praktikum.3

PENGHITUNGAN TROMBOSIT DAN RETIKULOSIT

I.

TUJUAN PRAKTIKUM - Menentukan jumlah trombosit dan retikulosit sampling darah tepi dengan perhitungan menggunakan kamar hitung Improved Neubauer.

- Mengetahui ambang normal trombosit dan retikulosit.

II.

PRINSIP A. PENGHITUNGAN TROMBOSIT Metode : Langsung (direct) Darah diencerkan + dicat dengan larutan Rees - Ecker  Trombosit dihitung dalam kamar penghitung Improved Neubauer

B. PENGHITUNGAN RETIKULOSIT Metode : Basah (wet) Darah dicat supravital  Jumlah retikulosit dibandingkan jumlah eritrosit (dinyatakan dalam prosen % atau promil ‰)  Menggunakan pengecatan larutan Brilliant Chrecyl Blue dalam larutan garam fisiologis

1

Pipet pengencer Thoma untuk eritrosit 2 . Kamar Penghitung Improved Neubauer dan gelas penutup 3. Mikroskop 2.ALAT DAN BAHAN ALAT – ALAT : 1.III.

Gelas objek BAHAN – BAHAN : 1. Larutan Rees – Ecker. yang terdiri dari : a.0 1000 gr gr gr ml 3 .0 2. Semperit dan torniquete 5.4. Sodium Citrate b. untuk pengecatan trombosit. Aquadest 38 1. Formalin 40 % d. Brilliant Chrecyl Blue c.

Citras Natricus d. Larutan Brilliant Chrecyl Blue dalam larutan garam fisiologis.40 100 gr gr gr ml IV. 4 . CARA KERJA A.0 0. NaCl c. Brilliant Chrecyl Blue b. untuk pengecatan retikulosit.85 0.2. yang terdiri dari : a. PENGHITUNGAN TROMBOSIT 1. Aquadest 1. TEKNIK PELAKSANAAN • • Pipet kapiler Thoma untuk eritrosit dibilas dengan larutan Rees Ecker Kamar penghitung disiapkan  gelas penutup diletakkan di atas kamar penghitung  menutupi kedua daerah penghitung.

5 . • Larutan Rees-Ecker dihisap tepat mencapai tanda “101”. • Pipet dikocok  gerakan tegak lurus sumbu panjang (2 menit) sekaligus menghindari trauma eritrosit berlebihan dan pengaduk pada pipet Thoma.5”  bila berlebih dikeluarkan dengan menyentuhnyentuhkan ujung pipet dengan ujung jari. Pipet diputar-putar supaya darah dan larutan Rees-Ecker tercampur baik.• Darah vena dengan antikoagulan dihisap kedalam pipet Thoma eritrosit sampai tanda “0.

kapas.• Keluarkan bagian yang tidak mengandung darah (3 tetes) • Larutan darah dimasukkan kamar penghitung  tidak boleh terlalu banyak. dan lain – lain  dapat menimbulkan gangguan distribusi sel – sel dalam kamar penghitung. • Kamar penghitung diletakkan di bawah mikroskop  tunggu 10 menit supaya trombosit – trombosit mengendap  perbesaran 45X. Bila terlalu banyak. tissue. gelas penutup akan mengapung dan tidak boleh menghisap dengan kertas saring. 6 .

jumlah eritrosit per ml darah adalah : 200 x 2. Cara menghitung harus sistematik.1 mm.1 ml  yang menyinggung garis batas sebelah kiri dan atas dihitung  yang menyinggung garis batas sebelah kanan dan bawah tidak dihitung. asumsi tebal larutan 0.2. Jadi. CARA MENGHITUNG Dihitung jumlah trombosit dalam empat persegi A.5 N = 500 N • Untuk perhitungan teliti  dilakukan pada kedua daerah penghitung  dihitung rata – rata. Jadi N trombosit terdapat dalam 4/10 ml. Dalam volume 1 ml terdapat  (1:4/10) x N eritrosit = 2. 7 . Tujuan  agar sel – sel tidak terhitung berkali – kali.masing mempunyai volume 0.dan D dimana masing .5 N trombosit. KALKULASI • • • • • • Misalkan jumlah trombosit dalam keempat empat persegi  N.C.B. Volume keempat empat persegi  4/10 ml  0. Pengenceran larutan darah  200X.4 ml . 3.

Sesudah itu dikocok lagi dengan baik. • • Dua tetes salah satu cat dimasukkan ke dalam botol kecil  Campur dengan baik dan tunggu 15 menit. • Satu tetes larutan darah ditempatkan di atas gelas penutup  ditekan supaya terjadi lapisan darah yang tipis antara gelas objek dan gelas penutup. TEKNIK PELAKSANAAN • Dua tetes darah vena dengan antikoagulansia ke dalam botol kecil. 8 .B. PENGHITUNGAN RETIKULOSIT 1. setelah itu dibuat sediaan untuk menghitung retikulosit dengan metode basah.

• Hitung dalam beberapa lapangan pandang 500 eritrosit  catat retikulosit (hasil dinyatakan dalam prosen atau permil) IV. HASIL PERCOBAAN ORANG COBA WANITA Nama : Rina Resti Fauzi Usia : 20 tahun Penghitungan Trombosit Ruang A Ruang B Ruang C Ruang D Total = = = = = 141 99 34 36 310 Trombosit Trombosit Trombosit Trombosit + Trombosit 9 .• Diperiksa dibawah mikroskop  lensa objektif 100X  digunakan emersi oil.

R Usia : 21 tahun Penghitungan Retikulosit Lapangan pandang 1 Lapangan pandang 2 Lapangan pandang 3 Lapangan pandang 4 Lapangan pandang 5 Lapangan pandang 6 Lapangan pandang 7 Lapangan pandang 8 Total = = = = = = = = = 141 eritrosit .9 % Retikulosit / 10 . 2 retikulosit 155 eritrosit . 0 retikulosit 15 eritrosit . 1 retikulosit 210 eritrosit . 0 retikulosit + 1017 eritrosit . 3 retikulosit 168 eritrosit . 1 retikulosit 111 eritrosit .000 Trombosit / ml darah x 100 % = 0. 9 retikulosit Jadi : • • Total Trombosit = 310 Total Retikulosit ml darah x 500 = 9/1000 = 155.ORANG COBA PRIA Nama : Arie Jimmy R. 1 retikulosit 108 eritrosit . 1 retikulosit 115 eritrosit .

000 0.1. DISKUSI  Pada percobaan kali ini diperoleh hasil : Trombosit : 310 x 500 (Normal) Retikulosit : 9/1000 x 100 % = 0. tahun 1964.000 – 400.9 % / ml darah (normal) = 155.8 % .8 – 1. sesuai dengan teori yang ada.000 Trombosit / ml darah Hasil ini kami bandingkan dengan harga normal trombosit dan retikulosit : Trombosit : 150.5 % / ml darah VI.9 % Trombosit Normal Retikulosit Normal Retikulosit / ml Keterangan Keterangan : Hasil – hasil diatas kami bandingkan dengan nilai standart dari Laboratorium Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya.  Konsentrasi trombosit dipengaruhi oleh beberapa faktor : 11 .5 % / ml darah Pada penghitungan trombosit di kelompok kami adalah normal.Hasil percobaan kami sebagai berikut : Nama Orang Coba Rina Jimmy Jenis Kelamin Wanita Pria Trombosit / ml 155.000 trombosit / ml darah = 0. nilai normal (untuk dewasa normal) sebagai berikut : Trombosit Retikulosit = 150.000 Trombosit / ml darah Retikulosit : 0.000 – 400.

12 . tubuh seakan sudah mempersiapkan jumlah trombosit pada wanita karena mengalami menstruasi (pendarahan). Faktor genetik Beberapa kelainan pada proses pembentukan dan fungsi trombosit. sulfonamid Sedangkan pada penghitungan retikulosit pada kelompok kami adalah memperoleh hasil yang normal. Vinka alkaloid. mikonazol Penurunan trombosit g. Adrenalin dan nor adrenalin Suhu dingin Alkalosis Keadaan fisiologis seseorang Pada wanita hamil. trombositnya tinggi. c. rifampin. jumlah platelet selalu di bawah normal. digitoksin. Aktivitas fisik Platelet seseorang pada siang dan malam hari berbeda. karena : • • • d. didapat platelet yang menurun e. Usia Pada bayi dan anak – anak. tetapi pada neonatus. Keadaan patologis Keadaan trombositosis dan trombositopenia : aspirin.a. Keadaan ini dimungkinkan. yang disebabkan : • • Syndrom Bernard – Soulter Glanzman disease f. Jenis kelamin Pada wanita umumnya lebih tinggi daripada pria. kinin. b. Pengaruh obat Peningkatan trombosit : kortikosteroid.

retikulositnya 2. konsentrasi dipengaruhi oleh : a. Keadaan fisiologis . b. Tetapi jumlah ini akan menurun dalam minggu pertama setelah kelahiran. Usia Pada bayi yang baru lahir.aktivitas sumsum tulang Ketika pendarahan. Jenis kelamin Pada wanita. sumsum tulang dirangsang untuk membentuk eritrosit baru d. Genetik Thalasemia α (kelainan pada kromosom 16) Thalasemia β (kelainan pada kromosom 11) f. Pada retikulosit. biasanya lebih tinggi c.5 %. Pelebaran sinusoid pembuluh darah 13 .tempat tinggal . Hormonal Pengaruh eritropoetin dalam perangsangan pembentukan darah e.

Ruang 5 pada kamar hitung Improved Neubauer untuk menghitung eritrosit dimana kamar ini dibagi lagi menjadi 5 ruang yaitu A.D. Hasil percobaan orang coba wanita mempunyai jumlah : Trombosit = 155.9 % / ml darah  Normal 2. Penghitungan trombosit dapat dilakukan dengan kamar penghitung Improved Neubauer menggunakan objektif dengan perbesaran 45X 3.C. Ruang 1. Penghitungan retikulosit tanpa menggunakan kamar hitung.000 / ml darah  Normal Retikulosit = 0.\ VII.3. KESIMPULAN 1.2. tetapi menggunakan gelas objek dan objektif dengan perbesaran 100X serta penggunaan immersion oil. 4.B. dan E Gambar Kamar Hitung Improved Neubauer 14 .4 pada kamar hitung Improved Neubauer untuk menghitung leukosit dan trombosit.

gac.edu/~cellab/chpts/chpt1/Images/fig1_8. Emmy 15 .VIII. DAFTAR PUSTAKA .gif .Diktat kuliah Patologi Klinik I Universitas Airlangga Surabaya http://homepages.Penuntun Pratikum Patologi Klinik Laboratorium Patologi Klinik Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Paraf Dosen Pembimbing dr.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful