P. 1
Job Sand Cone Test Oke

Job Sand Cone Test Oke

|Views: 60|Likes:
Published by Nebula Rockband
sand cone
sand cone

More info:

Published by: Nebula Rockband on May 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/06/2013

pdf

text

original

SAND CONE TEST 2009

Subjek : Penyelidikan Tanah di Lapangan Topik : Kerucut Pasir (Sand Cone Test)

No Test : 6 Tgl Uji : 20 Mei 2009 Hari : Rabu

I.

TUJUAN 1. Menentukan berat isi kering tanah lapangan (dlap). 2. Menentukan Derajat Kepadatan tanah.

II.

DASAR TEORI Pada dasarnya pelaksanaan pengujian ini masih berhubungan dengan proses pemadatan, CBR laboratorium, dan CBR di lapangan yaitu untuk memperoleh kekasaran maksimum tanah di lapangan. Pengujian berat isi kering biasanya dilaksanakan setelah dilakukan pengecekan nilai CBR spesifikasi di lapangan. Ada beberapa metode yang digunakan untuk menghitung berat isi dilapangan. Prosedur standar yang digunakan antara lain :  Metode Kerucut pasir  Metode balon karet  Penggunaan alat ukur kepadatan nuklir. Kerucut pasir (sand cone) terdiri atas sebuah botol plastik atau kaca dengan sebuah kerucut logam yang dipasang di atasnya. Botol plastik dan kerucut pasir ini di isi dengan pasir Ottawa kering yang merupakan pasir standar yang memiliki gradasi seragam. Di lapangan dibuat lubang kecil berbentuk tabung pada tanah yang telah dipadatkan. Setelah lubang digali, tanah asli ditimbang seluruhnya, kerucut dengan botol berisi pasir diletakkan di atas lubang tersebut sehingga dapat diperoleh berat isi kering hasil pemadatan.
Botol

Pasir Ottawa Kran Corong Lempengan Besi

Lubang galian

JURUSAN TEKNIK SIPIL POLITEKNIK NEGERI BANDUNG

VI-1

Digunakan untuk mengukur kadar air Pada praktikum ini digunakan pasir Bangka dengan diameter seragam dan kering. 4 Silinder. PERALATAN DAN BAHAN A. Panjamg 5 meter. JURUSAN TEKNIK SIPIL POLITEKNIK NEGERI BANDUNG VI-2 . Bahan Benda uji yang didapatkan dari lapangan. 3 Meteran. B. 8 Pasir Ottawa.24cm3 Agar pasir tidak berserakan. 5 Nampan.SAND CONE TEST 2009 III. Peralatan No.01 gram. 6 Alat penggali. Untuk menggali lubang 7 Cawan. Nama Alat Satu set send cone test. Dengan volume 1170. Gambar Keterangan 1 Sebagai alat utama untuk pengujian ini 2 Timbangan elektrik Ketelitian 0.

JURUSAN TEKNIK SIPIL POLITEKNIK NEGERI BANDUNG VI-3 . setelah itu keran ditutup. Menentukan berat isi kering pasir. Tempatkan diatas bidang yang rata dengan corong menghadap ke bawah. 2. Botol beserta sisa pasir ditimbang (W3) 4. LANGKAH KERJA A. setelah penuh kran ditutup. 1. Setelah langkah A no 4. B. 3. 2. dimana W1 – W2 = Wps cr = Berat pasir dalam corong. Botol diisi pasir Bangka sampai penuh. kran ditutup dan sisa pasir dibersihkan kemudian ditimbang (W1). Wpasir silinder = W3 – (W1 – W2). Keran dibuka hingga pasir turun mengisi silinder dan corong.SAND CONE TEST 2009 IV. 1. Keran dibuka hingga pasir turun dan mengisi corong. 4. tempatkan botol di atas silinder yang telah diketahui volumenya (corong menghadap ke bawah). Berat pasir dalam silinder dihitung 5. maka berat pasir dalam corong adalah W1 – W2. 3. Menentukan berat pasir dalam corong. Botol beserta sisa pasir ditimbang (W2).

Sesuai dengan tinggi silinder yang digunakan untuk mengukur berat isi kering pasir (B). 3. Sementara itu tanah hasil galian diatas segera ditimbang dan diukur kadar airnya hingga diketahui berat tanah dalam lubang (W). Kran dibuka hingga pasir turun mengisi lubang dan corong. Setelah pasir dari botol tidak turun lagi. Permukaan tanah. dan kadar airnya () JURUSAN TEKNIK SIPIL POLITEKNIK NEGERI BANDUNG VI-4 . pada titik yang telah ditentukan diratakan dan dibersihkan. 4. tidak boleh ada yang terbuang dan dijaga jangan sampai kadar airnya berubah . 5. Siapkan alat penggali dan kaleng. Botol di isi penuh kemudian ditimbang (W1). Pemeriksaan Lapangan. W3  Wps. Dengan menggunakan mal. selanjutnya botol beserta sisa pasir ditimbang (W2). ps  Langkah A dan B dilakukan minimal 2 kali C. Tempatkan botol di atas lubang dengan corong menghadap ke bawah. kran ditutup. dibuat lubang sedalam 10–15 cm.SAND CONE TEST 2009 6. 6.cr Vsilinder 1. Semua tanah galian harus dikumpulkan dalam plastik. 2. Maka berat isi kering pasir :  d .

Wsa (Gr) Volume silinder. γlap (Gr/ Cm3) Berat isi kering tanah di lab.84 44. Wps. Wps.cr (Gr) Berat botol + corong + sisa pasir 2. γps (Gr/ Cm3) Berat isi kering pasir rata . Vsl Menentukan berat isi kering pasir. γps Menentukan volume lubang galian. W3 (Gr) Berat pasir dalam silinder. WB (Gr) Berat pasir dalam corong. Wps.5 1. ω (%) Kadar air rata.cr (Gr) Berat pasir dalam lubang. Cawan Berat cawan. W1 (Gr) Berat botol + corong + sisa pasir 1. Data Pengujian dan Perhitungan Dik : Ukuran silinder Diameter (d) = 10 cm Tinggi (t) = 14.22 16.24 1170. WA (Gr) Berat botol + corong + sisa pasir . Wps. Wcon (Gr) Berat container + tanah lubang.16 15.rata. γlap Menghitung derajat kepadatan lapangan VIII Berat botol + corong + pasir.09 1. γps (Gr/ Cm3) Berat botol + corong + pasir. ω VII Menentukan berat isi kering lapangan. WCtb (Gr) Berat cawan + tanah kering. W2 (Gr) Berat pasir dalam corong.cr Menentukan berat pasir dalam silinder.sl(Gr) Berat silinder. Wps.59 V.cr (Gr) Berat pasir dlm corong rata -rata.5 1268 1170. Wps. Wsl (Gr) Berat silinder + aquadest.lb Berat isi kering lapangan.69 15. γlab (Gr/ Cm3) Berat isi kering tanah di lap. D 6735 5205 1530 6733 5215 1524 1524 1895 1934 1780 1763 1771. Wps.72 29. Vsl (Cm3) Berat isi kering pasir.24 cm3 Penyelesaian : JURUSAN TEKNIK SIPIL POLITEKNIK NEGERI BANDUNG VI-5 . Vsl (Cm3) Volume silinder rata .09 36. Vlb II III IV V VI Menentukan kadar air tanah lubang galian. Wa (Gr) Berat tanah kering.24 1.rata.975 2642. Wcon.78 52.sl Menentukan volume silinder.SAND CONE TEST 2009 I Menentukan berat pasir dalam corong.52 1.47 I II 15. ANALISA DAN PERHITUNGAN A.09 70.48 51. ω (%) Berat container. Wtn.9 cm Volume = 1170. γlap (Gr/ Cm3) Derajat kepadatan.lb (Gr) Berat tanah lubang.rata.51 1.24 1170.544 1.lb (Gr) Volume lubang.rata.sl (Gr) Berat pasir dlm silinder rata .79 15. WCtk (Gr) Berat air.12 4.90 49.70 5. Vlb (Cm3) No. WC (Gr) Berat cawan + tanah basah. Wtk (Gr) Kadar air. Wps.515 6740 2055 1524 3161 2086.

33  Menentukan kadar air di lapangan () Percobaan I Berat krus (W1) = 15.46  15.SAND CONE TEST 2009  Menentukan Wps corong. Wbotol + corong + pasir (W1) Wbotol + corong + pasir sisa (W2) Wpasir dalam corong (Wps cr)  = 9810 gram = 8087 gram = W1 – W2 = 9810 – 8087 = 1723 gram Menentukan berat pasir dalam silinder (Wps sl) Wbotol + corong + sisa pasir 2 (W3) = 4805 gram Wps sl = W2 – W3 – Wps cr = 8087 – 4805 – 1723 = 1559 gram  Menentukan berat isi kering pasir (d ps ) d ps = W ps sl Vsl  1559  1.24  Menentukan volume lubang galian (Vlb ) Berat botol + corong + pasir (WA) = 9810 gram Berat botol + corong + pasir sisa (WB) = 5521 gram Berat pasir dalam corong (Wps cr ) = 1723 gram Berat pasir dalam lubang : Wps lb = WA – WB – Wps cr = 9810 – 5521 – 1723 = 2566 gram Vlb  W ps lb  d ps  2566  1929.46  100 %  26.88 % 53.37 gram Berat krus + tanah basah (W2) = 63.32 cm 3 1.33 gr cm3 1170.70 gram Berat krus + tanah kering (W3) = 53.46 gram W2  W3  100 % W3  W1 63.37    JURUSAN TEKNIK SIPIL POLITEKNIK NEGERI BANDUNG VI-6 .70  53.

32  d lp   1  1.53  1.87  25.213 gr / cm 3 1  0.3976gr/cm3 (Asumsi Hasil test pemadatan Modified Standard) Dr   d lap 1.11 gram Berat krus + tanah kering (W3) = 38.79%  d lab 1.60 gram Berat krus + tanah basah (W2) = 51.25  15.2618  Derajat kepadatan (Dr) d lab = 1.3976 JURUSAN TEKNIK SIPIL POLITEKNIK NEGERI BANDUNG VI-7 .28  100 %  25.81  26.81% 38.28  15.88  25.53 gr cm 3 Vlb 1929 .SAND CONE TEST 2009 Percobaan II Berat krus (W1) = 15.32 cm 3 − Berat isi tanah :   Wtb 2948   1.55    Kadar air ωrata-rata =  26.213   100%  86.55 gram Berat krus + tanah basah (W2) = 44.11  38.18% 3 Menentukan Berat isi kering tanah lapangan (d lap) Berat tanah lubang (Wtnlb) = 2948 gram Volume lubang = 1929.87 % 44.25 gram W2  W3  100 % W3  W1 44.70 gram Berat krus + tanah kering (W3) = 44.25  100 %  25.60    Percobaan III Berat krus (W1) = 15.28 gram W2  W3  100 % W3  W1 51.70  44.

tanah di lapangan harus ditambah kepadatannya sampai mencapai  95% dari hasil pemadatan di laboratorium. Nilai ini lebih kecil dari 95%. Hasil percobaan diperoleh berat isi kering dilapangan sebesar 1.59%. KESIMPULAN Kepadatan yang diperoleh dari hasil uji kerucut pasir minimal 95% dari hasil pemadatan kompaksi. JURUSAN TEKNIK SIPIL POLITEKNIK NEGERI BANDUNG VI-8 .SAND CONE TEST 2009 VI.09gr/cm3. ini berarti hasil pemadatan dilapangan belum memenuhi syarat.sehingga derajat kepadatannya adalah 70. sedangkan berat isi kering hasil pemadatan di laboratorium sebesar 1.544 gr/cm3 (Asumsi Hasil test pemadatan Modified Standard).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->