P. 1
Penanggulangan Bencana

Penanggulangan Bencana

|Views: 747|Likes:
Published by Rini Nisa'
asuhan kebidanan
asuhan kebidanan

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Rini Nisa' on May 31, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/09/2014

pdf

text

original

Penanggulangan Bencana DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM Direktorat Jenderal Cipta Karya C35 MODUL KHUSUS KOMUNITAS Relawan dan

BKM PNPM Mandiri Perkotaan

Modul 1 Konsep Penanggulangan Bencana 1 Kegiatan 1 Curah Pendapat Definisi Penanggulangan Bencana 2 Kegiatan 2 Diskusi Kelompok Kaitan Siklus PNPM MP dengan Penanggulangan Bencana 3 Kegiatan 3 Simulasi Bencana 4

Modul 2 Penanggulangan Bencana Berbasis Komunitas 14 Kegiatan 1 Penjelasan Konsep Kelompok Masyarakat Siaga Bencana 15 Kegiatan 2 Simulasi 1 : Analisa Resiko Bencana 17 Kegiatan 3 Simulasi 2 : Membuat Peta Ancaman Bencana 17 Kegiatan 4 Simulasi 3 : Sistem Peringatan Dini 18 Kegiatan 5 Simulasi 4 : Saat Bencana Datang 19 Kegiatan 6 Diskusi Panel Penanganan Setelah Bencana 20

Modul 1 Topik: Konsep Penanggulangan Bencana

Peserta memahami : 1. Pengertian bencana dan penanggulangan bencana 2. Paradigma penanggulangan bencana 3. Komponen dari penanggulangan bencana berbasis komunitas

Kegiatan 1: Curah Pendapat Definisi Penanggulangan Bencana Kegiatan 2: Diskusi kelompok Kaitan Siklus PNPMMP dengan Penanggulangan Bencana Kegiatan 3: Simulasi Bencana

3 Jpl (135’)

Media Bantu – skema Siklus PNPMMP Bahan Bacaan – Apa itu bencana?

• Kertas Plano, kuda-kuda untuk Flip-chart, jepitan besar • Metaplan, Spidol, selotip kertas • Papan Tulis dengan perlengkapannya

• Amplop, kertas HVS 1

Curah Pendapat Definisi Penanggulangan Bencana

1) Sampaikan tujuan dan proses belajar yang akan dilalui, yaitu agar peserta memahami mengapa perlu mempelajari materi penanggulangan bencana dalam suatu program penanggulangan kemiskinan.

2) Lakukan curah pendapat untuk menggali pemahaman peserta mengenai definisi bencana, dan penanggulangan bencana.

3) Tulis kata-kata kunci dari pendapat peserta. Sepakati bersama apa yang dimaksud dengan bencana dan penanggulangan bencana.

4) Kemudian berikan penjelasan mengenai kata-kata kunci bencana dan penanggulangan bencana

Bencana adalah peristiwa/rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia, sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis dan di luar kemampuan masyarakat dengan segala sumber dayanya

Kata kunci penanggulangan bencana: Serangkaian upaya komprehensif dalam pra-bencana, saat bencana dan pasca bencana.

Kegiatan dalam Pra Bencana ditujukan untuk mengurangi resiko bencana, bersifat preventif seperti: • Pencegahan • Mitigasi atau penjinakan • Kesiapsiagaan meliputi peringatan dini dan perencanaan

Saat Bencana (tanggap darurat): • Peringatan atau tanda bahaya • Pengkajian darurat • Rencana operasi • Tanggap darurat

Setelah bencana: • Rehabilitasi • Rekonstruksi

2 5) Berikan penekanan sebagai berikut.

• Penanggulangan bencana tidak hanya bersifat reaktif: baru melakukan setelah terjadi bencana. Tetapi penanggulangan bencana juga bisa bersifat antisipatif, melakukan pengkajian dan tindakan pencegahan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya bencana. • Bencana menimbulkan berbagai kerusakan dan kehilangan. Hal ini akan menyebabkan angka kemiskinan di suatu wilayah yang terkena bencana akan meningkat. Hal inilah yang coba diantisipasi oleh PNPMMP dengan materi penanggulangan bencana.

6) Tutup sesi ini dengan penyampaian kesimpulan diskusi.

Diskusi Kelompok Kaitan Siklus PNPMMP Dengan Penanggulangan Bencana

1) Jelaskan pada peserta, bahwa pada sesi ini akan dibahas kaitan antara siklus PNPMMP dengan penanggulangan bencana.

2) Bagi peserta menjadi beberapa kelompok. Kemudian tampilkan siklus PNPMMP pada media bantu. Ajukan pertanyaan kepada peserta, adakah data-data dari siklus PNPMMP yang dapat digunakan untuk penanggulangan bencana? Jika ada, pada tahapan siklus mana saja dan apa saja datanya?

3) Persilakan setiap kelompok untuk melakukan diskusi selama 10 menit untuk menjawabnya, dan tuliskan pada kertas plano.

4) Kemudian persilakan masing-masing kelompok untuk menyampaikan hasil diskusinya, dan fasilitasi proses diskusi pleno untuk menyepakati tahap-tahap siklus mana saja yang bisa menghasilkan informasi untuk penanggulangan bencana dan apa saja informasinya. Gunakan tabel seperti dibawah ini:

Tahapan siklus Tujuan Keluaran Teknik Informasi untuk penanggulangan bencana

5) Tekankan kepada peserta sebagai berikut.

• Informasi yang bermanfaat bagi penanggulangan bencana tidak hanya berupa peta atau kondisi geografis yang rentan terkena bencana alam, tetapi juga potensi non-fisik seperti kesenjangan komunikasi antar kelompok masyarakat. 3 • Data-data dan hasil penerapan siklus sebenarnya berisi potensi-potensi lokal yang bisa

misalnya ”gempa!!!”. yang bisa digunakan untuk secara cepat menginformasikan terjadinya bencana. . Tujuan simulasi ini adalah untuk mengetahui apa yang biasa dilakukan oleh masyarakat jika terjadi bencana. Jelaskan bahwa pemandu akan meneriakkan beberapa jenis bencana. Kemudian mintalah peserta untuk kembali duduk.dimanfaatkan untuk mengatasi bencana. atau berdirinya BKM/LKM sebagai salah satu lembaga lokal yang bisa berperan dalam pengkoordinasian tindakan tanggap darurat bencana. dan peserta diminta segera (dalam hitungan maksimal dua detik) untuk bereaksi secara spontan terhadap teriakan tersebut seolah-oleh bencana yang disebutkan memang sedang terjadi. 6) Tutup sesi dengan kesimpulan mengenai informasi-informasi dari siklus yang bisa digunakan untuk penanggulangan bencana. 3) Pemandu mulai meneriakkan satu bencana. 2) Sampaikan bahwa kita akan melakukan simulasi bencana. Kemudian teriakkan beberapa bencana lainnya. misalnya pengetahuan tentang sistem informasi dan komunikasi. Simulasi Bencana 1) Sampaikan bahwa selanjutnya peserta akan diajak mempelajari mengenai penanggulangan bencana berbasis komunitas/masyarakat. Amati dan catat apa yang dilakukan pertama kali oleh peserta begitu mendengar teriakan tersebut.

sehingga melakukan kesiap. Tindakan awal saat bencana akan menentukan besarnya korban jiwa. 3. Permainan simulasi bencana berguna untuk mengetahui reaksi awal dari seseorang ketika mengalami bencana. dan (2) siap siaga/tidak atau terlatih atau tidak.4) Setelah selesai. Catatan Untuk Pemandu: 1. 4 SKEMA SIKLUS PNPMMP .siagaan menjadi upaya yang sangat penting. sampaikan hasil observasi pemandu. Hal tersebut biasanya disebabkan karena (1) karakter pribadi. termasuk apa yang akan dibawa. Akan dapat dilihat adanya perbedaan tindakan yang dilakukan masing-masing orang saat menghadapi bencana : • Panik • Tenang dan taktis • Diam saja (tidak tahu harus berbuat apa) 2. dan berikan umpan balik.

RKM RK PS LKM/ BKM PJM-P Channeling Program ReOrientasi PS dan PJM-P Review Prog Pelaks Kegiatan Sosmap & Sosialisasi PJM ke Musbang Kel/Desa PJM ke Musbang kecamatan .

bencana adalah Peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam dan/ atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia.PJM ke Musbang Kota/Kab Kordinasi dan Integrasi Prog KSM/ Pokmas 5 Apa itu Bencana? 1. Pengertian Menurut UU No. kerusakan lingkungan. ekonomi atau lingkungan dan melampaui . dan dampak psikologis Pengertian bencana menurut International Strategy for Disaster Reduction (ISDR) : Suatu gangguan serius terhadap keberfungsian suatu masyarakat. sehingga menyebabkan kerugian yang meluas pada kehidupan manusia dari segi materi . kerugian harta benda.24/2007 tentang Penanggulangan Bencana.

epidemik. Penjelasan Jenis-jenis bencana Banjir Banjir merupakan kondisi dimana sebagian besar air menggenangi permukaan tanah yang biasanya kering. kekeringan. gagal modernisasi. Banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi. dan wabah penyakit • Bencana sosial: bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik sosial antar kelompok atau antar komunitas masyarakat. Jenis-jenis • Bencana alam: bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh antara lain: gempa bumi.kemampuan masyarakat yang bersangkutan untuk mengatasi dengan menggunakan sumber daya mereka sendiri 2. gunung meletus. dan teror 3. angin topan/puting beliung. Penyebab • Hujan dalam waktu panjang dan deras selama berhari-hari . dan tanah longsor • Bencana non alam: bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa non alam yang antara lain berupa gagal tekhnologi. banjir. tsunami.

tiang bangunan runtuh/rusak. Tsunami diartikan sebagai rangkaian gelombang laut yang melanda wilayah pantai dan daratan akibat terjadinya peristiwa geologi di dasar laut yaitu : gempa bumi. biasanya karena makin sempitnya daerah resapan air atau jalur hijau yang terdesak pemukiman atau industri. • Berkurangnya tumbuh-tumbuhan/pohon yang semakin sedikit sehingga semakin sedikit pula daerah resapan air Yang harus diwaspadai saat bencana banjir adalah munculnya wabah penyakit : • Penyakit diare. Tsunami terjadi di daerah pesisir. Tsu berarti pelabuhan. letusan gunung api dan longsoran. lebih dari 1 menit. Contoh tsunami yang diakibatkan : ƒ Gempa bumi di dasar laut : Banyuwangi 1994.• Penanganan sampah yang buruk • Perencanaan tata kota yang tidak ditepati/menyimpang. Nami : gelombang laut. karena genangan air mempercepat penyebarluasan jentik-jentik nyamuk dan serangga Tsunami Tsunami berasal dari bahasa Jepang. Aceh 2004 ƒ Letusan gunung api di dasar laut : Krakatau 1883 ƒ Longsoran di dasar laut : Teluk Lituya Alaska 1958 Tanda-tanda tsunami adalah : ƒ Gempa bumi yang sangat kuat. dan . Biak 1996. yang biasanya disebabkan oleh air dan makanan yang tidak higienis 6 • Penyakit yang disebabkan karena nyamuk.

jalan. jembatan. • Gempa bumi vulkanik adalah gempa bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi akibat aktivitas gunung berapi yaitu pergerakan magma yang menekan/mendorong lapisan batuan sehingga pergeseran bebatuan di dalamnya menimbulkan terjadinya gempa bumi. Gempa jenis ini paling banyak menimbulkan kerusakan dan banyak korban. Biasanya daerah yang pernah mengalami longsor sebelumnya. tiang listrik. ada 3 jenis gempa bumi : • Gempa bumi tektonik adalah gempa bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi akibat pergerakan lempeng bumi atau patahan. Gempa bumi sering diikuti dengan gempa susulan dalam beberapa jam atau hari setelah gempa . Berdasarkan sumber penyebabnya. • Gempa bumi induksi adalah gempa bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi akibat sumber lain seperti runtuhan tanah. Gempa Bumi Gempa bumi terjadi karena pergesekan antar lempeng tektonik yang berada di bawah permukaan bumi. merupakan daerah gundul dan aliran air hujan adalah daerah yang rawan tanah longsor.manusia tak mampu berdiri tegak Tanah Longsor Pengertian : Terjadinya pergerakan tanah atau bebatuan dalam jumlah besar secara tiba-tiba atau berangsur-angsur yang pada umumnya terjadi di daerah lereng yang gundul atau kondisi tanah dan bebatuan yang rapuh. Dampak dari pergesekan itu menimbulkan energi luar biasa dan menimbulkan goncangan di permukaan dan seringkali menimbulkan kerusakan hebat pada sarana seperti rumah/bangunan.

Sulfur Dioksida. Letusan membawa abu dan batu yang menyembur sejauh radius 18 Km atau lebih. Lava encer mampu mengalir jauh dari sumbernya mengikuti sungai atau lembah yang ada sedang lava kental mengalir tak jauh dari sumbernya • Lahar adalah banjir bandang di lereng gunung yang terdiri campuran bahan vulkanik berukuran lempung sampai bongkah. Lahar letusan terjadi apabila gunung berapi yang mempunyai danau kawah meletus. Lahar hujan terjadi karena percampuran material letusan dengan air hujan di sekitar puncaknya • Awan panas adalah awan dari material letusan besar yang panas. Hidrogen Sulfida. mengalir turun dan akhirnya mengendap di dalam dan sekitar sungai dan lembah.pertama yang dapat menyebabkan penghancuran pada bangunan yang telah retak/goyah akibat gempa sebelumnya. dan Nitrogen 7 • Lava adalah cairan magma yang bersuhu tinggi yang mengalir ke permukaan melalui kawah gunung berapi. dikenal sebagai lahar letusan dan lahar hujan. Letusan Gunung Berapi Gunung berapi terjadi karena endapan magma dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi. • Awan panas dapat mengakibatkan luka bakar pada bagian tubuh serta sesak pernafasan sampai tidak bisa bernafas . lava dapat mengalir sejauh 90 Km. Letusan gunung berapi dapat menimbulkan korban jiwa dan berpengaruh pada perubahan iklim. berupa Karbon Monoksida. Letusan gunung berapi menghasilkan : • Gas vulkanik adalah gas yang dikeluarkan saat gunung berapi meletus. Karbon Dioksida. sehingga air danau yang panas bercampur dengan material letusan.

kerusakan sarana/prasarana umum dan tempat tinggal serta trauma psikologis. seperti politik nasional dan internasional serta pertahanan keamanan. sarana transportasi dan komunikasi. sosial. agama. tingkat sosial ekonomi dan sebagainya. hukum dan politik. kemudian perbedaan cara pandang keagamaan dan adat istiadat yang sering menimbulkan konflik yang secara laten dapat meledak menjadi kekerasan. Berkecepatan sampai lebih dari 200km/jam yang didampingi dengan hujan lebat dan menyebabkan badai di daerah pesisir Konflik Sosial Konflik sosial merupakan suatu hal yang tak terelakkan dalam masyarakat yang terdiri dari latar belakang suku. tempat keramaian .• Abu letusan gunung berapi adalah material letusan yang sangat halus yang karena hembusan angin dampaknya bisa dirasakan sejauh ratusan kilometer Angin Topan Angin Topan adalah udara bertekanan rendah yang terjadi di lautan tropis. industri. adat istiadat. Konflik sosial dapat menjadi bencana ketika telah menjadi kekerasan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Sasarannya adalah sarana vital seperti kantor pemerintah. Contoh dari konflik sosial adalah Peristiwa Mei 1998 Teror Teror merupakan jenis bencana yang paling sulit diduga karena biasanya bermotif tertentu. Motifnya adalah menimbulkan rasa takut dan memperkuat posisi tawar untuk mencapai kehendak tertentu. Keberagaman dapat pula menjadi ancaman terhadap keutuhan seperti yang sering terjadi karena kesenjangan ekonomi dan kemiskinan karena ketidakadilan ekonomi.

(sumber : Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia) 8 Modul 2 Topik: Penanggulangan Bencana Berbasis Komunitas Peserta memahami konsep penanggulangan bencana berbasis komunitas Kegiatan 1: Penjelasan Konsep Kelompok Masyarakat Siaga Bencana Kegiatan 2: Simulasi 1: Analisa Resiko Bencana Kegiatan 3: Simulasi 2: Membuat Peta Ancaman Bencana Kegiatan 4: Simulasi 3: Sistem Peringatan Dini Kegiatan 5: Simulasi 4: Saat Bencana Datang Kegiatan 6: Diskusi Panel: Penanganan Pasca Bencana 6 Jpl ( 270 ’) Media Bantu – Siklus penanggulangan bencana Bahan Bacaan – Kelompok Masyarakat Siaga Bencana Bahan Bacaan – Tanggap Darurat Saat Bencana . peracunan. instalasi militer. Teror dapat berupa serangan bom. pembakaran. serangan bersenjata.(pariwisata dan lokasi lain). penculikan.

Papan Tulis dengan perlengkapannya • Beberapa visualisasi hasil penerapan instrumen siklus (peta desa. alur sejarah. yaitu agar peserta: memahami konsep penanggulangan bencana berbasis komunitas 2) Tampilkan media bantu: skema siklus penanggulangan bencana. kuda-kuda untuk Flip-chart. 4) Sampaikan bahwa meskipun masyarakat bisa secara mandiri bersiap-siap menghadapi bencana. Untuk itu pemerintah memiliki struktur dan organisasi penanganan bencana. Sampaikan penjelasan sebagai berikut: . tidak menggugurkan kewajiban negara untuk melindungi warga negara dari bencana. Metaplan. jepitan besar. Spidol. Jelaskan berdasarkan bahan bacaan 3) Kemudian jelaskan mengenai kelompok masyarakat siaga bencana. struktur organisasi dan uraian tugasnya. dll) 9 Penjelasan Konsep Kelompok Masyarakat Siaga Bencana 1) Sampaikan tujuan materi dalam modul ini. selotip kertas.Bahan Bacaan – Setelah Bencana • Kertas Plano.

Saat ini organisasi penanggulangan bencana di Indonesia masih merupakan lembaga ad hoc. kerusakan sarana/prasarana dan terganggunya peri kehidupan masyarakat dan lingkungan hidup dengan mengandalkan sumber dan kemampuan yang dimiliki oleh masyarakat. . saat dan setelah bencana terjadi untuk mengurangi jumlah korban baik jiwa. (4) pengenalan sosial budaya masyarakat daerah bahaya. Penanggulangan bencana berbasis komunitas juga merupakan upaya mengkolaborasikan penanggulangan bencana sebagai upaya bersama antara masyarakat. agar secara dini menekan bahaya tersebut. (3) zonasi daerah bahaya dan prakiraan resiko. swasta dan Pemerintah Pembangunan kemampuan penanggulangan bencana ditekankan pada peningkatan kemampuan masyarakat khususnya masyarakat pada kawasan rawan bencana . meminimalkan korban dan mengurangi penderitaan. Untuk mencapai kondisi tersebut. (2) pemetaan daerah rawan bencana. (7) mitigasi fisik. Tugas utama kelompok adalah menyusun perencanaan untuk melakukan usaha-usaha dalam pengurangan resiko bencana. (5) penyusunan prosedur dan tata cara penanganan bencana (6) pemasyarakatan kesiagaan dan peningkatan kemampuan. Penanggulangan bencana berbasis komunitas membutuhkan langkah terorganisir dan komitmen yang kuat. lazimnya diperlukan langkah-langkah : (1) pengenalan jenis bencana. perencanaan tanggap darurat dan rehabilitasi. Persiapan bencana bertujuan mengurangi resiko. Umumnya berpangkal pada tindakan penumbuhan kemampuan masyarakat dalam menangani dan menekan akibat bencana.Penanggulangan Bencana Berbasis Komunitas merupakan serangkaian aktivitas masyarakat (komunitas) pada saat sebelum. (8) pengembangan teknologi bencana alam. LSM.

Badan Meteorologi dan Geofisika untuk mengetahui tentang cuaca. Bagian Kesra. dan penelitian tentang kebencanaan yang lain 5. Dalam UU No. bencana lingkungan). mikrozonasi. Kemudian Dinas Sosial. Dalam kerja penanggulangan bencana di tingkat daerah. DPU dsb 3. biasa dilakukan: 1. Pusat Studi Bencana di Universitas terdekat yang dapat memberikan peta ancaman.24/2007 tentang penanggulangan bencana diamanatkan tentang pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. iklim dikaitkan . Di tingkat Provinsi terdapat Satuan Koordinasi Pelaksana (SATKORLAK) Penanggulangan Bencana dan Pengungsi. Palang Merah Indonesia di daerah masing-masing 4. Dinas lainnya seperti Pertambangan dan Energi yang berfungsi sebagai pengawas tata kelola pertambangan dan energi.85/2005. dan sampai sekarang Peraturan Pemerintah yang mengaturnya belum terbit. mempunyai peta-peta rawan bencana yang biasanya terkait dengan pertambangan (longsor.10 Di tingkat Pusat terdapat Badan Koordinasi Nasional (BAKORNAS) Penanggulangan Bencana dan Pengungsi dengan Ketua Pelaksana Harian (Kalakhar) Wakil Presiden. Di tingkat Kabupaten/Kota terdapat Satuan Pelaksana (SATLAK) Penanggulangan Bencana dan Pengungsi yang dibentuk berdasarkan Perpres No. Kantor/Dinas Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) yang juga mengorganisir Search and Rescue (SAR). Bertugas meningkatkan kesiapsiagaan dan tanggap darurat bencana 2.

dengan bencana. bahwea pada sesi-sesi sekarang. termasuk peringatan dini yang ada untuk berbagai jenis bencana Selain itu terdapat organisasi masyarakat dan LSM baik nasional. akan dilakukan simulasi menganalisis . akan disimulasikan apa yang bisa dilakukan oleh kelompok masyarakat siaga bencana. Kemudian tutup sesi dengan menyimpulkan masukan-masukan peserta. 5) Persilakan peserta untuk bertanya tentang hal-hal yang belum jelas. apa yang bisa kita lakukan? • Peran apa yang bisa dilakukan oleh BKM untuk membentuk kelompok masyarakat siaga bencana? Coba gambarkan struktur yang memungkinkan untuk dibuat di wilayah anda 7) Tuliskan jawaban-jawaban peserta ke papan tulis atau kertas plano. 6) Ajukan beberapa pertanyaan berikut ini kepada peserta: • Apakah pada data-data siklus di wilayah anda telah tersedia data-data yang memperlihatkan kondisi rawan bencana? Jika belum. apa yang bisa kita lakukan? • Apakah dalam PJM dan renta kelurahan anda telah ditetapkan program-program untuk mengantisipasi bencana? Jika belum. Simulasi 1: Analisa Resiko Bencana 1) Sampaikan. Pertama-tama. lokal maupun internasional yang concern terhadap isu-isu penanggulangan bencana.

(Apabila cukup banyak jenis bencana yang mengancam. satu metaplan satu peristiwa bencana. korban. 2) Lakukan curah pendapat dengan menggunakan metaplan. pemandu dapat menggunakan diskusi kelompok). Baru setelah itu kita ’maju ke depan’ menganalisa kemungkinan terjadinya bencana di kampung kita. 6) Sampaikan kesimpulan sebagai berikut: .11 kemungkinan bencana di kampung kita. Minta peserta menuliskan bencana yang pernah terjadi dan waktu kejadian. 3) Bersama peserta. Diskusikan satu demi satu peristiwa: waktu. 5) Persilakan beberapa peserta untuk menampilkan sejarah ’bencana’-nya. kerugian. penanganan. susunlah metaplan-metaplan tersebut membentuk alur sejarah (waktu) peristiwa bencana. Ingat. dsb. 4) Diskusikan bersama peserta: • Bencana apa saja yang mungkin terjadi (kembali) di masa mendatang? • Kapan perkiraan waktunya? Setiap tahun? • Kelompok masyarakat mana saja yang rentan terhadap bencana tersebut? • Apa yang dibutuhkan untuk menghadapi kemungkinan bencana tersebut? Kemampuan apa yang tersedia? Apa yang kurang.

Proses penyusunan peta ini sama seperti ketika kita menyusun peta desa (saat melakukan pemetaan swadaya). 4) Bahas bersama peserta: Apa manfaat yang bisa diperoleh dengan peta semacam ini? 5) Tutup sesi dengan kesimpulan mengenai manfaat dari pembuatan peta ancaman bencana . Simulasi 2: Membuat Peta Ancaman Bencana 1) Sampaikan bahwa pada sesi selanjutnya kita akan menyusun peta ancaman bencana desa/kelurahan kita. 2) Tampilkan salah satu contoh peta dasar desa/kelurahan milik salah satu BKM. ditambah dengan unsur kebencanaan. Berilah simbol-simbol tertentu untuk menandakan kawasan rawan bencana dan jenis bencana yang mungkin terjadi. Pengenalan ancaman. Kemudian tampilkan kembali hasil diskusi analisa resiko bencana dari BKM yang bersangkutan. Sebelum analisa resiko dilakukan. Pusat Studi Bencana. sebaiknya dilakukan pencarian data dari berbagai sumber: organisasi pemerintah. 3) Ajak peserta untuk menentukan juga jalur evakuasi dan lokasi pengungsian. kerentanan dan kapasitas komunitas tetap sebagai data primer. dll. sebagai data awal.Langkah pertama yang dilakukan dalam melakukan tahapan analisa risiko adalah menemukenali ancaman. Setelah itu mengidentifikasi kerentanan dan kemudian kapasitas di kelurahan masing-masing.

dsb. dapat pula berdasarkan pengetahuan lokal tentang tanda-tanda bencana. 2) Sampaikan pengantar bahwa peringatan dini bukanlah sesuatu yang baru buat masyarakat kita. Peringatan dini haruslah tanda yang dipahami semua masyarakat. Hal yang penting adalah adanya penyepakatan dan pemahaman semua anggota masyarakat tentang sistem peringatan dini. Di beberapa daerah. kemalingan. serta menggunakan sumber daya lokal (apalagi jika bencana bersifat lokal). kentongan telah menjadi alat peringatan dini bagi banyak hal: bencana. yang dikomunikasikan lembaga/organisasi yang berwenang serta masyarakat setempat dan dijadikan acuan dalam mengambil tindakan yang dianggap perlu dan taktis saat bencana datang.12 Simulasi 3: Sistem Peringatan Dini 4 1) Sampaikan bahwa selanjutnya kita akan belajar mengenai sistem peringatan dini. Sistem peringatan dini adalah tanda bencana. bersifat segera dan bersifat resmi. gerhana. . Peringatan dini dapat bersumber dari pemerintah. Contohnya adalah bunyi kentongan pada masyarakat Jawa untuk menandakan beberapa hal termasuk jika terjadi bencana.

20 menit • Air laut seketika naik di atas rata-rata dengan kecepatan tinggi Tanda-tanda Gunung Meletus • Binatang-binatang meninggalkan lokasi gunung berapi • Terjadi gempa • Terdengar suara letusan Tanda-tanda Badai • Cuaca mendung • Angin kencang . tampilkan paparan di bawah ini (salin ke dalam kertas plano. • Air laut surut seketika lamanya +/. Jelaskan bahwa hal penting lainnya terkait dengan sistem peringatan dini ini adalah mengenali tanda-tanda alam sebelum terjadinya bencana: Mengenali tanda-tanda alam sebelum terjadi bencana Tanda-tanda Tsunami • Gempa bumi dengan kekuatan di atas 6 SR (skala richter) dengan pusat gempa di bawah laut. atau ke dalam powerpoint). gunung api di bawah laut. • Gempa di bawah laut dengan kedalaman 0 – 30 km.3) Diskusikan bersama seluruh peserta: • Cara apa yang bisa dijadikan sistem peringatan dini di wilayah anda? • Siapa yang berhak mengumumkan peringatan dini? Bisakah BKM berperan penting disini? 4) Kemudian. longsoran bawah laut dan comet impact.

.• Udara dingin. dan sisanya sebagai peraga dari naskah yang dibacakan. Tugaskan setiap kelompok untuk menyusun dulu tips-tips menghadapi bencana seperti yang ditugaskan dan dituliskan ke dalam kertas plano. berkisar 20 C ke bawah. kelompok 2 = gempa. 13 14 5 Simulasi 4: Saat Bencana Datang 1) Sampaikan pada peserta. Sedangkan pada simulasi ini. kelompok 3 = gunung meletus. kelompok 4 = angin puting beliung. 3) Tugaskan setiap kelompok untuk memperagakan tips-tips menghadapi bencana-bencana yang berbeda. 2) Bagi kelompok menjadi beberapa kelompok. Setiap selesai satu kelompok. Beri waktu 5-10 menit kepada semua kelompok untuk bersiap. dll. misalkan: kelompok 1 = banjir. kelompok 5 = longsor. persilakan peserta dari kelompok lain memberi masukan. bahwa simulasi-simulasi sebelumnya adalah mengenai tindakantindakan yang diambil sebelum bencana terjadi. Mintalah kepada setiap kelompok untuk memnetukan satu orang pembaca naskah. 4) Kemudian persilakan setiap kelompok satu persatu menampilkan peragaan tips-tips menghadapi bencana. akan dibahas tentang tindakan-tindakan yang harus diambil saat terjadi bencana.

Meminta bantuan dari wilayah terdekat dan menghubungi instansi terkait (Satlak PBP. dsb. . TNI/POLRI dll) 3. Koordinasi Kelompok Masyarakat Siaga Bencana untuk segera melakukan kerja berdasarkan regu yang dikoordinasi oleh Koordinator Kelompok. bahwa pada sesi terakhir kita akan berdiskusi mengenai apa yang sebaiknya dilakukan masyarakat ketika bencana telah berlalu dan meninggalkan kondisi kerusakan. Tanda bahaya merupakan bunyi/suara/tanda yang disepakati oleh masyarakat setempat sebagai sistem peringatan dini 2. Membunyikan tanda bahaya Pembunyian tanda bahaya dilakukan oleh pihak yang ditunjuk/disepakati sebagai otoritas. Kondisi inilah justru yang banyak berkaitan dengan isu kemiskinan dan kerentanan. Maka langkah yang bersifat taktis dan strategis harus segera dilakukan ketika bencana datang. PMI. 1. kerugian. 6 Diskusi Panel Penanganan Setelah Bencana 1) Sampaikan kepada peserta.5) Tutup sesi dengan menyampaikan poin-poin penting sebagai berikut: Saat bencana terjadi. Pengambilan keputusan pengungsian oleh aparat dusun/desa 4. adalah saat paling penting yang akan menentukan dampak yang akan ditimbulkan oleh bencana. korban. SAR.

Pemulihan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar guna mengurangi penderitaan akibat bencana. Gunakan pedoman pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: • Siapa saja (sebutkan jabatan/status orangnya) yang terlibat dalam proses penanganan pasca bencana di wilayah anda? Apa peranannya dalam penanganan bencana? • Bagaimana cara tim tersebut bekerja? Apa saja hambatan-hambatan yang mereka hadapi? • Mungkinkah BKM mengambil posisi sebagai koordinator untuk penanganan kondisi pasca bencana? Mengapa? 3) Fasilitasi proses diskusi antara para panelis dengan peserta lainnya. Pada pemulihan jangka pendek ini biasanya korban bencana belum dapat memenuhi kebutuhan di atas. Kemudian persilakan mereka secara bergantian menyampaikan gambaran bagaimana kondisi penanganan bencana.2) Mintalah beberapa peserta yang berasal dari wilayah yang pernah terkena bencana. sanitasi. kebutuhan Mandi Cuci Kakus (MCK) dan kebutuhan religius serta adat. tempat tinggal sementara. untuk duduk didepan sebagai panelis. dan masukan berikut: Pasca bencana meliputi pemulihan (rehabilitasi) dan rekonstruksi. . Tuliskan point-point penting dari diskusi ini. 4) Tutup diskusi dengan membacakan poin-point penting tersebut. Pemulihan jangka pendek ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan dasar seperti kebutuhan makanan. Rencana pemulihan juga memperhitungkan kondisi lingkungan untuk mengurangi resiko bencana di masa yang akan datang. kesehatan dan pengobatan.

Pemulihan produksi pangan. tempat ibadah. Pembangunan infrastruktur yang rusak baik jalan. Pada umumnya rekonstruksi dilakukan : 1. Rehabilitasi kejiwaan 4. peternakan dan perikanan 7. Perbaikan kondisi lingkungan hidup 8. sektor produksi pertanian lainnya. Rehabilitasi kecacatan 5. jembatan. Perbaikan aliran listrik dan komunikasi yang permanen 6. tempat ibadah darurat. sekolah. pembangunan sekolah darurat.Pemulihan jangka menengah ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan yang lebih umum setelah pemenuhan kebutuhan pribadi yaitu : pembangunan sarana kesehatan umum darurat. penyediaan air dan sanitasi serta pembangunan saluran air limbah dan pengelolaan sampah Pemulihan jangka panjang ditujukan untuk membangun kembali (rekonstruksi) yang berkaitan dengan pembangunan yang berkelanjutan. Pemulihan kegiatan perekonomian 2. Pemulihan unsur rohani. . Pemulihan pendididikan baik sarana prasarana maupun sumberdaya manusia 9. adat istiadat. pasar. perkantoran. budaya. Rekonstruksi dilakukan dengan melihat dampak bencana yang terjadi serta kebutuhan dan prioritas masyarakat. sarana kesehatan 3.

15 Skema Daur Penanggulangan Bencana DAUR PB Penanggulangan Pasca-bencana Pencegahan & penjinakan Pra-bencana Pengkajian darurat Tanggap darurat Rehabilitasi Penuntasan Pembangunan kembali Perencanaan Peringatan dini Pengkajian Koordinasi Manajemen Info Penggerakan Sumber Jaringan nasional & internasional Pemulihan Pencegahan Penjinakan .

Perencanaan operasi Kesiapan 16 Kelompok Masyarakat Siaga Bencana Kelompok masyarakat siaga bencana terdiri dari semua unsur masyarakat. Pusat Studi Bencana. demografi untuk digunakan dalam penyusunan peta ancaman bencana. perencanaan tanggap darurat dan rehabilitasi. Struktur kelompok ini paling tidak terdapat : a. . sesuai dengan data ancaman bencana setempat. dan mengembangkan peringatan dini berdasarkan pengetahuan lokal 2) Regu Pemetaan. data dari BMG. bertugas mengumpulkan data ancaman. bertugas melakukan identifikasi pelatihan kesiapsiagaan yang dibutuhkan masyarakat. b. Tugas utama kelompok adalah menyusun perencanaan untuk melakukan usaha-usaha pengurangan resiko bencana. bekerjasama dengan instansi deteksi dini dan menginformasikan kepada masyarakat tanda bahaya atau tanda peringatan dini dari instansi lain. baik perempuan maupun laki-laki dan dipilih dalam musyawarah. Kelompok Persiapan Bencana. menjadi juru bicara kelompok dan penghubung dengan instansi vertikal atau organisasi lain. alur evakuasi dan rencana pengungsian. bertugas mengkompilasi data kebencanaan (sejarah bencana. Koordinator untuk mengkoordinasi dan mendukung kerja-kerja kelompok. Kesbanglinmas dll). 3) Regu Pelatihan Kesiapsiagaan. terdiri dari : 1) Regu peringatan dini. Kelompok masyarakat siaga bencana dapat dibentuk sebagai bagian dari BKM.

mengelola komunikasi dengan pihak lain baik pemerintah. Dapat merupakan gabungan anggota masyarakat & Palang Merah Indonesia (2) Regu SAR bertugas melakukan pencarian korban.c. ketersediaan peralatan dapur dan bahan pangan. Ormas. memberikan masukan kepada posko tentang kebutuhan makan dan minum pengungsi. mempersiapkan fasilitas pengungsian serta perkiraan kebutuhan pengungsian berkaitan dengan jumlah pengungsi dan kerentanan pengungsi (5) Regu Dapur Umum bertugas mempersiapkan kebutuhan makan dan minum bagi pengungsi. menolong korban dan pemilahan korban berdasarkan kondisinya (triase) (3) Regu Penilaian Cepat bertugas mengkaji secara cepat seperti menilai kerugian. Kelompok Administrasi dan Komunikasi (1) Regu Administrasi bertugas melaksanakan pencatatan. air bersih dan ketersediaan pangan (4) Regu Pengungsian bertugas mendirikan Posko untuk menampung bantuan kemanusiaan. Relawan dan donatur e. (6) Regu Logistik bertugas menyimpan. LSM. penyimpanan dokumen. memperbanyak dan menyampaikan informasi kepada masyarakat (2) Regu Hubungan Luar bertugas melakukan pembaruan data dan diisi di media yang mudah dilihat masyarakat. mendata jumlah korban (jiwa. luka). Kelompok Pemulihan bertugas : . Kelompok Tanggap Darurat (1) Regu Pertolongan Pertama bertugas melakukan pertolongan pertama saat bencana terjadi. d. mencatat dan mengeluarkan persediaan logistik pengungsian. akses pasar.

lari atau menjauh dari pusat bencana. kenali tempat Anda bisa segera berlindung dan barang-barang yang dapat digunakan untuk berlindung. • Kalau terjadi gempa bumi dan kebetulan Anda berada di dalam rumah mungkin Anda tidak akan sempat lari keluar rumah karena gempa bumi umumnya hanya berlangsung beberapa detik. Apabila gempa sudah mereda mungkin ada kesempatan untuk lari ke luar dari ruangan menuju lapangan terbuka. Jadi kenali konstruksi rumah Anda. lindungi kepala dengan benda yang lunak dan atau berlindung di bawah meja atau kolong tempat tidur yang kokoh . Bila terjebak di dalam ruangan. Dan apabila BAKORNAS PBP dan organisasinya belum siap Anda yang cukup sehat bisa membantu menyelamatkan orang lain. Anda harus dalam kondisi selamat. • Selamatkan diri bersama orang terdekat. Yang bisa dilakukan pada tahap tanggap darurat adalah tindakan di bawah ini. Menyelamatkan diri dan orang terdekat: • Jangan panik.(1) Mendata kebutuhan pemulihan dan sumber daya yang ada (2) Memfasilitasi musyawarah untuk menentukan prioritas pemulihan berdasarakan sumberdaya yang ada. . • Kalau tsunami atau banjir bandang lari ke tempat yang lebih tinggi. 17 Tanggap Darurat Saat Bencana Pada saat bencana ada dua hal penting yang dapat dilakukan. • Untuk bisa menyelamatkan orang lain. tidak perlu membawa barang-barang apapun. Pertama-tama menyelamatkan diri dan orang terdekat.

pohon yang tinggi. Usahakan dapat mencapai daerah yang terbuka.• Perhatikan juga beberapa tips menghadapi bencana dari BAKONAS PBP dalam kotak berikut. Bila berada di dalam ruangan umum 1. almari dan jendela kaca dsb. Bila sedang mengendarai kendaraan 1. 2. tebing terjal. dinding. 4. Bila berada di luar ruangan 1. . Jauhi benda-benda yang mudah tergelincir seperti rak. Jauhi bangunan tinggi. lindungilah kepala dengan bantal atau benda lainnya. papan reklame. 2. Jangan berhenti di atas jembatan atau dibawah jembatan layang/jembatan penyebrangan. Jangan panik dan jangan berlari keluar karena kemungkinan dipenuhi orang. Segera hentikan di tempat yang terbuka. Hati-hati terhadap langit-langit yang mungkin runtuh. Jauhi jendela kaca. 2. 2. 3. Bila tidak ada. pusat listrik dan tiang listrik. Tips Menghadapi Gempa Bumi Bila berada didalam rumah 1. benda-benda yang tergantung di dinding dsb. dsb. 3. berlindunglah dibawah meja atau tempat tidur. almari dan jendela kaca. Jangan panik dan jangan berlari keluar. Jauhi rak buku.

18 Tips Menghadapi Banjir • Pada saat banjir kita harus sesegera mungkin mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. pilih lokasi pengungsian yang aman. • Hindari berjalan didekat saluran air untuk menghindari terseret arus banjir. • Mencoba mengungsi ke daerah aman sedini mungkin saat genangan masih memungkinkan untuk di seberangi. Berbagi informasi dan berbagi tugas dalam penyelamatan korban. ƒ Lakukan koordinasi dengan orang lain yang selamat. ƒ Selamatkan dokumen penting dan harta benda yang bisa dibawa. Lurah maupun Camat Menyelamatkan orang lain: ƒ Selamatkan orang terdekat dengan membawa mereka ke tempat yang aman. ƒ Identifikasi korban mulai dari kerabat terdekat. ƒ Identifikasi kebutuhan yang mendesak. • Jika air terus meninggi hubungi instansi yang terkait dengan penanggulangan bencana seperti Kantor kepala desa. petugas medis) ƒ Berikan pertolongan pertama pada korban. mencari bantuan dan pengamanan. • Matikan aliran listrik di dalam rumah atau hubungi PLN untuk mematikan aliran listrik di wilayah yang terkena banjir. ƒ Lakukan penyelamatan dengan mengirimkan orang (sukarelawan. .

al. artinya bersifat karitatif atau dapat juga berbentuk kegiatan yang memberdayakan sehingga kondisi korban lebih baik daripada sebelum terjadi bencana. sanitasi dan air bersih Pendekatan pemberian bantuan dapat bersifat konvensional. pos kesehatan dan pos koordinasi.(Dikutip dari: Dhani Armanto. et. • sandang • tempat tinggal sementara • kesehatan. • Berkoordinasi dengan Satuan Koordinator Pelaksana Penanggulangan Bencana (SATKORLAK PBP) dan pemberi bantuan yang lain. WALHI. Mengelola Bencana. 19 Setelah Bencana Bantuan Darurat (Relief) Merupakan upaya untuk memberikan bantuan berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar berupa : • pangan. Yang biasa dilakukan pada tahap ini: • Mendirikan pos komando bantuan. • Mendirikan tenda-tenda penampungan. dapur umum. Buku Bantu Pendidikan Pengelolaan Bencana untuk Anak Usia Sekolah Dasar. . 2006).

ƒ Upaya yang dilakukan adalah memperbaiki prasarana dan pelayanan dasar (jalan. • Memfungsikan kembali pasar dan puskesmas. dan menghidupkan kembali roda perekonomian. media komunikasi. Pemulihan (Recovery) ƒ Proses pemulihan kondisi masyarakat yang terkena bencana. • Memberikan layanan pendidikan dan lakukan penyembuhan trauma (trauma healing) • Memperbaiki infrastruktur lokal: penyediaan penerangan. Yang perlu dilakukan pada tahap ini: • Mengumpulkan keluarga yang terpisah dan fungsikan kembali keluarga. Rehabilitasi (Rehabilitation) Upaya langkah yang diambil setelah kejadian bencana untuk membantu masyarakat memperbaiki rumahnya. ƒ Fungsi-fungsi lembaga sosial dan administrasi lokal diberdayakan kembali. . • Menempatkan para korban di tenda atau pos pengungsian. dll). • Memulihkan atau membangun sistem komunikasi. listrik. perbaikan jalur transportasi dan penyediaan air bersih. • Memakamkan korban meninggal.• Mendistribusikan obat-obatan. • Membantu petugas medis untuk pengobatan dan mengelompokan korban. pasar puskesmas. bahan makanan dan pakaian. fasilitas umum dan fasilitas sosial penting. dengan memfungsikan kembali prasarana dan sarana pada keadaan semula. air bersih.

20 21 • Mulai disusun sistem pengelolaan bencana yang menjadi bagian dari sistem pengelolaan lingkungan. • Pada tahap ini mulai dilakukan perbaikan fisik fasilitas umum dalam jangka menengah. Tata Ruang Berdasarkan Pengetahuan Komunitas Lokal Di Yogyakarta pembangunan rumah selalu menghadap Utara Selatan mengikuti arah Gunung Merapi dan Laut Selatan. • Relokasi korban dari tenda penampungan. • Pencarian dan penyiapan lahan untuk permukiman tetap. Di Sleman pembangunan setelah Jalan Kaliurang kilometer 12 dilarang. perkantoran. sarana ibadah. Mundardjito membuat tesis . Termasuk dalam kegiatan ini adalah pemetaan wilayah bencana. • Perbaikan atau pembangunan sekolah. • Fungsi pos komando mulai dititikberatkan pada kegiatan fasilitasi atau pendampingan. • Mulai dilakukan perbaikan atau pembangunan rumah korban bencana. Gunung menyimbolkan laki-laki dan laut adalah simbol perempuan dan perkawinan antara gunung dan laut dilakukan melalui aliran air Sungai Opak. Perkawinan ini tidak boleh terganggu. rumah sakit dan pasar mulai dilakukan.Yang perlu dilakukan pada tahap ini: • Mulai dirancang tata ruang daerah (master plan) idealnya dengan memberi kepercayaan dan melibatkan seluruh komponen masyarakat utamanya korban bencana. kalau terganggu maka akan terjadi bencana. • Mulai dilakukan pelatihan kerja praktis dan diciptakan lapangan kerja.

Tahapan ini merupakan penuntasan dari apa yang sudah direncanakan dan dimulai dalam tahap rehabilitasi dan merupakan bagian tidak terpisahkan dari proses pembangunan yang biasa dilaksanakan. (Dikutip dari: Dhani Armanto. et. sosial dan ekonomi untuk mengembalikan kehidupan masyarakat pada kondisi yang lebih baik dari sebelumnya. Pada saat ini apa bila belum ada sistem pengelolaan bencana yang baku maka sistem pengelolaan penanggulangan bencana yang baru sudah mulai diterapkan. Rekonstruksi (Reconstruction) Program jangka menengah dan jangka panjang guna perbaikan fisik.yang menyatakan bahwa tata ruang pembangunan situs candi di sekitar Yogyakarta didasarkan pada naskah kuna Manasara-Silpasastra dan Silpaprakasa. 2006). Buku Bantu Pendidikan Pengelolaan Bencana untuk Anak Usia Sekolah Dasar. DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM Direktorat Jenderal Cipta Karya Perkotaan . WALHI.al. Mengelola Bencana.

net SOSIOLOGI KESEHATAN Dosen Pengampu : Drs. 1970a : 45 ) orang – orang yang terlatih dalam profesi tertentu. Argyo Demartoto. Pelayanan dibidang kesehatan merupakan salah satu dimensi stratifikasi yang tidak dapat dipengaruhi kaum kapitalis. 1970 ). Karena adanya otonomi ini maka dokter dapat mendominasi pembagian . Orang berpenghasilan rendah yang sulit mendapatkan kesejahteraan dibidang kesehatan dan orang kaya yang dengan mudah mendapatkan pelayanan yang baik dan berkelas dibidang kesehatan. UNS Angkatan 2007 BAB I I LAYANAN KESEHATAN DAN TANTANGAN PERUBAHAN SOSIAL · Pelayanan kesehatan sebagai dimensi stratifikasi Penstratifikasian pennduduk bukan hanya peda peranan mereka dibidang ekonomi tetapi criteria lainnya adalah berdasarkan latar belakang pendidikan. Argyo Demartoto.Pengampu : Drs. Dalam kedokteran Amerika dikenal dua sistem kelas ( Kosa dkk. 1971 ). M. pemilikan rumah.Si Kontributor: Mahasiswa Jurusan Sosiologi. · Stratifikasi dalam sistem kesehatan Setidaknya terdapat tiga dasar stratifikasi dalam institusi kedokteran yaitu : 1.Si Kontributor: Mahasiswa Jurusan Sosiologi. ( Word to PDF Converter . dan juga pelayanan kesehatan ( Miller dan Roby. FISIP. M. PROFESIONALISME : ( Freidson. pemilikan alat transportasi. yang memiliki keahlian untuk menilai aspek – aspek tehnik kedokteran.Word-to-PDF-Converter.Unregistered ) http://www. Waiztkin. 1969 .

Freidson mengatakan bahwa posisi khusus dokter akan terancam bila tindakan dan keputusannya harus jelas dan dibenarkan oleh pasien. perlu dipertimbangkan teori tentang sumber kekuasaan dokter : bahwa kemampuan dokter untuk . ekonomi dari pelayanan kesehatan. Implikasi elitisme meluas sehingga akibatnya mereka cenderung bekerja untuk rumah sakit – rumah sakit besar.net pendidikan spesialisasi yang bekerja pada tempat yang jauh menyebabkan kualitas pelayanan mereka buruk pada pasien.Word-to-PDF-Converter. Dan sebaliknya bagi dokter – dokter yang tidak memiliki kesempatan untuk melanjutkan ( Word to PDF Converter . Wewenang yang dimiliki dokter pada umumnya didasarkan atas pertimbangan rasional (Weber. ketidak tahuan pasien merupakan salah satu potensi pemerasan. Desakan untuk mempercayai merupakan cara agar pasien pasrah saja pada dokter.Unregistered ) http://www.kerja dalam bidang kedokteran. KETERBATASAN KOMUNIKASI DAN STRATIFIKASI MEDIS : ( stratifikasi dan penyembunyian informasi ) adanya jurang kompetensi merupakan suatu sumber stratifikasi dalam bidang kesehatan. ELITISME : elitisme dibidang kedokteran membuat para dokter mengambil pendidikan spesialisasi. sehingga rumah sakit yang seharusnya membutuhkan tenaga ahli malah tidak memperolehnya. dan juga bekerja pada rumah sakit yang biasanya telah dipenuhi oleh tenaga ahli. · Ketidakpastian pasien dan kekuasaan dokter Untuk menjelaskan dokter mempertahankan ketidakpastian pasiennya. Kemampuan dokter dalam mengotrol dan memanipulasi inilah yang bertentangan dengan hubungan dokter – pasien. 1964 : 324 – 429 ) 2. ini memungkinkan dokter mempertahankan bahwa merekalah yang berwenang dalam pengetahuan tersebut. 3. wewenang tersebut dapat diperluas pada aspek–aspek social.

1987. Implikasi disini adalah bahwa posisi spesialis mungkin dalam bahaya bila pasien menjadi dokter ( Moore dan Tumin. Misalnya. Moore dan Tumin mengemukakan bahwa ketidaktahuan konsumen terhadap suatu pelayanan khusus dapat membantu melindungi posisi dari pemberi pelayanan. Oleh . Dalam suatu pembahasan tentang fungsi social dari ketidaktahuan. · Penyuluhan pada orang lain dalam keadaan terpaksa Mengingat stratifikasi medis ada kaitannya dengan ketidaktahuan.mempertahankan kekuasannya terhadap pasien dalam hubungan dokter – pasien tergantung pada kemampuan dokter itu dalam mengontrol ketidakpastian pasien. Freire membahasnya dalam konteks penyuluhan didunia ketiga sebagai berikut : “ masalah yang dihadapi dalam penyuluhan atau pendidikan adalah mengatasi dominasi pada manusia agar terdapat emansipasi. beberapa studi menunjukan bahwa puskesmas dan posyandu di daerah daerah tertentu tidaklah dimanfaatkan secara optimal (ministry of health. serta jarang menyatakan sesuatu agar diperhatikan dokter ( Cartwright. 128 ) ”. Proses penyampaian informasi haruslah dilakukan jujur. 1988. maka perubahan dalam sistem kesehatan memerlukan perubahan dalam penyampaian informasi. sitohang & adi. terperinci.Unregistered ) http://www. karena pasien biasanya jarang meminta informasi terperinci dari dokter dan mereka jarang meminta dokter untuk melakukan sesuatu.Word-to-PDF-Converter. perilaku itu lebih besar perannya dalam menentukan pemanfaatan sarana kesehatan. dan tidak dapat dilakukan dengan paksaan ( 1970 : 74. 1957 : 223 ). dibandingkan dengan penyediaan sarana kesehatan itu sendiri. 1949 : 789 ). 1989). ( Word to PDF Converter . Pengalaman menunujukan bahwa penyediaan dan penambahan sarana pelayanan tidaklah selalu diikuti oleh peningkatan pemanfaatan sarana sarana tersebut. rasyid. dan berorientasi manusiawi sangatlah penting pada penyuluhan.net · Peran pendidik kesehatan terhadap perubahan perilaku Menurut Blum (1974). dkk. masalah yang dihadapi dalam penyuluhan bukan.

serta 6. 4. terutama oleh menengah ke bawah . ( Word to PDF Converter .karena itu jika kita menginginkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat maka kita harus bersedia dan mampu mengubah perilaku masyarakat. Perubahan sosial adalah segala perubahan-perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat. Perubahan-perubahan sosial sebagai suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima.Unregistered ) http://www. Pemain asing yang efisien. Globalisasi dan teknologi manusia. Tuntutan dokter lebih bisa diakses. Konsumen makin cerdas dan tercerahkan. sikap. ideology. 5. . dan dipersepsi excellent. reputasi tinggi. · Perubahan sosial yang terjadi berdasarkan lingkungan eksternal yang berubah menuntut perubahan mind-set tenaga kesehatan yaitu : 1. Keadaan hiperkompetitif. berpengalaman. dan pola perilaku diantaranya kelompok-kelompok dalam masyarakat.net komposisi penduduk. termasuk di dalamnya nilai-nilai. maupun karena penemuan-penemuan baru dalam masyarakat. Kingsley Davis. Perubahan sosial sebagai perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. baik karena perubahan-perubahan kondisi geografis. Gillin. Pengertian perubahan sosial menurut beberapa tokoh diantaranya adalah sebagai berikut : 1. yang mempengaruhi sistem sosialnya. Enam belas juta warga Indonesia berstandar sama dengan kelas atas penduduk Singapura. terutama di perkotaan. Selo Soemarjan. 3. kebudayaan material.Word-to-PDF-Converter. 3. 2. 2.

3. Perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan tertentu akan diikuti dengan perubahan. Segmentasi. 2. 4. Sumber dari sebab-sebab perubahan sosial terletak di dalam dan luar masyarakat. adanya penemuan-penemuan baru yang ada dalam masyarakat. Misalnya komposisi dan hubungan antar kelompok. peperangan. Suatu proses sosial. Sebab-sebab yang bersumber dari dalam msayarakat antara lain bertambah atau berkurangnya penduduk.Proses-proses pada perubahan sosial dapat diketahui dari adanya ciri-ciri tertentu antara lain : 1. yaitu ketika ada pemisahan dalam struktur dan/atau perbedaan kualitas dari setiap unit. 2. adanya pertentangan (konflik) masyarakat yang mungkin pula menjadi sebab terjadinya perubahan sosial dan kebudayaan. dan pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat antara lain yang berasal dari lingkungan alam fisik yang ada di sekitar manusia. 3. Tidak ada masyarakat yang berhenti perkembangannya karena setiap masyarakat mengalami perubahan yang terjadi secara lambat ataupun cepat. baik yang terkait dengan struktur maupun personil. Perubahan-perubahan sosial secara cepat biasanya mengakibatkan disorganisasi yang bersifat sementara karena berada dalam proses penyesuaian diri.perubahan pada lembaga sosial lainnya. serta terjadinya pemberontakan atau revolusi. Secara tipologi perubahan-perubahan sosial dapat dikategorikan sebagai : 1. Perubahan-perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan atau bidang spiritual saja karena kedua bidang tersebut mempunyai kaitan timbal balik yang sangat kuat. Perubahan dapat terjadi pada perubahan struktur kelompok. . Perubahan struktur 4.

i. tahap konsolidasi kekuatan dengan tujuan memperkokoh pengendalian atas kawasan yang baru dikuasai. ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu. mengembangkan teori bahwa perubahan sosial terjadi . b. e. Pitirim Sorokin ilmuwan Rusia. tahap kesenangan dan kesentosaan. yaitu : a. toleransi terhadap perbuatan-perbuatan menyimpang (deviation) yang bukan merupakan delik hukum. penduduk yang heterogen. h. nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki kehidupannya. pemborosan. sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginan-keinginan untuk maju.net d. yang ditandai dengan kemewahan material dan kebudayaan lainnya.Faktor-faktor yang mendorong jalannya proses perubahan yaitu: a.Unregistered ) http://www. g. tahap kedamaian berlanjut sehingga menjadi sebuah tradisi baru. kontak dengan kebudayaan lain b. sistem pendidikan formal yang maju. c. tahap kehancuran yang dimulai dari hura-hura. tahap nomaden yang kemudian menghancurkan seluruh penentangnya dan mendirikan kerajaan baru. c. sistem lapisan terbuka masyarakat yang memungkinkan adanya gerak sosial vertikal yang 1uas atau memberi kesempatan kepada para individu untuk maju atas dasar kemampuan sendiri f. dan e. dan kehilangan simpati. Ibnu Khaldun seorang sosiolog Arab yang melukiskan bahwa peradaban manusia berkembang dalam lima tahap. d.Word-to-PDF-Converter. berorientasi ke masa depan. ( Word to PDF Converter .

b.Word-to-PDF-Converter.net intra-masyarakat (intro-society diffusion) dan difusi antarmasyarakat (inter-society diffusion). d. (2) peradaban idealistik (idealistic culture). ada beberapa tahapan perubahan sosial yang potensial terjadi di masyarakat antara lain sehagai berikut. a. yaitu menekankan pada aspek spiritual dan nonmaterial. yaitu difusi ( Word to PDF Converter . yaitu peradaban yang memadukan antara nilai adikodrati dengan fakta yang ada. Akulturasi Proses sosial yang timbul apabila sekelompok manusia dihadapkan dengan unsur-unsur suatu kebudayaan asing sehingga unsur-unsur asing itu lambat laun diterima dan diolah dalam kebudayaan itu sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu. yaitu : (1) peradaban ideasional (ideasional culture). c. energi dan modal.Unregistered ) http://www. Ada dua jenis difusi. inovasi Inovasi adalah proses pembaruan dan pengunaan sumber-sumber alam. dan (3) peradaban indrawi (sensation culture).dalam tiga tahap. yang menekankan pada aspek fisik material Dalam proses perubahan sosial. serta penataan kembali dari tenaga kerja dan penggunaan teknologi baru sehingga terbentuk suatu sistem produksi dari produk-produk baru. Asimilasi Asimilasi adalah suatu proses sosial yang terjadi pada berbagai golongan manusia . Difusi Difusi adalah proses penyebaran unsur-unsur kebudayaan dan individu kepada individu lain serta dari satu masyarakat ke masyarakat lain.

apalagi menunjuk siapa dan bagaimana tenaga kesehatan yang bijak itu. hal yang penting adalah bagaimana ( Word to PDF Converter .net melahirkan sumber daya manusia kesehatan yang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang efektif. Adanya re-code terhadap tugas dan fungsi pelayanan kesehatan dalam pemahaman awal yang dimaksud dengan pelayanan kesehatan itu adalah menghilangkan gejala penyakit. (b) kompeten dalam melaksanakan praktik kesehatan yang bermutu dan manusiawi (good clinical practice). Aspek kedua.Word-to-PDF-Converter. yaitu adanya upaya dan kemampuan untuk memberikan pelayanan yang efektif. Yang dimaksud dengan tenaga kesehatan yang bijak adalah (a) memiliki pengalaman pendidikan kesehatan. Pada kenyataannya.dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda setelah mereka bergaul secara intensif sehingga sifat khas dari unsur-unsur kebudayaan golongan-golongan itu masing-masing berubah menjadi unsur kebudayaan campuran. Pemahaman seperti ini sudah mulai ditinggalkan dan kini sudah mengarah pada . dalam pelayanan kesehatan negara asing banyak yang sudah rnenggunakan teknologi modern. serta (c) menerapkan sistem dan cara pelayanan kesehatan yang bermutu serta beretika (good clinical governance). Tidak sederhana untuk mewujudkan tenaga kesehatan yang bijak. Namun. Oleh karena itu. Dengan rumusan seperti itu maka tuntutan masyarakat terhadap pentingnya good and clean clinical govemance menjadi sangat penting untuk dilakukan para penyelenggara pelayanan kesehatan. Mungkin benar.Unregistered ) http://www. dalam memberikan pelayanan kesehatan yang efektif dan memuaskan ini. teknologi modern bukanlah penentu akhir suatu kualitas pelayanan kesehatan. Pelayanan prima menjadi satu tuntutan penting bagi seorang dokter di era modern.

2 Pengobatan Alternatif Menurut Agen Pengobatan ( Word to PDF Converter . Battra tusuk jari/akupresur 16. battra ramuan 13. 1. Battra sunat 10. dukun bayi terlatih 2.pelayanan kesehatan sebagai bagian dari proses pendidikan serta pembelajaran hidup sehat kepada setiap anggota masyarakat. battra dengan ajaran agama/spiritual 14. Shinse 7. Sehingga seorang pasien dapat benar-benar memiliki mutu hidup yang berkualitas. Dengan adanya ini akan memberikan wawasan mengenai keanekaragaman pengobatan alternatif yang ada di indonesia khususnya dan di dunia pada umumnya. battra paranomal 8. Tabib 11. Tukang pangur gigi 12. tukang jamu gendong 5. Battra tenaga dalam 3.Unregistered ) . Artinya. battra pijat / urut 9. Aakupuntur Dalam tahun 1989 dicantumkan 17 jenis battra-battra lain di Indonesia yang kemudian terus meningkat dari waktu ke waktu. battra patah tulang 15. seorang tenaga kesehatan dituntut untuk memberikan pelayanan yang menyeluruh mulai dari gejala.1 Pengobatan Alternatif Menurut Depkes RI Munculnya perkembangan pengobatan alternatif atau pengobatan tradisional (battra) ini menurut depkes (departemen kesehatan) RI ada 16 jenis yaitu : 1. BAB II MENGENAL VARIASI LAYANAN PENGOBATAN ALTERNATIF Dalam pengembangan pengobatan alternatif ada variasinya yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. 1. Di sinilah perubahan kode-kode peran dan fungsi pelayanan kesehatan dilakukan. penyebab. sampai pada efek penyakit itu sendiri. Variasi ini menunjukkan bahwa ada berbagai jenis pengobatan alternatif. Battra pijat refleksi 6. dukun bayi belum terlatih 4.

· Kelompok pengobatan alternatif yang belum mempunyai data sam sekali seperti terapi dengan kristal dan pendulum. dreamwork. feldenkrais method. terapi aitogenik. terapi keluarga. teknik alexander. biorhythms.Word-to-PDF-Converter. t’ai chi ch’uan. biofeedback. terapi kelompok.pengobatan dengan herbal. aromaterapi. rolfing. yoga. metode bowen. dan terapi tumpangan tangan.net Dalam ensiklopedia jenis pengobatan alternatif dibagi menjadi 3 kelompok yaitu : 1. terapi fisik Masase. shaolin. dan terapi warna. akupuntur. hellework. terapi humanistik. chiropractic. Sedang pada tahun 1998 Badan Konggres Amerika Serikat mendirikan The National Centre For . Pengelompokan ini mempunyai dasar penelitian. shiatsu. 2. psikoanalisis. terapi kognitif. 3 Pengobatan alternatif dari sistem pengorganisasian. pengelompokan jenis layanan pengobatan tradisional di inggris menggunakan standar pengorganisasian yang dikelompokan menjadi 3 jenis yaitu : · Kelompok yang paling terorganisasi dan teratur seperi akupuntur. zero balencing. meditasi. ayurveda. metamorphic technique. reiki. osteopati. terapi pikiran dan spiritual Psikoterapi. do-in.http://www.dll. hipnoterapi. trager work. Sebagaimana yang dituturkan Yuda Turana. terapi polaritas. 3. qigong. teknik relaksasi. · Kelompok pengobatan alternatif yang membutuhkan penelitian lebih lanjut namun sudah digunakan sebagai pelengkap dalam sistem pelayanan kesehatan seperti hipnoterapi dan aromaterapi. terapi musik. terapi suara. visualisasi. floatation terapi. terapi seni. terapi energi Akupresur. terapi dance moment. kinesiology. terapi cahaya. dan metode bates. hidroterapi. refleksiologi. chiropractic.

dan terapi sentihan) dan terapi bioelektromagnetik. berdoa. Reiki. hipnotis. NCCAM mengelompokkan metode pengobatan alternatif menjadi lima kategori yaitu : · Alternative medical system.Complementary Alternatif Medicine (NCCAM) di Natoanal Institut of Health untuk pengembangan penelitian mengenai pengobatan pelengkap dan alternatif (complementary and alternative medicine) dengan misi yaitu memberikan informasi yang dapat dipercaya kepada masyarakat mengenai keamanan dan khasiat CAM. 4 Pengobatan alternatif kategori battra menurut WHO Menurut badan kesehatan dunia PBB yaitu WHO (world health organization) jenis pengobatan alternatif yang dikembangkan dan dijadikan kajiannya dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu pengobatan berdasarkan herbal dan terapi berdasrkan prosedur tradisional. · Biologikal-based treatment Meliputi metode pengobatan alamiah dan biologi seperti ramuan herbal (tumbuhan). terapi pijat (masage teraphy). dan orthomeleciler remedies. dan mental healting. ( Word to PDF Converter . dan osteopathic manipulative theraphy.net Sistem ini berkembang sebelum ditemukannya metode pengobatan konvensional misalnya pengobatan ala pengobatan oriental seperti Ayurveda dan naturopaty. · Terapi energi Terapi ini menggunakan tenaga (energi) yang berasal dari dalam dan luar tubuh untuk mengobati penyakit contohnya biofield hterapy (Qi Qong.Word-to-PDF-Converter. · Manipulative and body-based method Antara lain adalah chiropractic. . · Intervensi pikiran tubuh ( mind-body intervention) Contohnya yaitu meditasi.Unregistered ) http://www. diet khusus.

· Bahan-bahan tanaman termasuk jus segar. konsentrasi atau pengolahan fisikawi.Word-to-PDF-Converter. getah. 5 Pengobatan Alternatif menurut Mengoenprasodjo-Hidayati Menurut Mengoenprasodjo-Hidayati ada lima jenis pengobatan alternatif yaitu : · Terapi penyembuhan dengan pengobatan cina Pengobatan ini berasal dan berkembang di negeri Tiongkok kemudian berkembangang di . spiritual. ostteopathy.Yang termasuk ke dalam pengobatan alternatif herbal dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis yaitu : · Herbal adalah pengguanaan bahan asli tanaman seperti bunga. atau beberapa produk pengolahan tanaman hasil dari ( Word to PDF Converter .net ekstrasi. tai ji. dan powder tumbuhan. Yang termasuk kedalam jenis ini adalah pengolahan bahan tanaman baik dari satu atau lebih dari jenis tanaman yang digunakan. yoga dan terapi fisik lainnya serta terapi mental. atau bagian lain dari tumbuhan yang digunakan untuk pengobatan. Sedangkan jenis pengobatan alternatif terapi dilandaskan pada prosedur tradisional adalah terapi –terapi yang yang digunakan dengan teknik variasi. resin.Unregistered ) http://www. pengolahan tumbuhan yang didasarkan pada produk tumbuhan yang sudah diselesaikan. Dibeberapa negara material-material tumbuhan tadi sudah ada yang diolah dengan prosedur yang dikembangkan masyarakat lokal. terutama yang tanpa menggunakan medikasi misalnya akupuntur dan teknik-teknik yang t6erkait chiropractic. · Pengolahan herbal (herbal preparations). pelarutan fraksianisasi. qigong. alkoholik. atau yang lainnya. Pengobatan ini termasuk pengolahan yang dicampur dengan madu. pencampuran dengan madu (stir-baking with honey). penguapan (steaming). alkohol. manual therapies. dan biologi lainnya. minyak olahan. · Produk tanaman terakhir (finished herbal products). dan bahan lainnya. buah-buahan. minyak asli. matau terapi mind body. purifikasi. pemanggangan (roasting). akar.

net 6 Pengobatan alternatif Etnomedis Menurut Anderson dan Foster (1988) menyebutkan bahwa salah satu citi pengobatan tradisional adalah menunjukkan identitas budaya bangsa(nasionalisme). · Terapi alternatif dengan menggunakan sunber bahan dari alam Jenis terapi yang termasuk kategori ini yaitu aromaterapi. akupuntur dan akupresur. · Terapi pengobatan dengan spiritual healing Terapi ini bisa disebut dengan terapi rohani dengan ciri utama yaitu walaupun diakui ada biaya pengobatan yang mahal. terapi tertawa.berbagai pelosok negeri di dunia dalam aneka bentuk. Basis pengobatan ini dengan filsafat yang melihat manusia sebagai mikrokkosmos dari jagat raya dan dan secara inheren terhubung dengannya. diet dan nutrisi. pengobatn islam. pengelompokan pengobatan alternatif dapat dilakukan dengan menggunakan pengelompokan etnik atau nilai budaya misalnya pengobtan cina. Berdasarkan sudut pandang ini.serta . serta tui na atau pijat pengobatan cina. dan craniosacral terapi. namun jenis pengobatan ini berupaya untuk pengobatan yang murah dan mudah. terapi kristal.Word-to-PDF-Converter. pengobatan yunani. terapi energi bunga. pengobtan arab. dengan alam dan seliruh kehidupan. Pengobtaan ini dikelompokkan menjadi lima yaitu pengobatan dengan herbal. shiatzu. Selain itu cirinya yaitu memiliki karakter keilmiahan mlai yang bisa dinalar sampai yang kategori mistik. · Pengobatan dengan memisahkan pembahasan antara pengobatan cina dengan terapi penyembuhan dengan penekanan tubuh seperti terapi pijat. terapi energi piramida dan helioterapi. dan hot stone masage. refleksiologi.Unregistered ) http://www. ketenangan jiwa dan penyeimbangan misalnya meditasi. Selain merujuk pada kebangsaan juga dirujuk pada identitas kepercayaan misalnya pengobatan hindu. yoga. terapi lilin. ( Word to PDF Converter . moksibasi atau pemanasan untuk jenis pengobatan khusus. · Terapi refleksi.

marind-anim. · Pola pengobatan kesurupan Pola ini dikenal oleh suku bangsa didaerah sayap burung yaitu daerah telik arguni. Prinsip pengobatan inimenurut Oosterwal adalah bahwa penmyakit ini terjadi karena tubuh kemasukan roh maka dengan menginjak-injak tubuh si sakit dimulai pada kedua tungkai ( Word to PDF Converter . 7 Kategori Pengobatan Alternatif di Papua Berdasarkan pemahaman kebudayaan orang papua secara mendalam dapat dianalisis bagaimana cara-car pengobatan secara tradisional. Oleh karena itu dapat diklasifikasikan pengobatan tradisional orang papua kedalam 6 pola pengobatan yaitu : · Pola pengobatan jimat Pola ini dikenal masyarakat didaerah kepala burung terutama masyarakat Meibrat dan Aifat.Unregistered ) http://www. Jimat adalah segala sesuatu yang telah diberi kekuatan gaib sering tumbuh-tumbuhan yang yang berbau kuat dan berwarna tua. Prinsip pengobtan ini menurut Elmberg yaitu menggunakan benda – benda kuat atau jimat untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit. Prinsip pola pengobatn ini menurut Oosterwal adalah bahwa penyakit ini terjadi karena darah kotor maka dengan mengisap darah kotor itu maka penyakit dapat disembuhkan. kimaaan dan Asmat. Dominasi kekuatan gaib dalam pengobtan ini sangat kemtara seperti pada pengobtan jimat.pengobatan yang berlandaskan pada nilai-nilai kepercayaan/mistik.Word-to-PDF-Converter. Prinsip pengobatn ini menurut Van Longhem yaitu seorang pengobat sering kemasukan roh/ mahlik halus pada waktu berusaha mengobati orang sakit. · Pola pengobatn injak Pola ini dikenal oleh suku bangsa yang tinggal disepanjang sungai Tor didaerah Sarmi.net . · Pola pengobatan pengisapan darah Pola ini dikenal oleh suku bangsa yang tinggal disepanjang aliran sungai Tor didaerah Sarmi.

air. hilanh keseimbangn tubuh dan juwa. · Pola pengobatan pengurutan Pola ini dikenal oleh suku bangsa yang tinggal didaerah selatan merauke yaitu bangsa asmat serta selatan kabupaten jayapura yaitu suku bagnsa towe. Prinsip pengobatan ini adalah bahwa penyakit terjadi karena tubuh kemasukan roh. · Pola pengobatan ukup Dikenal oleh suku bangsa yang tinggal di selatan kabupaten Jayapura berbatasan dengan kabupaten jayawijaya yaitu suku bangsa towe. ubrub. 8 Pengelompokan Pengobatan Alternatif yang Lain Berdasarkan unsur-unsur agen yang digunakan dalam proses pemberian layanan pengobatan atau layanan kesehatan. Dari konsep sehat dan sakit menurut perspektif kebudayaan orang papua ada dua kategori yang dikemukakan Anderson dan Foster berdasarkan lingkupo hidupnya yaitu kategori pertama memandang konsep sehat-sakit bersifaat supranatural artinya melihat sehat-sakit karena adanya gangguan dari suatu kekuatan yang bersifat gaib atau mahluk halus atau kekuatan gaib yang berasal dari manusaia. pengobtan alternatif dapat dikelompokkan menjadi : · Herbal-agency Pengobtan alternatif menggunakan tanaman. maka dengan uap hasil dari ramuan daun-daun yang dipanaskan dapat mengeluarkan roh jahat dan penyebab empiris penyakit. iklim. tanah.dilanjut ketubuh sampai akhirnya kepala maka injakan tersebut akan mengeluarkan roh jahat dari dalam tubuh.Dan lainya serta perilaku masyarakat itu sendiri seperti hubungan sosial itu sendiri yang kurang baik. Sedangkan kategori yang kedua adalah rasionalistik yaitu melihat sehat-sakit karena adanya intervensi dari alam.Prinsip pengobatn ini menurut van Amelsvoort adalah bahwa penyalit ini terjadi karena tubuh kemasukan roh maka dengan mengurut seluruh tubuh si sakit akamn keluar roh jahat dari tubuhnya. kondisi kejiwaan dan lainnya yang berhubungan dengan perilaku manusia. baik bahan asli maupun olahannya (ramuan) .

air dan terapi kristal · Mind-agency Pengobatan alternatif yang mengguanakn kekuatan jiwa sebagai bahan layanan pengobatan alternatif misalnya energi chi.sebagai bahan pengobatan alternatif. maupun perantara sebagai bagaian dari hasil proses pelayanan pengobatan alternatif · Material-agency ( Word to PDF Converter . perilaku manusia berasal dari dorongan yang ada dalam diri .net Pengobatan alternatif yang menggunakan bahan-bahan material bumi sebagai bahan layanan pengobatan alternatif misalnya tusuk jarum. · Animal-agency Pengobatan alternatif yang menggunakan hewan baik bahan dasar hewan. fenomena.panas. prana dan spiritual · Event-agency Pengobatan alternatif yang menggunakan sifat.dll. peristiwa sebagai bahan layanan pengobatan alternatif misalnya suara musik. juga akan tercantum jenis-jenis pengobatan yang kurang mendapatkan perhatian publik karena dianggap kurang ilmiah namun tetap bahwa keanekaragaman jenis pengobatan itu merupakan sebuah fakta sosial yang harus diakui dan diapresiasikan keberadaannya.Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter. · Manajemen-life agency Pengobatan alternatif yang menggunakan hukum alam hidup sebagai bagian dari proses pengobatan layanan alternatif 1. hasil.9 Deversifikasi dan Stratifikasi Dversifikasi tidak menunjukkan adanya status nilai dari jenis pengobatan alternatif. warna. BAB III MODEL-MODEL PERUBAHAN PERILAKU KESEHATAN Menurut sebagian psikolog. Kendatipun benar.gejala.

para sosiolog melihatnya bahwa perilaku manusia tidak bisa dipisahkan dari konteks atau setting socialnya. pengetahuan/kesadaran dan reaksi lainnya yang tidak tampak. akan kita lihat berbagai model yang digunakan para peneliti dalam mempelajari berbagai tipe perilaku kesehatan. hal ini ditunjukkan dalam bentuk perhatian. Dari definisi tersebut. b)perilaku ( Word to PDF Converter . Model muchman. sesuai dengan situasi sosialnya masing-masing. makanan dan minuman serta lingkungan. kemudian dirumuskan bahwa perilaku kesehatan yaitu terkait dengan: (1). Soekidjo Notoatmojo dengan memerhatikan bentuk respons terhadap terhadap stimulus. dorongan dalam diri manusia untuk makan bisa disebabkan rasa lapar.net terbuka (overt behavior) yaitudalam bentuk tindakan nyata. Pada konteks itulah. Diantaranya: Model pengelolaan rasa sakit. penyembuhan penyakit. Sementara itu . Pada pembahasan berikut. Berdasarkan pandangan ini.Unregistered ) http://www. serta pemulihan dari penyakit. membedakan perilaku manusia menjadi dua bentuk.Word-to-PDF-Converter. Model anderson. Dengan demikian. yaitu: a) perilaku tertutup (covert behavior). Model keyakinan sehat. Untuk sekedar contoh. Perilaku peningkatan kesehatan. dan (3). maka yang dimaksud menurut perilkau kesehatan menurut Soekidjo Notoatmojo bahwa perilaku kesehatan yaitu respon seseorang terhadap stimulus atau objek yang berkaitan dengan sakit dan penyakit. Pada konteks aktualnya. Perilaku pencegahan.manusia dan dorongan itu merupakan salah satu usaha untuk memenuhi kebutuhan yang ada di dalam diri manusia. Model . misalnya meminum obat ketika dirinya merasa sakit. perilaku manusia itu perlu dipahami dalam konteks yang lebih luas. Model mechanic. (2). Model Kurt Lewin. maka dorongan pada diri dipengaruhi pula oleh setting social yang berkembang di seputar individu tersebut. persepsi. system pelayanan kesehatan. Perilaku gizi (makanan dan minuman). usaha manusia untuk makan ini menunjukkan cara dan pola yang berbeda.

Menurut Daldiyono (2007: 16). (2) sekuensinya. misalnya: makan. minum. (3) menangguhkan (procastination) atau . dan aktivitas sehari-hari lainnya. Model Pengelolaan Rasa Sakit.net dalam perilaku sakit. tidur. buang air. yaitu: (1) mencari pertolongan medis dari berbagai sumber atau pemberi layanan. (c) mau berusaha untuk menjadi lebih baik. Dalam pandangan Lehndorff dan Tracy (2005: xii) sikap optimis itu dapat diwujudkan dengan: (a) yaitu memiliki rasa ingin menjadi lebih baik. tetapi pada lokasi yang sama. Suatu rasa sakit bukan merupakan penyakit bila tidak mengganggu aktivitas dan fungsi pokok. (b) memiliki harapan untuk menjadi lebih baik. (2) fragmentasi perawatan medis di saat orang menerima pelayanan dari berbagai unit. tidak semua orang sakit memiliki penyakit. yaitu: (1) perilaku itu sendiri. Model Suchman Yang terpenting dalam model suchman adalah menyangkut pola sosial dari perilaku sakit yang tampak pada cara orang mencari. Dalam pengalaman tersebut dapat disimpulkan bahwa faktor utam yang menunjang kemajuan derajad kesehatan pasien adalah keinginan dan kehendak yang besar untuk mengalami kemajuan. Sedangkan menurut Lehndorff. dan (4) variasi perilaku selama tahap-tahap perawatan medis. Masing-masing model yang dikemukakan berbeda. dan melakukan perawatan medis. Pendekatan yang digunakannya berkisar pada adanya 4 unsur yang merupakan faktor utama ( Word to PDF Converter .Word-to-PDF-Converter. 2.Unregistered ) http://www. sesuai dengan pandangan teori serta tipe perilaku namun menggunakan variabel-variabel yang sama. (3) tempat atau ruang lingkup. rasa sakit bisa dikelola baik untuk sekedar pengendalian rasa sakit maupun untuk mencapai penyembuhan diri dari penyakit yang sedang dideritanya.pengambilan keputusan. Arti keempat unsur tersebut dapat dikembangkan 5 konsep dasar yang berguna dalam menganalisi perilaku sakit. 1. menemukan. dan (d) mereka belajar metode-metode cepat untuk memotivasinya.

Word-to-PDF-Converter. 3. Menurut paradigma Suchman. Pada tingkat permulaan terdapat 3 dimensi gejala yang menjadi pertanda adanya ketidakberesan dalam diri seseorang. . sekuensi peristiwa medis dibagi atas 5 tingkat. persepsi dan definisi oleh individu pada suatu situasi b. Pertama. (3) kontak dengan perawatan medis. Suchman mengemukakan hipotesis bahwa perilaku medis yang terjadi pada setiap tahap penyakit mencerminkan orientasi kesehatan serta afiliasi masing-masing kelompok sosial. (4) melakukan pengobatan sendiri (self medication). Kemampuan individu melawan keadaan yang berat ( Word to PDF Converter . (4) jadi pasien. Model Mechanic Landasan pemikiran model mechanic ini yaitu mengembangkan suatu model mengenai faktor-faktor yang mempengarui perbedaan cara melihat. (2) penilaian terhadap peran sakit. yaitu: (1) pengalaman dengan gejala penyakit. Pada setiap tingkat. perasaan terhadap gejala tersebut berupa takut atau rasa cemas. Kedua.menangguhkan upaya mencari pertolongan meskipun gejala sudah diasakan. setiap orang harus mengambil keputusan-keputusan dan melakukan perilaku-perilaku tertentu yang berkaitan dengan kesehatan. kurang enak badan atau sesuatu yang tidak biasa dialami. Ketiga .net Kemudian model mechanic menggunakan 10 variabel yang menentukan perilaku kesehatan. adanya rasa sakit. (5) membatalkan atau menghentikan pengobatan (discontuniti). pengetahuan seseorang tentang gejala tersebut mendorongnya membuat penafsiran-penafsiran yang berkaitan dengan akibat penyakit serta gangguan terhadap fungsi sosialnya.Unregistered ) http://www. menilai serta bertindak terhadap suatu gejala penyakit. dan (5) sembuh atau masa rehabilitasi. Teori ini menekankan pada 2 faktor: a. yaitu: (1) adanya penyimpanngan dan gejala penyakit yang dirasakan dan dikenal.

(3) seberapa jauh gejala-gejala penyakit dapat dapat menimbulkan gangguan dalam kehidupan keluarga. pekerjaan dan kegiatan-kegiatan sosial. (9) adanya kompetisi terhadap berbagai kemungkinan interaksi yang timbul setelah gejala penyakit diketahui. pengetahuan. Model Andersoon Kerangka asli model ini yaitu menggambarkan suatu sekuensi (rangkaian) determinan (factor yang menentukan) individu terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh keluarga dan dinyatakan bahwa hal itu tergantung pada: a.(2) seberapa jauh gejala-gejala penyakit yang dipandang serius oleh seseorang. b. (5) jatah toleransi dari ornag yang menilai tanda menyimpang atau gejala penyakit tertentu. kebudayaan. status perkawinan). dapat dikemukakan bahwa yang dimaksud perilaku sakit adalah pola reaksi sosio—kultural yang dipelajari pada suatu saat ketika individu dihadapkan pada gejala penyakit sehingga gejala-gejala itu akan dikenal. dinilai. serta pandangan orang yang menilai. c. kepercayaan terhadap magis. pekerjaan. Kemampuan utnuk melaksanakannya yang terdiri atas persepsi terhadap penyakit serta evaluasi klinis terhadap klinis. suku bangsa). ditimbang. misalnya saja variabel demografi (umur. 4. dan kemudian dapat bereaksi atau tidak bergantung pada definisi atau situasi itu. . Dari pencermatan ini. variabel struktur sosial (pendidikan. (4) frekuensi terjadinya tanda-tanda penyimpangan atau gejala penyakit. jumlah. Faktor presdisposisi dan faktor yang memungkinkan untuk mencari pengobatan dapat terwujud di dalam tindakan apabila itu dirasakan sebagai kebutuhan. (6) informasi yang tersedia. (10) sumber pengobatan yang tersedia serta biaya yang harus dikeluarkan.(7) adanya kebutuhan pokok lain yang menimbulkan pengabaian atau penolakan terhadap gejala tersebut. presdisposisi keluarga untuk menggunakan jasa pelayanan kesehatan. Kebutuhan terhadap jasa pelayanan.

model ini terdiri atas unsur-unsur sebagai berikut: a. Maiman. Model Keyakinan Sehat Model keyakinan sehat (health believe model) dikembangkan oleh Rosenstock. kesiapan seseorang untuk seseorang untuk melakukan suatu tndakan ditentukan oleh pandangan orang itu terhadap bahaya penyakit tertentu dan persepsi mereka terhadap kemungkinan akibat (fisik dan sosial) bila terserang penyakit tersebut. dan lain-lain) yang harus dikeluarkan untuk melaksanakan tindakan tersebut. uang.Word-to-PDF-Converter. (4) keyakinan tentang efektivitas tindakan ini sehubungan dengan adanya kemungkinan tindakan alternatif. Kemudian dibandingkan dengan persepsi terhadap pengorbanan (fisik. 6. b. Suatu “kunci” untuk melakukan tindakan kesehatan yang tepat harus ada .net kita terhadap keadaan sakit. Penilaian seseorang terhadap perilaku kesehatan tertentu. dipandang dari sudut kebaikan dan kemanfaatan (misalnya perkiraan subjektif mengenai kemungkinan manfaat dari suatu tindakan dalam mengurangi tingkat bahaya dan keparahan). c. komunikasi massa). Implikasinya didalam kesehatan adalah penyakit atau sakit adalah suatu daerah negatif sedangkan sehat adalah wilayah positif. Model Kurt Lewin Mempunyai pandangan → individu hidup di lingkungan masyarakat Individu ini akan bernilai positif dan negatif di suatu daerah atau wilayah tertentu. (2) keyakinantentang keseriusan atau keganasan penyakit. Empat keyakinan utama yang didefinisikan dalam model HBM yaitu (1) keyakinan tentang kerentanan ( Word to PDF Converter . Becker dan Lois A. . baik dari sumber internal (misalnya gejala penyakit) maupun eksternal (misalnya interkasi interpersonal. (3) keyakinan tentang kemungkinan biaya. Menurut Marshall H.Unregistered ) http://www.5.

Unregistered ) http://www. Kerentanan yang dirasakan ( perceived suspecbility ) b.net Lewin berpendapat bahwa perilaku manusia adalah suatu keadaan yang seimbang antara kekeuataan pendorong ( driving forces ) dan kekuatan penahan ( resistining forces ). . Realitas sosial adanya perbedaan pemahaman dan sikap antara pasien dan anggota keluarganya b. b. Manfaat dan rintangan – rintangan yang dirasakan ( perceived benefits and barriers ) d. Setiap diantara mereka mempunyai akses informasi ke pihak lain mengenai persepsi penyakit d. Perbedaan pemahaman dan sikap pasien diwujudkan dalam bentuk persepsi atau respons terhadap penyakit tersebut c. Kekuatan – kekuatan pendorong meningkat. c. Keadaan ini dapat berubah apabila terjadi ketidakseimbangan Sehingga ada tiga kemungkinan terjadinya perubahan perilaku pada diri seseorang : a. 7. Kekuatan pendorong meningkat dan kekuatan penahan menurun. Teori ini dinamakan ( force field analysis ) individu selalu terdapat kekuatan/ dorongan yang saling bertentangan.Ada 4 variabel apabila seseorang bertindak untuk melawan atau mengatasi penyakit : a. Isyarat atau tanda – tanda (clues ) ( Word to PDF Converter . a. Model Pengambilan keputusan Ada beberapa kondisi sosial yang khas terjadi yaitu . Keseriusan yang dirasakan ( perceived seriousness ) c. Kekuatan – kekuatan penahan menurun. Adanya komunikasi atau interkasi antara pasien dan orang lain Interaksi ini menghasilkan dua kemungkinan .Word-to-PDF-Converter.

bahan hewan. Padahal. Obat dalam dunia kesehatan. masih banyak anggota masyarakat yang menganggap bahwa untuk mendapatkan nilai sehat sangat bergantung pada kehadiran sediaan farmasi. dibalik itu semua. Merujuk pada kedua ayat dalam UU Kesehatan tersebut. bahan mineral.Unregistered ) http://www.a. De kolektivasi refeksi b. tidak hanya dibutuhkan sediaan farmasi.Word-to-PDF-Converter. . ternyata ditemukan bahwa untuk mendapatkan kesehatan dan/atau meningkatkan kualitas hidup yang sehat. juga memiliki simbol expertise. dan kosmetik. Orang yang mampu beli obat adalah ciri orang yang memiliki kemampuan ekonomi. tetapi cara lain yang memiliki fungsi sama dengan sediaan obat. kemudian dianggap sebagai ketiadaan cara untuk mendapatkan diri yang sehat dan/atau hidup yang sehat. atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun-temurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman. obat tradisional. Kolektivasi persepsi Ada dua kemungkinan kolektivasi pasien : a. Aktif ( inisiatif untuk bertindak dalam proses penyembuhan) b. sediaan sari (galenik). selain memiliki simbol ekonomi. Ketiadaan kesediaan farmasi. ditemukan bahwa yang dimaksud dengan obat dan pengobatan itu cenderung berorientasi pada adanya sesuatu yang menjadi asupan tambahan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan/atau mendukung penyembuhan. Dalam Undang-Undang Kesehatan Nomor 23 Tahun 1992.net BAB IV OBAT : ORANG MISKIN DILARANG BEROBAT DAN SAKIT Sampai saat ini. yang dimaksud sediaan farmasi adalah obat. Pasif ( pasrah terhadap sikap orang lain diluar dirinya ) ( Word to PDF Converter . bahan obat. sedangkan yang dimaksud dengan obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan.

Sekali lagi. maka persaingan obat akan semakin tinggi dan diharapkan akan . Dengan proses liberalisasi ini.net Pada sisi yang lain. Analisis ini mungkin tidak tepat seluruhnya. tidak kritis terhadap status halal-haramnya obat dan relevan tidaknya obat dengan penyakit yang sedang dideritanya. Namun demikian. Di masyarakat. untuk konteks saat ini. Sementara orang yang tidak berobat adalah orang yang tidak memiliki kemampuan ekonomi. “Boro-boro bisa protes. juga dipengaruhi oleh simbol-simbol lainnya yang menyebabkan rasio-publik tidak kritis. Fenomena ini bukan masalah sederhana. Terlebih lagi bila dikaitkan dengan “Teknik operasi’ Orang yang mau dioperasi menunjukkan ketahanan atau kekuatan ekonominya sangat tinggi (atau memaksakan diri untuk mampu!). ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. bahkan merupakan sesuatu hal yang patut untuk dicermati secara jelas dan tegas oleh publik. Karena “obat” yang sesungguhnya mujarab untuk kesehatan tubuh dan rohani kita adalah “menjaga” kesehatan itu sendiri. membuka peluang terjadinya liberalisasi produsen obat-obatan. khususnya bila dikaitkan dengan tingkat “kemelekan” seseorang terhadap obat itu sendiri.Word-to-PDF-Converter.Tempat pembelian obat dan jenis obat yang beli memperjelas posisi ekonomi seseorang. istilah yang dicantumkan dalam obat itu pun tidak ngerti. interprestasi obat (jenis dan tempat pembelian obat) merupakan simbol ketahanan ekonomi yang dimiliki. Era modern saat ini. obat pun adalah simbol expertise.” Pencatuman bahasa latin atau bahasa asing dalam tablet atau kemasan obat merupakan ciri expertise (elit) obat yang berkembang di masyarakat. Legitimasi intelektual dan hegemoni pelaku kesehatan begitu sangat kuat. perlu ditekankan di sini bahwa karena adanya hegemoni dan status dokter itulah yang kemudian membuat nalar pasien menjadi tumpul. karena ketidakmampuan membaca “elitnya bahasa dalam kemasan obat” menyebabkan dirinya tidak pernah protes. Masyarakat kecil mengatakan. Selain kondisi psikologis publik yang masih “percaya secara buta” kepada pelayan kesehatan (farmasi atau dokter).

dan lainnya) sampai pada olahraga berbiaya rendah (misalnya sepak bola. golf. Setiap anggota masyarakat tampaknya memiliki salah satu hobi dari salah satu atau lebih cabang olahraga tersebut. .Unregistered ) http://www. bila memang teknik kedokteran modern dipandang tidak secara maksimal memberikan layanan kesehatan yang prima. jogging. maka dalam bab ini tidak akan diulas ulang mengenai jenis dan rincian dari obat tradisional. Oleh karena itu. Mulai dari olahraga berbiaya tinggi (seperti terbang layung. Sekedar contoh. biaya pengobatan di rumah sakit akan dapat terjangkau oleh daya beli masyarakat. Hal yang paling penting dan perlu ditekankan bahwa dalam pelaksanaan dimasyarakat dan juga dalam dunia kedokteran saat ini.Word-to-PDF-Converter. yang secara khusus mengenai obat tradisional. Lebih jauhnya lagi. melainkan sekedar menambah tingkat ( Word to PDF Converter . perpaduan antara teknik modern dengan tradisional kerap kali dilakukan oleh seorang tenaga medis modern. harga obat di Indonesia begitu sangat mahal. Hal ini bukan berarti bahwa terapi fisik akupuntur diposisikan lebih baik dari kedokteran modern. obat tradisional ini sudah mulai dijadikan sebagai terapi tambahan untuk mengakselerasi peningkatan kualitas kesehatan atau akseleraasi penyembuhan seseorang. seorang dokter akan memberikan terapi fisik atau akupuntur kepada pasien/klien tertentu. Olahraga Sebagai Pengobatan Dalam kehidupan modern ini. dan lainnya). cabang olahraga sudah sangat bervariasi.net akseleratif dan proses penyembuhan seseorang.berdampak pada harga dan layanan pengobatan yang semakin murah. catur. mendayung. Karena monopolilah. Jenis-jenis Obat Obat Tradisional Karena bahasan ini telah kita uraikan pada bab sebelumnya.

3. Kesungguhan seseorang menjalankan salah satu profesi olahraga memang dapat diiadikan sebagai “komoditas ekonomi”. (3) olahraga kesehatan. (2) olahraga rekreasi. yang dijalani seseorang secara profesional maka sesungguhnya dari cabang olahraga tersebut dapat mendatangkan nilai ekonomi bagi para pelakunya. pada benak masyarakat kita saat ini. yakni : 1. yaitu menekankan pada peran dan posisi olahraga dalam mencapai tujuan pendidikan. maka cabang olahraga di masyarakat kita dipersepsikan sebagai salah satu komoditas atau “lapangan kerja” yang potensial mendapatkan uang. Yang membedakan olahraga kesehatan dan kegiatan olahraga lainnya terutama dalam ciri khas kegiatan itu. hal itu terbatas hanya pada penyakit non-infeksi. Adanya kesatuan gerak takaran (dosis) sehingga intensitas gerak dan waktu pelaksanaanya dapat diatur. dan (4) olahraga pendidikan.Apapun cabang olahraganya.net menyebabkan orang menjadi kebal terhadap penyakit infeksi. maka olahraga dapat dibagi (1) olahraga prestasi.Unregistered ) http://www. Tinju professional. terutama ditinjau dari aspek teknis-fisiologis. cenderung memandang fungsi olahraga dari sisi prestasi dan hobi serta kurang melihat dari sisi kesehatan. Lebih jauh Giriwijoyo mengatakan. Tiga ciri khusus olahraga kesehatan. Pada konteks inilah. dan/atau cabang olahraga lainnya. 2. penyakit .Word-to-PDF-Converter. Intensitas gerak/kerja biasanya mencapai taraf submaksimal sebagai faktor keamanan bagi si pelaku. Intensitas gerak/kerja harus melampaui taraf minimal agar menghasilkan manfaat atau perubahan kemampuan perangkat gerak (ergosistem). Bahkan sebaliknya. Menurut Santoso Giriwijoyo (1992:57) berdasarkan tujuan yang hendak dicapai. Olahraga tidak ( Word to PDF Converter . sepakbola profesional. “Olahraga memang menyehatkan jiwa dan raga” namun perlu dipahami.

dan rileks akan mendukung usaha penyembuhan yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang berpikiran negatif. Individu akan mengalami gangguan kesehatan manakala hanya mengutamakan 4 sehat 5 sempurna tanpa memerhatikan aspek olahraga. dan tidak memiliki gairah hidup. Karena itu. Etika Sebagai Pengobatan . kecuali bila yang bersangkutan memang akan melakukan olahraga dengan tujuan untuk penyembuhan atau rehabilitasi. Hal inilah yang sering kurang dipahami oleh kebanyakan orang sehingga sering terbentuk anggapan salah yakni “olahraga dianggap mampu rnenangkal semua penyakit”. Berpikir positif dalam pandangan “tri-energetik” merupakan bagian dari jenis pengobatan yang dapat mendukung pada upaya peningkatan kualitas kesehatan seseorang. alat-alat tubuhnya berfungsi normal pada waktu istirahat. Pikiran yang positif ini pada satu sisi bermanfaat dalam membangun budaya dan perilaku sehat dan pada sisi lain mendukung usaha percepatan penyembuhan. Berpikir Positif Sebagai Pengobatan Pikiran yang positif tidak kalah pentingnya dengan jenis medikamentosa sebagaimana yang diberikan seorang dokter. Optimis. Seorang pasien yang memuliki sikap terbuka. 4 sehat 5 sempurna perlu ditambahkan dengan gerak (olahraga). Hal utama yang perlu mendapat perhatian di sini yaitu kebutuhan 4 sehat 5 sempurna sesungguhnya belum lengkap dalam mendukung usaha menciptakan kehidupan yang sehat. seseorang yang ingin berolahraga harus memiliki status sehat yakni bebas dari penyakit infeksi dan faali. Seiring dengan hal ini.infeksi akan bertambah parah bila seseorang berolahraga. Oleh karena itu. pesimis. dapat ditegaskan bahwa pikiran yang positif merupakan salah satu pengobatan yang perlu diterapkan dalam kaitannya dengan proses peningkatan kesehatan. gerak atau olahraga menurut penulis merupakan salah satu jenis pengobatan.

dapat ditemukan bahwa menurut ahil medis muslim Ar-Razi bahwa etika merupakan salah satu teknik pengobatan yang bermanfaat dalam meningkatkan kualitas kesehatan seseorang. berusaha memperbaiki diri dengan cara senantiasa mengoreksi kekurangan diri. menyinkronkan antara rencana dan tindakan agar kita tidak tenjerat ke dalam jaringan kebiasaan buruk kita. baik dilihat dari kepentingan maupun metodenya. yang kelima. Terakhir. . memelihara kesucian dan kehorrnatan kita dengan tidak merangsang syahwat. cermat mencari teman baik dan jangan mendapat teman jahat karena sekali mendapat teman yang jahat niscaya kita akan mencuri tabiat mereka tanpa disadari. Kedua. Para ilmuwan muslim memang menyejajarkan etika dengan kedokteran. sehingga teknik etika sebagai bagian dari pengobatan kesehatan menjadi sangat kurang diperhatikan.net Jika menelaah tulisan Mulyadi Kartanegara. Teknik yang dimaksud yaitu etika sebagai bagian dan proses pengobatan. kita juga membutuhkan ilmu etika dan penerapannya dalam tindakan kita untuk kesehatan mental atau jiwa. menjaga kesiagaan akal dengan berolah pikir supaya tidak jatuh ke dalam perangkap kemalasan.Word-to-PDF-Converter. ( Word to PDF Converter . maka menurut mereka. Ketiga. ada satu teknik pengobatan lain yang kerap kali dilupakan oleh tenaga kesehatan. Kalau kita memerlukan ilmu-kedokteran dan penerapannya untuk memelihara kesehatan. Pada masa sekarang ini. Dalam rangka memelihara kesehatan jiwa. banyak orang yang merasa sakit kemudian pergi ke dokter.Selain yang telah dituturkan di atas. Hal ini bisa jadi karena teknik ini belum banyak diketahui orang atau karena tren budaya masyarakat modern saat ini lebih menekankan pada aspek kesehatan jasmani. Penamaan etika sebagai kedokteran rohani bukan tanpa makna. Miskawayh mengemukakan sekurangnya lima tips (kiat) untuk merawat kesehatan mental. Mereka tidak melihat bahwa aspek etika sebagai salah “satu cara pengobatan”.Unregistered ) http://www. Pertama. Keempat.

Komunikasi. Peringatan ini sudah pasti bukan ditujukan kepada mereka yang memiliki kecukupan harta untuk dirawat atau konsultasi ke dokter spesialis atau tempat rujukan (rumah sakit). etika sebagai pengobatan tidak hanya berskala individual. terus tiada yang menolong. Andai saja tertimpa musibah sakit. Di daerah Pekanbaru ditemukan para pemulung sampah – dalam bahasa gaul Pekanbaru disebut inang-inang – selain mencari barang bekas. supaya tidak termasuk orang yang jatuh tertimpa tangga. kemudian di bawa pulang ke rumah. justru disinilah pentingnya orang miskin agar berhati-hati. merekapun membuka bungkusan sampah yang diduga terdapat obat-obatan yang masih dalam kemasan. dan interaksi yang sehat dapat mendukung pada penciptaan kualitas lingkungan yang sehat. Fenomena Pemalsuan Obat : Orang Miskin Dilarang Berobat Jika ada yang menyatakan orang miskin dilarang sakit.Unregistered ) http://www. mereka melakukan beberapa tindakan. melainkan memiliki skala yang sosial yaitu pentingnya peran lingkungan sosial dalam membangun lingkungan dan budaya hidup sehat. mungkin akan terasa aneh. maka ada peningatan yang kedua. pergaulan. dapat pula dikembangkan dalam konteks penciptaan lingkungan sosial yang sehat. Temuan obat-obat bekas ini.net berusaha untuk menjaga kesehatan atau kebugaran. sehingga aktivitas sehari-hari masih letap dapat dijalankan.Word-to-PDF-Converter. a. Peringatan ini kembali ditujukan kepada masyarakat yang tidak memiliki daya beli yang tinggi terhadap obat. Hasil dari memulung obat tersebut. satu-satunya cara yaitu harus ( Word to PDF Converter . Namun. kalaupun ada orang yang lewat hanya sanggup berkata duuh kasihan!”. Dengan kata lain.Dalam membangun etika yang sehat ini. Dalam mengelabui atau merekayasa obat bekas ini. mereka kumpulkan untuk kemudian dijual kembali ke pasaran. Semua jenis obat dikumpulkan. . b. Oleh karena itu. yaitu hati-hati dalam membeli obat.

digunting sehingga tampak rapi. antipiretik.c. lembaran obat tak memiliki kemasan. dan sebagainya). g. d. obat pusing.net di dalam etalase. antidiabetes. dan anti hipertensi. BPOM sebagai otoritas resmi selalu menuding lemahnya penegakan hukum sebagai penyebab tetap maraknya peredaran obat palsu. bahkan kabarnya sudah sampai ke Jakarta bahkan kembali ke apotek. Para penjual obat disini nenyebutnya dengan obat putus. atau obat potongan karena dijual hanya beberapa strip. Jakarta Timur. Bagian-bagian kemasan obat yang rusak. Pasar Pramuka Peredaran obat palsu hingga kini masih merajalela dan semakin terbuka. h. Tak jarang mereka menyimpan obat palsu di rak khusus. Jenis obat yang banyak dijual adalah golongan obat ant biotik. analgesik. f. e. Tahap akhir. loker atau ( Word to PDF Converter . Bahkan Badan POM mengaku kewalahan dalam memotong rantai sindikat peredaran obat ilegal ini. Obat-obatan yang sudah rapi tersebut. mereka rapikan dengan tangan secara perlahan. yaitu menjualnya kepada penadah obat.Unregistered ) http://www. Ciri yang paling mudah dikenali adalah. Di sisi lain di tengah keterbatasan BPOM memberantas .Word-to-PDF-Converter. Mereka pisah-pisahkan berdasarkan pengetahuan mereka (seperti jenis vitamin. Kemudian dilap dengan menggunakan kain dengan air secara perlahan. Carut-marutnya peredaran obat palsu ini sebenarnya bukan barang baru. histamin. hanya ditumpuk dan diikat karet. Ini sejalan dengan pengakuan salah satu pedagang yang pernah menjual obat terlarang ini. Untuk merapikan kondisi obat tablet yang terbungkus dalam alumunium atau sejenisnya. selanjutnya dikeringkan selama 5 menit. Namun. Berikut penelusuran Kemal Ramdan dan Cosmas Gatot yang mencerminkan bebasnya peredaran obat palsu di Pasar Pramuka.

terhadap perilaku dokter atau tenaga medis. yaitu adanya . Apa jadinya bila orang sakit diberi obat kedaluwarsa atau obat bekas yang dipungut dan gundukan sampah? Banyaknya peredaran toko obat tanpa izin ini. bila menyangkut obat yang dikonsumsi manusia. TPA Bantar Gebang Peredaran obat ilegal ternyata datang dari berbagai sumber.Unregistered ) http://www. Jangan kaget bila ternyata sebagian obat palsu dipasok dari para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar-Gebang. Bila berhasil memulung sampah berupa tablet atau kapsul. bahkan back up aparat dan Mabes Polri. buru-buru ia bersihkan kembali dan disimpan di saku celananya. Namun. ( Word to PDF Converter . Jangankan menyeret aktor-aktor kelas kakap. namun masih saja sulit melakukan pemantauan kepada toko obat yang ilegal dalam melakukan kegiatan mereka. tim penyidik PPNS. jaringan pemasok obat legal semakin solid dengan pola yang semakin canggih.Word-to-PDF-Converter. maka pihaknya menghimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dalam membeli obat-obatan. Namun rasanya pemberantasan obat palsu ini masih jauh dari efektif.peredaran obat palsu. Fakta selanjutnya muncul dari pengakuan seorang pemulung yang mengakui adanya jual beli obat-obatan bekas di TPA Bantar Gebang. Padahal BPOM telah mempunyal kewenangan. para pelaku kelas teri saja sampai kini masih bergerak dengan leluasa. anggaran. Karena toko-toko itu mengedarkan obat yang diduga bisa membahayakan kesehatan masyarakat. Pihaknya sejauh ini telah melakukan upaya pengawasan secara intensif. karena tidak adanya kesadaran yang tinggi oleh pemilik dalam menaati aturan kesehatan. menurut Hakim. Memang bukan hal terlarang mencari berkah di balik tumpukan sampah ini. Karena menurutnya obat punya nilai jual yang lumayan. nyawa menjadi taruhannya.net Dispensasi Obat Sebuah kritikan dari publik.

Apabila dispensing obat kini dipermasalahkan sebenarnya telah sangat lama dipermasalahkan-lebih karena dipicu oleh telah diundangkannya UU tentang Praktik Kedokteran Nomor 20 Tahun 2004 (selanjutnya UUPK) yang diberlakukan tanggal 6 Oktober 2005. yakni golongan masyarakat yang untuk biaya berobat pun. Dalam praktiknya. seorang dokter yang melakukan dispensing obat. Masalah dispensing obat adalah masalah nasional. sering kali berasal dari uang pinjaman kiri dan kanan. bukan hanya membagikan obat kepada pasien. namun dokter pun menyimpan sejumlah obat di tempat praktik kedokteran yang dibukanya secara pribadi. akan sekaligus mendapatkan sejumlah obat-obatan yang diperlukan oleh pasien berkaitan dengan proses penyembuhan penyakitnya. yaitu “to dispense” yang secara harfiah berarti membagikan. sampai saat ini sangat “biasa” menerima pelayanan praktik kedokteran dengan sistem “paket”. Dengan kata lain. dari Sabang hingga ke Merauke hampir seluruh dokter di daerah melakukannya.gejala praktek dokter yang melakukan dispensing obat. yakni setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter. bahkan sebagian kecil dokter di kota besar juga melakukannya. karena bukan hanya nenyangkut tenaga kesehatan (dokter dan apoteker). memberikan bantuan penjelasan makna dispensing dengan menunjuk pada konteks bahasa Inggris. perilaku dokter di masyarakat kita ini. Dokter tidak boleh menyimpan persediaan obat dalam “jumlah banyak” di tempat praktik karena melalui Pasal 35 Ayat (i) UUPK. Pasien yang menggunakan jasa pelayanan praktik kedokteran yang berada di daerah di mana pun juga di seluruh Indonesia. Dalam kaitan dengan perilaku ini. namun juga menyangkut masalah kebutuhan orang sakit. yang sebagian sangat besar menyangkut orang sakit yang kurang mampu secara ekonomi. Penanganan terhadap masalah dispensing obat harus diselesaikan secara bijaksana dan menyeluruh. Willa Chandrawilla. dokter mempunyai wewenang menyimpan obat dalam . artinya dia membagikan obat kepada pasien.

Unregistered ) http://www. yang apotekernya tidak jelas ada dimana. bukan lulusan menengah farmasi. hubungan antara penyembuh dengan orang sakit. yang memilah antara penyembuh dan penyedia obat-obatan. maka dokter tidak perlu dispensing obat. Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak apotek di kota kecil dan kecamatan yang jauh dari kota besar. hanya namanya saja yang tercantum di papan nama.Word-to-PDF-Converter. kini dengan kemajuan zaman. . Apabila dokter tidak boleh memberikan pelayanan praktik kedokteran dengan sistem hanya memberikan resep obat dan mempersilahkan pasien membeli ke apotek. terbentuk pula hubungan hukum. dimana biaya dokter dan biaya obat sudah bukan masalah lagi. sehingga apotek ada di bawah pengelolaan asisten apoteker saja. yang diatur dengan aturan-aturan hukum. maka dokter juga boleh membagikan obat langsung kepada pasien. apabila suatu ketika masyarakat Indonesia sudah menjadi makmur dari segi ekonomi. Namun. jadi satu apotek dikelola oleh satu apoteker dan dibantu oleh asisten apoteker sebagai pelaksana. Dapat dipastikan. pasien akan mencari institusi yang lain yang pasti bukan apotek. dan bahkan melalui pasal yang sama. maka alih-alih pasien membeli obat ke apotek. Ayat (j). yang dapat memberikan pelayanan dengan sistem “paket”. dokter mempunyai wewenang meracik dan menyerahkan obat kepada pasien di daerah terpencil yang tidak ada apotek. Ketentuan tentang apotek mengharuskan bahwa apotek harus dikelola oleh seorang apoteker yang bekerja penuh waktu. ( Word to PDF Converter . yang letaknya belum tentu dekat. selain hubungan pengobatan.net Kebiasaan dispensing obat dimulai dari hubungan penyembuh dengan orang sakit yang tidak berdasarkan aturan-aturan hukum namun lebih kepada aturan-aturan pengobatan. karena masyarakat yang sudah makmur itu tahu cara pengobatan modern. Bahkan yang tidak ada asisten apotekernya sehingga yang menyediakan dan memberikan obat.“jumlah dan jenis yang diizinkan”. Artinya apabila dokter boleh menyimpan obat.

sebagai misal masalah geografi. menurut Handrawan Nadesul. Pernyataan ini. baik itu membeli dari apoteker. Masalah dokter dan apotek (apoteker) akan selesai kalau semua pihak mengikuti jalur hukum. masalah kemiskinan. dibalik aturan main serupa itu. dengan mempertimbangkan kadar atau dosis yang disesuaikan dengan tujuan dan acuan yang berlaku. masalah pedagang besar farmasi yang menjuat obat langsung kepada dokter yang faktur pembeliannya dari salah satu apotek entah di mana dan masih segudang masalah lainnya. yaitu untuk meningkatkan kualitas kesehatan dapat diwujudkan. warung (obat bebas).Word-to-PDF-Converter. Obat. Padahal. Takaran yang tepat sangat penting untuk mendapatkan kesembuhan. semuanya masih memerlukan proses pembenahan yang sangat panjang. sebab menyangkut hampir seluruh dokter di daerah? Banyak faktor yang akan memengaruhi pembenahan.Masalah dokter dan apotek (apoteker) adalah masalah sebab-akibat dan akibat-sebab yang memerlukan penyelesaian yang holistik agar tidak ada pihak yang hanya dirugikan atau hanya diuntungkan sebaiknya semuanya mendapatkan keuntungan sesuai dengan bagiannya terutama jangan sampai kategori pasien tidak mampu secara ekonomi yang dirugikan.net Obat dan Pengukurannya Bila seseorang sudah mendapatkan obat. pelanduk mati di tengah-tengah. Kelebihan dosis dapat menyebabkan terakumulasinya efek samping dan penyakit tidak dapat . dimana gajah dengan gajah bertengkar. ( Word to PDF Converter . namun sekarang bagaimana caranya melakukan pengaturan tentang dispensing obat oleh dokter. misalnya diminum 3 x sehari. sehingga tujuan mengonsumsi obat.Unregistered ) http://www. maupun yang mendapat rujukan dari resep dokter. ada nilai budaya yang perlu dipikirkan dan perlu diperjelas. seolah-olah mudah dipahami dan dipersepsi oleh masyarakat sebagai sesuatu hal yang sudah jelas. akan dihadapkan pada salah satu aturan main mengonsumsi obat. dengan ukuran 1 (satu) sendok teh. obat sudah ditakar dengan ukuran atau takaran yang jelas.

setiap obat memiliki efek negatif. Di Belanda. perhatian terhadap ukuran atau takaran obat ini menjadi sangat penting untuk diperhatikan.Word-to-PDF-Converter. Sementara ukuran teh sendok di Indonesia. Oleh karena itu. bila dilakukan pengulangan (atau lebih dari satu sendok). maka obat tersebut akan terkonsumsi lebih dari takaran yang sesungguhnya. Penyakit yang sedang diderita pasien atau anggota masyarakat tersebut. Berdasarkan kenyataan seperti ini dapat dikemukakan beberapa analisis selanjutnya. Problem yang akan muncul dari overdosis tersebut. potensial untuk sulit disembuhkan. maka perlu kiranya membiasakan menyimpan sendok . maka sesungguhnya masyarakat harus secara displin mengunakan sendok penyeduh dalam mengkonsumsi obat termaksud. Ketiga.net potensi-potensi efek negatif. Kedua. bila orang alpa atau khilaf perbedaan ukuran tersebut. maka potensi kurangnya daya sembuh obat menjadi sangat tinggi. sebagaimana yang dikenal masyarakat saat ini. maka orang tersebut akan mengalami overdosis.Unregistered ) http://www. (1) fungsi obat tidak akan efektif dan (2) efek negatif dari penggunaan obat semakin tinggi.disembuhkan. Dan bila kita mengkonsumsi obat lebih dari kebutuhanya padahal obat itu tidak efektif dalam menyembuhkan maka sesungguhnya yang sedang terjadi dalam tubuh kita adalah terakumulasi ( Word to PDF Converter . Sebagaimana diketahui. ukuran sendok adalah sangat berbeda. Merujuk pada ketentuan dosis yang ada. bila dalam kemasan obat tersebut. ukuran sendok teh adalah 3 cc dan volume sendok bubur 8 cc. Ukuran takaran obat. Secara sosiologis. rata-rata kurang dari 3 cc. Terkait dengan masalah ini. Pertama. Masalah seperti ini sudah tentu harus menjadi perhatian dari setiap anggota masyarakat atau tenaga ahli. Sedangkan kekurangan dosis menyebabkan obat tidak akan mampu menyembuhkan penyakit. sesungguhnya berlandaskan pada takaran sendok teh di Belanda (farmakope). terdapat sendok penyeduh dan penyertaan sendok penyeduh ini sudah mulai dibudayakan oleh para produsen obat.

Namun. Dengan kata lain. Ukuran antara benda satu dengan benda lainnya memiliki kandungan budaya. semua itu hanyalah sebuah usaha atau ikhtiar kita dalam meraih kesehatan hidup di dunia. fenomena ini menunjukkan bahwa takaran obat adalah lebih bersifat ilmiah. 8. Hal yang penting untuk dipahami bersama adalah status penyakit atau sakit yang kita derita. Karena dengan memahami jelas sakit atau penyakit tersebut.Unregistered ) http://www. maka diharapkan tujuan untuk meraih nilai kesehatan secara maksimal akan dapat diraih secara maksimal. hal ini untuk mengantispisi bila dalam suatu saat ada obat yang tidak menyertakan sendok penyeduh obat. Dengan pendekatan komprehensif atau holistik ini. Keempat. benda yang digunakan sebagai alat ukurnya.Word-to-PDF-Converter. hanya berupa sebuah ikhtiar.obat di rumah masing-masing. maka setiap orang dapat menggunakan pendekatan komprehensif dalam meraih kesehatan jasmaniah dan rohaniahnya secara simultan. potensial mengandung nilai budaya. Apa yang mereka lakukan. BAB V ( Word to PDF Converter .net PERAN DOKTER. sendok teh. Kegagalan kita dalam memahami masalah ini dapat menyebabkan sulitnya sebuah penyakit dapat disembuhkan. sesungguhnya kita dapat memahami penyebab dan terapi yang cocok untuk memulihkan kembali. Dokter. Sebagai sebuah pendekatan antisipatif. dapat disimpulkan bahwa ukuran meraih derajat hidup yang sehat dapat dilakukan dengan berbagai cara. sendok makan. Penutup Berdasarkan uraian tersebut. atau sendok penyeduh obat merupakan alat dan teknologi bernuansakan budaya. bahkan kyai sekalipun bukan Tuhan yang memiiki kewenangan untuk memberikan sakit dan sehat. 3. PASIEN DAN PERAWAT . Tepat sekali bahwa berhagai hal yang terjadi dalam diri manusia ini. atau 10 cc adalah ukuran-ukuran ilmiah kedokteran. Namun. guru olahraga.

maka terhadap individu-individu tersebut diharapkan muncul perilaku yang sesuai dengan statusnya masing-masing. Bila dalam masyarakat ada orang yang berstatus sebagai perawat. sedangkan di rumah sang dokter harus hormat dan patuh pada mertuanya. perawatan kebersihan diri. peran dimaknai sebagai satu pola tingkah laku. Dalam suatu lingkungan. Sedangkan sakit (illness) adalah penilaian individu terhadap pengalaman menderita suatu penyakit. sikap yang diharapkan oleh masyarakat muncul dan menandai sifat dan tindakan si pemegang status atau kedudukan sosial. Contoh :seorang dokter yang merawat mertuanya. kepercayaan. PERAN SAKIT-SEHAT Secara ilmiah penyakit (disease) itu diartikan sebagai gangguan fungsi fisiologis dari suatu organisme sebagai akibat dari infeksi atau tekanan dari lingkungan. termasuk pencegahan penyakit. PENGERTIAN PERAN Dalam kehidupan bermasyarakat. 1986:235). Perilaku sehat ini . penjagaan kebugaran melalui olahraga dan makanan bergizi. bidan. nilai. Menurut Ralf Dahrendrof (dalam Veeger. mungkin pula dia dapat berperan sebagai status yang berbeda. Sementara di lain pihak. memang ada kalanya peran seseorang seringkali berbeda tergantung pada situasi sosial masing-masing. dokter. Pada situasi seperti ini. Di tempat perawatan. atau pasien. seseorang berkewajiban untuk menunjukkan peran sosial sesuai dengan statusnya. sedangkan perilaku sehat adalah tindakan yang dilakukan individu untuk memelihara dan meningkatkan kesehatannya. B.A. Perilaku sakit diartikan sebagai segala bentuk tindakan yang dilakukan oleh individu yang sedang sakit agar memperoleh kesembuhan. peran merupakan konsekuensi dari status seseorang. si mertua tersebut adalah pasien dokter maka harus patuh dan taat pada dokter.

Ada dua faktor utama yang menentukan perilaku sakit. Persepsi atau definisi individu tentang suatu situasi/penyakit b. penghayatan situasi yang dihadapi.diperlihatkan oleh individu-individu yang merasa dirinya sehat meskipun secara medis belum tentu mereka betul-betul sehat. Suchman menganalisa pola proses pencarian pengobatan dari segi individu atau petugas kesehatan. Shopping. pengaruh petugas kesehatan. yaitu : a. Menurut Mechanic perilaku sakit adalah reaksi optimal dari individu jika dia terkena suatu penyakit. serta pengaruh birokrasi (karyawan yang mendapat jaminan perawatan kesehatan yang baik akan cenderung lebih cepat merasa sakit daripada mereka yang justru akan akan kehilangan nafkah hariannya jika tidak masuk kerja karena sakit). Menurutnya.net perilaku yang berbeda dihadapan seorang tenaga medis. antara lain: 1. Dengan berbagai kondisi dan jenis penyakit yang dideritanya. ada 5 macam reaksi dalam proses mencari pengobatan.Unregistered ) http://www. yaitu proses mencari alternatif sumber pengobatan guna menemukan seseorang yang . Kalangan sosiologi menyebutnya sebagai fenomena peran sakit dalam perilaku kesehatan masyarakat. setiap pasien menunjukkan ( Word to PDF Converter .Word-to-PDF-Converter. Pasien adalah setiap orang yang melakukan konsultasi masalah kesehatannya untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada dokter. Kemampuan individu untuk melawan serangan penyakit tersebut Perilaku sakit ini juga diteropong oleh Suchman yang memberikan batasan perilaku sakit sebagai tindakan untuk menghilangkan rasa tidak enak atau rasa sakit sebagai akibat dari timbulnya gejala tertentu. Mechanic. Perilaku sakit erat hubungannya dengan konsep diri. mengembangkan teori tentang perilaku sakit yang dinamakannya teori respons bertahan (copyng response theory). Seorang ahli sosiologi dan psikologi sosial. Dan reaksi ini sangat ditentukan oleh sistem sosialnya.

Tahap asumsi peranan sakit Karena merasa sakit dan perlu pengobatan.dapat memberikan diagnosa dan pengobatan sesuai dengan harapan. Discontinuity. 5. yaitu penghentian proses pengobatan Dalam menentukan reaksi/tindakannya sehubungan dengan gejala penyakit yang dirasakannya. Tahap penyembuhan atau rehabilitasi . Tahap kontak dengan pelayanan kesehatan Individu mulai menghubungi sarana kesehatan sesuai dengan informasi yang diperoleh/dari pengalamannya tentang tersedianya jenis-jenis pelayanan kesehatan. Self medication. Procrastination. individu berproses melalui tahap-tahap berikut ini : 1.dll) tentang sakitnya itu dan meminta pembebasan dari tugas sehari-harinya. individu mulai mencari pengakuan dari kelompok acuannya (keluarga. Fragmentation. 4. Tahap pengenalan gejala Individu memutuskan bahwa dirinya dalam keadaan sakit yang ditandai dengan rasa tidak enak dan keadaan itu dianggapnya dapat membahayakan dirinya ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. harus menggantungkan diri kepada prosedur pengobatan dan harus kpatuh terhadap perintah orang yang akan menyembuhkannya.net 2. 2. tetangga. menurut Suchman. yaitu proses penundaan pencarian pengobatan meskipun gejala penyakitnya sudah dirasakan 4. Tahap ketergantungan si sakit Individu memutuskan bahwa dirinya sebagai orang sakit dan ingin disembuhkan. yaitu proses pengobatan oleh beberapa fasilitas kesehatan pada lokasi yang sama 3. yaitu pengobatan sendiri dengan menggunakan berbagi macam ramuan atau obat-obatan yang dinilai tepat baginya 5.Word-to-PDF-Converter. 3.

net 4. Suatu hari datang adik-adik suaminya ikut tinggal bersamanya untuk mencari pekerjaan. Tuhan memberi kesempatan pada seseorang untuk . Namun bersama dengan itu. maka keluarga tersebut dapat terhindar dari ketegangan yang dapat merusak keluarga. Sakit sebagai kesempatan untuk istirahat. ( Word to PDF Converter . Masyarakat tertentu percaya bahwa sakit merupakan akibat dari dosa yang dilakukan sebelumnya. Bagi orang yang merasa kesepian atau tidak yakin atas penerimaan orang lain akan dirinya. makanan khusus. peran sakit merupakan salah satu pilihan. Contoh : Sebuah keluarga miskin tinggal rumah sempit yang kumuh. Lalu kemudian ia terbaring sakit dirumahnya.Unregistered ) http://www. 3. maka salah satu cara pelepasannya dilakukan dengan melalui peran sakit. Sakit merupakan hukuman Tuhan untuk menghapus dosa yang telah dibuat hamba-Nya. Peran sakit juga digunakan sebagai alasan ketidakmampuan menyelesaikan tugas yang harus dikerjakan. Sakit sebagai upaya untuk mendapat perhatian. Bagi orang yang banyak mengalami ketegangan di kantor atau di rumah. yaitu: 1. Sudibyo Supardi merinci 6 peran sakit di masyarakat. Sakit sebagai Penghapus dosa. Istri merasa wajib memberi makan dan tempat tidur yang layak bagi mereka. Dalam hal ini. Melalui peran sakit istri. Beberapa orang dapat menikmati masa istirahat beberapa hari dan bebas dari ketegangan rutin melalui rawat inap di rumah sakit dengan biaya kantor.Individu memutuskan untuk melepaskan diri dari peranan sebagai orang sakit karena ia sudah sehat kembali dan dapat berfungsi seperti sedia kala. tempat khusus. upaya menghindari tanggung jawab atau pembenaran diri 5. Sakit sebagai alasan kegagalan pribadi. dan sebagainya. Masyarakat menekankan pentingnya orang sakit mendapat perhatian khusus. Atas anjuran saudara-saudaranya maka adik-adik suaminya pindah dan istrinya sembuh kembali.Word-to-PDF-Converter. sang istri merasakan keterbatasan uang dan ruang gerak dan dituntut untuk lebih memperhatikan anaknya. 2. Melalui peran sakit. Sakit sebagai upaya untuk menghindari tekanan.

perawat dituntut untuk memahami proses dan standar praktik keperawatan. Setelah mendapatkan sejumlah obat berikut aturan pakainya. Perawat merupakan salah satu komponen penting dan strategis dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan. Kehadiran dan peran perawat tidak dapat diabaikan. orang sehat adalah orang yang memiliki kemampuan prima dari sisi jasmaniah. sering mengumpulkan obat melalui peran sakit.net Menurut hasil lokakarya Keperawatan Nasional (1983). C. peran sehat belum banyak mendapat perhatian dari kalangan sosiologi. Sebagai alat untuk menekan dan memaksakan kehendak pada orang lain sehingga tujuan yang diinginkannya dikabulkan. Sesuai dengan konsepnya. Keperawatan adalah diagnosis dan penanganan respons manusia terhadap masalah kesehatan aktual maupun potensial ( Word to PDF Converter . Dalam menjalankan tugasnya.Word-to-PDF-Converter. Contoh : Karyawan yang mendapat penggantian ongkos berobat. ia menyimpan obat tersebut untuk digunakan sebagai alat tukar dengan berbagai keperluannya. Sebagai alat untuk menghindari proses hukum 2. peran sakit memiliki nilai yang berbeda dibandingkan yang lainnya. 6. keperawatan diartikan sebagai : . Banyak kalangan menganggap bahwa peran sehat merupakan peran normal bagi individu sesuai dengan statusnya yang berlaku. Contoh :mogok makan Sementara itu. yaitu ada peran sakit : 1. spiritual dan ekonomi.Unregistered ) http://www.menyesali dosa yang diperbuatnya. Sakit untuk mendapatkan alat tukar. PERAN PERAWAT · Pengertian Perawat adalah orang yang dididik menjadi tenaga paramedis untuk menyelenggarakan perawatan orang sakit atau secara khusus untuk mendalami bidang perawatan tertentu. Dalam konteks politik. emosi.

Bahkan bila dilihat dari segi intensitas interaksi dengan pasien. memelihara. pendidik klien serta peneliti di bidang keperawatan (Sieglar. perencanaan.1998). Harlley Cit menjelaskan pengertian dasar seorang perawat yaitu seseorang yang berperan dalam merawat. perawat profesional adalah perawat yang bertanggung jawab dan berwenang memberikan pelayanan keperawatan secara mandiri dan berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain sesuai dengan kewenangannya. kelompok profesional perawat merupakan tenaga kesehatan yang paling tinggi interaksinya. Ini artinya bahwa dalam pelayanan kesehatan. Ini artinya dalam pelayanan kesehatan. keluarga dan masyarakat baik yang sakit maupun sehat yang mencakup seluruh siklus hidup manusia. 2000) . Perawat (nurse) berasal dari bahasa latin yaitu nutrix yang berarti merawat atau memelihara. membantu serta melindungi seseorang karena sakit. diagnosis keperawatan. peran dan fungsi perawat merupakan satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dan tidak bisa diabaikan oleh tenaga kesehatan yang lainnya. maka profesi perawat diakui sebagai bagian integrasi dari pelayanan kesehatan. cedera dan proses penuaan. berbentuk pelayanan bio-psiko-sosial-spiritual yang komprehensif. Tahap dalam melakukan asuhan keperawatan yaitu pengkajian. Dari definisi peran tersebut. · Perawat Sebagai Individu Aktifitas keperawatan meliputi peran dan fungsi pemberi asuhan keperawatan dan praktik keperawatan. membutuhkan kreativitas dan berlaku pada berbagai keadaan dan rentang kehidupan manusia (Carpenito. Sedangkan menurut Depkes RI (2002).Suatu bentuk pelayanan profesional yang merupakan bagian integrasi dari pelayanan kesehatan yang didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan. pengelola institusi keperawatan. ditujukan kepada individu. Asuhan keperawatan adalah kegiatan profesional perawat yang dinamis. implementasi dan evaluasi.

Berperan serta dalam kegiatan penelitian di bidang keperawatan dan menggunakan hasil penelitian dan IPTEK untuk meningkatkan mutu dan jangkauan pelayanan dan asuhan keperawatan . Peran sebagai pelaksana (care giver). 3. kelompok. Peran sebagai peneliti. Perawat mempunyai tanggung jawab mengelola pelayanan maupun pendidikan keperawatan sesuai dengan manajemen keperawatan. 4. serta tenaga kesehatan yang berada di bawah tanggung jawabnya.Peran perawat sebagai individu. · Peran Perawat dari Sudut Profesi dan Tujuan Lembaga Pendidikan Program Pendidikan D3 Keperawatan di Indonesia sebagai pendidikan yang menghasilkan perawat profesional pemula. ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www.net 2. khususnya pelayanan asuhan keperawatan kepada individu. Perawat diharapkan mampu mengidentifikasi masalah penelitian. antara lain : 1. Pendidikan ini bertujuan mendidik peserta didik melalui proses belajar untuk menyelesaikan kurikulum sehingga mempunyai cukup pengetahuan. Perawat berperan dalam mendidik individu keluarga. menerapkan prinsip dan metode penelitian serta memanfaatkan hasil penelitian untuk meningkatkan mutu asuhan pelayanan dan pendidikan keperawatan. Peran sebagai pendidik. Peran sebagai pengelola.Word-to-PDF-Converter. ketrampilan dan sikap untuk : 1. Melaksanakan pelayanan keperawatan profesional dalam suatu sistem pelayanan kesehatan sesuai kebijaksanaan umum pemerintah yang berlandaskan Pancasila. Peran ini merupakan peran dalam memberikan asuhan keperawatan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada klien dengan pendekatan pemecahan masalah sesuai dengan metode dan proses keperawatan. masyarakat. Menunjukkan sikap kepemimpinan dan bertanggung jawab dalam mengelola asuhan keperawatan 3. keluarga dan berdasarkan kaidah-kaidah keperawatan 2.

Berperan secara aktif dalam mendidik dan melatih klien 5.4. Dengan status seperti ini maka secara legal formal dan keilmuan ada pengakuan kesejajaran antara ilmu keperawatan dan ilmu kedokteran serta ada kewenangan yang berbeda antara perawat dan dokter. ( Word to PDF Converter . . Dalam Peraturan Menteri Kesehatan no. Tindakan perawat bersifat mandiri berdasarkan ilmu keperawatan.Word-to-PDF-Converter. produktif dan terbuka untuk menerima perubahan serta berorientasi ke masa depan sesuai perannya. Mengembangkan diri secara terus-menerus untuk meningkatkan kemampuan profesional 6.647 tahun 2000 menegaskan bahwa keperawatan adalah sebuah profesi. keluarga dan masyarakat. Mendukung pasien untuk berperilaku hidup sehat 2. Pengkajian seluruh riwayat kesehatan pasien/keluarganya dan pemeriksaan fisik untuk menentukan status kesehatan b. Membantu pasien dalam melakukan kegiatan sehari-hari c. Fungsi independen Dalam fungsi ini tindakan perawat bersifat tidak memerlukan perintah dokter.net Dalam praktik keperawatan terdapat 3 fungsi keperawatan. Status sebagai profesi ini menuntut setiap perawat untuk mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sesuai dengan misi perawat untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi klien. Berfungsi sebagai anggota masyarakat yang kreatif. Fungsi interdependen Tindakan perawat berdasar pada kerjasama dengan tim perawatan atau tim kesehatan lain. Memelihara dan mengembangkan kepribadian serta sikap yang sesuai dengan etika keperawatan dalam melaksanakan profesinya 7. Contoh tindakan ini. Oleh karena itu perawat bertanggung jawab atas akibat yang timbul dari tindakan yang diambil. yaitu : a.Unregistered ) http://www. antara lain yaitu: 1.

menghayati.Unregistered ) http://www. tidak boleh dipengaruhi oleh sesuatu yang mengakibatkan hilangnya kebebasan dan kemandirian profesi 4. PERAN DOKTER Tokoh kunci dalam proses penyembuhan suatu penyakit adalah petugas kesehatan. harus menghindarkan diri dari perbuatan yang bersifat memuji diri 5. senantiasa berupaya melaksanakan profesinya sesuai dengan standar profesi yang tertinggi ( Word to PDF Converter . dinyatakan bahwa kewajiban umum dokter adalah : 1. Contoh tindakan ini ialah menangani ibu hamil yang menderita diabetes. Oleh karena itu. menjunjung tinggi. kecuali jika perawat tersebut yang bertindak tidak sesuai dengan prosedur dan ketetapan yang ditentukan dokter. 2.Mereka biasanya tergabung dalam sebuah tim yang dipimpin oleh seorang dokter. dan mengamalkan sumpah dokter.Word-to-PDF-Converter. D. lebih khususnya adalah dokter. tiap perbuatan atau nasihat yang memungkinkan melemahkan daya tahan psikis maupun fisik hanya untuk kebaikan pasien. profesi dokter berdasarkan suatu keilmuan. setelah memperoleh persetujuan pasien .net 3. Menurut undang-undang Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan berjenjang dan kode etik yang bersifat melayani. Fungsi dependen Perawat bertindak membantu dokter dalam memberikan pelayanan medis. Perawat membantu dokter memberikan pelayanan pengobatan dan tindakan khusus yang menjadi kewenangan dokter. tindakan perawat ada di bawah tanggung jawab dokter termasuk setiap kesalahan medis yang dilakukan. perawat bersama tenaga ahli gizi berkolaborasi membuat rencana untuk menentukan kebutuhan makanan yang diperlukan ibu hamil dan perkembangan janin 3. Berdasarkan kode etik kedokteran.

dan rehabilitatif). serta berusaha menjadi pendidik dan pengabdi masyarakat yang sebenar-benarnya. dalam setiap praktiknya memberikan pelayanan medis yang kompeten dalam kebebasannya teknis dan moral sepenuhnya.6. 9. maupun masyarakat b. yaitu dalam praktik layanan kesehatan. seorang dokter dituntut untuk memiliki kreatifitas dan inisiatif untuk menemukan dan memecahkan masalah yang sedang dihadapi pasien sesuai dengan pengetahuan dan . menghormati hak-hak sejawatnya. dalam bekerja sama dengan para pejabat di bidang kesehatan dan bidang lainnya serta masyarakat harus saling menghormati. disertai rasa kasih sayang (compassion) dan penghormatan atas martabat manusia. harus memperhatikan kepentingan masyarakat dan semua aspek pelayanan kesehatan yang menyeluruh (promotif. dan harus menjaga kepercayaan pasien 11. baik fisik maupun psikososial. kuratif. yaitu memberikan promosi pendidikan kepada masyarakat baik individu. Dokter sebagai pendidik. Dokter sebagai pengembang teknologi layanan kesehatan . peran dokter dapat dirinci lebih spesifik lagi kedalam beberapa perilaku berikut : a. Merujuk pada kode etik tersebut. menghormati hak-hak pasien. 7. makhluk insani 12. senantiasa berhati-hati dalam mengumumkan dan menerapkan setiap penemuan teknik atau pengobatan baru yang belum diuji kebenarannya dan hal-hal yang menimbulkan keresahan masyarakat. hanya memberikan surat keterangan dan pendapat yang telah diperiksa sendiri kebenarannya. harus bersikap jujur dalam hubungannya dengan pasien dan sejawatnya dan berupaya untuk mengingatkan sejawatnya yang diketahui memiliki kekurangan dalam karakter atau kompetensi atau yang melakukan penipuan atau penggelapan dalam menangani pasien 10. senantiasa mengingat akan kewajiban melindungi makhluk hidup . preventif. keluarga. 8. 13. hak-hak tenaga kesehatan lainnya.

seorang dokter dapat belajar dan mengajari kembali baik kepada rekan sejawat atau pihak lain mengenai perkembangan ilmu kedokteran.Unregistered ) http://www.net c. atau terbatas pada fungsinya sebagai dokter (membaur versus spesifik) · Melibatkan emosi /perasaan atau sikap netral dalam hubungannya dengan sang pasien (afektif versus netral) · Mengutamakan kepentingan diri sendiri atau kepentingan bersama (orientasi diri versus orientasi kelompok) · Memandang manusia berdasarkan kualitasnya atau prestasinya (kualitas versus pretasi) Pandangan Parsons mengenai peran dokter tersebut merupakan pandangan yang ideal.kemampuannya sendiri ( Word to PDF Converter . Dalam melakukan perannya sebagai seseorang yang memiliki kompetensi untuk mengobati orang yang sakit. Ilmu kedokteran modern cenderung menekankan perlunya para dokter mengetahui dan menginternalisasikan norma-norma praktek kedokteran dalam menjalankan tugas mereka. . · Menerapkan peraturan umum atau khusus yang harus ditaati oleh pasien (kriteria universal versus khusus) · Membina interaksi dengan pasien secara luas dan membaur. d. yang dituntut memiliki kesediaan untuk memberikan pertolongan. Meminjam istilah Daldiyono (2006:291) setiap dokter harus siap siaga sebagai dokter yang profesional dalam membantu masyarakat. Dokter sebagai pengabdi masyarakat. Dokter adalah pembelajar.Word-to-PDF-Converter. dokter melaksanakan lima fungsi utama dan fungsi-fungsi ini dapat dianalisa dengan patterns variables yang telah dikembangkan oleh Parsons (Schepers dan Nievaard). Pada kenyataannya tidak semua kriteria Parsons dapat dipenuhi oleh dokter dalam menjalankan fungsinya mengobati pasien. yaitu dengan berbagai praktik atau pengembangan ilmu yang ada .

reaksi individu atau masyarakat terhadap jenis penyakit itu. model hubungan dokter-pasien dari Schepers dan Nievaard. Disinilah terjadi proses sosial. Struktur sosial merupakan sisi statis dan proses sosial atau interaksi sosial merupakan sisi dinamis masyarakat.Word-to-PDF-Converter. pasien bersifat pasif dan hanya melakukan sesuatu yang diperintahkan oleh dokter. pada tahun 1950-an ada tiga pola komunikasi antara dokter dengan pasien. yaitu tuntutan pekerjaan. yaitu aktif –pasif. Hal ini sering mempengaruhi hubungan dokter-pasien. Pada pola aktif-pasif. INTERAKSI ANTAR KOMPONEN Masyarakat atau individu dalam kehidupan terkait dengan sisi statis dan sisi dinamis dari masyarakat. dimana dalam proses sosial terdapat hubungan dan ( Word to PDF Converter . E. Menurut Freidson. serta faktor struktur dan .Pengamatan menunjukkan bahwa dimana saja di dunia ini sebagian besar anggota profesi kedokteran berasal dari tingkat sosial ekonomi menengah ke atas.Unregistered ) http://www. dan kerja sama. peran dokter mulai muncul. petunjuk-kerja sama. hubungan dokter-pasien secara umum dapat dibedakan menjadi tiga model .net pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama dan antara berbagai komponen yang terkait. Aspek ketaatan dan motivasi pasien dalam menjalankan perintah dokter. pemimpin-pengikut. dipengaruhi oleh tiga faktor utama. yaitu pola aktif-pasif. Sedangkan pola hubungan menurut Schepers dan Nievaard (1990) berdasarkan pada jenis penyakit atau kondisi kesehatan pasien. inisiatif pasien menjadi lebih kuat. Maka tidak mengherankan apabila pada saat sekarang banyak masyarakat yang memerlukan konsultasi kesehatan. Menurut Samsuridjal Djauzi dan Supartondo. Sedangkan dalam pola kerja sama. menjadikan kunci penyembuhan. Pada pola petunjuk-kerja sama. atau hubungan setara.

Unregistered ) http://www. Ini merupakan sebuah ciri bahwa relasi kekuasaan antara pasien dengan dokter sangat tidak seimbang. Karena komunikasi sangatlah penting. Hubungan dokter-pasien Dalam penentuan treatment untuk proses penyembuhan atau penyehatan kondisi seseorang. Dengan memahami komponen dan faktor yang mempengaruhi dalam interaksi sosial.Word-to-PDF-Converter. menyangkut timbal balik yang berkesinambungan antara dua pihak. sehingga pada akhirnya hubungan dokter-pasien lebih diposisikan sebagai posisi sederajat dan . mengulang (parroting). seorang pasien hampir tidak memiliki reaksi yang signifikan terhadap usulan dokter. Khusus dalam konteks pemilihan obat yang ditunjukkan dalam bentuk “resep dokter”. Hal yang terpenting dari hubungan dokter-pasien adalah komunikasi. Terhadap kondisi seperti ini.budaya. Dan hubungan-hubungan kerja tersebut secara praktis akan terkait dengan masalah hak dan kewajiban atau perangkat aturan dan perundang-undangan yang mengikat pola yang dimaksudkan. Ketrampilan berkomunikasi harus dimiliki oleh setiap dokter. a. posisi dokter berada pada tingkat “superior”. dan menyimpulkan (pharapasing).net pengetahuan mengenai sehat-sakit dan posisi pasien sebagai seorang yang membutuhkan bantuan dokter yang menyebabkan posisi pasien menjadi individu yang ada di bawah (subordinat) dokter. Penyebab tidak seimbangnya hubungan antara dokter-pasien ini adalah perbedaan ( Word to PDF Converter . maka dapat dirumuskan pola-pola hubungan antar komponen tersebut (lihat dalam skema hubungan dokter-pasien pada lampiran). Daldiyono memberikan keterangan tentang pentingnya usaha pendidikan kesehatan pada pasien sehingga pasien dapat memosisikan diri sebagai pasien dihadapan dokter. seperti mendengarkan (listening).

hubungan dokter-pasienyang bersifat paternalistik. hubungan dokter-pasien yang bersifat religius. · Pilihan dokter tentang obat tersebut sudah sangat tepat. yaitu memosisikan pasien sebagai orang yang butuh bantuan 3.hanya berbeda dalam konteks hak dan kewajiban. misalnya dilandasi kesadaran bahwa pengobatan itu bagian dari kegiatan keagamaan 2.Soewono) pola hubungan dokter dan pasien dapat dilihat menjadi tiga pola.net Anwar Kurniadi (dalam sinar harapan. hubungan dokter-pasien yang bersifat kemitraan Menurut Szasz dan Hollender (dalam H. · Prototype hubungan antar orang dewasa yaitu pasien yang dianggap setara dan memiliki hak individu secara mandiri. yaitu : · hubungan orang tua dan anak.Word-to-PDF-Converter. misalnya ada duplikasi obat. · Hubungan antara orang tua dan remaja yaitu pasien yang bisa diajak bicara. yaitu pasien yang masih perlu mendapat perlindungan dan pembelajaran hidup.Unregistered ) http://www. Pertanyaan yang perlu dikemukakan seiring dengan beberapa kemungkinan yang dapat terjadi : · Adanya kesalahan dalam memberikan obat · Dokter dapat memberikan resep yang tepat. tetapi tidak untuk tujuan yang efektif . Hubungan dokter-perawat ( Word to PDF Converter . Menurut Daldiyono (2007:191-197) secara sederhana menyebutkan ada 4 (empat) teori hubungan antara dokter dengan pasien: 1. b.2004) mengatakan bahwa dokter masih menunjukkan . hubungan dokter-pasien yang bersifat penyedia jasa dan konsumen 4.

perawat dan pasien untuk bersikap kritis terhadap masalah-masalah yang terkait dengan kesehatan. Dengan meningkatnya variasi penyakit dan kerumitan teknologi kedokteran.sikap hegemoninya dalam praktek kesehatan. bidan. petugas kesehatan juga mempunyai karakteristik yang bisa menghambat komunikasinya dengan masyarakat antara lain: perbedaan status sosial. perlu ada pendekatan kolaboratif antara dokter. Terkait dengan minimal ada tiga pekerjaan yang perlu dilakukan oleh pemerintah.. serta kecenderungan sikap otoriter terutama dalam penyebaran penyakit akut. Yang kesemuanya bergabung menjadi tim petugas kesehatan. harapan masyarakat terhadap kemampuan petugas. · Dilihat dari sisi pendidikan. penata roentgen. Seperti halnya dokter. Sementara peran perawat masih kurang diuntungkan. perawat mayoritas berpendidikan D3 sedangkan para dokter berpendidikan minimal S1. seperti perawat. · Kesenjangan relasi kekuasaan dokter-perawat terkait dengan kewenangan yang dimiliki oleh kedua profesi. yaitu: 1. budaya dan bahasa. 2. F. Memberikan pendidikan kepada publik untuk mengetahui hak dan kewajibannya dalam praktek layanan kesehatan. 3. c. Untuk itu diperlukan kemauan untuk mempelajari bahasa dan budaya setempat agar petugas tidak dianggap orang asing oleh penduduk asli dan supaya komunikasi dengan masyarakat dapat lebih lancar. WACANA : Fenomena perawat di kota Cirebon . diperlukan bantuan tenaga lain. di tambah pendidikan profesi (spesialisasi. Hubungan petugas kesehatan-masyarakat Proses penyembuhan penyakit tidak hanya ditangani oleh dokter.dsb. ahli gizi.yaitu: · Perawat pada umumnya adalah perempuan. ketidak keseimbangan interaksi antara dokter-perawat disebabkan oleh berbagai faktor. membangun komunikasi kesehatan yang manusiawi.

Akibatnya. bahkan sesama negara ASEAN. sementara di sisi lain pemerintah belum mampu menyediakan kompensasi yang layak dan proporsional. Jangankan menyediakan anggaran untuk pendidikan untuk mempekerjakan saja tidak mampu.-.000 orang lulusan keperawatan menganggur karena tidak terserap pasar kerja domestic.net dua sisi. rata-rata tingkat pendidikannya pun rendah. meski rumah sakit kekurangan perawat. di satu sisi berupaya untuk memberikan lapangan kerja. Kebijakan pegawai pemerintah serta ketidakmampuan rumah sakit swasta mempekerjakan . Hal demikian dapat di lihat dari ( Word to PDF Converter .000. Selain itu upah yang diterima jauh dibawah UMR yang sebesar Rp 625. tiap tahun 13. gaji perawat di Indonesia relative rendah. Para tenaga kerja kontrak ini hanya mendapat gaji Rp 300. Peristiwa ini menunjukkan adanya prosedur pelayanan pemerintah kepada tenaga kerja kontrak yang tidak profesional. Nasib dan perhatian pemerintah terhadap tenaga perawat kontrak ini bersifat ambigu.Salah satu fenomena tenaga kerja perawat di Indonesia adalah adanya status perawat sebagai tenaga kerja kontrak.Word-to-PDF-Converter.Unregistered ) http://www.perbulan ditambah tunjangan insentif sebesar Rp 100.000. Salah satu kasus yang bisa dijadikan contoh adalah kasus keterlambatan gaji pada tenaga perawat kontrak yang ada di Cirebon yang hampir 1 tahun (pada tahun 2003).000. Begitu banyak tantangan berat untuk menjadikan perawat sebagai pekerja profesional dan mendapat imbalan profesi. yaitu: ketidakmampuan pemerintah dalam memberikan kompensasi dan prosedur pelayanan yang optimal kepada tenaga perawat kontrak. Saat ini kondisi perawat di Indonesia memang terpuruk. sehingga timbul keterlambatan. Dibanding rekannya di negara lain.. kebanyakan hanya lulusan Sekolah Perawat Kesehatan (SPK).-.000 dari 15. Di sisi lain pemerintah sendiri juga sedang terpuruk.

Kemudian dilakukan pemerataan tenaga kerja perawat professional menyebar di daerah supaya tidak terjadi penumpukan di ( Word to PDF Converter . Untuk mengatasi masalah pengangguran tenaga perawat yang mencapai 30. Di sisi lain. Lebih dari 50% perawat dan bidan tidak mendapat pelatihan tentang keperawatan atau kebidanan klinis maupun komunitas dalam lima tahun terakhir.000 orang.net kota-kota besar. konsumen dan organisasi tempat kerja (rumah sakit). Untuk menjadikan hal itu terwujud diperlukan pendidikan yang berkesinambungan. Perawat sering dipersalahkan untuk keadaan yang mereka tidak pernah disiapkan dan pelayanan kesehatan rendah sehingga citra perawat dan bidan terpuruk.Word-to-PDF-Converter. Saat ini banyak negara . meningkatkan fasilitas akomodasi penunjang bagi perawat. Sementara pemerintah pusat sebagai regulator untuk menjamin kepentingan local maupun nasional. Akibatnya perawat harus bekerja lebih dan sering mendapat kecaman dari keluarga pasien yang merasa tidak terlayani dengan baik. pemerintah mulai menggalakkan untuk menempatkan mereka ke luar negeri. Dengan demikian kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri untuk mencapai jabatan yang memerlukan pengetahuan dan ketrampilan tinggi juga terbatas. Untuk itu Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial telah membentuk Direktorat Pelayanan Keperawatan pada Jendral Pelayanan Medik. Alternative lain adalah dengan gabungan pemerintah local. maka menyetarakan SPK dengan D3 dengan penambahan semester dan mata kuliah.perawat dalam jumlah memadai telah lama dikeluhkan oleh perawat. juga dari segi kurikulum. Perbaikan sistem kurikulum diharapkan mampu merubah perawat dari hanya pembantu dokter juga menjadi tenaga kesehatan yang professional. membuat standar mutu keperawatan.Unregistered ) http://www. tidak ada aturan yang memadai untuk melindungi perawat di tempat kerja. Kebijakan Direktorat dalam rangka meningkatkan mutu. advokasi terhadap perawat.

1993.Word-to-PDF-Converter. Sosiologi Kesehatan. Gadjah Mada University Press : Yogyakarta Sudarma. Hal ini dikarenakan para remaja di negara tersebut sudah tidak tertarik lagi untuk masuk ke Sekolah Keperawatan. Peluang karena banyak peluang. Kurangnya tenaga perawat bukan masalah local tetapi juga masalah internasional. Hal ini menjadikan peluang sekaligus tantangan bagi negara yang surplus tenaga kerja trampil. Ada suatu kelompok tertentu berpendapat bahwa hakikat hidup adalah bekerja untuk mencari makanan. Kanada. Sosiologi untuk Kesehatan. orang-orang yang dapat mempertahankan kehidupannya hanyalah orang-orang yang mampu mendapatkan makanan secara mudah. Belanda. Hal tersebut sesuai dengan apa yang . tantangan karena mampukah dunia pendidikan keperawatan di Indonesia mampu menyediakan tenaga kerja yang trampil. Solita. Amerika Serikat. Pengantar ( Word to PDF Converter . Salemba Medika : Jakarta BAB VI MAKANAN: MAKNA DAN BUDAYA 1. Namun perlu dicermati bahwa jangan sampai ada brain drain atau mengalirnya SDM yang terbaik ke luar negeri sehingga negara pemasok kekurangan SDM terbaik. DAFTAR PUSTAKA Sarwono. bahkan kini Inggris juga berminat menggunakan tenaga kesehatan asal Indonesia. Seperti Timur tengah. Menurut mereka.net Setiap makhluk hidup pastilah membutuhkan makanan untuk mempertahankan kehidupannya. Australia.yang berminat menggunakan tenaga perawat Indonesia untuk bekerja di negara mereka. sedangkan orang-orang yang kesulitan mendapatkan makanan maka orang-orang tersebut akan tersisih dari kehidupan ini. Swiss. Menurut hasil pertemuan World Health Assembly di Geneva.Unregistered ) http://www. Oleh karena setiap makhluk hidup pastilah senantiasa berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan makanan. Maka tidaklah heran ketika kelompok Darwinian mengatakan bahwa perjuangan hidup adalah untuk mendapatkan makanan. 2008. Momon.

Pola konsumsi manusia pada masa itu dengan memakan makanan hasil ramuan yaitu berupa tumbuh-tumbuhan yang dikumpulkan dari hutan dan memakan hewan hasil buruan. maka dia yang memiliki peluang untuk mempertahankan hidup yang lebih baik. Persepsi Budaya dan Makanan Peradaban manusia dibedakan berdasarkan mata pencaharian masyarakat. tetapi makanan justru menjadi sesuatu yang penting bagi manusia yang terus tumbuh dan berkembang dalam tatanan kehidupan masyarakat.Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter. Tahap pertama atau gelombang hidup pertama ditandai dengan adanya peradaban manusia yang didominasi oleh tradisi berburu dan meramu. Beberapa hal tersebut di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa keberadaan makanan ternyata memberikan warna-warni kehidupan manusia yang berbeda antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain. 2. maka makanan itu ternyata mengandung makna yang lebih luas dibandingkan hanya sekedar menjadi bahan konsumsi manusia. Dengan menggunakan perspektif tersebut. disinilah peradaban manusia yang lebih maju dimulai.net a. Makanan tidak hanya menjadi benda ekonomi. maka fungsi makanan adalah alat selektor bagi kelangsungan hidup manusia karena makanan atau pola makan merupakan alat penyeleksi alamiah bagi manusia dan pengelompokan manusia. Perbedaan kepemilikan sumber dan bahan makanan akan membagi manusia menjadi kelompok orang kaya dan kelompok orang miskin dan juga variasi jenis makanan menjadikan manusia berkelompok manusia modern dan tradisional. Hal ini bila dikaitkan dengan sosial budaya. b.tertera dalam hukum rimba yaitu siapa yang dapat menguasai sumber-sumber produksi. yang dibagi menjadi tiga tahapan: ( Word to PDF Converter . Manusia mulai menyandarkan kehidupan mereka pada . Tahap kedua dimulai ketika terjadinya revolusi.

manusia sudah bukan lagi hanya memakan hasil agrikultur melainkan hasil olahan industry. Nilai dan norma yang ada di dalam masyarakat sangat mempengaruhi persepsi masyarakat mengenai benda yang dikonsumsi. Hal ini mereka lakukan karena tingginya jam kerja atau tingginya kompetisi hidup yang membutuhkan kerja keras. Bagi rakyat Aceh. ketika ada beberapa orang bertemu dengan latar belakang budaya berbeda pula maka akan menunjukkan persepsi masing-masing mengenai makanan yang dikonsumsi. kemudian dapat menjelaskna bahwa kedua masyarakat yang berbeda pandangan itu sesungguhnya menggunakan patokan nilai dan norma yang berlaku untuk mempersepsikan makanan. telah sejak lama menjadikan daun ganja sebagai bahan untuk menyedapkan masakan. c. Contoh: daun ganja bagi masyarakat Indonesia pada umumnya dipersepsikan sebagai salah satu daun psikotropika yang termasuk kategori zat adiktif terlarang di Indonesia karena bisa membuat orang fly (memabukkan).Unregistered ) . Namun berbeda dengan masyarakat di Nagroe Aceh Darussalam yang notabene mayoritas penduduknya Islam. Kedua persepsi tersebut. berbagai jenis makanan baik olahan yang berbahan dasar tumbuhan atau hewan maupun dengan bahan kimiawi mulai bermunculan. Dengan bantuan teknologi dan industrialisasi.agrikultur (bercocok tanam). daun ganja adalah sayuran dan tidak pernah mempersepsikannya sebagai makanan yang diharamkan. Tahap ketiga dimulai ketika terjadinya revolusi industri. ( Word to PDF Converter . Makanan atau sesuatu yang dikonsumsi oleh manusia memiliki potensi mengandung makna budaya yang berbeda antara budaya mayoritas (dominant culture) pada satu masyarakat dengan budaya mayoritas yang ada dalam masyarakat lainnya. Oleh karena itu. Pada saat itu. Pada tahap ini pola dan jenis makanan yang dikonsumsi pun adalah makanan hasil olahan. Pola masyarakat modern cenderung mengonsumsi makanan cepat saji (fast food).

Merokok menjadi teman untuk menghadirkan inspirasi atau kreativitas. banyak diantara masyarakat kota yang mudah berpindah ke tradisi vegetarian. dan merokok merupakan ciri kelompoknya.net 3. Kacang diidentikkan sebagai makanan yang bias menemani orang untuk nonton sepakbola. Pemahaman atau persepsi seperti ini lebih merupakan sebuah persepsi budaya tandingan (counter-culture) terhadap budaya tandingan. makanan mengandung makna sebagai a. menghirup ganja. usaha untuk menjaga keseimbangan gizi dan/atau konsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna merupakan usaha untuk mendukung pada tujuan makanan dari sisi fisiologis.Kebutuhan Fisiologis Mengonsumsi makanan bertujuan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan fisiologis seseorang.http://www. Identitas budaya utama (dominan culture) artinya harus ada dan menjadi kebutuhan utama masyarakat. Ada beberapa nilai budaya makanan yang perlu diperhatikan: . makanan pun menjadi bagian dari budaya popular. Budaya tandingan (counter culture) artinya menghindari arus utama akibat adanya kesangsian atau ketidaksepakatan dengan budaya arus utama. Pengetahuan seperti ini selain dapat bermanfaat untuk mengembangkan sikap bijak terhadap persepsi masyarakat lain juga untuk menghindari gizi buruk akibat adanya kesalahan persepsi terhadap satu jenis makanan tertentu. Oleh karena itu.Word-to-PDF-Converter. ( Word to PDF Converter . Makanan dan Identitas Budaya Makna budaya dari sebuah makanan menjadi sangat penting untuk dipahami oleh berbagai kalangan. Selain mengandung budaya dominan dan budaya tandingan. narkoba. Bagi kelompok “gang”. . b.Unregistered ) . Berdasarkan telaah ini.Makanan sebagai Identitas Kelompok Karena adanya kesangsian terhadap makanan hasil olahan atau makanan instan.

bahwa untuk meningkatkan kualitas kesehatan individu perlu menambahkan makanan yang 4 .Word-to-PDF-Converter. Makanan adalah ikon keunggulan budaya masyarakat. artinya cara mendapatkan dan cara mengolahnya sesuai degan aturan dan norma yang ditentukan oleh ajaran agama. . belumlah cukup untuk membangun individu yang sehat. bagi masyarakat Islam mengonsumsi makanan merupakan bagian dari praktik agama itu sendiri. Semakin luas distribusi wilayah pasar dari makanan tersebut. Inilah yang dimaksud dengan makanan mengandung nilai sakral.net c. dalam kehidupan masyarakat Indonesia makanan pun ada yang mengandung nilai sakral dan ada yang mengandung nilai profan. mengonsumsi makanan tidak hanya dengan memnuhi syarat bersih (thayyib) tetapi juga harus memenuhi syarat halal. Khusus untuk makanan yang memiliki nilai sakral di antaranya apat ditemukan dalam beberapa agama atau budaya daera Indonesia. Di dalam makanan itu. Semakin variatif makanan itu dikenal publik semakin tinggi apresiasi masyarakat terhadap daerah itu. menunjukkan kualitas makanan tersebut diakui oleh masyarakat.Makanan sebagai Keunggulan Etnik Makanan merupakan unsur budaya yang membawa makna budaya komunitasnya. Dalam penelitian terakhir. Dengan demikian. Makanan sebagai identitas budaya bagi kelompok tertentu (subculture). . Tidak mengherankan bila ada orang yang makan tahu Sumedang terasa hampa makna bila tahu itu dibeli di luar Sumedang dan dirinya tidak pergi ke Sumedang. Bagi masyarakat Islam.Makanan sebagai Kebutuhan Medis Mengonsumsi makanan yang mengandung kandungan gizi seimbang (misalnya 4 sehat 5 sempurna).http://www. .Makanan sebagai Nilai Sakral Di luar makna budaya. orang tidak hanya mengonsumsi material makanannya melainkan ”mengonsumsi” kreativitas dan keagungan nilai budaya.

.Dalam kategori yang terakhir yaitu pantangan mengonsumsi sebuah makanan yang bersifat permanen. . Nilai Norma Makanan . makanan ini sesungguhnya belum diketahui efek positif atau negatifnya bagi kesehatan. Pada akhirnya kejadian ini merupakan fenomena soaial yang perlu kita teliti.Makanan yang memiliki nilai mubah.Word-to-PDF-Converter. Yang dimaksud wajib ini. Sebab keracunan sendiri bukan hanya bias ditafsirkan secara medis tetapi bisa juga ada . yaitu komoditas makanan yang merupakan tambahan/suplemen. berulang dan kolektif. Akibatnya banyak konsumen yang keracunan setelah membeli makanan.Unregistered ) http://www.Makanan yang memiliki nlai anjuran (sunnah).net Untuk membangun kualitas pribadi yang sehat perlu dipadukan dengan gerak atau aktivitas olahraga. Namun yang menjadi perhatian kita adalah keracunan yang sering terjadi.Makanan yang memiliki nilai pantangan. makanan pokok dari sebuah komunitas.sehat 5 sempurna dengan gerak. tri-energetik yang memberikan penekanan pentingnya energy tubuh atau gerak dalam membangun jiwa dan pribadi yang sehat. 4. Frustasi ekonomi dan perilaku konsumsi Tekanan hidup dan tantangan menyebabkan seseorang dapat melakukan penyimpangan.Makanan yang memiliki nilai pokok (wajib). Karakter pantangn ini bersifat sementara. Pandangan sejalan dengan pandangan. ( Word to PDF Converter . misalnya seseorang yang akan dioperasi memiliki pantangan terhadap suatu makanan. Pada konteks inilah makanan merupakan bagian dari kebutuhan medis. Dalam ajaran agama. terdapat beberapa jenis makanan-minuman yang dilarang dikonsumsi secara permanen. . 5. . Perilaku menyimpang ini yaitu munculnya perilaku memperdagangkan makanan yang tidak layak jual dan konsumsi secara medis.

Contoh kasus yang terjadi terkait dengan pemasaran adalah parsel yang mengandung makanan dan minuman yang telah kadaluarsa. Sehingga angka kecukupan gizi untuk tubuh tidak terpenuhi. (b) adanya kefrustasian masyarakat karena tekanan ekonomi . Contoh lainnya adalah kasus transaksi ayam tiren. (2) diperlukan kesadaran para distributor terhadap keselamatan masyarakat dengan meneliti tanggal kadaluarsa makanan .sebab lain mengapa keracunan itu terjadi. Di sisi lain dampak kefrutasian ekonomi berdampak pada perilaku masyarakat dalam pola .(3) pada institusi social yang mengeluarkan kebijakan memberi makan karyawan seharusnya memiliki tim khusus yang bertanggung jawab tentang kesehatan makanan bagi karyawan.Word-to-PDF-Converter. Berdasarkan pandangan ini ada dua hal yang perlu ( Word to PDF Converter . Pola konsumsi terkait dengan perilaku konsumsi masyarakat. Masalah lain yang timbul adalah busung lapar yang terjadi akibat ketidakmampuan daya beli masyarakat. Munculnya transaksi ayam tiren disebabkan oleh beberapa hal yaitu : (a) kurangnya kepedulian masyarakat terhadap kesehatan makanan. Suasana frustasi ekonomi menjadi pendorong distributor/penjual menjual ayam yang tak layak dikonsumsi. Ini menunjukkan lemahnya kepekaan dan kepedulian di kalangan distributor terhadap kesehatan masyarakat.Unregistered ) http://www. Dilihat dari sisi social kasus tersebut menunjukkan adanya bahwa masyarakat sedang mengalami “sakit”.sedangkan tradisi pemasaran masyarakat terkait dengan perilaku distributor atau produsen dalam memasarkan makanan. Akibatnya mereka mengkonsumi makanan secara asal-asalan. Terkait dengan peritiwa ini ada beberapa hal yang perlu dikemukakan yaitu : (1) perlu adanya kesadaran penuh dari si penggiat kegiatan untuk memahami kualitas makanan. Dengan kata lain adalah mereka lebih mengedepankan kepentingan ekonomi dari pada keselamatan dan kesehatan masyarakat.net diungkap dengan cermat yaitu pola konsumsi dan tradisi pemasaran makanan.serta (c) rendahnya tanggung jawab peternak/penjual terhadap kesehatan masyarakat. Keracunan makanan juga terjadi di pabrik.

makan. Masyarakat menjadi apatis dan tidak peduli pada angka kandungan gizi makanan yang dikonsumsi. Perilaku ini yang juga menyebabkan kasus polio dan gizi buruk. Melihat banyak dampak kefrustasian ekonomi dengan perilaku konsumsi masyarakat maka perlu adanya usaha untuk memperbaiki keadaan di masyarakat. Usaha yang dilakukan pemerintah adalah dengan melakukan promosi kesehatan tentang makanan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai gizi dan pola konsumsi masyarakat yang lebih baik. Selain pemerintah industri dan distributor makanan juga harus menunjukkan tanggung jawab ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net sosialnya ke masyarakat dengan meminimalisasi peredaran makanan yang tak layak konsumsi. Gerakan promosi kesehatan ini perlu dilakukan secara sinergis,kolektif dan berkelanjutan agar masyarakat peduli pada gizi makanan. 6. Peradaban Alkoholik Konsumsi minuman keras telah menyebar luas, bukan hanya di kalangan remaja tetapi sidah merambah ke anak-anak di bawah umur,orang tua, elebritis dan elit politik. Kasus yang terjadi di Perancis akibat dampak alkohol : menunjukkan 20% wanita dan 60% pria masuk rumah sakit,70% penderita penyakit jiwa dan 40 % penderita veneral parah. Angka kematian mencapai 20.000 jiwa per tahun , 25% kecelakaan industri dan 57% kecelakaan jalan raya. Selain di Perancis kasus penyalah gunaan alcohol juga terjadi di Inggris bahwa 95% kasus penyakit mental disebabkan oleh alcohol. Sedangkan di Jerman dilaporkan bahwa 150.000 kasus criminal akibat alcohol. Dan Uni Soviet , kasus alkoholisme menyebabkan meningkatnya tingkat criminal,peningkatan absent dari pekerjaan pabrik dan menurunnya hasil produksi. Sedangkan di Amerika, pengaruh alcohol merupakan penyebab dari kebanyakan tabrakan udara. Hal ini dilakukan oleh pilot sewaan atau pemilik pesawat dan helicopter pribadi. Peningkatan kasus tabrakan pesawat ini menyebabkan pemerintah berkeras untuk mengetahui

akar permasalahan dan penelitian yang menunjukkan bahwa sebagian besar tabrakan sepanjang tahun lalu disebabkan oleh mabuknya pilot atau keterlibatan mereka dalam perilaku seksual sebelum melakukan penerbangan. 7. GAYA HIDUP DAN GAYA MAKAN Perkembangan teknologi informasi dan industri, tidak hanya memberikan pengaruh terhadap dunia ekonomi. Efek langsung dan tidak langsung dari kemajuan peradaban manusia ini, terasa ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net pula dalam bentuk perubahan gaya hidup. Pada suatu saat mungkin sempat melihat ada seorang istri dalam mobilnya duduk di samping kiri suaminya yang sedang memegang setir mobil menyuapi suami untuk makan pagi. Atau melihat anak kecil yang mau berangkat sekolah disuapi makan dalam kendaraan sepanjang perjalanan sekolah. Inilah sebagian dari realitas gaya hidup zaman modern yang terkait dengan makanan. Tidak mengherankan bila kemudian muncul penyakit tipus atau maag karena tidak adanya sikap disiplin dalam pola makan. Dalam budaya kota muncul diversifikasi makanan sesuai dengan waktunya. Di kalangan mereka muncul pemahaman yang biasa dikonsumsikan pada pagi, siang, dan malam hari, ada makanan pembuka, pokok, dan penutup serta ada makanan yang dikonsumsikan pada hari-hari tertentu misalnya ketupat pada hari lebaran, cokelat pada Valentine’s day. Berbeda dengan makanan sebagai keunggulan etnik dalam gaya hidup modern ini ada makanan yang dianggapnya sebagai budaya universal. Makanan cepat saji atau fast food merupakan satu diantara sekian banyak jenis makanan yang muncul ke permukaan sebagai makanan global. Prinsip hidup dalam identitas gaya hidup modern adalah : 1. Mengutamakan efisiensi,artinya cepat saji. 2. Prinsi kuantitatif artinya jelas porsinya. 3. Mudah prediksi, artinya gampang menebak kapan berakhirnya.

4.Adanya control. Budaya dan gaya hidup itulah yang kemudian disebut sebagai orang yang mengalami demam makanan cepat saji. 8. PURNAWACANA Masalah-masalah yang terkait dengan perilaku manusia terhadap makanan. a. Pada kasus anak-anak ada fenomena kesulitan untuk mengajari anak makan atau dalam kasus lain yaitu adanya keenggenan anak untuk mengonsumsi makanan tertentu. ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net Jawabannya, pertama, adanya ketidakseimbangan atau keterlambatan orang tua memperkenalkan variasi rasa dan makanan menyebabkan peluang adanya penolakan anak terhadap rasa atau makanan tertentu. Kedua, adanya trauma atau alergi terhadap makanan tertentu. b. Kesalahan persepsi tentang makanan. Contohnya , budaya ngemil menjadi bagian dari gaya hidup modern, yang dipersepsi sebagai upaya menenangkan rasa atau pikiran oleh karena itu,orang stress bias melepas kekesalannya dengan makanan. c. Makanan dan kelas social. Bahwa, makanan yang dikonsumsi dapat diakses oleh siapapun tetapi waktu dan tempatnya mengonsumsi menunjukkan kelas social. Daftar Pustaka Sudarma, Momon. 2008. Sosiologi untuk Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika BAB VII SIKLUS HIDUP, KESEHATAN dan PERAN SOSIAL Pendekatan yang digunakan ini, dikembangkan dari model yang dikembangkan oloh Departemen Kesehatan RI saat menjelaskan tentang kesehatan reproduksi. Bila disederhanakan, pendekatan siklus hidup yang dikembangkan tersebut dapat diformulasikan ulang sebagai berikut.

Peran kehamilan dapat dimaknai sebagai peran awal perekat sosial. baik dari sisi pemanjaan diri. Reaksi sosial dari kebutuhan ini.Unregistered ) http://www. sehingga peran sosialnya dihapuskan dari tanggung jawab si ibu hamil. 2.net Ada beberapa aspek sosial yang: terkait dengan masa kehamilan ini. menyebabkan tingginya (malahan berlebihannya) perlakuan anggota keluarga terhadap ibu hamil. dan pemenuhan kebutuhan hidupnya. 1. kewajiban sosial. Tingginya harapan (ekspektasi) suami atau anggota keluarga terhadap bayi yang. Masalah kesehatan yang spesifik dari ibu hamil di antaranya (a) mendapatkan pelayanan antenatal . kehamilan atau lebih khusus lagi kehadir anak rnerupaka perekat sosial dalam sebuah masyarakat. Pandangan Parson mengatakan bahwa peran pasien itu adalah dibebaskan dari tugas-tugas sosial. makanan. Akibat dari kondisi seperti ini. ibu bamil mendapat keistimewaan-keistimewaan khusus. seorang ibu hamil diposisikan setara dengan orang "sakit". Dalam konteks ini "ngidam" merupakan "instrumen khusus" yang menjadi alat ukur membangun kewajiban baru orang lain untuk memosisikan ibu hamil sebagai “ratu dalam kehidupan”.Word-to-PDF-Converter.ada dalam kandungan. banyak ibu hamil yang mewujudkannya dalam bentuk ngemil. Oleh karena itu. Artinya seorang ibu hamil tidak mesti ngemil. 3. Padahal ngemil dengan kebutuhan makan yang cukup adalah berbeda. Ada yang berpendapat bahwa bila seorang ibu hamil memiliki kebutuhan makan yang lebih karena dia mengonsumsi makan untuk dua orang. 4. Sepanjang kebutuhan asupan gizinya cukup.Masa Kehamilan Meninggal dunia Masa konsepsi: Balita Manula Anak-anak Dewasa Remaja ( Word to PDF Converter . maka ngemil pun menjadi tidak diperlukan.

pendidikan sosial yang terjadi pada masa balita. ada beberapa masalah kesehatan yang perlu diperhatikan misalnya ASI eksklusif dan penyapihan yang layak. (d) memperoleh persediaan biaya persalinan dan rujukan ke rumah sakit bila teriadi komplikasi. memiliki peran nyata dalam pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya. imunisasi dan manajemen terpadu balita sehat. dan terlambat mendapat pertolongan). 2. pencegahan dan penanggulangan kekerasan. ada juga penyebab lain yang bisa menimbulkan kematian pada ibu hamil adanya 4 terlalu: (terlalu muda. Pada masa ini. 1. pemberian makanan dengan gizi seimbang. terlalu sering. serta pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan.net Pada masa ini. Masa Balita Dalam masa pertumbuhan. Masa Anak-anak ( Word to PDF Converter .Word-to-PDF-Converter. dan selanjutnya akan memengaruhi proses tumbuh kembang pada usia sekolah dasar (6-12 tahun). Menurut Sulivan (1892-1949) hal yang penting diketahui bahwa fase anak-anak ditandai_dengan anak . Peran bayi adalah belajar mengenal bahasa tubuh dan isyarat dari luar dirinya. (b) memperoleh makanan bergizi dan cukup istirahat.Unregistered ) http://www. terlambat mencapai fasilitas kesehatan. Peran untuk diakui sebagai bagian dari anggota masyarakat. Kondisi ini kemudian didukung oleh adanya 3 terlambat (terlambat mengenali tanda-tanda. (c) mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan. dan terlalu banyak). Selain itu. Seorang bayi sangat membutuhkan sentuhan halus anggota keluarga dan perhatian yang saksama dari orang lain. Seringnya terjadi kematian lebih banyak disebabkan karena tingginya pendarahan. terlalu tua.dengan baik dan teratur. proses tumbuh kembang anak anak balita (1-4 lahun) dipengaruhi oleh proses pertumbuhan semasa bayi. tumbuh kembang anak.

sa Reinaja Pada masa remaja(adolescens). Masalah gizi b. kehadiran anak ini memperkuat nilai solidaritas dalam keluarga. Pertama. Mr. khususnya ibu dan anak. dan ancaman keracunan makanan akibat dari kebiasaannya makan makanan di luar. Beberapa masalah kesehatan yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan remaja termasuk kesehatan reproduksi kalangan remaja adalah sebagai berikut. Keempat. Ada_beberapa peran sosial yang di munculkan anak-anak dalam kehidupan masyarakat. dibaca sebagai bagian dari peran nyata orang tua dalam memberikan pelayanan kepada anak-anaknya. sebagaimana yang terjadi pada peran bayi. rentannya_fisik anak terhadap berbagai penyakit seperti polio dan DBD. anak adalah tanda sosial dari keluarga. asupan gizi yang tidak seimbang. perlu diperhatikan pula beberapa masalah kesehatan yang bisa hadir pada fase anak-anak misalnya kesulitan anak untuk makan karena terobsesi ingin main. Masa Dewasa Secara psikologis tahap perkembangan ini dikategorikan sebagai tahap kematangan (maturity). Ketiga. a. baik untuk nilai ekonomi maupun nilai sosial. dewasa .mulai dapat mengucapkan kata-kata hingga timbulnya kebutuhan terhadap kawan bermain. anak adalah kandidat dari pemegang amanah harapan atau impian orang tuanya. memiliki nilai sosial yang tinggi. Sehubungan dengan ini. juga timbul tanda-tanda seks sekunder. selain pertumbuhan yang cepat (growth spurt). dalam mengembangkan kepribadiannya secara utuh setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan ruang main dan ekspresi yang sesuai dengan dirinya. Kedua. ada munculnya aneka ragam pola atau gaya hidup remaja. Pertumbuhan dan perkenbangan fisik dan sosial anak. Masalah seks dan seksual c. serta diakhiri dengan berhentinya pertumbuhan. Kelima.

seorang yang sudah dewasa sudah rnulai memikirkan mengenai masa depan. masa ini termasuk dalam kategori matang Kendati demikian. Fungsi keluarga menurut sosiologi yaitu (a) fungsi afeksi. ( Word to PDF Converter .Unregistered ) http://www. perlu diperhatikan perkembangan ke arah meno-andropause. Dalam sosiologi pada umumnya. (5) fungsi penentuan status: artinya di lingkungan keluarga ini setiap anak --khususnya-. artinya para anggota keluarga --khususnya orang tua--memiliki peran sosial untuk memberikan layanan kebutuhan ekonomi kepada anggota keluarganya. maupun dalam konteks kemasyarakatan. (6) fungsi perlindungan. 2.mendapat pembelajaran mengenai status diri dan status sosial. pertemanan. (4) fungsi pengaturan seksual. yang. Orang dewasa sudah memiliki tugas dan kewajiban diri dalam membangun komunitas.net gangguan mobilitas dan osteoporosis. (3) fungsi sosialiasi. (2) fungsi reproduksi. dan (7) fungsi ekonomis. baik masa depan ekonomi maupun masa depan sosialnya. yaitu membangun dan mengembangkan nilai dan norma masyarakat. Seiring dengan hal ini. Masa Usia Lanjut . artinya bagi seorang yang sudah dewasa mereka mulai meyakini dan menunjukkan peran seksualnya dihadapan orang lain.akan muncul diakhir penghujung usia dewasa. serta perlu adanya deteksi dini terhadap kanker rahim dan kanker prostate. yaitu befungsi untuk memiliki keturunan. 1.Word-to-PDF-Converter. penyakit degeneratif termasuk rabun. telah banyak dikenal hahwa pada masa dewasa ini merupakan masa perkawinan atau berkeluarga. Pada sisi kesehatan. ada beberapa peran sosial yang dikembangkan dalam masa dewasa. artinya keluarga menjadi lembaga belajar pertama dan utama untuk bermasyarakat. 4.. artinya dalam keluarga ini ada upaya untuk membangun perlindungan antara satu dengan yang lainnya.dalam arti pengembangan diri maupun dalam konteks sosial. 3. baik dalam skala kecil (keluarga. Dalam masyarakat Timur.

(b) hambatan kontak sosial(restriction of contacts and relationships).Word-to-PDF-Converter. menjadi orang lanjut usia memiliki hak untuk menarik diri dari peran-peran sosial. Peran individu usia lanjut ini dapat ditemukan dalam beberapa hal sosial berikut. Pertama.Unregistered ) http://www. usia lanjut merupakan proses yang bergerak secara perlahan dari individu untuk menarik diri dari peran sosial atau dari konteks sosial. memunculkan peran orang lain untuk menunjukkan peran dan kepeduliannya terhadap individu lanjut usia. yaitu (a) kehilangan peran (toss of role). mental dan sosial Dicap sebagai orang yang tak mampu atau Pengakuan diri sebagai orang Berkembangnya peran sakit dan ( Word to PDF Converter . Kedua. .net Gambar. setelah menginjakkan diri pada usia lanjut. Masalah kesehatan lanjut usia. seorang individu akan memulai untuk melepaskan hak dan kepemilikannya terhadap berbagai sumber produksi. Pada usia lanjut sekaligus terjadi triple loss. dan (c) berkurangnya komitmen [reduced commitment to sosial moves and values). Kapasitas fisik. yaitu lingkaran kehidupan negatif (negative life cycle) dan lingkaran kehidupan positif (positive life cycle). Ketiga.Menurut teori Penarikan Diri (Disengagement Theory). ada dua pandangan yang berbeda dalam menjelaskan fenomena yang sama.

positive life cycle yang melihat fase lanjut usia sebagai kelanjutan dari peran sosial masyarakat di masyarakat. Dan kemudian anggota keluarga atau masyarakat mencapnya.125) negative life cycle. Oleh karena itu.2 Masukan pendidikan: kursus sebelum dan Masukan sosial medik: dukungan makanan. upaya intervensi baik dari sisi medis. individu lanjut usia dipersepsi sebagai individu yang mengalami pengurangan ketahanan fisik. Masukan medik: diagnosa dan Lingkungan yang mendukung Peran di masyarakat cap sebagai orang Kemampuan emosi dan dukungan Masukan sosial: mempertahankan . sosial. 2005. mental dan peran sosial. Dalam lingkaran kehidupan positif. Gambar 13. him. dan pendidikan menjadi sangat penting bagi individu lanjut usia. Sebagai individu yang sudah memasuki masa kurang produktif dan memiliki ketergantungan yang tinggi pada orang lain. pada lanjut usia. misi utamanya adalah mempertahankan keutuhan dan kesatuan.Lingkaran Kehidupan Negatif (Sumber: Hardywinoto dan Tony Seiiabudhi. sosial medis.

Rigth (2000:156) merinci ada 6 tahap tanggapan seseorang ketika kehilangan orang yang dicintainya. Schulz (1978) membagi proses berduka ke dalam tiga fase. pelepasan emosi. . yaitu guncangan. perasaan bermusuhan dan dendam. 2005. depresi dan kesepian. yaitu syok. hlm. tidak yakin. misalnya memusuhi dokter atau perawat yang tidak mampu menyelamatkannya. 125) Masa Menjelang dan Setelah Kematian Individu yang berada pada fase menjelang kematian (sakaratul maut) susungguhnya masih tetap sebagai anggota masyarakat dan bahkan dalam konteks budaya. misalnya dengan memunculkan keinginan untuk melanjutkan program dari orang yang meninggal. (3) memusuhi. (2) merasa bersalah.Keberadaan yang nyaman dan ( Word to PDF Converter . dan (6) mengidentifikasi diri dengan orang lain yang meninggal. pertengahan. ketidak mampuan melakukan kegiatan yang lazim. harapan. (4) melakukan kegiatan dengan gelisah. susah gelisah. idealisasi dan hasil. Tahapan tersebut yaitu (1) terguncang dan menangis.net Lingkaran Kehidupan Positif (Sumber: Hardywinoto dan Tony Setiabudhi. restitusi mengatasi kehidupan. (5) hilangnya makna-makna kegiatan yang biasa.Unregistered ) http://www. yaitu fase awal. mengembangkan kesadaran diri. Engel (1964) mengidentifikasikan enam tingkatan berdua. Mengenai tahapan seseorang ketika mendekati ajal (kematian) terdapat tahapan-tahapan psikologis yang terjadi. perasaan bersalah.Word-to-PDF-Converter. dan akhir. dan perjuangan untuk mernperkokoh realitas. Norman W. Granger Westberg memperluas 6 tahap Tersebut dalam 10 dukacita. orang yang sudah meninggal dan dikuburkan pun masih dianggap sebagai bagian dari anggota masyarakat dan berhak untuk mendapatkan peran dan/atau hak sosialnya sendiri.

remaja. sampailah pada kerelaan diri untuk memutuskan tanggung jawab diri terhadap diri. orang yang sedang sakit keras ini atau menjelang sakaratul maut ini akan memohon izin untuk dilepaskan dari berbagai tanggung jawab sosialnya. Siklus hidup dimaknai sebagai perjalanan individu mulai masa kehamilan. dengan kesadaran yang penuh. dan masyarakatnya. Dengan kata lain. Keempat. yaitu melihat peran sosial individu di masyarakat. Penutup ( Word to PDF Converter . yaitu (1) anggota masyarakat .Pentama. siklus hidup dilihat dari sudut pandang psikologis. penolakan terhadap kenyataan. Ketiga. Dalam pemahaman ini. kelahiran pada 0 tahun. Kelima. siklus hidup dimaknai dari sisi sosial. yang dimaksud siklus hidup itu lebih diorientasikan pada pertumbuhan dan perkembangan sel-sel biologis dalam diri individu.Unregistered ) http://www. Kedua. adalah bila dirinya menarik diri dari situasi sosial dan kemudian hidup dalam kesendiriannya. siklus hidup dilihat dari perkembangan dan perubahan fisik/biologis atau anatomi. Pertama.Word-to-PDF-Converter. setelah melakukan hal tersebul. anak-anak. Kedua. Keempat.net Siklus hidup ini dapat digunakan untuk mendeskripsikan fenomena sosial secara umum. dapat dilihat pandangan Hooyman dan Kiyak (dalam Wan Ahmad. Perkembangan hidup individu dilihat dari sisi persepsi dan fungsi-fungsi mental seseorang dalam hidup dan kehidupan. baik yang menyangkut masalah kekayaan atau keluarga dan peran sosialnya. siklus dapat dimaknai dari sisi yang berbeda-beda sesuai dengan perspektif yang digunakannya. keluarga. sampai kematian menjelang. Dan kematian peran sosial. Dengan sedikit pengembangan penafsiran ke dalam konteks wacana. mcngalami depresi. Beberapa ciri kegagalan sosial dari individu ini. dari sisi kronologi-astronomis. Ketiga. setelah adanya komunikasi dan interaksi dengan berbagai pihak muncul sebuah kesadaran baru. 2000).

Amirin (1984: 1) Yaitu sistem berasal dari bahasa Yunani.Word-to-PDF-Converter. berikut beberapa tokoh yang mengemukakan pendapat mengenai sistem: 1. Djoht ( Word to PDF Converter . Dalam ilmu sosial sudah banyak yang berusaha menjelaskan istilah sistem. Keanekaragaman sistem medis dapat merujuk pada sistem medis modern.sudah tidak mempertimbangkan kehadiran atau ketidak hadiran dirinya di masyarakat dan (2) sudah tidak mampu menunjukkan peran nyata dalam proses komunikasi atau interaksi sosial.Unregistered ) http://www. sekelompok unit yang berbeda. Systema yang mengandung makna: a. Hubungan yang berlangsung antara kesatuan-kestuan atau komponenen secara teratur. Umar Fahmi Achmadi (2005:57) Sistem adalah tatanan yang menggambarkan adanya rangkaian berbagai . 2. tradisional dan yang berbasiskan pada nilai-nilai agama atau nilai budaya. BAB VIII Di masyarakat kita bahkan didunia global seperti ini. Tatang M. yang dikombinasikan sedemikian rupa oleh alam atau seni sehingga membentuk suatu keseluruhan yang integral dan berfungsi. Djekky R. kita hamper sepakat bahwa sudah terdapat variasi sistem medis yang berkembang didunia. Dengan mencermati apa yang sedang terjadi hari ini. beroperasi atau bergerak dalam satu kesatuan. Suatu keseluruhan yang tersusun dari sekian banyak bagian. 3. praktek layanan kesehatan sudah cepat berkembang. b.net Sistem adalah agresi atau pengelompokan obyek-obyek yang dipersatukan oleh beberapa bentuk interaksi yang tetap atau saling tergantung.

Sistem sebagai suatu atau benda yang terdiri atas sejumlah bagian yang memiliki tata cara atau susunan tertentu. Oleh karena itu secara sederhana penyakit dapat dimaknai sebagai gangguan hidup. atau tata cara untuk mencapai sesuatu. yaitu: a.net wacana ini yaitu. Dalam konteks ini. salah perilaku dan . sistem medis yang bersumber pada pengetahuan budaya. Kehadiran sistem medis ada dalam bingkai sistem sosial dan tidak bisa dipisahkan dari sistem sosial kemasyarakatan yang lainnya. Adapun sumber penyakitnya bisa berasal dari salah makan. alat. metode. maka sistem medis merupakan salah satu lembaga sosial yang memiliki fungsi untuk memenuhi satu aspek kebutuhan manusia pada umumnya.komponen yang memiliki hubungan serta tujuan bersama secara serasi. Seiring dengan pemahaman ini. Sistem medis budaya atau etnomedis yaitu Konsep etnomedis merujuk pada model pengobatan yang banyak digunakan oleh sebuah komunitas atau masyarakat tertentu. b. maka penyakit merupakan persepsi budaya individu sesuai dengan anutan budaya komunitasnya. Sistem sebagai sebuah rencana. Konsep yang digunakan dalam ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter. Pandangan yang lain mengatakan bahwa pengertian sistem dapat dibedakan kedalam dua makna. Sebagai sebuah sistem. terkoordinasi yang bekerja atau berjalan dalam jangka waktu tertentu dan terencana. sistem medis merupakan sub-sistem dari sistem sosial yang lebih luas. A. SISTEM ETNOMEDIS Sistem medis pertama yang akan dikaji yaitu.

Naturalistic mengakui adanya suatu model keseimbangan. konsep penyakit (disease) pada masyarakat tradisional dibagi menjadi dua kategori umum yaitu: a. artinya penyakit atau kehadiran penyakit pada diri individu disebabkan karena ada factor “oknum” diluar fisik yang mengganggu individu tersebut. guna-guna atau sihir merupakan salah satu bentuk penyakit tradisional yang dilandaskan pada pola pikir personalistik lebih jelasnya Anderson dan Foster berpendapat bahwa.atau gangguan dari makhluk supranatural. tukang tenung) b. dingin. Naturalistik. cairan tubuh berada didalam keadaan seimbang menurut usia dan kondisi individu dalam lingkungan alamnya dan lingkungan sosialnya. Apabila keseimbangan terganggu. Kehadiran sakit atau penyakit dilingkungan masyarakat tradisional selain disebabkan oleh karena adanya kesalahan perilaku dirinya dalam bertingkah juga disebabkan karena adanya perbuatan yang . Personalistik. atau dewa) makhluk yang bukan manusia (hantu. maka hasilnya adalah penyakit. Anderson dan Foster menyebut fenomena ini dengan istilah sistem medis yang berlandaskan pada teori Personalistik. munculnya penyakit (illness) disebabkan oleh intervensi dari suatu agen yang aktif dapat berupa makhluk supranatural (makhluk gaib. penyakit (illness) dijelaskan dengan istilah-istilah yang sistematik dan bukan pribadi. roh leluhur atau roh jahat) maupun makhluk manusia (tukang sihir. sehat terjadi karena unsure-unsur yang tetap didalam tubuh seperti panas.

melanggar aturan kosmologis. Rasa sakit akibat kerusakan organ disebut gejala penyakit. B. penyakit merupakan suatu keadaan atau kondisi tubuh dimana terdapat kerusakan organ tubuh. Karena ada kerusakan. sedangkan adanya kerusakan organ yang biasanya perlu dideteksi oleh dokter disebut tanda penyakit.Word-to-PDF-Converter.net satu bentuk control sosial dari sistem nilai budaya yang diyakininya kepada masyarakat penganutnya. sebagai landasan pengembangan sistem medis. yaitu manusia sebagai makhluk yang terdiri atas mind (body). dan real (unreal). Penyakit muncul karena ada pengaruh perubahan cuaca. dengan sendiri timbullah rasa sakit. Menurut pandangan Daldiyono. Penyakit timbul karena ada bakteri dan lazim disebut infeksi. Sistem medis ini disebut sebagai satu sistem medis di dunia barat yang menyandarkan pada tradisi pemikiran Yunani. Oleh karena itu penyakit dianggap sebagai sebuah hukuman atau teguran dari dewa kepada para pelaku pelanggar aturan dewa. teori timbulnya penyakit cukup bervariasi. Menurut Daldiyono. . SISTEM MEDIS RASIONAL – EMPIRIS Jean-Francois Sobiecki menjelaskan bahwa asal-usul sistem medis barat adalah dikembangkan dari model Cartesian yang bersifat dualisme. antara lain: a. Dengan kata lain sakit dan penyakit merupakan ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. Cirri utama dari sistem medis Rasional – Empiris ialah : dengan menggunakan pola pikir rasional yang berdasarkan pengalaman empiris. spirit (matter). b.

penyebab yang interinsik atau berasal dari tubuh dan pikiran si penderita sendiri. SISTEM MEDIS KEAGAMAAN Sistem medis keagamaan bersumber pada ajaran agama yang berasal dari kitab suci. Penyakit dapat muncul karena ada 3 faktor penyebab sebelumnya bertemu dalam satu kondisi yang disebut ( Word to PDF Converter .c. yang berpangkal pada ajurveda dan samkya darsana.Unregistered ) http://www. yaitu lingkungan. Tetapi ada juga sistem medis yang bersumber dari agama yang bukan agama revelation (ilmu wahyu) disebut dengan istilah religio-medicine. sesuai dengan metode ilmiah dan dapat diuji secara berulang. dapat disebutkan bahwa dalam sistem medis. Berdasarkan pemikiran ini. Cara pengujian dan pemecahan masalahnya dilakukan secara ilmiah. penyakit dibagi menjadi 3golongan yaitu : a. dan factor luar (eksogen). C. d. Menurut falsafah tersebut. manusia (endogen). b. Penyakit timbul karena factor yang ada dalam tubuh manusia. misalnya hipertensi atau tekanan darah tinggi. Adhibhantika.net sebagai Trias Epidemologi. Salah satu contoh religio-medicine yaitu sistem medis yang berkembang di negeri Hindustan. sakit dan sumber penyakit itu adalah sesuatu hal yang masuk akal (rasional) dan empiris. penyakit ekstrinsik atau berasal dari luar tubuh .Word-to-PDF-Converter. Adyatmika.

Adhidarvika. Anderson dan Foster mengatakan ada beberapa unsure universal dalam sistem medis. Semua sistem medis memiliki segi pencegahan dan pengobatan. Penyakit ditentukan oleh kebudayaan. b. c. irasional Bisa dipelajari Pewarisan dan pelatihan . Islam adalah salah satu sistem medis yang termasuk ke dalam kategori sistem profetik.sperti kecelakaan dan digigit ular. Sistem medis ini bersifat supranatural sehingga konstruksi ilmu kesehatannya cenderung merupakan bagian dari upaya deduksi pengetahuan keagamaan kedalam pengetahuan empiris. c. d. anatara lain sebagai sebuah pengobatan rasional memberikan penjelasan terhadap resiko yang melanggar norma budaya (misal sex bebas berresiko terkena penyakit Aids).net Dalam bagian ini. Beberapa Unsur Universal Dalam Sistem Medis ( Word to PDF Converter . misalnya pengaruh atmosfer. planet dsb. magic.Unregistered ) http://www. antara lain: a.Word-to-PDF-Converter. Unsur Pembeda Perbedaan sistem medis modern dan tradisional Aspek Modern Tradisional Sifat keilmuan Empiris Spiritual. penyebab penyakit yang berasal dari kekuatan super natural. Sistem medis adalah bagian integral dari kebudayaan. Sistem medis memilki sejumlah fungsi.

( Word to PDF Converter .Word-to-PDF-Converter.Ada sertifikasi formal Pengakuan Percaya pada rasio dan teknologi Percaya pada kekuatan supranatural Teknologi Mengalami industrialisasi sederhana Sifat praktik/pelaku Spesialisasi (dokter spesialis) Baur (seorang pelaku bisa mengobati banyak hal) Seleksi dan pendidikan formal Seleksi sosial Kompensasi material Kompensasi sosial.net Antara sistem medis yang satu dengan sistem medis yang lainnya memilki aspek atau unsur yang berbeda. sanafat yakin terhadap hukum kausalitas material. Asumsi kausalitas.Unregistered ) http://www. diantaranya : a. juga materi. moral. Sistem medis barat. sedangkan sistem medis tradisional percaya pada .

hukum kausalitas non material atau personal. b. Sifat keilmuan. Dikalangan medis rasional ilmu kesehatan bersifat empiris, bisa dipelajari dan percaya pada rasio dan teknologi. Sedangkan pada sistem medis tradisional, ada percampuran antara rasional dan irasional, empiris dan mistik. c. Sehat dalam sistem medis etnik (China dan India), adalah upaya penyeimbangan dengan sitem kosmos (yinyang, dosa, dan penebusan) dalam sitem medis barat adalah menghilangkan material asupan dalam tubuh. d. Sistem medis rasional didapat dari pembelajaran dan bersifat terbuka seperti pendidikan kedokteran, kebidanan dan keperawatan. sedangkan dalam sistem medis tradisional selain sitem belajar masih diyakini pentingnya komunikasi dengan hal supranatural. Oleh karena itu ilmu kesehatan tradisional cenederung diwariskan. Multikulturalisme Layanan Kesehatan Dalam analisis Whitney dan Sigler, hubungan antara dokter dan perawat, cenderung mengambil posisi top-down. Dokter diposisikan atau memosisikan diri “lebih” dibandingkan dengan posisi sosial atau kewenangan perawat. Sementara ditingkat makro, stratifikasi layanan pengobatan itu terjadi karena adanya interpretasi mengenai status lembaga layanan pengobatan. dalam temuan penelitian konsep alternative dan konsep tradisional menyebabkan adanya peyorasi ( pelemahan) status sosial dari makna pranata kesehatan tersebut dihadapan pranata kesehatan modern. Sebagian masyarakat menganggap bahwa model pengobatan alternative atau pengobatan tradisional merupakan kelas “kedua” dibandingkan dengan pengobatan modern. ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net

Standar teknologi, keilmiahan dan kapabilitas pelaku pengobatan, menjadi salah satu variable untuk mengukur kelas sosial dari pranata pengobatan itu sendiri. Misalnya, seorang dokter yang berpendidikan sarjana diposisikan sebagai sebagai kelas sosial yang lebih unggul dibandingkan perawat yang hanya berpendidikan diploma. Seorang tabib yang mendapatkan kemampuan pengobatan secara otodidak diposisikan sebagai kelas kedua dihadapan dokter yang memiliki kemampuan pengobatan dari lembaga pendidikan. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan dalam penelitian yang dilakukan tahun 2007 dikota Bandung, ada beberapa gejala pergeseran nilai di lingkungan masyarakat, Pertama, diversifikasi kewenangan. Otoritas pengobatan, kini tidak hanya di lingkungan pengobatan modern. rumah sakit, dokter dan perawat bukanlah pemegang otoritas pelaku atau sarana pengobatan bagi masyarakat. Kedua, Adanya pengembangan reproduksi makna dan pranata pengobatan. Masyarakat memproduksi makna tabib, pengobatan alternatif dan tradisi dalam makna yang baru. Sehingga, layanan kesehatan tidak harus kedokter dirumah sakit, melainkan dapat pula dilakukan di luar instansi tersebut. Dalam pandangan Giddens, reproduksi sosial terjadi karena ada struktur dan praktik sosial yang dilakukan oleh individu atau masyarakat (priyono, 2003:27). Oleh karena itu munculnya pranata kesehatan tradisional, bukanlah hanya karena tekanan struktur, tetapi juga karena ada praktik sosial masyarakat dalam merespons produk sosial itu sendiri. Proses transformasi dari kepercayaan individual menjadi kepercayaan kolektif terhadap pengobatan tradisional ini menjadi satu gejala adanya -istilah Giddens- refleksi kolektif masyarakat terhadap status sosial pengobatan tradisional dalam kehidupan masyarakat kota Bandung. Argumentasi yang mereka gunakan adalah variasi penyakit yang berkembang di zaman modern ini, tidak hanya bisa ditangani oleh system layanan kesehatan modern. pendekatan terapi, baik spiritual maupun psikologis, menjadi satu kebutuhan yang mendasar. Dengan

pemikiran seperti ini kebutuhan untuk berkolaborasi antara pengobatan tradisional dengan pengobatan modern, menjadi satu kebutuhan bagi masyarakat modern saat ini. Dengan kata lain, perlu ada pelayanan pongabatan yang terintegrasi ( Athar, 1998). Salah satu contoh Negara asing yang telah mengeluarkan kebijakan untuk mengembangkan pendekatan layanan kesehatan terintegrasi, yaitu di Negara Chili (Alethea Kraster,2003). Cermatan Giddens (2001:40) terhadap fenomena tradisi dalam kehidupan modern ini mengatakan bahwa “ berakhirnya tradisi, tidak berarti bahwa tradisi itu lenyap seperti yang digunakan oleh para pemikir pencerahan. Sebaliknya, dalam berbagai versi yang berbeda, tradisi terus berkembang dimana-mana”. Dengan kata lain pengobatan modern menjadi system pengobatan yang mendominasi sistem pengobatan dinegara modern ini. DAFTAR PUSTAKA ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net Muzaham, Fauzi. 1995. Sosiologi Kesehatan. Jakarta: UI Press Sudarma, Momon. 2008. Sosiologi Untuk Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika. Sarwono, Solita. 1997. Sosiologi Kesehatan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. http//www.islam-usa.com http//www.naturalmedicine.co.za http//www.mapuche.nl BAB IX Gender dan Kesehatan Masalah kesehatan masyarakat, terutama di Negara-negara berkembang, pada dasarnya mengyangkut dua sapek utama. Yang pertama ialah aspek fisik, seperti misalnya tersedianya sarana kesehatan dan pengobatan penyakit. Sedangkan yang kedua ialah aspek non-fisik yang

subordinasi. masih terdapat sejumlah kesalahpahaman mengenai konsep ini. terdapat ketidakpuasan dengan konsep perempuan dalam pembangunan (woman in development). sehingga konsep ini dimaknai sama dengan jenis kelamin. Keduanya diciptakan dalam derajat. itu semua agar keduanya saling melengkapi. beban ganda. terutama dalam masyarakat. dan martabat yang sama. konsep gender dalam wacana ilmu sosial termasuk konsep yang relatif masih muda. Faktor perilaku ini mempunyai pengaruh yang besar terhadap status kesehatan individu maupun masyarakat (Solita Sarwono. banyak terjadi perubahan peran dan status atas ( Word to PDF Converter . semua makhluk diciptakan berpasangan. di lingkungan masyarakat pada umumnya. kemudian berkembang di masyarakat menjadi salah satu perspektif yang digunakan untuk menganalisis masalah sosal. Namun dalam perjalanan kehidupan manusia. Konsep Gender Kata gender berasal dari bahasa inggris yang berarti “jenis kelamin” Menurut Onny S. Konsep ini.Unregistered ) http://www. Namun demikian. marjinalisasi.net keduanya. Konsep gender berkembang sejak tahun 1970-an karena dalam kalangan yang berkecimpung dengan masalah kaum perempuan. dan kekerasan (terutama terhadap perempuan) seperti pelecehan seksual dan perdagangan perempuan (trafficking) telah berlangsung lama seperti perjalanan sejarah peradaban manusia. Oleh karena itu. yang pada dasarnya melihat kaum perempuan terpisah dari kaum laki-laki. ada laki-laki dan perempuan. termasuk masalah kesehatan. A. Proses tersebut lama kelamaan menjadi kebiasaan dan membudaya dan berdampak pada terciptanya perlakuan diskriminatif terhadap salah satu jenis kelamin. masalah stereotip. Hakikatnya. Pada manusia misalnya. Prijono (1996: 202). Walaupun memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda. 1993: 1). harkat.menyangkut perilaku kesehatan. kedua konsep . Padahal.Word-to-PDF-Converter.

Kesalahan sikap anggota masyarakat terhadap program perjuangan dan penegakkan hak-hak perempuan di masyarakat. b. Hal demikian. Pengertian Gender Pada awal perkembangannya. Mengenal Perspektif Gender 1. Konsep yang kedua ini.Word-to-PDF-Converter. yaitu antara peran gender dengan jenis kelamin. Kesalahan tempat mengenai duduk persoalan kewanitaan dalam konteks masalah-masalah sosial kemasyarakatan. Dalam memahami konsep gender. Lebih ditegasnya sebagai berikut: . B. mengacu pada pengidentifikasikan perbedaan laki-laki dan perempuan dari segi anatomi atau aspek biologi seseorang. menyebabkan kekeliruhan yang berkepanjangan dalam proses sosialisasi dan optimatisasi pendidikan gender bagi masyarakat Indonesia. Paling tidak.tersebut merupakan dua konsep yang berbeda. kata gender ini tidak dibedakan dari konsep seks.net sebagai upaya untuk melepaskan kaum perempuan dari tanggung jawabnya sebagai perempuan. sehingga terjadi kerancuan pemahaman dan penggunaan konsep gender dan seks di masyarakat. misalnya perbedaan komposisi kimia dan hormon dalam tubuh. misalnya memaksa perempuan untuk melakukan hal-hal yang tidak diingingkannya. Kesalahpahaman terhadap konsep ini. Pencampuradukkan analisis dan kritikan terhadap berbagai konsep gender. misalnya menganggap bahwa pendidikan gender ( Word to PDF Converter . c. harus dibedakan dengan konsep seks. reproduksi dan karakteristik biologis lainnya.Unregistered ) http://www. dapat menyebabkan prasangka yang kuran menguntungkan bagi perkembangan dan pemberdayaan perempuan di Indonesia (Sudarma. 2008: 187-188). kesalahpahaman ini dapat menyebabkan hal-hal sebagai berikut: a. anatomi fisik.

kegiatan. ( Word to PDF Converter .Word-to-PDF-Converter. penggambaran perempuan dan laki-laki berakar dalam kebudayaan dan buykan berdasarkan aspek biologis saja. pola perilaku. dan persepsi naik tentang perempuan maupun laki-laki ditentukan oleh masyarakat dan kebudayaan di mana mereka dilahrikan dan dibesarkan. Gender adalah perbedaan-perbedaan sifat wanita dan pria yang tidak hanya mengacu pada perbedaan biologis.Unregistered ) http://www. tetapi gender digunakan untuk menunjukkan pembagian kerja yang tepat bagi pria dan wanita. Oleh karena itu. fungsi. dan posisi perempuan yang lemah. Prijono (1996: 203) menegaskan konsep ini merujuk pada pemahaman bahwa identitas. konsep seks kerap memberikan gambaran tentang peran. dinamis. terjadi perkembangan konsep gender. universal/sama dimana saja. dan kodrat. tepat jika dikatakan oleh Mansur Fakih (1996: 8) bahwa gender adalah sifat yang melekat pada kaum laki-laki maupun perempuan yang dikonstruksi sosial maupun kultural. status. tidak universal/tidak sama dimana saja. Menurut Nasaruddin Umar. Perkembangan konsep ini. berlaku tergantung masa. Dengan alas an seperti ini. maka sosialisasi dan perkembangan konsep gender menjadi satu kebutuhan yang mendasar. tetapi juga mencakup nilai-nilai sosial budaya. tidak dapat dipertukarkan.a. sebagai akibat ketidakpuasan terhadap konsep dan implikasi praktis dari konsep seks yang ada di masyarakat. Gender bukanlah sebagai kodrat biologis. peran. Seks: Karena beda biologis. dan bukan kodrat. dengan mengutip Webster’s New World Dictionary (2001: 33) mengatakan bahwa gender diartikan sebagai perbedaan yang tampak antara laki-laki dan perempuan dilihat dari segi nilai dan tingkah laku. Selama ini. sepanjang masa.net Di lain pihak. statis. Padahal adanya sebuah kekeliruhan pemahaman terhadap makna seks dan peran sosial individu di masyarakat. Gender: Karena sosial. b. Sehingga menimbulkan nilai-nilai . Dengan demikian. dapat dipertukarkan.

berbeda dari tempat-tempat lain. Pergerakan modern juga mempengaruhi dengan karakter internasionalnya. satu pihak dirugikan.Unregistered ) . Gagasan dan praktik gencar dikomunikasikan. ekonomi.Word-to-PDF-Converter. 2008: 188-189). satu jenis kelamin diperlakukan lebih rendah.Unregistered ) http://www. sedangkan gender jadi masalah jika terjadi ketimpangan. Diskriminasi berarti setiap pembedaan. satu jenis kelamin dibedakan derajatnya. atas dasar persamaan antara perempuan dan laki-laki. dll oleh perempuan. Misalnya seorang Ibu di India dengan dua anak kembarnya. untuk merespons perubahan pada lingkungan dan pergerakan sosial lainnya yang berinteraksi di dalamnya.net berbeda dari suatu kelas ke kelas lain. atau pembatasan yang dibuat atas dasar jenis kelamin. secara konstan berubah dan mengubah bentuknya sendiri.lain yang berlanjut menjadi nilai umum terhadap jenis tertentu. dan ketidakadilan gender. Beberapa Perspektif Gender Feminisme telah menjadi pergerakan lebih dari seabad. terlepas dari status perkawinan mereka. Anak laki-laki disusui oleh ibunya (diberi ASI). pengucilan. yang mempunyai tujuan mengurangi atau menghapus pengakuan. tetapi ( Word to PDF Converter . 2. satu jenis kelamin mengalami. dan ( Word to PDF Converter . satu jenis kelamin dianggap tidak mampu. Gender tidak jadi masalah jika dilakukan secara adil dan menguntungkan kedua belah pihak. sedangkan anak berjenis kelamin perempuan diberi susu botol. penikmatan atau penggunaan hakhak asasi manusia dan kebebasan-kebebasan pokok di bidang politik. Ketidakadilan Gender Ketidakadilan gender adalah berbagai tindak ketidakadilan atau diskriminasi yang bersumber pada keyakinan gender. berubah dari waktu ke waktu. Itulah yang dikenal dengan “gender’ (Sudarma. Dalam konsep gender dapat dikatakan bahwa sifat dapat dipertukarkan antara sifat wanita dan pria.

Dalam keyakinan mereka. teori ini berpendapat bahwa perempuan harus tinggal di dalam lingkungan rumah tangga karena itu merupakan pengaturan yang paling baik dan berguna bagi keuntungan masyarakat secara keseluruhuan. dan menjamin kelancaran urusan rumah tangga. Suami (ayah) mengambil peran instrumental seperti membantu memelihara sendi-sendi masyarakat dan keutuhan fisik keluarga dengan jalan menyediakan bahan makanan. Oleh karena itu. Teori fungsionalisme berupaya untuk membangun kesimbangan di dalam sebuah sistem tersebut karena ( Word to PDF Converter . harus dilihat sebagai satu sistem sosial yang saling mendukung dalam menjaga keseimbangan sosial dan kelestarian sosial. namun masalah itu hanyalah sebuah dinamika sosial dalam rangka melestarikan keseimbangan sosial. Kendatipun muncul konflik. dan menjadi penghubung keluarga dengan dunia luar.Unregistered ) . Namun. Menurut Umar (2001: 53) berpendapat bahwa pembagian peran secara seksual adalah wajar. jika ada penyimpangan peran sosial yang dilakukan oleh salah satu anggota keluarga tersebut. menurut Mansur Fakih (1996: 80) tidak secara langsung menyinggung masalah perempuan dalam teorinya. masyarakat adalah sebuah sistem yang terdiri atas bagian-bagian yang saling berkaitan dan masing-masing bagian secara terus-menerus mencari keseimbangan dan harmoni.http://www.net perbedaan pada konteks sosial dan politik menghasilkan berbagai macam feminisme yang berbeda. Sementara istri (ibu) mengambil peran ekspresif seperti membantu mengentalkan hubungan. Beberapa perspektif gender terbagi menjadi 3 teori. yaitu: Pertama. dapat menyebabkan adanya ketidakseimbangan dalam keluarga. Teori Fungsionalisme Struktural atau dikenal sebagai teori fungsional. tempat perlindungan. memberikan dukungan emosional dan pembinaan kualitas yang menopang keutuhan keluarga. perbedaan perempuan dan laki-laki.Word-to-PDF-Converter. dapat menjelaskan tentang posisi perempuan. Oleh karena itu.

hamba dan tuan. adik perempuan dari kelas sosial proletariat adalah sama sebagai kelas manusia yang bekerja pada sector domestic yaitu sebagai ibu rumah tangga. maka laki-laki mempunyai kesempatan untuk mengumpulkan kekayaan secara berlebihan. Laki-laki dalam sejarah masyarakat patriarki adalah orang yang diserahi tugas untuk mengurus alat-alat produksi. Teori ini berangkat dari asumsi bahwa dalam susunan di dalam suatu masyarakat terdapat beberapa kelas yang saling memperebutkan pengaruh dan kekuasaan. atau pemeras dan yang diperas.Unregistered ) . kelahiran dan mengasuh anak) dan sekaligus seksualitas perempuan dalam sistem produksi (mode of productions). Teori ini pertama kali diperkenalkan oleh Sigmund Freud (1956-1939) yang mengungkapkan bahwa perilaku kepribadian laki-laki dan ( Word to PDF Converter . adik perempuan dari kelas sosial borjuis ataukah mereka itu adalah perempuan sebagai istri. Teori Konflik. anak perempuan.http://www.Word-to-PDF-Converter. keponakan perempuan. Inilah kekhasan prespektif teori konflik dalam memandang masalah perempuan. maka kekuasaan dalam keluarga. Dengan demikian. perempuan merupakan kelas sosial tersendiri karena pekerjaan yang mereka lakukan. apakah perempuan sebagai istri. bahwa hubungan suami-istri ini tak ubahnya seperti hubungan antara borjuis dengan proletariat.net kesimbangan dapat terjadi. ditentukan oleh laki-laki. menurut Amal (1998: 89) tidak sedikitpun Feminisme Marxis yang mempersoalkan hal-hal yang berhubungan dengan masalah reproduksi (misalnya kehamilan. jika setiap elemen keluarga (sistem) dapat berfungsi sebagaimana perannya semula. anak perempuan. Menurut perspektif teori konflik. Ketiga Teori psikoanalisis. Gejala ini. Siapa yang memiliki dan menguasai sumber-sumber produksi dan distribusi merekalah yang memiliki peluang untuk memainkan peran utama di dalamnya. secara tegas diungkapkan oleh Nasaruddin Umar. Oleh karena itu. Kedua. keponakan perempuan.

sebab orang seperti ini akan merasa takut dan bergulat terus-menerus dengan dirinya sendiri. ( Word to PDF Converter . Menurut Freud. sebagai pembawaan sifat-sifat fisik biologis seseorang sejak lahir. Freud menyebutkan ada lima tahap psiokoseksual. termasuk nafsu seksualitas dan insting yang cenderung agresif. ego. yaitu: a. Kesenangan seorang bayi ialah mengisap susu melalui mulut.Unregistered ) http://www. setiap individu akan melewati berbagai tahap perkembangan psiokoseksual.Word-to-PDF-Converter. Kalau satu di antaranya lebih dominant maka pribadi yang bersangkutan akan mengalami masalah.net . maka individu tersebut akan terjebak menjadi orang hedonis. Freud menjelaskan kepribadian atau tingkah laku seseorang ditentukan oleh interaksi ketiga struktur.Secara lebih jelas. c. Tahap kesenangan berada di mulut (oral stage). sebagai berikut: a.http://www. terjadi sepanjang tahun pertama seorang bayi. Dalam perkembangannya menjadi manusia dewasa. dalam teori psiokoanalisis. bekerja dalam lingkup rasional dan berupaya menjinakkan keinginan agresif dari id. id. superego juga selalu mengingatkan ego agar menjalankan fungsinya mengontrol id. Dalam uraiannya yang lebih rinci. individu yang normal adalah ketika ketiga struktur tersbut bekerja secara proporsional. b. Jika unsure id lebih dominan. berfungsi sebagai aspek moral dalam kepribadian berupaya mewujudkan kesempurnaan hidup lebih dari sekedar mencari kesenangan dan kepuasan. superego. sedangkan jika superego lebih dominan maka akan menjadi individu yang sangat sulit untuk berkembang.Word-to-PDF-Converter.net perempuan sejak awal ditentukan oleh perkembangan seksualitas.

net C. Dalam proses pembangunan. memperoleh kesenangan di sekitar dubur yaitu ketika seorang bayi mengeluarkan kotoran. yaitu kelanjutan dari tingkat sebelumnya. yaitu seorang anak memperoleh kesenangan erotis dari penis bagi anak laki-laki dan klirotis bagi anak perempuan. Oleh karena itu. Dalam masa ini. Tahap remaja (talency stage). e. laki-laki yang mengalami proses perkembangan psiokoseksual yang normal akan menjadi maskulin dan perempuan yang perkembangan psiokoseksualnya normal akan menjadi seorang yang feminim. yaitu saat kematangan seksual seseorang. ketika kecenderungan erotis ditekan sampai menjelang masa pubertas. anak mengidentifikasikan diri pada peran dan atstus dirinya. sejak tahap phallic. Tahap puncak kesenangan pada daerah kemaluan (genital stage). Perbedaan ini melahirkan pembedaan formasi sosial berdasarkan identitas gender. ( Word to PDF Converter .Unregistered ) http://www. Menurut Freud. tahun kedua seorang bayi. Tahap seorang anak memperoleh kesenagnan pada saat mulai mkengidentifikasi alat kelaminnya (phallic stage).b. sebagai seorang anak laki-laki atau seorang anak perempuan. Dalam hal ini penting dilakukan analisis gender. kenyataan yang dapay dilihat dalam setiap masyarakat ialah pentingnya saling ketergantungan serta saling mengisi antara wanita dan pris sebagai warga Negara. yakni bersifat laki-laki dan perempuan. dalam perencanaan pembangunan diperlukan peningkatan kualitas wanita sebagai mitra sejajar pris sesuai dengan kebutuhan akrualisasi wanita. yaitu anak usia antara 3-6 tahun perkembangan kepribadian anak laki-laki dan anak perempuan mulai berbeda.Word-to-PDF-Converter. c. Berdasarkan teori psikoanalisis. d. Tahap kesenangan berada di dubur (anal stage). Analisis Gender dalam Kesehatan .

Gejala-gejala umum penyakit yang mudah menyebar ini mencakup anemia kronik. Sebagaimana dikemukakan sebelumnya. Namun. ( Word to PDF Converter .Unregistered ) http://www. dan (4) tingkat akses dan kekuatan kontrol wanita dan pria terhadap sumber produktif maupun sumber daya manusia dalam keluarga. (2) pembagian beban kerja wanita dan pria yang meliputi tanggung jawab. masih banyak penafsiran yang berkembang secara tidak adil. Wanita juga menghadapi ancaman kesehatan reproduktif yang unik. kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi dalam berbagai unit sosial. muncul pertanyaan bagaimana masalah kesehatan dilihat dari perspektif gender ? atau bagaimana pendekatan gender dalam melihat praktik layanan kesehatan di masyarakat ? Memahami teknik analisis gender dalam layanan kesehatan ini. curahan tenaga dan curahan waktu. malnutrisi dan kondisi yang sangat lemah.net .Mengacu pada pengertian dan perspektif-perspektif gender tersebut. setidaknya difokuskan untuk mengetahui (1) situasi aktual wanita dan pria meliputi peranan. Tingginya angka penyakit yang dapat divegah. 1. (3) saling berkaitan. 3. kematian akibat komplikasi pada kehamilan dan persalinan. Menurut estimasi PBB di tahun 2025 atau 2050. 2.Word-to-PDF-Converter. tingkat kesejahteraan. baik di Indonesia maupun di Asia Tenggara kelompok penduduk usia tua akan lebih banyak dialami oleh kalangan perempuan. budaya dan ekonomi. gender adalah sebuah konstruksi sosial atau tafsir sosial terhadap peran gender. saling ketergantungan dan saling mengisi antara peranan wanita dan pria khususnya dalam keluarga. aborsi yang tidak aman. Dua dari tiga wanita di dunia saat ini menderita suatu penyakit yang sangat melemahkan manusia. sehingga memberikan tafsiran yang kurang pada tempatnya terhadap masalah-masalah perempuan. penyakit menl\ular seksual dan kanker pada alat reproduksi sering dijumpai pada wanita yang miskin dan tidak memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan reproduksi yang komprehensif.

5. Beberapa penyakit misalnya anemia. Berbagai penyakit atau gangguan hanya menyerang perempuan misalnya gangguan kesehatan yang berkaitan dengan kehamilan dan kanker . demikian. gangguan makan. Di lain pihak. kondisi dan objek yang dikerjakannya namun. pembagian kerja seperti ini merupakan contoh nyata dari konstruksi sosial dalam pembagian tugas dalam bidang kesehatan. Sedangkan kaum laki-laki. mungkin benar bila disesuaikan dengan situasi. Namun. dalam kenyatannya masih banyak anggota masyarakat yang menyalahkan posisi perempuan sebagai penyebab utama berkembangnya virus AIDS ini. Dalam praktik layanan kesehatan. Penyebab terjangkitnya HIV/AIDS ini sudah begitu banyak diulas dan dikupas. Penanganan masalah AIDS ini disutukan pada masalah maraknya prostitusi. Dalam penanganan kasus HIV/AIDS merupakan satu misteri kesehatan yang belum terpecahkan. Pola kesehatan dan penyakit pada laki-laki dan perempuan menunjukkan adanya perbedaan. 7. satu-satunya pelayanan kesehatan yang sering diperoleh wanita adalah keluarga berencana. Melaksanakan operasi merupakan tugas laki-laki. Akibatnya. Menjadi perawat dan bidan adalah pekerjaan perempuan dan menjadi dokter merupakan pekerjaan laki-laki. kurang mendapatkan perhatian yang seimbang dengan penilaiannya terhadap kaum perempuan. masih ada pandangan bahwa ada pekerjaan perempuan dan pekerjaan laki-laki. dan gangguan pada otot serta tulang lebih banyak ditemukan pada perempuan daripada laki-laki. peran reproduktif wanita hanya mendapat perhatian apabila angka fertilitas cukup tinggi. 6. Misalnya penyakit kardiovaskular ditemukan pada usia lebih tua pada perempuan dibandingkan pada laki-laki. meskipun pelayanan ini lebih menekankan pada control fertilitas bukan pada peningkatan kesehatan wanita.4. Kelompok orang yang paling tersudutkan dengan isu prostitusi ini yaitu kalangan perempuan.

( Word to PDF Converter .net BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. kurang gizi dan tingkat pendidikan yang rendah masih sangat tinggi. 1997. Sosiologi Kesehatan. jumlah perempuan miskin. mereka masih menghadapi persepsi-persepsi budaya yang menyebabkan perkembangan kariernya terhambat. Sampai detik ini. kerusakan lingkungan. Momon. Sosiologi Untuk Kesehatan.Word-to-PDF-Converter. sementara laki-laki hanya dapat terkena kanker prostat. Sementara Asian Disaster Preparedness Center (ADPC) mendefinisikan bencana dalam formulasi “The serious . Oleh karena itu. 24 tahun 2007 mendefinisikan bencana sebagai “peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan.Unregistered ) http://www. Kondisi seperti ini menyebabkan peran dan posisi perempuan belum dapat dilakukan secara maksimal. Definisi Bencana UU No.serviks. dan dampak psikologis”. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press Sudarma. diharapkan mereka dapat menampilkan peran dan tanggung jwabnya sesuai dengan potensi dan bakatnya masing-masing. ( Word to PDF Converter . Daftar Pustaka Sarwono. 2008. Kesimpulan Masalah perempuan di Indonesia merupakan masalah yang sangat krusial. dibutuhkan ada upaya pemberdayaan terhadap posisi dan status perempuan di Indonesia saat ini. baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia. Solita. Andai mau bekerja pun.net D.Word-to-PDF-Converter. Melalui pemberdayaan inilah.Unregistered ) http://www. Jakarta: Salemba Medika. kerugian harta benda.

disruption of the functioning of society. material or environmental losses. dan teror. angin topan. Manusia dapat meminimalisir dampak hazard dengan mengembangkan . sementara bila kondisi masyarakat rentan. B. tetapi tidak terjadi peristiwa yang mengancam maka tidak akan terjadi bencana. Peristiwa atau gangguan tersebut mengancam kehidupan. Bencana non-alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa non-alam yang antara lain berupa gagal teknologi. UU No. Bila terjadi hazard. tsunami. 2004). yaitu:    Terjadinya peristiwa atau gangguan yang mengancam dan merusak (hazard). Bencana sosial adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik sosial antarkelompok atau antar komunitas masyarakat. maka berarti masyarakat dapat mengatasi sendiri peristiwa yang mengganggu. gagal modernisasi. Jenis-Jenis Bencana Bencana terdiri dari berbagai bentuk. Ethiopian Disaster Preparedness and Prevention Commission (DPPC) mengelompokkan bencana berdasarkan jenis hazard. karena ada dua kondisi yaitu adanya peristiwa atau gangguan yang mengancam dan merusak (hazard) dan kerentanan (vulnerability) masyarakat. dan wabah penyakit. epidemi. gunung meletus. dan tanah longsor. Bencana dapat terjadi. causing widespread human. which exceed the ability of the affected communities to cope using their own resources” (Abarquez & Murshed. Definisi bencana seperti dipaparkan diatas mengandung tiga aspek dasar. 24 tahun 2007 mengelompokan bencana ke dalam tiga kategori yaitu:    Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi. kekeringan. banjir. Ancaman tersebut mengakibatkan korban dan melampaui kemampuan masyarakat untuk mengatasi dengan sumber daya mereka. Ini adalah hazard karena proses alam yang manusia tidak atau sedikit memiliki kendali. dan fungsi dari masyarakat. yang terdiri dari:  Natural hazard. tetapi masyarakat tidak rentan. penghidupan.

ledakan. Bentuk dari hazard ini adalah polusi air dan udara. seperti tata ruang dan wilayah. ekonomi. o Conflict adalah hazard karena perilaku kelompok manusia pada kelompok yang lain sehingga menimbulkan kekerasan dan kerusakan pada komunitas yang lebih luas.1 Natural Hazard  Human made hazard. prasyarat bangunan. prosedur yang berbahaya. dan sebagainya. Ini adalah hazard sebagai akibat aktivitas manusia yang mengakibatkan kerusakan dan kerugian fisik.kebijakan yang sesuai. Natural hazard terdiri dari beragam bentuk seperti dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 2. dan kegagalan infrastruktur. o Environmental degradation yang terjadi karena tindakan dan aktivitas manusia sehingga merusak sumber daya lingkungan dan keragaman hayati dan berakibat lebih jauh terganggunya ekosistem. Model Manajemen Bencana Bencana adalah hasil dari munculnya kejadian luar biasa (hazard) pada komunitas yang rentan (vulnerable) sehingga masyarakat tidak dapat mengatasi berbagai implikasi dari kejadian luar biasa tersebut. dan lingkungan. paparan radioaktif. C. sosial. dan sebagainya. Manajemen bencana pada dasarnya berupaya untuk menghindarkan masyarakat dari bencana . Hazard ini mencakup: o Technological hazard sebagai akibat kecelakaan industrial.

Model ini seringkali digabungkan dengan disaster management continuum model. dan mitigation kurang ditekankan. selama bencana terjadi. preparedness. Contract-expand model. relief. sebagai perpaduan dari disaster mitigation dan disaster preparedness (Makki. Ada juga yang menyebut istilah disaster reduction. dan early warning. The crunch and release model. Model manajemen bencana ini membagi tahap kegiatan di sekitar bencana.     Disaster risk reduction framework. relief. Pertama adalah sebelum terjadinya bencana (pre event) dan kedua adalah setelah terjadinya bencana (post event). mitigation. Model ini mungkin merupakan model yang paling popular karena terdiri dari tahap-tahap yang jelas sehingga lebih mudah diimplementasikan. rehabilitation. dan setelah bencana. reconstruction. Kegiatan setelah terjadinya bencana dapat berupa disaster response/emergency response (tanggap bencana) ataupun disaster recovery. Tahap-tahap manajemen bencana di dalam model ini meliputi emergency.baik dengan mengurangi kemungkinan munculnya hazard maupun mengatasi kerentanan. mitigation. Pre-during-post disaster model. Manajemen bencana ini menekankan upaya mengurangi kerentanan untuk mengatasi bencana. dan early warning) semestinya tetap dilaksanakan pada daerah yang rawan bencana. Model ini menekankan upaya manajemen bencana pada identifikasi risiko bencana baik dalam bentuk kerentanan maupun hazard dan mengembangkan kapasitas untuk mengurangi risiko tersebut. reconstruction. Perbedaan pada kondisi bencana dan tidak bencana adalah pada saat bencana tahap tertentu lebih dikembangkan (emergency dan relief) sementara tahap yang lain seperti rehabilitation. Model ini berasumsi bahwa seluruh tahap-tahap yang ada pada manajemen bencana (emergency. Pendekatan lain adalah lingkaran manajemen bencana (disaster management cycle) yang terdiri dari dua kegiatan besar. Terdapat kegiatan-kegiatan yang perlu dilakukan sebelum bencana. 2006). Bila masyarakat tidak rentan maka bencana akan juga kecil kemungkinannya terjadi meski hazard tetap terjadi. Terdapat lima model manajemen bencana yaitu:  Disaster management continuum model. Kegiatan yang dilakukan sebelum terjadinya bencana dapat berupa disaster preparedness (kesiapsiagaan menghadapi bencana) dan disaster mitigation (mengurangi dampak bencana). preparedness. reconstruction. rehabilitation. .

tanggap darurat. Tanggap Darurat Kegiatan Pencegahan Penanggulangan bencana sebagaimana dimaksud dalam UU No. dan rehabilitasi. 24 tahun 2007 menyatakan “Penyelenggaraan penanggulangan bencana adalah serangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana. kegiatan pencegahan bencana. tanggap darurat. Losses & Needs Assessment. Rumusan penanggulangan bencana dari UU tersebut mengandung dua pengertian dasar yaitu:   Penanggulangan bencana sebagai sebuah rangkaian atau siklus. Penanggulangan bencana dimulai dari penetapan kebijakan Kebijakan pembangunan yang didasari risiko Rehabilitasi Pembangunan bencana dan diikuti tahap kegiatan pencegahan bencana. and Master Plan/Action Plan Formulation Rehabilitation CRISIS MANAGEMENT Terkait dengan manajemen penanggulangan bencana. dan rehabilitasi”. maka UU No. Kebijakan Manajemen Bencana .RISK MANAGEMENT Mitigation Preparedness Early warning Protection Recovery Emergency Responses/ Humanitarian Relief Reconstruction Damages. 24 tahun 2007 secara skematis dapat digambarkan sebagai berikut: D.

serta antara berbagai fungsi yang terkait. . pengambilan keputusan. juga perlu secara jelas menetapkan hal-hal sebagai berikut:     Pembagian tanggung jawab antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Mekanisme kerja dan pengaturan antara berbagai portofolio lembaga yang terkait dengan bencana. Beberapa kecenderungan yang perlu diperhatikan adalah:    Konteks politik yang semakin mendorong kebijakan manajemen bencana menjadi tanggung jawab legal. Kebijakan manajemen bencana yang ideal selain harus dikembangkan melalui proses yang benar. Perubahan peraturan dan kelembagaan yang jelas dan tegas. Solusi manajemen bencana ditekankan pada pengorganisasian masyarakat dan proses pembangunan. Beberapa daerah yang mengalami bencana besar sudah melangkah lebih jauh pada tahap formulasi kebijakan dan implementasi kebijakan. Di dalam kasus Indonesia. Sementara Pemerintah Daerah sedang berada pada tahap penetapan agenda dan pengambilan keputusan. kebijakan manajemen bencana mengalami beberapa perubahan kecenderungan seperti dapat dilihat dalam tabel. Penekanan yang semakin besar pada peningkatan ketahanan masyarakat atau pengurangan kerentanan. formulasi kebijakan. implementasi kebijakan. proses yang pada umumnya terjadi terdiri dari beberapa tahap. Alokasi sumberdaya yang tepat antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Dalam penetapan sebuah kebijakan manajemen bencana. yaitu penetapan agenda. dan evaluasi kebijakan.Dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah Pusat saat ini berada pada tahap formulasi kebijakan (proses penyusunan beberapa Peraturan Pemerintah sedang berlangsung) dan implementasi kebijakan (BNPB telah dibentuk dan sedang mendorong proses pembentukan BPBD di daerah).

Tabel 2.2 Kecenderungan Di dalam Kebijakan Manajemen Bencana .

Pembagian Tanggung Jawab Manajemen Bencana . Melalui UU No. E. 21. Di daerah terdapat beberapa lembaga dan mekanisme yang sebelumnya sudah ada dan berjalan. sementara beberapa PP lain sedang dipersiapkan. 24 tahun 2007. 23 tahun 2008). 2007 Sistem kelembagaan penanggulangan bencana yang dikembangkan di Indonesia dan menjadi salah satu fokus studi bersifat kontekstual.Sumber: Handmer & Dovers. Beberapa PP yang terkait telah dikeluarkan (PP No. Pemerintah Indonesia telah memulai proses penyusunan kebijakan menajemen bencana. Kebijakan kelembagaan yang didesain dari Pemerintah Pusat akan berinteraksi dengan lembaga dan mekanisme yang ada serta secara khusus dengan orang-orang yang selama ini terlibat di dalam kegiatan penanggulangan bencana. 22.

menetapkan standardisasi dan kebutuhan penyelenggaraan penanggulangan bencana berdasarkan peraturan perundang-undangan. b. pemulihan kondisi dari dampak bencana. pengurangan risiko bencana (PRB) dan pemaduan pengurangan risiko bencana dengan program pembangunan. f. . pengalokasian anggaran penanggulangan bencana dalam bentuk dana siap pakai. 24 tahun 2007 telah menetapkan bahwa pemerintah (pusat) memiliki tanggung jawab dalam penyelenggaraan pennggulangan bencana. mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran yang diterima dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. d. Sementara tanggung jawab Pemerintah Daerah dirumuskan sebagai berikut: a. dan rekonstruksi secara adil dan setara. c. c. g. melaksanakan kewajiban lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan h. pengalokasian dana penanggulangan bencana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang memadai. b. menyusun pedoman pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. penjaminan pemenuhan hak masyarakat dan pengungsi yang terkena bencana sesuai dengan standar pelayanan minimum.UU No. b. e. penanganan tanggap darurat. rehabilitasi. c. UU No. dan d. penjaminan pemenuhan hak masyarakat dan pengungsi yang terkena bencana secara adil dan sesuai dengan standar pelayanan minimum. memberikan pedoman dan pengarahan terhadap usaha penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana. perlindungan masyarakat dari dampak bencana. menggunakan dan mempertanggungjawabkan sumbangan/bantuan nasional dan internasional. Di dalam Peraturan Presiden tersebut dinyatakan BNPB memiliki tugas sebagai berikut: a. menyampaikan informasi kegiatan penanggulangan bencana kepada masyarakat. perlindungan masyarakat dari dampak bencana. d. e. pengalokasian anggaran penanggulangan bencana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang memadai. Pada tataran operasional. 24 tahun 2007 telah mengamanatkan pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia No. pengurangan risiko bencana (PRB) dan pemaduan pengurangan risiko bencana dengan program pembangunan. f. 8 tahun 2008. dan g. Tanggung jawab tersebut mencakup: a. melaporkan penyelenggaraan penanggulangan bencana kepada Presiden setiap sebulan sekali dalam kondisi normal dan setiap saat dalam kondisi darurat bencana. pemeliharaan arsip/dokumen otentik dan kredibel dari ancaman dan dampak bencana.

Selain ketiga pihak yang telah disebutkan di atas yaitu Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan BNPB, UU No. 24 tahun 2007 juga mengenali peran serta pihak lain, yaitu lembaga usaha dan lembaga internasional. Pasal 28 UU No. 24 tahun 2007 merumuskan peran lembaga usaha dengan “Lembaga usaha mendapatkan kesempatan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, baik secara tersendiri maupun secara bersama dengan pihak lain.” Lebih jauh lagi diatur bahwa lembaga usaha yang terlibat dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana perlu “menyesuaikan kegiatan dengan kebijakan penyelenggaraan penanggulangan bencana”, “menyampaikan laporan kepada pemerintah dan/atau badan yang diberi tugas…”, “mengindahkan prinsip kemanusiaan”. Peran serta lembaga internasional dan lembaga asing non pemerintah dalam penanggulangan bencana dijamin melalui Pasal 30 ayat (1) UU No. 24 tahun 2007. Tata cara berperan dalam penangulangan bencana telah diatur melalui Peraturan Pemerintah No. 23 tahun 2008. 1 ADVOKASI KORBAN KONFLIK SOSIAL

A. Pendahuluan Indonesia merupakan daerah rawan terhadap berbagai bencana, baik disebabkan oleh alam maupun manusia. Berbagai bencana tersebut antara lain; gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, banjir, tanah longsor, kekeringan, kebakaran hutan, kerusuhan/konflik sosial, dll. Seiring dengan perkembangan kehidupan masyarakat yang demokratis, maka isue Hak Asasi Manusia (HAM) telah menjadi wacana disegala bidang pembangunan, terlebih pembangunan kesejahteraan sosial yang sarat dengan muatan penegakkan HAM. Perlindungan bagi kelompok miskin, rentan atau yang memiliki hambatan fungsi sosial, anak terlantar, korban narkoba, korban konfik sosial dll dalam memenuhi kebutuhan dasar, meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraannya merupakan kerja yang bersentuhan dengan pemihakan dan perwujudan kesadaran secara konseptual HAM secara

universal dan menyangkut konvesi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang telah diratifikasi. Berkaitan dengan hal tersebut upaya yang bersifat strategis perlu mendapatkan perhatian dan pengkajian yang lebih mendalam utamanya bagi para penyandang masalah kesejahteraan sosial atau dalam hal ini Klien, yang dinyatakan sebagai korban. Siapa korban ? Pertanyaan ini yang sering luput dari perhatian kita, dan susah untuk mendefinisikan secara jelas. Korban adalah seseorang yang menerima keadaan yang menyakitkan, menyengsarakan, tidak mengenakkan baik fisik maupun non fisik dimana keadaan tersebut diluar kehendaknya. Selanjutnya bahwa kegiatan advokasi yang dilakukan sebetulnya tidaklah bersifat netral tetapi lebih pada pembelaan kepada korban. Bagi para pekerja sosial melakukan advokasi bukanlah hal yang asing, walaupun sebetulnya advokasi lebih dekat pada para pekerja hukum. Persoalan yang kemudian muncul adalah apakah Pekerja Sosial atau 2 PNS dapat melakukan advokasi ? dan Bagaimana cara melakukan advokasi terhadap Kliennya ? Persoalan pertama jelas Pekerja Sosial atau PNS dapat melakukan advokasi, karena tidak ada batasan tentang siapa yang paling berhak melakukan praktek advokasi. Sedangkan persoalan selanjutnya adalah perlunya pendalaman tentang Peraturan Perundang-undangan Bidang Kesejahteraan Sosial dan pengalaman praktek. B. Memahami Konflik Sosial Setiap orang dipastikan tidak akan dapat terhindar dari situasi konflik, entah konflik yang berkaitan dengan dirinya, dengan orang lain, atau dengan siapapun. Konflik bisa terjadi pada setiap orang, dimana saja dan kapan saja. Untuk memahami konflik, sangat tergantung pada kemampuan setiap orang

untuk mempelajari kadar konflik bagi dirinya, keluarga, dan masyarakat. Konflik dapat dipahami dari beberapa gejala antara lain: 1. Adanya perselisihan yang tidak terselesaikan antara dua pihak atau lebih. 2. Terjadinya perentangan antara kedua belah pihak atau lebih, pertentangan dapat terjadi pada diri individu, antar individu, individu dengan kelompok, antar kelompok, kelompok dengan masyarakat, dan antar masyarakat. 3. Tawuran antar kelompok, antar daerah tertentu dan sikap mau menang sendiri dan manganggap bahwa kelompok lain sebagai sebuah ancaman , dan berbagai gejala lainnya. Konflik pada dasarnya adalah ciri dinamika masyarakatnya, untuk memperoleh keadaan yang lebih baik. Konflik terjadinya mulai dari yang ringan dan tersembunyi hingga tingkat yang berat dan terbuka. Konflik diartikan sebagai bentuk pertentangan antara satu dengan pihak lainnya. Konflik juga diartikan sebagai perjuangan nilai dan tuntutan atas status, kekuasaan, dan sumber daya yang bersifat langka dengan maksud menetralkan, mencederai atau melenyapkan lawan. Konflik merupakan proses kea rah upaya memperoleh penghargaan dengan cara menghilangkan dan memperlemah pesaingnya. Konflik dapat berupa konflik usaha, huru hara, terror, SARA, politik, konflik Pusat-daerah. Konflik dapat terjadi secara vertical dan atau horizontal. 3 Konflik vertical terjadi pada lingkungan masyarakat yang memiliki status social, ekonomi, dan politik yang berbeda secara berjenjang, misalnya konflik kelas. Konflik horinsantal terjadi pada lingkungan masyarakat yang memiliki status social, ekonomi, dan politik yang sederajat misalnya konflik antar kampung, antar tetangga, antar pelajar, antar preman, dll.

Karena berkaitan dengan wilayah hukum. proses komunikasi dalam bentuk verbal dan atau tertulis yang dilakukan untuk menciptakan perubahan dalam sikap. kegiatan advokasi dapat didefinisikan sebagai. yang diharapkan akan menguntungkan kepentingan dan perjuangan pihak yang melakukan advokasi. pengacara. Dua kata kunci ini harus selalu ada 4 . Dapat juga advokasi didefinisikan. Advokasi dapat didefinisikan secara sederhana sebagai. pembela. Arti Penting Advokasi Pada mulanya advokasi muncul dalam pengertian pembelaan terhadap berbagai kasus-kasus hukum yang ada dalam masyarakat. dan peguam untuk menangani berbagai sengketa hukum di masyarakat. Advocateur. maka advokasi kerapkali dimengerti sebagai tindakan litigasi oleh seorang yang dinamakan Advocaat. Sebagai kegiatan yang bertujuan untuk melakukan perubahan kebijakan publik.C. Secara sederhana sesungguhnya kerja advokasi adalah MEMPENGARUHI serta MENGUBAH. atau perubahan kebijakan. dalam bahasa Belanda yang berarti . prioritas atau kebijakan melalui penggunaan suatu alasan yang masuk akal sesuai dengan target group (sasaran). serta implementasi terhadap suatu kebijakan. terbentuknya atau terciptanya kebijakan atau praktek baru. sebagai suatu usaha yang dilakukan secara sistematis dan terorganisir untuk melakukan aksi dengan target untuk. Namun pada perkembangannya kerja advokasi tidak sekedar melakukan pembelaan dalam wilayah hukum tetapi juga yang berkaitan dengan kebijakan publik. upaya nyata untuk memperbaiki atau merubah suatu kebijakan publik sesuai dengan kehendak dan kepentingan mereka yang mendesakkan terjadinya perbaikan dan perubahan tersebut.

Dalam hal ini kegiatan advokasi dilakukan untuk mencegah munculnya persoalan baru.dalam kerja advokasi. pertama. tetapi dapat diselesaikan dengan kemampuan masyarakat sendiri. sesuai dengan normanorma hukum maupun norma kesusilaan yang berlaku dalam masyarakat. intimidasi. dimana kegiatan advokasi juga dibutuhkan. bahwa pelanggaran atau kejahatan terhadap hukum privat maupun publik serta norma-norma kesusilaan tidak boleh dibiarkan karena akan menjadi persoalan dalam masyarakat. Dengan demikian lewat kegiatan advokasi ditujukan untuk penguatan . Berkaitan dengan hal tersebut perlu disadari bahwa persoalan atau kasus-kasus yang ada. tidak saja dalam bidang hukum tetapi masuk juga dalam bidang ekonomi. Dalam kerja advokasi ada beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian. politik. Kedua. kalau bisa kita katakan advokasi adalah “bagaimana mempengaruhi siapa dalam rangka mengubah apa dan mengapa ?”. Dan hal tersebut merupakan hak dari setiap orang yang merasa hak-haknya dilanggar baik dilakukan secara individual maupun kolektif. Ketiga. sosial dan budaya. kekerasan serta konflik-konflik dalam keluarga merupakan suatu hal yang harus terus menerus di perjuangkan dan diposisikan sesuai dengan keadilan dan kebenaran. Sehingga setiap kasus tidak saja selalu diselesaikan melalui jalur hukum. bahwa apa yang terjadi dalam masyarakat mulai dari penindasan. yang justru dapat dimanfaatkan oleh kepentingan-kepentingan sesaat. bahwa kegiatan advokasi dimaksudkan masyarakat maupun individu mampu untuk mengorganisir dirinya sehingga setiap persoalan yang muncul dapat dicegah sedini mungkin. teror. Kata advokasi sering kali kita dengar bahkan secara tidak sadar kita telah melakukan advokasi baik untuk kepentingan sendiri maupun kepentingan masyarakat.

prosedur atau praktik yang mempengaruhi klien. untuk: 1. Namun kiranya perjuangan membela dan memberikan perlindungan terhadap hak-hak klien/masyarakat. Namun yang lebih penting adalah bagaimana hak tersebut bisa diperjuangkan dan kebijakan publik berpihak kepadanya. 5 Perlu disadari bahwa kegiatan advokasi merupakan gerakan yang tidak mudah dalam pelaksanaannya.masyarakat sipil. Karena dalam perjuangan kegiatan advokasi dalam menegakkan hak-hak klien/masyarakat akan berhadapan dengan kekuasaan yang sangat kuat. karena selama ini resistensi mayarakat terhadap eksploitasi dan penindasan negara sangat minim. Proses bekerja dengan atau atas nama klien. Memodifikasi kebijakan. . terlebih penyandang masalah sosial utamanya korban konflik sosial. Dengan kegiatan advokasi diharapkan kesadaran dan pemahaman kelompok masyarakat maupun individu semakin meningkat untuk memperjuangkan hak-haknya serta mengorganisir dirinya secara berkesinambungan. yang memiliki berbagai instrumen yang memudahkan untuk mematahkan kegiatan advokasi. merupakan kegiatan yang memerlukan pengorbanan yang tidak sedikit baik moril maupun materiil. 2. Memperoleh pelayanan atau sumber-sumber yang kemungkinan tidak tersedia. Sehingga diharapkan dengan kegiatan advokasi pemerintah dalam menentukan kebijakan memberi posisi yang benar. Advokasi dalam pelayanan kemanusiaan dapat dikemukakan pendapat dari Hepwort dan Larsen (1986) sebagai berikut. dalam mengakui dan bahkan melindungi hak-hak masyarakat yang selama ini terpinggirkan.

6 D. 2. yang dapat kita gunakan untuk menarik warga agar simpati terhadap yang kita kampanyekan. akan tetapi sebenarnya bisa dipakai oleh pihak lain. dan advokasi komunitas. 3. istilah ini memang sangat kental dengan NGO. dan sebagainya.3. kebijakan. petani. memodifikasi dan promosi/meningkatkan” hak atau kebutuhan klien. suatu proses. seperti. legislatif. buruh. didalamnya tercakup taktik dan strategi. Mempromosikan legislasi atau kebijakan baru yang akan menghasilkan tersedianya sumber ataupun pelayanan yang dibutuhkan klien. dan mendapat perhatian semua pihak. Jadi dari pengertian tersebut kegiatan advokasi merupakan upaya pencapaian tujuan. karena advokasi adalah untuk merubah kebijakan. pelayanan langsung. yang telah sering malakukan advokasi. sistem. Pengorganisasian. dan proses advokasi mencakup kegiatan “memperoleh. klinis. Teknik Advokasi Dalam banyak kalangan aktivis dan Non Government Organisation (NGO). internal. Legislasi. kampanye merupakan adaptasi dari kata Campaign yang berarti seni perang. Pengorganisasian dipahami sebagai upaya untuk mengorganisir pihak yang akan kita dvokasi. Tipe advokasi dalam pelayanan kemanusiaan diantaranya adalah : Advokasi kasus. klas. maka out put dari advokasi salah satunya adalah lahirnya kebijakan . maka wilayah kerja advokasi pada umumnya adalah sebagai berikut: 1. Kampanye.

diskusi. mendengarkan keluhan klien dll. 5. aspiratif. 3. 4. Memposisikan Pekerja Sosial sebagai tokoh panutan dan sebagai teman/sahabat yang dapat diajak berdiskusi sehingga terjadi posisi saling mempercayai dan diharapkan tercipta hubungan harmonis dan dialog yang sehat.terhadap isu yang kita advokasi. Pendekatan emosional. Membudayakan dan menggalakkan kegiatan-kegiatan yang bersifat religius/keagamaan. Pendekatan secara persuasive terhadap klien dan lingkungannya. melalui penyulahan. melakukan dialog dengan pihak terkait dengan permasalahan klien. E. yaitu mengetahui latar belakang individu. Bersama-sama pihak terkait untuk menyediakan sarana dan prasarana bagi klien dalam rangka penyaluran minat dan bakat. Untuk itu berikut adalah beberapa teknik advokasi . dll. Dapat dikemukakan bahwa tidak ada teknik yang dapat menjadi standar baku dalam kegiatan advokasi . Mengadakan kegiatan formal dan non formal yang berkaitan dengan penyebaran informasi tentang PMKS. dengan menciptakan suasana yang bebas dari rasa ketakutan. kampanye. dan lingkungan pergaulan. utamanya yang menjadi 7 tupoksinya. tulisan ilmiah. 6. 2. melakukan komunikasi dengan orang tua/wali klien yang bermasalah. Kaidah Advokasi Jika advokasi adalah kegiatan yang terencana dan sistematis maka ada . dalam membela hak-hak klien sebagai berikut: 1. keluarga.

mengenai isi. Setelah itu kita merangkai ulang setiap peristiwa yang berhubungan dengan kasus tersebut. . Makin banyak dukungan didapatkan. potensi maupun peluang serta dampak yang ditimbulkan. Mencermati posisi kasus Pada kaidah ini kita harus terlebih dahulu melihat kasus tersebut. walaupun kondisi dilapangan banyak berubah. Identifikasi siapa kawan dan lawan Pada kaidah ini yang harus dilakukan adalah memperkecil lawan dan memperbanyak kawan. 2. Kesepakatan yang sudah dibuat akan dijadikan semacam pengikat bagi 8 kerja advokasi selanjutnya. kaidah tersebut diantaranya: 1. untuk itu semua kalangan yang terlibat konsisten dengan apa yang telah direncanakan. Kerjakan rencana yang sudah dibuat Dalam membuat rencana tentu kita harus konsisten untuk tidak melakukan perubahan. jangan mudah mengganti program yang sudah disepakati. Untuk itu maka perlu identifikasi seberapa banyak kita mendapat dukungan dan siapa saja yang hendak menentang. Hasil tersebut ditelaah dan disusun dalam suatu peta persoalan yang berisikan identifikasi masalah. makin lebar peluang untuk keberhasilan advokasi. potensi dan peluang seta jangka waktu yang akan dikerjakan. 3. Kita hanya dapat merubah taktik sesuai dengan situasi dilapangan yang banyak berubah. Dengan mencermati posisi kasus maka akan diketahui sebenarnya posisi dan kapasitas kita serta seberapa jauh kemampuan yang kita punyai.beberapa kaidah yang menjadi pegangan setiap orang yang hendak melakukan advokasi.

Hal ini jelas amat berbahaya karena sasaan menjadi kabur dan bisa jadi tidak mendapat dukungan publik. Untuk menangkal itu adalah dengan ketegaran dan kesabaran. Dengan demikian dibutuhkan kreatiftas dalam membuat masalah tersebut tetap hangat dan tidak cepat basi. dll. Dengan imajinasi kita akan menemukan banyak saluran untuk menggalang dukungan atau menambah simpatisan. Taktik paling kentara adalah melakukan teror dari yang paling halus hingga yang sangat kotor. pemusik. 5. Dalam melakukan advokasi anda bukan saja bertaruh denga gagasan tetapi yang paling utama adalah hidup anda. olah raga. 6. Tetap konsisten pada masalah Pada kaidah ini yang perlu diperhatikan adalah munculnya perubahan dalam masyarakat yang mempengaruhi kerja-kerja advokasi sehingga masalah yang menjadi sasaran advokasi kurang diminati oleh kelompok inti. Jika diperlukan buatlah strategi untuk tetap membuat masalah itu terus aktual dan relevan dalam kondisi apapun. . dapat meminta bantuan teman-teman yang bergerak dibidang keenian. Jangan mudah ditakuti Banyak cara yang akan dilakukan lawan untuk melemahkan semangat kita dalam melakukan advokasi. Kita harus melakukan berbagai strategi untuk menggalang opini publik.4. Karena advokasi adalah kegiatan sistematis dan terencana maka kegiatan itu membutuhkan kretifitas dan imajinasi. Berimajimasilah Cara untuk mengalahkan lawan dalam kegiatan advokasi tidak perlu dengan melakukan cara teror dan kekerasan.

Membentuk lingkaran inti Yang dimaksud lingkar inti (allies) adalah kumpulan orang dan atau organisasi yang menjadi penggagas. pemrakarsa. diantaranya adalah: 1. penggerak dan pengendali utama seluruh kegiatan advokasi.7. karena hal ini sangat jarang dan belum familiar ditengah-tengah masyarakat kita. Praktek Advokasi Bagaimana kita melakukan advokasi ? Agak kesulitan ketika kita harus menjelaskan secara rinci tentang bagaimana melakukan advokasi. Doa adalah pengukuhan dan pendorong tiap pribadi yang berada dalam kegelisahan maupun perjuangan kemanusiaan. Belajar dari kesalahan dan keberhasilan yang pernah dilakukan berikut diusahakan beberapa yang mungkin bisa dipakai bahan untuk melakukan improvisasi. Lingkar inti dari suatu gerakan advokasi adalah suatu “tim kerja” yang siap kerja purna waktu. Tidak ada resep advokasi yang secara universal cocok diterapkan untuk semua aspek persoalan. kohesif dan solid. Tidak ada cara yang baku dalam metode serta langkah-langkah advokasi. Dalam hal dikemukakan langkah-langkah melakukan advokasi. sehingga tidak ada devinisi yang baku tentang advokasi. Berdoalah Banyak bukti dimana doa berperan penting dalam setiap perubahan. Terlebih kata advokasi sendiri belum menjadikan wacana dan populer di masyarakat. Lingkar inti adalah perancang strategi sekaligus . Sesab itu doa menjadi 9 penting bagi kita yang memang menggagas kemenangan dalam melakukan advokasi. F.

misalnya. Mengumpulkan data dan informasi Dalam upaya memahami hal yang akan kita lakukan dalam gerakan advokasi. (b) Kebutuhan dan aspirasi masyarakat. 10 3. Dalam menentukan satu issu strategis kegiatan advokasi dengan mengacu pada pertimbangan issu yang akan diusung adalah “aktual”. diantaranya: adanya kesatuan atau kesamaan visi dan idiologi yang jelas terhadap issu yang diadvokasikan. adalah mimilih/menetapkan issu strategis kegiatan advokasi yang akan dilakukan. 2. perlu mengumpulkan data dan informasi berkaitan dengan issu advokasi yang dilakukan. dalam merumuskan issu startegis. (c) . Data dan informasi tersebut penting dalam mendukung proses berikutnya. lobbi.pemegang komando utama. jika tidak akan membawa dampak negatif lebih besar pada kehidupan masyarakat umum. Memilih issu startegis Segera setelah kegiatan sebelumnya tercapai. pembentukan lingkar inti dalam gerakan advokasi memerlukan beberapa prasyarat. dalam arti tuntutan memang semakin luas di masyarakat agar issu tersebut segera ditangani. dll. yaitu sedang hangat dan menjadi perhatian masyarakat. bahan proses legislasi. kampanye. Analisis data dan informasi Data yang telah terkumpul sebanyak mungkin kita olah sedemikian rupa menjadi informasi yang diperlukan untuk mendukung semua kegiatan lain dalam advokasi. Sebagai bahan pertimbangan dalam memilih issu berikut ini dapat menjadi acuan: (a) Penting dan mendesak . Karena itu. 4.

prasarana. Proses-proses legislasi. Sehingga tidak ada seorangpun bahkan lembaga/oganisasi yang akan mampu sendirian melaksanakan semua kegiatan advokasi. mulai dari penyusunan . Galang sekutu dan pendukung. Mengemas issu semenarik mungkin Issu-issu yang telah dipilih (satu issu strategis) tersebut selanjutnya dikemas sedemikian rupa sehingga dapat menarik simpatisan masyarakat dan pendukung. dengan berbagai jenis atau bentuk kegiatannya masing-masing yang khas. penggalangan sekutu dan pendukung menjadi sangat vital. Dalam hal inilah. 5. Ada tiga jalur proses pembentukan kebijakan publik. pikiran dan dana. Pada setiap tahapan memerlukan banyak waktu. akses. yang harus ditempuh dalam advokasi. tenaga. dan kemudian terlibat aktif langsung. Kerja advokasi merupakan kerja yang sangat rumit dan majemuk. pengaruh. 6. dana. Bagian acara ini mulai masuk ke dalam berbagai aspek teknis atau bentukbentuk kegiatan advokasi yang sesungguhnya. dll) yang bersedia. yang membentuk isi naskah hukum atau kebijakan publik. 7. Sekutu dalam advokasi adalah perseorangan.Berdampak positif. Mengajukan rancangan tanding. mencakup beberapa jenis kegiatan. mendukung dengan 11 mengambil peran atau menjalankan suatu fungsi dalam rangkaian kegiatan advokasi. Pertama adalah: proses-proses legislasi dan jurisdiksi. (d) Sesuai dengan visi dan agenda perubahan sosial. kelompok atau organisasi yang memiliki sumber daya (keahlian. Issu yang menarik akan mendapat dukungan dari berbagai kalangan utamanya dari mass media baik cetak maupun elektronik.

kolaborasi. gugatan bersama (class action). Membangun basis gerakan. adalah kelemahan pada basis legitimasinya. Mereka sebenarnya bicara atas nama siapa? Apakah mereka memang memiliki mandat nyata dari masyarakat atau rakyat yang mereka “atas namakan” ?. 8.rancangan undang-undang atau peraturan (legal drafting). sebagai pembuat dan pelaksna resmi kebijakan publik. mungkin masih berjalan sampai sekarang walaupun sistem pilitik dan hukum sekarang sudah mulai longgar. Sedangkan proses-proses Jurisdiksi diantaranya adalah. yang membentuk tata laksana kebijaakn publik. Untuk 12 itu sekarang kalau mau melaksanakan advokasi harus memiliki basis gerakan yang berakar nyata dalam masyarakat. dll. proses-proses politik dan birokrasi. G. juga bisa terjadi dalam berbagai bentuk: gugatan perwakilan (legal standing). Salah satu kecaman terhadap kegiatan advokasi dari pengalaman aktivis/LSM/ORNOP . 9. Maka. Memang tidak mudah memahami advokasi terhadap korban konflik . beracara di peradilan (litigasi). negosiasi. lobbi. sampai peninjauan kembali atau pengujian undang-undang (judicial review). berlangsunglah kegiatan-kegiatan. dsb. Dua pelaku utama dalam jalur ini adalah para Politisi dan aparat birokrasi pemerintahan. Penutup. Mempengaruhi pembuat kebijakan Jalur kedua dalam proses-proses pembentukan kebijakan publik adalah . termasuk didalamnya penyusunan rancangan tanding (counter draft). Jadi masalah bagaimana mampu membangun basis gerakan sampai menyentuh akar rumput. mediasi.

Pustaka Pelajar. Semoga makalah kecil ini bermanfaat. dkk. Insist Pers. 2005. Fakultas Hukum UII. dkk. Strategi Perlawanan. Roem. . dan tentunya kami membuka diri terhadap saran. Bahan bacaan: Imran. Jakarta. 2001. Perencanaan. Tindakan. LKBH. dan Refleksi. ide yang membangun melalui diskusi dan proses diklat. Pedoman Advokasi. Topatimasang. minimal sudah tergambar rencana yang akan dilakukan tentang advokasi yang berkaitan dengan memperoleh dan mempromosikan pelayanan yang terbaik sesuai dengan hak-hak klien dilingkungan masing-masing instansi Anda. Miller Valerie. Yogyakarta. Yayasan Obor Indonesia. Merubah Kebijakan Publik. Tetapi dengan penjelasan singkat tersebut. Sekian dan terimakasih. Yogyakarta. 2000.sosial hanya dalam beberapa jam pertemuan. dkk.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->