أ َم‬ َ‫نلا إ‬ َ‫أ إ‬ َ‫وإ‬ َ‫ل ى إ‬ ِ‫م ى‬ ُ ‫و ِل‬ ْ‫ص َم‬ َّ‫وال ه‬ َ‫م إ‬ َ‫و إ‬ ْ‫ص َم‬ َّ‫ال ال ه‬ َّ‫إ ه‬ ِ‫ة ى‬ ٌ ‫ر ع‬ َ‫فلا إ‬ َّ‫ك ه‬ َ‫ل إ‬ ِ‫م ى‬ َ‫ع إ‬ َ‫ل إ‬ ْ‫ل ا َم‬ ُّ ‫ك‬ ُ ‫ل ِل‬ َّ‫ج ه‬ َ‫و إ‬ َ‫ز إ‬ َّ‫ع ه‬ َ‫لل إ‬ ُ ‫ل ا ِل‬ َّ‫ه‬ َ‫قلا إ‬ َ‫إ‬ “Allah ‘azza wa jalla berfirman (yang artinya). ‫ل ى‬ ِ‫ه ى‬ ُ ‫ن ِل‬ َّ‫إ ه‬ ِ‫فى‬ َ‫م إ‬ َ‫و إ‬ ْ‫ص َم‬ َّ‫ال ال ه‬ َّ‫إ ه‬ ِ‫ل ى‬ َّ‫ج ه‬ َ‫و إ‬ َ‫ز إ‬ َّ‫ع ه‬ َ‫لل إ‬ ُ ‫ل ا ِل‬ َّ‫ه‬ َ‫قلا إ‬ َ‫ف إ‬ ٍ ‫ع ق‬ ْ‫ض َم‬ ِ‫ة ى‬ ِ‫ئ ى‬ َ‫ملا إ‬ ِ‫ع ى‬ ِ‫ب ى‬ ْ‫س َم‬ َ‫ل ى إ‬ َ‫إإ‬ ِ‫هلا ى‬ َ‫ل إ‬ ِ‫ثلاى‬ َ‫م إ‬ ْ‫أ َم‬ َ‫ر إ‬ ُ ‫ش ِل‬ ْ‫ع َم‬ َ‫ة إ‬ ُ ‫ن ِل‬ َ‫س إ‬ َ‫ح إ‬ َ‫ل إ‬ ْ‫ف ا َم‬ ُ ‫ع ِل‬ َ‫ضلا إ‬ َ‫ي إ‬ ُ ‫م ِل‬ َ‫د إ‬ َ‫ن آ إ‬ ِ‫ب ى‬ ْ‫ل ا َم‬ ِ‫م ى‬ َ‫ع إ‬ َ‫ل إ‬ ُّ ُ ‫ِل‬ ‫ك‬ . “Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

3. maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya". Begitu pula. siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. yaitu: 1. Mengikuti tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (ittiba’). amalan tersebut tidak akan diterima. 19) Baca tentang syarat diterimanya ibadah di sini. pen). Sebab pahala puasa. “Maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh”. Dua kebahagiaan yang diraih orang yang berpuasa yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. amalan tersebut juga tidak akan diterima. “Apabila amal dilakukan dengan ikhlas namun tidak mencocoki ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Jika salah satu syarat saja yang terpenuhi. maka amalan ibadah menjadi tertolak. Lakukanlah Puasa dengan Ikhlas dan Sesuai Tuntunan Nabi Agar ibadah diterima di sisi Allah.” Lalu Al Fudhail berkata.” (QS. yaitu harus ikhlas karena Allah dan mengikuti petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. “yaitu amalan yang paling ikhlas dan showab (mencocoki tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam). beliau mengatakan. 2. maksudnya adalah mencocoki syariat Allah (mengikuti petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bau mulut orang yang berpuasa di sisi Allah lebih harum daripada bau minyak kasturi. Dan “janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya”. Dalil Anjuran Puasa Senin-Kamis [Dalil pertama] . maksudnya selalu mengharap wajah Allah semata dan tidak berbuat syirik padaNya.” (Jami’ul Ulum wal Hikam. Al Mulk [67] : 2). Inilah dua rukun diterimanya ibadah. Al Kahfi: 110) Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan. ‫دا‬ ً‫ح ا‬ َ‫أ إ‬ َ‫ه إ‬ ِ‫ب ى‬ ِّ‫ر ه‬ َ‫ة إ‬ ِ‫د ى‬ َ‫بلا إ‬ َ‫ع إ‬ ِ‫ب ى‬ ِ‫ك ى‬ ْ‫ر َم‬ ِ‫ش ى‬ ْ‫ي َم‬ ُ ‫ال ِل‬ َ‫و إ‬ َ‫حلا إ‬ ً‫ل ا‬ ِ‫صلاى‬ َ‫ل إ‬ ً‫م ا‬ َ‫ع إ‬ َ‫ل إ‬ ْ‫م َم‬ َ‫ع إ‬ ْ‫ي َم‬ َ‫صل إ‬ ْ‫ف َم‬ َ‫ه إ‬ ِ‫ب ى‬ ِّ‫ر ه‬ َ‫إَ إ‬ ‫قلاء‬ َ‫ل إ‬ ِ‫جو ى‬ ُ ‫ر ِل‬ ْ‫ي َم‬ َ‫ن إ‬ َ‫كلا إ‬ َ‫ن إ‬ ْ‫م َم‬ َ‫ف إ‬ َ‫إ‬ “Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya. apabila suatu amalan dilakukan mengikuti ajaran beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam namun tidak ikhlas. seseorang memasuki surga 4. Ikhlas karena Allah. haruslah terpenuhi dua syarat.”[1] Al Fudhail bin ‘Iyadh tatkala menjelaskan mengenai firman Allah. ً‫م ا‬ ‫ل‬ َ‫ع إ‬ َ‫ن إ‬ ُ ‫س ِل‬ َ‫ح إ‬ ْ‫أ َم‬ َ‫م إ‬ ْ‫ك َم‬ ُ ‫ي ِل‬ ُّ ‫أ‬ َ‫م إ‬ ْ‫ك َم‬ ُ ‫و ِل‬ َ‫صل إ‬ ُ ‫بِل‬ ْ‫ي َم‬ َ‫ل إ‬ ِ‫ى‬ “Supaya Dia menguji kamu. hal.” (QS. 5. Dalil dari dua syarat di atas adalah firman Allah Ta’ala.

Catatan: Puasa senin kamis dilakukan hampir sama dengan puasa wajib di bulan Ramadhan. Niat cukup dalam hati. tidak ada lafazh niat tertentu. Rasul shallallahu ’alaihi wa sallam menjawab.‫لل‬ ِ‫ل ا ى‬ َّ‫ه‬ َ‫سو إ‬ ُ ‫ر ِل‬ َ‫ن إ‬ َّ‫إ ه‬ ِ‫ى‬ “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari senin dan kamis. [5] Dari ’Aisyah.”[3] [Dalil ketiga] Dari ‘Aisyah. ِ‫في ى‬ ‫ه‬ ِ‫ ى ى‬ َّ‫صل ه‬ َ‫عإ‬ َ‫ل إ‬ َ‫ز إ‬ ِ‫ن ى‬ ْ‫أ َم‬ ُ ‫و ِل‬ ْ‫أ َم‬ َ‫ت إ‬ ُ ‫ث ِل‬ ْ‫ع َم‬ ِ‫ب ى‬ ُ ‫م ِل‬ ٌ ‫و ع‬ ْ‫ي َم‬ َ‫و إ‬ َ‫ه إ‬ ِ‫في ى‬ ِ‫ت ى‬ ُ ‫د ِل‬ ْ‫ل َم‬ ِ‫وى‬ ُ ‫م ِل‬ ٌ ‫و ع‬ ْ‫ي َم‬ َ‫ك إ‬ َ‫ذا إ‬ َ‫إ‬ “Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan. beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah. Dianjurkan untuk mengakhirkan makan sahur dan menyegerakan berbuka. maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa. .”[2] [Dalil kedua] Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Untuk masalah niat. lantas beliau menjawab. Kemaslahatan untuk badan dikarenakan ada waktu istirahat setiap pekannya.‫س‬ ِ‫مي ى‬ ِ‫خ ى‬ َ‫ل إ‬ ْ‫وا َم‬ َ‫ن إ‬ ِ‫ي ى‬ ْ‫ن َم‬ َ‫ث إ‬ ْ‫ال َم‬ ِ‫م ا ى‬ َ‫يلا إ‬ َ‫ص إ‬ ِ‫ر ى ى‬ َّ‫ح ه‬ َ‫ت إ‬ َ‫ي إ‬ َ‫ن إ‬ َ‫كلا إ‬ َ‫ إ‬-‫صصل ى الل عصليه وسصلم‬. Beramal pada waktu utama yaitu ketika catatan amal dihadapkan di hadapan Allah.”[4] Faedah Puasa Senin-Kamis 1. ٌ ‫ئ ع‬ ‫م‬ ِ‫صلا ى‬ َ‫نلا إ‬ َ‫أ إ‬ َ‫وإ‬ َ‫صل ى إ‬ ِ‫مى‬ َ‫ع إ‬ َ‫ض إ‬ َ‫ر إ‬ َ‫ع إ‬ ْ‫ي َم‬ ُ ‫ن ِل‬ ْ‫أ َم‬ َ‫ب إ‬ ُّ ‫ح‬ ِ‫أ ى‬ ُ ‫فِل‬ َ‫س إ‬ ِ‫مي ى‬ ِ‫خ ى‬ َ‫ل إ‬ ْ‫وا َم‬ َ‫ن إ‬ ِ‫ي ى‬ ْ‫ن َم‬ َ‫ث إ‬ ْ‫ال َم‬ ِ‫م ا ى‬ َ‫و إ‬ ْ‫ي َم‬ َ‫ل إ‬ ُ ‫ملا ِل‬ َ‫ع إ‬ ْ‫أل َم‬ َ‫ض ا إ‬ ُ ‫ر ِل‬ َ‫ع إ‬ ْ‫ت َم‬ ُ ‫ِل‬ “Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis. beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. beliau mengatakan. Amalan yang Terbaik adalah Amalan yang Bisa Dirutinkan Dari ’Aisyah –radhiyallahu ’anha-. . 2. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin. hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.” ’Aisyah pun ketika melakukan suatu amalan selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya.Dari Abu Qotadah Al Anshori radhiyallahu ‘anhu. َّ‫ق ه‬ ‫ل‬ َ‫ن إ‬ ْ‫إ َم‬ ِ‫وى‬ َ‫هلا إ‬ َ‫م إ‬ ُ ‫و ِل‬ َ‫د إ‬ ْ‫أ َم‬ َ‫ل ى إ‬ َ‫علاإ‬ َ‫ت إ‬ َ‫لل إ‬ ِ‫ل ى ا ى‬ َّ‫ه‬ َ‫إإ‬ ِ‫ل ى‬ ِ‫ملا ى‬ َ‫ع إ‬ ْ‫أل َم‬ َ‫ب ا إ‬ ُّ ‫ح‬ َ‫أ إ‬ َ‫إ‬ ”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal Artikel http://rumaysho.َّ‫ق ه‬ ‫ل‬ َ‫ن إ‬ ْ‫إ َم‬ ِ‫وى‬ َ‫ه إ‬ ُ ‫م ِل‬ ُ ‫و ِل‬ َ‫د إ‬ ْ‫أ َم‬ َ‫إ‬ ”Amalan yang rutin (kontinu). Tirmidzi no. Muslim no. [4] HR. Semoga Allah memudahkan kita melakukan amalan yang mulia ini.”[7] Baca tentang amalan yang kontinu di sini. Muslim no. Ibnu Katsir. 4897. Bab Keutamaan amalan shalat malam yang kontinu dan amalan lainnya.”[6] ’Alqomah pernah bertanya pada Ummul Mukminin ’Aisyah. [5] HR. 783. Muslim no. Lihat Shahihul Jaami’ no. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. 2360 dan Ibnu Majah no. Amalan yang rutin biar pun sedikit. ‫ع‬ ُ ‫طي ِل‬ ِ‫ت ى‬ َ‫س إ‬ ْ‫ي َم‬ َ‫ إ‬-‫صصل ى الل عصليه وسصلم‬. Kitab shalat para musafir dan qasharnya. ”Wahai Ummul Mukminin. 782 [7] HR. 14 Shofar 1431 H [1] Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim. An Nasai no. walaupun sedikit. 1739. Muslim no.ِ‫ى‬ ‫لل‬ َّ‫ل ا ه‬ ُ ‫سو ِل‬ ُ ‫ر ِل‬ َ‫ن إ‬ َ‫كلا إ‬ َ‫ملا إ‬ َ‫ع إ‬ ُ ‫طي ِل‬ ِ‫ت ى‬ َ‫س إ‬ ْ‫ي َم‬ َ‫م إ‬ ْ‫ك َم‬ ُ ‫ي ِل‬ ُّ ‫أ‬ َ‫وإ‬ َ‫ة إ‬ ً‫م ا‬ َ‫دي إ‬ ِ‫ه ى‬ ُ ‫صل ِل‬ ُ ‫مِل‬ َ‫ع إ‬ َ‫ن إ‬ َ‫كلا إ‬ َ‫ إ‬.‫ال‬ َ‫إ‬ ”Tidak. Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib no. [2] HR. 9/205. Muassasah Qurthubah. Nantikan pembahasan mengenai puasa-puasa sunnah lainnya. Siapa saja di antara kalian pasti mampu melakukan yang beliau shallallahu ’alaihi wa sallam lakukan. Amalan beliau adalah amalan yang kontinu (rutin dilakukan). itu lebih baik. [3] HR. 1162. bagaimanakah Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam beramal? Apakah beliau mengkhususkan hari-hari tertentu untuk beramal?” ’Aisyah menjawab.com Disusun di Pangukan-Sleman. 783 . 1041. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan ghorib. [6] HR. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih lighoirihi (shahih dilihat dari jalur lainnya). Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. 747. Semoga Allah mudahkan.

kita sering disuruh minum obat 2x sehari. Jadi kentara sekali bahwa puasa Senin Kamis mempunyai fungsi maintenance atau pemeliharaan. Yang pertama. Hal ini berlaku juga dengan Senin dan Kamis yang membagi satu minggu menjadi dua . Tentu kita ingat. Analoginya mungkin sama dengan pembagian waktu minum obat kala kita sakit. sebagai orang beriman. Kebanyakan dari kita tentunya pernah mendengar puasa Senin Kamis sebagai puasa sunnah di dalam Islam. dalam rubrik tadzkirah IMSIS kali ini. bukannya lebih enak makan-makan ketimbang puasa sunnah ? Kalau pagi itu kebetulan tidak sempat sahur. Tapi. Alasan utama mengapa puasa Senin Kamis disunahkan dalam Islam ialah karena Rasulullah sering berpuasa di kedua hari tersebut. sungguhlah baik bila pada saat malaikat melaporkan amalan kita itu kita tengah berpuasa. puasa Senin Kamis itu hanyalah 'sunnah' bukan ? Tak banyak dari kita yang tahu benar hikmah puasa Senin Kamis dari segi spiritual. Karena itu. cobalah berpuasa SeninKamis secara teratur. ada baiknya kita mengupas hikmah puasa Senin Kamis supaya kita lebih semangat menjalaninya. Yang kedua. Kalau dilihat. dalam Hadist Riwayat Ahmad disebutkan bahwa Rasulullah mengatakan bahwa semua amal dibentangkan di hari Senin dan Kamis. bebas penyakit. berapa yang benar-benar berusaha merutinkan puasa tersebut ? Kalau hari itu kebetulan ada acara pengajian dan makan-makan. hari Senin Kamis adalah hari istimewa karena pada hari itulah Rasulullah dilahirkan. bukannya lebih nyaman absen puasa dulu ? Bagaimanapun. sekaligus selamat dunia akhirat ? Kalau kita ingin mendapatkan semua itu. Namun. waktu2 dimana kita disuruh minum obat 2x tersebut membagi kurang lebih hari itu menjadi 3 bagian yang sama. Jadi terlihat disini bahwa hari Senin dan Kamis adalah hari istimewa dari sisi religius. bisa dilihat bahwa hari Senin dan Kamis membagi satu 'minggu' menjadi dua bagian yang hampir sama rata. kesehatan dan keutamaannya di hadapan Allah.Dahsyatnya Puasa Senin Kamis. Siapa sih yang tidak ingin awet muda. Dari sisi logika. yaitu 1x di pagi hari dan 1x di malam hari. apa keutamaan Senin dan Kamis ? Sehubungan dengan hal ini ada 2 hadis dari Rasulullah yg berkenaan dengan pemilihan hari Senin dan Kamis. kala kita sakit. Karena itu. menjadi rasul dan mendapat wahyu (HR Muslim).

puasa bisa menjadikan kita lebih dekat dengan Allah dan lebih bertakwa. Dengan berpuasa di hari Senin dan Kamis. Selain dari keuntungan dari segi emosional spiritual seperti yang dijelaskan diatas. Karena itu. Dan puasa itu separo kesabaran''. karena makanan yang berlebih dan tidak sehat bisa menimbulkan penyakit. puasa bisa melembutkan hati.bagian. Selain tingkat obesitas tinggi. Sudah bukan rahasia lagi bahwa saat ini sudah ada banyak riset yang menyimpulkan bahwa puasa yang teratur itu baik untuk kesehatan. Disamping itu. emosi dan spiritual kita menjadi lebih bersih. Puasa menjadikan kita lebih produktif dalam beribadah karena selain kita tidak lagi dalam posisi keenakan. secara tidak langsung kita melakukan maintenance untuk diri kita secara rutin baik dari segi spiritual maupun jasmani. dimana pada saat puasa. Biasanya. Lalu. Ibnu Majah). cocoklah jika dikatakan bahwa puasa adalah zakat jiwa. masyarakat negara-negara tersebut banyak yang mengidap . Dengan menghilangnya perangai buruk kita. Karena itu. seseorang yang kekenyangan dan keenakan cenderung malas beribadah. Lihat saja masyarakat di negara makmur yang mana makanan berlimpah. maka bisa juga dikatakan bahwa ''Puasa adalah benteng yg membentengi seseorang dari api neraka yg membara''. Keutamaan yang kedua ialah karena puasa Senin Kamis bisa meningkatkan amalan kita. puasa juga memiliki keutamaan dari segi kesehatan. Tidaklah salah kalau dalam Quran disebutkan bahwa puasa diperintahkan pada kita dan orang2 sebelum kita supaya kita menjadi orang yang bertakwa (Al Baqarah 183). Dalam Islam dan bidang kedokteran.sedang zakat jiwa itu adalah berpuasa.(HR. Sehingga sesudah puasa. minimal seminggu dua kali.{HR. maka itulah puasa. orang yang berpuasa juga cenderung ingin beribadah ekstra. dianjurkan untuk tidak makan berlebihan. apakah keutamaan puasa yang berkelanjutan seperti puasa Senin Kamis ini ? Keutamaan yang pertama ialah karena puasa Senin Kamis melatih kita secara teratur untuk menghindarkan diri dari pekerjaan dosa.Ahmad dan Baihaqi}. kita cenderung lebih berempati dengan orang-orang yang lebih tidak beruntung dibanding kita. ''Segala sesuatu itu ada zakatnya. kita membuang perangai buruk. Manfaat kesehatan dari puasa yang paling populer adalah puasa bisa dibilang sebagai cara ampuh untuk membatasi kalori yang masuk ke tubuh kita. Kalau ada latihan efektif untuk 'anger management' atau latihan kesabaran. Ini karena dengan puasa.

Manfaat lain dari puasa ditinjau dari segi kesehatan yang juga banyak dipopulerkan adalah fungsi pembersihan dan penyembuhan. Akibatnya. Dengan istirahatnya sistem pencernaan kita selama puasa. bisa jadi kelaparan itu terjadi karena kita tidak bekerja dengan baik atau kurang konsentrasi. Dengan puasa Senin Kamis. maka tugas dari sistem pembersihan tubuh kita menjadi lebih manageable sehingga kinerjanya menjadi lebih maksimal. seperti tumbuhnya kista atau tumor. Kalau ada obat anti aging yang ampuh. Karena itu tidaklah mengherankan jika pada suatu eksperimen ditemukan bahwa cacing yang berpuasa bisa hidup 19 generasi lebih lama dibanding cacing yang tidak berpuasa. maka pada hari kita puasa. puasa tidak mempunyai pengaruh buruk terhadap otak dan daya pikir kita. Dia tahu bahwa puasa itu baik bagi kita. kala Sang Pencipta kita mewajibkan kita puasa minimum setahun sekali selama Ramadhan . Masih banyak lagi manfaat kesehatan dari puasa. Dengan berhentinya asupan. paling tidak.misalnya puasa bisa menghindari atau mengurangi diabetes dan penyakit vascular seperti jantung. polisi imunitas bekerja keras saat kita puasa. itulah puasa. Bisa jadi puasa Senin Kamis secara teratur nantinya menjadikan kita awet muda dan bebas penyakit di hari tua. Jika polisi-polisi ini mendeteksi hal-hal yang kira-kira nanti bisa membuat kita sakit atau hal-hal abnormal. fungsi pembersihan tubuh tidak terkerjakan dengan maksimal dan sangat mungkin luput mengeliminasi beberapa zat-zat yang kurang baik untuk tubuh kita.diabetes dan jantung yang notabene sering dijuluki sebagai penyakit orang kaya. Andaikata kita tidak sedang sakit pun. kita membatasi kalori yang masuk dalam tubuh kita. dalam dua kali seminggu. maka memungkinkan sistem2 lain di tubuh kita untuk bekerja dengan lebih baik. . Yang jelas. Disini. Sistem peremajaan juga bekerja dengan maksimal saat kita puasa karena Allah mendesain tubuh kita untuk mengeluarkan hormon yang erat kaitannya dengan anti-aging kala kita puasa. Bayangkan dahsyatnya puasa kala kita bisa merutinkannya seminggu dua kali seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah. Inilah sebabnya mengapa orang yang sakit atau binatang yang terluka suka menolak makan. misalnya sistem imunitas. Yang jelas. Sistem detoksifikasi tubuh juga bekerja lebih lancar jika kita tidak menerima asupan lagi. Lalu bagaimana dengan orang yang sering mengeluhkan tidak bisa bekerja karena kelaparan dan lemas pada saat puasa seperti yg terlihat jelas di Indonesia dimana kinerja orang menjadi turun saat puasa? Jika hal ini terjadi. mungkin kita bisa membayangkan sistem pembersihan tubuh kita seperti pegawai yang kewalahan mengerjakan tugasnya kalau tugas datang bertubi2. sudah ada penelitian yang membuktikan bahwa puasa malah meningkatkan daya pikir kita. Malahan. mereka bisa memberantasnya.

Persiapan Maal (harta). Oleh karena itu memerlukan persiapan yang sungguh –sungguh agar puasa menjadi optimal dapat meraih predikat taqwa. Surat AlBaqoroh : 183 “Hai Orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa segaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kamu. Jika niat puasa kita hanyalah dari segi kesehatan. yaitu Ar-Rayyan (H. maka itulah yang kita dapat. (3) Persiapan Jasadiah (kesehatan). (4).R Muslim).us/index. (5) Persiapan Keluarga . tetapi kita juga mendapat keuntungan di dunia berupa kesehatan yang prima dan daya pikir yang jernih. Segi kesehatan merupakan faktor penting dalam menjalankan puasa romadhon. Sebagai muslim. (6) Persiapan Lingkungan Masyarakat. karena bila seseorang tidak sehat maka Allah swt. Persiapan itu antara lain meliputi: (1) Persiapan mental/Psikhis. Ibadah puasa adalah Menahan dari hal-hal yang membatalkan puasa seperti Makan. Persiapan-persiapan ini mempermudah kita mendapatkan kesempurnaan Ibadah puasa Ramadhan. (2) Persiapan Fikriah (pemikiran).php/en/artikel/dakwah/58/1063-dahsyatnya-puasasenin-kamis Ibadah Puasa merupakan salah satu rukun islam dan merupakan kewajiban bagi setiap muslim. sebagaimana disebutkan dalam Al Qur’an. Namun kala niat puasa kita adalah dalam rangka meningkatkan kualitas spiritualitas kita dan mendekatkan diri pada Allah maka tidak hanya kita mendapat fisik yang prima. . haid nifas sejak terbitnya fajar sodiq sampai terbenamnya mega merah (subuh sampai maghrib). minum. sehingga Allah menjanjikan gerbang khusus di surga bagi yang gemar berpuasa. namun juga ridho Allah dan keselamatan dunia akhirat. Maka dari itu. perlu diingat dan digarisbawahi bahwa semua amal tergantung niat.imsa. ridha Allah terletak di atas segala-galanya. bersetubuh. http://sister. Memberi keringanan berupa penggantian puasa yang ditinggal itu di hari lain. Allah sangat menyukai orang yang berpuasa karena Allah. marilah kita galakkan dan rutinkan puasa-puasa sunnah seperti puasa Senin Kamis dalam rangka meraih ridha Allah dan salah satu cara untuk meraih jannahNya. agar kamu bertaqwa”. kita tidak hanya mendapat balasan di akhirat nanti.Walaupun begitu. Insya Allah dengan puasa yang rutin.

Bila seseorang yang sedang tidak terkendali nafsu lauwamahnya maka akan dapat meningkatkan pengeluaran adrenalin yang menyebabkan pembuluh-pembuluh darah menyempit. Namun bila tubuh dehidrasi. (2) Menyegerakan berbuka.Salah satu upaya kita untuk mempersiapkan kesehatan dengan mengetahui lebih dalam bagaimana perspektif Islam dalam memandang ibadah Puasa ramadhan . Haus akan timbul bila keadaan tubuh dehidrasi. sesuai dengan penekanan pada nuclei ventralis medialis. . Pusat makan adalah area dalam otak kita di hipotalamus lateralis yang berfungsi menentukan kapan kita berhenti makan. apabila cairan tubuh yang berjumlah sekitar 60 % BB tubuh dalam tonisitas dan volume yang normal maka otak tidak mengisyaratkan haus. Dengan penyempitan pembuluh darah ini akan meningkatkan kerja jantung sehingga tekanan darah akan naik. ju berasal dari lemak yang berbentuj trigliserid dan dari protein. Penyediaan tenaga mula-mula diuraikan dari KH baik langsung melalui proses glikolisis maupun proses Glikogenolisis yang mampu bertahan selama 25 jam. dan berbuka dengan sesuatu yang manis. mencaci maki dan berkta bohong termasuk nafsu lauwamah. Niat ketika hendak berpuasa dengan sadar dan motivasi yang tinggi akan mengkoordinasi hipotalamus. (2) Meninggalkan apa saja yang membatalkan puasa. Sedangkan Sunnah puasa antara lain: (1) Mengahirkan sahur. Maka dengan niat yang benar dan ikhlas akan menahan dari keinginan makan. organ yang lain akan mempertahankan tonisitas dan volume cairan dalam tubuh kita dengan cara meningkatkan hormon Vasopresin agar dapat menahan air dan melalui cortec adrenal mengeluarkan hormon Aldosteron untuk retensi Na+. FISIOLOGI PUASA Kesempurnaan Ibadah puasa didapatkan dengan memenuhi rukun dan sunnah yang telah diajarkan Rosulullah SAW. marah-marah. Adapun rukun puasa itu adalah (1) Niat dan. dimana terdapat pusat makan dan pusat kenyang. dan hadist (4) memperbanyak sodaqoh . Berkata kotor.. Tidak makan dan tidak minum selama sehari ( sekitar 14 jam) tidak akan menyebabkan seseorang kehabisan tenaga dan panas. (3) Memperbanyak bacaan al Quran. oleh karena masih terdapat cadangan-cadangan energi yang berasal dari KH (Karbohidrat) dalam bentuk glikogen. sedangkan pusat kenyang adalah area dalam otak kita di nuclei ventralis medialis yang berfungsi menentukan kapan ingin makan. Menahan dari nafsu Lauwamah.

(HR Ahmad)” Makanan didaur ulang dalam sistem pencernaan sekitar 8 jam.” (HR> Buchori dan Muslim)”. Hadist: “Dari Abu Dzar. Jika ada orang mencaci maki atau mengajak berkelahi maka hendaklah ia berkata: Sesungguhnya saya sedang berpuasa. Sunnah puasa antara lain dengan mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka. Telah bersabda: Senantiasa umatku dalam kebaikan selama mereka mengahkhirkan sahur dan menyegeerakan berbuka. dengan perincian 4 jam makanan disiapkan dengan keasaman tertentu dengan bantuan asam lambung. untuk selanjutnya dikirim ke usus. Rosululloh SAW. 4 jam kemudian makanan diubah wujudnya menjadi sari-sari makanan di usus kecil kemudian diabsorobsi oleh pembuluh darah dan dikirim keseluruh tubuh.I nafsu yang diberi rahmat oleh Allah (Robku) ……… (SQ> Yususf: 53) Hadist: “Dari Abu Huroiroh R. Rosululloh bersadbda:”Apabila salah seorang diantara kamu sekalian itu berpuasa maka janganlah berkata kotor dan janganlah ribut-ribut. berkata.A. . Waktu sisa 6 jam merupakan waktu yang ideal bagi sistem percernaan untuk istirahat.Firman Allah: “Sesungguhnya nafsu itu selalu menjurus kepada kejahatan kecua.

puasa menghalangi orang yang puasa dari neraka. Merperbanyak bacaan Al Qur’an. oleh karena itu banyak hadits yang menegaskan bahwa puasa adalah benteng dari neraka. Muslim (1153) dari Abu Sa'id AlKhudri. Kalau berhaasil maka berdampak positif terhadap pertumbuhn dan perkembangan Jiwa. hal ini untuk mengganti KH yang telah diuraikan menjadi tenaga dan panas. Sebaliknya bila gagal (maladaptasai) maka akan terjadi gangguan kesehatan fisik maupun rohani. Sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk bagi orang-orang beriman.Makanan yang manis ketika berbuka puasa biasanya mengandung KH yang tinggi. dan neraka diliputi dengan syahwat. jika telah jelas demikian -wahai muslimin. Identitas diri dan harga diri. Bukhori (6/35). Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam telah menjelaskan bahwa syurga diliputi dengan perkara-perkara yang tidak disenangi. mematahkan tajamnya syahwat yang bisa mendekatkan seorang hamba ke neraka. dengan tartil dan memahami makna yang dikandungnya dapat menciptakan suasana ketenangan jiwa dan menjadi penyembuh penyakit-penyakit yang berada dalam dada. dan perisai yang menghalangi seseorang dari neraka. Sebagaimana firman Allah SWT: “Hai manusia. Bersabda Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam : "Tidaklah ada seorang hamba yang puasa di jalan Allah kecuali akan Allah jauhkan dia (karena puasanya) dari neraka sejauh tujuh puluh musim ". ini adalah lafadh Muslim. (SQ: Yunus : 57)” Stressor yang kita hadapi sangat tergantung dengan cara kita mengadaptasinya. Sabda Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasalam : 70 musim yakni : perjalanan 70 tahun demikian dikatakan dalam "Fathul Bari" (6/48)) .sesungguhnya puasa itu menghancurkan syahwat. (HR.

Puasa senin-kamis secara rutin tersebut juga ikut mendukung terciptanya resep hidupnya yang sabar dan tawakal. perilaku agresif dan sebagainya maka akan mengobati rasa sakit seseorang yang bersemayam di hatinya. Itu pula. 1624) dari hadits Abi Umamah) Sebagian Ahlul Ilmi telah memahami bahwa hadits-hadits tersebut merupakan penjelasan tentang keutamaan puasa ketika jihad dan berperang di jalan Allah. (HR. juga untuk penghematan beras yang dari tahun ke tahun kebutuhannya naik melebihi suplainya. Ini adalah hadits yang shohih). (3/296) dari Jabir. Ketika menjadi Presiden. Telah terbit banyak buku tentang Puasa yang ditulis oleh para pakar kesehatan. Ahmad (3/241). maupun puasa psikis seperti menahan hawa nafsu dari mencuri. Saat itu konteksnya selain manfaat fisik dan batin. seoramg hamba berperisai dengannya dari api neraka". Ahmad (4/22) dari Utsman bin Abil 'Ash. dihujat. puasa seninkamis itu memberikan manfaat yang sangat besar. yang membuatnya tak marah kendati dicaci. sesuai dengan apa yang dijelaskan Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam termasuk puasa di jalan. (Dikeluarkan oleh Tirmidzi (no. Msi . atau dihina ketika memasuki gedung MPR tahun 1999 silam. BJ Habibie (Mantan Presiden RI). menulis : Dengan puasa. iri hati.Ag dan Jusuf Mudzakir. pada 1999 silam dia juga pernah mengajak agar masyarakat Indonesia melakukan puasa Senin-Kamis. . M. (yang disebutkan di dalam hadits ini) Puasa sangat menyehatkan tubuh dan dapat menjadi suatu metode Detoksifikasi (Pembersihan darah) yang sangat baik. "Barang siapa yang berpuasa sehari di jalan Allah maka diantara dia dan neraka ada parit yang luasnya seperti antara langit dengan bumi". yakni membuat sehat jasmani dan rohani. Bahar Azwar. Salah satunya adalah “Manfaat Puasa menurut ilmu kesehatan” karya Dr. minum. dengki. Abdul Mujib. Menurut pengakuannya. angkuh. Mantan Presiden RI ini sudah puluhan tahun rutin melakukan puasa Senin-Kamis. Dalam buku berjudul Nuansa-Nuansa Psikologi Islam. dan hubungan seksual. namun dhahir hadits ini mencakup semua puasa jika dilakukan dengan ikhlas karena mengharapkan wajah Allah Ta'ala. marah. SpB Onk."Puasa adalah perisai. baik puasa fisik seperti menahan lapar.

Saya tidak sampai dibui. Tapi. saya sudah melewati usia lanjut. Jika dilihat dari faktor usia.Darimiy ihwal “amalan seseorang akan didatangkan pada hari senin dan kamis” benar adanya. bahwa apa yang saya lakukan itu demi orang banyak dan umat Islam khususnya. Manfaat dari segi kesehatan. saya sekalipun sudah mendekati usia 60 tahun. Saya optimistis. Dalam Hadist Riwayat ad . Puasa senin-kamis membuat saya berpikir tenang menghadapi ujian itu. dijauhkan dari buruk sangka terhadap orang lain. tapi Alhamdulillah diberi kesehatan yang luar biasa. Toh. bahwa yang disabdakan Nabi Muhammad SAW. Dulu aku ini pemarah lho. tahun 1970-an sampai sekarang. saya menjadi pusing-pusing. Pikiran pun menjadi tidak begitu terkonsentrasi. saya sehat wal afiat. Banyak manfaat langsung yang saya alami dari amalan puasa dua kali sepekan ini. kecemerlangan berpikir. Dengan . nyatanya. Saya sudah terbiasa melakukan puasa seninkamis. Asty Ananta (Artis Sinetron). saya melakukannya sejak kelas 2 SD. hal ini menjadikan saya tambah optimistis. Puasa yang selama ini saya lakukan ternyata punya banyak manfaatnya. Tri Sutanto (Ketua LP POM MUI untuk Indonesia Bagian timur). alhamdulillah. tidak lagi gampang emosi. dan kalau sudah emosi. Saya tidak pernah sakit serius seperti yang dialami kebanyakan orang pada usia di atas 50 tahun. Puasa senin dan kamis sudah menjadi kebiasaan dan sudah lama saya mengamalkannya. di antaranya : Alhamdulillah saya diberi sehat wal afiat. Dan diselamatkan dari ujian itu. benar-benar merupakan tahun ujian bagi saya setelah mencuat berita “geger lemak babi” itu. Banyak manfaat yang saya alami selama menjalankan puasa sunah senin-kamis ini. Meskipun pada awalnya berat. Ahmad Nadhim Amir (Mantan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kab. 60 tahun lebih. Sidoarjo). sampai sekarang saya ditolong Allah SWT. flu atau sakit kepala. Saya sempat diintimidasi dan ditakut-takuti akan dibui segala. salah satunya. namun lambat laun puasa sunnah tersebut menjadi kebiasaannya hingga tumbuh remaja. Sehingga. dari segi kesehatan. Puasa Senin-Kamis sudah dijalaninya sejak mahasiswa di Universitas Gajah Mada Yogyakarta. emosi saya endapkan. dan dimudahkan segala urusan. Dr. saya rasakan ketika mengalami kekalutan berkaitan dengan “geger” masalah adanya kandungan lemak babi dari beberapa makanan yang saya lakukan penelitian. tidak sampai ada sakit serius. Tapi. Paling tidak. Di antaranya. kalau sakit. Di tahun akhir 1980-an itu.Prof.. di dalam menghadapi problema bisnis yang tanpa dinyana-nyana acap kali saya diberikan jalan kemudahan. bahwa Allah akan memberikan pertolongan terhadap hambanya yang di dalam melakukan pemikiran maupun penelitian hanya mengharap Ridha Allah SWT. saya memasrahkan problem ini kepada Allah SWT. Manfaat dari segi kecemerlangan berpikir. Manfaat lainnya. Dalam mengamalkan puasa senin dan kamis. Dan demi kemashlahatan umat. bahkan sampai kini.

kami memohon ampun kepada Allah untuk kami dan untuk mereka. Sesungguhnya dengan cara berpuasa mereka bisa meninggalkan kebiasaan merokok yang mereka sendiri percaya tentang bahayanya terhadap jiwa. menerima sesuatu yang menyucikannya. • Termasuk manfaat puasa secara sosial adalah membiasakan umat berlaku disiplin. . Firman Allah Ta 'ala : "Hai orang-orang yang beriman. juga melahirkan perasaan kasih sayang dalam diri orangorang beriman dan mendorong mereka berbuat kebajikan.kolomdakwahpujihandoko> http://stikesmuhgombong. ia merupakan rahasia antara hamba dengan Tuhannya. puasa adalah untuk Tuhan semesta alam. tetapi keberadaan dia meninggalkan hal-hal tersebut karena Sembahannya. maka tak seorangpun manusiayang mengetahuinya. menguatkan kemauan. dan itulah hakikat puasa. sebab para hamba mungkin bisa diketahui bahwa ia meninggalkan hai-hal yang membatalkan puasa secara nyata. mematahkan permusuhan nafsu terhadap lapar dan dahaga serta mengingatkannya dengan keadaan orang-orang yang menderita kelaparan di antara orang-orang miskin. yang di dalamnya terdapat kehidupannya yang abadi. kemudian berbuka dengan sesuatu yang haram.ac. yang ini merupakan hikmah puasa yang paling utama.id/index. Sebagaimana ia juga menjaga masyarakat dari kejahatan dan kerusakan. puasa secara kejiwaan adalah puasa membiasakan kesabaran. tidak seperti amalan-amalan yang lain.melaksanakan ibadah puasa semua itu bisa diatasi. bersatu. TUJUAN PUASA Tujuan ibadah puasa adalah untuk menahan nafsu dari berbagai syahwat. karena rokok termasuk jenis keburukan yang diharamkan dengan nash AlQur'anul Karim. MANFAAT PUASA Puasa memiliki beberapa manfaat. cinta keadilan dan persamaan. sosial dan kesehatan. <blog. niscaya Allah akan menggantinya dengan yang lebih balk. ia berarti meninggalkan segala yang dicintai karena kecintaannya kepada Allah Ta 'ala. Pusing biasa bisa hilang tanpa perlu minum obat. " (Al-Baqarah: 183) Catatan Penting : Dalam kesempatan ini.php? option=com_content&view=article&id=90:puasa-dan-kesehatan&catid=1:latestnews TUJUAN DAN MANFAAT PUASA 1. sehingga ia siap mencari sesuatu yang menjadi puncak kebahagiaannya. Barangsiapa meninggalkan sesuatu karena Allah. kami mengingatkan kepada para saudaraku kaum muslimin yang suka merokok. Hendaknya mereka tidak berpuasa (menahan diri) dari sesuatu yang halal. ditinjau dari segi kejiwaan. di antaranya: • Beberapa manfaat. 2. serta mewujudkan dan membentuk ketaqwaan yang kokoh dalam diri. diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. mengajari dan membantu bagaimana menguasai diri. agama dan masyarakat. tubuh. menyempitkan jalan setan pada diri hamba dengan menyempitkan jalan aliran makanan dan minuman.

bisa mendorong nafsu berbuat kejahatan. Di antara manfaatnya juga adalah mengosongkan hati hanya untuk berfikir dan berdzikir. Sebaliknya. dan tidur. kekerasan hati sirna. secara jelas adalah sesuatu yang sebaiknya dilakukan oleh tubuh manusia sehingga ia bisa terus melakukan aktivitasnya dengan baik. membersihkan tubuh dari sisa-sisa dan endapan makanan. bergerak. Dan puasa. minuman dan tidak pula menikah. maka dia aman dari gangguan setan. kemudian baru makan untuk durasi waktu beberapa jam. Keadaan itu akan mengingatkannya kepada orang-orang yang sama sekali tak dapat menikmatinya. oleh Ibnu Rajab. Berbeda halnya jika perut kosong dari makanan dan minuman. Ini adalah metode yang bagus untuk sistem pembuangan sel-sel atau hormon yang rusak dan membangun kembali badan dengan sel-sel baru. Dengan terhalangnya dia dari menikmati hal-hal tersebut pada saat-saat tertentu. Pentingnya puasa bagi tubuh karena puasa bisa membantu badan dalam membuang sel-sel yang sudah rusak. Oleh karena itu puasa adalah hal yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia agar tetap sehat. Karena itu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjadikan puasa sebagai benteng untuk menghalangi nafsu syahwat nikah. enggan mensyukuri nikmat serta mengakibatkan kelengahan. dan mendorongnya untuk membantu mereka. Karena berlebihan. serta rasa berat yang ia hadapi karenanya. sehingga membuatnya lengah. mengurangi kegemukan dan kelebihan lemak di perut. memperbaiki kerja pencernaan. Allah mengaruniainya nikmat tak terhingga. Dan puasa benar-benar sangat penting dan dibutuhkan bagi kesehatan manusia sebagaimana manusia membutuhkan makan. akan menyebabkan hati bercahaya dan lunak. Karena setan masuk kepada anak Adam melalui jalan aliran darah. balk dalam makan maupun minum serta menggauli isteri. Termasuk manfaat puasa adalah mempersempit jalan aliran darah yang merupakan jalan setan pada diri anak Adam. juga akan menjadikannya berbelas kasih kepada saudaranya yang memerlukan. lamanya adalah rata-rata 14 jam. kekuatan nafsu syahwat dan kemarahan. bernafas. sehingga beliau memerintah orang yang belum mampu menikah dengan berpuasa ( Lihat kitab Larhaa'iful Ma'aarif. pada saat yang sama banyak orang-orang miskin yang tak mendapatkan sisasisa makanan. setelah diteliti melalui berbagai penelitian ilmiah dan terperinci terhadap organ tubuh manusia serta aktivitas fisiologisnya. Dan ini sangat berbeda dengan dengan apa yang difahami kebanyakan orang : “bahwa puasa . sekaligus membuang sel-sel atau hormon atau pun zat-zat yang melebihi jumlah yang dibutuhkan tubuh. Ini akan mengharuskannya mensyukuri nikmat Allah atas dirinya berupa serba kecukupan.• Sedang di antara manfaat puasa ditinjau dari segi kesehatan adalah membersihkan usususus. sebagaimana dituntunkan oleh agama Islam. tidak makan selama rentang waktu yang lama maka ia akan sakit. Dengan berpuasa. Demikian pula tubuh manusia pun akan mengalami hal yang jelek jika ia tidak berpuasa. jika berbagai nafsu syahwat itu dituruti maka bisa mengeraskan dan membutakan hati. 163) sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim) • • • • Puasa Sunnah Senin-Kamis: Manfaat Puasa Ditinjau Dari Segi Medis Manfaat puasa. peneliti menemukan bahwa puasa. untuk kemudian semata-mata dimanfaatkan untuk berdzikir dan berfikir. Jika manusia tidak bisa tidur. Termasuk manfaat puasa adalah mematahkan nafsu. hlm. Orang kaya menjadi tahu seberapa nikmat Allah atas dirinya. selanjutnya menghalangi hati untuk berdzikir dan berfikir.

namun aku telah mendapat pengaruh kejiwaan yang demikian besar ! “ “Aku telah berpuasa beberapa kali hingga sekarang. emosi-emosi negatif seperti dengki. atau seteguk air putih lalu shalat. Semula aku berpuasa dengan tujuan mengurangi berat badan yang berlebih. Pada awalnya tujuan puasaku adalah untuk menghilangkan efek negatif dari makanan yang aku konsumsi. Demikian juga sangat membantu dalam menganalisis ide-ide baru atau pun persepsi. Rasullulah ketika memulai ifthar dari puasa adalah dengan memakan beberapa biji kurma dan bukan yang lain. dengan catatan ketika berbuka puasa memakan makanan dengan menu seimbang dan tidak mengkonsumsi makanan dan minuman langsung ketika berbuka. Dan aku merasakan diriku jauh dari fantasi-fantasi. aku melihat banyak kedhaliman dan kebrutalan di dalamnya hidup manusia. suka ngerumpi. maka akhirnya aku berpuasa untuk menghilangkan fikiran-fikiran itu. Dan aku biasanya memilih waktu antara 1 sampai 6 hari. Akan tetapi.menyebabkan orang menjadi lemah dan lesu”. dan bosan. gula ada dalam kurma dan orang akan . ternyata aku mendapati bahwa puasa tersebut bermanfaat sekali bagi kejernihan fikiran. Inilah petunjuk. Aku banyak berpikir dan merasa bertanggung jawab terhadap keadaan mereka. adalah “dokter” yang paling murah.” “Setiap kali aku berpuasa perasaan tertarik pada makanan benar-benar hilang. lebih besar daripada pengalaman biologis/badan semata. Dan ini sebaik-baik petunjuk bagi orang yang berpuasa dari makanan dan minuman untuk waktu yang lama. Puasa yang baik bagi tubuh manusia itu syaratnya adalah dengan melakukannya selama satu bulan berturutturut dalam setahun. Maka. Suriah. Selanjutnya aku berpuasa untuk membersihkan jiwaku dari hal-hal yang aku alami sepanjang hidupku. juga hilang perasaan takut. Tom Branch dari Columbia Press mengatakan : “Aku menganggap bahwa puasa adalah pengalaman rohani yang sangat luar biasa. dan aku merasakan badanku sangat rileks dan nyaman. Dan mungkin juga puasa yang dilakukan selama 1 bulan oleh kaum muslimin (sebagaimana aku melihat mereka di Turki. Dan sungguh aku merasakan pengalaman yang begitu mengesankan bersama dengan banyak manusia ketika berpuasa. Belum berlalu beberapa hari aku melakukan puasa. khususnya setelah memperhatikan dunia dalam beberapa bulan terakhir. tanpa berlebih-lebihan makan waktu berbuka puasa. dan Quds) adalah penyebab yang menjadikan jiwa-jiwa mereka begitu mengesankan yang tidak pernah aku temukan di belahan dunia manapun. dan bisa ditambahkan 3 hari setiap bulan. Puasa sangat membantu pandangan mata sehingga pandangan menjadi jelas sekali. perasaan tidak enak. cemburu. Semua perasaan-perasaan ini hilang dengan sendirinya ketika aku berpuasa. Sebab puasa bisa menurunkan berat badan secara signifikan.” Puasa Adalah Dokter Yang Paling Murah Sesungguhnya puasa.

Maka hal itu merupakan saat yang bagus bagi badan untuk mengganti sel-selnya dengan sel-sel baru sehingga bisa kembali berfungsi dan beraktivitas. seperti kelebihan kalsium. Maka. maka pankreas akan mengalami tekanan dan melemah. rasa lapar yang dirasakan orang yang sedang berpuasa akan bisa menggerakkan organ-organ internal di dalam tubuh untuk menghancurkan atau memakan sel-sel yang rusak atau lemah tadi untuk menutupi rasa laparnya. Menjaga Kadar Gula Dalam Darah Puasa sangat bagus dalam menurunkan kadar gula dalam darah hingga mencapai kadar seimbang. Dan metode semacam ini telah mencapai hasil yang menakjubkan dalam pengobatan diabetis tanpa menggunakan sedikitpun obat-obatan kimiawi. pankreas pun mengeluarkan insulin yang menetralkan gula menjadi zat tepung dan lemak dikumpulkan di dalam pankreas. maka tubuh memerlukan waktu yang lumayan lama untuk bisa mencerna dan menyerap sari makanannya dan baru kemudian kita merasa kenyang. maka orang ketika awal-awal berbuka akan tetap merasa lapar. Maka. Apabila makanan kelebihan kandungan insulin. Sudah banyak dilakukan usaha pengobatan terhadap penyakit diabetis ini di seluruh dunia dengan mengikuti “sistem puasa” selama lebih dari 10 jam dan kurang dari 20 jam. maka sesungguhnya puasa memberikan kepada kelenjar pankreas kesempatan yang baik untuk istirahat. Berdasarkan hal ini. yaitu memperoleh kesehatan. orang yang berpuasa itu kurang bisa memperoleh manfaat langsung dari puasanya. bahkan ia akan tetap kebanyakan lemak dan kegemukan. Setiap kelompok mendapatkan pengaruh sesuai dengan keadaannya. Dan akhirnya. kelebihan daging. Mencegah Tumor Puasa juga berfungsi sebagai “dokter bedah” yang menghilangkan sel-sel yang rusak dan lemah di dalam tubuh. Kemudian. Juga bisa mencegah terjadinya tumor ketika awalawal pembentukannya. Maka. afiat dan vitalitas. Puasa juga berfungsi menjaga badan dari berbagai penumpukan zat-zat berbahaya. Adapun jika kita langsung makan daging setelah lapar karena puasa. Dengan hal itu juga bisa menghilangkan atau memakan organorgan yang sakit dan memperbaharuinya. dan pada saat yang sama ia memberikan energi atau kekuatan kepada badan. Mengobati Penyakit-Penyakit Kulit Sesungguh puasa memberikan manfaat untuk mengobati berbagai penyakit kulit. sebab ia sangat mudah dicerna dan dikirim ke dalam darah. sayuran dan roti.merasa kenyang ketika memakan kurma. Hal ini disebabkan karena dengan berpuasa maka kandungan air dalam . Dan pada saat seperti ini. dan lemak. para penderita tersebut mengkonsumsi makanan ringan selama berurutan yang kurang dari 3 minggu. Hal ini akhirnya pankreas tidak bisa menjalankan fungsinya. kadar gula darah pun akan merambat naik dan terus meningkat hingga akhirnya muncul penyakit diabetis.

dan demikian seterusnya. kemudian engkau berbuka (makan) sehari.” “Maka aku pun melakukan puasa dan mulai meneliti hal-hal yang bisa membebaskan aku dari penyakit yang menyelimutiku itu. mohonlah kesembuhan terlebih dahulu kepada-Nya dari penyakit yang engkau derita ini. Aku makan (tidak puasa) pada hari ke dua. Ny. Aku membiasakan diri ketika berbuka puasa mengkonsumsi berbagai sayuran dan buah-buahan. Penyakit ini muncul dengan warna merah. asparagus). Maka mulailah terjadi hal yang mengherankan semua orang. engkau berpuasa sehari. aku pun tidak pernah tertimpa penyakit kulit tersebut sampai kini. dan aku tidak menemukan satu jenis obat pun. emping.” Mencegah Penyakit Asam Urat. lalu berpuasalah. dan sesungguhnya sebab terjadinya penyembuhan seluruhnya ada di tangan-Nya. lalu berpuasa para hari ke tiga. dan aku memulai hidup seperti orang biasa. bayam. lakukanlah dengan pengertian bahwa pemberi obat adalah Allah. seorang puteri Mesir menuturkan pengalamannya : “Ketika aku berusia 10 tahun. . alkohol. Aku sampai tidak percaya pada diriku.darah berkurang.-Meminimalisir kemungkinan penyakit-penyakit kulit —yang menyebar di sekujur badan seperti sakit psoriasis —(sakit kulit kronis).” Akhirnya. maka berkurang pula kandungan air pada kulit. Aku melihat bekas sakitku itu sedikit-demi sedikit mulai hilang dan sampai akhirnya benar-benar sembuh. yaitu sakit yang aku derita itu mulai sembuh setelah melewati waktu 2 bulan sejak aku berpuasa. 2. aku menderita penyakit kulit yang kronis. karena penyakit ini adalah tamu yang memberatkan dan memakan waktu lama. Menambah kekuatan kulit dalam melawan mikroba dan —-penyakit penyakit mikroba dalam perut. Hal ini pada gilirannya akan berpengaruh pada: 1. jeroan. salah seorang sahabat ayahku yang selalu membiasakan diri melakukan puasa memberi nasihat kepadaku: “Cobalah wahai puteriku. aku semakin berduka dan mengucilkan diri dari masyarakat. sarden. Maka. kembang kol. Meminimalisir alergi kulit dan membatasi masalah kulit —-berlemak. disebabkan karena kelebihan makanan yang banyak mengandung asam urat (hati. sebab hal itulah yang menyembuhkan suamiku dari penyakit yang sampai sekarang tidak diketahui obatnya oleh dokter. kemudian setelah 3 jam aku baru makan makanan berat. Ilham Husain. Akan tetapi. aku benar-benar tertekan. 3. makanan yang diawetkan dalam kaleng.” “Ketika usiaku mencapai akhir 20 tahun dan dekat dengan waktu pernikahanku. Penyakit asam urat (gout) yang sering dijuluki “penyakit orang kaya”. otak. kacang-kacangan. remis. Akhirnya. angsa. Dokter-dokter spesialis kulit terkenal di Mesir berkata kepada ayahku: “Kalian harus membiasakan dengan hal ini dan membiasakan hidup dengan penyakit ini.

Pada kondisi puasa ini. Dan puasa bisa mengembalikan atau membersihkan tubuh dari hal-hal yang membahayakan. badan manusia akan dibersihkan dari mikroba maupun bakteri penyebab penyakit. Dan masalah yang sesungguhnya. maka ia akan membengkak dan memerah dan disertai nyeri yang luar biasa.Terlalu banyak makan makanan yang banyak mengandung asam urat tersebut akan menyebabkan kelebihan asam urat (uric acid) dan menumpuk di persendian. Aku sudah mencari obat dari berbagai jenis akan tetapi semuanya gagal. bisa menyebabkan penyakit jantung. akan tetapi lebih khusus lagi pada usia antara 30 s/d 50 tahun. Juga jika kelebihan makan daging yang mengandung asam urat. dan kedua tangan dan kaki akan mengalami nyeri yang banyak. kemudian ia mengendap di ginjal dan akhirnya mengkristal di dalam ginjal dan akan menjadi batu ginjal. Dia menganjurkan aku agar aku ikut berpuasa dengan harapan penyakitku bisa sembuh. karena puasa bisa mengurangi lemak dalam tubuh dan pada gilirannya akan menyebabkan berkurangnya kolesterol. Dengan mengurangi porsi makan dapat menyembuhkan penyakit ini. Dengan bertambahnya usia maka organ-organ tubuh mulai terasa nyeri dan sakit-sakitan pun akan menyertainya. Penyakit ini terkadang menimpa manusia pada fase-fase akhir usianya. Dan ketika persendian terkena penyakit “asam urat” (gout). kedokteran modern belum mampu menemukan obat atas penyakit ini sampai sekarang. Sulaiman Rogerz dari New York menuturkan pengalamannya: “Aku pernah mengalami penyakit dis-fungsi persendian tulang yang sangat kronis selama tiga tahun yang lalu. Akan tetapi percobaan ilmiah yang dilakukan di Rusia menegaskan bahwasanya puasa bisa menyembuhkan penyakit ini. padahal penyakit ini tidak terlalu berat waktu itu namun aku tidak bisa berjalan jauh dan tidak mampu duduk lebih dari setengah jam. akibatnya asam urat akan menumpuk di persendian. Terkadang kadar asam urat berlebih dalam darah. Puasa ini dilakukan selama tiga minggu berturut-turut. Aku sangat terheran-heran dengan metode puasa itu . Mengurangi Tertimbunnya Kolesterol Para profesor yang melakukan penelitian medikal ilmiah ini (mayoritasnya adalah non-muslim) menegaskan akan manfaatnya puasa. Percobaan ini dilakukan terhadap sejumlah penderita penyakit tersebut dan ternyata memperoleh hasil yang menakjubkan. Kelebihan kolesterol dalam tubuh. Menghilangkan Sakit Persendian Tulang Sakit persendian biasanya akan timbul setelah berlalunya waktu yang panjang.” “Kemudian aku berkenalan dengan seorang kawan namanya Zanji Irfani di sebuah jalan yang menuju masjid dan kami waktu itu sedang di bulan Ramadhan. khususnya pada persendian jari-jari besar di kaki. tubuh tidak bisa mengurai berbagai protein yang ada dalam daging.

Puasa ini merupakan satu-satunya cara yang aku temui yang bisa mengobati penyakitku ini. buah-buahan dan kurma saja ketika berbuka puasa.” Diakhir ceriteranya. layaknya wajahmu seperti anak kecil saja tidak seperti orang yang berusia 40 atau 50 tahun.sendiri. Dan akhirnyapun hilang semua nyeri yang selama ini aku alami. Aku tidak makan apapun setelah itu kecuali ketika sahur.” Diposkan oleh erwin nirwanto di 6/07/2010 10:50:00 PM Label: medis . karena aku merasa aturan puasa ini lebih menyejukkan hati dan juga aku merasa aturan puasa ini bisa mencegah munculnya zat-zat yang berbahaya dan menyeimbangkan hal-hal yang tidak stabil di dalam tubuh. Maka akupun mengucapkan syukur pada Allah atas limpahan nikmat-Nya . tentu engkau akan mengatakan: “Ah. aku hanya makan sayur-sayuran. akan tetapi aku terus mempelajari aturan puasa Islam ini. andai engkau melihat bagaimana aku ikut menjalankan puasa di bulan Ramadhan setiap tahun. Sulaiman berkata: “Sesungguhnya puasa memiliki keutamaan besar sekali bagiku.” “Dan sungguh aku mencoba untuk berpuasa sehari waktu itu. Dua hal inilah masalah yang paling susah yang aku alami di New York. Akhirnya kini aku bisa berjalan jauh dan aku bersyukur bisa berjalan cepat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful