Cerebral Palsy (CP) Apakah cerebral palsy itu?

Cerebral palsy berasal dari kata Cerebrum yang berarti otak dan palsy yang berarti kekakuan. Menurut Viola E. Cardwell, cerebral palsy adalah kekakuan yang disebabkan karena sebabsebab yang terletak di dalam otak. American Academy of Cerebral Palsy (AACP) dalam Viola E.Cardwell menyatakan bahwa cerebral palsy adalah berbagai perubahan yang abnormal pada organ gerak atau fungsi motor sebagai akibat dari adanya kerusakan/cacat. Winthrop Phelp (Muslim, 1994) menjelaskan cerebral palsy sebagai suatu kelainan pada organ gerak tubuh yang ada hubungannya dengan kerusakan di otak yang bersifat menetap. Menurut Soeharso (1982), cerebral palsy merupakan suatu cacat yang sifatnya gangguangangguan atau kelainan-kelainan dari fungsi otot dan urat syaraf (neuromuscular disorder) dan disebabkan oleh karena sebab-sebab yang terletak di dalam otak. Ahli lain memaparkan bahwa Cerebral palsy merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu kelompok kondisi yang kronis yang berdampak pada pergerakan tubuh dan koordinasi otot, terjadi karena kerusakan pada satu atau lebih area khusus dalam otak. Cerebral menunjukkan otak dan palsy menunjukkan gangguan pergerakan atau postur tubuh. Cerebral palsy tidak berkembang secara progressive atau tidak dapat dikomunikasikan. Cerebral palsy juga tidak dapat disembuhkan, tetapi dengan pendidikan, terapi dan penggunaan teknologi dapat membantu seorang cerebral palsy mempunyai kehidupan yang produktif. Cerebral palsy bukanlah suatu penyakit. Seorang anak yang mengalami cerebral palsy akan memilikinya sepanjang hidupnya.

Mengapa terjadi? Menurut Assjari (1995), penyebab terjadinya cerebral palsy dapat dilihat dari sudut pandang kapan terjadinya, yaitu pada saat prenatal, natal dan postnatal. Kerusakan pada otak saat prenatal terjadi saat bayi masih dalam kandungan. Kerusakannya dapat terjadi disebabkan oleh: 1. Ibu menderita infeksi atau penyakit saat mengandung, sehingga menyerang otak bayi yang sedang dikandungnya. Misalnya infeksi sypilis, rubella, typhus abdominalis 2. Kelainan kandungan yang menyebabkan peredaran darah bayi terganggu, tali pusat tertekan sehingga merusak pembentukan syaraf-syaraf dalam otak 3. Bayi dalam kandungan terkena radiasi, dimana radiasi langsung dapat mempengaruhi sistem syaraf pusat sehingga struktur dan fungsi terganggu 4. Rh bayi tidak sama dengan ibunya, dimana Rh (resus) ibu dengan bayi harus sama agar proses metabolism berfungsi normal. Jika berbeda, maka mengakibatkan adanya penolakan yang menyebabkan kelainan metabolisme ibu-bayi 5. Ibu mengalami trauma (kecelakaan/benturan) yang dapat mengakibatkan terganggunya pembentukan sistem syaraf pusat

kelumpuhan yang terjadi pada separuh anggota gerak secara vertical. 1. Ditinjau dari jumlah anggota badan yang berkelainan Jumlah anggota gerak manusia ada empat. misalnya terinfeksi penyakit meningitis. encephalitis. misalnya salah satu tangan. salah satu kaki. Tumor otak Klasifikasi cerebral palsy Klasifikasi cerebral palsy dapat dilihat dari jumlah anggota badan yang berkelainan dan letak kelainan di otak dan fungsi geraknya (motorik). dimana secara organis tubuhnya belum matang sehingga fisiologisnya mengalami kelainan dan rentannya bayi dalam terkena infeksi atau penyakit yang dapat merusak system persyarafan pusat bayi Kerusakan pada otak saat postnatal terjadi pada masa mulai bayi dilahirkan sampai anak berusia 5 tahun. Kelahiran dipaksa dengan menggunakan tang (forcep). yang diberikan pada saat ibu dioperasi dapat mempengaruhi system persyarafan otak bayi sehingga otak mengalami kelainan struktur ataupun fungsinya 4. Infeksi penyakit yang menyerang otak. Kerusakannya dapat terjadi disebabkan oleh: 1.Kerusakan pada otak saat natal terjadi saat bayi dilahirkan. influenza yang akut 3. b) hemiplegia. dimana apabila kekurangan oksigen terjadi dapat menyebabkan terganggunya system metabolism dalam otak bayi dan mengakibatkan jaringan syaraf pusat mengalami kerusakan 2. tangan kanan atau kiri. Kecelakaan yang dapat secara langsung merusak otak bayi. Usia 5 tahun dijadikan patokan karena perkembangan otak dianggap telah selesai. Tercekik 6. Penyakit typoid atau diphteri yang memungkinkan dapat mengakibatkan kekurangan oksigen (anoxia) 4. Pemakaian anestesi yang melebihi ketentuan. kaki kanan atau kiri 2) Dua anggota gerak: a) diplegia. Keracunan karbonmonoksida 5. dimana tekanan yang cukup kuat pada kepala bayi dapat mengakibatkan rusaknya jaringan syaraf otak 3. yaitu dua buah kaki dan dua buah tangan 1) Satu anggota gerak (monoplegia) terjadi pada satu anggota gerak saja. Bayi lahir sebelum waktunya (premature). misalnya satu tangan dan kaki pada sebelah kiri atau sebelah kanan . misalnya pukulan atau benturan pada kepala yang cukup keras 2. terjadi pada kedua tangan atau terjadi pada kedua kaki (disebut juga: paraplegia). Proses kelahiran terlalu lama sehingga bayi kekurangan oksigen. Kerusakannya dapat terjadi disebabkan oleh: 1.

pita suara dan rahang bawah menyebabkan kelainan dalam bicara. kejang pada sebagian atau seluruh ototnya. yaitu adanya getaran-getaran kecil (ritmis) yang terus menerus pada mata. . 4) Campuran.3) Tiga anggota gerak (triplegia). yaitu gerakan-gerakan yang tidak terkontrol (unvoluntary movement) yang terjadi sewaktu-waktu. yaitu tidak adanya ketegangan otot. misal: rigid dan spastic. tidak adanya koordinasi dan hipotania. yaitu kekakuan pada seluruh anggota gerak. yaitu gangguan gerak campuran.org. tangan dan kaki sulit dibengkokan dan hiperektensi pada leher dan punggung. tangan. Letak kelainannya di otak kecil (cerebellum).au/resources/whatiscp 2. Cerebral palsy rigid ini terjadi karena adanya pendarahan di dalam otak. tidak mampu merespon rangsangan yang diberikan d) tremor. Letak kelainannya terjadi di basal ganglion. terbagi lagi menjadi: a) Athetosis. b) Rigid. Ditinjau dari letak kelainan di otak dan fungsi geraknya (motorik) Bila ditinjau dari letak kelainan di otak dan fungsi geraknya (motorik). kaku otot organ bicara seperti lidah. 2) Dyskenisia. adanya luka sistem ekstrapiramidalis atau extrapyramidalis system (sistem yang berbentuk piramid pada bagian luar dari otak). karakteristiknya adanya kekakuan.cplqld. ditandai dengan tidak adanya kontrol dan koordinasi gerak dalam diri individu CP. yaitu anak cerebal palsy yang mengalami gangguan keseimbangan. c) hipotonia/atonia. anak cerebral palsy dibedakan atas: 1) Spastik (spasticity). atau pada kepala. Cerebral palsy spastic ini letak kelainannya terjadi di tractus pyramidalis (cerebral cortex). terjadi pada keempat anggota gerak Gambar anggota gerak yang mengalami kelainan sumber: http://www. terjadi pada dua tangan dan satu kaki atau dua kaki dan satu tangan 4) Empat anggota gerak (tetraplegia/quadriplegia). letak kelainan terjadi di ganglia basal 3) Ataxia.

5. dimana ada proses menerima dan menyampaikan. Kognisi. berpindah tempat. hal ini berhubungan dengan sensoris penglihatan dan pendengaran 8. Persepsi. yaitu interaksi dinamis individu dengan lingkungan melalui persepsi dengan menggunakan media sensoris (indera). menganalisis) – persepsi. Berbicara. dan berjalan 2. menafsirkan. dan mengaplikasikan yang telah diperoleh. Hal ini berhubungan dengan otak 6.Gambar klasifikasi cerebral palsy dilihat dari letak kelainan pada otak dan fungsi gerak (motorik) sumber: http://www. Simbolisasi. 35% normal dan di atas rata-rata. pendengaran. mengalami gangguan dalam persepsi dimana tahapan persepsi: stimulus – indera – syaraf sensoris – otak (menerima. mengalami gangguan dalam gerak.au/resources/whatiscp Karakteristik anak cerebral palsy Karakteristik anak cerebral palsy secara umum sebagai berikut: 1.cplqld. Emosi dan penyesuaian sosial. dimana proses kognisi: memperoleh. menganalisis. dimana respon dan sikap masyarakat/lingkungan sekitar . mengalami gangguan penyerta seperti penglihatan. sisanya sedikit di bawah rata-rata 4. Sensoris. Kecerdasan. kemampuan kesan gerak dan raba (taktil-kinestetik) 3. merupakan bentuk tertinggi dari kemampuan mental dan memerlukan konsentrasi secara abstrak. proses interaksi dengan lingkungan 7. berentang mulai paling dasar sampai gifted. mengalami gangguan dalam berbicara dimana dalam berbicara berhubungan dengan otot-otot bicara.org. 45% keterbelakangan mental. menyimpan. Motorik.

EEG : pada pendenita yang memperlihatkan gejala motorik. and nutritional deficiencies selama mengandung dapat mencegah beberapa kelahiran prematur yang dalam beberapa kasus dapat mengakibatkan CP 4. Saat ibu mengandung. Pemeriksaan psikologi untuk menilai tingkat pendidikan yang dibutuhkan Pencegahan Pencegahan yang dapat dilakukan oleh ibu atau keluarga antara lain: 1. anemia. 4. Jika bayi tidak membawa faktor resiko CP. Dokter mengindiksi apabila mereka melihat adanya kelambatan dalam tahapan perkembangan 3. 3. ibu harus menjaga kondisi tubuh dan mengelola gangguan kesehatan dengan baik 2. Selalu peduli/waspada dengan keadaan di rumah 6. hemiparesis. Sejak masih bayi (infant) yang diketahui beresiko CP karena kelahiran prematur atau gangguan kesehatan lainnya. Dokter (pediatri/spesialis dan perkembangan anak dan dokter syaraf mengikuti perkembangan anak sejak lahir sehingga mereka dapat mengetahui dan memberikan masukan jika ada perlambatan perkembangan atau masalah dengan fungsi otot yang mengindikasi CP 2. gerak koordinasi yang lemah/kurang dan gerak reflek bayi yang seharusnya hilang tetap ada bisa menjadi tanda. dan khususnya yang berkaitan dengan konsep dirinya Pemeriksaan penunjang Pemeriksaan penunjang yang perlu dilakukan sebagai berikut: 1. diagnosis dibuat sampai anak toddler (usia anak awal kurang lebih usia 3-4 tahun) . Pemeriksaan mata dan pandengaran 2. ibu melakukan kontrol rutin dan melakukan perawatan kesehatan dengan baik sesuai dengan anjuran dokter kandungan 3. USG kepala atau CT Scan untuk mencari etiologi. atau karena sering disertai kejang. Setelah bayi dilahirkan.mempengaruhi pembentukan pribadi anak CP secara umum. Sebelum mengandung. seperti tetraparesis. sulit diketahui pada satu tahun pertama. Mengontrol diabetes. Memberikan imunisasi tepat waktu untuk melawan infeksi yang serius Kapan bisa didiagnosa? 1. Jika tahap perkembangan hanya sedikit terlambat. hypertension. orang tua mengurangi resiko untuk kerusakan otak seperti tidak menggoncang-goncangkan bayi dan menjaga keamanan bayi saat dalam kendaraan 5. seizures. Gerak otot yang abnormal.

A. belajar. perawat.T. tetapi dengan pendidikan. Cerebral palsy bukanlah suatu penyakit. seorang penyandang cerebral palsy dapat menjadi produktif dalam hidupnya. anak yang menyandang cerebral palsy memerlukan penanganan yang menyeluruh. dan perkembangan sosial emosi 2. baik secara fisik maupun secara psikis. Pendidikan Luar Biasa Umum. M. 1995. kognisi. sensoris. Obat-obatan tergantung pada gejala-gejala yang muncul 6. M dan Sudjadi. yang didukung penuh oleh keluarga dan lingkungannya agar dapat mengoptimalkan kemampuannya. bedah dan braces dapat memperbaiki fungsi otot 3. pekerja sosial 4. mendengar.Treatment untuk Cerebral Palsy Treatment atau penanganan yang dapat dilakukan untuk anak cerebral palsy diantaranya adalah: 1. Berbagai macam terapi dapat membantu anak CP untuk memaksimalkan perkembangan kemampuan dan perkembangan. seperti aspek motorik. Daftar Pustaka  Abdurrachman. seorang anak dapat mulai terapi untuk pergerakan. terapi. 1994. 1996. Psikolog atau psikiater 8. bicara. persepsi. Mempunyai banyak sumber yang dapat membantu dan menguatkan orang tua dalam menjaga anak mereka 5. Fisioterapi dini dan intensif 7. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan  Assjari. saat kelahiran dan setelah lahir sampai usianya 5 tahun. Occupational therapy 10. dan simbolisasi serta psikologis (emosi-sosial). seperti terapis. Jakarta: . Penyebab terjadinya cerebral palsy dapat terjadi pada saat masih dalam kandungan. Tim yang profesional akan bekerjasama untuk mengetahui kebutuhan medis anak. Cerebral palsy dapat diklasifikasikan berdasarkan banyaknya jumlah anggota gerak yang mengalami gangguan gerak dan ditinjau dari letak kelainan di otak dan gangguan fungsi gerak motoriknya. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan  Muslim. dan modifikasi teknologi. Cerebal palsy mengalami karakteristik dan hambatan dalam kehidupannya. Sejak didiagnosa CP. Speech therapy Kesimpulan Cerebral palsy adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami gangguan dalam pergerakannya dan dalam koordinasi motoriknya diakibatkan karena adanya kerusakan pada satu atau lebih area khusus di dalam otak yang menetap. Obat-obatan. psikolog. Ortopedagogik Anak Tunadaksa. Pendidikan sesuai tingkat kecerdasan 9. Ortopedi dalam Pendidikan Anak Tunadaksa. Oleh karena itulah. kecerdasan. & Sugiarmin. pendidik.

A.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan  Salim. Pendidikan Bagi Anak Cerebral Palsy. 1996. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan .