Pengertian TIK

1. Pengertian Teknologi Kata teknologi berasal dari bahasa Yunani, technologia, techneyang berarti ‘keahlian’ dan logia yang berarti ‘pengetahuan’. Dalam pengertian yang sempit, teknologi mengacu pada objek benda yang dipergunakan untuk kemudahan aktivitas manusia, seperti mesin, perkakas, atau perangkat keras. Dalam pengertian yang lebih luas, teknologi dapat meliputi pengertian sistem, organisasi, juga teknik. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan dan kemajuan zaman, pengertian teknologi menjadi semakin meluas, sehingga saat ini teknologi merupakan sebuah konsep yang berkaitan dengan jenis penggunaan dan pengetahuan tentang alat dan keahlian, dan bagaimana ia dapat memberi pengaruh pada kemampuan manusia untuk mengendalikan dan mengubah sesuatu yang ada di sekitarnya.3 Jadi teknologi adalah semacam perpanjangan tangan manusia untuk dapat memanfaatkan alam dan sesuatu yang ada di sekelilingnya secara lebih maksimal. Dengan demikian, secara sederhana teknologi bertujuan untuk mempermudah pemenuhan kebutuhan manusia,Teknologi atau pertukangan memiliki lebih dari satu definisi. Salah satunya adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material danproses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Sebagai aktivitas manusia, teknologi mulai sebelum sains dan teknik.,Katateknologi sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. Akan tetapi,penemuan yang sangat lama seperti roda da pat disebut teknologi. 2. Pengertian Teknologi informasi dan komunikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bagiandari ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) secara umum adalah semua yang teknologi berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan (akuisisi), pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi(Kementerian Negara Riset dan Teknologi, 2006: 6) Teknologi informasi juga adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat, dan tepat waktu yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis,dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. 3. Pengertian TIK dalam bidang pendidikan Pemanfaatan TIK dalam pendidikan di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan sebagai upaya melakukan penyebaran informasi kesatuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara, merupakan wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pendidikan masyarakat. Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya interaksi imbal balik yang seketika. Siaran bersifat searah, dari narasumber belajar atau fasilitator kepada pembelajar. Introduksi komputer dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks, grafis,

pola perilaku sehari-hari. filsafat sebaiknya mulai menyibukkan diri dengan efficient causes(kausalitas). Selain aplikasi puncak seperti itu. dan termasuk relasi antar-individu. Seiring dengan itu. Dalam paham Bacon. Pembelajaran berbasis Internet memungkinkanterjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama. Riwayat globalisasi sebagai efek lebih jauh dari berbagai produk teknologi dan sains dapat ditelusuri jauh ke belakang. Intensifikasi hubungan tingkat dunia ini selanjutnya akan melahirkan pola-pola relasi baru dalam bidang ekonomi. Istilah yang paling populer untuk menjelaskan situasi ini adalah “globalisasi”. dengan jasa piranti lunak buatan Australia. Secara sederhana. sosial. Adalah filsuf Inggris Francis Bacon (1561-1626) yang mula-mula meneguhkan metodologi ilmiah yang menjadi motor penggerak perkembangan sains. peradaban manusia telah maju begitu rupa. globalisasi dapat digambarkan demikian: seorang pemuda kampung di pedalaman Madura sedang mengobrol dengan saudaranya yang bekerja di sebuah hotel Amerika di Arab Saudi dengan menggunakan telepon genggam produk Finlandia. Dan filsafat pun kemudian diberi basis praktis untuk kehidupan sehari-hari. Meminjam cara penggambaran yang dibuat oleh Jean-Francois Lyotard. sehingga dunia menjelma sebagai sepetak kampung. Dia sedang memesan jam tangan Swiss.gambar. globalisasi dapat dipahami sebagai sebuah proses sosial yang meruntuhkan batas-batas.1 . pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). dan semacamnya) hingga ke penemuan berbagai artefak kebudayaan. dan movie) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi. simcard yang dimodali oleh perusahaan Malaysia. berbagai proses sosial yang berwujud transformasi terjadi di mana-mana. tetapi juga menyangkut transformasi ruang dan waktu. Dari sini. hak atas informasi. Berbagai perangkat teknologi yang ditemukan telah menghadirkan definisi baru tentang ruang dan waktu. Revolusi teknologi informasi dan massifnya intensitas komunikasi tingkat global memungkinkan manusia sekarang ini untuk melangsungkan model interaksi yang lambat laun berubah. Banyak pencapaian yang telah diraih. mulai dari yang sifatnya “nilai-nilai” (penghargaan atas kemanusiaan. sehingga dari situlah muncul diktum: knowledge is power (pengetahuan adalah kekuasaan). Globalisasi bukan semata fenomena ekonomi. eksprimentasi dan observasi kemudian didaulat sebagai ruh sains. arah kerja filsafat dibalik: daripada mempersoalkan final causes (teleologi). komunikasi. suara. yakni dengan memperkenalkan metode (penalaran) induktif. dan sedang dipertimbangkan apa akan dikirim dengan jasa pengiriman perusahaan Belanda atau lewat tetangganya yang akan pulang ke kampung halaman. Pemanfaatan teknologi videoconference yang dijalankan berdasar teknologi Internet. kebebasan. beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pendidikan Di gerbang milenium ketiga. Jauh sebelum penghujung milenium kedua tiba. Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah (terlebih lebih bila materi tayangannya adalah materi hasil rekaman). 4. politik. revolusi teknologi informasi telah merambah ke segenap pelosok bumi. memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer.

Dalam pengertian yang sempit. dalam bahasa Giddens. Dalam pengertian yang lebih luas. secara sederhana teknologi bertujuan untuk mempermudah pemenuhan kebutuhan manusia. organisasi. perusakan lapisan ozon. Cita-cita sains adalah kehendak untuk memegang kendali kehidupan dengan lebih besar. Relasi manusia dengan alam dan lingkungan.Sains atau pengetahuan ilmiah bekerja dengan prinsip keterukuran. juga teknik. dunia yang hadir saat ini tak seperti yang diperkirakan oleh para pemikir itu. perkakas. Proses globalisasi membentuk corak masyarakat yang penuh risiko. dunia saat ini tampaknya menjadi tak terkontrol.Teknologi atau pertukangan memiliki lebih dari satu definisi. Sebagai aktivitas manusia. polusi. kenyataannya. atau. sehingga saat ini teknologi merupakan sebuah konsep yang berkaitan dengan jenis penggunaan dan pengetahuan tentang alat dan keahlian. Maksudnya. ternyata melahirkan efek-efek destruktif seperti pemanasan bumi. Pengertian Teknologi Kata teknologi berasal dari bahasa Yunani. Bukannya menjadi lebih terkendali. untuk “membentuk sejarah menurut tujuan kita sendiri”. Dengan pencapaian sains dan teknologi. Pengertian TIK 1. material danproses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. seiring dengan perkembangan dan kemajuan zaman. seperti mesin.2 Pembicaraan mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk kegiatan pembelajaran yang belakangan ini marak dilakukan dalam konteks uraian di atas seperti dimaksudkan untuk mengarahkan produk teknologi agar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan pengembangan pendidikan. Capaian-capaian ilmu pengetahuan dan teknologi manusia memang telah sanggup mengantarkan manusia pada status ontologis keserbapastian (ontological security). pengertian teknologi menjadi semakin meluas. Salah satunya adalah pengembangan dan aplikasi dari alat. teknologi mulai . pembicaraan tentang pemanfaatan teknologi informasi untuk pembelajaran sebenarnya berlangsung di atas kesadaran bahwa bagaimanapun fungsi produk teknologi itu dapat saja “lepas kendali” dan justru bergerak di wilayah yang dipandang negatif. menjadi dunia yang lari tunggang langgang (runaway world). dan bagaimana ia dapat memberi pengaruh pada kemampuan manusia untuk mengendalikan dan mengubah sesuatu yang ada di sekitarnya. di sisi lain. Namun. dengan dukungan teknologi industri yang eksploitatif. technologia. teknologi mengacu pada objek benda yang dipergunakan untuk kemudahan aktivitas manusia. Dengan demikian. Akan tetapi. dan semacamnya. manusia dewasa ini terjebak dalam situasi keserbatakpastian. Risiko yang lahir dari pola-pola relasi itu tak syak lagi akan menjadi ancaman bagi keberadaan hidup manusia itu sendiri.3 Jadi teknologi adalah semacam perpanjangan tangan manusia untuk dapat memanfaatkan alam dan sesuatu yang ada di sekelilingnya secara lebih maksimal. atau perangkat keras. yang merupakan konsekuensi logis yang inheren dari sistem relasi yang diciptakan manusia sendiri (manufactured uncertainties). dunia diharapkan dapat lebih stabil dan tertata. teknologi dapat meliputi pengertian sistem. Akan tetapi. techneyang berarti ‘keahlian’ dan logia yang berarti ‘pengetahuan’. berkat iptek pula. mesin.

mendapatkan. dan penyajian informasi(Kementerian Negara Riset dan Teknologi. menyusun. hak atas informasi. dari narasumber belajar atau fasilitator kepada pembelajar. Seiring dengan itu. mulai dari yang sifatnya “nilai-nilai” (penghargaan atas kemanusiaan. memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas. grafis. Selain aplikasi puncak seperti itu. Pengertian TIK dalam bidang pendidikan Pemanfaatan TIK dalam pendidikan di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang. akurat. Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah (terlebih lebih bila materi tayangannya adalah materi hasil rekaman). Pembelajaran berbasis Internet memungkinkanterjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama. 2. Akan tetapi.penemuan yang sangat lama seperti roda da pat disebut teknologi. dan movie) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi. 4.sebelum sains dan teknik. berbagai proses . penyebaran. memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. Siaran bersifat searah. penyimpanan.. yaitu informasi yang relevan.Katateknologi sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). Berbagai perangkat teknologi yang ditemukan telah menghadirkan definisi baru tentang ruang dan waktu. bisnis. suara. dan tepat waktu yang digunakan untuk keperluan pribadi. Pemanfaatan teknologi videoconference yang dijalankan berdasar teknologi Internet. kebebasan. pengumpulan (akuisisi). gambar. pengolahan. menyimpan. Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya interaksi imbal balik yang seketika. Introduksi komputer dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks. 3. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan sebagai upaya melakukan penyebaran informasi kesatuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara.dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Pengertian Teknologi informasi dan komunikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bagiandari ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) secara umum adalah semua yang teknologi berhubungan dengan pengambilan. dan semacamnya) hingga ke penemuan berbagai artefak kebudayaan. beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK. revolusi teknologi informasi telah merambah ke segenap pelosok bumi. merupakan wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pendidikan masyarakat. Jauh sebelum penghujung milenium kedua tiba. 2006: 6) Teknologi informasi juga adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data termasuk memproses. peradaban manusia telah maju begitu rupa. Banyak pencapaian yang telah diraih. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pendidikan Di gerbang milenium ketiga.

Relasi manusia dengan alam dan lingkungan. Revolusi teknologi informasi dan massifnya intensitas komunikasi tingkat global memungkinkan manusia sekarang ini untuk melangsungkan model interaksi yang lambat laun berubah. sosial. kenyataannya. komunikasi. dunia diharapkan dapat lebih stabil dan tertata. menjadi dunia yang lari tunggang langgang (runaway world). dengan jasa piranti lunak buatan Australia. dengan dukungan teknologi industri yang eksploitatif.2 Pembicaraan mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk kegiatan pembelajaran yang belakangan ini marak dilakukan dalam konteks uraian di atas seperti dimaksudkan untuk mengarahkan produk teknologi agar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan pengembangan pendidikan. Maksudnya. dalam bahasa Giddens. arah kerja filsafat dibalik: daripada mempersoalkan final causes (teleologi). Bukannya menjadi lebih terkendali. filsafat sebaiknya mulai menyibukkan diri dengan efficient causes(kausalitas). dunia yang hadir saat ini tak seperti yang diperkirakan oleh para pemikir itu. atau. pembicaraan tentang pemanfaatan teknologi informasi untuk pembelajaran sebenarnya berlangsung di atas . berkat iptek pula. Capaian-capaian ilmu pengetahuan dan teknologi manusia memang telah sanggup mengantarkan manusia pada status ontologis keserbapastian (ontological security). polusi. dan termasuk relasi antar-individu. Dalam paham Bacon. Dia sedang memesan jam tangan Swiss. di sisi lain. tetapi juga menyangkut transformasi ruang dan waktu. Dan filsafat pun kemudian diberi basis praktis untuk kehidupan sehari-hari. dunia saat ini tampaknya menjadi tak terkontrol. untuk “membentuk sejarah menurut tujuan kita sendiri”. politik. yang merupakan konsekuensi logis yang inheren dari sistem relasi yang diciptakan manusia sendiri (manufactured uncertainties). dan semacamnya. sehingga dunia menjelma sebagai sepetak kampung. Dengan pencapaian sains dan teknologi. Adalah filsuf Inggris Francis Bacon (1561-1626) yang mula-mula meneguhkan metodologi ilmiah yang menjadi motor penggerak perkembangan sains. globalisasi dapat dipahami sebagai sebuah proses sosial yang meruntuhkan batas-batas. Riwayat globalisasi sebagai efek lebih jauh dari berbagai produk teknologi dan sains dapat ditelusuri jauh ke belakang. Meminjam cara penggambaran yang dibuat oleh Jean-Francois Lyotard. Intensifikasi hubungan tingkat dunia ini selanjutnya akan melahirkan pola-pola relasi baru dalam bidang ekonomi.1 Sains atau pengetahuan ilmiah bekerja dengan prinsip keterukuran. Secara sederhana. Akan tetapi. ternyata melahirkan efek-efek destruktif seperti pemanasan bumi. Proses globalisasi membentuk corak masyarakat yang penuh risiko. perusakan lapisan ozon. dan sedang dipertimbangkan apa akan dikirim dengan jasa pengiriman perusahaan Belanda atau lewat tetangganya yang akan pulang ke kampung halaman. globalisasi dapat digambarkan demikian: seorang pemuda kampung di pedalaman Madura sedang mengobrol dengan saudaranya yang bekerja di sebuah hotel Amerika di Arab Saudi dengan menggunakan telepon genggam produk Finlandia. manusia dewasa ini terjebak dalam situasi keserbatakpastian. yakni dengan memperkenalkan metode (penalaran) induktif. eksprimentasi dan observasi kemudian didaulat sebagai ruh sains. simcard yang dimodali oleh perusahaan Malaysia. Cita-cita sains adalah kehendak untuk memegang kendali kehidupan dengan lebih besar. Risiko yang lahir dari pola-pola relasi itu tak syak lagi akan menjadi ancaman bagi keberadaan hidup manusia itu sendiri. Istilah yang paling populer untuk menjelaskan situasi ini adalah “globalisasi”.sosial yang berwujud transformasi terjadi di mana-mana. sehingga dari situlah muncul diktum: knowledge is power (pengetahuan adalah kekuasaan). Globalisasi bukan semata fenomena ekonomi. Dari sini. pola perilaku sehari-hari. Namun.

.kesadaran bahwa bagaimanapun fungsi produk teknologi itu dapat saja “lepas kendali” dan justru bergerak di wilayah yang dipandang negatif.

Salah satunya adalah pengembangan dan aplikasi dari alat. techneyang berarti ‘keahlian’ dan logia yang berarti ‘pengetahuan’. Siaran bersifat searah. Introduksi komputer . atau perangkat keras. material danproses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. bisnis. menyusun. penyebaran.Pengertian TIK 1. pengumpulan (akuisisi). Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan sebagai upaya melakukan penyebaran informasi kesatuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara. merupakan wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pendidikan masyarakat. 3. 2006: 6) Teknologi informasi juga adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data termasuk memproses. Dengan demikian. teknologi mulai sebelum sains dan teknik. seperti mesin. Akan tetapi. teknologi mengacu pada objek benda yang dipergunakan untuk kemudahan aktivitas manusia. Akan tetapi. yaitu informasi yang relevan. dan penyajian informasi(Kementerian Negara Riset dan Teknologi. dari narasumber belajar atau fasilitator kepada pembelajar. dan tepat waktu yang digunakan untuk keperluan pribadi. dan bagaimana ia dapat memberi pengaruh pada kemampuan manusia untuk mengendalikan dan mengubah sesuatu yang ada di sekitarnya. Sebagai aktivitas manusia. secara sederhana teknologi bertujuan untuk mempermudah pemenuhan kebutuhan manusia. Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya interaksi imbal balik yang seketika. Dalam pengertian yang sempit.3 Jadi teknologi adalah semacam perpanjangan tangan manusia untuk dapat memanfaatkan alam dan sesuatu yang ada di sekelilingnya secara lebih maksimal. juga teknik. Pengertian Teknologi informasi dan komunikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bagiandari ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) secara umum adalah semua yang teknologi berhubungan dengan pengambilan. Pengertian TIK dalam bidang pendidikan Pemanfaatan TIK dalam pendidikan di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang. Pengertian Teknologi Kata teknologi berasal dari bahasa Yunani. teknologi dapat meliputi pengertian sistem.Katateknologi sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. menyimpan. organisasi. Dalam pengertian yang lebih luas. seiring dengan perkembangan dan kemajuan zaman. akurat. pengertian teknologi menjadi semakin meluas. mendapatkan.Teknologi atau pertukangan memiliki lebih dari satu definisi. 2. sehingga saat ini teknologi merupakan sebuah konsep yang berkaitan dengan jenis penggunaan dan pengetahuan tentang alat dan keahlian.penemuan yang sangat lama seperti roda da pat disebut teknologi. penyimpanan.dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas.. pengolahan. technologia. perkakas. mesin.

grafis. Dari sini. politik. hak atas informasi. Dalam paham Bacon. berbagai proses sosial yang berwujud transformasi terjadi di mana-mana. memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. Riwayat globalisasi sebagai efek lebih jauh dari berbagai produk teknologi dan sains dapat ditelusuri jauh ke belakang. kebebasan. komunikasi. beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK. dengan jasa piranti lunak buatan Australia. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pendidikan Di gerbang milenium ketiga. sosial. Berbagai perangkat teknologi yang ditemukan telah menghadirkan definisi baru tentang ruang dan waktu. 4. filsafat sebaiknya mulai menyibukkan diri dengan efficient causes(kausalitas). dan semacamnya) hingga ke penemuan berbagai artefak kebudayaan. revolusi teknologi informasi telah merambah ke segenap pelosok bumi. Selain aplikasi puncak seperti itu. Dan filsafat pun kemudian diberi basis praktis . Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah (terlebih lebih bila materi tayangannya adalah materi hasil rekaman). Meminjam cara penggambaran yang dibuat oleh Jean-Francois Lyotard. Banyak pencapaian yang telah diraih. globalisasi dapat digambarkan demikian: seorang pemuda kampung di pedalaman Madura sedang mengobrol dengan saudaranya yang bekerja di sebuah hotel Amerika di Arab Saudi dengan menggunakan telepon genggam produk Finlandia. simcard yang dimodali oleh perusahaan Malaysia. tetapi juga menyangkut transformasi ruang dan waktu. Seiring dengan itu. pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). Pemanfaatan teknologi videoconference yang dijalankan berdasar teknologi Internet. Intensifikasi hubungan tingkat dunia ini selanjutnya akan melahirkan pola-pola relasi baru dalam bidang ekonomi. mulai dari yang sifatnya “nilai-nilai” (penghargaan atas kemanusiaan. eksprimentasi dan observasi kemudian didaulat sebagai ruh sains. dan sedang dipertimbangkan apa akan dikirim dengan jasa pengiriman perusahaan Belanda atau lewat tetangganya yang akan pulang ke kampung halaman. Istilah yang paling populer untuk menjelaskan situasi ini adalah “globalisasi”. pola perilaku sehari-hari. Jauh sebelum penghujung milenium kedua tiba. dan movie) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi. yakni dengan memperkenalkan metode (penalaran) induktif. globalisasi dapat dipahami sebagai sebuah proses sosial yang meruntuhkan batas-batas. sehingga dunia menjelma sebagai sepetak kampung. Pembelajaran berbasis Internet memungkinkanterjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama. Dia sedang memesan jam tangan Swiss. Revolusi teknologi informasi dan massifnya intensitas komunikasi tingkat global memungkinkan manusia sekarang ini untuk melangsungkan model interaksi yang lambat laun berubah. Secara sederhana. peradaban manusia telah maju begitu rupa.dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks. Globalisasi bukan semata fenomena ekonomi. Adalah filsuf Inggris Francis Bacon (1561-1626) yang mula-mula meneguhkan metodologi ilmiah yang menjadi motor penggerak perkembangan sains. arah kerja filsafat dibalik: daripada mempersoalkan final causes (teleologi). dan termasuk relasi antar-individu. gambar. suara.

Cita-cita sains adalah kehendak untuk memegang kendali kehidupan dengan lebih besar. yang merupakan konsekuensi logis yang inheren dari sistem relasi yang diciptakan manusia sendiri (manufactured uncertainties). manusia dewasa ini terjebak dalam situasi keserbatakpastian. Relasi manusia dengan alam dan lingkungan. Namun. dunia diharapkan dapat lebih stabil dan tertata. . kenyataannya. menjadi dunia yang lari tunggang langgang (runaway world). Capaian-capaian ilmu pengetahuan dan teknologi manusia memang telah sanggup mengantarkan manusia pada status ontologis keserbapastian (ontological security). atau. dunia yang hadir saat ini tak seperti yang diperkirakan oleh para pemikir itu. Dengan pencapaian sains dan teknologi.2 Pembicaraan mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk kegiatan pembelajaran yang belakangan ini marak dilakukan dalam konteks uraian di atas seperti dimaksudkan untuk mengarahkan produk teknologi agar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan pengembangan pendidikan. dengan dukungan teknologi industri yang eksploitatif. Akan tetapi. ternyata melahirkan efek-efek destruktif seperti pemanasan bumi. untuk “membentuk sejarah menurut tujuan kita sendiri”. Proses globalisasi membentuk corak masyarakat yang penuh risiko. berkat iptek pula. dunia saat ini tampaknya menjadi tak terkontrol. perusakan lapisan ozon. polusi. sehingga dari situlah muncul diktum: knowledge is power (pengetahuan adalah kekuasaan). dalam bahasa Giddens. di sisi lain. Risiko yang lahir dari pola-pola relasi itu tak syak lagi akan menjadi ancaman bagi keberadaan hidup manusia itu sendiri.1 Sains atau pengetahuan ilmiah bekerja dengan prinsip keterukuran. dan semacamnya.untuk kehidupan sehari-hari. pembicaraan tentang pemanfaatan teknologi informasi untuk pembelajaran sebenarnya berlangsung di atas kesadaran bahwa bagaimanapun fungsi produk teknologi itu dapat saja “lepas kendali” dan justru bergerak di wilayah yang dipandang negatif. Bukannya menjadi lebih terkendali. Maksudnya.

2006: 6) Teknologi informasi juga adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data termasuk memproses. pengumpulan (akuisisi). dari narasumber belajar atau fasilitator kepada pembelajar. 2. mendapatkan. Dengan demikian. Sebagai aktivitas manusia. Akan tetapi. juga teknik. menyusun. bisnis. teknologi mengacu pada objek benda yang dipergunakan untuk kemudahan aktivitas manusia. merupakan wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pendidikan masyarakat.penemuan yang sangat lama seperti roda da pat disebut teknologi.Teknologi atau pertukangan memiliki lebih dari satu definisi. Introduksi komputer . dan penyajian informasi(Kementerian Negara Riset dan Teknologi. Pengertian Teknologi informasi dan komunikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bagiandari ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) secara umum adalah semua yang teknologi berhubungan dengan pengambilan. Dalam pengertian yang lebih luas. teknologi dapat meliputi pengertian sistem.Katateknologi sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. Salah satunya adalah pengembangan dan aplikasi dari alat.. akurat.dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. seiring dengan perkembangan dan kemajuan zaman. penyebaran. atau perangkat keras. techneyang berarti ‘keahlian’ dan logia yang berarti ‘pengetahuan’. sehingga saat ini teknologi merupakan sebuah konsep yang berkaitan dengan jenis penggunaan dan pengetahuan tentang alat dan keahlian. teknologi mulai sebelum sains dan teknik. pengolahan. Siaran bersifat searah. material danproses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya.Pengertian TIK 1. secara sederhana teknologi bertujuan untuk mempermudah pemenuhan kebutuhan manusia. dan bagaimana ia dapat memberi pengaruh pada kemampuan manusia untuk mengendalikan dan mengubah sesuatu yang ada di sekitarnya. yaitu informasi yang relevan. mesin. memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas. seperti mesin. Pengertian Teknologi Kata teknologi berasal dari bahasa Yunani. 3. dan tepat waktu yang digunakan untuk keperluan pribadi. penyimpanan. Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya interaksi imbal balik yang seketika. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan sebagai upaya melakukan penyebaran informasi kesatuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara. pengertian teknologi menjadi semakin meluas. Pengertian TIK dalam bidang pendidikan Pemanfaatan TIK dalam pendidikan di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang. menyimpan. perkakas. organisasi.3 Jadi teknologi adalah semacam perpanjangan tangan manusia untuk dapat memanfaatkan alam dan sesuatu yang ada di sekelilingnya secara lebih maksimal. technologia. Akan tetapi. Dalam pengertian yang sempit.

memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. arah kerja filsafat dibalik: daripada mempersoalkan final causes (teleologi). dan termasuk relasi antar-individu. globalisasi dapat digambarkan demikian: seorang pemuda kampung di pedalaman Madura sedang mengobrol dengan saudaranya yang bekerja di sebuah hotel Amerika di Arab Saudi dengan menggunakan telepon genggam produk Finlandia. eksprimentasi dan observasi kemudian didaulat sebagai ruh sains. pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). Secara sederhana. yakni dengan memperkenalkan metode (penalaran) induktif. Istilah yang paling populer untuk menjelaskan situasi ini adalah “globalisasi”. berbagai proses sosial yang berwujud transformasi terjadi di mana-mana. dan sedang dipertimbangkan apa akan dikirim dengan jasa pengiriman perusahaan Belanda atau lewat tetangganya yang akan pulang ke kampung halaman. Riwayat globalisasi sebagai efek lebih jauh dari berbagai produk teknologi dan sains dapat ditelusuri jauh ke belakang. sosial. globalisasi dapat dipahami sebagai sebuah proses sosial yang meruntuhkan batas-batas. Selain aplikasi puncak seperti itu.dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks. beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK. 4. pola perilaku sehari-hari. Revolusi teknologi informasi dan massifnya intensitas komunikasi tingkat global memungkinkan manusia sekarang ini untuk melangsungkan model interaksi yang lambat laun berubah. Berbagai perangkat teknologi yang ditemukan telah menghadirkan definisi baru tentang ruang dan waktu. Dalam paham Bacon. Adalah filsuf Inggris Francis Bacon (1561-1626) yang mula-mula meneguhkan metodologi ilmiah yang menjadi motor penggerak perkembangan sains. Dia sedang memesan jam tangan Swiss. mulai dari yang sifatnya “nilai-nilai” (penghargaan atas kemanusiaan. gambar. Dari sini. dengan jasa piranti lunak buatan Australia. komunikasi. peradaban manusia telah maju begitu rupa. revolusi teknologi informasi telah merambah ke segenap pelosok bumi. Pemanfaatan teknologi videoconference yang dijalankan berdasar teknologi Internet. Jauh sebelum penghujung milenium kedua tiba. Pembelajaran berbasis Internet memungkinkanterjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama. Intensifikasi hubungan tingkat dunia ini selanjutnya akan melahirkan pola-pola relasi baru dalam bidang ekonomi. tetapi juga menyangkut transformasi ruang dan waktu. suara. hak atas informasi. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pendidikan Di gerbang milenium ketiga. Dan filsafat pun kemudian diberi basis praktis . Seiring dengan itu. politik. grafis. simcard yang dimodali oleh perusahaan Malaysia. Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah (terlebih lebih bila materi tayangannya adalah materi hasil rekaman). filsafat sebaiknya mulai menyibukkan diri dengan efficient causes(kausalitas). sehingga dunia menjelma sebagai sepetak kampung. dan semacamnya) hingga ke penemuan berbagai artefak kebudayaan. Banyak pencapaian yang telah diraih. kebebasan. dan movie) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi. Globalisasi bukan semata fenomena ekonomi. Meminjam cara penggambaran yang dibuat oleh Jean-Francois Lyotard.

untuk “membentuk sejarah menurut tujuan kita sendiri”. dengan dukungan teknologi industri yang eksploitatif. Akan tetapi. Risiko yang lahir dari pola-pola relasi itu tak syak lagi akan menjadi ancaman bagi keberadaan hidup manusia itu sendiri. menjadi dunia yang lari tunggang langgang (runaway world). dunia diharapkan dapat lebih stabil dan tertata.untuk kehidupan sehari-hari. dunia saat ini tampaknya menjadi tak terkontrol. Namun. dalam bahasa Giddens. Proses globalisasi membentuk corak masyarakat yang penuh risiko. . berkat iptek pula. ternyata melahirkan efek-efek destruktif seperti pemanasan bumi. yang merupakan konsekuensi logis yang inheren dari sistem relasi yang diciptakan manusia sendiri (manufactured uncertainties). Dengan pencapaian sains dan teknologi.1 Sains atau pengetahuan ilmiah bekerja dengan prinsip keterukuran. dunia yang hadir saat ini tak seperti yang diperkirakan oleh para pemikir itu. atau. di sisi lain. Capaian-capaian ilmu pengetahuan dan teknologi manusia memang telah sanggup mengantarkan manusia pada status ontologis keserbapastian (ontological security). Cita-cita sains adalah kehendak untuk memegang kendali kehidupan dengan lebih besar. manusia dewasa ini terjebak dalam situasi keserbatakpastian. Relasi manusia dengan alam dan lingkungan. Bukannya menjadi lebih terkendali. pembicaraan tentang pemanfaatan teknologi informasi untuk pembelajaran sebenarnya berlangsung di atas kesadaran bahwa bagaimanapun fungsi produk teknologi itu dapat saja “lepas kendali” dan justru bergerak di wilayah yang dipandang negatif.2 Pembicaraan mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk kegiatan pembelajaran yang belakangan ini marak dilakukan dalam konteks uraian di atas seperti dimaksudkan untuk mengarahkan produk teknologi agar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan pengembangan pendidikan. Maksudnya. dan semacamnya. kenyataannya. perusakan lapisan ozon. polusi. sehingga dari situlah muncul diktum: knowledge is power (pengetahuan adalah kekuasaan).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful