 Gejala Patognomonik Skizofrein 1. Gejala Psikotik: • Gejala positif: waham, halusinasi, inkoheren dan katatonia.

• Gejala negatif: afek datar/tumpul, menarik diri, miskin pembicaraan dan pikiran. 2. 3. Gejala sudah berlangsung atau onset ≥ 1 bulan. Bila ada mania ataupun depresi. •  Kriteria Diagnostik Skizofrein • • • • Keruntuhan fungsi pemikiran atau tubuh yang tidak sesuai dengan masa lalu. Onset pada usia ≤ 45 tahun. Gejala berlangsung kurang lebih 6 bulan. Selalu disertai waham, halusinasi, inkoheren ataupun katatonia.  Sebutkan Gejala Utama Depresi Berat dan Gejala Tambahan • • Gejala utama depresi berat: afek depresi, hilang minat, mudah lelah. Gejala tambahan: hilang nafsu makan, percaya diri dan harga diri rendah, rasa bersalah dan tidak berguna, perhatian dan kosentrasi menurun, tidur terganggu.  Apa artinya RTA terganggu (kemampuan menilai realitas), jelaskan singkat • RTA terganggu: suatu proses dimana tidak dapat menilai • Gejala: - Tidak mengakui dirinya sakit - Mengakui dan menyangkal pada saat yang bersamaan. - Mengetahui bahwa dirinya sakit yang disebabkan oleh hal lain diluar dirinya. - Mengetahui dirinya sakit oleh hal lain yang irasional namun tidak dapat mempunyai • suatu situasi dengan benar dan memberikan tindakan yang tepat untuk situasi itu.  • •  •

kemampuan untuk berfikir dan bertindak untuk masa yang akan datang.  Sebutkan Contoh Gangguan Proses Pikir Yaitu: proses intrapsikis dalam serta proses menarik

pemahaman dan berfikir dengan cara mengenali, memahami, baru. Contoh: berkabut, gangguan proses pikir primer. membayangkan kesimpulan sehingga timbul pikiran dan paham

Contoh singkat)

Gangguan

Somatoform

(penjelsan

Gangguan Somatoform: pasien merasakan dirinya sakit berulang-ulang pada tubuhnya (fungsional dan anatomi), namun setelah pemeriksaan fisik yang berulang tidak ditemukan penyakit apapun, keluhan tidak sesuai dengan gejala penyakit tertentu. Disebabkan oleh gangguan psikis.

Contoh: pasien merasakan sakit kepala, namun dokter tidak menemukan sakit secara fungsional dan anatomi, dengan penjelasan dokter saja, pasien sudah merasa sembuh. Pedoman Diagnosa Gangguan Psokosomatik Pasien mengalami gangguan fungsional dan anatomi pada tubuhnya yang dikarenakan oleh stress psikologis.

Pasien yang stress psikologis: sakit maag, migrain.

 Autisme • Gangguan psikologik perkembangan dasar penasif faktor meliputi

majemuk,

perkembangan ketrampilan sosial dan berbahasa, seperti perhatian, persepsi, daya nilai realitas dan gerakan motorik. Gangguan pada masa anak-anak: - Kurang responsif terhadap orang lain. - Gangguan berat dalam kemampuan berbahasa.

gejala negatif. minat aneh/t’dapat kedekatan erat t’hadap benda b’gerak. Obsesi: pikiran yang menetap secara patologik dan dipertahankan. . II. misal: menolak perubahan. halusinasi auditorik. . Gejala Depresi Berat Gejala khas: perasaan depresif. . kemampuan belajar. 4. Hipokondria: pre-okupasi penyakit dalam dirinya. • Fobia: takut patologis yang persisten. waham yang tidak mungkin. Paling sedikit telah berlangsung 2 minggu atau gejala amat berat dan onset sangat cepat. . III. • Gangguan kontinuitas: Loncat gagasan: pembicaraan yang cepat dengan perpindahan ide-ide. • Pedoman diagnosis: . disadari. berhitung. Paling sedikit 4 dari gejala berikut: • Kosentrasi dan perhatian berkurang • Harga diri dan kepercayaan diri berkurang • Merasa bersalah dan tidak berguna • Gagasan dan perbuatan membahayakan diri • Tidur terganggu • Nafsu makan berkurang 3. merasa dirinya  • denganpenyakit atau gangguan sistemik atau otak yang dapat di diagnosis tersendiri. daya pikir orientasi. 5. • • • Koprolalia: mengucapkan kata-kata kotor terus. Noesis: terpilih. Ego mania: pre-okupasi diri yang patologis. tidak bisa dikoreksi. berlebihan terhadap suatu stimulasi spesifik. Pre-okupasi dalam pikiran: kecenderungan  1. Tidak mungkin melakukan pekerjaaan dan kegiatan sosial + waham.Ekolaila (pemutarbalikan penggunaaan kata ganti orang). Monomania: pre-okupasi pada suatu obyek yang tunggal. Unio niystica: kesatuan mistik dengan kekuatan tidak terbatas. sehingga ada upaya menghindari stimulus itu. secara tidak realistik.Adanya penurunan kemampuan daya ingat dan daya fikir sampai mengganggu kegiatan hariannya. Gangguan Proses Pikiran Gangguan isi pikir: Waham: tidak sesuai dengan realitas.. katoria. GMO GMO: gangguan mental yang berkaitan • Contoh → Demensia: suatu sindrom akibat penyakit atau gangguan otak bersifat kronikprogresif. Gejala berlangsung terus-menerus paling sedikit 1 bulan. inkoharensi. 2. waktu pencerahan.Tidak ada gangguan kesadaran. berkaitan dengan agama atau budaya. berbahasa dan daya nilai.  I. waham aneh. IV.  I. mudah menjadi lelah. pikiran pada ide tertentu. dimana terdapat gangguan fungsi luhur kortikal yang multipel: daya ingat. halusinasi atau stupor depresif. irasional. Bila memenuhi kriteria episode manik atau depresif maka gejala psikotik harus mendahuluinya.Respon aneh. Kriteria Scizofren: Paling sedikit 1 gejala yang amat jelas atau 2 gejala yang kurang jelas: pikiran aneh.Gejala dan disabilitas paling sedikit 6 bulan. • • • • • • dipertahankan terus. kehilangan minat dan kesenangan. Tidak disebabkan oleh penyakit otak atau intoksinasi atau lepas zat. berkaitan dengan anxietas. Atau paling sedikit 2 gejala bentuk: halusinasi menetap. daya tangkap. II.

• • 4. Terhambat: stop sejenak.K lebih berat dari mania tanpa gejala psikotik + waham atau halusinasi. • sebelum belum pernah mengalami episode manik (tapi hipomanik singkat boleh) Rata-rata 6 bln. Inkoherensi: pikiran yang tidak dimengerti. wanita 2x lebih sering dari pria.Halusinasi: persepsi sensoris palsu tanpa stimulus external yang nyata. Contoh Gangguan Afektif Episode Manik: Hipomania: . Contoh: siklotimia.Suasana perasaan meningkat beberapa hari berturut-turut . afek datar tidak serasi kontak mata. atau kehilangan faktor pekerjaan. • Contoh: . . miskin ide bicara. bergaul dan akrab berlebihan  Peningkatan energi sexual  Pengurangan kebutuhan tidur . aneh.Peningkatan aktivitas:  Bercakap.Berlangsung ≥ 1 minggu.Suasana meninggi sampai mengganggu faktor pekerjaan dan hubungan sexual.Serangan I : 15-30 tahun . • Mania dengan gejala psikotik: G. Terhalang: stop tanpa lanjut. •  • • Pengertian Simpton Negatif Yaitu: pengurangan normal. Penegak diagnosis dibutuhkan waktu paling sedikit 2 minggu. Gangguan Realita Berat Yaitu: suatu ggn mental yg m’cakup t’dapatnya: Episode afektif berat tanpa episode manik. Contoh: menarik diri. Gangguan depresif berulang: Merupakan episode berulang dari depresi dan episode • 5. Gangguan suasana perasaan menetap: Gangguan suasana perasaan berfluktuasi dan menetap.• • • • • Sirkumtansialitas: pembicaraan yang berputarputar keluar dari topik. distimik.Depersonalisasi: persepsi diri yang berubah.  • - anhedonia. depresi atau campuran) • Biasanya terdapat penyembuhan sempurna antara 2 episode. • Gangguan afektif bipolar: Harus pernah mengalami gangguan afektif sebelumnya (hipomania.Tidak terdapat kekacauan berat dalam  1.Gangguan pada proses mental dimana stimulus sensorik dibawa ke kesadaran. • Ada 3 variasi episode: ringan. 2.Ilusi: persepsi atau interpretasi yang salah tentang stimulus external yang nyata. Episode depresif Mengalami suasana perasaan depresif: kehilangan minat dan kegembiraan. . mudah lelah dan berkurangnya aktifitas. manik. .  • Gangguan Persepsi Yaitu: . .Agnosia: tidak mengenali makna suatu impresi sensorik (gangguan kognitif). • • • • Lebih ringan dari hipomania atau depresi ringan Berlangsung bertahun-tahun lamanya Onset dini atau lambat. . • Rata-rata episode manik 4 bln dan depresif 6 bln. . sedang dan berat. • 3.gangguan pada proses merubah stimulus fisik menjadi informasi psikologik. Episode depresi berat yg tdk disebabkan o/ GMO. • Mania tanpa gejala psikotik: . Asosiasi longgar: gangguan asosiasi (jawaban tidak relevan dengan pertanyaan yang diajukan).

• Contoh: peningkatan aktifitas. Hendaya yg nyata dlm fungsi peran sebagai pencari nafkah. siswa / mahasiswa atau pengatur rumah tangga. punya tilikan. mendatar tidak serasi. Penghayatan yg tidak lazim → ilusi yg selalu datang. insomnia. Gejala-gejala Skizofrenia • • Penarikan diri atau isolasi dari hubungan sosial. tdk ada fungsi organik. t’dapat ggn perilaku. . Bukti langsung: terdapat paham halusinasi tanpa tilikan. Pembicaraan yang melantur. • • • • • Tingkah laku Hendaya yg nyata dlm higiene diri dan berpakaian. berbelit-belit. Afek tumpul. • Ggn Neurosis: t’dapat hendaya (ketidak mampuan) daya nilai realitas. kabur.  • Bedakan Gangguan Psikosis dan Neurosis Ggn Psikosis: terdapat hendaya berat dan daya nilai realita. kepribadian utuh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful