Penanggulangan Bencana DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM Direktorat Jenderal Cipta Karya C35 MODUL KHUSUS KOMUNITAS Relawan dan

BKM PNPM Mandiri Perkotaan

Modul 1 Konsep Penanggulangan Bencana 1 Kegiatan 1 Curah Pendapat Definisi Penanggulangan Bencana 2 Kegiatan 2 Diskusi Kelompok Kaitan Siklus PNPM MP dengan Penanggulangan Bencana 3 Kegiatan 3 Simulasi Bencana 4

Modul 2 Penanggulangan Bencana Berbasis Komunitas 14 Kegiatan 1 Penjelasan Konsep Kelompok Masyarakat Siaga Bencana 15 Kegiatan 2 Simulasi 1 : Analisa Resiko Bencana 17 Kegiatan 3 Simulasi 2 : Membuat Peta Ancaman Bencana 17 Kegiatan 4 Simulasi 3 : Sistem Peringatan Dini 18 Kegiatan 5 Simulasi 4 : Saat Bencana Datang 19 Kegiatan 6 Diskusi Panel Penanganan Setelah Bencana 20

Modul 1 Topik: Konsep Penanggulangan Bencana

Peserta memahami : 1. Pengertian bencana dan penanggulangan bencana 2. Paradigma penanggulangan bencana 3. Komponen dari penanggulangan bencana berbasis komunitas

Kegiatan 1: Curah Pendapat Definisi Penanggulangan Bencana Kegiatan 2: Diskusi kelompok Kaitan Siklus PNPMMP dengan Penanggulangan Bencana Kegiatan 3: Simulasi Bencana

3 Jpl (135’)

Media Bantu – skema Siklus PNPMMP Bahan Bacaan – Apa itu bencana?

• Kertas Plano, kuda-kuda untuk Flip-chart, jepitan besar • Metaplan, Spidol, selotip kertas • Papan Tulis dengan perlengkapannya

• Amplop, kertas HVS 1

Curah Pendapat Definisi Penanggulangan Bencana

1) Sampaikan tujuan dan proses belajar yang akan dilalui, yaitu agar peserta memahami mengapa perlu mempelajari materi penanggulangan bencana dalam suatu program penanggulangan kemiskinan.

2) Lakukan curah pendapat untuk menggali pemahaman peserta mengenai definisi bencana, dan penanggulangan bencana.

3) Tulis kata-kata kunci dari pendapat peserta. Sepakati bersama apa yang dimaksud dengan bencana dan penanggulangan bencana.

4) Kemudian berikan penjelasan mengenai kata-kata kunci bencana dan penanggulangan bencana

Bencana adalah peristiwa/rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia, sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis dan di luar kemampuan masyarakat dengan segala sumber dayanya

Kata kunci penanggulangan bencana: Serangkaian upaya komprehensif dalam pra-bencana, saat bencana dan pasca bencana.

Kegiatan dalam Pra Bencana ditujukan untuk mengurangi resiko bencana, bersifat preventif seperti: • Pencegahan • Mitigasi atau penjinakan • Kesiapsiagaan meliputi peringatan dini dan perencanaan

Saat Bencana (tanggap darurat): • Peringatan atau tanda bahaya • Pengkajian darurat • Rencana operasi • Tanggap darurat

Setelah bencana: • Rehabilitasi • Rekonstruksi

2 5) Berikan penekanan sebagai berikut.

• Penanggulangan bencana tidak hanya bersifat reaktif: baru melakukan setelah terjadi bencana. Tetapi penanggulangan bencana juga bisa bersifat antisipatif, melakukan pengkajian dan tindakan pencegahan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya bencana. • Bencana menimbulkan berbagai kerusakan dan kehilangan. Hal ini akan menyebabkan angka kemiskinan di suatu wilayah yang terkena bencana akan meningkat. Hal inilah yang coba diantisipasi oleh PNPMMP dengan materi penanggulangan bencana.

6) Tutup sesi ini dengan penyampaian kesimpulan diskusi.

Diskusi Kelompok Kaitan Siklus PNPMMP Dengan Penanggulangan Bencana

1) Jelaskan pada peserta, bahwa pada sesi ini akan dibahas kaitan antara siklus PNPMMP dengan penanggulangan bencana.

2) Bagi peserta menjadi beberapa kelompok. Kemudian tampilkan siklus PNPMMP pada media bantu. Ajukan pertanyaan kepada peserta, adakah data-data dari siklus PNPMMP yang dapat digunakan untuk penanggulangan bencana? Jika ada, pada tahapan siklus mana saja dan apa saja datanya?

3) Persilakan setiap kelompok untuk melakukan diskusi selama 10 menit untuk menjawabnya, dan tuliskan pada kertas plano.

4) Kemudian persilakan masing-masing kelompok untuk menyampaikan hasil diskusinya, dan fasilitasi proses diskusi pleno untuk menyepakati tahap-tahap siklus mana saja yang bisa menghasilkan informasi untuk penanggulangan bencana dan apa saja informasinya. Gunakan tabel seperti dibawah ini:

Tahapan siklus Tujuan Keluaran Teknik Informasi untuk penanggulangan bencana

5) Tekankan kepada peserta sebagai berikut.

• Informasi yang bermanfaat bagi penanggulangan bencana tidak hanya berupa peta atau kondisi geografis yang rentan terkena bencana alam, tetapi juga potensi non-fisik seperti kesenjangan komunikasi antar kelompok masyarakat. 3 • Data-data dan hasil penerapan siklus sebenarnya berisi potensi-potensi lokal yang bisa

Kemudian teriakkan beberapa bencana lainnya. . misalnya pengetahuan tentang sistem informasi dan komunikasi. Kemudian mintalah peserta untuk kembali duduk. dan peserta diminta segera (dalam hitungan maksimal dua detik) untuk bereaksi secara spontan terhadap teriakan tersebut seolah-oleh bencana yang disebutkan memang sedang terjadi. Jelaskan bahwa pemandu akan meneriakkan beberapa jenis bencana. yang bisa digunakan untuk secara cepat menginformasikan terjadinya bencana. Tujuan simulasi ini adalah untuk mengetahui apa yang biasa dilakukan oleh masyarakat jika terjadi bencana. 6) Tutup sesi dengan kesimpulan mengenai informasi-informasi dari siklus yang bisa digunakan untuk penanggulangan bencana.dimanfaatkan untuk mengatasi bencana. misalnya ”gempa!!!”. Amati dan catat apa yang dilakukan pertama kali oleh peserta begitu mendengar teriakan tersebut. Simulasi Bencana 1) Sampaikan bahwa selanjutnya peserta akan diajak mempelajari mengenai penanggulangan bencana berbasis komunitas/masyarakat. atau berdirinya BKM/LKM sebagai salah satu lembaga lokal yang bisa berperan dalam pengkoordinasian tindakan tanggap darurat bencana. 2) Sampaikan bahwa kita akan melakukan simulasi bencana. 3) Pemandu mulai meneriakkan satu bencana.

Tindakan awal saat bencana akan menentukan besarnya korban jiwa. dan (2) siap siaga/tidak atau terlatih atau tidak. 3. sampaikan hasil observasi pemandu.siagaan menjadi upaya yang sangat penting. Akan dapat dilihat adanya perbedaan tindakan yang dilakukan masing-masing orang saat menghadapi bencana : • Panik • Tenang dan taktis • Diam saja (tidak tahu harus berbuat apa) 2. Catatan Untuk Pemandu: 1. sehingga melakukan kesiap. 4 SKEMA SIKLUS PNPMMP . Hal tersebut biasanya disebabkan karena (1) karakter pribadi. Permainan simulasi bencana berguna untuk mengetahui reaksi awal dari seseorang ketika mengalami bencana.4) Setelah selesai. termasuk apa yang akan dibawa. dan berikan umpan balik.

RKM RK PS LKM/ BKM PJM-P Channeling Program ReOrientasi PS dan PJM-P Review Prog Pelaks Kegiatan Sosmap & Sosialisasi PJM ke Musbang Kel/Desa PJM ke Musbang kecamatan .

24/2007 tentang Penanggulangan Bencana. kerusakan lingkungan. Pengertian Menurut UU No. kerugian harta benda. ekonomi atau lingkungan dan melampaui . dan dampak psikologis Pengertian bencana menurut International Strategy for Disaster Reduction (ISDR) : Suatu gangguan serius terhadap keberfungsian suatu masyarakat. bencana adalah Peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam dan/ atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia.PJM ke Musbang Kota/Kab Kordinasi dan Integrasi Prog KSM/ Pokmas 5 Apa itu Bencana? 1. sehingga menyebabkan kerugian yang meluas pada kehidupan manusia dari segi materi .

kemampuan masyarakat yang bersangkutan untuk mengatasi dengan menggunakan sumber daya mereka sendiri 2. dan teror 3. epidemik. dan wabah penyakit • Bencana sosial: bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik sosial antar kelompok atau antar komunitas masyarakat. Jenis-jenis • Bencana alam: bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh antara lain: gempa bumi. Penjelasan Jenis-jenis bencana Banjir Banjir merupakan kondisi dimana sebagian besar air menggenangi permukaan tanah yang biasanya kering. gunung meletus. banjir. dan tanah longsor • Bencana non alam: bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa non alam yang antara lain berupa gagal tekhnologi. tsunami. gagal modernisasi. kekeringan. Penyebab • Hujan dalam waktu panjang dan deras selama berhari-hari . angin topan/puting beliung. Banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi.

Tsunami terjadi di daerah pesisir. biasanya karena makin sempitnya daerah resapan air atau jalur hijau yang terdesak pemukiman atau industri. Tsu berarti pelabuhan. Aceh 2004 ƒ Letusan gunung api di dasar laut : Krakatau 1883 ƒ Longsoran di dasar laut : Teluk Lituya Alaska 1958 Tanda-tanda tsunami adalah : ƒ Gempa bumi yang sangat kuat. Nami : gelombang laut. • Berkurangnya tumbuh-tumbuhan/pohon yang semakin sedikit sehingga semakin sedikit pula daerah resapan air Yang harus diwaspadai saat bencana banjir adalah munculnya wabah penyakit : • Penyakit diare. dan . yang biasanya disebabkan oleh air dan makanan yang tidak higienis 6 • Penyakit yang disebabkan karena nyamuk. lebih dari 1 menit. Contoh tsunami yang diakibatkan : ƒ Gempa bumi di dasar laut : Banyuwangi 1994.• Penanganan sampah yang buruk • Perencanaan tata kota yang tidak ditepati/menyimpang. Biak 1996. letusan gunung api dan longsoran. Tsunami diartikan sebagai rangkaian gelombang laut yang melanda wilayah pantai dan daratan akibat terjadinya peristiwa geologi di dasar laut yaitu : gempa bumi. tiang bangunan runtuh/rusak. karena genangan air mempercepat penyebarluasan jentik-jentik nyamuk dan serangga Tsunami Tsunami berasal dari bahasa Jepang.

Berdasarkan sumber penyebabnya. Dampak dari pergesekan itu menimbulkan energi luar biasa dan menimbulkan goncangan di permukaan dan seringkali menimbulkan kerusakan hebat pada sarana seperti rumah/bangunan. Biasanya daerah yang pernah mengalami longsor sebelumnya. Gempa jenis ini paling banyak menimbulkan kerusakan dan banyak korban. jembatan. jalan. • Gempa bumi induksi adalah gempa bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi akibat sumber lain seperti runtuhan tanah. tiang listrik.manusia tak mampu berdiri tegak Tanah Longsor Pengertian : Terjadinya pergerakan tanah atau bebatuan dalam jumlah besar secara tiba-tiba atau berangsur-angsur yang pada umumnya terjadi di daerah lereng yang gundul atau kondisi tanah dan bebatuan yang rapuh. ada 3 jenis gempa bumi : • Gempa bumi tektonik adalah gempa bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi akibat pergerakan lempeng bumi atau patahan. merupakan daerah gundul dan aliran air hujan adalah daerah yang rawan tanah longsor. Gempa bumi sering diikuti dengan gempa susulan dalam beberapa jam atau hari setelah gempa . • Gempa bumi vulkanik adalah gempa bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi akibat aktivitas gunung berapi yaitu pergerakan magma yang menekan/mendorong lapisan batuan sehingga pergeseran bebatuan di dalamnya menimbulkan terjadinya gempa bumi. Gempa Bumi Gempa bumi terjadi karena pergesekan antar lempeng tektonik yang berada di bawah permukaan bumi.

Letusan Gunung Berapi Gunung berapi terjadi karena endapan magma dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi. dikenal sebagai lahar letusan dan lahar hujan. dan Nitrogen 7 • Lava adalah cairan magma yang bersuhu tinggi yang mengalir ke permukaan melalui kawah gunung berapi.pertama yang dapat menyebabkan penghancuran pada bangunan yang telah retak/goyah akibat gempa sebelumnya. berupa Karbon Monoksida. lava dapat mengalir sejauh 90 Km. Lahar letusan terjadi apabila gunung berapi yang mempunyai danau kawah meletus. Hidrogen Sulfida. mengalir turun dan akhirnya mengendap di dalam dan sekitar sungai dan lembah. Lahar hujan terjadi karena percampuran material letusan dengan air hujan di sekitar puncaknya • Awan panas adalah awan dari material letusan besar yang panas. Letusan membawa abu dan batu yang menyembur sejauh radius 18 Km atau lebih. sehingga air danau yang panas bercampur dengan material letusan. • Awan panas dapat mengakibatkan luka bakar pada bagian tubuh serta sesak pernafasan sampai tidak bisa bernafas . Letusan gunung berapi menghasilkan : • Gas vulkanik adalah gas yang dikeluarkan saat gunung berapi meletus. Letusan gunung berapi dapat menimbulkan korban jiwa dan berpengaruh pada perubahan iklim. Sulfur Dioksida. Karbon Dioksida. Lava encer mampu mengalir jauh dari sumbernya mengikuti sungai atau lembah yang ada sedang lava kental mengalir tak jauh dari sumbernya • Lahar adalah banjir bandang di lereng gunung yang terdiri campuran bahan vulkanik berukuran lempung sampai bongkah.

seperti politik nasional dan internasional serta pertahanan keamanan. tingkat sosial ekonomi dan sebagainya. kerusakan sarana/prasarana umum dan tempat tinggal serta trauma psikologis. Sasarannya adalah sarana vital seperti kantor pemerintah. Berkecepatan sampai lebih dari 200km/jam yang didampingi dengan hujan lebat dan menyebabkan badai di daerah pesisir Konflik Sosial Konflik sosial merupakan suatu hal yang tak terelakkan dalam masyarakat yang terdiri dari latar belakang suku. Keberagaman dapat pula menjadi ancaman terhadap keutuhan seperti yang sering terjadi karena kesenjangan ekonomi dan kemiskinan karena ketidakadilan ekonomi. industri. sosial. hukum dan politik. Konflik sosial dapat menjadi bencana ketika telah menjadi kekerasan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Contoh dari konflik sosial adalah Peristiwa Mei 1998 Teror Teror merupakan jenis bencana yang paling sulit diduga karena biasanya bermotif tertentu. adat istiadat. agama. Motifnya adalah menimbulkan rasa takut dan memperkuat posisi tawar untuk mencapai kehendak tertentu. kemudian perbedaan cara pandang keagamaan dan adat istiadat yang sering menimbulkan konflik yang secara laten dapat meledak menjadi kekerasan. tempat keramaian . sarana transportasi dan komunikasi.• Abu letusan gunung berapi adalah material letusan yang sangat halus yang karena hembusan angin dampaknya bisa dirasakan sejauh ratusan kilometer Angin Topan Angin Topan adalah udara bertekanan rendah yang terjadi di lautan tropis.

peracunan. pembakaran.(pariwisata dan lokasi lain). (sumber : Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia) 8 Modul 2 Topik: Penanggulangan Bencana Berbasis Komunitas Peserta memahami konsep penanggulangan bencana berbasis komunitas Kegiatan 1: Penjelasan Konsep Kelompok Masyarakat Siaga Bencana Kegiatan 2: Simulasi 1: Analisa Resiko Bencana Kegiatan 3: Simulasi 2: Membuat Peta Ancaman Bencana Kegiatan 4: Simulasi 3: Sistem Peringatan Dini Kegiatan 5: Simulasi 4: Saat Bencana Datang Kegiatan 6: Diskusi Panel: Penanganan Pasca Bencana 6 Jpl ( 270 ’) Media Bantu – Siklus penanggulangan bencana Bahan Bacaan – Kelompok Masyarakat Siaga Bencana Bahan Bacaan – Tanggap Darurat Saat Bencana . penculikan. serangan bersenjata. instalasi militer. Teror dapat berupa serangan bom.

Bahan Bacaan – Setelah Bencana • Kertas Plano. Jelaskan berdasarkan bahan bacaan 3) Kemudian jelaskan mengenai kelompok masyarakat siaga bencana. Papan Tulis dengan perlengkapannya • Beberapa visualisasi hasil penerapan instrumen siklus (peta desa. tidak menggugurkan kewajiban negara untuk melindungi warga negara dari bencana. Metaplan. alur sejarah. dll) 9 Penjelasan Konsep Kelompok Masyarakat Siaga Bencana 1) Sampaikan tujuan materi dalam modul ini. yaitu agar peserta: memahami konsep penanggulangan bencana berbasis komunitas 2) Tampilkan media bantu: skema siklus penanggulangan bencana. jepitan besar. struktur organisasi dan uraian tugasnya. Untuk itu pemerintah memiliki struktur dan organisasi penanganan bencana. Spidol. selotip kertas. 4) Sampaikan bahwa meskipun masyarakat bisa secara mandiri bersiap-siap menghadapi bencana. Sampaikan penjelasan sebagai berikut: . kuda-kuda untuk Flip-chart.

Persiapan bencana bertujuan mengurangi resiko. (3) zonasi daerah bahaya dan prakiraan resiko.Penanggulangan Bencana Berbasis Komunitas merupakan serangkaian aktivitas masyarakat (komunitas) pada saat sebelum. (4) pengenalan sosial budaya masyarakat daerah bahaya. Penanggulangan bencana berbasis komunitas juga merupakan upaya mengkolaborasikan penanggulangan bencana sebagai upaya bersama antara masyarakat. (7) mitigasi fisik. perencanaan tanggap darurat dan rehabilitasi. swasta dan Pemerintah Pembangunan kemampuan penanggulangan bencana ditekankan pada peningkatan kemampuan masyarakat khususnya masyarakat pada kawasan rawan bencana . Saat ini organisasi penanggulangan bencana di Indonesia masih merupakan lembaga ad hoc. Tugas utama kelompok adalah menyusun perencanaan untuk melakukan usaha-usaha dalam pengurangan resiko bencana. lazimnya diperlukan langkah-langkah : (1) pengenalan jenis bencana. (5) penyusunan prosedur dan tata cara penanganan bencana (6) pemasyarakatan kesiagaan dan peningkatan kemampuan. Penanggulangan bencana berbasis komunitas membutuhkan langkah terorganisir dan komitmen yang kuat. Untuk mencapai kondisi tersebut. saat dan setelah bencana terjadi untuk mengurangi jumlah korban baik jiwa. agar secara dini menekan bahaya tersebut. Umumnya berpangkal pada tindakan penumbuhan kemampuan masyarakat dalam menangani dan menekan akibat bencana. (8) pengembangan teknologi bencana alam. meminimalkan korban dan mengurangi penderitaan. . LSM. (2) pemetaan daerah rawan bencana. kerusakan sarana/prasarana dan terganggunya peri kehidupan masyarakat dan lingkungan hidup dengan mengandalkan sumber dan kemampuan yang dimiliki oleh masyarakat.

Di tingkat Kabupaten/Kota terdapat Satuan Pelaksana (SATLAK) Penanggulangan Bencana dan Pengungsi yang dibentuk berdasarkan Perpres No. mikrozonasi. biasa dilakukan: 1.24/2007 tentang penanggulangan bencana diamanatkan tentang pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. bencana lingkungan). Dalam UU No. DPU dsb 3. Dinas lainnya seperti Pertambangan dan Energi yang berfungsi sebagai pengawas tata kelola pertambangan dan energi. Dalam kerja penanggulangan bencana di tingkat daerah. Di tingkat Provinsi terdapat Satuan Koordinasi Pelaksana (SATKORLAK) Penanggulangan Bencana dan Pengungsi. dan penelitian tentang kebencanaan yang lain 5. Bagian Kesra. Palang Merah Indonesia di daerah masing-masing 4. Badan Meteorologi dan Geofisika untuk mengetahui tentang cuaca. dan sampai sekarang Peraturan Pemerintah yang mengaturnya belum terbit.10 Di tingkat Pusat terdapat Badan Koordinasi Nasional (BAKORNAS) Penanggulangan Bencana dan Pengungsi dengan Ketua Pelaksana Harian (Kalakhar) Wakil Presiden.85/2005. Kemudian Dinas Sosial. mempunyai peta-peta rawan bencana yang biasanya terkait dengan pertambangan (longsor. Pusat Studi Bencana di Universitas terdekat yang dapat memberikan peta ancaman. Bertugas meningkatkan kesiapsiagaan dan tanggap darurat bencana 2. Kantor/Dinas Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) yang juga mengorganisir Search and Rescue (SAR). iklim dikaitkan .

apa yang bisa kita lakukan? • Peran apa yang bisa dilakukan oleh BKM untuk membentuk kelompok masyarakat siaga bencana? Coba gambarkan struktur yang memungkinkan untuk dibuat di wilayah anda 7) Tuliskan jawaban-jawaban peserta ke papan tulis atau kertas plano. bahwea pada sesi-sesi sekarang. Pertama-tama. Kemudian tutup sesi dengan menyimpulkan masukan-masukan peserta. Simulasi 1: Analisa Resiko Bencana 1) Sampaikan. lokal maupun internasional yang concern terhadap isu-isu penanggulangan bencana. apa yang bisa kita lakukan? • Apakah dalam PJM dan renta kelurahan anda telah ditetapkan program-program untuk mengantisipasi bencana? Jika belum. 6) Ajukan beberapa pertanyaan berikut ini kepada peserta: • Apakah pada data-data siklus di wilayah anda telah tersedia data-data yang memperlihatkan kondisi rawan bencana? Jika belum. 5) Persilakan peserta untuk bertanya tentang hal-hal yang belum jelas. termasuk peringatan dini yang ada untuk berbagai jenis bencana Selain itu terdapat organisasi masyarakat dan LSM baik nasional. akan dilakukan simulasi menganalisis . akan disimulasikan apa yang bisa dilakukan oleh kelompok masyarakat siaga bencana.dengan bencana.

Minta peserta menuliskan bencana yang pernah terjadi dan waktu kejadian. 6) Sampaikan kesimpulan sebagai berikut: . 5) Persilakan beberapa peserta untuk menampilkan sejarah ’bencana’-nya. penanganan. (Apabila cukup banyak jenis bencana yang mengancam. dsb. 3) Bersama peserta. Baru setelah itu kita ’maju ke depan’ menganalisa kemungkinan terjadinya bencana di kampung kita. 4) Diskusikan bersama peserta: • Bencana apa saja yang mungkin terjadi (kembali) di masa mendatang? • Kapan perkiraan waktunya? Setiap tahun? • Kelompok masyarakat mana saja yang rentan terhadap bencana tersebut? • Apa yang dibutuhkan untuk menghadapi kemungkinan bencana tersebut? Kemampuan apa yang tersedia? Apa yang kurang. Diskusikan satu demi satu peristiwa: waktu. korban. kerugian. 2) Lakukan curah pendapat dengan menggunakan metaplan. pemandu dapat menggunakan diskusi kelompok). satu metaplan satu peristiwa bencana. susunlah metaplan-metaplan tersebut membentuk alur sejarah (waktu) peristiwa bencana. Ingat.11 kemungkinan bencana di kampung kita.

sebaiknya dilakukan pencarian data dari berbagai sumber: organisasi pemerintah. Sebelum analisa resiko dilakukan. Simulasi 2: Membuat Peta Ancaman Bencana 1) Sampaikan bahwa pada sesi selanjutnya kita akan menyusun peta ancaman bencana desa/kelurahan kita. Kemudian tampilkan kembali hasil diskusi analisa resiko bencana dari BKM yang bersangkutan.Langkah pertama yang dilakukan dalam melakukan tahapan analisa risiko adalah menemukenali ancaman. Pusat Studi Bencana. Berilah simbol-simbol tertentu untuk menandakan kawasan rawan bencana dan jenis bencana yang mungkin terjadi. 3) Ajak peserta untuk menentukan juga jalur evakuasi dan lokasi pengungsian. sebagai data awal. Setelah itu mengidentifikasi kerentanan dan kemudian kapasitas di kelurahan masing-masing. kerentanan dan kapasitas komunitas tetap sebagai data primer. Pengenalan ancaman. dll. Proses penyusunan peta ini sama seperti ketika kita menyusun peta desa (saat melakukan pemetaan swadaya). ditambah dengan unsur kebencanaan. 4) Bahas bersama peserta: Apa manfaat yang bisa diperoleh dengan peta semacam ini? 5) Tutup sesi dengan kesimpulan mengenai manfaat dari pembuatan peta ancaman bencana . 2) Tampilkan salah satu contoh peta dasar desa/kelurahan milik salah satu BKM.

kentongan telah menjadi alat peringatan dini bagi banyak hal: bencana. Sistem peringatan dini adalah tanda bencana. Hal yang penting adalah adanya penyepakatan dan pemahaman semua anggota masyarakat tentang sistem peringatan dini. gerhana. kemalingan. Peringatan dini dapat bersumber dari pemerintah. yang dikomunikasikan lembaga/organisasi yang berwenang serta masyarakat setempat dan dijadikan acuan dalam mengambil tindakan yang dianggap perlu dan taktis saat bencana datang. 2) Sampaikan pengantar bahwa peringatan dini bukanlah sesuatu yang baru buat masyarakat kita.12 Simulasi 3: Sistem Peringatan Dini 4 1) Sampaikan bahwa selanjutnya kita akan belajar mengenai sistem peringatan dini. serta menggunakan sumber daya lokal (apalagi jika bencana bersifat lokal). dsb. Di beberapa daerah. dapat pula berdasarkan pengetahuan lokal tentang tanda-tanda bencana. . Peringatan dini haruslah tanda yang dipahami semua masyarakat. bersifat segera dan bersifat resmi. Contohnya adalah bunyi kentongan pada masyarakat Jawa untuk menandakan beberapa hal termasuk jika terjadi bencana.

• Air laut surut seketika lamanya +/.3) Diskusikan bersama seluruh peserta: • Cara apa yang bisa dijadikan sistem peringatan dini di wilayah anda? • Siapa yang berhak mengumumkan peringatan dini? Bisakah BKM berperan penting disini? 4) Kemudian. longsoran bawah laut dan comet impact. tampilkan paparan di bawah ini (salin ke dalam kertas plano. • Gempa di bawah laut dengan kedalaman 0 – 30 km. gunung api di bawah laut.20 menit • Air laut seketika naik di atas rata-rata dengan kecepatan tinggi Tanda-tanda Gunung Meletus • Binatang-binatang meninggalkan lokasi gunung berapi • Terjadi gempa • Terdengar suara letusan Tanda-tanda Badai • Cuaca mendung • Angin kencang . atau ke dalam powerpoint). Jelaskan bahwa hal penting lainnya terkait dengan sistem peringatan dini ini adalah mengenali tanda-tanda alam sebelum terjadinya bencana: Mengenali tanda-tanda alam sebelum terjadi bencana Tanda-tanda Tsunami • Gempa bumi dengan kekuatan di atas 6 SR (skala richter) dengan pusat gempa di bawah laut.

kelompok 5 = longsor. 4) Kemudian persilakan setiap kelompok satu persatu menampilkan peragaan tips-tips menghadapi bencana. kelompok 2 = gempa. persilakan peserta dari kelompok lain memberi masukan. kelompok 4 = angin puting beliung. 2) Bagi kelompok menjadi beberapa kelompok. 13 14 5 Simulasi 4: Saat Bencana Datang 1) Sampaikan pada peserta. . 3) Tugaskan setiap kelompok untuk memperagakan tips-tips menghadapi bencana-bencana yang berbeda. Sedangkan pada simulasi ini. dan sisanya sebagai peraga dari naskah yang dibacakan. Setiap selesai satu kelompok. dll. Beri waktu 5-10 menit kepada semua kelompok untuk bersiap. Tugaskan setiap kelompok untuk menyusun dulu tips-tips menghadapi bencana seperti yang ditugaskan dan dituliskan ke dalam kertas plano. bahwa simulasi-simulasi sebelumnya adalah mengenai tindakantindakan yang diambil sebelum bencana terjadi. misalkan: kelompok 1 = banjir. kelompok 3 = gunung meletus. akan dibahas tentang tindakan-tindakan yang harus diambil saat terjadi bencana.• Udara dingin. berkisar 20 C ke bawah. Mintalah kepada setiap kelompok untuk memnetukan satu orang pembaca naskah.

SAR. 1. bahwa pada sesi terakhir kita akan berdiskusi mengenai apa yang sebaiknya dilakukan masyarakat ketika bencana telah berlalu dan meninggalkan kondisi kerusakan. kerugian. Membunyikan tanda bahaya Pembunyian tanda bahaya dilakukan oleh pihak yang ditunjuk/disepakati sebagai otoritas. Pengambilan keputusan pengungsian oleh aparat dusun/desa 4. PMI. Kondisi inilah justru yang banyak berkaitan dengan isu kemiskinan dan kerentanan. Maka langkah yang bersifat taktis dan strategis harus segera dilakukan ketika bencana datang. dsb. korban. Meminta bantuan dari wilayah terdekat dan menghubungi instansi terkait (Satlak PBP. Tanda bahaya merupakan bunyi/suara/tanda yang disepakati oleh masyarakat setempat sebagai sistem peringatan dini 2.5) Tutup sesi dengan menyampaikan poin-poin penting sebagai berikut: Saat bencana terjadi. adalah saat paling penting yang akan menentukan dampak yang akan ditimbulkan oleh bencana. . 6 Diskusi Panel Penanganan Setelah Bencana 1) Sampaikan kepada peserta. Koordinasi Kelompok Masyarakat Siaga Bencana untuk segera melakukan kerja berdasarkan regu yang dikoordinasi oleh Koordinator Kelompok. TNI/POLRI dll) 3.

Pemulihan jangka pendek ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan dasar seperti kebutuhan makanan. Gunakan pedoman pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: • Siapa saja (sebutkan jabatan/status orangnya) yang terlibat dalam proses penanganan pasca bencana di wilayah anda? Apa peranannya dalam penanganan bencana? • Bagaimana cara tim tersebut bekerja? Apa saja hambatan-hambatan yang mereka hadapi? • Mungkinkah BKM mengambil posisi sebagai koordinator untuk penanganan kondisi pasca bencana? Mengapa? 3) Fasilitasi proses diskusi antara para panelis dengan peserta lainnya. Tuliskan point-point penting dari diskusi ini. . sanitasi. Rencana pemulihan juga memperhitungkan kondisi lingkungan untuk mengurangi resiko bencana di masa yang akan datang.2) Mintalah beberapa peserta yang berasal dari wilayah yang pernah terkena bencana. Kemudian persilakan mereka secara bergantian menyampaikan gambaran bagaimana kondisi penanganan bencana. kesehatan dan pengobatan. dan masukan berikut: Pasca bencana meliputi pemulihan (rehabilitasi) dan rekonstruksi. tempat tinggal sementara. kebutuhan Mandi Cuci Kakus (MCK) dan kebutuhan religius serta adat. Pada pemulihan jangka pendek ini biasanya korban bencana belum dapat memenuhi kebutuhan di atas. Pemulihan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar guna mengurangi penderitaan akibat bencana. untuk duduk didepan sebagai panelis. 4) Tutup diskusi dengan membacakan poin-point penting tersebut.

budaya. pasar. adat istiadat. Pemulihan kegiatan perekonomian 2. Pada umumnya rekonstruksi dilakukan : 1. perkantoran. Rekonstruksi dilakukan dengan melihat dampak bencana yang terjadi serta kebutuhan dan prioritas masyarakat. tempat ibadah darurat. Rehabilitasi kejiwaan 4. sekolah. Pembangunan infrastruktur yang rusak baik jalan. Pemulihan unsur rohani. penyediaan air dan sanitasi serta pembangunan saluran air limbah dan pengelolaan sampah Pemulihan jangka panjang ditujukan untuk membangun kembali (rekonstruksi) yang berkaitan dengan pembangunan yang berkelanjutan. . Perbaikan aliran listrik dan komunikasi yang permanen 6. Rehabilitasi kecacatan 5. Pemulihan pendididikan baik sarana prasarana maupun sumberdaya manusia 9. Perbaikan kondisi lingkungan hidup 8. peternakan dan perikanan 7. pembangunan sekolah darurat.Pemulihan jangka menengah ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan yang lebih umum setelah pemenuhan kebutuhan pribadi yaitu : pembangunan sarana kesehatan umum darurat. tempat ibadah. Pemulihan produksi pangan. jembatan. sarana kesehatan 3. sektor produksi pertanian lainnya.

