Penanggulangan Bencana DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM Direktorat Jenderal Cipta Karya C35 MODUL KHUSUS KOMUNITAS Relawan dan

BKM PNPM Mandiri Perkotaan

Modul 1 Konsep Penanggulangan Bencana 1 Kegiatan 1 Curah Pendapat Definisi Penanggulangan Bencana 2 Kegiatan 2 Diskusi Kelompok Kaitan Siklus PNPM MP dengan Penanggulangan Bencana 3 Kegiatan 3 Simulasi Bencana 4

Modul 2 Penanggulangan Bencana Berbasis Komunitas 14 Kegiatan 1 Penjelasan Konsep Kelompok Masyarakat Siaga Bencana 15 Kegiatan 2 Simulasi 1 : Analisa Resiko Bencana 17 Kegiatan 3 Simulasi 2 : Membuat Peta Ancaman Bencana 17 Kegiatan 4 Simulasi 3 : Sistem Peringatan Dini 18 Kegiatan 5 Simulasi 4 : Saat Bencana Datang 19 Kegiatan 6 Diskusi Panel Penanganan Setelah Bencana 20

Modul 1 Topik: Konsep Penanggulangan Bencana

Peserta memahami : 1. Pengertian bencana dan penanggulangan bencana 2. Paradigma penanggulangan bencana 3. Komponen dari penanggulangan bencana berbasis komunitas

Kegiatan 1: Curah Pendapat Definisi Penanggulangan Bencana Kegiatan 2: Diskusi kelompok Kaitan Siklus PNPMMP dengan Penanggulangan Bencana Kegiatan 3: Simulasi Bencana

3 Jpl (135’)

Media Bantu – skema Siklus PNPMMP Bahan Bacaan – Apa itu bencana?

• Kertas Plano, kuda-kuda untuk Flip-chart, jepitan besar • Metaplan, Spidol, selotip kertas • Papan Tulis dengan perlengkapannya

• Amplop, kertas HVS 1

Curah Pendapat Definisi Penanggulangan Bencana

1) Sampaikan tujuan dan proses belajar yang akan dilalui, yaitu agar peserta memahami mengapa perlu mempelajari materi penanggulangan bencana dalam suatu program penanggulangan kemiskinan.

2) Lakukan curah pendapat untuk menggali pemahaman peserta mengenai definisi bencana, dan penanggulangan bencana.

3) Tulis kata-kata kunci dari pendapat peserta. Sepakati bersama apa yang dimaksud dengan bencana dan penanggulangan bencana.

4) Kemudian berikan penjelasan mengenai kata-kata kunci bencana dan penanggulangan bencana

Bencana adalah peristiwa/rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia, sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis dan di luar kemampuan masyarakat dengan segala sumber dayanya

Kata kunci penanggulangan bencana: Serangkaian upaya komprehensif dalam pra-bencana, saat bencana dan pasca bencana.

Kegiatan dalam Pra Bencana ditujukan untuk mengurangi resiko bencana, bersifat preventif seperti: • Pencegahan • Mitigasi atau penjinakan • Kesiapsiagaan meliputi peringatan dini dan perencanaan

Saat Bencana (tanggap darurat): • Peringatan atau tanda bahaya • Pengkajian darurat • Rencana operasi • Tanggap darurat

Setelah bencana: • Rehabilitasi • Rekonstruksi

2 5) Berikan penekanan sebagai berikut.

• Penanggulangan bencana tidak hanya bersifat reaktif: baru melakukan setelah terjadi bencana. Tetapi penanggulangan bencana juga bisa bersifat antisipatif, melakukan pengkajian dan tindakan pencegahan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya bencana. • Bencana menimbulkan berbagai kerusakan dan kehilangan. Hal ini akan menyebabkan angka kemiskinan di suatu wilayah yang terkena bencana akan meningkat. Hal inilah yang coba diantisipasi oleh PNPMMP dengan materi penanggulangan bencana.

6) Tutup sesi ini dengan penyampaian kesimpulan diskusi.

Diskusi Kelompok Kaitan Siklus PNPMMP Dengan Penanggulangan Bencana

1) Jelaskan pada peserta, bahwa pada sesi ini akan dibahas kaitan antara siklus PNPMMP dengan penanggulangan bencana.

2) Bagi peserta menjadi beberapa kelompok. Kemudian tampilkan siklus PNPMMP pada media bantu. Ajukan pertanyaan kepada peserta, adakah data-data dari siklus PNPMMP yang dapat digunakan untuk penanggulangan bencana? Jika ada, pada tahapan siklus mana saja dan apa saja datanya?

3) Persilakan setiap kelompok untuk melakukan diskusi selama 10 menit untuk menjawabnya, dan tuliskan pada kertas plano.

4) Kemudian persilakan masing-masing kelompok untuk menyampaikan hasil diskusinya, dan fasilitasi proses diskusi pleno untuk menyepakati tahap-tahap siklus mana saja yang bisa menghasilkan informasi untuk penanggulangan bencana dan apa saja informasinya. Gunakan tabel seperti dibawah ini:

Tahapan siklus Tujuan Keluaran Teknik Informasi untuk penanggulangan bencana

5) Tekankan kepada peserta sebagai berikut.

• Informasi yang bermanfaat bagi penanggulangan bencana tidak hanya berupa peta atau kondisi geografis yang rentan terkena bencana alam, tetapi juga potensi non-fisik seperti kesenjangan komunikasi antar kelompok masyarakat. 3 • Data-data dan hasil penerapan siklus sebenarnya berisi potensi-potensi lokal yang bisa

Simulasi Bencana 1) Sampaikan bahwa selanjutnya peserta akan diajak mempelajari mengenai penanggulangan bencana berbasis komunitas/masyarakat. dan peserta diminta segera (dalam hitungan maksimal dua detik) untuk bereaksi secara spontan terhadap teriakan tersebut seolah-oleh bencana yang disebutkan memang sedang terjadi. Kemudian teriakkan beberapa bencana lainnya. atau berdirinya BKM/LKM sebagai salah satu lembaga lokal yang bisa berperan dalam pengkoordinasian tindakan tanggap darurat bencana. Kemudian mintalah peserta untuk kembali duduk. 2) Sampaikan bahwa kita akan melakukan simulasi bencana. . 3) Pemandu mulai meneriakkan satu bencana. misalnya pengetahuan tentang sistem informasi dan komunikasi. 6) Tutup sesi dengan kesimpulan mengenai informasi-informasi dari siklus yang bisa digunakan untuk penanggulangan bencana. Amati dan catat apa yang dilakukan pertama kali oleh peserta begitu mendengar teriakan tersebut. Tujuan simulasi ini adalah untuk mengetahui apa yang biasa dilakukan oleh masyarakat jika terjadi bencana.dimanfaatkan untuk mengatasi bencana. misalnya ”gempa!!!”. yang bisa digunakan untuk secara cepat menginformasikan terjadinya bencana. Jelaskan bahwa pemandu akan meneriakkan beberapa jenis bencana.

Permainan simulasi bencana berguna untuk mengetahui reaksi awal dari seseorang ketika mengalami bencana. dan berikan umpan balik.siagaan menjadi upaya yang sangat penting. termasuk apa yang akan dibawa.4) Setelah selesai. Catatan Untuk Pemandu: 1. Tindakan awal saat bencana akan menentukan besarnya korban jiwa. Akan dapat dilihat adanya perbedaan tindakan yang dilakukan masing-masing orang saat menghadapi bencana : • Panik • Tenang dan taktis • Diam saja (tidak tahu harus berbuat apa) 2. sehingga melakukan kesiap. 3. Hal tersebut biasanya disebabkan karena (1) karakter pribadi. sampaikan hasil observasi pemandu. dan (2) siap siaga/tidak atau terlatih atau tidak. 4 SKEMA SIKLUS PNPMMP .

RKM RK PS LKM/ BKM PJM-P Channeling Program ReOrientasi PS dan PJM-P Review Prog Pelaks Kegiatan Sosmap & Sosialisasi PJM ke Musbang Kel/Desa PJM ke Musbang kecamatan .

bencana adalah Peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam dan/ atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia. sehingga menyebabkan kerugian yang meluas pada kehidupan manusia dari segi materi . dan dampak psikologis Pengertian bencana menurut International Strategy for Disaster Reduction (ISDR) : Suatu gangguan serius terhadap keberfungsian suatu masyarakat. Pengertian Menurut UU No.24/2007 tentang Penanggulangan Bencana. kerusakan lingkungan. ekonomi atau lingkungan dan melampaui . kerugian harta benda.PJM ke Musbang Kota/Kab Kordinasi dan Integrasi Prog KSM/ Pokmas 5 Apa itu Bencana? 1.

banjir. gunung meletus.kemampuan masyarakat yang bersangkutan untuk mengatasi dengan menggunakan sumber daya mereka sendiri 2. tsunami. Penjelasan Jenis-jenis bencana Banjir Banjir merupakan kondisi dimana sebagian besar air menggenangi permukaan tanah yang biasanya kering. epidemik. angin topan/puting beliung. dan tanah longsor • Bencana non alam: bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa non alam yang antara lain berupa gagal tekhnologi. gagal modernisasi. dan wabah penyakit • Bencana sosial: bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik sosial antar kelompok atau antar komunitas masyarakat. Banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi. Jenis-jenis • Bencana alam: bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh antara lain: gempa bumi. dan teror 3. kekeringan. Penyebab • Hujan dalam waktu panjang dan deras selama berhari-hari .

yang biasanya disebabkan oleh air dan makanan yang tidak higienis 6 • Penyakit yang disebabkan karena nyamuk. tiang bangunan runtuh/rusak. Contoh tsunami yang diakibatkan : ƒ Gempa bumi di dasar laut : Banyuwangi 1994. biasanya karena makin sempitnya daerah resapan air atau jalur hijau yang terdesak pemukiman atau industri. Tsunami terjadi di daerah pesisir. lebih dari 1 menit. Tsunami diartikan sebagai rangkaian gelombang laut yang melanda wilayah pantai dan daratan akibat terjadinya peristiwa geologi di dasar laut yaitu : gempa bumi. letusan gunung api dan longsoran. Nami : gelombang laut. Biak 1996. Aceh 2004 ƒ Letusan gunung api di dasar laut : Krakatau 1883 ƒ Longsoran di dasar laut : Teluk Lituya Alaska 1958 Tanda-tanda tsunami adalah : ƒ Gempa bumi yang sangat kuat. karena genangan air mempercepat penyebarluasan jentik-jentik nyamuk dan serangga Tsunami Tsunami berasal dari bahasa Jepang. dan . Tsu berarti pelabuhan.• Penanganan sampah yang buruk • Perencanaan tata kota yang tidak ditepati/menyimpang. • Berkurangnya tumbuh-tumbuhan/pohon yang semakin sedikit sehingga semakin sedikit pula daerah resapan air Yang harus diwaspadai saat bencana banjir adalah munculnya wabah penyakit : • Penyakit diare.

tiang listrik. Dampak dari pergesekan itu menimbulkan energi luar biasa dan menimbulkan goncangan di permukaan dan seringkali menimbulkan kerusakan hebat pada sarana seperti rumah/bangunan. • Gempa bumi vulkanik adalah gempa bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi akibat aktivitas gunung berapi yaitu pergerakan magma yang menekan/mendorong lapisan batuan sehingga pergeseran bebatuan di dalamnya menimbulkan terjadinya gempa bumi. Gempa jenis ini paling banyak menimbulkan kerusakan dan banyak korban. jembatan. Biasanya daerah yang pernah mengalami longsor sebelumnya. ada 3 jenis gempa bumi : • Gempa bumi tektonik adalah gempa bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi akibat pergerakan lempeng bumi atau patahan. jalan. Gempa Bumi Gempa bumi terjadi karena pergesekan antar lempeng tektonik yang berada di bawah permukaan bumi. • Gempa bumi induksi adalah gempa bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi akibat sumber lain seperti runtuhan tanah.manusia tak mampu berdiri tegak Tanah Longsor Pengertian : Terjadinya pergerakan tanah atau bebatuan dalam jumlah besar secara tiba-tiba atau berangsur-angsur yang pada umumnya terjadi di daerah lereng yang gundul atau kondisi tanah dan bebatuan yang rapuh. merupakan daerah gundul dan aliran air hujan adalah daerah yang rawan tanah longsor. Berdasarkan sumber penyebabnya. Gempa bumi sering diikuti dengan gempa susulan dalam beberapa jam atau hari setelah gempa .

sehingga air danau yang panas bercampur dengan material letusan. Karbon Dioksida.pertama yang dapat menyebabkan penghancuran pada bangunan yang telah retak/goyah akibat gempa sebelumnya. Letusan gunung berapi menghasilkan : • Gas vulkanik adalah gas yang dikeluarkan saat gunung berapi meletus. lava dapat mengalir sejauh 90 Km. Letusan gunung berapi dapat menimbulkan korban jiwa dan berpengaruh pada perubahan iklim. Letusan membawa abu dan batu yang menyembur sejauh radius 18 Km atau lebih. Sulfur Dioksida. Lava encer mampu mengalir jauh dari sumbernya mengikuti sungai atau lembah yang ada sedang lava kental mengalir tak jauh dari sumbernya • Lahar adalah banjir bandang di lereng gunung yang terdiri campuran bahan vulkanik berukuran lempung sampai bongkah. mengalir turun dan akhirnya mengendap di dalam dan sekitar sungai dan lembah. dan Nitrogen 7 • Lava adalah cairan magma yang bersuhu tinggi yang mengalir ke permukaan melalui kawah gunung berapi. berupa Karbon Monoksida. • Awan panas dapat mengakibatkan luka bakar pada bagian tubuh serta sesak pernafasan sampai tidak bisa bernafas . Hidrogen Sulfida. Letusan Gunung Berapi Gunung berapi terjadi karena endapan magma dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi. dikenal sebagai lahar letusan dan lahar hujan. Lahar letusan terjadi apabila gunung berapi yang mempunyai danau kawah meletus. Lahar hujan terjadi karena percampuran material letusan dengan air hujan di sekitar puncaknya • Awan panas adalah awan dari material letusan besar yang panas.

• Abu letusan gunung berapi adalah material letusan yang sangat halus yang karena hembusan angin dampaknya bisa dirasakan sejauh ratusan kilometer Angin Topan Angin Topan adalah udara bertekanan rendah yang terjadi di lautan tropis. Motifnya adalah menimbulkan rasa takut dan memperkuat posisi tawar untuk mencapai kehendak tertentu. hukum dan politik. Sasarannya adalah sarana vital seperti kantor pemerintah. seperti politik nasional dan internasional serta pertahanan keamanan. tempat keramaian . Berkecepatan sampai lebih dari 200km/jam yang didampingi dengan hujan lebat dan menyebabkan badai di daerah pesisir Konflik Sosial Konflik sosial merupakan suatu hal yang tak terelakkan dalam masyarakat yang terdiri dari latar belakang suku. kemudian perbedaan cara pandang keagamaan dan adat istiadat yang sering menimbulkan konflik yang secara laten dapat meledak menjadi kekerasan. adat istiadat. sarana transportasi dan komunikasi. industri. Keberagaman dapat pula menjadi ancaman terhadap keutuhan seperti yang sering terjadi karena kesenjangan ekonomi dan kemiskinan karena ketidakadilan ekonomi. tingkat sosial ekonomi dan sebagainya. Contoh dari konflik sosial adalah Peristiwa Mei 1998 Teror Teror merupakan jenis bencana yang paling sulit diduga karena biasanya bermotif tertentu. Konflik sosial dapat menjadi bencana ketika telah menjadi kekerasan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. kerusakan sarana/prasarana umum dan tempat tinggal serta trauma psikologis. sosial. agama.

instalasi militer. pembakaran. penculikan. peracunan.(pariwisata dan lokasi lain). (sumber : Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia) 8 Modul 2 Topik: Penanggulangan Bencana Berbasis Komunitas Peserta memahami konsep penanggulangan bencana berbasis komunitas Kegiatan 1: Penjelasan Konsep Kelompok Masyarakat Siaga Bencana Kegiatan 2: Simulasi 1: Analisa Resiko Bencana Kegiatan 3: Simulasi 2: Membuat Peta Ancaman Bencana Kegiatan 4: Simulasi 3: Sistem Peringatan Dini Kegiatan 5: Simulasi 4: Saat Bencana Datang Kegiatan 6: Diskusi Panel: Penanganan Pasca Bencana 6 Jpl ( 270 ’) Media Bantu – Siklus penanggulangan bencana Bahan Bacaan – Kelompok Masyarakat Siaga Bencana Bahan Bacaan – Tanggap Darurat Saat Bencana . serangan bersenjata. Teror dapat berupa serangan bom.

alur sejarah. selotip kertas. kuda-kuda untuk Flip-chart. dll) 9 Penjelasan Konsep Kelompok Masyarakat Siaga Bencana 1) Sampaikan tujuan materi dalam modul ini. Sampaikan penjelasan sebagai berikut: . Untuk itu pemerintah memiliki struktur dan organisasi penanganan bencana. Metaplan. Jelaskan berdasarkan bahan bacaan 3) Kemudian jelaskan mengenai kelompok masyarakat siaga bencana. struktur organisasi dan uraian tugasnya. tidak menggugurkan kewajiban negara untuk melindungi warga negara dari bencana. jepitan besar. Papan Tulis dengan perlengkapannya • Beberapa visualisasi hasil penerapan instrumen siklus (peta desa. Spidol. yaitu agar peserta: memahami konsep penanggulangan bencana berbasis komunitas 2) Tampilkan media bantu: skema siklus penanggulangan bencana.Bahan Bacaan – Setelah Bencana • Kertas Plano. 4) Sampaikan bahwa meskipun masyarakat bisa secara mandiri bersiap-siap menghadapi bencana.

kerusakan sarana/prasarana dan terganggunya peri kehidupan masyarakat dan lingkungan hidup dengan mengandalkan sumber dan kemampuan yang dimiliki oleh masyarakat. swasta dan Pemerintah Pembangunan kemampuan penanggulangan bencana ditekankan pada peningkatan kemampuan masyarakat khususnya masyarakat pada kawasan rawan bencana . lazimnya diperlukan langkah-langkah : (1) pengenalan jenis bencana. meminimalkan korban dan mengurangi penderitaan. saat dan setelah bencana terjadi untuk mengurangi jumlah korban baik jiwa. (5) penyusunan prosedur dan tata cara penanganan bencana (6) pemasyarakatan kesiagaan dan peningkatan kemampuan. Persiapan bencana bertujuan mengurangi resiko. (2) pemetaan daerah rawan bencana. Penanggulangan bencana berbasis komunitas membutuhkan langkah terorganisir dan komitmen yang kuat. Penanggulangan bencana berbasis komunitas juga merupakan upaya mengkolaborasikan penanggulangan bencana sebagai upaya bersama antara masyarakat. (4) pengenalan sosial budaya masyarakat daerah bahaya. LSM.Penanggulangan Bencana Berbasis Komunitas merupakan serangkaian aktivitas masyarakat (komunitas) pada saat sebelum. (3) zonasi daerah bahaya dan prakiraan resiko. Saat ini organisasi penanggulangan bencana di Indonesia masih merupakan lembaga ad hoc. Untuk mencapai kondisi tersebut. . (7) mitigasi fisik. perencanaan tanggap darurat dan rehabilitasi. (8) pengembangan teknologi bencana alam. agar secara dini menekan bahaya tersebut. Umumnya berpangkal pada tindakan penumbuhan kemampuan masyarakat dalam menangani dan menekan akibat bencana. Tugas utama kelompok adalah menyusun perencanaan untuk melakukan usaha-usaha dalam pengurangan resiko bencana.

Kantor/Dinas Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) yang juga mengorganisir Search and Rescue (SAR). mikrozonasi.10 Di tingkat Pusat terdapat Badan Koordinasi Nasional (BAKORNAS) Penanggulangan Bencana dan Pengungsi dengan Ketua Pelaksana Harian (Kalakhar) Wakil Presiden. Kemudian Dinas Sosial. bencana lingkungan). Badan Meteorologi dan Geofisika untuk mengetahui tentang cuaca. Di tingkat Provinsi terdapat Satuan Koordinasi Pelaksana (SATKORLAK) Penanggulangan Bencana dan Pengungsi. Dalam kerja penanggulangan bencana di tingkat daerah.24/2007 tentang penanggulangan bencana diamanatkan tentang pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Bertugas meningkatkan kesiapsiagaan dan tanggap darurat bencana 2. Dinas lainnya seperti Pertambangan dan Energi yang berfungsi sebagai pengawas tata kelola pertambangan dan energi. Pusat Studi Bencana di Universitas terdekat yang dapat memberikan peta ancaman. DPU dsb 3. biasa dilakukan: 1. iklim dikaitkan . dan penelitian tentang kebencanaan yang lain 5. Di tingkat Kabupaten/Kota terdapat Satuan Pelaksana (SATLAK) Penanggulangan Bencana dan Pengungsi yang dibentuk berdasarkan Perpres No.85/2005. Dalam UU No. Bagian Kesra. Palang Merah Indonesia di daerah masing-masing 4. dan sampai sekarang Peraturan Pemerintah yang mengaturnya belum terbit. mempunyai peta-peta rawan bencana yang biasanya terkait dengan pertambangan (longsor.

akan dilakukan simulasi menganalisis . termasuk peringatan dini yang ada untuk berbagai jenis bencana Selain itu terdapat organisasi masyarakat dan LSM baik nasional. apa yang bisa kita lakukan? • Peran apa yang bisa dilakukan oleh BKM untuk membentuk kelompok masyarakat siaga bencana? Coba gambarkan struktur yang memungkinkan untuk dibuat di wilayah anda 7) Tuliskan jawaban-jawaban peserta ke papan tulis atau kertas plano. apa yang bisa kita lakukan? • Apakah dalam PJM dan renta kelurahan anda telah ditetapkan program-program untuk mengantisipasi bencana? Jika belum. bahwea pada sesi-sesi sekarang. Kemudian tutup sesi dengan menyimpulkan masukan-masukan peserta. akan disimulasikan apa yang bisa dilakukan oleh kelompok masyarakat siaga bencana.dengan bencana. 6) Ajukan beberapa pertanyaan berikut ini kepada peserta: • Apakah pada data-data siklus di wilayah anda telah tersedia data-data yang memperlihatkan kondisi rawan bencana? Jika belum. lokal maupun internasional yang concern terhadap isu-isu penanggulangan bencana. Pertama-tama. Simulasi 1: Analisa Resiko Bencana 1) Sampaikan. 5) Persilakan peserta untuk bertanya tentang hal-hal yang belum jelas.

3) Bersama peserta. Ingat. Diskusikan satu demi satu peristiwa: waktu. korban. 4) Diskusikan bersama peserta: • Bencana apa saja yang mungkin terjadi (kembali) di masa mendatang? • Kapan perkiraan waktunya? Setiap tahun? • Kelompok masyarakat mana saja yang rentan terhadap bencana tersebut? • Apa yang dibutuhkan untuk menghadapi kemungkinan bencana tersebut? Kemampuan apa yang tersedia? Apa yang kurang. pemandu dapat menggunakan diskusi kelompok). dsb. 6) Sampaikan kesimpulan sebagai berikut: . kerugian. 2) Lakukan curah pendapat dengan menggunakan metaplan. Minta peserta menuliskan bencana yang pernah terjadi dan waktu kejadian. 5) Persilakan beberapa peserta untuk menampilkan sejarah ’bencana’-nya. penanganan. susunlah metaplan-metaplan tersebut membentuk alur sejarah (waktu) peristiwa bencana. Baru setelah itu kita ’maju ke depan’ menganalisa kemungkinan terjadinya bencana di kampung kita. (Apabila cukup banyak jenis bencana yang mengancam. satu metaplan satu peristiwa bencana.11 kemungkinan bencana di kampung kita.

Setelah itu mengidentifikasi kerentanan dan kemudian kapasitas di kelurahan masing-masing. Pusat Studi Bencana. kerentanan dan kapasitas komunitas tetap sebagai data primer. ditambah dengan unsur kebencanaan. sebaiknya dilakukan pencarian data dari berbagai sumber: organisasi pemerintah. Simulasi 2: Membuat Peta Ancaman Bencana 1) Sampaikan bahwa pada sesi selanjutnya kita akan menyusun peta ancaman bencana desa/kelurahan kita. sebagai data awal. 4) Bahas bersama peserta: Apa manfaat yang bisa diperoleh dengan peta semacam ini? 5) Tutup sesi dengan kesimpulan mengenai manfaat dari pembuatan peta ancaman bencana . 3) Ajak peserta untuk menentukan juga jalur evakuasi dan lokasi pengungsian. Pengenalan ancaman. Kemudian tampilkan kembali hasil diskusi analisa resiko bencana dari BKM yang bersangkutan. Proses penyusunan peta ini sama seperti ketika kita menyusun peta desa (saat melakukan pemetaan swadaya). Sebelum analisa resiko dilakukan. Berilah simbol-simbol tertentu untuk menandakan kawasan rawan bencana dan jenis bencana yang mungkin terjadi. dll. 2) Tampilkan salah satu contoh peta dasar desa/kelurahan milik salah satu BKM.Langkah pertama yang dilakukan dalam melakukan tahapan analisa risiko adalah menemukenali ancaman.

. dsb. dapat pula berdasarkan pengetahuan lokal tentang tanda-tanda bencana. Contohnya adalah bunyi kentongan pada masyarakat Jawa untuk menandakan beberapa hal termasuk jika terjadi bencana. yang dikomunikasikan lembaga/organisasi yang berwenang serta masyarakat setempat dan dijadikan acuan dalam mengambil tindakan yang dianggap perlu dan taktis saat bencana datang. Peringatan dini dapat bersumber dari pemerintah. kentongan telah menjadi alat peringatan dini bagi banyak hal: bencana. 2) Sampaikan pengantar bahwa peringatan dini bukanlah sesuatu yang baru buat masyarakat kita. Sistem peringatan dini adalah tanda bencana. Hal yang penting adalah adanya penyepakatan dan pemahaman semua anggota masyarakat tentang sistem peringatan dini. Peringatan dini haruslah tanda yang dipahami semua masyarakat. Di beberapa daerah. kemalingan. gerhana. serta menggunakan sumber daya lokal (apalagi jika bencana bersifat lokal).12 Simulasi 3: Sistem Peringatan Dini 4 1) Sampaikan bahwa selanjutnya kita akan belajar mengenai sistem peringatan dini. bersifat segera dan bersifat resmi.

longsoran bawah laut dan comet impact. • Gempa di bawah laut dengan kedalaman 0 – 30 km. gunung api di bawah laut. • Air laut surut seketika lamanya +/. atau ke dalam powerpoint). tampilkan paparan di bawah ini (salin ke dalam kertas plano.3) Diskusikan bersama seluruh peserta: • Cara apa yang bisa dijadikan sistem peringatan dini di wilayah anda? • Siapa yang berhak mengumumkan peringatan dini? Bisakah BKM berperan penting disini? 4) Kemudian.20 menit • Air laut seketika naik di atas rata-rata dengan kecepatan tinggi Tanda-tanda Gunung Meletus • Binatang-binatang meninggalkan lokasi gunung berapi • Terjadi gempa • Terdengar suara letusan Tanda-tanda Badai • Cuaca mendung • Angin kencang . Jelaskan bahwa hal penting lainnya terkait dengan sistem peringatan dini ini adalah mengenali tanda-tanda alam sebelum terjadinya bencana: Mengenali tanda-tanda alam sebelum terjadi bencana Tanda-tanda Tsunami • Gempa bumi dengan kekuatan di atas 6 SR (skala richter) dengan pusat gempa di bawah laut.

• Udara dingin. bahwa simulasi-simulasi sebelumnya adalah mengenai tindakantindakan yang diambil sebelum bencana terjadi. 3) Tugaskan setiap kelompok untuk memperagakan tips-tips menghadapi bencana-bencana yang berbeda. kelompok 5 = longsor. misalkan: kelompok 1 = banjir. berkisar 20 C ke bawah. 2) Bagi kelompok menjadi beberapa kelompok. . persilakan peserta dari kelompok lain memberi masukan. Sedangkan pada simulasi ini. dan sisanya sebagai peraga dari naskah yang dibacakan. dll. 13 14 5 Simulasi 4: Saat Bencana Datang 1) Sampaikan pada peserta. Tugaskan setiap kelompok untuk menyusun dulu tips-tips menghadapi bencana seperti yang ditugaskan dan dituliskan ke dalam kertas plano. 4) Kemudian persilakan setiap kelompok satu persatu menampilkan peragaan tips-tips menghadapi bencana. Beri waktu 5-10 menit kepada semua kelompok untuk bersiap. kelompok 2 = gempa. kelompok 4 = angin puting beliung. Setiap selesai satu kelompok. akan dibahas tentang tindakan-tindakan yang harus diambil saat terjadi bencana. Mintalah kepada setiap kelompok untuk memnetukan satu orang pembaca naskah. kelompok 3 = gunung meletus.

5) Tutup sesi dengan menyampaikan poin-poin penting sebagai berikut: Saat bencana terjadi. Koordinasi Kelompok Masyarakat Siaga Bencana untuk segera melakukan kerja berdasarkan regu yang dikoordinasi oleh Koordinator Kelompok. Pengambilan keputusan pengungsian oleh aparat dusun/desa 4. Maka langkah yang bersifat taktis dan strategis harus segera dilakukan ketika bencana datang. TNI/POLRI dll) 3. adalah saat paling penting yang akan menentukan dampak yang akan ditimbulkan oleh bencana. Membunyikan tanda bahaya Pembunyian tanda bahaya dilakukan oleh pihak yang ditunjuk/disepakati sebagai otoritas. bahwa pada sesi terakhir kita akan berdiskusi mengenai apa yang sebaiknya dilakukan masyarakat ketika bencana telah berlalu dan meninggalkan kondisi kerusakan. . 1. korban. Tanda bahaya merupakan bunyi/suara/tanda yang disepakati oleh masyarakat setempat sebagai sistem peringatan dini 2. 6 Diskusi Panel Penanganan Setelah Bencana 1) Sampaikan kepada peserta. Meminta bantuan dari wilayah terdekat dan menghubungi instansi terkait (Satlak PBP. PMI. dsb. kerugian. SAR. Kondisi inilah justru yang banyak berkaitan dengan isu kemiskinan dan kerentanan.

kesehatan dan pengobatan. . sanitasi. Gunakan pedoman pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: • Siapa saja (sebutkan jabatan/status orangnya) yang terlibat dalam proses penanganan pasca bencana di wilayah anda? Apa peranannya dalam penanganan bencana? • Bagaimana cara tim tersebut bekerja? Apa saja hambatan-hambatan yang mereka hadapi? • Mungkinkah BKM mengambil posisi sebagai koordinator untuk penanganan kondisi pasca bencana? Mengapa? 3) Fasilitasi proses diskusi antara para panelis dengan peserta lainnya. untuk duduk didepan sebagai panelis. dan masukan berikut: Pasca bencana meliputi pemulihan (rehabilitasi) dan rekonstruksi. Pada pemulihan jangka pendek ini biasanya korban bencana belum dapat memenuhi kebutuhan di atas. tempat tinggal sementara. Pemulihan jangka pendek ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan dasar seperti kebutuhan makanan.2) Mintalah beberapa peserta yang berasal dari wilayah yang pernah terkena bencana. Kemudian persilakan mereka secara bergantian menyampaikan gambaran bagaimana kondisi penanganan bencana. Pemulihan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar guna mengurangi penderitaan akibat bencana. Tuliskan point-point penting dari diskusi ini. 4) Tutup diskusi dengan membacakan poin-point penting tersebut. kebutuhan Mandi Cuci Kakus (MCK) dan kebutuhan religius serta adat. Rencana pemulihan juga memperhitungkan kondisi lingkungan untuk mengurangi resiko bencana di masa yang akan datang.

Pemulihan kegiatan perekonomian 2. Rehabilitasi kecacatan 5. peternakan dan perikanan 7. Perbaikan aliran listrik dan komunikasi yang permanen 6. perkantoran.Pemulihan jangka menengah ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan yang lebih umum setelah pemenuhan kebutuhan pribadi yaitu : pembangunan sarana kesehatan umum darurat. tempat ibadah. jembatan. sekolah. Pembangunan infrastruktur yang rusak baik jalan. Pemulihan produksi pangan. Pemulihan unsur rohani. sektor produksi pertanian lainnya. adat istiadat. pembangunan sekolah darurat. . sarana kesehatan 3. tempat ibadah darurat. pasar. budaya. Rehabilitasi kejiwaan 4. Perbaikan kondisi lingkungan hidup 8. penyediaan air dan sanitasi serta pembangunan saluran air limbah dan pengelolaan sampah Pemulihan jangka panjang ditujukan untuk membangun kembali (rekonstruksi) yang berkaitan dengan pembangunan yang berkelanjutan. Pada umumnya rekonstruksi dilakukan : 1. Rekonstruksi dilakukan dengan melihat dampak bencana yang terjadi serta kebutuhan dan prioritas masyarakat. Pemulihan pendididikan baik sarana prasarana maupun sumberdaya manusia 9.

15 Skema Daur Penanggulangan Bencana DAUR PB Penanggulangan Pasca-bencana Pencegahan & penjinakan Pra-bencana Pengkajian darurat Tanggap darurat Rehabilitasi Penuntasan Pembangunan kembali Perencanaan Peringatan dini Pengkajian Koordinasi Manajemen Info Penggerakan Sumber Jaringan nasional & internasional Pemulihan Pencegahan Penjinakan .

terdiri dari : 1) Regu peringatan dini. baik perempuan maupun laki-laki dan dipilih dalam musyawarah. alur evakuasi dan rencana pengungsian. demografi untuk digunakan dalam penyusunan peta ancaman bencana. menjadi juru bicara kelompok dan penghubung dengan instansi vertikal atau organisasi lain. Struktur kelompok ini paling tidak terdapat : a. sesuai dengan data ancaman bencana setempat. Koordinator untuk mengkoordinasi dan mendukung kerja-kerja kelompok. bertugas mengumpulkan data ancaman.Perencanaan operasi Kesiapan 16 Kelompok Masyarakat Siaga Bencana Kelompok masyarakat siaga bencana terdiri dari semua unsur masyarakat. b. perencanaan tanggap darurat dan rehabilitasi. . bertugas mengkompilasi data kebencanaan (sejarah bencana. dan mengembangkan peringatan dini berdasarkan pengetahuan lokal 2) Regu Pemetaan. Tugas utama kelompok adalah menyusun perencanaan untuk melakukan usaha-usaha pengurangan resiko bencana. Pusat Studi Bencana. bekerjasama dengan instansi deteksi dini dan menginformasikan kepada masyarakat tanda bahaya atau tanda peringatan dini dari instansi lain. Kesbanglinmas dll). Kelompok masyarakat siaga bencana dapat dibentuk sebagai bagian dari BKM. data dari BMG. bertugas melakukan identifikasi pelatihan kesiapsiagaan yang dibutuhkan masyarakat. 3) Regu Pelatihan Kesiapsiagaan. Kelompok Persiapan Bencana.

Kelompok Pemulihan bertugas : .c. menolong korban dan pemilahan korban berdasarkan kondisinya (triase) (3) Regu Penilaian Cepat bertugas mengkaji secara cepat seperti menilai kerugian. akses pasar. memperbanyak dan menyampaikan informasi kepada masyarakat (2) Regu Hubungan Luar bertugas melakukan pembaruan data dan diisi di media yang mudah dilihat masyarakat. Kelompok Administrasi dan Komunikasi (1) Regu Administrasi bertugas melaksanakan pencatatan. Ormas. air bersih dan ketersediaan pangan (4) Regu Pengungsian bertugas mendirikan Posko untuk menampung bantuan kemanusiaan. mencatat dan mengeluarkan persediaan logistik pengungsian. Relawan dan donatur e. ketersediaan peralatan dapur dan bahan pangan. luka). penyimpanan dokumen. mendata jumlah korban (jiwa. d. mempersiapkan fasilitas pengungsian serta perkiraan kebutuhan pengungsian berkaitan dengan jumlah pengungsi dan kerentanan pengungsi (5) Regu Dapur Umum bertugas mempersiapkan kebutuhan makan dan minum bagi pengungsi. (6) Regu Logistik bertugas menyimpan. Kelompok Tanggap Darurat (1) Regu Pertolongan Pertama bertugas melakukan pertolongan pertama saat bencana terjadi. memberikan masukan kepada posko tentang kebutuhan makan dan minum pengungsi. Dapat merupakan gabungan anggota masyarakat & Palang Merah Indonesia (2) Regu SAR bertugas melakukan pencarian korban. LSM. mengelola komunikasi dengan pihak lain baik pemerintah.

• Untuk bisa menyelamatkan orang lain. . Apabila gempa sudah mereda mungkin ada kesempatan untuk lari ke luar dari ruangan menuju lapangan terbuka. lindungi kepala dengan benda yang lunak dan atau berlindung di bawah meja atau kolong tempat tidur yang kokoh . Jadi kenali konstruksi rumah Anda. Dan apabila BAKORNAS PBP dan organisasinya belum siap Anda yang cukup sehat bisa membantu menyelamatkan orang lain. • Kalau terjadi gempa bumi dan kebetulan Anda berada di dalam rumah mungkin Anda tidak akan sempat lari keluar rumah karena gempa bumi umumnya hanya berlangsung beberapa detik. Anda harus dalam kondisi selamat. • Kalau tsunami atau banjir bandang lari ke tempat yang lebih tinggi.(1) Mendata kebutuhan pemulihan dan sumber daya yang ada (2) Memfasilitasi musyawarah untuk menentukan prioritas pemulihan berdasarakan sumberdaya yang ada. lari atau menjauh dari pusat bencana. Bila terjebak di dalam ruangan. kenali tempat Anda bisa segera berlindung dan barang-barang yang dapat digunakan untuk berlindung. Yang bisa dilakukan pada tahap tanggap darurat adalah tindakan di bawah ini. 17 Tanggap Darurat Saat Bencana Pada saat bencana ada dua hal penting yang dapat dilakukan. Menyelamatkan diri dan orang terdekat: • Jangan panik. • Selamatkan diri bersama orang terdekat. tidak perlu membawa barang-barang apapun. Pertama-tama menyelamatkan diri dan orang terdekat.

Segera hentikan di tempat yang terbuka. 3. tebing terjal. almari dan jendela kaca dsb. 2. lindungilah kepala dengan bantal atau benda lainnya. Bila berada di dalam ruangan umum 1. Jauhi benda-benda yang mudah tergelincir seperti rak. Jauhi rak buku. benda-benda yang tergantung di dinding dsb.• Perhatikan juga beberapa tips menghadapi bencana dari BAKONAS PBP dalam kotak berikut. Bila berada di luar ruangan 1. Bila tidak ada. 2. Jangan panik dan jangan berlari keluar. Bila sedang mengendarai kendaraan 1. Jauhi bangunan tinggi. 4. Jauhi jendela kaca. dinding. dsb. 3. . 2. Jangan panik dan jangan berlari keluar karena kemungkinan dipenuhi orang. pohon yang tinggi. almari dan jendela kaca. 2. Jangan berhenti di atas jembatan atau dibawah jembatan layang/jembatan penyebrangan. Tips Menghadapi Gempa Bumi Bila berada didalam rumah 1. Hati-hati terhadap langit-langit yang mungkin runtuh. Usahakan dapat mencapai daerah yang terbuka. berlindunglah dibawah meja atau tempat tidur. pusat listrik dan tiang listrik. papan reklame.

ƒ Selamatkan dokumen penting dan harta benda yang bisa dibawa. • Mencoba mengungsi ke daerah aman sedini mungkin saat genangan masih memungkinkan untuk di seberangi. • Matikan aliran listrik di dalam rumah atau hubungi PLN untuk mematikan aliran listrik di wilayah yang terkena banjir. ƒ Lakukan penyelamatan dengan mengirimkan orang (sukarelawan. Berbagi informasi dan berbagi tugas dalam penyelamatan korban. pilih lokasi pengungsian yang aman. ƒ Identifikasi korban mulai dari kerabat terdekat.18 Tips Menghadapi Banjir • Pada saat banjir kita harus sesegera mungkin mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. . ƒ Identifikasi kebutuhan yang mendesak. • Hindari berjalan didekat saluran air untuk menghindari terseret arus banjir. mencari bantuan dan pengamanan. • Jika air terus meninggi hubungi instansi yang terkait dengan penanggulangan bencana seperti Kantor kepala desa. petugas medis) ƒ Berikan pertolongan pertama pada korban. ƒ Lakukan koordinasi dengan orang lain yang selamat. Lurah maupun Camat Menyelamatkan orang lain: ƒ Selamatkan orang terdekat dengan membawa mereka ke tempat yang aman.

• Mendirikan tenda-tenda penampungan. 19 Setelah Bencana Bantuan Darurat (Relief) Merupakan upaya untuk memberikan bantuan berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar berupa : • pangan. artinya bersifat karitatif atau dapat juga berbentuk kegiatan yang memberdayakan sehingga kondisi korban lebih baik daripada sebelum terjadi bencana. et. dapur umum. . • sandang • tempat tinggal sementara • kesehatan. WALHI. pos kesehatan dan pos koordinasi.(Dikutip dari: Dhani Armanto. 2006). • Berkoordinasi dengan Satuan Koordinator Pelaksana Penanggulangan Bencana (SATKORLAK PBP) dan pemberi bantuan yang lain.al. Yang biasa dilakukan pada tahap ini: • Mendirikan pos komando bantuan. Mengelola Bencana. sanitasi dan air bersih Pendekatan pemberian bantuan dapat bersifat konvensional. Buku Bantu Pendidikan Pengelolaan Bencana untuk Anak Usia Sekolah Dasar.

media komunikasi. perbaikan jalur transportasi dan penyediaan air bersih. . • Memulihkan atau membangun sistem komunikasi. ƒ Upaya yang dilakukan adalah memperbaiki prasarana dan pelayanan dasar (jalan. Pemulihan (Recovery) ƒ Proses pemulihan kondisi masyarakat yang terkena bencana. Rehabilitasi (Rehabilitation) Upaya langkah yang diambil setelah kejadian bencana untuk membantu masyarakat memperbaiki rumahnya. • Memfungsikan kembali pasar dan puskesmas. listrik. ƒ Fungsi-fungsi lembaga sosial dan administrasi lokal diberdayakan kembali. fasilitas umum dan fasilitas sosial penting.• Mendistribusikan obat-obatan. Yang perlu dilakukan pada tahap ini: • Mengumpulkan keluarga yang terpisah dan fungsikan kembali keluarga. • Menempatkan para korban di tenda atau pos pengungsian. • Membantu petugas medis untuk pengobatan dan mengelompokan korban. • Memakamkan korban meninggal. dan menghidupkan kembali roda perekonomian. air bersih. pasar puskesmas. • Memberikan layanan pendidikan dan lakukan penyembuhan trauma (trauma healing) • Memperbaiki infrastruktur lokal: penyediaan penerangan. dll). bahan makanan dan pakaian. dengan memfungsikan kembali prasarana dan sarana pada keadaan semula.

Tata Ruang Berdasarkan Pengetahuan Komunitas Lokal Di Yogyakarta pembangunan rumah selalu menghadap Utara Selatan mengikuti arah Gunung Merapi dan Laut Selatan. • Pencarian dan penyiapan lahan untuk permukiman tetap. • Pada tahap ini mulai dilakukan perbaikan fisik fasilitas umum dalam jangka menengah. • Fungsi pos komando mulai dititikberatkan pada kegiatan fasilitasi atau pendampingan. • Relokasi korban dari tenda penampungan. • Mulai dilakukan perbaikan atau pembangunan rumah korban bencana.Yang perlu dilakukan pada tahap ini: • Mulai dirancang tata ruang daerah (master plan) idealnya dengan memberi kepercayaan dan melibatkan seluruh komponen masyarakat utamanya korban bencana. perkantoran. Di Sleman pembangunan setelah Jalan Kaliurang kilometer 12 dilarang. 20 21 • Mulai disusun sistem pengelolaan bencana yang menjadi bagian dari sistem pengelolaan lingkungan. • Mulai dilakukan pelatihan kerja praktis dan diciptakan lapangan kerja. Termasuk dalam kegiatan ini adalah pemetaan wilayah bencana. rumah sakit dan pasar mulai dilakukan. Mundardjito membuat tesis . Gunung menyimbolkan laki-laki dan laut adalah simbol perempuan dan perkawinan antara gunung dan laut dilakukan melalui aliran air Sungai Opak. sarana ibadah. • Perbaikan atau pembangunan sekolah. Perkawinan ini tidak boleh terganggu. kalau terganggu maka akan terjadi bencana.

(Dikutip dari: Dhani Armanto. Buku Bantu Pendidikan Pengelolaan Bencana untuk Anak Usia Sekolah Dasar. WALHI. sosial dan ekonomi untuk mengembalikan kehidupan masyarakat pada kondisi yang lebih baik dari sebelumnya. Tahapan ini merupakan penuntasan dari apa yang sudah direncanakan dan dimulai dalam tahap rehabilitasi dan merupakan bagian tidak terpisahkan dari proses pembangunan yang biasa dilaksanakan. DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM Direktorat Jenderal Cipta Karya Perkotaan .yang menyatakan bahwa tata ruang pembangunan situs candi di sekitar Yogyakarta didasarkan pada naskah kuna Manasara-Silpasastra dan Silpaprakasa. et. Pada saat ini apa bila belum ada sistem pengelolaan bencana yang baku maka sistem pengelolaan penanggulangan bencana yang baru sudah mulai diterapkan.al. Mengelola Bencana. Rekonstruksi (Reconstruction) Program jangka menengah dan jangka panjang guna perbaikan fisik. 2006).

1970 ). · Stratifikasi dalam sistem kesehatan Setidaknya terdapat tiga dasar stratifikasi dalam institusi kedokteran yaitu : 1. Waiztkin. Argyo Demartoto. UNS Angkatan 2007 BAB I I LAYANAN KESEHATAN DAN TANTANGAN PERUBAHAN SOSIAL · Pelayanan kesehatan sebagai dimensi stratifikasi Penstratifikasian pennduduk bukan hanya peda peranan mereka dibidang ekonomi tetapi criteria lainnya adalah berdasarkan latar belakang pendidikan. Dalam kedokteran Amerika dikenal dua sistem kelas ( Kosa dkk. PROFESIONALISME : ( Freidson. Karena adanya otonomi ini maka dokter dapat mendominasi pembagian .Si Kontributor: Mahasiswa Jurusan Sosiologi. 1970a : 45 ) orang – orang yang terlatih dalam profesi tertentu.Word-to-PDF-Converter. M. dan juga pelayanan kesehatan ( Miller dan Roby.Unregistered ) http://www. ( Word to PDF Converter . Orang berpenghasilan rendah yang sulit mendapatkan kesejahteraan dibidang kesehatan dan orang kaya yang dengan mudah mendapatkan pelayanan yang baik dan berkelas dibidang kesehatan.Pengampu : Drs. pemilikan alat transportasi. FISIP.Si Kontributor: Mahasiswa Jurusan Sosiologi. 1971 ). M. 1969 .net SOSIOLOGI KESEHATAN Dosen Pengampu : Drs. Argyo Demartoto. Pelayanan dibidang kesehatan merupakan salah satu dimensi stratifikasi yang tidak dapat dipengaruhi kaum kapitalis. pemilikan rumah. yang memiliki keahlian untuk menilai aspek – aspek tehnik kedokteran.

· Ketidakpastian pasien dan kekuasaan dokter Untuk menjelaskan dokter mempertahankan ketidakpastian pasiennya. Dan sebaliknya bagi dokter – dokter yang tidak memiliki kesempatan untuk melanjutkan ( Word to PDF Converter . Implikasi elitisme meluas sehingga akibatnya mereka cenderung bekerja untuk rumah sakit – rumah sakit besar. wewenang tersebut dapat diperluas pada aspek–aspek social. sehingga rumah sakit yang seharusnya membutuhkan tenaga ahli malah tidak memperolehnya. Freidson mengatakan bahwa posisi khusus dokter akan terancam bila tindakan dan keputusannya harus jelas dan dibenarkan oleh pasien. perlu dipertimbangkan teori tentang sumber kekuasaan dokter : bahwa kemampuan dokter untuk . ketidak tahuan pasien merupakan salah satu potensi pemerasan.Word-to-PDF-Converter. Kemampuan dokter dalam mengotrol dan memanipulasi inilah yang bertentangan dengan hubungan dokter – pasien. ekonomi dari pelayanan kesehatan. ini memungkinkan dokter mempertahankan bahwa merekalah yang berwenang dalam pengetahuan tersebut.kerja dalam bidang kedokteran. KETERBATASAN KOMUNIKASI DAN STRATIFIKASI MEDIS : ( stratifikasi dan penyembunyian informasi ) adanya jurang kompetensi merupakan suatu sumber stratifikasi dalam bidang kesehatan. 1964 : 324 – 429 ) 2.Unregistered ) http://www. Desakan untuk mempercayai merupakan cara agar pasien pasrah saja pada dokter. 3. Wewenang yang dimiliki dokter pada umumnya didasarkan atas pertimbangan rasional (Weber.net pendidikan spesialisasi yang bekerja pada tempat yang jauh menyebabkan kualitas pelayanan mereka buruk pada pasien. dan juga bekerja pada rumah sakit yang biasanya telah dipenuhi oleh tenaga ahli. ELITISME : elitisme dibidang kedokteran membuat para dokter mengambil pendidikan spesialisasi.

1989). Moore dan Tumin mengemukakan bahwa ketidaktahuan konsumen terhadap suatu pelayanan khusus dapat membantu melindungi posisi dari pemberi pelayanan. · Penyuluhan pada orang lain dalam keadaan terpaksa Mengingat stratifikasi medis ada kaitannya dengan ketidaktahuan. dan tidak dapat dilakukan dengan paksaan ( 1970 : 74. Oleh . maka perubahan dalam sistem kesehatan memerlukan perubahan dalam penyampaian informasi. Implikasi disini adalah bahwa posisi spesialis mungkin dalam bahaya bila pasien menjadi dokter ( Moore dan Tumin.mempertahankan kekuasannya terhadap pasien dalam hubungan dokter – pasien tergantung pada kemampuan dokter itu dalam mengontrol ketidakpastian pasien.Word-to-PDF-Converter. Proses penyampaian informasi haruslah dilakukan jujur. Pengalaman menunujukan bahwa penyediaan dan penambahan sarana pelayanan tidaklah selalu diikuti oleh peningkatan pemanfaatan sarana sarana tersebut. Freire membahasnya dalam konteks penyuluhan didunia ketiga sebagai berikut : “ masalah yang dihadapi dalam penyuluhan atau pendidikan adalah mengatasi dominasi pada manusia agar terdapat emansipasi. terperinci. serta jarang menyatakan sesuatu agar diperhatikan dokter ( Cartwright. 128 ) ”. perilaku itu lebih besar perannya dalam menentukan pemanfaatan sarana kesehatan. masalah yang dihadapi dalam penyuluhan bukan. 1987. Dalam suatu pembahasan tentang fungsi social dari ketidaktahuan. sitohang & adi. dan berorientasi manusiawi sangatlah penting pada penyuluhan. rasyid. dkk. Misalnya. 1957 : 223 ). 1949 : 789 ).net · Peran pendidik kesehatan terhadap perubahan perilaku Menurut Blum (1974). ( Word to PDF Converter .Unregistered ) http://www. karena pasien biasanya jarang meminta informasi terperinci dari dokter dan mereka jarang meminta dokter untuk melakukan sesuatu. dibandingkan dengan penyediaan sarana kesehatan itu sendiri. beberapa studi menunjukan bahwa puskesmas dan posyandu di daerah daerah tertentu tidaklah dimanfaatkan secara optimal (ministry of health. 1988.

Perubahan sosial sebagai perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. serta 6. dan dipersepsi excellent. ( Word to PDF Converter . Konsumen makin cerdas dan tercerahkan.net komposisi penduduk. maupun karena penemuan-penemuan baru dalam masyarakat. kebudayaan material.Unregistered ) http://www. yang mempengaruhi sistem sosialnya. Pemain asing yang efisien. Perubahan-perubahan sosial sebagai suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima. 2. Keadaan hiperkompetitif. · Perubahan sosial yang terjadi berdasarkan lingkungan eksternal yang berubah menuntut perubahan mind-set tenaga kesehatan yaitu : 1.karena itu jika kita menginginkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat maka kita harus bersedia dan mampu mengubah perilaku masyarakat. berpengalaman. 3. Selo Soemarjan. Pengertian perubahan sosial menurut beberapa tokoh diantaranya adalah sebagai berikut : 1. dan pola perilaku diantaranya kelompok-kelompok dalam masyarakat. .Word-to-PDF-Converter. 3. Perubahan sosial adalah segala perubahan-perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat. baik karena perubahan-perubahan kondisi geografis. Globalisasi dan teknologi manusia. sikap. 4. reputasi tinggi. Kingsley Davis. 2. termasuk di dalamnya nilai-nilai. Tuntutan dokter lebih bisa diakses. ideology. Gillin. 5. terutama oleh menengah ke bawah . Enam belas juta warga Indonesia berstandar sama dengan kelas atas penduduk Singapura. terutama di perkotaan.

Sumber dari sebab-sebab perubahan sosial terletak di dalam dan luar masyarakat. Perubahan dapat terjadi pada perubahan struktur kelompok. Sebab-sebab yang bersumber dari dalam msayarakat antara lain bertambah atau berkurangnya penduduk. Perubahan struktur 4. . yaitu ketika ada pemisahan dalam struktur dan/atau perbedaan kualitas dari setiap unit. Tidak ada masyarakat yang berhenti perkembangannya karena setiap masyarakat mengalami perubahan yang terjadi secara lambat ataupun cepat. 2. Perubahan-perubahan sosial secara cepat biasanya mengakibatkan disorganisasi yang bersifat sementara karena berada dalam proses penyesuaian diri. Sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat antara lain yang berasal dari lingkungan alam fisik yang ada di sekitar manusia. Perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan tertentu akan diikuti dengan perubahan. dan pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Misalnya komposisi dan hubungan antar kelompok. Secara tipologi perubahan-perubahan sosial dapat dikategorikan sebagai : 1.Proses-proses pada perubahan sosial dapat diketahui dari adanya ciri-ciri tertentu antara lain : 1. 3. adanya pertentangan (konflik) masyarakat yang mungkin pula menjadi sebab terjadinya perubahan sosial dan kebudayaan. 2. adanya penemuan-penemuan baru yang ada dalam masyarakat. peperangan. Suatu proses sosial.perubahan pada lembaga sosial lainnya. 4. serta terjadinya pemberontakan atau revolusi. baik yang terkait dengan struktur maupun personil. Perubahan-perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan atau bidang spiritual saja karena kedua bidang tersebut mempunyai kaitan timbal balik yang sangat kuat. Segmentasi. 3.

( Word to PDF Converter .Word-to-PDF-Converter. i. dan kehilangan simpati. dan e. tahap kesenangan dan kesentosaan. tahap konsolidasi kekuatan dengan tujuan memperkokoh pengendalian atas kawasan yang baru dikuasai. nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki kehidupannya. sistem lapisan terbuka masyarakat yang memungkinkan adanya gerak sosial vertikal yang 1uas atau memberi kesempatan kepada para individu untuk maju atas dasar kemampuan sendiri f. h. g. ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu. tahap kedamaian berlanjut sehingga menjadi sebuah tradisi baru. d.net d. yang ditandai dengan kemewahan material dan kebudayaan lainnya. tahap nomaden yang kemudian menghancurkan seluruh penentangnya dan mendirikan kerajaan baru. berorientasi ke masa depan. sistem pendidikan formal yang maju. b. yaitu : a.Faktor-faktor yang mendorong jalannya proses perubahan yaitu: a. penduduk yang heterogen. Pitirim Sorokin ilmuwan Rusia. e.Unregistered ) http://www. sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginan-keinginan untuk maju. pemborosan. c. mengembangkan teori bahwa perubahan sosial terjadi . tahap kehancuran yang dimulai dari hura-hura. Ibnu Khaldun seorang sosiolog Arab yang melukiskan bahwa peradaban manusia berkembang dalam lima tahap. kontak dengan kebudayaan lain b. c. toleransi terhadap perbuatan-perbuatan menyimpang (deviation) yang bukan merupakan delik hukum.

net intra-masyarakat (intro-society diffusion) dan difusi antarmasyarakat (inter-society diffusion). yaitu : (1) peradaban ideasional (ideasional culture). Ada dua jenis difusi. a. yaitu peradaban yang memadukan antara nilai adikodrati dengan fakta yang ada. b. Asimilasi Asimilasi adalah suatu proses sosial yang terjadi pada berbagai golongan manusia . yaitu menekankan pada aspek spiritual dan nonmaterial. d.Word-to-PDF-Converter. energi dan modal. (2) peradaban idealistik (idealistic culture).dalam tiga tahap. inovasi Inovasi adalah proses pembaruan dan pengunaan sumber-sumber alam.Unregistered ) http://www. Difusi Difusi adalah proses penyebaran unsur-unsur kebudayaan dan individu kepada individu lain serta dari satu masyarakat ke masyarakat lain. yaitu difusi ( Word to PDF Converter . serta penataan kembali dari tenaga kerja dan penggunaan teknologi baru sehingga terbentuk suatu sistem produksi dari produk-produk baru. yang menekankan pada aspek fisik material Dalam proses perubahan sosial. c. dan (3) peradaban indrawi (sensation culture). Akulturasi Proses sosial yang timbul apabila sekelompok manusia dihadapkan dengan unsur-unsur suatu kebudayaan asing sehingga unsur-unsur asing itu lambat laun diterima dan diolah dalam kebudayaan itu sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu. ada beberapa tahapan perubahan sosial yang potensial terjadi di masyarakat antara lain sehagai berikut.

Dengan rumusan seperti itu maka tuntutan masyarakat terhadap pentingnya good and clean clinical govemance menjadi sangat penting untuk dilakukan para penyelenggara pelayanan kesehatan. Adanya re-code terhadap tugas dan fungsi pelayanan kesehatan dalam pemahaman awal yang dimaksud dengan pelayanan kesehatan itu adalah menghilangkan gejala penyakit. Pemahaman seperti ini sudah mulai ditinggalkan dan kini sudah mengarah pada . Aspek kedua. Oleh karena itu. Yang dimaksud dengan tenaga kesehatan yang bijak adalah (a) memiliki pengalaman pendidikan kesehatan. Pada kenyataannya. serta (c) menerapkan sistem dan cara pelayanan kesehatan yang bermutu serta beretika (good clinical governance). (b) kompeten dalam melaksanakan praktik kesehatan yang bermutu dan manusiawi (good clinical practice). Namun.dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda setelah mereka bergaul secara intensif sehingga sifat khas dari unsur-unsur kebudayaan golongan-golongan itu masing-masing berubah menjadi unsur kebudayaan campuran. hal yang penting adalah bagaimana ( Word to PDF Converter . dalam memberikan pelayanan kesehatan yang efektif dan memuaskan ini.Word-to-PDF-Converter. dalam pelayanan kesehatan negara asing banyak yang sudah rnenggunakan teknologi modern.net melahirkan sumber daya manusia kesehatan yang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang efektif.Unregistered ) http://www. Mungkin benar. teknologi modern bukanlah penentu akhir suatu kualitas pelayanan kesehatan. Pelayanan prima menjadi satu tuntutan penting bagi seorang dokter di era modern. Tidak sederhana untuk mewujudkan tenaga kesehatan yang bijak. yaitu adanya upaya dan kemampuan untuk memberikan pelayanan yang efektif. apalagi menunjuk siapa dan bagaimana tenaga kesehatan yang bijak itu.

Unregistered ) . Tabib 11. Artinya. battra pijat / urut 9. battra ramuan 13. penyebab. Battra pijat refleksi 6. Di sinilah perubahan kode-kode peran dan fungsi pelayanan kesehatan dilakukan.pelayanan kesehatan sebagai bagian dari proses pendidikan serta pembelajaran hidup sehat kepada setiap anggota masyarakat. Tukang pangur gigi 12. battra paranomal 8. Variasi ini menunjukkan bahwa ada berbagai jenis pengobatan alternatif. BAB II MENGENAL VARIASI LAYANAN PENGOBATAN ALTERNATIF Dalam pengembangan pengobatan alternatif ada variasinya yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. dukun bayi belum terlatih 4. Dengan adanya ini akan memberikan wawasan mengenai keanekaragaman pengobatan alternatif yang ada di indonesia khususnya dan di dunia pada umumnya. Battra tusuk jari/akupresur 16. Battra sunat 10. Aakupuntur Dalam tahun 1989 dicantumkan 17 jenis battra-battra lain di Indonesia yang kemudian terus meningkat dari waktu ke waktu. Battra tenaga dalam 3.2 Pengobatan Alternatif Menurut Agen Pengobatan ( Word to PDF Converter . dukun bayi terlatih 2. Sehingga seorang pasien dapat benar-benar memiliki mutu hidup yang berkualitas. Shinse 7. tukang jamu gendong 5. seorang tenaga kesehatan dituntut untuk memberikan pelayanan yang menyeluruh mulai dari gejala. battra patah tulang 15. 1. sampai pada efek penyakit itu sendiri. battra dengan ajaran agama/spiritual 14. 1.1 Pengobatan Alternatif Menurut Depkes RI Munculnya perkembangan pengobatan alternatif atau pengobatan tradisional (battra) ini menurut depkes (departemen kesehatan) RI ada 16 jenis yaitu : 1.

osteopati. t’ai chi ch’uan. terapi suara. hellework.net Dalam ensiklopedia jenis pengobatan alternatif dibagi menjadi 3 kelompok yaitu : 1. Pengelompokan ini mempunyai dasar penelitian. terapi aitogenik. terapi musik. pengelompokan jenis layanan pengobatan tradisional di inggris menggunakan standar pengorganisasian yang dikelompokan menjadi 3 jenis yaitu : · Kelompok yang paling terorganisasi dan teratur seperi akupuntur. meditasi. trager work.Word-to-PDF-Converter. terapi cahaya. teknik alexander. terapi pikiran dan spiritual Psikoterapi. rolfing. 2. terapi keluarga. terapi dance moment. kinesiology.http://www. dan metode bates. chiropractic. akupuntur. terapi energi Akupresur. 3 Pengobatan alternatif dari sistem pengorganisasian. visualisasi. ayurveda. shaolin. · Kelompok pengobatan alternatif yang membutuhkan penelitian lebih lanjut namun sudah digunakan sebagai pelengkap dalam sistem pelayanan kesehatan seperti hipnoterapi dan aromaterapi. floatation terapi. hipnoterapi. aromaterapi. dan terapi warna. dan terapi tumpangan tangan. metode bowen. · Kelompok pengobatan alternatif yang belum mempunyai data sam sekali seperti terapi dengan kristal dan pendulum. chiropractic.pengobatan dengan herbal.dll. terapi kognitif. zero balencing. terapi polaritas. dreamwork. yoga. reiki. Sedang pada tahun 1998 Badan Konggres Amerika Serikat mendirikan The National Centre For . hidroterapi. qigong. Sebagaimana yang dituturkan Yuda Turana. terapi seni. metamorphic technique. biorhythms. terapi humanistik. feldenkrais method. teknik relaksasi. do-in. biofeedback. refleksiologi. shiatsu. terapi fisik Masase. terapi kelompok. 3. psikoanalisis.

hipnotis.net Sistem ini berkembang sebelum ditemukannya metode pengobatan konvensional misalnya pengobatan ala pengobatan oriental seperti Ayurveda dan naturopaty. dan terapi sentihan) dan terapi bioelektromagnetik. diet khusus. . ( Word to PDF Converter . dan mental healting. 4 Pengobatan alternatif kategori battra menurut WHO Menurut badan kesehatan dunia PBB yaitu WHO (world health organization) jenis pengobatan alternatif yang dikembangkan dan dijadikan kajiannya dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu pengobatan berdasarkan herbal dan terapi berdasrkan prosedur tradisional. · Terapi energi Terapi ini menggunakan tenaga (energi) yang berasal dari dalam dan luar tubuh untuk mengobati penyakit contohnya biofield hterapy (Qi Qong. dan orthomeleciler remedies. berdoa. dan osteopathic manipulative theraphy.Unregistered ) http://www. Reiki.Complementary Alternatif Medicine (NCCAM) di Natoanal Institut of Health untuk pengembangan penelitian mengenai pengobatan pelengkap dan alternatif (complementary and alternative medicine) dengan misi yaitu memberikan informasi yang dapat dipercaya kepada masyarakat mengenai keamanan dan khasiat CAM.Word-to-PDF-Converter. NCCAM mengelompokkan metode pengobatan alternatif menjadi lima kategori yaitu : · Alternative medical system. terapi pijat (masage teraphy). · Intervensi pikiran tubuh ( mind-body intervention) Contohnya yaitu meditasi. · Manipulative and body-based method Antara lain adalah chiropractic. · Biologikal-based treatment Meliputi metode pengobatan alamiah dan biologi seperti ramuan herbal (tumbuhan).

pengolahan tumbuhan yang didasarkan pada produk tumbuhan yang sudah diselesaikan.Unregistered ) http://www. dan powder tumbuhan. matau terapi mind body. Dibeberapa negara material-material tumbuhan tadi sudah ada yang diolah dengan prosedur yang dikembangkan masyarakat lokal. manual therapies. terutama yang tanpa menggunakan medikasi misalnya akupuntur dan teknik-teknik yang t6erkait chiropractic. penguapan (steaming).Yang termasuk ke dalam pengobatan alternatif herbal dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis yaitu : · Herbal adalah pengguanaan bahan asli tanaman seperti bunga. · Produk tanaman terakhir (finished herbal products). · Pengolahan herbal (herbal preparations). akar. pemanggangan (roasting). buah-buahan. alkoholik.net ekstrasi. resin. Yang termasuk kedalam jenis ini adalah pengolahan bahan tanaman baik dari satu atau lebih dari jenis tanaman yang digunakan. atau yang lainnya. spiritual. dan biologi lainnya. getah. konsentrasi atau pengolahan fisikawi. minyak asli. tai ji. purifikasi. yoga dan terapi fisik lainnya serta terapi mental. minyak olahan. qigong. pencampuran dengan madu (stir-baking with honey). pelarutan fraksianisasi. dan bahan lainnya. alkohol. · Bahan-bahan tanaman termasuk jus segar.Word-to-PDF-Converter. Sedangkan jenis pengobatan alternatif terapi dilandaskan pada prosedur tradisional adalah terapi –terapi yang yang digunakan dengan teknik variasi. 5 Pengobatan Alternatif menurut Mengoenprasodjo-Hidayati Menurut Mengoenprasodjo-Hidayati ada lima jenis pengobatan alternatif yaitu : · Terapi penyembuhan dengan pengobatan cina Pengobatan ini berasal dan berkembang di negeri Tiongkok kemudian berkembangang di . Pengobatan ini termasuk pengolahan yang dicampur dengan madu. atau bagian lain dari tumbuhan yang digunakan untuk pengobatan. atau beberapa produk pengolahan tanaman hasil dari ( Word to PDF Converter . ostteopathy.

terapi energi bunga. refleksiologi. Berdasarkan sudut pandang ini. moksibasi atau pemanasan untuk jenis pengobatan khusus. shiatzu. terapi lilin.Unregistered ) http://www. pengobtan arab. serta tui na atau pijat pengobatan cina. dan hot stone masage. Basis pengobatan ini dengan filsafat yang melihat manusia sebagai mikrokkosmos dari jagat raya dan dan secara inheren terhubung dengannya. diet dan nutrisi. Pengobtaan ini dikelompokkan menjadi lima yaitu pengobatan dengan herbal. Selain itu cirinya yaitu memiliki karakter keilmiahan mlai yang bisa dinalar sampai yang kategori mistik. · Terapi pengobatan dengan spiritual healing Terapi ini bisa disebut dengan terapi rohani dengan ciri utama yaitu walaupun diakui ada biaya pengobatan yang mahal. pengelompokan pengobatan alternatif dapat dilakukan dengan menggunakan pengelompokan etnik atau nilai budaya misalnya pengobtan cina. dengan alam dan seliruh kehidupan. terapi energi piramida dan helioterapi. dan craniosacral terapi.berbagai pelosok negeri di dunia dalam aneka bentuk. · Pengobatan dengan memisahkan pembahasan antara pengobatan cina dengan terapi penyembuhan dengan penekanan tubuh seperti terapi pijat. yoga. Selain merujuk pada kebangsaan juga dirujuk pada identitas kepercayaan misalnya pengobatan hindu. · Terapi refleksi.Word-to-PDF-Converter. ( Word to PDF Converter .net 6 Pengobatan alternatif Etnomedis Menurut Anderson dan Foster (1988) menyebutkan bahwa salah satu citi pengobatan tradisional adalah menunjukkan identitas budaya bangsa(nasionalisme). pengobatn islam. terapi tertawa. namun jenis pengobatan ini berupaya untuk pengobatan yang murah dan mudah. pengobatan yunani. ketenangan jiwa dan penyeimbangan misalnya meditasi.serta . akupuntur dan akupresur. · Terapi alternatif dengan menggunakan sunber bahan dari alam Jenis terapi yang termasuk kategori ini yaitu aromaterapi. terapi kristal.

