PEMBAHASAN

Struktur organ dan saluran pencernaan

Saluran Pencernaan dimulai dari :

Cavum Oris

Merupakan suatu rongga terbuka tempat masuknya makanan dan air pada hewan. Mulut biasanya terletak di kepala dan umumnya merupakan bagian awal dari sistem pencernaan lengkap yang berakhir di anus.Mulut merupakan jalan masuk untuk sistem pencernaan. Bagian dalam dari mulut dilapisi oleh selaput lendir. Pengecapan dirasakan oleh organ perasa yang terdapat di permukaan lidah. Pengecapan relatif sederhana, terdiri dari manis, asam, asin dan pahit. Penciuman dirasakan oleh saraf olfaktorius di hidung dan lebih rumit, terdiri dari berbagai macam bau.Makanan dipotong-potong oleh gigi depan (incisivus) dan di kunyah oleh gigi belakang (molar, geraham), menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dicerna. Ludah dari kelenjar ludah akan membungkus bagian-bagian dari makanan tersebut dengan enzim-enzim

1

pencernaan dan mulai mencernanya. Ludah juga mengandung antibodi dan enzim (misalnya lisozim), yang memecah protein dan menyerang bakteri secara langsung. Proses menelan dimulai secara sadar dan berlanjut secara otomatis.

Cavum oris disebelah depan dibatasi oleh suatu celah yang disebut: rima oris dengan labium superior et inferior sebagai dindingnya. Sebelah lateral cavum oris dibatasi oleh pipi dan sebelah bawah terdapat dasar mulut dengan lidahnya dan sebagi atapnya adalah palatum. Sedangkan disebelah dorsal terdapat hubungan dengan pharynx yang merupakan lubang yang disebuat faucia.

Faring Didalam lengkung faring terdapat tonsil ( amandel ) yaitu kelenjar limfe yang banyak mengandung kelenjar limfosit dan merupakan pertahanan terhadap infeksi, disini terletak bersimpangan antara jalan nafas dan jalan makanan, letaknya dibelakang rongga mulut dan rongga hidung, didepan ruas tulang belakang. Keatas bagian depan berhubungan dengan rongga hidung, dengan perantaraan lubang bernama choana, keadaan tekak berhubungan dengan rongga mulut dengan perantaraan lubang yang disebut isthmus fausium

Tekak terdiri dari; Bagian superior = bagian yang sangat tinggi dengan hidung, bagian media = bagian yang sama tinggi dengan mulut dan bagian inferior = bagian yang sama tinggi dengan laring.Bagian superior disebut nasofaring, pada nasofaring bermuara tuba yang menghubungkan tekak dengan ruang gendang telinga, Bagian media disebut orofaring,bagian ini berbatas kedepan sampai diakar lidah bagian inferior disebut laringofaring yang menghubungkan orofaring dengan laring

Esofagus

Kerongkongan adalah tabung (tube) berotot pada vertebrata yang dilalui sewaktu makanan mengalir dari bagian mulut ke dalam lambung. Makanan berjalan melalui kerongkongan dengan menggunakan proses peristaltik. Sering juga disebut esofagus(dari bahasa Yunani: οiσω, oeso – ―membawa‖, dan έφαγον, phagus – ―memakan‖).

2

Apabila peristaltik pertama (peristaltik primer) tidak bisa mengantarkan makanan ke gaster. yang bisa membuka dan menutup. Antrum. Dalam keadaan normal. Di oesophagus makanan akan mengalami gerak peristaltic yang terjadi sekitar 6-10 deik. Fundus. Gaster terdiri dari 3 bagian yaitu Kardia. Merupakan organ otot berongga yang besar dan berbentuk seperti kandang keledai. yang berkontraksi secara ritmik untuk mencampur makanan dengan enzim-enzim. maka akan terjadi gerakan peristaltik sekunder sehingga mendorong makanan ke gaster.Esofagus bertemu dengan faring pada ruas ke-6 tulang belakang. Sel-sel yang melapisi lambung menghasilkan 3 zat penting : Intestinum 3 . sfingter menghalangi masuknya kembali isi lambung ke dalam kerongkongan. Lambung berfungsi sebagai gudang makanan. Esofagus dibagi menjadi tiga bagian: Gaster Bagian superior (sebagian besar adalah otot rangka) Bagian media (campuran otot rangka dan otot halus) Serta bagian inferior (terutama terdiri dari otot halus). Pylorus Makanan masuk ke dalam lambung dari kerongkongan melalui otot berbentuk cincin (sfingter). Di cranial dan caudal oesophagus terdapat sphincter yang bernama sphincter oesophagus.

Bagian usus dua belas jari merupakan bagian terpendek dari usus halus. Lapisan usus halus . dan usus penyerapan (ileum). pH usus dua belas jari yang normal berkisar pada derajat sembilan. yang berarti dua belas jari. Jika penuh. yang tidak terbungkus seluruhnya oleh selaput peritoneum. usus kosong (jejunum). dimulai dari bulbo duodenale dan berakhir di ligamentum Treitz. yang merupakan bagian pertama dari usus halus. Lambung melepaskan makanan ke dalam usus dua belas jari (duodenum).Usus halus atau usus kecil adalah bagian dari saluran pencernaan yang terletak di antara lambung dan usus besar. lapisan otot memanjang ( M Longitidinal ) dan lapisan serosa ( Sebelah Luar ) Usus halus terdiri dari tiga bagian yaitu usus dua belas jari (duodenum). Nama duodenum berasal dari bahasa Latin duodenum digitorum. Usus dua belas jari merupakan organ retroperitoneal. Dinding usus melepaskan lendir (yang melumasi isi usus) dan air (yang membantu melarutkan pecahan-pecahan makanan yang dicerna). 4 . gula dan lemak. lapisan mukosa ( sebelah dalam ). duodenum akan megirimkan sinyal kepada lambung untuk berhenti mengalirkan makanan. Dinding usus juga melepaskan sejumlah kecil enzim yang mencerna protein. Usus dua belas jari (Duodenum) Usus dua belas jari atau duodenum adalah bagian dari usus halus yang terletak setelah lambung dan menghubungkannya ke usus kosong (jejunum). Makanan masuk ke dalam duodenum melalui sfingter pilorus dalam jumlah yang bisa di cerna oleh usus halus. Pada usus dua belas jari terdapat dua muara saluran yaitu dari pankreas dan kantung empedu. lapisan otot melingkar ( M sirkuler ). Dinding usus kaya akan pembuluh darah yang mengangkut zat-zat yang diserap ke hati melalui vena porta.

Permukaan dalam usus kosong berupa membran mukus dan terdapat jonjot usus (vili). yakni sedikitnya sel goblet dan plak Peyeri. Sedikit sulit untuk membedakan usus kosong dan usus penyerapan secara makroskopis. ) ini memiliki panjang sekitar 2-4 m dan terletak setelah duodenum dan jejunum. Colon terdiri dari : * Colon asendens (colon yang naik ke atas setelah illeum) * Colon transversum (colon yang bergerak melintang) * Colon desendens (colon yang bergerak setelah colon transversum menuju ke arah 5 . Usus kosong dan usus penyerapan digantungkan dalam tubuh dengan mesenterium. Pada sistem pencernaan manusia. yang berarti ―kosong‖. yakni berkurangnya kelenjar Brunner. Fungsi utama organ ini adalah menyerap air dari feses. Jejunum diturunkan dari kata sifat jejune yang berarti ―lapar‖ dalam bahasa Inggris modern. yang memperluas permukaan dari usus. Usus Penyerapan (illeum) Usus penyerapan atau ileum adalah bagian terakhir dari usus halus. panjang seluruh usus halus antara 2-8 meter.Usus Kosong (jejunum) Usus kosong atau jejunum (terkadang sering ditulis yeyunum) adalah bagian kedua dari usus halus. 1-2 meter adalah bagian usus kosong. Arti aslinya berasal dari bahasa Laton. di antara usus dua belas jari (duodenum) dan usus penyerapan (ileum). Secara hitologis pula dapat dibedakan dengan usus penyerapan. Secara histologis dapat dibedakan dengan usus dua belas jari. Pada manusia dewasa. Usus Besar (Kolon) Usus besar atau kolon dalam anatomi adalah bagian usus antara usus buntu dan rektum. Ileum memiliki pH antara 7 dan 8 (netral atau sedikit basa) dan berfungsi menyerap vitamin B12 dan garamgaram empedu. dan dilanjutkan oleh usus buntu. jejunus.

Umbai cacing terbentuk dari caecum pada tahap embrio. Bakteri ini penting untuk fungsi normal dari usus. Dalam anatomi manusia.bawah) * Colon sigmoid (berhubungan dengan rektum) Banyaknya bakteri yang terdapat di dalam usus besar berfungsi mencerna beberapa bahan dan membantu penyerapan zat-zat gizi. seperti vitamin K. Infeksi pada organ ini disebut apendisitis atau radang umbai cacing. Walaupun lokasi apendiks selalu tetap. Umbai cacing berukuran sekitar 10 cm tetapi bisa bervariasi dari 2 sampai 20 cm. Dalam orang dewasa. Akibatnya terjadi iritasi yang bisa menyebabkan dikeluarkannya lendir dan air. mengatur‖) adalah sebuah ruangan yang berawal dari ujung usus besar (setelah kolon sigmoid) dan berakhir di anus. ―meluruskan. Apendisitis yang parah dapat menyebabkan apendiks pecah dan membentuk nanah di dalam rongga abdomen atau peritonitis (infeksi rongga abdomen). Appendix Apendiks adalah organ tambahan pada usus buntu. Bakteri di dalam usus besar juga berfungsi membuat zat-zat penting. vermiform appendix (atau hanya appendix) adalah ujung buntu tabung yang menyambung dengan caecum. Rectum dan Anus Rektum (Bahasa Latin: regere. Beberapa penyakit serta antibiotik bisa menyebabkan gangguan pada bakteri-bakteri didalam usus besar. maka timbul keinginan untuk buang air besar (BAB). Mengembangnya dinding rektum karena penumpukan material di dalam rektum akan memicu sistem saraf yang menimbulkan keinginan 6 . yaitu pada kolon desendens. Biasanya rektum ini kosong karena tinja disimpan di tempat yang lebih tinggi. Organ ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara feses. lokasi ujung umbai cacing bisa berbeda – bisa di retrocaecal atau di pinggang (pelvis) yang jelas tetap terletak di peritoneum. Jika kolon desendens penuh dan tinja masuk ke dalam rektum. dan terjadilah diare.

Anus merupakan lubang di ujung saluran pencernaan. lipolitik dan penghancur karbohidrat. tetapi bayi dan anak yang lebih muda mengalami kekurangan dalam pengendalian otot yang penting untuk menunda BAB. Pankreas terletak pada bagian posterior perut dan berhubungan erat dengan duodenum (usus dua belas jari). Orang dewasa dan anak yang lebih tua bisa menahan keinginan ini. Feses dibuang dari tubuh melalui proses defekasi (buang air besar – BAB). Daerah supranuklear terlihat butir-butir sekresi yang asidofil. Jika defekasi tidak terjadi. * Pulau pankreas. butir-butir sekresi ini berisi enzim-enzim proteolitik. Bagian puncaknya membatasi lumen membesar berisi sekret. dimana bahan limbah keluar dari tubuh. yang merupakan fungsi utama anus. Sebagian anus terbentuk dari permukaan tubuh (kulit) dan sebagian lannya dari usus. menghasilkan hormon 7 .untuk melakukan defekasi. sering kali material akan dikembalikan ke usus besar. di mana penyerapan air akan kembali dilakukan. Jika defekasi tidak terjadi untuk periode yang lama. Pembukaan dan penutupan anus diatur oleh otot sphinkter. Pankreas Pankreas adalah organ pada sistem pencernaan yang memiliki dua fungsi utama yaitu menghasilkan enzim pencernaan serta beberapa hormon penting seperti insulin. menghasilkan enzim-enzim pencernaan Tiap asiunus dibentuk oleh selapis sel yang berbentuk piramidal yang pada bagian basalnya bertumpu pada anyaman retikuler. Pankraes terdiri dari 2 jaringan dasar yaitu : * Acinus. Diantara butirbutir terlihat celah-celah yang sebenarnya adalah kompleks golgi.Di daerah basal terlihat gambaran bergaris-garis yang merupakan granular endoplasmik retikulum yang saling beranyaman tampak basofil. konstipasi dan pengerasan feses akan terjadi. Diantara sel asini tadi terdapat kapiler sekretoris yang bermuara dalam lumen kelenjar.

Pankreas melepaskan enzim pencernaan ke dalam duodenum dan melepaskan hormon ke dalam darah. Enzim proteolitik memecah protein ke dalam bentuk yang dapat digunakan oleh tubuh dan dilepaskan dalam bentuk inaktif. dan penetralan obat.Duktus interlobularis mempunyai dinding berepitel silindris pendek selapis yang bertumpu pada bagian retikulum di bawahnya.atau hepatik dari kata Yunani untuk hati. yang berfungsi melindungi duodenum dengan cara menetralkan asam lambung. hepar. Organ ini memainkan peran penting dalam metabolisme dan memiliki beberapa fungsi dalam tubuh termasuk penyimpanan glikogen.Saluran keluar dimulai dalam asinus sebagai sel-sel sentreasiner yaitu sel saluran kelenjar yang masuk ke dalam asinus. Zat-zat gizi dari makanan diserap ke dalam dinding usus yang kaya akan pembuluh darah yang kecil-kecil (kapiler). Dia juga memproduksi bile. Istilah medis yang bersangkutan dengan hati biasanya dimulai dalam hepat. Vena porta terbagi menjadi pembuluh-pembuluh kecil di dalam hati. beberapa diantaranya berhubungan dengan pencernaan. Kapiler ini mengalirkan darah ke dalam vena yang bergabung dengan vena yang lebih besar dan pada akhirnya masuk ke dalam hati sebagai vena porta. yang penting dalam pencernaan. karbohidrat dan lemak. Kadang-kadang saluran utama ini bermuara sendiri di dalam duodenum pada ampula vateri.Duktus pankreatikus wirsungi merupakan saluran keluar utama pankreas. Enzim yang dilepaskan oleh pankreas akan mencerna protein. Dapat pula dimulai dari duktus ternalatus yang kemudian menjadi duktus interlobularis. Saluran ini mempunyai epitel silindris selapis yang diperkuat oleh jaringan pengikat padat. Pankreas juga melepaskan sejumlah besar sodium bikarbonat. sintesis protein plasma. Duktus ini dimulai dari cauda pankreatis berjalan melintang sepanjang pankreas dan menerima saluran-saluran yang lebih kecil sepanjang perjalanannya. Sebelah cranial dari duktus ini terdapat duktus accessorius Santorini. dimana darah yang masuk diolah. Hepar Hati merupakan sebuah organ yang terbesar di dalam badan manusia dan memiliki berbagai fungsi. Enzim ini hanya akan aktif jika telah mencapai saluran pencernaan. 8 .

terutama haemoglobin (Hb) yang berasal dari penghancuran sel darah merah dan kelebihan kolesterol 9 . panjang kandung empedu adalah sekitar 7-10 cm dan berwarna hijau gelap – bukan karena warna jaringannya. melainkan karena warna cairan empedu yang dikandungnya. Hepar merupakan kelenjar yang terbesar dalam tubuh manusia. Pada manusia. Dengan bagian-bagiannya yaitu: corpus. darah dialirkan ke dalam sirkulasi umum. fundus. dan collum yang meneruskan sebagai duktus cysticus. Berat organ ini pada orang dewasa sekitar 1. Hepar pada manusia terletak pada bagian atas cavum abdominis. Vesica fellea berukuran 10x4 cm. Permukaan hepar sebagian ditutupi peritoneum yang merupakan Capsula Glissoni. Cairan empedu yang dihasilkan oleh hepar berasal dari ducti biliferi akan berkumpul dalam ductus hepaticus communis yang melanjutkan menjadi ductus cysticus yang bermuara dalam vesica fellea. Vesica fellea merupakan kantung berbentuk labu yang melekat pada bagian bawah lobulus kanan hati. di kedua sisi kuadran atas.Hati melakukan proses tersebut dengan kecepatan tinggi. yang sebagian besar terdapat pada sebelah kanan.5 kg. Empedu memiliki 2 fungsi penting yaitu: · Membantu pencernaan dan penyerapan lemak · Berperan dalam pembuangan limbah tertentu dari tubuh. Vesika Fellea (Kantung Empedu) Kandung empedu (Bahasa Inggris: gallbladder) adalah organ berbentuk buah pir yang dapat menyimpan sekitar 50 ml empedu yang dibutuhkan tubuh untuk proses pencernaan. setelah darah diperkaya dengan zat-zat gizi. Cairan empedu yang dibutuhkan untnuk pencernaan akan disalurkan melalui ductus choledochus dan bermuara dalam duodenum. ujung buntunya atau fundus menonjol di bawah pinggir inferior hati. Organ ini terhubungkan dengan hati dan usus dua belas jari melalui saluran empedu. Pada vertebra rendah gambaran strukturnya memang benar-benar sebagai kelenjar. di bawah diafragma. Pada manusia dan juga pada vertebra tinggi sudah berubah strukturnya sebagai susunan sel-sel dalam lempeng-lempeng.

dan glandula pylorica. glandula fundica. Ventriculi terdapat 3 macam kelenjar : · Glandula cardiac Kelenjar ini terdapat disekitar muara oesophagus di dalam gaster. Pada kelenjar ini hanya ditemukan satu jenis sel yaitu sel mukosa yang mirip dengan sel mukosa pada glandula pylorica atau sel mukosa leher dari glandula fundica. Sebagian besar tunica mucosa terisi oleh kelenjar lambung yaitu : glandula cardiaca. Ujung-ujungnya sedikit membesar dan bercabang menjadi 2—3 10 . Infiltrasi limfosit tersebar secara difusi dan kadang-kadang ditemukan lymphanodulus solitarius. Sel-sel epitel tersebut dijumpai adanya terminal bars. Tampak pada permukaan lipatan-lipatan yang disebut rugae karena longgarnya tunica submucosa di bawahnya. Dengan mikroskop elektron tampak microvili pada permukaan dengan lapisan karbohidrat pada membran plasma.Struktur Mikroskopis Gaster A.  Epitel Dilapisi oleh epitel silindris selapis. Terdapat gambaran yang lebih menetap yaitu tonjolan-tonjolan yang membentuk bulat dipisahkan oleh alur-alur disekitarnya yang dinamakan areola gastrica. Pada sitoplasma terdapat butir musigen. Didaerah cardia terdapat peralihan dari epitel oesophagus. Glandula cardiaca merupakan kelenjar tubuler kompleks yang bermuara pada dasar foveola gastrica.  Lamina propria Jaringan pengikat pada lamina propria ini sangat sedikit karena terdesak oleh kelenjar-kelenjar yang begitu rapat. Dalam keadaan normal sel-sel epitel ini selalu diperbarui setiap 3 hari. Tunica mucosa Pada keadaan hidup biasanya terlihat merah muda kecuali pada daerah cardia dan pylorus agak pucat. bentuk bintang dengan warna gelap dan homogen. yaitu jaringan ikat kolagen dan retikuler. Bentuk masing-masing kelenjar ialah tubuler simplex bercabang. bermuara pada dasar foveola. Sel-sel yang terbentuk baru akan mendorong ke atas utuk menggantikan sel-sel yang dilepaskan. · Glandula fundica/glandula gastrica propria Merupakan kelenjar utama pada dinding ventriculus yang menghasilkan getah lambung. Tanda-tanda regenerasi tampak pada bagian dasar foveola gastrica. Semua sel epitel merupakan sel yang menghasilkan mucus.

merupakan penyebab warna basofil 2) Sel parietal  Terdapat tersebar diantara sel utama sepanjang dinding kelenjar  Bentuk sel seperti pyramid atau agak bulat pada dasarnya yang terdesak ke basal oleh sel utama  Inti bulat. tapi inti di basal agak pipih  Untuk membedakan dengan sel parietal.buah. tapi jika tidak ada asam lambung kerusakan dapat dihambat  Menghasilkan pepsinogen yang akan berubah menjadi enzim pepsin  Dengan mikroskop elektron terlihat :     Pada permukaan terdapat microvili yang tidak teratur Kompleks golgi yang berkembang menghasilkan protein Granular reticulum endoplasmic lebih banyak Ribosom bebas atau menempel lebih banyak. Ujung-ujung kelenjar mencapai lamina muscularis mucosa. Dalam kelenjar ini dibedakan 4 macam sel : 1) Sel principal = sel zimogen atau sel utama (chief cell)  Bentuk sel : silindris pendek atau kuboid. diwarnai dengan past/mucicarmine  Dengan mikroskop elektron terlihat :  Microvili pendek pada permukaan sel 11 . sitoplasma tampak asidofil serta adanya canaliculi secretori yang tampak sebagai bangunan intraseluler  Diduga menghasilkan asam HCl dalam getah lambung  Dengan mikroskop elektron terlihat :      Permukaan sel yang mengadakan invaginasi membentuk canalikuli Microvili panjang Hubungan dengan sel utama diperkuat oleh zenula occluden dan desmosom Mitokondria tampak asidofil Kompleks golgi terdapat antara inti dan basal 3) Sel mukosa leher  Relatif sedikit dan terletak antara sel-sel parietal di daerah leher kelenjar  Pada pewarnaan biasa mirip sel utama. tersusun selapis pada ½ atau 1/3 bagian distal dari kelenjar  Mudah rusak. Dalam sebuah lambung terdapat sekitar 15 juta kelenjar.

Tunika muscularis Terdiri dari 3 lapisan berturut-turut dari dalam keluar. ujungnya bercilia hingga pada sediaan tampak terpotong melintang. sel limfoid C. tersebar diantara dasar sel utama  Merupakan tempat sintesa dan penimbunan serotonin  Menghasilkan gastrin. B. Stratum circulare 12 . Tunika submucosa Merupakan jaringan ikat padat yang mengandung sel-sel lemak. Sifat-sifat lain :  Lumen besar  Terdapat satu macam sel saja  Sel-selnya berbentuk silindris dengan sitoplasma pucat yang mengandung butir-butir tidak jelas. yaitu: a. inti terdesak ke basal sel  Tampak kapiler sekretori di antara sel-sel kelenjar  Dengan pewrnaan HE tampak sebagai sel zymogen atau sel mucosa leher  lamina muskularis mucosa gaster Terdiri atas serabut-serabut otot polos sirkuler sebelah dalam dan longitudinal sebelah luar. dan enteroglukogen · Glandula pyloric Kelenjar ini terdapat di dalam lamina propria daerah pylorus. serotonin. mast cells. b. Kadang-kadang terdapat lagi serabut sirkuler di luar.    Dengan sel di dekatnya dihubungkan dengan desmosom interdigitasi Kompleks golgi diatas inti sel Mitokondria tersebar diseluruh sitoplasma Granular reticulum endoplasma lebih sedikit 4) Sel argentafin (sel enterokromatin)  Sel-sel kecil yang bergranula. Stratum oblique Terutama pada facies ventralis dan dorsalis di daerah fundus dan corpus ventriculi. Glandula pylorica berbentuk tubuler bercabang simpleks.

\ D. Vili bersama-sama dengan mikrovili dan vaivula kaniventes menambah luasnya permukaan sekresi dan absorpsi serta menghalangi agar isinya tidak terlalu cepat berjalan sehingga absorpsi lebih banyak terjadi.Merupakan lapisan yang paling merata di seluruh bagian ventriculus. Pada permukaan setiap vili terdapat tonjolan yang menyerupai jari-jari disebut mikrovili. maka perlu perluasan dari permukaan tunika mucosa. Lipatan ini merupakan bangunan yang tetap yang tidak berubah karena pembesaran usus. Usus Halus Lapisan dinding dalam usus halus mengandung berjuta-juta vili kira-kir-a 4-5 juta yang membentuk mukosa menyerupai beludru. Pada perlekatan sepanjang curvatura minor dan major tidak dilapisi oleh mesotil. A. Banyak pada daerah curvatura minor dan curvatura major. c. 13 . Perluasan tersebut dilaksanakan dalam beberapa tingkat :  Lipatan-lipatan tunika mucosa sampai tunika submucosa. Lipatan tersebut dimulai 5cm distal dari pylorus yang makin membesar dan paling besar pada akhir duodenum dan awal jejunum dan makin merendah sampai pada pertengahan ileum menghilang. yang melingkar-lingkar yang disebut plica circularis atau valvula kerckingi (mirip lipatan).\ Pada dinding usus halus khususnya mukosa. Di daerah ileum agak jarang. berfungsi sebagai perlindungan terhadap infeksi. di pylorus membentuk muskulus sphincter pylori. Di dalam ileum nodula ini membentuk tumpukan kelenjar terdiri atas 20-30 kelenjar soliter. Tunika mucosa Untuk memenuhi fungsi utama yaitu absorbsi makanan.5 mm.5 – 1. Stratum longitudinal d. Yang meliputi seluruh permukaan tunica mucosa. Tunika serosa Merupakan jaringan pengikat biasa yang sebelah luar dilapisi oleh mesotil sebagai lanjutan dari peritoneum viscerale yang meneruskan sebagai omentum majus. terdapat beberapa nodula jaringan limfa yang disebut kelenjar soliter. Vili intestinalis Merupakan penonjolan tunika mukosa dengan panjang 0.

inti bulat pada dasarnya.  Sitoplasma terlihat basofil.  Menghasilkan peptidase. maka luas permukaan diperbesar sekitar 30x. yaitu : a) Sel absorbtif  Berbentuk silindris dengan tinggi 20 – 26 μ  Bentuk inti ovoid pada basal sel  Pada permukaan bebas terdapat microvili  Enzim pencernaan amylase dan protease diserap oleh selubung glukoprotein hingga pencernaan dapat terjadi dalam lumen usus dan permukaan microvili  Dalam microvili terdapat filamen-filamen halus yang penting dan sintesa trigliseride untuk proses absorbsi lemak. pada dasar vili terdapat muara kelenjar usus yang disebut glandula intestinalis liberkuhn atau crypta lieberkuhn.  Sitoplasma merupakan lapisan yang tipis untuk melindungi lapisan secret tersebut sebagai plica. c) Sel argentafis  Sangat umum ditemukan dalam epitel duodenum  Sangat banyak pada epitel appendix d) Sel paneth  Berkelompok dalam jumlah kecil di dasar crypta lieberkuhn  Bentuk sel seperti pyramid.tersusun sebagai jari-jari. b) Sel piala/goblet sel  Merupakan sel uniseluler yang menghasilkan mucin. granular reticulum endoplasma lebih banyak.  Epitel Bentuk epitel silindris selapis Oleh vili intestinalis dan glandula dibagi 4 sel.  Ruangan yang dibatasi oleh plica tersebut berisi tetes-tetes mucigen. losozim  Lamina propria 14 . yang merupakan tonjolan sitoplasmatis diliputi membrane sel.  Microvili Dengan adanya microvili. Pada permukaan sel-sel epitel gambaran bergaris-garis yang disebut striated border.

6 – 3 mm sepanjang usus. b.  Pada ileum sebagai nodus limfaticus paling besar plaques peyeri. Tunika serosa 15 . Tunika submucosa Merupakan jaringan ikat padat yang banyak mengandung serabut elastis. Glandula duodenalis bruneri    Pars terminalis berbentuk tubuler yang bercabang dan bergelung. Merupakan jaringan pengikat yang mengisi celah-celah di antara crypta lieberkuhn  Mengandung serabut reticuler dan elastic  Terdapat sel makrofag. Tunika muscularis Terdiri atas 2 lapisan serabut otot polos :   Stratum circulare di sebelah dalam Stratum longitudinal di sebelah luar Diantara kedua lapisan tersebut terdapat plexus myentericus aurbach D. sebesar 0. Terdapat 800 lipatan melingkar sabagai cincin yang tidak sempurna di sepanjang intestinum. Pada 2/3 distal duodenum kelenjar tersebut akan berkurang kemudian menghilang. yaitu : B. yaitu: a. limfosit. dan leukosit  Nodus limfaticus lebih banyak. C. Di dalamnya terdapat pula kelompok-kelompok sel lemak. submucosa meisseri. Terdapat anyaman saraf sebagai plexus nervosus.  Lamina muscularis  Stratum circulare di sebelah dalam  Stratum longitudinal di sebelah luar Terdiri atas 2 lapisan. Plica circularis   Merupakan lipatan yang diikuti oleh lapisan dinding usus sampai tunika submucosa untuk memperluas permukaan usus. plasmosit. Gambaran khusus tunika submucosa ada 2. Ductus excretorius akan menembus lamina muscularis dan bermuara pada crypta lieberkuhn.

Dari luar colon tampak segmen yang melintang menggelembung yang disebut haustra. yang meliputi :      caecum dan appendix vermiformis colon ascendes colon tranversum colon descendens colon sigmoideum Rectum. yang terletak intraperitoneal ialah caecum dengan appendia. colon transversum dan colon sigmoideum. yang berpangkal pada caecum. seluruh colon dan caecum mempunyai struktur yang sama. Epitel yang melapisi tunika mucosanya pada umumnya sejenis. Colon Kecuali appendix.Merupakan jaringan pengikat longgar sebagai lanjutan peritoneum visceral Intestinum Crasum Saluran usus ini mempunyai panjang sekitar 1. Appendix vermicularis Bangunan ini merupakan tonjolan sebagai jari atau cacing. Glandula intestinal lebih panjang dan rapat. dibedakan dalam beberapa segmen. Berdasarkan letak dan struktrunya. Sedang yang terletak retro peritoneal ialah conon ascendens dan colon descendens. Di antara colon.5 m. Dindingnya relatif tebal dibandingkan lumennya. yang meliputi :    pars empularis recti pars analis recti anus 1. yaitu: Colon. Pada orang 16 . Disamping itu tampak adanya tiga jalur sebagai pita yang memanjang mengikuti sumbu panjang colon yang disebut taenia coli. Adanya lipatan tunica mucosa kedalam dinding menyebabkan bentuk lumen yang tidak teratur. sehingga permukaan dalamnya tampak lebih halus. diameternya dua kali lipat intestinum tenue. Tidak ada plica circularis dan juga vili intestinalis.

Diantaranya terdapat crypta lieberkuhn 3. 2. 17 . Tunica submucosa Tebal. Caecum Struktur histologisnya tidak berbeda dengan colon yang lain. berbentuk silindris selpais dengan sel piala. tapi masih dapat dibedakan adanya lapisan dua lapisan. Appendix ini berakhir buntu. Epitel. Tapi bebas lipatan tersebut membatasi suatu celah tempat muara ileum. Dalam lipatan ini terdapat serabut otot polos memperkuat struktur tersebut. Kadang-kadang pada potongan melintang dapat diikuti pula mesoappendix yang merupakan alat penggantung sebagai lanjutan peritoneum viscerale. Tunica serosa Tunica serosanya mempunyai struktur yang tidak berbeda dengan yang terdapat pada intestinum tenue. hampir seluruhnya terisi oleh jaringan limfoid dengan adanya pula nodulus Lymmphaticus yang tersusun berderet-deret sekeliling lumen. Serabut-serabut tersebut berasal dari stratum circulare tunica muscularis. Kadang-kadang lumennya berisi sisa-sisa sel sampai tersumbat. sangat tipis dan terdesak oleh jaringan limfoid dan kadang-kadang terputus-putus B.dewasa lumen agak membulat. Tunic muscularis Walaupun tipis. Lamina muscularis mucosa. Dindingnya berstruktur sebagai berikut : A. Valvula Ilecoececalis Merupakan lipatan tunica mucosa dan tunica mucosa yang terdapat pada muara ileum dalam caecum. Lamina propria. C. D. Banyak ditemukan sel argentafin dan kadang-kadang sel paneth. Tunica mucosa Tidak mempunyai villi intestinalis 1. Di dalam jariangan tunica submucosa terdapat anyaman pembuluh darah dan saraf. biasanya mengandung sel-sel lemak dan infiltrasi limfosit yang merata.

Colon Descendens dan Colon Sigmoideum A. 3. Tunica submucosa : Tidak ada keistimewaan C. yang disebut plica semilunaris. Glandula intestinalis merupakan yang terpanajang diantara kelenjar usus. Tunica muscularis D. Hampir seluruhnya sel-sel kelenjar terdiri atas sel piala. Kelenjar-kelenjarnya lebih panjang dari yang terdapat di usus halus. Kemudian makin jarang. plica atau villa sehingga permukaan dalamnya halus. Lamina propria Susunan jaringan pengikat seperti pada intestinum tenue. Tunica serosa Seperti juga pada intestinum tenue maka colon yang terdapat intraperitoneal akan dibungkus seluruhnya oleh tunica serosa dengan mesotil. Sedang sel paneth sangat jarang. Lamina muscularis mucosae Jelas adanya dua lapisan B. 18 . Lebih banyak pula nodulus lymphaticus soliterius yang kadang-kadang meluas ke tunica submucosa. Adanya lekukan ke dalam oleh incisura di luar menyebabkan di dalam terdapat bangunan sebagai lipatan yang diikuti seluruh lapisan dinding. Kadang-kadang terdapat sel argentafin. Colon Tranversum. 2. Epitil Epitil permukaan berbentuk silindris selapis dengan striated border yang tipis. memendek dan menghilang pars analis recti. Tunica mucosa Tidak membentuk lipatan. Diantara sel-sel epitel ini terdapat sel piala. maka tunica mucosa lebih tebal.Colon Ascendens. Kelenjar-kelenjar tersebut tersusun teratur dan sangat rapat. 1. Pada beberapa tempat terdapat bangunan sebagai kantung kecil yang berisi lerik yang disebut appendix epiepitionea Rektum Dibedakan 2 bagian :  Pars ampullaris recti Sebagian besar tidak banyak berbeda strukturnya dengan colon.

Lipatan longitudinale ini disebut Columna rectalis Norgagni.spincter ani externus. Sedangkan diluarnya terdapat bekas-bekas otot yang bergerak melingkar membentuk m. Pada apeks katup anus. hingga tidak dilapisi oleh mesotil.yang disebut vena sentralis.Jaringan limfoid lebih sedikit daripada digeolony. disebut liner anorectale. Ujung lipatan-lipatan tersebut bersatu membatasi lubang anus. Hemoroid eksterna berkembang dari pembuluh-pembuluh plexus venosum eksterna pada bibir anus. 19 . sebanyak sekitar 8 buah. Di daerah ini mulai muncul folikel-folikel rambut dengan glandula sebacea. Daerah perubahan tersebut melingkar.  Pars analis recti Tunica mucosa membentuk lipatan longitudinal.spincter ani internum. epitel silindris rektum digantikan langsung oleh epitel gepeng berlapis tanpa kornifikasi dari saluran anus. Hemoroid interna adalah hasil dilatasi patologik dari pembuluh-pembuluh ini. disebut glndula circum-anale yang berbentuk tubuler. Maka terbentuk sebagai katup valvula analis dan ruang yang disebut sinus analis. Tunica serosa diganti oleh tunica adventitia.7—2 mm. Stratum circulare tunica musculoaris pada akhirnya akan menebal membentuk m. terdiri atas parenchyma hepar dengan diameter 0. Galndula suderifera bersifat apokrin seperti di axilla. Pada akhir pars analis recti terdapat perubahan epitil. pada potongan terlihat bahwa lobulus berbentuk sebagai segi enam dengan pembuluh darah yang terdapat di tengah. Lebih lanjut epitil gepeng terlapis tadi akan mengalami keratinisasi dan batasnya yang membentuk lingkaran disebut liniaanucutanea. lamina propria rektum digantikan oleh jaringan ikat padat ireguler dalam lamina propria saluran anus. Plexus haemoroidalis interna yang terdiri dari vena terletak di dalam mukosa saluran anus dan pembuluh darah meluas dari sini ke dalam submukosa rektum. Tunica muscularisnya terdiri dari dua lapisan tetapi tidak terdapat taenia lagi. Kelenjar intestinal berakhir di sini. Submukosa rektum bersatu dengan lamina propria saluran anus. Lamina propria dan submukosa keduanya amat vaskular pada daerah ini. dari epitil silindris selapis menjadi epitil gepeng berlapis tanpa keratinisasi. Hepar Hepar dibagi menjadi unit-unit berbentuk prisma polygonal yang disebut lobulus.

Batas-batas lobulus pada hepar manusia tidak jelas dipisahkan oleh jaringan pengikat. Tidak diketemukan kelenjar kecuali pada collum yang berbentuk tubulo alveolar dengan sel-sel yang berbentuk kuboid jernih. Tunica mucosa melipat-lipat membentuk rugae pada permukaan. Sel-selnya mempunyai inti oval dengan bbutir-butir kromatin halus. Tunica Mucosa Bagian dinding ini mudah mengalami kerusakan post mortem. 20 . Vesica Vellea 1. Jika terjadi gangguan peredaran darah akan terjadi perubahan-perubahan di daerah perifer lobulus yang meluas ke pusat lobules. Kelenjar ini menghasilkan mucus 2. · Epitel Terdiri atas selapis sel silindris tanpa sel piala. saluran empedu dan serabut saraf. Pada permukaan sel terdapat banyak microvilli. pembuluh limfe. Tunica Muscularis Terdiri atas anyaman serabut-serabut otot polos yang berjalan sirkuler. Pembagian lobulus hepar tersebut merupakan pembagian cara klasik yang mendasarkan atas aliran darah yang mengalir dari tepi lobulus yang kemudian berkumpul di tengah Vena Sentralis. dengan inti gelap terdesak ke basal. Jika mengingat hepar sebagai kelenjar maka apa yang disebut lobulus tadi tidak sesuai dengan lobulus pada kelenjar yang pada umumnya mempunyai saluran keluar yang terdapat di tengah-tengah lobulus. Lipatan-lipatan tersebut akan mendatar apabila vesica fellea berisi penuh. Pada sudut pertemuan antara lobuli yang berdekatan terdapat bangunan jaringan pengikat berbentuk segi tiga berisi saluran-saluran yang disebut Canalis Portalis yang terdiri dari pembuluh darah. longitudinal dan menyerong dengan disertai serabut-serabut elastis. Bangunan segitiga ini disebut Trigonum Kiernanni. · Lamina Propria Sebagai jaringan pengikat di bawah pitel. Pada liatan yang besar akan terdapat lipatan-lipatan yang lebih kecil. maka pembuatan sediaan vesica fellea sangat sulit. Inti terdapat di bagian basal sel.

pembuluh darah. memecah makanan menjadi partikel kecil dan meneampurnya dengan asam lambung. Keadaan ini bertujuan untuk mencegah gerakan balik ke organ bagian atas yaitu esofagus. Fungsi motoris adalah menampung makanan. Sfingter bagian atas dalam keadaan normal selalu tertutup kecuali bila ada makanan masuk ke dalam lambung. pembuluh limfe dan serabut-serabut saraf. Fungsi organ dan saluran pencernaan Mulut Makanan dalam mulut mengalami penghancuran secara mekanik yg disebut mastikasi (mengunyah) dan sedikit secara kimiawi. Tunica Serosa Bagian vesica fellea yang tidak menempel pada permukaan hepar dibungkus oleh peritoneum yang melanjutkan diri membungkus hepar.3. Lambung Lambung memiliki fungsi sebagai berikut: a. sel limfoid. Tunica Perimuscularis Merupakan jaringan pengikat agak padat yang membungkus seluruh vesica fellea dan melanjutkan diri kedalam jaringn interlobular hepar. Di dalamnya banyak mengandung serabut-serabut elastis dengan beberapa fibroblast. Faring dan Esofagus Esofagus merupakan bagian yang menghantarkan makanan dari faring menuju lambung. Yang didukung oleh organ : Gigi. Peritoneum yang menutupi vesica fellea merupakan tunica serosa. Proses penghantaran makanan dilakukan dengan kerja peristaltik. Vesicsa fellea pada collumnya melanjutkan diri sebagai ductus cysticus. 4. 21 . bentuknya seperti silinder yang berongga dengan panjang 2 cm. Pada permukaan dalamnya terlihat lipatan-lipatan yang disebut valvula spiralis heister yang disebabkan karena penebalan sebagian dari tunica mucularis luarnya. sel lemak. Kudua ujungnya dilindungi oleh sfingter. lidah dan kelenjar saliva.

sebagai tempat pengabsorpsian makanan. Fungsi reservoir adalah menyimpan makanan sampai dicerna dan bergerak pada saluran cerna. Fungsi mencampur adalah memecah makanan menjadi artikel2 kecil dan mencampurnya dengan getah lambung melalui kontraksi otot. Usus Besar Fungsi utama usus besar adalah mengabsorpsi air (kurang Iebih 90%). dan usus halus dan usus besar sebagai saluran 22 . Fungsi sekresi adalah mencerna Protein oleh Pepsin dan HCl dimulai: Pepsin dan HCl merubah protein menjadi pepton/peptide Amilase. kemudian flora yang terdapat dalam usus besar berfungsi untuk menyintesis vitamin K dan B serta memungkinkan pembusukan sisa-sisa makanan. merubah amilum menjadi maltose Lipase. vitamin dan sedikit glukosa. d. Mekanisme pencernaan Saluran pencernaan atau saluran gastrointestinal bertanggung jawab untuk memecah makanan menjadi berbagai bagian komponen sehingga dapat diabsorbsi oleh tubuh. merubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol Sintesis dan sekresi gastrin Sekresi faktor intrinsik. kalsium dengan bantuan vitamin D. D. untuk absorbsi vit B12 pada ileum Sekresi mukus. dan K dengan bantuan empedu dan asam folat. elektrolit. esophagus. e. vitamin A. Kapasitas ansorbsi air kurang lebih 5000 cc/hari. E. pelindung lambung dan melumasi makanan c.b. lambung. Mulut. Fungsi pengosongan yang diatur oleh pembukaan sfinkter Usus Halus Fungsi usus halus pada umumnya adalah mencerna aan mengabsorpsi chyme dari lambung. zat makanan yang telah halus akan diabsorpsi di dalam usus halus yaitu pada duodenum dan disini terjadi absorpsi besi.

dan memulai bagian awal dari pencernaan polisakarida (gula kompleks). dan fungsifungsi saluran pencernaan ini dikontrol melalui mekanisme regulasi neuronal. dan pancreas merupakan organ yang berbeda dari saluran pencernaan. tiga pasang kelenjar yaitu kelenjar parotis. otot-otot rahang. absorbs. serta melindungi rongga oral dengan melapisi gigi dengan protein kaya prolin atau pelikel yang dapat berfungsi sebagai sawar pelindung permukaan gigi. 23 . sendi temporomandibula. Fase pertama bersifar volunteer dan meliputi pembentukan bolus makanan dengan gerakan mengunyah dan gerakan lidah (ke belakang dan ke atas) yang mendorong makanan ke faring. Menelan terjadi dalam beberapa fase. hati. terdapat kelompok neuron yang merupakan pusat menelan yang mengoordinasikan urutan kejadian kompleks yang akhirnya akan menghantarkan bolus ke esophagus. makanan yang padat harus dikunyah lebih banyak. dan kelenjar saliva. Jumlah pengunyahan yang diperlukan untuk menelan makanan bergantung pada jenis makanan yang diingesti. dan ditranspor hampir langsung ke oesophagus dengan proses menelan. lidah. Berbagai region yang berbeda pada saluran pencernaan berkaitan dengan motilitas (transport). tetapi semuanya menyekresi cairan ke dalam saluran pencernaan dan membantu pencernaan dan absorbs makanan. penyimpanan. tetapi terutama selama makan dan bcara. pencernaan digesti. Selama proses pengunahan. sedangkan makanan yang lebih lunak atau cairan hanya perlu sedikit atau tidak perlu dikunyah. kantung empedu. mempermudah menelan. bibir. respirasi diinhibisi. palatum. Palatum mole terangkat untuk mencegah makanan memasuki rongga nasal. di batang otak. tempat makanan pada awalnya dikunyah dan dicampur dengan sekresi saliva. submandibular. dan eliminasi sisa pencernaan. Fase selanjutnya bersifat involunter.pencernaan. Mekanisme pencernaan berawal di mulut. Pengunyahan makanan adalah proses pemecahan makanan secara mekanik. Fungsi utama saliva adalah melembabkan dan melubrikasi mulut pada saat istirahat. dan sublingual menyekresi saliva. untuk melarutkan molekul makanan sehingga bias bereaksi dengan reseptor gustatorik dan menghasilkan sensasi rasa. hormonal dan local. Proses pengunyahan melibatkan aktivitas terkoordinasi dari gigi. serta struktur-struktur lain seperti. tetapi merupakan respons reflex yang diinisiasi oleh stimulasi mekanoreseptor dengan saraf aferen glosofaringeal (IX) dan saraf vagus (X) ke medulla dan pons (batang otak). Kelenjar esophagus. Laring terangkat.

glottis tertutup. dan ion hidrogen dan hidroksil bergabung membentuk air. satu ion hidroksil dipindahkan dari satu asam amino. laring terbuka. enzim pencernaan mengembalikan molekul air ke molekul trigliserida dan dengan demikian memecahkan molekul asam lemak dari gliserol. tiga molekul air dipindahkan. asam amino dalam rantai protein saling berikatan melalui proses kondensasi. jadi. Pada ikatan ini. Akhirnya. Sesampainya di esophagus. Ini berarti bahwa ion hidrogen telah dipindahkan dari salah satu monosakarida. perubahan posisi ini kembali seperti semula. Hampir semua gugus lemak di dalam diet terdiri atas trigliserida (lemak netral). bolus akan didorong sejauh kira-kira 25 cm ke lambung melalui proses yang disebut peristaltis. dan proses pencernaan terjadi melalui proses hidrolisis yang berlawanan. Kedua monosakarida kemudian bergabung satu sama lain pada tempat pemindahan. sehingga mencegah makanan memasuki trakea. yaitu suatu gelombang relaksasi di depan bolus dan kontraksi di belakang bolus oleh lapisan sirkular dan longitudinal esofagus yang terkoordinasi. 24 . Pencernaan trigliserida terdiri atas proses yang berlawanan. sementara satu ion hidroksil telah dipindahkan dari monosakarida lainnya. dan makanan mendorong ujung epiglottis menutupi lubang trakea. Pada proses kondensasi. sedangkan satu ion hidrogen dipindahkan dari asam amoni berikutnya. protein dibentuk dari asam amino yang saling berikatan bersama-sama dengan ikatan peptida. dan pernapasan berlanjut. Proses ini dinamakan hidrolisis. yang merupakan gabungan dari tiga molekul asam lemak yang berkondensasi dengan satu molekul gliserol. ( to be continued) Pencernaan makanan Hampir semua karbohidrat dalam diet terdiri dari polisakarida dan disakarida besar yang merupakan gabungan monosakarida yang saling berikatan satu sama lain melalui kondensasi. enzim proteolitik mengembalikan air ke molekul protein untuk memecahnya menjadi unsurunsur pokok asam amino. Begitu bolus memasuki esophagus. sehingga mendorong makanan memasuki lambung dalam waktu 5 detik.

25 .Pencernaan karbohidrat Hanya ada tiga sumber utama karbohidrat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful