Judul: Hancurnya Sebuah Harapan

Karya: Karya Mira Diana Afianti Sebuah persahabatan yang ku jalani ini cukup bahagia, ku tak bisa lupakanya. Meski mungkin sebentar lagi kita akan berpisah. Dan mungkin janji kita sekarang dan nanti masih berlaku, namun setelah beberapa lama dan telah nyaman dengan teman baru, janji itu hanya akan menjadi janji belaka. Sebuah harapanku sebelum kita berpisah, aku ingin kita membuat sebuah kenangan yang mungkin tidak akan pernah hilang. Aku ingin mencoba mencapai kesuksesan bersama sahabat-sahabatku. Namun apa daya, tidak semua orang tua kami mengizinkan untuk meluangkan waktu di luar sekolah bagi kami untuk latihan. Aku sungguh berharap, rencana, angan-angan, harapan ini akan terjadi dan kita sukses tanpa bantuan siapapun, tetapi hanya dengan modal seadanya dan usaha yang keras. Tetapi harapan kita terhalangin dengan tidak di izinkanya oleh orang tua. Apa harus harapan ini hancur hanya karna orang tua yang melarang? Sedih hatiku menerima kenyataan inii, sungguh sakit hatiku menelan kenyataan pahit ini. Baru saja di hari ini kami bahagia, meski sedikit sedih karena salah satu sahabat kita tidak bisa datang dan kumpul bersama di karenakan sakit. Dan aku sungguh tidak menyangka, di hari ini, di saat salah satu teman kita tidak hadir, dan di situ pula akhir dari semua harapan yang telah kita bangun bersama demi mencapai keberhasilan yang utuh dan abadi. Semua telah berakhir disini, sekarang kita hanya bisa bersabar menghadapinya, semoga di lain hari dan waktu, akan ada keajaiban yang datang, yang dapat membuat kita menyusun kembali kepingan-kepingan harapan yang telah hancur berkepeing-keping... Selamat tinggal harapanku, semoga ada hikmah dibalik semua ini. Semoga kami akan menemukan sebuah harapan yang lebih baik untuk kita semua. Atau ada keajaiban datang utuk menumbuhkan kembali harapan-harapan yang telah hancur, dan takan ada lagi halangan yang menimpa. Amin.

http://berita-terhangat.blogspot.com/2012/11/cerpen-persahabatan-sedih.html

dan bahagia. Tetapi rasa ini sungguh menyiksaku. aku sakit ketika aku harus bilang “ bukan. Aku berusaha menjadi wanita yang dewasa yang ingin selalu berfikiran positif. Aku ga berani bilang Dicky adalah segalanya buat aku. Karna Dicky mengajarkanku untuk bertindak dan bersikap yang dewasa.” Aku hanya membalas dengan senyuman. Selalu menjagaku tanpa lelah. jadi aku kadang berpikir kalau hubungan aku sama Dicky sekarang aku takut jika kita pacaran lalu putus dan gakjauh lebih bahagia bisa deket lagi. aku sangat takut kehilangan dia. aku gamau dia hilang dari mata dan hatiku. dia selalu menjagaku kapanpunsenyumannya membuatku tenang dan damai dan dimanapun. kecuali dia mempunyai cintanya yang baru. Tapi disisi lain kalau emang kita jadian aku TAKUT. Tapi di sisi lain juga aku pengen banget milikkin dia. setiap aku down dia selalu memegang erat tanganku dan membuatku bangkit lagi.” Dan merekapun menjawab “padahal udah cocok banget. karna aku takut segalanya aku hilang. menunggu kepastian tanpa balasan. mending betemen kaya sekarang dan dia gak akan ninggalin aku. Sejak pertama aku kenal dia. Dia sahabatku. tatapannya itu masih teringat jelas di memoriku. dia Dicky Aprilio. Mungkin aku terlalu egois terlalu berharap untuk memilikinya. supaya semua orang tau dia milik aku bukan milik orang lain.SAHABATKU CINTAKU Oleh: Dellia Riestavaldi Kamu. tapi dia juga nafasku. Aku selalu menahan rasa sakit ini ketika teman-temanku menanyakan kedekatan ku dengan dicky selama ini. tapi aku tak bisa selalu berpura-pura untuk tidak mencintainya. jadian aja. . dia hanya temanku. orang yang membuatku nyaman. Tapi perlahan masalah itu sudah menjadi hal yang biasa untukku.

D-I-C-K-Y seseorang yang paling berharga buat aku sekarang. tatapan penuh canda itu mulai sirna dibalut dengan duka mendalam. akupun tak tahu http://cerpen.net/2012/06/cerpen-remaja-sahabatku-cintaku. tapi beberapa kali aku mencoba untuk mengatakannya malah yang ada hanya gemetaran yang ku rasa.” Kataku saat ia berdiri pas di . Tawa dan candanya adalah warna di hidupku. Sesungguhnya hatiku sangat berat untuk ini. aku dan Devan mulai bersahabat. aku harus pergi meninggalkannya. Tak lama kemudian. Kami bertemu tanpa sengaja mencoba akrab satu sama lain. aku tak ingin semuanya berlalu begitu cepat. saling mengerti dan menjalani hari-hari penuh makna.html PERSAHABATAN TERLARANG Karya Siti Khoiriah Sejak pertemuan itu. Dicky juga adalah salah satu alesan yang membuatku betah di masa SMA yang dulu yang aku anggap biasa aja. Aku sekarang masih duduk manis di sampingnya menjadi teman biasa. andaikan aku mampu berkata di depannya bahwa aku sayang dia dan gamau kehilangan dia mungkin aku akan jauh lebih tenang. Pertemuan terakhirku berlangsung sangat haru. ya. “Van maafkan aku atas semua kesalahan yang pernah ku lakukan. entah akankah posisi itu berubah.gen22. mungkin belum saatnya aku berkata seperti itu. Pesahabatan dengan jarak yang begitu dekat itu membuat kami semakin mengenal pentingnya hubungan ini. tapi apa boleh buat.

ibu bertanya tentang sahabat baruku itu. Ma” “hah??.depanku. “sudah lama ya nggak bertemu? Gimana kabarnya nech. Itu janji yang akan selalu ku ingat. Tapi aku mencoba memberi alasan yang jelas terhadapnya. Citra?” tanya ibu saat aku sedang asyik chatingan dengan Devan.. tapi nggak papah kan. Jika nanti kami dipertemukan kembali ingin ku curahkan semua rasa rinduku padanya. pasti dia sangat tidak menyetujui jalinan ini. kamu nggak usah khawatir. Van” “ok.” “pleace. tak ku temui lagi kabar dari Devan..? Ku coba awali perbincangan lewat SMS. Tak kusangka dia tak membalas SMS ku lagi. aku sempat berfikir apa dia tahu masalah ini.” sesaat mama terkejut mendengar cerita ku. Ku lihat dari dalam tempatku duduk terasa pedih sangat kehilangan. walau kami telah berjauh tempat tinggal. semua yang udah kamu lakukan buat aku itu lebih dari cukup. Sehari setelah percakapan itu. Kami berkenalan saat liburan panjang kemarin. Pada suatu ketika. Berjam-jam ku tunggu balasan darinya. Ma aku berteman sama dia. tolong jangan lupain aku. “ini. aku masih ingat banget saat laporan penerimaan itu. “kamu gak pernah salah Citra.?” “Apa maksud kamu ngomong kayak gitu?” “kami berbeda agama. . Tapi tak ku lihat Hp ku berdering hingga aku tertidur di buatnya.? “ Pesan itu tertuju kepadanya. Tapi beliau mencoba menutupi rasa resahnya.” “seganteng apa sich sampai buat anak mama jadi kayak gini?” “gak tahu juga sih ma. Namanya Devan. “siapa gerangan makhluk yang membuatmu begitu bahagia. Awalnya persahabatan kami berjalan dengan lancar.” Sesaat kemudian mobilku melaju perlahan meninggalkan sesosok makhluk manis itu.. Tak kusangka ternyata mama selalu melihat penampilan ku yang semakin hari semakin layu. pastinya keren banget deh. ma. Suara manis terakhir yang memberi aku harapan. Aku tahu betul apa yang ada di fikiran mama.

“citra. “apa maksud mama?” “kamu boleh kok berteman dengan dia.. Aku coba berfikir tenteng ucapan itu. Jauhi anak itu. Ku coba tangkap maknanya. Satu tahun telaj berlalu. bayangan tentangnya masih teikat jelas di haitku.html . Saat ku tahu jiwa ini langsung kaget di buatnya. Satu harapan dari hatiku yang paling dalam adalah bertemu dengannya dan memohon alasannya mengapa ia pergi dari hidupku secepat itu tanpa memberi tahu kesalahanku hingga membuat aku terluka..” “suatu saat kamu pasti bisa mengerti ucapan mama” mamapun pergi meninggalkan ku sendiri. Tapi aku menyadari betapa berartinya ia di hidupku. tak usah kamu ladeni lagi.” “mama ngomong paan sih. Mungkin suatu saat nanti dia kan sadar betapa berharganya aku nutuknya. Mama takut kamu akan kecewa. Canda tawa yang tinggal sejarah itu masih terlihat jelas di benakku dan akan selalu ku kenang menjadi bumbu dalam kisah hidupku. Mama benar kami berbeda agama dan nggak selayaknya bersatu kayak gini.? Aku semakin gak mengerti. Aku belum bisa melupakannya. Tapi sungguh pahit ku rasa. Devan. Sampai kapanpun aku akan setia menunggu. tapi ini perlu kamu ketahui. maafkan mama ya.” Suara mama sungguh mengagetkan ku saat itu. Pernah aku menyesali pertemuan itu. http://cerpen.gen22. tapi kamu harus ingat pesan mama. kau adalah sahabat yang paling ku banggakan. tak terasa tangispun semakin menjadi-jadi dan mengalir deras di kedua pipiku. jangan terlalu dekat.net/2012/05/cerpen-persahabatan-terlarang. tapi aku semakin ingat kenangan saat kita masih bersama. Hingga kau kembali lagi menjalani kisah-kisah kita berdua. Jaga jarak ya. Aku menunggu cerita-ceritamu lagi.