Dominasi kekuatan gaib dalam pengobtan ini sangat kemtara seperti pada pengobtan jimat. Prinsip pengobatn ini menurut Van Longhem yaitu seorang pengobat sering kemasukan roh/ mahlik halus pada waktu berusaha mengobati orang sakit.net . · Pola pengobatan pengisapan darah Pola ini dikenal oleh suku bangsa yang tinggal disepanjang aliran sungai Tor didaerah Sarmi. Prinsip pengobatan inimenurut Oosterwal adalah bahwa penmyakit ini terjadi karena tubuh kemasukan roh maka dengan menginjak-injak tubuh si sakit dimulai pada kedua tungkai ( Word to PDF Converter . Jimat adalah segala sesuatu yang telah diberi kekuatan gaib sering tumbuh-tumbuhan yang yang berbau kuat dan berwarna tua. · Pola pengobatn injak Pola ini dikenal oleh suku bangsa yang tinggal disepanjang sungai Tor didaerah Sarmi.Unregistered ) http://www. Prinsip pengobtan ini menurut Elmberg yaitu menggunakan benda – benda kuat atau jimat untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit.pengobatan yang berlandaskan pada nilai-nilai kepercayaan/mistik.Word-to-PDF-Converter. Oleh karena itu dapat diklasifikasikan pengobatan tradisional orang papua kedalam 6 pola pengobatan yaitu : · Pola pengobatan jimat Pola ini dikenal masyarakat didaerah kepala burung terutama masyarakat Meibrat dan Aifat. · Pola pengobatan kesurupan Pola ini dikenal oleh suku bangsa didaerah sayap burung yaitu daerah telik arguni. 7 Kategori Pengobatan Alternatif di Papua Berdasarkan pemahaman kebudayaan orang papua secara mendalam dapat dianalisis bagaimana cara-car pengobatan secara tradisional. kimaaan dan Asmat.marind-anim. Prinsip pola pengobatn ini menurut Oosterwal adalah bahwa penyakit ini terjadi karena darah kotor maka dengan mengisap darah kotor itu maka penyakit dapat disembuhkan.

Dari konsep sehat dan sakit menurut perspektif kebudayaan orang papua ada dua kategori yang dikemukakan Anderson dan Foster berdasarkan lingkupo hidupnya yaitu kategori pertama memandang konsep sehat-sakit bersifaat supranatural artinya melihat sehat-sakit karena adanya gangguan dari suatu kekuatan yang bersifat gaib atau mahluk halus atau kekuatan gaib yang berasal dari manusaia.Prinsip pengobatn ini menurut van Amelsvoort adalah bahwa penyalit ini terjadi karena tubuh kemasukan roh maka dengan mengurut seluruh tubuh si sakit akamn keluar roh jahat dari tubuhnya.Dan lainya serta perilaku masyarakat itu sendiri seperti hubungan sosial itu sendiri yang kurang baik. maka dengan uap hasil dari ramuan daun-daun yang dipanaskan dapat mengeluarkan roh jahat dan penyebab empiris penyakit. pengobtan alternatif dapat dikelompokkan menjadi : · Herbal-agency Pengobtan alternatif menggunakan tanaman. kondisi kejiwaan dan lainnya yang berhubungan dengan perilaku manusia. · Pola pengobatan ukup Dikenal oleh suku bangsa yang tinggal di selatan kabupaten Jayapura berbatasan dengan kabupaten jayawijaya yaitu suku bangsa towe. air. iklim. hilanh keseimbangn tubuh dan juwa. 8 Pengelompokan Pengobatan Alternatif yang Lain Berdasarkan unsur-unsur agen yang digunakan dalam proses pemberian layanan pengobatan atau layanan kesehatan. ubrub. Prinsip pengobatan ini adalah bahwa penyakit terjadi karena tubuh kemasukan roh. Sedangkan kategori yang kedua adalah rasionalistik yaitu melihat sehat-sakit karena adanya intervensi dari alam.dilanjut ketubuh sampai akhirnya kepala maka injakan tersebut akan mengeluarkan roh jahat dari dalam tubuh. baik bahan asli maupun olahannya (ramuan) . · Pola pengobatan pengurutan Pola ini dikenal oleh suku bangsa yang tinggal didaerah selatan merauke yaitu bangsa asmat serta selatan kabupaten jayapura yaitu suku bagnsa towe. tanah.

Unregistered ) http://www. fenomena.dll. peristiwa sebagai bahan layanan pengobatan alternatif misalnya suara musik. · Manajemen-life agency Pengobatan alternatif yang menggunakan hukum alam hidup sebagai bagian dari proses pengobatan layanan alternatif 1. air dan terapi kristal · Mind-agency Pengobatan alternatif yang mengguanakn kekuatan jiwa sebagai bahan layanan pengobatan alternatif misalnya energi chi. juga akan tercantum jenis-jenis pengobatan yang kurang mendapatkan perhatian publik karena dianggap kurang ilmiah namun tetap bahwa keanekaragaman jenis pengobatan itu merupakan sebuah fakta sosial yang harus diakui dan diapresiasikan keberadaannya.sebagai bahan pengobatan alternatif.9 Deversifikasi dan Stratifikasi Dversifikasi tidak menunjukkan adanya status nilai dari jenis pengobatan alternatif. BAB III MODEL-MODEL PERUBAHAN PERILAKU KESEHATAN Menurut sebagian psikolog. warna. perilaku manusia berasal dari dorongan yang ada dalam diri . · Animal-agency Pengobatan alternatif yang menggunakan hewan baik bahan dasar hewan. hasil.panas.Word-to-PDF-Converter. Kendatipun benar.net Pengobatan alternatif yang menggunakan bahan-bahan material bumi sebagai bahan layanan pengobatan alternatif misalnya tusuk jarum.gejala. maupun perantara sebagai bagaian dari hasil proses pelayanan pengobatan alternatif · Material-agency ( Word to PDF Converter . prana dan spiritual · Event-agency Pengobatan alternatif yang menggunakan sifat.

maka dorongan pada diri dipengaruhi pula oleh setting social yang berkembang di seputar individu tersebut. Sementara itu . kemudian dirumuskan bahwa perilaku kesehatan yaitu terkait dengan: (1). Dari definisi tersebut. Diantaranya: Model pengelolaan rasa sakit. makanan dan minuman serta lingkungan. perilaku manusia itu perlu dipahami dalam konteks yang lebih luas. yaitu: a) perilaku tertutup (covert behavior). Perilaku gizi (makanan dan minuman). misalnya meminum obat ketika dirinya merasa sakit. Pada pembahasan berikut. Untuk sekedar contoh. Model mechanic. maka yang dimaksud menurut perilkau kesehatan menurut Soekidjo Notoatmojo bahwa perilaku kesehatan yaitu respon seseorang terhadap stimulus atau objek yang berkaitan dengan sakit dan penyakit. serta pemulihan dari penyakit. Model anderson. penyembuhan penyakit. membedakan perilaku manusia menjadi dua bentuk. akan kita lihat berbagai model yang digunakan para peneliti dalam mempelajari berbagai tipe perilaku kesehatan. Soekidjo Notoatmojo dengan memerhatikan bentuk respons terhadap terhadap stimulus. dan (3). Dengan demikian. Model . Berdasarkan pandangan ini. pengetahuan/kesadaran dan reaksi lainnya yang tidak tampak.Word-to-PDF-Converter. Pada konteks aktualnya. system pelayanan kesehatan.net terbuka (overt behavior) yaitudalam bentuk tindakan nyata. sesuai dengan situasi sosialnya masing-masing. Model muchman. Perilaku pencegahan. Model Kurt Lewin. para sosiolog melihatnya bahwa perilaku manusia tidak bisa dipisahkan dari konteks atau setting socialnya.Unregistered ) http://www. dorongan dalam diri manusia untuk makan bisa disebabkan rasa lapar. b)perilaku ( Word to PDF Converter . Pada konteks itulah. persepsi. Model keyakinan sehat. Perilaku peningkatan kesehatan. usaha manusia untuk makan ini menunjukkan cara dan pola yang berbeda. (2).manusia dan dorongan itu merupakan salah satu usaha untuk memenuhi kebutuhan yang ada di dalam diri manusia. hal ini ditunjukkan dalam bentuk perhatian.

Dalam pengalaman tersebut dapat disimpulkan bahwa faktor utam yang menunjang kemajuan derajad kesehatan pasien adalah keinginan dan kehendak yang besar untuk mengalami kemajuan. dan aktivitas sehari-hari lainnya. Pendekatan yang digunakannya berkisar pada adanya 4 unsur yang merupakan faktor utama ( Word to PDF Converter . Menurut Daldiyono (2007: 16). tidur.Unregistered ) http://www. menemukan. (c) mau berusaha untuk menjadi lebih baik. 1. minum. (2) fragmentasi perawatan medis di saat orang menerima pelayanan dari berbagai unit. buang air.pengambilan keputusan. Suatu rasa sakit bukan merupakan penyakit bila tidak mengganggu aktivitas dan fungsi pokok.Word-to-PDF-Converter. Model Suchman Yang terpenting dalam model suchman adalah menyangkut pola sosial dari perilaku sakit yang tampak pada cara orang mencari. dan (d) mereka belajar metode-metode cepat untuk memotivasinya. (3) menangguhkan (procastination) atau . sesuai dengan pandangan teori serta tipe perilaku namun menggunakan variabel-variabel yang sama. rasa sakit bisa dikelola baik untuk sekedar pengendalian rasa sakit maupun untuk mencapai penyembuhan diri dari penyakit yang sedang dideritanya. Dalam pandangan Lehndorff dan Tracy (2005: xii) sikap optimis itu dapat diwujudkan dengan: (a) yaitu memiliki rasa ingin menjadi lebih baik. (2) sekuensinya. Sedangkan menurut Lehndorff. misalnya: makan. Masing-masing model yang dikemukakan berbeda. dan melakukan perawatan medis. 2.net dalam perilaku sakit. Arti keempat unsur tersebut dapat dikembangkan 5 konsep dasar yang berguna dalam menganalisi perilaku sakit. tetapi pada lokasi yang sama. yaitu: (1) mencari pertolongan medis dari berbagai sumber atau pemberi layanan. (b) memiliki harapan untuk menjadi lebih baik. (3) tempat atau ruang lingkup. yaitu: (1) perilaku itu sendiri. dan (4) variasi perilaku selama tahap-tahap perawatan medis. Model Pengelolaan Rasa Sakit. tidak semua orang sakit memiliki penyakit.

Ketiga . Model Mechanic Landasan pemikiran model mechanic ini yaitu mengembangkan suatu model mengenai faktor-faktor yang mempengarui perbedaan cara melihat. (3) kontak dengan perawatan medis. 3.menangguhkan upaya mencari pertolongan meskipun gejala sudah diasakan. setiap orang harus mengambil keputusan-keputusan dan melakukan perilaku-perilaku tertentu yang berkaitan dengan kesehatan.net Kemudian model mechanic menggunakan 10 variabel yang menentukan perilaku kesehatan. yaitu: (1) adanya penyimpanngan dan gejala penyakit yang dirasakan dan dikenal. adanya rasa sakit. yaitu: (1) pengalaman dengan gejala penyakit. (4) melakukan pengobatan sendiri (self medication). Kemampuan individu melawan keadaan yang berat ( Word to PDF Converter . Pada setiap tingkat. kurang enak badan atau sesuatu yang tidak biasa dialami. Pada tingkat permulaan terdapat 3 dimensi gejala yang menjadi pertanda adanya ketidakberesan dalam diri seseorang. Suchman mengemukakan hipotesis bahwa perilaku medis yang terjadi pada setiap tahap penyakit mencerminkan orientasi kesehatan serta afiliasi masing-masing kelompok sosial. perasaan terhadap gejala tersebut berupa takut atau rasa cemas. (2) penilaian terhadap peran sakit. Kedua. menilai serta bertindak terhadap suatu gejala penyakit. sekuensi peristiwa medis dibagi atas 5 tingkat. (4) jadi pasien. Teori ini menekankan pada 2 faktor: a. dan (5) sembuh atau masa rehabilitasi. Menurut paradigma Suchman. pengetahuan seseorang tentang gejala tersebut mendorongnya membuat penafsiran-penafsiran yang berkaitan dengan akibat penyakit serta gangguan terhadap fungsi sosialnya. . Pertama. persepsi dan definisi oleh individu pada suatu situasi b.Word-to-PDF-Converter.Unregistered ) http://www. (5) membatalkan atau menghentikan pengobatan (discontuniti).

(6) informasi yang tersedia. pekerjaan. kebudayaan. c. (10) sumber pengobatan yang tersedia serta biaya yang harus dikeluarkan. (9) adanya kompetisi terhadap berbagai kemungkinan interaksi yang timbul setelah gejala penyakit diketahui. (5) jatah toleransi dari ornag yang menilai tanda menyimpang atau gejala penyakit tertentu. jumlah. kepercayaan terhadap magis. Model Andersoon Kerangka asli model ini yaitu menggambarkan suatu sekuensi (rangkaian) determinan (factor yang menentukan) individu terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh keluarga dan dinyatakan bahwa hal itu tergantung pada: a. suku bangsa). variabel struktur sosial (pendidikan.(7) adanya kebutuhan pokok lain yang menimbulkan pengabaian atau penolakan terhadap gejala tersebut. Faktor presdisposisi dan faktor yang memungkinkan untuk mencari pengobatan dapat terwujud di dalam tindakan apabila itu dirasakan sebagai kebutuhan. Dari pencermatan ini. dinilai. Kebutuhan terhadap jasa pelayanan. Kemampuan utnuk melaksanakannya yang terdiri atas persepsi terhadap penyakit serta evaluasi klinis terhadap klinis. serta pandangan orang yang menilai. 4.(2) seberapa jauh gejala-gejala penyakit yang dipandang serius oleh seseorang. misalnya saja variabel demografi (umur. (3) seberapa jauh gejala-gejala penyakit dapat dapat menimbulkan gangguan dalam kehidupan keluarga. . dapat dikemukakan bahwa yang dimaksud perilaku sakit adalah pola reaksi sosio—kultural yang dipelajari pada suatu saat ketika individu dihadapkan pada gejala penyakit sehingga gejala-gejala itu akan dikenal. presdisposisi keluarga untuk menggunakan jasa pelayanan kesehatan. pengetahuan. (4) frekuensi terjadinya tanda-tanda penyimpangan atau gejala penyakit. pekerjaan dan kegiatan-kegiatan sosial. status perkawinan). b. ditimbang. dan kemudian dapat bereaksi atau tidak bergantung pada definisi atau situasi itu.

Penilaian seseorang terhadap perilaku kesehatan tertentu. Menurut Marshall H. dipandang dari sudut kebaikan dan kemanfaatan (misalnya perkiraan subjektif mengenai kemungkinan manfaat dari suatu tindakan dalam mengurangi tingkat bahaya dan keparahan). baik dari sumber internal (misalnya gejala penyakit) maupun eksternal (misalnya interkasi interpersonal. (2) keyakinantentang keseriusan atau keganasan penyakit. uang. Empat keyakinan utama yang didefinisikan dalam model HBM yaitu (1) keyakinan tentang kerentanan ( Word to PDF Converter . (3) keyakinan tentang kemungkinan biaya. Suatu “kunci” untuk melakukan tindakan kesehatan yang tepat harus ada . b. Model Kurt Lewin Mempunyai pandangan → individu hidup di lingkungan masyarakat Individu ini akan bernilai positif dan negatif di suatu daerah atau wilayah tertentu. komunikasi massa).5. 6. Model Keyakinan Sehat Model keyakinan sehat (health believe model) dikembangkan oleh Rosenstock. c.net kita terhadap keadaan sakit. Becker dan Lois A. Implikasinya didalam kesehatan adalah penyakit atau sakit adalah suatu daerah negatif sedangkan sehat adalah wilayah positif. Maiman.Word-to-PDF-Converter. dan lain-lain) yang harus dikeluarkan untuk melaksanakan tindakan tersebut. . model ini terdiri atas unsur-unsur sebagai berikut: a. Kemudian dibandingkan dengan persepsi terhadap pengorbanan (fisik. (4) keyakinan tentang efektivitas tindakan ini sehubungan dengan adanya kemungkinan tindakan alternatif. kesiapan seseorang untuk seseorang untuk melakukan suatu tndakan ditentukan oleh pandangan orang itu terhadap bahaya penyakit tertentu dan persepsi mereka terhadap kemungkinan akibat (fisik dan sosial) bila terserang penyakit tersebut.Unregistered ) http://www.

Manfaat dan rintangan – rintangan yang dirasakan ( perceived benefits and barriers ) d.net Lewin berpendapat bahwa perilaku manusia adalah suatu keadaan yang seimbang antara kekeuataan pendorong ( driving forces ) dan kekuatan penahan ( resistining forces ).Word-to-PDF-Converter. Teori ini dinamakan ( force field analysis ) individu selalu terdapat kekuatan/ dorongan yang saling bertentangan. c. Kekuatan – kekuatan penahan menurun. Adanya komunikasi atau interkasi antara pasien dan orang lain Interaksi ini menghasilkan dua kemungkinan . Isyarat atau tanda – tanda (clues ) ( Word to PDF Converter .Unregistered ) http://www. Kerentanan yang dirasakan ( perceived suspecbility ) b. a. Setiap diantara mereka mempunyai akses informasi ke pihak lain mengenai persepsi penyakit d. Perbedaan pemahaman dan sikap pasien diwujudkan dalam bentuk persepsi atau respons terhadap penyakit tersebut c. 7. . Model Pengambilan keputusan Ada beberapa kondisi sosial yang khas terjadi yaitu . b. Kekuatan pendorong meningkat dan kekuatan penahan menurun. Kekuatan – kekuatan pendorong meningkat.Ada 4 variabel apabila seseorang bertindak untuk melawan atau mengatasi penyakit : a. Realitas sosial adanya perbedaan pemahaman dan sikap antara pasien dan anggota keluarganya b. Keseriusan yang dirasakan ( perceived seriousness ) c. Keadaan ini dapat berubah apabila terjadi ketidakseimbangan Sehingga ada tiga kemungkinan terjadinya perubahan perilaku pada diri seseorang : a.

atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun-temurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman. sedangkan yang dimaksud dengan obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan. Merujuk pada kedua ayat dalam UU Kesehatan tersebut. masih banyak anggota masyarakat yang menganggap bahwa untuk mendapatkan nilai sehat sangat bergantung pada kehadiran sediaan farmasi. bahan mineral. Kolektivasi persepsi Ada dua kemungkinan kolektivasi pasien : a. bahan obat. Aktif ( inisiatif untuk bertindak dalam proses penyembuhan) b. ternyata ditemukan bahwa untuk mendapatkan kesehatan dan/atau meningkatkan kualitas hidup yang sehat. Dalam Undang-Undang Kesehatan Nomor 23 Tahun 1992. Obat dalam dunia kesehatan. De kolektivasi refeksi b. Orang yang mampu beli obat adalah ciri orang yang memiliki kemampuan ekonomi. bahan hewan. tetapi cara lain yang memiliki fungsi sama dengan sediaan obat.Unregistered ) http://www. tidak hanya dibutuhkan sediaan farmasi. Ketiadaan kesediaan farmasi.Word-to-PDF-Converter. Pasif ( pasrah terhadap sikap orang lain diluar dirinya ) ( Word to PDF Converter .net BAB IV OBAT : ORANG MISKIN DILARANG BEROBAT DAN SAKIT Sampai saat ini. yang dimaksud sediaan farmasi adalah obat. kemudian dianggap sebagai ketiadaan cara untuk mendapatkan diri yang sehat dan/atau hidup yang sehat. juga memiliki simbol expertise. dan kosmetik. sediaan sari (galenik). Padahal. obat tradisional. . dibalik itu semua.a. selain memiliki simbol ekonomi. ditemukan bahwa yang dimaksud dengan obat dan pengobatan itu cenderung berorientasi pada adanya sesuatu yang menjadi asupan tambahan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan/atau mendukung penyembuhan.

( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. Selain kondisi psikologis publik yang masih “percaya secara buta” kepada pelayan kesehatan (farmasi atau dokter). Terlebih lagi bila dikaitkan dengan “Teknik operasi’ Orang yang mau dioperasi menunjukkan ketahanan atau kekuatan ekonominya sangat tinggi (atau memaksakan diri untuk mampu!). bahkan merupakan sesuatu hal yang patut untuk dicermati secara jelas dan tegas oleh publik. Di masyarakat. Analisis ini mungkin tidak tepat seluruhnya. untuk konteks saat ini.” Pencatuman bahasa latin atau bahasa asing dalam tablet atau kemasan obat merupakan ciri expertise (elit) obat yang berkembang di masyarakat. Karena “obat” yang sesungguhnya mujarab untuk kesehatan tubuh dan rohani kita adalah “menjaga” kesehatan itu sendiri. Sekali lagi. juga dipengaruhi oleh simbol-simbol lainnya yang menyebabkan rasio-publik tidak kritis. Masyarakat kecil mengatakan. tidak kritis terhadap status halal-haramnya obat dan relevan tidaknya obat dengan penyakit yang sedang dideritanya. maka persaingan obat akan semakin tinggi dan diharapkan akan .Word-to-PDF-Converter. istilah yang dicantumkan dalam obat itu pun tidak ngerti. Dengan proses liberalisasi ini. “Boro-boro bisa protes. membuka peluang terjadinya liberalisasi produsen obat-obatan. karena ketidakmampuan membaca “elitnya bahasa dalam kemasan obat” menyebabkan dirinya tidak pernah protes.Tempat pembelian obat dan jenis obat yang beli memperjelas posisi ekonomi seseorang. interprestasi obat (jenis dan tempat pembelian obat) merupakan simbol ketahanan ekonomi yang dimiliki. Era modern saat ini. Namun demikian. obat pun adalah simbol expertise. khususnya bila dikaitkan dengan tingkat “kemelekan” seseorang terhadap obat itu sendiri. Sementara orang yang tidak berobat adalah orang yang tidak memiliki kemampuan ekonomi. Fenomena ini bukan masalah sederhana.net Pada sisi yang lain. Legitimasi intelektual dan hegemoni pelaku kesehatan begitu sangat kuat. perlu ditekankan di sini bahwa karena adanya hegemoni dan status dokter itulah yang kemudian membuat nalar pasien menjadi tumpul.

harga obat di Indonesia begitu sangat mahal. mendayung. Sekedar contoh. seorang dokter akan memberikan terapi fisik atau akupuntur kepada pasien/klien tertentu. cabang olahraga sudah sangat bervariasi. biaya pengobatan di rumah sakit akan dapat terjangkau oleh daya beli masyarakat. Lebih jauhnya lagi. .Word-to-PDF-Converter. perpaduan antara teknik modern dengan tradisional kerap kali dilakukan oleh seorang tenaga medis modern. catur. obat tradisional ini sudah mulai dijadikan sebagai terapi tambahan untuk mengakselerasi peningkatan kualitas kesehatan atau akseleraasi penyembuhan seseorang. Oleh karena itu. Jenis-jenis Obat Obat Tradisional Karena bahasan ini telah kita uraikan pada bab sebelumnya. Mulai dari olahraga berbiaya tinggi (seperti terbang layung. Setiap anggota masyarakat tampaknya memiliki salah satu hobi dari salah satu atau lebih cabang olahraga tersebut. melainkan sekedar menambah tingkat ( Word to PDF Converter . bila memang teknik kedokteran modern dipandang tidak secara maksimal memberikan layanan kesehatan yang prima. Hal yang paling penting dan perlu ditekankan bahwa dalam pelaksanaan dimasyarakat dan juga dalam dunia kedokteran saat ini.berdampak pada harga dan layanan pengobatan yang semakin murah. dan lainnya). maka dalam bab ini tidak akan diulas ulang mengenai jenis dan rincian dari obat tradisional. Hal ini bukan berarti bahwa terapi fisik akupuntur diposisikan lebih baik dari kedokteran modern. Karena monopolilah. yang secara khusus mengenai obat tradisional.Unregistered ) http://www. dan lainnya) sampai pada olahraga berbiaya rendah (misalnya sepak bola.net akseleratif dan proses penyembuhan seseorang. golf. Olahraga Sebagai Pengobatan Dalam kehidupan modern ini. jogging.

3. maka olahraga dapat dibagi (1) olahraga prestasi. Pada konteks inilah. Menurut Santoso Giriwijoyo (1992:57) berdasarkan tujuan yang hendak dicapai. Tiga ciri khusus olahraga kesehatan. “Olahraga memang menyehatkan jiwa dan raga” namun perlu dipahami.Unregistered ) http://www. yang dijalani seseorang secara profesional maka sesungguhnya dari cabang olahraga tersebut dapat mendatangkan nilai ekonomi bagi para pelakunya. sepakbola profesional. Bahkan sebaliknya. penyakit . Lebih jauh Giriwijoyo mengatakan. hal itu terbatas hanya pada penyakit non-infeksi. Intensitas gerak/kerja harus melampaui taraf minimal agar menghasilkan manfaat atau perubahan kemampuan perangkat gerak (ergosistem). pada benak masyarakat kita saat ini.Word-to-PDF-Converter. Adanya kesatuan gerak takaran (dosis) sehingga intensitas gerak dan waktu pelaksanaanya dapat diatur.Apapun cabang olahraganya. (2) olahraga rekreasi. Tinju professional. cenderung memandang fungsi olahraga dari sisi prestasi dan hobi serta kurang melihat dari sisi kesehatan. dan (4) olahraga pendidikan.net menyebabkan orang menjadi kebal terhadap penyakit infeksi. dan/atau cabang olahraga lainnya. Kesungguhan seseorang menjalankan salah satu profesi olahraga memang dapat diiadikan sebagai “komoditas ekonomi”. yakni : 1. Intensitas gerak/kerja biasanya mencapai taraf submaksimal sebagai faktor keamanan bagi si pelaku. Yang membedakan olahraga kesehatan dan kegiatan olahraga lainnya terutama dalam ciri khas kegiatan itu. Olahraga tidak ( Word to PDF Converter . yaitu menekankan pada peran dan posisi olahraga dalam mencapai tujuan pendidikan. maka cabang olahraga di masyarakat kita dipersepsikan sebagai salah satu komoditas atau “lapangan kerja” yang potensial mendapatkan uang. 2. (3) olahraga kesehatan. terutama ditinjau dari aspek teknis-fisiologis.

dan tidak memiliki gairah hidup. Berpikir positif dalam pandangan “tri-energetik” merupakan bagian dari jenis pengobatan yang dapat mendukung pada upaya peningkatan kualitas kesehatan seseorang. kecuali bila yang bersangkutan memang akan melakukan olahraga dengan tujuan untuk penyembuhan atau rehabilitasi. dapat ditegaskan bahwa pikiran yang positif merupakan salah satu pengobatan yang perlu diterapkan dalam kaitannya dengan proses peningkatan kesehatan. Hal inilah yang sering kurang dipahami oleh kebanyakan orang sehingga sering terbentuk anggapan salah yakni “olahraga dianggap mampu rnenangkal semua penyakit”. Etika Sebagai Pengobatan . 4 sehat 5 sempurna perlu ditambahkan dengan gerak (olahraga). Optimis. Hal utama yang perlu mendapat perhatian di sini yaitu kebutuhan 4 sehat 5 sempurna sesungguhnya belum lengkap dalam mendukung usaha menciptakan kehidupan yang sehat. Seiring dengan hal ini. Pikiran yang positif ini pada satu sisi bermanfaat dalam membangun budaya dan perilaku sehat dan pada sisi lain mendukung usaha percepatan penyembuhan. alat-alat tubuhnya berfungsi normal pada waktu istirahat. gerak atau olahraga menurut penulis merupakan salah satu jenis pengobatan. pesimis. Berpikir Positif Sebagai Pengobatan Pikiran yang positif tidak kalah pentingnya dengan jenis medikamentosa sebagaimana yang diberikan seorang dokter. Karena itu. Individu akan mengalami gangguan kesehatan manakala hanya mengutamakan 4 sehat 5 sempurna tanpa memerhatikan aspek olahraga. Oleh karena itu. Seorang pasien yang memuliki sikap terbuka. dan rileks akan mendukung usaha penyembuhan yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang berpikiran negatif.infeksi akan bertambah parah bila seseorang berolahraga. seseorang yang ingin berolahraga harus memiliki status sehat yakni bebas dari penyakit infeksi dan faali.

dapat ditemukan bahwa menurut ahil medis muslim Ar-Razi bahwa etika merupakan salah satu teknik pengobatan yang bermanfaat dalam meningkatkan kualitas kesehatan seseorang. memelihara kesucian dan kehorrnatan kita dengan tidak merangsang syahwat. baik dilihat dari kepentingan maupun metodenya. kita juga membutuhkan ilmu etika dan penerapannya dalam tindakan kita untuk kesehatan mental atau jiwa. Keempat. Teknik yang dimaksud yaitu etika sebagai bagian dan proses pengobatan. Terakhir. ( Word to PDF Converter . Miskawayh mengemukakan sekurangnya lima tips (kiat) untuk merawat kesehatan mental. Ketiga. Mereka tidak melihat bahwa aspek etika sebagai salah “satu cara pengobatan”.Unregistered ) http://www.Selain yang telah dituturkan di atas. cermat mencari teman baik dan jangan mendapat teman jahat karena sekali mendapat teman yang jahat niscaya kita akan mencuri tabiat mereka tanpa disadari. Kedua.net Jika menelaah tulisan Mulyadi Kartanegara. berusaha memperbaiki diri dengan cara senantiasa mengoreksi kekurangan diri. Hal ini bisa jadi karena teknik ini belum banyak diketahui orang atau karena tren budaya masyarakat modern saat ini lebih menekankan pada aspek kesehatan jasmani. Pertama. Dalam rangka memelihara kesehatan jiwa.Word-to-PDF-Converter. maka menurut mereka. menyinkronkan antara rencana dan tindakan agar kita tidak tenjerat ke dalam jaringan kebiasaan buruk kita. . Penamaan etika sebagai kedokteran rohani bukan tanpa makna. ada satu teknik pengobatan lain yang kerap kali dilupakan oleh tenaga kesehatan. menjaga kesiagaan akal dengan berolah pikir supaya tidak jatuh ke dalam perangkap kemalasan. sehingga teknik etika sebagai bagian dari pengobatan kesehatan menjadi sangat kurang diperhatikan. Pada masa sekarang ini. Kalau kita memerlukan ilmu-kedokteran dan penerapannya untuk memelihara kesehatan. Para ilmuwan muslim memang menyejajarkan etika dengan kedokteran. banyak orang yang merasa sakit kemudian pergi ke dokter. yang kelima.

sehingga aktivitas sehari-hari masih letap dapat dijalankan. dapat pula dikembangkan dalam konteks penciptaan lingkungan sosial yang sehat. dan interaksi yang sehat dapat mendukung pada penciptaan kualitas lingkungan yang sehat. merekapun membuka bungkusan sampah yang diduga terdapat obat-obatan yang masih dalam kemasan. Oleh karena itu.Unregistered ) http://www. b. terus tiada yang menolong. . maka ada peningatan yang kedua. satu-satunya cara yaitu harus ( Word to PDF Converter . Dalam mengelabui atau merekayasa obat bekas ini. Peringatan ini sudah pasti bukan ditujukan kepada mereka yang memiliki kecukupan harta untuk dirawat atau konsultasi ke dokter spesialis atau tempat rujukan (rumah sakit).Word-to-PDF-Converter. kalaupun ada orang yang lewat hanya sanggup berkata duuh kasihan!”. melainkan memiliki skala yang sosial yaitu pentingnya peran lingkungan sosial dalam membangun lingkungan dan budaya hidup sehat. etika sebagai pengobatan tidak hanya berskala individual. a. Dengan kata lain. Hasil dari memulung obat tersebut. mungkin akan terasa aneh. pergaulan. Andai saja tertimpa musibah sakit. mereka melakukan beberapa tindakan. supaya tidak termasuk orang yang jatuh tertimpa tangga. yaitu hati-hati dalam membeli obat. mereka kumpulkan untuk kemudian dijual kembali ke pasaran. justru disinilah pentingnya orang miskin agar berhati-hati.Dalam membangun etika yang sehat ini. Temuan obat-obat bekas ini. Fenomena Pemalsuan Obat : Orang Miskin Dilarang Berobat Jika ada yang menyatakan orang miskin dilarang sakit. Semua jenis obat dikumpulkan. Namun. Di daerah Pekanbaru ditemukan para pemulung sampah – dalam bahasa gaul Pekanbaru disebut inang-inang – selain mencari barang bekas. kemudian di bawa pulang ke rumah. Komunikasi. Peringatan ini kembali ditujukan kepada masyarakat yang tidak memiliki daya beli yang tinggi terhadap obat.net berusaha untuk menjaga kesehatan atau kebugaran.

Unregistered ) http://www. atau obat potongan karena dijual hanya beberapa strip. obat pusing. antidiabetes.net di dalam etalase. Pasar Pramuka Peredaran obat palsu hingga kini masih merajalela dan semakin terbuka. Tahap akhir. dan anti hipertensi. g. loker atau ( Word to PDF Converter . dan sebagainya).Word-to-PDF-Converter. Mereka pisah-pisahkan berdasarkan pengetahuan mereka (seperti jenis vitamin. Para penjual obat disini nenyebutnya dengan obat putus. Berikut penelusuran Kemal Ramdan dan Cosmas Gatot yang mencerminkan bebasnya peredaran obat palsu di Pasar Pramuka. Di sisi lain di tengah keterbatasan BPOM memberantas . histamin. Bagian-bagian kemasan obat yang rusak. bahkan kabarnya sudah sampai ke Jakarta bahkan kembali ke apotek. yaitu menjualnya kepada penadah obat. Tak jarang mereka menyimpan obat palsu di rak khusus. f. Jakarta Timur. selanjutnya dikeringkan selama 5 menit. Kemudian dilap dengan menggunakan kain dengan air secara perlahan. Carut-marutnya peredaran obat palsu ini sebenarnya bukan barang baru. h. Obat-obatan yang sudah rapi tersebut. antipiretik. Ciri yang paling mudah dikenali adalah. Jenis obat yang banyak dijual adalah golongan obat ant biotik. BPOM sebagai otoritas resmi selalu menuding lemahnya penegakan hukum sebagai penyebab tetap maraknya peredaran obat palsu. Bahkan Badan POM mengaku kewalahan dalam memotong rantai sindikat peredaran obat ilegal ini. analgesik. digunting sehingga tampak rapi.c. Untuk merapikan kondisi obat tablet yang terbungkus dalam alumunium atau sejenisnya. lembaran obat tak memiliki kemasan. d. e. mereka rapikan dengan tangan secara perlahan. Namun. Ini sejalan dengan pengakuan salah satu pedagang yang pernah menjual obat terlarang ini. hanya ditumpuk dan diikat karet.

anggaran. Bila berhasil memulung sampah berupa tablet atau kapsul. menurut Hakim. jaringan pemasok obat legal semakin solid dengan pola yang semakin canggih. Namun. tim penyidik PPNS. maka pihaknya menghimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dalam membeli obat-obatan. buru-buru ia bersihkan kembali dan disimpan di saku celananya. Karena toko-toko itu mengedarkan obat yang diduga bisa membahayakan kesehatan masyarakat. Pihaknya sejauh ini telah melakukan upaya pengawasan secara intensif. bahkan back up aparat dan Mabes Polri.net Dispensasi Obat Sebuah kritikan dari publik. bila menyangkut obat yang dikonsumsi manusia. ( Word to PDF Converter . Apa jadinya bila orang sakit diberi obat kedaluwarsa atau obat bekas yang dipungut dan gundukan sampah? Banyaknya peredaran toko obat tanpa izin ini. namun masih saja sulit melakukan pemantauan kepada toko obat yang ilegal dalam melakukan kegiatan mereka. para pelaku kelas teri saja sampai kini masih bergerak dengan leluasa.peredaran obat palsu. yaitu adanya . nyawa menjadi taruhannya. terhadap perilaku dokter atau tenaga medis. Jangankan menyeret aktor-aktor kelas kakap. Namun rasanya pemberantasan obat palsu ini masih jauh dari efektif. TPA Bantar Gebang Peredaran obat ilegal ternyata datang dari berbagai sumber. Fakta selanjutnya muncul dari pengakuan seorang pemulung yang mengakui adanya jual beli obat-obatan bekas di TPA Bantar Gebang.Unregistered ) http://www. karena tidak adanya kesadaran yang tinggi oleh pemilik dalam menaati aturan kesehatan. Karena menurutnya obat punya nilai jual yang lumayan. Memang bukan hal terlarang mencari berkah di balik tumpukan sampah ini. Jangan kaget bila ternyata sebagian obat palsu dipasok dari para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar-Gebang.Word-to-PDF-Converter. Padahal BPOM telah mempunyal kewenangan.

seorang dokter yang melakukan dispensing obat. namun juga menyangkut masalah kebutuhan orang sakit. artinya dia membagikan obat kepada pasien. Dalam kaitan dengan perilaku ini. Dokter tidak boleh menyimpan persediaan obat dalam “jumlah banyak” di tempat praktik karena melalui Pasal 35 Ayat (i) UUPK. perilaku dokter di masyarakat kita ini. Pasien yang menggunakan jasa pelayanan praktik kedokteran yang berada di daerah di mana pun juga di seluruh Indonesia. Apabila dispensing obat kini dipermasalahkan sebenarnya telah sangat lama dipermasalahkan-lebih karena dipicu oleh telah diundangkannya UU tentang Praktik Kedokteran Nomor 20 Tahun 2004 (selanjutnya UUPK) yang diberlakukan tanggal 6 Oktober 2005. karena bukan hanya nenyangkut tenaga kesehatan (dokter dan apoteker). Willa Chandrawilla. yakni golongan masyarakat yang untuk biaya berobat pun. yang sebagian sangat besar menyangkut orang sakit yang kurang mampu secara ekonomi. Penanganan terhadap masalah dispensing obat harus diselesaikan secara bijaksana dan menyeluruh. dokter mempunyai wewenang menyimpan obat dalam . sering kali berasal dari uang pinjaman kiri dan kanan. akan sekaligus mendapatkan sejumlah obat-obatan yang diperlukan oleh pasien berkaitan dengan proses penyembuhan penyakitnya. Dengan kata lain. yaitu “to dispense” yang secara harfiah berarti membagikan. memberikan bantuan penjelasan makna dispensing dengan menunjuk pada konteks bahasa Inggris. namun dokter pun menyimpan sejumlah obat di tempat praktik kedokteran yang dibukanya secara pribadi. bahkan sebagian kecil dokter di kota besar juga melakukannya. sampai saat ini sangat “biasa” menerima pelayanan praktik kedokteran dengan sistem “paket”. Dalam praktiknya. Masalah dispensing obat adalah masalah nasional. bukan hanya membagikan obat kepada pasien. dari Sabang hingga ke Merauke hampir seluruh dokter di daerah melakukannya. yakni setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter.gejala praktek dokter yang melakukan dispensing obat.

( Word to PDF Converter . hubungan antara penyembuh dengan orang sakit. maka alih-alih pasien membeli obat ke apotek. Ayat (j). hanya namanya saja yang tercantum di papan nama. yang dapat memberikan pelayanan dengan sistem “paket”. sehingga apotek ada di bawah pengelolaan asisten apoteker saja. bukan lulusan menengah farmasi. Apabila dokter tidak boleh memberikan pelayanan praktik kedokteran dengan sistem hanya memberikan resep obat dan mempersilahkan pasien membeli ke apotek. dan bahkan melalui pasal yang sama. Artinya apabila dokter boleh menyimpan obat. Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak apotek di kota kecil dan kecamatan yang jauh dari kota besar. maka dokter juga boleh membagikan obat langsung kepada pasien. Namun.net Kebiasaan dispensing obat dimulai dari hubungan penyembuh dengan orang sakit yang tidak berdasarkan aturan-aturan hukum namun lebih kepada aturan-aturan pengobatan. Ketentuan tentang apotek mengharuskan bahwa apotek harus dikelola oleh seorang apoteker yang bekerja penuh waktu. pasien akan mencari institusi yang lain yang pasti bukan apotek. apabila suatu ketika masyarakat Indonesia sudah menjadi makmur dari segi ekonomi. karena masyarakat yang sudah makmur itu tahu cara pengobatan modern. selain hubungan pengobatan. dimana biaya dokter dan biaya obat sudah bukan masalah lagi.“jumlah dan jenis yang diizinkan”. dokter mempunyai wewenang meracik dan menyerahkan obat kepada pasien di daerah terpencil yang tidak ada apotek. Dapat dipastikan. yang apotekernya tidak jelas ada dimana. maka dokter tidak perlu dispensing obat. Bahkan yang tidak ada asisten apotekernya sehingga yang menyediakan dan memberikan obat. yang letaknya belum tentu dekat. kini dengan kemajuan zaman.Unregistered ) http://www. yang memilah antara penyembuh dan penyedia obat-obatan. terbentuk pula hubungan hukum. yang diatur dengan aturan-aturan hukum. jadi satu apotek dikelola oleh satu apoteker dan dibantu oleh asisten apoteker sebagai pelaksana. .Word-to-PDF-Converter.

sehingga tujuan mengonsumsi obat. baik itu membeli dari apoteker. seolah-olah mudah dipahami dan dipersepsi oleh masyarakat sebagai sesuatu hal yang sudah jelas.net Obat dan Pengukurannya Bila seseorang sudah mendapatkan obat. menurut Handrawan Nadesul. pelanduk mati di tengah-tengah. obat sudah ditakar dengan ukuran atau takaran yang jelas. misalnya diminum 3 x sehari. ( Word to PDF Converter . Kelebihan dosis dapat menyebabkan terakumulasinya efek samping dan penyakit tidak dapat .Unregistered ) http://www. yaitu untuk meningkatkan kualitas kesehatan dapat diwujudkan. Padahal. Pernyataan ini. sebagai misal masalah geografi. masalah kemiskinan. Masalah dokter dan apotek (apoteker) akan selesai kalau semua pihak mengikuti jalur hukum. dimana gajah dengan gajah bertengkar. dengan mempertimbangkan kadar atau dosis yang disesuaikan dengan tujuan dan acuan yang berlaku. warung (obat bebas). akan dihadapkan pada salah satu aturan main mengonsumsi obat. maupun yang mendapat rujukan dari resep dokter.Word-to-PDF-Converter. ada nilai budaya yang perlu dipikirkan dan perlu diperjelas. dibalik aturan main serupa itu. Takaran yang tepat sangat penting untuk mendapatkan kesembuhan. masalah pedagang besar farmasi yang menjuat obat langsung kepada dokter yang faktur pembeliannya dari salah satu apotek entah di mana dan masih segudang masalah lainnya. Obat. semuanya masih memerlukan proses pembenahan yang sangat panjang. namun sekarang bagaimana caranya melakukan pengaturan tentang dispensing obat oleh dokter.Masalah dokter dan apotek (apoteker) adalah masalah sebab-akibat dan akibat-sebab yang memerlukan penyelesaian yang holistik agar tidak ada pihak yang hanya dirugikan atau hanya diuntungkan sebaiknya semuanya mendapatkan keuntungan sesuai dengan bagiannya terutama jangan sampai kategori pasien tidak mampu secara ekonomi yang dirugikan. dengan ukuran 1 (satu) sendok teh. sebab menyangkut hampir seluruh dokter di daerah? Banyak faktor yang akan memengaruhi pembenahan.

bila dalam kemasan obat tersebut. Merujuk pada ketentuan dosis yang ada. Pertama. Oleh karena itu. bila orang alpa atau khilaf perbedaan ukuran tersebut.disembuhkan. Sebagaimana diketahui. perhatian terhadap ukuran atau takaran obat ini menjadi sangat penting untuk diperhatikan. maka potensi kurangnya daya sembuh obat menjadi sangat tinggi. sesungguhnya berlandaskan pada takaran sendok teh di Belanda (farmakope).Word-to-PDF-Converter. Masalah seperti ini sudah tentu harus menjadi perhatian dari setiap anggota masyarakat atau tenaga ahli. maka obat tersebut akan terkonsumsi lebih dari takaran yang sesungguhnya. Problem yang akan muncul dari overdosis tersebut.net potensi-potensi efek negatif. Penyakit yang sedang diderita pasien atau anggota masyarakat tersebut. terdapat sendok penyeduh dan penyertaan sendok penyeduh ini sudah mulai dibudayakan oleh para produsen obat. setiap obat memiliki efek negatif. bila dilakukan pengulangan (atau lebih dari satu sendok). Terkait dengan masalah ini. Secara sosiologis. ukuran sendok teh adalah 3 cc dan volume sendok bubur 8 cc. Berdasarkan kenyataan seperti ini dapat dikemukakan beberapa analisis selanjutnya. Dan bila kita mengkonsumsi obat lebih dari kebutuhanya padahal obat itu tidak efektif dalam menyembuhkan maka sesungguhnya yang sedang terjadi dalam tubuh kita adalah terakumulasi ( Word to PDF Converter . Sedangkan kekurangan dosis menyebabkan obat tidak akan mampu menyembuhkan penyakit. potensial untuk sulit disembuhkan. Sementara ukuran teh sendok di Indonesia. Ketiga. Kedua. ukuran sendok adalah sangat berbeda. rata-rata kurang dari 3 cc. maka perlu kiranya membiasakan menyimpan sendok . Ukuran takaran obat.Unregistered ) http://www. maka orang tersebut akan mengalami overdosis. maka sesungguhnya masyarakat harus secara displin mengunakan sendok penyeduh dalam mengkonsumsi obat termaksud. (1) fungsi obat tidak akan efektif dan (2) efek negatif dari penggunaan obat semakin tinggi. Di Belanda. sebagaimana yang dikenal masyarakat saat ini.

Tepat sekali bahwa berhagai hal yang terjadi dalam diri manusia ini. semua itu hanyalah sebuah usaha atau ikhtiar kita dalam meraih kesehatan hidup di dunia. 8. dapat disimpulkan bahwa ukuran meraih derajat hidup yang sehat dapat dilakukan dengan berbagai cara. maka setiap orang dapat menggunakan pendekatan komprehensif dalam meraih kesehatan jasmaniah dan rohaniahnya secara simultan. benda yang digunakan sebagai alat ukurnya. sendok makan. bahkan kyai sekalipun bukan Tuhan yang memiiki kewenangan untuk memberikan sakit dan sehat. Penutup Berdasarkan uraian tersebut. Apa yang mereka lakukan. potensial mengandung nilai budaya. atau 10 cc adalah ukuran-ukuran ilmiah kedokteran. Sebagai sebuah pendekatan antisipatif. Dengan kata lain. hanya berupa sebuah ikhtiar. sesungguhnya kita dapat memahami penyebab dan terapi yang cocok untuk memulihkan kembali. Keempat. Karena dengan memahami jelas sakit atau penyakit tersebut. Dokter.net PERAN DOKTER. hal ini untuk mengantispisi bila dalam suatu saat ada obat yang tidak menyertakan sendok penyeduh obat. Dengan pendekatan komprehensif atau holistik ini. fenomena ini menunjukkan bahwa takaran obat adalah lebih bersifat ilmiah.obat di rumah masing-masing. guru olahraga. Hal yang penting untuk dipahami bersama adalah status penyakit atau sakit yang kita derita.Word-to-PDF-Converter. atau sendok penyeduh obat merupakan alat dan teknologi bernuansakan budaya. BAB V ( Word to PDF Converter . sendok teh.Unregistered ) http://www. Namun. Namun. Kegagalan kita dalam memahami masalah ini dapat menyebabkan sulitnya sebuah penyakit dapat disembuhkan. Ukuran antara benda satu dengan benda lainnya memiliki kandungan budaya. 3. maka diharapkan tujuan untuk meraih nilai kesehatan secara maksimal akan dapat diraih secara maksimal. PASIEN DAN PERAWAT .

Sementara di lain pihak. PENGERTIAN PERAN Dalam kehidupan bermasyarakat. atau pasien. si mertua tersebut adalah pasien dokter maka harus patuh dan taat pada dokter. 1986:235). peran merupakan konsekuensi dari status seseorang. Bila dalam masyarakat ada orang yang berstatus sebagai perawat. maka terhadap individu-individu tersebut diharapkan muncul perilaku yang sesuai dengan statusnya masing-masing. Perilaku sehat ini . bidan. penjagaan kebugaran melalui olahraga dan makanan bergizi. Perilaku sakit diartikan sebagai segala bentuk tindakan yang dilakukan oleh individu yang sedang sakit agar memperoleh kesembuhan. Contoh :seorang dokter yang merawat mertuanya. Pada situasi seperti ini. sikap yang diharapkan oleh masyarakat muncul dan menandai sifat dan tindakan si pemegang status atau kedudukan sosial. peran dimaknai sebagai satu pola tingkah laku. nilai. memang ada kalanya peran seseorang seringkali berbeda tergantung pada situasi sosial masing-masing. termasuk pencegahan penyakit. sedangkan perilaku sehat adalah tindakan yang dilakukan individu untuk memelihara dan meningkatkan kesehatannya.A. perawatan kebersihan diri. sedangkan di rumah sang dokter harus hormat dan patuh pada mertuanya. kepercayaan. Di tempat perawatan. Sedangkan sakit (illness) adalah penilaian individu terhadap pengalaman menderita suatu penyakit. dokter. PERAN SAKIT-SEHAT Secara ilmiah penyakit (disease) itu diartikan sebagai gangguan fungsi fisiologis dari suatu organisme sebagai akibat dari infeksi atau tekanan dari lingkungan. mungkin pula dia dapat berperan sebagai status yang berbeda. seseorang berkewajiban untuk menunjukkan peran sosial sesuai dengan statusnya. Dalam suatu lingkungan. Menurut Ralf Dahrendrof (dalam Veeger. B.

Menurut Mechanic perilaku sakit adalah reaksi optimal dari individu jika dia terkena suatu penyakit. Persepsi atau definisi individu tentang suatu situasi/penyakit b. Kalangan sosiologi menyebutnya sebagai fenomena peran sakit dalam perilaku kesehatan masyarakat.Unregistered ) http://www. yaitu proses mencari alternatif sumber pengobatan guna menemukan seseorang yang . yaitu : a. setiap pasien menunjukkan ( Word to PDF Converter . penghayatan situasi yang dihadapi. Seorang ahli sosiologi dan psikologi sosial. Menurutnya. serta pengaruh birokrasi (karyawan yang mendapat jaminan perawatan kesehatan yang baik akan cenderung lebih cepat merasa sakit daripada mereka yang justru akan akan kehilangan nafkah hariannya jika tidak masuk kerja karena sakit). Perilaku sakit erat hubungannya dengan konsep diri. mengembangkan teori tentang perilaku sakit yang dinamakannya teori respons bertahan (copyng response theory). Suchman menganalisa pola proses pencarian pengobatan dari segi individu atau petugas kesehatan. antara lain: 1. pengaruh petugas kesehatan. Dengan berbagai kondisi dan jenis penyakit yang dideritanya. Pasien adalah setiap orang yang melakukan konsultasi masalah kesehatannya untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada dokter.net perilaku yang berbeda dihadapan seorang tenaga medis. Kemampuan individu untuk melawan serangan penyakit tersebut Perilaku sakit ini juga diteropong oleh Suchman yang memberikan batasan perilaku sakit sebagai tindakan untuk menghilangkan rasa tidak enak atau rasa sakit sebagai akibat dari timbulnya gejala tertentu.diperlihatkan oleh individu-individu yang merasa dirinya sehat meskipun secara medis belum tentu mereka betul-betul sehat. Dan reaksi ini sangat ditentukan oleh sistem sosialnya. Ada dua faktor utama yang menentukan perilaku sakit.Word-to-PDF-Converter. Mechanic. ada 5 macam reaksi dalam proses mencari pengobatan. Shopping.

dapat memberikan diagnosa dan pengobatan sesuai dengan harapan. tetangga. yaitu penghentian proses pengobatan Dalam menentukan reaksi/tindakannya sehubungan dengan gejala penyakit yang dirasakannya. 3. Self medication. Discontinuity. Tahap asumsi peranan sakit Karena merasa sakit dan perlu pengobatan. harus menggantungkan diri kepada prosedur pengobatan dan harus kpatuh terhadap perintah orang yang akan menyembuhkannya.net 2. Tahap penyembuhan atau rehabilitasi . yaitu proses penundaan pencarian pengobatan meskipun gejala penyakitnya sudah dirasakan 4.Word-to-PDF-Converter.dll) tentang sakitnya itu dan meminta pembebasan dari tugas sehari-harinya. Tahap ketergantungan si sakit Individu memutuskan bahwa dirinya sebagai orang sakit dan ingin disembuhkan. 4. Procrastination. Fragmentation. yaitu pengobatan sendiri dengan menggunakan berbagi macam ramuan atau obat-obatan yang dinilai tepat baginya 5. Tahap kontak dengan pelayanan kesehatan Individu mulai menghubungi sarana kesehatan sesuai dengan informasi yang diperoleh/dari pengalamannya tentang tersedianya jenis-jenis pelayanan kesehatan. individu mulai mencari pengakuan dari kelompok acuannya (keluarga. menurut Suchman. 5. Tahap pengenalan gejala Individu memutuskan bahwa dirinya dalam keadaan sakit yang ditandai dengan rasa tidak enak dan keadaan itu dianggapnya dapat membahayakan dirinya ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. yaitu proses pengobatan oleh beberapa fasilitas kesehatan pada lokasi yang sama 3. 2. individu berproses melalui tahap-tahap berikut ini : 1.

3. 2. sang istri merasakan keterbatasan uang dan ruang gerak dan dituntut untuk lebih memperhatikan anaknya. Bagi orang yang banyak mengalami ketegangan di kantor atau di rumah. Sakit sebagai Penghapus dosa. Istri merasa wajib memberi makan dan tempat tidur yang layak bagi mereka.net 4. Sakit sebagai upaya untuk mendapat perhatian. makanan khusus. Dalam hal ini. Sudibyo Supardi merinci 6 peran sakit di masyarakat. Atas anjuran saudara-saudaranya maka adik-adik suaminya pindah dan istrinya sembuh kembali.Unregistered ) http://www.Individu memutuskan untuk melepaskan diri dari peranan sebagai orang sakit karena ia sudah sehat kembali dan dapat berfungsi seperti sedia kala. upaya menghindari tanggung jawab atau pembenaran diri 5. Sakit sebagai upaya untuk menghindari tekanan.Word-to-PDF-Converter. maka salah satu cara pelepasannya dilakukan dengan melalui peran sakit. Peran sakit juga digunakan sebagai alasan ketidakmampuan menyelesaikan tugas yang harus dikerjakan. Beberapa orang dapat menikmati masa istirahat beberapa hari dan bebas dari ketegangan rutin melalui rawat inap di rumah sakit dengan biaya kantor. yaitu: 1. Melalui peran sakit. Melalui peran sakit istri. tempat khusus. Lalu kemudian ia terbaring sakit dirumahnya. Bagi orang yang merasa kesepian atau tidak yakin atas penerimaan orang lain akan dirinya. Suatu hari datang adik-adik suaminya ikut tinggal bersamanya untuk mencari pekerjaan. dan sebagainya. peran sakit merupakan salah satu pilihan. Masyarakat menekankan pentingnya orang sakit mendapat perhatian khusus. Sakit merupakan hukuman Tuhan untuk menghapus dosa yang telah dibuat hamba-Nya. Sakit sebagai alasan kegagalan pribadi. maka keluarga tersebut dapat terhindar dari ketegangan yang dapat merusak keluarga. Tuhan memberi kesempatan pada seseorang untuk . Contoh : Sebuah keluarga miskin tinggal rumah sempit yang kumuh. Sakit sebagai kesempatan untuk istirahat. ( Word to PDF Converter . Namun bersama dengan itu. Masyarakat tertentu percaya bahwa sakit merupakan akibat dari dosa yang dilakukan sebelumnya.

Unregistered ) http://www. yaitu ada peran sakit : 1. Contoh :mogok makan Sementara itu. Setelah mendapatkan sejumlah obat berikut aturan pakainya. Perawat merupakan salah satu komponen penting dan strategis dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan. Kehadiran dan peran perawat tidak dapat diabaikan. Sakit untuk mendapatkan alat tukar. Keperawatan adalah diagnosis dan penanganan respons manusia terhadap masalah kesehatan aktual maupun potensial ( Word to PDF Converter . orang sehat adalah orang yang memiliki kemampuan prima dari sisi jasmaniah. emosi. PERAN PERAWAT · Pengertian Perawat adalah orang yang dididik menjadi tenaga paramedis untuk menyelenggarakan perawatan orang sakit atau secara khusus untuk mendalami bidang perawatan tertentu. Sesuai dengan konsepnya. Banyak kalangan menganggap bahwa peran sehat merupakan peran normal bagi individu sesuai dengan statusnya yang berlaku. peran sakit memiliki nilai yang berbeda dibandingkan yang lainnya.net Menurut hasil lokakarya Keperawatan Nasional (1983). Dalam menjalankan tugasnya. peran sehat belum banyak mendapat perhatian dari kalangan sosiologi.menyesali dosa yang diperbuatnya. sering mengumpulkan obat melalui peran sakit. Contoh : Karyawan yang mendapat penggantian ongkos berobat.Word-to-PDF-Converter. ia menyimpan obat tersebut untuk digunakan sebagai alat tukar dengan berbagai keperluannya. spiritual dan ekonomi. Dalam konteks politik. C. keperawatan diartikan sebagai : . perawat dituntut untuk memahami proses dan standar praktik keperawatan. 6. Sebagai alat untuk menghindari proses hukum 2. Sebagai alat untuk menekan dan memaksakan kehendak pada orang lain sehingga tujuan yang diinginkannya dikabulkan.

Asuhan keperawatan adalah kegiatan profesional perawat yang dinamis. implementasi dan evaluasi. cedera dan proses penuaan. Perawat (nurse) berasal dari bahasa latin yaitu nutrix yang berarti merawat atau memelihara. ditujukan kepada individu. berbentuk pelayanan bio-psiko-sosial-spiritual yang komprehensif. Bahkan bila dilihat dari segi intensitas interaksi dengan pasien. Sedangkan menurut Depkes RI (2002). · Perawat Sebagai Individu Aktifitas keperawatan meliputi peran dan fungsi pemberi asuhan keperawatan dan praktik keperawatan.Suatu bentuk pelayanan profesional yang merupakan bagian integrasi dari pelayanan kesehatan yang didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan. membutuhkan kreativitas dan berlaku pada berbagai keadaan dan rentang kehidupan manusia (Carpenito. Dari definisi peran tersebut. peran dan fungsi perawat merupakan satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dan tidak bisa diabaikan oleh tenaga kesehatan yang lainnya. Tahap dalam melakukan asuhan keperawatan yaitu pengkajian. memelihara. Harlley Cit menjelaskan pengertian dasar seorang perawat yaitu seseorang yang berperan dalam merawat. pengelola institusi keperawatan. maka profesi perawat diakui sebagai bagian integrasi dari pelayanan kesehatan. diagnosis keperawatan. 2000) . membantu serta melindungi seseorang karena sakit. Ini artinya bahwa dalam pelayanan kesehatan.1998). Ini artinya dalam pelayanan kesehatan. perencanaan. kelompok profesional perawat merupakan tenaga kesehatan yang paling tinggi interaksinya. perawat profesional adalah perawat yang bertanggung jawab dan berwenang memberikan pelayanan keperawatan secara mandiri dan berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain sesuai dengan kewenangannya. pendidik klien serta peneliti di bidang keperawatan (Sieglar. keluarga dan masyarakat baik yang sakit maupun sehat yang mencakup seluruh siklus hidup manusia.

Peran ini merupakan peran dalam memberikan asuhan keperawatan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada klien dengan pendekatan pemecahan masalah sesuai dengan metode dan proses keperawatan. ketrampilan dan sikap untuk : 1. Perawat mempunyai tanggung jawab mengelola pelayanan maupun pendidikan keperawatan sesuai dengan manajemen keperawatan. Peran sebagai pendidik. Perawat berperan dalam mendidik individu keluarga. antara lain : 1. khususnya pelayanan asuhan keperawatan kepada individu.Word-to-PDF-Converter. Berperan serta dalam kegiatan penelitian di bidang keperawatan dan menggunakan hasil penelitian dan IPTEK untuk meningkatkan mutu dan jangkauan pelayanan dan asuhan keperawatan . 4. serta tenaga kesehatan yang berada di bawah tanggung jawabnya. Pendidikan ini bertujuan mendidik peserta didik melalui proses belajar untuk menyelesaikan kurikulum sehingga mempunyai cukup pengetahuan. menerapkan prinsip dan metode penelitian serta memanfaatkan hasil penelitian untuk meningkatkan mutu asuhan pelayanan dan pendidikan keperawatan. Peran sebagai peneliti. keluarga dan berdasarkan kaidah-kaidah keperawatan 2. masyarakat. Peran sebagai pelaksana (care giver). 3. Menunjukkan sikap kepemimpinan dan bertanggung jawab dalam mengelola asuhan keperawatan 3.net 2. ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www.Peran perawat sebagai individu. · Peran Perawat dari Sudut Profesi dan Tujuan Lembaga Pendidikan Program Pendidikan D3 Keperawatan di Indonesia sebagai pendidikan yang menghasilkan perawat profesional pemula. Melaksanakan pelayanan keperawatan profesional dalam suatu sistem pelayanan kesehatan sesuai kebijaksanaan umum pemerintah yang berlandaskan Pancasila. Peran sebagai pengelola. Perawat diharapkan mampu mengidentifikasi masalah penelitian. kelompok.

Contoh tindakan ini. Mendukung pasien untuk berperilaku hidup sehat 2.net Dalam praktik keperawatan terdapat 3 fungsi keperawatan. Memelihara dan mengembangkan kepribadian serta sikap yang sesuai dengan etika keperawatan dalam melaksanakan profesinya 7. Tindakan perawat bersifat mandiri berdasarkan ilmu keperawatan.647 tahun 2000 menegaskan bahwa keperawatan adalah sebuah profesi. Berfungsi sebagai anggota masyarakat yang kreatif. Berperan secara aktif dalam mendidik dan melatih klien 5.Unregistered ) http://www. Status sebagai profesi ini menuntut setiap perawat untuk mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sesuai dengan misi perawat untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi klien. Mengembangkan diri secara terus-menerus untuk meningkatkan kemampuan profesional 6. yaitu : a. Fungsi interdependen Tindakan perawat berdasar pada kerjasama dengan tim perawatan atau tim kesehatan lain.Word-to-PDF-Converter. produktif dan terbuka untuk menerima perubahan serta berorientasi ke masa depan sesuai perannya. keluarga dan masyarakat. . Dalam Peraturan Menteri Kesehatan no. Pengkajian seluruh riwayat kesehatan pasien/keluarganya dan pemeriksaan fisik untuk menentukan status kesehatan b. antara lain yaitu: 1. Dengan status seperti ini maka secara legal formal dan keilmuan ada pengakuan kesejajaran antara ilmu keperawatan dan ilmu kedokteran serta ada kewenangan yang berbeda antara perawat dan dokter.4. Membantu pasien dalam melakukan kegiatan sehari-hari c. Oleh karena itu perawat bertanggung jawab atas akibat yang timbul dari tindakan yang diambil. ( Word to PDF Converter . Fungsi independen Dalam fungsi ini tindakan perawat bersifat tidak memerlukan perintah dokter.

tidak boleh dipengaruhi oleh sesuatu yang mengakibatkan hilangnya kebebasan dan kemandirian profesi 4.Mereka biasanya tergabung dalam sebuah tim yang dipimpin oleh seorang dokter. Oleh karena itu. profesi dokter berdasarkan suatu keilmuan. dinyatakan bahwa kewajiban umum dokter adalah : 1. Fungsi dependen Perawat bertindak membantu dokter dalam memberikan pelayanan medis. Menurut undang-undang Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.net 3. tiap perbuatan atau nasihat yang memungkinkan melemahkan daya tahan psikis maupun fisik hanya untuk kebaikan pasien. tindakan perawat ada di bawah tanggung jawab dokter termasuk setiap kesalahan medis yang dilakukan. D.Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter. harus menghindarkan diri dari perbuatan yang bersifat memuji diri 5. lebih khususnya adalah dokter. menjunjung tinggi. menghayati. kecuali jika perawat tersebut yang bertindak tidak sesuai dengan prosedur dan ketetapan yang ditentukan dokter. PERAN DOKTER Tokoh kunci dalam proses penyembuhan suatu penyakit adalah petugas kesehatan. 2. dan mengamalkan sumpah dokter. Contoh tindakan ini ialah menangani ibu hamil yang menderita diabetes. senantiasa berupaya melaksanakan profesinya sesuai dengan standar profesi yang tertinggi ( Word to PDF Converter . kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan berjenjang dan kode etik yang bersifat melayani. setelah memperoleh persetujuan pasien . Berdasarkan kode etik kedokteran. Perawat membantu dokter memberikan pelayanan pengobatan dan tindakan khusus yang menjadi kewenangan dokter. perawat bersama tenaga ahli gizi berkolaborasi membuat rencana untuk menentukan kebutuhan makanan yang diperlukan ibu hamil dan perkembangan janin 3.

menghormati hak-hak sejawatnya. harus bersikap jujur dalam hubungannya dengan pasien dan sejawatnya dan berupaya untuk mengingatkan sejawatnya yang diketahui memiliki kekurangan dalam karakter atau kompetensi atau yang melakukan penipuan atau penggelapan dalam menangani pasien 10. keluarga. menghormati hak-hak pasien. Dokter sebagai pendidik. 7. dalam setiap praktiknya memberikan pelayanan medis yang kompeten dalam kebebasannya teknis dan moral sepenuhnya. senantiasa mengingat akan kewajiban melindungi makhluk hidup . makhluk insani 12. senantiasa berhati-hati dalam mengumumkan dan menerapkan setiap penemuan teknik atau pengobatan baru yang belum diuji kebenarannya dan hal-hal yang menimbulkan keresahan masyarakat. 13. 9. maupun masyarakat b. baik fisik maupun psikososial. harus memperhatikan kepentingan masyarakat dan semua aspek pelayanan kesehatan yang menyeluruh (promotif.6. serta berusaha menjadi pendidik dan pengabdi masyarakat yang sebenar-benarnya. dan rehabilitatif). Merujuk pada kode etik tersebut. dalam bekerja sama dengan para pejabat di bidang kesehatan dan bidang lainnya serta masyarakat harus saling menghormati. hanya memberikan surat keterangan dan pendapat yang telah diperiksa sendiri kebenarannya. seorang dokter dituntut untuk memiliki kreatifitas dan inisiatif untuk menemukan dan memecahkan masalah yang sedang dihadapi pasien sesuai dengan pengetahuan dan . preventif. yaitu memberikan promosi pendidikan kepada masyarakat baik individu. disertai rasa kasih sayang (compassion) dan penghormatan atas martabat manusia. yaitu dalam praktik layanan kesehatan. 8. peran dokter dapat dirinci lebih spesifik lagi kedalam beberapa perilaku berikut : a. Dokter sebagai pengembang teknologi layanan kesehatan . dan harus menjaga kepercayaan pasien 11. hak-hak tenaga kesehatan lainnya. kuratif.

atau terbatas pada fungsinya sebagai dokter (membaur versus spesifik) · Melibatkan emosi /perasaan atau sikap netral dalam hubungannya dengan sang pasien (afektif versus netral) · Mengutamakan kepentingan diri sendiri atau kepentingan bersama (orientasi diri versus orientasi kelompok) · Memandang manusia berdasarkan kualitasnya atau prestasinya (kualitas versus pretasi) Pandangan Parsons mengenai peran dokter tersebut merupakan pandangan yang ideal. yaitu dengan berbagai praktik atau pengembangan ilmu yang ada .Word-to-PDF-Converter. Dokter sebagai pengabdi masyarakat. Pada kenyataannya tidak semua kriteria Parsons dapat dipenuhi oleh dokter dalam menjalankan fungsinya mengobati pasien. . dokter melaksanakan lima fungsi utama dan fungsi-fungsi ini dapat dianalisa dengan patterns variables yang telah dikembangkan oleh Parsons (Schepers dan Nievaard). d.net c. Dokter adalah pembelajar. Meminjam istilah Daldiyono (2006:291) setiap dokter harus siap siaga sebagai dokter yang profesional dalam membantu masyarakat. · Menerapkan peraturan umum atau khusus yang harus ditaati oleh pasien (kriteria universal versus khusus) · Membina interaksi dengan pasien secara luas dan membaur. seorang dokter dapat belajar dan mengajari kembali baik kepada rekan sejawat atau pihak lain mengenai perkembangan ilmu kedokteran. Ilmu kedokteran modern cenderung menekankan perlunya para dokter mengetahui dan menginternalisasikan norma-norma praktek kedokteran dalam menjalankan tugas mereka. Dalam melakukan perannya sebagai seseorang yang memiliki kompetensi untuk mengobati orang yang sakit.kemampuannya sendiri ( Word to PDF Converter . yang dituntut memiliki kesediaan untuk memberikan pertolongan.Unregistered ) http://www.

peran dokter mulai muncul. pada tahun 1950-an ada tiga pola komunikasi antara dokter dengan pasien. Hal ini sering mempengaruhi hubungan dokter-pasien. INTERAKSI ANTAR KOMPONEN Masyarakat atau individu dalam kehidupan terkait dengan sisi statis dan sisi dinamis dari masyarakat. yaitu tuntutan pekerjaan. Maka tidak mengherankan apabila pada saat sekarang banyak masyarakat yang memerlukan konsultasi kesehatan. model hubungan dokter-pasien dari Schepers dan Nievaard. dan kerja sama.Unregistered ) http://www. Disinilah terjadi proses sosial. Menurut Samsuridjal Djauzi dan Supartondo. inisiatif pasien menjadi lebih kuat. yaitu pola aktif-pasif.Pengamatan menunjukkan bahwa dimana saja di dunia ini sebagian besar anggota profesi kedokteran berasal dari tingkat sosial ekonomi menengah ke atas. dipengaruhi oleh tiga faktor utama. Struktur sosial merupakan sisi statis dan proses sosial atau interaksi sosial merupakan sisi dinamis masyarakat. pemimpin-pengikut. hubungan dokter-pasien secara umum dapat dibedakan menjadi tiga model . dimana dalam proses sosial terdapat hubungan dan ( Word to PDF Converter . Pada pola petunjuk-kerja sama. menjadikan kunci penyembuhan.Word-to-PDF-Converter. Pada pola aktif-pasif.net pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama dan antara berbagai komponen yang terkait. reaksi individu atau masyarakat terhadap jenis penyakit itu. Sedangkan dalam pola kerja sama. atau hubungan setara. serta faktor struktur dan . yaitu aktif –pasif. petunjuk-kerja sama. E. Aspek ketaatan dan motivasi pasien dalam menjalankan perintah dokter. Menurut Freidson. Sedangkan pola hubungan menurut Schepers dan Nievaard (1990) berdasarkan pada jenis penyakit atau kondisi kesehatan pasien. pasien bersifat pasif dan hanya melakukan sesuatu yang diperintahkan oleh dokter.

Karena komunikasi sangatlah penting. maka dapat dirumuskan pola-pola hubungan antar komponen tersebut (lihat dalam skema hubungan dokter-pasien pada lampiran). Penyebab tidak seimbangnya hubungan antara dokter-pasien ini adalah perbedaan ( Word to PDF Converter . sehingga pada akhirnya hubungan dokter-pasien lebih diposisikan sebagai posisi sederajat dan . Daldiyono memberikan keterangan tentang pentingnya usaha pendidikan kesehatan pada pasien sehingga pasien dapat memosisikan diri sebagai pasien dihadapan dokter.Unregistered ) http://www. Ketrampilan berkomunikasi harus dimiliki oleh setiap dokter. Terhadap kondisi seperti ini. dan menyimpulkan (pharapasing). Hal yang terpenting dari hubungan dokter-pasien adalah komunikasi. Ini merupakan sebuah ciri bahwa relasi kekuasaan antara pasien dengan dokter sangat tidak seimbang. posisi dokter berada pada tingkat “superior”. Dan hubungan-hubungan kerja tersebut secara praktis akan terkait dengan masalah hak dan kewajiban atau perangkat aturan dan perundang-undangan yang mengikat pola yang dimaksudkan. seperti mendengarkan (listening). menyangkut timbal balik yang berkesinambungan antara dua pihak. Dengan memahami komponen dan faktor yang mempengaruhi dalam interaksi sosial. a.net pengetahuan mengenai sehat-sakit dan posisi pasien sebagai seorang yang membutuhkan bantuan dokter yang menyebabkan posisi pasien menjadi individu yang ada di bawah (subordinat) dokter. Hubungan dokter-pasien Dalam penentuan treatment untuk proses penyembuhan atau penyehatan kondisi seseorang.Word-to-PDF-Converter.budaya. Khusus dalam konteks pemilihan obat yang ditunjukkan dalam bentuk “resep dokter”. seorang pasien hampir tidak memiliki reaksi yang signifikan terhadap usulan dokter. mengulang (parroting).

Soewono) pola hubungan dokter dan pasien dapat dilihat menjadi tiga pola.hanya berbeda dalam konteks hak dan kewajiban. · Pilihan dokter tentang obat tersebut sudah sangat tepat. misalnya dilandasi kesadaran bahwa pengobatan itu bagian dari kegiatan keagamaan 2. Hubungan dokter-perawat ( Word to PDF Converter . hubungan dokter-pasien yang bersifat religius. · Prototype hubungan antar orang dewasa yaitu pasien yang dianggap setara dan memiliki hak individu secara mandiri. tetapi tidak untuk tujuan yang efektif . hubungan dokter-pasien yang bersifat penyedia jasa dan konsumen 4. · Hubungan antara orang tua dan remaja yaitu pasien yang bisa diajak bicara. Menurut Daldiyono (2007:191-197) secara sederhana menyebutkan ada 4 (empat) teori hubungan antara dokter dengan pasien: 1. yaitu memosisikan pasien sebagai orang yang butuh bantuan 3.Word-to-PDF-Converter.net Anwar Kurniadi (dalam sinar harapan. hubungan dokter-pasien yang bersifat kemitraan Menurut Szasz dan Hollender (dalam H. yaitu pasien yang masih perlu mendapat perlindungan dan pembelajaran hidup. b. misalnya ada duplikasi obat. Pertanyaan yang perlu dikemukakan seiring dengan beberapa kemungkinan yang dapat terjadi : · Adanya kesalahan dalam memberikan obat · Dokter dapat memberikan resep yang tepat.Unregistered ) http://www.2004) mengatakan bahwa dokter masih menunjukkan . hubungan dokter-pasienyang bersifat paternalistik. yaitu : · hubungan orang tua dan anak.

diperlukan bantuan tenaga lain. bidan. budaya dan bahasa. petugas kesehatan juga mempunyai karakteristik yang bisa menghambat komunikasinya dengan masyarakat antara lain: perbedaan status sosial. · Kesenjangan relasi kekuasaan dokter-perawat terkait dengan kewenangan yang dimiliki oleh kedua profesi. Seperti halnya dokter. ketidak keseimbangan interaksi antara dokter-perawat disebabkan oleh berbagai faktor. Hubungan petugas kesehatan-masyarakat Proses penyembuhan penyakit tidak hanya ditangani oleh dokter.yaitu: · Perawat pada umumnya adalah perempuan.dsb. penata roentgen. perawat dan pasien untuk bersikap kritis terhadap masalah-masalah yang terkait dengan kesehatan. ahli gizi. 3. Sementara peran perawat masih kurang diuntungkan.sikap hegemoninya dalam praktek kesehatan. · Dilihat dari sisi pendidikan. membangun komunikasi kesehatan yang manusiawi. Memberikan pendidikan kepada publik untuk mengetahui hak dan kewajibannya dalam praktek layanan kesehatan. seperti perawat. WACANA : Fenomena perawat di kota Cirebon . serta kecenderungan sikap otoriter terutama dalam penyebaran penyakit akut. Terkait dengan minimal ada tiga pekerjaan yang perlu dilakukan oleh pemerintah.. di tambah pendidikan profesi (spesialisasi. F. Untuk itu diperlukan kemauan untuk mempelajari bahasa dan budaya setempat agar petugas tidak dianggap orang asing oleh penduduk asli dan supaya komunikasi dengan masyarakat dapat lebih lancar. harapan masyarakat terhadap kemampuan petugas. Dengan meningkatnya variasi penyakit dan kerumitan teknologi kedokteran. 2. c. perawat mayoritas berpendidikan D3 sedangkan para dokter berpendidikan minimal S1. perlu ada pendekatan kolaboratif antara dokter. Yang kesemuanya bergabung menjadi tim petugas kesehatan. yaitu: 1.

000 orang lulusan keperawatan menganggur karena tidak terserap pasar kerja domestic.000. sementara di sisi lain pemerintah belum mampu menyediakan kompensasi yang layak dan proporsional.-. Salah satu kasus yang bisa dijadikan contoh adalah kasus keterlambatan gaji pada tenaga perawat kontrak yang ada di Cirebon yang hampir 1 tahun (pada tahun 2003). yaitu: ketidakmampuan pemerintah dalam memberikan kompensasi dan prosedur pelayanan yang optimal kepada tenaga perawat kontrak.Salah satu fenomena tenaga kerja perawat di Indonesia adalah adanya status perawat sebagai tenaga kerja kontrak. tiap tahun 13. Saat ini kondisi perawat di Indonesia memang terpuruk. Hal demikian dapat di lihat dari ( Word to PDF Converter . Jangankan menyediakan anggaran untuk pendidikan untuk mempekerjakan saja tidak mampu. Dibanding rekannya di negara lain.-. Begitu banyak tantangan berat untuk menjadikan perawat sebagai pekerja profesional dan mendapat imbalan profesi. Kebijakan pegawai pemerintah serta ketidakmampuan rumah sakit swasta mempekerjakan .000 dari 15. meski rumah sakit kekurangan perawat.Unregistered ) http://www. Para tenaga kerja kontrak ini hanya mendapat gaji Rp 300.000.perbulan ditambah tunjangan insentif sebesar Rp 100. Di sisi lain pemerintah sendiri juga sedang terpuruk. Peristiwa ini menunjukkan adanya prosedur pelayanan pemerintah kepada tenaga kerja kontrak yang tidak profesional. kebanyakan hanya lulusan Sekolah Perawat Kesehatan (SPK). di satu sisi berupaya untuk memberikan lapangan kerja.net dua sisi.000. sehingga timbul keterlambatan. Selain itu upah yang diterima jauh dibawah UMR yang sebesar Rp 625. Akibatnya.. gaji perawat di Indonesia relative rendah. Nasib dan perhatian pemerintah terhadap tenaga perawat kontrak ini bersifat ambigu. rata-rata tingkat pendidikannya pun rendah. bahkan sesama negara ASEAN.Word-to-PDF-Converter.

membuat standar mutu keperawatan. maka menyetarakan SPK dengan D3 dengan penambahan semester dan mata kuliah. juga dari segi kurikulum. konsumen dan organisasi tempat kerja (rumah sakit). Untuk menjadikan hal itu terwujud diperlukan pendidikan yang berkesinambungan. tidak ada aturan yang memadai untuk melindungi perawat di tempat kerja. pemerintah mulai menggalakkan untuk menempatkan mereka ke luar negeri. Kemudian dilakukan pemerataan tenaga kerja perawat professional menyebar di daerah supaya tidak terjadi penumpukan di ( Word to PDF Converter . Sementara pemerintah pusat sebagai regulator untuk menjamin kepentingan local maupun nasional. Lebih dari 50% perawat dan bidan tidak mendapat pelatihan tentang keperawatan atau kebidanan klinis maupun komunitas dalam lima tahun terakhir. meningkatkan fasilitas akomodasi penunjang bagi perawat. Dengan demikian kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri untuk mencapai jabatan yang memerlukan pengetahuan dan ketrampilan tinggi juga terbatas. Akibatnya perawat harus bekerja lebih dan sering mendapat kecaman dari keluarga pasien yang merasa tidak terlayani dengan baik. Perawat sering dipersalahkan untuk keadaan yang mereka tidak pernah disiapkan dan pelayanan kesehatan rendah sehingga citra perawat dan bidan terpuruk. Perbaikan sistem kurikulum diharapkan mampu merubah perawat dari hanya pembantu dokter juga menjadi tenaga kesehatan yang professional. Kebijakan Direktorat dalam rangka meningkatkan mutu. Saat ini banyak negara . Untuk itu Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial telah membentuk Direktorat Pelayanan Keperawatan pada Jendral Pelayanan Medik.Word-to-PDF-Converter.Unregistered ) http://www.000 orang. Di sisi lain.perawat dalam jumlah memadai telah lama dikeluhkan oleh perawat. Alternative lain adalah dengan gabungan pemerintah local. Untuk mengatasi masalah pengangguran tenaga perawat yang mencapai 30.net kota-kota besar. advokasi terhadap perawat.

Amerika Serikat. DAFTAR PUSTAKA Sarwono. Momon. 1993.Word-to-PDF-Converter. Belanda. bahkan kini Inggris juga berminat menggunakan tenaga kesehatan asal Indonesia. Sosiologi untuk Kesehatan. Salemba Medika : Jakarta BAB VI MAKANAN: MAKNA DAN BUDAYA 1.net Setiap makhluk hidup pastilah membutuhkan makanan untuk mempertahankan kehidupannya. Pengantar ( Word to PDF Converter . Ada suatu kelompok tertentu berpendapat bahwa hakikat hidup adalah bekerja untuk mencari makanan. Australia. Seperti Timur tengah. Swiss. Peluang karena banyak peluang. Gadjah Mada University Press : Yogyakarta Sudarma.yang berminat menggunakan tenaga perawat Indonesia untuk bekerja di negara mereka. Kanada. 2008. Hal tersebut sesuai dengan apa yang . sedangkan orang-orang yang kesulitan mendapatkan makanan maka orang-orang tersebut akan tersisih dari kehidupan ini. Hal ini dikarenakan para remaja di negara tersebut sudah tidak tertarik lagi untuk masuk ke Sekolah Keperawatan. tantangan karena mampukah dunia pendidikan keperawatan di Indonesia mampu menyediakan tenaga kerja yang trampil. Sosiologi Kesehatan. Maka tidaklah heran ketika kelompok Darwinian mengatakan bahwa perjuangan hidup adalah untuk mendapatkan makanan. Oleh karena setiap makhluk hidup pastilah senantiasa berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan makanan. orang-orang yang dapat mempertahankan kehidupannya hanyalah orang-orang yang mampu mendapatkan makanan secara mudah. Menurut hasil pertemuan World Health Assembly di Geneva.Unregistered ) http://www. Solita. Kurangnya tenaga perawat bukan masalah local tetapi juga masalah internasional. Namun perlu dicermati bahwa jangan sampai ada brain drain atau mengalirnya SDM yang terbaik ke luar negeri sehingga negara pemasok kekurangan SDM terbaik. Hal ini menjadikan peluang sekaligus tantangan bagi negara yang surplus tenaga kerja trampil. Menurut mereka.

yang dibagi menjadi tiga tahapan: ( Word to PDF Converter .Unregistered ) http://www. Hal ini bila dikaitkan dengan sosial budaya. b. Tahap kedua dimulai ketika terjadinya revolusi. Perbedaan kepemilikan sumber dan bahan makanan akan membagi manusia menjadi kelompok orang kaya dan kelompok orang miskin dan juga variasi jenis makanan menjadikan manusia berkelompok manusia modern dan tradisional. maka dia yang memiliki peluang untuk mempertahankan hidup yang lebih baik. Dengan menggunakan perspektif tersebut. maka makanan itu ternyata mengandung makna yang lebih luas dibandingkan hanya sekedar menjadi bahan konsumsi manusia.Word-to-PDF-Converter. tetapi makanan justru menjadi sesuatu yang penting bagi manusia yang terus tumbuh dan berkembang dalam tatanan kehidupan masyarakat. Pola konsumsi manusia pada masa itu dengan memakan makanan hasil ramuan yaitu berupa tumbuh-tumbuhan yang dikumpulkan dari hutan dan memakan hewan hasil buruan. Persepsi Budaya dan Makanan Peradaban manusia dibedakan berdasarkan mata pencaharian masyarakat. disinilah peradaban manusia yang lebih maju dimulai. Makanan tidak hanya menjadi benda ekonomi. Manusia mulai menyandarkan kehidupan mereka pada . Tahap pertama atau gelombang hidup pertama ditandai dengan adanya peradaban manusia yang didominasi oleh tradisi berburu dan meramu. Beberapa hal tersebut di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa keberadaan makanan ternyata memberikan warna-warni kehidupan manusia yang berbeda antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain.tertera dalam hukum rimba yaitu siapa yang dapat menguasai sumber-sumber produksi.net a. 2. maka fungsi makanan adalah alat selektor bagi kelangsungan hidup manusia karena makanan atau pola makan merupakan alat penyeleksi alamiah bagi manusia dan pengelompokan manusia.

manusia sudah bukan lagi hanya memakan hasil agrikultur melainkan hasil olahan industry. Bagi rakyat Aceh. Kedua persepsi tersebut. berbagai jenis makanan baik olahan yang berbahan dasar tumbuhan atau hewan maupun dengan bahan kimiawi mulai bermunculan. Oleh karena itu. Dengan bantuan teknologi dan industrialisasi. Contoh: daun ganja bagi masyarakat Indonesia pada umumnya dipersepsikan sebagai salah satu daun psikotropika yang termasuk kategori zat adiktif terlarang di Indonesia karena bisa membuat orang fly (memabukkan). Hal ini mereka lakukan karena tingginya jam kerja atau tingginya kompetisi hidup yang membutuhkan kerja keras. Namun berbeda dengan masyarakat di Nagroe Aceh Darussalam yang notabene mayoritas penduduknya Islam.Unregistered ) . Makanan atau sesuatu yang dikonsumsi oleh manusia memiliki potensi mengandung makna budaya yang berbeda antara budaya mayoritas (dominant culture) pada satu masyarakat dengan budaya mayoritas yang ada dalam masyarakat lainnya. Pada tahap ini pola dan jenis makanan yang dikonsumsi pun adalah makanan hasil olahan.agrikultur (bercocok tanam). Pada saat itu. c. ( Word to PDF Converter . daun ganja adalah sayuran dan tidak pernah mempersepsikannya sebagai makanan yang diharamkan. Pola masyarakat modern cenderung mengonsumsi makanan cepat saji (fast food). telah sejak lama menjadikan daun ganja sebagai bahan untuk menyedapkan masakan. Tahap ketiga dimulai ketika terjadinya revolusi industri. kemudian dapat menjelaskna bahwa kedua masyarakat yang berbeda pandangan itu sesungguhnya menggunakan patokan nilai dan norma yang berlaku untuk mempersepsikan makanan. Nilai dan norma yang ada di dalam masyarakat sangat mempengaruhi persepsi masyarakat mengenai benda yang dikonsumsi. ketika ada beberapa orang bertemu dengan latar belakang budaya berbeda pula maka akan menunjukkan persepsi masing-masing mengenai makanan yang dikonsumsi.

narkoba. . Ada beberapa nilai budaya makanan yang perlu diperhatikan: . usaha untuk menjaga keseimbangan gizi dan/atau konsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna merupakan usaha untuk mendukung pada tujuan makanan dari sisi fisiologis.Word-to-PDF-Converter.Kebutuhan Fisiologis Mengonsumsi makanan bertujuan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan fisiologis seseorang. makanan mengandung makna sebagai a. Pemahaman atau persepsi seperti ini lebih merupakan sebuah persepsi budaya tandingan (counter-culture) terhadap budaya tandingan. Identitas budaya utama (dominan culture) artinya harus ada dan menjadi kebutuhan utama masyarakat.Makanan sebagai Identitas Kelompok Karena adanya kesangsian terhadap makanan hasil olahan atau makanan instan. Kacang diidentikkan sebagai makanan yang bias menemani orang untuk nonton sepakbola. Pengetahuan seperti ini selain dapat bermanfaat untuk mengembangkan sikap bijak terhadap persepsi masyarakat lain juga untuk menghindari gizi buruk akibat adanya kesalahan persepsi terhadap satu jenis makanan tertentu. Budaya tandingan (counter culture) artinya menghindari arus utama akibat adanya kesangsian atau ketidaksepakatan dengan budaya arus utama. Bagi kelompok “gang”. Berdasarkan telaah ini. Merokok menjadi teman untuk menghadirkan inspirasi atau kreativitas. Selain mengandung budaya dominan dan budaya tandingan. makanan pun menjadi bagian dari budaya popular.net 3. Oleh karena itu. banyak diantara masyarakat kota yang mudah berpindah ke tradisi vegetarian. Makanan dan Identitas Budaya Makna budaya dari sebuah makanan menjadi sangat penting untuk dipahami oleh berbagai kalangan. ( Word to PDF Converter . b.Unregistered ) . dan merokok merupakan ciri kelompoknya. menghirup ganja.http://www.

Dengan demikian. Semakin luas distribusi wilayah pasar dari makanan tersebut. mengonsumsi makanan tidak hanya dengan memnuhi syarat bersih (thayyib) tetapi juga harus memenuhi syarat halal. . bahwa untuk meningkatkan kualitas kesehatan individu perlu menambahkan makanan yang 4 . Tidak mengherankan bila ada orang yang makan tahu Sumedang terasa hampa makna bila tahu itu dibeli di luar Sumedang dan dirinya tidak pergi ke Sumedang. Di dalam makanan itu. menunjukkan kualitas makanan tersebut diakui oleh masyarakat.Makanan sebagai Keunggulan Etnik Makanan merupakan unsur budaya yang membawa makna budaya komunitasnya. orang tidak hanya mengonsumsi material makanannya melainkan ”mengonsumsi” kreativitas dan keagungan nilai budaya. Makanan adalah ikon keunggulan budaya masyarakat.Makanan sebagai Kebutuhan Medis Mengonsumsi makanan yang mengandung kandungan gizi seimbang (misalnya 4 sehat 5 sempurna). belumlah cukup untuk membangun individu yang sehat. dalam kehidupan masyarakat Indonesia makanan pun ada yang mengandung nilai sakral dan ada yang mengandung nilai profan.Makanan sebagai Nilai Sakral Di luar makna budaya. Dalam penelitian terakhir.http://www. Khusus untuk makanan yang memiliki nilai sakral di antaranya apat ditemukan dalam beberapa agama atau budaya daera Indonesia. Makanan sebagai identitas budaya bagi kelompok tertentu (subculture). artinya cara mendapatkan dan cara mengolahnya sesuai degan aturan dan norma yang ditentukan oleh ajaran agama. .Word-to-PDF-Converter. Bagi masyarakat Islam. Semakin variatif makanan itu dikenal publik semakin tinggi apresiasi masyarakat terhadap daerah itu.net c. Inilah yang dimaksud dengan makanan mengandung nilai sakral. bagi masyarakat Islam mengonsumsi makanan merupakan bagian dari praktik agama itu sendiri. .

net Untuk membangun kualitas pribadi yang sehat perlu dipadukan dengan gerak atau aktivitas olahraga.Unregistered ) http://www.sehat 5 sempurna dengan gerak.Makanan yang memiliki nilai pantangan.Dalam kategori yang terakhir yaitu pantangan mengonsumsi sebuah makanan yang bersifat permanen. 4. Nilai Norma Makanan . . ( Word to PDF Converter .Makanan yang memiliki nilai mubah. Namun yang menjadi perhatian kita adalah keracunan yang sering terjadi. . . Perilaku menyimpang ini yaitu munculnya perilaku memperdagangkan makanan yang tidak layak jual dan konsumsi secara medis. berulang dan kolektif.Makanan yang memiliki nlai anjuran (sunnah). Pada konteks inilah makanan merupakan bagian dari kebutuhan medis. Dalam ajaran agama. makanan ini sesungguhnya belum diketahui efek positif atau negatifnya bagi kesehatan. Yang dimaksud wajib ini. Sebab keracunan sendiri bukan hanya bias ditafsirkan secara medis tetapi bisa juga ada . Akibatnya banyak konsumen yang keracunan setelah membeli makanan. . 5. Karakter pantangn ini bersifat sementara. tri-energetik yang memberikan penekanan pentingnya energy tubuh atau gerak dalam membangun jiwa dan pribadi yang sehat.Makanan yang memiliki nilai pokok (wajib). Pandangan sejalan dengan pandangan.Word-to-PDF-Converter. terdapat beberapa jenis makanan-minuman yang dilarang dikonsumsi secara permanen. yaitu komoditas makanan yang merupakan tambahan/suplemen. misalnya seseorang yang akan dioperasi memiliki pantangan terhadap suatu makanan. Frustasi ekonomi dan perilaku konsumsi Tekanan hidup dan tantangan menyebabkan seseorang dapat melakukan penyimpangan. Pada akhirnya kejadian ini merupakan fenomena soaial yang perlu kita teliti. makanan pokok dari sebuah komunitas.

Pola konsumsi terkait dengan perilaku konsumsi masyarakat.net diungkap dengan cermat yaitu pola konsumsi dan tradisi pemasaran makanan. Dengan kata lain adalah mereka lebih mengedepankan kepentingan ekonomi dari pada keselamatan dan kesehatan masyarakat. (b) adanya kefrustasian masyarakat karena tekanan ekonomi . Contoh kasus yang terjadi terkait dengan pemasaran adalah parsel yang mengandung makanan dan minuman yang telah kadaluarsa. Berdasarkan pandangan ini ada dua hal yang perlu ( Word to PDF Converter . Terkait dengan peritiwa ini ada beberapa hal yang perlu dikemukakan yaitu : (1) perlu adanya kesadaran penuh dari si penggiat kegiatan untuk memahami kualitas makanan. Ini menunjukkan lemahnya kepekaan dan kepedulian di kalangan distributor terhadap kesehatan masyarakat.sedangkan tradisi pemasaran masyarakat terkait dengan perilaku distributor atau produsen dalam memasarkan makanan.sebab lain mengapa keracunan itu terjadi. Contoh lainnya adalah kasus transaksi ayam tiren. Masalah lain yang timbul adalah busung lapar yang terjadi akibat ketidakmampuan daya beli masyarakat.(3) pada institusi social yang mengeluarkan kebijakan memberi makan karyawan seharusnya memiliki tim khusus yang bertanggung jawab tentang kesehatan makanan bagi karyawan. Di sisi lain dampak kefrutasian ekonomi berdampak pada perilaku masyarakat dalam pola .Word-to-PDF-Converter. (2) diperlukan kesadaran para distributor terhadap keselamatan masyarakat dengan meneliti tanggal kadaluarsa makanan . Munculnya transaksi ayam tiren disebabkan oleh beberapa hal yaitu : (a) kurangnya kepedulian masyarakat terhadap kesehatan makanan.Unregistered ) http://www. Keracunan makanan juga terjadi di pabrik. Dilihat dari sisi social kasus tersebut menunjukkan adanya bahwa masyarakat sedang mengalami “sakit”. Suasana frustasi ekonomi menjadi pendorong distributor/penjual menjual ayam yang tak layak dikonsumsi.serta (c) rendahnya tanggung jawab peternak/penjual terhadap kesehatan masyarakat. Sehingga angka kecukupan gizi untuk tubuh tidak terpenuhi. Akibatnya mereka mengkonsumi makanan secara asal-asalan.

makan. Masyarakat menjadi apatis dan tidak peduli pada angka kandungan gizi makanan yang dikonsumsi. Perilaku ini yang juga menyebabkan kasus polio dan gizi buruk. Melihat banyak dampak kefrustasian ekonomi dengan perilaku konsumsi masyarakat maka perlu adanya usaha untuk memperbaiki keadaan di masyarakat. Usaha yang dilakukan pemerintah adalah dengan melakukan promosi kesehatan tentang makanan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai gizi dan pola konsumsi masyarakat yang lebih baik. Selain pemerintah industri dan distributor makanan juga harus menunjukkan tanggung jawab ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net sosialnya ke masyarakat dengan meminimalisasi peredaran makanan yang tak layak konsumsi. Gerakan promosi kesehatan ini perlu dilakukan secara sinergis,kolektif dan berkelanjutan agar masyarakat peduli pada gizi makanan. 6. Peradaban Alkoholik Konsumsi minuman keras telah menyebar luas, bukan hanya di kalangan remaja tetapi sidah merambah ke anak-anak di bawah umur,orang tua, elebritis dan elit politik. Kasus yang terjadi di Perancis akibat dampak alkohol : menunjukkan 20% wanita dan 60% pria masuk rumah sakit,70% penderita penyakit jiwa dan 40 % penderita veneral parah. Angka kematian mencapai 20.000 jiwa per tahun , 25% kecelakaan industri dan 57% kecelakaan jalan raya. Selain di Perancis kasus penyalah gunaan alcohol juga terjadi di Inggris bahwa 95% kasus penyakit mental disebabkan oleh alcohol. Sedangkan di Jerman dilaporkan bahwa 150.000 kasus criminal akibat alcohol. Dan Uni Soviet , kasus alkoholisme menyebabkan meningkatnya tingkat criminal,peningkatan absent dari pekerjaan pabrik dan menurunnya hasil produksi. Sedangkan di Amerika, pengaruh alcohol merupakan penyebab dari kebanyakan tabrakan udara. Hal ini dilakukan oleh pilot sewaan atau pemilik pesawat dan helicopter pribadi. Peningkatan kasus tabrakan pesawat ini menyebabkan pemerintah berkeras untuk mengetahui

akar permasalahan dan penelitian yang menunjukkan bahwa sebagian besar tabrakan sepanjang tahun lalu disebabkan oleh mabuknya pilot atau keterlibatan mereka dalam perilaku seksual sebelum melakukan penerbangan. 7. GAYA HIDUP DAN GAYA MAKAN Perkembangan teknologi informasi dan industri, tidak hanya memberikan pengaruh terhadap dunia ekonomi. Efek langsung dan tidak langsung dari kemajuan peradaban manusia ini, terasa ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net pula dalam bentuk perubahan gaya hidup. Pada suatu saat mungkin sempat melihat ada seorang istri dalam mobilnya duduk di samping kiri suaminya yang sedang memegang setir mobil menyuapi suami untuk makan pagi. Atau melihat anak kecil yang mau berangkat sekolah disuapi makan dalam kendaraan sepanjang perjalanan sekolah. Inilah sebagian dari realitas gaya hidup zaman modern yang terkait dengan makanan. Tidak mengherankan bila kemudian muncul penyakit tipus atau maag karena tidak adanya sikap disiplin dalam pola makan. Dalam budaya kota muncul diversifikasi makanan sesuai dengan waktunya. Di kalangan mereka muncul pemahaman yang biasa dikonsumsikan pada pagi, siang, dan malam hari, ada makanan pembuka, pokok, dan penutup serta ada makanan yang dikonsumsikan pada hari-hari tertentu misalnya ketupat pada hari lebaran, cokelat pada Valentine’s day. Berbeda dengan makanan sebagai keunggulan etnik dalam gaya hidup modern ini ada makanan yang dianggapnya sebagai budaya universal. Makanan cepat saji atau fast food merupakan satu diantara sekian banyak jenis makanan yang muncul ke permukaan sebagai makanan global. Prinsip hidup dalam identitas gaya hidup modern adalah : 1. Mengutamakan efisiensi,artinya cepat saji. 2. Prinsi kuantitatif artinya jelas porsinya. 3. Mudah prediksi, artinya gampang menebak kapan berakhirnya.

4.Adanya control. Budaya dan gaya hidup itulah yang kemudian disebut sebagai orang yang mengalami demam makanan cepat saji. 8. PURNAWACANA Masalah-masalah yang terkait dengan perilaku manusia terhadap makanan. a. Pada kasus anak-anak ada fenomena kesulitan untuk mengajari anak makan atau dalam kasus lain yaitu adanya keenggenan anak untuk mengonsumsi makanan tertentu. ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net Jawabannya, pertama, adanya ketidakseimbangan atau keterlambatan orang tua memperkenalkan variasi rasa dan makanan menyebabkan peluang adanya penolakan anak terhadap rasa atau makanan tertentu. Kedua, adanya trauma atau alergi terhadap makanan tertentu. b. Kesalahan persepsi tentang makanan. Contohnya , budaya ngemil menjadi bagian dari gaya hidup modern, yang dipersepsi sebagai upaya menenangkan rasa atau pikiran oleh karena itu,orang stress bias melepas kekesalannya dengan makanan. c. Makanan dan kelas social. Bahwa, makanan yang dikonsumsi dapat diakses oleh siapapun tetapi waktu dan tempatnya mengonsumsi menunjukkan kelas social. Daftar Pustaka Sudarma, Momon. 2008. Sosiologi untuk Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika BAB VII SIKLUS HIDUP, KESEHATAN dan PERAN SOSIAL Pendekatan yang digunakan ini, dikembangkan dari model yang dikembangkan oloh Departemen Kesehatan RI saat menjelaskan tentang kesehatan reproduksi. Bila disederhanakan, pendekatan siklus hidup yang dikembangkan tersebut dapat diformulasikan ulang sebagai berikut.

Reaksi sosial dari kebutuhan ini. baik dari sisi pemanjaan diri. banyak ibu hamil yang mewujudkannya dalam bentuk ngemil.Word-to-PDF-Converter. makanan. Ada yang berpendapat bahwa bila seorang ibu hamil memiliki kebutuhan makan yang lebih karena dia mengonsumsi makan untuk dua orang.net Ada beberapa aspek sosial yang: terkait dengan masa kehamilan ini. kewajiban sosial. Sepanjang kebutuhan asupan gizinya cukup. 1. 3. Dalam konteks ini "ngidam" merupakan "instrumen khusus" yang menjadi alat ukur membangun kewajiban baru orang lain untuk memosisikan ibu hamil sebagai “ratu dalam kehidupan”. seorang ibu hamil diposisikan setara dengan orang "sakit". Oleh karena itu. menyebabkan tingginya (malahan berlebihannya) perlakuan anggota keluarga terhadap ibu hamil. kehamilan atau lebih khusus lagi kehadir anak rnerupaka perekat sosial dalam sebuah masyarakat. maka ngemil pun menjadi tidak diperlukan. Akibat dari kondisi seperti ini. ibu bamil mendapat keistimewaan-keistimewaan khusus. 2. Artinya seorang ibu hamil tidak mesti ngemil. 4. dan pemenuhan kebutuhan hidupnya. Tingginya harapan (ekspektasi) suami atau anggota keluarga terhadap bayi yang. Masalah kesehatan yang spesifik dari ibu hamil di antaranya (a) mendapatkan pelayanan antenatal .ada dalam kandungan. Pandangan Parson mengatakan bahwa peran pasien itu adalah dibebaskan dari tugas-tugas sosial. Peran kehamilan dapat dimaknai sebagai peran awal perekat sosial.Unregistered ) http://www.Masa Kehamilan Meninggal dunia Masa konsepsi: Balita Manula Anak-anak Dewasa Remaja ( Word to PDF Converter . Padahal ngemil dengan kebutuhan makan yang cukup adalah berbeda. sehingga peran sosialnya dihapuskan dari tanggung jawab si ibu hamil.

Seringnya terjadi kematian lebih banyak disebabkan karena tingginya pendarahan. 1. Pada masa ini. pemberian makanan dengan gizi seimbang. proses tumbuh kembang anak anak balita (1-4 lahun) dipengaruhi oleh proses pertumbuhan semasa bayi. 2. Peran bayi adalah belajar mengenal bahasa tubuh dan isyarat dari luar dirinya. serta pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. terlambat mencapai fasilitas kesehatan. Menurut Sulivan (1892-1949) hal yang penting diketahui bahwa fase anak-anak ditandai_dengan anak .Word-to-PDF-Converter. Peran untuk diakui sebagai bagian dari anggota masyarakat. Seorang bayi sangat membutuhkan sentuhan halus anggota keluarga dan perhatian yang saksama dari orang lain. dan terlambat mendapat pertolongan). dan terlalu banyak). (c) mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan. ada beberapa masalah kesehatan yang perlu diperhatikan misalnya ASI eksklusif dan penyapihan yang layak.dengan baik dan teratur. terlalu sering. Masa Balita Dalam masa pertumbuhan. imunisasi dan manajemen terpadu balita sehat. dan selanjutnya akan memengaruhi proses tumbuh kembang pada usia sekolah dasar (6-12 tahun). Masa Anak-anak ( Word to PDF Converter . terlalu tua. (d) memperoleh persediaan biaya persalinan dan rujukan ke rumah sakit bila teriadi komplikasi. pencegahan dan penanggulangan kekerasan. (b) memperoleh makanan bergizi dan cukup istirahat. Selain itu.net Pada masa ini. memiliki peran nyata dalam pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya. pendidikan sosial yang terjadi pada masa balita. Kondisi ini kemudian didukung oleh adanya 3 terlambat (terlambat mengenali tanda-tanda.Unregistered ) http://www. tumbuh kembang anak. ada juga penyebab lain yang bisa menimbulkan kematian pada ibu hamil adanya 4 terlalu: (terlalu muda.

Masalah seks dan seksual c. dan ancaman keracunan makanan akibat dari kebiasaannya makan makanan di luar. kehadiran anak ini memperkuat nilai solidaritas dalam keluarga. asupan gizi yang tidak seimbang. Keempat.mulai dapat mengucapkan kata-kata hingga timbulnya kebutuhan terhadap kawan bermain. Masalah gizi b. Pertama. dalam mengembangkan kepribadiannya secara utuh setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan ruang main dan ekspresi yang sesuai dengan dirinya. dewasa . Kelima. sebagaimana yang terjadi pada peran bayi. selain pertumbuhan yang cepat (growth spurt). Masa Dewasa Secara psikologis tahap perkembangan ini dikategorikan sebagai tahap kematangan (maturity). baik untuk nilai ekonomi maupun nilai sosial. a. Beberapa masalah kesehatan yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan remaja termasuk kesehatan reproduksi kalangan remaja adalah sebagai berikut.sa Reinaja Pada masa remaja(adolescens). perlu diperhatikan pula beberapa masalah kesehatan yang bisa hadir pada fase anak-anak misalnya kesulitan anak untuk makan karena terobsesi ingin main. Kedua. Sehubungan dengan ini. Pertumbuhan dan perkenbangan fisik dan sosial anak. anak adalah kandidat dari pemegang amanah harapan atau impian orang tuanya. dibaca sebagai bagian dari peran nyata orang tua dalam memberikan pelayanan kepada anak-anaknya. ada munculnya aneka ragam pola atau gaya hidup remaja. juga timbul tanda-tanda seks sekunder. Ketiga. memiliki nilai sosial yang tinggi. anak adalah tanda sosial dari keluarga. Ada_beberapa peran sosial yang di munculkan anak-anak dalam kehidupan masyarakat. rentannya_fisik anak terhadap berbagai penyakit seperti polio dan DBD. khususnya ibu dan anak. serta diakhiri dengan berhentinya pertumbuhan. Mr.

4. yaitu befungsi untuk memiliki keturunan. artinya keluarga menjadi lembaga belajar pertama dan utama untuk bermasyarakat. Orang dewasa sudah memiliki tugas dan kewajiban diri dalam membangun komunitas.Unregistered ) http://www. Pada sisi kesehatan. pertemanan. yaitu membangun dan mengembangkan nilai dan norma masyarakat. ada beberapa peran sosial yang dikembangkan dalam masa dewasa. artinya dalam keluarga ini ada upaya untuk membangun perlindungan antara satu dengan yang lainnya. penyakit degeneratif termasuk rabun. baik masa depan ekonomi maupun masa depan sosialnya.mendapat pembelajaran mengenai status diri dan status sosial. (6) fungsi perlindungan. 2. Seiring dengan hal ini. Masa Usia Lanjut . artinya para anggota keluarga --khususnya orang tua--memiliki peran sosial untuk memberikan layanan kebutuhan ekonomi kepada anggota keluarganya. yang. 1. (2) fungsi reproduksi. telah banyak dikenal hahwa pada masa dewasa ini merupakan masa perkawinan atau berkeluarga.Word-to-PDF-Converter.dalam arti pengembangan diri maupun dalam konteks sosial. (4) fungsi pengaturan seksual. serta perlu adanya deteksi dini terhadap kanker rahim dan kanker prostate. Dalam sosiologi pada umumnya. maupun dalam konteks kemasyarakatan. baik dalam skala kecil (keluarga. Dalam masyarakat Timur. ( Word to PDF Converter . seorang yang sudah dewasa sudah rnulai memikirkan mengenai masa depan. Fungsi keluarga menurut sosiologi yaitu (a) fungsi afeksi. perlu diperhatikan perkembangan ke arah meno-andropause. 3..net gangguan mobilitas dan osteoporosis. artinya bagi seorang yang sudah dewasa mereka mulai meyakini dan menunjukkan peran seksualnya dihadapan orang lain. (3) fungsi sosialiasi. masa ini termasuk dalam kategori matang Kendati demikian.akan muncul diakhir penghujung usia dewasa. (5) fungsi penentuan status: artinya di lingkungan keluarga ini setiap anak --khususnya-. dan (7) fungsi ekonomis.

Menurut teori Penarikan Diri (Disengagement Theory). Pertama. menjadi orang lanjut usia memiliki hak untuk menarik diri dari peran-peran sosial. usia lanjut merupakan proses yang bergerak secara perlahan dari individu untuk menarik diri dari peran sosial atau dari konteks sosial.net Gambar. dan (c) berkurangnya komitmen [reduced commitment to sosial moves and values). yaitu (a) kehilangan peran (toss of role).Word-to-PDF-Converter. setelah menginjakkan diri pada usia lanjut. Ketiga. Peran individu usia lanjut ini dapat ditemukan dalam beberapa hal sosial berikut. ada dua pandangan yang berbeda dalam menjelaskan fenomena yang sama. . Masalah kesehatan lanjut usia. (b) hambatan kontak sosial(restriction of contacts and relationships). Kedua. yaitu lingkaran kehidupan negatif (negative life cycle) dan lingkaran kehidupan positif (positive life cycle).Unregistered ) http://www. seorang individu akan memulai untuk melepaskan hak dan kepemilikannya terhadap berbagai sumber produksi. memunculkan peran orang lain untuk menunjukkan peran dan kepeduliannya terhadap individu lanjut usia. mental dan sosial Dicap sebagai orang yang tak mampu atau Pengakuan diri sebagai orang Berkembangnya peran sakit dan ( Word to PDF Converter . Pada usia lanjut sekaligus terjadi triple loss. Kapasitas fisik.

dan pendidikan menjadi sangat penting bagi individu lanjut usia.2 Masukan pendidikan: kursus sebelum dan Masukan sosial medik: dukungan makanan. Masukan medik: diagnosa dan Lingkungan yang mendukung Peran di masyarakat cap sebagai orang Kemampuan emosi dan dukungan Masukan sosial: mempertahankan .Lingkaran Kehidupan Negatif (Sumber: Hardywinoto dan Tony Seiiabudhi. 2005. Dan kemudian anggota keluarga atau masyarakat mencapnya. Gambar 13. Dalam lingkaran kehidupan positif. Sebagai individu yang sudah memasuki masa kurang produktif dan memiliki ketergantungan yang tinggi pada orang lain. individu lanjut usia dipersepsi sebagai individu yang mengalami pengurangan ketahanan fisik. sosial medis. mental dan peran sosial. sosial.125) negative life cycle. pada lanjut usia. positive life cycle yang melihat fase lanjut usia sebagai kelanjutan dari peran sosial masyarakat di masyarakat. upaya intervensi baik dari sisi medis. misi utamanya adalah mempertahankan keutuhan dan kesatuan. Oleh karena itu. him.

misalnya memusuhi dokter atau perawat yang tidak mampu menyelamatkannya. restitusi mengatasi kehidupan. tidak yakin. Rigth (2000:156) merinci ada 6 tahap tanggapan seseorang ketika kehilangan orang yang dicintainya. perasaan bermusuhan dan dendam.Word-to-PDF-Converter. pertengahan. idealisasi dan hasil. (3) memusuhi. 2005. hlm. (2) merasa bersalah. yaitu fase awal. yaitu guncangan. 125) Masa Menjelang dan Setelah Kematian Individu yang berada pada fase menjelang kematian (sakaratul maut) susungguhnya masih tetap sebagai anggota masyarakat dan bahkan dalam konteks budaya. depresi dan kesepian. perasaan bersalah. yaitu syok. (5) hilangnya makna-makna kegiatan yang biasa. harapan.Unregistered ) http://www. Tahapan tersebut yaitu (1) terguncang dan menangis. Granger Westberg memperluas 6 tahap Tersebut dalam 10 dukacita. dan akhir. pelepasan emosi.Keberadaan yang nyaman dan ( Word to PDF Converter . . ketidak mampuan melakukan kegiatan yang lazim. Schulz (1978) membagi proses berduka ke dalam tiga fase. (4) melakukan kegiatan dengan gelisah. Mengenai tahapan seseorang ketika mendekati ajal (kematian) terdapat tahapan-tahapan psikologis yang terjadi. Norman W. dan perjuangan untuk mernperkokoh realitas. mengembangkan kesadaran diri. misalnya dengan memunculkan keinginan untuk melanjutkan program dari orang yang meninggal. dan (6) mengidentifikasi diri dengan orang lain yang meninggal. Engel (1964) mengidentifikasikan enam tingkatan berdua. susah gelisah. orang yang sudah meninggal dan dikuburkan pun masih dianggap sebagai bagian dari anggota masyarakat dan berhak untuk mendapatkan peran dan/atau hak sosialnya sendiri.net Lingkaran Kehidupan Positif (Sumber: Hardywinoto dan Tony Setiabudhi.

net Siklus hidup ini dapat digunakan untuk mendeskripsikan fenomena sosial secara umum. siklus dapat dimaknai dari sisi yang berbeda-beda sesuai dengan perspektif yang digunakannya. Ketiga. Penutup ( Word to PDF Converter . Keempat. anak-anak. siklus hidup dimaknai dari sisi sosial. remaja. Dan kematian peran sosial. adalah bila dirinya menarik diri dari situasi sosial dan kemudian hidup dalam kesendiriannya. dan masyarakatnya. Siklus hidup dimaknai sebagai perjalanan individu mulai masa kehamilan. Perkembangan hidup individu dilihat dari sisi persepsi dan fungsi-fungsi mental seseorang dalam hidup dan kehidupan. yaitu melihat peran sosial individu di masyarakat. Ketiga. baik yang menyangkut masalah kekayaan atau keluarga dan peran sosialnya. dengan kesadaran yang penuh. Dengan sedikit pengembangan penafsiran ke dalam konteks wacana. sampai kematian menjelang. Keempat. mcngalami depresi. dapat dilihat pandangan Hooyman dan Kiyak (dalam Wan Ahmad. siklus hidup dilihat dari sudut pandang psikologis.Pentama. Dengan kata lain.Word-to-PDF-Converter. Kedua. Kedua. dari sisi kronologi-astronomis. Dalam pemahaman ini. penolakan terhadap kenyataan. orang yang sedang sakit keras ini atau menjelang sakaratul maut ini akan memohon izin untuk dilepaskan dari berbagai tanggung jawab sosialnya.Unregistered ) http://www. setelah melakukan hal tersebul. sampailah pada kerelaan diri untuk memutuskan tanggung jawab diri terhadap diri. 2000). Pertama. siklus hidup dilihat dari perkembangan dan perubahan fisik/biologis atau anatomi. kelahiran pada 0 tahun. Kelima. yang dimaksud siklus hidup itu lebih diorientasikan pada pertumbuhan dan perkembangan sel-sel biologis dalam diri individu. Beberapa ciri kegagalan sosial dari individu ini. yaitu (1) anggota masyarakat . keluarga. setelah adanya komunikasi dan interaksi dengan berbagai pihak muncul sebuah kesadaran baru.

Djoht ( Word to PDF Converter . Dengan mencermati apa yang sedang terjadi hari ini. Dalam ilmu sosial sudah banyak yang berusaha menjelaskan istilah sistem. Tatang M.sudah tidak mempertimbangkan kehadiran atau ketidak hadiran dirinya di masyarakat dan (2) sudah tidak mampu menunjukkan peran nyata dalam proses komunikasi atau interaksi sosial. Systema yang mengandung makna: a. Amirin (1984: 1) Yaitu sistem berasal dari bahasa Yunani. BAB VIII Di masyarakat kita bahkan didunia global seperti ini. b. Hubungan yang berlangsung antara kesatuan-kestuan atau komponenen secara teratur.Word-to-PDF-Converter. Suatu keseluruhan yang tersusun dari sekian banyak bagian. praktek layanan kesehatan sudah cepat berkembang. Keanekaragaman sistem medis dapat merujuk pada sistem medis modern. Umar Fahmi Achmadi (2005:57) Sistem adalah tatanan yang menggambarkan adanya rangkaian berbagai .Unregistered ) http://www. beroperasi atau bergerak dalam satu kesatuan. tradisional dan yang berbasiskan pada nilai-nilai agama atau nilai budaya. 2. kita hamper sepakat bahwa sudah terdapat variasi sistem medis yang berkembang didunia. sekelompok unit yang berbeda.net Sistem adalah agresi atau pengelompokan obyek-obyek yang dipersatukan oleh beberapa bentuk interaksi yang tetap atau saling tergantung. berikut beberapa tokoh yang mengemukakan pendapat mengenai sistem: 1. 3. yang dikombinasikan sedemikian rupa oleh alam atau seni sehingga membentuk suatu keseluruhan yang integral dan berfungsi. Djekky R.

b. Adapun sumber penyakitnya bisa berasal dari salah makan. sistem medis merupakan sub-sistem dari sistem sosial yang lebih luas. maka penyakit merupakan persepsi budaya individu sesuai dengan anutan budaya komunitasnya. Seiring dengan pemahaman ini. Sistem sebagai sebuah rencana.komponen yang memiliki hubungan serta tujuan bersama secara serasi. metode.net wacana ini yaitu. Oleh karena itu secara sederhana penyakit dapat dimaknai sebagai gangguan hidup. maka sistem medis merupakan salah satu lembaga sosial yang memiliki fungsi untuk memenuhi satu aspek kebutuhan manusia pada umumnya. atau tata cara untuk mencapai sesuatu. A. Sistem medis budaya atau etnomedis yaitu Konsep etnomedis merujuk pada model pengobatan yang banyak digunakan oleh sebuah komunitas atau masyarakat tertentu. salah perilaku dan . Konsep yang digunakan dalam ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. alat. yaitu: a. Kehadiran sistem medis ada dalam bingkai sistem sosial dan tidak bisa dipisahkan dari sistem sosial kemasyarakatan yang lainnya. terkoordinasi yang bekerja atau berjalan dalam jangka waktu tertentu dan terencana. Sistem sebagai suatu atau benda yang terdiri atas sejumlah bagian yang memiliki tata cara atau susunan tertentu.Word-to-PDF-Converter. SISTEM ETNOMEDIS Sistem medis pertama yang akan dikaji yaitu. sistem medis yang bersumber pada pengetahuan budaya. Dalam konteks ini. Sebagai sebuah sistem. Pandangan yang lain mengatakan bahwa pengertian sistem dapat dibedakan kedalam dua makna.

guna-guna atau sihir merupakan salah satu bentuk penyakit tradisional yang dilandaskan pada pola pikir personalistik lebih jelasnya Anderson dan Foster berpendapat bahwa. Apabila keseimbangan terganggu. Naturalistik. penyakit (illness) dijelaskan dengan istilah-istilah yang sistematik dan bukan pribadi.atau gangguan dari makhluk supranatural. konsep penyakit (disease) pada masyarakat tradisional dibagi menjadi dua kategori umum yaitu: a. Naturalistic mengakui adanya suatu model keseimbangan. Personalistik. sehat terjadi karena unsure-unsur yang tetap didalam tubuh seperti panas. maka hasilnya adalah penyakit. artinya penyakit atau kehadiran penyakit pada diri individu disebabkan karena ada factor “oknum” diluar fisik yang mengganggu individu tersebut. Kehadiran sakit atau penyakit dilingkungan masyarakat tradisional selain disebabkan oleh karena adanya kesalahan perilaku dirinya dalam bertingkah juga disebabkan karena adanya perbuatan yang . Anderson dan Foster menyebut fenomena ini dengan istilah sistem medis yang berlandaskan pada teori Personalistik. atau dewa) makhluk yang bukan manusia (hantu. roh leluhur atau roh jahat) maupun makhluk manusia (tukang sihir. tukang tenung) b. cairan tubuh berada didalam keadaan seimbang menurut usia dan kondisi individu dalam lingkungan alamnya dan lingkungan sosialnya. dingin. munculnya penyakit (illness) disebabkan oleh intervensi dari suatu agen yang aktif dapat berupa makhluk supranatural (makhluk gaib.

melanggar aturan kosmologis. SISTEM MEDIS RASIONAL – EMPIRIS Jean-Francois Sobiecki menjelaskan bahwa asal-usul sistem medis barat adalah dikembangkan dari model Cartesian yang bersifat dualisme. teori timbulnya penyakit cukup bervariasi. penyakit merupakan suatu keadaan atau kondisi tubuh dimana terdapat kerusakan organ tubuh. dan real (unreal). Karena ada kerusakan. Sistem medis ini disebut sebagai satu sistem medis di dunia barat yang menyandarkan pada tradisi pemikiran Yunani. Dengan kata lain sakit dan penyakit merupakan ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. sedangkan adanya kerusakan organ yang biasanya perlu dideteksi oleh dokter disebut tanda penyakit. antara lain: a. dengan sendiri timbullah rasa sakit. B. Oleh karena itu penyakit dianggap sebagai sebuah hukuman atau teguran dari dewa kepada para pelaku pelanggar aturan dewa. Penyakit muncul karena ada pengaruh perubahan cuaca. Rasa sakit akibat kerusakan organ disebut gejala penyakit. yaitu manusia sebagai makhluk yang terdiri atas mind (body).Word-to-PDF-Converter. Penyakit timbul karena ada bakteri dan lazim disebut infeksi. spirit (matter).net satu bentuk control sosial dari sistem nilai budaya yang diyakininya kepada masyarakat penganutnya. Menurut pandangan Daldiyono. sebagai landasan pengembangan sistem medis. Menurut Daldiyono. Cirri utama dari sistem medis Rasional – Empiris ialah : dengan menggunakan pola pikir rasional yang berdasarkan pengalaman empiris. . b.

C. Berdasarkan pemikiran ini. Cara pengujian dan pemecahan masalahnya dilakukan secara ilmiah.Word-to-PDF-Converter. penyakit ekstrinsik atau berasal dari luar tubuh . Tetapi ada juga sistem medis yang bersumber dari agama yang bukan agama revelation (ilmu wahyu) disebut dengan istilah religio-medicine. Adhibhantika. d. yaitu lingkungan. yang berpangkal pada ajurveda dan samkya darsana.net sebagai Trias Epidemologi. sesuai dengan metode ilmiah dan dapat diuji secara berulang. penyakit dibagi menjadi 3golongan yaitu : a. b. manusia (endogen).Unregistered ) http://www. SISTEM MEDIS KEAGAMAAN Sistem medis keagamaan bersumber pada ajaran agama yang berasal dari kitab suci. Penyakit dapat muncul karena ada 3 faktor penyebab sebelumnya bertemu dalam satu kondisi yang disebut ( Word to PDF Converter . Menurut falsafah tersebut. misalnya hipertensi atau tekanan darah tinggi. Salah satu contoh religio-medicine yaitu sistem medis yang berkembang di negeri Hindustan. Adyatmika. penyebab yang interinsik atau berasal dari tubuh dan pikiran si penderita sendiri. sakit dan sumber penyakit itu adalah sesuatu hal yang masuk akal (rasional) dan empiris. dan factor luar (eksogen). dapat disebutkan bahwa dalam sistem medis. Penyakit timbul karena factor yang ada dalam tubuh manusia.c.

magic. Penyakit ditentukan oleh kebudayaan. Unsur Pembeda Perbedaan sistem medis modern dan tradisional Aspek Modern Tradisional Sifat keilmuan Empiris Spiritual. anatara lain sebagai sebuah pengobatan rasional memberikan penjelasan terhadap resiko yang melanggar norma budaya (misal sex bebas berresiko terkena penyakit Aids). Beberapa Unsur Universal Dalam Sistem Medis ( Word to PDF Converter . misalnya pengaruh atmosfer. penyebab penyakit yang berasal dari kekuatan super natural.sperti kecelakaan dan digigit ular. Islam adalah salah satu sistem medis yang termasuk ke dalam kategori sistem profetik.net Dalam bagian ini. planet dsb. c. Adhidarvika. Semua sistem medis memiliki segi pencegahan dan pengobatan. Sistem medis memilki sejumlah fungsi. Sistem medis ini bersifat supranatural sehingga konstruksi ilmu kesehatannya cenderung merupakan bagian dari upaya deduksi pengetahuan keagamaan kedalam pengetahuan empiris. Anderson dan Foster mengatakan ada beberapa unsure universal dalam sistem medis. b. irasional Bisa dipelajari Pewarisan dan pelatihan . d. Sistem medis adalah bagian integral dari kebudayaan. c.Unregistered ) http://www. antara lain: a.Word-to-PDF-Converter.

Sistem medis barat.net Antara sistem medis yang satu dengan sistem medis yang lainnya memilki aspek atau unsur yang berbeda. sedangkan sistem medis tradisional percaya pada .Word-to-PDF-Converter.Ada sertifikasi formal Pengakuan Percaya pada rasio dan teknologi Percaya pada kekuatan supranatural Teknologi Mengalami industrialisasi sederhana Sifat praktik/pelaku Spesialisasi (dokter spesialis) Baur (seorang pelaku bisa mengobati banyak hal) Seleksi dan pendidikan formal Seleksi sosial Kompensasi material Kompensasi sosial. sanafat yakin terhadap hukum kausalitas material.Unregistered ) http://www. Asumsi kausalitas. ( Word to PDF Converter . diantaranya : a. juga materi. moral.

hukum kausalitas non material atau personal. b. Sifat keilmuan. Dikalangan medis rasional ilmu kesehatan bersifat empiris, bisa dipelajari dan percaya pada rasio dan teknologi. Sedangkan pada sistem medis tradisional, ada percampuran antara rasional dan irasional, empiris dan mistik. c. Sehat dalam sistem medis etnik (China dan India), adalah upaya penyeimbangan dengan sitem kosmos (yinyang, dosa, dan penebusan) dalam sitem medis barat adalah menghilangkan material asupan dalam tubuh. d. Sistem medis rasional didapat dari pembelajaran dan bersifat terbuka seperti pendidikan kedokteran, kebidanan dan keperawatan. sedangkan dalam sistem medis tradisional selain sitem belajar masih diyakini pentingnya komunikasi dengan hal supranatural. Oleh karena itu ilmu kesehatan tradisional cenederung diwariskan. Multikulturalisme Layanan Kesehatan Dalam analisis Whitney dan Sigler, hubungan antara dokter dan perawat, cenderung mengambil posisi top-down. Dokter diposisikan atau memosisikan diri “lebih” dibandingkan dengan posisi sosial atau kewenangan perawat. Sementara ditingkat makro, stratifikasi layanan pengobatan itu terjadi karena adanya interpretasi mengenai status lembaga layanan pengobatan. dalam temuan penelitian konsep alternative dan konsep tradisional menyebabkan adanya peyorasi ( pelemahan) status sosial dari makna pranata kesehatan tersebut dihadapan pranata kesehatan modern. Sebagian masyarakat menganggap bahwa model pengobatan alternative atau pengobatan tradisional merupakan kelas “kedua” dibandingkan dengan pengobatan modern. ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net

Standar teknologi, keilmiahan dan kapabilitas pelaku pengobatan, menjadi salah satu variable untuk mengukur kelas sosial dari pranata pengobatan itu sendiri. Misalnya, seorang dokter yang berpendidikan sarjana diposisikan sebagai sebagai kelas sosial yang lebih unggul dibandingkan perawat yang hanya berpendidikan diploma. Seorang tabib yang mendapatkan kemampuan pengobatan secara otodidak diposisikan sebagai kelas kedua dihadapan dokter yang memiliki kemampuan pengobatan dari lembaga pendidikan. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan dalam penelitian yang dilakukan tahun 2007 dikota Bandung, ada beberapa gejala pergeseran nilai di lingkungan masyarakat, Pertama, diversifikasi kewenangan. Otoritas pengobatan, kini tidak hanya di lingkungan pengobatan modern. rumah sakit, dokter dan perawat bukanlah pemegang otoritas pelaku atau sarana pengobatan bagi masyarakat. Kedua, Adanya pengembangan reproduksi makna dan pranata pengobatan. Masyarakat memproduksi makna tabib, pengobatan alternatif dan tradisi dalam makna yang baru. Sehingga, layanan kesehatan tidak harus kedokter dirumah sakit, melainkan dapat pula dilakukan di luar instansi tersebut. Dalam pandangan Giddens, reproduksi sosial terjadi karena ada struktur dan praktik sosial yang dilakukan oleh individu atau masyarakat (priyono, 2003:27). Oleh karena itu munculnya pranata kesehatan tradisional, bukanlah hanya karena tekanan struktur, tetapi juga karena ada praktik sosial masyarakat dalam merespons produk sosial itu sendiri. Proses transformasi dari kepercayaan individual menjadi kepercayaan kolektif terhadap pengobatan tradisional ini menjadi satu gejala adanya -istilah Giddens- refleksi kolektif masyarakat terhadap status sosial pengobatan tradisional dalam kehidupan masyarakat kota Bandung. Argumentasi yang mereka gunakan adalah variasi penyakit yang berkembang di zaman modern ini, tidak hanya bisa ditangani oleh system layanan kesehatan modern. pendekatan terapi, baik spiritual maupun psikologis, menjadi satu kebutuhan yang mendasar. Dengan

pemikiran seperti ini kebutuhan untuk berkolaborasi antara pengobatan tradisional dengan pengobatan modern, menjadi satu kebutuhan bagi masyarakat modern saat ini. Dengan kata lain, perlu ada pelayanan pongabatan yang terintegrasi ( Athar, 1998). Salah satu contoh Negara asing yang telah mengeluarkan kebijakan untuk mengembangkan pendekatan layanan kesehatan terintegrasi, yaitu di Negara Chili (Alethea Kraster,2003). Cermatan Giddens (2001:40) terhadap fenomena tradisi dalam kehidupan modern ini mengatakan bahwa “ berakhirnya tradisi, tidak berarti bahwa tradisi itu lenyap seperti yang digunakan oleh para pemikir pencerahan. Sebaliknya, dalam berbagai versi yang berbeda, tradisi terus berkembang dimana-mana”. Dengan kata lain pengobatan modern menjadi system pengobatan yang mendominasi sistem pengobatan dinegara modern ini. DAFTAR PUSTAKA ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net Muzaham, Fauzi. 1995. Sosiologi Kesehatan. Jakarta: UI Press Sudarma, Momon. 2008. Sosiologi Untuk Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika. Sarwono, Solita. 1997. Sosiologi Kesehatan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. http//www.islam-usa.com http//www.naturalmedicine.co.za http//www.mapuche.nl BAB IX Gender dan Kesehatan Masalah kesehatan masyarakat, terutama di Negara-negara berkembang, pada dasarnya mengyangkut dua sapek utama. Yang pertama ialah aspek fisik, seperti misalnya tersedianya sarana kesehatan dan pengobatan penyakit. Sedangkan yang kedua ialah aspek non-fisik yang

semua makhluk diciptakan berpasangan. termasuk masalah kesehatan.Unregistered ) http://www. Namun demikian. kedua konsep . Keduanya diciptakan dalam derajat. Konsep Gender Kata gender berasal dari bahasa inggris yang berarti “jenis kelamin” Menurut Onny S. konsep gender dalam wacana ilmu sosial termasuk konsep yang relatif masih muda. subordinasi. masih terdapat sejumlah kesalahpahaman mengenai konsep ini. sehingga konsep ini dimaknai sama dengan jenis kelamin. Faktor perilaku ini mempunyai pengaruh yang besar terhadap status kesehatan individu maupun masyarakat (Solita Sarwono. Oleh karena itu. A. Padahal.net keduanya. dan kekerasan (terutama terhadap perempuan) seperti pelecehan seksual dan perdagangan perempuan (trafficking) telah berlangsung lama seperti perjalanan sejarah peradaban manusia. beban ganda. terutama dalam masyarakat. kemudian berkembang di masyarakat menjadi salah satu perspektif yang digunakan untuk menganalisis masalah sosal. banyak terjadi perubahan peran dan status atas ( Word to PDF Converter . Prijono (1996: 202). Hakikatnya.menyangkut perilaku kesehatan. Konsep ini. harkat. Konsep gender berkembang sejak tahun 1970-an karena dalam kalangan yang berkecimpung dengan masalah kaum perempuan. Pada manusia misalnya. Proses tersebut lama kelamaan menjadi kebiasaan dan membudaya dan berdampak pada terciptanya perlakuan diskriminatif terhadap salah satu jenis kelamin. Walaupun memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda. 1993: 1). itu semua agar keduanya saling melengkapi. Namun dalam perjalanan kehidupan manusia. marjinalisasi. terdapat ketidakpuasan dengan konsep perempuan dalam pembangunan (woman in development). di lingkungan masyarakat pada umumnya.Word-to-PDF-Converter. masalah stereotip. ada laki-laki dan perempuan. dan martabat yang sama. yang pada dasarnya melihat kaum perempuan terpisah dari kaum laki-laki.

misalnya perbedaan komposisi kimia dan hormon dalam tubuh. sehingga terjadi kerancuan pemahaman dan penggunaan konsep gender dan seks di masyarakat. yaitu antara peran gender dengan jenis kelamin. misalnya menganggap bahwa pendidikan gender ( Word to PDF Converter . misalnya memaksa perempuan untuk melakukan hal-hal yang tidak diingingkannya.Word-to-PDF-Converter. Pengertian Gender Pada awal perkembangannya. 2008: 187-188).net sebagai upaya untuk melepaskan kaum perempuan dari tanggung jawabnya sebagai perempuan. reproduksi dan karakteristik biologis lainnya. kesalahpahaman ini dapat menyebabkan hal-hal sebagai berikut: a. Hal demikian. anatomi fisik. b. Kesalahpahaman terhadap konsep ini. Mengenal Perspektif Gender 1. Konsep yang kedua ini. Kesalahan sikap anggota masyarakat terhadap program perjuangan dan penegakkan hak-hak perempuan di masyarakat. B. Kesalahan tempat mengenai duduk persoalan kewanitaan dalam konteks masalah-masalah sosial kemasyarakatan. mengacu pada pengidentifikasikan perbedaan laki-laki dan perempuan dari segi anatomi atau aspek biologi seseorang. Paling tidak. harus dibedakan dengan konsep seks.Unregistered ) http://www. dapat menyebabkan prasangka yang kuran menguntungkan bagi perkembangan dan pemberdayaan perempuan di Indonesia (Sudarma. Pencampuradukkan analisis dan kritikan terhadap berbagai konsep gender. Dalam memahami konsep gender. menyebabkan kekeliruhan yang berkepanjangan dalam proses sosialisasi dan optimatisasi pendidikan gender bagi masyarakat Indonesia. kata gender ini tidak dibedakan dari konsep seks. c. Lebih ditegasnya sebagai berikut: .tersebut merupakan dua konsep yang berbeda.

Selama ini. kegiatan. Perkembangan konsep ini. fungsi. sepanjang masa. tidak dapat dipertukarkan.Unregistered ) http://www. Prijono (1996: 203) menegaskan konsep ini merujuk pada pemahaman bahwa identitas. Gender adalah perbedaan-perbedaan sifat wanita dan pria yang tidak hanya mengacu pada perbedaan biologis. dinamis. maka sosialisasi dan perkembangan konsep gender menjadi satu kebutuhan yang mendasar. Gender: Karena sosial. Gender bukanlah sebagai kodrat biologis. universal/sama dimana saja. pola perilaku. Seks: Karena beda biologis. sebagai akibat ketidakpuasan terhadap konsep dan implikasi praktis dari konsep seks yang ada di masyarakat. dengan mengutip Webster’s New World Dictionary (2001: 33) mengatakan bahwa gender diartikan sebagai perbedaan yang tampak antara laki-laki dan perempuan dilihat dari segi nilai dan tingkah laku. berlaku tergantung masa. dan persepsi naik tentang perempuan maupun laki-laki ditentukan oleh masyarakat dan kebudayaan di mana mereka dilahrikan dan dibesarkan. Sehingga menimbulkan nilai-nilai . b. dapat dipertukarkan.a. Oleh karena itu. statis. tidak universal/tidak sama dimana saja. tetapi gender digunakan untuk menunjukkan pembagian kerja yang tepat bagi pria dan wanita. ( Word to PDF Converter . tetapi juga mencakup nilai-nilai sosial budaya.Word-to-PDF-Converter. Dengan alas an seperti ini.net Di lain pihak. Menurut Nasaruddin Umar. Dengan demikian. konsep seks kerap memberikan gambaran tentang peran. dan posisi perempuan yang lemah. penggambaran perempuan dan laki-laki berakar dalam kebudayaan dan buykan berdasarkan aspek biologis saja. dan kodrat. peran. status. terjadi perkembangan konsep gender. Padahal adanya sebuah kekeliruhan pemahaman terhadap makna seks dan peran sosial individu di masyarakat. dan bukan kodrat. tepat jika dikatakan oleh Mansur Fakih (1996: 8) bahwa gender adalah sifat yang melekat pada kaum laki-laki maupun perempuan yang dikonstruksi sosial maupun kultural.

Misalnya seorang Ibu di India dengan dua anak kembarnya.Unregistered ) http://www. satu pihak dirugikan. dan ( Word to PDF Converter . satu jenis kelamin diperlakukan lebih rendah. 2008: 188-189). Ketidakadilan Gender Ketidakadilan gender adalah berbagai tindak ketidakadilan atau diskriminasi yang bersumber pada keyakinan gender. dll oleh perempuan. untuk merespons perubahan pada lingkungan dan pergerakan sosial lainnya yang berinteraksi di dalamnya.Unregistered ) . ekonomi. 2. berbeda dari tempat-tempat lain. yang mempunyai tujuan mengurangi atau menghapus pengakuan.Word-to-PDF-Converter. Itulah yang dikenal dengan “gender’ (Sudarma. Diskriminasi berarti setiap pembedaan.net berbeda dari suatu kelas ke kelas lain. penikmatan atau penggunaan hakhak asasi manusia dan kebebasan-kebebasan pokok di bidang politik. tetapi ( Word to PDF Converter . Gagasan dan praktik gencar dikomunikasikan. Beberapa Perspektif Gender Feminisme telah menjadi pergerakan lebih dari seabad. pengucilan. secara konstan berubah dan mengubah bentuknya sendiri. terlepas dari status perkawinan mereka. Anak laki-laki disusui oleh ibunya (diberi ASI). Gender tidak jadi masalah jika dilakukan secara adil dan menguntungkan kedua belah pihak. sedangkan gender jadi masalah jika terjadi ketimpangan. dan ketidakadilan gender. Pergerakan modern juga mempengaruhi dengan karakter internasionalnya. satu jenis kelamin mengalami. atas dasar persamaan antara perempuan dan laki-laki. Dalam konsep gender dapat dikatakan bahwa sifat dapat dipertukarkan antara sifat wanita dan pria.lain yang berlanjut menjadi nilai umum terhadap jenis tertentu. satu jenis kelamin dianggap tidak mampu. satu jenis kelamin dibedakan derajatnya. atau pembatasan yang dibuat atas dasar jenis kelamin. sedangkan anak berjenis kelamin perempuan diberi susu botol. berubah dari waktu ke waktu.

Word-to-PDF-Converter. menurut Mansur Fakih (1996: 80) tidak secara langsung menyinggung masalah perempuan dalam teorinya. yaitu: Pertama. tempat perlindungan. harus dilihat sebagai satu sistem sosial yang saling mendukung dalam menjaga keseimbangan sosial dan kelestarian sosial. dan menjamin kelancaran urusan rumah tangga. Suami (ayah) mengambil peran instrumental seperti membantu memelihara sendi-sendi masyarakat dan keutuhan fisik keluarga dengan jalan menyediakan bahan makanan. dapat menyebabkan adanya ketidakseimbangan dalam keluarga. dapat menjelaskan tentang posisi perempuan. Oleh karena itu. Namun. namun masalah itu hanyalah sebuah dinamika sosial dalam rangka melestarikan keseimbangan sosial. Sementara istri (ibu) mengambil peran ekspresif seperti membantu mengentalkan hubungan. Oleh karena itu.net perbedaan pada konteks sosial dan politik menghasilkan berbagai macam feminisme yang berbeda. Dalam keyakinan mereka. teori ini berpendapat bahwa perempuan harus tinggal di dalam lingkungan rumah tangga karena itu merupakan pengaturan yang paling baik dan berguna bagi keuntungan masyarakat secara keseluruhuan. Menurut Umar (2001: 53) berpendapat bahwa pembagian peran secara seksual adalah wajar. Beberapa perspektif gender terbagi menjadi 3 teori. masyarakat adalah sebuah sistem yang terdiri atas bagian-bagian yang saling berkaitan dan masing-masing bagian secara terus-menerus mencari keseimbangan dan harmoni. Teori Fungsionalisme Struktural atau dikenal sebagai teori fungsional. Kendatipun muncul konflik.http://www. dan menjadi penghubung keluarga dengan dunia luar. memberikan dukungan emosional dan pembinaan kualitas yang menopang keutuhan keluarga. jika ada penyimpangan peran sosial yang dilakukan oleh salah satu anggota keluarga tersebut. Teori fungsionalisme berupaya untuk membangun kesimbangan di dalam sebuah sistem tersebut karena ( Word to PDF Converter . perbedaan perempuan dan laki-laki.Unregistered ) .

Unregistered ) .net kesimbangan dapat terjadi. bahwa hubungan suami-istri ini tak ubahnya seperti hubungan antara borjuis dengan proletariat. atau pemeras dan yang diperas. adik perempuan dari kelas sosial borjuis ataukah mereka itu adalah perempuan sebagai istri. keponakan perempuan. Menurut perspektif teori konflik. keponakan perempuan. Teori Konflik. Oleh karena itu.Word-to-PDF-Converter. maka kekuasaan dalam keluarga. maka laki-laki mempunyai kesempatan untuk mengumpulkan kekayaan secara berlebihan. anak perempuan. menurut Amal (1998: 89) tidak sedikitpun Feminisme Marxis yang mempersoalkan hal-hal yang berhubungan dengan masalah reproduksi (misalnya kehamilan. secara tegas diungkapkan oleh Nasaruddin Umar. kelahiran dan mengasuh anak) dan sekaligus seksualitas perempuan dalam sistem produksi (mode of productions). Ketiga Teori psikoanalisis. hamba dan tuan. Gejala ini. jika setiap elemen keluarga (sistem) dapat berfungsi sebagaimana perannya semula. perempuan merupakan kelas sosial tersendiri karena pekerjaan yang mereka lakukan. anak perempuan. Teori ini berangkat dari asumsi bahwa dalam susunan di dalam suatu masyarakat terdapat beberapa kelas yang saling memperebutkan pengaruh dan kekuasaan. Siapa yang memiliki dan menguasai sumber-sumber produksi dan distribusi merekalah yang memiliki peluang untuk memainkan peran utama di dalamnya. Laki-laki dalam sejarah masyarakat patriarki adalah orang yang diserahi tugas untuk mengurus alat-alat produksi. Dengan demikian. Teori ini pertama kali diperkenalkan oleh Sigmund Freud (1956-1939) yang mengungkapkan bahwa perilaku kepribadian laki-laki dan ( Word to PDF Converter . Kedua. Inilah kekhasan prespektif teori konflik dalam memandang masalah perempuan. apakah perempuan sebagai istri.http://www. adik perempuan dari kelas sosial proletariat adalah sama sebagai kelas manusia yang bekerja pada sector domestic yaitu sebagai ibu rumah tangga. ditentukan oleh laki-laki.

superego. sebagai berikut: a. Kalau satu di antaranya lebih dominant maka pribadi yang bersangkutan akan mengalami masalah. Kesenangan seorang bayi ialah mengisap susu melalui mulut. Tahap kesenangan berada di mulut (oral stage). id. sedangkan jika superego lebih dominan maka akan menjadi individu yang sangat sulit untuk berkembang.Word-to-PDF-Converter.Unregistered ) http://www.net .Word-to-PDF-Converter. Dalam uraiannya yang lebih rinci. bekerja dalam lingkup rasional dan berupaya menjinakkan keinginan agresif dari id. Freud menyebutkan ada lima tahap psiokoseksual.http://www. dalam teori psiokoanalisis. b. Menurut Freud. termasuk nafsu seksualitas dan insting yang cenderung agresif. setiap individu akan melewati berbagai tahap perkembangan psiokoseksual.net perempuan sejak awal ditentukan oleh perkembangan seksualitas. Freud menjelaskan kepribadian atau tingkah laku seseorang ditentukan oleh interaksi ketiga struktur. superego juga selalu mengingatkan ego agar menjalankan fungsinya mengontrol id.Secara lebih jelas. sebab orang seperti ini akan merasa takut dan bergulat terus-menerus dengan dirinya sendiri. Jika unsure id lebih dominan. terjadi sepanjang tahun pertama seorang bayi. maka individu tersebut akan terjebak menjadi orang hedonis. ego. ( Word to PDF Converter . sebagai pembawaan sifat-sifat fisik biologis seseorang sejak lahir. yaitu: a. individu yang normal adalah ketika ketiga struktur tersbut bekerja secara proporsional. Dalam perkembangannya menjadi manusia dewasa. c. berfungsi sebagai aspek moral dalam kepribadian berupaya mewujudkan kesempurnaan hidup lebih dari sekedar mencari kesenangan dan kepuasan.

yaitu seorang anak memperoleh kesenangan erotis dari penis bagi anak laki-laki dan klirotis bagi anak perempuan. e. c. Dalam masa ini. Tahap kesenangan berada di dubur (anal stage). Menurut Freud. yakni bersifat laki-laki dan perempuan.Word-to-PDF-Converter. sebagai seorang anak laki-laki atau seorang anak perempuan. yaitu kelanjutan dari tingkat sebelumnya. yaitu anak usia antara 3-6 tahun perkembangan kepribadian anak laki-laki dan anak perempuan mulai berbeda. sejak tahap phallic. Perbedaan ini melahirkan pembedaan formasi sosial berdasarkan identitas gender. kenyataan yang dapay dilihat dalam setiap masyarakat ialah pentingnya saling ketergantungan serta saling mengisi antara wanita dan pris sebagai warga Negara.Unregistered ) http://www. Dalam proses pembangunan. dalam perencanaan pembangunan diperlukan peningkatan kualitas wanita sebagai mitra sejajar pris sesuai dengan kebutuhan akrualisasi wanita. d. Berdasarkan teori psikoanalisis.b. tahun kedua seorang bayi. Tahap remaja (talency stage).net C. laki-laki yang mengalami proses perkembangan psiokoseksual yang normal akan menjadi maskulin dan perempuan yang perkembangan psiokoseksualnya normal akan menjadi seorang yang feminim. ketika kecenderungan erotis ditekan sampai menjelang masa pubertas. yaitu saat kematangan seksual seseorang. Tahap seorang anak memperoleh kesenagnan pada saat mulai mkengidentifikasi alat kelaminnya (phallic stage). ( Word to PDF Converter . memperoleh kesenangan di sekitar dubur yaitu ketika seorang bayi mengeluarkan kotoran. anak mengidentifikasikan diri pada peran dan atstus dirinya. Analisis Gender dalam Kesehatan . Dalam hal ini penting dilakukan analisis gender. Oleh karena itu. Tahap puncak kesenangan pada daerah kemaluan (genital stage).

1.Word-to-PDF-Converter. Menurut estimasi PBB di tahun 2025 atau 2050. aborsi yang tidak aman. Dua dari tiga wanita di dunia saat ini menderita suatu penyakit yang sangat melemahkan manusia. muncul pertanyaan bagaimana masalah kesehatan dilihat dari perspektif gender ? atau bagaimana pendekatan gender dalam melihat praktik layanan kesehatan di masyarakat ? Memahami teknik analisis gender dalam layanan kesehatan ini. 2. (2) pembagian beban kerja wanita dan pria yang meliputi tanggung jawab.net . (3) saling berkaitan. masih banyak penafsiran yang berkembang secara tidak adil. tingkat kesejahteraan. kematian akibat komplikasi pada kehamilan dan persalinan. saling ketergantungan dan saling mengisi antara peranan wanita dan pria khususnya dalam keluarga. penyakit menl\ular seksual dan kanker pada alat reproduksi sering dijumpai pada wanita yang miskin dan tidak memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan reproduksi yang komprehensif.Unregistered ) http://www. gender adalah sebuah konstruksi sosial atau tafsir sosial terhadap peran gender. kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi dalam berbagai unit sosial. budaya dan ekonomi. 3.Mengacu pada pengertian dan perspektif-perspektif gender tersebut. ( Word to PDF Converter . Sebagaimana dikemukakan sebelumnya. malnutrisi dan kondisi yang sangat lemah. Gejala-gejala umum penyakit yang mudah menyebar ini mencakup anemia kronik. Namun. Wanita juga menghadapi ancaman kesehatan reproduktif yang unik. setidaknya difokuskan untuk mengetahui (1) situasi aktual wanita dan pria meliputi peranan. baik di Indonesia maupun di Asia Tenggara kelompok penduduk usia tua akan lebih banyak dialami oleh kalangan perempuan. sehingga memberikan tafsiran yang kurang pada tempatnya terhadap masalah-masalah perempuan. curahan tenaga dan curahan waktu. dan (4) tingkat akses dan kekuatan kontrol wanita dan pria terhadap sumber produktif maupun sumber daya manusia dalam keluarga. Tingginya angka penyakit yang dapat divegah.

Berbagai penyakit atau gangguan hanya menyerang perempuan misalnya gangguan kesehatan yang berkaitan dengan kehamilan dan kanker . dan gangguan pada otot serta tulang lebih banyak ditemukan pada perempuan daripada laki-laki. Pola kesehatan dan penyakit pada laki-laki dan perempuan menunjukkan adanya perbedaan. kondisi dan objek yang dikerjakannya namun. meskipun pelayanan ini lebih menekankan pada control fertilitas bukan pada peningkatan kesehatan wanita. Beberapa penyakit misalnya anemia. mungkin benar bila disesuaikan dengan situasi. Sedangkan kaum laki-laki. Dalam penanganan kasus HIV/AIDS merupakan satu misteri kesehatan yang belum terpecahkan. Dalam praktik layanan kesehatan. masih ada pandangan bahwa ada pekerjaan perempuan dan pekerjaan laki-laki. 6. Melaksanakan operasi merupakan tugas laki-laki. Penyebab terjangkitnya HIV/AIDS ini sudah begitu banyak diulas dan dikupas. demikian. peran reproduktif wanita hanya mendapat perhatian apabila angka fertilitas cukup tinggi. Akibatnya. satu-satunya pelayanan kesehatan yang sering diperoleh wanita adalah keluarga berencana. Misalnya penyakit kardiovaskular ditemukan pada usia lebih tua pada perempuan dibandingkan pada laki-laki. kurang mendapatkan perhatian yang seimbang dengan penilaiannya terhadap kaum perempuan. pembagian kerja seperti ini merupakan contoh nyata dari konstruksi sosial dalam pembagian tugas dalam bidang kesehatan. Menjadi perawat dan bidan adalah pekerjaan perempuan dan menjadi dokter merupakan pekerjaan laki-laki. dalam kenyatannya masih banyak anggota masyarakat yang menyalahkan posisi perempuan sebagai penyebab utama berkembangnya virus AIDS ini. 7. Penanganan masalah AIDS ini disutukan pada masalah maraknya prostitusi.4. gangguan makan. Namun. Di lain pihak. 5. Kelompok orang yang paling tersudutkan dengan isu prostitusi ini yaitu kalangan perempuan.

Sampai detik ini. Andai mau bekerja pun. Jakarta: Salemba Medika. jumlah perempuan miskin. 1997. kerusakan lingkungan.Unregistered ) http://www. Definisi Bencana UU No.Word-to-PDF-Converter. 24 tahun 2007 mendefinisikan bencana sebagai “peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan.serviks. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press Sudarma. mereka masih menghadapi persepsi-persepsi budaya yang menyebabkan perkembangan kariernya terhambat. ( Word to PDF Converter . 2008.Unregistered ) http://www. Kesimpulan Masalah perempuan di Indonesia merupakan masalah yang sangat krusial. Sementara Asian Disaster Preparedness Center (ADPC) mendefinisikan bencana dalam formulasi “The serious .net D. Sosiologi Kesehatan. sementara laki-laki hanya dapat terkena kanker prostat. Oleh karena itu. diharapkan mereka dapat menampilkan peran dan tanggung jwabnya sesuai dengan potensi dan bakatnya masing-masing. baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia. ( Word to PDF Converter . Sosiologi Untuk Kesehatan. Daftar Pustaka Sarwono. Solita.net BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. dan dampak psikologis”. Kondisi seperti ini menyebabkan peran dan posisi perempuan belum dapat dilakukan secara maksimal. Melalui pemberdayaan inilah. kurang gizi dan tingkat pendidikan yang rendah masih sangat tinggi. dibutuhkan ada upaya pemberdayaan terhadap posisi dan status perempuan di Indonesia saat ini. kerugian harta benda. Momon.Word-to-PDF-Converter.

dan fungsi dari masyarakat. material or environmental losses. Peristiwa atau gangguan tersebut mengancam kehidupan. Bencana non-alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa non-alam yang antara lain berupa gagal teknologi. which exceed the ability of the affected communities to cope using their own resources” (Abarquez & Murshed. penghidupan. epidemi. maka berarti masyarakat dapat mengatasi sendiri peristiwa yang mengganggu. sementara bila kondisi masyarakat rentan. Bila terjadi hazard. Ancaman tersebut mengakibatkan korban dan melampaui kemampuan masyarakat untuk mengatasi dengan sumber daya mereka. gagal modernisasi. tetapi masyarakat tidak rentan. dan tanah longsor. banjir. karena ada dua kondisi yaitu adanya peristiwa atau gangguan yang mengancam dan merusak (hazard) dan kerentanan (vulnerability) masyarakat. UU No. Bencana dapat terjadi. B. dan wabah penyakit. gunung meletus.disruption of the functioning of society. Jenis-Jenis Bencana Bencana terdiri dari berbagai bentuk. Manusia dapat meminimalisir dampak hazard dengan mengembangkan . tsunami. dan teror. Bencana sosial adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik sosial antarkelompok atau antar komunitas masyarakat. kekeringan. Ini adalah hazard karena proses alam yang manusia tidak atau sedikit memiliki kendali. yaitu:    Terjadinya peristiwa atau gangguan yang mengancam dan merusak (hazard). yang terdiri dari:  Natural hazard. Definisi bencana seperti dipaparkan diatas mengandung tiga aspek dasar. 24 tahun 2007 mengelompokan bencana ke dalam tiga kategori yaitu:    Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi. 2004). angin topan. tetapi tidak terjadi peristiwa yang mengancam maka tidak akan terjadi bencana. Ethiopian Disaster Preparedness and Prevention Commission (DPPC) mengelompokkan bencana berdasarkan jenis hazard. causing widespread human.

o Environmental degradation yang terjadi karena tindakan dan aktivitas manusia sehingga merusak sumber daya lingkungan dan keragaman hayati dan berakibat lebih jauh terganggunya ekosistem. dan kegagalan infrastruktur. prosedur yang berbahaya. Manajemen bencana pada dasarnya berupaya untuk menghindarkan masyarakat dari bencana . Ini adalah hazard sebagai akibat aktivitas manusia yang mengakibatkan kerusakan dan kerugian fisik. ledakan. Hazard ini mencakup: o Technological hazard sebagai akibat kecelakaan industrial. dan lingkungan. sosial. o Conflict adalah hazard karena perilaku kelompok manusia pada kelompok yang lain sehingga menimbulkan kekerasan dan kerusakan pada komunitas yang lebih luas. Natural hazard terdiri dari beragam bentuk seperti dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 2. dan sebagainya. prasyarat bangunan. Model Manajemen Bencana Bencana adalah hasil dari munculnya kejadian luar biasa (hazard) pada komunitas yang rentan (vulnerable) sehingga masyarakat tidak dapat mengatasi berbagai implikasi dari kejadian luar biasa tersebut. seperti tata ruang dan wilayah. ekonomi. paparan radioaktif. C.kebijakan yang sesuai. Bentuk dari hazard ini adalah polusi air dan udara. dan sebagainya.1 Natural Hazard  Human made hazard.

. mitigation.     Disaster risk reduction framework. dan early warning) semestinya tetap dilaksanakan pada daerah yang rawan bencana. selama bencana terjadi. Manajemen bencana ini menekankan upaya mengurangi kerentanan untuk mengatasi bencana. The crunch and release model. Contract-expand model. Kegiatan yang dilakukan sebelum terjadinya bencana dapat berupa disaster preparedness (kesiapsiagaan menghadapi bencana) dan disaster mitigation (mengurangi dampak bencana). relief. rehabilitation. rehabilitation. Bila masyarakat tidak rentan maka bencana akan juga kecil kemungkinannya terjadi meski hazard tetap terjadi. Pendekatan lain adalah lingkaran manajemen bencana (disaster management cycle) yang terdiri dari dua kegiatan besar. Perbedaan pada kondisi bencana dan tidak bencana adalah pada saat bencana tahap tertentu lebih dikembangkan (emergency dan relief) sementara tahap yang lain seperti rehabilitation. Pertama adalah sebelum terjadinya bencana (pre event) dan kedua adalah setelah terjadinya bencana (post event). Terdapat kegiatan-kegiatan yang perlu dilakukan sebelum bencana. Terdapat lima model manajemen bencana yaitu:  Disaster management continuum model. 2006). preparedness. Model manajemen bencana ini membagi tahap kegiatan di sekitar bencana. reconstruction. dan setelah bencana. preparedness. dan mitigation kurang ditekankan. mitigation. Model ini seringkali digabungkan dengan disaster management continuum model. Ada juga yang menyebut istilah disaster reduction. dan early warning. reconstruction. Tahap-tahap manajemen bencana di dalam model ini meliputi emergency. Model ini menekankan upaya manajemen bencana pada identifikasi risiko bencana baik dalam bentuk kerentanan maupun hazard dan mengembangkan kapasitas untuk mengurangi risiko tersebut. relief. Pre-during-post disaster model. Model ini mungkin merupakan model yang paling popular karena terdiri dari tahap-tahap yang jelas sehingga lebih mudah diimplementasikan.baik dengan mengurangi kemungkinan munculnya hazard maupun mengatasi kerentanan. reconstruction. Kegiatan setelah terjadinya bencana dapat berupa disaster response/emergency response (tanggap bencana) ataupun disaster recovery. Model ini berasumsi bahwa seluruh tahap-tahap yang ada pada manajemen bencana (emergency. sebagai perpaduan dari disaster mitigation dan disaster preparedness (Makki.

24 tahun 2007 menyatakan “Penyelenggaraan penanggulangan bencana adalah serangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana. dan rehabilitasi”.RISK MANAGEMENT Mitigation Preparedness Early warning Protection Recovery Emergency Responses/ Humanitarian Relief Reconstruction Damages. Penanggulangan bencana dimulai dari penetapan kebijakan Kebijakan pembangunan yang didasari risiko Rehabilitasi Pembangunan bencana dan diikuti tahap kegiatan pencegahan bencana. 24 tahun 2007 secara skematis dapat digambarkan sebagai berikut: D. dan rehabilitasi. kegiatan pencegahan bencana. maka UU No. Rumusan penanggulangan bencana dari UU tersebut mengandung dua pengertian dasar yaitu:   Penanggulangan bencana sebagai sebuah rangkaian atau siklus. Kebijakan Manajemen Bencana . Losses & Needs Assessment. Tanggap Darurat Kegiatan Pencegahan Penanggulangan bencana sebagaimana dimaksud dalam UU No. tanggap darurat. tanggap darurat. and Master Plan/Action Plan Formulation Rehabilitation CRISIS MANAGEMENT Terkait dengan manajemen penanggulangan bencana.

Beberapa daerah yang mengalami bencana besar sudah melangkah lebih jauh pada tahap formulasi kebijakan dan implementasi kebijakan. Pemerintah Pusat saat ini berada pada tahap formulasi kebijakan (proses penyusunan beberapa Peraturan Pemerintah sedang berlangsung) dan implementasi kebijakan (BNPB telah dibentuk dan sedang mendorong proses pembentukan BPBD di daerah). kebijakan manajemen bencana mengalami beberapa perubahan kecenderungan seperti dapat dilihat dalam tabel. Beberapa kecenderungan yang perlu diperhatikan adalah:    Konteks politik yang semakin mendorong kebijakan manajemen bencana menjadi tanggung jawab legal. Alokasi sumberdaya yang tepat antara Pemerintah Pusat dan Daerah. pengambilan keputusan. Sementara Pemerintah Daerah sedang berada pada tahap penetapan agenda dan pengambilan keputusan. Perubahan peraturan dan kelembagaan yang jelas dan tegas. Dalam penetapan sebuah kebijakan manajemen bencana. dan evaluasi kebijakan. yaitu penetapan agenda. Kebijakan manajemen bencana yang ideal selain harus dikembangkan melalui proses yang benar. Penekanan yang semakin besar pada peningkatan ketahanan masyarakat atau pengurangan kerentanan. formulasi kebijakan. Solusi manajemen bencana ditekankan pada pengorganisasian masyarakat dan proses pembangunan. Di dalam kasus Indonesia. proses yang pada umumnya terjadi terdiri dari beberapa tahap. Mekanisme kerja dan pengaturan antara berbagai portofolio lembaga yang terkait dengan bencana. implementasi kebijakan. .Dalam beberapa tahun terakhir. juga perlu secara jelas menetapkan hal-hal sebagai berikut:     Pembagian tanggung jawab antara Pemerintah Pusat dan Daerah. serta antara berbagai fungsi yang terkait.

2 Kecenderungan Di dalam Kebijakan Manajemen Bencana .Tabel 2.

Pembagian Tanggung Jawab Manajemen Bencana . 21. Beberapa PP yang terkait telah dikeluarkan (PP No. Di daerah terdapat beberapa lembaga dan mekanisme yang sebelumnya sudah ada dan berjalan. Kebijakan kelembagaan yang didesain dari Pemerintah Pusat akan berinteraksi dengan lembaga dan mekanisme yang ada serta secara khusus dengan orang-orang yang selama ini terlibat di dalam kegiatan penanggulangan bencana.Sumber: Handmer & Dovers. E. 2007 Sistem kelembagaan penanggulangan bencana yang dikembangkan di Indonesia dan menjadi salah satu fokus studi bersifat kontekstual. 23 tahun 2008). 22. Pemerintah Indonesia telah memulai proses penyusunan kebijakan menajemen bencana. 24 tahun 2007. Melalui UU No. sementara beberapa PP lain sedang dipersiapkan.

menyusun pedoman pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. melaksanakan kewajiban lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan. penanganan tanggap darurat. c. pengalokasian anggaran penanggulangan bencana dalam bentuk dana siap pakai. dan rekonstruksi secara adil dan setara. pemeliharaan arsip/dokumen otentik dan kredibel dari ancaman dan dampak bencana. mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran yang diterima dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. c. dan g. Sementara tanggung jawab Pemerintah Daerah dirumuskan sebagai berikut: a. 24 tahun 2007 telah mengamanatkan pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia No. memberikan pedoman dan pengarahan terhadap usaha penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana. Di dalam Peraturan Presiden tersebut dinyatakan BNPB memiliki tugas sebagai berikut: a. penjaminan pemenuhan hak masyarakat dan pengungsi yang terkena bencana secara adil dan sesuai dengan standar pelayanan minimum. f. Pada tataran operasional. pengalokasian anggaran penanggulangan bencana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang memadai. e. perlindungan masyarakat dari dampak bencana. penjaminan pemenuhan hak masyarakat dan pengungsi yang terkena bencana sesuai dengan standar pelayanan minimum. f. c. dan h. pengurangan risiko bencana (PRB) dan pemaduan pengurangan risiko bencana dengan program pembangunan. b. pemulihan kondisi dari dampak bencana. menetapkan standardisasi dan kebutuhan penyelenggaraan penanggulangan bencana berdasarkan peraturan perundang-undangan. 24 tahun 2007 telah menetapkan bahwa pemerintah (pusat) memiliki tanggung jawab dalam penyelenggaraan pennggulangan bencana. . UU No. d. 8 tahun 2008. pengurangan risiko bencana (PRB) dan pemaduan pengurangan risiko bencana dengan program pembangunan. b. pengalokasian dana penanggulangan bencana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang memadai. Tanggung jawab tersebut mencakup: a. g. perlindungan masyarakat dari dampak bencana.UU No. e. menyampaikan informasi kegiatan penanggulangan bencana kepada masyarakat. menggunakan dan mempertanggungjawabkan sumbangan/bantuan nasional dan internasional. d. b. dan d. rehabilitasi. melaporkan penyelenggaraan penanggulangan bencana kepada Presiden setiap sebulan sekali dalam kondisi normal dan setiap saat dalam kondisi darurat bencana.

Selain ketiga pihak yang telah disebutkan di atas yaitu Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan BNPB, UU No. 24 tahun 2007 juga mengenali peran serta pihak lain, yaitu lembaga usaha dan lembaga internasional. Pasal 28 UU No. 24 tahun 2007 merumuskan peran lembaga usaha dengan “Lembaga usaha mendapatkan kesempatan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, baik secara tersendiri maupun secara bersama dengan pihak lain.” Lebih jauh lagi diatur bahwa lembaga usaha yang terlibat dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana perlu “menyesuaikan kegiatan dengan kebijakan penyelenggaraan penanggulangan bencana”, “menyampaikan laporan kepada pemerintah dan/atau badan yang diberi tugas…”, “mengindahkan prinsip kemanusiaan”. Peran serta lembaga internasional dan lembaga asing non pemerintah dalam penanggulangan bencana dijamin melalui Pasal 30 ayat (1) UU No. 24 tahun 2007. Tata cara berperan dalam penangulangan bencana telah diatur melalui Peraturan Pemerintah No. 23 tahun 2008. 1 ADVOKASI KORBAN KONFLIK SOSIAL

A. Pendahuluan Indonesia merupakan daerah rawan terhadap berbagai bencana, baik disebabkan oleh alam maupun manusia. Berbagai bencana tersebut antara lain; gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, banjir, tanah longsor, kekeringan, kebakaran hutan, kerusuhan/konflik sosial, dll. Seiring dengan perkembangan kehidupan masyarakat yang demokratis, maka isue Hak Asasi Manusia (HAM) telah menjadi wacana disegala bidang pembangunan, terlebih pembangunan kesejahteraan sosial yang sarat dengan muatan penegakkan HAM. Perlindungan bagi kelompok miskin, rentan atau yang memiliki hambatan fungsi sosial, anak terlantar, korban narkoba, korban konfik sosial dll dalam memenuhi kebutuhan dasar, meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraannya merupakan kerja yang bersentuhan dengan pemihakan dan perwujudan kesadaran secara konseptual HAM secara

universal dan menyangkut konvesi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang telah diratifikasi. Berkaitan dengan hal tersebut upaya yang bersifat strategis perlu mendapatkan perhatian dan pengkajian yang lebih mendalam utamanya bagi para penyandang masalah kesejahteraan sosial atau dalam hal ini Klien, yang dinyatakan sebagai korban. Siapa korban ? Pertanyaan ini yang sering luput dari perhatian kita, dan susah untuk mendefinisikan secara jelas. Korban adalah seseorang yang menerima keadaan yang menyakitkan, menyengsarakan, tidak mengenakkan baik fisik maupun non fisik dimana keadaan tersebut diluar kehendaknya. Selanjutnya bahwa kegiatan advokasi yang dilakukan sebetulnya tidaklah bersifat netral tetapi lebih pada pembelaan kepada korban. Bagi para pekerja sosial melakukan advokasi bukanlah hal yang asing, walaupun sebetulnya advokasi lebih dekat pada para pekerja hukum. Persoalan yang kemudian muncul adalah apakah Pekerja Sosial atau 2 PNS dapat melakukan advokasi ? dan Bagaimana cara melakukan advokasi terhadap Kliennya ? Persoalan pertama jelas Pekerja Sosial atau PNS dapat melakukan advokasi, karena tidak ada batasan tentang siapa yang paling berhak melakukan praktek advokasi. Sedangkan persoalan selanjutnya adalah perlunya pendalaman tentang Peraturan Perundang-undangan Bidang Kesejahteraan Sosial dan pengalaman praktek. B. Memahami Konflik Sosial Setiap orang dipastikan tidak akan dapat terhindar dari situasi konflik, entah konflik yang berkaitan dengan dirinya, dengan orang lain, atau dengan siapapun. Konflik bisa terjadi pada setiap orang, dimana saja dan kapan saja. Untuk memahami konflik, sangat tergantung pada kemampuan setiap orang

untuk mempelajari kadar konflik bagi dirinya, keluarga, dan masyarakat. Konflik dapat dipahami dari beberapa gejala antara lain: 1. Adanya perselisihan yang tidak terselesaikan antara dua pihak atau lebih. 2. Terjadinya perentangan antara kedua belah pihak atau lebih, pertentangan dapat terjadi pada diri individu, antar individu, individu dengan kelompok, antar kelompok, kelompok dengan masyarakat, dan antar masyarakat. 3. Tawuran antar kelompok, antar daerah tertentu dan sikap mau menang sendiri dan manganggap bahwa kelompok lain sebagai sebuah ancaman , dan berbagai gejala lainnya. Konflik pada dasarnya adalah ciri dinamika masyarakatnya, untuk memperoleh keadaan yang lebih baik. Konflik terjadinya mulai dari yang ringan dan tersembunyi hingga tingkat yang berat dan terbuka. Konflik diartikan sebagai bentuk pertentangan antara satu dengan pihak lainnya. Konflik juga diartikan sebagai perjuangan nilai dan tuntutan atas status, kekuasaan, dan sumber daya yang bersifat langka dengan maksud menetralkan, mencederai atau melenyapkan lawan. Konflik merupakan proses kea rah upaya memperoleh penghargaan dengan cara menghilangkan dan memperlemah pesaingnya. Konflik dapat berupa konflik usaha, huru hara, terror, SARA, politik, konflik Pusat-daerah. Konflik dapat terjadi secara vertical dan atau horizontal. 3 Konflik vertical terjadi pada lingkungan masyarakat yang memiliki status social, ekonomi, dan politik yang berbeda secara berjenjang, misalnya konflik kelas. Konflik horinsantal terjadi pada lingkungan masyarakat yang memiliki status social, ekonomi, dan politik yang sederajat misalnya konflik antar kampung, antar tetangga, antar pelajar, antar preman, dll.

C. prioritas atau kebijakan melalui penggunaan suatu alasan yang masuk akal sesuai dengan target group (sasaran). sebagai suatu usaha yang dilakukan secara sistematis dan terorganisir untuk melakukan aksi dengan target untuk. maka advokasi kerapkali dimengerti sebagai tindakan litigasi oleh seorang yang dinamakan Advocaat. Namun pada perkembangannya kerja advokasi tidak sekedar melakukan pembelaan dalam wilayah hukum tetapi juga yang berkaitan dengan kebijakan publik. pengacara. proses komunikasi dalam bentuk verbal dan atau tertulis yang dilakukan untuk menciptakan perubahan dalam sikap. Secara sederhana sesungguhnya kerja advokasi adalah MEMPENGARUHI serta MENGUBAH. Dapat juga advokasi didefinisikan. Sebagai kegiatan yang bertujuan untuk melakukan perubahan kebijakan publik. dan peguam untuk menangani berbagai sengketa hukum di masyarakat. terbentuknya atau terciptanya kebijakan atau praktek baru. atau perubahan kebijakan. kegiatan advokasi dapat didefinisikan sebagai. Karena berkaitan dengan wilayah hukum. serta implementasi terhadap suatu kebijakan. Arti Penting Advokasi Pada mulanya advokasi muncul dalam pengertian pembelaan terhadap berbagai kasus-kasus hukum yang ada dalam masyarakat. Advocateur. pembela. Dua kata kunci ini harus selalu ada 4 . Advokasi dapat didefinisikan secara sederhana sebagai. upaya nyata untuk memperbaiki atau merubah suatu kebijakan publik sesuai dengan kehendak dan kepentingan mereka yang mendesakkan terjadinya perbaikan dan perubahan tersebut. yang diharapkan akan menguntungkan kepentingan dan perjuangan pihak yang melakukan advokasi. dalam bahasa Belanda yang berarti .

bahwa pelanggaran atau kejahatan terhadap hukum privat maupun publik serta norma-norma kesusilaan tidak boleh dibiarkan karena akan menjadi persoalan dalam masyarakat. Kedua. sesuai dengan normanorma hukum maupun norma kesusilaan yang berlaku dalam masyarakat. tetapi dapat diselesaikan dengan kemampuan masyarakat sendiri. kekerasan serta konflik-konflik dalam keluarga merupakan suatu hal yang harus terus menerus di perjuangkan dan diposisikan sesuai dengan keadilan dan kebenaran. Dengan demikian lewat kegiatan advokasi ditujukan untuk penguatan . Berkaitan dengan hal tersebut perlu disadari bahwa persoalan atau kasus-kasus yang ada. bahwa apa yang terjadi dalam masyarakat mulai dari penindasan. politik. tidak saja dalam bidang hukum tetapi masuk juga dalam bidang ekonomi. Kata advokasi sering kali kita dengar bahkan secara tidak sadar kita telah melakukan advokasi baik untuk kepentingan sendiri maupun kepentingan masyarakat. Dalam hal ini kegiatan advokasi dilakukan untuk mencegah munculnya persoalan baru. kalau bisa kita katakan advokasi adalah “bagaimana mempengaruhi siapa dalam rangka mengubah apa dan mengapa ?”. yang justru dapat dimanfaatkan oleh kepentingan-kepentingan sesaat. Dalam kerja advokasi ada beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian. bahwa kegiatan advokasi dimaksudkan masyarakat maupun individu mampu untuk mengorganisir dirinya sehingga setiap persoalan yang muncul dapat dicegah sedini mungkin.dalam kerja advokasi. sosial dan budaya. intimidasi. dimana kegiatan advokasi juga dibutuhkan. teror. Dan hal tersebut merupakan hak dari setiap orang yang merasa hak-haknya dilanggar baik dilakukan secara individual maupun kolektif. Ketiga. Sehingga setiap kasus tidak saja selalu diselesaikan melalui jalur hukum. pertama.

merupakan kegiatan yang memerlukan pengorbanan yang tidak sedikit baik moril maupun materiil. Namun kiranya perjuangan membela dan memberikan perlindungan terhadap hak-hak klien/masyarakat. prosedur atau praktik yang mempengaruhi klien. Sehingga diharapkan dengan kegiatan advokasi pemerintah dalam menentukan kebijakan memberi posisi yang benar. 5 Perlu disadari bahwa kegiatan advokasi merupakan gerakan yang tidak mudah dalam pelaksanaannya. Proses bekerja dengan atau atas nama klien. yang memiliki berbagai instrumen yang memudahkan untuk mematahkan kegiatan advokasi. Dengan kegiatan advokasi diharapkan kesadaran dan pemahaman kelompok masyarakat maupun individu semakin meningkat untuk memperjuangkan hak-haknya serta mengorganisir dirinya secara berkesinambungan. 2. Memperoleh pelayanan atau sumber-sumber yang kemungkinan tidak tersedia. Memodifikasi kebijakan. Karena dalam perjuangan kegiatan advokasi dalam menegakkan hak-hak klien/masyarakat akan berhadapan dengan kekuasaan yang sangat kuat. Advokasi dalam pelayanan kemanusiaan dapat dikemukakan pendapat dari Hepwort dan Larsen (1986) sebagai berikut. . terlebih penyandang masalah sosial utamanya korban konflik sosial. Namun yang lebih penting adalah bagaimana hak tersebut bisa diperjuangkan dan kebijakan publik berpihak kepadanya.masyarakat sipil. untuk: 1. dalam mengakui dan bahkan melindungi hak-hak masyarakat yang selama ini terpinggirkan. karena selama ini resistensi mayarakat terhadap eksploitasi dan penindasan negara sangat minim.

Kampanye. didalamnya tercakup taktik dan strategi. kampanye merupakan adaptasi dari kata Campaign yang berarti seni perang. 6 D. karena advokasi adalah untuk merubah kebijakan. 2. dan advokasi komunitas. petani. internal. dan sebagainya. pelayanan langsung. istilah ini memang sangat kental dengan NGO. buruh. Pengorganisasian. Jadi dari pengertian tersebut kegiatan advokasi merupakan upaya pencapaian tujuan. sistem. Pengorganisasian dipahami sebagai upaya untuk mengorganisir pihak yang akan kita dvokasi. klinis. kebijakan. dan proses advokasi mencakup kegiatan “memperoleh. Legislasi. klas. seperti.3. maka out put dari advokasi salah satunya adalah lahirnya kebijakan . yang dapat kita gunakan untuk menarik warga agar simpati terhadap yang kita kampanyekan. akan tetapi sebenarnya bisa dipakai oleh pihak lain. memodifikasi dan promosi/meningkatkan” hak atau kebutuhan klien. dan mendapat perhatian semua pihak. Tipe advokasi dalam pelayanan kemanusiaan diantaranya adalah : Advokasi kasus. Teknik Advokasi Dalam banyak kalangan aktivis dan Non Government Organisation (NGO). suatu proses. yang telah sering malakukan advokasi. maka wilayah kerja advokasi pada umumnya adalah sebagai berikut: 1. 3. legislatif. Mempromosikan legislasi atau kebijakan baru yang akan menghasilkan tersedianya sumber ataupun pelayanan yang dibutuhkan klien.

Mengadakan kegiatan formal dan non formal yang berkaitan dengan penyebaran informasi tentang PMKS. Memposisikan Pekerja Sosial sebagai tokoh panutan dan sebagai teman/sahabat yang dapat diajak berdiskusi sehingga terjadi posisi saling mempercayai dan diharapkan tercipta hubungan harmonis dan dialog yang sehat. utamanya yang menjadi 7 tupoksinya. melakukan komunikasi dengan orang tua/wali klien yang bermasalah. mendengarkan keluhan klien dll. 2.terhadap isu yang kita advokasi. Pendekatan emosional. dan lingkungan pergaulan. Membudayakan dan menggalakkan kegiatan-kegiatan yang bersifat religius/keagamaan. Bersama-sama pihak terkait untuk menyediakan sarana dan prasarana bagi klien dalam rangka penyaluran minat dan bakat. dengan menciptakan suasana yang bebas dari rasa ketakutan. melakukan dialog dengan pihak terkait dengan permasalahan klien. 4. Pendekatan secara persuasive terhadap klien dan lingkungannya. dll. yaitu mengetahui latar belakang individu. tulisan ilmiah. 6. 5. melalui penyulahan. E. 3. keluarga. diskusi. Dapat dikemukakan bahwa tidak ada teknik yang dapat menjadi standar baku dalam kegiatan advokasi . aspiratif. kampanye. Untuk itu berikut adalah beberapa teknik advokasi . Kaidah Advokasi Jika advokasi adalah kegiatan yang terencana dan sistematis maka ada . dalam membela hak-hak klien sebagai berikut: 1.

Kesepakatan yang sudah dibuat akan dijadikan semacam pengikat bagi 8 kerja advokasi selanjutnya. makin lebar peluang untuk keberhasilan advokasi. mengenai isi. Makin banyak dukungan didapatkan. Hasil tersebut ditelaah dan disusun dalam suatu peta persoalan yang berisikan identifikasi masalah. Mencermati posisi kasus Pada kaidah ini kita harus terlebih dahulu melihat kasus tersebut. untuk itu semua kalangan yang terlibat konsisten dengan apa yang telah direncanakan. Setelah itu kita merangkai ulang setiap peristiwa yang berhubungan dengan kasus tersebut. Identifikasi siapa kawan dan lawan Pada kaidah ini yang harus dilakukan adalah memperkecil lawan dan memperbanyak kawan.beberapa kaidah yang menjadi pegangan setiap orang yang hendak melakukan advokasi. 2. Untuk itu maka perlu identifikasi seberapa banyak kita mendapat dukungan dan siapa saja yang hendak menentang. 3. Dengan mencermati posisi kasus maka akan diketahui sebenarnya posisi dan kapasitas kita serta seberapa jauh kemampuan yang kita punyai. walaupun kondisi dilapangan banyak berubah. Kita hanya dapat merubah taktik sesuai dengan situasi dilapangan yang banyak berubah. . jangan mudah mengganti program yang sudah disepakati. kaidah tersebut diantaranya: 1. potensi dan peluang seta jangka waktu yang akan dikerjakan. Kerjakan rencana yang sudah dibuat Dalam membuat rencana tentu kita harus konsisten untuk tidak melakukan perubahan. potensi maupun peluang serta dampak yang ditimbulkan.

. Hal ini jelas amat berbahaya karena sasaan menjadi kabur dan bisa jadi tidak mendapat dukungan publik. Karena advokasi adalah kegiatan sistematis dan terencana maka kegiatan itu membutuhkan kretifitas dan imajinasi.4. Taktik paling kentara adalah melakukan teror dari yang paling halus hingga yang sangat kotor. Dalam melakukan advokasi anda bukan saja bertaruh denga gagasan tetapi yang paling utama adalah hidup anda. 5. Tetap konsisten pada masalah Pada kaidah ini yang perlu diperhatikan adalah munculnya perubahan dalam masyarakat yang mempengaruhi kerja-kerja advokasi sehingga masalah yang menjadi sasaran advokasi kurang diminati oleh kelompok inti. dapat meminta bantuan teman-teman yang bergerak dibidang keenian. 6. pemusik. Kita harus melakukan berbagai strategi untuk menggalang opini publik. dll. Dengan demikian dibutuhkan kreatiftas dalam membuat masalah tersebut tetap hangat dan tidak cepat basi. Jika diperlukan buatlah strategi untuk tetap membuat masalah itu terus aktual dan relevan dalam kondisi apapun. olah raga. Untuk menangkal itu adalah dengan ketegaran dan kesabaran. Jangan mudah ditakuti Banyak cara yang akan dilakukan lawan untuk melemahkan semangat kita dalam melakukan advokasi. Berimajimasilah Cara untuk mengalahkan lawan dalam kegiatan advokasi tidak perlu dengan melakukan cara teror dan kekerasan. Dengan imajinasi kita akan menemukan banyak saluran untuk menggalang dukungan atau menambah simpatisan.

Praktek Advokasi Bagaimana kita melakukan advokasi ? Agak kesulitan ketika kita harus menjelaskan secara rinci tentang bagaimana melakukan advokasi. Doa adalah pengukuhan dan pendorong tiap pribadi yang berada dalam kegelisahan maupun perjuangan kemanusiaan. Tidak ada resep advokasi yang secara universal cocok diterapkan untuk semua aspek persoalan. pemrakarsa. F. sehingga tidak ada devinisi yang baku tentang advokasi. kohesif dan solid. Sesab itu doa menjadi 9 penting bagi kita yang memang menggagas kemenangan dalam melakukan advokasi. Dalam hal dikemukakan langkah-langkah melakukan advokasi.7. diantaranya adalah: 1. Berdoalah Banyak bukti dimana doa berperan penting dalam setiap perubahan. Tidak ada cara yang baku dalam metode serta langkah-langkah advokasi. Terlebih kata advokasi sendiri belum menjadikan wacana dan populer di masyarakat. Lingkar inti dari suatu gerakan advokasi adalah suatu “tim kerja” yang siap kerja purna waktu. penggerak dan pengendali utama seluruh kegiatan advokasi. Belajar dari kesalahan dan keberhasilan yang pernah dilakukan berikut diusahakan beberapa yang mungkin bisa dipakai bahan untuk melakukan improvisasi. karena hal ini sangat jarang dan belum familiar ditengah-tengah masyarakat kita. Lingkar inti adalah perancang strategi sekaligus . Membentuk lingkaran inti Yang dimaksud lingkar inti (allies) adalah kumpulan orang dan atau organisasi yang menjadi penggagas.

bahan proses legislasi. (c) . yaitu sedang hangat dan menjadi perhatian masyarakat. adalah mimilih/menetapkan issu strategis kegiatan advokasi yang akan dilakukan. Data dan informasi tersebut penting dalam mendukung proses berikutnya. Analisis data dan informasi Data yang telah terkumpul sebanyak mungkin kita olah sedemikian rupa menjadi informasi yang diperlukan untuk mendukung semua kegiatan lain dalam advokasi. Sebagai bahan pertimbangan dalam memilih issu berikut ini dapat menjadi acuan: (a) Penting dan mendesak . lobbi. dalam merumuskan issu startegis. (b) Kebutuhan dan aspirasi masyarakat. 4. jika tidak akan membawa dampak negatif lebih besar pada kehidupan masyarakat umum. Memilih issu startegis Segera setelah kegiatan sebelumnya tercapai. Karena itu. Mengumpulkan data dan informasi Dalam upaya memahami hal yang akan kita lakukan dalam gerakan advokasi. dalam arti tuntutan memang semakin luas di masyarakat agar issu tersebut segera ditangani.pemegang komando utama. 10 3. pembentukan lingkar inti dalam gerakan advokasi memerlukan beberapa prasyarat. kampanye. Dalam menentukan satu issu strategis kegiatan advokasi dengan mengacu pada pertimbangan issu yang akan diusung adalah “aktual”. 2. diantaranya: adanya kesatuan atau kesamaan visi dan idiologi yang jelas terhadap issu yang diadvokasikan. misalnya. dll. perlu mengumpulkan data dan informasi berkaitan dengan issu advokasi yang dilakukan.

dan kemudian terlibat aktif langsung. Ada tiga jalur proses pembentukan kebijakan publik. dana. kelompok atau organisasi yang memiliki sumber daya (keahlian. dll) yang bersedia. prasarana. akses. Mengajukan rancangan tanding. Pertama adalah: proses-proses legislasi dan jurisdiksi. (d) Sesuai dengan visi dan agenda perubahan sosial. Proses-proses legislasi. penggalangan sekutu dan pendukung menjadi sangat vital. dengan berbagai jenis atau bentuk kegiatannya masing-masing yang khas. mencakup beberapa jenis kegiatan. Bagian acara ini mulai masuk ke dalam berbagai aspek teknis atau bentukbentuk kegiatan advokasi yang sesungguhnya. tenaga. Sekutu dalam advokasi adalah perseorangan. Sehingga tidak ada seorangpun bahkan lembaga/oganisasi yang akan mampu sendirian melaksanakan semua kegiatan advokasi. mendukung dengan 11 mengambil peran atau menjalankan suatu fungsi dalam rangkaian kegiatan advokasi. 5. yang harus ditempuh dalam advokasi. Galang sekutu dan pendukung. 6. 7. pikiran dan dana. Dalam hal inilah. pengaruh. yang membentuk isi naskah hukum atau kebijakan publik. Issu yang menarik akan mendapat dukungan dari berbagai kalangan utamanya dari mass media baik cetak maupun elektronik. mulai dari penyusunan . Mengemas issu semenarik mungkin Issu-issu yang telah dipilih (satu issu strategis) tersebut selanjutnya dikemas sedemikian rupa sehingga dapat menarik simpatisan masyarakat dan pendukung. Kerja advokasi merupakan kerja yang sangat rumit dan majemuk.Berdampak positif. Pada setiap tahapan memerlukan banyak waktu.

negosiasi. Sedangkan proses-proses Jurisdiksi diantaranya adalah. Penutup. kolaborasi. gugatan bersama (class action). Memang tidak mudah memahami advokasi terhadap korban konflik . proses-proses politik dan birokrasi. termasuk didalamnya penyusunan rancangan tanding (counter draft). sebagai pembuat dan pelaksna resmi kebijakan publik. Salah satu kecaman terhadap kegiatan advokasi dari pengalaman aktivis/LSM/ORNOP . Mempengaruhi pembuat kebijakan Jalur kedua dalam proses-proses pembentukan kebijakan publik adalah . Untuk 12 itu sekarang kalau mau melaksanakan advokasi harus memiliki basis gerakan yang berakar nyata dalam masyarakat. berlangsunglah kegiatan-kegiatan. 9. Dua pelaku utama dalam jalur ini adalah para Politisi dan aparat birokrasi pemerintahan. 8. Mereka sebenarnya bicara atas nama siapa? Apakah mereka memang memiliki mandat nyata dari masyarakat atau rakyat yang mereka “atas namakan” ?. beracara di peradilan (litigasi). sampai peninjauan kembali atau pengujian undang-undang (judicial review). mediasi. juga bisa terjadi dalam berbagai bentuk: gugatan perwakilan (legal standing). yang membentuk tata laksana kebijaakn publik.rancangan undang-undang atau peraturan (legal drafting). Membangun basis gerakan. lobbi. Jadi masalah bagaimana mampu membangun basis gerakan sampai menyentuh akar rumput. dsb. Maka. mungkin masih berjalan sampai sekarang walaupun sistem pilitik dan hukum sekarang sudah mulai longgar. dll. adalah kelemahan pada basis legitimasinya. G.

Tindakan. ide yang membangun melalui diskusi dan proses diklat. Yogyakarta. Perencanaan. . Topatimasang. Yayasan Obor Indonesia. dan Refleksi. Strategi Perlawanan. dkk. 2000. LKBH. Fakultas Hukum UII. Semoga makalah kecil ini bermanfaat. minimal sudah tergambar rencana yang akan dilakukan tentang advokasi yang berkaitan dengan memperoleh dan mempromosikan pelayanan yang terbaik sesuai dengan hak-hak klien dilingkungan masing-masing instansi Anda. Miller Valerie. Jakarta. Sekian dan terimakasih. Bahan bacaan: Imran. dan tentunya kami membuka diri terhadap saran. dkk. dkk. 2005. Roem. Tetapi dengan penjelasan singkat tersebut. Pedoman Advokasi. Insist Pers. Pustaka Pelajar. Yogyakarta. 2001. Merubah Kebijakan Publik.sosial hanya dalam beberapa jam pertemuan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful