BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa.

Sebelumnya kerajaan Demak merupakan keadipatian vazal dari kerajaan Majapahit. Kerajaan ini didirikan oleh Raden Patah pada tahun 1500 hingga tahun 1550. Raden patah adalah bangsawan kerajaan Majapahit yang telah mendapatkan pengukuhan dari Prabu Brawijaya yang secara resmi menetap di Demak dan mengganti nama Demak menjadi Bintara. Raden Patah menjabat sebagai adipati kadipaten Bintara, Demak..Atas bantuan daerah-daerah lain yang sudah lebih dahulu menganut islam seperti Jepara, Tuban dan Gresik, ia mendirikan Kerajaan Islam dengan Demak sebagai pusatnya. Raden patah sebagai adipati Islam di Demak memutuskan ikatan dengan Majapahit saat itu, karena kondisi Kerajaan Majapahit yang memang dalam kondisi lemah. Bisa dikatakan munculnya Kerajaan Demak merupakan suatu proses Islamisasi hingga mencapai bentuk kekuasaan politik. Apalagi munculnya Kerajaan Demak juga dipercepat dengan melemahnya pusat Kerajaan Majapahit sendiri, akibat pemberontakan serta perang perebutan kekuasaan di kalangan keluarga raja-raja. Sebagai kerajaan Islam pertama di pulau Jawa, Kerajaan Demak sangat berperan besar dalam proses Islamisasi pada masa itu. Kerajaan Demak berkembang sebagai pusat perdagangan dan sebagai pusat penyebaran agama Islam. Wilayah kekuasaan Demak meliputi Jepara, Tuban, Sedayu Palembang, Jambi dan beberapa daerah di Kalimantan. Di samping itu, Kerajaan Demak juga memiliki pelabuhan-pelabuhan penting seperti Jepara, Tuban, Sedayu, Jaratan dan Gresik yang berkembang menjadi pelabuhan transito (penghubung). Namun sayangnya, Kerajaan Demak tidak berumur panjang dan segera mengalami kemunduran karena terjadi perebutan kekuasaan di antara kerabat kerajaan. Bisa dipastikan bahwa pada tahun 1546, Kerajaan Demak berakhir. Pada tahun 1568, kekuasaan Kesultanan Demak beralih ke Kesultanan Pajang yang didirikan oleh Jaka Tingkir.

Page | 3

Maka penulis hanya akan membahas tentang Kerajaan Demak dalam karya ilmiah yang berjudul “SEJARAH KERAJAAN DEMAK”.2. Page | 4 . maka penulis perlu membatasi obyek penelitian ini. Pembatasan Masalah Untuk menjadikan masalah menjadi jelas dan terarah terhadap sasaran yang ingin dicapai serta mempermudah pembahasan dalam makalah ini.

Sejarah Berdirinya Kerajaan Demak Kesultanan Demak adalah kesultanan Islam pertama di Jawa yang didirikan oleh Raden Patah pada tahun 1478. Pada saat kerajaan Majapahit mengalami masa surut.BAB II PEMBAHASAN 2. Visi besarnya adalah menjadikan Demak sebagai kesultanan maritim yang besar. Pada tahun 1568. Lokasi ibukota Kesultanan Demak. secara praktis wilayahwilayah kekuasaannya mulai memisahkan diri.1. Demak mulai menguasai daerah-daerah Jawa lainnya seperti merebut Sunda Kelapa dari Pajajaran serta menghalau tentara Portugis yang akan Page | 5 . Periode ketika beribukota di sana kadang-kadang dikenal sebagai "Demak Bintara". Kesultanan Demak tidak berumur panjang dan segera mengalami kemunduran karena terjadi perebutan kekuasaan di antara kerabat kerajaan. Pada masa sultan ke-4 ibukota dipindahkan ke Prawata (dibaca "Prawoto"). Wilayah-wilayah yang terbagi menjadi kadipaten-kadipaten tersebut saling serang. dan tercatat menjadi pelopor penyebaran agama Islam di pulau Jawa dan Indonesia pada umumnya. Ki Ageng Pengging mendapat dukungan dari Syekh Siti Jenar. saat ini telah menjadi kota Demak di Jawa Tengah. kehancuran pelabuhan-pelabuhan Nusantara tinggal menunggu waktu. Kesultanan ini sebelumnya merupakan keadipatian (kadipaten) vazal dari kerajaan Majapahit. Sementara Raden Patah mendapat dukungan dari Walisongo. Pada masa itu arus kekuasaan mengerucut pada dua adipati yaitu Raden Patah dan Ki Ageng Pengging. Pada masa kepemimpinannya. Dengan adanya Portugis di Malaka. yang pada masa itu masih dapat dilayari dari laut dan dinamakan Bintara (dibaca "Bintoro" dalam bahasa Jawa). Sultan Trenggana berjasa atas penyebaran Islam di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Demak merasa terancam dengan pendudukan Portugis di Malaka. yang diperkirakan didirikan oleh para Walisongo. Demak di bawah Pati Unus adalah Demak yang berwawasan nusantara. Di bawah Sultan Trenggana. kekuasaan Kesultanan Demak beralih ke Kesultanan Pajang yang didirikan oleh Jaka Tingkir. saling mengklaim sebagai pewaris tahta Majapahit. Salah satu peninggalan bersejarah Kesultanan Demak ialah Mesjid Agung Demak.

