P. 1
Perubahan Sosial Dan Dampaknya

Perubahan Sosial Dan Dampaknya

|Views: 45|Likes:
Published by Tau Fik
Dokumen ini berisi tentang konsep perubahan soisal di masyarakat serta dampak yang ditimbulkan akibat terjadinya fonemena tersebut dalam kehidupan. Oleh karena itu diharapkan tulisan ini dapat bermanfaat untuk lebih menambah wawassan dan pengetahuan.
Terima kasih.
Dokumen ini berisi tentang konsep perubahan soisal di masyarakat serta dampak yang ditimbulkan akibat terjadinya fonemena tersebut dalam kehidupan. Oleh karena itu diharapkan tulisan ini dapat bermanfaat untuk lebih menambah wawassan dan pengetahuan.
Terima kasih.

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Tau Fik on May 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $0.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

08/27/2013

$0.99

USD

pdf

text

original

Perubahan Sosial dan Dampaknya

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Setiap masyarakat senantiasa berada dalam proses perubahan sosial dengan kata lain perubahan sosial merupakan gejala yang melekat disetiap kehidupan masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari kehidupan yang terjadi dalam masyarakat Indonesia, dimana pada masa lalu dalam kehidupan keluarga suami merupakan tulang punggung dan mempunyai posisi yang dominan dalam berbagai urusan dalam rumah tangga, termasuk juga dalam hal ekonomi keluarga, sehingga apabila suami tidak bekerja maka suatu keluarga dalam ekonomi akan mengalami kesulitan. Sedangkan dalam masyarakat modern saat ini posisi seorang suami tidak terlalu dominan. Perubahan-perubahan sosial yang terjadi dalam mayarakat dapat diketahui dengan cara membandingkan keadaan masyarakat pada waktu tertentu dengan keadaan dimasa lampau. Perubahan-perubahan yang terjadi dalam masyarakat akan menimbulkan ketidaksesuaian antara unsur-unsur yang ada pada masyarakat. Sehingga akan mengubah sturktur dan fungsi dari unsurunsur sosial masyarakat tertentu.

ogburn mengemukakan bahwa ruang lingkup perubahan-perubahan sosial mencangkup unsur-unsur kebudayaan yang materil maupun immateril dengan menekankan bahwa pengaruh yang besar dari unsur-unsur immaterial. struktur. Dengan demikian. Kingsley Davis mengartikan perubahan sosial sebagai perubahan yang terjadi dalam fungsi dan struktur masyarakat. pola prilaku dan intraksi sosial”. Suatu masyarakat yang telah mencapai peradaban tertentu. Perubahan kebudayaan mengarah pada unsur-unsur kebudayaan yang ada. organsisasi. sehingga taraf kehidupannya makin kompleks. perubahan kebudayaan contohnya: adalah penemuan baru sepeti radio. perubahan. 3) Perubahan hubungan sosial. berarti telah mengalami evolusi kebudayaan yang lama dan bermakna sampai tahap tertentu yang diakui tingkat IPTEK dan unsur budaya lainnya. dan hubungan sosial telah mengalami perubahan. Perubahan-perubahan yang terjadi di dalam masyarakat akan menimbulkan ketidaksesuaian antara unsur-unsur sosial yang ada didalam masyarakat. sehingga menghasilkan suatu pola kehidupan yang tidak sesuai fungsinya bagi masyarakat yang bersangkutan. dihayati dan dirasakan oleh anggota masyarakat. Perubahan sosial berbeda dengan perubahan kebudayaan. IPTEK dan lainnya. Menurut Nursid Sutmaatmadja “ perubahan segala aspek kehidupan. Jika proses tersebut telah terjadi demikian maka dapat dikatakan bahwa masyarakat tersebut telah mengalami “perubahan sosial”. komputer yang dapat mempengaruhi lembaga-lembaga sosial. politik. William F. tidak hanya dialami. Pengertian dan Cakupan Perubahan Sosial Perubahan sosial merupakan gejala yang melekat disetiap masyarakat. televisi. organisasi. Melainkan telah diakui serta didukungnya.BAB II PEMBAHASAN A. Wilbert moore memandang perubahan sosial sebagai “perubahan struktur sosial. dan pertumbuhan yang meliputi aspek-aspek demografi. Setiap perubahan yang terjadi dalam struktur masyarakat atu perubahan dalam organisasi sosial disebut perubahan sosial. Dapat disimpulkan bahwa perubahan sosial mencangkup tiga hal yaitu: 1) Perubahan struktur dalam sosial 2) Perubahan organisasi sosial. ekonomi. Perubahan- . Pada masyarakat tersebut. Proses tersebut tidak terlepas dari berbagai perkembangan. Contoh perubahan sosial: perubahan peranan seorang istri dalam keluarga modern. masyarakat tadi telah mengalami proses perubahan sosial yang berarti.

perubahan sosial dikatakannya sebagai perubahan dalam hubungan sosial (social relationship) atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium) hubungan sosial tersebut. Hal ini disebabkan kebudayaan hasil dari adanya masyarakat. . Perubahan sosial yaitu perubahan yang terjadi dalam masyarakat atau dalam hubungan interaksi. ideologi. sampai pada pergeseran persebaran umur. Gilin dan Gilin mengarakan bahwa perubahan-perubahan sosial untuk suatu variasi cara hidup yang lebih diterima yang disebabkan baik karena perubahan kondisi geografis. Dari perubahan aspek-aspek tersebut terjadi perubahan struktur masyarakat serta hubungan sosial. Perubahan sosial tidak dapat dilepaskan dari perubahan kebudayaan. Sebagai akibat adanya dinamika anggota masyarakat dan yang telah didukung oleh sebagian besar anggota masyarakat. merupakan tuntutan kehidupan dalam mencari kesetabilannya. yang meliputi berbagai aspek kehidupan. termasuk didalamnya nilai-nilai sikap-sikap dan pola prilaku diantara kelompok dalam masyarakat menurutnya. Perubahan sosial itu bersifat umum meliputi perubahan berbagai aspek dalam kehidupan masyarakat. perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosial. sehingga tidak akan adanya kebudayaan apabila tidak ada masyarakat yang mendukungnya dan tidak ada satupun masyarakat yang tidak memiliki kebudayaan. Menurut Selo Soemardjan. Ditinjau dari tuntutan stabilitas kehidupan perubahan sosial yang dialami masyarakat adalah hal yang wajar. Cara yang paling sederhana untuk dapat memahami terjadinya perubahan sosial dan budaya adalah membuat rekapitulasi dari semua perubahan yang terjadi dalam masyarakat sebelumnya. tingkat pendidikan dan hubungan antar warga. Akan tetapi setelah meninggalkan faktor tersebut. Perubahan yang terjadi dalam masyarakat dapat dianalisis dari berbagai segi: a) Kearah mana perubahan dalam masyarakat bergerak (direction of change) bahwa perubahan tersebut meninggalkan faktor yang diubah. antara perubahan sosial dan perubahan kebudayaan memiliki satu aspek yang sama yaitu keduanya bersangkut paut dengan suatu penerimaan cara-cara baru atau suatu perbaikan cara masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. maupun karena adanya difusi atau pun perubahanperubahan baru dalam masyarakat tersebut. kebudayaan materil. kompetensi penduduk. Kebalikannya masyarakat yang tidak berani melakukan perubahan-perubahan tidak akan dapat melayani tuntutan dan dinamika anggota-anggota yang selalu berkembang kemauan dan aspirasi.

Dr. a. keadaan. yaitu teori klasik dan teori modern. 2. b. Menuju kearah kemajuan (progressive) atau/dan kemunduran (regressive). dan perubahan yang pengaruhnya besar. a. Bersifat positif dan tidak negatif. B. Perubahan yang di kehendaki dan perubahan yang tidak dikehendaki. Perubahan sosial yang tidak dikehendaki merupakan perubahan yang terjadi tanpa dikehendaki serta berlangsung dari jangkauan pengawasan masyarakat dan dapat menyebabkan timbulnya akibat yang tidak diingini. akan tetapi mungkin pula bergerak kearah suatu bentuk yang sudah ada pada waktu yang lampau. a. b. pada evolusi perubahan terjadi dengan sendirinya. Teori Perubahan Sosial Teori perubahan sosial pada dasarnya dapat dikelompokan dalam dua kelompok. Perubahan yang dikehendaki adalah bila seseorang mendapat kepercayaan sebagai pemimpin.mungkin perubahan itu bergerak pada sesuatu yang baru sama sekali. dalam revolusi perubahan yang terjadi direncanakan lebih dahulu maupun tanpa rencana. Perubahan secara cepat disebur revolusi. - Perubahan sosial bisa terjadi dengan cara: Direncanakan (planed) atau/ dan tidak direncanakan (unplaned). Perubahan yang pengaruhnya kecil adalah perubahan pada unsur struktur sosial yang tidak bisa membawa pengaruh langsung atau pengaruh yang berarti dalam masyarakat. Menurut Prof. Soerjono bentuk-bentuk perubahan sosial dapat terjadi dengan beberapa cara. Perubahan terjadi karena usaha-usaha masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan keperluan. Teori Klasik Perubahan Sosial . Perubahan secara disebut evolusi. tanpa suatu rencana atau suatu kehendak tertentu. b) Bagaimana bentuk dari perubahan-perubahan sosial dan kebudayaan yang terjadi dalam masyarakat. b. Perubahan yang pengaruhnya besar seperti proses industrialisasi pada masyarakat agraris. 1. Perubahan yang terjadi secara lambat dan perubahan yang terjadi secara cepat. Perubahan yang pengaruhnya kecil. dan konsdisi-kondisi baru yang timbul karena pertumbuhan masyarakat. 3. seperti: 1.

dicontohkan oleh pemikiran Marx. Pemikiran-pemikiran masyarakat dalam tahap ini ditandai oleh kuatnya pemikiran yang bersifat adikodrati. yaitu bahwa suatu masyarakat mengikuti perkembangan perubahan dengan pola seperti berikut: 1) Tahap Teologis dan Militer. masyarakat berkembang laksana sebuah roda. Contoh perubahan linear. namun suatu saat akan mengalami kemunduran bahkan mungkin mengalami suatu kemusnahan. perubahan social pola siklus. yaitu suatu tahapan dimana industri mendominasi hubungan sosial dan produksi menjadi tujuan utama manyarakat. 3) Tahap Ilmu Pengetahuan dan Industri. masa dewasa. perubahan social pola linear. sama. kuatnya pemikiran magis regius. selalu berubah menuju arah kemajuan. Pada suatu saat ada di atas. dan tak terletakkan. pasti. dan perubahan sosial gabungan beberapa pola. yaitu suatu tahapan dimana dalam masyarakat sudah terjadi adanya suatu hubungan atau jembatan pemikiran yang menghubungkan masyarakan militer dan masyarakat industri. Perubahan sosial dalam masyarakat bias berbentuk pola siklus dan linear. masyarakat senantiasa bertujuan untuk menundukan masyarakat lain. yaitu dikuasai oleh suatu kekuatan yang berasal dari luar diri manusia. kemudian lenyap. Masyarakat mengalami kemajuan dalam peradabannya. Bisa juga diibaratkan seperti perkembangan seorang manusia mengalami masa muda. Menurut Marx. Perubahan selalu berubah dari yang sederhana ke arah yang lebih kompleks. Dia mengatakan bahwa kemajuan progresif peradaban manusia mengikuti suatu jalan yang alami. saat lain di bawah. c) Gabungan Beberapa Pola Teori ini menggabungkan pola linear dan pola siklus. Comte mengemukakan “hukum tiga tahap”. pemikiran yang bersifat rasional dan berdasarkan penelitian tidak dibenarkan. masyarakat berubah dari masyarakat komunis tradisional ke arah komunis kaum borjuis yang akan dimenangkan oleh kaum buruh kemudian akan membentuk masyarakat komunis. a) Pola Linear Perubahan sosial mengikuti pola linear seperti dikemukakan oleh Auguste Comte.Pemikiran para tokoh klasik tentang perubahan sosial dapat digolongkan ke dalam beberapa pola. yaitu suatu tahapan dimana hubungan sosial bersifat militer. 2) Tahap Metafisik dan Religius. Perjalanan peradaban manusia laksana sebuah perjalanan gelombang. Pemikiran siklis Marx terlihat dari pandangannya bahwa sejarah manusia adalah . b) Pola Siklus Menurut pola siklus. Pengamatan atau penelitian masih dikuasai oleh imajinasi tetapi lambat laun semakin merubahnya dan menjadi dasar bagi suatu penelitian. berkembang. bisa muncul tiba-tiba. masa tua dan kemudian punah.

seperti di bawah ini : 1) Discovery. di dalam masyarakat terdapat tiga jenis wewenang. Akulturasi dan asimilasi kebudayaan berperan dalam perubahan ini. Integrasi social Dalam perubahan sosial di masyarakat. 2. bahwa perubahan masyarakat akan menuju kearah peningkatan yaitu masyarakat yang rasional (rasionalitas). seperti bencana alam b. Pemberontakan dalam tubuh masyarakat Revolusi Indonesia 17 Agustus 1945 mengubah struktur pemerintahan colonial menjadi pemerintah nasional dan berbagai perubahan struktur yang mengikutinya. proses pembaharuan c. Hal demikian sering disebut sebagai integrasi sosial. C. Setelah satu kelas menguasai kelas lainya siklus akan berulang lagi. Wewenang yang ada dalam masyarakat akan beralihalih: wewenang kharismatis akan mengalami rutinisasi sehingga berubah menjadi wewenang tradisional atau rasional legal. penemuan unsur kebudayaan baru 2) Invention.sejarah perjuangan terus menerus antara kelas-kelas dalam masyarakat. Pandangan siklusnya terlihat dalam mengkaji jenis wewenang yang ada dalam masyarakat. dan itu akan berulang lagi. Menurutnya. pengembangan dari discovery 3) Inovasi. yaitu wewenang kharismatis. D. Max Weber. dan tradisional. Indonesia yang terdiri dari beranekaragam suku bangsa dan budayanya. Faktor Intern a. . Konflik dalam masyarakat Konflik (pertentangan) yang dimaksud adalah konflik antara individu dalam masyarakatnya. d. yaitu : 1. Penyebab Perubahan Sosial Prof. Faktor Ekstern a. salah satu tokoh yang menggabungkan pola siklus dan linear dalam melihat perubahan sosial. rasional-legal. Unsur yang saling berbeda dapat saling menyesuaikan diri. kemudian akan muncul wewenang kharismatis kembali. Pengaruh kebudayaan lain dengan melalui adanya kontak kebudayaan antara dua masyarakat atau lebih yang memiliki kebudayaan yang berbeda.Soerjono menyebutkan. antara kelompok dan lain-lain. Bertambah dan berkurangnya penduduk b. Adanya penemuan-penemuan baru yang meliputi berbagai proses. ada dua faktor yang menyebabkan perubahan sosial dalam masyarakat.Dr. perlu diikuti adanya penyesuaian baik unsur masyarakat maupun unsur baru. Faktor alam yang ada di sekitar masyarakat yang berubah. Dampak Perubahan Sosial a. Sedangkan pandangan linearnya terlihat dari cara memandang masyarakat.

a. Timbul pertentangan norma-norma dalam masyarakat. Interaksi sosial yang terjadi ditandai dengan proses yang bersifat disosiatif. Dalam hal ini dapat dikemukakan beberapa bentuk : Anomie Anomie adalah keadaan kritis dalam masyarakat akibat perubahan sosial dimana norma/ nilai lama memudar. Kondisi demikian dapat menimbulkan disintegrasi sosial. yaitu hanya dapat meniru bentuknya. tanpa diimbangi perubahan unsur kebudayaan yang lain yang saling terkait. kehidupan dalam masyarakat sudah tidak ada lagi penyesuaian di antara unsur yang berbeda (disintegrasi sosial). Berdasarkan gejala tersebut. a. namun norma/ nilai baru yang akan menggantikan belum terbentuk. Tidak ada tindakan sanksi yang tepat bagi pelanggar norma. Biasanya unsur yang cepat berubah adalah kebudayaan kebendaan bila dibandingkan dengan kebudayaan rokhani. d. Oleh karena itu akan terciptakan integrasi sosial atau integrasi nasional Indonesia.b. b. Adanya hambatan terhadap perkembangan pada umumnya. Dalam kehidupan masyarakat perubahan sosial kadang-kadang dapat menimbulkan ketidakseimbangan (disequilibrium). Dengan demikian dalam kehidupan masyarakat sekolah-olah tidak ada norma atau nilai Cultural lag Menurut William F. Ketidakseimbangan tersebut dapat disebabkan adanya kesenjangan budaya dalam masyarakat (disintegrasi sosial). Hal ini bercirikan sifat formalimse. Keadaan ini ditandai dengan meningkatnya pola konsumsi masyarakat serta terjadinya demonstrasi efek (pamer kekayaan) yang makin besar dengan adanya iklan. Adapun gejala yang menyebabkan terjadinya disintegrasi sosial adalah sebagai berikut : Tidak ada persepsi atau persamaan pandangan di antara anggota masyarakat mengenai norma yang semula dijadikan pegangan oleh anggota masyarakat. sehingga menimbulkan kebingungan bagi anggota masyarakat itu sendiri. Penyebab timbulnya cultural lag adalah : Kurangnya intetiviteit (penemuan baru) dalam sektor yang harus menyesuaikan dengan perkembangan sosial. 2. c. Proses ini terjadi akibat hilangnya ikatan kolektif yang mempersatukan anggota kelompok satu sama lain. c. Perubahan sosial sering ditandai dengan perubahan unsur kebudayaan. d. Disintegrasi social Disintegrasi sering diartikan sebagai proses terpecahnya suatu kesatuan menjadi bagian-bagian kecil yang trpisah satu sama lain. e. diharapkan semua unsur/ komponen bangsa dapat menyesuaikan diri. f. heterogenitas/ keberagaman sikap masyarakat yaitu kesiapan dalam menerima perubahan. Mestizo culture Mestizo culture atau kebudayaan campuran merupakan proses percampuran unsur kebudayaan yang satu dengan unsur kebudayaan lain yang memiliki warna dan sifat yang berbeda. Norma-norma masyarakat tidak berfungsi dengan baik sebagai alat untuk mencapai tujuan masyarakat. Sedangkan disintegrasi sosial adalah proses terpecahnya suatu kelompok sosial menjadi beberapa unit sosial yang terpisah satu sama lain. kurangnya kontak dengan budaya material masyarakat lain. Ogburn dikemukakan sebagai perbedaan taraf kemajuan antara berbagai bagian dalam kebudayaan. tetapi tidak mengerti akan arti sesungguhnya. 1. Disintegrasi sosial akan mendorong timbulnya gejala kehidupan sosial yang tidak normal yang dinamakan masalah sosial. . atau ketertinggalan antara unsur kebudayaan material dengan non material. Adapun bentuk disintegrasi sebagai akibat terjadinya perubahan sosial yang dapat dijumpai di Indonesia cukup kompleks. b. 3. Tindakan dalam masyarakat sudah tidak sesuai lagi dengan norma masyarakat.

a. Adapun faktor yang dapat memunculkan pergolakan di daerah atau konflik antar kelompok antara lain : Program pembangunan yang dilaksanakan tidak memperhatikan kondisi sosial budaya masyarakat setempat. mengefektifkan sarana komunikasi. Demonstrasi adalah tindakan sekelompok orang secara bersama-sama untuk menunjukkan rasa ketidakpuasan yang pada umumnya menyangkut bidang ekonomi. Hal ini dapat dicontohkan gerakan RMS (1950). Kurang berfungsinya lembaga masyarakat. DI/TII (1949 – 1962). d. d. interaksi atau kerjasama antar kelompok dengan baik. f. pergolakan di Aceh. Terjadinya kesenjangan sosial ekonomi di masyarakat. 2.1. Aksi protes dan demonstrasi Aksi protes dapat diartikan gerakan yang dilakukan secara perorangan atau bersama untuk menyampaikan pernyataan tidak setuju yang oleh sebagian besar orang biasanya dilancarkan melalui kecaman pedas. c. b. Timbulnya pergolakan daerah dapat dilatarbelakangi hal berikut : Sentimen kedaerahan dan primordialisme lebih berkembang dibanding sentimen nasionalisme. Proses pembauran bangsa atau antar suku bangsa harus tetap dijalankan. kenaikan upah (UMK). demonstrasi dan protes mahasiswa . pergolakan di Papua. Tuntutan yang diajukan menyangkut perbaikan kesejahteraan misal. jaminan sosial dan kondisi dan keselamatan kerja. Memfungsikan secara optimal lembaga sosial kemasyarakatan sebagai kontrol sosial. a. Meningkatnya kasus ini seiring dengan pesatnya perkembangan industri di Indonesia. dan sebagainya. Berbagai pihak yang ada dalam masyarakat diajak bersama dalam kelangsungan proses pembangunan. Membudayakan nilai Pancasila dan UUD 1945. b. b. Masing-masing kelompok atau daerah memiliki kesetiaan primordial yang berlebihan. g. Bentuk disintegrasi ini dapat dikategorikan menjadi : demonstrasi yang berkaitan dengan sengketa tanah Aksi ini biasanya dilakukan petani dengan latar belakang mereka merasa ganti rugi yang kurang layak dan ditetapkan secara sepihak. c. sosial dan politik. PRRI/Permesta (1957-1958). e. Pergolakan yang kemungkinan berlangsung dalam masyarakat dapat diminimalisir dengan cara : Menyusun perencanaan pembangunan yang mengarah pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan meminimalkan konflik. Ketidakstabilan situasi politik dan keamanan nasional. Pergolakan di daerah Pergolakan daerah adalah peristiwa disintegrasi yang mempermasalahkan isu lokal/ daerah. c. Dari bentuk disintegrasi ini kita dapat mengambil pelajaran untuk lebih berhati-hati dalam melangkah terutama menyangkut hal mendasar dan melibatkan masyarakat luas. a. demonstrasi yang berkaitan dengan perburuhan Kategori ini termasuk paling menonjol dan cenderung meningkat. b. f. industri dan kantor. Mempertegas tata nilai hukum dalam kehidupan bangsa. Pergolakan dapat berupa tuntutan sekelompok massa kepada kelompok lain termasuk the rulling class (penguasa). Sarana-sarana komunikasi dan interaksi sosial antar daerah di berbagai bidang tidak berjalan dengan baik. a. e. misal pengalihan hak untuk kepentingan ekonomi dan industri seperti perumahan. Sentralisasi kehidupan ekonomi dan politik yang mengakibatkan perbedaan pertumbuhan yang tajam antara pusat dan daerah.

Tindak kriminal berkaitan dengan pencurian. a. tindak kejahatan diartikan sebagai bentuk tingkah laku yang bertentangan dengan moral dan kemanusiaan. Greesey). c. b. merugikan masyarakat. positif Pengaruh positif akan timbul jika aksi dilakukan secara terkendali dan terarah. kejahatan adalah setiap bentuk ucapan. penjambretan. a. tuntutan disampaikan melalui legislatif/ wakil rakyat atau langsung kepada penguasa melalui nomor kotak pos atau nomor ponsel yang terbuka bagi masyarakat umum. Ditinjau secara sosiologis. peledakan bom. sosial. jiwa maupun kebutuhan hidup. White colour crime White colour crime atau kejahatan kerah putih merupakan tindak kejahatan yang dilakukan masyarakat lapisan atas (pejabat atau pengusaha). b. Aksi protes dan demonstrasi dapat membawa pengaruh : negatif Pengaruh negatif akan timbul apabila aksi dilakukan dengan merusak fasilitas umum. Padahal nilai dan norma merupakan bagian penting bagi kesinambungan masyarakat. b. Hal ini dapat dilihat dari sebab timbulnya : Kejahatan di kota besar disebabkan adanya tekanan baik dari teman. namun bisa dilakukan setiap orang. Sutherland). e. yang menghasilkan perilaku sosial yang berbeda (Donald R. Kriminalitas disebabkan kondisi dan proses sosial yang sama. Oleh karena itu. perbuatan. timbul upaya masyarakat untuk menentang dan mengatasi tindak kejahatan. Jika kita tinjau secara mendalam. dan melanggar ketentuan hukum. dan menyerang keselamatan warga masyarakat. dan tingkah laku yang secara ekonomi. c. tidak terkendali dan tidak terarah. Tindak kriminal pada dasarnya bukan bawaan sejak lahir. Perilaku jahat seseorang dipelajari dalam interaksi dengan orang lain dan orang tersebut mendapat perilaku itu dari mereka yang berperilaku melawan norma hukum (EH. namun memiliki konteks nasional. dan psikologis merugikan kepentingan umum. politik. akan berakibat merugikan masyarakat umum. kriminalitas dapat disebabkan adanya proses-proses berikut : persaingan dan pertentangan kebudayaan perbedaan ideologi politik pertentangan masalah agama dan kesenjangan di bidang ekonomi kepadatan dan komposisi kekayaan perbedaan distribusi kekayaan perbedaan kekayaan dan pendapatan Individu atau manusia dalam masyarakat dapat berbuat tindak kejahatan atas dorongan media massa dan dipelajari dari kelompok kecil yang bersifat intim. Tindakan mahasiswa terpusat pada isu lokal/daerah. a. Dengan demikian masalah yang diangkat tumpang tindih dengan demonstrasi petani dan buruh. Adapun bentuk tindak kejahatan dibedakan atas : Blue colour crime Blue colour crime atau kejahatan kerah biru merupakan tindak kejahatan yang dilakukan oleh masyarakat umum yang secara ekonomi dan politik tergolong miskin. . mengganggu ketertiban umum. f. Secara yuridis. Perbuatan mereka didasari alasan kemiskinan. Mereka yang berbuat jahat termasuk kelas menengah ke bawah. melanggar norma sosial.- Mahasiswa sering dianggap sebagai tumpuan bagi perubahan (agent of change). karena tindakan itu melanggar norma dan nilai yang berlaku dalam masyarakat. dans ebagainya. Kriminalitas Tindak kejahatan adalah tingkah laku anggota masyarakat yang melanggar norma hukum dan norma sosial. - 3. terutama norma hukum. Tindak kejahatan sangat ditentang masyarakat. Misal kotak pos 5000 dan 777 Jakarta pada masa orde baru. d.

kebut-kebutan. jaksa dan hakim. b. perlu disusun upaya penanggulangan secara berkesinambungan. Preventif Tindakan ini dilakukan dengan pencegahan untuk menjaga agar kejahatan tidak timbul kembali. misal warga diberi konsultasi psikologis atau diklat. b. usia. pendidik di sekolah. lingkungan pendidikan dan sekolah. pergaulan anak dan media massa. kurang berprestasinya di sekolah dan masyarakat baik intelektual maupun kemampuan terbatas. c. Eksternal yang meliputi : lingkungan rumah tangga. Prostitusi Prostitusi atau pelacuran merupakan suatu pekerjaan yang bersifat menyerahkan diri kepada umum untuk melakukan perbuatan seksual dengan mendapatkan imbalan. b. perlu diarahkan dan didampingi selama masa pertumbuhannya.- - 4. Tindak kenakalan remaja dewasa ini semakin berkembang. Berdasarkan motivasi. Disamping itu juga mengupayakan orang tidak berbuat jahat lagi. kenakalan remaja disebabkan : Internal yang meliputi : inteligensia. Sebab timbulnya prostitusi dibedakan atas : . Bentuk kenakalan diantaranya membolos. warga masyarakat. a. Secara sosiologis. 5. Penyuluhan yang berkaitan dengan perkembangan usia remaja. dan penyebab dan akibat kenakalan remaja. Remaja yang memiliki peran strategis pada masa mendatang. d. Muncul dan berkembangnya tindak kenakalan cenderung disebabkan faktor motivasi. dan sebagainya. Sensor film yang lebih tegas sesuai dengan budaya timur. mencuri sepeda. Timbulnya organisasi-organisasi non formal yang berperilaku menyimpang sehingga tidak disukai masyarakat. e. misal melalui penyuluhan hukum atau kadarkum. jenis kelamin dan kedudukan anak dalam keluarga. kurangnya pendidikan agama dan moral. seringnya melihat kekerasan baik melalui masyarakat atau kekerasan dalam bentuk kerusuhan lingkungan pergaulan yang senang melakukan tindakan kenakalan. a. kenakalan remaja dapat ditandai gejalanya sebagai berikut : Persoalan sense of value yang kurang ditanamkan oleh orang tua. Hal ini ditujukan untuk menekan perkembangan bentuk kenakalan remaja yang merupakan beih awal tindak kejahatan Meningkatkan pemenuhan kebutuhan remaja Mengatur pemenuhan kebutuhan remaja agar tidak ada kesan terlalu dimanjakan. minuman keras. e. Adanya kenakalan remaja. d. c. Tindakan Preventif Tindakan preventif dilakukan dengan koordinasi yang jelas dan kebersamaan yang sungguh-sungguh antara orang tua. a. Timbulnya usaha untuk mengubah keadaan yang disesuaikan dengan youth values. Secara umum kenakalan remaja disebabkan oleh : disfungsi keluarga dalam arti hubungan antar anggota keluarganya kurang harmonis atau mengalami keretakan. aksi corat coret. Kenakalan Remaja Kenakalan remaja (Juvenile delinquency) seperti dikemukakan Fuad Hasan adalah suatu perbuatan anti sosial yang dilakukan anak/ remaja yang jika dilakukan orang dewasa dikategorikan sebagai tindak kejahatan. Represif Masyarakat melalui lembaga yang ditunjuk melakukan upaya dengan menciptakan sistem dan program untuk menghukum mereka yang berbuat jahat. bentuk perilaku dan latar belakang remaja. termasuk Polri.

akan menyebabkan keretakan berkeluarga Pemborosan secara ekonomi Kepercayaan diri (self confidence) menurun Memudahkan terjerumus pada penggunaan narkoba. . 2. Dengan adanya disintegrasi sosial. Norma yang sudah tidak mantap lagi sebagai pedoman hidup kelompok perlu diganti sesuai dengan kebutuhan jaman Tindakan yang tegas kepada setiap anggota masyarakat yang diketahui melanggar norma dengan sanksi dan hukuman Diberantasnya tempat atau sarang yang dianggap sebagai tempat pelanggaran norma Dibangkitkannya lagi rasa kepercayaan anggota kelompok masyarakat agar terwujud masyarakat yang bersatu Terwujudnya masyarakat madani harus diberi keteladanan dari tokoh masyarakat dan tokoh politik. pola kehidupan masyarakat mengalami kurang serasi atau kekacauan. 7. Dalam suasana ini pengambil keputusan harus cepat mengambil langkah untuk mengembalikan keadaan menjadi normal.a. 6. dan adanya kebutuhan yang tidak terlaksana. Jika tidak berhasil. Sebenarnya tindakan prostitusi adalah tindakan yang dilarang norma sosial dan norma agama. Hal ini disebabkan tindakan tersebut jelas banyak pengaruh buruknya yaitu : Menurunkan harkat dan martabat manusia Dapat terserang penyakit kelamin Dapat tertular penyakit hilangnya kekebalan tubuh (hiv atau aids) Merusak moral Bagi yang sudah berkeluarga. misal kurang adanya tertib sosial (sosial order) dan banyak pelanggaran hukum. Sebab ekstern (luar) : faktor ekonomi. maka akan tercipta situasi sosial berupa disintegrasi. urbanisasi yang tidak teratur. 3. 5. keinginan besar untuk hidup mewah (hedonisme). Hal ini pada akhirnya akan menciptakan situasi krisis yaitu social disorder. b. Sebab intern (dalam) : hasrat seksual yang tinggi. Berdasarkan penjelasan di atas. sifat malas. maka dapat dikemukakan adanya beberapa upaya yang dapat ditempuh untuk menanggulangi gejala disorganisasi sosial yaitu : Norma dan nilai sosial dalam masyarakat difungsikan lagi sebagai pegangan hidup bersama seperti semula Kebutuhan para anggota kelompok dipenuhi melalui kelompok masyarakat masing-masing. - 1. 4.

com/2009/04/17/makalahperubahan-sosial/ [5 September 2009] Alpizar. Makalah Perubahan Sosial. http://agussetiaman.com/2009/05/01/islam-dan-perubahan-sosial/ [5 September 2009] . Islam dan Perubahan Sosial. http:// www. http://abstrakkonkrit.com/id/pages/perubahan%11sosial.uinsuska. SOSIOLOGI KOMUNIKASI.html [5 September 2009] ———-.html ———-.gexcess.Si / Program Studi Ilmu Komunikasi Unikom http://kuliahnyaevaa.info/ushuluddin/attachments/074_ISLAM%20DAN%20PERUBAHAN%20SOSIAL .wordpress.wordpress. Perubahan Sosial dan Perubahan Kebudayaan.com/2008/11/25/perubahan-sosial/ [5 September 2009] ———-.com/ Gumgum Gumilar S.pdf [8 September 2009] Assa’di Husain. Staf Pengajar FISIP Universitas Wahid Hasyim Semarang Illustrasi Barma http://sosial-budaya.blogspot.wordpress.http://syair79. 2008.DAFTAR PUSTAKA Anna Yulia Hartati. M.. http:// www.blogspot. Islam dan Perubahan Sosial.Sos. 2009.com/2010/11/makalah-sosiologi-problema-sosial-dalam.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->