MAKALAH VENTILASI TAMBANG

Gas Pengontor Karbon Monoksida

Di Susun Oleh : 1. Recki Junisa 2. Mellinda Puspita S 3. Herry Susanto 4. Destri Yulis Siska NPM. 1104014 NPM. 1104015 NPM. 1104016 NPM. 1104017

PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN BATUBARA POLITEKNIK AKAMIGAS PALEMBANG

2013

maupun berasal dari kendaraan bermotor (Ainley.BAB I PENDAHULUAN 1. Reaksi oksidasi ini membutuhkan katalis agar dapat berlangsung dengan cepat (King.1. Latar Belakang Karbon monoksida merupakan salah satu gas polutan utama di udara yang dihasilkan dari berbagai proses industri. katalis organologam serta katalis asam atau basa (Green. Bahan katalis bentuk padatan digunakan secara luas karena lebih murah. 1. Upaya untuk mengurangi gas karbon monoksida dilakukan melalui proses oksidasi menjadi karbon dioksida. katalis logam dan alloy.2. Umumnya katalis pad at digunakan dalam bentuk berpori dalam suatu cetakan. 1989). Rumusan Masalah Pada Makalah ini penyusun akan merumuskan masalah – masalah yang akan dibahas pada bab berikutnya. mudah dipisahkan dari reaktan serta sangat mudah beradaptasi dengan berbagai reaktor. Dalam dunia pertambangan terutama ditambang bawah tanah gas carbon Monoksida dihasilkan dari aktivitas dari manusia dan mesin – mesin tambang yang bergerak gas ini tidak berbahaya tetapi jika sudah dalam kadar yang berlebih gas ini dapat membuat kita sesak nafas. 1980). adapun masalah – masalah nya sebagai berikut Apa Karbon monoksida itu Dari mana gas Karbon Monoksida berasal Apa bahaya gas Karbon Monoksida Apa saja sifat-sifat kimia dan fisika gas Karbon Monoksida . Beberapa jenis katalis padatan antara lain adalah katalis oksida logam. 1997).

Mengetahui apa saja sifat-sifat kimia dan fisika gas Karbon Monoksida 5.3. Agar mahasiswa dan pembaca dapat mengetahui apa itu karbon dioksida dan unsur yang dapat membentuk senyawa atau gas tersebut. 6.- Bagaimana pertolongan monoksida pertama pada korban keracunan karbon 1. Dapat mengetahui apa bahaya gas Karbon Monoksida 4. Dapat mengetahui dari mana gas Karbon Monoksida berasal 3. Dapat mengetahui apa itu karbon monoksida 2. Mengetahui bagaimana pertolongan pertama pada korban keracunan karbon monoksida . Tujuan dan Manfaat Tujuan yang ingin dicapai pada penyusunan makalah ini antara lain : 1.

Ia terdiri dari satu atom karbon yang secara kovalen berikatan dengan satu atom oksigen.cerobong asap rumah dari pembakaran kayu f.000 ppm . Sumber Konsentrasi Gas Karbon Monoksida a. yakni merupakan prekursor banyak senyawa karbon. Walaupun ia bersifat racun. Dalam ikatan ini.gas knalpot mobil yang tidak diencerkan . Karbon monoksida terbentuk apabila terdapat kekurangan oksigen dalam proses pembakaran. 30. 5.000 ppm .kadar latar alami atmosfer b.kadar dekat kompor gas rumah d. terdapat dua ikatan kovalen dan satu ikatan kovalen koordinasi antara atom karbon dan oksigen. B. Karbon monoksida dihasilkan dari pembakaran tak sempurna dari senyawa karbon. Karbon monoksida mudah terbakar dan menghasilkan lidah api berwarna biru. tak berbau. CO memainkan peran yang penting dalam teknologi modern.000 ppm . 5 to 15 ppm .BAB II PEMBAHASAN A.tanpa pengubah katalitik g. 7. Karbon Monoksida Karbon monoksida.daerah pusat kota Meksiko e. ppm . sering terjadi pada mesin pembakaran dalam.5 to 5 ppm . 100-200 ppm .rata-rata kadar latar di rumah c. 0. rumus kimia CO. menghasilkan karbon dioksida. adalah gas yang tak berwarna. dan tak berasa.asap rokok yang tidak diencerkan .

Dengan keberadaan CO di dalam darah. Gas ini sifatnya sangat beracun bagi tubu manusia. Seperti yang kita tahu. Orang tersebut akan bekurang kesadarannya atau pingsan. sehingga akibatnya bisa fatal. pola pernafasan menjadi cepat dan pendek. Gejala ini akan bertambah dengan rasa lelah. mengeluarkan keringat cukup banyak. Oksigen akan kalah bersaing dengan karbon monoksida sehingga kadar oksigen dalam darah manusia akan menurun drastis. Gejala keracunan gas karbon monoksida pada kesehatan manusia Paparan karbon monoksida dalam jumlah besar akan menimbulkan gejala seperti keracunan. D. Gas CO akhirnya mudah masuk ke dalam jantung. Hal ini akan mengakibatkan pembentukan energi tidak maksimal. Sedangkan jika ditambah beberapa menit lagi maka dapat mengakibatkan kematian. yakni sakit kepala. Ini menyebabkan dua hal: 1. Karbon monoksida akan berikatan langsung dengan sel otot jantung dan sel tulang. Akibatnya terjadi keracunan CO pada sel tersebut dan merembet pada sistem saraf manusia. Jika seseorang mengalami paparan CO 1. otak dan organ vital penunjang kehidupan manusia lainnya. maka akan menghambat metabolisme tubuh manusia. oksigen diperlukan dalam proses metabolisme tubuh sel. rasa mual dan muntah. jaringan dan organ dalam tubuh manusia. Bahaya gas karbon monoksida Gas karbon monoksida (CO) yang masuk dalam sistem peredaran darah akan menggantikan posisi oksigen dalam berikatan dengan hemoglobin (Hb) dalam darah.C. Ikatan CO dan Hb dalam darah akan membentuk karboksi haemoglobin.000 ppm selama beberapa menit akan menimbulkan kejenuhan karboksi haemoglobin. adanya rasa gugup dan berkurangnya . 2. Gas CO akan menghambat terjadinya proses respirasi atau oksidasi sitokrom.

dimana sel tidak mendapatkan cukup oksigen dari darah karena justru mengikat gas CO. atau oksigen dan ozon. Akibatnya fungsi Hb membawa oksigen ke sel.fungsi penglihatan. 2. tidak berwama dan tidak berbau. E. ia akan terasa asam di mulut dan mengengat di hidung . Waktu tinggal CO dalam atmosfer lebih kurang 4 bulan. Banyak kasus kematian akibat keracunan karbon monoksida ini terjadi karena kesulitan bernafas dan edema paru yang disebabkan adanya kekurangan oksigen pada level sel. Mikroorganisme tanah merupakan bahan yang dapat menghilangkan CO dari atmosfer. fungsi sistem kontrol syaraf turun serta fungsi jantung dan paru-paru menurun bahkan dapat menyebabkan kematian. sehingga gejala keracunan sesak nafas dan penderita pucat. CO berbahaya karena bereaksi dengan haemoglobin darah membentuk Carboxy haemoglobin (CO-Hb). antara lain : 1. CO dapat dioksidasi menjadi CO2 dalam atmosfer adalah HO dan HO2 radikal. Tidak berwarna dan tidak berbau Ketika dihirup pada konsentrasi yang lebih tinggi dari konsentrasi karbon dioksida di atmosfer. Sifat-Sifat Kimia dan Fisika Karbon Monoksida memiliki sifat. maka CO sudah berada di jantung.sel tubuh terhalangi. berat jenis sedikit lebih ringan dari udara (menguap secara perlahan ke udara). Gas CO sangat berbahaya. Puncak dari gejala ini adalah berkurangnya kesadaran bahkan hingga pingsan yang sebelumnya ditandai dengan sakit dada yang sangat mendadak.sifat kimia dan fisika. Reaksi CO dapat menggantikan O2 dalam haemoglobin dengan reaksi : 02Hb + CO –> OHb + O2 Penurunan kesadaran sehingga terjadi banyak kecelakaan. CO tidak stabil dan membentuk CO2 untuk mencapai kestabilan phasa gasnya. Jika terjadi nyeri dada.

sedangkan konsentrasi lebih dari 50. pada tahun 1825. karbon dioksida langsung menyublim menjadi padat melalui proses deposisi. Molekul karbon dioksida (O=C=O) mengandung dua ikatan rangkap yang berbentuk linear.membawa korban ke tempat terbuka. Efek ini disebabkan oleh pelarutan gas di membran mukosa dan saliva. Penggunaan lain dari es kering adalah untuk pembersihan sembur.dan tenggorokan.98 kg/m³. 6. Sensasi ini juga dapat dirasakan ketika seseorang bersendawa setelah meminum air berkarbonat (misalnya Coca Cola). membentuk larutan asam karbonat yang lemah. Bentuk padat karbon dioksida biasa disebut sebagai 'es kering'. .000 ppm tidak baik untuk kesehatan.51° C. Senyawa ini tidak begitu reaktif dan tidak mudah terbakar. Pada suhu −78. Konsentrasi gas CO sampai dengan 100 ppm masih dianggap aman kalau waktu kontak hanya sebentar. Es kering biasanya digunakan sebagai zat pendingin yang relatif murah. Konsentrasi yang lebih besar dari 5.000 ppm dapat membahayakan kehidupan hewan. Pertolongan pertama pada korban keracunan karbon monoksida Jika ada seseorang yang mengalami keracunan karbon monoksida. namun bisa membantu pembakaran logam seperti magnesium. kira kira 1. Gas CO sebanyak 30 ppm apabila dihisap manusia selama 8 jam akan menimbulkan rasa pusing dan mual. Ia tidak bersifat dipol. rapatan karbon dioksida berkisar sekitar 1. F.5 kali lebih berat dari udara. bisa diusahakan yang terbuka dan hijau dan jauh dari sumber karbon monoksida. maka pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah : . Pada keadaan STP. Fenomena ini pertama kali dipantau oleh seorang kimiawan Perancis. 4. 3. Charles Thilorier. Sifat-sifat yang menyebabkannya sangat praktis adalah karbon dioksida langsung menyublim menjadi gas dan tidak meninggalkan cairan. 5.

bisa diberikan kepada korban sebagai pertolongan untuk dihidurp.Setelah itu segera bawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. denyut jantung dan nadi. Jika memiliki oksigen murni. .Longgarkan pakaian korban supaya lebih mudah bernafas. . Setelah korban siuman.Pastikan korban keracunan masih bernafas dengan menyentuh hidung.. . pastikan dalam keadaan tenang karena jika korban terlalu banyak bergerak maka kebutuhan oksigen akan meningkat dan ia akan pingsan kembali.