BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang Kalsium merupakan unsur penting untuk kekuatan tulang dan gigi dan terdapat banyak pada sayuran berdaun hijau atau kacang-kacangan. Mengonsumsi vitamin D juga akan sangat membantu dalam penyerapan kalsium. Sedangkan untuk pemenuhan vitamin dan mineral, sangat mudah untuk dipenuhi oleh makanan yang berasal dari sayuran dan buahbuahan. (Mahan Kathlen 2000) Kalsium adalah mineral yang amat penting bagi manusia, antara lain bagi metabolisme tubuh, penghubung antar syaraf, kerja jantung, dan pergerakan otot. Setelah umur 20 tahun, tubuh manusia akan mulai mengalami kekurangan kalsium sebanyak 1% per tahun. Dan setelah umur 50 tahun, jumlah kandungan kalsium dalam tubuh akan menyusut sebanyak 30%. Kehilangan akan mencapai 50% ketika mencapai umur 70 tahun dan seterusnya mengalami masalah kekurangan kalsium (US Dietary Reference intake 2002). Kekurangan kalsium biasanya dihubungkan dengan berbagai macam penyakit tulang. Rakhitis merupakan pelunakan tulang pada anak-anak berpotensi menyebabkan patah tulang dan kelainan bentuk. Rakitis adalah salah satu penyakit anak yang paling sering di banyak negara berkembang. Penyebab utama adalah kekurangan vitamin D, namun kekurangan kalsium yang memadai dalam diet juga dapat menyebabkan rakhitis (kasus diare berat dan muntah dapat menjadi penyebab kekurangan). Meskipun dapat terjadi pada orang dewasa, sebagian besar kasus terjadi pada anak-anak menderita gizi buruk, biasanya dihasilkan dari kelaparan atau kelaparan selama tahap awal masa kanak-kanak.

Rumus garam utamanya dikenal sebagai hidroksiapatit. yang akan menjadi tempat di mana kalsium mengendap.BAB II PEMBAHASAN Fisiologi Tulang Tulang terdiri atas matriks organic keras yang sangat diperkuat dengan endapan garam kalsium dan garam tulang. Kolagen monomer dengan cepat membentuk serat-serat kolagen dan jaringan akhir yang terbentuk adalah osteoid. Kanal yang dilewati pembuluh darah ini disebut kanal harvers. 1. sehingga massa total dari tulang tetap konstan. kecepatan pengendapan dan absorpsi tulang sama satu dengan lainnya. Sewaktu osteoid terbentuk. osteoklas terdapat dalam massa yang sedikit tetapi pekat. Pengendapan ini berhenti setelah ada pembuluh darah yang mendarahi daerah tersebut. khususnya kondroitin sulfat dan asam hialuronat yang membantu mengatur pengendapan kalsium. beberapa osteoblas terperangkap dalam osteoid dan selanjutnya disebut osteosit. dan tulang yang baru itu diletakkan pada lapisan berikutnya dari lingkaran konsentris (lamella) pada permukaan dalam rongga tersebut sampai pada akhirnya terowongan itu terisi semua. mulai dibentuk tulang baru. Matriks organik ini terdiri dari serat-serat kolagen dan medium gelatin homogen yang disebut substansi dasar. osteoklas akan menghilang dan terowongan itu akan ditempati osteoblas. Pada akhir waktu ini. Substansi dasar ini terdiri atas cairan ekstraseluler ditambah proteoglikan. Pengendapan tulang ini kemudian terus berlangsung selama beberapa bulan. Pada pertumbuhan tulang normal. Biasanya. Garam-garam tulang terutama terdiri dari kalsium dan fosfat. Lawan dari osteoblas yang membentuk tulang adalah osteoklas yang menyerap tulang dan mengikisnya. 2. Osteoblas dapat dijumpai di permukaan luar tulang dan dalam rongga tulang. Selanjutnya. maka osteoklas akan memakan tulang dalam waktu 3 minggu dan membentuk terowongan. Tahap awal pembentukan tulang adalah sekresi kolagen (kolagen monomer) dan substansi dasar oleh osteoblas. . dan sekali massa osteoklas mulai terbentuk. Setiap daerah tempat terjadinya tulang baru dengan cara seperti ini disebut osteon.

tulang akan menebal. Epidemiologi Di negara maju. terutama ketika ASI dan sedikit terkena sinar Matahari Individu tidak mengkonsumsi susu. Anak-anak usia 6 bulan sampai 24 bulan berada pada risiko tertinggi. Menyusui bayi yang tidak terkena sinar Matahari. tulang akan terus melakukan regenerasi kalau sudah mulai perlu diganti. Definisi Rakitis adalah suatu penyakit mengenai tulang yang sedang tumbuh yang ditandai dengan gagalnya kalsium untuk disimpan didalam tulang. Karena penyakit ini mengenai tulang yang sedang tumbuh. dan kembali melengkung. Kecepatan absorpsi-pengendapan tulang yang berlangsung cepat. Bayi yang berkulit gelap (misalnya coklat kulit. seperti mereka yang tidak toleran laktosa Individu dengan rambut merah telah berspekulasi untuk memiliki penurunan risiko untuk rakitis karena produksi mereka yang lebih besar vitamin D dalam sinar Matahari. misalnya pada anak-anak. pada anak-anak akan terjadi regenerasi yang cepat apabila ada kerusakan. Kemampuan tulang melakukan regenerasi akibat adanya absorpsi-pengendapan tulang. rakitis adalah penyakit langka (kejadian kurang dari 1 dalam 200. (Mahan 2000). Afrika).000). Konsekuensi jangka panjang termasuk lengkungan permanen atau pengerusakan tulang panjang. maka hanya terjadi pada anak-anak. Jadi.Apabila mendapat beban yang berat. karena tulang mereka berkembang pesat. cenderung membuat tulang rapuh dibandingkan dengan absorpsi-pengendapan tulang yang lambat. Selain itu. Jadi tulang menjadi lunak dan mudah patah atau berubah bentuknya. Namun jika tidak ditangani maka akan terus sampai dewasa. Rakhitis defisiensi vitamin D jarang pada bayi dan anak dinegara industri Faktor Resiko Mereka yang berisiko tinggi untuk mengembangkan rakitis meliputi: Menyusui bayi yang ibunya tidak terkena sinar Matahari. .

7-dehidrokolesterol diaktifkan secara fotokimia menjadi kholekalsiferol dan diangkut kehati. paratiroid.Etiologi Selama sepertiga pertama abad ini. dalam sel korteks ginjal menjadi 1. Osteoblast mengekskresi kolagen dan selanjutnya mengubah polisakarida. Setiap sterol terirradiasi ini dihidroksilasi dalam hati menjadi 25-OHkolekalsiferol dan selanjutnya. sel-sel dalam otak. Anak dengan gangguan penyerapan. atau keduanya. karena pigmentasi kulitnya atau penetrasi sinar matahari yang tidak cukup.1993) Ada dua bentuk vitamin D yang penting secara praktis. sinar ini tidak tembus kaca jendela) atau masukan vitamin D tidak cukup. tersedia sebagai ergosterol teriradiasi. biasanya ada dalam kulit manusia dalam stadium provitamin sebagai 7dehidrokolesterol. Selain diet kurang vitamin D dan kulit kurang terpapar pada iradiasi ultraviolet. pankreatitis. Reseptor hormon ditemukan dalam ginjal. osteoblast tulang. yang fungsinya sebagai hormon. Vitamin D3 tersedia secara sintesis. yang menyebabkan pengendapan matriks dan selanjutnya mineralisasi (pemasukan mineral). penyebab rakhitis yang dominan adalah defisiensi vitamin D nutrisi karena pemaparan sinar ultraviolet cahaya matahari langsung tidak cukup (296-310 nm. seperti pada bayi berat badan lahir rendah dan pada remaja. seperti fenetoin atau fenobarbital. steatorrhea. Patologi Pembentukan tulang baru dimulai dengan osteoblast. sebagian besar diganti minyak ikan (cod dan percemorph) sebagai sumber diet dan vitamin D terapeutik.25- dihidroksikolekalsiferol. Terapi anti konvulsi. fosfatase alkali dan .. usus. beberapa faktor memberi kecenderungan terhadap defisiensi vitamin D. sel-sel pulau pankreas. dapat mengganggu metabolisme vitamin D. Anak kulit hitam luar biasa rentan terhadap rakhitis. seperti penyakit seliak.(Argao EA. Rakhitis atau displasia epifisis terutama agaknya berkembang selama pertumbuhan cepat. fosfolipid. Glukokortikoid tampak merupakan antagonis terhadap vitamin D dalam pengankutan kalsium. Defisiensi dapat terjadi pada bayi kulit gelap yang tidak mendapat tambahan vitamin D atau bayi yang minum ASI dari ibu yang tidak terpapar pada sinar matahari. mungkin menderita rakhitis karena penyerapan vitamin D atau kalsium atau keduanya kurang. Vitamin D2 atau kalsiferol. atau kistik fibrosis. epitel mamma dan dimana-mana.

melarutkan dan memindahkan matriks dan mineral. . Pada rakhitis. Mineralisasi pada tulang subperiosteal juga kurang. berjumbai-jumbai jaringan tidak kaku (metafisis rakitis). dan hormon pertumbuhan semuanya mempunyai beberapa pengaruh. menjadi terkompresi dan menonjol ke lateral. lebar.pirofosfatase sampai terjadi mineralisasi bila ada cukup kalsium dan fosfor. Sel kartilago gagal untuk menyempurnakan siklus proliferasi dan degenerasi normalnya. yang gagal memberi mineral. yang berakibat deformitas dan fraktur. disertai dengan pengendapan osteoid yang dibentuk baru. fluorida. menghasilkan daerah tidak teratur. dan hasilnya korteks tulang melunak dan menipis yang dengan mudah dirubah bentuk oleh penekanan. dan kegagalan penetrasi kapiler selanjutnya terjadi dengan cara selapis demi selapis. Osteosit yang ditutup oleh tulang menyerap maupun mengendapkan kembali tulang. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tulang kurang dimengerti. batang kehilangan kekuatannya. Jika proses ini berlanjut. Daerah ini. berjumbai-jumbai pada ujung batang. Kegagalan kegagalan matriks osseosa dan kartilaginosa memineralisasi daerah persiapan kalsifikasi. korteks yang ada sebelumnya diserap dengan cara yang normal tetapi diganti dengan jaringan esteoid pada seluruh batang. menghasilkan pelebaran ujung tulang dan tasbeh rakhitis. Perubahan ini tergantung pada defisiensi kalsium dan garam fosfor serum untuk mineralisasi. menimbulkan deformitas skelet. tetapi fosfor. pertumbuhan tulang tidak sempurna akibat dari kemunduran atau penekanan pertumbuhan kartilago epifisis normal dan kalsifikasi normal. kalsium. Penyerapan tulang terjadi bila osteoklas mensekresi enzim pada permukaan tulang. Hasilnya adalah garis epifisea tidak teratur.

Penambahan keringat. lutut bengkok kearah dalam). dapat juga ada. dapat dijumpai keadaan kejang. dan gagal tumbuh. Kareneotabes dekat garis sutural merupakan varial normal. kaku. Sensasi bola pimpong akan terasa. kraniotabes adalah karena penipisan lempeng luar tengkorak dan terdeteksi dengan menekan kuat di atas oksiput atau posterior tulang priental. Salah satu dari tanda rakhitis awal. Rahkitis berlebih lebih tampak pada akhir usia tahun pertama selama tahun ke dua. . kelemahan. rakhitis kekurangan vitamin D nampak jarang. terutama sekitar kepala. Perubahan tulang rakhitis dapat di ketahui sesudah beberapa bulan difisiensi vitamin D pada bayi yang minum asi Dari ibu yang menderita osteomalasia rakitis dapat timbul dalam 2 bulan. Bayi berat badan lahir rendah sangat rentan terhadap terjadinya rkhitis awal dan terhadap kraniumtabes. Pembesaran sambungan kostokonhondral yang dapat di raba ( tasbih rakhitis ) dan penebalan pergelangan tangan dan kaki merupakan bukti perubahan penulangan awal yang lain.Manifestasi Klinis Terdapat beberapa gejala dan tanda yang pada rakitis. Pada bayi. Pada anak yang sudah mulai berjalan. yaitu : 1. 2. pertumbuhan fisik yang lambat. Kemudian pada masa anak. dapat dijumpai keadaan seperti deformitas dari tulang terutama bagian kaki seperti genu varum (bengkoknya lutut kearah luar seperti membentuk busur panah)atau genu vakgum (bertemunya kedua lutut jika kaki diluruskan.

dan molar pertama biasanya menunjukkan cacat email. dan lakukan longitudinal terjadi sebelah posterior tasbihnya. membentuk penonjolan atau peninggian . termasuk deformitas koset bahu. pada wanita prubahan ini jika menjadi permanen menambah resiko melahirkan anak dan dapat memerlukan seksiosesaria .. sering bersamaan dengan deformitas pelvis . jalan keluar dengan perpindahan bagian kaudal sacrum dan kosik kedepan. sulkus horizon. membentuk apa yang di sebut deformitas dada burung.yang juga merupakan keterlambatan pertumbuihan dan jalan masuk pelvis sempit dengan penonjolan promontorium. Sebagian sentral tulang farientale dan frontal sering menebal. yang menyebabkan kepala tampak seperti kotak ( caput quadratum ) kepala mungkin lebih besar dari pada normal dan dapat tetap demikian selama hidup. Keluarannya gigi sementara mungkin tertunda dan mungkin ada cacat email dan karies yang luas. manic manic kosta tindak hanya dapat teraba tetapi juga dsapat tampak. Fontanela anterior lebih besar dari normal : penutupannya dapat tertunda sampai sesudah tahun ke dua. Gigi yang permanen yang sedang mengapur dapat juga terkena. Kelembekan tenggorokan dapat berakibat perataan dan kadang kadang asimetri kepala permanen. walaupun proses rakitis terlanjur. Yang sesuai dengan isensir diagfragma ke kosta mungkin ada berbagai deformitas thorak lain. Kepala o Kraneotabes dapat hilang sebelum akhir tahun pertama. Sepanjang tepi bawah dada terjadi defresi horizontal. insisifus canines.  Pelvis o Pada anak dengan lordosis. Sternum dengan kartilago yang berdekatan tampak di tonjilkan kedepan . Sisi thorak menjadi datar.  Kolumnaspinalis o Sering ada lengkung kelateral ( skoliosis ) tingkat sedang sampai berat dan kifosisdapat tampak pada daerah dorsol lumbal anak rakhitis ketika duduk lordosi daerah lumbal dapat tampak pada posisi tengak.  Thorak o Pembesaran sambungan kostokhondral dapat menjadi menonjol .

Sebagai akibatnya. anak dengan rakhitis setengah berat terlambat dalam berdiri dan berjalan. Penekukan batang femur. dan alkali pospatase serum naik. kadar kalsium di bawah 4 mg atau dl. perut gendut tergantung sebagian besar pada kelemahan otot otot abdomen kelemahan lambung dan dinding usus dapat menyebabkan. Selain itu. Pada pemeriksaan ini. untuk menegakkan diagnosis rakitis dapat dilakukan pemeriksaan roentgen tulang. pelvis dsan kaki bekakibat pengurangan tinggi badan. .tibia. sedangkan kadar alkalin fosfatase biasanya meningkat.  Ligamentum o Relaksasi legamentum membantu menghasilkan deformitas dan sebagian menyebabkan kaki pengkar keluar ekstensi sendi lutut berlebihan.  Otot o Otot kurang berkembang dan kurang tonus. o Rakitis berlanjut pembesaran epifisis pada pergelangan tangan dan kaki menjadi lebih nyata. Fraktur grenstik terjadi pada tulang panjang seringkali tidak menampakkan gejala klinis. dapat terlihat adanya kepadatan tulang yang berkurang terutama pada daerah epifisis tulang (daerah pertumbuhan tulang).dan fibula yang lunak menimbulkan kaki bengkok atau kaki pengkar keluar. Ekstremitas. Diagnosis Diangnosa rahkitis didasarkan pada riwayat masukkan vit D yang tidak cukup pada pengamatan klinik. Dapat ditemukan bahwa kadar kalsium pada penderita rakitis adalah dibawah normal. Coxa vara kadang-kadang akibat rakitis. femur dan tibia juga melengkung ke anterior. Deformitas kolumna vertebralis. diperkuat secara kimia dan pemeriksaan roentgenografi. cebol rakhitis. kadar urin AMP siklik naik dan kadar 25-hidroliksikole kalsiumkalsiverum serum menurun  Pemeriksaan Tambahan Pemeriksaan tambahan yang dapat dilakukan adalah pemeriksaan kadar kalsium dan alkalin fosfatase dalam darah.

Bersama dengan parathormon dan kalsitonin.5 – 2 ug 1. Roentgenografi pergelangan tangan paling baik untuk diagnosis awal karena perubahan-perubahan khas ulna dan radius terjadi pada stadium awal. Jarak dari ujung distal ulna dan radius ke tulang metacarpal bertambah karena metafisis rakhitis luas. Pemberian 15000 ug vitamin D dalam dosisi tunggal tampa terapi lebih lanjut Selama beberapa bulan mungkin bermanfaat. Ketika kemajuan penyembuhan dan jaringan osteoid menjadi mengapur. Sesudah penyembuhan sempurna. Dan penyembuhan yang lebih cepat akan menyertai. tetapi trabekula secara luar biasa menojol. Perubahan Roentgenografi Rakhitis aktif. batang tumbuh kearah garis persiapan kalsifikasi sampai bersatu. dosis vitamin D harus diturunkan samapai 10 ug atau hari. Diet bayi mungkin hanya mengandung sedikit vitamin D. air susu sapi hanya mengandung 0. Penyembuhan awal ditunjukkan oleh penampakkan garis persiapan kalsifikasi.* Tepung. Pemberian 50 – 150 ug vitamin D3 setiap hari atau 0. tidak tampak pada roentgenogram. daerah jaringan osteoid. berbeda dengan ujung agak konveks yang secara normal berbatas tegas. yang tidak terkalsifikasi. ia mempunyai peranan besar dalam hemeostasis kalsium dan fosfor dalam cairan tubuh dan jaringan. mungkin dengan mengdiangnosa banding lebih awal dengan rakhitis resisten vitamin D secara genetic dan kurang tergantung pada orang tua untuk pemberian vitamin D setiap hari. Kepadatan pada batang mengurang. konkaf (melengkung) dan berjumbai.1-1 µg/qt. Garis ini dipisah dari ujung distal batang oleh daerah dengan kalsifikasi mengurang. Ujung distal tampak melebar. Fungsi antirakhitisnya termasuk kemudahan penyerapan kalsium usus dan fosfor serta penyerapan kembali fosfor dalam ginjal dan pengaruh langsung pada metabolisme mineral tulang (pengendapan dan penyerapan kembali). tetapi pemberian oral vit D lebih baik. Penatalaksanaan Sinar alamiah dan buatan merupakan terapiotik efektif. sayuran dan buah-buahan hanya mengandung jumlah .25 dihidrosikole kalsiferol akan menghasilkan penyembuhan yang dapat diperagakan pada roentgenogram dalam 2 sampai 4 minggu kecuali pada kasus luar biasa rakhitis yang rekfrakter vit D.

Kebutuhan harian vitamin D adalah 10 ug atau 400 IU. Kebanyakan susu sapi yang dipasarkan diperkaya dengan 10 µg/g vitamin D. Cahaya matahari menjadi agen profilaksis. pada anak normal. Pencegahan Rakhitis dapat dicegah degan pemaparan terhadap sinar ultraviolet atau dengan pemberian vitamin D oral. Kuning telur mengandung 3-10 µg/g. penyembuhan mulai dalam beberapa hari dan membalik berlahan lahan samapai struktur tulang menjadi normal. Komplikasi Infeksi pernafasan seperti bronchitis dan bronkheopenemonia sering pada bayi rahkitis dan atelektasis paru sering disertai deformitas dada berat.mungkin efektif didaerah beriklim sedang hanya beberapa bulan bulan musim panas di daerah yang bebas kabut. Vit D harus juiga di berikan pada ibu hamil dan menyususi.yang dapat diabaikan. Bayi yang di lahirkan premature atau bayi asi yang ibunya tidak terpapar pada cahaya matahari yanag cukup harus mendapat tambahan vit D setiap hari. Anemia karena defisiensi besi atau infeksi yang menyertai sering timbul pada rakhitis berat. Bahkan pembengkokan kaki agak yang agak berat dapat menghilang dalam beberapa tahun tanpa osteotomi. Prognosis Jika jumlah vitamin D di berikan cukup. Susu evavorasi diperkaya dengan konsentrat vit D sehingga 1 qt susu penuh segar atau satu kaleng susu evavorasi menhgandung jumhalah kebutuhan ini. .rakhitis sendiri bukan merupakan penyakit yang mematikan . tuberculosis dan enteritis yang lebih mungkin menyebabkan kematian pada anak rakhitis dari pada. tetapi komplikasi dan infeksi menyertai seperti pneumonia. dan kebanyakan susu yang dipersiapkan secara komersial untuk formula bayi juga diperkaya.

DAFTAR PUSTAKA Holick MF. . N Engl J Med. Vitamin D deficiency.357:266-281. 2007.