P. 1
Dasar Negara Perancis

Dasar Negara Perancis

|Views: 1,116|Likes:
Published by Kurniawan Ari Rizki

More info:

Published by: Kurniawan Ari Rizki on Jun 04, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/13/2014

pdf

text

original

DASAR NEGARA PERANCIS

Perancis, secara resmi Republik Perancis merupakan sebuah negara yang teritori metropolitannya terletak di Eropa Barat dan juga memiliki berbagai pulau dan terItori seberang laut yang terletak di benua lain. Perancis metropolitan memanjang dari Laut Mediterania hingga Selat Inggris dan Laut Utara, dan dari Rhine ke Samudra Atlantik. Orang Perancis sering menyebut Perancis Metroplitan sebagai L’Hexagone karena bentuk geometris ter itorinya. Perancis menganut ideology liberalisme. Ideologi utamanya tercantum dalam Deklarasi Hak Asasi Manusia dan Warga Negara. Motto negara Perancis adalah egalite , freternite , liberte Deklarasi Hak Asasi Manusia dan Warga Negara (Perancis: La Déclaration des droits de l'Homme et du citoyen) adalah salah satu dokumen fundamental dari Revolusi Perancis, menetapkan sekumpulan hak-hak individu dan hak-hak kolektif manusia. Diadopsi pada 26 Agustus 1789, oleh Majelis Konstituen Nasional (Assemblée nationale constituante), sebagai langkah awal untuk penulisan sebuah konstitusi. Ini menetapkan hak-hak fundamental tidak hanya bagi warga negara Perancis tetapi memperuntukan hak-hak ini untuk seluruh manusia tanpa terkecuali: “Manusia dilahirkan bebas dan tetap setara di dalam hak. Perbedaan sosial dapat ditemukan hanya pada keperluan umum” Prinsip-prinsip yang ditetapkan dalam deklarasi menjadi nilai konstitusional dalam hukum Perancis saat ini dan mungkin digunakan untuk menentang perundang-undangan dan kegiatan pemerintah lainnya. Kelima belas isi deklarasi Perancis yaitu: 1. 2. 3. 4. Manusia dilahirkan merdeka dan tetap merdeka. Manusia mempunyai hak yang sama. Manusia merdeka berbuat sesuatu tanpa merugikan pihak lain. Warga Negara mempunyai hak yang sama dan mempunyai kedudukan serta pekerjaan umum. 5. Manusia tidak boleh dituduh dan ditangkap selain menurut undang-undang. 6. Manusia mempunai kemerdekaan agama dan kepercayaan. 7. Manusia merdeka mengeluarkan pikiran. 8. Adanya kemerdekaan surat kabar. 9. Adanya kemerdekaan bersatu dan berapat. 10.Adanya kemerdekaan berserikat dan berkumpul. 11.Adanya kemerdekaan bekerja,berdagang, dan melaksanakan kerajinan. 12.Adanya kemerdekaan rumah tangga. 13.Adanya kemerdekaan hak milik. 14.Adanya kemedekaan lalu lintas. 15.Adanya hak hidup dan mencari nafkah. Sistem Pemerintahan Negara Perancis menganut sistem pemerintahan semi presidensial dengan tradisi demokrasi yang kuat. Dalam cabang eksekutif terdapat dua pemimpin, yakni dikepalai oleh Presiden yang dipilih dalam pemilu untuk masa jabatan 5 tahun, dan Perdana Menteri yang ditunjuk oleh presiden, dan Perdana Menteri juga memimpin Dewan Menteri atau Kabinet. Badan Legislatif atau Parlemen Perancis adalah sebuah badan Bikameral, yang terdiri atas Assemblee Nationale dan Senat. Assemblee Nationale, yang mewakili konstituensi lokal dan dipilih langsung untuk masa jabat 5 tahun, memiliki kekuatan untuk membubarkan kabinet sehingga pihak mayoritas menjadi penentu pilihan pemerintah. Assemblee Nationale berjumlah 107 orang, dan anggota Senat berjumlah 48 orang. Senator dipilih secara tidak langsung untuk masa jabat 6 tahun dan pemilihannya dibagi dua, dilakukan tiap tiga tahun

atau yang dapat merugikan negara. yang diperhatikan adalah Assemblee Nationale kecuali untuk hukum konstitusional. tetapi kemudian untuk dapat menangani hal-hal sampai kepada yang sekecil-kecilnya. Di Perancis. Kekuatan Presiden dapat dikatakan kuat. Sedangkan Instansi Vertikal adalah aparat Pusat si Daerah yang diistilahkan dengan antena daripada kewenangan pusat.dimulai 2008. di wilayah-wilayah dipercayakan pada Instansi-instansi Lokal. Instansi Pusat semuanya berkedudukan di Paris. yaitu kelompok sayap kiri yang bertumpu pada Partai Sosialis Perancis dan kelompok sayap kanan yang bertumpu pada Union pour un Mouvement Populaire (UMP). bahkan sebaliknya Presiden dapat membubarkan Assemble Nationale. Memang dalam hal ini Parlemen Perancis juga kuat karena dapat menjatuhkan Perdana Menteri (mosi tidak percaya) tetapi tidak dapat menjatuhkan presiden. Presiden merupakan pelindung (protector) dan pelerai (arbiter) dalam tiap persoalan yang timbul diantara lembaga-lembaga pemerintahan. Awalnya. namun dikurangi. dan Presidenlah yang mengetuai Sidang Kabinet (Sidang Menteri-Menteri). Kekuatan legislatif Senat terbatas karena jika ada perselisihan antara Assemblee Nationale dan Senat. yang lazim pula disebut sebagai Instansi Prefectoral. Dewan ini terdiri dari 9 orang yang diangkat secara sama oleh Presiden dan Ketua Assembley serta Ketua Senat. politiknya khas dengan dua kelompok yang berseberangan. Terdapat juga sebuah partai sayap kanan radikal yang bernama Front National. karena walaupun Dewan Menteri memiliki Perdana Menteri (PM) tetapi Presidenlah yang mengangkat Perdana Menteri tersebut. dan Pemerintah. Dewan Konstitusi dibentuk untuk menjaga konstitusi dari tindakan-tindakan tertentu. Parlemen. Pelayanan Publik pada negara ini mempergunakan pula asas dekonsentrasi (untuk kecenderungan sentralisasi) sedangkan dalam memegang teguh prinsip demokrasi Perancis mengimbanginya dengan mempergunakan pula asas desentralisasi dalam mempermudah pelayanan publik. yang diciptakan oleh Departemen-Departemen sebagai satuan Wilayah Otonom. . Dewan Konstitusi ini dapat mengerem kekuasaan dari pada Presiden. senator menjabat untuk 9 tahun.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->