15 Skema Daur Penanggulangan Bencana DAUR PB Penanggulangan Pasca-bencana Pencegahan & penjinakan Pra-bencana Pengkajian darurat Tanggap darurat Rehabilitasi Penuntasan Pembangunan kembali Perencanaan Peringatan dini Pengkajian Koordinasi Manajemen Info Penggerakan Sumber Jaringan nasional & internasional Pemulihan Pencegahan Penjinakan .

bekerjasama dengan instansi deteksi dini dan menginformasikan kepada masyarakat tanda bahaya atau tanda peringatan dini dari instansi lain. dan mengembangkan peringatan dini berdasarkan pengetahuan lokal 2) Regu Pemetaan. terdiri dari : 1) Regu peringatan dini. . bertugas melakukan identifikasi pelatihan kesiapsiagaan yang dibutuhkan masyarakat.Perencanaan operasi Kesiapan 16 Kelompok Masyarakat Siaga Bencana Kelompok masyarakat siaga bencana terdiri dari semua unsur masyarakat. demografi untuk digunakan dalam penyusunan peta ancaman bencana. Tugas utama kelompok adalah menyusun perencanaan untuk melakukan usaha-usaha pengurangan resiko bencana. Pusat Studi Bencana. Struktur kelompok ini paling tidak terdapat : a. bertugas mengumpulkan data ancaman. Kelompok Persiapan Bencana. Kesbanglinmas dll). sesuai dengan data ancaman bencana setempat. menjadi juru bicara kelompok dan penghubung dengan instansi vertikal atau organisasi lain. b. perencanaan tanggap darurat dan rehabilitasi. data dari BMG. Koordinator untuk mengkoordinasi dan mendukung kerja-kerja kelompok. baik perempuan maupun laki-laki dan dipilih dalam musyawarah. 3) Regu Pelatihan Kesiapsiagaan. bertugas mengkompilasi data kebencanaan (sejarah bencana. Kelompok masyarakat siaga bencana dapat dibentuk sebagai bagian dari BKM. alur evakuasi dan rencana pengungsian.

mencatat dan mengeluarkan persediaan logistik pengungsian. Kelompok Tanggap Darurat (1) Regu Pertolongan Pertama bertugas melakukan pertolongan pertama saat bencana terjadi. menolong korban dan pemilahan korban berdasarkan kondisinya (triase) (3) Regu Penilaian Cepat bertugas mengkaji secara cepat seperti menilai kerugian. LSM. Relawan dan donatur e. Kelompok Administrasi dan Komunikasi (1) Regu Administrasi bertugas melaksanakan pencatatan. d. luka).c. penyimpanan dokumen. Kelompok Pemulihan bertugas : . Ormas. air bersih dan ketersediaan pangan (4) Regu Pengungsian bertugas mendirikan Posko untuk menampung bantuan kemanusiaan. akses pasar. Dapat merupakan gabungan anggota masyarakat & Palang Merah Indonesia (2) Regu SAR bertugas melakukan pencarian korban. mendata jumlah korban (jiwa. (6) Regu Logistik bertugas menyimpan. ketersediaan peralatan dapur dan bahan pangan. memberikan masukan kepada posko tentang kebutuhan makan dan minum pengungsi. mengelola komunikasi dengan pihak lain baik pemerintah. mempersiapkan fasilitas pengungsian serta perkiraan kebutuhan pengungsian berkaitan dengan jumlah pengungsi dan kerentanan pengungsi (5) Regu Dapur Umum bertugas mempersiapkan kebutuhan makan dan minum bagi pengungsi. memperbanyak dan menyampaikan informasi kepada masyarakat (2) Regu Hubungan Luar bertugas melakukan pembaruan data dan diisi di media yang mudah dilihat masyarakat.

17 Tanggap Darurat Saat Bencana Pada saat bencana ada dua hal penting yang dapat dilakukan. . Bila terjebak di dalam ruangan. Jadi kenali konstruksi rumah Anda. Pertama-tama menyelamatkan diri dan orang terdekat.(1) Mendata kebutuhan pemulihan dan sumber daya yang ada (2) Memfasilitasi musyawarah untuk menentukan prioritas pemulihan berdasarakan sumberdaya yang ada. • Kalau tsunami atau banjir bandang lari ke tempat yang lebih tinggi. Anda harus dalam kondisi selamat. Menyelamatkan diri dan orang terdekat: • Jangan panik. kenali tempat Anda bisa segera berlindung dan barang-barang yang dapat digunakan untuk berlindung. Apabila gempa sudah mereda mungkin ada kesempatan untuk lari ke luar dari ruangan menuju lapangan terbuka. • Untuk bisa menyelamatkan orang lain. • Selamatkan diri bersama orang terdekat. lindungi kepala dengan benda yang lunak dan atau berlindung di bawah meja atau kolong tempat tidur yang kokoh . Yang bisa dilakukan pada tahap tanggap darurat adalah tindakan di bawah ini. lari atau menjauh dari pusat bencana. • Kalau terjadi gempa bumi dan kebetulan Anda berada di dalam rumah mungkin Anda tidak akan sempat lari keluar rumah karena gempa bumi umumnya hanya berlangsung beberapa detik. tidak perlu membawa barang-barang apapun. Dan apabila BAKORNAS PBP dan organisasinya belum siap Anda yang cukup sehat bisa membantu menyelamatkan orang lain.

4. Segera hentikan di tempat yang terbuka. almari dan jendela kaca dsb. Jauhi bangunan tinggi. Bila tidak ada. Jauhi benda-benda yang mudah tergelincir seperti rak. Bila berada di luar ruangan 1. pohon yang tinggi. 3. 2. papan reklame. 2. . Jangan panik dan jangan berlari keluar. Jauhi jendela kaca. berlindunglah dibawah meja atau tempat tidur. Bila berada di dalam ruangan umum 1. lindungilah kepala dengan bantal atau benda lainnya. 2. tebing terjal. Jangan berhenti di atas jembatan atau dibawah jembatan layang/jembatan penyebrangan. Jauhi rak buku. Tips Menghadapi Gempa Bumi Bila berada didalam rumah 1. pusat listrik dan tiang listrik. dsb. 2. Jangan panik dan jangan berlari keluar karena kemungkinan dipenuhi orang.• Perhatikan juga beberapa tips menghadapi bencana dari BAKONAS PBP dalam kotak berikut. dinding. Usahakan dapat mencapai daerah yang terbuka. 3. Hati-hati terhadap langit-langit yang mungkin runtuh. almari dan jendela kaca. benda-benda yang tergantung di dinding dsb. Bila sedang mengendarai kendaraan 1.

Berbagi informasi dan berbagi tugas dalam penyelamatan korban. ƒ Identifikasi kebutuhan yang mendesak. pilih lokasi pengungsian yang aman. mencari bantuan dan pengamanan. ƒ Lakukan penyelamatan dengan mengirimkan orang (sukarelawan. • Hindari berjalan didekat saluran air untuk menghindari terseret arus banjir. • Jika air terus meninggi hubungi instansi yang terkait dengan penanggulangan bencana seperti Kantor kepala desa. petugas medis) ƒ Berikan pertolongan pertama pada korban. . Lurah maupun Camat Menyelamatkan orang lain: ƒ Selamatkan orang terdekat dengan membawa mereka ke tempat yang aman. • Mencoba mengungsi ke daerah aman sedini mungkin saat genangan masih memungkinkan untuk di seberangi.18 Tips Menghadapi Banjir • Pada saat banjir kita harus sesegera mungkin mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. ƒ Selamatkan dokumen penting dan harta benda yang bisa dibawa. ƒ Lakukan koordinasi dengan orang lain yang selamat. ƒ Identifikasi korban mulai dari kerabat terdekat. • Matikan aliran listrik di dalam rumah atau hubungi PLN untuk mematikan aliran listrik di wilayah yang terkena banjir.

Buku Bantu Pendidikan Pengelolaan Bencana untuk Anak Usia Sekolah Dasar. 19 Setelah Bencana Bantuan Darurat (Relief) Merupakan upaya untuk memberikan bantuan berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar berupa : • pangan. • sandang • tempat tinggal sementara • kesehatan. Yang biasa dilakukan pada tahap ini: • Mendirikan pos komando bantuan. • Berkoordinasi dengan Satuan Koordinator Pelaksana Penanggulangan Bencana (SATKORLAK PBP) dan pemberi bantuan yang lain. . et. dapur umum. artinya bersifat karitatif atau dapat juga berbentuk kegiatan yang memberdayakan sehingga kondisi korban lebih baik daripada sebelum terjadi bencana. Mengelola Bencana.al. WALHI. sanitasi dan air bersih Pendekatan pemberian bantuan dapat bersifat konvensional. • Mendirikan tenda-tenda penampungan. 2006). pos kesehatan dan pos koordinasi.(Dikutip dari: Dhani Armanto.

. • Memulihkan atau membangun sistem komunikasi. Yang perlu dilakukan pada tahap ini: • Mengumpulkan keluarga yang terpisah dan fungsikan kembali keluarga.• Mendistribusikan obat-obatan. ƒ Upaya yang dilakukan adalah memperbaiki prasarana dan pelayanan dasar (jalan. ƒ Fungsi-fungsi lembaga sosial dan administrasi lokal diberdayakan kembali. • Memfungsikan kembali pasar dan puskesmas. media komunikasi. dan menghidupkan kembali roda perekonomian. air bersih. dengan memfungsikan kembali prasarana dan sarana pada keadaan semula. dll). • Menempatkan para korban di tenda atau pos pengungsian. pasar puskesmas. fasilitas umum dan fasilitas sosial penting. Pemulihan (Recovery) ƒ Proses pemulihan kondisi masyarakat yang terkena bencana. bahan makanan dan pakaian. • Membantu petugas medis untuk pengobatan dan mengelompokan korban. Rehabilitasi (Rehabilitation) Upaya langkah yang diambil setelah kejadian bencana untuk membantu masyarakat memperbaiki rumahnya. perbaikan jalur transportasi dan penyediaan air bersih. listrik. • Memberikan layanan pendidikan dan lakukan penyembuhan trauma (trauma healing) • Memperbaiki infrastruktur lokal: penyediaan penerangan. • Memakamkan korban meninggal.

• Pada tahap ini mulai dilakukan perbaikan fisik fasilitas umum dalam jangka menengah. • Pencarian dan penyiapan lahan untuk permukiman tetap. perkantoran. Termasuk dalam kegiatan ini adalah pemetaan wilayah bencana. • Fungsi pos komando mulai dititikberatkan pada kegiatan fasilitasi atau pendampingan. • Mulai dilakukan perbaikan atau pembangunan rumah korban bencana. • Relokasi korban dari tenda penampungan. sarana ibadah. rumah sakit dan pasar mulai dilakukan. • Mulai dilakukan pelatihan kerja praktis dan diciptakan lapangan kerja. Perkawinan ini tidak boleh terganggu. • Perbaikan atau pembangunan sekolah. Gunung menyimbolkan laki-laki dan laut adalah simbol perempuan dan perkawinan antara gunung dan laut dilakukan melalui aliran air Sungai Opak. Mundardjito membuat tesis . kalau terganggu maka akan terjadi bencana.Yang perlu dilakukan pada tahap ini: • Mulai dirancang tata ruang daerah (master plan) idealnya dengan memberi kepercayaan dan melibatkan seluruh komponen masyarakat utamanya korban bencana. 20 21 • Mulai disusun sistem pengelolaan bencana yang menjadi bagian dari sistem pengelolaan lingkungan. Di Sleman pembangunan setelah Jalan Kaliurang kilometer 12 dilarang. Tata Ruang Berdasarkan Pengetahuan Komunitas Lokal Di Yogyakarta pembangunan rumah selalu menghadap Utara Selatan mengikuti arah Gunung Merapi dan Laut Selatan.

Pada saat ini apa bila belum ada sistem pengelolaan bencana yang baku maka sistem pengelolaan penanggulangan bencana yang baru sudah mulai diterapkan. sosial dan ekonomi untuk mengembalikan kehidupan masyarakat pada kondisi yang lebih baik dari sebelumnya. DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM Direktorat Jenderal Cipta Karya Perkotaan .yang menyatakan bahwa tata ruang pembangunan situs candi di sekitar Yogyakarta didasarkan pada naskah kuna Manasara-Silpasastra dan Silpaprakasa. Rekonstruksi (Reconstruction) Program jangka menengah dan jangka panjang guna perbaikan fisik. WALHI. (Dikutip dari: Dhani Armanto. Buku Bantu Pendidikan Pengelolaan Bencana untuk Anak Usia Sekolah Dasar. Tahapan ini merupakan penuntasan dari apa yang sudah direncanakan dan dimulai dalam tahap rehabilitasi dan merupakan bagian tidak terpisahkan dari proses pembangunan yang biasa dilaksanakan. 2006). et. Mengelola Bencana.al.

M. PROFESIONALISME : ( Freidson. ( Word to PDF Converter . UNS Angkatan 2007 BAB I I LAYANAN KESEHATAN DAN TANTANGAN PERUBAHAN SOSIAL · Pelayanan kesehatan sebagai dimensi stratifikasi Penstratifikasian pennduduk bukan hanya peda peranan mereka dibidang ekonomi tetapi criteria lainnya adalah berdasarkan latar belakang pendidikan. 1969 . Argyo Demartoto. FISIP.Si Kontributor: Mahasiswa Jurusan Sosiologi.Unregistered ) http://www. 1971 ). · Stratifikasi dalam sistem kesehatan Setidaknya terdapat tiga dasar stratifikasi dalam institusi kedokteran yaitu : 1. Pelayanan dibidang kesehatan merupakan salah satu dimensi stratifikasi yang tidak dapat dipengaruhi kaum kapitalis. Orang berpenghasilan rendah yang sulit mendapatkan kesejahteraan dibidang kesehatan dan orang kaya yang dengan mudah mendapatkan pelayanan yang baik dan berkelas dibidang kesehatan. 1970a : 45 ) orang – orang yang terlatih dalam profesi tertentu. Karena adanya otonomi ini maka dokter dapat mendominasi pembagian . dan juga pelayanan kesehatan ( Miller dan Roby. pemilikan rumah. yang memiliki keahlian untuk menilai aspek – aspek tehnik kedokteran. Dalam kedokteran Amerika dikenal dua sistem kelas ( Kosa dkk.net SOSIOLOGI KESEHATAN Dosen Pengampu : Drs.Word-to-PDF-Converter. pemilikan alat transportasi. M. Waiztkin. Argyo Demartoto. 1970 ).Si Kontributor: Mahasiswa Jurusan Sosiologi.Pengampu : Drs.

Implikasi elitisme meluas sehingga akibatnya mereka cenderung bekerja untuk rumah sakit – rumah sakit besar. Wewenang yang dimiliki dokter pada umumnya didasarkan atas pertimbangan rasional (Weber. Freidson mengatakan bahwa posisi khusus dokter akan terancam bila tindakan dan keputusannya harus jelas dan dibenarkan oleh pasien.net pendidikan spesialisasi yang bekerja pada tempat yang jauh menyebabkan kualitas pelayanan mereka buruk pada pasien.Unregistered ) http://www. perlu dipertimbangkan teori tentang sumber kekuasaan dokter : bahwa kemampuan dokter untuk . wewenang tersebut dapat diperluas pada aspek–aspek social.Word-to-PDF-Converter. dan juga bekerja pada rumah sakit yang biasanya telah dipenuhi oleh tenaga ahli. Kemampuan dokter dalam mengotrol dan memanipulasi inilah yang bertentangan dengan hubungan dokter – pasien. ekonomi dari pelayanan kesehatan. Dan sebaliknya bagi dokter – dokter yang tidak memiliki kesempatan untuk melanjutkan ( Word to PDF Converter . KETERBATASAN KOMUNIKASI DAN STRATIFIKASI MEDIS : ( stratifikasi dan penyembunyian informasi ) adanya jurang kompetensi merupakan suatu sumber stratifikasi dalam bidang kesehatan. ini memungkinkan dokter mempertahankan bahwa merekalah yang berwenang dalam pengetahuan tersebut.kerja dalam bidang kedokteran. 3. · Ketidakpastian pasien dan kekuasaan dokter Untuk menjelaskan dokter mempertahankan ketidakpastian pasiennya. ketidak tahuan pasien merupakan salah satu potensi pemerasan. sehingga rumah sakit yang seharusnya membutuhkan tenaga ahli malah tidak memperolehnya. Desakan untuk mempercayai merupakan cara agar pasien pasrah saja pada dokter. ELITISME : elitisme dibidang kedokteran membuat para dokter mengambil pendidikan spesialisasi. 1964 : 324 – 429 ) 2.

Unregistered ) http://www. maka perubahan dalam sistem kesehatan memerlukan perubahan dalam penyampaian informasi. ( Word to PDF Converter . rasyid. · Penyuluhan pada orang lain dalam keadaan terpaksa Mengingat stratifikasi medis ada kaitannya dengan ketidaktahuan. 1957 : 223 ). serta jarang menyatakan sesuatu agar diperhatikan dokter ( Cartwright. dan tidak dapat dilakukan dengan paksaan ( 1970 : 74. 1987.Word-to-PDF-Converter.mempertahankan kekuasannya terhadap pasien dalam hubungan dokter – pasien tergantung pada kemampuan dokter itu dalam mengontrol ketidakpastian pasien. karena pasien biasanya jarang meminta informasi terperinci dari dokter dan mereka jarang meminta dokter untuk melakukan sesuatu. sitohang & adi. Misalnya. 128 ) ”. beberapa studi menunjukan bahwa puskesmas dan posyandu di daerah daerah tertentu tidaklah dimanfaatkan secara optimal (ministry of health. dan berorientasi manusiawi sangatlah penting pada penyuluhan. 1989). masalah yang dihadapi dalam penyuluhan bukan. dkk. perilaku itu lebih besar perannya dalam menentukan pemanfaatan sarana kesehatan. Moore dan Tumin mengemukakan bahwa ketidaktahuan konsumen terhadap suatu pelayanan khusus dapat membantu melindungi posisi dari pemberi pelayanan. Dalam suatu pembahasan tentang fungsi social dari ketidaktahuan. Proses penyampaian informasi haruslah dilakukan jujur. terperinci. 1988. Oleh . Pengalaman menunujukan bahwa penyediaan dan penambahan sarana pelayanan tidaklah selalu diikuti oleh peningkatan pemanfaatan sarana sarana tersebut. Freire membahasnya dalam konteks penyuluhan didunia ketiga sebagai berikut : “ masalah yang dihadapi dalam penyuluhan atau pendidikan adalah mengatasi dominasi pada manusia agar terdapat emansipasi. 1949 : 789 ). Implikasi disini adalah bahwa posisi spesialis mungkin dalam bahaya bila pasien menjadi dokter ( Moore dan Tumin.net · Peran pendidik kesehatan terhadap perubahan perilaku Menurut Blum (1974). dibandingkan dengan penyediaan sarana kesehatan itu sendiri.

. Tuntutan dokter lebih bisa diakses. 3. Globalisasi dan teknologi manusia. Konsumen makin cerdas dan tercerahkan. maupun karena penemuan-penemuan baru dalam masyarakat. Kingsley Davis. Enam belas juta warga Indonesia berstandar sama dengan kelas atas penduduk Singapura. Keadaan hiperkompetitif. termasuk di dalamnya nilai-nilai. berpengalaman. terutama oleh menengah ke bawah . sikap.net komposisi penduduk. kebudayaan material. Pemain asing yang efisien. reputasi tinggi. Perubahan-perubahan sosial sebagai suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima. Perubahan sosial adalah segala perubahan-perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat. 2. Selo Soemarjan. ideology. 3.Unregistered ) http://www. ( Word to PDF Converter . dan pola perilaku diantaranya kelompok-kelompok dalam masyarakat.karena itu jika kita menginginkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat maka kita harus bersedia dan mampu mengubah perilaku masyarakat. 5. Gillin. baik karena perubahan-perubahan kondisi geografis. 4. Pengertian perubahan sosial menurut beberapa tokoh diantaranya adalah sebagai berikut : 1. terutama di perkotaan. dan dipersepsi excellent.Word-to-PDF-Converter. serta 6. yang mempengaruhi sistem sosialnya. · Perubahan sosial yang terjadi berdasarkan lingkungan eksternal yang berubah menuntut perubahan mind-set tenaga kesehatan yaitu : 1. Perubahan sosial sebagai perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. 2.

2. Segmentasi. Sebab-sebab yang bersumber dari dalam msayarakat antara lain bertambah atau berkurangnya penduduk. .Proses-proses pada perubahan sosial dapat diketahui dari adanya ciri-ciri tertentu antara lain : 1. 2. Suatu proses sosial. Perubahan-perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan atau bidang spiritual saja karena kedua bidang tersebut mempunyai kaitan timbal balik yang sangat kuat. Perubahan struktur 4. dan pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Secara tipologi perubahan-perubahan sosial dapat dikategorikan sebagai : 1. Perubahan dapat terjadi pada perubahan struktur kelompok. adanya penemuan-penemuan baru yang ada dalam masyarakat. Sumber dari sebab-sebab perubahan sosial terletak di dalam dan luar masyarakat. Tidak ada masyarakat yang berhenti perkembangannya karena setiap masyarakat mengalami perubahan yang terjadi secara lambat ataupun cepat.perubahan pada lembaga sosial lainnya. Misalnya komposisi dan hubungan antar kelompok. Perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan tertentu akan diikuti dengan perubahan. adanya pertentangan (konflik) masyarakat yang mungkin pula menjadi sebab terjadinya perubahan sosial dan kebudayaan. 3. 3. Perubahan-perubahan sosial secara cepat biasanya mengakibatkan disorganisasi yang bersifat sementara karena berada dalam proses penyesuaian diri. serta terjadinya pemberontakan atau revolusi. peperangan. Sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat antara lain yang berasal dari lingkungan alam fisik yang ada di sekitar manusia. baik yang terkait dengan struktur maupun personil. 4. yaitu ketika ada pemisahan dalam struktur dan/atau perbedaan kualitas dari setiap unit.

g. penduduk yang heterogen. h. ( Word to PDF Converter . c. mengembangkan teori bahwa perubahan sosial terjadi .Faktor-faktor yang mendorong jalannya proses perubahan yaitu: a. nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki kehidupannya. ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu. sistem lapisan terbuka masyarakat yang memungkinkan adanya gerak sosial vertikal yang 1uas atau memberi kesempatan kepada para individu untuk maju atas dasar kemampuan sendiri f. tahap kedamaian berlanjut sehingga menjadi sebuah tradisi baru.net d. berorientasi ke masa depan. kontak dengan kebudayaan lain b. sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginan-keinginan untuk maju. yang ditandai dengan kemewahan material dan kebudayaan lainnya. tahap nomaden yang kemudian menghancurkan seluruh penentangnya dan mendirikan kerajaan baru. tahap kehancuran yang dimulai dari hura-hura. b. pemborosan. Ibnu Khaldun seorang sosiolog Arab yang melukiskan bahwa peradaban manusia berkembang dalam lima tahap. c. dan kehilangan simpati. Pitirim Sorokin ilmuwan Rusia. toleransi terhadap perbuatan-perbuatan menyimpang (deviation) yang bukan merupakan delik hukum.Word-to-PDF-Converter. tahap kesenangan dan kesentosaan. i.Unregistered ) http://www. sistem pendidikan formal yang maju. tahap konsolidasi kekuatan dengan tujuan memperkokoh pengendalian atas kawasan yang baru dikuasai. yaitu : a. e. dan e. d.

Asimilasi Asimilasi adalah suatu proses sosial yang terjadi pada berbagai golongan manusia . yaitu : (1) peradaban ideasional (ideasional culture).dalam tiga tahap. yang menekankan pada aspek fisik material Dalam proses perubahan sosial. c. dan (3) peradaban indrawi (sensation culture). Difusi Difusi adalah proses penyebaran unsur-unsur kebudayaan dan individu kepada individu lain serta dari satu masyarakat ke masyarakat lain. energi dan modal. yaitu menekankan pada aspek spiritual dan nonmaterial. yaitu difusi ( Word to PDF Converter .Unregistered ) http://www. inovasi Inovasi adalah proses pembaruan dan pengunaan sumber-sumber alam. d. b. ada beberapa tahapan perubahan sosial yang potensial terjadi di masyarakat antara lain sehagai berikut.net intra-masyarakat (intro-society diffusion) dan difusi antarmasyarakat (inter-society diffusion). (2) peradaban idealistik (idealistic culture). Akulturasi Proses sosial yang timbul apabila sekelompok manusia dihadapkan dengan unsur-unsur suatu kebudayaan asing sehingga unsur-unsur asing itu lambat laun diterima dan diolah dalam kebudayaan itu sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu. serta penataan kembali dari tenaga kerja dan penggunaan teknologi baru sehingga terbentuk suatu sistem produksi dari produk-produk baru. yaitu peradaban yang memadukan antara nilai adikodrati dengan fakta yang ada. a. Ada dua jenis difusi.Word-to-PDF-Converter.

(b) kompeten dalam melaksanakan praktik kesehatan yang bermutu dan manusiawi (good clinical practice). apalagi menunjuk siapa dan bagaimana tenaga kesehatan yang bijak itu. dalam memberikan pelayanan kesehatan yang efektif dan memuaskan ini. Pada kenyataannya. Tidak sederhana untuk mewujudkan tenaga kesehatan yang bijak. teknologi modern bukanlah penentu akhir suatu kualitas pelayanan kesehatan. Pelayanan prima menjadi satu tuntutan penting bagi seorang dokter di era modern. serta (c) menerapkan sistem dan cara pelayanan kesehatan yang bermutu serta beretika (good clinical governance). Adanya re-code terhadap tugas dan fungsi pelayanan kesehatan dalam pemahaman awal yang dimaksud dengan pelayanan kesehatan itu adalah menghilangkan gejala penyakit. Oleh karena itu. Pemahaman seperti ini sudah mulai ditinggalkan dan kini sudah mengarah pada . yaitu adanya upaya dan kemampuan untuk memberikan pelayanan yang efektif.net melahirkan sumber daya manusia kesehatan yang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang efektif.Word-to-PDF-Converter.dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda setelah mereka bergaul secara intensif sehingga sifat khas dari unsur-unsur kebudayaan golongan-golongan itu masing-masing berubah menjadi unsur kebudayaan campuran. Mungkin benar. Dengan rumusan seperti itu maka tuntutan masyarakat terhadap pentingnya good and clean clinical govemance menjadi sangat penting untuk dilakukan para penyelenggara pelayanan kesehatan.Unregistered ) http://www. Aspek kedua. hal yang penting adalah bagaimana ( Word to PDF Converter . dalam pelayanan kesehatan negara asing banyak yang sudah rnenggunakan teknologi modern. Namun. Yang dimaksud dengan tenaga kesehatan yang bijak adalah (a) memiliki pengalaman pendidikan kesehatan.

battra pijat / urut 9.Unregistered ) . Battra pijat refleksi 6. Battra tusuk jari/akupresur 16. Dengan adanya ini akan memberikan wawasan mengenai keanekaragaman pengobatan alternatif yang ada di indonesia khususnya dan di dunia pada umumnya. BAB II MENGENAL VARIASI LAYANAN PENGOBATAN ALTERNATIF Dalam pengembangan pengobatan alternatif ada variasinya yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. seorang tenaga kesehatan dituntut untuk memberikan pelayanan yang menyeluruh mulai dari gejala. Artinya. 1. Variasi ini menunjukkan bahwa ada berbagai jenis pengobatan alternatif. battra patah tulang 15. Tukang pangur gigi 12. Battra tenaga dalam 3. battra dengan ajaran agama/spiritual 14. battra ramuan 13. Tabib 11. 1. Sehingga seorang pasien dapat benar-benar memiliki mutu hidup yang berkualitas.2 Pengobatan Alternatif Menurut Agen Pengobatan ( Word to PDF Converter . Battra sunat 10.pelayanan kesehatan sebagai bagian dari proses pendidikan serta pembelajaran hidup sehat kepada setiap anggota masyarakat. penyebab. sampai pada efek penyakit itu sendiri. Aakupuntur Dalam tahun 1989 dicantumkan 17 jenis battra-battra lain di Indonesia yang kemudian terus meningkat dari waktu ke waktu. Shinse 7.1 Pengobatan Alternatif Menurut Depkes RI Munculnya perkembangan pengobatan alternatif atau pengobatan tradisional (battra) ini menurut depkes (departemen kesehatan) RI ada 16 jenis yaitu : 1. tukang jamu gendong 5. dukun bayi belum terlatih 4. dukun bayi terlatih 2. Di sinilah perubahan kode-kode peran dan fungsi pelayanan kesehatan dilakukan. battra paranomal 8.

Sebagaimana yang dituturkan Yuda Turana. kinesiology. do-in. terapi fisik Masase. chiropractic. trager work. terapi musik. feldenkrais method. teknik relaksasi. t’ai chi ch’uan. 2. terapi polaritas. biofeedback. metode bowen. teknik alexander. pengelompokan jenis layanan pengobatan tradisional di inggris menggunakan standar pengorganisasian yang dikelompokan menjadi 3 jenis yaitu : · Kelompok yang paling terorganisasi dan teratur seperi akupuntur. hidroterapi. biorhythms. rolfing. terapi pikiran dan spiritual Psikoterapi. terapi kelompok. osteopati. terapi cahaya. terapi kognitif. terapi humanistik. dan metode bates.http://www.Word-to-PDF-Converter. terapi keluarga.dll. refleksiologi. terapi seni. dan terapi tumpangan tangan. yoga. aromaterapi. ayurveda.pengobatan dengan herbal. akupuntur. dreamwork.net Dalam ensiklopedia jenis pengobatan alternatif dibagi menjadi 3 kelompok yaitu : 1. terapi energi Akupresur. shiatsu. Sedang pada tahun 1998 Badan Konggres Amerika Serikat mendirikan The National Centre For . shaolin. 3. meditasi. reiki. terapi suara. qigong. Pengelompokan ini mempunyai dasar penelitian. · Kelompok pengobatan alternatif yang membutuhkan penelitian lebih lanjut namun sudah digunakan sebagai pelengkap dalam sistem pelayanan kesehatan seperti hipnoterapi dan aromaterapi. floatation terapi. zero balencing. metamorphic technique. terapi dance moment. dan terapi warna. hipnoterapi. 3 Pengobatan alternatif dari sistem pengorganisasian. psikoanalisis. visualisasi. · Kelompok pengobatan alternatif yang belum mempunyai data sam sekali seperti terapi dengan kristal dan pendulum. chiropractic. hellework. terapi aitogenik.

diet khusus.Unregistered ) http://www. · Intervensi pikiran tubuh ( mind-body intervention) Contohnya yaitu meditasi. dan mental healting. dan terapi sentihan) dan terapi bioelektromagnetik. · Terapi energi Terapi ini menggunakan tenaga (energi) yang berasal dari dalam dan luar tubuh untuk mengobati penyakit contohnya biofield hterapy (Qi Qong. . · Manipulative and body-based method Antara lain adalah chiropractic. terapi pijat (masage teraphy).net Sistem ini berkembang sebelum ditemukannya metode pengobatan konvensional misalnya pengobatan ala pengobatan oriental seperti Ayurveda dan naturopaty. berdoa. dan orthomeleciler remedies. · Biologikal-based treatment Meliputi metode pengobatan alamiah dan biologi seperti ramuan herbal (tumbuhan). 4 Pengobatan alternatif kategori battra menurut WHO Menurut badan kesehatan dunia PBB yaitu WHO (world health organization) jenis pengobatan alternatif yang dikembangkan dan dijadikan kajiannya dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu pengobatan berdasarkan herbal dan terapi berdasrkan prosedur tradisional. hipnotis. dan osteopathic manipulative theraphy. Reiki.Complementary Alternatif Medicine (NCCAM) di Natoanal Institut of Health untuk pengembangan penelitian mengenai pengobatan pelengkap dan alternatif (complementary and alternative medicine) dengan misi yaitu memberikan informasi yang dapat dipercaya kepada masyarakat mengenai keamanan dan khasiat CAM. ( Word to PDF Converter . NCCAM mengelompokkan metode pengobatan alternatif menjadi lima kategori yaitu : · Alternative medical system.Word-to-PDF-Converter.

dan powder tumbuhan. alkohol. Pengobatan ini termasuk pengolahan yang dicampur dengan madu.Word-to-PDF-Converter. minyak olahan. purifikasi. minyak asli. dan bahan lainnya. Dibeberapa negara material-material tumbuhan tadi sudah ada yang diolah dengan prosedur yang dikembangkan masyarakat lokal. atau bagian lain dari tumbuhan yang digunakan untuk pengobatan. · Pengolahan herbal (herbal preparations). pelarutan fraksianisasi. alkoholik. atau yang lainnya. getah.Unregistered ) http://www. tai ji.net ekstrasi.Yang termasuk ke dalam pengobatan alternatif herbal dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis yaitu : · Herbal adalah pengguanaan bahan asli tanaman seperti bunga. pencampuran dengan madu (stir-baking with honey). akar. atau beberapa produk pengolahan tanaman hasil dari ( Word to PDF Converter . buah-buahan. konsentrasi atau pengolahan fisikawi. manual therapies. penguapan (steaming). dan biologi lainnya. matau terapi mind body. 5 Pengobatan Alternatif menurut Mengoenprasodjo-Hidayati Menurut Mengoenprasodjo-Hidayati ada lima jenis pengobatan alternatif yaitu : · Terapi penyembuhan dengan pengobatan cina Pengobatan ini berasal dan berkembang di negeri Tiongkok kemudian berkembangang di . terutama yang tanpa menggunakan medikasi misalnya akupuntur dan teknik-teknik yang t6erkait chiropractic. · Produk tanaman terakhir (finished herbal products). Sedangkan jenis pengobatan alternatif terapi dilandaskan pada prosedur tradisional adalah terapi –terapi yang yang digunakan dengan teknik variasi. · Bahan-bahan tanaman termasuk jus segar. spiritual. pengolahan tumbuhan yang didasarkan pada produk tumbuhan yang sudah diselesaikan. resin. ostteopathy. pemanggangan (roasting). yoga dan terapi fisik lainnya serta terapi mental. qigong. Yang termasuk kedalam jenis ini adalah pengolahan bahan tanaman baik dari satu atau lebih dari jenis tanaman yang digunakan.

net 6 Pengobatan alternatif Etnomedis Menurut Anderson dan Foster (1988) menyebutkan bahwa salah satu citi pengobatan tradisional adalah menunjukkan identitas budaya bangsa(nasionalisme). ( Word to PDF Converter . moksibasi atau pemanasan untuk jenis pengobatan khusus. yoga.Word-to-PDF-Converter. Selain itu cirinya yaitu memiliki karakter keilmiahan mlai yang bisa dinalar sampai yang kategori mistik. refleksiologi. dan hot stone masage. terapi energi bunga. Pengobtaan ini dikelompokkan menjadi lima yaitu pengobatan dengan herbal. terapi energi piramida dan helioterapi. diet dan nutrisi. · Terapi alternatif dengan menggunakan sunber bahan dari alam Jenis terapi yang termasuk kategori ini yaitu aromaterapi. dengan alam dan seliruh kehidupan. Basis pengobatan ini dengan filsafat yang melihat manusia sebagai mikrokkosmos dari jagat raya dan dan secara inheren terhubung dengannya. · Pengobatan dengan memisahkan pembahasan antara pengobatan cina dengan terapi penyembuhan dengan penekanan tubuh seperti terapi pijat. ketenangan jiwa dan penyeimbangan misalnya meditasi. · Terapi refleksi. terapi lilin.Unregistered ) http://www. shiatzu. pengobatan yunani. namun jenis pengobatan ini berupaya untuk pengobatan yang murah dan mudah. Berdasarkan sudut pandang ini. pengobtan arab. akupuntur dan akupresur. · Terapi pengobatan dengan spiritual healing Terapi ini bisa disebut dengan terapi rohani dengan ciri utama yaitu walaupun diakui ada biaya pengobatan yang mahal. serta tui na atau pijat pengobatan cina. terapi kristal.berbagai pelosok negeri di dunia dalam aneka bentuk. terapi tertawa. pengobatn islam. Selain merujuk pada kebangsaan juga dirujuk pada identitas kepercayaan misalnya pengobatan hindu.serta . dan craniosacral terapi. pengelompokan pengobatan alternatif dapat dilakukan dengan menggunakan pengelompokan etnik atau nilai budaya misalnya pengobtan cina.

Prinsip pengobatn ini menurut Van Longhem yaitu seorang pengobat sering kemasukan roh/ mahlik halus pada waktu berusaha mengobati orang sakit.net . Dominasi kekuatan gaib dalam pengobtan ini sangat kemtara seperti pada pengobtan jimat. · Pola pengobatan pengisapan darah Pola ini dikenal oleh suku bangsa yang tinggal disepanjang aliran sungai Tor didaerah Sarmi. Jimat adalah segala sesuatu yang telah diberi kekuatan gaib sering tumbuh-tumbuhan yang yang berbau kuat dan berwarna tua.Word-to-PDF-Converter. · Pola pengobatan kesurupan Pola ini dikenal oleh suku bangsa didaerah sayap burung yaitu daerah telik arguni.Unregistered ) http://www. · Pola pengobatn injak Pola ini dikenal oleh suku bangsa yang tinggal disepanjang sungai Tor didaerah Sarmi. 7 Kategori Pengobatan Alternatif di Papua Berdasarkan pemahaman kebudayaan orang papua secara mendalam dapat dianalisis bagaimana cara-car pengobatan secara tradisional. Prinsip pengobtan ini menurut Elmberg yaitu menggunakan benda – benda kuat atau jimat untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit. kimaaan dan Asmat.marind-anim. Prinsip pola pengobatn ini menurut Oosterwal adalah bahwa penyakit ini terjadi karena darah kotor maka dengan mengisap darah kotor itu maka penyakit dapat disembuhkan.pengobatan yang berlandaskan pada nilai-nilai kepercayaan/mistik. Oleh karena itu dapat diklasifikasikan pengobatan tradisional orang papua kedalam 6 pola pengobatan yaitu : · Pola pengobatan jimat Pola ini dikenal masyarakat didaerah kepala burung terutama masyarakat Meibrat dan Aifat. Prinsip pengobatan inimenurut Oosterwal adalah bahwa penmyakit ini terjadi karena tubuh kemasukan roh maka dengan menginjak-injak tubuh si sakit dimulai pada kedua tungkai ( Word to PDF Converter .

baik bahan asli maupun olahannya (ramuan) . Sedangkan kategori yang kedua adalah rasionalistik yaitu melihat sehat-sakit karena adanya intervensi dari alam. · Pola pengobatan pengurutan Pola ini dikenal oleh suku bangsa yang tinggal didaerah selatan merauke yaitu bangsa asmat serta selatan kabupaten jayapura yaitu suku bagnsa towe. · Pola pengobatan ukup Dikenal oleh suku bangsa yang tinggal di selatan kabupaten Jayapura berbatasan dengan kabupaten jayawijaya yaitu suku bangsa towe. air.Prinsip pengobatn ini menurut van Amelsvoort adalah bahwa penyalit ini terjadi karena tubuh kemasukan roh maka dengan mengurut seluruh tubuh si sakit akamn keluar roh jahat dari tubuhnya. ubrub. maka dengan uap hasil dari ramuan daun-daun yang dipanaskan dapat mengeluarkan roh jahat dan penyebab empiris penyakit.dilanjut ketubuh sampai akhirnya kepala maka injakan tersebut akan mengeluarkan roh jahat dari dalam tubuh. 8 Pengelompokan Pengobatan Alternatif yang Lain Berdasarkan unsur-unsur agen yang digunakan dalam proses pemberian layanan pengobatan atau layanan kesehatan. pengobtan alternatif dapat dikelompokkan menjadi : · Herbal-agency Pengobtan alternatif menggunakan tanaman. Prinsip pengobatan ini adalah bahwa penyakit terjadi karena tubuh kemasukan roh. hilanh keseimbangn tubuh dan juwa. kondisi kejiwaan dan lainnya yang berhubungan dengan perilaku manusia. iklim.Dan lainya serta perilaku masyarakat itu sendiri seperti hubungan sosial itu sendiri yang kurang baik. tanah. Dari konsep sehat dan sakit menurut perspektif kebudayaan orang papua ada dua kategori yang dikemukakan Anderson dan Foster berdasarkan lingkupo hidupnya yaitu kategori pertama memandang konsep sehat-sakit bersifaat supranatural artinya melihat sehat-sakit karena adanya gangguan dari suatu kekuatan yang bersifat gaib atau mahluk halus atau kekuatan gaib yang berasal dari manusaia.

dll. peristiwa sebagai bahan layanan pengobatan alternatif misalnya suara musik.panas. · Animal-agency Pengobatan alternatif yang menggunakan hewan baik bahan dasar hewan.9 Deversifikasi dan Stratifikasi Dversifikasi tidak menunjukkan adanya status nilai dari jenis pengobatan alternatif.Word-to-PDF-Converter.gejala. warna. maupun perantara sebagai bagaian dari hasil proses pelayanan pengobatan alternatif · Material-agency ( Word to PDF Converter . prana dan spiritual · Event-agency Pengobatan alternatif yang menggunakan sifat. fenomena.net Pengobatan alternatif yang menggunakan bahan-bahan material bumi sebagai bahan layanan pengobatan alternatif misalnya tusuk jarum. Kendatipun benar.Unregistered ) http://www. air dan terapi kristal · Mind-agency Pengobatan alternatif yang mengguanakn kekuatan jiwa sebagai bahan layanan pengobatan alternatif misalnya energi chi. BAB III MODEL-MODEL PERUBAHAN PERILAKU KESEHATAN Menurut sebagian psikolog. perilaku manusia berasal dari dorongan yang ada dalam diri . · Manajemen-life agency Pengobatan alternatif yang menggunakan hukum alam hidup sebagai bagian dari proses pengobatan layanan alternatif 1. juga akan tercantum jenis-jenis pengobatan yang kurang mendapatkan perhatian publik karena dianggap kurang ilmiah namun tetap bahwa keanekaragaman jenis pengobatan itu merupakan sebuah fakta sosial yang harus diakui dan diapresiasikan keberadaannya.sebagai bahan pengobatan alternatif. hasil.

Berdasarkan pandangan ini. Dari definisi tersebut. Untuk sekedar contoh. persepsi. Model . misalnya meminum obat ketika dirinya merasa sakit. Sementara itu . hal ini ditunjukkan dalam bentuk perhatian. Perilaku gizi (makanan dan minuman). Pada konteks itulah. para sosiolog melihatnya bahwa perilaku manusia tidak bisa dipisahkan dari konteks atau setting socialnya. dorongan dalam diri manusia untuk makan bisa disebabkan rasa lapar. membedakan perilaku manusia menjadi dua bentuk. Perilaku peningkatan kesehatan. Model muchman. Pada pembahasan berikut. Pada konteks aktualnya. Soekidjo Notoatmojo dengan memerhatikan bentuk respons terhadap terhadap stimulus. (2). Model mechanic. Dengan demikian. maka dorongan pada diri dipengaruhi pula oleh setting social yang berkembang di seputar individu tersebut.manusia dan dorongan itu merupakan salah satu usaha untuk memenuhi kebutuhan yang ada di dalam diri manusia. b)perilaku ( Word to PDF Converter . makanan dan minuman serta lingkungan. akan kita lihat berbagai model yang digunakan para peneliti dalam mempelajari berbagai tipe perilaku kesehatan. system pelayanan kesehatan. dan (3). Perilaku pencegahan. Model keyakinan sehat. usaha manusia untuk makan ini menunjukkan cara dan pola yang berbeda. sesuai dengan situasi sosialnya masing-masing. Model Kurt Lewin.Word-to-PDF-Converter. kemudian dirumuskan bahwa perilaku kesehatan yaitu terkait dengan: (1).Unregistered ) http://www. Model anderson. maka yang dimaksud menurut perilkau kesehatan menurut Soekidjo Notoatmojo bahwa perilaku kesehatan yaitu respon seseorang terhadap stimulus atau objek yang berkaitan dengan sakit dan penyakit. penyembuhan penyakit. pengetahuan/kesadaran dan reaksi lainnya yang tidak tampak. Diantaranya: Model pengelolaan rasa sakit. serta pemulihan dari penyakit. perilaku manusia itu perlu dipahami dalam konteks yang lebih luas. yaitu: a) perilaku tertutup (covert behavior).net terbuka (overt behavior) yaitudalam bentuk tindakan nyata.

dan aktivitas sehari-hari lainnya. misalnya: makan. (2) fragmentasi perawatan medis di saat orang menerima pelayanan dari berbagai unit. (c) mau berusaha untuk menjadi lebih baik. dan (4) variasi perilaku selama tahap-tahap perawatan medis. 1. (3) menangguhkan (procastination) atau . Suatu rasa sakit bukan merupakan penyakit bila tidak mengganggu aktivitas dan fungsi pokok. Dalam pandangan Lehndorff dan Tracy (2005: xii) sikap optimis itu dapat diwujudkan dengan: (a) yaitu memiliki rasa ingin menjadi lebih baik.Word-to-PDF-Converter.pengambilan keputusan. (b) memiliki harapan untuk menjadi lebih baik. Arti keempat unsur tersebut dapat dikembangkan 5 konsep dasar yang berguna dalam menganalisi perilaku sakit. (2) sekuensinya. sesuai dengan pandangan teori serta tipe perilaku namun menggunakan variabel-variabel yang sama.Unregistered ) http://www. Pendekatan yang digunakannya berkisar pada adanya 4 unsur yang merupakan faktor utama ( Word to PDF Converter . buang air. yaitu: (1) mencari pertolongan medis dari berbagai sumber atau pemberi layanan.net dalam perilaku sakit. dan melakukan perawatan medis. Masing-masing model yang dikemukakan berbeda. 2. dan (d) mereka belajar metode-metode cepat untuk memotivasinya. Sedangkan menurut Lehndorff. yaitu: (1) perilaku itu sendiri. tidur. (3) tempat atau ruang lingkup. Model Pengelolaan Rasa Sakit. menemukan. Menurut Daldiyono (2007: 16). tetapi pada lokasi yang sama. tidak semua orang sakit memiliki penyakit. minum. Model Suchman Yang terpenting dalam model suchman adalah menyangkut pola sosial dari perilaku sakit yang tampak pada cara orang mencari. Dalam pengalaman tersebut dapat disimpulkan bahwa faktor utam yang menunjang kemajuan derajad kesehatan pasien adalah keinginan dan kehendak yang besar untuk mengalami kemajuan. rasa sakit bisa dikelola baik untuk sekedar pengendalian rasa sakit maupun untuk mencapai penyembuhan diri dari penyakit yang sedang dideritanya.

kurang enak badan atau sesuatu yang tidak biasa dialami. Kemampuan individu melawan keadaan yang berat ( Word to PDF Converter . Kedua. Pada tingkat permulaan terdapat 3 dimensi gejala yang menjadi pertanda adanya ketidakberesan dalam diri seseorang. 3. dan (5) sembuh atau masa rehabilitasi. (4) melakukan pengobatan sendiri (self medication). . Ketiga .net Kemudian model mechanic menggunakan 10 variabel yang menentukan perilaku kesehatan. yaitu: (1) pengalaman dengan gejala penyakit.Unregistered ) http://www. (4) jadi pasien. Pertama.menangguhkan upaya mencari pertolongan meskipun gejala sudah diasakan. Menurut paradigma Suchman. menilai serta bertindak terhadap suatu gejala penyakit. persepsi dan definisi oleh individu pada suatu situasi b. Teori ini menekankan pada 2 faktor: a. perasaan terhadap gejala tersebut berupa takut atau rasa cemas. (3) kontak dengan perawatan medis. Suchman mengemukakan hipotesis bahwa perilaku medis yang terjadi pada setiap tahap penyakit mencerminkan orientasi kesehatan serta afiliasi masing-masing kelompok sosial. Model Mechanic Landasan pemikiran model mechanic ini yaitu mengembangkan suatu model mengenai faktor-faktor yang mempengarui perbedaan cara melihat. (2) penilaian terhadap peran sakit. adanya rasa sakit. setiap orang harus mengambil keputusan-keputusan dan melakukan perilaku-perilaku tertentu yang berkaitan dengan kesehatan. yaitu: (1) adanya penyimpanngan dan gejala penyakit yang dirasakan dan dikenal. Pada setiap tingkat. sekuensi peristiwa medis dibagi atas 5 tingkat. pengetahuan seseorang tentang gejala tersebut mendorongnya membuat penafsiran-penafsiran yang berkaitan dengan akibat penyakit serta gangguan terhadap fungsi sosialnya.Word-to-PDF-Converter. (5) membatalkan atau menghentikan pengobatan (discontuniti).

(10) sumber pengobatan yang tersedia serta biaya yang harus dikeluarkan. Model Andersoon Kerangka asli model ini yaitu menggambarkan suatu sekuensi (rangkaian) determinan (factor yang menentukan) individu terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh keluarga dan dinyatakan bahwa hal itu tergantung pada: a. dapat dikemukakan bahwa yang dimaksud perilaku sakit adalah pola reaksi sosio—kultural yang dipelajari pada suatu saat ketika individu dihadapkan pada gejala penyakit sehingga gejala-gejala itu akan dikenal. jumlah. variabel struktur sosial (pendidikan. presdisposisi keluarga untuk menggunakan jasa pelayanan kesehatan. (9) adanya kompetisi terhadap berbagai kemungkinan interaksi yang timbul setelah gejala penyakit diketahui. (6) informasi yang tersedia. (3) seberapa jauh gejala-gejala penyakit dapat dapat menimbulkan gangguan dalam kehidupan keluarga. (4) frekuensi terjadinya tanda-tanda penyimpangan atau gejala penyakit. b. Dari pencermatan ini. dan kemudian dapat bereaksi atau tidak bergantung pada definisi atau situasi itu. ditimbang. kebudayaan. (5) jatah toleransi dari ornag yang menilai tanda menyimpang atau gejala penyakit tertentu. pengetahuan. . misalnya saja variabel demografi (umur. suku bangsa). status perkawinan). dinilai. serta pandangan orang yang menilai. pekerjaan dan kegiatan-kegiatan sosial. 4.(7) adanya kebutuhan pokok lain yang menimbulkan pengabaian atau penolakan terhadap gejala tersebut. pekerjaan. Kebutuhan terhadap jasa pelayanan. Kemampuan utnuk melaksanakannya yang terdiri atas persepsi terhadap penyakit serta evaluasi klinis terhadap klinis. c.(2) seberapa jauh gejala-gejala penyakit yang dipandang serius oleh seseorang. Faktor presdisposisi dan faktor yang memungkinkan untuk mencari pengobatan dapat terwujud di dalam tindakan apabila itu dirasakan sebagai kebutuhan. kepercayaan terhadap magis.

net kita terhadap keadaan sakit. komunikasi massa).Unregistered ) http://www. dipandang dari sudut kebaikan dan kemanfaatan (misalnya perkiraan subjektif mengenai kemungkinan manfaat dari suatu tindakan dalam mengurangi tingkat bahaya dan keparahan). (3) keyakinan tentang kemungkinan biaya. . model ini terdiri atas unsur-unsur sebagai berikut: a.5. b. Implikasinya didalam kesehatan adalah penyakit atau sakit adalah suatu daerah negatif sedangkan sehat adalah wilayah positif. (4) keyakinan tentang efektivitas tindakan ini sehubungan dengan adanya kemungkinan tindakan alternatif. Model Keyakinan Sehat Model keyakinan sehat (health believe model) dikembangkan oleh Rosenstock.Word-to-PDF-Converter. Model Kurt Lewin Mempunyai pandangan → individu hidup di lingkungan masyarakat Individu ini akan bernilai positif dan negatif di suatu daerah atau wilayah tertentu. uang. Suatu “kunci” untuk melakukan tindakan kesehatan yang tepat harus ada . (2) keyakinantentang keseriusan atau keganasan penyakit. Penilaian seseorang terhadap perilaku kesehatan tertentu. baik dari sumber internal (misalnya gejala penyakit) maupun eksternal (misalnya interkasi interpersonal. Kemudian dibandingkan dengan persepsi terhadap pengorbanan (fisik. c. Becker dan Lois A. 6. Menurut Marshall H. Empat keyakinan utama yang didefinisikan dalam model HBM yaitu (1) keyakinan tentang kerentanan ( Word to PDF Converter . Maiman. kesiapan seseorang untuk seseorang untuk melakukan suatu tndakan ditentukan oleh pandangan orang itu terhadap bahaya penyakit tertentu dan persepsi mereka terhadap kemungkinan akibat (fisik dan sosial) bila terserang penyakit tersebut. dan lain-lain) yang harus dikeluarkan untuk melaksanakan tindakan tersebut.

Adanya komunikasi atau interkasi antara pasien dan orang lain Interaksi ini menghasilkan dua kemungkinan . Kerentanan yang dirasakan ( perceived suspecbility ) b. Realitas sosial adanya perbedaan pemahaman dan sikap antara pasien dan anggota keluarganya b. Kekuatan – kekuatan pendorong meningkat. Model Pengambilan keputusan Ada beberapa kondisi sosial yang khas terjadi yaitu . Kekuatan – kekuatan penahan menurun.Word-to-PDF-Converter. Setiap diantara mereka mempunyai akses informasi ke pihak lain mengenai persepsi penyakit d. Perbedaan pemahaman dan sikap pasien diwujudkan dalam bentuk persepsi atau respons terhadap penyakit tersebut c. Isyarat atau tanda – tanda (clues ) ( Word to PDF Converter . a. . Keadaan ini dapat berubah apabila terjadi ketidakseimbangan Sehingga ada tiga kemungkinan terjadinya perubahan perilaku pada diri seseorang : a. Keseriusan yang dirasakan ( perceived seriousness ) c. Manfaat dan rintangan – rintangan yang dirasakan ( perceived benefits and barriers ) d. b. Teori ini dinamakan ( force field analysis ) individu selalu terdapat kekuatan/ dorongan yang saling bertentangan.net Lewin berpendapat bahwa perilaku manusia adalah suatu keadaan yang seimbang antara kekeuataan pendorong ( driving forces ) dan kekuatan penahan ( resistining forces ). 7.Unregistered ) http://www.Ada 4 variabel apabila seseorang bertindak untuk melawan atau mengatasi penyakit : a. Kekuatan pendorong meningkat dan kekuatan penahan menurun. c.

dibalik itu semua. . bahan obat. masih banyak anggota masyarakat yang menganggap bahwa untuk mendapatkan nilai sehat sangat bergantung pada kehadiran sediaan farmasi.Unregistered ) http://www. kemudian dianggap sebagai ketiadaan cara untuk mendapatkan diri yang sehat dan/atau hidup yang sehat. ternyata ditemukan bahwa untuk mendapatkan kesehatan dan/atau meningkatkan kualitas hidup yang sehat. Merujuk pada kedua ayat dalam UU Kesehatan tersebut. bahan mineral. Ketiadaan kesediaan farmasi. yang dimaksud sediaan farmasi adalah obat.Word-to-PDF-Converter. Aktif ( inisiatif untuk bertindak dalam proses penyembuhan) b. sediaan sari (galenik). juga memiliki simbol expertise. De kolektivasi refeksi b. ditemukan bahwa yang dimaksud dengan obat dan pengobatan itu cenderung berorientasi pada adanya sesuatu yang menjadi asupan tambahan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan/atau mendukung penyembuhan. Kolektivasi persepsi Ada dua kemungkinan kolektivasi pasien : a.a. dan kosmetik. Dalam Undang-Undang Kesehatan Nomor 23 Tahun 1992. selain memiliki simbol ekonomi. obat tradisional. Pasif ( pasrah terhadap sikap orang lain diluar dirinya ) ( Word to PDF Converter . tetapi cara lain yang memiliki fungsi sama dengan sediaan obat.net BAB IV OBAT : ORANG MISKIN DILARANG BEROBAT DAN SAKIT Sampai saat ini. Obat dalam dunia kesehatan. tidak hanya dibutuhkan sediaan farmasi. atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun-temurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman. Padahal. bahan hewan. sedangkan yang dimaksud dengan obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan. Orang yang mampu beli obat adalah ciri orang yang memiliki kemampuan ekonomi.

karena ketidakmampuan membaca “elitnya bahasa dalam kemasan obat” menyebabkan dirinya tidak pernah protes. membuka peluang terjadinya liberalisasi produsen obat-obatan. “Boro-boro bisa protes. Selain kondisi psikologis publik yang masih “percaya secara buta” kepada pelayan kesehatan (farmasi atau dokter). Era modern saat ini. Di masyarakat. Sekali lagi. Sementara orang yang tidak berobat adalah orang yang tidak memiliki kemampuan ekonomi. untuk konteks saat ini. Karena “obat” yang sesungguhnya mujarab untuk kesehatan tubuh dan rohani kita adalah “menjaga” kesehatan itu sendiri. maka persaingan obat akan semakin tinggi dan diharapkan akan . Dengan proses liberalisasi ini. Terlebih lagi bila dikaitkan dengan “Teknik operasi’ Orang yang mau dioperasi menunjukkan ketahanan atau kekuatan ekonominya sangat tinggi (atau memaksakan diri untuk mampu!).” Pencatuman bahasa latin atau bahasa asing dalam tablet atau kemasan obat merupakan ciri expertise (elit) obat yang berkembang di masyarakat. Fenomena ini bukan masalah sederhana. obat pun adalah simbol expertise. bahkan merupakan sesuatu hal yang patut untuk dicermati secara jelas dan tegas oleh publik. khususnya bila dikaitkan dengan tingkat “kemelekan” seseorang terhadap obat itu sendiri. Legitimasi intelektual dan hegemoni pelaku kesehatan begitu sangat kuat. Namun demikian.Tempat pembelian obat dan jenis obat yang beli memperjelas posisi ekonomi seseorang.Word-to-PDF-Converter. perlu ditekankan di sini bahwa karena adanya hegemoni dan status dokter itulah yang kemudian membuat nalar pasien menjadi tumpul. Analisis ini mungkin tidak tepat seluruhnya. Masyarakat kecil mengatakan. juga dipengaruhi oleh simbol-simbol lainnya yang menyebabkan rasio-publik tidak kritis. istilah yang dicantumkan dalam obat itu pun tidak ngerti. tidak kritis terhadap status halal-haramnya obat dan relevan tidaknya obat dengan penyakit yang sedang dideritanya. interprestasi obat (jenis dan tempat pembelian obat) merupakan simbol ketahanan ekonomi yang dimiliki. ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www.net Pada sisi yang lain.

bila memang teknik kedokteran modern dipandang tidak secara maksimal memberikan layanan kesehatan yang prima.Unregistered ) http://www. catur. melainkan sekedar menambah tingkat ( Word to PDF Converter . Jenis-jenis Obat Obat Tradisional Karena bahasan ini telah kita uraikan pada bab sebelumnya. Hal ini bukan berarti bahwa terapi fisik akupuntur diposisikan lebih baik dari kedokteran modern. obat tradisional ini sudah mulai dijadikan sebagai terapi tambahan untuk mengakselerasi peningkatan kualitas kesehatan atau akseleraasi penyembuhan seseorang. Sekedar contoh. dan lainnya).Word-to-PDF-Converter. yang secara khusus mengenai obat tradisional. dan lainnya) sampai pada olahraga berbiaya rendah (misalnya sepak bola. perpaduan antara teknik modern dengan tradisional kerap kali dilakukan oleh seorang tenaga medis modern. Oleh karena itu. maka dalam bab ini tidak akan diulas ulang mengenai jenis dan rincian dari obat tradisional. golf. Olahraga Sebagai Pengobatan Dalam kehidupan modern ini. harga obat di Indonesia begitu sangat mahal. cabang olahraga sudah sangat bervariasi. Hal yang paling penting dan perlu ditekankan bahwa dalam pelaksanaan dimasyarakat dan juga dalam dunia kedokteran saat ini. . seorang dokter akan memberikan terapi fisik atau akupuntur kepada pasien/klien tertentu.berdampak pada harga dan layanan pengobatan yang semakin murah. mendayung. biaya pengobatan di rumah sakit akan dapat terjangkau oleh daya beli masyarakat. Karena monopolilah. Setiap anggota masyarakat tampaknya memiliki salah satu hobi dari salah satu atau lebih cabang olahraga tersebut. jogging.net akseleratif dan proses penyembuhan seseorang. Mulai dari olahraga berbiaya tinggi (seperti terbang layung. Lebih jauhnya lagi.

hal itu terbatas hanya pada penyakit non-infeksi. pada benak masyarakat kita saat ini. Tinju professional. (2) olahraga rekreasi.Word-to-PDF-Converter. penyakit . (3) olahraga kesehatan. yaitu menekankan pada peran dan posisi olahraga dalam mencapai tujuan pendidikan. dan (4) olahraga pendidikan. Intensitas gerak/kerja harus melampaui taraf minimal agar menghasilkan manfaat atau perubahan kemampuan perangkat gerak (ergosistem). cenderung memandang fungsi olahraga dari sisi prestasi dan hobi serta kurang melihat dari sisi kesehatan. maka cabang olahraga di masyarakat kita dipersepsikan sebagai salah satu komoditas atau “lapangan kerja” yang potensial mendapatkan uang. sepakbola profesional.net menyebabkan orang menjadi kebal terhadap penyakit infeksi. dan/atau cabang olahraga lainnya. 3. Bahkan sebaliknya. Pada konteks inilah. Tiga ciri khusus olahraga kesehatan. Intensitas gerak/kerja biasanya mencapai taraf submaksimal sebagai faktor keamanan bagi si pelaku. Lebih jauh Giriwijoyo mengatakan. Yang membedakan olahraga kesehatan dan kegiatan olahraga lainnya terutama dalam ciri khas kegiatan itu. Adanya kesatuan gerak takaran (dosis) sehingga intensitas gerak dan waktu pelaksanaanya dapat diatur. yang dijalani seseorang secara profesional maka sesungguhnya dari cabang olahraga tersebut dapat mendatangkan nilai ekonomi bagi para pelakunya. maka olahraga dapat dibagi (1) olahraga prestasi. yakni : 1. 2.Apapun cabang olahraganya. Olahraga tidak ( Word to PDF Converter . terutama ditinjau dari aspek teknis-fisiologis. Menurut Santoso Giriwijoyo (1992:57) berdasarkan tujuan yang hendak dicapai.Unregistered ) http://www. Kesungguhan seseorang menjalankan salah satu profesi olahraga memang dapat diiadikan sebagai “komoditas ekonomi”. “Olahraga memang menyehatkan jiwa dan raga” namun perlu dipahami.

infeksi akan bertambah parah bila seseorang berolahraga. alat-alat tubuhnya berfungsi normal pada waktu istirahat. dan tidak memiliki gairah hidup. 4 sehat 5 sempurna perlu ditambahkan dengan gerak (olahraga). gerak atau olahraga menurut penulis merupakan salah satu jenis pengobatan. Hal inilah yang sering kurang dipahami oleh kebanyakan orang sehingga sering terbentuk anggapan salah yakni “olahraga dianggap mampu rnenangkal semua penyakit”. dan rileks akan mendukung usaha penyembuhan yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang berpikiran negatif. Optimis. dapat ditegaskan bahwa pikiran yang positif merupakan salah satu pengobatan yang perlu diterapkan dalam kaitannya dengan proses peningkatan kesehatan. Seorang pasien yang memuliki sikap terbuka. Hal utama yang perlu mendapat perhatian di sini yaitu kebutuhan 4 sehat 5 sempurna sesungguhnya belum lengkap dalam mendukung usaha menciptakan kehidupan yang sehat. Etika Sebagai Pengobatan . kecuali bila yang bersangkutan memang akan melakukan olahraga dengan tujuan untuk penyembuhan atau rehabilitasi. Karena itu. Individu akan mengalami gangguan kesehatan manakala hanya mengutamakan 4 sehat 5 sempurna tanpa memerhatikan aspek olahraga. Seiring dengan hal ini. Pikiran yang positif ini pada satu sisi bermanfaat dalam membangun budaya dan perilaku sehat dan pada sisi lain mendukung usaha percepatan penyembuhan. Berpikir positif dalam pandangan “tri-energetik” merupakan bagian dari jenis pengobatan yang dapat mendukung pada upaya peningkatan kualitas kesehatan seseorang. pesimis. Berpikir Positif Sebagai Pengobatan Pikiran yang positif tidak kalah pentingnya dengan jenis medikamentosa sebagaimana yang diberikan seorang dokter. seseorang yang ingin berolahraga harus memiliki status sehat yakni bebas dari penyakit infeksi dan faali. Oleh karena itu.

yang kelima. Teknik yang dimaksud yaitu etika sebagai bagian dan proses pengobatan.Unregistered ) http://www. ( Word to PDF Converter . cermat mencari teman baik dan jangan mendapat teman jahat karena sekali mendapat teman yang jahat niscaya kita akan mencuri tabiat mereka tanpa disadari. Mereka tidak melihat bahwa aspek etika sebagai salah “satu cara pengobatan”.Word-to-PDF-Converter. Penamaan etika sebagai kedokteran rohani bukan tanpa makna. Pada masa sekarang ini. Terakhir. Dalam rangka memelihara kesehatan jiwa. Kalau kita memerlukan ilmu-kedokteran dan penerapannya untuk memelihara kesehatan. Hal ini bisa jadi karena teknik ini belum banyak diketahui orang atau karena tren budaya masyarakat modern saat ini lebih menekankan pada aspek kesehatan jasmani. dapat ditemukan bahwa menurut ahil medis muslim Ar-Razi bahwa etika merupakan salah satu teknik pengobatan yang bermanfaat dalam meningkatkan kualitas kesehatan seseorang. ada satu teknik pengobatan lain yang kerap kali dilupakan oleh tenaga kesehatan. Miskawayh mengemukakan sekurangnya lima tips (kiat) untuk merawat kesehatan mental. sehingga teknik etika sebagai bagian dari pengobatan kesehatan menjadi sangat kurang diperhatikan. Ketiga. .net Jika menelaah tulisan Mulyadi Kartanegara. kita juga membutuhkan ilmu etika dan penerapannya dalam tindakan kita untuk kesehatan mental atau jiwa. maka menurut mereka. baik dilihat dari kepentingan maupun metodenya.Selain yang telah dituturkan di atas. banyak orang yang merasa sakit kemudian pergi ke dokter. berusaha memperbaiki diri dengan cara senantiasa mengoreksi kekurangan diri. menjaga kesiagaan akal dengan berolah pikir supaya tidak jatuh ke dalam perangkap kemalasan. memelihara kesucian dan kehorrnatan kita dengan tidak merangsang syahwat. Keempat. menyinkronkan antara rencana dan tindakan agar kita tidak tenjerat ke dalam jaringan kebiasaan buruk kita. Pertama. Para ilmuwan muslim memang menyejajarkan etika dengan kedokteran. Kedua.

Dalam membangun etika yang sehat ini. dan interaksi yang sehat dapat mendukung pada penciptaan kualitas lingkungan yang sehat. mereka kumpulkan untuk kemudian dijual kembali ke pasaran. mungkin akan terasa aneh. b. maka ada peningatan yang kedua. Oleh karena itu. Temuan obat-obat bekas ini. dapat pula dikembangkan dalam konteks penciptaan lingkungan sosial yang sehat. merekapun membuka bungkusan sampah yang diduga terdapat obat-obatan yang masih dalam kemasan. Dengan kata lain. sehingga aktivitas sehari-hari masih letap dapat dijalankan. kalaupun ada orang yang lewat hanya sanggup berkata duuh kasihan!”. Semua jenis obat dikumpulkan. Di daerah Pekanbaru ditemukan para pemulung sampah – dalam bahasa gaul Pekanbaru disebut inang-inang – selain mencari barang bekas. mereka melakukan beberapa tindakan. .net berusaha untuk menjaga kesehatan atau kebugaran. terus tiada yang menolong. Peringatan ini sudah pasti bukan ditujukan kepada mereka yang memiliki kecukupan harta untuk dirawat atau konsultasi ke dokter spesialis atau tempat rujukan (rumah sakit). satu-satunya cara yaitu harus ( Word to PDF Converter . Andai saja tertimpa musibah sakit. Fenomena Pemalsuan Obat : Orang Miskin Dilarang Berobat Jika ada yang menyatakan orang miskin dilarang sakit. a. kemudian di bawa pulang ke rumah. melainkan memiliki skala yang sosial yaitu pentingnya peran lingkungan sosial dalam membangun lingkungan dan budaya hidup sehat. justru disinilah pentingnya orang miskin agar berhati-hati.Word-to-PDF-Converter. Komunikasi. Hasil dari memulung obat tersebut. etika sebagai pengobatan tidak hanya berskala individual. yaitu hati-hati dalam membeli obat. Peringatan ini kembali ditujukan kepada masyarakat yang tidak memiliki daya beli yang tinggi terhadap obat. pergaulan. Namun. Dalam mengelabui atau merekayasa obat bekas ini. supaya tidak termasuk orang yang jatuh tertimpa tangga.Unregistered ) http://www.

Kemudian dilap dengan menggunakan kain dengan air secara perlahan. antipiretik. Carut-marutnya peredaran obat palsu ini sebenarnya bukan barang baru.net di dalam etalase. antidiabetes. g. Untuk merapikan kondisi obat tablet yang terbungkus dalam alumunium atau sejenisnya. f. Bahkan Badan POM mengaku kewalahan dalam memotong rantai sindikat peredaran obat ilegal ini. digunting sehingga tampak rapi.Word-to-PDF-Converter. dan anti hipertensi. Namun. Tahap akhir. Jakarta Timur. Ini sejalan dengan pengakuan salah satu pedagang yang pernah menjual obat terlarang ini. BPOM sebagai otoritas resmi selalu menuding lemahnya penegakan hukum sebagai penyebab tetap maraknya peredaran obat palsu. h. Ciri yang paling mudah dikenali adalah. Jenis obat yang banyak dijual adalah golongan obat ant biotik. analgesik. d. mereka rapikan dengan tangan secara perlahan. histamin. Bagian-bagian kemasan obat yang rusak. bahkan kabarnya sudah sampai ke Jakarta bahkan kembali ke apotek.Unregistered ) http://www. Di sisi lain di tengah keterbatasan BPOM memberantas . obat pusing. Obat-obatan yang sudah rapi tersebut. loker atau ( Word to PDF Converter . Mereka pisah-pisahkan berdasarkan pengetahuan mereka (seperti jenis vitamin.c. Tak jarang mereka menyimpan obat palsu di rak khusus. Para penjual obat disini nenyebutnya dengan obat putus. dan sebagainya). Berikut penelusuran Kemal Ramdan dan Cosmas Gatot yang mencerminkan bebasnya peredaran obat palsu di Pasar Pramuka. atau obat potongan karena dijual hanya beberapa strip. yaitu menjualnya kepada penadah obat. e. Pasar Pramuka Peredaran obat palsu hingga kini masih merajalela dan semakin terbuka. hanya ditumpuk dan diikat karet. selanjutnya dikeringkan selama 5 menit. lembaran obat tak memiliki kemasan.

( Word to PDF Converter . Jangan kaget bila ternyata sebagian obat palsu dipasok dari para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar-Gebang. bila menyangkut obat yang dikonsumsi manusia. TPA Bantar Gebang Peredaran obat ilegal ternyata datang dari berbagai sumber. Apa jadinya bila orang sakit diberi obat kedaluwarsa atau obat bekas yang dipungut dan gundukan sampah? Banyaknya peredaran toko obat tanpa izin ini. buru-buru ia bersihkan kembali dan disimpan di saku celananya. Memang bukan hal terlarang mencari berkah di balik tumpukan sampah ini. jaringan pemasok obat legal semakin solid dengan pola yang semakin canggih. Bila berhasil memulung sampah berupa tablet atau kapsul. Padahal BPOM telah mempunyal kewenangan. maka pihaknya menghimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dalam membeli obat-obatan. Namun rasanya pemberantasan obat palsu ini masih jauh dari efektif.Word-to-PDF-Converter.Unregistered ) http://www. yaitu adanya .peredaran obat palsu. Karena menurutnya obat punya nilai jual yang lumayan. Jangankan menyeret aktor-aktor kelas kakap.net Dispensasi Obat Sebuah kritikan dari publik. tim penyidik PPNS. menurut Hakim. para pelaku kelas teri saja sampai kini masih bergerak dengan leluasa. terhadap perilaku dokter atau tenaga medis. Pihaknya sejauh ini telah melakukan upaya pengawasan secara intensif. bahkan back up aparat dan Mabes Polri. Karena toko-toko itu mengedarkan obat yang diduga bisa membahayakan kesehatan masyarakat. anggaran. Namun. namun masih saja sulit melakukan pemantauan kepada toko obat yang ilegal dalam melakukan kegiatan mereka. karena tidak adanya kesadaran yang tinggi oleh pemilik dalam menaati aturan kesehatan. Fakta selanjutnya muncul dari pengakuan seorang pemulung yang mengakui adanya jual beli obat-obatan bekas di TPA Bantar Gebang. nyawa menjadi taruhannya.

bahkan sebagian kecil dokter di kota besar juga melakukannya. akan sekaligus mendapatkan sejumlah obat-obatan yang diperlukan oleh pasien berkaitan dengan proses penyembuhan penyakitnya. Masalah dispensing obat adalah masalah nasional. Willa Chandrawilla. Pasien yang menggunakan jasa pelayanan praktik kedokteran yang berada di daerah di mana pun juga di seluruh Indonesia. Penanganan terhadap masalah dispensing obat harus diselesaikan secara bijaksana dan menyeluruh. Dengan kata lain. yakni golongan masyarakat yang untuk biaya berobat pun. yakni setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter. namun dokter pun menyimpan sejumlah obat di tempat praktik kedokteran yang dibukanya secara pribadi. karena bukan hanya nenyangkut tenaga kesehatan (dokter dan apoteker). Dalam kaitan dengan perilaku ini. dokter mempunyai wewenang menyimpan obat dalam . Dalam praktiknya. sering kali berasal dari uang pinjaman kiri dan kanan. perilaku dokter di masyarakat kita ini. dari Sabang hingga ke Merauke hampir seluruh dokter di daerah melakukannya. artinya dia membagikan obat kepada pasien. sampai saat ini sangat “biasa” menerima pelayanan praktik kedokteran dengan sistem “paket”. namun juga menyangkut masalah kebutuhan orang sakit. yang sebagian sangat besar menyangkut orang sakit yang kurang mampu secara ekonomi. yaitu “to dispense” yang secara harfiah berarti membagikan. Dokter tidak boleh menyimpan persediaan obat dalam “jumlah banyak” di tempat praktik karena melalui Pasal 35 Ayat (i) UUPK. bukan hanya membagikan obat kepada pasien. memberikan bantuan penjelasan makna dispensing dengan menunjuk pada konteks bahasa Inggris. Apabila dispensing obat kini dipermasalahkan sebenarnya telah sangat lama dipermasalahkan-lebih karena dipicu oleh telah diundangkannya UU tentang Praktik Kedokteran Nomor 20 Tahun 2004 (selanjutnya UUPK) yang diberlakukan tanggal 6 Oktober 2005. seorang dokter yang melakukan dispensing obat.gejala praktek dokter yang melakukan dispensing obat.

Namun. jadi satu apotek dikelola oleh satu apoteker dan dibantu oleh asisten apoteker sebagai pelaksana. Apabila dokter tidak boleh memberikan pelayanan praktik kedokteran dengan sistem hanya memberikan resep obat dan mempersilahkan pasien membeli ke apotek. . terbentuk pula hubungan hukum.Unregistered ) http://www. hanya namanya saja yang tercantum di papan nama. Ketentuan tentang apotek mengharuskan bahwa apotek harus dikelola oleh seorang apoteker yang bekerja penuh waktu. dimana biaya dokter dan biaya obat sudah bukan masalah lagi. apabila suatu ketika masyarakat Indonesia sudah menjadi makmur dari segi ekonomi. ( Word to PDF Converter . yang memilah antara penyembuh dan penyedia obat-obatan. selain hubungan pengobatan. hubungan antara penyembuh dengan orang sakit. sehingga apotek ada di bawah pengelolaan asisten apoteker saja. dokter mempunyai wewenang meracik dan menyerahkan obat kepada pasien di daerah terpencil yang tidak ada apotek. Ayat (j). maka dokter juga boleh membagikan obat langsung kepada pasien.Word-to-PDF-Converter. Artinya apabila dokter boleh menyimpan obat. dan bahkan melalui pasal yang sama. yang apotekernya tidak jelas ada dimana. maka dokter tidak perlu dispensing obat.net Kebiasaan dispensing obat dimulai dari hubungan penyembuh dengan orang sakit yang tidak berdasarkan aturan-aturan hukum namun lebih kepada aturan-aturan pengobatan. kini dengan kemajuan zaman. bukan lulusan menengah farmasi.“jumlah dan jenis yang diizinkan”. Bahkan yang tidak ada asisten apotekernya sehingga yang menyediakan dan memberikan obat. maka alih-alih pasien membeli obat ke apotek. yang dapat memberikan pelayanan dengan sistem “paket”. Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak apotek di kota kecil dan kecamatan yang jauh dari kota besar. pasien akan mencari institusi yang lain yang pasti bukan apotek. karena masyarakat yang sudah makmur itu tahu cara pengobatan modern. yang letaknya belum tentu dekat. yang diatur dengan aturan-aturan hukum. Dapat dipastikan.

dimana gajah dengan gajah bertengkar. maupun yang mendapat rujukan dari resep dokter. masalah kemiskinan. masalah pedagang besar farmasi yang menjuat obat langsung kepada dokter yang faktur pembeliannya dari salah satu apotek entah di mana dan masih segudang masalah lainnya. ada nilai budaya yang perlu dipikirkan dan perlu diperjelas. akan dihadapkan pada salah satu aturan main mengonsumsi obat. pelanduk mati di tengah-tengah. namun sekarang bagaimana caranya melakukan pengaturan tentang dispensing obat oleh dokter. semuanya masih memerlukan proses pembenahan yang sangat panjang. misalnya diminum 3 x sehari. ( Word to PDF Converter . seolah-olah mudah dipahami dan dipersepsi oleh masyarakat sebagai sesuatu hal yang sudah jelas.Masalah dokter dan apotek (apoteker) adalah masalah sebab-akibat dan akibat-sebab yang memerlukan penyelesaian yang holistik agar tidak ada pihak yang hanya dirugikan atau hanya diuntungkan sebaiknya semuanya mendapatkan keuntungan sesuai dengan bagiannya terutama jangan sampai kategori pasien tidak mampu secara ekonomi yang dirugikan. warung (obat bebas). sehingga tujuan mengonsumsi obat.Unregistered ) http://www. dibalik aturan main serupa itu. dengan mempertimbangkan kadar atau dosis yang disesuaikan dengan tujuan dan acuan yang berlaku. baik itu membeli dari apoteker. dengan ukuran 1 (satu) sendok teh. Pernyataan ini. Takaran yang tepat sangat penting untuk mendapatkan kesembuhan.Word-to-PDF-Converter. menurut Handrawan Nadesul. sebab menyangkut hampir seluruh dokter di daerah? Banyak faktor yang akan memengaruhi pembenahan. obat sudah ditakar dengan ukuran atau takaran yang jelas.net Obat dan Pengukurannya Bila seseorang sudah mendapatkan obat. Padahal. Masalah dokter dan apotek (apoteker) akan selesai kalau semua pihak mengikuti jalur hukum. sebagai misal masalah geografi. yaitu untuk meningkatkan kualitas kesehatan dapat diwujudkan. Obat. Kelebihan dosis dapat menyebabkan terakumulasinya efek samping dan penyakit tidak dapat .

terdapat sendok penyeduh dan penyertaan sendok penyeduh ini sudah mulai dibudayakan oleh para produsen obat. Berdasarkan kenyataan seperti ini dapat dikemukakan beberapa analisis selanjutnya. Sebagaimana diketahui. bila dalam kemasan obat tersebut.Unregistered ) http://www. ukuran sendok adalah sangat berbeda. sesungguhnya berlandaskan pada takaran sendok teh di Belanda (farmakope). maka perlu kiranya membiasakan menyimpan sendok . perhatian terhadap ukuran atau takaran obat ini menjadi sangat penting untuk diperhatikan. Sedangkan kekurangan dosis menyebabkan obat tidak akan mampu menyembuhkan penyakit. Terkait dengan masalah ini. sebagaimana yang dikenal masyarakat saat ini.Word-to-PDF-Converter. maka sesungguhnya masyarakat harus secara displin mengunakan sendok penyeduh dalam mengkonsumsi obat termaksud. bila orang alpa atau khilaf perbedaan ukuran tersebut. Pertama. (1) fungsi obat tidak akan efektif dan (2) efek negatif dari penggunaan obat semakin tinggi. Ketiga. setiap obat memiliki efek negatif. Masalah seperti ini sudah tentu harus menjadi perhatian dari setiap anggota masyarakat atau tenaga ahli. maka potensi kurangnya daya sembuh obat menjadi sangat tinggi. rata-rata kurang dari 3 cc. Sementara ukuran teh sendok di Indonesia. potensial untuk sulit disembuhkan. ukuran sendok teh adalah 3 cc dan volume sendok bubur 8 cc. bila dilakukan pengulangan (atau lebih dari satu sendok). Ukuran takaran obat. Penyakit yang sedang diderita pasien atau anggota masyarakat tersebut. maka obat tersebut akan terkonsumsi lebih dari takaran yang sesungguhnya. Merujuk pada ketentuan dosis yang ada.net potensi-potensi efek negatif. Problem yang akan muncul dari overdosis tersebut. Kedua.disembuhkan. Secara sosiologis. maka orang tersebut akan mengalami overdosis. Dan bila kita mengkonsumsi obat lebih dari kebutuhanya padahal obat itu tidak efektif dalam menyembuhkan maka sesungguhnya yang sedang terjadi dalam tubuh kita adalah terakumulasi ( Word to PDF Converter . Oleh karena itu. Di Belanda.

Namun. guru olahraga. hal ini untuk mengantispisi bila dalam suatu saat ada obat yang tidak menyertakan sendok penyeduh obat. 8.Unregistered ) http://www. maka setiap orang dapat menggunakan pendekatan komprehensif dalam meraih kesehatan jasmaniah dan rohaniahnya secara simultan. Hal yang penting untuk dipahami bersama adalah status penyakit atau sakit yang kita derita. Dengan pendekatan komprehensif atau holistik ini. potensial mengandung nilai budaya. Dengan kata lain. semua itu hanyalah sebuah usaha atau ikhtiar kita dalam meraih kesehatan hidup di dunia. fenomena ini menunjukkan bahwa takaran obat adalah lebih bersifat ilmiah.obat di rumah masing-masing. Karena dengan memahami jelas sakit atau penyakit tersebut. sendok makan. Apa yang mereka lakukan. hanya berupa sebuah ikhtiar.Word-to-PDF-Converter. Namun. sesungguhnya kita dapat memahami penyebab dan terapi yang cocok untuk memulihkan kembali. BAB V ( Word to PDF Converter . sendok teh. Ukuran antara benda satu dengan benda lainnya memiliki kandungan budaya. dapat disimpulkan bahwa ukuran meraih derajat hidup yang sehat dapat dilakukan dengan berbagai cara. PASIEN DAN PERAWAT . Tepat sekali bahwa berhagai hal yang terjadi dalam diri manusia ini. Keempat.net PERAN DOKTER. bahkan kyai sekalipun bukan Tuhan yang memiiki kewenangan untuk memberikan sakit dan sehat. Kegagalan kita dalam memahami masalah ini dapat menyebabkan sulitnya sebuah penyakit dapat disembuhkan. Penutup Berdasarkan uraian tersebut. Sebagai sebuah pendekatan antisipatif. benda yang digunakan sebagai alat ukurnya. 3. atau sendok penyeduh obat merupakan alat dan teknologi bernuansakan budaya. atau 10 cc adalah ukuran-ukuran ilmiah kedokteran. Dokter. maka diharapkan tujuan untuk meraih nilai kesehatan secara maksimal akan dapat diraih secara maksimal.

bidan. sedangkan di rumah sang dokter harus hormat dan patuh pada mertuanya. mungkin pula dia dapat berperan sebagai status yang berbeda. Perilaku sehat ini . 1986:235). Sedangkan sakit (illness) adalah penilaian individu terhadap pengalaman menderita suatu penyakit. dokter. PERAN SAKIT-SEHAT Secara ilmiah penyakit (disease) itu diartikan sebagai gangguan fungsi fisiologis dari suatu organisme sebagai akibat dari infeksi atau tekanan dari lingkungan. penjagaan kebugaran melalui olahraga dan makanan bergizi. Pada situasi seperti ini. si mertua tersebut adalah pasien dokter maka harus patuh dan taat pada dokter. Dalam suatu lingkungan. peran dimaknai sebagai satu pola tingkah laku. peran merupakan konsekuensi dari status seseorang. Menurut Ralf Dahrendrof (dalam Veeger. termasuk pencegahan penyakit. sikap yang diharapkan oleh masyarakat muncul dan menandai sifat dan tindakan si pemegang status atau kedudukan sosial. nilai. atau pasien. Bila dalam masyarakat ada orang yang berstatus sebagai perawat. kepercayaan. PENGERTIAN PERAN Dalam kehidupan bermasyarakat. Perilaku sakit diartikan sebagai segala bentuk tindakan yang dilakukan oleh individu yang sedang sakit agar memperoleh kesembuhan. memang ada kalanya peran seseorang seringkali berbeda tergantung pada situasi sosial masing-masing. Sementara di lain pihak. seseorang berkewajiban untuk menunjukkan peran sosial sesuai dengan statusnya. Contoh :seorang dokter yang merawat mertuanya. sedangkan perilaku sehat adalah tindakan yang dilakukan individu untuk memelihara dan meningkatkan kesehatannya. maka terhadap individu-individu tersebut diharapkan muncul perilaku yang sesuai dengan statusnya masing-masing. B.A. perawatan kebersihan diri. Di tempat perawatan.

mengembangkan teori tentang perilaku sakit yang dinamakannya teori respons bertahan (copyng response theory). penghayatan situasi yang dihadapi. yaitu : a. Ada dua faktor utama yang menentukan perilaku sakit. Kemampuan individu untuk melawan serangan penyakit tersebut Perilaku sakit ini juga diteropong oleh Suchman yang memberikan batasan perilaku sakit sebagai tindakan untuk menghilangkan rasa tidak enak atau rasa sakit sebagai akibat dari timbulnya gejala tertentu.diperlihatkan oleh individu-individu yang merasa dirinya sehat meskipun secara medis belum tentu mereka betul-betul sehat. setiap pasien menunjukkan ( Word to PDF Converter . Shopping. Mechanic. Perilaku sakit erat hubungannya dengan konsep diri. pengaruh petugas kesehatan. yaitu proses mencari alternatif sumber pengobatan guna menemukan seseorang yang . Kalangan sosiologi menyebutnya sebagai fenomena peran sakit dalam perilaku kesehatan masyarakat. antara lain: 1.Unregistered ) http://www. Persepsi atau definisi individu tentang suatu situasi/penyakit b. ada 5 macam reaksi dalam proses mencari pengobatan. Menurutnya. Suchman menganalisa pola proses pencarian pengobatan dari segi individu atau petugas kesehatan. Pasien adalah setiap orang yang melakukan konsultasi masalah kesehatannya untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada dokter. Menurut Mechanic perilaku sakit adalah reaksi optimal dari individu jika dia terkena suatu penyakit. Seorang ahli sosiologi dan psikologi sosial. serta pengaruh birokrasi (karyawan yang mendapat jaminan perawatan kesehatan yang baik akan cenderung lebih cepat merasa sakit daripada mereka yang justru akan akan kehilangan nafkah hariannya jika tidak masuk kerja karena sakit). Dengan berbagai kondisi dan jenis penyakit yang dideritanya. Dan reaksi ini sangat ditentukan oleh sistem sosialnya.net perilaku yang berbeda dihadapan seorang tenaga medis.Word-to-PDF-Converter.

net 2. Tahap kontak dengan pelayanan kesehatan Individu mulai menghubungi sarana kesehatan sesuai dengan informasi yang diperoleh/dari pengalamannya tentang tersedianya jenis-jenis pelayanan kesehatan.dll) tentang sakitnya itu dan meminta pembebasan dari tugas sehari-harinya. yaitu penghentian proses pengobatan Dalam menentukan reaksi/tindakannya sehubungan dengan gejala penyakit yang dirasakannya.Word-to-PDF-Converter. Procrastination. individu berproses melalui tahap-tahap berikut ini : 1. 3. menurut Suchman. 5. Fragmentation. 4. harus menggantungkan diri kepada prosedur pengobatan dan harus kpatuh terhadap perintah orang yang akan menyembuhkannya. tetangga. yaitu pengobatan sendiri dengan menggunakan berbagi macam ramuan atau obat-obatan yang dinilai tepat baginya 5. yaitu proses pengobatan oleh beberapa fasilitas kesehatan pada lokasi yang sama 3. Self medication. Tahap pengenalan gejala Individu memutuskan bahwa dirinya dalam keadaan sakit yang ditandai dengan rasa tidak enak dan keadaan itu dianggapnya dapat membahayakan dirinya ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. Discontinuity. yaitu proses penundaan pencarian pengobatan meskipun gejala penyakitnya sudah dirasakan 4. individu mulai mencari pengakuan dari kelompok acuannya (keluarga. Tahap asumsi peranan sakit Karena merasa sakit dan perlu pengobatan. Tahap ketergantungan si sakit Individu memutuskan bahwa dirinya sebagai orang sakit dan ingin disembuhkan. 2. Tahap penyembuhan atau rehabilitasi .dapat memberikan diagnosa dan pengobatan sesuai dengan harapan.

Bagi orang yang merasa kesepian atau tidak yakin atas penerimaan orang lain akan dirinya. Sakit sebagai Penghapus dosa. makanan khusus.Unregistered ) http://www. Tuhan memberi kesempatan pada seseorang untuk . Dalam hal ini. Istri merasa wajib memberi makan dan tempat tidur yang layak bagi mereka. Namun bersama dengan itu. Atas anjuran saudara-saudaranya maka adik-adik suaminya pindah dan istrinya sembuh kembali. Melalui peran sakit. dan sebagainya. Masyarakat tertentu percaya bahwa sakit merupakan akibat dari dosa yang dilakukan sebelumnya. Sakit sebagai alasan kegagalan pribadi. Melalui peran sakit istri. Masyarakat menekankan pentingnya orang sakit mendapat perhatian khusus. Sakit merupakan hukuman Tuhan untuk menghapus dosa yang telah dibuat hamba-Nya. yaitu: 1. 2. peran sakit merupakan salah satu pilihan. Peran sakit juga digunakan sebagai alasan ketidakmampuan menyelesaikan tugas yang harus dikerjakan. Sakit sebagai kesempatan untuk istirahat. 3.net 4. Sakit sebagai upaya untuk mendapat perhatian. Suatu hari datang adik-adik suaminya ikut tinggal bersamanya untuk mencari pekerjaan. Beberapa orang dapat menikmati masa istirahat beberapa hari dan bebas dari ketegangan rutin melalui rawat inap di rumah sakit dengan biaya kantor. sang istri merasakan keterbatasan uang dan ruang gerak dan dituntut untuk lebih memperhatikan anaknya.Individu memutuskan untuk melepaskan diri dari peranan sebagai orang sakit karena ia sudah sehat kembali dan dapat berfungsi seperti sedia kala. Sakit sebagai upaya untuk menghindari tekanan. Lalu kemudian ia terbaring sakit dirumahnya. tempat khusus. Bagi orang yang banyak mengalami ketegangan di kantor atau di rumah. Sudibyo Supardi merinci 6 peran sakit di masyarakat. maka keluarga tersebut dapat terhindar dari ketegangan yang dapat merusak keluarga. maka salah satu cara pelepasannya dilakukan dengan melalui peran sakit. upaya menghindari tanggung jawab atau pembenaran diri 5. Contoh : Sebuah keluarga miskin tinggal rumah sempit yang kumuh.Word-to-PDF-Converter. ( Word to PDF Converter .

Dalam konteks politik.Unregistered ) http://www. keperawatan diartikan sebagai : . Sakit untuk mendapatkan alat tukar. orang sehat adalah orang yang memiliki kemampuan prima dari sisi jasmaniah. emosi. Dalam menjalankan tugasnya. Contoh : Karyawan yang mendapat penggantian ongkos berobat. peran sehat belum banyak mendapat perhatian dari kalangan sosiologi.Word-to-PDF-Converter. sering mengumpulkan obat melalui peran sakit.menyesali dosa yang diperbuatnya. Sebagai alat untuk menghindari proses hukum 2. PERAN PERAWAT · Pengertian Perawat adalah orang yang dididik menjadi tenaga paramedis untuk menyelenggarakan perawatan orang sakit atau secara khusus untuk mendalami bidang perawatan tertentu. Perawat merupakan salah satu komponen penting dan strategis dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan. Keperawatan adalah diagnosis dan penanganan respons manusia terhadap masalah kesehatan aktual maupun potensial ( Word to PDF Converter . 6.net Menurut hasil lokakarya Keperawatan Nasional (1983). Contoh :mogok makan Sementara itu. perawat dituntut untuk memahami proses dan standar praktik keperawatan. Setelah mendapatkan sejumlah obat berikut aturan pakainya. Banyak kalangan menganggap bahwa peran sehat merupakan peran normal bagi individu sesuai dengan statusnya yang berlaku. Sesuai dengan konsepnya. yaitu ada peran sakit : 1. C. Kehadiran dan peran perawat tidak dapat diabaikan. peran sakit memiliki nilai yang berbeda dibandingkan yang lainnya. ia menyimpan obat tersebut untuk digunakan sebagai alat tukar dengan berbagai keperluannya. spiritual dan ekonomi. Sebagai alat untuk menekan dan memaksakan kehendak pada orang lain sehingga tujuan yang diinginkannya dikabulkan.

pengelola institusi keperawatan. Dari definisi peran tersebut.1998). perencanaan. pendidik klien serta peneliti di bidang keperawatan (Sieglar. Tahap dalam melakukan asuhan keperawatan yaitu pengkajian. Ini artinya dalam pelayanan kesehatan. diagnosis keperawatan. keluarga dan masyarakat baik yang sakit maupun sehat yang mencakup seluruh siklus hidup manusia. memelihara. membantu serta melindungi seseorang karena sakit.Suatu bentuk pelayanan profesional yang merupakan bagian integrasi dari pelayanan kesehatan yang didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan. cedera dan proses penuaan. maka profesi perawat diakui sebagai bagian integrasi dari pelayanan kesehatan. Sedangkan menurut Depkes RI (2002). Bahkan bila dilihat dari segi intensitas interaksi dengan pasien. implementasi dan evaluasi. peran dan fungsi perawat merupakan satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dan tidak bisa diabaikan oleh tenaga kesehatan yang lainnya. berbentuk pelayanan bio-psiko-sosial-spiritual yang komprehensif. Perawat (nurse) berasal dari bahasa latin yaitu nutrix yang berarti merawat atau memelihara. Harlley Cit menjelaskan pengertian dasar seorang perawat yaitu seseorang yang berperan dalam merawat. membutuhkan kreativitas dan berlaku pada berbagai keadaan dan rentang kehidupan manusia (Carpenito. Ini artinya bahwa dalam pelayanan kesehatan. ditujukan kepada individu. 2000) . kelompok profesional perawat merupakan tenaga kesehatan yang paling tinggi interaksinya. · Perawat Sebagai Individu Aktifitas keperawatan meliputi peran dan fungsi pemberi asuhan keperawatan dan praktik keperawatan. perawat profesional adalah perawat yang bertanggung jawab dan berwenang memberikan pelayanan keperawatan secara mandiri dan berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain sesuai dengan kewenangannya. Asuhan keperawatan adalah kegiatan profesional perawat yang dinamis.

net 2.Peran perawat sebagai individu. Peran sebagai pendidik. Perawat berperan dalam mendidik individu keluarga. Peran sebagai pelaksana (care giver). Melaksanakan pelayanan keperawatan profesional dalam suatu sistem pelayanan kesehatan sesuai kebijaksanaan umum pemerintah yang berlandaskan Pancasila. Perawat diharapkan mampu mengidentifikasi masalah penelitian. kelompok. Berperan serta dalam kegiatan penelitian di bidang keperawatan dan menggunakan hasil penelitian dan IPTEK untuk meningkatkan mutu dan jangkauan pelayanan dan asuhan keperawatan . Perawat mempunyai tanggung jawab mengelola pelayanan maupun pendidikan keperawatan sesuai dengan manajemen keperawatan. ketrampilan dan sikap untuk : 1. Menunjukkan sikap kepemimpinan dan bertanggung jawab dalam mengelola asuhan keperawatan 3. Peran ini merupakan peran dalam memberikan asuhan keperawatan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada klien dengan pendekatan pemecahan masalah sesuai dengan metode dan proses keperawatan. keluarga dan berdasarkan kaidah-kaidah keperawatan 2. Peran sebagai peneliti. 4. Pendidikan ini bertujuan mendidik peserta didik melalui proses belajar untuk menyelesaikan kurikulum sehingga mempunyai cukup pengetahuan. ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. khususnya pelayanan asuhan keperawatan kepada individu. antara lain : 1. Peran sebagai pengelola. 3. · Peran Perawat dari Sudut Profesi dan Tujuan Lembaga Pendidikan Program Pendidikan D3 Keperawatan di Indonesia sebagai pendidikan yang menghasilkan perawat profesional pemula. menerapkan prinsip dan metode penelitian serta memanfaatkan hasil penelitian untuk meningkatkan mutu asuhan pelayanan dan pendidikan keperawatan.Word-to-PDF-Converter. masyarakat. serta tenaga kesehatan yang berada di bawah tanggung jawabnya.

