W

T

UR

I HAN D

A
Y

A

TU

SUPERVISI AKADEMIK

Materi Pelatihan Penguatan Kemampuan Kepala Sekolah

DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

DIREKTORAT TENAGA KEPENDIDIKAN

NI

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2010

Supervisi Akademik Kepala Sekolah

2

Semoga semua usaha kita untuk penguatan kemampuan kepala sekolah sesuai dengan standar kepala sekolah sebagaimana diamanahkan dalam Permendiknas No. inovatif dan berpikir kritis. 13 tahun 2007. M.Si NIP. Direktorat Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) telah menyusun materi untuk penguatan kemampuan kepala sekolah dan pengawas sekolah. Baedhowi. Januari 2010 Direktur Jenderal PMPTK Prof. Dr. Saya memberikan penghargaan yang tinggi kepada Direktorat Tenaga Kependidikan atas dihasilkannya materi penguatan kemampuan kepala sekolah dalam rangka meningkatkan kompetensi kepala sekolah. Berbagai pihak yang ingin berkontribusi terhadap program penguatan kepala sekolah dapat memperkaya dengan berbagai referensi dan khasanah bacaan lainnya untuk mewujudkan kepala sekolah yang profesional dan akuntabel. sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan di sekolahnya dan menghasilkan lulusan yang cerdas. Jakarta. kreatif. Materi ini diharapkan dapat dijadikan referensi bagi individu kepala sekolah dan lembaga yang terkait dalam penguatan kemampuan kepala sekolah di Propinsi dan Kab/Kota. 13 tahun 2007 dapat diwujudkan. Di dalam pengembangan materi tersebut telah mengacu kepada standar kepala sekolah/madrasah sebagaimana diatur dalam Permendiknas No.SAMBUTAN DIREKTUR JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Di dalam pelaksanaan program penguatan kemampuan kepala sekolah dan pengawas sekolah yang merupakan agenda dari program 100 hari Mendiknas. 19490828 197903 1 001 Supervisi Akademik Kepala Sekolah i .

Supervisi Akademik Kepala Sekolah ii .

Materi yang telah disusun ini merupakan bagian dari rencana pelaksanaan program penguatan kepala sekolah.D 19530927 197903 1 001 Supervisi Akademik Kepala Sekolah iii . kemampuan pemecahan masalah. Materi ini diharapkan dapat menjadi bahan referensi peningkatan kompetensi kepala sekolah sesuai yang diamanahkan Permendiknas No 13 tahun 2007. Ph. Program penguatan kemampuan kepala sekolah sangat penting mengingat peran strategis kepala sekolah di dalam proses peningkatan mutu pendidikan. Direktorat Tenaga Kependidikan. MPA. Berbagai pihak yang terkait dengan penguatan kemampuan kepala sekolah dapat memperkaya dengan materi yang lain sepanjang mencapai tujuan yang sama yaitu meningkatkan kompetensi kepala sekolah sesuai dengan Permendiknas No 13 tahun 2007. Ditjen PMPTK bekerjasama dengan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah berhasil merumuskan standar kepala sekolah/madrasah yang ditetapkan melalui Permendiknas No 13 tahun 2007. Untuk mengoperasionalkan dan mengimplementasikan Permendiknas tersebut. daya inovatif. program kedua dari delapan program 100 hari Mendiknas. Direktorat Tenaga Kependidikan telah berupaya menyusun materi pelatihan sesuai dengan masing-masing komponen kompetensi kepala sekolah yang diatur dalam Permendiknas No 13 tahun 2007. Jakarta. namun kami perlu menyampaikan penghargaan kepada tim penyusun buku ini yang telah berusaha dan berhasil mempersiapakan materi yang dapat dijadikan bahan bacaan bagi usaha peningkatan kompetensi kepala sekolah. Kami menyadari bahwa buku ini masih jauh dari sempurna. berpikir kritis dan memiliki naluri jiwa kewirausahaan bagi siswa sebagai produk suatu sistem pendidikan.KATA PENGANTAR Pada tahun 2007. Januari 2010 Direktur Tenaga Kependidikan Surya Dharma. Kepala sekolah mempunyai tugas yang sangat penting di dalam mendorong guru untuk malakukan proses pembelajaran untuk mampu menumbuhkan kemampuan kreatifitas. Semoga buku ini bermanfaat bagi usaha penguatan kemampuan kepala sekolah di seluruh Kab/Kota di Indonesia.

Supervisi Akademik Kepala Sekolah iv .

.................................................................... Uraian ............. .......................................................................................... Uraian ..................................................................................................................... F............................. Pengantar .. B..................................................................................... A........ Latihan ..... F............................................................................. Uraian .............................. Pengantar ....... B.............................. Refleksi ............................. Latihan/Tugas ............. Contoh ................... PENDAHULUAN A...................................................................................................................................................................................................................... E............................................................................................. Uraian ............................................. C............................. Latar Belakang ............................................ Refleksi .......................................................................................................................................... D.................................................. D................ F............. B..................................................................................................... C.............. C......................... A............ A............................ Refleksi .... B........DAFTAR ISI SAMBUTAN DIRJEN PMPTK ......................................... B.............................. Contoh .............................. E.............. Pengantar ........ E................. E........................................................................ KEGIATAN BELAJAR 1 : KONSEP SUPERVISI AKADEMIK ................................... D........ Refleksi...... Ringkasan ............................................... F......................... A........ Latihan/Tugas .................... KEGIATAN BELAJAR 3 : TEKNIK-TEKNIK SUPERVISI AKADEMIK ........... KEGIATAN BELAJAR 2 : KONSEP PERENCANAAN PROGRAM SUPERVISI AKADEMIK ................................................. DAFTAR ISI ...................................... KATA PENGANTAR ................................. Latihan/Tugas ........................................................ D...................................................................................................................................................... KEGIATAN BELAJAR 5 : KONSEP TINDAK LANJUT HASIL SUPERVISI AKADEMIK TERHADAP GURU ........................ Contoh .......................................................................................................................... A............................... i iii v 1 1 2 2 3 5 5 7 9 11 12 12 14 14 15 20 20 21 21 23 23 24 30 30 31 31 33 33 34 36 37 38 38 40 41 Supervisi Akademik Kepala Sekolah v .................... Ringkasan ...................................................................................................................................................................................................... B............................................................ Dimensi Kompetensi Supervisi Akademik ............ Pengantar ....... Ringkasan ... Langkah-langkah Mempelajari Materi Pelatihan . Pengantar .................. KEGIATAN BELAJAR 4 : KONSEP SUPERVISI KLINIS ................................................................................................. Contoh ..... Ringkasan ..... C................................................................. Deskripsi Materi Pelatihan ............... C...........................................

. G........................................ D...........................................................................B.......... Refleksi .................................................................................................................................................................................... Contoh .................................. E..................... Rencana Aksi ......................... Ringkasan ...................................... DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN 42 45 45 46 47 48 Supervisi Akademik Kepala Sekolah vi ........ Latihan/Tugas .................. Uraian ....................................... F............................... C..............

Oleh karena itu. program penguatan kepala sekolah/madrasah sebagaimana ditetapkan sebagai Program 100 hari Mendiknas merupakan upaya yang sangat penting untuk menghasilkan kepala sekolah/madrasah yang kuat di dalam mewujudkan kualitas siswa yang diharapkan yaitu berpikir kritis. Dalam peraturan tersebut terdapat lima dimensi kompetensi yaitu: kepribadian. Materi pelatihan ini tentu saja harus disesuaikan dengan cakupan tentang dimensi kompetensi kepala sekolah/madrasah seperti yang terdapat dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 Standar Kepala Sekolah/Madrasah. Intensitas dan kedalaman penguasaan materi kurang dapat dicapai dengan kedua strategi ini karena terbatasnya waktu. kewirausahaan. Sosialisasi dan bimbingan supervisi akademik yang telah dilaksanakan selama ini ternyata masih belum memadai untuk menjangkau seluruh kepala sekolah/madrasah dalam waktu yang relatif singkat. manajerial. menjadi contoh. dan berjiwa kewirausahaan (entrepreneurship). Latar Belakang Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala sekolah/madrasah sekolah/madrasah menegaskan bahwa seorang kepala harus memiliki lima dimensi kompetensi minimal yaitu: kompetensi kepribadian. Dengan kepala sekolah/madrasah yang kuat diharapkan dapat membimbing. kewirausahaan. kreatif. supervisi dan sosial. supervisi. manajerial.PENDAHULUAN A. inovatif. dan menggerakkan guru dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah/madrasah. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 1 . Berdasarkan kenyataan tersebut dan demi mendukung peran kepala sekolah/madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah/madrasah maka dibutuhkan kepala sekolah/madrasah yang kuat.

Materi pelatihan pada bagian ini dibatasi pada supervisi akademik yang meliputi kegiatan belajar: 1. Teknik-teknik supervisi akademik. Dimensi kompetensi manajerial Sekolah (MBS). 2. Memahami konsep supervisi akademik. B. Konsep supervisi klinis. 3. Konsep perencanaan program supervisi akademik. Menerapkan teknik-teknik supervisi akademik. Membuat rencana program supervisi akademik. 4. 4. Menerapkan konsep supervisi klinis. Konsep supervisi akademik. 3. Kepemimpinan Pembelajaran. Setiap dimensi kompetensi memiliki kompetensi dasar yang harus dimiliki seorang kepala sekolah/madrasah. Tindak lanjut supervisi akademik terhadap guru. Melaksanakan tindak lanjut supervisi akademik terhadap guru. Dimensi kompetensi supervisi dengan materi Supervisi Akademik 4. Adapun dimensi kompetensi kewirausahaan kepala sekolah/madrasah seperti berikut. Penelitian Tindakan Sekolah/Madrasah. Dimensi Kompetensi Supervisi Akademik Peserta pelatihan diharapkan mampu: 1.dan sosial. dengan materi Manajemen Berbasis Supervisi Akademik Kepala Sekolah 2 . 3. 2. 5. 2. 5. Deskripsi Materi Pelatihan Materi pelatihan terdiri atas lima bagian yaitu: 1. Dimensi Kompetensi Kewirausahaan dengan materi Kewirausahaan. 5. B.

membuat action plan. (3) melakukan seminar/diskusi hasil latihan/tugas yang dilakukan. Membuat Rencana Aksi (Action Plan) Gambar 1 Langkah-langkah Kegiatan Pelatihan Supervisi Akademik Kepala Sekolah 3 . dan (4) bersama-sama melakukan refleksi. Langkah-langkah tersebut dapat digambarkan seperti berikut: Aktivitas Individu Membaca Bahan Belajar Aktivitas Kelompok Mediskusikan Bahan Belajar Sharing Permasalahan dan Hasil Pelaksanaan Latihan Melaksanakan Latihan/Tugas/ Studi Kasus Membuat Rangkuman Membuat Rangkuman Melakukan Refleksi Melakukan Refleksi. Secara umum aktivitas individual meliputi: (1) membaca materi. memecahkan kasus pada setiap kegiatan belajar. dan melakukan tindak lanjut. (2) bertukar pengalaman dalam melakukan latihan/memecahkan kasus. Langkah-langkah Mempelajari Materi Pelatihan Bahan belajar ini dirancang untuk dipelajari oleh kepala sekolah/madrasah dalam pelatihan. dan (4) melakukan refleksi. dan tindak lanjut.C. (3) membuat rangkuman/kesimpulan. (2) melakukan latihan/tugas. Sedangkan aktivitas kelompok meliputi: (1) mendiskusikan materi. Oleh karena itu langkah-langkah yang harus dilakukan dalam mempelajari materi ini mencakup aktivitas individual dan kelompok.

pemecahan masalah. memberikan pengayaan. yang pada gilirannya di atas. maka aktivitas individu adalah hal yang utama. berpikir kritis. diharapkan peserta diharapkan berdampak pada pelatihan baik secara individu maupun bersama-sama dapat meningkatkan peningkatan kompetensi guru yang dibinanya dan akhirnya mampu menghasilkan siswa yang kreatif. Sedangkan aktivitas kelompok lebih merupakan forum untuk berbagi. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 4 . Dengan mengikuti langkah-langkah kompetensinya. inovatif. dan bernaluri kewirausahaan. dan penguatan terhadap kegiatan belajar yang telah dilakukan individu masing-masing. Dengan demikian.Dari gambar di atas tampak bahwa aktivitas kelompok selalu didahului oleh aktivitas individu.

berkreasi. at al. berinovasi. Setelah mempelajari kegiatan belajar 1. berinovasi. akan menjadi contoh bagi guru dan siswa dalam rangka mengubah pola pikir untuk berpikir kritis. Untuk melaksanakan supervisi akademik secara efektif diperlukan keterampilan konseptual. Oleh sebab itu. setiap kepala sekolah/madrasah harus memiliki dan menguasai konsep supervisi akademik yang meliputi: pengertian. memecahkan masalah dan bernaluri kewirausahaan. memecahkan masalah dan bernaluri kewirausahaan. dan dimensi-dimensi substansi supervisi akademik.KEGIATAN BELAJAR 1 KONSEP SUPERVISI AKADEMIK Selamat membaca dan mempelajari kegiatan belajar 1 tentang konsep supervisi akademik. Selamat belajar! A. Pengantar Salah satu tugas kepala sekolah/madrasah adalah melaksanakan supervisi akademik. 2007). interpersonal dan teknikal (Glickman. di mana ada kemauan di situ ada jalan? Konsep supervisi akademik yang sudah Bapak/Ibu praktikkan dengan sukses melalui rencana tindak lanjut. Bukankah. Bapak/Ibu diharapkan memiliki konsep supervisi akademik untuk menggerakkan guru dan siswa berpikir kritis. tujuan dan fungsi. jika ada kemauan yang kuat. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 5 . prinsip-prinsip. Kepala sekolah/madrasah akan berusaha kuat untuk memahami konsep ini jika ada komitmen yang kuat untuk berubah dan menggerakkan guru dan siswa serta mengetahui bahwa ia akan mendapatkan pengakuan atau penghargaan sewajarnya. berkreasi. Bapak/Ibu akan mudah mempelajari dan mempraktikkan materi kegiatan belajar 1.

pemecahan masalah. (2) membuat rencana program supervisi akademik. teori dasar. dan kecenderungan perkembangan tiap bidang pengembangan pembelajaran kreatif. inovatif. Membimbing guru dalam menyusun silabus tiap bidang pengembangan di sekolah/madrasah atau mata pelajaran di sekolah/madrasah berlandaskan standar isi. 3. 5. Kompetensi supervisi akademik intinya adalah membina guru dalam meningkatkan mutu proses pembelajaran. mengembangkan dan menggunakan media pendidikan dan fasilitas pembelajaran. menilai proses dan hasil pembelajaran serta penelitian tindakan kelas. 4. dan/atau lapangan) mengembangkan potensi siswa. (4) Supervisi Akademik Kepala Sekolah 6 . Sasaran supervisi akademik adalah guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. karakteristik. berpikir kritis dan naluri kewirausahaan 2.Supervisi akademik yang dilakukan kepala sekolah/madrasah antara lain adalah sebagai berikut. Oleh karena itu. Membimbing guru dalam memilih dan menggunakan strategi/ metode/teknik pembelajaran/bimbingan yang dapat mengembangkan berbagai potensi siswa. dan prinsip-prinsip pengembangan KTSP. (3) menerapkan teknik-teknik supervisi akademik. pemilihan strategi/metode/teknik pembelajaran. 6. penggunaan media dan teknologi informasi dalam pembelajaran. pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi supervisi akademik yang meliputi (1) Memahami konsep supervisi akademik. standar kompetensi dan kompetensi dasar. yang terdiri dari materi pokok dalam proses pembelajaran. prinsip. penyusunan silabus dan RPP. merawat. Membimbing bimbingan (di guru dalam melaksanakan kegiatan di pembelajaran/ untuk kelas. Memotivasi guru untuk memanfaatkan teknologi informasi untuk pembelajaran. Membimbing guru dalam mengelola. 1. Memahami konsep. laboratorium.

et al. Sergiovanni (1987) menegaskan bahwa refleksi praktis penilaian kinerja guru dalam supervisi akademik adalah melihat kondisi nyata kinerja guru untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan. Uraian 1. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 7 . 2. apa kelebihan dan kekurangan guru dan bagaimana cara mengembangkannya?. b. Konsep Supervisi Akademik Supervisi akademik adalah serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran (Daresh. membantu guru mengembangkan kompetensinya. melainkan harus dilanjutkan dengan tindak lanjutnya berupa pembuatan program supervisi akademik dan melaksanakannya dengan sebaik-baiknya. Supervisi akademik tidak terlepas dari penilaian kinerja guru dalam mengelola pembelajaran. apa yang telah dilakukan oleh guru dalam mencapai tujuan akademik?. bahwa setelah melakukan penilaian kinerja berarti selesailah pelaksanaan supervisi akademik.menerapkan supervisi klinis. apa yang sebenarnya dilakukan oleh guru dan siswa di dalam kelas?. 2007). B. Glickman. misalnya apa yang sebenarnya terjadi di dalam kelas?. aktivitasaktivitas mana dari keseluruhan aktivitas di dalam kelas itu yang bermakna bagi guru dan murid?. mengembangkan kurikulum. Namun satu hal yang perlu ditegaskan di sini. 1989. Berdasarkan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan ini akan diperoleh informasi mengenai kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran. Tujuan dan fungsi supervisi akademik Tujuan supervisi akademik adalah: a. (5) Melaksanakan tindak lanjut supervisi akademik.

et al. Gambar tiga tujuan supervisi akademik sebagaimana dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Sistematis. Prinsip-prinsip supervisi akademik a. mengembangkan kelompok kerja guru.c. 2007. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 8 . Alfonso dkk. b. 1973. Pengembangan Profesionalisme TIGA TUJUAN SUPERVISI Penumbuhan Motivasi Pengawasan kualitas Gambar 1. 2007). dan membimbing penelitian tindakan kelas (PTK) (Glickman. artinya dikembangan sesuai perencanaan program supervisi yang matang dan tujuan pembelajaran.. dan Glickman. Praktis. Sergiovanni. 1987). artinya mudah dikerjakan sesuai kondisi sekolah. 1981. et al. 3. Hasil supervisi akademik berfungsi sebagai sumber informasi bagi pengembangan profesionalisme guru. Tiga tujuan supervisi akademik Supervisi akademik merupakan salah satu (fungsi mendasar (essential function) dalam keseluruhan program sekolah (Weingartner.

4. jujur. Humanis. Berkesinambungan (supervisi akademik dilakukan secara teratur dan berkelanjutan oleh Kepala sekolah). sabar. artinya masukan sesuai aspek-aspek instrumen. Realistis. Kompetensi pedagogik. Kompetensi kepribadian. antusias. m. C. artinya guru dan supervisor harus aktif berpartisipasi. artinya memenuhi ketiga tujuan supervisi akademik di atas (Dodd. Terpadu. artinya ada kerja sama yang baik antara supervisor dan guru dalam mengembangkan pembelajaran. artinya mampu menciptakan hubungan kemanusiaan yang Supervisi Akademik Kepala Sekolah 9 . Contoh k. i. artinya supervisor tidak boleh mendominasi pelaksanaan supervisi akademik. Kompotensi profesional. e.c. h. artinya menyatu dengan dengan program pendidikan. g. Objektif. Demokratis. terbuka. j. dan penuh humor l. artinya berdasarkan kenyataan sebenarnya. d. Kompetensi sosial. asih. n. f. artinya mempertimbangkan saling asah. artinya mampu menghadapi masalah-masalah yang mungkin akan terjadi. harmonis. Antisipatif. Konstruktif. d. Kooperatif. dan asuh dalam mengembangkan pembelajaran. ajeg. c. b. Komprehensif. Aktif. 1972). Dimensi-dimensi subtansi supervisi akademik a. Kekeluargaan. artinya mengembangkan kreativitas dan inovasi guru dalam mengembangkan proses pembelajaran.

Supervisi akademik merupakan upaya membantu guru-guru mengembangkan kemampuannya mencapai tujuan pembelajaran. Apalagi bila tujuan utama penilaiannya semata-mata hanya dalam arti sempit. Supervisi akademik sama sekali bukan penilaian unjuk kerja guru. seakan-akan supervisi akademik sama dengan pengukuran kinerja guru dalam proses pembelajaran. Perilaku supervisi akademik yang demikian tidak akan memberikan banyak pengaruh terhadap tujuan dan fungsi supervisi akademik. Secara konseptual. Meskipun demikian. pengaruhnya relatif sangat kecil artinya bagi peningkatan mutu guru dalam mengelola proses pembelajaran. esensi supervisi akademik itu sama sekali bukan menilai kinerja guru dalam mengelola proses pembelajaran. melainkan membantu guru mengembangkan kemampuan profesionalismenya.Sering dijumpai adanya kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi akademik hanya datang ke sekolah dengan membawa instrumen pengukuran kinerja. Apabila di atas dikatakan. Dengan demikian. selesailah tugasnya. Seandainya memberikan pengaruh. supervisi akademik tidak bisa terlepas dari penilaian unjuk kerja guru dalam mengelola pembelajaran. Kemudian masuk ke kelas melakukan pengukuran terhadap kinerja guru yang sedang mengajar. berarti. Perilaku supervisi akademik sebagaimana diuraikan di atas merupakan salah satu contoh perilaku supervisi akademik belum baik. supervisi akademik adalah serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran demi pencapaian tujuan pembelajaran. bahwa supervisi akademik merupakan serangkaian kegiatan Supervisi Akademik Kepala Sekolah 10 . yaitu mengkalkulasi kualitas keberadaan guru dalam memenuhi kepentingan akreditasi guru belaka. Setelah itu. Hal ini sangat berbeda dengan konsep supervisi akademik.

sehingga bisa ditetapkan aspek yang perlu dikembangkan dan cara mengembangkannya. Sekali-kali. Guru yang disupervisi terkejut dan tampak salah tingkah di depan siswanya. kepala sekolah memang sengaja memang tidak memberi tahu guru dengan maksud agar guru tampil apa adanya. merupakan bagian integral dari serangkaian kegiatan supervisi akademik. D. Setelah kepala sekolah selesai mencentangi dan mengisi instrumennya. Penilaian kinerja guru dalam mengelola proses pembelajaran sebagai suatu proses pemberian estimasi mutu kerja guru dalam mengelola proses pembelajaran. untuk apa supervisi akademik yang dilakukan Supervisi Akademik Kepala Sekolah 11 . ”Apa saja yang dinilai oleh kepala sekolah dalam instrumennya?” Seandainya aku tahu aspekaspek yang akan dinilai tentu saja aku menyiapkannya dengan sebaikbaiknya. Sebaliknya. Dia membawa instrumen penilaian kinerja guru ke dalam kelas tanpa ada kesepakatan waktu sebelumnya. Saya bertanya pula dalam hati. Guru bertanya dalam hati. Agar supervisi akademik dapat membantu guru mengembangkan kemampuannya. Latihan/Tugas Kasus Pada suatu hari Kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik. guru melihat kepala sekolah asyik mencentangi dan menulis sesuatu yang ada diinstrumennya. ia ke luar kelas dan menganggap bahwa supervisi akademik sudah dilaksanakan dengan baik.membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran. Guru atau kepala sekolah juga tidak tahu pasti apakah supervisi akademik harus memberi tahu guru yang bersangkutan atau tidak. sampai sekarang tak terasa satu tahun ajaran telah berlalu. tidak dibuat-buat. maka menilai unjuk kerja guru dalam mengelola proses pembelajaran merupakan salah satu kegiatan yang tidak bisa dihindarkan prosesnya. Sejak peristiwa itu. maka untuk pelaksanaannya terlebih dahulu perlu diadakan penilaian kemampuan guru.

kepala sekolah saya selama ini?. Diskusikan kasus di atas. F. Hasil diskusi disajikan untuk dikomentari kelompok lain dan fasilitator. pengalaman Anda. Petunjuk Jawaban Latihan (kata kunci) Konsep supervisi akademik. Kelompok Bentuk kelompok yang terdiri atas 5 sampai 10 orang. ternyata kejadiannya sama dengan saya bahkan yang membuat saya bingung. ”Mengapa tidak semua guru disupervisi akademik seperti saya?” Tugas: Individu 1. Buatlah rangkuman materi kegiatan belajar 1 di atas! 2. Ringkasan Supervisi akademik adalah serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Sayapun bertanya kepada teman sesama guru. Nama: _____________________ Tanggal: _______________ • Apa saja yang telah saya lakukan berkaitan dengan materi kegiatan belajar ini? Supervisi Akademik Kepala Sekolah 12 . Pecahkan kasus di atas dengan menggunakan konsep supervisi akademik dan/atau pengalaman Anda. Refleksi Mohon untuk mengisi lembar refleksi di bawah ini berdasarkan materi yang Bapak/Ibu sudah pelajari. E.

• Bagaimana pikiran/perasaan saya tentang materi kegiatan belajar ini? • Apa saja yang telah saya lakukan yang ada hubungannya dengan materi kegiatan ini tetapi belum ditulis di materi ini? • Materi apa yang ingin saya tambahkan? • Bagaimana kelebihan dan kekurangan materi materi kegiatan ini? • Manfaat apa saja yang saya dapatkan dari materi kegiatan ini? • Berapa persen kira-kira materi kegiatan ini dapat saya kuasai? • Apa yang akan saya lakukan? Supervisi Akademik Kepala Sekolah 13 .

dan bernaluri kewirausahaan. Kepala sekolah/madrasah hanya akan berusaha kuat untuk memahami konsep ini jika ada komitmen yang kuat untuk berubah dan menggerakkan guru dan siswa serta mengetahui bahwa ia akan mendapatkan pengakuan atau penghargaan sewajarnya.Selamat karena Bapak/Ibu telah selesai mempelajari kegiatan belajar ini. Bukankah. memecahkan masalah. Bapak/Ibu dimohon untuk mempelajari kegiatan belajar KEGIATAN BELAJAR 2 KONSEP PERENCANAAN PROGRAM SUPERVISI AKADEMIK Selamat membaca dan mempelajari kegiatan belajar 2 tentang konsep perencanaan program supervisi akademik. Selamat belajar! A. Agar kepala sekolah dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. jika ada kemauan yang kuat. dan bernaluri kewirausahaan. Pengantar Salah satu tugas kepala sekolah adalah merencanakan supervisi akademik. berpikir kritis. Untuk menambah pengetahuan. Selanjutnya. Bapak/Ibu diharapkan memiliki konsep perencanaan program supervisi akademik untuk menggerakkan guru dan siswa berkreasi. berinovasi. maka Supervisi Akademik Kepala Sekolah 14 . memecahkan masalah. berpikir kritis. berinovasi. selamat melakukan rencana tindak lanjut. berikutnya. akan menjadi contoh bagi guru dan siswa dalam rangka mengubah pola pikir untuk berkreasi. di mana ada kemauan di situ ada jalan? Konsep perencanaan program supervisi akademik yang sudah Bapak/Ibu praktikkan dengan sukses melalui rencana tindak lanjut. Setelah mempelajari kegiatan belajar 2. Bapak/Ibu akan mudah mempelajari dan mempraktikkan materi kegiatan belajar 2.

untuk menyamakan persepsi seluruh warga sekolah tentang program supervisi akademik. waktu dan biaya). 2. penjamin penghematan serta keefektifan penggunaan sumber daya sekolah (tenaga. 3. Uraian 1. sebagai pedoman pelaksanaan dan pengawasan akademik. c. Manfaat perencanaan program supervisi akademik Manfaat perencanaan program supervisi akademik adalah sebagai berikut : a. d. didasarkan pada Standar Nasional Pendidikan. didasarkan pada kebutuhan dan kondisi sekolah/madrasah. B.kepala sekolah harus memiliki kompetensi membuat rencana program supervisi akademik. b. Konsep perencanaan program supervisi akademik Perencanaan program supervisi akademik adalah penyusunan dokumen perencanaan pemantauan mencapai tujuan pembelajaran. dan e. serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran untuk Supervisi Akademik Kepala Sekolah 15 . berkelanjutan. b. bertanggung jawab. dan c. obyektif (data apa adanya). Prinsip-prinsip perencanaan program supervisi akademik Prinsip-prinsip perencanaan program supervisi akademik adalah: a.

mendidik. 2) peran serta peserta didik dalam proses pembelajaran secara aktif. memotivasi. menemukan. mengkaji.4. mendorong kreativitas dan dialogis. tidak terbatas pada materi yang diberikan oleh guru. mempertanyakan. standar proses. 4) keterlibatan peserta didik secara aktif dalam proses belajar yang dilakukan secara sungguh-sungguh dan mendalam untuk mencapai pemahaman konsep. Persiapan. demokratis. 5) bertanggung siswa mampu: a) meningkat rasa ingin tahunya. dan peraturan pelaksanaannya. kreatif. berargumentasi. Peningkatan mutu pembelajaran melalui pengembangan sebagai berikut: 1) model kegiatan pembelajaran yang mengacu pada Standar Proses. Ruang lingkup supervisi akademik Ruang lingkup supervisi akademik meliputi: a. pelaksanaan dan penilaian pembelajaran oleh guru. c. b) mencapai keberhasilan belajarnya secara konsisten sesuai dengan tujuan pendidikan. 3) peserta didik dapat membentuk karakter dan memiliki pola pikir serta kebebasan berpikir sehingga dapat melaksanakan aktivitas intelektual yang kreatif dan inovatif. Pencapaian standar kompetensi lulusan. d. dan memprediksi. standar Isi. Pelaksanaan KTSP b. jawab terhadap mutu perencanaan kegiatan pembelajaran untuk setiap mata pelajaran yang diampunya agar Supervisi Akademik Kepala Sekolah 16 .

fokus utama supervisi edukatif adalah usaha-usaha yang sifatnya memberikan kesempatan kepada guru untuk berkembang secara profesional sehingga mampu melaksanakan tugas pokoknya. Instrumen-instrumen supervisi akademik Supervisi Akademik Kepala Sekolah 17 . Supervisi akademik juga mencakup buku kurikulum. Oleh sebab itu. e) menggunakan pengetahuan untuk menyelesaikan masalah. Supervisi edukatif juga harus didukung oleh instrumen-instrumen yang sesuai. menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan. teknik) yang tepat. Sasaran kemampuan utama supervisi akademik adalah kemampuanpembelajaran. kegiatan belajar mengajar dan pelaksanaan bimbingan dan konseling. dan mengembangkan interaksi pembelajaran (strategi. Supervisi akademik tidak kalah pentingnya dibanding dengan supervisi administratif. d) mengolah informasi menjadi pengetahuan.c) memahami perkembangan pengetahuan dengan kemampuan mencari sumber informasi. dan proporsi yang wajar. siswa. memanfaatkan sumber belajar yang tersedia. memanfaatkan hasil penilaian untuk peningkatan layanan pembelajaran. Variabel yang mempengaruhi proses pembelajaran antara lain guru. Sasaran utama supervisi edukatif adalah proses belajar mengajar dengan tujuan meningkatkan mutu proses dan mutu hasil pembelajaran. f) mengkomunikasikan pengetahuan pada pihak lain. alat dan buku pelajaran serta kondisi lingkungan dan fisik. metode. 5. yaitu: memperbaiki dan meningkatkan proses dan hasil pembelajaran. menilai hasil pembelajaran. g) mengembangkan belajar mandiri dan kelompok dengan guru dalam merencanakan kegiatan melaksanakan kegiatan pembelajaran. kurikulum.

sesuai dengan tujuan. objek metode. metode dan strategi. Supervisi umum dilakukan untuk seluruh kegiatan teknis administrasi sekolah. b) Observasi Setelah wawancara dan diskusi mengenai apa yang akan dilaksanakan guru dalam kegiatan belajar mengajar. yaitu: supervisi umum dan supervisi akademik. instrumen. Isi diskusi dan wawancara tersebut mencakup kurikulum. sedangkan supervisi akademik lebih diarahkan pada peningkatan kualitas pembelajaran. a. media pengajaran. pendekatan. supervisor seharusnya melakukan wawancara serta diskusi dengan guru yang akan diamati. berupa format-format supervisi dapat dilihat pada lampiran berupa format 1 sampai dengan 9. penerapan dan penutup. teknik dan pendekatan yang direncanakan. kemudian supervisor mengadakan observasi kelas. 6. a) Pra-Observasi Sebelum observasi kelas. Observasi kelas meliputi pendahuluan (apersepsi). evaluasi dan analisis. Berikut ini akan dibahas lebih mendalam mengenai supervisi akademik. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 18 . Bagaimana model-model supervisi akademik? Secara umum kegiatan supervisi dapat dibedakan dalam dua macam.Seorang kepala sekolah/madrasah yang akan melaksanakan kegiatan supervisi harus menyiapkan perlengkapan supervisi. dan instrumen yang sesuai. sasaran. Model supervisi tradisional 1) Observasi Langsung Supervisi model ini dapat dilakukan dengan observasi langsung kepada guru yang sedang mengajar melalui prosedur: praobservasi dan post-observasi. pengembangan.

Supervisi akademik dengan pendekatan klinis. Supervisor dengan guru mendiskusikan kasus demi kasus. b) Diskusi kasus Diskusi kasus berawal dari kasus-kasus yang ditemukan pada observasi Proses Pembelajaran (PBM). sebaiknya supervisor dan mengadakan wawancara dan diskusi tentang: kesan guru penampilannya. mencari akar permasalahan dan mencari berbagai alternatif jalan keluarnya. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 19 . daya beda dan tingkat kesukarannya. b. identifikasi ketrampilan-ketrampilan mengajar yang perlu ditingkatkan. gagasan-gagasan baru yang akan dilakukan. identifikasi keberhasilan kelemahan guru. sehingga sering disebut juga sebagai model supervisi klinis. Soal yang diberikan sesuai dengan yang sudah dipelajari peserta didik waktu itu. 2) Supervisi akademik dengan cara tidak langsung a) Tes dadakan Sebaiknya soal yang digunakan pada saat diadakan sudah diketahui validitas.c) Post-Observasi Setelah terhadap observasi kelas selesai. reliabilitas. c) Metode angket Angket ini berisi pokok-pokok pemikiran yang berkaitan erat dan mencerminkan penampilan. laporan-laporan atau hasil studi dokumentasi. kinerja guru. kualifikasi hubungan guru dengan siswanya dan sebagainya. Model kontemporer (masa kini) Supervisi akademik model kontemporer dilaksanakan dengan pendekatan klinis.

namun pendekatannya berbeda. Untuk bertanya kepada guru sebagai bawahan. Semenjak menjadi kepala sekolah baru. C. ia melaksanakan supervisi akademik. yaitu: dengan observasi kelas. Guru-guru enggan menanyakan perencanaan program supervisi akademiknya karena menjaga perasaannya atau takut tersinggung. Untuk itu. ia merasa malu. Kelompok Supervisi Akademik Kepala Sekolah 20 . Prosedur supervisi klinis sama dengan supervisi akademik langsung. Buat rangkuman materi kegiatan belajar 2 di atas! 2. D. Demikian pula di KKKS/M Tugas: Individu 1. Latihan Kasus Bapak Fulan adalah Kepala sekolah yang baru diangkat. Bagaimana pemecahan kasus di atas menurut teori perencanaan program supervisi akademik dan/atau pengalaman Anda?. Tetapi dia tidak tahu bagaimana caranya membuat perencanan program supervisi akademik. Hal ini ditunjukkan oleh perilakunya yang tidak pernah menggunakan instrumen. Dia melakukan kunjungan kelas tanpa perencanaan. Dia mengetahui bahwa salah satu tugas kepala sekolah adalah melakukan supervisi akademik dari hasil bacaan. Contoh Contoh format dokumen perencanaan program supervisi akademik dapat dilihat dalam Lampiran 10 sampai dengan 11. dia mencoba melakukan sosialisasi perencanaan program supervisi akademik.merupakan supervisi akademik yang bersifat kolaboratif.

Nama: _____________________ Tanggal: _______________ • Apa saja yang telah saya lakukan berkaitan dengan materi kegiatan belajar ini? • Bagaimana pikiran/perasaan saya tentang materi kegiatan belajar ini? • Apa saja yang telah saya lakukan yang ada hubungannya dengan materi kegiatan ini tetapi belum ditulis di materi ini? Supervisi Akademik Kepala Sekolah 21 . F. Refleksi Mohon untuk mengisi lembar refleksi di bawah ini berdasarkan materi yang Bapak/Ibu sudah pelajari. Petunjuk Jawaban Latihan (Kata Kunci) Contoh perencanaan program supervisi akademik. Ringkasan Perencanaan program supervisi akademik adalah penyusunan dokumen perencanaan pemantauan serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran.Diskuisikan kasus di atas dalam kelompok yang terdiri 5 sampai 10 orang. E.Hasil diskusi disajikan untuk dikomentari kelompok lain dan fasilitator.

Selanjutnya. kegiatan belajar berikutnya. selamat melakukan rencana tindak lanjut. Bapak/Ibu dimohon untuk mempelajari Supervisi Akademik Kepala Sekolah 22 .• Materi apa yang ingin saya tambahkan? • Bagaimana kelebihan dan kekurangan materi materi kegiatan ini? • Manfaat apa saja yang saya dapatkan dari materi kegiatan ini? • Berapa persen kira-kira materi kegiatan ini dapat saya kuasai? • Apa yang akan saya lakukan? Selamat karena Bapak/Ibu telah selesai mempelajari kegiatan belajar ini. Untuk menambah pengetahuan.

berinovasi. Selamat belajar! A. berinovasi. Bukankah. berpikir kritis. Pengantar Satu di antara tugas kepala sekolah adalah melaksanakan supervisi akademik. Oleh sebab itu. interpersonal dan teknikal (Glickman. at al. Bapak/Ibu akan mudah mempelajari dan mempraktikkan materi kegiatan belajar 3. yaitu: individual dan kelompok (Gwyn. Bapak/Ibu diharapkan memiliki konsep teknik-teknik supervisi akademik untuk menggerakkan guru dan siswa berkreasi. Setelah mempelajari kegiatan belajar 3. memecahkan masalah. mengubah pola pikir untuk berkreasi. 2007). berpikir kritis. jika ada kemauan yang kuat. memecahkan masalah. Teknik-teknik supervisi akademik meliputi dua macam. 1961). di mana ada kemauan di situ ada jalan? Konsep teknik-teknik supervisi akademik yang sudah Bapak/Ibu praktikkan dengan sukses melalui rencana tindak lanjut. dan bernaluri kewirausahaan. diharapkan akan bernaluri kewirausahaan. setiap Kepala sekolah harus memiliki keterampilan teknikal berupa kemampuan menerapkan teknik-teknik supervisi yang tepat dalam melaksanakan supervisi akademik. Untuk melaksanakan supervisi akademik secara efektif diperlukan keterampilan konseptual.KEGIATAN BELAJAR 3 TEKNIK-TEKNIK SUPERVISI AKADEMIK Selamat membaca dan mempelajari kegiatan belajar 3 tentang teknikteknik supervisi akademik. dan Supervisi Akademik Kepala Sekolah 23 . Kepala sekolah/madrasah hanya akan berusaha kuat untuk memahami konsep ini jika ada komitmen yang kuat untuk berubah dan menggerakkan guru dan siswa serta mengetahui bahwa ia akan mendapatkan pengakuan atau penghargaan sewajarnya.

observasi kelas. Macam-macam teknik supervisi individual Teknik supervisi individual ada lima macam yaitu: a. Tujuannya adalah untuk menolong guru dalam mengatasi masalah di dalam kelas. dengan atau tanpa pemberitahuan terlebih dahulu tergantung sifat tujuan dan masalahnya. menilai diri sendiri. pertemuan individual. atas permintaan guru bersangkutan.B. yaitu teknik supervisi individual dan teknik supervisi kelompok. kunjungan antarkelas. Teknik supervisi individual Teknik supervisi individual adalah pelaksanaan supervisi perseorangan terhadap guru. b. c. Uraian Teknik supervisi akademik ada dua. d. 3. Supervisor di sini hanya berhadapan dengan seorang guru sehingga dari hasil supervisi ini akan diketahui kualitas pembelajarannya. dan e. b. Kunjungan kelas Kunjungan kelas adalah teknik pembinaan guru oleh kepala sekolah untuk mengamati proses pembelajaran di kelas. 1. Melaksanakan kunjungan kelas Cara melaksanakan kunjungan kelas: a. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 24 . 2. kunjungan kelas. 4.

d. Tahap terakhir adalah tahap tindak lanjut. tujuan kunjungan harus jelas. Tujuannya adalah untuk memperoleh data obyektif aspek- Supervisi Akademik Kepala Sekolah 25 . supervisor bersama guru mengadakan perjanjian untuk membicarakan hasil-hasil observasi. sudah memiliki instrumen atau catatan-catatan. 7. 6. a. b. memiliki tujuan-tujuan tertentu. Tahap pengamatan selama kunjungan. supervisor mengamati jalannya proses pembelajaran berlangsung. sasaran. e. Tahap-tahap kunjungan kelas Ada empat tahap kunjungan kelas. terjadi interaksi antara pembina dan yang dibina sehingga menimbulkan sikap saling pengertian.c. Pada tahap ini. mengungkapkan aspek-aspek yang dapat memperbaiki kemampuan guru. Tahap persiapan. b. c. dan cara mengobservasi selama kunjungan kelas. Pada tahap ini. supervisor merencanakan waktu. 5. c. dan f. Observasi kelas Observasi kelas adalah mengamati proses pembelajaran secara teliti di kelas. Tahap akhir kunjungan. pelaksanaan kunjungan kelas tidak menganggu proses pembelajaran. d. dan d. Kriteria kunjungan kelas Dengan menggunakan enam kriteria yaitu: a. Pada tahap ini. pelaksanaannya diikuti dengan program tindak lanjut. menggunakan instrumen observasi untuk mendapatkan data yang obyektif.

dan tukar pikiran antara supervisor guru. reaksi mental para siswa dalam proses belajar mengajar. pelaksanaan. ketepatan penggunaan metode dengan materi. dan 3) observasi tidak mengganggu proses pembelajaran. dan e. usaha-usaha dan aktivitas guru-siswa dalam proses pembelajaran. b. Aspek-aspek yang diobservasi di dalam kelas Secara umum. b. persiapan. Pertemuan Individual Pertemuan individual adalah satu pertemuan. tindak lanjut. 2) menguasai masalah dan tujuan supervisi. dialog. Pelaksanaan observasi kelas Pelaksanaan observasi kelas ini melalui tahap: a. cara menggunakan media pengajaran c. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 26 . Supervisor: 1) sudah siap dengan instrumen observasi. percakapan. b. mengembangkan hal mengajar yang lebih baik. penutupan. d. Tujuannya adalah: a. c. penilaian hasil observasi. dan f. d. 8. kesulitan-kesulitan guru dalam usaha memperbaiki proses pembelajaran. 9. 10. variasi metode. aspek-aspek yang diobservasi adalah: a.aspek situasi pembelajaran. memberikan kemungkinan pertumbuhan jabatan guru melalui pemecahan kesulitan yang dihadapi. ketepatan penggunaan media dengan materi e.

di mana sudah dilengkapi dengan alat-alat bantu yang dapat digunakan untuk memberikan penjelasan pada guru. dan d. classroom-conference. dan melakukan kesepakatan terhadap hal-hal yang masih meragukan. b. mendorong guru mengatasi kesulitan-kesulitannya. yang dilaksanakan secara kebetulan bertemu dengan guru d. 13. Yaitu percakapan individual yang dilaksanakan di ruang kepala sekolah atau ruang guru. Jenis-jenis pertemuan individual Swearingen (1961) mengklasifikasi yaitu kelas empat jenis pertemuan yang sedang (percakapan) individual sebagai berikut a. menghilangkan atau menghindari segala prasangka.c. observational visitation. 11. memberikan pengarahan. dilaksanakan di dalam percakapan ketika individual murid-murid meninggalkan kelas (istirahat). c. 12. office-conference. memperbaiki segala kelemahan dan kekurangan pada diri guru. causal-conference. Yaitu percakapan individual yang bersifat informal. Yaitu percakapan individual yang dilaksanakan setelah supervisor melakukan kunjungan kelas atau observasi kelas. Pelaksanaan pertemuan individual Supervisor harus berusaha mengembangkan segi-segi positif guru. Kunjungan antar kelas Supervisi Akademik Kepala Sekolah 27 .

adakah tindak lanjut setelah kunjungan antar kelas selesai. penegasan. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 28 . Suatu daftar pandangan atau pendapat yang disampaikan kepada murid-murid untuk menilai pekerjaan atau suatu aktivitas. dan pemberian tugas-tugas tertentu. h. f. misalnya dalam bentuk percakapan pribadi. Cara-cara menilai diri sendiri Caranya sebagai berikut. Tujuannya adalah untuk berbagi pengalaman dalam pembelajaran. supervisor hendaknya mengikuti acara ini dengan pengamatan yang cermat. c.Kunjungan antar kelas adalah guru yang satu berkunjung ke kelas yang lain di sekolah itu sendiri. dengan menyesuaikan pada situasi dan kondisi yang dihadapi. d. adakan perjanjian-perjanjian untuk mengadakan kunjungan antar kelas berikutnya. tentukan guru-guru yang akan mengunjungi. segera aplikasikan ke sekolah atau ke kelas guru bersangkutan. Menilai diri sendiri Menilai diri adalah penilaian diri yang dilakukan oleh diri sendiri secara objektif. sediakan segala fasilitas yang diperlukan. Cara-cara melaksanakan kunjungan antar kelas Caranya: a. guru-guru yang akan dikunjungi harus diseleksi. g. harus direncanakan. a. 14. 15. b. e. Untuk maksud itu diperlukan kejujuran diri sendiri. 16.

c. Kemudian kepada mereka diberikan layanan supervisi sesuai dengan permasalahan atau kebutuhan yang mereka hadapi. Guru-guru yang diduga. dengan tidak perlu menyebut nama. l. f. m. ada tiga belas teknik supervisi kelompok yaitu: a. Menganalisa tes-tes terhadap unit kerja. kuliah/studi. Supervisi kelompok Teknik supervisi kelompok adalah satu cara melaksanakan program supervisi yang ditujukan pada dua orang atau lebih. darmawisata. demonstrasi pembelajaran. buletin supervisi. g. kerja kelompok. baik mereka bekerja secara individu maupun secara kelompok. b. i. k. d. c. membaca terpimpin. diskusi panel. laboratorium dan kurikulum. e.Biasanya disusun dalam bentuk pertanyaan baik secara tertutup maupun terbuka. memiliki masalah atau kebutuhan atau kelemahan-kelemahan yang sama dikelompokkan atau dikumpulkan menjadi satu/bersama-sama. 17. Mencatat aktivitas murid-murid dalam suatu catatan. h. kepanitiaan-kepanitiaan. j. organisasi profesional. b. Menurut Gwynn (1961). lokakarya atau konferensi kelompok Supervisi Akademik Kepala Sekolah 29 . perpustakaan. pertemuan guru. sesuai dengan analisis kebutuhan.

selain harus mengetahui aspek atau bidang keterampilan yang akan dibina. minat guru. Latihan/Tugas Kasus Ada keluhan dari orang tua dan masyarakat bahwa hasil belajar lulusan sekolah sangat rendah. Sehubungan dengan kepribadian guru. Untuk menetapkan teknik-teknik supervisi akademik yang tepat tidaklah mudah. yaitu kebutuhan guru. Oleh sebab itu. C. Kemudian pilihlah teknik supervisi yang tepat menurut pengalaman kepala sekolah dengan banyak bertanya kepada pengawas sekolah selaku pembina atau teman sejawat.Tidak satupun di antara teknik-teknik supervisi individual atau kelompok di atas yang cocok atau bisa diterapkan untuk semua pembinaan guru di sekolah. juga harus mengetahui karakteristik setiap teknik di atas dan sifat atau kepribadian guru sehingga teknik yang digunakan betul-betul sesuai dengan guru yang sedang dibina melalui supervisi akademik. temperamen guru. Seorang kepala sekolah. D. Hal ini dibuktikan antara lain banyaknya siswa yang tidak lulus ujian nasional dan ujian sekolah. dan sifatsifat somatic guru. maka pastikan dulu apakah supevisi itu untuk individual atau kelompok. Lucio dan McNeil (1979) menyarankan agar kepala sekolah mempertimbangkan enam faktor kepribadian guru. Mutu hasil belajar tidak terlepas dari mutu proses pembelajarannya. seorang kepala sekolah harus mampu menetapkan teknik-teknik mana yang sekiranya mampu membina keterampilan pembelajaran seorang guru. sikap guru. Contoh Jika kepala sekolah ingin mengadakan supervisi akademik. Mutu proses pembelajaran tidak terlepas Supervisi Akademik Kepala Sekolah 30 . bakat guru.

Ringkasan Teknik supervisi ada dua macam. Tugas: Individu Pecahkan kasus di atas dengan menggunakan teknik supervisi dan meningkatkan peran kepala sekolah sebagai supervisor. yaitu: teknik supervisi individual adalah pelaksanaan supervisi perseorangan terhadap guru. E. Mohon untuk mengisi lembar refleksi di bawah ini berdasarkan materi yang Bapak/Ibu sudah pelajari. teknik supervisi kelompok adalah satu cara melaksanakan program supervisi yang ditujukan pada dua orang atau lebih. Refleksi. Hasilnya diskusikan disajikan untuk dikomentari kelompok lain dan fasilitator. kepala sekolah bermaksud melaksanakan supervisi akademik.dari mutu gurunya. Kelompok Diskusikan kasus di atas dalam kelompok yang terdiri atas 5 sampai 10 orang. Untuk menanggapi keluhan tersebut. Petunjuk Jawaban Latihan (kata kunci) Pilih teknik supervisi yang tepat menurut Bapak/Ibu dan berikan alasannya. Nama: _____________________ Tanggal: _______________ Supervisi Akademik Kepala Sekolah 31 . Selanjutnya. F.

• Apa saja yang telah saya lakukan berkaitan dengan materi kegiatan belajar ini? • Bagaimana pikiran/perasaan saya tentang materi kegiatan belajar ini? • Apa saja yang telah saya lakukan yang ada hubungannya dengan materi kegiatan ini tetapi belum ditulis di materi ini? • Materi apa yang ingin saya tambahkan? • Bagaimana kelebihan dan kekurangan materi materi kegiatan ini? • Manfaat apa saja yang saya dapatkan dari materi kegiatan ini? • Berapa persen kira-kira materi kegiatan ini dapat saya kuasai? • Apa yang akan saya lakukan? Supervisi Akademik Kepala Sekolah 32 .

Selamat karena Bapak/Ibu telah selesai mempelajari kegiatan belajar ini. berpikir kritis. berpikir kritis. berinovasi. dan bernaluri kewirausahaan. memecahkan masalah. Kepala sekolah/madrasah hanya akan berusaha kuat untuk memahami konsep ini jika ada komitmen yang kuat untuk berubah dan menggerakkan guru dan siswa serta mengetahui bahwa ia akan mendapatkan pengakuan atau penghargaan sewajarnya. Setelah mempelajari kegiatan belajar 4. Bapak/Ibu diharapkan memiliki konsep supervisi klinis untuk menggerakkan guru dan siswa berkreasi. Bapak/Ibu akan mudah mempelajari dan mempraktikkan materi kegiatan belajar 4. Selamat belajar! Bapak/Ibu dimohon untuk mempelajari A. Untuk menambah pengetahuan. akan menjadi contoh bagi guru dan siswa dalam rangka mengubah pola pikir untuk berkreasi. KEGIATAN BELAJAR 4 KONSEP SUPERVISI KLINIS Selamat membaca dan mempelajari kegiatan belajar 4 tentang konsep supervisi klinis. memecahkan masalah. kegiatan belajar berikutnya. dan bernaluri kewirausahaan. berinovasi. Pengantar Ide untuk memberlakukan supervisi klinis bagi guru muncul ketika guru tidak harus disupervisi atas keinginan kepala sekolah sebagai supervisor Supervisi Akademik Kepala Sekolah 33 . Selanjutnya. di mana ada kemauan di situ ada jalan? Konsep supervisi klinis yang sudah Bapak/Ibu praktikkan dengan sukses melalui rencana tindak lanjut. Bukankah. jika ada kemauan yang kuat. selamat melakukan rencana tindak lanjut.

Kepala sekolah sebagai supervisor akademik seyogyanya memiliki pengetahuan dan menguasai penerapan supervisi klinis. pertemuan berikutnya. Langkah-langkah observasi: a) memilih alat observasi. observasi. repleksi kolaborasi. Supervisi klinis Supervisi klinis adalah pembinaan kinerja guru dalam mengelola proses pembelajaran (Sullivan & Glanz. c. Menurut Sergiovanni (1987) ada dua tujuan supervisi klinis: pengembangan profesional dan motivasi kerja guru. 2. 2) menetapkan metode dan formulir observasi. Langkah-langkah perencanaan pertemuan meliputi: 1) memutuskan fokus observasi (pendekatan umum. B. Uraian 1. 2005). informasi langsung. c) memverifikasi hasil observasi dengan guru pada pertemuan berikutnya. Pelaksanaan supervisi klinis Menurut Sullivan & Glanz (2005).tetapi atas kesadaran guru untuk datang ke supervisor untuk minta bantuan mengatasi masalahnya. atau langsung diri sendiri). dan d. ada empat langkah yaitu: a. perencanaan pertemuan. d) menganalisis data hasil verifikasi dan Supervisi Akademik Kepala Sekolah 34 . b. b) melaksanakan observasi. 3) mengatur waktu observasi dan pertemuan berikutnya. kolaboratif.

Langkah-langkah refleksi kolaborasi: (1) menemukan nilai-nilai apa? (2) mana yang kurang bernilai. Diskusi bersifat terbuka dan objektif.menginterpretasi. Supervisi bertujuan untuk membantu mengembangkan profesionalitas guru melalui kegiatan-kegiatan reflektif. (3) apa saran-saran anda. dan e) memilih pendekatan interpersonal setelah pertemuan berikutnya. 4 5 Supervisi Akademik Kepala Sekolah 35 . Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan preskriptif (membandingkan apa yang diobservasi dengan apa yang dijadikan model). 2 3 Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan inkuiri (mencoba menemukan dan memahami apa yang dilakukan guru) Diskusi dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari pengamatan proses pembelajaran yang dilaksanakan. 3. Supervisor lebih berkuasa dari guru yang disupervisi dalam kegiatan diskusi sebelum dan sesudah observasi Supervisi bertujuan untuk menjamin agar metode yang ditetapkan diterapkan secara benar Supervisi Klinis (Kolaboratif) Supervisor bertindak sebagai mitra atau rekan kerja guru. Supervisor menganggap dirinya sebagai seorang ahli dan memiliki rasa super jika dibanding dengan guru yang disupervisi. Langkah-langkah pertemuan berikunya adalah menentukan fokus dan waktu. Supervisor dan guru yang disupervisi mempunyai derajat keahlian yang sama. Perbedaan Pokok Supervisi Tradisional dengan Supervisi Klinis Ditinjau dari Pendekatannya No 1 Supervisi Tradisional (Preskriptif) Supervisor bertindak sebagai inspektur yang harus mengamankan peraturan yang berlaku.

1988:9). Contoh Supervisi klinis dapat dianalogikan dengan istilah klinis dalam dunia kesehatan yang menunjuk pada suatu tempat untuk berobat. 5 6 7 8 Ruang lingkup supervisi Tujuan supervisi Peran supervisor dalam pertemuan Balikan Umum dan luas Cenderung evaluatif Banyak member tahu dan mengarahkan Atas kesimpulan supervisor C. dokter mengadakan diagnosis dan resep untuk mengobati penyakit Supervisi Akademik Kepala Sekolah 36 .4. Seorang pasien datang ke klinis bukan karena diundang dokter melainkan karena ia membutuhkan pengobatan agar sembuh dari penyakitnya. dikaji bersama menjadi kontrak Terbatas sesuai kontrak Bimbingan yang analitis dan deskriptif Banyak bertanya untuk analisis diri Dengan analisis dan interprestasi bersama berdasarkan data observasi sesuai kontrak. No 1 2 3 4 Aspek Prakarsa dan tanggung jawab Hubungan supervisor dengan guru Sifat supervisi Sasaran supervisi Supervisi non klinis Terutama oleh supervisor Realisasi atasan dengan bawahan Cenderung direktif atau otokratif Samar-samar atau sesuai keinginan supervisor Supervisi klinis Diutamakan oleh guru Realisasi kolegial yang sederajat dan interaktif Bantuan yang demokratis Diajukan oleh guru sesuai dengan kebutuhannya. Terdapat perbedaan antara supervisi non-klinis dengan supervisi klinis sebagai berikut (La Sulo. Selanjutnya.

guru datang sendiri menemui kepala sekolah untuk meminta bantuan memecahkan permasalahan yang sedang dihadapinya. Dan beberapa guru juga pernah membaca buku How to manage your boss dengan pernyataan yang sama seperti pengarahan saya. tampaknya supervisi klinis belum berjalan sama sekali di sekolah yang saya pimpin. Buatlah rangkuman materi kegiatan 4 di atas! 2. mungkin berdampak pada penilaian DP3 butir prakarsa. Selain itu. Ada dugaan. Guru takut nilai prakarsanya rendah karena pernah minta bantuan kepada saya. Menurut saya. diskusikan di dalam diskusi kelompok Petunjuk Jawaban latihan (Kata Kunci) Supervisi Akademik Kepala Sekolah 37 . dan inovatif memecahkan masalahnya sendiri. Keengganan ini menurut guru. D. Mereka takut saya menganggap mereka tidak punya prakarsa.pasiennya. belum pernah sekalipun ada guru yang datang kepada saya untuk meminta bantuan saya untuk memecahkan masalah pembelajaran yang muncul di kelasnya. guru enggan atau malu meminta bantuan saya memecahkan masalahnya karena takut dianggap tidak mampu mengatasi masalahnya sendiri. Pecahkanlah kasus dengan teori supervisi klinis dan/atau pengalaman Anda. tidak kreatif. Latihan/Tugas Kasus Selama saya mejadi kepala sekolah. sebagian guru pernah menerima pengarahan saya pada suatu rapat bahwa datang ke bos jangan bawa masalah tapi bawalah alternatif pemecahan masalah. Dalam dunia sekolah. Hasilnya. Tugas: 1.

Nama: _____________________ Tanggal: _______________ • Apa saja yang telah saya lakukan berkaitan dengan materi kegiatan belajar ini? • Bagaimana pikiran/perasaan saya tentang materi kegiatan belajar ini? • Apa saja yang telah saya lakukan yang ada hubungannya dengan materi kegiatan ini tetapi belum ditulis di materi ini? Supervisi Akademik Kepala Sekolah 38 . Refleksi Mohon untuk mengisi lembar refleksi di bawah ini berdasarkan materi yang Bapak/Ibu sudah pelajari. E. F. Kepala sekolah sebagai supervisor akademik seyogyanya memiliki pengetahuan dan menguasai penerapan supervisi klinis.Melaksanakan langkah-langkah supervisi klinis. Ringkasan Supervisi klinis bagi guru muncul ketika guru tidak harus disupervisi atas keinginan kepala sekolah sebagai supervisor tetapi atas kesadaran guru untuk datang ke supervisor untuk minta bantuan mengatasi masalahnya.

• Materi apa yang ingin saya tambahkan? • Bagaimana kelebihan dan kekurangan materi materi kegiatan ini? • Manfaat apa saja yang saya dapatkan dari materi kegiatan ini? • Berapa persen kira-kira materi kegiatan ini dapat saya kuasai? • Apa yang akan saya lakukan? Supervisi Akademik Kepala Sekolah 39 .

Untuk menambah pengetahuan. selamat melakukan rencana tindak lanjut.Selamat karena Bapak/Ibu telah selesai mempelajari kegiatan belajar ini. Selanjutnya. Bapak/Ibu dimohon untuk mempelajari Supervisi Akademik Kepala Sekolah 40 . kegiatan belajar berikutnya.

berpikir kritis. berinovasi. dan berkreasi. berpikir kritis. dan bernaluri kewirausahaan. memecahkan masalah. memecahkan bernaluri kewirausahaan. berinovasi. Bapak/Ibu diharapkan memiliki konsep konsep tindak lanjut hasil supervisi akademik terhadap guru untuk menggerakkan guru dan siswa masalah.KEGIATAN BELAJAR 5 KONSEP TINDAK LANJUT HASIL SUPERVISI AKADEMIK TERHADAP GURU Selamat membaca dan mempelajari kegiatan belajar 5 tentang konsep tindak lanjut hasil supervisi akademik terhadap guru. teguran yang bersifat mendidik diberikan kepada Supervisi Akademik Kepala Sekolah 41 . Dampak nyata ini diharapkan dapat dirasakan masyarakat maupun stakeholders. Kepala sekolah/madrasah hanya akan berusaha kuat untuk memahami konsep ini jika ada komitmen yang kuat untuk berubah dan menggerakkan guru dan siswa serta mengetahui bahwa ia akan mendapatkan pengakuan atau penghargaan sewajarnya. Bukankah. di mana ada kemauan di situ ada jalan? Konsep konsep tindak lanjut hasil supervisi akademik terhadap guru yang sudah Bapak/Ibu praktikkan dengan sukses melalui rencana tindak lanjut. Selamat belajar! A. Bapak/Ibu akan mudah mempelajari dan mempraktikkan materi kegiatan belajar 5. Setelah mempelajari kegiatan belajar 5. Tindak lanjut tersebut berupa: penguatan dan penghargaan diberikan kepada guru yang telah memenuhi standar. Pengantar Hasil supervisi perlu ditindaklanjuti agar memberikan dampak yang nyata untuk meningkatkan profesionalisme guru. akan menjadi contoh bagi guru dan siswa dalam rangka mengubah pola pikir untuk berkreasi. jika ada kemauan yang kuat.

4. a. yang perlu perbaikan dengan segera dari hasil analisis supervisi. Pembinaan Kegiatan pembinaan dapat berupa pembinaan langsung dan tidak langsung. Beberapa cara yang dapat dilakukan kepala sekolah/madrasah dalam membina guru untuk meningkatkan proses pembelajaran dalam: 1. Pembinaan tidak langsung Pembinaan ini dilakukan terhadap hal-hal yang sifatnya umum yang perlu perbaikan dan perhatian setelah memperoleh hasil analisis supervisi. Pembinaan langsung Pembinaan ini dilakukan terhadap hal-hal yang sifatnya khusus. b. 6. 5. 3. Dalam materi pelatihan tentang tindak lanjut hasil supervisi akan dibahas mengenai pembinaan dan pemantapan instrumen. B. Uraian Tindak lanjut dari hasil analisis merupakan pemanfaatan hasil supervisi.guru yang belum memenuhi standar dan guru diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan/penataran Iebih lanjut. 1. 2. Menggunakan secara efektif petunjuk bagi guru dan bahan pembantu guru lainnya Menggunakan buku teks secara efektif Menggunakan praktek pembelajaran yang efektif yang dapat mereka pelajari selama pelatihan profesional/inservice training Mengembangkan teknik pembelajaran yang telah mereka miliki Menggunakan metodologi yang luwes (fleksibel) Merespon kebutuhan dan kemampuan individual siswa Supervisi Akademik Kepala Sekolah 42 .

Membantu membuktikan siswa dalam meningkatkan ketrampilan berpikir kritis. Pemantapan Instrumen Supervisi Kegiatan untuk memantapkan instrumen supervisi dapat dilakukan dengan cara diskusi kelompok oleh para supervisor tentang instrumen supervisi akademik maupun instrumen supervisi non akademik. menyelesaikan masalah dan pengambilan keputusan 15. Berkooperasi dengan guru lain agar lebih berhasil 11. Persiapan guru untuk mengajar terdiri dari: 1) Silabus 2) RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) 3) Program Tahunan 4) Program Semesteran 5) Pelaksanaan proses pembelajaran 6) Penilaian hasil pembelajaran 7) Pengawasan proses pembelajaran b. dikelompokkan menjadi: a. Menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif 2. Meraih moral dan motivasi mereka sendiri 13. Memperkenalkan teknik pembelajaran modern untuk inovasi dan kreatifitas layanan pembelajaran 14.7. 9. Mengikutsertakan masyarakat dalam mengelola kelas 12. Dalam memantapkan instrumen supervisi. Menggunakan lingkungan sekitar sebagai alat bantu pembelajaran Mengelompokan siswa secara lebih efektif Mengevaluasi siswa dengan lebih akurat/teliti/seksama 10. Instrumen supervisi kegiatan belajar mengajar 1) Lembar pengamatan Supervisi Akademik Kepala Sekolah 43 . 8.

maka sebaiknya dilakukan penilaian ulang terhadap pengetahuan. Penggandaan instrumen dan informasi kepada guru bidang studi binaan atau kepada karyawan untuk instrumen non akademik.2) Suplemen observasi (ketrampilan mengajar. Cara-cara melaksanakan tindak lanjut hasil supervisi akademik sebagai berikut. dan sebagainya) c. Dalam pelaksanaannya kegiatan tindak lanjut supervisi akademik sasaran utamanya adalah kegiatan belajar mengajar. 2. b. catatan guru supervisor. Apabila ternyata tujuan supervisi akademik dan standar-standar pembelajaran belum tercapai. dalam tindak lanjut supervisi dapat disimpulkan sebagai berikut: a. d. Mengkaji rangkuman hasil penilaian. setidak-tidaknya mengurangi kendala-kendala yang muncul atau yang mungkin akan Supervisi Akademik Kepala Sekolah 44 . baik instrumen supervisi akademik maupun isntrumen supervisi non akademik. memberi kesempatan untuk mendorong guru memperbaiki penampilan. karakteristik mata pelajaran. Dari umpan balik itu pula dapat tercipta suasana komunikasi yang tidak menimbulkan ketegangan. menonjolkan otoritas yang mereka miliki. pendekatan klinis. dan dapat dimanfaatkan untuk dapat perkembangan keterampilan mengajar guru atau meningkatkan profesionalisme muncul. keterampilan dan sikap guru yang menjadi tujuan pembinaan. Hasil analisis. c. serta kinerjanya. Komponen dan kelengkapan instrumen. Umpan balik akan member prtolongan bagi supervisor dalam melaksanakan tindak lanjut supervisi. Dengan demikian. 1. d. karyawan.

Evaluasi menggunakan format dalam (lampiran) yang mengacu perencanaan program supervisi akademik. revisi C. Akibatnya. Latihan/Tugas Kasus 1 Banyak hasil-hasil evaluasi pelaksanaan program supervisi akademik tidak ada tindak lanjutnya.3. mengembangkan strategi dan media. Mengimplementasikan rencana aksi tersebut pada masa berikutnya. Contoh Seorang kepala sekolah telah selesai mensupervisi guru A mapel IPA. analisis kebutuhan. Hal ini terjadi karena tidak ada ganjaran dan sanksi jika tindak lanjut telah dilakukan. d. menciptakan hubungan-hubungan yang harmonis. dan e. Selanjutnya. D. Ada lima langkah pembinaan kemampuan guru melalui supervisi akademik. 6. Apabila ternyata memang tujuannya belum tercapai maka mulailah merancang kembali program supervisi akademik guru untuk masa berikutnya. realisasi dibandingkan dengan target atau indikator untuk mengetahui tingkat ketercapaiannya. b. hasil evaluasi hanyalah perbuatan yang sia-sia saja. dilanjutkan dengan evaluasi proses pembelajaran. 5. menilai. c. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 45 . Caranya dengan menambah satu kolom lagi untuk kolom realisasi. Membuat rencana aksi supervisi akademik berikutnya. Hasil rekapitulasi skor menunjukkan 86 yang dikategorikan Baik dengan beberapa catatan. 4. yaitu: a.

Ibu Ani baru saja menerima 6 guru baru. Empat dari guru tersebut baru lulus sarjana pendidikan dengan kompetensi yang memadahi dan dua orang lainnya adalah sarjana pendidikan yang kompetensinya kurangmemadahi. Kedua kelompok guru ini telah diuji sebagai calon guru. Pertimbangan apa yang harus Ibu Ani gunakan dalam memilih tersebut? Tugas: Individu 1. Buatlah ringkasan materi kegiatan belajar 5 di atas! 2.Tugas 1: Individu Pecahkan kasus di atas menurut pengalaman Anda! Kelompok Diskusikan kasus di atas dalam kelompok yang terdiri atas 5 sampai 10 orang! Hasil diskusi disajikan untuk dikomentari kelompok lain dan fasilitator. Berikan solusi atas kasus di atas menurut teori tindak lanjut dan atau pengalaman Anda! Kelompok Diskusikan kasus di atas dalam kelompok yang terdiri atas 5 sampai 10 orang! Hasil diskusi disajikan untuk dikomentari kelompok lain dan fasilitator. Kasus 2 Sebagai kepala sekolah di sekolah A. Ringkasan strategi untuk mensupervisi guru-guru baru Supervisi Akademik Kepala Sekolah 46 . E.

Refleksi Mohon untuk mengisi lembar refleksi di bawah ini berdasarkan materi yang Bapak/Ibu sudah pelajari. F. Nama: _____________________ Tanggal: _______________ • Apa saja yang telah saya lakukan berkaitan dengan materi kegiatan belajar ini? • Bagaimana pikiran/perasaan saya tentang materi kegiatan belajar ini? • Apa saja yang telah saya lakukan yang ada hubungannya dengan materi kegiatan ini tetapi belum ditulis di materi ini? • Materi apa yang ingin saya tambahkan? Supervisi Akademik Kepala Sekolah 47 .Hasil supervisi harus ditindaklanjuti agar memberikan dampak yang nyata untuk meningkatkan profesionalisme guru. Dampak nyata ini diharapkan dapat dirasakan masyarakat maupun stakeholders.

Selamat karena Bapak/Ibu telah selesai mempelajari kegiatan belajar ini. Hasilnya dikumpulkan kepada penyelenggara pelatihan tiga bulan terhitung dari hari penutupan pelatihan. selamat melakukan rencana tindak lanjut. Rencana Aksi Bapak/Ibu dimohon membuat rencana program supervisi akademik secara individual. Selanjutnya. Untuk menambah Supervisi Akademik Kepala Sekolah 48 .• Bagaimana kelebihan dan kekurangan materi materi kegiatan ini? • Manfaat apa saja yang saya dapatkan dari materi kegiatan ini? • Berapa persen kira-kira materi kegiatan ini dapat saya kuasai? • Apa yang akan saya lakukan? G.

J. Supervision of Teaching. W. Theory and Practice of Supervision. Seventh Edition. 1996. London: Oxford University Press. Upper Sadle River. S. Kompetensi Supervisi Kepala Sekolah Pendidikan Dasar. C. 2007. V. Supervision and Instructional Leadership A Development Approach. 1961. New York: Dodd. Robbins. DAFTAR PUSTAKA Dodd. Supervision that Improves Teaching Strategies and Techniques. Glickman. J.K.M. Primary School Inspection in New Countries . Sullivan. The Truth about Managing People. J. S.A. S. Thousand Oaks.. 2005. Thousand Oaks. Harper Darby.. & Glanz. New Jersey: Pearson Education.PA: Project Management Institute. California: Corwin Press. S & Glanz. Verma. Alexandria: Association for Supervision and Curriculum Development.D. Mead & Company. Direktorat Tenaga Kependidikan Ditjen PMPTK Depdiknas. Gwynn.pengetahuan.P. Second Edition. Bapak/Ibu dimohon untuk mempelajari buku yang dianjurkan dan materi pelatihan lainnya. 2005. T. Sergiovanni. Volume Two. Supervision that Improving Teaching Strategies and Techniques.M.P. California: Corwin Press. and Ross-Gordon. Inc. 1982. Supervisi Akademik dalam peningkatan profesionalisme guru. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 49 .2008. 2006. Boston: Perason. J. Gordon. J. 1972. The Human Aspects of Project Management Human Resources Skills for the Project Manager. Bacaan yang Disarankan Sullivan.

Merrill Publishing Company . Second Edition. dan J. J. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 50 . Bondi. 1986. Columbus: Charles E.Wiles. Supervision: A Guide to Practice .

1.Lampiran Format 1: Aspek yang diamati Petunjuk Umum Berilah tanda (V) atau nilai pada kolom yang sesuai dengan penilaian anda dan catatlah hal-hal yang penting yang berhubungan dengan aspek yang diamati pada kolom keterangan. 2. Sangat baik (101-125) Lembar Observasi No Aspek yang diamati A. Cukup (51-75) 4. Kurang baik (26-50) 3. 3. Perencanaan Proses pembelajaran. Baik (76-100) 5. 9. 7. Menyusun RPP? Supervisi Akademik Kepala Sekolah 51 . 5. 4. Identitas mata pelajaran atau tema pelajaran Standar kompetensi Kompetensi dasar Materi pembelajaran Kegiatan pembelajaran Indikator pencapaian kompetensi Penilaian Alokasi waktu Sumber belajar B. Tidak ada (0-25) 2. Apakah guru: Menyusun Silabus? 1 2 3 4 5 Keterangan 1. 8. 6.

. 21. 16. 17. 13... D. 11. 23. 14.. ………………………………………. Identitas mata pelajaran Standar kompetensi Kompetensi Dasar Indikator pencapaian kompetensi Tujuan Pembelajaran Materi Ajar Alokasi Waktu Metode Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran a) Pendahuluan b) Inti c) Penutup Penilaian Hasil Belajar Sumber Belajar C. NIP. 15.. 20.10.. 12. Penilaian Hasil Belajar 24.. 19.. 18. Pengawasan Proses Pembelajaran ……………. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 52 . Pelaksanaan Proses Pembelajaran Persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran Pelaksanaan Pembelajaran E. ………………… Kepala Sekolah.. 22.

. 4. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 53 . 6. 9. apa yang akan saudara lakukan untuk pertemuan berikutnya? Kesan umum: Saran: Jawaban ……………. 2.. Pertanyaan Bagaimana pendapat saudara setelah menyajikan pelajaran ini? Apakah proses pembelajaran sudah sesuai dengan yang direncanakan? Dapatkah saudara menceritakan hal-hal yang dirasakan memuaskan dalam proses pembelajaran tadi? Bagaimana perkiraan saudara mengenai ketercapaian tujuan pembelajaran? Apa yang menjadi kesulitan siswa? Apa yang menjadi kesulitasn saudara? Adakah alternatif lain untuk mengatasi kesulitan saudara? Marilah bersama-sama kita identifikasi hal-hal yang telah mantap dan hal-hal yang peerlu peningkatan..Format 2 Daftar Pertanyaan Setelah Observasi No 1.. 8... 3. 7. Kepala sekolah ……………………………………. 5. berdasarkan kegiatan yang baru saja saudara lakukan dan pengamatan saya.. Dengan demikian... NIP. ………………..

Supervisi Akademik Kepala Sekolah

54

Format 3. Hasil Observasi
No Komponen yang dianalisis Tahap sebelum observasi Aspek yang disupervisi Hasil penilaian dengan instrumen yang dikembangkan 1 2 3 4 5

1.

2.

Tahap pelaksanaan observasi

3.

Tahap sesudah observasi

Contoh:  Persiapan mengajar yang disiapkan  Konsep yang akan dibahas  Tujuan yang akan dicapai  Langkah-langkah penyajian  Pemanfaatan media  Proses interaksi  Kejelasan konsep  Tingkat keberhasilan  Penggunaan media  Efektivitas interaksi  Kesan-kesan penampilan  Kemampuan mengidentifikasi ketrampilan yang sudah baik  Kemampuan mengidentifikasi ketrampilan yang belum berhasil  Diskusi tentang gagasangagasan alternatif Jumlah Rata-rata

……………........., ……………….. Kepala sekolah

…………………………………. NIP.
Rentang penilaian: 1. Tidak ada (0-40) 2. Kurang baik (41-54) 3. Cukup (55-74) 4. Baik (75-90) Supervisi Akademik Kepala Sekolah

55

5. Sangat baik (91-100)

Supervisi Akademik Kepala Sekolah

56

Supervisi Akademik Kepala Sekolah 57 .

..... Kepala Sekolah …………………………………… NIP.…………………...Format 4... Isikan jadwal supervisi kunjungan kelas sesuai dengan kolom yang tersedia Jadwal Supervisi Kunjungan Kelas No. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 58 . Hari/Tg l Nama Mata Kelas Jam Pelaksanaan Guru Pelajaran ke Supervisi Keterangan ……………..

Supervisi Akademik Kepala Sekolah 59 .

..Format 5....... ………………. Rentang penilaian: 91-100 = A 75-90 = B 55-74 = C <55 =K Supervisi Akademik Kepala Sekolah 60 . Rekapitulasi hasil supervisi No Nama Administrasi Nilai Penampilan Test Rata-rata Keterangan …………….. Kepala Sekolah …………………………………… NIP..

Supervisi Akademik Kepala Sekolah 61 .

25% SARAN PEMBINAAN : ………………………………………………… ………………………………………………… ………………………………………… …………………. 4. 5. URAIAN KEGIATAN Menentukan identitas mata pelajaran Menentukan standar kompetensi Menentukan kompetensi dasar Menentukan indicator pencapaian kompetensi Menentukan tujuan pembelajaran Menentukan materi ajar Menentukan alokasi waktu Menentukan metode pembelajaran Menentukan kegiatan pembelajaran Menentukan penilaian hasil belajar Menentukan sumber belajar Jumlah NILAI RIIL = ………………………. 2... : ……………………………. 8.55% : 0% .. 9.. : …………………………….. : …………………………….. 4. 10.Guru Mata Pelajaran …………………… NIP Supervisi Akademik Kepala Sekolah 62 .100% B : Baik C : Cukup D : Kurang : 56% . 3. Jumlah NILAI IDEAL = 44 Nilai PERSENTASI = ……………………. INSTRUMEN PERENCANAAN KEGIATAN PEMBELAJARAN 1.. Semester Identitas Mata pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Hari tanggal : ……………………………. : ……………………………. …………………. 5. % KLASIFIKASI ……………………. : ……………………………. Nama Guru Sekolah Kelas. 7. : ……………………………. 6.. 3..75% : 26% . 6. A : Baik Sekali : 76% . 7. 2.Format 6. KRITERIA NILAI 1 2 3 4 No 1. 11.

... : ……………………………. 2. Hari tanggal No 1. 5. % KLASIFIKASI ………………. 9. 8. : …………………………….. Jumlah NILAI IDEAL = 56 Nilai PERSENTASI = ……………………. : ……………………………. Kelas. 7.. 10. 11. 4. Standar Kompetensi 6. INSTRUMEN SUPERVISI KUNJUNGAN KELAS 1. Identitas Mata pelajaran 5. Semester 4. 3. 14. : ……………………………. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 63 ... : ……………………………. Nama Guru 2. 13. :……………………………. 12. Kompetensi Dasar 7.Format 7. 6. : …………………………….. URAIAN KEGIATAN KRITERIA NILAI 1 2 3 4 Menjelaskan tujuan dan kompetensi dasar Menyampaikan cakupan materi dan uraian kegiatan sesuai dengan silabus Menjelaskan isi kegiatan kepada siswa/langkah kegiatan Menggunakan ekspresi dalam berkomunikasi dengan siswa Menggunakan respon siswa dalam menyelenggarakan kegiatan Menggunakan media dan alat pembelajaran yang sesuai dengan tujuan Menyelenggarakan kegiatan dengan urutan yang logis Menggunakan berbagai metode dalam menjelaskan isi kegiatan Membimbing siswa dalam mengikuti kegiatan secara individual maupun kelompok Memberikan banyak kesempatan kepada siswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan Memberikan penguatan kepada siswa Melaksanakan penilaian selama kegiatan berlangsung Menutup kegiatan dengan tepat Memberikan tugas/PR Jumlah NILAI RIIL = ………………………. Sekolah 3.

A : Baik Sekali : 76% . Mengajar supaya membawa alat peraga ……………………………………….100% B : Baik C : Cukup D : Kurang : 56% .…….75% : 26% . ……………………………………………… ……………..………………… Kepala Sekolah/madrasah..55% : 0% .25% SARAN PEMBINAAN : ………………………………………….. …………………… NIP Guru Mata Pelajaran …………………… NIP Supervisi Akademik Kepala Sekolah 64 ..

Format 8 Contoh : Lembar Observasi Siswa INSTRUMEN OBSERVASI SISWA PADA PROSES PEMBELAJARAN NO NAMA KEGIATAN 1 2 3 4 SKOR NILAI KET JUMLAH KETERANGAN 1. Disiplin dalan mengikuti pembelajaran 4. Berpartisipasi aktif 2. .. Memusatkan perhatian pada materi pembelajaran KRITERIA SKOR PENILAIAN Nilai Sebutan 1 Tidak Aktif 2 Kurang Aktif 3 Aktif 4 Sangat Aktif KRITERIAN KEAKTIFAN PESERTA Kuantitatif Kualitatif 85 – 100 Sangat Aktif (SA) 69 – 84 Aktif (A) 53 – 68 Cukup Aktif (CA) 37 – 52 Kurang Aktif (KA) ……………. Tanggung jawab 3..………………… Supervisi Akademik Kepala Sekolah 65 .…………… Kepala Sekolah/Madrasah.

Supervisi Akademik Kepala Sekolah 66 .

Metode 6. % KLASIFIKASI ……………………. Manajemen kelas 8... Kriteria Penilaian 2 3 4 No URAIAN KEGIATAN 1 1. Pemberian motivasi kepada siswa 9. Persiapan dan apresepsi 2. : …………………………….. Penggunaan bahasa 11.100% B : Baik C : Cukup D : Kurang : 56% . Penguasaan materi 4. Relevansi materi dengan tujuan pembelajaran 3. Nada dan suara 10.25% Saran Pembina ……………………………………………… ……………………………………………… Supervisi Akademik Kepala Sekolah 67 . : …………………………….55% : 0% .. : ……………………………. : ……………………………. Jumlah NILAI IDEAL = 44 Nilai PERSENTASI = ……………………. : ……………………………... Strategi 5. Gaya dan sikap perilaku Jumlah NILAI RIIL = ………………………. Media 7. A : Baik Sekali : 76% .Format 9 Contoh: Lembar Observasi Guru INSTRUMEN KUNJUNGAN KELAS PADA PROSES PEMBELAJARAN Nama Guru Kelas Identitas Mata Pelajaran Waktu Semester Hari tanggal : …………………………….75% : 26% ..

……………… Kepala Sekolah/Madrasah …………………… Format 10.. Instrumen supervisi akademik dengan teknik individual: Sekolah Kelas Nama guru : : : Supervisi Akademik Kepala Sekolah 68 ..Mengetahui Kepala Sekolah …………………… …………….

.. 8.. Supervisor (………………………….. ………. ………….. Pelaksanaan pembelajaran: A. 2. Inti 1. 3.. ………….. ………. ……….. ……….) Supervisi Akademik Kepala Sekolah 69 . ……… Rerata Skor Keterangan: 0 -60 = Kurang 61-70 = cukup 71-80 = Baik 81-100 = amat baik ……. 6. 7. Penutup 1. …………. 2. ……….. ………… 4. ………. 2. ……….. ………. 5. ………. Pendahuluan 1. 4. 3.……………….. 2.Mata pelajaran SK/KD Waktu No I : : : Komponen Rentang Skor Skor perolehan Catatan khusus II Perencanaan pembelajaran 1.. ………. C.. 3. ………… B. …….

Supervisi Akademik Kepala Sekolah 70 .

Pendahuluan (Diskripsi umum. Lampiran a. 4.Format 11. Dokumen Perencanaan program supervisi akademik 1. nama guru. Tujuan supervisi 3. nama supervisor) b. Waktu pelaksanaan supervisor (kepsek & guru senior) 6. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 71 . mapel. hari tanggal. No Nama Guru Mapel Kelas Hasil skor Kualita Kuanti Catatan Khusus 1. Tindak lanjut Meeting (sumbang saran. Teknik supervisi: Individual atau kelompok. Jadwal (aloksi waktu. kelas sasaran. jam. skor angka. Instrumen supervisi: lembar observasi. nomor. serta tidak lanjut berupa konfirmasi dengan guru. Sasaran obyek kegiatan dan subyek 5. pembinaan. pedoman wawancara c. maple. nama guru. dll) Realisasi Tindak lanjut Supervisi lanjutan dengan kompetensi dasar selanjutnya. Form rekapitulasi hasil berisi nomor. konversi kedalam kualivikasi dan meeting. dan Dasar hukum) 2.

(……………………………) Supervisi Akademik Kepala Sekolah 72 .………….………………… Kepala Seolah.

Supervisi Akademik Kepala Sekolah 73 .

............. :……………………………….......... :…………..LEMBAR PENILAIAN RENCANA PEMBELAJARAN (PBM 01) Nama Sekolah Guru Kelas Mata Pelajaran Tema/Topik Pembelajaran Waktu Hari/Tanggal :…………………. Petunjuk 1.........……………………………………. :………………………………………………………….........CAP SEKOLAH :…………………………………………………………. MERENCANAKAN PENGELOLAAN KELAS 1 2 Penataan ruang kelas Pengorganisasian siswa aktif ddalam pembelajaran Skala Nilai 1 2 3 1 2 3 Rata-rata: 4 4 Supervisi Akademik Kepala Sekolah 74 ......……………………...........……………………............. MERENCANAKAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN 1 2 3 4 5 6 Merumuskan kompetensi dasar dan indikator Menentukan metode pembelajaran Menentukan langkah-langkah pembelajaran Menentukan cara-cara memotivasi siswa Menentukan pengalaman belajar siswa Menentukan alokasi waktu 1 1 1 1 1 1 Skala Nilai 2 3 2 3 2 3 2 3 2 3 2 3 4 4 4 4 4 4 Rata-rata: B.... :…………………………………………………………... 2......... Semakin baik yang ditampilkan semakin tinggi nilainya (1-4).... Berilah penilaian rencana pemebelajaran yang dibuat guru sesuai aspek-aspek yang ada.. A.. :…………………. MERENCANAKAN PENGORGANISASIAN MATERI PEMBELAJARAN 1 2 Kesesuaian materi pembelajaran dengan kurikulum Mengembangkan materi pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan siswa 1 1 Skala Nilai 2 3 2 3 4 4 Rata-rata: C......

00 Sangat Memuaskan B = 2.= 6 Komentar/Saran ……………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………. MERENCANAKAN PENILAIAN Skala Nilai 1 2 Menentukan bentu-bentuk prosedur dan teknik penilaian Menyusun alat penilaian 1 1 2 2 3 3 4 4 Rata-rata: F.27 Memuaskan C = 2... MERENCANAKAN PENGGUNAAN SUMBER MEDIA PELAJARAN 1 2 Memilih sumber pembelajaran Menentukan penggunaan alat/media pembelajaran 1 1 Skala Nilai 2 3 2 3 4 4 Rata-rata: E.77 Kurang Memuaskan Supervisi Akademik Kepala Sekolah 75 .D.38 – 2.78 – 3. PENAMPILAN FISIK RENCANA PEMBELAJARAN 1 2 Skala Nilai 2 3 2 3 Penggunaan bahasa tulis Kerapian dan kebersihan 1 1 4 4 Rata-rata: Jumlah Nilai Rata-rata Nilai Akhir = ------------------------------.………… Penilai (Nama Jelas) Keterangan A = 3.28 – 4.

............. MEMBUKA KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 2 3 Skala Nilai 1 2 3 1 2 3 1 2 3 Menyampaiakan materi pengait/persepsi Memotivasi siswa untuk memulai pembelajaran Menyampaikan kompetensi yang harus dicapai siswa 4 4 4 Rata-rata: B.…... :……………………………………………..... :……………………………………………. alat........... Berilah penilaian rencana pemebelajaran yang dibuat guru sesuai aspekaspek yang ada... :…………. :……………………………………………........ 2........……………..... Petunjuk 1........….…....CAP SEKOLAH :…………………………………………...... MENGELOLA KEGIATAN PEMBELAJARAN INTI 1 2 3 4 5 6 7 8 Penguasaan materi pembelajaran Memberi contoh/ilustrasi/analogi Menggunakan sumber..... A.. :…………………………………………….. Semakin baik yang ditampilkan semakin tinggi nilainya (1-4). media pembelajaran Mengarahkan siswa untuk aktif berpartisipasi Memberi penguatan Melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan urutan yang logis/teratur 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 Merespon secara positif keingintahuan siswa Menunjukkan antusiasme/gairah mengajar Rata-rata: Supervisi Akademik Kepala Sekolah 76 .........LEMBAR PENILAIAN RENCANA PEMBELAJARAN (PBM 02) Nama Sekolah Guru Kelas Mata Pelajaran Tema/Topik Pembelajaran Waktu Hari/Tanggal :…………………....

C. MENGORGANISASI WAKTU, SISWA, SUMBER DAN ALAT/MEDIA PEMBELAJARAN
1 2 3

Mengatur penggunaan waktu Melaksanakan pengorganisasian siswa Menyiapkan sumber dan alat bantu/media pembelajaran

1 1 1

2 2 2

3 3 3

4 4 4

Rata-rata: D. MELAKSANAKAN PENILAIAN
1 2

Melaksanakan penilaian proses Melaksanakan penilaian hasil/akhir

1 1

2 2

3 3

4 4

Rata-rata: E. MENUTUP KEGIATAN PEMBELAJARAN
1 2

Merangkum materi Memberi tindak lanjut

1 1

2 2

3 3

4 4

Rata-rata: F. PENAMPILAN GURU
1 2

Kesan umum Penampilan dan sikap guru dalam pembelajaran

1 1

2 2

3 3

4 4

Rata-rata:

Jumlah Nilai Rata-rata Nilai Akhir = ------------------------------- = 6

Supervisi Akademik Kepala Sekolah

77

Komentar/Saran ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………… ………………..,…………2010 Penilai

Keterangan A = 3.28 – 4.00 Sangat Memuaskan B = 2.78 – 3.27 Memuaskan C = 2.38 – 2.77 Kurang Memuaskan

(Nama Jelas)

Supervisi Akademik Kepala Sekolah

78

Supervisi Akademik Kepala Sekolah

79

LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN MELAKSANAKAN HUBUNGAN PRIBADI (PBM 03) Nama Sekolah Guru Kelas Mata Pelajaran Tema/Topik Pembelajaran Waktu Hari/Tanggal :…………………... :………………………………………………......………………………........CAP SEKOLAH :………………………………………………..... MEMBANTU MENGEMBANGKAN PERILAKU POSITIF PADA DIRI MURID 1 2 3 4 5 Membantu murid untuk menyadari kekuatan dan kelemahan diri Membantu murid untuk menumbuhkan kepercayaan pada diri sendiri Membantu siswa untuk dapat mengekspresikan perasaan dan pikiran 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 Menunjukkan simpati Menunjukkan keramahan dan menghargai orang lain Rata-rata: B....... :…………………………….............. :………………………………………………. :…………. Semakin baik yang ditampilkan semakin tinggi nilainya (1-4)...……………... Berilah penilaian rencana pemebelajaran yang dibuat guru sesuai aspekaspek yang ada. MENAMPILKAN KEGAIRAHAN DAN KESUNGGUHAN DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 2 3 Menunjukkan kegairahan dalam pembelajaran Memberikan kesan menguasai materi Menunjukkan kemantapan mengajar 1 1 1 2 2 2 3 3 3 4 4 4 Rata-rata: Supervisi Akademik Kepala Sekolah 80 .. A.. :……………………......... 2......………………. Petunjuk 1.............

.28 – 4.= 3 Komentar/Saran ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………… ……………….78 – 3.00 Sangat Memuaskan B = 2.38 – 2.27 Memuaskan C = 2.…………2010 Penilai (Nama Jelas) Keterangan A = 3.77 Kurang Memuaskan Supervisi Akademik Kepala Sekolah 81 .. MENGELOLA INTERAKSI DALAM KELAS 1 2 Mengembangkan hubungan antar pribadi yang sehat dan serasi Menciptakan iklim belajar yang kondusif 1 1 2 2 3 3 4 4 Rata-rata: Jumlah Nilai Rata-rata Nilai Akhir = ------------------------------.C.

................= 7 Supervisi Akademik Kepala Sekolah 82 ..... :………….......…………......... Petunjuk 1.. :……………………………………………….... Skala Nilai 1 2 3 4 5 6 7 Siswa antusias dalam mengikuti pelajaran Siswa menyimak ketika guru memberikan penjelasan Siswa mengajukan pertanyaan pada saat yang tepat Siswa tidak canggung bertanya atau mengajukan pendapat Siswa melakukan aktivitas sesuai dengan pengalaman belajar yang direncanakan Siswa menunjukkan keinginan untuk menguasai materi Siswa berbahasa dengan baik dan benar 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 Rata-rata: Jumlah Nilai Rata-rata Nilai Akhir = ------------------------------.... Semakin baik yang ditampilkan semakin tinggi nilainya (1-4)..... :………………………………………………..... :………………………………………………....LEMBAR PENILAIAN AKTIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN (PBM 04) Nama Sekolah Guru Kelas Mata Pelajaran Tema/Topik Pembelajaran Waktu Hari/Tanggal :…………………........CAP SEKOLAH :……………………………………………….. :………………………………………………. 2. Berilah penilaian rencana pemebelajaran yang dibuat guru sesuai aspekaspek yang ada....

00 Sangat Memuaskan B = 2.78 – 3.…………2010 Penilai (Nama Jelas) Keterangan A = 3.77 Kurang Supervisi Akademik Kepala Sekolah 83 .27 Memuaskan C = 2.Komentar/Saran ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………… ……………….38 – 2..28 – 4..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful