KESUBURAN TANAH DAN NUTRISI TANAMAN I

“TANAH HISTOSOL”

Disusun oleh : Agus Fahmi Siregar Ruth Damayanti Lila Margareth Febbie Gracia Rumiris Imanuel

UNIVERSITAS PADJADJARAN FAKULTAS PERTANIAN 2013

pasir. Permukaan bumi yang terbatas yang ditempati oleh suatu bangsa yang diperintah oleh suatu negara atau menjadi daerah bagian dari suatu negara. sampai pada lapisan tanah keras. Dalam istilah teknik pengertian tanah adalah butiran kerikil kasar. Bahan-bahan dari bumi. Permukaan bumi yang diberi batas. . Istilah tanah sendiri memiliki beberapa definisi yakni: 1. R. Daratan. B. 4. Pengertian tanah akan semakin jelas jika dihubungkan dengan beberapa penjelasan. 3. tanah liat. C. 2. Keadaan bumi disuatu tempat. tanah lempung. A. terdapat istilah horizon O.1 Latar Belakang Permukaan bumi atau lapisan bumi yang paling atas. 5. dan semua bahan lepas lainnya termasuk lapisan tanah paling atas . Dalam ilmu pertanian.BAB 1 PENDAHULUAN 1.

tanah ini dapat ditemukan berasosiasi dengan segala macam tanah.06 g/cc. dan kandungan unsur hara rendah.7 menjadi lebih dari 100 cmol (+)/kg pada pH 7. warnanya coklat kelam sampai hitam. Keadaan seperti ini terdapat di daerah – daerah yang selalu digenangi air sehingga sirkulasi oksigen sangat terhambat. bulk density makin meningkat. O  34. Kapasitas Tukar Kation (KTK) tanah Histosol disebabkan oleh gugusan karboksil dan phenolik. kadang – kadang tanah ini ditemukan berasosiasi dengan Aridisol atau tanah yang kering. BJ dan BV rendah Kebanyakan Histosol mempunyai bulk density kurang dari 1g/cc. Sebagai bahan koloid kuat yang mampu ikat air. Pembentukan Histosol tidak dipengaruhi oleh iklim.5%. Oleh karena itu. umumnya bersifat asam (pH 4.agak lekat. Histosol terbentuk apabila produksi dan penimbunan bahan organik lebih besar dari mineralisasinya. Sifat Morfologi Tanah Tanah jenis ini mempunyai ciri dan sifat antara lain ketebalannya tidak lebih dari 0. Muatan dalam bahan organik ini adalah muatan tergantung pH. kandungan organik terlalu banyak yaitu lebih dari 30 % untuk tanah tekstur lempung dan lebih dari 20% untuk tanah tekstur pasir. tekstur debu – lempung. A. Karena Histosol mengkerut bila kering. konsistensi tidak lekat . bahkan ditemukan Histosol dengan bulk density 0.5% dan N  2%. Adanya horison tak berstruktur karena mengandung bahan organik yang sangat banyak sehingga tak alami perkembangan profil. Makin lanjut tingkat dekomposisi bahan organik. maka sifat kelembabannya lebih baik apabila didasarkan pada volume basah. H  5. kadar C  58%. mengandung mineral sesuai dengan kategori termuda. sehingga kapasitas tukar kation tanah Histosol dapat berubah dari 10-20 cmol (+) /kg pada pH 3. Kebanyakan air tertahan dalam pori – pori kasar (air gravitasi) atau dalam pori –pori yang sangat halus sehingga tidak tersedia air untuk tanaman. baik atas dasar volume maupun berat tanah. dan juga mungkin gugus fungsional yang lain. Tetapi berbentuk seperti . Oleh karena itu. dekomposisi bahan organik terhambat dan terjadilah akumulasi bahan organik. Misalnya saja.0).5m. Gugusan – gugusan fungsional yang lain tersebut bertambah seiring dengan bertambahnya dekomposisi bahan organik sehingga kapasitas tukar kation meningkat hingga 200 cmol (+) /kg atau lebih tinggi. tidak berstruktur. Histosol mempunyai kadar air sangat tinggi. Jumlah bagian mineral tanah dan jenis vegetasi juga menentukan bulk density.Histosol lebih dikenal sebagai tanah gambut. Jenis tanah ini tersebar di seluruh dunia walaupun luasnya hanya meliputi 2% dari luas tanah di dunia.

Lapisan bahan organik yang subur di permukaan tanah hilang terbakar d. akibat pembakaran. akan terjadi penyusutan volume tanah (subsidence). akan dilarutkan dan dihanyutkan air hujan. Selain itu.77 Dimana Y adalah besarnya subsidence ( inch / tahun ) dan X adalah rata – rata dalamnya saluran (inchi). Tanah gambut yang dalam umumnya kurang subur dibandingkan yang lebih dangkal karena tanah gambut dangkal berasal dari sisa – sisa vegetasi hutan yang lebih kaya unsur hara daripada gambut dalam. Garam-garam yang basah. tetapi dengan syarat harus dilakukan perbaikan drainase terlebih dahulu. Reaksi gambut yang kaya kapur menjadi alkalis b. Besarnya penyusutan dipengaruhi oleh dalamnya saluran drainase sebagai berikut : Y = (X – 2. Diantaranya adalah : a. sehingga air menggenang di musim hujan dan merusakkan pertumbuhan tanaman.pasta yang dapat menghambat drainase. Apabila pembukaan lahan dilakukan dengan cara pembakaran hutan dan gambut yang dimaksudkan untuk membebaskan garam terlarut dan mempertinggi pH maka akan timbul beberapa kerudian. tanah ini sesuai untuk ditanami macam – macam tanaman sayur – sayuran. Di musim kemarau sangat membahayakan lingkungan sekitar f. Karena bulk density yang rendah. g. kepekatan garam air tanah sangat tinggi sehingga merusakkan tumbuhnya tanaman Jenis tanaman yang dapat diusahakan pada tanah Histosol tergantung dari iklim di mana tanah tersebut ditemukan. pertumbuhan vegetasi hutan umumnya masih dipengaruhi oleh air sungai yang banyak mengandung unsur hara. Sebagai akibatnya. dan wortel. Sering juga ditanami bawang merah. Pada musim kemarau. B. Permukaan gambut menjadi rendah e. akar – akar vegetasi masih dapat masuk ke dalam tanah mineral di bawahnya untuk menyerap unsur hara sehingga vegetasi yang tumbuh dan kemudian membusuk di tempat ini banyak pula . kentang. Kebakaran merupakan bahaya yang sering terjadi pada Histosol yang telah diperbaiki drainasenya. Hilangnya gambut sebabkan tanah bawah tersembul c. Di Indonesia sendiri. banyak digunakan untuk bertanam padi terutama tanah – tanah gambut yang tidak terlalu dalam karena cukup subur.45) / 14. Potensi Tanah Tanah Histosol dapat digunakan untuk usaha pertanian. Pada gambut dangkal.

Gambut ombrogen Penyebarannya di daerah dataran pantai Sumatra. sisa – sisa vegetasi yang tertimbun di permukaan tanah ini juga merupakan gambut yang kurus. Dr. sehingga tanaman yang tumbuh di atasnya menjadi miskin unsur hara. Cilacap. tanah Histosol merupakan golongan kedua terluas setelah podsolik dan menempati 10% dari daratan Indonesia. maka tinggi permukaan tanah gambut dapat menjadi lebih tinggi dari permukaan air sungai.5 m – 6 m. Ambarawa. berasal dari sisa tumbuhan rawa. Kalimantan (9. Rusia dan Amerika Serikat. 2. bersifat agak asam.6 juta ha) yang ditaksir mencakup areal seluas 18. Pedogenesis. dan Segara Anakan. Terletak di dataran pantai yang berawa. Sarwono. Gambut pegunungan Contohnya ada di pegunungan Dieng. Sumber : Hardjowigeno. dapat dilihat dari pembagian tanah Histosol berdasarkan penyebaran topografinya. Agihan Distribusi Di Indonesia. Histosol mempunyai daya menyangga (bearing capacity) sangat rendah sehingga pembuatan bangunan di atasnya banyak mengalami kesulitan.5 m – 16 m. Demikian pula makin tebal gambut maka vegetasi hutan yang tumbuh di situ. 2003. Selain itu. kandungan unsur hara relatif tinggi. Oleh karena itu. Penyebaran tanah Histosol sebagian besar di Sumatra (4. sehingga air sungai tidak lagi pernah meluap di atas permukaan gambut ini. Untuk melihat distribusinya. Gambut topogen Terbentuk di daerah cekungan (depresi) antara rawa – rawa di daerah dataran rendah maupun di pegunungan.mengandung unsur hara.3 juta ha). Ir. Kalimantan dan Papua. Apabila gambut ini makin tebal. Tanah gambut sering digunakan sebagai sumber energi (sumber bahan bakar). 3.3 juta ha) dan Papua (4. yaitu: 1. ketebalan 0. Contohnya berada di Rawa Pening. Gambut jenis ini terbentuk di daerah pegunungan dan terbentuk dari sisa – sisa tumbuhan. Prof. akar – akarnya tidak lagi dapat mencapai lapisan tanah mineral yang lebih kaya unsur hara. mempunyai ketebalan 0. Terbentuk dari sisa tumbuhan hutan dan rawa dan hampir selalu tergenang air. Akibatnya air yang tersedia di situ hanyalah air hujan yang miskin unsur hara. C. H. Klasifikasi Tanah dan .2 juta ha dan merupakan nomor empat terbesar di dunia setelah Kanada.

Yogyakarta : Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada. Ciri-ciri : A. akumulasi bahan organik akan membentuk gambut ombrogen di atas gambut topogen dengan hamparan yang berbentuk kubah (dome). Berat isi pada (bulk dencity) sangat rendah sehingga dalam keadaan kering kosentrasinya sangat lepas kadar hara makro tidak seimbang dengan kadar hara mikro yang sangat rendah. yaitu epipedon yang mengandung bahan organik sedemikian banyaknya.Jakarta : Penerbit Akademika Pressindo Jamulya dan Suratman Woro Suprojo. Gambut tersebut terbentuk dari vegetasi rawa yang sepenuhnya tergantung pada input unsur hara dari air hujan dan bukan dari tanah mineral di bawah atau dari rembesan air tanah. tanah mengalami . atau pada kondisi yang menyebabkan aktivitas mikroorganisme terhambat. Kata Histos berarti jaringan tanaman. 1993. sehingga tanahnya menjadi miskin hara dan bersifat masam. Pengantar Tanah. Geografi Sumber : http://earthy-moony. Vegetasi pembentuk gambut umumnya sangat adaptif pada lingkungan anaerob atau tergenang. seperti bakau (mangrove).html Tanah yang termasuk ordo Histosol merupakan tanah-tanah dengan kandungan bahan organik lebih dari 20% (untuk tanah bertekstur pasir) atau lebih dari 30% (untuk tanah bertekstur liat). Daya menahan air sangat besar dan jika mengalami kekeringan. Lapisan yang mengandung bahan organik tinggi tersebut tebalnya lebih dari 40 cm. rumput-rumput rawa dan hutan air tawar. Memiliki epipedon histik. sehingga tidak mengalami perkembangan profil ke arah terbentuknya horison-horison yang berbeda. Di daerah pantai dan dataran rendah.  Karakteristik/Sifat Tanah Kandungan bahan organic yang tinggi karena tanah berasal dari sisa tanaman mati dalam keadaan penggenanangan permanent. Warna coklat kelam sampai hitam.com/2010/04/jenis-tanah-histosol.blogspot. B. Akumulasi gambut umumnya akan membentuk lahan gambut pada lingkungan jenuh atau tergenang air. berkadar air tinggi dan bereaksi asam (pH3-5)  Pembentukan Tanah Gambut terbentuk akibat proses dekomposisi bahan-bahan organik tumbuhan yang terjadi secara anaerob dengan laju akumulasi bahan organik lebih tinggi dibandingkan laju dekomposisinya. Gambut ombrogen terbentuk dari vegetasi hutan yang berlangsung selama ribuan tahun dengan ketebalan hingga puluhan meter. Padanan dengan sistem klasifikasi lama adalah termasuk tanah Organik atau Organosol.

Dalam skala yang lebih kecil. Di dalam air yang relative dalam. padi liar. tanah Histosol ini digunakan untuk menghasilkan bawang. khususnya di Sumatra dan Kalimantan. sisa-sisa ganggang dan tumbuhan air lainnya menimbulkan bahan koloid yang sangat mengerut bila kering. rumput. termasuk yang terkait dengan isu perubahan lingkungan. Histosol mempunyai kadar bahan organic sangat tinggi sampai kedalaman 80 cm (32 inches) kebanyakan adalah gambut (peat) yang tersusun atas sisa tanaman yang sedikit banyak terdekomposisi dan menyimpan air.  Pengelolaan Tanah Di negara-negara bagian sebelah utara. tetapi mendatangkan keuntungan besar bagi pengembang yang dihasilkan dari ekstraksi tegakan kayu diatasnya. utamanya untuk kegiatan pertanian dan perkebunan. Umumnya tanah ini tergenang air dalam waktu lama sedangkan . terutama Kelapa sawit. Histosol sama halnya dengan tanah rawa. mint. Sedangkan di Indonesia sendiri tanah histosol digunakan untuk menghasilkan nenas dan lidah buaya. kentang. Memang tidak selalu mudah untuk membagi perhatian antara kepentingan ekonomi dan kepentingan lingkungan. Selama dekade terakhir ini banyak areal lahan gambut yang telah dibukauntuk berbagai kepentingan. kol. sementara dalam skala yang lebih besar. Jenis tanah Histosol merupakan tanah yang sangat kaya bahan organik keadaan kedalaman lebih dari 40 cm dari permukaan tanah. dan tanaman umbi lainnya. pembukaan lahan gambut ditujukan untuk mengambil tegakan kayu diatasnya serta untuk keperluan pengembangan perkebunan. Tidak sedikit kegiatan pembukaan tersebut lebih dilatarbelakangi oleh kepentingan ekonomi jangka pendek dan mengalahkan pertimbangan lingkungan yang bernuansa kepentingan jangka panjang untuk lebih banyak masyarakat. Sumber : http://semangatgeos. tak kurang pula kebijakan pemerintah yang diiringi dengan ketidakberdayaan penegakan hukum dan ketidakpedulian masyarakat yang kemudian memacu kerusakan dalam jangka panjang.html Histosol (tanah organic) asal bahasa yunani histories artinya jaringan. wortel. Sifat khusus Histosol tergantung pada sifat vegetasi yang diendapkan di dalam air dan tingkat pembususkan. tanah organic dan gambut. seledri. kranberi. Sementara danau secara berangsur-angsur penuh. lili air dan tumbuhan-tumbuhan ini yang sebagian membusuk.pengerutan(irreversible shringkage). Tak kurang upaya pemerintah maupun pihak lainnya untuk mengurangi dampak buruk jangka panjang dari pengembangan di lahan gambut. sehingga yang kemudian dihasilkan adalah sejumlah kegagalan dan kerugian bagi negara dan masyarakat.com/2011/11/tanah-histosol. meskipun pada saat yang sama Indonesia telah menyatakan untuk mengadopsi konsep pembangunan berkelanjutan. terutama pada saat Indonesia berada dalam kondisi sangat membutuhkan investasi dan penggerak roda pembangunan. kegiatan pertanian dilaksanakan melalui program penempatan transmigran di wilayah lahan gambut.blogspot. berlendir dan bersifat koloid. Namun pada saat yang sama. Jika dilakukan pembuangan air(drainase) permukaan tanah akan mengalami penurunan(soil subsidence).

hemik dan saprik. Hemik mempunyai tingkat kematangan sedang sampai setengah matang. fen. yaitu sisasisa tanaman dan jaringan tanaman yang melapuk dengan ketebalan lebih dari 50 cm. Dalam tingkat klasifikasi yang lebih rendah (Great Group) dijumpai tanah-tanah Trophemist dan Troposaprist. Padanan yang mengacu kepada tanah gambut tersebut adalah bog.html . kata yang umum digunakan untuk menerangkan tanah gambut adalah tanah rawang atau tanah merawang. Bahan organik didalam tanah dibagi 3 macam berdasarkan tingkat kematangan yaitu fibrik.didaerah yang ada drainase atau dikeringkan ketebalan bahan organik akan mengalami penurunan (subsidence). Fibrik merupakan bahan organik yang tingkat kematangannya rendah sampai paling rendah (mentah) dimana bahan aslinya berupa sisa-sisa tumbuhan masih nampak jelas.blogspot. daerah yang dataran yang telah diusahakan sebagai areal perkebunan kelapa dan dibawah vegetasi Mangrove dan Nipah. Di wilayah yang memiliki empat musim. http://ilmu-tanah-unri. Secara umum definisi tanah gambut adalah: “Tanah yang jenuh air dan tersusun dari bahan tanah organik.com/2009/02/tugas-dasar-dasar-ilmu-tanah-judul. tanah gambut telah dikelompokan dengan lebih rinci. Dalam sistem klasifikasi baru (Taksonomi tanah). peatland atau moor. sedangkan sapri tingkat kematangan lanjut. tanah gambut disebut sebagai Histosols (histos = jaringan ). Penyebaran tanah ini berada pada daerah rawa belakangan dekat sungai.” Pada waktu lampau.