dan di sana ia mendirikan Kesultanan Pajang. pemuda asal Pasai (Sumatera). kerajaan Hindu terakhir di ujung timur pulau Jawa (1527. Pangeran Sekar Seda Lepen akhirnya terbunuh. dan kemudian digantikan oleh Sunan Prawoto. Arya Penangsang kemudian menjadi penguasa tahta Demak. yaitu Pangeran Sekar Seda Lepen. Ia ditentang oleh adik Sultan Trenggono.2. 1546). Panglima perang Demak waktu itu adalah Fatahillah. Surabaya dan Pasuruan (1527). Tuban (1527). yang juga menjadi menantu Sultan Trenggana. tetapi pada awal kemunculannya Kerajaan Demak mendapat bantuan dari para bupati daerah pesisir Jawa Tengah dan Jawa Timur yang telah menganut agama Islam. Periode ketika beribukota di sana kadang- Page | 6 . Sultan Trenggana meninggal pada tahun 1546 dalam sebuah pertempuran menaklukkan Pasuruan. Pada tahun 1561 Sunan Prawoto beserta keluarganya "dihabisi" oleh suruhan Arya Penangsang. Joko Tingkir memindahkan pusat pemerintahan ke Pajang. kemudian berkembang hingga mencapai Banten di Peta Kerajaan Demak Barat dan Pasuruan di Timur. dan hal ini menyebabkan banyak adipati memusuhi Arya Penangsang. Wilayah Kerajaan Demak pada awalnya hanya sebuah bawahan Kerajaan Majapahit. saat ini telah menjadi kota Demak di Jawa Tengah. Secara geografis Kerajaan Demak terletak di daerah Jawa Tengah.mendarat di sana (1527). anak angkat Joko Tingkir. yang pada masa itu masih dapat dilayari dari laut dan dinamakan Bintara (dibaca "Bintoro" dalam bahasa Jawa). Madiun (1529). 2. putera Pangeran Sekar Seda Lepen. Suruhan Arya Penangsang juga membunuh Pangeran Hadiri adipati Jepara. Malang (1545). Suksesi ke tangan Sunan Prawoto tidak berlangsung mulus. dan Blambangan. Arya Penangsang akhirnya berhasil dibunuh dalam peperangan oleh Sutawijaya. Lokasi ibukota Kesultanan Demak. Letak Geografis Kerajaan Demak Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam yang pertama di Pulau Jawa.

Masa Keemasan Kerajaan Demak Pada awal abad ke-16. Di antara kedua masa ini yang bertahta adalah iparnya. yang bernama Trenggana bertahta tahun 1521 sampai 1546.3.5. Sementara Demak yang berada di wilayah utara pantai Jawa muncul sebagai kawasan yang mandiri. 2. Masa Awal Kerajaan Demak Menjelang akhir abad ke-15. Gambaran Kehidupan Politik Pemerintahan dari Kerajaan Demak Dalam waktu singkat Demak berhasil menjadi kerajaan besar. Raja Yunus (Pati Unus) dari Jepara. kemudian dari . Adapun faktorfaktor yang mendorong Demak cepat menjadi kerajaan besar antara lain : Page | 7 dari tahun 1505 sampai 1518. 2. mungkin dimaksudkan "Badruddin" atau "Kamaruddin" dan meninggal sekitar tahun 1504. 2. seiring dengan kemuduran Majapahit. sementara Raja Demak (Raden Patah) dianggap sebagai putra Majapahit terakhir. secara praktis beberapa wilayah kekuasaannya mulai memisahkan diri. tidak satu pun kerajaan lain di Jawa yang mampu menandingi usaha kerajaan ini dalam memperluas kekuasaannya dengan menundukan beberapa kawasan pelabuhan dan pedalaman di nusantara. Sementara pada masa Trenggana sekitar tahun 1527 ekspansi militer Kerajaan Demak berhasil menundukan Majapahit. Pada masa sultan ke-4 ibukota dipindahkan ke Prawata.kadang dikenal sebagai "Demak Bintara". Dalam tradisi Jawa digambarkan bahwa Demak merupakan penganti langsung dari Majapahit. Kemungkinan besar puteranya adalah orang yang oleh Tomé Pires dalam Suma Oriental-nya dijuluki "Pate Rodim". saling mengklaim sebagai pewaris tahta Majapahit. Bahkan wilayah-wilayah yang tersebar atas kadipaten-kadipaten saling serang.4. Kerajaan Demak didirikan oleh kemungkinan besar seorang Tionghoa Muslim bernama Cek Ko-po. Putera atau adik Rodim. Kerajaan Demak telah menjadi kerajaan yang kuat di Pulau Jawa.

Raden Patah dan Raden Kusen menolak untuk menuruti kehendak orang tuanya untuk menggantikan ayahnya sebagai adipati di Palembang. Mereka berdua mendarat di Surabaya.( Muljana: 2005). lalu menjadi santri pada Sunan Ngampel. Menurut Babad Tanah Jawi. Menurut kronik Cina dari kuil Sam Po Kong. kemudian dipungut sebagai menantu Sunan Ngampel. setelah itu putri Cina dinikahi Arya Damar. Di ceritakan prabu Brawijaya selain kawin dengan Ni Endang Sasmitapura. Raden Patah adalah putra Prabu Brawijaya raja terakhir. putra Kung-ta-bu-mi (alias Bhre Kertabhumi) atau disebut juga prabu Brawijaya V dari selir Cina. Prabu Brawijaya terpaksa memberikan putri Cina kepada putra sulungnya. Mereka lolos dari keraton menuju Jawa dengan menumpang kapal dagang. dan melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Raden Kusen. anak sulung Nyai Gede Waloka. yaitu Arya Damar bupati Palembang. Raden Kusen diangkat menjadi adipati Terung. sedangkan Raden Patah pindah ke Jawa Tengah. di situ ia membuka hutan Glagahwangi atau hutan Bintara menjadi sebuah pesantren dan Raden Patah menjadi ulama di Bintara Page | 8 . juga kawin dengan putri cina dan putri campa. Letaknya strategis karena di tengah-tengah jalur pelayaran nasional dan dekat dengan muara sungai  Demak merupakan produsen beras terbesar di Pulau Jawa pada saat itu. Karena Ratu Dwarawati sang permaisuri yang berasal dari Campa merasa cemburu. Demikianlah Raden Patah dan Raden Kusen adalah saudara sekandung berlainan bapak. Babad Tanah Jawi menyebutkan. Raja – raja yang memerintah di kerajaan Demak antara lain : A.  Mundurnya Kerajaan Majapahit. dikawinkan dengan cucu perempuan. Raden Kusen kemudian mengabdi pada prabu Brawijaya di Majapahit. nama panggilan waktu Raden Patah masih muda adalah Jin Bun. Raden Patah (1500-1518) Raden Patah adalah pendiri dan sultan pertama dari kerajaan Demak yang memerintah tahun 1500-1518. Raden Patah tetap tinggal di Ngampel Denta. Setelah melahirkan Raden Patah.

Selain itu. Raden Kusen menghadapkan Raden Patah keMajapahit. Demak mencapai puncak kejayaannya. diantaranya adalah perluasan dan pertahanan kerajaan. ia juga membangun istana dan mendirikan masjid (1479) yang sampai sekarang terkenal dengan masjid Agung Demak. serta penerapan musyawarah dan kerja sama antara ulama dan umara (penguasa). Pendirian masjid itu dibantu sepenuhnya oleh walisongo. yang telah menduduki malaka dan ingin mengganggu demak. Perjuangan Raden Patah kemudian dilanjutkan oleh Pati Unus yang menggantikan ayahnya pada tahun 1518. Selain itu. dengan ibu kota bernama Bintara. Raden Patah juga mengadakan perlawan terhada portugis. meski akhirnya gagal. Raden Patah pun diangkat sebagai bupati. Dalam bidang dakwah islam dan pengembangannya. Makin lama Pesantren Glagahwangi semakin maju. sedangkan Glagahwangi diganti nama menjadi Demak. Dalam waktu yang singkat. hingga dapat menggambil alih kekuasaan majapahit. Raden patah mencoba menerapkan hukum islam dalam berbagai aspek kehidupan. Prabu Brawijaya di Majapahit khawatir kalau Raden Patah berniat memberontak. Keberhasilan Raden Patah dalam perluasan dan pertahanan kerajaan dapat dilihat ketika ia menaklukkan Girindra Wardhana yang merebut tahkta Majapahit (1478). Dalam masa pemerintahan Raden Patah. lebih-lebih oleh karena jatuhnya Malaka ke tangan portugis dalam tahun 1511. Ia mengutus pasukan di bawah pimpinan putranya. Demak berhasil dalam berbagai bidang. Raden Kusen yang kala itu sudah diangkat menjadi Adipati Terung diperintah untuk memanggil Raden Patah. Brawijaya merasa terkesan dan akhirnya mau mengakui Raden Patah sebagai putranya. pengembangan islam dan pengamalannya. B. di bawah kepemimpinan Raden Patah.dan mengajarkan agama Islam kepada penduduk sekitarnya. Adipati Unus (1518 . Pati Unus atau Adipati Yunus atau Pangeran Sabrang Lor (1511).1521) Page | 9 .

Pada tahun 1518 Raden Patah wafat kemudian digantikan putranya yaitu Pati Unus. Dari Pernikahan dengan putri Raden Patah. Dikatakan bahwa nenek Pati Unus berasal dari Kalimantan Barat Daya. Pati Unus terkenal sebagai panglima perang yang gagah berani dan pernah memimpin perlawanan terhadap Portugis di Malaka. ayah Pati Unus kemudian kembali ke Jawa dan menjadi penguasa di Jepara. Tahun 1512 giliran Samudra Pasai yang jatuh ke tangan Portugis. Maka tahun 1513 dikirim armada kecil. Adipati Unus resmi diangkat menjadi Adipati wilayah Jepara (tempat kelahiran beliau sendiri). Dipimpin langsung oleh Pati Page | 10 . Maka direncanakanlah pembangunan armada besar sebanyak 375 kapal perang di tanah Gowa. beliau berwasiat supaya mantu beliau Pati Unus diangkat menjadi Sultan Demak berikutnya. Karena keberaniannya itulah ia mendapatkan julukan Pangeran Sabrang lor. Sulawesi yang masyarakatnya sudah terkenal dalam pembuatan kapal. Di tahun 1518 Raden Patah. Maka diangkatlah Pati Unus atau Raden Abdul Qadir bin Yunus. maka Raden Abdul Qadir lebih lebih sering dipanggil sebagai Adipati bin Yunus (atau putra Yunus). ekspedisi Jihad I yang mencoba mendesak masuk benteng Portugis di Malaka gagal dan balik kembali ke tanah Jawa. Tome Pires dalam bukunya Suma Oriental menceritakan asal-usul dan pengalaman Pate Unus. Armada perang Islam siap berangkat dari pelabuhan Demak dengan mendapat pemberkatan dari Para Wali yang dipimpin oleh Sunan Gunung Jati. Setelah dewasa beliau diambil mantu oleh Raden Patah yang telah menjadi Sultan Demak I. Armada perang yang sangat besar untuk ukuran dulu bahkan sekarang. Karena ayahanda beliau (Raden Yunus) lebih dulu dikenal masyarakat. Kegagalan ini karena kurang persiapan menjadi pelajaran berharga untuk membuat persiapan yang lebih baik. Ia merantau ke Malaka dan kawin dengan wanita Melayu. Hal ini membuat tugas Pati Unus sebagai Panglima Armada Islam tanah jawa semakin mendesak untuk segera dilaksanakan. Sultan Demak I bergelar Alam Akbar Al Fattah mangkat. Dari perkawinan itu lahir ayah Pati Unus. Kemudian hari banyak orang memanggil beliau dengan yang lebih mudah Pati Unus.

Pengiriman pasukan Demak ke Jawa Barat bertujuan untuk mengusir bangsa Portugis.1546) Pati Unus tidak memiliki putra. Sejak itulah. Dari sini sejarah keluarga beliau akan berubah. Tahun 1527 Fatahillah beserta para pengikutnya berhasil mengusir Portugis dari Sunda Kelapa. dan belakangan disebut Fatahillah setelah mengusir Portugis dari Sunda Kelapa 1527. Di ambil alih oleh Fadhlullah Khan adalah atas inisiatif Sunan Gunung Jati yang sekaligus menjadi mertua karena putri beliau yang menjadi janda Sabrang Lor dinikahkan dengan Fadhlullah Khan. Demak dan Cirebon segera diambil alih oleh Fadhlullah Khan yang oleh Portugis disebut Falthehan. sejarah kesultanan Demak akan berubah dan sejarah tanah Jawa akan berubah. Pada tahun 1522 Sultan Trenggono mengirim tentaranya ke Sunda kelapa dibawah pimpinan Fatahillah. Ia gugur sebagai Syahid karena kewajiban membela sesama Muslim yang tertindas penjajah (Portugis) yang bernafsu memonopoli perdagangan rempah-rempah. tahta kerajaan diganti oleh adiknya yang bernama Raden Trenggono. dan Cirebon) dipimpin Fatahillah Page | 11 . Ketika wafat. Sunda Kelapa diganti namanya menjadi Jayakarta yang artinya kemenangan yang sempurna ( kini dikenal dengan Jakarta ) Sultan Trenggono bercita-cita menyatukan pulau Jawa di bawah kekuasaan Demak. Sunda Kelapa. Ia dikenal sebagai raja yang bijaksana dan gagah berani. C. Wilayah kekuasaannya sangat luas yaitu meliputi Jawa Timur dan Jawa Barat. Pimpinan Armada Gabungan Kesultanan Banten. Sultan Trenggono (1521 .Unus bergelar Senapati Sarjawala yang telah menjadi Sultan Demak II. Sedangkan Pati Unus. Demak mencapai masa kejayaan. Di bawah pemerintahan Sultan Trenggono. Musuh utama Demak adalah Portugis yang mulai memperluas pengaruhnya ke Jawa Barat dan merencanakan mendirikan benteng Sunda Kelapa. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut Sultan Trenggono mengambil langkah sebagai berikut : - menyerang Jawa Barat (Banten. Sultan Demak II yang gugur kemudian disebut masyarakat dengan gelar Pangeran Sabrang Lor atau Pangeran (yang gugur) di seberang utara.Kapal yang ditumpangi Pati Unus terkena peluru meriam ketika akan menurunkan perahu untuk merapat ke pantai.

berkembang bebas tanpa mampu dihalanginya. dan Kesultanan Demak pun berakhir. Demak mulai menguasai daerah-daerah Jawa lainnya seperti merebut Sunda Kelapa dari Pajajaran serta menghalau tentara Portugis yang akan mendarat di sana (1527). Cirebon. Ia berambisi untuk melanjutkan usaha ayahnya menaklukkan Pulau Jawa. Namun. dan ia lebih suka hidup sebagai ulama daripada sebagai raja. Di bawah Sultan Trenggana. Tuban (1527). pemuda asal Pasai (Sumatera). Raden Mukmin memindahkan pusat pemerintahan dari kota Bintoro Page | 12 . Sultan Trenggana meninggal pada tahun 1546 dalam sebuah pertempuran menaklukkan Pasuruan. Malang (1545). Panglima perang Demak waktu itu adalah Fatahillah. dan Blambangan. ia tewas dibunuh oleh orang suruhan bupati Jipang Arya Penangsang. Sunan Prawata (1546 – 1549) Sunan Prawata adalah nama lahirnya (Raden Mukmin) adalah raja keempat Kesultanan Demak. dan Gresik. dan kemudian digantikan oleh Sunan Prawoto. keterampilan berpolitiknya tidak begitu baik. Ia lebih cenderung sebagai seorang ahli agama daripada ahli politik. Setelah kematiannya. Hadiwijaya memindahkan pusat pemerintahan ke Pajang. misalnya :  Fatahillah dijodohkan dengan adiknya  Pangeran Hadiri dijodohkan dengan puterinya (adipati Jepara)  Joko Tingkir dijodohkan dengan puterinya (adipati Pajang)  Pangeran Pasarehan dijodohkan dengan puterinya (menjadi Raja Cirebon) Sultan Trenggana berjasa atas penyebaran Islam di Jawa Timur dan Jawa Tengah. daerah bawahan Demak seperti Banten. 1546). Pada masa kekuasaannya. Madiun (1529). D. Surabaya dan Pasuruan (1527). Surabaya. serangan ke Pasuruan tidak membawa hasil karena Sultan Trenggono meninggal. Raden Mukmin selaku putra tertua naik tahta. - Mengadakan perkawinan politik. Sepeninggal Sultan Trenggana yang memerintah Kesultanan Demak tahun 1521-1546. kerajaan Hindu terakhir di ujung timur pulau Jawa (1527. yang tak lain adalah sepupunya sendiri. yang memerintah tahun 1546-1549.- menyerang daerah Pasuruan di Jawa Timur (Kerajaan Hindu Supit Urang) dipimpin Sultan Trenggono sendiri. yang juga menjadi menantu Sultan Trenggana. Menurut Babad Tanah Jawi.

Jawa Tengah. serta ingin berkuasa seperti Sultan Turki. rencana itu berhasil dibatalkan oleh bujukkan Manuel Pinto. seperti Banten.menuju bukit Prawoto. Cirebon. Oleh karena itu. Sunan Prawoto juga berniat menutup jalur beras ke Malaka dan menaklukkan Makassar. dan Gresik. Lokasinya saat ini kira-kira adalah desa Prawoto. berkembang bebas. Pemerintahan Sunan Prawoto juga terdapat dalam catatan seorang Portugis bernama Manuel Pinto. Surabaya. Cita-cita Sunan Prawoto pada kenyataannya tidak pernah terlaksana. Akan tetapi. Pada tahun 1548. Ia lebih sibuk sebagai ahli agama daripada mempertahankan kekuasaannya. Kabupaten Pati. Manuel Pinto singgah ke Jawa sepulang mengantar surat untuk uskup agung Pastor Vicente Viegas di Makassar. Ia sempat bertemu Sunan Prawoto dan mendengar rencananya untuk mengislamkan seluruh Jawa. Silsilah Kerajaan Demak Page | 13 . Raden Mukmin pun terkenal dengan sebutan Sunan Prawoto. Satu per satu daerah bawahan. sedangkan Demak tidak mampu menghalanginya. Kecamatan Sukolilo.

Dalam kegiatan perdagangan. Berkat dukungan Wali Songo . sehingga beras merupakan salah satu hasil pertanian yang menjadi komoditi dagang. garam dan kayu jati.7.6. Dengan demikian kegiatan perdagangannya ditunjang oleh hasil pertanian. mengakibatkan Demak memperoleh keuntungan di bidang ekonomi. Kehidupan sosial dan budaya masyarakat Demak lebih berdasarkan pada agama dan budaya Islam karena pada dasarnya Demak adalah pusat penyebaran Islam di pulau Jawa. Letak kerajaan Demak yang strategis . bahwa letak Demak sangat strategis di jalur perdagangan nusantara memungkinkan Demak berkembang sebagai kerajaan maritim. Sebagai pusat penyebaran Islam Demak menjadi tempat berkumpulnya para wali seperti Sunan Kalijaga. 2. Demak berperan sebagai penghubung antara daerah penghasil rempah di Indonesia bagian Timur dan penghasil rempah-rempah Indonesia bagian barat. Sebagai kerajaan Islam yang memiliki wilayah di pedalaman. Gambaran Kehidupan Ekonomi Kerajaan Demak Seperti yang telah dijelaskan pada uraian materi sebelumnya. Sunan Muria. Demak bisa menjual produksi andalannya seperti beras. Demak juga hidup dari agraris. Di samping dari perdagangan. Dengan demikian perdagangan Demak semakin berkembang. Oleh karena itu tidak heran jika Demak gigih melawan daerah-daerah yang ada dibawah pengaruh asing. Para wali tersebut memiliki peranan yang penting pada masa perkembangan kerajaan Demak bahkan para wali tersebut menjadi penasehat bagi raja Demak. Dan hal ini juga didukung oleh penguasaan Demak terhadap pelabuhanpelabuhan di daerah pesisir pantai pulau Jawa. Gambaran Kehidupan Sosial-Budaya Masyarakat Pada Masa Kerajaan Demak Berdirinya kerajaan Demak banyak didorong oleh latar belakang untuk mengembangkan dakwah Islam. Untuk mendukung dakwah pengembangan agama Islam. Lagi pula letaknya yang ada di muara sungai Demak mendorong aktivitas perdagangan cepat berkembang. dibangun Masjid Agung Demak sebagai pusatnya. Demak berhasil menjadikan diri sebagai kerajaan Islam pertama di Jawa yang memiliki pengaruh cukup luas. Sunan Kudus dan Sunan Bonar.2. maka Demak juga memperhatikan masalah pertanian. Pertanian di Demak tumbuh dengan baik karena aliran sungai Demak lewat pelabuhan Bergota dan Jepara. Dengan Page | 14 . sangat membantu Demak sebagai kerajaan Maritim.

atap tumpang. Demikian pula dalam bidang budaya banyak hal yang menarik yang merupakan peninggalan dari kerajaan Demak. 2. Di serambi depan Masjid (pendopo) itulah Suanan Kalijaga menciptakan dasar-dasar perayaan Sekaten (Maulid Nabi Muhammad SAW) yang sampai sekarang masih berlangsung di Yogyakarta dan Cirebon. Salah satu peninggalan berharga kerajaan Demak adalah bangunan Masjid Demak yang terletak di sebelah barat alun-alun Demak. dan digantikan oleh puteranya.demikian terjalin hubungan yang erat antara raja/bangsawan dan para wali/ulama dengan rakyat. Dikenal denagan nama tersebut. pada tahun 1518 beliau wafat. terutama yang diperoleh dari Jepara.8. Hubungan yang erat tersebut. dimana salah satu tiang utamanya terbuat dari pecahan-pecahan kayu Masjid Demak yang disebut Soko Tatal. Namun sayang. Adipati Unus ( Pangeran Sebrang Lor ). Salah satunya adalah Masjid Demak. Konon. dia hanya memerintah selam tiga tahun sehingga usahanya sebagai negarawan tidak banyak diceritakan. Tatkala perjuangan Raden Patah melawan Portugis belum selesai. dikenal dengan nama Cu Cu Sumangsang atau Aria Penangsang. Disamping itu. Faktor – Faktor Penyebab Keruntuhan Kerajaan Demak Pemerintahan Raden Patah kira-kira berlangsung di akhir abad ke-15 hingga awal abad ke 16. tercipta melalui pembinaan masyarakat yang diselenggarakan di Masjid maupun Pondok Pesantren. Page | 15 . Dilihat dari arsitekturnya. Masjid Agung Demak seperti yang tampak pada gambar tersebut memperlihatkan adanya wujud akulturasi kebudayaan Indonesia Hindu dengan kebudayaan Islam. Sehingga tercipta kebersamaan atau Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan di antara orang-orang Islam). dia mempunyai armada laut yang terdiri dari 40 kapal juang yang berasal dari daerahdaerah taklukan. Masjid Demak dibangun atas pimpinan Sunan Kalijaga. Masjid Agung Demak memiliki ciri khas yakni salah satu tiang utamanya terbuat dari tatal ( potongan kayu). karena dia pernah dia menyebrang ke utara untuk menyerang Portugis yang ada disebelah utara( Malaka ). dan di belakngnya terdapat makam raja-raja Demak.

Adapun orang-orang Portugis di Malaka. Trenggono sendiri berhasil menaklukan Mataram dipedalaman Jawa Tengah dan juga Singasari Jawa Timur bagian selatan. ibukota Demak pun hancur karenanya. perjuangan Pangeran Trenggono tidak kalah oleh para pendahulunya. Setelah Sultan Trenggono wafat muncul kekacauan dan pertempuran antara para calon pengganti Raja.Sebagai penggantinya adalah Sultan Trenggono/ Tranggana. Masjid Demak pun dibangun kembali. kerajaan telah diperluas ke barat dan ke hulu Sungai Brantas atau pada saat ini dikenal dengan kota Malang.Menurut Babad Tanah Jawi. Trenggono Wafat. Para calon pengganti raja yang bertikai itu adalah anak Trenggono. Ia rela dihukum mati asalkan keluarganya diampuni Rangkud Page | 16 . Pada tahun 1549 menurut Babad Tanah Jawi. Sebagai lambang kebesaran Islam. Arya penangsang dengan dukungan dari gurunya Sunan Kudus untuk merebut takhta Demak. Konon. di terima oleh Trenggono. timbulah pertengkaran yang maha hebat di Demak tentang siapa yang menggantikannya. Dengan gambaran tersebut diatas. Sunan mengakui kesalahannya telah membunuh Pangeran Seda Lepen. Sunan mengakui kesalahannya telah membunuh Pangeran Seda Lepen. pada suatu malam Rangkud berhasil menyusup ke dalam kamar tidur Sunan Prawoto. yaitu Banten dan Cirebon. saudara Adipati Unus. Sementara itu. Dengan wafatnya Sultan Trenggono. Fattahilah pun dikawinkan dengan adiknya. Dia memerintah tahun 1512-1546. Ia rela dihukum mati asalkan keluarganya diampuni. dia berusaha perluasan daerah-daerah yang dikuasai oleh Portugis yang telah berhasil menguasai pula daerah pase di Sumatra Utara. adik tiri sultan trenggono yang dibunuh oleh Sunan Prawoto ketika membantu ayahnya merebut tahta Demak. mengirim anak buahnya yang bernama Rangkud untuk membalas kematian ayahnya. sedangkan Blambangan menjadi bagian Kerajaan Bali yang tetap Hindu. Tatkala memerintah. Namun demikian. pada suatu malam Rangkud berhasil menyusup ke dalam kamar tidur Sunan Prawoto. Sunan Prawoto dan Arya Penangsang anak dari Pangeran Sekar Ing Seda Lepen.Untuk menggempur langsung dia belum sanggup. dirasanaya sebagai ancaman dan bahaya. Dalam usahanya untuk menyerang Pasuruan pada tahun 1546. Ternyata Fattahilah dapat menghalangi kemajuan orang-orang Portugis dengan merebut kunci-kunci perdagangan Kerajaan Pejajaran di Jawa Barat yang belum masuk Islam. Seorang ulam terkemuka dari pase Faittahilah yang sempat melarikan diri dari kepungan orang Portugis. Pasuruan dan Panukuan dapat bertahan.

setuju. Ia lalu menikam dada Sunan Prawoto yang pasrah tanpa perlawanan sampai tembus. Pada tahun 1586. Akhirnya. dan rongrongan dari dalam Demak sendiri membuat kerajaan makin lemah dan akhirnya runtuh dengan sendirinya. Page | 17 . Joko Tingkir dapat membuuh Arya Penangsang. Melihat istrinya meninggal. Ratu Kalinyamat mengangakat senjata dan dibantu oleh adipati yang lain untuk melawan Arya Penangsang. Sunan Prawoto marah dan sempat membunuh Rangkud dengan sisa-sisa tenaganya. Sebuah pelajaran dari sejarah cerai-berai dari dalam akan membahayakan kesatuan dan persatuan. istri adipati Jepara. Keraton Demak pun dipindah ke Pajang. Runtuhnya Kerajaan Demak tak berbeda dengan penaklukannya atas Majapahit. Akibatnya ia pun tewas pula. menantu Sultan Trenggono yang berkuasa di Pajang ( Boyolali ). Arya Penangsang juga membunuh adipati Jepara yang sangat besar pengaruhnya. Peristiwa gugurnya tokoh-tokoh penting Demak saat menyerang Blambangan yang eksMajapahit. Salah satunya adalah Hadiwijaya ( Jaka Tingkir ). Ternyata istri Sunan sedang berlindung di balik punggungnya.

putra Pangeran Sekar Ing Seda Lepen dengan Sunan Prawoto. yaitu antara arya penangsang. Saran Sebuah pelajaran dari sejarah bahwa perebutan kekuasaan dan perpecahan dari dalam akan membahayakan kesatuan dan persatuan. Kesimpulan Kerajaan Demak didirikan oleh Raden Patah. bukan tidak mungkin jika para penguasa negeri ini melakukan kesalahan yang sama maka nasib negeri ini akan seperti Kerajaan Demak. 3. sosial.2. Setelah berhasil mengalahkan Majapahit dan memindahkan seluruh perangkat kerajaan ke Demak.BAB III PENUTUP 3. Kerajaan Demak merupakan Kerajaan Islam Pertama di tanah Jawa dan berkuasa selama hampir setengah abad sebelum runtuh dan berganti nama menjadi pajang. Dibidang ekonomi Demak merupakan negara yang menjadi daerah penghasil beras dan penghubung jalur perdagangan nusantara. dibidang sosial dan politik kerajaan Demak memiliki daerah kekuasaan yang luas dan menjadi pusat penyebaran Islam. Bangsa Indonesia harus belajar dari sejarah Kerajaan Demak jika tidak ingin hancur. politik. anak dari Sultan Trenggono. dibidang Kebudayaan kerajaan Demak menjadi pelopor dari lahirnya karya-karya sastra Jawa yang berakulturasi dengan budaya Islam. Page | 18 . putra dari Raja Brawijaya V (Bhre Kertabumi) dengan seorang putri Campa sekitar tahun 1500 M. Kerajaan Demak Mencapai kejayaan pada masa sultan trenggono. Kerajaan Demak terletak di daerah Bintoro atau Gelagahwangi yang sebelumnya merupakan daerah kadipaten di bawah kekuasaan Majapahit.1. dan kebudayaan. Kerajaan Demak runtuh akibat perebutan kekuasaan dan pembalasan dendam diantara para penerus kerajaan tersebut. kejayaan ini terlihat dari kemajuan dibidang ekonomi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful