BAGIAN ILMU BEDAH FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN REFARAT MARET 2011

STRUMA

Disusun Oleh: SUCIANA 1102040088 Pembimbing: dr. Johan Gama Supervisor: dr. Haryasena, Sp.B(K)Onk.

DIBAWAKAN DALAM RANGKA TUGAS KEPANITERAAN KLINIK BAGIAN ILMU BEDAH FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2011

keadaan ini terjadi secara berselang-seling. Tetapi keluhan tersebut tidak dialami terusmenerus. RM MRS II. rata-rata 2-3 kali dalam seminggu. Saat buang air kecil. Saad : 75 tahun : Pensiunan tentara : 45 64 22 : 14 Februari 2011 Jenis Kelamin : Laki-laki 2 . kecuali bila gumpalan darah keluar. IDENTITAS PASIEN Nama Umur Pekerjaan No. biasanya kencing bercampur darah dialami dalam 2 hari berturut-turut. Saat berkemih keluar kencing berwarna merah seperti air cucian daging mulai dari awal hingga akhir kencing dan kadang disertai sedikit gumpalan darah seukuran biji beras. Juga tidak pernah merasakan nyeri : Tn. Frekuensi berkemih lebih dari 10 kali sehari dan sering terbangun pada malam hari untuk buang air kecil dengan frekuensi lebih dari 4 kali. selanjutnya 2 hari berikutnya kencing berwarna kuning kembali. ANAMNESIS Keluhan Utama Kencing bercampur darah Anamnesis Terpimpin Keadaan ini baru pertama kali dialami sejak kurang lebih 3 bulan yang lalu sebelum masuk rumah sakit (November 2010).LONG CASE SUBDIVISI UROLOGI I. tidak merasakan nyeri.

sklera tidak ikterus : tidak ada rhinorrea. Riwayat trauma di daerah pinggang tidak ada.7oC Submandibula : tidak ada pembesaran kelenjar Pemeriksaan Leher Regio colli anterior 3 . Riwayat diabetes mellitus tidak ada. tidak ada epistaksis : tidak sianosis P : 22 x/mnt S : 36. maupun nyeri pada alat kelamin. Tidak ada keluhan kencing berpasir. Riwayat operasi sebelumnya tidak ada.. hal ini dirasakan dengan longgarnya celana dan baju. Riwayat batuk lama tidak ada. III. riwayat demam tidak ada. tidak ada keluhan kencing rasa sakit saat buang air kecil. riwayat hipertensi baru diketahui dalam 6 bulan terakhir tapi tidak berobat teratur.hebat yang hilang-timbul pada kedua pinggang. Riwayat merokok + selama 53 tahun yang lalu sekitar 12 batang per hari. Riwayat penurunan berat badan dalam 3 bulan terakhir. Riwayat penyakit yang sama dalam keluarga tidak ada. Riwayat penggunaan obat-obatan jangka panjang tidak ada. nyeri yang menjalar hingga ke lipat paha. PEMERIKSAAN FISIK STATUS GENERALIS Sakit Sedang/Gizi Cukup/Sadar BB: 54 kg TB: 166 cm IMT: 19.6 kg/m2 STATUS VITALIS TD : 140/90 mmHg N : 84 x/mnt STATUS REGIONALIS Pemeriksaan Kepala Rambut Mata Hidung Bibir : beruban. tidak mudah dicabut : konjungtiva anemis. tidak ada keluhan rasa tidak puas sesudah buang air kecil.

fokal fremitus kiri dan kanan kesan normal : sonor kanan sama dengan kiri. batas jantung kesan normal. Auskultasi : bunyi jantung I dan II murni regular. nyeri tekan tidak ada Pemeriksaan Dinding Thoraks Inspeksi Palpasi Perkusi : dinding thoraks simetris kanan dan kiri. bising tidak ada. kesan dalam batas normal Palpasi Perkusi : massa tumor tidak ada. hepar dan lien tidak teraba : timpani 4 . massa tumor tidak ada. batas jantung atas pada ICS II sinistra. batas jantung kiri pada linea midclavicularis sinistra. tidak tampak adanya massa tumor Auskultasi : peristaltik ada. warna sama dengan sekitar Palpasi : tidak teraba massa tumor. batas paru hepar pada intercostal VI Auskultasi : bunyi pernapasan bronkovesikuler. nyeri tekan tidak ada Regio Colli posterior Inspeksi : tidak tampak massa tumor Palpasi : tidak teraba massa tumor. tidak ada bunyi tambahan Pemeriksaan Jantung Luar Inspeksi Palpasi Perkusi : ictus cordis tidak tampak : ictus cordis tidak teraba : pekak.Inspeksi : tidak tampak massa tumor. batas jantung bawah pada ICS V sinistra. Pemeriksaan Abdomen Inspeksi : datar. ikut gerak napas. pernapasan tipe thorako-abdominal : nyeri tekan tidak ada. nyeri tekan tidak ada. batas jantung kanan pada parasternalis dekstra.

gibbus tidak ada. udem tidak ada. tidak tampak massa tumor : tidak teraba massa. massa tumor tidak ada. aligment tulang baik. tidak ada darah atau pus dari OUE. tidak ada nyeri tekan. massa tumor tidak ada. hematom tidak ada STATUS UROLOGIS Regio Costovertebralis Dextra & Sinistra Inspeksi : warna kulit sama dengan sekitarnya. warna kulit lebih gelap dari warna kulit sekitarnya. tidak ada pembesaran kelenjar : nyeri tekan tidak ada. udem tidak ada Palpasi Scrotum Inspeksi : warna kulit lebih gelap dari warna kulit sekitarnya. tidak tampak massa tumor ataupun penonjolan Palpasi : nyeri tekan tidak ada. massa tumor tidak ada . massa tumor teraba. hematom tidak ada. edema tidak ada. udem tidak ada 5 : warna sama dengan sekitarnya.ukuran ± 2 cm terfiksir.Regio Inguinal Inspeksi Palpasi Extremitas Tidak ada kelainan.konsistensi padat kenyal. hematom tidak ada Palpasi Perkusi : nyeri tekan tidak ada. hematom tidak ada. ballottement ginjal tidak teraba : nyeri ketok tidak ada Regio Suprapubik Inspeksi : tampak datar. OUE letak di anterior. buli-buli kesan kosong Genitalia Externa Penis Inspeksi : tampak penis tersirkumsisi. massa tumor tidak ada. warna kulit sama dengan sekitar.

sekitar 12 batang per hari. lendir tidak ada. kesan dalam buli-buli. DISKUSI 6 . tidak tampak massa tumor. Pada pemeriksaan rectal toucher dengan pemeriksaan bimanual teraba massa tumor pada arah jam 1 dengan ukuran + 2 cm.Handschoen : faeces tidak ada. .Tidak teraba penonjolan prostat. massa tumor tidak teraba. V.Sphincter mencekik. konsistensi padat keras. tidak ada edema Palpasi : tidak teraba massa tumor. Riwayat merokok kurang lebih 53 tahun yang lalu. kesan dalam bulibuli.Palpasi : nyeri tekan tidak ada. ampulla kosong. permukaan tidak berbenjol-benjol. teraba 2 buah testis dalam kantung scrotum dengan konsistensi normal Perineal Inspeksi : warna kulit lebih gelap dari sekitarnya. nyeri tekan tidak ada. dan frekuensi kencing dalam sehari > 10 kali. bersifat intermitten dan hematuri total. nokturia ada dengan frekuensi > 4 kali. mukosa licin. Riwayat demam dan riwayat trauma di daerah pinggang tidak ada. . nyeri tekan tidak ada. Riwayat penurunan berat badan dalam 3 bulan terakhir. permukaan tidak berbenjol-benjol. tidak ada hematom. Disuria tidak ada kecuali bila keluar bekuan darah. darah tidak ada. RESUME Seorang laki-laki 75 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan gross hematuri yang dialami sejak ± 3 bulan yang lalu. terfiksir. IV. tidak ada nyeri tekan Rectal Toucher . konsistensi padat keras. . terfiksir.Pada pemeriksaan bimanual: teraba massa tumor pada arah jam 1 dengan ukuran + 2 cm.

maka diagnosa yang paling mungkin pada pasien ini adalah tumor buli-buli. Dari anamnesis lebih lanjut didapatkan bahwa hematuri bersifat intermitten dan berlangsung dari awal sampai akhir kencing (hematuri total). Penderita tidak memiliki riwayat trauma. Kadang-kadang disertai disuria hanya bila bekuan darah keluar. permukaan tidak berbenjol-benjol. kesan dalam buli-buli.Dari anamnesis diketahui bahwa keluhan utama pada pasien ini adalah gross hematuri. seperti: batu ginjal atau ureter. dan poliuria yang menunjukkan adanya gejala iritasi buli-buli yang menyertai. Urinalisis. atau bahkan kelainan bisa juga berasal dari pre-renal yang berupa gangguan hemolisis. Terdapat pula nokturia. Untuk menegakkan diagnosa secara pasti dan menyingkirkan diagnosa banding dari pasien ini maka perlu dilakukan pemeriksaan tambahan seperti: 1. kemungkinan diagnosa lain yang dapat menyebabkan hematuri pada pasien tersebut. infeksi. pemeriksaan ini diperlukan untuk membedakan bahwa keluhan memang merupakan suatu hematuri (eritrosituri) atau suatu kencing berwarna merah karena obat-obatan atau hemolisis. Selain itu. dan tidak ada nyeri tekan. Selain suatu tumor buli-buli. konsistensi padat keras. Pada gross hematuri kita akan dapatkan sedimen eritrosit yang penuh pada setiap 7 . Penderita memiliki riwayat merokok lama yang merupakan salah satu faktor risiko suatu keganasan. maupun konsumsi obat-obatan tertentu dalam jangka waktu yang lama. terfiksir. keganasan pada ginjal atau ureter. penderita mengalami penurunan berat badan secara bermakna dalam 3 bulan terakhir yang menunjukkan suatu perjalanan penyakit yang dapat pula berhubungan dengan suatu keganasan. Dari anamnesis dan pemeriksaan fisis tersebut. Pada pemeriksaan rectal toucher dengan pemeriksaan bimanual teraba massa tumor pada arah jam 1 dengan ukuran + 2 cm. fibrotik prostat. Keadaan seperti ini dapat terjadi pada berbagai kelainan sepanjang traktus urinarius (renal dan post-renal) berupa kolik abdome. tetapi tidak ditemukan adanya nyeri hebat atau kolik maupun kencing berpasir.

BT. pada karsinoma buli-buli dapat ditemukan filling defect dengan tepi irreguler. 5. Selain itu juga dapat menentukan adanya bakteri (bakteriuri). VII. PT. dengan melakukan biopsi untuk pemeriksaan histopatologi dan mengetahui tingkat kedalaman infiltrasi tumor. PENATALAKSANAAN Penatalaksanaan tergantung dari diagnosis pasti berdasarkan hasil 8 . Pada penderita ini dengan usia tua (75 tahun) sebaiknya diikuti dengan pemeriksaan tes faal paru. CT-Urografi. elektrolit serta protein/albumin 3. 1. Cystoscopy biopsi.lapangan pandang. Pemeriksaan foto thoraks untuk menilai paru dan jantung secara umum. EKG. DIAGNOSIS SEMENTARA Dari anamnesis dan pemeriksaan yang dilakukan maka diagnosa klinik yang paling memungkinkan adalah suatu karsinoma buli-buli. dapat membantu menemukan adanya massa pada buli-buli dan menilai kedalaman invasinya pada buli-buli. yang apabila ditemukan dapat diikuti dengan pemeriksaan kultur dan tes sensitivitas kuman. APTT). kimia darah. 2. serta adanya hidroureter atau hidronefrosis yang merupakan salah satu tanda adanya infiltrasi tumor ke ureter atau muara ureter. Pemeriksaan laboratorium berupa tes darah rutin termasuk faktor pembekuan/perdarahan (CT. Selain pemeriksaan di atas. VIII. atau echocardiography. BNO/IVP. 2. Selain itu kita dapat menemukan atau menyingkirkan kemungkinan adanya batu di sepanjang traktus urinarius. 4. pemeriksaan-pemeriksaan yang dilakukan dalam rangka persiapan tindakan atau toleransi operasi antara lain:. walaupun bila negatif tidak dapat menyingkirkan adanya karsinoma buli-buli. dapat dijadikan sebagai diagnosis pasti karsinoma buli-buli. Hal paling penting yang bisa didapat pada BNO-IVP adalah dapat menilai anatomi ginjal dan fungsi ekskresi dan sekresi kedua ginjal. serta ekstensi ke organ sekitarnya dan menyingkirkan kemungkinan lain dalam abdomen.

Rencana pascabedah selanjutnya sangat menentukan hasil terapi. Agen yang telah digunakan untuk pengobatan intravesikal adalah tiotepa. Tindakan kemoterapi/instalasi intravesika dilakukan dengan syarat jaringan tumor harus bersih pada saat tindakan TUR. Bila hasil PA memberikan gambaran belum menginfiltrasi lapisan otot. serta dilanjutkan dengan radiasi dan adjuvan kemoterapi. • Keganasan sampai muskularis: jika hasil PA sudah ada serta memberikan gambaran tumor sudah menginfiltrasi ke lapisan otot. Dan belum menginfiltrasi lapisan otot. radiasi. • Keganasan yang bersifat superfisial: dilakukan tindakan TUR buli/fulgurasi dan kemoterapi intravesika. atau radiasi. maka kemoterapi intravesica dilanjutkan sampai 8 minggu dan setelah itu dilakukan tindakan cystoscopy ulang. Cystoscopy untuk mengontrol kekambuhan biasanya diadakan setiap 3 bulan selama satu tahun dan kemudian setiap 6 bulan. dan ada tidaknya metastasis). Jika hasil pemeriksaan penunjang tersebut dapat memastikan diagnosis hematuri et causa carsinoma buli-buli maka tindakan pada pasien ini tergantung pada stadium (kedalaman invasi.pemeriksaan penunjang. dan tindakan paliatif. maka instalasi intravesica harus dihentikan dan tindakan selanjutnya adalah kemoterapi intravena. Tindakan ini dilakukan sebelum 24 jam postoperasi tanpa menunggu hasil PA. • Keganasan dengan stadium invasif namun belum menginfiltrasi ke organ sekitarnya: bisa dilakukan sistektomi parsial atau total tergantung letak dan luas tumor. VII. • Keganasan sudah menginfiltrasi organ sekitarnya: dilakukan sistektomi radikal dan selanjutnya dilakukan diversi urine. serta keadaan umum pasien. doksorubisin. PROGNOSIS 9 . mitomicin C. Penatalaksanaan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut. adriamisin. perluasan tumor.

Prognosis bergantung pada stadium tumor. 10 . Dengan tingkat rekurensi tumor buli-buli yang tinggi. maka prognosis pasien ini adalah dubia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.