MULTI PURPOSE DEEP TUNNEL (MPDT

)

Disusun Oleh :

Bunga Triana I kadek Bagus Widana .P Neneng Winarsih Ratih Dwi Prasetiyaningsih Yogi Oktopianto Yurista Vipriyanti

(16309816) (16309835) (16309850) (16309860) (16309875) (16309876)

BAB 1 PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG Multi Purpose Deep Tunnel System (MPDT) merupakan solusi alternatif dengan pendekatan infrasruktur yang mengintegrasikan bangunan pengendali banjir (flood controll), jalan toll (toll road), instalasi pengolaahan limbah (waste water treatment) dan utility shaft. Infrastruktur ini diharapkan mampu mengatasi berbagai permasalahan kompleksitas permasalahan yang terjadi di Jakarta seperti banjir, kemacetan lalulintas, pengolahan limbah cair perkotaan, dan kelangkaan air bersih.

RUMUSAN MASALAH • Rumusan masalah dalam penulisan ini adalah : • Bagaimana desain Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT) • Bagaimana prinsip dan mekanisme Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT) • Apa saja pertimbangan dalam pembangunan Proyek Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT) • Apakah Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT) bisa efektif di Jakarta

TUJUAN PENULISAN • Tujuan yang hendak dicapai dari penulisan ini adalah: • Mengetahui desain Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT) • Mengetahui prinsip dan mekanisme Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT) • Mengetaui pertimbangan-pertimbangan dalam pembangunan Proyek Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT) • Mendiskusikan tentang Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT) apakah bisa efektif di Jakarta.

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
2.1 2.2 2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8

• Permasalahan Dalam Pengelolaan Sumber Daya Air • Strategi Penanggulangan Masalah DKI Jakarta • Terowongan Bawah Tanah • Mass Rapid Transit • Eurotunnel • Smart Tunnel Malaysia • Terowongan Di Tokyo • Tunnel Di Hongkong

2.1 PERMASALAHAN DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
Banjir Jakarta
• Faktor Penyebab Banjir sangat kompleks, beberapa penyebab adalah : • Curah hujan yang tinggi di bagian hulu • Perubahan penggunaan lahan yang pesat di daerah aliran sungai. • Penyempitan badan sungai oleh pemukiman di bantaran sungai . • Pendangkalan sungai akibat adanya erosi dan sampah. • Adanya penurunan muka tanah baik karena alami maupun non alami. • Pengaruh pasang surutnya air laut (kenaikan tinggi muka air). • Kepedulian masyarakat terhadap fungsi dan manfaat sungai sangat rendah
Tahun 1621, 1654, 1876 1918 1922 9 Januari 1932 1 Februari 1976 Keterangan Terjadinya banjir besar di Batavia / Jakarta. Pemerintah Belanda membangun Bendungan Hilir, Jago dan Udik. Pemerintah Kolonial membangun Banjir Kanal Barat dari pintu air Manggarai sampai Muara Angke. Banjir menghanyutkan sejumlah rumah di kawasan Jl. Sabang dan Thamrin. Hujan deras selama 3 hari berturut-turut, lebih 200.000 jiwa diungsikan, Jakarta Pusat terkena dampak paling parah. Sebanyak 291 Rukun Tetangga (RT), kawasan Jaktim, Jakbar, Jakpus di aliran S. Grogol dan S. Sekretaris terendam, korban 8.596 KK atau 39.729 jiwa terkena dampak banjir. S. Ciliwung dan S. Pesanggrahan meluap karena tidak mampu menampung kiriman air dari hulu. Akibatnya sebagian wilayah timur kebanjiran. Sebanyak 4.400 KK harus mengungsi. Hujan deras selama 2 hari menyebabkan 4 kelurahan di Jaktim akibat luapan S. Cipinang, 754 rumah, 2560 jiwa terendam air sekitar 80 cm. Banjir terjadi di Jakarta, Tangerang dan Bekasi, ribuan rumah terendam, 6 korban tewas, 30.000 jiwa mengungsi. Ibukota dalam kondisi darurat, banjir menggenangi sekitar 60% wilayah Jakarta, 150.000 jiwa mengungsi, 1.379 gardu induk terganggu, 420.000 pelanggan listrik terganggu. Jakarta dalam kondisi darurat banjir, menurut Gubernur

8 Januari 1984

13 Februari 1989

13 Januari 1997

26 Januari 1999

Catatan Sejarah Banjir Di DKI Jakarta

2 – 4 Februari 2007

2013

PAM Lyonnaise Jaya atau PALYJA (untuk wilayah barat) dan PT. Thames PAM JAYA (untuk wilayah timur) sampai saat ini baru mampu melayani 44% dari total jumlah penduduk Jakarta. 20% tercemar sedang. . Sedangkan untuk pencemaran coliform mencapai 55% . 45% tercemar ringan dan 25% kategori baik. Hal ini disebabkan oleh limbah cair dari industri dan domestik serta sampah padat yang dibuang ke sungai.Kelangkaan Air Bersih • Sistem pelayanan air bersih dengan sistem perpipaan yang senjak tahun 1998 dipercayakan oleh Perusahan Air Minum (PAM) DKI Jaya kepada dua mitra swasta asing PT. • Status mutu air tanah DKI Jakarta tahun 2007 adalah 12% tercemar berat. Kualitas Air • Kecenderungan dari tahun 2004 sampai 2007 menunjukkan kualitas yang semakin buruk.

redevelopment dan pembaruan. Timur dan Utara serta mengendalikan pengembangan ke arah Selatan. • Mengembangkan peremajaan kota di kawasan strategis berpotensi tinggi melalui revitalisasi. ekonomi dan secara selektif melaksanakan peremajaan dan perbaikan kampung . • Mempertahankan dan mengembangkan lingkungan dan bangunan cagar budaya untuk kepentingan sejarah.2 STRATEGI PENANGGULANGAN MASALAH DKI JAKARTA Strategi penanggulangan yang direncanakan oleh Pemda DKI Jakarta (berdasarkan RTRW DKI Jakarta 2030) adalah sebagai berikut : • Mengembangkan Jakarta ke arah Barat. pemulihan dan pengembangan situ dan waduk. . • Melaksanakan konservasi kawasan lindung dan sumber daya air. pembangunan pelabuhan bertaraf internasional. normalisasi sungai serta pembangunan tanggul pengaman sungai dan laut.D selaku dosen Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Indonesia dan juga ahli bioteknologi dalam bidang air dan air limbah. budaya.2. • Mengintegrasikan sistem prasarana DKI Jakarta dengan Bodetabek. • Mengembangkan prasarana dan sarana untuk pengendalian banjir dengan pengembangan sistem polder. • Mengembangkan pembangunan ke arah Utara sekaligus optimalisasi pengelolaan Teluk Jakarta melalui reklamasi. pasokan air bersih. perdagangan. Pemda DKI Jakarta disarankan untuk membuat suatau inovasi untuk menyelesaikan masalah-masalah pokok DKI Jakarta (banjir. kebudayaan dan kepariwisataan. ruang terbuka hijau untuk keseimbangan ekologi kota. utilitas. ilmu pengetahuan. yaitu dengan cara merencanakan dan membangun Jakarta MPDT (Multi Purpose Deep Tunnel) atau terowongan bawah tanah multiguna. • Mengoptimalkan dan mengembangkan sistem pusat-pusat kegiatan jasa.. • Mengoptimalkan pemanfaatan lahan perkotaan dengan pembangunan perumahan vertikal lengkap dengan sarana prasarana sosial. Berdasarkan gagasan Firdaus Ali. Ph. dan pembuangan limbah) sekaligus. pariwisata dan ekonomi kreatif skala nasional dan internasional yang didukung prasarana dan sarana yang memadai. distribusi barang. • Mengendalikan pembangunan yang bersifat pita dengan mengembangkan pembangunan kawasan komersial secara terpusat. kemacetan.

terowongan bawah tanah untuk pejalan kaki atau transportasi umumnya disebut subway. Terowongan adalah sebuah tembusan di bawah permukaan tanah atau gunung. Mengalirkan air untuk mengurangi banjir atau untuk dikonsumsi. pembangkit listrik dan terowongan yang menyalurkan kabel telekomunikasi. 4. Sebagai jalan bagi hewan. umumnya hewan langka yang habitatnya dilintasi jalan raya. 3. Istilah ini digunakan pada masa lalu dan saat ini lebih populer disebut underground rapid transit system. Saluran pembuangan.2. Terowongan umumnya tertutup di seluruh sisi kecuali di kedua ujungnya yang terbuka pada lingkungan luar Terowongan biasa digunakan untuk : Lalu lintas kendaraan (umumnya mobil atau kereta api) maupun para pejalan kaki atau pengendara sepeda. Di inggris.3 TEROWONGAN BAWAH TANAH • • 1. . 2. 5.

dan monorail.2. Menurut modanya. subway. tram. subway merupakan salah satu moda angkutan yang sangat populer dan seringkali dikenal dengan istilah metro system. • MRT dalam bentuk subway pada prinsipnya memiliki kesamaan sistem operasi dengan kereta api. Namun. konstruksi teknisnya terdapat perbedaan karena subway terletak di bawah tanah (underground) tetapi stasiunstasiunnya langsung terhubung ke lokasi pusat kegiatan. antara lain: bus (buslane/busway).4 MASS RAPID TRANSIT • MRT (mass rapid transit) secara harfiah dapat diartikan sebagai moda angkutan yang mampu mengangkut penumpang dalam jumlah yang banyak (massal) dengan frekuensi dan kecepatan yang sangat tinggi (rapid). . • Di Eropa Barat. MRT dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Kota London merupakan kota pertama yang menerapkan sistem subway sebagai moda angkutan massal berkecepatan tinggi pada tahun 1863.

2. Eurotunnel atau channel tunnel adalah terowongan penghubung antar selat dari 1.2.3 km dibawah tanah negara Inggris. panjang 38 km dibawah laut. terletak di Shakespeare Cliff (sebesah barat Dover) negara UK (United Kingdom) Inggris dan Sangatte ( sebelah Barat Calais) negara Perancis. 3.2 km dibawah tanah negara Perancis dan 9.5 EUROTUNNEL 1.5 km yang dibangun dengan menggunakan high-strengh precast persegmennya. 3. . negara Inggris dan Perancis yang terdiri dari 3 terowongan paralel yang memiliki panjang total 50.

Terdiri dari 1 service tunnel yang memiliki diameter 4.8 meter (diameter penggalian sebesar 5.6 m (diameter penggalian sebesar 8. Terowongan ini juga memiliki bagian lintas sebanyak 270 yang dipasang setiap 375 meter dan memiliki juga 210 ruangan teknis yang berdiameter 3. 2 terowongan ini dihubungkan oleh 194 piston yang berjarak 250 meter dan berdiameter 2 meter.8 meter) dan 2 Running tunnel dengan jarak dari satu tunnel ke tunnel lain sebesar 30 meter yang memiliki diameter 7.1. 3.8 meter). .3 meter yang kesemua ruangan tersebut dihubungkan dengan service tunnel. 2.

Terdapat 11 TBM yang digunakan yaitu 6 dari sisi Inggris (3 dibawah air dan 3 dibawah tanah) dan 6 dari sisi Perancis ( 3 dibawah laut dan 2 dibawah tanah). sistem keandalan yang bagus untuk terowongan yang padat. 5.2 km dibawah tanah (dibawah air tanah). Proses dengan kecepatan tinggi ( 4.Perancis.1. Tunnel boring Machines atau biasa disingkat TBM merupakan suatu mesin pengebor yang digunakan untuk pembangunan terowongan. . c. Keamanan yang pasti. 2. Kondisi yang harus sangat kedap air khususnya pada daerah Sangatte. 4. 3. beberapa kriteria penggunaan TBM digunakan antara lain : a. Desain TBM ini dianggap unik karena menggunakan teknologi yang berkombinasi sehingga dapat digunakan pada kondisi tanah yang halus dibawah air maupun kondisi batuan yang keras.4 km/h) pada daerah kering dan kondisinya lumayan bagus.kuat dan kondisi padat sekalipun. Dalam pembangunan eurotunnel ini. b. TBM ini juga digunakan dalam pembangunan terowongan MRT di Singapura serta terowongan panjang lainnya. Proses tanpa adanya treatment pada tanah atau Ground treatment pada kondisi tanah berair di sisi Perancis kususnya pada 4 km pertama diabawah laut (dimaka kondisi tanah dikawasan itu adalah kapur yang retak) dan 3.

SMART atau Stormwater Management and Road Tunnel adalah sebuah proyek Pemerintahan Malaysia untuk mengurangi masalah banjir di pusat kota Kuala Lumpur. Terowongan ini dibangun tepat dibawah kota Kuala Lumpur. kemudian dikembangkan untuk berbagai jenis keperluan seperti terowongan untuk LRT (Light Railway Transport).6 SMART TUNNEL MALAYSIA 1. Tujuan utamanya adalah mengatasi banjir ibukota Malaysia. 2. Sebagai lalu lintas kendaraan kecil seperti mobil (terlarang bagi sepeda motor dan kendaraan berat) dengan dipungut biaya hanya untuk penumpangnya saja. Jalan tol. 3. . hingga yang dipergunakan untuk hybrid (jalan tol sekaligus untuk pengendali banjir.2.

Stormwater tunnel Biaya konstruksi = US $514.1. pengawasan dan pemeliharaan dari SMART System Dalam terowongan terdapat alat pemadam kebakaran. 4.2 m (diameter luar) Model tunnel = Tunnel Boring Machine Tipe TBM = Slurry Shield Motorway tunnel Panjang = 4 km Tipe struktur = Double Deck . Komponen lainnya atau ditingkat berikutnya panjangnya 4 kilometer dengan 4 lajur bersusun dua berfungsi sebagai motorway tunnel. telekomunikasi dan peralatan pemantau setiap jarak 1 km Untuk sistem ventilasi dibuat lubang ventilasi setiap interval 1 km dan air fresh injector untuk memasukkan udara segar kedalam terowongan dari fan yang dipasang diluar terowongan.6 million Panjang = 9. 5.7 km Diameter = 13. 2. 3. Apabila dalam kondisi kering.2 meter dengan 2 komponen. 6. Smart tunnel di Malaysia punya diameter 13. Proses konstruksi terowongan ini mulai dari November 2003 dan selesai di tahun 2007.7 kilometer berfungsi sebagai stormwater tunnel. dek ini difungsikan sebagai jalan tol Terowongan dilengkapi dengan control room yang canggih dengan menerapkan sistem terbaru dalam manajemen operasi. Komponen pertama dengan panjang 9.

secara otomatis gerbang aliran air akan membuka • Banjir mengalir melalui terowongan itu. Namun. terowongan masih dibuka untuk kendaraan. 2 dek masih dapat difungsikan sebagai jalan tol • Diberlakukan saat terjadi hujan sedang dan air di sungai klang serta ampang melebihi rata-rata • Dalam kondisi ini. Setelah terowongan dikosongkan dari kendaraan.Cara Kerja SMART Tunnel Mode ke-1 Mode ke-2 Mode ke-3 Mode ke-4 • Diberlakukan kalau terjadi hujan ringan • Dalam kondisi itu. jalan tol masih tetap dibuka untuk para pengendara • Mode kedua ini diberlakukan bila debit air di sungai klang dan ampang berkisar antara 70 hingga 150 meter kubik per detik • Apabila terjadi badai dan banjir • Jalan tol dalam terowongan ditutup untuk semua jenis kendaraan. sistem smart tunnel diaktifkan. Air hujan dialirkan ke saluran terbawah atau saluran yang ada di bawah 2 dek atau jalan tol. Jalan tol di terowongan tersebut kembali akan dibuka dalam 2 hingga 8 jam usai penutupan • Diterapkan apabila hujan atau badai yang terjadi jauh lebih parah dari yang diperkirakan sebelumnya • Kondisi ini biasanya diumumkan 1 hingga 2 jam setelah pemberlakuan mode ketiga • Jika kondisi ini terjadi. maka terowongan ini baru akan dibuka dalam waktu 4 hari setelah penutupan .

usai hujan reda maka terowongan akan dibersihkan dari sisa lumpur menggunakan armada puluhan truk pengangkut lumpur.2. Jalur deep tunnel Tokyo yang kompleks dibangun dan dipelihara dengan luar biasa konsisten. Terdapat drainase kota. pipa air minum dan gas. Kemegahan struktur terowongan bawah tanah ini menarik perhatian warga Tokyo. . Banyak terowongan bawah tanah yang terintegrasi membuat kehidupan underground Tokyo sangat kompleks. Jalur subway di Jepang tidak hanya 1 jalur. dan semuanya saling terintegrasi dengan perencanaan yang luar biasa matang. pengendali banjir.7 TEROWONGAN DI TOKYO (Tokyo Integrated Deep Tunnel) • • • • • Sebagian besar kehidupan Tokyo ditopang dari bawah tanah. Perawatan dilakukan secara berkala. Terowongan ini diklaim sebagai terowongan tadah hujan terbesar di dunia. terowongan siap digunakan kembali. Terowongan bawah tanah dapat digunakan sebagai sarana rekreasi. Jepang memiliki banyak jalur dan ketika jalur baru dibuat letaknya harus dibawah jalur subway yang lama. mother of all tunnels. Sehingga pada saat hujan kembali datang. subway. underground highway. Terowongan raksasa ini mengalirkan air dari drainase – drainase kecil menuju laut.

7. bahaya ledakan dan banjir Dapat digunakan sebagai tempat aman untuk evakuasi warga yang mengalami kebakaran atau kecelakaan kereta dan lain sebagainya. 2. 5.2. Tunnel ini melintasi kawasan guangzhou – shenzhen – hongkong dengan high speed rail Merupakan terowongan bawah tanah pertama tunnel railway dengan metode shield tunneling di china Pembukaan jalur terowongan ini pada 12 maret 2011 Untuk mengurangi kepadatan transportasi antara guangdo dan hongkong dengan panjang 140 km Shiziyang Tunnel ini terletak di distrik Nansha.8 km panjnang untuk tiap line yang menyebrangi 3 waterway Xiaohuli. kebakaran. Guangzhou dengan 10. 3. Shazili dan Shiziyang Tunnel ini didesain aman untuk kondisi gempa. 4.8 TUNNEL DI HONGKONG (Shiziyang Tunnel) 1. 6. .

1 • Desain Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT) • Prinsip Dan Mekanisme MPDT • Pertimbangan Pembangunan Proyek MPDT 3.2 3.4 • Diskusi .3 3.BAB 3 PEMBAHASAN 3.

Saluran Pipa Utilitas .1 DESAIN MULTI PURPOSE DEEP TUNNEL (MPDT) Pertama kali diajukan oleh Firdaus Ali yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif Indonesia Water Institute. Desainnya mengadopsi terowongan dari lima negara yaitu Amerika Serikat. Banjir 3.3. Hongkong. MPDT pertama di dunia yang memiliki lima fungsi. Malaysia dan Singapura. yaitu: 1. Kemacetan 2. Limbah Menyuplai Air Baku 4. Jepang.

DESAIN AWAL MPDT akan berada dibawah jalan MT Haryono kemudian di Sungai Ciliwung menuju Manggarai. kemudian Banjir Kanal Barat dan keluar di Pluit. . Tanah Abang.

.DESAIN PERUBAHAN Berdasarkan permintaan dinas tata ruang. jalur MPDT diubah ke sepanjang tol dalam kota Cawang-Kuningan-Semanggi-Slipi-Tomang-Grogol-Angke-Pluit.

dengan rute yang baru bisa sampai minus 30m – 60m. . bahkan hingga minus 65m karena menghindari tiang pancang jalan layang di lokasi pembangunan.DESAIN PERUBAHAN Kedalaman MPDT juga berubah dari yang tadinya minus 12m sampai dengan minus 28m.

Ilustrasi penerapan sistem MPDT di Jakarta .

3.2 Prinsip dan Mekanisme Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT) MPDT terdiri dari 2 komponen yang berfungsi sebagai penyaluran sekaligus sarana jalan tol serta sarana penyimpanan dan penyaluran air hujan maupun limbah cair untuk diolah sebelum dibuang atau dimanfaatkan sebagai alternatif sumber air baku. Saluran di bawah tanah (deep tunnel) pada kedalaman 40 sampai 60 m dengan diameter yang relatif besar 16 m. Saluran ini terbuat dari pasangan beton kedap air dengan pertimbangan design terhadap kondisi geologi dan sifat tanah sekitarnya. . Deep Tunnel ini juga dilengkapi dengan saluran vertikal (vertical shaft) yang akan membawa air dari beberapa daerah potensi genangan pada saat hujan turun dan saluran horizontal yang membawa air limpasan menuju reservoir bawah tanah atau dibuang langsung ke laut pada saat musim banjir dengan sistem pemompaan pada daerah hilirnya.

terowongan yang terdiri atas 3 (tiga) lapisan (layer) yaitu : 1.T Haryono dan Simpang Susun Tomang. lapis pertama dan kedua akan difungsikan sebagai sarana jalan tol bawah tanah dengan titik masuk kendaraan di Jalan M. lapisan ketiga (dasar terowongan) berfungsi sebagai saluran air dan tempat saluran limbah cair (sewerage pipes) yang terpisah untuk menjaga kontaminasi dari limbah cair.2 Prinsip dan Mekanisme Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT) Dalam keadaan normal dimana tidak ada banjir. Potongan Melintang Multi Purpose Deep Tunnel Jakarta Sumber : Koran Tempo Jalur Multi Purpose Deep Tunnel Jakarta Sumber : Koran Tempo .3. 2. untuk lapisan pertama akses kendaraan dari Cawang ke Tomang sedangkan lapisan kedua akses kendaraan dari Tomang ke Cawang.

. karena semua aktivitas berlangsung di bawah tanah dalam terowongan. Sistem ini dapat mengeliminasi atau menghilangkan sebagian besar kebutuhan sistem pemompaan berupa pumping station dalam sistem penyaluran limbah cair dari sumbernya menuju ke tempat penampungan dan pengolahan akhirnya.3.2 Prinsip dan Mekanisme Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT) Terdapat reservoir di bawah tanah yang didesain dengan kapasitas relatif besar untuk mampu menampung limpasan air atau genangan yang terjadi akibat hujan atau curah hujan tinggi bersamaan dengan akumulasi limbah cair perkotaan dalam hitungan debit harian. Reservoir bawah tanah kedap air ini juga didesain dengan mempertimbangkan faktor keamanan yang tinggi terhadap resiko runtuh (colaps) akibat beban dan getaran atau pergerak tanah (earthquake). Sistem saluran ini pada beberapa titik akan bertemu dengan saluran air limbah (sewerage network) yang biasanya dalam bentuk combine sewer overflow (CSO) untuk kemudian menuju ke reservoir utama di bawah tanah. Dalam pengoperasian dan pemeliharaannya sistem MPDT untuk sistem penyaluran limbah cair tidak akan mengganggu aktivitas rutin (transportasi) perkotaan dipermukaan tanah.

3. Dari hasil pengolahan lumpur secara anaerobic juga akan dapat dihasilkan gas methan (CH4) sebagai sumber bioenergi yang dapat digunakan sebagai sumber energi pembangkit listrik untuk keperluan operasional MPDT. .2 Prinsip dan Mekanisme Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT) Lumpur endapan pada reservoir bawah tanah dan lumpur dari hasil reklamasi dan pengolahan air baku selanjutnya diolah secara proses biologis untuk stabilisasi sifat fisik dan kimiawinya untuk kemudian dapat diolah lebih lanjut menjadi pupuk organik (biosolid) untuk keperluan pertanian.

Secara umum ada empat mode kerja. secara otomatis gerbang aliran air akan membuka. Jika kondisi ini terjadi. Mode ketiga. Namun. 2. Kondisi ini biasanya diumumkan satu hingga dua jam setelah pemberlakuan mode ketiga. terowongan masih dibuka untuk kendaraan. 4. Jalan tol dalam terowongan ditutup untuk semua jenis kendaraan. yaitu : 1. masih bisa difungsikan sebagai jalan tol. . mode keempat. Dalam kondisi tersebut. 3. Banjir mengalir melalui terowongan itu. jalan tol masih tetap dibuka untuk para pengendara. Jalan tol di terowongan tersebut kembali akan dibuka dalam 2 hingga 8 jam setelah penutupan.Cara Kerja Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT) Pengoprasian MPDT yang meniru atau merujuk kepada Smart Tunnel di Malaysia apabila dalam kondisi normal hingga kondasi banjir. apabila terjadi banjir. diberlakukan jika terjadi hujan ringan. diterapkan apabila hujan yang terjadi jauh lebih parah dari yang diperkirakan sebelumnya. diberlakukan saat terjadi hujan sedang dan air di Sungai melebihi rata-rata. Mode pertama. Setelah terowongan dikosongkan dari kendaraan. Air hujan dialirkan ke saluran terbawah atau saluran yang berada di bawah jalan tol. Mode kedua. maka terowongan ini baru akan dibuka dalam waktu empat hari setelah penutupan.

dengan sistem polder dibuang ke laut. Air kemudian disalurkan ke terowongan. Jalur Terowongan Multiguna Sumber : Koran Tempo 5.Cara Kerja Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT) • Adapun cara kerja MPDT yang rencananya ujung terowongan tersebut berada di Waduk Pluit. Terowongan terhubung dengan satelit. Terowongan ini akan membawa 250 m3 air per detik dan mampu menampung air 5 – 6 juta meter kubik. Dengan pompa kapasitas terbesar memompa air 50 m3 per detik. Pengendali punya waktu empat jam untuk evakuasi terowongan dan menutup jalan dari lalu lintas kendaraan. 2. Limbah diolah di ujung terowongan guna menghasilkan biogas dan pupuk. disalurkan melalui pipa berukuran sekitar setengah meter. satelit menginformasikan ke sistem SOP bahwa enam jam ke depat air sampai ke Depok. sebagai berikut : Air dari Sungai Ciliwung ditampung di danau kecil. 1. Begitu hujan di kawasan Puncak. . Untuk limbah. 3. Air banjir di salurkan ke Waduk Pluit. dibutuhkan delapan pompa. 4. Sedimentasi diendapkan dan sampah disaring. Saluran itu menampung limbah manusia dari perumahan dan perkantoran. lima berfungsi dan tiga pompa sebagai cadangan.

2013).33 1.16 1.846.570.3 0 . waktu pengisian.d.25 1.04 12.78 9.650. 20 m.817.31 7.853. dan Biaya Pompa MPDT Beberapa hal yang diperhatikan dalam pembangunan MPDT seperti volume dan waktu pengisian MPDT agar dapat memberikan gambaran seberapa besar kegunaan MPDT untuk mengatasi banjir Jakarta. Waktu Pengisian.Volume.908.495. perhitungan yang dilakukan dengan diasumsikan panjang terowongan (L) = 35 s.097.d.864.363. diameter terowongan (D) = 10 s. Sebagai gambaran awal untuk pembangunan MPDT dilakukan perhitungan untuk volume.67 3.767. 53 m.592. energi potensial air maksimum yang harus dipompa atau tinggi pemompaan (ΔH) = 38 s.107.63 4.52 7.41 1.178.98 6.496.145.65 4. dan biaya pompa MPDT (Djoko Luknanto. Hasil perhitungan itu dapat dilihat pada tabel sebagai berikut : Tabel Volume Air yang Dapat Ditampung Oleh MPDT Panjang L (Km) 10 Diameter Terowongan (m) 15 20 25 10 15 20 25 785.398.738.74 4.291.477.185.534.712.417.963.141.718.283.271. 40 m.87 2.388.d.981.80 3.

36 9.64 2. dan Biaya Pompa MPDT Tabel Waktu Pengisian (jam) MPDT dengan Debit Banjir 100 m3/detik Panjang L (Km) 10 15 20 25 10 2.45 27.09 1.73 13.91 7.91 25 6.82 12.82 25 13.14 20 4.64 17.54 8.45 3.91 6.73 10.18 3.45 Diameter Terowongan (m) 15 4.36 5.09 Tabel Waktu Pengisian MPDT dengan Debit Banjir 200 m3/detik Panjang L (Km) 10 15 20 25 10 1.68 4.73 Diameter Terowongan (m) 15 2.82 10.Volume.27 4.18 2.27 34.09 17.45 21.64 20.36 6.23 13.27 20 8.04 . Waktu Pengisian.

lima berfungsi dan tiga pompa sebagai cadangan dengan biaya pompa per jam sebesar Rp.011. untuk menyedot air dalam terowongan ke waduk Pluit dibutuhkan pompa besar menggunakan tenaga listrik yang besar dan akan menelan biaya yang besar pula.117 55. dibutuhkan delapan pompa.706 40 18.447.588 41.176.60 untuk 5 pompa kapasitas 50 m3/detik.941 41.882 62.176 32.529 64.235 45 20.470.341.564.894.294. dan Biaya Pompa MPDT Tabel Biaya (Rp) Pompa per Jam Debit (Q) (m3/dt) 50 100 150 200 30 13. MPDT dengan panjang 22 km dan diameter 16 meter akan membawa air sebanyak 250 m3 air per detik dan mampu menampung air 5 – 6 juta m3.177 73.353 untuk 8 pompa kapasitas 50 m3/detik.882 55.423.353 48. ΔH (m) 35 16.788.765 Berdasarkan hasil perhitungan dari dua debit banjir tampak bahwa MPDT akan penuh hanya dalam beberapa kali banjir. 13. .505.752.670.141.059 36. Dengan pompa kapasitas terbesar memompa air 50 m3 per detik.294 27. Agar dapat menampung kejadian banjir berikutnya dibutuhkan pengosongan dengan biaya pemompaan yang sangat besar.258.835.341.835.176 Tinggi Pemompaan. Waktu Pengisian. serta waktu pengisian selama kurang lebih 3 jam.Volume.682. dan Rp 110.282. Maka.12 untuk 1 pompa kapasitas 50 m3/detik.824 83.505. Rp 69.

3. .3 PERTIMBANGAN PEMBANGUNAN PROYEK MULTI PURPOSE DEEP TUNNEL (MPDT) Sebelum dilakukan pembangunan proyek Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT) tentu saja perlu dilakukan pertimbangan berbagai macam hal seperti : • Kajian terhadap terowongan yang diadopsi. • Perlu dilakukan perhitungan terhadap nilai investasi dan revenue yang didapatkan karena pembangunan proyek MPDT tidak hanya bernilai milyaran tetapi sudah triliunan sehingga perlu dipertimbangkan apakah proyek ini layak atau tidak secara finansial. • Adanya tantangan dari berbagai macam bidang pun harus dipertimbangkan demi tercapainya keberhasilan proyek MPDT.

95 m Akibar rendahnya elevasi rerata kota di Jakarta mengakibatkan energi potensial yang harus dipompa akan lebih besar karena jarak pemompaan di jakarta lebih jauh sehingga MPDT akan lebih mahal dibandingkan SMART. 16 meter 5 Tahunan 13. Prinsip pembangunan berdasarkan Elevasi Kota +7. Penentuan Tujuan Pembangunan Besar Diameter Prediksi Periode Banjir Alasannya Indonesia memiliki masalah yang sudah sangat kompleks Disesuaikan dengan fungsi Deep Tunnel Pembangunan MPDT harus lebih kompleks perencanaannya agar fungsi dari MPDT sebagai pengendali banjir dapat tercapai 2. .00 m +21.2 meter 100 Tahunan 4.Perbandingan Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT) di Jakarta dengan Smart Tunnel di Malaysia No Dasar Perbandingan MPDT Indonesia 5 Fungsi SMART Tunnel Malaysia 2 Fungsi Keterangan 1. 3.

SMART Tunnel Malaysia batuan dasar berupa endapan karst atau topografi batugamping yang tertutup oleh endapan muda. Sehingga memiliki ketinggian air tanah yang sangat bervariasi. endapan pantai. 6. Penentuan jarak bebas vertikal (L) untuk MPDT di Jakarta tidak bisa sama dengan SMART karena dipertimbangkan terhadap geologi dan keamanan fondasi bangunan terhadap mesin bor terowongan.No Dasar Perbandingan Geologi Topografi dan MPDT Indonesia Dataran dengan batuan endapan sungai . Tidak Rawan Keterangan 5. Permukaan jakarta juga rata-rata banyak tempat yang berada dibawah muka air laut. dan endapan gunung api. Resiko Kegempaan Rawan Pertimbangan terhadap pembangunan dan pengoperasiannya lebih beresiko akibat gempa yang bisa tiba-tiba terjadi .

Perbandingan Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT) di Jakarta dengan Smart Tunnel di Malaysia Gambar Skema Perbandingan Jarak Pemompaan MPDT dan SMART Tunnel (Sumber : Djoko Luknato. 2013) .

Perbandingan Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT) di Jakarta dengan Smart Tunnel di Malaysia Meskipun ada perbedaan dengan SMART Tunnel namun untuk proses pengeborannya kemungkinan akan menggunakan mesin bor yang sama. Ada tiga negara yang meyediakan mesin bor untuk Deep Tunnel.co) . Cina dan Korea. yaitu Jerman. (Sumber : Tempo. Menurut Jokowi mesin bor yang lebih bagus itu dari Jerman tetapi beliau menyerahkan pemilihannya kepada pihak investor.

• Dari tahap ini di dapat estimasi rugi laba pendanaan proyek MPDT dari tahap pre feasibility study. tahap konstruksi sampai dengan tahap operasional dan maintenance.ESTIMASI PEMBIAYAAN PROYEK MULTI PURPOSE DEEP TUNNEL (MPDT) • Estimasi rencana pembiayaan proyek merupakan salah satu proses dari studi kelayakan finansial rencana pembangunan proyek MPDT. . • Sehingga didapatkan suatu kesimpulan apakah proyek MPDT menguntungkan baik secara profit dan juga benefit untuk dilaksanakan.

300.000.000. No Komponen MPDT Biaya Rp. 500.000 . Utility Shaft Waste Water System Secondary dan Tertiary and Water Reclamation Plant/ WRP (Recycle) 2 Rp. Sea Outfall Turbine Pump plus Surge Chamber).000. Deep Tunnel (including Holding Pond.000 Total Sumber : Firdaus Ali 2008 Rp.000.000.000. 4. Flood Forecasting and Wrning Center.1.000. double deck toll road (including motorway control center and safety features inside tunnel) (unit price MPDT including double deck toll road is estimed IDR 650 Billions per km length) a.000. 11.000 Rp. Weather Radar and Rain gauge Station.000. Biaya Investasi Awal Sebagai Biaya Pembangunan Infrastruktur Salah satu metode yang digunakan untuk menghitung biaya adalah dengan mengacu pada biaya proyek pembangunan Storm Management And Road Tunnet (SMART) Tunnel yang dibangun di Kuala Lumpur Malaysia.000. 500. Waste Water Trunk Main b.000 1 MPDT a.000 Rp.700.000. 17.

666/km) • Hari Efektif : 350 Hari Sumber : Firdaus Ali. 1. Potensial Revenue Pertahun a. Potensial Revenue dari Jalan Toll Estimasi revenue dari jalan tol dapat di hitung sebagai berikut : • Estimasi Lalu lintas Harian Rata-rata (LHR) Berdasarkan hasil estimasi jumlah kendaraan yang dilakukan oleh BPJT dari kepadatan tol Sedyatmo didapatkan jumlah rata-rata kendaraan 51000 kend/hr • Estimasi LHR Tiap Rute Short route (manggarai.2.000.tanah abang) 4 km : 20 % Medium route (manggarai-roxy) 8.5 km : 20 % Far route (manggarai – Soeta Airport) 18 km : 60 % • Asumsi Tarif per km Asumsi tarif per km sebesar Rp. (tarif Tahun 2008) Asumsi tarif tersebut mengacu pada SMART Tunnel di Kuala Lumpur Malaysia (Rp. 2008 . 1.

940 m3/hr : 113.100 m3/th Revenue yang dihasilkan dari pengolahan air limbah tersebut merupakan revenue yang berasal dari : Penerimaan dari retribusi air limbah yang dibayarkan oleh pelanggan (industri dan rumah tangga) setiap tahunnya.858.400 nos Waste Water Production : 100 lt/people/hr Total waste water : 311.119. Fertilizer Berdasarkan hasil estimasi perhitungan dari PD PAL Jaya didapatkan data sebagai berikut : Area of Central Zone : 6. Penerimaan tarif dari pupuk organik. Electricity. Potensial Revenue dari Waste Water. • • • • • • • • • .932 ha Population : 450 people/ha Total Population Served : 3. Water Reclamation. Penerimaan dari tariff listrik yang dibayarkan oleh pengguna listrik yang merupakan konversi dari gas metan menjadi energi listrik.b. Penerimaan dari tari tarif air bersih yang dibayarkan oleh pengguna setiap tahunnya.

1.385 m3/th : Rp.1 Potensial Revenue dari Air Limbah • • • Tarif per m3 Total waste water Potensial Revenue : Rp.330.948. 241.149 m3/hari (85% of total waste ) : 96.390.500 /m3 (Tahun 2008) : 265.b.779.2 Potensial Revenue dari Tarif Air Bersih • • • Estimasi Tarif Volume of water Produced Potensial Revenue : Rp.000/th b.858.500/th .100 m3/th : Rp. 216. 2.900/ m3 (Tahun 2008) : 113.462.

947.896 kg/th dihasilkan Potensial Revenue Rp.b.3 Potensial Revenue dari Pupuk Organik • • • Estimasi Harga : Rp.537 kg/th : Rp.298.13 t/m3 Limbah yg akan di olah : 17.500 kg : 8. 54.4 Potensial Revenue dari Gas Metan • • • Estimasi Harga Total Gas Metan Potensial Revenue : Rp. 38.597.400/th • • • b.916.950 kg/th Presentasi pupuk yg : 0.037.298.054.715 m3/th (asumsi 15 % dari total Air Limbah) : 19.491.2% = 38. 4.947.95 ton/th : 19. 1.941/th .078.211.400 /kg (Tahun 2008) Specific Gravity : 1.

indosat.000/th • • • • • .000. gas dan beberapa instalasi lainnya menyebabkan anggaran yang dikeluarkan menjadi besar. instalasi pipa air minum.c. instalasi telepon. 23. 1 PLN. Dengan adanya fasilitas utility shaft ini. 1 PGN. diharapkan mampu menjadi solusi penghematan biaya yang digunakan untuk perbaikan fasilitasfasilitas tersebut. 4 telekomunikasi (Telkom. Potensial Revenue dari Utility Shaft • Semakin sering pembongkaran jalan dan fasilitas umum lainnya. Panjang utility shaft : 22 km Jumlah pengguna (asumsi) : 1 palyja.000. yang disebabkan oleh perbaikan fasilitas umum dibawah tanah seperti instalasi listrik. Perhitungan estimasi revenue dari fasilitas utility shaft ini adalah sebagai berikut.Xl. CDMA) :7 Potensial Revenue : Rp.

000 Total Revenue per tahun : Rp.941 – Utility Shaft : Rp.481.211. Estimasi Revenue Per Tahun • Total Revenue pertahun merupakan jumlah penghasilan total yang didapatkan dari pemasukan tariff tol. 105.000.000.000. 158.841 4.400 Gas Metan : Rp.000 = Rp.330.527.841 = Rp. 564.000.500 Pupuk Organik : Rp. dan utility shaft dari proyek MPDT.736.823. 38. air limbah. 23. 1. 237. 237. 23.932. 216.000 = Rp. 54. 47.768 Utility Shaft : 5 % x Rp.000.823.000 Tarif air besih : Rp. 810.000 Waste Water : 20 % x Rp.037.390.000. 550.768 . 110.462.564.948.3.405.405. Besarnya dapat dihitung sebagai berikut – Jalan Tol : Rp.000 – Air Limbah Retribusi Air Limbah : Rp. Toll Road : 20 % x Rp.054.150.000.916. 241. Biaya Operation dan Maintenance per Tahun Perhitungan biaya operasi dan pemeliharaan berdasarkan harga Tahun 2008.000 Total = Rp.000.

2008 dalam skripsinya yang berjudul “analisis finansial dan skema pendanaan pada proyek MPDT”. dan Billateral Borrowing. Pendanaan proyek dengan skema pendanaan Government Bond merupakan pendanaan proyek dengan sumber dana pembiayaan berasal dari utang surat berharga (obligasi) yang diterbitkan oleh pemerintah Pendanaan proyek dengan skema pendanaan Billateral Borrowing merupakan pendanaan proyek dengan sumber dana pembiayaan berasal dari pinjaman lunak dari Negara lain. Net Present Value (NVP). Skema Pendanaan Public Private Partnership merupakan kerjasama pemerintah dengan swasta. Beberapa skema pendanaan yang di analisis diantaranya Public Private Partnership. dan Internal Rate of Return (IRR). • • • • . Dalam penelitian tersebut terdapat tiga buah kinerja ekonomi proyek yaitu saldo awal dan akhir.Skema Pendanaan Proyek MPDT • Hendro Prayitno. Government Bond.

449.371.5 % Nilai NVP negative menunjukkan bahwa nilai revenue pengoperasian proyek MPDT adalah lebih kecil dari pada nilai investasi yang dikeluarkan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembangunan proyek MPDT dengan ke tiga skema pendanaan tersebut tidak layak secara finansial.98 % 7.135.024) (-14. .182.112.270.Hasil penelitian adalah sebagai berikut : Skema Pendanaan Public Private Partnership Government Bond Billateral Borrowing NVP (-23.684.403) IRR 5.325.748) (-15.130. Nilai IRR yang kecil dibawah suku bunga Bank menunjukan bahwa proyek tersebut memiliki tingkat pengembalian investasi yang kecil untuk setiap tahunnya.89 % 7.

yaitu : (Sumber : Koran Tempo. • • • • . Ada sejumlah ukuran atau indikator yang dapat menentukan proyek ini dianggap layak atau tidak. Tantangan Aspek Finansial Pada dasarnya menurut Wiratman masalah-masalah teknis bukan merupakan kendala dalam proyek MPDT karena dapat diselesaikan dengan teknologi yang ada. 2013) Apakah MPDT ini terintegrasi dengan sistem pengendalian banjir dan transportasi yang ada. Apakah MPDT akan menjadi solusi jangka pendek atau jangka panjang. Hanya saja untuk menyediakan teknologi yang canggih tersebut dibutuhkan biaya yang besar sehingga permasalahan yang perlu dipertimbangkan adalah layak atau tidaknya proyek MPDT secara finansial. Apakah MPDT itu dapat mengakomodasi amblesan tanah di utara Jakarta. Mampukah proyek ini menarik investasi dunia usaha.Tantangan Pembangunan Proyek Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT) di Jakarta 1.

. dengan demikian dituntut pula kesedian Pemerintah untuk ikut serta mendanai proyek MPDT agar layak dilaksanakan. Tantangan Aspek Finansial Berdasarkan pernyataan Gubernur DKI Jakarta tentang pendanaan yang sepenuhnya akan ditanggung oleh investor sehingga tidak membebani APBN DKI Jakarta apabila dikaji berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Prayitno (2008) ternyata mengakibatkan proyek MPDT tidak layak secara finansial.1.

dibutuhkan studi yang mendalam mengenai debit air sungai Ciliwung dan 13 sungai yang mengalir ke Jakarta. Saat ini angka debit banjir yang ada mencapai 500 – 700 meter kubik per detik. 2013) . Angka debit tersebut yang nantinya akan menentukan besar kecilnya terowongan. Oleh karena itu. (Sumber : Koran Tempo. Selain itu diperlukan pula seorang ahli yang bisa memodelkan efek perubahan iklim terhadap perubahan hidrologi karena studi data hidrologi yang ada saat ini tidak lengkap diakibatkan adanya perubahan iklim.2. Tantangan dari Aspek Hidrologi Terkait dengan hidrologi untuk memperhitungkan debit banjir yang benar.

masalah pembebasan lahan akan muncul diantara Jalan M.T. masalah akan muncul karena banyaknya jalan layang yang memiliki fondasi sedalam 40-50 meter sehingga harus dicari solusi kalau mesin bor menabrak. (Sumber : Koran Tempo. Slipi. Haryono-Manggarai. Haryono-Jalan Gatot Subroto.T. Jika jalur berada dibawah sungai atau kanal.3. terus ke Pluit. Antaredja Mahkota Jaya yang bakan menggarap proyek tol itu. Dari kedua desai tersebut masing- masing memiliki plus-minus. Rancangan baru ini kabarnya merupakan usulan dari PT.2013) . Untuk desain kedua. terowongan berada di bawah sungai Ciliwung yang melintasi Jalan M. Haryono dan Manggarai.T. lalu ke Kanal Banjir Barat. yakni dari Jalan M. Belakangan muncul desain baru yang rutenya berada di bawah tol. Tantangan dari Aspek Jalur Lintasan Dalam rancangan awal. hingga Pluit.

dibutuhkan tenaga listrik dengan biaya setara Rp. sementara alat hanya dipakai selama tiga pekan atau tiga tahun dalam setahun. Wiratman mengakui bahwa harga pompa sangat mahal. (Sumber : Koran Tempo.4. yakni pada musim hujan. Tantangan dari Aspek Sistem Pemompaan Secara teoritis air pada kedalaman 50 meter memang dapat dipompa namun masalahnya adalah jenis dan jumlah pompa yang dibutuhkan. Dalam satu jam beroperasi. Volume air yang masuk ke terowongan diperhitungkan pada puncak musim hujan mencapai 60 meter kubik per detik. 10 miliar. 2013) . Untuk menyedot air dari terowongan ke Waduk Pluit dibutuhkan pompa yang besar.

mengakibatkan pengeboran dilakukan karena letak tunnel harus benar-benar dipertimbangkan mengingat beraneka ragamnya kedalaman pondasi. Sedangkan untuk kawasan perdagangan seperti pusat perbelanjaan dan ruko. rata-rata pondasi yang digunakan adalah pondasi dangkal sehingga tidak akan menjadi permasalahan ketika pengeboran dilakukan akan tetapi kegiatan pengeboran akan tetap mengganggu kestabilan tanah diatasnya . Untuk di kawasan pemukiman. . Selain itu Jakarta memiliki sejarah terjadinya gempa besar beberapa ratus tahun lalu dan tidak ada yang tahu kapan gempa tersebut akan kembali mengguncang Jakarta. Tantangan terhadap Kajian Tata Guna Lahan Jakarta Berdasarkan tata guna lahan DKI Jakarta untuk tahun 2012-2030. pada umumnya Hal menggunakan tersebut pondasi dengan kedalaman sulit bermacam-macam. rencana pembangunan MPDT terletak dibawah beberapa kawasan pemukiman dan perdagangan.5.

karena wilayah Pluit memiliki struktur tanah yang lunak akibat berdekatan dengan laut. Tanah lunak rentan terus menurun itu bisa berpengaruh terhadap bangunan yang berada diatasnya dan dibawahnya. struktur tanah yang lunak pada dasarnya tidak cukup kuat untuk dijadikan lokasi pembangunan berskala besar. . wilayah Pluit juga merupakan daerah padat bangunan dan merupakan wilayah industri sehingga banyaknya bangunan diatas tanah lunak akan mempercepat proses penurunan tanah apabila MPDT dibangun dibawahnya. MPDT berpotensi menghadapi penurunan tanah yang lebih cepat dari biasanya dan hal ini dapat menyebabkan rusaknya konstruksi MPDT. Jika lokasi mengarah ke Pluit ketahanan struktur tanahnya yang perlu menjadi perhatian.6. Tantangan Berdasarkan Aspek Geologi Adapula tantangan dari segi geologis yang timbul yaitu dasar pemilihan lokasi yang direncanakan menuju Pluit. Selain itu. Dari segi civil engineering.

Hal ini akan menjadi tugas yang sangat berat untuk membersihkan gorong-gorong itu dengan keharusan mengeluarkan semua endapan dan sampah ke permukaan tanah. bahkan lebih fatal lagi. Tantangan dari Aspek Pengoperasian dan Pemeliharaan Aspek ini juga harus menjadi perhatian utama mengingat banyak sekali pengalaman yang membuktikan bahwa kita kurang memberi perhatian pada aspek pemeliharaan atau perawatan suatu proyek konstruksi. baik yang melintas di Jakarta maupun kota-kita lain di Indonesia. Meliputi : • Keberadaan gorong-gorong raksasa . . • Memperhitungkan tinggi kandungan sedimen. termasuk kotoran atau sampah dalam air sungai. patah atau pecah. • Harus memperhitungkan sampah-sampah yang tidak bisa membusuk yang kini lebih mendominasi sampah di sungai. kebocoran. mengingat gorong-gorong itu akan banyak menerima muatan dinamis yang berisiko menyebabkan keretakan.7.

Kanal Banjir Barat. apakah sudah termasuk dalam anggaran diatas? . dan lain-lain. bagaimana dengan konstruksi Deep Tunnel yang pastinya berkali-kali lipat lebih besar diameternya dan berkali lipat lebih panjang. Cengkareng Drain. AMDAL. hasil survey ini? Seberapa banyak yang Pemerintah Provinsi ketahui dari lapisan tanah sejauh 40-60 meter dibawah permukaan tersebut? Deep Tunnel jelas tidak menyelesaikan banjir Jakarta.• • • • • Apakah masih bisa efektif di jakarta yang tingkat rawan banjirnya lebih besar daripada di kuala lumpur? Apakah ini langkah yang tepat. dan sesungguhnya tak ada bedanya dengan Kanal Banjir Timur. Apakah benar hanya 16 Triliun? Bagaimana caranya suatu waduk yang kerap mengalami luapan dari air laut lalu diharapkan menerima tambahan jutaan kubik air dari Deep Tunnel? Jika ingin revitalisasi Waduk Pluit. Deep Tunnel hanya menyelesaikan AKIBAT dari banjir. geologis. tanpa didukung informasi bawah tanah. Dia hanya menjadi tampungan sementara. Perbandingan dengan biaya MRT. memasukkan proyek infrastruktur raksasa yang sama sekali belum dikaji kelayakan. tidak berpayung hukum.

• Perlu berapa besar pompa untuk mengeluarkan air tersebut ke Waduk Pluit? 4 juta kubik air dari kedalaman 40-60 meter? Kita membuang energi terlalu besar hanya demi air yang seharusnya bisa dengan cara lebih murah dikendalikan. Bila ini dilakukan maka pembangunan deep tunnel yang dimaksudkan untuk atasi banjir di Jakarta. akan kehilangan manfaatnya. sudahkah tersedia lahan untuk menampung material galian deep tunnel ini? Dimana dan akan dimanfaatkan untuk apa? Sudahkah dampak ekologis dan hidrologisnya dihitung? Penting diingat bahwa bila bahan galian digunakan untuk menutup lahan basah. akan dibuang kemana material galian tunnel tersebut? Nantinya. . Jika volume galian tersebut sebesar 4. maka fungsi lahan tersebut untuk resapan air akan hilang. Yaitu. • Siapkah kita menghadapi segala risiko dan konsekuensi dari pembuatan deep tunnel? Tentu rencana besar itu masih butuh kajian yang lebih komprehensif karena besar volume sedimen dan sampah yang masuk ke gorong-gorong raksasa tersebut akan mengakibatkan biaya perawatan/pemeliharaan yang sangat tinggi. yang biasanya lebih rendah. • Dilihat dari aspek ekologi.5 juta m3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful