SILABI Amani,MM BISNIS DAN KEWIRAUSAAN

Pengampu: Drs.Ansari

Latar belakang Sukses dan tidaknya para pelaku bisnis ditentukan oleh banyak hal yang terdiri dari pemahaman lingkungan baik internal maupun eksternal, memahami bagaimana dinamika dalam mengelola suatu bisnis, memahami prinsip-prinsip pemasaran, memahami prinip-prinsip operasi dan informasi serta memahami prinsip-prinsip keuangan secara baik. Memahami berbagai prinsip-prinsip tersebut sangat menentukan berhasil dan tidaknya pelaku bisnis didalam menjalankan usahanya. Apalagi dalam Era Globalisasi sekarang ini banyak sekali terjadi berbagai perubahan dalam berbagai bidang Ekonomi, Politik, Hukum dan lain-lain yang mempengaruhi Bisnis yang ada. Untuk itu diperlukan jiwa kewirausahaan yang mempunyai banyak ideide untuk menciptakan berbagai jenis lapangan usaha guna membantu lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia. Tujuan Pembelajaran • Mengenali berbagai kharakteristik khas lingkungan Bisnis yang ada di Indonesia serta isyu-isyu yang terkait • Memahami bagaimana dinamika didalam mengelola suatu bisnis yang ada • Mengenali Prinsip-prinsip pemasaran, prinsip operasi dan informasi, prinsip-prinsip keuangan dengan baik. • Mendiskusikan berbagai implikasi lingkungan yang ada dan bagaimana menyikapi berbagai prinsip tersebut oleh para mahasiswa. • Menciptakan berbagai ide untuk membuka lapangan pekerjaan. Proses Pembelajaran • Pendekatan kuliah/ Ceramah dikelas • Pendekatan diskusi • Pembuatan makalah

Penilaian Komponen nilai • Partisipasi/ tugas/Diskusi • Pra UTS dan UAS • UTS • UAS Nilai angka Nilai huruf >= 85 A 80A75A/B 70B+ 65B 60B57B/C 53C+ 50C 47C44C/D 42D 39F

20 % 25 % 25 % 30 %

Penjelasan komponen nilai 1. Partisipasi/ Diskusi bukan hanya kedatangan/ preesnsi tetapi keterlibatan mahasiswa didalam kelas dapat berupa pertanyaan, persetujuan konsep ide, penambahan informasi atau kketidak setujuan terhadap ide / konsep yang ada. 2. Paper Tugas kelompok sebagai bahan untuk dipersentasikan dikelas dan sekaligus sebagai untuk didiskusikan. Topik paper terkait dengan topil-topik bahasan dalam kuliah, ditulis oleh kelompok sebanyak 3-5 halaman ketikan 2 spasi. Penilaian didasarkan pada relevansi bahasan dan ekelengkapan refrensi. 3. Ujian, bersifat essay dan pertanyaan terbuka

Pokok bahasan 1.Pendahuluan • Pengertian Bisnis • Sistim Ekonomi di Berbagai belahan dunia • Memahami lingkungan Bisnis • Menjalankan bisnis secara etis dan Bertanggung jawab • Memahami kewirausahaan dan kepemilikan Bisnis Baru • Memahami Konteks Bisnis Global 2. Memahami dinamika pengelolaan di Indonesia • Mengelola Perusahaan Bisnis • Mengorganisasikan perusahaan Bisnis • Mengelola Sumber daya Manusia dan Hubungan tenaga Kerja • Memotivasi dan Meminpin Karyawan 3. Memahami Prinsip-prinsip Pemasaran di Indonesia • Memahami Proses pemasaran dan Perilaku Konsumen • Mengembangkan dan Menetapkan harga produk • Mendistribusikan produk • Mempromosikan produk 4. Mengelola Operasi dan Informasi di Indonesia • Memproduksi Barang dan Jasa • Mengelola Produktivitas dan Kualitas • Mengelola Sistem Informasi dan Tehnologi Informasi • Memahami Prinsip-prinsip Akuntansi 5. Memahami Masalah Keuangan di Indonesia • Memahami uang dan Perbankan • Memahami Sekuritas dan Investasi • Memahami Manajemen Keuangan dan Manajemen Resiko Buku Acuan: 1. Bisnis, Ricky W.Griffin dan Ronald J. Ebert, Edisi 8 jilid 1dan 2 2. Pengantar Bisnis, Basu Swasta DH, SE, M.BA dan Ibnu Sukotjo, SE Edisi 3 Penerbit Liberti Yogyakarta 3. Pengantar Bisnis, Jeff Madura, Buku 1 dan buku 2 Penerbit Salemba empat.

BAB I Pendahuluan: Pengertian Bisnis: • Semua organisasi yang menyediakan barang dan jasa dengan maksud mendapatkan laba disebut bisnis • Laba adalah selisih antara penerimaan dengan biaya-biaya bisnis, mendorong orang orang untuk untuk memulai dan mengembangkan bisnis • Laba merupakan imbalan yang didapatkan pemilik bisnis dari resiko yang diambil sewaktu menginvestasikan uang dan waktunya EVOLUSI BISNIS 1. Era produksi, berfokus pada peningkatan produktivitas dan efisiensi 2. Era Pemasaran, filosofi agar dapat mendatangkan keuntungan bisnis harus berfokus pada identifikasi dan pemuasan keinginan konsumen. 3. Era global, mulai tahun 1980an akibat kelanjutan kemajuan tehnologi produksi komputer, sistem informasi dan kemampuan alat komunikasi dekade tersebut sebagai saksi perekonomian yang nyata. Di Indonesia orang-orang mengendarai mobil buatan dari banyak sekali negara didunia dan alat-alat elektronok dari berbagai negara.

keputusan produksi dan alokasi. masing-masing pihak. individu yang melihat peluan dan mau menanggung resiko yang timbul dari penciptaan dan pengoperasian usaha bisnis baru. peralihan milenium 2 ke 3 yang disebut era informasi yang dipicu maraknya penggunaan internet. 4. Perekonomian pasar. 2. Sistem ekonomi Sistem ekonomi suatu negara adalah cara untuk mengalokasikan sumber daya kepada warga negaranya. adalah data atau informasi lain yang digunakan organisasi dalam bisnis. perekonomian terpimpin. Sumberdaya fisik.4. Penggunaan Sumber material dan SDM disebut dengan Modal/ dana 3. 5. Sumber-sumber daya: 1. adalah hal-hal yang berujut yang digunakan organisasi dalam menjalakan bisnis mereka. . Jenis-jenis Sistem Ekonomi 1. Di Indonesia penggunaan komputer termasuk negara terbesar didunia. Era informasi. produsen dan konsumen mengendalikan mengendalikan produksi dan alokasi melalui kombinasi permintaan dan penawaran. Sumberdaya manusia 2. Wirausahawan. adalah Pemerintah mengendalikan seluruh atau sebagian besar faktorfaktor produksi. Sumberdaya informasi.

Perekonomian pasar Pasar adalah mekanisme pertukaran barang dan jasa antara pembeli dan penjual. adalah pasar tempat perusahaan membeli sumber daya dan memasok rumah tangga. .Perekonomian terpimpin Ada dua bentuk: a. 2. dulu negara-negara komunis di Eropa timur dan RRC b. Sosialisme. Kuba. Pasar output.am hubungan 2 pasar yang berbeda: 1. Negara-negara RRC. Komunisme. adalah bisnis dan rumah tangga berinteraksi dal. Pasar tempat perusahaan menyediakan barang dan jasa sebagai tanggapan atas permintaan dari pihak rumahtangga. Pasar Input dan Pasar Output Cara kerja faktor-faktor produksi dalam pasar murni dalam perekonomian bebas. Pasar input. Perekonomian pasar mengandalkan kapitalisme dan perusahaan bebas menciptakan lingkungan dimana produsen dan konsumen bebas menjual dan membeli apa saja yang mereka pilih. Korut. Vitnam membuka kesempatan bagi bentuk sistem perusahaan bebas. akibatnya harga terbentuk dari permintaan dan penawaran.

tetapi ada pula yang menamakan ekonomi Keyakyatan. Perekonomian Indonesia berada pada posisi ini. ada yang menamakan ekonomi Pancasila. tetapi ada sebagian ahli .Aliran sekuler dalam perekonomian pasar: Pasar output Barang dan jasa • Perusahaan Menawarkan produk Meminta Sumberdaya • Rumahtangga Meminta produk Menawarkan sumberdaya • Pasar murni Tenaga kerja Modal Wirausaha Sumberdaya fisik Sumberdaya informasi Perekonomian Campuran Adalah sistem ekonomi yang menampilkan sifat-sifat perekonomian terpimpin maupun perekonomian pasar. dimana ahli-ahli ekonomi Indonesia belum mempunyai kesepakatan.

Sebagian besar negara-negara Blok Timur menerapkan mekhanisme pasar yang disebut Privatisasiyaitu proses pengubahan perusahaan pemerintah menjadi perusahaan milik Swasta Sistem setengah terpimpin yang disebut Sosialime. sistem ekonomi terpimpin dimana pemerintah hanya memeliki dan menjalankan sumber produksi terpilih. Perusahaan swasta dan persaingan dalam perekonomian pasar Permintaan dan penawaran dalam perkonomian Hukum permintaan dan penawaran Permintaan adalah kemauan dan kemampuan pembeli untuk membeli barang/ jasa tersebut Permintaan dan penawaran akan mengikuti hukum • Hukum permintaan adalah bahwa pembeli akan meminta lebih banyak barang ketika harga turun dan lebih sedikit barang ketika harganya naik.menuduh saat ini Indonesia menganut pasar bebas/ leberalisme. Perekonomian sistem pasar Memperlihatkan dampak permintaan dan penawaran pada distribusi sumber daya pada suatu negara. Cara kerja perekonomian secara spesifik akan membahas: 1. Permintaan dan penawaran dalam perkonomian 2. • Hukum penawaran adalah prinsip bahwa produsen akan menawarkan barang lebih banyak . Di Indonesia dikatakan sumber-sumber produksi terpenting dan menguasai hajat hidup rakyat banyak dikuasai oleh negara ( UUD 45 pasal 33).

a. Kurva permintaan dan penawaran Harga Ekuilibrium Kurva Permintaan Kurva Penawaran Kurva penawaran Jumlah yang memak simumkan laba Kurva Permintaan Jumlah barang Yang ditawarkan Surplus: adalah jumlah yang ditawarkan melebihi jumlah yang diminta Divisit : adalah jumlah yang diminta melebihi jumlah yang ditawarkan . Meknisme permintaan dan penawaran Gambar permintaan dan penawaran: Harga barang jumlah barang Jumlah barang yang ditawarkan yang diminta Rp 2 2000 100 Rp 4 1900 400 Rp 6 1600 600 Rp 8 1200 800 Rp 10 1000 1000 Rp 12 800 1200 Rp 14 600 1300 Rp 16 400 1600 Rp 18 200 1800 Rp 20 100 2000 b.barang ketika harganya naik dan menawarkan sedikit ketika harganya turun.

Terdapat lebih sedikit penjual dibandingkan dengan pembeli • Persaingan Oligopoli. mempunyai dua syarat yaitu perusahaan dalam persaingan harus kecil dan jumlahnya harus banyak. • Persaingan monopolistik. . • Hak properti pribadi • Kebebasan memilih • Laba • Persaingan Tingkat persaingan: • Persaingan sempurna. jika hanya terdapat satu produsen.Perusahaan swasta dan persaingan dalam perekonomian pasar Mengidentifikasi unsur-unsur perusahaan swasta dan menjelaskan bermacam-macam tingkat persaingan dalam sistem perekonomian bebas. terdapat sedikit penjual • Persaingan monopoli.

Kualitas produk/ jasa Batas-batas dan Lingkungan Organisasi Batas-batas orgabisasi.BAB 2 BisnisMemahami Lingkungan Beberapa perusahaan yang beruntung. Kesehatan Finansial 3. Tanggungjawab sosial 7. Bakat Karyawan 4. Inovasi 2. Penggunaan Asset perusahaan 5. Lingkungan Perekonomian Lingkungan Tehnologi Lingkungan Hukum dan Politik Lingkungan Global Organisasi Bisnis Lingkungan Social dan Budaya Organisasi Bisnis Tantangan dan Peluang yang muncul . Nilai Investasi 6. Kualitas manajemen 8. Fortune menggunakan 8 kriteria yaitu: 1. adalah batas yang memisahkan organisasi dan lingkungannya Lingkungan eksternal: adalah segala sesuatu diluar batasbatas organisasi yang mungkinmempengaruhi organisasi.

Stabilitas ekonomi * Ancaman utama untuk stabilitas adalah: a. Bila 2 hal itu terjadi maka . Produk domistik bruto d. Kenaikan jumlah output adalah pertumbuhan. Hukum dan Politik yang sampai sekarang masih menghantui. Dan produktivitas 2. Jumlah output dan Standar hidup • Jumlah output adalah jumlah total barang dan jasa yang diproduksi oleh sebuah sistem ekonomi selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi • Alat yang digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi adalah: a. Standar hidup c. Di Indonesia adalah ancaman Stabilitas Keamanan.Gambar: Lingkungan Eksternal Lingkungan Ekonomi Adalah kondisi sistem ekonomi ditempat organisasi tertentu beroperasi. Inflasi dan pengangguran b. bila output tumbuh lebih cepat dari populasi. maka dua hal akan mengikuti: (1) Output perkapita – jumlah barang dan jasa perorang naik dan (2) sistem menyediakan relatif lebih banyak barang dan jasa yang diinginkan orang. Jumlah output b. Tujuan sistem ekonomi adalah: 1.

(2) Produk nasional bruto ( GNP) merujuk pada Total nilai barang dan jasa yang diproduksi secara nasional oleh suatu negara dalam satu periode tertentu terlepas dari mana faktor produksi itu berada. tetapi GDP merupakan mertode yang paling digemari dalam menghitung pendapatan dan output nasional. • DGP perkapita. • Standar hidup adalah total kuantitas dan kualitas barang dan jasa yang dapat dibeli oleh warga suatu negara dengan mata uang yang digunakan dalam sistem ekonomi. DGP dan GNP berbeda dalam hal: • Tingkat pertumbuhan riil. angka ini didapat dengan membagi GDP dengan total populasi. GDP dan GNP berbeda biasanya kurang dari 1 % . Untuk mengetahui seberapa besar peningkatan standar hidup dengan mempertimbangkan: (1) Produk domistik bruto ( GDP) . • GDP riil berarti GDP telah disesuaikan dengan faktor harga inflasi.orang yang hidup dalam sistem ekonomi mendapat keuntungan dari standar hisup yang lebih tinggi. GDP perkapita berarti GDP perorang. . merujuk pada nilai total semua barang dan jasa yang diproduksi dalam satu periode tertentu oleh perekonomian nasional dengan menggunakan faktor-faktor produksi domestik.

sehingga tidak hanya 1 jenis barang saja.000.000. Neraca perdagangan ( Balance of trade) 2. Jika keseluruhan sistem ekonomi menaikkan produktivitas.• Keseimbangan daya beli. Maka bisa dikatakan Industri bola Indonesia lebih produktif dibandingkan dengan Industri bola Pilipina. maka keseluruhan standar hidup akan meningkat.. Pertumbuhan riil dalam GDP mencerminkan pertumbuhan dalam produktivita. prinsip bahwa nilai tukar ditetapkan sedemikian rupa sehingga harga produk yang sama dinegara yang berbeda kurang lebih sama. Standar hidup meningkat hanya melalui produktivitas. adalah ukuran pertumbuhan ekonomi yang membandingkan berapa banyak yang diproduksi oleh sistem dengan berapa banyak penggunaan sumber daya yang dibutuhkan untuk memproduksinya. Produktivitas ini dihitung untuk semua jenis barang dan jasa. Utang Nasional Neraca perdagangan ( Balance of trade) . Faktor yang menghambat pertumbuhan ekonomi: Ada banyak faktor tetapi faktor utama ada 2 hal yaitu: 1.membuat 10 bola sepak dalam 1 hari kerja 8 jam. Merupakn faktor utama dalam pertumbuhan sebuah sistem ekonomi. Dan dibutuhkan 1.2 pekerja Pilipina dan ekuivalen dengan Rp 12.untuk membuat 10 bola sepak dalam hari kerja yang sama 8 jam. Produktivitas. Misal dibutuhkan 1 pekerja Indonesia dan Rp 10.

• Adalah Nilai ekonomi semua produk yang dieksport sebuah Negara dikurangi nilai ekonomis produk yang diimport . bila ini terjadi orang akan memiliki jumlah banyak uang untuk . Stabilitas ekonomi • Adalah kondisi dalam system ekonomi dimana jumlah uang yang tersedia dan kuantitas barang dan jasa yang diproduksi bertumbuh kira-kira pada tingkat yang sama. Faktor yang mengancam stabilitas 1. Faktor pengangguran Faktor inflasi. dengan prinsipsederhana: • Neraca perdagangan positif jika eksport > dari Import • Neraca perdagangan Negatif jika eksport < dari Import Hutang Nasional • Adalah jumlah uang yang harus dibayarkan pemerintah kepada kreditornya. Faktor inflasi 2. terjadinya kenaikan harga yang meluas diseluruh system ekonomi Inflasi terjadi bila jumlah uang yang beredar dalam sebuah perekonomian melebih putput aktualnya.

tetapi kuantitas produk yang tersedia untuk dibeli tetap sama. Perubahan Indek harga Angka Inflasi = -----------------------------Indek harga awal Contoh Tahun 1984 1986 1987 1989 1991 1992 1993 1995 1997 1999 2002 2004 2005 2006 2007 2008 2009 IHK Rp 2000 Rp 2100 Rp 2300 Rp 2400 Rp 2600 Rp 2700 Rp 2900 Rp 3100 Rp 3600 Rp 3800 Rp 4000 Rp 4200 Rp 4500 Rp 4700 Rp 4800 Rp 5000 Rp 5200 Untuk menghitung angka inflasi antara tahun 2008-2009 dengan menggunakan perubahan dari tahun ketahun sebagai berikut: Kurangi nilai tahun 2009 dengan 2008: 5200-5000 = 200 Perubahan Indek harga . yaitu ukuran harga produk tertentu yang dibelioleh konsumen yang tinggal diwilayah perkotaan.dibelanjakan. Mengukur inflasi: Dengan menggunakan CPI ( Costumer Price Index) atau Indek Harga Kosumen.

Sistem pajak pemerintah menganut azas pajak progresif. Pendapatan pemerintah terbesar berasal dari semua jenis pajak.85 % 5200 Faktor pengangguran • Adalah tingkat tidak adanya pekerjaan bagi orang yang aktif mencari pekerjaan Resesi dan Depresi • Resesi adalah periode menurunnya jumlah output yang diukur oleh GDP riil • Depresi adalah Resesi yang parah dan berlarutlarut.Angka Inflasi = -----------------------------x 100 Indek harga awal 200 x 100 = 3. Kebijakan meneter Indonesia berfokus pada pengendalian penawaran ( Supply) uang pemerintah melalui Bank Sentral Indonesia. • Kebijakan Fiskal yaitu kebijakan ekonomi peme-rintah yang menentukan cara pemerintah mengumpulkan dan membelanjakan pendapatannya. pemerintah mempengaruhi seluruh . Mengelola Perekonomian Indonesia Indonesia berusaha mengelola sistem perekonomiannya melalui dua perangkat yaitu: Perangkat Kebijakan Fiskal dan perangkat Moneter. • Kebijakan moneter adalah kebijakan ekonomi pemerintah yang menentukan ukuran penawaran moneter suatu negara.

banyak digunakan untuk meningkatkan kinerja perusahaan dibidang operasional internal ( Akuntansi.lain). • Tehnologi produk dan jasa. yang diterapkan dalam lingkungan bisnis: Tehnologi mencakup semua cara yang digunakan perusahaan untuk menciptakan nilai bagi konsituen mereka. • Tehnologi adalah mencakup pengetahuan manusia. adalah tehnologi yang digunakan untuk menciptakan produk baik barang fisik maupun jasa bagi pelanggan. metoda kerja peralatan fisik. Penciptaan Sumber daya Perusahaan ( Enterprice resourse planning/ ERP) • Adalah Sistem informasi skala besar untuk mengorganisasi dan mengelola proses perusahaan . Penciptaan laporan kegiatan dan lain. Lingkungan Tehnologi Tehnologi memiliki banyak arti. Pengelolaan arus informasi. elektronik dan telekomunikasi serta berbagai sistem pengelolaan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan bisnis.bank diseluruh Indonesia untuk meminjamkan uang dan melalui tingkat suku bunga ( manikkan dan menurunkan suku bunga). • Tehnologi proses bisnis. • Pemerintah melalui kebijakan Fiskal dan kebijakan moneter secara bersama-sama menciptakan kebijakan stabilisasi.

Sentimen probisnis atau anti bisnis dapat mempengaruhi kegiatan bisnis lebih lanjut. nilai dan karakteristik demografis masyarakat ditempat orgainisasi tertentu beroperasi. Sumber daya Manusia * Tunjangan * Gaji Analisa data * Biaya produk * Biaya Pekerjaan Penjualan dan Pemasaran * Pesanan penjualan * Sistem penetapan harga Manufaktur Pelanggan * Perencanaan kebutuhan * Penjadwalan Sistem ERP Layanan * Layanan lapangan * Mutu Akuntansi dan Keuangan * Piutang dan Utang dagang * Manajemen Aset Menajemen jaringan Pasokan * Peramalan * pembelian * Distribusi Lingkungan Hukum – Politik Mencerminkan hubungan antara dunia bisnis dan pemerintah biasanya dalam bentuk regulasi pemerintah.ditingkat lini produk. adat istiadat. Lingkungan sosial Budaya Kondisi yang mencakup kebiasaan. Selama probisnis perusahaan merasa lebih mudah bersaing dan selama antibisnis. departemen dan lokasi geografi. perusahaan merasa kegiatan persaingan mereka lebih dibatasi. .

kreditor. Tetapi pihak yang berkepentingan. serikat buruh. 1.pemegang saham. Outsourcing. • Beberapa inovasi penting dalam cara perusahaan menanggapinya. Lingkungan Bisnis Mengidentifikasikan tantangan dan peluang yang muncul • Tantangan dan Peluang yang muncul dilingkungan bisnis. Perubahan yang cepat dalam hubungan bisnis. Kasus mafia penipuan pajak di Indonesia adalah contoh yang tepat. struktur organisasi.Unsur yang penting dari sosial budaya penekanan pada: 1. karyawan. dan pemerintah berhak mendapatkan laporan keuangan yang adil dan jujur sehingga mereka dapat menentukan keputusan bisnis dan personal yang tepat. Pilihan dan selera pelanggan 2. konsumen.Pblik dan investor sering mendapatkan gambaran yang kabur tentang kemampuan perusahaan untuk bersaing. strategi membayar pemasok dan distributor untuk melaksanakan proses bisnis tertentu . Prilaku bisnis yang bertanggung jawab dan sesuai dengan etika. arus keuangan telah menimbulkan kesulitan dalam menjaga posisi keuangan perusahaan agar tetap berada pada jalur yang benar.

biaya yang timbul untuk kedua pihak tinggi. memberi harga terlalu mahal. . baik untuk pemasaran maupun untuk departemen lain. 2. 3. • Kelemahan outsourcing. tombul kegagalan dalam mata ranrai pemasok. Manajemen proses bisnis. menggabungkan tehnologi dengan metode pemasaran dapat menghasilkan cara baru untuk menarik pelanggan • Pemasaran gaya virus adalah strategi penggunaan pemasaran internet dan omongan dari mulut kemulut untuk menyebarkan informasi produk. menyediakan layanan buruk. juga merupakan alasan kenapa integrasi vertikal tidak lagi populer seperti dulu • Integrasi verticak adalah strategi untuk memilikisarana yang digunakan organisasi untuk memproduksi barang dan jasa. Penelitian di Amerika ¼ gagal dalam 2 tahun dan ½ dalam 5 tahun karena: Para pemasok sering tidak tahu apa yang harus mereka lakukan. Pemasaran gaya virus ( Viral Marketing ) . setiap perusahaan menyediakan sejumlah proses yang menyediakan barang dan jasa.atau menyediakan barang / sumber daya yang dibutuhkan • Outsourcing dan integrasi vertikal.

norma sosial yang diterima secara umum sehubungan dengan tindakan-tindakan yang bermanfaat atau yang membahayakan. atau tindakan yang baik dan yang buruk • Prilaku etis. adalah prilaku yang tidak sesuai dengan norma. adalah kegiatan apapun yang menambah nilai kesuatu input dengan mengubahnya menjadi output bagi seorang pelanggan ( baik internal maupun eksternal) • Manajemen proses bisnis. adalah pendekatan yang ditempuh perusahaan untuk beralih dari organisasi berorientasi departemen ke struktur tim berorientasi proses yang melintasi batas-batas departemen. adalah prilaku yang sesuai dengan norma.• Proses.norma sosial yang diterima secara umum sehubungan dengan tindakantindakan yang bermanfaat atau yang membahayakan . Menjalankan bisnis secara etis dan bertanggungjawab • Etika dalam lingkungan kerja • Etika bisnis dan Etika manajerial • Menilai prilaku Etis • Praktek-praktek perusahaan dalam etika bisnis Etika dalam lingkungan kerja • Etika merupakan keyakinan mengenai tindakan yang benar dan yang salah. • Prilaku tidak etis.

meliputi : . bagaimana kita berhadapan dengan prilaku bisnis yang kita anggap tidak etis. kita punya undang-undang melawan prilaku tersebut dan cara menghukum orang yang korupsi.Kita harus mulai dengan individuindividu dalam bisnis---. agen. Contoh. Mulai dari anak-anak. Masyarakat umumnya menerapkan undang-undang formal yang mencerminkan standar etis atau norma yang berlaku. Manejer. kususnya yang ambigu secara hukum. karyawan.• Etika bisnis Prilaku etis atau tidak etis dilakukan oleh manejer atau pemilik suatu organisasi. • Kode dan nilai individu. dan perwakilan hukum lainnya. Kita berupaya membuat UU yang tidak ambigu. masuk sekolah yang dipengaruhi oleh banyak faktor lingkungan pergaulan. karena kebanyakan orang menganggap korupsi merupakan prilaku tidak etis. Pengaruh yang didapatkan bagaimana akan membentuk kode etik pribadi ybs. namun penafsiran dan penerapan dapat menyebabkan ambigu. • 1. Etika bisnis dan Etika manajerial • Merupakan standar prilaku yang memandu manajer dalam pekerjaan mereka. Prilaku terhadap karyawan. • Ambiguitas. Kode etik pribadi masing-masing orang ditentukan oleh banyak faktor. hukum dan dunia nyata.

• Norma-norma etis muncul dalam hal: . Etika ini tampil dalam hubungan antara perusahaan dan karyawan dengan apa yang disebut agen kepentingan primer ( primery agent of interest)---. Menilai prilaku Etis Yang membedakan prilaku etis dan tidak etis sering bersifat obyektif dan mengandung perbedaan pendapat. perundingan dan hubungan bisnis lainnya. kerahasiaan. Menentukan upah dan kondisi kerja c. pesaing. tawar menawar. pemesanan dan pembelian. Prilaku terhadap organisasi. Menganalisis fakta-fakta untuk menentukan nilainilai moral yang paling tepat. muncul dari prilaku karyawan terhadap majikannya dalam kasus konflik kepentingan.terutama pelanggan.Bagaimana orang membedakan keputusan itu etis/tidak? 1. dan kejujuran. Dalam menghadapi agen tersebut selalu muncul peluang ambigu. etis dalam setiap kegiatanperiklanan. dan serikat buruh. laporan keuangan. 3. pemegang saham. pemasok. 3. Prilaku terhadap agen lainnya.a. mengumpulkan informasi faktual yang relevan 2. Membuat keputusan yang etis berdasarkan pada kebenaran aktivitas atau kebijakan yang siusulkan. Memberikan privasi dan respek 2. Merekrut dan memecat karyawan b. penyalur.

Hak ( Right) Apakah tindakan itu menghargai orang yang terlibat? 3. Kepedulian ( Caring) Apakah tindakan itu konsisten dengan tanggung jawab masingmasing pihak lainnya. Keadilan ( Justice) Apakah tindakan itu konsisten dengan apa yang kita anggap adil? 4.? Praktek-praktek perusahaan dalam etika bisnis Perusahaan mendorong prilaku etis dan melarang prilaku tidak etis dengan berbagai cara.1. Kegunaan ( Utility): Apakah suatu tindakan mengoptimalkan keuntungan mereka yang dipengaruhi oleh tindakan tersebut 2. .

Gambar: Perluasan model keputusan etis Pengumpulan data Mengumpulkan fakta yang berkaitan dengan suatu tindakan atau kebijakan Apakah tindakan/ kebijakan dapat diterima berdasarkan 4 norma etika? • Kegunaan ( Utility) Apakah hal itu mengoptimalkan kepuasan semua pihak? • Hak ( Right) Apakah hal itu menghargai hak dan kewajiban orang yang terlibat? • Keadilan( Justice) Apakah konsisten dengan kondisi • Kepedulian(Caring) Apakah konsoten dengan tanggung jawab untuk memperhatikan? Tidak pada seluruh kriteria Tidak pada satu atau dua kriteria Tidak pada seluruh kriteria Analisis • • • Apakah ada alas an untuk menolak satu/dua etika Apakah satu norma etika lebih penting dr yg lain? Apakah ada alasan menga pa seseorg terpaksa melakukan tindakan /kebijakan Tidak Ya .

Tindakan/kebijakan tersebut tidak etis Tindakan/kebijakan tersebut etis Menerapkan Kode etik tertulis • Banyak perusahaan menuliskan kode etik tertulis secara formal menyatakan keinginan mereka melakukan bisnis dengan prilaku yang etis. investor dan komunitas lokal • Pihak yang berkepentingan dalam organidsasi adalah kelompok. • Tanggungjawab sosial adalah usaha suatu bisnis menyeimbangkan komitmentnya terhadap kelompok dan individu dalam lingkungannya yang meliputi konsumen. Tanggung jawab sosial ( CSR) • Membedakan tanggungjawab sosial dengan etika mengidentifikasikan pihak-pihak yang berkepentingan dalam organisasi dan menunjukkan ciri kepedulian sosial dewasa ini. karyawan. orang dan organisasi yang langsung dipengaruhi oleh praktek-praktek suatu organisasi dan dengan demikian berkepentingan terhadap kinerja organisasi. bisnis lain. Tanggungjawab terhadap lingkungan • Mengendalikan polusi-masuknya zat-zat berbahaya kedalam lingkungan merupakan tantangan besar dalam bisnis kontemporer .

Polusi Bunyi .Polusi udara. • Hak dasar konsumen a. Konsumen mempunyai hak untuk didengar c. Konsumen mempunyai hak atas produk yang aman b.Polusi pembuangan limbah beracun. Konsumen mempunyai hak untuk mendapatkan informasi dalam hal pembelian . Konsumen mempunyai hak untuk memilih apa yang mereka beli d. Polusi Air . Di Indonesia dalam kaitan untuk tanggung jawab terhadap lingkungan ini pemerintah mewajibkan kepada semua perusahaan dalam memulai usahanya yang berpengaruh terhadap lingkungan harus membuat AMDAL terlebih dahulu. Bentuk aktivitas sosial yang ditujukan untuk melindungi hak-hak konsumen dalam persetujuan dengan dunia bisnis. sedangkan bagi perusahaan yang sudah terlanjur beroperasi sebelum UU tentang lingkungan keluar harus membuat SEMDAL.Daur ulang yaitu pengubahan sampah menjadi produk-produk yang berguna mendatngkan masalah bagi pemerintah dan perusahaan.• Jenis-jenis polusi .Polusi tanah. Tanggungjawab terhadap pelanggan • Konsumerisme.

jutaan tenaga kerja ditampung oleh perusahaan kecil. Kartapilar. Konsumen memiliki hak untuk mendapatkan layanan yang ramah Memahami Kewirausahaan dan kepemilikan bisnis baru Apa sebenarnya bisnis kecil? Mendifinisikannya susah: Departemen Perindustrian menganggap Bisnis kecil dan menengah apabila karyawannya kurang dari 500 orang. Perusahaan raksasa seperti Sony. Hampir semua bisnis Indonesia mempekerjakan kurang dari 100 orang. Pentingnya Bisnis kecil dalam perekonomian Indonesia. Perusahaan salon dan retoran yang dimiliki dan diopresikan secara lokal termasuk prusahaan kecil. dan ini semua adalah perusahaan kecil. Bagi Indonesia perusahaan kecil mempunyai arti: 1. dalam menghadapi krisis multidimensi tahun 1997 yang lalu dimana banyak perusahaan besar gulung tikar dan memPHKkan karyawannya perusahaan kecil tetap bertahan. Menciptakan lapangan kerja. Bakri Brather merupakan bisnis berskala besar.e. Sementara ribuan perusahaan yang terletak antara keduanya tidak dapat dikategorikan secara mudah. dimana setiap . Yamaha. Toyoto .

anjing. Mendukung perusahaan besar. 2. mesin fotocopy. Bentuk-bentuk bisnis kecil 1. Inovasi. Grosir ( Wholeseller) 5. konsultasi memelihari kucing. mesin jet. Jasa. Transportasi dan periklanan Kewirausahaan Perbedaan Kewirausahaan dengan bisnis kecil • Kewirausahaan adalah : Pelaku bisnis yang menerima resiko maupun peluang yang ada karena menciptakan dan mengoperasikan bisnis baru • Pemilik bisnis kecil mencirikan dirinya sebagai wirausahaan.perusahaan kecil menampung jumlah karyawan yang beragam. Menyusun Rencana bisnis . Kontruksi bangunan 3. foto instan dll 3.namun mereka tidak bercita-cita memperluas bisnisnyaseperti yang dilakukan oleh wirausahaan yang sejati. Memulai dan mengoperasikan Bisnis kecil 1. Keuangan dan asuransi 4. radio transistor. 2. perusahaan besar menjual hasil produknya kepada konsumen akhir selalu melalui bisnis-bisnis kecil. Sejarah menunjukkan inovasi besar muncul dari perusahaan mecil seperti komputer pribadi. konsultasi pernikahan perangkat lunak komputer. pisau anti karat.

meninggalkan perusahaan besar dan beralih keprusahaan kecil dengan menggunakan pengalaman pada perusahaan besar. 2. Menetapkan tujuan dan sasaran 3. teman. karena internet telah memberikan caracara baru dalam melaksanakan bisnis.Perusahaan modal bersama. sekelompok investor kecil yang menanamkan uangnya di perusahaan yang memiliki pertumbuhan yang pesat. Kegagalan dan keberhasilan bisnis kecil Banyaknya perusahaan kecil yang dibuka setiap tahun. Peramalan penjualan 4. Membeli bisnis yang sudah ada 2. 2. bank dan lembaga pinjaman lainnya.Sumber-sumber pembiayaan umum adalah keluarga.2. wirausahawan yang cerdik telah memperluas usaha ini.Waralaba. Memulai dari awal Membiayai bisnis kecil 1. Kehadiran E-Commerce. tabungan pribadi.Donald. kehadiran perdagangan elektronik. KFC dll. adalah perusahaan yang beroperasi berdasarkan lisensi yang dikeluarkan oleh perusaha an induk Sperti Mc. Peluang bagi wanita . 3. beberapa faktor yang menyebabkan keberhasilan adalah: 1. Perencanaan keuangan Memulai bisnis kecil 1. Peralihan dari usaha besar. 3.

. 5. Komeptensi manajerial 4. untuk mengatasi kelemahan tanggung jawab tak terbatas pada firma. Manajerial yang tidak kompeten/ tidak berpengalaman 2. Kurangnya modal Alasan-alasan keberhasilan 1. Persekutuan komanditer. banyaknya wirausahawan menemukan peluang-peluang baru dipasar luar negeri. 2. dorongan dan dedikasi 2. Peluang global. menggabungkan kebebasan usaha perseorangan dengan keuangan perusahaan. Tingkat keberhasilan yang lebih baik Alasan-alasan kegagalan 1. Kerja keras. Kurang memberi perhatian 3. Sistem kontrol yang lemah 4. kekurangan adalah tanggung jawab tak terbatas. keuntungannya adalah kebebasan. 3.4. 4. Permintaan pasar akan produk/ jasa 3. Keberuntungan Kepemilikan Bisnis 1. Perusahaan perseorangan. Koperasi. Keuntungan adalah kemampuan untuk tumbuh dan adanya bakat dan uang baru. kerugiannya tanggung jawab tak terbatas Persekutuan/ Firma.

Memahami Konteks bisnis Global • Globalisasi adalah proses yang mana perekonomian dunia menjadi sebuah sistem tunggal yang saling bergantung. Perusahaan berbentuk Perseroan ( PT). Kesepakatan dagang Beberapa kesepakatan legal perdagangan internasional 1. Secangkir kopi mungkin gula/susu dan bahkan kopinya kemungkinan datang dari luar negeri. kerugian. demikian juga banyak barang lainnya yang kita butuhkan asalnya dari luar negeri dengan harga yang lebih murah. organisasi yang digunakan Negara anggota untuk merundingkan kesepakatan dagang dan menyelesaikan perselisihan tentang kebijakan dan praktek dagang. 3. Keuntungan tanggung jawab terbatas. • Kita sering diuntungkan dengan beraneka ragam produk yang kita beli sebagai hasil perdagangan internasional. Berlaku efektif tahun 1994 2. kesepakatan internasional untuk mendorong pengurangan atau penghapusan hambatan dagang multilateral.5. Lahir tahun 1995. GAAT ( General Agreement on Tariffs and Trade). Kemudahan memindahkan milik menyulitkan para manajernya. Kesepakatan untuk menghapuskan tariff . NAFTA ( North American Free Tarade Agreement. WTO ( Worth Trade Organization).

386 3. Negara-negara berpendapatn rendah. Bank Dunia salah satu badan PBB. adalah negara dengan pendapatan perkapita diatas US $ 9. mengunakan pendapatan perkapita sebagai ukuran untuk menggolongkan negara kedalam3 kelompok yaitu: 1. Negara-negara yang berpendapatan tinggi. . adalah negara yang pendapatan perkapitanta dibawah US $ 765. UE ( European Union). negara yang pendapatan perkapitanya antara US $765 s/d US $9.dan hambatan perdagangan lain diantara Amerika Serikat. AFTA ( organisasi dagang Negara-negara Asean untuk menghapus hambatan dagang Negara-negara Asean. Negara-negara berpendapatan menengah . dan Kanada 4. Kesepakatan diantara Negara-negara Erops untuk menghapus / menyeragamkan sebagian besar hambatan dagang yang mempengaruhi anggota kelompok itu 5. yang juga disebut negara berkembang. Meksiko. Keunggulan absolut. Keunggulan bersaing Bentuk-bentuk keunggulan bersaing 1.386 2. terjadi apabila suatu negara dapat memproduksi suatu barang dengan ahrga yang jauh lebih murah dan/ atau kualitas yang lebih tinggi bila dibanding dengan negara lain.

struktur. Strategi. keunggulan bersaing internasional berakar dari kombinasi kondisi faktor. situasi ketika eksport suatu negara melebihi importnya menciptakan neraca perdagangan yang positif. kondisi permintaan. Difisit perdagangan. Surplus perdagangan. • Defisit dan Surplus perdagangan a. industri terkait.2. menciptakan perdagangan yang difisit. struktur dan persaingan Kondisi permintaan Industri terkait dan industri pendukung Faktor kondisi Neraca Perdagangan • Adalah total nilai eknomi seluruh produk yang diimport suatu negara dikurangi dengan total nilai ekonomi seluruh produk yang dieksport. situsi ketika import suatu negara melebihi eksportnya. . Kemampuan suatu negara untuk memproduksi beberapa produk lebih murah atau lebih baik dari negara lain. dan industri pendukung serta strategi. dan persaingan perusahaan. Keunggulan komparatif. b. Keunggulan bersaing nasional. 3.

• Mengukur permintaan internasional. • Nilai tukar ( exchange rate) merupakan nilai pertukaranmata uang suatu negara dengan mata uang negara lainnya. Manajemen Bisnis internasional • Adalah.• Neraca Pembayaran ( Balance of payment). Menjelaskan bagaimana perbedaan dalam keunggulan bersaing neraca eksportimport. haruskah produk tersebut diasesuiakan dengan konsumsi internasional? . Jika ya. • Nilai tukar dan persaingan. adalah arus seluruh uang yang masuk atau keluar dari suatu negara. Misal Nilai US $ 1 ditukar dengan Rp 9100.-.. b.itu berarti untuk membeli uang US $ 1 diperlukan uang Rp 9100. nilai tukar dan persaingan luar negeri menentukan cara-cara negara dan bisnis menanggapi lingkungan internasional. Perusahaan yang menjalankan operasi internasional harus certmat mengawasi fluktuasi nilai tukar karena perubahannya akan mempengaruhi akan mempengaruhi permintaan luar negeri terhadap produk mereka dan dapat menjadi faktor utama dalam persaingan internasional. Apakah ada permintaan akan produk-produk mereka diluar negeri. untuk mempertimbangkan ekaspansi ienternasional perlu mempertimbangkan: a.

Tingkat keterlibatan internasional • Membahas faktor-faktor apa saja yang dibutuhkan dalam memutuskan untuk terjun kedunia bisnis internasional dan struktur organisasi internasional. perusahaan yang membeli produkproduk dipasar asing dan kemudian meimportnya untuk dijual kembali dinegaranya. Pemberian lisensi. Bersikap sebagai perusahaan internasional. Ada beberapa tingkat yang mungkin dipilih: 1. Eksportir. Importir. • Setelah memutuskan untuk go internasional. individu atau organisasi asing yang setuju untuk mewakili kepentingan eksportir b. Perjanjian dimana persahaan me-milih individu atau organisasi asing untuk memanufaktur atau memasarkan produk-produk mereka dinegara lain c. suatu perusahaan harus memutuskan tingkat keterlibatan internasionalnya. Perusahaan dapat bertindak sebagai eksportir atai importir. perusahaan yang mendistribusikan dan menjual produk-produk kepada salah satu megara atau lebih negara asing b. Kantor cabang . a. Agen independence. Perusahaan yang menjalankan sebagian besar bisnisnya dinegara asing. 2. Struktur organisasi internasional meliputi: a.

merupakan langkah awal bagi manajemen yang efektif. Peraturan kandungan lokal. Beroperasi sebagai perusahaan multinasional. b. Mengelola Perusahaan Bisnis • Menetapkan sasaran dan merumuskan strategi. Kuota. praktek penjualan diluar negeri dengan harga yang lebih rendah dari harga dinegara asal. Perbedaan ekonomi 3. Kartel adalah asosiasi produsen yang bertujuan mengontrol penawaran dan harga b. Hambatan dalam perdagangan internasional 1. perusahaan yang merancang. Peraturan praktek bisnis. dan memasarkan produk-produknya dibanyak negara. Dumping. Perbedaan hukum dan politik a. • Sasaran adalah tujuan yang diharapkan dan direncanakan untuk dicapai suatu bisnis. Perbedaan sosial budaya 2. Investasi langsung di luar negeri 3. kartel dan dumping a. praktek melindungi bisnis domestik dari persaingan pasar bebas. tarif dan subsidi.d. . c. Strategi aliansi dan e. Hukum yang menuntut bahwa produk-produk yang dijual dinegara tertentu paling tidak sebagiannya dibuat disitu. memproduksi.

Sasaran jangka pendek ( 1 tahun) Perumusan Srtategi Menganalisis Organisasi (1) Menetapkan tujuan strategi (3) Mencocok Kan organisasi dan lingkungann ya Meru mus k an stra tegi . Menetapkan sasaran. Penetapan sasaran membantu membangun budaya organisasi. Sasaran jangka menengah ( satu – lima tahun 3. Penetapan sasaran membantu perusahaan mengalokasikan sumber dayanya 3. merupakan target kinerja.• Strategi adalah perangkat kuas rencana organisasi untuk mengimplementasikan keputusan yang diambil demi mencapai tujuan. 4. Macam-macam sasaran 1. alat ukur keberhasilan/ kegagalan yang diukur oleh organisasi dan manejer mereka pada tiap tingkatan. Penetapan sasaran membantu manajer menilai kinerjanya. Sasaran jangka panjang ( lima tahun ketas) 2. • Strategi Perusahaan adalah strategi untuk menentukan sikap keseluruhan perusahaan dan cara perusahaan mengelola bisnis atau lini produknya. Maksud utama menetapkan sasaran 1. Penetapan sasaran memberikan arah dan panduan bagi para manajer disemua tingkatan 2.

.//// Mengana lisis lingkungan • Perumusan strategi. Hirarki perencanaan • Rencana strategis. Analisis lingkungan. proses menganalisis kekua tan dan kelemahan perusahaan. adalah penciptaan program yang luas untuk menetapkan dan mencapai sasaran organisasi • Sasaram strategis. proses pemindahan lingkungan bisnis terhadap segala ancaman dan peluang. b. merupakan sasaran jangka panjang yang langsung berasal dari missi perusahaan • Analisis swot. a. prioritas perusahaan dan langkah2 yang diperlukan untuk memenuhi sasaran strategi. mengidentifikasi dan analsisis kekuatan dan kelemahan organisasi serta peluang dan ancaman lingkungan sebagai bagian dari perumusan strategi. Proses menyesuaikan organisasi dan lingkungannya dengan cara menyesuaikan ancaman dan peluang dari lingkungan terhadap kekuatan dan kelemahan. Analisis organisasi. merefleksikan keputusan mengenai alokasi sumber daya.

pengarahan dan pengawasan sumber daya organisasi dalam rangka mencaapai sasaran. yang disusun oleh manajer ditingkatan menengah dan yang lebih rendah. Perencanaan kontingensi dan Manajemen krisis • Rencana kontingensi. . • Pengorganisasian. Proses manajemen • adalah proses perencanaan pengorganisasian. metoda organisasi dalam menghadapi keadaan darurat. • Unsur. mingguan dan bulanan.• Rencana taktis. • Rencana operasional. proses manajemen yang menetapkan apa yang harus dilakukan organisasi dan bagaimana sebaiknya melakukannya. rencana jangka waktu yang lebih pendek untuk menerapkan aspek-aspek khusus dari rencana strategis perusahaan. • Manajemen krisis. adalah mengidentifikasi aspek-aspek penting bagi bisnis atau lingkungannya yang mungkin memerlukan perubahan strategi.unsur manajemen • Perencanaan. proses manajemen yang menetapkan cara terbaik dalam mengatur sumber daya dan aktivitas organisasi menjadi struktur yang logis. menetapkan target jangka pendek untuk kinerja harian.

• Ketrampilan konseptual. • Ketrampilan pengambilan keputusan. ketrampilan dalam menentukan masalah dan memilih tindakan terbaik . mendiagnosa. proses manajemen yang memonitor kinerja organisasi untuk memastikan bahwa sasaran dapat dicapai. ketrampilan untuk memahami dan bekerjasama dengan orang lain. Ketrampilan untuk melakukan tugas-tugas khusus • Ketrampilan hubungan manusia.• Pengarahan. • Pengawasan. Kemampuan untuk berpikir secara abstrak. Bidang-bidang manajemen • Manajer sumber daya manusia • Manajer Operasi • Manajer Pemasaran • Manajer • Informasi • Manajer Keuangan • Manajer lain yang dibutuhkan Ketrampilan manajemen • Ketrampilan tehnis. Proses manajemen yang memandu dan memotivasi karyawan untuk mencapai sasaran organisasi. dan menganalisis situasi yang berbeda serta melihat jauh kedepan.

Manajer harus mempunyai pemahaman yang jelas mengenai budaya perusahaan. keyakinan dan norma-norma bersama yang mencirikan suatu organisasi Budaya perusahaan yang kuat memiliki beberapa tujuan antara lain : 1. Manajemen dan Budaya Perusahaan • Budaya perusahaan adalah pengalaman. Manajer dapat melestarikan budaya perusahaan dengan cara memberi penghargaan dan promosi bagi mereka yang memehami budaya tersebut dan yang berusaha mempertahankannya. Manajer harus menyebarkan budaya tersebut kepada semua bawahannya dalam organisasi itu. . b.• Ketrampilan pengelolaan waktu. ketrampilan yang berkaitan dengan penggunaan waktu secara efektif. c. Befokus pada kualitas hidup Mengkomunikasikan budaya dan mengelola perubahan Dalam menggunakan budaya untuk kepentingan perusahaan para manajer harus menjalankan beberapa tugas: a. Keberhasilan finansial 2. kisah. • Untuk abad ke 21 ditambag dengan Ketrampilan manajemen global dan ketrampilan manajemen dan tehnologi.

c. Perusahaan menetapkan sistem baru untuk memulai dan memberi kompensasi kepada para karyawannya yang menjalankan nilainilai baru. Manajemen puncak mulai menyusun visi bersama bagi perusahaan baru. Pada tingkatan tertinggi.Mengelola Perubahan Organisasi kadang-kadang harus mengubah budaya mereka . b. analisa lingkungan menyoroti perubahan besar sebagai tanggapan yang paling efektif terhadap masalah yang dihadapai. cirinya terjadinya konflik dan penolakan. dalam hal ini mereka harus mengkomunikasikan sifat perubahan itu kepada perusahaan atau kepada konsumennya. . Proses perubahan dalam dekade terakhir adalah: a.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful