MAKALAH “MEMBANGUN KELUARGA SAKINAH”

DISUSUN OLEH :
Dwi Prayogo Tri Subowo Siti Syamsiyah Reni Suparmiati Wahyu Tri Prasetyo Andi Prasetyo Listyorini Saryuni Wahyu Widati Wulandari Septiningsih (18073292) (18073302) (18073307) (18073308) (18073457) (18073462) (18073467) (18073468) (18073469) (18073470)

AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER BINA SARANA INFORMATIKA YOGYAKARTA 2009

1|Page

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT ,karena dengan limpahan beri judul :

rahmat dan hidayahNya akhirnya makalah ini dapat kami selesaikan dengan baik. Makalah ini membahas tentang keluarga sakinah yang kami “MEMBANGUN KELUARGA SAKINAH”. Kami menyadari bahwa tanpa bantuan dari berbagai pihak, penyusunan makalah ini tidak akan berjalan dengan baik. Untuk itu ,penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penulisan makalah ini masih jauh darikesempurnaan,oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan pada masa yang akan datang. Akhir kata semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan pembaca pada umumnya.

Yogyakarta,Oktober 2009

Penulis

2|Page

Namun ternyata mewujudkan keluarga seperti itu bukanlah pekerjaan membalik telapak tangan. melindungi dan menghormati. Ibu pun tidak kecil peranannya dalam pembangunan watak dan karakter anak-anak serta mengatur keuangan keluarga. Akan tetapi. menyayangi. Semoga bermanfaat Yogyakarta. Tanggung jawab terbesar adalah Ayah yang bertindak sebagai kepala keluarga. tidak jarang dari mereka menemukan jalan buntu. yang kadang-kadang akibatnya meruntuhkan keutuhan rumah tangga? Berikut ini dalam makalah akan dijelaskan beberapa tips yang perlu diperhatikan untuk menuju keluarga yang sakinah…. Apa sebenarnya rahasianya? Mengapa kebanyakan manusia sulit menemukannya? Mengapa sering terjadi percekcokan dan pertengkaran di dalam rumah tangga. ibu dan anak. Peran Ayah sangat vital yang bertindak sebagai nahkoda yang akan menggerakkan kemana kapal akan berlayar dan berlabuh. 4 Desember 2009 Penulis 3|Page . baik yang berkecupan secara materi maupun yang berkekurangan. Dibutuhkan usaha keras dan dukungan dari semua pihak dalam keluarga baik Ayah.ABSTRAKSI MAKALAH Apa itu keluarga sakinah??? Mewujudkan keluarga Sakinah Mawaddah dan Warohmah adalah dambaan setiap insan manusia. Betapa bahagianya kita mempunyai keluarga yang dipenuhi rasa saling mencintai.

...................................................................................... Maksud dan Tujuan................................................ Ruang Lingkup....................... Metode Pengumpulan Data......3 2.................................................................................................................... Pengertian Keluarga Sakinah..............1 1.............................4 1.................... BAB I PENDAHULUAN 1.................................................. 1 2 2 2 3 3 i ii iii iv BAB II PEMBAHASAN 2...............................................2 2..................................5 Pengertian Keluarga............... Ciri-Ciri Keluarga Sakinah.........5 1.............................................. Rumusan Masalah. Kata Pengantar............................ Sistematika Penulisan.................................DAFTAR ISI Halaman Halaman Judul............................................ 4 5 6 7 10 4|Page ............................................4 2......2 1.. Fungsi Keluarga....................... Cara Membangun Keluarga Sakinah.....................6 Latar Belakang.................................................................................................... Abstraksi Makalah....................................................................................................................................................................................................3 1.. Daftar Isi ......1 2........................

.....6 Faktor yang Berhubungan dengan Pembentukan Keluarga sakinah. 21 5|Page ..................1 Kesimpulan.........................................2..................... 17 BAB III KESIMPULAN 3...................................................................

keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”. maka masyarakat akan bersih dan kukuh. 7|Page . yaitu bab 1 pasal 1 menetapkan bahwa “perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk rumah tangga. Pada makalah ini akan diuraikan tentang keluarga sakinah. terlebih dahulu orang harus memiliki konsep tentang keluarga sakinah. Namun apabila rapuh. tetapi membangun keluarga sakinah bukan sesuatu yang mudah. lantaran nilai kebenaran yang dikandunginya. Latar Belakang Menurut undang-undang RI nomor 1 tahun 1974 pengertian dan tujuan perkawinan terdapat dalam satu pasal. Demikian juga membangun keluarga sakinah. Dengan demikian jelas bahwa diantara tujuan pernikahan adalah membentuk sebuah rumah tangga yang sakinah. . serta keselarasannya yang ada dalam fitrah manusia. pertama harus didahului dengan adanya gambar yang merupakan konsep dari bangunan yang diinginkan. Apabila keluarga kukuh.1. Pekerjaan membangun. dan konsep-konsep cara membangun keluarga sakinah berdasarkan Al-Qur’an. Sebuah masyarakat di negara manapun adalah kumpulan dari beberapa keluarga. Hal demikianlah yang mendasari kami menulis makalah ini. maka rapuhlah masyarakat. mawaddah dan warahmah. Menikah memang tidaklah sullit.BAB I PENDAHULUAN 1. Aturan yang ditawarkan oleh Islam menjamin terbinanya keluarga bahagia.Al-Qur’an membangunkan sebuah keluarga yang sakinah dan kuat untuk membentuk suatu tatanan masyarakat yang memelihara aturan-aturan Allah dalam kehidupan.

Apa pengertian keluarga? Apa saja fungsi keluarga? Apa pengertian keluarga sakinah? Bagaimana cirri-ciri keluarga sakinah? Bagaimana cara membangun keluarga sakinah? Faktor apa saja yang berhubungan dengan pembentukan keluarga sakinah? 1. Hal tersebut dimaksudkan untuk mempertegas pembahasan sehingga dapat terfokus pada masalah yang akan dibahas serta dapat memberikan gambaran umum tentang isi makalah sehingga pembaca lebih mudah dalam mempelajarinya.4. Maksud dan Tujuan Maksud dari penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi dan melengkapi salah satu tugas mata kuliah Agama Islam di Bina Sarana Informatika. 6.2. kami membatasi masalah mengenai keluarga sakinah dan konsep membangun keluarga sakinah berdasarkan Al-Qur’an.3.1. 5. Sedangkan tujuan dari penulisan tugas ini adalah : 1. 1. 3. Rumusan Masalah Makalah ini merupakan beberapa permasalahan sebagai berikut : 1. 4. 2. 2. Ruang Lingkup Dalam makalah ini. Memahami hakekat keluarga Memahami fungsi-fungsi keluarga 8|Page .

Dalam bab ini. serta metode-metode yang digunakan dalam pengumpulan data untuk menyusun tugas ini. penulis juga menguraikan mengenai sitematika penulisan.5.cara membangun keluarga sakinah. pengertian keluarga sakinah. factor-faktor yang berhubungan dengan pembentukan keluarga sakinah. Metode Pengumpulan Data Untuk memperoleh data yang digunakan dalam tugas ini. penulis menguraikan tentang keluarga sakinah. Sistematika Penulisan Makalah ini terbagi dalam 3 bagian inti yakni : BAB I PENDAHULUAN Dalam bab ini.6.3. BAB II PEMBAHASAN Dalam bab ini. 1. 1. meliputi: pengertian keluarga. Memberikan uraian tentang konsep keluarga sakinah dan bagaimana cara membangun keluarga sakinah. rumusan masalah. 9|Page . fungsi keluarga. cirri-ciri keluarga sakinah. penulis menguraikan tentang materi-materi yang akan dibahas karena bab ini merupakan bab utama dari makalah ini. maksud dan tujuan. penulis menggunakan Metode Browsing Internet. penulis menguraikan tentang latar belakang penulisan. ruang lingkup. Selain itu. yaitu metode yang digunakan dengan browsing atau membaca referensi-referensi yang berkaitan dengan msalah yang dibahas dalam tugas ini di internet.

10 | P a g e . BAB II PEMBAHASAN 2. 2004 : 1). Pengertian ini hampir sama dengan pengertian keluarga yang dijelaskan oleh Zakaria Lemat (2003: 71) yaitu. sekurang kurangnya dianggotai oleh suami dan istri atau ibu bapak dan anak-anak. istri dan anak-anak atau suami dan istri saja (sekiranya pasangan masih belum mempunyai anak baik anak kandung/angkat atau pasangan terus meredhai kehidupan dengan tanpa dihiasi dengan gelagat kehidupan anak-anak).1 Pengertian Keluarga Keluarga secara sinonimnya ialah rumahtangga. dan keluarga adalah satu institusi sosial yang berasas karena keluarga menjadi penentu (determinant) utama tentang apa jenis warga masyarakat. keluarga yang sejahtera adalah tiang dalam pembinaan masyarakat (Sufean Hussin dan Jamaluddin Tubah. Ia adalah asas pembentukan sebuah masyarakat. Kebahagiaan masyarakat adalah bergantung kepada setiap keluarga yang menganggotai masyarakat.BAB III KESIMPULAN Dalam bab ini. penulis menguraikan tentang kesimpulan-kesimpulan dari masalah yang dibahas pada makalah ini. Menurut Dr Leha @ Zaleha Muhamat (2005: 2). perkataan ‘keluarga’ ialah komponen masyarakat yang terdiri daripada suami. keluarga merupakan kelompok paling kecil dalam masyarakat. Keluarga menyuburi (nurture) dan membentuk (cultivate) manusia yang budiman.

Masalah salah satu anggota merupakan masalah bersama seluruh anggota keluarga. Jika keluarga bahagia berarti masyarakatnya juga bahagia. • Fungsi Ekonomi kesatuan ekonomi mandiri. ekonomis dan psiko sosial. karena keluarga dapat menghasilkan keturunan secara sah. tingkah laku peranan yang dipelajari dalam keluarga menjadi tingkah laku yang diperlukan dalam segmen masyarakat lain. Selain sebagai penentu kondisi masyarakat tersebut. Goode menjelaskan keluarga sebagai suatu unit sosial yang ekspresif atau emosional. kesemua institusi dan agensi lain bergantung kepada sumbangannya. jika keluarga sehat berarti masyarakatnya juga sehat. keluarga juga mempunyai beberapa fungsi lain dari sudut pandang yang berbeda.2 Fungsi Keluarga Masyarakat adalah cerminan kondisi keluarga. 2.William J. • Fungsi Rekreatif 11 | P a g e . Misalnya. yaitu : • Fungsi Reproduksi keluarga mempunyai fungsi produksi. ia bertugas sebagai agensi instrumental untuk struktur sosial yang lebih besar. anggota keluarga mendapatkan dan membelanjakan harta untuk memenuhi keperluan • Fungsi Protektif keluarga harus senantiasa melindungi anggotanya dari ancaman fisik.

seluruh perhatian. 12 | P a g e . sakinah mempunyai arti kedamaian. Keluarga sakinah juga sering disebut sebagai keluarga yang bahagia. Sehingga keluarga merupakan tempat pendidikan yang paling utama. Hasan Hj.Keluarga merupakan pusat rekreasi bagi para anggotanya. terutama kepada anakanak agar anak-anak tumbuh menjadi anak yang mempunyai budi pekerti luhur. tenaga dan waktu ditumpukan kepada usaha merealisasikan kecapaian kemewahan kebendaan yang dianggap sebagai perkara pokok dan prasyarat kepada kesejahteraan (Dr. 1993 : 15). Mohd Ali. Jadi keluarga sakinah adalah kondisi yang sangat ideal dalam kehidupan keluarga. tentram. kebahagiaan. ketenangan. Anggota-anggota keluarga tersebut memiliki kesehatan yang baik yang memungkinkan mereka menikmati limpahan kekayaan material. Bagi mencapai tujuan ini. Kejenuhan dapat dihilangkan ketika sedang berkumpul atau bergurau dengan anggota keluarganya. 2. pengertian dan tolomg menolong diantara anggota keluarganya. • Fungsi Edukatif Keluarga memberikan pendidikan kepada anggotanya. keluarga bahagia atau keluarga sejahtera ialah keluarga yang memiliki dan menikmati segala kemewahan material. ketentraman. baik antara orang tu terhadap anak-anaknya maupun sebaliknya. Menurut pandangan Barat. • Fungsi Afektif Keluarga memberikan kasih sayang.3 Pengertian Keluarga Sakinah Menurut kaidah bahasa Indonesia. Jadi keluarga sakinah mengandung makna keluarga yang diliputi rasa damai. juga.

diantaranya : a. Namun. Ia menjadi panduan kepada suami istri 13 | P a g e . keluarga sakinah ialah kondisi sebuah keluarga yang sangat ideal yang terbentuk berlandaskan Al-Quran dan Sunnah untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat. keluarga bahagia ialah suatu kelompok sosial yang terdiri dari suami istri. Dengan demikian. berpandukan Al-Quran dan Sunnah dan bukannya atas dasar cinta semata-mata. keluarga sakinah sukar diukur karena merupakan satu perkara yang abstrak dan hanya boleh ditentukan oleh pasangan yang berumahtangga. bagi orang yang takut kepada-Nya”. Kebendaan bukanlah sebagai ukuran untuk membentuk keluarga bahagia sebagaimana yang telah dinyatakan oleh negara Barat. Allah SWT redha kepada mereka dan mereka redha kepada Allah SWT. Menurut Paizah Ismail (2003 : 147). mempunyai objektif hidup baik secara individu atau secara bersama. ibu bapak. Rumah Tangga Didirikan Berlandaskan Al-Quran Dan Sunnah Asas yang paling penting dalam pembentukan sebuah keluarga sakinah ialah rumah tangga yang dibina atas landasan taqwa. Firman Allah SWT: “Allah redha kepada mereka dan mereka redha kepada. Keluarga bahagia adalah keluarga yang mendapat keredhaan Allah SWT. anak pinak. 2.Nya. sanak saudara yang sama-sama dapat merasa senang terhadap satu sama lain dan terhadap hidup sendiri dengan gembira. Mohd Ali (1993: 18 – 19) asas kepada kesejahteraan dan kebahagiaan keluarga di dalam Islam terletak kepada ketaqwaan kepada Allah SWT.Pandangan yang dinyatakan oleh Barat jauh berbeda dengan konsep keluarga bahagia atau keluarga sakinah yang diterapkan oleh Islam. terdapat beberapa ciri-ciri keluarga sakinah. yang demikian itu. cucu cicit. Hasan Hj. optimistik dan mempunyai keyakinan terhadap sesama sendiri. (Surah Al-Baiyyinah : 8).4 Ciri-Ciri Keluarga Sakinah Pada dasarnya. Menurut Dr.

saling menghormati. dan tidak menceritakan hal rumahtangga kepada orang lain. Rumah Tangga Berasaskan Kasih Sayang (Mawaddah Warahmah) Tanpa ‘al-mawaddah’ dan ‘al-Rahmah’. Anak pula wajib taat kepada kedua orangtuanya selama perintah keduanya tidak bertentangan dengan larangan Allah. Tanpa kasih sayang. perkawinan akan hancur. Suami merupakan ketua keluarga dan mempunyai tanggung jawab memastikan setiap ahli keluarganya untuk 14 | P a g e . Dua perkara ini sangat-sangat diperlukan kerana sifat kasih sayang yang wujud dalam sebuah rumah tangga dapat melahirkan sebuah masyarakat yang bahagia. b. masyarakat tidak akan dapat hidup dengan tenang dan aman terutamanya dalam institusi kekeluargaan. tidak menyanggah pendapat suami walaupun si istri merasakan dirinya betul selama suami tidak melanggar syariat. maka kembalilah kepada Allah (Al-Quran) dan Rasulullah (Sunnah)”. Mengetahui Peraturan Berumahtangga Setiap keluarga seharusnya mempunyai peraturan yang patut dipatuhi oleh setiap ahlinya yang mana seorang istri wajib taat kepada suami dengan tidak keluar rumah melainkan setelah mendapat izin. kebahagiaan hanya akan menjadi angan-angan saja. Lain pula peranan sebagai seorang suami.sekiranya menghadapi perbagai masalah yang akan timbul dalam kehidupan berumahtangga. Firman Allah SWT dalam Surat An-Nisa’ ayat 59 yang artinya : “Kemudian jika kamu selisih faham / pendapat tentang sesuatu. c. saling mempercayai dan tolong-menolong.

ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada. terutamanya hubungan terhadap ibu bapak kedua pasangan. dan pukullah mereka. Anak lelaki perlu mendapat restu kedua ibu bapaknya karena perkawinan tidak akan memutuskan tanggungjawabnya terhadap kedua ibu bapaknya. Kemudian jika mereka mentaatimu. Selain itu. Firman Allah SWT yang menerangkan kewajiban anak kepada ibu bapaknya dalam Surah al-Ankabut : 8 yang artinya : “Dan kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepadadua orang ibubapanya. Menghormati dan Mengasihi Kedua Ibu Bapak Perkawinan bukanlah semata-mata menghubungkan antara kehidupan kedua pasangan tetapi ia juga melibatkan seluruh kehidupan keluarga kedua belah pihak. d. oleh Karena Allah Telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita). terutamanya anak lelaki. wanitawanita yang kamu khawatirkan nusyuznya.mematuhi peraturan dan memainkan peranan masing-masing dalam keluarga supaya sebuah keluarga sakinah dapat dibentuk. sebab itu Maka wanita yang saleh. Maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha besar”. dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan 15 | P a g e . dan Karena mereka (laki-laki) Telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Firman Allah SWT dalam Surat An-Nisa’: 34 yang artinya : “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita. oleh Karena Allah Telah memelihara (mereka)[290]. pasangan juga perlu mengasihi ibu bapak supaya mendapat keberkatan untuk mencapai kebahagiaan dalam berumahtangga. pasangan yang ingin membina sebuah keluarga sakinah seharusnya tidak menepikan ibu bapak dalam urusan pemilihan jodoh. Oleh itu. Maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya.

bahagia dan kukuh bagi setiap ahli keluarga. Institusi keluarga harus 16 | P a g e . bahkan untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga saja sudah merupakan suatu prestasi tersendiri. ditengah-tengah arus kehidupan seperti ini. Karena biasanya masalah seperti perceraian timbul disebabkan kerenggangan hubungan dengan kerabat dan ipar. Jangankan untuk mencapai bentuk keluarga yang ideal. maka janganlah kamu mengikuti keduanya. ataukah mereka justru berjalan bertolak belakang dengan apa yang diinginkan olehNya. sehingga sudah saat-nya setiap keluarga perlu merenung apakah mereka tengah berjalan pada koridor yang diinginkan oleh Allah dalam mahligai tersebut. Islam mengajarkan agar keluarga dan rumah tangga menjadi institusi yang aman. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu. Menjaga Hubungan Kerabat dan Ipar Antara tujuan ikatan perkawinan ialah untuk menyambung hubungan keluarga kedua belah pihak termasuk saudara ipar kedua belah pihak dan kerabat-kerabatnya. lalu Aku khabarkan kepadamu apa yang Telah kamu kerjakan” e.sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu.. ternyata upaya mewujudkan keluarga yang sakinah bukanlah perkara yang mudah. karena keluarga merupakan lingkungan atau unit masyarakat yang terkecil yang berperan sebagai satu lembaga yang menentukan corak dan bentuk masyarakat. 2.5 Cara Membangun Keluarga Sakinah Dalam kehidupan sehari-hari.

Ibu bapak adalah orang pertama yang diharapkan dapat memberikan bantuan dan petunjuk dalam menyelesaikan masalah anak. dan Keempat. Menurut hadis Nabi. kedudukan. sopan santun dan bertutur kata yang baik. Diantara kriteria tersebut misalnya beragama islam dan shaleh maupun shalehah. Sementara seorang ibu adalah lambang kasih sayang. mempunyai kemampuan membiayai kehidupan rumah tangga (bagi suami). berakhlak mulia. ketenangan dan juga ketenteraman. Rasul Allâh SAW bersabda. Kasih sayang. Ketiga. yaitu : • • • • • memiliki kecenderungan kepada agama yang muda menghormati yang tua dan yang tua menyayangi yang muda sederhana dalam belanja santun dalam bergaul dan selalu introspeksi. dan mengatasi permasalahan yang timbul dalam keluarga dan masyarakat. karena kecantikan.dimanfaatkan untuk membincangkan semua hal sama ada yang menggembirakan maupun kesulitan yang dihadapi di samping menjadi tempat menjana nilai-nilai kekeluargaan dan kemanusiaan. karena harta. pilar keluarga sakinah itu ada lima. 17 | P a g e . berasal dari keturunan yang baik-baik. “Perempuan dinikahi karena empat faktor: Pertama. maka dalam menentukan kriteria suami maupun istri haruslah tepat. Memilih Kriteria Calon Suami atau Istri dengan Tepat Agar terciptanya keluarga yang sakinah. rasa aman dan bahagia serta perhatian yang dirasakan oleh seorang ahli khususnya anak-anak dalam keluarga akan memberi kepadanya keyakinan dan kepercayaan pada diri sendiri untuk menghadapi berbagai persoalan hidupnya. Sedangkan Konsep-konsep cara membangun keluarga sakinah adalah : a. Al-Qur’an merupakan landasan dari terbangunnya keluarga sakinah. Kedua.

Maka hendaklah engkau pilih yang taat beragama. supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya. dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. tenteram. Dalam keluarga Harus Ada Mawaddah dan Rahmah Mawaddah adalah jenis cinta membara. siap berkorban dan siap melindungi kepada yang dicintai. yakni bersih lahir baathin. Rasa damai dan tenteram hanya dicapai dengan saling mencintai. engkau pasti bahagia. sedangkan rahmah adalah jenis cinta yang lembut. yang menggebu-gebu dan “nggemesi”. disebabkan oleh sifat egoisme. Dan dari sinilah seorang suami atau istri tidak akan memaksakan egonya. Karena pengetahuan terhadap latar belakang pribadi masing-masing adalah sebagai dasar untuk menjalin komunikasi masing-masing. Firman Allah SWT Surat Ar-Rum : 21 yang artinya : “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri. Banyak keluarga hancur. Ini artinya seorang suami tetap bertahan dengan keinginannya dan begitu pula istri. Saling Mengerti Antara Suami-Istri Seorang suami atau istri harus tahu latar belakang pribadi masing-masing. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” c.” b. damai dan penuh hiasan ibadah. Seorang suami atau istri hendaklah mengetahui hal-hal sebagai berikut : • Perjalanan hidup masing-masing 18 | P a g e .karena agamanya. Maka rumah tangga muslim punya ciri khusus.

Sikap saling menghargai adalah sebuah jembatan menuju terkaitnya perasaan suami-istri. seperti orang tua. teman ataupun saudaranya. Suami istri itu ibarat satu tubuh dua nyawa. maka aka terlihat keindahannya. jika warna merah dicampur dengan warna putih. Dengan keredhaan dan saling pengertian. f.• • • • • Adat istiadat daerah masing-masing (jika suami istri berbeda suku dan atau daerah) Kebiasaan masing-masing Selera. maupun dari orang-orang terdekatnya. tidak perlu ada penolakan. si istri suka warna putih. dan yang relevan dengan ketentuan yang dibenarkan syari`at. kesukaan atau hobi Pendidikan Karakter/sikap pribadi secara proporsional (baik dari masing-masing. Tidak salah kiranya suami suka warna merah. e. Saling Menerima Suami istri harus saling menerima satu sama lain. d. Saling Mempercayai 19 | P a g e . Saling Menghargai Seorang suami atau istri hendaklah saling menghargai: • • • Perkataan dan perasaan masingmasing Bakat dan keinginan masing-masing Menghargai keluarga masing-masing.

Ketaatan seorang istri kepada suami dalam rangka taat kepada Allah dan Rasul-Nya adalah jalan menuju surga di dunia dan akhirat.). mendidik anak dan menjaga kehormatannya (jilbab. serta hal ini merupakan amanah Allâh. khalwat. Menikah bukan hanya masalah mampu mencari uang. dunia-akhirat. melindungi keluarga dan menjaga keselamatan mereka lahir-batin. Suami-Istri Harus Menjalankan Kewajibanya Masing-Masing Suami mempunyai kewajiban mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya. Akan tetapi jika suami istri saling mempercayai. Istri boleh membangkang kepada suaminya jika perintah suaminya bertentangan dengan hukum syara’. begitu pula dengan suami terhadap istrinya ketika ia sedang berada di luar rumah. tabaruj. Suami bekerja keras membanting tulang memeras keringat untuk mencari rezeki yang halal tetapi ternyata tidak mampu menjadi pemimpin bagi keluarganya. kelangsungan kehidupan rumah tangga berjalan tidak seperti yang dicita-citakan yaitu keluarga yang bahagia dan sejahtera. tapi bukan salah satu yang terpenting. tetapi disamping itu ia juga berfungsi sebagai kepala rumah tangga atau pemimpin dalam rumah tangga.Dalam berumahtangga seorang istri harus percaya kepada suaminya. g. dan lain-lain. Suami sebagai pimpinan. dilarang berjilbab. 20 | P a g e . Jika diantara keduanya tidak adanya saling percaya. missal: disuruh berjudi. maka kemerdekaan dan kemajuan akan meningkat. karena Alloh telah melebihkan sebagian dari mereka atas sebagian yang lainnya dan karena mereka telah membelanjakan sebagian harta mereka” (Qs. dan lain-lain. an-Nisaa’: 34). Allah SWT dalam hal ini berfirman: “ Laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita. walaupun ini juga penting. Istri mempunyai kewajiban taat kepada suaminya. bertanggung jawab langsung menghidupi keluarga. Ketaatan yang dituntut bagi seorang istri bukannya tanpa alasan.

yaitu menutup aurat.h. suami segera mencari obat atau membawa ke dokter. bahkan apabila pertikaian tersebut terus berkesinambungan maka dapat menyebabkan perceraian.s) yang tabah dan sabar menghadapi ujian-ujian Allah yang berat. begitu juga 21 | P a g e .” (Mustadrak Al. Allah akan memberinya pahala seperti yang Dia berikan kepada Nabi Ayyub (a. begitu juga sebaliknya.” (Makarim Al-Akhlaq:216-217) “Barangsiapa yang bersabar atas perlakuan buruk isterinya. Rasulullah saw bersabda: “Laki-laki yang terbaik dari umatku adalah orang yang tidak menindas keluarganya. Allah akan memerintahkan malaikat penjaga neraka untuk membalas tamparan itu dengan tujuh puluh kali tamparan di neraka jahanam. Jika istri mempunyai suatu kekurangan. Sehingga baik suami maupun istri harus dapat menghindari masalahmasalah yang dapat menyebabkan pertikaian karena suami dan istri adalah fakkor paling utama dalam menentukan kondisi keluarga. suami tidak menceriterakan kepadaorang lain. dan sebagai perhiasan. Suami terhadap istri dan sebaliknya harus menfungsikan diri dalam tiga hal tersebut. Hubungan Antara Suami Istri Harus Atas Dasar Saling Membutuhkan Seperti pakaian dan yang memakainya (hunna libasun lakum wa antum libasun lahunna ( Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat:187). Suami Istri Harus Menghindari Pertikaian Pertikaian adalah salah satu penyebab retaknya keharmonisan keluarga. (Makarim Al-Akhlaq:213) “Barangsiapa yang menampar pipi isterinya satu kali. Jika istri sakit. menyayangi dan tidak berlaku zalim pada mereka. melindungi diri dari panas dan dingin.Wasail 2:550) i.

pakaian dan lain-lainnya. k. tetapi juga bias menyesatkan pada bencana yang fatal. 22 | P a g e . Istri harus selalu tampil membanggakan suami. sepotong daging dalam tubuh manusia yang berasal dari makanan haram. Bimbingan dukun dan sebangsanya bukan saja membuat langkah hidup tidak rasional. yang disebutkan dengan “Rumahku adalah surgaku” akan terwujud. Disamping konsep-konsep diatas masih ada beberapa resep yang lain bagaimana menjadi keluarga sakinah. jangan terbalik di luaran tampil menarik orang banyak. cenderung mendorong pada perbuatan yang haram juga (qith`at al lahmi min al haram ahaqqu ila annar). sadarilah bahwa jalan yang akan kita lalui tidaklah melulu jalan yang bertabur bunga kebahagiaan tetapi juga semak belukar yang penuh onak dan duri. Insya Allah cita-cita untuk membentuk keluarga bahagia dan kekal dalam aturan syari’at Islam. j. Akan tetapi jika masing-masing pasangan mengerti konsep-konsep keluarga sakinah seperti yang telah diuraikan di atas. mobil. di rumah “nglombrot” menyebalkan. Semakna dengan makanan. Membina suatu keluarga yang bahagia memang sangat sangat sulit. diantaranya : • Selama menempuh hidup berkeluarga. juga rumah. misalnya mempercayai kekuatan dukun. majig dan sebangsanya.sebaliknya. suami juga harus tampil membanggakan istri. Suami Istri Harus Senantiasa Menjaga Makanan yang Halal Menurut hadis Nabi. Suami Istri Harus Menjaga Aqidah yang Benar Akidah yang keliru atau sesat.

• Ketika biduk rumah tangga oleng. jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi ketika menderita (justru godaan banyak terjadi disini. • Ketika mendidik anak. cintailai istri atau suami dengan sepenuh hati. suami sering melirik yang lain dan bahkan berbagi cinta dengan wanita yang lain) • Jika anda adalah suami. 23 | P a g e . suami selalu setia namun ketika sudah hidup mapan dan bahkan lebih dari cukup. karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak. tetapi harus selalu siap menyeleaikan semua pekerjaan dengan sukses. tetapi sebaliknya justru semakin erat berpegangan tangan. • Ketika sudah mempunyai anak. jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak. • Ketika ekonomi keluarga belum membaik. jangan bagi cinta kepada suami atau istri dan anak-anak dengan beberapa bagian tetapi cintailah suami-istri dan anak-anak dengan masing-masing sepenuh hati. tetaplah anda berlaku elok. boleh bermanja-manja bahkan bersifat kekanakkanakan kepada istri dan segeralah bangkit menjadi pria perkasa secara bertanggung-jawab ketika istri membutuhkan pertolongan. • Ketika ekonomi sudah membaik. • Ketika kita belum dikaruniai anak. tampil cantik dan gemulai serta lemah lembut. ketika hidup susah. • Jika anda seorang istri. yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami istri kepada Allah Swt. janganlah saling berlepas tangan.

Terdapat banyak faktor yang mendorong pasangan suami istri boleh membentuk keluarga bahagia yang diredhai Allah SWT. Antara faktor-faktor yang dinyatakan dalam kajian ini ialah faktor suami istri. a. istri. ketika ada WIL. dan faktor ekonomi. jangan pernah ajak berlayar sebiduk berdua ke samudra cinta. tetapi tanggung jawab suami istri seharusnya tidak ditepikan. • Jika anda lelaki. 2. Damainya sebuah institusi perkawinan itu bergantung kepada hubungan dan peranan suami istri untuk membentuk keluarga masing-masing. faktor hubungan ahli kerabat. Suami yang bahagia ialah suami yang sanggup berkorban dan berusaha untuk kepentingan keluarga dan rumah tangga yaitu 24 | P a g e .6 Faktor yang Berhubungan dengan pembentukan Keluarga Sakinah Membina sebuah keluarga bahagia dalam rumahtangga bukanlah suatuperkara yang mudah. jangan diminum. Ibu bapak atau ketua keluarga perlu memainkan peranan terutamanya saling hormat-menghormati di antara satu sama lain karena anak-anak akan mudah terpengaruh dengan tingkah laku mereka. cukuplah istri anda sebagai pelabuhan hati. ketika ada PIL. Suami merupakan ketua keluarga yang memainkan peranan paling penting untuk membentuk sebuah keluarga bahagia. faktor keilmuan. dan tanggung jawab bersama. Suami istri perlu menjalankan tanggungjawab sebagai suami.• Jika anda wanita. Walaupun ketenteraman rumahtangga tanpa krisis dan kesepahaman merupakan 24ateri penyumbang kepada kebahagiaan rumahtangga. cukuplah suami anda yang menjadi "obat". Faktor Suami Istri Suami istri merupakan tunjang utama dalam pembentukan sebuah keluarga bahagia.

Tanggungjawab istri terhadap ahli keluarganya amatlah besar dan ia hendaklah taat terhadap segala perintah suaminya selagi tidak bertentangan dengan larangan Allah. Istri solehah ialah istri yang tahu menjaga hak suami. memberi pakaian yang bersesuaian dengan pakaian Islam. c. Setiap pasangan hendaklah mempunyai ilmu pengetahuan yang kukuh dalam semua aspek dan bukannya hanya mengutamakan ilmu perkawinan sematamata. akhlak. menjaga hak istri. Ilmu pengetahuan mampu menyelesaikan segala masalah yang melanda dalam rumahtangga secara rasionalnya. dan bertanggungjawab. mendidik anak-anak dan istri dengan didikan Islam yang benar serta memberi tempat perlindungan. Perkara ini sangat penting supaya tidak 25 | P a g e . anak-anak. bertimbang rasa. menjaga maruah diri dan juga maruah suami serta membantu menjalankan urusan keluarga dengan sifat ikhlas.memberi makan makanan yang baik untuk anak-anak dan istri. Pasangan perlu memahirkan diri dalam pelbagai bidang ilmu antaranya ilmu ekonomi. jujur. Membina sebuah keluarga bahagia dengan asas yang kukuh terutamanya dengan pengetahuan keagamaan dapat menjadikan individu berfikir. dan bertindak sesuai dengan fitrah insaniah yang diberikan oleh Allah SWT. b. Faktor Keilmuan Membentuk sebuah keluarga bahagia bukanlah bergantung kepada pengalaman semata-mata. ibadah dan sebagainya. amanah. harta suami. Faktor Ahli Kerabat Setiap pasangan yang telah berkahwin perlu menyesuaikan diri dengan keadaan ahli keluarga pasangan masing-masing. Keluarga Islam harus selalu meningkatkan kualiti pemikiran Islam yang sebenarnya sesuai dengan perubahan zaman. 25ateri.

Perbelanjaan tanpa perancangan menyebabkan kehidupan sentiasa terasa terhimpit. seorang anak juga perlu menjaga hubungan kekeluargaan dengan kerabat-kerabat sebelah ibu dan bapak. Sebaiknya. Suami istri sepatutnya bijak dalam menyusun. d. kedudukan ekonomi yang tidak stabil menyebabkan masalah yang akan timbul dalam rumahtangga. Asas yang paling utama ialah mengadakan hubungan yang erat dengan ibu bapa kedua-dua belah pihak. Johari bin Mat (1998: 12). Islam juga turut menggalakkan supaya diutamakan kaum kerabat terlebih dahulu sekiranya ingin memberikan sedekah kerana melalui cara ini ia akan dapat membantu mengeratkan hubungan kekeluargaan disamping mendapat ganjaran pahala bersedekah. mengatur. dan merancang keuangan keluarga. Al-Imam al-Nawawi menjelaskan bahwa selain ibu bapak. setiap keluarga harus mengukur kemampuan masing-masing agar jangan sampai aspek ekonomi rumahtangga sebagai sebab bergolaknya keluarga dan penghalang untuk membentuk sebuah keluarga bahagia. Al-Nawawi menjelaskan bahwa seorang anak berbakti kepada ibu bapaknya jika dia menjaga hubungan yang baik dengan kerabat-kerabat mereka (Kamarul Azmi Jasmi. 2004 : 11). 26 | P a g e . pasangan perlu merancang setiap perbelanjaan dan bukannya hanya mengikut tuntutan nafsu yang ingin memenuhi kehidupan 26aterial. Faktor Ekonomi Pengurusan ekonomi dalam rumahtangga seharusnya tidak dipandang remeh oleh setiap pasangan. Masalah akan terjadi jika suami tidak dapat 26ateri nafkah yang secukupnya. atau istri terlalu mementingkan aspek material di luar kemampuan suami atau keluarga. Oleh karena itu. Menurut Dr.berlaku salah faham yang boleh mengeruhkan keharmonian rumahtangga yang baru ingin dibina.

Apabila keluarga kukuh. maka masyarakat akan bersih dan kukuh. maka rapuhlah masyarakat. sehingga dalam 27 | P a g e .BAB III KESIMPULAN Keluarga adalah satu institusi sosial karena keluarga menjadi penentu utama tentang apa jenis warga masyarakat. Namun apabila rapuh. Begitu pentingnya keluarga dalam menentukan kualitas masyarakat.

f. Kebendaan bukanlah sebagai ukuran untuk membentuk keluarga bahagia. i. g. Memilih kriteria calon suami atau istri dengan tepat Dalam keluarga harus ada mawaddah dan rahmah Saling mengerti antara suami-istri Saling menerima Saling menghargai Saling mempercayai Suami-istri harus menjalankan kewajibanya masing-masing Suami istri harus menghindari pertikaian hubungan antara suami istri harus atas dasar saling membutuhkan Suami istri harus senantiasa menjaga makanan yang halal Suami istri harus menjaga aqidah yang benar DAFTAR PUSTAKA http://www.scribd. Membangun keluarga sakinah tidaklah mudah.pembentukan sebuah keluarga harus benar-benar mengetahui pilar-pilar membangun sebuah keluarga. c. e. d. banyak yang mengalami kesulitan. Dasarnya. j. mereka harus mengetahui konsep-konsep membangun keluarga sakinah. h. Mewujudkan keluarga sakinah adalah dambaan setiap manusia. keluarga sakinah ialah kondisi keluarga yang sangat ideal yang terbentuk berlandaskan AlQuran dan Sunnah untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat.com/doc/3742938/LIMA-SYARAT-KELUARGA-SAKINAH 28 | P a g e . b. yaitu : a. k.

info/2009/03/11/training-keluarga-sakinah-mawaddah-warahmah-samara/ http://mujahid.slideshare.net/road_to_khilafah/menuju-keluarga-sakinah http://www.wordpress.com/social-sciences/education/1835163-tips-keluargasakinah/ http://blog.php?aid=883 http://id.http://syamsuri149.com/journal/item/31 http://mubarok-institute.tentang-pernikahan.wordpress.com/article/articleindex.blogspot.com/2008/02/06/membangun-keluargasakinah/ http://www.multiply.com/2006/11/02/sakinah-mawaddah-warahmah/ http://utheyabdullah.belajarmenulis.com/memaknai-artikeluarga http://gusuwik.shvoong.com/ 29 | P a g e .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful