A.

Pendahuluan Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah menciptakan tradisi dan budaya baru dalam peradaban umat manusia. TIK yang ditunjang teknologi elektronika mempunyai pengaruh yang sangat luas ke berbagai bidang kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Sistem pendidikan di Indonesia selalu mengalami perubahan mempunyai tujuan untuk mewujudkan sistem pendidikan menjadi lebih berkualitas. Pendidikan Agama di sekolah memiliki peran yang sangat urgen dalam pembinaan manusia Indonesia. UUD 1945 (Amandemen) Pasal 31 ayat (3) mengamanatkan bahwa “Tujuan Pendidikan Nasional meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa”. Bahkan, tujuan Pendidikan Nasional tersebut dipertegas dalam Undangundang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa Pendidikan Nasional bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, beriman, cakap, kreatif, mandiri, dan warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.Peningkatan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa merupakan salah satu tujuan pendidikan nasional tersebut perlu dirumuskan dalam program yang terpadu dan berkelanjutan. Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) mempunyai peran yang sangat strategis dalam mengembangkan potensi yang dimiliki peserta didik agar dapat menghayati ajaran agama Islam. Dia juga fgur yang utama dalam menanamkan nilainilai luhur. Profesi sebagai guru, harus tertanam dalam jiwa dan menjadi panggilan hati bagi siapapun yang memilihnya. Pilihan ini semestinya menjadi prioritas awal, bukan pilihan antara, apalagi pilihan terakhir. Islam sendiri memberi apresiasi yang tinggi akan profesi guru (Kiai,Ustadz,Mubaligh,dsb), profesi dipandang baik di sisi Allah SWT dengan firman-Nya :”Adakah orang (lain) yang paling baik (profesinya)

melalui ICT memberi wisdom lain. Tanggung jawab sepiritual yang menjadi profesionalitas sehingga tidak ada penyimpangan-penyimpangan Atas landasan tersebut setiap GPAI (Guru Pendidikan Agama Islam) harus bekerja semaksimal mungkin. Tanggung jawab keilmuan. mengantisipasi sisi negatif keberadaan ICT sekaligus mengambil mengambil aspek positif keberadannya. paling tidak dengan hal-hal berikut. kini terpulang bagi GPAI bersama stakeholder lain. penulis Berpikir Strategis (strategic thinking). khususnya mapel PAI. Tanggung jawab sosial terhadap lingkungan di sekitarnya c. yang dikenal juga dengan istilah: Thik Big. Perkembangan ICT yang begitu cepat. Sejalan dengan itu. a. penulis mengurutkan tugas ini yang dimulai 2 . Guru profesional bukanlah sebutan atau julukan yang pasti melekat dengan sendirinya. berarti orang itu semakin tinggi nilainya. Act Now[4]. tergantung siapa yang menggunakan. Start Small. Kondisi ini tentu tidak kita biarkan terjadi. Eksistensi ICT ditinjau dari sudut kebermanfaatannya. mendobrak tata nilai dan norma agama. yaitu nilai (value) seseorang tergantung besar kecilnya manfaat untuk diri dan orang lain. Mengemban amanah b. Semakin banyak orang lain yang memperoleh manfaat atas keberadaannya. Melalui landasan berpikir ini.dibanding orang yang mengajak atau menyeru orang lain untuk tetap di jalan Allah SWT dan selalu beramal shaleh. yang menguasai ranah ilmu yang di milikinya d. Ikhtiar membuat rencana yang realistik tentang pemanfaatan ICT untuk peningkatan mutu layanan pendidikan. untuk apa dan kemana dipakai. Profesionalisme seorang guru akan dicirikan oleh tanggung jawab yang jelas dalam tugasnya. melalui aplikasi dan pemanfaatan ICT. di samping tentu saja landasan motivasinya. termasuk memperbaiki proses pembelajaran PAI. biasanya dimulai dari tujuan akhir yang diinginkan (begin with end of mind).

dan tepat. 26 2 Dr. untuk menyimpan. menganalisis dan mendistribusikan informasi apa saja. cepat. Berdasarkan tujuan tersebut. ekonomi dan kebudayaan.Berpikir Strategis.M.2 1 Munir. bilangan dan gambar. perlu dirancang dan dikembangkan suatu sistem kurikulum yang tepat. rekayasa dan teknik pengolahan yang digunakan dalam pengendalian dan pemrosesan informasi serta penggunaannya. Pembahasan 1. B. Kurikulum Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung: Alfabeta. Jakarta : Penerbit Alfabeta. Pengertian Pembelajaran Berbasis ICT ICT (Information and Communication Technology) atau yang lebih dikenal dengan TIK (teknologi informasi dan komunikasi) adalah berbagai aspek yang melibatkan teknologi. Mengurai Paradigma Baru Sistem Pembelajaran PAI.1 Pengertian lainnya diungkapkan oleh beberapa orang ahli (Abdul Kadir. Kurikulum yang tepat itu antara lain disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.IT. munir. Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. terutama dewasa ini sedang berkembang teknologi informasi dan komunikasi (TIK). dan Rencana Realistik Pemanfaatan ICT dalam Pembelajaran PAI.hlm. 18 3 . 2009. Penerapan TIK / ICT memiliki keunggulan tersedianya informasi secara luas. hubungan computer dengan manusia dan hal yang berkaitan dengan social.2003:13) antara lain dalam kamus Oxford dituliskan bahwa teknologi informasi dan komunikasi adalah studi atau penggunaan peralatan elektronika terutama computer.termasuk kata-kata. Penerapan TIK / ICT juga memiliki keunggulan khas yaitu tidak terbatasi oleh tempat dan waktu. adanya kemudahan dalam proses pembelajaran dan dukungan teknologi untuk memudahkan proses belajar mengajar. 2008. hlm.

kemudahan dan keterjangkauan. paling tidak pembelajaran menjadi bernilai “lebih” daripada tanpa menggunakannya. b. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses. Dengan menggunakan ICT. Artinya kalau kehadirannya justru menyulitkan dan menambah beban materi dan waktu maka kehadiran TIK justru tidak ada gunanya. kekinian (up to date). manipulasi. pemindahan informasi antar media. Namun rasanya hal ini tidak akan terjadi di era informasi ini. efektif dan efisien menjadi acuan utama. TIK/ICT mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. meliputi pemerolehan ilmu. 3 Ibid. kemodernan dan keterbukaan. pengelolaan. Optimal. Penggunaan ICT harus memperhatikan manfaat dari teknologi ini dalam hal mengefektifkan belajar. 2. Prinsip-Prinsip Pembelajaran Berbasis ICT Prinsip umum penggunaan teknologi. Dalam menghadirkan fungsi teknologi asas praktis. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan. Efektif dan efisien. Kehadiran teknologi ini harus digunakan sebaik-baiknya dengan pengelolaan yang tepat. Nilai lebih yang diberikan ICT adalah keluasan cakupan. baik waktu maupun biaya. dalam hal ini ICT adalah sebagai berikut :3 a. Di mana perangkat komunikasi nirkabel sudah merambah sampai ke pelosok pedesaan.Dengan begitu. hlm. 19 4 . Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. manipulasi. penggunaan sebagai alat bantu. dan pengelolaan informasi.

W. Makassar: Jurusan Biologi FMIPA UNM. Menarik. 3. Artinya dalam prinsip ini. Pelajar yang mempunyai kreativitas tinggi tentunya akan mampumenyelesaikan permasalahan dengan cepat dan tanggap terhadap permasalahan yang muncul. Begitu pula sebaliknya dengan pelajar yang berkreativitas rendah. d. Penggunaan ICT tidak justru menjadi penghambat dalam pembelajaran namun akan memberi manfaat yang lebih dalam pembelajaran. Hal ini dikarenakan semakin meningkatnya kebutuhan informasi dan komunikasi dalam berbagai keperluan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).hlm. 2004. Aplikasi Pembelajaran Berbasis ICT Pada saat ini. 67 5 . Seorang anak yang mempunyai kreativitas tinggi tentunya berbeda dengan pelajar yang mempunyai kreativitas rendah. Dengan menggunakan ICT tentu saja diharapkan pelajar mampu menumbuhkan kreativitasnya dengan maksimal yang terdapat didalam diri mereka.4 4 Nurhayati dan Lukman. pembelajaran dikelas akan lebih menarik dan memancing keingintahuan yang lebih. Merangsang daya kratifitas berpikir pelajar. tujuan ICT akan sejalan dengan tujuan pendidikan itu sendiri ketika digunakan dalam pembelajaran. pembelajaran ICT di lingkungan sekolah/universitas merupakan hal yang sangat penting.c. Dengan demikian. Pembelajaran yang tidak menarik dan memancing keingintahuan yang lebih akan berjalan membosankan dan kontra produktif untuk pembelajaran. Strategi Belajar Mengajar. ICT yang secara sederhana disimbolkan oleh perangkat computer dan jaringan internet serta perangkat komunikasi telah banyak dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas kerja para pelajar mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

E-learning mempermudah interaksi antara peserta didik dengan materi. Bahkan. E-learning juga dapat mempersingkat jadwal target waktu pembelajaran dan tentu saja menghemat biaya yang harus dikeluarkan oleh sebuah program pembelajaran. Internet merupakan salah satu instrumen dalam era globalisasi yang telah menjadikan dunia ini menjadi transparan dan terhubungkan dengan sangat mudah dan cepat tanpa mengenal batas-batas kewilayahan atau kebangsaan. Elearning merupakan dasar dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Dengan e-learning memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh. Peserta didik dapat saling tukar informasi dan dapat mengakses bahan-bahan belajar setiap saat dan berulang-ulang. yaitu proses pengajaran yang dilakukan dengan menggunakan internet. Dengan e-learning. Hal yang paling mutakhir adalah berkembangnya apa yang disebut “cyber teaching” atau pengajaran maya. Istilah lain yang makin populer saat ini ialah e-learning yaitu satu model pembelajaran dengan menggunakan media TIK khususnya internet. peserta didik tidak perlu duduk dengan manis di ruang kelas untuk menyimak setiap ucapan dari seorang guru secara langsung. peserta didik dengan pengajar maupun sesame peserta didik. dunia pendidikan pun tidak luput untuk memanfaatkannya sehingga kelas maya dapat tercipta. Adanya laboratorium virtual (virtual lab) memungkinkan guru dan siswa dapat belajar menggunakan alat-alat laboratorium 6 . Selain e-learning.Melalui internet setiap orang dapat berkomunikasi.Satu bentuk produk TIK yang sedang menjadi “trend” adalah internet yang berkembang pesat di penghujung abad 20 dan di ambang abad 21. potensi TIK dalam pembelajaran di sekolah dapat juga memanfaatkan e-laboratory dan e-library. Dengan kondisi yang demikian itu peserta didik dapat lebih memantapkan penguasaanya terhadap materi pembelajaran. Kehadiran internet telah memberikan dampak yang cukup besar terhadap kehidupan umat manusia dalam berbagai aspek dan dimensi.

intranet (LAN). 2. Mengunggah bahan ajar dari internet.atau praktikum tidak di laboratorium secara fisik. peserta didik dapat mencari bahan ajar melalui 5 Abdul Haling. 1. Materi pembelajaran dibuat dalam bentuk powerpoint atau CD pembelajaran interaktif. Belajar dan Pembelajaran. atau ekstranet (WAN) sebagai pengantar materi. 47 7 . tetapi dengan menggunakan media computer. materi pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. 2006. Perpustakaan elektronik (e-library) sekarang ini sudah menjangkau berbagai sumber buku yang tak terbatas untuk bisa diakses tanpa harus membeli buku/sumber belajar tersebut. Blended E-Learning disebut juga online learning. 3. E-mail (pengajar dan peserta didik berinteraksi dalam pembelajaran dengan menggunakan fasilitas e-mail). E – Learning Blended E-Learning adalah pembelajaran terintegrasi/terpadu dengan menggunakan jaringan internet (network). bisa menggunakan fasilitas e-mail atau fasilitas jejaring social seperti facebook atau twitter. Pembelajaran Berbasis Komputer Pembelajaran berbasis computer yaitu penggunaan computer sebagai alat bantu dalam dunia pendidikan dan pengajaran. Pembelajaran berbasis computer merupakan program pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan software computer (CD pembelajaran) berupa program computer yang berisi tentang judul. Pada pembelajaran model ini pembelajaran dapat disajikan dalam format.5 Beberapa aplikasi teknologi informasi dan komunikasi dalam pengembangan pembelajaran yang dapat dikembangkan antara lain : 1. 2. Makassar: Badan Penerbit UNM. memberikan latihan dan mengevaluasi kemajuan belajar peserta didik. tujuan. Penggunaan computer secara langsung denga peserta didik untuk menyampaikan isi pelajaran. Mailing List/grup diskusi.hlm. interaksi atau fasilitas.

4. Pembelajaran interaktif melalui web/blog.internet untuk menambah pengetahuan tentang pokok bahasan yang sedang dipelajari. Oleh karena itu perlu dikembangkan penilaian berbasis computer yang bisa diakses oleh peserta didik. dengan demikian akan tercipta virtual class room (kelas dunia maya) yang dapat memotivasi dan menambah wawasan pengetahuan peserta didik. Perpustakaan online Sumber belajar pokok bagi peserta didik adalah buku-buku pelajaran dan buku-buku referensi yang lengkap. Buku-buku tersebut biasanya ada di perpustakaan sekolah. bisa berkomunikasi tentang materi pelajaran dengan peserta didik di dunia maya. Setiap pengajar harus memiliki blog sendiri yang berisi mata pelajaran yang diajarkan. Penilaian berbasis TIK Penilaian hasil belajar peserta didik memerlukan pengolahan dan analisis yang akurat. transparan dan integral agar bisa dipertanggungjawabkan. 49 8 . 5. 5. berupa pembelajaran langsung jarak jauh. Salah satu strategi pelayanan perpustakaan berbasis computer adalah perpustakaan online. Pembelajaran berbasis web Sekolah harus menyediakan/membuat website sekolah yang diantaranya berisi materi-materi pelajaran. membutuhkan manajemen perpustakaan yang baik. Semakin banyaknya buku dan banyaknya peserta didik yang memanfaatkan perpustakaan.6 3. obyektif. 4. Perpustakaan online adalah fasilitas perpustakaan dalam dunia digital yang ada di internet yang 6 Ibid. Interactive Conferencing. hlm. pengajar dan orang tua.

1. karena kebanyakan pelajar lebih suka praktek dibandingkan teori  Pengajar jadi lebih mudah mengajar dan mudah menyampaikan materi dengan membuat presentasi-presentasi  Bagi pelajar maupun pengajar.blogger. baik bagi pelajar maupun pengajar jadi lebih mudah karena jika memakai computer akan mudah dikoreksi jika ada kesalahan  Dalam belajar.com. Dampak Positif dan Negatif Pembelajaran yang Menggunakan ICT/TIK Seiring berkembangnya zaman. http://bp3. 2007. Membangun media belajar berbasis ICT. baik pengajar maupun pelajar akan lebih mudah mencari sumber karena adanya internet  Pembelajaran yang menggunakan ICT/TIK bisa dibuat lebih menarik. ICT/TIK semakin digunakan di dunia pembelajaran. 25 9 . hal itu bisa terjadi karena ICT/TIK dirasa membawa keuntungan baik bagi pengajar maupun pelajar.hlm. misalnya dengan memunculkan gambar atau suara sehingga pelajar lebih antusias untuk belajar 7 Adhie Ketut D. pemberian dan penerimaan materi atau tugas tidak harus bertatap muka. jadi jika pengajar berhalangan hadir tetap dapat memberi tugas atau materi melalui e-mail  Dalam membuat laporan. keuntungan atau dampak positif dari pembelajaran yang menggunakan ICT/TIK tersebut antara lain adalah :7  Pelajar jadi lebih mudah dalam belajar. Diakses tanggal 14 Mei 2013.memungkinkan seorang pencari informasi dapat mengakses ke segala sumber ilmu pengetahuan dengan cara yang mudah tanpa adanya batasan waktu dan jarak.

Melalui ICT. sehingga mereka tidak menguasai penggunaan komputer  Dalam pembelajaran. bagi sekolah – sekolah yang kurang mampu akan ketinggalan.8 4. para pengajar dapat dengan mudah menjelaskan instruksi- instruksi yang rumit dan memastikan pemahaman dari para murid 8 Ibid 10 . sehingga mereka tidak konsentrasi dan tidak menerima materi yang diajarkan. dan siswanya akan kesulitan jika mereka masuk ke sekolah lanjutan di kota besar yang sudah sering menggunakan ICT/TIK  Setiap pelajar harus mendapat fasilitas yang sama. Melaui ICT. akan ada siswa yang hanya menonton. jadi dalam pembelajaran yang menggunakan komputer.  Dalam pembelajaran yang menggunakan internet yang tidak dibatasi. Kelebihan Dan Kekurangan Pembelajaran ICT Kelebihan dari pembelajaran berbasis ICT : a.Segala sesuatu pasti ada dampak positif dan negatif. jika komputer yang dalam kondisi baik hanya sebagian. siswa – siswa yang tidak antuasias dalam penerimaan materi sering kali lebih suka main game selama pembelajaran. sering kali pelajar menggunakan internet bukan untuk keperluan belajar. misalnya membuka situs youtube untuk menonton video dalam proses belajar. gambar-gambar dapat lebih mudah digunakan dalam proses mengajar dan memperbaiki daya ingat dari para murid b. tidak terkecuali pembelajaran yang menggunakan ICT/TIK. setiap pelajarnya harus memakai 1 komputer yang memadai. diantaranya :  Pembelajaran yang menggunakan ICT/TIK hanya bisa dilaksanakan oleh sekolah yang mampu.

Berikut ini adalah contoh software dan kegunaannya:9 a. Sering terjadi penyalahgunaan teknologi 5. yang dapat memperbaiki tingkat kehadiran dan juga konsentrasi dari para peserta didik Kekurangan dari pembelajaran berbasi ICT : a. Pada saat ini tersedia banyak pilihan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis ICT.hlm. Jakarta: Kencana. MS Word: dapat digunakan untuk membuat tampilan tekstual (berupa tulisan)maupun gambar 9 Sharon Smaldino. Melalui ICT. CDROM. 2011. para pengajar dapat membuat kelas interaktif dan membuat proses belajarmengajar lebih menyenangkan. scanner. Instructional Technology and Media for Learning. 17 11 . kamera video dan sebagainya. DVDROM. kartu memori. speaker. flashdisk. Unsur Pengembangan Pembelajaran ICT Secara umum. Terlalu mahal untuk dimiliki c. Perangkat keras dapat berupa: computer..c. Permasalahan dalam pengaturan dan pengoprasian dari alat tersebut b. perangkat yang diperlikan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis ICT meliputi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). microfon. kamera digital. Kesulitan untuk para pengajar dengan pengalaman yang sangat minim dalam penggunaan alat ICT d. mulai dari software umum sampai software khusus pengembangan media. Software pengembangan media pembelajaran sangat beragam. Teknologi Pembelajaran dan Media untuk Belajar.

blog. termasuk yang dimiliki sendiri oleh GPAI. animasi. suara. dll 6. e-learning. Misalnya e-dukasinet/pembelajaran berbasis internet. multimedia resources center. dll e. Correl Draw. VideoLiead. Software pengolah suara seperti MS Sound Recorder g. teknologi pembelajaran melalui komik. Software pengolah video seperti MS Movie Maker. jenis bahan ajar yang dapat dipilih adalah:10 10 Ibid 12 . serta untuk membuat media interaktif dengan fasilitas hyperlink yang dimiliki c. Tak terkecuali Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI). setiap pilihan membawa konsekuensi tersendiri. dan vidio conference Kini tinggal GPAI memilih teknologi yang dikuasainya. dapat digunakan untuk membuat media yang berupa grafik. Software untuk membuat animasi flash seperti Macromedia Flash h. banyak pilihan yang perlu dipilih. video. Bahasa pemrogaman umum seperti Pascal. Software untuk menggambar dan mengolah citra seperti MS Paint. Namun. karena ia bertalian dengan sarana yang di sekolah. Visual Basic. mempunyai kemampuan menampilkan teks. Pemanfaatan ICT dalam Pembelajaran PAI Dunia ICT kini memberikan banyak pilihan kepada semua orang. maupun untuk membuat simulasi d. Delphi. MS Power Point: dapat digunakan untuk membuat slide presentasi. Secara umum. Java. penggunaan telematika. MS Excel: software pengolah lembar data.b. dll f.

dan bahan ajar berbasis web (web based learning materials). Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP. compact disk (CD) multimedia pembelajaran interaktif. brosur. lembar kerja siswa. Rentang waktu Renstra merujuk ke periode 5 tahun. dan non cetak (non printed). Renstra ini difokuskan pada TUPOKSI GPAI terkait dengan pemanfaatan ICT. piringan hitam. Jangan lupa. baik vertikal maupun horisontal. SMP. untuk jenjang SD). wallchart. Bahan ajar pandang dengar (audio visual) seperti video compact disk. foto/gambar. sekaligus mendasarkan TUPOKSI GPAI.html. GPAI tentu tidak sendirian dalam mendesain kegiatan ini. d. film. buku. maka Renstra ini pun mengikuti rentang waktu tersebut. Memperhatiakan semua uraian tersebut. diakses Tanggal 12 Mei 2013 13 . karena ini kerja besar dan berat untuk dilakukan. Bahan ajar dengar (audio) seperti kaset. termasuk juga dilibatkan Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII. Hal ini perlu dilakukan. c.a. karena tanpa perencanaan. seperti model/maket b. Desain kegiatan dapat dilakukan bersama. SMA dan SMK). dan compact disk audio. Bahan ajar pandang (visual) terdiri atas bahan cetak (printed) seperti antara lain handout. modul. leaflet. radio. dilibatkan juga instansi terkait. Terkait dengan hal ini. sekaligus segala ikhtiar yang dilakukan agar menggapai tujuan pembelajaran PAI yang berkualitas. Bahan ajar multimedia interaktif (interactive teaching material) seperti CAI (Computer Assisted Instruction). untuk jenjang SLTP atau SLTA). misalnya dengan Kelompok Kerja Guru (KKG.com/the-news/46-pai. Renstra ini dapat dijabarkan sebagai berikut:11 11 http://smplabupicibiru. Tentunya Renstra ini harus realistis dengan mempertimbangkan segala hal. maka perlu dirumuskan Rencana Strategis (RENSTRA) dalam pemanfaatan ICT menuju hasil pembelajaran PAI yang berkualitas. yang menggabungkan GPAI mulai jenjang SD. ikhtiar mendekatkan ICT kepada GPAI mengalami kendala yang tidak sedikit.

Mampu menjelaskan konsep pengintegrasian TIK dalam pembelajaran. 2013. d. 14 . 2011. 2012. ICT menjadi salah satu media pembelajaran yang banyak digunakan di berbagai bidang pendidikan karena meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam prosem pembelajaran. KESIMPULAN Information and Communication Technologies (ICT) atau yang lebih dikenal dengan TIK merupakan media untuk melakukan kegiatan seperti pemrosesan. Tujuan pengembanagan pendidikan Agama Islam berbasis ICT memiliki kompetensi dalam mengintegrasikan TIK dalam pembe-lajaran. dan di-harapkan memiliki karakteristik kemampuan sebagai berikut : a. C. sehingga mereka mampu memberikan arahan dan bimbingan terhadap pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK yang dilakukan oleh guru. Mampu membuat media penyaji. sedangkan penerapan ICT dalam dunia pendidikan adalah berupa buku elektronik dan e-learning. pengolahan dan pemindahan informasi. e. c. manipulasi. yang memang arah pembelajaran melalui media internet sudah terarah. Mampu menganalisis dan mengelola hasil penilaian berbasis TIK. optimal. Penggunaan ICT dalam pembelajaran antara lain sebagai tutorial. f. menarik dan merangsang daya kreativitas siswa. Mampu membuat e-mail dan dapat mencari sumber belajar berbasis internet. Untuk men-capai tujuan. Dengan prinsip penggunaan ICT yang efektif dan efisien. 2010. alat aolikasi dan komunikasi. Mampu menjalankan media pembelajaran e-learning. Mampu mengembangkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang terintegrasi dalam pembelajaran. b.No Jenis Kegiatan Tahun 2009.

tidak di PAI saja. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan mutlak dilakukan untuk menjawab permasalahan dibidang pendidikan terutama akses dan pemerataan serta mutu pendidikan. e-learning dipandang bisa dan sangat membantu dalam memajukan pembelajaran. Standarisasi dan pemanfaatan ICT dalam pendidikan sangat penting untuk menjamin mutu proses dan hasil pendidikan. tetapi e-learning juga mengembangkan learning procces dalam semua bidang. ataupun website yang ditanamkan dalam media internet seperti yang sedang berkembang pada saat ini adalah media pembelajaran menggunakan e-lraning.Pembalajaran PAI saya rasa sudah berkembang seiring kemajuan teknologi baik software maupun hardware. Salah satu diantaranya pembelajaran ilmu tajwid dengan menggunakan al-quran elektronik yang mengarahkan terhadap kesederhanaan pembelajaran yang mudah dan efisien dalam materi yang disajikan. 15 . Semuanya akan berjalan lancar tergantung dengan kondisi teknologi dan jaringan yang tersedia.

Jakarta: Kencana. munir. Strategi Belajar Mengajar. Makassar: Badan Penerbit UNM.com/the-news/46-pai. 2008. Instructional Technology and Media for Learning. Sharon Smaldino. Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi.hlm. 2011. Jakarta : Penerbit Alfabeta. 2009. Bandung: Alfabeta. 2007.html. Kurikulum Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi.DAFTAR PUSTAKA Abdul Haling. Makassar: Jurusan Biologi FMIPA UNM. 26 Nurhayati dan Lukman. 2006. 16 .blogger. http://smplabupicibiru.W. Diakses tanggal 14 Mei 2013.com. http://bp3. Teknologi Pembelajaran dan Media untuk Belajar. diakses Tanggal 12 Mei 2013 Munir. 2004. Belajar dan Pembelajaran. Membangun media belajar berbasis ICT. Adhie Ketut D.IT..M. Dr.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful