Pulp

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa

Pulp adalah hasil pemisahan serat dari bahan baku bererat (kayu maupun non kayu)melalui berbagai proses pembuatannya ( mekanis, semikimia, kimia). Pulp terdiri dari serat - serat (selulosa dan hemiselulosa) sebagai bahan baku kertas. Proses pembuatan pulp di antaranya dilakukan dengan proses mekanis, kimia, dan semikimia. Prinsip pembuatan pulp secara mekanis yakni dengan pengikisan dengan menggunakan alat seperti gerinda. Proses mekanis yang biasa dikenal di antaranya PGW (Pine Groundwood), SGW (Semi Groundwood). Proses semi kimia merupakan kombinasi antara mekanis dan kimia. Yang termasuk ke dalam proses ini di antaranya CTMP (Chemi Thermo Mechanical Pulping) dengan memanfaatkan suhu untuk mendegradasi lignin sehingga diperoleh pulp yang memiliki rendemenyang lebih rendah dengan kualitas yang lebih baik daripada pulp dengan proses mekanis. proses pembuatan pulp dengan proses kimia dikenal dengan sebutan proses kraft. Disebut kraft karena pulp yang dihasilkan dari proses ini memiliki kekuatan lebih tinggi daripada proses mekanis dan semikimia, akan tetapi rendemen yang dihasilkan lebih kecil di antara keduanya karena komponen yang terdegradasi lebih banyak (lignin, ekstraktif, dan mineral)

http://id.wikipedia.org/wiki/Pulp

BAHAN PEMBUAT KERTAS I
Minggu

Saat ini saya mencoba untuk meriview proses pembuatan kertas secara umum...
   

Bahan Pembuatan Kertas Stock Preparation Approach System Paper Machine Proses

PULP Menurut panjang seratnya pulp dibagi menjadi 3 macam jenis :    Pulp serat panjang (NBKP) Pulp serat pendek (LBKP) Pulp campuran (deinking pulp . . LBKP (Leaf Bleached Kraft Pulp) Merupakan bahan baku utama pembuatan kertas. Berasal dari pohon jenis conifera Sifat-sifat pulp jenis NBKP : Seratnya lebih panjang dan tipis Tensile dan tearing-nya lebih kuat C. NBKP (Needle Bleached Kraft Pulp) Merupakan bahan pencampur pembuatan kertas supaya lebih kuat baik tensile maupun tearingnya (daya sobek).secondary pulp) A. Berasal terutama dari jenis pohon-pohon kayu keras Sifat-sifat pulp jenis LBKP : Seratnya lebih pendek dan lebih tebal Daya tensile dan tearing (sobek) lebih rendah dari jenis NBKP B. BCTMP (Bleached Chemical Thermo Mechanical Pulp) dan CTMP (Chemical Thermo Mechanical Pulp) Pulp jenis ini dibuat melalui proses mekanik dengan menggunakan bahan kimia.

Pengertian Menurut SII -0445-1981 Kertas medium adalah kertas yang dipergunakan sebagai lapisan bergelombang pada karton bergelombang.html TUGAS WET END KERTAS MEDIUM ( CORRUGATING PAPER ) DISUSUN OLEH : CAHYO AHMAD RIBOWO ( 201027 ) 1.com/2010/11/bahan-pembuat-kertas-i. tebal dan kaku sehingga cocok untuk pembuatan karton dan kertas kraft Massa jenisnya lebih besar dari pulp jenis LBKP dan NBKP Brightness-nya lebih kecil dari pulp jenis LBKP dan NBKP http://arixcapture.blogspot. 2. Menurut pengertian yang lain Kertas medium adalah kertas yang memiliki gramatur yang cukup tinggi yang digunakan sebagai lapisan bergelombang didalam kertas karton bergelombang Atau dengan kata lain kertas medium (Corrugating Medium) adalah kertas yang digunakan sebagai lapisan bergelombang dengan kertas lainer sebagai penyekat dan pelapisan. AKADEMI TEKNOLOGI PULP DAN KERTAS BANDUNG 2010 KERTAS MEDIUM 1.Sifat-sifat pulp jenis BCTMP dan CTMP : Seratnya lebih pendek. Sifat .

salah satu virgin pulp yang cocok untuk dibuat kertas medium adalah pulp hasil proses semikimia. tentunya waste paper jenis tertentu tanpa mengurangi sifat kertas dan persyaratan yang telah ditentukan. Menurut Rudatin. sehimgga kekuatan lapisan gelombangnya akan baik pula. tebal dan kekakuan. Lembaran yang dibuat dari pulp berserat panjang (NBKP dan NUKP) memiliki sifat kekuatan yang tinggi. kertas bekas dari karton gelombang atau campurannya. . maka kertas`medium tersebut tidak akan mempunyai keunggulan kompetitif dipasaran. dapat memadukan pemakaian kedua jenis serat atau pulp tersebut. Menurut Hamilton (1991) serat yang dipakai untuk membuat kertas medium harus mempunyai sifat kekakuan yang baik. Indriatidan Sudjono ( 1985 ). Menurut Bahar (1989). Pada umumnya bahan baku kertas medium dibuat dari pulp NSSC kayu daun. juga untuk melestarikan lingkungan. karena pori. Ada dua jenis serat yang dapat digunakan dalam pembuatan kertas yaitu serat alami (virgin pulp) atau serat sekunder (waste paper). karena pulp hasil semi kimia selain menghasilkan rendemen yang cukup tinggi bila dibandingkan dengan pulp Full Chemical.  Virgin Pulp Pulp didefinisikan sebagai bahan mentah yang mengandung serat yang digunakan sebagai bahan baku kertas dan telah mengalami proses pemasakan baik secara mekanis maupun kimia.Sifat utama yang disyaratkan pada kertas medium adalah gramatur. Apabila bahan baku kertas`medium seluruhnya dari virgin pulp.pori yang kecil akan terisi oleh serat pendek. namun formasinya kurang karena diantara ikatan antar seratnya terdapat pori-pori kecil yang tidak mungkin terisi oleh serat panjang.Hal ini disebabkan pada pemakaianya kertas medium harus mampu menahan tekanan. bahan baku utamanya adalah serat. sebaliknya dengan lembaran yang dibuat dari serat yang pendek misalnya LBKP dan LUKP formasi akan baik. karena seratnya panjang dan saling mengikat dengan kuat. Bahan baku Dalam pembuatan kertas. 3. akan tetapi kekuatannya lebih rendah dari pada lembaran yang dibuat dengan serat panjang. Pulp umumnya diperoleh dari tumbuh.  Waste Paper ( kertas bekas ) Untuk penghematan pemakaian pulp/ serat alam yang semakin mahal dan langka sumber dayanya. maka saat ini banyak industry kertas`cenderung menggunakan waste paper sebagai bahan baku. sehingga untuk mengantipasinya perlu ditambahkan serat sekunder sebagai pulp substitusi pada pembuatan kertas medium. Untuk menghasilkan sifat kekakuan pada kertas medium. Brandon (1980) menyatakan bahwa perlu ditambahkan Virgin pulp. serta penggunaan sumber serat lain. Karena terlalu banyaknya ikatan dan sambungan pada lembaran dengan demikian untuk memperolehnkedua sifat kekuatan dan formasi yang baik. Bahan baku merupakan faktor yang sangat penting karena hubungannya dengan hasil kertas yang akan dihasilkan. Adapun pulp dari tumbuhan berserat pendek dimasak dengan proses sulfat dan diputihkan disebut LBKP (Leaf Bleached Kraft Pulp) sedangkan yang tidak diputihkan disebut LUKP (Leaf Unbleached Kraft Pulp).tumbuhan. Untuk pulp yang diperoleh dari tumbuhan yang memiliki serat panjang dengan pemasakan sulfat dan diputihkan disebut NBKP (Needle Bleached Kraft pulp ) sedangkan yang tidak diputihkan dsebut NUKP (Needle Unbleached Kraft Pulp). dan juga pulp semikimia masih banyak mengandung Hemiselulosa. Untuk industry kertas medium pemakaian kertas`waste paper dapat mempergunakan 100 % kertas`waste paper.

Secara umum bahan kimia dapat dikelompokan menjadi dua. Dry strength agent 3. Bahan Kimia Bahan kimia mempunyai peranan yang penting dalam pembuatan kertas . Filler 5. jenisnya banyak sekali diantaranya Koran. Dye ( bahan pewarna ) Fungsi Untuk internal sizing memberikan daya tahan kertas terhadap penetrasi cairan dan untuk Surface sizing memberikan sifat kelicinandan daya tahan penetrasi minyak terhadap kertas dan karton Untuk meningkatkan kekuatan kering kertas Untuk meningkatkan kekuatan basah kertas Untuk memperbaiki formasi. sifat cetak dan mengurangi jumlah pemakaian serat Untuk memberikan warna pada kertas b. Bahan kimia penolong (additive) Control Adalah bahan kimia yang ditambahkan dalam proses pembuatan kertas dan bertujuan untuk mengendalikan proses tersebut dari beberapa faktor yang dapat mengganggu.Sizing ( Bahan darih) 2. gangguan tersebut pada . 4. Bahan kimia penolong ( additive ) fungsional Adalah bahan kimia yang ditambahkan dalam proses pembuatan kertas dengan tujuan untuk meningkatkansifat kekuatan dari kertas. majalah bekas. OCC (Old Corrugated Container). a. Bahan additive fungsional antara lain : Bahan Kimia 1. yaitu bahan kimia penolong fungsional dan bahan kimia control.Banyak keuntungan yang dapat diperoleh dari penggunaan waste paper dalam industry kertas antara lain :     Harganya lebih murah dari serat alami Dapat menghemat penggunaan serat alam Investasi pengolahannya lebih murah Mengurangi limbah lingkungan Ada dua jenis kertas bekas yang digunakan yaitu “Pre consumerized” yang berarti kertas bekas tersebut belum digunakan oleh pemakai/konsumen jenisnya banyak seperti broke dan trim yang berasal dari mesin kertas dan “Past consumerized” yang berarti kertas tersebut telah sampai pada konsumen dan telah digunakan dan sudah tidak terpakai lagi. oleh karena itu pengaturan dan penggunaannya harus mendapat perhatian yang khusus. Wet strength agent 4.

Defoamer 4. Jenis ini terdiri dari bahan baku ONP ( Old newspaper).bahan additive control antara lain : Bahan kimia 1. dan lain-lain yang terikut dalam bahan baku akan terjerat oleh Ragger reject dari continous Hydrapulper ditampung dalam Transh well.Bacteriocide Fungsi Untuk meningkatkan retensi bahan kimia dalam lembaran kertas Untuk mengatasi masalah pitch Untuk menghilangkan busa Untuk mencegah pertumbuhan bakteri 5.1. Selain itu bahan baku juga diperoleh dari dry broke yang berasal dari finishing dan Wet Broke yang berasl dari trim lembaran basah diataswire dan kertas putus pada saat terjadi gangguan. Sistem operasi penyediaan buburan (stock preparation) 2. buburan akan mengalami beberapa tahap Screening dan cleaning. Kualitas produk akhir yang lebih rendah . 6.sesuai dengan Grammatur produk yang diinginkan dimasukkan ke dalam Repulper (Continuos Hydropulper 1 dan 2) yang berupa bejana terbuka dan berbentuk delta dengan menggunakan apron conveyor. busa. Efek dari pengadukan rotor yang kencang dan efek gesekan antara rotor dengan serat menyebabkan lembaran kertas bekas akan terurai menjadi serat sehingga terjadi buburan. MWP ( Mixed waste paper). yang selanjutnya diolah kembali untuk memperoleh hasil yang maksimum dari bahan baku. Pembuatan Kertas Bahan baku pembuatan kertas yang digunakan untuk pembuatan kertas medium adalah kertas bekas ( secondary fiber ). Sistem operasi yang ada pada pembuatan kertas di paper machine pada dasarnya meliputi beberapa tahap. Sistem proses pembuatan lembaran kertas 3. tali tambang. Bahan pengotor seperti tali plastik. dan slime sehingga pada kertas timbul lubang atau pinhole. 6. Konsistensi buburan di dalam Continous Hydrapulper sekitar 4-5 % dengan waktu tinggal kurang lebih 30 menit. Repulper Bahan baku yang berupa kertas bekas (serat sekunder) dengan perbandingan tertentu . Cleaning & Screening Setelah tahap Repulping.2. yaitu: 1. Sistem proses penyempurnaan dan penyelesaian produk akhir.Pitch agent 3. Dalam continous hydropulper terjadi pengadukan oleh rotary blade (rotor) dan penambahan air untuk mensirkulasikan dan menguraikan kertas menjadi buburan atau pulp .Retention agent 2. Kemudian bahan baku yang ada diolah dengan komposisi tertentu sesuai produk yang diinginkan. Penyediaan bubur kertas 6. kawat. Pemisahan kotoran adalah salah satu tahap proses dalam pemulihan kembali serat selulosa.proses seperti pitch. Karena bila kontaminan tidak dipisahkan dari serat sekunder pada proses daur ulang akan menghasilkan : 1. OCC ( Old Corrugated Container).

3. Prinsip kerja dari alat ini adalah memisahkan kotoran atas dasar perbedaan spesifik gravity atau massa jenis. Parameter operasi yang mempengaruhi efisiensi cleaning adalah: 1. Efisiensi mesin kertas hilang 3.2. Bentuk lubang pada screen plate ini ada dua macam . Saluran accept dan reject yang letaknya terpisah . Didalam fraktionator terjadi pemisahan serat pendek ( short fibre ) dan serat panjang (long fibre).screen yang tedapat dalam proses ini dibagi menjadi dua yaitu primary screen dan secondary screen. tujuan dari pemisahan ini adalah untuk . Cleaning Peralatan yang umum digunakan pada pembersihan stock atau buburan adalah Liquid Cyclon (LC). Styrofoam. Alat tersebut berfungsi untuk memisahkan Fiber dengan kotoran seperti batu kecil. kaca.3. fluida yang ada di dinding bergerak menuju sumbu dan berbalik arah menuju over flow nozzle. besi kecil. 2. Fraktionator Hasil dari penyaringan ditampung dalam Fraktionator feed tank(C-4) sebagai umpan untuk fraktionator (SP23 dan SP24). Kecepatan stock membesar mengikuti alur yang berbentuk spiral. Peralatan cuci balik ( back flushing )yang secara periodic melepaskan jaringan serat dan debris dari permukaan screen plate. dengan adanya back flushingnya dalam penyaringan . Pressure drop 3. Prinsip kerja dari komponen dari alat tersebut sama dengan prinsip kerja pada screen . Partikel debris yang terdapat dalam buburan tersebut antara lain plastic. Temperature stock. Pada saat putaran stock mendekati ujung bawah . yaitu lubang yang berbentuk bulat dan lubang yang bentuknya memanjang (slot) 2. Screening Setelah tahap cleaning . buburan memasuki tahap penyaringan untuk memisahkan parikel-partikel debris atau kotoran yang ukurannya lebih besar atau satuan dari serat dalam stock.namun dalam proses ini tidak menghasilkan reject . Laju pengeluaran reject 4. Ruang kerja dari pressure screen terdiri dari screen plate yang berbentuk silinder dan sebuah rotor yang menyebabkan terjadinya pulsasi ( denyutan ) dekat permukaan screen plate tersebut . dan kertas yang dapat terurai Komponen –komponen penting yang terdapat dalam Screen yaitu: 1. Jenis screen yang paling banyak digunakan adalah pressure screen. Reject meningkat 1. biasanya accept di bagian atas dan reject –nya di bagian bawah. Biaya pembersihan dalam pabrik meningkat 4. Screen plate dengan ukuran lubang-lubang yang memungkinkan untuk menahan debris tetapi dapat melewatkan serat. 6. Konsistensi umpan atau stock 2. pasir. Pada saat mengalir kombinasi gaya sentrifugal dan gaya gesek hidrolisis menyebabkan partikel-partikel yang lebih berat bergerak ke lapisan Fluida yang ada di dinding kerucut . Proses yang terjadi di dalam liquid cyclon adalah sebagai berikut : Stock masuk secara tangensial pada bagian yang berbentuk kerucut.

.0-1. Konsistensi buburan yang akan diolah untuk pembuatan kertas berkisar 0. buburan long fibre dialirkan ke refining feed tank ( twin hydradisc refining ) untuk membentuk fibrilasi. tahap kelima 4 cleaner. Pembentukan lembaran Kertas a. Dua peristiwa penting dalam refiner adalah pemotongan serat dan fibrilasi. Tahap pertama terdiri dari 46 cleaner. Fibre cutting yang optmum akan menghasilkan formasi kertas yang baik. 6. Tujuan dari penyesuaian kecepatan antara pancaran dan kecepatan wire ini adalah aar dry line pada pembentukan kertas tidak terlalu maju atau tidak terlalu mundur. Mixing & Machine Chest Proses ini merupakn bagian akhir dari stock preparation yang telah menghasilkan buburan yang siap diolah untuk proses pembentukan lembaran kertas. terlebih dahulu ditambahkan white water dari silo. Dengan demikian akan terbentuk lembaran yang memiliki kekuatan fisik yang baik. 6. 6. Head Box Buburan degan konsistensi antara 1. Kethol yang ditambahkan berikatan dengan alum yang telah terserap dalam serat.mac cleaner ini ada 2 keluaran yaitu light reject ( Styrofoam dan plastik ) yang ditampung dalam chest dan heavy reject ( pasir dan kaca ) yang ditampung dalam chest juga (26). klau dry line terlalu maju maka akan dihasilkan kertas yang lembab sedangkan dry line yang mundur akan menyebabkan kertas yang dihasilkan menjadi retak. kemudian buburan yang keluar dari silo ditambahkan Kenthol sebagai bahan internal sizing yang berfungsi memberikan ketahanan penetrasi cairan ke dalam kertas. Sedangkan peristiwa yang kedua adalah pemotongan serat (fibre cutting). Palmac cleaner Didalam palmac cleaner antara kotoran dan long fibre dipisahkan dengan lima tahap. Refining Setelah proses cleaning dari palmac. hal ini disebabkan long fibre masih mengandung pengotor yang lebih banyak dari pada short fibre sehingga long fibre masih memerlukan proses Cleaning lebih lanjut. peningkatan luas permukaan ini menyebabkan serat dapat dengan mudah untuk membentuk ikatan antara yanga satu dengan yang lainnya. Dalam mixing chest terjadi pengadukan oleh agitator agar long fibred an short fibre dapat bercampur secara homogen.4. tahap keempat 3 cleaner. Oleh karena itu buburan yang dari machine chest. sebelum dipompakan oleh fan pump menuju head box.6.2 % dipompa oleh fan pump dan dialirkan keatas wire melalui head box yang dibantu oleh atennuator ( tanki bertekanan ) yang berfungsi membantu tekanan pada fan pump agar diperoleh pancaran diatas wire sama dengan kecepatan wire. penambahan dilakukan dengan cara pencampuran sehingga distribusi alum sebagai bahan sizing terbawa oleh buburan kertas. 7. sehingga diperoleh formasi kertas yang baik. selain itu ditambahkan pula white water agar konsistensinya menurun (sekitar 3-3.efisiensi proses . Reject dari pa. Fibrilasi atau timbulnya fibril-fibril pada serat akibat pecahnya dinding sekunder akan meningkatkan luas permukaan serat. Prinsip kerja alat ini sama dengan liquid cyclone yaitu pemisahan berdasarkan perbedaan massa jenis. tahap kedua 16 cleaner. refining adalah perlakuan mekanis terhadap buburan untuk mengolah serat agar dapat dibuat kertas yang bermutu tinggi.5. tahap ketiga 6 cleaner.5 %). Setelah mengalami proses diatas long fibre dan short fibre disatukan kembali di dalam mixing chest.5-1 % agar diperoleh formasi kertas yang baik. kedua reject tersebut untuk selanjtnya diolah dalam rject handle. Kemudian buburan yang ada dalam mixing chest ditambahkan alum ( Al2 ( SO4)3 ) .

b. Selain tekanan dari fun pum ban atenmuator. - . Setelah pemisahan antara air dengan stock Secara grivitasi tidak memungkinlka lagi. Ikatan antar serat ini trjadi pada saat dilakukan proses pengepresan. Ketika jaringan serat dipress maka serat-serat saling mendekati sehingga terbentuk ikatan hydrogen yang bersamaan denga keluarnya air. Tetapi ada fungsi lain yang sangat penting dari proses pengepresan ini. Oleh karena itu dilakukan penggoyangan (shaking) pada wire. flokulasi masih dapat terjadi. Diatas wire ini air mulai dipisahkan dari stock pertaama kali terjadi karena pengeruh grvitasi. stock dialirkan keatas wire melalui slice agar diperoleh kensisitensi yang merata dan tidak terjadi lump (peringkilan kertas ). Pad amesin kecepatan tinggi shaking pada wire ini tidak diperlukan lagi. selanjutny alembaran basah akan menuju kebagian pengempaan (press part). Wire Dari dalam Head box. Semakin banyak air yang dikelurarkan maka semakin banyak pula ikatan hydrogen yang terbentuk. tinggi atau rendah nua slice ini juga mempengaruhi kecepatan atau pancaran dari aliran stock wire part yang merypakn bagian awal dari proses pembentukan lembaran. Thapan d wire part ini berakhir sampai divakum couch roll yang bertekanan 350 mmHg.Slice ini dipasang melintang sepanjeng lebar mesin kertas (wire) yang terbuat dari bahan sintetis. Dengan demikian proses pemisahan air semakin susah. Penggunaan proses pemisahan air dengan stock menurt urutan seperti diatas berdasarkan pertimbangan sebagai berikut: Sifat dari forming sheet Menghasilkan formasi atau kualitas yang memenuhi syarat Power atau energy Untuk menghindari fiber yang halus (fines) lolos dari wire (50 mesh) maka ditambahkan bahan kimia alco (percol) yang berfungsi mengikat fiber-fiber yang halus tersebut. Selain itu juga digunakan untuk menghasilkan distribusi serat dan aliran stock yang merata dan juga menciptakan suatu aliran yang turbulensi agar dapat terjadi disperse yang sempurna. Press Part Press part dimulai dari pick up roll. Lembaran basah yang melakat pada felt dejepit anara dua roll yang berputar. Pada moisture yang lebih rendah lagi. gaya yang menyebabkan terjadinya ikatan kertas adalah ikatan hydrogen antara serat. maka dikunakan proses low vakum bertekana 200-550 m water yang berada dibawah wire. pulsasi hidrolik ini merupakan penyebab utama terjadinya variasi gramatur kertas pada arah mesin. Bersamaan dengan jalannya proses pemisahan air tersebut stock telah membentuk lembaran. yaitu : Mengeluarkan ait dari lembaran basah Mengkonsolidasikan sehingga dapat meningkatakan kekuatan lembaran kertas yang dihasilan Menghasluskan dan memadatkan lembaran kertas. Pada saat lembaran basah dijepit. Sampai moisture ± 75% jaringn kertas terbentuk akibat teganganpermukaan air. disamping itu untuk mencuptakan aliran turbuansi pada stock. oleh karena itu dibagian akhir dari proses dari rangkaian ini digunakan proses high vacum (bertekanan 30-180 mmHg). Jumlah air yang dipisahkan dari proses ini jauh lebih sedikit jka dibandingkandengan jumlah air yang dilepaskan pada bagian wire. Daerah jepitan (nip) dibagi menjadi dua bagian yang - c. Air yang telah lolos dari wire (white water ) ditampung dalam silo yang sebelunya ditambah afranil untuk menghilangakan busa (foam) yangf terbentuk. Pada saat stock akan jatuh diatas wire.Attennuator yang terdapat pada head box dapat digunakan untuk mencegah terjadinya fluktuasi akibat pulsasi hidrolik. air dilepes keluar dan diserap oleh felt.

IOleh Karen aitu untuk meningkatkan efisiensi penggunaan steam maka dilakyukan pengolahan lebih lanjut dari steam yang telah mengalami penjanuhan. lembaran kertas memasuki tahap pengeringan yang dibagi menjadi dua bagian yaitu after size press dan before size press. Setelah itu melalui dryer terakhir yang tempraturnya cukup rendah. Keluar dari drayer bagian pertama lembaran memasuki bagian size press (external sizing). Penjanuhan steam ini menyebabkan peningkatan penggunaan steam selanjutnya karena tempratur dari dalam box makin lama makin turun (uap menjadi jenuh). Dengan adanya penambahan kanji tersebut menyebabkan kertas menjadi basah kembali sehingga perlu dikeringkan kembali dengan dryer. Kemudian mencapai tempretur maksimum sampai 266 o F.dibatasi oleh titik tengah (mid nip) yaitu fase satu yang bertekanan 200kg dan fase dua yang bertekanan 300 kg. Pengeringan dengan cara ini merypakan operasi yang sangat mahal. d. Dengan adanya perss part ini diharapkan kertas setelah melewati fase II memiliki moisture content yang lebih kecil dari 56%.. Sedangkan fase II terdapat silinder berulir (rop roll) yang bermanfaat untuk pemertaan poro-pori. Lembaran kertas bergerak dari baris atas dan baris bawah sedemikian rupa sehingga kedua sisi lembaran kertas menyentuh permukaan dari dryer. Prinsip kerjanya sama dengan dryer before size press yang terdiri dari 5-8 section. Perss pengeringan bermula denag tempratur 65oF den mencapai tempretur maksimum 266oF. Didalam size press lembaran ditambah larutan kanji (starch) yang sydah diolah. maka lembaran measuki tahap pengeringan. oleh karena itu segala usaha yang dapat memperkecil kandungan eir sebelum memasuki unit pengeringan sangat diperlukan. Oleh karena itu peda dryer terakhir tempretur cukup rendah. Setelah lembaran cukup kering maka maka lembaran mengalami peoses pemanasan kedua yan bertempratur 100 oF. Proses pengeringan yeng terjadi dengan cara kenaikan tempratur Secara bertahap sampai mencapai tempratur max. Penambahan kanji ini bertujuan meningkatkan data tekan tepi (ring crush) dari kertas yang dihasilkan. Jumlah dryer yang diperlukan sengat tergantung dengan jumlah air yang aka diuapkan. Pertama-tama suhu pengeringan 65 o F. Prose tersebut dimulai dari steam yang telah jenuh . Setelah Mengalami pengeringan dengan tempratur 266oF. kandungan air yang ada dalam kertas tinggal 7-8. Tetapi kedua dryer tersebut pada dasarnya memiliki prinsip kerja yang sama. Cylinder dryer berdia meter 1475 mm. Fase I adalah daerah dimana lembaran memasuki jepitan dan moisture contennya ± 63%. Jika suhu terlali tinggi maka serat-serta pada permukaan lembaran akan mongering dan melekta pada permukaan dryer sehingga pada saat akan dilepas terjadi pencabitan permukaan kertas yang menyebabkan lembaran kertas menjadi rusak. Setelah pemisahan dengan press part selesai air tidak bisa lagi dipisahkan Secara fisik. disusun dua beris berjumlah 79 yang terdiri dari section 1-4 detempatkabn dalam sebuah box yang berguna meningkatakan efisiensi panas dari dryer. Bagian ini disebit bagian after size (tahap kedua).5% seja sehingga pemanasan yang berlebih akan mentebabkan kertas menjadi hangus. Dryer Setelah tahap pengepresan. Kanji ditambahkan melalui nozzle sepanjang lebar lembaran kertas. Adanya pemanasan oleh steam darui boiler menyebabkan udara disekitar menjadi lembab karena steam telah digunakan untuk pemansan megalami penjenuhan. Penggunaan tempratur yang tidak terlalu tinggi ini bertujuan untuk kenaikan tempratryr Secara bertahap sehingga mencegah terjadinya pabas berlebih (over heating). Proses tersebut dimulai dari steam yang mengalami penjenuhan. Adapun prinsip kerja dari proses pengeringan yang memalui pemansan Secara konduksi pada silinder yang dialiri oleh steam. Kemudian diikuti kembali dengan penurunan tempratur .

gramatur dan berat dari gulungan tersebut. Pemisahan air menybabkan pemisahan tempratur steam meningkat kembali. Variasi tegangan kertas 2. kecuali penyisiran rewinding ini dilakukan untuk menanggulangi masalah-masalah yang timbul pada saat penggulungan di pop reel. Setelah itu produk dibawa ke gubang dan siap dipasarkan. Selanjutnya lembaran digulung di pop reel dengan gulungab tertentu sesuai dengan kebutuhan. berfungsi melakukan pencucian terhadap kotoran yang didapat dari hydrapurge sehingga serat yang terbawa dapat dipisahkan. Gulungan dipotong dengan slitter sesuai dengan arah mesin sedangkan rewinding adalah menggulung kambali kertas tanpa mengubah ukuranyya. d) Rag rope Cutter. batu pasir. e) Hydrapurge. Setelah dari pop reel gulungan dibawa ke rewinder. berfunsi menguraikan lembaran kertas menjadi serat yang terpisah satu dengan yang lainnya. Kerta slip karena gulungan longgat. Deskripsi Alat  Unit Stock Preparation a) Conveyor berfungsi Mengangkut bhan baku berupa kertas bekas kedalam pulper. c) Automatic Ragger.diisap oleh vakum yang tredapt dibagian bawah dryer kemudian dilewatkan ke economizer untuk mengalami proses pemisahan air. kecepatan rewinding (± 1. 8. Kertas berkerut (Curl) 4.555% m/menit) ini basanya dua atau tiga kali kecepatan mesin kertas. kelas atau golongan. Steam yang telah dipisahkan dengan air dipanaskan kembali dengan dibakar dengan gas alam agar diperoleh sten yang kering sehingga dapat digunakan kembali sebagai pembantu untuk pemanasan steam dari boiler. h) Hidrafalker. Dengan adanya pemanasan ini penggunaan steam lebih efisien dan hemat biaya. Stock masuk secara tangensial menyentuh dinding maka akan terjadi putaran yang membentuk vortex yang akan memisahkan serat kearah atas dan kotoran kearah bawah karena adanya perbedaan densitas. g) Liquid cyclone. Setelah di winder gulungan kertas dirapihkan dan dikirim kebagian penimbangan serta diberi label yang meuat nama pabrik pembuat. alat ini dilengkapi dengan agitator. pemotongan diatur setiap jangka waktu tertentu. berfungsi menguraikan sisa. Slitting adalah proses pemotongan sesuai dengan lebar kertas yang diinginkan. b) Continous hydrapulper. Cyclone bekerja berdasarkan adanya beda tekan. Didalam rewinder kertas mengalami slitting dan rewindin. Masalah-masalah yang timbul adalah : 1. Air yang telah terpisah dibuang melalui perpipaan. Paper Finishing Setelah melewati dryer part. berfungsi memotong jalinan plastic dan kawat yang terbentuk pada automatic ragger. Kertas kisut (Wringkle) 3.sisa gumpalan serat. jenis kertas. Di bagiab pop reel dilengkapi denga scanner yang berfungsi sebagai pendeteksi moisture yang ada pada produk kertas . . berfungsi memisahkan kotoran plastic dan kawat yang terbawa pada bahan baku dengan cara membuat jalinan panjang. e. berfungsi memisahkan kotoran berat dari serat seperti kaca. berfungsi memisahkan kotoran berat yang masih terbawa dari hydrapulper. lembaran kertas diharapkan mempunyai kandungan air (moisture) sekitar 6-7%. f) Select purge.

benar murni bebas dari kotoran pasir halus yang masih terikut. berfungsi membentuk anyaman serat dan mengeluarkan air dari suspense serta berkonsistensi rendah yang keluar dari head box. pada bagian ini dlakukan penyiraman air (shower). serta air terserap keluar sambil menarik udara melalui lapisan lembaran pulp. berfungsi mengeringkan lembaran kertas yang masih basah menggunakan panas sor konduksi dari steam untuk merecovery panas maka dryer dilengkapi dengan close lood. Cara kerja alat I ni berdasarkan prinsip gesekan. tempat menambah bahan kimia. l) Short fibre thickener. m)Twin hydradisc refiner. berfungsi mengatur aliran mesin dan mendistribusikannya kemesin kertas melalui slice. berfungsi membentuk fibril pada serat sehingga serat dapat saling berikatan. suatu jalinan lembaran terbentukdan saluran terisi penuh stock dengan di ikuti keluarnya air dari mulut saluran rendaman stock keluar sector tersebut.i) Multiform Screw Press. f) Cylinder Dryer. Transwell akan mengumpulkan semua reject tersebut dan mengambilnya dengan menggunakan penjepit. berfungsi mengurangi kandungan air pada lembaran basah dengan penekanan diantar dua roll. berfungsi membersihkan long fibre agar didapat yang benar. hydrascreen. 2. stock encer masuk thickener saat silinder pencuci berputar.lain agar serat yang terbawa kotoran dapat dipisahkan. menghindari masuknya udara dan menjaga stock pada temperature konstan. spiropress. n) Float Purge.ikatan serat ini yang memberikan kekuatan pada serat. k) Long fibre thickeners. berfungsi menerima reject dari hydrapulper berupa bahan. berfungsi menampung white water yang keluar di lembaran. 3. e) Press Part roll. berfungsi defibrating serat dan memisahkan kontaminan ( light dan heavy reject ) dari serat. o) Palmac hidro cyclone cleaner. r) Chest.  Unit Paper Machine a) b) 1. dan lain. sandstrep. pocked ventilation/exhausfan. berfungsi sebagi unit recycle air dengan cara memisahkan serat dengan cara flotation adalah sebagai berikut: Udara dipompakan kedalam air dengan tekanan 60 – 80 psi. Selain itu Chest befungsi untuk menjaga kesergaman konsistensi. berfungsi memompakan stock ke mesin kertas Pit ( Silo tank ). selain itu screen dapat menguraikan seratserat yang mengumpal. . q) Screen. ketika silinder pencuci berputar. Keuntungan: Mencegah kebocoran pada system white water Menstabilkan aliran white water yang dipakai kembali sebagai Camp stock Menstabilkan dan menampung serat serat halus Head box.gelembung yang akan mengangkat suspense solid berapa serat ke permukaan air. c) d) Fan pump. udara yang akan membentuk gelembung. berfungsi menaikan konsistensi dengan prinsip sebagai berikut.bahan yang tidak dapat dihancurkan hydrapulper. berfungsi membersihkan reject yang dihasilkan oleh selectpurge. berfungsi memisahkan serat kasar dengan serat halus. maka air akan mengalir pada permukaan wire cloth dan menempel serta membentuk lembaran pulp pada silinder pencuci. Wire. j) Trashwell grapple and haist. berfungsi menaikan konsistensi shot fibre. berfungsi menampung stock yang bersifat sementara sebelum dialirkan kealat beriktnya untuk dilakukan proses selanjutnya. p) Krofta supracell Clarification system. mencampur stock yang baru masuk.

http://cahyoribowo. berfungsi menggulung lembaran kertas yang telah elesai di proses untuk dikirim ke bagian finishing.html .com/2012/02/laporan-cahyo. dan lebar tertentu. h) Pope roll.blogspot. berfungsi memotong lembaran dari roll menjadi bentuk lembaran yang mempunyai ukuran panjang. i) Rewinder.g) Size Press. berfungsi menggulung kembali kertas dengan ukuran yang sesuai dengan pesanan dan untuk memudahkan pengangkutan hasil produksi. j) Cross Cutter. berfungsi melapis permukaan kertas`untuk meningkatkan sifat-sifat permukaan atau sifat optic.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful