P. 1
differensial fungsi majemuk.doc

differensial fungsi majemuk.doc

|Views: 747|Likes:
Published by Bambang Herlambang
diff fungsi majemuk
diff fungsi majemuk

More info:

Published by: Bambang Herlambang on May 31, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/17/2015

pdf

text

original

DIFERENSIAL FUNGSI MAJEMUK

Tujuan Instruktusional : Memahami diferensiasi untuk fungsi-fungsi yang mengandung lebih dari satu macam variabel bebas Daftar Materi Pembahasan : 1. Diferensiasi parsial 2. Derivatif dari derifatif parsial 3. Nilai ekstrim : maksimum dan minimum 4. Optimalisasi bersifat : pengganda lagrange I. Diferensiasi parsial Sebuah fungsi yang hanya mengandung satu variabel bebas hanya akan memiliki satu macam turunan yaitu : jika y = f(x) maka y ′ = dy / dx. Sedangkan jika sebuah fungsi mengandung lebih dari satu variabel bebas maka turunannya akan lebih dari satu macam pula, atau jika suatu fungsi memiliki n variabel bebas maka akan memiliki sebanyak n turunan. Jika y = f (x,z) maka akan ada 2 y′ yaitu y′ = dy/dx dan y′ = dy/dz. Untuk membedakan turunan terhadap x dan z maka biasanya akan diberi notasi Fx untuk turunan terhadap x dan Fz untuk turunan terhadap z. Contoh : Y = 3 x2 – 8xz – 5 z2 maka II. Derivatif dari derivatif parsial Seperti halnya dengan fungsi dengan satu variabel bebas maka fungsi yang memiliki lebih dari satu variabel bebaspun dapat diturunkan lebih dari satu kali. Dengan kata lain masing-masing parsialnya masih mungkin diturunkan lagi, namun berapa banyak turunan dari turunan parsial dapat dibentuk tergantung dari bentuk turunan parsial tersebut. Fx = dy/dx = 6x – 8z Fz = dy/dz = -8x – 10 z dan

‘11

1

Matematika Bisnis Tri Wahyono, SE. MM..

Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana

‘11 3 Matematika Bisnis Tri Wahyono.. SE. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . MM.Contoh : Y = x3 + 5 z2 – 4 x2z – 6 xz2 + 8z – 7 Turunan 1 Fx = dy / dx = 3 x2 – 8xz – 6 z2 Turunan 2 Fxx = d2y /dx2 = 6x – 8z Turunan 3 Fxxx = d3y / dx3 = 6 Fxxz = d3y / dx2dz = -8 Fxz = d2y / dxdz = .8x – 12z Fxzx = d3y / dx2dz = -8 Fxzz = d3y / dxdz2 = -12 Fz = dy / dz = 10 z – 4 x2 − 12 xz Fzx = d2y / dzdx = -8x – 12 z Fzxx = d3y/ dzdx2 = -8 Fzxz = d3y/ dz2dx = -12 Fzz = d2y / dz2 = 10 – 12x Fzzx = d3y/ dz2dx = -12 Fzzz = d3y/ dz3 = 0 Sekarang turunan turunan parsial ketiga ini tidak dapat diturunkan lagi karena masing – masing hanya mengandung konstanta.

z) maka y akan mencapai titik ekstrimnya jika : Fx = dy / dx = 0 dan Fz = dy / dz = 0 Syarat diatas adalah syarat yang diperlukan agar fungsinya mencapai titik ekstrim. p = 4 q2 – 6 q2r + 3 qr2 + 3 r2 + 5 3. digunakan syarat yang harus dipenuhi yaitu : Maksimum bila Fxx = d2y / dx2 < 0 dan Fzz = d2y / dz2 < 0 Minimum bila Fxx = d2y / dx2 > 0 dan Fzz = d2y / dz2 > 0 Contoh : Selidikilah apakah titik ekstrim dari fungsi berikut ini adalah titik maksimum atau titik minimum ? : y = -x2 + 12x – z2 + 10z – 45 Jawab : Fx = -2x +12 = 0 2x + 12 = 0 2x = 12 maka x = 6 2 z + 10 = 0 2z = 10 maka z = 5 y = . 5 – 45 = 16 Fxx = -2 < 0 dan Fzz = -2 < 0 karena Fxx dan Fzz < 0 maka titik ekstrimnya adalah titik maksimum dengan y maks = 16 Fz = -2z + 10 = 0 - Latihan : Selidikilah titik maksimum ataukah titik minimum. y = 2x2 – 20 x + z2 – 8 z + 78 ‘11 4 Matematika Bisnis Tri Wahyono. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . Untuk mengetahui apakah titik ekstrim tersebut titik maksimum atau minimum. dan berapa nilai titik maks atau min tersebut dari persamaan berikut : 1. MM.. y = 3x2 – 18 x + z2 – 8 z + 50 2. 6 – 52 + 10 .III.62 + 12 . SE. Nilai ekstrim : maksimum dan minimum Nilai ekstrim dari (optimum) dari sebuah fungsi yang mengandung lebih dari satu variabel bebas dapat dicari dengan penguian sampai derivatif keduanya : Untuk y = f (x.

Pengganda Lagrange Adalah suatu metode yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah diatas yaitu ingin mengoptimalkan suatu fungsi tetapi terbentur oleh adanya batasan (kendala). Jawab : Fungsi Lagrange = F = 2x + 2y + λ( x2 + y2 –8 ) = 2x + 2y + x2 λ+ y2λ –8λ Agar ekstrim F′ = 0 Fx = 2 + 2xλ = 0 diperoleh λ = -2/2x = -1/x ………………(1) Fy = 2 + 2yλ = 0 diperoleh λ = -2/2y = -1/y ………………(2) Berdasarkan (1) dan (2) : -1/x = -1/y atau x = y Menurut fungsi kendala x2 + y2 = 8 jika x = y maka x2 + x2 = 8 2x2 = 8 x2 = 4 x = ± 2 berarti y = ± 2 Karena x = y = ± 2 maka z = ± 22 + ± 22 = 8 Penyidikan nilai ekstrim : Untuk x = y = 2 maka λ = -1/x = -1/y = -1/2 Fxx = 2λ = 2. Optimasi bersyarat : Pengganda Lagrange Dalam kenyataan kita sering sekali harus mengoptimalkan suatu fungsi yakni mencari nilai maksimum atau nilai minimumnya tetapi terkekang oleh suatu fungsi lain yang harus dipenuhi. SE. misalnya hendak mengoptimalkan kepuasan tetapi terbentur oleh pendapatan yang terbatas. MM.. atau ingin memaksimumkan laba tapi terbentur oleh terbatasnya jumlah produk yang dapat dihasilkan. –1/2 = -1 < 0 karena Fxx dan Fyy < 0 maka nilai ekstrimnya adalah maksimum Untuk x = y = -2 maka λ = -1/x = -1/y = 1/2 ‘11 Matematika Bisnis Tri Wahyono. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana 5 .IV. atau dengan kata lain hendak mengoptimumkan tetapi mengahadapi kendala. Contoh : Tentukan nilai ekstrim z dari fungsi z = 2x + 2y dengan kendala x2 + y2 = 8 Jelaskan pula nilai ekstrimnya. Dalam kasus ekonomi hal ini banyak sekali terjadi. –1/2 = -1 < 0 Fyy = 2λ = 2.

s ) = r2 – 10 s2 terhadap r – s = 18 2. MM. Maksimumkan f (r. Optimumkan z = 4x – 2y dengan syarat x2 .y2 = 20 3. Minimumkan f (x. SE.y) = 4x2 + 5y2 – 6y jika x + 2y = 18 ‘11 6 Matematika Bisnis Tri Wahyono.Fxx = 2λ = 2. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . 1/2 = 1 > 0 Latihan : karena Fxx dan Fyy > 0 maka nilai ekstrimnya adalah minimum 1.. 1/2 = 1 > 0 Fyy = 2λ = 2.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->