BAB I PENDAHULUAN Dewasa ini yang di cari manusia dalam kehidupan ini adalah kebahagiaan dunia dan akhirat

. Tetapi bagaimana kedua kebahagiaan itu dapat dicapai tampa harus mematikan yang satu untuk mendapatkan yang lain, tapi dapat dicapai secara selaras dan secara bersama. Mereka butuh bantuan dan kekuatan yang ada di luar dirinya, yaitu bantuan dari Tuhan dan mengembangkan kehidupan mereka dengan berakhlak tasawuf. Sufisme sangat penting di kembangkan di masyarakat, karena turut serta terlibat dalam berbagai peran dalam menyelamatkan kemanusiaan dari kondisi kebingungan akibat hilangnya nilai – nilai spiritual, memperkenalkan pemahaman tentang aspek kebatinan Islam, baik terhadap masyarakat Islam yang mulai melupakannya maupun non Islam, khususnya terhadap masyarakat Barat, selanjutnya untuk memberikan penegasan kembali bahwa sesungguhnya aspek esoteris Islam yakni sufisme, adalah jantung ajaran Islam, sehingga bila wilayah ini kering dan tidak berdenyut, maka keringlah aspek – aspek lainajaran Islam.

BAB II PERMASALAHAN Banyak cara yang diajukan para ahli untuk mengatasi berbagai masalah yang terjadi didunia modern.Menurut Hussein nasr seorang tokoh tasawuf elah mengemukakan pendapat bahwa ajaran sufisme telah mendapat tempat dikalangan masyarakat (termasuk masyarakat Barat,karena mereka mulai merasakan kekeringan batin.Bagi masyarakat Barat masih sangat asing kalau Islam sebagai agama yang kaya obat rohani.[7] Maka muncul pertanyaan,dapatkah tasawuf member petunjuk arah bagi manusia modern yang telah mengalami krisis spiritual?[8] Ajaran tasawuf sebenarnya bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah.[9] ketika manusia modern telah kehilangan identitas dirinya,maka tasawuf dapat memberikan pengertian yang lebih komprehensif tentang siapa manusia itu sesungguhnya.dari ajaran para sufi,kita dapat mengambil pelajaran bahwa manusia itu bukan hanya makhluk fisik tetapi juga makhluk spiritual,yang memiliki asal-usul spiritualnya adalah Tuhan.Dengan menyadari betapa manusia juga sebagai makhluk spiritual selain makhluk fisik maka kita akan lebih bijak dan mendapatkan keseimbangan dalam kehidupan.[10] Kemampuan berhubungan dengan Tuhan dapat mengintegrasikan seluruh pengetahuan yang Nampak berserakan itu.Karena melalui tasawuf,orang akan disadarkan bahwa segala sumber yang ada ini adalah berasal dari Tuhan.[11] Dengan adanya tasawuf maka ilmu pengetahuan tidak akan bertabrakan,karena ia berada dalam satu jalan dan satu tujuan.Dan disisi lain perasaan beragama yang didukung oleh Ilmu pengetahuan itu juga akan semakin mantap.[12] Selanjutnya tasawuf juga melatih manusia agar memiliki ketajaman batin dan kehalusan budi pekerti.Sikap seperti ini kemudian menjadikan seseorang selalu mengutamakan pertimbangkan kemanusiaan pada setiap masalah yang

dihadapi.Sehingga manusia akan terhindar dari melakukan perbuatan-perbuatan yang tercela menurut agama.[13]

ia berusaha menyumbangkan syari‟at dan Tasawwuf. Perilaku eksternal sufi dikonfrontasikan dan di uji dengan merujuk pada aspek lahiriyah ajaran Islam.[16] Islam sebagai sistem ajaran keagamaan yang lengkap dan utuh dan telah memberi tempat kepada jenis penghayatan keagamaan. terutama kultus individu.Muhammad Rosulullah saw.[25] Sepanjang sejarah peradabam manusia pemimpinpemimpin sukses dalam menjalankan kepemimpinannya didalam banyak bidang kehidupan seperti yang telah diperlihatkan oleh para Nabi dan Rosul.Jadi jika kita mencari tokoh sufi ideal disepanjang sejarah Islam.Jadi seperti diakuinya Muhammad adalah seorang yang sukses memimpin didua level.Rosul juga telah membawa .Dia menempatkan Muhammad sebagai orang yang sangat berpengaruh didunia. Adapun caranya ialah. Meskipun ia menentang berbagai praktek sufi.[23] Didalam tulisan Michael Heart. sebelum Tuhan mengangkatnya menjadi Rosul dan utusan Tuhan.baik yang eksoterik (dhahiri) maupun bathini (esoteric). Neo-Sufisme mengacu pada kehidupan Nabi SAW secara utuh. Ia meniru cara – cara kaum sufi dalam menjalin komunikasi yang akrab dengan Allah. Tidak ada dikotomi antara filsafat dan Tasawwuf karena Nabi membangun pola kehidupan yang merangkum keduanya. mengarahkan.Neo-Sufisme menurut Fazlurrahman di pelopori oleh tokoh Salaf.[24] Tujuan seorang pemimpin adalah untuk menyatukan. Ibn Taimiyah justru mengadopsi metode yang mereka gunakan.yaitu selain sukses memimpin persoalan dunia sekaligus berhasil menjadi pemimpin persoalan akhirat.[15] Konsep – konsep yang berlaku dalam tasawwuf tidak di terjemahkan secara eksklusif dengan validitas tak terbatas.[14] Sebagai ahli hukum Islam. Tidak ada dikotomi antara syari‟at dan tasawwuf karena Muhammad Sang Nabi teladan mampu menggabungkan keduanya dalam satu perilaku dan cermin kehidupan. berbagai ragam pengalaman sufistik ia uji dengan pengalaman empirik.[22] Islam juga telah memberi panutan dan contoh sebagai tauladan bagi umatnya. membawa perubahan. Ibnu Taimiyah.

Selain itu Muhammad tumbuh dalam pengalaman kepribadian yang begitu lengkap.perubahan yang sangat luar biasa didunia Islam. [26]Artinya seorang pemimpin juga harus mempunyai kepribadian yang baik .

Washington. b. dan intensitas. Sukarno.[2] Kebanyakan orang masih cenderung mengatakan bahwa pemimipin yang efektif mempunyai sifat atau ciri-ciri tertentu yang sangat penting misalnya. daya persuasi. PENGERTIAN BERBASIS KEPEMIMPINAN. Lincoln. atau praktisi. SYARAT-SYARAT MENJADI PEMIMPIN VER ISLAM 1. FISIK 2. MANAJEMEN . Pengertian Kepemimpinan Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. pengrajin.[2] Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi. Pengertian Kepemimpinan Sukses Berbasis Akhlak Tasawuf dalam Paradigma Baru dan Komtemporer B. pandangan ke depan. dan sebagainya kita harus mengakui bahwa sifat-sifat seperti itu melekat pada diri mereka dan telah mereka manfaatkan untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan. KEHARUSAN ADANYA PEMIMPIN C. apabila kita berpikir tentang pemimpin yang heroik seperti Napoleon. TASAWUF KEPEMIMPINAN PARADIGMA SUKSES DAN AKHLAK BARU KOMTEMPORER a. Jenderal Sudirman.BAB III PEMBAHASAN A.[3] Dan memang. kharisma.[1] Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah "melakukannya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman ahli. Churcill.

KESIMPULAN DAFTAR PUSTAKA  Nurkolis. Mereka butuh bantuan dan kekuatan yang ada di luar dirinya. maka keringlah aspek – aspek lainajaran Islam. karena turut serta terlibat dalam berbagai peran dalam menyelamatkan kemanusiaan dari kondisi kebingungan akibat hilangnya nilai – nilai spiritual. 9789796869701. yaitu bantuan dari Tuhan dan mengembangkan kehidupan mereka dengan berakhlak tasawuf. "Manajeman Berbasis Sekolah: Teori. "Sukses Sebagai Manajer Profesional Tanpa Gelar MM atau MBA". "Cara Menumbuhkan Pemimpin". POLITIK D. memperkenalkan pemahaman tentang aspek kebatinan Islam. 2002. Tetapi bagaimana kedua kebahagiaan itu dapat dicapai tampa harus mematikan yang satu untuk mendapatkan yang lain.3. Ruky.  ^ Achmad S. 9789792234275. baik terhadap masyarakat Islam yang mulai melupakannya maupun non Islam. 9789797322083. Latar Belakang Dewasa ini yang di cari manusia dalam kehidupan ini adalah kebahagiaan dunia dan akhirat. . selanjutnya untuk memberikan penegasan kembali bahwa sesungguhnya aspek esoteris Islam yakni sufisme. khususnya terhadap masyarakat Barat. Grasindo. 9797322084. tapi dapat dicapai secara selaras dan secara bersama. Sufisme sangat penting di kembangkan di masyarakat. adalah jantung ajaran Islam. Gramedia Pustaka Utama. Model dan Aplikasi". 9796869705. KEAGAMAAN 4. 9792234276.  ^ a b John Adair. Gramedia Pustaka Utama. BAB I PENDAHULUAN A. 2003. sehingga bila wilayah ini kering dan tidak berdenyut.

Masing-masing pengetahuan mempunyai paradigma yang berbeda bahkan terkadang saling bertolak belakang.[2] Pandangan sekulerisme.telah menyebarkan pandangan sekuler sampai kelubuk jantung dan hati manusa modern. Rumusan Masalah 1.mereka hanya membersihkan tubuh mereka .hanyalah mementingkan kehidupan duniawi saja dan mengesampingkan manusia modern dari aspek spiritualitas.Manusia modern hanya mementingkan aspek dari dirinya saja.[3]Akibatnya mereka melupakan kaidah-kaidah agama hanya untuk kepentingan dunia. Bagaimana pengaruh dunia modern terhadap spiritualitas? 2. maka hal ini yang menyebabkan kegoncangan jiwa. positivme.Nasr mengungkapkan bahwa Krisis spiritual ini terjadi sebagai akibat dari pengaruh sekulerisasi yang telah cukup lama menerpa jiwa-jiwa manusia modern.padahal mereka juga memeliki dimensi spiritual.Pengaruh pandangan dunia modern dalam berbagai bentuknya. materialism.B.Kehidupan modern antara lain ditandai oleh adanya spesialisasi dibidang ilmu pengetahuan. Bagaimana hubungan spiritualitas dengan kesuksesan kepemimpinan? BAB II PEMBAHASAN A.naturalism. Pengaruh Dunia Modern Terhadap Spiritualitas Kemajuan dunia ini ternyata telah menciptakan manusia-manusia baru yaitu manusia modern. Pengaruh sains yang besar dalam kehidupan modern.[1] Dunia modern juga telah mengantarkan manusia yang krisis spiritual.Hal ini yang menyebabkan manusia modern saat ini semakin bingung dalam menjalani hidup. Apakah perlunya Tasawuf dalam kehidupan modern? 3.[4] Menurut para sufi.Kondisi seperti ini menyebabkan manusia modern kehilangan arah hidup dan hilangnya ingatan dirinya tentang pencinta yaitu Tuhan.dengan sengaja atau tidak.

Dengan menyadari betapa manusia juga sebagai makhluk spiritual selain makhluk fisik maka kita akan lebih bijak dan mendapatkan keseimbangan dalam kehidupan.[10] Kemampuan berhubungan dengan Tuhan dapat mengintegrasikan seluruh pengetahuan yang Nampak berserakan itu.[6] Ironisnya hal seperti ini juga terjadi pada seorang pemimpin yang ada di Negara ini.[5] Selain itu kehidupan manusia modern dipolakan oleh ilmu pengetahuan yang coraknya kering nilai-nilai spiritual.mengabdikan dirinya kepada Tuhan.maka tasawuf dapat memberikan pengertian yang lebih komprehensif tentang siapa manusia itu sesungguhnya.kita dapat mengambil pelajaran bahwa manusia itu bukan hanya makhluk fisik tetapi juga makhluk spiritual.Pemimpin yang materialis.[7] Maka muncul pertanyaan.Menurut Hussein nasr seorang tokoh tasawuf elah mengemukakan pendapat bahwa ajaran sufisme telah mendapat tempat dikalangan masyarakat (termasuk masyarakat Barat.dari ajaran para sufi.sekuleris yang hanya memikirkan kepentingan dunia.Bagi masyarakat Barat masih sangat asing kalau Islam sebagai agama yang kaya obat rohani.[9] ketika manusia modern telah kehilangan identitas dirinya. B. Semestinya adalah ilmu-ilmu tersebut menjadi kesatuan dengan ajaran agama dari Tuhan.semata.sehingga seluruh ilmu pengetahuan dapat diarahkan pada tujuan kemuliaan manusia.orang akan disadarkan bahwa segala sumber yang ada ini adalah berasal dari Tuhan.dan lupa untuk membersihkan jiwa-jiwa mereka maka tak heran jika manusia modern banyak mengalami depresi.[11] Dengan .karena mereka mulai merasakan kekeringan batin.yang memiliki asal-usul spiritualnya adalah Tuhan.dapatkah tasawuf member petunjuk arah bagi manusia modern yang telah mengalami krisis spiritual?[8] Ajaran tasawuf sebenarnya bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah.Karena melalui tasawuf.berakhlak mulia dan seterusnya terlebih terhadap jiwa para pemimpin. Tasawuf dalam Kehidupan Modern Banyak cara yang diajukan para ahli untuk mengatasi berbagai masalah yang terjadi didunia modern.

[14] Sebagai ahli hukum Islam.Sikap seperti ini kemudian menjadikan seseorang selalu mengutamakan pertimbangkan kemanusiaan pada setiap masalah yang dihadapi.Sehingga manusia akan terhindar dari melakukan perbuatan-perbuatan yang tercela menurut agama. Ibnu Taimiyah. ia berusaha menyumbangkan syari‟at dan Tasawwuf.karena ia berada dalam satu jalan dan satu tujuan. Tidak ada dikotomi antara syari‟at dan tasawwuf karena Muhammad Sang Nabi teladan mampu menggabungkan keduanya dalam satu perilaku dan cermin kehidupan. tasawwuf yang di perbarui oleh Fazlurrahman untuk menyebut paham tasawwuf para ahli hadits yang puritan. Neo-Sufisme menurut Fazlurrahman memiliki beberapa ciri yang membedakan dengan tasawwuf populer: . Ibn Taimiyah justru mengadopsi metode yang mereka gunakan. Tidak ada dikotomi antara filsafat dan Tasawwuf karena Nabi membangun pola kehidupan yang merangkum keduanya. terutama Tasawwuf Ibnu Taimiyah dan muridnya. berbagai ragam pengalaman sufistik ia uji dengan pengalaman empirik.[15] Konsep – konsep yang berlaku dalam tasawwuf tidak di terjemahkan secara eksklusif dengan validitas tak terbatas.[12] Selanjutnya tasawuf juga melatih manusia agar memiliki ketajaman batin dan kehalusan budi pekerti.adanya tasawuf maka ilmu pengetahuan tidak akan bertabrakan. Adapun caranya ialah. Ibnu Al Qayum Al Jauziyah (Islam 284-285).[16] Neo-Sufisme berarti paham tasawwuf baru.Dan disisi lain perasaan beragama yang didukung oleh Ilmu pengetahuan itu juga akan semakin mantap. Ia meniru cara – cara kaum sufi dalam menjalin komunikasi yang akrab dengan Allah. terutama kultus individu.[13] Neo-Sufisme menurut Fazlurrahman di pelopori oleh tokoh Salaf. Neo-Sufisme mengacu pada kehidupan Nabi SAW secara utuh. Perilaku eksternal sufi dikonfrontasikan dan di uji dengan merujuk pada aspek lahiriyah ajaran Islam. atau menurut istilah Fazlurrahman. Meskipun ia menentang berbagai praktek sufi.

Lalu menyukai ilmu yang baru. Dalam Neo-Sufisme terhadap aktifitas dan dinamika. hingga orang – orang baik di wilayah Timur maupun Barat meninggalkan bidang Tasawwuf.Sementara dalam kemasyarakatan. Neo-Sufisme dengan mengasingkan diri (uzlah). menurut paham ini bukan dengan menolak harta dan kekayaan tetapi mempergunakannya sesuai petunjuk Allah dan sunah Rosul. . bahkan boleh kaya. Akan tetapi saat ini manusia memperhatikan pengkajian Tasawwuf. Peningkatan moral di sini bukan hanya moral individu yang asocial. Mereka dapat menerima semua khasanah intlektual Islam sejauh dapat dipertemukan dengan Al-Qur‟an dan As-Sunnah. Neo-Sufisme menekankan kesucian moral dan akhlakul karimah sebagai upaya memperkuat iman dan taqwa. Tasawwuf menurut paham ini bukan pelarian. Pengaruh dari ke dua orang ini sangat kuat. pengasingan diri dari keramaian. tetapi justru sikap yang memberikan perhatian dan kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat. Neo-Sufisme memberikan penghargaan positif pada dunia untuk itu seorang sufi. penganut Neo-Sufisme bersifat sangat terbuka dan inklusifistik.1. Alasan yang mengubah kecenderungan akal manusia pada abad XIX tersebut adalah ilmu pengetahuan itu sendiri karena ia mengetahui batasan – batasannya dan menjauhi kesesatannya. Kesalehan. Mereka beranggapan bahwa hal itu akan menyelesaikan semua masalah di alam semesta ini dan lingkungan di balik alam semesta. menurut paham ini tidak harus miskin. 3. Dalam bidang intlektual. Untuk itu Neo-Sufisme menolak konsep „uzlan. mereka terlibat secara aktif dalam rekayasa sosial moral masyarakat dengan melakukan amar ma‟ruf dan nahi munkar. Guru besar „Abbas Mahmud Al-„Aqqad lah yang menafsirkan apa hal yang mengubah kecenderungan mereka. 2. melainkan tetap aktif melibatkan diri dalam masyarakat. melainkan juga moral masyarakat. baik dalam berfikir maupun dalam bertindak.[17] Sesungguhnya pd abad XIX orang – orang yang suka mengkaji Tasawwuf mendapatkan ejekan dari pengikut Voltaire dan pendukung Reinan.

Sikap sufistik itu dapat bersifat positif dan bisa pula bersifat negative. karena sesungguhnya akal itu terbatas seperti segala sesuatunya dalam diri manusia. hingga ia tidak memonopoli ma‟rifat dan tidak mengingkari orang lain bila mereka mengusahakannya menurut kemampuan mereka. kecuali dalam batas – batas ini. bagaimana hasil ikhtiar itu memenuhi target. maka sikap sufistik seperti itu bersifat negatif.Saat itu dy menda‟wakan sesuatu yang sesuai dengan isi hatinya. Sifat sufistik positif ialah sikap sufistik yang bersikap positif terhadap kehidupan dunia. Ilmu material tidak mengenal materi. dan setiap atom terbelah menjadi sinar – sinar dan setiap sinar adalah gerakan dalam al-atsir (zat yang sangat halus). serta ilham. Oleh karena itu pengetahuan harus mengetahui cara lain di samping alat – alat perasaan (indera-indera) dan fikiran. Inilah sesuatu yang baru pada ilmu modern yang sesungguhnya tidak mengetahui segala sesuatu karena terikat oleh indera – indera. Apabila indera – indera tidak dapat mengetahui segala sesuatu. Misalnya kepercayaan kepada takdir di sertai dengan ikhtiar. tidak mempunyai sifat. pikiran. serta tiada ukuran yang dapat diketahui oleh para ilmuan. melainkan hanya menunggu keputusan Tuhan. Ilmu pengetahuan tidaklah mengetahui materi itu. Al-Atsir adalah sesuatu yang berwujud tapi seperti tidak berwujud. adalah santun bila manusia banyak bertawadhu (merendah). Setiap benda dari atom – atom. Yang di maksudkan bahwa ilmu pengetahuan telah gagal yaitu karena para pengikut – pengikutnya menamakannya dengan ilmu meterialis (kebendaaan). beliau mengatakan bahwa ia tidak ingin mengatakan bahwa ilmu pengetahuan telah gagal menghibur manusia dan memenuhi sanubarinya. . Itulah bidang Tasawwuf atau bidang agama dan inilah ma‟rifat yang untuk mencapainya terjalin kerjasamaantara perasaan. Jika demikian. maka akal tidak dapat mengetahuinya. tidak terbatas. Tetapi kalau takdir itu tidak disertai dengan ikhtiar. kecuali bahwa ilmu pengetahuan adalah suatu gerakan yang tidak di kenal di angkasa yang penuh misteri. Pikiran harus memiliki mata hati atau ilham.

[19] Gejala yang dapat disebut sebagai Neo-Sufisme ini cenderung untuk menghidupkan kembali aktivisme salafi dan menanamkan kembali sikap positif kepada dunia. jenis kesufian yang merupakan kelanjutan dari ajaran Islam itu sendiri. kemudian ditambah dengan ketentuan untuk tetap menjaga keterlibatan dalam masyarakat secara aktif.Sikap sufistik yang bersifat negative menjadi eskapisme.[18] Fazlur Rahman menjelaskan bahwa Neo-Sufisme itu mempunyai ciri utama berupa tekanan kepada motif moral dan penerapan metode zikir dan muraqobah atau kosentrasi kerohanian guna mendekati Tuhan. Selanjutnya kaum neosufi juga mengakui sampai batas tertentu kebenaran kalim sufisme intlektual bahwa mereka menerima kasyf (pengalaman penyingkapan kebenaran ilahi) kaum sufi atau ilham intuitif. karena istilah “modern” sering kali berkonotasi positif dan optimistis. Istilah “Neo-Sufisme” terasa lebih netral dari pada istilah “Tasawuf modern” terasa lebih optimistik. Dalam makna inilah kaum Hambali. adalah jelas mereka adalah kaum neosufi. sekalipun sangat memusuhi sufisme populer. yaitu suatu jenis kesufian yang terkait erat dengan syari‟ah atau dalam wawasan Ibnu Taimiyah. Baik Ibn Taimiyah maupun Ibn Qayyim sesungguhnya mengaku pernah mengalami kasyf. Jadi terjadinya kasyf dibawa kepada tingkat poses intlektual yang . dan tetap berada dalam pengawasan kedua sumber utama ajaran Islam itu. tetapi menolak klaim mereka seolah olah tak dapat salah (ma‟shum) dengan menekankan bahwa kehandalan kasyf adalah sebanding dengan kebersihan moral dari kalbu. sebagaimana termaktub dalam Al-Qur‟an dan Sunnah. seperti Ibn Taimiyah dan Ibn Qayyim al-Jauziyah. tetapi sasaran dan isi kosentrasi itu disejajarkan dengan doktrin salafi dan bertujuan untuk meneguhkan keimanan kepada aqidah yang benar dan kemurnian moral dari jiwa. sedang sikap sufistik yang positif menjadi tasawwuf positif atau sufisme baru (neosufisme) atau di sebut Tasawwuf modern. Tetapi ke duanya menunjuk kepada kenyataan yang sama. yang sesungguhnya mempunyai tingkat – tingkat yang tak terhingga. malah menjadi perintis kea rah kecenderungan ini.

Sebagai misal. Jadi neo-sufisme menekankan perlunya pelibatan diri dalam masyarakat secara lebih kuat dari pada sufisme lama. (Maka) yang terlebih sempurna martabat zahid itu zuhd arifin.[21] .karena ia telah mewakilkan atau menggadaikan dirinya sepenuhnya kepada Tuhan. Ajaran tasawuf juga mengajak orang untuk bertawakal pada Tuhan. salah satu unsur amat penting dalam sufisme. yaitu hina padanya dan keji padanya segala ni‟mat yang dalam dunia ini dan semata – mata berhadapan kepada Haqq Ta‟ala tiada sekali – kali berpegang hatinya kepada ni‟mat dunia ini dan adalah dunia ini pada hatinya seperti kotoran jua atau seperti bangkai jua tiada menghampir ia melainkan pada ketika dlarurat inilah zuhd yang terlebih tinggi martabatnya dari pada segala makhluq tetapi adalah seperti ini sangat sedikit padanya wa „I-Lah-u „I muwaffiq. Ibn Taimiyah dan para pengikutnya menggunakan keseluruhan terminologi kesufian.[20] (Fasal) pada menyatakan zuhud yakni benci akan dunia maka yaitu martabat yang terlebih kepada haqq Ta‟ala karena manakala benci akan dunia itu melazimkan gemar akan akhirat dan gemar akhirat itulah perangai yang di kasi haqq Ta‟ala seperti sabda Nabi: Tinggalkan olehmu akan dunia niscaya kasih haqq Ta‟ala akan dikau dan jangan kau hiraukan barang sesuatu yang pada tangan manusia niscaya dikasih akan dikau oleh manusia. tinggalkan olehmu akan dunia niscaya di masuk Allah Ta‟ala kedalam hatimu ilmu hikmah yaitu ilmu hakikat maka ketika nyatalah kau pandang hakikat dunia ini dan nyatalah kau pandang hakikat akhirat itu hingga kau ambil akan yang terlebih baik bagimu dan yang terlebih kekal. Lebih jauh lagi. berasal dari sebuah kitab dalam bahasa Melaju tulisan Jawi (Arab Melayu).sehat.menyebabkan ia memiliki pegangan yang kokoh. termasuk istilah “salik” (penempuh jalan keruhanian) dan mencoba memasukkan kedalamnya makna moral yang puritan dan etos salafi. di bawah ini adalah kutipan dari suatu fersi tentang zuhud atau asketisme.

Muhammad Rosulullah saw.C.Jadi seperti diakuinya Muhammad adalah seorang yang sukses memimpin didua level. [26]Artinya seorang pemimpin juga harus mempunyai kepribadian yang baik M. Hubungan Spiritualitas dengan Kesuksesan Kepemimpinan Islam sebagai sistem ajaran keagamaan yang lengkap dan utuh dan telah memberi tempat kepada jenis penghayatan keagamaan.[22] Islam juga telah memberi panutan dan contoh sebagai tauladan bagi umatnya. Islam dan Ihsan.[23] Didalam tulisan Michael Heart.Rosul juga telah membawa perubahan yang sangat luar biasa didunia Islam. di dalam Islam terkandung ajaran yang tidak hanya menyangkut lahiriyah saja tetapi juga menyangkut tentang spiritualitas.[25] Sepanjang sejarah peradabam manusia pemimpinpemimpin sukses dalam menjalankan kepemimpinannya didalam banyak bidang kehidupan seperti yang telah diperlihatkan oleh para Nabi dan Rosul. sebelum Tuhan mengangkatnya menjadi Rosul dan utusan Tuhan. dan ini merupakan metode yang sebenarnya sarat dengan muatan nilai spiritualitas. membawa perubahan. Amin Abdullah mengatakan.yaitu selain sukses memimpin persoalan dunia sekaligus berhasil menjadi pemimpin persoalan akhirat.[27] Sebenarnya tujuan . mengarahkan.baik yang eksoterik (dhahiri) maupun bathini (esoteric).Dia menempatkan Muhammad sebagai orang yang sangat berpengaruh didunia.Selain itu Muhammad tumbuh dalam pengalaman kepribadian yang begitu lengkap.Jadi jika kita mencari tokoh sufi ideal disepanjang sejarah Islam. Ada tiga konsep ajaran Islam yakni Iman.[24] Tujuan seorang pemimpin adalah untuk menyatukan. Pola-pola hubungan dengan Allah ini di antaranya dengan melakukan salat dan puasa di samping yang lain. Ketiga aspek itu tercampur menjadi satu dan menjadi kesatuan secara utuh dalam tindakan ibadah kepada Allah dan hubungan dengan manusia.

niscaya Dia akan menolongnu dan meneguhkan kedudukanmu.berdasarkan Hasil temuan dalam penelitian dalam hal spiritualitas Islam dan kepemimpinan di institusi pendidikan Islam. hajat dan puasa Senin Kamis) berpengaruh secara signifikan terhadap keberhasilan kepemimpinan.Hal . Sholat tahajut Sholat tahajut merupakan faktor yang paling dominan yang sangat mempengaruhi keberhasilan kepemimpinan dibandingkan dengan amalan spiritualitas yang lain. duha.”(QS.Begitupun Allah yang telah menjajikan kepada orang yang beriman yang menolong agama Allah maka Allah akan meneguhkan kedudukannya. 1.Muhammad 47.Islam adalah agama yang lengkap yang mengatur segala aspek kehidupan yang akan menberikan pedoman dalam menjalani kehidupan ini.7). Menurut Djoko Hartono. Islam juga menjadi jawaban pemenuhan kebutuhan batin selain kebutuhan jasmani.Berikut adalah beberapa amalan sebagai wujud spiritualitas seseorang yang dapat mempengaruhi keberhasilan pemimpin dan yang telah dikemukakan Djoko Hartono dalam bukunya ” kekuatan spiritualitas para pemimpin sukses”.spiritualitas yang dilakukan seorang adalah bertujuan untuk mendekatkan diri kepada penciptanya. Beliau mengemukakan bahwa spiritualitas (salat tahajud.[28] Dari konsep ajaran Islam tersebut. Kekuatan spiritualitas sesungguhnya sangat memepengaruhi keberhasilan dan kesuksesan kepemimpinan. ِ َّ ُّ‫يا أَي‬ ‫م‬ ُ ‫ام‬ ْ ِ‫آمنُوا إ‬ ُ‫ص ْر‬ َ ْ‫ت أَق‬ ْ ِّ‫ويُثَب‬ ُ ‫روا اللَّهَ يَْن‬ ُ ‫ن تَْن‬ َ َ َ‫د‬ َ ‫ين‬ ْ‫ك‬ ْ‫ك‬ َ‫م‬ َ ‫ها الذ‬ ُ‫ص‬ “Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah.maka setidaknya seorang yang beriman akan menjunjung tinggi spiritualitas.sebagai orang yang beriman tentunya akan meyakini janji yang dikabarkan oleh Allah bahwa Dia akan memuliakan kedudukan hambanya yang beriman dan bertaqwa.

Sholeh mengemukakan bahwa sholat tahajut memberikan manfaat yaitu orang yang melakukannya akan memperoleh macam-macam nikmat yang menyejukkan pandangan mata.hilangnya perasaan pesimis.pemberani.dan berganti dengan sikap selalu optimis penuh percaya diri.[30] Moh.Keutamaan sholat tahajut adalah terkabulkan do‟a.ini dikarenakan keutamaan sholat tahajut dan anjuran melakukannya yang telah diperintahkan Allah dalam Al-Qur‟an.[31] Menurut Ahmad Sudirman Abbas.”(QS. Puasa senin kamis Puasa senin kamis juga memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan pemimpin sukses.[32] 2.Ini merupakan faktor kedua yang sangat mempengaruhi kesuksesan . 79).serta tujuan walau secara dzahir tidak terucap.tutur katanya berbobot.saat yang tepat untuk lebih khusyuk.Allah Berfirman: ِ ِِ‫د ب‬ ِ ِ ‫ن اللَّْي‬ ‫ودا‬ َّ ‫ه‬ ْ َ‫سى أ‬ ْ‫ج‬ َ‫م‬ َْ ‫اما‬ َ ُّ‫رب‬ َ َ‫عث‬ َ َ‫ه نَافلَةً ل‬ ً‫م‬ َ ‫ك‬ َ ‫ن يَْب‬ َ َ‫ل فَت‬ ً‫ق‬ َ‫ك‬ ُ ‫َم‬ َ‫ك‬ َ َ ‫وم‬ َ‫ع‬ “Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.kurang berbobot.terpancarnya aura positif dari jiwa pelakunya.menghantarkan terwujudnya hasrat.tanpa disertai sikap sombong dan takabur.memperoleh tempat yang terpuji baik didunia maupun diakhirat.[29] Sholat tahajut yang dilakukan dikeheningan malam.keinginan dan cita-cita.dihapuskan segala dosa dan kejelekannya dan terhindar dari segala penyakit.dekat berdialog dengan Allah dan mustajabah ketika seorang hamba memohon-Nya.Al-Isra‟ 17 .jiwa menjadi tenang dan merasakan kedekatan dengan Allah.rendah diri.memunculkan inspirasi dan imajinasi dengan bimbingan Ilahi.dimudahkan segala urusan hidup dan dicukupi apa yang yang menjadi kebutuhan hidup.minder.

pemimpin.”(HR.aku lebih suka diperiksa amalku saat aku sedang berpuasa.Imam Ahmad) Dengan melakukan puasa maka dapat menjadikan hati bersih dan suci.Begitupun ketika orang yang terbiasa berpuasa menjadi pemimpin maka akan menjadi pemimpin yang sukses.Puasa juga dapat mengendalikan hawa nafsu sehingga setiap aktifitas bisa terkontrol.tidak memonopoli pendapat.tegas.tidak sewenang-wenang.mereka akan mampu melembutkan hati dan menyatukan bawahannya.At-Turmudhi) Dari Abu Hurairah bahwa nabi bersabda : Tiga orang yang do’anya tidak akan tertolak : 1.2.Aku benar-benar akan menolongmu sekalipun telah sekian sat’.Pemimpin yang adil.kecuali karena pada hari itu amal perbuatan diperiksa dan Beliau lebih suka diperiksa pada saat sedang berpuasa.dan allah berfifman:”Demi kemuliaan dan keagungan-Ku.walaupun keutamaan yang melakukannya secara eksplisit tidak dijelaskan nabi.Do’a orang didzalimi.namun keutamaan puasa senin kamis akan didapatkan dari keterangan keutamaan puasa secara umum.Orang yang berpuasa hingga berbuka.Dengan berpuasa maka spiritualitas akan meningkat sehinga akan lebih mendekatkan diri kepada Allah.3.(2) pengendali hawa nafsu .Do’a mereka akan diangkat Allah keatas awan serta dibukakan baginya pintu-pintu langit.[33] Rosulullah bersabda: Abu Hurairah berkata bahwa Rosulullah SAW bersabda .Orang yang melakukan puasa ini do‟anya tidak akan tertolak dan Allah sendiri yang akan membalas mereka.”amal perbuatan itu diperiksa setiap hari senin dan kamis.[34] Secara ringkas keutamaan puasa seni kamis adalah antara lain : (1) media monitoring aktivitas keseharian dalam sepekan.mau bermusyawarah.”(HR.Dengan demikian maka akan tercipta akhlak yang mulia sehingga akan disenangi semua orang.

Sholat duha Spiritualitas yang mempengaruhi keberhasilan ketiga adalah sholat duha.Shalat duha juga merupakan wasiat Rasul kepada umatnya sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadist.Hal ini dikarenakan keutamaan sholat duha berbeda dengan shalat tahajut yang akan ditinggikan derajat bagi yang melaksanakannya.mampu menggugah kesadaran akan perlunya berkonsultasi kepada Allah dan meminta petunjuk-Nya sebagai bekal bekerja agar tetap dijalan yang diridhai Allah.dan hanya tidur setelah melakukan shalat witir”.manusia.[35] 3.[36] Shalat duha hukumnya sunat muakat (sanat dianjurkan dan mendekati wajib) karena Rasulullah senatiasa mengerjakannya dan berpesan kepada para sahabat untuk mengerjakannya.dua rakaat shalat duha.(HR.[37] Secara filosofis.[38] .Maka keutamaan shalat duha ini lebih cenderung kepada terpenuhinya kebutuhan.Shalat duha merupakan perwujudan bentuk syukur.Manusia hanya berencana dan berusaha namun Allah yang menentukan.” Kekasihku Rosulullah SAW.(3)Motivator terbesar dalam setiap langkah untuk mencapi tujuan hidup.semanagt membara dan konsentrasi tinggi untuk menggapai harapan dengantetap mengingat Allah.Shalat duha merupakan bentuk tawakal kepada Allah sebelum memulai aktifitas sehari-hari.sedangkan puasa senin kamis lebih berdampak pada pengendalian tingkah laku keseharian.memberi wasiat kepadaku dengan tiga hal yang tidak pernah kutinggalkan hingga meninggal dunia : Shaum tiga hari dalam sebulan.(4) Pembersih hati dan penyuci jiwa dari segala noda keberhasilan atas karya-karya manusia. 3.Dari Abu Hurairah menceritakan.Bukhari dan Muslim). 2.sholat duha yang dikerjakan umat Islam setidaknya memiliki tiga makna : 1.Menumbuhkan sikap optimisme.karena Allah yang mengetahui apa yang akan terjadi dan yang akan diraih.

Adapun manfaat shalat hajat bagi manusia antara lain : kesehatan Rohani.Ini dikarenakan dari segi keutamaannya masih bersifat umum tergantung hajat orang yang melakukannya.Menurut Al-Ghazali Sholat hajat dilakukan ketika ada keperluan atau hajat yang mendesak dan ditujukan kepada Allah agar keperluannya cepat terpenuhi.4.”(Imam Ahmad). Kesehatan jasmani. Mencapai tujuan yang diinginkan. .kemudian shalat dua rakaat denagnsempurna.Dengan demikian seorang yang senatiasa meningkatkan spiritualitasnya maka ia akan ditunjukkan jalan yang terbaik baginya dan akan terwujud keberhasialan dalam hidupnya.Shalat hajat merupakan shlat sunh yang biasa dilakukan untuk meraih sesuatu urusan keduniaan dan sesuatu yang diinginkan segera diperoleh. Kebahagiaan lahir maupun batin. Sholat hajat Shalat hajat merupakan faktor yang mempunyai pengaruh terkecil terhadap keberhasilan kepemimpinan.[39] Rasulullah bersabda: ”Barang siapa berwudhu dan menyempurnakannya.Kedekatannya dengan Allah hinnga menyebabkan mengalir kedalam dirinya energi (Nur-Nya) dan menggerakkan otak sebagai pusat kendali.maka ia diberi Alla apa saja yang diminta baik cepat ataupun lambat.[40] Adanya pengaruh signifikan spiritualitas terhadap keberhasilan kepemimpinan sangat beralasan karena upaya spiritualitas ini menyebabkan seorang pemimpin menjadi dekat dengan Allah. Mendapatkan kedudukan terhormat.

Jadi jika kita mencari tokoh sufi ideal disepanjang sejarah Islam.KESIMPULAN Islam sebagai sistem ajaran keagamaan yang lengkap dan utuh dan telah memberi tempat kepada jenis penghayatan keagamaan. Adanya pengaruh signifikan spiritualitas terhadap keberhasilan kepemimpinan sangat beralasan karena upaya spiritualitas ini menyebabkan seornag pemimpin menjadi dekat denagnAllah.Muhammad Rosulullah saw.Kedekatannya denganAllah hinnga menyebabkan mengalir kedalam dirinya energi (Nur-Nya) dan menggerakkan otak sebagai pusat kendali. baik yang eksoterik (dhahiri) maupun bathini (esoteric).Jadi seperti diakuinya Muhammad adalah seorang yang sukses memimpin didua level.yaitu selain sukses memimpin persoalan dunia sekaligus berhasil menjadi pemimpin persoalan akhirat. Didalam tulisan Michael Heart. dia menempatkan Muhammad sebagai orang yang sangat berpengaruh didunia.Dengan demikian seorang yang senatiasa meningkatkan spiritualitasnya maka ia akan ditunjukkan jalan yang terbaik baginya dan akan terwujud keberhasialan dalam hidupnya. . Islam juga telah memberi panutan dan contoh sebagai tauladan bagi umatnya.

Ali. 2009. 2006. 2009. Halim.2 Tebba.h. Tasawuf Manusia Modern.Terapi Sholat tahajut menyembuhkan berbagai penyakit (Jakarta : Hikmah 2007) Buletin Baitul Izzah (Edisi 16 th. Bandung: CV Pustaka Setia Maksum. Arqom. Sholeh.2006) Kartanegara. 2004. 2004. Mulyadi. Menyelami Lubuk Tasawuf. Cet. Jakarta: Khazanah Populer Paramadina. Permadi. 2002. Syukur. Pimpinlah dan Majulah.DAFTAR PUSTAKA Al-Qur‟anulkarim Abudinnata. Orientasi Sufistik Cak Nur. Surabaya: Pustaka Pelajar. Sudirman.2000). Akhlak Tasawwuf.Rahasia kepemimmpinan (Jogjakarta:Dolphin Book. Mahmud. Jakarta: PT Rineka Cipta. 2009. Ahmad. Ke-2 September 2010) [1] Abuddin Nata. Menggugat Tasawuf. Surabaya: TRU STECO.Jan. 2002. kekuatan spiritualitas para pemimpin sukses (surabaya : LKPI-MQA 2011) Jonnassen.Akhlak tasawuf(Jakarta:PT raja Grafindo Persada. Amin. Pengantar Ilmu Tasawuf. Cet.1 Hartono.Djoko. Tasawwuf di Dunia Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. R. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.289 .. Jakarta: Erlangga.Moh.

266 Ibid.166 [21] Ibid. h. 2004). 16 April 1993. 2004).Cet. Studi Agama: Normativitas atau Historisitas (Yogyakarta: Pustaka Pelajar.140 [23] [24] Ibid.290 Abuddin Nata.[2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] Mulyadi Kartanegara.139 Ahmad Arqom.menyelami Lubuk Tasawuf(Jakarta:Erlangga.123 [16] Mufid.h. [17] A.h.Rahasia kepemimmpinan (Jogjakarta:Dolphin Book. 165 [19] Ibid.h.265 Ibid.menyelami Lubuk Tasawuf(Jakarta:Erlangga.297 [22] Amin Syukur.296 [14] K.123 [15] Ibid. M.293 Mulyadi Kartanegara.165 [20] Ibid. Pengantar Ilmun Tasawuf (Jakarta: PT Rineka Cipta.h.I.2009). Harian Pelita.h.2006).2006).271 Abuddin Nata. Neo Sufisme.Akhlak tasawuf(Jakarta:PT raja Grafindo Persada.h.Akhlak tasawuf(Jakarta:PT raja Grafindo Persada.Cet.2000). Republik Hikmah Harian Republika.Akhlak tasawuf(Jakarta:PT raja Grafindo Persada.h.Akhlak tasawuf(Jakarta:PT raja Grafindo Persada.2006).Jonnassen. Orientasi Sufistik Cak Nur (Jakarta: Paradina.h.h.2000). 79 [30] Djoko Hartono.267 Abuddin Nata. Al-Isra‟ 17 . Muhammad 47.Permadi.h.h.7 [29] Al-Qur‟an.Ilyas Ismail. 2004).II 2002).62 R. h.h.2000).271 Ibid.h. [28] Al-Qur‟an.15 [25] Jan [26] Ibid.h. kekuatan spiritualitas para pemimpin sukses (surabaya : LKPI- MQA 2011)114 .Pimpin dan majulah (Surabaya:TRUSTCO.A. 13 Mei 1997 [18] Sudirman Tebba.h.272 Ibid.Menggugat tasawuf (Yogyakarta:PUSTAKA PELAJAR.h.296 [10] [11] [12] [13]Ibid.2000).h.h. 149.h.264 Ibid.63 [27] Amin Abdullah.h. Tasawuf dalam Konteks Modernisasi.h.295 Abuddin Nata.

21 [39] Al-Ghazali. kekuatan spiritualitas para pemimpin sukses.terj.h.18 [33] Djoko Hartono.116 [37] Buletin Baitul Izzah. kekuatan spiritualitas para pemimpin sukses.h.Terapi Sholat tahajut menyembuhkan berbagai penyakit (Jakarta : Hikmah 2007) h.2003). kekuatan spiritualitas para pemimpin sukses.Zuhri (Semarang : as- syifa‟.Ihya Ulumuddin.h.5 [38] Djoko Hartono. kekuatan spiritualitas para pemimpin sukses.120 [32] Djoko Hartono. kekuatan spiritualitas para pemimpin sukses.h.h.116 [34] Djoko Hartono.Sholeh.24 .25 [36] Djoko Hartono. kekuatan spiritualitas para pemimpin sukses.ke-2 september 2010).h.h.jilid 1.h.th.(edisi 16.Moh.[31] Moh. kekuatan spiritualitas para pemimpin sukses.116 [35] Djoko Hartono.h.680 [40] Djoko Hartono.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful