Penanggulangan Bencana DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM Direktorat Jenderal Cipta Karya C35 MODUL KHUSUS KOMUNITAS Relawan dan

BKM PNPM Mandiri Perkotaan

Modul 1 Konsep Penanggulangan Bencana 1 Kegiatan 1 Curah Pendapat Definisi Penanggulangan Bencana 2 Kegiatan 2 Diskusi Kelompok Kaitan Siklus PNPM MP dengan Penanggulangan Bencana 3 Kegiatan 3 Simulasi Bencana 4

Modul 2 Penanggulangan Bencana Berbasis Komunitas 14 Kegiatan 1 Penjelasan Konsep Kelompok Masyarakat Siaga Bencana 15 Kegiatan 2 Simulasi 1 : Analisa Resiko Bencana 17 Kegiatan 3 Simulasi 2 : Membuat Peta Ancaman Bencana 17 Kegiatan 4 Simulasi 3 : Sistem Peringatan Dini 18 Kegiatan 5 Simulasi 4 : Saat Bencana Datang 19 Kegiatan 6 Diskusi Panel Penanganan Setelah Bencana 20

Modul 1 Topik: Konsep Penanggulangan Bencana

Peserta memahami : 1. Pengertian bencana dan penanggulangan bencana 2. Paradigma penanggulangan bencana 3. Komponen dari penanggulangan bencana berbasis komunitas

Kegiatan 1: Curah Pendapat Definisi Penanggulangan Bencana Kegiatan 2: Diskusi kelompok Kaitan Siklus PNPMMP dengan Penanggulangan Bencana Kegiatan 3: Simulasi Bencana

3 Jpl (135’)

Media Bantu – skema Siklus PNPMMP Bahan Bacaan – Apa itu bencana?

• Kertas Plano, kuda-kuda untuk Flip-chart, jepitan besar • Metaplan, Spidol, selotip kertas • Papan Tulis dengan perlengkapannya

• Amplop, kertas HVS 1

Curah Pendapat Definisi Penanggulangan Bencana

1) Sampaikan tujuan dan proses belajar yang akan dilalui, yaitu agar peserta memahami mengapa perlu mempelajari materi penanggulangan bencana dalam suatu program penanggulangan kemiskinan.

2) Lakukan curah pendapat untuk menggali pemahaman peserta mengenai definisi bencana, dan penanggulangan bencana.

3) Tulis kata-kata kunci dari pendapat peserta. Sepakati bersama apa yang dimaksud dengan bencana dan penanggulangan bencana.

4) Kemudian berikan penjelasan mengenai kata-kata kunci bencana dan penanggulangan bencana

Bencana adalah peristiwa/rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia, sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis dan di luar kemampuan masyarakat dengan segala sumber dayanya

Kata kunci penanggulangan bencana: Serangkaian upaya komprehensif dalam pra-bencana, saat bencana dan pasca bencana.

Kegiatan dalam Pra Bencana ditujukan untuk mengurangi resiko bencana, bersifat preventif seperti: • Pencegahan • Mitigasi atau penjinakan • Kesiapsiagaan meliputi peringatan dini dan perencanaan

Saat Bencana (tanggap darurat): • Peringatan atau tanda bahaya • Pengkajian darurat • Rencana operasi • Tanggap darurat

Setelah bencana: • Rehabilitasi • Rekonstruksi

2 5) Berikan penekanan sebagai berikut.

• Penanggulangan bencana tidak hanya bersifat reaktif: baru melakukan setelah terjadi bencana. Tetapi penanggulangan bencana juga bisa bersifat antisipatif, melakukan pengkajian dan tindakan pencegahan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya bencana. • Bencana menimbulkan berbagai kerusakan dan kehilangan. Hal ini akan menyebabkan angka kemiskinan di suatu wilayah yang terkena bencana akan meningkat. Hal inilah yang coba diantisipasi oleh PNPMMP dengan materi penanggulangan bencana.

6) Tutup sesi ini dengan penyampaian kesimpulan diskusi.

Diskusi Kelompok Kaitan Siklus PNPMMP Dengan Penanggulangan Bencana

1) Jelaskan pada peserta, bahwa pada sesi ini akan dibahas kaitan antara siklus PNPMMP dengan penanggulangan bencana.

2) Bagi peserta menjadi beberapa kelompok. Kemudian tampilkan siklus PNPMMP pada media bantu. Ajukan pertanyaan kepada peserta, adakah data-data dari siklus PNPMMP yang dapat digunakan untuk penanggulangan bencana? Jika ada, pada tahapan siklus mana saja dan apa saja datanya?

3) Persilakan setiap kelompok untuk melakukan diskusi selama 10 menit untuk menjawabnya, dan tuliskan pada kertas plano.

4) Kemudian persilakan masing-masing kelompok untuk menyampaikan hasil diskusinya, dan fasilitasi proses diskusi pleno untuk menyepakati tahap-tahap siklus mana saja yang bisa menghasilkan informasi untuk penanggulangan bencana dan apa saja informasinya. Gunakan tabel seperti dibawah ini:

Tahapan siklus Tujuan Keluaran Teknik Informasi untuk penanggulangan bencana

5) Tekankan kepada peserta sebagai berikut.

• Informasi yang bermanfaat bagi penanggulangan bencana tidak hanya berupa peta atau kondisi geografis yang rentan terkena bencana alam, tetapi juga potensi non-fisik seperti kesenjangan komunikasi antar kelompok masyarakat. 3 • Data-data dan hasil penerapan siklus sebenarnya berisi potensi-potensi lokal yang bisa

yang bisa digunakan untuk secara cepat menginformasikan terjadinya bencana. misalnya ”gempa!!!”. . misalnya pengetahuan tentang sistem informasi dan komunikasi. Kemudian teriakkan beberapa bencana lainnya. dan peserta diminta segera (dalam hitungan maksimal dua detik) untuk bereaksi secara spontan terhadap teriakan tersebut seolah-oleh bencana yang disebutkan memang sedang terjadi. atau berdirinya BKM/LKM sebagai salah satu lembaga lokal yang bisa berperan dalam pengkoordinasian tindakan tanggap darurat bencana.dimanfaatkan untuk mengatasi bencana. Tujuan simulasi ini adalah untuk mengetahui apa yang biasa dilakukan oleh masyarakat jika terjadi bencana. Amati dan catat apa yang dilakukan pertama kali oleh peserta begitu mendengar teriakan tersebut. 3) Pemandu mulai meneriakkan satu bencana. 6) Tutup sesi dengan kesimpulan mengenai informasi-informasi dari siklus yang bisa digunakan untuk penanggulangan bencana. Simulasi Bencana 1) Sampaikan bahwa selanjutnya peserta akan diajak mempelajari mengenai penanggulangan bencana berbasis komunitas/masyarakat. Jelaskan bahwa pemandu akan meneriakkan beberapa jenis bencana. 2) Sampaikan bahwa kita akan melakukan simulasi bencana. Kemudian mintalah peserta untuk kembali duduk.

sehingga melakukan kesiap. Akan dapat dilihat adanya perbedaan tindakan yang dilakukan masing-masing orang saat menghadapi bencana : • Panik • Tenang dan taktis • Diam saja (tidak tahu harus berbuat apa) 2. Permainan simulasi bencana berguna untuk mengetahui reaksi awal dari seseorang ketika mengalami bencana. sampaikan hasil observasi pemandu. Tindakan awal saat bencana akan menentukan besarnya korban jiwa.4) Setelah selesai. dan (2) siap siaga/tidak atau terlatih atau tidak. 3.siagaan menjadi upaya yang sangat penting. 4 SKEMA SIKLUS PNPMMP . dan berikan umpan balik. Catatan Untuk Pemandu: 1. Hal tersebut biasanya disebabkan karena (1) karakter pribadi. termasuk apa yang akan dibawa.

RKM RK PS LKM/ BKM PJM-P Channeling Program ReOrientasi PS dan PJM-P Review Prog Pelaks Kegiatan Sosmap & Sosialisasi PJM ke Musbang Kel/Desa PJM ke Musbang kecamatan .

PJM ke Musbang Kota/Kab Kordinasi dan Integrasi Prog KSM/ Pokmas 5 Apa itu Bencana? 1. sehingga menyebabkan kerugian yang meluas pada kehidupan manusia dari segi materi . kerugian harta benda. bencana adalah Peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam dan/ atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia. kerusakan lingkungan.24/2007 tentang Penanggulangan Bencana. Pengertian Menurut UU No. dan dampak psikologis Pengertian bencana menurut International Strategy for Disaster Reduction (ISDR) : Suatu gangguan serius terhadap keberfungsian suatu masyarakat. ekonomi atau lingkungan dan melampaui .

gagal modernisasi. Jenis-jenis • Bencana alam: bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh antara lain: gempa bumi. gunung meletus.kemampuan masyarakat yang bersangkutan untuk mengatasi dengan menggunakan sumber daya mereka sendiri 2. dan wabah penyakit • Bencana sosial: bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik sosial antar kelompok atau antar komunitas masyarakat. Penjelasan Jenis-jenis bencana Banjir Banjir merupakan kondisi dimana sebagian besar air menggenangi permukaan tanah yang biasanya kering. dan teror 3. angin topan/puting beliung. Banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi. Penyebab • Hujan dalam waktu panjang dan deras selama berhari-hari . epidemik. kekeringan. tsunami. dan tanah longsor • Bencana non alam: bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa non alam yang antara lain berupa gagal tekhnologi. banjir.

letusan gunung api dan longsoran. tiang bangunan runtuh/rusak. lebih dari 1 menit. Tsu berarti pelabuhan. karena genangan air mempercepat penyebarluasan jentik-jentik nyamuk dan serangga Tsunami Tsunami berasal dari bahasa Jepang. Tsunami terjadi di daerah pesisir. yang biasanya disebabkan oleh air dan makanan yang tidak higienis 6 • Penyakit yang disebabkan karena nyamuk.• Penanganan sampah yang buruk • Perencanaan tata kota yang tidak ditepati/menyimpang. Aceh 2004 ƒ Letusan gunung api di dasar laut : Krakatau 1883 ƒ Longsoran di dasar laut : Teluk Lituya Alaska 1958 Tanda-tanda tsunami adalah : ƒ Gempa bumi yang sangat kuat. • Berkurangnya tumbuh-tumbuhan/pohon yang semakin sedikit sehingga semakin sedikit pula daerah resapan air Yang harus diwaspadai saat bencana banjir adalah munculnya wabah penyakit : • Penyakit diare. biasanya karena makin sempitnya daerah resapan air atau jalur hijau yang terdesak pemukiman atau industri. Contoh tsunami yang diakibatkan : ƒ Gempa bumi di dasar laut : Banyuwangi 1994. Biak 1996. Nami : gelombang laut. dan . Tsunami diartikan sebagai rangkaian gelombang laut yang melanda wilayah pantai dan daratan akibat terjadinya peristiwa geologi di dasar laut yaitu : gempa bumi.

manusia tak mampu berdiri tegak Tanah Longsor Pengertian : Terjadinya pergerakan tanah atau bebatuan dalam jumlah besar secara tiba-tiba atau berangsur-angsur yang pada umumnya terjadi di daerah lereng yang gundul atau kondisi tanah dan bebatuan yang rapuh. Gempa Bumi Gempa bumi terjadi karena pergesekan antar lempeng tektonik yang berada di bawah permukaan bumi. jalan. Dampak dari pergesekan itu menimbulkan energi luar biasa dan menimbulkan goncangan di permukaan dan seringkali menimbulkan kerusakan hebat pada sarana seperti rumah/bangunan. Biasanya daerah yang pernah mengalami longsor sebelumnya. ada 3 jenis gempa bumi : • Gempa bumi tektonik adalah gempa bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi akibat pergerakan lempeng bumi atau patahan. • Gempa bumi vulkanik adalah gempa bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi akibat aktivitas gunung berapi yaitu pergerakan magma yang menekan/mendorong lapisan batuan sehingga pergeseran bebatuan di dalamnya menimbulkan terjadinya gempa bumi. jembatan. Gempa jenis ini paling banyak menimbulkan kerusakan dan banyak korban. Gempa bumi sering diikuti dengan gempa susulan dalam beberapa jam atau hari setelah gempa . merupakan daerah gundul dan aliran air hujan adalah daerah yang rawan tanah longsor. tiang listrik. • Gempa bumi induksi adalah gempa bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi akibat sumber lain seperti runtuhan tanah. Berdasarkan sumber penyebabnya.

Letusan gunung berapi menghasilkan : • Gas vulkanik adalah gas yang dikeluarkan saat gunung berapi meletus. Lahar hujan terjadi karena percampuran material letusan dengan air hujan di sekitar puncaknya • Awan panas adalah awan dari material letusan besar yang panas. Letusan gunung berapi dapat menimbulkan korban jiwa dan berpengaruh pada perubahan iklim. Hidrogen Sulfida. Karbon Dioksida. Letusan Gunung Berapi Gunung berapi terjadi karena endapan magma dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi.pertama yang dapat menyebabkan penghancuran pada bangunan yang telah retak/goyah akibat gempa sebelumnya. sehingga air danau yang panas bercampur dengan material letusan. Letusan membawa abu dan batu yang menyembur sejauh radius 18 Km atau lebih. dikenal sebagai lahar letusan dan lahar hujan. mengalir turun dan akhirnya mengendap di dalam dan sekitar sungai dan lembah. Sulfur Dioksida. Lava encer mampu mengalir jauh dari sumbernya mengikuti sungai atau lembah yang ada sedang lava kental mengalir tak jauh dari sumbernya • Lahar adalah banjir bandang di lereng gunung yang terdiri campuran bahan vulkanik berukuran lempung sampai bongkah. lava dapat mengalir sejauh 90 Km. Lahar letusan terjadi apabila gunung berapi yang mempunyai danau kawah meletus. dan Nitrogen 7 • Lava adalah cairan magma yang bersuhu tinggi yang mengalir ke permukaan melalui kawah gunung berapi. • Awan panas dapat mengakibatkan luka bakar pada bagian tubuh serta sesak pernafasan sampai tidak bisa bernafas . berupa Karbon Monoksida.

kemudian perbedaan cara pandang keagamaan dan adat istiadat yang sering menimbulkan konflik yang secara laten dapat meledak menjadi kekerasan. seperti politik nasional dan internasional serta pertahanan keamanan. sosial. Berkecepatan sampai lebih dari 200km/jam yang didampingi dengan hujan lebat dan menyebabkan badai di daerah pesisir Konflik Sosial Konflik sosial merupakan suatu hal yang tak terelakkan dalam masyarakat yang terdiri dari latar belakang suku. Motifnya adalah menimbulkan rasa takut dan memperkuat posisi tawar untuk mencapai kehendak tertentu. sarana transportasi dan komunikasi. tingkat sosial ekonomi dan sebagainya. Contoh dari konflik sosial adalah Peristiwa Mei 1998 Teror Teror merupakan jenis bencana yang paling sulit diduga karena biasanya bermotif tertentu. Konflik sosial dapat menjadi bencana ketika telah menjadi kekerasan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. kerusakan sarana/prasarana umum dan tempat tinggal serta trauma psikologis. industri. adat istiadat. Keberagaman dapat pula menjadi ancaman terhadap keutuhan seperti yang sering terjadi karena kesenjangan ekonomi dan kemiskinan karena ketidakadilan ekonomi. tempat keramaian . agama.• Abu letusan gunung berapi adalah material letusan yang sangat halus yang karena hembusan angin dampaknya bisa dirasakan sejauh ratusan kilometer Angin Topan Angin Topan adalah udara bertekanan rendah yang terjadi di lautan tropis. hukum dan politik. Sasarannya adalah sarana vital seperti kantor pemerintah.

(pariwisata dan lokasi lain). serangan bersenjata. (sumber : Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia) 8 Modul 2 Topik: Penanggulangan Bencana Berbasis Komunitas Peserta memahami konsep penanggulangan bencana berbasis komunitas Kegiatan 1: Penjelasan Konsep Kelompok Masyarakat Siaga Bencana Kegiatan 2: Simulasi 1: Analisa Resiko Bencana Kegiatan 3: Simulasi 2: Membuat Peta Ancaman Bencana Kegiatan 4: Simulasi 3: Sistem Peringatan Dini Kegiatan 5: Simulasi 4: Saat Bencana Datang Kegiatan 6: Diskusi Panel: Penanganan Pasca Bencana 6 Jpl ( 270 ’) Media Bantu – Siklus penanggulangan bencana Bahan Bacaan – Kelompok Masyarakat Siaga Bencana Bahan Bacaan – Tanggap Darurat Saat Bencana . penculikan. Teror dapat berupa serangan bom. pembakaran. peracunan. instalasi militer.

struktur organisasi dan uraian tugasnya. Papan Tulis dengan perlengkapannya • Beberapa visualisasi hasil penerapan instrumen siklus (peta desa. selotip kertas. kuda-kuda untuk Flip-chart. jepitan besar. tidak menggugurkan kewajiban negara untuk melindungi warga negara dari bencana. Spidol. Untuk itu pemerintah memiliki struktur dan organisasi penanganan bencana. Jelaskan berdasarkan bahan bacaan 3) Kemudian jelaskan mengenai kelompok masyarakat siaga bencana. Metaplan. alur sejarah. 4) Sampaikan bahwa meskipun masyarakat bisa secara mandiri bersiap-siap menghadapi bencana. Sampaikan penjelasan sebagai berikut: . yaitu agar peserta: memahami konsep penanggulangan bencana berbasis komunitas 2) Tampilkan media bantu: skema siklus penanggulangan bencana.Bahan Bacaan – Setelah Bencana • Kertas Plano. dll) 9 Penjelasan Konsep Kelompok Masyarakat Siaga Bencana 1) Sampaikan tujuan materi dalam modul ini.

agar secara dini menekan bahaya tersebut. (8) pengembangan teknologi bencana alam. Saat ini organisasi penanggulangan bencana di Indonesia masih merupakan lembaga ad hoc. (5) penyusunan prosedur dan tata cara penanganan bencana (6) pemasyarakatan kesiagaan dan peningkatan kemampuan. Tugas utama kelompok adalah menyusun perencanaan untuk melakukan usaha-usaha dalam pengurangan resiko bencana. perencanaan tanggap darurat dan rehabilitasi. saat dan setelah bencana terjadi untuk mengurangi jumlah korban baik jiwa. (3) zonasi daerah bahaya dan prakiraan resiko.Penanggulangan Bencana Berbasis Komunitas merupakan serangkaian aktivitas masyarakat (komunitas) pada saat sebelum. lazimnya diperlukan langkah-langkah : (1) pengenalan jenis bencana. swasta dan Pemerintah Pembangunan kemampuan penanggulangan bencana ditekankan pada peningkatan kemampuan masyarakat khususnya masyarakat pada kawasan rawan bencana . Umumnya berpangkal pada tindakan penumbuhan kemampuan masyarakat dalam menangani dan menekan akibat bencana. meminimalkan korban dan mengurangi penderitaan. Persiapan bencana bertujuan mengurangi resiko. kerusakan sarana/prasarana dan terganggunya peri kehidupan masyarakat dan lingkungan hidup dengan mengandalkan sumber dan kemampuan yang dimiliki oleh masyarakat. Penanggulangan bencana berbasis komunitas membutuhkan langkah terorganisir dan komitmen yang kuat. (2) pemetaan daerah rawan bencana. Penanggulangan bencana berbasis komunitas juga merupakan upaya mengkolaborasikan penanggulangan bencana sebagai upaya bersama antara masyarakat. LSM. (4) pengenalan sosial budaya masyarakat daerah bahaya. Untuk mencapai kondisi tersebut. . (7) mitigasi fisik.

mempunyai peta-peta rawan bencana yang biasanya terkait dengan pertambangan (longsor. Dinas lainnya seperti Pertambangan dan Energi yang berfungsi sebagai pengawas tata kelola pertambangan dan energi. Badan Meteorologi dan Geofisika untuk mengetahui tentang cuaca. Di tingkat Kabupaten/Kota terdapat Satuan Pelaksana (SATLAK) Penanggulangan Bencana dan Pengungsi yang dibentuk berdasarkan Perpres No. Palang Merah Indonesia di daerah masing-masing 4. Bertugas meningkatkan kesiapsiagaan dan tanggap darurat bencana 2. mikrozonasi. dan sampai sekarang Peraturan Pemerintah yang mengaturnya belum terbit. Kantor/Dinas Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) yang juga mengorganisir Search and Rescue (SAR). Kemudian Dinas Sosial. DPU dsb 3. bencana lingkungan). Di tingkat Provinsi terdapat Satuan Koordinasi Pelaksana (SATKORLAK) Penanggulangan Bencana dan Pengungsi.85/2005. Dalam UU No. dan penelitian tentang kebencanaan yang lain 5. Dalam kerja penanggulangan bencana di tingkat daerah. iklim dikaitkan . Bagian Kesra. biasa dilakukan: 1.10 Di tingkat Pusat terdapat Badan Koordinasi Nasional (BAKORNAS) Penanggulangan Bencana dan Pengungsi dengan Ketua Pelaksana Harian (Kalakhar) Wakil Presiden.24/2007 tentang penanggulangan bencana diamanatkan tentang pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Pusat Studi Bencana di Universitas terdekat yang dapat memberikan peta ancaman.

lokal maupun internasional yang concern terhadap isu-isu penanggulangan bencana. akan dilakukan simulasi menganalisis . apa yang bisa kita lakukan? • Peran apa yang bisa dilakukan oleh BKM untuk membentuk kelompok masyarakat siaga bencana? Coba gambarkan struktur yang memungkinkan untuk dibuat di wilayah anda 7) Tuliskan jawaban-jawaban peserta ke papan tulis atau kertas plano. termasuk peringatan dini yang ada untuk berbagai jenis bencana Selain itu terdapat organisasi masyarakat dan LSM baik nasional. bahwea pada sesi-sesi sekarang. 6) Ajukan beberapa pertanyaan berikut ini kepada peserta: • Apakah pada data-data siklus di wilayah anda telah tersedia data-data yang memperlihatkan kondisi rawan bencana? Jika belum. Kemudian tutup sesi dengan menyimpulkan masukan-masukan peserta. Pertama-tama. Simulasi 1: Analisa Resiko Bencana 1) Sampaikan. apa yang bisa kita lakukan? • Apakah dalam PJM dan renta kelurahan anda telah ditetapkan program-program untuk mengantisipasi bencana? Jika belum. 5) Persilakan peserta untuk bertanya tentang hal-hal yang belum jelas. akan disimulasikan apa yang bisa dilakukan oleh kelompok masyarakat siaga bencana.dengan bencana.

korban. Diskusikan satu demi satu peristiwa: waktu. dsb. 2) Lakukan curah pendapat dengan menggunakan metaplan. Baru setelah itu kita ’maju ke depan’ menganalisa kemungkinan terjadinya bencana di kampung kita. penanganan. (Apabila cukup banyak jenis bencana yang mengancam.11 kemungkinan bencana di kampung kita. kerugian. 5) Persilakan beberapa peserta untuk menampilkan sejarah ’bencana’-nya. satu metaplan satu peristiwa bencana. pemandu dapat menggunakan diskusi kelompok). 3) Bersama peserta. susunlah metaplan-metaplan tersebut membentuk alur sejarah (waktu) peristiwa bencana. Ingat. 6) Sampaikan kesimpulan sebagai berikut: . 4) Diskusikan bersama peserta: • Bencana apa saja yang mungkin terjadi (kembali) di masa mendatang? • Kapan perkiraan waktunya? Setiap tahun? • Kelompok masyarakat mana saja yang rentan terhadap bencana tersebut? • Apa yang dibutuhkan untuk menghadapi kemungkinan bencana tersebut? Kemampuan apa yang tersedia? Apa yang kurang. Minta peserta menuliskan bencana yang pernah terjadi dan waktu kejadian.

Langkah pertama yang dilakukan dalam melakukan tahapan analisa risiko adalah menemukenali ancaman. Proses penyusunan peta ini sama seperti ketika kita menyusun peta desa (saat melakukan pemetaan swadaya). Kemudian tampilkan kembali hasil diskusi analisa resiko bencana dari BKM yang bersangkutan. Sebelum analisa resiko dilakukan. Simulasi 2: Membuat Peta Ancaman Bencana 1) Sampaikan bahwa pada sesi selanjutnya kita akan menyusun peta ancaman bencana desa/kelurahan kita. Pengenalan ancaman. 2) Tampilkan salah satu contoh peta dasar desa/kelurahan milik salah satu BKM. sebaiknya dilakukan pencarian data dari berbagai sumber: organisasi pemerintah. 4) Bahas bersama peserta: Apa manfaat yang bisa diperoleh dengan peta semacam ini? 5) Tutup sesi dengan kesimpulan mengenai manfaat dari pembuatan peta ancaman bencana . kerentanan dan kapasitas komunitas tetap sebagai data primer. Setelah itu mengidentifikasi kerentanan dan kemudian kapasitas di kelurahan masing-masing. sebagai data awal. dll. ditambah dengan unsur kebencanaan. 3) Ajak peserta untuk menentukan juga jalur evakuasi dan lokasi pengungsian. Pusat Studi Bencana. Berilah simbol-simbol tertentu untuk menandakan kawasan rawan bencana dan jenis bencana yang mungkin terjadi.

. dsb. Contohnya adalah bunyi kentongan pada masyarakat Jawa untuk menandakan beberapa hal termasuk jika terjadi bencana. Peringatan dini dapat bersumber dari pemerintah.12 Simulasi 3: Sistem Peringatan Dini 4 1) Sampaikan bahwa selanjutnya kita akan belajar mengenai sistem peringatan dini. Peringatan dini haruslah tanda yang dipahami semua masyarakat. 2) Sampaikan pengantar bahwa peringatan dini bukanlah sesuatu yang baru buat masyarakat kita. Hal yang penting adalah adanya penyepakatan dan pemahaman semua anggota masyarakat tentang sistem peringatan dini. kentongan telah menjadi alat peringatan dini bagi banyak hal: bencana. bersifat segera dan bersifat resmi. yang dikomunikasikan lembaga/organisasi yang berwenang serta masyarakat setempat dan dijadikan acuan dalam mengambil tindakan yang dianggap perlu dan taktis saat bencana datang. kemalingan. serta menggunakan sumber daya lokal (apalagi jika bencana bersifat lokal). Sistem peringatan dini adalah tanda bencana. dapat pula berdasarkan pengetahuan lokal tentang tanda-tanda bencana. Di beberapa daerah. gerhana.

tampilkan paparan di bawah ini (salin ke dalam kertas plano. longsoran bawah laut dan comet impact. gunung api di bawah laut.20 menit • Air laut seketika naik di atas rata-rata dengan kecepatan tinggi Tanda-tanda Gunung Meletus • Binatang-binatang meninggalkan lokasi gunung berapi • Terjadi gempa • Terdengar suara letusan Tanda-tanda Badai • Cuaca mendung • Angin kencang .3) Diskusikan bersama seluruh peserta: • Cara apa yang bisa dijadikan sistem peringatan dini di wilayah anda? • Siapa yang berhak mengumumkan peringatan dini? Bisakah BKM berperan penting disini? 4) Kemudian. • Gempa di bawah laut dengan kedalaman 0 – 30 km. Jelaskan bahwa hal penting lainnya terkait dengan sistem peringatan dini ini adalah mengenali tanda-tanda alam sebelum terjadinya bencana: Mengenali tanda-tanda alam sebelum terjadi bencana Tanda-tanda Tsunami • Gempa bumi dengan kekuatan di atas 6 SR (skala richter) dengan pusat gempa di bawah laut. • Air laut surut seketika lamanya +/. atau ke dalam powerpoint).

akan dibahas tentang tindakan-tindakan yang harus diambil saat terjadi bencana. 3) Tugaskan setiap kelompok untuk memperagakan tips-tips menghadapi bencana-bencana yang berbeda. kelompok 2 = gempa. . Mintalah kepada setiap kelompok untuk memnetukan satu orang pembaca naskah. 2) Bagi kelompok menjadi beberapa kelompok. 4) Kemudian persilakan setiap kelompok satu persatu menampilkan peragaan tips-tips menghadapi bencana. Sedangkan pada simulasi ini. dan sisanya sebagai peraga dari naskah yang dibacakan. Beri waktu 5-10 menit kepada semua kelompok untuk bersiap. kelompok 4 = angin puting beliung. kelompok 3 = gunung meletus. misalkan: kelompok 1 = banjir. Tugaskan setiap kelompok untuk menyusun dulu tips-tips menghadapi bencana seperti yang ditugaskan dan dituliskan ke dalam kertas plano. dll.• Udara dingin. kelompok 5 = longsor. 13 14 5 Simulasi 4: Saat Bencana Datang 1) Sampaikan pada peserta. Setiap selesai satu kelompok. bahwa simulasi-simulasi sebelumnya adalah mengenai tindakantindakan yang diambil sebelum bencana terjadi. berkisar 20 C ke bawah. persilakan peserta dari kelompok lain memberi masukan.

bahwa pada sesi terakhir kita akan berdiskusi mengenai apa yang sebaiknya dilakukan masyarakat ketika bencana telah berlalu dan meninggalkan kondisi kerusakan. Membunyikan tanda bahaya Pembunyian tanda bahaya dilakukan oleh pihak yang ditunjuk/disepakati sebagai otoritas. TNI/POLRI dll) 3. 6 Diskusi Panel Penanganan Setelah Bencana 1) Sampaikan kepada peserta. Meminta bantuan dari wilayah terdekat dan menghubungi instansi terkait (Satlak PBP. Maka langkah yang bersifat taktis dan strategis harus segera dilakukan ketika bencana datang. PMI. kerugian. Pengambilan keputusan pengungsian oleh aparat dusun/desa 4. adalah saat paling penting yang akan menentukan dampak yang akan ditimbulkan oleh bencana. dsb. . Tanda bahaya merupakan bunyi/suara/tanda yang disepakati oleh masyarakat setempat sebagai sistem peringatan dini 2. 1. Koordinasi Kelompok Masyarakat Siaga Bencana untuk segera melakukan kerja berdasarkan regu yang dikoordinasi oleh Koordinator Kelompok.5) Tutup sesi dengan menyampaikan poin-poin penting sebagai berikut: Saat bencana terjadi. korban. Kondisi inilah justru yang banyak berkaitan dengan isu kemiskinan dan kerentanan. SAR.

2) Mintalah beberapa peserta yang berasal dari wilayah yang pernah terkena bencana. Gunakan pedoman pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: • Siapa saja (sebutkan jabatan/status orangnya) yang terlibat dalam proses penanganan pasca bencana di wilayah anda? Apa peranannya dalam penanganan bencana? • Bagaimana cara tim tersebut bekerja? Apa saja hambatan-hambatan yang mereka hadapi? • Mungkinkah BKM mengambil posisi sebagai koordinator untuk penanganan kondisi pasca bencana? Mengapa? 3) Fasilitasi proses diskusi antara para panelis dengan peserta lainnya. sanitasi. Pemulihan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar guna mengurangi penderitaan akibat bencana. Tuliskan point-point penting dari diskusi ini. kesehatan dan pengobatan. . 4) Tutup diskusi dengan membacakan poin-point penting tersebut. Pada pemulihan jangka pendek ini biasanya korban bencana belum dapat memenuhi kebutuhan di atas. kebutuhan Mandi Cuci Kakus (MCK) dan kebutuhan religius serta adat. tempat tinggal sementara. dan masukan berikut: Pasca bencana meliputi pemulihan (rehabilitasi) dan rekonstruksi. Rencana pemulihan juga memperhitungkan kondisi lingkungan untuk mengurangi resiko bencana di masa yang akan datang. Kemudian persilakan mereka secara bergantian menyampaikan gambaran bagaimana kondisi penanganan bencana. Pemulihan jangka pendek ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan dasar seperti kebutuhan makanan. untuk duduk didepan sebagai panelis.

Pada umumnya rekonstruksi dilakukan : 1. sekolah. pembangunan sekolah darurat. Rehabilitasi kecacatan 5. tempat ibadah. perkantoran. Pemulihan pendididikan baik sarana prasarana maupun sumberdaya manusia 9.Pemulihan jangka menengah ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan yang lebih umum setelah pemenuhan kebutuhan pribadi yaitu : pembangunan sarana kesehatan umum darurat. pasar. budaya. Pemulihan kegiatan perekonomian 2. Rehabilitasi kejiwaan 4. penyediaan air dan sanitasi serta pembangunan saluran air limbah dan pengelolaan sampah Pemulihan jangka panjang ditujukan untuk membangun kembali (rekonstruksi) yang berkaitan dengan pembangunan yang berkelanjutan. peternakan dan perikanan 7. tempat ibadah darurat. Rekonstruksi dilakukan dengan melihat dampak bencana yang terjadi serta kebutuhan dan prioritas masyarakat. Pemulihan unsur rohani. . Pemulihan produksi pangan. sarana kesehatan 3. Perbaikan aliran listrik dan komunikasi yang permanen 6. Pembangunan infrastruktur yang rusak baik jalan. jembatan. sektor produksi pertanian lainnya. Perbaikan kondisi lingkungan hidup 8. adat istiadat.

15 Skema Daur Penanggulangan Bencana DAUR PB Penanggulangan Pasca-bencana Pencegahan & penjinakan Pra-bencana Pengkajian darurat Tanggap darurat Rehabilitasi Penuntasan Pembangunan kembali Perencanaan Peringatan dini Pengkajian Koordinasi Manajemen Info Penggerakan Sumber Jaringan nasional & internasional Pemulihan Pencegahan Penjinakan .

baik perempuan maupun laki-laki dan dipilih dalam musyawarah. Kelompok masyarakat siaga bencana dapat dibentuk sebagai bagian dari BKM. . Kesbanglinmas dll). Tugas utama kelompok adalah menyusun perencanaan untuk melakukan usaha-usaha pengurangan resiko bencana. Struktur kelompok ini paling tidak terdapat : a.Perencanaan operasi Kesiapan 16 Kelompok Masyarakat Siaga Bencana Kelompok masyarakat siaga bencana terdiri dari semua unsur masyarakat. bertugas mengkompilasi data kebencanaan (sejarah bencana. data dari BMG. alur evakuasi dan rencana pengungsian. b. dan mengembangkan peringatan dini berdasarkan pengetahuan lokal 2) Regu Pemetaan. Kelompok Persiapan Bencana. 3) Regu Pelatihan Kesiapsiagaan. terdiri dari : 1) Regu peringatan dini. demografi untuk digunakan dalam penyusunan peta ancaman bencana. bekerjasama dengan instansi deteksi dini dan menginformasikan kepada masyarakat tanda bahaya atau tanda peringatan dini dari instansi lain. Pusat Studi Bencana. bertugas mengumpulkan data ancaman. bertugas melakukan identifikasi pelatihan kesiapsiagaan yang dibutuhkan masyarakat. Koordinator untuk mengkoordinasi dan mendukung kerja-kerja kelompok. sesuai dengan data ancaman bencana setempat. perencanaan tanggap darurat dan rehabilitasi. menjadi juru bicara kelompok dan penghubung dengan instansi vertikal atau organisasi lain.

air bersih dan ketersediaan pangan (4) Regu Pengungsian bertugas mendirikan Posko untuk menampung bantuan kemanusiaan. LSM. mencatat dan mengeluarkan persediaan logistik pengungsian. Dapat merupakan gabungan anggota masyarakat & Palang Merah Indonesia (2) Regu SAR bertugas melakukan pencarian korban. menolong korban dan pemilahan korban berdasarkan kondisinya (triase) (3) Regu Penilaian Cepat bertugas mengkaji secara cepat seperti menilai kerugian. Kelompok Administrasi dan Komunikasi (1) Regu Administrasi bertugas melaksanakan pencatatan. Kelompok Tanggap Darurat (1) Regu Pertolongan Pertama bertugas melakukan pertolongan pertama saat bencana terjadi. Ormas. memberikan masukan kepada posko tentang kebutuhan makan dan minum pengungsi. mempersiapkan fasilitas pengungsian serta perkiraan kebutuhan pengungsian berkaitan dengan jumlah pengungsi dan kerentanan pengungsi (5) Regu Dapur Umum bertugas mempersiapkan kebutuhan makan dan minum bagi pengungsi. ketersediaan peralatan dapur dan bahan pangan.c. akses pasar. Kelompok Pemulihan bertugas : . Relawan dan donatur e. (6) Regu Logistik bertugas menyimpan. d. luka). penyimpanan dokumen. mengelola komunikasi dengan pihak lain baik pemerintah. mendata jumlah korban (jiwa. memperbanyak dan menyampaikan informasi kepada masyarakat (2) Regu Hubungan Luar bertugas melakukan pembaruan data dan diisi di media yang mudah dilihat masyarakat.

(1) Mendata kebutuhan pemulihan dan sumber daya yang ada (2) Memfasilitasi musyawarah untuk menentukan prioritas pemulihan berdasarakan sumberdaya yang ada. . Menyelamatkan diri dan orang terdekat: • Jangan panik. kenali tempat Anda bisa segera berlindung dan barang-barang yang dapat digunakan untuk berlindung. Jadi kenali konstruksi rumah Anda. lindungi kepala dengan benda yang lunak dan atau berlindung di bawah meja atau kolong tempat tidur yang kokoh . Apabila gempa sudah mereda mungkin ada kesempatan untuk lari ke luar dari ruangan menuju lapangan terbuka. • Untuk bisa menyelamatkan orang lain. • Selamatkan diri bersama orang terdekat. Bila terjebak di dalam ruangan. • Kalau terjadi gempa bumi dan kebetulan Anda berada di dalam rumah mungkin Anda tidak akan sempat lari keluar rumah karena gempa bumi umumnya hanya berlangsung beberapa detik. • Kalau tsunami atau banjir bandang lari ke tempat yang lebih tinggi. Anda harus dalam kondisi selamat. 17 Tanggap Darurat Saat Bencana Pada saat bencana ada dua hal penting yang dapat dilakukan. Yang bisa dilakukan pada tahap tanggap darurat adalah tindakan di bawah ini. Dan apabila BAKORNAS PBP dan organisasinya belum siap Anda yang cukup sehat bisa membantu menyelamatkan orang lain. lari atau menjauh dari pusat bencana. tidak perlu membawa barang-barang apapun. Pertama-tama menyelamatkan diri dan orang terdekat.

Jauhi bangunan tinggi. almari dan jendela kaca. 3. 2. Jangan panik dan jangan berlari keluar karena kemungkinan dipenuhi orang.• Perhatikan juga beberapa tips menghadapi bencana dari BAKONAS PBP dalam kotak berikut. Jauhi benda-benda yang mudah tergelincir seperti rak. Jangan panik dan jangan berlari keluar. Bila sedang mengendarai kendaraan 1. Jauhi rak buku. pohon yang tinggi. Tips Menghadapi Gempa Bumi Bila berada didalam rumah 1. Segera hentikan di tempat yang terbuka. Hati-hati terhadap langit-langit yang mungkin runtuh. Bila berada di dalam ruangan umum 1. pusat listrik dan tiang listrik. Usahakan dapat mencapai daerah yang terbuka. 2. Jauhi jendela kaca. lindungilah kepala dengan bantal atau benda lainnya. Bila tidak ada. 4. benda-benda yang tergantung di dinding dsb. 2. berlindunglah dibawah meja atau tempat tidur. Jangan berhenti di atas jembatan atau dibawah jembatan layang/jembatan penyebrangan. Bila berada di luar ruangan 1. tebing terjal. 3. almari dan jendela kaca dsb. 2. papan reklame. dinding. dsb. .

Berbagi informasi dan berbagi tugas dalam penyelamatan korban. • Matikan aliran listrik di dalam rumah atau hubungi PLN untuk mematikan aliran listrik di wilayah yang terkena banjir. ƒ Identifikasi kebutuhan yang mendesak. Lurah maupun Camat Menyelamatkan orang lain: ƒ Selamatkan orang terdekat dengan membawa mereka ke tempat yang aman.18 Tips Menghadapi Banjir • Pada saat banjir kita harus sesegera mungkin mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. • Mencoba mengungsi ke daerah aman sedini mungkin saat genangan masih memungkinkan untuk di seberangi. pilih lokasi pengungsian yang aman. ƒ Lakukan penyelamatan dengan mengirimkan orang (sukarelawan. mencari bantuan dan pengamanan. • Hindari berjalan didekat saluran air untuk menghindari terseret arus banjir. ƒ Selamatkan dokumen penting dan harta benda yang bisa dibawa. petugas medis) ƒ Berikan pertolongan pertama pada korban. ƒ Identifikasi korban mulai dari kerabat terdekat. . ƒ Lakukan koordinasi dengan orang lain yang selamat. • Jika air terus meninggi hubungi instansi yang terkait dengan penanggulangan bencana seperti Kantor kepala desa.

• sandang • tempat tinggal sementara • kesehatan. sanitasi dan air bersih Pendekatan pemberian bantuan dapat bersifat konvensional. dapur umum. et.al. WALHI. Mengelola Bencana. • Berkoordinasi dengan Satuan Koordinator Pelaksana Penanggulangan Bencana (SATKORLAK PBP) dan pemberi bantuan yang lain. Yang biasa dilakukan pada tahap ini: • Mendirikan pos komando bantuan. pos kesehatan dan pos koordinasi. • Mendirikan tenda-tenda penampungan. artinya bersifat karitatif atau dapat juga berbentuk kegiatan yang memberdayakan sehingga kondisi korban lebih baik daripada sebelum terjadi bencana.(Dikutip dari: Dhani Armanto. 19 Setelah Bencana Bantuan Darurat (Relief) Merupakan upaya untuk memberikan bantuan berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar berupa : • pangan. 2006). . Buku Bantu Pendidikan Pengelolaan Bencana untuk Anak Usia Sekolah Dasar.

pasar puskesmas. bahan makanan dan pakaian. ƒ Fungsi-fungsi lembaga sosial dan administrasi lokal diberdayakan kembali. fasilitas umum dan fasilitas sosial penting. air bersih. • Memakamkan korban meninggal. Rehabilitasi (Rehabilitation) Upaya langkah yang diambil setelah kejadian bencana untuk membantu masyarakat memperbaiki rumahnya. ƒ Upaya yang dilakukan adalah memperbaiki prasarana dan pelayanan dasar (jalan. media komunikasi. • Memulihkan atau membangun sistem komunikasi. dengan memfungsikan kembali prasarana dan sarana pada keadaan semula.• Mendistribusikan obat-obatan. Yang perlu dilakukan pada tahap ini: • Mengumpulkan keluarga yang terpisah dan fungsikan kembali keluarga. • Memfungsikan kembali pasar dan puskesmas. listrik. Pemulihan (Recovery) ƒ Proses pemulihan kondisi masyarakat yang terkena bencana. perbaikan jalur transportasi dan penyediaan air bersih. dll). . dan menghidupkan kembali roda perekonomian. • Membantu petugas medis untuk pengobatan dan mengelompokan korban. • Memberikan layanan pendidikan dan lakukan penyembuhan trauma (trauma healing) • Memperbaiki infrastruktur lokal: penyediaan penerangan. • Menempatkan para korban di tenda atau pos pengungsian.

• Pencarian dan penyiapan lahan untuk permukiman tetap.Yang perlu dilakukan pada tahap ini: • Mulai dirancang tata ruang daerah (master plan) idealnya dengan memberi kepercayaan dan melibatkan seluruh komponen masyarakat utamanya korban bencana. Mundardjito membuat tesis . Perkawinan ini tidak boleh terganggu. Di Sleman pembangunan setelah Jalan Kaliurang kilometer 12 dilarang. sarana ibadah. • Fungsi pos komando mulai dititikberatkan pada kegiatan fasilitasi atau pendampingan. • Relokasi korban dari tenda penampungan. • Perbaikan atau pembangunan sekolah. kalau terganggu maka akan terjadi bencana. Tata Ruang Berdasarkan Pengetahuan Komunitas Lokal Di Yogyakarta pembangunan rumah selalu menghadap Utara Selatan mengikuti arah Gunung Merapi dan Laut Selatan. • Mulai dilakukan pelatihan kerja praktis dan diciptakan lapangan kerja. perkantoran. • Mulai dilakukan perbaikan atau pembangunan rumah korban bencana. 20 21 • Mulai disusun sistem pengelolaan bencana yang menjadi bagian dari sistem pengelolaan lingkungan. rumah sakit dan pasar mulai dilakukan. • Pada tahap ini mulai dilakukan perbaikan fisik fasilitas umum dalam jangka menengah. Gunung menyimbolkan laki-laki dan laut adalah simbol perempuan dan perkawinan antara gunung dan laut dilakukan melalui aliran air Sungai Opak. Termasuk dalam kegiatan ini adalah pemetaan wilayah bencana.

WALHI. Buku Bantu Pendidikan Pengelolaan Bencana untuk Anak Usia Sekolah Dasar. Pada saat ini apa bila belum ada sistem pengelolaan bencana yang baku maka sistem pengelolaan penanggulangan bencana yang baru sudah mulai diterapkan. Tahapan ini merupakan penuntasan dari apa yang sudah direncanakan dan dimulai dalam tahap rehabilitasi dan merupakan bagian tidak terpisahkan dari proses pembangunan yang biasa dilaksanakan. Rekonstruksi (Reconstruction) Program jangka menengah dan jangka panjang guna perbaikan fisik.al.yang menyatakan bahwa tata ruang pembangunan situs candi di sekitar Yogyakarta didasarkan pada naskah kuna Manasara-Silpasastra dan Silpaprakasa. sosial dan ekonomi untuk mengembalikan kehidupan masyarakat pada kondisi yang lebih baik dari sebelumnya. (Dikutip dari: Dhani Armanto. 2006). Mengelola Bencana. et. DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM Direktorat Jenderal Cipta Karya Perkotaan .

Unregistered ) http://www. pemilikan rumah. M. UNS Angkatan 2007 BAB I I LAYANAN KESEHATAN DAN TANTANGAN PERUBAHAN SOSIAL · Pelayanan kesehatan sebagai dimensi stratifikasi Penstratifikasian pennduduk bukan hanya peda peranan mereka dibidang ekonomi tetapi criteria lainnya adalah berdasarkan latar belakang pendidikan. PROFESIONALISME : ( Freidson. M. yang memiliki keahlian untuk menilai aspek – aspek tehnik kedokteran. ( Word to PDF Converter . Argyo Demartoto. dan juga pelayanan kesehatan ( Miller dan Roby. pemilikan alat transportasi. Dalam kedokteran Amerika dikenal dua sistem kelas ( Kosa dkk. Pelayanan dibidang kesehatan merupakan salah satu dimensi stratifikasi yang tidak dapat dipengaruhi kaum kapitalis. Waiztkin.Si Kontributor: Mahasiswa Jurusan Sosiologi. 1969 . Argyo Demartoto.net SOSIOLOGI KESEHATAN Dosen Pengampu : Drs.Si Kontributor: Mahasiswa Jurusan Sosiologi.Pengampu : Drs. 1970a : 45 ) orang – orang yang terlatih dalam profesi tertentu. Orang berpenghasilan rendah yang sulit mendapatkan kesejahteraan dibidang kesehatan dan orang kaya yang dengan mudah mendapatkan pelayanan yang baik dan berkelas dibidang kesehatan. 1970 ). FISIP. Karena adanya otonomi ini maka dokter dapat mendominasi pembagian . 1971 ).Word-to-PDF-Converter. · Stratifikasi dalam sistem kesehatan Setidaknya terdapat tiga dasar stratifikasi dalam institusi kedokteran yaitu : 1.

Freidson mengatakan bahwa posisi khusus dokter akan terancam bila tindakan dan keputusannya harus jelas dan dibenarkan oleh pasien. ELITISME : elitisme dibidang kedokteran membuat para dokter mengambil pendidikan spesialisasi. perlu dipertimbangkan teori tentang sumber kekuasaan dokter : bahwa kemampuan dokter untuk . Implikasi elitisme meluas sehingga akibatnya mereka cenderung bekerja untuk rumah sakit – rumah sakit besar. ekonomi dari pelayanan kesehatan.Word-to-PDF-Converter. Wewenang yang dimiliki dokter pada umumnya didasarkan atas pertimbangan rasional (Weber. dan juga bekerja pada rumah sakit yang biasanya telah dipenuhi oleh tenaga ahli.Unregistered ) http://www. sehingga rumah sakit yang seharusnya membutuhkan tenaga ahli malah tidak memperolehnya. wewenang tersebut dapat diperluas pada aspek–aspek social. Dan sebaliknya bagi dokter – dokter yang tidak memiliki kesempatan untuk melanjutkan ( Word to PDF Converter . · Ketidakpastian pasien dan kekuasaan dokter Untuk menjelaskan dokter mempertahankan ketidakpastian pasiennya. KETERBATASAN KOMUNIKASI DAN STRATIFIKASI MEDIS : ( stratifikasi dan penyembunyian informasi ) adanya jurang kompetensi merupakan suatu sumber stratifikasi dalam bidang kesehatan. Desakan untuk mempercayai merupakan cara agar pasien pasrah saja pada dokter. Kemampuan dokter dalam mengotrol dan memanipulasi inilah yang bertentangan dengan hubungan dokter – pasien. ini memungkinkan dokter mempertahankan bahwa merekalah yang berwenang dalam pengetahuan tersebut.kerja dalam bidang kedokteran.net pendidikan spesialisasi yang bekerja pada tempat yang jauh menyebabkan kualitas pelayanan mereka buruk pada pasien. ketidak tahuan pasien merupakan salah satu potensi pemerasan. 1964 : 324 – 429 ) 2. 3.

masalah yang dihadapi dalam penyuluhan bukan. 1988. dkk. 1989). rasyid. 128 ) ”. sitohang & adi. ( Word to PDF Converter . Freire membahasnya dalam konteks penyuluhan didunia ketiga sebagai berikut : “ masalah yang dihadapi dalam penyuluhan atau pendidikan adalah mengatasi dominasi pada manusia agar terdapat emansipasi.Unregistered ) http://www. terperinci. maka perubahan dalam sistem kesehatan memerlukan perubahan dalam penyampaian informasi. 1957 : 223 ). Moore dan Tumin mengemukakan bahwa ketidaktahuan konsumen terhadap suatu pelayanan khusus dapat membantu melindungi posisi dari pemberi pelayanan.net · Peran pendidik kesehatan terhadap perubahan perilaku Menurut Blum (1974). 1949 : 789 ). · Penyuluhan pada orang lain dalam keadaan terpaksa Mengingat stratifikasi medis ada kaitannya dengan ketidaktahuan. dan berorientasi manusiawi sangatlah penting pada penyuluhan. dibandingkan dengan penyediaan sarana kesehatan itu sendiri.mempertahankan kekuasannya terhadap pasien dalam hubungan dokter – pasien tergantung pada kemampuan dokter itu dalam mengontrol ketidakpastian pasien. Implikasi disini adalah bahwa posisi spesialis mungkin dalam bahaya bila pasien menjadi dokter ( Moore dan Tumin. perilaku itu lebih besar perannya dalam menentukan pemanfaatan sarana kesehatan. Misalnya.Word-to-PDF-Converter. serta jarang menyatakan sesuatu agar diperhatikan dokter ( Cartwright. Dalam suatu pembahasan tentang fungsi social dari ketidaktahuan. Pengalaman menunujukan bahwa penyediaan dan penambahan sarana pelayanan tidaklah selalu diikuti oleh peningkatan pemanfaatan sarana sarana tersebut. Proses penyampaian informasi haruslah dilakukan jujur. 1987. beberapa studi menunjukan bahwa puskesmas dan posyandu di daerah daerah tertentu tidaklah dimanfaatkan secara optimal (ministry of health. karena pasien biasanya jarang meminta informasi terperinci dari dokter dan mereka jarang meminta dokter untuk melakukan sesuatu. Oleh . dan tidak dapat dilakukan dengan paksaan ( 1970 : 74.

ideology. Konsumen makin cerdas dan tercerahkan. 3. sikap. Keadaan hiperkompetitif. kebudayaan material. Enam belas juta warga Indonesia berstandar sama dengan kelas atas penduduk Singapura. 2. Perubahan sosial adalah segala perubahan-perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat. dan pola perilaku diantaranya kelompok-kelompok dalam masyarakat. ( Word to PDF Converter . Gillin. reputasi tinggi. maupun karena penemuan-penemuan baru dalam masyarakat.Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter. . Pemain asing yang efisien. terutama oleh menengah ke bawah . yang mempengaruhi sistem sosialnya. 3. 4. Perubahan-perubahan sosial sebagai suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima. dan dipersepsi excellent. Pengertian perubahan sosial menurut beberapa tokoh diantaranya adalah sebagai berikut : 1. Tuntutan dokter lebih bisa diakses. 5.karena itu jika kita menginginkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat maka kita harus bersedia dan mampu mengubah perilaku masyarakat. termasuk di dalamnya nilai-nilai. Globalisasi dan teknologi manusia. 2.net komposisi penduduk. Selo Soemarjan. baik karena perubahan-perubahan kondisi geografis. Kingsley Davis. Perubahan sosial sebagai perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. terutama di perkotaan. serta 6. · Perubahan sosial yang terjadi berdasarkan lingkungan eksternal yang berubah menuntut perubahan mind-set tenaga kesehatan yaitu : 1. berpengalaman.

Secara tipologi perubahan-perubahan sosial dapat dikategorikan sebagai : 1. Segmentasi. adanya pertentangan (konflik) masyarakat yang mungkin pula menjadi sebab terjadinya perubahan sosial dan kebudayaan. adanya penemuan-penemuan baru yang ada dalam masyarakat. Sumber dari sebab-sebab perubahan sosial terletak di dalam dan luar masyarakat. Tidak ada masyarakat yang berhenti perkembangannya karena setiap masyarakat mengalami perubahan yang terjadi secara lambat ataupun cepat.Proses-proses pada perubahan sosial dapat diketahui dari adanya ciri-ciri tertentu antara lain : 1. dan pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Perubahan struktur 4. Misalnya komposisi dan hubungan antar kelompok. 4. Perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan tertentu akan diikuti dengan perubahan. Perubahan-perubahan sosial secara cepat biasanya mengakibatkan disorganisasi yang bersifat sementara karena berada dalam proses penyesuaian diri. peperangan. 2. yaitu ketika ada pemisahan dalam struktur dan/atau perbedaan kualitas dari setiap unit. baik yang terkait dengan struktur maupun personil. Sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat antara lain yang berasal dari lingkungan alam fisik yang ada di sekitar manusia.perubahan pada lembaga sosial lainnya. serta terjadinya pemberontakan atau revolusi. Suatu proses sosial. 3. 3. . 2. Perubahan dapat terjadi pada perubahan struktur kelompok. Perubahan-perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan atau bidang spiritual saja karena kedua bidang tersebut mempunyai kaitan timbal balik yang sangat kuat. Sebab-sebab yang bersumber dari dalam msayarakat antara lain bertambah atau berkurangnya penduduk.

net d. yang ditandai dengan kemewahan material dan kebudayaan lainnya. h. ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu. g. tahap nomaden yang kemudian menghancurkan seluruh penentangnya dan mendirikan kerajaan baru. tahap kedamaian berlanjut sehingga menjadi sebuah tradisi baru. dan kehilangan simpati. d. berorientasi ke masa depan. Pitirim Sorokin ilmuwan Rusia. b. tahap kesenangan dan kesentosaan. penduduk yang heterogen. c. yaitu : a. sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginan-keinginan untuk maju. mengembangkan teori bahwa perubahan sosial terjadi . dan e. tahap kehancuran yang dimulai dari hura-hura. ( Word to PDF Converter . toleransi terhadap perbuatan-perbuatan menyimpang (deviation) yang bukan merupakan delik hukum. i. sistem pendidikan formal yang maju. c. Ibnu Khaldun seorang sosiolog Arab yang melukiskan bahwa peradaban manusia berkembang dalam lima tahap. sistem lapisan terbuka masyarakat yang memungkinkan adanya gerak sosial vertikal yang 1uas atau memberi kesempatan kepada para individu untuk maju atas dasar kemampuan sendiri f. tahap konsolidasi kekuatan dengan tujuan memperkokoh pengendalian atas kawasan yang baru dikuasai. pemborosan. e.Faktor-faktor yang mendorong jalannya proses perubahan yaitu: a. kontak dengan kebudayaan lain b.Unregistered ) http://www. nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki kehidupannya.Word-to-PDF-Converter.

ada beberapa tahapan perubahan sosial yang potensial terjadi di masyarakat antara lain sehagai berikut. d.Unregistered ) http://www. (2) peradaban idealistik (idealistic culture). Asimilasi Asimilasi adalah suatu proses sosial yang terjadi pada berbagai golongan manusia . yaitu : (1) peradaban ideasional (ideasional culture). energi dan modal. b. dan (3) peradaban indrawi (sensation culture). c. a.Word-to-PDF-Converter.dalam tiga tahap.net intra-masyarakat (intro-society diffusion) dan difusi antarmasyarakat (inter-society diffusion). inovasi Inovasi adalah proses pembaruan dan pengunaan sumber-sumber alam. yaitu difusi ( Word to PDF Converter . yaitu menekankan pada aspek spiritual dan nonmaterial. yaitu peradaban yang memadukan antara nilai adikodrati dengan fakta yang ada. serta penataan kembali dari tenaga kerja dan penggunaan teknologi baru sehingga terbentuk suatu sistem produksi dari produk-produk baru. Akulturasi Proses sosial yang timbul apabila sekelompok manusia dihadapkan dengan unsur-unsur suatu kebudayaan asing sehingga unsur-unsur asing itu lambat laun diterima dan diolah dalam kebudayaan itu sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu. Difusi Difusi adalah proses penyebaran unsur-unsur kebudayaan dan individu kepada individu lain serta dari satu masyarakat ke masyarakat lain. yang menekankan pada aspek fisik material Dalam proses perubahan sosial. Ada dua jenis difusi.

Adanya re-code terhadap tugas dan fungsi pelayanan kesehatan dalam pemahaman awal yang dimaksud dengan pelayanan kesehatan itu adalah menghilangkan gejala penyakit. Tidak sederhana untuk mewujudkan tenaga kesehatan yang bijak. apalagi menunjuk siapa dan bagaimana tenaga kesehatan yang bijak itu.Word-to-PDF-Converter. Oleh karena itu. dalam memberikan pelayanan kesehatan yang efektif dan memuaskan ini. Dengan rumusan seperti itu maka tuntutan masyarakat terhadap pentingnya good and clean clinical govemance menjadi sangat penting untuk dilakukan para penyelenggara pelayanan kesehatan. hal yang penting adalah bagaimana ( Word to PDF Converter . Pemahaman seperti ini sudah mulai ditinggalkan dan kini sudah mengarah pada . Aspek kedua. teknologi modern bukanlah penentu akhir suatu kualitas pelayanan kesehatan. Pada kenyataannya. Namun. Pelayanan prima menjadi satu tuntutan penting bagi seorang dokter di era modern. Yang dimaksud dengan tenaga kesehatan yang bijak adalah (a) memiliki pengalaman pendidikan kesehatan. yaitu adanya upaya dan kemampuan untuk memberikan pelayanan yang efektif. dalam pelayanan kesehatan negara asing banyak yang sudah rnenggunakan teknologi modern. Mungkin benar. serta (c) menerapkan sistem dan cara pelayanan kesehatan yang bermutu serta beretika (good clinical governance).Unregistered ) http://www.dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda setelah mereka bergaul secara intensif sehingga sifat khas dari unsur-unsur kebudayaan golongan-golongan itu masing-masing berubah menjadi unsur kebudayaan campuran.net melahirkan sumber daya manusia kesehatan yang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang efektif. (b) kompeten dalam melaksanakan praktik kesehatan yang bermutu dan manusiawi (good clinical practice).

Dengan adanya ini akan memberikan wawasan mengenai keanekaragaman pengobatan alternatif yang ada di indonesia khususnya dan di dunia pada umumnya. Tabib 11. BAB II MENGENAL VARIASI LAYANAN PENGOBATAN ALTERNATIF Dalam pengembangan pengobatan alternatif ada variasinya yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Battra sunat 10. battra paranomal 8. Variasi ini menunjukkan bahwa ada berbagai jenis pengobatan alternatif. sampai pada efek penyakit itu sendiri. tukang jamu gendong 5. Sehingga seorang pasien dapat benar-benar memiliki mutu hidup yang berkualitas. penyebab.1 Pengobatan Alternatif Menurut Depkes RI Munculnya perkembangan pengobatan alternatif atau pengobatan tradisional (battra) ini menurut depkes (departemen kesehatan) RI ada 16 jenis yaitu : 1. battra patah tulang 15. Battra pijat refleksi 6. battra dengan ajaran agama/spiritual 14. Tukang pangur gigi 12. Aakupuntur Dalam tahun 1989 dicantumkan 17 jenis battra-battra lain di Indonesia yang kemudian terus meningkat dari waktu ke waktu. Battra tenaga dalam 3. dukun bayi belum terlatih 4.Unregistered ) .2 Pengobatan Alternatif Menurut Agen Pengobatan ( Word to PDF Converter . 1. Battra tusuk jari/akupresur 16.pelayanan kesehatan sebagai bagian dari proses pendidikan serta pembelajaran hidup sehat kepada setiap anggota masyarakat. battra pijat / urut 9. Di sinilah perubahan kode-kode peran dan fungsi pelayanan kesehatan dilakukan. Shinse 7. seorang tenaga kesehatan dituntut untuk memberikan pelayanan yang menyeluruh mulai dari gejala. 1. Artinya. dukun bayi terlatih 2. battra ramuan 13.

dll. terapi musik. zero balencing. yoga. visualisasi. chiropractic. dreamwork. hellework. pengelompokan jenis layanan pengobatan tradisional di inggris menggunakan standar pengorganisasian yang dikelompokan menjadi 3 jenis yaitu : · Kelompok yang paling terorganisasi dan teratur seperi akupuntur. floatation terapi. reiki. terapi seni. chiropractic. hidroterapi. teknik alexander. shaolin. shiatsu. dan terapi warna. biorhythms. terapi suara. do-in. osteopati. refleksiologi. feldenkrais method. Sedang pada tahun 1998 Badan Konggres Amerika Serikat mendirikan The National Centre For . meditasi. dan metode bates. 3 Pengobatan alternatif dari sistem pengorganisasian. ayurveda. terapi humanistik. terapi cahaya. t’ai chi ch’uan. terapi kelompok. hipnoterapi. terapi energi Akupresur. qigong. psikoanalisis. metamorphic technique. terapi keluarga. terapi kognitif. kinesiology. terapi aitogenik. rolfing. Pengelompokan ini mempunyai dasar penelitian.pengobatan dengan herbal. terapi pikiran dan spiritual Psikoterapi.http://www. trager work. Sebagaimana yang dituturkan Yuda Turana. akupuntur.Word-to-PDF-Converter. teknik relaksasi. terapi dance moment. metode bowen. · Kelompok pengobatan alternatif yang membutuhkan penelitian lebih lanjut namun sudah digunakan sebagai pelengkap dalam sistem pelayanan kesehatan seperti hipnoterapi dan aromaterapi. biofeedback. dan terapi tumpangan tangan. 2. terapi polaritas. 3. terapi fisik Masase. · Kelompok pengobatan alternatif yang belum mempunyai data sam sekali seperti terapi dengan kristal dan pendulum.net Dalam ensiklopedia jenis pengobatan alternatif dibagi menjadi 3 kelompok yaitu : 1. aromaterapi.

NCCAM mengelompokkan metode pengobatan alternatif menjadi lima kategori yaitu : · Alternative medical system. hipnotis. Reiki. 4 Pengobatan alternatif kategori battra menurut WHO Menurut badan kesehatan dunia PBB yaitu WHO (world health organization) jenis pengobatan alternatif yang dikembangkan dan dijadikan kajiannya dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu pengobatan berdasarkan herbal dan terapi berdasrkan prosedur tradisional. . dan osteopathic manipulative theraphy. berdoa. dan orthomeleciler remedies. dan mental healting. dan terapi sentihan) dan terapi bioelektromagnetik. · Biologikal-based treatment Meliputi metode pengobatan alamiah dan biologi seperti ramuan herbal (tumbuhan). · Intervensi pikiran tubuh ( mind-body intervention) Contohnya yaitu meditasi. · Terapi energi Terapi ini menggunakan tenaga (energi) yang berasal dari dalam dan luar tubuh untuk mengobati penyakit contohnya biofield hterapy (Qi Qong.net Sistem ini berkembang sebelum ditemukannya metode pengobatan konvensional misalnya pengobatan ala pengobatan oriental seperti Ayurveda dan naturopaty. · Manipulative and body-based method Antara lain adalah chiropractic.Complementary Alternatif Medicine (NCCAM) di Natoanal Institut of Health untuk pengembangan penelitian mengenai pengobatan pelengkap dan alternatif (complementary and alternative medicine) dengan misi yaitu memberikan informasi yang dapat dipercaya kepada masyarakat mengenai keamanan dan khasiat CAM. diet khusus. ( Word to PDF Converter .Word-to-PDF-Converter.Unregistered ) http://www. terapi pijat (masage teraphy).

Word-to-PDF-Converter. minyak olahan. qigong. alkohol. · Pengolahan herbal (herbal preparations). 5 Pengobatan Alternatif menurut Mengoenprasodjo-Hidayati Menurut Mengoenprasodjo-Hidayati ada lima jenis pengobatan alternatif yaitu : · Terapi penyembuhan dengan pengobatan cina Pengobatan ini berasal dan berkembang di negeri Tiongkok kemudian berkembangang di . yoga dan terapi fisik lainnya serta terapi mental. alkoholik.Yang termasuk ke dalam pengobatan alternatif herbal dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis yaitu : · Herbal adalah pengguanaan bahan asli tanaman seperti bunga. pelarutan fraksianisasi. pemanggangan (roasting). · Produk tanaman terakhir (finished herbal products).net ekstrasi. terutama yang tanpa menggunakan medikasi misalnya akupuntur dan teknik-teknik yang t6erkait chiropractic. dan powder tumbuhan. penguapan (steaming). dan biologi lainnya. spiritual. Yang termasuk kedalam jenis ini adalah pengolahan bahan tanaman baik dari satu atau lebih dari jenis tanaman yang digunakan. atau bagian lain dari tumbuhan yang digunakan untuk pengobatan. · Bahan-bahan tanaman termasuk jus segar. purifikasi. dan bahan lainnya. akar. Pengobatan ini termasuk pengolahan yang dicampur dengan madu. buah-buahan. pencampuran dengan madu (stir-baking with honey). atau beberapa produk pengolahan tanaman hasil dari ( Word to PDF Converter . Dibeberapa negara material-material tumbuhan tadi sudah ada yang diolah dengan prosedur yang dikembangkan masyarakat lokal. ostteopathy. matau terapi mind body.Unregistered ) http://www. resin. manual therapies. konsentrasi atau pengolahan fisikawi. getah. atau yang lainnya. Sedangkan jenis pengobatan alternatif terapi dilandaskan pada prosedur tradisional adalah terapi –terapi yang yang digunakan dengan teknik variasi. minyak asli. pengolahan tumbuhan yang didasarkan pada produk tumbuhan yang sudah diselesaikan. tai ji.

dengan alam dan seliruh kehidupan. pengelompokan pengobatan alternatif dapat dilakukan dengan menggunakan pengelompokan etnik atau nilai budaya misalnya pengobtan cina.serta . refleksiologi.Word-to-PDF-Converter.net 6 Pengobatan alternatif Etnomedis Menurut Anderson dan Foster (1988) menyebutkan bahwa salah satu citi pengobatan tradisional adalah menunjukkan identitas budaya bangsa(nasionalisme). pengobatn islam. Pengobtaan ini dikelompokkan menjadi lima yaitu pengobatan dengan herbal. pengobatan yunani. · Terapi refleksi.Unregistered ) http://www. dan craniosacral terapi. Basis pengobatan ini dengan filsafat yang melihat manusia sebagai mikrokkosmos dari jagat raya dan dan secara inheren terhubung dengannya. terapi energi bunga. akupuntur dan akupresur. moksibasi atau pemanasan untuk jenis pengobatan khusus. Selain itu cirinya yaitu memiliki karakter keilmiahan mlai yang bisa dinalar sampai yang kategori mistik. terapi kristal. yoga. diet dan nutrisi. terapi energi piramida dan helioterapi. dan hot stone masage. namun jenis pengobatan ini berupaya untuk pengobatan yang murah dan mudah.berbagai pelosok negeri di dunia dalam aneka bentuk. · Terapi alternatif dengan menggunakan sunber bahan dari alam Jenis terapi yang termasuk kategori ini yaitu aromaterapi. Selain merujuk pada kebangsaan juga dirujuk pada identitas kepercayaan misalnya pengobatan hindu. · Pengobatan dengan memisahkan pembahasan antara pengobatan cina dengan terapi penyembuhan dengan penekanan tubuh seperti terapi pijat. terapi lilin. ketenangan jiwa dan penyeimbangan misalnya meditasi. Berdasarkan sudut pandang ini. · Terapi pengobatan dengan spiritual healing Terapi ini bisa disebut dengan terapi rohani dengan ciri utama yaitu walaupun diakui ada biaya pengobatan yang mahal. serta tui na atau pijat pengobatan cina. pengobtan arab. shiatzu. terapi tertawa. ( Word to PDF Converter .

Word-to-PDF-Converter.pengobatan yang berlandaskan pada nilai-nilai kepercayaan/mistik.Unregistered ) http://www. Dominasi kekuatan gaib dalam pengobtan ini sangat kemtara seperti pada pengobtan jimat.net . Prinsip pengobatan inimenurut Oosterwal adalah bahwa penmyakit ini terjadi karena tubuh kemasukan roh maka dengan menginjak-injak tubuh si sakit dimulai pada kedua tungkai ( Word to PDF Converter . Jimat adalah segala sesuatu yang telah diberi kekuatan gaib sering tumbuh-tumbuhan yang yang berbau kuat dan berwarna tua. Prinsip pengobatn ini menurut Van Longhem yaitu seorang pengobat sering kemasukan roh/ mahlik halus pada waktu berusaha mengobati orang sakit. · Pola pengobatn injak Pola ini dikenal oleh suku bangsa yang tinggal disepanjang sungai Tor didaerah Sarmi. Oleh karena itu dapat diklasifikasikan pengobatan tradisional orang papua kedalam 6 pola pengobatan yaitu : · Pola pengobatan jimat Pola ini dikenal masyarakat didaerah kepala burung terutama masyarakat Meibrat dan Aifat. Prinsip pengobtan ini menurut Elmberg yaitu menggunakan benda – benda kuat atau jimat untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit. Prinsip pola pengobatn ini menurut Oosterwal adalah bahwa penyakit ini terjadi karena darah kotor maka dengan mengisap darah kotor itu maka penyakit dapat disembuhkan. 7 Kategori Pengobatan Alternatif di Papua Berdasarkan pemahaman kebudayaan orang papua secara mendalam dapat dianalisis bagaimana cara-car pengobatan secara tradisional.marind-anim. kimaaan dan Asmat. · Pola pengobatan kesurupan Pola ini dikenal oleh suku bangsa didaerah sayap burung yaitu daerah telik arguni. · Pola pengobatan pengisapan darah Pola ini dikenal oleh suku bangsa yang tinggal disepanjang aliran sungai Tor didaerah Sarmi.

pengobtan alternatif dapat dikelompokkan menjadi : · Herbal-agency Pengobtan alternatif menggunakan tanaman. kondisi kejiwaan dan lainnya yang berhubungan dengan perilaku manusia. Prinsip pengobatan ini adalah bahwa penyakit terjadi karena tubuh kemasukan roh.Prinsip pengobatn ini menurut van Amelsvoort adalah bahwa penyalit ini terjadi karena tubuh kemasukan roh maka dengan mengurut seluruh tubuh si sakit akamn keluar roh jahat dari tubuhnya. Sedangkan kategori yang kedua adalah rasionalistik yaitu melihat sehat-sakit karena adanya intervensi dari alam. maka dengan uap hasil dari ramuan daun-daun yang dipanaskan dapat mengeluarkan roh jahat dan penyebab empiris penyakit. Dari konsep sehat dan sakit menurut perspektif kebudayaan orang papua ada dua kategori yang dikemukakan Anderson dan Foster berdasarkan lingkupo hidupnya yaitu kategori pertama memandang konsep sehat-sakit bersifaat supranatural artinya melihat sehat-sakit karena adanya gangguan dari suatu kekuatan yang bersifat gaib atau mahluk halus atau kekuatan gaib yang berasal dari manusaia. baik bahan asli maupun olahannya (ramuan) . iklim. ubrub. tanah. 8 Pengelompokan Pengobatan Alternatif yang Lain Berdasarkan unsur-unsur agen yang digunakan dalam proses pemberian layanan pengobatan atau layanan kesehatan. · Pola pengobatan ukup Dikenal oleh suku bangsa yang tinggal di selatan kabupaten Jayapura berbatasan dengan kabupaten jayawijaya yaitu suku bangsa towe. hilanh keseimbangn tubuh dan juwa. · Pola pengobatan pengurutan Pola ini dikenal oleh suku bangsa yang tinggal didaerah selatan merauke yaitu bangsa asmat serta selatan kabupaten jayapura yaitu suku bagnsa towe. air.dilanjut ketubuh sampai akhirnya kepala maka injakan tersebut akan mengeluarkan roh jahat dari dalam tubuh.Dan lainya serta perilaku masyarakat itu sendiri seperti hubungan sosial itu sendiri yang kurang baik.

net Pengobatan alternatif yang menggunakan bahan-bahan material bumi sebagai bahan layanan pengobatan alternatif misalnya tusuk jarum. hasil.Unregistered ) http://www. · Manajemen-life agency Pengobatan alternatif yang menggunakan hukum alam hidup sebagai bagian dari proses pengobatan layanan alternatif 1. peristiwa sebagai bahan layanan pengobatan alternatif misalnya suara musik.Word-to-PDF-Converter. Kendatipun benar.sebagai bahan pengobatan alternatif. juga akan tercantum jenis-jenis pengobatan yang kurang mendapatkan perhatian publik karena dianggap kurang ilmiah namun tetap bahwa keanekaragaman jenis pengobatan itu merupakan sebuah fakta sosial yang harus diakui dan diapresiasikan keberadaannya.gejala.panas. air dan terapi kristal · Mind-agency Pengobatan alternatif yang mengguanakn kekuatan jiwa sebagai bahan layanan pengobatan alternatif misalnya energi chi. fenomena. maupun perantara sebagai bagaian dari hasil proses pelayanan pengobatan alternatif · Material-agency ( Word to PDF Converter . BAB III MODEL-MODEL PERUBAHAN PERILAKU KESEHATAN Menurut sebagian psikolog. perilaku manusia berasal dari dorongan yang ada dalam diri . warna.dll. prana dan spiritual · Event-agency Pengobatan alternatif yang menggunakan sifat. · Animal-agency Pengobatan alternatif yang menggunakan hewan baik bahan dasar hewan.9 Deversifikasi dan Stratifikasi Dversifikasi tidak menunjukkan adanya status nilai dari jenis pengobatan alternatif.

usaha manusia untuk makan ini menunjukkan cara dan pola yang berbeda. Model keyakinan sehat. Berdasarkan pandangan ini. Perilaku gizi (makanan dan minuman). Dari definisi tersebut. pengetahuan/kesadaran dan reaksi lainnya yang tidak tampak. Dengan demikian. Diantaranya: Model pengelolaan rasa sakit. serta pemulihan dari penyakit. sesuai dengan situasi sosialnya masing-masing. Model muchman.net terbuka (overt behavior) yaitudalam bentuk tindakan nyata. maka yang dimaksud menurut perilkau kesehatan menurut Soekidjo Notoatmojo bahwa perilaku kesehatan yaitu respon seseorang terhadap stimulus atau objek yang berkaitan dengan sakit dan penyakit. system pelayanan kesehatan.Unregistered ) http://www. makanan dan minuman serta lingkungan. Pada konteks aktualnya. Soekidjo Notoatmojo dengan memerhatikan bentuk respons terhadap terhadap stimulus. Pada pembahasan berikut. Model anderson. penyembuhan penyakit. akan kita lihat berbagai model yang digunakan para peneliti dalam mempelajari berbagai tipe perilaku kesehatan. Model . (2). Sementara itu . yaitu: a) perilaku tertutup (covert behavior). dorongan dalam diri manusia untuk makan bisa disebabkan rasa lapar. Perilaku peningkatan kesehatan. kemudian dirumuskan bahwa perilaku kesehatan yaitu terkait dengan: (1).manusia dan dorongan itu merupakan salah satu usaha untuk memenuhi kebutuhan yang ada di dalam diri manusia. perilaku manusia itu perlu dipahami dalam konteks yang lebih luas. persepsi. dan (3). Model mechanic. hal ini ditunjukkan dalam bentuk perhatian. Pada konteks itulah. Model Kurt Lewin. misalnya meminum obat ketika dirinya merasa sakit. b)perilaku ( Word to PDF Converter . Perilaku pencegahan. maka dorongan pada diri dipengaruhi pula oleh setting social yang berkembang di seputar individu tersebut. para sosiolog melihatnya bahwa perilaku manusia tidak bisa dipisahkan dari konteks atau setting socialnya.Word-to-PDF-Converter. Untuk sekedar contoh. membedakan perilaku manusia menjadi dua bentuk.

(b) memiliki harapan untuk menjadi lebih baik.net dalam perilaku sakit.pengambilan keputusan. Menurut Daldiyono (2007: 16). dan aktivitas sehari-hari lainnya. (3) menangguhkan (procastination) atau . minum. Arti keempat unsur tersebut dapat dikembangkan 5 konsep dasar yang berguna dalam menganalisi perilaku sakit. Masing-masing model yang dikemukakan berbeda. (c) mau berusaha untuk menjadi lebih baik. tidur. tetapi pada lokasi yang sama.Word-to-PDF-Converter. yaitu: (1) perilaku itu sendiri. buang air. Sedangkan menurut Lehndorff. 2. sesuai dengan pandangan teori serta tipe perilaku namun menggunakan variabel-variabel yang sama. menemukan. (3) tempat atau ruang lingkup. Model Pengelolaan Rasa Sakit. Dalam pandangan Lehndorff dan Tracy (2005: xii) sikap optimis itu dapat diwujudkan dengan: (a) yaitu memiliki rasa ingin menjadi lebih baik. dan melakukan perawatan medis. Pendekatan yang digunakannya berkisar pada adanya 4 unsur yang merupakan faktor utama ( Word to PDF Converter . Model Suchman Yang terpenting dalam model suchman adalah menyangkut pola sosial dari perilaku sakit yang tampak pada cara orang mencari. 1. Suatu rasa sakit bukan merupakan penyakit bila tidak mengganggu aktivitas dan fungsi pokok. dan (4) variasi perilaku selama tahap-tahap perawatan medis. yaitu: (1) mencari pertolongan medis dari berbagai sumber atau pemberi layanan. dan (d) mereka belajar metode-metode cepat untuk memotivasinya. tidak semua orang sakit memiliki penyakit. misalnya: makan. rasa sakit bisa dikelola baik untuk sekedar pengendalian rasa sakit maupun untuk mencapai penyembuhan diri dari penyakit yang sedang dideritanya. Dalam pengalaman tersebut dapat disimpulkan bahwa faktor utam yang menunjang kemajuan derajad kesehatan pasien adalah keinginan dan kehendak yang besar untuk mengalami kemajuan. (2) fragmentasi perawatan medis di saat orang menerima pelayanan dari berbagai unit. (2) sekuensinya.Unregistered ) http://www.

(5) membatalkan atau menghentikan pengobatan (discontuniti). yaitu: (1) adanya penyimpanngan dan gejala penyakit yang dirasakan dan dikenal.net Kemudian model mechanic menggunakan 10 variabel yang menentukan perilaku kesehatan. Pertama. (3) kontak dengan perawatan medis. . Kemampuan individu melawan keadaan yang berat ( Word to PDF Converter . setiap orang harus mengambil keputusan-keputusan dan melakukan perilaku-perilaku tertentu yang berkaitan dengan kesehatan. menilai serta bertindak terhadap suatu gejala penyakit. Suchman mengemukakan hipotesis bahwa perilaku medis yang terjadi pada setiap tahap penyakit mencerminkan orientasi kesehatan serta afiliasi masing-masing kelompok sosial. Model Mechanic Landasan pemikiran model mechanic ini yaitu mengembangkan suatu model mengenai faktor-faktor yang mempengarui perbedaan cara melihat.menangguhkan upaya mencari pertolongan meskipun gejala sudah diasakan. (2) penilaian terhadap peran sakit. 3. Menurut paradigma Suchman. sekuensi peristiwa medis dibagi atas 5 tingkat.Word-to-PDF-Converter. Kedua. kurang enak badan atau sesuatu yang tidak biasa dialami. (4) melakukan pengobatan sendiri (self medication). dan (5) sembuh atau masa rehabilitasi. (4) jadi pasien. Pada tingkat permulaan terdapat 3 dimensi gejala yang menjadi pertanda adanya ketidakberesan dalam diri seseorang. yaitu: (1) pengalaman dengan gejala penyakit.Unregistered ) http://www. adanya rasa sakit. Teori ini menekankan pada 2 faktor: a. Pada setiap tingkat. pengetahuan seseorang tentang gejala tersebut mendorongnya membuat penafsiran-penafsiran yang berkaitan dengan akibat penyakit serta gangguan terhadap fungsi sosialnya. Ketiga . persepsi dan definisi oleh individu pada suatu situasi b. perasaan terhadap gejala tersebut berupa takut atau rasa cemas.

(10) sumber pengobatan yang tersedia serta biaya yang harus dikeluarkan. 4. Kemampuan utnuk melaksanakannya yang terdiri atas persepsi terhadap penyakit serta evaluasi klinis terhadap klinis. serta pandangan orang yang menilai.(7) adanya kebutuhan pokok lain yang menimbulkan pengabaian atau penolakan terhadap gejala tersebut. dinilai. kepercayaan terhadap magis. (3) seberapa jauh gejala-gejala penyakit dapat dapat menimbulkan gangguan dalam kehidupan keluarga. (5) jatah toleransi dari ornag yang menilai tanda menyimpang atau gejala penyakit tertentu. dan kemudian dapat bereaksi atau tidak bergantung pada definisi atau situasi itu. (9) adanya kompetisi terhadap berbagai kemungkinan interaksi yang timbul setelah gejala penyakit diketahui. dapat dikemukakan bahwa yang dimaksud perilaku sakit adalah pola reaksi sosio—kultural yang dipelajari pada suatu saat ketika individu dihadapkan pada gejala penyakit sehingga gejala-gejala itu akan dikenal. (4) frekuensi terjadinya tanda-tanda penyimpangan atau gejala penyakit. c. suku bangsa). misalnya saja variabel demografi (umur. status perkawinan).(2) seberapa jauh gejala-gejala penyakit yang dipandang serius oleh seseorang. kebudayaan. Model Andersoon Kerangka asli model ini yaitu menggambarkan suatu sekuensi (rangkaian) determinan (factor yang menentukan) individu terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh keluarga dan dinyatakan bahwa hal itu tergantung pada: a. Kebutuhan terhadap jasa pelayanan. jumlah. pengetahuan. pekerjaan dan kegiatan-kegiatan sosial. b. Faktor presdisposisi dan faktor yang memungkinkan untuk mencari pengobatan dapat terwujud di dalam tindakan apabila itu dirasakan sebagai kebutuhan. (6) informasi yang tersedia. . ditimbang. variabel struktur sosial (pendidikan. presdisposisi keluarga untuk menggunakan jasa pelayanan kesehatan. pekerjaan. Dari pencermatan ini.

Word-to-PDF-Converter. Kemudian dibandingkan dengan persepsi terhadap pengorbanan (fisik. Menurut Marshall H. (2) keyakinantentang keseriusan atau keganasan penyakit. uang. Model Keyakinan Sehat Model keyakinan sehat (health believe model) dikembangkan oleh Rosenstock. kesiapan seseorang untuk seseorang untuk melakukan suatu tndakan ditentukan oleh pandangan orang itu terhadap bahaya penyakit tertentu dan persepsi mereka terhadap kemungkinan akibat (fisik dan sosial) bila terserang penyakit tersebut. Model Kurt Lewin Mempunyai pandangan → individu hidup di lingkungan masyarakat Individu ini akan bernilai positif dan negatif di suatu daerah atau wilayah tertentu. 6.5. (3) keyakinan tentang kemungkinan biaya. . Empat keyakinan utama yang didefinisikan dalam model HBM yaitu (1) keyakinan tentang kerentanan ( Word to PDF Converter . b. Suatu “kunci” untuk melakukan tindakan kesehatan yang tepat harus ada . Becker dan Lois A. Maiman. dipandang dari sudut kebaikan dan kemanfaatan (misalnya perkiraan subjektif mengenai kemungkinan manfaat dari suatu tindakan dalam mengurangi tingkat bahaya dan keparahan). komunikasi massa). Implikasinya didalam kesehatan adalah penyakit atau sakit adalah suatu daerah negatif sedangkan sehat adalah wilayah positif. model ini terdiri atas unsur-unsur sebagai berikut: a.Unregistered ) http://www.net kita terhadap keadaan sakit. dan lain-lain) yang harus dikeluarkan untuk melaksanakan tindakan tersebut. baik dari sumber internal (misalnya gejala penyakit) maupun eksternal (misalnya interkasi interpersonal. c. (4) keyakinan tentang efektivitas tindakan ini sehubungan dengan adanya kemungkinan tindakan alternatif. Penilaian seseorang terhadap perilaku kesehatan tertentu.

Setiap diantara mereka mempunyai akses informasi ke pihak lain mengenai persepsi penyakit d. 7. Keadaan ini dapat berubah apabila terjadi ketidakseimbangan Sehingga ada tiga kemungkinan terjadinya perubahan perilaku pada diri seseorang : a. Kekuatan pendorong meningkat dan kekuatan penahan menurun. c. Model Pengambilan keputusan Ada beberapa kondisi sosial yang khas terjadi yaitu . Kerentanan yang dirasakan ( perceived suspecbility ) b. b. Realitas sosial adanya perbedaan pemahaman dan sikap antara pasien dan anggota keluarganya b. Perbedaan pemahaman dan sikap pasien diwujudkan dalam bentuk persepsi atau respons terhadap penyakit tersebut c. a. Teori ini dinamakan ( force field analysis ) individu selalu terdapat kekuatan/ dorongan yang saling bertentangan. Kekuatan – kekuatan pendorong meningkat. .net Lewin berpendapat bahwa perilaku manusia adalah suatu keadaan yang seimbang antara kekeuataan pendorong ( driving forces ) dan kekuatan penahan ( resistining forces ). Kekuatan – kekuatan penahan menurun.Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter. Manfaat dan rintangan – rintangan yang dirasakan ( perceived benefits and barriers ) d. Adanya komunikasi atau interkasi antara pasien dan orang lain Interaksi ini menghasilkan dua kemungkinan . Keseriusan yang dirasakan ( perceived seriousness ) c.Ada 4 variabel apabila seseorang bertindak untuk melawan atau mengatasi penyakit : a. Isyarat atau tanda – tanda (clues ) ( Word to PDF Converter .

Orang yang mampu beli obat adalah ciri orang yang memiliki kemampuan ekonomi. Obat dalam dunia kesehatan.Word-to-PDF-Converter. ternyata ditemukan bahwa untuk mendapatkan kesehatan dan/atau meningkatkan kualitas hidup yang sehat. dan kosmetik. tetapi cara lain yang memiliki fungsi sama dengan sediaan obat.a. masih banyak anggota masyarakat yang menganggap bahwa untuk mendapatkan nilai sehat sangat bergantung pada kehadiran sediaan farmasi. De kolektivasi refeksi b. Pasif ( pasrah terhadap sikap orang lain diluar dirinya ) ( Word to PDF Converter . Padahal. Kolektivasi persepsi Ada dua kemungkinan kolektivasi pasien : a. obat tradisional. sedangkan yang dimaksud dengan obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan. Merujuk pada kedua ayat dalam UU Kesehatan tersebut. tidak hanya dibutuhkan sediaan farmasi. kemudian dianggap sebagai ketiadaan cara untuk mendapatkan diri yang sehat dan/atau hidup yang sehat. . Aktif ( inisiatif untuk bertindak dalam proses penyembuhan) b. selain memiliki simbol ekonomi. bahan obat. atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun-temurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman. Ketiadaan kesediaan farmasi. ditemukan bahwa yang dimaksud dengan obat dan pengobatan itu cenderung berorientasi pada adanya sesuatu yang menjadi asupan tambahan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan/atau mendukung penyembuhan.net BAB IV OBAT : ORANG MISKIN DILARANG BEROBAT DAN SAKIT Sampai saat ini. yang dimaksud sediaan farmasi adalah obat. juga memiliki simbol expertise. sediaan sari (galenik). Dalam Undang-Undang Kesehatan Nomor 23 Tahun 1992. bahan mineral.Unregistered ) http://www. dibalik itu semua. bahan hewan.

untuk konteks saat ini.Word-to-PDF-Converter. perlu ditekankan di sini bahwa karena adanya hegemoni dan status dokter itulah yang kemudian membuat nalar pasien menjadi tumpul. bahkan merupakan sesuatu hal yang patut untuk dicermati secara jelas dan tegas oleh publik. Namun demikian. Fenomena ini bukan masalah sederhana. interprestasi obat (jenis dan tempat pembelian obat) merupakan simbol ketahanan ekonomi yang dimiliki. Di masyarakat. Sementara orang yang tidak berobat adalah orang yang tidak memiliki kemampuan ekonomi. maka persaingan obat akan semakin tinggi dan diharapkan akan . Legitimasi intelektual dan hegemoni pelaku kesehatan begitu sangat kuat.net Pada sisi yang lain. membuka peluang terjadinya liberalisasi produsen obat-obatan. Selain kondisi psikologis publik yang masih “percaya secara buta” kepada pelayan kesehatan (farmasi atau dokter). Era modern saat ini. juga dipengaruhi oleh simbol-simbol lainnya yang menyebabkan rasio-publik tidak kritis. Terlebih lagi bila dikaitkan dengan “Teknik operasi’ Orang yang mau dioperasi menunjukkan ketahanan atau kekuatan ekonominya sangat tinggi (atau memaksakan diri untuk mampu!). Analisis ini mungkin tidak tepat seluruhnya. Karena “obat” yang sesungguhnya mujarab untuk kesehatan tubuh dan rohani kita adalah “menjaga” kesehatan itu sendiri. ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. Masyarakat kecil mengatakan.” Pencatuman bahasa latin atau bahasa asing dalam tablet atau kemasan obat merupakan ciri expertise (elit) obat yang berkembang di masyarakat. istilah yang dicantumkan dalam obat itu pun tidak ngerti. Sekali lagi. Dengan proses liberalisasi ini. obat pun adalah simbol expertise. tidak kritis terhadap status halal-haramnya obat dan relevan tidaknya obat dengan penyakit yang sedang dideritanya. karena ketidakmampuan membaca “elitnya bahasa dalam kemasan obat” menyebabkan dirinya tidak pernah protes. “Boro-boro bisa protes.Tempat pembelian obat dan jenis obat yang beli memperjelas posisi ekonomi seseorang. khususnya bila dikaitkan dengan tingkat “kemelekan” seseorang terhadap obat itu sendiri.

seorang dokter akan memberikan terapi fisik atau akupuntur kepada pasien/klien tertentu. Jenis-jenis Obat Obat Tradisional Karena bahasan ini telah kita uraikan pada bab sebelumnya. Lebih jauhnya lagi. harga obat di Indonesia begitu sangat mahal. bila memang teknik kedokteran modern dipandang tidak secara maksimal memberikan layanan kesehatan yang prima. perpaduan antara teknik modern dengan tradisional kerap kali dilakukan oleh seorang tenaga medis modern. obat tradisional ini sudah mulai dijadikan sebagai terapi tambahan untuk mengakselerasi peningkatan kualitas kesehatan atau akseleraasi penyembuhan seseorang.berdampak pada harga dan layanan pengobatan yang semakin murah. Oleh karena itu. Setiap anggota masyarakat tampaknya memiliki salah satu hobi dari salah satu atau lebih cabang olahraga tersebut. Mulai dari olahraga berbiaya tinggi (seperti terbang layung.Word-to-PDF-Converter. cabang olahraga sudah sangat bervariasi. Hal yang paling penting dan perlu ditekankan bahwa dalam pelaksanaan dimasyarakat dan juga dalam dunia kedokteran saat ini. melainkan sekedar menambah tingkat ( Word to PDF Converter . catur. maka dalam bab ini tidak akan diulas ulang mengenai jenis dan rincian dari obat tradisional. Sekedar contoh. biaya pengobatan di rumah sakit akan dapat terjangkau oleh daya beli masyarakat. dan lainnya) sampai pada olahraga berbiaya rendah (misalnya sepak bola. mendayung.net akseleratif dan proses penyembuhan seseorang. dan lainnya). Karena monopolilah. yang secara khusus mengenai obat tradisional.Unregistered ) http://www. Olahraga Sebagai Pengobatan Dalam kehidupan modern ini. . jogging. golf. Hal ini bukan berarti bahwa terapi fisik akupuntur diposisikan lebih baik dari kedokteran modern.

maka olahraga dapat dibagi (1) olahraga prestasi. (2) olahraga rekreasi.Unregistered ) http://www. 3. Pada konteks inilah. dan/atau cabang olahraga lainnya. Menurut Santoso Giriwijoyo (1992:57) berdasarkan tujuan yang hendak dicapai. hal itu terbatas hanya pada penyakit non-infeksi. 2. yang dijalani seseorang secara profesional maka sesungguhnya dari cabang olahraga tersebut dapat mendatangkan nilai ekonomi bagi para pelakunya. Tinju professional.net menyebabkan orang menjadi kebal terhadap penyakit infeksi. Lebih jauh Giriwijoyo mengatakan. penyakit . yakni : 1. Intensitas gerak/kerja harus melampaui taraf minimal agar menghasilkan manfaat atau perubahan kemampuan perangkat gerak (ergosistem). dan (4) olahraga pendidikan. “Olahraga memang menyehatkan jiwa dan raga” namun perlu dipahami.Apapun cabang olahraganya. Kesungguhan seseorang menjalankan salah satu profesi olahraga memang dapat diiadikan sebagai “komoditas ekonomi”.Word-to-PDF-Converter. sepakbola profesional. maka cabang olahraga di masyarakat kita dipersepsikan sebagai salah satu komoditas atau “lapangan kerja” yang potensial mendapatkan uang. Adanya kesatuan gerak takaran (dosis) sehingga intensitas gerak dan waktu pelaksanaanya dapat diatur. Bahkan sebaliknya. yaitu menekankan pada peran dan posisi olahraga dalam mencapai tujuan pendidikan. Tiga ciri khusus olahraga kesehatan. Intensitas gerak/kerja biasanya mencapai taraf submaksimal sebagai faktor keamanan bagi si pelaku. (3) olahraga kesehatan. Olahraga tidak ( Word to PDF Converter . Yang membedakan olahraga kesehatan dan kegiatan olahraga lainnya terutama dalam ciri khas kegiatan itu. terutama ditinjau dari aspek teknis-fisiologis. pada benak masyarakat kita saat ini. cenderung memandang fungsi olahraga dari sisi prestasi dan hobi serta kurang melihat dari sisi kesehatan.

Hal inilah yang sering kurang dipahami oleh kebanyakan orang sehingga sering terbentuk anggapan salah yakni “olahraga dianggap mampu rnenangkal semua penyakit”. dan rileks akan mendukung usaha penyembuhan yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang berpikiran negatif.infeksi akan bertambah parah bila seseorang berolahraga. Berpikir positif dalam pandangan “tri-energetik” merupakan bagian dari jenis pengobatan yang dapat mendukung pada upaya peningkatan kualitas kesehatan seseorang. Etika Sebagai Pengobatan . kecuali bila yang bersangkutan memang akan melakukan olahraga dengan tujuan untuk penyembuhan atau rehabilitasi. pesimis. Optimis. seseorang yang ingin berolahraga harus memiliki status sehat yakni bebas dari penyakit infeksi dan faali. Berpikir Positif Sebagai Pengobatan Pikiran yang positif tidak kalah pentingnya dengan jenis medikamentosa sebagaimana yang diberikan seorang dokter. Karena itu. Pikiran yang positif ini pada satu sisi bermanfaat dalam membangun budaya dan perilaku sehat dan pada sisi lain mendukung usaha percepatan penyembuhan. Individu akan mengalami gangguan kesehatan manakala hanya mengutamakan 4 sehat 5 sempurna tanpa memerhatikan aspek olahraga. Seiring dengan hal ini. dan tidak memiliki gairah hidup. alat-alat tubuhnya berfungsi normal pada waktu istirahat. gerak atau olahraga menurut penulis merupakan salah satu jenis pengobatan. Seorang pasien yang memuliki sikap terbuka. Hal utama yang perlu mendapat perhatian di sini yaitu kebutuhan 4 sehat 5 sempurna sesungguhnya belum lengkap dalam mendukung usaha menciptakan kehidupan yang sehat. Oleh karena itu. dapat ditegaskan bahwa pikiran yang positif merupakan salah satu pengobatan yang perlu diterapkan dalam kaitannya dengan proses peningkatan kesehatan. 4 sehat 5 sempurna perlu ditambahkan dengan gerak (olahraga).

banyak orang yang merasa sakit kemudian pergi ke dokter. Penamaan etika sebagai kedokteran rohani bukan tanpa makna. Dalam rangka memelihara kesehatan jiwa. Teknik yang dimaksud yaitu etika sebagai bagian dan proses pengobatan. berusaha memperbaiki diri dengan cara senantiasa mengoreksi kekurangan diri. Miskawayh mengemukakan sekurangnya lima tips (kiat) untuk merawat kesehatan mental. Hal ini bisa jadi karena teknik ini belum banyak diketahui orang atau karena tren budaya masyarakat modern saat ini lebih menekankan pada aspek kesehatan jasmani.Selain yang telah dituturkan di atas. baik dilihat dari kepentingan maupun metodenya. menyinkronkan antara rencana dan tindakan agar kita tidak tenjerat ke dalam jaringan kebiasaan buruk kita. memelihara kesucian dan kehorrnatan kita dengan tidak merangsang syahwat.Word-to-PDF-Converter. dapat ditemukan bahwa menurut ahil medis muslim Ar-Razi bahwa etika merupakan salah satu teknik pengobatan yang bermanfaat dalam meningkatkan kualitas kesehatan seseorang. maka menurut mereka. menjaga kesiagaan akal dengan berolah pikir supaya tidak jatuh ke dalam perangkap kemalasan. Keempat. ada satu teknik pengobatan lain yang kerap kali dilupakan oleh tenaga kesehatan. Pertama. Pada masa sekarang ini. Para ilmuwan muslim memang menyejajarkan etika dengan kedokteran. Ketiga. Kedua. Terakhir. Kalau kita memerlukan ilmu-kedokteran dan penerapannya untuk memelihara kesehatan. cermat mencari teman baik dan jangan mendapat teman jahat karena sekali mendapat teman yang jahat niscaya kita akan mencuri tabiat mereka tanpa disadari.net Jika menelaah tulisan Mulyadi Kartanegara. kita juga membutuhkan ilmu etika dan penerapannya dalam tindakan kita untuk kesehatan mental atau jiwa. . yang kelima. Mereka tidak melihat bahwa aspek etika sebagai salah “satu cara pengobatan”. sehingga teknik etika sebagai bagian dari pengobatan kesehatan menjadi sangat kurang diperhatikan.Unregistered ) http://www. ( Word to PDF Converter .

mereka kumpulkan untuk kemudian dijual kembali ke pasaran. Peringatan ini kembali ditujukan kepada masyarakat yang tidak memiliki daya beli yang tinggi terhadap obat. dapat pula dikembangkan dalam konteks penciptaan lingkungan sosial yang sehat. . pergaulan. Oleh karena itu. dan interaksi yang sehat dapat mendukung pada penciptaan kualitas lingkungan yang sehat. etika sebagai pengobatan tidak hanya berskala individual. kemudian di bawa pulang ke rumah. Namun.Unregistered ) http://www. justru disinilah pentingnya orang miskin agar berhati-hati. Peringatan ini sudah pasti bukan ditujukan kepada mereka yang memiliki kecukupan harta untuk dirawat atau konsultasi ke dokter spesialis atau tempat rujukan (rumah sakit). terus tiada yang menolong. satu-satunya cara yaitu harus ( Word to PDF Converter . mungkin akan terasa aneh. Andai saja tertimpa musibah sakit. merekapun membuka bungkusan sampah yang diduga terdapat obat-obatan yang masih dalam kemasan. Dengan kata lain.net berusaha untuk menjaga kesehatan atau kebugaran.Dalam membangun etika yang sehat ini. kalaupun ada orang yang lewat hanya sanggup berkata duuh kasihan!”. Semua jenis obat dikumpulkan. Temuan obat-obat bekas ini. Di daerah Pekanbaru ditemukan para pemulung sampah – dalam bahasa gaul Pekanbaru disebut inang-inang – selain mencari barang bekas. supaya tidak termasuk orang yang jatuh tertimpa tangga. Dalam mengelabui atau merekayasa obat bekas ini. maka ada peningatan yang kedua. yaitu hati-hati dalam membeli obat. a. melainkan memiliki skala yang sosial yaitu pentingnya peran lingkungan sosial dalam membangun lingkungan dan budaya hidup sehat. Hasil dari memulung obat tersebut. Komunikasi. b. mereka melakukan beberapa tindakan.Word-to-PDF-Converter. Fenomena Pemalsuan Obat : Orang Miskin Dilarang Berobat Jika ada yang menyatakan orang miskin dilarang sakit. sehingga aktivitas sehari-hari masih letap dapat dijalankan.

Tahap akhir. Jakarta Timur. obat pusing. Di sisi lain di tengah keterbatasan BPOM memberantas . dan anti hipertensi. e. analgesik. atau obat potongan karena dijual hanya beberapa strip. mereka rapikan dengan tangan secara perlahan. Ini sejalan dengan pengakuan salah satu pedagang yang pernah menjual obat terlarang ini. Berikut penelusuran Kemal Ramdan dan Cosmas Gatot yang mencerminkan bebasnya peredaran obat palsu di Pasar Pramuka. Kemudian dilap dengan menggunakan kain dengan air secara perlahan. Obat-obatan yang sudah rapi tersebut. Ciri yang paling mudah dikenali adalah. selanjutnya dikeringkan selama 5 menit.Unregistered ) http://www. g. Pasar Pramuka Peredaran obat palsu hingga kini masih merajalela dan semakin terbuka. Untuk merapikan kondisi obat tablet yang terbungkus dalam alumunium atau sejenisnya. dan sebagainya). yaitu menjualnya kepada penadah obat. antidiabetes. Tak jarang mereka menyimpan obat palsu di rak khusus. h. digunting sehingga tampak rapi. Bagian-bagian kemasan obat yang rusak. histamin.net di dalam etalase. loker atau ( Word to PDF Converter . Jenis obat yang banyak dijual adalah golongan obat ant biotik.c. bahkan kabarnya sudah sampai ke Jakarta bahkan kembali ke apotek. BPOM sebagai otoritas resmi selalu menuding lemahnya penegakan hukum sebagai penyebab tetap maraknya peredaran obat palsu. antipiretik. Namun. Para penjual obat disini nenyebutnya dengan obat putus. hanya ditumpuk dan diikat karet. Carut-marutnya peredaran obat palsu ini sebenarnya bukan barang baru. lembaran obat tak memiliki kemasan.Word-to-PDF-Converter. Mereka pisah-pisahkan berdasarkan pengetahuan mereka (seperti jenis vitamin. f. d. Bahkan Badan POM mengaku kewalahan dalam memotong rantai sindikat peredaran obat ilegal ini.

Jangan kaget bila ternyata sebagian obat palsu dipasok dari para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar-Gebang. Karena menurutnya obat punya nilai jual yang lumayan. jaringan pemasok obat legal semakin solid dengan pola yang semakin canggih. nyawa menjadi taruhannya. Memang bukan hal terlarang mencari berkah di balik tumpukan sampah ini. TPA Bantar Gebang Peredaran obat ilegal ternyata datang dari berbagai sumber. Apa jadinya bila orang sakit diberi obat kedaluwarsa atau obat bekas yang dipungut dan gundukan sampah? Banyaknya peredaran toko obat tanpa izin ini. maka pihaknya menghimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dalam membeli obat-obatan. Namun rasanya pemberantasan obat palsu ini masih jauh dari efektif. namun masih saja sulit melakukan pemantauan kepada toko obat yang ilegal dalam melakukan kegiatan mereka.peredaran obat palsu. Namun. karena tidak adanya kesadaran yang tinggi oleh pemilik dalam menaati aturan kesehatan. bila menyangkut obat yang dikonsumsi manusia. Pihaknya sejauh ini telah melakukan upaya pengawasan secara intensif. anggaran. buru-buru ia bersihkan kembali dan disimpan di saku celananya. Bila berhasil memulung sampah berupa tablet atau kapsul. Fakta selanjutnya muncul dari pengakuan seorang pemulung yang mengakui adanya jual beli obat-obatan bekas di TPA Bantar Gebang. Karena toko-toko itu mengedarkan obat yang diduga bisa membahayakan kesehatan masyarakat.Unregistered ) http://www. Jangankan menyeret aktor-aktor kelas kakap. yaitu adanya . ( Word to PDF Converter . Padahal BPOM telah mempunyal kewenangan. para pelaku kelas teri saja sampai kini masih bergerak dengan leluasa. menurut Hakim. tim penyidik PPNS. terhadap perilaku dokter atau tenaga medis.net Dispensasi Obat Sebuah kritikan dari publik.Word-to-PDF-Converter. bahkan back up aparat dan Mabes Polri.

karena bukan hanya nenyangkut tenaga kesehatan (dokter dan apoteker). memberikan bantuan penjelasan makna dispensing dengan menunjuk pada konteks bahasa Inggris. sampai saat ini sangat “biasa” menerima pelayanan praktik kedokteran dengan sistem “paket”. yaitu “to dispense” yang secara harfiah berarti membagikan. bahkan sebagian kecil dokter di kota besar juga melakukannya. Penanganan terhadap masalah dispensing obat harus diselesaikan secara bijaksana dan menyeluruh.gejala praktek dokter yang melakukan dispensing obat. Dalam kaitan dengan perilaku ini. Apabila dispensing obat kini dipermasalahkan sebenarnya telah sangat lama dipermasalahkan-lebih karena dipicu oleh telah diundangkannya UU tentang Praktik Kedokteran Nomor 20 Tahun 2004 (selanjutnya UUPK) yang diberlakukan tanggal 6 Oktober 2005. Dalam praktiknya. artinya dia membagikan obat kepada pasien. akan sekaligus mendapatkan sejumlah obat-obatan yang diperlukan oleh pasien berkaitan dengan proses penyembuhan penyakitnya. perilaku dokter di masyarakat kita ini. Masalah dispensing obat adalah masalah nasional. yakni golongan masyarakat yang untuk biaya berobat pun. dari Sabang hingga ke Merauke hampir seluruh dokter di daerah melakukannya. yang sebagian sangat besar menyangkut orang sakit yang kurang mampu secara ekonomi. dokter mempunyai wewenang menyimpan obat dalam . Pasien yang menggunakan jasa pelayanan praktik kedokteran yang berada di daerah di mana pun juga di seluruh Indonesia. Dengan kata lain. sering kali berasal dari uang pinjaman kiri dan kanan. Dokter tidak boleh menyimpan persediaan obat dalam “jumlah banyak” di tempat praktik karena melalui Pasal 35 Ayat (i) UUPK. bukan hanya membagikan obat kepada pasien. namun dokter pun menyimpan sejumlah obat di tempat praktik kedokteran yang dibukanya secara pribadi. namun juga menyangkut masalah kebutuhan orang sakit. seorang dokter yang melakukan dispensing obat. Willa Chandrawilla. yakni setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter.

yang memilah antara penyembuh dan penyedia obat-obatan. pasien akan mencari institusi yang lain yang pasti bukan apotek. . hanya namanya saja yang tercantum di papan nama. dokter mempunyai wewenang meracik dan menyerahkan obat kepada pasien di daerah terpencil yang tidak ada apotek. maka dokter juga boleh membagikan obat langsung kepada pasien. Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak apotek di kota kecil dan kecamatan yang jauh dari kota besar. apabila suatu ketika masyarakat Indonesia sudah menjadi makmur dari segi ekonomi. maka alih-alih pasien membeli obat ke apotek. karena masyarakat yang sudah makmur itu tahu cara pengobatan modern. selain hubungan pengobatan. yang apotekernya tidak jelas ada dimana. Ayat (j).Unregistered ) http://www. ( Word to PDF Converter . bukan lulusan menengah farmasi. Apabila dokter tidak boleh memberikan pelayanan praktik kedokteran dengan sistem hanya memberikan resep obat dan mempersilahkan pasien membeli ke apotek. dimana biaya dokter dan biaya obat sudah bukan masalah lagi. Artinya apabila dokter boleh menyimpan obat. yang letaknya belum tentu dekat. sehingga apotek ada di bawah pengelolaan asisten apoteker saja. yang diatur dengan aturan-aturan hukum. Namun.net Kebiasaan dispensing obat dimulai dari hubungan penyembuh dengan orang sakit yang tidak berdasarkan aturan-aturan hukum namun lebih kepada aturan-aturan pengobatan. Ketentuan tentang apotek mengharuskan bahwa apotek harus dikelola oleh seorang apoteker yang bekerja penuh waktu. Dapat dipastikan.Word-to-PDF-Converter. terbentuk pula hubungan hukum. Bahkan yang tidak ada asisten apotekernya sehingga yang menyediakan dan memberikan obat. kini dengan kemajuan zaman. jadi satu apotek dikelola oleh satu apoteker dan dibantu oleh asisten apoteker sebagai pelaksana. hubungan antara penyembuh dengan orang sakit. yang dapat memberikan pelayanan dengan sistem “paket”. maka dokter tidak perlu dispensing obat.“jumlah dan jenis yang diizinkan”. dan bahkan melalui pasal yang sama.

dimana gajah dengan gajah bertengkar.Unregistered ) http://www. akan dihadapkan pada salah satu aturan main mengonsumsi obat. yaitu untuk meningkatkan kualitas kesehatan dapat diwujudkan. Masalah dokter dan apotek (apoteker) akan selesai kalau semua pihak mengikuti jalur hukum. warung (obat bebas). semuanya masih memerlukan proses pembenahan yang sangat panjang. obat sudah ditakar dengan ukuran atau takaran yang jelas. sebagai misal masalah geografi. Padahal. dengan ukuran 1 (satu) sendok teh. misalnya diminum 3 x sehari.Word-to-PDF-Converter.Masalah dokter dan apotek (apoteker) adalah masalah sebab-akibat dan akibat-sebab yang memerlukan penyelesaian yang holistik agar tidak ada pihak yang hanya dirugikan atau hanya diuntungkan sebaiknya semuanya mendapatkan keuntungan sesuai dengan bagiannya terutama jangan sampai kategori pasien tidak mampu secara ekonomi yang dirugikan. Takaran yang tepat sangat penting untuk mendapatkan kesembuhan. ada nilai budaya yang perlu dipikirkan dan perlu diperjelas. baik itu membeli dari apoteker. ( Word to PDF Converter . pelanduk mati di tengah-tengah. dengan mempertimbangkan kadar atau dosis yang disesuaikan dengan tujuan dan acuan yang berlaku. sebab menyangkut hampir seluruh dokter di daerah? Banyak faktor yang akan memengaruhi pembenahan. seolah-olah mudah dipahami dan dipersepsi oleh masyarakat sebagai sesuatu hal yang sudah jelas. Obat. Pernyataan ini. masalah pedagang besar farmasi yang menjuat obat langsung kepada dokter yang faktur pembeliannya dari salah satu apotek entah di mana dan masih segudang masalah lainnya. maupun yang mendapat rujukan dari resep dokter. menurut Handrawan Nadesul. namun sekarang bagaimana caranya melakukan pengaturan tentang dispensing obat oleh dokter. sehingga tujuan mengonsumsi obat. Kelebihan dosis dapat menyebabkan terakumulasinya efek samping dan penyakit tidak dapat . masalah kemiskinan.net Obat dan Pengukurannya Bila seseorang sudah mendapatkan obat. dibalik aturan main serupa itu.

(1) fungsi obat tidak akan efektif dan (2) efek negatif dari penggunaan obat semakin tinggi. Sedangkan kekurangan dosis menyebabkan obat tidak akan mampu menyembuhkan penyakit. Sebagaimana diketahui. ukuran sendok teh adalah 3 cc dan volume sendok bubur 8 cc. Secara sosiologis.Unregistered ) http://www. Dan bila kita mengkonsumsi obat lebih dari kebutuhanya padahal obat itu tidak efektif dalam menyembuhkan maka sesungguhnya yang sedang terjadi dalam tubuh kita adalah terakumulasi ( Word to PDF Converter .disembuhkan. bila orang alpa atau khilaf perbedaan ukuran tersebut.net potensi-potensi efek negatif. maka orang tersebut akan mengalami overdosis. Merujuk pada ketentuan dosis yang ada. Masalah seperti ini sudah tentu harus menjadi perhatian dari setiap anggota masyarakat atau tenaga ahli. potensial untuk sulit disembuhkan. Pertama. terdapat sendok penyeduh dan penyertaan sendok penyeduh ini sudah mulai dibudayakan oleh para produsen obat. Penyakit yang sedang diderita pasien atau anggota masyarakat tersebut. rata-rata kurang dari 3 cc.Word-to-PDF-Converter. maka sesungguhnya masyarakat harus secara displin mengunakan sendok penyeduh dalam mengkonsumsi obat termaksud. Terkait dengan masalah ini. Berdasarkan kenyataan seperti ini dapat dikemukakan beberapa analisis selanjutnya. Ketiga. Sementara ukuran teh sendok di Indonesia. ukuran sendok adalah sangat berbeda. sesungguhnya berlandaskan pada takaran sendok teh di Belanda (farmakope). maka potensi kurangnya daya sembuh obat menjadi sangat tinggi. bila dalam kemasan obat tersebut. Problem yang akan muncul dari overdosis tersebut. perhatian terhadap ukuran atau takaran obat ini menjadi sangat penting untuk diperhatikan. maka perlu kiranya membiasakan menyimpan sendok . Di Belanda. Kedua. Ukuran takaran obat. Oleh karena itu. setiap obat memiliki efek negatif. sebagaimana yang dikenal masyarakat saat ini. bila dilakukan pengulangan (atau lebih dari satu sendok). maka obat tersebut akan terkonsumsi lebih dari takaran yang sesungguhnya.

Dengan kata lain. Dokter. maka diharapkan tujuan untuk meraih nilai kesehatan secara maksimal akan dapat diraih secara maksimal. sendok teh. Keempat. Apa yang mereka lakukan. Namun. atau sendok penyeduh obat merupakan alat dan teknologi bernuansakan budaya. Tepat sekali bahwa berhagai hal yang terjadi dalam diri manusia ini. fenomena ini menunjukkan bahwa takaran obat adalah lebih bersifat ilmiah.net PERAN DOKTER. Hal yang penting untuk dipahami bersama adalah status penyakit atau sakit yang kita derita. Ukuran antara benda satu dengan benda lainnya memiliki kandungan budaya. hal ini untuk mengantispisi bila dalam suatu saat ada obat yang tidak menyertakan sendok penyeduh obat. atau 10 cc adalah ukuran-ukuran ilmiah kedokteran. Dengan pendekatan komprehensif atau holistik ini. Penutup Berdasarkan uraian tersebut. guru olahraga. maka setiap orang dapat menggunakan pendekatan komprehensif dalam meraih kesehatan jasmaniah dan rohaniahnya secara simultan. dapat disimpulkan bahwa ukuran meraih derajat hidup yang sehat dapat dilakukan dengan berbagai cara. hanya berupa sebuah ikhtiar. BAB V ( Word to PDF Converter .Word-to-PDF-Converter. sendok makan.obat di rumah masing-masing. semua itu hanyalah sebuah usaha atau ikhtiar kita dalam meraih kesehatan hidup di dunia. 3. Sebagai sebuah pendekatan antisipatif. Namun. sesungguhnya kita dapat memahami penyebab dan terapi yang cocok untuk memulihkan kembali.Unregistered ) http://www. Karena dengan memahami jelas sakit atau penyakit tersebut. 8. Kegagalan kita dalam memahami masalah ini dapat menyebabkan sulitnya sebuah penyakit dapat disembuhkan. PASIEN DAN PERAWAT . bahkan kyai sekalipun bukan Tuhan yang memiiki kewenangan untuk memberikan sakit dan sehat. potensial mengandung nilai budaya. benda yang digunakan sebagai alat ukurnya.

Menurut Ralf Dahrendrof (dalam Veeger. kepercayaan. sikap yang diharapkan oleh masyarakat muncul dan menandai sifat dan tindakan si pemegang status atau kedudukan sosial. Bila dalam masyarakat ada orang yang berstatus sebagai perawat. sedangkan perilaku sehat adalah tindakan yang dilakukan individu untuk memelihara dan meningkatkan kesehatannya. dokter. 1986:235). si mertua tersebut adalah pasien dokter maka harus patuh dan taat pada dokter. peran dimaknai sebagai satu pola tingkah laku. maka terhadap individu-individu tersebut diharapkan muncul perilaku yang sesuai dengan statusnya masing-masing. penjagaan kebugaran melalui olahraga dan makanan bergizi. Perilaku sakit diartikan sebagai segala bentuk tindakan yang dilakukan oleh individu yang sedang sakit agar memperoleh kesembuhan. mungkin pula dia dapat berperan sebagai status yang berbeda. bidan. sedangkan di rumah sang dokter harus hormat dan patuh pada mertuanya. Di tempat perawatan. Pada situasi seperti ini. Sedangkan sakit (illness) adalah penilaian individu terhadap pengalaman menderita suatu penyakit. perawatan kebersihan diri. memang ada kalanya peran seseorang seringkali berbeda tergantung pada situasi sosial masing-masing. Contoh :seorang dokter yang merawat mertuanya. atau pasien. peran merupakan konsekuensi dari status seseorang. termasuk pencegahan penyakit. B. nilai. Sementara di lain pihak. PERAN SAKIT-SEHAT Secara ilmiah penyakit (disease) itu diartikan sebagai gangguan fungsi fisiologis dari suatu organisme sebagai akibat dari infeksi atau tekanan dari lingkungan.A. PENGERTIAN PERAN Dalam kehidupan bermasyarakat. Perilaku sehat ini . Dalam suatu lingkungan. seseorang berkewajiban untuk menunjukkan peran sosial sesuai dengan statusnya.

Mechanic. setiap pasien menunjukkan ( Word to PDF Converter . Kemampuan individu untuk melawan serangan penyakit tersebut Perilaku sakit ini juga diteropong oleh Suchman yang memberikan batasan perilaku sakit sebagai tindakan untuk menghilangkan rasa tidak enak atau rasa sakit sebagai akibat dari timbulnya gejala tertentu. ada 5 macam reaksi dalam proses mencari pengobatan. Dan reaksi ini sangat ditentukan oleh sistem sosialnya. yaitu proses mencari alternatif sumber pengobatan guna menemukan seseorang yang . Perilaku sakit erat hubungannya dengan konsep diri. Menurut Mechanic perilaku sakit adalah reaksi optimal dari individu jika dia terkena suatu penyakit. Menurutnya. pengaruh petugas kesehatan. Seorang ahli sosiologi dan psikologi sosial. Suchman menganalisa pola proses pencarian pengobatan dari segi individu atau petugas kesehatan. Dengan berbagai kondisi dan jenis penyakit yang dideritanya. yaitu : a.Word-to-PDF-Converter. Ada dua faktor utama yang menentukan perilaku sakit. Persepsi atau definisi individu tentang suatu situasi/penyakit b. penghayatan situasi yang dihadapi. antara lain: 1.diperlihatkan oleh individu-individu yang merasa dirinya sehat meskipun secara medis belum tentu mereka betul-betul sehat. mengembangkan teori tentang perilaku sakit yang dinamakannya teori respons bertahan (copyng response theory). Shopping. Pasien adalah setiap orang yang melakukan konsultasi masalah kesehatannya untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada dokter. serta pengaruh birokrasi (karyawan yang mendapat jaminan perawatan kesehatan yang baik akan cenderung lebih cepat merasa sakit daripada mereka yang justru akan akan kehilangan nafkah hariannya jika tidak masuk kerja karena sakit).net perilaku yang berbeda dihadapan seorang tenaga medis. Kalangan sosiologi menyebutnya sebagai fenomena peran sakit dalam perilaku kesehatan masyarakat.Unregistered ) http://www.

dll) tentang sakitnya itu dan meminta pembebasan dari tugas sehari-harinya. yaitu proses pengobatan oleh beberapa fasilitas kesehatan pada lokasi yang sama 3. yaitu proses penundaan pencarian pengobatan meskipun gejala penyakitnya sudah dirasakan 4. harus menggantungkan diri kepada prosedur pengobatan dan harus kpatuh terhadap perintah orang yang akan menyembuhkannya. yaitu penghentian proses pengobatan Dalam menentukan reaksi/tindakannya sehubungan dengan gejala penyakit yang dirasakannya.net 2. menurut Suchman. individu berproses melalui tahap-tahap berikut ini : 1. 5. 4. Self medication. Tahap penyembuhan atau rehabilitasi . 2. yaitu pengobatan sendiri dengan menggunakan berbagi macam ramuan atau obat-obatan yang dinilai tepat baginya 5.dapat memberikan diagnosa dan pengobatan sesuai dengan harapan. Procrastination.Word-to-PDF-Converter. individu mulai mencari pengakuan dari kelompok acuannya (keluarga. tetangga. Tahap ketergantungan si sakit Individu memutuskan bahwa dirinya sebagai orang sakit dan ingin disembuhkan. 3. Fragmentation. Tahap pengenalan gejala Individu memutuskan bahwa dirinya dalam keadaan sakit yang ditandai dengan rasa tidak enak dan keadaan itu dianggapnya dapat membahayakan dirinya ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. Discontinuity. Tahap kontak dengan pelayanan kesehatan Individu mulai menghubungi sarana kesehatan sesuai dengan informasi yang diperoleh/dari pengalamannya tentang tersedianya jenis-jenis pelayanan kesehatan. Tahap asumsi peranan sakit Karena merasa sakit dan perlu pengobatan.

Melalui peran sakit istri. Masyarakat menekankan pentingnya orang sakit mendapat perhatian khusus. ( Word to PDF Converter . 2. Sakit sebagai alasan kegagalan pribadi. Lalu kemudian ia terbaring sakit dirumahnya. Tuhan memberi kesempatan pada seseorang untuk . makanan khusus. Sakit sebagai kesempatan untuk istirahat. Sakit merupakan hukuman Tuhan untuk menghapus dosa yang telah dibuat hamba-Nya. Contoh : Sebuah keluarga miskin tinggal rumah sempit yang kumuh. peran sakit merupakan salah satu pilihan.net 4. yaitu: 1. Atas anjuran saudara-saudaranya maka adik-adik suaminya pindah dan istrinya sembuh kembali. Bagi orang yang merasa kesepian atau tidak yakin atas penerimaan orang lain akan dirinya. upaya menghindari tanggung jawab atau pembenaran diri 5. Bagi orang yang banyak mengalami ketegangan di kantor atau di rumah. Beberapa orang dapat menikmati masa istirahat beberapa hari dan bebas dari ketegangan rutin melalui rawat inap di rumah sakit dengan biaya kantor. maka salah satu cara pelepasannya dilakukan dengan melalui peran sakit. 3. dan sebagainya. Dalam hal ini. Masyarakat tertentu percaya bahwa sakit merupakan akibat dari dosa yang dilakukan sebelumnya. Melalui peran sakit. Sakit sebagai Penghapus dosa. Sakit sebagai upaya untuk mendapat perhatian. sang istri merasakan keterbatasan uang dan ruang gerak dan dituntut untuk lebih memperhatikan anaknya. tempat khusus. Namun bersama dengan itu.Individu memutuskan untuk melepaskan diri dari peranan sebagai orang sakit karena ia sudah sehat kembali dan dapat berfungsi seperti sedia kala. Suatu hari datang adik-adik suaminya ikut tinggal bersamanya untuk mencari pekerjaan. Istri merasa wajib memberi makan dan tempat tidur yang layak bagi mereka. maka keluarga tersebut dapat terhindar dari ketegangan yang dapat merusak keluarga.Word-to-PDF-Converter. Peran sakit juga digunakan sebagai alasan ketidakmampuan menyelesaikan tugas yang harus dikerjakan. Sudibyo Supardi merinci 6 peran sakit di masyarakat.Unregistered ) http://www. Sakit sebagai upaya untuk menghindari tekanan.

orang sehat adalah orang yang memiliki kemampuan prima dari sisi jasmaniah. Sesuai dengan konsepnya. spiritual dan ekonomi. yaitu ada peran sakit : 1. Kehadiran dan peran perawat tidak dapat diabaikan. Banyak kalangan menganggap bahwa peran sehat merupakan peran normal bagi individu sesuai dengan statusnya yang berlaku.net Menurut hasil lokakarya Keperawatan Nasional (1983). peran sakit memiliki nilai yang berbeda dibandingkan yang lainnya.menyesali dosa yang diperbuatnya. Keperawatan adalah diagnosis dan penanganan respons manusia terhadap masalah kesehatan aktual maupun potensial ( Word to PDF Converter . PERAN PERAWAT · Pengertian Perawat adalah orang yang dididik menjadi tenaga paramedis untuk menyelenggarakan perawatan orang sakit atau secara khusus untuk mendalami bidang perawatan tertentu. Sebagai alat untuk menghindari proses hukum 2.Word-to-PDF-Converter. Dalam konteks politik. 6. Contoh : Karyawan yang mendapat penggantian ongkos berobat. sering mengumpulkan obat melalui peran sakit. Dalam menjalankan tugasnya. Sebagai alat untuk menekan dan memaksakan kehendak pada orang lain sehingga tujuan yang diinginkannya dikabulkan. ia menyimpan obat tersebut untuk digunakan sebagai alat tukar dengan berbagai keperluannya. Sakit untuk mendapatkan alat tukar. C. emosi. Perawat merupakan salah satu komponen penting dan strategis dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan. keperawatan diartikan sebagai : . perawat dituntut untuk memahami proses dan standar praktik keperawatan. Contoh :mogok makan Sementara itu. Setelah mendapatkan sejumlah obat berikut aturan pakainya. peran sehat belum banyak mendapat perhatian dari kalangan sosiologi.Unregistered ) http://www.

memelihara. peran dan fungsi perawat merupakan satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dan tidak bisa diabaikan oleh tenaga kesehatan yang lainnya. Ini artinya dalam pelayanan kesehatan. perawat profesional adalah perawat yang bertanggung jawab dan berwenang memberikan pelayanan keperawatan secara mandiri dan berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain sesuai dengan kewenangannya. Bahkan bila dilihat dari segi intensitas interaksi dengan pasien. Harlley Cit menjelaskan pengertian dasar seorang perawat yaitu seseorang yang berperan dalam merawat. keluarga dan masyarakat baik yang sakit maupun sehat yang mencakup seluruh siklus hidup manusia. membantu serta melindungi seseorang karena sakit. pengelola institusi keperawatan. Asuhan keperawatan adalah kegiatan profesional perawat yang dinamis. implementasi dan evaluasi. kelompok profesional perawat merupakan tenaga kesehatan yang paling tinggi interaksinya. Perawat (nurse) berasal dari bahasa latin yaitu nutrix yang berarti merawat atau memelihara. membutuhkan kreativitas dan berlaku pada berbagai keadaan dan rentang kehidupan manusia (Carpenito. 2000) . diagnosis keperawatan. perencanaan. Ini artinya bahwa dalam pelayanan kesehatan. · Perawat Sebagai Individu Aktifitas keperawatan meliputi peran dan fungsi pemberi asuhan keperawatan dan praktik keperawatan.Suatu bentuk pelayanan profesional yang merupakan bagian integrasi dari pelayanan kesehatan yang didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan. pendidik klien serta peneliti di bidang keperawatan (Sieglar. Sedangkan menurut Depkes RI (2002). maka profesi perawat diakui sebagai bagian integrasi dari pelayanan kesehatan. cedera dan proses penuaan.1998). berbentuk pelayanan bio-psiko-sosial-spiritual yang komprehensif. ditujukan kepada individu. Tahap dalam melakukan asuhan keperawatan yaitu pengkajian. Dari definisi peran tersebut.

Peran sebagai pendidik. Perawat berperan dalam mendidik individu keluarga. serta tenaga kesehatan yang berada di bawah tanggung jawabnya. ketrampilan dan sikap untuk : 1. ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. masyarakat. Perawat diharapkan mampu mengidentifikasi masalah penelitian. 4. Berperan serta dalam kegiatan penelitian di bidang keperawatan dan menggunakan hasil penelitian dan IPTEK untuk meningkatkan mutu dan jangkauan pelayanan dan asuhan keperawatan . · Peran Perawat dari Sudut Profesi dan Tujuan Lembaga Pendidikan Program Pendidikan D3 Keperawatan di Indonesia sebagai pendidikan yang menghasilkan perawat profesional pemula.net 2. Melaksanakan pelayanan keperawatan profesional dalam suatu sistem pelayanan kesehatan sesuai kebijaksanaan umum pemerintah yang berlandaskan Pancasila. 3. Peran sebagai peneliti. Pendidikan ini bertujuan mendidik peserta didik melalui proses belajar untuk menyelesaikan kurikulum sehingga mempunyai cukup pengetahuan. khususnya pelayanan asuhan keperawatan kepada individu. Perawat mempunyai tanggung jawab mengelola pelayanan maupun pendidikan keperawatan sesuai dengan manajemen keperawatan. Menunjukkan sikap kepemimpinan dan bertanggung jawab dalam mengelola asuhan keperawatan 3. Peran sebagai pengelola. menerapkan prinsip dan metode penelitian serta memanfaatkan hasil penelitian untuk meningkatkan mutu asuhan pelayanan dan pendidikan keperawatan. keluarga dan berdasarkan kaidah-kaidah keperawatan 2.Peran perawat sebagai individu. antara lain : 1. Peran sebagai pelaksana (care giver). Peran ini merupakan peran dalam memberikan asuhan keperawatan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada klien dengan pendekatan pemecahan masalah sesuai dengan metode dan proses keperawatan.Word-to-PDF-Converter. kelompok.

Membantu pasien dalam melakukan kegiatan sehari-hari c. Dalam Peraturan Menteri Kesehatan no. Status sebagai profesi ini menuntut setiap perawat untuk mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sesuai dengan misi perawat untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi klien. Berperan secara aktif dalam mendidik dan melatih klien 5.Word-to-PDF-Converter.Unregistered ) http://www. Fungsi interdependen Tindakan perawat berdasar pada kerjasama dengan tim perawatan atau tim kesehatan lain. antara lain yaitu: 1. Mengembangkan diri secara terus-menerus untuk meningkatkan kemampuan profesional 6. Oleh karena itu perawat bertanggung jawab atas akibat yang timbul dari tindakan yang diambil. Dengan status seperti ini maka secara legal formal dan keilmuan ada pengakuan kesejajaran antara ilmu keperawatan dan ilmu kedokteran serta ada kewenangan yang berbeda antara perawat dan dokter.4. yaitu : a. Memelihara dan mengembangkan kepribadian serta sikap yang sesuai dengan etika keperawatan dalam melaksanakan profesinya 7. Berfungsi sebagai anggota masyarakat yang kreatif. Mendukung pasien untuk berperilaku hidup sehat 2. . Pengkajian seluruh riwayat kesehatan pasien/keluarganya dan pemeriksaan fisik untuk menentukan status kesehatan b.647 tahun 2000 menegaskan bahwa keperawatan adalah sebuah profesi. keluarga dan masyarakat. Fungsi independen Dalam fungsi ini tindakan perawat bersifat tidak memerlukan perintah dokter. ( Word to PDF Converter .net Dalam praktik keperawatan terdapat 3 fungsi keperawatan. Contoh tindakan ini. produktif dan terbuka untuk menerima perubahan serta berorientasi ke masa depan sesuai perannya. Tindakan perawat bersifat mandiri berdasarkan ilmu keperawatan.

dan mengamalkan sumpah dokter. menjunjung tinggi.net 3. Contoh tindakan ini ialah menangani ibu hamil yang menderita diabetes. Menurut undang-undang Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. menghayati. tidak boleh dipengaruhi oleh sesuatu yang mengakibatkan hilangnya kebebasan dan kemandirian profesi 4. kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan berjenjang dan kode etik yang bersifat melayani. profesi dokter berdasarkan suatu keilmuan. dinyatakan bahwa kewajiban umum dokter adalah : 1. 2. senantiasa berupaya melaksanakan profesinya sesuai dengan standar profesi yang tertinggi ( Word to PDF Converter . Berdasarkan kode etik kedokteran. D.Mereka biasanya tergabung dalam sebuah tim yang dipimpin oleh seorang dokter. tiap perbuatan atau nasihat yang memungkinkan melemahkan daya tahan psikis maupun fisik hanya untuk kebaikan pasien. lebih khususnya adalah dokter. perawat bersama tenaga ahli gizi berkolaborasi membuat rencana untuk menentukan kebutuhan makanan yang diperlukan ibu hamil dan perkembangan janin 3. harus menghindarkan diri dari perbuatan yang bersifat memuji diri 5. PERAN DOKTER Tokoh kunci dalam proses penyembuhan suatu penyakit adalah petugas kesehatan. Perawat membantu dokter memberikan pelayanan pengobatan dan tindakan khusus yang menjadi kewenangan dokter.Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter. kecuali jika perawat tersebut yang bertindak tidak sesuai dengan prosedur dan ketetapan yang ditentukan dokter. tindakan perawat ada di bawah tanggung jawab dokter termasuk setiap kesalahan medis yang dilakukan. Oleh karena itu. setelah memperoleh persetujuan pasien . Fungsi dependen Perawat bertindak membantu dokter dalam memberikan pelayanan medis.

dan rehabilitatif). menghormati hak-hak pasien. menghormati hak-hak sejawatnya. Merujuk pada kode etik tersebut. serta berusaha menjadi pendidik dan pengabdi masyarakat yang sebenar-benarnya. harus bersikap jujur dalam hubungannya dengan pasien dan sejawatnya dan berupaya untuk mengingatkan sejawatnya yang diketahui memiliki kekurangan dalam karakter atau kompetensi atau yang melakukan penipuan atau penggelapan dalam menangani pasien 10. Dokter sebagai pendidik. hanya memberikan surat keterangan dan pendapat yang telah diperiksa sendiri kebenarannya. senantiasa berhati-hati dalam mengumumkan dan menerapkan setiap penemuan teknik atau pengobatan baru yang belum diuji kebenarannya dan hal-hal yang menimbulkan keresahan masyarakat.6. makhluk insani 12. keluarga. dalam bekerja sama dengan para pejabat di bidang kesehatan dan bidang lainnya serta masyarakat harus saling menghormati. preventif. yaitu memberikan promosi pendidikan kepada masyarakat baik individu. 8. harus memperhatikan kepentingan masyarakat dan semua aspek pelayanan kesehatan yang menyeluruh (promotif. maupun masyarakat b. baik fisik maupun psikososial. seorang dokter dituntut untuk memiliki kreatifitas dan inisiatif untuk menemukan dan memecahkan masalah yang sedang dihadapi pasien sesuai dengan pengetahuan dan . yaitu dalam praktik layanan kesehatan. 13. kuratif. 7. senantiasa mengingat akan kewajiban melindungi makhluk hidup . 9. dan harus menjaga kepercayaan pasien 11. peran dokter dapat dirinci lebih spesifik lagi kedalam beberapa perilaku berikut : a. hak-hak tenaga kesehatan lainnya. disertai rasa kasih sayang (compassion) dan penghormatan atas martabat manusia. Dokter sebagai pengembang teknologi layanan kesehatan . dalam setiap praktiknya memberikan pelayanan medis yang kompeten dalam kebebasannya teknis dan moral sepenuhnya.

Meminjam istilah Daldiyono (2006:291) setiap dokter harus siap siaga sebagai dokter yang profesional dalam membantu masyarakat.Word-to-PDF-Converter. .kemampuannya sendiri ( Word to PDF Converter . yaitu dengan berbagai praktik atau pengembangan ilmu yang ada . Dokter sebagai pengabdi masyarakat. yang dituntut memiliki kesediaan untuk memberikan pertolongan. Dalam melakukan perannya sebagai seseorang yang memiliki kompetensi untuk mengobati orang yang sakit. Dokter adalah pembelajar.Unregistered ) http://www. seorang dokter dapat belajar dan mengajari kembali baik kepada rekan sejawat atau pihak lain mengenai perkembangan ilmu kedokteran. · Menerapkan peraturan umum atau khusus yang harus ditaati oleh pasien (kriteria universal versus khusus) · Membina interaksi dengan pasien secara luas dan membaur. Ilmu kedokteran modern cenderung menekankan perlunya para dokter mengetahui dan menginternalisasikan norma-norma praktek kedokteran dalam menjalankan tugas mereka.net c. dokter melaksanakan lima fungsi utama dan fungsi-fungsi ini dapat dianalisa dengan patterns variables yang telah dikembangkan oleh Parsons (Schepers dan Nievaard). d. atau terbatas pada fungsinya sebagai dokter (membaur versus spesifik) · Melibatkan emosi /perasaan atau sikap netral dalam hubungannya dengan sang pasien (afektif versus netral) · Mengutamakan kepentingan diri sendiri atau kepentingan bersama (orientasi diri versus orientasi kelompok) · Memandang manusia berdasarkan kualitasnya atau prestasinya (kualitas versus pretasi) Pandangan Parsons mengenai peran dokter tersebut merupakan pandangan yang ideal. Pada kenyataannya tidak semua kriteria Parsons dapat dipenuhi oleh dokter dalam menjalankan fungsinya mengobati pasien.

INTERAKSI ANTAR KOMPONEN Masyarakat atau individu dalam kehidupan terkait dengan sisi statis dan sisi dinamis dari masyarakat. yaitu pola aktif-pasif. menjadikan kunci penyembuhan. yaitu tuntutan pekerjaan. Maka tidak mengherankan apabila pada saat sekarang banyak masyarakat yang memerlukan konsultasi kesehatan. Aspek ketaatan dan motivasi pasien dalam menjalankan perintah dokter. peran dokter mulai muncul.net pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama dan antara berbagai komponen yang terkait. atau hubungan setara. pasien bersifat pasif dan hanya melakukan sesuatu yang diperintahkan oleh dokter. Pada pola petunjuk-kerja sama. dipengaruhi oleh tiga faktor utama. Struktur sosial merupakan sisi statis dan proses sosial atau interaksi sosial merupakan sisi dinamis masyarakat.Word-to-PDF-Converter.Pengamatan menunjukkan bahwa dimana saja di dunia ini sebagian besar anggota profesi kedokteran berasal dari tingkat sosial ekonomi menengah ke atas. Menurut Samsuridjal Djauzi dan Supartondo. E. Menurut Freidson. dimana dalam proses sosial terdapat hubungan dan ( Word to PDF Converter . Disinilah terjadi proses sosial. serta faktor struktur dan . hubungan dokter-pasien secara umum dapat dibedakan menjadi tiga model . reaksi individu atau masyarakat terhadap jenis penyakit itu. petunjuk-kerja sama. pada tahun 1950-an ada tiga pola komunikasi antara dokter dengan pasien. Sedangkan pola hubungan menurut Schepers dan Nievaard (1990) berdasarkan pada jenis penyakit atau kondisi kesehatan pasien.Unregistered ) http://www. yaitu aktif –pasif. dan kerja sama. Hal ini sering mempengaruhi hubungan dokter-pasien. pemimpin-pengikut. inisiatif pasien menjadi lebih kuat. Pada pola aktif-pasif. Sedangkan dalam pola kerja sama. model hubungan dokter-pasien dari Schepers dan Nievaard.

Penyebab tidak seimbangnya hubungan antara dokter-pasien ini adalah perbedaan ( Word to PDF Converter . Hubungan dokter-pasien Dalam penentuan treatment untuk proses penyembuhan atau penyehatan kondisi seseorang. Khusus dalam konteks pemilihan obat yang ditunjukkan dalam bentuk “resep dokter”. posisi dokter berada pada tingkat “superior”. Ini merupakan sebuah ciri bahwa relasi kekuasaan antara pasien dengan dokter sangat tidak seimbang. Terhadap kondisi seperti ini.Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter. Ketrampilan berkomunikasi harus dimiliki oleh setiap dokter. dan menyimpulkan (pharapasing). seperti mendengarkan (listening). Dan hubungan-hubungan kerja tersebut secara praktis akan terkait dengan masalah hak dan kewajiban atau perangkat aturan dan perundang-undangan yang mengikat pola yang dimaksudkan. Hal yang terpenting dari hubungan dokter-pasien adalah komunikasi. Karena komunikasi sangatlah penting. a. Daldiyono memberikan keterangan tentang pentingnya usaha pendidikan kesehatan pada pasien sehingga pasien dapat memosisikan diri sebagai pasien dihadapan dokter. maka dapat dirumuskan pola-pola hubungan antar komponen tersebut (lihat dalam skema hubungan dokter-pasien pada lampiran). mengulang (parroting).net pengetahuan mengenai sehat-sakit dan posisi pasien sebagai seorang yang membutuhkan bantuan dokter yang menyebabkan posisi pasien menjadi individu yang ada di bawah (subordinat) dokter. seorang pasien hampir tidak memiliki reaksi yang signifikan terhadap usulan dokter. menyangkut timbal balik yang berkesinambungan antara dua pihak. Dengan memahami komponen dan faktor yang mempengaruhi dalam interaksi sosial. sehingga pada akhirnya hubungan dokter-pasien lebih diposisikan sebagai posisi sederajat dan .budaya.

Pertanyaan yang perlu dikemukakan seiring dengan beberapa kemungkinan yang dapat terjadi : · Adanya kesalahan dalam memberikan obat · Dokter dapat memberikan resep yang tepat. hubungan dokter-pasien yang bersifat penyedia jasa dan konsumen 4. · Pilihan dokter tentang obat tersebut sudah sangat tepat. Menurut Daldiyono (2007:191-197) secara sederhana menyebutkan ada 4 (empat) teori hubungan antara dokter dengan pasien: 1. Hubungan dokter-perawat ( Word to PDF Converter .2004) mengatakan bahwa dokter masih menunjukkan . tetapi tidak untuk tujuan yang efektif . b.Soewono) pola hubungan dokter dan pasien dapat dilihat menjadi tiga pola.hanya berbeda dalam konteks hak dan kewajiban. hubungan dokter-pasien yang bersifat kemitraan Menurut Szasz dan Hollender (dalam H. hubungan dokter-pasienyang bersifat paternalistik. misalnya ada duplikasi obat. misalnya dilandasi kesadaran bahwa pengobatan itu bagian dari kegiatan keagamaan 2. yaitu : · hubungan orang tua dan anak. · Prototype hubungan antar orang dewasa yaitu pasien yang dianggap setara dan memiliki hak individu secara mandiri.Word-to-PDF-Converter. hubungan dokter-pasien yang bersifat religius. · Hubungan antara orang tua dan remaja yaitu pasien yang bisa diajak bicara. yaitu memosisikan pasien sebagai orang yang butuh bantuan 3.net Anwar Kurniadi (dalam sinar harapan.Unregistered ) http://www. yaitu pasien yang masih perlu mendapat perlindungan dan pembelajaran hidup.

WACANA : Fenomena perawat di kota Cirebon . Hubungan petugas kesehatan-masyarakat Proses penyembuhan penyakit tidak hanya ditangani oleh dokter. budaya dan bahasa. Sementara peran perawat masih kurang diuntungkan. harapan masyarakat terhadap kemampuan petugas. Untuk itu diperlukan kemauan untuk mempelajari bahasa dan budaya setempat agar petugas tidak dianggap orang asing oleh penduduk asli dan supaya komunikasi dengan masyarakat dapat lebih lancar.yaitu: · Perawat pada umumnya adalah perempuan. seperti perawat. · Dilihat dari sisi pendidikan. membangun komunikasi kesehatan yang manusiawi. petugas kesehatan juga mempunyai karakteristik yang bisa menghambat komunikasinya dengan masyarakat antara lain: perbedaan status sosial. Dengan meningkatnya variasi penyakit dan kerumitan teknologi kedokteran. 2. ketidak keseimbangan interaksi antara dokter-perawat disebabkan oleh berbagai faktor. perlu ada pendekatan kolaboratif antara dokter. ahli gizi. serta kecenderungan sikap otoriter terutama dalam penyebaran penyakit akut. bidan. diperlukan bantuan tenaga lain. penata roentgen. perawat mayoritas berpendidikan D3 sedangkan para dokter berpendidikan minimal S1. 3. Terkait dengan minimal ada tiga pekerjaan yang perlu dilakukan oleh pemerintah.. Seperti halnya dokter. · Kesenjangan relasi kekuasaan dokter-perawat terkait dengan kewenangan yang dimiliki oleh kedua profesi.dsb. Yang kesemuanya bergabung menjadi tim petugas kesehatan. c.sikap hegemoninya dalam praktek kesehatan. Memberikan pendidikan kepada publik untuk mengetahui hak dan kewajibannya dalam praktek layanan kesehatan. yaitu: 1. perawat dan pasien untuk bersikap kritis terhadap masalah-masalah yang terkait dengan kesehatan. F. di tambah pendidikan profesi (spesialisasi.

000 dari 15. tiap tahun 13.Unregistered ) http://www.000.Salah satu fenomena tenaga kerja perawat di Indonesia adalah adanya status perawat sebagai tenaga kerja kontrak. Salah satu kasus yang bisa dijadikan contoh adalah kasus keterlambatan gaji pada tenaga perawat kontrak yang ada di Cirebon yang hampir 1 tahun (pada tahun 2003).000 orang lulusan keperawatan menganggur karena tidak terserap pasar kerja domestic. sementara di sisi lain pemerintah belum mampu menyediakan kompensasi yang layak dan proporsional.perbulan ditambah tunjangan insentif sebesar Rp 100. Di sisi lain pemerintah sendiri juga sedang terpuruk. yaitu: ketidakmampuan pemerintah dalam memberikan kompensasi dan prosedur pelayanan yang optimal kepada tenaga perawat kontrak. Kebijakan pegawai pemerintah serta ketidakmampuan rumah sakit swasta mempekerjakan . bahkan sesama negara ASEAN. Nasib dan perhatian pemerintah terhadap tenaga perawat kontrak ini bersifat ambigu. Begitu banyak tantangan berat untuk menjadikan perawat sebagai pekerja profesional dan mendapat imbalan profesi. gaji perawat di Indonesia relative rendah.-. Saat ini kondisi perawat di Indonesia memang terpuruk.Word-to-PDF-Converter. Selain itu upah yang diterima jauh dibawah UMR yang sebesar Rp 625. meski rumah sakit kekurangan perawat. Hal demikian dapat di lihat dari ( Word to PDF Converter . Peristiwa ini menunjukkan adanya prosedur pelayanan pemerintah kepada tenaga kerja kontrak yang tidak profesional.net dua sisi. kebanyakan hanya lulusan Sekolah Perawat Kesehatan (SPK). sehingga timbul keterlambatan. di satu sisi berupaya untuk memberikan lapangan kerja.000.000. Para tenaga kerja kontrak ini hanya mendapat gaji Rp 300.-. Akibatnya. Dibanding rekannya di negara lain. Jangankan menyediakan anggaran untuk pendidikan untuk mempekerjakan saja tidak mampu.. rata-rata tingkat pendidikannya pun rendah.

Saat ini banyak negara . Kebijakan Direktorat dalam rangka meningkatkan mutu.net kota-kota besar.Unregistered ) http://www. Untuk mengatasi masalah pengangguran tenaga perawat yang mencapai 30. meningkatkan fasilitas akomodasi penunjang bagi perawat. Perawat sering dipersalahkan untuk keadaan yang mereka tidak pernah disiapkan dan pelayanan kesehatan rendah sehingga citra perawat dan bidan terpuruk.Word-to-PDF-Converter. advokasi terhadap perawat. Untuk itu Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial telah membentuk Direktorat Pelayanan Keperawatan pada Jendral Pelayanan Medik. Kemudian dilakukan pemerataan tenaga kerja perawat professional menyebar di daerah supaya tidak terjadi penumpukan di ( Word to PDF Converter . membuat standar mutu keperawatan. maka menyetarakan SPK dengan D3 dengan penambahan semester dan mata kuliah. Di sisi lain. Alternative lain adalah dengan gabungan pemerintah local.perawat dalam jumlah memadai telah lama dikeluhkan oleh perawat. juga dari segi kurikulum. tidak ada aturan yang memadai untuk melindungi perawat di tempat kerja. Dengan demikian kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri untuk mencapai jabatan yang memerlukan pengetahuan dan ketrampilan tinggi juga terbatas. pemerintah mulai menggalakkan untuk menempatkan mereka ke luar negeri. Perbaikan sistem kurikulum diharapkan mampu merubah perawat dari hanya pembantu dokter juga menjadi tenaga kesehatan yang professional. Sementara pemerintah pusat sebagai regulator untuk menjamin kepentingan local maupun nasional. Lebih dari 50% perawat dan bidan tidak mendapat pelatihan tentang keperawatan atau kebidanan klinis maupun komunitas dalam lima tahun terakhir. Untuk menjadikan hal itu terwujud diperlukan pendidikan yang berkesinambungan. Akibatnya perawat harus bekerja lebih dan sering mendapat kecaman dari keluarga pasien yang merasa tidak terlayani dengan baik. konsumen dan organisasi tempat kerja (rumah sakit).000 orang.

Swiss. Hal ini menjadikan peluang sekaligus tantangan bagi negara yang surplus tenaga kerja trampil.Unregistered ) http://www. Menurut hasil pertemuan World Health Assembly di Geneva. tantangan karena mampukah dunia pendidikan keperawatan di Indonesia mampu menyediakan tenaga kerja yang trampil. sedangkan orang-orang yang kesulitan mendapatkan makanan maka orang-orang tersebut akan tersisih dari kehidupan ini. Gadjah Mada University Press : Yogyakarta Sudarma. Peluang karena banyak peluang. Kurangnya tenaga perawat bukan masalah local tetapi juga masalah internasional. Namun perlu dicermati bahwa jangan sampai ada brain drain atau mengalirnya SDM yang terbaik ke luar negeri sehingga negara pemasok kekurangan SDM terbaik. Pengantar ( Word to PDF Converter . DAFTAR PUSTAKA Sarwono. Hal ini dikarenakan para remaja di negara tersebut sudah tidak tertarik lagi untuk masuk ke Sekolah Keperawatan. orang-orang yang dapat mempertahankan kehidupannya hanyalah orang-orang yang mampu mendapatkan makanan secara mudah. Sosiologi untuk Kesehatan. Sosiologi Kesehatan.yang berminat menggunakan tenaga perawat Indonesia untuk bekerja di negara mereka. bahkan kini Inggris juga berminat menggunakan tenaga kesehatan asal Indonesia. Australia. Amerika Serikat. Momon. 2008.net Setiap makhluk hidup pastilah membutuhkan makanan untuk mempertahankan kehidupannya. Seperti Timur tengah. Oleh karena setiap makhluk hidup pastilah senantiasa berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan makanan. Ada suatu kelompok tertentu berpendapat bahwa hakikat hidup adalah bekerja untuk mencari makanan. Salemba Medika : Jakarta BAB VI MAKANAN: MAKNA DAN BUDAYA 1. Kanada. Belanda. Maka tidaklah heran ketika kelompok Darwinian mengatakan bahwa perjuangan hidup adalah untuk mendapatkan makanan. Solita. Menurut mereka. Hal tersebut sesuai dengan apa yang .Word-to-PDF-Converter. 1993.

Beberapa hal tersebut di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa keberadaan makanan ternyata memberikan warna-warni kehidupan manusia yang berbeda antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain. Makanan tidak hanya menjadi benda ekonomi. tetapi makanan justru menjadi sesuatu yang penting bagi manusia yang terus tumbuh dan berkembang dalam tatanan kehidupan masyarakat. Hal ini bila dikaitkan dengan sosial budaya.net a. Dengan menggunakan perspektif tersebut. maka fungsi makanan adalah alat selektor bagi kelangsungan hidup manusia karena makanan atau pola makan merupakan alat penyeleksi alamiah bagi manusia dan pengelompokan manusia.Word-to-PDF-Converter. maka makanan itu ternyata mengandung makna yang lebih luas dibandingkan hanya sekedar menjadi bahan konsumsi manusia.Unregistered ) http://www. Pola konsumsi manusia pada masa itu dengan memakan makanan hasil ramuan yaitu berupa tumbuh-tumbuhan yang dikumpulkan dari hutan dan memakan hewan hasil buruan. Tahap pertama atau gelombang hidup pertama ditandai dengan adanya peradaban manusia yang didominasi oleh tradisi berburu dan meramu. Persepsi Budaya dan Makanan Peradaban manusia dibedakan berdasarkan mata pencaharian masyarakat. Perbedaan kepemilikan sumber dan bahan makanan akan membagi manusia menjadi kelompok orang kaya dan kelompok orang miskin dan juga variasi jenis makanan menjadikan manusia berkelompok manusia modern dan tradisional. yang dibagi menjadi tiga tahapan: ( Word to PDF Converter . b. Manusia mulai menyandarkan kehidupan mereka pada . Tahap kedua dimulai ketika terjadinya revolusi.tertera dalam hukum rimba yaitu siapa yang dapat menguasai sumber-sumber produksi. 2. maka dia yang memiliki peluang untuk mempertahankan hidup yang lebih baik. disinilah peradaban manusia yang lebih maju dimulai.

( Word to PDF Converter . Pada saat itu. daun ganja adalah sayuran dan tidak pernah mempersepsikannya sebagai makanan yang diharamkan. telah sejak lama menjadikan daun ganja sebagai bahan untuk menyedapkan masakan. Pola masyarakat modern cenderung mengonsumsi makanan cepat saji (fast food). ketika ada beberapa orang bertemu dengan latar belakang budaya berbeda pula maka akan menunjukkan persepsi masing-masing mengenai makanan yang dikonsumsi. kemudian dapat menjelaskna bahwa kedua masyarakat yang berbeda pandangan itu sesungguhnya menggunakan patokan nilai dan norma yang berlaku untuk mempersepsikan makanan. Pada tahap ini pola dan jenis makanan yang dikonsumsi pun adalah makanan hasil olahan.agrikultur (bercocok tanam). Kedua persepsi tersebut. Makanan atau sesuatu yang dikonsumsi oleh manusia memiliki potensi mengandung makna budaya yang berbeda antara budaya mayoritas (dominant culture) pada satu masyarakat dengan budaya mayoritas yang ada dalam masyarakat lainnya.Unregistered ) . Tahap ketiga dimulai ketika terjadinya revolusi industri. Bagi rakyat Aceh. c. manusia sudah bukan lagi hanya memakan hasil agrikultur melainkan hasil olahan industry. Oleh karena itu. Contoh: daun ganja bagi masyarakat Indonesia pada umumnya dipersepsikan sebagai salah satu daun psikotropika yang termasuk kategori zat adiktif terlarang di Indonesia karena bisa membuat orang fly (memabukkan). Nilai dan norma yang ada di dalam masyarakat sangat mempengaruhi persepsi masyarakat mengenai benda yang dikonsumsi. Dengan bantuan teknologi dan industrialisasi. Hal ini mereka lakukan karena tingginya jam kerja atau tingginya kompetisi hidup yang membutuhkan kerja keras. Namun berbeda dengan masyarakat di Nagroe Aceh Darussalam yang notabene mayoritas penduduknya Islam. berbagai jenis makanan baik olahan yang berbahan dasar tumbuhan atau hewan maupun dengan bahan kimiawi mulai bermunculan.

Ada beberapa nilai budaya makanan yang perlu diperhatikan: . Merokok menjadi teman untuk menghadirkan inspirasi atau kreativitas. Makanan dan Identitas Budaya Makna budaya dari sebuah makanan menjadi sangat penting untuk dipahami oleh berbagai kalangan.net 3. Pengetahuan seperti ini selain dapat bermanfaat untuk mengembangkan sikap bijak terhadap persepsi masyarakat lain juga untuk menghindari gizi buruk akibat adanya kesalahan persepsi terhadap satu jenis makanan tertentu. Selain mengandung budaya dominan dan budaya tandingan. dan merokok merupakan ciri kelompoknya. narkoba. . menghirup ganja. Berdasarkan telaah ini. makanan pun menjadi bagian dari budaya popular. banyak diantara masyarakat kota yang mudah berpindah ke tradisi vegetarian.Makanan sebagai Identitas Kelompok Karena adanya kesangsian terhadap makanan hasil olahan atau makanan instan. makanan mengandung makna sebagai a.http://www. Bagi kelompok “gang”. Pemahaman atau persepsi seperti ini lebih merupakan sebuah persepsi budaya tandingan (counter-culture) terhadap budaya tandingan.Word-to-PDF-Converter. b. Kacang diidentikkan sebagai makanan yang bias menemani orang untuk nonton sepakbola. Oleh karena itu. ( Word to PDF Converter . usaha untuk menjaga keseimbangan gizi dan/atau konsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna merupakan usaha untuk mendukung pada tujuan makanan dari sisi fisiologis. Budaya tandingan (counter culture) artinya menghindari arus utama akibat adanya kesangsian atau ketidaksepakatan dengan budaya arus utama.Unregistered ) . Identitas budaya utama (dominan culture) artinya harus ada dan menjadi kebutuhan utama masyarakat.Kebutuhan Fisiologis Mengonsumsi makanan bertujuan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan fisiologis seseorang.

net c.Makanan sebagai Keunggulan Etnik Makanan merupakan unsur budaya yang membawa makna budaya komunitasnya. Dalam penelitian terakhir. menunjukkan kualitas makanan tersebut diakui oleh masyarakat. Di dalam makanan itu. bahwa untuk meningkatkan kualitas kesehatan individu perlu menambahkan makanan yang 4 . . Inilah yang dimaksud dengan makanan mengandung nilai sakral. . orang tidak hanya mengonsumsi material makanannya melainkan ”mengonsumsi” kreativitas dan keagungan nilai budaya.Makanan sebagai Kebutuhan Medis Mengonsumsi makanan yang mengandung kandungan gizi seimbang (misalnya 4 sehat 5 sempurna). Makanan sebagai identitas budaya bagi kelompok tertentu (subculture). . Makanan adalah ikon keunggulan budaya masyarakat. belumlah cukup untuk membangun individu yang sehat. Semakin variatif makanan itu dikenal publik semakin tinggi apresiasi masyarakat terhadap daerah itu. dalam kehidupan masyarakat Indonesia makanan pun ada yang mengandung nilai sakral dan ada yang mengandung nilai profan.Word-to-PDF-Converter. Semakin luas distribusi wilayah pasar dari makanan tersebut. bagi masyarakat Islam mengonsumsi makanan merupakan bagian dari praktik agama itu sendiri. Khusus untuk makanan yang memiliki nilai sakral di antaranya apat ditemukan dalam beberapa agama atau budaya daera Indonesia. Bagi masyarakat Islam.Makanan sebagai Nilai Sakral Di luar makna budaya.http://www. Dengan demikian. Tidak mengherankan bila ada orang yang makan tahu Sumedang terasa hampa makna bila tahu itu dibeli di luar Sumedang dan dirinya tidak pergi ke Sumedang. artinya cara mendapatkan dan cara mengolahnya sesuai degan aturan dan norma yang ditentukan oleh ajaran agama. mengonsumsi makanan tidak hanya dengan memnuhi syarat bersih (thayyib) tetapi juga harus memenuhi syarat halal.

Makanan yang memiliki nlai anjuran (sunnah). Frustasi ekonomi dan perilaku konsumsi Tekanan hidup dan tantangan menyebabkan seseorang dapat melakukan penyimpangan.Makanan yang memiliki nilai mubah. makanan pokok dari sebuah komunitas. Perilaku menyimpang ini yaitu munculnya perilaku memperdagangkan makanan yang tidak layak jual dan konsumsi secara medis. Yang dimaksud wajib ini. Pada konteks inilah makanan merupakan bagian dari kebutuhan medis. . Dalam ajaran agama. . tri-energetik yang memberikan penekanan pentingnya energy tubuh atau gerak dalam membangun jiwa dan pribadi yang sehat.Unregistered ) http://www. yaitu komoditas makanan yang merupakan tambahan/suplemen. berulang dan kolektif. Nilai Norma Makanan . ( Word to PDF Converter . Pada akhirnya kejadian ini merupakan fenomena soaial yang perlu kita teliti. Akibatnya banyak konsumen yang keracunan setelah membeli makanan. . Karakter pantangn ini bersifat sementara. Namun yang menjadi perhatian kita adalah keracunan yang sering terjadi. 5. Sebab keracunan sendiri bukan hanya bias ditafsirkan secara medis tetapi bisa juga ada . .net Untuk membangun kualitas pribadi yang sehat perlu dipadukan dengan gerak atau aktivitas olahraga.sehat 5 sempurna dengan gerak. misalnya seseorang yang akan dioperasi memiliki pantangan terhadap suatu makanan.Makanan yang memiliki nilai pantangan.Dalam kategori yang terakhir yaitu pantangan mengonsumsi sebuah makanan yang bersifat permanen. 4.Makanan yang memiliki nilai pokok (wajib).Word-to-PDF-Converter. terdapat beberapa jenis makanan-minuman yang dilarang dikonsumsi secara permanen. Pandangan sejalan dengan pandangan. makanan ini sesungguhnya belum diketahui efek positif atau negatifnya bagi kesehatan.

Terkait dengan peritiwa ini ada beberapa hal yang perlu dikemukakan yaitu : (1) perlu adanya kesadaran penuh dari si penggiat kegiatan untuk memahami kualitas makanan. Ini menunjukkan lemahnya kepekaan dan kepedulian di kalangan distributor terhadap kesehatan masyarakat. Contoh lainnya adalah kasus transaksi ayam tiren.Unregistered ) http://www. Pola konsumsi terkait dengan perilaku konsumsi masyarakat.sebab lain mengapa keracunan itu terjadi. Di sisi lain dampak kefrutasian ekonomi berdampak pada perilaku masyarakat dalam pola . Contoh kasus yang terjadi terkait dengan pemasaran adalah parsel yang mengandung makanan dan minuman yang telah kadaluarsa. (2) diperlukan kesadaran para distributor terhadap keselamatan masyarakat dengan meneliti tanggal kadaluarsa makanan . Suasana frustasi ekonomi menjadi pendorong distributor/penjual menjual ayam yang tak layak dikonsumsi. Akibatnya mereka mengkonsumi makanan secara asal-asalan.Word-to-PDF-Converter. Sehingga angka kecukupan gizi untuk tubuh tidak terpenuhi.net diungkap dengan cermat yaitu pola konsumsi dan tradisi pemasaran makanan. Munculnya transaksi ayam tiren disebabkan oleh beberapa hal yaitu : (a) kurangnya kepedulian masyarakat terhadap kesehatan makanan.serta (c) rendahnya tanggung jawab peternak/penjual terhadap kesehatan masyarakat. Keracunan makanan juga terjadi di pabrik. Masalah lain yang timbul adalah busung lapar yang terjadi akibat ketidakmampuan daya beli masyarakat. Berdasarkan pandangan ini ada dua hal yang perlu ( Word to PDF Converter .sedangkan tradisi pemasaran masyarakat terkait dengan perilaku distributor atau produsen dalam memasarkan makanan. Dengan kata lain adalah mereka lebih mengedepankan kepentingan ekonomi dari pada keselamatan dan kesehatan masyarakat. (b) adanya kefrustasian masyarakat karena tekanan ekonomi . Dilihat dari sisi social kasus tersebut menunjukkan adanya bahwa masyarakat sedang mengalami “sakit”.(3) pada institusi social yang mengeluarkan kebijakan memberi makan karyawan seharusnya memiliki tim khusus yang bertanggung jawab tentang kesehatan makanan bagi karyawan.

makan. Masyarakat menjadi apatis dan tidak peduli pada angka kandungan gizi makanan yang dikonsumsi. Perilaku ini yang juga menyebabkan kasus polio dan gizi buruk. Melihat banyak dampak kefrustasian ekonomi dengan perilaku konsumsi masyarakat maka perlu adanya usaha untuk memperbaiki keadaan di masyarakat. Usaha yang dilakukan pemerintah adalah dengan melakukan promosi kesehatan tentang makanan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai gizi dan pola konsumsi masyarakat yang lebih baik. Selain pemerintah industri dan distributor makanan juga harus menunjukkan tanggung jawab ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net sosialnya ke masyarakat dengan meminimalisasi peredaran makanan yang tak layak konsumsi. Gerakan promosi kesehatan ini perlu dilakukan secara sinergis,kolektif dan berkelanjutan agar masyarakat peduli pada gizi makanan. 6. Peradaban Alkoholik Konsumsi minuman keras telah menyebar luas, bukan hanya di kalangan remaja tetapi sidah merambah ke anak-anak di bawah umur,orang tua, elebritis dan elit politik. Kasus yang terjadi di Perancis akibat dampak alkohol : menunjukkan 20% wanita dan 60% pria masuk rumah sakit,70% penderita penyakit jiwa dan 40 % penderita veneral parah. Angka kematian mencapai 20.000 jiwa per tahun , 25% kecelakaan industri dan 57% kecelakaan jalan raya. Selain di Perancis kasus penyalah gunaan alcohol juga terjadi di Inggris bahwa 95% kasus penyakit mental disebabkan oleh alcohol. Sedangkan di Jerman dilaporkan bahwa 150.000 kasus criminal akibat alcohol. Dan Uni Soviet , kasus alkoholisme menyebabkan meningkatnya tingkat criminal,peningkatan absent dari pekerjaan pabrik dan menurunnya hasil produksi. Sedangkan di Amerika, pengaruh alcohol merupakan penyebab dari kebanyakan tabrakan udara. Hal ini dilakukan oleh pilot sewaan atau pemilik pesawat dan helicopter pribadi. Peningkatan kasus tabrakan pesawat ini menyebabkan pemerintah berkeras untuk mengetahui

akar permasalahan dan penelitian yang menunjukkan bahwa sebagian besar tabrakan sepanjang tahun lalu disebabkan oleh mabuknya pilot atau keterlibatan mereka dalam perilaku seksual sebelum melakukan penerbangan. 7. GAYA HIDUP DAN GAYA MAKAN Perkembangan teknologi informasi dan industri, tidak hanya memberikan pengaruh terhadap dunia ekonomi. Efek langsung dan tidak langsung dari kemajuan peradaban manusia ini, terasa ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net pula dalam bentuk perubahan gaya hidup. Pada suatu saat mungkin sempat melihat ada seorang istri dalam mobilnya duduk di samping kiri suaminya yang sedang memegang setir mobil menyuapi suami untuk makan pagi. Atau melihat anak kecil yang mau berangkat sekolah disuapi makan dalam kendaraan sepanjang perjalanan sekolah. Inilah sebagian dari realitas gaya hidup zaman modern yang terkait dengan makanan. Tidak mengherankan bila kemudian muncul penyakit tipus atau maag karena tidak adanya sikap disiplin dalam pola makan. Dalam budaya kota muncul diversifikasi makanan sesuai dengan waktunya. Di kalangan mereka muncul pemahaman yang biasa dikonsumsikan pada pagi, siang, dan malam hari, ada makanan pembuka, pokok, dan penutup serta ada makanan yang dikonsumsikan pada hari-hari tertentu misalnya ketupat pada hari lebaran, cokelat pada Valentine’s day. Berbeda dengan makanan sebagai keunggulan etnik dalam gaya hidup modern ini ada makanan yang dianggapnya sebagai budaya universal. Makanan cepat saji atau fast food merupakan satu diantara sekian banyak jenis makanan yang muncul ke permukaan sebagai makanan global. Prinsip hidup dalam identitas gaya hidup modern adalah : 1. Mengutamakan efisiensi,artinya cepat saji. 2. Prinsi kuantitatif artinya jelas porsinya. 3. Mudah prediksi, artinya gampang menebak kapan berakhirnya.

4.Adanya control. Budaya dan gaya hidup itulah yang kemudian disebut sebagai orang yang mengalami demam makanan cepat saji. 8. PURNAWACANA Masalah-masalah yang terkait dengan perilaku manusia terhadap makanan. a. Pada kasus anak-anak ada fenomena kesulitan untuk mengajari anak makan atau dalam kasus lain yaitu adanya keenggenan anak untuk mengonsumsi makanan tertentu. ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net Jawabannya, pertama, adanya ketidakseimbangan atau keterlambatan orang tua memperkenalkan variasi rasa dan makanan menyebabkan peluang adanya penolakan anak terhadap rasa atau makanan tertentu. Kedua, adanya trauma atau alergi terhadap makanan tertentu. b. Kesalahan persepsi tentang makanan. Contohnya , budaya ngemil menjadi bagian dari gaya hidup modern, yang dipersepsi sebagai upaya menenangkan rasa atau pikiran oleh karena itu,orang stress bias melepas kekesalannya dengan makanan. c. Makanan dan kelas social. Bahwa, makanan yang dikonsumsi dapat diakses oleh siapapun tetapi waktu dan tempatnya mengonsumsi menunjukkan kelas social. Daftar Pustaka Sudarma, Momon. 2008. Sosiologi untuk Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika BAB VII SIKLUS HIDUP, KESEHATAN dan PERAN SOSIAL Pendekatan yang digunakan ini, dikembangkan dari model yang dikembangkan oloh Departemen Kesehatan RI saat menjelaskan tentang kesehatan reproduksi. Bila disederhanakan, pendekatan siklus hidup yang dikembangkan tersebut dapat diformulasikan ulang sebagai berikut.

sehingga peran sosialnya dihapuskan dari tanggung jawab si ibu hamil. 1. Dalam konteks ini "ngidam" merupakan "instrumen khusus" yang menjadi alat ukur membangun kewajiban baru orang lain untuk memosisikan ibu hamil sebagai “ratu dalam kehidupan”.Unregistered ) http://www. Tingginya harapan (ekspektasi) suami atau anggota keluarga terhadap bayi yang.Word-to-PDF-Converter. Sepanjang kebutuhan asupan gizinya cukup. dan pemenuhan kebutuhan hidupnya. Masalah kesehatan yang spesifik dari ibu hamil di antaranya (a) mendapatkan pelayanan antenatal .ada dalam kandungan. kehamilan atau lebih khusus lagi kehadir anak rnerupaka perekat sosial dalam sebuah masyarakat. Peran kehamilan dapat dimaknai sebagai peran awal perekat sosial. makanan. Padahal ngemil dengan kebutuhan makan yang cukup adalah berbeda. ibu bamil mendapat keistimewaan-keistimewaan khusus. Pandangan Parson mengatakan bahwa peran pasien itu adalah dibebaskan dari tugas-tugas sosial.Masa Kehamilan Meninggal dunia Masa konsepsi: Balita Manula Anak-anak Dewasa Remaja ( Word to PDF Converter . 4. kewajiban sosial.net Ada beberapa aspek sosial yang: terkait dengan masa kehamilan ini. Akibat dari kondisi seperti ini. menyebabkan tingginya (malahan berlebihannya) perlakuan anggota keluarga terhadap ibu hamil. 2. seorang ibu hamil diposisikan setara dengan orang "sakit". Oleh karena itu. Ada yang berpendapat bahwa bila seorang ibu hamil memiliki kebutuhan makan yang lebih karena dia mengonsumsi makan untuk dua orang. 3. maka ngemil pun menjadi tidak diperlukan. Artinya seorang ibu hamil tidak mesti ngemil. baik dari sisi pemanjaan diri. Reaksi sosial dari kebutuhan ini. banyak ibu hamil yang mewujudkannya dalam bentuk ngemil.

proses tumbuh kembang anak anak balita (1-4 lahun) dipengaruhi oleh proses pertumbuhan semasa bayi.Word-to-PDF-Converter. Selain itu.Unregistered ) http://www. ada beberapa masalah kesehatan yang perlu diperhatikan misalnya ASI eksklusif dan penyapihan yang layak. Pada masa ini. (d) memperoleh persediaan biaya persalinan dan rujukan ke rumah sakit bila teriadi komplikasi. 1. dan terlambat mendapat pertolongan). Peran bayi adalah belajar mengenal bahasa tubuh dan isyarat dari luar dirinya. Menurut Sulivan (1892-1949) hal yang penting diketahui bahwa fase anak-anak ditandai_dengan anak . serta pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. Masa Anak-anak ( Word to PDF Converter . dan terlalu banyak). imunisasi dan manajemen terpadu balita sehat. Seringnya terjadi kematian lebih banyak disebabkan karena tingginya pendarahan. Peran untuk diakui sebagai bagian dari anggota masyarakat. Seorang bayi sangat membutuhkan sentuhan halus anggota keluarga dan perhatian yang saksama dari orang lain. terlalu sering. Kondisi ini kemudian didukung oleh adanya 3 terlambat (terlambat mengenali tanda-tanda. pemberian makanan dengan gizi seimbang.dengan baik dan teratur. terlambat mencapai fasilitas kesehatan. ada juga penyebab lain yang bisa menimbulkan kematian pada ibu hamil adanya 4 terlalu: (terlalu muda. terlalu tua. (b) memperoleh makanan bergizi dan cukup istirahat. 2. memiliki peran nyata dalam pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya. pendidikan sosial yang terjadi pada masa balita. pencegahan dan penanggulangan kekerasan. tumbuh kembang anak.net Pada masa ini. (c) mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan. dan selanjutnya akan memengaruhi proses tumbuh kembang pada usia sekolah dasar (6-12 tahun). Masa Balita Dalam masa pertumbuhan.

Ada_beberapa peran sosial yang di munculkan anak-anak dalam kehidupan masyarakat. khususnya ibu dan anak. Pertumbuhan dan perkenbangan fisik dan sosial anak. dan ancaman keracunan makanan akibat dari kebiasaannya makan makanan di luar. perlu diperhatikan pula beberapa masalah kesehatan yang bisa hadir pada fase anak-anak misalnya kesulitan anak untuk makan karena terobsesi ingin main. Kedua. Pertama. Keempat. dewasa . Ketiga. kehadiran anak ini memperkuat nilai solidaritas dalam keluarga. sebagaimana yang terjadi pada peran bayi. rentannya_fisik anak terhadap berbagai penyakit seperti polio dan DBD.sa Reinaja Pada masa remaja(adolescens).mulai dapat mengucapkan kata-kata hingga timbulnya kebutuhan terhadap kawan bermain. a. Mr. selain pertumbuhan yang cepat (growth spurt). ada munculnya aneka ragam pola atau gaya hidup remaja. anak adalah kandidat dari pemegang amanah harapan atau impian orang tuanya. anak adalah tanda sosial dari keluarga. asupan gizi yang tidak seimbang. Sehubungan dengan ini. Masalah gizi b. Kelima. Beberapa masalah kesehatan yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan remaja termasuk kesehatan reproduksi kalangan remaja adalah sebagai berikut. baik untuk nilai ekonomi maupun nilai sosial. dibaca sebagai bagian dari peran nyata orang tua dalam memberikan pelayanan kepada anak-anaknya. memiliki nilai sosial yang tinggi. Masa Dewasa Secara psikologis tahap perkembangan ini dikategorikan sebagai tahap kematangan (maturity). Masalah seks dan seksual c. juga timbul tanda-tanda seks sekunder. serta diakhiri dengan berhentinya pertumbuhan. dalam mengembangkan kepribadiannya secara utuh setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan ruang main dan ekspresi yang sesuai dengan dirinya.

yaitu membangun dan mengembangkan nilai dan norma masyarakat. (6) fungsi perlindungan. ada beberapa peran sosial yang dikembangkan dalam masa dewasa. yaitu befungsi untuk memiliki keturunan.dalam arti pengembangan diri maupun dalam konteks sosial. pertemanan. Seiring dengan hal ini. ( Word to PDF Converter . 2. Fungsi keluarga menurut sosiologi yaitu (a) fungsi afeksi. artinya bagi seorang yang sudah dewasa mereka mulai meyakini dan menunjukkan peran seksualnya dihadapan orang lain. Dalam masyarakat Timur. (5) fungsi penentuan status: artinya di lingkungan keluarga ini setiap anak --khususnya-. masa ini termasuk dalam kategori matang Kendati demikian. maupun dalam konteks kemasyarakatan. baik dalam skala kecil (keluarga..akan muncul diakhir penghujung usia dewasa. seorang yang sudah dewasa sudah rnulai memikirkan mengenai masa depan. Pada sisi kesehatan. artinya para anggota keluarga --khususnya orang tua--memiliki peran sosial untuk memberikan layanan kebutuhan ekonomi kepada anggota keluarganya. perlu diperhatikan perkembangan ke arah meno-andropause. Dalam sosiologi pada umumnya.Unregistered ) http://www. Orang dewasa sudah memiliki tugas dan kewajiban diri dalam membangun komunitas. (3) fungsi sosialiasi. (2) fungsi reproduksi. 4. yang. 1. (4) fungsi pengaturan seksual.mendapat pembelajaran mengenai status diri dan status sosial. baik masa depan ekonomi maupun masa depan sosialnya. Masa Usia Lanjut . penyakit degeneratif termasuk rabun. 3. artinya keluarga menjadi lembaga belajar pertama dan utama untuk bermasyarakat.net gangguan mobilitas dan osteoporosis. artinya dalam keluarga ini ada upaya untuk membangun perlindungan antara satu dengan yang lainnya. telah banyak dikenal hahwa pada masa dewasa ini merupakan masa perkawinan atau berkeluarga. serta perlu adanya deteksi dini terhadap kanker rahim dan kanker prostate. dan (7) fungsi ekonomis.Word-to-PDF-Converter.

yaitu lingkaran kehidupan negatif (negative life cycle) dan lingkaran kehidupan positif (positive life cycle). menjadi orang lanjut usia memiliki hak untuk menarik diri dari peran-peran sosial. yaitu (a) kehilangan peran (toss of role). Ketiga.Unregistered ) http://www. Kedua. memunculkan peran orang lain untuk menunjukkan peran dan kepeduliannya terhadap individu lanjut usia. usia lanjut merupakan proses yang bergerak secara perlahan dari individu untuk menarik diri dari peran sosial atau dari konteks sosial. Pertama. Masalah kesehatan lanjut usia. (b) hambatan kontak sosial(restriction of contacts and relationships). mental dan sosial Dicap sebagai orang yang tak mampu atau Pengakuan diri sebagai orang Berkembangnya peran sakit dan ( Word to PDF Converter . setelah menginjakkan diri pada usia lanjut. Peran individu usia lanjut ini dapat ditemukan dalam beberapa hal sosial berikut. dan (c) berkurangnya komitmen [reduced commitment to sosial moves and values). ada dua pandangan yang berbeda dalam menjelaskan fenomena yang sama.Word-to-PDF-Converter.Menurut teori Penarikan Diri (Disengagement Theory). . Kapasitas fisik. Pada usia lanjut sekaligus terjadi triple loss.net Gambar. seorang individu akan memulai untuk melepaskan hak dan kepemilikannya terhadap berbagai sumber produksi.

2 Masukan pendidikan: kursus sebelum dan Masukan sosial medik: dukungan makanan. individu lanjut usia dipersepsi sebagai individu yang mengalami pengurangan ketahanan fisik. Sebagai individu yang sudah memasuki masa kurang produktif dan memiliki ketergantungan yang tinggi pada orang lain. mental dan peran sosial. Masukan medik: diagnosa dan Lingkungan yang mendukung Peran di masyarakat cap sebagai orang Kemampuan emosi dan dukungan Masukan sosial: mempertahankan . sosial medis. Gambar 13. Dalam lingkaran kehidupan positif. sosial. 2005. him. dan pendidikan menjadi sangat penting bagi individu lanjut usia. Dan kemudian anggota keluarga atau masyarakat mencapnya. Oleh karena itu. misi utamanya adalah mempertahankan keutuhan dan kesatuan.Lingkaran Kehidupan Negatif (Sumber: Hardywinoto dan Tony Seiiabudhi.125) negative life cycle. upaya intervensi baik dari sisi medis. positive life cycle yang melihat fase lanjut usia sebagai kelanjutan dari peran sosial masyarakat di masyarakat. pada lanjut usia.

Granger Westberg memperluas 6 tahap Tersebut dalam 10 dukacita. (5) hilangnya makna-makna kegiatan yang biasa. Rigth (2000:156) merinci ada 6 tahap tanggapan seseorang ketika kehilangan orang yang dicintainya.Unregistered ) http://www. yaitu guncangan. perasaan bermusuhan dan dendam. harapan.net Lingkaran Kehidupan Positif (Sumber: Hardywinoto dan Tony Setiabudhi. tidak yakin. idealisasi dan hasil. pelepasan emosi. (4) melakukan kegiatan dengan gelisah. (2) merasa bersalah. dan perjuangan untuk mernperkokoh realitas. 125) Masa Menjelang dan Setelah Kematian Individu yang berada pada fase menjelang kematian (sakaratul maut) susungguhnya masih tetap sebagai anggota masyarakat dan bahkan dalam konteks budaya. (3) memusuhi. Tahapan tersebut yaitu (1) terguncang dan menangis. Mengenai tahapan seseorang ketika mendekati ajal (kematian) terdapat tahapan-tahapan psikologis yang terjadi. hlm. mengembangkan kesadaran diri. susah gelisah. dan (6) mengidentifikasi diri dengan orang lain yang meninggal. yaitu syok. pertengahan. depresi dan kesepian. 2005.Keberadaan yang nyaman dan ( Word to PDF Converter . dan akhir. misalnya dengan memunculkan keinginan untuk melanjutkan program dari orang yang meninggal. orang yang sudah meninggal dan dikuburkan pun masih dianggap sebagai bagian dari anggota masyarakat dan berhak untuk mendapatkan peran dan/atau hak sosialnya sendiri. perasaan bersalah. Engel (1964) mengidentifikasikan enam tingkatan berdua. yaitu fase awal. restitusi mengatasi kehidupan. ketidak mampuan melakukan kegiatan yang lazim.Word-to-PDF-Converter. . misalnya memusuhi dokter atau perawat yang tidak mampu menyelamatkannya. Schulz (1978) membagi proses berduka ke dalam tiga fase. Norman W.

Kedua. Kelima. penolakan terhadap kenyataan. Beberapa ciri kegagalan sosial dari individu ini. kelahiran pada 0 tahun.Pentama. Siklus hidup dimaknai sebagai perjalanan individu mulai masa kehamilan. keluarga. adalah bila dirinya menarik diri dari situasi sosial dan kemudian hidup dalam kesendiriannya. yaitu (1) anggota masyarakat . Dengan kata lain. 2000).Word-to-PDF-Converter. dapat dilihat pandangan Hooyman dan Kiyak (dalam Wan Ahmad. dari sisi kronologi-astronomis. Keempat. Dan kematian peran sosial. siklus hidup dilihat dari sudut pandang psikologis. Perkembangan hidup individu dilihat dari sisi persepsi dan fungsi-fungsi mental seseorang dalam hidup dan kehidupan. sampai kematian menjelang. Dengan sedikit pengembangan penafsiran ke dalam konteks wacana. yaitu melihat peran sosial individu di masyarakat. Dalam pemahaman ini. siklus dapat dimaknai dari sisi yang berbeda-beda sesuai dengan perspektif yang digunakannya. siklus hidup dilihat dari perkembangan dan perubahan fisik/biologis atau anatomi. setelah adanya komunikasi dan interaksi dengan berbagai pihak muncul sebuah kesadaran baru.Unregistered ) http://www.net Siklus hidup ini dapat digunakan untuk mendeskripsikan fenomena sosial secara umum. setelah melakukan hal tersebul. mcngalami depresi. Ketiga. Pertama. baik yang menyangkut masalah kekayaan atau keluarga dan peran sosialnya. Kedua. anak-anak. yang dimaksud siklus hidup itu lebih diorientasikan pada pertumbuhan dan perkembangan sel-sel biologis dalam diri individu. siklus hidup dimaknai dari sisi sosial. dan masyarakatnya. dengan kesadaran yang penuh. Penutup ( Word to PDF Converter . Ketiga. sampailah pada kerelaan diri untuk memutuskan tanggung jawab diri terhadap diri. orang yang sedang sakit keras ini atau menjelang sakaratul maut ini akan memohon izin untuk dilepaskan dari berbagai tanggung jawab sosialnya. Keempat. remaja.

Amirin (1984: 1) Yaitu sistem berasal dari bahasa Yunani. b. tradisional dan yang berbasiskan pada nilai-nilai agama atau nilai budaya. Tatang M.sudah tidak mempertimbangkan kehadiran atau ketidak hadiran dirinya di masyarakat dan (2) sudah tidak mampu menunjukkan peran nyata dalam proses komunikasi atau interaksi sosial. Djoht ( Word to PDF Converter . 3. Dengan mencermati apa yang sedang terjadi hari ini. Systema yang mengandung makna: a. Djekky R. Keanekaragaman sistem medis dapat merujuk pada sistem medis modern. Hubungan yang berlangsung antara kesatuan-kestuan atau komponenen secara teratur.Unregistered ) http://www. beroperasi atau bergerak dalam satu kesatuan. Suatu keseluruhan yang tersusun dari sekian banyak bagian. yang dikombinasikan sedemikian rupa oleh alam atau seni sehingga membentuk suatu keseluruhan yang integral dan berfungsi. praktek layanan kesehatan sudah cepat berkembang. berikut beberapa tokoh yang mengemukakan pendapat mengenai sistem: 1. Dalam ilmu sosial sudah banyak yang berusaha menjelaskan istilah sistem. sekelompok unit yang berbeda.Word-to-PDF-Converter. kita hamper sepakat bahwa sudah terdapat variasi sistem medis yang berkembang didunia.net Sistem adalah agresi atau pengelompokan obyek-obyek yang dipersatukan oleh beberapa bentuk interaksi yang tetap atau saling tergantung. BAB VIII Di masyarakat kita bahkan didunia global seperti ini. 2. Umar Fahmi Achmadi (2005:57) Sistem adalah tatanan yang menggambarkan adanya rangkaian berbagai .

Pandangan yang lain mengatakan bahwa pengertian sistem dapat dibedakan kedalam dua makna. maka penyakit merupakan persepsi budaya individu sesuai dengan anutan budaya komunitasnya. salah perilaku dan . Sistem medis budaya atau etnomedis yaitu Konsep etnomedis merujuk pada model pengobatan yang banyak digunakan oleh sebuah komunitas atau masyarakat tertentu.net wacana ini yaitu. Konsep yang digunakan dalam ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. Sistem sebagai suatu atau benda yang terdiri atas sejumlah bagian yang memiliki tata cara atau susunan tertentu. Adapun sumber penyakitnya bisa berasal dari salah makan. Sistem sebagai sebuah rencana. b. maka sistem medis merupakan salah satu lembaga sosial yang memiliki fungsi untuk memenuhi satu aspek kebutuhan manusia pada umumnya. sistem medis merupakan sub-sistem dari sistem sosial yang lebih luas. yaitu: a. Dalam konteks ini. Seiring dengan pemahaman ini. SISTEM ETNOMEDIS Sistem medis pertama yang akan dikaji yaitu.komponen yang memiliki hubungan serta tujuan bersama secara serasi. A. alat. Kehadiran sistem medis ada dalam bingkai sistem sosial dan tidak bisa dipisahkan dari sistem sosial kemasyarakatan yang lainnya. Oleh karena itu secara sederhana penyakit dapat dimaknai sebagai gangguan hidup.Word-to-PDF-Converter. terkoordinasi yang bekerja atau berjalan dalam jangka waktu tertentu dan terencana. atau tata cara untuk mencapai sesuatu. metode. sistem medis yang bersumber pada pengetahuan budaya. Sebagai sebuah sistem.

penyakit (illness) dijelaskan dengan istilah-istilah yang sistematik dan bukan pribadi. munculnya penyakit (illness) disebabkan oleh intervensi dari suatu agen yang aktif dapat berupa makhluk supranatural (makhluk gaib. tukang tenung) b.atau gangguan dari makhluk supranatural. konsep penyakit (disease) pada masyarakat tradisional dibagi menjadi dua kategori umum yaitu: a. sehat terjadi karena unsure-unsur yang tetap didalam tubuh seperti panas. Anderson dan Foster menyebut fenomena ini dengan istilah sistem medis yang berlandaskan pada teori Personalistik. Naturalistik. maka hasilnya adalah penyakit. roh leluhur atau roh jahat) maupun makhluk manusia (tukang sihir. Kehadiran sakit atau penyakit dilingkungan masyarakat tradisional selain disebabkan oleh karena adanya kesalahan perilaku dirinya dalam bertingkah juga disebabkan karena adanya perbuatan yang . dingin. cairan tubuh berada didalam keadaan seimbang menurut usia dan kondisi individu dalam lingkungan alamnya dan lingkungan sosialnya. Apabila keseimbangan terganggu. Naturalistic mengakui adanya suatu model keseimbangan. Personalistik. guna-guna atau sihir merupakan salah satu bentuk penyakit tradisional yang dilandaskan pada pola pikir personalistik lebih jelasnya Anderson dan Foster berpendapat bahwa. artinya penyakit atau kehadiran penyakit pada diri individu disebabkan karena ada factor “oknum” diluar fisik yang mengganggu individu tersebut. atau dewa) makhluk yang bukan manusia (hantu.

Menurut pandangan Daldiyono. . Penyakit muncul karena ada pengaruh perubahan cuaca. b. Menurut Daldiyono.Word-to-PDF-Converter. penyakit merupakan suatu keadaan atau kondisi tubuh dimana terdapat kerusakan organ tubuh. Cirri utama dari sistem medis Rasional – Empiris ialah : dengan menggunakan pola pikir rasional yang berdasarkan pengalaman empiris.net satu bentuk control sosial dari sistem nilai budaya yang diyakininya kepada masyarakat penganutnya. Sistem medis ini disebut sebagai satu sistem medis di dunia barat yang menyandarkan pada tradisi pemikiran Yunani. sedangkan adanya kerusakan organ yang biasanya perlu dideteksi oleh dokter disebut tanda penyakit. sebagai landasan pengembangan sistem medis. spirit (matter). Karena ada kerusakan. dengan sendiri timbullah rasa sakit. B. Penyakit timbul karena ada bakteri dan lazim disebut infeksi. SISTEM MEDIS RASIONAL – EMPIRIS Jean-Francois Sobiecki menjelaskan bahwa asal-usul sistem medis barat adalah dikembangkan dari model Cartesian yang bersifat dualisme. Oleh karena itu penyakit dianggap sebagai sebuah hukuman atau teguran dari dewa kepada para pelaku pelanggar aturan dewa. Dengan kata lain sakit dan penyakit merupakan ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. dan real (unreal). Rasa sakit akibat kerusakan organ disebut gejala penyakit. teori timbulnya penyakit cukup bervariasi.melanggar aturan kosmologis. antara lain: a. yaitu manusia sebagai makhluk yang terdiri atas mind (body).

Penyakit dapat muncul karena ada 3 faktor penyebab sebelumnya bertemu dalam satu kondisi yang disebut ( Word to PDF Converter . misalnya hipertensi atau tekanan darah tinggi.c.net sebagai Trias Epidemologi. Penyakit timbul karena factor yang ada dalam tubuh manusia. sesuai dengan metode ilmiah dan dapat diuji secara berulang.Word-to-PDF-Converter. b. dapat disebutkan bahwa dalam sistem medis. yang berpangkal pada ajurveda dan samkya darsana. SISTEM MEDIS KEAGAMAAN Sistem medis keagamaan bersumber pada ajaran agama yang berasal dari kitab suci. sakit dan sumber penyakit itu adalah sesuatu hal yang masuk akal (rasional) dan empiris. Adhibhantika.Unregistered ) http://www. manusia (endogen). C. d. Adyatmika. dan factor luar (eksogen). Cara pengujian dan pemecahan masalahnya dilakukan secara ilmiah. Menurut falsafah tersebut. penyakit ekstrinsik atau berasal dari luar tubuh . Salah satu contoh religio-medicine yaitu sistem medis yang berkembang di negeri Hindustan. Tetapi ada juga sistem medis yang bersumber dari agama yang bukan agama revelation (ilmu wahyu) disebut dengan istilah religio-medicine. penyebab yang interinsik atau berasal dari tubuh dan pikiran si penderita sendiri. Berdasarkan pemikiran ini. penyakit dibagi menjadi 3golongan yaitu : a. yaitu lingkungan.

sperti kecelakaan dan digigit ular. antara lain: a. misalnya pengaruh atmosfer. Unsur Pembeda Perbedaan sistem medis modern dan tradisional Aspek Modern Tradisional Sifat keilmuan Empiris Spiritual. penyebab penyakit yang berasal dari kekuatan super natural. irasional Bisa dipelajari Pewarisan dan pelatihan .net Dalam bagian ini. Islam adalah salah satu sistem medis yang termasuk ke dalam kategori sistem profetik. magic. c.Unregistered ) http://www. Adhidarvika. Sistem medis adalah bagian integral dari kebudayaan. Sistem medis memilki sejumlah fungsi. Anderson dan Foster mengatakan ada beberapa unsure universal dalam sistem medis. Semua sistem medis memiliki segi pencegahan dan pengobatan. anatara lain sebagai sebuah pengobatan rasional memberikan penjelasan terhadap resiko yang melanggar norma budaya (misal sex bebas berresiko terkena penyakit Aids).Word-to-PDF-Converter. Beberapa Unsur Universal Dalam Sistem Medis ( Word to PDF Converter . planet dsb. d. c. b. Penyakit ditentukan oleh kebudayaan. Sistem medis ini bersifat supranatural sehingga konstruksi ilmu kesehatannya cenderung merupakan bagian dari upaya deduksi pengetahuan keagamaan kedalam pengetahuan empiris.

Ada sertifikasi formal Pengakuan Percaya pada rasio dan teknologi Percaya pada kekuatan supranatural Teknologi Mengalami industrialisasi sederhana Sifat praktik/pelaku Spesialisasi (dokter spesialis) Baur (seorang pelaku bisa mengobati banyak hal) Seleksi dan pendidikan formal Seleksi sosial Kompensasi material Kompensasi sosial. sedangkan sistem medis tradisional percaya pada . moral. sanafat yakin terhadap hukum kausalitas material.net Antara sistem medis yang satu dengan sistem medis yang lainnya memilki aspek atau unsur yang berbeda. Sistem medis barat. juga materi. Asumsi kausalitas. diantaranya : a. ( Word to PDF Converter .Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.

hukum kausalitas non material atau personal. b. Sifat keilmuan. Dikalangan medis rasional ilmu kesehatan bersifat empiris, bisa dipelajari dan percaya pada rasio dan teknologi. Sedangkan pada sistem medis tradisional, ada percampuran antara rasional dan irasional, empiris dan mistik. c. Sehat dalam sistem medis etnik (China dan India), adalah upaya penyeimbangan dengan sitem kosmos (yinyang, dosa, dan penebusan) dalam sitem medis barat adalah menghilangkan material asupan dalam tubuh. d. Sistem medis rasional didapat dari pembelajaran dan bersifat terbuka seperti pendidikan kedokteran, kebidanan dan keperawatan. sedangkan dalam sistem medis tradisional selain sitem belajar masih diyakini pentingnya komunikasi dengan hal supranatural. Oleh karena itu ilmu kesehatan tradisional cenederung diwariskan. Multikulturalisme Layanan Kesehatan Dalam analisis Whitney dan Sigler, hubungan antara dokter dan perawat, cenderung mengambil posisi top-down. Dokter diposisikan atau memosisikan diri “lebih” dibandingkan dengan posisi sosial atau kewenangan perawat. Sementara ditingkat makro, stratifikasi layanan pengobatan itu terjadi karena adanya interpretasi mengenai status lembaga layanan pengobatan. dalam temuan penelitian konsep alternative dan konsep tradisional menyebabkan adanya peyorasi ( pelemahan) status sosial dari makna pranata kesehatan tersebut dihadapan pranata kesehatan modern. Sebagian masyarakat menganggap bahwa model pengobatan alternative atau pengobatan tradisional merupakan kelas “kedua” dibandingkan dengan pengobatan modern. ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net

Standar teknologi, keilmiahan dan kapabilitas pelaku pengobatan, menjadi salah satu variable untuk mengukur kelas sosial dari pranata pengobatan itu sendiri. Misalnya, seorang dokter yang berpendidikan sarjana diposisikan sebagai sebagai kelas sosial yang lebih unggul dibandingkan perawat yang hanya berpendidikan diploma. Seorang tabib yang mendapatkan kemampuan pengobatan secara otodidak diposisikan sebagai kelas kedua dihadapan dokter yang memiliki kemampuan pengobatan dari lembaga pendidikan. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan dalam penelitian yang dilakukan tahun 2007 dikota Bandung, ada beberapa gejala pergeseran nilai di lingkungan masyarakat, Pertama, diversifikasi kewenangan. Otoritas pengobatan, kini tidak hanya di lingkungan pengobatan modern. rumah sakit, dokter dan perawat bukanlah pemegang otoritas pelaku atau sarana pengobatan bagi masyarakat. Kedua, Adanya pengembangan reproduksi makna dan pranata pengobatan. Masyarakat memproduksi makna tabib, pengobatan alternatif dan tradisi dalam makna yang baru. Sehingga, layanan kesehatan tidak harus kedokter dirumah sakit, melainkan dapat pula dilakukan di luar instansi tersebut. Dalam pandangan Giddens, reproduksi sosial terjadi karena ada struktur dan praktik sosial yang dilakukan oleh individu atau masyarakat (priyono, 2003:27). Oleh karena itu munculnya pranata kesehatan tradisional, bukanlah hanya karena tekanan struktur, tetapi juga karena ada praktik sosial masyarakat dalam merespons produk sosial itu sendiri. Proses transformasi dari kepercayaan individual menjadi kepercayaan kolektif terhadap pengobatan tradisional ini menjadi satu gejala adanya -istilah Giddens- refleksi kolektif masyarakat terhadap status sosial pengobatan tradisional dalam kehidupan masyarakat kota Bandung. Argumentasi yang mereka gunakan adalah variasi penyakit yang berkembang di zaman modern ini, tidak hanya bisa ditangani oleh system layanan kesehatan modern. pendekatan terapi, baik spiritual maupun psikologis, menjadi satu kebutuhan yang mendasar. Dengan

pemikiran seperti ini kebutuhan untuk berkolaborasi antara pengobatan tradisional dengan pengobatan modern, menjadi satu kebutuhan bagi masyarakat modern saat ini. Dengan kata lain, perlu ada pelayanan pongabatan yang terintegrasi ( Athar, 1998). Salah satu contoh Negara asing yang telah mengeluarkan kebijakan untuk mengembangkan pendekatan layanan kesehatan terintegrasi, yaitu di Negara Chili (Alethea Kraster,2003). Cermatan Giddens (2001:40) terhadap fenomena tradisi dalam kehidupan modern ini mengatakan bahwa “ berakhirnya tradisi, tidak berarti bahwa tradisi itu lenyap seperti yang digunakan oleh para pemikir pencerahan. Sebaliknya, dalam berbagai versi yang berbeda, tradisi terus berkembang dimana-mana”. Dengan kata lain pengobatan modern menjadi system pengobatan yang mendominasi sistem pengobatan dinegara modern ini. DAFTAR PUSTAKA ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net Muzaham, Fauzi. 1995. Sosiologi Kesehatan. Jakarta: UI Press Sudarma, Momon. 2008. Sosiologi Untuk Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika. Sarwono, Solita. 1997. Sosiologi Kesehatan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. http//www.islam-usa.com http//www.naturalmedicine.co.za http//www.mapuche.nl BAB IX Gender dan Kesehatan Masalah kesehatan masyarakat, terutama di Negara-negara berkembang, pada dasarnya mengyangkut dua sapek utama. Yang pertama ialah aspek fisik, seperti misalnya tersedianya sarana kesehatan dan pengobatan penyakit. Sedangkan yang kedua ialah aspek non-fisik yang

masalah stereotip. termasuk masalah kesehatan. Faktor perilaku ini mempunyai pengaruh yang besar terhadap status kesehatan individu maupun masyarakat (Solita Sarwono.net keduanya. dan martabat yang sama. masih terdapat sejumlah kesalahpahaman mengenai konsep ini. yang pada dasarnya melihat kaum perempuan terpisah dari kaum laki-laki. dan kekerasan (terutama terhadap perempuan) seperti pelecehan seksual dan perdagangan perempuan (trafficking) telah berlangsung lama seperti perjalanan sejarah peradaban manusia. Proses tersebut lama kelamaan menjadi kebiasaan dan membudaya dan berdampak pada terciptanya perlakuan diskriminatif terhadap salah satu jenis kelamin. ada laki-laki dan perempuan. Namun demikian. Keduanya diciptakan dalam derajat. itu semua agar keduanya saling melengkapi. Padahal. sehingga konsep ini dimaknai sama dengan jenis kelamin. kedua konsep . subordinasi. Oleh karena itu. banyak terjadi perubahan peran dan status atas ( Word to PDF Converter .Unregistered ) http://www. terutama dalam masyarakat.Word-to-PDF-Converter. beban ganda. Konsep ini. konsep gender dalam wacana ilmu sosial termasuk konsep yang relatif masih muda. di lingkungan masyarakat pada umumnya. 1993: 1). Walaupun memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda. Pada manusia misalnya.menyangkut perilaku kesehatan. terdapat ketidakpuasan dengan konsep perempuan dalam pembangunan (woman in development). harkat. marjinalisasi. semua makhluk diciptakan berpasangan. Hakikatnya. kemudian berkembang di masyarakat menjadi salah satu perspektif yang digunakan untuk menganalisis masalah sosal. Namun dalam perjalanan kehidupan manusia. A. Konsep Gender Kata gender berasal dari bahasa inggris yang berarti “jenis kelamin” Menurut Onny S. Prijono (1996: 202). Konsep gender berkembang sejak tahun 1970-an karena dalam kalangan yang berkecimpung dengan masalah kaum perempuan.

misalnya menganggap bahwa pendidikan gender ( Word to PDF Converter . misalnya perbedaan komposisi kimia dan hormon dalam tubuh. dapat menyebabkan prasangka yang kuran menguntungkan bagi perkembangan dan pemberdayaan perempuan di Indonesia (Sudarma. Pengertian Gender Pada awal perkembangannya. sehingga terjadi kerancuan pemahaman dan penggunaan konsep gender dan seks di masyarakat. b.tersebut merupakan dua konsep yang berbeda. harus dibedakan dengan konsep seks. menyebabkan kekeliruhan yang berkepanjangan dalam proses sosialisasi dan optimatisasi pendidikan gender bagi masyarakat Indonesia. Mengenal Perspektif Gender 1. yaitu antara peran gender dengan jenis kelamin. reproduksi dan karakteristik biologis lainnya. Kesalahpahaman terhadap konsep ini. misalnya memaksa perempuan untuk melakukan hal-hal yang tidak diingingkannya. Dalam memahami konsep gender. c. 2008: 187-188).Unregistered ) http://www. Pencampuradukkan analisis dan kritikan terhadap berbagai konsep gender. Paling tidak. B. Kesalahan tempat mengenai duduk persoalan kewanitaan dalam konteks masalah-masalah sosial kemasyarakatan. kata gender ini tidak dibedakan dari konsep seks.Word-to-PDF-Converter. Lebih ditegasnya sebagai berikut: .net sebagai upaya untuk melepaskan kaum perempuan dari tanggung jawabnya sebagai perempuan. Kesalahan sikap anggota masyarakat terhadap program perjuangan dan penegakkan hak-hak perempuan di masyarakat. Konsep yang kedua ini. mengacu pada pengidentifikasikan perbedaan laki-laki dan perempuan dari segi anatomi atau aspek biologi seseorang. anatomi fisik. Hal demikian. kesalahpahaman ini dapat menyebabkan hal-hal sebagai berikut: a.

Prijono (1996: 203) menegaskan konsep ini merujuk pada pemahaman bahwa identitas. b. dan kodrat. tidak dapat dipertukarkan. tetapi juga mencakup nilai-nilai sosial budaya. Perkembangan konsep ini. sepanjang masa. berlaku tergantung masa.Unregistered ) http://www. Padahal adanya sebuah kekeliruhan pemahaman terhadap makna seks dan peran sosial individu di masyarakat. Sehingga menimbulkan nilai-nilai . tetapi gender digunakan untuk menunjukkan pembagian kerja yang tepat bagi pria dan wanita. Oleh karena itu. Dengan demikian. Menurut Nasaruddin Umar. dinamis. Selama ini. ( Word to PDF Converter . Gender adalah perbedaan-perbedaan sifat wanita dan pria yang tidak hanya mengacu pada perbedaan biologis. Gender: Karena sosial. universal/sama dimana saja. tepat jika dikatakan oleh Mansur Fakih (1996: 8) bahwa gender adalah sifat yang melekat pada kaum laki-laki maupun perempuan yang dikonstruksi sosial maupun kultural. maka sosialisasi dan perkembangan konsep gender menjadi satu kebutuhan yang mendasar.a. peran. dan posisi perempuan yang lemah. Dengan alas an seperti ini. penggambaran perempuan dan laki-laki berakar dalam kebudayaan dan buykan berdasarkan aspek biologis saja. statis. dan persepsi naik tentang perempuan maupun laki-laki ditentukan oleh masyarakat dan kebudayaan di mana mereka dilahrikan dan dibesarkan. tidak universal/tidak sama dimana saja. pola perilaku.net Di lain pihak. sebagai akibat ketidakpuasan terhadap konsep dan implikasi praktis dari konsep seks yang ada di masyarakat. dan bukan kodrat. Seks: Karena beda biologis. Gender bukanlah sebagai kodrat biologis. terjadi perkembangan konsep gender. dapat dipertukarkan. konsep seks kerap memberikan gambaran tentang peran. fungsi. kegiatan. status. dengan mengutip Webster’s New World Dictionary (2001: 33) mengatakan bahwa gender diartikan sebagai perbedaan yang tampak antara laki-laki dan perempuan dilihat dari segi nilai dan tingkah laku.Word-to-PDF-Converter.

Pergerakan modern juga mempengaruhi dengan karakter internasionalnya.Unregistered ) . Ketidakadilan Gender Ketidakadilan gender adalah berbagai tindak ketidakadilan atau diskriminasi yang bersumber pada keyakinan gender. satu jenis kelamin mengalami. yang mempunyai tujuan mengurangi atau menghapus pengakuan.Unregistered ) http://www. 2008: 188-189). sedangkan gender jadi masalah jika terjadi ketimpangan. secara konstan berubah dan mengubah bentuknya sendiri. dll oleh perempuan. dan ( Word to PDF Converter . berbeda dari tempat-tempat lain.Word-to-PDF-Converter.net berbeda dari suatu kelas ke kelas lain. Beberapa Perspektif Gender Feminisme telah menjadi pergerakan lebih dari seabad. Itulah yang dikenal dengan “gender’ (Sudarma. satu jenis kelamin dianggap tidak mampu.lain yang berlanjut menjadi nilai umum terhadap jenis tertentu. 2. atau pembatasan yang dibuat atas dasar jenis kelamin. ekonomi. tetapi ( Word to PDF Converter . pengucilan. Misalnya seorang Ibu di India dengan dua anak kembarnya. Gagasan dan praktik gencar dikomunikasikan. Dalam konsep gender dapat dikatakan bahwa sifat dapat dipertukarkan antara sifat wanita dan pria. satu pihak dirugikan. penikmatan atau penggunaan hakhak asasi manusia dan kebebasan-kebebasan pokok di bidang politik. berubah dari waktu ke waktu. terlepas dari status perkawinan mereka. Anak laki-laki disusui oleh ibunya (diberi ASI). Diskriminasi berarti setiap pembedaan. satu jenis kelamin diperlakukan lebih rendah. Gender tidak jadi masalah jika dilakukan secara adil dan menguntungkan kedua belah pihak. atas dasar persamaan antara perempuan dan laki-laki. sedangkan anak berjenis kelamin perempuan diberi susu botol. satu jenis kelamin dibedakan derajatnya. dan ketidakadilan gender. untuk merespons perubahan pada lingkungan dan pergerakan sosial lainnya yang berinteraksi di dalamnya.

harus dilihat sebagai satu sistem sosial yang saling mendukung dalam menjaga keseimbangan sosial dan kelestarian sosial. Suami (ayah) mengambil peran instrumental seperti membantu memelihara sendi-sendi masyarakat dan keutuhan fisik keluarga dengan jalan menyediakan bahan makanan.Unregistered ) . memberikan dukungan emosional dan pembinaan kualitas yang menopang keutuhan keluarga. teori ini berpendapat bahwa perempuan harus tinggal di dalam lingkungan rumah tangga karena itu merupakan pengaturan yang paling baik dan berguna bagi keuntungan masyarakat secara keseluruhuan. Teori Fungsionalisme Struktural atau dikenal sebagai teori fungsional.http://www. Menurut Umar (2001: 53) berpendapat bahwa pembagian peran secara seksual adalah wajar.net perbedaan pada konteks sosial dan politik menghasilkan berbagai macam feminisme yang berbeda. yaitu: Pertama.Word-to-PDF-Converter. tempat perlindungan. jika ada penyimpangan peran sosial yang dilakukan oleh salah satu anggota keluarga tersebut. Oleh karena itu. Oleh karena itu. dapat menjelaskan tentang posisi perempuan. namun masalah itu hanyalah sebuah dinamika sosial dalam rangka melestarikan keseimbangan sosial. perbedaan perempuan dan laki-laki. Kendatipun muncul konflik. dan menjamin kelancaran urusan rumah tangga. Sementara istri (ibu) mengambil peran ekspresif seperti membantu mengentalkan hubungan. dan menjadi penghubung keluarga dengan dunia luar. Teori fungsionalisme berupaya untuk membangun kesimbangan di dalam sebuah sistem tersebut karena ( Word to PDF Converter . masyarakat adalah sebuah sistem yang terdiri atas bagian-bagian yang saling berkaitan dan masing-masing bagian secara terus-menerus mencari keseimbangan dan harmoni. Namun. Beberapa perspektif gender terbagi menjadi 3 teori. menurut Mansur Fakih (1996: 80) tidak secara langsung menyinggung masalah perempuan dalam teorinya. Dalam keyakinan mereka. dapat menyebabkan adanya ketidakseimbangan dalam keluarga.

Siapa yang memiliki dan menguasai sumber-sumber produksi dan distribusi merekalah yang memiliki peluang untuk memainkan peran utama di dalamnya. apakah perempuan sebagai istri. perempuan merupakan kelas sosial tersendiri karena pekerjaan yang mereka lakukan. Oleh karena itu. Teori ini pertama kali diperkenalkan oleh Sigmund Freud (1956-1939) yang mengungkapkan bahwa perilaku kepribadian laki-laki dan ( Word to PDF Converter . menurut Amal (1998: 89) tidak sedikitpun Feminisme Marxis yang mempersoalkan hal-hal yang berhubungan dengan masalah reproduksi (misalnya kehamilan. Menurut perspektif teori konflik. ditentukan oleh laki-laki. anak perempuan.net kesimbangan dapat terjadi. adik perempuan dari kelas sosial proletariat adalah sama sebagai kelas manusia yang bekerja pada sector domestic yaitu sebagai ibu rumah tangga. Kedua. maka laki-laki mempunyai kesempatan untuk mengumpulkan kekayaan secara berlebihan. Inilah kekhasan prespektif teori konflik dalam memandang masalah perempuan. Teori Konflik. kelahiran dan mengasuh anak) dan sekaligus seksualitas perempuan dalam sistem produksi (mode of productions). keponakan perempuan. bahwa hubungan suami-istri ini tak ubahnya seperti hubungan antara borjuis dengan proletariat. Laki-laki dalam sejarah masyarakat patriarki adalah orang yang diserahi tugas untuk mengurus alat-alat produksi. keponakan perempuan. maka kekuasaan dalam keluarga. atau pemeras dan yang diperas. Teori ini berangkat dari asumsi bahwa dalam susunan di dalam suatu masyarakat terdapat beberapa kelas yang saling memperebutkan pengaruh dan kekuasaan. Dengan demikian. anak perempuan. secara tegas diungkapkan oleh Nasaruddin Umar. Gejala ini.Word-to-PDF-Converter. jika setiap elemen keluarga (sistem) dapat berfungsi sebagaimana perannya semula.Unregistered ) . Ketiga Teori psikoanalisis. hamba dan tuan. adik perempuan dari kelas sosial borjuis ataukah mereka itu adalah perempuan sebagai istri.http://www.

terjadi sepanjang tahun pertama seorang bayi. superego juga selalu mengingatkan ego agar menjalankan fungsinya mengontrol id.net . Kalau satu di antaranya lebih dominant maka pribadi yang bersangkutan akan mengalami masalah. superego. dalam teori psiokoanalisis. Menurut Freud.http://www. Dalam uraiannya yang lebih rinci. Dalam perkembangannya menjadi manusia dewasa. sebab orang seperti ini akan merasa takut dan bergulat terus-menerus dengan dirinya sendiri. Kesenangan seorang bayi ialah mengisap susu melalui mulut.Unregistered ) http://www. ( Word to PDF Converter . id.Secara lebih jelas. sebagai berikut: a. yaitu: a.Word-to-PDF-Converter. Freud menyebutkan ada lima tahap psiokoseksual. sedangkan jika superego lebih dominan maka akan menjadi individu yang sangat sulit untuk berkembang.Word-to-PDF-Converter. bekerja dalam lingkup rasional dan berupaya menjinakkan keinginan agresif dari id.net perempuan sejak awal ditentukan oleh perkembangan seksualitas. maka individu tersebut akan terjebak menjadi orang hedonis. c. sebagai pembawaan sifat-sifat fisik biologis seseorang sejak lahir. b. Jika unsure id lebih dominan. termasuk nafsu seksualitas dan insting yang cenderung agresif. berfungsi sebagai aspek moral dalam kepribadian berupaya mewujudkan kesempurnaan hidup lebih dari sekedar mencari kesenangan dan kepuasan. setiap individu akan melewati berbagai tahap perkembangan psiokoseksual. Freud menjelaskan kepribadian atau tingkah laku seseorang ditentukan oleh interaksi ketiga struktur. Tahap kesenangan berada di mulut (oral stage). ego. individu yang normal adalah ketika ketiga struktur tersbut bekerja secara proporsional.

sebagai seorang anak laki-laki atau seorang anak perempuan. anak mengidentifikasikan diri pada peran dan atstus dirinya. ketika kecenderungan erotis ditekan sampai menjelang masa pubertas.net C. yaitu kelanjutan dari tingkat sebelumnya. Dalam masa ini. Perbedaan ini melahirkan pembedaan formasi sosial berdasarkan identitas gender. yakni bersifat laki-laki dan perempuan. sejak tahap phallic. Dalam proses pembangunan. Tahap puncak kesenangan pada daerah kemaluan (genital stage). e.Word-to-PDF-Converter. c. Berdasarkan teori psikoanalisis.Unregistered ) http://www. Menurut Freud. dalam perencanaan pembangunan diperlukan peningkatan kualitas wanita sebagai mitra sejajar pris sesuai dengan kebutuhan akrualisasi wanita. Analisis Gender dalam Kesehatan . Dalam hal ini penting dilakukan analisis gender. d.b. Tahap kesenangan berada di dubur (anal stage). yaitu saat kematangan seksual seseorang. Oleh karena itu. yaitu seorang anak memperoleh kesenangan erotis dari penis bagi anak laki-laki dan klirotis bagi anak perempuan. kenyataan yang dapay dilihat dalam setiap masyarakat ialah pentingnya saling ketergantungan serta saling mengisi antara wanita dan pris sebagai warga Negara. laki-laki yang mengalami proses perkembangan psiokoseksual yang normal akan menjadi maskulin dan perempuan yang perkembangan psiokoseksualnya normal akan menjadi seorang yang feminim. yaitu anak usia antara 3-6 tahun perkembangan kepribadian anak laki-laki dan anak perempuan mulai berbeda. tahun kedua seorang bayi. Tahap seorang anak memperoleh kesenagnan pada saat mulai mkengidentifikasi alat kelaminnya (phallic stage). ( Word to PDF Converter . memperoleh kesenangan di sekitar dubur yaitu ketika seorang bayi mengeluarkan kotoran. Tahap remaja (talency stage).

(3) saling berkaitan. setidaknya difokuskan untuk mengetahui (1) situasi aktual wanita dan pria meliputi peranan.Unregistered ) http://www. Namun. dan (4) tingkat akses dan kekuatan kontrol wanita dan pria terhadap sumber produktif maupun sumber daya manusia dalam keluarga. Wanita juga menghadapi ancaman kesehatan reproduktif yang unik. saling ketergantungan dan saling mengisi antara peranan wanita dan pria khususnya dalam keluarga. 1. tingkat kesejahteraan.Word-to-PDF-Converter. 3. penyakit menl\ular seksual dan kanker pada alat reproduksi sering dijumpai pada wanita yang miskin dan tidak memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan reproduksi yang komprehensif. kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi dalam berbagai unit sosial. Menurut estimasi PBB di tahun 2025 atau 2050.Mengacu pada pengertian dan perspektif-perspektif gender tersebut. 2.net . Tingginya angka penyakit yang dapat divegah. gender adalah sebuah konstruksi sosial atau tafsir sosial terhadap peran gender. kematian akibat komplikasi pada kehamilan dan persalinan. Gejala-gejala umum penyakit yang mudah menyebar ini mencakup anemia kronik. masih banyak penafsiran yang berkembang secara tidak adil. muncul pertanyaan bagaimana masalah kesehatan dilihat dari perspektif gender ? atau bagaimana pendekatan gender dalam melihat praktik layanan kesehatan di masyarakat ? Memahami teknik analisis gender dalam layanan kesehatan ini. curahan tenaga dan curahan waktu. (2) pembagian beban kerja wanita dan pria yang meliputi tanggung jawab. Sebagaimana dikemukakan sebelumnya. malnutrisi dan kondisi yang sangat lemah. aborsi yang tidak aman. Dua dari tiga wanita di dunia saat ini menderita suatu penyakit yang sangat melemahkan manusia. budaya dan ekonomi. ( Word to PDF Converter . sehingga memberikan tafsiran yang kurang pada tempatnya terhadap masalah-masalah perempuan. baik di Indonesia maupun di Asia Tenggara kelompok penduduk usia tua akan lebih banyak dialami oleh kalangan perempuan.

kurang mendapatkan perhatian yang seimbang dengan penilaiannya terhadap kaum perempuan. Dalam praktik layanan kesehatan. Menjadi perawat dan bidan adalah pekerjaan perempuan dan menjadi dokter merupakan pekerjaan laki-laki. demikian. masih ada pandangan bahwa ada pekerjaan perempuan dan pekerjaan laki-laki. Akibatnya. 6. meskipun pelayanan ini lebih menekankan pada control fertilitas bukan pada peningkatan kesehatan wanita. peran reproduktif wanita hanya mendapat perhatian apabila angka fertilitas cukup tinggi. satu-satunya pelayanan kesehatan yang sering diperoleh wanita adalah keluarga berencana. Beberapa penyakit misalnya anemia. gangguan makan. 5. Sedangkan kaum laki-laki. pembagian kerja seperti ini merupakan contoh nyata dari konstruksi sosial dalam pembagian tugas dalam bidang kesehatan. Di lain pihak. Penanganan masalah AIDS ini disutukan pada masalah maraknya prostitusi. mungkin benar bila disesuaikan dengan situasi.4. Melaksanakan operasi merupakan tugas laki-laki. 7. Kelompok orang yang paling tersudutkan dengan isu prostitusi ini yaitu kalangan perempuan. dalam kenyatannya masih banyak anggota masyarakat yang menyalahkan posisi perempuan sebagai penyebab utama berkembangnya virus AIDS ini. Penyebab terjangkitnya HIV/AIDS ini sudah begitu banyak diulas dan dikupas. Pola kesehatan dan penyakit pada laki-laki dan perempuan menunjukkan adanya perbedaan. Namun. Dalam penanganan kasus HIV/AIDS merupakan satu misteri kesehatan yang belum terpecahkan. Misalnya penyakit kardiovaskular ditemukan pada usia lebih tua pada perempuan dibandingkan pada laki-laki. Berbagai penyakit atau gangguan hanya menyerang perempuan misalnya gangguan kesehatan yang berkaitan dengan kehamilan dan kanker . dan gangguan pada otot serta tulang lebih banyak ditemukan pada perempuan daripada laki-laki. kondisi dan objek yang dikerjakannya namun.

Jakarta: Salemba Medika. jumlah perempuan miskin.Unregistered ) http://www. mereka masih menghadapi persepsi-persepsi budaya yang menyebabkan perkembangan kariernya terhambat.Unregistered ) http://www. Kondisi seperti ini menyebabkan peran dan posisi perempuan belum dapat dilakukan secara maksimal. Sampai detik ini. Solita. 1997. dibutuhkan ada upaya pemberdayaan terhadap posisi dan status perempuan di Indonesia saat ini. dan dampak psikologis”. Andai mau bekerja pun. kerusakan lingkungan.Word-to-PDF-Converter. Kesimpulan Masalah perempuan di Indonesia merupakan masalah yang sangat krusial. Momon.serviks. sementara laki-laki hanya dapat terkena kanker prostat.net D. Sosiologi Untuk Kesehatan.net BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Daftar Pustaka Sarwono. Sementara Asian Disaster Preparedness Center (ADPC) mendefinisikan bencana dalam formulasi “The serious . baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia. diharapkan mereka dapat menampilkan peran dan tanggung jwabnya sesuai dengan potensi dan bakatnya masing-masing. 2008. ( Word to PDF Converter . 24 tahun 2007 mendefinisikan bencana sebagai “peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan. Oleh karena itu. Sosiologi Kesehatan. kurang gizi dan tingkat pendidikan yang rendah masih sangat tinggi. Definisi Bencana UU No.Word-to-PDF-Converter. kerugian harta benda. ( Word to PDF Converter . Yogyakarta: Gadjah Mada University Press Sudarma. Melalui pemberdayaan inilah.

banjir. 24 tahun 2007 mengelompokan bencana ke dalam tiga kategori yaitu:    Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi. Ethiopian Disaster Preparedness and Prevention Commission (DPPC) mengelompokkan bencana berdasarkan jenis hazard. maka berarti masyarakat dapat mengatasi sendiri peristiwa yang mengganggu. gagal modernisasi. epidemi. which exceed the ability of the affected communities to cope using their own resources” (Abarquez & Murshed. angin topan. yang terdiri dari:  Natural hazard. sementara bila kondisi masyarakat rentan. dan tanah longsor. kekeringan. tetapi tidak terjadi peristiwa yang mengancam maka tidak akan terjadi bencana. tsunami. dan teror. causing widespread human. B. material or environmental losses. Definisi bencana seperti dipaparkan diatas mengandung tiga aspek dasar. dan wabah penyakit. karena ada dua kondisi yaitu adanya peristiwa atau gangguan yang mengancam dan merusak (hazard) dan kerentanan (vulnerability) masyarakat. UU No. Bila terjadi hazard. Bencana non-alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa non-alam yang antara lain berupa gagal teknologi. yaitu:    Terjadinya peristiwa atau gangguan yang mengancam dan merusak (hazard). Peristiwa atau gangguan tersebut mengancam kehidupan. Jenis-Jenis Bencana Bencana terdiri dari berbagai bentuk. 2004). dan fungsi dari masyarakat. Ancaman tersebut mengakibatkan korban dan melampaui kemampuan masyarakat untuk mengatasi dengan sumber daya mereka. Bencana sosial adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik sosial antarkelompok atau antar komunitas masyarakat. penghidupan. gunung meletus. tetapi masyarakat tidak rentan. Manusia dapat meminimalisir dampak hazard dengan mengembangkan .disruption of the functioning of society. Bencana dapat terjadi. Ini adalah hazard karena proses alam yang manusia tidak atau sedikit memiliki kendali.

dan lingkungan. prasyarat bangunan. dan sebagainya. ledakan. sosial. Ini adalah hazard sebagai akibat aktivitas manusia yang mengakibatkan kerusakan dan kerugian fisik. seperti tata ruang dan wilayah. Bentuk dari hazard ini adalah polusi air dan udara.kebijakan yang sesuai. dan kegagalan infrastruktur.1 Natural Hazard  Human made hazard. paparan radioaktif. ekonomi. C. Manajemen bencana pada dasarnya berupaya untuk menghindarkan masyarakat dari bencana . Natural hazard terdiri dari beragam bentuk seperti dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 2. dan sebagainya. prosedur yang berbahaya. Hazard ini mencakup: o Technological hazard sebagai akibat kecelakaan industrial. o Environmental degradation yang terjadi karena tindakan dan aktivitas manusia sehingga merusak sumber daya lingkungan dan keragaman hayati dan berakibat lebih jauh terganggunya ekosistem. Model Manajemen Bencana Bencana adalah hasil dari munculnya kejadian luar biasa (hazard) pada komunitas yang rentan (vulnerable) sehingga masyarakat tidak dapat mengatasi berbagai implikasi dari kejadian luar biasa tersebut. o Conflict adalah hazard karena perilaku kelompok manusia pada kelompok yang lain sehingga menimbulkan kekerasan dan kerusakan pada komunitas yang lebih luas.

Pendekatan lain adalah lingkaran manajemen bencana (disaster management cycle) yang terdiri dari dua kegiatan besar. reconstruction.baik dengan mengurangi kemungkinan munculnya hazard maupun mengatasi kerentanan.     Disaster risk reduction framework. Model ini mungkin merupakan model yang paling popular karena terdiri dari tahap-tahap yang jelas sehingga lebih mudah diimplementasikan. Pertama adalah sebelum terjadinya bencana (pre event) dan kedua adalah setelah terjadinya bencana (post event). Model manajemen bencana ini membagi tahap kegiatan di sekitar bencana. Tahap-tahap manajemen bencana di dalam model ini meliputi emergency. Pre-during-post disaster model. sebagai perpaduan dari disaster mitigation dan disaster preparedness (Makki. Bila masyarakat tidak rentan maka bencana akan juga kecil kemungkinannya terjadi meski hazard tetap terjadi. dan mitigation kurang ditekankan. Terdapat lima model manajemen bencana yaitu:  Disaster management continuum model. Model ini menekankan upaya manajemen bencana pada identifikasi risiko bencana baik dalam bentuk kerentanan maupun hazard dan mengembangkan kapasitas untuk mengurangi risiko tersebut. dan setelah bencana. reconstruction. rehabilitation. The crunch and release model. relief. selama bencana terjadi. dan early warning. Perbedaan pada kondisi bencana dan tidak bencana adalah pada saat bencana tahap tertentu lebih dikembangkan (emergency dan relief) sementara tahap yang lain seperti rehabilitation. Kegiatan setelah terjadinya bencana dapat berupa disaster response/emergency response (tanggap bencana) ataupun disaster recovery. Model ini berasumsi bahwa seluruh tahap-tahap yang ada pada manajemen bencana (emergency. Contract-expand model. Ada juga yang menyebut istilah disaster reduction. preparedness. mitigation. . mitigation. 2006). relief. Kegiatan yang dilakukan sebelum terjadinya bencana dapat berupa disaster preparedness (kesiapsiagaan menghadapi bencana) dan disaster mitigation (mengurangi dampak bencana). Model ini seringkali digabungkan dengan disaster management continuum model. rehabilitation. preparedness. Manajemen bencana ini menekankan upaya mengurangi kerentanan untuk mengatasi bencana. dan early warning) semestinya tetap dilaksanakan pada daerah yang rawan bencana. reconstruction. Terdapat kegiatan-kegiatan yang perlu dilakukan sebelum bencana.

dan rehabilitasi. Penanggulangan bencana dimulai dari penetapan kebijakan Kebijakan pembangunan yang didasari risiko Rehabilitasi Pembangunan bencana dan diikuti tahap kegiatan pencegahan bencana. 24 tahun 2007 secara skematis dapat digambarkan sebagai berikut: D. dan rehabilitasi”. 24 tahun 2007 menyatakan “Penyelenggaraan penanggulangan bencana adalah serangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana. tanggap darurat. Tanggap Darurat Kegiatan Pencegahan Penanggulangan bencana sebagaimana dimaksud dalam UU No. Kebijakan Manajemen Bencana . Rumusan penanggulangan bencana dari UU tersebut mengandung dua pengertian dasar yaitu:   Penanggulangan bencana sebagai sebuah rangkaian atau siklus. tanggap darurat. maka UU No.RISK MANAGEMENT Mitigation Preparedness Early warning Protection Recovery Emergency Responses/ Humanitarian Relief Reconstruction Damages. kegiatan pencegahan bencana. Losses & Needs Assessment. and Master Plan/Action Plan Formulation Rehabilitation CRISIS MANAGEMENT Terkait dengan manajemen penanggulangan bencana.

kebijakan manajemen bencana mengalami beberapa perubahan kecenderungan seperti dapat dilihat dalam tabel. proses yang pada umumnya terjadi terdiri dari beberapa tahap. yaitu penetapan agenda. . Beberapa daerah yang mengalami bencana besar sudah melangkah lebih jauh pada tahap formulasi kebijakan dan implementasi kebijakan. Perubahan peraturan dan kelembagaan yang jelas dan tegas. implementasi kebijakan. Di dalam kasus Indonesia. Alokasi sumberdaya yang tepat antara Pemerintah Pusat dan Daerah. juga perlu secara jelas menetapkan hal-hal sebagai berikut:     Pembagian tanggung jawab antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Dalam penetapan sebuah kebijakan manajemen bencana. Penekanan yang semakin besar pada peningkatan ketahanan masyarakat atau pengurangan kerentanan. Solusi manajemen bencana ditekankan pada pengorganisasian masyarakat dan proses pembangunan. Kebijakan manajemen bencana yang ideal selain harus dikembangkan melalui proses yang benar. Mekanisme kerja dan pengaturan antara berbagai portofolio lembaga yang terkait dengan bencana. Sementara Pemerintah Daerah sedang berada pada tahap penetapan agenda dan pengambilan keputusan. pengambilan keputusan. Pemerintah Pusat saat ini berada pada tahap formulasi kebijakan (proses penyusunan beberapa Peraturan Pemerintah sedang berlangsung) dan implementasi kebijakan (BNPB telah dibentuk dan sedang mendorong proses pembentukan BPBD di daerah). dan evaluasi kebijakan. formulasi kebijakan. Beberapa kecenderungan yang perlu diperhatikan adalah:    Konteks politik yang semakin mendorong kebijakan manajemen bencana menjadi tanggung jawab legal.Dalam beberapa tahun terakhir. serta antara berbagai fungsi yang terkait.

Tabel 2.2 Kecenderungan Di dalam Kebijakan Manajemen Bencana .

Pemerintah Indonesia telah memulai proses penyusunan kebijakan menajemen bencana. Di daerah terdapat beberapa lembaga dan mekanisme yang sebelumnya sudah ada dan berjalan. Beberapa PP yang terkait telah dikeluarkan (PP No. 22. Melalui UU No. E. Kebijakan kelembagaan yang didesain dari Pemerintah Pusat akan berinteraksi dengan lembaga dan mekanisme yang ada serta secara khusus dengan orang-orang yang selama ini terlibat di dalam kegiatan penanggulangan bencana. 21. 2007 Sistem kelembagaan penanggulangan bencana yang dikembangkan di Indonesia dan menjadi salah satu fokus studi bersifat kontekstual. 23 tahun 2008). 24 tahun 2007.Sumber: Handmer & Dovers. Pembagian Tanggung Jawab Manajemen Bencana . sementara beberapa PP lain sedang dipersiapkan.

perlindungan masyarakat dari dampak bencana. b. pemulihan kondisi dari dampak bencana. Pada tataran operasional. pengalokasian anggaran penanggulangan bencana dalam bentuk dana siap pakai. pemeliharaan arsip/dokumen otentik dan kredibel dari ancaman dan dampak bencana. c. memberikan pedoman dan pengarahan terhadap usaha penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana. f. . dan g. penjaminan pemenuhan hak masyarakat dan pengungsi yang terkena bencana sesuai dengan standar pelayanan minimum. melaporkan penyelenggaraan penanggulangan bencana kepada Presiden setiap sebulan sekali dalam kondisi normal dan setiap saat dalam kondisi darurat bencana. b. Tanggung jawab tersebut mencakup: a. 8 tahun 2008. rehabilitasi. d. 24 tahun 2007 telah mengamanatkan pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia No.UU No. e. f. e. Sementara tanggung jawab Pemerintah Daerah dirumuskan sebagai berikut: a. menyampaikan informasi kegiatan penanggulangan bencana kepada masyarakat. melaksanakan kewajiban lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan. menyusun pedoman pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Di dalam Peraturan Presiden tersebut dinyatakan BNPB memiliki tugas sebagai berikut: a. mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran yang diterima dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. menggunakan dan mempertanggungjawabkan sumbangan/bantuan nasional dan internasional. perlindungan masyarakat dari dampak bencana. UU No. 24 tahun 2007 telah menetapkan bahwa pemerintah (pusat) memiliki tanggung jawab dalam penyelenggaraan pennggulangan bencana. c. d. c. pengurangan risiko bencana (PRB) dan pemaduan pengurangan risiko bencana dengan program pembangunan. penjaminan pemenuhan hak masyarakat dan pengungsi yang terkena bencana secara adil dan sesuai dengan standar pelayanan minimum. g. pengalokasian anggaran penanggulangan bencana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang memadai. dan h. pengalokasian dana penanggulangan bencana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang memadai. dan d. b. pengurangan risiko bencana (PRB) dan pemaduan pengurangan risiko bencana dengan program pembangunan. dan rekonstruksi secara adil dan setara. penanganan tanggap darurat. menetapkan standardisasi dan kebutuhan penyelenggaraan penanggulangan bencana berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Selain ketiga pihak yang telah disebutkan di atas yaitu Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan BNPB, UU No. 24 tahun 2007 juga mengenali peran serta pihak lain, yaitu lembaga usaha dan lembaga internasional. Pasal 28 UU No. 24 tahun 2007 merumuskan peran lembaga usaha dengan “Lembaga usaha mendapatkan kesempatan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, baik secara tersendiri maupun secara bersama dengan pihak lain.” Lebih jauh lagi diatur bahwa lembaga usaha yang terlibat dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana perlu “menyesuaikan kegiatan dengan kebijakan penyelenggaraan penanggulangan bencana”, “menyampaikan laporan kepada pemerintah dan/atau badan yang diberi tugas…”, “mengindahkan prinsip kemanusiaan”. Peran serta lembaga internasional dan lembaga asing non pemerintah dalam penanggulangan bencana dijamin melalui Pasal 30 ayat (1) UU No. 24 tahun 2007. Tata cara berperan dalam penangulangan bencana telah diatur melalui Peraturan Pemerintah No. 23 tahun 2008. 1 ADVOKASI KORBAN KONFLIK SOSIAL

A. Pendahuluan Indonesia merupakan daerah rawan terhadap berbagai bencana, baik disebabkan oleh alam maupun manusia. Berbagai bencana tersebut antara lain; gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, banjir, tanah longsor, kekeringan, kebakaran hutan, kerusuhan/konflik sosial, dll. Seiring dengan perkembangan kehidupan masyarakat yang demokratis, maka isue Hak Asasi Manusia (HAM) telah menjadi wacana disegala bidang pembangunan, terlebih pembangunan kesejahteraan sosial yang sarat dengan muatan penegakkan HAM. Perlindungan bagi kelompok miskin, rentan atau yang memiliki hambatan fungsi sosial, anak terlantar, korban narkoba, korban konfik sosial dll dalam memenuhi kebutuhan dasar, meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraannya merupakan kerja yang bersentuhan dengan pemihakan dan perwujudan kesadaran secara konseptual HAM secara

universal dan menyangkut konvesi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang telah diratifikasi. Berkaitan dengan hal tersebut upaya yang bersifat strategis perlu mendapatkan perhatian dan pengkajian yang lebih mendalam utamanya bagi para penyandang masalah kesejahteraan sosial atau dalam hal ini Klien, yang dinyatakan sebagai korban. Siapa korban ? Pertanyaan ini yang sering luput dari perhatian kita, dan susah untuk mendefinisikan secara jelas. Korban adalah seseorang yang menerima keadaan yang menyakitkan, menyengsarakan, tidak mengenakkan baik fisik maupun non fisik dimana keadaan tersebut diluar kehendaknya. Selanjutnya bahwa kegiatan advokasi yang dilakukan sebetulnya tidaklah bersifat netral tetapi lebih pada pembelaan kepada korban. Bagi para pekerja sosial melakukan advokasi bukanlah hal yang asing, walaupun sebetulnya advokasi lebih dekat pada para pekerja hukum. Persoalan yang kemudian muncul adalah apakah Pekerja Sosial atau 2 PNS dapat melakukan advokasi ? dan Bagaimana cara melakukan advokasi terhadap Kliennya ? Persoalan pertama jelas Pekerja Sosial atau PNS dapat melakukan advokasi, karena tidak ada batasan tentang siapa yang paling berhak melakukan praktek advokasi. Sedangkan persoalan selanjutnya adalah perlunya pendalaman tentang Peraturan Perundang-undangan Bidang Kesejahteraan Sosial dan pengalaman praktek. B. Memahami Konflik Sosial Setiap orang dipastikan tidak akan dapat terhindar dari situasi konflik, entah konflik yang berkaitan dengan dirinya, dengan orang lain, atau dengan siapapun. Konflik bisa terjadi pada setiap orang, dimana saja dan kapan saja. Untuk memahami konflik, sangat tergantung pada kemampuan setiap orang

untuk mempelajari kadar konflik bagi dirinya, keluarga, dan masyarakat. Konflik dapat dipahami dari beberapa gejala antara lain: 1. Adanya perselisihan yang tidak terselesaikan antara dua pihak atau lebih. 2. Terjadinya perentangan antara kedua belah pihak atau lebih, pertentangan dapat terjadi pada diri individu, antar individu, individu dengan kelompok, antar kelompok, kelompok dengan masyarakat, dan antar masyarakat. 3. Tawuran antar kelompok, antar daerah tertentu dan sikap mau menang sendiri dan manganggap bahwa kelompok lain sebagai sebuah ancaman , dan berbagai gejala lainnya. Konflik pada dasarnya adalah ciri dinamika masyarakatnya, untuk memperoleh keadaan yang lebih baik. Konflik terjadinya mulai dari yang ringan dan tersembunyi hingga tingkat yang berat dan terbuka. Konflik diartikan sebagai bentuk pertentangan antara satu dengan pihak lainnya. Konflik juga diartikan sebagai perjuangan nilai dan tuntutan atas status, kekuasaan, dan sumber daya yang bersifat langka dengan maksud menetralkan, mencederai atau melenyapkan lawan. Konflik merupakan proses kea rah upaya memperoleh penghargaan dengan cara menghilangkan dan memperlemah pesaingnya. Konflik dapat berupa konflik usaha, huru hara, terror, SARA, politik, konflik Pusat-daerah. Konflik dapat terjadi secara vertical dan atau horizontal. 3 Konflik vertical terjadi pada lingkungan masyarakat yang memiliki status social, ekonomi, dan politik yang berbeda secara berjenjang, misalnya konflik kelas. Konflik horinsantal terjadi pada lingkungan masyarakat yang memiliki status social, ekonomi, dan politik yang sederajat misalnya konflik antar kampung, antar tetangga, antar pelajar, antar preman, dll.

Arti Penting Advokasi Pada mulanya advokasi muncul dalam pengertian pembelaan terhadap berbagai kasus-kasus hukum yang ada dalam masyarakat. upaya nyata untuk memperbaiki atau merubah suatu kebijakan publik sesuai dengan kehendak dan kepentingan mereka yang mendesakkan terjadinya perbaikan dan perubahan tersebut. Namun pada perkembangannya kerja advokasi tidak sekedar melakukan pembelaan dalam wilayah hukum tetapi juga yang berkaitan dengan kebijakan publik. Dua kata kunci ini harus selalu ada 4 . prioritas atau kebijakan melalui penggunaan suatu alasan yang masuk akal sesuai dengan target group (sasaran). pengacara. sebagai suatu usaha yang dilakukan secara sistematis dan terorganisir untuk melakukan aksi dengan target untuk. Secara sederhana sesungguhnya kerja advokasi adalah MEMPENGARUHI serta MENGUBAH. terbentuknya atau terciptanya kebijakan atau praktek baru. pembela. dan peguam untuk menangani berbagai sengketa hukum di masyarakat. kegiatan advokasi dapat didefinisikan sebagai. Dapat juga advokasi didefinisikan. Sebagai kegiatan yang bertujuan untuk melakukan perubahan kebijakan publik. proses komunikasi dalam bentuk verbal dan atau tertulis yang dilakukan untuk menciptakan perubahan dalam sikap. Advocateur.C. Advokasi dapat didefinisikan secara sederhana sebagai. yang diharapkan akan menguntungkan kepentingan dan perjuangan pihak yang melakukan advokasi. atau perubahan kebijakan. dalam bahasa Belanda yang berarti . maka advokasi kerapkali dimengerti sebagai tindakan litigasi oleh seorang yang dinamakan Advocaat. serta implementasi terhadap suatu kebijakan. Karena berkaitan dengan wilayah hukum.

Kata advokasi sering kali kita dengar bahkan secara tidak sadar kita telah melakukan advokasi baik untuk kepentingan sendiri maupun kepentingan masyarakat. Kedua. bahwa apa yang terjadi dalam masyarakat mulai dari penindasan. dimana kegiatan advokasi juga dibutuhkan. Ketiga. sesuai dengan normanorma hukum maupun norma kesusilaan yang berlaku dalam masyarakat.dalam kerja advokasi. sosial dan budaya. Dan hal tersebut merupakan hak dari setiap orang yang merasa hak-haknya dilanggar baik dilakukan secara individual maupun kolektif. Sehingga setiap kasus tidak saja selalu diselesaikan melalui jalur hukum. Dalam hal ini kegiatan advokasi dilakukan untuk mencegah munculnya persoalan baru. bahwa kegiatan advokasi dimaksudkan masyarakat maupun individu mampu untuk mengorganisir dirinya sehingga setiap persoalan yang muncul dapat dicegah sedini mungkin. Dengan demikian lewat kegiatan advokasi ditujukan untuk penguatan . tetapi dapat diselesaikan dengan kemampuan masyarakat sendiri. kekerasan serta konflik-konflik dalam keluarga merupakan suatu hal yang harus terus menerus di perjuangkan dan diposisikan sesuai dengan keadilan dan kebenaran. bahwa pelanggaran atau kejahatan terhadap hukum privat maupun publik serta norma-norma kesusilaan tidak boleh dibiarkan karena akan menjadi persoalan dalam masyarakat. tidak saja dalam bidang hukum tetapi masuk juga dalam bidang ekonomi. politik. yang justru dapat dimanfaatkan oleh kepentingan-kepentingan sesaat. intimidasi. teror. Dalam kerja advokasi ada beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian. Berkaitan dengan hal tersebut perlu disadari bahwa persoalan atau kasus-kasus yang ada. pertama. kalau bisa kita katakan advokasi adalah “bagaimana mempengaruhi siapa dalam rangka mengubah apa dan mengapa ?”.

karena selama ini resistensi mayarakat terhadap eksploitasi dan penindasan negara sangat minim. Proses bekerja dengan atau atas nama klien. Sehingga diharapkan dengan kegiatan advokasi pemerintah dalam menentukan kebijakan memberi posisi yang benar. terlebih penyandang masalah sosial utamanya korban konflik sosial. . Karena dalam perjuangan kegiatan advokasi dalam menegakkan hak-hak klien/masyarakat akan berhadapan dengan kekuasaan yang sangat kuat. Memperoleh pelayanan atau sumber-sumber yang kemungkinan tidak tersedia. 2. Memodifikasi kebijakan. merupakan kegiatan yang memerlukan pengorbanan yang tidak sedikit baik moril maupun materiil.masyarakat sipil. 5 Perlu disadari bahwa kegiatan advokasi merupakan gerakan yang tidak mudah dalam pelaksanaannya. Dengan kegiatan advokasi diharapkan kesadaran dan pemahaman kelompok masyarakat maupun individu semakin meningkat untuk memperjuangkan hak-haknya serta mengorganisir dirinya secara berkesinambungan. Advokasi dalam pelayanan kemanusiaan dapat dikemukakan pendapat dari Hepwort dan Larsen (1986) sebagai berikut. Namun yang lebih penting adalah bagaimana hak tersebut bisa diperjuangkan dan kebijakan publik berpihak kepadanya. Namun kiranya perjuangan membela dan memberikan perlindungan terhadap hak-hak klien/masyarakat. dalam mengakui dan bahkan melindungi hak-hak masyarakat yang selama ini terpinggirkan. yang memiliki berbagai instrumen yang memudahkan untuk mematahkan kegiatan advokasi. untuk: 1. prosedur atau praktik yang mempengaruhi klien.

memodifikasi dan promosi/meningkatkan” hak atau kebutuhan klien. internal. maka out put dari advokasi salah satunya adalah lahirnya kebijakan . kebijakan. sistem. Jadi dari pengertian tersebut kegiatan advokasi merupakan upaya pencapaian tujuan. dan proses advokasi mencakup kegiatan “memperoleh. 6 D. legislatif. Tipe advokasi dalam pelayanan kemanusiaan diantaranya adalah : Advokasi kasus. suatu proses. Kampanye. istilah ini memang sangat kental dengan NGO. seperti. yang telah sering malakukan advokasi. dan mendapat perhatian semua pihak. didalamnya tercakup taktik dan strategi. petani. karena advokasi adalah untuk merubah kebijakan. klas. Pengorganisasian dipahami sebagai upaya untuk mengorganisir pihak yang akan kita dvokasi. akan tetapi sebenarnya bisa dipakai oleh pihak lain. Teknik Advokasi Dalam banyak kalangan aktivis dan Non Government Organisation (NGO). maka wilayah kerja advokasi pada umumnya adalah sebagai berikut: 1. dan advokasi komunitas. klinis. Legislasi. dan sebagainya. pelayanan langsung. kampanye merupakan adaptasi dari kata Campaign yang berarti seni perang. buruh. Mempromosikan legislasi atau kebijakan baru yang akan menghasilkan tersedianya sumber ataupun pelayanan yang dibutuhkan klien. Pengorganisasian. 3.3. 2. yang dapat kita gunakan untuk menarik warga agar simpati terhadap yang kita kampanyekan.

mendengarkan keluhan klien dll. 3. utamanya yang menjadi 7 tupoksinya. dengan menciptakan suasana yang bebas dari rasa ketakutan. Pendekatan emosional. 6. Untuk itu berikut adalah beberapa teknik advokasi . aspiratif. 5. Membudayakan dan menggalakkan kegiatan-kegiatan yang bersifat religius/keagamaan. 2. melakukan komunikasi dengan orang tua/wali klien yang bermasalah. yaitu mengetahui latar belakang individu. Bersama-sama pihak terkait untuk menyediakan sarana dan prasarana bagi klien dalam rangka penyaluran minat dan bakat. melalui penyulahan. Memposisikan Pekerja Sosial sebagai tokoh panutan dan sebagai teman/sahabat yang dapat diajak berdiskusi sehingga terjadi posisi saling mempercayai dan diharapkan tercipta hubungan harmonis dan dialog yang sehat. melakukan dialog dengan pihak terkait dengan permasalahan klien. kampanye. tulisan ilmiah. 4. dalam membela hak-hak klien sebagai berikut: 1. Kaidah Advokasi Jika advokasi adalah kegiatan yang terencana dan sistematis maka ada . dll. dan lingkungan pergaulan. Mengadakan kegiatan formal dan non formal yang berkaitan dengan penyebaran informasi tentang PMKS. E. keluarga.terhadap isu yang kita advokasi. Pendekatan secara persuasive terhadap klien dan lingkungannya. diskusi. Dapat dikemukakan bahwa tidak ada teknik yang dapat menjadi standar baku dalam kegiatan advokasi .

Identifikasi siapa kawan dan lawan Pada kaidah ini yang harus dilakukan adalah memperkecil lawan dan memperbanyak kawan. potensi dan peluang seta jangka waktu yang akan dikerjakan. Makin banyak dukungan didapatkan. walaupun kondisi dilapangan banyak berubah. Hasil tersebut ditelaah dan disusun dalam suatu peta persoalan yang berisikan identifikasi masalah. potensi maupun peluang serta dampak yang ditimbulkan. Mencermati posisi kasus Pada kaidah ini kita harus terlebih dahulu melihat kasus tersebut. untuk itu semua kalangan yang terlibat konsisten dengan apa yang telah direncanakan.beberapa kaidah yang menjadi pegangan setiap orang yang hendak melakukan advokasi. . Untuk itu maka perlu identifikasi seberapa banyak kita mendapat dukungan dan siapa saja yang hendak menentang. 3. mengenai isi. 2. jangan mudah mengganti program yang sudah disepakati. Kerjakan rencana yang sudah dibuat Dalam membuat rencana tentu kita harus konsisten untuk tidak melakukan perubahan. Setelah itu kita merangkai ulang setiap peristiwa yang berhubungan dengan kasus tersebut. Kita hanya dapat merubah taktik sesuai dengan situasi dilapangan yang banyak berubah. makin lebar peluang untuk keberhasilan advokasi. kaidah tersebut diantaranya: 1. Dengan mencermati posisi kasus maka akan diketahui sebenarnya posisi dan kapasitas kita serta seberapa jauh kemampuan yang kita punyai. Kesepakatan yang sudah dibuat akan dijadikan semacam pengikat bagi 8 kerja advokasi selanjutnya.

Kita harus melakukan berbagai strategi untuk menggalang opini publik. Dengan demikian dibutuhkan kreatiftas dalam membuat masalah tersebut tetap hangat dan tidak cepat basi. Tetap konsisten pada masalah Pada kaidah ini yang perlu diperhatikan adalah munculnya perubahan dalam masyarakat yang mempengaruhi kerja-kerja advokasi sehingga masalah yang menjadi sasaran advokasi kurang diminati oleh kelompok inti. Jangan mudah ditakuti Banyak cara yang akan dilakukan lawan untuk melemahkan semangat kita dalam melakukan advokasi. 6. Berimajimasilah Cara untuk mengalahkan lawan dalam kegiatan advokasi tidak perlu dengan melakukan cara teror dan kekerasan. dapat meminta bantuan teman-teman yang bergerak dibidang keenian. Dengan imajinasi kita akan menemukan banyak saluran untuk menggalang dukungan atau menambah simpatisan. Dalam melakukan advokasi anda bukan saja bertaruh denga gagasan tetapi yang paling utama adalah hidup anda. .4. olah raga. Hal ini jelas amat berbahaya karena sasaan menjadi kabur dan bisa jadi tidak mendapat dukungan publik. Untuk menangkal itu adalah dengan ketegaran dan kesabaran. pemusik. Taktik paling kentara adalah melakukan teror dari yang paling halus hingga yang sangat kotor. 5. Karena advokasi adalah kegiatan sistematis dan terencana maka kegiatan itu membutuhkan kretifitas dan imajinasi. Jika diperlukan buatlah strategi untuk tetap membuat masalah itu terus aktual dan relevan dalam kondisi apapun. dll.

Tidak ada cara yang baku dalam metode serta langkah-langkah advokasi. pemrakarsa. Belajar dari kesalahan dan keberhasilan yang pernah dilakukan berikut diusahakan beberapa yang mungkin bisa dipakai bahan untuk melakukan improvisasi. kohesif dan solid. sehingga tidak ada devinisi yang baku tentang advokasi. F. Tidak ada resep advokasi yang secara universal cocok diterapkan untuk semua aspek persoalan. Sesab itu doa menjadi 9 penting bagi kita yang memang menggagas kemenangan dalam melakukan advokasi. karena hal ini sangat jarang dan belum familiar ditengah-tengah masyarakat kita. Berdoalah Banyak bukti dimana doa berperan penting dalam setiap perubahan. Dalam hal dikemukakan langkah-langkah melakukan advokasi. Membentuk lingkaran inti Yang dimaksud lingkar inti (allies) adalah kumpulan orang dan atau organisasi yang menjadi penggagas.7. diantaranya adalah: 1. Doa adalah pengukuhan dan pendorong tiap pribadi yang berada dalam kegelisahan maupun perjuangan kemanusiaan. Lingkar inti adalah perancang strategi sekaligus . penggerak dan pengendali utama seluruh kegiatan advokasi. Lingkar inti dari suatu gerakan advokasi adalah suatu “tim kerja” yang siap kerja purna waktu. Terlebih kata advokasi sendiri belum menjadikan wacana dan populer di masyarakat. Praktek Advokasi Bagaimana kita melakukan advokasi ? Agak kesulitan ketika kita harus menjelaskan secara rinci tentang bagaimana melakukan advokasi.

dalam merumuskan issu startegis. Sebagai bahan pertimbangan dalam memilih issu berikut ini dapat menjadi acuan: (a) Penting dan mendesak . kampanye. 10 3. 4. Karena itu. pembentukan lingkar inti dalam gerakan advokasi memerlukan beberapa prasyarat. adalah mimilih/menetapkan issu strategis kegiatan advokasi yang akan dilakukan. Analisis data dan informasi Data yang telah terkumpul sebanyak mungkin kita olah sedemikian rupa menjadi informasi yang diperlukan untuk mendukung semua kegiatan lain dalam advokasi. Data dan informasi tersebut penting dalam mendukung proses berikutnya. jika tidak akan membawa dampak negatif lebih besar pada kehidupan masyarakat umum. perlu mengumpulkan data dan informasi berkaitan dengan issu advokasi yang dilakukan. lobbi. Memilih issu startegis Segera setelah kegiatan sebelumnya tercapai. (b) Kebutuhan dan aspirasi masyarakat. (c) .pemegang komando utama. Dalam menentukan satu issu strategis kegiatan advokasi dengan mengacu pada pertimbangan issu yang akan diusung adalah “aktual”. diantaranya: adanya kesatuan atau kesamaan visi dan idiologi yang jelas terhadap issu yang diadvokasikan. yaitu sedang hangat dan menjadi perhatian masyarakat. misalnya. Mengumpulkan data dan informasi Dalam upaya memahami hal yang akan kita lakukan dalam gerakan advokasi. dalam arti tuntutan memang semakin luas di masyarakat agar issu tersebut segera ditangani. 2. dll. bahan proses legislasi.

Bagian acara ini mulai masuk ke dalam berbagai aspek teknis atau bentukbentuk kegiatan advokasi yang sesungguhnya. dll) yang bersedia. tenaga. 6. mendukung dengan 11 mengambil peran atau menjalankan suatu fungsi dalam rangkaian kegiatan advokasi. penggalangan sekutu dan pendukung menjadi sangat vital. Pada setiap tahapan memerlukan banyak waktu. Pertama adalah: proses-proses legislasi dan jurisdiksi. dengan berbagai jenis atau bentuk kegiatannya masing-masing yang khas. Issu yang menarik akan mendapat dukungan dari berbagai kalangan utamanya dari mass media baik cetak maupun elektronik. dana. yang harus ditempuh dalam advokasi. pikiran dan dana. mulai dari penyusunan . yang membentuk isi naskah hukum atau kebijakan publik. kelompok atau organisasi yang memiliki sumber daya (keahlian. Mengajukan rancangan tanding. Ada tiga jalur proses pembentukan kebijakan publik. (d) Sesuai dengan visi dan agenda perubahan sosial. 5. Sekutu dalam advokasi adalah perseorangan. 7. mencakup beberapa jenis kegiatan. dan kemudian terlibat aktif langsung. Mengemas issu semenarik mungkin Issu-issu yang telah dipilih (satu issu strategis) tersebut selanjutnya dikemas sedemikian rupa sehingga dapat menarik simpatisan masyarakat dan pendukung. Dalam hal inilah. Kerja advokasi merupakan kerja yang sangat rumit dan majemuk. akses. Sehingga tidak ada seorangpun bahkan lembaga/oganisasi yang akan mampu sendirian melaksanakan semua kegiatan advokasi. Proses-proses legislasi.Berdampak positif. prasarana. Galang sekutu dan pendukung. pengaruh.

8. gugatan bersama (class action). termasuk didalamnya penyusunan rancangan tanding (counter draft). Salah satu kecaman terhadap kegiatan advokasi dari pengalaman aktivis/LSM/ORNOP . lobbi. berlangsunglah kegiatan-kegiatan. 9. mungkin masih berjalan sampai sekarang walaupun sistem pilitik dan hukum sekarang sudah mulai longgar. Sedangkan proses-proses Jurisdiksi diantaranya adalah. juga bisa terjadi dalam berbagai bentuk: gugatan perwakilan (legal standing). mediasi. Untuk 12 itu sekarang kalau mau melaksanakan advokasi harus memiliki basis gerakan yang berakar nyata dalam masyarakat. G. Maka. dsb. dll. Memang tidak mudah memahami advokasi terhadap korban konflik . proses-proses politik dan birokrasi. Dua pelaku utama dalam jalur ini adalah para Politisi dan aparat birokrasi pemerintahan. yang membentuk tata laksana kebijaakn publik. Penutup. Mereka sebenarnya bicara atas nama siapa? Apakah mereka memang memiliki mandat nyata dari masyarakat atau rakyat yang mereka “atas namakan” ?. negosiasi. Mempengaruhi pembuat kebijakan Jalur kedua dalam proses-proses pembentukan kebijakan publik adalah . adalah kelemahan pada basis legitimasinya. beracara di peradilan (litigasi). sebagai pembuat dan pelaksna resmi kebijakan publik. kolaborasi. Jadi masalah bagaimana mampu membangun basis gerakan sampai menyentuh akar rumput.rancangan undang-undang atau peraturan (legal drafting). Membangun basis gerakan. sampai peninjauan kembali atau pengujian undang-undang (judicial review).

2000. Tetapi dengan penjelasan singkat tersebut. Sekian dan terimakasih. Insist Pers. dkk. minimal sudah tergambar rencana yang akan dilakukan tentang advokasi yang berkaitan dengan memperoleh dan mempromosikan pelayanan yang terbaik sesuai dengan hak-hak klien dilingkungan masing-masing instansi Anda. Fakultas Hukum UII. Roem. dkk. 2005. ide yang membangun melalui diskusi dan proses diklat. Perencanaan. Topatimasang. LKBH. dkk. .sosial hanya dalam beberapa jam pertemuan. Pustaka Pelajar. Semoga makalah kecil ini bermanfaat. Tindakan. Merubah Kebijakan Publik. Jakarta. dan Refleksi. Bahan bacaan: Imran. Yayasan Obor Indonesia. Yogyakarta. Yogyakarta. 2001. Pedoman Advokasi. Strategi Perlawanan. dan tentunya kami membuka diri terhadap saran. Miller Valerie.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful