P. 1
KEPEMIMPINAN AKHLAK TASAWUF

KEPEMIMPINAN AKHLAK TASAWUF

|Views: 347|Likes:
Published by Elly Indrayani

More info:

Published by: Elly Indrayani on May 31, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/01/2015

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN Dewasa ini yang di cari manusia dalam kehidupan ini adalah kebahagiaan dunia dan akhirat

. Tetapi bagaimana kedua kebahagiaan itu dapat dicapai tampa harus mematikan yang satu untuk mendapatkan yang lain, tapi dapat dicapai secara selaras dan secara bersama. Mereka butuh bantuan dan kekuatan yang ada di luar dirinya, yaitu bantuan dari Tuhan dan mengembangkan kehidupan mereka dengan berakhlak tasawuf. Sufisme sangat penting di kembangkan di masyarakat, karena turut serta terlibat dalam berbagai peran dalam menyelamatkan kemanusiaan dari kondisi kebingungan akibat hilangnya nilai – nilai spiritual, memperkenalkan pemahaman tentang aspek kebatinan Islam, baik terhadap masyarakat Islam yang mulai melupakannya maupun non Islam, khususnya terhadap masyarakat Barat, selanjutnya untuk memberikan penegasan kembali bahwa sesungguhnya aspek esoteris Islam yakni sufisme, adalah jantung ajaran Islam, sehingga bila wilayah ini kering dan tidak berdenyut, maka keringlah aspek – aspek lainajaran Islam.

BAB II PERMASALAHAN Banyak cara yang diajukan para ahli untuk mengatasi berbagai masalah yang terjadi didunia modern.Menurut Hussein nasr seorang tokoh tasawuf elah mengemukakan pendapat bahwa ajaran sufisme telah mendapat tempat dikalangan masyarakat (termasuk masyarakat Barat,karena mereka mulai merasakan kekeringan batin.Bagi masyarakat Barat masih sangat asing kalau Islam sebagai agama yang kaya obat rohani.[7] Maka muncul pertanyaan,dapatkah tasawuf member petunjuk arah bagi manusia modern yang telah mengalami krisis spiritual?[8] Ajaran tasawuf sebenarnya bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah.[9] ketika manusia modern telah kehilangan identitas dirinya,maka tasawuf dapat memberikan pengertian yang lebih komprehensif tentang siapa manusia itu sesungguhnya.dari ajaran para sufi,kita dapat mengambil pelajaran bahwa manusia itu bukan hanya makhluk fisik tetapi juga makhluk spiritual,yang memiliki asal-usul spiritualnya adalah Tuhan.Dengan menyadari betapa manusia juga sebagai makhluk spiritual selain makhluk fisik maka kita akan lebih bijak dan mendapatkan keseimbangan dalam kehidupan.[10] Kemampuan berhubungan dengan Tuhan dapat mengintegrasikan seluruh pengetahuan yang Nampak berserakan itu.Karena melalui tasawuf,orang akan disadarkan bahwa segala sumber yang ada ini adalah berasal dari Tuhan.[11] Dengan adanya tasawuf maka ilmu pengetahuan tidak akan bertabrakan,karena ia berada dalam satu jalan dan satu tujuan.Dan disisi lain perasaan beragama yang didukung oleh Ilmu pengetahuan itu juga akan semakin mantap.[12] Selanjutnya tasawuf juga melatih manusia agar memiliki ketajaman batin dan kehalusan budi pekerti.Sikap seperti ini kemudian menjadikan seseorang selalu mengutamakan pertimbangkan kemanusiaan pada setiap masalah yang

dihadapi.Sehingga manusia akan terhindar dari melakukan perbuatan-perbuatan yang tercela menurut agama.[13]

Tidak ada dikotomi antara syari‟at dan tasawwuf karena Muhammad Sang Nabi teladan mampu menggabungkan keduanya dalam satu perilaku dan cermin kehidupan. sebelum Tuhan mengangkatnya menjadi Rosul dan utusan Tuhan.Jadi seperti diakuinya Muhammad adalah seorang yang sukses memimpin didua level. terutama kultus individu.yaitu selain sukses memimpin persoalan dunia sekaligus berhasil menjadi pemimpin persoalan akhirat.[14] Sebagai ahli hukum Islam.Neo-Sufisme menurut Fazlurrahman di pelopori oleh tokoh Salaf.Dia menempatkan Muhammad sebagai orang yang sangat berpengaruh didunia. ia berusaha menyumbangkan syari‟at dan Tasawwuf. Ibnu Taimiyah.baik yang eksoterik (dhahiri) maupun bathini (esoteric). berbagai ragam pengalaman sufistik ia uji dengan pengalaman empirik. Tidak ada dikotomi antara filsafat dan Tasawwuf karena Nabi membangun pola kehidupan yang merangkum keduanya. mengarahkan.[23] Didalam tulisan Michael Heart.[15] Konsep – konsep yang berlaku dalam tasawwuf tidak di terjemahkan secara eksklusif dengan validitas tak terbatas. Ibn Taimiyah justru mengadopsi metode yang mereka gunakan.Rosul juga telah membawa . Perilaku eksternal sufi dikonfrontasikan dan di uji dengan merujuk pada aspek lahiriyah ajaran Islam.Muhammad Rosulullah saw. Ia meniru cara – cara kaum sufi dalam menjalin komunikasi yang akrab dengan Allah. Neo-Sufisme mengacu pada kehidupan Nabi SAW secara utuh. Adapun caranya ialah.[24] Tujuan seorang pemimpin adalah untuk menyatukan.[16] Islam sebagai sistem ajaran keagamaan yang lengkap dan utuh dan telah memberi tempat kepada jenis penghayatan keagamaan. membawa perubahan. Meskipun ia menentang berbagai praktek sufi.[22] Islam juga telah memberi panutan dan contoh sebagai tauladan bagi umatnya.[25] Sepanjang sejarah peradabam manusia pemimpinpemimpin sukses dalam menjalankan kepemimpinannya didalam banyak bidang kehidupan seperti yang telah diperlihatkan oleh para Nabi dan Rosul.Jadi jika kita mencari tokoh sufi ideal disepanjang sejarah Islam.

Selain itu Muhammad tumbuh dalam pengalaman kepribadian yang begitu lengkap. [26]Artinya seorang pemimpin juga harus mempunyai kepribadian yang baik .perubahan yang sangat luar biasa didunia Islam.

KEHARUSAN ADANYA PEMIMPIN C. Churcill. Washington. dan intensitas. b. pandangan ke depan. TASAWUF KEPEMIMPINAN PARADIGMA SUKSES DAN AKHLAK BARU KOMTEMPORER a.BAB III PEMBAHASAN A.[3] Dan memang. daya persuasi. MANAJEMEN . pengrajin. Pengertian Kepemimpinan Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. SYARAT-SYARAT MENJADI PEMIMPIN VER ISLAM 1. Lincoln.[1] Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah "melakukannya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman ahli. PENGERTIAN BERBASIS KEPEMIMPINAN.[2] Kebanyakan orang masih cenderung mengatakan bahwa pemimipin yang efektif mempunyai sifat atau ciri-ciri tertentu yang sangat penting misalnya. Sukarno. atau praktisi. Jenderal Sudirman. kharisma. FISIK 2. apabila kita berpikir tentang pemimpin yang heroik seperti Napoleon.[2] Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi. dan sebagainya kita harus mengakui bahwa sifat-sifat seperti itu melekat pada diri mereka dan telah mereka manfaatkan untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan. Pengertian Kepemimpinan Sukses Berbasis Akhlak Tasawuf dalam Paradigma Baru dan Komtemporer B.

 ^ a b John Adair. Model dan Aplikasi". 2003. KEAGAMAAN 4. baik terhadap masyarakat Islam yang mulai melupakannya maupun non Islam. 9789792234275. 9796869705. Grasindo. Ruky. selanjutnya untuk memberikan penegasan kembali bahwa sesungguhnya aspek esoteris Islam yakni sufisme. Tetapi bagaimana kedua kebahagiaan itu dapat dicapai tampa harus mematikan yang satu untuk mendapatkan yang lain.3. adalah jantung ajaran Islam. sehingga bila wilayah ini kering dan tidak berdenyut. BAB I PENDAHULUAN A. "Cara Menumbuhkan Pemimpin". 9792234276. 9797322084. khususnya terhadap masyarakat Barat.  ^ Achmad S. 9789796869701. POLITIK D. karena turut serta terlibat dalam berbagai peran dalam menyelamatkan kemanusiaan dari kondisi kebingungan akibat hilangnya nilai – nilai spiritual. Latar Belakang Dewasa ini yang di cari manusia dalam kehidupan ini adalah kebahagiaan dunia dan akhirat. 2002. memperkenalkan pemahaman tentang aspek kebatinan Islam. "Sukses Sebagai Manajer Profesional Tanpa Gelar MM atau MBA". Mereka butuh bantuan dan kekuatan yang ada di luar dirinya. maka keringlah aspek – aspek lainajaran Islam. tapi dapat dicapai secara selaras dan secara bersama. 9789797322083. . "Manajeman Berbasis Sekolah: Teori. Sufisme sangat penting di kembangkan di masyarakat. Gramedia Pustaka Utama. Gramedia Pustaka Utama. yaitu bantuan dari Tuhan dan mengembangkan kehidupan mereka dengan berakhlak tasawuf. KESIMPULAN DAFTAR PUSTAKA  Nurkolis.

telah menyebarkan pandangan sekuler sampai kelubuk jantung dan hati manusa modern.Kondisi seperti ini menyebabkan manusia modern kehilangan arah hidup dan hilangnya ingatan dirinya tentang pencinta yaitu Tuhan. Bagaimana pengaruh dunia modern terhadap spiritualitas? 2.Nasr mengungkapkan bahwa Krisis spiritual ini terjadi sebagai akibat dari pengaruh sekulerisasi yang telah cukup lama menerpa jiwa-jiwa manusia modern.Hal ini yang menyebabkan manusia modern saat ini semakin bingung dalam menjalani hidup.[1] Dunia modern juga telah mengantarkan manusia yang krisis spiritual. positivme.B. Pengaruh Dunia Modern Terhadap Spiritualitas Kemajuan dunia ini ternyata telah menciptakan manusia-manusia baru yaitu manusia modern.[4] Menurut para sufi.Manusia modern hanya mementingkan aspek dari dirinya saja.Kehidupan modern antara lain ditandai oleh adanya spesialisasi dibidang ilmu pengetahuan.[2] Pandangan sekulerisme.Masing-masing pengetahuan mempunyai paradigma yang berbeda bahkan terkadang saling bertolak belakang.padahal mereka juga memeliki dimensi spiritual. materialism. Bagaimana hubungan spiritualitas dengan kesuksesan kepemimpinan? BAB II PEMBAHASAN A.naturalism.[3]Akibatnya mereka melupakan kaidah-kaidah agama hanya untuk kepentingan dunia. Rumusan Masalah 1.hanyalah mementingkan kehidupan duniawi saja dan mengesampingkan manusia modern dari aspek spiritualitas.mereka hanya membersihkan tubuh mereka .Pengaruh pandangan dunia modern dalam berbagai bentuknya. Apakah perlunya Tasawuf dalam kehidupan modern? 3. maka hal ini yang menyebabkan kegoncangan jiwa. Pengaruh sains yang besar dalam kehidupan modern.dengan sengaja atau tidak.

Dengan menyadari betapa manusia juga sebagai makhluk spiritual selain makhluk fisik maka kita akan lebih bijak dan mendapatkan keseimbangan dalam kehidupan.Karena melalui tasawuf.dari ajaran para sufi.kita dapat mengambil pelajaran bahwa manusia itu bukan hanya makhluk fisik tetapi juga makhluk spiritual.berakhlak mulia dan seterusnya terlebih terhadap jiwa para pemimpin. Semestinya adalah ilmu-ilmu tersebut menjadi kesatuan dengan ajaran agama dari Tuhan.karena mereka mulai merasakan kekeringan batin.[6] Ironisnya hal seperti ini juga terjadi pada seorang pemimpin yang ada di Negara ini.Bagi masyarakat Barat masih sangat asing kalau Islam sebagai agama yang kaya obat rohani.semata.Pemimpin yang materialis.[5] Selain itu kehidupan manusia modern dipolakan oleh ilmu pengetahuan yang coraknya kering nilai-nilai spiritual.[9] ketika manusia modern telah kehilangan identitas dirinya. Tasawuf dalam Kehidupan Modern Banyak cara yang diajukan para ahli untuk mengatasi berbagai masalah yang terjadi didunia modern.Menurut Hussein nasr seorang tokoh tasawuf elah mengemukakan pendapat bahwa ajaran sufisme telah mendapat tempat dikalangan masyarakat (termasuk masyarakat Barat.yang memiliki asal-usul spiritualnya adalah Tuhan.orang akan disadarkan bahwa segala sumber yang ada ini adalah berasal dari Tuhan.[11] Dengan .dan lupa untuk membersihkan jiwa-jiwa mereka maka tak heran jika manusia modern banyak mengalami depresi.[7] Maka muncul pertanyaan.sehingga seluruh ilmu pengetahuan dapat diarahkan pada tujuan kemuliaan manusia.[10] Kemampuan berhubungan dengan Tuhan dapat mengintegrasikan seluruh pengetahuan yang Nampak berserakan itu.maka tasawuf dapat memberikan pengertian yang lebih komprehensif tentang siapa manusia itu sesungguhnya.sekuleris yang hanya memikirkan kepentingan dunia. B.dapatkah tasawuf member petunjuk arah bagi manusia modern yang telah mengalami krisis spiritual?[8] Ajaran tasawuf sebenarnya bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah.mengabdikan dirinya kepada Tuhan.

[14] Sebagai ahli hukum Islam. terutama kultus individu. terutama Tasawwuf Ibnu Taimiyah dan muridnya.[13] Neo-Sufisme menurut Fazlurrahman di pelopori oleh tokoh Salaf.Sikap seperti ini kemudian menjadikan seseorang selalu mengutamakan pertimbangkan kemanusiaan pada setiap masalah yang dihadapi. Ibn Taimiyah justru mengadopsi metode yang mereka gunakan. Ia meniru cara – cara kaum sufi dalam menjalin komunikasi yang akrab dengan Allah.[15] Konsep – konsep yang berlaku dalam tasawwuf tidak di terjemahkan secara eksklusif dengan validitas tak terbatas. tasawwuf yang di perbarui oleh Fazlurrahman untuk menyebut paham tasawwuf para ahli hadits yang puritan.Sehingga manusia akan terhindar dari melakukan perbuatan-perbuatan yang tercela menurut agama.Dan disisi lain perasaan beragama yang didukung oleh Ilmu pengetahuan itu juga akan semakin mantap. Perilaku eksternal sufi dikonfrontasikan dan di uji dengan merujuk pada aspek lahiriyah ajaran Islam.adanya tasawuf maka ilmu pengetahuan tidak akan bertabrakan. Ibnu Taimiyah. atau menurut istilah Fazlurrahman. Tidak ada dikotomi antara filsafat dan Tasawwuf karena Nabi membangun pola kehidupan yang merangkum keduanya. Meskipun ia menentang berbagai praktek sufi. Neo-Sufisme menurut Fazlurrahman memiliki beberapa ciri yang membedakan dengan tasawwuf populer: .[12] Selanjutnya tasawuf juga melatih manusia agar memiliki ketajaman batin dan kehalusan budi pekerti.[16] Neo-Sufisme berarti paham tasawwuf baru. Tidak ada dikotomi antara syari‟at dan tasawwuf karena Muhammad Sang Nabi teladan mampu menggabungkan keduanya dalam satu perilaku dan cermin kehidupan. ia berusaha menyumbangkan syari‟at dan Tasawwuf. Ibnu Al Qayum Al Jauziyah (Islam 284-285).karena ia berada dalam satu jalan dan satu tujuan. Neo-Sufisme mengacu pada kehidupan Nabi SAW secara utuh. berbagai ragam pengalaman sufistik ia uji dengan pengalaman empirik. Adapun caranya ialah.

Kesalehan.Sementara dalam kemasyarakatan. hingga orang – orang baik di wilayah Timur maupun Barat meninggalkan bidang Tasawwuf. Alasan yang mengubah kecenderungan akal manusia pada abad XIX tersebut adalah ilmu pengetahuan itu sendiri karena ia mengetahui batasan – batasannya dan menjauhi kesesatannya. mereka terlibat secara aktif dalam rekayasa sosial moral masyarakat dengan melakukan amar ma‟ruf dan nahi munkar. Akan tetapi saat ini manusia memperhatikan pengkajian Tasawwuf.1. Peningkatan moral di sini bukan hanya moral individu yang asocial. Pengaruh dari ke dua orang ini sangat kuat. baik dalam berfikir maupun dalam bertindak. penganut Neo-Sufisme bersifat sangat terbuka dan inklusifistik. Dalam Neo-Sufisme terhadap aktifitas dan dinamika. Guru besar „Abbas Mahmud Al-„Aqqad lah yang menafsirkan apa hal yang mengubah kecenderungan mereka. Neo-Sufisme dengan mengasingkan diri (uzlah). menurut paham ini tidak harus miskin. Lalu menyukai ilmu yang baru. 3. . Neo-Sufisme memberikan penghargaan positif pada dunia untuk itu seorang sufi. Tasawwuf menurut paham ini bukan pelarian. Untuk itu Neo-Sufisme menolak konsep „uzlan. melainkan tetap aktif melibatkan diri dalam masyarakat. pengasingan diri dari keramaian. Neo-Sufisme menekankan kesucian moral dan akhlakul karimah sebagai upaya memperkuat iman dan taqwa. Dalam bidang intlektual.[17] Sesungguhnya pd abad XIX orang – orang yang suka mengkaji Tasawwuf mendapatkan ejekan dari pengikut Voltaire dan pendukung Reinan. Mereka dapat menerima semua khasanah intlektual Islam sejauh dapat dipertemukan dengan Al-Qur‟an dan As-Sunnah. bahkan boleh kaya. tetapi justru sikap yang memberikan perhatian dan kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat. 2. melainkan juga moral masyarakat. menurut paham ini bukan dengan menolak harta dan kekayaan tetapi mempergunakannya sesuai petunjuk Allah dan sunah Rosul. Mereka beranggapan bahwa hal itu akan menyelesaikan semua masalah di alam semesta ini dan lingkungan di balik alam semesta.

bagaimana hasil ikhtiar itu memenuhi target. beliau mengatakan bahwa ia tidak ingin mengatakan bahwa ilmu pengetahuan telah gagal menghibur manusia dan memenuhi sanubarinya. . Sifat sufistik positif ialah sikap sufistik yang bersikap positif terhadap kehidupan dunia. Oleh karena itu pengetahuan harus mengetahui cara lain di samping alat – alat perasaan (indera-indera) dan fikiran. karena sesungguhnya akal itu terbatas seperti segala sesuatunya dalam diri manusia. Apabila indera – indera tidak dapat mengetahui segala sesuatu. Jika demikian. Setiap benda dari atom – atom. Sikap sufistik itu dapat bersifat positif dan bisa pula bersifat negative. Misalnya kepercayaan kepada takdir di sertai dengan ikhtiar. Yang di maksudkan bahwa ilmu pengetahuan telah gagal yaitu karena para pengikut – pengikutnya menamakannya dengan ilmu meterialis (kebendaaan). Ilmu pengetahuan tidaklah mengetahui materi itu. dan setiap atom terbelah menjadi sinar – sinar dan setiap sinar adalah gerakan dalam al-atsir (zat yang sangat halus). Pikiran harus memiliki mata hati atau ilham. maka akal tidak dapat mengetahuinya. maka sikap sufistik seperti itu bersifat negatif. Itulah bidang Tasawwuf atau bidang agama dan inilah ma‟rifat yang untuk mencapainya terjalin kerjasamaantara perasaan. kecuali bahwa ilmu pengetahuan adalah suatu gerakan yang tidak di kenal di angkasa yang penuh misteri. pikiran. Tetapi kalau takdir itu tidak disertai dengan ikhtiar. kecuali dalam batas – batas ini. hingga ia tidak memonopoli ma‟rifat dan tidak mengingkari orang lain bila mereka mengusahakannya menurut kemampuan mereka. serta tiada ukuran yang dapat diketahui oleh para ilmuan. Ilmu material tidak mengenal materi. Al-Atsir adalah sesuatu yang berwujud tapi seperti tidak berwujud.Saat itu dy menda‟wakan sesuatu yang sesuai dengan isi hatinya. melainkan hanya menunggu keputusan Tuhan. tidak terbatas. adalah santun bila manusia banyak bertawadhu (merendah). serta ilham. Inilah sesuatu yang baru pada ilmu modern yang sesungguhnya tidak mengetahui segala sesuatu karena terikat oleh indera – indera. tidak mempunyai sifat.

Jadi terjadinya kasyf dibawa kepada tingkat poses intlektual yang . sekalipun sangat memusuhi sufisme populer.[19] Gejala yang dapat disebut sebagai Neo-Sufisme ini cenderung untuk menghidupkan kembali aktivisme salafi dan menanamkan kembali sikap positif kepada dunia. Dalam makna inilah kaum Hambali. seperti Ibn Taimiyah dan Ibn Qayyim al-Jauziyah. Selanjutnya kaum neosufi juga mengakui sampai batas tertentu kebenaran kalim sufisme intlektual bahwa mereka menerima kasyf (pengalaman penyingkapan kebenaran ilahi) kaum sufi atau ilham intuitif. Tetapi ke duanya menunjuk kepada kenyataan yang sama. jenis kesufian yang merupakan kelanjutan dari ajaran Islam itu sendiri. Baik Ibn Taimiyah maupun Ibn Qayyim sesungguhnya mengaku pernah mengalami kasyf. adalah jelas mereka adalah kaum neosufi. karena istilah “modern” sering kali berkonotasi positif dan optimistis. tetapi sasaran dan isi kosentrasi itu disejajarkan dengan doktrin salafi dan bertujuan untuk meneguhkan keimanan kepada aqidah yang benar dan kemurnian moral dari jiwa. sedang sikap sufistik yang positif menjadi tasawwuf positif atau sufisme baru (neosufisme) atau di sebut Tasawwuf modern. malah menjadi perintis kea rah kecenderungan ini.Sikap sufistik yang bersifat negative menjadi eskapisme. tetapi menolak klaim mereka seolah olah tak dapat salah (ma‟shum) dengan menekankan bahwa kehandalan kasyf adalah sebanding dengan kebersihan moral dari kalbu. sebagaimana termaktub dalam Al-Qur‟an dan Sunnah. dan tetap berada dalam pengawasan kedua sumber utama ajaran Islam itu. yang sesungguhnya mempunyai tingkat – tingkat yang tak terhingga. yaitu suatu jenis kesufian yang terkait erat dengan syari‟ah atau dalam wawasan Ibnu Taimiyah.[18] Fazlur Rahman menjelaskan bahwa Neo-Sufisme itu mempunyai ciri utama berupa tekanan kepada motif moral dan penerapan metode zikir dan muraqobah atau kosentrasi kerohanian guna mendekati Tuhan. Istilah “Neo-Sufisme” terasa lebih netral dari pada istilah “Tasawuf modern” terasa lebih optimistik. kemudian ditambah dengan ketentuan untuk tetap menjaga keterlibatan dalam masyarakat secara aktif.

termasuk istilah “salik” (penempuh jalan keruhanian) dan mencoba memasukkan kedalamnya makna moral yang puritan dan etos salafi. di bawah ini adalah kutipan dari suatu fersi tentang zuhud atau asketisme.sehat. (Maka) yang terlebih sempurna martabat zahid itu zuhd arifin. yaitu hina padanya dan keji padanya segala ni‟mat yang dalam dunia ini dan semata – mata berhadapan kepada Haqq Ta‟ala tiada sekali – kali berpegang hatinya kepada ni‟mat dunia ini dan adalah dunia ini pada hatinya seperti kotoran jua atau seperti bangkai jua tiada menghampir ia melainkan pada ketika dlarurat inilah zuhd yang terlebih tinggi martabatnya dari pada segala makhluq tetapi adalah seperti ini sangat sedikit padanya wa „I-Lah-u „I muwaffiq.karena ia telah mewakilkan atau menggadaikan dirinya sepenuhnya kepada Tuhan. Ibn Taimiyah dan para pengikutnya menggunakan keseluruhan terminologi kesufian. berasal dari sebuah kitab dalam bahasa Melaju tulisan Jawi (Arab Melayu). Sebagai misal. tinggalkan olehmu akan dunia niscaya di masuk Allah Ta‟ala kedalam hatimu ilmu hikmah yaitu ilmu hakikat maka ketika nyatalah kau pandang hakikat dunia ini dan nyatalah kau pandang hakikat akhirat itu hingga kau ambil akan yang terlebih baik bagimu dan yang terlebih kekal.menyebabkan ia memiliki pegangan yang kokoh.[21] . Lebih jauh lagi. salah satu unsur amat penting dalam sufisme. Ajaran tasawuf juga mengajak orang untuk bertawakal pada Tuhan.[20] (Fasal) pada menyatakan zuhud yakni benci akan dunia maka yaitu martabat yang terlebih kepada haqq Ta‟ala karena manakala benci akan dunia itu melazimkan gemar akan akhirat dan gemar akhirat itulah perangai yang di kasi haqq Ta‟ala seperti sabda Nabi: Tinggalkan olehmu akan dunia niscaya kasih haqq Ta‟ala akan dikau dan jangan kau hiraukan barang sesuatu yang pada tangan manusia niscaya dikasih akan dikau oleh manusia. Jadi neo-sufisme menekankan perlunya pelibatan diri dalam masyarakat secara lebih kuat dari pada sufisme lama.

C. Pola-pola hubungan dengan Allah ini di antaranya dengan melakukan salat dan puasa di samping yang lain. Amin Abdullah mengatakan.baik yang eksoterik (dhahiri) maupun bathini (esoteric).Jadi jika kita mencari tokoh sufi ideal disepanjang sejarah Islam. [26]Artinya seorang pemimpin juga harus mempunyai kepribadian yang baik M. Islam dan Ihsan. Ketiga aspek itu tercampur menjadi satu dan menjadi kesatuan secara utuh dalam tindakan ibadah kepada Allah dan hubungan dengan manusia.Selain itu Muhammad tumbuh dalam pengalaman kepribadian yang begitu lengkap.[24] Tujuan seorang pemimpin adalah untuk menyatukan. membawa perubahan. Hubungan Spiritualitas dengan Kesuksesan Kepemimpinan Islam sebagai sistem ajaran keagamaan yang lengkap dan utuh dan telah memberi tempat kepada jenis penghayatan keagamaan.Jadi seperti diakuinya Muhammad adalah seorang yang sukses memimpin didua level.yaitu selain sukses memimpin persoalan dunia sekaligus berhasil menjadi pemimpin persoalan akhirat.[27] Sebenarnya tujuan .[23] Didalam tulisan Michael Heart.[22] Islam juga telah memberi panutan dan contoh sebagai tauladan bagi umatnya.Rosul juga telah membawa perubahan yang sangat luar biasa didunia Islam. mengarahkan.[25] Sepanjang sejarah peradabam manusia pemimpinpemimpin sukses dalam menjalankan kepemimpinannya didalam banyak bidang kehidupan seperti yang telah diperlihatkan oleh para Nabi dan Rosul.Dia menempatkan Muhammad sebagai orang yang sangat berpengaruh didunia. Ada tiga konsep ajaran Islam yakni Iman. di dalam Islam terkandung ajaran yang tidak hanya menyangkut lahiriyah saja tetapi juga menyangkut tentang spiritualitas.Muhammad Rosulullah saw. dan ini merupakan metode yang sebenarnya sarat dengan muatan nilai spiritualitas. sebelum Tuhan mengangkatnya menjadi Rosul dan utusan Tuhan.

1.sebagai orang yang beriman tentunya akan meyakini janji yang dikabarkan oleh Allah bahwa Dia akan memuliakan kedudukan hambanya yang beriman dan bertaqwa.”(QS.niscaya Dia akan menolongnu dan meneguhkan kedudukanmu.berdasarkan Hasil temuan dalam penelitian dalam hal spiritualitas Islam dan kepemimpinan di institusi pendidikan Islam.spiritualitas yang dilakukan seorang adalah bertujuan untuk mendekatkan diri kepada penciptanya. Islam juga menjadi jawaban pemenuhan kebutuhan batin selain kebutuhan jasmani.[28] Dari konsep ajaran Islam tersebut.Islam adalah agama yang lengkap yang mengatur segala aspek kehidupan yang akan menberikan pedoman dalam menjalani kehidupan ini. Sholat tahajut Sholat tahajut merupakan faktor yang paling dominan yang sangat mempengaruhi keberhasilan kepemimpinan dibandingkan dengan amalan spiritualitas yang lain. Menurut Djoko Hartono.Hal .Muhammad 47. Kekuatan spiritualitas sesungguhnya sangat memepengaruhi keberhasilan dan kesuksesan kepemimpinan.maka setidaknya seorang yang beriman akan menjunjung tinggi spiritualitas. duha.Berikut adalah beberapa amalan sebagai wujud spiritualitas seseorang yang dapat mempengaruhi keberhasilan pemimpin dan yang telah dikemukakan Djoko Hartono dalam bukunya ” kekuatan spiritualitas para pemimpin sukses”.7). hajat dan puasa Senin Kamis) berpengaruh secara signifikan terhadap keberhasilan kepemimpinan.Begitupun Allah yang telah menjajikan kepada orang yang beriman yang menolong agama Allah maka Allah akan meneguhkan kedudukannya. Beliau mengemukakan bahwa spiritualitas (salat tahajud. ِ َّ ُّ‫يا أَي‬ ‫م‬ ُ ‫ام‬ ْ ِ‫آمنُوا إ‬ ُ‫ص ْر‬ َ ْ‫ت أَق‬ ْ ِّ‫ويُثَب‬ ُ ‫روا اللَّهَ يَْن‬ ُ ‫ن تَْن‬ َ َ َ‫د‬ َ ‫ين‬ ْ‫ك‬ ْ‫ك‬ َ‫م‬ َ ‫ها الذ‬ ُ‫ص‬ “Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah.

79).Allah Berfirman: ِ ِِ‫د ب‬ ِ ِ ‫ن اللَّْي‬ ‫ودا‬ َّ ‫ه‬ ْ َ‫سى أ‬ ْ‫ج‬ َ‫م‬ َْ ‫اما‬ َ ُّ‫رب‬ َ َ‫عث‬ َ َ‫ه نَافلَةً ل‬ ً‫م‬ َ ‫ك‬ َ ‫ن يَْب‬ َ َ‫ل فَت‬ ً‫ق‬ َ‫ك‬ ُ ‫َم‬ َ‫ك‬ َ َ ‫وم‬ َ‫ع‬ “Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.”(QS.kurang berbobot.[32] 2.keinginan dan cita-cita.tutur katanya berbobot.serta tujuan walau secara dzahir tidak terucap.rendah diri. Puasa senin kamis Puasa senin kamis juga memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan pemimpin sukses.Keutamaan sholat tahajut adalah terkabulkan do‟a.dekat berdialog dengan Allah dan mustajabah ketika seorang hamba memohon-Nya.hilangnya perasaan pesimis.pemberani.menghantarkan terwujudnya hasrat.minder.Sholeh mengemukakan bahwa sholat tahajut memberikan manfaat yaitu orang yang melakukannya akan memperoleh macam-macam nikmat yang menyejukkan pandangan mata.dimudahkan segala urusan hidup dan dicukupi apa yang yang menjadi kebutuhan hidup.memunculkan inspirasi dan imajinasi dengan bimbingan Ilahi.tanpa disertai sikap sombong dan takabur.saat yang tepat untuk lebih khusyuk.[29] Sholat tahajut yang dilakukan dikeheningan malam.memperoleh tempat yang terpuji baik didunia maupun diakhirat.terpancarnya aura positif dari jiwa pelakunya.[31] Menurut Ahmad Sudirman Abbas.dan berganti dengan sikap selalu optimis penuh percaya diri.Ini merupakan faktor kedua yang sangat mempengaruhi kesuksesan .dihapuskan segala dosa dan kejelekannya dan terhindar dari segala penyakit.Al-Isra‟ 17 .[30] Moh.jiwa menjadi tenang dan merasakan kedekatan dengan Allah.ini dikarenakan keutamaan sholat tahajut dan anjuran melakukannya yang telah diperintahkan Allah dalam Al-Qur‟an.

Orang yang melakukan puasa ini do‟anya tidak akan tertolak dan Allah sendiri yang akan membalas mereka.(2) pengendali hawa nafsu .tidak sewenang-wenang.Pemimpin yang adil.mereka akan mampu melembutkan hati dan menyatukan bawahannya.Do’a orang didzalimi.kecuali karena pada hari itu amal perbuatan diperiksa dan Beliau lebih suka diperiksa pada saat sedang berpuasa.namun keutamaan puasa senin kamis akan didapatkan dari keterangan keutamaan puasa secara umum.2.tegas.Dengan berpuasa maka spiritualitas akan meningkat sehinga akan lebih mendekatkan diri kepada Allah.Aku benar-benar akan menolongmu sekalipun telah sekian sat’.mau bermusyawarah.[33] Rosulullah bersabda: Abu Hurairah berkata bahwa Rosulullah SAW bersabda .pemimpin.Puasa juga dapat mengendalikan hawa nafsu sehingga setiap aktifitas bisa terkontrol.Dengan demikian maka akan tercipta akhlak yang mulia sehingga akan disenangi semua orang.walaupun keutamaan yang melakukannya secara eksplisit tidak dijelaskan nabi.Orang yang berpuasa hingga berbuka.”(HR.Begitupun ketika orang yang terbiasa berpuasa menjadi pemimpin maka akan menjadi pemimpin yang sukses.”(HR.3.tidak memonopoli pendapat.”amal perbuatan itu diperiksa setiap hari senin dan kamis.aku lebih suka diperiksa amalku saat aku sedang berpuasa.Imam Ahmad) Dengan melakukan puasa maka dapat menjadikan hati bersih dan suci.[34] Secara ringkas keutamaan puasa seni kamis adalah antara lain : (1) media monitoring aktivitas keseharian dalam sepekan.Do’a mereka akan diangkat Allah keatas awan serta dibukakan baginya pintu-pintu langit.dan allah berfifman:”Demi kemuliaan dan keagungan-Ku.At-Turmudhi) Dari Abu Hurairah bahwa nabi bersabda : Tiga orang yang do’anya tidak akan tertolak : 1.

Shalat duha juga merupakan wasiat Rasul kepada umatnya sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadist.Manusia hanya berencana dan berusaha namun Allah yang menentukan.(HR.karena Allah yang mengetahui apa yang akan terjadi dan yang akan diraih.[38] .dua rakaat shalat duha.Menumbuhkan sikap optimisme.Shalat duha merupakan bentuk tawakal kepada Allah sebelum memulai aktifitas sehari-hari.Dari Abu Hurairah menceritakan.memberi wasiat kepadaku dengan tiga hal yang tidak pernah kutinggalkan hingga meninggal dunia : Shaum tiga hari dalam sebulan.(3)Motivator terbesar dalam setiap langkah untuk mencapi tujuan hidup. Sholat duha Spiritualitas yang mempengaruhi keberhasilan ketiga adalah sholat duha.[36] Shalat duha hukumnya sunat muakat (sanat dianjurkan dan mendekati wajib) karena Rasulullah senatiasa mengerjakannya dan berpesan kepada para sahabat untuk mengerjakannya.Bukhari dan Muslim).dan hanya tidur setelah melakukan shalat witir”.” Kekasihku Rosulullah SAW.Shalat duha merupakan perwujudan bentuk syukur.[35] 3.sholat duha yang dikerjakan umat Islam setidaknya memiliki tiga makna : 1.[37] Secara filosofis.mampu menggugah kesadaran akan perlunya berkonsultasi kepada Allah dan meminta petunjuk-Nya sebagai bekal bekerja agar tetap dijalan yang diridhai Allah.(4) Pembersih hati dan penyuci jiwa dari segala noda keberhasilan atas karya-karya manusia. 3.Hal ini dikarenakan keutamaan sholat duha berbeda dengan shalat tahajut yang akan ditinggikan derajat bagi yang melaksanakannya.manusia.Maka keutamaan shalat duha ini lebih cenderung kepada terpenuhinya kebutuhan.semanagt membara dan konsentrasi tinggi untuk menggapai harapan dengantetap mengingat Allah.sedangkan puasa senin kamis lebih berdampak pada pengendalian tingkah laku keseharian. 2.

Kedekatannya dengan Allah hinnga menyebabkan mengalir kedalam dirinya energi (Nur-Nya) dan menggerakkan otak sebagai pusat kendali.maka ia diberi Alla apa saja yang diminta baik cepat ataupun lambat. Sholat hajat Shalat hajat merupakan faktor yang mempunyai pengaruh terkecil terhadap keberhasilan kepemimpinan.Ini dikarenakan dari segi keutamaannya masih bersifat umum tergantung hajat orang yang melakukannya. Kesehatan jasmani.Shalat hajat merupakan shlat sunh yang biasa dilakukan untuk meraih sesuatu urusan keduniaan dan sesuatu yang diinginkan segera diperoleh.[39] Rasulullah bersabda: ”Barang siapa berwudhu dan menyempurnakannya. Adapun manfaat shalat hajat bagi manusia antara lain : kesehatan Rohani. Mencapai tujuan yang diinginkan.kemudian shalat dua rakaat denagnsempurna. Mendapatkan kedudukan terhormat.”(Imam Ahmad). Kebahagiaan lahir maupun batin.[40] Adanya pengaruh signifikan spiritualitas terhadap keberhasilan kepemimpinan sangat beralasan karena upaya spiritualitas ini menyebabkan seorang pemimpin menjadi dekat dengan Allah. .Menurut Al-Ghazali Sholat hajat dilakukan ketika ada keperluan atau hajat yang mendesak dan ditujukan kepada Allah agar keperluannya cepat terpenuhi.4.Dengan demikian seorang yang senatiasa meningkatkan spiritualitasnya maka ia akan ditunjukkan jalan yang terbaik baginya dan akan terwujud keberhasialan dalam hidupnya.

.Muhammad Rosulullah saw. Adanya pengaruh signifikan spiritualitas terhadap keberhasilan kepemimpinan sangat beralasan karena upaya spiritualitas ini menyebabkan seornag pemimpin menjadi dekat denagnAllah. Islam juga telah memberi panutan dan contoh sebagai tauladan bagi umatnya.Dengan demikian seorang yang senatiasa meningkatkan spiritualitasnya maka ia akan ditunjukkan jalan yang terbaik baginya dan akan terwujud keberhasialan dalam hidupnya.Jadi seperti diakuinya Muhammad adalah seorang yang sukses memimpin didua level.Kedekatannya denganAllah hinnga menyebabkan mengalir kedalam dirinya energi (Nur-Nya) dan menggerakkan otak sebagai pusat kendali. dia menempatkan Muhammad sebagai orang yang sangat berpengaruh didunia.KESIMPULAN Islam sebagai sistem ajaran keagamaan yang lengkap dan utuh dan telah memberi tempat kepada jenis penghayatan keagamaan.yaitu selain sukses memimpin persoalan dunia sekaligus berhasil menjadi pemimpin persoalan akhirat. Didalam tulisan Michael Heart.Jadi jika kita mencari tokoh sufi ideal disepanjang sejarah Islam. baik yang eksoterik (dhahiri) maupun bathini (esoteric).

Ali. Mahmud.DAFTAR PUSTAKA Al-Qur‟anulkarim Abudinnata. 2004.h. Jakarta: Erlangga. kekuatan spiritualitas para pemimpin sukses (surabaya : LKPI-MQA 2011) Jonnassen. Halim. Orientasi Sufistik Cak Nur. Ke-2 September 2010) [1] Abuddin Nata. Arqom. 2009. Cet.2 Tebba. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Rahasia kepemimmpinan (Jogjakarta:Dolphin Book. Bandung: CV Pustaka Setia Maksum. 2004.Moh. 2009.2000). Pengantar Ilmu Tasawuf. 2006. Pimpinlah dan Majulah. Surabaya: TRU STECO.2006) Kartanegara.. 2002. Jakarta: Khazanah Populer Paramadina. Mulyadi. Permadi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2002.289 . Tasawuf Manusia Modern.Djoko. Sholeh. Menyelami Lubuk Tasawuf. Tasawwuf di Dunia Islam. 2009.1 Hartono. Jakarta: PT Rineka Cipta. Cet. Menggugat Tasawuf. Sudirman.Terapi Sholat tahajut menyembuhkan berbagai penyakit (Jakarta : Hikmah 2007) Buletin Baitul Izzah (Edisi 16 th. Akhlak Tasawwuf. Ahmad. Surabaya: Pustaka Pelajar.Jan. R.Akhlak tasawuf(Jakarta:PT raja Grafindo Persada. Amin. Syukur.

296 [14] K. h.h.h.h.I. 2004).7 [29] Al-Qur‟an.271 Ibid.A.h.h. 165 [19] Ibid.2006).63 [27] Amin Abdullah.62 R.menyelami Lubuk Tasawuf(Jakarta:Erlangga.297 [22] Amin Syukur. Tasawuf dalam Konteks Modernisasi.h.h.h.h.Cet.2006).271 Abuddin Nata.123 [16] Mufid. 13 Mei 1997 [18] Sudirman Tebba.h. 149.267 Abuddin Nata.Rahasia kepemimmpinan (Jogjakarta:Dolphin Book.295 Abuddin Nata.290 Abuddin Nata. Studi Agama: Normativitas atau Historisitas (Yogyakarta: Pustaka Pelajar.Akhlak tasawuf(Jakarta:PT raja Grafindo Persada. Harian Pelita.264 Ibid.272 Ibid.Permadi.296 [10] [11] [12] [13]Ibid. h.II 2002).123 [15] Ibid.2006).2009).165 [20] Ibid. 79 [30] Djoko Hartono. 2004).h.265 Ibid.139 Ahmad Arqom. kekuatan spiritualitas para pemimpin sukses (surabaya : LKPI- MQA 2011)114 .Ilyas Ismail.2000).266 Ibid.Akhlak tasawuf(Jakarta:PT raja Grafindo Persada.h. M. 16 April 1993. Republik Hikmah Harian Republika. Muhammad 47.menyelami Lubuk Tasawuf(Jakarta:Erlangga. 2004). [17] A.Jonnassen. [28] Al-Qur‟an.2000).h.293 Mulyadi Kartanegara.h.h.Akhlak tasawuf(Jakarta:PT raja Grafindo Persada. Pengantar Ilmun Tasawuf (Jakarta: PT Rineka Cipta.140 [23] [24] Ibid.166 [21] Ibid. Orientasi Sufistik Cak Nur (Jakarta: Paradina.h.Cet. Neo Sufisme.2000).h. Al-Isra‟ 17 .[2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] Mulyadi Kartanegara.2000).Akhlak tasawuf(Jakarta:PT raja Grafindo Persada.Pimpin dan majulah (Surabaya:TRUSTCO.h.h.h.Menggugat tasawuf (Yogyakarta:PUSTAKA PELAJAR.h.15 [25] Jan [26] Ibid.

kekuatan spiritualitas para pemimpin sukses.2003).h. kekuatan spiritualitas para pemimpin sukses.18 [33] Djoko Hartono. kekuatan spiritualitas para pemimpin sukses.th.5 [38] Djoko Hartono.Zuhri (Semarang : as- syifa‟.[31] Moh.jilid 1.Moh.116 [35] Djoko Hartono. kekuatan spiritualitas para pemimpin sukses.Terapi Sholat tahajut menyembuhkan berbagai penyakit (Jakarta : Hikmah 2007) h.ke-2 september 2010).h.h.h.680 [40] Djoko Hartono.25 [36] Djoko Hartono.21 [39] Al-Ghazali.h.h.h.116 [37] Buletin Baitul Izzah. kekuatan spiritualitas para pemimpin sukses.terj.(edisi 16.116 [34] Djoko Hartono.Sholeh.h.h.120 [32] Djoko Hartono. kekuatan spiritualitas para pemimpin sukses. kekuatan spiritualitas para pemimpin sukses.Ihya Ulumuddin.24 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->