P. 1
Pedoman-Akademik

Pedoman-Akademik

|Views: 247|Likes:
Published by similekete

More info:

Published by: similekete on Jun 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/31/2015

pdf

text

original

Sections

  • A.Sejarah Singkat Program Studi Pendidikan Matematika
  • B.Visi, Misi dan Tujuan Program Studi
  • BAB II SISTEM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN
  • A.Kegiatan Perkuliahan
  • B.Syarat-syarat Mengikuti Perkuliahan
  • C.Perencanaan Beban Studi
  • D.Penyelenggaraan Perkuliahan
  • E.Tata Tertib Perkuliahan
  • F.Sanksi Pendidikan Bagi Mahasiswa
  • BAB III EVALUASI HASIL BELAJAR MAHASISWA
  • A.Pengertian
  • B.Sistem Penilaian
  • C.Evaluasi Tahapan
  • D.Jenis dan Bentuk Ujian
  • E.Ujian Semester
  • G.Kelulusan Tahap Akhir Pendidikan
  • BAB IV HAK DAN KEWAJIBAN MAHASISWA
  • B. Kewajiban Mahasiswa
  • A.Sebaran Kurikulum Berdasarkan Kelompok Matakuliah
  • B.Sebaran Kurikulum Berdasarkan Semester
  • A. Matakuliah Perkembangan Kepribadian (MPK)
  • B. Matakuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK)
  • C. Matakuliah Keahlian Berkarya (MKB)
  • D. Matakuliah Perilaku Berkarya (MPB)
  • E. Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB)

BUKU PEDOMAN AKADEMIK

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA MADIUN

2010/2011

KATA PENGANTAR

Program Studi Pendidikan Matematika Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Widya Mandala Madiun dalam kewajibannya menyelenggarakan Pendidikan Tinggi berupaya menerbitkan Buku Pedoman Akademik. Upaya tersebut dimaksudkan untuk memberikan informasi berbagai kegiatan akademik baik bagi mahasiswa, dosen dan pelaksanaan administrasi akademik. Pedoman Akademik ini disusun sebagai hasil pertemuan dosen-dosen Program Studi Pendidikan Matematika dengan memperhatikan Kurikulum Nasional dan Muatan Lokal yang berwawasan ekologi daerah Madiun. Pedoman Akademik ini memuat sejarah singkat Program Studi Pendidikan Matematika, Sistem Penyelenggaraan Pendidikan, Penilaian, Kurikulum dan Silabus Mata Kuliah. Dengan buku Pedoman Akademik ini diharapkan semua pihak yang berkepentingan dapat mengetahui, mempelajari dan memahami Program Studi Pendidikan Matematika khususnya yang bersifat akademis. Semoga buku Pedoman Akademik ini bermanfaat.

Madiun,

Agustus 2010

Ketua Program Studi,

Gregoria Ariyanti, S.Pd., M.Si.

Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika

ii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ........................................................................................... i KATA PENGANTAR ........................................................................................ ii DAFTAR ISI ...................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN ................................................................................ 1

A. Sejarah Singkat Program Studi Pendidikan Matematika ............................... 1 B. Visi, Misi dan Tujuan Program Studi ........................................................... 2 BAB II SISTEM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ........................ A. Kegiatan Perkuliahan.................................................................................... C. Perencanaan Beban Studi ............................................................................. D. Penyelenggaraan Perkuliahan ...................................................................... E. Tata Tertib Perkuliahan ............................................................................... F. Sanksi Pendidikan Bagi Mahasiswa ............................................................. BAB III EVALUASI HASIL BELAJAR MAHASISWA .............................. 3 3 4 5 5 6 7

B. Syarat-syarat Mengikuti Perkuliahan ............................................................ 4

A. Pengertian ...................................................................................................... 7 B. Sistem Penilaian ............................................................................................ 7 C. Evaluasi Tahapan ........................................................................................... 7 D. Jenis dan Bentuk Ujian .................................................................................. 8 E. Ujian Semester ............................................................................................... 8 F. Tata Tertib Ujian ............................................................................................ 9 G. Kelulusan Tahap Akhir Pendidikan .............................................................. 10 BAB IV HAK DAN KEWAJIBAN MAHASISWA .......................................... 12 A. Hak Mahasiswa .............................................................................................. 12 B. Kewajiban Mahasiswa ................................................................................... 13

Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika

iii

.......... Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) ........................................................... 16 BAB VI SILABUS MATA KULIAH ............. Mata Kuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK) ............................... 42 D............................... 59 Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika iv .............. 23 C............... 20 A... Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB) .. 57 E.............. Mata Kuliah Perkembangan Kepribadian (MPK) ............................ Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB) ............................................... Sebaran Kurikulum Berdasarkan Semester ................. 14 B..................... 20 B........ Sebaran Kurikulum Berdasarkan Kelompok Mata Kuliah ........................... 14 A...................................................BAB V KURIKULUM PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA .......

Program Studi Pendidikan Matematika merupakan satu-satunya Program Studi di Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam STKIP Widya Mandala Madiun. 338/Dikti/Kep/1995. tertanggal 23 Juni 2000. 0324/O/1990. NOMOR. tertanggal 31 Desember 1991. Program Studi Pendidikan Matematika kembali mendapat status TERAKREDITASI dari Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia.PT/Ak. tertanggal 1 Mei 1990. dengan Sertifikat Akreditasi Nomor : 05763/AkVII-S1-019/UKSCDM/VIII/2003. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 1 . dengan Surat Keputusan Menteri pendidikan dan Kebudayaan No. 2. maka Program Studi pendidikan Matematika berada di bawah Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Dikti No. Dan pada tahun 2006. Program Studi Pendidikan Matematika mendapat status TERAKREDITASI dari Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. tertanggal 26 Juli 1995. VISI DAN MISI A. tertanggal 1 Mei 1990.VII/S1/VIII/2003 tertanggal 4 Agustus 2003. DAN STMIPA digabungkan menjadi Universitas dengan nama Universitas Widya Mandala Madiun. Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA).IV/VI/2000. 1040/O/1987. program studi Pendidikan Matematika mendapatkan status TERAKREDITASI dari Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT) Departemen Pendidikan Nasional RI. yaitu : 1. Pada tahun akademik 1990/1991. Jurusan Biologi. Dengan adanya penggabungan ketiga Sekolah Tinggi menjadi Universitas. ketiga Sekolah Tinggi yang ada di Yayasan Widya Mandala Madiun yaitu STKIP. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Program Studi Pendidikan Matematika pada tahun 1995 mendapatkan Status DIAKUI. Berdasarkan Surat Keputusan Mendikbud No. Sejarah Singkat Program Studi Pendidikan Matematika Program Studi Pendidikan Matematika dibuka pada awal tahun akademik 1986/1987. Sekolah Tinggi Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (STMIPA).PT/Ak. dengan Surat Keputusan Mendikbud No. Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris. 09312/Ak-X-S1-018/UKSCDM/XI/2006. Program Studi Biologi Lingkungan. Universitas Widya Mandala Madiun. tertanggal 20 Agustus 2003. Pada tahun 2000. tertanggal 23 Februari 1987. dengan Surat Keputusan Mendikbud No.BAB I SEJARAH. Yayasan Widya Mandala Madiun membuka dua Sekolah Tinggi baru. Dan pada tahun 2003. dengan Sertifikat Akreditasi Nomor : 03400 Ak-I-III-012/UWKCDM/VI/2000. berdasarkan Surat Keputusan Nomor : 019/BAN. STBA. 0687/Q/1991. berdasarkan Surat Keputusan Nomor : 012/BAN. 0323/O/1990.

Visi. serta mampu melakukan kegiatan penelitian dan pengkajian dalam rangka pengembangan Pendidikan Matematika. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 2 . mampu melakukan inovasi dalam pembelajaran Matematika. mampu melakukan inovasi dalam pembelajaran Matematika. Misi dan Tujuan Program Studi Visi : Menjadikan Program Studi yang unggul dalam menghasilkan lulusan Pendidikan Matematika yang sanggup dan mampu menyesuaikan diri dengan tantangan jaman. Misi Tujuan : Menghasilkan lulusan Pendidikan Matematika yang unggul dan relevan dengan kebutuhan pasar kerja. : Menyelenggarakan proses pendidikan yang menghasilkan lulusan Pendidikan Matematika yang unggul dan relevan dengan kebutuhan pasar kerja.B. mampu melakukan kegiatan penelitian dan pengkajian dalam rangka pengembangan Pendidikan Matematika. serta melakukan kerjasama dengan instansi pendidikan. berjiwa kebangsaan dengan didasari nilai-nilai moral agama dan cinta kasih.

Kegiatan perkuliahan berpegang pada prinsip efisiensi dari efektivitas dan berorientasi pada tujuan. Mata kuliah yang mempunyai beban 3 sks diberi: 1). Bentuk kegiatan praktikum dapat berupa : a. 2. Program Pengalaman Lapangan II (PPL II). Pengembangan Media Pembelajaran Matematika. a. berupa tugas-tugas kokurikulum c. praktikum. Kegiatan Perkuliahan 1. pembuatan alat peraga dan melaksanakan praktikum berdasarkan lembar praktikum 5. kegiatan mandiri. Lokakarya merupakan pertemuan yang bertujuan utnuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan peserta dengan menggunakan berbagai jenis metode pertemuan ilmiah 7. Dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi dapat diadakan seminar. Latihan-latihan. berupa praktek mengajar di Sekolah b. kegiatan terstruktur. Penyelenggaraan pendidikan yang utama dilakukan melalui perkuliahan. Seminar merupakan pertemuan ilmiah yang dengan sistematis mempelajari suatu topik khusus di bawah pimpinan seorang yang ahli dan berwenang dalam bidang tersebut b. berupa simulasi mengajar di kelas b. Tugas paper. dan kegiatan ilmiah yang lain. lokakarya. berupa pembuatan lembar praktikum. Kuliah Kerja Nyata (KKN) 6. mengenal. membuat dan menggunakan program-program c. kegiatan praktikum c.BAB II SISTEM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN A. kegiatan perkuliahan teori b. Prinsip belajar yang berpusat pada Mahasiswa Aktif (Student Centered Learning) hendaknya digunakan. Pemrograman Komputer. kegiatan tatap muka selama 50 menit b. berupa pendalaman/perluasan kajian materi yang dirancang oleh mahasiswa sendiri 4. Kegiatan perkuliahan dibagi menjadi : a. diskusi. Bentuk kegiatan kerja lapangan berupa : a. dalam arti waktu yang tersedia harus dimanfaatkan secara optimal untuk tercapainya tujuan. atau Laporan buku Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 3 . kegiatan kerja lapangan 3. Diskusi merupakan forum pertukaran pikiran yang dilakukan oleh sekelompok orang di hadapan sekelompok hadirin mengenai suatu masalah tertentu yang telah dipersiapkannya c. 8. Pemberian tugas-tugas kepada mahasiswa: a. Program Pengalaman Lapangan I (Microteaching). 2). Bentuk kegiatan perkuliahan dalam 1 SKS dibagi menjadi : a.

Prasyarat mata kuliah tersebut diatur oleh masing-masing program studi.00  IPS  1. Kemampuan belajar mahasiswa b. Pada semester pertama.50  IPS  2.50 1. Dalam merencanakan beban studinya di setiap awal semester. 10. beban studi maksimal yang boleh diambil mahasiswa berpedoman pada besar Indeks Prestasi Semester (IPS) yang dicapai pada semester yang baru lalu. Mata kuliah berprasyarat hanya dapat diikuti oleh mahasiswa yang telah mengikuti kuliah prasyaratnya dengan minimal memiliki nilai D. Kegiatan perencanaan beban studi. 5. 4. Kegiatan perkuliahan tersebut wajib diikuti oleh mahasiswa. Rata-rata banyaknya waktu belajar per hari yang dapat disediakan mahasiswa.00  IPS  4.50 Beban Studi Maksimal 24 SKS 21 SKS 18 SKS 15 SKS 12 SKS Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 4 .00 0. Program studi tertentu dapat menerima mahasiswa pendengar dengan ijin Dekan.00  IPS  2. Seorang mahasiswa dapat mengikuti suatu perkuliahan bila telah: a.00 2. 3. Pada semester-semester selanjutnya. 2. mahasiswa didampingi oleh seorang dosen Pembimbing/Penasehat Akademik atau dosen Wali Studi. Syarat-syarat Mengikuti Perkuliahan 1.b. 3. yang ditentukan atas dasar : a. mahasiswa baru wajib mengambil paket matakuliah yang telah ditentukan oleh Program Studi Pendidikan Matematika. C. dengan pengaturan sebagai berikut : IPS 3. Beban studi tiap semester adalah banyaknya SKS yang diambil mahasiswa dalam satu semester. B. Mata kuliah yang mempunyai beban 2 sks diberi latihan-latihan atau laporan buku. mahasiswa mengkonsultasikan perencanaan beban studinya ke dosen Pembimbing/Penasehat Akademik atau dosen Wali Studi yang telah ditunjuk oleh Ketua Program Studi Pendidikan Matematika. b. 4. Perencanaan Beban Studi 1. Persyaratan administratif perkuliahan diatur tersendiri. Mendaftarkan diri untuk mengikuti perkuliahan yang dimaksudkan 2. 11. Memenuhi syarat-syarat administratif. Proses pembelajaran yang dilakukan berbasis TIK.50  IPS  3. 9.00 2.

Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 5 . Matakuliah Keilmuan Berkarya (MKB). yaitu PPL II. 5. diselenggarakan Fakultas serta sebagian mata kuliah MBB. Perkuliahan Matakuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK). 3. yaitu KKN. menampung permasalahan yang muncul dari mahasiswa dan bersama-sama mancari jalan keluarnya. 2. Tata Tertib Perkuliahan 1. Penyusunan jadwal mata kuliah dikoordinir oleh Ketua Program Studi dengan memperhatikan jadwal MPK. Pembimbing Akademik dapat mengatur kegiatan perencanaan beban studi menjadi acara bimbingan klasikal dan acara pengisian Kartu Rencana Studi (KRS). 2. Matakuliah Perilaku Berkarya (MKB) dan Matekuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) diselenggarakan oleh Program Studi dan sebagian mata kuliah MKB. 8. 7. Pada setiap awal semester dosen pengajar wajib menyampaikan rencana perkuliahan/silabus pada mahasiswa. Bimbingan klasikal berupa penjelasan umum dari Pembimbingan Akademik berkaitan dengan matakuliah yang ditawarkan untuk mahasiswa pada setiap semester. penilaian hasil belajar setiap program. D. dengan persetujuan Ketua Program Studi Pendidikan Matematika. Pengisian KRS dilakukan dengan mula-mula berkonsultasi dengan Pembimbing Akademik secara individual tenatang jumlah SKS dan matakuliah yang akan diambil. Proses perkuliahan seyogyanya berbasis TIK dengan memanfaatkan multimedia yang sudah ada. Perkuliahan Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) diselenggarakan oleh Program Studi di bawah koordinasi Wakil Rektor I. E.6. 4. matakuliah prasyarat. kemudian dengan sepengetahuan Pembimbing Akademik mahasiswa memasukkan data matakuliah dan SKS tersebut ke KRS. diselenggarakan LP3M. Kehadiran mahasiswa diabsen oleh pengajar mata kuliah yang bersangkutan. Dengan persetujuan Pembimbing Akademik. Pengubahan ini harus dilaksanakan dalam masa pengubahan rencana beban studi yang telah ditetapkan dalam Kalender Akademik. 6. diberikan kesempatan untuk melakukan pengubahan rencana tersebut. Dalam hal khusus. Pada setiap kegiatan perkuliahan dosen pengajar wajib melaksanakan pemeriksaaan terhadap kehadiran mahasiswa. Setiap kali setelah tatap muka presensi mahasiswa dan jurnal mengajar dosen diserahkan kepada Tata Usaha. mahasiswa yang telah mendaftarkan matakuliah yang direncanakan untuk diambil. Kalender akademik disusun untuk satu tahun akademik. menjelaskan aturan dan prosedur pengisian KRS. Pembimbing Akademik dapat memberikan persetujuan yang menyimpang dari pedoman tersebut dalam nomor 4. Penyelenggaraan Perkuliahan 1.

Tujuan pemberian sanksi adalah untuk menjamin mutu pendidikan dan memberikan dorongan kepada mahasiswa agar mencapai prestasi yang optimal. Mahasiswa yang kehadirannya kurang dari 75% tanpa memberikan alasan yang tepat tidak diperkenankan mengikuti ujian akhir semester (UAS). Mahasiswa tidak diperkenankan menggunakan kaos oblong. penyusunan laporan. 5. 4. Mahasiswa yang terlambat menghadiri kuliah lebih dari 15 menit tidak diizinkan mengikuti kuliah tersebut. menulisi atau mengotori tembok dan kursi. pekerjaan rumah. merokok. cara berpakaian yang kurang susila atau kurang pantas atau kurang sopan. sandal. Sanksi pendidikan adalah tindakan pedagogik bagi mahasiswa yang melanggar peraturan yang telah ditetapkan oleh Universitas. Mahasiswa wajib menyelesaikan semua tugas praktikum. 6.3. Mahasiswa yang sedang tidak mengikuti kuliah tidak diperkenankan mengganggu perkuliahan yang sedang berlangsung. kecuali bila ada halangan yang dianggap sah oleh Program Studi. 4. dan atau tugas lain yang ditetapkan dosen pengajar. 2. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 6 . Sanksi Pendidikan Bagi Mahasiswa 1. F. Mahasiswa yang tidak mengisi KRS atau terlambat menyerahkan KRS ke BAAK tidak diperkenankan mengikuti perkuliahan pada semester itu. 7. 3. makalah. Mahasiswa wajib mengikuti kegiatan perkuliahan sekurang-kurangnya 75% dari jam pertemuan nyata selama satu semester.

2. Hasil penilaian belajar tahap terakhir (final) dinyatakan dalam Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Dalam peningkatan kualitas pendidikan. Kelangsungan studi mahasiswa dimungkinkan apabila: Indeks Nilai A B+ B C+ C D E Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 7 . 4. semester VIII dan semester XII. 3. serta untuk memberikan arahan bagi keberlangsungan kuliah bagi mahasiswa. Evaluasi hasil belajar mahasiswa adalah usaha yang dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan pencapaian tujuan instruksional mata kuliah yang bersangkutan. Pengukuran hasil belajar mahasiswa dilakukan dengan ujian secara menyeluruh dan kontinyu dengan cara yang sesuai dengan ciri-ciri pendidikan keahlian yang bersangkutan. 2. Pengertian 1. Kriteria PAP : Hasil Belajar (Nilai) 81  Nilai  100 76  Nilai  81 71  Nilai  76 66  Nilai  71 56  Nilai  66 46  Nilai  56 0  Nilai  46 C. 3. Sistem Penilaian Penilaian hasil belajar mahasiswa didasarkan pada sistem Penilaian Acuan Patokan (PAP) yaitu dengan cara menentukan batas lulus mutlak. Evaluasi tahapan tersebut diselenggarakan dengan ketentuan: untuk jenjang program Strata-1 pada tiap akhir semester IV. 4. Senat Universitas merancang kebijakan tentang evaluasi tahapan studi. Evaluasi tahapan masa studi tersebut dilakukan dengan maksud menentukan kelangsungan studi mahasiswa. yang diberikan pada tiap akhir semester.BAB III EVALUASI HASIL BELAJAR MAHASISWA A. yang merupakan kualifikasi kelulusan diakhir pendidikan di perguruan tinggi. B. Hasil penilaian belajar tiap semester mahasiswa dinyatakan dalam Indeks Prestasi Semester (IPS). Evaluasi Tahapan 1.

Jenis Ujian a. atau harus keluar dari Universitas Widya Mandala Madiun. apabila seorang mahasiswa pada semeseter IV tidak dapat mencapai minimal 30 sks dengan Indeks Prestasi 2. lisan atau praktek di tempat dan waktu yang ditentukan oleh Universitas. E. 5.Hasil evaluasi tahapan masa studi sebagaimana dimaksud pada butir 3 secara minimal telah memenuhi jumlah sks dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebagaimana diatur dalam tabel sebagai berikut : Persyaratan Minimal yang Harus Dicapai pada saat Evaluasi tahapan Masa Studi untuk Jenjang Strata-1.00. Akhir Semester Jumlah SKS Min. maka mahasiswa tersebut akan kena ketentuan Drop-Out. b.00 Keterangan : IPK minimal 2. Ujian Tengah Semester adaslah ujian yang dilaksanakan di tengah semester dengan bahan sebagian dari materi suatu matakuliah untuk satu semester. Apabila sampai dengan semester XIV seorang mahasiswa tidak dapat mencapai jumlah sks keseluruhan (tidak termasuk sks skripsi) dengan indeks prestasi 2. Apabila sampai dengan semester VIII seorang mahasiswa tidak dapat mencapai minimal 80 sks dengan indeks prestasi 2. Ujian Semester 1. Ujian Tengah Semester (UTS). IPK Minimal IV 30 2.00. maka mahasiswa tersebut juga terkena ketentuan drop out atau harus keluar dari Universitas Widya Mandala. Ujian Akhir Semester (UAS) Ujian Akhir Semester adalah ujian yang dilaksanakan di akhir semester dengan bahan ujian seluruh bagian materi suatu matakuliah untuk satu semester.00 .00 VIII 80 2.00 XII Penuh minus skripsi 2. a. Bentuk Ujian Ujian dapat dilaksanakan secara tertulis. Ujian Semesteran adalah ujian suatu matakuliah yang dilaksanakan selama satu semester berjalan. Ujian Susulan c. Ujian Perbaikan 2. D. Jenis dan Bentuk Ujian 1. maka mahasiswa tersebut juga terkena ketentuan drop out atau harus keluar dari Universitas Widya Mandala.00 tersebut diperhitungkan berdasarkan jumlah minimal sks yang ditentukan pada masing-mnasing masa penilaian tahapan yang memiliki nilai tertinggi. Dari tabel di atas. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 8 . Ujian Semesteran b.

6. Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester diselenggarakan sesuai dengan jadwal yang dimuat dalam kalender akademik. Ujian Perbaikan a. Mahasiswa yang memperoleh nilai E diharuskan menempuh kuliah ulang pada semester berikutnya. Ujian perbaikan dilaksanakan pada setiap akhir semester setelah UAS. Mahasiswa diwajibkan mendaftar ujian perbaikan pada TU Program Studi setelah nilai UAS diumumkan. Nilai ujian perbaikan paling tinggi B+. semua buku. Peserta yang namanya tidak tercantum dalam daftar hadir ujian dan tidak dapat menunjukkan Kartu Ujian dilarang mengikuti ujian. Program studi meneruskan nilai ke Dekan. 5. 2.2. Ujian perbaikan sifatnya tidak wajib. Masing-masing peserta ujian harus membawa perlengkapan sendiri. tas. Mahasiswa berhak mengetahui hasil pekerjaan ujian matakuliah. Ujian Susulan diadakan hanya bagi mahasiswa yang kena musibah (sakit dengan surat dokter. b. kecuali bila ada surat keterangan khusus dari Kepala BAAK. f. Periode pendaftaran dan waktu ujian perbaikan dan penyerahan nilai final oleh dosen diatur dalam kalender akademik dan dijadwalkan tersendiri di bawah koordinasi Dekan dan Wakil Rektor I untuk semua jenis matakuliah dan program studi. Bila peserta terlambat 15 menit atau lebih dari jadwal yang telah ditentukan. untuk matakuliah yang diprogramkan pada semester yang bersangkutan. atau ada izin dari Ketua Prodi yang diketahui oleh Wakil Rektor I. 4. 6. 3. Peserta ujian dilarang keras menyontek dan atau bekerjasama dengan sesama peserta ujian selama ujian berlangsung. Peserta yang memakai kaos dan sandal jepit dilarang ikut ujian. c. Sebelum soal dibagikan. orang tua atau saudara kandung meninggal). Setiap dosen wajib menyerahkan nilai kepada program studi dalam bentuk nilai angka dan huruf. d. g. 7. jaket peserta harus diletakkan di depan ruangan kelas. Setiap mahasiswa memiliki hak mengikuti ujian perbaikan. Mahasiswa yang diperbolehkan mengikuti ujian perbaikan adalah mahasiswa yang memperoleh nilai sekurang-kurangnya D setinggi-tingginya B. h. 3. i. atau di tempat yang ditentukan pengawas. tidak diperbolehkan saling meminjam peralatan pada saat berlangsung ujian. 4. Peserta harus berpakaian rapi dan sopan. Tata Tertib Ujian 1. F. c. e. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 9 . Ketentuan pembayaran akan diatur tersendiri. 5. Ujian semesteran wajib diikuti oleh mahasiswa. peserta dilarang ikut ujian.

Telah lulus Ujian Skripsi. Kelulusan Tahap Akhir Pendidikan 1. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dihitung dengan menggunakan rumus :  (K x N ) IPK  K Keterangan : K = Bobot Kredit N = Nilai Hasil Ujian  K = Jumlah SKS yang diperoleh e. Predikat kelulusan itu dapat dilihat pada tabel berikut: Indek Prestasi Yudisium Kumulatif 3. 9. pengawas dapat: menegur.75 Lulus dengan predikat memuaskan 3.00 – 2. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 10 . setelah seorang mahasiswa telah terbukti: 1) menyelesaikan minimal 144 –160 sks (bagi mahasiswa S-1) sesuai dengan kurikulum yang berlaku. dan Etika Moral). 2. Predikat Kelulusan Predikat Kelulusan Tahap Akhir Pendidikan didasarkan atas Indeks Prestasi Kumulatif yang dicapai lulusan. Tidak mempunyai nilai D/1 pada jenjang Strata-1 untuk kelompok MPK (Pendidikan Kewarganegaraan. Bila terdapat tingkah laku yang mencurigakan atau pelanggaran terhadap tata tertib ujian. Ijazah diterbitkan/diserahkan oleh BAAK. a. G.71 – 4. Tidak mempunyai nilai E/0. atau mengeluarkan peserta ujian dari ruang ujian. 2. 4) membereskan pinjaman buku perpustakaan. d. b. kelompok sisa tidak boleh lebih dari 20% dan IPK minimal 2.76 – 3. Peserta ujian yang dikeluarkan dari ruang ujian dianggap tidak lulus dari mata ujian yang dilaksanakan.70 Lulus dengan predikat sangat memuaskan 2. Seseorang mahasiswa dinyatakan Lulus Tahap Akhir Pendidikan apabila : a. Telah menempuh ujian untuk semua mata kuliah dan praktikum yang tercantum dalam kurikulum yang diwajibkan. Pendidikan Agama. 2) mencapai Indeks Prestasi Kumulatif minimal 2. memberi peringatan. Penerbitan/Penyerahan Ijazah dan transkrip.00 Lulus dengan predikat pujian / cum laude.25. c.8.00 3) menyelesaikan Skripsi.

b. 6) membereskan urusan adminstrasi (keuangan) dengan Universitas. laboratorium. dan lain-lain. Transkrip hasil studi diterbitkan oleh BAAK atas dasar kartu-kartu hasil studi mahasiswa yang bersangkutan dan telah disahkan oleh Dekan dan Rektor. 5) membereskan pinjaman alat-alat. seperti alat olah raga. 7) mengembalikan pinjaman toga setelah selesai upacara Wisuda. musik. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 11 .

minat dan tata kehidupan bermasyarakat. 5.BAB IV HAK DAN KEWAJIBAN MAHASISWA A. Memperoleh layanan informasi yang berkaitan dengan program studi yang diikutinya. 3. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 12 . Menyelesaikan studi lebih awal dari jadwal yang ditetapkan Program Studi sesuai dengan persyaratan kelulusan yang berlaku di Program Studi. 6. Pindah ke Perguruan Tinggi lain atau Program Studi lain. 10. dan bilamana daya tampung Perguruan Tinggi atau Program Studi yang bersangkutan memungkinkan. Memanfaatkan sumber daya Program Studi melalui Himpunan Mahasiswa Jurusan untuk mengurus dan mengatur kesejahteraan. Memanfaatkan fasilitas yang ada di Program Studi dsalam rangka kelancaran proses belajar-mengajar. Memperoleh layanan informasi tentang hasil belajarnya. Hak Mahasiwswa Setiap mahasiswa Program Studi mempunyai hak : 1. Ikut serta dalam kegiatan Himpunan Mahasiswa Jurusan. Menggunakan kebebasan akademik secara bertanggung jawab untuk menuntut dan mengkaji ilmu ilmu sesuai dengan norma dan susila yang berlaku dalam lingkungan Program Studi. 12. Mendapat bimbingan dari dosen Program Studi bertanggung jawab atas program studi yang diikutinya dalam penyelesaian studinya. bilamana memenuhi persyaratan penerimaan mahasiswa pada Perguruan Tinggi atau Program Studi yang hendak dimasuki. 7. Memperoleh layanan kesejahteraan sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku. 8. 4. kegemaran. 11. Memperoleh pelayanan khusus bilamana menyandang cacat. 2. Memperoleh pengajaran sebaik-baiknya dan layanan bimbingan akademik sesuai dengan minat. bakat. 9. dan kemampuan.

Mematuhi semua peraturan dan tata tertib yang berlaku di Program Studi. hati-hati. bertanggungjawab. Mengikuti. Menjaga nama baik dan kewibawaan Program Studi. 7. bersikap. Menjunjung tinggi kebudayaan nasional. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 13 . 8. Ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan. 9. Fakultas. Berdisiplin. jujur. Berfikir. berbudi luhur. bersemangat. 6. antara lain perbuatan plagiat. bersikap rendah hati. Ikut memelihara sarana prasarana serta kebersihan. mengembangkan. dan menghargai pendapat orang lain. serta Universitas Widya Mandala Madiun sebagai almamater. dan kesenian sesuai dengan bidang studi masing-masing. 2. dan keamanan Program Studi. 4.B. teknologi. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. taat kepada negara dan Pemerintah Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. teliti. Kewajiban Mahasiswa Setiap mahasiswa Program Studi memiliki kewajiban: 1. dan menghindari perbuatan tercela. ketertiban. 3. dan mengamalkan ilmu pengetahuan. 5. peka. berperilaku sebagai anggota masyarakat ilmiah. kecuali bagi mahasiswa yang dibebaskan dari kewajiban tersebut berdasarkan surat keputusan Rektor atas usul Ketua Program Studi.

PM 112 Dasar2 & Proses Pembelajaran Mat. II 3 21. Wajib Prodi. PM 105 Kalkulus I 3 6. Wajib FKIP Wajib FKIP Wajib FKIP Wajib FKIP Wajib Prodi. PM 113 Pendidikan Agama 3 2. PM 111 Pengantar Dasar Matematika 3 11. Wajib Prodi.BAB V KURIKULUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA A. Wajib Prodi. PM 309 Evaluasi Proses & Hasil Pembelajaran Mat. PM 103 Pengantar Pendidikan 3 4. PM 301 Pembelajaran Matematika SMA II 2 26. Wajib Prodi. Wajib Prodi. PM 211 Dasar2 & Proses Pembelajaran Mat. Wajib Prodi. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 14 . PM 204 Belajar dan Pembelajaran 3 20. PM 117 Aljabar Elementer 2 15. PM 110 Geometri 3 10. PM 101 Pembelajaran Matematika SD 2 2. 2 25. I 3 12. Wajib Prodi. Wajib Prodi. PM 216 Program Aplikasi Komputer dalam Mat. Wajib Prodi. PM 108 Statistika Dasar 3 9. Wajib Prodi. Sebaran Kurikulum Berdasarkan Kelompok Matakuliah Mata Kuliah SKS Kode Nama A. Wajib Prodi. Wajib Univ. PM 213 Aljabar Linier 2 22. Matakuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK) 1. PM 215 Pengenalan Komputer 2 24. PM 302 Pembelajaran Matematika Ekonomi SM 2 27. Wajib Prodi. Wajib Prodi. PM 102 Pembelajaran Matematika SMP I 2 3. Wajib Univ. Matakuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK) 23. PM 320 Bahasa Indonesia 3 Jumlah 11 B. PM 310 Etika Moral 2 3. Wajib Prodi Wajib Prodi. Wajib Prodi. Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) 1. Wajib Prodi. Keterangan Wajib Prodi. PM 202 Pembelajaran Matematika SMA I 2 18. Wajib Prodi. PM 116 Practical English II 2 14. Wajib Prodi. Wajib Prodi. Wajib Prodi. PM 106 Kalkulus II 3 7. PM 115 Practical English I 2 13. 3 Jumlah 68 No Keterangan Wajib Univ. PM 318 Pendidikan Kewarganegaraan 3 5. PM 201 Pembelajaran Matematika SMP II 2 17. PM 214 Aljabar Matriks 2 Mata Kuliah No SKS Kode Nama B. Wajib Prodi. PM 203 Profesi Kependidikan 3 19. PM 118 Trigonometri 2 16. Wajib Prodi. PM 104 Perkembangan Peserta Didik 2 5. PM 303 Teori Bilangan 2 28. PM 107 Fisika Dasar 3 8.

Wajib Prodi. Wajib Prodi. Wajib Prodi. Wajib Prodi. Wajib Prodi. 16. I PM 308 Metodologi Penelitian Pendidikan Mat. Wajib Prodi. Jumlah Jumlah Keseluruhan Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 15 . Wajib Prodi. 10. 3. PM 403 Program Pengalaman Lapangan II Jumlah 1. 11. Wajib Prodi. 18. 9. 6. II PM 312 Program Linier PM 315 Pemrograman Pascal PM 316 Pemrograman Visual Basic PM 317 Pengembangan Media Pembelajaran Mat. Wajib Prodi. Wajib Univ. Wajib Prodi. Wajib Prodi. Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) 2 3 3 2 3 3 3 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 55 2 2 4 3 6 9 147 Wajib Prodi. 4. 24. C. PM 318 Kewirausahaan PM 404 Metode Numerik PM 405 Masalah Nilai Awal & Syarat Batas PM 406 Matematika Diskrit PM 407 Analisa Kompleks PM 408 Analisa Vektor PM 409 Seminar Pendidikan Matematika PM 411 Statistika Non Parametrik PM 413 Statistika Komputer Jumlah D. Wajib Prodi. Wajib Prodi. Matakuliah Keahlian Berkarya (MKB) PM 205 Kalkulus Lanjut PM 206 Struktur Aljabar I PM 207 Statistika Matematika I PM 208 Statistika Matematika II PM 209 Geometri Analitika PM 210 Geometri Transformasi PM 212 Analisa Real PM 305 Struktur Aljabar II PM 306 Persamaan Diferensial PM 307 Metodologi Penelitian Pendidikan Mat. 22. Wajib Prodi. Wajib Prodi. Wajib Prodi. 7. 5. PM 415 Kuliah Kerja Nyata 2. 14. 19. 21. Wajib Prodi. 8. 17. 12. Wajib Prodi. Wajib Prodi. Matakuliah Perilaku Berkarya (MPB) 1. 15. PM 500 Skripsi E. Wajib Prodi. 2. Wajib Prodi. 23.1. Wajib Prodi. Wajib Prodi. PM 304 Program Pengalaman Lapangan I 2. 13. Wajib Prodi. Wajib Prodi. Wajib Prodi. 20.

I PM 116 Practical English II PM 213 Aljabar Linier Jumlah Jumlah sementara 42 2 2 3 3 3 3 2 2 20 PM 115 PM 101 PM 103 PM 117 & PM 118 Nama Mata Kuliah SKS Jmlh Prasyarat 2 3 3 3 3 2 2 2 2 22 Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 16 .B. Sebaran Kurikulum Berdasarkan Semester No No Smt Kode MK Semester I 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 I 2 3 4 5 6 7 8 9 PM 101 Pembelajaran Matematika SD PM 103 Pengantar Pendidikan PM 107 Fisika Dasar PM 111 Pengantar Dasar Matematika PM 113 Pendidikan Agama PM 115 Practical English I PM 117 Aljabar Elementer PM 118 Trigonometri PM 214 Aljabar Matriks Jumlah Semester II 1 9 II 2 10 3 11 4 12 5 13 6 14 7 15 8 16 PM 102 Pembelajaran Matematika SMP I PM 104 Perkembangan Peserta Didik PM 105 Kalkulus I PM 108 Statistika Dasar PM 110 Geometri PM 112 Dasar2 & Proses Pembljran Mat.

PM 320 Bahasa Indonesia Jumlah sementara 84 Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 17 . II PM 215 Komputer I PM 303 Teori Bilangan Semester IV 1 25 IV 2 26 3 27 4 28 5 29 6 30 7 31 8 32 PM 202 Pembelajaran Matematika SMA I PM 204 Belajar dan Pembelajaran PM 205 Kalkulus Lanjut PM 206 Struktur Aljabar I PM 208 Statistika Matematika II PM 210 Geometri Transformasi PM 309 Evaluasi Proses dan Pembelajaran Mat.No No Smt Kode MK Nama Mata Kuliah Jumlah dipindahkan SKS Jmlh Prasyarat 42 3 2 3 3 3 3 2 2 Jumlah 21 2 3 2 3 2 3 3 3 Jumlah 21 PM 201 PM 203 PM 106 PM 111& PM 213 PM 207 PM 209 PM 211 PM 105 PM 102 PM 104 PM 108 PM 110 PM 112 Semester III 1 17 III 2 18 3 19 4 20 5 21 6 22 7 23 8 24 PM 106 Kalkulus II PM 201 Pembelajaran Matematika SMP II PM 203 Profesi Kependidikan PM 207 Statistika Matematika I PM 209 Geometri Analitik PM 211 Dasar2 & Proses Pembljran Mat.

Matematika I PM 315 Pemrograman Pascal PM 318 Pendidikan Kewarganegaraan PM 411 Statistika Non Parametrik PM 413 Statistika Komputer Semester VI 1 42 VI 2 43 3 44 4 45 5 46 6 47 7 48 8 49 9 50 PM 302 Pembelajaran Mat.No No Smt Kode MK Nama Mata Kuliah Jumlah dipindahkan SKS Jmlh Prasyarat 84 3 2 2 2 2 2 3 2 2 Jumlah 20 2 2 3 2 2 3 2 2 2 Jumlah 20 PM 313 PM 214 PM 301 PM 204 & PM 309 PM 106 PM 307 PM 108 PM 108 PM 205 PM 215 PM 202 PM 206 PM 108 PM 216 Semester V 1 33 V 2 34 3 35 4 36 5 37 6 38 7 39 8 40 9 41 PM 212 Analisis Real Program Aplikasi Komputer dalam PM 216 Matematika PM 301 Pembelajaran Matematika SMA II PM 305 Struktur Aljabar II PM 307 Metode Penelitian Pend. II PM 310 Etika Moral PM 312 Program Linier Pengembangan Media Pembelajaran PM 317 Matematika PM 316 Pemrograman Visual Basic PM 318 Kewirausahaan Jumlah sementara 124 Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 18 . Ekonomi SM 304 Program Pengalaman Lapangan I PM PM 306 Persamaan Diferensial PM 308 Metode Penelitian Pendidikan Mat.

No No Smt Kode MK Nama Mata Kuliah Jumlah dipindahkan SKS Jmlh Prasyarat 124 2 2 2 2 3 6 Jumlah 17 2 2 2 Jumlah 6 PM 306 >100 sks PM 308 & >120 sks PM 304 PM 306 Semester VII 1 52 VII 2 53 3 54 4 55 5 56 6 57 PM 403 Program Pengalaman Lapangan II PM 405 Masalah Nilai Awal & Syarat Batas PM 407 Analisis Kompleks PM 409 Seminar Pendidikan Matematika PM 415 Kuliah Kerja Nyata PM 500 Skripsi Semester VIII 1 61 VIII 2 62 3 63 PM 404 Metode Numerik PM 406 Matematika Diskrit PM 408 Analisis Vektor Jumlah keseluruhan 147 Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 19 .

BAB VI SILABUS MATA KULIAH A. 3. tanggungjawab manusia. Etika sosial politik. J. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. Etika lingkungan hidup. Kitab Suci. Prinsip-prinsip dasar dan kepribadian moral yang kuat. 4. Tonggak Sejarah Pedoman Arah (terjemahan) PM 310 Kredit Semester Tujuan : Pokok Bahasan : Pengertian Etika. hidup menggereja dan memasyarakatkan dalam rangka pengembangan sikap-sikap dan mentalitas pribadi seorang sarjana Katolik yang dapat membaktikan dirinya bagi kepentingan masyarakat Indonesia sebagai ungkapan imannya. Pustaka Teologi. Banawiratama Sj. 2. Dokpen MAWI. Etika kerja. Materi Kuliah Agama Katolik.. Kesadaran dan tanggungjawab. Buku Pegangan Dosen. Tindakan. Deuterokanonika. kebebasan. Prasyarat : Etika Moral 2 sks VI Pendidikan Agama 3 sks I Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 20 . Matakuliah Perkembangan Kepribadian (MPK) PM 113 Kredit Semester Tujuan : Pokok Bahasan : Peningkatan pemahaman konsep beriman dalam gereja.

5. Sutrisno. Etika Sosial (Buku Panduan Mahasiswa). H. Bekerja sebagai Karunia (Beberapa Mengani Pekerjaan Manusia). serta sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta. Filsafat dan Ideologi Pancasila. Kadarman. 1987. 1987. 1987. AM. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 21 . Jakarta:Gramedia. Pendidikan Kewarganegaraan. 1985. 2007. 2005. Suseno F. Suseno F. Yogyakarta : Andi. Etika Politik (Prinsip-prinsipModal Dasar Kenegaraan Modern). Yogyakarta:Tiara Wavana 3. Yogyakarta:IKIP Sanata Dharma. Pengantar Etika. wawasan nusantara (Geopolitik Indonesia). politik dan strategi pertahanan keamanan nasional. Jakarta : Grasindo 3. identitas nasional. Etika Ekonomi dan Kerja. Demokrasi Indonesia. politik dan strategi nasional. 6. Yogyakarta: KanPokok Bahasanus 2. Pendidikan Kewarganegaraan Perjuangan Menghadapi Jati Diri Bangsa. Poespoprodjo. Gronen. Identitas Nasional. Minto. A. 1986. -. Slamet. Jakarta:Gramedia. Filsafat Moral. 2002. PM 318 Kredit Semester Pendidikan Kewarganegaraan 3 sks V Tujuan : Mahasiswa mengerti dan menguasai tentang filsafat Pancasila. Yogyakarta : Paradigma 2. ketahanan nasional (Geostrategi Indonesia). Dan Lunar. Yogyakarta:KanPokok Bahasanus. Magnis. Bandung:Remaja Karya. 1987. Rahayu. demokrasi Indonesia dan HAM Pokok Bahasan : Filsafat Pancasila. Etika Dasar. Suseno F. De Vos. Pemahaman dan penghayatan kesadaran bela negara dalam arti luas yang mencakup: Wawasan Nusantara (identitas dan integritas bangsa Indonesia). Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. 4. (alih bahasa Soejono Soemargono). Kaelaw (Ed).Mempersyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. ketahanan nasional sebagai konsepsi pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteran dan keamanan (komprehensif-integral) di dalam kehidupan nasional yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Cl. Magnis. Magnis. 7.

bahasa Indonesia baku. tanda baca. 4. Alwi Hasan. Seri Penyuluhan 1 : Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Universitas Negeri Malang. telaah kalimat baku ditinjau dari segi pilihan kata dan penggunaan imbuhan. Kewiraan. dan daftar pustaka. 1984. Keraf Gorys. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. Jakarta : Balai Pustaka. Buku Induk Pendidikan Kewiraan Kewarganegaraan Khusus untuk Dosen Kewiraan. 1991. Ende-Flores : Nusa Indah. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 22 . efektif).4. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. tanda baca yang sering terjadi. PM 320 Kredit Semester Bahasa Indonesia 3 sks IV Tujuan : Memberikan berbagai kaidah dan pelatihan penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan benar dalam hal ejaan. penalaran. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. 2. skripsi) Pokok Bahasan : Telaah berbagai kesalahan ejaan. 3. Jakarta : Lemhanas. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah : Artikel. dkk. 2003. serta penulisan karya ilmiah (artikel. Skripsi. kalimat efektif. penulisan kalimat (baku. ciri-ciri kalimat baku bahasa Indonesia ditinjau dari ciri fungsi yang tidak wajib. unsur-unsur kalimat efektif. penulisan karya ilmiah. Komposisi. makalah. Makalah.

simetri lipat dan simetri putar. bangun datar. Y. 2008. Matakuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK) PM 101 Kredit Semester Pembelajaran Matematika SD 2 sks I Tujuan : Mahasiswa memahami konsep-konsep bilangan. pengukuran serta pengolahan data Pokok Bahasan : Bilangan bulat dan operasinya. geometri. Heny Kusumawati. Luas Sisi Bangun Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 23 . Pokok Bahasan : Dimensi Tiga (Nama-nama Bangun Ruang. keliling dan luas.J. 2007. Jaring-jaring Bangun Ruang. modus. Matematika 5. Astuty. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. R. Melukis Bangun Ruang. lambang romawi. pengukuran serta pengolahan data pada tingkat dasar sehingga mampu menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan bilangan. Soenaryo. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. koordinat cartesius. kajian data (mean. luas dan volum bangun ruang. median). Ayo Belajar Matematika. Nuraksim. Gemar Matematika 6.D. Ari. Burhan Mustaqim. 3. sudut.B. jaringjaring. 2. PM 102 Kredit Semester Pembelajaran Matematika SMP I 2 sks II Tujuan : Mahasiswa menguasai dan memahami materi Matematika Sekolah Dasar dan dapat menjelaskannya sebagai persiapan pembelajaran matematika serta dapat menyelesaikan soal-soal Matematika Sekolah Dasar khususnya materi kelas 5 6. 2008. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. perbandingan. pangkat dan akar. satuan dan hubungannya. bangun ruang. faktor dan kelipatan. Sumanto. Unsur-unsur Kubus dan Balok. Prasyarat : Memprasyarati Matakuliah : Pembelajaran Matematika SMP I Buku Sumber : 1. pecahan dan operasinya. geometri.

Garis-garis Sejajar (Sifat-sifat Garis Sejajar. hakekat pendidikan. Perkawanan Satu-satu). Trapesium. Hubungan Jarak. masyarakat masa depan dan implikasinya terhadap pendidikan masa depan. konsepsi pendidikan sistem ganda. aliran-aliran pendidikan. Tripel Pythagoras). historis. Layang-layang dan Trapesium (Jajaran Ggenjang. Hubungan Antar-Bangun). Akar Kuadrat Suatu Bilangan). Kuadrat dan Akar Kuadrat Suatu Bilangan (Kuadrat Suatu Bilangan. Tempat Kedudukan yang Berupa Daerah) Prasyarat : Pembelajaran Matematika SD Memprasyarati Matakuliah : Pembelajaran Matematika SMP II Buku Sumber : PM 103 Kredit Semester Pengantar Pendidikan 3 sks I Tujuan : Mahasiswa memahami konsep-konsep dasar pendidikan dan mengembangkan sikap calon pendidik profesional. Prasyarat : Memprasyarati Matakuliah : Perkembangan Peserta Didik Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 24 . Pemetaan dan Grafik (Relasi. Belah Ketupat. Waktu dan Kecepatan). Layang-layang. sosiologis dan psikologis. Tempat Kedudukan (Tempat Kedudukan yang Berupa Garis. Dasar-dasar Melukis. Jajaran Genjang. komptensi tenaga keguruan dan pengembangannya. dan Kecepatan (Waktu. sistem pendidikan nasional peranan pendidikan dalam pembangunan. konsepsi pendidikan seumur hidup. Hubungan Sudut-sudut pada Dua Garis Sejajar). Teorema Pythagoras (Pendahuluan. Penggunaan Teorema Pythagoras. Belah Ketupat. Relasi. Penerapan Bangun Ruang). Teorema Pythagoras. Sudut-sudut yang Terjadi Jika Dua Garis Sejajar Dipotong oleh Garis Lain. landasan pendidikan dan implikasinya terhadap pengembangan pendidikan landasan filosofis. masalah-masalah pendidikan nasional dan ide-ide pembaharuan pendidikan nasional. Tempat Kedudukan yang Berupa Lingkaran. Waktu. Jarak. Pemetaan. peranan sekolah sebagai pusat kebudayaan dan ketahanan sekolah. hukum dasar komponen. pelaksanaan dan kelembagaan pendidikan. Pokok Bahasan : Hakekat manusia dan pengembangannya.Ruang. Volume Benda Dimensi Tiga.

A Introduction to The Foundation of Education. bhasa. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press. dan trampil menerapkannya dalam berbagai masalah. 1977. Jakarta : Erlangga. Suatu analisis Psikologis. gejala-gejala yang menggambarkan adanya/berkembangnya berbagai aspek pada diri individu. PM 105 Kredit Semester 3 sks II Kalkulus I Tujuan : Mahasiswa memahami konsep kalkulus diferensial fungsi satu peubah. 3. Tim Dosen KTP FIK IKIP Malang. Prasyarat : Pengantar Pendidikan Memprasyarati Matakuliah : Profesi Kependidikan Buku Sumber : 1. intelek.Buku Sumber : 1. E. kebutuhan. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 25 . Psikologi Perkembangan. dan penyesuaian diri remaja. Cropley. kebutuhan dan tugas-tugas perkembangan remaja. Surabaya : Usaha Nasional. Gunarsa. serta aplikasinya dalam penyelenggaraan pendidikan. bakat khusus. emosi.B. pertumbuhan dan perkembangan.S. Pokok Bahasan : Karakteristik dan perbedaan individu peserta didik pada usia sekolah menengah (remaja). nilai moral dan sikap.S. Pengantar Pendidikan. S. Psikologi Perkembangan. Malang : Penerbit IKIP Malang. Hurlock. Jakarta : PT BPK Gunung Mulia. 2. Chicago : Rand Mc Nally College Publishing Company. tugas-tugas perkembangan. Gunarsa. (Alih bahasa oleh Istiwidiyanti & Soedjarwo). D. Psikologi Remaja. & Ny.R. sosial. 1988. Orstein. serta penyesuaian diri dan permasalahannya. yaitu aspek fisi. Haditino. 1986. D. Pendidikan Seumur Hidup. 3. 1996. 1990. 2. PM 104 Kredit Semester Perkembangan Peserta Didik 2 sks II Tujuan : Mahasiswa memahami karakteristik.

harga ekstrim suatu fungsi dan penerapan diferensial Prasyarat : Aljabar Elementer dan Trigonometri Mempersyarati Matakuliah : Kalkulus II Buku Sumber : 1. fungsi eksponen dan turunannya. L. teorema dasar kalkulus untuk integral dan penerapannya: fungsi logaritma. Varberg. Kartasasmita. Jakarta: PT Bina Aksara. integral tertentu. (1986). Yogyakarta : Graha Ilmu. Kalkulus dan geometri analitik: Jilid I Edisi IV. Kalkulus dan ilmu ukur analitik. (terjemahan M. pendiferensialan logaritma invers fungsi trigonometri dan turunannya.N. Susila. PM 106 Kredit Semester Kalkulus II 3 sks III Tujuan : Mahasiswa memahami konsep integral tak tentu dan integral tertentuk. Prasyarat : Kalkulus I Mempersyarati Matakuliah : Kalkulus Lanjut Buku Sumber : Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 26 . 2007. hitung diferensial. pengintegralan dengan substitusi fungsi trigonometri: teorema L’Hospital untuk bentuk-bentuk tak tentu 0/0 dan bentuk tak tentu lainnya : integral tak wajar. menghitung limit fungsi bentuk tak tentu.Pokok Bahasan : Pendahuluan. teorema harga menengah dan pemakainannya. E. pengintegralan fungsi rasional. integral tak wajar serta trampil menerapkannya dalam berbagai masalah. (terjemahan I. (1986). B. Wikaria Gazali dan Soedadyatmodjo. Purcel dan D. penerapan integral tak tentu. Pokok Bahasan : Integral tak tentu sebagai kebalikan turunan (anti derivatif). Jakarta : Erlangga. Lethoid. dan Rawuh). pengintegralan parsial. 2. Margha). teorema dasa kalkulus untuk integral. Kalkulus. fungsi eksponen dan turunannya.J. limit dan kontinuitas. pendiferensial logaritma. 3. Jilid I.

Jakarta : PT. tumbukan. kalor. kecepatan linear dan kecepatan anguler. Gerak Lurus : gerak lurus beraturan. pengertian impuls. koefisien gaya gesekan. E.N. Susila.J. (1986). (terjemahan M. azas Black. New York : John Wiley & Sons. persamaan gerak harmonis. kapilaritas. pengertian gaya gesekan. Mekanika Fluida : tegangan permukaan. B. untuk memecahkan masalah yang menyangkut sistem Fisika Dasar sederhana. azas Bernoulli. periode dan frekuensi. Bina Aksara. radiasi. gerak peluru. Howard Anton (1988). hukum kekekalan momentum. Kartasasmita. Gerak melingkar : gerak melingkar beraturan. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 27 . Hukum Newton Tentang Gerak: hukum Newton III. PM 107 Kredit Semester Fisika Dasar 3 sks I Tujuan : Mahasiswa memiliki kemampuan untuk menerapkan berbagai prinsip dasar mekanika.1. Gerak Harmonis : pengertian gerak harmonis. skala temperatur. fluida ideal dengan aliran stasioner. persamaan kontinuitas. Kalkulus dan Ilmu Ukur Analitik Jilid II. Varberg. pemuaian. Kalkulus dan Geometri Analitik Jilid I. hukum Hooke. dan Rawuh). Calculus with Analytic Geometry. (1986). Pokok Bahasan : Besaran dan sistem satuan: Vektor dan skalar. konveksi. Termometri dan Kalorimetri : temperatur. (terjemahan I. penjumlahan vektor secara analtis. percepatan sentripetal dan gaya sentripetal. gerak lurus berubah beraturan. penjumlahan vektor dan pengurangan vektor. Margha). Edisi IV. L. Jakarta: Erlangga. Purcell dan D. serta listrik dan magnet. 2. energi Potensial Pegas. menguraikan vektor dalam bidang dua dimensi. gaya pegas. Perpindahan Panas: konduksi. kapasitas kalor. Leithold. 3. hukum kekekalan energi mekanis pada gerak harmonis. Momentum dan Impuls : pengertian momentum.

Sampel dan populasi. Cerdas Belajar Fisika untuk SMA/MA. Inferensi statistika: Uji hipotesis dan penaksiran selang. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 28 . Zanzawi. Yogyakarta: FMIPA UGM. ekspektasi (nilai harapan) dan variansi. Statistika Matematika I 2. Penyajian data sampel dari numerik. Pengantar Metode Statistik. distribusi ratarata sampel. peluang. Poisson.Buku Sumber : 1. Jakarta: Karunika UT. (1986). Jakarta: Erlangga. Dajan. jenis galat. Bandung: Tarsito. Sardjono (1986). t. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : 1. f. PM 110 Kredit Semester Geometri 3 sks II Tujuan : Mahasiswa memahami bagaimana membangun suatu sistem aksiomatik. Kamajaya. Distribusi. Statistika Non Parametrik 3. uji-X2. Statistika Komputer Buku Sumber : 1. X2. 3. dan regresi sederhana dan regresi darab. Metode Statistika I : buku materi pokok. uji-z. taraf keberadaan. Sudjana. Metode Statistik. 4. dan uji-F. 2007. Metode statistika. korelasi. diagram batang dan daun. Distribusi binomial. 2. Soejoeti. Jakarta : Grafindo Pratama PM 108 Kredit Semester Statistika Dasar 3 sks II Tujuan : Kuliah ini bertujuan untuk memberikan gagasan dasar statistika yang banyak digunakan dalam praktek dan penelitian serta dapat menerapkannya dalam pekerjaannya. Anto (1991). memahami konsep dan prinsip dalam geometri euclides dan non euclides serta dapat menggunakannya untuk menyelesaikan masalah terkait. (1975). Analisis variansi. normal. Pokok Bahasan : Permutasi dan kombinasi.

3. penalaran matematika: argumen.. operasi pada proposi. 2. himpunan kuasa. Greenberg. 1961. Ahsanul In’am. ingkaran. Geometri Bidang. Kesebangunan. hasil kali Kartesis. Pengantar Geometri.Pokok Bahasan : Unsur-unsur dan sistem aksiomatik. Geometri Euclides. pembuktian. HS. 4. dan mampu menyusun deduksi dan berpikir serta menyatakan buah pikirannya secara sistematik. 1993. Euclidean and non-Euclidean Geometry. Malang : Banyumedia Publishing & UMM Pres. New York: John Willey & Sons. tabel kebenaran dan tautologi. PM 111 Kredit Semester Pengantar Dasar Matematika 3 sks I Tujuan : Mahasiswa memahami pengertian mengenai bahasa dan prinsip logika dan himpunan. konvers dan kontrapositif. macam dan operasi pada fungsi. kontradiksi dan kontigensi. ketakhinggaan.H. Fredom and Company. 1963. Geometri Non Euclides. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Geometri Analitik Buku Sumber : 1. keluarga himpunan dan himpunan indeks. invers. New York: W. aplikasi logika pada jaringan listrik. Introduction to Geometry. relasi dan sifat-sifatnya. fungsi. Marvin J. Coxeten HS. Kongruensi. 2003. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Buku Sumber : Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 29 . Pokok Bahasan : Bahasa logika matematika: proposisi. Coxeter. Geometri Ruang. New York : John Wiley & Sons. Introduction to Geometry. interpretasi dan reduction: himpunan dan operasi pada himpunan. perangkai kalimat. diagram Venn.

H. PM 115 Kredit Semester Tujuan : Pokok Bahasan : Greeting. metode dan sarana yang dapat digunakan mengajar suatu pokok bahasan. Practical English I 2 sks I Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 30 . Madiun : FKIP Universitas Widya Mandala 2. Brown Company Publishers. Bell. asking and giving directions. H. misunderstanding. excuses and apologies. compliments and congratulations. Strategi Belajar Mengajar Matematika.H.invitation. Rudi Santoso Y. 1981. Partings. 2. 3. Surabaya : Usaha Nasional. Bandung : Institut Teknologi Bandung PM 112 Kredit Semester Dasar-dasar dan Proses Pembelajaran Matematika I 3 sks II Tujuan : Membekali mahasiswa tentang prinsip-prinsip belajar mengajar matematika yang kemudian diaplikasikannya pada GBPP yang berlaku. Koemartono & Rawuh. Hudojo. Towa: Wm. 1990. Malang: IKIP Malang. Soehakso. telephone conversations. disertai latihan menyusun kegiatan studi lapangan/kegiatan laboratorium. 1998. Dubuque. Pengembangan Kurikulum matematika dan Pelaksnaannya di Depan Kelas. C. Matematika Pendahuluan. Aljabar Abstrak (Pengantar Matematika Modern). complaints. 1979. Prasyarat : Memprasyarati Matakuliah : Dasar-dasar dan Proses Pembelajaran Matematika II Buku Sumber : 1. Yogyakarta : FMIPA UGM 3. 1982. hiding feelings. F. getting someone’s attention. Pengantar Dasar Matematika (Diktat).1. Teaching and Learning Mathematics.1998. Hudojo. serta menerapkan komponenkomponen pengelolaan kelas dan interaksi belajar mengajar. Introduction. Pokok Bahasan : Memilih dan mencobakan pendekatan.

locating geographical areas. sistem persamaan linier dan kuadrat. pertidaksamaan kuadrat. Arithmatics. Inc. Tina Kasloff and Sandra Douglas. persamaan fungsi irrasional. Factoring. Carver. New Jersey PM 116 Kredit Semester Practical English II 2 sks II Tujuan : Mata kuliah ini mengajarkan ikhwal pemahaman kosa kata dalam bidang matematika serta pengerjaan soal-soal matematika dalam bahasa Inggris. PM 117 Kredit Semester Aljabar Elementer 2 sks I Tujuan : Mahasiswa memahami tentang persamaan dan fungsi kuadrat. Mathematics as a Second Languages. 1981. Allyn J. learning numbers. Roots. 1995. London : Addison – Wesley Publishing Company. Newmark. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 31 . Joseph and Francers Lake. et. Essential of Basic Mathematics. Algebra.closing a conversation. fungsi logaritma dan grafiknya. London : The Benjamin/Cummings Publishing Company. Washington. 1982. Prasyarat : Practical English I Mempersyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. al. Conversation Book I : English in Everyday Life. Fractions. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Practical English II Buku Sumber : 1. Pokok Bahasan : Numbers. 2. Quadratic Equations and Linier Equations. Exponential and Logarithmatic Functions. Sets. Geometry. identifying family relationships. Trigonometry.

R. empat kuadran. identitas phytagoras. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Kalkulus I Buku Sumber : 1. Calculator-Based Trigonometry with Applications. FKIE-IKIP Yogyakarta PM 118 Kredit Semester Trigonometri 2 sks I Tujuan : Mahasiswa memahami tentang fungsi trigonometri dan grafiknya. 1978. 1988. rumus perbandingan trigonometri untuk sudut berelasi. Fungsi eksponen. Donnelley & Sons Company. luas segitiga. persamaan dan pertidaksamaan trigonometri. Sistem Persamaan dan Pertidaksamaan Linier dan Kuadrat. Sukahar. kosinus. Newcomb. 1986. Buku Materi Pokok Trigonometri. penyelesaian persamaan/pertidaksamaan trigonometri. Surabaya 2. hasilkali. Pokok Bahasan : Fungsi Trigonometri : pengertian. 1986. Persamaan dan Pertidaksamaan fungsi irrasional. tengah sudut. Jakarta : Karunika UT Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 32 . fungsi hiperbolik serta hubungan antara fungsi trigonometri dan fungsi hiperbolik. fungsi kuadrat dan grafiknya. Aljabar. Aljabar Rendah. 2. Soedadyatmodjo. Sukardjono. Indiana : R. Fungsi hiperbolik : sinus. sudut istimewa.Pokok Bahasan : Persamaan dan pertidaksamaan kuadrat. perbandingan trigonometri. Greenleaf. Fungsi Logaritma Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Kalkulus I Buku Sumber : 1. Persamaan trigonometri : aturan sinus dan kosinus. identitas penjumlahan dan pengurangan dua sudut. grafik fungsi trigonometri. rumus Euler. identitas sudut ganda.

pola bilangan. bangun ruang sisi lengkung. Matematika 2. akar dan logaritma. merasionalkan penyebut suatu pecahan. 2007. statistika. prisma dan limas tegak. persamaan kuadrat Prasyarat : Pembelajaran Matematika SMP I Memprasyarati Matakuliah : Pembelajaran Matematika SMA I Buku Sumber : 1. 2. Tatag Yulianto dkk. pertidaksamaan. kubus dan balok. eksponen dan logaritma.PM 201 Kredit Semester Pembelajaran Matematika SMP II 2 sks III Tujuan : Mahasiswa menguasai dan memahami materi Matematika SMP dan dapat menjelaskannya sebagai persiapan pembelajaran matematika. logika Matematika. persamaan dan fungsi kuadrat. Pokok Bahasan : Lingkaran. logaritma. 2008.Bank Soal Matematika untuk SMP/MTs. Cucun Cunayah. operasi aljabar pada bentuk akar. peluang. garis singgung lingkaran. Pokok Bahasan : Bentuk pangkat. Prasyarat : Pembelajaran Matematika SMP II Memprasyarati Matakuliah : Pembelajaran Matematika SMA II Buku Sumber : Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 33 . kesebangunan dan kekongruenan. Surabaya :ESIS Erlangga. Yrama Widya PM 202 Kredit Semester Pembelajaran Matematika SMA I 2 sks IV Tujuan : Mahasiswa menguasai dan memahami materi Matematika SMA dan dapat menjelaskannya sebagai persiapan pembelajaran matematika serta dapat menyelesaikan soal-soal Matematika SMA. pangkat tak sebenarnya. baris dan deret.

Jakarta. Prasyarat : Perkembangan Peserta Didik Memprasyarati Matakuliah : Belajar dan Pembelajaran Buku Sumber : 1.D. Pengembangan Profesi Guru. implementasi program pengembangan profesi keguruan. 2. organisasi asosiasi keprofesian. Matematika 1. Sartono Wirodikromo. Hamzah B. Ph. Uno. Sartono Wirodikromo. jabatan profesional dan tantangan guru dalam pembelajaran. 2007 2.1. 2008. Jakarta. Erlangga. penghargaan profesi guru. Prof. Jakarta. konsep dasar profesi. ketrampilan guru dalam proses belajar mengajar. teori Pavlov). Jakarta : Bumi Aksara. Kognitivisme Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 34 . teori Skinner. Udin Syaefudin Saud. Dr. Pokok Bahasan : Pengantar profesi kependidikan. menjadi guru matematika yang ideal dan disenangi siswa. Erlangga. Matematika 2 IPA. profesionalisme guru. Teori Belajar Behaviorisme (teori Thorndike. Profesi Kependidikan. Matematika 3 IPA. kompetensi profesional dan kompetensi akademik guru matematika.Pd. Pokok Bahasan : Hakekat Belajar dan Pembelajaran : belajar. Erlangga.. 2007 PM 203 Kredit Semester Profesi Kependidikan 3 sks III dan mampu Tujuan : Mahasiswa memahami arti pendidikan profesional mengaplikasikannya ke dalam pengajaran matematika. Jakarta : Alfa Beta PM 204 Kredit Semester Belajar dan Pembelajaran 3 sks IV Tujuan : Memperkuat pemahaman mahasiswa tentang bagaimana proses belajar terjadi dan bagaimana seharusnya pembelajaran dirancang dan dilaksanakan agar potensi mahasiswa berkembang secara maksimal. peran guru dalam pengembangan media pembelajaran di era teknologi komunikasi dan informasi. pembelajaran. M. strategi pengembangan profesionalisasi guru. kode etik profesi guru.2009. Sartono Wirodikromo. H. 2007 3. kompetensi guru dalam konteks keprofesian.

Konstruktivisme. 2004. Tomas Armstrong. Berbasis Masalah. Contextual Teaching and Learning. Elaine B. 2005. Belajar dan Pembelajaran. Thesis University of Twente 5. Prasyarat : Profesi Kependidikan Memprasyarati Matakuliah : Program Pengalaman Lapangan I Buku Sumber: 1. PM 211 Kredit Semester Dasar-dasar dan Proses Pembelajaran Matematika II 3 sks III Tujuan : Mahasiswa dapat memilih dan melaksanakan strategi belajar mengajar yang sesuai untuk mengajarkan masing-masing pokok bahasan yang tercantum dalam GBPP bidang studinya guna mencapai TIK yang telah dirumuskan. Inc.(teori Piaget. pengajaran remidi/penyayaan. 2002. Hermaya). penemuan. Matematika Realistik. 1999. teori Gagne. Humanistik). faktor luar. Johnson. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 35 . Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama 3. media pembelajaran (pemilihan dan penggunaan media. Kooperatif. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama 4. simulasi. teori Ausubel. teknik diskusi. Tanwey Gerson Ratumanan. strategi belajar (pendekatan kontekstual. stategi inkuiri). Model Pembelajaran : Langsung. kerja kelompok. 2002. pengajaran berbasis masalah. Seven Kinds of Smart (Alih Bahasa : T. Applying Realistic Mathematics Education (RME) in Teaching Geometry in Indonesian Primary Schools. California : Corwin Press. Kurikulum berbasis kompetensi. alat peraga). Surabaya : Unesa University Press 2. teori Brunner. teori Dienes. jenis pendekatan remidi dan pemilihannya. pembelajaran kooperatif. presentasi pembelajaran matematika Prasyarat : Dasar-dasar dan Proses Pembelajaran Matematika I. guru efektif). Kontekstual. teori Vygotsky. Tony Buzan. Ahmad Fauzan. Pokok Bahasan : Pembelajaran (murid. Kecerdasan Ganda. penyusunan perangkat kurikulum. Mind Map. Motivasi Belajar. prinsip belajar yang mendasari pengembangan kurikulum 2006. The Ultimate Book of Mind Maps (Alih Bahasa : Susi Puewoko). pengembangan silabus dan penilaian.

Yogyakarta: FPMIPA UGM. Jr. 2008. PM 213 Kredit Semester Aljabar Linear 2 sks II Tujuan : Mahasiswa dapat emahami pengertian dan sifat-sifat ruang Euclid R beserta pemetaan Linear dari R ke R. Tatag Yuli Eko Siswono. D.Mempersyarati Matakuliah : Evaluasi Proses dan Hasil Pembelajaran Matematika Buku Sumber : 1. Surabaya : UNESA University Press. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 36 . Harini M. dan S. 3. Mengajar dan Meneliti. nilai dan vektor eigen. Schaum’s Outline Series. Jakarta : Ghalia Indonesia. 1986. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Aljabar Matriks Buku Sumber : 1. 4. Jakarta : Rineka Cipta. Achmad Arifin (1985). 1982. 2004. Teori dan Soal Pendahuluan Aljabar.S. 3. Bandung : ITB. Singapore : Mc. Theory and Problems of Matriks. Setiadji. Elementary linear algebra 5th ed New York: John Wile & Sons. 2. PM 214 Kredit Semester Aljabar Matriks 2 sks I Tujuan : Mahasiswa dapat memanfaatkan operasi matriks dan operasi baris elementer untuk menyelesaikan sistem persamaan linear dan memahami pengertian dan sifat-sifat ruang Euclid R beserta pemetaan Linear dari R ke R. Roestiyah N. 1985. Anton (1987). Dr. Frank Ayres. 5.K. Kurikulum 2004. Jakarta : Grasindo. Pokok Bahasan : Sistem persamaan linear dan himpunan jawab. Aljabar Linier. H. 2001. Bab I s/d 6. Dr. Dra. 2. Strategi Belajar Mengajar. Alajbar-Linear. Nurhadi.Graw – Hill International Book Company Singapore. Pemetaan linear. Suryadi H. Ruang Vektor R2 dan R3.

penggunaan kolom koran. jenis-jenis matrik. Konsep dan dasar pemakaian. Frank Ayres. sistem persamaan linier non homogen. menentukan invers dengan matrik-matrik elementer.Graw – Hill International Book Company Singapore. 3. invers suatu matriks. Schaum’s Outline Series. H. penyelesaian dengan menggunakan invers matrik koefisien. kesamaan matriks. brosur. menentukan invers dengan adjoint. serta mendesain dokumen dengan variasi gambar. sistem persamaan linier homogen. pemakaian header dan footer. Bab I s/d 6. Yogyakarta : FKIE IKIP Yogyakarta. Pengantar aljabar Matriks. penyelesaian dengan cara Cramer. dan Microsoft Powerpoint. menyelesaikan sistem persamaan linier dengan matrik. operasi matriks dan sifat-sifatnya. PM 215 Kredit Semester Pengenalan Komputer 2 sks III Tujuan : Mahasiswa terampil menggunakan paket program aplikasi pengolah kata Microsoft Word untuk membuat surat. laporan. dasar pembuatan dokumen. 1982.Pokok Bahasan : Pengertian matriks. penggunaan Bullets and Numbering. Theory and Problems of Matriks. penggunaan tabel dan grafik. 5. menentukan invers dengan matriks-matrik elementer. artikel ilmiah dengan menggunakan rumus-rumus matematika. Anton (1987). ordo matriks. pengaturan sistem word. Alajbar-Linear. pemformatan teks. determinan matriks ordo dua dan ordo tiga. 2. determinan matriks persegi. Aljabar Vektor dan Matrik. pencetakan dokumen. penggunaan footnote. Achmad Arifin (1985). Yogyakarta: FPMIPA UGM. pengolahan gambar dan frame. Sukarjono. memformat paragraf. 1981. Bandung : ITB. Jr. skripsi. transpose suatu matriks. notasi. Elementary linear algebra 5th ed New York: John Wile & Sons. minor dan komplemen aljabar. adjoint matriks persegi. menentukan invers dengan partisi matriks. Prasyarat : Aljabar Linier Mempersyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. Daru Uminingsih. endnote dan cross Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 37 . 4. minor dan kofaktor. penjumlahan dan pengurangan matriks. perkalian matriks. Pokok Bahasan : Mengenal Microsoft Word. sifat-sifat determinan. Singapore : Mc.

fungsi-fungsi matematika dasar. Edisi I. fungsi pembacaan tabel. memindahkan dan menyalin data. 2009. Kevin S. data form dan data sort. Budinata. Wahana Komputer. menghapus dan menyembunyikan sel. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Komputer II Buku Sumber : 1. mendesain dokumen dengan variasi gambar. Mengenal Microsoft Excel. menyimpan dan memanggil data. rumus dan range. Jakarta : Cetakan 8 Mutiara Sumber Widya 3. subtotal dan pivot table. Longkutoy. fungsi statistika objek gambar pada grafik. 1991. PM 216 Program Aplikasi Komputer dalam Matematika Kredit 2 sks Semester V Tujuan : Mahasiswa trampil menggunakan program aplikasi dalam komputer untuk menerapkan materi matematika. bilangan dan operator matematika pada Matlab. pembutan mail merge dan form. menyisipkan. menggunakan fungsi. menata dan memperindah tampilan lembar kerja. Fungsi logika. baris atau kolom.reference. waktu dan huruf. autofilter. Prasyarat : Pengenalan Komputer Mempersyarati Matakuliah : 1. mulai bekerja dengan Microsoft Excel. mengatur format tampilan angka. Pengenalan Komputer. operator logika dan relasional. John J. komentar dan tanda baca. tip dan trik pemakaian word.0 for Windows 95. Yogyakarta : Andi Offset. menempatkan objek pada lembar kerja. Pokok Bahasan : Window pada Matlab. Short Course : Microsoft Word 2007. program bantu Microsoft word. mencetak lembar kerja dan grafik. Pemrograman Pascal Buku Sumber : Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 38 . 1997. Belajar Sendiri Microsoft Word 7. dan Microsoft Powerpoint. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. mengenal dan menggunakan elemen dasar Microsoft Excel. 2.

Dasar-dasar Pemrograman Matlab. suku banyak. rumus-rumus anuitas. 2007. 2007. 2. Jakarta : Erlangga 3. rente. Matematika 1. Pokok Bahasan : Fungsi dan aplikasinya. Jakarta : Erlangga 2. garis dan bidang dalam ruang). PM 301 Kredit Semester Pembelajaran Matematika SMA II 2 sks V Tujuan : Mahasiswa menguasai dan memahami materi Matematika SMA dan mampu mengajarkannya di tingkat SMA Pokok Bahasan : Ruang dimensi tiga (kedudukan titik. teorema sisa. anuitas. Matematika 2 IPA. nilai (modal) akhir bunga majemuk. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 39 . Budi Permana. bunga tunggal. barisan. perkalian. notasi sigma dan induksi matematika Prasyarat : Pembelajaran Matematika SMA I Memprasyarati Matakuliah : Pembelajaran Matematika Ekonomi Sekolah Menengah Buku Sumber : 1. rente kekal. program linier. rente Pranumerando.1. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. jumlah dan selisih sinus dan kosinus. 2003. barisan dan deret. Matematika 3 IPA. rumus-rumus trigonometri (jumlah dan selisih). Firmansyah. Sartono Wirodikromo. nilai tunai bunga majemuk. Jakarta : Erlangga PM 302 Kredit Semester Pembelajaran Matematika Ekonomi Sekolah Menengah 2 sks VI Tujuan : Mahasiswa menguasai dan memahami materi Matematika Ekonomi Sekolah Menengah dan dapat menjelaskannya sebagai persiapan pembelajaran matematika di tingkat SMK. 1997. tabel rencana pelunasan. peluang (kaidah pencacahan. 2007. persamaan lingkaran dan garis singgung. --------------------------. komposisi dua fungsi dan fungsi invers. --------------------------. bunga majemuk. percobaan. rente Postnumerando. menentukan jarak dan sudut dalam ruang. rente yang ditangguhkan. ruang contoh dan kejadian). Pemrograman dengan Matlab. bunga dan diskonto. deret.

2008 2. anuitas yang dibulatkan. Pokok Bahasan : Penjumlahan. Tutu Masrihani. Drs. Tutu Masrihani. Allyn & Bacon. dkk. algoritma-algoritma dasar aritmetik dan dapat menggunakannya dalam aljabar serta mengenal konsep kekongruenan sebagai landasan untuk konsep-konsep dasar grup. 2008 3. keterbagian. Erlangga. Burton. M. Tutu Masrihani. dkk. 2008 PM 303 Kredit Semester Teori Bilangan 2 sks III Tujuan : Mahasiswa memahami sifat-sifat bilangan bilat. Elementary Number Theory. Buku Materi Pokok Ilmu Bilangan. FPB. Matematika SMK 1. bilangan prima. 1960. urutan bilangan cacah. Erlangga. KPK. Sukirman. 1986.P. Prasyarat : Mempersyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. Jakarta : Karunika. 2. penyusutan. kekongruenan. Jakarta. PM 309 Kredit Semester Evaluasi Proses dan Hasil Pembelajaran Matematika 3 sks IV Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 40 . urutan bilangan asli. perkalian dan perpangkatan bilangan asli. aksioma peano dan penjumlahan. Matematika SMK 3. Matematika SMK 2. Prasyarat : Pembelajaran Matematika SMA II Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. perkalian. sistem bilangan bulat. dkk. gelangan dan medan. faktorisasi tunggal. DM. pengurangan dan pembagian bilangan cacah. anuitas pada pinjaman obligasi. perkalian dan pembagian bilangan bulat. Jakarta.menghitung sisa pinjaman. urutan bilangan bulat. Jakarta. Erlangga..

evaluasi sikap. validitas ( koefisien validitas dan faktor-faktor yang mempengaruhi validitas. pelaksanaan dan perbaikan proses pengajaran Matematika. menyusun. taraf serap dan peringkat. pengertian skor. Bandung : Penerbit Rekayasa Sains. fungsi evaluasi dan tujuan evaluasi. Pokok Bahasan : Pengertian evaluasi. Zainal. 2. Evaluasi Program Pembelajaran. reliabilitas. Eko Putro. Statistika untuk Penelitian. Budiyono. S. evaluasi hasil belajar matematika. jenis alat evaluasi dan pembuatan alat evaluasi.Tujuan : Mahasiswa mampu merancang. 2005. Widoyoko. 2005. prosedur evaluasi dan ruang lingkup. menganalisis dan mengambil kesimpulan hasil evaluasi belajar bidang studi sebagai salah satu komponen penting dalam rangkaian perencanaan. kedudukan evaluasi. Mempersyarati Matakuliah : Program Pengalaman Lapangan I Buku Sumber : 1. Evaluasi Pembelajaran. skala penilaian. 2004. Jakarta : Rineka Citra. validitas dan macam-macam validitas. Bandung : Penerbit Rekayasa Sain Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 41 . taksonomi bloom. Prasyarat : Dasar-dasar dan Proses Pembelajaran Matematika II. Arifin. nilai acuan penilaian dan penentuan skor. daya pembeda dan derajat kesukaran. 3.

Kalkulus fungsi bidang singgung dan turunan fungsi komposisi. normal. Varberg. Prasyarat : Kalkulus II. (terjemahan I.J. binominal dan bidang oskulasi).N. Bandung : Angkasa.J. E. integral. Matakuliah Keahlian Berkarya (MKB) PM 205 Kredit Semester Kalkulus Lanjut 3 sks IV Tujuan : Mahasiswa mampu memahami konsep generalisai dari konsep kalkulu sdiferensial dan integral pada matematika dan menerapkan pengetahuan yang dipelajari dengan masalah-masalah yang berkaitan. Purcel dan D. tabung dan bola. daerah terbuka Rm . Integral ganda : integral ganda dua dan tiga. Martono (1985). (1984).C. turunan. geometri lengkungan (garis singgung. turunan. turunan berarah. K. Kalkulus fungsi Rm ke R : bentuk-bentuk permukaan di ruang. turunan parsial. (1986). dan Rawuh). limit kekontinuan. turunan totl. Susila. Kalkulus dan Ilmu Ukur Analitik : Matematika untuk Universitas jilid II. E. kinetika partikel. Pokok Bahasan : Sistem koordinat: koordinat kutub. limit kekontinuan. gradient. New York : Prentice Hall. Kalkulus fungsi Rm ke Rn: limit. Pucel dan D. Calculus with analytic Geometry. integral berulang. perubahan urutan integrasi serta integral ganda 3. kekontinuan. Kalkulus dan Geometri Analitik. Jakarta : Erlangga. persamaan bidang singgung dan turunan fungsi komposisi. PM 206 Kredit Semester Tujuan : Struktur Aljabar I 3 sks IV Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 42 . kalkulus fungsi dari R ke Rn : lengkungan di R2 dan R3. Varberg. 3. transformasi. Jilid I Edisi IV. turunan fungsi komposisi dan matriks Jacobi. Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. B. 2. 4th edition. Kartasasmita.

distribusi sampel. Canada : Addison-Wesley PM 207 Kredit Semester Statistika Matematika I 3 sks III Tujuan : Mahasiswa mengenal serta memahami konsep-konsep dan teorema-teorema peluang juga dapat memilih dengan tepat konsep-konsep. Subgrup dan sifat-sifatnya. ruang sampel. A First Course in Abstract Algebra. Subgrup Normal. peluang (partisi. (1965). 3rd. John. peluang bersyarat. Partisi. Grup Simetri. Koset dan Sifatsifatnya. 1988. distribusi peluang diskrit. Grup Permutasi. Prasyarat : 1. Grup Faktor. Coy Neal. Teorema Lagrange dan Aplikasinya. Pengantar Dasar Matematika. Isomorfisma. Terampil menghitung peluang dengan bantuan teknik membilang. H. 3. Homomorfisma dan sifat-sifatnya. A Survey of modern algebra. Relasi Ekuivalensi. memahami ekspektasi suatu peubah acak. Pokok Bahasan : Pemetaan dan Operasi Biner serta sifat-sifatnya. teorema bayes). Maclane. Fraleigh. New York : John Wiley & Sons. Ed New York : MacMillan. John R. Peluang suatu kejadian. peluang). Memprasyarati Matakuliah : Struktur Aljabar II Buku Sumber: 1. korelasi. Pokok Bahasan : Pendahuluan permutasi dan kombinasi. Definisi dan Sifat-sifatnya. Durbin (1985). Grup Siklik. Mc. peubah acak diskrit dan kontinu. G. kejadian. 2.Mahasiswa memahami beberapa struktur dalam aljabar dan dapat memanfaatkannya untuk menyelesaikan masalah yang sederhana dalam aljabar. Mampu menurunkan distribusi peubah-peubah acak yang penting baik yang diskrit maupun yang kontinu. teorema-teorema peluang dan menggunakannya untuk memecahkan soal-soal yang menyangkut peluang. peluang (percobaan. 1987. Introduction to Modern Algebra. Birkhoff dan S. Aljabar Linear 2. Modern Algebra : an introduction. Boston : Allyn and Bacon 4. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 43 . serta mampu berfikir logis dan bernalar secara matematika dalam menyelesaikan masalah.

H1. Memprasyarati Matakuliah : - Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 44 . Ronald. tingkat kepercayaan. penaksiran interval kepercayaan. Wiliam.distribusi peluang kontinu. teorema limit senttral. kovarians dan korelasi). penaksiran. penaksiran titik. Penaksiran : metode maksimum Likelihood. W. Myers. Jakarta : Erlangga. distribusi berboulli. peubah acak distribusi gabungan dan peluang bersyarat. penaksiran titik dan interval parameter suatu populasi. Distribusi poisson. H. 3. distribusi normal.Ilmu Peluang dan Statistika Untuk Insinyur dan Ilmuwan (Terjemahan) Bandung : ITB 2. likelihood ratio test. teorema limit distribusi. distribusi multinomial. Pokok Bahasan : Fungsi Peubah Acak : transformasi peubah acak. metode maksimum likelihood. distribusi binomial. J. Pengujian Hipotesis : hipotesis H0. E. Pengantar Probabilitas dan Statistik Induktif. fungsi pembangkit momen (distribusi binomial. nisbah variansi. 1985. statistik uji. nilai-p. penaksiran interval kepercayaan. daerah kritik. independensi dua peubah acak. ekspektasi bersyarat. Supranoto. normal) Prasyarat : Statistika Dasar Memprasyarati Matakuliah : Statistika Matematika Buku Sumber: 1. momen dan fungsi pembangkit momen. varians (sifat varians. variansi. fungsi kuasa. distribusi peubah acak. fungsi distribusi kumulatif. 1985. variansi. teorema-teorema limit distribusi. Limit distribusi. teorema Chebyshev). distribusi hipergeometrik. poisson. Walpole & Raymond. perbedaan rataan. pengujian hipotesis. distribusi chi kuadrat. distribusi gamma. Hines & Montgomery. Jakarta : UI PM 208 Kredit Semester Statistika Matematika II 2 sks IV Tujuan : Mahasiswa memahami teorema-teorema limit peubah acak dan menggunakannya dalam teknik inferensi. Probabilitas dan Statistik dalam Ilmu Rekayasa dan Manajemen (terjemahan). ekspektasi (sifat ekspektasi. tes paling kuat seragam. rataan. daerah kritik terbaik. Prasyarat : Statistika Matematika I. teorema Neyman-Pearson. 1990.

ellips. Rawuh (1981). 3. William. kerucut. Maman Suherman. 1986. W. kutub). Jakarta : Karunika UT. PM 210 Kredit Semester Tujuan Geometri Transformasi 3 sks IV : Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 45 . bola. 1990. Pokok Bahasan : Titik pada susunan kordinat (cartesius. tabung dan sifat-sifatnya. PM 209 Kredit Semester Geometri Analitik 3 sks III Tujuan : Mahasiswa mampu memahami persamaan garis lurus/lengkung pada bidang datar. paraboloida. E. Sudjana (1989). (1984). Bandung : Terate. tempat kedudukan. hiperboloida. kerucut. Probabilitas dan Statistik dalam Ilmu Rekayasa dan Manajemen (terjemahan) . Jakarta : Karunika UT. lingkaran. tabung. hubungan garis-garis. hubungannya dan sifat-sifatnya terutama irisan-irisan dengan kordinat cartesius sehingga terampil mengajar di SMU/SMK serta memahami persamaan garis. hiperboloida. 3. H. Prasyarat : Geometri. bidng dalam ruang.S. Maman Suherman. Memprasyarati Matakuliah : Geometri Transformasi Buku Sumber: 1. Jakarta : Ghalia Indonesia. Ilmu Peluang dan Statistika untuk insinyur dan ilmuwan (terjemahan). kubus. Kubus. bola. Myers. balok. Persamaan garis di R3 (ruang). Teori dan Soal Ilmu Ukur Analitik Ruang. Ilmu Ukur Analitis teori dan soal jilid II. 1986. 4. Suryadi. garis lingkaran. Persamaan garis lurus. hiperbola. Geometri Analitik Datar Modul 4-6. Metode Statistika. Hines & Douglas. parabola. C. ellipsoida. ellipsioda. Bandung : ITB. 1986. Geometri Analitik Datar Modul 1-3. Walpole & Raymond. paraboloida. 2. lingkaran-lingkaran. Bandung : Tarsito. 2. H.Buku Sumber: 1. Ronald. balok.M. Jakarta: UI. persamaan bidang di R3.

Mahasiswa mampu memahami transformasi dalam geometri, isometri-isometri seperti translasi, setengah putaran, refleksi, rotasi, serta hasilkali beberapa isometri hubungannya dan sifat-sifatnya sehingga trampil mengajar di SMA/SMK. Pokok Bahasan : Pemahaman, pengkajian dan pembekalan pandangan yang tajam serta lebih mantap pengetahuan tentang bangun geometri dan sifat-sifatnya untuk dapat mengajar di SMU. Transformasi dan kolineasi. Grup transformasi dan involusi. Translasi dan setengah putaran. Refleksi, kekongruenan, isometri dan rotasi. Hasil kali beberapa isometri, similaritas.. Prasyarat : Geometri Analitika Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. B. Susanta (1990). Geometri Transformasi. Yogjakarta:UGM 2. Gatut Iswahyudi. 1999. Geometri Transformasi. Surakarta : UNS PM 212 Kredit Semester Analisa Real 3 sks V

Tujuan : Mahasiswa memahami konsep barisan dsan deret serta kekonvergenannya dan konsep ruang metrik secara umum. Pokok Bahasan : Sifat Aljabar Bilangan Real, Sifat Urutan Bilangan Real, Sifat Kelengkapan Bilangan Real, Himpunan Terbuka dan Himpunan Tertutup, Sifat Aljabar Limit Barisan, Teorema tentang Limit, Barisan Monoton, Barisan Bagian dan Teorema Bolzano-Weierstrass, Barisan Cauchy, Sifat Aljabar Limit Fungsi dan Kekontinuan Fungsi, Fungsi Kontinu, Kekontinuan Seragam, Turunan, Teorema Nilai Rataan dan Teorema L’Hopital Prasyarat : Kalkulus II Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. R.G. Bartle, (1982). Introduction to real analyis. New York : John Wiley & Sons. 2. Soeparno, 2006. Analisis Riil. Yogyakarta : UGM

Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika

46

PM 305 Kredit Semester

Struktur Aljabar II 3 sks V

Tujuan : Mahasiswa memahami beberapa struktur dalam aljabar dan dapat memanfaatkannya untuk menyelesaikan masalah yang sederhana dalam aljabar, serta mampu berfikir logis dan bernalar secara matematika dsalam menyelesaikan masalah. Pokok Bahasan : Gelanggang: sifat-sifat dan contoh gelanggang, daeraah integral, lapangan dan ideal: subgelanggang, subdaerah integral: sublapangan, karakteristik daerah integral peta, kernel. Gelanggang polinom atas lapangan bilagnan real: sifatsifat dengan contoh, derajat unsur, algoritma pembagian, unsur tereduksi dan tak tereduksi, akar. Prasyarat : Struktur Aljabar I. Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: 1. I.N. Herstein. (1975). Topics in algebra. 2nd ed. New York : John Wiley & Sons. Bab 1 s/d 3. 2. G. Birkhoff dan S. Maclane. (1985). A Survey of modern algebra. 3rd. ed New York : MacMillan. 3. M.J.T. Soehakso (1982). Aljabar Abstrak (Ring, Ideal dan Field). Yogyakarta : MIPA UGM. PM 306 Kredit Semester Persamaan Diferensial 3 sks VI

Tujuan : Mahasiswa mampu menyelesaikan permasalahan berbentuk persamaan diferensial dan mampu mengenali beberapa permasalahan nyata yang berkaitan dengan persamaan diferensial. Pokok Bahasan : Klasifikasi persamaan diferensial (P.D.), solusi. Persamaan diferensial tingkat satu: persamaan diferensial eksak, faktor pengintegralan, persamaan dengan peubah terpisah, persamaan linear dan Bernoulli, faktor pengintegralan khusus dan transformasi. Teori dasar PDB, persamaan linear homogen dengan koefisien tetap, metode koefisien tak tentu, variasi parameter. Penggunaan

Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika

47

persamaan diferensial linear tingkat dua dengan koefisien konstanta: P.D. Vibrasi, gerak bebas tak teredam dan teredam, masalah rangkaian liktrik. Sclusi deret pangkat, metode Frobensius. Sistem P.D. linear: operator differensial, metode operator, sistem P.D. linear dengan koefisien tetap, dua persamaan dalam dua fungsi tak diketahui. Prasyarat : Kalkulus II. Memprasyarati Matakuliah : Masalah Nilai Awal dan Syarat Batas Buku Sumber: 1. Kartono (1994). Penuntun Belajar Persamaan Diferensial. Yogyakarta: Andi Offset. 2. Waluya, SB. 2006. Persamaan Diferensial. Yogyakarta : Graha Ilmu. 3. Marwan dan Said Munzir. 2009. Persamaan Diferensial. Yogyakarta : Graha Ilmu. PM 307 Kredit Semester Metodologi Penelitian Pendidikan Matematika I 2 sks V

Tujuan : Mahasiswa memahami berbagai prinsip dan prosedur dalam penelitian kuantitatif di bidang pendidikan matematika, untuk memberi bekal kepada mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir (skripsi) dan dapat memanfaatkan hasil penelitian dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan Matematika Pokok Bahasan : Cara memperoleh pengetahuan, jenis-jenis penelitian, langkah-langkah penelitian kuantitatif, masalah penelitian, tinjauan pustaka dan hipotesis, variabel penelitian, instrumen penelitian, desain penelitian, populasi dan sampel, teknik pengumpulan data, teknik analisa data, sistematika proposal penelitian, laporan hasil penelitian. Prasyarat : Memprasyarati Matakuliah : Metodologi Penelitian Pendidikan Matematika II Buku Sumber : 1. Rudi Santoso Yohanes. Handout Metodologi Penelitian Pendidikan Matematika. Madiun : Universitas Widya Mandala Madiun.

Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika

48

fightand side constant. Uji kesensitivitasan dan dualisitas analisis pasca keoptimalan. algoritma simpleks. IGAK Wardhani dan Kuswaya Wihardit. Metode simpleks : perpindahan basis. feed ix selection. dualitas masalah transportasi: keterandaian dari model jaringan masalah transportasi klasik. Rencana dan Pelaksanaan PTK. Keterbatasan dan Persyaratan PTK. Pelaksanaan Perbaikan Pembelajaran. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 49 . Penelitian Tindakan Kelas. Prasyarat : Metodologi Penelitian Pendidikan Matematika I Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: 1. Pokok Bahasan : Formulasi model-model optimasi linear: pendahuluan. Langkah Umum PTK. Sifat-sifat solusi optimum. dualitas dari masalah transportasi. Representasi aljabar dan geometrik. Seminar Proposal PTK. Jakarta : Universitas Terbuka.PM 308 Kredit Semester Metodologi Penelitian Pendidikan Matematika II 2 sks VI Tujuan : Membekali mahasiswa dengan wawasan. Proposal PTK. 2008. Teknik Analisis Data. Teknik Penulisan dan Diseminasi Laporan PTK. Manfaat. Refleksi dan Tindak Lanjut. dan ketrampilan dalam melaksanakan PTK dalam upaya memperbaiki kualitas pembelajaran matematika Pokok Bahasan : Pengertian dan Karakteristik PTK. sikap. pemilihan campuran produksi. formulasi aljabar secara umum bentuk kanonik dari model optimisasi linear. Teknik Pengumpulan Data dan Instrumen Pengumpul Data. teknik simpleks untuk masalah tranportasi serta uji sensitivitasnya. PM 312 Kredit Semester Program Linear 3 sks VI Tujuan : Mahasiswa dapat memformulasikan masalah-masalah pengambilan keputusan yang standar dari masalah optimisasi model linear serta dapat menyelesaikannya dengan metode pengambilan keputusan secara kuantitatif. alokasi produksi melalui jaringan dll. solusi optimum yang fisibel. Laporan PTK. interpretasi geometrik dan representasi penyelesaian pad aruang yang berdimensi n.

Prasyarat : Aljabar Linear. Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: 1. M.S. Bazarae. (1977). Linear programmic and network flaws. New York: John Wiley. 2. Susanto, B. (1978). Program Linear. Yogyakarta: FMIPA UGM. PM 315 Kredit Semester Pemrograman Pascal 2 sks V

Tujuan : Mahasiswa memahami dasar-dasar pembuatan program yang berkaitan dengan matematika dan pengajaran matematika berbantuan komputer dengan menggunakan bahasa Pascal. Pokok Bahasan : Mengenal sistem menu Turbo Pascal: menjalankan Turbo Pascal, cara memilih menu, memulai mengetikkan program, mengedit program, menyimpan program, memanggil program, menggunakan compile program. Jenis data dan deklarasinya: jenis-jenis data skalar standard, identitas, variabel, deklarasi VAR dan Operator, konstanta dan deklarasi CONS, deklarasi TYPE, subrange. Pernyataan Output dan Input: pernyataan WRITE dan WRITELN, pernyataan READ dan READLN. Pernyataan Bersyarat: pengertian Blok, Operator Relasional dan Ekspresi Boolean, pernyataan IF ... THEN ..., pernyataan IF ... THEN ... ELSE ..., pernyataan CASE ... OF ..., pernyataan CASE ... OF ... ELSE .... Fungsi standar. Pengulangan Proses (looping): pernyataan WHILE ... DO ..., pernyataan REPEAT ... UNTIL ..., pernyataan FOR ... TO ... DO ..., pernyataan FOR ... DOWN TO ... DO ..., pengulangan proses berganda. Variabel Array: variabel array satu dimensi, variabel array dua dimensi. Prosedur: pengertian prosedur, deklarasi prosedur, ruang lingkup konstant, tipe dan variabel, prosedur berganda, parameter nilai dan parameter variabel. Fungsi: pengertian fungsi, membut dan memanggil fungsi, fungsi berganda, gabungan prosedur dan fungsi. Data Tipe Berkas: berkas, rekaman dan medan, mendeklarasikan berkas, operasi pada berkas, berkas teks. Prasyarat : Pengenalan Komputer Memprasyarati Matakuliah :

Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika

50

Pemrograman Visual Basic Buku Sumber: 1. Jogiyanto. 1993. Teori dan Aplikasi Program Komputer Bahasa 5.0/5.5 Jilid 1. Jakarta : Andi Offset. 2. Lukito, Ediman. 1993. Belajar Sendiri Pemrograman dengan Turbo 7.0. Jakarta : Elex Media Komputindo 3. Benny D. Sarwono, Bambang Agus Mulyadi, Abimanyu S. Pemrograman Turbo Pascal 4.0. Jakarta : Elex Media Komputindo 4. Agoes Soehianie. 1990. Belajar dengan Cepat dan Mudah Turbo Pascal Versi 4.0/5.0/5.5. Jakarta : Elex Media Komputindo PM 316 Kredit Semester Pemrograman Visual Basic 2 sks VI Pascal Pascal 1988. Pascal

Tujuan : Mahasiswa memahami arti data dan pengolahannya, mampu menggunakan komputer dengan memakai bahasa Pemrograman Visual Basic untuk mengolah data dan menjelaskan konsep-konsep matematik. Pokok Bahasan : Dasar-dasar Pemrograman, Data dan variabel, Kontrol, Properti, Form, Label, Tombol dan Kotak Input, Pernyataan Berkondisi, Loop, Fungsi, Grafik Prasyarat : Pemrograman Pascal. Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: 1. VISUAL BASIC 2. Pemrograman Microsoft Visual Basic 6 PM 404 Kredit Semester Metode Numerik 2 sks VIII

Tujuan : Mahasiswa memahami beberapa konsep dasar numerik serta mampu bereksperimen dan mengimplementasikan beberapa metode numerik standart dengan menggunakan komputer. Pokok Bahasan :

Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika

51

Pengertian galat: definisi, sumber serta contoh suatu galat, perambatan dari galat dan penjumlahan. Mencari akar: metode belah dua, metode Newton dan metode seakan. Interpolasi-inter polasi polinomial, galat pada interpolasi polinomial dan interpolasi dengan menggunakan fungsi “spline”. Pendekatan suatu fungsi: polinom Chebychev dan metode “near minimax apreximation”. Pendiferensialan dan pengintegralan secara numerik: aturan trapesium dan aturan Shimpson, formulasi galat, pendiferensialan secara numerik dan pengintegralan numerik secara Gauss. Prasyarat : Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: 1. Soehardjo. 1985. Analisis Numerik. Surabaya : ITS-ITATS 2. Wahyudin (1987). Metode Analitis Numerik. Bandung : Tarsito. 3. Salusu, A. 2008. Metode Numerik. Yogyakarta : Graha Ilmu. 4. Rinaldi Munir. 2003. Metode Numerik. Bandung : Informatika. PM 405 Kredit Semester Masalah Nilai Awal dan Syarat Batas 2 sks VII

Tujuan : Mahasiswa memahami model matematika dari suatu masalah nyata yang berbentuk persamaan diferensial biasa dengan atau tanpa nilai awal serta mampu memecahkan masalah nyata yang sederhana dalam model matematika berbentuk P.D. biasa dengan nilai awal atau P.D. parsial dengan nilai awal atau/dan nilai syarat batas. Pokok Bahasan : PD dan Matematika Model, PD dengan masalah nilai awal, PD dengan masalah syarat batas, Penerapan PD dengan masalah nilai awal (Pertumbuhan sel, radioaktif, hukum pendingin newton, model pertumbuhan kontinu, model van bertalaffy dari pertumbuhan ikan), penerapan persamaan diferensial orde satu (masalah konsentrasi suatu cairan, masalah model populasi, masalah bunga bank, masalah perubahan suhu, masalah mekanik klasik, pertumbuhan mikroorganisme). Prasyarat : Persamaan Diferensial. Memprasyarati Matakuliah : -

Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika

52

Pokok Bahasan : Relasi Biner. 5. Balai Pustaka. Bandung : Informatika 4. Kombinatorial. PM 406 Kredit Semester Matematika Diskrit 2 sks VIII : : J : Tujuan : Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan mengenal beberapa konsep dan objek matematika yang digunakan dsalam ilmu komputer dan mampu menerapkannya dalam pengkajian ilmu komputer. Persamaan Diferensial. Kartono. Jilid 1. Ph. 1994. I Ketut Budiyarsa. Pohon (Tree). 3. 2001. Waluyo. Yogyakarta Andi Offset. Jilid 2. Depdikbud. Richard Johnsonbaugh. Matematika Diskrit I. Jakarta : PT Prenhallindo PM 407 Kredit Semester Tujuan : Analisa Kompleks 2 sks VII Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 53 . 4. Richard Johnsonbaugh. Penuntun Belajar Persamaan Diferensial. Rinaldi Munir. Jakarta : PT Prenhallindo 5. Malang UMM Press. Relasi Rekursif. S. Yogyakarta : Graha Ilmu. 2002. 2002. 1997. 2002. Fungsi Pembangkit.Buku Sumber: 1. Kriptografi Prasyarat : Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: 1. Maple untuk Persamaan Diferensial. Persamaan Diferensial dan Matematik Model. Matematika Diskrit Edisi Keempat. Marwan dan Said Munair. _______. 2. 2006. Persamaan Diferensial. Matematika Diskrit Edisi Keempat. Materi Pokok Matematika Diskrit. 2. Jakarta : Universitas Terbuka. Yogyakarta Graha Ilmu. Yogyakarta : J & Learning.D. 3. 2008. 1994. Matematika Diskrit Edisi Kedua. Didi Suryadi. Poset dan Lattice. Baiduri. Aljabar Boole. Teori Graf.B. 2003.

Fungsi analitik. Rumus diferensiasi dan turunan parsial dari vektor. Soemantri (1973). Pokok Bahasan : Bilangan komplek. teorema dasar pengintegralan. Hasilkali tripel dan himpunan vektor-vektor resiprokal. dan interval kurva pada bidang kompleks serta hubugnan pengintegralan kompleks dan pengintegralan real. Deret kuasa. Peubah Kompleks : Teori dan Soal. Murray (1987). kurva-kurva ruang. medan vektor konservatif dan potensial skalar. deret Taylor. Jakarta : Erlangga. Spiegel. pemetaan dari Z ke W. PM 408 Kredit Semester Analisa Vektor 2 sks VIII Tujuan : Mahasiswa mampu menyelesaikan soal-soal/permasalahan yang berkaitan dengan vektor. Geometri Analitika 2. Turunan biasa suatu vektor. Teorema divergensi Gauss dan teorema Stokes.Mahasiswa memahami sifat bilangan kompleks. 2. fungsi kompleks. Permulaan Fungsi Perubah Kompleks. dan curl. fungsi analitik. fungsi kompleks. integral biasa dari vektor dan integral garis. Kalkulus II Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 54 . hukum-hukum aljabar vektor. Operator diferensial vektor (del). Geometri diferensial dan mekanika. Komponen sebuah vektor. Hasilkali titik dan hasilkali silang. vektor satuan serta vektor satuan tegal lurus. Integral fungsi kompleks sepanjang kurva reguler pada bidang kompleks. pemetaan konform.. Prasyarat : 1. integral permukaan dan integral volum. divergensi. kontinuitas dan diferensiabel. Rumus-rumus yang mengandung del dan invarian. Teorema Green dalam bidang dan teorema integral terkait. Pokok Bahasan : Pengertian vektor dan skalar. medan skalar dan medan vektor. deret Laurent. Prasyarat : Kalkulus II Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: 1. Yogyakarta : FMIPA UGM. gradien.

1985. Surabaya: Unipress IKIP Surabaya. masalah-masalah dalam pendidikan matematika. dan melatih kemampuan mahasiswa untuk mengkomunikasikan ide-idenya baik secara tertulis maupun secara lisan. artikel. prosedur-prosedur yang menggunakan data dari dua sampel berhubungan. Analisis Vektor. 2007. prosedur-prosedur yang menggunakan data dari sampel tunggal. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. uji-uji Chi Kuadrat untuk memeriksa ketidaktergantungan dan homogenitas. 1991. Wespakrik. 2. prosedur-prosedur yang menggunakan Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 55 . Prasyarat : Metodologi Penelitian Pendidikan Matematika II Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. Pokok Bahasan : Pengertian statistika non parametrik. prosedur-prosedur yang menggunakan data dari dua sampel independen. Jakarta: Erlangga. Pokok Bahasan : Karya ilmiah. PM 411 Kredit Semester Statistika Non Parametrik 2 sks V Tujuan : Mahasiswa memahami teknik statistika dengan metode statistika bebas distribusi atau statistika non parametrik disamping statistika parametrik. makalah. Sukahar. Malang : Universitas Negeri Malang. Ali Saukah.Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber : 1. PM 409 Kredit Semester Seminar Pendidikan Matematika 2 sks VII Tujuan : Mahasiswa mampu mengembangkan wawasan berkaitan dengan permasalahan yang terdapat di dunia pendidikan matematika. Terjemahan Hans Y. Murry R Spiegel. Analisis Vektor. laporan penelitian. dkk. penyajian makalah oleh mahasiswa.

Bandung 2. statistika non parametrik untuk dua sampel. 2004. Alfabeta.0. Diktat Statistika Non Parametrik. Singgih Santoso. Wayne W. PM 413 Kredit Semester Statistika Komputer 2 sks V Tujuan : Mahasiswa memperoleh pengetahuan pengolah data dan analisis statistik dengan menggunakan software komputer statistika yang banyak digunakan dalam praktek dan penelitian. Jakarta. Analisis Statistik dengan Program SPSS 10. pengujian hipotesis : pengujian kenormalan dan kesamaan ragam. F. membuat berbagai tabel statistik. analisis korelasi. 2. analisis regresi. perancangan percobaan satu faktor. Statistika Non Parametrik Terapan . Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: 1. Jakarta 3. Santoso. Gramedia. pengujian dua sampel. Prasyarat : Statistika Dasar. serta dapat menerapkan dalam memecahkan permasalahan yang berkaitan dengan statistika Pokok Bahasan : Pendahuluan SPSS. pengujian tiga sampel atau lebih. Madiun : Universitas Widya Mandala. ukuran bagi data (statistik deskriptif). prosedur-prosedur yang menggunakan data dari tiga sampel berhubungan atau lebih. Syahri Alhusin (2001) Aplikasi Statistik Praktis dengan SPSS 9 Elex Media Komputindo. Jakarta Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 56 . Daniel (1989). korelasi peringkat ukuranukuran. Wijaya (2000). perancangan percobaan dua faktor. Gatot Iman. pengujian hipotesis : pengujian rata-rata satu sampel. tiga sampel atau lebih.5 Elex Media Komputindo. (2003) Mengatasi Berbagai Masalah Statistik dengan SPSS versi 11. Prasyarat : Statistika Dasar Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: 1. statistika non parametrik satu sampel.data dari tiga sampel bebas atau lebih.

Pokok Bahasan : Pembekalan pengetahuan dan ketrampilan kepada mahasiswa untuk mendapatkan berbagai pengalaman lewat pemahaman terhadap landasan filosofis dan konsep-konsep teoritik PPL. Pedoman Pelaksanaan PPSPTK di Indonesia tentang Program Pengalaman Lapangan. masalah dan hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan program. Matakuliah Perilaku Berkarya (MPB) PM 304 Kredit Semester Program Pengalaman Lapangan I 2 sks VI Tujuan : Mahasiswa memiliki bekal dan persiapan untuk melaksanakan praktek mengajar pada sekolah yang telah ditunjuk. Pedoman Program Pengalaman Lapangan. UPPL-IKIP Surabaya. 2. Belajar dan Pembelajaran 2. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 57 . 1980. Prasyarat : 1. Jakarta. 1995. Penerapannya dilaksanakan dalam kegiatan ajar simulasi dan micro teaching sesuai dengan jurusan atau program masing-masing. Surabaya. Evaluasi Proses dan Hasil Pembelajaran Matematika Memprasyarati Matakuliah : Program Pengalaman Lapangan II Buku Sumber: 1. jenis-jenis program yang dilaksanakan sekolah.D. serta mengatasi masalah-masalah nyata yang ditemukannya di lapangan sebagai persiapan untuk dapat melaksanakan tugas sebagai guru matematika. Depdikbud. Pokok Bahasan : Orientasi tentang sekolah: kelembagaan sekolah. organisasi dan penglolaan sekolah. PM 403 Kredit Semester Program Pengalaman Lapangan II 2 sks VII Tujuan : Mahasiswa dapat menunjukkan kemampuannya melaksanakan proses belajar mengajar bidang studi Matematika dan tugas-tugas kependidikan lainnya di sekolah.

Observasi di sekolah/kelas: observasi kegiatan belajar mengajar di kelas. pemecahan masalah nyata di lapangan. observasi kegiatan praktikum di laboratorium. pelaksanaan proses belajar mengajar di kelas. observasi kegiatan bimbingan dan penyuluhan/bimbingan karir. Penyiapan laporan PPL: hasil observasi dan partisipasi. Praktek proses belajar mengajar: penyusunan satuan pelajaran. analisis hasil penilaian. praktek proses belajar mengajar. Prasyarat : Program Pengalaman Lapangan I Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: Pedoman Program Pengalaman Lapangan setempat. penilaian proses dan hasil belajar siswa. observasi keadaan sarana dan prasarana sekolah. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 58 . pelaksanan praktikum di laboratorium. pelaksanaan kegiatan tindak lanjut. partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler. Partisipasi dalam berbagai kegiatan sekolah: partisipasi dalam rapat-rapat guru. Identifikasi dan pemecahan masalah nyata di lapangan: identifikasi masalahmasalah yang ditemukan di lapangan.

penentuan pendekatan/cara pemecahan masalah. persiapan administratif (penyelesaian ijin). perumusan program dan jadwal kegiatan. Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) PM 415 Kredit Semester Kuliah Kerja Nyata 3 sks VI atau VII Tujuan : Pemberian pengalaman kepada mahasiswa secara langsung kepada masyarakat dengan segala permasalahannya guna mempercepat proses pendewasaan mahasiswa dengan cara kerja antar sektoral dan inter-disipliner dalam membantu program pembangunan desa. Pelaksanaan kegiatan: pengumpulan data (dari lapangan ataupun kepustakaan). pemilihan masalah yang akan dipecahkan. PM 500 Kredit Semester Skripsi 6 sks VII atau VIII Tujuan : Mahasiswa dapat menunjukkan kemampuannya memecahkan masalah-maslah nyata di bidang pendidikan Matematika serta mengkomunikasikan hasilnya dengan tepat dan tingkat keresmian yang tinggi. Penyiapan laporan/skripsi: penyiapan outline. pengolahan/analisis data. Pengetahuan Dasar KKN. penulisan dan perbaikan laporan/skripsi. 1984. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 59 . pencetakan laporan/skripsi. Pokok Bahasan : Prasyarat : Sudah menempuh minimal 110 sks Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: Direktorat Pembinaan Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Dirjen Dikti Departemen P dan K. Pokok Bahasan : Penentuan masalah: identifikasi masalah-masalah dalam pendidikan matematika. Penyusunan rancangan kegiatan: penajaman masalah.E. secara tertulis maupun lisan. Persiapan kegiatan: persiapan teknis (penyusunan instrumen/bahan).

J. 2. Metodologi Penelitian Pendidikan Matematika II 2. New Delhi: Prentice hall of India.W. Ed. Buku-buku penuntun cara membuat karya ilmiah. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 60 . Best. 3rd. Sudah menempuh minimal 120 sks Memprasyarati Matakuliah : Buku Sumber: 1.Prasyarat : 1. Research in Education.

C. b) Latihan melaksanakan tugas-tugas keguruan di luar mengajar. dilaksanakan diluar Kampus berupa: 1) Observasi persekolahan dan observasi keguruan. Materi Program pengalaman lapangan meliputi: a. 3) Perkembangan Peserta Didik. Persyaratan Untuk Melaksanakan PPL II Mahasiswa yang diperkenankan melaksanakan PPL II adalah: a. dilaksanakan di Kampus berupa simulasi/microteaching. 2) Latihan ketrampilan keguruan. 5) Evaluasi Proses dan Hasil Belajar Matematika. Arti Program Pengalaman lapangan adalah praktek kependidikan bagi calon guru. c. Mahasiswa yang telah memperoleh kredit minimum 100 sks. ketrampilan.BAB VII PEDOMAN PELAKSANAAN PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) A. Program Pengalaman Lapangan I (2 sks). Penilaian bersifat: Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 61 . 7). yang merupakan kegitan intra kurikuler. 1. Yang berhak menilai: Guru pamong. Mahasiswa yang telah lulus mata kuliah: 1) Pengantar Pendidikan. Mahasiswa yang memprogramkan PPL II pada Kartu Recana Studi pada semester yang sedang berlangsung. Program Pengalaman Lapangan I. yang harus dilaksnakan oleh setiap mahasiswa calon guru. B. b. 6) Dasar-dasar dan Proses Pembelajaran Matematika I dan II. meliputi: a) Latihan mengajar. Isi Program Pengalaman Lapangan (PPL) 1. 4) Belajar dan Pembelajaran. Program Pengalaman Lapangan II (2 sks). Kepala Sekolah dan Dosen Pembimbing PPL. 2) Profesi Kependidikan. nilai serta sikap dan pola tingkah laku yang diperlukan bagi profesinya. Penilaian 1. b. 2. 2. Tujuan Pelaksanaan pengalaman lapangan bertujuan untuk menghasilkan pribadi calon guru yang mempunyai seperangkat pengetahuan. 2. Arti Dan Tujuan.

yaitu meliputi aspek pengetahuan.  Perhatian pada masing-masing individu siswa.5 dibulatkan ke atas menjadi satu.5 dihapus. maka angka pecahan  0. Membimbing. Yang dinilai adalah: a. b) Penguasaan materi pelajaran. c. Kontinu. yaitu jumlah jam hadir dalam tugas praktek kependidikan (minimal 75% dari seluruh jatah waktu praktek kependidikan).  Keberanian dan ketrampilan mengurangi/menghilangkan gangguan kelas.  Pembinaan disiplin kelas. Menyeluruh. 2) Pelaksanaan mengajar yang meliputi: a) Bahasa pengantar.  Penggunaan alat peraga secara tepat. b) Perencanaan kegitan belajar. angka pecahan  0. yaitu dari permulaan sampai akhir kegiatan. Komponen personal terdiri dari: 1. termasuk di dalamnya:  Membuka dan menutup pelajaran. b. Komponen profesional yang terdiri dari: 1) Persiapan tertulis yang meliputi: a) Perumusan tujuan pengajaran. c) Pemilihan dsan penggunaan metode. e) Pemilihan dan penjabaran materi pelajaran.  Penggunaan bhan ilustrasi/referensi. f) Penyusunan alat evaluasi. d) Perencanaan penggunaan alat bantu pengajaran/alat peraga.  Pemberian tugas. Mahasiswa dinyatakan lulus bila mencapai nilai akhir/nilai kesimpulan minimal C.  Pemberian motivasi. pembulatannya sebagai berikut: apabila terjadi pecahan. b.a. artinya mendorong calon guru agar dapat memperbaiki kekurangannya dan memperkaya/mengembangkan spek-aspek ketrampilan keguruan yang sudah dikuasai. d) Tercapainya tujuan pelajaran. Pedoman panilaian: a. c) Penerapan segi didaktis/metodis.  Gaya mengajar. 3.  Ketrampilan/kebaikan menulis di papan tulis. 2. g) Kerapian menulis persiapan. Nilai akhir dipergunakan nilai bulat. 4.  Cara menjawab pertanyaan siswa. Disiplin dalam tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Sekolah/guru pamong. b. sikap dan ketrampilan calon guru.  Pandangan mata.  Cara mengajukan pertanyaan. Presensi calon guru. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 62 .

Kerja sama degnan rekan calon guru. Koordinator PPL Jurusan. kepala sekolah dan dosen pembimbing PPL dalam melakukan tugas-tugas praktek. terdiri dari: a. 3. 2. guru pamong dan dosen pembimbing PPL. Halaman Judul Dalam. Melaksanakan praktek keguruan sekurang-kurangnya enam kali tatap muka (6x90 menit) dalam jangka waktu kurang lebih dua bulan. 2. Halaman Persetujuan. 3. D Tugas Mahasiswa Peserta PPL 1. Bersama dosen pembimbing menghubungi Kepala Sekolah untuk memperoleh penjelasan-penjelasan sebelum mulai berpraktek. Pergaulan di sekolah baik dengan siswa. 6. 2. Pengelola PPL. Guru Pamong. Simpulan dan Saran. Kejujuran dan rasa tanggung jawab dalam tugas.Kepemimpinan. 5. E. Memperhatikan dengan baik tata-tertib di sekolah tempat berpraktek dan ikut melaksanakan serta memeliharanya. Kepala Sekolah. Mahasiswa Peserta PPL. 4. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 63 . Dosen Pembimbing PPL. F. Daftar Isi. Setiap kali hadir meminta tanda tangan persaksian bukti hadir dari guru pamong. Ketua Jurusan. 4. 8. 2. 7. 6. 8. c. 9. Menyusun dan menyerahkan laporan observasi persekolahan dan latihan ketrampilan keguruan kepada dosen pembimbing PPL. Format Laporan Laporan PPL II dibuat dengan format sebagai berikut: 1. b. c. terutama dalam menangani tugas serta masalah yang dihadapi. Berpakaian dan berhias diri secara sopan. 3. Komponen sosial terdiri dari: 1. e. Organisasi Organisasi PPL meliputi: 1. Berkenalan dengan staf sekolah tempat berpraktek. 4. Mengikuti petunjuk-petunjuk guru pamong. d. 7. Kata Pengantar. 5. guru pamong serta petugas lain. Hasil Observasi. Pendahuluan. Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar dan Tugas-tugas lain. Halaman Judul Luar.

10. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 64 . Lampiran.

Pendaftaran Penulisan Dan Bimbingan Skripsi 1. Mahasiswa yang sudah mendaftarkan diri wajib meminta Kartu Bimbingan Skripsi (KBS) ke Kasir. 4) lulus semua mata kuliah prasyarat sesuai ketentuan Jurusan/Program Studi. 6) telah menentukan pilihan judul. dan apabila masa bimbingan habis mahasiswa belum dapat menyelesaikan penulisan skripsinya.BAB VIII SKRIPSI A. Masa berlaku bimbingan penulisan skripsi adalah satu tahun. B. Mahasiswa dapat mendaftarkan penulisan skripsi setelah memenuhi syarat sebagai berikut : 1) terdaftar sebagai mahasiswa. C. 7) telah menyelesaikan urusan administrasi. 2) telah memperoleh 110 sks dengan IPK minimal 2. D. Pengertian Skripsi adalah karangan ilmiah yang ditulis oleh mahasiswa program sarjana berdasarkan hasil penelitian suatu masalah yang dilakukan dengan seksama di bawah bimbingan dosen pembimbing skripsi (DPS). 2.0. Tujuan Penulisan Skripsi Tugas penulisan skripsi bertujuan memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa calon sarjana dalam memecahkan masalah secara ilmiah dengan cara mengadakan penelitian sendiri. Status Skripsi merupakan mata kuliah yang bersifat wajib yang mempunyai bobot 6 sks. dan selanjutnya menghadap DPS (sesuai daftar yang diterbitkan Jurusan/Program Studi) untuk mengadakan bimbingan penulisan skripsi. a. menganalisis dan menarik kesimpulan serta menyusun menjadi skripsi. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 65 . Pendaftaran penulisan skripsi dilakukan pada awal semester. 3. maka mahasiswa yang bersangkutan harus mendaftarkan perpanjangan penulisan skripsi ke Jurusan/Program Studi menurut ketentuan yang berlak. b. Mahasiswa yang akan menulis skripsi wajib mendaftarkan diri ke Jurusan/Program Studi. 5) memprogramkan penulisan skripsi pada KRS semester yang bersangkutan. 3) lulus dengan nilai minimal C untuk bidang studi yang dipilih sebagai bidang skripsi.

Setiap kegiatan bimbingan skripsi: (tanggal bimbingan dan bab/bagian yang dibahas beserta catatan yang perlu) wajib dicatat pada Kartu Bimbingan Skripsi. DPS berjumlah 2 orang. dan diadakan satu kali dalam satu tahun. dan kemampuan mahasiswa mempertahankan skripsi.4. terutama dalam bidang teknik penulisan. penguasaan mahasiswa terhadap skripsi. b. (2) dengan revisi. Pembimbing Kedua/Pembantu. pencatatan ini dijadikan sarana pemantauan perkembangan penulisan skripsi dan sebagai dasar pembuatan Berita Acara Bimbingan Skripsi. 2. Ujian Skripsi dilaksanakan oleh Panitia Penguji Skripsi yang ditetapkan oleh Dekan atas usul Ketua Program Studi. Setiap penguji skripsi berkewajiban memberi nilai. 3. Pembimbingan 1. Mahasiswa penulis skripsi wajib mencantumkan penulisan skripsinya pada setiap pengisian KRS selama yang bersangkutan masih berada dalam proses penulisan skripsi. 6. yaitu: a. Sekretaris. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 66 . F. Ujian Skripsi diberikan kepada mahasiswa program sarjana yang telah menyelesaikan penulisan skripsi. E. 3. 4. Pembimbing Pertama paling rendah berpangkat Lektor Madya atau Lektor Muda berijazah Magister atau Asisten Ahli berijazah Doktor. penulisan skripsi (sistematika dan bahasa). Jadwal. Dalam penulisan skripsi mahasiswa dibimbing oleh Dosen Pembimbing Skripsi (DPS). 5. Mahasiswa dikatakan lulus ujian skripsi apabila nilai kesimpulan ujian skripsi serendah-rendahnya C dengan tidak berkewajiban merevisi skripsi. 7. dan (3) Tidak Lulus. tempat. berfungsi memberi bimbingan dan menilai skripsi dari awal sampai akhir. 4. Pembimbing Pertama/Utama. Panitia Ujian Skripsi terdiri atas Ketua. Ujian Skripsi bertujuan menilai kualitas skripsi dan penugasan mahasiswa atas skripsi yang ditulisnya. 5. dan Mahasiswa. dan Pembimbing Kedua adalah dosen yang mendapat SK Penugasan dari Dekan. di antaranya komponen materi skripsi. 2. Ujian Skripsi 1. Penguji Utama. Hasil ujian skripsi dikualifikasikan sebagai (1) Lulus. Ujian skripsi dilaksanakan secara komprehensif sehingga penilaiannya diberikan dengan memperhatikan semua aspek atau komponen. bertugas membantu Pembimbing Pertama dalam pembimbingan penulisan skripsi. teknik atau pengaturan bimbingan skripsi ditentukan dengan kesepakatan antara Pembimbing Pertama. dan Penguji Anggota. 8. Pembimbing Kedua.

Mahasiswa yang telah lulus ujian skripsi. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 67 . Empat jilid skripsi yang telah mendapat pengesahan dari Dosen Pembimbing Skripsi. Naskah skripsi ditulis dalam bahasa Indonesia baku. 13. wajib menyerahkan kepada Sekretariat Jurusan / Program Studi: a. Mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus ujian skripsi wajib mengulang tugas penulisan skripsinya pada periode berikutnya. Mahasiswa lulus dengan revisi diakui kelulusannya bila yang bersangkutan telah merevisi skripsi dan menyerahkan hasil revisi skripsinya kepada panitia Penguji Skripsi. baik yang lulus tanpa revisi maupun yang lulus dengan revisi sudah menyelesaikan revisinya. 12. (Tim) Penguji.9. Mahasiswa lulus dengan revisi tidak merevisi skripsi dan tidak menyerahkan hasil revisi skripsi sesuai dengan ketentuan yang diberikan. 10. Mahasiswa dikatakan tidak lulus jika nilai kesimpulan ujian skripsinya kurang dari C. Skripsi yang sudah diujikan (dan lulus) dijilid dengan menggunakan sampul kertas (hard cover) dengan warna sesuai dengan ketentuan Jurusan/Program Studi. Mahasiswa dikatakan lulus dengan revisi jika nilai kesimpulan ujian skripsi serendah-rendahnya C dengan kewajiban merevisi skripsinya dalam batas waktu paling lama dua bulan terhitung satu hari setelah ujian skripsi. Dalam merevisi skripsinya. G. 14. Ketentuan Naskah 1. b. 2. 15. dan Dekan. ujian skripsinya dikatakan gugur (tidak lulus). mahasiswa tetap harus berkonsultasi dengan DPS-nya. 3. 11. Naskah skripsi diketik dengan spasi ganda pada kertas HVS berukuran kuarto dengan huruf (ketik manual/komputer) berukuran standar. Berita Acara Bimbingan Skripsi dan Abstrak Skripsi yang sudah ditandatangani oleh Pembimbing dan Dekan masing-masing rangkap tiga.

1. majalah. Pengalaman peneliti. bulan. nama terang. Teori yang berkaitan dengan masalah tersebut. keputusan atau kebijakan pemerintah. c. Maksud usulan proposal penelitian. 2. dan tahun di bawah kata-kata “Diajukan pada tanggal”. Nama mahasiswa yang ditulis dengan lengkap. d. Pendahuluan Dalam bagian ini peneliti menyajikan latar belakang dan alasan-alasan mengapa masalah yang akan diajukan perlu diteliti. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 68 . hasil penelitian pada masa lalu. c. A.BAB IX SISTEMATIKA PENULISAN PROPOSAL PENELITIAN UNTUK SKRIPSI Proposal penelitian untuk skripsi terdiri atas Bagian Awal. Waktu pengajuan ditunjukkan dengan menuliskan tanggal. Literatur yang membahas masalah tersebut. dan Bagian Akhir. b. Alasan-alasan tersebut disusun secara logis sehingga mengantar peneliti (dan orang yang membaca usulan tersebut) ke masalah yang akan diteliti. Bagian Awal Bagian Awal berupa suatu halaman yang memuat judul proposal penelitian dan persetujuan pembimbing. yaitu untuk menyusun skripsi atau laporan akhir dalam program studi. gelar akademik. Di bawah nama dicantumkan nomor mahasiswa yang terdiri atas: nomor induk mahasiswa dan NIRM. Alasanalasan itu dapat bersumber pada salah satu atau beberapa hal berikut ini: a. B. lengkap dengan tanda tangan. dan tanggal persetujuan mereka. Judul proposal penelitian. Sub-bagian persetujuan Pembimbing Sub-bagian ini memuat persetujuan Pembimbing I dan Pembimbing II. Sub-bagian Judul Sub-bagian Judul memuat: a. Bagian Inti. buku. Bagian Teks Bagian Teks usulan proposal penelitian memuat: 1. misalnya: surat kabar. jurusan dsan fakultas tertentu Universitas Widya Mandala Madiun. b.

5. kemudian. masalah-masalah tersebut dirinci lebih lanjut atas bagian-bagian atau sub-sub masalah. Dalam bagian ini variabel-variabel yang akan diperiksa (yaitu yang terlibat dalam masalah-masalah di atas) disebutkan lagi secara eksplisit. atau pertanyaan-pertanyaan yang perlu dicari jawabannya. Kemudian. perumusan tujuan dapat juga dibagi atas perumusan tujuan secara umum dan perumusan tujuan secara spesifik. setelah latar belakang dan alasan-alasan dikemukakan. Manfaat Penelitian Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 69 . 2. misalnya: “Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas akan sangat membantu bagi peningkatan/pembinaan”. Tetapi. Perumusan Variabel dan Pembatasan Istilah. 3. Perumusan Masalah Dalam bagian ini masalah yang akan diteliti dirumuskan secara lebih eksplisit. secara umum juga peneliti dapat menyebutkan manfaat apa yang dapat diperoleh apabila jawaban atas masalah tersebut dapat dicari. definisi atau arti istilahistilah lain yang dipergunakan yang kiranya dapat menimbulkan kekaburan atau perbedaan penafsiran perlu diberikan. Di samping itu. Perumusan tujuan perlu disesuaikan dengan perumusan masalah. maka masalah-masalah yang ada tidak perlu dirinci lebih lanjut. Selain definisi mengenai variabel-variabel. maka masalahmasalah tersebut mula-mula dapat dirumuskan secara umum.Dalam bagian ini. dengan penjelasan seperlunya. latar belakang sosial-ekonomis. setiap masalah perlu dirumuskan dalam kalimat tanya. Pada perumusan masalah secara spesifik. Selain variabel-variabel yang kiranya dapat menimbulkan kekaburan atau perbedaan penafsiran perlu diberi arti secara jelas (dalam bentuk definisi umum) dan diberi arti secara operasional (dalam bentuk definisi operasional). apabila masalah-masalah utama yang akan diteliti telah cukup spesifik. peneliti dapat mengungkapkan masalah-masalah yang timbul. jadi dirumuskan lagi secara lebih spesifik. Contoh variabel yang telah jelas artinya: tinggi badan manusia. Tergantung pada masalah yang ada. Perumusan masalah dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: Apabila masalah-masalah pokok yang akan diteliti cukup besar. dalam arti terdiri atas bagian-bagian atau sub-sub masalah. Dalam bagian ini masalah-masalah tersebut baru diungkapkan secara umum. variabel-variabel yang akan diperiksa dalam penelitian yang bersangkutan harus tampak jelas. Tujuan Penelitian Dalam bagian ini peneliti merumuskan tujuan yang akan dicapai dengan penelitinya. 4. Contoh variabel yang dapat menimbulkan kekaburan atau perbedaan penafsiran sehingga perlu diberi arti/definisi yang jelas: sikap terhadap pembangunan (atau terhadap hal lain).

studi kasus. d. 9. 6. b. Rencana Biaya Penelitian Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 70 . Penyempurnaan usulan proyek penelitian. Yang dimaksud dengan “manfaat” di sini adalah manfaat untuk kepentingan bidang keilmuan atau bidang profesi si peneliti. Teknik/macam analisis data. Populasi dan sampel penelitian (jika ada). e.Dalam bagian ini peneliti merumuskan manfaat yang dapat diperoleh dari hasil penelitiannya secara lebih spesifik. Uraian mengenai langkah-langkah kerja secara keseluruhan. Penulisan draft laporan penelitian. mengenai banyaknya waktu yang diperlukan untuk melaksanakan penelitian. 10. f. atau untuk bidang keilmuan atau profesi si peneliti. sejak dari penyempurnaan usulan proyek penelitian sampai dengan penulisan laporan penelitian yang final. d. Untuk setiap variabel. Alat pengumpulan data sampai dengan penyusunan laporan final. Secara garis besar. atau dapat juga memuat pendapat atau hasil kajian teoretis yang relevan dari berbagai ahli. Pengadaan alat pengumpulan data. teknik dan alat pengumpulan data. bagian ini meliputi hal-hal berikut ini: a. Hipotesis (jika ada) 8. Jenis penelitian. g. eksperimen. oleh peneliti. Nama penulis dan tahun penerbitan dari semua sumber yang dipakai harus disebutkan. e. Variabel-variabel yang diperiksa. Pengumpulan data. Dalam uraian tersebut hendaknya ditunjukkan bahwa masalah yang akan diteliti belum terjawab atau belum terpecahkan secara memuaskan. c. Penulisan laporan penelitian yang final. misalnya survey. f. Penjadwalan Kegiatan Bagian ini berisi perkiraan yang realistik. bentuk data. Tinjauan Pustaka/Landasan Teori Bagian ini memuat uraian sistematik tentang hasil-hasil penelitian terdahulu yang ada kaitannya dengan penelitian yang akan dilakukan. 7. Metode Penelitian Metode penelitian meliputi cara dan prosedur yang akan ditempuh oleh peneliti dalam rangka mencari jawaban atas masalah-masalah yang diajukan (dalam rangka mencapai tujuan penelitian). sejak dari pengadaan. c. Pengolahan data. Fakta yang dikemukakan sedapat mungkin diambil dari sumber aslinya. Bagian ini dapat meliputi: a. b.

Lampiran (jika ada) Dalam lampiran terdapat informasi yang diperlukan pada pelaksanaan penelitian. 1. Daftar Kepustakaan Daftar kepustakaan berupa daftar semua buku dan dokumen tertulis yang menjadi pendukung bagi peneliti. biaya perjalanan. dan sifatnya hanya melengkapi usulan proyek penelitian. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 71 .Bagian ini memuat perkiraan peneliti mengenai biaya-biaya langsung yang akan diperlukan untuk melaksanakan penelitian. 2. baik dalam membuat usulan proyek penelitian maupun dalam melaksanakan penelitian secara keseluruhan. Bagian Akhir Bagian ini terdiri atas daftar kepustakaan dan lampiran (jika ada). C. misalnya kuesioner. misalnya: kertas. biaya perbanyakan laporan. karbon.

. C...... Rumusan Masalah. Pengumpulan Data. BAB III METODE PENELITIAN A.. C......... bagian inti dan bagian akhir.. E...............BAB X SISTEMATIKA PENULISAN SKRIPSI A. G.. Asumsi dan Keterbatasan Penelitian (jika diperlukan)....... BAB II TINJAUAN PUSTAKA ..... BAB IV HASIL PENELITIAN Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 72 ... Hipotesis Penelitian (jika ada).. Analisis Data..... B. D. Bagian Inti Bagian ini berisi inti isi skripsi yang meliputi: BAB I PENDAHULUAN A.... (tanda-tanda lain) 2.... Latar Belakang Masalah. Instrumen Penelitian. D.... yaitu bagian awal. B.. E. Manfaat Penelitian.. .. Tujuan Penelitian..... Isi dan Sistematika Skripsi Isi dan Sistematika Skripsi terbagi atas tiga bagian utama. . Ruang Lingkup Penelitian. Masing-masing bagian dapat dirinci sebagai berikut: 1... Rancangan Penelitian. Bagian Awal Hal-hal yang termasuk dalam bagian awal ini ialah: Halaman Sampul Halaman Judul Lembar Penyataan Bukan Plagiat Lembar Persetujuan Pembimbing Lembar Pengesahan Penguji Kata Pengantar Abstrak Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Gambar Daftar Lampiran Daftar . Populasi dan Sampel.. F.. Definisi Istilah atau Definisi Operasional Variabel (jika diperlukan)....

ini telah disetujui untuk diuji. Halaman pertama. Riwayat Hidup. Komposisi huruf dan tata letak masing-masing bagian diatur simetris. isi dan formatnya sama dengan halaman sampul.. Halaman Sampul Halaman sampul berisi: judul skripsi secara lengkap. Halaman judul lembar yang kedua memuat: (1) judul skripsi secara lengkap yang diketik dengan huruf kapital. Semua huruf dicetak dengan huruf kapital. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 73 . Isi Bagian Awal Untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang unsur-unsur dari bagian awal skripsi yang telah disebutkan di atas. (2) teks “Skripsi Diajukan kepada Universitas Widya Mandala Madiun untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan dalam Menyelesaikan Program Sarjana Pendidikan Matematika”. B. BAB V PEMBAHASAN BAB VI PENUTUP A. nama lengkap dan nomor induk pegawai (NIP) Pembimbing I serta Pembimbing II.” . (3) nama lengkap Universitas. lambang Universitas Widya Mandala Madiun. nama dan nomor induk mahasiswa. Bagian Akhir Pada bagian akhir ini memuat: Daftar Pustaka. Fakultas. dan Jurusan diketik dengan huruf kapital. maka berikut ini diuraikan isi yang terkandung dalam masing-masing unsur tersebut.A. Lampiran-lampiran.. 3. Hal-hal yang dicantumkan dalam lembar persetujuan pembimbing ini adalah (1) teks “Skripsi oleh . (4) bulan (diketik dengan huruf kecil kecuali huruf pertama) dan tahun lulus ujian skripsi. B. Halaman Judul Halaman judul terdiri dari dua halaman. Lembar Penyataan Bukan Plagiat Lembar Persetujuan Lembar persetujuan memuat persetujuan dari para pembimbing skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. diketik dengan huruf kecil kecuali huruf-huruf pertama dari nama dan NIM. rapi dan serasi. Saran. Jurusan Pendidikan Matematika dan waktu (bulan-tahun) lulus ujian skripsi. Deskripsi Data. B.. Kesimpulan. Pengujian Hipotesis. nama dan nomor induk mahasiswa (NIM).

dan judul anak subbab yang disertai dengan nomor halaman tempat pemuatannya di dalam teks. Dengan kata kunci kita bisa menemukan judul-judul skripsi beserta abstraknya dengan mudah. Di dalam lembar persetujuan dosen penguji ini terdapat tanggal-bulan-tahun dilaksanakannya ujian. melaksanakan dan menyelesaikan penulisan skripsi. dan ditempatkan di pojok kanan bawah. tanda tangan. Daftar isi hendaknya menggambarkan garis besar organisasi keseluruhan isi skripsi. Pengesahan ini baru diberikan setelah diadakan penyempurnaan isi skripsi oleh mahasiswa yang bersangkutan sesuai dengan saran-saran yang diberikan oleh para penguji pada saat berlangsungnya ujian skripsi. judul sub-bab. Di dalam teks abstrak disajikan secara padat intisari skripsi yang mencakup latar belakang. Tulisan KATA PENGANTAR diketik dengan huruf kapital. Semua judul bab diketik dengan huruf kapital. Teks kata pengantar diketik dengan spasi ganda (dua spasi). Panjang teks tidak lebih dari dua halaman keras ukuran kuarto. simetris di batas atas bidang pengetikan dan tanpa tanda titik. Daftar gambar Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 74 .Lembar Pengesahan Lembar Pengesahan berisi pengesahan skripsi oleh para penguji dan dekan. Nama penulis skripsi dicantumkan di bawah judul. lembaga. Kata Pengantar Di dalam halaman kata pengantar dicantumkan ucapan terima kasih peneliti skripsi yang ditujukan kepada orang-orang. Daftar Isi Di dalam halaman isi dimuat judul bab. masalah yang diteliti. nama lengkap dan NIP dari masingmasing dewan penguji serta ketua jurusan. metode yang digunakan. Jumlah kata kunci ini sekitar lima buah. dicantumkan judul skripsi secara lengkap yang diketik dengan huruf kecil kecuali huruf-huruf pertama dari masing-masing kata. Kemudian. Di bawah nama dituliskan nama jurusan (tidak boleh disingkat). Kata kunci diperlukan untuk komputerisasi sistem informasi ilmiah. hasil-hasil yang diperoleh. Abstrak Pada bagian awal dan terpisah dari teks abstrak. Teks di dalam abstrak diketik dengan spasi tunggal (satu spasi) dan panjangnya tidak lebih dari dua halaman kertas ukuran kuarto. Kemudian dicantumkan nama dosen pembimbing I dan II lengkap dengan gelar akademiknya. dan (kalau ada) saran yang diajukan. kesimpulan yang dapat ditarik. pada akhir teks dicantumkan kata “Peneliti” tanpa menyebut nama terang. diikuti dengan tahun lulus ujian skripsi yang diketik dalam tanda kurung. Dalam abstrak dicantumkan kata kunci yang ditempatkan di bawah nama dosen pembimbing. nama fakultas dan nama lembaga. sedangkan judul sub-bab dan anak sub-bab hanya huruf awalnya saja yang diketik dengan huruf kapital. organisasi dan/atau pihak-pihak lain yang telah banyak membantu dalam mempersiapkan.

(3) tujuan penelitian. (4) hipotesis penelitian. (7) ruang lingkup penelitian. Pembahasan. Rumusan Masalah Perumusan masalah merupakan upaya untuk menyatakan secara tersurat pertanyaan-pertanyaan yang ingin dicarikan jawabannya.. Isi Bagian Inti Bagian inti dari skripsi terdiri dari enam bab. ilmu eksakta.Pada halaman daftar gambar dicantumkan nomor gambar. Daftar . Oleh karena itu. maka perlu ada daftar mengenai lambang-lambang atau tanda-tanda lain yang digunakan dalam skripsi tersebut. Contoh: “apakah terdapat hubungan antara tingkat kecerdasan siswa SMP dengan prestasi belajar mereka dalam mata pelajaran Matematika?” Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 75 . Judul gambar yang memerlukan lebih dari satu baris diketik dengan spasi tunggal. judul gambar. (2) rumusan masalah. kesimpulan seminar dan diskusi ilmiah maupun pengalaman atau pengamatan pribadi yang terkait erat dengan pokok masalah yang diteliti. Rumusan masalah hendaknya disusun secara singkat. Secara demikian. Rincian isi dari masing-masing bab diuraikan pada bahasan berikut ini. dan teknik. dalam arti memungkinkan dikumpulkannya data untuk menjawab pertanyaan yang diajukan itu. Latar Belakang Masalah Di dalam bagian ini dikemukakan adanya kesenjangan antara harapan (das Sollen) dan kenyataan (das Sein). dan (8) batasan istilah. untuk apa dan mengapa penelitian itu dilakukan. Rumusan masalah yang baik akan menampakkan variabel-variabel yang diteliti. Di dalam latar belakang masalah ini telah dipaparkan secara ringkas tentang teori. baik teoretik ataupun kesenjangan praktis yang melatar belakangi masalah yang diteliti. (5) kegunaan penelitian. Selain itu. kajian Pustaka. yaitu Pendahuluan. jenis atau sifat hubungan antara variabel-variabel tersebut. Metode Penelitian. seperti singkatan atau lambang-lambang dalam matematika. hasil-hasil penelitian. dan subjek penelitian. rumusan masalah hendaknya dapat diuji secara empirik. jelas dan dituangkan dalam bentuk kalimat tanya. Antara judul gambar yang satu dengan yang lainnya diberi jarak dua spasi. C. Bab I Pendahuluan Pendahuluan adalah bab pertama dari skripsi yang mengantarkan pembaca untuk dapat menjawab pertanyaan apa yang diteliti.. bab pendahuluan ini pada dasarnya memuat (1) latar belakang masalah. Hasil Penelitian. masalah yang dipilih untuk diteliti mendapat landasan berpijak yang lebih kokoh. (tanda-tanda lain) Jika dalam suatu skripsi banyak digunakan tanda-tanda lain yang mempunyai makna esensial... dan Penutup. padat. (6) asumsi dan keterbatasan penelitian. Dapat juga dikatakan bahwa perumusan masalah merupakan pernyataan yang lengkap dan terinci mengenai ruang lingkup masalah yang akan diteliti berdasarkan identifikasi dari pembatasan masalah. dan nomor halaman tempat pemuatannya dalam teks.

Contoh: “Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui besarnya hubungan antara tingkat kecerdasan siswa SMP dengan prestasi belajar mereka dalam matapelajaran Matematika.” Manfaat Penelitian Pada bagian ini ditunjukkan kegunaan atau pentingnya penelitian terutama bagi pengembangan ilmu atau pelaksanaan pembangunan dalam arti luas. Misalnya. peneliti mengajukan asumsi bahwa sikap seseorang dapat diukur dengan menggunakan skala sikap. tetapi dapat langsung memanfaatkan metodologis. Definisi Istilah dan Definisi Operasional Variabel Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 76 . Dengan kata lain. Keterbatasan yang sering dihadapi menyangkut dua hal. Dari uraian dalam bagian ini diharapkan dapat disimpulkan bahw apenelitian terhadap masalah yang dipilih memang layak untuk dilakukan. Asumsi substantif berhubungan dengan permasalahan penelitian. etika dan kepercayaan yang tidak memungkinkan peneliti untuk mencari data yang dinginkan. Asumsi penelitian adalah anggapan-anggapan dasar tentang penelitian. Ruang Lingkup Penelitian Hal-hal yang dikemukakan pada bagian ini ialah variabel-variabel yang diteliti. dan lokasi peneltiian. Jika masalah penelitian dirumuskan dengan menggunakan kalimat tanya. populasi atau subjek penelitian. Kedua. uraian dalam sub-sub kegunaan penelitian berisi alasan kelayakan atas masalah yang diteliti.Tujuan Penelitian Tujuan penelitian mengungkapkan tentang sasaran yang ingin dicapai dengan dilakukannya penelitian terhadap masalah yang telah dikemukakan pada bagian sebelumnya. Pertama. Hanya saja ada perbedaan dalam cara merumuskannya. keterbatasan penelitian berupa kendala yang bersumber dari adat tradisi. Dalam hal ini ia tidak perlu membuktikan kebenaran hal yang diasumsikannya itu. Asumsi dan Keterbatasan Penelitian Asumsi dan keterbatasan penelitian tidak harus selalu ada di dalam skripsi. sedangkan asumsi metodologis berkenaan dengan metodologis penelitian. Namun demikian. Uraian mengenai ketiga hal ini dilakukan secara amat singkat karena maksud utamanya adalah untuk memberikan gambaran utuh dalam bentuknya yang ringkas mengenai fokus penelitian. Pembahasan secara rinci akan dilakukan dlam bagian metode penelitian (Bab III). maka rumusan tujuan penelitian dituangkan dalam bentuk kalimat pernyataan. seringkali pembahasan tentang asumsi dan keterbatasan penelitian diperlukan agar pembaca dapat menyikapi temuan penelitian sesuai dengan kondisi yang ada. keterbatasan ruang lingkup kajian yan gterpaksa dilakukan karena alasan-alasan prosedural dan teknik penelitian ataupun karena faktor logistik. Keterbatasan penelitian menunjuk kepada suatu keadaan yang tidak bisa dihindari dalam penelitian. Isi dan rumusan tujuan penelitian mengacu kepada isi dan rumusan masalah penelitian.

karena dengan teramatinya konsep atau konstruk yang diselidiki.Definisi istilah diperlukan apabila dipikirkan akan timbul perbedaan pengertian atau kekurang-jelasan makna seandainya batasan itu tidak diberikan. Di samping itu. maka langkah berikutnya dalam metode ilmiah adalah mengajukan hipotesis. Contoh definisi operasional dari variabel “prestasi aritmatika” ialah kompetensi dlam bidang aritmatika yang meliputi menambah. mengalikan. skripsi. disertasi. Definisi operasional adalah definisi yang didasarkan atas sifat-sifat hal yang didefinisikan yang dapat diamati. buku teks. Tegasnya. Istilah yang perlu diberi batasan ialah istilah-istilah yang berhubungan dengan konsep-konsep pokok yang terdapat di dalam skripsi. Sebelum mengajukan hipotesis peneliti wajib mengkaji teori-teori dan hasil-hasil penelitian yang relevan dengan masalah yang diteliti. tesis. Selanjutnya. dan Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 77 . membagi. yaitu deskripsi teoretis tentang objek (variabel) yang diteliti. mengurangi. argumentasi atas hipotesis yang diajukan menuntut peneliti untuk mengintegrasikan teori yang dipilih sebagai landasan penelitian dengan hasil kajian mengenai temuan penelitian yang relevan. dan menggunakan desimal. Definisi istilah disampaikan secara langsung. dan argumentasi atas hipotesis yang diajukan. maka diperlukan adanya kajian teori yang mendalam. laporan penelitian. maka akan memudahkan untuk mengukurnya. Hal ini dimaksudkan agar diperoleh jawaban yang dapat diandalkan. Bab II Tinjauan Pustaka Tinjauan Pustaka Setelah masalah berhasil dirumuskan dengan baik. tetapi lebih menitik beratkan pada pengertian yang diberikan oleh peneliti. pembahasan terhadap hasil-hasil penelitian itu tidak dilakukan secara terpisah dalam suatu sub-bab tersendiri. Secara tidak langsung definisi operasional itu akan menunjuk alat pengambil data yang cocok digunakan. yaitu dugaan atau jawaban sementara terhadap permasalahan yang diajukan. Kriteria bahwa suatu istilah mengandung konsep pokok ialah jika istilah itu terkait erat dengan masalah yang diteliti atau variabel penelitian. dlam arti tidak diuraikan asal-usulnya. Dari uraian di atas dikemukakan bahwa kajian pustaka memuat dua hal pokok. membuka kemungkinan bagi orang lain selain peneliti untuk melakukan hal yang serupa sehingga apa yang dilakukan oleh peneliti terbuka untuk diuji kembali oleh orang lain. Definisi operasional diberikan kepada variabel yang akan diteliti. Namun segera harus dicatat bahwa tidak setiap penelitian kuantitatif memuat hipotesis. Dalam kegiatan ilmiah dugaan atau jawaban sementara terhdap suatu masalah haruslah menggunakan pengetahuan ilmiah (ilmu) sebagai dasar argumentasi dalam mengkaji persoalan. Penyusunan definisi operasional perlu dilakukan. Untuk dapat memberikan deskripsi teoretis terhadap variabel yang diteliti. Berdasarkan deskripsi teoritis dan argumentasi tersebut barulah dirumuskan hipotesis seperti jurnal penelitian. Dengan demikian tidak sepenuhnya benar kalau ada orang yang menganggap bahwa dalam penelitian ilmiah boleh diajukan hipotesis tanpa didukung oleh teori dan/atau kerangka berpikir yang jelas dan mantap.

Dalam penelitian eksperimental. dan (5) Analisis Data. Rumusan Hipotesis Hipotesis penelitian diajukan setelah Peneliti melakukan kegiatan Pustaka. Kemudian. (4) Pengumpulan Data. melainkan telah ditujukan sifat hubungan atau keadaan perbedaan itu. dalam penelitian non-eksperimental. Akan lebih baik jika kajian teoretik dan telaah terhadap temuan-temuan penelitian didasarkan pada sumber kepustakaan primer.pun uraian mengenai rancangan penelitian masih tetap diperlukan. Pemilihan bahan pustaka yang akan dikaji biasanya didasarkan kepada dua kriteria. Artinya. yakni (1) prinsip kemutakhiran (recency) kecuali untuk penelitian historis. terbitan-terbitan resmi pemerintah dan lembaga-lembaga lain. yaitu bahan pustaka yang isinya bersumber pada temuan penelitian. Pemilihan rancangan penelitian dalam penelitian eksperimental selalu mengacu pada hipotesis yang akan diuji. Dengan prinsip kemutakhiran ini. rancangan penelitian yang dipilih adalah yang paling memungkinkan peneliti untuk mengendalikan (mengontrol) variabel-variabel lain yang diduga ikut berpengaruh terhadap variabel-variabel terikat (dependent variabel). deskriptif.makalah. Meskipun demikian. dalam Rumusan Hipotesis tidak hanya disebutkan adanya hubungan atau perbedaan antara variabel. prinsip relevansi diperlukan karena sangat kecil manfaatnya menguraikan teori atau hasil penelitian yang paling mutakhir dalam suatu cabang ilmu yang tidak ada sangkut pautnya dengan masalah yang diteliti. dan (2) prinsip relevan (relevance). Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 78 . Submer kepustakaan sekunder dapat dipergunakan sebagai penunjang. (2) Populasi dan Sampel. Sebuah teori yang efektif pada suatu periode mungkin sudah ditinggalkan pada periode yang lain. Bab III Metode Penelitian Pokok-pokok bahasan yang terdapat dalam bab Metode Penelitian paling tidak mencakup (1) Rancangan Penelitian. Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap masalah penelitian yang secara teoritis dianggap paling mungkin dan paling tinggi tingkat kebenarannya. Hal serupa berlaku juga terhadap penelaahan leporan-laporan penelitian. Pada penelitian non-eksperimental. apakah penelitian eksploratori. bahasan dalam sub-bab rancangan penelitian berisi penjelasan tentang jenis penelitian yang dilakukan ditinjau dari tujuan dan sifatnya. Prinsip kemutakhiran ini penting karena ilmu berkembang dengan cepat. Rancangan Penelitian Pembahasan mengenai rancangan atau desain (design) penelitian yang dipilih menjadi sangat penting apabila penelitian yang dilaksanakan termasuk dalam jenis penelitian eksperimental. karena hipotesis penelitian adalah Rangkuman dari kesimpulan-kesimpulan teoritis yang di peroleh dari kajian Pustaka. (3) Instrumen Penelitian. laporan seminar dan diskusi ilmiah. peneliti dapat berargumentasi berdasar teori-teori yang pada waktu itu dipandang paling representatif. Rancangan penelitian dapat diartikan sebagai strategi mengatur latar (setting) penelitian. Rumusan Hipotesis hendaknya bersifat definitif atau direksional.

eksplanatori. Akan tetapi jika sasaran penelitiannya adalah seluruh anggota populasi. harus disebutkan secara cermat spesifikasi teknis dari alat yang diungkapkan dan karakteristik bahan yang dipakai. Apabila instrumen yang digunakan tidak dibuat sendiri oleh peneliti. Pada bagian ini terlebih dulu dikemukakan jabaran (variabel-variabel) yang diteliti sampai terwujud dalam bentuk indikator-indikator. sub-bab instrumen penelitian bisa diganti dengan ‘Alat dan Bahan’. Tujuannya ialah supaya sampel yang dipilih benarbenar representatif. Kerepresentativan sampel merupakan kriteria terpenting dalam pemilihan sampel dalam kaitannya dengan maksud menggenerealisasikan hasil-hasil penelitian terhadap sampel kepada populasinya. Dengan langkah ini lebih menjamin bahwa instrumen yang dibuat cocok (valid) dengan variabel yang diukur ditinjau dari segi isinya (content validity). (b) prosedur dan teknik pengambilan sampel. Di samping penelitian serta sifat hubugnan antara variabel-variabel tersebut. akan lebih cocok menggunakan istilah subjek penelitian. maka semakin besarlah kemungkinan kekeliruan dalam generalisasi. survai atau yang lain. Untuk alat dan bahan. Pengumpulan Data Isi bahasan dalam bagian ini menguraikan tentang: (a) langkah-langkah yang ditempuh dan teknik yang dipakai untuk mengumpulkan data. Syarat berikutnya ialah dimilikinya tingkat keterandalan (reliabilitas) yang memadai. Dari uraian di atas dapat diringkaskan bahwa hal-hal yang dibahas dalam bagian Populasi dan Sampel adalah: (a) identifikasi dan batasan-batasan tentang populasi atau subjek penelitian. serta (c) besarnya sampel. Oleh karena itu. dalam arti mencerminkan keadaan populasinya secara cermat. Populasi dan Sampel Istilah populasi dan sampel tepat digunakan jika penelitian yang dilakukan memakai sampel sebagai subjek penelitian. (b) Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 79 . Sesudah itu barulah diuraikan tentang prosedur pengembangan instrumen pengumpul data atau pemilihan alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian. Ketepatan (validitas) merupakan syuarat pokok pertama yang harus dipenuhi oleh sebuah instrumen yang baik. Penjelasan yang akurat tentang karakteristik populasi penelitian sangat penting dilakukan agar jumlah sampel dan cara pengambilannya dapat ditentukan secara tepat. Hal lain yang perlu juga diungkapkan dalam pembahasan instrumen penelitian ialah cara pemberian skor atau kode terhadap masing-masing butir pertanyaan-pertanyaan. Instrumen Penelitian Dalam bidang ilmu eksakta istilah instrumen penelitian kadangkala dipandang kurang tepat karena belum mencakup keseluruhan hal-hal yang digunakan dalam penelitian. tetap ada kewajiban baginya untuk melaporkan karakteristik (validitas dan reliabilitas) dari instrumen yang dipakai.

Rumus-rumus dan perhitungan yang digunakan untuk menghasilkan temuan-temuan tersebut diletakkan di dalam lampiran. nilai rerata (mean). jika teknik analisis data yang digunakan tidak sering digunakan (kurang populer).kualifikasi dan jumlah personel yang terlibat dalam proses pengumpulan data. atau yang lain. Dilihat dari metodenya. Deskripsi Data Dalam deskripsi data untuk masing-masing variabel dilaporkan hasil penelitian yang diolah dengan teknik statistik deskriptif seperti distribusi frekuensi disertai dengan grafik yang berupa histogram. yaitu: statistik deskriptif dan statistik inferensial. Pemilihan jenis analisis data sangat ditentukan oleh jenis data yang dikumpulkan dengan tetap berorientasi pada tujuan yagn hendak dicapai atau hipotesis yang hendak diuji. menemui pejabat yang berwenang dan hal lain yang sejenis tidak perlu dilaporkan. serta (c) jadwal waktu pelaksanaan pengumpulan data. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 80 . Jika peneliti menggunakan orang lain sebagai pembantu pelaksana pengumpul data. Materi yang disajikan dalam Bab IV dari skripsi adalah temuan-temuan yang penting dari variabel yang diteliti dan hendaknya dituangkan secara singkat namun bermakna. laporan mengenai hasil-hasil yang diperoleh sebaiknya dibagi menjadi dua bagian besar. Bagian pertama berisi uraian (deskripsi) tentang karakteristik masing-masing variabel. maka pembahasannya tidak perlu dilakukan secara panjang lebar. tabel maupun grafik tidak dengan sendirinya bersifat komunikatif. simpangan baku. Temuan penelitian yang sudah disajikan dalam bentuk angka-angka statistik. Sebaliknya. ada jenis statistik yang dapat dipilih. Di samping mengemukakan tentang jenis atau teknik analisis data yang digunakan. Bagian kedua memuat uraian tentang hasil pengujian hipotesis. Apabila teknik analisis data yang dipilih sudah cukup dikenal. walaupun tidak dapat dilewatkan dalam proses pelaksanaan penelitian. Proses mendapatkan ijin penelitian. maka uraian tentang analisis ini perlu dilakukan secara lebih rinci. Dalam statistik inferensial terdapat statistik parametrik dan statistik non-parametrik. Teknik Analisis Data Pada bagian ini diuraikan tentang jenis analisis statistik yang digunakaan. Namun untuk dapat menerapkannya secara tepat banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Tidak demikian halnya dengan statistik non-parametrik. Beberapa teknik analisis statistik parametrik memang lebih canggih dan karenanya mampu memberikan informasi yang lebih akurat jika dibandingkan dengan teknik analisis sejenis dalam statistik non-parametrik. Bab IV Hasil Penelitian Dalam penelitian yang menguji hipotesis. perlu juga dijelaskan tentang alasan pemilihannya. yang pokok untuk diperhatikan dalam analisis data ialah ketepatan teknik analisisnya bukan kecanggihannya. Setiap variabel dilaporkan dalam sub-bab tersendiri dengan merujuk kepada rumusan masalah atau tujuan penelitian. perlu dijelaskan pemilihan serta upaya mempersiapkan mereka untuk menjalankan tugas. Oleh karena ituk.

Dalam upaya menjawab masalah penelitian atau tujuan penelitian. Pembahasan hasil penelitian menjadi penting manakala hipotesis penelitian yang diajukan ditolak. penafsiran terhadap temuan penelitian dilakukan dengan menggunakan logika dan teori-teori yang ada. Tujuan dari pembahasan ini ialah: (1) menjawab masalah penelitian. Pengintegrasian temuan penelitian ke dalam kumpulan pengetahuan yang sudah ada dilakukan dengan jalan menjelaskan temuan-temuan penelitiannya dalam konteks khasanah ilmu yang lebih luas. Namun. Pertama. faktor non-metodologis. Membandingkan hasil penelitian yang diperoleh dengan temuan penelitian lain yang relevan akan mampu memberikan taraf kredibilitas yang lebih tinggi terhadap hasil penelitian kita. karena belum menjelaskan letak ketidak sempurnaan instrumen yang dipakai. Bab V Pembahasan Pembahasan terhadap temuan-temuan penelitian yang telah dikemukakan di dalam Bab IV mempunyai arti penting dari keseluruhan kegiatan penelitian. seperti adanya intervensi variabel lain sehingga menghasilkan kesimpulan yang berbeda dengan hipotesis yang diajukan. dan masing-masing diikuti dengan hasil pengujiannya serta penjelasan atas hasil pengujian itu secara ringkas dan padat. (3) mengintegrasikan emuan penelitian ke dalam kumpulan pengetahuan yang telah mapan. harus disimpulkan secara eksplisit hasil-hasil yang diperoleh. Pembahasan justru akan menjadi lebih menarik jika di dalamnya dicantumkan juga temuan orang lain yang berbeda. Sekali lagi. Hal ini tidak berarti bahwa hanya hasil penelitian yang mendukung penelitian kita saja yang dibahas dalam perbandingan ini. Hipotesis penelitian perlu dikemukakan sekali lagi dalam bab ini sekaligus dengan rumusan hipotesis nol. Sementara itu. penjelasan terhadap hasil pengujian hasil – hasil pengujian hipotesis ini terbatas pada interpretasi atas angka statistik yang diperoleh dari perhitungan maupun ‘print out’ komputer. dan (4) memodifikasi teori yang ada atau menyusun teori baru. Banyak faktor yang menyebabkan sebuah hipotesis ditolak. bahasan pada tahap ini perlu dibatasi pada hal-hal yang bersifat faktual. Dalam pembahasan. karena kesalahan metodologis. pernyataan semacam ini tidak cukup. Hal ini tidak berarti mengulang uraian yang telah ada dalam Bab II. tidak mencakup pendapat pribadi (interpretasi) peneliti. Hal ini dilakukan dengan membandingkan temuan-temuan penelitian yang diperoleh dengan teori dan temuan empirik lain yang relevan. Pengajuan Hipotesis Pemaparan tentang hasil pengujian hipotesis pada dasarnya tidak berbedsa dengan penyajian temuan penelitian untuk masing-masing variabel. atau menunjukkan bagaimana tujuan penelitian itu dicapai. (2) menafsirkan temuantemuan penelitian. Kedua. misalnya instrumen yang dipakai tidak sahih (valid) atau kurang dapat diandalkan (reliabel). Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 81 . dan pada saat yang sama peneliti mampu memberikan penjelasan teoretis maupun metodologis bahwa temuannya memang lebih akurat.Penjelasan terhadap hal tersebut diperlukan.

hal-hal yang dimasukkan dalam bagian ini adalah yang mendukung atau terkait erat dengan uraian yang terdapat pada bagian inti skripsi. dinas. tujuan penelitian. konistensi isi dantata urutan rumusan masalah. ia tidak mengalami kesulitan dalam menafsirkan atau mengaplikasikannya. kesimpulan penelitian terikat secara substantif terhadap temuan-temuan penelitian yang mengacu pada tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. atau yang lain yang dianggap layak. Kesimpulan penelitian merangkum semua hasil penelitian yang telah diuraikan secara lengkap dalam Bab IV. Jika teori yang dikaji ditolak sebagian hendaknya dijelaskan bagaimana modifikasinya. Apabila uraian tentang hasil penelitian (Bab IV) dan pembahasan (Bab V) terlalu pendek untuk dipecahkan menjadi dua bab. yaitu kesimpulan dan saran.Elaborasi terhadap kekurangan atau bahkan kesalahan-kesalahan yang ada akan menjadi salah satu pijakan untuk menyarankan perbaikan bagi penelitian sejenis di masa yang akan datang. pembahasan dan kesimpulan hasil penelitian. Di samping itu. isi yang perlu ada pada bagian akhir adalah: (a) daftar pustaka. Kemudian. dan penolakan terhadap seluruh teori haruslah disertai dengan rumusan teori baru. Saran yang baik nampak dari rumusannya yang bersifat rinci dan operasional. Kesimpulan juga dapat ditarik dari hasil pembahasan. Bab VI Penutup Pada Bab VI atau bab terakhir dari skripsi dimuat dua hal pokok. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 82 . Dengan demikian. Tata urutannya pun hendaknya sama dengan yang ada di dalam Bab IV. tujuan yang keempat dari pembahasan hasil penelitian ialah untuk menjelaskan tentang modifikasi teori atau menyusun teori baru. Artinya. Kesimpulan Isi kesimpulan penelitian yang pertama dan utama ialah yang terkait langsung dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian. saran yang diajukan hendaknya telah spesifik. lembaga pemerintah maupun swasta. Meskipun demikian. Saran dapat ditujukan kepada perguruan tinggi. Dengan kata lain. hasil yang diperoleh dan kesimpulan penelitian tetap terpelihara.. (b) lampiranlampiran. secara otomatis Bab VI (Penutup) akan menjadi Bab V. Akhirnya. namun yang benar benar relevan dan mampu memperkaya temuan penelitian yang diperoleh. Hal ini penting jika penelitian yang dilakukan bermaksud mengkaji teori (penelitian dasar). maka Bab V dapat digabungkan ke dalam Bab IV sehingga menjadi sub-bab. jawatan. Untuk skripsi. jika orang lain hendak melaksnakan saranitu. Saran Saran yang diajukan hendaknya selalu bersumber pada temuan penelitian. dan (c) riwayat hidup. Isi Bagian Akhir Bagian akhir dari skripsi bisa memuat banyak hal. instansi. Dengan demikian saran tersebut tidak keluar dari batas-batas lingkup dan implikasi penelitian. D.

Teknik Penulisan dalam pedoman ini. pengalaman berorganisasi. rumus-rumus statistik yang digunakan. Artinya. Hal-hal yang perlu dimuat dalam riwayat hidup ini ialah nama lengkap penulis ksripsi. dan masih bisa ditambah dengan hal yang lain. Tata cara penulisa daftar pustaka dibahas pada Bagian IV. bahan pustaka yang hanya dipakai sebagai bahan bacaan tetapi tidak dirujuki dalam teks skripsi tidak boleh dimasukkan dalam daftar pustaka. semua bahan pustaka yang disebutkan dalam batan tubuh skripsi harus dicantumkan dalam daftar pustaka. surat ijin dan bukti telah melaksanakan pengumpulan data penelitian. Bagi yang sudah berkeluarga. Untuk mempermudah pemanfaatannya. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 83 . tempat dan tanggal lahir. seperti instrumen penelitian. dapat mencantumkan nama suami/istri dan putra-putrinya. setiap lampiran harus diberi nomor urut dengan menggunakan angka Arab. data mentah hasil penelitian. Lampiran-lampiran Lampiran-lampiran hendaknya berisi keterangan-keterangan yang dipandang penting untuk skripsi. Sebaliknya. Riwayat Hidup Riwayat hidup penulis skripsi hendaknya disajikan secara naratif.Daftar Pustaka Bahan pustaka yang dimasukkan dalam daftar pustaka harus sudah disebutkan dalam teks skripsi. proses menghitung suatu harga statistik. dan informasi tentang prestasi yang pernah diraih selama belajar di perguruan tinggi maupun pada waktu duduk di bangku sekolah dasar dan sekolah menengah. riwayat pendidikan. Keterangan penting itu ditaruh dalam lampiran dengan maksud agar tidak mengganggu kelancaran informasi yang terdapat dalam bagian inti skripsi.

DAFTAR PUSTAKA Buku Pedoman Akademik Universitas Katolik Widya Mandala Madiun Tahun Akademik 2009/2010 Buku Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Widya Mandala Madiun Tahun Akademik 2005/2006 Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 84 .

. ............................ .................................................................................. .................................................................................................................................................... ............................................................................... ......................................................................................................................... . ................... ....................................................................................................................................... ...................... ........................................................................................................................................................................... ..................................... .......................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................... .................................................................................................................................................................................................... CATATAN : ............................................ ........................................................................................................................................................................................ ................................................................................................................................................................................ ...........................................................CATATAN : ....................................................................................... . ....................................................................... ................................................................................................................................................................................... Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 85 .......................... ............................................................................................................................................................................................................................ ................................................................................................ .............................................................. ................................................................................................................................. .......................................................................................................................................................................................................................................... .......................

................................................................................. ................................ .............................................. ................... ................................................................................... ................................................................. .......................................................................................... .............................................................................. .............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................. Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 86 ................................................................................................................................................................................................. ............. . ..................... .................................. ....................................................................................................................................................................................... ............................................................... ............................................................................................ .......................... ........................................................................................................................................................................... .............................................................................................................................................................................................................................................................. .............................................................................................................................. .................................................................................................................................................. ..... ................................................................................................................. ............................................................................................................................................................................................................................................................................................................ ........................

.............................................................................................. ......................................................................................................................... ....................................................................... .................................................. ........................................................... .................. ............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................... .......................................................................................... ............................. ................................... Pedoman Akademik Program Studi Pendidikan Matematika 87 ..... .................................................................. .................................................................. .......................................................................... ...................................................................... ......................................................................................................................................................................................................................................................... ............... ............................................................ ...............................................................................CATATAN : ........................................................................................... ..................................................................................................................................................................... ..................................................................................... ........................................................................ ............................................................................................................................................. ....................................................................................................................................................... .................................................................................................................................................................. ........................................................................................ ....................................

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->