Berfungsi sebagai anggota masyarakat yang kreatif. ( Word to PDF Converter . yaitu : a. Mengembangkan diri secara terus-menerus untuk meningkatkan kemampuan profesional 6. Dengan status seperti ini maka secara legal formal dan keilmuan ada pengakuan kesejajaran antara ilmu keperawatan dan ilmu kedokteran serta ada kewenangan yang berbeda antara perawat dan dokter.Unregistered ) http://www. Tindakan perawat bersifat mandiri berdasarkan ilmu keperawatan.Word-to-PDF-Converter. Fungsi independen Dalam fungsi ini tindakan perawat bersifat tidak memerlukan perintah dokter. Mendukung pasien untuk berperilaku hidup sehat 2. Dalam Peraturan Menteri Kesehatan no.647 tahun 2000 menegaskan bahwa keperawatan adalah sebuah profesi. Oleh karena itu perawat bertanggung jawab atas akibat yang timbul dari tindakan yang diambil. produktif dan terbuka untuk menerima perubahan serta berorientasi ke masa depan sesuai perannya. Contoh tindakan ini. Berperan secara aktif dalam mendidik dan melatih klien 5. Status sebagai profesi ini menuntut setiap perawat untuk mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sesuai dengan misi perawat untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi klien.net Dalam praktik keperawatan terdapat 3 fungsi keperawatan. keluarga dan masyarakat. Pengkajian seluruh riwayat kesehatan pasien/keluarganya dan pemeriksaan fisik untuk menentukan status kesehatan b.4. antara lain yaitu: 1. Membantu pasien dalam melakukan kegiatan sehari-hari c. Fungsi interdependen Tindakan perawat berdasar pada kerjasama dengan tim perawatan atau tim kesehatan lain. Memelihara dan mengembangkan kepribadian serta sikap yang sesuai dengan etika keperawatan dalam melaksanakan profesinya 7. .

PERAN DOKTER Tokoh kunci dalam proses penyembuhan suatu penyakit adalah petugas kesehatan. Menurut undang-undang Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. Fungsi dependen Perawat bertindak membantu dokter dalam memberikan pelayanan medis. harus menghindarkan diri dari perbuatan yang bersifat memuji diri 5.Mereka biasanya tergabung dalam sebuah tim yang dipimpin oleh seorang dokter. setelah memperoleh persetujuan pasien . kecuali jika perawat tersebut yang bertindak tidak sesuai dengan prosedur dan ketetapan yang ditentukan dokter. dan mengamalkan sumpah dokter. D. kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan berjenjang dan kode etik yang bersifat melayani. menghayati. profesi dokter berdasarkan suatu keilmuan. Perawat membantu dokter memberikan pelayanan pengobatan dan tindakan khusus yang menjadi kewenangan dokter. 2. tindakan perawat ada di bawah tanggung jawab dokter termasuk setiap kesalahan medis yang dilakukan.net 3. Berdasarkan kode etik kedokteran.Word-to-PDF-Converter. Contoh tindakan ini ialah menangani ibu hamil yang menderita diabetes. senantiasa berupaya melaksanakan profesinya sesuai dengan standar profesi yang tertinggi ( Word to PDF Converter . lebih khususnya adalah dokter. tidak boleh dipengaruhi oleh sesuatu yang mengakibatkan hilangnya kebebasan dan kemandirian profesi 4. perawat bersama tenaga ahli gizi berkolaborasi membuat rencana untuk menentukan kebutuhan makanan yang diperlukan ibu hamil dan perkembangan janin 3. Oleh karena itu.Unregistered ) http://www. dinyatakan bahwa kewajiban umum dokter adalah : 1. menjunjung tinggi. tiap perbuatan atau nasihat yang memungkinkan melemahkan daya tahan psikis maupun fisik hanya untuk kebaikan pasien.

9. maupun masyarakat b. keluarga. senantiasa mengingat akan kewajiban melindungi makhluk hidup . hanya memberikan surat keterangan dan pendapat yang telah diperiksa sendiri kebenarannya. Dokter sebagai pendidik. dalam setiap praktiknya memberikan pelayanan medis yang kompeten dalam kebebasannya teknis dan moral sepenuhnya. menghormati hak-hak sejawatnya. disertai rasa kasih sayang (compassion) dan penghormatan atas martabat manusia. yaitu memberikan promosi pendidikan kepada masyarakat baik individu. harus memperhatikan kepentingan masyarakat dan semua aspek pelayanan kesehatan yang menyeluruh (promotif. 8. hak-hak tenaga kesehatan lainnya. kuratif. peran dokter dapat dirinci lebih spesifik lagi kedalam beberapa perilaku berikut : a. Merujuk pada kode etik tersebut. 13. serta berusaha menjadi pendidik dan pengabdi masyarakat yang sebenar-benarnya. seorang dokter dituntut untuk memiliki kreatifitas dan inisiatif untuk menemukan dan memecahkan masalah yang sedang dihadapi pasien sesuai dengan pengetahuan dan . harus bersikap jujur dalam hubungannya dengan pasien dan sejawatnya dan berupaya untuk mengingatkan sejawatnya yang diketahui memiliki kekurangan dalam karakter atau kompetensi atau yang melakukan penipuan atau penggelapan dalam menangani pasien 10.6. Dokter sebagai pengembang teknologi layanan kesehatan . dan rehabilitatif). dan harus menjaga kepercayaan pasien 11. 7. senantiasa berhati-hati dalam mengumumkan dan menerapkan setiap penemuan teknik atau pengobatan baru yang belum diuji kebenarannya dan hal-hal yang menimbulkan keresahan masyarakat. yaitu dalam praktik layanan kesehatan. baik fisik maupun psikososial. dalam bekerja sama dengan para pejabat di bidang kesehatan dan bidang lainnya serta masyarakat harus saling menghormati. preventif. menghormati hak-hak pasien. makhluk insani 12.

Dokter adalah pembelajar.Word-to-PDF-Converter. Pada kenyataannya tidak semua kriteria Parsons dapat dipenuhi oleh dokter dalam menjalankan fungsinya mengobati pasien. d. Dokter sebagai pengabdi masyarakat. · Menerapkan peraturan umum atau khusus yang harus ditaati oleh pasien (kriteria universal versus khusus) · Membina interaksi dengan pasien secara luas dan membaur. seorang dokter dapat belajar dan mengajari kembali baik kepada rekan sejawat atau pihak lain mengenai perkembangan ilmu kedokteran.net c.Unregistered ) http://www. atau terbatas pada fungsinya sebagai dokter (membaur versus spesifik) · Melibatkan emosi /perasaan atau sikap netral dalam hubungannya dengan sang pasien (afektif versus netral) · Mengutamakan kepentingan diri sendiri atau kepentingan bersama (orientasi diri versus orientasi kelompok) · Memandang manusia berdasarkan kualitasnya atau prestasinya (kualitas versus pretasi) Pandangan Parsons mengenai peran dokter tersebut merupakan pandangan yang ideal. yaitu dengan berbagai praktik atau pengembangan ilmu yang ada .kemampuannya sendiri ( Word to PDF Converter . dokter melaksanakan lima fungsi utama dan fungsi-fungsi ini dapat dianalisa dengan patterns variables yang telah dikembangkan oleh Parsons (Schepers dan Nievaard). yang dituntut memiliki kesediaan untuk memberikan pertolongan. Meminjam istilah Daldiyono (2006:291) setiap dokter harus siap siaga sebagai dokter yang profesional dalam membantu masyarakat. Ilmu kedokteran modern cenderung menekankan perlunya para dokter mengetahui dan menginternalisasikan norma-norma praktek kedokteran dalam menjalankan tugas mereka. . Dalam melakukan perannya sebagai seseorang yang memiliki kompetensi untuk mengobati orang yang sakit.

Sedangkan dalam pola kerja sama. inisiatif pasien menjadi lebih kuat. Sedangkan pola hubungan menurut Schepers dan Nievaard (1990) berdasarkan pada jenis penyakit atau kondisi kesehatan pasien. Disinilah terjadi proses sosial. E. pemimpin-pengikut. Pada pola petunjuk-kerja sama. pasien bersifat pasif dan hanya melakukan sesuatu yang diperintahkan oleh dokter. reaksi individu atau masyarakat terhadap jenis penyakit itu. Menurut Freidson. Menurut Samsuridjal Djauzi dan Supartondo. dan kerja sama. petunjuk-kerja sama. dipengaruhi oleh tiga faktor utama. dimana dalam proses sosial terdapat hubungan dan ( Word to PDF Converter . Struktur sosial merupakan sisi statis dan proses sosial atau interaksi sosial merupakan sisi dinamis masyarakat. menjadikan kunci penyembuhan. yaitu pola aktif-pasif. Hal ini sering mempengaruhi hubungan dokter-pasien. Maka tidak mengherankan apabila pada saat sekarang banyak masyarakat yang memerlukan konsultasi kesehatan.Unregistered ) http://www. Pada pola aktif-pasif. yaitu aktif –pasif. hubungan dokter-pasien secara umum dapat dibedakan menjadi tiga model . INTERAKSI ANTAR KOMPONEN Masyarakat atau individu dalam kehidupan terkait dengan sisi statis dan sisi dinamis dari masyarakat. atau hubungan setara. Aspek ketaatan dan motivasi pasien dalam menjalankan perintah dokter. pada tahun 1950-an ada tiga pola komunikasi antara dokter dengan pasien.net pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama dan antara berbagai komponen yang terkait. serta faktor struktur dan .Word-to-PDF-Converter. peran dokter mulai muncul. model hubungan dokter-pasien dari Schepers dan Nievaard.Pengamatan menunjukkan bahwa dimana saja di dunia ini sebagian besar anggota profesi kedokteran berasal dari tingkat sosial ekonomi menengah ke atas. yaitu tuntutan pekerjaan.

seorang pasien hampir tidak memiliki reaksi yang signifikan terhadap usulan dokter. Penyebab tidak seimbangnya hubungan antara dokter-pasien ini adalah perbedaan ( Word to PDF Converter . Daldiyono memberikan keterangan tentang pentingnya usaha pendidikan kesehatan pada pasien sehingga pasien dapat memosisikan diri sebagai pasien dihadapan dokter. Ketrampilan berkomunikasi harus dimiliki oleh setiap dokter. Karena komunikasi sangatlah penting. Dengan memahami komponen dan faktor yang mempengaruhi dalam interaksi sosial. dan menyimpulkan (pharapasing). Hubungan dokter-pasien Dalam penentuan treatment untuk proses penyembuhan atau penyehatan kondisi seseorang. seperti mendengarkan (listening).Unregistered ) http://www. mengulang (parroting). menyangkut timbal balik yang berkesinambungan antara dua pihak. a. Khusus dalam konteks pemilihan obat yang ditunjukkan dalam bentuk “resep dokter”. sehingga pada akhirnya hubungan dokter-pasien lebih diposisikan sebagai posisi sederajat dan . Terhadap kondisi seperti ini. Ini merupakan sebuah ciri bahwa relasi kekuasaan antara pasien dengan dokter sangat tidak seimbang. maka dapat dirumuskan pola-pola hubungan antar komponen tersebut (lihat dalam skema hubungan dokter-pasien pada lampiran). Dan hubungan-hubungan kerja tersebut secara praktis akan terkait dengan masalah hak dan kewajiban atau perangkat aturan dan perundang-undangan yang mengikat pola yang dimaksudkan. Hal yang terpenting dari hubungan dokter-pasien adalah komunikasi.Word-to-PDF-Converter.net pengetahuan mengenai sehat-sakit dan posisi pasien sebagai seorang yang membutuhkan bantuan dokter yang menyebabkan posisi pasien menjadi individu yang ada di bawah (subordinat) dokter. posisi dokter berada pada tingkat “superior”.budaya.

hanya berbeda dalam konteks hak dan kewajiban. yaitu pasien yang masih perlu mendapat perlindungan dan pembelajaran hidup.Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter. hubungan dokter-pasien yang bersifat religius. hubungan dokter-pasienyang bersifat paternalistik.net Anwar Kurniadi (dalam sinar harapan. hubungan dokter-pasien yang bersifat kemitraan Menurut Szasz dan Hollender (dalam H. yaitu : · hubungan orang tua dan anak. yaitu memosisikan pasien sebagai orang yang butuh bantuan 3. misalnya dilandasi kesadaran bahwa pengobatan itu bagian dari kegiatan keagamaan 2. Hubungan dokter-perawat ( Word to PDF Converter .2004) mengatakan bahwa dokter masih menunjukkan . tetapi tidak untuk tujuan yang efektif . Pertanyaan yang perlu dikemukakan seiring dengan beberapa kemungkinan yang dapat terjadi : · Adanya kesalahan dalam memberikan obat · Dokter dapat memberikan resep yang tepat. · Hubungan antara orang tua dan remaja yaitu pasien yang bisa diajak bicara. misalnya ada duplikasi obat. hubungan dokter-pasien yang bersifat penyedia jasa dan konsumen 4. · Prototype hubungan antar orang dewasa yaitu pasien yang dianggap setara dan memiliki hak individu secara mandiri. · Pilihan dokter tentang obat tersebut sudah sangat tepat. b. Menurut Daldiyono (2007:191-197) secara sederhana menyebutkan ada 4 (empat) teori hubungan antara dokter dengan pasien: 1.Soewono) pola hubungan dokter dan pasien dapat dilihat menjadi tiga pola.

sikap hegemoninya dalam praktek kesehatan. seperti perawat. F.yaitu: · Perawat pada umumnya adalah perempuan. WACANA : Fenomena perawat di kota Cirebon . perawat mayoritas berpendidikan D3 sedangkan para dokter berpendidikan minimal S1. Untuk itu diperlukan kemauan untuk mempelajari bahasa dan budaya setempat agar petugas tidak dianggap orang asing oleh penduduk asli dan supaya komunikasi dengan masyarakat dapat lebih lancar. ketidak keseimbangan interaksi antara dokter-perawat disebabkan oleh berbagai faktor. Memberikan pendidikan kepada publik untuk mengetahui hak dan kewajibannya dalam praktek layanan kesehatan. penata roentgen. di tambah pendidikan profesi (spesialisasi. · Dilihat dari sisi pendidikan. perawat dan pasien untuk bersikap kritis terhadap masalah-masalah yang terkait dengan kesehatan. ahli gizi. · Kesenjangan relasi kekuasaan dokter-perawat terkait dengan kewenangan yang dimiliki oleh kedua profesi. bidan. budaya dan bahasa. yaitu: 1. c. 2.dsb. Dengan meningkatnya variasi penyakit dan kerumitan teknologi kedokteran. Sementara peran perawat masih kurang diuntungkan. 3. membangun komunikasi kesehatan yang manusiawi. Hubungan petugas kesehatan-masyarakat Proses penyembuhan penyakit tidak hanya ditangani oleh dokter. perlu ada pendekatan kolaboratif antara dokter. Terkait dengan minimal ada tiga pekerjaan yang perlu dilakukan oleh pemerintah. harapan masyarakat terhadap kemampuan petugas. serta kecenderungan sikap otoriter terutama dalam penyebaran penyakit akut. Seperti halnya dokter. petugas kesehatan juga mempunyai karakteristik yang bisa menghambat komunikasinya dengan masyarakat antara lain: perbedaan status sosial. diperlukan bantuan tenaga lain.. Yang kesemuanya bergabung menjadi tim petugas kesehatan.

di satu sisi berupaya untuk memberikan lapangan kerja.Word-to-PDF-Converter. Nasib dan perhatian pemerintah terhadap tenaga perawat kontrak ini bersifat ambigu. tiap tahun 13. Hal demikian dapat di lihat dari ( Word to PDF Converter . Salah satu kasus yang bisa dijadikan contoh adalah kasus keterlambatan gaji pada tenaga perawat kontrak yang ada di Cirebon yang hampir 1 tahun (pada tahun 2003).net dua sisi.000. sehingga timbul keterlambatan. Di sisi lain pemerintah sendiri juga sedang terpuruk. Dibanding rekannya di negara lain. sementara di sisi lain pemerintah belum mampu menyediakan kompensasi yang layak dan proporsional. Peristiwa ini menunjukkan adanya prosedur pelayanan pemerintah kepada tenaga kerja kontrak yang tidak profesional. rata-rata tingkat pendidikannya pun rendah. yaitu: ketidakmampuan pemerintah dalam memberikan kompensasi dan prosedur pelayanan yang optimal kepada tenaga perawat kontrak. Selain itu upah yang diterima jauh dibawah UMR yang sebesar Rp 625. meski rumah sakit kekurangan perawat.-.000. Akibatnya.000 orang lulusan keperawatan menganggur karena tidak terserap pasar kerja domestic. kebanyakan hanya lulusan Sekolah Perawat Kesehatan (SPK). bahkan sesama negara ASEAN.000 dari 15. gaji perawat di Indonesia relative rendah. Para tenaga kerja kontrak ini hanya mendapat gaji Rp 300.000..-.Unregistered ) http://www. Begitu banyak tantangan berat untuk menjadikan perawat sebagai pekerja profesional dan mendapat imbalan profesi. Saat ini kondisi perawat di Indonesia memang terpuruk. Jangankan menyediakan anggaran untuk pendidikan untuk mempekerjakan saja tidak mampu.Salah satu fenomena tenaga kerja perawat di Indonesia adalah adanya status perawat sebagai tenaga kerja kontrak. Kebijakan pegawai pemerintah serta ketidakmampuan rumah sakit swasta mempekerjakan .perbulan ditambah tunjangan insentif sebesar Rp 100.

Kemudian dilakukan pemerataan tenaga kerja perawat professional menyebar di daerah supaya tidak terjadi penumpukan di ( Word to PDF Converter . Akibatnya perawat harus bekerja lebih dan sering mendapat kecaman dari keluarga pasien yang merasa tidak terlayani dengan baik. Kebijakan Direktorat dalam rangka meningkatkan mutu. Untuk mengatasi masalah pengangguran tenaga perawat yang mencapai 30. Alternative lain adalah dengan gabungan pemerintah local. meningkatkan fasilitas akomodasi penunjang bagi perawat. Untuk itu Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial telah membentuk Direktorat Pelayanan Keperawatan pada Jendral Pelayanan Medik. pemerintah mulai menggalakkan untuk menempatkan mereka ke luar negeri. Perawat sering dipersalahkan untuk keadaan yang mereka tidak pernah disiapkan dan pelayanan kesehatan rendah sehingga citra perawat dan bidan terpuruk. Dengan demikian kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri untuk mencapai jabatan yang memerlukan pengetahuan dan ketrampilan tinggi juga terbatas. Untuk menjadikan hal itu terwujud diperlukan pendidikan yang berkesinambungan. advokasi terhadap perawat. Saat ini banyak negara . tidak ada aturan yang memadai untuk melindungi perawat di tempat kerja. Lebih dari 50% perawat dan bidan tidak mendapat pelatihan tentang keperawatan atau kebidanan klinis maupun komunitas dalam lima tahun terakhir.000 orang. konsumen dan organisasi tempat kerja (rumah sakit).perawat dalam jumlah memadai telah lama dikeluhkan oleh perawat.Word-to-PDF-Converter. juga dari segi kurikulum. Di sisi lain.Unregistered ) http://www. Sementara pemerintah pusat sebagai regulator untuk menjamin kepentingan local maupun nasional. maka menyetarakan SPK dengan D3 dengan penambahan semester dan mata kuliah.net kota-kota besar. Perbaikan sistem kurikulum diharapkan mampu merubah perawat dari hanya pembantu dokter juga menjadi tenaga kesehatan yang professional. membuat standar mutu keperawatan.

Ada suatu kelompok tertentu berpendapat bahwa hakikat hidup adalah bekerja untuk mencari makanan. 2008. Hal ini dikarenakan para remaja di negara tersebut sudah tidak tertarik lagi untuk masuk ke Sekolah Keperawatan. Kanada. Peluang karena banyak peluang. Pengantar ( Word to PDF Converter .net Setiap makhluk hidup pastilah membutuhkan makanan untuk mempertahankan kehidupannya. Sosiologi untuk Kesehatan. Kurangnya tenaga perawat bukan masalah local tetapi juga masalah internasional.Word-to-PDF-Converter. Sosiologi Kesehatan. DAFTAR PUSTAKA Sarwono. Hal ini menjadikan peluang sekaligus tantangan bagi negara yang surplus tenaga kerja trampil.Unregistered ) http://www. Solita. Maka tidaklah heran ketika kelompok Darwinian mengatakan bahwa perjuangan hidup adalah untuk mendapatkan makanan. sedangkan orang-orang yang kesulitan mendapatkan makanan maka orang-orang tersebut akan tersisih dari kehidupan ini. tantangan karena mampukah dunia pendidikan keperawatan di Indonesia mampu menyediakan tenaga kerja yang trampil. Hal tersebut sesuai dengan apa yang . Momon. Swiss. Namun perlu dicermati bahwa jangan sampai ada brain drain atau mengalirnya SDM yang terbaik ke luar negeri sehingga negara pemasok kekurangan SDM terbaik. bahkan kini Inggris juga berminat menggunakan tenaga kesehatan asal Indonesia. Amerika Serikat.yang berminat menggunakan tenaga perawat Indonesia untuk bekerja di negara mereka. orang-orang yang dapat mempertahankan kehidupannya hanyalah orang-orang yang mampu mendapatkan makanan secara mudah. Belanda. Australia. Gadjah Mada University Press : Yogyakarta Sudarma. 1993. Seperti Timur tengah. Menurut mereka. Salemba Medika : Jakarta BAB VI MAKANAN: MAKNA DAN BUDAYA 1. Oleh karena setiap makhluk hidup pastilah senantiasa berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan makanan. Menurut hasil pertemuan World Health Assembly di Geneva.

tetapi makanan justru menjadi sesuatu yang penting bagi manusia yang terus tumbuh dan berkembang dalam tatanan kehidupan masyarakat. maka makanan itu ternyata mengandung makna yang lebih luas dibandingkan hanya sekedar menjadi bahan konsumsi manusia. Beberapa hal tersebut di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa keberadaan makanan ternyata memberikan warna-warni kehidupan manusia yang berbeda antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain. b.Word-to-PDF-Converter. Persepsi Budaya dan Makanan Peradaban manusia dibedakan berdasarkan mata pencaharian masyarakat.tertera dalam hukum rimba yaitu siapa yang dapat menguasai sumber-sumber produksi. Perbedaan kepemilikan sumber dan bahan makanan akan membagi manusia menjadi kelompok orang kaya dan kelompok orang miskin dan juga variasi jenis makanan menjadikan manusia berkelompok manusia modern dan tradisional. Tahap pertama atau gelombang hidup pertama ditandai dengan adanya peradaban manusia yang didominasi oleh tradisi berburu dan meramu. Hal ini bila dikaitkan dengan sosial budaya. 2. yang dibagi menjadi tiga tahapan: ( Word to PDF Converter . maka dia yang memiliki peluang untuk mempertahankan hidup yang lebih baik. Makanan tidak hanya menjadi benda ekonomi.Unregistered ) http://www. Dengan menggunakan perspektif tersebut. disinilah peradaban manusia yang lebih maju dimulai. maka fungsi makanan adalah alat selektor bagi kelangsungan hidup manusia karena makanan atau pola makan merupakan alat penyeleksi alamiah bagi manusia dan pengelompokan manusia. Manusia mulai menyandarkan kehidupan mereka pada . Pola konsumsi manusia pada masa itu dengan memakan makanan hasil ramuan yaitu berupa tumbuh-tumbuhan yang dikumpulkan dari hutan dan memakan hewan hasil buruan. Tahap kedua dimulai ketika terjadinya revolusi.net a.

( Word to PDF Converter . Bagi rakyat Aceh. manusia sudah bukan lagi hanya memakan hasil agrikultur melainkan hasil olahan industry. daun ganja adalah sayuran dan tidak pernah mempersepsikannya sebagai makanan yang diharamkan. Nilai dan norma yang ada di dalam masyarakat sangat mempengaruhi persepsi masyarakat mengenai benda yang dikonsumsi. kemudian dapat menjelaskna bahwa kedua masyarakat yang berbeda pandangan itu sesungguhnya menggunakan patokan nilai dan norma yang berlaku untuk mempersepsikan makanan. Contoh: daun ganja bagi masyarakat Indonesia pada umumnya dipersepsikan sebagai salah satu daun psikotropika yang termasuk kategori zat adiktif terlarang di Indonesia karena bisa membuat orang fly (memabukkan). Namun berbeda dengan masyarakat di Nagroe Aceh Darussalam yang notabene mayoritas penduduknya Islam. telah sejak lama menjadikan daun ganja sebagai bahan untuk menyedapkan masakan. Makanan atau sesuatu yang dikonsumsi oleh manusia memiliki potensi mengandung makna budaya yang berbeda antara budaya mayoritas (dominant culture) pada satu masyarakat dengan budaya mayoritas yang ada dalam masyarakat lainnya. berbagai jenis makanan baik olahan yang berbahan dasar tumbuhan atau hewan maupun dengan bahan kimiawi mulai bermunculan. Kedua persepsi tersebut. Pada tahap ini pola dan jenis makanan yang dikonsumsi pun adalah makanan hasil olahan. ketika ada beberapa orang bertemu dengan latar belakang budaya berbeda pula maka akan menunjukkan persepsi masing-masing mengenai makanan yang dikonsumsi. Hal ini mereka lakukan karena tingginya jam kerja atau tingginya kompetisi hidup yang membutuhkan kerja keras. Oleh karena itu. c. Pola masyarakat modern cenderung mengonsumsi makanan cepat saji (fast food).Unregistered ) . Pada saat itu.agrikultur (bercocok tanam). Dengan bantuan teknologi dan industrialisasi. Tahap ketiga dimulai ketika terjadinya revolusi industri.

. Budaya tandingan (counter culture) artinya menghindari arus utama akibat adanya kesangsian atau ketidaksepakatan dengan budaya arus utama. Identitas budaya utama (dominan culture) artinya harus ada dan menjadi kebutuhan utama masyarakat.http://www.Unregistered ) . b. Bagi kelompok “gang”. banyak diantara masyarakat kota yang mudah berpindah ke tradisi vegetarian. Kacang diidentikkan sebagai makanan yang bias menemani orang untuk nonton sepakbola.Makanan sebagai Identitas Kelompok Karena adanya kesangsian terhadap makanan hasil olahan atau makanan instan. Ada beberapa nilai budaya makanan yang perlu diperhatikan: . Merokok menjadi teman untuk menghadirkan inspirasi atau kreativitas. Pemahaman atau persepsi seperti ini lebih merupakan sebuah persepsi budaya tandingan (counter-culture) terhadap budaya tandingan.Kebutuhan Fisiologis Mengonsumsi makanan bertujuan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan fisiologis seseorang. menghirup ganja. ( Word to PDF Converter . makanan pun menjadi bagian dari budaya popular. makanan mengandung makna sebagai a.net 3. Makanan dan Identitas Budaya Makna budaya dari sebuah makanan menjadi sangat penting untuk dipahami oleh berbagai kalangan. Pengetahuan seperti ini selain dapat bermanfaat untuk mengembangkan sikap bijak terhadap persepsi masyarakat lain juga untuk menghindari gizi buruk akibat adanya kesalahan persepsi terhadap satu jenis makanan tertentu.Word-to-PDF-Converter. Selain mengandung budaya dominan dan budaya tandingan. narkoba. Berdasarkan telaah ini. Oleh karena itu. usaha untuk menjaga keseimbangan gizi dan/atau konsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna merupakan usaha untuk mendukung pada tujuan makanan dari sisi fisiologis. dan merokok merupakan ciri kelompoknya.

belumlah cukup untuk membangun individu yang sehat. dalam kehidupan masyarakat Indonesia makanan pun ada yang mengandung nilai sakral dan ada yang mengandung nilai profan. Semakin luas distribusi wilayah pasar dari makanan tersebut. Semakin variatif makanan itu dikenal publik semakin tinggi apresiasi masyarakat terhadap daerah itu. . Dengan demikian.http://www.Word-to-PDF-Converter. orang tidak hanya mengonsumsi material makanannya melainkan ”mengonsumsi” kreativitas dan keagungan nilai budaya. Makanan sebagai identitas budaya bagi kelompok tertentu (subculture). Khusus untuk makanan yang memiliki nilai sakral di antaranya apat ditemukan dalam beberapa agama atau budaya daera Indonesia. Inilah yang dimaksud dengan makanan mengandung nilai sakral. Bagi masyarakat Islam. bagi masyarakat Islam mengonsumsi makanan merupakan bagian dari praktik agama itu sendiri. menunjukkan kualitas makanan tersebut diakui oleh masyarakat. bahwa untuk meningkatkan kualitas kesehatan individu perlu menambahkan makanan yang 4 . Di dalam makanan itu. . .Makanan sebagai Nilai Sakral Di luar makna budaya. Tidak mengherankan bila ada orang yang makan tahu Sumedang terasa hampa makna bila tahu itu dibeli di luar Sumedang dan dirinya tidak pergi ke Sumedang.net c. mengonsumsi makanan tidak hanya dengan memnuhi syarat bersih (thayyib) tetapi juga harus memenuhi syarat halal.Makanan sebagai Keunggulan Etnik Makanan merupakan unsur budaya yang membawa makna budaya komunitasnya. artinya cara mendapatkan dan cara mengolahnya sesuai degan aturan dan norma yang ditentukan oleh ajaran agama. Dalam penelitian terakhir. Makanan adalah ikon keunggulan budaya masyarakat.Makanan sebagai Kebutuhan Medis Mengonsumsi makanan yang mengandung kandungan gizi seimbang (misalnya 4 sehat 5 sempurna).

Makanan yang memiliki nilai pantangan. Yang dimaksud wajib ini.Dalam kategori yang terakhir yaitu pantangan mengonsumsi sebuah makanan yang bersifat permanen. terdapat beberapa jenis makanan-minuman yang dilarang dikonsumsi secara permanen. ( Word to PDF Converter . makanan ini sesungguhnya belum diketahui efek positif atau negatifnya bagi kesehatan.Makanan yang memiliki nilai mubah.Makanan yang memiliki nilai pokok (wajib). makanan pokok dari sebuah komunitas.net Untuk membangun kualitas pribadi yang sehat perlu dipadukan dengan gerak atau aktivitas olahraga. Perilaku menyimpang ini yaitu munculnya perilaku memperdagangkan makanan yang tidak layak jual dan konsumsi secara medis.Makanan yang memiliki nlai anjuran (sunnah). . Frustasi ekonomi dan perilaku konsumsi Tekanan hidup dan tantangan menyebabkan seseorang dapat melakukan penyimpangan.Unregistered ) http://www. Pada konteks inilah makanan merupakan bagian dari kebutuhan medis. Nilai Norma Makanan . Akibatnya banyak konsumen yang keracunan setelah membeli makanan. 4. . Pandangan sejalan dengan pandangan. Namun yang menjadi perhatian kita adalah keracunan yang sering terjadi. misalnya seseorang yang akan dioperasi memiliki pantangan terhadap suatu makanan. yaitu komoditas makanan yang merupakan tambahan/suplemen. .sehat 5 sempurna dengan gerak. Sebab keracunan sendiri bukan hanya bias ditafsirkan secara medis tetapi bisa juga ada . . Dalam ajaran agama. Pada akhirnya kejadian ini merupakan fenomena soaial yang perlu kita teliti. Karakter pantangn ini bersifat sementara. tri-energetik yang memberikan penekanan pentingnya energy tubuh atau gerak dalam membangun jiwa dan pribadi yang sehat.Word-to-PDF-Converter. berulang dan kolektif. 5.

Munculnya transaksi ayam tiren disebabkan oleh beberapa hal yaitu : (a) kurangnya kepedulian masyarakat terhadap kesehatan makanan.net diungkap dengan cermat yaitu pola konsumsi dan tradisi pemasaran makanan. Dengan kata lain adalah mereka lebih mengedepankan kepentingan ekonomi dari pada keselamatan dan kesehatan masyarakat. Terkait dengan peritiwa ini ada beberapa hal yang perlu dikemukakan yaitu : (1) perlu adanya kesadaran penuh dari si penggiat kegiatan untuk memahami kualitas makanan.(3) pada institusi social yang mengeluarkan kebijakan memberi makan karyawan seharusnya memiliki tim khusus yang bertanggung jawab tentang kesehatan makanan bagi karyawan. Masalah lain yang timbul adalah busung lapar yang terjadi akibat ketidakmampuan daya beli masyarakat. Contoh kasus yang terjadi terkait dengan pemasaran adalah parsel yang mengandung makanan dan minuman yang telah kadaluarsa. Keracunan makanan juga terjadi di pabrik.Unregistered ) http://www. Suasana frustasi ekonomi menjadi pendorong distributor/penjual menjual ayam yang tak layak dikonsumsi. Contoh lainnya adalah kasus transaksi ayam tiren.serta (c) rendahnya tanggung jawab peternak/penjual terhadap kesehatan masyarakat. (2) diperlukan kesadaran para distributor terhadap keselamatan masyarakat dengan meneliti tanggal kadaluarsa makanan . Ini menunjukkan lemahnya kepekaan dan kepedulian di kalangan distributor terhadap kesehatan masyarakat. Sehingga angka kecukupan gizi untuk tubuh tidak terpenuhi. Dilihat dari sisi social kasus tersebut menunjukkan adanya bahwa masyarakat sedang mengalami “sakit”.sebab lain mengapa keracunan itu terjadi. Pola konsumsi terkait dengan perilaku konsumsi masyarakat. (b) adanya kefrustasian masyarakat karena tekanan ekonomi . Berdasarkan pandangan ini ada dua hal yang perlu ( Word to PDF Converter . Akibatnya mereka mengkonsumi makanan secara asal-asalan.Word-to-PDF-Converter.sedangkan tradisi pemasaran masyarakat terkait dengan perilaku distributor atau produsen dalam memasarkan makanan. Di sisi lain dampak kefrutasian ekonomi berdampak pada perilaku masyarakat dalam pola .

makan. Masyarakat menjadi apatis dan tidak peduli pada angka kandungan gizi makanan yang dikonsumsi. Perilaku ini yang juga menyebabkan kasus polio dan gizi buruk. Melihat banyak dampak kefrustasian ekonomi dengan perilaku konsumsi masyarakat maka perlu adanya usaha untuk memperbaiki keadaan di masyarakat. Usaha yang dilakukan pemerintah adalah dengan melakukan promosi kesehatan tentang makanan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai gizi dan pola konsumsi masyarakat yang lebih baik. Selain pemerintah industri dan distributor makanan juga harus menunjukkan tanggung jawab ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net sosialnya ke masyarakat dengan meminimalisasi peredaran makanan yang tak layak konsumsi. Gerakan promosi kesehatan ini perlu dilakukan secara sinergis,kolektif dan berkelanjutan agar masyarakat peduli pada gizi makanan. 6. Peradaban Alkoholik Konsumsi minuman keras telah menyebar luas, bukan hanya di kalangan remaja tetapi sidah merambah ke anak-anak di bawah umur,orang tua, elebritis dan elit politik. Kasus yang terjadi di Perancis akibat dampak alkohol : menunjukkan 20% wanita dan 60% pria masuk rumah sakit,70% penderita penyakit jiwa dan 40 % penderita veneral parah. Angka kematian mencapai 20.000 jiwa per tahun , 25% kecelakaan industri dan 57% kecelakaan jalan raya. Selain di Perancis kasus penyalah gunaan alcohol juga terjadi di Inggris bahwa 95% kasus penyakit mental disebabkan oleh alcohol. Sedangkan di Jerman dilaporkan bahwa 150.000 kasus criminal akibat alcohol. Dan Uni Soviet , kasus alkoholisme menyebabkan meningkatnya tingkat criminal,peningkatan absent dari pekerjaan pabrik dan menurunnya hasil produksi. Sedangkan di Amerika, pengaruh alcohol merupakan penyebab dari kebanyakan tabrakan udara. Hal ini dilakukan oleh pilot sewaan atau pemilik pesawat dan helicopter pribadi. Peningkatan kasus tabrakan pesawat ini menyebabkan pemerintah berkeras untuk mengetahui

akar permasalahan dan penelitian yang menunjukkan bahwa sebagian besar tabrakan sepanjang tahun lalu disebabkan oleh mabuknya pilot atau keterlibatan mereka dalam perilaku seksual sebelum melakukan penerbangan. 7. GAYA HIDUP DAN GAYA MAKAN Perkembangan teknologi informasi dan industri, tidak hanya memberikan pengaruh terhadap dunia ekonomi. Efek langsung dan tidak langsung dari kemajuan peradaban manusia ini, terasa ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net pula dalam bentuk perubahan gaya hidup. Pada suatu saat mungkin sempat melihat ada seorang istri dalam mobilnya duduk di samping kiri suaminya yang sedang memegang setir mobil menyuapi suami untuk makan pagi. Atau melihat anak kecil yang mau berangkat sekolah disuapi makan dalam kendaraan sepanjang perjalanan sekolah. Inilah sebagian dari realitas gaya hidup zaman modern yang terkait dengan makanan. Tidak mengherankan bila kemudian muncul penyakit tipus atau maag karena tidak adanya sikap disiplin dalam pola makan. Dalam budaya kota muncul diversifikasi makanan sesuai dengan waktunya. Di kalangan mereka muncul pemahaman yang biasa dikonsumsikan pada pagi, siang, dan malam hari, ada makanan pembuka, pokok, dan penutup serta ada makanan yang dikonsumsikan pada hari-hari tertentu misalnya ketupat pada hari lebaran, cokelat pada Valentine’s day. Berbeda dengan makanan sebagai keunggulan etnik dalam gaya hidup modern ini ada makanan yang dianggapnya sebagai budaya universal. Makanan cepat saji atau fast food merupakan satu diantara sekian banyak jenis makanan yang muncul ke permukaan sebagai makanan global. Prinsip hidup dalam identitas gaya hidup modern adalah : 1. Mengutamakan efisiensi,artinya cepat saji. 2. Prinsi kuantitatif artinya jelas porsinya. 3. Mudah prediksi, artinya gampang menebak kapan berakhirnya.

4.Adanya control. Budaya dan gaya hidup itulah yang kemudian disebut sebagai orang yang mengalami demam makanan cepat saji. 8. PURNAWACANA Masalah-masalah yang terkait dengan perilaku manusia terhadap makanan. a. Pada kasus anak-anak ada fenomena kesulitan untuk mengajari anak makan atau dalam kasus lain yaitu adanya keenggenan anak untuk mengonsumsi makanan tertentu. ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net Jawabannya, pertama, adanya ketidakseimbangan atau keterlambatan orang tua memperkenalkan variasi rasa dan makanan menyebabkan peluang adanya penolakan anak terhadap rasa atau makanan tertentu. Kedua, adanya trauma atau alergi terhadap makanan tertentu. b. Kesalahan persepsi tentang makanan. Contohnya , budaya ngemil menjadi bagian dari gaya hidup modern, yang dipersepsi sebagai upaya menenangkan rasa atau pikiran oleh karena itu,orang stress bias melepas kekesalannya dengan makanan. c. Makanan dan kelas social. Bahwa, makanan yang dikonsumsi dapat diakses oleh siapapun tetapi waktu dan tempatnya mengonsumsi menunjukkan kelas social. Daftar Pustaka Sudarma, Momon. 2008. Sosiologi untuk Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika BAB VII SIKLUS HIDUP, KESEHATAN dan PERAN SOSIAL Pendekatan yang digunakan ini, dikembangkan dari model yang dikembangkan oloh Departemen Kesehatan RI saat menjelaskan tentang kesehatan reproduksi. Bila disederhanakan, pendekatan siklus hidup yang dikembangkan tersebut dapat diformulasikan ulang sebagai berikut.

kewajiban sosial. 3.Word-to-PDF-Converter. Peran kehamilan dapat dimaknai sebagai peran awal perekat sosial. maka ngemil pun menjadi tidak diperlukan.Unregistered ) http://www. ibu bamil mendapat keistimewaan-keistimewaan khusus. kehamilan atau lebih khusus lagi kehadir anak rnerupaka perekat sosial dalam sebuah masyarakat. Sepanjang kebutuhan asupan gizinya cukup. 2. seorang ibu hamil diposisikan setara dengan orang "sakit". Akibat dari kondisi seperti ini. Dalam konteks ini "ngidam" merupakan "instrumen khusus" yang menjadi alat ukur membangun kewajiban baru orang lain untuk memosisikan ibu hamil sebagai “ratu dalam kehidupan”. 4. baik dari sisi pemanjaan diri. Tingginya harapan (ekspektasi) suami atau anggota keluarga terhadap bayi yang. dan pemenuhan kebutuhan hidupnya. banyak ibu hamil yang mewujudkannya dalam bentuk ngemil. menyebabkan tingginya (malahan berlebihannya) perlakuan anggota keluarga terhadap ibu hamil. Masalah kesehatan yang spesifik dari ibu hamil di antaranya (a) mendapatkan pelayanan antenatal .Masa Kehamilan Meninggal dunia Masa konsepsi: Balita Manula Anak-anak Dewasa Remaja ( Word to PDF Converter . makanan.ada dalam kandungan. sehingga peran sosialnya dihapuskan dari tanggung jawab si ibu hamil. Ada yang berpendapat bahwa bila seorang ibu hamil memiliki kebutuhan makan yang lebih karena dia mengonsumsi makan untuk dua orang.net Ada beberapa aspek sosial yang: terkait dengan masa kehamilan ini. Artinya seorang ibu hamil tidak mesti ngemil. 1. Reaksi sosial dari kebutuhan ini. Pandangan Parson mengatakan bahwa peran pasien itu adalah dibebaskan dari tugas-tugas sosial. Oleh karena itu. Padahal ngemil dengan kebutuhan makan yang cukup adalah berbeda.

dan terlambat mendapat pertolongan).Word-to-PDF-Converter. Masa Anak-anak ( Word to PDF Converter . memiliki peran nyata dalam pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya. pendidikan sosial yang terjadi pada masa balita. pencegahan dan penanggulangan kekerasan. Seorang bayi sangat membutuhkan sentuhan halus anggota keluarga dan perhatian yang saksama dari orang lain. terlalu tua. terlambat mencapai fasilitas kesehatan. Peran bayi adalah belajar mengenal bahasa tubuh dan isyarat dari luar dirinya.Unregistered ) http://www. Menurut Sulivan (1892-1949) hal yang penting diketahui bahwa fase anak-anak ditandai_dengan anak . Masa Balita Dalam masa pertumbuhan. ada beberapa masalah kesehatan yang perlu diperhatikan misalnya ASI eksklusif dan penyapihan yang layak. ada juga penyebab lain yang bisa menimbulkan kematian pada ibu hamil adanya 4 terlalu: (terlalu muda. Peran untuk diakui sebagai bagian dari anggota masyarakat. serta pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. terlalu sering. (c) mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan.dengan baik dan teratur. 1. Kondisi ini kemudian didukung oleh adanya 3 terlambat (terlambat mengenali tanda-tanda. proses tumbuh kembang anak anak balita (1-4 lahun) dipengaruhi oleh proses pertumbuhan semasa bayi. pemberian makanan dengan gizi seimbang.net Pada masa ini. Seringnya terjadi kematian lebih banyak disebabkan karena tingginya pendarahan. dan selanjutnya akan memengaruhi proses tumbuh kembang pada usia sekolah dasar (6-12 tahun). 2. imunisasi dan manajemen terpadu balita sehat. (d) memperoleh persediaan biaya persalinan dan rujukan ke rumah sakit bila teriadi komplikasi. tumbuh kembang anak. dan terlalu banyak). Pada masa ini. (b) memperoleh makanan bergizi dan cukup istirahat. Selain itu.

a. Beberapa masalah kesehatan yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan remaja termasuk kesehatan reproduksi kalangan remaja adalah sebagai berikut. selain pertumbuhan yang cepat (growth spurt). Masa Dewasa Secara psikologis tahap perkembangan ini dikategorikan sebagai tahap kematangan (maturity). rentannya_fisik anak terhadap berbagai penyakit seperti polio dan DBD. asupan gizi yang tidak seimbang. Ada_beberapa peran sosial yang di munculkan anak-anak dalam kehidupan masyarakat. serta diakhiri dengan berhentinya pertumbuhan. kehadiran anak ini memperkuat nilai solidaritas dalam keluarga. dalam mengembangkan kepribadiannya secara utuh setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan ruang main dan ekspresi yang sesuai dengan dirinya. anak adalah kandidat dari pemegang amanah harapan atau impian orang tuanya. dewasa . Kedua. Ketiga. ada munculnya aneka ragam pola atau gaya hidup remaja. sebagaimana yang terjadi pada peran bayi.mulai dapat mengucapkan kata-kata hingga timbulnya kebutuhan terhadap kawan bermain. Pertumbuhan dan perkenbangan fisik dan sosial anak. Sehubungan dengan ini. dan ancaman keracunan makanan akibat dari kebiasaannya makan makanan di luar. juga timbul tanda-tanda seks sekunder. Pertama. baik untuk nilai ekonomi maupun nilai sosial. khususnya ibu dan anak. dibaca sebagai bagian dari peran nyata orang tua dalam memberikan pelayanan kepada anak-anaknya. anak adalah tanda sosial dari keluarga. Keempat. perlu diperhatikan pula beberapa masalah kesehatan yang bisa hadir pada fase anak-anak misalnya kesulitan anak untuk makan karena terobsesi ingin main. Kelima. Masalah seks dan seksual c. memiliki nilai sosial yang tinggi. Masalah gizi b. Mr.sa Reinaja Pada masa remaja(adolescens).

serta perlu adanya deteksi dini terhadap kanker rahim dan kanker prostate. dan (7) fungsi ekonomis. masa ini termasuk dalam kategori matang Kendati demikian. artinya dalam keluarga ini ada upaya untuk membangun perlindungan antara satu dengan yang lainnya. perlu diperhatikan perkembangan ke arah meno-andropause. Pada sisi kesehatan. (5) fungsi penentuan status: artinya di lingkungan keluarga ini setiap anak --khususnya-. 4. ada beberapa peran sosial yang dikembangkan dalam masa dewasa.dalam arti pengembangan diri maupun dalam konteks sosial. (2) fungsi reproduksi.. penyakit degeneratif termasuk rabun. Masa Usia Lanjut .Unregistered ) http://www. Dalam sosiologi pada umumnya. yang.Word-to-PDF-Converter. 3. pertemanan. telah banyak dikenal hahwa pada masa dewasa ini merupakan masa perkawinan atau berkeluarga. (3) fungsi sosialiasi. Fungsi keluarga menurut sosiologi yaitu (a) fungsi afeksi. 2.net gangguan mobilitas dan osteoporosis. ( Word to PDF Converter . Seiring dengan hal ini. artinya keluarga menjadi lembaga belajar pertama dan utama untuk bermasyarakat.mendapat pembelajaran mengenai status diri dan status sosial. maupun dalam konteks kemasyarakatan. Dalam masyarakat Timur.akan muncul diakhir penghujung usia dewasa. yaitu befungsi untuk memiliki keturunan. artinya para anggota keluarga --khususnya orang tua--memiliki peran sosial untuk memberikan layanan kebutuhan ekonomi kepada anggota keluarganya. seorang yang sudah dewasa sudah rnulai memikirkan mengenai masa depan. Orang dewasa sudah memiliki tugas dan kewajiban diri dalam membangun komunitas. baik dalam skala kecil (keluarga. artinya bagi seorang yang sudah dewasa mereka mulai meyakini dan menunjukkan peran seksualnya dihadapan orang lain. (6) fungsi perlindungan. (4) fungsi pengaturan seksual. 1. yaitu membangun dan mengembangkan nilai dan norma masyarakat. baik masa depan ekonomi maupun masa depan sosialnya.

seorang individu akan memulai untuk melepaskan hak dan kepemilikannya terhadap berbagai sumber produksi.net Gambar. Peran individu usia lanjut ini dapat ditemukan dalam beberapa hal sosial berikut. usia lanjut merupakan proses yang bergerak secara perlahan dari individu untuk menarik diri dari peran sosial atau dari konteks sosial. ada dua pandangan yang berbeda dalam menjelaskan fenomena yang sama. yaitu lingkaran kehidupan negatif (negative life cycle) dan lingkaran kehidupan positif (positive life cycle). dan (c) berkurangnya komitmen [reduced commitment to sosial moves and values).Unregistered ) http://www. Kapasitas fisik. yaitu (a) kehilangan peran (toss of role). Ketiga. Masalah kesehatan lanjut usia. Pada usia lanjut sekaligus terjadi triple loss. Pertama. menjadi orang lanjut usia memiliki hak untuk menarik diri dari peran-peran sosial. memunculkan peran orang lain untuk menunjukkan peran dan kepeduliannya terhadap individu lanjut usia. setelah menginjakkan diri pada usia lanjut.Menurut teori Penarikan Diri (Disengagement Theory). (b) hambatan kontak sosial(restriction of contacts and relationships). mental dan sosial Dicap sebagai orang yang tak mampu atau Pengakuan diri sebagai orang Berkembangnya peran sakit dan ( Word to PDF Converter .Word-to-PDF-Converter. Kedua. .

pada lanjut usia.125) negative life cycle. Oleh karena itu. him.Lingkaran Kehidupan Negatif (Sumber: Hardywinoto dan Tony Seiiabudhi. 2005. upaya intervensi baik dari sisi medis. Dan kemudian anggota keluarga atau masyarakat mencapnya. Sebagai individu yang sudah memasuki masa kurang produktif dan memiliki ketergantungan yang tinggi pada orang lain. individu lanjut usia dipersepsi sebagai individu yang mengalami pengurangan ketahanan fisik. misi utamanya adalah mempertahankan keutuhan dan kesatuan. Gambar 13. sosial medis. Dalam lingkaran kehidupan positif.2 Masukan pendidikan: kursus sebelum dan Masukan sosial medik: dukungan makanan. sosial. Masukan medik: diagnosa dan Lingkungan yang mendukung Peran di masyarakat cap sebagai orang Kemampuan emosi dan dukungan Masukan sosial: mempertahankan . dan pendidikan menjadi sangat penting bagi individu lanjut usia. mental dan peran sosial. positive life cycle yang melihat fase lanjut usia sebagai kelanjutan dari peran sosial masyarakat di masyarakat.

perasaan bersalah. Rigth (2000:156) merinci ada 6 tahap tanggapan seseorang ketika kehilangan orang yang dicintainya. (4) melakukan kegiatan dengan gelisah. (3) memusuhi. Tahapan tersebut yaitu (1) terguncang dan menangis. Mengenai tahapan seseorang ketika mendekati ajal (kematian) terdapat tahapan-tahapan psikologis yang terjadi. Granger Westberg memperluas 6 tahap Tersebut dalam 10 dukacita. perasaan bermusuhan dan dendam. pertengahan. susah gelisah.Unregistered ) http://www.Keberadaan yang nyaman dan ( Word to PDF Converter . 125) Masa Menjelang dan Setelah Kematian Individu yang berada pada fase menjelang kematian (sakaratul maut) susungguhnya masih tetap sebagai anggota masyarakat dan bahkan dalam konteks budaya. idealisasi dan hasil. yaitu fase awal. yaitu guncangan. depresi dan kesepian. Norman W.net Lingkaran Kehidupan Positif (Sumber: Hardywinoto dan Tony Setiabudhi. misalnya memusuhi dokter atau perawat yang tidak mampu menyelamatkannya. mengembangkan kesadaran diri. tidak yakin. orang yang sudah meninggal dan dikuburkan pun masih dianggap sebagai bagian dari anggota masyarakat dan berhak untuk mendapatkan peran dan/atau hak sosialnya sendiri. dan (6) mengidentifikasi diri dengan orang lain yang meninggal. . harapan. pelepasan emosi. restitusi mengatasi kehidupan. ketidak mampuan melakukan kegiatan yang lazim. dan perjuangan untuk mernperkokoh realitas. (5) hilangnya makna-makna kegiatan yang biasa. Engel (1964) mengidentifikasikan enam tingkatan berdua. hlm. dan akhir. 2005. Schulz (1978) membagi proses berduka ke dalam tiga fase. misalnya dengan memunculkan keinginan untuk melanjutkan program dari orang yang meninggal.Word-to-PDF-Converter. (2) merasa bersalah. yaitu syok.

sampai kematian menjelang. yang dimaksud siklus hidup itu lebih diorientasikan pada pertumbuhan dan perkembangan sel-sel biologis dalam diri individu. Dalam pemahaman ini. Beberapa ciri kegagalan sosial dari individu ini. dengan kesadaran yang penuh. setelah adanya komunikasi dan interaksi dengan berbagai pihak muncul sebuah kesadaran baru. Keempat. Dengan kata lain. Ketiga. baik yang menyangkut masalah kekayaan atau keluarga dan peran sosialnya. Kelima. yaitu melihat peran sosial individu di masyarakat. Kedua. Siklus hidup dimaknai sebagai perjalanan individu mulai masa kehamilan. sampailah pada kerelaan diri untuk memutuskan tanggung jawab diri terhadap diri. kelahiran pada 0 tahun.Word-to-PDF-Converter. siklus hidup dilihat dari perkembangan dan perubahan fisik/biologis atau anatomi.net Siklus hidup ini dapat digunakan untuk mendeskripsikan fenomena sosial secara umum. penolakan terhadap kenyataan. adalah bila dirinya menarik diri dari situasi sosial dan kemudian hidup dalam kesendiriannya. yaitu (1) anggota masyarakat . remaja. Dan kematian peran sosial. orang yang sedang sakit keras ini atau menjelang sakaratul maut ini akan memohon izin untuk dilepaskan dari berbagai tanggung jawab sosialnya. setelah melakukan hal tersebul. Dengan sedikit pengembangan penafsiran ke dalam konteks wacana. Keempat. siklus hidup dilihat dari sudut pandang psikologis. dari sisi kronologi-astronomis. Perkembangan hidup individu dilihat dari sisi persepsi dan fungsi-fungsi mental seseorang dalam hidup dan kehidupan. mcngalami depresi. dapat dilihat pandangan Hooyman dan Kiyak (dalam Wan Ahmad. Penutup ( Word to PDF Converter . dan masyarakatnya. keluarga. siklus dapat dimaknai dari sisi yang berbeda-beda sesuai dengan perspektif yang digunakannya.Unregistered ) http://www. 2000).Pentama. anak-anak. Ketiga. Pertama. Kedua. siklus hidup dimaknai dari sisi sosial.

Unregistered ) http://www. BAB VIII Di masyarakat kita bahkan didunia global seperti ini. b. Hubungan yang berlangsung antara kesatuan-kestuan atau komponenen secara teratur. Djoht ( Word to PDF Converter . Tatang M.net Sistem adalah agresi atau pengelompokan obyek-obyek yang dipersatukan oleh beberapa bentuk interaksi yang tetap atau saling tergantung. Suatu keseluruhan yang tersusun dari sekian banyak bagian. tradisional dan yang berbasiskan pada nilai-nilai agama atau nilai budaya. Dengan mencermati apa yang sedang terjadi hari ini. sekelompok unit yang berbeda. yang dikombinasikan sedemikian rupa oleh alam atau seni sehingga membentuk suatu keseluruhan yang integral dan berfungsi. berikut beberapa tokoh yang mengemukakan pendapat mengenai sistem: 1. Umar Fahmi Achmadi (2005:57) Sistem adalah tatanan yang menggambarkan adanya rangkaian berbagai . 2. Keanekaragaman sistem medis dapat merujuk pada sistem medis modern. beroperasi atau bergerak dalam satu kesatuan. Dalam ilmu sosial sudah banyak yang berusaha menjelaskan istilah sistem.Word-to-PDF-Converter. Amirin (1984: 1) Yaitu sistem berasal dari bahasa Yunani. 3.sudah tidak mempertimbangkan kehadiran atau ketidak hadiran dirinya di masyarakat dan (2) sudah tidak mampu menunjukkan peran nyata dalam proses komunikasi atau interaksi sosial. Djekky R. Systema yang mengandung makna: a. kita hamper sepakat bahwa sudah terdapat variasi sistem medis yang berkembang didunia. praktek layanan kesehatan sudah cepat berkembang.

Seiring dengan pemahaman ini. yaitu: a. alat. Konsep yang digunakan dalam ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. b. salah perilaku dan . Kehadiran sistem medis ada dalam bingkai sistem sosial dan tidak bisa dipisahkan dari sistem sosial kemasyarakatan yang lainnya.Word-to-PDF-Converter. Sebagai sebuah sistem. sistem medis merupakan sub-sistem dari sistem sosial yang lebih luas. Sistem medis budaya atau etnomedis yaitu Konsep etnomedis merujuk pada model pengobatan yang banyak digunakan oleh sebuah komunitas atau masyarakat tertentu.net wacana ini yaitu. sistem medis yang bersumber pada pengetahuan budaya. Adapun sumber penyakitnya bisa berasal dari salah makan. Sistem sebagai sebuah rencana. maka penyakit merupakan persepsi budaya individu sesuai dengan anutan budaya komunitasnya. atau tata cara untuk mencapai sesuatu. maka sistem medis merupakan salah satu lembaga sosial yang memiliki fungsi untuk memenuhi satu aspek kebutuhan manusia pada umumnya. Oleh karena itu secara sederhana penyakit dapat dimaknai sebagai gangguan hidup. Dalam konteks ini. Sistem sebagai suatu atau benda yang terdiri atas sejumlah bagian yang memiliki tata cara atau susunan tertentu. Pandangan yang lain mengatakan bahwa pengertian sistem dapat dibedakan kedalam dua makna. metode.komponen yang memiliki hubungan serta tujuan bersama secara serasi. A. terkoordinasi yang bekerja atau berjalan dalam jangka waktu tertentu dan terencana. SISTEM ETNOMEDIS Sistem medis pertama yang akan dikaji yaitu.

sehat terjadi karena unsure-unsur yang tetap didalam tubuh seperti panas. artinya penyakit atau kehadiran penyakit pada diri individu disebabkan karena ada factor “oknum” diluar fisik yang mengganggu individu tersebut. maka hasilnya adalah penyakit. roh leluhur atau roh jahat) maupun makhluk manusia (tukang sihir. Personalistik. guna-guna atau sihir merupakan salah satu bentuk penyakit tradisional yang dilandaskan pada pola pikir personalistik lebih jelasnya Anderson dan Foster berpendapat bahwa. Apabila keseimbangan terganggu. Anderson dan Foster menyebut fenomena ini dengan istilah sistem medis yang berlandaskan pada teori Personalistik. munculnya penyakit (illness) disebabkan oleh intervensi dari suatu agen yang aktif dapat berupa makhluk supranatural (makhluk gaib. konsep penyakit (disease) pada masyarakat tradisional dibagi menjadi dua kategori umum yaitu: a. dingin. penyakit (illness) dijelaskan dengan istilah-istilah yang sistematik dan bukan pribadi. Kehadiran sakit atau penyakit dilingkungan masyarakat tradisional selain disebabkan oleh karena adanya kesalahan perilaku dirinya dalam bertingkah juga disebabkan karena adanya perbuatan yang . atau dewa) makhluk yang bukan manusia (hantu. cairan tubuh berada didalam keadaan seimbang menurut usia dan kondisi individu dalam lingkungan alamnya dan lingkungan sosialnya. tukang tenung) b.atau gangguan dari makhluk supranatural. Naturalistik. Naturalistic mengakui adanya suatu model keseimbangan.

yaitu manusia sebagai makhluk yang terdiri atas mind (body). Rasa sakit akibat kerusakan organ disebut gejala penyakit. dengan sendiri timbullah rasa sakit. Sistem medis ini disebut sebagai satu sistem medis di dunia barat yang menyandarkan pada tradisi pemikiran Yunani. teori timbulnya penyakit cukup bervariasi. spirit (matter). b.Word-to-PDF-Converter. Cirri utama dari sistem medis Rasional – Empiris ialah : dengan menggunakan pola pikir rasional yang berdasarkan pengalaman empiris. Karena ada kerusakan. penyakit merupakan suatu keadaan atau kondisi tubuh dimana terdapat kerusakan organ tubuh. dan real (unreal). SISTEM MEDIS RASIONAL – EMPIRIS Jean-Francois Sobiecki menjelaskan bahwa asal-usul sistem medis barat adalah dikembangkan dari model Cartesian yang bersifat dualisme. Dengan kata lain sakit dan penyakit merupakan ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. sedangkan adanya kerusakan organ yang biasanya perlu dideteksi oleh dokter disebut tanda penyakit.melanggar aturan kosmologis. Oleh karena itu penyakit dianggap sebagai sebuah hukuman atau teguran dari dewa kepada para pelaku pelanggar aturan dewa. sebagai landasan pengembangan sistem medis. Penyakit muncul karena ada pengaruh perubahan cuaca. antara lain: a. Menurut pandangan Daldiyono.net satu bentuk control sosial dari sistem nilai budaya yang diyakininya kepada masyarakat penganutnya. B. . Penyakit timbul karena ada bakteri dan lazim disebut infeksi. Menurut Daldiyono.

misalnya hipertensi atau tekanan darah tinggi. Penyakit dapat muncul karena ada 3 faktor penyebab sebelumnya bertemu dalam satu kondisi yang disebut ( Word to PDF Converter . Cara pengujian dan pemecahan masalahnya dilakukan secara ilmiah. yang berpangkal pada ajurveda dan samkya darsana.Word-to-PDF-Converter. SISTEM MEDIS KEAGAMAAN Sistem medis keagamaan bersumber pada ajaran agama yang berasal dari kitab suci. b. sesuai dengan metode ilmiah dan dapat diuji secara berulang. Adhibhantika. yaitu lingkungan. C. Salah satu contoh religio-medicine yaitu sistem medis yang berkembang di negeri Hindustan. penyakit ekstrinsik atau berasal dari luar tubuh . d. Menurut falsafah tersebut. Adyatmika. penyakit dibagi menjadi 3golongan yaitu : a.net sebagai Trias Epidemologi. dapat disebutkan bahwa dalam sistem medis. sakit dan sumber penyakit itu adalah sesuatu hal yang masuk akal (rasional) dan empiris. penyebab yang interinsik atau berasal dari tubuh dan pikiran si penderita sendiri. Penyakit timbul karena factor yang ada dalam tubuh manusia. Berdasarkan pemikiran ini.c. dan factor luar (eksogen).Unregistered ) http://www. Tetapi ada juga sistem medis yang bersumber dari agama yang bukan agama revelation (ilmu wahyu) disebut dengan istilah religio-medicine. manusia (endogen).

Anderson dan Foster mengatakan ada beberapa unsure universal dalam sistem medis. misalnya pengaruh atmosfer. penyebab penyakit yang berasal dari kekuatan super natural. Sistem medis memilki sejumlah fungsi. magic. Penyakit ditentukan oleh kebudayaan. Islam adalah salah satu sistem medis yang termasuk ke dalam kategori sistem profetik. anatara lain sebagai sebuah pengobatan rasional memberikan penjelasan terhadap resiko yang melanggar norma budaya (misal sex bebas berresiko terkena penyakit Aids). Sistem medis adalah bagian integral dari kebudayaan.net Dalam bagian ini.Word-to-PDF-Converter. Sistem medis ini bersifat supranatural sehingga konstruksi ilmu kesehatannya cenderung merupakan bagian dari upaya deduksi pengetahuan keagamaan kedalam pengetahuan empiris. antara lain: a.Unregistered ) http://www. Semua sistem medis memiliki segi pencegahan dan pengobatan. Beberapa Unsur Universal Dalam Sistem Medis ( Word to PDF Converter . c. planet dsb. c.sperti kecelakaan dan digigit ular. Adhidarvika. irasional Bisa dipelajari Pewarisan dan pelatihan . Unsur Pembeda Perbedaan sistem medis modern dan tradisional Aspek Modern Tradisional Sifat keilmuan Empiris Spiritual. d. b.

juga materi. diantaranya : a. ( Word to PDF Converter .Unregistered ) http://www. Sistem medis barat.net Antara sistem medis yang satu dengan sistem medis yang lainnya memilki aspek atau unsur yang berbeda. sanafat yakin terhadap hukum kausalitas material. moral.Ada sertifikasi formal Pengakuan Percaya pada rasio dan teknologi Percaya pada kekuatan supranatural Teknologi Mengalami industrialisasi sederhana Sifat praktik/pelaku Spesialisasi (dokter spesialis) Baur (seorang pelaku bisa mengobati banyak hal) Seleksi dan pendidikan formal Seleksi sosial Kompensasi material Kompensasi sosial.Word-to-PDF-Converter. sedangkan sistem medis tradisional percaya pada . Asumsi kausalitas.

hukum kausalitas non material atau personal. b. Sifat keilmuan. Dikalangan medis rasional ilmu kesehatan bersifat empiris, bisa dipelajari dan percaya pada rasio dan teknologi. Sedangkan pada sistem medis tradisional, ada percampuran antara rasional dan irasional, empiris dan mistik. c. Sehat dalam sistem medis etnik (China dan India), adalah upaya penyeimbangan dengan sitem kosmos (yinyang, dosa, dan penebusan) dalam sitem medis barat adalah menghilangkan material asupan dalam tubuh. d. Sistem medis rasional didapat dari pembelajaran dan bersifat terbuka seperti pendidikan kedokteran, kebidanan dan keperawatan. sedangkan dalam sistem medis tradisional selain sitem belajar masih diyakini pentingnya komunikasi dengan hal supranatural. Oleh karena itu ilmu kesehatan tradisional cenederung diwariskan. Multikulturalisme Layanan Kesehatan Dalam analisis Whitney dan Sigler, hubungan antara dokter dan perawat, cenderung mengambil posisi top-down. Dokter diposisikan atau memosisikan diri “lebih” dibandingkan dengan posisi sosial atau kewenangan perawat. Sementara ditingkat makro, stratifikasi layanan pengobatan itu terjadi karena adanya interpretasi mengenai status lembaga layanan pengobatan. dalam temuan penelitian konsep alternative dan konsep tradisional menyebabkan adanya peyorasi ( pelemahan) status sosial dari makna pranata kesehatan tersebut dihadapan pranata kesehatan modern. Sebagian masyarakat menganggap bahwa model pengobatan alternative atau pengobatan tradisional merupakan kelas “kedua” dibandingkan dengan pengobatan modern. ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net

Standar teknologi, keilmiahan dan kapabilitas pelaku pengobatan, menjadi salah satu variable untuk mengukur kelas sosial dari pranata pengobatan itu sendiri. Misalnya, seorang dokter yang berpendidikan sarjana diposisikan sebagai sebagai kelas sosial yang lebih unggul dibandingkan perawat yang hanya berpendidikan diploma. Seorang tabib yang mendapatkan kemampuan pengobatan secara otodidak diposisikan sebagai kelas kedua dihadapan dokter yang memiliki kemampuan pengobatan dari lembaga pendidikan. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan dalam penelitian yang dilakukan tahun 2007 dikota Bandung, ada beberapa gejala pergeseran nilai di lingkungan masyarakat, Pertama, diversifikasi kewenangan. Otoritas pengobatan, kini tidak hanya di lingkungan pengobatan modern. rumah sakit, dokter dan perawat bukanlah pemegang otoritas pelaku atau sarana pengobatan bagi masyarakat. Kedua, Adanya pengembangan reproduksi makna dan pranata pengobatan. Masyarakat memproduksi makna tabib, pengobatan alternatif dan tradisi dalam makna yang baru. Sehingga, layanan kesehatan tidak harus kedokter dirumah sakit, melainkan dapat pula dilakukan di luar instansi tersebut. Dalam pandangan Giddens, reproduksi sosial terjadi karena ada struktur dan praktik sosial yang dilakukan oleh individu atau masyarakat (priyono, 2003:27). Oleh karena itu munculnya pranata kesehatan tradisional, bukanlah hanya karena tekanan struktur, tetapi juga karena ada praktik sosial masyarakat dalam merespons produk sosial itu sendiri. Proses transformasi dari kepercayaan individual menjadi kepercayaan kolektif terhadap pengobatan tradisional ini menjadi satu gejala adanya -istilah Giddens- refleksi kolektif masyarakat terhadap status sosial pengobatan tradisional dalam kehidupan masyarakat kota Bandung. Argumentasi yang mereka gunakan adalah variasi penyakit yang berkembang di zaman modern ini, tidak hanya bisa ditangani oleh system layanan kesehatan modern. pendekatan terapi, baik spiritual maupun psikologis, menjadi satu kebutuhan yang mendasar. Dengan

pemikiran seperti ini kebutuhan untuk berkolaborasi antara pengobatan tradisional dengan pengobatan modern, menjadi satu kebutuhan bagi masyarakat modern saat ini. Dengan kata lain, perlu ada pelayanan pongabatan yang terintegrasi ( Athar, 1998). Salah satu contoh Negara asing yang telah mengeluarkan kebijakan untuk mengembangkan pendekatan layanan kesehatan terintegrasi, yaitu di Negara Chili (Alethea Kraster,2003). Cermatan Giddens (2001:40) terhadap fenomena tradisi dalam kehidupan modern ini mengatakan bahwa “ berakhirnya tradisi, tidak berarti bahwa tradisi itu lenyap seperti yang digunakan oleh para pemikir pencerahan. Sebaliknya, dalam berbagai versi yang berbeda, tradisi terus berkembang dimana-mana”. Dengan kata lain pengobatan modern menjadi system pengobatan yang mendominasi sistem pengobatan dinegara modern ini. DAFTAR PUSTAKA ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net Muzaham, Fauzi. 1995. Sosiologi Kesehatan. Jakarta: UI Press Sudarma, Momon. 2008. Sosiologi Untuk Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika. Sarwono, Solita. 1997. Sosiologi Kesehatan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. http//www.islam-usa.com http//www.naturalmedicine.co.za http//www.mapuche.nl BAB IX Gender dan Kesehatan Masalah kesehatan masyarakat, terutama di Negara-negara berkembang, pada dasarnya mengyangkut dua sapek utama. Yang pertama ialah aspek fisik, seperti misalnya tersedianya sarana kesehatan dan pengobatan penyakit. Sedangkan yang kedua ialah aspek non-fisik yang

terutama dalam masyarakat. Konsep gender berkembang sejak tahun 1970-an karena dalam kalangan yang berkecimpung dengan masalah kaum perempuan.Unregistered ) http://www. marjinalisasi. A. banyak terjadi perubahan peran dan status atas ( Word to PDF Converter . Pada manusia misalnya. Namun demikian.net keduanya. Konsep ini.Word-to-PDF-Converter. harkat. Hakikatnya. ada laki-laki dan perempuan. dan kekerasan (terutama terhadap perempuan) seperti pelecehan seksual dan perdagangan perempuan (trafficking) telah berlangsung lama seperti perjalanan sejarah peradaban manusia. beban ganda. Proses tersebut lama kelamaan menjadi kebiasaan dan membudaya dan berdampak pada terciptanya perlakuan diskriminatif terhadap salah satu jenis kelamin. masalah stereotip. 1993: 1). subordinasi.menyangkut perilaku kesehatan. Faktor perilaku ini mempunyai pengaruh yang besar terhadap status kesehatan individu maupun masyarakat (Solita Sarwono. Konsep Gender Kata gender berasal dari bahasa inggris yang berarti “jenis kelamin” Menurut Onny S. dan martabat yang sama. Padahal. kemudian berkembang di masyarakat menjadi salah satu perspektif yang digunakan untuk menganalisis masalah sosal. masih terdapat sejumlah kesalahpahaman mengenai konsep ini. konsep gender dalam wacana ilmu sosial termasuk konsep yang relatif masih muda. Walaupun memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda. Oleh karena itu. Prijono (1996: 202). yang pada dasarnya melihat kaum perempuan terpisah dari kaum laki-laki. di lingkungan masyarakat pada umumnya. kedua konsep . itu semua agar keduanya saling melengkapi. Keduanya diciptakan dalam derajat. semua makhluk diciptakan berpasangan. terdapat ketidakpuasan dengan konsep perempuan dalam pembangunan (woman in development). Namun dalam perjalanan kehidupan manusia. termasuk masalah kesehatan. sehingga konsep ini dimaknai sama dengan jenis kelamin.

Konsep yang kedua ini. sehingga terjadi kerancuan pemahaman dan penggunaan konsep gender dan seks di masyarakat. Lebih ditegasnya sebagai berikut: . Kesalahan tempat mengenai duduk persoalan kewanitaan dalam konteks masalah-masalah sosial kemasyarakatan.tersebut merupakan dua konsep yang berbeda. kata gender ini tidak dibedakan dari konsep seks. B. Pengertian Gender Pada awal perkembangannya. reproduksi dan karakteristik biologis lainnya. Dalam memahami konsep gender. misalnya perbedaan komposisi kimia dan hormon dalam tubuh. menyebabkan kekeliruhan yang berkepanjangan dalam proses sosialisasi dan optimatisasi pendidikan gender bagi masyarakat Indonesia. harus dibedakan dengan konsep seks.Unregistered ) http://www. Hal demikian. kesalahpahaman ini dapat menyebabkan hal-hal sebagai berikut: a. misalnya menganggap bahwa pendidikan gender ( Word to PDF Converter . 2008: 187-188). misalnya memaksa perempuan untuk melakukan hal-hal yang tidak diingingkannya. yaitu antara peran gender dengan jenis kelamin.net sebagai upaya untuk melepaskan kaum perempuan dari tanggung jawabnya sebagai perempuan. dapat menyebabkan prasangka yang kuran menguntungkan bagi perkembangan dan pemberdayaan perempuan di Indonesia (Sudarma. mengacu pada pengidentifikasikan perbedaan laki-laki dan perempuan dari segi anatomi atau aspek biologi seseorang. Mengenal Perspektif Gender 1. b. Kesalahan sikap anggota masyarakat terhadap program perjuangan dan penegakkan hak-hak perempuan di masyarakat. c.Word-to-PDF-Converter. Paling tidak. anatomi fisik. Kesalahpahaman terhadap konsep ini. Pencampuradukkan analisis dan kritikan terhadap berbagai konsep gender.

Sehingga menimbulkan nilai-nilai . Prijono (1996: 203) menegaskan konsep ini merujuk pada pemahaman bahwa identitas. sepanjang masa. Gender adalah perbedaan-perbedaan sifat wanita dan pria yang tidak hanya mengacu pada perbedaan biologis.a. berlaku tergantung masa. Dengan alas an seperti ini. penggambaran perempuan dan laki-laki berakar dalam kebudayaan dan buykan berdasarkan aspek biologis saja. dan bukan kodrat. konsep seks kerap memberikan gambaran tentang peran. b. tetapi juga mencakup nilai-nilai sosial budaya. pola perilaku. Gender: Karena sosial. Menurut Nasaruddin Umar. statis. universal/sama dimana saja. Seks: Karena beda biologis. tidak universal/tidak sama dimana saja. dan kodrat. Dengan demikian. kegiatan. status. dinamis. peran. tepat jika dikatakan oleh Mansur Fakih (1996: 8) bahwa gender adalah sifat yang melekat pada kaum laki-laki maupun perempuan yang dikonstruksi sosial maupun kultural. terjadi perkembangan konsep gender. Oleh karena itu. Selama ini.Unregistered ) http://www.net Di lain pihak. Perkembangan konsep ini. Padahal adanya sebuah kekeliruhan pemahaman terhadap makna seks dan peran sosial individu di masyarakat. tetapi gender digunakan untuk menunjukkan pembagian kerja yang tepat bagi pria dan wanita. Gender bukanlah sebagai kodrat biologis. tidak dapat dipertukarkan. dan persepsi naik tentang perempuan maupun laki-laki ditentukan oleh masyarakat dan kebudayaan di mana mereka dilahrikan dan dibesarkan. dapat dipertukarkan. fungsi. sebagai akibat ketidakpuasan terhadap konsep dan implikasi praktis dari konsep seks yang ada di masyarakat. dengan mengutip Webster’s New World Dictionary (2001: 33) mengatakan bahwa gender diartikan sebagai perbedaan yang tampak antara laki-laki dan perempuan dilihat dari segi nilai dan tingkah laku. ( Word to PDF Converter .Word-to-PDF-Converter. dan posisi perempuan yang lemah. maka sosialisasi dan perkembangan konsep gender menjadi satu kebutuhan yang mendasar.

satu jenis kelamin dibedakan derajatnya. atas dasar persamaan antara perempuan dan laki-laki. Dalam konsep gender dapat dikatakan bahwa sifat dapat dipertukarkan antara sifat wanita dan pria. pengucilan. atau pembatasan yang dibuat atas dasar jenis kelamin. yang mempunyai tujuan mengurangi atau menghapus pengakuan. berbeda dari tempat-tempat lain.Unregistered ) http://www. dan ( Word to PDF Converter .lain yang berlanjut menjadi nilai umum terhadap jenis tertentu.Word-to-PDF-Converter. penikmatan atau penggunaan hakhak asasi manusia dan kebebasan-kebebasan pokok di bidang politik. sedangkan gender jadi masalah jika terjadi ketimpangan. Beberapa Perspektif Gender Feminisme telah menjadi pergerakan lebih dari seabad. Anak laki-laki disusui oleh ibunya (diberi ASI). Ketidakadilan Gender Ketidakadilan gender adalah berbagai tindak ketidakadilan atau diskriminasi yang bersumber pada keyakinan gender. Gender tidak jadi masalah jika dilakukan secara adil dan menguntungkan kedua belah pihak. tetapi ( Word to PDF Converter . Itulah yang dikenal dengan “gender’ (Sudarma. Diskriminasi berarti setiap pembedaan. berubah dari waktu ke waktu.Unregistered ) . terlepas dari status perkawinan mereka. satu jenis kelamin mengalami. satu jenis kelamin dianggap tidak mampu. dan ketidakadilan gender. untuk merespons perubahan pada lingkungan dan pergerakan sosial lainnya yang berinteraksi di dalamnya. satu pihak dirugikan. Misalnya seorang Ibu di India dengan dua anak kembarnya.net berbeda dari suatu kelas ke kelas lain. 2. sedangkan anak berjenis kelamin perempuan diberi susu botol. 2008: 188-189). Gagasan dan praktik gencar dikomunikasikan. Pergerakan modern juga mempengaruhi dengan karakter internasionalnya. secara konstan berubah dan mengubah bentuknya sendiri. dll oleh perempuan. satu jenis kelamin diperlakukan lebih rendah. ekonomi.

Dalam keyakinan mereka. dapat menyebabkan adanya ketidakseimbangan dalam keluarga.net perbedaan pada konteks sosial dan politik menghasilkan berbagai macam feminisme yang berbeda. Menurut Umar (2001: 53) berpendapat bahwa pembagian peran secara seksual adalah wajar. Kendatipun muncul konflik. dapat menjelaskan tentang posisi perempuan. masyarakat adalah sebuah sistem yang terdiri atas bagian-bagian yang saling berkaitan dan masing-masing bagian secara terus-menerus mencari keseimbangan dan harmoni. harus dilihat sebagai satu sistem sosial yang saling mendukung dalam menjaga keseimbangan sosial dan kelestarian sosial. Oleh karena itu. namun masalah itu hanyalah sebuah dinamika sosial dalam rangka melestarikan keseimbangan sosial. Suami (ayah) mengambil peran instrumental seperti membantu memelihara sendi-sendi masyarakat dan keutuhan fisik keluarga dengan jalan menyediakan bahan makanan. dan menjadi penghubung keluarga dengan dunia luar. dan menjamin kelancaran urusan rumah tangga.Word-to-PDF-Converter. yaitu: Pertama. Sementara istri (ibu) mengambil peran ekspresif seperti membantu mengentalkan hubungan. memberikan dukungan emosional dan pembinaan kualitas yang menopang keutuhan keluarga.Unregistered ) . Teori Fungsionalisme Struktural atau dikenal sebagai teori fungsional. jika ada penyimpangan peran sosial yang dilakukan oleh salah satu anggota keluarga tersebut. Oleh karena itu. tempat perlindungan. teori ini berpendapat bahwa perempuan harus tinggal di dalam lingkungan rumah tangga karena itu merupakan pengaturan yang paling baik dan berguna bagi keuntungan masyarakat secara keseluruhuan.http://www. menurut Mansur Fakih (1996: 80) tidak secara langsung menyinggung masalah perempuan dalam teorinya. perbedaan perempuan dan laki-laki. Namun. Beberapa perspektif gender terbagi menjadi 3 teori. Teori fungsionalisme berupaya untuk membangun kesimbangan di dalam sebuah sistem tersebut karena ( Word to PDF Converter .

anak perempuan.http://www. perempuan merupakan kelas sosial tersendiri karena pekerjaan yang mereka lakukan. adik perempuan dari kelas sosial proletariat adalah sama sebagai kelas manusia yang bekerja pada sector domestic yaitu sebagai ibu rumah tangga. Oleh karena itu. maka kekuasaan dalam keluarga. hamba dan tuan. menurut Amal (1998: 89) tidak sedikitpun Feminisme Marxis yang mempersoalkan hal-hal yang berhubungan dengan masalah reproduksi (misalnya kehamilan. Teori Konflik. adik perempuan dari kelas sosial borjuis ataukah mereka itu adalah perempuan sebagai istri. kelahiran dan mengasuh anak) dan sekaligus seksualitas perempuan dalam sistem produksi (mode of productions). Laki-laki dalam sejarah masyarakat patriarki adalah orang yang diserahi tugas untuk mengurus alat-alat produksi.Word-to-PDF-Converter. ditentukan oleh laki-laki. apakah perempuan sebagai istri. keponakan perempuan. Teori ini pertama kali diperkenalkan oleh Sigmund Freud (1956-1939) yang mengungkapkan bahwa perilaku kepribadian laki-laki dan ( Word to PDF Converter . secara tegas diungkapkan oleh Nasaruddin Umar. Ketiga Teori psikoanalisis. keponakan perempuan. jika setiap elemen keluarga (sistem) dapat berfungsi sebagaimana perannya semula. maka laki-laki mempunyai kesempatan untuk mengumpulkan kekayaan secara berlebihan.net kesimbangan dapat terjadi. Teori ini berangkat dari asumsi bahwa dalam susunan di dalam suatu masyarakat terdapat beberapa kelas yang saling memperebutkan pengaruh dan kekuasaan. Gejala ini. bahwa hubungan suami-istri ini tak ubahnya seperti hubungan antara borjuis dengan proletariat. Menurut perspektif teori konflik.Unregistered ) . atau pemeras dan yang diperas. anak perempuan. Dengan demikian. Inilah kekhasan prespektif teori konflik dalam memandang masalah perempuan. Siapa yang memiliki dan menguasai sumber-sumber produksi dan distribusi merekalah yang memiliki peluang untuk memainkan peran utama di dalamnya. Kedua.

Jika unsure id lebih dominan.Secara lebih jelas.http://www.Word-to-PDF-Converter. Kesenangan seorang bayi ialah mengisap susu melalui mulut. ego. berfungsi sebagai aspek moral dalam kepribadian berupaya mewujudkan kesempurnaan hidup lebih dari sekedar mencari kesenangan dan kepuasan. b. Dalam uraiannya yang lebih rinci. bekerja dalam lingkup rasional dan berupaya menjinakkan keinginan agresif dari id. Dalam perkembangannya menjadi manusia dewasa. Kalau satu di antaranya lebih dominant maka pribadi yang bersangkutan akan mengalami masalah.net . maka individu tersebut akan terjebak menjadi orang hedonis. yaitu: a.net perempuan sejak awal ditentukan oleh perkembangan seksualitas.Unregistered ) http://www. superego. sedangkan jika superego lebih dominan maka akan menjadi individu yang sangat sulit untuk berkembang. sebab orang seperti ini akan merasa takut dan bergulat terus-menerus dengan dirinya sendiri. c. superego juga selalu mengingatkan ego agar menjalankan fungsinya mengontrol id. termasuk nafsu seksualitas dan insting yang cenderung agresif. ( Word to PDF Converter . setiap individu akan melewati berbagai tahap perkembangan psiokoseksual. Menurut Freud. terjadi sepanjang tahun pertama seorang bayi.Word-to-PDF-Converter. Tahap kesenangan berada di mulut (oral stage). sebagai pembawaan sifat-sifat fisik biologis seseorang sejak lahir. dalam teori psiokoanalisis. sebagai berikut: a. Freud menyebutkan ada lima tahap psiokoseksual. Freud menjelaskan kepribadian atau tingkah laku seseorang ditentukan oleh interaksi ketiga struktur. individu yang normal adalah ketika ketiga struktur tersbut bekerja secara proporsional. id.

anak mengidentifikasikan diri pada peran dan atstus dirinya. ketika kecenderungan erotis ditekan sampai menjelang masa pubertas.b. yakni bersifat laki-laki dan perempuan. Analisis Gender dalam Kesehatan . ( Word to PDF Converter .Word-to-PDF-Converter. kenyataan yang dapay dilihat dalam setiap masyarakat ialah pentingnya saling ketergantungan serta saling mengisi antara wanita dan pris sebagai warga Negara. sejak tahap phallic. c. Tahap seorang anak memperoleh kesenagnan pada saat mulai mkengidentifikasi alat kelaminnya (phallic stage). Berdasarkan teori psikoanalisis.Unregistered ) http://www. sebagai seorang anak laki-laki atau seorang anak perempuan. yaitu seorang anak memperoleh kesenangan erotis dari penis bagi anak laki-laki dan klirotis bagi anak perempuan. yaitu anak usia antara 3-6 tahun perkembangan kepribadian anak laki-laki dan anak perempuan mulai berbeda. dalam perencanaan pembangunan diperlukan peningkatan kualitas wanita sebagai mitra sejajar pris sesuai dengan kebutuhan akrualisasi wanita. yaitu saat kematangan seksual seseorang. d. e. Dalam hal ini penting dilakukan analisis gender. yaitu kelanjutan dari tingkat sebelumnya. tahun kedua seorang bayi.net C. Menurut Freud. Dalam proses pembangunan. Tahap kesenangan berada di dubur (anal stage). Oleh karena itu. Dalam masa ini. Tahap remaja (talency stage). Perbedaan ini melahirkan pembedaan formasi sosial berdasarkan identitas gender. memperoleh kesenangan di sekitar dubur yaitu ketika seorang bayi mengeluarkan kotoran. Tahap puncak kesenangan pada daerah kemaluan (genital stage). laki-laki yang mengalami proses perkembangan psiokoseksual yang normal akan menjadi maskulin dan perempuan yang perkembangan psiokoseksualnya normal akan menjadi seorang yang feminim.

Namun. (3) saling berkaitan. curahan tenaga dan curahan waktu. saling ketergantungan dan saling mengisi antara peranan wanita dan pria khususnya dalam keluarga.Mengacu pada pengertian dan perspektif-perspektif gender tersebut.Unregistered ) http://www. Wanita juga menghadapi ancaman kesehatan reproduktif yang unik. budaya dan ekonomi. kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi dalam berbagai unit sosial.net . tingkat kesejahteraan. masih banyak penafsiran yang berkembang secara tidak adil. muncul pertanyaan bagaimana masalah kesehatan dilihat dari perspektif gender ? atau bagaimana pendekatan gender dalam melihat praktik layanan kesehatan di masyarakat ? Memahami teknik analisis gender dalam layanan kesehatan ini. dan (4) tingkat akses dan kekuatan kontrol wanita dan pria terhadap sumber produktif maupun sumber daya manusia dalam keluarga. Gejala-gejala umum penyakit yang mudah menyebar ini mencakup anemia kronik. penyakit menl\ular seksual dan kanker pada alat reproduksi sering dijumpai pada wanita yang miskin dan tidak memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan reproduksi yang komprehensif. gender adalah sebuah konstruksi sosial atau tafsir sosial terhadap peran gender. aborsi yang tidak aman. sehingga memberikan tafsiran yang kurang pada tempatnya terhadap masalah-masalah perempuan. baik di Indonesia maupun di Asia Tenggara kelompok penduduk usia tua akan lebih banyak dialami oleh kalangan perempuan. Sebagaimana dikemukakan sebelumnya. (2) pembagian beban kerja wanita dan pria yang meliputi tanggung jawab. 1. ( Word to PDF Converter . 3. Menurut estimasi PBB di tahun 2025 atau 2050. kematian akibat komplikasi pada kehamilan dan persalinan. 2.Word-to-PDF-Converter. malnutrisi dan kondisi yang sangat lemah. Tingginya angka penyakit yang dapat divegah. Dua dari tiga wanita di dunia saat ini menderita suatu penyakit yang sangat melemahkan manusia. setidaknya difokuskan untuk mengetahui (1) situasi aktual wanita dan pria meliputi peranan.

7. Menjadi perawat dan bidan adalah pekerjaan perempuan dan menjadi dokter merupakan pekerjaan laki-laki. Misalnya penyakit kardiovaskular ditemukan pada usia lebih tua pada perempuan dibandingkan pada laki-laki. Kelompok orang yang paling tersudutkan dengan isu prostitusi ini yaitu kalangan perempuan. Sedangkan kaum laki-laki.4. meskipun pelayanan ini lebih menekankan pada control fertilitas bukan pada peningkatan kesehatan wanita. Dalam praktik layanan kesehatan. Akibatnya. Di lain pihak. Melaksanakan operasi merupakan tugas laki-laki. Penyebab terjangkitnya HIV/AIDS ini sudah begitu banyak diulas dan dikupas. mungkin benar bila disesuaikan dengan situasi. 6. demikian. pembagian kerja seperti ini merupakan contoh nyata dari konstruksi sosial dalam pembagian tugas dalam bidang kesehatan. Beberapa penyakit misalnya anemia. kondisi dan objek yang dikerjakannya namun. Pola kesehatan dan penyakit pada laki-laki dan perempuan menunjukkan adanya perbedaan. Namun. peran reproduktif wanita hanya mendapat perhatian apabila angka fertilitas cukup tinggi. dalam kenyatannya masih banyak anggota masyarakat yang menyalahkan posisi perempuan sebagai penyebab utama berkembangnya virus AIDS ini. dan gangguan pada otot serta tulang lebih banyak ditemukan pada perempuan daripada laki-laki. Dalam penanganan kasus HIV/AIDS merupakan satu misteri kesehatan yang belum terpecahkan. gangguan makan. Penanganan masalah AIDS ini disutukan pada masalah maraknya prostitusi. Berbagai penyakit atau gangguan hanya menyerang perempuan misalnya gangguan kesehatan yang berkaitan dengan kehamilan dan kanker . masih ada pandangan bahwa ada pekerjaan perempuan dan pekerjaan laki-laki. 5. satu-satunya pelayanan kesehatan yang sering diperoleh wanita adalah keluarga berencana. kurang mendapatkan perhatian yang seimbang dengan penilaiannya terhadap kaum perempuan.

Solita. dibutuhkan ada upaya pemberdayaan terhadap posisi dan status perempuan di Indonesia saat ini. Sampai detik ini. mereka masih menghadapi persepsi-persepsi budaya yang menyebabkan perkembangan kariernya terhambat.Unregistered ) http://www. Kesimpulan Masalah perempuan di Indonesia merupakan masalah yang sangat krusial. kurang gizi dan tingkat pendidikan yang rendah masih sangat tinggi.net BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia.Word-to-PDF-Converter. Oleh karena itu. jumlah perempuan miskin. dan dampak psikologis”. kerugian harta benda. Sosiologi Kesehatan. Andai mau bekerja pun.serviks. Melalui pemberdayaan inilah.Word-to-PDF-Converter. Sosiologi Untuk Kesehatan. Momon. ( Word to PDF Converter . 24 tahun 2007 mendefinisikan bencana sebagai “peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan. sementara laki-laki hanya dapat terkena kanker prostat. 2008. ( Word to PDF Converter . Kondisi seperti ini menyebabkan peran dan posisi perempuan belum dapat dilakukan secara maksimal.net D. Sementara Asian Disaster Preparedness Center (ADPC) mendefinisikan bencana dalam formulasi “The serious . Jakarta: Salemba Medika.Unregistered ) http://www. diharapkan mereka dapat menampilkan peran dan tanggung jwabnya sesuai dengan potensi dan bakatnya masing-masing. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press Sudarma. Daftar Pustaka Sarwono. kerusakan lingkungan. 1997. Definisi Bencana UU No.

yang terdiri dari:  Natural hazard. yaitu:    Terjadinya peristiwa atau gangguan yang mengancam dan merusak (hazard).disruption of the functioning of society. penghidupan. Bencana non-alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa non-alam yang antara lain berupa gagal teknologi. sementara bila kondisi masyarakat rentan. causing widespread human. tsunami. UU No. Bencana dapat terjadi. tetapi tidak terjadi peristiwa yang mengancam maka tidak akan terjadi bencana. Peristiwa atau gangguan tersebut mengancam kehidupan. B. 24 tahun 2007 mengelompokan bencana ke dalam tiga kategori yaitu:    Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi. Jenis-Jenis Bencana Bencana terdiri dari berbagai bentuk. Ini adalah hazard karena proses alam yang manusia tidak atau sedikit memiliki kendali. Definisi bencana seperti dipaparkan diatas mengandung tiga aspek dasar. Ethiopian Disaster Preparedness and Prevention Commission (DPPC) mengelompokkan bencana berdasarkan jenis hazard. kekeringan. dan tanah longsor. Bila terjadi hazard. material or environmental losses. angin topan. maka berarti masyarakat dapat mengatasi sendiri peristiwa yang mengganggu. dan teror. tetapi masyarakat tidak rentan. gagal modernisasi. gunung meletus. dan wabah penyakit. which exceed the ability of the affected communities to cope using their own resources” (Abarquez & Murshed. epidemi. 2004). dan fungsi dari masyarakat. Bencana sosial adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik sosial antarkelompok atau antar komunitas masyarakat. Manusia dapat meminimalisir dampak hazard dengan mengembangkan . Ancaman tersebut mengakibatkan korban dan melampaui kemampuan masyarakat untuk mengatasi dengan sumber daya mereka. banjir. karena ada dua kondisi yaitu adanya peristiwa atau gangguan yang mengancam dan merusak (hazard) dan kerentanan (vulnerability) masyarakat.

dan lingkungan. dan kegagalan infrastruktur. Hazard ini mencakup: o Technological hazard sebagai akibat kecelakaan industrial. Model Manajemen Bencana Bencana adalah hasil dari munculnya kejadian luar biasa (hazard) pada komunitas yang rentan (vulnerable) sehingga masyarakat tidak dapat mengatasi berbagai implikasi dari kejadian luar biasa tersebut. ledakan. prosedur yang berbahaya. C. o Environmental degradation yang terjadi karena tindakan dan aktivitas manusia sehingga merusak sumber daya lingkungan dan keragaman hayati dan berakibat lebih jauh terganggunya ekosistem.kebijakan yang sesuai. Manajemen bencana pada dasarnya berupaya untuk menghindarkan masyarakat dari bencana . prasyarat bangunan. dan sebagainya. seperti tata ruang dan wilayah. Ini adalah hazard sebagai akibat aktivitas manusia yang mengakibatkan kerusakan dan kerugian fisik.1 Natural Hazard  Human made hazard. Natural hazard terdiri dari beragam bentuk seperti dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 2. sosial. o Conflict adalah hazard karena perilaku kelompok manusia pada kelompok yang lain sehingga menimbulkan kekerasan dan kerusakan pada komunitas yang lebih luas. ekonomi. dan sebagainya. paparan radioaktif. Bentuk dari hazard ini adalah polusi air dan udara.

Tahap-tahap manajemen bencana di dalam model ini meliputi emergency. Pertama adalah sebelum terjadinya bencana (pre event) dan kedua adalah setelah terjadinya bencana (post event). Pre-during-post disaster model. selama bencana terjadi. Model ini menekankan upaya manajemen bencana pada identifikasi risiko bencana baik dalam bentuk kerentanan maupun hazard dan mengembangkan kapasitas untuk mengurangi risiko tersebut. preparedness.     Disaster risk reduction framework. dan mitigation kurang ditekankan. dan setelah bencana. dan early warning) semestinya tetap dilaksanakan pada daerah yang rawan bencana. Ada juga yang menyebut istilah disaster reduction. mitigation. Bila masyarakat tidak rentan maka bencana akan juga kecil kemungkinannya terjadi meski hazard tetap terjadi. Model ini berasumsi bahwa seluruh tahap-tahap yang ada pada manajemen bencana (emergency. mitigation. . rehabilitation. preparedness. dan early warning. rehabilitation. Perbedaan pada kondisi bencana dan tidak bencana adalah pada saat bencana tahap tertentu lebih dikembangkan (emergency dan relief) sementara tahap yang lain seperti rehabilitation. reconstruction. Model ini seringkali digabungkan dengan disaster management continuum model. sebagai perpaduan dari disaster mitigation dan disaster preparedness (Makki. Terdapat lima model manajemen bencana yaitu:  Disaster management continuum model. Kegiatan yang dilakukan sebelum terjadinya bencana dapat berupa disaster preparedness (kesiapsiagaan menghadapi bencana) dan disaster mitigation (mengurangi dampak bencana). reconstruction. Model ini mungkin merupakan model yang paling popular karena terdiri dari tahap-tahap yang jelas sehingga lebih mudah diimplementasikan. Pendekatan lain adalah lingkaran manajemen bencana (disaster management cycle) yang terdiri dari dua kegiatan besar. relief. reconstruction. relief. Contract-expand model. Terdapat kegiatan-kegiatan yang perlu dilakukan sebelum bencana. 2006). Model manajemen bencana ini membagi tahap kegiatan di sekitar bencana. The crunch and release model. Manajemen bencana ini menekankan upaya mengurangi kerentanan untuk mengatasi bencana. Kegiatan setelah terjadinya bencana dapat berupa disaster response/emergency response (tanggap bencana) ataupun disaster recovery.baik dengan mengurangi kemungkinan munculnya hazard maupun mengatasi kerentanan.

dan rehabilitasi. and Master Plan/Action Plan Formulation Rehabilitation CRISIS MANAGEMENT Terkait dengan manajemen penanggulangan bencana.RISK MANAGEMENT Mitigation Preparedness Early warning Protection Recovery Emergency Responses/ Humanitarian Relief Reconstruction Damages. 24 tahun 2007 secara skematis dapat digambarkan sebagai berikut: D. Rumusan penanggulangan bencana dari UU tersebut mengandung dua pengertian dasar yaitu:   Penanggulangan bencana sebagai sebuah rangkaian atau siklus. 24 tahun 2007 menyatakan “Penyelenggaraan penanggulangan bencana adalah serangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana. tanggap darurat. maka UU No. dan rehabilitasi”. tanggap darurat. Tanggap Darurat Kegiatan Pencegahan Penanggulangan bencana sebagaimana dimaksud dalam UU No. kegiatan pencegahan bencana. Kebijakan Manajemen Bencana . Penanggulangan bencana dimulai dari penetapan kebijakan Kebijakan pembangunan yang didasari risiko Rehabilitasi Pembangunan bencana dan diikuti tahap kegiatan pencegahan bencana. Losses & Needs Assessment.

proses yang pada umumnya terjadi terdiri dari beberapa tahap. Alokasi sumberdaya yang tepat antara Pemerintah Pusat dan Daerah. implementasi kebijakan. Solusi manajemen bencana ditekankan pada pengorganisasian masyarakat dan proses pembangunan. Mekanisme kerja dan pengaturan antara berbagai portofolio lembaga yang terkait dengan bencana. . formulasi kebijakan. Kebijakan manajemen bencana yang ideal selain harus dikembangkan melalui proses yang benar. Beberapa daerah yang mengalami bencana besar sudah melangkah lebih jauh pada tahap formulasi kebijakan dan implementasi kebijakan. Penekanan yang semakin besar pada peningkatan ketahanan masyarakat atau pengurangan kerentanan. kebijakan manajemen bencana mengalami beberapa perubahan kecenderungan seperti dapat dilihat dalam tabel. dan evaluasi kebijakan. juga perlu secara jelas menetapkan hal-hal sebagai berikut:     Pembagian tanggung jawab antara Pemerintah Pusat dan Daerah. serta antara berbagai fungsi yang terkait. Sementara Pemerintah Daerah sedang berada pada tahap penetapan agenda dan pengambilan keputusan. Di dalam kasus Indonesia. pengambilan keputusan. Pemerintah Pusat saat ini berada pada tahap formulasi kebijakan (proses penyusunan beberapa Peraturan Pemerintah sedang berlangsung) dan implementasi kebijakan (BNPB telah dibentuk dan sedang mendorong proses pembentukan BPBD di daerah). Beberapa kecenderungan yang perlu diperhatikan adalah:    Konteks politik yang semakin mendorong kebijakan manajemen bencana menjadi tanggung jawab legal. Perubahan peraturan dan kelembagaan yang jelas dan tegas.Dalam beberapa tahun terakhir. Dalam penetapan sebuah kebijakan manajemen bencana. yaitu penetapan agenda.

Tabel 2.2 Kecenderungan Di dalam Kebijakan Manajemen Bencana .

Beberapa PP yang terkait telah dikeluarkan (PP No. Melalui UU No. 2007 Sistem kelembagaan penanggulangan bencana yang dikembangkan di Indonesia dan menjadi salah satu fokus studi bersifat kontekstual. 23 tahun 2008). E.Sumber: Handmer & Dovers. 22. 24 tahun 2007. Kebijakan kelembagaan yang didesain dari Pemerintah Pusat akan berinteraksi dengan lembaga dan mekanisme yang ada serta secara khusus dengan orang-orang yang selama ini terlibat di dalam kegiatan penanggulangan bencana. Pemerintah Indonesia telah memulai proses penyusunan kebijakan menajemen bencana. Di daerah terdapat beberapa lembaga dan mekanisme yang sebelumnya sudah ada dan berjalan. 21. Pembagian Tanggung Jawab Manajemen Bencana . sementara beberapa PP lain sedang dipersiapkan.

menetapkan standardisasi dan kebutuhan penyelenggaraan penanggulangan bencana berdasarkan peraturan perundang-undangan. 8 tahun 2008. melaporkan penyelenggaraan penanggulangan bencana kepada Presiden setiap sebulan sekali dalam kondisi normal dan setiap saat dalam kondisi darurat bencana. d. c. pemeliharaan arsip/dokumen otentik dan kredibel dari ancaman dan dampak bencana. g. b. penjaminan pemenuhan hak masyarakat dan pengungsi yang terkena bencana secara adil dan sesuai dengan standar pelayanan minimum. pengalokasian anggaran penanggulangan bencana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang memadai. pengurangan risiko bencana (PRB) dan pemaduan pengurangan risiko bencana dengan program pembangunan. pemulihan kondisi dari dampak bencana. pengalokasian anggaran penanggulangan bencana dalam bentuk dana siap pakai. pengalokasian dana penanggulangan bencana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang memadai. Pada tataran operasional. melaksanakan kewajiban lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan. . d. e. mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran yang diterima dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. c. Di dalam Peraturan Presiden tersebut dinyatakan BNPB memiliki tugas sebagai berikut: a. Sementara tanggung jawab Pemerintah Daerah dirumuskan sebagai berikut: a. dan rekonstruksi secara adil dan setara. UU No. pengurangan risiko bencana (PRB) dan pemaduan pengurangan risiko bencana dengan program pembangunan.UU No. e. b. f. 24 tahun 2007 telah mengamanatkan pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia No. f. penjaminan pemenuhan hak masyarakat dan pengungsi yang terkena bencana sesuai dengan standar pelayanan minimum. 24 tahun 2007 telah menetapkan bahwa pemerintah (pusat) memiliki tanggung jawab dalam penyelenggaraan pennggulangan bencana. memberikan pedoman dan pengarahan terhadap usaha penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana. menggunakan dan mempertanggungjawabkan sumbangan/bantuan nasional dan internasional. c. dan h. menyusun pedoman pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. dan d. dan g. Tanggung jawab tersebut mencakup: a. perlindungan masyarakat dari dampak bencana. perlindungan masyarakat dari dampak bencana. b. menyampaikan informasi kegiatan penanggulangan bencana kepada masyarakat. rehabilitasi. penanganan tanggap darurat.

Selain ketiga pihak yang telah disebutkan di atas yaitu Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan BNPB, UU No. 24 tahun 2007 juga mengenali peran serta pihak lain, yaitu lembaga usaha dan lembaga internasional. Pasal 28 UU No. 24 tahun 2007 merumuskan peran lembaga usaha dengan “Lembaga usaha mendapatkan kesempatan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, baik secara tersendiri maupun secara bersama dengan pihak lain.” Lebih jauh lagi diatur bahwa lembaga usaha yang terlibat dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana perlu “menyesuaikan kegiatan dengan kebijakan penyelenggaraan penanggulangan bencana”, “menyampaikan laporan kepada pemerintah dan/atau badan yang diberi tugas…”, “mengindahkan prinsip kemanusiaan”. Peran serta lembaga internasional dan lembaga asing non pemerintah dalam penanggulangan bencana dijamin melalui Pasal 30 ayat (1) UU No. 24 tahun 2007. Tata cara berperan dalam penangulangan bencana telah diatur melalui Peraturan Pemerintah No. 23 tahun 2008. 1 ADVOKASI KORBAN KONFLIK SOSIAL

A. Pendahuluan Indonesia merupakan daerah rawan terhadap berbagai bencana, baik disebabkan oleh alam maupun manusia. Berbagai bencana tersebut antara lain; gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, banjir, tanah longsor, kekeringan, kebakaran hutan, kerusuhan/konflik sosial, dll. Seiring dengan perkembangan kehidupan masyarakat yang demokratis, maka isue Hak Asasi Manusia (HAM) telah menjadi wacana disegala bidang pembangunan, terlebih pembangunan kesejahteraan sosial yang sarat dengan muatan penegakkan HAM. Perlindungan bagi kelompok miskin, rentan atau yang memiliki hambatan fungsi sosial, anak terlantar, korban narkoba, korban konfik sosial dll dalam memenuhi kebutuhan dasar, meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraannya merupakan kerja yang bersentuhan dengan pemihakan dan perwujudan kesadaran secara konseptual HAM secara

universal dan menyangkut konvesi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang telah diratifikasi. Berkaitan dengan hal tersebut upaya yang bersifat strategis perlu mendapatkan perhatian dan pengkajian yang lebih mendalam utamanya bagi para penyandang masalah kesejahteraan sosial atau dalam hal ini Klien, yang dinyatakan sebagai korban. Siapa korban ? Pertanyaan ini yang sering luput dari perhatian kita, dan susah untuk mendefinisikan secara jelas. Korban adalah seseorang yang menerima keadaan yang menyakitkan, menyengsarakan, tidak mengenakkan baik fisik maupun non fisik dimana keadaan tersebut diluar kehendaknya. Selanjutnya bahwa kegiatan advokasi yang dilakukan sebetulnya tidaklah bersifat netral tetapi lebih pada pembelaan kepada korban. Bagi para pekerja sosial melakukan advokasi bukanlah hal yang asing, walaupun sebetulnya advokasi lebih dekat pada para pekerja hukum. Persoalan yang kemudian muncul adalah apakah Pekerja Sosial atau 2 PNS dapat melakukan advokasi ? dan Bagaimana cara melakukan advokasi terhadap Kliennya ? Persoalan pertama jelas Pekerja Sosial atau PNS dapat melakukan advokasi, karena tidak ada batasan tentang siapa yang paling berhak melakukan praktek advokasi. Sedangkan persoalan selanjutnya adalah perlunya pendalaman tentang Peraturan Perundang-undangan Bidang Kesejahteraan Sosial dan pengalaman praktek. B. Memahami Konflik Sosial Setiap orang dipastikan tidak akan dapat terhindar dari situasi konflik, entah konflik yang berkaitan dengan dirinya, dengan orang lain, atau dengan siapapun. Konflik bisa terjadi pada setiap orang, dimana saja dan kapan saja. Untuk memahami konflik, sangat tergantung pada kemampuan setiap orang

untuk mempelajari kadar konflik bagi dirinya, keluarga, dan masyarakat. Konflik dapat dipahami dari beberapa gejala antara lain: 1. Adanya perselisihan yang tidak terselesaikan antara dua pihak atau lebih. 2. Terjadinya perentangan antara kedua belah pihak atau lebih, pertentangan dapat terjadi pada diri individu, antar individu, individu dengan kelompok, antar kelompok, kelompok dengan masyarakat, dan antar masyarakat. 3. Tawuran antar kelompok, antar daerah tertentu dan sikap mau menang sendiri dan manganggap bahwa kelompok lain sebagai sebuah ancaman , dan berbagai gejala lainnya. Konflik pada dasarnya adalah ciri dinamika masyarakatnya, untuk memperoleh keadaan yang lebih baik. Konflik terjadinya mulai dari yang ringan dan tersembunyi hingga tingkat yang berat dan terbuka. Konflik diartikan sebagai bentuk pertentangan antara satu dengan pihak lainnya. Konflik juga diartikan sebagai perjuangan nilai dan tuntutan atas status, kekuasaan, dan sumber daya yang bersifat langka dengan maksud menetralkan, mencederai atau melenyapkan lawan. Konflik merupakan proses kea rah upaya memperoleh penghargaan dengan cara menghilangkan dan memperlemah pesaingnya. Konflik dapat berupa konflik usaha, huru hara, terror, SARA, politik, konflik Pusat-daerah. Konflik dapat terjadi secara vertical dan atau horizontal. 3 Konflik vertical terjadi pada lingkungan masyarakat yang memiliki status social, ekonomi, dan politik yang berbeda secara berjenjang, misalnya konflik kelas. Konflik horinsantal terjadi pada lingkungan masyarakat yang memiliki status social, ekonomi, dan politik yang sederajat misalnya konflik antar kampung, antar tetangga, antar pelajar, antar preman, dll.

proses komunikasi dalam bentuk verbal dan atau tertulis yang dilakukan untuk menciptakan perubahan dalam sikap. upaya nyata untuk memperbaiki atau merubah suatu kebijakan publik sesuai dengan kehendak dan kepentingan mereka yang mendesakkan terjadinya perbaikan dan perubahan tersebut. dalam bahasa Belanda yang berarti . sebagai suatu usaha yang dilakukan secara sistematis dan terorganisir untuk melakukan aksi dengan target untuk. Karena berkaitan dengan wilayah hukum.C. prioritas atau kebijakan melalui penggunaan suatu alasan yang masuk akal sesuai dengan target group (sasaran). Dua kata kunci ini harus selalu ada 4 . Secara sederhana sesungguhnya kerja advokasi adalah MEMPENGARUHI serta MENGUBAH. Advocateur. yang diharapkan akan menguntungkan kepentingan dan perjuangan pihak yang melakukan advokasi. pengacara. Advokasi dapat didefinisikan secara sederhana sebagai. terbentuknya atau terciptanya kebijakan atau praktek baru. Namun pada perkembangannya kerja advokasi tidak sekedar melakukan pembelaan dalam wilayah hukum tetapi juga yang berkaitan dengan kebijakan publik. atau perubahan kebijakan. Sebagai kegiatan yang bertujuan untuk melakukan perubahan kebijakan publik. Dapat juga advokasi didefinisikan. kegiatan advokasi dapat didefinisikan sebagai. dan peguam untuk menangani berbagai sengketa hukum di masyarakat. serta implementasi terhadap suatu kebijakan. Arti Penting Advokasi Pada mulanya advokasi muncul dalam pengertian pembelaan terhadap berbagai kasus-kasus hukum yang ada dalam masyarakat. maka advokasi kerapkali dimengerti sebagai tindakan litigasi oleh seorang yang dinamakan Advocaat. pembela.

teror. sosial dan budaya. Dan hal tersebut merupakan hak dari setiap orang yang merasa hak-haknya dilanggar baik dilakukan secara individual maupun kolektif. Kata advokasi sering kali kita dengar bahkan secara tidak sadar kita telah melakukan advokasi baik untuk kepentingan sendiri maupun kepentingan masyarakat.dalam kerja advokasi. Berkaitan dengan hal tersebut perlu disadari bahwa persoalan atau kasus-kasus yang ada. Dalam kerja advokasi ada beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian. politik. tidak saja dalam bidang hukum tetapi masuk juga dalam bidang ekonomi. intimidasi. bahwa apa yang terjadi dalam masyarakat mulai dari penindasan. Ketiga. bahwa kegiatan advokasi dimaksudkan masyarakat maupun individu mampu untuk mengorganisir dirinya sehingga setiap persoalan yang muncul dapat dicegah sedini mungkin. kekerasan serta konflik-konflik dalam keluarga merupakan suatu hal yang harus terus menerus di perjuangkan dan diposisikan sesuai dengan keadilan dan kebenaran. Sehingga setiap kasus tidak saja selalu diselesaikan melalui jalur hukum. yang justru dapat dimanfaatkan oleh kepentingan-kepentingan sesaat. tetapi dapat diselesaikan dengan kemampuan masyarakat sendiri. Dengan demikian lewat kegiatan advokasi ditujukan untuk penguatan . pertama. Dalam hal ini kegiatan advokasi dilakukan untuk mencegah munculnya persoalan baru. sesuai dengan normanorma hukum maupun norma kesusilaan yang berlaku dalam masyarakat. dimana kegiatan advokasi juga dibutuhkan. kalau bisa kita katakan advokasi adalah “bagaimana mempengaruhi siapa dalam rangka mengubah apa dan mengapa ?”. bahwa pelanggaran atau kejahatan terhadap hukum privat maupun publik serta norma-norma kesusilaan tidak boleh dibiarkan karena akan menjadi persoalan dalam masyarakat. Kedua.

Memperoleh pelayanan atau sumber-sumber yang kemungkinan tidak tersedia. . merupakan kegiatan yang memerlukan pengorbanan yang tidak sedikit baik moril maupun materiil. terlebih penyandang masalah sosial utamanya korban konflik sosial. dalam mengakui dan bahkan melindungi hak-hak masyarakat yang selama ini terpinggirkan. Proses bekerja dengan atau atas nama klien.masyarakat sipil. Sehingga diharapkan dengan kegiatan advokasi pemerintah dalam menentukan kebijakan memberi posisi yang benar. prosedur atau praktik yang mempengaruhi klien. yang memiliki berbagai instrumen yang memudahkan untuk mematahkan kegiatan advokasi. Namun yang lebih penting adalah bagaimana hak tersebut bisa diperjuangkan dan kebijakan publik berpihak kepadanya. 2. Karena dalam perjuangan kegiatan advokasi dalam menegakkan hak-hak klien/masyarakat akan berhadapan dengan kekuasaan yang sangat kuat. karena selama ini resistensi mayarakat terhadap eksploitasi dan penindasan negara sangat minim. 5 Perlu disadari bahwa kegiatan advokasi merupakan gerakan yang tidak mudah dalam pelaksanaannya. Namun kiranya perjuangan membela dan memberikan perlindungan terhadap hak-hak klien/masyarakat. Advokasi dalam pelayanan kemanusiaan dapat dikemukakan pendapat dari Hepwort dan Larsen (1986) sebagai berikut. untuk: 1. Memodifikasi kebijakan. Dengan kegiatan advokasi diharapkan kesadaran dan pemahaman kelompok masyarakat maupun individu semakin meningkat untuk memperjuangkan hak-haknya serta mengorganisir dirinya secara berkesinambungan.

3. pelayanan langsung. didalamnya tercakup taktik dan strategi. kampanye merupakan adaptasi dari kata Campaign yang berarti seni perang. legislatif. Legislasi. Jadi dari pengertian tersebut kegiatan advokasi merupakan upaya pencapaian tujuan. yang dapat kita gunakan untuk menarik warga agar simpati terhadap yang kita kampanyekan. internal. sistem. istilah ini memang sangat kental dengan NGO. maka out put dari advokasi salah satunya adalah lahirnya kebijakan .3. Kampanye. memodifikasi dan promosi/meningkatkan” hak atau kebutuhan klien. suatu proses. klas. karena advokasi adalah untuk merubah kebijakan. maka wilayah kerja advokasi pada umumnya adalah sebagai berikut: 1. petani. 2. dan proses advokasi mencakup kegiatan “memperoleh. Tipe advokasi dalam pelayanan kemanusiaan diantaranya adalah : Advokasi kasus. dan sebagainya. 6 D. buruh. Mempromosikan legislasi atau kebijakan baru yang akan menghasilkan tersedianya sumber ataupun pelayanan yang dibutuhkan klien. Teknik Advokasi Dalam banyak kalangan aktivis dan Non Government Organisation (NGO). Pengorganisasian. Pengorganisasian dipahami sebagai upaya untuk mengorganisir pihak yang akan kita dvokasi. dan mendapat perhatian semua pihak. kebijakan. dan advokasi komunitas. klinis. seperti. yang telah sering malakukan advokasi. akan tetapi sebenarnya bisa dipakai oleh pihak lain.

mendengarkan keluhan klien dll. melalui penyulahan. utamanya yang menjadi 7 tupoksinya. Mengadakan kegiatan formal dan non formal yang berkaitan dengan penyebaran informasi tentang PMKS. melakukan komunikasi dengan orang tua/wali klien yang bermasalah. Untuk itu berikut adalah beberapa teknik advokasi . diskusi. dalam membela hak-hak klien sebagai berikut: 1. Dapat dikemukakan bahwa tidak ada teknik yang dapat menjadi standar baku dalam kegiatan advokasi . 6. dan lingkungan pergaulan. E. Memposisikan Pekerja Sosial sebagai tokoh panutan dan sebagai teman/sahabat yang dapat diajak berdiskusi sehingga terjadi posisi saling mempercayai dan diharapkan tercipta hubungan harmonis dan dialog yang sehat. Pendekatan secara persuasive terhadap klien dan lingkungannya. 5. 3. dll. aspiratif. 2. melakukan dialog dengan pihak terkait dengan permasalahan klien. tulisan ilmiah. Kaidah Advokasi Jika advokasi adalah kegiatan yang terencana dan sistematis maka ada . dengan menciptakan suasana yang bebas dari rasa ketakutan. kampanye. 4. yaitu mengetahui latar belakang individu. Membudayakan dan menggalakkan kegiatan-kegiatan yang bersifat religius/keagamaan. Bersama-sama pihak terkait untuk menyediakan sarana dan prasarana bagi klien dalam rangka penyaluran minat dan bakat.terhadap isu yang kita advokasi. keluarga. Pendekatan emosional.

2. kaidah tersebut diantaranya: 1. walaupun kondisi dilapangan banyak berubah. Kita hanya dapat merubah taktik sesuai dengan situasi dilapangan yang banyak berubah. Mencermati posisi kasus Pada kaidah ini kita harus terlebih dahulu melihat kasus tersebut. Identifikasi siapa kawan dan lawan Pada kaidah ini yang harus dilakukan adalah memperkecil lawan dan memperbanyak kawan. jangan mudah mengganti program yang sudah disepakati. potensi maupun peluang serta dampak yang ditimbulkan. mengenai isi. 3. makin lebar peluang untuk keberhasilan advokasi. potensi dan peluang seta jangka waktu yang akan dikerjakan. Hasil tersebut ditelaah dan disusun dalam suatu peta persoalan yang berisikan identifikasi masalah. Kesepakatan yang sudah dibuat akan dijadikan semacam pengikat bagi 8 kerja advokasi selanjutnya.beberapa kaidah yang menjadi pegangan setiap orang yang hendak melakukan advokasi. . Setelah itu kita merangkai ulang setiap peristiwa yang berhubungan dengan kasus tersebut. untuk itu semua kalangan yang terlibat konsisten dengan apa yang telah direncanakan. Kerjakan rencana yang sudah dibuat Dalam membuat rencana tentu kita harus konsisten untuk tidak melakukan perubahan. Makin banyak dukungan didapatkan. Dengan mencermati posisi kasus maka akan diketahui sebenarnya posisi dan kapasitas kita serta seberapa jauh kemampuan yang kita punyai. Untuk itu maka perlu identifikasi seberapa banyak kita mendapat dukungan dan siapa saja yang hendak menentang.

Untuk menangkal itu adalah dengan ketegaran dan kesabaran. Berimajimasilah Cara untuk mengalahkan lawan dalam kegiatan advokasi tidak perlu dengan melakukan cara teror dan kekerasan. 5. dapat meminta bantuan teman-teman yang bergerak dibidang keenian. Dengan demikian dibutuhkan kreatiftas dalam membuat masalah tersebut tetap hangat dan tidak cepat basi. pemusik. 6. Hal ini jelas amat berbahaya karena sasaan menjadi kabur dan bisa jadi tidak mendapat dukungan publik. Jangan mudah ditakuti Banyak cara yang akan dilakukan lawan untuk melemahkan semangat kita dalam melakukan advokasi. olah raga. Tetap konsisten pada masalah Pada kaidah ini yang perlu diperhatikan adalah munculnya perubahan dalam masyarakat yang mempengaruhi kerja-kerja advokasi sehingga masalah yang menjadi sasaran advokasi kurang diminati oleh kelompok inti. Taktik paling kentara adalah melakukan teror dari yang paling halus hingga yang sangat kotor. dll. Jika diperlukan buatlah strategi untuk tetap membuat masalah itu terus aktual dan relevan dalam kondisi apapun.4. Dalam melakukan advokasi anda bukan saja bertaruh denga gagasan tetapi yang paling utama adalah hidup anda. Karena advokasi adalah kegiatan sistematis dan terencana maka kegiatan itu membutuhkan kretifitas dan imajinasi. . Kita harus melakukan berbagai strategi untuk menggalang opini publik. Dengan imajinasi kita akan menemukan banyak saluran untuk menggalang dukungan atau menambah simpatisan.

F. pemrakarsa.7. Lingkar inti adalah perancang strategi sekaligus . Tidak ada resep advokasi yang secara universal cocok diterapkan untuk semua aspek persoalan. Sesab itu doa menjadi 9 penting bagi kita yang memang menggagas kemenangan dalam melakukan advokasi. karena hal ini sangat jarang dan belum familiar ditengah-tengah masyarakat kita. Berdoalah Banyak bukti dimana doa berperan penting dalam setiap perubahan. Belajar dari kesalahan dan keberhasilan yang pernah dilakukan berikut diusahakan beberapa yang mungkin bisa dipakai bahan untuk melakukan improvisasi. Dalam hal dikemukakan langkah-langkah melakukan advokasi. Membentuk lingkaran inti Yang dimaksud lingkar inti (allies) adalah kumpulan orang dan atau organisasi yang menjadi penggagas. kohesif dan solid. Tidak ada cara yang baku dalam metode serta langkah-langkah advokasi. penggerak dan pengendali utama seluruh kegiatan advokasi. diantaranya adalah: 1. Doa adalah pengukuhan dan pendorong tiap pribadi yang berada dalam kegelisahan maupun perjuangan kemanusiaan. sehingga tidak ada devinisi yang baku tentang advokasi. Praktek Advokasi Bagaimana kita melakukan advokasi ? Agak kesulitan ketika kita harus menjelaskan secara rinci tentang bagaimana melakukan advokasi. Lingkar inti dari suatu gerakan advokasi adalah suatu “tim kerja” yang siap kerja purna waktu. Terlebih kata advokasi sendiri belum menjadikan wacana dan populer di masyarakat.

lobbi. (c) . dalam merumuskan issu startegis. kampanye. Mengumpulkan data dan informasi Dalam upaya memahami hal yang akan kita lakukan dalam gerakan advokasi. dll.pemegang komando utama. 2. perlu mengumpulkan data dan informasi berkaitan dengan issu advokasi yang dilakukan. dalam arti tuntutan memang semakin luas di masyarakat agar issu tersebut segera ditangani. jika tidak akan membawa dampak negatif lebih besar pada kehidupan masyarakat umum. misalnya. 10 3. Analisis data dan informasi Data yang telah terkumpul sebanyak mungkin kita olah sedemikian rupa menjadi informasi yang diperlukan untuk mendukung semua kegiatan lain dalam advokasi. (b) Kebutuhan dan aspirasi masyarakat. diantaranya: adanya kesatuan atau kesamaan visi dan idiologi yang jelas terhadap issu yang diadvokasikan. Sebagai bahan pertimbangan dalam memilih issu berikut ini dapat menjadi acuan: (a) Penting dan mendesak . bahan proses legislasi. Dalam menentukan satu issu strategis kegiatan advokasi dengan mengacu pada pertimbangan issu yang akan diusung adalah “aktual”. 4. Memilih issu startegis Segera setelah kegiatan sebelumnya tercapai. adalah mimilih/menetapkan issu strategis kegiatan advokasi yang akan dilakukan. Karena itu. pembentukan lingkar inti dalam gerakan advokasi memerlukan beberapa prasyarat. Data dan informasi tersebut penting dalam mendukung proses berikutnya. yaitu sedang hangat dan menjadi perhatian masyarakat.

Proses-proses legislasi. mulai dari penyusunan . Mengajukan rancangan tanding. 6. Sehingga tidak ada seorangpun bahkan lembaga/oganisasi yang akan mampu sendirian melaksanakan semua kegiatan advokasi. pikiran dan dana. dengan berbagai jenis atau bentuk kegiatannya masing-masing yang khas. Issu yang menarik akan mendapat dukungan dari berbagai kalangan utamanya dari mass media baik cetak maupun elektronik. Pada setiap tahapan memerlukan banyak waktu. Sekutu dalam advokasi adalah perseorangan. tenaga. Pertama adalah: proses-proses legislasi dan jurisdiksi. Bagian acara ini mulai masuk ke dalam berbagai aspek teknis atau bentukbentuk kegiatan advokasi yang sesungguhnya. akses. prasarana. mendukung dengan 11 mengambil peran atau menjalankan suatu fungsi dalam rangkaian kegiatan advokasi. dan kemudian terlibat aktif langsung. 7. Mengemas issu semenarik mungkin Issu-issu yang telah dipilih (satu issu strategis) tersebut selanjutnya dikemas sedemikian rupa sehingga dapat menarik simpatisan masyarakat dan pendukung. yang membentuk isi naskah hukum atau kebijakan publik. Ada tiga jalur proses pembentukan kebijakan publik. dll) yang bersedia.Berdampak positif. Galang sekutu dan pendukung. Kerja advokasi merupakan kerja yang sangat rumit dan majemuk. (d) Sesuai dengan visi dan agenda perubahan sosial. 5. mencakup beberapa jenis kegiatan. dana. pengaruh. penggalangan sekutu dan pendukung menjadi sangat vital. yang harus ditempuh dalam advokasi. kelompok atau organisasi yang memiliki sumber daya (keahlian. Dalam hal inilah.

kolaborasi. adalah kelemahan pada basis legitimasinya. Penutup. gugatan bersama (class action). G. Jadi masalah bagaimana mampu membangun basis gerakan sampai menyentuh akar rumput. dsb. beracara di peradilan (litigasi). Mempengaruhi pembuat kebijakan Jalur kedua dalam proses-proses pembentukan kebijakan publik adalah . lobbi. Maka. berlangsunglah kegiatan-kegiatan. 9. Sedangkan proses-proses Jurisdiksi diantaranya adalah. yang membentuk tata laksana kebijaakn publik. mungkin masih berjalan sampai sekarang walaupun sistem pilitik dan hukum sekarang sudah mulai longgar. Salah satu kecaman terhadap kegiatan advokasi dari pengalaman aktivis/LSM/ORNOP . Untuk 12 itu sekarang kalau mau melaksanakan advokasi harus memiliki basis gerakan yang berakar nyata dalam masyarakat. juga bisa terjadi dalam berbagai bentuk: gugatan perwakilan (legal standing). proses-proses politik dan birokrasi. negosiasi. mediasi. sebagai pembuat dan pelaksna resmi kebijakan publik.rancangan undang-undang atau peraturan (legal drafting). Membangun basis gerakan. dll. 8. Dua pelaku utama dalam jalur ini adalah para Politisi dan aparat birokrasi pemerintahan. sampai peninjauan kembali atau pengujian undang-undang (judicial review). Mereka sebenarnya bicara atas nama siapa? Apakah mereka memang memiliki mandat nyata dari masyarakat atau rakyat yang mereka “atas namakan” ?. Memang tidak mudah memahami advokasi terhadap korban konflik . termasuk didalamnya penyusunan rancangan tanding (counter draft).

Jakarta. dkk. dkk. Tindakan. 2001. Yogyakarta. . Perencanaan. Bahan bacaan: Imran. Yogyakarta. Pedoman Advokasi. Insist Pers. Semoga makalah kecil ini bermanfaat. Sekian dan terimakasih. dan tentunya kami membuka diri terhadap saran. Miller Valerie. Strategi Perlawanan. dkk. 2000. LKBH. Merubah Kebijakan Publik. minimal sudah tergambar rencana yang akan dilakukan tentang advokasi yang berkaitan dengan memperoleh dan mempromosikan pelayanan yang terbaik sesuai dengan hak-hak klien dilingkungan masing-masing instansi Anda. Pustaka Pelajar. dan Refleksi. ide yang membangun melalui diskusi dan proses diklat. Topatimasang. Yayasan Obor Indonesia. Roem. Tetapi dengan penjelasan singkat tersebut.sosial hanya dalam beberapa jam pertemuan. 2005. Fakultas Hukum UII.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful