Pengertian NIC,Switch, Hub, Router, Bridge, dan Repeater ( Network Device ) Yo, Minna-san~ Ane mau berbagi

ilmu mengenai peralatan jaringan, yaitu : 1. NIC 2. Switch 3. Hub 4. Router 5. Bridge 6. Repeater Kebanyakan orang masih belum bisa membedakan Hub dan Switch secara fisik, tapi itu maklum karena ecara fisik hub dan switch tidak jauh berbeda. Kadang juga secara fungsi banyak orang belum bisa membedakan fungsi Switch dan Bridge. Oleh karena itu, mari kita belajar bersama disini mengenai Peralatan Jaringan tersebut. OK Check it out!!

NETWORK DEVICE Network Device terdiri dari bekerja pada beberapa layer, oleh karena itu kita perlu tahu device apa saja yang berkerja pada setiap layer, Yaitu : Layer 1 (Physical) sebagai peralatan media : - Repeater - Hub Layer 2 (Data-link) pengalamatan fisik : - NIC - Bridge - Switch Layer 3 (Network) pengalamatan logic : - Router

1. NIC ( NETWORK INTERFACE CARD )

NIC ( Network Interface Card ) atau sering disebut LAN Card atau Kartu Jaringan adalah

yang dapat bersifat statis atau dapat diubah oleh pengguna. kita sangat membutuhkan NIC. Switch akan memberikan jalur pada keduannya. jadi appa itu NIC?? NIC adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. dan ada node lagi yang ingin mengirim data. Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet. Jadi. Token Ring. Fungsi Network Interface Card : .Mengontrol data flow antara komputer dan sistem kabel . dan NIC yang bersifat logis. yakni NIC yang bersifat fisik. Jenis NIC yang beredar.Menerima data yang dikirim dari komputer lain lewat kabel dan menerjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti oleh komputer Cara Kerja Network Interface Card : Prinsip kerja LAN CARD adalah menerima sinyal dari computer lain kemudian mentranmisikan kedalam masukan kemudain diolah menjadi data begitu sebaliknya saling berbagi. dan lainnya. Switch dapat mencegah Collision ini karena Switch memiliki fungsi meneruskan data dan jika salah satu node ingin mengirim data ke node yang lain.komponen penting yang dibutuhkan oleh komputer kita untuk mengkoneksikan komputer kita ke Internet. Setiap jenis NIC diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC address. LAN CARD dapat digunakan untuk menghubungkan system computer satu dengan computer lain melalui perantara HUB sehingga dalam area tersebut membentuk suatu jaringan computer. Jadi. maksud dari tabrakan di sini adalah tabrakan data. Jadi. 2. Tapi sebenarnya Switch memiliki salah satu keunggulan yaitu dapat mencegah terjadinya Collision (Tabrakan). pengertian dari Switch adalah Sebuah Networking Device yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa node dalam jaringan namun memiliki fungsi lain yaitu sebagai pencegah Collision dengan cara memberi jalur aliran data masing-masing sesuai Port / Collision . Disebut juga sebagai Network Adapter. terbagi menjadi dua jenis. sehingga tidak akan terjadi Collision. sementara NIC yang bersifat logis adalah loopback adapter dan Dial-up Adapter. SWITCH Switch dan Hub memang kadang sulit dibedakan karena memiliki kesamaan dalam segi fungsi umum dan jika dilihat secara fisik hampir sama.Media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan .

Dan paket data akan dikirim dari buffer jika koneksi tujuan telah kosong. Pengiriman dilakukan tanpa terlebih dahulu mengumpulkan seluruh paket. Kebalikannya. maka pengiriman paket data tersebut tidak akan terlihat dan tidak terkirim ke setiap port lainnya sehingga masing-masing port mempunyai bandwidth yang penuh.2 milidetik. Selanjutnya switch akan kembali bekerja dengan cara cut through. Jadi. paket data yang rusak juga akan juga sampai ke alamat tujuan.Cut through Yaitu menentukan route paket yang diterima langsung ke alamat port tujuan. diperlukan beberapa informasi dasar untuk menentukan pilihan switch. switch akan menampung paket data yang diterima untuk dimasukkan ke dalam buffer. yaitu dengan mengetahui cara kerjanya. jika menggunakan Switch setiap Client dapat melakukan Komunikasi data tanpa adanya masalah Collision (Tabrakan) Data. Ketika paket data dikirimkan melalui salah satu port pada switch. hal ini tidak terjadi pada store and forward switch. Cara kerja switch : Jika akan menggunakan switching hub. Tentu saja hal ini akan meningkatkan throughput koneksi dan mengurangi latency pengiriman paket. Walaupun cara cut through akan mengurangi terjadinya latency. ada pula switch yang menggabungkan kedua cara tsb yang disebut hybrids. Waktu yang diperlukan untuk melakukan proses untuk setiap paket Ethernet adalah 1. Switch dapat bekerja di Layer Data Link dan Layer Network. biasanya kecepatan Switch yang sering digunakan adalah 10/100 Mbps. Tetapi ketika alamat tujuan diketahui. Cara termudah untuk mengetahui adanya kemampuan ini adalah dengan melihat ada atau tidaknya keterangan threshold detection atau adaptive switch dalam spesifikasi teknisnya. kemudian menghitung jumlah error yang ada.Domain. . Selain itu Semakin banyak port yang tersedia pada switch.Store and forward Cara kerjanya dilakukan dengan mengumpulkan seluruh paket hingga lengkap ke dalam memory switch dan melakukan pemeriksaan kesalahan dengan metode CRC (Cyclic Redundancy Check). Dari kedua cara di atas. Jika jumlah error telah sampai pada batas tertentu. Hal ini menyebabkan kecepatan pentransferan data lebih terjamin. langsung route dan pengiriman dilakukan ke alamat itu. . Dalam keadaan koneksi tujuan sedang digunakan. switch akan bekerja dengan cara store and forward sampai dengan kondisi jumlah error telah berkurang. 3. ada potensi terjadinya latency dalam store and forward switch ini yang disebabkan oleh penuhnya memory yang ada untuk menampung seluruh paket dan tabel dari ntwork address. dan melakukan pemeriksaan CRC. Untuk satu paket Ethernet (1518 byte) proses ini memerlukan waktu hanya selama 40 microsecond. Pada saat awal menggunakan cara cut through switching. HUB . Karena diperlukan memory yang cukup. tidak akan mempengaruhi bandwidth yang tersedia untuk setiap port. tetapi konsekuensinya.

jika kita lihat dengan kasat mata Hub dan Switch secara fisik sama. Tapi Hub memiliki beberapa kelemahan dibandingkan dengan Switch. Hal ini menyebabkan unjuk kerja jaringan akan lambat. Fungsi HUB : Memfasilitasikan penambahan penghilangan atau penambahan workstation Menambah jarak network ( fungsi sebagai repeater ) Menyediakan fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda ( Ethernet. FDDI ) Menawarkan featur yang fault tolerance ( Isolasi Kerusakan ) Memberikan menegement yang tersentralisasi ( koleksi informasi. 4. HUB tidak Mengenal MAC Addressing / Physical Addressing shingga tdk bisa memilah data yg harus ditransmisikan sehingga collision tdk bisa dihindari dari penggunaan HUB ini. ROUTER .Nah. paket itu akan disalin ke port-port yang lain di hub. yaitu akan terjadi Collision (tabrakan) data. diagnostic) Cara Kerja : Ketika sebuah paket tiba di salah satu port. Atau dengan kata lain hub hanya menyalin data ke semua simpul yang terhubung ke hub. di atas adalah gambar dari Hub. Bridge hanya bekerja tak lebih sebagai penyambung atau concentrator saja. Toket ring. dan hanya menguatkan sinyal di kabel UTP.

maka kita dapat membagi IP Address. Perbedaannya. sehingga dari hardware tersebut dapat memancarkan atau membagi IP Address dan mensharing IP Address. dan lain-lain. Windows NT 4. Penyaringan dilakukan dengan menggunakan protocol tertentu. wilayah yang dapat mendapat Ip Address dan koneksi internet disebut Hot Spot Area. SpyGate. sehingga sistem operasi tersebut akan memiliki kemampuan seperti router. Router Aplikasi 2. semisal Windows NT. jadi jika suatu perangkat jaringan (pc) yang terhubung ke komputer tersebut akan dapat menikmati IP Address atau koneksi internet yang disebarkan oleh Sistem Operasi tersebut. Router Hardware 3. Router dapat memilih jalan alternatif yang terbaik (rute terbaik untuk transportasi data. . Jenis-jenis Router 1. ciri-ciri router adalah adanya fasilitas DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol). router merupakan penyaring atau filter lalu lintas data. namun sebenarnya Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk membagi protocol kepada anggota jaringan yang lainnya. dengan adanya router maka sebuah protocol dapat di-sharing kepada perangkat jaringan lain. MikroTik (Berbasis Linux). bila memang ada beberapa jalan untuk mencapai tujuan atau bila salah satu jalan ke tempat tujuan terputus karena sesuatu hal. Router PC Router aplikasi adalah aplikasi yang dapat kita instal pad sistem operasi. Router pada dasarnya merupakan piranti pembagi jaringan secara logical bukan fisikal. Cara Kerja : Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan bridge.0. pada prakteknya Router hardware ini digunakan untuk membagi koneksi internet pada suatu ruang atau wilayah. Windows 2003 Server. Router PC adalah Sistem Operasi yang memiliki fasilitas untuk membagi dan mensharing IP Address. Contoh aplikasinya adalah jika kita ingin membagi IP Adress kepada anggota jaringan maka kita dapat menggunakan router ini. contoh dari router ini adalah access point. WinProxy dan lain-lain.Router secara kasar banyak didefinisikan berfungsi untuk membagi 2 Jaringan atau beberapa jaringan. fasilitas lain dari Router adalah adanya NAT (Network Address Translator) yang dapat memungkinkan suatu IP Address atau koneksi internet disharing ke IP Address lain. Windows 2000 server. contoh sistem operasi yang dapat digunakan adalah semua sistem operasi berbasis client server.). dengan mensetting DHCP. Router Hardware adalah merupakan hardware yang memiliki kemampuan sepertiu router. contoh aplikasi ini adalah Winroute. WinGate.

jika switch menpunyai Collision Domain sendiri-sendiri disetiap portnya. yang satu menggunakan sistem Ethernet dan yang lainnya menggunakan sistem Arcnet. dua LAN atau WAN ke LAN dan jaringan dari ISP ( Internet Service Provider). Selain itu ada yang mendefinikan bahwa Bridge adalah sebuah Network Device yang berfungsi sebagai jembatan fisik dan Bridge pun dapat berfungsi juga sebagai jembatan nalar (logical) seperti pembongkaran dan penyusunan paket. begitu juga dengan bridge memiliki Collision Domain tetapi ia juga dapat membaginya dari sebuah Collision Domain yang besar menjadi yang lebih kecil. bridge dan switch merupakan networking device maka router merupakan internetworking device.segment jika hanya segment itu sangat diperlukan. apa itu Bridge. bridge adalah sebuah Network Device yang berfungsi untuk memisahkan sebuah jaringan yang luas menjadi segment-segment yang lebih kecil. apakah diteruskan atau di abaikan. data link dan network layer. maka kedua sistem tersebut dapat digabung dengan menggunakan bridge. penyelematan. Router umumnya paling tidak terhubung ke dua jaringan. Bridge membaca alamat MAC (Media Access Control) dari setiap paket data yang diterima yang kemudian akan mempelajari dridging table untuk memutuskan apa yang akan dikerjakan bridge selanjutnya pada paket data tersebut. 5. dah bridge hanya akan melewatkan paket data antar segment .Router bekerja pada lapisan physical. Apabila hub. Dengan demikian bridge dapat dipakai untuk menghubungkan 2 macam jaringan yang berbeda format paketnya ataupun yang berbeda kecepatan transmisinya. Bridge Bridge. Mari kita lihat. sehingga tidak dapat digunakan sembarangan. banyak yang beranggapan bahwa fungsi Switch dan ridge itu hampir sama. tapi sebenarnya fungsinya berbeda. Beberapa modem DSL dan cable modem juga memiliki fungsi router yang terintegrasi ke dalamnya sehingga memungkinkan beberapa computer membentuk jaringan dan langsung terhubung ke internet. buffering dan lain-lain.. Jenis-Jenis Bridge : . Misal dua kantor menggunakan dua jenis sistem jaringan yang berbeda.

2. jika terdapat misalnya 8 port Ethernet. Switching hub bekerja pada Ethernet MAC (Media Access Control) sublayer. Pada bagian lain kita akan membahas pula bagaimana menghitung performance network dalam hubungannya dengan penerapan kedua jenis bridge ini. Setiap port pada hub jenis ini dapat menjamin throughput nya tetap 10 Mbps. Telah kita ketahui bahwa bridge melakukan filtering dan forwarding frame pada masing-masing segmen nya yang menimbulkan konsekuensi jika filtering dan forwarding rate menjadi besar maka akan mempengaruhi kinerja jaringan secara keseluruhan.1D.DQDB MAN (Distributed Que Dual Bus Metropolitan Area Network) Buffering pada switch Pada switch hub digunakan minimal sebuah CPU dan memory untuk melakukan packet buffering. Diagram hubungan antara OSI dan IEEE 802 standar MAC = Media Access Control 802. peralatan ini akan menjadi bridge dan membuka sebuah jalur langsung ’sementara’ dengan acuan source dan destination address Ethernet nya.3 . Switch akan menyimpan dalam sebuah tabel MAC address yang digunakan untuk mencocokan koneksi yang harus dilakukan.25 Mbps. Switching hub Switching hub bekerja pada Ethernet MAC (Media Access Control) sublayer.1.TOKEN RING 802. maka untuk mengurangi overhead traffic jaringan secara keseluruhan dibuatlah segmen fisik A dan B. coax. maka dalam hitungan mudahnya setiap port akan hanya memperoleh 10 Mpbs / 8 port = 1. Jenis bridge ini juga dapat melakukan bridging pada jenis media physical layer yang berbeda (UTP. Pengaturan bridge jenis ini dapat dilihat pada dokumen standar IEEE 802. Teknologi switching hub menjawab permasalahan ini dengan cara kerja sebagai berikut: Saat sebuah node akan berhubungan dengan node lain yang berbeda segmen.TOKEN BUS 802.6 . Masalah yang ada pada segmentasi Ethernet Dasar dari dibaginya sebuah network dalam beberapa segmen yang menggunakan bridge mengacu pada rancangan topologi jaringannya. Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah kapasitas memory dalam switch. Dengan tujuan agar traffic pada segmen A jika tidak diperlukan ke segmen B. Kemudian paket data diteruskan hanya kepada alamat tujuan (destination address).CSMA/CD (di Ethernet) 802. Misalnya dalam sebuah network yang terdiri dari departemen A dan B. benar-benar hanya berlalulalang di segmen A saja. Transparent Bridge Melakukan bridging antara 2 atau lebih segmen LAN. Jumlah tabel MAC address biasanya juga terdapat dalam spesifikasi switch. Sebuah switch mampu menerima semua paket data dalam koneksi yang ada secara serentak. Penggunaan tabel ini juga untuk menentukan kemana paket data harus dikirim.4 . fiber dll). Setiap paket berisi dua MAC layer address yaitu alamat pengirim (source) dan tujuan (destination). Proses ini dilakukan pada preamble dan FCS (frame check sequence). Translating Bridge Adalah jenis bridge yang mampu untuk melakukan bridging antar protocol pada data link layer (contoh Ethernet dengan Token Ring).5 . Dengan demikian terjadi proses konversi jenis frame data dan transmission rate masing-masing protocol. Karena perlu diingat pula bahwa bentuk lalu lintas paket data dapat dibagi dua golongan yaitu : peer to peer/point to . Karena jika pada hub non switch. yang dapat mencapai ribuan alamat.

Beberapa teknik yang digunakan pada switching hub: internal bus . Perangkat Repeater harus 2 alat. misalnya w/s ke server). yakni untuk menerima sinyal dari server (Client) dan untuk menyebarkan kembali sinyal Wifi tersebut (acces point). Repeater adalah suatu alat yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal WIFI yang belum tercover oleh sinyal dari server agar bisa menangkap sinyal WIFI. Fungsi Repeater Untuk mengcover daerah-daerah yang lemah sinyal dari Server (pemancar) Untuk memperjauh sinyal dari Server (pemancar) Untuk mempermudah akses sinyal Wifi dari Server Sedikit Cara Kerja Repeater : Saat PTT HT Ditekan ( ia akan memancar pada Freq A ) Bag RX repeater (frequency :A) menerima informasi dari radio HT tsb. Jadi. Namun. mungkin kata repeater ini masih kurang familiar di kalangan masyarakat yang menggunakan fungsi Internetworking. Sebagai contoh sebuah merk switching hub dapat memproses sampai dengan 150. dan COR akan langsung menggerakkan bag transmit (TX ) yang secara bersamaan informasi yang diterima tsb dipancarkan kembali oleh bagian TX ( B).pada high end switch -> gigabytes shared memory / packet bus memindahkan satu koneksi dalam switch ke koneksi lain Parameter penting lainnya adalah ukuran packet per second (pps).000 pps pada koneksi 100baseT (fast ethernet) dan 1/10 nya pada koneksi 10baseT. maka bag rx aktif. 6. dan pancaran tsb dapat diterima oleh HT lain dilapangan pada Frekwensi receive HT ( B ) . Repeater Repeater.point dan satu ke banyak koneksi (one to many. perlu kita ketahui bahwa repeater memiliki fungsi yang cukup berarti dalam proses Internetworking.

Memperkirakan jarak jangkau repeater.ektivitas dari repeater itu sendiri. maka akan lebih jauh pula daya jelajahnya. ( Line Of Sight ) Mengingat keterbatasan daya pandang. serta sel. selain meletakkan repeater pada tempat yang tinggi. atau Bukit . sensitivitas.Demikian pula saat HT lain mengudara untuk menjawab atau memanggil prosedur tsb kembali berulang Repeater pada umumnya diletakkan disuatu tempat ketinggian . mungkin itu yang dapat saya sampaikan mengenai beberapa peralatan Jaringan. Peformance sebuah repeater dipengaruhi pula oleh . sampai sanalah area yang dapat dicover oleh repeater itu. maka hampir dapat dipastikan. Yah.daya pancar repeater. sejauh mata kita memandang. secara sangat sederhana adalah dengan melihat area dari lokasi tsb dengan mata kita. dapat saja coveragenya lebih jauh dari pandangan kita. maka digunakan pula Antenna dengan penguatan ( gain ) yang besar. Antennanya pun di instalasikan ditower yang cukup tinggi. Seringnya repeater diletakkan disuatu lokasi yang tinggi misalnya di puncak Gunung. bila yang terlihat sangat luas. Semakin tinggi letak repeater. Untuk meningkatkan kekuatan pancaran. Mungkin untuk lebih jelasnya bisa dicari sendiri atau tunggu Update info lainnya.antennanyapun ditinggikan lagi yang biasanya diletakkan diatas tower sehingga jangkauan pancaran akan lebih jauh. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful