P. 1
01 Ks Supervisi Akademik (1)

01 Ks Supervisi Akademik (1)

|Views: 15|Likes:
Published by Rizka Amalia

More info:

Published by: Rizka Amalia on May 31, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/10/2013

pdf

text

original

Sections

  • PENDAHULUAN
  • A.Latar Belakang
  • B.Dimensi Kompetensi Supervisi Akademik
  • B.Deskripsi Materi Pelatihan
  • C.Langkah-langkah Mempelajari Materi Pelatihan
  • KEGIATAN BELAJAR 1 KONSEP SUPERVISI AKADEMIK
  • A. Pengantar
  • B. Uraian
  • C. Contoh
  • D. Latihan/Tugas
  • E. Ringkasan
  • F. Refleksi
  • A.Pengantar
  • B.Uraian
  • C.Contoh
  • D.Latihan
  • E.Ringkasan
  • F.Refleksi
  • KEGIATAN BELAJAR 3 TEKNIK-TEKNIK SUPERVISI AKADEMIK
  • F. Refleksi
  • KEGIATAN BELAJAR 4 KONSEP SUPERVISI KLINIS
  • G.Rencana Aksi

W

T

UR

I HAN D

A
Y

A

TU

SUPERVISI AKADEMIK

Materi Pelatihan Penguatan Kemampuan Kepala Sekolah

DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

DIREKTORAT TENAGA KEPENDIDIKAN

NI

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2010

Supervisi Akademik Kepala Sekolah

2

Direktorat Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) telah menyusun materi untuk penguatan kemampuan kepala sekolah dan pengawas sekolah. Jakarta. inovatif dan berpikir kritis. Berbagai pihak yang ingin berkontribusi terhadap program penguatan kepala sekolah dapat memperkaya dengan berbagai referensi dan khasanah bacaan lainnya untuk mewujudkan kepala sekolah yang profesional dan akuntabel. Di dalam pengembangan materi tersebut telah mengacu kepada standar kepala sekolah/madrasah sebagaimana diatur dalam Permendiknas No. Baedhowi. Saya memberikan penghargaan yang tinggi kepada Direktorat Tenaga Kependidikan atas dihasilkannya materi penguatan kemampuan kepala sekolah dalam rangka meningkatkan kompetensi kepala sekolah. 13 tahun 2007 dapat diwujudkan. Materi ini diharapkan dapat dijadikan referensi bagi individu kepala sekolah dan lembaga yang terkait dalam penguatan kemampuan kepala sekolah di Propinsi dan Kab/Kota.Si NIP. Semoga semua usaha kita untuk penguatan kemampuan kepala sekolah sesuai dengan standar kepala sekolah sebagaimana diamanahkan dalam Permendiknas No. sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan di sekolahnya dan menghasilkan lulusan yang cerdas. Januari 2010 Direktur Jenderal PMPTK Prof.SAMBUTAN DIREKTUR JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Di dalam pelaksanaan program penguatan kemampuan kepala sekolah dan pengawas sekolah yang merupakan agenda dari program 100 hari Mendiknas. Dr. kreatif. 19490828 197903 1 001 Supervisi Akademik Kepala Sekolah i . M. 13 tahun 2007.

Supervisi Akademik Kepala Sekolah ii .

program kedua dari delapan program 100 hari Mendiknas. Januari 2010 Direktur Tenaga Kependidikan Surya Dharma. kemampuan pemecahan masalah. Materi yang telah disusun ini merupakan bagian dari rencana pelaksanaan program penguatan kepala sekolah. Berbagai pihak yang terkait dengan penguatan kemampuan kepala sekolah dapat memperkaya dengan materi yang lain sepanjang mencapai tujuan yang sama yaitu meningkatkan kompetensi kepala sekolah sesuai dengan Permendiknas No 13 tahun 2007. Direktorat Tenaga Kependidikan telah berupaya menyusun materi pelatihan sesuai dengan masing-masing komponen kompetensi kepala sekolah yang diatur dalam Permendiknas No 13 tahun 2007. Direktorat Tenaga Kependidikan. daya inovatif. Ditjen PMPTK bekerjasama dengan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah berhasil merumuskan standar kepala sekolah/madrasah yang ditetapkan melalui Permendiknas No 13 tahun 2007. Untuk mengoperasionalkan dan mengimplementasikan Permendiknas tersebut. Kepala sekolah mempunyai tugas yang sangat penting di dalam mendorong guru untuk malakukan proses pembelajaran untuk mampu menumbuhkan kemampuan kreatifitas. berpikir kritis dan memiliki naluri jiwa kewirausahaan bagi siswa sebagai produk suatu sistem pendidikan. MPA. Ph.D 19530927 197903 1 001 Supervisi Akademik Kepala Sekolah iii .KATA PENGANTAR Pada tahun 2007. namun kami perlu menyampaikan penghargaan kepada tim penyusun buku ini yang telah berusaha dan berhasil mempersiapakan materi yang dapat dijadikan bahan bacaan bagi usaha peningkatan kompetensi kepala sekolah. Semoga buku ini bermanfaat bagi usaha penguatan kemampuan kepala sekolah di seluruh Kab/Kota di Indonesia. Program penguatan kemampuan kepala sekolah sangat penting mengingat peran strategis kepala sekolah di dalam proses peningkatan mutu pendidikan. Kami menyadari bahwa buku ini masih jauh dari sempurna. Materi ini diharapkan dapat menjadi bahan referensi peningkatan kompetensi kepala sekolah sesuai yang diamanahkan Permendiknas No 13 tahun 2007. Jakarta.

Supervisi Akademik Kepala Sekolah iv .

................... KEGIATAN BELAJAR 4 : KONSEP SUPERVISI KLINIS ............................. E........................................ Refleksi........................................... Ringkasan ............... D................. C................................................................. B............................................................................ D................. B. Ringkasan ............................................. DAFTAR ISI ........................................................................................................................................... Langkah-langkah Mempelajari Materi Pelatihan ................................................................................................................................................... A.............DAFTAR ISI SAMBUTAN DIRJEN PMPTK .................................. Contoh .............................................. KEGIATAN BELAJAR 2 : KONSEP PERENCANAAN PROGRAM SUPERVISI AKADEMIK ........................ Pengantar ............. Uraian .. A...... Uraian .................................... C... A............................................................................................................................................. Uraian ............ Pengantar ......................................................................... F................. Ringkasan ...................................................................................................................................................... Deskripsi Materi Pelatihan ................................................................ Ringkasan . Refleksi ......... C........................................................... KATA PENGANTAR ... B................... C................ Latihan/Tugas ............................................................................................................................. KEGIATAN BELAJAR 5 : KONSEP TINDAK LANJUT HASIL SUPERVISI AKADEMIK TERHADAP GURU ............................................................... i iii v 1 1 2 2 3 5 5 7 9 11 12 12 14 14 15 20 20 21 21 23 23 24 30 30 31 31 33 33 34 36 37 38 38 40 41 Supervisi Akademik Kepala Sekolah v ................ E................................... Latihan ...................... D.................. Pengantar ................................................................................ B.................. F...... F.................. E............... Latihan/Tugas .............................................................................. A................................ D............................................................................................ B....................................... ............. E......................... Pengantar .............................................................................................. A.......................................... Pengantar ................................................................................................................... KEGIATAN BELAJAR 1 : KONSEP SUPERVISI AKADEMIK ......... KEGIATAN BELAJAR 3 : TEKNIK-TEKNIK SUPERVISI AKADEMIK ... PENDAHULUAN A..................... Latihan/Tugas ................................................................................................................................................. C.......................................................................................... Dimensi Kompetensi Supervisi Akademik ...................................................... Contoh ............. Contoh . Latar Belakang ............... Contoh ............................................................................................... F.... Refleksi . Refleksi ..................................................... Uraian ............................... B.....

................... C.......... Rencana Aksi ........................ E.................................................................................................... F....... D.................................. G...................................................................... Ringkasan .............. Uraian ............................ Latihan/Tugas ...... Refleksi ........................................B.......................... Contoh ..................................................................................................... DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN 42 45 45 46 47 48 Supervisi Akademik Kepala Sekolah vi .......................................................

kewirausahaan. program penguatan kepala sekolah/madrasah sebagaimana ditetapkan sebagai Program 100 hari Mendiknas merupakan upaya yang sangat penting untuk menghasilkan kepala sekolah/madrasah yang kuat di dalam mewujudkan kualitas siswa yang diharapkan yaitu berpikir kritis. Berdasarkan kenyataan tersebut dan demi mendukung peran kepala sekolah/madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah/madrasah maka dibutuhkan kepala sekolah/madrasah yang kuat.PENDAHULUAN A. dan berjiwa kewirausahaan (entrepreneurship). Dalam peraturan tersebut terdapat lima dimensi kompetensi yaitu: kepribadian. Materi pelatihan ini tentu saja harus disesuaikan dengan cakupan tentang dimensi kompetensi kepala sekolah/madrasah seperti yang terdapat dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 Standar Kepala Sekolah/Madrasah. dan menggerakkan guru dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah/madrasah. manajerial. Intensitas dan kedalaman penguasaan materi kurang dapat dicapai dengan kedua strategi ini karena terbatasnya waktu. supervisi dan sosial. Dengan kepala sekolah/madrasah yang kuat diharapkan dapat membimbing. supervisi. kewirausahaan. Latar Belakang Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala sekolah/madrasah sekolah/madrasah menegaskan bahwa seorang kepala harus memiliki lima dimensi kompetensi minimal yaitu: kompetensi kepribadian. kreatif. menjadi contoh. manajerial. inovatif. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 1 . Sosialisasi dan bimbingan supervisi akademik yang telah dilaksanakan selama ini ternyata masih belum memadai untuk menjangkau seluruh kepala sekolah/madrasah dalam waktu yang relatif singkat. Oleh karena itu.

B. Konsep supervisi klinis. Tindak lanjut supervisi akademik terhadap guru. Menerapkan teknik-teknik supervisi akademik. 5. Menerapkan konsep supervisi klinis.dan sosial. Dimensi Kompetensi Supervisi Akademik Peserta pelatihan diharapkan mampu: 1. Konsep perencanaan program supervisi akademik. Setiap dimensi kompetensi memiliki kompetensi dasar yang harus dimiliki seorang kepala sekolah/madrasah. Dimensi Kompetensi Kewirausahaan dengan materi Kewirausahaan. 5. Konsep supervisi akademik. Adapun dimensi kompetensi kewirausahaan kepala sekolah/madrasah seperti berikut. Memahami konsep supervisi akademik. 3. Kepemimpinan Pembelajaran. B. 4. 5. 2. Penelitian Tindakan Sekolah/Madrasah. Melaksanakan tindak lanjut supervisi akademik terhadap guru. 2. Dimensi kompetensi manajerial Sekolah (MBS). Dimensi kompetensi supervisi dengan materi Supervisi Akademik 4. 4. Membuat rencana program supervisi akademik. dengan materi Manajemen Berbasis Supervisi Akademik Kepala Sekolah 2 . 3. Deskripsi Materi Pelatihan Materi pelatihan terdiri atas lima bagian yaitu: 1. Teknik-teknik supervisi akademik. 2. Materi pelatihan pada bagian ini dibatasi pada supervisi akademik yang meliputi kegiatan belajar: 1. 3.

(2) melakukan latihan/tugas. memecahkan kasus pada setiap kegiatan belajar. dan (4) melakukan refleksi. Secara umum aktivitas individual meliputi: (1) membaca materi. Sedangkan aktivitas kelompok meliputi: (1) mendiskusikan materi. Langkah-langkah tersebut dapat digambarkan seperti berikut: Aktivitas Individu Membaca Bahan Belajar Aktivitas Kelompok Mediskusikan Bahan Belajar Sharing Permasalahan dan Hasil Pelaksanaan Latihan Melaksanakan Latihan/Tugas/ Studi Kasus Membuat Rangkuman Membuat Rangkuman Melakukan Refleksi Melakukan Refleksi. membuat action plan. (3) membuat rangkuman/kesimpulan. Oleh karena itu langkah-langkah yang harus dilakukan dalam mempelajari materi ini mencakup aktivitas individual dan kelompok. dan tindak lanjut. (3) melakukan seminar/diskusi hasil latihan/tugas yang dilakukan.C. dan melakukan tindak lanjut. dan (4) bersama-sama melakukan refleksi. (2) bertukar pengalaman dalam melakukan latihan/memecahkan kasus. Membuat Rencana Aksi (Action Plan) Gambar 1 Langkah-langkah Kegiatan Pelatihan Supervisi Akademik Kepala Sekolah 3 . Langkah-langkah Mempelajari Materi Pelatihan Bahan belajar ini dirancang untuk dipelajari oleh kepala sekolah/madrasah dalam pelatihan.

yang pada gilirannya di atas. inovatif. diharapkan peserta diharapkan berdampak pada pelatihan baik secara individu maupun bersama-sama dapat meningkatkan peningkatan kompetensi guru yang dibinanya dan akhirnya mampu menghasilkan siswa yang kreatif.Dari gambar di atas tampak bahwa aktivitas kelompok selalu didahului oleh aktivitas individu. memberikan pengayaan. pemecahan masalah. dan penguatan terhadap kegiatan belajar yang telah dilakukan individu masing-masing. berpikir kritis. maka aktivitas individu adalah hal yang utama. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 4 . Sedangkan aktivitas kelompok lebih merupakan forum untuk berbagi. Dengan mengikuti langkah-langkah kompetensinya. Dengan demikian. dan bernaluri kewirausahaan.

at al. memecahkan masalah dan bernaluri kewirausahaan. berinovasi. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 5 . memecahkan masalah dan bernaluri kewirausahaan. jika ada kemauan yang kuat. Untuk melaksanakan supervisi akademik secara efektif diperlukan keterampilan konseptual. 2007). di mana ada kemauan di situ ada jalan? Konsep supervisi akademik yang sudah Bapak/Ibu praktikkan dengan sukses melalui rencana tindak lanjut. Bapak/Ibu akan mudah mempelajari dan mempraktikkan materi kegiatan belajar 1. prinsip-prinsip. setiap kepala sekolah/madrasah harus memiliki dan menguasai konsep supervisi akademik yang meliputi: pengertian. dan dimensi-dimensi substansi supervisi akademik. Bukankah. Oleh sebab itu. Pengantar Salah satu tugas kepala sekolah/madrasah adalah melaksanakan supervisi akademik. interpersonal dan teknikal (Glickman. Selamat belajar! A. akan menjadi contoh bagi guru dan siswa dalam rangka mengubah pola pikir untuk berpikir kritis. tujuan dan fungsi. Setelah mempelajari kegiatan belajar 1. Bapak/Ibu diharapkan memiliki konsep supervisi akademik untuk menggerakkan guru dan siswa berpikir kritis. Kepala sekolah/madrasah akan berusaha kuat untuk memahami konsep ini jika ada komitmen yang kuat untuk berubah dan menggerakkan guru dan siswa serta mengetahui bahwa ia akan mendapatkan pengakuan atau penghargaan sewajarnya. berkreasi. berinovasi.KEGIATAN BELAJAR 1 KONSEP SUPERVISI AKADEMIK Selamat membaca dan mempelajari kegiatan belajar 1 tentang konsep supervisi akademik. berkreasi.

Memahami konsep. (2) membuat rencana program supervisi akademik. teori dasar. (3) menerapkan teknik-teknik supervisi akademik. Membimbing guru dalam menyusun silabus tiap bidang pengembangan di sekolah/madrasah atau mata pelajaran di sekolah/madrasah berlandaskan standar isi. pemecahan masalah. Kompetensi supervisi akademik intinya adalah membina guru dalam meningkatkan mutu proses pembelajaran. penyusunan silabus dan RPP. pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi supervisi akademik yang meliputi (1) Memahami konsep supervisi akademik. mengembangkan dan menggunakan media pendidikan dan fasilitas pembelajaran. Sasaran supervisi akademik adalah guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Membimbing guru dalam mengelola. 3. karakteristik. 4. dan prinsip-prinsip pengembangan KTSP. berpikir kritis dan naluri kewirausahaan 2. 6. (4) Supervisi Akademik Kepala Sekolah 6 . Membimbing guru dalam memilih dan menggunakan strategi/ metode/teknik pembelajaran/bimbingan yang dapat mengembangkan berbagai potensi siswa. prinsip. penggunaan media dan teknologi informasi dalam pembelajaran. Memotivasi guru untuk memanfaatkan teknologi informasi untuk pembelajaran. dan kecenderungan perkembangan tiap bidang pengembangan pembelajaran kreatif. 1. merawat.Supervisi akademik yang dilakukan kepala sekolah/madrasah antara lain adalah sebagai berikut. Membimbing bimbingan (di guru dalam melaksanakan kegiatan di pembelajaran/ untuk kelas. yang terdiri dari materi pokok dalam proses pembelajaran. menilai proses dan hasil pembelajaran serta penelitian tindakan kelas. Oleh karena itu. laboratorium. 5. dan/atau lapangan) mengembangkan potensi siswa. standar kompetensi dan kompetensi dasar. inovatif. pemilihan strategi/metode/teknik pembelajaran.

membantu guru mengembangkan kompetensinya. Sergiovanni (1987) menegaskan bahwa refleksi praktis penilaian kinerja guru dalam supervisi akademik adalah melihat kondisi nyata kinerja guru untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan. melainkan harus dilanjutkan dengan tindak lanjutnya berupa pembuatan program supervisi akademik dan melaksanakannya dengan sebaik-baiknya. aktivitasaktivitas mana dari keseluruhan aktivitas di dalam kelas itu yang bermakna bagi guru dan murid?. Uraian 1. bahwa setelah melakukan penilaian kinerja berarti selesailah pelaksanaan supervisi akademik. Supervisi akademik tidak terlepas dari penilaian kinerja guru dalam mengelola pembelajaran. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 7 . 1989. Glickman. 2. et al. mengembangkan kurikulum. Konsep Supervisi Akademik Supervisi akademik adalah serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran (Daresh. apa yang telah dilakukan oleh guru dalam mencapai tujuan akademik?. (5) Melaksanakan tindak lanjut supervisi akademik. apa kelebihan dan kekurangan guru dan bagaimana cara mengembangkannya?. B. apa yang sebenarnya dilakukan oleh guru dan siswa di dalam kelas?. Tujuan dan fungsi supervisi akademik Tujuan supervisi akademik adalah: a. Namun satu hal yang perlu ditegaskan di sini.menerapkan supervisi klinis. Berdasarkan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan ini akan diperoleh informasi mengenai kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran. 2007). misalnya apa yang sebenarnya terjadi di dalam kelas?. b.

3. Sergiovanni.. 2007). mengembangkan kelompok kerja guru. Alfonso dkk. b. 1987). dan Glickman. Sistematis. Hasil supervisi akademik berfungsi sebagai sumber informasi bagi pengembangan profesionalisme guru. artinya mudah dikerjakan sesuai kondisi sekolah.c. et al. et al. Prinsip-prinsip supervisi akademik a. 1981. artinya dikembangan sesuai perencanaan program supervisi yang matang dan tujuan pembelajaran. Gambar tiga tujuan supervisi akademik sebagaimana dapat dilihat pada gambar di bawah ini. dan membimbing penelitian tindakan kelas (PTK) (Glickman. Pengembangan Profesionalisme TIGA TUJUAN SUPERVISI Penumbuhan Motivasi Pengawasan kualitas Gambar 1. Praktis. 2007. 1973. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 8 . Tiga tujuan supervisi akademik Supervisi akademik merupakan salah satu (fungsi mendasar (essential function) dalam keseluruhan program sekolah (Weingartner.

h. artinya mengembangkan kreativitas dan inovasi guru dalam mengembangkan proses pembelajaran. m. artinya ada kerja sama yang baik antara supervisor dan guru dalam mengembangkan pembelajaran. C. Demokratis. Kompetensi pedagogik. Kooperatif. d. g. artinya supervisor tidak boleh mendominasi pelaksanaan supervisi akademik. Dimensi-dimensi subtansi supervisi akademik a. 4. jujur. Terpadu. d. dan penuh humor l. harmonis. artinya mampu menciptakan hubungan kemanusiaan yang Supervisi Akademik Kepala Sekolah 9 . Kompotensi profesional. Contoh k. antusias. Konstruktif. Realistis. ajeg. Humanis. artinya guru dan supervisor harus aktif berpartisipasi. artinya berdasarkan kenyataan sebenarnya. artinya masukan sesuai aspek-aspek instrumen. artinya memenuhi ketiga tujuan supervisi akademik di atas (Dodd. asih. 1972). f. artinya mempertimbangkan saling asah. Antisipatif. terbuka. Aktif. Kekeluargaan. e. b. artinya menyatu dengan dengan program pendidikan. j. i. Kompetensi kepribadian. dan asuh dalam mengembangkan pembelajaran. c. Objektif. Kompetensi sosial. Komprehensif. sabar. n. artinya mampu menghadapi masalah-masalah yang mungkin akan terjadi.c. Berkesinambungan (supervisi akademik dilakukan secara teratur dan berkelanjutan oleh Kepala sekolah).

Hal ini sangat berbeda dengan konsep supervisi akademik. Kemudian masuk ke kelas melakukan pengukuran terhadap kinerja guru yang sedang mengajar. supervisi akademik tidak bisa terlepas dari penilaian unjuk kerja guru dalam mengelola pembelajaran. supervisi akademik adalah serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran demi pencapaian tujuan pembelajaran. Dengan demikian. Seandainya memberikan pengaruh. bahwa supervisi akademik merupakan serangkaian kegiatan Supervisi Akademik Kepala Sekolah 10 . Secara konseptual. seakan-akan supervisi akademik sama dengan pengukuran kinerja guru dalam proses pembelajaran. pengaruhnya relatif sangat kecil artinya bagi peningkatan mutu guru dalam mengelola proses pembelajaran. berarti. Setelah itu. Meskipun demikian. Apabila di atas dikatakan. esensi supervisi akademik itu sama sekali bukan menilai kinerja guru dalam mengelola proses pembelajaran.Sering dijumpai adanya kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi akademik hanya datang ke sekolah dengan membawa instrumen pengukuran kinerja. Perilaku supervisi akademik sebagaimana diuraikan di atas merupakan salah satu contoh perilaku supervisi akademik belum baik. Supervisi akademik sama sekali bukan penilaian unjuk kerja guru. Apalagi bila tujuan utama penilaiannya semata-mata hanya dalam arti sempit. Supervisi akademik merupakan upaya membantu guru-guru mengembangkan kemampuannya mencapai tujuan pembelajaran. yaitu mengkalkulasi kualitas keberadaan guru dalam memenuhi kepentingan akreditasi guru belaka. Perilaku supervisi akademik yang demikian tidak akan memberikan banyak pengaruh terhadap tujuan dan fungsi supervisi akademik. melainkan membantu guru mengembangkan kemampuan profesionalismenya. selesailah tugasnya.

Setelah kepala sekolah selesai mencentangi dan mengisi instrumennya. Guru atau kepala sekolah juga tidak tahu pasti apakah supervisi akademik harus memberi tahu guru yang bersangkutan atau tidak. Sebaliknya. Penilaian kinerja guru dalam mengelola proses pembelajaran sebagai suatu proses pemberian estimasi mutu kerja guru dalam mengelola proses pembelajaran. tidak dibuat-buat.membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran. Saya bertanya pula dalam hati. sehingga bisa ditetapkan aspek yang perlu dikembangkan dan cara mengembangkannya. Guru bertanya dalam hati. sampai sekarang tak terasa satu tahun ajaran telah berlalu. untuk apa supervisi akademik yang dilakukan Supervisi Akademik Kepala Sekolah 11 . maka menilai unjuk kerja guru dalam mengelola proses pembelajaran merupakan salah satu kegiatan yang tidak bisa dihindarkan prosesnya. D. Sekali-kali. Guru yang disupervisi terkejut dan tampak salah tingkah di depan siswanya. ”Apa saja yang dinilai oleh kepala sekolah dalam instrumennya?” Seandainya aku tahu aspekaspek yang akan dinilai tentu saja aku menyiapkannya dengan sebaikbaiknya. maka untuk pelaksanaannya terlebih dahulu perlu diadakan penilaian kemampuan guru. Dia membawa instrumen penilaian kinerja guru ke dalam kelas tanpa ada kesepakatan waktu sebelumnya. ia ke luar kelas dan menganggap bahwa supervisi akademik sudah dilaksanakan dengan baik. Agar supervisi akademik dapat membantu guru mengembangkan kemampuannya. Latihan/Tugas Kasus Pada suatu hari Kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik. kepala sekolah memang sengaja memang tidak memberi tahu guru dengan maksud agar guru tampil apa adanya. guru melihat kepala sekolah asyik mencentangi dan menulis sesuatu yang ada diinstrumennya. Sejak peristiwa itu. merupakan bagian integral dari serangkaian kegiatan supervisi akademik.

F.kepala sekolah saya selama ini?. Kelompok Bentuk kelompok yang terdiri atas 5 sampai 10 orang. Buatlah rangkuman materi kegiatan belajar 1 di atas! 2. Sayapun bertanya kepada teman sesama guru. Refleksi Mohon untuk mengisi lembar refleksi di bawah ini berdasarkan materi yang Bapak/Ibu sudah pelajari. Petunjuk Jawaban Latihan (kata kunci) Konsep supervisi akademik. ternyata kejadiannya sama dengan saya bahkan yang membuat saya bingung. Diskusikan kasus di atas. ”Mengapa tidak semua guru disupervisi akademik seperti saya?” Tugas: Individu 1. Ringkasan Supervisi akademik adalah serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Hasil diskusi disajikan untuk dikomentari kelompok lain dan fasilitator. E. Nama: _____________________ Tanggal: _______________ • Apa saja yang telah saya lakukan berkaitan dengan materi kegiatan belajar ini? Supervisi Akademik Kepala Sekolah 12 . pengalaman Anda. Pecahkan kasus di atas dengan menggunakan konsep supervisi akademik dan/atau pengalaman Anda.

• Bagaimana pikiran/perasaan saya tentang materi kegiatan belajar ini? • Apa saja yang telah saya lakukan yang ada hubungannya dengan materi kegiatan ini tetapi belum ditulis di materi ini? • Materi apa yang ingin saya tambahkan? • Bagaimana kelebihan dan kekurangan materi materi kegiatan ini? • Manfaat apa saja yang saya dapatkan dari materi kegiatan ini? • Berapa persen kira-kira materi kegiatan ini dapat saya kuasai? • Apa yang akan saya lakukan? Supervisi Akademik Kepala Sekolah 13 .

berikutnya. berpikir kritis. dan bernaluri kewirausahaan. berinovasi. jika ada kemauan yang kuat. Setelah mempelajari kegiatan belajar 2.Selamat karena Bapak/Ibu telah selesai mempelajari kegiatan belajar ini. di mana ada kemauan di situ ada jalan? Konsep perencanaan program supervisi akademik yang sudah Bapak/Ibu praktikkan dengan sukses melalui rencana tindak lanjut. berinovasi. maka Supervisi Akademik Kepala Sekolah 14 . selamat melakukan rencana tindak lanjut. dan bernaluri kewirausahaan. memecahkan masalah. Bukankah. akan menjadi contoh bagi guru dan siswa dalam rangka mengubah pola pikir untuk berkreasi. Untuk menambah pengetahuan. Pengantar Salah satu tugas kepala sekolah adalah merencanakan supervisi akademik. Bapak/Ibu dimohon untuk mempelajari kegiatan belajar KEGIATAN BELAJAR 2 KONSEP PERENCANAAN PROGRAM SUPERVISI AKADEMIK Selamat membaca dan mempelajari kegiatan belajar 2 tentang konsep perencanaan program supervisi akademik. Kepala sekolah/madrasah hanya akan berusaha kuat untuk memahami konsep ini jika ada komitmen yang kuat untuk berubah dan menggerakkan guru dan siswa serta mengetahui bahwa ia akan mendapatkan pengakuan atau penghargaan sewajarnya. Selanjutnya. berpikir kritis. Bapak/Ibu akan mudah mempelajari dan mempraktikkan materi kegiatan belajar 2. memecahkan masalah. Selamat belajar! A. Agar kepala sekolah dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Bapak/Ibu diharapkan memiliki konsep perencanaan program supervisi akademik untuk menggerakkan guru dan siswa berkreasi.

Uraian 1. didasarkan pada kebutuhan dan kondisi sekolah/madrasah. dan c. Prinsip-prinsip perencanaan program supervisi akademik Prinsip-prinsip perencanaan program supervisi akademik adalah: a. 3. penjamin penghematan serta keefektifan penggunaan sumber daya sekolah (tenaga. sebagai pedoman pelaksanaan dan pengawasan akademik. Konsep perencanaan program supervisi akademik Perencanaan program supervisi akademik adalah penyusunan dokumen perencanaan pemantauan mencapai tujuan pembelajaran. serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran untuk Supervisi Akademik Kepala Sekolah 15 . B. didasarkan pada Standar Nasional Pendidikan. untuk menyamakan persepsi seluruh warga sekolah tentang program supervisi akademik. berkelanjutan. Manfaat perencanaan program supervisi akademik Manfaat perencanaan program supervisi akademik adalah sebagai berikut : a. b. obyektif (data apa adanya). 2. d. c. bertanggung jawab. dan e. b.kepala sekolah harus memiliki kompetensi membuat rencana program supervisi akademik. waktu dan biaya).

jawab terhadap mutu perencanaan kegiatan pembelajaran untuk setiap mata pelajaran yang diampunya agar Supervisi Akademik Kepala Sekolah 16 . standar proses. memotivasi. b) mencapai keberhasilan belajarnya secara konsisten sesuai dengan tujuan pendidikan. standar Isi. dan memprediksi. 5) bertanggung siswa mampu: a) meningkat rasa ingin tahunya. mengkaji. Ruang lingkup supervisi akademik Ruang lingkup supervisi akademik meliputi: a. dan peraturan pelaksanaannya. berargumentasi. kreatif. mempertanyakan. Pelaksanaan KTSP b. c. tidak terbatas pada materi yang diberikan oleh guru. mendidik. Persiapan. d.4. demokratis. Pencapaian standar kompetensi lulusan. 3) peserta didik dapat membentuk karakter dan memiliki pola pikir serta kebebasan berpikir sehingga dapat melaksanakan aktivitas intelektual yang kreatif dan inovatif. Peningkatan mutu pembelajaran melalui pengembangan sebagai berikut: 1) model kegiatan pembelajaran yang mengacu pada Standar Proses. menemukan. pelaksanaan dan penilaian pembelajaran oleh guru. 2) peran serta peserta didik dalam proses pembelajaran secara aktif. mendorong kreativitas dan dialogis. 4) keterlibatan peserta didik secara aktif dalam proses belajar yang dilakukan secara sungguh-sungguh dan mendalam untuk mencapai pemahaman konsep.

yaitu: memperbaiki dan meningkatkan proses dan hasil pembelajaran. fokus utama supervisi edukatif adalah usaha-usaha yang sifatnya memberikan kesempatan kepada guru untuk berkembang secara profesional sehingga mampu melaksanakan tugas pokoknya. siswa. Sasaran utama supervisi edukatif adalah proses belajar mengajar dengan tujuan meningkatkan mutu proses dan mutu hasil pembelajaran. d) mengolah informasi menjadi pengetahuan. 5. Supervisi edukatif juga harus didukung oleh instrumen-instrumen yang sesuai. menilai hasil pembelajaran. kegiatan belajar mengajar dan pelaksanaan bimbingan dan konseling. memanfaatkan hasil penilaian untuk peningkatan layanan pembelajaran. Sasaran kemampuan utama supervisi akademik adalah kemampuanpembelajaran. Oleh sebab itu. Instrumen-instrumen supervisi akademik Supervisi Akademik Kepala Sekolah 17 . dan mengembangkan interaksi pembelajaran (strategi. metode. menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan. f) mengkomunikasikan pengetahuan pada pihak lain. Supervisi akademik juga mencakup buku kurikulum. alat dan buku pelajaran serta kondisi lingkungan dan fisik. memanfaatkan sumber belajar yang tersedia. kurikulum. Variabel yang mempengaruhi proses pembelajaran antara lain guru. e) menggunakan pengetahuan untuk menyelesaikan masalah. Supervisi akademik tidak kalah pentingnya dibanding dengan supervisi administratif. dan proporsi yang wajar.c) memahami perkembangan pengetahuan dengan kemampuan mencari sumber informasi. teknik) yang tepat. g) mengembangkan belajar mandiri dan kelompok dengan guru dalam merencanakan kegiatan melaksanakan kegiatan pembelajaran.

kemudian supervisor mengadakan observasi kelas. Model supervisi tradisional 1) Observasi Langsung Supervisi model ini dapat dilakukan dengan observasi langsung kepada guru yang sedang mengajar melalui prosedur: praobservasi dan post-observasi. yaitu: supervisi umum dan supervisi akademik. teknik dan pendekatan yang direncanakan. pengembangan. Supervisi umum dilakukan untuk seluruh kegiatan teknis administrasi sekolah. Berikut ini akan dibahas lebih mendalam mengenai supervisi akademik. berupa format-format supervisi dapat dilihat pada lampiran berupa format 1 sampai dengan 9. sasaran. dan instrumen yang sesuai. evaluasi dan analisis. a) Pra-Observasi Sebelum observasi kelas. Bagaimana model-model supervisi akademik? Secara umum kegiatan supervisi dapat dibedakan dalam dua macam. Isi diskusi dan wawancara tersebut mencakup kurikulum. penerapan dan penutup. instrumen. supervisor seharusnya melakukan wawancara serta diskusi dengan guru yang akan diamati. metode dan strategi.Seorang kepala sekolah/madrasah yang akan melaksanakan kegiatan supervisi harus menyiapkan perlengkapan supervisi. sedangkan supervisi akademik lebih diarahkan pada peningkatan kualitas pembelajaran. sesuai dengan tujuan. Observasi kelas meliputi pendahuluan (apersepsi). 6. objek metode. a. b) Observasi Setelah wawancara dan diskusi mengenai apa yang akan dilaksanakan guru dalam kegiatan belajar mengajar. media pengajaran. pendekatan. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 18 .

kualifikasi hubungan guru dengan siswanya dan sebagainya. gagasan-gagasan baru yang akan dilakukan. sebaiknya supervisor dan mengadakan wawancara dan diskusi tentang: kesan guru penampilannya. kinerja guru. Soal yang diberikan sesuai dengan yang sudah dipelajari peserta didik waktu itu. 2) Supervisi akademik dengan cara tidak langsung a) Tes dadakan Sebaiknya soal yang digunakan pada saat diadakan sudah diketahui validitas. reliabilitas. daya beda dan tingkat kesukarannya. sehingga sering disebut juga sebagai model supervisi klinis. identifikasi ketrampilan-ketrampilan mengajar yang perlu ditingkatkan. b. Supervisi akademik dengan pendekatan klinis. laporan-laporan atau hasil studi dokumentasi.c) Post-Observasi Setelah terhadap observasi kelas selesai. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 19 . Model kontemporer (masa kini) Supervisi akademik model kontemporer dilaksanakan dengan pendekatan klinis. identifikasi keberhasilan kelemahan guru. b) Diskusi kasus Diskusi kasus berawal dari kasus-kasus yang ditemukan pada observasi Proses Pembelajaran (PBM). Supervisor dengan guru mendiskusikan kasus demi kasus. c) Metode angket Angket ini berisi pokok-pokok pemikiran yang berkaitan erat dan mencerminkan penampilan. mencari akar permasalahan dan mencari berbagai alternatif jalan keluarnya.

Dia melakukan kunjungan kelas tanpa perencanaan. Hal ini ditunjukkan oleh perilakunya yang tidak pernah menggunakan instrumen. ia merasa malu. namun pendekatannya berbeda. Dia mengetahui bahwa salah satu tugas kepala sekolah adalah melakukan supervisi akademik dari hasil bacaan. D. Untuk bertanya kepada guru sebagai bawahan. Semenjak menjadi kepala sekolah baru. Contoh Contoh format dokumen perencanaan program supervisi akademik dapat dilihat dalam Lampiran 10 sampai dengan 11. Untuk itu. Bagaimana pemecahan kasus di atas menurut teori perencanaan program supervisi akademik dan/atau pengalaman Anda?. Demikian pula di KKKS/M Tugas: Individu 1. ia melaksanakan supervisi akademik.merupakan supervisi akademik yang bersifat kolaboratif. Guru-guru enggan menanyakan perencanaan program supervisi akademiknya karena menjaga perasaannya atau takut tersinggung. yaitu: dengan observasi kelas. Kelompok Supervisi Akademik Kepala Sekolah 20 . Prosedur supervisi klinis sama dengan supervisi akademik langsung. C. Latihan Kasus Bapak Fulan adalah Kepala sekolah yang baru diangkat. Buat rangkuman materi kegiatan belajar 2 di atas! 2. dia mencoba melakukan sosialisasi perencanaan program supervisi akademik. Tetapi dia tidak tahu bagaimana caranya membuat perencanan program supervisi akademik.

Diskuisikan kasus di atas dalam kelompok yang terdiri 5 sampai 10 orang. Petunjuk Jawaban Latihan (Kata Kunci) Contoh perencanaan program supervisi akademik. E. Nama: _____________________ Tanggal: _______________ • Apa saja yang telah saya lakukan berkaitan dengan materi kegiatan belajar ini? • Bagaimana pikiran/perasaan saya tentang materi kegiatan belajar ini? • Apa saja yang telah saya lakukan yang ada hubungannya dengan materi kegiatan ini tetapi belum ditulis di materi ini? Supervisi Akademik Kepala Sekolah 21 . F. Refleksi Mohon untuk mengisi lembar refleksi di bawah ini berdasarkan materi yang Bapak/Ibu sudah pelajari.Hasil diskusi disajikan untuk dikomentari kelompok lain dan fasilitator. Ringkasan Perencanaan program supervisi akademik adalah penyusunan dokumen perencanaan pemantauan serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Selanjutnya. selamat melakukan rencana tindak lanjut. Untuk menambah pengetahuan.• Materi apa yang ingin saya tambahkan? • Bagaimana kelebihan dan kekurangan materi materi kegiatan ini? • Manfaat apa saja yang saya dapatkan dari materi kegiatan ini? • Berapa persen kira-kira materi kegiatan ini dapat saya kuasai? • Apa yang akan saya lakukan? Selamat karena Bapak/Ibu telah selesai mempelajari kegiatan belajar ini. Bapak/Ibu dimohon untuk mempelajari Supervisi Akademik Kepala Sekolah 22 . kegiatan belajar berikutnya.

memecahkan masalah. Bapak/Ibu akan mudah mempelajari dan mempraktikkan materi kegiatan belajar 3. Bukankah. Selamat belajar! A. 1961). memecahkan masalah. berinovasi. Setelah mempelajari kegiatan belajar 3. dan Supervisi Akademik Kepala Sekolah 23 . 2007). setiap Kepala sekolah harus memiliki keterampilan teknikal berupa kemampuan menerapkan teknik-teknik supervisi yang tepat dalam melaksanakan supervisi akademik. at al. Kepala sekolah/madrasah hanya akan berusaha kuat untuk memahami konsep ini jika ada komitmen yang kuat untuk berubah dan menggerakkan guru dan siswa serta mengetahui bahwa ia akan mendapatkan pengakuan atau penghargaan sewajarnya. mengubah pola pikir untuk berkreasi. berinovasi. diharapkan akan bernaluri kewirausahaan.KEGIATAN BELAJAR 3 TEKNIK-TEKNIK SUPERVISI AKADEMIK Selamat membaca dan mempelajari kegiatan belajar 3 tentang teknikteknik supervisi akademik. jika ada kemauan yang kuat. Oleh sebab itu. berpikir kritis. interpersonal dan teknikal (Glickman. Pengantar Satu di antara tugas kepala sekolah adalah melaksanakan supervisi akademik. dan bernaluri kewirausahaan. di mana ada kemauan di situ ada jalan? Konsep teknik-teknik supervisi akademik yang sudah Bapak/Ibu praktikkan dengan sukses melalui rencana tindak lanjut. yaitu: individual dan kelompok (Gwyn. Untuk melaksanakan supervisi akademik secara efektif diperlukan keterampilan konseptual. Teknik-teknik supervisi akademik meliputi dua macam. berpikir kritis. Bapak/Ibu diharapkan memiliki konsep teknik-teknik supervisi akademik untuk menggerakkan guru dan siswa berkreasi.

B. kunjungan antarkelas. 4. dan e. kunjungan kelas. 3. menilai diri sendiri. observasi kelas. Teknik supervisi individual Teknik supervisi individual adalah pelaksanaan supervisi perseorangan terhadap guru. pertemuan individual. dengan atau tanpa pemberitahuan terlebih dahulu tergantung sifat tujuan dan masalahnya. Macam-macam teknik supervisi individual Teknik supervisi individual ada lima macam yaitu: a. b. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 24 . c. d. Uraian Teknik supervisi akademik ada dua. 1. Melaksanakan kunjungan kelas Cara melaksanakan kunjungan kelas: a. yaitu teknik supervisi individual dan teknik supervisi kelompok. Kunjungan kelas Kunjungan kelas adalah teknik pembinaan guru oleh kepala sekolah untuk mengamati proses pembelajaran di kelas. Tujuannya adalah untuk menolong guru dalam mengatasi masalah di dalam kelas. atas permintaan guru bersangkutan. Supervisor di sini hanya berhadapan dengan seorang guru sehingga dari hasil supervisi ini akan diketahui kualitas pembelajarannya. 2. b.

Tahap-tahap kunjungan kelas Ada empat tahap kunjungan kelas. Tahap persiapan. Observasi kelas Observasi kelas adalah mengamati proses pembelajaran secara teliti di kelas. supervisor merencanakan waktu. Tahap terakhir adalah tahap tindak lanjut. pelaksanaan kunjungan kelas tidak menganggu proses pembelajaran. pelaksanaannya diikuti dengan program tindak lanjut. sudah memiliki instrumen atau catatan-catatan. Pada tahap ini. 5. Tahap pengamatan selama kunjungan. Tahap akhir kunjungan. tujuan kunjungan harus jelas. dan cara mengobservasi selama kunjungan kelas. supervisor mengamati jalannya proses pembelajaran berlangsung. b. menggunakan instrumen observasi untuk mendapatkan data yang obyektif.c. sasaran. Tujuannya adalah untuk memperoleh data obyektif aspek- Supervisi Akademik Kepala Sekolah 25 . Pada tahap ini. Kriteria kunjungan kelas Dengan menggunakan enam kriteria yaitu: a. mengungkapkan aspek-aspek yang dapat memperbaiki kemampuan guru. dan f. supervisor bersama guru mengadakan perjanjian untuk membicarakan hasil-hasil observasi. a. terjadi interaksi antara pembina dan yang dibina sehingga menimbulkan sikap saling pengertian. Pada tahap ini. 6. memiliki tujuan-tujuan tertentu. e. d. d. c. 7. c. b. dan d.

aspek situasi pembelajaran. Aspek-aspek yang diobservasi di dalam kelas Secara umum. 8. tindak lanjut. 10. Tujuannya adalah: a. dan e. b. usaha-usaha dan aktivitas guru-siswa dalam proses pembelajaran. b. aspek-aspek yang diobservasi adalah: a. 2) menguasai masalah dan tujuan supervisi. dan f. Pelaksanaan observasi kelas Pelaksanaan observasi kelas ini melalui tahap: a. cara menggunakan media pengajaran c. dialog. 9. pelaksanaan. d. ketepatan penggunaan media dengan materi e. percakapan. memberikan kemungkinan pertumbuhan jabatan guru melalui pemecahan kesulitan yang dihadapi. variasi metode. b. Supervisor: 1) sudah siap dengan instrumen observasi. mengembangkan hal mengajar yang lebih baik. dan tukar pikiran antara supervisor guru. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 26 . penutupan. c. ketepatan penggunaan metode dengan materi. d. kesulitan-kesulitan guru dalam usaha memperbaiki proses pembelajaran. penilaian hasil observasi. persiapan. Pertemuan Individual Pertemuan individual adalah satu pertemuan. reaksi mental para siswa dalam proses belajar mengajar. dan 3) observasi tidak mengganggu proses pembelajaran.

Yaitu percakapan individual yang dilaksanakan setelah supervisor melakukan kunjungan kelas atau observasi kelas. c. 12. yang dilaksanakan secara kebetulan bertemu dengan guru d. b. memperbaiki segala kelemahan dan kekurangan pada diri guru. 13. menghilangkan atau menghindari segala prasangka. Kunjungan antar kelas Supervisi Akademik Kepala Sekolah 27 . mendorong guru mengatasi kesulitan-kesulitannya. observational visitation.c. dilaksanakan di dalam percakapan ketika individual murid-murid meninggalkan kelas (istirahat). Jenis-jenis pertemuan individual Swearingen (1961) mengklasifikasi yaitu kelas empat jenis pertemuan yang sedang (percakapan) individual sebagai berikut a. Pelaksanaan pertemuan individual Supervisor harus berusaha mengembangkan segi-segi positif guru. Yaitu percakapan individual yang bersifat informal. 11. Yaitu percakapan individual yang dilaksanakan di ruang kepala sekolah atau ruang guru. dan melakukan kesepakatan terhadap hal-hal yang masih meragukan. memberikan pengarahan. di mana sudah dilengkapi dengan alat-alat bantu yang dapat digunakan untuk memberikan penjelasan pada guru. classroom-conference. dan d. office-conference. causal-conference.

dan pemberian tugas-tugas tertentu. harus direncanakan. sediakan segala fasilitas yang diperlukan. penegasan. segera aplikasikan ke sekolah atau ke kelas guru bersangkutan. 14. supervisor hendaknya mengikuti acara ini dengan pengamatan yang cermat. a. d. Untuk maksud itu diperlukan kejujuran diri sendiri. Cara-cara menilai diri sendiri Caranya sebagai berikut. h. guru-guru yang akan dikunjungi harus diseleksi. g. dengan menyesuaikan pada situasi dan kondisi yang dihadapi. 16. Menilai diri sendiri Menilai diri adalah penilaian diri yang dilakukan oleh diri sendiri secara objektif. b. Suatu daftar pandangan atau pendapat yang disampaikan kepada murid-murid untuk menilai pekerjaan atau suatu aktivitas. adakah tindak lanjut setelah kunjungan antar kelas selesai. tentukan guru-guru yang akan mengunjungi.Kunjungan antar kelas adalah guru yang satu berkunjung ke kelas yang lain di sekolah itu sendiri. e. Tujuannya adalah untuk berbagi pengalaman dalam pembelajaran. 15. c. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 28 . Cara-cara melaksanakan kunjungan antar kelas Caranya: a. adakan perjanjian-perjanjian untuk mengadakan kunjungan antar kelas berikutnya. f. misalnya dalam bentuk percakapan pribadi.

k. demonstrasi pembelajaran. buletin supervisi. Kemudian kepada mereka diberikan layanan supervisi sesuai dengan permasalahan atau kebutuhan yang mereka hadapi. ada tiga belas teknik supervisi kelompok yaitu: a.Biasanya disusun dalam bentuk pertanyaan baik secara tertutup maupun terbuka. memiliki masalah atau kebutuhan atau kelemahan-kelemahan yang sama dikelompokkan atau dikumpulkan menjadi satu/bersama-sama. l. dengan tidak perlu menyebut nama. Supervisi kelompok Teknik supervisi kelompok adalah satu cara melaksanakan program supervisi yang ditujukan pada dua orang atau lebih. sesuai dengan analisis kebutuhan. baik mereka bekerja secara individu maupun secara kelompok. 17. Menurut Gwynn (1961). kerja kelompok. kepanitiaan-kepanitiaan. c. e. m. c. Guru-guru yang diduga. i. pertemuan guru. kuliah/studi. darmawisata. g. b. organisasi profesional. membaca terpimpin. Mencatat aktivitas murid-murid dalam suatu catatan. d. lokakarya atau konferensi kelompok Supervisi Akademik Kepala Sekolah 29 . Menganalisa tes-tes terhadap unit kerja. diskusi panel. h. b. perpustakaan. j. f. laboratorium dan kurikulum.

sikap guru. yaitu kebutuhan guru. selain harus mengetahui aspek atau bidang keterampilan yang akan dibina. Sehubungan dengan kepribadian guru. Lucio dan McNeil (1979) menyarankan agar kepala sekolah mempertimbangkan enam faktor kepribadian guru. minat guru. Untuk menetapkan teknik-teknik supervisi akademik yang tepat tidaklah mudah. dan sifatsifat somatic guru. juga harus mengetahui karakteristik setiap teknik di atas dan sifat atau kepribadian guru sehingga teknik yang digunakan betul-betul sesuai dengan guru yang sedang dibina melalui supervisi akademik. temperamen guru. Hal ini dibuktikan antara lain banyaknya siswa yang tidak lulus ujian nasional dan ujian sekolah. Mutu proses pembelajaran tidak terlepas Supervisi Akademik Kepala Sekolah 30 . Latihan/Tugas Kasus Ada keluhan dari orang tua dan masyarakat bahwa hasil belajar lulusan sekolah sangat rendah. Oleh sebab itu.Tidak satupun di antara teknik-teknik supervisi individual atau kelompok di atas yang cocok atau bisa diterapkan untuk semua pembinaan guru di sekolah. Seorang kepala sekolah. bakat guru. Contoh Jika kepala sekolah ingin mengadakan supervisi akademik. maka pastikan dulu apakah supevisi itu untuk individual atau kelompok. D. Kemudian pilihlah teknik supervisi yang tepat menurut pengalaman kepala sekolah dengan banyak bertanya kepada pengawas sekolah selaku pembina atau teman sejawat. Mutu hasil belajar tidak terlepas dari mutu proses pembelajarannya. C. seorang kepala sekolah harus mampu menetapkan teknik-teknik mana yang sekiranya mampu membina keterampilan pembelajaran seorang guru.

Refleksi. Kelompok Diskusikan kasus di atas dalam kelompok yang terdiri atas 5 sampai 10 orang. Untuk menanggapi keluhan tersebut.dari mutu gurunya. Selanjutnya. Mohon untuk mengisi lembar refleksi di bawah ini berdasarkan materi yang Bapak/Ibu sudah pelajari. Petunjuk Jawaban Latihan (kata kunci) Pilih teknik supervisi yang tepat menurut Bapak/Ibu dan berikan alasannya. Nama: _____________________ Tanggal: _______________ Supervisi Akademik Kepala Sekolah 31 . teknik supervisi kelompok adalah satu cara melaksanakan program supervisi yang ditujukan pada dua orang atau lebih. E. Ringkasan Teknik supervisi ada dua macam. kepala sekolah bermaksud melaksanakan supervisi akademik. yaitu: teknik supervisi individual adalah pelaksanaan supervisi perseorangan terhadap guru. Tugas: Individu Pecahkan kasus di atas dengan menggunakan teknik supervisi dan meningkatkan peran kepala sekolah sebagai supervisor. F. Hasilnya diskusikan disajikan untuk dikomentari kelompok lain dan fasilitator.

• Apa saja yang telah saya lakukan berkaitan dengan materi kegiatan belajar ini? • Bagaimana pikiran/perasaan saya tentang materi kegiatan belajar ini? • Apa saja yang telah saya lakukan yang ada hubungannya dengan materi kegiatan ini tetapi belum ditulis di materi ini? • Materi apa yang ingin saya tambahkan? • Bagaimana kelebihan dan kekurangan materi materi kegiatan ini? • Manfaat apa saja yang saya dapatkan dari materi kegiatan ini? • Berapa persen kira-kira materi kegiatan ini dapat saya kuasai? • Apa yang akan saya lakukan? Supervisi Akademik Kepala Sekolah 32 .

akan menjadi contoh bagi guru dan siswa dalam rangka mengubah pola pikir untuk berkreasi. Untuk menambah pengetahuan. berinovasi. Setelah mempelajari kegiatan belajar 4. jika ada kemauan yang kuat. Selamat belajar! Bapak/Ibu dimohon untuk mempelajari A. KEGIATAN BELAJAR 4 KONSEP SUPERVISI KLINIS Selamat membaca dan mempelajari kegiatan belajar 4 tentang konsep supervisi klinis. di mana ada kemauan di situ ada jalan? Konsep supervisi klinis yang sudah Bapak/Ibu praktikkan dengan sukses melalui rencana tindak lanjut. berpikir kritis. memecahkan masalah. Pengantar Ide untuk memberlakukan supervisi klinis bagi guru muncul ketika guru tidak harus disupervisi atas keinginan kepala sekolah sebagai supervisor Supervisi Akademik Kepala Sekolah 33 . Bapak/Ibu diharapkan memiliki konsep supervisi klinis untuk menggerakkan guru dan siswa berkreasi. berinovasi. Bapak/Ibu akan mudah mempelajari dan mempraktikkan materi kegiatan belajar 4. berpikir kritis. dan bernaluri kewirausahaan. dan bernaluri kewirausahaan. selamat melakukan rencana tindak lanjut. kegiatan belajar berikutnya. memecahkan masalah. Selanjutnya.Selamat karena Bapak/Ibu telah selesai mempelajari kegiatan belajar ini. Bukankah. Kepala sekolah/madrasah hanya akan berusaha kuat untuk memahami konsep ini jika ada komitmen yang kuat untuk berubah dan menggerakkan guru dan siswa serta mengetahui bahwa ia akan mendapatkan pengakuan atau penghargaan sewajarnya.

b. repleksi kolaborasi. c. 3) mengatur waktu observasi dan pertemuan berikutnya. 2. B. Langkah-langkah perencanaan pertemuan meliputi: 1) memutuskan fokus observasi (pendekatan umum. Menurut Sergiovanni (1987) ada dua tujuan supervisi klinis: pengembangan profesional dan motivasi kerja guru. informasi langsung. Kepala sekolah sebagai supervisor akademik seyogyanya memiliki pengetahuan dan menguasai penerapan supervisi klinis. d) menganalisis data hasil verifikasi dan Supervisi Akademik Kepala Sekolah 34 . perencanaan pertemuan. Langkah-langkah observasi: a) memilih alat observasi. Pelaksanaan supervisi klinis Menurut Sullivan & Glanz (2005). Uraian 1. c) memverifikasi hasil observasi dengan guru pada pertemuan berikutnya. b) melaksanakan observasi. ada empat langkah yaitu: a. 2005). dan d. 2) menetapkan metode dan formulir observasi. Supervisi klinis Supervisi klinis adalah pembinaan kinerja guru dalam mengelola proses pembelajaran (Sullivan & Glanz.tetapi atas kesadaran guru untuk datang ke supervisor untuk minta bantuan mengatasi masalahnya. observasi. kolaboratif. atau langsung diri sendiri). pertemuan berikutnya.

Perbedaan Pokok Supervisi Tradisional dengan Supervisi Klinis Ditinjau dari Pendekatannya No 1 Supervisi Tradisional (Preskriptif) Supervisor bertindak sebagai inspektur yang harus mengamankan peraturan yang berlaku. 4 5 Supervisi Akademik Kepala Sekolah 35 . dan e) memilih pendekatan interpersonal setelah pertemuan berikutnya. Supervisor dan guru yang disupervisi mempunyai derajat keahlian yang sama. (3) apa saran-saran anda. Supervisi bertujuan untuk membantu mengembangkan profesionalitas guru melalui kegiatan-kegiatan reflektif. 3. Supervisor menganggap dirinya sebagai seorang ahli dan memiliki rasa super jika dibanding dengan guru yang disupervisi. Supervisor lebih berkuasa dari guru yang disupervisi dalam kegiatan diskusi sebelum dan sesudah observasi Supervisi bertujuan untuk menjamin agar metode yang ditetapkan diterapkan secara benar Supervisi Klinis (Kolaboratif) Supervisor bertindak sebagai mitra atau rekan kerja guru. 2 3 Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan inkuiri (mencoba menemukan dan memahami apa yang dilakukan guru) Diskusi dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari pengamatan proses pembelajaran yang dilaksanakan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan preskriptif (membandingkan apa yang diobservasi dengan apa yang dijadikan model). Langkah-langkah refleksi kolaborasi: (1) menemukan nilai-nilai apa? (2) mana yang kurang bernilai.menginterpretasi. Langkah-langkah pertemuan berikunya adalah menentukan fokus dan waktu. Diskusi bersifat terbuka dan objektif.

Terdapat perbedaan antara supervisi non-klinis dengan supervisi klinis sebagai berikut (La Sulo. Contoh Supervisi klinis dapat dianalogikan dengan istilah klinis dalam dunia kesehatan yang menunjuk pada suatu tempat untuk berobat. Seorang pasien datang ke klinis bukan karena diundang dokter melainkan karena ia membutuhkan pengobatan agar sembuh dari penyakitnya. dikaji bersama menjadi kontrak Terbatas sesuai kontrak Bimbingan yang analitis dan deskriptif Banyak bertanya untuk analisis diri Dengan analisis dan interprestasi bersama berdasarkan data observasi sesuai kontrak. dokter mengadakan diagnosis dan resep untuk mengobati penyakit Supervisi Akademik Kepala Sekolah 36 . 5 6 7 8 Ruang lingkup supervisi Tujuan supervisi Peran supervisor dalam pertemuan Balikan Umum dan luas Cenderung evaluatif Banyak member tahu dan mengarahkan Atas kesimpulan supervisor C. 1988:9). Selanjutnya. No 1 2 3 4 Aspek Prakarsa dan tanggung jawab Hubungan supervisor dengan guru Sifat supervisi Sasaran supervisi Supervisi non klinis Terutama oleh supervisor Realisasi atasan dengan bawahan Cenderung direktif atau otokratif Samar-samar atau sesuai keinginan supervisor Supervisi klinis Diutamakan oleh guru Realisasi kolegial yang sederajat dan interaktif Bantuan yang demokratis Diajukan oleh guru sesuai dengan kebutuhannya.4.

guru datang sendiri menemui kepala sekolah untuk meminta bantuan memecahkan permasalahan yang sedang dihadapinya. Mereka takut saya menganggap mereka tidak punya prakarsa. guru enggan atau malu meminta bantuan saya memecahkan masalahnya karena takut dianggap tidak mampu mengatasi masalahnya sendiri. sebagian guru pernah menerima pengarahan saya pada suatu rapat bahwa datang ke bos jangan bawa masalah tapi bawalah alternatif pemecahan masalah. tidak kreatif. Keengganan ini menurut guru. Selain itu. Menurut saya. Ada dugaan. Pecahkanlah kasus dengan teori supervisi klinis dan/atau pengalaman Anda. D. tampaknya supervisi klinis belum berjalan sama sekali di sekolah yang saya pimpin. dan inovatif memecahkan masalahnya sendiri. Dan beberapa guru juga pernah membaca buku How to manage your boss dengan pernyataan yang sama seperti pengarahan saya. Latihan/Tugas Kasus Selama saya mejadi kepala sekolah. diskusikan di dalam diskusi kelompok Petunjuk Jawaban latihan (Kata Kunci) Supervisi Akademik Kepala Sekolah 37 . Guru takut nilai prakarsanya rendah karena pernah minta bantuan kepada saya. Tugas: 1.pasiennya. Dalam dunia sekolah. mungkin berdampak pada penilaian DP3 butir prakarsa. belum pernah sekalipun ada guru yang datang kepada saya untuk meminta bantuan saya untuk memecahkan masalah pembelajaran yang muncul di kelasnya. Hasilnya. Buatlah rangkuman materi kegiatan 4 di atas! 2.

E.Melaksanakan langkah-langkah supervisi klinis. Ringkasan Supervisi klinis bagi guru muncul ketika guru tidak harus disupervisi atas keinginan kepala sekolah sebagai supervisor tetapi atas kesadaran guru untuk datang ke supervisor untuk minta bantuan mengatasi masalahnya. F. Nama: _____________________ Tanggal: _______________ • Apa saja yang telah saya lakukan berkaitan dengan materi kegiatan belajar ini? • Bagaimana pikiran/perasaan saya tentang materi kegiatan belajar ini? • Apa saja yang telah saya lakukan yang ada hubungannya dengan materi kegiatan ini tetapi belum ditulis di materi ini? Supervisi Akademik Kepala Sekolah 38 . Kepala sekolah sebagai supervisor akademik seyogyanya memiliki pengetahuan dan menguasai penerapan supervisi klinis. Refleksi Mohon untuk mengisi lembar refleksi di bawah ini berdasarkan materi yang Bapak/Ibu sudah pelajari.

• Materi apa yang ingin saya tambahkan? • Bagaimana kelebihan dan kekurangan materi materi kegiatan ini? • Manfaat apa saja yang saya dapatkan dari materi kegiatan ini? • Berapa persen kira-kira materi kegiatan ini dapat saya kuasai? • Apa yang akan saya lakukan? Supervisi Akademik Kepala Sekolah 39 .

Untuk menambah pengetahuan. Bapak/Ibu dimohon untuk mempelajari Supervisi Akademik Kepala Sekolah 40 .Selamat karena Bapak/Ibu telah selesai mempelajari kegiatan belajar ini. kegiatan belajar berikutnya. selamat melakukan rencana tindak lanjut. Selanjutnya.

Dampak nyata ini diharapkan dapat dirasakan masyarakat maupun stakeholders. memecahkan bernaluri kewirausahaan. Bapak/Ibu akan mudah mempelajari dan mempraktikkan materi kegiatan belajar 5. Tindak lanjut tersebut berupa: penguatan dan penghargaan diberikan kepada guru yang telah memenuhi standar. memecahkan masalah.KEGIATAN BELAJAR 5 KONSEP TINDAK LANJUT HASIL SUPERVISI AKADEMIK TERHADAP GURU Selamat membaca dan mempelajari kegiatan belajar 5 tentang konsep tindak lanjut hasil supervisi akademik terhadap guru. jika ada kemauan yang kuat. Setelah mempelajari kegiatan belajar 5. dan berkreasi. Pengantar Hasil supervisi perlu ditindaklanjuti agar memberikan dampak yang nyata untuk meningkatkan profesionalisme guru. dan bernaluri kewirausahaan. berpikir kritis. teguran yang bersifat mendidik diberikan kepada Supervisi Akademik Kepala Sekolah 41 . berpikir kritis. Bapak/Ibu diharapkan memiliki konsep konsep tindak lanjut hasil supervisi akademik terhadap guru untuk menggerakkan guru dan siswa masalah. Kepala sekolah/madrasah hanya akan berusaha kuat untuk memahami konsep ini jika ada komitmen yang kuat untuk berubah dan menggerakkan guru dan siswa serta mengetahui bahwa ia akan mendapatkan pengakuan atau penghargaan sewajarnya. berinovasi. di mana ada kemauan di situ ada jalan? Konsep konsep tindak lanjut hasil supervisi akademik terhadap guru yang sudah Bapak/Ibu praktikkan dengan sukses melalui rencana tindak lanjut. Selamat belajar! A. Bukankah. akan menjadi contoh bagi guru dan siswa dalam rangka mengubah pola pikir untuk berkreasi. berinovasi.

b. yang perlu perbaikan dengan segera dari hasil analisis supervisi. B. Beberapa cara yang dapat dilakukan kepala sekolah/madrasah dalam membina guru untuk meningkatkan proses pembelajaran dalam: 1. 1. Menggunakan secara efektif petunjuk bagi guru dan bahan pembantu guru lainnya Menggunakan buku teks secara efektif Menggunakan praktek pembelajaran yang efektif yang dapat mereka pelajari selama pelatihan profesional/inservice training Mengembangkan teknik pembelajaran yang telah mereka miliki Menggunakan metodologi yang luwes (fleksibel) Merespon kebutuhan dan kemampuan individual siswa Supervisi Akademik Kepala Sekolah 42 . Pembinaan tidak langsung Pembinaan ini dilakukan terhadap hal-hal yang sifatnya umum yang perlu perbaikan dan perhatian setelah memperoleh hasil analisis supervisi. Pembinaan Kegiatan pembinaan dapat berupa pembinaan langsung dan tidak langsung. 5. 2. 3. 6.guru yang belum memenuhi standar dan guru diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan/penataran Iebih lanjut. 4. Pembinaan langsung Pembinaan ini dilakukan terhadap hal-hal yang sifatnya khusus. a. Uraian Tindak lanjut dari hasil analisis merupakan pemanfaatan hasil supervisi. Dalam materi pelatihan tentang tindak lanjut hasil supervisi akan dibahas mengenai pembinaan dan pemantapan instrumen.

7. 9. Menggunakan lingkungan sekitar sebagai alat bantu pembelajaran Mengelompokan siswa secara lebih efektif Mengevaluasi siswa dengan lebih akurat/teliti/seksama 10. dikelompokkan menjadi: a. Berkooperasi dengan guru lain agar lebih berhasil 11. Mengikutsertakan masyarakat dalam mengelola kelas 12. 8. Menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif 2. Pemantapan Instrumen Supervisi Kegiatan untuk memantapkan instrumen supervisi dapat dilakukan dengan cara diskusi kelompok oleh para supervisor tentang instrumen supervisi akademik maupun instrumen supervisi non akademik. menyelesaikan masalah dan pengambilan keputusan 15. Memperkenalkan teknik pembelajaran modern untuk inovasi dan kreatifitas layanan pembelajaran 14. Membantu membuktikan siswa dalam meningkatkan ketrampilan berpikir kritis. Dalam memantapkan instrumen supervisi. Meraih moral dan motivasi mereka sendiri 13. Persiapan guru untuk mengajar terdiri dari: 1) Silabus 2) RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) 3) Program Tahunan 4) Program Semesteran 5) Pelaksanaan proses pembelajaran 6) Penilaian hasil pembelajaran 7) Pengawasan proses pembelajaran b. Instrumen supervisi kegiatan belajar mengajar 1) Lembar pengamatan Supervisi Akademik Kepala Sekolah 43 .

Dari umpan balik itu pula dapat tercipta suasana komunikasi yang tidak menimbulkan ketegangan. 2.2) Suplemen observasi (ketrampilan mengajar. 1. Cara-cara melaksanakan tindak lanjut hasil supervisi akademik sebagai berikut. Dengan demikian. maka sebaiknya dilakukan penilaian ulang terhadap pengetahuan. Komponen dan kelengkapan instrumen. karakteristik mata pelajaran. menonjolkan otoritas yang mereka miliki. keterampilan dan sikap guru yang menjadi tujuan pembinaan. dan sebagainya) c. Apabila ternyata tujuan supervisi akademik dan standar-standar pembelajaran belum tercapai. Umpan balik akan member prtolongan bagi supervisor dalam melaksanakan tindak lanjut supervisi. Penggandaan instrumen dan informasi kepada guru bidang studi binaan atau kepada karyawan untuk instrumen non akademik. dalam tindak lanjut supervisi dapat disimpulkan sebagai berikut: a. Dalam pelaksanaannya kegiatan tindak lanjut supervisi akademik sasaran utamanya adalah kegiatan belajar mengajar. d. dan dapat dimanfaatkan untuk dapat perkembangan keterampilan mengajar guru atau meningkatkan profesionalisme muncul. b. d. memberi kesempatan untuk mendorong guru memperbaiki penampilan. Hasil analisis. karyawan. Mengkaji rangkuman hasil penilaian. setidak-tidaknya mengurangi kendala-kendala yang muncul atau yang mungkin akan Supervisi Akademik Kepala Sekolah 44 . serta kinerjanya. c. pendekatan klinis. catatan guru supervisor. baik instrumen supervisi akademik maupun isntrumen supervisi non akademik.

Selanjutnya. yaitu: a. Evaluasi menggunakan format dalam (lampiran) yang mengacu perencanaan program supervisi akademik. D. analisis kebutuhan. Mengimplementasikan rencana aksi tersebut pada masa berikutnya. menilai.3. hasil evaluasi hanyalah perbuatan yang sia-sia saja. 6. realisasi dibandingkan dengan target atau indikator untuk mengetahui tingkat ketercapaiannya. dilanjutkan dengan evaluasi proses pembelajaran. d. Contoh Seorang kepala sekolah telah selesai mensupervisi guru A mapel IPA. dan e. c. Hasil rekapitulasi skor menunjukkan 86 yang dikategorikan Baik dengan beberapa catatan. 5. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 45 . b. revisi C. Ada lima langkah pembinaan kemampuan guru melalui supervisi akademik. Membuat rencana aksi supervisi akademik berikutnya. Hal ini terjadi karena tidak ada ganjaran dan sanksi jika tindak lanjut telah dilakukan. Latihan/Tugas Kasus 1 Banyak hasil-hasil evaluasi pelaksanaan program supervisi akademik tidak ada tindak lanjutnya. Akibatnya. mengembangkan strategi dan media. Apabila ternyata memang tujuannya belum tercapai maka mulailah merancang kembali program supervisi akademik guru untuk masa berikutnya. menciptakan hubungan-hubungan yang harmonis. Caranya dengan menambah satu kolom lagi untuk kolom realisasi. 4.

Ibu Ani baru saja menerima 6 guru baru. Buatlah ringkasan materi kegiatan belajar 5 di atas! 2.Tugas 1: Individu Pecahkan kasus di atas menurut pengalaman Anda! Kelompok Diskusikan kasus di atas dalam kelompok yang terdiri atas 5 sampai 10 orang! Hasil diskusi disajikan untuk dikomentari kelompok lain dan fasilitator. Kedua kelompok guru ini telah diuji sebagai calon guru. Ringkasan strategi untuk mensupervisi guru-guru baru Supervisi Akademik Kepala Sekolah 46 . Pertimbangan apa yang harus Ibu Ani gunakan dalam memilih tersebut? Tugas: Individu 1. Kasus 2 Sebagai kepala sekolah di sekolah A. Berikan solusi atas kasus di atas menurut teori tindak lanjut dan atau pengalaman Anda! Kelompok Diskusikan kasus di atas dalam kelompok yang terdiri atas 5 sampai 10 orang! Hasil diskusi disajikan untuk dikomentari kelompok lain dan fasilitator. E. Empat dari guru tersebut baru lulus sarjana pendidikan dengan kompetensi yang memadahi dan dua orang lainnya adalah sarjana pendidikan yang kompetensinya kurangmemadahi.

Dampak nyata ini diharapkan dapat dirasakan masyarakat maupun stakeholders.Hasil supervisi harus ditindaklanjuti agar memberikan dampak yang nyata untuk meningkatkan profesionalisme guru. Nama: _____________________ Tanggal: _______________ • Apa saja yang telah saya lakukan berkaitan dengan materi kegiatan belajar ini? • Bagaimana pikiran/perasaan saya tentang materi kegiatan belajar ini? • Apa saja yang telah saya lakukan yang ada hubungannya dengan materi kegiatan ini tetapi belum ditulis di materi ini? • Materi apa yang ingin saya tambahkan? Supervisi Akademik Kepala Sekolah 47 . Refleksi Mohon untuk mengisi lembar refleksi di bawah ini berdasarkan materi yang Bapak/Ibu sudah pelajari. F.

Selamat karena Bapak/Ibu telah selesai mempelajari kegiatan belajar ini. selamat melakukan rencana tindak lanjut. Rencana Aksi Bapak/Ibu dimohon membuat rencana program supervisi akademik secara individual. Untuk menambah Supervisi Akademik Kepala Sekolah 48 . Hasilnya dikumpulkan kepada penyelenggara pelatihan tiga bulan terhitung dari hari penutupan pelatihan.• Bagaimana kelebihan dan kekurangan materi materi kegiatan ini? • Manfaat apa saja yang saya dapatkan dari materi kegiatan ini? • Berapa persen kira-kira materi kegiatan ini dapat saya kuasai? • Apa yang akan saya lakukan? G. Selanjutnya.

Direktorat Tenaga Kependidikan Ditjen PMPTK Depdiknas. Supervision of Teaching. DAFTAR PUSTAKA Dodd. J. Supervision that Improving Teaching Strategies and Techniques. Supervision and Instructional Leadership A Development Approach.pengetahuan. T. Primary School Inspection in New Countries . Glickman. Bacaan yang Disarankan Sullivan. and Ross-Gordon.P. Volume Two. 1961. 1982. The Human Aspects of Project Management Human Resources Skills for the Project Manager. Boston: Perason. S. Verma.K. 2005. C. Gwynn.M. 2007. Mead & Company. S. Thousand Oaks. Bapak/Ibu dimohon untuk mempelajari buku yang dianjurkan dan materi pelatihan lainnya. V. & Glanz. W. California: Corwin Press. Kompetensi Supervisi Kepala Sekolah Pendidikan Dasar. Supervision that Improves Teaching Strategies and Techniques. London: Oxford University Press.M. S & Glanz. New York: Dodd. S. Harper Darby. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 49 . Robbins. 1972. Thousand Oaks. 1996.PA: Project Management Institute. Sullivan.A.P. The Truth about Managing People. 2005. California: Corwin Press.2008. J.J. Inc. Gordon.D. Supervisi Akademik dalam peningkatan profesionalisme guru. J. 2006. Theory and Practice of Supervision. Alexandria: Association for Supervision and Curriculum Development. Seventh Edition. New Jersey: Pearson Education. J.. Second Edition. Upper Sadle River.. Sergiovanni.

Bondi. dan J. Second Edition. Supervision: A Guide to Practice .Wiles. Columbus: Charles E. Merrill Publishing Company . 1986. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 50 . J.

5. 9. 3.Lampiran Format 1: Aspek yang diamati Petunjuk Umum Berilah tanda (V) atau nilai pada kolom yang sesuai dengan penilaian anda dan catatlah hal-hal yang penting yang berhubungan dengan aspek yang diamati pada kolom keterangan. Identitas mata pelajaran atau tema pelajaran Standar kompetensi Kompetensi dasar Materi pembelajaran Kegiatan pembelajaran Indikator pencapaian kompetensi Penilaian Alokasi waktu Sumber belajar B. Apakah guru: Menyusun Silabus? 1 2 3 4 5 Keterangan 1. Cukup (51-75) 4. Perencanaan Proses pembelajaran. Tidak ada (0-25) 2. 8. 2. Menyusun RPP? Supervisi Akademik Kepala Sekolah 51 . 1. Baik (76-100) 5. Sangat baik (101-125) Lembar Observasi No Aspek yang diamati A. Kurang baik (26-50) 3. 6. 4. 7.

21.. 12. NIP.. Identitas mata pelajaran Standar kompetensi Kompetensi Dasar Indikator pencapaian kompetensi Tujuan Pembelajaran Materi Ajar Alokasi Waktu Metode Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran a) Pendahuluan b) Inti c) Penutup Penilaian Hasil Belajar Sumber Belajar C. 17. ………………… Kepala Sekolah. 16.. 22. Penilaian Hasil Belajar 24. 11. 13. 15.. 19. 20.10. Pelaksanaan Proses Pembelajaran Persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran Pelaksanaan Pembelajaran E.. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 52 .. Pengawasan Proses Pembelajaran ……………... 18. 14. D. 23.. ……………………………………….

. Pertanyaan Bagaimana pendapat saudara setelah menyajikan pelajaran ini? Apakah proses pembelajaran sudah sesuai dengan yang direncanakan? Dapatkah saudara menceritakan hal-hal yang dirasakan memuaskan dalam proses pembelajaran tadi? Bagaimana perkiraan saudara mengenai ketercapaian tujuan pembelajaran? Apa yang menjadi kesulitan siswa? Apa yang menjadi kesulitasn saudara? Adakah alternatif lain untuk mengatasi kesulitan saudara? Marilah bersama-sama kita identifikasi hal-hal yang telah mantap dan hal-hal yang peerlu peningkatan. ………………. Dengan demikian.. 9..Format 2 Daftar Pertanyaan Setelah Observasi No 1. 6.. 2.. 5.. 4. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 53 . 3.. apa yang akan saudara lakukan untuk pertemuan berikutnya? Kesan umum: Saran: Jawaban ……………. Kepala sekolah ……………………………………. berdasarkan kegiatan yang baru saja saudara lakukan dan pengamatan saya. 7. NIP.... 8.

Supervisi Akademik Kepala Sekolah

54

Format 3. Hasil Observasi
No Komponen yang dianalisis Tahap sebelum observasi Aspek yang disupervisi Hasil penilaian dengan instrumen yang dikembangkan 1 2 3 4 5

1.

2.

Tahap pelaksanaan observasi

3.

Tahap sesudah observasi

Contoh:  Persiapan mengajar yang disiapkan  Konsep yang akan dibahas  Tujuan yang akan dicapai  Langkah-langkah penyajian  Pemanfaatan media  Proses interaksi  Kejelasan konsep  Tingkat keberhasilan  Penggunaan media  Efektivitas interaksi  Kesan-kesan penampilan  Kemampuan mengidentifikasi ketrampilan yang sudah baik  Kemampuan mengidentifikasi ketrampilan yang belum berhasil  Diskusi tentang gagasangagasan alternatif Jumlah Rata-rata

……………........., ……………….. Kepala sekolah

…………………………………. NIP.
Rentang penilaian: 1. Tidak ada (0-40) 2. Kurang baik (41-54) 3. Cukup (55-74) 4. Baik (75-90) Supervisi Akademik Kepala Sekolah

55

5. Sangat baik (91-100)

Supervisi Akademik Kepala Sekolah

56

Supervisi Akademik Kepala Sekolah 57 .

. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 58 ........ Isikan jadwal supervisi kunjungan kelas sesuai dengan kolom yang tersedia Jadwal Supervisi Kunjungan Kelas No. Kepala Sekolah …………………………………… NIP.………………….. Hari/Tg l Nama Mata Kelas Jam Pelaksanaan Guru Pelajaran ke Supervisi Keterangan …………….Format 4..

Supervisi Akademik Kepala Sekolah 59 .

. Kepala Sekolah …………………………………… NIP. ………………... Rentang penilaian: 91-100 = A 75-90 = B 55-74 = C <55 =K Supervisi Akademik Kepala Sekolah 60 .... Rekapitulasi hasil supervisi No Nama Administrasi Nilai Penampilan Test Rata-rata Keterangan …………….Format 5.....

Supervisi Akademik Kepala Sekolah 61 .

11.. Nama Guru Sekolah Kelas... 6. : ……………………………. A : Baik Sekali : 76% .25% SARAN PEMBINAAN : ………………………………………………… ………………………………………………… ………………………………………… ………………….. : ……………………………. 3. 10. : ……………………………. Jumlah NILAI IDEAL = 44 Nilai PERSENTASI = …………………….. 5.Format 6. 2.75% : 26% . : ……………………………. : ……………………………. 4. 3. 7. 6. 5. URAIAN KEGIATAN Menentukan identitas mata pelajaran Menentukan standar kompetensi Menentukan kompetensi dasar Menentukan indicator pencapaian kompetensi Menentukan tujuan pembelajaran Menentukan materi ajar Menentukan alokasi waktu Menentukan metode pembelajaran Menentukan kegiatan pembelajaran Menentukan penilaian hasil belajar Menentukan sumber belajar Jumlah NILAI RIIL = ………………………. 9.. 8. INSTRUMEN PERENCANAAN KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. 4.55% : 0% . 7. KRITERIA NILAI 1 2 3 4 No 1.Guru Mata Pelajaran …………………… NIP Supervisi Akademik Kepala Sekolah 62 . …………………. : …………………………….. Semester Identitas Mata pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Hari tanggal : ……………………………. 2..100% B : Baik C : Cukup D : Kurang : 56% .. % KLASIFIKASI …………………….

Supervisi Akademik Kepala Sekolah 63 .Format 7. 10. 7.. Jumlah NILAI IDEAL = 56 Nilai PERSENTASI = ……………………. Standar Kompetensi 6. 6. INSTRUMEN SUPERVISI KUNJUNGAN KELAS 1. : ……………………………. Identitas Mata pelajaran 5.. Kelas.. : ……………………………. Sekolah 3. : ……………………………. : ……………………………. 8. 3. :……………………………. Semester 4.. 5. 2. : ……………………………. 11. Hari tanggal No 1. 4.. : ……………………………... Kompetensi Dasar 7. 13.. 9. 12. % KLASIFIKASI ………………. URAIAN KEGIATAN KRITERIA NILAI 1 2 3 4 Menjelaskan tujuan dan kompetensi dasar Menyampaikan cakupan materi dan uraian kegiatan sesuai dengan silabus Menjelaskan isi kegiatan kepada siswa/langkah kegiatan Menggunakan ekspresi dalam berkomunikasi dengan siswa Menggunakan respon siswa dalam menyelenggarakan kegiatan Menggunakan media dan alat pembelajaran yang sesuai dengan tujuan Menyelenggarakan kegiatan dengan urutan yang logis Menggunakan berbagai metode dalam menjelaskan isi kegiatan Membimbing siswa dalam mengikuti kegiatan secara individual maupun kelompok Memberikan banyak kesempatan kepada siswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan Memberikan penguatan kepada siswa Melaksanakan penilaian selama kegiatan berlangsung Menutup kegiatan dengan tepat Memberikan tugas/PR Jumlah NILAI RIIL = ………………………. 14. Nama Guru 2.

……………………………………………… ……………. …………………… NIP Guru Mata Pelajaran …………………… NIP Supervisi Akademik Kepala Sekolah 64 .…….25% SARAN PEMBINAAN : ………………………………………….75% : 26% .………………… Kepala Sekolah/madrasah. Mengajar supaya membawa alat peraga ……………………………………….55% : 0% ...100% B : Baik C : Cukup D : Kurang : 56% ...A : Baik Sekali : 76% .

Berpartisipasi aktif 2.………………… Supervisi Akademik Kepala Sekolah 65 .…………… Kepala Sekolah/Madrasah. Memusatkan perhatian pada materi pembelajaran KRITERIA SKOR PENILAIAN Nilai Sebutan 1 Tidak Aktif 2 Kurang Aktif 3 Aktif 4 Sangat Aktif KRITERIAN KEAKTIFAN PESERTA Kuantitatif Kualitatif 85 – 100 Sangat Aktif (SA) 69 – 84 Aktif (A) 53 – 68 Cukup Aktif (CA) 37 – 52 Kurang Aktif (KA) ……………. .Format 8 Contoh : Lembar Observasi Siswa INSTRUMEN OBSERVASI SISWA PADA PROSES PEMBELAJARAN NO NAMA KEGIATAN 1 2 3 4 SKOR NILAI KET JUMLAH KETERANGAN 1.. Disiplin dalan mengikuti pembelajaran 4. Tanggung jawab 3..

Supervisi Akademik Kepala Sekolah 66 .

Manajemen kelas 8. % KLASIFIKASI …………………….25% Saran Pembina ……………………………………………… ……………………………………………… Supervisi Akademik Kepala Sekolah 67 .100% B : Baik C : Cukup D : Kurang : 56% . Strategi 5. Kriteria Penilaian 2 3 4 No URAIAN KEGIATAN 1 1. Penguasaan materi 4. Relevansi materi dengan tujuan pembelajaran 3.. : …………………………….55% : 0% .. : …………………………….Format 9 Contoh: Lembar Observasi Guru INSTRUMEN KUNJUNGAN KELAS PADA PROSES PEMBELAJARAN Nama Guru Kelas Identitas Mata Pelajaran Waktu Semester Hari tanggal : …………………………….. Gaya dan sikap perilaku Jumlah NILAI RIIL = ………………………. : ……………………………. : ……………………………. Penggunaan bahasa 11. A : Baik Sekali : 76% .75% : 26% . Media 7. Metode 6.. Nada dan suara 10.. Pemberian motivasi kepada siswa 9. Persiapan dan apresepsi 2... : ……………………………. Jumlah NILAI IDEAL = 44 Nilai PERSENTASI = …………………….

.. Instrumen supervisi akademik dengan teknik individual: Sekolah Kelas Nama guru : : : Supervisi Akademik Kepala Sekolah 68 .Mengetahui Kepala Sekolah …………………… …………….……………… Kepala Sekolah/Madrasah …………………… Format 10.

. 6. ……….. ……. Pendahuluan 1... ………….. 3. 8. Inti 1... ………. …………. 5. C.………………. 3. 2. 4. Supervisor (…………………………. 7.Mata pelajaran SK/KD Waktu No I : : : Komponen Rentang Skor Skor perolehan Catatan khusus II Perencanaan pembelajaran 1... ……….) Supervisi Akademik Kepala Sekolah 69 . Penutup 1. Pelaksanaan pembelajaran: A. ……… Rerata Skor Keterangan: 0 -60 = Kurang 61-70 = cukup 71-80 = Baik 81-100 = amat baik …….. ………… B. ………… 4. 3. 2.. ………. ………….. ………. ………. ………. 2. ……….. ………. 2. ……….

Supervisi Akademik Kepala Sekolah 70 .

serta tidak lanjut berupa konfirmasi dengan guru. nomor. mapel. skor angka. nama guru. Lampiran a. Waktu pelaksanaan supervisor (kepsek & guru senior) 6.Format 11. 4. nama supervisor) b. maple. Tujuan supervisi 3. jam. pedoman wawancara c. dan Dasar hukum) 2. nama guru. Pendahuluan (Diskripsi umum. Supervisi Akademik Kepala Sekolah 71 . Teknik supervisi: Individual atau kelompok. hari tanggal. Form rekapitulasi hasil berisi nomor. Sasaran obyek kegiatan dan subyek 5. No Nama Guru Mapel Kelas Hasil skor Kualita Kuanti Catatan Khusus 1. kelas sasaran. Dokumen Perencanaan program supervisi akademik 1. Tindak lanjut Meeting (sumbang saran. Instrumen supervisi: lembar observasi. pembinaan. Jadwal (aloksi waktu. konversi kedalam kualivikasi dan meeting. dll) Realisasi Tindak lanjut Supervisi lanjutan dengan kompetensi dasar selanjutnya.

………………… Kepala Seolah.…………. (……………………………) Supervisi Akademik Kepala Sekolah 72 .

Supervisi Akademik Kepala Sekolah 73 .

....……………………. :…………………………………………………………..... MERENCANAKAN PENGELOLAAN KELAS 1 2 Penataan ruang kelas Pengorganisasian siswa aktif ddalam pembelajaran Skala Nilai 1 2 3 1 2 3 Rata-rata: 4 4 Supervisi Akademik Kepala Sekolah 74 .... Semakin baik yang ditampilkan semakin tinggi nilainya (1-4).......... Petunjuk 1......... 2. A..LEMBAR PENILAIAN RENCANA PEMBELAJARAN (PBM 01) Nama Sekolah Guru Kelas Mata Pelajaran Tema/Topik Pembelajaran Waktu Hari/Tanggal :…………………. :………………………………... Berilah penilaian rencana pemebelajaran yang dibuat guru sesuai aspek-aspek yang ada......... :…………. :…………………....…………………………………….. MERENCANAKAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN 1 2 3 4 5 6 Merumuskan kompetensi dasar dan indikator Menentukan metode pembelajaran Menentukan langkah-langkah pembelajaran Menentukan cara-cara memotivasi siswa Menentukan pengalaman belajar siswa Menentukan alokasi waktu 1 1 1 1 1 1 Skala Nilai 2 3 2 3 2 3 2 3 2 3 2 3 4 4 4 4 4 4 Rata-rata: B...... :…………………………………………………………..... MERENCANAKAN PENGORGANISASIAN MATERI PEMBELAJARAN 1 2 Kesesuaian materi pembelajaran dengan kurikulum Mengembangkan materi pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan siswa 1 1 Skala Nilai 2 3 2 3 4 4 Rata-rata: C..........................CAP SEKOLAH :………………………………………………………….......…………………….......

D.38 – 2. MERENCANAKAN PENGGUNAAN SUMBER MEDIA PELAJARAN 1 2 Memilih sumber pembelajaran Menentukan penggunaan alat/media pembelajaran 1 1 Skala Nilai 2 3 2 3 4 4 Rata-rata: E.………… Penilai (Nama Jelas) Keterangan A = 3..00 Sangat Memuaskan B = 2.= 6 Komentar/Saran ……………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ……………….78 – 3..27 Memuaskan C = 2.28 – 4.77 Kurang Memuaskan Supervisi Akademik Kepala Sekolah 75 . MERENCANAKAN PENILAIAN Skala Nilai 1 2 Menentukan bentu-bentuk prosedur dan teknik penilaian Menyusun alat penilaian 1 1 2 2 3 3 4 4 Rata-rata: F. PENAMPILAN FISIK RENCANA PEMBELAJARAN 1 2 Skala Nilai 2 3 2 3 Penggunaan bahasa tulis Kerapian dan kebersihan 1 1 4 4 Rata-rata: Jumlah Nilai Rata-rata Nilai Akhir = ------------------------------.

... alat.. :…………………………………………….…........CAP SEKOLAH :…………………………………………......... MENGELOLA KEGIATAN PEMBELAJARAN INTI 1 2 3 4 5 6 7 8 Penguasaan materi pembelajaran Memberi contoh/ilustrasi/analogi Menggunakan sumber. :…………...LEMBAR PENILAIAN RENCANA PEMBELAJARAN (PBM 02) Nama Sekolah Guru Kelas Mata Pelajaran Tema/Topik Pembelajaran Waktu Hari/Tanggal :…………………....... :……………………………………………................... MEMBUKA KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 2 3 Skala Nilai 1 2 3 1 2 3 1 2 3 Menyampaiakan materi pengait/persepsi Memotivasi siswa untuk memulai pembelajaran Menyampaikan kompetensi yang harus dicapai siswa 4 4 4 Rata-rata: B...... Berilah penilaian rencana pemebelajaran yang dibuat guru sesuai aspekaspek yang ada... Semakin baik yang ditampilkan semakin tinggi nilainya (1-4)...........…. :…………………………………………….…........ Petunjuk 1... A..……………. :……………………………………………........ media pembelajaran Mengarahkan siswa untuk aktif berpartisipasi Memberi penguatan Melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan urutan yang logis/teratur 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 Merespon secara positif keingintahuan siswa Menunjukkan antusiasme/gairah mengajar Rata-rata: Supervisi Akademik Kepala Sekolah 76 . 2...

C. MENGORGANISASI WAKTU, SISWA, SUMBER DAN ALAT/MEDIA PEMBELAJARAN
1 2 3

Mengatur penggunaan waktu Melaksanakan pengorganisasian siswa Menyiapkan sumber dan alat bantu/media pembelajaran

1 1 1

2 2 2

3 3 3

4 4 4

Rata-rata: D. MELAKSANAKAN PENILAIAN
1 2

Melaksanakan penilaian proses Melaksanakan penilaian hasil/akhir

1 1

2 2

3 3

4 4

Rata-rata: E. MENUTUP KEGIATAN PEMBELAJARAN
1 2

Merangkum materi Memberi tindak lanjut

1 1

2 2

3 3

4 4

Rata-rata: F. PENAMPILAN GURU
1 2

Kesan umum Penampilan dan sikap guru dalam pembelajaran

1 1

2 2

3 3

4 4

Rata-rata:

Jumlah Nilai Rata-rata Nilai Akhir = ------------------------------- = 6

Supervisi Akademik Kepala Sekolah

77

Komentar/Saran ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………… ………………..,…………2010 Penilai

Keterangan A = 3.28 – 4.00 Sangat Memuaskan B = 2.78 – 3.27 Memuaskan C = 2.38 – 2.77 Kurang Memuaskan

(Nama Jelas)

Supervisi Akademik Kepala Sekolah

78

Supervisi Akademik Kepala Sekolah

79

..... :…………………….……………….......…………….. A...... :…………………………….. Berilah penilaian rencana pemebelajaran yang dibuat guru sesuai aspekaspek yang ada...LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN MELAKSANAKAN HUBUNGAN PRIBADI (PBM 03) Nama Sekolah Guru Kelas Mata Pelajaran Tema/Topik Pembelajaran Waktu Hari/Tanggal :…………………. :……………………………………………….... 2..... :…………......... :……………………………………………….... Petunjuk 1.............. MEMBANTU MENGEMBANGKAN PERILAKU POSITIF PADA DIRI MURID 1 2 3 4 5 Membantu murid untuk menyadari kekuatan dan kelemahan diri Membantu murid untuk menumbuhkan kepercayaan pada diri sendiri Membantu siswa untuk dapat mengekspresikan perasaan dan pikiran 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 Menunjukkan simpati Menunjukkan keramahan dan menghargai orang lain Rata-rata: B...………………………...... MENAMPILKAN KEGAIRAHAN DAN KESUNGGUHAN DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 2 3 Menunjukkan kegairahan dalam pembelajaran Memberikan kesan menguasai materi Menunjukkan kemantapan mengajar 1 1 1 2 2 2 3 3 3 4 4 4 Rata-rata: Supervisi Akademik Kepala Sekolah 80 .......CAP SEKOLAH :………………………………………………. Semakin baik yang ditampilkan semakin tinggi nilainya (1-4).....

= 3 Komentar/Saran ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………… ……………….…………2010 Penilai (Nama Jelas) Keterangan A = 3.78 – 3.27 Memuaskan C = 2.00 Sangat Memuaskan B = 2..28 – 4.C. MENGELOLA INTERAKSI DALAM KELAS 1 2 Mengembangkan hubungan antar pribadi yang sehat dan serasi Menciptakan iklim belajar yang kondusif 1 1 2 2 3 3 4 4 Rata-rata: Jumlah Nilai Rata-rata Nilai Akhir = ------------------------------..38 – 2.77 Kurang Memuaskan Supervisi Akademik Kepala Sekolah 81 .

. Skala Nilai 1 2 3 4 5 6 7 Siswa antusias dalam mengikuti pelajaran Siswa menyimak ketika guru memberikan penjelasan Siswa mengajukan pertanyaan pada saat yang tepat Siswa tidak canggung bertanya atau mengajukan pendapat Siswa melakukan aktivitas sesuai dengan pengalaman belajar yang direncanakan Siswa menunjukkan keinginan untuk menguasai materi Siswa berbahasa dengan baik dan benar 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 Rata-rata: Jumlah Nilai Rata-rata Nilai Akhir = ------------------------------. :………………………………………………...= 7 Supervisi Akademik Kepala Sekolah 82 ................... Petunjuk 1......................... 2.. :……………………………………………….. Berilah penilaian rencana pemebelajaran yang dibuat guru sesuai aspekaspek yang ada. Semakin baik yang ditampilkan semakin tinggi nilainya (1-4)...………….LEMBAR PENILAIAN AKTIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN (PBM 04) Nama Sekolah Guru Kelas Mata Pelajaran Tema/Topik Pembelajaran Waktu Hari/Tanggal :…………………....... :…………. :………………………………………………. :………………………………………………....CAP SEKOLAH :………………………………………………......

38 – 2.28 – 4.78 – 3..…………2010 Penilai (Nama Jelas) Keterangan A = 3.77 Kurang Supervisi Akademik Kepala Sekolah 83 .Komentar/Saran ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………… ……………………………………………………… ……………….27 Memuaskan C = 2..00 Sangat Memuaskan B = 2.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->