Penanggulangan Bencana DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM Direktorat Jenderal Cipta Karya C35 MODUL KHUSUS KOMUNITAS Relawan dan

BKM PNPM Mandiri Perkotaan

Modul 1 Konsep Penanggulangan Bencana 1 Kegiatan 1 Curah Pendapat Definisi Penanggulangan Bencana 2 Kegiatan 2 Diskusi Kelompok Kaitan Siklus PNPM MP dengan Penanggulangan Bencana 3 Kegiatan 3 Simulasi Bencana 4

Modul 2 Penanggulangan Bencana Berbasis Komunitas 14 Kegiatan 1 Penjelasan Konsep Kelompok Masyarakat Siaga Bencana 15 Kegiatan 2 Simulasi 1 : Analisa Resiko Bencana 17 Kegiatan 3 Simulasi 2 : Membuat Peta Ancaman Bencana 17 Kegiatan 4 Simulasi 3 : Sistem Peringatan Dini 18 Kegiatan 5 Simulasi 4 : Saat Bencana Datang 19 Kegiatan 6 Diskusi Panel Penanganan Setelah Bencana 20

Modul 1 Topik: Konsep Penanggulangan Bencana

Peserta memahami : 1. Pengertian bencana dan penanggulangan bencana 2. Paradigma penanggulangan bencana 3. Komponen dari penanggulangan bencana berbasis komunitas

Kegiatan 1: Curah Pendapat Definisi Penanggulangan Bencana Kegiatan 2: Diskusi kelompok Kaitan Siklus PNPMMP dengan Penanggulangan Bencana Kegiatan 3: Simulasi Bencana

3 Jpl (135’)

Media Bantu – skema Siklus PNPMMP Bahan Bacaan – Apa itu bencana?

• Kertas Plano, kuda-kuda untuk Flip-chart, jepitan besar • Metaplan, Spidol, selotip kertas • Papan Tulis dengan perlengkapannya

• Amplop, kertas HVS 1

Curah Pendapat Definisi Penanggulangan Bencana

1) Sampaikan tujuan dan proses belajar yang akan dilalui, yaitu agar peserta memahami mengapa perlu mempelajari materi penanggulangan bencana dalam suatu program penanggulangan kemiskinan.

2) Lakukan curah pendapat untuk menggali pemahaman peserta mengenai definisi bencana, dan penanggulangan bencana.

3) Tulis kata-kata kunci dari pendapat peserta. Sepakati bersama apa yang dimaksud dengan bencana dan penanggulangan bencana.

4) Kemudian berikan penjelasan mengenai kata-kata kunci bencana dan penanggulangan bencana

Bencana adalah peristiwa/rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia, sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis dan di luar kemampuan masyarakat dengan segala sumber dayanya

Kata kunci penanggulangan bencana: Serangkaian upaya komprehensif dalam pra-bencana, saat bencana dan pasca bencana.

Kegiatan dalam Pra Bencana ditujukan untuk mengurangi resiko bencana, bersifat preventif seperti: • Pencegahan • Mitigasi atau penjinakan • Kesiapsiagaan meliputi peringatan dini dan perencanaan

Saat Bencana (tanggap darurat): • Peringatan atau tanda bahaya • Pengkajian darurat • Rencana operasi • Tanggap darurat

Setelah bencana: • Rehabilitasi • Rekonstruksi

2 5) Berikan penekanan sebagai berikut.

• Penanggulangan bencana tidak hanya bersifat reaktif: baru melakukan setelah terjadi bencana. Tetapi penanggulangan bencana juga bisa bersifat antisipatif, melakukan pengkajian dan tindakan pencegahan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya bencana. • Bencana menimbulkan berbagai kerusakan dan kehilangan. Hal ini akan menyebabkan angka kemiskinan di suatu wilayah yang terkena bencana akan meningkat. Hal inilah yang coba diantisipasi oleh PNPMMP dengan materi penanggulangan bencana.

6) Tutup sesi ini dengan penyampaian kesimpulan diskusi.

Diskusi Kelompok Kaitan Siklus PNPMMP Dengan Penanggulangan Bencana

1) Jelaskan pada peserta, bahwa pada sesi ini akan dibahas kaitan antara siklus PNPMMP dengan penanggulangan bencana.

2) Bagi peserta menjadi beberapa kelompok. Kemudian tampilkan siklus PNPMMP pada media bantu. Ajukan pertanyaan kepada peserta, adakah data-data dari siklus PNPMMP yang dapat digunakan untuk penanggulangan bencana? Jika ada, pada tahapan siklus mana saja dan apa saja datanya?

3) Persilakan setiap kelompok untuk melakukan diskusi selama 10 menit untuk menjawabnya, dan tuliskan pada kertas plano.

4) Kemudian persilakan masing-masing kelompok untuk menyampaikan hasil diskusinya, dan fasilitasi proses diskusi pleno untuk menyepakati tahap-tahap siklus mana saja yang bisa menghasilkan informasi untuk penanggulangan bencana dan apa saja informasinya. Gunakan tabel seperti dibawah ini:

Tahapan siklus Tujuan Keluaran Teknik Informasi untuk penanggulangan bencana

5) Tekankan kepada peserta sebagai berikut.

• Informasi yang bermanfaat bagi penanggulangan bencana tidak hanya berupa peta atau kondisi geografis yang rentan terkena bencana alam, tetapi juga potensi non-fisik seperti kesenjangan komunikasi antar kelompok masyarakat. 3 • Data-data dan hasil penerapan siklus sebenarnya berisi potensi-potensi lokal yang bisa

atau berdirinya BKM/LKM sebagai salah satu lembaga lokal yang bisa berperan dalam pengkoordinasian tindakan tanggap darurat bencana. 2) Sampaikan bahwa kita akan melakukan simulasi bencana. yang bisa digunakan untuk secara cepat menginformasikan terjadinya bencana. 6) Tutup sesi dengan kesimpulan mengenai informasi-informasi dari siklus yang bisa digunakan untuk penanggulangan bencana. misalnya ”gempa!!!”. .dimanfaatkan untuk mengatasi bencana. misalnya pengetahuan tentang sistem informasi dan komunikasi. Amati dan catat apa yang dilakukan pertama kali oleh peserta begitu mendengar teriakan tersebut. Tujuan simulasi ini adalah untuk mengetahui apa yang biasa dilakukan oleh masyarakat jika terjadi bencana. Simulasi Bencana 1) Sampaikan bahwa selanjutnya peserta akan diajak mempelajari mengenai penanggulangan bencana berbasis komunitas/masyarakat. Kemudian mintalah peserta untuk kembali duduk. Kemudian teriakkan beberapa bencana lainnya. 3) Pemandu mulai meneriakkan satu bencana. dan peserta diminta segera (dalam hitungan maksimal dua detik) untuk bereaksi secara spontan terhadap teriakan tersebut seolah-oleh bencana yang disebutkan memang sedang terjadi. Jelaskan bahwa pemandu akan meneriakkan beberapa jenis bencana.

Tindakan awal saat bencana akan menentukan besarnya korban jiwa.siagaan menjadi upaya yang sangat penting. Catatan Untuk Pemandu: 1. 3. termasuk apa yang akan dibawa. sampaikan hasil observasi pemandu. Akan dapat dilihat adanya perbedaan tindakan yang dilakukan masing-masing orang saat menghadapi bencana : • Panik • Tenang dan taktis • Diam saja (tidak tahu harus berbuat apa) 2. Permainan simulasi bencana berguna untuk mengetahui reaksi awal dari seseorang ketika mengalami bencana. dan berikan umpan balik. Hal tersebut biasanya disebabkan karena (1) karakter pribadi. 4 SKEMA SIKLUS PNPMMP .4) Setelah selesai. sehingga melakukan kesiap. dan (2) siap siaga/tidak atau terlatih atau tidak.

RKM RK PS LKM/ BKM PJM-P Channeling Program ReOrientasi PS dan PJM-P Review Prog Pelaks Kegiatan Sosmap & Sosialisasi PJM ke Musbang Kel/Desa PJM ke Musbang kecamatan .

dan dampak psikologis Pengertian bencana menurut International Strategy for Disaster Reduction (ISDR) : Suatu gangguan serius terhadap keberfungsian suatu masyarakat. bencana adalah Peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam dan/ atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia. sehingga menyebabkan kerugian yang meluas pada kehidupan manusia dari segi materi .24/2007 tentang Penanggulangan Bencana. kerusakan lingkungan.PJM ke Musbang Kota/Kab Kordinasi dan Integrasi Prog KSM/ Pokmas 5 Apa itu Bencana? 1. Pengertian Menurut UU No. ekonomi atau lingkungan dan melampaui . kerugian harta benda.

epidemik. Banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi. kekeringan. gunung meletus. Penyebab • Hujan dalam waktu panjang dan deras selama berhari-hari . tsunami. dan wabah penyakit • Bencana sosial: bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik sosial antar kelompok atau antar komunitas masyarakat. Jenis-jenis • Bencana alam: bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh antara lain: gempa bumi. Penjelasan Jenis-jenis bencana Banjir Banjir merupakan kondisi dimana sebagian besar air menggenangi permukaan tanah yang biasanya kering. banjir. gagal modernisasi. angin topan/puting beliung. dan teror 3. dan tanah longsor • Bencana non alam: bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa non alam yang antara lain berupa gagal tekhnologi.kemampuan masyarakat yang bersangkutan untuk mengatasi dengan menggunakan sumber daya mereka sendiri 2.

karena genangan air mempercepat penyebarluasan jentik-jentik nyamuk dan serangga Tsunami Tsunami berasal dari bahasa Jepang. tiang bangunan runtuh/rusak. letusan gunung api dan longsoran. Tsunami terjadi di daerah pesisir. lebih dari 1 menit. Aceh 2004 ƒ Letusan gunung api di dasar laut : Krakatau 1883 ƒ Longsoran di dasar laut : Teluk Lituya Alaska 1958 Tanda-tanda tsunami adalah : ƒ Gempa bumi yang sangat kuat.• Penanganan sampah yang buruk • Perencanaan tata kota yang tidak ditepati/menyimpang. biasanya karena makin sempitnya daerah resapan air atau jalur hijau yang terdesak pemukiman atau industri. Tsu berarti pelabuhan. • Berkurangnya tumbuh-tumbuhan/pohon yang semakin sedikit sehingga semakin sedikit pula daerah resapan air Yang harus diwaspadai saat bencana banjir adalah munculnya wabah penyakit : • Penyakit diare. dan . yang biasanya disebabkan oleh air dan makanan yang tidak higienis 6 • Penyakit yang disebabkan karena nyamuk. Tsunami diartikan sebagai rangkaian gelombang laut yang melanda wilayah pantai dan daratan akibat terjadinya peristiwa geologi di dasar laut yaitu : gempa bumi. Contoh tsunami yang diakibatkan : ƒ Gempa bumi di dasar laut : Banyuwangi 1994. Biak 1996. Nami : gelombang laut.

tiang listrik. Gempa jenis ini paling banyak menimbulkan kerusakan dan banyak korban. • Gempa bumi vulkanik adalah gempa bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi akibat aktivitas gunung berapi yaitu pergerakan magma yang menekan/mendorong lapisan batuan sehingga pergeseran bebatuan di dalamnya menimbulkan terjadinya gempa bumi. Dampak dari pergesekan itu menimbulkan energi luar biasa dan menimbulkan goncangan di permukaan dan seringkali menimbulkan kerusakan hebat pada sarana seperti rumah/bangunan. jembatan. Berdasarkan sumber penyebabnya. merupakan daerah gundul dan aliran air hujan adalah daerah yang rawan tanah longsor.manusia tak mampu berdiri tegak Tanah Longsor Pengertian : Terjadinya pergerakan tanah atau bebatuan dalam jumlah besar secara tiba-tiba atau berangsur-angsur yang pada umumnya terjadi di daerah lereng yang gundul atau kondisi tanah dan bebatuan yang rapuh. jalan. Gempa Bumi Gempa bumi terjadi karena pergesekan antar lempeng tektonik yang berada di bawah permukaan bumi. Gempa bumi sering diikuti dengan gempa susulan dalam beberapa jam atau hari setelah gempa . ada 3 jenis gempa bumi : • Gempa bumi tektonik adalah gempa bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi akibat pergerakan lempeng bumi atau patahan. Biasanya daerah yang pernah mengalami longsor sebelumnya. • Gempa bumi induksi adalah gempa bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi akibat sumber lain seperti runtuhan tanah.

berupa Karbon Monoksida.pertama yang dapat menyebabkan penghancuran pada bangunan yang telah retak/goyah akibat gempa sebelumnya. Hidrogen Sulfida. Letusan gunung berapi menghasilkan : • Gas vulkanik adalah gas yang dikeluarkan saat gunung berapi meletus. • Awan panas dapat mengakibatkan luka bakar pada bagian tubuh serta sesak pernafasan sampai tidak bisa bernafas . Lava encer mampu mengalir jauh dari sumbernya mengikuti sungai atau lembah yang ada sedang lava kental mengalir tak jauh dari sumbernya • Lahar adalah banjir bandang di lereng gunung yang terdiri campuran bahan vulkanik berukuran lempung sampai bongkah. Karbon Dioksida. Letusan gunung berapi dapat menimbulkan korban jiwa dan berpengaruh pada perubahan iklim. Letusan Gunung Berapi Gunung berapi terjadi karena endapan magma dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi. sehingga air danau yang panas bercampur dengan material letusan. Lahar hujan terjadi karena percampuran material letusan dengan air hujan di sekitar puncaknya • Awan panas adalah awan dari material letusan besar yang panas. Lahar letusan terjadi apabila gunung berapi yang mempunyai danau kawah meletus. dikenal sebagai lahar letusan dan lahar hujan. Sulfur Dioksida. mengalir turun dan akhirnya mengendap di dalam dan sekitar sungai dan lembah. dan Nitrogen 7 • Lava adalah cairan magma yang bersuhu tinggi yang mengalir ke permukaan melalui kawah gunung berapi. lava dapat mengalir sejauh 90 Km. Letusan membawa abu dan batu yang menyembur sejauh radius 18 Km atau lebih.

tingkat sosial ekonomi dan sebagainya. Sasarannya adalah sarana vital seperti kantor pemerintah. agama. Berkecepatan sampai lebih dari 200km/jam yang didampingi dengan hujan lebat dan menyebabkan badai di daerah pesisir Konflik Sosial Konflik sosial merupakan suatu hal yang tak terelakkan dalam masyarakat yang terdiri dari latar belakang suku. Keberagaman dapat pula menjadi ancaman terhadap keutuhan seperti yang sering terjadi karena kesenjangan ekonomi dan kemiskinan karena ketidakadilan ekonomi. Contoh dari konflik sosial adalah Peristiwa Mei 1998 Teror Teror merupakan jenis bencana yang paling sulit diduga karena biasanya bermotif tertentu. sarana transportasi dan komunikasi. kerusakan sarana/prasarana umum dan tempat tinggal serta trauma psikologis. hukum dan politik.• Abu letusan gunung berapi adalah material letusan yang sangat halus yang karena hembusan angin dampaknya bisa dirasakan sejauh ratusan kilometer Angin Topan Angin Topan adalah udara bertekanan rendah yang terjadi di lautan tropis. seperti politik nasional dan internasional serta pertahanan keamanan. adat istiadat. sosial. Konflik sosial dapat menjadi bencana ketika telah menjadi kekerasan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. tempat keramaian . industri. Motifnya adalah menimbulkan rasa takut dan memperkuat posisi tawar untuk mencapai kehendak tertentu. kemudian perbedaan cara pandang keagamaan dan adat istiadat yang sering menimbulkan konflik yang secara laten dapat meledak menjadi kekerasan.

pembakaran. penculikan. Teror dapat berupa serangan bom. instalasi militer. peracunan.(pariwisata dan lokasi lain). (sumber : Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia) 8 Modul 2 Topik: Penanggulangan Bencana Berbasis Komunitas Peserta memahami konsep penanggulangan bencana berbasis komunitas Kegiatan 1: Penjelasan Konsep Kelompok Masyarakat Siaga Bencana Kegiatan 2: Simulasi 1: Analisa Resiko Bencana Kegiatan 3: Simulasi 2: Membuat Peta Ancaman Bencana Kegiatan 4: Simulasi 3: Sistem Peringatan Dini Kegiatan 5: Simulasi 4: Saat Bencana Datang Kegiatan 6: Diskusi Panel: Penanganan Pasca Bencana 6 Jpl ( 270 ’) Media Bantu – Siklus penanggulangan bencana Bahan Bacaan – Kelompok Masyarakat Siaga Bencana Bahan Bacaan – Tanggap Darurat Saat Bencana . serangan bersenjata.

Untuk itu pemerintah memiliki struktur dan organisasi penanganan bencana. Jelaskan berdasarkan bahan bacaan 3) Kemudian jelaskan mengenai kelompok masyarakat siaga bencana. Sampaikan penjelasan sebagai berikut: .Bahan Bacaan – Setelah Bencana • Kertas Plano. jepitan besar. yaitu agar peserta: memahami konsep penanggulangan bencana berbasis komunitas 2) Tampilkan media bantu: skema siklus penanggulangan bencana. Spidol. struktur organisasi dan uraian tugasnya. kuda-kuda untuk Flip-chart. alur sejarah. 4) Sampaikan bahwa meskipun masyarakat bisa secara mandiri bersiap-siap menghadapi bencana. tidak menggugurkan kewajiban negara untuk melindungi warga negara dari bencana. Papan Tulis dengan perlengkapannya • Beberapa visualisasi hasil penerapan instrumen siklus (peta desa. Metaplan. dll) 9 Penjelasan Konsep Kelompok Masyarakat Siaga Bencana 1) Sampaikan tujuan materi dalam modul ini. selotip kertas.

(3) zonasi daerah bahaya dan prakiraan resiko. (2) pemetaan daerah rawan bencana. . meminimalkan korban dan mengurangi penderitaan. Tugas utama kelompok adalah menyusun perencanaan untuk melakukan usaha-usaha dalam pengurangan resiko bencana. perencanaan tanggap darurat dan rehabilitasi. Untuk mencapai kondisi tersebut. (5) penyusunan prosedur dan tata cara penanganan bencana (6) pemasyarakatan kesiagaan dan peningkatan kemampuan. kerusakan sarana/prasarana dan terganggunya peri kehidupan masyarakat dan lingkungan hidup dengan mengandalkan sumber dan kemampuan yang dimiliki oleh masyarakat. Saat ini organisasi penanggulangan bencana di Indonesia masih merupakan lembaga ad hoc. Penanggulangan bencana berbasis komunitas juga merupakan upaya mengkolaborasikan penanggulangan bencana sebagai upaya bersama antara masyarakat. (4) pengenalan sosial budaya masyarakat daerah bahaya. Penanggulangan bencana berbasis komunitas membutuhkan langkah terorganisir dan komitmen yang kuat. agar secara dini menekan bahaya tersebut. lazimnya diperlukan langkah-langkah : (1) pengenalan jenis bencana. saat dan setelah bencana terjadi untuk mengurangi jumlah korban baik jiwa. (8) pengembangan teknologi bencana alam. LSM. Persiapan bencana bertujuan mengurangi resiko. Umumnya berpangkal pada tindakan penumbuhan kemampuan masyarakat dalam menangani dan menekan akibat bencana. swasta dan Pemerintah Pembangunan kemampuan penanggulangan bencana ditekankan pada peningkatan kemampuan masyarakat khususnya masyarakat pada kawasan rawan bencana . (7) mitigasi fisik.Penanggulangan Bencana Berbasis Komunitas merupakan serangkaian aktivitas masyarakat (komunitas) pada saat sebelum.

10 Di tingkat Pusat terdapat Badan Koordinasi Nasional (BAKORNAS) Penanggulangan Bencana dan Pengungsi dengan Ketua Pelaksana Harian (Kalakhar) Wakil Presiden. Dalam kerja penanggulangan bencana di tingkat daerah. iklim dikaitkan .85/2005. biasa dilakukan: 1. Pusat Studi Bencana di Universitas terdekat yang dapat memberikan peta ancaman. Dinas lainnya seperti Pertambangan dan Energi yang berfungsi sebagai pengawas tata kelola pertambangan dan energi. Kantor/Dinas Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) yang juga mengorganisir Search and Rescue (SAR). bencana lingkungan). Di tingkat Kabupaten/Kota terdapat Satuan Pelaksana (SATLAK) Penanggulangan Bencana dan Pengungsi yang dibentuk berdasarkan Perpres No. dan sampai sekarang Peraturan Pemerintah yang mengaturnya belum terbit. dan penelitian tentang kebencanaan yang lain 5. Kemudian Dinas Sosial. Bertugas meningkatkan kesiapsiagaan dan tanggap darurat bencana 2.24/2007 tentang penanggulangan bencana diamanatkan tentang pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Badan Meteorologi dan Geofisika untuk mengetahui tentang cuaca. mikrozonasi. DPU dsb 3. Palang Merah Indonesia di daerah masing-masing 4. Dalam UU No. Di tingkat Provinsi terdapat Satuan Koordinasi Pelaksana (SATKORLAK) Penanggulangan Bencana dan Pengungsi. mempunyai peta-peta rawan bencana yang biasanya terkait dengan pertambangan (longsor. Bagian Kesra.

6) Ajukan beberapa pertanyaan berikut ini kepada peserta: • Apakah pada data-data siklus di wilayah anda telah tersedia data-data yang memperlihatkan kondisi rawan bencana? Jika belum. 5) Persilakan peserta untuk bertanya tentang hal-hal yang belum jelas. akan disimulasikan apa yang bisa dilakukan oleh kelompok masyarakat siaga bencana. apa yang bisa kita lakukan? • Apakah dalam PJM dan renta kelurahan anda telah ditetapkan program-program untuk mengantisipasi bencana? Jika belum. akan dilakukan simulasi menganalisis . bahwea pada sesi-sesi sekarang. apa yang bisa kita lakukan? • Peran apa yang bisa dilakukan oleh BKM untuk membentuk kelompok masyarakat siaga bencana? Coba gambarkan struktur yang memungkinkan untuk dibuat di wilayah anda 7) Tuliskan jawaban-jawaban peserta ke papan tulis atau kertas plano. lokal maupun internasional yang concern terhadap isu-isu penanggulangan bencana. Kemudian tutup sesi dengan menyimpulkan masukan-masukan peserta. Pertama-tama. termasuk peringatan dini yang ada untuk berbagai jenis bencana Selain itu terdapat organisasi masyarakat dan LSM baik nasional.dengan bencana. Simulasi 1: Analisa Resiko Bencana 1) Sampaikan.

kerugian. Minta peserta menuliskan bencana yang pernah terjadi dan waktu kejadian. 4) Diskusikan bersama peserta: • Bencana apa saja yang mungkin terjadi (kembali) di masa mendatang? • Kapan perkiraan waktunya? Setiap tahun? • Kelompok masyarakat mana saja yang rentan terhadap bencana tersebut? • Apa yang dibutuhkan untuk menghadapi kemungkinan bencana tersebut? Kemampuan apa yang tersedia? Apa yang kurang. korban. (Apabila cukup banyak jenis bencana yang mengancam. 2) Lakukan curah pendapat dengan menggunakan metaplan. satu metaplan satu peristiwa bencana. penanganan.11 kemungkinan bencana di kampung kita. Ingat. pemandu dapat menggunakan diskusi kelompok). 6) Sampaikan kesimpulan sebagai berikut: . susunlah metaplan-metaplan tersebut membentuk alur sejarah (waktu) peristiwa bencana. Baru setelah itu kita ’maju ke depan’ menganalisa kemungkinan terjadinya bencana di kampung kita. Diskusikan satu demi satu peristiwa: waktu. 5) Persilakan beberapa peserta untuk menampilkan sejarah ’bencana’-nya. dsb. 3) Bersama peserta.

Sebelum analisa resiko dilakukan. Pengenalan ancaman. sebagai data awal. dll. 2) Tampilkan salah satu contoh peta dasar desa/kelurahan milik salah satu BKM. ditambah dengan unsur kebencanaan. 4) Bahas bersama peserta: Apa manfaat yang bisa diperoleh dengan peta semacam ini? 5) Tutup sesi dengan kesimpulan mengenai manfaat dari pembuatan peta ancaman bencana . sebaiknya dilakukan pencarian data dari berbagai sumber: organisasi pemerintah. Pusat Studi Bencana. 3) Ajak peserta untuk menentukan juga jalur evakuasi dan lokasi pengungsian. Proses penyusunan peta ini sama seperti ketika kita menyusun peta desa (saat melakukan pemetaan swadaya). Kemudian tampilkan kembali hasil diskusi analisa resiko bencana dari BKM yang bersangkutan. Simulasi 2: Membuat Peta Ancaman Bencana 1) Sampaikan bahwa pada sesi selanjutnya kita akan menyusun peta ancaman bencana desa/kelurahan kita. kerentanan dan kapasitas komunitas tetap sebagai data primer. Setelah itu mengidentifikasi kerentanan dan kemudian kapasitas di kelurahan masing-masing.Langkah pertama yang dilakukan dalam melakukan tahapan analisa risiko adalah menemukenali ancaman. Berilah simbol-simbol tertentu untuk menandakan kawasan rawan bencana dan jenis bencana yang mungkin terjadi.

kemalingan. serta menggunakan sumber daya lokal (apalagi jika bencana bersifat lokal). Peringatan dini haruslah tanda yang dipahami semua masyarakat. gerhana. 2) Sampaikan pengantar bahwa peringatan dini bukanlah sesuatu yang baru buat masyarakat kita. kentongan telah menjadi alat peringatan dini bagi banyak hal: bencana.12 Simulasi 3: Sistem Peringatan Dini 4 1) Sampaikan bahwa selanjutnya kita akan belajar mengenai sistem peringatan dini. Contohnya adalah bunyi kentongan pada masyarakat Jawa untuk menandakan beberapa hal termasuk jika terjadi bencana. Sistem peringatan dini adalah tanda bencana. dsb. . Di beberapa daerah. Hal yang penting adalah adanya penyepakatan dan pemahaman semua anggota masyarakat tentang sistem peringatan dini. yang dikomunikasikan lembaga/organisasi yang berwenang serta masyarakat setempat dan dijadikan acuan dalam mengambil tindakan yang dianggap perlu dan taktis saat bencana datang. dapat pula berdasarkan pengetahuan lokal tentang tanda-tanda bencana. Peringatan dini dapat bersumber dari pemerintah. bersifat segera dan bersifat resmi.

longsoran bawah laut dan comet impact. Jelaskan bahwa hal penting lainnya terkait dengan sistem peringatan dini ini adalah mengenali tanda-tanda alam sebelum terjadinya bencana: Mengenali tanda-tanda alam sebelum terjadi bencana Tanda-tanda Tsunami • Gempa bumi dengan kekuatan di atas 6 SR (skala richter) dengan pusat gempa di bawah laut. • Gempa di bawah laut dengan kedalaman 0 – 30 km. gunung api di bawah laut.20 menit • Air laut seketika naik di atas rata-rata dengan kecepatan tinggi Tanda-tanda Gunung Meletus • Binatang-binatang meninggalkan lokasi gunung berapi • Terjadi gempa • Terdengar suara letusan Tanda-tanda Badai • Cuaca mendung • Angin kencang . atau ke dalam powerpoint). tampilkan paparan di bawah ini (salin ke dalam kertas plano. • Air laut surut seketika lamanya +/.3) Diskusikan bersama seluruh peserta: • Cara apa yang bisa dijadikan sistem peringatan dini di wilayah anda? • Siapa yang berhak mengumumkan peringatan dini? Bisakah BKM berperan penting disini? 4) Kemudian.

Sedangkan pada simulasi ini. Mintalah kepada setiap kelompok untuk memnetukan satu orang pembaca naskah. misalkan: kelompok 1 = banjir. 3) Tugaskan setiap kelompok untuk memperagakan tips-tips menghadapi bencana-bencana yang berbeda. akan dibahas tentang tindakan-tindakan yang harus diambil saat terjadi bencana. kelompok 3 = gunung meletus. Setiap selesai satu kelompok. Tugaskan setiap kelompok untuk menyusun dulu tips-tips menghadapi bencana seperti yang ditugaskan dan dituliskan ke dalam kertas plano. . kelompok 4 = angin puting beliung. bahwa simulasi-simulasi sebelumnya adalah mengenai tindakantindakan yang diambil sebelum bencana terjadi. 2) Bagi kelompok menjadi beberapa kelompok. persilakan peserta dari kelompok lain memberi masukan. 4) Kemudian persilakan setiap kelompok satu persatu menampilkan peragaan tips-tips menghadapi bencana. berkisar 20 C ke bawah. dll. 13 14 5 Simulasi 4: Saat Bencana Datang 1) Sampaikan pada peserta. kelompok 5 = longsor.• Udara dingin. dan sisanya sebagai peraga dari naskah yang dibacakan. kelompok 2 = gempa. Beri waktu 5-10 menit kepada semua kelompok untuk bersiap.

Pengambilan keputusan pengungsian oleh aparat dusun/desa 4. bahwa pada sesi terakhir kita akan berdiskusi mengenai apa yang sebaiknya dilakukan masyarakat ketika bencana telah berlalu dan meninggalkan kondisi kerusakan. Membunyikan tanda bahaya Pembunyian tanda bahaya dilakukan oleh pihak yang ditunjuk/disepakati sebagai otoritas. 1. dsb. Koordinasi Kelompok Masyarakat Siaga Bencana untuk segera melakukan kerja berdasarkan regu yang dikoordinasi oleh Koordinator Kelompok. TNI/POLRI dll) 3.5) Tutup sesi dengan menyampaikan poin-poin penting sebagai berikut: Saat bencana terjadi. Tanda bahaya merupakan bunyi/suara/tanda yang disepakati oleh masyarakat setempat sebagai sistem peringatan dini 2. Maka langkah yang bersifat taktis dan strategis harus segera dilakukan ketika bencana datang. kerugian. SAR. Meminta bantuan dari wilayah terdekat dan menghubungi instansi terkait (Satlak PBP. . Kondisi inilah justru yang banyak berkaitan dengan isu kemiskinan dan kerentanan. adalah saat paling penting yang akan menentukan dampak yang akan ditimbulkan oleh bencana. 6 Diskusi Panel Penanganan Setelah Bencana 1) Sampaikan kepada peserta. PMI. korban.

dan masukan berikut: Pasca bencana meliputi pemulihan (rehabilitasi) dan rekonstruksi. Pemulihan jangka pendek ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan dasar seperti kebutuhan makanan. tempat tinggal sementara. Pemulihan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar guna mengurangi penderitaan akibat bencana. . Tuliskan point-point penting dari diskusi ini. Gunakan pedoman pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: • Siapa saja (sebutkan jabatan/status orangnya) yang terlibat dalam proses penanganan pasca bencana di wilayah anda? Apa peranannya dalam penanganan bencana? • Bagaimana cara tim tersebut bekerja? Apa saja hambatan-hambatan yang mereka hadapi? • Mungkinkah BKM mengambil posisi sebagai koordinator untuk penanganan kondisi pasca bencana? Mengapa? 3) Fasilitasi proses diskusi antara para panelis dengan peserta lainnya. sanitasi.2) Mintalah beberapa peserta yang berasal dari wilayah yang pernah terkena bencana. Rencana pemulihan juga memperhitungkan kondisi lingkungan untuk mengurangi resiko bencana di masa yang akan datang. kesehatan dan pengobatan. kebutuhan Mandi Cuci Kakus (MCK) dan kebutuhan religius serta adat. untuk duduk didepan sebagai panelis. Kemudian persilakan mereka secara bergantian menyampaikan gambaran bagaimana kondisi penanganan bencana. 4) Tutup diskusi dengan membacakan poin-point penting tersebut. Pada pemulihan jangka pendek ini biasanya korban bencana belum dapat memenuhi kebutuhan di atas.

peternakan dan perikanan 7. Pembangunan infrastruktur yang rusak baik jalan. jembatan. tempat ibadah darurat. Pemulihan kegiatan perekonomian 2. budaya. . pasar.Pemulihan jangka menengah ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan yang lebih umum setelah pemenuhan kebutuhan pribadi yaitu : pembangunan sarana kesehatan umum darurat. Pada umumnya rekonstruksi dilakukan : 1. pembangunan sekolah darurat. Pemulihan produksi pangan. Rekonstruksi dilakukan dengan melihat dampak bencana yang terjadi serta kebutuhan dan prioritas masyarakat. Rehabilitasi kejiwaan 4. Perbaikan aliran listrik dan komunikasi yang permanen 6. Rehabilitasi kecacatan 5. sektor produksi pertanian lainnya. tempat ibadah. Perbaikan kondisi lingkungan hidup 8. Pemulihan pendididikan baik sarana prasarana maupun sumberdaya manusia 9. sekolah. perkantoran. Pemulihan unsur rohani. sarana kesehatan 3. penyediaan air dan sanitasi serta pembangunan saluran air limbah dan pengelolaan sampah Pemulihan jangka panjang ditujukan untuk membangun kembali (rekonstruksi) yang berkaitan dengan pembangunan yang berkelanjutan. adat istiadat.

15 Skema Daur Penanggulangan Bencana DAUR PB Penanggulangan Pasca-bencana Pencegahan & penjinakan Pra-bencana Pengkajian darurat Tanggap darurat Rehabilitasi Penuntasan Pembangunan kembali Perencanaan Peringatan dini Pengkajian Koordinasi Manajemen Info Penggerakan Sumber Jaringan nasional & internasional Pemulihan Pencegahan Penjinakan .

Kelompok Persiapan Bencana. 3) Regu Pelatihan Kesiapsiagaan. Pusat Studi Bencana. Koordinator untuk mengkoordinasi dan mendukung kerja-kerja kelompok. bertugas mengkompilasi data kebencanaan (sejarah bencana. b. dan mengembangkan peringatan dini berdasarkan pengetahuan lokal 2) Regu Pemetaan. . bertugas mengumpulkan data ancaman. Tugas utama kelompok adalah menyusun perencanaan untuk melakukan usaha-usaha pengurangan resiko bencana. Kesbanglinmas dll). demografi untuk digunakan dalam penyusunan peta ancaman bencana. perencanaan tanggap darurat dan rehabilitasi. Kelompok masyarakat siaga bencana dapat dibentuk sebagai bagian dari BKM.Perencanaan operasi Kesiapan 16 Kelompok Masyarakat Siaga Bencana Kelompok masyarakat siaga bencana terdiri dari semua unsur masyarakat. sesuai dengan data ancaman bencana setempat. Struktur kelompok ini paling tidak terdapat : a. menjadi juru bicara kelompok dan penghubung dengan instansi vertikal atau organisasi lain. bekerjasama dengan instansi deteksi dini dan menginformasikan kepada masyarakat tanda bahaya atau tanda peringatan dini dari instansi lain. data dari BMG. bertugas melakukan identifikasi pelatihan kesiapsiagaan yang dibutuhkan masyarakat. baik perempuan maupun laki-laki dan dipilih dalam musyawarah. terdiri dari : 1) Regu peringatan dini. alur evakuasi dan rencana pengungsian.

mengelola komunikasi dengan pihak lain baik pemerintah. Relawan dan donatur e. Kelompok Tanggap Darurat (1) Regu Pertolongan Pertama bertugas melakukan pertolongan pertama saat bencana terjadi. Kelompok Pemulihan bertugas : . mempersiapkan fasilitas pengungsian serta perkiraan kebutuhan pengungsian berkaitan dengan jumlah pengungsi dan kerentanan pengungsi (5) Regu Dapur Umum bertugas mempersiapkan kebutuhan makan dan minum bagi pengungsi. LSM. d. mendata jumlah korban (jiwa. Kelompok Administrasi dan Komunikasi (1) Regu Administrasi bertugas melaksanakan pencatatan. Ormas. penyimpanan dokumen. akses pasar. (6) Regu Logistik bertugas menyimpan. memberikan masukan kepada posko tentang kebutuhan makan dan minum pengungsi. menolong korban dan pemilahan korban berdasarkan kondisinya (triase) (3) Regu Penilaian Cepat bertugas mengkaji secara cepat seperti menilai kerugian. mencatat dan mengeluarkan persediaan logistik pengungsian. air bersih dan ketersediaan pangan (4) Regu Pengungsian bertugas mendirikan Posko untuk menampung bantuan kemanusiaan. ketersediaan peralatan dapur dan bahan pangan. luka). memperbanyak dan menyampaikan informasi kepada masyarakat (2) Regu Hubungan Luar bertugas melakukan pembaruan data dan diisi di media yang mudah dilihat masyarakat. Dapat merupakan gabungan anggota masyarakat & Palang Merah Indonesia (2) Regu SAR bertugas melakukan pencarian korban.c.

Apabila gempa sudah mereda mungkin ada kesempatan untuk lari ke luar dari ruangan menuju lapangan terbuka. . Anda harus dalam kondisi selamat. Menyelamatkan diri dan orang terdekat: • Jangan panik. Yang bisa dilakukan pada tahap tanggap darurat adalah tindakan di bawah ini. • Selamatkan diri bersama orang terdekat. • Kalau terjadi gempa bumi dan kebetulan Anda berada di dalam rumah mungkin Anda tidak akan sempat lari keluar rumah karena gempa bumi umumnya hanya berlangsung beberapa detik. lindungi kepala dengan benda yang lunak dan atau berlindung di bawah meja atau kolong tempat tidur yang kokoh .(1) Mendata kebutuhan pemulihan dan sumber daya yang ada (2) Memfasilitasi musyawarah untuk menentukan prioritas pemulihan berdasarakan sumberdaya yang ada. • Kalau tsunami atau banjir bandang lari ke tempat yang lebih tinggi. Dan apabila BAKORNAS PBP dan organisasinya belum siap Anda yang cukup sehat bisa membantu menyelamatkan orang lain. kenali tempat Anda bisa segera berlindung dan barang-barang yang dapat digunakan untuk berlindung. Bila terjebak di dalam ruangan. Jadi kenali konstruksi rumah Anda. lari atau menjauh dari pusat bencana. tidak perlu membawa barang-barang apapun. 17 Tanggap Darurat Saat Bencana Pada saat bencana ada dua hal penting yang dapat dilakukan. Pertama-tama menyelamatkan diri dan orang terdekat. • Untuk bisa menyelamatkan orang lain.

2. 4. lindungilah kepala dengan bantal atau benda lainnya. Jangan panik dan jangan berlari keluar. 2. dsb. pohon yang tinggi. 2. 3. . almari dan jendela kaca dsb. almari dan jendela kaca. pusat listrik dan tiang listrik.• Perhatikan juga beberapa tips menghadapi bencana dari BAKONAS PBP dalam kotak berikut. tebing terjal. Bila berada di luar ruangan 1. Bila sedang mengendarai kendaraan 1. berlindunglah dibawah meja atau tempat tidur. Segera hentikan di tempat yang terbuka. benda-benda yang tergantung di dinding dsb. Bila tidak ada. Jauhi benda-benda yang mudah tergelincir seperti rak. dinding. Usahakan dapat mencapai daerah yang terbuka. Tips Menghadapi Gempa Bumi Bila berada didalam rumah 1. Bila berada di dalam ruangan umum 1. Jauhi jendela kaca. Jangan panik dan jangan berlari keluar karena kemungkinan dipenuhi orang. 3. Jangan berhenti di atas jembatan atau dibawah jembatan layang/jembatan penyebrangan. Jauhi bangunan tinggi. Jauhi rak buku. 2. Hati-hati terhadap langit-langit yang mungkin runtuh. papan reklame.

ƒ Lakukan koordinasi dengan orang lain yang selamat. • Hindari berjalan didekat saluran air untuk menghindari terseret arus banjir. • Mencoba mengungsi ke daerah aman sedini mungkin saat genangan masih memungkinkan untuk di seberangi.18 Tips Menghadapi Banjir • Pada saat banjir kita harus sesegera mungkin mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Berbagi informasi dan berbagi tugas dalam penyelamatan korban. pilih lokasi pengungsian yang aman. Lurah maupun Camat Menyelamatkan orang lain: ƒ Selamatkan orang terdekat dengan membawa mereka ke tempat yang aman. ƒ Identifikasi kebutuhan yang mendesak. ƒ Lakukan penyelamatan dengan mengirimkan orang (sukarelawan. • Jika air terus meninggi hubungi instansi yang terkait dengan penanggulangan bencana seperti Kantor kepala desa. petugas medis) ƒ Berikan pertolongan pertama pada korban. . ƒ Selamatkan dokumen penting dan harta benda yang bisa dibawa. • Matikan aliran listrik di dalam rumah atau hubungi PLN untuk mematikan aliran listrik di wilayah yang terkena banjir. ƒ Identifikasi korban mulai dari kerabat terdekat. mencari bantuan dan pengamanan.

al. Mengelola Bencana.(Dikutip dari: Dhani Armanto. artinya bersifat karitatif atau dapat juga berbentuk kegiatan yang memberdayakan sehingga kondisi korban lebih baik daripada sebelum terjadi bencana. WALHI. • Mendirikan tenda-tenda penampungan. . dapur umum. • Berkoordinasi dengan Satuan Koordinator Pelaksana Penanggulangan Bencana (SATKORLAK PBP) dan pemberi bantuan yang lain. pos kesehatan dan pos koordinasi. • sandang • tempat tinggal sementara • kesehatan. 2006). Yang biasa dilakukan pada tahap ini: • Mendirikan pos komando bantuan. Buku Bantu Pendidikan Pengelolaan Bencana untuk Anak Usia Sekolah Dasar. sanitasi dan air bersih Pendekatan pemberian bantuan dapat bersifat konvensional. 19 Setelah Bencana Bantuan Darurat (Relief) Merupakan upaya untuk memberikan bantuan berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar berupa : • pangan. et.

perbaikan jalur transportasi dan penyediaan air bersih. ƒ Upaya yang dilakukan adalah memperbaiki prasarana dan pelayanan dasar (jalan. • Membantu petugas medis untuk pengobatan dan mengelompokan korban. . • Memfungsikan kembali pasar dan puskesmas. bahan makanan dan pakaian. fasilitas umum dan fasilitas sosial penting. Pemulihan (Recovery) ƒ Proses pemulihan kondisi masyarakat yang terkena bencana. dll). Yang perlu dilakukan pada tahap ini: • Mengumpulkan keluarga yang terpisah dan fungsikan kembali keluarga. media komunikasi. • Memulihkan atau membangun sistem komunikasi. air bersih. dan menghidupkan kembali roda perekonomian. listrik. • Memakamkan korban meninggal. ƒ Fungsi-fungsi lembaga sosial dan administrasi lokal diberdayakan kembali.• Mendistribusikan obat-obatan. pasar puskesmas. • Memberikan layanan pendidikan dan lakukan penyembuhan trauma (trauma healing) • Memperbaiki infrastruktur lokal: penyediaan penerangan. • Menempatkan para korban di tenda atau pos pengungsian. dengan memfungsikan kembali prasarana dan sarana pada keadaan semula. Rehabilitasi (Rehabilitation) Upaya langkah yang diambil setelah kejadian bencana untuk membantu masyarakat memperbaiki rumahnya.

sarana ibadah. kalau terganggu maka akan terjadi bencana. rumah sakit dan pasar mulai dilakukan. • Mulai dilakukan pelatihan kerja praktis dan diciptakan lapangan kerja. • Pencarian dan penyiapan lahan untuk permukiman tetap. • Fungsi pos komando mulai dititikberatkan pada kegiatan fasilitasi atau pendampingan. • Perbaikan atau pembangunan sekolah.Yang perlu dilakukan pada tahap ini: • Mulai dirancang tata ruang daerah (master plan) idealnya dengan memberi kepercayaan dan melibatkan seluruh komponen masyarakat utamanya korban bencana. Termasuk dalam kegiatan ini adalah pemetaan wilayah bencana. • Relokasi korban dari tenda penampungan. perkantoran. Mundardjito membuat tesis . 20 21 • Mulai disusun sistem pengelolaan bencana yang menjadi bagian dari sistem pengelolaan lingkungan. Gunung menyimbolkan laki-laki dan laut adalah simbol perempuan dan perkawinan antara gunung dan laut dilakukan melalui aliran air Sungai Opak. Perkawinan ini tidak boleh terganggu. Di Sleman pembangunan setelah Jalan Kaliurang kilometer 12 dilarang. • Mulai dilakukan perbaikan atau pembangunan rumah korban bencana. Tata Ruang Berdasarkan Pengetahuan Komunitas Lokal Di Yogyakarta pembangunan rumah selalu menghadap Utara Selatan mengikuti arah Gunung Merapi dan Laut Selatan. • Pada tahap ini mulai dilakukan perbaikan fisik fasilitas umum dalam jangka menengah.

sosial dan ekonomi untuk mengembalikan kehidupan masyarakat pada kondisi yang lebih baik dari sebelumnya. 2006). Rekonstruksi (Reconstruction) Program jangka menengah dan jangka panjang guna perbaikan fisik. Buku Bantu Pendidikan Pengelolaan Bencana untuk Anak Usia Sekolah Dasar. DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM Direktorat Jenderal Cipta Karya Perkotaan .al. et. (Dikutip dari: Dhani Armanto. WALHI.yang menyatakan bahwa tata ruang pembangunan situs candi di sekitar Yogyakarta didasarkan pada naskah kuna Manasara-Silpasastra dan Silpaprakasa. Pada saat ini apa bila belum ada sistem pengelolaan bencana yang baku maka sistem pengelolaan penanggulangan bencana yang baru sudah mulai diterapkan. Mengelola Bencana. Tahapan ini merupakan penuntasan dari apa yang sudah direncanakan dan dimulai dalam tahap rehabilitasi dan merupakan bagian tidak terpisahkan dari proses pembangunan yang biasa dilaksanakan.

( Word to PDF Converter . M. 1971 ).Pengampu : Drs. Orang berpenghasilan rendah yang sulit mendapatkan kesejahteraan dibidang kesehatan dan orang kaya yang dengan mudah mendapatkan pelayanan yang baik dan berkelas dibidang kesehatan. 1970 ).net SOSIOLOGI KESEHATAN Dosen Pengampu : Drs. pemilikan rumah. Karena adanya otonomi ini maka dokter dapat mendominasi pembagian . M. pemilikan alat transportasi. Waiztkin. · Stratifikasi dalam sistem kesehatan Setidaknya terdapat tiga dasar stratifikasi dalam institusi kedokteran yaitu : 1. Argyo Demartoto. 1970a : 45 ) orang – orang yang terlatih dalam profesi tertentu. yang memiliki keahlian untuk menilai aspek – aspek tehnik kedokteran. UNS Angkatan 2007 BAB I I LAYANAN KESEHATAN DAN TANTANGAN PERUBAHAN SOSIAL · Pelayanan kesehatan sebagai dimensi stratifikasi Penstratifikasian pennduduk bukan hanya peda peranan mereka dibidang ekonomi tetapi criteria lainnya adalah berdasarkan latar belakang pendidikan. 1969 .Unregistered ) http://www. dan juga pelayanan kesehatan ( Miller dan Roby.Word-to-PDF-Converter.Si Kontributor: Mahasiswa Jurusan Sosiologi. Pelayanan dibidang kesehatan merupakan salah satu dimensi stratifikasi yang tidak dapat dipengaruhi kaum kapitalis.Si Kontributor: Mahasiswa Jurusan Sosiologi. Dalam kedokteran Amerika dikenal dua sistem kelas ( Kosa dkk. PROFESIONALISME : ( Freidson. Argyo Demartoto. FISIP.

ELITISME : elitisme dibidang kedokteran membuat para dokter mengambil pendidikan spesialisasi. Desakan untuk mempercayai merupakan cara agar pasien pasrah saja pada dokter. 3.kerja dalam bidang kedokteran. 1964 : 324 – 429 ) 2. dan juga bekerja pada rumah sakit yang biasanya telah dipenuhi oleh tenaga ahli. Implikasi elitisme meluas sehingga akibatnya mereka cenderung bekerja untuk rumah sakit – rumah sakit besar. Wewenang yang dimiliki dokter pada umumnya didasarkan atas pertimbangan rasional (Weber. KETERBATASAN KOMUNIKASI DAN STRATIFIKASI MEDIS : ( stratifikasi dan penyembunyian informasi ) adanya jurang kompetensi merupakan suatu sumber stratifikasi dalam bidang kesehatan. wewenang tersebut dapat diperluas pada aspek–aspek social.net pendidikan spesialisasi yang bekerja pada tempat yang jauh menyebabkan kualitas pelayanan mereka buruk pada pasien. ini memungkinkan dokter mempertahankan bahwa merekalah yang berwenang dalam pengetahuan tersebut. Freidson mengatakan bahwa posisi khusus dokter akan terancam bila tindakan dan keputusannya harus jelas dan dibenarkan oleh pasien. ketidak tahuan pasien merupakan salah satu potensi pemerasan. · Ketidakpastian pasien dan kekuasaan dokter Untuk menjelaskan dokter mempertahankan ketidakpastian pasiennya.Unregistered ) http://www. Kemampuan dokter dalam mengotrol dan memanipulasi inilah yang bertentangan dengan hubungan dokter – pasien. Dan sebaliknya bagi dokter – dokter yang tidak memiliki kesempatan untuk melanjutkan ( Word to PDF Converter . ekonomi dari pelayanan kesehatan. sehingga rumah sakit yang seharusnya membutuhkan tenaga ahli malah tidak memperolehnya.Word-to-PDF-Converter. perlu dipertimbangkan teori tentang sumber kekuasaan dokter : bahwa kemampuan dokter untuk .

rasyid. · Penyuluhan pada orang lain dalam keadaan terpaksa Mengingat stratifikasi medis ada kaitannya dengan ketidaktahuan. perilaku itu lebih besar perannya dalam menentukan pemanfaatan sarana kesehatan. 1989). terperinci. 1988. Proses penyampaian informasi haruslah dilakukan jujur. 1949 : 789 ). Moore dan Tumin mengemukakan bahwa ketidaktahuan konsumen terhadap suatu pelayanan khusus dapat membantu melindungi posisi dari pemberi pelayanan. Oleh . dan berorientasi manusiawi sangatlah penting pada penyuluhan. 1987. Implikasi disini adalah bahwa posisi spesialis mungkin dalam bahaya bila pasien menjadi dokter ( Moore dan Tumin. 128 ) ”. dkk. serta jarang menyatakan sesuatu agar diperhatikan dokter ( Cartwright. Misalnya. dan tidak dapat dilakukan dengan paksaan ( 1970 : 74.Unregistered ) http://www. dibandingkan dengan penyediaan sarana kesehatan itu sendiri. sitohang & adi.mempertahankan kekuasannya terhadap pasien dalam hubungan dokter – pasien tergantung pada kemampuan dokter itu dalam mengontrol ketidakpastian pasien. masalah yang dihadapi dalam penyuluhan bukan. maka perubahan dalam sistem kesehatan memerlukan perubahan dalam penyampaian informasi. ( Word to PDF Converter .Word-to-PDF-Converter. Pengalaman menunujukan bahwa penyediaan dan penambahan sarana pelayanan tidaklah selalu diikuti oleh peningkatan pemanfaatan sarana sarana tersebut.net · Peran pendidik kesehatan terhadap perubahan perilaku Menurut Blum (1974). karena pasien biasanya jarang meminta informasi terperinci dari dokter dan mereka jarang meminta dokter untuk melakukan sesuatu. Dalam suatu pembahasan tentang fungsi social dari ketidaktahuan. Freire membahasnya dalam konteks penyuluhan didunia ketiga sebagai berikut : “ masalah yang dihadapi dalam penyuluhan atau pendidikan adalah mengatasi dominasi pada manusia agar terdapat emansipasi. beberapa studi menunjukan bahwa puskesmas dan posyandu di daerah daerah tertentu tidaklah dimanfaatkan secara optimal (ministry of health. 1957 : 223 ).

Word-to-PDF-Converter. termasuk di dalamnya nilai-nilai. maupun karena penemuan-penemuan baru dalam masyarakat. reputasi tinggi. ( Word to PDF Converter . baik karena perubahan-perubahan kondisi geografis. 5. Perubahan-perubahan sosial sebagai suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima. dan dipersepsi excellent. berpengalaman. Pengertian perubahan sosial menurut beberapa tokoh diantaranya adalah sebagai berikut : 1.Unregistered ) http://www. · Perubahan sosial yang terjadi berdasarkan lingkungan eksternal yang berubah menuntut perubahan mind-set tenaga kesehatan yaitu : 1. Pemain asing yang efisien. kebudayaan material. Enam belas juta warga Indonesia berstandar sama dengan kelas atas penduduk Singapura. Keadaan hiperkompetitif. sikap. Perubahan sosial sebagai perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. Tuntutan dokter lebih bisa diakses. terutama oleh menengah ke bawah . yang mempengaruhi sistem sosialnya. 2. 3. Perubahan sosial adalah segala perubahan-perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat. ideology. Gillin. serta 6.net komposisi penduduk. . Kingsley Davis.karena itu jika kita menginginkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat maka kita harus bersedia dan mampu mengubah perilaku masyarakat. Globalisasi dan teknologi manusia. Selo Soemarjan. dan pola perilaku diantaranya kelompok-kelompok dalam masyarakat. Konsumen makin cerdas dan tercerahkan. 2. 3. 4. terutama di perkotaan.

Sumber dari sebab-sebab perubahan sosial terletak di dalam dan luar masyarakat. Sebab-sebab yang bersumber dari dalam msayarakat antara lain bertambah atau berkurangnya penduduk. 2. Suatu proses sosial. 3. baik yang terkait dengan struktur maupun personil. Tidak ada masyarakat yang berhenti perkembangannya karena setiap masyarakat mengalami perubahan yang terjadi secara lambat ataupun cepat. yaitu ketika ada pemisahan dalam struktur dan/atau perbedaan kualitas dari setiap unit. Segmentasi.Proses-proses pada perubahan sosial dapat diketahui dari adanya ciri-ciri tertentu antara lain : 1.perubahan pada lembaga sosial lainnya. Misalnya komposisi dan hubungan antar kelompok. . Sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat antara lain yang berasal dari lingkungan alam fisik yang ada di sekitar manusia. peperangan. Perubahan-perubahan sosial secara cepat biasanya mengakibatkan disorganisasi yang bersifat sementara karena berada dalam proses penyesuaian diri. 2. Perubahan struktur 4. Perubahan-perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan atau bidang spiritual saja karena kedua bidang tersebut mempunyai kaitan timbal balik yang sangat kuat. 4. dan pengaruh kebudayaan masyarakat lain. serta terjadinya pemberontakan atau revolusi. 3. adanya penemuan-penemuan baru yang ada dalam masyarakat. Secara tipologi perubahan-perubahan sosial dapat dikategorikan sebagai : 1. Perubahan dapat terjadi pada perubahan struktur kelompok. adanya pertentangan (konflik) masyarakat yang mungkin pula menjadi sebab terjadinya perubahan sosial dan kebudayaan. Perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan tertentu akan diikuti dengan perubahan.

tahap kehancuran yang dimulai dari hura-hura. dan kehilangan simpati. tahap kesenangan dan kesentosaan. Ibnu Khaldun seorang sosiolog Arab yang melukiskan bahwa peradaban manusia berkembang dalam lima tahap. c. dan e. Pitirim Sorokin ilmuwan Rusia. yang ditandai dengan kemewahan material dan kebudayaan lainnya. sistem pendidikan formal yang maju. nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki kehidupannya. e. ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu. berorientasi ke masa depan.net d.Word-to-PDF-Converter. ( Word to PDF Converter .Faktor-faktor yang mendorong jalannya proses perubahan yaitu: a. b. penduduk yang heterogen. i. g. pemborosan. sistem lapisan terbuka masyarakat yang memungkinkan adanya gerak sosial vertikal yang 1uas atau memberi kesempatan kepada para individu untuk maju atas dasar kemampuan sendiri f. c. kontak dengan kebudayaan lain b. d. tahap kedamaian berlanjut sehingga menjadi sebuah tradisi baru.Unregistered ) http://www. toleransi terhadap perbuatan-perbuatan menyimpang (deviation) yang bukan merupakan delik hukum. tahap nomaden yang kemudian menghancurkan seluruh penentangnya dan mendirikan kerajaan baru. mengembangkan teori bahwa perubahan sosial terjadi . sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginan-keinginan untuk maju. yaitu : a. h. tahap konsolidasi kekuatan dengan tujuan memperkokoh pengendalian atas kawasan yang baru dikuasai.

yaitu difusi ( Word to PDF Converter .Word-to-PDF-Converter. yaitu peradaban yang memadukan antara nilai adikodrati dengan fakta yang ada. ada beberapa tahapan perubahan sosial yang potensial terjadi di masyarakat antara lain sehagai berikut. a. yang menekankan pada aspek fisik material Dalam proses perubahan sosial. Ada dua jenis difusi. Asimilasi Asimilasi adalah suatu proses sosial yang terjadi pada berbagai golongan manusia .net intra-masyarakat (intro-society diffusion) dan difusi antarmasyarakat (inter-society diffusion). serta penataan kembali dari tenaga kerja dan penggunaan teknologi baru sehingga terbentuk suatu sistem produksi dari produk-produk baru. (2) peradaban idealistik (idealistic culture).Unregistered ) http://www. yaitu : (1) peradaban ideasional (ideasional culture). inovasi Inovasi adalah proses pembaruan dan pengunaan sumber-sumber alam. d. b.dalam tiga tahap. Difusi Difusi adalah proses penyebaran unsur-unsur kebudayaan dan individu kepada individu lain serta dari satu masyarakat ke masyarakat lain. dan (3) peradaban indrawi (sensation culture). energi dan modal. yaitu menekankan pada aspek spiritual dan nonmaterial. c. Akulturasi Proses sosial yang timbul apabila sekelompok manusia dihadapkan dengan unsur-unsur suatu kebudayaan asing sehingga unsur-unsur asing itu lambat laun diterima dan diolah dalam kebudayaan itu sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu.

apalagi menunjuk siapa dan bagaimana tenaga kesehatan yang bijak itu. dalam memberikan pelayanan kesehatan yang efektif dan memuaskan ini. Aspek kedua. Pemahaman seperti ini sudah mulai ditinggalkan dan kini sudah mengarah pada .Unregistered ) http://www. Namun. Adanya re-code terhadap tugas dan fungsi pelayanan kesehatan dalam pemahaman awal yang dimaksud dengan pelayanan kesehatan itu adalah menghilangkan gejala penyakit. Tidak sederhana untuk mewujudkan tenaga kesehatan yang bijak. Pada kenyataannya. yaitu adanya upaya dan kemampuan untuk memberikan pelayanan yang efektif. (b) kompeten dalam melaksanakan praktik kesehatan yang bermutu dan manusiawi (good clinical practice).net melahirkan sumber daya manusia kesehatan yang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang efektif.dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda setelah mereka bergaul secara intensif sehingga sifat khas dari unsur-unsur kebudayaan golongan-golongan itu masing-masing berubah menjadi unsur kebudayaan campuran. Dengan rumusan seperti itu maka tuntutan masyarakat terhadap pentingnya good and clean clinical govemance menjadi sangat penting untuk dilakukan para penyelenggara pelayanan kesehatan. serta (c) menerapkan sistem dan cara pelayanan kesehatan yang bermutu serta beretika (good clinical governance). Pelayanan prima menjadi satu tuntutan penting bagi seorang dokter di era modern. teknologi modern bukanlah penentu akhir suatu kualitas pelayanan kesehatan. hal yang penting adalah bagaimana ( Word to PDF Converter . Oleh karena itu. Mungkin benar. dalam pelayanan kesehatan negara asing banyak yang sudah rnenggunakan teknologi modern.Word-to-PDF-Converter. Yang dimaksud dengan tenaga kesehatan yang bijak adalah (a) memiliki pengalaman pendidikan kesehatan.

battra ramuan 13. Aakupuntur Dalam tahun 1989 dicantumkan 17 jenis battra-battra lain di Indonesia yang kemudian terus meningkat dari waktu ke waktu. Battra tusuk jari/akupresur 16.1 Pengobatan Alternatif Menurut Depkes RI Munculnya perkembangan pengobatan alternatif atau pengobatan tradisional (battra) ini menurut depkes (departemen kesehatan) RI ada 16 jenis yaitu : 1. battra dengan ajaran agama/spiritual 14. BAB II MENGENAL VARIASI LAYANAN PENGOBATAN ALTERNATIF Dalam pengembangan pengobatan alternatif ada variasinya yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Tukang pangur gigi 12. Battra sunat 10. Di sinilah perubahan kode-kode peran dan fungsi pelayanan kesehatan dilakukan.Unregistered ) . Dengan adanya ini akan memberikan wawasan mengenai keanekaragaman pengobatan alternatif yang ada di indonesia khususnya dan di dunia pada umumnya. battra pijat / urut 9. sampai pada efek penyakit itu sendiri. Battra tenaga dalam 3.2 Pengobatan Alternatif Menurut Agen Pengobatan ( Word to PDF Converter . Variasi ini menunjukkan bahwa ada berbagai jenis pengobatan alternatif. Shinse 7. Sehingga seorang pasien dapat benar-benar memiliki mutu hidup yang berkualitas. Battra pijat refleksi 6. 1. Artinya. battra paranomal 8.pelayanan kesehatan sebagai bagian dari proses pendidikan serta pembelajaran hidup sehat kepada setiap anggota masyarakat. battra patah tulang 15. Tabib 11. dukun bayi belum terlatih 4. 1. tukang jamu gendong 5. penyebab. seorang tenaga kesehatan dituntut untuk memberikan pelayanan yang menyeluruh mulai dari gejala. dukun bayi terlatih 2.

chiropractic. teknik relaksasi. terapi cahaya. terapi keluarga. visualisasi. 2. terapi musik. yoga. metode bowen. psikoanalisis. hellework.net Dalam ensiklopedia jenis pengobatan alternatif dibagi menjadi 3 kelompok yaitu : 1. meditasi. akupuntur. terapi energi Akupresur. teknik alexander. terapi aitogenik. Sebagaimana yang dituturkan Yuda Turana. zero balencing. hipnoterapi. floatation terapi. terapi humanistik.http://www. terapi polaritas. 3 Pengobatan alternatif dari sistem pengorganisasian. metamorphic technique.dll. do-in. feldenkrais method. dan terapi warna. biofeedback. shaolin. Pengelompokan ini mempunyai dasar penelitian. reiki. dreamwork. · Kelompok pengobatan alternatif yang belum mempunyai data sam sekali seperti terapi dengan kristal dan pendulum. kinesiology. terapi kelompok. chiropractic. shiatsu. 3. osteopati. aromaterapi. terapi suara. dan metode bates. · Kelompok pengobatan alternatif yang membutuhkan penelitian lebih lanjut namun sudah digunakan sebagai pelengkap dalam sistem pelayanan kesehatan seperti hipnoterapi dan aromaterapi. pengelompokan jenis layanan pengobatan tradisional di inggris menggunakan standar pengorganisasian yang dikelompokan menjadi 3 jenis yaitu : · Kelompok yang paling terorganisasi dan teratur seperi akupuntur. qigong. terapi pikiran dan spiritual Psikoterapi. terapi kognitif. Sedang pada tahun 1998 Badan Konggres Amerika Serikat mendirikan The National Centre For . terapi fisik Masase.pengobatan dengan herbal. trager work. refleksiologi.Word-to-PDF-Converter. ayurveda. terapi seni. dan terapi tumpangan tangan. rolfing. biorhythms. hidroterapi. t’ai chi ch’uan. terapi dance moment.

Complementary Alternatif Medicine (NCCAM) di Natoanal Institut of Health untuk pengembangan penelitian mengenai pengobatan pelengkap dan alternatif (complementary and alternative medicine) dengan misi yaitu memberikan informasi yang dapat dipercaya kepada masyarakat mengenai keamanan dan khasiat CAM. dan mental healting. terapi pijat (masage teraphy). diet khusus. · Intervensi pikiran tubuh ( mind-body intervention) Contohnya yaitu meditasi.net Sistem ini berkembang sebelum ditemukannya metode pengobatan konvensional misalnya pengobatan ala pengobatan oriental seperti Ayurveda dan naturopaty. 4 Pengobatan alternatif kategori battra menurut WHO Menurut badan kesehatan dunia PBB yaitu WHO (world health organization) jenis pengobatan alternatif yang dikembangkan dan dijadikan kajiannya dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu pengobatan berdasarkan herbal dan terapi berdasrkan prosedur tradisional. · Biologikal-based treatment Meliputi metode pengobatan alamiah dan biologi seperti ramuan herbal (tumbuhan). ( Word to PDF Converter . dan terapi sentihan) dan terapi bioelektromagnetik. dan orthomeleciler remedies. Reiki. berdoa. · Manipulative and body-based method Antara lain adalah chiropractic. hipnotis. dan osteopathic manipulative theraphy.Unregistered ) http://www. . · Terapi energi Terapi ini menggunakan tenaga (energi) yang berasal dari dalam dan luar tubuh untuk mengobati penyakit contohnya biofield hterapy (Qi Qong. NCCAM mengelompokkan metode pengobatan alternatif menjadi lima kategori yaitu : · Alternative medical system.Word-to-PDF-Converter.

purifikasi. spiritual. Pengobatan ini termasuk pengolahan yang dicampur dengan madu. minyak asli. ostteopathy.Yang termasuk ke dalam pengobatan alternatif herbal dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis yaitu : · Herbal adalah pengguanaan bahan asli tanaman seperti bunga. matau terapi mind body.Unregistered ) http://www. Yang termasuk kedalam jenis ini adalah pengolahan bahan tanaman baik dari satu atau lebih dari jenis tanaman yang digunakan. alkoholik. Dibeberapa negara material-material tumbuhan tadi sudah ada yang diolah dengan prosedur yang dikembangkan masyarakat lokal. getah. atau beberapa produk pengolahan tanaman hasil dari ( Word to PDF Converter . atau yang lainnya. pelarutan fraksianisasi. minyak olahan. yoga dan terapi fisik lainnya serta terapi mental.Word-to-PDF-Converter. dan bahan lainnya. pengolahan tumbuhan yang didasarkan pada produk tumbuhan yang sudah diselesaikan.net ekstrasi. dan biologi lainnya. dan powder tumbuhan. Sedangkan jenis pengobatan alternatif terapi dilandaskan pada prosedur tradisional adalah terapi –terapi yang yang digunakan dengan teknik variasi. terutama yang tanpa menggunakan medikasi misalnya akupuntur dan teknik-teknik yang t6erkait chiropractic. akar. buah-buahan. pemanggangan (roasting). 5 Pengobatan Alternatif menurut Mengoenprasodjo-Hidayati Menurut Mengoenprasodjo-Hidayati ada lima jenis pengobatan alternatif yaitu : · Terapi penyembuhan dengan pengobatan cina Pengobatan ini berasal dan berkembang di negeri Tiongkok kemudian berkembangang di . qigong. konsentrasi atau pengolahan fisikawi. alkohol. · Pengolahan herbal (herbal preparations). resin. pencampuran dengan madu (stir-baking with honey). atau bagian lain dari tumbuhan yang digunakan untuk pengobatan. · Bahan-bahan tanaman termasuk jus segar. penguapan (steaming). manual therapies. tai ji. · Produk tanaman terakhir (finished herbal products).

pengobatn islam. terapi lilin. serta tui na atau pijat pengobatan cina. dan craniosacral terapi.Unregistered ) http://www. · Pengobatan dengan memisahkan pembahasan antara pengobatan cina dengan terapi penyembuhan dengan penekanan tubuh seperti terapi pijat. ketenangan jiwa dan penyeimbangan misalnya meditasi. akupuntur dan akupresur. terapi kristal. Selain itu cirinya yaitu memiliki karakter keilmiahan mlai yang bisa dinalar sampai yang kategori mistik.serta . Basis pengobatan ini dengan filsafat yang melihat manusia sebagai mikrokkosmos dari jagat raya dan dan secara inheren terhubung dengannya.berbagai pelosok negeri di dunia dalam aneka bentuk. ( Word to PDF Converter . terapi energi piramida dan helioterapi. yoga. diet dan nutrisi. pengelompokan pengobatan alternatif dapat dilakukan dengan menggunakan pengelompokan etnik atau nilai budaya misalnya pengobtan cina. refleksiologi. Pengobtaan ini dikelompokkan menjadi lima yaitu pengobatan dengan herbal. pengobatan yunani.Word-to-PDF-Converter. · Terapi pengobatan dengan spiritual healing Terapi ini bisa disebut dengan terapi rohani dengan ciri utama yaitu walaupun diakui ada biaya pengobatan yang mahal. namun jenis pengobatan ini berupaya untuk pengobatan yang murah dan mudah. dengan alam dan seliruh kehidupan. · Terapi refleksi. pengobtan arab. terapi tertawa.net 6 Pengobatan alternatif Etnomedis Menurut Anderson dan Foster (1988) menyebutkan bahwa salah satu citi pengobatan tradisional adalah menunjukkan identitas budaya bangsa(nasionalisme). Selain merujuk pada kebangsaan juga dirujuk pada identitas kepercayaan misalnya pengobatan hindu. · Terapi alternatif dengan menggunakan sunber bahan dari alam Jenis terapi yang termasuk kategori ini yaitu aromaterapi. dan hot stone masage. Berdasarkan sudut pandang ini. terapi energi bunga. moksibasi atau pemanasan untuk jenis pengobatan khusus. shiatzu.

· Pola pengobatn injak Pola ini dikenal oleh suku bangsa yang tinggal disepanjang sungai Tor didaerah Sarmi.pengobatan yang berlandaskan pada nilai-nilai kepercayaan/mistik. · Pola pengobatan kesurupan Pola ini dikenal oleh suku bangsa didaerah sayap burung yaitu daerah telik arguni. Dominasi kekuatan gaib dalam pengobtan ini sangat kemtara seperti pada pengobtan jimat. Prinsip pengobatn ini menurut Van Longhem yaitu seorang pengobat sering kemasukan roh/ mahlik halus pada waktu berusaha mengobati orang sakit. Prinsip pengobtan ini menurut Elmberg yaitu menggunakan benda – benda kuat atau jimat untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit.Unregistered ) http://www.marind-anim. Prinsip pengobatan inimenurut Oosterwal adalah bahwa penmyakit ini terjadi karena tubuh kemasukan roh maka dengan menginjak-injak tubuh si sakit dimulai pada kedua tungkai ( Word to PDF Converter . Prinsip pola pengobatn ini menurut Oosterwal adalah bahwa penyakit ini terjadi karena darah kotor maka dengan mengisap darah kotor itu maka penyakit dapat disembuhkan. Oleh karena itu dapat diklasifikasikan pengobatan tradisional orang papua kedalam 6 pola pengobatan yaitu : · Pola pengobatan jimat Pola ini dikenal masyarakat didaerah kepala burung terutama masyarakat Meibrat dan Aifat.net .Word-to-PDF-Converter. kimaaan dan Asmat. Jimat adalah segala sesuatu yang telah diberi kekuatan gaib sering tumbuh-tumbuhan yang yang berbau kuat dan berwarna tua. · Pola pengobatan pengisapan darah Pola ini dikenal oleh suku bangsa yang tinggal disepanjang aliran sungai Tor didaerah Sarmi. 7 Kategori Pengobatan Alternatif di Papua Berdasarkan pemahaman kebudayaan orang papua secara mendalam dapat dianalisis bagaimana cara-car pengobatan secara tradisional.

maka dengan uap hasil dari ramuan daun-daun yang dipanaskan dapat mengeluarkan roh jahat dan penyebab empiris penyakit.Prinsip pengobatn ini menurut van Amelsvoort adalah bahwa penyalit ini terjadi karena tubuh kemasukan roh maka dengan mengurut seluruh tubuh si sakit akamn keluar roh jahat dari tubuhnya. pengobtan alternatif dapat dikelompokkan menjadi : · Herbal-agency Pengobtan alternatif menggunakan tanaman.dilanjut ketubuh sampai akhirnya kepala maka injakan tersebut akan mengeluarkan roh jahat dari dalam tubuh. Sedangkan kategori yang kedua adalah rasionalistik yaitu melihat sehat-sakit karena adanya intervensi dari alam. Prinsip pengobatan ini adalah bahwa penyakit terjadi karena tubuh kemasukan roh. air. baik bahan asli maupun olahannya (ramuan) . · Pola pengobatan ukup Dikenal oleh suku bangsa yang tinggal di selatan kabupaten Jayapura berbatasan dengan kabupaten jayawijaya yaitu suku bangsa towe. kondisi kejiwaan dan lainnya yang berhubungan dengan perilaku manusia. hilanh keseimbangn tubuh dan juwa. 8 Pengelompokan Pengobatan Alternatif yang Lain Berdasarkan unsur-unsur agen yang digunakan dalam proses pemberian layanan pengobatan atau layanan kesehatan. tanah. iklim.Dan lainya serta perilaku masyarakat itu sendiri seperti hubungan sosial itu sendiri yang kurang baik. ubrub. Dari konsep sehat dan sakit menurut perspektif kebudayaan orang papua ada dua kategori yang dikemukakan Anderson dan Foster berdasarkan lingkupo hidupnya yaitu kategori pertama memandang konsep sehat-sakit bersifaat supranatural artinya melihat sehat-sakit karena adanya gangguan dari suatu kekuatan yang bersifat gaib atau mahluk halus atau kekuatan gaib yang berasal dari manusaia. · Pola pengobatan pengurutan Pola ini dikenal oleh suku bangsa yang tinggal didaerah selatan merauke yaitu bangsa asmat serta selatan kabupaten jayapura yaitu suku bagnsa towe.

net Pengobatan alternatif yang menggunakan bahan-bahan material bumi sebagai bahan layanan pengobatan alternatif misalnya tusuk jarum. · Manajemen-life agency Pengobatan alternatif yang menggunakan hukum alam hidup sebagai bagian dari proses pengobatan layanan alternatif 1.9 Deversifikasi dan Stratifikasi Dversifikasi tidak menunjukkan adanya status nilai dari jenis pengobatan alternatif.sebagai bahan pengobatan alternatif.gejala. peristiwa sebagai bahan layanan pengobatan alternatif misalnya suara musik.panas.dll. · Animal-agency Pengobatan alternatif yang menggunakan hewan baik bahan dasar hewan. perilaku manusia berasal dari dorongan yang ada dalam diri . Kendatipun benar. juga akan tercantum jenis-jenis pengobatan yang kurang mendapatkan perhatian publik karena dianggap kurang ilmiah namun tetap bahwa keanekaragaman jenis pengobatan itu merupakan sebuah fakta sosial yang harus diakui dan diapresiasikan keberadaannya. BAB III MODEL-MODEL PERUBAHAN PERILAKU KESEHATAN Menurut sebagian psikolog.Word-to-PDF-Converter. hasil. warna. maupun perantara sebagai bagaian dari hasil proses pelayanan pengobatan alternatif · Material-agency ( Word to PDF Converter .Unregistered ) http://www. air dan terapi kristal · Mind-agency Pengobatan alternatif yang mengguanakn kekuatan jiwa sebagai bahan layanan pengobatan alternatif misalnya energi chi. prana dan spiritual · Event-agency Pengobatan alternatif yang menggunakan sifat. fenomena.

persepsi. membedakan perilaku manusia menjadi dua bentuk. b)perilaku ( Word to PDF Converter . Model . Model anderson. penyembuhan penyakit. Diantaranya: Model pengelolaan rasa sakit. Sementara itu . (2). Perilaku gizi (makanan dan minuman). maka dorongan pada diri dipengaruhi pula oleh setting social yang berkembang di seputar individu tersebut.Word-to-PDF-Converter. kemudian dirumuskan bahwa perilaku kesehatan yaitu terkait dengan: (1). Pada konteks aktualnya. sesuai dengan situasi sosialnya masing-masing. perilaku manusia itu perlu dipahami dalam konteks yang lebih luas. Soekidjo Notoatmojo dengan memerhatikan bentuk respons terhadap terhadap stimulus. makanan dan minuman serta lingkungan. Model mechanic. Berdasarkan pandangan ini. dorongan dalam diri manusia untuk makan bisa disebabkan rasa lapar. Dengan demikian. Model muchman. Pada konteks itulah. serta pemulihan dari penyakit. Perilaku peningkatan kesehatan. Dari definisi tersebut. para sosiolog melihatnya bahwa perilaku manusia tidak bisa dipisahkan dari konteks atau setting socialnya. akan kita lihat berbagai model yang digunakan para peneliti dalam mempelajari berbagai tipe perilaku kesehatan. hal ini ditunjukkan dalam bentuk perhatian. Untuk sekedar contoh. maka yang dimaksud menurut perilkau kesehatan menurut Soekidjo Notoatmojo bahwa perilaku kesehatan yaitu respon seseorang terhadap stimulus atau objek yang berkaitan dengan sakit dan penyakit. Perilaku pencegahan. Model Kurt Lewin. pengetahuan/kesadaran dan reaksi lainnya yang tidak tampak. misalnya meminum obat ketika dirinya merasa sakit. Pada pembahasan berikut.Unregistered ) http://www. Model keyakinan sehat. yaitu: a) perilaku tertutup (covert behavior). usaha manusia untuk makan ini menunjukkan cara dan pola yang berbeda. system pelayanan kesehatan. dan (3).manusia dan dorongan itu merupakan salah satu usaha untuk memenuhi kebutuhan yang ada di dalam diri manusia.net terbuka (overt behavior) yaitudalam bentuk tindakan nyata.

Unregistered ) http://www. Sedangkan menurut Lehndorff. 2. Model Suchman Yang terpenting dalam model suchman adalah menyangkut pola sosial dari perilaku sakit yang tampak pada cara orang mencari. minum. tidak semua orang sakit memiliki penyakit. Masing-masing model yang dikemukakan berbeda. Suatu rasa sakit bukan merupakan penyakit bila tidak mengganggu aktivitas dan fungsi pokok.pengambilan keputusan. Menurut Daldiyono (2007: 16). yaitu: (1) perilaku itu sendiri. 1. Dalam pandangan Lehndorff dan Tracy (2005: xii) sikap optimis itu dapat diwujudkan dengan: (a) yaitu memiliki rasa ingin menjadi lebih baik.net dalam perilaku sakit. dan melakukan perawatan medis. dan (d) mereka belajar metode-metode cepat untuk memotivasinya. (3) tempat atau ruang lingkup. (2) fragmentasi perawatan medis di saat orang menerima pelayanan dari berbagai unit. (c) mau berusaha untuk menjadi lebih baik. menemukan. misalnya: makan. (3) menangguhkan (procastination) atau . Pendekatan yang digunakannya berkisar pada adanya 4 unsur yang merupakan faktor utama ( Word to PDF Converter . sesuai dengan pandangan teori serta tipe perilaku namun menggunakan variabel-variabel yang sama.Word-to-PDF-Converter. dan aktivitas sehari-hari lainnya. dan (4) variasi perilaku selama tahap-tahap perawatan medis. Model Pengelolaan Rasa Sakit. (2) sekuensinya. Arti keempat unsur tersebut dapat dikembangkan 5 konsep dasar yang berguna dalam menganalisi perilaku sakit. buang air. rasa sakit bisa dikelola baik untuk sekedar pengendalian rasa sakit maupun untuk mencapai penyembuhan diri dari penyakit yang sedang dideritanya. (b) memiliki harapan untuk menjadi lebih baik. Dalam pengalaman tersebut dapat disimpulkan bahwa faktor utam yang menunjang kemajuan derajad kesehatan pasien adalah keinginan dan kehendak yang besar untuk mengalami kemajuan. yaitu: (1) mencari pertolongan medis dari berbagai sumber atau pemberi layanan. tetapi pada lokasi yang sama. tidur.

Kemampuan individu melawan keadaan yang berat ( Word to PDF Converter . Suchman mengemukakan hipotesis bahwa perilaku medis yang terjadi pada setiap tahap penyakit mencerminkan orientasi kesehatan serta afiliasi masing-masing kelompok sosial. (4) melakukan pengobatan sendiri (self medication). setiap orang harus mengambil keputusan-keputusan dan melakukan perilaku-perilaku tertentu yang berkaitan dengan kesehatan.Unregistered ) http://www. 3. (4) jadi pasien. (5) membatalkan atau menghentikan pengobatan (discontuniti). (3) kontak dengan perawatan medis.Word-to-PDF-Converter. sekuensi peristiwa medis dibagi atas 5 tingkat. Pertama.net Kemudian model mechanic menggunakan 10 variabel yang menentukan perilaku kesehatan. Menurut paradigma Suchman. pengetahuan seseorang tentang gejala tersebut mendorongnya membuat penafsiran-penafsiran yang berkaitan dengan akibat penyakit serta gangguan terhadap fungsi sosialnya. Pada setiap tingkat. perasaan terhadap gejala tersebut berupa takut atau rasa cemas. Teori ini menekankan pada 2 faktor: a. dan (5) sembuh atau masa rehabilitasi. Kedua. Pada tingkat permulaan terdapat 3 dimensi gejala yang menjadi pertanda adanya ketidakberesan dalam diri seseorang. adanya rasa sakit.menangguhkan upaya mencari pertolongan meskipun gejala sudah diasakan. yaitu: (1) pengalaman dengan gejala penyakit. Ketiga . kurang enak badan atau sesuatu yang tidak biasa dialami. (2) penilaian terhadap peran sakit. yaitu: (1) adanya penyimpanngan dan gejala penyakit yang dirasakan dan dikenal. persepsi dan definisi oleh individu pada suatu situasi b. Model Mechanic Landasan pemikiran model mechanic ini yaitu mengembangkan suatu model mengenai faktor-faktor yang mempengarui perbedaan cara melihat. . menilai serta bertindak terhadap suatu gejala penyakit.

Kemampuan utnuk melaksanakannya yang terdiri atas persepsi terhadap penyakit serta evaluasi klinis terhadap klinis. misalnya saja variabel demografi (umur. (5) jatah toleransi dari ornag yang menilai tanda menyimpang atau gejala penyakit tertentu.(2) seberapa jauh gejala-gejala penyakit yang dipandang serius oleh seseorang. (4) frekuensi terjadinya tanda-tanda penyimpangan atau gejala penyakit. Dari pencermatan ini. ditimbang. pekerjaan dan kegiatan-kegiatan sosial. Faktor presdisposisi dan faktor yang memungkinkan untuk mencari pengobatan dapat terwujud di dalam tindakan apabila itu dirasakan sebagai kebutuhan. dinilai. dapat dikemukakan bahwa yang dimaksud perilaku sakit adalah pola reaksi sosio—kultural yang dipelajari pada suatu saat ketika individu dihadapkan pada gejala penyakit sehingga gejala-gejala itu akan dikenal. pekerjaan. serta pandangan orang yang menilai. dan kemudian dapat bereaksi atau tidak bergantung pada definisi atau situasi itu. Model Andersoon Kerangka asli model ini yaitu menggambarkan suatu sekuensi (rangkaian) determinan (factor yang menentukan) individu terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh keluarga dan dinyatakan bahwa hal itu tergantung pada: a. . (10) sumber pengobatan yang tersedia serta biaya yang harus dikeluarkan. variabel struktur sosial (pendidikan.(7) adanya kebutuhan pokok lain yang menimbulkan pengabaian atau penolakan terhadap gejala tersebut. presdisposisi keluarga untuk menggunakan jasa pelayanan kesehatan. (6) informasi yang tersedia. c. status perkawinan). kebudayaan. pengetahuan. kepercayaan terhadap magis. (3) seberapa jauh gejala-gejala penyakit dapat dapat menimbulkan gangguan dalam kehidupan keluarga. b. (9) adanya kompetisi terhadap berbagai kemungkinan interaksi yang timbul setelah gejala penyakit diketahui. Kebutuhan terhadap jasa pelayanan. suku bangsa). 4. jumlah.

Empat keyakinan utama yang didefinisikan dalam model HBM yaitu (1) keyakinan tentang kerentanan ( Word to PDF Converter . Menurut Marshall H. Becker dan Lois A. 6. (2) keyakinantentang keseriusan atau keganasan penyakit. dan lain-lain) yang harus dikeluarkan untuk melaksanakan tindakan tersebut.Word-to-PDF-Converter. (3) keyakinan tentang kemungkinan biaya. Model Keyakinan Sehat Model keyakinan sehat (health believe model) dikembangkan oleh Rosenstock. Suatu “kunci” untuk melakukan tindakan kesehatan yang tepat harus ada . dipandang dari sudut kebaikan dan kemanfaatan (misalnya perkiraan subjektif mengenai kemungkinan manfaat dari suatu tindakan dalam mengurangi tingkat bahaya dan keparahan). kesiapan seseorang untuk seseorang untuk melakukan suatu tndakan ditentukan oleh pandangan orang itu terhadap bahaya penyakit tertentu dan persepsi mereka terhadap kemungkinan akibat (fisik dan sosial) bila terserang penyakit tersebut. Model Kurt Lewin Mempunyai pandangan → individu hidup di lingkungan masyarakat Individu ini akan bernilai positif dan negatif di suatu daerah atau wilayah tertentu. komunikasi massa). Implikasinya didalam kesehatan adalah penyakit atau sakit adalah suatu daerah negatif sedangkan sehat adalah wilayah positif. (4) keyakinan tentang efektivitas tindakan ini sehubungan dengan adanya kemungkinan tindakan alternatif. Kemudian dibandingkan dengan persepsi terhadap pengorbanan (fisik. c. . Maiman.Unregistered ) http://www. baik dari sumber internal (misalnya gejala penyakit) maupun eksternal (misalnya interkasi interpersonal. Penilaian seseorang terhadap perilaku kesehatan tertentu.net kita terhadap keadaan sakit. model ini terdiri atas unsur-unsur sebagai berikut: a.5. b. uang.

a.Word-to-PDF-Converter. c.Ada 4 variabel apabila seseorang bertindak untuk melawan atau mengatasi penyakit : a.net Lewin berpendapat bahwa perilaku manusia adalah suatu keadaan yang seimbang antara kekeuataan pendorong ( driving forces ) dan kekuatan penahan ( resistining forces ). Teori ini dinamakan ( force field analysis ) individu selalu terdapat kekuatan/ dorongan yang saling bertentangan. Kekuatan – kekuatan pendorong meningkat. Adanya komunikasi atau interkasi antara pasien dan orang lain Interaksi ini menghasilkan dua kemungkinan . Kekuatan pendorong meningkat dan kekuatan penahan menurun. Model Pengambilan keputusan Ada beberapa kondisi sosial yang khas terjadi yaitu . 7. Keseriusan yang dirasakan ( perceived seriousness ) c. Setiap diantara mereka mempunyai akses informasi ke pihak lain mengenai persepsi penyakit d. Isyarat atau tanda – tanda (clues ) ( Word to PDF Converter . Manfaat dan rintangan – rintangan yang dirasakan ( perceived benefits and barriers ) d. Keadaan ini dapat berubah apabila terjadi ketidakseimbangan Sehingga ada tiga kemungkinan terjadinya perubahan perilaku pada diri seseorang : a.Unregistered ) http://www. b. Realitas sosial adanya perbedaan pemahaman dan sikap antara pasien dan anggota keluarganya b. Kerentanan yang dirasakan ( perceived suspecbility ) b. Kekuatan – kekuatan penahan menurun. . Perbedaan pemahaman dan sikap pasien diwujudkan dalam bentuk persepsi atau respons terhadap penyakit tersebut c.

selain memiliki simbol ekonomi. masih banyak anggota masyarakat yang menganggap bahwa untuk mendapatkan nilai sehat sangat bergantung pada kehadiran sediaan farmasi. kemudian dianggap sebagai ketiadaan cara untuk mendapatkan diri yang sehat dan/atau hidup yang sehat. De kolektivasi refeksi b. ternyata ditemukan bahwa untuk mendapatkan kesehatan dan/atau meningkatkan kualitas hidup yang sehat. Aktif ( inisiatif untuk bertindak dalam proses penyembuhan) b. Orang yang mampu beli obat adalah ciri orang yang memiliki kemampuan ekonomi. sedangkan yang dimaksud dengan obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan.Unregistered ) http://www. Ketiadaan kesediaan farmasi. yang dimaksud sediaan farmasi adalah obat. Merujuk pada kedua ayat dalam UU Kesehatan tersebut. bahan mineral. Kolektivasi persepsi Ada dua kemungkinan kolektivasi pasien : a. tetapi cara lain yang memiliki fungsi sama dengan sediaan obat. Obat dalam dunia kesehatan. . bahan obat.net BAB IV OBAT : ORANG MISKIN DILARANG BEROBAT DAN SAKIT Sampai saat ini. Dalam Undang-Undang Kesehatan Nomor 23 Tahun 1992. juga memiliki simbol expertise.Word-to-PDF-Converter. dan kosmetik. dibalik itu semua.a. Padahal. sediaan sari (galenik). atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun-temurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman. bahan hewan. obat tradisional. Pasif ( pasrah terhadap sikap orang lain diluar dirinya ) ( Word to PDF Converter . tidak hanya dibutuhkan sediaan farmasi. ditemukan bahwa yang dimaksud dengan obat dan pengobatan itu cenderung berorientasi pada adanya sesuatu yang menjadi asupan tambahan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan/atau mendukung penyembuhan.

Di masyarakat. maka persaingan obat akan semakin tinggi dan diharapkan akan . Analisis ini mungkin tidak tepat seluruhnya. Namun demikian. obat pun adalah simbol expertise.Tempat pembelian obat dan jenis obat yang beli memperjelas posisi ekonomi seseorang. Masyarakat kecil mengatakan. Era modern saat ini.Word-to-PDF-Converter. “Boro-boro bisa protes. ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. Sekali lagi.” Pencatuman bahasa latin atau bahasa asing dalam tablet atau kemasan obat merupakan ciri expertise (elit) obat yang berkembang di masyarakat. karena ketidakmampuan membaca “elitnya bahasa dalam kemasan obat” menyebabkan dirinya tidak pernah protes. Karena “obat” yang sesungguhnya mujarab untuk kesehatan tubuh dan rohani kita adalah “menjaga” kesehatan itu sendiri.net Pada sisi yang lain. tidak kritis terhadap status halal-haramnya obat dan relevan tidaknya obat dengan penyakit yang sedang dideritanya. membuka peluang terjadinya liberalisasi produsen obat-obatan. Dengan proses liberalisasi ini. Selain kondisi psikologis publik yang masih “percaya secara buta” kepada pelayan kesehatan (farmasi atau dokter). istilah yang dicantumkan dalam obat itu pun tidak ngerti. interprestasi obat (jenis dan tempat pembelian obat) merupakan simbol ketahanan ekonomi yang dimiliki. bahkan merupakan sesuatu hal yang patut untuk dicermati secara jelas dan tegas oleh publik. Sementara orang yang tidak berobat adalah orang yang tidak memiliki kemampuan ekonomi. Fenomena ini bukan masalah sederhana. perlu ditekankan di sini bahwa karena adanya hegemoni dan status dokter itulah yang kemudian membuat nalar pasien menjadi tumpul. juga dipengaruhi oleh simbol-simbol lainnya yang menyebabkan rasio-publik tidak kritis. khususnya bila dikaitkan dengan tingkat “kemelekan” seseorang terhadap obat itu sendiri. Legitimasi intelektual dan hegemoni pelaku kesehatan begitu sangat kuat. Terlebih lagi bila dikaitkan dengan “Teknik operasi’ Orang yang mau dioperasi menunjukkan ketahanan atau kekuatan ekonominya sangat tinggi (atau memaksakan diri untuk mampu!). untuk konteks saat ini.

yang secara khusus mengenai obat tradisional. mendayung.net akseleratif dan proses penyembuhan seseorang. harga obat di Indonesia begitu sangat mahal. bila memang teknik kedokteran modern dipandang tidak secara maksimal memberikan layanan kesehatan yang prima. Jenis-jenis Obat Obat Tradisional Karena bahasan ini telah kita uraikan pada bab sebelumnya. Sekedar contoh. Hal yang paling penting dan perlu ditekankan bahwa dalam pelaksanaan dimasyarakat dan juga dalam dunia kedokteran saat ini. jogging. perpaduan antara teknik modern dengan tradisional kerap kali dilakukan oleh seorang tenaga medis modern. dan lainnya) sampai pada olahraga berbiaya rendah (misalnya sepak bola. .berdampak pada harga dan layanan pengobatan yang semakin murah. Setiap anggota masyarakat tampaknya memiliki salah satu hobi dari salah satu atau lebih cabang olahraga tersebut. cabang olahraga sudah sangat bervariasi. Hal ini bukan berarti bahwa terapi fisik akupuntur diposisikan lebih baik dari kedokteran modern. seorang dokter akan memberikan terapi fisik atau akupuntur kepada pasien/klien tertentu. dan lainnya). biaya pengobatan di rumah sakit akan dapat terjangkau oleh daya beli masyarakat. maka dalam bab ini tidak akan diulas ulang mengenai jenis dan rincian dari obat tradisional. golf. Karena monopolilah. Lebih jauhnya lagi. catur. melainkan sekedar menambah tingkat ( Word to PDF Converter . Oleh karena itu. Mulai dari olahraga berbiaya tinggi (seperti terbang layung. Olahraga Sebagai Pengobatan Dalam kehidupan modern ini. obat tradisional ini sudah mulai dijadikan sebagai terapi tambahan untuk mengakselerasi peningkatan kualitas kesehatan atau akseleraasi penyembuhan seseorang.Word-to-PDF-Converter.Unregistered ) http://www.

Unregistered ) http://www.Apapun cabang olahraganya. sepakbola profesional. Olahraga tidak ( Word to PDF Converter . (3) olahraga kesehatan. Lebih jauh Giriwijoyo mengatakan. 3. penyakit . Tinju professional. dan (4) olahraga pendidikan. hal itu terbatas hanya pada penyakit non-infeksi. (2) olahraga rekreasi. “Olahraga memang menyehatkan jiwa dan raga” namun perlu dipahami. Intensitas gerak/kerja harus melampaui taraf minimal agar menghasilkan manfaat atau perubahan kemampuan perangkat gerak (ergosistem).net menyebabkan orang menjadi kebal terhadap penyakit infeksi. Kesungguhan seseorang menjalankan salah satu profesi olahraga memang dapat diiadikan sebagai “komoditas ekonomi”. maka cabang olahraga di masyarakat kita dipersepsikan sebagai salah satu komoditas atau “lapangan kerja” yang potensial mendapatkan uang. Tiga ciri khusus olahraga kesehatan. Bahkan sebaliknya. Adanya kesatuan gerak takaran (dosis) sehingga intensitas gerak dan waktu pelaksanaanya dapat diatur. cenderung memandang fungsi olahraga dari sisi prestasi dan hobi serta kurang melihat dari sisi kesehatan. Yang membedakan olahraga kesehatan dan kegiatan olahraga lainnya terutama dalam ciri khas kegiatan itu.Word-to-PDF-Converter. yakni : 1. yang dijalani seseorang secara profesional maka sesungguhnya dari cabang olahraga tersebut dapat mendatangkan nilai ekonomi bagi para pelakunya. Intensitas gerak/kerja biasanya mencapai taraf submaksimal sebagai faktor keamanan bagi si pelaku. yaitu menekankan pada peran dan posisi olahraga dalam mencapai tujuan pendidikan. terutama ditinjau dari aspek teknis-fisiologis. dan/atau cabang olahraga lainnya. pada benak masyarakat kita saat ini. Pada konteks inilah. maka olahraga dapat dibagi (1) olahraga prestasi. 2. Menurut Santoso Giriwijoyo (1992:57) berdasarkan tujuan yang hendak dicapai.

alat-alat tubuhnya berfungsi normal pada waktu istirahat. Seiring dengan hal ini. Oleh karena itu. dapat ditegaskan bahwa pikiran yang positif merupakan salah satu pengobatan yang perlu diterapkan dalam kaitannya dengan proses peningkatan kesehatan. Pikiran yang positif ini pada satu sisi bermanfaat dalam membangun budaya dan perilaku sehat dan pada sisi lain mendukung usaha percepatan penyembuhan.infeksi akan bertambah parah bila seseorang berolahraga. seseorang yang ingin berolahraga harus memiliki status sehat yakni bebas dari penyakit infeksi dan faali. pesimis. 4 sehat 5 sempurna perlu ditambahkan dengan gerak (olahraga). Individu akan mengalami gangguan kesehatan manakala hanya mengutamakan 4 sehat 5 sempurna tanpa memerhatikan aspek olahraga. dan tidak memiliki gairah hidup. Seorang pasien yang memuliki sikap terbuka. Berpikir positif dalam pandangan “tri-energetik” merupakan bagian dari jenis pengobatan yang dapat mendukung pada upaya peningkatan kualitas kesehatan seseorang. Hal inilah yang sering kurang dipahami oleh kebanyakan orang sehingga sering terbentuk anggapan salah yakni “olahraga dianggap mampu rnenangkal semua penyakit”. dan rileks akan mendukung usaha penyembuhan yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang berpikiran negatif. Berpikir Positif Sebagai Pengobatan Pikiran yang positif tidak kalah pentingnya dengan jenis medikamentosa sebagaimana yang diberikan seorang dokter. Etika Sebagai Pengobatan . gerak atau olahraga menurut penulis merupakan salah satu jenis pengobatan. Hal utama yang perlu mendapat perhatian di sini yaitu kebutuhan 4 sehat 5 sempurna sesungguhnya belum lengkap dalam mendukung usaha menciptakan kehidupan yang sehat. Karena itu. Optimis. kecuali bila yang bersangkutan memang akan melakukan olahraga dengan tujuan untuk penyembuhan atau rehabilitasi.

. Teknik yang dimaksud yaitu etika sebagai bagian dan proses pengobatan. Penamaan etika sebagai kedokteran rohani bukan tanpa makna. kita juga membutuhkan ilmu etika dan penerapannya dalam tindakan kita untuk kesehatan mental atau jiwa. Dalam rangka memelihara kesehatan jiwa. ada satu teknik pengobatan lain yang kerap kali dilupakan oleh tenaga kesehatan. Pertama. dapat ditemukan bahwa menurut ahil medis muslim Ar-Razi bahwa etika merupakan salah satu teknik pengobatan yang bermanfaat dalam meningkatkan kualitas kesehatan seseorang. sehingga teknik etika sebagai bagian dari pengobatan kesehatan menjadi sangat kurang diperhatikan. Kalau kita memerlukan ilmu-kedokteran dan penerapannya untuk memelihara kesehatan.Word-to-PDF-Converter. menyinkronkan antara rencana dan tindakan agar kita tidak tenjerat ke dalam jaringan kebiasaan buruk kita.Selain yang telah dituturkan di atas. ( Word to PDF Converter . baik dilihat dari kepentingan maupun metodenya. maka menurut mereka. Kedua. Hal ini bisa jadi karena teknik ini belum banyak diketahui orang atau karena tren budaya masyarakat modern saat ini lebih menekankan pada aspek kesehatan jasmani. berusaha memperbaiki diri dengan cara senantiasa mengoreksi kekurangan diri. Ketiga. menjaga kesiagaan akal dengan berolah pikir supaya tidak jatuh ke dalam perangkap kemalasan. memelihara kesucian dan kehorrnatan kita dengan tidak merangsang syahwat.Unregistered ) http://www. Terakhir. Para ilmuwan muslim memang menyejajarkan etika dengan kedokteran. Pada masa sekarang ini. Mereka tidak melihat bahwa aspek etika sebagai salah “satu cara pengobatan”. Keempat. banyak orang yang merasa sakit kemudian pergi ke dokter. cermat mencari teman baik dan jangan mendapat teman jahat karena sekali mendapat teman yang jahat niscaya kita akan mencuri tabiat mereka tanpa disadari. Miskawayh mengemukakan sekurangnya lima tips (kiat) untuk merawat kesehatan mental. yang kelima.net Jika menelaah tulisan Mulyadi Kartanegara.

Peringatan ini sudah pasti bukan ditujukan kepada mereka yang memiliki kecukupan harta untuk dirawat atau konsultasi ke dokter spesialis atau tempat rujukan (rumah sakit). Namun. supaya tidak termasuk orang yang jatuh tertimpa tangga. . Dengan kata lain. mereka melakukan beberapa tindakan. merekapun membuka bungkusan sampah yang diduga terdapat obat-obatan yang masih dalam kemasan. dapat pula dikembangkan dalam konteks penciptaan lingkungan sosial yang sehat.net berusaha untuk menjaga kesehatan atau kebugaran. maka ada peningatan yang kedua. Hasil dari memulung obat tersebut. pergaulan. a. b. Dalam mengelabui atau merekayasa obat bekas ini. kemudian di bawa pulang ke rumah.Dalam membangun etika yang sehat ini. melainkan memiliki skala yang sosial yaitu pentingnya peran lingkungan sosial dalam membangun lingkungan dan budaya hidup sehat. Peringatan ini kembali ditujukan kepada masyarakat yang tidak memiliki daya beli yang tinggi terhadap obat.Word-to-PDF-Converter. Di daerah Pekanbaru ditemukan para pemulung sampah – dalam bahasa gaul Pekanbaru disebut inang-inang – selain mencari barang bekas. Oleh karena itu. Komunikasi. etika sebagai pengobatan tidak hanya berskala individual.Unregistered ) http://www. justru disinilah pentingnya orang miskin agar berhati-hati. satu-satunya cara yaitu harus ( Word to PDF Converter . Andai saja tertimpa musibah sakit. kalaupun ada orang yang lewat hanya sanggup berkata duuh kasihan!”. Semua jenis obat dikumpulkan. Fenomena Pemalsuan Obat : Orang Miskin Dilarang Berobat Jika ada yang menyatakan orang miskin dilarang sakit. terus tiada yang menolong. dan interaksi yang sehat dapat mendukung pada penciptaan kualitas lingkungan yang sehat. yaitu hati-hati dalam membeli obat. mereka kumpulkan untuk kemudian dijual kembali ke pasaran. mungkin akan terasa aneh. sehingga aktivitas sehari-hari masih letap dapat dijalankan. Temuan obat-obat bekas ini.

Ciri yang paling mudah dikenali adalah. hanya ditumpuk dan diikat karet. Carut-marutnya peredaran obat palsu ini sebenarnya bukan barang baru. Berikut penelusuran Kemal Ramdan dan Cosmas Gatot yang mencerminkan bebasnya peredaran obat palsu di Pasar Pramuka. dan anti hipertensi. dan sebagainya). Tak jarang mereka menyimpan obat palsu di rak khusus. obat pusing. Bahkan Badan POM mengaku kewalahan dalam memotong rantai sindikat peredaran obat ilegal ini. Namun. Jakarta Timur. selanjutnya dikeringkan selama 5 menit. loker atau ( Word to PDF Converter . h. Pasar Pramuka Peredaran obat palsu hingga kini masih merajalela dan semakin terbuka. Di sisi lain di tengah keterbatasan BPOM memberantas .Unregistered ) http://www. Obat-obatan yang sudah rapi tersebut. e. yaitu menjualnya kepada penadah obat. digunting sehingga tampak rapi. BPOM sebagai otoritas resmi selalu menuding lemahnya penegakan hukum sebagai penyebab tetap maraknya peredaran obat palsu. Para penjual obat disini nenyebutnya dengan obat putus. Bagian-bagian kemasan obat yang rusak. antidiabetes. histamin. analgesik. Kemudian dilap dengan menggunakan kain dengan air secara perlahan. mereka rapikan dengan tangan secara perlahan. d. lembaran obat tak memiliki kemasan. atau obat potongan karena dijual hanya beberapa strip. Ini sejalan dengan pengakuan salah satu pedagang yang pernah menjual obat terlarang ini. Mereka pisah-pisahkan berdasarkan pengetahuan mereka (seperti jenis vitamin. Jenis obat yang banyak dijual adalah golongan obat ant biotik. g. Tahap akhir. bahkan kabarnya sudah sampai ke Jakarta bahkan kembali ke apotek.net di dalam etalase. f.Word-to-PDF-Converter. Untuk merapikan kondisi obat tablet yang terbungkus dalam alumunium atau sejenisnya.c. antipiretik.

Karena toko-toko itu mengedarkan obat yang diduga bisa membahayakan kesehatan masyarakat. anggaran. terhadap perilaku dokter atau tenaga medis. Fakta selanjutnya muncul dari pengakuan seorang pemulung yang mengakui adanya jual beli obat-obatan bekas di TPA Bantar Gebang. para pelaku kelas teri saja sampai kini masih bergerak dengan leluasa. Apa jadinya bila orang sakit diberi obat kedaluwarsa atau obat bekas yang dipungut dan gundukan sampah? Banyaknya peredaran toko obat tanpa izin ini. Jangankan menyeret aktor-aktor kelas kakap.Unregistered ) http://www. karena tidak adanya kesadaran yang tinggi oleh pemilik dalam menaati aturan kesehatan. tim penyidik PPNS. maka pihaknya menghimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dalam membeli obat-obatan. nyawa menjadi taruhannya. TPA Bantar Gebang Peredaran obat ilegal ternyata datang dari berbagai sumber.peredaran obat palsu. Karena menurutnya obat punya nilai jual yang lumayan. yaitu adanya .Word-to-PDF-Converter. jaringan pemasok obat legal semakin solid dengan pola yang semakin canggih. Namun rasanya pemberantasan obat palsu ini masih jauh dari efektif. menurut Hakim. Bila berhasil memulung sampah berupa tablet atau kapsul. Pihaknya sejauh ini telah melakukan upaya pengawasan secara intensif. bila menyangkut obat yang dikonsumsi manusia. ( Word to PDF Converter . Memang bukan hal terlarang mencari berkah di balik tumpukan sampah ini. buru-buru ia bersihkan kembali dan disimpan di saku celananya. namun masih saja sulit melakukan pemantauan kepada toko obat yang ilegal dalam melakukan kegiatan mereka. Namun.net Dispensasi Obat Sebuah kritikan dari publik. bahkan back up aparat dan Mabes Polri. Jangan kaget bila ternyata sebagian obat palsu dipasok dari para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar-Gebang. Padahal BPOM telah mempunyal kewenangan.

Dalam kaitan dengan perilaku ini. bahkan sebagian kecil dokter di kota besar juga melakukannya. yang sebagian sangat besar menyangkut orang sakit yang kurang mampu secara ekonomi. yakni golongan masyarakat yang untuk biaya berobat pun. Pasien yang menggunakan jasa pelayanan praktik kedokteran yang berada di daerah di mana pun juga di seluruh Indonesia. seorang dokter yang melakukan dispensing obat. perilaku dokter di masyarakat kita ini. karena bukan hanya nenyangkut tenaga kesehatan (dokter dan apoteker). Dengan kata lain. akan sekaligus mendapatkan sejumlah obat-obatan yang diperlukan oleh pasien berkaitan dengan proses penyembuhan penyakitnya. artinya dia membagikan obat kepada pasien.gejala praktek dokter yang melakukan dispensing obat. sering kali berasal dari uang pinjaman kiri dan kanan. memberikan bantuan penjelasan makna dispensing dengan menunjuk pada konteks bahasa Inggris. yakni setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter. Masalah dispensing obat adalah masalah nasional. dokter mempunyai wewenang menyimpan obat dalam . bukan hanya membagikan obat kepada pasien. Apabila dispensing obat kini dipermasalahkan sebenarnya telah sangat lama dipermasalahkan-lebih karena dipicu oleh telah diundangkannya UU tentang Praktik Kedokteran Nomor 20 Tahun 2004 (selanjutnya UUPK) yang diberlakukan tanggal 6 Oktober 2005. Willa Chandrawilla. namun dokter pun menyimpan sejumlah obat di tempat praktik kedokteran yang dibukanya secara pribadi. yaitu “to dispense” yang secara harfiah berarti membagikan. Penanganan terhadap masalah dispensing obat harus diselesaikan secara bijaksana dan menyeluruh. Dalam praktiknya. Dokter tidak boleh menyimpan persediaan obat dalam “jumlah banyak” di tempat praktik karena melalui Pasal 35 Ayat (i) UUPK. namun juga menyangkut masalah kebutuhan orang sakit. dari Sabang hingga ke Merauke hampir seluruh dokter di daerah melakukannya. sampai saat ini sangat “biasa” menerima pelayanan praktik kedokteran dengan sistem “paket”.

dokter mempunyai wewenang meracik dan menyerahkan obat kepada pasien di daerah terpencil yang tidak ada apotek.Word-to-PDF-Converter. Dapat dipastikan. Namun. dan bahkan melalui pasal yang sama. bukan lulusan menengah farmasi.“jumlah dan jenis yang diizinkan”.net Kebiasaan dispensing obat dimulai dari hubungan penyembuh dengan orang sakit yang tidak berdasarkan aturan-aturan hukum namun lebih kepada aturan-aturan pengobatan. ( Word to PDF Converter . yang diatur dengan aturan-aturan hukum. jadi satu apotek dikelola oleh satu apoteker dan dibantu oleh asisten apoteker sebagai pelaksana. . apabila suatu ketika masyarakat Indonesia sudah menjadi makmur dari segi ekonomi. terbentuk pula hubungan hukum. Ketentuan tentang apotek mengharuskan bahwa apotek harus dikelola oleh seorang apoteker yang bekerja penuh waktu. maka alih-alih pasien membeli obat ke apotek. selain hubungan pengobatan. hubungan antara penyembuh dengan orang sakit. Artinya apabila dokter boleh menyimpan obat. karena masyarakat yang sudah makmur itu tahu cara pengobatan modern. Ayat (j). yang dapat memberikan pelayanan dengan sistem “paket”. dimana biaya dokter dan biaya obat sudah bukan masalah lagi. Apabila dokter tidak boleh memberikan pelayanan praktik kedokteran dengan sistem hanya memberikan resep obat dan mempersilahkan pasien membeli ke apotek. yang letaknya belum tentu dekat. Bahkan yang tidak ada asisten apotekernya sehingga yang menyediakan dan memberikan obat. pasien akan mencari institusi yang lain yang pasti bukan apotek.Unregistered ) http://www. kini dengan kemajuan zaman. maka dokter juga boleh membagikan obat langsung kepada pasien. Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak apotek di kota kecil dan kecamatan yang jauh dari kota besar. yang apotekernya tidak jelas ada dimana. maka dokter tidak perlu dispensing obat. hanya namanya saja yang tercantum di papan nama. sehingga apotek ada di bawah pengelolaan asisten apoteker saja. yang memilah antara penyembuh dan penyedia obat-obatan.

masalah pedagang besar farmasi yang menjuat obat langsung kepada dokter yang faktur pembeliannya dari salah satu apotek entah di mana dan masih segudang masalah lainnya.net Obat dan Pengukurannya Bila seseorang sudah mendapatkan obat. dengan ukuran 1 (satu) sendok teh.Word-to-PDF-Converter. semuanya masih memerlukan proses pembenahan yang sangat panjang. masalah kemiskinan.Masalah dokter dan apotek (apoteker) adalah masalah sebab-akibat dan akibat-sebab yang memerlukan penyelesaian yang holistik agar tidak ada pihak yang hanya dirugikan atau hanya diuntungkan sebaiknya semuanya mendapatkan keuntungan sesuai dengan bagiannya terutama jangan sampai kategori pasien tidak mampu secara ekonomi yang dirugikan. sebagai misal masalah geografi. dimana gajah dengan gajah bertengkar. Kelebihan dosis dapat menyebabkan terakumulasinya efek samping dan penyakit tidak dapat . Obat.Unregistered ) http://www. menurut Handrawan Nadesul. sehingga tujuan mengonsumsi obat. sebab menyangkut hampir seluruh dokter di daerah? Banyak faktor yang akan memengaruhi pembenahan. baik itu membeli dari apoteker. ada nilai budaya yang perlu dipikirkan dan perlu diperjelas. misalnya diminum 3 x sehari. ( Word to PDF Converter . dibalik aturan main serupa itu. seolah-olah mudah dipahami dan dipersepsi oleh masyarakat sebagai sesuatu hal yang sudah jelas. Takaran yang tepat sangat penting untuk mendapatkan kesembuhan. Padahal. warung (obat bebas). pelanduk mati di tengah-tengah. namun sekarang bagaimana caranya melakukan pengaturan tentang dispensing obat oleh dokter. akan dihadapkan pada salah satu aturan main mengonsumsi obat. yaitu untuk meningkatkan kualitas kesehatan dapat diwujudkan. Pernyataan ini. dengan mempertimbangkan kadar atau dosis yang disesuaikan dengan tujuan dan acuan yang berlaku. maupun yang mendapat rujukan dari resep dokter. Masalah dokter dan apotek (apoteker) akan selesai kalau semua pihak mengikuti jalur hukum. obat sudah ditakar dengan ukuran atau takaran yang jelas.

Masalah seperti ini sudah tentu harus menjadi perhatian dari setiap anggota masyarakat atau tenaga ahli. Sebagaimana diketahui. setiap obat memiliki efek negatif. Sementara ukuran teh sendok di Indonesia. Penyakit yang sedang diderita pasien atau anggota masyarakat tersebut. Sedangkan kekurangan dosis menyebabkan obat tidak akan mampu menyembuhkan penyakit. Oleh karena itu. potensial untuk sulit disembuhkan. Di Belanda. Ketiga. sebagaimana yang dikenal masyarakat saat ini. maka potensi kurangnya daya sembuh obat menjadi sangat tinggi. ukuran sendok teh adalah 3 cc dan volume sendok bubur 8 cc. Terkait dengan masalah ini. maka sesungguhnya masyarakat harus secara displin mengunakan sendok penyeduh dalam mengkonsumsi obat termaksud. Merujuk pada ketentuan dosis yang ada. ukuran sendok adalah sangat berbeda.disembuhkan.Word-to-PDF-Converter. rata-rata kurang dari 3 cc. Berdasarkan kenyataan seperti ini dapat dikemukakan beberapa analisis selanjutnya. Kedua. Pertama.Unregistered ) http://www. Secara sosiologis. bila dalam kemasan obat tersebut. terdapat sendok penyeduh dan penyertaan sendok penyeduh ini sudah mulai dibudayakan oleh para produsen obat. Ukuran takaran obat. Problem yang akan muncul dari overdosis tersebut. perhatian terhadap ukuran atau takaran obat ini menjadi sangat penting untuk diperhatikan. sesungguhnya berlandaskan pada takaran sendok teh di Belanda (farmakope). bila dilakukan pengulangan (atau lebih dari satu sendok). bila orang alpa atau khilaf perbedaan ukuran tersebut. maka obat tersebut akan terkonsumsi lebih dari takaran yang sesungguhnya. Dan bila kita mengkonsumsi obat lebih dari kebutuhanya padahal obat itu tidak efektif dalam menyembuhkan maka sesungguhnya yang sedang terjadi dalam tubuh kita adalah terakumulasi ( Word to PDF Converter . (1) fungsi obat tidak akan efektif dan (2) efek negatif dari penggunaan obat semakin tinggi.net potensi-potensi efek negatif. maka orang tersebut akan mengalami overdosis. maka perlu kiranya membiasakan menyimpan sendok .

potensial mengandung nilai budaya.net PERAN DOKTER.Unregistered ) http://www. sendok teh. 3. fenomena ini menunjukkan bahwa takaran obat adalah lebih bersifat ilmiah. bahkan kyai sekalipun bukan Tuhan yang memiiki kewenangan untuk memberikan sakit dan sehat. dapat disimpulkan bahwa ukuran meraih derajat hidup yang sehat dapat dilakukan dengan berbagai cara. Sebagai sebuah pendekatan antisipatif. Hal yang penting untuk dipahami bersama adalah status penyakit atau sakit yang kita derita. Dokter. atau sendok penyeduh obat merupakan alat dan teknologi bernuansakan budaya. sesungguhnya kita dapat memahami penyebab dan terapi yang cocok untuk memulihkan kembali. maka diharapkan tujuan untuk meraih nilai kesehatan secara maksimal akan dapat diraih secara maksimal. Penutup Berdasarkan uraian tersebut. 8.Word-to-PDF-Converter. Keempat. Ukuran antara benda satu dengan benda lainnya memiliki kandungan budaya. Karena dengan memahami jelas sakit atau penyakit tersebut. Dengan pendekatan komprehensif atau holistik ini. maka setiap orang dapat menggunakan pendekatan komprehensif dalam meraih kesehatan jasmaniah dan rohaniahnya secara simultan. guru olahraga. benda yang digunakan sebagai alat ukurnya. atau 10 cc adalah ukuran-ukuran ilmiah kedokteran. Kegagalan kita dalam memahami masalah ini dapat menyebabkan sulitnya sebuah penyakit dapat disembuhkan. Namun. hal ini untuk mengantispisi bila dalam suatu saat ada obat yang tidak menyertakan sendok penyeduh obat. Dengan kata lain. Namun. semua itu hanyalah sebuah usaha atau ikhtiar kita dalam meraih kesehatan hidup di dunia. Tepat sekali bahwa berhagai hal yang terjadi dalam diri manusia ini.obat di rumah masing-masing. BAB V ( Word to PDF Converter . sendok makan. Apa yang mereka lakukan. hanya berupa sebuah ikhtiar. PASIEN DAN PERAWAT .

B. Menurut Ralf Dahrendrof (dalam Veeger. 1986:235). Perilaku sehat ini . PERAN SAKIT-SEHAT Secara ilmiah penyakit (disease) itu diartikan sebagai gangguan fungsi fisiologis dari suatu organisme sebagai akibat dari infeksi atau tekanan dari lingkungan.A. sedangkan perilaku sehat adalah tindakan yang dilakukan individu untuk memelihara dan meningkatkan kesehatannya. PENGERTIAN PERAN Dalam kehidupan bermasyarakat. peran merupakan konsekuensi dari status seseorang. atau pasien. perawatan kebersihan diri. nilai. memang ada kalanya peran seseorang seringkali berbeda tergantung pada situasi sosial masing-masing. kepercayaan. Perilaku sakit diartikan sebagai segala bentuk tindakan yang dilakukan oleh individu yang sedang sakit agar memperoleh kesembuhan. Sedangkan sakit (illness) adalah penilaian individu terhadap pengalaman menderita suatu penyakit. Di tempat perawatan. dokter. Pada situasi seperti ini. si mertua tersebut adalah pasien dokter maka harus patuh dan taat pada dokter. penjagaan kebugaran melalui olahraga dan makanan bergizi. peran dimaknai sebagai satu pola tingkah laku. bidan. seseorang berkewajiban untuk menunjukkan peran sosial sesuai dengan statusnya. sikap yang diharapkan oleh masyarakat muncul dan menandai sifat dan tindakan si pemegang status atau kedudukan sosial. Dalam suatu lingkungan. sedangkan di rumah sang dokter harus hormat dan patuh pada mertuanya. mungkin pula dia dapat berperan sebagai status yang berbeda. Sementara di lain pihak. Bila dalam masyarakat ada orang yang berstatus sebagai perawat. Contoh :seorang dokter yang merawat mertuanya. termasuk pencegahan penyakit. maka terhadap individu-individu tersebut diharapkan muncul perilaku yang sesuai dengan statusnya masing-masing.

serta pengaruh birokrasi (karyawan yang mendapat jaminan perawatan kesehatan yang baik akan cenderung lebih cepat merasa sakit daripada mereka yang justru akan akan kehilangan nafkah hariannya jika tidak masuk kerja karena sakit). Mechanic. Shopping.net perilaku yang berbeda dihadapan seorang tenaga medis. Suchman menganalisa pola proses pencarian pengobatan dari segi individu atau petugas kesehatan.Word-to-PDF-Converter.diperlihatkan oleh individu-individu yang merasa dirinya sehat meskipun secara medis belum tentu mereka betul-betul sehat. penghayatan situasi yang dihadapi. setiap pasien menunjukkan ( Word to PDF Converter . Menurutnya. Persepsi atau definisi individu tentang suatu situasi/penyakit b. yaitu proses mencari alternatif sumber pengobatan guna menemukan seseorang yang . Dengan berbagai kondisi dan jenis penyakit yang dideritanya. Perilaku sakit erat hubungannya dengan konsep diri. mengembangkan teori tentang perilaku sakit yang dinamakannya teori respons bertahan (copyng response theory). Kalangan sosiologi menyebutnya sebagai fenomena peran sakit dalam perilaku kesehatan masyarakat. pengaruh petugas kesehatan. Dan reaksi ini sangat ditentukan oleh sistem sosialnya.Unregistered ) http://www. Ada dua faktor utama yang menentukan perilaku sakit. Seorang ahli sosiologi dan psikologi sosial. yaitu : a. antara lain: 1. Kemampuan individu untuk melawan serangan penyakit tersebut Perilaku sakit ini juga diteropong oleh Suchman yang memberikan batasan perilaku sakit sebagai tindakan untuk menghilangkan rasa tidak enak atau rasa sakit sebagai akibat dari timbulnya gejala tertentu. Menurut Mechanic perilaku sakit adalah reaksi optimal dari individu jika dia terkena suatu penyakit. ada 5 macam reaksi dalam proses mencari pengobatan. Pasien adalah setiap orang yang melakukan konsultasi masalah kesehatannya untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada dokter.

Tahap ketergantungan si sakit Individu memutuskan bahwa dirinya sebagai orang sakit dan ingin disembuhkan. tetangga.net 2. 2. Discontinuity. harus menggantungkan diri kepada prosedur pengobatan dan harus kpatuh terhadap perintah orang yang akan menyembuhkannya. Tahap penyembuhan atau rehabilitasi . Tahap pengenalan gejala Individu memutuskan bahwa dirinya dalam keadaan sakit yang ditandai dengan rasa tidak enak dan keadaan itu dianggapnya dapat membahayakan dirinya ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. yaitu proses penundaan pencarian pengobatan meskipun gejala penyakitnya sudah dirasakan 4. individu berproses melalui tahap-tahap berikut ini : 1. menurut Suchman.dapat memberikan diagnosa dan pengobatan sesuai dengan harapan. yaitu penghentian proses pengobatan Dalam menentukan reaksi/tindakannya sehubungan dengan gejala penyakit yang dirasakannya.dll) tentang sakitnya itu dan meminta pembebasan dari tugas sehari-harinya. 4. yaitu pengobatan sendiri dengan menggunakan berbagi macam ramuan atau obat-obatan yang dinilai tepat baginya 5. 5. Procrastination. individu mulai mencari pengakuan dari kelompok acuannya (keluarga. Tahap asumsi peranan sakit Karena merasa sakit dan perlu pengobatan. 3. Tahap kontak dengan pelayanan kesehatan Individu mulai menghubungi sarana kesehatan sesuai dengan informasi yang diperoleh/dari pengalamannya tentang tersedianya jenis-jenis pelayanan kesehatan. Fragmentation. yaitu proses pengobatan oleh beberapa fasilitas kesehatan pada lokasi yang sama 3. Self medication.Word-to-PDF-Converter.

Unregistered ) http://www. maka salah satu cara pelepasannya dilakukan dengan melalui peran sakit. Peran sakit juga digunakan sebagai alasan ketidakmampuan menyelesaikan tugas yang harus dikerjakan.Individu memutuskan untuk melepaskan diri dari peranan sebagai orang sakit karena ia sudah sehat kembali dan dapat berfungsi seperti sedia kala. Melalui peran sakit. tempat khusus. ( Word to PDF Converter . Bagi orang yang banyak mengalami ketegangan di kantor atau di rumah. sang istri merasakan keterbatasan uang dan ruang gerak dan dituntut untuk lebih memperhatikan anaknya. Sakit sebagai upaya untuk mendapat perhatian.net 4. Sakit sebagai upaya untuk menghindari tekanan. Tuhan memberi kesempatan pada seseorang untuk . Lalu kemudian ia terbaring sakit dirumahnya. Masyarakat tertentu percaya bahwa sakit merupakan akibat dari dosa yang dilakukan sebelumnya. maka keluarga tersebut dapat terhindar dari ketegangan yang dapat merusak keluarga. Beberapa orang dapat menikmati masa istirahat beberapa hari dan bebas dari ketegangan rutin melalui rawat inap di rumah sakit dengan biaya kantor. Masyarakat menekankan pentingnya orang sakit mendapat perhatian khusus. 3. Sudibyo Supardi merinci 6 peran sakit di masyarakat.Word-to-PDF-Converter. Sakit sebagai kesempatan untuk istirahat. upaya menghindari tanggung jawab atau pembenaran diri 5. Atas anjuran saudara-saudaranya maka adik-adik suaminya pindah dan istrinya sembuh kembali. Sakit sebagai alasan kegagalan pribadi. Namun bersama dengan itu. dan sebagainya. Dalam hal ini. Melalui peran sakit istri. peran sakit merupakan salah satu pilihan. makanan khusus. Istri merasa wajib memberi makan dan tempat tidur yang layak bagi mereka. yaitu: 1. Bagi orang yang merasa kesepian atau tidak yakin atas penerimaan orang lain akan dirinya. Contoh : Sebuah keluarga miskin tinggal rumah sempit yang kumuh. Sakit sebagai Penghapus dosa. Suatu hari datang adik-adik suaminya ikut tinggal bersamanya untuk mencari pekerjaan. 2. Sakit merupakan hukuman Tuhan untuk menghapus dosa yang telah dibuat hamba-Nya.

PERAN PERAWAT · Pengertian Perawat adalah orang yang dididik menjadi tenaga paramedis untuk menyelenggarakan perawatan orang sakit atau secara khusus untuk mendalami bidang perawatan tertentu. Keperawatan adalah diagnosis dan penanganan respons manusia terhadap masalah kesehatan aktual maupun potensial ( Word to PDF Converter . spiritual dan ekonomi. keperawatan diartikan sebagai : . peran sakit memiliki nilai yang berbeda dibandingkan yang lainnya. Dalam konteks politik.Word-to-PDF-Converter. C. Sebagai alat untuk menekan dan memaksakan kehendak pada orang lain sehingga tujuan yang diinginkannya dikabulkan. Banyak kalangan menganggap bahwa peran sehat merupakan peran normal bagi individu sesuai dengan statusnya yang berlaku. orang sehat adalah orang yang memiliki kemampuan prima dari sisi jasmaniah. Kehadiran dan peran perawat tidak dapat diabaikan. Sesuai dengan konsepnya.menyesali dosa yang diperbuatnya. Setelah mendapatkan sejumlah obat berikut aturan pakainya. emosi. Contoh :mogok makan Sementara itu. ia menyimpan obat tersebut untuk digunakan sebagai alat tukar dengan berbagai keperluannya.Unregistered ) http://www. 6. peran sehat belum banyak mendapat perhatian dari kalangan sosiologi. yaitu ada peran sakit : 1.net Menurut hasil lokakarya Keperawatan Nasional (1983). Dalam menjalankan tugasnya. perawat dituntut untuk memahami proses dan standar praktik keperawatan. sering mengumpulkan obat melalui peran sakit. Perawat merupakan salah satu komponen penting dan strategis dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan. Sakit untuk mendapatkan alat tukar. Contoh : Karyawan yang mendapat penggantian ongkos berobat. Sebagai alat untuk menghindari proses hukum 2.

membantu serta melindungi seseorang karena sakit. diagnosis keperawatan. keluarga dan masyarakat baik yang sakit maupun sehat yang mencakup seluruh siklus hidup manusia. implementasi dan evaluasi. Perawat (nurse) berasal dari bahasa latin yaitu nutrix yang berarti merawat atau memelihara. Asuhan keperawatan adalah kegiatan profesional perawat yang dinamis. pengelola institusi keperawatan. Ini artinya dalam pelayanan kesehatan. perencanaan. · Perawat Sebagai Individu Aktifitas keperawatan meliputi peran dan fungsi pemberi asuhan keperawatan dan praktik keperawatan. Ini artinya bahwa dalam pelayanan kesehatan. memelihara. kelompok profesional perawat merupakan tenaga kesehatan yang paling tinggi interaksinya. 2000) . perawat profesional adalah perawat yang bertanggung jawab dan berwenang memberikan pelayanan keperawatan secara mandiri dan berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain sesuai dengan kewenangannya. membutuhkan kreativitas dan berlaku pada berbagai keadaan dan rentang kehidupan manusia (Carpenito. Dari definisi peran tersebut. pendidik klien serta peneliti di bidang keperawatan (Sieglar. Sedangkan menurut Depkes RI (2002). berbentuk pelayanan bio-psiko-sosial-spiritual yang komprehensif. ditujukan kepada individu. Harlley Cit menjelaskan pengertian dasar seorang perawat yaitu seseorang yang berperan dalam merawat. Tahap dalam melakukan asuhan keperawatan yaitu pengkajian.Suatu bentuk pelayanan profesional yang merupakan bagian integrasi dari pelayanan kesehatan yang didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan. peran dan fungsi perawat merupakan satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dan tidak bisa diabaikan oleh tenaga kesehatan yang lainnya.1998). cedera dan proses penuaan. maka profesi perawat diakui sebagai bagian integrasi dari pelayanan kesehatan. Bahkan bila dilihat dari segi intensitas interaksi dengan pasien.

Perawat berperan dalam mendidik individu keluarga. antara lain : 1. Peran sebagai peneliti.net 2. Menunjukkan sikap kepemimpinan dan bertanggung jawab dalam mengelola asuhan keperawatan 3. Perawat diharapkan mampu mengidentifikasi masalah penelitian. Peran sebagai pengelola. Peran sebagai pendidik. Berperan serta dalam kegiatan penelitian di bidang keperawatan dan menggunakan hasil penelitian dan IPTEK untuk meningkatkan mutu dan jangkauan pelayanan dan asuhan keperawatan . 3. kelompok. ketrampilan dan sikap untuk : 1. Peran ini merupakan peran dalam memberikan asuhan keperawatan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada klien dengan pendekatan pemecahan masalah sesuai dengan metode dan proses keperawatan. Melaksanakan pelayanan keperawatan profesional dalam suatu sistem pelayanan kesehatan sesuai kebijaksanaan umum pemerintah yang berlandaskan Pancasila. serta tenaga kesehatan yang berada di bawah tanggung jawabnya. · Peran Perawat dari Sudut Profesi dan Tujuan Lembaga Pendidikan Program Pendidikan D3 Keperawatan di Indonesia sebagai pendidikan yang menghasilkan perawat profesional pemula. menerapkan prinsip dan metode penelitian serta memanfaatkan hasil penelitian untuk meningkatkan mutu asuhan pelayanan dan pendidikan keperawatan.Word-to-PDF-Converter. keluarga dan berdasarkan kaidah-kaidah keperawatan 2. masyarakat. 4. ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. khususnya pelayanan asuhan keperawatan kepada individu.Peran perawat sebagai individu. Peran sebagai pelaksana (care giver). Pendidikan ini bertujuan mendidik peserta didik melalui proses belajar untuk menyelesaikan kurikulum sehingga mempunyai cukup pengetahuan. Perawat mempunyai tanggung jawab mengelola pelayanan maupun pendidikan keperawatan sesuai dengan manajemen keperawatan.

Mendukung pasien untuk berperilaku hidup sehat 2. Fungsi independen Dalam fungsi ini tindakan perawat bersifat tidak memerlukan perintah dokter. Membantu pasien dalam melakukan kegiatan sehari-hari c. Fungsi interdependen Tindakan perawat berdasar pada kerjasama dengan tim perawatan atau tim kesehatan lain. . antara lain yaitu: 1. Dengan status seperti ini maka secara legal formal dan keilmuan ada pengakuan kesejajaran antara ilmu keperawatan dan ilmu kedokteran serta ada kewenangan yang berbeda antara perawat dan dokter. keluarga dan masyarakat.4.Unregistered ) http://www. ( Word to PDF Converter . Mengembangkan diri secara terus-menerus untuk meningkatkan kemampuan profesional 6.Word-to-PDF-Converter. Pengkajian seluruh riwayat kesehatan pasien/keluarganya dan pemeriksaan fisik untuk menentukan status kesehatan b.647 tahun 2000 menegaskan bahwa keperawatan adalah sebuah profesi.net Dalam praktik keperawatan terdapat 3 fungsi keperawatan. produktif dan terbuka untuk menerima perubahan serta berorientasi ke masa depan sesuai perannya. Memelihara dan mengembangkan kepribadian serta sikap yang sesuai dengan etika keperawatan dalam melaksanakan profesinya 7. Berperan secara aktif dalam mendidik dan melatih klien 5. Berfungsi sebagai anggota masyarakat yang kreatif. Oleh karena itu perawat bertanggung jawab atas akibat yang timbul dari tindakan yang diambil. Contoh tindakan ini. Status sebagai profesi ini menuntut setiap perawat untuk mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sesuai dengan misi perawat untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi klien. Dalam Peraturan Menteri Kesehatan no. Tindakan perawat bersifat mandiri berdasarkan ilmu keperawatan. yaitu : a.

tidak boleh dipengaruhi oleh sesuatu yang mengakibatkan hilangnya kebebasan dan kemandirian profesi 4. perawat bersama tenaga ahli gizi berkolaborasi membuat rencana untuk menentukan kebutuhan makanan yang diperlukan ibu hamil dan perkembangan janin 3. Fungsi dependen Perawat bertindak membantu dokter dalam memberikan pelayanan medis.net 3.Word-to-PDF-Converter. menjunjung tinggi. senantiasa berupaya melaksanakan profesinya sesuai dengan standar profesi yang tertinggi ( Word to PDF Converter .Mereka biasanya tergabung dalam sebuah tim yang dipimpin oleh seorang dokter. tindakan perawat ada di bawah tanggung jawab dokter termasuk setiap kesalahan medis yang dilakukan. Menurut undang-undang Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. Berdasarkan kode etik kedokteran. Perawat membantu dokter memberikan pelayanan pengobatan dan tindakan khusus yang menjadi kewenangan dokter. kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan berjenjang dan kode etik yang bersifat melayani. Contoh tindakan ini ialah menangani ibu hamil yang menderita diabetes. 2. kecuali jika perawat tersebut yang bertindak tidak sesuai dengan prosedur dan ketetapan yang ditentukan dokter. tiap perbuatan atau nasihat yang memungkinkan melemahkan daya tahan psikis maupun fisik hanya untuk kebaikan pasien. setelah memperoleh persetujuan pasien . menghayati. dan mengamalkan sumpah dokter. lebih khususnya adalah dokter. harus menghindarkan diri dari perbuatan yang bersifat memuji diri 5. profesi dokter berdasarkan suatu keilmuan. dinyatakan bahwa kewajiban umum dokter adalah : 1. Oleh karena itu. PERAN DOKTER Tokoh kunci dalam proses penyembuhan suatu penyakit adalah petugas kesehatan.Unregistered ) http://www. D.

yaitu dalam praktik layanan kesehatan. Merujuk pada kode etik tersebut. Dokter sebagai pengembang teknologi layanan kesehatan . menghormati hak-hak sejawatnya. dalam bekerja sama dengan para pejabat di bidang kesehatan dan bidang lainnya serta masyarakat harus saling menghormati. serta berusaha menjadi pendidik dan pengabdi masyarakat yang sebenar-benarnya. 7. makhluk insani 12. menghormati hak-hak pasien. harus bersikap jujur dalam hubungannya dengan pasien dan sejawatnya dan berupaya untuk mengingatkan sejawatnya yang diketahui memiliki kekurangan dalam karakter atau kompetensi atau yang melakukan penipuan atau penggelapan dalam menangani pasien 10. 9. senantiasa mengingat akan kewajiban melindungi makhluk hidup .6. dan rehabilitatif). peran dokter dapat dirinci lebih spesifik lagi kedalam beberapa perilaku berikut : a. hak-hak tenaga kesehatan lainnya. kuratif. seorang dokter dituntut untuk memiliki kreatifitas dan inisiatif untuk menemukan dan memecahkan masalah yang sedang dihadapi pasien sesuai dengan pengetahuan dan . 8. 13. hanya memberikan surat keterangan dan pendapat yang telah diperiksa sendiri kebenarannya. Dokter sebagai pendidik. disertai rasa kasih sayang (compassion) dan penghormatan atas martabat manusia. yaitu memberikan promosi pendidikan kepada masyarakat baik individu. harus memperhatikan kepentingan masyarakat dan semua aspek pelayanan kesehatan yang menyeluruh (promotif. senantiasa berhati-hati dalam mengumumkan dan menerapkan setiap penemuan teknik atau pengobatan baru yang belum diuji kebenarannya dan hal-hal yang menimbulkan keresahan masyarakat. preventif. maupun masyarakat b. dan harus menjaga kepercayaan pasien 11. baik fisik maupun psikososial. keluarga. dalam setiap praktiknya memberikan pelayanan medis yang kompeten dalam kebebasannya teknis dan moral sepenuhnya.

Pada kenyataannya tidak semua kriteria Parsons dapat dipenuhi oleh dokter dalam menjalankan fungsinya mengobati pasien. dokter melaksanakan lima fungsi utama dan fungsi-fungsi ini dapat dianalisa dengan patterns variables yang telah dikembangkan oleh Parsons (Schepers dan Nievaard). Ilmu kedokteran modern cenderung menekankan perlunya para dokter mengetahui dan menginternalisasikan norma-norma praktek kedokteran dalam menjalankan tugas mereka. Dalam melakukan perannya sebagai seseorang yang memiliki kompetensi untuk mengobati orang yang sakit.Unregistered ) http://www. Dokter adalah pembelajar. Meminjam istilah Daldiyono (2006:291) setiap dokter harus siap siaga sebagai dokter yang profesional dalam membantu masyarakat. yaitu dengan berbagai praktik atau pengembangan ilmu yang ada . Dokter sebagai pengabdi masyarakat. · Menerapkan peraturan umum atau khusus yang harus ditaati oleh pasien (kriteria universal versus khusus) · Membina interaksi dengan pasien secara luas dan membaur. d. .Word-to-PDF-Converter. seorang dokter dapat belajar dan mengajari kembali baik kepada rekan sejawat atau pihak lain mengenai perkembangan ilmu kedokteran.kemampuannya sendiri ( Word to PDF Converter .net c. yang dituntut memiliki kesediaan untuk memberikan pertolongan. atau terbatas pada fungsinya sebagai dokter (membaur versus spesifik) · Melibatkan emosi /perasaan atau sikap netral dalam hubungannya dengan sang pasien (afektif versus netral) · Mengutamakan kepentingan diri sendiri atau kepentingan bersama (orientasi diri versus orientasi kelompok) · Memandang manusia berdasarkan kualitasnya atau prestasinya (kualitas versus pretasi) Pandangan Parsons mengenai peran dokter tersebut merupakan pandangan yang ideal.

petunjuk-kerja sama. dipengaruhi oleh tiga faktor utama. Hal ini sering mempengaruhi hubungan dokter-pasien. Pada pola petunjuk-kerja sama.Pengamatan menunjukkan bahwa dimana saja di dunia ini sebagian besar anggota profesi kedokteran berasal dari tingkat sosial ekonomi menengah ke atas. Sedangkan dalam pola kerja sama. INTERAKSI ANTAR KOMPONEN Masyarakat atau individu dalam kehidupan terkait dengan sisi statis dan sisi dinamis dari masyarakat. atau hubungan setara. Menurut Freidson. Disinilah terjadi proses sosial. Struktur sosial merupakan sisi statis dan proses sosial atau interaksi sosial merupakan sisi dinamis masyarakat. model hubungan dokter-pasien dari Schepers dan Nievaard. Menurut Samsuridjal Djauzi dan Supartondo. yaitu pola aktif-pasif. menjadikan kunci penyembuhan. reaksi individu atau masyarakat terhadap jenis penyakit itu. hubungan dokter-pasien secara umum dapat dibedakan menjadi tiga model . peran dokter mulai muncul.Word-to-PDF-Converter.net pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama dan antara berbagai komponen yang terkait. dimana dalam proses sosial terdapat hubungan dan ( Word to PDF Converter . pemimpin-pengikut. Sedangkan pola hubungan menurut Schepers dan Nievaard (1990) berdasarkan pada jenis penyakit atau kondisi kesehatan pasien. dan kerja sama. serta faktor struktur dan . yaitu tuntutan pekerjaan. Pada pola aktif-pasif.Unregistered ) http://www. pasien bersifat pasif dan hanya melakukan sesuatu yang diperintahkan oleh dokter. E. Maka tidak mengherankan apabila pada saat sekarang banyak masyarakat yang memerlukan konsultasi kesehatan. yaitu aktif –pasif. Aspek ketaatan dan motivasi pasien dalam menjalankan perintah dokter. inisiatif pasien menjadi lebih kuat. pada tahun 1950-an ada tiga pola komunikasi antara dokter dengan pasien.

Hubungan dokter-pasien Dalam penentuan treatment untuk proses penyembuhan atau penyehatan kondisi seseorang. Ketrampilan berkomunikasi harus dimiliki oleh setiap dokter. dan menyimpulkan (pharapasing).Word-to-PDF-Converter. a. Penyebab tidak seimbangnya hubungan antara dokter-pasien ini adalah perbedaan ( Word to PDF Converter .Unregistered ) http://www. menyangkut timbal balik yang berkesinambungan antara dua pihak. seorang pasien hampir tidak memiliki reaksi yang signifikan terhadap usulan dokter. mengulang (parroting). Hal yang terpenting dari hubungan dokter-pasien adalah komunikasi.budaya. Khusus dalam konteks pemilihan obat yang ditunjukkan dalam bentuk “resep dokter”. Dan hubungan-hubungan kerja tersebut secara praktis akan terkait dengan masalah hak dan kewajiban atau perangkat aturan dan perundang-undangan yang mengikat pola yang dimaksudkan. Daldiyono memberikan keterangan tentang pentingnya usaha pendidikan kesehatan pada pasien sehingga pasien dapat memosisikan diri sebagai pasien dihadapan dokter. Ini merupakan sebuah ciri bahwa relasi kekuasaan antara pasien dengan dokter sangat tidak seimbang.net pengetahuan mengenai sehat-sakit dan posisi pasien sebagai seorang yang membutuhkan bantuan dokter yang menyebabkan posisi pasien menjadi individu yang ada di bawah (subordinat) dokter. posisi dokter berada pada tingkat “superior”. sehingga pada akhirnya hubungan dokter-pasien lebih diposisikan sebagai posisi sederajat dan . seperti mendengarkan (listening). Terhadap kondisi seperti ini. Dengan memahami komponen dan faktor yang mempengaruhi dalam interaksi sosial. Karena komunikasi sangatlah penting. maka dapat dirumuskan pola-pola hubungan antar komponen tersebut (lihat dalam skema hubungan dokter-pasien pada lampiran).

Hubungan dokter-perawat ( Word to PDF Converter .hanya berbeda dalam konteks hak dan kewajiban. misalnya ada duplikasi obat. · Hubungan antara orang tua dan remaja yaitu pasien yang bisa diajak bicara. yaitu memosisikan pasien sebagai orang yang butuh bantuan 3. yaitu pasien yang masih perlu mendapat perlindungan dan pembelajaran hidup.2004) mengatakan bahwa dokter masih menunjukkan . hubungan dokter-pasien yang bersifat kemitraan Menurut Szasz dan Hollender (dalam H. hubungan dokter-pasien yang bersifat penyedia jasa dan konsumen 4. Pertanyaan yang perlu dikemukakan seiring dengan beberapa kemungkinan yang dapat terjadi : · Adanya kesalahan dalam memberikan obat · Dokter dapat memberikan resep yang tepat.Unregistered ) http://www. tetapi tidak untuk tujuan yang efektif .Soewono) pola hubungan dokter dan pasien dapat dilihat menjadi tiga pola. b.Word-to-PDF-Converter. misalnya dilandasi kesadaran bahwa pengobatan itu bagian dari kegiatan keagamaan 2. hubungan dokter-pasienyang bersifat paternalistik. yaitu : · hubungan orang tua dan anak. · Prototype hubungan antar orang dewasa yaitu pasien yang dianggap setara dan memiliki hak individu secara mandiri.net Anwar Kurniadi (dalam sinar harapan. Menurut Daldiyono (2007:191-197) secara sederhana menyebutkan ada 4 (empat) teori hubungan antara dokter dengan pasien: 1. · Pilihan dokter tentang obat tersebut sudah sangat tepat. hubungan dokter-pasien yang bersifat religius.

ahli gizi. Seperti halnya dokter. Hubungan petugas kesehatan-masyarakat Proses penyembuhan penyakit tidak hanya ditangani oleh dokter. perawat mayoritas berpendidikan D3 sedangkan para dokter berpendidikan minimal S1. Sementara peran perawat masih kurang diuntungkan. Untuk itu diperlukan kemauan untuk mempelajari bahasa dan budaya setempat agar petugas tidak dianggap orang asing oleh penduduk asli dan supaya komunikasi dengan masyarakat dapat lebih lancar. membangun komunikasi kesehatan yang manusiawi.sikap hegemoninya dalam praktek kesehatan. perlu ada pendekatan kolaboratif antara dokter. yaitu: 1. diperlukan bantuan tenaga lain.dsb. WACANA : Fenomena perawat di kota Cirebon . petugas kesehatan juga mempunyai karakteristik yang bisa menghambat komunikasinya dengan masyarakat antara lain: perbedaan status sosial. · Dilihat dari sisi pendidikan.yaitu: · Perawat pada umumnya adalah perempuan. di tambah pendidikan profesi (spesialisasi. serta kecenderungan sikap otoriter terutama dalam penyebaran penyakit akut. budaya dan bahasa. 3. bidan. c. Memberikan pendidikan kepada publik untuk mengetahui hak dan kewajibannya dalam praktek layanan kesehatan. perawat dan pasien untuk bersikap kritis terhadap masalah-masalah yang terkait dengan kesehatan. harapan masyarakat terhadap kemampuan petugas.. ketidak keseimbangan interaksi antara dokter-perawat disebabkan oleh berbagai faktor. Dengan meningkatnya variasi penyakit dan kerumitan teknologi kedokteran. Terkait dengan minimal ada tiga pekerjaan yang perlu dilakukan oleh pemerintah. seperti perawat. · Kesenjangan relasi kekuasaan dokter-perawat terkait dengan kewenangan yang dimiliki oleh kedua profesi. F. Yang kesemuanya bergabung menjadi tim petugas kesehatan. 2. penata roentgen.

000.000. Selain itu upah yang diterima jauh dibawah UMR yang sebesar Rp 625. Jangankan menyediakan anggaran untuk pendidikan untuk mempekerjakan saja tidak mampu.000 orang lulusan keperawatan menganggur karena tidak terserap pasar kerja domestic. sementara di sisi lain pemerintah belum mampu menyediakan kompensasi yang layak dan proporsional.net dua sisi. gaji perawat di Indonesia relative rendah. yaitu: ketidakmampuan pemerintah dalam memberikan kompensasi dan prosedur pelayanan yang optimal kepada tenaga perawat kontrak. meski rumah sakit kekurangan perawat..Word-to-PDF-Converter.Salah satu fenomena tenaga kerja perawat di Indonesia adalah adanya status perawat sebagai tenaga kerja kontrak. bahkan sesama negara ASEAN. Peristiwa ini menunjukkan adanya prosedur pelayanan pemerintah kepada tenaga kerja kontrak yang tidak profesional.Unregistered ) http://www. Kebijakan pegawai pemerintah serta ketidakmampuan rumah sakit swasta mempekerjakan . Di sisi lain pemerintah sendiri juga sedang terpuruk.-. tiap tahun 13. sehingga timbul keterlambatan. rata-rata tingkat pendidikannya pun rendah.000. Akibatnya. Hal demikian dapat di lihat dari ( Word to PDF Converter . kebanyakan hanya lulusan Sekolah Perawat Kesehatan (SPK). Dibanding rekannya di negara lain. Para tenaga kerja kontrak ini hanya mendapat gaji Rp 300.perbulan ditambah tunjangan insentif sebesar Rp 100.-.000 dari 15. Salah satu kasus yang bisa dijadikan contoh adalah kasus keterlambatan gaji pada tenaga perawat kontrak yang ada di Cirebon yang hampir 1 tahun (pada tahun 2003). Nasib dan perhatian pemerintah terhadap tenaga perawat kontrak ini bersifat ambigu. Saat ini kondisi perawat di Indonesia memang terpuruk. Begitu banyak tantangan berat untuk menjadikan perawat sebagai pekerja profesional dan mendapat imbalan profesi. di satu sisi berupaya untuk memberikan lapangan kerja.

Untuk mengatasi masalah pengangguran tenaga perawat yang mencapai 30.000 orang. Saat ini banyak negara . tidak ada aturan yang memadai untuk melindungi perawat di tempat kerja. Kebijakan Direktorat dalam rangka meningkatkan mutu. Untuk menjadikan hal itu terwujud diperlukan pendidikan yang berkesinambungan.Word-to-PDF-Converter. maka menyetarakan SPK dengan D3 dengan penambahan semester dan mata kuliah. Lebih dari 50% perawat dan bidan tidak mendapat pelatihan tentang keperawatan atau kebidanan klinis maupun komunitas dalam lima tahun terakhir. juga dari segi kurikulum. Alternative lain adalah dengan gabungan pemerintah local. Dengan demikian kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri untuk mencapai jabatan yang memerlukan pengetahuan dan ketrampilan tinggi juga terbatas. Perbaikan sistem kurikulum diharapkan mampu merubah perawat dari hanya pembantu dokter juga menjadi tenaga kesehatan yang professional. Di sisi lain. Untuk itu Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial telah membentuk Direktorat Pelayanan Keperawatan pada Jendral Pelayanan Medik.Unregistered ) http://www. Akibatnya perawat harus bekerja lebih dan sering mendapat kecaman dari keluarga pasien yang merasa tidak terlayani dengan baik. Sementara pemerintah pusat sebagai regulator untuk menjamin kepentingan local maupun nasional. membuat standar mutu keperawatan. Perawat sering dipersalahkan untuk keadaan yang mereka tidak pernah disiapkan dan pelayanan kesehatan rendah sehingga citra perawat dan bidan terpuruk.net kota-kota besar. pemerintah mulai menggalakkan untuk menempatkan mereka ke luar negeri. Kemudian dilakukan pemerataan tenaga kerja perawat professional menyebar di daerah supaya tidak terjadi penumpukan di ( Word to PDF Converter . advokasi terhadap perawat. meningkatkan fasilitas akomodasi penunjang bagi perawat.perawat dalam jumlah memadai telah lama dikeluhkan oleh perawat. konsumen dan organisasi tempat kerja (rumah sakit).

Oleh karena setiap makhluk hidup pastilah senantiasa berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan makanan.yang berminat menggunakan tenaga perawat Indonesia untuk bekerja di negara mereka. Sosiologi untuk Kesehatan. 2008. Hal tersebut sesuai dengan apa yang . Namun perlu dicermati bahwa jangan sampai ada brain drain atau mengalirnya SDM yang terbaik ke luar negeri sehingga negara pemasok kekurangan SDM terbaik. bahkan kini Inggris juga berminat menggunakan tenaga kesehatan asal Indonesia. 1993. Seperti Timur tengah. Momon. Peluang karena banyak peluang. Menurut hasil pertemuan World Health Assembly di Geneva. Belanda. Kanada. Pengantar ( Word to PDF Converter . Gadjah Mada University Press : Yogyakarta Sudarma. Hal ini menjadikan peluang sekaligus tantangan bagi negara yang surplus tenaga kerja trampil. Ada suatu kelompok tertentu berpendapat bahwa hakikat hidup adalah bekerja untuk mencari makanan. sedangkan orang-orang yang kesulitan mendapatkan makanan maka orang-orang tersebut akan tersisih dari kehidupan ini. Australia. Salemba Medika : Jakarta BAB VI MAKANAN: MAKNA DAN BUDAYA 1. tantangan karena mampukah dunia pendidikan keperawatan di Indonesia mampu menyediakan tenaga kerja yang trampil.Word-to-PDF-Converter. Solita. Maka tidaklah heran ketika kelompok Darwinian mengatakan bahwa perjuangan hidup adalah untuk mendapatkan makanan. orang-orang yang dapat mempertahankan kehidupannya hanyalah orang-orang yang mampu mendapatkan makanan secara mudah. Amerika Serikat. Swiss.net Setiap makhluk hidup pastilah membutuhkan makanan untuk mempertahankan kehidupannya. Sosiologi Kesehatan.Unregistered ) http://www. Kurangnya tenaga perawat bukan masalah local tetapi juga masalah internasional. Menurut mereka. Hal ini dikarenakan para remaja di negara tersebut sudah tidak tertarik lagi untuk masuk ke Sekolah Keperawatan. DAFTAR PUSTAKA Sarwono.

Makanan tidak hanya menjadi benda ekonomi. maka makanan itu ternyata mengandung makna yang lebih luas dibandingkan hanya sekedar menjadi bahan konsumsi manusia. Perbedaan kepemilikan sumber dan bahan makanan akan membagi manusia menjadi kelompok orang kaya dan kelompok orang miskin dan juga variasi jenis makanan menjadikan manusia berkelompok manusia modern dan tradisional. Manusia mulai menyandarkan kehidupan mereka pada .Unregistered ) http://www. disinilah peradaban manusia yang lebih maju dimulai. Hal ini bila dikaitkan dengan sosial budaya. Dengan menggunakan perspektif tersebut.net a. b. Persepsi Budaya dan Makanan Peradaban manusia dibedakan berdasarkan mata pencaharian masyarakat. tetapi makanan justru menjadi sesuatu yang penting bagi manusia yang terus tumbuh dan berkembang dalam tatanan kehidupan masyarakat. Tahap pertama atau gelombang hidup pertama ditandai dengan adanya peradaban manusia yang didominasi oleh tradisi berburu dan meramu. yang dibagi menjadi tiga tahapan: ( Word to PDF Converter .tertera dalam hukum rimba yaitu siapa yang dapat menguasai sumber-sumber produksi.Word-to-PDF-Converter. maka dia yang memiliki peluang untuk mempertahankan hidup yang lebih baik. 2. Beberapa hal tersebut di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa keberadaan makanan ternyata memberikan warna-warni kehidupan manusia yang berbeda antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain. Pola konsumsi manusia pada masa itu dengan memakan makanan hasil ramuan yaitu berupa tumbuh-tumbuhan yang dikumpulkan dari hutan dan memakan hewan hasil buruan. Tahap kedua dimulai ketika terjadinya revolusi. maka fungsi makanan adalah alat selektor bagi kelangsungan hidup manusia karena makanan atau pola makan merupakan alat penyeleksi alamiah bagi manusia dan pengelompokan manusia.

Contoh: daun ganja bagi masyarakat Indonesia pada umumnya dipersepsikan sebagai salah satu daun psikotropika yang termasuk kategori zat adiktif terlarang di Indonesia karena bisa membuat orang fly (memabukkan).Unregistered ) . berbagai jenis makanan baik olahan yang berbahan dasar tumbuhan atau hewan maupun dengan bahan kimiawi mulai bermunculan. ketika ada beberapa orang bertemu dengan latar belakang budaya berbeda pula maka akan menunjukkan persepsi masing-masing mengenai makanan yang dikonsumsi. telah sejak lama menjadikan daun ganja sebagai bahan untuk menyedapkan masakan. manusia sudah bukan lagi hanya memakan hasil agrikultur melainkan hasil olahan industry. Bagi rakyat Aceh. c. Pola masyarakat modern cenderung mengonsumsi makanan cepat saji (fast food).agrikultur (bercocok tanam). Kedua persepsi tersebut. kemudian dapat menjelaskna bahwa kedua masyarakat yang berbeda pandangan itu sesungguhnya menggunakan patokan nilai dan norma yang berlaku untuk mempersepsikan makanan. Namun berbeda dengan masyarakat di Nagroe Aceh Darussalam yang notabene mayoritas penduduknya Islam. Pada saat itu. Hal ini mereka lakukan karena tingginya jam kerja atau tingginya kompetisi hidup yang membutuhkan kerja keras. Oleh karena itu. Dengan bantuan teknologi dan industrialisasi. ( Word to PDF Converter . Makanan atau sesuatu yang dikonsumsi oleh manusia memiliki potensi mengandung makna budaya yang berbeda antara budaya mayoritas (dominant culture) pada satu masyarakat dengan budaya mayoritas yang ada dalam masyarakat lainnya. Pada tahap ini pola dan jenis makanan yang dikonsumsi pun adalah makanan hasil olahan. Tahap ketiga dimulai ketika terjadinya revolusi industri. daun ganja adalah sayuran dan tidak pernah mempersepsikannya sebagai makanan yang diharamkan. Nilai dan norma yang ada di dalam masyarakat sangat mempengaruhi persepsi masyarakat mengenai benda yang dikonsumsi.

http://www. usaha untuk menjaga keseimbangan gizi dan/atau konsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna merupakan usaha untuk mendukung pada tujuan makanan dari sisi fisiologis.Kebutuhan Fisiologis Mengonsumsi makanan bertujuan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan fisiologis seseorang. Makanan dan Identitas Budaya Makna budaya dari sebuah makanan menjadi sangat penting untuk dipahami oleh berbagai kalangan. Budaya tandingan (counter culture) artinya menghindari arus utama akibat adanya kesangsian atau ketidaksepakatan dengan budaya arus utama. . Oleh karena itu. menghirup ganja. Merokok menjadi teman untuk menghadirkan inspirasi atau kreativitas. Selain mengandung budaya dominan dan budaya tandingan. banyak diantara masyarakat kota yang mudah berpindah ke tradisi vegetarian. Pemahaman atau persepsi seperti ini lebih merupakan sebuah persepsi budaya tandingan (counter-culture) terhadap budaya tandingan. Pengetahuan seperti ini selain dapat bermanfaat untuk mengembangkan sikap bijak terhadap persepsi masyarakat lain juga untuk menghindari gizi buruk akibat adanya kesalahan persepsi terhadap satu jenis makanan tertentu.net 3.Unregistered ) . Kacang diidentikkan sebagai makanan yang bias menemani orang untuk nonton sepakbola. makanan pun menjadi bagian dari budaya popular. Ada beberapa nilai budaya makanan yang perlu diperhatikan: . Berdasarkan telaah ini.Word-to-PDF-Converter. ( Word to PDF Converter . Identitas budaya utama (dominan culture) artinya harus ada dan menjadi kebutuhan utama masyarakat. Bagi kelompok “gang”. b. makanan mengandung makna sebagai a. dan merokok merupakan ciri kelompoknya. narkoba.Makanan sebagai Identitas Kelompok Karena adanya kesangsian terhadap makanan hasil olahan atau makanan instan.

. menunjukkan kualitas makanan tersebut diakui oleh masyarakat. dalam kehidupan masyarakat Indonesia makanan pun ada yang mengandung nilai sakral dan ada yang mengandung nilai profan.Makanan sebagai Nilai Sakral Di luar makna budaya. bahwa untuk meningkatkan kualitas kesehatan individu perlu menambahkan makanan yang 4 . Semakin luas distribusi wilayah pasar dari makanan tersebut. Makanan adalah ikon keunggulan budaya masyarakat.http://www. orang tidak hanya mengonsumsi material makanannya melainkan ”mengonsumsi” kreativitas dan keagungan nilai budaya. Dengan demikian.Makanan sebagai Keunggulan Etnik Makanan merupakan unsur budaya yang membawa makna budaya komunitasnya. Bagi masyarakat Islam. Tidak mengherankan bila ada orang yang makan tahu Sumedang terasa hampa makna bila tahu itu dibeli di luar Sumedang dan dirinya tidak pergi ke Sumedang. bagi masyarakat Islam mengonsumsi makanan merupakan bagian dari praktik agama itu sendiri. belumlah cukup untuk membangun individu yang sehat.Makanan sebagai Kebutuhan Medis Mengonsumsi makanan yang mengandung kandungan gizi seimbang (misalnya 4 sehat 5 sempurna). . Di dalam makanan itu. Khusus untuk makanan yang memiliki nilai sakral di antaranya apat ditemukan dalam beberapa agama atau budaya daera Indonesia. artinya cara mendapatkan dan cara mengolahnya sesuai degan aturan dan norma yang ditentukan oleh ajaran agama. Semakin variatif makanan itu dikenal publik semakin tinggi apresiasi masyarakat terhadap daerah itu. Dalam penelitian terakhir. Makanan sebagai identitas budaya bagi kelompok tertentu (subculture). mengonsumsi makanan tidak hanya dengan memnuhi syarat bersih (thayyib) tetapi juga harus memenuhi syarat halal. . Inilah yang dimaksud dengan makanan mengandung nilai sakral.net c.Word-to-PDF-Converter.

net Untuk membangun kualitas pribadi yang sehat perlu dipadukan dengan gerak atau aktivitas olahraga.Unregistered ) http://www. yaitu komoditas makanan yang merupakan tambahan/suplemen. terdapat beberapa jenis makanan-minuman yang dilarang dikonsumsi secara permanen. berulang dan kolektif. Frustasi ekonomi dan perilaku konsumsi Tekanan hidup dan tantangan menyebabkan seseorang dapat melakukan penyimpangan. Karakter pantangn ini bersifat sementara. Pandangan sejalan dengan pandangan. Namun yang menjadi perhatian kita adalah keracunan yang sering terjadi. 5. ( Word to PDF Converter . tri-energetik yang memberikan penekanan pentingnya energy tubuh atau gerak dalam membangun jiwa dan pribadi yang sehat. Sebab keracunan sendiri bukan hanya bias ditafsirkan secara medis tetapi bisa juga ada .Makanan yang memiliki nilai mubah. Dalam ajaran agama.Word-to-PDF-Converter. Akibatnya banyak konsumen yang keracunan setelah membeli makanan. Yang dimaksud wajib ini.Makanan yang memiliki nlai anjuran (sunnah). Pada akhirnya kejadian ini merupakan fenomena soaial yang perlu kita teliti. .Makanan yang memiliki nilai pantangan.Makanan yang memiliki nilai pokok (wajib).sehat 5 sempurna dengan gerak. makanan ini sesungguhnya belum diketahui efek positif atau negatifnya bagi kesehatan. Perilaku menyimpang ini yaitu munculnya perilaku memperdagangkan makanan yang tidak layak jual dan konsumsi secara medis. Nilai Norma Makanan . . . makanan pokok dari sebuah komunitas. misalnya seseorang yang akan dioperasi memiliki pantangan terhadap suatu makanan. 4.Dalam kategori yang terakhir yaitu pantangan mengonsumsi sebuah makanan yang bersifat permanen. . Pada konteks inilah makanan merupakan bagian dari kebutuhan medis.

Masalah lain yang timbul adalah busung lapar yang terjadi akibat ketidakmampuan daya beli masyarakat. Terkait dengan peritiwa ini ada beberapa hal yang perlu dikemukakan yaitu : (1) perlu adanya kesadaran penuh dari si penggiat kegiatan untuk memahami kualitas makanan. Keracunan makanan juga terjadi di pabrik. Dengan kata lain adalah mereka lebih mengedepankan kepentingan ekonomi dari pada keselamatan dan kesehatan masyarakat.net diungkap dengan cermat yaitu pola konsumsi dan tradisi pemasaran makanan.sebab lain mengapa keracunan itu terjadi. Munculnya transaksi ayam tiren disebabkan oleh beberapa hal yaitu : (a) kurangnya kepedulian masyarakat terhadap kesehatan makanan. Sehingga angka kecukupan gizi untuk tubuh tidak terpenuhi.Unregistered ) http://www.sedangkan tradisi pemasaran masyarakat terkait dengan perilaku distributor atau produsen dalam memasarkan makanan. Akibatnya mereka mengkonsumi makanan secara asal-asalan.Word-to-PDF-Converter. Suasana frustasi ekonomi menjadi pendorong distributor/penjual menjual ayam yang tak layak dikonsumsi. Ini menunjukkan lemahnya kepekaan dan kepedulian di kalangan distributor terhadap kesehatan masyarakat. Contoh kasus yang terjadi terkait dengan pemasaran adalah parsel yang mengandung makanan dan minuman yang telah kadaluarsa. Di sisi lain dampak kefrutasian ekonomi berdampak pada perilaku masyarakat dalam pola . Berdasarkan pandangan ini ada dua hal yang perlu ( Word to PDF Converter . Dilihat dari sisi social kasus tersebut menunjukkan adanya bahwa masyarakat sedang mengalami “sakit”.(3) pada institusi social yang mengeluarkan kebijakan memberi makan karyawan seharusnya memiliki tim khusus yang bertanggung jawab tentang kesehatan makanan bagi karyawan. (b) adanya kefrustasian masyarakat karena tekanan ekonomi . Pola konsumsi terkait dengan perilaku konsumsi masyarakat. Contoh lainnya adalah kasus transaksi ayam tiren.serta (c) rendahnya tanggung jawab peternak/penjual terhadap kesehatan masyarakat. (2) diperlukan kesadaran para distributor terhadap keselamatan masyarakat dengan meneliti tanggal kadaluarsa makanan .

makan. Masyarakat menjadi apatis dan tidak peduli pada angka kandungan gizi makanan yang dikonsumsi. Perilaku ini yang juga menyebabkan kasus polio dan gizi buruk. Melihat banyak dampak kefrustasian ekonomi dengan perilaku konsumsi masyarakat maka perlu adanya usaha untuk memperbaiki keadaan di masyarakat. Usaha yang dilakukan pemerintah adalah dengan melakukan promosi kesehatan tentang makanan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai gizi dan pola konsumsi masyarakat yang lebih baik. Selain pemerintah industri dan distributor makanan juga harus menunjukkan tanggung jawab ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net sosialnya ke masyarakat dengan meminimalisasi peredaran makanan yang tak layak konsumsi. Gerakan promosi kesehatan ini perlu dilakukan secara sinergis,kolektif dan berkelanjutan agar masyarakat peduli pada gizi makanan. 6. Peradaban Alkoholik Konsumsi minuman keras telah menyebar luas, bukan hanya di kalangan remaja tetapi sidah merambah ke anak-anak di bawah umur,orang tua, elebritis dan elit politik. Kasus yang terjadi di Perancis akibat dampak alkohol : menunjukkan 20% wanita dan 60% pria masuk rumah sakit,70% penderita penyakit jiwa dan 40 % penderita veneral parah. Angka kematian mencapai 20.000 jiwa per tahun , 25% kecelakaan industri dan 57% kecelakaan jalan raya. Selain di Perancis kasus penyalah gunaan alcohol juga terjadi di Inggris bahwa 95% kasus penyakit mental disebabkan oleh alcohol. Sedangkan di Jerman dilaporkan bahwa 150.000 kasus criminal akibat alcohol. Dan Uni Soviet , kasus alkoholisme menyebabkan meningkatnya tingkat criminal,peningkatan absent dari pekerjaan pabrik dan menurunnya hasil produksi. Sedangkan di Amerika, pengaruh alcohol merupakan penyebab dari kebanyakan tabrakan udara. Hal ini dilakukan oleh pilot sewaan atau pemilik pesawat dan helicopter pribadi. Peningkatan kasus tabrakan pesawat ini menyebabkan pemerintah berkeras untuk mengetahui

akar permasalahan dan penelitian yang menunjukkan bahwa sebagian besar tabrakan sepanjang tahun lalu disebabkan oleh mabuknya pilot atau keterlibatan mereka dalam perilaku seksual sebelum melakukan penerbangan. 7. GAYA HIDUP DAN GAYA MAKAN Perkembangan teknologi informasi dan industri, tidak hanya memberikan pengaruh terhadap dunia ekonomi. Efek langsung dan tidak langsung dari kemajuan peradaban manusia ini, terasa ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net pula dalam bentuk perubahan gaya hidup. Pada suatu saat mungkin sempat melihat ada seorang istri dalam mobilnya duduk di samping kiri suaminya yang sedang memegang setir mobil menyuapi suami untuk makan pagi. Atau melihat anak kecil yang mau berangkat sekolah disuapi makan dalam kendaraan sepanjang perjalanan sekolah. Inilah sebagian dari realitas gaya hidup zaman modern yang terkait dengan makanan. Tidak mengherankan bila kemudian muncul penyakit tipus atau maag karena tidak adanya sikap disiplin dalam pola makan. Dalam budaya kota muncul diversifikasi makanan sesuai dengan waktunya. Di kalangan mereka muncul pemahaman yang biasa dikonsumsikan pada pagi, siang, dan malam hari, ada makanan pembuka, pokok, dan penutup serta ada makanan yang dikonsumsikan pada hari-hari tertentu misalnya ketupat pada hari lebaran, cokelat pada Valentine’s day. Berbeda dengan makanan sebagai keunggulan etnik dalam gaya hidup modern ini ada makanan yang dianggapnya sebagai budaya universal. Makanan cepat saji atau fast food merupakan satu diantara sekian banyak jenis makanan yang muncul ke permukaan sebagai makanan global. Prinsip hidup dalam identitas gaya hidup modern adalah : 1. Mengutamakan efisiensi,artinya cepat saji. 2. Prinsi kuantitatif artinya jelas porsinya. 3. Mudah prediksi, artinya gampang menebak kapan berakhirnya.

4.Adanya control. Budaya dan gaya hidup itulah yang kemudian disebut sebagai orang yang mengalami demam makanan cepat saji. 8. PURNAWACANA Masalah-masalah yang terkait dengan perilaku manusia terhadap makanan. a. Pada kasus anak-anak ada fenomena kesulitan untuk mengajari anak makan atau dalam kasus lain yaitu adanya keenggenan anak untuk mengonsumsi makanan tertentu. ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net Jawabannya, pertama, adanya ketidakseimbangan atau keterlambatan orang tua memperkenalkan variasi rasa dan makanan menyebabkan peluang adanya penolakan anak terhadap rasa atau makanan tertentu. Kedua, adanya trauma atau alergi terhadap makanan tertentu. b. Kesalahan persepsi tentang makanan. Contohnya , budaya ngemil menjadi bagian dari gaya hidup modern, yang dipersepsi sebagai upaya menenangkan rasa atau pikiran oleh karena itu,orang stress bias melepas kekesalannya dengan makanan. c. Makanan dan kelas social. Bahwa, makanan yang dikonsumsi dapat diakses oleh siapapun tetapi waktu dan tempatnya mengonsumsi menunjukkan kelas social. Daftar Pustaka Sudarma, Momon. 2008. Sosiologi untuk Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika BAB VII SIKLUS HIDUP, KESEHATAN dan PERAN SOSIAL Pendekatan yang digunakan ini, dikembangkan dari model yang dikembangkan oloh Departemen Kesehatan RI saat menjelaskan tentang kesehatan reproduksi. Bila disederhanakan, pendekatan siklus hidup yang dikembangkan tersebut dapat diformulasikan ulang sebagai berikut.

ada dalam kandungan. Peran kehamilan dapat dimaknai sebagai peran awal perekat sosial. Sepanjang kebutuhan asupan gizinya cukup. ibu bamil mendapat keistimewaan-keistimewaan khusus. sehingga peran sosialnya dihapuskan dari tanggung jawab si ibu hamil. Masalah kesehatan yang spesifik dari ibu hamil di antaranya (a) mendapatkan pelayanan antenatal .Unregistered ) http://www. banyak ibu hamil yang mewujudkannya dalam bentuk ngemil. menyebabkan tingginya (malahan berlebihannya) perlakuan anggota keluarga terhadap ibu hamil. kewajiban sosial. Tingginya harapan (ekspektasi) suami atau anggota keluarga terhadap bayi yang. baik dari sisi pemanjaan diri. Padahal ngemil dengan kebutuhan makan yang cukup adalah berbeda. kehamilan atau lebih khusus lagi kehadir anak rnerupaka perekat sosial dalam sebuah masyarakat. Ada yang berpendapat bahwa bila seorang ibu hamil memiliki kebutuhan makan yang lebih karena dia mengonsumsi makan untuk dua orang. 3. seorang ibu hamil diposisikan setara dengan orang "sakit".Masa Kehamilan Meninggal dunia Masa konsepsi: Balita Manula Anak-anak Dewasa Remaja ( Word to PDF Converter . Pandangan Parson mengatakan bahwa peran pasien itu adalah dibebaskan dari tugas-tugas sosial. Reaksi sosial dari kebutuhan ini. dan pemenuhan kebutuhan hidupnya. Dalam konteks ini "ngidam" merupakan "instrumen khusus" yang menjadi alat ukur membangun kewajiban baru orang lain untuk memosisikan ibu hamil sebagai “ratu dalam kehidupan”. makanan.Word-to-PDF-Converter. 4. 1. 2. maka ngemil pun menjadi tidak diperlukan. Akibat dari kondisi seperti ini.net Ada beberapa aspek sosial yang: terkait dengan masa kehamilan ini. Oleh karena itu. Artinya seorang ibu hamil tidak mesti ngemil.

2. tumbuh kembang anak. Seringnya terjadi kematian lebih banyak disebabkan karena tingginya pendarahan. Pada masa ini.Word-to-PDF-Converter.net Pada masa ini. (b) memperoleh makanan bergizi dan cukup istirahat. terlalu sering. pencegahan dan penanggulangan kekerasan. terlambat mencapai fasilitas kesehatan. 1.dengan baik dan teratur. ada beberapa masalah kesehatan yang perlu diperhatikan misalnya ASI eksklusif dan penyapihan yang layak. Peran untuk diakui sebagai bagian dari anggota masyarakat. dan selanjutnya akan memengaruhi proses tumbuh kembang pada usia sekolah dasar (6-12 tahun). (d) memperoleh persediaan biaya persalinan dan rujukan ke rumah sakit bila teriadi komplikasi. pendidikan sosial yang terjadi pada masa balita. terlalu tua. pemberian makanan dengan gizi seimbang. Seorang bayi sangat membutuhkan sentuhan halus anggota keluarga dan perhatian yang saksama dari orang lain. serta pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. Peran bayi adalah belajar mengenal bahasa tubuh dan isyarat dari luar dirinya. proses tumbuh kembang anak anak balita (1-4 lahun) dipengaruhi oleh proses pertumbuhan semasa bayi. Masa Anak-anak ( Word to PDF Converter . dan terlambat mendapat pertolongan). memiliki peran nyata dalam pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya. (c) mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan. Kondisi ini kemudian didukung oleh adanya 3 terlambat (terlambat mengenali tanda-tanda. imunisasi dan manajemen terpadu balita sehat. Menurut Sulivan (1892-1949) hal yang penting diketahui bahwa fase anak-anak ditandai_dengan anak . Masa Balita Dalam masa pertumbuhan.Unregistered ) http://www. Selain itu. ada juga penyebab lain yang bisa menimbulkan kematian pada ibu hamil adanya 4 terlalu: (terlalu muda. dan terlalu banyak).

ada munculnya aneka ragam pola atau gaya hidup remaja. Ketiga. selain pertumbuhan yang cepat (growth spurt). perlu diperhatikan pula beberapa masalah kesehatan yang bisa hadir pada fase anak-anak misalnya kesulitan anak untuk makan karena terobsesi ingin main. Pertumbuhan dan perkenbangan fisik dan sosial anak. dalam mengembangkan kepribadiannya secara utuh setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan ruang main dan ekspresi yang sesuai dengan dirinya. asupan gizi yang tidak seimbang. serta diakhiri dengan berhentinya pertumbuhan. Masalah gizi b. Kedua. Masalah seks dan seksual c. dibaca sebagai bagian dari peran nyata orang tua dalam memberikan pelayanan kepada anak-anaknya. rentannya_fisik anak terhadap berbagai penyakit seperti polio dan DBD. anak adalah tanda sosial dari keluarga. Kelima. sebagaimana yang terjadi pada peran bayi. dan ancaman keracunan makanan akibat dari kebiasaannya makan makanan di luar. Keempat. memiliki nilai sosial yang tinggi.sa Reinaja Pada masa remaja(adolescens). Beberapa masalah kesehatan yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan remaja termasuk kesehatan reproduksi kalangan remaja adalah sebagai berikut. anak adalah kandidat dari pemegang amanah harapan atau impian orang tuanya. a. juga timbul tanda-tanda seks sekunder. khususnya ibu dan anak. Mr.mulai dapat mengucapkan kata-kata hingga timbulnya kebutuhan terhadap kawan bermain. dewasa . Pertama. Masa Dewasa Secara psikologis tahap perkembangan ini dikategorikan sebagai tahap kematangan (maturity). Sehubungan dengan ini. Ada_beberapa peran sosial yang di munculkan anak-anak dalam kehidupan masyarakat. baik untuk nilai ekonomi maupun nilai sosial. kehadiran anak ini memperkuat nilai solidaritas dalam keluarga.

pertemanan.Unregistered ) http://www. yaitu membangun dan mengembangkan nilai dan norma masyarakat. artinya keluarga menjadi lembaga belajar pertama dan utama untuk bermasyarakat. 1. Masa Usia Lanjut . Dalam sosiologi pada umumnya. dan (7) fungsi ekonomis. penyakit degeneratif termasuk rabun. masa ini termasuk dalam kategori matang Kendati demikian. (6) fungsi perlindungan. (3) fungsi sosialiasi. Seiring dengan hal ini. perlu diperhatikan perkembangan ke arah meno-andropause.. maupun dalam konteks kemasyarakatan. artinya bagi seorang yang sudah dewasa mereka mulai meyakini dan menunjukkan peran seksualnya dihadapan orang lain. (4) fungsi pengaturan seksual.akan muncul diakhir penghujung usia dewasa. telah banyak dikenal hahwa pada masa dewasa ini merupakan masa perkawinan atau berkeluarga. baik dalam skala kecil (keluarga. Dalam masyarakat Timur. baik masa depan ekonomi maupun masa depan sosialnya. seorang yang sudah dewasa sudah rnulai memikirkan mengenai masa depan.Word-to-PDF-Converter. (5) fungsi penentuan status: artinya di lingkungan keluarga ini setiap anak --khususnya-. artinya para anggota keluarga --khususnya orang tua--memiliki peran sosial untuk memberikan layanan kebutuhan ekonomi kepada anggota keluarganya.mendapat pembelajaran mengenai status diri dan status sosial. Fungsi keluarga menurut sosiologi yaitu (a) fungsi afeksi. artinya dalam keluarga ini ada upaya untuk membangun perlindungan antara satu dengan yang lainnya. yaitu befungsi untuk memiliki keturunan. Orang dewasa sudah memiliki tugas dan kewajiban diri dalam membangun komunitas. ( Word to PDF Converter . 2. Pada sisi kesehatan.dalam arti pengembangan diri maupun dalam konteks sosial. serta perlu adanya deteksi dini terhadap kanker rahim dan kanker prostate. (2) fungsi reproduksi. 4. yang. 3.net gangguan mobilitas dan osteoporosis. ada beberapa peran sosial yang dikembangkan dalam masa dewasa.

setelah menginjakkan diri pada usia lanjut. menjadi orang lanjut usia memiliki hak untuk menarik diri dari peran-peran sosial. Kedua. Masalah kesehatan lanjut usia.Menurut teori Penarikan Diri (Disengagement Theory).net Gambar. seorang individu akan memulai untuk melepaskan hak dan kepemilikannya terhadap berbagai sumber produksi. (b) hambatan kontak sosial(restriction of contacts and relationships).Word-to-PDF-Converter. ada dua pandangan yang berbeda dalam menjelaskan fenomena yang sama. dan (c) berkurangnya komitmen [reduced commitment to sosial moves and values). mental dan sosial Dicap sebagai orang yang tak mampu atau Pengakuan diri sebagai orang Berkembangnya peran sakit dan ( Word to PDF Converter . usia lanjut merupakan proses yang bergerak secara perlahan dari individu untuk menarik diri dari peran sosial atau dari konteks sosial. memunculkan peran orang lain untuk menunjukkan peran dan kepeduliannya terhadap individu lanjut usia. Kapasitas fisik. yaitu lingkaran kehidupan negatif (negative life cycle) dan lingkaran kehidupan positif (positive life cycle). Peran individu usia lanjut ini dapat ditemukan dalam beberapa hal sosial berikut.Unregistered ) http://www. Ketiga. Pada usia lanjut sekaligus terjadi triple loss. Pertama. yaitu (a) kehilangan peran (toss of role). .

sosial. Dalam lingkaran kehidupan positif. Dan kemudian anggota keluarga atau masyarakat mencapnya. 2005. upaya intervensi baik dari sisi medis. pada lanjut usia.125) negative life cycle. Masukan medik: diagnosa dan Lingkungan yang mendukung Peran di masyarakat cap sebagai orang Kemampuan emosi dan dukungan Masukan sosial: mempertahankan . Oleh karena itu. Gambar 13. Sebagai individu yang sudah memasuki masa kurang produktif dan memiliki ketergantungan yang tinggi pada orang lain. misi utamanya adalah mempertahankan keutuhan dan kesatuan. individu lanjut usia dipersepsi sebagai individu yang mengalami pengurangan ketahanan fisik. dan pendidikan menjadi sangat penting bagi individu lanjut usia. positive life cycle yang melihat fase lanjut usia sebagai kelanjutan dari peran sosial masyarakat di masyarakat.2 Masukan pendidikan: kursus sebelum dan Masukan sosial medik: dukungan makanan. him. sosial medis.Lingkaran Kehidupan Negatif (Sumber: Hardywinoto dan Tony Seiiabudhi. mental dan peran sosial.

misalnya memusuhi dokter atau perawat yang tidak mampu menyelamatkannya. (5) hilangnya makna-makna kegiatan yang biasa. dan perjuangan untuk mernperkokoh realitas. ketidak mampuan melakukan kegiatan yang lazim.Keberadaan yang nyaman dan ( Word to PDF Converter . harapan. orang yang sudah meninggal dan dikuburkan pun masih dianggap sebagai bagian dari anggota masyarakat dan berhak untuk mendapatkan peran dan/atau hak sosialnya sendiri. perasaan bermusuhan dan dendam. perasaan bersalah. . Mengenai tahapan seseorang ketika mendekati ajal (kematian) terdapat tahapan-tahapan psikologis yang terjadi. pertengahan. depresi dan kesepian. susah gelisah. misalnya dengan memunculkan keinginan untuk melanjutkan program dari orang yang meninggal. 2005. (3) memusuhi. tidak yakin. (4) melakukan kegiatan dengan gelisah. Tahapan tersebut yaitu (1) terguncang dan menangis. Engel (1964) mengidentifikasikan enam tingkatan berdua. Rigth (2000:156) merinci ada 6 tahap tanggapan seseorang ketika kehilangan orang yang dicintainya. Schulz (1978) membagi proses berduka ke dalam tiga fase. dan (6) mengidentifikasi diri dengan orang lain yang meninggal. yaitu guncangan. Granger Westberg memperluas 6 tahap Tersebut dalam 10 dukacita. dan akhir. restitusi mengatasi kehidupan. hlm. (2) merasa bersalah. yaitu fase awal. mengembangkan kesadaran diri.net Lingkaran Kehidupan Positif (Sumber: Hardywinoto dan Tony Setiabudhi. pelepasan emosi. idealisasi dan hasil. Norman W.Word-to-PDF-Converter.Unregistered ) http://www. 125) Masa Menjelang dan Setelah Kematian Individu yang berada pada fase menjelang kematian (sakaratul maut) susungguhnya masih tetap sebagai anggota masyarakat dan bahkan dalam konteks budaya. yaitu syok.

Pertama. dari sisi kronologi-astronomis. Keempat. Beberapa ciri kegagalan sosial dari individu ini. Dengan sedikit pengembangan penafsiran ke dalam konteks wacana. keluarga. penolakan terhadap kenyataan.Word-to-PDF-Converter. Kelima. dengan kesadaran yang penuh. Dengan kata lain. mcngalami depresi. yang dimaksud siklus hidup itu lebih diorientasikan pada pertumbuhan dan perkembangan sel-sel biologis dalam diri individu. setelah adanya komunikasi dan interaksi dengan berbagai pihak muncul sebuah kesadaran baru. yaitu (1) anggota masyarakat . Dalam pemahaman ini. dapat dilihat pandangan Hooyman dan Kiyak (dalam Wan Ahmad.net Siklus hidup ini dapat digunakan untuk mendeskripsikan fenomena sosial secara umum.Pentama. dan masyarakatnya. baik yang menyangkut masalah kekayaan atau keluarga dan peran sosialnya. Penutup ( Word to PDF Converter . Kedua. Perkembangan hidup individu dilihat dari sisi persepsi dan fungsi-fungsi mental seseorang dalam hidup dan kehidupan. Ketiga. Ketiga. Dan kematian peran sosial. Siklus hidup dimaknai sebagai perjalanan individu mulai masa kehamilan. sampailah pada kerelaan diri untuk memutuskan tanggung jawab diri terhadap diri. adalah bila dirinya menarik diri dari situasi sosial dan kemudian hidup dalam kesendiriannya. siklus dapat dimaknai dari sisi yang berbeda-beda sesuai dengan perspektif yang digunakannya. kelahiran pada 0 tahun. siklus hidup dilihat dari perkembangan dan perubahan fisik/biologis atau anatomi. remaja. siklus hidup dilihat dari sudut pandang psikologis. Kedua. orang yang sedang sakit keras ini atau menjelang sakaratul maut ini akan memohon izin untuk dilepaskan dari berbagai tanggung jawab sosialnya. yaitu melihat peran sosial individu di masyarakat. sampai kematian menjelang. siklus hidup dimaknai dari sisi sosial.Unregistered ) http://www. setelah melakukan hal tersebul. Keempat. anak-anak. 2000).

sekelompok unit yang berbeda. berikut beberapa tokoh yang mengemukakan pendapat mengenai sistem: 1. yang dikombinasikan sedemikian rupa oleh alam atau seni sehingga membentuk suatu keseluruhan yang integral dan berfungsi.Word-to-PDF-Converter. Keanekaragaman sistem medis dapat merujuk pada sistem medis modern. Tatang M. kita hamper sepakat bahwa sudah terdapat variasi sistem medis yang berkembang didunia.sudah tidak mempertimbangkan kehadiran atau ketidak hadiran dirinya di masyarakat dan (2) sudah tidak mampu menunjukkan peran nyata dalam proses komunikasi atau interaksi sosial. Amirin (1984: 1) Yaitu sistem berasal dari bahasa Yunani. tradisional dan yang berbasiskan pada nilai-nilai agama atau nilai budaya. b.Unregistered ) http://www. 3.net Sistem adalah agresi atau pengelompokan obyek-obyek yang dipersatukan oleh beberapa bentuk interaksi yang tetap atau saling tergantung. Suatu keseluruhan yang tersusun dari sekian banyak bagian. Systema yang mengandung makna: a. 2. BAB VIII Di masyarakat kita bahkan didunia global seperti ini. Hubungan yang berlangsung antara kesatuan-kestuan atau komponenen secara teratur. Dalam ilmu sosial sudah banyak yang berusaha menjelaskan istilah sistem. Djoht ( Word to PDF Converter . praktek layanan kesehatan sudah cepat berkembang. Dengan mencermati apa yang sedang terjadi hari ini. Djekky R. Umar Fahmi Achmadi (2005:57) Sistem adalah tatanan yang menggambarkan adanya rangkaian berbagai . beroperasi atau bergerak dalam satu kesatuan.

sistem medis merupakan sub-sistem dari sistem sosial yang lebih luas. salah perilaku dan . alat. Sistem sebagai suatu atau benda yang terdiri atas sejumlah bagian yang memiliki tata cara atau susunan tertentu.net wacana ini yaitu. Sistem sebagai sebuah rencana. Pandangan yang lain mengatakan bahwa pengertian sistem dapat dibedakan kedalam dua makna. Adapun sumber penyakitnya bisa berasal dari salah makan. Kehadiran sistem medis ada dalam bingkai sistem sosial dan tidak bisa dipisahkan dari sistem sosial kemasyarakatan yang lainnya. Sistem medis budaya atau etnomedis yaitu Konsep etnomedis merujuk pada model pengobatan yang banyak digunakan oleh sebuah komunitas atau masyarakat tertentu.Word-to-PDF-Converter. Sebagai sebuah sistem. Oleh karena itu secara sederhana penyakit dapat dimaknai sebagai gangguan hidup. b. maka sistem medis merupakan salah satu lembaga sosial yang memiliki fungsi untuk memenuhi satu aspek kebutuhan manusia pada umumnya. A. yaitu: a. Konsep yang digunakan dalam ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. terkoordinasi yang bekerja atau berjalan dalam jangka waktu tertentu dan terencana. SISTEM ETNOMEDIS Sistem medis pertama yang akan dikaji yaitu.komponen yang memiliki hubungan serta tujuan bersama secara serasi. Seiring dengan pemahaman ini. Dalam konteks ini. atau tata cara untuk mencapai sesuatu. metode. sistem medis yang bersumber pada pengetahuan budaya. maka penyakit merupakan persepsi budaya individu sesuai dengan anutan budaya komunitasnya.

munculnya penyakit (illness) disebabkan oleh intervensi dari suatu agen yang aktif dapat berupa makhluk supranatural (makhluk gaib. Personalistik. guna-guna atau sihir merupakan salah satu bentuk penyakit tradisional yang dilandaskan pada pola pikir personalistik lebih jelasnya Anderson dan Foster berpendapat bahwa. maka hasilnya adalah penyakit. Kehadiran sakit atau penyakit dilingkungan masyarakat tradisional selain disebabkan oleh karena adanya kesalahan perilaku dirinya dalam bertingkah juga disebabkan karena adanya perbuatan yang . Naturalistik. Anderson dan Foster menyebut fenomena ini dengan istilah sistem medis yang berlandaskan pada teori Personalistik. dingin. atau dewa) makhluk yang bukan manusia (hantu. Naturalistic mengakui adanya suatu model keseimbangan. sehat terjadi karena unsure-unsur yang tetap didalam tubuh seperti panas. artinya penyakit atau kehadiran penyakit pada diri individu disebabkan karena ada factor “oknum” diluar fisik yang mengganggu individu tersebut. penyakit (illness) dijelaskan dengan istilah-istilah yang sistematik dan bukan pribadi. Apabila keseimbangan terganggu.atau gangguan dari makhluk supranatural. konsep penyakit (disease) pada masyarakat tradisional dibagi menjadi dua kategori umum yaitu: a. roh leluhur atau roh jahat) maupun makhluk manusia (tukang sihir. tukang tenung) b. cairan tubuh berada didalam keadaan seimbang menurut usia dan kondisi individu dalam lingkungan alamnya dan lingkungan sosialnya.

Sistem medis ini disebut sebagai satu sistem medis di dunia barat yang menyandarkan pada tradisi pemikiran Yunani.Word-to-PDF-Converter. sedangkan adanya kerusakan organ yang biasanya perlu dideteksi oleh dokter disebut tanda penyakit. penyakit merupakan suatu keadaan atau kondisi tubuh dimana terdapat kerusakan organ tubuh. Menurut Daldiyono. dengan sendiri timbullah rasa sakit. Penyakit timbul karena ada bakteri dan lazim disebut infeksi. yaitu manusia sebagai makhluk yang terdiri atas mind (body). Cirri utama dari sistem medis Rasional – Empiris ialah : dengan menggunakan pola pikir rasional yang berdasarkan pengalaman empiris. Penyakit muncul karena ada pengaruh perubahan cuaca. Oleh karena itu penyakit dianggap sebagai sebuah hukuman atau teguran dari dewa kepada para pelaku pelanggar aturan dewa. spirit (matter).net satu bentuk control sosial dari sistem nilai budaya yang diyakininya kepada masyarakat penganutnya. dan real (unreal).melanggar aturan kosmologis. sebagai landasan pengembangan sistem medis. Menurut pandangan Daldiyono. Karena ada kerusakan. Rasa sakit akibat kerusakan organ disebut gejala penyakit. antara lain: a. SISTEM MEDIS RASIONAL – EMPIRIS Jean-Francois Sobiecki menjelaskan bahwa asal-usul sistem medis barat adalah dikembangkan dari model Cartesian yang bersifat dualisme. B. . teori timbulnya penyakit cukup bervariasi. Dengan kata lain sakit dan penyakit merupakan ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www. b.

SISTEM MEDIS KEAGAMAAN Sistem medis keagamaan bersumber pada ajaran agama yang berasal dari kitab suci. sakit dan sumber penyakit itu adalah sesuatu hal yang masuk akal (rasional) dan empiris. Adhibhantika.c. Salah satu contoh religio-medicine yaitu sistem medis yang berkembang di negeri Hindustan. dan factor luar (eksogen). manusia (endogen). penyebab yang interinsik atau berasal dari tubuh dan pikiran si penderita sendiri. penyakit ekstrinsik atau berasal dari luar tubuh . Adyatmika.Word-to-PDF-Converter. yaitu lingkungan. Tetapi ada juga sistem medis yang bersumber dari agama yang bukan agama revelation (ilmu wahyu) disebut dengan istilah religio-medicine.Unregistered ) http://www. b. Penyakit dapat muncul karena ada 3 faktor penyebab sebelumnya bertemu dalam satu kondisi yang disebut ( Word to PDF Converter . penyakit dibagi menjadi 3golongan yaitu : a. Cara pengujian dan pemecahan masalahnya dilakukan secara ilmiah. d. yang berpangkal pada ajurveda dan samkya darsana.net sebagai Trias Epidemologi. Penyakit timbul karena factor yang ada dalam tubuh manusia. C. misalnya hipertensi atau tekanan darah tinggi. Berdasarkan pemikiran ini. Menurut falsafah tersebut. sesuai dengan metode ilmiah dan dapat diuji secara berulang. dapat disebutkan bahwa dalam sistem medis.

Penyakit ditentukan oleh kebudayaan. Sistem medis adalah bagian integral dari kebudayaan. d. b. c. Sistem medis memilki sejumlah fungsi. anatara lain sebagai sebuah pengobatan rasional memberikan penjelasan terhadap resiko yang melanggar norma budaya (misal sex bebas berresiko terkena penyakit Aids).Word-to-PDF-Converter. antara lain: a.sperti kecelakaan dan digigit ular. c. Beberapa Unsur Universal Dalam Sistem Medis ( Word to PDF Converter . penyebab penyakit yang berasal dari kekuatan super natural. misalnya pengaruh atmosfer. Sistem medis ini bersifat supranatural sehingga konstruksi ilmu kesehatannya cenderung merupakan bagian dari upaya deduksi pengetahuan keagamaan kedalam pengetahuan empiris.net Dalam bagian ini. magic. Semua sistem medis memiliki segi pencegahan dan pengobatan. irasional Bisa dipelajari Pewarisan dan pelatihan . Anderson dan Foster mengatakan ada beberapa unsure universal dalam sistem medis. Unsur Pembeda Perbedaan sistem medis modern dan tradisional Aspek Modern Tradisional Sifat keilmuan Empiris Spiritual. planet dsb. Adhidarvika.Unregistered ) http://www. Islam adalah salah satu sistem medis yang termasuk ke dalam kategori sistem profetik.

sanafat yakin terhadap hukum kausalitas material.net Antara sistem medis yang satu dengan sistem medis yang lainnya memilki aspek atau unsur yang berbeda.Ada sertifikasi formal Pengakuan Percaya pada rasio dan teknologi Percaya pada kekuatan supranatural Teknologi Mengalami industrialisasi sederhana Sifat praktik/pelaku Spesialisasi (dokter spesialis) Baur (seorang pelaku bisa mengobati banyak hal) Seleksi dan pendidikan formal Seleksi sosial Kompensasi material Kompensasi sosial. moral. Asumsi kausalitas.Word-to-PDF-Converter. juga materi. ( Word to PDF Converter . diantaranya : a. sedangkan sistem medis tradisional percaya pada .Unregistered ) http://www. Sistem medis barat.

hukum kausalitas non material atau personal. b. Sifat keilmuan. Dikalangan medis rasional ilmu kesehatan bersifat empiris, bisa dipelajari dan percaya pada rasio dan teknologi. Sedangkan pada sistem medis tradisional, ada percampuran antara rasional dan irasional, empiris dan mistik. c. Sehat dalam sistem medis etnik (China dan India), adalah upaya penyeimbangan dengan sitem kosmos (yinyang, dosa, dan penebusan) dalam sitem medis barat adalah menghilangkan material asupan dalam tubuh. d. Sistem medis rasional didapat dari pembelajaran dan bersifat terbuka seperti pendidikan kedokteran, kebidanan dan keperawatan. sedangkan dalam sistem medis tradisional selain sitem belajar masih diyakini pentingnya komunikasi dengan hal supranatural. Oleh karena itu ilmu kesehatan tradisional cenederung diwariskan. Multikulturalisme Layanan Kesehatan Dalam analisis Whitney dan Sigler, hubungan antara dokter dan perawat, cenderung mengambil posisi top-down. Dokter diposisikan atau memosisikan diri “lebih” dibandingkan dengan posisi sosial atau kewenangan perawat. Sementara ditingkat makro, stratifikasi layanan pengobatan itu terjadi karena adanya interpretasi mengenai status lembaga layanan pengobatan. dalam temuan penelitian konsep alternative dan konsep tradisional menyebabkan adanya peyorasi ( pelemahan) status sosial dari makna pranata kesehatan tersebut dihadapan pranata kesehatan modern. Sebagian masyarakat menganggap bahwa model pengobatan alternative atau pengobatan tradisional merupakan kelas “kedua” dibandingkan dengan pengobatan modern. ( Word to PDF Converter Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net

Standar teknologi, keilmiahan dan kapabilitas pelaku pengobatan, menjadi salah satu variable untuk mengukur kelas sosial dari pranata pengobatan itu sendiri. Misalnya, seorang dokter yang berpendidikan sarjana diposisikan sebagai sebagai kelas sosial yang lebih unggul dibandingkan perawat yang hanya berpendidikan diploma. Seorang tabib yang mendapatkan kemampuan pengobatan secara otodidak diposisikan sebagai kelas kedua dihadapan dokter yang memiliki kemampuan pengobatan dari lembaga pendidikan. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan dalam penelitian yang dilakukan tahun 2007 dikota Bandung, ada beberapa gejala pergeseran nilai di lingkungan masyarakat, Pertama, diversifikasi kewenangan. Otoritas pengobatan, kini tidak hanya di lingkungan pengobatan modern. rumah sakit, dokter dan perawat bukanlah pemegang otoritas pelaku atau sarana pengobatan bagi masyarakat. Kedua, Adanya pengembangan reproduksi makna dan pranata pengobatan. Masyarakat memproduksi makna tabib, pengobatan alternatif dan tradisi dalam makna yang baru. Sehingga, layanan kesehatan tidak harus kedokter dirumah sakit, melainkan dapat pula dilakukan di luar instansi tersebut. Dalam pandangan Giddens, reproduksi sosial terjadi karena ada struktur dan praktik sosial yang dilakukan oleh individu atau masyarakat (priyono, 2003:27). Oleh karena itu munculnya pranata kesehatan tradisional, bukanlah hanya karena tekanan struktur, tetapi juga karena ada praktik sosial masyarakat dalam merespons produk sosial itu sendiri. Proses transformasi dari kepercayaan individual menjadi kepercayaan kolektif terhadap pengobatan tradisional ini menjadi satu gejala adanya -istilah Giddens- refleksi kolektif masyarakat terhadap status sosial pengobatan tradisional dalam kehidupan masyarakat kota Bandung. Argumentasi yang mereka gunakan adalah variasi penyakit yang berkembang di zaman modern ini, tidak hanya bisa ditangani oleh system layanan kesehatan modern. pendekatan terapi, baik spiritual maupun psikologis, menjadi satu kebutuhan yang mendasar. Dengan

pemikiran seperti ini kebutuhan untuk berkolaborasi antara pengobatan tradisional dengan pengobatan modern, menjadi satu kebutuhan bagi masyarakat modern saat ini. Dengan kata lain, perlu ada pelayanan pongabatan yang terintegrasi ( Athar, 1998). Salah satu contoh Negara asing yang telah mengeluarkan kebijakan untuk mengembangkan pendekatan layanan kesehatan terintegrasi, yaitu di Negara Chili (Alethea Kraster,2003). Cermatan Giddens (2001:40) terhadap fenomena tradisi dalam kehidupan modern ini mengatakan bahwa “ berakhirnya tradisi, tidak berarti bahwa tradisi itu lenyap seperti yang digunakan oleh para pemikir pencerahan. Sebaliknya, dalam berbagai versi yang berbeda, tradisi terus berkembang dimana-mana”. Dengan kata lain pengobatan modern menjadi system pengobatan yang mendominasi sistem pengobatan dinegara modern ini. DAFTAR PUSTAKA ( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.Word-to-PDF-Converter.net Muzaham, Fauzi. 1995. Sosiologi Kesehatan. Jakarta: UI Press Sudarma, Momon. 2008. Sosiologi Untuk Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika. Sarwono, Solita. 1997. Sosiologi Kesehatan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. http//www.islam-usa.com http//www.naturalmedicine.co.za http//www.mapuche.nl BAB IX Gender dan Kesehatan Masalah kesehatan masyarakat, terutama di Negara-negara berkembang, pada dasarnya mengyangkut dua sapek utama. Yang pertama ialah aspek fisik, seperti misalnya tersedianya sarana kesehatan dan pengobatan penyakit. Sedangkan yang kedua ialah aspek non-fisik yang

termasuk masalah kesehatan. masih terdapat sejumlah kesalahpahaman mengenai konsep ini. marjinalisasi.Unregistered ) http://www. di lingkungan masyarakat pada umumnya. Namun dalam perjalanan kehidupan manusia. Faktor perilaku ini mempunyai pengaruh yang besar terhadap status kesehatan individu maupun masyarakat (Solita Sarwono. Konsep Gender Kata gender berasal dari bahasa inggris yang berarti “jenis kelamin” Menurut Onny S.menyangkut perilaku kesehatan.Word-to-PDF-Converter. Prijono (1996: 202). dan kekerasan (terutama terhadap perempuan) seperti pelecehan seksual dan perdagangan perempuan (trafficking) telah berlangsung lama seperti perjalanan sejarah peradaban manusia.net keduanya. ada laki-laki dan perempuan. Padahal. Konsep ini. Keduanya diciptakan dalam derajat. sehingga konsep ini dimaknai sama dengan jenis kelamin. Pada manusia misalnya. beban ganda. Konsep gender berkembang sejak tahun 1970-an karena dalam kalangan yang berkecimpung dengan masalah kaum perempuan. semua makhluk diciptakan berpasangan. A. subordinasi. Walaupun memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda. harkat. itu semua agar keduanya saling melengkapi. masalah stereotip. Proses tersebut lama kelamaan menjadi kebiasaan dan membudaya dan berdampak pada terciptanya perlakuan diskriminatif terhadap salah satu jenis kelamin. 1993: 1). Hakikatnya. kedua konsep . konsep gender dalam wacana ilmu sosial termasuk konsep yang relatif masih muda. Oleh karena itu. yang pada dasarnya melihat kaum perempuan terpisah dari kaum laki-laki. Namun demikian. terdapat ketidakpuasan dengan konsep perempuan dalam pembangunan (woman in development). terutama dalam masyarakat. kemudian berkembang di masyarakat menjadi salah satu perspektif yang digunakan untuk menganalisis masalah sosal. dan martabat yang sama. banyak terjadi perubahan peran dan status atas ( Word to PDF Converter .

misalnya menganggap bahwa pendidikan gender ( Word to PDF Converter . sehingga terjadi kerancuan pemahaman dan penggunaan konsep gender dan seks di masyarakat. yaitu antara peran gender dengan jenis kelamin. B. reproduksi dan karakteristik biologis lainnya. b. Lebih ditegasnya sebagai berikut: . Pengertian Gender Pada awal perkembangannya. Dalam memahami konsep gender. Kesalahpahaman terhadap konsep ini. kata gender ini tidak dibedakan dari konsep seks. kesalahpahaman ini dapat menyebabkan hal-hal sebagai berikut: a. harus dibedakan dengan konsep seks. misalnya perbedaan komposisi kimia dan hormon dalam tubuh. Konsep yang kedua ini. Paling tidak. Kesalahan sikap anggota masyarakat terhadap program perjuangan dan penegakkan hak-hak perempuan di masyarakat. mengacu pada pengidentifikasikan perbedaan laki-laki dan perempuan dari segi anatomi atau aspek biologi seseorang. c.Word-to-PDF-Converter. Pencampuradukkan analisis dan kritikan terhadap berbagai konsep gender.net sebagai upaya untuk melepaskan kaum perempuan dari tanggung jawabnya sebagai perempuan. Kesalahan tempat mengenai duduk persoalan kewanitaan dalam konteks masalah-masalah sosial kemasyarakatan.Unregistered ) http://www. dapat menyebabkan prasangka yang kuran menguntungkan bagi perkembangan dan pemberdayaan perempuan di Indonesia (Sudarma. menyebabkan kekeliruhan yang berkepanjangan dalam proses sosialisasi dan optimatisasi pendidikan gender bagi masyarakat Indonesia. misalnya memaksa perempuan untuk melakukan hal-hal yang tidak diingingkannya. Hal demikian. 2008: 187-188).tersebut merupakan dua konsep yang berbeda. Mengenal Perspektif Gender 1. anatomi fisik.

Gender: Karena sosial. Selama ini. tepat jika dikatakan oleh Mansur Fakih (1996: 8) bahwa gender adalah sifat yang melekat pada kaum laki-laki maupun perempuan yang dikonstruksi sosial maupun kultural. Dengan demikian. Gender adalah perbedaan-perbedaan sifat wanita dan pria yang tidak hanya mengacu pada perbedaan biologis. pola perilaku. tetapi juga mencakup nilai-nilai sosial budaya. Sehingga menimbulkan nilai-nilai . peran. tetapi gender digunakan untuk menunjukkan pembagian kerja yang tepat bagi pria dan wanita. kegiatan. berlaku tergantung masa. Gender bukanlah sebagai kodrat biologis. Prijono (1996: 203) menegaskan konsep ini merujuk pada pemahaman bahwa identitas. konsep seks kerap memberikan gambaran tentang peran. b. Perkembangan konsep ini. sepanjang masa. dinamis. Menurut Nasaruddin Umar. dapat dipertukarkan. status. Oleh karena itu.Unregistered ) http://www. dan posisi perempuan yang lemah. tidak universal/tidak sama dimana saja. dengan mengutip Webster’s New World Dictionary (2001: 33) mengatakan bahwa gender diartikan sebagai perbedaan yang tampak antara laki-laki dan perempuan dilihat dari segi nilai dan tingkah laku.Word-to-PDF-Converter. ( Word to PDF Converter .net Di lain pihak. terjadi perkembangan konsep gender. maka sosialisasi dan perkembangan konsep gender menjadi satu kebutuhan yang mendasar. universal/sama dimana saja. dan persepsi naik tentang perempuan maupun laki-laki ditentukan oleh masyarakat dan kebudayaan di mana mereka dilahrikan dan dibesarkan. statis. penggambaran perempuan dan laki-laki berakar dalam kebudayaan dan buykan berdasarkan aspek biologis saja. Dengan alas an seperti ini. fungsi. tidak dapat dipertukarkan.a. dan bukan kodrat. dan kodrat. Padahal adanya sebuah kekeliruhan pemahaman terhadap makna seks dan peran sosial individu di masyarakat. sebagai akibat ketidakpuasan terhadap konsep dan implikasi praktis dari konsep seks yang ada di masyarakat. Seks: Karena beda biologis.

penikmatan atau penggunaan hakhak asasi manusia dan kebebasan-kebebasan pokok di bidang politik. Beberapa Perspektif Gender Feminisme telah menjadi pergerakan lebih dari seabad. Anak laki-laki disusui oleh ibunya (diberi ASI). Ketidakadilan Gender Ketidakadilan gender adalah berbagai tindak ketidakadilan atau diskriminasi yang bersumber pada keyakinan gender. Gagasan dan praktik gencar dikomunikasikan. Pergerakan modern juga mempengaruhi dengan karakter internasionalnya. secara konstan berubah dan mengubah bentuknya sendiri. satu jenis kelamin diperlakukan lebih rendah. dll oleh perempuan. satu jenis kelamin mengalami.Unregistered ) http://www. Misalnya seorang Ibu di India dengan dua anak kembarnya. satu jenis kelamin dibedakan derajatnya. Diskriminasi berarti setiap pembedaan. berubah dari waktu ke waktu.Word-to-PDF-Converter. Itulah yang dikenal dengan “gender’ (Sudarma. dan ketidakadilan gender. Dalam konsep gender dapat dikatakan bahwa sifat dapat dipertukarkan antara sifat wanita dan pria. atas dasar persamaan antara perempuan dan laki-laki. 2. terlepas dari status perkawinan mereka. satu pihak dirugikan. pengucilan. ekonomi. Gender tidak jadi masalah jika dilakukan secara adil dan menguntungkan kedua belah pihak. untuk merespons perubahan pada lingkungan dan pergerakan sosial lainnya yang berinteraksi di dalamnya. berbeda dari tempat-tempat lain. sedangkan anak berjenis kelamin perempuan diberi susu botol. 2008: 188-189).lain yang berlanjut menjadi nilai umum terhadap jenis tertentu.net berbeda dari suatu kelas ke kelas lain.Unregistered ) . sedangkan gender jadi masalah jika terjadi ketimpangan. satu jenis kelamin dianggap tidak mampu. tetapi ( Word to PDF Converter . yang mempunyai tujuan mengurangi atau menghapus pengakuan. atau pembatasan yang dibuat atas dasar jenis kelamin. dan ( Word to PDF Converter .

harus dilihat sebagai satu sistem sosial yang saling mendukung dalam menjaga keseimbangan sosial dan kelestarian sosial.Unregistered ) . Kendatipun muncul konflik.http://www. Sementara istri (ibu) mengambil peran ekspresif seperti membantu mengentalkan hubungan. Menurut Umar (2001: 53) berpendapat bahwa pembagian peran secara seksual adalah wajar. menurut Mansur Fakih (1996: 80) tidak secara langsung menyinggung masalah perempuan dalam teorinya. teori ini berpendapat bahwa perempuan harus tinggal di dalam lingkungan rumah tangga karena itu merupakan pengaturan yang paling baik dan berguna bagi keuntungan masyarakat secara keseluruhuan. Teori fungsionalisme berupaya untuk membangun kesimbangan di dalam sebuah sistem tersebut karena ( Word to PDF Converter . Teori Fungsionalisme Struktural atau dikenal sebagai teori fungsional. namun masalah itu hanyalah sebuah dinamika sosial dalam rangka melestarikan keseimbangan sosial.net perbedaan pada konteks sosial dan politik menghasilkan berbagai macam feminisme yang berbeda.Word-to-PDF-Converter. Suami (ayah) mengambil peran instrumental seperti membantu memelihara sendi-sendi masyarakat dan keutuhan fisik keluarga dengan jalan menyediakan bahan makanan. Oleh karena itu. dapat menyebabkan adanya ketidakseimbangan dalam keluarga. jika ada penyimpangan peran sosial yang dilakukan oleh salah satu anggota keluarga tersebut. Beberapa perspektif gender terbagi menjadi 3 teori. masyarakat adalah sebuah sistem yang terdiri atas bagian-bagian yang saling berkaitan dan masing-masing bagian secara terus-menerus mencari keseimbangan dan harmoni. tempat perlindungan. Namun. perbedaan perempuan dan laki-laki. Oleh karena itu. Dalam keyakinan mereka. dapat menjelaskan tentang posisi perempuan. dan menjadi penghubung keluarga dengan dunia luar. dan menjamin kelancaran urusan rumah tangga. yaitu: Pertama. memberikan dukungan emosional dan pembinaan kualitas yang menopang keutuhan keluarga.

atau pemeras dan yang diperas. Teori ini pertama kali diperkenalkan oleh Sigmund Freud (1956-1939) yang mengungkapkan bahwa perilaku kepribadian laki-laki dan ( Word to PDF Converter . keponakan perempuan. Inilah kekhasan prespektif teori konflik dalam memandang masalah perempuan. Siapa yang memiliki dan menguasai sumber-sumber produksi dan distribusi merekalah yang memiliki peluang untuk memainkan peran utama di dalamnya. perempuan merupakan kelas sosial tersendiri karena pekerjaan yang mereka lakukan. Ketiga Teori psikoanalisis. apakah perempuan sebagai istri. adik perempuan dari kelas sosial proletariat adalah sama sebagai kelas manusia yang bekerja pada sector domestic yaitu sebagai ibu rumah tangga. anak perempuan. keponakan perempuan. adik perempuan dari kelas sosial borjuis ataukah mereka itu adalah perempuan sebagai istri. Dengan demikian. anak perempuan.Unregistered ) . Kedua. Teori Konflik. menurut Amal (1998: 89) tidak sedikitpun Feminisme Marxis yang mempersoalkan hal-hal yang berhubungan dengan masalah reproduksi (misalnya kehamilan. maka kekuasaan dalam keluarga. Gejala ini. maka laki-laki mempunyai kesempatan untuk mengumpulkan kekayaan secara berlebihan. secara tegas diungkapkan oleh Nasaruddin Umar.http://www. kelahiran dan mengasuh anak) dan sekaligus seksualitas perempuan dalam sistem produksi (mode of productions). hamba dan tuan. Oleh karena itu.net kesimbangan dapat terjadi.Word-to-PDF-Converter. Laki-laki dalam sejarah masyarakat patriarki adalah orang yang diserahi tugas untuk mengurus alat-alat produksi. ditentukan oleh laki-laki. bahwa hubungan suami-istri ini tak ubahnya seperti hubungan antara borjuis dengan proletariat. Teori ini berangkat dari asumsi bahwa dalam susunan di dalam suatu masyarakat terdapat beberapa kelas yang saling memperebutkan pengaruh dan kekuasaan. Menurut perspektif teori konflik. jika setiap elemen keluarga (sistem) dapat berfungsi sebagaimana perannya semula.

sebab orang seperti ini akan merasa takut dan bergulat terus-menerus dengan dirinya sendiri. superego juga selalu mengingatkan ego agar menjalankan fungsinya mengontrol id. sebagai berikut: a.Word-to-PDF-Converter.net perempuan sejak awal ditentukan oleh perkembangan seksualitas. Freud menjelaskan kepribadian atau tingkah laku seseorang ditentukan oleh interaksi ketiga struktur. berfungsi sebagai aspek moral dalam kepribadian berupaya mewujudkan kesempurnaan hidup lebih dari sekedar mencari kesenangan dan kepuasan.Word-to-PDF-Converter. termasuk nafsu seksualitas dan insting yang cenderung agresif. c.net .http://www. Tahap kesenangan berada di mulut (oral stage). superego. Freud menyebutkan ada lima tahap psiokoseksual. ego. id. maka individu tersebut akan terjebak menjadi orang hedonis. Menurut Freud. b. Kesenangan seorang bayi ialah mengisap susu melalui mulut. yaitu: a.Secara lebih jelas. bekerja dalam lingkup rasional dan berupaya menjinakkan keinginan agresif dari id. setiap individu akan melewati berbagai tahap perkembangan psiokoseksual. Dalam perkembangannya menjadi manusia dewasa. individu yang normal adalah ketika ketiga struktur tersbut bekerja secara proporsional. Dalam uraiannya yang lebih rinci. terjadi sepanjang tahun pertama seorang bayi.Unregistered ) http://www. ( Word to PDF Converter . dalam teori psiokoanalisis. sedangkan jika superego lebih dominan maka akan menjadi individu yang sangat sulit untuk berkembang. Jika unsure id lebih dominan. sebagai pembawaan sifat-sifat fisik biologis seseorang sejak lahir. Kalau satu di antaranya lebih dominant maka pribadi yang bersangkutan akan mengalami masalah.

e. yaitu saat kematangan seksual seseorang. Dalam hal ini penting dilakukan analisis gender. Tahap seorang anak memperoleh kesenagnan pada saat mulai mkengidentifikasi alat kelaminnya (phallic stage). Menurut Freud. d. Tahap kesenangan berada di dubur (anal stage).b.net C. Analisis Gender dalam Kesehatan . dalam perencanaan pembangunan diperlukan peningkatan kualitas wanita sebagai mitra sejajar pris sesuai dengan kebutuhan akrualisasi wanita. ketika kecenderungan erotis ditekan sampai menjelang masa pubertas. Tahap remaja (talency stage). memperoleh kesenangan di sekitar dubur yaitu ketika seorang bayi mengeluarkan kotoran. anak mengidentifikasikan diri pada peran dan atstus dirinya.Word-to-PDF-Converter. yaitu anak usia antara 3-6 tahun perkembangan kepribadian anak laki-laki dan anak perempuan mulai berbeda. c. Oleh karena itu. Perbedaan ini melahirkan pembedaan formasi sosial berdasarkan identitas gender. ( Word to PDF Converter . laki-laki yang mengalami proses perkembangan psiokoseksual yang normal akan menjadi maskulin dan perempuan yang perkembangan psiokoseksualnya normal akan menjadi seorang yang feminim. yaitu kelanjutan dari tingkat sebelumnya. Berdasarkan teori psikoanalisis.Unregistered ) http://www. sebagai seorang anak laki-laki atau seorang anak perempuan. sejak tahap phallic. kenyataan yang dapay dilihat dalam setiap masyarakat ialah pentingnya saling ketergantungan serta saling mengisi antara wanita dan pris sebagai warga Negara. Dalam proses pembangunan. Dalam masa ini. yakni bersifat laki-laki dan perempuan. yaitu seorang anak memperoleh kesenangan erotis dari penis bagi anak laki-laki dan klirotis bagi anak perempuan. tahun kedua seorang bayi. Tahap puncak kesenangan pada daerah kemaluan (genital stage).

kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi dalam berbagai unit sosial. kematian akibat komplikasi pada kehamilan dan persalinan. saling ketergantungan dan saling mengisi antara peranan wanita dan pria khususnya dalam keluarga. dan (4) tingkat akses dan kekuatan kontrol wanita dan pria terhadap sumber produktif maupun sumber daya manusia dalam keluarga. (2) pembagian beban kerja wanita dan pria yang meliputi tanggung jawab. budaya dan ekonomi. aborsi yang tidak aman. penyakit menl\ular seksual dan kanker pada alat reproduksi sering dijumpai pada wanita yang miskin dan tidak memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan reproduksi yang komprehensif. tingkat kesejahteraan.Unregistered ) http://www. Tingginya angka penyakit yang dapat divegah. setidaknya difokuskan untuk mengetahui (1) situasi aktual wanita dan pria meliputi peranan. Gejala-gejala umum penyakit yang mudah menyebar ini mencakup anemia kronik. Menurut estimasi PBB di tahun 2025 atau 2050. Dua dari tiga wanita di dunia saat ini menderita suatu penyakit yang sangat melemahkan manusia. sehingga memberikan tafsiran yang kurang pada tempatnya terhadap masalah-masalah perempuan. masih banyak penafsiran yang berkembang secara tidak adil. Namun.Word-to-PDF-Converter. 1. muncul pertanyaan bagaimana masalah kesehatan dilihat dari perspektif gender ? atau bagaimana pendekatan gender dalam melihat praktik layanan kesehatan di masyarakat ? Memahami teknik analisis gender dalam layanan kesehatan ini. 2.Mengacu pada pengertian dan perspektif-perspektif gender tersebut. 3. malnutrisi dan kondisi yang sangat lemah. Wanita juga menghadapi ancaman kesehatan reproduktif yang unik. ( Word to PDF Converter . baik di Indonesia maupun di Asia Tenggara kelompok penduduk usia tua akan lebih banyak dialami oleh kalangan perempuan.net . gender adalah sebuah konstruksi sosial atau tafsir sosial terhadap peran gender. curahan tenaga dan curahan waktu. (3) saling berkaitan. Sebagaimana dikemukakan sebelumnya.

Melaksanakan operasi merupakan tugas laki-laki. kurang mendapatkan perhatian yang seimbang dengan penilaiannya terhadap kaum perempuan. satu-satunya pelayanan kesehatan yang sering diperoleh wanita adalah keluarga berencana. gangguan makan. Namun. Akibatnya. Dalam praktik layanan kesehatan. Kelompok orang yang paling tersudutkan dengan isu prostitusi ini yaitu kalangan perempuan. Dalam penanganan kasus HIV/AIDS merupakan satu misteri kesehatan yang belum terpecahkan. Penyebab terjangkitnya HIV/AIDS ini sudah begitu banyak diulas dan dikupas. masih ada pandangan bahwa ada pekerjaan perempuan dan pekerjaan laki-laki. kondisi dan objek yang dikerjakannya namun. dan gangguan pada otot serta tulang lebih banyak ditemukan pada perempuan daripada laki-laki. demikian. peran reproduktif wanita hanya mendapat perhatian apabila angka fertilitas cukup tinggi. 6. 7. dalam kenyatannya masih banyak anggota masyarakat yang menyalahkan posisi perempuan sebagai penyebab utama berkembangnya virus AIDS ini. Di lain pihak. Beberapa penyakit misalnya anemia. 5. meskipun pelayanan ini lebih menekankan pada control fertilitas bukan pada peningkatan kesehatan wanita. Penanganan masalah AIDS ini disutukan pada masalah maraknya prostitusi. pembagian kerja seperti ini merupakan contoh nyata dari konstruksi sosial dalam pembagian tugas dalam bidang kesehatan. Sedangkan kaum laki-laki. Misalnya penyakit kardiovaskular ditemukan pada usia lebih tua pada perempuan dibandingkan pada laki-laki. mungkin benar bila disesuaikan dengan situasi. Pola kesehatan dan penyakit pada laki-laki dan perempuan menunjukkan adanya perbedaan.4. Berbagai penyakit atau gangguan hanya menyerang perempuan misalnya gangguan kesehatan yang berkaitan dengan kehamilan dan kanker . Menjadi perawat dan bidan adalah pekerjaan perempuan dan menjadi dokter merupakan pekerjaan laki-laki.

Unregistered ) http://www. sementara laki-laki hanya dapat terkena kanker prostat. Oleh karena itu. jumlah perempuan miskin. Melalui pemberdayaan inilah. Sementara Asian Disaster Preparedness Center (ADPC) mendefinisikan bencana dalam formulasi “The serious . baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia. mereka masih menghadapi persepsi-persepsi budaya yang menyebabkan perkembangan kariernya terhambat. ( Word to PDF Converter .Word-to-PDF-Converter. diharapkan mereka dapat menampilkan peran dan tanggung jwabnya sesuai dengan potensi dan bakatnya masing-masing. Kesimpulan Masalah perempuan di Indonesia merupakan masalah yang sangat krusial. dan dampak psikologis”. Sosiologi Untuk Kesehatan. 1997. dibutuhkan ada upaya pemberdayaan terhadap posisi dan status perempuan di Indonesia saat ini. Definisi Bencana UU No. ( Word to PDF Converter . Yogyakarta: Gadjah Mada University Press Sudarma. 2008.net BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Momon.Word-to-PDF-Converter. Daftar Pustaka Sarwono. Solita. Jakarta: Salemba Medika. Andai mau bekerja pun. 24 tahun 2007 mendefinisikan bencana sebagai “peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan. Sampai detik ini. Sosiologi Kesehatan. kerusakan lingkungan. Kondisi seperti ini menyebabkan peran dan posisi perempuan belum dapat dilakukan secara maksimal. kurang gizi dan tingkat pendidikan yang rendah masih sangat tinggi.serviks. kerugian harta benda.net D.Unregistered ) http://www.

Jenis-Jenis Bencana Bencana terdiri dari berbagai bentuk. yang terdiri dari:  Natural hazard. epidemi. Ini adalah hazard karena proses alam yang manusia tidak atau sedikit memiliki kendali. gagal modernisasi. maka berarti masyarakat dapat mengatasi sendiri peristiwa yang mengganggu. karena ada dua kondisi yaitu adanya peristiwa atau gangguan yang mengancam dan merusak (hazard) dan kerentanan (vulnerability) masyarakat. B. Definisi bencana seperti dipaparkan diatas mengandung tiga aspek dasar. tetapi tidak terjadi peristiwa yang mengancam maka tidak akan terjadi bencana. Ancaman tersebut mengakibatkan korban dan melampaui kemampuan masyarakat untuk mengatasi dengan sumber daya mereka. angin topan. Bila terjadi hazard. Bencana non-alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa non-alam yang antara lain berupa gagal teknologi. tetapi masyarakat tidak rentan. Manusia dapat meminimalisir dampak hazard dengan mengembangkan . sementara bila kondisi masyarakat rentan. yaitu:    Terjadinya peristiwa atau gangguan yang mengancam dan merusak (hazard). which exceed the ability of the affected communities to cope using their own resources” (Abarquez & Murshed. 2004). Peristiwa atau gangguan tersebut mengancam kehidupan. dan tanah longsor. gunung meletus. dan wabah penyakit. tsunami. dan fungsi dari masyarakat. kekeringan. banjir. UU No. material or environmental losses. Bencana dapat terjadi. Bencana sosial adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik sosial antarkelompok atau antar komunitas masyarakat. causing widespread human. 24 tahun 2007 mengelompokan bencana ke dalam tiga kategori yaitu:    Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi. Ethiopian Disaster Preparedness and Prevention Commission (DPPC) mengelompokkan bencana berdasarkan jenis hazard. penghidupan. dan teror.disruption of the functioning of society.

Bentuk dari hazard ini adalah polusi air dan udara. ledakan. ekonomi. seperti tata ruang dan wilayah. o Conflict adalah hazard karena perilaku kelompok manusia pada kelompok yang lain sehingga menimbulkan kekerasan dan kerusakan pada komunitas yang lebih luas. dan sebagainya. Natural hazard terdiri dari beragam bentuk seperti dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 2. prasyarat bangunan. paparan radioaktif. dan lingkungan.kebijakan yang sesuai. prosedur yang berbahaya. Manajemen bencana pada dasarnya berupaya untuk menghindarkan masyarakat dari bencana . dan kegagalan infrastruktur. sosial. C.1 Natural Hazard  Human made hazard. dan sebagainya. Model Manajemen Bencana Bencana adalah hasil dari munculnya kejadian luar biasa (hazard) pada komunitas yang rentan (vulnerable) sehingga masyarakat tidak dapat mengatasi berbagai implikasi dari kejadian luar biasa tersebut. Hazard ini mencakup: o Technological hazard sebagai akibat kecelakaan industrial. Ini adalah hazard sebagai akibat aktivitas manusia yang mengakibatkan kerusakan dan kerugian fisik. o Environmental degradation yang terjadi karena tindakan dan aktivitas manusia sehingga merusak sumber daya lingkungan dan keragaman hayati dan berakibat lebih jauh terganggunya ekosistem.

Model ini menekankan upaya manajemen bencana pada identifikasi risiko bencana baik dalam bentuk kerentanan maupun hazard dan mengembangkan kapasitas untuk mengurangi risiko tersebut. Model ini mungkin merupakan model yang paling popular karena terdiri dari tahap-tahap yang jelas sehingga lebih mudah diimplementasikan. mitigation. dan early warning) semestinya tetap dilaksanakan pada daerah yang rawan bencana. The crunch and release model. Pre-during-post disaster model. relief. Kegiatan setelah terjadinya bencana dapat berupa disaster response/emergency response (tanggap bencana) ataupun disaster recovery. 2006). Manajemen bencana ini menekankan upaya mengurangi kerentanan untuk mengatasi bencana.baik dengan mengurangi kemungkinan munculnya hazard maupun mengatasi kerentanan. dan setelah bencana. rehabilitation.     Disaster risk reduction framework. Ada juga yang menyebut istilah disaster reduction. Contract-expand model. mitigation. dan mitigation kurang ditekankan. reconstruction. Model manajemen bencana ini membagi tahap kegiatan di sekitar bencana. Tahap-tahap manajemen bencana di dalam model ini meliputi emergency. dan early warning. Kegiatan yang dilakukan sebelum terjadinya bencana dapat berupa disaster preparedness (kesiapsiagaan menghadapi bencana) dan disaster mitigation (mengurangi dampak bencana). . Bila masyarakat tidak rentan maka bencana akan juga kecil kemungkinannya terjadi meski hazard tetap terjadi. reconstruction. relief. Pertama adalah sebelum terjadinya bencana (pre event) dan kedua adalah setelah terjadinya bencana (post event). sebagai perpaduan dari disaster mitigation dan disaster preparedness (Makki. preparedness. reconstruction. preparedness. Terdapat lima model manajemen bencana yaitu:  Disaster management continuum model. Model ini berasumsi bahwa seluruh tahap-tahap yang ada pada manajemen bencana (emergency. Perbedaan pada kondisi bencana dan tidak bencana adalah pada saat bencana tahap tertentu lebih dikembangkan (emergency dan relief) sementara tahap yang lain seperti rehabilitation. rehabilitation. selama bencana terjadi. Terdapat kegiatan-kegiatan yang perlu dilakukan sebelum bencana. Pendekatan lain adalah lingkaran manajemen bencana (disaster management cycle) yang terdiri dari dua kegiatan besar. Model ini seringkali digabungkan dengan disaster management continuum model.

Tanggap Darurat Kegiatan Pencegahan Penanggulangan bencana sebagaimana dimaksud dalam UU No. maka UU No. tanggap darurat. Kebijakan Manajemen Bencana . and Master Plan/Action Plan Formulation Rehabilitation CRISIS MANAGEMENT Terkait dengan manajemen penanggulangan bencana. tanggap darurat. Penanggulangan bencana dimulai dari penetapan kebijakan Kebijakan pembangunan yang didasari risiko Rehabilitasi Pembangunan bencana dan diikuti tahap kegiatan pencegahan bencana. dan rehabilitasi”. Rumusan penanggulangan bencana dari UU tersebut mengandung dua pengertian dasar yaitu:   Penanggulangan bencana sebagai sebuah rangkaian atau siklus. Losses & Needs Assessment. 24 tahun 2007 menyatakan “Penyelenggaraan penanggulangan bencana adalah serangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana. kegiatan pencegahan bencana. dan rehabilitasi. 24 tahun 2007 secara skematis dapat digambarkan sebagai berikut: D.RISK MANAGEMENT Mitigation Preparedness Early warning Protection Recovery Emergency Responses/ Humanitarian Relief Reconstruction Damages.

Di dalam kasus Indonesia. pengambilan keputusan. yaitu penetapan agenda. Perubahan peraturan dan kelembagaan yang jelas dan tegas. . juga perlu secara jelas menetapkan hal-hal sebagai berikut:     Pembagian tanggung jawab antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Sementara Pemerintah Daerah sedang berada pada tahap penetapan agenda dan pengambilan keputusan. Penekanan yang semakin besar pada peningkatan ketahanan masyarakat atau pengurangan kerentanan. Beberapa kecenderungan yang perlu diperhatikan adalah:    Konteks politik yang semakin mendorong kebijakan manajemen bencana menjadi tanggung jawab legal. proses yang pada umumnya terjadi terdiri dari beberapa tahap. Pemerintah Pusat saat ini berada pada tahap formulasi kebijakan (proses penyusunan beberapa Peraturan Pemerintah sedang berlangsung) dan implementasi kebijakan (BNPB telah dibentuk dan sedang mendorong proses pembentukan BPBD di daerah). Kebijakan manajemen bencana yang ideal selain harus dikembangkan melalui proses yang benar. Mekanisme kerja dan pengaturan antara berbagai portofolio lembaga yang terkait dengan bencana. Beberapa daerah yang mengalami bencana besar sudah melangkah lebih jauh pada tahap formulasi kebijakan dan implementasi kebijakan. Alokasi sumberdaya yang tepat antara Pemerintah Pusat dan Daerah. serta antara berbagai fungsi yang terkait. Solusi manajemen bencana ditekankan pada pengorganisasian masyarakat dan proses pembangunan. implementasi kebijakan. dan evaluasi kebijakan.Dalam beberapa tahun terakhir. kebijakan manajemen bencana mengalami beberapa perubahan kecenderungan seperti dapat dilihat dalam tabel. Dalam penetapan sebuah kebijakan manajemen bencana. formulasi kebijakan.

2 Kecenderungan Di dalam Kebijakan Manajemen Bencana .Tabel 2.

Pemerintah Indonesia telah memulai proses penyusunan kebijakan menajemen bencana. E. 22. Melalui UU No. Di daerah terdapat beberapa lembaga dan mekanisme yang sebelumnya sudah ada dan berjalan.Sumber: Handmer & Dovers. Kebijakan kelembagaan yang didesain dari Pemerintah Pusat akan berinteraksi dengan lembaga dan mekanisme yang ada serta secara khusus dengan orang-orang yang selama ini terlibat di dalam kegiatan penanggulangan bencana. Beberapa PP yang terkait telah dikeluarkan (PP No. 23 tahun 2008). 21. 24 tahun 2007. sementara beberapa PP lain sedang dipersiapkan. Pembagian Tanggung Jawab Manajemen Bencana . 2007 Sistem kelembagaan penanggulangan bencana yang dikembangkan di Indonesia dan menjadi salah satu fokus studi bersifat kontekstual.

pengurangan risiko bencana (PRB) dan pemaduan pengurangan risiko bencana dengan program pembangunan. d. c. pengurangan risiko bencana (PRB) dan pemaduan pengurangan risiko bencana dengan program pembangunan. g. d. dan g.UU No. e. melaksanakan kewajiban lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan. perlindungan masyarakat dari dampak bencana. . menggunakan dan mempertanggungjawabkan sumbangan/bantuan nasional dan internasional. Pada tataran operasional. penjaminan pemenuhan hak masyarakat dan pengungsi yang terkena bencana sesuai dengan standar pelayanan minimum. 24 tahun 2007 telah menetapkan bahwa pemerintah (pusat) memiliki tanggung jawab dalam penyelenggaraan pennggulangan bencana. pengalokasian dana penanggulangan bencana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang memadai. pengalokasian anggaran penanggulangan bencana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang memadai. b. b. Tanggung jawab tersebut mencakup: a. menyampaikan informasi kegiatan penanggulangan bencana kepada masyarakat. Di dalam Peraturan Presiden tersebut dinyatakan BNPB memiliki tugas sebagai berikut: a. Sementara tanggung jawab Pemerintah Daerah dirumuskan sebagai berikut: a. c. dan rekonstruksi secara adil dan setara. penanganan tanggap darurat. pengalokasian anggaran penanggulangan bencana dalam bentuk dana siap pakai. b. menetapkan standardisasi dan kebutuhan penyelenggaraan penanggulangan bencana berdasarkan peraturan perundang-undangan. pemulihan kondisi dari dampak bencana. f. perlindungan masyarakat dari dampak bencana. f. 8 tahun 2008. menyusun pedoman pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. rehabilitasi. penjaminan pemenuhan hak masyarakat dan pengungsi yang terkena bencana secara adil dan sesuai dengan standar pelayanan minimum. dan h. UU No. pemeliharaan arsip/dokumen otentik dan kredibel dari ancaman dan dampak bencana. melaporkan penyelenggaraan penanggulangan bencana kepada Presiden setiap sebulan sekali dalam kondisi normal dan setiap saat dalam kondisi darurat bencana. mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran yang diterima dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. 24 tahun 2007 telah mengamanatkan pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia No. memberikan pedoman dan pengarahan terhadap usaha penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana. e. dan d. c.

Selain ketiga pihak yang telah disebutkan di atas yaitu Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan BNPB, UU No. 24 tahun 2007 juga mengenali peran serta pihak lain, yaitu lembaga usaha dan lembaga internasional. Pasal 28 UU No. 24 tahun 2007 merumuskan peran lembaga usaha dengan “Lembaga usaha mendapatkan kesempatan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, baik secara tersendiri maupun secara bersama dengan pihak lain.” Lebih jauh lagi diatur bahwa lembaga usaha yang terlibat dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana perlu “menyesuaikan kegiatan dengan kebijakan penyelenggaraan penanggulangan bencana”, “menyampaikan laporan kepada pemerintah dan/atau badan yang diberi tugas…”, “mengindahkan prinsip kemanusiaan”. Peran serta lembaga internasional dan lembaga asing non pemerintah dalam penanggulangan bencana dijamin melalui Pasal 30 ayat (1) UU No. 24 tahun 2007. Tata cara berperan dalam penangulangan bencana telah diatur melalui Peraturan Pemerintah No. 23 tahun 2008. 1 ADVOKASI KORBAN KONFLIK SOSIAL

A. Pendahuluan Indonesia merupakan daerah rawan terhadap berbagai bencana, baik disebabkan oleh alam maupun manusia. Berbagai bencana tersebut antara lain; gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, banjir, tanah longsor, kekeringan, kebakaran hutan, kerusuhan/konflik sosial, dll. Seiring dengan perkembangan kehidupan masyarakat yang demokratis, maka isue Hak Asasi Manusia (HAM) telah menjadi wacana disegala bidang pembangunan, terlebih pembangunan kesejahteraan sosial yang sarat dengan muatan penegakkan HAM. Perlindungan bagi kelompok miskin, rentan atau yang memiliki hambatan fungsi sosial, anak terlantar, korban narkoba, korban konfik sosial dll dalam memenuhi kebutuhan dasar, meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraannya merupakan kerja yang bersentuhan dengan pemihakan dan perwujudan kesadaran secara konseptual HAM secara

universal dan menyangkut konvesi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang telah diratifikasi. Berkaitan dengan hal tersebut upaya yang bersifat strategis perlu mendapatkan perhatian dan pengkajian yang lebih mendalam utamanya bagi para penyandang masalah kesejahteraan sosial atau dalam hal ini Klien, yang dinyatakan sebagai korban. Siapa korban ? Pertanyaan ini yang sering luput dari perhatian kita, dan susah untuk mendefinisikan secara jelas. Korban adalah seseorang yang menerima keadaan yang menyakitkan, menyengsarakan, tidak mengenakkan baik fisik maupun non fisik dimana keadaan tersebut diluar kehendaknya. Selanjutnya bahwa kegiatan advokasi yang dilakukan sebetulnya tidaklah bersifat netral tetapi lebih pada pembelaan kepada korban. Bagi para pekerja sosial melakukan advokasi bukanlah hal yang asing, walaupun sebetulnya advokasi lebih dekat pada para pekerja hukum. Persoalan yang kemudian muncul adalah apakah Pekerja Sosial atau 2 PNS dapat melakukan advokasi ? dan Bagaimana cara melakukan advokasi terhadap Kliennya ? Persoalan pertama jelas Pekerja Sosial atau PNS dapat melakukan advokasi, karena tidak ada batasan tentang siapa yang paling berhak melakukan praktek advokasi. Sedangkan persoalan selanjutnya adalah perlunya pendalaman tentang Peraturan Perundang-undangan Bidang Kesejahteraan Sosial dan pengalaman praktek. B. Memahami Konflik Sosial Setiap orang dipastikan tidak akan dapat terhindar dari situasi konflik, entah konflik yang berkaitan dengan dirinya, dengan orang lain, atau dengan siapapun. Konflik bisa terjadi pada setiap orang, dimana saja dan kapan saja. Untuk memahami konflik, sangat tergantung pada kemampuan setiap orang

untuk mempelajari kadar konflik bagi dirinya, keluarga, dan masyarakat. Konflik dapat dipahami dari beberapa gejala antara lain: 1. Adanya perselisihan yang tidak terselesaikan antara dua pihak atau lebih. 2. Terjadinya perentangan antara kedua belah pihak atau lebih, pertentangan dapat terjadi pada diri individu, antar individu, individu dengan kelompok, antar kelompok, kelompok dengan masyarakat, dan antar masyarakat. 3. Tawuran antar kelompok, antar daerah tertentu dan sikap mau menang sendiri dan manganggap bahwa kelompok lain sebagai sebuah ancaman , dan berbagai gejala lainnya. Konflik pada dasarnya adalah ciri dinamika masyarakatnya, untuk memperoleh keadaan yang lebih baik. Konflik terjadinya mulai dari yang ringan dan tersembunyi hingga tingkat yang berat dan terbuka. Konflik diartikan sebagai bentuk pertentangan antara satu dengan pihak lainnya. Konflik juga diartikan sebagai perjuangan nilai dan tuntutan atas status, kekuasaan, dan sumber daya yang bersifat langka dengan maksud menetralkan, mencederai atau melenyapkan lawan. Konflik merupakan proses kea rah upaya memperoleh penghargaan dengan cara menghilangkan dan memperlemah pesaingnya. Konflik dapat berupa konflik usaha, huru hara, terror, SARA, politik, konflik Pusat-daerah. Konflik dapat terjadi secara vertical dan atau horizontal. 3 Konflik vertical terjadi pada lingkungan masyarakat yang memiliki status social, ekonomi, dan politik yang berbeda secara berjenjang, misalnya konflik kelas. Konflik horinsantal terjadi pada lingkungan masyarakat yang memiliki status social, ekonomi, dan politik yang sederajat misalnya konflik antar kampung, antar tetangga, antar pelajar, antar preman, dll.

Karena berkaitan dengan wilayah hukum. dalam bahasa Belanda yang berarti . Arti Penting Advokasi Pada mulanya advokasi muncul dalam pengertian pembelaan terhadap berbagai kasus-kasus hukum yang ada dalam masyarakat. yang diharapkan akan menguntungkan kepentingan dan perjuangan pihak yang melakukan advokasi. prioritas atau kebijakan melalui penggunaan suatu alasan yang masuk akal sesuai dengan target group (sasaran). Advokasi dapat didefinisikan secara sederhana sebagai. Secara sederhana sesungguhnya kerja advokasi adalah MEMPENGARUHI serta MENGUBAH. Dua kata kunci ini harus selalu ada 4 . atau perubahan kebijakan. terbentuknya atau terciptanya kebijakan atau praktek baru.C. Dapat juga advokasi didefinisikan. pengacara. maka advokasi kerapkali dimengerti sebagai tindakan litigasi oleh seorang yang dinamakan Advocaat. upaya nyata untuk memperbaiki atau merubah suatu kebijakan publik sesuai dengan kehendak dan kepentingan mereka yang mendesakkan terjadinya perbaikan dan perubahan tersebut. kegiatan advokasi dapat didefinisikan sebagai. pembela. sebagai suatu usaha yang dilakukan secara sistematis dan terorganisir untuk melakukan aksi dengan target untuk. Namun pada perkembangannya kerja advokasi tidak sekedar melakukan pembelaan dalam wilayah hukum tetapi juga yang berkaitan dengan kebijakan publik. dan peguam untuk menangani berbagai sengketa hukum di masyarakat. Advocateur. serta implementasi terhadap suatu kebijakan. proses komunikasi dalam bentuk verbal dan atau tertulis yang dilakukan untuk menciptakan perubahan dalam sikap. Sebagai kegiatan yang bertujuan untuk melakukan perubahan kebijakan publik.

tetapi dapat diselesaikan dengan kemampuan masyarakat sendiri. Dalam hal ini kegiatan advokasi dilakukan untuk mencegah munculnya persoalan baru. Sehingga setiap kasus tidak saja selalu diselesaikan melalui jalur hukum. bahwa kegiatan advokasi dimaksudkan masyarakat maupun individu mampu untuk mengorganisir dirinya sehingga setiap persoalan yang muncul dapat dicegah sedini mungkin. teror. sosial dan budaya. bahwa apa yang terjadi dalam masyarakat mulai dari penindasan. yang justru dapat dimanfaatkan oleh kepentingan-kepentingan sesaat. Dan hal tersebut merupakan hak dari setiap orang yang merasa hak-haknya dilanggar baik dilakukan secara individual maupun kolektif. tidak saja dalam bidang hukum tetapi masuk juga dalam bidang ekonomi. sesuai dengan normanorma hukum maupun norma kesusilaan yang berlaku dalam masyarakat. Kata advokasi sering kali kita dengar bahkan secara tidak sadar kita telah melakukan advokasi baik untuk kepentingan sendiri maupun kepentingan masyarakat. Ketiga. kekerasan serta konflik-konflik dalam keluarga merupakan suatu hal yang harus terus menerus di perjuangkan dan diposisikan sesuai dengan keadilan dan kebenaran. Dalam kerja advokasi ada beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian. bahwa pelanggaran atau kejahatan terhadap hukum privat maupun publik serta norma-norma kesusilaan tidak boleh dibiarkan karena akan menjadi persoalan dalam masyarakat. intimidasi. dimana kegiatan advokasi juga dibutuhkan.dalam kerja advokasi. Berkaitan dengan hal tersebut perlu disadari bahwa persoalan atau kasus-kasus yang ada. pertama. Dengan demikian lewat kegiatan advokasi ditujukan untuk penguatan . kalau bisa kita katakan advokasi adalah “bagaimana mempengaruhi siapa dalam rangka mengubah apa dan mengapa ?”. Kedua. politik.

karena selama ini resistensi mayarakat terhadap eksploitasi dan penindasan negara sangat minim. . dalam mengakui dan bahkan melindungi hak-hak masyarakat yang selama ini terpinggirkan. Memodifikasi kebijakan. merupakan kegiatan yang memerlukan pengorbanan yang tidak sedikit baik moril maupun materiil. Dengan kegiatan advokasi diharapkan kesadaran dan pemahaman kelompok masyarakat maupun individu semakin meningkat untuk memperjuangkan hak-haknya serta mengorganisir dirinya secara berkesinambungan. Advokasi dalam pelayanan kemanusiaan dapat dikemukakan pendapat dari Hepwort dan Larsen (1986) sebagai berikut. 2. prosedur atau praktik yang mempengaruhi klien. Namun kiranya perjuangan membela dan memberikan perlindungan terhadap hak-hak klien/masyarakat.masyarakat sipil. Karena dalam perjuangan kegiatan advokasi dalam menegakkan hak-hak klien/masyarakat akan berhadapan dengan kekuasaan yang sangat kuat. Proses bekerja dengan atau atas nama klien. 5 Perlu disadari bahwa kegiatan advokasi merupakan gerakan yang tidak mudah dalam pelaksanaannya. Memperoleh pelayanan atau sumber-sumber yang kemungkinan tidak tersedia. Namun yang lebih penting adalah bagaimana hak tersebut bisa diperjuangkan dan kebijakan publik berpihak kepadanya. terlebih penyandang masalah sosial utamanya korban konflik sosial. untuk: 1. Sehingga diharapkan dengan kegiatan advokasi pemerintah dalam menentukan kebijakan memberi posisi yang benar. yang memiliki berbagai instrumen yang memudahkan untuk mematahkan kegiatan advokasi.

suatu proses. 3. Pengorganisasian. maka wilayah kerja advokasi pada umumnya adalah sebagai berikut: 1. dan advokasi komunitas. istilah ini memang sangat kental dengan NGO. sistem. didalamnya tercakup taktik dan strategi. karena advokasi adalah untuk merubah kebijakan. dan sebagainya. petani. legislatif. Pengorganisasian dipahami sebagai upaya untuk mengorganisir pihak yang akan kita dvokasi. seperti. Jadi dari pengertian tersebut kegiatan advokasi merupakan upaya pencapaian tujuan. Mempromosikan legislasi atau kebijakan baru yang akan menghasilkan tersedianya sumber ataupun pelayanan yang dibutuhkan klien. kampanye merupakan adaptasi dari kata Campaign yang berarti seni perang. klas. Legislasi. Teknik Advokasi Dalam banyak kalangan aktivis dan Non Government Organisation (NGO). akan tetapi sebenarnya bisa dipakai oleh pihak lain. kebijakan. Tipe advokasi dalam pelayanan kemanusiaan diantaranya adalah : Advokasi kasus. dan mendapat perhatian semua pihak. 2. dan proses advokasi mencakup kegiatan “memperoleh. buruh. maka out put dari advokasi salah satunya adalah lahirnya kebijakan . pelayanan langsung. Kampanye. 6 D. yang dapat kita gunakan untuk menarik warga agar simpati terhadap yang kita kampanyekan. klinis. yang telah sering malakukan advokasi. internal. memodifikasi dan promosi/meningkatkan” hak atau kebutuhan klien.3.

Pendekatan emosional. Kaidah Advokasi Jika advokasi adalah kegiatan yang terencana dan sistematis maka ada . melakukan komunikasi dengan orang tua/wali klien yang bermasalah. Mengadakan kegiatan formal dan non formal yang berkaitan dengan penyebaran informasi tentang PMKS. 4. dalam membela hak-hak klien sebagai berikut: 1. yaitu mengetahui latar belakang individu. Bersama-sama pihak terkait untuk menyediakan sarana dan prasarana bagi klien dalam rangka penyaluran minat dan bakat. Untuk itu berikut adalah beberapa teknik advokasi . 5. tulisan ilmiah. mendengarkan keluhan klien dll. Pendekatan secara persuasive terhadap klien dan lingkungannya. utamanya yang menjadi 7 tupoksinya. diskusi.terhadap isu yang kita advokasi. E. melakukan dialog dengan pihak terkait dengan permasalahan klien. Membudayakan dan menggalakkan kegiatan-kegiatan yang bersifat religius/keagamaan. Dapat dikemukakan bahwa tidak ada teknik yang dapat menjadi standar baku dalam kegiatan advokasi . dll. Memposisikan Pekerja Sosial sebagai tokoh panutan dan sebagai teman/sahabat yang dapat diajak berdiskusi sehingga terjadi posisi saling mempercayai dan diharapkan tercipta hubungan harmonis dan dialog yang sehat. 3. kampanye. 2. dengan menciptakan suasana yang bebas dari rasa ketakutan. melalui penyulahan. aspiratif. 6. keluarga. dan lingkungan pergaulan.

untuk itu semua kalangan yang terlibat konsisten dengan apa yang telah direncanakan. Kita hanya dapat merubah taktik sesuai dengan situasi dilapangan yang banyak berubah. Mencermati posisi kasus Pada kaidah ini kita harus terlebih dahulu melihat kasus tersebut.beberapa kaidah yang menjadi pegangan setiap orang yang hendak melakukan advokasi. Setelah itu kita merangkai ulang setiap peristiwa yang berhubungan dengan kasus tersebut. walaupun kondisi dilapangan banyak berubah. 3. Makin banyak dukungan didapatkan. . Hasil tersebut ditelaah dan disusun dalam suatu peta persoalan yang berisikan identifikasi masalah. Kerjakan rencana yang sudah dibuat Dalam membuat rencana tentu kita harus konsisten untuk tidak melakukan perubahan. Kesepakatan yang sudah dibuat akan dijadikan semacam pengikat bagi 8 kerja advokasi selanjutnya. Dengan mencermati posisi kasus maka akan diketahui sebenarnya posisi dan kapasitas kita serta seberapa jauh kemampuan yang kita punyai. mengenai isi. kaidah tersebut diantaranya: 1. jangan mudah mengganti program yang sudah disepakati. potensi maupun peluang serta dampak yang ditimbulkan. makin lebar peluang untuk keberhasilan advokasi. Untuk itu maka perlu identifikasi seberapa banyak kita mendapat dukungan dan siapa saja yang hendak menentang. 2. potensi dan peluang seta jangka waktu yang akan dikerjakan. Identifikasi siapa kawan dan lawan Pada kaidah ini yang harus dilakukan adalah memperkecil lawan dan memperbanyak kawan.

5. . 6.4. Taktik paling kentara adalah melakukan teror dari yang paling halus hingga yang sangat kotor. Tetap konsisten pada masalah Pada kaidah ini yang perlu diperhatikan adalah munculnya perubahan dalam masyarakat yang mempengaruhi kerja-kerja advokasi sehingga masalah yang menjadi sasaran advokasi kurang diminati oleh kelompok inti. Berimajimasilah Cara untuk mengalahkan lawan dalam kegiatan advokasi tidak perlu dengan melakukan cara teror dan kekerasan. Kita harus melakukan berbagai strategi untuk menggalang opini publik. dll. Untuk menangkal itu adalah dengan ketegaran dan kesabaran. Dengan demikian dibutuhkan kreatiftas dalam membuat masalah tersebut tetap hangat dan tidak cepat basi. Dengan imajinasi kita akan menemukan banyak saluran untuk menggalang dukungan atau menambah simpatisan. olah raga. Dalam melakukan advokasi anda bukan saja bertaruh denga gagasan tetapi yang paling utama adalah hidup anda. Jika diperlukan buatlah strategi untuk tetap membuat masalah itu terus aktual dan relevan dalam kondisi apapun. Jangan mudah ditakuti Banyak cara yang akan dilakukan lawan untuk melemahkan semangat kita dalam melakukan advokasi. Karena advokasi adalah kegiatan sistematis dan terencana maka kegiatan itu membutuhkan kretifitas dan imajinasi. dapat meminta bantuan teman-teman yang bergerak dibidang keenian. pemusik. Hal ini jelas amat berbahaya karena sasaan menjadi kabur dan bisa jadi tidak mendapat dukungan publik.

Doa adalah pengukuhan dan pendorong tiap pribadi yang berada dalam kegelisahan maupun perjuangan kemanusiaan. karena hal ini sangat jarang dan belum familiar ditengah-tengah masyarakat kita. penggerak dan pengendali utama seluruh kegiatan advokasi. Belajar dari kesalahan dan keberhasilan yang pernah dilakukan berikut diusahakan beberapa yang mungkin bisa dipakai bahan untuk melakukan improvisasi. sehingga tidak ada devinisi yang baku tentang advokasi. Membentuk lingkaran inti Yang dimaksud lingkar inti (allies) adalah kumpulan orang dan atau organisasi yang menjadi penggagas. Berdoalah Banyak bukti dimana doa berperan penting dalam setiap perubahan. F. pemrakarsa. Sesab itu doa menjadi 9 penting bagi kita yang memang menggagas kemenangan dalam melakukan advokasi. kohesif dan solid. diantaranya adalah: 1.7. Lingkar inti dari suatu gerakan advokasi adalah suatu “tim kerja” yang siap kerja purna waktu. Dalam hal dikemukakan langkah-langkah melakukan advokasi. Tidak ada resep advokasi yang secara universal cocok diterapkan untuk semua aspek persoalan. Tidak ada cara yang baku dalam metode serta langkah-langkah advokasi. Praktek Advokasi Bagaimana kita melakukan advokasi ? Agak kesulitan ketika kita harus menjelaskan secara rinci tentang bagaimana melakukan advokasi. Lingkar inti adalah perancang strategi sekaligus . Terlebih kata advokasi sendiri belum menjadikan wacana dan populer di masyarakat.

Dalam menentukan satu issu strategis kegiatan advokasi dengan mengacu pada pertimbangan issu yang akan diusung adalah “aktual”. Memilih issu startegis Segera setelah kegiatan sebelumnya tercapai. adalah mimilih/menetapkan issu strategis kegiatan advokasi yang akan dilakukan. Karena itu. diantaranya: adanya kesatuan atau kesamaan visi dan idiologi yang jelas terhadap issu yang diadvokasikan. dalam arti tuntutan memang semakin luas di masyarakat agar issu tersebut segera ditangani. Mengumpulkan data dan informasi Dalam upaya memahami hal yang akan kita lakukan dalam gerakan advokasi. yaitu sedang hangat dan menjadi perhatian masyarakat. dalam merumuskan issu startegis. jika tidak akan membawa dampak negatif lebih besar pada kehidupan masyarakat umum. bahan proses legislasi. (b) Kebutuhan dan aspirasi masyarakat. dll. 4. (c) . 10 3. 2. lobbi. perlu mengumpulkan data dan informasi berkaitan dengan issu advokasi yang dilakukan. pembentukan lingkar inti dalam gerakan advokasi memerlukan beberapa prasyarat.pemegang komando utama. Data dan informasi tersebut penting dalam mendukung proses berikutnya. kampanye. Analisis data dan informasi Data yang telah terkumpul sebanyak mungkin kita olah sedemikian rupa menjadi informasi yang diperlukan untuk mendukung semua kegiatan lain dalam advokasi. Sebagai bahan pertimbangan dalam memilih issu berikut ini dapat menjadi acuan: (a) Penting dan mendesak . misalnya.

Bagian acara ini mulai masuk ke dalam berbagai aspek teknis atau bentukbentuk kegiatan advokasi yang sesungguhnya. Galang sekutu dan pendukung. yang harus ditempuh dalam advokasi. mencakup beberapa jenis kegiatan. 6. Pada setiap tahapan memerlukan banyak waktu.Berdampak positif. tenaga. penggalangan sekutu dan pendukung menjadi sangat vital. 5. (d) Sesuai dengan visi dan agenda perubahan sosial. Sekutu dalam advokasi adalah perseorangan. prasarana. dengan berbagai jenis atau bentuk kegiatannya masing-masing yang khas. Proses-proses legislasi. Issu yang menarik akan mendapat dukungan dari berbagai kalangan utamanya dari mass media baik cetak maupun elektronik. dll) yang bersedia. Mengajukan rancangan tanding. Dalam hal inilah. Mengemas issu semenarik mungkin Issu-issu yang telah dipilih (satu issu strategis) tersebut selanjutnya dikemas sedemikian rupa sehingga dapat menarik simpatisan masyarakat dan pendukung. Ada tiga jalur proses pembentukan kebijakan publik. pikiran dan dana. kelompok atau organisasi yang memiliki sumber daya (keahlian. yang membentuk isi naskah hukum atau kebijakan publik. mendukung dengan 11 mengambil peran atau menjalankan suatu fungsi dalam rangkaian kegiatan advokasi. dana. Kerja advokasi merupakan kerja yang sangat rumit dan majemuk. akses. Pertama adalah: proses-proses legislasi dan jurisdiksi. pengaruh. 7. mulai dari penyusunan . dan kemudian terlibat aktif langsung. Sehingga tidak ada seorangpun bahkan lembaga/oganisasi yang akan mampu sendirian melaksanakan semua kegiatan advokasi.

termasuk didalamnya penyusunan rancangan tanding (counter draft). Memang tidak mudah memahami advokasi terhadap korban konflik . dsb. Penutup. Mempengaruhi pembuat kebijakan Jalur kedua dalam proses-proses pembentukan kebijakan publik adalah . gugatan bersama (class action). adalah kelemahan pada basis legitimasinya. beracara di peradilan (litigasi). 8. Jadi masalah bagaimana mampu membangun basis gerakan sampai menyentuh akar rumput. dll. sampai peninjauan kembali atau pengujian undang-undang (judicial review). mungkin masih berjalan sampai sekarang walaupun sistem pilitik dan hukum sekarang sudah mulai longgar. negosiasi. 9. Membangun basis gerakan. proses-proses politik dan birokrasi. G. Salah satu kecaman terhadap kegiatan advokasi dari pengalaman aktivis/LSM/ORNOP . yang membentuk tata laksana kebijaakn publik. sebagai pembuat dan pelaksna resmi kebijakan publik. kolaborasi. mediasi. Maka. Mereka sebenarnya bicara atas nama siapa? Apakah mereka memang memiliki mandat nyata dari masyarakat atau rakyat yang mereka “atas namakan” ?. Sedangkan proses-proses Jurisdiksi diantaranya adalah.rancangan undang-undang atau peraturan (legal drafting). lobbi. Untuk 12 itu sekarang kalau mau melaksanakan advokasi harus memiliki basis gerakan yang berakar nyata dalam masyarakat. Dua pelaku utama dalam jalur ini adalah para Politisi dan aparat birokrasi pemerintahan. juga bisa terjadi dalam berbagai bentuk: gugatan perwakilan (legal standing). berlangsunglah kegiatan-kegiatan.

Tetapi dengan penjelasan singkat tersebut. 2000. Perencanaan. Strategi Perlawanan. . Jakarta. Miller Valerie. minimal sudah tergambar rencana yang akan dilakukan tentang advokasi yang berkaitan dengan memperoleh dan mempromosikan pelayanan yang terbaik sesuai dengan hak-hak klien dilingkungan masing-masing instansi Anda. Merubah Kebijakan Publik. Tindakan. Fakultas Hukum UII. dan Refleksi. dan tentunya kami membuka diri terhadap saran. Sekian dan terimakasih.sosial hanya dalam beberapa jam pertemuan. Topatimasang. ide yang membangun melalui diskusi dan proses diklat. Yogyakarta. dkk. Semoga makalah kecil ini bermanfaat. Pedoman Advokasi. Yayasan Obor Indonesia. dkk. Insist Pers. Roem. LKBH. dkk. 2001. Pustaka Pelajar. Bahan bacaan: Imran. 2005. Yogyakarta.