Penanggulangan Bencana DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM Direktorat Jenderal Cipta Karya C35 MODUL KHUSUS KOMUNITAS Relawan dan

BKM PNPM Mandiri Perkotaan

Modul 1 Konsep Penanggulangan Bencana 1 Kegiatan 1 Curah Pendapat Definisi Penanggulangan Bencana 2 Kegiatan 2 Diskusi Kelompok Kaitan Siklus PNPM MP dengan Penanggulangan Bencana 3 Kegiatan 3 Simulasi Bencana 4

Modul 2 Penanggulangan Bencana Berbasis Komunitas 14 Kegiatan 1 Penjelasan Konsep Kelompok Masyarakat Siaga Bencana 15 Kegiatan 2 Simulasi 1 : Analisa Resiko Bencana 17 Kegiatan 3 Simulasi 2 : Membuat Peta Ancaman Bencana 17 Kegiatan 4 Simulasi 3 : Sistem Peringatan Dini 18 Kegiatan 5 Simulasi 4 : Saat Bencana Datang 19 Kegiatan 6 Diskusi Panel Penanganan Setelah Bencana 20

Modul 1 Topik: Konsep Penanggulangan Bencana

Peserta memahami : 1. Pengertian bencana dan penanggulangan bencana 2. Paradigma penanggulangan bencana 3. Komponen dari penanggulangan bencana berbasis komunitas

Kegiatan 1: Curah Pendapat Definisi Penanggulangan Bencana Kegiatan 2: Diskusi kelompok Kaitan Siklus PNPMMP dengan Penanggulangan Bencana Kegiatan 3: Simulasi Bencana

3 Jpl (135’)

Media Bantu – skema Siklus PNPMMP Bahan Bacaan – Apa itu bencana?

• Kertas Plano, kuda-kuda untuk Flip-chart, jepitan besar • Metaplan, Spidol, selotip kertas • Papan Tulis dengan perlengkapannya

• Amplop, kertas HVS 1

Curah Pendapat Definisi Penanggulangan Bencana

1) Sampaikan tujuan dan proses belajar yang akan dilalui, yaitu agar peserta memahami mengapa perlu mempelajari materi penanggulangan bencana dalam suatu program penanggulangan kemiskinan.

2) Lakukan curah pendapat untuk menggali pemahaman peserta mengenai definisi bencana, dan penanggulangan bencana.

3) Tulis kata-kata kunci dari pendapat peserta. Sepakati bersama apa yang dimaksud dengan bencana dan penanggulangan bencana.

4) Kemudian berikan penjelasan mengenai kata-kata kunci bencana dan penanggulangan bencana

Bencana adalah peristiwa/rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia, sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis dan di luar kemampuan masyarakat dengan segala sumber dayanya

Kata kunci penanggulangan bencana: Serangkaian upaya komprehensif dalam pra-bencana, saat bencana dan pasca bencana.

Kegiatan dalam Pra Bencana ditujukan untuk mengurangi resiko bencana, bersifat preventif seperti: • Pencegahan • Mitigasi atau penjinakan • Kesiapsiagaan meliputi peringatan dini dan perencanaan

Saat Bencana (tanggap darurat): • Peringatan atau tanda bahaya • Pengkajian darurat • Rencana operasi • Tanggap darurat

Setelah bencana: • Rehabilitasi • Rekonstruksi

2 5) Berikan penekanan sebagai berikut.

• Penanggulangan bencana tidak hanya bersifat reaktif: baru melakukan setelah terjadi bencana. Tetapi penanggulangan bencana juga bisa bersifat antisipatif, melakukan pengkajian dan tindakan pencegahan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya bencana. • Bencana menimbulkan berbagai kerusakan dan kehilangan. Hal ini akan menyebabkan angka kemiskinan di suatu wilayah yang terkena bencana akan meningkat. Hal inilah yang coba diantisipasi oleh PNPMMP dengan materi penanggulangan bencana.

6) Tutup sesi ini dengan penyampaian kesimpulan diskusi.

Diskusi Kelompok Kaitan Siklus PNPMMP Dengan Penanggulangan Bencana

1) Jelaskan pada peserta, bahwa pada sesi ini akan dibahas kaitan antara siklus PNPMMP dengan penanggulangan bencana.

2) Bagi peserta menjadi beberapa kelompok. Kemudian tampilkan siklus PNPMMP pada media bantu. Ajukan pertanyaan kepada peserta, adakah data-data dari siklus PNPMMP yang dapat digunakan untuk penanggulangan bencana? Jika ada, pada tahapan siklus mana saja dan apa saja datanya?

3) Persilakan setiap kelompok untuk melakukan diskusi selama 10 menit untuk menjawabnya, dan tuliskan pada kertas plano.

4) Kemudian persilakan masing-masing kelompok untuk menyampaikan hasil diskusinya, dan fasilitasi proses diskusi pleno untuk menyepakati tahap-tahap siklus mana saja yang bisa menghasilkan informasi untuk penanggulangan bencana dan apa saja informasinya. Gunakan tabel seperti dibawah ini:

Tahapan siklus Tujuan Keluaran Teknik Informasi untuk penanggulangan bencana

5) Tekankan kepada peserta sebagai berikut.

• Informasi yang bermanfaat bagi penanggulangan bencana tidak hanya berupa peta atau kondisi geografis yang rentan terkena bencana alam, tetapi juga potensi non-fisik seperti kesenjangan komunikasi antar kelompok masyarakat. 3 • Data-data dan hasil penerapan siklus sebenarnya berisi potensi-potensi lokal yang bisa

misalnya pengetahuan tentang sistem informasi dan komunikasi. misalnya ”gempa!!!”. Kemudian mintalah peserta untuk kembali duduk. dan peserta diminta segera (dalam hitungan maksimal dua detik) untuk bereaksi secara spontan terhadap teriakan tersebut seolah-oleh bencana yang disebutkan memang sedang terjadi.dimanfaatkan untuk mengatasi bencana. Tujuan simulasi ini adalah untuk mengetahui apa yang biasa dilakukan oleh masyarakat jika terjadi bencana. 2) Sampaikan bahwa kita akan melakukan simulasi bencana. . Kemudian teriakkan beberapa bencana lainnya. Simulasi Bencana 1) Sampaikan bahwa selanjutnya peserta akan diajak mempelajari mengenai penanggulangan bencana berbasis komunitas/masyarakat. atau berdirinya BKM/LKM sebagai salah satu lembaga lokal yang bisa berperan dalam pengkoordinasian tindakan tanggap darurat bencana. yang bisa digunakan untuk secara cepat menginformasikan terjadinya bencana. Amati dan catat apa yang dilakukan pertama kali oleh peserta begitu mendengar teriakan tersebut. 6) Tutup sesi dengan kesimpulan mengenai informasi-informasi dari siklus yang bisa digunakan untuk penanggulangan bencana. 3) Pemandu mulai meneriakkan satu bencana. Jelaskan bahwa pemandu akan meneriakkan beberapa jenis bencana.

3. 4 SKEMA SIKLUS PNPMMP .4) Setelah selesai. Hal tersebut biasanya disebabkan karena (1) karakter pribadi. termasuk apa yang akan dibawa. Catatan Untuk Pemandu: 1. dan (2) siap siaga/tidak atau terlatih atau tidak.siagaan menjadi upaya yang sangat penting. sehingga melakukan kesiap. Permainan simulasi bencana berguna untuk mengetahui reaksi awal dari seseorang ketika mengalami bencana. Tindakan awal saat bencana akan menentukan besarnya korban jiwa. dan berikan umpan balik. Akan dapat dilihat adanya perbedaan tindakan yang dilakukan masing-masing orang saat menghadapi bencana : • Panik • Tenang dan taktis • Diam saja (tidak tahu harus berbuat apa) 2. sampaikan hasil observasi pemandu.

RKM RK PS LKM/ BKM PJM-P Channeling Program ReOrientasi PS dan PJM-P Review Prog Pelaks Kegiatan Sosmap & Sosialisasi PJM ke Musbang Kel/Desa PJM ke Musbang kecamatan .

bencana adalah Peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam dan/ atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia.PJM ke Musbang Kota/Kab Kordinasi dan Integrasi Prog KSM/ Pokmas 5 Apa itu Bencana? 1. kerusakan lingkungan. kerugian harta benda.24/2007 tentang Penanggulangan Bencana. Pengertian Menurut UU No. sehingga menyebabkan kerugian yang meluas pada kehidupan manusia dari segi materi . dan dampak psikologis Pengertian bencana menurut International Strategy for Disaster Reduction (ISDR) : Suatu gangguan serius terhadap keberfungsian suatu masyarakat. ekonomi atau lingkungan dan melampaui .

gagal modernisasi. banjir. epidemik. kekeringan. tsunami. dan tanah longsor • Bencana non alam: bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa non alam yang antara lain berupa gagal tekhnologi. angin topan/puting beliung. Jenis-jenis • Bencana alam: bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh antara lain: gempa bumi. dan teror 3. dan wabah penyakit • Bencana sosial: bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik sosial antar kelompok atau antar komunitas masyarakat. Penjelasan Jenis-jenis bencana Banjir Banjir merupakan kondisi dimana sebagian besar air menggenangi permukaan tanah yang biasanya kering.kemampuan masyarakat yang bersangkutan untuk mengatasi dengan menggunakan sumber daya mereka sendiri 2. Penyebab • Hujan dalam waktu panjang dan deras selama berhari-hari . gunung meletus. Banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi.

Tsu berarti pelabuhan. • Berkurangnya tumbuh-tumbuhan/pohon yang semakin sedikit sehingga semakin sedikit pula daerah resapan air Yang harus diwaspadai saat bencana banjir adalah munculnya wabah penyakit : • Penyakit diare. Contoh tsunami yang diakibatkan : ƒ Gempa bumi di dasar laut : Banyuwangi 1994. Tsunami diartikan sebagai rangkaian gelombang laut yang melanda wilayah pantai dan daratan akibat terjadinya peristiwa geologi di dasar laut yaitu : gempa bumi.• Penanganan sampah yang buruk • Perencanaan tata kota yang tidak ditepati/menyimpang. letusan gunung api dan longsoran. Nami : gelombang laut. yang biasanya disebabkan oleh air dan makanan yang tidak higienis 6 • Penyakit yang disebabkan karena nyamuk. lebih dari 1 menit. tiang bangunan runtuh/rusak. Aceh 2004 ƒ Letusan gunung api di dasar laut : Krakatau 1883 ƒ Longsoran di dasar laut : Teluk Lituya Alaska 1958 Tanda-tanda tsunami adalah : ƒ Gempa bumi yang sangat kuat. biasanya karena makin sempitnya daerah resapan air atau jalur hijau yang terdesak pemukiman atau industri. dan . Biak 1996. karena genangan air mempercepat penyebarluasan jentik-jentik nyamuk dan serangga Tsunami Tsunami berasal dari bahasa Jepang. Tsunami terjadi di daerah pesisir.

merupakan daerah gundul dan aliran air hujan adalah daerah yang rawan tanah longsor. Gempa Bumi Gempa bumi terjadi karena pergesekan antar lempeng tektonik yang berada di bawah permukaan bumi. • Gempa bumi vulkanik adalah gempa bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi akibat aktivitas gunung berapi yaitu pergerakan magma yang menekan/mendorong lapisan batuan sehingga pergeseran bebatuan di dalamnya menimbulkan terjadinya gempa bumi. jalan. jembatan. Gempa jenis ini paling banyak menimbulkan kerusakan dan banyak korban. ada 3 jenis gempa bumi : • Gempa bumi tektonik adalah gempa bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi akibat pergerakan lempeng bumi atau patahan.manusia tak mampu berdiri tegak Tanah Longsor Pengertian : Terjadinya pergerakan tanah atau bebatuan dalam jumlah besar secara tiba-tiba atau berangsur-angsur yang pada umumnya terjadi di daerah lereng yang gundul atau kondisi tanah dan bebatuan yang rapuh. Gempa bumi sering diikuti dengan gempa susulan dalam beberapa jam atau hari setelah gempa . Biasanya daerah yang pernah mengalami longsor sebelumnya. tiang listrik. Berdasarkan sumber penyebabnya. • Gempa bumi induksi adalah gempa bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi akibat sumber lain seperti runtuhan tanah. Dampak dari pergesekan itu menimbulkan energi luar biasa dan menimbulkan goncangan di permukaan dan seringkali menimbulkan kerusakan hebat pada sarana seperti rumah/bangunan.

berupa Karbon Monoksida. dikenal sebagai lahar letusan dan lahar hujan. Lahar letusan terjadi apabila gunung berapi yang mempunyai danau kawah meletus. dan Nitrogen 7 • Lava adalah cairan magma yang bersuhu tinggi yang mengalir ke permukaan melalui kawah gunung berapi.pertama yang dapat menyebabkan penghancuran pada bangunan yang telah retak/goyah akibat gempa sebelumnya. Letusan gunung berapi dapat menimbulkan korban jiwa dan berpengaruh pada perubahan iklim. Karbon Dioksida. Letusan Gunung Berapi Gunung berapi terjadi karena endapan magma dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi. Hidrogen Sulfida. Lahar hujan terjadi karena percampuran material letusan dengan air hujan di sekitar puncaknya • Awan panas adalah awan dari material letusan besar yang panas. sehingga air danau yang panas bercampur dengan material letusan. Lava encer mampu mengalir jauh dari sumbernya mengikuti sungai atau lembah yang ada sedang lava kental mengalir tak jauh dari sumbernya • Lahar adalah banjir bandang di lereng gunung yang terdiri campuran bahan vulkanik berukuran lempung sampai bongkah. • Awan panas dapat mengakibatkan luka bakar pada bagian tubuh serta sesak pernafasan sampai tidak bisa bernafas . Letusan gunung berapi menghasilkan : • Gas vulkanik adalah gas yang dikeluarkan saat gunung berapi meletus. Sulfur Dioksida. lava dapat mengalir sejauh 90 Km. Letusan membawa abu dan batu yang menyembur sejauh radius 18 Km atau lebih. mengalir turun dan akhirnya mengendap di dalam dan sekitar sungai dan lembah.

kerusakan sarana/prasarana umum dan tempat tinggal serta trauma psikologis. Sasarannya adalah sarana vital seperti kantor pemerintah. Konflik sosial dapat menjadi bencana ketika telah menjadi kekerasan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. industri. agama. sarana transportasi dan komunikasi. tempat keramaian . adat istiadat. Berkecepatan sampai lebih dari 200km/jam yang didampingi dengan hujan lebat dan menyebabkan badai di daerah pesisir Konflik Sosial Konflik sosial merupakan suatu hal yang tak terelakkan dalam masyarakat yang terdiri dari latar belakang suku. tingkat sosial ekonomi dan sebagainya. kemudian perbedaan cara pandang keagamaan dan adat istiadat yang sering menimbulkan konflik yang secara laten dapat meledak menjadi kekerasan. sosial. Keberagaman dapat pula menjadi ancaman terhadap keutuhan seperti yang sering terjadi karena kesenjangan ekonomi dan kemiskinan karena ketidakadilan ekonomi. hukum dan politik. seperti politik nasional dan internasional serta pertahanan keamanan. Motifnya adalah menimbulkan rasa takut dan memperkuat posisi tawar untuk mencapai kehendak tertentu. Contoh dari konflik sosial adalah Peristiwa Mei 1998 Teror Teror merupakan jenis bencana yang paling sulit diduga karena biasanya bermotif tertentu.• Abu letusan gunung berapi adalah material letusan yang sangat halus yang karena hembusan angin dampaknya bisa dirasakan sejauh ratusan kilometer Angin Topan Angin Topan adalah udara bertekanan rendah yang terjadi di lautan tropis.

serangan bersenjata. penculikan. pembakaran. (sumber : Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia) 8 Modul 2 Topik: Penanggulangan Bencana Berbasis Komunitas Peserta memahami konsep penanggulangan bencana berbasis komunitas Kegiatan 1: Penjelasan Konsep Kelompok Masyarakat Siaga Bencana Kegiatan 2: Simulasi 1: Analisa Resiko Bencana Kegiatan 3: Simulasi 2: Membuat Peta Ancaman Bencana Kegiatan 4: Simulasi 3: Sistem Peringatan Dini Kegiatan 5: Simulasi 4: Saat Bencana Datang Kegiatan 6: Diskusi Panel: Penanganan Pasca Bencana 6 Jpl ( 270 ’) Media Bantu – Siklus penanggulangan bencana Bahan Bacaan – Kelompok Masyarakat Siaga Bencana Bahan Bacaan – Tanggap Darurat Saat Bencana . peracunan.(pariwisata dan lokasi lain). Teror dapat berupa serangan bom. instalasi militer.

Untuk itu pemerintah memiliki struktur dan organisasi penanganan bencana. tidak menggugurkan kewajiban negara untuk melindungi warga negara dari bencana. alur sejarah. Papan Tulis dengan perlengkapannya • Beberapa visualisasi hasil penerapan instrumen siklus (peta desa. 4) Sampaikan bahwa meskipun masyarakat bisa secara mandiri bersiap-siap menghadapi bencana. dll) 9 Penjelasan Konsep Kelompok Masyarakat Siaga Bencana 1) Sampaikan tujuan materi dalam modul ini. selotip kertas. Sampaikan penjelasan sebagai berikut: . Spidol. Metaplan. jepitan besar. Jelaskan berdasarkan bahan bacaan 3) Kemudian jelaskan mengenai kelompok masyarakat siaga bencana. yaitu agar peserta: memahami konsep penanggulangan bencana berbasis komunitas 2) Tampilkan media bantu: skema siklus penanggulangan bencana. struktur organisasi dan uraian tugasnya.Bahan Bacaan – Setelah Bencana • Kertas Plano. kuda-kuda untuk Flip-chart.

perencanaan tanggap darurat dan rehabilitasi. Untuk mencapai kondisi tersebut.Penanggulangan Bencana Berbasis Komunitas merupakan serangkaian aktivitas masyarakat (komunitas) pada saat sebelum. Umumnya berpangkal pada tindakan penumbuhan kemampuan masyarakat dalam menangani dan menekan akibat bencana. swasta dan Pemerintah Pembangunan kemampuan penanggulangan bencana ditekankan pada peningkatan kemampuan masyarakat khususnya masyarakat pada kawasan rawan bencana . (3) zonasi daerah bahaya dan prakiraan resiko. (7) mitigasi fisik. (4) pengenalan sosial budaya masyarakat daerah bahaya. Saat ini organisasi penanggulangan bencana di Indonesia masih merupakan lembaga ad hoc. meminimalkan korban dan mengurangi penderitaan. (2) pemetaan daerah rawan bencana. Tugas utama kelompok adalah menyusun perencanaan untuk melakukan usaha-usaha dalam pengurangan resiko bencana. kerusakan sarana/prasarana dan terganggunya peri kehidupan masyarakat dan lingkungan hidup dengan mengandalkan sumber dan kemampuan yang dimiliki oleh masyarakat. . Persiapan bencana bertujuan mengurangi resiko. saat dan setelah bencana terjadi untuk mengurangi jumlah korban baik jiwa. agar secara dini menekan bahaya tersebut. Penanggulangan bencana berbasis komunitas juga merupakan upaya mengkolaborasikan penanggulangan bencana sebagai upaya bersama antara masyarakat. Penanggulangan bencana berbasis komunitas membutuhkan langkah terorganisir dan komitmen yang kuat. LSM. (8) pengembangan teknologi bencana alam. lazimnya diperlukan langkah-langkah : (1) pengenalan jenis bencana. (5) penyusunan prosedur dan tata cara penanganan bencana (6) pemasyarakatan kesiagaan dan peningkatan kemampuan.

Di tingkat Kabupaten/Kota terdapat Satuan Pelaksana (SATLAK) Penanggulangan Bencana dan Pengungsi yang dibentuk berdasarkan Perpres No. Dalam kerja penanggulangan bencana di tingkat daerah. Bertugas meningkatkan kesiapsiagaan dan tanggap darurat bencana 2.24/2007 tentang penanggulangan bencana diamanatkan tentang pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Dalam UU No. Bagian Kesra. Kemudian Dinas Sosial. dan penelitian tentang kebencanaan yang lain 5. Badan Meteorologi dan Geofisika untuk mengetahui tentang cuaca. Dinas lainnya seperti Pertambangan dan Energi yang berfungsi sebagai pengawas tata kelola pertambangan dan energi. Pusat Studi Bencana di Universitas terdekat yang dapat memberikan peta ancaman. biasa dilakukan: 1.85/2005. dan sampai sekarang Peraturan Pemerintah yang mengaturnya belum terbit. Kantor/Dinas Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) yang juga mengorganisir Search and Rescue (SAR). iklim dikaitkan . Di tingkat Provinsi terdapat Satuan Koordinasi Pelaksana (SATKORLAK) Penanggulangan Bencana dan Pengungsi. mempunyai peta-peta rawan bencana yang biasanya terkait dengan pertambangan (longsor. Palang Merah Indonesia di daerah masing-masing 4.10 Di tingkat Pusat terdapat Badan Koordinasi Nasional (BAKORNAS) Penanggulangan Bencana dan Pengungsi dengan Ketua Pelaksana Harian (Kalakhar) Wakil Presiden. bencana lingkungan). DPU dsb 3. mikrozonasi.

Kemudian tutup sesi dengan menyimpulkan masukan-masukan peserta. Pertama-tama.dengan bencana. lokal maupun internasional yang concern terhadap isu-isu penanggulangan bencana. 5) Persilakan peserta untuk bertanya tentang hal-hal yang belum jelas. Simulasi 1: Analisa Resiko Bencana 1) Sampaikan. akan disimulasikan apa yang bisa dilakukan oleh kelompok masyarakat siaga bencana. bahwea pada sesi-sesi sekarang. akan dilakukan simulasi menganalisis . termasuk peringatan dini yang ada untuk berbagai jenis bencana Selain itu terdapat organisasi masyarakat dan LSM baik nasional. apa yang bisa kita lakukan? • Apakah dalam PJM dan renta kelurahan anda telah ditetapkan program-program untuk mengantisipasi bencana? Jika belum. apa yang bisa kita lakukan? • Peran apa yang bisa dilakukan oleh BKM untuk membentuk kelompok masyarakat siaga bencana? Coba gambarkan struktur yang memungkinkan untuk dibuat di wilayah anda 7) Tuliskan jawaban-jawaban peserta ke papan tulis atau kertas plano. 6) Ajukan beberapa pertanyaan berikut ini kepada peserta: • Apakah pada data-data siklus di wilayah anda telah tersedia data-data yang memperlihatkan kondisi rawan bencana? Jika belum.

pemandu dapat menggunakan diskusi kelompok). 2) Lakukan curah pendapat dengan menggunakan metaplan.11 kemungkinan bencana di kampung kita. Minta peserta menuliskan bencana yang pernah terjadi dan waktu kejadian. penanganan. dsb. susunlah metaplan-metaplan tersebut membentuk alur sejarah (waktu) peristiwa bencana. kerugian. (Apabila cukup banyak jenis bencana yang mengancam. 6) Sampaikan kesimpulan sebagai berikut: . 3) Bersama peserta. satu metaplan satu peristiwa bencana. Diskusikan satu demi satu peristiwa: waktu. korban. Baru setelah itu kita ’maju ke depan’ menganalisa kemungkinan terjadinya bencana di kampung kita. 5) Persilakan beberapa peserta untuk menampilkan sejarah ’bencana’-nya. Ingat. 4) Diskusikan bersama peserta: • Bencana apa saja yang mungkin terjadi (kembali) di masa mendatang? • Kapan perkiraan waktunya? Setiap tahun? • Kelompok masyarakat mana saja yang rentan terhadap bencana tersebut? • Apa yang dibutuhkan untuk menghadapi kemungkinan bencana tersebut? Kemampuan apa yang tersedia? Apa yang kurang.

Langkah pertama yang dilakukan dalam melakukan tahapan analisa risiko adalah menemukenali ancaman. Berilah simbol-simbol tertentu untuk menandakan kawasan rawan bencana dan jenis bencana yang mungkin terjadi. Sebelum analisa resiko dilakukan. Proses penyusunan peta ini sama seperti ketika kita menyusun peta desa (saat melakukan pemetaan swadaya). sebagai data awal. 2) Tampilkan salah satu contoh peta dasar desa/kelurahan milik salah satu BKM. Pengenalan ancaman. ditambah dengan unsur kebencanaan. Kemudian tampilkan kembali hasil diskusi analisa resiko bencana dari BKM yang bersangkutan. dll. Setelah itu mengidentifikasi kerentanan dan kemudian kapasitas di kelurahan masing-masing. 4) Bahas bersama peserta: Apa manfaat yang bisa diperoleh dengan peta semacam ini? 5) Tutup sesi dengan kesimpulan mengenai manfaat dari pembuatan peta ancaman bencana . Simulasi 2: Membuat Peta Ancaman Bencana 1) Sampaikan bahwa pada sesi selanjutnya kita akan menyusun peta ancaman bencana desa/kelurahan kita. 3) Ajak peserta untuk menentukan juga jalur evakuasi dan lokasi pengungsian. Pusat Studi Bencana. kerentanan dan kapasitas komunitas tetap sebagai data primer. sebaiknya dilakukan pencarian data dari berbagai sumber: organisasi pemerintah.

dsb. serta menggunakan sumber daya lokal (apalagi jika bencana bersifat lokal). bersifat segera dan bersifat resmi. Di beberapa daerah. Peringatan dini dapat bersumber dari pemerintah. Contohnya adalah bunyi kentongan pada masyarakat Jawa untuk menandakan beberapa hal termasuk jika terjadi bencana. dapat pula berdasarkan pengetahuan lokal tentang tanda-tanda bencana. yang dikomunikasikan lembaga/organisasi yang berwenang serta masyarakat setempat dan dijadikan acuan dalam mengambil tindakan yang dianggap perlu dan taktis saat bencana datang.12 Simulasi 3: Sistem Peringatan Dini 4 1) Sampaikan bahwa selanjutnya kita akan belajar mengenai sistem peringatan dini. Hal yang penting adalah adanya penyepakatan dan pemahaman semua anggota masyarakat tentang sistem peringatan dini. kemalingan. kentongan telah menjadi alat peringatan dini bagi banyak hal: bencana. Peringatan dini haruslah tanda yang dipahami semua masyarakat. 2) Sampaikan pengantar bahwa peringatan dini bukanlah sesuatu yang baru buat masyarakat kita. Sistem peringatan dini adalah tanda bencana. . gerhana.

20 menit • Air laut seketika naik di atas rata-rata dengan kecepatan tinggi Tanda-tanda Gunung Meletus • Binatang-binatang meninggalkan lokasi gunung berapi • Terjadi gempa • Terdengar suara letusan Tanda-tanda Badai • Cuaca mendung • Angin kencang .3) Diskusikan bersama seluruh peserta: • Cara apa yang bisa dijadikan sistem peringatan dini di wilayah anda? • Siapa yang berhak mengumumkan peringatan dini? Bisakah BKM berperan penting disini? 4) Kemudian. • Air laut surut seketika lamanya +/. longsoran bawah laut dan comet impact. Jelaskan bahwa hal penting lainnya terkait dengan sistem peringatan dini ini adalah mengenali tanda-tanda alam sebelum terjadinya bencana: Mengenali tanda-tanda alam sebelum terjadi bencana Tanda-tanda Tsunami • Gempa bumi dengan kekuatan di atas 6 SR (skala richter) dengan pusat gempa di bawah laut. • Gempa di bawah laut dengan kedalaman 0 – 30 km. tampilkan paparan di bawah ini (salin ke dalam kertas plano. gunung api di bawah laut. atau ke dalam powerpoint).

Tugaskan setiap kelompok untuk menyusun dulu tips-tips menghadapi bencana seperti yang ditugaskan dan dituliskan ke dalam kertas plano. kelompok 2 = gempa. kelompok 3 = gunung meletus. kelompok 4 = angin puting beliung. Setiap selesai satu kelompok. 2) Bagi kelompok menjadi beberapa kelompok. Beri waktu 5-10 menit kepada semua kelompok untuk bersiap. Mintalah kepada setiap kelompok untuk memnetukan satu orang pembaca naskah. berkisar 20 C ke bawah. . Sedangkan pada simulasi ini. dll. 3) Tugaskan setiap kelompok untuk memperagakan tips-tips menghadapi bencana-bencana yang berbeda.• Udara dingin. akan dibahas tentang tindakan-tindakan yang harus diambil saat terjadi bencana. persilakan peserta dari kelompok lain memberi masukan. kelompok 5 = longsor. 4) Kemudian persilakan setiap kelompok satu persatu menampilkan peragaan tips-tips menghadapi bencana. bahwa simulasi-simulasi sebelumnya adalah mengenai tindakantindakan yang diambil sebelum bencana terjadi. dan sisanya sebagai peraga dari naskah yang dibacakan. misalkan: kelompok 1 = banjir. 13 14 5 Simulasi 4: Saat Bencana Datang 1) Sampaikan pada peserta.

adalah saat paling penting yang akan menentukan dampak yang akan ditimbulkan oleh bencana. kerugian. Meminta bantuan dari wilayah terdekat dan menghubungi instansi terkait (Satlak PBP. Pengambilan keputusan pengungsian oleh aparat dusun/desa 4. 6 Diskusi Panel Penanganan Setelah Bencana 1) Sampaikan kepada peserta. Maka langkah yang bersifat taktis dan strategis harus segera dilakukan ketika bencana datang.5) Tutup sesi dengan menyampaikan poin-poin penting sebagai berikut: Saat bencana terjadi. bahwa pada sesi terakhir kita akan berdiskusi mengenai apa yang sebaiknya dilakukan masyarakat ketika bencana telah berlalu dan meninggalkan kondisi kerusakan. dsb. SAR. Tanda bahaya merupakan bunyi/suara/tanda yang disepakati oleh masyarakat setempat sebagai sistem peringatan dini 2. Membunyikan tanda bahaya Pembunyian tanda bahaya dilakukan oleh pihak yang ditunjuk/disepakati sebagai otoritas. Koordinasi Kelompok Masyarakat Siaga Bencana untuk segera melakukan kerja berdasarkan regu yang dikoordinasi oleh Koordinator Kelompok. . TNI/POLRI dll) 3. 1. PMI. Kondisi inilah justru yang banyak berkaitan dengan isu kemiskinan dan kerentanan. korban.

Pemulihan jangka pendek ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan dasar seperti kebutuhan makanan. Gunakan pedoman pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: • Siapa saja (sebutkan jabatan/status orangnya) yang terlibat dalam proses penanganan pasca bencana di wilayah anda? Apa peranannya dalam penanganan bencana? • Bagaimana cara tim tersebut bekerja? Apa saja hambatan-hambatan yang mereka hadapi? • Mungkinkah BKM mengambil posisi sebagai koordinator untuk penanganan kondisi pasca bencana? Mengapa? 3) Fasilitasi proses diskusi antara para panelis dengan peserta lainnya. Pada pemulihan jangka pendek ini biasanya korban bencana belum dapat memenuhi kebutuhan di atas. 4) Tutup diskusi dengan membacakan poin-point penting tersebut. . untuk duduk didepan sebagai panelis. Kemudian persilakan mereka secara bergantian menyampaikan gambaran bagaimana kondisi penanganan bencana. Pemulihan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar guna mengurangi penderitaan akibat bencana. dan masukan berikut: Pasca bencana meliputi pemulihan (rehabilitasi) dan rekonstruksi. tempat tinggal sementara. kesehatan dan pengobatan. kebutuhan Mandi Cuci Kakus (MCK) dan kebutuhan religius serta adat. sanitasi.2) Mintalah beberapa peserta yang berasal dari wilayah yang pernah terkena bencana. Tuliskan point-point penting dari diskusi ini. Rencana pemulihan juga memperhitungkan kondisi lingkungan untuk mengurangi resiko bencana di masa yang akan datang.

sekolah. Rehabilitasi kejiwaan 4. tempat ibadah darurat. Pemulihan unsur rohani. Pembangunan infrastruktur yang rusak baik jalan. adat istiadat. sarana kesehatan 3. penyediaan air dan sanitasi serta pembangunan saluran air limbah dan pengelolaan sampah Pemulihan jangka panjang ditujukan untuk membangun kembali (rekonstruksi) yang berkaitan dengan pembangunan yang berkelanjutan. Perbaikan aliran listrik dan komunikasi yang permanen 6. perkantoran. Pemulihan pendididikan baik sarana prasarana maupun sumberdaya manusia 9. budaya.Pemulihan jangka menengah ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan yang lebih umum setelah pemenuhan kebutuhan pribadi yaitu : pembangunan sarana kesehatan umum darurat. Perbaikan kondisi lingkungan hidup 8. jembatan. Pemulihan produksi pangan. Pada umumnya rekonstruksi dilakukan : 1. sektor produksi pertanian lainnya. tempat ibadah. peternakan dan perikanan 7. pasar. Rekonstruksi dilakukan dengan melihat dampak bencana yang terjadi serta kebutuhan dan prioritas masyarakat. Pemulihan kegiatan perekonomian 2. Rehabilitasi kecacatan 5. pembangunan sekolah darurat. .

15 Skema Daur Penanggulangan Bencana DAUR PB Penanggulangan Pasca-bencana Pencegahan & penjinakan Pra-bencana Pengkajian darurat Tanggap darurat Rehabilitasi Penuntasan Pembangunan kembali Perencanaan Peringatan dini Pengkajian Koordinasi Manajemen Info Penggerakan Sumber Jaringan nasional & internasional Pemulihan Pencegahan Penjinakan .

Perencanaan operasi Kesiapan 16 Kelompok Masyarakat Siaga Bencana Kelompok masyarakat siaga bencana terdiri dari semua unsur masyarakat. Kelompok masyarakat siaga bencana dapat dibentuk sebagai bagian dari BKM. Tugas utama kelompok adalah menyusun perencanaan untuk melakukan usaha-usaha pengurangan resiko bencana. terdiri dari : 1) Regu peringatan dini. baik perempuan maupun laki-laki dan dipilih dalam musyawarah. b. data dari BMG. bekerjasama dengan instansi deteksi dini dan menginformasikan kepada masyarakat tanda bahaya atau tanda peringatan dini dari instansi lain. Kesbanglinmas dll). bertugas mengkompilasi data kebencanaan (sejarah bencana. bertugas mengumpulkan data ancaman. alur evakuasi dan rencana pengungsian. perencanaan tanggap darurat dan rehabilitasi. Pusat Studi Bencana. demografi untuk digunakan dalam penyusunan peta ancaman bencana. Struktur kelompok ini paling tidak terdapat : a. . menjadi juru bicara kelompok dan penghubung dengan instansi vertikal atau organisasi lain. 3) Regu Pelatihan Kesiapsiagaan. sesuai dengan data ancaman bencana setempat. dan mengembangkan peringatan dini berdasarkan pengetahuan lokal 2) Regu Pemetaan. Koordinator untuk mengkoordinasi dan mendukung kerja-kerja kelompok. bertugas melakukan identifikasi pelatihan kesiapsiagaan yang dibutuhkan masyarakat. Kelompok Persiapan Bencana.

penyimpanan dokumen. ketersediaan peralatan dapur dan bahan pangan. (6) Regu Logistik bertugas menyimpan. Ormas. memberikan masukan kepada posko tentang kebutuhan makan dan minum pengungsi. Kelompok Tanggap Darurat (1) Regu Pertolongan Pertama bertugas melakukan pertolongan pertama saat bencana terjadi. menolong korban dan pemilahan korban berdasarkan kondisinya (triase) (3) Regu Penilaian Cepat bertugas mengkaji secara cepat seperti menilai kerugian. mendata jumlah korban (jiwa. akses pasar. mencatat dan mengeluarkan persediaan logistik pengungsian. luka).c. Dapat merupakan gabungan anggota masyarakat & Palang Merah Indonesia (2) Regu SAR bertugas melakukan pencarian korban. memperbanyak dan menyampaikan informasi kepada masyarakat (2) Regu Hubungan Luar bertugas melakukan pembaruan data dan diisi di media yang mudah dilihat masyarakat. d. mengelola komunikasi dengan pihak lain baik pemerintah. Kelompok Administrasi dan Komunikasi (1) Regu Administrasi bertugas melaksanakan pencatatan. LSM. Relawan dan donatur e. air bersih dan ketersediaan pangan (4) Regu Pengungsian bertugas mendirikan Posko untuk menampung bantuan kemanusiaan. Kelompok Pemulihan bertugas : . mempersiapkan fasilitas pengungsian serta perkiraan kebutuhan pengungsian berkaitan dengan jumlah pengungsi dan kerentanan pengungsi (5) Regu Dapur Umum bertugas mempersiapkan kebutuhan makan dan minum bagi pengungsi.

(1) Mendata kebutuhan pemulihan dan sumber daya yang ada (2) Memfasilitasi musyawarah untuk menentukan prioritas pemulihan berdasarakan sumberdaya yang ada. Anda harus dalam kondisi selamat. Dan apabila BAKORNAS PBP dan organisasinya belum siap Anda yang cukup sehat bisa membantu menyelamatkan orang lain. Menyelamatkan diri dan orang terdekat: • Jangan panik. • Kalau terjadi gempa bumi dan kebetulan Anda berada di dalam rumah mungkin Anda tidak akan sempat lari keluar rumah karena gempa bumi umumnya hanya berlangsung beberapa detik. . kenali tempat Anda bisa segera berlindung dan barang-barang yang dapat digunakan untuk berlindung. • Untuk bisa menyelamatkan orang lain. lari atau menjauh dari pusat bencana. lindungi kepala dengan benda yang lunak dan atau berlindung di bawah meja atau kolong tempat tidur yang kokoh . 17 Tanggap Darurat Saat Bencana Pada saat bencana ada dua hal penting yang dapat dilakukan. Apabila gempa sudah mereda mungkin ada kesempatan untuk lari ke luar dari ruangan menuju lapangan terbuka. Jadi kenali konstruksi rumah Anda. Bila terjebak di dalam ruangan. Pertama-tama menyelamatkan diri dan orang terdekat. tidak perlu membawa barang-barang apapun. • Kalau tsunami atau banjir bandang lari ke tempat yang lebih tinggi. Yang bisa dilakukan pada tahap tanggap darurat adalah tindakan di bawah ini. • Selamatkan diri bersama orang terdekat.

Bila berada di luar ruangan 1. tebing terjal. Jauhi benda-benda yang mudah tergelincir seperti rak. benda-benda yang tergantung di dinding dsb. Bila sedang mengendarai kendaraan 1. Hati-hati terhadap langit-langit yang mungkin runtuh. papan reklame. 2. 2.• Perhatikan juga beberapa tips menghadapi bencana dari BAKONAS PBP dalam kotak berikut. Tips Menghadapi Gempa Bumi Bila berada didalam rumah 1. Segera hentikan di tempat yang terbuka. 3. almari dan jendela kaca. Jangan berhenti di atas jembatan atau dibawah jembatan layang/jembatan penyebrangan. 2. dinding. Bila berada di dalam ruangan umum 1. pusat listrik dan tiang listrik. Jangan panik dan jangan berlari keluar karena kemungkinan dipenuhi orang. Jauhi rak buku. almari dan jendela kaca dsb. Jauhi bangunan tinggi. berlindunglah dibawah meja atau tempat tidur. dsb. Jangan panik dan jangan berlari keluar. Jauhi jendela kaca. Usahakan dapat mencapai daerah yang terbuka. 2. . 4. 3. pohon yang tinggi. lindungilah kepala dengan bantal atau benda lainnya. Bila tidak ada.

mencari bantuan dan pengamanan. • Jika air terus meninggi hubungi instansi yang terkait dengan penanggulangan bencana seperti Kantor kepala desa. pilih lokasi pengungsian yang aman. • Mencoba mengungsi ke daerah aman sedini mungkin saat genangan masih memungkinkan untuk di seberangi. ƒ Identifikasi korban mulai dari kerabat terdekat. • Matikan aliran listrik di dalam rumah atau hubungi PLN untuk mematikan aliran listrik di wilayah yang terkena banjir. . • Hindari berjalan didekat saluran air untuk menghindari terseret arus banjir. ƒ Lakukan koordinasi dengan orang lain yang selamat. Berbagi informasi dan berbagi tugas dalam penyelamatan korban. ƒ Lakukan penyelamatan dengan mengirimkan orang (sukarelawan.18 Tips Menghadapi Banjir • Pada saat banjir kita harus sesegera mungkin mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. ƒ Identifikasi kebutuhan yang mendesak. ƒ Selamatkan dokumen penting dan harta benda yang bisa dibawa. Lurah maupun Camat Menyelamatkan orang lain: ƒ Selamatkan orang terdekat dengan membawa mereka ke tempat yang aman. petugas medis) ƒ Berikan pertolongan pertama pada korban.

al. • Berkoordinasi dengan Satuan Koordinator Pelaksana Penanggulangan Bencana (SATKORLAK PBP) dan pemberi bantuan yang lain. Yang biasa dilakukan pada tahap ini: • Mendirikan pos komando bantuan. 2006). sanitasi dan air bersih Pendekatan pemberian bantuan dapat bersifat konvensional. Mengelola Bencana. dapur umum. WALHI.(Dikutip dari: Dhani Armanto. • sandang • tempat tinggal sementara • kesehatan. pos kesehatan dan pos koordinasi. artinya bersifat karitatif atau dapat juga berbentuk kegiatan yang memberdayakan sehingga kondisi korban lebih baik daripada sebelum terjadi bencana. et. • Mendirikan tenda-tenda penampungan. Buku Bantu Pendidikan Pengelolaan Bencana untuk Anak Usia Sekolah Dasar. . 19 Setelah Bencana Bantuan Darurat (Relief) Merupakan upaya untuk memberikan bantuan berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar berupa : • pangan.

• Menempatkan para korban di tenda atau pos pengungsian. Yang perlu dilakukan pada tahap ini: • Mengumpulkan keluarga yang terpisah dan fungsikan kembali keluarga. pasar puskesmas. • Membantu petugas medis untuk pengobatan dan mengelompokan korban. • Memakamkan korban meninggal. • Memulihkan atau membangun sistem komunikasi. • Memberikan layanan pendidikan dan lakukan penyembuhan trauma (trauma healing) • Memperbaiki infrastruktur lokal: penyediaan penerangan. dll). perbaikan jalur transportasi dan penyediaan air bersih. ƒ Fungsi-fungsi lembaga sosial dan administrasi lokal diberdayakan kembali. Rehabilitasi (Rehabilitation) Upaya langkah yang diambil setelah kejadian bencana untuk membantu masyarakat memperbaiki rumahnya. Pemulihan (Recovery) ƒ Proses pemulihan kondisi masyarakat yang terkena bencana. dan menghidupkan kembali roda perekonomian.• Mendistribusikan obat-obatan. air bersih. media komunikasi. bahan makanan dan pakaian. . dengan memfungsikan kembali prasarana dan sarana pada keadaan semula. ƒ Upaya yang dilakukan adalah memperbaiki prasarana dan pelayanan dasar (jalan. • Memfungsikan kembali pasar dan puskesmas. fasilitas umum dan fasilitas sosial penting. listrik.

Termasuk dalam kegiatan ini adalah pemetaan wilayah bencana. Di Sleman pembangunan setelah Jalan Kaliurang kilometer 12 dilarang. • Perbaikan atau pembangunan sekolah. • Fungsi pos komando mulai dititikberatkan pada kegiatan fasilitasi atau pendampingan. • Mulai dilakukan perbaikan atau pembangunan rumah korban bencana. • Pencarian dan penyiapan lahan untuk permukiman tetap. Mundardjito membuat tesis . • Pada tahap ini mulai dilakukan perbaikan fisik fasilitas umum dalam jangka menengah. Tata Ruang Berdasarkan Pengetahuan Komunitas Lokal Di Yogyakarta pembangunan rumah selalu menghadap Utara Selatan mengikuti arah Gunung Merapi dan Laut Selatan. kalau terganggu maka akan terjadi bencana. • Relokasi korban dari tenda penampungan. perkantoran. rumah sakit dan pasar mulai dilakukan. Perkawinan ini tidak boleh terganggu. • Mulai dilakukan pelatihan kerja praktis dan diciptakan lapangan kerja. 20 21 • Mulai disusun sistem pengelolaan bencana yang menjadi bagian dari sistem pengelolaan lingkungan. Gunung menyimbolkan laki-laki dan laut adalah simbol perempuan dan perkawinan antara gunung dan laut dilakukan melalui aliran air Sungai Opak. sarana ibadah.Yang perlu dilakukan pada tahap ini: • Mulai dirancang tata ruang daerah (master plan) idealnya dengan memberi kepercayaan dan melibatkan seluruh komponen masyarakat utamanya korban bencana.

(Dikutip dari: Dhani Armanto. Tahapan ini merupakan penuntasan dari apa yang sudah direncanakan dan dimulai dalam tahap rehabilitasi dan merupakan bagian tidak terpisahkan dari proses pembangunan yang biasa dilaksanakan. WALHI. Mengelola Bencana. Buku Bantu Pendidikan Pengelolaan Bencana untuk Anak Usia Sekolah Dasar. et.al. sosial dan ekonomi untuk mengembalikan kehidupan masyarakat pada kondisi yang lebih baik dari sebelumnya.yang menyatakan bahwa tata ruang pembangunan situs candi di sekitar Yogyakarta didasarkan pada naskah kuna Manasara-Silpasastra dan Silpaprakasa. Rekonstruksi (Reconstruction) Program jangka menengah dan jangka panjang guna perbaikan fisik. DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM Direktorat Jenderal Cipta Karya Perkotaan . 2006). Pada saat ini apa bila belum ada sistem pengelolaan bencana yang baku maka sistem pengelolaan penanggulangan bencana yang baru sudah mulai diterapkan.

M. dan juga pelayanan kesehatan ( Miller dan Roby. 1970a : 45 ) orang – orang yang terlatih dalam profesi tertentu.Pengampu : Drs. Argyo Demartoto. Waiztkin. pemilikan rumah. 1971 ). Dalam kedokteran Amerika dikenal dua sistem kelas ( Kosa dkk. M.net SOSIOLOGI KESEHATAN Dosen Pengampu : Drs.Word-to-PDF-Converter. yang memiliki keahlian untuk menilai aspek – aspek tehnik kedokteran. 1970 ). · Stratifikasi dalam sistem kesehatan Setidaknya terdapat tiga dasar stratifikasi dalam institusi kedokteran yaitu : 1. pemilikan alat transportasi. UNS Angkatan 2007 BAB I I LAYANAN KESEHATAN DAN TANTANGAN PERUBAHAN SOSIAL · Pelayanan kesehatan sebagai dimensi stratifikasi Penstratifikasian pennduduk bukan hanya peda peranan mereka dibidang ekonomi tetapi criteria lainnya adalah berdasarkan latar belakang pendidikan. PROFESIONALISME : ( Freidson.Si Kontributor: Mahasiswa Jurusan Sosiologi.Si Kontributor: Mahasiswa Jurusan Sosiologi. Argyo Demartoto. ( Word to PDF Converter .Unregistered ) http://www. Orang berpenghasilan rendah yang sulit mendapatkan kesejahteraan dibidang kesehatan dan orang kaya yang dengan mudah mendapatkan pelayanan yang baik dan berkelas dibidang kesehatan. Karena adanya otonomi ini maka dokter dapat mendominasi pembagian . 1969 . FISIP. Pelayanan dibidang kesehatan merupakan salah satu dimensi stratifikasi yang tidak dapat dipengaruhi kaum kapitalis.

Kemampuan dokter dalam mengotrol dan memanipulasi inilah yang bertentangan dengan hubungan dokter – pasien. Implikasi elitisme meluas sehingga akibatnya mereka cenderung bekerja untuk rumah sakit – rumah sakit besar. Dan sebaliknya bagi dokter – dokter yang tidak memiliki kesempatan untuk melanjutkan ( Word to PDF Converter . ELITISME : elitisme dibidang kedokteran membuat para dokter mengambil pendidikan spesialisasi. ketidak tahuan pasien merupakan salah satu potensi pemerasan.Word-to-PDF-Converter. Freidson mengatakan bahwa posisi khusus dokter akan terancam bila tindakan dan keputusannya harus jelas dan dibenarkan oleh pasien. ini memungkinkan dokter mempertahankan bahwa merekalah yang berwenang dalam pengetahuan tersebut. 3. sehingga rumah sakit yang seharusnya membutuhkan tenaga ahli malah tidak memperolehnya. Wewenang yang dimiliki dokter pada umumnya didasarkan atas pertimbangan rasional (Weber.kerja dalam bidang kedokteran. KETERBATASAN KOMUNIKASI DAN STRATIFIKASI MEDIS : ( stratifikasi dan penyembunyian informasi ) adanya jurang kompetensi merupakan suatu sumber stratifikasi dalam bidang kesehatan. wewenang tersebut dapat diperluas pada aspek–aspek social.net pendidikan spesialisasi yang bekerja pada tempat yang jauh menyebabkan kualitas pelayanan mereka buruk pada pasien. Desakan untuk mempercayai merupakan cara agar pasien pasrah saja pada dokter. · Ketidakpastian pasien dan kekuasaan dokter Untuk menjelaskan dokter mempertahankan ketidakpastian pasiennya. perlu dipertimbangkan teori tentang sumber kekuasaan dokter : bahwa kemampuan dokter untuk . dan juga bekerja pada rumah sakit yang biasanya telah dipenuhi oleh tenaga ahli.Unregistered ) http://www. ekonomi dari pelayanan kesehatan. 1964 : 324 – 429 ) 2.

Freire membahasnya dalam konteks penyuluhan didunia ketiga sebagai berikut : “ masalah yang dihadapi dalam penyuluhan atau pendidikan adalah mengatasi dominasi pada manusia agar terdapat emansipasi. serta jarang menyatakan sesuatu agar diperhatikan dokter ( Cartwright. dan tidak dapat dilakukan dengan paksaan ( 1970 : 74.net · Peran pendidik kesehatan terhadap perubahan perilaku Menurut Blum (1974). dan berorientasi manusiawi sangatlah penting pada penyuluhan. ( Word to PDF Converter .Unregistered ) http://www. terperinci. dkk. dibandingkan dengan penyediaan sarana kesehatan itu sendiri. Implikasi disini adalah bahwa posisi spesialis mungkin dalam bahaya bila pasien menjadi dokter ( Moore dan Tumin. karena pasien biasanya jarang meminta informasi terperinci dari dokter dan mereka jarang meminta dokter untuk melakukan sesuatu. 128 ) ”. beberapa studi menunjukan bahwa puskesmas dan posyandu di daerah daerah tertentu tidaklah dimanfaatkan secara optimal (ministry of health. 1987. 1989). Proses penyampaian informasi haruslah dilakukan jujur. Dalam suatu pembahasan tentang fungsi social dari ketidaktahuan. Moore dan Tumin mengemukakan bahwa ketidaktahuan konsumen terhadap suatu pelayanan khusus dapat membantu melindungi posisi dari pemberi pelayanan. Pengalaman menunujukan bahwa penyediaan dan penambahan sarana pelayanan tidaklah selalu diikuti oleh peningkatan pemanfaatan sarana sarana tersebut. 1988. sitohang & adi. · Penyuluhan pada orang lain dalam keadaan terpaksa Mengingat stratifikasi medis ada kaitannya dengan ketidaktahuan.Word-to-PDF-Converter. rasyid. 1949 : 789 ). 1957 : 223 ). masalah yang dihadapi dalam penyuluhan bukan. maka perubahan dalam sistem kesehatan memerlukan perubahan dalam penyampaian informasi.mempertahankan kekuasannya terhadap pasien dalam hubungan dokter – pasien tergantung pada kemampuan dokter itu dalam mengontrol ketidakpastian pasien. Misalnya. Oleh . perilaku itu lebih besar perannya dalam menentukan pemanfaatan sarana kesehatan.

3. dan dipersepsi excellent. Keadaan hiperkompetitif. Gillin. · Perubahan sosial yang terjadi berdasarkan lingkungan eksternal yang berubah menuntut perubahan mind-set tenaga kesehatan yaitu : 1. 2. terutama oleh menengah ke bawah .karena itu jika kita menginginkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat maka kita harus bersedia dan mampu mengubah perilaku masyarakat. baik karena perubahan-perubahan kondisi geografis. sikap. Perubahan-perubahan sosial sebagai suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima. terutama di perkotaan. termasuk di dalamnya nilai-nilai. Pemain asing yang efisien. ( Word to PDF Converter . kebudayaan material. ideology. Perubahan sosial sebagai perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. Tuntutan dokter lebih bisa diakses. reputasi tinggi. Kingsley Davis. Perubahan sosial adalah segala perubahan-perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat. . Globalisasi dan teknologi manusia. Selo Soemarjan. Pengertian perubahan sosial menurut beberapa tokoh diantaranya adalah sebagai berikut : 1.Unregistered ) http://www. serta 6.net komposisi penduduk. maupun karena penemuan-penemuan baru dalam masyarakat. dan pola perilaku diantaranya kelompok-kelompok dalam masyarakat. Konsumen makin cerdas dan tercerahkan. Enam belas juta warga Indonesia berstandar sama dengan kelas atas penduduk Singapura.Word-to-PDF-Converter. yang mempengaruhi sistem sosialnya. 3. berpengalaman. 4. 5. 2.

baik yang terkait dengan struktur maupun personil. 4. Perubahan struktur 4. Tidak ada masyarakat yang berhenti perkembangannya karena setiap masyarakat mengalami perubahan yang terjadi secara lambat ataupun cepat. Perubahan-perubahan sosial secara cepat biasanya mengakibatkan disorganisasi yang bersifat sementara karena berada dalam proses penyesuaian diri. Secara tipologi perubahan-perubahan sosial dapat dikategorikan sebagai : 1. 3. adanya penemuan-penemuan baru yang ada dalam masyarakat. Sebab-sebab yang bersumber dari dalam msayarakat antara lain bertambah atau berkurangnya penduduk. 3.perubahan pada lembaga sosial lainnya. peperangan. 2. . dan pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Sumber dari sebab-sebab perubahan sosial terletak di dalam dan luar masyarakat. yaitu ketika ada pemisahan dalam struktur dan/atau perbedaan kualitas dari setiap unit. adanya pertentangan (konflik) masyarakat yang mungkin pula menjadi sebab terjadinya perubahan sosial dan kebudayaan. Suatu proses sosial. serta terjadinya pemberontakan atau revolusi. Perubahan-perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan atau bidang spiritual saja karena kedua bidang tersebut mempunyai kaitan timbal balik yang sangat kuat. Misalnya komposisi dan hubungan antar kelompok.Proses-proses pada perubahan sosial dapat diketahui dari adanya ciri-ciri tertentu antara lain : 1. Perubahan dapat terjadi pada perubahan struktur kelompok. 2. Sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat antara lain yang berasal dari lingkungan alam fisik yang ada di sekitar manusia. Perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan tertentu akan diikuti dengan perubahan. Segmentasi.

mengembangkan teori bahwa perubahan sosial terjadi . i.net d. ( Word to PDF Converter . g. tahap nomaden yang kemudian menghancurkan seluruh penentangnya dan mendirikan kerajaan baru. Pitirim Sorokin ilmuwan Rusia. sistem pendidikan formal yang maju. toleransi terhadap perbuatan-perbuatan menyimpang (deviation) yang bukan merupakan delik hukum. c. tahap konsolidasi kekuatan dengan tujuan memperkokoh pengendalian atas kawasan yang baru dikuasai. pemborosan.Word-to-PDF-Converter. sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginan-keinginan untuk maju. tahap kehancuran yang dimulai dari hura-hura. b. berorientasi ke masa depan. sistem lapisan terbuka masyarakat yang memungkinkan adanya gerak sosial vertikal yang 1uas atau memberi kesempatan kepada para individu untuk maju atas dasar kemampuan sendiri f. tahap kedamaian berlanjut sehingga menjadi sebuah tradisi baru. dan kehilangan simpati. yang ditandai dengan kemewahan material dan kebudayaan lainnya.Unregistered ) http://www. nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki kehidupannya. d. c. yaitu : a. dan e. ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu.Faktor-faktor yang mendorong jalannya proses perubahan yaitu: a. h. penduduk yang heterogen. kontak dengan kebudayaan lain b. e. Ibnu Khaldun seorang sosiolog Arab yang melukiskan bahwa peradaban manusia berkembang dalam lima tahap. tahap kesenangan dan kesentosaan.

dalam tiga tahap. ada beberapa tahapan perubahan sosial yang potensial terjadi di masyarakat antara lain sehagai berikut. Asimilasi Asimilasi adalah suatu proses sosial yang terjadi pada berbagai golongan manusia . Difusi Difusi adalah proses penyebaran unsur-unsur kebudayaan dan individu kepada individu lain serta dari satu masyarakat ke masyarakat lain. yaitu menekankan pada aspek spiritual dan nonmaterial. Ada dua jenis difusi. yaitu peradaban yang memadukan antara nilai adikodrati dengan fakta yang ada. dan (3) peradaban indrawi (sensation culture). serta penataan kembali dari tenaga kerja dan penggunaan teknologi baru sehingga terbentuk suatu sistem produksi dari produk-produk baru.Unregistered ) http://www. yang menekankan pada aspek fisik material Dalam proses perubahan sosial. d. a. energi dan modal.Word-to-PDF-Converter. yaitu : (1) peradaban ideasional (ideasional culture).net intra-masyarakat (intro-society diffusion) dan difusi antarmasyarakat (inter-society diffusion). yaitu difusi ( Word to PDF Converter . inovasi Inovasi adalah proses pembaruan dan pengunaan sumber-sumber alam. b. (2) peradaban idealistik (idealistic culture). c. Akulturasi Proses sosial yang timbul apabila sekelompok manusia dihadapkan dengan unsur-unsur suatu kebudayaan asing sehingga unsur-unsur asing itu lambat laun diterima dan diolah dalam kebudayaan itu sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu.

Pemahaman seperti ini sudah mulai ditinggalkan dan kini sudah mengarah pada .dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda setelah mereka bergaul secara intensif sehingga sifat khas dari unsur-unsur kebudayaan golongan-golongan itu masing-masing berubah menjadi unsur kebudayaan campuran. Namun. Pada kenyataannya. Dengan rumusan seperti itu maka tuntutan masyarakat terhadap pentingnya good and clean clinical govemance menjadi sangat penting untuk dilakukan para penyelenggara pelayanan kesehatan. apalagi menunjuk siapa dan bagaimana tenaga kesehatan yang bijak itu. Mungkin benar. Oleh karena itu. dalam memberikan pelayanan kesehatan yang efektif dan memuaskan ini. serta (c) menerapkan sistem dan cara pelayanan kesehatan yang bermutu serta beretika (good clinical governance). (b) kompeten dalam melaksanakan praktik kesehatan yang bermutu dan manusiawi (good clinical practice). Tidak sederhana untuk mewujudkan tenaga kesehatan yang bijak. Pelayanan prima menjadi satu tuntutan penting bagi seorang dokter di era modern. Aspek kedua. Adanya re-code terhadap tugas dan fungsi pelayanan kesehatan dalam pemahaman awal yang dimaksud dengan pelayanan kesehatan itu adalah menghilangkan gejala penyakit. dalam pelayanan kesehatan negara asing banyak yang sudah rnenggunakan teknologi modern. teknologi modern bukanlah penentu akhir suatu kualitas pelayanan kesehatan.Word-to-PDF-Converter. yaitu adanya upaya dan kemampuan untuk memberikan pelayanan yang efektif.Unregistered ) http://www. hal yang penting adalah bagaimana ( Word to PDF Converter .net melahirkan sumber daya manusia kesehatan yang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang efektif. Yang dimaksud dengan tenaga kesehatan yang bijak adalah (a) memiliki pengalaman pendidikan kesehatan.

sampai pada efek penyakit itu sendiri. dukun bayi belum terlatih 4. battra pijat / urut 9. Artinya. Tabib 11. battra patah tulang 15.pelayanan kesehatan sebagai bagian dari proses pendidikan serta pembelajaran hidup sehat kepada setiap anggota masyarakat.1 Pengobatan Alternatif Menurut Depkes RI Munculnya perkembangan pengobatan alternatif atau pengobatan tradisional (battra) ini menurut depkes (departemen kesehatan) RI ada 16 jenis yaitu : 1. Sehingga seorang pasien dapat benar-benar memiliki mutu hidup yang berkualitas. Tukang pangur gigi 12. Battra pijat refleksi 6. Battra tenaga dalam 3. Shinse 7. BAB II MENGENAL VARIASI LAYANAN PENGOBATAN ALTERNATIF Dalam pengembangan pengobatan alternatif ada variasinya yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. seorang tenaga kesehatan dituntut untuk memberikan pelayanan yang menyeluruh mulai dari gejala. 1. Aakupuntur Dalam tahun 1989 dicantumkan 17 jenis battra-battra lain di Indonesia yang kemudian terus meningkat dari waktu ke waktu. Variasi ini menunjukkan bahwa ada berbagai jenis pengobatan alternatif. tukang jamu gendong 5. battra paranomal 8. dukun bayi terlatih 2. Battra sunat 10. Di sinilah perubahan kode-kode peran dan fungsi pelayanan kesehatan dilakukan. 1. battra ramuan 13. Dengan adanya ini akan memberikan wawasan mengenai keanekaragaman pengobatan alternatif yang ada di indonesia khususnya dan di dunia pada umumnya.Unregistered ) . Battra tusuk jari/akupresur 16.2 Pengobatan Alternatif Menurut Agen Pengobatan ( Word to PDF Converter . penyebab. battra dengan ajaran agama/spiritual 14.

biorhythms. teknik alexander. · Kelompok pengobatan alternatif yang membutuhkan penelitian lebih lanjut namun sudah digunakan sebagai pelengkap dalam sistem pelayanan kesehatan seperti hipnoterapi dan aromaterapi. terapi dance moment. terapi polaritas. terapi kognitif. shaolin. shiatsu. 3. terapi cahaya. aromaterapi. dreamwork. · Kelompok pengobatan alternatif yang belum mempunyai data sam sekali seperti terapi dengan kristal dan pendulum. hellework. terapi humanistik. terapi aitogenik. terapi fisik Masase. ayurveda. terapi keluarga. pengelompokan jenis layanan pengobatan tradisional di inggris menggunakan standar pengorganisasian yang dikelompokan menjadi 3 jenis yaitu : · Kelompok yang paling terorganisasi dan teratur seperi akupuntur. terapi musik. metode bowen. t’ai chi ch’uan. refleksiologi. terapi suara. chiropractic. terapi energi Akupresur. akupuntur.http://www. Sedang pada tahun 1998 Badan Konggres Amerika Serikat mendirikan The National Centre For . terapi pikiran dan spiritual Psikoterapi. chiropractic. osteopati. trager work. terapi kelompok. reiki.dll. floatation terapi. kinesiology. hidroterapi. teknik relaksasi. dan terapi tumpangan tangan. qigong. meditasi. zero balencing. rolfing. 3 Pengobatan alternatif dari sistem pengorganisasian. metamorphic technique. do-in.net Dalam ensiklopedia jenis pengobatan alternatif dibagi menjadi 3 kelompok yaitu : 1. feldenkrais method. hipnoterapi. Sebagaimana yang dituturkan Yuda Turana. Pengelompokan ini mempunyai dasar penelitian. yoga. visualisasi.pengobatan dengan herbal. dan metode bates. dan terapi warna. 2.Word-to-PDF-Converter. biofeedback. psikoanalisis. terapi seni.

hipnotis. · Manipulative and body-based method Antara lain adalah chiropractic. 4 Pengobatan alternatif kategori battra menurut WHO Menurut badan kesehatan dunia PBB yaitu WHO (world health organization) jenis pengobatan alternatif yang dikembangkan dan dijadikan kajiannya dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu pengobatan berdasarkan herbal dan terapi berdasrkan prosedur tradisional. diet khusus. dan orthomeleciler remedies.Word-to-PDF-Converter. NCCAM mengelompokkan metode pengobatan alternatif menjadi lima kategori yaitu : · Alternative medical system. · Biologikal-based treatment Meliputi metode pengobatan alamiah dan biologi seperti ramuan herbal (tumbuhan). ( Word to PDF Converter . berdoa. Reiki. . dan terapi sentihan) dan terapi bioelektromagnetik.net Sistem ini berkembang sebelum ditemukannya metode pengobatan konvensional misalnya pengobatan ala pengobatan oriental seperti Ayurveda dan naturopaty. dan mental healting. dan osteopathic manipulative theraphy.Complementary Alternatif Medicine (NCCAM) di Natoanal Institut of Health untuk pengembangan penelitian mengenai pengobatan pelengkap dan alternatif (complementary and alternative medicine) dengan misi yaitu memberikan informasi yang dapat dipercaya kepada masyarakat mengenai keamanan dan khasiat CAM. terapi pijat (masage teraphy). · Intervensi pikiran tubuh ( mind-body intervention) Contohnya yaitu meditasi.Unregistered ) http://www. · Terapi energi Terapi ini menggunakan tenaga (energi) yang berasal dari dalam dan luar tubuh untuk mengobati penyakit contohnya biofield hterapy (Qi Qong.

pencampuran dengan madu (stir-baking with honey). 5 Pengobatan Alternatif menurut Mengoenprasodjo-Hidayati Menurut Mengoenprasodjo-Hidayati ada lima jenis pengobatan alternatif yaitu : · Terapi penyembuhan dengan pengobatan cina Pengobatan ini berasal dan berkembang di negeri Tiongkok kemudian berkembangang di . purifikasi. Pengobatan ini termasuk pengolahan yang dicampur dengan madu.Word-to-PDF-Converter. pelarutan fraksianisasi.net ekstrasi.Unregistered ) http://www. tai ji. buah-buahan. · Pengolahan herbal (herbal preparations). Sedangkan jenis pengobatan alternatif terapi dilandaskan pada prosedur tradisional adalah terapi –terapi yang yang digunakan dengan teknik variasi. konsentrasi atau pengolahan fisikawi. · Bahan-bahan tanaman termasuk jus segar. spiritual. resin. pemanggangan (roasting).Yang termasuk ke dalam pengobatan alternatif herbal dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis yaitu : · Herbal adalah pengguanaan bahan asli tanaman seperti bunga. atau yang lainnya. dan powder tumbuhan. · Produk tanaman terakhir (finished herbal products). minyak asli. yoga dan terapi fisik lainnya serta terapi mental. dan bahan lainnya. alkohol. Dibeberapa negara material-material tumbuhan tadi sudah ada yang diolah dengan prosedur yang dikembangkan masyarakat lokal. atau bagian lain dari tumbuhan yang digunakan untuk pengobatan. penguapan (steaming). Yang termasuk kedalam jenis ini adalah pengolahan bahan tanaman baik dari satu atau lebih dari jenis tanaman yang digunakan. qigong. atau beberapa produk pengolahan tanaman hasil dari ( Word to PDF Converter . pengolahan tumbuhan yang didasarkan pada produk tumbuhan yang sudah diselesaikan. ostteopathy. manual therapies. dan biologi lainnya. terutama yang tanpa menggunakan medikasi misalnya akupuntur dan teknik-teknik yang t6erkait chiropractic. alkoholik. akar. matau terapi mind body. getah. minyak olahan.

pengobatn islam. pengobtan arab. · Terapi alternatif dengan menggunakan sunber bahan dari alam Jenis terapi yang termasuk kategori ini yaitu aromaterapi. dan hot stone masage. terapi lilin. terapi tertawa. refleksiologi.serta . · Terapi pengobatan dengan spiritual healing Terapi ini bisa disebut dengan terapi rohani dengan ciri utama yaitu walaupun diakui ada biaya pengobatan yang mahal. Selain merujuk pada kebangsaan juga dirujuk pada identitas kepercayaan misalnya pengobatan hindu. terapi kristal. pengelompokan pengobatan alternatif dapat dilakukan dengan menggunakan pengelompokan etnik atau nilai budaya misalnya pengobtan cina.net 6 Pengobatan alternatif Etnomedis Menurut Anderson dan Foster (1988) menyebutkan bahwa salah satu citi pengobatan tradisional adalah menunjukkan identitas budaya bangsa(nasionalisme). Basis pengobatan ini dengan filsafat yang melihat manusia sebagai mikrokkosmos dari jagat raya dan dan secara inheren terhubung dengannya.berbagai pelosok negeri di dunia dalam aneka bentuk. dan craniosacral terapi. moksibasi atau pemanasan untuk jenis pengobatan khusus.Unregistered ) http://www. · Pengobatan dengan memisahkan pembahasan antara pengobatan cina dengan terapi penyembuhan dengan penekanan tubuh seperti terapi pijat. namun jenis pengobatan ini berupaya untuk pengobatan yang murah dan mudah. Selain itu cirinya yaitu memiliki karakter keilmiahan mlai yang bisa dinalar sampai yang kategori mistik. ketenangan jiwa dan penyeimbangan misalnya meditasi. diet dan nutrisi. Berdasarkan sudut pandang ini. akupuntur dan akupresur. shiatzu.Word-to-PDF-Converter. terapi energi piramida dan helioterapi. · Terapi refleksi. Pengobtaan ini dikelompokkan menjadi lima yaitu pengobatan dengan herbal. pengobatan yunani. serta tui na atau pijat pengobatan cina. dengan alam dan seliruh kehidupan. ( Word to PDF Converter . yoga. terapi energi bunga.

Oleh karena itu dapat diklasifikasikan pengobatan tradisional orang papua kedalam 6 pola pengobatan yaitu : · Pola pengobatan jimat Pola ini dikenal masyarakat didaerah kepala burung terutama masyarakat Meibrat dan Aifat. Prinsip pengobtan ini menurut Elmberg yaitu menggunakan benda – benda kuat atau jimat untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit. Prinsip pola pengobatn ini menurut Oosterwal adalah bahwa penyakit ini terjadi karena darah kotor maka dengan mengisap darah kotor itu maka penyakit dapat disembuhkan.net .Unregistered ) http://www. 7 Kategori Pengobatan Alternatif di Papua Berdasarkan pemahaman kebudayaan orang papua secara mendalam dapat dianalisis bagaimana cara-car pengobatan secara tradisional. Prinsip pengobatn ini menurut Van Longhem yaitu seorang pengobat sering kemasukan roh/ mahlik halus pada waktu berusaha mengobati orang sakit. · Pola pengobatn injak Pola ini dikenal oleh suku bangsa yang tinggal disepanjang sungai Tor didaerah Sarmi. Jimat adalah segala sesuatu yang telah diberi kekuatan gaib sering tumbuh-tumbuhan yang yang berbau kuat dan berwarna tua. Dominasi kekuatan gaib dalam pengobtan ini sangat kemtara seperti pada pengobtan jimat. Prinsip pengobatan inimenurut Oosterwal adalah bahwa penmyakit ini terjadi karena tubuh kemasukan roh maka dengan menginjak-injak tubuh si sakit dimulai pada kedua tungkai ( Word to PDF Converter .Word-to-PDF-Converter. · Pola pengobatan kesurupan Pola ini dikenal oleh suku bangsa didaerah sayap burung yaitu daerah telik arguni.marind-anim. · Pola pengobatan pengisapan darah Pola ini dikenal oleh suku bangsa yang tinggal disepanjang aliran sungai Tor didaerah Sarmi.pengobatan yang berlandaskan pada nilai-nilai kepercayaan/mistik. kimaaan dan Asmat.

tanah.dilanjut ketubuh sampai akhirnya kepala maka injakan tersebut akan mengeluarkan roh jahat dari dalam tubuh. hilanh keseimbangn tubuh dan juwa. Dari konsep sehat dan sakit menurut perspektif kebudayaan orang papua ada dua kategori yang dikemukakan Anderson dan Foster berdasarkan lingkupo hidupnya yaitu kategori pertama memandang konsep sehat-sakit bersifaat supranatural artinya melihat sehat-sakit karena adanya gangguan dari suatu kekuatan yang bersifat gaib atau mahluk halus atau kekuatan gaib yang berasal dari manusaia. air.Prinsip pengobatn ini menurut van Amelsvoort adalah bahwa penyalit ini terjadi karena tubuh kemasukan roh maka dengan mengurut seluruh tubuh si sakit akamn keluar roh jahat dari tubuhnya. 8 Pengelompokan Pengobatan Alternatif yang Lain Berdasarkan unsur-unsur agen yang digunakan dalam proses pemberian layanan pengobatan atau layanan kesehatan.Dan lainya serta perilaku masyarakat itu sendiri seperti hubungan sosial itu sendiri yang kurang baik. ubrub. Sedangkan kategori yang kedua adalah rasionalistik yaitu melihat sehat-sakit karena adanya intervensi dari alam. iklim. · Pola pengobatan pengurutan Pola ini dikenal oleh suku bangsa yang tinggal didaerah selatan merauke yaitu bangsa asmat serta selatan kabupaten jayapura yaitu suku bagnsa towe. kondisi kejiwaan dan lainnya yang berhubungan dengan perilaku manusia. baik bahan asli maupun olahannya (ramuan) . maka dengan uap hasil dari ramuan daun-daun yang dipanaskan dapat mengeluarkan roh jahat dan penyebab empiris penyakit. · Pola pengobatan ukup Dikenal oleh suku bangsa yang tinggal di selatan kabupaten Jayapura berbatasan dengan kabupaten jayawijaya yaitu suku bangsa towe. Prinsip pengobatan ini adalah bahwa penyakit terjadi karena tubuh kemasukan roh. pengobtan alternatif dapat dikelompokkan menjadi : · Herbal-agency Pengobtan alternatif menggunakan tanaman.

gejala. hasil. perilaku manusia berasal dari dorongan yang ada dalam diri . maupun perantara sebagai bagaian dari hasil proses pelayanan pengobatan alternatif · Material-agency ( Word to PDF Converter . Kendatipun benar.Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter. · Manajemen-life agency Pengobatan alternatif yang menggunakan hukum alam hidup sebagai bagian dari proses pengobatan layanan alternatif 1. peristiwa sebagai bahan layanan pengobatan alternatif misalnya suara musik. air dan terapi kristal · Mind-agency Pengobatan alternatif yang mengguanakn kekuatan jiwa sebagai bahan layanan pengobatan alternatif misalnya energi chi.panas. warna.sebagai bahan pengobatan alternatif. prana dan spiritual · Event-agency Pengobatan alternatif yang menggunakan sifat.dll. · Animal-agency Pengobatan alternatif yang menggunakan hewan baik bahan dasar hewan. BAB III MODEL-MODEL PERUBAHAN PERILAKU KESEHATAN Menurut sebagian psikolog.net Pengobatan alternatif yang menggunakan bahan-bahan material bumi sebagai bahan layanan pengobatan alternatif misalnya tusuk jarum.9 Deversifikasi dan Stratifikasi Dversifikasi tidak menunjukkan adanya status nilai dari jenis pengobatan alternatif. juga akan tercantum jenis-jenis pengobatan yang kurang mendapatkan perhatian publik karena dianggap kurang ilmiah namun tetap bahwa keanekaragaman jenis pengobatan itu merupakan sebuah fakta sosial yang harus diakui dan diapresiasikan keberadaannya. fenomena.

kemudian dirumuskan bahwa perilaku kesehatan yaitu terkait dengan: (1). Model muchman. persepsi. hal ini ditunjukkan dalam bentuk perhatian.Unregistered ) http://www. (2). maka yang dimaksud menurut perilkau kesehatan menurut Soekidjo Notoatmojo bahwa perilaku kesehatan yaitu respon seseorang terhadap stimulus atau objek yang berkaitan dengan sakit dan penyakit. Pada pembahasan berikut. Sementara itu . dorongan dalam diri manusia untuk makan bisa disebabkan rasa lapar. pengetahuan/kesadaran dan reaksi lainnya yang tidak tampak.net terbuka (overt behavior) yaitudalam bentuk tindakan nyata. Soekidjo Notoatmojo dengan memerhatikan bentuk respons terhadap terhadap stimulus. serta pemulihan dari penyakit. membedakan perilaku manusia menjadi dua bentuk. usaha manusia untuk makan ini menunjukkan cara dan pola yang berbeda. Pada konteks aktualnya. sesuai dengan situasi sosialnya masing-masing. Diantaranya: Model pengelolaan rasa sakit. misalnya meminum obat ketika dirinya merasa sakit. Pada konteks itulah. Model mechanic. yaitu: a) perilaku tertutup (covert behavior). Model Kurt Lewin. akan kita lihat berbagai model yang digunakan para peneliti dalam mempelajari berbagai tipe perilaku kesehatan. Berdasarkan pandangan ini. makanan dan minuman serta lingkungan. system pelayanan kesehatan. Dari definisi tersebut. Perilaku peningkatan kesehatan. Model anderson.Word-to-PDF-Converter. Perilaku gizi (makanan dan minuman). dan (3). Model keyakinan sehat. perilaku manusia itu perlu dipahami dalam konteks yang lebih luas. b)perilaku ( Word to PDF Converter . maka dorongan pada diri dipengaruhi pula oleh setting social yang berkembang di seputar individu tersebut. Dengan demikian. para sosiolog melihatnya bahwa perilaku manusia tidak bisa dipisahkan dari konteks atau setting socialnya. Model . Perilaku pencegahan. Untuk sekedar contoh.manusia dan dorongan itu merupakan salah satu usaha untuk memenuhi kebutuhan yang ada di dalam diri manusia. penyembuhan penyakit.

Dalam pandangan Lehndorff dan Tracy (2005: xii) sikap optimis itu dapat diwujudkan dengan: (a) yaitu memiliki rasa ingin menjadi lebih baik.Unregistered ) http://www. menemukan. rasa sakit bisa dikelola baik untuk sekedar pengendalian rasa sakit maupun untuk mencapai penyembuhan diri dari penyakit yang sedang dideritanya. Masing-masing model yang dikemukakan berbeda. tidur. yaitu: (1) mencari pertolongan medis dari berbagai sumber atau pemberi layanan. Model Pengelolaan Rasa Sakit. Dalam pengalaman tersebut dapat disimpulkan bahwa faktor utam yang menunjang kemajuan derajad kesehatan pasien adalah keinginan dan kehendak yang besar untuk mengalami kemajuan.Word-to-PDF-Converter. sesuai dengan pandangan teori serta tipe perilaku namun menggunakan variabel-variabel yang sama. Sedangkan menurut Lehndorff. Arti keempat unsur tersebut dapat dikembangkan 5 konsep dasar yang berguna dalam menganalisi perilaku sakit. dan (4) variasi perilaku selama tahap-tahap perawatan medis. buang air. Model Suchman Yang terpenting dalam model suchman adalah menyangkut pola sosial dari perilaku sakit yang tampak pada cara orang mencari. dan aktivitas sehari-hari lainnya.net dalam perilaku sakit. tetapi pada lokasi yang sama. Menurut Daldiyono (2007: 16). (3) tempat atau ruang lingkup. minum. yaitu: (1) perilaku itu sendiri. 2. (2) sekuensinya. dan melakukan perawatan medis.pengambilan keputusan. 1. misalnya: makan. (3) menangguhkan (procastination) atau . Pendekatan yang digunakannya berkisar pada adanya 4 unsur yang merupakan faktor utama ( Word to PDF Converter . (2) fragmentasi perawatan medis di saat orang menerima pelayanan dari berbagai unit. (b) memiliki harapan untuk menjadi lebih baik. tidak semua orang sakit memiliki penyakit. (c) mau berusaha untuk menjadi lebih baik. Suatu rasa sakit bukan merupakan penyakit bila tidak mengganggu aktivitas dan fungsi pokok. dan (d) mereka belajar metode-metode cepat untuk memotivasinya.

Pertama. adanya rasa sakit. (5) membatalkan atau menghentikan pengobatan (discontuniti). Menurut paradigma Suchman. Kemampuan individu melawan keadaan yang berat ( Word to PDF Converter . pengetahuan seseorang tentang gejala tersebut mendorongnya membuat penafsiran-penafsiran yang berkaitan dengan akibat penyakit serta gangguan terhadap fungsi sosialnya. 3.net Kemudian model mechanic menggunakan 10 variabel yang menentukan perilaku kesehatan.Unregistered ) http://www. menilai serta bertindak terhadap suatu gejala penyakit. yaitu: (1) adanya penyimpanngan dan gejala penyakit yang dirasakan dan dikenal.menangguhkan upaya mencari pertolongan meskipun gejala sudah diasakan. Teori ini menekankan pada 2 faktor: a. (2) penilaian terhadap peran sakit. persepsi dan definisi oleh individu pada suatu situasi b. sekuensi peristiwa medis dibagi atas 5 tingkat. Pada setiap tingkat. (4) jadi pasien. Ketiga . Kedua. (4) melakukan pengobatan sendiri (self medication). setiap orang harus mengambil keputusan-keputusan dan melakukan perilaku-perilaku tertentu yang berkaitan dengan kesehatan. .Word-to-PDF-Converter. yaitu: (1) pengalaman dengan gejala penyakit. Pada tingkat permulaan terdapat 3 dimensi gejala yang menjadi pertanda adanya ketidakberesan dalam diri seseorang. Model Mechanic Landasan pemikiran model mechanic ini yaitu mengembangkan suatu model mengenai faktor-faktor yang mempengarui perbedaan cara melihat. kurang enak badan atau sesuatu yang tidak biasa dialami. (3) kontak dengan perawatan medis. perasaan terhadap gejala tersebut berupa takut atau rasa cemas. dan (5) sembuh atau masa rehabilitasi. Suchman mengemukakan hipotesis bahwa perilaku medis yang terjadi pada setiap tahap penyakit mencerminkan orientasi kesehatan serta afiliasi masing-masing kelompok sosial.

dinilai. (10) sumber pengobatan yang tersedia serta biaya yang harus dikeluarkan. (4) frekuensi terjadinya tanda-tanda penyimpangan atau gejala penyakit. dapat dikemukakan bahwa yang dimaksud perilaku sakit adalah pola reaksi sosio—kultural yang dipelajari pada suatu saat ketika individu dihadapkan pada gejala penyakit sehingga gejala-gejala itu akan dikenal. (3) seberapa jauh gejala-gejala penyakit dapat dapat menimbulkan gangguan dalam kehidupan keluarga. suku bangsa). kebudayaan. Model Andersoon Kerangka asli model ini yaitu menggambarkan suatu sekuensi (rangkaian) determinan (factor yang menentukan) individu terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh keluarga dan dinyatakan bahwa hal itu tergantung pada: a.(2) seberapa jauh gejala-gejala penyakit yang dipandang serius oleh seseorang. 4. serta pandangan orang yang menilai. (5) jatah toleransi dari ornag yang menilai tanda menyimpang atau gejala penyakit tertentu. c. dan kemudian dapat bereaksi atau tidak bergantung pada definisi atau situasi itu. jumlah. ditimbang. . (6) informasi yang tersedia. misalnya saja variabel demografi (umur. Kemampuan utnuk melaksanakannya yang terdiri atas persepsi terhadap penyakit serta evaluasi klinis terhadap klinis. Dari pencermatan ini. presdisposisi keluarga untuk menggunakan jasa pelayanan kesehatan. b. Kebutuhan terhadap jasa pelayanan. pengetahuan. variabel struktur sosial (pendidikan. kepercayaan terhadap magis. pekerjaan dan kegiatan-kegiatan sosial.(7) adanya kebutuhan pokok lain yang menimbulkan pengabaian atau penolakan terhadap gejala tersebut. Faktor presdisposisi dan faktor yang memungkinkan untuk mencari pengobatan dapat terwujud di dalam tindakan apabila itu dirasakan sebagai kebutuhan. (9) adanya kompetisi terhadap berbagai kemungkinan interaksi yang timbul setelah gejala penyakit diketahui. status perkawinan). pekerjaan.

b. kesiapan seseorang untuk seseorang untuk melakukan suatu tndakan ditentukan oleh pandangan orang itu terhadap bahaya penyakit tertentu dan persepsi mereka terhadap kemungkinan akibat (fisik dan sosial) bila terserang penyakit tersebut. baik dari sumber internal (misalnya gejala penyakit) maupun eksternal (misalnya interkasi interpersonal. Penilaian seseorang terhadap perilaku kesehatan tertentu. (2) keyakinantentang keseriusan atau keganasan penyakit. Implikasinya didalam kesehatan adalah penyakit atau sakit adalah suatu daerah negatif sedangkan sehat adalah wilayah positif.net kita terhadap keadaan sakit. dan lain-lain) yang harus dikeluarkan untuk melaksanakan tindakan tersebut. Becker dan Lois A. Menurut Marshall H. Kemudian dibandingkan dengan persepsi terhadap pengorbanan (fisik. c. . model ini terdiri atas unsur-unsur sebagai berikut: a. 6. dipandang dari sudut kebaikan dan kemanfaatan (misalnya perkiraan subjektif mengenai kemungkinan manfaat dari suatu tindakan dalam mengurangi tingkat bahaya dan keparahan). uang. komunikasi massa). Empat keyakinan utama yang didefinisikan dalam model HBM yaitu (1) keyakinan tentang kerentanan ( Word to PDF Converter . Maiman. Model Kurt Lewin Mempunyai pandangan → individu hidup di lingkungan masyarakat Individu ini akan bernilai positif dan negatif di suatu daerah atau wilayah tertentu. Suatu “kunci” untuk melakukan tindakan kesehatan yang tepat harus ada . (3) keyakinan tentang kemungkinan biaya.Word-to-PDF-Converter. Model Keyakinan Sehat Model keyakinan sehat (health believe model) dikembangkan oleh Rosenstock.Unregistered ) http://www.5. (4) keyakinan tentang efektivitas tindakan ini sehubungan dengan adanya kemungkinan tindakan alternatif.

Perbedaan pemahaman dan sikap pasien diwujudkan dalam bentuk persepsi atau respons terhadap penyakit tersebut c. Keseriusan yang dirasakan ( perceived seriousness ) c.net Lewin berpendapat bahwa perilaku manusia adalah suatu keadaan yang seimbang antara kekeuataan pendorong ( driving forces ) dan kekuatan penahan ( resistining forces ). Kekuatan – kekuatan pendorong meningkat. . Keadaan ini dapat berubah apabila terjadi ketidakseimbangan Sehingga ada tiga kemungkinan terjadinya perubahan perilaku pada diri seseorang : a. Adanya komunikasi atau interkasi antara pasien dan orang lain Interaksi ini menghasilkan dua kemungkinan . Kekuatan pendorong meningkat dan kekuatan penahan menurun. c. Model Pengambilan keputusan Ada beberapa kondisi sosial yang khas terjadi yaitu . Kerentanan yang dirasakan ( perceived suspecbility ) b.Unregistered ) http://www. Teori ini dinamakan ( force field analysis ) individu selalu terdapat kekuatan/ dorongan yang saling bertentangan. a. b. Isyarat atau tanda – tanda (clues ) ( Word to PDF Converter .Ada 4 variabel apabila seseorang bertindak untuk melawan atau mengatasi penyakit : a.Word-to-PDF-Converter. 7. Setiap diantara mereka mempunyai akses informasi ke pihak lain mengenai persepsi penyakit d. Manfaat dan rintangan – rintangan yang dirasakan ( perceived benefits and barriers ) d. Realitas sosial adanya perbedaan pemahaman dan sikap antara pasien dan anggota keluarganya b. Kekuatan – kekuatan penahan menurun.

De kolektivasi refeksi b.Word-to-PDF-Converter. . ditemukan bahwa yang dimaksud dengan obat dan pengobatan itu cenderung berorientasi pada adanya sesuatu yang menjadi asupan tambahan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan/atau mendukung penyembuhan. juga memiliki simbol expertise. tetapi cara lain yang memiliki fungsi sama dengan sediaan obat. ternyata ditemukan bahwa untuk mendapatkan kesehatan dan/atau meningkatkan kualitas hidup yang sehat. dibalik itu semua.net BAB IV OBAT : ORANG MISKIN DILARANG BEROBAT DAN SAKIT Sampai saat ini. kemudian dianggap sebagai ketiadaan cara untuk mendapatkan diri yang sehat dan/atau hidup yang sehat. Obat dalam dunia kesehatan. sedangkan yang dimaksud dengan obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan. dan kosmetik. selain memiliki simbol ekonomi.a. Padahal. bahan obat. obat tradisional. Orang yang mampu beli obat adalah ciri orang yang memiliki kemampuan ekonomi. atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun-temurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman. bahan mineral. Merujuk pada kedua ayat dalam UU Kesehatan tersebut. bahan hewan. tidak hanya dibutuhkan sediaan farmasi. Dalam Undang-Undang Kesehatan Nomor 23 Tahun 1992.Unregistered ) http://www. masih banyak anggota masyarakat yang menganggap bahwa untuk mendapatkan nilai sehat sangat bergantung pada kehadiran sediaan farmasi. Pasif ( pasrah terhadap sikap orang lain diluar dirinya ) ( Word to PDF Converter . Kolektivasi persepsi Ada dua kemungkinan kolektivasi pasien : a. Ketiadaan kesediaan farmasi. Aktif ( inisiatif untuk bertindak dalam proses penyembuhan) b. sediaan sari (galenik). yang dimaksud sediaan farmasi adalah obat.

net Pada sisi yang lain. Era modern saat ini. Terlebih lagi bila dikaitkan dengan “Teknik operasi’ Orang yang mau dioperasi menunjukkan ketahanan atau kekuatan ekonominya sangat tinggi (atau memaksakan diri untuk mampu!). ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. untuk konteks saat ini.Word-to-PDF-Converter. Fenomena ini bukan masalah sederhana. obat pun adalah simbol expertise. Dengan proses liberalisasi ini.Tempat pembelian obat dan jenis obat yang beli memperjelas posisi ekonomi seseorang. Analisis ini mungkin tidak tepat seluruhnya. Masyarakat kecil mengatakan. Sekali lagi. Legitimasi intelektual dan hegemoni pelaku kesehatan begitu sangat kuat. perlu ditekankan di sini bahwa karena adanya hegemoni dan status dokter itulah yang kemudian membuat nalar pasien menjadi tumpul.” Pencatuman bahasa latin atau bahasa asing dalam tablet atau kemasan obat merupakan ciri expertise (elit) obat yang berkembang di masyarakat. tidak kritis terhadap status halal-haramnya obat dan relevan tidaknya obat dengan penyakit yang sedang dideritanya. Sementara orang yang tidak berobat adalah orang yang tidak memiliki kemampuan ekonomi. Namun demikian. karena ketidakmampuan membaca “elitnya bahasa dalam kemasan obat” menyebabkan dirinya tidak pernah protes. khususnya bila dikaitkan dengan tingkat “kemelekan” seseorang terhadap obat itu sendiri. Selain kondisi psikologis publik yang masih “percaya secara buta” kepada pelayan kesehatan (farmasi atau dokter). membuka peluang terjadinya liberalisasi produsen obat-obatan. Karena “obat” yang sesungguhnya mujarab untuk kesehatan tubuh dan rohani kita adalah “menjaga” kesehatan itu sendiri. juga dipengaruhi oleh simbol-simbol lainnya yang menyebabkan rasio-publik tidak kritis. bahkan merupakan sesuatu hal yang patut untuk dicermati secara jelas dan tegas oleh publik. Di masyarakat. istilah yang dicantumkan dalam obat itu pun tidak ngerti. interprestasi obat (jenis dan tempat pembelian obat) merupakan simbol ketahanan ekonomi yang dimiliki. maka persaingan obat akan semakin tinggi dan diharapkan akan . “Boro-boro bisa protes.

Word-to-PDF-Converter. harga obat di Indonesia begitu sangat mahal.net akseleratif dan proses penyembuhan seseorang. dan lainnya) sampai pada olahraga berbiaya rendah (misalnya sepak bola. Lebih jauhnya lagi. dan lainnya). maka dalam bab ini tidak akan diulas ulang mengenai jenis dan rincian dari obat tradisional. mendayung. golf. melainkan sekedar menambah tingkat ( Word to PDF Converter . Hal yang paling penting dan perlu ditekankan bahwa dalam pelaksanaan dimasyarakat dan juga dalam dunia kedokteran saat ini. biaya pengobatan di rumah sakit akan dapat terjangkau oleh daya beli masyarakat.berdampak pada harga dan layanan pengobatan yang semakin murah. perpaduan antara teknik modern dengan tradisional kerap kali dilakukan oleh seorang tenaga medis modern. Jenis-jenis Obat Obat Tradisional Karena bahasan ini telah kita uraikan pada bab sebelumnya. Mulai dari olahraga berbiaya tinggi (seperti terbang layung. cabang olahraga sudah sangat bervariasi. seorang dokter akan memberikan terapi fisik atau akupuntur kepada pasien/klien tertentu. Setiap anggota masyarakat tampaknya memiliki salah satu hobi dari salah satu atau lebih cabang olahraga tersebut. obat tradisional ini sudah mulai dijadikan sebagai terapi tambahan untuk mengakselerasi peningkatan kualitas kesehatan atau akseleraasi penyembuhan seseorang. bila memang teknik kedokteran modern dipandang tidak secara maksimal memberikan layanan kesehatan yang prima.Unregistered ) http://www. Karena monopolilah. Hal ini bukan berarti bahwa terapi fisik akupuntur diposisikan lebih baik dari kedokteran modern. catur. Oleh karena itu. Olahraga Sebagai Pengobatan Dalam kehidupan modern ini. jogging. . Sekedar contoh. yang secara khusus mengenai obat tradisional.

penyakit .Unregistered ) http://www. Menurut Santoso Giriwijoyo (1992:57) berdasarkan tujuan yang hendak dicapai. 2. “Olahraga memang menyehatkan jiwa dan raga” namun perlu dipahami.Word-to-PDF-Converter. yakni : 1. cenderung memandang fungsi olahraga dari sisi prestasi dan hobi serta kurang melihat dari sisi kesehatan. dan (4) olahraga pendidikan. Pada konteks inilah. Tinju professional. Adanya kesatuan gerak takaran (dosis) sehingga intensitas gerak dan waktu pelaksanaanya dapat diatur. sepakbola profesional.Apapun cabang olahraganya. Kesungguhan seseorang menjalankan salah satu profesi olahraga memang dapat diiadikan sebagai “komoditas ekonomi”. yaitu menekankan pada peran dan posisi olahraga dalam mencapai tujuan pendidikan. maka cabang olahraga di masyarakat kita dipersepsikan sebagai salah satu komoditas atau “lapangan kerja” yang potensial mendapatkan uang. (2) olahraga rekreasi. Bahkan sebaliknya. Lebih jauh Giriwijoyo mengatakan. Intensitas gerak/kerja harus melampaui taraf minimal agar menghasilkan manfaat atau perubahan kemampuan perangkat gerak (ergosistem).net menyebabkan orang menjadi kebal terhadap penyakit infeksi. pada benak masyarakat kita saat ini. Olahraga tidak ( Word to PDF Converter . (3) olahraga kesehatan. hal itu terbatas hanya pada penyakit non-infeksi. 3. Yang membedakan olahraga kesehatan dan kegiatan olahraga lainnya terutama dalam ciri khas kegiatan itu. terutama ditinjau dari aspek teknis-fisiologis. Tiga ciri khusus olahraga kesehatan. dan/atau cabang olahraga lainnya. maka olahraga dapat dibagi (1) olahraga prestasi. yang dijalani seseorang secara profesional maka sesungguhnya dari cabang olahraga tersebut dapat mendatangkan nilai ekonomi bagi para pelakunya. Intensitas gerak/kerja biasanya mencapai taraf submaksimal sebagai faktor keamanan bagi si pelaku.

gerak atau olahraga menurut penulis merupakan salah satu jenis pengobatan. dapat ditegaskan bahwa pikiran yang positif merupakan salah satu pengobatan yang perlu diterapkan dalam kaitannya dengan proses peningkatan kesehatan. Karena itu. alat-alat tubuhnya berfungsi normal pada waktu istirahat. Oleh karena itu. Berpikir Positif Sebagai Pengobatan Pikiran yang positif tidak kalah pentingnya dengan jenis medikamentosa sebagaimana yang diberikan seorang dokter. 4 sehat 5 sempurna perlu ditambahkan dengan gerak (olahraga). Pikiran yang positif ini pada satu sisi bermanfaat dalam membangun budaya dan perilaku sehat dan pada sisi lain mendukung usaha percepatan penyembuhan. Seiring dengan hal ini. seseorang yang ingin berolahraga harus memiliki status sehat yakni bebas dari penyakit infeksi dan faali. Optimis. Seorang pasien yang memuliki sikap terbuka. Hal inilah yang sering kurang dipahami oleh kebanyakan orang sehingga sering terbentuk anggapan salah yakni “olahraga dianggap mampu rnenangkal semua penyakit”. Hal utama yang perlu mendapat perhatian di sini yaitu kebutuhan 4 sehat 5 sempurna sesungguhnya belum lengkap dalam mendukung usaha menciptakan kehidupan yang sehat. dan rileks akan mendukung usaha penyembuhan yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang berpikiran negatif. dan tidak memiliki gairah hidup. pesimis. Etika Sebagai Pengobatan . Berpikir positif dalam pandangan “tri-energetik” merupakan bagian dari jenis pengobatan yang dapat mendukung pada upaya peningkatan kualitas kesehatan seseorang.infeksi akan bertambah parah bila seseorang berolahraga. Individu akan mengalami gangguan kesehatan manakala hanya mengutamakan 4 sehat 5 sempurna tanpa memerhatikan aspek olahraga. kecuali bila yang bersangkutan memang akan melakukan olahraga dengan tujuan untuk penyembuhan atau rehabilitasi.

Keempat. Kalau kita memerlukan ilmu-kedokteran dan penerapannya untuk memelihara kesehatan. ada satu teknik pengobatan lain yang kerap kali dilupakan oleh tenaga kesehatan.Unregistered ) http://www. berusaha memperbaiki diri dengan cara senantiasa mengoreksi kekurangan diri. baik dilihat dari kepentingan maupun metodenya. Para ilmuwan muslim memang menyejajarkan etika dengan kedokteran. Kedua. maka menurut mereka. Ketiga. menjaga kesiagaan akal dengan berolah pikir supaya tidak jatuh ke dalam perangkap kemalasan.Selain yang telah dituturkan di atas. Pertama. dapat ditemukan bahwa menurut ahil medis muslim Ar-Razi bahwa etika merupakan salah satu teknik pengobatan yang bermanfaat dalam meningkatkan kualitas kesehatan seseorang. Terakhir. Dalam rangka memelihara kesehatan jiwa. banyak orang yang merasa sakit kemudian pergi ke dokter.Word-to-PDF-Converter. menyinkronkan antara rencana dan tindakan agar kita tidak tenjerat ke dalam jaringan kebiasaan buruk kita. memelihara kesucian dan kehorrnatan kita dengan tidak merangsang syahwat. ( Word to PDF Converter . Mereka tidak melihat bahwa aspek etika sebagai salah “satu cara pengobatan”. yang kelima. Penamaan etika sebagai kedokteran rohani bukan tanpa makna.net Jika menelaah tulisan Mulyadi Kartanegara. cermat mencari teman baik dan jangan mendapat teman jahat karena sekali mendapat teman yang jahat niscaya kita akan mencuri tabiat mereka tanpa disadari. sehingga teknik etika sebagai bagian dari pengobatan kesehatan menjadi sangat kurang diperhatikan. Teknik yang dimaksud yaitu etika sebagai bagian dan proses pengobatan. kita juga membutuhkan ilmu etika dan penerapannya dalam tindakan kita untuk kesehatan mental atau jiwa. Miskawayh mengemukakan sekurangnya lima tips (kiat) untuk merawat kesehatan mental. Hal ini bisa jadi karena teknik ini belum banyak diketahui orang atau karena tren budaya masyarakat modern saat ini lebih menekankan pada aspek kesehatan jasmani. Pada masa sekarang ini. .

yaitu hati-hati dalam membeli obat. Fenomena Pemalsuan Obat : Orang Miskin Dilarang Berobat Jika ada yang menyatakan orang miskin dilarang sakit. Komunikasi. Peringatan ini sudah pasti bukan ditujukan kepada mereka yang memiliki kecukupan harta untuk dirawat atau konsultasi ke dokter spesialis atau tempat rujukan (rumah sakit). dan interaksi yang sehat dapat mendukung pada penciptaan kualitas lingkungan yang sehat. Oleh karena itu. terus tiada yang menolong. Namun. melainkan memiliki skala yang sosial yaitu pentingnya peran lingkungan sosial dalam membangun lingkungan dan budaya hidup sehat. Temuan obat-obat bekas ini. Peringatan ini kembali ditujukan kepada masyarakat yang tidak memiliki daya beli yang tinggi terhadap obat.Dalam membangun etika yang sehat ini. .Word-to-PDF-Converter. sehingga aktivitas sehari-hari masih letap dapat dijalankan.net berusaha untuk menjaga kesehatan atau kebugaran.Unregistered ) http://www. b. etika sebagai pengobatan tidak hanya berskala individual. kemudian di bawa pulang ke rumah. Semua jenis obat dikumpulkan. a. supaya tidak termasuk orang yang jatuh tertimpa tangga. Dalam mengelabui atau merekayasa obat bekas ini. Dengan kata lain. dapat pula dikembangkan dalam konteks penciptaan lingkungan sosial yang sehat. mereka kumpulkan untuk kemudian dijual kembali ke pasaran. pergaulan. kalaupun ada orang yang lewat hanya sanggup berkata duuh kasihan!”. mungkin akan terasa aneh. Di daerah Pekanbaru ditemukan para pemulung sampah – dalam bahasa gaul Pekanbaru disebut inang-inang – selain mencari barang bekas. Hasil dari memulung obat tersebut. mereka melakukan beberapa tindakan. Andai saja tertimpa musibah sakit. satu-satunya cara yaitu harus ( Word to PDF Converter . merekapun membuka bungkusan sampah yang diduga terdapat obat-obatan yang masih dalam kemasan. maka ada peningatan yang kedua. justru disinilah pentingnya orang miskin agar berhati-hati.

Unregistered ) http://www. Mereka pisah-pisahkan berdasarkan pengetahuan mereka (seperti jenis vitamin. analgesik. dan sebagainya). Jenis obat yang banyak dijual adalah golongan obat ant biotik. Berikut penelusuran Kemal Ramdan dan Cosmas Gatot yang mencerminkan bebasnya peredaran obat palsu di Pasar Pramuka. yaitu menjualnya kepada penadah obat. Kemudian dilap dengan menggunakan kain dengan air secara perlahan.c. BPOM sebagai otoritas resmi selalu menuding lemahnya penegakan hukum sebagai penyebab tetap maraknya peredaran obat palsu.net di dalam etalase.Word-to-PDF-Converter. Bahkan Badan POM mengaku kewalahan dalam memotong rantai sindikat peredaran obat ilegal ini. mereka rapikan dengan tangan secara perlahan. loker atau ( Word to PDF Converter . Jakarta Timur. bahkan kabarnya sudah sampai ke Jakarta bahkan kembali ke apotek. selanjutnya dikeringkan selama 5 menit. Obat-obatan yang sudah rapi tersebut. antipiretik. dan anti hipertensi. Tak jarang mereka menyimpan obat palsu di rak khusus. d. h. f. Pasar Pramuka Peredaran obat palsu hingga kini masih merajalela dan semakin terbuka. Di sisi lain di tengah keterbatasan BPOM memberantas . histamin. Tahap akhir. Ciri yang paling mudah dikenali adalah. Para penjual obat disini nenyebutnya dengan obat putus. Bagian-bagian kemasan obat yang rusak. e. hanya ditumpuk dan diikat karet. atau obat potongan karena dijual hanya beberapa strip. lembaran obat tak memiliki kemasan. Ini sejalan dengan pengakuan salah satu pedagang yang pernah menjual obat terlarang ini. Untuk merapikan kondisi obat tablet yang terbungkus dalam alumunium atau sejenisnya. obat pusing. g. Carut-marutnya peredaran obat palsu ini sebenarnya bukan barang baru. antidiabetes. digunting sehingga tampak rapi. Namun.

buru-buru ia bersihkan kembali dan disimpan di saku celananya. ( Word to PDF Converter . Bila berhasil memulung sampah berupa tablet atau kapsul. Apa jadinya bila orang sakit diberi obat kedaluwarsa atau obat bekas yang dipungut dan gundukan sampah? Banyaknya peredaran toko obat tanpa izin ini. Namun rasanya pemberantasan obat palsu ini masih jauh dari efektif. Padahal BPOM telah mempunyal kewenangan. maka pihaknya menghimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dalam membeli obat-obatan. menurut Hakim. yaitu adanya . bila menyangkut obat yang dikonsumsi manusia. jaringan pemasok obat legal semakin solid dengan pola yang semakin canggih. Fakta selanjutnya muncul dari pengakuan seorang pemulung yang mengakui adanya jual beli obat-obatan bekas di TPA Bantar Gebang. nyawa menjadi taruhannya. namun masih saja sulit melakukan pemantauan kepada toko obat yang ilegal dalam melakukan kegiatan mereka.peredaran obat palsu. Karena menurutnya obat punya nilai jual yang lumayan.net Dispensasi Obat Sebuah kritikan dari publik. bahkan back up aparat dan Mabes Polri.Unregistered ) http://www. Jangankan menyeret aktor-aktor kelas kakap. karena tidak adanya kesadaran yang tinggi oleh pemilik dalam menaati aturan kesehatan.Word-to-PDF-Converter. Pihaknya sejauh ini telah melakukan upaya pengawasan secara intensif. terhadap perilaku dokter atau tenaga medis. TPA Bantar Gebang Peredaran obat ilegal ternyata datang dari berbagai sumber. tim penyidik PPNS. Namun. para pelaku kelas teri saja sampai kini masih bergerak dengan leluasa. Jangan kaget bila ternyata sebagian obat palsu dipasok dari para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar-Gebang. anggaran. Memang bukan hal terlarang mencari berkah di balik tumpukan sampah ini. Karena toko-toko itu mengedarkan obat yang diduga bisa membahayakan kesehatan masyarakat.

yakni golongan masyarakat yang untuk biaya berobat pun. Dokter tidak boleh menyimpan persediaan obat dalam “jumlah banyak” di tempat praktik karena melalui Pasal 35 Ayat (i) UUPK. sampai saat ini sangat “biasa” menerima pelayanan praktik kedokteran dengan sistem “paket”.gejala praktek dokter yang melakukan dispensing obat. yakni setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter. yang sebagian sangat besar menyangkut orang sakit yang kurang mampu secara ekonomi. artinya dia membagikan obat kepada pasien. akan sekaligus mendapatkan sejumlah obat-obatan yang diperlukan oleh pasien berkaitan dengan proses penyembuhan penyakitnya. sering kali berasal dari uang pinjaman kiri dan kanan. Willa Chandrawilla. memberikan bantuan penjelasan makna dispensing dengan menunjuk pada konteks bahasa Inggris. seorang dokter yang melakukan dispensing obat. Apabila dispensing obat kini dipermasalahkan sebenarnya telah sangat lama dipermasalahkan-lebih karena dipicu oleh telah diundangkannya UU tentang Praktik Kedokteran Nomor 20 Tahun 2004 (selanjutnya UUPK) yang diberlakukan tanggal 6 Oktober 2005. yaitu “to dispense” yang secara harfiah berarti membagikan. Masalah dispensing obat adalah masalah nasional. Pasien yang menggunakan jasa pelayanan praktik kedokteran yang berada di daerah di mana pun juga di seluruh Indonesia. Dalam praktiknya. perilaku dokter di masyarakat kita ini. namun dokter pun menyimpan sejumlah obat di tempat praktik kedokteran yang dibukanya secara pribadi. Dengan kata lain. Dalam kaitan dengan perilaku ini. bukan hanya membagikan obat kepada pasien. Penanganan terhadap masalah dispensing obat harus diselesaikan secara bijaksana dan menyeluruh. dokter mempunyai wewenang menyimpan obat dalam . namun juga menyangkut masalah kebutuhan orang sakit. dari Sabang hingga ke Merauke hampir seluruh dokter di daerah melakukannya. bahkan sebagian kecil dokter di kota besar juga melakukannya. karena bukan hanya nenyangkut tenaga kesehatan (dokter dan apoteker).

Artinya apabila dokter boleh menyimpan obat.“jumlah dan jenis yang diizinkan”. dimana biaya dokter dan biaya obat sudah bukan masalah lagi. terbentuk pula hubungan hukum. sehingga apotek ada di bawah pengelolaan asisten apoteker saja. yang apotekernya tidak jelas ada dimana. ( Word to PDF Converter . pasien akan mencari institusi yang lain yang pasti bukan apotek. Namun. dan bahkan melalui pasal yang sama. Apabila dokter tidak boleh memberikan pelayanan praktik kedokteran dengan sistem hanya memberikan resep obat dan mempersilahkan pasien membeli ke apotek.net Kebiasaan dispensing obat dimulai dari hubungan penyembuh dengan orang sakit yang tidak berdasarkan aturan-aturan hukum namun lebih kepada aturan-aturan pengobatan. maka alih-alih pasien membeli obat ke apotek. hanya namanya saja yang tercantum di papan nama. Ayat (j). maka dokter juga boleh membagikan obat langsung kepada pasien. yang memilah antara penyembuh dan penyedia obat-obatan. yang diatur dengan aturan-aturan hukum. hubungan antara penyembuh dengan orang sakit. Ketentuan tentang apotek mengharuskan bahwa apotek harus dikelola oleh seorang apoteker yang bekerja penuh waktu. maka dokter tidak perlu dispensing obat.Unregistered ) http://www. yang letaknya belum tentu dekat. jadi satu apotek dikelola oleh satu apoteker dan dibantu oleh asisten apoteker sebagai pelaksana. Dapat dipastikan. bukan lulusan menengah farmasi. . karena masyarakat yang sudah makmur itu tahu cara pengobatan modern. apabila suatu ketika masyarakat Indonesia sudah menjadi makmur dari segi ekonomi. Bahkan yang tidak ada asisten apotekernya sehingga yang menyediakan dan memberikan obat. yang dapat memberikan pelayanan dengan sistem “paket”.Word-to-PDF-Converter. kini dengan kemajuan zaman. dokter mempunyai wewenang meracik dan menyerahkan obat kepada pasien di daerah terpencil yang tidak ada apotek. selain hubungan pengobatan. Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak apotek di kota kecil dan kecamatan yang jauh dari kota besar.

semuanya masih memerlukan proses pembenahan yang sangat panjang. misalnya diminum 3 x sehari. masalah pedagang besar farmasi yang menjuat obat langsung kepada dokter yang faktur pembeliannya dari salah satu apotek entah di mana dan masih segudang masalah lainnya. Kelebihan dosis dapat menyebabkan terakumulasinya efek samping dan penyakit tidak dapat .Unregistered ) http://www. namun sekarang bagaimana caranya melakukan pengaturan tentang dispensing obat oleh dokter. yaitu untuk meningkatkan kualitas kesehatan dapat diwujudkan. ( Word to PDF Converter . maupun yang mendapat rujukan dari resep dokter. Padahal. baik itu membeli dari apoteker. dengan ukuran 1 (satu) sendok teh. Takaran yang tepat sangat penting untuk mendapatkan kesembuhan. dibalik aturan main serupa itu. dengan mempertimbangkan kadar atau dosis yang disesuaikan dengan tujuan dan acuan yang berlaku. seolah-olah mudah dipahami dan dipersepsi oleh masyarakat sebagai sesuatu hal yang sudah jelas.Word-to-PDF-Converter. Obat. masalah kemiskinan. menurut Handrawan Nadesul. warung (obat bebas). akan dihadapkan pada salah satu aturan main mengonsumsi obat. dimana gajah dengan gajah bertengkar. pelanduk mati di tengah-tengah. ada nilai budaya yang perlu dipikirkan dan perlu diperjelas. sebab menyangkut hampir seluruh dokter di daerah? Banyak faktor yang akan memengaruhi pembenahan.Masalah dokter dan apotek (apoteker) adalah masalah sebab-akibat dan akibat-sebab yang memerlukan penyelesaian yang holistik agar tidak ada pihak yang hanya dirugikan atau hanya diuntungkan sebaiknya semuanya mendapatkan keuntungan sesuai dengan bagiannya terutama jangan sampai kategori pasien tidak mampu secara ekonomi yang dirugikan. sebagai misal masalah geografi. obat sudah ditakar dengan ukuran atau takaran yang jelas. Pernyataan ini. Masalah dokter dan apotek (apoteker) akan selesai kalau semua pihak mengikuti jalur hukum.net Obat dan Pengukurannya Bila seseorang sudah mendapatkan obat. sehingga tujuan mengonsumsi obat.

net potensi-potensi efek negatif. Sebagaimana diketahui. ukuran sendok adalah sangat berbeda. Penyakit yang sedang diderita pasien atau anggota masyarakat tersebut. Oleh karena itu. Merujuk pada ketentuan dosis yang ada. rata-rata kurang dari 3 cc. bila orang alpa atau khilaf perbedaan ukuran tersebut. maka obat tersebut akan terkonsumsi lebih dari takaran yang sesungguhnya. Pertama. Problem yang akan muncul dari overdosis tersebut. Berdasarkan kenyataan seperti ini dapat dikemukakan beberapa analisis selanjutnya. Di Belanda.Unregistered ) http://www. setiap obat memiliki efek negatif.disembuhkan. maka potensi kurangnya daya sembuh obat menjadi sangat tinggi. sesungguhnya berlandaskan pada takaran sendok teh di Belanda (farmakope). (1) fungsi obat tidak akan efektif dan (2) efek negatif dari penggunaan obat semakin tinggi. Dan bila kita mengkonsumsi obat lebih dari kebutuhanya padahal obat itu tidak efektif dalam menyembuhkan maka sesungguhnya yang sedang terjadi dalam tubuh kita adalah terakumulasi ( Word to PDF Converter . bila dilakukan pengulangan (atau lebih dari satu sendok). Sedangkan kekurangan dosis menyebabkan obat tidak akan mampu menyembuhkan penyakit. Ukuran takaran obat. bila dalam kemasan obat tersebut. Masalah seperti ini sudah tentu harus menjadi perhatian dari setiap anggota masyarakat atau tenaga ahli. maka orang tersebut akan mengalami overdosis. sebagaimana yang dikenal masyarakat saat ini. Ketiga. potensial untuk sulit disembuhkan. maka perlu kiranya membiasakan menyimpan sendok . Secara sosiologis. Terkait dengan masalah ini. perhatian terhadap ukuran atau takaran obat ini menjadi sangat penting untuk diperhatikan. maka sesungguhnya masyarakat harus secara displin mengunakan sendok penyeduh dalam mengkonsumsi obat termaksud. terdapat sendok penyeduh dan penyertaan sendok penyeduh ini sudah mulai dibudayakan oleh para produsen obat. ukuran sendok teh adalah 3 cc dan volume sendok bubur 8 cc. Sementara ukuran teh sendok di Indonesia.Word-to-PDF-Converter. Kedua.

dapat disimpulkan bahwa ukuran meraih derajat hidup yang sehat dapat dilakukan dengan berbagai cara. fenomena ini menunjukkan bahwa takaran obat adalah lebih bersifat ilmiah. Sebagai sebuah pendekatan antisipatif. 8. atau 10 cc adalah ukuran-ukuran ilmiah kedokteran. Kegagalan kita dalam memahami masalah ini dapat menyebabkan sulitnya sebuah penyakit dapat disembuhkan. potensial mengandung nilai budaya. sendok teh. Dokter. bahkan kyai sekalipun bukan Tuhan yang memiiki kewenangan untuk memberikan sakit dan sehat. Apa yang mereka lakukan. maka setiap orang dapat menggunakan pendekatan komprehensif dalam meraih kesehatan jasmaniah dan rohaniahnya secara simultan. Ukuran antara benda satu dengan benda lainnya memiliki kandungan budaya. hal ini untuk mengantispisi bila dalam suatu saat ada obat yang tidak menyertakan sendok penyeduh obat.Unregistered ) http://www. hanya berupa sebuah ikhtiar. Penutup Berdasarkan uraian tersebut. 3. atau sendok penyeduh obat merupakan alat dan teknologi bernuansakan budaya. sesungguhnya kita dapat memahami penyebab dan terapi yang cocok untuk memulihkan kembali.obat di rumah masing-masing.net PERAN DOKTER. maka diharapkan tujuan untuk meraih nilai kesehatan secara maksimal akan dapat diraih secara maksimal. Karena dengan memahami jelas sakit atau penyakit tersebut. Keempat. benda yang digunakan sebagai alat ukurnya. semua itu hanyalah sebuah usaha atau ikhtiar kita dalam meraih kesehatan hidup di dunia. BAB V ( Word to PDF Converter . guru olahraga. sendok makan. Dengan kata lain. Dengan pendekatan komprehensif atau holistik ini. Hal yang penting untuk dipahami bersama adalah status penyakit atau sakit yang kita derita. Namun. Tepat sekali bahwa berhagai hal yang terjadi dalam diri manusia ini. Namun. PASIEN DAN PERAWAT .Word-to-PDF-Converter.

Contoh :seorang dokter yang merawat mertuanya. Perilaku sehat ini . si mertua tersebut adalah pasien dokter maka harus patuh dan taat pada dokter. PERAN SAKIT-SEHAT Secara ilmiah penyakit (disease) itu diartikan sebagai gangguan fungsi fisiologis dari suatu organisme sebagai akibat dari infeksi atau tekanan dari lingkungan. Pada situasi seperti ini. nilai. B. sedangkan perilaku sehat adalah tindakan yang dilakukan individu untuk memelihara dan meningkatkan kesehatannya. memang ada kalanya peran seseorang seringkali berbeda tergantung pada situasi sosial masing-masing. termasuk pencegahan penyakit. atau pasien.A. Bila dalam masyarakat ada orang yang berstatus sebagai perawat. Perilaku sakit diartikan sebagai segala bentuk tindakan yang dilakukan oleh individu yang sedang sakit agar memperoleh kesembuhan. kepercayaan. 1986:235). Sementara di lain pihak. seseorang berkewajiban untuk menunjukkan peran sosial sesuai dengan statusnya. bidan. peran merupakan konsekuensi dari status seseorang. sikap yang diharapkan oleh masyarakat muncul dan menandai sifat dan tindakan si pemegang status atau kedudukan sosial. dokter. penjagaan kebugaran melalui olahraga dan makanan bergizi. mungkin pula dia dapat berperan sebagai status yang berbeda. Menurut Ralf Dahrendrof (dalam Veeger. perawatan kebersihan diri. maka terhadap individu-individu tersebut diharapkan muncul perilaku yang sesuai dengan statusnya masing-masing. Sedangkan sakit (illness) adalah penilaian individu terhadap pengalaman menderita suatu penyakit. Di tempat perawatan. peran dimaknai sebagai satu pola tingkah laku. PENGERTIAN PERAN Dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam suatu lingkungan. sedangkan di rumah sang dokter harus hormat dan patuh pada mertuanya.

diperlihatkan oleh individu-individu yang merasa dirinya sehat meskipun secara medis belum tentu mereka betul-betul sehat. yaitu : a. serta pengaruh birokrasi (karyawan yang mendapat jaminan perawatan kesehatan yang baik akan cenderung lebih cepat merasa sakit daripada mereka yang justru akan akan kehilangan nafkah hariannya jika tidak masuk kerja karena sakit). antara lain: 1. Pasien adalah setiap orang yang melakukan konsultasi masalah kesehatannya untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada dokter. Persepsi atau definisi individu tentang suatu situasi/penyakit b. setiap pasien menunjukkan ( Word to PDF Converter . Perilaku sakit erat hubungannya dengan konsep diri. Seorang ahli sosiologi dan psikologi sosial.Word-to-PDF-Converter. Mechanic. Kemampuan individu untuk melawan serangan penyakit tersebut Perilaku sakit ini juga diteropong oleh Suchman yang memberikan batasan perilaku sakit sebagai tindakan untuk menghilangkan rasa tidak enak atau rasa sakit sebagai akibat dari timbulnya gejala tertentu. Dan reaksi ini sangat ditentukan oleh sistem sosialnya. Suchman menganalisa pola proses pencarian pengobatan dari segi individu atau petugas kesehatan. yaitu proses mencari alternatif sumber pengobatan guna menemukan seseorang yang . ada 5 macam reaksi dalam proses mencari pengobatan. pengaruh petugas kesehatan.Unregistered ) http://www. mengembangkan teori tentang perilaku sakit yang dinamakannya teori respons bertahan (copyng response theory). Shopping.net perilaku yang berbeda dihadapan seorang tenaga medis. Kalangan sosiologi menyebutnya sebagai fenomena peran sakit dalam perilaku kesehatan masyarakat. Dengan berbagai kondisi dan jenis penyakit yang dideritanya. Menurutnya. Ada dua faktor utama yang menentukan perilaku sakit. penghayatan situasi yang dihadapi. Menurut Mechanic perilaku sakit adalah reaksi optimal dari individu jika dia terkena suatu penyakit.

3. yaitu proses pengobatan oleh beberapa fasilitas kesehatan pada lokasi yang sama 3. Tahap pengenalan gejala Individu memutuskan bahwa dirinya dalam keadaan sakit yang ditandai dengan rasa tidak enak dan keadaan itu dianggapnya dapat membahayakan dirinya ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. Tahap penyembuhan atau rehabilitasi . tetangga. harus menggantungkan diri kepada prosedur pengobatan dan harus kpatuh terhadap perintah orang yang akan menyembuhkannya. Self medication.Word-to-PDF-Converter. individu berproses melalui tahap-tahap berikut ini : 1. menurut Suchman. Tahap asumsi peranan sakit Karena merasa sakit dan perlu pengobatan.net 2. yaitu proses penundaan pencarian pengobatan meskipun gejala penyakitnya sudah dirasakan 4. 2. 4. individu mulai mencari pengakuan dari kelompok acuannya (keluarga. yaitu penghentian proses pengobatan Dalam menentukan reaksi/tindakannya sehubungan dengan gejala penyakit yang dirasakannya.dapat memberikan diagnosa dan pengobatan sesuai dengan harapan. Discontinuity. Tahap ketergantungan si sakit Individu memutuskan bahwa dirinya sebagai orang sakit dan ingin disembuhkan. 5. Fragmentation. Procrastination. Tahap kontak dengan pelayanan kesehatan Individu mulai menghubungi sarana kesehatan sesuai dengan informasi yang diperoleh/dari pengalamannya tentang tersedianya jenis-jenis pelayanan kesehatan.dll) tentang sakitnya itu dan meminta pembebasan dari tugas sehari-harinya. yaitu pengobatan sendiri dengan menggunakan berbagi macam ramuan atau obat-obatan yang dinilai tepat baginya 5.

maka keluarga tersebut dapat terhindar dari ketegangan yang dapat merusak keluarga. tempat khusus. Suatu hari datang adik-adik suaminya ikut tinggal bersamanya untuk mencari pekerjaan. Tuhan memberi kesempatan pada seseorang untuk . Sakit sebagai upaya untuk mendapat perhatian.Individu memutuskan untuk melepaskan diri dari peranan sebagai orang sakit karena ia sudah sehat kembali dan dapat berfungsi seperti sedia kala. Sakit sebagai Penghapus dosa. ( Word to PDF Converter . upaya menghindari tanggung jawab atau pembenaran diri 5. 2. Melalui peran sakit istri. Masyarakat menekankan pentingnya orang sakit mendapat perhatian khusus. Beberapa orang dapat menikmati masa istirahat beberapa hari dan bebas dari ketegangan rutin melalui rawat inap di rumah sakit dengan biaya kantor. Sakit sebagai kesempatan untuk istirahat. 3.Word-to-PDF-Converter. peran sakit merupakan salah satu pilihan. maka salah satu cara pelepasannya dilakukan dengan melalui peran sakit. Melalui peran sakit. makanan khusus. Sudibyo Supardi merinci 6 peran sakit di masyarakat.Unregistered ) http://www. Bagi orang yang banyak mengalami ketegangan di kantor atau di rumah. Masyarakat tertentu percaya bahwa sakit merupakan akibat dari dosa yang dilakukan sebelumnya. Namun bersama dengan itu. Bagi orang yang merasa kesepian atau tidak yakin atas penerimaan orang lain akan dirinya. sang istri merasakan keterbatasan uang dan ruang gerak dan dituntut untuk lebih memperhatikan anaknya. Sakit sebagai alasan kegagalan pribadi. dan sebagainya. Lalu kemudian ia terbaring sakit dirumahnya. Sakit sebagai upaya untuk menghindari tekanan. yaitu: 1.net 4. Sakit merupakan hukuman Tuhan untuk menghapus dosa yang telah dibuat hamba-Nya. Istri merasa wajib memberi makan dan tempat tidur yang layak bagi mereka. Dalam hal ini. Contoh : Sebuah keluarga miskin tinggal rumah sempit yang kumuh. Peran sakit juga digunakan sebagai alasan ketidakmampuan menyelesaikan tugas yang harus dikerjakan. Atas anjuran saudara-saudaranya maka adik-adik suaminya pindah dan istrinya sembuh kembali.

keperawatan diartikan sebagai : .net Menurut hasil lokakarya Keperawatan Nasional (1983). C. peran sehat belum banyak mendapat perhatian dari kalangan sosiologi. Dalam konteks politik. Setelah mendapatkan sejumlah obat berikut aturan pakainya. Sebagai alat untuk menghindari proses hukum 2. Perawat merupakan salah satu komponen penting dan strategis dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan.Word-to-PDF-Converter. emosi. yaitu ada peran sakit : 1. PERAN PERAWAT · Pengertian Perawat adalah orang yang dididik menjadi tenaga paramedis untuk menyelenggarakan perawatan orang sakit atau secara khusus untuk mendalami bidang perawatan tertentu. orang sehat adalah orang yang memiliki kemampuan prima dari sisi jasmaniah. spiritual dan ekonomi. Keperawatan adalah diagnosis dan penanganan respons manusia terhadap masalah kesehatan aktual maupun potensial ( Word to PDF Converter . Banyak kalangan menganggap bahwa peran sehat merupakan peran normal bagi individu sesuai dengan statusnya yang berlaku. 6. Sakit untuk mendapatkan alat tukar.menyesali dosa yang diperbuatnya. peran sakit memiliki nilai yang berbeda dibandingkan yang lainnya. Dalam menjalankan tugasnya.Unregistered ) http://www. perawat dituntut untuk memahami proses dan standar praktik keperawatan. Contoh :mogok makan Sementara itu. ia menyimpan obat tersebut untuk digunakan sebagai alat tukar dengan berbagai keperluannya. Contoh : Karyawan yang mendapat penggantian ongkos berobat. Kehadiran dan peran perawat tidak dapat diabaikan. sering mengumpulkan obat melalui peran sakit. Sesuai dengan konsepnya. Sebagai alat untuk menekan dan memaksakan kehendak pada orang lain sehingga tujuan yang diinginkannya dikabulkan.

memelihara.Suatu bentuk pelayanan profesional yang merupakan bagian integrasi dari pelayanan kesehatan yang didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan. Sedangkan menurut Depkes RI (2002). perawat profesional adalah perawat yang bertanggung jawab dan berwenang memberikan pelayanan keperawatan secara mandiri dan berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain sesuai dengan kewenangannya. perencanaan. maka profesi perawat diakui sebagai bagian integrasi dari pelayanan kesehatan. Dari definisi peran tersebut. Bahkan bila dilihat dari segi intensitas interaksi dengan pasien. berbentuk pelayanan bio-psiko-sosial-spiritual yang komprehensif. cedera dan proses penuaan. keluarga dan masyarakat baik yang sakit maupun sehat yang mencakup seluruh siklus hidup manusia. membantu serta melindungi seseorang karena sakit. Asuhan keperawatan adalah kegiatan profesional perawat yang dinamis. 2000) . diagnosis keperawatan. pendidik klien serta peneliti di bidang keperawatan (Sieglar. Tahap dalam melakukan asuhan keperawatan yaitu pengkajian. Ini artinya dalam pelayanan kesehatan. pengelola institusi keperawatan. membutuhkan kreativitas dan berlaku pada berbagai keadaan dan rentang kehidupan manusia (Carpenito. kelompok profesional perawat merupakan tenaga kesehatan yang paling tinggi interaksinya. Harlley Cit menjelaskan pengertian dasar seorang perawat yaitu seseorang yang berperan dalam merawat. ditujukan kepada individu. · Perawat Sebagai Individu Aktifitas keperawatan meliputi peran dan fungsi pemberi asuhan keperawatan dan praktik keperawatan. implementasi dan evaluasi. peran dan fungsi perawat merupakan satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dan tidak bisa diabaikan oleh tenaga kesehatan yang lainnya. Perawat (nurse) berasal dari bahasa latin yaitu nutrix yang berarti merawat atau memelihara. Ini artinya bahwa dalam pelayanan kesehatan.1998).

Peran sebagai peneliti. masyarakat. · Peran Perawat dari Sudut Profesi dan Tujuan Lembaga Pendidikan Program Pendidikan D3 Keperawatan di Indonesia sebagai pendidikan yang menghasilkan perawat profesional pemula.Word-to-PDF-Converter. kelompok. Pendidikan ini bertujuan mendidik peserta didik melalui proses belajar untuk menyelesaikan kurikulum sehingga mempunyai cukup pengetahuan. Peran sebagai pengelola. ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. serta tenaga kesehatan yang berada di bawah tanggung jawabnya. keluarga dan berdasarkan kaidah-kaidah keperawatan 2. 4.net 2. Perawat mempunyai tanggung jawab mengelola pelayanan maupun pendidikan keperawatan sesuai dengan manajemen keperawatan. Berperan serta dalam kegiatan penelitian di bidang keperawatan dan menggunakan hasil penelitian dan IPTEK untuk meningkatkan mutu dan jangkauan pelayanan dan asuhan keperawatan . menerapkan prinsip dan metode penelitian serta memanfaatkan hasil penelitian untuk meningkatkan mutu asuhan pelayanan dan pendidikan keperawatan. Perawat diharapkan mampu mengidentifikasi masalah penelitian. Peran sebagai pendidik. Menunjukkan sikap kepemimpinan dan bertanggung jawab dalam mengelola asuhan keperawatan 3. antara lain : 1. Perawat berperan dalam mendidik individu keluarga. 3. ketrampilan dan sikap untuk : 1. Melaksanakan pelayanan keperawatan profesional dalam suatu sistem pelayanan kesehatan sesuai kebijaksanaan umum pemerintah yang berlandaskan Pancasila. khususnya pelayanan asuhan keperawatan kepada individu.Peran perawat sebagai individu. Peran sebagai pelaksana (care giver). Peran ini merupakan peran dalam memberikan asuhan keperawatan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada klien dengan pendekatan pemecahan masalah sesuai dengan metode dan proses keperawatan.

Word-to-PDF-Converter.647 tahun 2000 menegaskan bahwa keperawatan adalah sebuah profesi.Unregistered ) http://www.4. keluarga dan masyarakat. Oleh karena itu perawat bertanggung jawab atas akibat yang timbul dari tindakan yang diambil. Pengkajian seluruh riwayat kesehatan pasien/keluarganya dan pemeriksaan fisik untuk menentukan status kesehatan b. Mengembangkan diri secara terus-menerus untuk meningkatkan kemampuan profesional 6. . ( Word to PDF Converter . Mendukung pasien untuk berperilaku hidup sehat 2. Fungsi independen Dalam fungsi ini tindakan perawat bersifat tidak memerlukan perintah dokter. Dengan status seperti ini maka secara legal formal dan keilmuan ada pengakuan kesejajaran antara ilmu keperawatan dan ilmu kedokteran serta ada kewenangan yang berbeda antara perawat dan dokter. Contoh tindakan ini. Berfungsi sebagai anggota masyarakat yang kreatif.net Dalam praktik keperawatan terdapat 3 fungsi keperawatan. antara lain yaitu: 1. Fungsi interdependen Tindakan perawat berdasar pada kerjasama dengan tim perawatan atau tim kesehatan lain. Status sebagai profesi ini menuntut setiap perawat untuk mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sesuai dengan misi perawat untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi klien. Berperan secara aktif dalam mendidik dan melatih klien 5. Tindakan perawat bersifat mandiri berdasarkan ilmu keperawatan. produktif dan terbuka untuk menerima perubahan serta berorientasi ke masa depan sesuai perannya. yaitu : a. Dalam Peraturan Menteri Kesehatan no. Memelihara dan mengembangkan kepribadian serta sikap yang sesuai dengan etika keperawatan dalam melaksanakan profesinya 7. Membantu pasien dalam melakukan kegiatan sehari-hari c.

senantiasa berupaya melaksanakan profesinya sesuai dengan standar profesi yang tertinggi ( Word to PDF Converter . Menurut undang-undang Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. kecuali jika perawat tersebut yang bertindak tidak sesuai dengan prosedur dan ketetapan yang ditentukan dokter. tidak boleh dipengaruhi oleh sesuatu yang mengakibatkan hilangnya kebebasan dan kemandirian profesi 4.net 3. perawat bersama tenaga ahli gizi berkolaborasi membuat rencana untuk menentukan kebutuhan makanan yang diperlukan ibu hamil dan perkembangan janin 3. harus menghindarkan diri dari perbuatan yang bersifat memuji diri 5. setelah memperoleh persetujuan pasien . menghayati. dan mengamalkan sumpah dokter. Contoh tindakan ini ialah menangani ibu hamil yang menderita diabetes.Word-to-PDF-Converter. dinyatakan bahwa kewajiban umum dokter adalah : 1. Perawat membantu dokter memberikan pelayanan pengobatan dan tindakan khusus yang menjadi kewenangan dokter. tiap perbuatan atau nasihat yang memungkinkan melemahkan daya tahan psikis maupun fisik hanya untuk kebaikan pasien. lebih khususnya adalah dokter. 2.Unregistered ) http://www.Mereka biasanya tergabung dalam sebuah tim yang dipimpin oleh seorang dokter. menjunjung tinggi. Fungsi dependen Perawat bertindak membantu dokter dalam memberikan pelayanan medis. Berdasarkan kode etik kedokteran. PERAN DOKTER Tokoh kunci dalam proses penyembuhan suatu penyakit adalah petugas kesehatan. profesi dokter berdasarkan suatu keilmuan. kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan berjenjang dan kode etik yang bersifat melayani. D. tindakan perawat ada di bawah tanggung jawab dokter termasuk setiap kesalahan medis yang dilakukan. Oleh karena itu.

dalam bekerja sama dengan para pejabat di bidang kesehatan dan bidang lainnya serta masyarakat harus saling menghormati. dan rehabilitatif). keluarga. dalam setiap praktiknya memberikan pelayanan medis yang kompeten dalam kebebasannya teknis dan moral sepenuhnya. harus memperhatikan kepentingan masyarakat dan semua aspek pelayanan kesehatan yang menyeluruh (promotif. senantiasa mengingat akan kewajiban melindungi makhluk hidup . preventif. kuratif. disertai rasa kasih sayang (compassion) dan penghormatan atas martabat manusia. Dokter sebagai pendidik. Merujuk pada kode etik tersebut. hak-hak tenaga kesehatan lainnya. harus bersikap jujur dalam hubungannya dengan pasien dan sejawatnya dan berupaya untuk mengingatkan sejawatnya yang diketahui memiliki kekurangan dalam karakter atau kompetensi atau yang melakukan penipuan atau penggelapan dalam menangani pasien 10. yaitu dalam praktik layanan kesehatan. 13. yaitu memberikan promosi pendidikan kepada masyarakat baik individu. 9. peran dokter dapat dirinci lebih spesifik lagi kedalam beberapa perilaku berikut : a. senantiasa berhati-hati dalam mengumumkan dan menerapkan setiap penemuan teknik atau pengobatan baru yang belum diuji kebenarannya dan hal-hal yang menimbulkan keresahan masyarakat. baik fisik maupun psikososial. 8. hanya memberikan surat keterangan dan pendapat yang telah diperiksa sendiri kebenarannya.6. makhluk insani 12. maupun masyarakat b. dan harus menjaga kepercayaan pasien 11. seorang dokter dituntut untuk memiliki kreatifitas dan inisiatif untuk menemukan dan memecahkan masalah yang sedang dihadapi pasien sesuai dengan pengetahuan dan . serta berusaha menjadi pendidik dan pengabdi masyarakat yang sebenar-benarnya. menghormati hak-hak pasien. Dokter sebagai pengembang teknologi layanan kesehatan . 7. menghormati hak-hak sejawatnya.

Ilmu kedokteran modern cenderung menekankan perlunya para dokter mengetahui dan menginternalisasikan norma-norma praktek kedokteran dalam menjalankan tugas mereka. Pada kenyataannya tidak semua kriteria Parsons dapat dipenuhi oleh dokter dalam menjalankan fungsinya mengobati pasien. yaitu dengan berbagai praktik atau pengembangan ilmu yang ada . atau terbatas pada fungsinya sebagai dokter (membaur versus spesifik) · Melibatkan emosi /perasaan atau sikap netral dalam hubungannya dengan sang pasien (afektif versus netral) · Mengutamakan kepentingan diri sendiri atau kepentingan bersama (orientasi diri versus orientasi kelompok) · Memandang manusia berdasarkan kualitasnya atau prestasinya (kualitas versus pretasi) Pandangan Parsons mengenai peran dokter tersebut merupakan pandangan yang ideal. Meminjam istilah Daldiyono (2006:291) setiap dokter harus siap siaga sebagai dokter yang profesional dalam membantu masyarakat. d. dokter melaksanakan lima fungsi utama dan fungsi-fungsi ini dapat dianalisa dengan patterns variables yang telah dikembangkan oleh Parsons (Schepers dan Nievaard). .kemampuannya sendiri ( Word to PDF Converter . Dokter sebagai pengabdi masyarakat. · Menerapkan peraturan umum atau khusus yang harus ditaati oleh pasien (kriteria universal versus khusus) · Membina interaksi dengan pasien secara luas dan membaur. Dalam melakukan perannya sebagai seseorang yang memiliki kompetensi untuk mengobati orang yang sakit. seorang dokter dapat belajar dan mengajari kembali baik kepada rekan sejawat atau pihak lain mengenai perkembangan ilmu kedokteran.Unregistered ) http://www. yang dituntut memiliki kesediaan untuk memberikan pertolongan.net c. Dokter adalah pembelajar.Word-to-PDF-Converter.

Sedangkan dalam pola kerja sama. hubungan dokter-pasien secara umum dapat dibedakan menjadi tiga model . petunjuk-kerja sama. Maka tidak mengherankan apabila pada saat sekarang banyak masyarakat yang memerlukan konsultasi kesehatan. INTERAKSI ANTAR KOMPONEN Masyarakat atau individu dalam kehidupan terkait dengan sisi statis dan sisi dinamis dari masyarakat. yaitu tuntutan pekerjaan. Hal ini sering mempengaruhi hubungan dokter-pasien.Word-to-PDF-Converter. pasien bersifat pasif dan hanya melakukan sesuatu yang diperintahkan oleh dokter. Menurut Samsuridjal Djauzi dan Supartondo. Pada pola petunjuk-kerja sama.net pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama dan antara berbagai komponen yang terkait. pemimpin-pengikut. peran dokter mulai muncul. yaitu pola aktif-pasif.Pengamatan menunjukkan bahwa dimana saja di dunia ini sebagian besar anggota profesi kedokteran berasal dari tingkat sosial ekonomi menengah ke atas. dimana dalam proses sosial terdapat hubungan dan ( Word to PDF Converter . atau hubungan setara. Menurut Freidson. dipengaruhi oleh tiga faktor utama. inisiatif pasien menjadi lebih kuat. Pada pola aktif-pasif. Struktur sosial merupakan sisi statis dan proses sosial atau interaksi sosial merupakan sisi dinamis masyarakat.Unregistered ) http://www. menjadikan kunci penyembuhan. reaksi individu atau masyarakat terhadap jenis penyakit itu. pada tahun 1950-an ada tiga pola komunikasi antara dokter dengan pasien. dan kerja sama. E. Disinilah terjadi proses sosial. Sedangkan pola hubungan menurut Schepers dan Nievaard (1990) berdasarkan pada jenis penyakit atau kondisi kesehatan pasien. yaitu aktif –pasif. Aspek ketaatan dan motivasi pasien dalam menjalankan perintah dokter. model hubungan dokter-pasien dari Schepers dan Nievaard. serta faktor struktur dan .

Ketrampilan berkomunikasi harus dimiliki oleh setiap dokter. Dan hubungan-hubungan kerja tersebut secara praktis akan terkait dengan masalah hak dan kewajiban atau perangkat aturan dan perundang-undangan yang mengikat pola yang dimaksudkan.Word-to-PDF-Converter. mengulang (parroting).net pengetahuan mengenai sehat-sakit dan posisi pasien sebagai seorang yang membutuhkan bantuan dokter yang menyebabkan posisi pasien menjadi individu yang ada di bawah (subordinat) dokter. dan menyimpulkan (pharapasing). Daldiyono memberikan keterangan tentang pentingnya usaha pendidikan kesehatan pada pasien sehingga pasien dapat memosisikan diri sebagai pasien dihadapan dokter. Terhadap kondisi seperti ini. maka dapat dirumuskan pola-pola hubungan antar komponen tersebut (lihat dalam skema hubungan dokter-pasien pada lampiran). posisi dokter berada pada tingkat “superior”. Hubungan dokter-pasien Dalam penentuan treatment untuk proses penyembuhan atau penyehatan kondisi seseorang. Dengan memahami komponen dan faktor yang mempengaruhi dalam interaksi sosial.budaya.Unregistered ) http://www. Karena komunikasi sangatlah penting. seorang pasien hampir tidak memiliki reaksi yang signifikan terhadap usulan dokter. Ini merupakan sebuah ciri bahwa relasi kekuasaan antara pasien dengan dokter sangat tidak seimbang. sehingga pada akhirnya hubungan dokter-pasien lebih diposisikan sebagai posisi sederajat dan . Khusus dalam konteks pemilihan obat yang ditunjukkan dalam bentuk “resep dokter”. a. Hal yang terpenting dari hubungan dokter-pasien adalah komunikasi. menyangkut timbal balik yang berkesinambungan antara dua pihak. seperti mendengarkan (listening). Penyebab tidak seimbangnya hubungan antara dokter-pasien ini adalah perbedaan ( Word to PDF Converter .

· Pilihan dokter tentang obat tersebut sudah sangat tepat. tetapi tidak untuk tujuan yang efektif . Hubungan dokter-perawat ( Word to PDF Converter .hanya berbeda dalam konteks hak dan kewajiban. Pertanyaan yang perlu dikemukakan seiring dengan beberapa kemungkinan yang dapat terjadi : · Adanya kesalahan dalam memberikan obat · Dokter dapat memberikan resep yang tepat. b.Unregistered ) http://www. Menurut Daldiyono (2007:191-197) secara sederhana menyebutkan ada 4 (empat) teori hubungan antara dokter dengan pasien: 1. · Hubungan antara orang tua dan remaja yaitu pasien yang bisa diajak bicara. hubungan dokter-pasien yang bersifat penyedia jasa dan konsumen 4. yaitu pasien yang masih perlu mendapat perlindungan dan pembelajaran hidup. yaitu memosisikan pasien sebagai orang yang butuh bantuan 3.Word-to-PDF-Converter. misalnya ada duplikasi obat.2004) mengatakan bahwa dokter masih menunjukkan . hubungan dokter-pasienyang bersifat paternalistik. misalnya dilandasi kesadaran bahwa pengobatan itu bagian dari kegiatan keagamaan 2.Soewono) pola hubungan dokter dan pasien dapat dilihat menjadi tiga pola. yaitu : · hubungan orang tua dan anak. hubungan dokter-pasien yang bersifat kemitraan Menurut Szasz dan Hollender (dalam H. · Prototype hubungan antar orang dewasa yaitu pasien yang dianggap setara dan memiliki hak individu secara mandiri.net Anwar Kurniadi (dalam sinar harapan. hubungan dokter-pasien yang bersifat religius.

Terkait dengan minimal ada tiga pekerjaan yang perlu dilakukan oleh pemerintah. yaitu: 1. membangun komunikasi kesehatan yang manusiawi. harapan masyarakat terhadap kemampuan petugas. ahli gizi. seperti perawat. 2. c. Hubungan petugas kesehatan-masyarakat Proses penyembuhan penyakit tidak hanya ditangani oleh dokter. Untuk itu diperlukan kemauan untuk mempelajari bahasa dan budaya setempat agar petugas tidak dianggap orang asing oleh penduduk asli dan supaya komunikasi dengan masyarakat dapat lebih lancar. penata roentgen.sikap hegemoninya dalam praktek kesehatan. Memberikan pendidikan kepada publik untuk mengetahui hak dan kewajibannya dalam praktek layanan kesehatan. · Kesenjangan relasi kekuasaan dokter-perawat terkait dengan kewenangan yang dimiliki oleh kedua profesi. di tambah pendidikan profesi (spesialisasi. 3. Sementara peran perawat masih kurang diuntungkan. · Dilihat dari sisi pendidikan. petugas kesehatan juga mempunyai karakteristik yang bisa menghambat komunikasinya dengan masyarakat antara lain: perbedaan status sosial. bidan. ketidak keseimbangan interaksi antara dokter-perawat disebabkan oleh berbagai faktor. WACANA : Fenomena perawat di kota Cirebon . serta kecenderungan sikap otoriter terutama dalam penyebaran penyakit akut. Seperti halnya dokter.yaitu: · Perawat pada umumnya adalah perempuan.dsb. Yang kesemuanya bergabung menjadi tim petugas kesehatan. F. Dengan meningkatnya variasi penyakit dan kerumitan teknologi kedokteran. perawat dan pasien untuk bersikap kritis terhadap masalah-masalah yang terkait dengan kesehatan. perlu ada pendekatan kolaboratif antara dokter. budaya dan bahasa.. perawat mayoritas berpendidikan D3 sedangkan para dokter berpendidikan minimal S1. diperlukan bantuan tenaga lain.

meski rumah sakit kekurangan perawat.000.-.Unregistered ) http://www. sementara di sisi lain pemerintah belum mampu menyediakan kompensasi yang layak dan proporsional. di satu sisi berupaya untuk memberikan lapangan kerja. Dibanding rekannya di negara lain. yaitu: ketidakmampuan pemerintah dalam memberikan kompensasi dan prosedur pelayanan yang optimal kepada tenaga perawat kontrak.Salah satu fenomena tenaga kerja perawat di Indonesia adalah adanya status perawat sebagai tenaga kerja kontrak. Jangankan menyediakan anggaran untuk pendidikan untuk mempekerjakan saja tidak mampu. Kebijakan pegawai pemerintah serta ketidakmampuan rumah sakit swasta mempekerjakan . bahkan sesama negara ASEAN.Word-to-PDF-Converter. Hal demikian dapat di lihat dari ( Word to PDF Converter . Nasib dan perhatian pemerintah terhadap tenaga perawat kontrak ini bersifat ambigu. Peristiwa ini menunjukkan adanya prosedur pelayanan pemerintah kepada tenaga kerja kontrak yang tidak profesional. Para tenaga kerja kontrak ini hanya mendapat gaji Rp 300.-. rata-rata tingkat pendidikannya pun rendah.000. Begitu banyak tantangan berat untuk menjadikan perawat sebagai pekerja profesional dan mendapat imbalan profesi.000. Di sisi lain pemerintah sendiri juga sedang terpuruk.perbulan ditambah tunjangan insentif sebesar Rp 100. sehingga timbul keterlambatan. Selain itu upah yang diterima jauh dibawah UMR yang sebesar Rp 625.000 orang lulusan keperawatan menganggur karena tidak terserap pasar kerja domestic. gaji perawat di Indonesia relative rendah.000 dari 15. Akibatnya.. kebanyakan hanya lulusan Sekolah Perawat Kesehatan (SPK). tiap tahun 13.net dua sisi. Salah satu kasus yang bisa dijadikan contoh adalah kasus keterlambatan gaji pada tenaga perawat kontrak yang ada di Cirebon yang hampir 1 tahun (pada tahun 2003). Saat ini kondisi perawat di Indonesia memang terpuruk.

Saat ini banyak negara .Unregistered ) http://www. maka menyetarakan SPK dengan D3 dengan penambahan semester dan mata kuliah. Untuk menjadikan hal itu terwujud diperlukan pendidikan yang berkesinambungan. juga dari segi kurikulum. Perawat sering dipersalahkan untuk keadaan yang mereka tidak pernah disiapkan dan pelayanan kesehatan rendah sehingga citra perawat dan bidan terpuruk. Kebijakan Direktorat dalam rangka meningkatkan mutu.000 orang. pemerintah mulai menggalakkan untuk menempatkan mereka ke luar negeri.net kota-kota besar. Di sisi lain. Sementara pemerintah pusat sebagai regulator untuk menjamin kepentingan local maupun nasional. Untuk mengatasi masalah pengangguran tenaga perawat yang mencapai 30. Lebih dari 50% perawat dan bidan tidak mendapat pelatihan tentang keperawatan atau kebidanan klinis maupun komunitas dalam lima tahun terakhir. advokasi terhadap perawat.perawat dalam jumlah memadai telah lama dikeluhkan oleh perawat. Kemudian dilakukan pemerataan tenaga kerja perawat professional menyebar di daerah supaya tidak terjadi penumpukan di ( Word to PDF Converter . Perbaikan sistem kurikulum diharapkan mampu merubah perawat dari hanya pembantu dokter juga menjadi tenaga kesehatan yang professional.Word-to-PDF-Converter. Alternative lain adalah dengan gabungan pemerintah local. Untuk itu Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial telah membentuk Direktorat Pelayanan Keperawatan pada Jendral Pelayanan Medik. Akibatnya perawat harus bekerja lebih dan sering mendapat kecaman dari keluarga pasien yang merasa tidak terlayani dengan baik. meningkatkan fasilitas akomodasi penunjang bagi perawat. Dengan demikian kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri untuk mencapai jabatan yang memerlukan pengetahuan dan ketrampilan tinggi juga terbatas. konsumen dan organisasi tempat kerja (rumah sakit). tidak ada aturan yang memadai untuk melindungi perawat di tempat kerja. membuat standar mutu keperawatan.

Amerika Serikat. 1993. Peluang karena banyak peluang. orang-orang yang dapat mempertahankan kehidupannya hanyalah orang-orang yang mampu mendapatkan makanan secara mudah. Hal ini menjadikan peluang sekaligus tantangan bagi negara yang surplus tenaga kerja trampil. Gadjah Mada University Press : Yogyakarta Sudarma. DAFTAR PUSTAKA Sarwono. bahkan kini Inggris juga berminat menggunakan tenaga kesehatan asal Indonesia. Pengantar ( Word to PDF Converter . Menurut hasil pertemuan World Health Assembly di Geneva. 2008. Kurangnya tenaga perawat bukan masalah local tetapi juga masalah internasional. Hal ini dikarenakan para remaja di negara tersebut sudah tidak tertarik lagi untuk masuk ke Sekolah Keperawatan. Salemba Medika : Jakarta BAB VI MAKANAN: MAKNA DAN BUDAYA 1.yang berminat menggunakan tenaga perawat Indonesia untuk bekerja di negara mereka. Maka tidaklah heran ketika kelompok Darwinian mengatakan bahwa perjuangan hidup adalah untuk mendapatkan makanan.Unregistered ) http://www. Sosiologi untuk Kesehatan. Solita. sedangkan orang-orang yang kesulitan mendapatkan makanan maka orang-orang tersebut akan tersisih dari kehidupan ini.Word-to-PDF-Converter. Hal tersebut sesuai dengan apa yang . Kanada. Seperti Timur tengah. Menurut mereka. Belanda.net Setiap makhluk hidup pastilah membutuhkan makanan untuk mempertahankan kehidupannya. Momon. Sosiologi Kesehatan. Oleh karena setiap makhluk hidup pastilah senantiasa berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan makanan. Australia. Swiss. tantangan karena mampukah dunia pendidikan keperawatan di Indonesia mampu menyediakan tenaga kerja yang trampil. Ada suatu kelompok tertentu berpendapat bahwa hakikat hidup adalah bekerja untuk mencari makanan. Namun perlu dicermati bahwa jangan sampai ada brain drain atau mengalirnya SDM yang terbaik ke luar negeri sehingga negara pemasok kekurangan SDM terbaik.

Hal ini bila dikaitkan dengan sosial budaya. b. disinilah peradaban manusia yang lebih maju dimulai. yang dibagi menjadi tiga tahapan: ( Word to PDF Converter .Unregistered ) http://www. maka dia yang memiliki peluang untuk mempertahankan hidup yang lebih baik. Dengan menggunakan perspektif tersebut. Pola konsumsi manusia pada masa itu dengan memakan makanan hasil ramuan yaitu berupa tumbuh-tumbuhan yang dikumpulkan dari hutan dan memakan hewan hasil buruan.Word-to-PDF-Converter. tetapi makanan justru menjadi sesuatu yang penting bagi manusia yang terus tumbuh dan berkembang dalam tatanan kehidupan masyarakat.net a. Manusia mulai menyandarkan kehidupan mereka pada . Tahap pertama atau gelombang hidup pertama ditandai dengan adanya peradaban manusia yang didominasi oleh tradisi berburu dan meramu. maka makanan itu ternyata mengandung makna yang lebih luas dibandingkan hanya sekedar menjadi bahan konsumsi manusia. 2. maka fungsi makanan adalah alat selektor bagi kelangsungan hidup manusia karena makanan atau pola makan merupakan alat penyeleksi alamiah bagi manusia dan pengelompokan manusia. Makanan tidak hanya menjadi benda ekonomi. Perbedaan kepemilikan sumber dan bahan makanan akan membagi manusia menjadi kelompok orang kaya dan kelompok orang miskin dan juga variasi jenis makanan menjadikan manusia berkelompok manusia modern dan tradisional. Tahap kedua dimulai ketika terjadinya revolusi.tertera dalam hukum rimba yaitu siapa yang dapat menguasai sumber-sumber produksi. Persepsi Budaya dan Makanan Peradaban manusia dibedakan berdasarkan mata pencaharian masyarakat. Beberapa hal tersebut di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa keberadaan makanan ternyata memberikan warna-warni kehidupan manusia yang berbeda antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain.

Namun berbeda dengan masyarakat di Nagroe Aceh Darussalam yang notabene mayoritas penduduknya Islam.Unregistered ) . Contoh: daun ganja bagi masyarakat Indonesia pada umumnya dipersepsikan sebagai salah satu daun psikotropika yang termasuk kategori zat adiktif terlarang di Indonesia karena bisa membuat orang fly (memabukkan). Hal ini mereka lakukan karena tingginya jam kerja atau tingginya kompetisi hidup yang membutuhkan kerja keras. Tahap ketiga dimulai ketika terjadinya revolusi industri. manusia sudah bukan lagi hanya memakan hasil agrikultur melainkan hasil olahan industry. telah sejak lama menjadikan daun ganja sebagai bahan untuk menyedapkan masakan. Kedua persepsi tersebut. Nilai dan norma yang ada di dalam masyarakat sangat mempengaruhi persepsi masyarakat mengenai benda yang dikonsumsi. Makanan atau sesuatu yang dikonsumsi oleh manusia memiliki potensi mengandung makna budaya yang berbeda antara budaya mayoritas (dominant culture) pada satu masyarakat dengan budaya mayoritas yang ada dalam masyarakat lainnya. kemudian dapat menjelaskna bahwa kedua masyarakat yang berbeda pandangan itu sesungguhnya menggunakan patokan nilai dan norma yang berlaku untuk mempersepsikan makanan. berbagai jenis makanan baik olahan yang berbahan dasar tumbuhan atau hewan maupun dengan bahan kimiawi mulai bermunculan. Bagi rakyat Aceh.agrikultur (bercocok tanam). Pada tahap ini pola dan jenis makanan yang dikonsumsi pun adalah makanan hasil olahan. c. daun ganja adalah sayuran dan tidak pernah mempersepsikannya sebagai makanan yang diharamkan. Oleh karena itu. ketika ada beberapa orang bertemu dengan latar belakang budaya berbeda pula maka akan menunjukkan persepsi masing-masing mengenai makanan yang dikonsumsi. Pada saat itu. Pola masyarakat modern cenderung mengonsumsi makanan cepat saji (fast food). Dengan bantuan teknologi dan industrialisasi. ( Word to PDF Converter .

Identitas budaya utama (dominan culture) artinya harus ada dan menjadi kebutuhan utama masyarakat. Kacang diidentikkan sebagai makanan yang bias menemani orang untuk nonton sepakbola.Kebutuhan Fisiologis Mengonsumsi makanan bertujuan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan fisiologis seseorang. Berdasarkan telaah ini. Oleh karena itu. makanan mengandung makna sebagai a.Word-to-PDF-Converter. Selain mengandung budaya dominan dan budaya tandingan.net 3. ( Word to PDF Converter .http://www. . b. menghirup ganja. banyak diantara masyarakat kota yang mudah berpindah ke tradisi vegetarian. narkoba. Pemahaman atau persepsi seperti ini lebih merupakan sebuah persepsi budaya tandingan (counter-culture) terhadap budaya tandingan. dan merokok merupakan ciri kelompoknya. usaha untuk menjaga keseimbangan gizi dan/atau konsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna merupakan usaha untuk mendukung pada tujuan makanan dari sisi fisiologis. Merokok menjadi teman untuk menghadirkan inspirasi atau kreativitas. Bagi kelompok “gang”. Ada beberapa nilai budaya makanan yang perlu diperhatikan: . makanan pun menjadi bagian dari budaya popular. Pengetahuan seperti ini selain dapat bermanfaat untuk mengembangkan sikap bijak terhadap persepsi masyarakat lain juga untuk menghindari gizi buruk akibat adanya kesalahan persepsi terhadap satu jenis makanan tertentu.Makanan sebagai Identitas Kelompok Karena adanya kesangsian terhadap makanan hasil olahan atau makanan instan. Budaya tandingan (counter culture) artinya menghindari arus utama akibat adanya kesangsian atau ketidaksepakatan dengan budaya arus utama.Unregistered ) . Makanan dan Identitas Budaya Makna budaya dari sebuah makanan menjadi sangat penting untuk dipahami oleh berbagai kalangan.

. bagi masyarakat Islam mengonsumsi makanan merupakan bagian dari praktik agama itu sendiri. Dengan demikian. Tidak mengherankan bila ada orang yang makan tahu Sumedang terasa hampa makna bila tahu itu dibeli di luar Sumedang dan dirinya tidak pergi ke Sumedang. Semakin variatif makanan itu dikenal publik semakin tinggi apresiasi masyarakat terhadap daerah itu. Dalam penelitian terakhir. Makanan adalah ikon keunggulan budaya masyarakat. Bagi masyarakat Islam.Makanan sebagai Keunggulan Etnik Makanan merupakan unsur budaya yang membawa makna budaya komunitasnya. belumlah cukup untuk membangun individu yang sehat.Makanan sebagai Nilai Sakral Di luar makna budaya. . menunjukkan kualitas makanan tersebut diakui oleh masyarakat. Inilah yang dimaksud dengan makanan mengandung nilai sakral. Semakin luas distribusi wilayah pasar dari makanan tersebut.Makanan sebagai Kebutuhan Medis Mengonsumsi makanan yang mengandung kandungan gizi seimbang (misalnya 4 sehat 5 sempurna). dalam kehidupan masyarakat Indonesia makanan pun ada yang mengandung nilai sakral dan ada yang mengandung nilai profan. orang tidak hanya mengonsumsi material makanannya melainkan ”mengonsumsi” kreativitas dan keagungan nilai budaya. . Di dalam makanan itu.Word-to-PDF-Converter. mengonsumsi makanan tidak hanya dengan memnuhi syarat bersih (thayyib) tetapi juga harus memenuhi syarat halal. Khusus untuk makanan yang memiliki nilai sakral di antaranya apat ditemukan dalam beberapa agama atau budaya daera Indonesia. Makanan sebagai identitas budaya bagi kelompok tertentu (subculture). artinya cara mendapatkan dan cara mengolahnya sesuai degan aturan dan norma yang ditentukan oleh ajaran agama.http://www.net c. bahwa untuk meningkatkan kualitas kesehatan individu perlu menambahkan makanan yang 4 .

tri-energetik yang memberikan penekanan pentingnya energy tubuh atau gerak dalam membangun jiwa dan pribadi yang sehat. yaitu komoditas makanan yang merupakan tambahan/suplemen. Pada konteks inilah makanan merupakan bagian dari kebutuhan medis. Pandangan sejalan dengan pandangan.sehat 5 sempurna dengan gerak.Dalam kategori yang terakhir yaitu pantangan mengonsumsi sebuah makanan yang bersifat permanen. Pada akhirnya kejadian ini merupakan fenomena soaial yang perlu kita teliti. Yang dimaksud wajib ini. Frustasi ekonomi dan perilaku konsumsi Tekanan hidup dan tantangan menyebabkan seseorang dapat melakukan penyimpangan. . . Akibatnya banyak konsumen yang keracunan setelah membeli makanan. ( Word to PDF Converter . .Makanan yang memiliki nilai pantangan. Karakter pantangn ini bersifat sementara. misalnya seseorang yang akan dioperasi memiliki pantangan terhadap suatu makanan. Perilaku menyimpang ini yaitu munculnya perilaku memperdagangkan makanan yang tidak layak jual dan konsumsi secara medis. makanan ini sesungguhnya belum diketahui efek positif atau negatifnya bagi kesehatan. makanan pokok dari sebuah komunitas. berulang dan kolektif.Makanan yang memiliki nilai pokok (wajib). 5.net Untuk membangun kualitas pribadi yang sehat perlu dipadukan dengan gerak atau aktivitas olahraga.Word-to-PDF-Converter.Makanan yang memiliki nilai mubah. Sebab keracunan sendiri bukan hanya bias ditafsirkan secara medis tetapi bisa juga ada . terdapat beberapa jenis makanan-minuman yang dilarang dikonsumsi secara permanen. Dalam ajaran agama.Makanan yang memiliki nlai anjuran (sunnah). Namun yang menjadi perhatian kita adalah keracunan yang sering terjadi.Unregistered ) http://www. . Nilai Norma Makanan . 4.

Dengan kata lain adalah mereka lebih mengedepankan kepentingan ekonomi dari pada keselamatan dan kesehatan masyarakat. (b) adanya kefrustasian masyarakat karena tekanan ekonomi . Terkait dengan peritiwa ini ada beberapa hal yang perlu dikemukakan yaitu : (1) perlu adanya kesadaran penuh dari si penggiat kegiatan untuk memahami kualitas makanan. Contoh kasus yang terjadi terkait dengan pemasaran adalah parsel yang mengandung makanan dan minuman yang telah kadaluarsa.sebab lain mengapa keracunan itu terjadi.Word-to-PDF-Converter. Sehingga angka kecukupan gizi untuk tubuh tidak terpenuhi.(3) pada institusi social yang mengeluarkan kebijakan memberi makan karyawan seharusnya memiliki tim khusus yang bertanggung jawab tentang kesehatan makanan bagi karyawan. Di sisi lain dampak kefrutasian ekonomi berdampak pada perilaku masyarakat dalam pola . Berdasarkan pandangan ini ada dua hal yang perlu ( Word to PDF Converter . Munculnya transaksi ayam tiren disebabkan oleh beberapa hal yaitu : (a) kurangnya kepedulian masyarakat terhadap kesehatan makanan. Pola konsumsi terkait dengan perilaku konsumsi masyarakat.Unregistered ) http://www. Akibatnya mereka mengkonsumi makanan secara asal-asalan. Dilihat dari sisi social kasus tersebut menunjukkan adanya bahwa masyarakat sedang mengalami “sakit”. Keracunan makanan juga terjadi di pabrik. Ini menunjukkan lemahnya kepekaan dan kepedulian di kalangan distributor terhadap kesehatan masyarakat.net diungkap dengan cermat yaitu pola konsumsi dan tradisi pemasaran makanan.sedangkan tradisi pemasaran masyarakat terkait dengan perilaku distributor atau produsen dalam memasarkan makanan. Masalah lain yang timbul adalah busung lapar yang terjadi akibat ketidakmampuan daya beli masyarakat. (2) diperlukan kesadaran para distributor terhadap keselamatan masyarakat dengan meneliti tanggal kadaluarsa makanan . Suasana frustasi ekonomi menjadi pendorong distributor/penjual menjual ayam yang tak layak dikonsumsi.serta (c) rendahnya tanggung jawab peternak/penjual terhadap kesehatan masyarakat. Contoh lainnya adalah kasus transaksi ayam tiren.

makan. Masyarakat menjadi apatis dan tidak peduli pada angka kandungan gizi makanan yang dikonsumsi. Perilaku ini yang juga menyebabkan kasus polio dan gizi buruk. Melihat banyak dampak kefrustasian ekonomi dengan perilaku konsumsi masyarakat maka perlu adanya usaha untuk memperbaiki keadaan di masyarakat. Usaha yang dilakukan pemerintah adalah dengan melakukan promosi kesehatan tentang makanan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai gizi dan pola konsumsi masyarakat yang lebih baik. Selain pemerintah industri dan distributor makanan juga harus menunjukkan tanggung jawab ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net sosialnya ke masyarakat dengan meminimalisasi peredaran makanan yang tak layak konsumsi. Gerakan promosi kesehatan ini perlu dilakukan secara sinergis,kolektif dan berkelanjutan agar masyarakat peduli pada gizi makanan. 6. Peradaban Alkoholik Konsumsi minuman keras telah menyebar luas, bukan hanya di kalangan remaja tetapi sidah merambah ke anak-anak di bawah umur,orang tua, elebritis dan elit politik. Kasus yang terjadi di Perancis akibat dampak alkohol : menunjukkan 20% wanita dan 60% pria masuk rumah sakit,70% penderita penyakit jiwa dan 40 % penderita veneral parah. Angka kematian mencapai 20.000 jiwa per tahun , 25% kecelakaan industri dan 57% kecelakaan jalan raya. Selain di Perancis kasus penyalah gunaan alcohol juga terjadi di Inggris bahwa 95% kasus penyakit mental disebabkan oleh alcohol. Sedangkan di Jerman dilaporkan bahwa 150.000 kasus criminal akibat alcohol. Dan Uni Soviet , kasus alkoholisme menyebabkan meningkatnya tingkat criminal,peningkatan absent dari pekerjaan pabrik dan menurunnya hasil produksi. Sedangkan di Amerika, pengaruh alcohol merupakan penyebab dari kebanyakan tabrakan udara. Hal ini dilakukan oleh pilot sewaan atau pemilik pesawat dan helicopter pribadi. Peningkatan kasus tabrakan pesawat ini menyebabkan pemerintah berkeras untuk mengetahui

akar permasalahan dan penelitian yang menunjukkan bahwa sebagian besar tabrakan sepanjang tahun lalu disebabkan oleh mabuknya pilot atau keterlibatan mereka dalam perilaku seksual sebelum melakukan penerbangan. 7. GAYA HIDUP DAN GAYA MAKAN Perkembangan teknologi informasi dan industri, tidak hanya memberikan pengaruh terhadap dunia ekonomi. Efek langsung dan tidak langsung dari kemajuan peradaban manusia ini, terasa ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net pula dalam bentuk perubahan gaya hidup. Pada suatu saat mungkin sempat melihat ada seorang istri dalam mobilnya duduk di samping kiri suaminya yang sedang memegang setir mobil menyuapi suami untuk makan pagi. Atau melihat anak kecil yang mau berangkat sekolah disuapi makan dalam kendaraan sepanjang perjalanan sekolah. Inilah sebagian dari realitas gaya hidup zaman modern yang terkait dengan makanan. Tidak mengherankan bila kemudian muncul penyakit tipus atau maag karena tidak adanya sikap disiplin dalam pola makan. Dalam budaya kota muncul diversifikasi makanan sesuai dengan waktunya. Di kalangan mereka muncul pemahaman yang biasa dikonsumsikan pada pagi, siang, dan malam hari, ada makanan pembuka, pokok, dan penutup serta ada makanan yang dikonsumsikan pada hari-hari tertentu misalnya ketupat pada hari lebaran, cokelat pada Valentine’s day. Berbeda dengan makanan sebagai keunggulan etnik dalam gaya hidup modern ini ada makanan yang dianggapnya sebagai budaya universal. Makanan cepat saji atau fast food merupakan satu diantara sekian banyak jenis makanan yang muncul ke permukaan sebagai makanan global. Prinsip hidup dalam identitas gaya hidup modern adalah : 1. Mengutamakan efisiensi,artinya cepat saji. 2. Prinsi kuantitatif artinya jelas porsinya. 3. Mudah prediksi, artinya gampang menebak kapan berakhirnya.

4.Adanya control. Budaya dan gaya hidup itulah yang kemudian disebut sebagai orang yang mengalami demam makanan cepat saji. 8. PURNAWACANA Masalah-masalah yang terkait dengan perilaku manusia terhadap makanan. a. Pada kasus anak-anak ada fenomena kesulitan untuk mengajari anak makan atau dalam kasus lain yaitu adanya keenggenan anak untuk mengonsumsi makanan tertentu. ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net Jawabannya, pertama, adanya ketidakseimbangan atau keterlambatan orang tua memperkenalkan variasi rasa dan makanan menyebabkan peluang adanya penolakan anak terhadap rasa atau makanan tertentu. Kedua, adanya trauma atau alergi terhadap makanan tertentu. b. Kesalahan persepsi tentang makanan. Contohnya , budaya ngemil menjadi bagian dari gaya hidup modern, yang dipersepsi sebagai upaya menenangkan rasa atau pikiran oleh karena itu,orang stress bias melepas kekesalannya dengan makanan. c. Makanan dan kelas social. Bahwa, makanan yang dikonsumsi dapat diakses oleh siapapun tetapi waktu dan tempatnya mengonsumsi menunjukkan kelas social. Daftar Pustaka Sudarma, Momon. 2008. Sosiologi untuk Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika BAB VII SIKLUS HIDUP, KESEHATAN dan PERAN SOSIAL Pendekatan yang digunakan ini, dikembangkan dari model yang dikembangkan oloh Departemen Kesehatan RI saat menjelaskan tentang kesehatan reproduksi. Bila disederhanakan, pendekatan siklus hidup yang dikembangkan tersebut dapat diformulasikan ulang sebagai berikut.

Dalam konteks ini "ngidam" merupakan "instrumen khusus" yang menjadi alat ukur membangun kewajiban baru orang lain untuk memosisikan ibu hamil sebagai “ratu dalam kehidupan”. sehingga peran sosialnya dihapuskan dari tanggung jawab si ibu hamil. 3. Tingginya harapan (ekspektasi) suami atau anggota keluarga terhadap bayi yang. Sepanjang kebutuhan asupan gizinya cukup. 4. Masalah kesehatan yang spesifik dari ibu hamil di antaranya (a) mendapatkan pelayanan antenatal . kewajiban sosial. baik dari sisi pemanjaan diri.Word-to-PDF-Converter. ibu bamil mendapat keistimewaan-keistimewaan khusus. kehamilan atau lebih khusus lagi kehadir anak rnerupaka perekat sosial dalam sebuah masyarakat. Oleh karena itu. makanan.ada dalam kandungan. 2. menyebabkan tingginya (malahan berlebihannya) perlakuan anggota keluarga terhadap ibu hamil. dan pemenuhan kebutuhan hidupnya. seorang ibu hamil diposisikan setara dengan orang "sakit". Akibat dari kondisi seperti ini.Unregistered ) http://www. banyak ibu hamil yang mewujudkannya dalam bentuk ngemil. Reaksi sosial dari kebutuhan ini. Peran kehamilan dapat dimaknai sebagai peran awal perekat sosial. 1. Ada yang berpendapat bahwa bila seorang ibu hamil memiliki kebutuhan makan yang lebih karena dia mengonsumsi makan untuk dua orang. maka ngemil pun menjadi tidak diperlukan.net Ada beberapa aspek sosial yang: terkait dengan masa kehamilan ini. Padahal ngemil dengan kebutuhan makan yang cukup adalah berbeda. Pandangan Parson mengatakan bahwa peran pasien itu adalah dibebaskan dari tugas-tugas sosial. Artinya seorang ibu hamil tidak mesti ngemil.Masa Kehamilan Meninggal dunia Masa konsepsi: Balita Manula Anak-anak Dewasa Remaja ( Word to PDF Converter .

Masa Anak-anak ( Word to PDF Converter . 1. Selain itu. terlalu sering. dan terlambat mendapat pertolongan). pencegahan dan penanggulangan kekerasan. pendidikan sosial yang terjadi pada masa balita. terlambat mencapai fasilitas kesehatan. Seorang bayi sangat membutuhkan sentuhan halus anggota keluarga dan perhatian yang saksama dari orang lain.Word-to-PDF-Converter. Masa Balita Dalam masa pertumbuhan. tumbuh kembang anak. dan terlalu banyak). pemberian makanan dengan gizi seimbang. proses tumbuh kembang anak anak balita (1-4 lahun) dipengaruhi oleh proses pertumbuhan semasa bayi. imunisasi dan manajemen terpadu balita sehat. 2. dan selanjutnya akan memengaruhi proses tumbuh kembang pada usia sekolah dasar (6-12 tahun). ada juga penyebab lain yang bisa menimbulkan kematian pada ibu hamil adanya 4 terlalu: (terlalu muda.net Pada masa ini. Pada masa ini. terlalu tua. memiliki peran nyata dalam pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya. Menurut Sulivan (1892-1949) hal yang penting diketahui bahwa fase anak-anak ditandai_dengan anak . ada beberapa masalah kesehatan yang perlu diperhatikan misalnya ASI eksklusif dan penyapihan yang layak. (c) mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan. Kondisi ini kemudian didukung oleh adanya 3 terlambat (terlambat mengenali tanda-tanda.dengan baik dan teratur. Peran untuk diakui sebagai bagian dari anggota masyarakat. Seringnya terjadi kematian lebih banyak disebabkan karena tingginya pendarahan. (d) memperoleh persediaan biaya persalinan dan rujukan ke rumah sakit bila teriadi komplikasi.Unregistered ) http://www. (b) memperoleh makanan bergizi dan cukup istirahat. serta pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. Peran bayi adalah belajar mengenal bahasa tubuh dan isyarat dari luar dirinya.

perlu diperhatikan pula beberapa masalah kesehatan yang bisa hadir pada fase anak-anak misalnya kesulitan anak untuk makan karena terobsesi ingin main. Masalah seks dan seksual c. Keempat. ada munculnya aneka ragam pola atau gaya hidup remaja. Ada_beberapa peran sosial yang di munculkan anak-anak dalam kehidupan masyarakat. kehadiran anak ini memperkuat nilai solidaritas dalam keluarga. Kedua. Ketiga. baik untuk nilai ekonomi maupun nilai sosial. dewasa . Pertumbuhan dan perkenbangan fisik dan sosial anak. juga timbul tanda-tanda seks sekunder. Mr. sebagaimana yang terjadi pada peran bayi. Masalah gizi b. khususnya ibu dan anak. anak adalah kandidat dari pemegang amanah harapan atau impian orang tuanya. a. Kelima. asupan gizi yang tidak seimbang.mulai dapat mengucapkan kata-kata hingga timbulnya kebutuhan terhadap kawan bermain. serta diakhiri dengan berhentinya pertumbuhan. selain pertumbuhan yang cepat (growth spurt). dibaca sebagai bagian dari peran nyata orang tua dalam memberikan pelayanan kepada anak-anaknya. dalam mengembangkan kepribadiannya secara utuh setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan ruang main dan ekspresi yang sesuai dengan dirinya. Sehubungan dengan ini. anak adalah tanda sosial dari keluarga. memiliki nilai sosial yang tinggi. dan ancaman keracunan makanan akibat dari kebiasaannya makan makanan di luar. Masa Dewasa Secara psikologis tahap perkembangan ini dikategorikan sebagai tahap kematangan (maturity). rentannya_fisik anak terhadap berbagai penyakit seperti polio dan DBD. Beberapa masalah kesehatan yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan remaja termasuk kesehatan reproduksi kalangan remaja adalah sebagai berikut.sa Reinaja Pada masa remaja(adolescens). Pertama.

( Word to PDF Converter . seorang yang sudah dewasa sudah rnulai memikirkan mengenai masa depan. Pada sisi kesehatan.mendapat pembelajaran mengenai status diri dan status sosial.dalam arti pengembangan diri maupun dalam konteks sosial.Unregistered ) http://www. pertemanan. yaitu membangun dan mengembangkan nilai dan norma masyarakat. artinya para anggota keluarga --khususnya orang tua--memiliki peran sosial untuk memberikan layanan kebutuhan ekonomi kepada anggota keluarganya. Dalam sosiologi pada umumnya. baik masa depan ekonomi maupun masa depan sosialnya. 1. baik dalam skala kecil (keluarga. Dalam masyarakat Timur. (6) fungsi perlindungan. (5) fungsi penentuan status: artinya di lingkungan keluarga ini setiap anak --khususnya-. ada beberapa peran sosial yang dikembangkan dalam masa dewasa. (4) fungsi pengaturan seksual. yaitu befungsi untuk memiliki keturunan.net gangguan mobilitas dan osteoporosis.akan muncul diakhir penghujung usia dewasa. masa ini termasuk dalam kategori matang Kendati demikian. 4. artinya keluarga menjadi lembaga belajar pertama dan utama untuk bermasyarakat. Fungsi keluarga menurut sosiologi yaitu (a) fungsi afeksi. perlu diperhatikan perkembangan ke arah meno-andropause.. Masa Usia Lanjut . 3. Orang dewasa sudah memiliki tugas dan kewajiban diri dalam membangun komunitas. dan (7) fungsi ekonomis.Word-to-PDF-Converter. Seiring dengan hal ini. 2. yang. maupun dalam konteks kemasyarakatan. artinya bagi seorang yang sudah dewasa mereka mulai meyakini dan menunjukkan peran seksualnya dihadapan orang lain. (3) fungsi sosialiasi. (2) fungsi reproduksi. artinya dalam keluarga ini ada upaya untuk membangun perlindungan antara satu dengan yang lainnya. telah banyak dikenal hahwa pada masa dewasa ini merupakan masa perkawinan atau berkeluarga. penyakit degeneratif termasuk rabun. serta perlu adanya deteksi dini terhadap kanker rahim dan kanker prostate.

menjadi orang lanjut usia memiliki hak untuk menarik diri dari peran-peran sosial.Menurut teori Penarikan Diri (Disengagement Theory). Kapasitas fisik. . dan (c) berkurangnya komitmen [reduced commitment to sosial moves and values). Pada usia lanjut sekaligus terjadi triple loss.Unregistered ) http://www. Kedua. yaitu lingkaran kehidupan negatif (negative life cycle) dan lingkaran kehidupan positif (positive life cycle). (b) hambatan kontak sosial(restriction of contacts and relationships). Peran individu usia lanjut ini dapat ditemukan dalam beberapa hal sosial berikut. yaitu (a) kehilangan peran (toss of role). seorang individu akan memulai untuk melepaskan hak dan kepemilikannya terhadap berbagai sumber produksi.Word-to-PDF-Converter. setelah menginjakkan diri pada usia lanjut. Masalah kesehatan lanjut usia. Pertama.net Gambar. mental dan sosial Dicap sebagai orang yang tak mampu atau Pengakuan diri sebagai orang Berkembangnya peran sakit dan ( Word to PDF Converter . usia lanjut merupakan proses yang bergerak secara perlahan dari individu untuk menarik diri dari peran sosial atau dari konteks sosial. Ketiga. ada dua pandangan yang berbeda dalam menjelaskan fenomena yang sama. memunculkan peran orang lain untuk menunjukkan peran dan kepeduliannya terhadap individu lanjut usia.

him. 2005. sosial medis. Gambar 13. dan pendidikan menjadi sangat penting bagi individu lanjut usia.Lingkaran Kehidupan Negatif (Sumber: Hardywinoto dan Tony Seiiabudhi. Dan kemudian anggota keluarga atau masyarakat mencapnya.125) negative life cycle.2 Masukan pendidikan: kursus sebelum dan Masukan sosial medik: dukungan makanan. individu lanjut usia dipersepsi sebagai individu yang mengalami pengurangan ketahanan fisik. misi utamanya adalah mempertahankan keutuhan dan kesatuan. sosial. Dalam lingkaran kehidupan positif. upaya intervensi baik dari sisi medis. pada lanjut usia. Oleh karena itu. Masukan medik: diagnosa dan Lingkungan yang mendukung Peran di masyarakat cap sebagai orang Kemampuan emosi dan dukungan Masukan sosial: mempertahankan . Sebagai individu yang sudah memasuki masa kurang produktif dan memiliki ketergantungan yang tinggi pada orang lain. mental dan peran sosial. positive life cycle yang melihat fase lanjut usia sebagai kelanjutan dari peran sosial masyarakat di masyarakat.

Keberadaan yang nyaman dan ( Word to PDF Converter . misalnya memusuhi dokter atau perawat yang tidak mampu menyelamatkannya. yaitu fase awal. Granger Westberg memperluas 6 tahap Tersebut dalam 10 dukacita. Norman W. perasaan bermusuhan dan dendam.Unregistered ) http://www. (4) melakukan kegiatan dengan gelisah. pertengahan.Word-to-PDF-Converter. Rigth (2000:156) merinci ada 6 tahap tanggapan seseorang ketika kehilangan orang yang dicintainya. 2005. . 125) Masa Menjelang dan Setelah Kematian Individu yang berada pada fase menjelang kematian (sakaratul maut) susungguhnya masih tetap sebagai anggota masyarakat dan bahkan dalam konteks budaya. ketidak mampuan melakukan kegiatan yang lazim. perasaan bersalah. idealisasi dan hasil. (3) memusuhi. Mengenai tahapan seseorang ketika mendekati ajal (kematian) terdapat tahapan-tahapan psikologis yang terjadi. tidak yakin. Engel (1964) mengidentifikasikan enam tingkatan berdua. orang yang sudah meninggal dan dikuburkan pun masih dianggap sebagai bagian dari anggota masyarakat dan berhak untuk mendapatkan peran dan/atau hak sosialnya sendiri. dan (6) mengidentifikasi diri dengan orang lain yang meninggal. dan perjuangan untuk mernperkokoh realitas. depresi dan kesepian. harapan. yaitu guncangan. Schulz (1978) membagi proses berduka ke dalam tiga fase. hlm. (5) hilangnya makna-makna kegiatan yang biasa. pelepasan emosi.net Lingkaran Kehidupan Positif (Sumber: Hardywinoto dan Tony Setiabudhi. yaitu syok. (2) merasa bersalah. susah gelisah. mengembangkan kesadaran diri. Tahapan tersebut yaitu (1) terguncang dan menangis. restitusi mengatasi kehidupan. misalnya dengan memunculkan keinginan untuk melanjutkan program dari orang yang meninggal. dan akhir.

Kedua. siklus dapat dimaknai dari sisi yang berbeda-beda sesuai dengan perspektif yang digunakannya. penolakan terhadap kenyataan. setelah melakukan hal tersebul. Keempat. Dengan sedikit pengembangan penafsiran ke dalam konteks wacana. Dalam pemahaman ini. Siklus hidup dimaknai sebagai perjalanan individu mulai masa kehamilan. Beberapa ciri kegagalan sosial dari individu ini. yaitu (1) anggota masyarakat . Pertama. Ketiga. keluarga. Dan kematian peran sosial. Dengan kata lain. Kedua. Penutup ( Word to PDF Converter . anak-anak.Pentama. dan masyarakatnya. siklus hidup dilihat dari perkembangan dan perubahan fisik/biologis atau anatomi. yaitu melihat peran sosial individu di masyarakat. dapat dilihat pandangan Hooyman dan Kiyak (dalam Wan Ahmad. siklus hidup dilihat dari sudut pandang psikologis. Kelima. siklus hidup dimaknai dari sisi sosial. dengan kesadaran yang penuh.net Siklus hidup ini dapat digunakan untuk mendeskripsikan fenomena sosial secara umum. Ketiga. mcngalami depresi.Unregistered ) http://www. sampailah pada kerelaan diri untuk memutuskan tanggung jawab diri terhadap diri. yang dimaksud siklus hidup itu lebih diorientasikan pada pertumbuhan dan perkembangan sel-sel biologis dalam diri individu. setelah adanya komunikasi dan interaksi dengan berbagai pihak muncul sebuah kesadaran baru.Word-to-PDF-Converter. kelahiran pada 0 tahun. remaja. baik yang menyangkut masalah kekayaan atau keluarga dan peran sosialnya. sampai kematian menjelang. orang yang sedang sakit keras ini atau menjelang sakaratul maut ini akan memohon izin untuk dilepaskan dari berbagai tanggung jawab sosialnya. Keempat. adalah bila dirinya menarik diri dari situasi sosial dan kemudian hidup dalam kesendiriannya. Perkembangan hidup individu dilihat dari sisi persepsi dan fungsi-fungsi mental seseorang dalam hidup dan kehidupan. dari sisi kronologi-astronomis. 2000).

Unregistered ) http://www. Dengan mencermati apa yang sedang terjadi hari ini. Djekky R. 3. berikut beberapa tokoh yang mengemukakan pendapat mengenai sistem: 1. Keanekaragaman sistem medis dapat merujuk pada sistem medis modern. Hubungan yang berlangsung antara kesatuan-kestuan atau komponenen secara teratur. 2. praktek layanan kesehatan sudah cepat berkembang. b.net Sistem adalah agresi atau pengelompokan obyek-obyek yang dipersatukan oleh beberapa bentuk interaksi yang tetap atau saling tergantung. sekelompok unit yang berbeda. Tatang M. beroperasi atau bergerak dalam satu kesatuan. Djoht ( Word to PDF Converter . Dalam ilmu sosial sudah banyak yang berusaha menjelaskan istilah sistem. Systema yang mengandung makna: a. BAB VIII Di masyarakat kita bahkan didunia global seperti ini. tradisional dan yang berbasiskan pada nilai-nilai agama atau nilai budaya. Suatu keseluruhan yang tersusun dari sekian banyak bagian.sudah tidak mempertimbangkan kehadiran atau ketidak hadiran dirinya di masyarakat dan (2) sudah tidak mampu menunjukkan peran nyata dalam proses komunikasi atau interaksi sosial. Umar Fahmi Achmadi (2005:57) Sistem adalah tatanan yang menggambarkan adanya rangkaian berbagai . yang dikombinasikan sedemikian rupa oleh alam atau seni sehingga membentuk suatu keseluruhan yang integral dan berfungsi. kita hamper sepakat bahwa sudah terdapat variasi sistem medis yang berkembang didunia. Amirin (1984: 1) Yaitu sistem berasal dari bahasa Yunani.Word-to-PDF-Converter.

net wacana ini yaitu. maka sistem medis merupakan salah satu lembaga sosial yang memiliki fungsi untuk memenuhi satu aspek kebutuhan manusia pada umumnya. atau tata cara untuk mencapai sesuatu. Konsep yang digunakan dalam ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. Adapun sumber penyakitnya bisa berasal dari salah makan. metode. Sistem sebagai sebuah rencana. Seiring dengan pemahaman ini. Sebagai sebuah sistem. SISTEM ETNOMEDIS Sistem medis pertama yang akan dikaji yaitu. A. maka penyakit merupakan persepsi budaya individu sesuai dengan anutan budaya komunitasnya.komponen yang memiliki hubungan serta tujuan bersama secara serasi. Sistem sebagai suatu atau benda yang terdiri atas sejumlah bagian yang memiliki tata cara atau susunan tertentu. alat. sistem medis yang bersumber pada pengetahuan budaya. Dalam konteks ini. sistem medis merupakan sub-sistem dari sistem sosial yang lebih luas.Word-to-PDF-Converter. Kehadiran sistem medis ada dalam bingkai sistem sosial dan tidak bisa dipisahkan dari sistem sosial kemasyarakatan yang lainnya. Oleh karena itu secara sederhana penyakit dapat dimaknai sebagai gangguan hidup. salah perilaku dan . Sistem medis budaya atau etnomedis yaitu Konsep etnomedis merujuk pada model pengobatan yang banyak digunakan oleh sebuah komunitas atau masyarakat tertentu. Pandangan yang lain mengatakan bahwa pengertian sistem dapat dibedakan kedalam dua makna. terkoordinasi yang bekerja atau berjalan dalam jangka waktu tertentu dan terencana. yaitu: a. b.

Apabila keseimbangan terganggu. atau dewa) makhluk yang bukan manusia (hantu. penyakit (illness) dijelaskan dengan istilah-istilah yang sistematik dan bukan pribadi. sehat terjadi karena unsure-unsur yang tetap didalam tubuh seperti panas. Anderson dan Foster menyebut fenomena ini dengan istilah sistem medis yang berlandaskan pada teori Personalistik. dingin. roh leluhur atau roh jahat) maupun makhluk manusia (tukang sihir. Naturalistik. Naturalistic mengakui adanya suatu model keseimbangan. tukang tenung) b. maka hasilnya adalah penyakit. Kehadiran sakit atau penyakit dilingkungan masyarakat tradisional selain disebabkan oleh karena adanya kesalahan perilaku dirinya dalam bertingkah juga disebabkan karena adanya perbuatan yang . artinya penyakit atau kehadiran penyakit pada diri individu disebabkan karena ada factor “oknum” diluar fisik yang mengganggu individu tersebut. munculnya penyakit (illness) disebabkan oleh intervensi dari suatu agen yang aktif dapat berupa makhluk supranatural (makhluk gaib. Personalistik. cairan tubuh berada didalam keadaan seimbang menurut usia dan kondisi individu dalam lingkungan alamnya dan lingkungan sosialnya. guna-guna atau sihir merupakan salah satu bentuk penyakit tradisional yang dilandaskan pada pola pikir personalistik lebih jelasnya Anderson dan Foster berpendapat bahwa. konsep penyakit (disease) pada masyarakat tradisional dibagi menjadi dua kategori umum yaitu: a.atau gangguan dari makhluk supranatural.

spirit (matter). Cirri utama dari sistem medis Rasional – Empiris ialah : dengan menggunakan pola pikir rasional yang berdasarkan pengalaman empiris. Menurut Daldiyono.melanggar aturan kosmologis. Karena ada kerusakan. b. dan real (unreal). SISTEM MEDIS RASIONAL – EMPIRIS Jean-Francois Sobiecki menjelaskan bahwa asal-usul sistem medis barat adalah dikembangkan dari model Cartesian yang bersifat dualisme. Rasa sakit akibat kerusakan organ disebut gejala penyakit. teori timbulnya penyakit cukup bervariasi. penyakit merupakan suatu keadaan atau kondisi tubuh dimana terdapat kerusakan organ tubuh. Penyakit timbul karena ada bakteri dan lazim disebut infeksi. antara lain: a. B. dengan sendiri timbullah rasa sakit. Dengan kata lain sakit dan penyakit merupakan ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. Sistem medis ini disebut sebagai satu sistem medis di dunia barat yang menyandarkan pada tradisi pemikiran Yunani.net satu bentuk control sosial dari sistem nilai budaya yang diyakininya kepada masyarakat penganutnya. Oleh karena itu penyakit dianggap sebagai sebuah hukuman atau teguran dari dewa kepada para pelaku pelanggar aturan dewa. sebagai landasan pengembangan sistem medis. sedangkan adanya kerusakan organ yang biasanya perlu dideteksi oleh dokter disebut tanda penyakit. Menurut pandangan Daldiyono. Penyakit muncul karena ada pengaruh perubahan cuaca. . yaitu manusia sebagai makhluk yang terdiri atas mind (body).Word-to-PDF-Converter.

sesuai dengan metode ilmiah dan dapat diuji secara berulang. manusia (endogen). SISTEM MEDIS KEAGAMAAN Sistem medis keagamaan bersumber pada ajaran agama yang berasal dari kitab suci. d.Unregistered ) http://www. Penyakit dapat muncul karena ada 3 faktor penyebab sebelumnya bertemu dalam satu kondisi yang disebut ( Word to PDF Converter .c. C. Salah satu contoh religio-medicine yaitu sistem medis yang berkembang di negeri Hindustan. Penyakit timbul karena factor yang ada dalam tubuh manusia. b. penyakit ekstrinsik atau berasal dari luar tubuh . yaitu lingkungan. yang berpangkal pada ajurveda dan samkya darsana. Cara pengujian dan pemecahan masalahnya dilakukan secara ilmiah. penyakit dibagi menjadi 3golongan yaitu : a. dapat disebutkan bahwa dalam sistem medis. Adhibhantika. Tetapi ada juga sistem medis yang bersumber dari agama yang bukan agama revelation (ilmu wahyu) disebut dengan istilah religio-medicine. Menurut falsafah tersebut. sakit dan sumber penyakit itu adalah sesuatu hal yang masuk akal (rasional) dan empiris. dan factor luar (eksogen).net sebagai Trias Epidemologi. Adyatmika. Berdasarkan pemikiran ini.Word-to-PDF-Converter. penyebab yang interinsik atau berasal dari tubuh dan pikiran si penderita sendiri. misalnya hipertensi atau tekanan darah tinggi.

c. Islam adalah salah satu sistem medis yang termasuk ke dalam kategori sistem profetik. Sistem medis ini bersifat supranatural sehingga konstruksi ilmu kesehatannya cenderung merupakan bagian dari upaya deduksi pengetahuan keagamaan kedalam pengetahuan empiris. irasional Bisa dipelajari Pewarisan dan pelatihan . d.Unregistered ) http://www. Unsur Pembeda Perbedaan sistem medis modern dan tradisional Aspek Modern Tradisional Sifat keilmuan Empiris Spiritual.Word-to-PDF-Converter. Sistem medis adalah bagian integral dari kebudayaan. antara lain: a. Semua sistem medis memiliki segi pencegahan dan pengobatan.sperti kecelakaan dan digigit ular. b. Sistem medis memilki sejumlah fungsi. anatara lain sebagai sebuah pengobatan rasional memberikan penjelasan terhadap resiko yang melanggar norma budaya (misal sex bebas berresiko terkena penyakit Aids).net Dalam bagian ini. penyebab penyakit yang berasal dari kekuatan super natural. planet dsb. c. misalnya pengaruh atmosfer. Penyakit ditentukan oleh kebudayaan. Adhidarvika. Beberapa Unsur Universal Dalam Sistem Medis ( Word to PDF Converter . Anderson dan Foster mengatakan ada beberapa unsure universal dalam sistem medis. magic.

diantaranya : a. Asumsi kausalitas. ( Word to PDF Converter .Word-to-PDF-Converter. sedangkan sistem medis tradisional percaya pada . juga materi.net Antara sistem medis yang satu dengan sistem medis yang lainnya memilki aspek atau unsur yang berbeda. moral.Unregistered ) http://www.Ada sertifikasi formal Pengakuan Percaya pada rasio dan teknologi Percaya pada kekuatan supranatural Teknologi Mengalami industrialisasi sederhana Sifat praktik/pelaku Spesialisasi (dokter spesialis) Baur (seorang pelaku bisa mengobati banyak hal) Seleksi dan pendidikan formal Seleksi sosial Kompensasi material Kompensasi sosial. Sistem medis barat. sanafat yakin terhadap hukum kausalitas material.

hukum kausalitas non material atau personal. b. Sifat keilmuan. Dikalangan medis rasional ilmu kesehatan bersifat empiris, bisa dipelajari dan percaya pada rasio dan teknologi. Sedangkan pada sistem medis tradisional, ada percampuran antara rasional dan irasional, empiris dan mistik. c. Sehat dalam sistem medis etnik (China dan India), adalah upaya penyeimbangan dengan sitem kosmos (yinyang, dosa, dan penebusan) dalam sitem medis barat adalah menghilangkan material asupan dalam tubuh. d. Sistem medis rasional didapat dari pembelajaran dan bersifat terbuka seperti pendidikan kedokteran, kebidanan dan keperawatan. sedangkan dalam sistem medis tradisional selain sitem belajar masih diyakini pentingnya komunikasi dengan hal supranatural. Oleh karena itu ilmu kesehatan tradisional cenederung diwariskan. Multikulturalisme Layanan Kesehatan Dalam analisis Whitney dan Sigler, hubungan antara dokter dan perawat, cenderung mengambil posisi top-down. Dokter diposisikan atau memosisikan diri “lebih” dibandingkan dengan posisi sosial atau kewenangan perawat. Sementara ditingkat makro, stratifikasi layanan pengobatan itu terjadi karena adanya interpretasi mengenai status lembaga layanan pengobatan. dalam temuan penelitian konsep alternative dan konsep tradisional menyebabkan adanya peyorasi ( pelemahan) status sosial dari makna pranata kesehatan tersebut dihadapan pranata kesehatan modern. Sebagian masyarakat menganggap bahwa model pengobatan alternative atau pengobatan tradisional merupakan kelas “kedua” dibandingkan dengan pengobatan modern. ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net

Standar teknologi, keilmiahan dan kapabilitas pelaku pengobatan, menjadi salah satu variable untuk mengukur kelas sosial dari pranata pengobatan itu sendiri. Misalnya, seorang dokter yang berpendidikan sarjana diposisikan sebagai sebagai kelas sosial yang lebih unggul dibandingkan perawat yang hanya berpendidikan diploma. Seorang tabib yang mendapatkan kemampuan pengobatan secara otodidak diposisikan sebagai kelas kedua dihadapan dokter yang memiliki kemampuan pengobatan dari lembaga pendidikan. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan dalam penelitian yang dilakukan tahun 2007 dikota Bandung, ada beberapa gejala pergeseran nilai di lingkungan masyarakat, Pertama, diversifikasi kewenangan. Otoritas pengobatan, kini tidak hanya di lingkungan pengobatan modern. rumah sakit, dokter dan perawat bukanlah pemegang otoritas pelaku atau sarana pengobatan bagi masyarakat. Kedua, Adanya pengembangan reproduksi makna dan pranata pengobatan. Masyarakat memproduksi makna tabib, pengobatan alternatif dan tradisi dalam makna yang baru. Sehingga, layanan kesehatan tidak harus kedokter dirumah sakit, melainkan dapat pula dilakukan di luar instansi tersebut. Dalam pandangan Giddens, reproduksi sosial terjadi karena ada struktur dan praktik sosial yang dilakukan oleh individu atau masyarakat (priyono, 2003:27). Oleh karena itu munculnya pranata kesehatan tradisional, bukanlah hanya karena tekanan struktur, tetapi juga karena ada praktik sosial masyarakat dalam merespons produk sosial itu sendiri. Proses transformasi dari kepercayaan individual menjadi kepercayaan kolektif terhadap pengobatan tradisional ini menjadi satu gejala adanya -istilah Giddens- refleksi kolektif masyarakat terhadap status sosial pengobatan tradisional dalam kehidupan masyarakat kota Bandung. Argumentasi yang mereka gunakan adalah variasi penyakit yang berkembang di zaman modern ini, tidak hanya bisa ditangani oleh system layanan kesehatan modern. pendekatan terapi, baik spiritual maupun psikologis, menjadi satu kebutuhan yang mendasar. Dengan

pemikiran seperti ini kebutuhan untuk berkolaborasi antara pengobatan tradisional dengan pengobatan modern, menjadi satu kebutuhan bagi masyarakat modern saat ini. Dengan kata lain, perlu ada pelayanan pongabatan yang terintegrasi ( Athar, 1998). Salah satu contoh Negara asing yang telah mengeluarkan kebijakan untuk mengembangkan pendekatan layanan kesehatan terintegrasi, yaitu di Negara Chili (Alethea Kraster,2003). Cermatan Giddens (2001:40) terhadap fenomena tradisi dalam kehidupan modern ini mengatakan bahwa “ berakhirnya tradisi, tidak berarti bahwa tradisi itu lenyap seperti yang digunakan oleh para pemikir pencerahan. Sebaliknya, dalam berbagai versi yang berbeda, tradisi terus berkembang dimana-mana”. Dengan kata lain pengobatan modern menjadi system pengobatan yang mendominasi sistem pengobatan dinegara modern ini. DAFTAR PUSTAKA ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net Muzaham, Fauzi. 1995. Sosiologi Kesehatan. Jakarta: UI Press Sudarma, Momon. 2008. Sosiologi Untuk Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika. Sarwono, Solita. 1997. Sosiologi Kesehatan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. http//www.islam-usa.com http//www.naturalmedicine.co.za http//www.mapuche.nl BAB IX Gender dan Kesehatan Masalah kesehatan masyarakat, terutama di Negara-negara berkembang, pada dasarnya mengyangkut dua sapek utama. Yang pertama ialah aspek fisik, seperti misalnya tersedianya sarana kesehatan dan pengobatan penyakit. Sedangkan yang kedua ialah aspek non-fisik yang

harkat. terdapat ketidakpuasan dengan konsep perempuan dalam pembangunan (woman in development). konsep gender dalam wacana ilmu sosial termasuk konsep yang relatif masih muda. di lingkungan masyarakat pada umumnya. subordinasi. 1993: 1). Walaupun memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda. Faktor perilaku ini mempunyai pengaruh yang besar terhadap status kesehatan individu maupun masyarakat (Solita Sarwono. yang pada dasarnya melihat kaum perempuan terpisah dari kaum laki-laki. Oleh karena itu. beban ganda. Proses tersebut lama kelamaan menjadi kebiasaan dan membudaya dan berdampak pada terciptanya perlakuan diskriminatif terhadap salah satu jenis kelamin. termasuk masalah kesehatan.Word-to-PDF-Converter. dan kekerasan (terutama terhadap perempuan) seperti pelecehan seksual dan perdagangan perempuan (trafficking) telah berlangsung lama seperti perjalanan sejarah peradaban manusia. kemudian berkembang di masyarakat menjadi salah satu perspektif yang digunakan untuk menganalisis masalah sosal. itu semua agar keduanya saling melengkapi. Keduanya diciptakan dalam derajat.Unregistered ) http://www. Konsep ini. marjinalisasi. Prijono (1996: 202). semua makhluk diciptakan berpasangan. terutama dalam masyarakat. Konsep Gender Kata gender berasal dari bahasa inggris yang berarti “jenis kelamin” Menurut Onny S. dan martabat yang sama. Hakikatnya. Konsep gender berkembang sejak tahun 1970-an karena dalam kalangan yang berkecimpung dengan masalah kaum perempuan.net keduanya.menyangkut perilaku kesehatan. sehingga konsep ini dimaknai sama dengan jenis kelamin. ada laki-laki dan perempuan. Padahal. Namun dalam perjalanan kehidupan manusia. masalah stereotip. masih terdapat sejumlah kesalahpahaman mengenai konsep ini. Namun demikian. kedua konsep . banyak terjadi perubahan peran dan status atas ( Word to PDF Converter . A. Pada manusia misalnya.

Pengertian Gender Pada awal perkembangannya. mengacu pada pengidentifikasikan perbedaan laki-laki dan perempuan dari segi anatomi atau aspek biologi seseorang. harus dibedakan dengan konsep seks.net sebagai upaya untuk melepaskan kaum perempuan dari tanggung jawabnya sebagai perempuan. sehingga terjadi kerancuan pemahaman dan penggunaan konsep gender dan seks di masyarakat. Kesalahpahaman terhadap konsep ini. b. kata gender ini tidak dibedakan dari konsep seks.tersebut merupakan dua konsep yang berbeda. Kesalahan sikap anggota masyarakat terhadap program perjuangan dan penegakkan hak-hak perempuan di masyarakat. Pencampuradukkan analisis dan kritikan terhadap berbagai konsep gender. c. reproduksi dan karakteristik biologis lainnya. B. misalnya perbedaan komposisi kimia dan hormon dalam tubuh. Paling tidak. 2008: 187-188). kesalahpahaman ini dapat menyebabkan hal-hal sebagai berikut: a. dapat menyebabkan prasangka yang kuran menguntungkan bagi perkembangan dan pemberdayaan perempuan di Indonesia (Sudarma. Dalam memahami konsep gender. anatomi fisik. Mengenal Perspektif Gender 1.Unregistered ) http://www. menyebabkan kekeliruhan yang berkepanjangan dalam proses sosialisasi dan optimatisasi pendidikan gender bagi masyarakat Indonesia. Konsep yang kedua ini. Hal demikian. yaitu antara peran gender dengan jenis kelamin. Lebih ditegasnya sebagai berikut: .Word-to-PDF-Converter. misalnya memaksa perempuan untuk melakukan hal-hal yang tidak diingingkannya. misalnya menganggap bahwa pendidikan gender ( Word to PDF Converter . Kesalahan tempat mengenai duduk persoalan kewanitaan dalam konteks masalah-masalah sosial kemasyarakatan.

sepanjang masa. peran. Padahal adanya sebuah kekeliruhan pemahaman terhadap makna seks dan peran sosial individu di masyarakat. sebagai akibat ketidakpuasan terhadap konsep dan implikasi praktis dari konsep seks yang ada di masyarakat. Menurut Nasaruddin Umar. b. maka sosialisasi dan perkembangan konsep gender menjadi satu kebutuhan yang mendasar. Gender bukanlah sebagai kodrat biologis.a. Dengan alas an seperti ini. statis. dinamis. tidak universal/tidak sama dimana saja. tetapi juga mencakup nilai-nilai sosial budaya. tepat jika dikatakan oleh Mansur Fakih (1996: 8) bahwa gender adalah sifat yang melekat pada kaum laki-laki maupun perempuan yang dikonstruksi sosial maupun kultural. Dengan demikian. fungsi. berlaku tergantung masa. Selama ini. Seks: Karena beda biologis. Gender adalah perbedaan-perbedaan sifat wanita dan pria yang tidak hanya mengacu pada perbedaan biologis. status. Perkembangan konsep ini. ( Word to PDF Converter . dengan mengutip Webster’s New World Dictionary (2001: 33) mengatakan bahwa gender diartikan sebagai perbedaan yang tampak antara laki-laki dan perempuan dilihat dari segi nilai dan tingkah laku.Word-to-PDF-Converter. dapat dipertukarkan. universal/sama dimana saja. Oleh karena itu. Sehingga menimbulkan nilai-nilai . tetapi gender digunakan untuk menunjukkan pembagian kerja yang tepat bagi pria dan wanita. penggambaran perempuan dan laki-laki berakar dalam kebudayaan dan buykan berdasarkan aspek biologis saja. dan kodrat. dan bukan kodrat. Prijono (1996: 203) menegaskan konsep ini merujuk pada pemahaman bahwa identitas. kegiatan. konsep seks kerap memberikan gambaran tentang peran. dan persepsi naik tentang perempuan maupun laki-laki ditentukan oleh masyarakat dan kebudayaan di mana mereka dilahrikan dan dibesarkan.Unregistered ) http://www. dan posisi perempuan yang lemah. terjadi perkembangan konsep gender. Gender: Karena sosial.net Di lain pihak. pola perilaku. tidak dapat dipertukarkan.

dll oleh perempuan. Misalnya seorang Ibu di India dengan dua anak kembarnya. yang mempunyai tujuan mengurangi atau menghapus pengakuan. 2008: 188-189).Unregistered ) . satu jenis kelamin mengalami. Beberapa Perspektif Gender Feminisme telah menjadi pergerakan lebih dari seabad. atas dasar persamaan antara perempuan dan laki-laki. terlepas dari status perkawinan mereka. berubah dari waktu ke waktu. sedangkan gender jadi masalah jika terjadi ketimpangan. satu pihak dirugikan. berbeda dari tempat-tempat lain. atau pembatasan yang dibuat atas dasar jenis kelamin. 2. Gagasan dan praktik gencar dikomunikasikan.net berbeda dari suatu kelas ke kelas lain.lain yang berlanjut menjadi nilai umum terhadap jenis tertentu. untuk merespons perubahan pada lingkungan dan pergerakan sosial lainnya yang berinteraksi di dalamnya. dan ( Word to PDF Converter . tetapi ( Word to PDF Converter . Anak laki-laki disusui oleh ibunya (diberi ASI). Itulah yang dikenal dengan “gender’ (Sudarma. ekonomi. Gender tidak jadi masalah jika dilakukan secara adil dan menguntungkan kedua belah pihak. secara konstan berubah dan mengubah bentuknya sendiri. Pergerakan modern juga mempengaruhi dengan karakter internasionalnya. satu jenis kelamin dianggap tidak mampu. sedangkan anak berjenis kelamin perempuan diberi susu botol. Diskriminasi berarti setiap pembedaan. Dalam konsep gender dapat dikatakan bahwa sifat dapat dipertukarkan antara sifat wanita dan pria. penikmatan atau penggunaan hakhak asasi manusia dan kebebasan-kebebasan pokok di bidang politik. dan ketidakadilan gender.Unregistered ) http://www. satu jenis kelamin diperlakukan lebih rendah. Ketidakadilan Gender Ketidakadilan gender adalah berbagai tindak ketidakadilan atau diskriminasi yang bersumber pada keyakinan gender.Word-to-PDF-Converter. pengucilan. satu jenis kelamin dibedakan derajatnya.

Sementara istri (ibu) mengambil peran ekspresif seperti membantu mengentalkan hubungan. Dalam keyakinan mereka. Kendatipun muncul konflik. tempat perlindungan. dapat menjelaskan tentang posisi perempuan. harus dilihat sebagai satu sistem sosial yang saling mendukung dalam menjaga keseimbangan sosial dan kelestarian sosial. teori ini berpendapat bahwa perempuan harus tinggal di dalam lingkungan rumah tangga karena itu merupakan pengaturan yang paling baik dan berguna bagi keuntungan masyarakat secara keseluruhuan. Namun. jika ada penyimpangan peran sosial yang dilakukan oleh salah satu anggota keluarga tersebut. masyarakat adalah sebuah sistem yang terdiri atas bagian-bagian yang saling berkaitan dan masing-masing bagian secara terus-menerus mencari keseimbangan dan harmoni.http://www.Unregistered ) . Beberapa perspektif gender terbagi menjadi 3 teori. Oleh karena itu. perbedaan perempuan dan laki-laki. memberikan dukungan emosional dan pembinaan kualitas yang menopang keutuhan keluarga. Menurut Umar (2001: 53) berpendapat bahwa pembagian peran secara seksual adalah wajar. menurut Mansur Fakih (1996: 80) tidak secara langsung menyinggung masalah perempuan dalam teorinya. Oleh karena itu. Teori Fungsionalisme Struktural atau dikenal sebagai teori fungsional.Word-to-PDF-Converter.net perbedaan pada konteks sosial dan politik menghasilkan berbagai macam feminisme yang berbeda. dapat menyebabkan adanya ketidakseimbangan dalam keluarga. yaitu: Pertama. dan menjadi penghubung keluarga dengan dunia luar. dan menjamin kelancaran urusan rumah tangga. namun masalah itu hanyalah sebuah dinamika sosial dalam rangka melestarikan keseimbangan sosial. Suami (ayah) mengambil peran instrumental seperti membantu memelihara sendi-sendi masyarakat dan keutuhan fisik keluarga dengan jalan menyediakan bahan makanan. Teori fungsionalisme berupaya untuk membangun kesimbangan di dalam sebuah sistem tersebut karena ( Word to PDF Converter .

perempuan merupakan kelas sosial tersendiri karena pekerjaan yang mereka lakukan. jika setiap elemen keluarga (sistem) dapat berfungsi sebagaimana perannya semula. Ketiga Teori psikoanalisis. keponakan perempuan. Gejala ini. apakah perempuan sebagai istri. Teori ini pertama kali diperkenalkan oleh Sigmund Freud (1956-1939) yang mengungkapkan bahwa perilaku kepribadian laki-laki dan ( Word to PDF Converter .net kesimbangan dapat terjadi. hamba dan tuan. Siapa yang memiliki dan menguasai sumber-sumber produksi dan distribusi merekalah yang memiliki peluang untuk memainkan peran utama di dalamnya. secara tegas diungkapkan oleh Nasaruddin Umar. ditentukan oleh laki-laki. Laki-laki dalam sejarah masyarakat patriarki adalah orang yang diserahi tugas untuk mengurus alat-alat produksi. maka kekuasaan dalam keluarga. menurut Amal (1998: 89) tidak sedikitpun Feminisme Marxis yang mempersoalkan hal-hal yang berhubungan dengan masalah reproduksi (misalnya kehamilan.http://www. keponakan perempuan. anak perempuan. adik perempuan dari kelas sosial proletariat adalah sama sebagai kelas manusia yang bekerja pada sector domestic yaitu sebagai ibu rumah tangga. Dengan demikian.Word-to-PDF-Converter. bahwa hubungan suami-istri ini tak ubahnya seperti hubungan antara borjuis dengan proletariat. anak perempuan. Kedua. atau pemeras dan yang diperas. Menurut perspektif teori konflik. kelahiran dan mengasuh anak) dan sekaligus seksualitas perempuan dalam sistem produksi (mode of productions). Teori Konflik. maka laki-laki mempunyai kesempatan untuk mengumpulkan kekayaan secara berlebihan. Teori ini berangkat dari asumsi bahwa dalam susunan di dalam suatu masyarakat terdapat beberapa kelas yang saling memperebutkan pengaruh dan kekuasaan. adik perempuan dari kelas sosial borjuis ataukah mereka itu adalah perempuan sebagai istri. Oleh karena itu. Inilah kekhasan prespektif teori konflik dalam memandang masalah perempuan.Unregistered ) .

Kalau satu di antaranya lebih dominant maka pribadi yang bersangkutan akan mengalami masalah. superego juga selalu mengingatkan ego agar menjalankan fungsinya mengontrol id.Unregistered ) http://www. sebagai pembawaan sifat-sifat fisik biologis seseorang sejak lahir. Kesenangan seorang bayi ialah mengisap susu melalui mulut. Tahap kesenangan berada di mulut (oral stage). c. superego. dalam teori psiokoanalisis. Dalam perkembangannya menjadi manusia dewasa. bekerja dalam lingkup rasional dan berupaya menjinakkan keinginan agresif dari id.net perempuan sejak awal ditentukan oleh perkembangan seksualitas. id. yaitu: a. sebagai berikut: a. sedangkan jika superego lebih dominan maka akan menjadi individu yang sangat sulit untuk berkembang. Jika unsure id lebih dominan. terjadi sepanjang tahun pertama seorang bayi. berfungsi sebagai aspek moral dalam kepribadian berupaya mewujudkan kesempurnaan hidup lebih dari sekedar mencari kesenangan dan kepuasan. Dalam uraiannya yang lebih rinci. sebab orang seperti ini akan merasa takut dan bergulat terus-menerus dengan dirinya sendiri. individu yang normal adalah ketika ketiga struktur tersbut bekerja secara proporsional. ( Word to PDF Converter . Menurut Freud.Word-to-PDF-Converter. setiap individu akan melewati berbagai tahap perkembangan psiokoseksual.http://www. b.Word-to-PDF-Converter. maka individu tersebut akan terjebak menjadi orang hedonis. termasuk nafsu seksualitas dan insting yang cenderung agresif. Freud menyebutkan ada lima tahap psiokoseksual.net . Freud menjelaskan kepribadian atau tingkah laku seseorang ditentukan oleh interaksi ketiga struktur.Secara lebih jelas. ego.

yaitu kelanjutan dari tingkat sebelumnya. Berdasarkan teori psikoanalisis. Tahap remaja (talency stage). laki-laki yang mengalami proses perkembangan psiokoseksual yang normal akan menjadi maskulin dan perempuan yang perkembangan psiokoseksualnya normal akan menjadi seorang yang feminim.Unregistered ) http://www. yaitu saat kematangan seksual seseorang. Tahap kesenangan berada di dubur (anal stage). tahun kedua seorang bayi. e. ketika kecenderungan erotis ditekan sampai menjelang masa pubertas.net C. Dalam masa ini. dalam perencanaan pembangunan diperlukan peningkatan kualitas wanita sebagai mitra sejajar pris sesuai dengan kebutuhan akrualisasi wanita. Menurut Freud. anak mengidentifikasikan diri pada peran dan atstus dirinya. d. Tahap puncak kesenangan pada daerah kemaluan (genital stage). Tahap seorang anak memperoleh kesenagnan pada saat mulai mkengidentifikasi alat kelaminnya (phallic stage). Oleh karena itu. yakni bersifat laki-laki dan perempuan. Dalam hal ini penting dilakukan analisis gender.Word-to-PDF-Converter. kenyataan yang dapay dilihat dalam setiap masyarakat ialah pentingnya saling ketergantungan serta saling mengisi antara wanita dan pris sebagai warga Negara.b. yaitu anak usia antara 3-6 tahun perkembangan kepribadian anak laki-laki dan anak perempuan mulai berbeda. ( Word to PDF Converter . Dalam proses pembangunan. yaitu seorang anak memperoleh kesenangan erotis dari penis bagi anak laki-laki dan klirotis bagi anak perempuan. Analisis Gender dalam Kesehatan . c. Perbedaan ini melahirkan pembedaan formasi sosial berdasarkan identitas gender. sejak tahap phallic. sebagai seorang anak laki-laki atau seorang anak perempuan. memperoleh kesenangan di sekitar dubur yaitu ketika seorang bayi mengeluarkan kotoran.

curahan tenaga dan curahan waktu. kematian akibat komplikasi pada kehamilan dan persalinan.net . Sebagaimana dikemukakan sebelumnya.Mengacu pada pengertian dan perspektif-perspektif gender tersebut. tingkat kesejahteraan. Dua dari tiga wanita di dunia saat ini menderita suatu penyakit yang sangat melemahkan manusia. muncul pertanyaan bagaimana masalah kesehatan dilihat dari perspektif gender ? atau bagaimana pendekatan gender dalam melihat praktik layanan kesehatan di masyarakat ? Memahami teknik analisis gender dalam layanan kesehatan ini. 2.Unregistered ) http://www. budaya dan ekonomi. penyakit menl\ular seksual dan kanker pada alat reproduksi sering dijumpai pada wanita yang miskin dan tidak memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan reproduksi yang komprehensif. (2) pembagian beban kerja wanita dan pria yang meliputi tanggung jawab. dan (4) tingkat akses dan kekuatan kontrol wanita dan pria terhadap sumber produktif maupun sumber daya manusia dalam keluarga. 1. Namun. Gejala-gejala umum penyakit yang mudah menyebar ini mencakup anemia kronik. sehingga memberikan tafsiran yang kurang pada tempatnya terhadap masalah-masalah perempuan. masih banyak penafsiran yang berkembang secara tidak adil. Wanita juga menghadapi ancaman kesehatan reproduktif yang unik. gender adalah sebuah konstruksi sosial atau tafsir sosial terhadap peran gender. aborsi yang tidak aman. 3.Word-to-PDF-Converter. baik di Indonesia maupun di Asia Tenggara kelompok penduduk usia tua akan lebih banyak dialami oleh kalangan perempuan. setidaknya difokuskan untuk mengetahui (1) situasi aktual wanita dan pria meliputi peranan. kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi dalam berbagai unit sosial. malnutrisi dan kondisi yang sangat lemah. Menurut estimasi PBB di tahun 2025 atau 2050. Tingginya angka penyakit yang dapat divegah. saling ketergantungan dan saling mengisi antara peranan wanita dan pria khususnya dalam keluarga. (3) saling berkaitan. ( Word to PDF Converter .

satu-satunya pelayanan kesehatan yang sering diperoleh wanita adalah keluarga berencana. dan gangguan pada otot serta tulang lebih banyak ditemukan pada perempuan daripada laki-laki. dalam kenyatannya masih banyak anggota masyarakat yang menyalahkan posisi perempuan sebagai penyebab utama berkembangnya virus AIDS ini. Dalam penanganan kasus HIV/AIDS merupakan satu misteri kesehatan yang belum terpecahkan. Di lain pihak. Berbagai penyakit atau gangguan hanya menyerang perempuan misalnya gangguan kesehatan yang berkaitan dengan kehamilan dan kanker . Dalam praktik layanan kesehatan. Menjadi perawat dan bidan adalah pekerjaan perempuan dan menjadi dokter merupakan pekerjaan laki-laki. Beberapa penyakit misalnya anemia. Misalnya penyakit kardiovaskular ditemukan pada usia lebih tua pada perempuan dibandingkan pada laki-laki. meskipun pelayanan ini lebih menekankan pada control fertilitas bukan pada peningkatan kesehatan wanita. Akibatnya. Kelompok orang yang paling tersudutkan dengan isu prostitusi ini yaitu kalangan perempuan. Sedangkan kaum laki-laki. kurang mendapatkan perhatian yang seimbang dengan penilaiannya terhadap kaum perempuan. 5. kondisi dan objek yang dikerjakannya namun. demikian.4. Melaksanakan operasi merupakan tugas laki-laki. pembagian kerja seperti ini merupakan contoh nyata dari konstruksi sosial dalam pembagian tugas dalam bidang kesehatan. mungkin benar bila disesuaikan dengan situasi. peran reproduktif wanita hanya mendapat perhatian apabila angka fertilitas cukup tinggi. masih ada pandangan bahwa ada pekerjaan perempuan dan pekerjaan laki-laki. gangguan makan. 7. 6. Penyebab terjangkitnya HIV/AIDS ini sudah begitu banyak diulas dan dikupas. Penanganan masalah AIDS ini disutukan pada masalah maraknya prostitusi. Namun. Pola kesehatan dan penyakit pada laki-laki dan perempuan menunjukkan adanya perbedaan.

Oleh karena itu. Daftar Pustaka Sarwono. Solita. dan dampak psikologis”.Word-to-PDF-Converter.Word-to-PDF-Converter. Sampai detik ini.net BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Sosiologi Kesehatan. diharapkan mereka dapat menampilkan peran dan tanggung jwabnya sesuai dengan potensi dan bakatnya masing-masing. Sementara Asian Disaster Preparedness Center (ADPC) mendefinisikan bencana dalam formulasi “The serious .serviks.net D. Definisi Bencana UU No. jumlah perempuan miskin. Kondisi seperti ini menyebabkan peran dan posisi perempuan belum dapat dilakukan secara maksimal. 24 tahun 2007 mendefinisikan bencana sebagai “peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press Sudarma. ( Word to PDF Converter . sementara laki-laki hanya dapat terkena kanker prostat. Sosiologi Untuk Kesehatan. kerusakan lingkungan. dibutuhkan ada upaya pemberdayaan terhadap posisi dan status perempuan di Indonesia saat ini. ( Word to PDF Converter . kurang gizi dan tingkat pendidikan yang rendah masih sangat tinggi. kerugian harta benda. Kesimpulan Masalah perempuan di Indonesia merupakan masalah yang sangat krusial. Momon. Melalui pemberdayaan inilah. Jakarta: Salemba Medika. Andai mau bekerja pun.Unregistered ) http://www. 1997. baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia.Unregistered ) http://www. 2008. mereka masih menghadapi persepsi-persepsi budaya yang menyebabkan perkembangan kariernya terhambat.

karena ada dua kondisi yaitu adanya peristiwa atau gangguan yang mengancam dan merusak (hazard) dan kerentanan (vulnerability) masyarakat. 24 tahun 2007 mengelompokan bencana ke dalam tiga kategori yaitu:    Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi. Ancaman tersebut mengakibatkan korban dan melampaui kemampuan masyarakat untuk mengatasi dengan sumber daya mereka. tetapi masyarakat tidak rentan. dan teror. Ethiopian Disaster Preparedness and Prevention Commission (DPPC) mengelompokkan bencana berdasarkan jenis hazard.disruption of the functioning of society. tetapi tidak terjadi peristiwa yang mengancam maka tidak akan terjadi bencana. banjir. gagal modernisasi. epidemi. dan tanah longsor. Peristiwa atau gangguan tersebut mengancam kehidupan. penghidupan. Bencana dapat terjadi. maka berarti masyarakat dapat mengatasi sendiri peristiwa yang mengganggu. 2004). B. yang terdiri dari:  Natural hazard. Jenis-Jenis Bencana Bencana terdiri dari berbagai bentuk. tsunami. dan wabah penyakit. dan fungsi dari masyarakat. Bencana sosial adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik sosial antarkelompok atau antar komunitas masyarakat. gunung meletus. kekeringan. UU No. which exceed the ability of the affected communities to cope using their own resources” (Abarquez & Murshed. Manusia dapat meminimalisir dampak hazard dengan mengembangkan . material or environmental losses. Bila terjadi hazard. angin topan. Bencana non-alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa non-alam yang antara lain berupa gagal teknologi. causing widespread human. Ini adalah hazard karena proses alam yang manusia tidak atau sedikit memiliki kendali. sementara bila kondisi masyarakat rentan. Definisi bencana seperti dipaparkan diatas mengandung tiga aspek dasar. yaitu:    Terjadinya peristiwa atau gangguan yang mengancam dan merusak (hazard).

prosedur yang berbahaya. dan sebagainya. Model Manajemen Bencana Bencana adalah hasil dari munculnya kejadian luar biasa (hazard) pada komunitas yang rentan (vulnerable) sehingga masyarakat tidak dapat mengatasi berbagai implikasi dari kejadian luar biasa tersebut. paparan radioaktif. Manajemen bencana pada dasarnya berupaya untuk menghindarkan masyarakat dari bencana . o Conflict adalah hazard karena perilaku kelompok manusia pada kelompok yang lain sehingga menimbulkan kekerasan dan kerusakan pada komunitas yang lebih luas. Hazard ini mencakup: o Technological hazard sebagai akibat kecelakaan industrial. Bentuk dari hazard ini adalah polusi air dan udara. prasyarat bangunan. o Environmental degradation yang terjadi karena tindakan dan aktivitas manusia sehingga merusak sumber daya lingkungan dan keragaman hayati dan berakibat lebih jauh terganggunya ekosistem. C. dan kegagalan infrastruktur. ledakan. seperti tata ruang dan wilayah. Ini adalah hazard sebagai akibat aktivitas manusia yang mengakibatkan kerusakan dan kerugian fisik. Natural hazard terdiri dari beragam bentuk seperti dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 2.1 Natural Hazard  Human made hazard. sosial. ekonomi. dan sebagainya. dan lingkungan.kebijakan yang sesuai.

Pendekatan lain adalah lingkaran manajemen bencana (disaster management cycle) yang terdiri dari dua kegiatan besar. preparedness. Manajemen bencana ini menekankan upaya mengurangi kerentanan untuk mengatasi bencana. Kegiatan yang dilakukan sebelum terjadinya bencana dapat berupa disaster preparedness (kesiapsiagaan menghadapi bencana) dan disaster mitigation (mengurangi dampak bencana). selama bencana terjadi. dan early warning. dan setelah bencana. relief. Terdapat lima model manajemen bencana yaitu:  Disaster management continuum model. Pertama adalah sebelum terjadinya bencana (pre event) dan kedua adalah setelah terjadinya bencana (post event). mitigation. rehabilitation. Model manajemen bencana ini membagi tahap kegiatan di sekitar bencana. Contract-expand model. Model ini seringkali digabungkan dengan disaster management continuum model. reconstruction. dan early warning) semestinya tetap dilaksanakan pada daerah yang rawan bencana. reconstruction.baik dengan mengurangi kemungkinan munculnya hazard maupun mengatasi kerentanan. Kegiatan setelah terjadinya bencana dapat berupa disaster response/emergency response (tanggap bencana) ataupun disaster recovery. rehabilitation. Ada juga yang menyebut istilah disaster reduction. Tahap-tahap manajemen bencana di dalam model ini meliputi emergency. Bila masyarakat tidak rentan maka bencana akan juga kecil kemungkinannya terjadi meski hazard tetap terjadi. mitigation. relief. sebagai perpaduan dari disaster mitigation dan disaster preparedness (Makki.     Disaster risk reduction framework. Perbedaan pada kondisi bencana dan tidak bencana adalah pada saat bencana tahap tertentu lebih dikembangkan (emergency dan relief) sementara tahap yang lain seperti rehabilitation. The crunch and release model. Model ini berasumsi bahwa seluruh tahap-tahap yang ada pada manajemen bencana (emergency. dan mitigation kurang ditekankan. . Model ini mungkin merupakan model yang paling popular karena terdiri dari tahap-tahap yang jelas sehingga lebih mudah diimplementasikan. Terdapat kegiatan-kegiatan yang perlu dilakukan sebelum bencana. Pre-during-post disaster model. reconstruction. 2006). Model ini menekankan upaya manajemen bencana pada identifikasi risiko bencana baik dalam bentuk kerentanan maupun hazard dan mengembangkan kapasitas untuk mengurangi risiko tersebut. preparedness.

tanggap darurat. 24 tahun 2007 secara skematis dapat digambarkan sebagai berikut: D. dan rehabilitasi. Kebijakan Manajemen Bencana . and Master Plan/Action Plan Formulation Rehabilitation CRISIS MANAGEMENT Terkait dengan manajemen penanggulangan bencana. maka UU No. kegiatan pencegahan bencana.RISK MANAGEMENT Mitigation Preparedness Early warning Protection Recovery Emergency Responses/ Humanitarian Relief Reconstruction Damages. 24 tahun 2007 menyatakan “Penyelenggaraan penanggulangan bencana adalah serangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana. Rumusan penanggulangan bencana dari UU tersebut mengandung dua pengertian dasar yaitu:   Penanggulangan bencana sebagai sebuah rangkaian atau siklus. Losses & Needs Assessment. dan rehabilitasi”. Tanggap Darurat Kegiatan Pencegahan Penanggulangan bencana sebagaimana dimaksud dalam UU No. Penanggulangan bencana dimulai dari penetapan kebijakan Kebijakan pembangunan yang didasari risiko Rehabilitasi Pembangunan bencana dan diikuti tahap kegiatan pencegahan bencana. tanggap darurat.

Kebijakan manajemen bencana yang ideal selain harus dikembangkan melalui proses yang benar. dan evaluasi kebijakan. Beberapa daerah yang mengalami bencana besar sudah melangkah lebih jauh pada tahap formulasi kebijakan dan implementasi kebijakan. Mekanisme kerja dan pengaturan antara berbagai portofolio lembaga yang terkait dengan bencana. Pemerintah Pusat saat ini berada pada tahap formulasi kebijakan (proses penyusunan beberapa Peraturan Pemerintah sedang berlangsung) dan implementasi kebijakan (BNPB telah dibentuk dan sedang mendorong proses pembentukan BPBD di daerah). Perubahan peraturan dan kelembagaan yang jelas dan tegas. Beberapa kecenderungan yang perlu diperhatikan adalah:    Konteks politik yang semakin mendorong kebijakan manajemen bencana menjadi tanggung jawab legal. yaitu penetapan agenda. Sementara Pemerintah Daerah sedang berada pada tahap penetapan agenda dan pengambilan keputusan. Di dalam kasus Indonesia. . kebijakan manajemen bencana mengalami beberapa perubahan kecenderungan seperti dapat dilihat dalam tabel. Penekanan yang semakin besar pada peningkatan ketahanan masyarakat atau pengurangan kerentanan. proses yang pada umumnya terjadi terdiri dari beberapa tahap. Dalam penetapan sebuah kebijakan manajemen bencana. juga perlu secara jelas menetapkan hal-hal sebagai berikut:     Pembagian tanggung jawab antara Pemerintah Pusat dan Daerah. serta antara berbagai fungsi yang terkait. Solusi manajemen bencana ditekankan pada pengorganisasian masyarakat dan proses pembangunan.Dalam beberapa tahun terakhir. pengambilan keputusan. formulasi kebijakan. Alokasi sumberdaya yang tepat antara Pemerintah Pusat dan Daerah. implementasi kebijakan.

2 Kecenderungan Di dalam Kebijakan Manajemen Bencana .Tabel 2.

E. 23 tahun 2008).Sumber: Handmer & Dovers. 21. Melalui UU No. 22. sementara beberapa PP lain sedang dipersiapkan. 2007 Sistem kelembagaan penanggulangan bencana yang dikembangkan di Indonesia dan menjadi salah satu fokus studi bersifat kontekstual. 24 tahun 2007. Pemerintah Indonesia telah memulai proses penyusunan kebijakan menajemen bencana. Pembagian Tanggung Jawab Manajemen Bencana . Kebijakan kelembagaan yang didesain dari Pemerintah Pusat akan berinteraksi dengan lembaga dan mekanisme yang ada serta secara khusus dengan orang-orang yang selama ini terlibat di dalam kegiatan penanggulangan bencana. Di daerah terdapat beberapa lembaga dan mekanisme yang sebelumnya sudah ada dan berjalan. Beberapa PP yang terkait telah dikeluarkan (PP No.

UU No. 24 tahun 2007 telah menetapkan bahwa pemerintah (pusat) memiliki tanggung jawab dalam penyelenggaraan pennggulangan bencana. pengalokasian anggaran penanggulangan bencana dalam bentuk dana siap pakai. Di dalam Peraturan Presiden tersebut dinyatakan BNPB memiliki tugas sebagai berikut: a. pemeliharaan arsip/dokumen otentik dan kredibel dari ancaman dan dampak bencana. . b. perlindungan masyarakat dari dampak bencana. f. dan g. melaksanakan kewajiban lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan. d. penanganan tanggap darurat. c. pengurangan risiko bencana (PRB) dan pemaduan pengurangan risiko bencana dengan program pembangunan. pemulihan kondisi dari dampak bencana. pengalokasian anggaran penanggulangan bencana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang memadai. e. c. pengalokasian dana penanggulangan bencana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang memadai. memberikan pedoman dan pengarahan terhadap usaha penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana. b. Sementara tanggung jawab Pemerintah Daerah dirumuskan sebagai berikut: a. pengurangan risiko bencana (PRB) dan pemaduan pengurangan risiko bencana dengan program pembangunan. dan d. dan h. menetapkan standardisasi dan kebutuhan penyelenggaraan penanggulangan bencana berdasarkan peraturan perundang-undangan. 24 tahun 2007 telah mengamanatkan pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia No. melaporkan penyelenggaraan penanggulangan bencana kepada Presiden setiap sebulan sekali dalam kondisi normal dan setiap saat dalam kondisi darurat bencana. f. menyampaikan informasi kegiatan penanggulangan bencana kepada masyarakat. g. d. dan rekonstruksi secara adil dan setara. penjaminan pemenuhan hak masyarakat dan pengungsi yang terkena bencana sesuai dengan standar pelayanan minimum. Tanggung jawab tersebut mencakup: a. rehabilitasi. menyusun pedoman pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. b. perlindungan masyarakat dari dampak bencana. 8 tahun 2008. c. penjaminan pemenuhan hak masyarakat dan pengungsi yang terkena bencana secara adil dan sesuai dengan standar pelayanan minimum.UU No. mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran yang diterima dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Pada tataran operasional. menggunakan dan mempertanggungjawabkan sumbangan/bantuan nasional dan internasional. e.

Selain ketiga pihak yang telah disebutkan di atas yaitu Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan BNPB, UU No. 24 tahun 2007 juga mengenali peran serta pihak lain, yaitu lembaga usaha dan lembaga internasional. Pasal 28 UU No. 24 tahun 2007 merumuskan peran lembaga usaha dengan “Lembaga usaha mendapatkan kesempatan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, baik secara tersendiri maupun secara bersama dengan pihak lain.” Lebih jauh lagi diatur bahwa lembaga usaha yang terlibat dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana perlu “menyesuaikan kegiatan dengan kebijakan penyelenggaraan penanggulangan bencana”, “menyampaikan laporan kepada pemerintah dan/atau badan yang diberi tugas…”, “mengindahkan prinsip kemanusiaan”. Peran serta lembaga internasional dan lembaga asing non pemerintah dalam penanggulangan bencana dijamin melalui Pasal 30 ayat (1) UU No. 24 tahun 2007. Tata cara berperan dalam penangulangan bencana telah diatur melalui Peraturan Pemerintah No. 23 tahun 2008. 1 ADVOKASI KORBAN KONFLIK SOSIAL

A. Pendahuluan Indonesia merupakan daerah rawan terhadap berbagai bencana, baik disebabkan oleh alam maupun manusia. Berbagai bencana tersebut antara lain; gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, banjir, tanah longsor, kekeringan, kebakaran hutan, kerusuhan/konflik sosial, dll. Seiring dengan perkembangan kehidupan masyarakat yang demokratis, maka isue Hak Asasi Manusia (HAM) telah menjadi wacana disegala bidang pembangunan, terlebih pembangunan kesejahteraan sosial yang sarat dengan muatan penegakkan HAM. Perlindungan bagi kelompok miskin, rentan atau yang memiliki hambatan fungsi sosial, anak terlantar, korban narkoba, korban konfik sosial dll dalam memenuhi kebutuhan dasar, meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraannya merupakan kerja yang bersentuhan dengan pemihakan dan perwujudan kesadaran secara konseptual HAM secara

universal dan menyangkut konvesi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang telah diratifikasi. Berkaitan dengan hal tersebut upaya yang bersifat strategis perlu mendapatkan perhatian dan pengkajian yang lebih mendalam utamanya bagi para penyandang masalah kesejahteraan sosial atau dalam hal ini Klien, yang dinyatakan sebagai korban. Siapa korban ? Pertanyaan ini yang sering luput dari perhatian kita, dan susah untuk mendefinisikan secara jelas. Korban adalah seseorang yang menerima keadaan yang menyakitkan, menyengsarakan, tidak mengenakkan baik fisik maupun non fisik dimana keadaan tersebut diluar kehendaknya. Selanjutnya bahwa kegiatan advokasi yang dilakukan sebetulnya tidaklah bersifat netral tetapi lebih pada pembelaan kepada korban. Bagi para pekerja sosial melakukan advokasi bukanlah hal yang asing, walaupun sebetulnya advokasi lebih dekat pada para pekerja hukum. Persoalan yang kemudian muncul adalah apakah Pekerja Sosial atau 2 PNS dapat melakukan advokasi ? dan Bagaimana cara melakukan advokasi terhadap Kliennya ? Persoalan pertama jelas Pekerja Sosial atau PNS dapat melakukan advokasi, karena tidak ada batasan tentang siapa yang paling berhak melakukan praktek advokasi. Sedangkan persoalan selanjutnya adalah perlunya pendalaman tentang Peraturan Perundang-undangan Bidang Kesejahteraan Sosial dan pengalaman praktek. B. Memahami Konflik Sosial Setiap orang dipastikan tidak akan dapat terhindar dari situasi konflik, entah konflik yang berkaitan dengan dirinya, dengan orang lain, atau dengan siapapun. Konflik bisa terjadi pada setiap orang, dimana saja dan kapan saja. Untuk memahami konflik, sangat tergantung pada kemampuan setiap orang

untuk mempelajari kadar konflik bagi dirinya, keluarga, dan masyarakat. Konflik dapat dipahami dari beberapa gejala antara lain: 1. Adanya perselisihan yang tidak terselesaikan antara dua pihak atau lebih. 2. Terjadinya perentangan antara kedua belah pihak atau lebih, pertentangan dapat terjadi pada diri individu, antar individu, individu dengan kelompok, antar kelompok, kelompok dengan masyarakat, dan antar masyarakat. 3. Tawuran antar kelompok, antar daerah tertentu dan sikap mau menang sendiri dan manganggap bahwa kelompok lain sebagai sebuah ancaman , dan berbagai gejala lainnya. Konflik pada dasarnya adalah ciri dinamika masyarakatnya, untuk memperoleh keadaan yang lebih baik. Konflik terjadinya mulai dari yang ringan dan tersembunyi hingga tingkat yang berat dan terbuka. Konflik diartikan sebagai bentuk pertentangan antara satu dengan pihak lainnya. Konflik juga diartikan sebagai perjuangan nilai dan tuntutan atas status, kekuasaan, dan sumber daya yang bersifat langka dengan maksud menetralkan, mencederai atau melenyapkan lawan. Konflik merupakan proses kea rah upaya memperoleh penghargaan dengan cara menghilangkan dan memperlemah pesaingnya. Konflik dapat berupa konflik usaha, huru hara, terror, SARA, politik, konflik Pusat-daerah. Konflik dapat terjadi secara vertical dan atau horizontal. 3 Konflik vertical terjadi pada lingkungan masyarakat yang memiliki status social, ekonomi, dan politik yang berbeda secara berjenjang, misalnya konflik kelas. Konflik horinsantal terjadi pada lingkungan masyarakat yang memiliki status social, ekonomi, dan politik yang sederajat misalnya konflik antar kampung, antar tetangga, antar pelajar, antar preman, dll.

proses komunikasi dalam bentuk verbal dan atau tertulis yang dilakukan untuk menciptakan perubahan dalam sikap. serta implementasi terhadap suatu kebijakan. dan peguam untuk menangani berbagai sengketa hukum di masyarakat. Advokasi dapat didefinisikan secara sederhana sebagai.C. prioritas atau kebijakan melalui penggunaan suatu alasan yang masuk akal sesuai dengan target group (sasaran). Namun pada perkembangannya kerja advokasi tidak sekedar melakukan pembelaan dalam wilayah hukum tetapi juga yang berkaitan dengan kebijakan publik. Karena berkaitan dengan wilayah hukum. Secara sederhana sesungguhnya kerja advokasi adalah MEMPENGARUHI serta MENGUBAH. pengacara. Dapat juga advokasi didefinisikan. yang diharapkan akan menguntungkan kepentingan dan perjuangan pihak yang melakukan advokasi. pembela. kegiatan advokasi dapat didefinisikan sebagai. upaya nyata untuk memperbaiki atau merubah suatu kebijakan publik sesuai dengan kehendak dan kepentingan mereka yang mendesakkan terjadinya perbaikan dan perubahan tersebut. Dua kata kunci ini harus selalu ada 4 . dalam bahasa Belanda yang berarti . Sebagai kegiatan yang bertujuan untuk melakukan perubahan kebijakan publik. Advocateur. atau perubahan kebijakan. sebagai suatu usaha yang dilakukan secara sistematis dan terorganisir untuk melakukan aksi dengan target untuk. terbentuknya atau terciptanya kebijakan atau praktek baru. maka advokasi kerapkali dimengerti sebagai tindakan litigasi oleh seorang yang dinamakan Advocaat. Arti Penting Advokasi Pada mulanya advokasi muncul dalam pengertian pembelaan terhadap berbagai kasus-kasus hukum yang ada dalam masyarakat.

Dan hal tersebut merupakan hak dari setiap orang yang merasa hak-haknya dilanggar baik dilakukan secara individual maupun kolektif. kekerasan serta konflik-konflik dalam keluarga merupakan suatu hal yang harus terus menerus di perjuangkan dan diposisikan sesuai dengan keadilan dan kebenaran. tetapi dapat diselesaikan dengan kemampuan masyarakat sendiri. pertama. Dalam kerja advokasi ada beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian. yang justru dapat dimanfaatkan oleh kepentingan-kepentingan sesaat. sesuai dengan normanorma hukum maupun norma kesusilaan yang berlaku dalam masyarakat. kalau bisa kita katakan advokasi adalah “bagaimana mempengaruhi siapa dalam rangka mengubah apa dan mengapa ?”. dimana kegiatan advokasi juga dibutuhkan. Berkaitan dengan hal tersebut perlu disadari bahwa persoalan atau kasus-kasus yang ada. Dalam hal ini kegiatan advokasi dilakukan untuk mencegah munculnya persoalan baru. politik. bahwa apa yang terjadi dalam masyarakat mulai dari penindasan. intimidasi. teror. bahwa kegiatan advokasi dimaksudkan masyarakat maupun individu mampu untuk mengorganisir dirinya sehingga setiap persoalan yang muncul dapat dicegah sedini mungkin. Dengan demikian lewat kegiatan advokasi ditujukan untuk penguatan . Kedua. tidak saja dalam bidang hukum tetapi masuk juga dalam bidang ekonomi. Ketiga.dalam kerja advokasi. sosial dan budaya. Sehingga setiap kasus tidak saja selalu diselesaikan melalui jalur hukum. Kata advokasi sering kali kita dengar bahkan secara tidak sadar kita telah melakukan advokasi baik untuk kepentingan sendiri maupun kepentingan masyarakat. bahwa pelanggaran atau kejahatan terhadap hukum privat maupun publik serta norma-norma kesusilaan tidak boleh dibiarkan karena akan menjadi persoalan dalam masyarakat.

merupakan kegiatan yang memerlukan pengorbanan yang tidak sedikit baik moril maupun materiil. Proses bekerja dengan atau atas nama klien.masyarakat sipil. Memperoleh pelayanan atau sumber-sumber yang kemungkinan tidak tersedia. Namun yang lebih penting adalah bagaimana hak tersebut bisa diperjuangkan dan kebijakan publik berpihak kepadanya. 5 Perlu disadari bahwa kegiatan advokasi merupakan gerakan yang tidak mudah dalam pelaksanaannya. 2. Sehingga diharapkan dengan kegiatan advokasi pemerintah dalam menentukan kebijakan memberi posisi yang benar. yang memiliki berbagai instrumen yang memudahkan untuk mematahkan kegiatan advokasi. prosedur atau praktik yang mempengaruhi klien. . untuk: 1. Namun kiranya perjuangan membela dan memberikan perlindungan terhadap hak-hak klien/masyarakat. dalam mengakui dan bahkan melindungi hak-hak masyarakat yang selama ini terpinggirkan. Dengan kegiatan advokasi diharapkan kesadaran dan pemahaman kelompok masyarakat maupun individu semakin meningkat untuk memperjuangkan hak-haknya serta mengorganisir dirinya secara berkesinambungan. terlebih penyandang masalah sosial utamanya korban konflik sosial. Karena dalam perjuangan kegiatan advokasi dalam menegakkan hak-hak klien/masyarakat akan berhadapan dengan kekuasaan yang sangat kuat. Memodifikasi kebijakan. karena selama ini resistensi mayarakat terhadap eksploitasi dan penindasan negara sangat minim. Advokasi dalam pelayanan kemanusiaan dapat dikemukakan pendapat dari Hepwort dan Larsen (1986) sebagai berikut.

Mempromosikan legislasi atau kebijakan baru yang akan menghasilkan tersedianya sumber ataupun pelayanan yang dibutuhkan klien. Teknik Advokasi Dalam banyak kalangan aktivis dan Non Government Organisation (NGO). kampanye merupakan adaptasi dari kata Campaign yang berarti seni perang.3. Tipe advokasi dalam pelayanan kemanusiaan diantaranya adalah : Advokasi kasus. dan sebagainya. karena advokasi adalah untuk merubah kebijakan. istilah ini memang sangat kental dengan NGO. Kampanye. Jadi dari pengertian tersebut kegiatan advokasi merupakan upaya pencapaian tujuan. yang telah sering malakukan advokasi. 2. seperti. suatu proses. didalamnya tercakup taktik dan strategi. klas. akan tetapi sebenarnya bisa dipakai oleh pihak lain. maka out put dari advokasi salah satunya adalah lahirnya kebijakan . yang dapat kita gunakan untuk menarik warga agar simpati terhadap yang kita kampanyekan. sistem. pelayanan langsung. internal. 3. buruh. dan proses advokasi mencakup kegiatan “memperoleh. klinis. Pengorganisasian. dan advokasi komunitas. dan mendapat perhatian semua pihak. Pengorganisasian dipahami sebagai upaya untuk mengorganisir pihak yang akan kita dvokasi. kebijakan. petani. Legislasi. memodifikasi dan promosi/meningkatkan” hak atau kebutuhan klien. legislatif. maka wilayah kerja advokasi pada umumnya adalah sebagai berikut: 1. 6 D.

Dapat dikemukakan bahwa tidak ada teknik yang dapat menjadi standar baku dalam kegiatan advokasi . 5. Untuk itu berikut adalah beberapa teknik advokasi . melakukan dialog dengan pihak terkait dengan permasalahan klien. 3. Mengadakan kegiatan formal dan non formal yang berkaitan dengan penyebaran informasi tentang PMKS. dalam membela hak-hak klien sebagai berikut: 1. Bersama-sama pihak terkait untuk menyediakan sarana dan prasarana bagi klien dalam rangka penyaluran minat dan bakat. dengan menciptakan suasana yang bebas dari rasa ketakutan. utamanya yang menjadi 7 tupoksinya. diskusi. yaitu mengetahui latar belakang individu. Kaidah Advokasi Jika advokasi adalah kegiatan yang terencana dan sistematis maka ada . melakukan komunikasi dengan orang tua/wali klien yang bermasalah. Pendekatan emosional. dan lingkungan pergaulan. E. mendengarkan keluhan klien dll. aspiratif.terhadap isu yang kita advokasi. kampanye. tulisan ilmiah. 4. melalui penyulahan. 6. dll. Pendekatan secara persuasive terhadap klien dan lingkungannya. keluarga. Memposisikan Pekerja Sosial sebagai tokoh panutan dan sebagai teman/sahabat yang dapat diajak berdiskusi sehingga terjadi posisi saling mempercayai dan diharapkan tercipta hubungan harmonis dan dialog yang sehat. Membudayakan dan menggalakkan kegiatan-kegiatan yang bersifat religius/keagamaan. 2.

beberapa kaidah yang menjadi pegangan setiap orang yang hendak melakukan advokasi. Identifikasi siapa kawan dan lawan Pada kaidah ini yang harus dilakukan adalah memperkecil lawan dan memperbanyak kawan. 2. Dengan mencermati posisi kasus maka akan diketahui sebenarnya posisi dan kapasitas kita serta seberapa jauh kemampuan yang kita punyai. Setelah itu kita merangkai ulang setiap peristiwa yang berhubungan dengan kasus tersebut. Hasil tersebut ditelaah dan disusun dalam suatu peta persoalan yang berisikan identifikasi masalah. Makin banyak dukungan didapatkan. potensi maupun peluang serta dampak yang ditimbulkan. . 3. mengenai isi. untuk itu semua kalangan yang terlibat konsisten dengan apa yang telah direncanakan. walaupun kondisi dilapangan banyak berubah. Untuk itu maka perlu identifikasi seberapa banyak kita mendapat dukungan dan siapa saja yang hendak menentang. potensi dan peluang seta jangka waktu yang akan dikerjakan. Kerjakan rencana yang sudah dibuat Dalam membuat rencana tentu kita harus konsisten untuk tidak melakukan perubahan. Kita hanya dapat merubah taktik sesuai dengan situasi dilapangan yang banyak berubah. Mencermati posisi kasus Pada kaidah ini kita harus terlebih dahulu melihat kasus tersebut. makin lebar peluang untuk keberhasilan advokasi. Kesepakatan yang sudah dibuat akan dijadikan semacam pengikat bagi 8 kerja advokasi selanjutnya. kaidah tersebut diantaranya: 1. jangan mudah mengganti program yang sudah disepakati.

Dengan imajinasi kita akan menemukan banyak saluran untuk menggalang dukungan atau menambah simpatisan. pemusik. Karena advokasi adalah kegiatan sistematis dan terencana maka kegiatan itu membutuhkan kretifitas dan imajinasi. Dalam melakukan advokasi anda bukan saja bertaruh denga gagasan tetapi yang paling utama adalah hidup anda. Taktik paling kentara adalah melakukan teror dari yang paling halus hingga yang sangat kotor. olah raga. Jangan mudah ditakuti Banyak cara yang akan dilakukan lawan untuk melemahkan semangat kita dalam melakukan advokasi. Berimajimasilah Cara untuk mengalahkan lawan dalam kegiatan advokasi tidak perlu dengan melakukan cara teror dan kekerasan. Jika diperlukan buatlah strategi untuk tetap membuat masalah itu terus aktual dan relevan dalam kondisi apapun. Tetap konsisten pada masalah Pada kaidah ini yang perlu diperhatikan adalah munculnya perubahan dalam masyarakat yang mempengaruhi kerja-kerja advokasi sehingga masalah yang menjadi sasaran advokasi kurang diminati oleh kelompok inti. Kita harus melakukan berbagai strategi untuk menggalang opini publik. . Untuk menangkal itu adalah dengan ketegaran dan kesabaran. dll. Hal ini jelas amat berbahaya karena sasaan menjadi kabur dan bisa jadi tidak mendapat dukungan publik. dapat meminta bantuan teman-teman yang bergerak dibidang keenian. 6. 5. Dengan demikian dibutuhkan kreatiftas dalam membuat masalah tersebut tetap hangat dan tidak cepat basi.4.

Tidak ada cara yang baku dalam metode serta langkah-langkah advokasi. sehingga tidak ada devinisi yang baku tentang advokasi. Sesab itu doa menjadi 9 penting bagi kita yang memang menggagas kemenangan dalam melakukan advokasi. kohesif dan solid. Berdoalah Banyak bukti dimana doa berperan penting dalam setiap perubahan. Dalam hal dikemukakan langkah-langkah melakukan advokasi. penggerak dan pengendali utama seluruh kegiatan advokasi. karena hal ini sangat jarang dan belum familiar ditengah-tengah masyarakat kita. Tidak ada resep advokasi yang secara universal cocok diterapkan untuk semua aspek persoalan. Lingkar inti adalah perancang strategi sekaligus . Praktek Advokasi Bagaimana kita melakukan advokasi ? Agak kesulitan ketika kita harus menjelaskan secara rinci tentang bagaimana melakukan advokasi. Membentuk lingkaran inti Yang dimaksud lingkar inti (allies) adalah kumpulan orang dan atau organisasi yang menjadi penggagas. pemrakarsa.7. diantaranya adalah: 1. Lingkar inti dari suatu gerakan advokasi adalah suatu “tim kerja” yang siap kerja purna waktu. Belajar dari kesalahan dan keberhasilan yang pernah dilakukan berikut diusahakan beberapa yang mungkin bisa dipakai bahan untuk melakukan improvisasi. F. Terlebih kata advokasi sendiri belum menjadikan wacana dan populer di masyarakat. Doa adalah pengukuhan dan pendorong tiap pribadi yang berada dalam kegelisahan maupun perjuangan kemanusiaan.

misalnya. Sebagai bahan pertimbangan dalam memilih issu berikut ini dapat menjadi acuan: (a) Penting dan mendesak . 2. dalam merumuskan issu startegis.pemegang komando utama. Analisis data dan informasi Data yang telah terkumpul sebanyak mungkin kita olah sedemikian rupa menjadi informasi yang diperlukan untuk mendukung semua kegiatan lain dalam advokasi. kampanye. diantaranya: adanya kesatuan atau kesamaan visi dan idiologi yang jelas terhadap issu yang diadvokasikan. (b) Kebutuhan dan aspirasi masyarakat. dalam arti tuntutan memang semakin luas di masyarakat agar issu tersebut segera ditangani. bahan proses legislasi. lobbi. 4. Mengumpulkan data dan informasi Dalam upaya memahami hal yang akan kita lakukan dalam gerakan advokasi. (c) . perlu mengumpulkan data dan informasi berkaitan dengan issu advokasi yang dilakukan. jika tidak akan membawa dampak negatif lebih besar pada kehidupan masyarakat umum. Memilih issu startegis Segera setelah kegiatan sebelumnya tercapai. Data dan informasi tersebut penting dalam mendukung proses berikutnya. Karena itu. dll. pembentukan lingkar inti dalam gerakan advokasi memerlukan beberapa prasyarat. yaitu sedang hangat dan menjadi perhatian masyarakat. Dalam menentukan satu issu strategis kegiatan advokasi dengan mengacu pada pertimbangan issu yang akan diusung adalah “aktual”. 10 3. adalah mimilih/menetapkan issu strategis kegiatan advokasi yang akan dilakukan.

dll) yang bersedia. (d) Sesuai dengan visi dan agenda perubahan sosial. Pada setiap tahapan memerlukan banyak waktu. Pertama adalah: proses-proses legislasi dan jurisdiksi. kelompok atau organisasi yang memiliki sumber daya (keahlian. dan kemudian terlibat aktif langsung. pengaruh. 7.Berdampak positif. prasarana. pikiran dan dana. Sekutu dalam advokasi adalah perseorangan. Proses-proses legislasi. dana. dengan berbagai jenis atau bentuk kegiatannya masing-masing yang khas. Issu yang menarik akan mendapat dukungan dari berbagai kalangan utamanya dari mass media baik cetak maupun elektronik. Dalam hal inilah. Mengajukan rancangan tanding. tenaga. 6. mulai dari penyusunan . yang harus ditempuh dalam advokasi. Ada tiga jalur proses pembentukan kebijakan publik. Kerja advokasi merupakan kerja yang sangat rumit dan majemuk. akses. Bagian acara ini mulai masuk ke dalam berbagai aspek teknis atau bentukbentuk kegiatan advokasi yang sesungguhnya. Sehingga tidak ada seorangpun bahkan lembaga/oganisasi yang akan mampu sendirian melaksanakan semua kegiatan advokasi. mendukung dengan 11 mengambil peran atau menjalankan suatu fungsi dalam rangkaian kegiatan advokasi. Galang sekutu dan pendukung. penggalangan sekutu dan pendukung menjadi sangat vital. Mengemas issu semenarik mungkin Issu-issu yang telah dipilih (satu issu strategis) tersebut selanjutnya dikemas sedemikian rupa sehingga dapat menarik simpatisan masyarakat dan pendukung. yang membentuk isi naskah hukum atau kebijakan publik. 5. mencakup beberapa jenis kegiatan.

Salah satu kecaman terhadap kegiatan advokasi dari pengalaman aktivis/LSM/ORNOP . sampai peninjauan kembali atau pengujian undang-undang (judicial review). gugatan bersama (class action). Mereka sebenarnya bicara atas nama siapa? Apakah mereka memang memiliki mandat nyata dari masyarakat atau rakyat yang mereka “atas namakan” ?. mediasi. Jadi masalah bagaimana mampu membangun basis gerakan sampai menyentuh akar rumput. lobbi. G. mungkin masih berjalan sampai sekarang walaupun sistem pilitik dan hukum sekarang sudah mulai longgar. Untuk 12 itu sekarang kalau mau melaksanakan advokasi harus memiliki basis gerakan yang berakar nyata dalam masyarakat. Memang tidak mudah memahami advokasi terhadap korban konflik . dll. termasuk didalamnya penyusunan rancangan tanding (counter draft). juga bisa terjadi dalam berbagai bentuk: gugatan perwakilan (legal standing). beracara di peradilan (litigasi). kolaborasi. yang membentuk tata laksana kebijaakn publik. Penutup. negosiasi. 9. Maka. berlangsunglah kegiatan-kegiatan. 8. Dua pelaku utama dalam jalur ini adalah para Politisi dan aparat birokrasi pemerintahan. proses-proses politik dan birokrasi. Sedangkan proses-proses Jurisdiksi diantaranya adalah. dsb.rancangan undang-undang atau peraturan (legal drafting). Mempengaruhi pembuat kebijakan Jalur kedua dalam proses-proses pembentukan kebijakan publik adalah . sebagai pembuat dan pelaksna resmi kebijakan publik. Membangun basis gerakan. adalah kelemahan pada basis legitimasinya.

dan tentunya kami membuka diri terhadap saran. Roem. 2000. Jakarta. Merubah Kebijakan Publik. Strategi Perlawanan. dkk. Yogyakarta.sosial hanya dalam beberapa jam pertemuan. Fakultas Hukum UII. Tindakan. Bahan bacaan: Imran. dkk. Insist Pers. Perencanaan. Sekian dan terimakasih. dan Refleksi. Pedoman Advokasi. Topatimasang. Yogyakarta. Tetapi dengan penjelasan singkat tersebut. Semoga makalah kecil ini bermanfaat. Yayasan Obor Indonesia. LKBH. 2001. Pustaka Pelajar. . dkk. Miller Valerie. 2005. ide yang membangun melalui diskusi dan proses diklat. minimal sudah tergambar rencana yang akan dilakukan tentang advokasi yang berkaitan dengan memperoleh dan mempromosikan pelayanan yang terbaik sesuai dengan hak-hak klien dilingkungan masing-masing instansi Anda.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful