Sampling

Kualitas Air Permukaan

.Perencanaan Sampling Perencanaan sampling dibuat untuk memudahkan kegiatan sampling di lapangan agar efektif dan sesuai dengan tujuan sampling yang akan dicapai. Kegiatan sampling meliputi : 1.  keterwakilan sebaran titik sampling terhadap kegiatan / area yang akan disampling.  mengetahui kondisi awal lingkungan yang akan dilakukan pengambilan sampel. Bertujuan untuk  memudahkan akses menuju lokasi sampling. Pembuatan peta lokasi pengambilan sampel.  menentukan estimasi waktu yang diperlukan dan  menentukan peralatan yang diperlukan dalam pengambilan sampel.

.

Mis : sampel dari badan air sungai. peralatan yang digunakan serta penentuan titik sampel yang akan diambil. sampel hanya mewakili kondisi sampel pada waktu yang sama dan tempat yang sama. untuk menentukan peralatan. danau. air laut dll. Sumber sampel Penentuan jenis sampel air yang akan diambil. Jumlah dan volume sampel Penentuan jumlah dan volume sampel untuk menentukan keterwakilan dari sampel yang diambil terhadap area yang akan disampling. . parameter uji. 3. Jenis sampel a) Grap sampel : sampel diambil dalam lokasi dan waktu tertentu.2. 4. Selain hal tersebut volume sampel ditentukan terkait dengan kebutuhan dalam melakukan analisis di laboratorium. metode.

lokasi yang sama tetapi dalam waktu yang berbedabeda. voc. • Terpadu/integrated sampel : gabungan antara komposit waktu dan tempat. dimana semua sampel di satukan dalam wadah dan di analisis. . • Komposit tempat : campuran dari grab sampel dengan volume yang sama. 5. Penetapan parameter Uji Sesuaikan parameter dengan baku mutu lingkungan atau sesuai dengan tujuan pengambilan sampel. waktu yang sama tetapi terdiri dari beberapa titik dalam satu aliran / area. Untuk parameter mikrobiologi.b) Komposit sampel : • Komposit waktu : campuran dari grab sampel dengan volume yang sama.total oil sebaiknya menggunakan grab saja.

½.Pengambilan sampel di sungai • Pola aliran berpengaruh terhadap homogenitas sebaran polutan yang ada didalamnya.8 kedalaman sungai.2 dan 0. – Sungai dengan debit 150 m3/dtk sampel diambil pada enam titik ¼.5 kedalaman sungai. sampel diambil pada satu titik tengah sungai pada 0.150 m3/dtk. Titik sampling dapat didasarkan oleh pola aliran dan debit sungai.5 kedalaman sungai. . sampel diambil pada dua titik 1/3 dan 2/3 lebar sungai pada 0. – sungai dengan debit 5 . Mengingat pola aliran yang tidak merata maka sampel dilakukan secara komposit. – sungai dengan debit < 5 m3/dtk. dan ¾ lebar sungai pada 0.

• Luas penampang sungai tidak dapat diukur secara tepat karena sifat alaminya yang tidak beraturan.Pengukuran debit Sungai (badan air yang mengalir) Rumus : Q (m3/dt) : V (m/dt) X A (m2) • Jika menggunakan current meter / flow meter. . Dengan teknik ini luas penampang hanya dapat didekati dengan mengukur lebar sungai dan kedalaman dibeberapa titik penampang melintang basah sungai dan memebagi dalam beberapa segmen hingga memenuhi bentuk dasar yang sederhana untuk mempermudah perhitungan. diperlukan data luas penampang agar debit atau kecepatan alir dapat dihitung.

Arus • Current meter (kecepatan arus langsung dibaca pada display). – Pelampung dilepas dibagian hulu sungai dibiarkan mengalir ke hilir pada jarak yang ditentukan.Pengukuran Kec. • Pelampung (kurang tepat krn hanya mengukur arus permukaan saja). Kecepatan alirnya adalah jarak yang telah ditentukan dibagi dengan waktu yang diperlukan pelampung pada jarak yang ditentukan tersebut. .

kayu/bambu berskala . tongkat meteran. • Perhitungan luas penampang : .Pengukuran kedalaman dan luas penampang • Pengukuran kedalaman dapat dilakukan dengan : mistar ukur. tali ukur dengan pemberat atau secara digital dengan sonar.

V : Va1+Va2+Vb1+Vb2+Vc1+Vc2+Vd1+Vd2+Ve1+Ve2+Vf1+Vf2+Vg1+Vg2 n .Jika V : kec arus k : kedalaman L : jarak antar segmen Rumus : Q (m3/dt) : V (m/dt) X A (m2) A: l1xk1 + k1+k2 * l2 + k2 + k3 * l3 + k3+k4 *l4 + k4+k5*l5 2 2 2 2 2 dst.....

• Benthos Di dasar perairan .Pengambilan sampel biota perairan • Plankton Pengambilan plankton sebaiknya dilakukan pada kedalaman 0.5 s/d 1 meter dibawah permukaan air.

Donert.1984. 2006.Sumber Pustaka • • • Burden F. .Baristand Alert dan santika. Metode penelitian air. Teknik sampling air dan air limbah.2004. Godish T.usaha nasional surabaya.Mc Kelvie.environmental monitoring handbook. Mc Graw Hill Haspiadi dkk.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful