PERBEDAAN PERKEMBANGAN EMBRIONIK I.

Pendahuluan

Embriologi merupakan ilmu yang mempelajari proses terjadinya, tumbuh dan kembangya bayi sejak terjadinya pembuahan sampai kelahiran. Pada Zaman Islam ini ilmu Embriologi mengalami kebangkitan kembali. Ahli-ahli kedokteran dan physiologi Islam seperti Ibnu Sina, Ar-Razzi, dll mengembangkan konsep-konsep yang berkembang berasal dari Al-Qur‟an. Menurut Islam embrio berasal dari penyatuan antara sel kelamin laki-laki yang terdapat dalam cairan yang dikeluarkan dari alat kelamin laki-laki (semen/mani) dengan sel kelamin wanita (telur/ovum/ Nutfah/Sulalah min ma‟a) yang terdapat cairan wanita (folikel /mani) yang dikeluarkan oleh alat kelamin wanita dan bukan dari darah menstruasi. Lalu embrio ini disimpan di dalam suatu tempat yang kokoh yaitu rahim. Embrio lalu mengalami proses perkembangan menjadi segumpal darah lalu segumpal daging dan kemudian mendapat tambahan tulang belulang yang disertai dengan perkembangan organ-organ tubuh lainnya dan kemudian menjadi bentuk manusia yang sempurna. Allah SWT berfirman: surat al-„alaq (QS;1-19) Ilmu pertumbuhan embrio sejak pembuhan sampai kelahiran disebut juga ilmu mudigah. Cakupan ilmu ini meluas kepada masalah persiapan untuk terjadinya pembuahan serta masalah pembiakan pada umumnya. Bagi hewan yang memiliki tingkat berudu ilmu ini juga mencakup sampai saat berudu itu bermetamorphosis. Sesungguhnya embriologi berlaku bagi segenap makhluk. Pada botani dikenal juga ilmu ini. Namun dalam bab besar kita ini hanya dipelajari embriologi hewan, dan ditekankan pada vertebrata.
1

II.

Rumusan masalah 1. Pengertian morula, blastula,gastrula. 2. Organogenesis awal-neurulasi 3. Table perbandingan morula, blastula,gastrula dan neurolasi

III.

Pembahasan 1. Pengertian morula, blastula,gastrula. 1. Morula

Meski sewaktu-waktu dapat juga disertai oleh adanya pembelahan intin yang terus menerus tanpa diikuti sitoplasma. yang disebut blastomere.pada umumnya pembelahan secara mitosis. 1. Perantara holo dan meroblastik yaitu pembelahan yang tak seluruhnya mencapai ujung daerah kutub vegetal. zigot membelah berulang kali sampai terdiri dari berpuluhsel kecil. Proses pembelahan lihat pada gambar : 2 http://3. 3.com/11. Sifat pembelahan 1. Daerah deutoplasma yang padat (lapisan yolk) sukar dilewati pembelahan. Habis pembelahan kedua sel anak yang terjadi sama besar. Karena itu pembelahan hanya berlangsung didaerah germinal disc pada telur megalecithal. Meroblastik yaitu pembelahan hanya pada sebagian zigot yakni di daerah germinal disc.bp.Morula adalah suatu bentukan sel sperti bola (bulat) akibat pembelahan sel terus menerus.macam pembelahan Ada tiga macam pembelahan yaitu: 1. Macam. Bidang pembelahan Bidang yang ditempuh oleh arah pembelahan ketika zigot mengalami mitosis terus menerus menjadi banyak sel disebut bidang pembelahan. 2. bisa pula pada bagian kecil zigot . Bidang ekuator serat gelendong tiap pembelahan selalu terletak dipertengahan dan tegak lurus pada poros (memanjang) sel induk. morulasi yaitu proses terbentuknya morula Pembelahan atau cleavageatau juga disebut segmentasi. 2. .blogspot. Merdian Vertical Ekuator Latitudinal 2. 3. 3. Keberadaan antara satu dengan sel yang lain adalah rapat. terjadi setelah pembuahan. Holoblastik yaitu pembelahan mengenai seluruh daerah zigot 2. Pembelahan bisa meliputi seluruh bagian. 4.jpg Ada 4 macam pembelahan: 1. 3.

2. 2. Terjadi ketika telur mencapai bagian distal tuba 5 jam setelah pembelahan kedua lewat bidang meridian. Celah horizontal disebut juga rongga pembelahan.4. sampai berjumlah 64 sel terjadi dan terdiri dari 3 lapis. melintang bidang pembelahan meridian pembelahan ke dua. dan sudah di lapis oleh albumen dan shell. Sel-sel pinggir teletak di pinggir germinal disc. tegak lurus pada bidang pembelahan pertama. sedang sel-sel pinggir bagian besar sudah lepas dari yolk kecuali daerah tepi sekali. 4. Pada saat ini telur mencapai uterus. melintang bidang meridian pertama. Pada bsaat embryo mmengandung bagfian-bagian 1. . Morula pada mamalia Pembelaha lewat bidang latitudinal atau horizontal bagi sel-sel tengah Dapat dijejaki terbentuknya tingkat 16 sel. Pembelahan keempat lewat bidang-bidang vertical.. Pembelahan ketiga lewat bidang-bidang vertical. Sel-sel tak seluruhnya terpotong dari yolk di bawah. 60 sel dan 100 sel. 3. Ada yang lewat bidang meridian. adapula yang lewat bidang vertical. Memisahkan sel-sel tengah dari sel-sel germinal disc lain yang tak mengalami pembelahan. Blastomero ayam disebut juga menempuh tingkat morula. Morula pada ayam Pembelahan pertama lewat meridian. sel-sel tengah masih berhubungan dengan yolk di bawah. Sel-sel tengah Celah horizontal Sel-sel pinggir Syncytium Sel-sel tengah akan terus mengalami pembelahan secara mitosis. Contoh morula 1. Terbentuklah tumpukan sel didaerah germinal disc yang terdiri dari sekittar 8 sel di tengah dan 12 sel dipinggir. yakni ketika daerah genial disc yang mengalami pembelahan itu membentuk celah dengan yolk dibawahnya Selanjutnya pembelahan tak teratur dan sukar diikuti. Disusul tingkat 32 sel.

Blastula pada amphioxus Bakal ectoderm dibina oleh sebagian besra oleh apiblast (micromere).Syncyium. Di dalam blastula terdapat cairan sel yang disebut dengan Blastosoel. 4. 2. Proses pembentukan blastula disebut blastulasi. Ectioderm sarf berupa sabit dorsal. Daerah yang mengandung banyak inti ini disebut jaringan periblast. Bentuk blastula ditandai dengan mulai adanya perubahan sel dengan mengadakan pelekukan yang tidak beraturan. Blastula Embriyo yang memiliki rongga itu disebut blastula. Stereoblastula (bentuk bola tapi masif) 2. Jaringan peri bllast berguna untuk menyalurkan bahan makanan dari yolk ke embyo. Discoblastula (bentuk cakram) 3. Bakal mesoderm berupa ssabit dorsal. 3 2. Blastulasi yaitu proses terbentuknya blastula. mengisi daerah terbawah blastula. rongganya disebut blastocoels. Periblast terdiri dari dua daerah yaitu periblast tengah persi dibawah celah horizontal. Bakal endoderm dibina atas lapisan hypoblast (macromere). Blastula merupakan bentuk lanjutan dari morula yang terus mengalami pembelahan. dan periblast pinggir didaerah pinggir germinal disc. terletak di daerah eccctoderm saraf. menghubungkan daerah sel-sel pinggir dengan yolk dibawah. Blastula pada Katak . 3. Daerah bakal pembentuk alat Daerah bakal pembentuk alat dikenal 5 daerah yaitu: 1. 5. Coeloblastula (bentuk bola) 2. terletak kebawah dari daerah bakal ectoderm epidermis.macam blastula Melihat pada bentuk dan susunan blastomerenya blastula dibagi atas 3 macam: 1. Macam. 2. Bakal notochord juga berupa sabit di dorsal. Balak ectoderm epidermis Bekal ectoderm saraf Bakal notochord (terkadang denggan pre-chorda) Bakal mesoderm Bakal endoderm (entoderm) 3. 4 1. Contoh blastula 1.

bakal mesoderm terletak di samping sabit notochord yang nanti akan mmenetukan daerah kirikanan embryo. yang sel-selnya tumbuh dan menyebar kebawah. 4. kleduanya berdempet. Dengan demikian gumpalan sel dalam menjadi epiblast.Epiblast akan mengikuti daerah-daerah bakal ectoderm epidermis dan saraf. Bakal ectoderm saraf dan notocrod berbentuk sabit juga . Hypoblast menunbuhkan bakal endoderm. sehingga terjadi penebalan. bakal ectoderm saraf terletak sebelah atas.php?mov_id=7&language=40&illustrated=1 3. notochord dan mesoderm. Blastula pada Ayam Epiblast akan menjadi bakal ectoderm. 5 Gambar blastula: 6 http://www. Bakal endoderm mengisi seluruh hypoblast di paling bawah blastula. berupa lempeng . Bakkal notochord dan prechorda di posterior ectoderm saraf. Bakal endoderm bersal dari hypoblast. 3. Di tempat penebalan itu terjadi perpindahan sederetan sel keblastocoel. terletak persis di bakal jadi poros embryo. dan notochord.org/flash. Istilah gastrula berasal dari kata gastru atau gaster (lambung). mesoderm.seperti halnya ayam.ehd. karena pada tingklat ini . Bakal ectoerm apidermis mengisi daerah yang bakal jadi anteriaor embryo lapisan epiblast. Epiblast akan menumbuhkan bakal ectoderm. Pada tingkat ini terjadi proses dinamisasi daerah-daerah bakal pemben\tuk alat pada blastula. Gastrula Pertumbuhan mengiringi tingkat blastula ialah gastrulasi atau penggastrulaan. Prechorda. Sedangkan bakal mesoderm di paling posterior lapisan epiblast. Bakal ectoderm saraf berupa sabit terletak diposterior ectoderm epidermis. Rongga di bawah hypoblast menjadi rongga anchenteron. mesoderm dan notochord. Blastula pada Babi Di daerah animal sel-sel lebih giat membelah. Sedangkan hypoblast akan menjadi daerah bakal endoderm. ke daerah blastocoels. Bakal ectoderm epidermis mengisi sebagian besar daerah epiblast berbentuk sabit yang luaus. menjadi lapisan hypoblast. diatur dengan dideretkan sesuai dengan bentuk dan susunan tubuh species bersangkutan.

com/Locked/media/ch47/47_14FrogOrganogenesis_CL. Hal ini dimiliki oleh hewan tingkat tinggi seperti Vermes.jpg&imgrefurl. Epiboli Gerakan melingkup.terbentuk rongga balkal jadi saluran pencernaan kelak. terjadi di sebelah luar embryo. berupa ektoderm. dan mesoderm (di tengah). Gerakan yang besar berlangsung menurut poros bakal anterior. Ada 2 kelompok gerakan: 1. Sementara bakal mesoderm dan endoderm bergerak. mesoderm dan endoderm. berupa ektoderm dan endoderm. Lihat pada gambar : 10 11 .nicerweb. terjadi pula berbagai macam gerakan sel di dalam usaha mengatur dan menderetkan mereka sesuai dengan bentuk dan susunan tubuh individu ddari species bersangkutan. seperti hewan tingkat rendah dan hewan tingkat tinggi. Berlangsung pada bakal ectoderm epidermis dan saraf. Lihat pada gambar : 9 http://bio1151. 8 1. endoderm (sebelah dalam). Triploblastik yaitu hewan yang mempunyai 3 lapisan dinding tubuh embrio. Lapis benih Pada blastula terbentuk dua lapis benih : epiblast (sebagian besar akan jadi ectoderm) dan hypoblast (bakal jadi endoderm). 7 Gastrula pada beberapa hewan tertentu. Echinodermata dan semua Vertebrata. epiboli menyesuaikan diri sehingga ectoderm terus menyelaputi seluruh embryo . Arthropoda. Rongga gastrula itu disebut gastrocoel atau archenteron. Diploblastik yaitu hewan yang mempunyai 2 lapisan dinding tubuh embrio. Pada gastrula dua lapis benih itu menjadi tiga lapis : ectoderm(lapis benih luar). Mollusca. Gastrula merupakan bentukan lanjutan dari blastula yang pelekukan tubuhnya sudah semakin nyata dan mempunyai lapisan dinding tubuh embrio serta rongga tubuh. Dimiliki oleh hewan tingkat rendah seperti Porifera dan Coelenterata. 2.posterior tubuh. berbeda dalam hal jumlah lapisan dinding tubuh embrionya. Gerakan gastrulasi Dalam proses gastrulasi atau penggastrulaan di samping terus menerus terjadi pembelahan dan peerbanyakan sel.

Delaminasi 3. Invaginasi 6.de/gkbio12/. sebaliknya dari konvergensi.gif 2. Berlangsung pada daerah. Exstensi Involusigerakan membelok ke dalam. yakni:   Grastula bundar Grastula gepeng. terjadi di sebelah dalam embryo. gerakan menjulur suatu lapisan. Extensi. Emboli Gerakan menyusup. Evaginasi 2. sedangkan extensi gerakan di sebelah dalam embryo. Konvergensi. gerakan mencekuk dan melipat suatu lapisan.nw.http://ge-sued. notochord. pre-chorda dan endoderm.gerakan memencar. maka grastulapun dapat dibedakan aras dua macam. Konvergensi 5. Delaminasi.lo-net2. Evaginasi. Divergensi. Invaluasi 4. gerakan memisahkan didi sekelompok sel dari kelompok utama atau lapisan asal. gerakan meluas.ws_gen/7/Gastrula. Sesuai dengan adanya dua macam blastula. Dibagi atas tujuh macam: 1. Ini menyertai gerakan epiboli di sebelah luar. Daerahdaerah itu bergerak ke arah blastocoels. Divergensi 7. gerakan menyempit. . Invaginasi.daerah bakal mesoderm.

Sampai bertemu dengan epiblas. Celah itu terletak didorsal yang disebut bibir dorsal blastopore.  Gastrula Pada Katak Epiboli berlangsung pada ectoderm serentak dengan terjadinya berbagai proses emboli. sehingga ectoderm selalu menyelimuti seluruh embriyo. Bibir dorsal 2. Lalu berenovolusi kecelah antara ectoderm dan endoderm di kedua sisi embriyo.median blastopore.convergesi menuju bibir dorsal. Daerah invaginasi hipoblast itu disebut blastopore. Bakal mesoderm yang terletak dikedua sisi bakal notochord berkonvergensi ke bibir dorsal. . Bibir ventral 3. Sehingga keseluruhan embio memanjang dan membesar. Gastrula pada Amphioxus Epiboli berlangsung pada seluruh bakal ectoderm. Terjadi invaginasi hypoblast dibagian median daerah yang berbatasan dengan sabit dorsal. Mengiringi proses membesar dan melonjongnya embrio. bergerak kearah bakal enterior embriyo. Notocrod akan terletak didorsalmedian persis dibawah bakal ectoderm saraf. Se-sel notochord yang terletak dibibir lateral bergerak pula secara. Bibi blastopor dibedakan atas: 1. Batas lobang itu disebut bibir. Bakal pre-chorda menyertai invaginasi didaerah dorso median bibir dorsal. Ekstensi berlangsung pada seluruh daerah bakal pembentuk alat. didaerah bibir lateral. blastopore sendiri berbentuk bundar ditutup sebagian besar oleh yolk plung (sumbat yolk). Akhirnya mesoderm menempati kedua sisi bakal notochord yang terletak di bibir dorsal. Bibir lateral Involusi terjadi pada bakal notochord dari sabit dorsal. Diikuti oleh bakal notochord yang bergerak ke posterior kearah bibir dorsal. sesuai dengan gerakan hipoblas kearah anterior. Sehingga notochord akan terletak di dorsomedian dan persis dibawak ectoderm.. Invaginasi hypoblast di celah yang terbentuk pada awal proses. Sel-sel bertambah banyak sehingga hypoblast memenjang menurut poros embrio. Kunver gensi berlangsung pada daerah bakal mesoderm kearah dorso. sepanjang anteriorposterior tubuh. dan juga kedaerah ventral. Bibir ventral terletak disebelah perlawanan . kearah blastocoels. lalu berinvolusi di daerah dorso median mengikutkan prechorda.

Primitive streak. Hensen‟s node terbentuk dari penebalan epiblast.masing. di anterior primitive pit. bergerak ke antara epiblast dan hypoblast. terus menumbuhkan sel. 2. Pada saat ituseluruh daerah bakal pembentuk alat sudah tersusun di daerah masing. menjadi daerah ventral dan bakal perut.  Gastrula pada Ayam Mula mula terjadi penebalan di daerah bakal median embryo di caudal. mengalami penyusutan secara berangsur. sehingga melingkup ke daerah yolk. sehingga gumpalan yoik yang banyak. Bakal mesoderm yang terletak dispora posterior epiblast daerah area ellucida berpindah keposterior. . Penebala itu disebut prunitive sreak (lempeng sederhana). karena sel sel di situ memperbanyak diri lebih cepat. Sementara sel-sel ectoderm saraf bercovergensi kemudian lalu berepiboli sejak hensen‟s node ke anterior sepanjang garis median membentuk keeping neural (neural plate). Sisanya membentuk bagian cauda (ekor) embryo. Primitive groove.sel baru. dan bergerak ke caudal embryo. Dari primitive streak sel-sel epiblast bakal mesoderm itu berinovolus. berupa bendar Primitive fold. Area pellucid dari bentuk bundarakhirnya jadi lonjong. Prunitive setreak memiliki bagian-bagian berikut: 1. ini menyebar kelateral dan anterior. Primitive streak kemudian memanjang.  Gastrula Pada Babi Seperti halnya pada ayam mula – mula terbentuk primitive streak. yang terjadi berada di posterior embriyo. 4. Primitive strea berasal dari konvergensi epiblast.Sementara proses emboli damn epiboli berlangsung terjadi perpusingan gastrula sekitar 40o di daerah yolk plug menurut arah berlawanan dengan jaru jam. berrkonvergensi darin kedua sisi kegaris median. Terbentuk setelah telur 8 jam eram. Gastrulasi selesai sekitar 22 jam eram. sebanding dengan perkembangan daerah bakal pembentuk alat ( ketiga lapis benih). yang berada di luar keping neural. 3. Proses epiboli berlangsung pula ectodermepidermis. berupa ujung yang menonjol primitive setreak di anterior. berupa lekukan (disebut juga primitive ridge) Primitive pit. lobang dibagian anterior Primitive knot atau hewnsen‟s node. kedua sisi gari median berdiverrgensi membentuk lapisan mesoderm yang luas. Primitive streak yang lengkap terbentuk ketika embryo berumur 18 jam eram.

Daerah cuput( kepala) embryo berbahankan prechorda. Sel. antara hypoblast dan epiblast. Ada sel. yang menumbuhkan endoderm dan mesoderm. yatu: 1. Hensen‟s node dapat disamakan dengan bibir dorsal blastopore.sel bakal mesoderm pun berdelaminasi ke anterior. Rana ) ada blastopore terbuka.sel mesoderm yang berpindah ke posterior dan lateral.sel ectoderm saraf berkonvergensi ke garis median.daerah bakal pertumbuhan alat. merupakan lapisan kedua tropoblast itu.sel bakal prechorda dan notochord berinvolusi dan berdelaminasi. Pertumbuhanynya diatur oleh head organizer. Organogenesis awal. mengatur pertumbuhan daerah truncus( badan).embryonal. Pre.embryonal Yang pertama menumbuhkan mesoderm embryo. sedang yang kedua menumbuhkan jaringan extra. Di sini hypoblast itu bertemu dengan bagian posterior Hensen‟s node. Dari primitive pit sel. Dengan demikian terbentuk dua daerah mesoderm. membentuk semacam sayap. sepanjang kedua sisi notochord. yang menumbuhkan pre. hypoblast dengan sendirinya jadi endoderm. Pada orang mesoderm jaringan extra-embryonal tumbuh dari tropoblast. Mesoderm embryonal 2. Mesoderm extra. dan bibirnya menumbuhkan daerah.neurulasi Organogenesis yaitu proses pembentukan organ-organ tubuh pada makhluk hidup (hewan dan manusia). Di posterior Hensen‟s node terjadi invaginasi. persis di bawah keeping saraf. lalu berepiboli ke anterior membentuk keeping neural. Contohnya : . Seperti halnya pada ayam. Sedamg bagian belakang notochord disebut trunk organizer.Dari anterior Hansen‟s node sel. Primitive streak dapat disamakan dengan blastopore yang tertutup.chorda yang semula di posterior akhirnya terletak di anterior notochord. Badan primitive streak yabg berada di belakang Hensen‟s node itu dapat disamakan dengan bibir ventral dan lateral blastopore.chorda dan notochord. bagian depan notochord.yang nanti akan tumbuh menjadi selaput pelindung embryo. Organ yang dibentuk ini berasal dari masing-masing lapisan dinding tubuh embrio pada fase gastrula. 12 2. Jadi bukan dari primitive streak seperti pada babi. lalu berekstensi ke anterior sepanjang garis median. terbentuk primitive pit. Pada grastula bundar ( Amphioxus.

mesoderm) mulai menempatkan diri untuk berkembang menjadi jaringan yang akan menjadi organ dewasa (histogenesis). Lapisan Ektoderm akan berdiferensiasi menjadi cor (jantung). Organ yang pertama kali terbentuk pada kordata adalah tabung neuron (bumbung neuron / neural tube). Lapisan Mesoderm akan berdiferensiasi menjadi otot. misalnya : . 3. alat peredaran darah dan alat ekskresi seperti ren. alat reproduksi (testis dan ovarium). dari kutub animal-vegetal menjadi arah anterior-posterior dari tubuh embriyo. otak (sistem saraf). melalui tahapan berikut: 1. Ketiga lapisan germinal tersebut saling berinteraksi untuk membentuk organ dari jaringan yang sudah terbentuk (organogenesis). Proses ini merupakan invaginasi dari pembentukan neural tube yang kelak akan menjadi otak dan spinal chord. Pada tingkat awal. rambut dan alat indera. berupa : pelipatan. 2. endoderm. 2. dan pengelompokan padat (kondensasi) dari sel-sel embrio yang berkembang. Bagian lateral dari neural groove tersebut lebih menonjol dan disebut neural fold. Perkembangan neural groove makin tenggelam dari permukaan embrio dan neural fold saling mendekat sepanjang garis tengah dorsal. dan alat respirasi seperti pulmo Organogenesis meliputi tiga jenis perubahan morfogenetik. rangka (tulang/osteon). 3. Setelah berlangsungnya neurulasi. Perubahan polaritas. sedangkan ektoderm pada ujung-ujung neural fold merapat satu dengan yang lainnya dan segera menutup neural groove dan terbentuklah neural tube. Dalam organogenesis. tiga lapisan germinal (ektoderm. Neural groove dalam pertumbuhannya terus menurun ke bawah. rongga dalam dari neural tube masih berhubungan dengan rongga enteron melalui neurenteric canal yang kelak akan lenyap karena enteron membentuk lubang baru yang menghubungkannya dengan dunia luar. Neurulasi : proses pembentukan tabung neuron (neural tube) dan notokord pada embrio Pembentukan nerve chord dimulai dengan sebuah lekukan yang dangkal di bagian dorsal ektoderm yang disebut neural groove yang membunjur sepanjang bidang dorsalis dari arah anterior ke posterior dan meluas pada ujung akhir dari anterior. integumen (kulit). pemisahan. embriyo memulai reorganisasi membentuk embriyo yang lebih sempurna. Lapisan Endoderm akan berdiferensiasi menjadi alat pencernaan. dan notokord (notochord / batang skeletal) yang merupakan ciri khas dari embrio kordata.1. dua lapisan germinal dapat bekerjasama membentuk satu organ. yaitu lubang anus. kelenjar pencernaan.

gastrula dan neurolasi Fase Amphioxus Blastula Bentuknya bundar Gastrula Terjadi invaginasi pada daerah vegetatif embrio Neurulasi Neural plate berinvaginasi. Integumen. ectoderm epidermis melipat. otot polos (berasal dari mesoderm). lapisan sekretori) dan mesoderm (membentuk otot polos dan lapisan bagian luar). mesoderm merupakan lapisan yang sangat penting dalam proses organogenesis.   Alimentary canal dibentuk dari endoderm (lining/pelapis dalam. hanya ada satu neuropore yaitu anterior Arkenteron dibentuk ketika lipatan lateral menekan dan memisahkan embrio menjauhi kuning telur Aves Bentuknya cakram/gepeng Terjadi penebalan di daerah bakal median embrio caudal (primitive streak) Amphibia Bentuknya bundar Terbentuknya suatu celah di bawah bidang equator pada daerah kelabu Terbentuknya rongga amnion Notocord terbentuk dari mesoderm dorsal di atas arkenteron Mamalia Bentuknya cakram/gepeng Notochord tak mengalami pembumbungan. karena dapat “berpadu-paduan” (cooperative asociation) dengan ektoderm dan endoderm. Jadi. 4. Table perbandingan morula. mendapat tambahan pada bagian permukaan yang berkembang dari endoderm. Pada saluran pernafasan. IV. blastula. tersusun atas epidermis (berasal dari ektoderm) dan dermis (berasal dari mesoderm. Kesimpulan .

Terdapat perbedaan bentuk antara morula. Tak lupa saran serta kritik kontruktif yang sangat Penulis harapkan demi kebaikan bersama.ehd. Organ yang dibentuk ini berasal dari masing-masing lapisan dinding tubuh embrio pada fase gastrula Neurulasi merupakan proses pembentukan tabung neuron (neural tube) dan notokord pada embrio. semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.com/Locked/media/ch47/47_14FrogOrganogenesis_CL.jpg&imgrefurl.jpg .org/flash.blogspot.php?mov_id=23&language=40&illustrated=1 http://bio1151. dan Hanya kepada Allah SWT kita beribadah dan tempat kita bergantung segalanya.blogspot.      Morula adalah suatu bentukan sel sperti bola (bulat) akibat pembelahan sel terus menerus.php?mov_id=7&language=40&illustrated=1 http://www. blastula.de/gkbio12/. Hlm 7 2 http://3. Penulis meyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Embryologi.bp.nicerweb. Bandung. http://ge-sued.lo-net2. Wildan.com/11.org/flash. Tarsito.ws_gen/7/Gastrula.nw.ehd.com/11. DAFTAR PUSTAKA Yatim. V.jpg http://www. Karena kesempurnaan hanyalah milik Allah dan kekurangan adalah milik hambanya. Keberadaan antara satu dengan sel yang lain adalah rapat. 1994 http://3. Blastula merupakan bentuk lanjutan dari morula yang terus mengalami pembelahan. gastrula.bp. Bentuk blastula ditandai dengan mulai adanya perubahan sel dengan mengadakan pelekukan yang tidak beraturan Gastrula merupakan bentukan lanjutan dari blastula yang pelekukan tubuhnya sudah semakin nyata dan mempunyai lapisan dinding tubuh embrio serta rongga tubuh Organogenesis yaitu proses pembentukan organ-organ tubuh pada makhluk hidup (hewan dan manusia). Tarsito.gif 1 Wildan yatim. Bandung. dan neurolasi. 1994. Penutup Demikianlah makalah yang dapat penulis susun. Embryologi.

3 Wildan yatim.67-74 6 http://www. Opcit.php?mov_id=7&language=40&illustrated=1 7 Wildan yatim.ws_gen/7/Gastrula.org/flash.php?mov_id=23&language=40&illustrated=1 9http://bio1151.ehd.jpg&imgrefurl. Hlm 77-89 .ehd.php?mov_id=7&language=40&illustrated=1 5 Wildan yatim.nicerweb. Opcit.com/Locked/media/ch47/47_14FrogOrganogenesis_CL.opcit.org/flash.lo-net2. Ibid. 8 http://www.nw. Opcit 11 http://ge-sued. 10 Wildan yatim.gif 12 Wildan yatim. 57-65 4 http://www.de/gkbio12/.ehd.org/flash.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful