P. 1
Makalah+Pengantar+Ilmu+Hukum

Makalah+Pengantar+Ilmu+Hukum

|Views: 420|Likes:
Published by Saddam Al-a'raf

More info:

Published by: Saddam Al-a'raf on Jun 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/22/2014

pdf

text

original

TUGAS MAKALAH INDIVIDU

PENGANTAR ILMU HUKUM
TENTANG HUKUM PERDATA

DISUSUN OLEH : FRIHANDA MIFTAH ILHAMI NPM : 1241173301028 PRODI : ILMU PEMERINTAHAN

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) PRODI ILMU PEMERINTAHAN UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG (UNSIKA) 2012

penulis mengharapkan kritik atau saran dari pembaca guna untuk memperbaiki kekurangan kekurangan tugas ini. Januari 2013 Frihanda Miftah Ilhami . Tugas ini guna melengkapi nilai dan materi yang telah di tentukan pada semester satu ini. karena atas perkenannya tugas ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. Tidak lupa kepada Nabi besar Muhammad SAW. Dalam penyusunan tugas ini... Keluargnya serta para sahabatnya dan umatnya yang setia sampai akhir zaman. merupakan Mata kuliah Pengantar Ilmu Hukum tentang penyusunan Makalah mengenai Hukum Perdata Indonesia. Demikian Makalah ini disusun dengan harapan. Mudah-mudahan guna dan manfaat bagi kita semua khususnya insan pencipta dunia pendidikan dan penulis sangat selalu berharap mudah-mudahan Allah selalu meridhai kita semua. Amiin. penulis banyak mendapatkan petunjuk serta pelajaran yang bermanfaat bagi penulis.Kata Pengantar Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah ke khadirat Allah SWT. Tugas ini. Karawang. Tugas yang sederhan ini jauh dari sempurna.

............ 3 2.............................................................. 12 3............................. 7 2......................................... Tujuan Penulisan .....6......5............................... Contoh.4...3 .......... Saran ...............2......... Rumusan Masalah ..................................................... Latar belakang ..... Sejarah Hukum Perdata ...........2 ...........................................contoh Kasus Hukum Perdata ................................ Sistematika Hukum Perdata ............................... 1 1.................... 2 2..2........... Kesimpulan .......... ii BAB I PENDAHULUAN 1.... Pengertian Hukum ..................................... 1 1..................................................................................................................................................1.................................1.................................. 2 2......................................................................1......................................... Pengertian Hukum Perdata .......................... 12 DAFTAR PUSTAKA ............... 5 2.................... 13 ........................ i DAFTAR ISI ............................................. 1 BAB II PEMBAHASAN 2.................... 9 BAB III PENUTUP 3....................3.............. Keadaan Hukum Perdata di Indonesia .......................................................................................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ................

Latar belakang Hukum perdata adalah aturan-aturan hukum yang mengatur tingkah laku setiap orang terhadap orang lain yang berkaitan dengan hak dan kewajiban yang timbul dalam pergaulan masyarakat maupun pergaulan keluarga atau Hukum perdata adalah hukum yang mengatur hubungan antar perorangan di dalam masyarakat luas. Dan juga mengatur masalah kebendaan dan hak-hak atas benda.1.3. Apa pengertian Hukum Perdata c.BAB I PENDAHULUAN 1. hubungan hukum antara wali dan anak. 1. aturan mengenai jual-beli. dan segala yang berkaitan dengan transaksi.2. pengalihan hak. persyarikatan ( kerja sama bagi hasil ). serta akibat-akibat hukumnya . hubungan hukum antara suami dan istri. Hukum perdata merupakan hukum yang sangat berkaitan dengan hubungan antar orang – perorangan. Apa pengertian Hukum b. seperti misalnya hukum perkawinan yang mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan perkawinan yang didalamnya berupa perkawinan yang sah dan tidak sah. pinjam-meminjam. Rumusan masalah. harta benda dalam perkawinan. Untuk mengetahui arti Pengertian Hukum terlebih dahulu . a. hukum kewarisan. Tujuan Penulisan a. Untuk Mengetahui Apa yang dimaksud Hukum perdata b. Apa contoh Kasus Hukum perdata 1. sewa-menyewa. perceraian.

selain itu Hukum bertujuan untuk menjaga dan mencegah agar setiap orang tidak dapat menjadi hakim atas dirinya sendiri. . Perkataan Hukum Perdata dalam arti yang luas meliputi semua Hukum Privat materiil dan dapat juga dikatakan sebagai lawan dari Hukum Pidana Untuk Hukum Privat materiil ini ada juga yang menggunakan dengan perkataan Hukum Sipil.1. kedamaian.BAB II PEMBAHASAN 2. Dengan adanya hukum pengadilan dengan maka tiap perkara dapat di selesaikan melaui proses hakim berdasarkan ketentuan hukum yang prantara berlaku. tapi oleh karena perkataan sipil juga digunakan sebagai lawan dari militer maka yang lebih umum digunakan nama Hukum Perdata saja.2. Hukum mempunyai tugas untuk menjamin adanya kepastian hukum dalam masyarakat. ketenteraman. Tujuan hukum mempunyai sifat universal seperti ketertiban. kesejahteraan dan kebahagiaan dalam tata kehidupan bermasyarakat. 2. untuk segenap peraturan Hukum Privat materiil (Hukum Perdata Materiil). Oleh karena itu setiap masyarat berhak untuk mendapat pembelaan didepan hukum sehingga dapat di artikan bahwa hukum adalah peraturan atau ketentuan-ketentuan tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur kehidupan masyarakat dan menyediakan sangsi bagi pelanggarnya. Pengertian Hukum Perdata Yang dimaksud dengan Hukum Perdata ialah hukum yang mengatur hubungan antara perorangan di dalam masyarakat. hukum adalah aspek terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan. Pengertian Hukum Hukum adalah suatu sistem yang dibuat manusia untuk membatasi tingkah laku manusia agar tingkah laku manusia dapat terkontrol .

Sri Sudewi Masjchoen Sofwan Hukum yang mengatur kepentingan warga negara perseorangan yang satu dengan perseorangan yang lainnya. S. Sejarah Hukum Perdata yang Berlaku di Indonesia Sejarah membuktikan bahwa Hukum Perdata yang saat ini berlaku di Indonesia. Soebekti. 3.H. Semua hak yang meliputi hukum privat materiil yang mengatur kepentingan perseorangan. tidak lepas dari Sejarah Hukum Perdata Eropa. Definisi Menurut para Ahli 1.Dan pengertian dan Hukum Privat (Hukum Perdata Materiil) ialah hukum yang memuat segala peraturan yang mengatur hubungan antar perseorangan di dalam masyarakat dan kepentingan dari masing-masing orang yang bersangkutan. S. Sudikno Mertokusumo Hukum antar perseorangan yang mengatur hak dan kewajiban perseorangan yang satu terhadap yag lain didalam lapangan berkeluarga dan dalam pergaulan masyarakat. Di dalam pengertian sempit kadang-kadang Hukumi Perdata ini digunakan sebagai lawan Hukum Dagang.H. R. 2. . Prof. Prof. 4. Hukum yang mengatur kepentingan perseorangan yang satu dengan perseorangan yang lainnya. 2. Soediman Kartohadiprodjo. Disamping Hukum Privat Materiil. juga dikenal Hukum Perdata Formil yang lebih dikenal sekarang yaitu dengan HAP (Hukum Acara Perdata) atau proses perdata yang artinya hukum yang memuat segala peraturan yang mengatur bagaimana caranya melaksanakan praktek di lingkungan pengadilan perdata. Dalam arti bahwa di dalamnya terkandung hak dan kewajiban seseorang dengan sesuatu pihak secara timbal balik dalam hubungannya terhadap orang lain di dalam suatu masyarakat tertentu.3.

juga peraturan setiap daerah itu berbeda-beda. dimana tiap-tiap daerah selain mempunyai peraturan-peraturan sendiri. maka Raja Lodewijk Napoleon Menetapkan : "Wetboek Napoleon Ingerighr Voor het Koninkrijk Holland" yang isinya mirip dengan "Code Civil des Francais atau Code Napoleon" untuk dljadikan sumber Hukum Perdata di Belanda (Nederland). badan-badan hukum.Bermula di benua Eropa. . Hukum Jemonia dan Hukum Cononiek. Dan mengenai peraturan . Akibat ketidak puasan. Dan tepatnya 5 Juli 1830 kodefikasi ini selesai dengan terbentuknya BW (Burgerlijk Wetboek) dan WVK (Wetboek van koophandle) ini adalah produk Nasional. terutama di Eropa Kontinental berlaku Hukum Perdata Ramawi. disamping itu juga dipergunakan Hukum Bumi Putra Lama. Oleh karena adanya perbedaan ini jelas bahwa tidak ada suatu kepastian hukum. Diterimanya Hukum Perdata Romawi pada waktu itu sebagai hukum asli dari negara-negara di Eropa. karena Code Civil des Francais ini adalah merupakan sebagian dari Code Napoleon Sebagai petunjuk penyusunan Code Civil ini dipergunakan karangan dari beberapa ahli hukum antara lain Dumoulin. assuransi. sehingga orang mencari jalan kearah adanya kepastian hukum. Oleh Karena perkembangan jaman. disamping adanya Hukum tertulis dan Hukum kebiasaan setempat. Sejalan dengan adanya penjajahan oleh bangsa Belanda (18o9-181 1).peraturan hukum yang belum ada di Jaman Romawi antara lain masalah wessel. Setelah berakhimya penjajahan dan dinyatakan Nederland disatukan dengan Prancis pada tahun 1811. Akhimya pada jaman Aufklarung (Jaman baru sekitar abad pertengahan) akhirnya dimuat pada kitab Undang—Undang tersendiri dengan nama "Code de Commerce".Nederland namun isi dan bentuknya sebagian besar sama dengan Code Civil des Francais dan Code de Commerce. Code Civil des Francais atau Code Napoleon ini tetap berlaku di Belanda (Nederland). Pada tahun 1804 atas prakarsa Napoleon terhimpunlah Hukum Perdata dalam satu kumpulan peraturan yang bemama Code Civil des Francais yang juga dapat disebut Code Napoleon". Domat dan Pothies. oleh karena keadaan hukum di Eropa kacau-balau. kesatuan hukum dan keseragaman hukum. bangsa Belanda mulai memikirkan dan mengadakan kodifikasi dari Hukum Perdatanya. dan setelah beberapa tahun kemerdekaan Belanda (Nederland) dari Perancis ini.

yaitu : a. 2. Sampai sekarang kita kenal dengan nama KUH Sipil (KUHP) untuk BW (Burgerlijk Wetboek). Golongan Eropa dan yang dipersamakan.S. Golongan Bumi Putera (pribumi /bangsa Indonesia asli) dan yang dipersamakan c. _ Bagi golongan timur asing (bangsa Cina. India. karena negara kita Indonesia ini terdiri dari berbagai suku bangsa. — Maksudnya untuk segala golongan warga negara berlainan sama dengan yang lain. Bagi golongan Bumi Putera (Indonesia Asli) dan yang dipersamakan berlaku Hukum Adat mereka. Arab) diperbolehkan untuk menundukkan diri kepada Hukum Eropa Barat baik secara keseluruhan maupun untuk beberapa macam tindakan hukum tertentu saja.Dan pada tahun 1948. Keadaan Hukum Perdata Dewasa ini di Indonesia Mengenai keadaan Hukum Perdata dewasa ini di Indonesia dapat kita katakan masih beisifat majemuk yaitu masih beraneka warna Penyebab dari keaneka ragaman ini ada 2 faktor yaitu : 1. c. Adapun hukum yang diberlakukan bagi masing-masing golongan yaitu : a. b. Arab) berlaku hukum masingmasing. Untuk Golongan Bangsa Indonesia Asli .I. yang pada pasal 163. tetapi hidup dalam tindakan-tindakan rakyat. Dapat kita Iihat : a. Yaitu hukum yang sejak dahulu kala berlaku di kalangan rakyat. Golongan Timur Asing (bangsa Cina. dengan catatan bahwa golongan Bumi Putera dan Timur Asing (Cina. di atas. yang membagi penduduk Indonesia dalam tiga Golongan.India. Sedangkan KUH Dagang untuk WVK (Wetboek van koophandle).S. Arab).4. India. kedua Undang-Undang produk Nasional-Nederland ini diberlakukan di Indonesia berdasarkan azas koncordantie (azas Politik Hukum). 2. yaitu mengatur hukum—hukurn yang diberlakukan bagi masing. Dan pasal 131 . b.S.masing golongan yang tersebut dalam pasal 163 I. Faktor Ethnis disebabkan keaneka ragaman Hukum Adat bangsa Indonesia.I. dimana sebagian besar dari Hukum Adat tersebut belum tertulis. Faktor Hostia Yuridis yang dapat kita lihat. Bagi golongan Eropa dan yang dipersamakan berlaku'Hukum Perdata dan Hukum Dagang Barat yang diselaraskan dengan Hukum Perdata dan Hukum Dagang di negeri Belanda berdasarkan azas konkondansi.

India dan lainnya) berlaku sebagian dari BW yaitu hanya bagian-bagian yang mengenai Hukum Kekayaan Harta Benda (Vermororgensrecht). Hukum Perdata dan Dagang (begitu pula Hukum Pidana besena Hukiun Acara Perdata dan Hukum Acara Pidana harus diletakkan dalam Kitab Undang-undang yaitu di Kodifikasi). Untuk memahami keadaan Hukum Perdata di Indonesia perlulah kita mengetahui riwayat politik pemerintah Hindia Belanda terlebih dahulu terhadap hukum di Indonesia. b. Untuk golongan warga negara bukan asli yang berasal dari Tionghoa dan Eropa Berlaku kitab KUHP(Burgerlijk Wetboek) dan KUHD (Wetboek Van Koophandel). 2. diperbolehkan menundukkan diri pada hukum yang berlaku untuk bangsa Eropa . 3. Orang Indonesia Asli dan orang Timur Asing. yaitu pada bagian 2 dan 3 dari TITEL IV dari buku I tentang : — Upacara yang mendahului pernikahan dan mengenai penahanan pemikahan Hal ini tidak berlaku bagi golongan Tionghoa. Untuk golongan bangsa Eropa harus dianut perundang. dan peraturan mengenai pengangkatan anak (adopsi). Arab dan lainnya) jika temyata bahwa kebutuhan kemasyarakatan mereka menghendakinya. tetapi hidup dalam tindakantindakan rakyat mengenai segala hal di dalam kehidupan kita dalam masyarakat. 4. dengan suatu pengertian bahwa bagi golongan Tionghoa ada suatu penyimpangan.S) (Indische Staatregeling) yang sebelumnya pasal 131 (I.undangan yang berlaku di negeri Belanda (sesuai azas Konkordansi ). Untuk golongan bangsa Indonesia Asli dan Timur Asing (yaitu Tionghoa. sepanjang mereka belum ditundukkan di bawah suatu peraturan bersama dengan bangsa Eropa. Selanjutnya untuk golongan warga negara bukan asli yang bukan berasal dari Tionghoa atau Eropah (antara lain Arab.S) yaitu pasal 75 RR (Regerings reglement) yang pokok-pokoknya sebagai berikut: 1. Karena pada mereka diberlakukan khusus yaitu Burgerlijke Stand. jadi tidak mengenai Hukum Kepribadian dan Kekeluargaan (Personen en Familierecht) maupun yang mengenai Hukum Warisan.Berlaku Hukum Adat yaitu hukum yang sejak dahulu kala berlaku di kalangan rakyat. Pedoman politik bagi pemerintah HIindia Belanda terhadap hukum di Indonesia ditulis dalam pasal 131 (I. dapatlah peraturan-peraturan untuk bangsa Eropa dinyatakan berlaku bagi mereka. hukum yang sebagian besar masih belum tertulis.

seperti pasal 1601-1603 lama dari BW yaitu perihal : a. Pasal 1788-1791 BW perihal hutang-hutang dari perjudian (staatsblad 1907 no 306) c. yaitu Hukum Adat. Dan di dalanmya diatur hukum kebendaan dan hukum waris. Perjanjian kerja perburuhan : (staatsblat 1879 no 256) b. 717).Organisasi tentang Maskapai Andil Indonesia (IMA) Staatsblad 1939 no 570 berhubungan dengan no. Buku II : Berisi tentang hal benda. Di dalamnya diatur hukum tentang diri seseorang dan hukum kekeluargaan. maka bagi mereka itu akan tetap berlaku hukum yang sekarang berlaku bagi mereka. Buku III : Berisi tentang hal perikatan.Penundukan ini boleh dilakukan baik secara umum maupun secara hanya mengenai suatu perbuatan tertentu saja. dari pemberlaku Undang-Undang berisi: Buku I : Berisi mengenai orang. Sebelumnya hukum untuk bangsa Indonesia ditulis di dalam Undang-Undang. 5. Pendapat yang penama yaitu.Undang-undang Hak Pengarang (Auteurswet tahun 1912) . Berdasarkan pedoman tersebut di atas.Ordonansi Perkawinan bangsa Indonesia Kristen (Staatsblad 1933 no 74). b.Peraturan Umum tentang Koperasi (Staatsblad 1933 no 108) .Ordonansi Woeker (Staatsblad 1938 no 523) .Ordonansi tentang pengangkutan di udara (Staatsblad 1938 no 98). Dan ada pula peraturan . Dan beberapa pasal dan WVK (KUHD) yaitu sebagian besar dari Hukum Laut(Staatsblad 1933 no 49) Disamping itu ada peraturan-peraturan yang secara khusus dibuat untuk bangsa Indonesia seperti : a.5. Sistematika Hukum Perdata Sistematika Hukum Perdata kita (BW) ada dua pendapat. 2. yaitu: . di jaman Hindia Belanda itu telah ada beberapa peraturan Undang-Undang Eropa yang telah dinyatakan berlaku untuk bangsa Indonesia Asli.peraturan yang berlaku bagi semua golongan warga negara. Di dalamnya diatur hak-hak dan kewajiban timbal balik antara orang-orang atau pihak-pihak tertentu. .

Hukum Kekeluargaan Mengatur perihal hubungan-hubungan hukum yang timbul dari hubungan kekeluargaan yaitu: — Perkawinan beserta hubungan dalam lapangan hukum kekayaan antara suami dengan istri. perwalian dan curatele. Hukum tentang diri seseorang (pribadi).Buku IV : Berisi tentang pembuktian dan daluarsa. mengatur tentang perihal kecakapan untuk memiliki hak-hak dan kecakapan untuk bertindak sendiri melaksanakan hak-hak itu dan selanjutnya tentang hal-hal yang mempengaruhi kecakapan-kecakapan itu. Hak mutlak yang memberikan kekuasaan atas suatu benda yang dapat terlihat dinamakan hak kebendaan. Hak-hak kekayaan terbagi lagi atas hak-hak yang berlaku terhadap tiap-tiap orang. oleh karenanya dinamakan Hak Mutlak dan hak yang hanya berlaku terhadap seseorang atau pihak tertentu saja dan karenanya dinamakan hak perseorangan. II. Hak mutlak yang tidak memberikan kekuasaan atas suatu benda yang dapat terlihat dinamakan hak kebendaan. Disamping itu Hukum Warisan mengatur akibat-akibat dari hubungan keluarga terhadap harta peninggalan seseorang . Jika kita mengatakan tentang kekayaan seseorang maka yang dimaksudkan ialah jumlah dan segala hak dari kewajiban orang itu dinilaikan dengan uang. Mengatur tentang manusia sebagai subyek dalam hukum. Pendapat yang kedua menurut ilmu Hukum / Doktrin dibagi dalam 4 bagian yaitu : I. III. Di dalamnya diatur tentang alatalat pembuktian dan akibat-akibat hukum yang timbul dari adanya daluwarsa itu. Hukum Kekayaan Mengatur prihal hubungan-hubungan hukum yang dapat dinilai dengan uang. hubungan antara orang tua dan anak. dinamakan hak mutlak saja. Hukum Warisan Mengatur tentang benda atau kekayaan seseorang jika ia meninggal. Hak mutlak yang tidak memberikan kekuasaan atas suatu benda yang dapat terlihat. — Hak seorang pengarang atas karangannya — Hak seseorang atas suatu pendapat dalam lapangan Hmu Pengetahuan atau hak pedagang untuk memakai sebuah merk. IV.

Upaya-upaya penyelesaian sertifikasi tanah yang dilaksanakan Lantamal III Surabaya sejak 20 Januari 1986 dapat terealisir BPN pada 1993 dengan terbitnya sertifikat sebanyak 14 bidang dengan luas 3. Saat itu tanah tersebut dibeli seharga Rp 77. Balunganyar. yakni 14 Desember 2006 dan 10 Januari 2007. Pada 20 November 1993 Bupati Pasuruan mengirimkan surat kepada Komandan Lantamal III Surabaya perihal usulan pemukiman kembali nonpemukim TNI AL di daerah Prokimal Grati. Kemudian Bupati Pasuruan mengajukan surat kepada KSAL pada 3 Januari 1998 untuk mengusulkan bahwa tanah relokasi untuk penduduk nonpemukim TNI AL agar diberikan seluas 500 meter persegi per KK. Kemudian pada 1984 keluar Surat Keputusan KSAL No Skep/675/1984 tanggal 28 Maret 1984 yang menunjuk Puskopal dalam hal ini Yasbhum (Yayasan Sosial Bhumyamca) untuk memanfaatkan lahan tersebut sebagai lahan perkebunan produktif. tanah tersebut dijadikan area perkebunan dengan menempatkan 185 keluarga prajurit. namun mereka dinyatakan kalah oleh PN Bangil dalam sidang 12 Maret lalu. Sumberagung. Gugatan itu ditempuh 256 warga. Wates. Kecamatan Lekok. menurut keterangan TNI AL.66 juta dan rencananya digunakan untuk pusat pendidikan dan latihan TNI AL yang terlengkap dan terbesar. dalam setahun terakhir terjadi dua kali pemblokiran jalan pantura oleh warga. yakni Desa Sumberanyar. Warga di sekitar Prokimal sering menggelar unjuk rasa dengan cara memblokade jalur pantura (pantai utara) untuk menuntut pembebasan lahan yang dianggap miliknya. Brang.569. dan Alas Telogo. 18 Juli 2006 lalu.205 hektare yang tersebar di dua kecamatan.676 hektare. Contoh-contoh Kasus Hukum Perdata Sengketa tanah Prokimal (proyek pemukiman TNI AL) meletus tahun 1998. memilih menempuh jalur hukum dan menggugat kepemilikan tanah itu ke Pengadilan Negeri (PN) Bangil. . Jatirejo.6. yakni Nguling dan Lekok. Semedusari. Selain itu. agar tidak telantar. serta di 11 desa. Pasinan. dengan memanfaatkan penduduk setempat sebagai pekerja. lahan yang diinginkan warga itu merupakan milik TNI AL yang diperoleh dengan pembelian yang sah tahun 1960 seluas 3. Tamping. Gejugjati. Di lain pihak.2. warga Desa Alas Telogo. Meski demikian masih ada penduduk yang belum melaksanakan pindah dari tanah yang telah dibebaskan TNI AL. Dari catatan media Surya. Karena belum memiliki dana.

―Sesuai Keputusan KSAL. 2007 ini lahan akan di-set up ulang sebagai pusat latihan tempur untuk meningkatkan profesionalitas prajurit TNI AL. tidak akan terjadi masalah seperti saya utarakan di hadapan warga. bahkan Pemkab mengusulkan anggaran untuk relokasi itu ke pemerintah pusat ditambah dengan anggaran dari APBD Kabupaten Pasuruan.‖ tandas Moekhlas Sidik didampingi Bupati Pasuruan Jusbakir Aldjufri kepada wartawan seusai bertemu dengan 11 kepala desa mewakili warga di lahan Prokimal Grati. Untuk relokasi warga. Dengan adanya keputusan ini.‖ kata Laksda Moekhlas Sidik saat meresmikan Prokimal sebagai Puslatpur. Upaya relokasi warga 11 desa ini disambut positif Pemkab Pasuruan. namun para kepala desa saat itu tidak berani menerimanya dan hanya akan menyampaikan lebih dulu kepada warga. 22 Maret lalu.702 rumah direlokasi di luar garis latihan. Alasannya. TNI AL juga memberikan tambahan lahan sebesar 20 persen untuk pemenuhan fasilitas umum.Munculnya keputusan tersebut membuat warga marah hingga berujung pada bentrokan dengan polisi seusai sidang putusan. Untuk biaya relokasi. Meski TNI AL memberikan tanah seluas 360 hektare kepada warga 11 desa. Setiap rumah diberi tanah 500 meter persegi sekaligus bentuk pelepasan dari inventarisasi kekayaan negara (IKN) AL. diharapkan masyarakat tidak resah karena jaminan keamanan tidak terkena peluru nyasar serta adanya keputusan hukum atas tanah yang dimilikinya. TNI AL dan Bupati akan mengusulkan kepada pimpinan masingmasing. lahan 500 meter persegi dianggap kurang untuk memenuhi kebutuhan warga. ―Sesuai pesan Panglima TNI. . yakni pada 15 Februari. Pangarmatim Laksda Moekhlas Sidik meresmikan Prokimal sebagai pusat latihan tempur (Puslatpur) dan warga 11 desa yang berjumlah sekitar 5. dan 360 hektare tanah diberikan kepada warga di 11 desa yang ditempatkan di luar sabuk batas tempat latihan tempur. karena ada niatan baik dari kami. lahan Prokimal dijadikan pusat latihan tempur dan 5. Janji untuk merelokasi warga kemudian diwujudkan. Selain itu. Sebelum persidangan itu.700 keluarga rencananya direlokasi ke bagian yang aman.

Sengketa masalah tanah antara warga dengan TNI di Kabupaten Pasuruan bukan hanya terjadi di lahan Prokimal. maka sang artis melaporkan media massa tersebut ke polisi atas tuduhan telah melakukan pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan. Namun dalam kasus Raci ini. . pihak TNI AU telah memberikan lampu hijau untuk pengelolaan lahan dengan porsi 60:40 untuk TNI AU dan warga Desa Raci. Kecamatan Bangil. Grati. Karena tidak terima dengan pemberitaan tersebut. Contoh Hukum Perdata Warisan Seorang ayah yang ingin mewariskan harta bendanya ketika kelak ia meninggal tentunya akan menuliskan sebuah surat wasiat. Gosip tersebut telah digosipkan oleh media menjadi seorang pengedar dan pemakai psikotropika.Di tengah upaya penyelesaian sengketa kasus tanah dengan jalan damai itulah. yang menyebabkan empat warga tewas dan enam lainnya luka-luka. tiba-tiba terjadi insiden antara Marinir dengan warga Rabu (30/5). Namun ketika seorang ayah tersebut telah meninggal. maka kasus tersebut juga termasuk salah satu contoh kasus hukum perdata. Kasus antara artis dan media massa tersebut juga termasuk menjadi salah satu contoh kasus hukum perdata. juga terjadi kasus sengketa tanah serupa antara warga dengan TNI Angkatan Udara (AU). Contoh Kasus Perdata Pencemaran Nama Baik Seorang artis merasa terhina atas pemberitaan sebuah media massa. Di Raci. dimana kemudian terjadi selisih paham antara anakanaknya dan berujung kepada pelaporan salah seorang anak kepada pihak yang berwenang tentang perselisihan yang terjadi.

1.2. dalam peradilan hukum perdata itu diutamakan perdamaian karena hukum itu tidak hanya difungsikan untuk menghukum seseorang. dan mempelajari makalah ini. khususnya hukum yang ada di Negara kita Indonesia . Jadi. kita semua dapat mengerti dan menjauhi tindakantindakan yang berlawanan dengan hukum yang berlahu. karena hukum dapat membuat orang lebih dewasa dalam bertindak. dan lebih disiplin dalam pemikiran dan tindakanya pula . Kesimpulan Jadi Hukum perdata adalah segala hukum pokok yang mengatur kepentingan-kepentingan perorangan.BAB III PENUTUP 3. 3. sebenarnya kehidupan yang berdasar dari hukum akan jauh lebih dalam pengaturanya pada pribadi setiap individu. membaca.Bukan sekedar isapan jempol semata. tapi juga sebagai alat untuk mendapatkan keadilan dan perdamaian. Saran Saran dari penyusun adalah semoga setelah melihat.

Daftar pustaka http://nabilahfairest.com/2008/07/microsoft-powerpoint-hkperdata.gunadarma.wordpress.pdf http://elearning.ac.files.id/docmodul .com/journal/item/45?&show_interstitial=1&u=%2 Fjournal%2Fitem http://joeniarianto.multiply.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->